Hukum DP Pemesanan Barang | Ustadz Ammi Nur Baits
4FQZRXHeiU8 • 2020-09-14
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Hai hnb official hai hai Hai itu transaksi di masyarakatnya yang sering itu untuk sebuah barang yang di proses produksi dulu BSN itu si pembeli itu pesan Spesialnya jelas oleh produsen itu demikian demikian sepakat dengan sih pemesan si pembeli tapi seringnya itu karena pakai DP dulu ya terus nanti pelunasannya ntar saat barang sudah jadi itu jarang yang uangnya di depan gitu ya yang masuk Mungkin elastisnya gitu ya itu seperti itu boleh nggak gitu baik Kemudian yang kedua tentang masalah akad Istishna tentang akad Istishna di dalam akad Istishna itu beda dengan akad salam ini beda dengan akad salam ini Bedanya apa Mas Hai untuk Istishna dia ada proses produksi Hai proses produksi Hai kalau salam tidak ada Hai Tidak ada proses produksi Hai yang kedua perbedaan yang kedua dekap dalam akad Istishna tidak disyaratkan Hai tidak disyaratkan Hai harus tunai yang berbeda dengan akad salam kalau dalam akad salam harus Hai tunai Hai sehingga jika tidak tunai maka jadinya jual-beli kali bilka Link Hai karena itu boleh saja dalam akad Istishna boleh ada DP Hai kali ini dilarang DP Hai Jika dia ngasih DP dulu kemudian sisanya baru dibayar setelah barang sampai ini angkatnya kali Bil Bil kan hutang dengan hutang twitnya terutang barangnya terutang dengan ISIS the Kenapa dia nggak disebutkan label kali Karena itulah keistimewaan Istishna proses produksi yang dilakukan itu dianggap lebih dominan Sehingga dalam akad Istishna di dalam akad Istishna para ulama menyebutkan bahwa akad ini lebih dekat kepada jual-beli hai jual-beli hai kenapa jual-beli jasa karena ketika akad ini dilakukan posisi jasa itu lebih dominan dibandingkan posisi barang jadi pembahasan gini objek Istishna itu ada dua ada kain ada amal ada Ain ada amal ini tuh apa barangnya amal itu apa proses produksinya mana yang lebih dominan antara air dan amal Hai itu barang Porsche barang hasil produksi amal-amal berarti proses produksinya mana yang lebih dominan antara lain dan amal yang lebih dominan adalah amal ini lebih dominan ke Hai makanya ketika orang melakukan akad Istishna dia lebih memperhatikan proses dibandingkan hasil Oh ya Ada banyak penjual apa misalnya bakpia Disini ini Tapi saya lebih suka yang ini kenapa oh karena dia bersih mas kalau masa itu bersih kemudian semuanya memenuhi standard kalau di sini orangnya pilek yang ini orangnya apa misalnya kalau membuat suka Gato yang ini orangnya enggak bersih Anda pilih yang ini karena bersih sehingga bukan masalah rasa bukan masalah bentuk tapi karena kebersihan maka amal itu lebih dominan Kenapa kamu pilih penjahit ini Oh dia itu tepat waktu Saya minta sebulan jadi sebulan oleh ini Masya Allah merah sebulan jadinya bulan yang sama tahun depan Hai saya ini dia custos Mas September bisa jadi enggak Oh bisa siapa sangka menjadi betul September tapi tahun 2002 1 bulan sama tapi tahun-tahun depan Sehingga anda tidak memperhatikan masalah hasilnya tapi anda lebih perhatian dalam masalah apa dalam masalah prosesnya Karena itulah dalam Istishna itu lebih bersifat seperti ijaroh jual-beli Hai sehingga dia lebih kearah proses produksi tidak disyaratkan harus tunai maka boleh bayar DP dulu beda dengan salam kalau salam enggak ada proses produksi yang ditransaksikan obyeknya hanya barang bukan proses karena itu dilarang ada DP jika ada DP maka statusnya jadi jual-beli * pil kali [Musik] hai hai
Resume
Requeue
Categories