Transcript
UKbneZGX3VA • Mengapa Aku Hijrah Dari Bank Syariah | Ustadz Ammi Nur Baits, ST., BA dan Nur Hamid Kurniawan, SE
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/amminurbaits/.shards/text-0001.zst#text/0242_UKbneZGX3VA.txt
Kind: captions
Language: id
Halo assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah
wabarakatuh Alhamdulillahirobbil alamin
washolatu wassalamu ladam manilaqq
Malaysia Limbong si rahmatan lil'alamin
wajah2 lailahailallah wahdahula
syarikalah wa Asyhadu anna muhammadan
abduhu warosuluh sholawat Robbi
wassalamu'alaikum wa alihi wa ashabihi
wa Min shaa Allah nah Jih Western nabi
sunnat ihyauddin Alhamdulillah kita
bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa
Ta'ala dialah zat yang menjadikan kita
sebagai hambanya yang beriman karena
iman yang kita miliki kita meyakini
bahwa setiap aktivitas yang kita lakukan
akan dihisab oleh Allah ta'ala kelak di
Yaumil akhir termasuk diantaranya adalah
harta yang saat ini kita dapatkan
Hai Karena itulah kita ingin memastikan
bahwa setiap akad yang kita lakukan baik
bentuknya menjual membeli akad utang
maupun yang lainnya dan termasuk harta
yang kita dapatkan semuanya adalah legal
dari sisi sharing sehingga nanti tidak
menjadi sumber masalah ketika kita
menghadap Allah subhana wa taala dan
seperti yang kita pahami masyarakat
hingga saat ini masih sangat membutuhkan
dengan keberadaan lembaga syariah dan
banyak juga diantara mereka yang sudah
berusaha untuk hijrah sehingga
sebagaimana masyarakat ingin hijrah kita
juga berharap lembaga keuangan yang ada
disekitar Kita juga bisa mengimbanginya
hijrah bersama masyarakat hijrah dalam
rangka untuk menyesuaikan diri dengan
aturan Allah subhana wa taala pembahasan
di pagi hari ini kita menghadirkan
Hai salah satu mantan sub branch manager
supply Manager di salah satu bank
syariah yang ada di Indonesia beliau
adalah Bapak nurhamid Assalamualaikum
Waalaikumsalam warahmatullah Gimana
kabarnya Ambillah sehat Masya Allah
Barakallah fikum tinggalnya di Bantul ya
Eh perbatasan-perbatasan Khan sukses
bantu Masya Allah jadi beliau kesini
melewati beberapa berarti tinggal
kabupatennya enggak 232 dia dan Sleman
kita berada di Sleman agak Utara Berapa
jam dari maksimal ya karena Pak Iya jadi
agak lancar setengahnya narkoba salah Ya
baik Semoga Allah ta'ala memberikan
penjagaan bagi beliau amin amin dan
pemirsa pembahasan pagi hari ini mohon
untuk dimaklumi bahwa kita tidak ada
maksud sama sekali untuk apa menyudutkan
salah satu instansi atau
tertentu apalagi bentuknya penyerangan
untuk lembaga tertentu sama sekali tidak
gajian kita adalah kajian ilmiah
sehingga apa yang kita sampaikan
disampaikan berdasarkan Abang kita
sampaikan didasari dengan data yang ada
dan beberapa penjelasan mengingat
beberapa waktu yang lalu kita bedah buku
paham it bedah buku Ada apa dengan riba
yang beberapa kali kita juga menyinggung
tentang produk bank syariah maka
Insyaallah dikesempatan kali ini nanti
kita akan mendengarkan saran langsung
dari beliau yang dulu pernah
bersinggungan secara langsung ya seperti
apa akad yang ada di sana Baik Eh
bachmid tadi sub branch manager supply
Manager tingkat apa sih Mbak
Hai Eping Finance Cabang Pembantu
pimpinan jadi apa ya Jadi kalau kantor
saudara cabang bawahnya ada cabang
pembantu cabang pembantu pembantu itu
tingkat kecamatan tingkat Kelurahan Kota
Bisa COD ya menjadi kadang di satu
daerah misalnya di kota Jogja itu ada
kantor cabangnya kemudian di wilayah
yang lain itu ada cabang pembantu
levelnya di bawah cabang goyang utama
tadi dibawahnya lagi ada kantor-kantor
tas Biasanya kalau gitu Jadi kalau
cabang itu provinsi nggak mesti juga
bisa kota bisa juga tergantung biasanya
luasan wilayah juga kalau provinsi
kadang-kadang disebutnya regional
regional kantor regional kalau dulu
pahami dicoba membantu mana terakhir di
Bantul dibantunya membawa satu kabupaten
Iya Masya Allah baik
hai eh pak Hamid jadi seperti yang kita
ketahui bank syariah ini kan sudah
berusia cukup lama ya Iya kalau dari
data pahami sendiri bangsa retur sudah
mulai diinisiasi sejak tahun kapan Man
jadi bicara tentang sejarah bank syariah
ya Ma
Hai ke berawal tuh dari isinya dari
tahun sebelum tahun 90-an itu sudah ada
Hai inisiasi dari beberapa tokoh ya
sebelum tahun 920 berarti masih zaman
Pak Harto Iya kuat Emperor tato dada
inisiasi dari beberapa tokoh waktu itu
kalau saya enggak salah satunya aktivis
dari masjid Salman ITB disana ada
lembaga sejenis dengan BMW yang kita
kenal ya kemudian menginisiasi eh
kepingin ada lembaga keuangan berbasis
syariah di Indonesia kemudian
YouTube Alhamdulilah didukung oleh dari
ada dari jajaran icmi ikatan cendekiawan
muslim Indonesia Kemudian dari beberapa
pejabat juga salah satunya misalnya
almarhum Pak Habibie mantan presiden
akhirnya didukung kemudian tahun 90mw
mengadakan lokakarya lokakarya membahas
tentang bunga bank is banyak bunga
banget gimana yang selama ini wesel dan
dari situasinya menghasilkan bahwa
memang sebaiknya ada perbankan dengan
konsep Syariah menopang Islam
Hai tapi perkembangannya untuk
mendirikannya ternyata enggak mudah
kalau itu karena memang berapa Eh
pejabat ya itu dalam tanda bukti ketika
ada kok Bang Islam itu rasanya apa ini
pop aneh akhirnya eh tidak mendapat skor
11 awalnya gitu akhirnya beberapa faktor
tadi menghadap mantan presiden kita pak
Soeharto dan ternyata beliau merespon
dengan baik bahkan Pak Harto itu waktu
itu ikut mendukung kemudian juga baik
secara moral maupun apa ya financial
juga ada tahu saya yang kemudian juga
ada juga waktu itu dari jamaah haji yang
berangkat ditahun-tahun ke mungkin tahun
1990 ya itu disarankan untuk berbagi
untuk investasi di pendirian Bank Islam
dan diploid jadinya HAM di Indonesia
lem yang saat ini sayangnya dikelola
oleh BPH ONH jadi dari Departemen Agama
itu ada yang masih ada saham di waktu
itu di bank syariah itu dan dari semula
usulnya namanya Bank Islam bank syariah
itu nama Islamnya diganti kemudian
akhirnya lahirlah tahun 91
beroperasional namanya Bank Muamalat
Indonesia itu yang pertama yang pertama
Bank Muamalat Indonesia sebelum Bang apa
bang bmn menjadi Syariah Bank Muamalat
Indonesia Bank Muamalat Indonesia yang
pertama Ya Masya Allah itu baru kemudian
saya lupa tahunnya Ya mungkin tahun
90-an juga ya Anda mulailah bermunculan
bank-bank Mandiri Syariah Bank BNI
Syariah dan yang lainnya sampai sekarang
jadi semuanya lahir sebelum tahun 90-an
dayang sebelum yang sudah ada yang
sebelumya Intinya kalau kita ukur dari
sisi usia ya bang saya di Indonesia itu
sudah lebih dari
Hai Kalau lebih 12-15 tahun lebih lebih
lebih yang 9191 yang bangsa yang banget
ya berarti usianya sudah 20 tahunannya
dia 20 tahun Masya Allah 20 tahun
seperti usia sudah lulus kuliah hehehe
iya tuh Ternyata kerja artinya begini
Jadi kita kadang memberikan beberapa
masukan kepada teman-teman di bank
syariah Kenapa sih akad nya masih
seperti ini kenapa mesti ini banyak
diantara mereka akan yang beralasan ini
tahap awal kami akan melakukan perubahan
sehingga kalau sekarang kita sudah
menyadari bahwa usia kalian tuh Di atas
balik yang ide 20 tahun lebih seharusnya
kalau sudah balik menyadari lah beban
syariat itu ada ya kalau balek balek
15tahun nya kita berharap kalau sudah
berusia sampai sekian puluh tahun lebih
dari lebih misalnya kita buat angka
paling minimal 5
awalnya lebih dari 15 tahun idealnya
akan berhenti sudah ada perubahan yang
yang banyak ya jadi pemirsa dimuliakan
Allah subhana wa taala dari sini kita
bisa mengambil sebuah kesimpulan bahwa
bank syariah yang ada di Indonesia itu
semuanya sudah di atas usia baligh dan
kita sangat berharap jika mereka ingin
sekali lagi memberikan perubahan yang
bertahap latihan dan seterusnya yang itu
sering mereka jadikan sebagai alasan
kayak belum bisa membersihkan ribasa
100% alasannya adalah karena kita baru
bangkit dan seterusnya ini sudah berusia
cukup lama sehingga kita berhasil Mania
sudah cukup matang Baik pak Hamid eh di
Indonesia itu kan ada DSN yang DSN itu
sudah menyediakan banyak sekali fatwa
terutama produk-produk bank syariah
kalau saya perhatikan Masya Allah banyak
sekali ya dah hampir semua akad-akad
yang kecil-kecil itu ditiadakan EDS
Iya nah sejarah bisa keluar fatwa itu
seperti apa ya sebelumnya saya ralat
sebentar ya silakan dirian tapi yang
selain Bank Muamalat setelah tahun 80
yang pertama kan Setelah itu kan Bank
Mandiri Syariah Bank Mandiri ada
tertentu telah fishmol mungkin tahun
2000 tahun deh dewan Syariah nasional
Hai Setahu saya memang itu dalam
regulasinya di awal pendirian bank
syariah memang kan butuh landasan ya
supaya memang ada perbedaan antara bank
konvensional dengan bank syariah Nah itu
tentu tuh para ahli-ahli fiqih kemudian
juga eh alive kemudian yang memahami
masalah-masalah di
di tataran muamalah Nah akhirnya the
karena tadi di awal pendirian itu sudah
ada peran dari MUI untuk menjadikan
waktu itu Bank Muamalat Indonesia
akhirnya terbentuklah
hi ha dewan Syariah nasional yang memang
khusus membuat fatwa-fatwa yang menjadi
landasan untuk beroperasional nya Bank
Syariah di Indonesia nah dewan Syariah
nasional sendiri atau desain itu nanti
nantinya dia akan memiliki wakil-wakil
di bank syariah yang namanya DPS dewan
pengawas Syariah Jadi kalau misalnya
bank syariah Kediri biasanya BPS BPS ini
nanti ya mengacu ke perda-perda fatwa
yang dihasilkan oleh dewan Syariah
nasional salah satu dari muchtadi Tien
MUI itu ada mungkin berapa tokohnya ikut
di DSN wedding itu Masya Allah jadi
senangnya eh bangsanya sendiri sudah ada
apa ya semacam pengampu shariah nya yang
mereka adalah para tokoh yang nantinya
dipilih Sebagai dewan pengawas Syariah
Ya kalau dalam satu bank syariah di PS2
ada dimana
hai nahed eh ini mungkin ada salah satu
problem yang yang saya rasakan juga jadi
DPR situ Di bank syariah memang hanya
ada satu yang biasanya kalau bisa tukang
saya ada
a3s hanya ya tiga Tolong dan terus
biasanya ada type C mengawasi kepatuhan
terhadap operasionalnya bangsa khususnya
tidak sesuai juklak yang ditetapkan DPS
kalau komplain sayangnya ditingkat
men.cim usaha ini yang karena lama-lama
transaksinya buat saling ribuan jutaan
ya
sehingga untuk ngasih satu
transaksi-transaksi biasa Bundanya
lainnya itu akhirnya betul-betul harus
mengandalkan pelaksana di lapangan
sendiri punya pemahaman bahwa unsur
pengawasan dari BPS tidak hanya ada di
level kantor pusat sementara di
cabang-cabang itu ada editor atau
internal auditor hanya mengawasi banyak
sekali transaksi terkadang itu eh
terlewat dari sisi praktek aplikasi di
lapangannya sehingga sebelumnya memang
dibutuhkan masing-masing SDM di bank
syariah mulai dari mungkin marketing a
pimpinannya marketing yang Finance
Cabang Pembantu pimpinan cabang yaitu
faham semuanya nah ketika paham maka
harapannya kan dari fatwa yang dibuat
DPS bisa diterapkan 8 nah banyakan
seperti saya lihat di videonya saat yang
sebelumnya yang masalah menyesap Apakah
sudah sesuai belum antara bahwa
dps-dsn-mui dengan aplikasi Ia memang
akhirnya karena keterbatasan tadi yang
saya jumpai itu ada yang masih belum
bisa sesuai walaupun tidak semuanya
yaitu jadi pahami sendiri waktu di
posisi sebagai subran manager ya sempat
enggak menjumpai beberapa pelanggaran
dan iya ada-ada ya terserahlah baik ada
jadi ternyata permasalahan terbesarnya
adalah tidak ada kesinambungan antara
enggak bersambung antara eh patuan DPS
ya
dengan praktek dilapangan dengan
keterbatasan tadi iya keterbatasan baik
komplain Syariah pun gps-nya sendiri ya
baik eh Hamid berarti sampai sejauh ini
untuk para pelaksana di lapangan di bank
syariah itu apakah mereka sudah
mendapatkan pelatihan tentang muamalah
yang memenuhi seharusnya sudah karena
kata2 ajar dari saya dulu ya itu waktu
masuk bank syariah aja tesnya tuh
batasnya juga begitu baca Quran Facebook
juga ndak petogokan suka kemudian dan
pelatihan-pelatihan tentang Syariah itu
yang akar-akarnya Semende dibekali saya
akan gini yang menurut saya program
utama salah satu bank syariah problem
Sabam Sirait memang di sisi SDM dan ini
diawali dari level atas dulu mau saya eh
Hai kalau misalnya kita sudah
berpendapat bahwa misalnya babi itu
haramnya
Hai biasanya saya punya usaha rumah
makan Ya tentu saya nggak akan mau untuk
misalnya eh siang saya buka nasi goreng
kambing lem saya buka nasi goreng babi
jadi terasanya pasti Rizieq ya karena
yang situ hal yang satu ini yang kalau
menurut saya barangkali terjadi di
Indonesia eh beberapa bank syariah itu
kan wujudnya adalah unit usaha Syariah
ya Atau dia eh eh
yang dibentuk dari bank konvensional
yang disitu ada riba yang kita pakai
bahwa riba itu dilarang ya tapi punyak
divisi Syariah rasanya harusnya aneh
begitu saya ketika ia tak bisa
analoginya bisa dicampur nih kalau kita
udah niat betul kita ini ini haram haram
ditinggalkan tidak bisa Oke kita buka
yang haram kita buka yang halal nasabah
bisa milih ya pintu sana layanan Syariah
inilah yang konvensional ini
masalah-masalah teknis ya kalau teknis
bisa dipisah teknis akuntansi teknik
pembekuan itu bisa terpisah tapi masalah
semangat hirohito penting sekali karena
gini ketika Hero semangatnya itu enggak
enggak dari atas enggak sama itu nanti
akan ke ke direksinya kemudian ke kepala
tv-nya
Yoga cabang-cabangnya itu jadi lebih
mementingkan masalah bisnisnya sementara
aspek syariahnya barangkali bisa
terabaikan tapi kalau seandainya dari
atas sudah niatnya Lurus kita
betul-betul tariannya rezeki tapi
gangguan ini
Hai Hah apapun bentuknya misalnya ada
kata kalah nasabah yang ingin pembiayaan
misalnya ya cuman kok secara sharih
nggak bisa ya ditolak walaupun
sebetulnya dia dari sisi kata Allah
jaminan Oke repayment capacity Oke dan
ini bakal diprediksi menghasilkan profit
yang bagus karakter Oke tapi ketika ada
yang gak sesuai Sariayu harus langsung
ditolak nah ini kadang yang bagi bank
syariah enggak mudah ditolong lapangan
ya karena apa ada target-target kok gitu
target apalagi kalau marketing di
lapangan tuh udah yang dibicarakan Ya
udah da closing atau belum bookingnya
berapa bulan ini tinggal sekian kagetnya
masih kurang Besok itu nggak papa cuman
jangan di lupakan besoknya dulu kalau
ini memang enggak bisa ya sudah kita
relakan ini mungkin bukan bukan
rezekinya di bank syariah ini
Hai mungkin silahkan kalau misalnya mau
transaksi Dede apa di tempat lain yakni
ini salah satu cek berarti sementara ini
yang lebih dominan tuh pertimbangan
keuntungan atau pertimbangan Sari apa
kalau yang kelak saya lihat meskipun
enggak bisa dipukul rata tidak bisa kita
menilai di bank syariah itu semuanya ini
pasti aspek bisnis ini aspek syariah
yang lebih lebih ini karena ckeyjeans ya
kalau saya cuman kalau secara garis
besar kalau saya melihat memang masih
dominan di bisnisnya kemudian ini hasil
pengamatan saya hatinya sering saya
jumpai di lapangan maupun dari saya
bercakap-cakap dengan teman-teman sesama
bank syariah karyawan Bank Syariah
memang ketika kita tekan lapangan ya
Hai untuk masalah aspek syariah yang
sendiri kadang terabaikan lupa mungkin
mungkin lupa atau mungkin juga nggak
paham atau mungkin paham tapi karena
tantangan kayak target tapi ya udah
nggak papa lah kalau gitu kemudian juga
ada satu faktor Eh tadi saya bilang di
level cabang Tuh kan ada pengawasnya
Auditor internal ya cuman biasanya
mereka melihatnya hanya Diatas Kertas
saja meminta saja terlihat tengah satu
akad murabahah tuh harus ada rem sisanya
di Tangsi kemudian hpo2 di pesanan dari
bank untuk membeli barang dari supplier
itu kalau dari kertas-kertas nya berawal
bisa dipenuhi hanya tidak melihat
bagaimana akhirnya dulu karena
kadang-kadang juga barangkali ada
berkomedo comment yang kelewat
disusulkan saja begitu suka misalnya ha
ha
mm harusnya ketika ini satu tahapan
transaksi Terlewatkan Harusnya kan harus
dirubah atau mungkin malah Ya udah nggak
bisa tapi ini mulai dari awal atau
timbul real atau misal kata Allah ada
orang yang pembiayaan akad jual-beli ya
pembelian barang dia udah terlanjur DP
ke suplayer nya itu kan harus dibatalkan
karena dp-nya harusnya dengan banget
karena kan jual belinya dengan Bang ya
pecel Nah itu mungkin belum dibatalkan
udah langsung akad murabahah serat lalu
transaksikan itu tidak benar itu manfaat
secara dokumentasi ada semua banget
catatannya ada pokoknya ada nah ini yang
eh di lapangan pada waktu itu saya kerap
menjumpai dan segar dari diskusi dengan
teman-teman baru alam kalau sekarang
lebih bagus ya alhamdulillah baik jadi
barangkali pemirsa ada yang bingung ya
ini karepe bahasa botak hehehe kok
tahapan-tahapan
hai day Saya sedikit kasih apa ini
foodmood banyak saya jadi untuk bisa
disebut sebagai transaksi yang syar'i
untuk merubah ayat merubah itu kan sama
dengan jual-beli yang minta keuntungan
makanya peroleh menyebut merubah itu
cabang dari jual-beli amanah jual-beli
ada dua dilihat dari penjual menyebutkan
harga ataukah tidak ada musyawarah mah
ada amanah musyawarah itu kalau penjual
tidak menyebutkan harga kulak misalnya
investor menjual mukanya ini mau ada mau
apa ini lemok Indovision Lalu Anda beli
anda akan tidak pernah tanya ini kemarin
pulangnya Berapa biaya produksinya
berapa tapi anda langsung beli Nah itu
namanya jual-beli muhammadan itu yang
paling umum kita lakukan kalau yang
amanah amanah itu berarti penjual
menyebutkan harga belinya ini kemarin
biaya produksi sekian beli sekian
sekarang saya jual ke kamu harga sekian
dan disebut murabaha jika bentuknya
adalah by amanah yang ingin mendapatkan
keuntungan kemarin hp ini saya beli
dengan harga 3jutaan saya jual ke bapak
harganya 4385386 bisa disebut murabaha
adalah posisi bang harus sudah memiliki
barang itu membeli barang itu dari
supplier baru kemudian dijual ke nasabah
Nanta dipahami bercerita ada nasabah
yang sudah beli ke supplier tapi tidak
tunai banyaknya uang sedang bayar DP
selanjutnya kan dapat kuitansi itu
kwitansinya diserahkan ke bank jadi
lampiran sehingga seolah-olah yang
bertransaksi adalah Bang padahal
sebenarnya yang bertransaksi lebih awal
adalah nasabah ke supplier kemudian
kwitansinya diserahkan ke bank jadi ini
yang berita dimaksudkan alurnya tidak
sesuai eh pak Hamid
Hai jadi yang Pak Hamid perhatikan
mayoritas dari para karyawan Bank
Syariah itu betul nggak kalau dia itu
semuanya dari bank konvensional dengan
pindah ke bank syariah hanya dengan
berbekal 123 diklatnya ya eh eh
Hai kalau secara statistika suruhan
kurang paham tapi ternyata butuh butuh
deh Tapi kalau karyawan Bank Syariah itu
ada berapa yang dia udah punya
pendidikan ya Diklat itu dapat yang
fresh graduate berapa yang sudah ada di
yang dari konsep berapa tapi kalau
dibilang sebagian sebagian barangkali ya
seperti itu ada juga yang memang sama
sekali belum ada pengetahuannya nulisnya
tentang Syariah itu yang fresh graduate
ada kemudian ada juga yang memang betul
dari sebulan bank konvensional masuk ke
tempat telepon saya ya sebetulnya nggak
masalah kalau mau saya ketika bank
syariah tadi betul-betul ketika ada yang
masuk langsung mendidiknya dengan
betul-betul konkretnya lengkap sampai z
dan tidak hanya
halo satu dua jam tiga jam ya itu lama
kayak gitu tuh harusnya hingga
betul-betul sampai ngelotok ya dan dan
itu nanti harus diulang lagi diulang
lagi pemahaman masalah itu di review
diulah valuasi sudah bener apaan tidak
ini transaksi kita selama satu tahun
kemarin uh diambil sampel sampel nya
kalau yang nggak bener Terus Apa
solusinya harusnya ada Ada banyak hal
yang yang semacam itu ya eh di bank
syariah Mega kalau semisal kayak gitu ya
paling nggak kadang kita berdebat bank
syariah Tuh kan ada di tataran masalah
perbedaan fiqih ya saat ini jadikan
memang BSN tadi membuat fatwa barangkali
ada ulama lain ya enggak tetap sama
bapak yang terbitkan oleh DSN lu ada
kita yang berdebat masalah itu tapi ada
juga yang kita berdebat masalah aplikasi
dari fatwa DSN itu sendiri nah paling
enggak menurut saya sumber daya Insani
di bangsar
paling Enggak dia harus komplain sajalah
dengan fakta-fakta yang sudah dibuat
oleh dewan pengawas Syariah lele DSN itu
aja dulu ketika itu sudah komplet Saya
yakin ya perdebatannya kemudian hanya
adalah masalah perbedaan diterapi gitu
aja misalnya denda boleh apa tidak saya
akan kan kalau dewan pengawas tapi hanya
memperbolehkan sementara ulama yang lain
tidak memperbolehkan dan beberapa hal
yang lain tapi kalau yang disayangkan
adalah fatwanya sendiri tidak
dilaksanakan dengan baik dilapangan naik
yang yang menyelesaikan Jadi intinya
kita sudah bisa menemukan satu
kesimpulan yang bahwa untuk bisa
mendapatkan atau bisa menjadi bank
syariah yang ideal harus ada dua
keseimbangan pertama dari sistemnya baya
sistemnya harus sudah sesuai syariah dan
sebenarnya
Hai semangat untuk itu nampaknya sudah
ada Makanya ada DSN fatwa.dsn kemudian
diterjemahkan oleh DPS yang ada di pusat
Lalu ada bidang komplain Syariah ada DVD
complete Syariah sehingga semangat untuk
itu semuanya sudah ada yang kedua adalah
pelakunya ini yang seharusnya dia sudah
mendapatkan pelatihan yang yang memenuhi
untuk bisa menerapkan praktek syariah
dalam muamalah yang dia lakukan saya
teringat sekitar tahun mungkin 2016/2017
ya saya pernah menjadi ah narasumber di
workshop tentang fiqih muamalah
kontemporer yang waktu itu
diselenggarakan jadi salah satu kota
kita aja kemudian saya ketemu dengan eh
salah satu
Hai apa eh branch manager Kalau enggak
salah kalau bukan subyek yang brand
Manager Bank Syariah di bawah bank BUMD
Bank Syariah di bawah webmd kemudian
saya tanya ke Beliau bapak bisa menjadi
branch manager itu dulu prosesnya gimana
dan dikasih jawaban ya saya dulu
ikut-ikut muemek otaba workshop gitu ya
atau ikut pelatihan tentang Syariah
selama kurang lebih 2003 hari jadi
Sichuan weekend aja ya Terus balik ke
kotanya dijadikan sup brand Manager atau
berat manajernya jadi betapa instannya
gitu ya Betapa instannya kita tahu saja
seperti al-ustadz Dr Erwandi Tarmizi
untuk membahas masalah fiqih muamalah
dan menjadi topik kajian beliau itu
butuh sekolah kurang lebih 10 tahun ya
Sekolahnya sampai
shirt apa buku halal-haram atau harta
haram kontemporer termasuk juga para
asal tidak yang lain Ustad Arifin Badri
juga demikian dari mulai S1 sampai S3
mereka berada di eh apaan Dik di Madinah
yang satunya berada di Riyadh untuk
belajar tentang bagaimana Syariah itu
sendiri jadi memang idealnya harus ada
seperti temanya pelatihan yang memenuhi
kalau dulu pahami sendiri sempat
mengikuti workshop seperti itu berapa
kali Iya Kebetulan saya masuk di bank
syariah itu
Hai Hah waktu itu kalau yang saya alami
ya Di tempat saya Mang cukup sering
kebetulan dari pusat batu itu cukup
sering mengadakan kajian-kajian kemudian
juga workshop seperti itu dan juga kita
juga belajar juga hanya ya tadi teteh
ketika Akhirnya sampai di lapangan yang
kepikiran bisnisnya dan keperluan
bisnisnya agak lupa yang masalah itu
kemudian juga terserang masalah
pelatihan atau apa itu kan harus
diulang-ulang terus terus ketika awal
kita dapat materi di awal ya tentang hak
kata-katanya apa saja mana yang bisa
Mana yang tidak kemudian kita terjun
kelapangan
omega-3 likita akan lupa karena tadi
masalah target dan lain-lainnya ya kalau
itu enggak diulang lagi Katakanlah tahun
sekali dua tahun sekali Enggak direfresh
lagi maka ya kan sudah jadi akan jadi
habit atau kebiasaan yang bisa jadi
nanti udahlah yang penting saya ini
target saya tercapai dan ini memang yang
enggak mudah bagi seorang bankir Syariah
makanya ada itu orang yang memang dia
dari panggung final Ya Pindah ke bank
syariah
Hai kemudian jadi pejabat ya dia bilang
Hai masalah syariatu gampang-gampang itu
kan hanya ini aja kalau batin saya
enggak bisa kayak gitu punya kita harus
Kalau enggak punya pemahaman yang pernah
akan mudah tergelincir tersakiti dulu
atasan langitnya salah satu apa ya Iya
salah satu pejabat lahir Nah setelah
mati ya enggak bisa harus kebaca nanti
di lapangan nemu-nemu masalah ini maka
pasti akan yang diutamakan bisnisnya
dulu karyanya nanti dipikirkan jalannya
Harusnya kan nggak gitu syariatnya dulu
Bagaimana cuman sebetulnya kalau di
masalah katanya di pembiayaan tadi ya
sudah ada analisa yakni membedakan
antara bank konvensional dengan syariah
ya saja kalau analisa datanglah
Bagaimana supaya orang atau debitur
begitu Itu sama hanya kali bank syariah
ada analisa Syariah sebetulnya hanya
yang sering
kita syariahnya ini ya kadang lewat dan
memang kejadian tidak cocoknya antara
fatwa dengan mempraktekkan itu memang
lebih sering Emang kalo menurut saya ya
yang saya mati-mati tatakan cabang
ditolong kantor-kantor yang lebih kecil
di ujung yang lebih kecil karena tadi
masalah pengawasan tapi kalau bisa
pembiayaan yang relatif cukup besar
sampe milyaran ya itu relatif lebih
terkendali tematik ini karena akan di
pusat dia biasanya di pusat itu yang
tadi saya bilang dewan pengawas Syariah
nya itu ada disana sehingga bisa lebih
mengontrol
knari pelaksana angkat bukan di pusat ya
kalau yang ke-11 yang bisa besarnya rasa
ya makanya kalau yang semakin besar yang
pengamatan saya itu lebih rapi lebih
terkendalikan kontrolnya lebih kuat di
sana ada orang-orang yang pernah ada 12
berwakis yang telah bisnis bagus secara
syariat gak bisa hanya ditolak itu di
pusat-pusat hanya tadi Ini masalahnya
bukan menjadi pusat lebih banyak karena
beliau berada di subrang Iya dia
termasuk lihat lapangan langsung di
lapangan langsung yang kecil-kecil itu
potensi pelanggarannya lebih besar
dibandingkan gaya diusahakan Saya pernah
diskusi dengan teman yang dites salah
satu bank syariah tapi diadu unit
mikronya itu lebih lagi karena ada
Hai yang nama unit mikro itu kan
lawannya ya kalau misalnya di dalam hal
pemberian kredit itu kan lembaga
konvensional yang biasa tuh hari cair
dua hari saya ini micro shariah harus
bisa cepet juga nah sementara kalau kita
mau lihat alur-alur akademisi merobohkan
enggak mudah Kak HPnya kan kalau
dibilang lebih rumit
Hai kalungnya enggak hanya prosesnya
mengharuskan harus terpenuhi semuanya
rukun dan syaratnya rukun jual belinya
harus terpenuhi alurnya terpenuhi dan
itu kan butuh kadang nasabah juga
mengkoreksi kakinya sementara dari si
marketingnya Ya udah gini aja Nah ini
yang terjadi di tataran itu memang tidak
terkontrol sementara akhirnya itu juga
hal yang penting Ayolah ini jangan
sampai kalah kemudian secara garis besar
tersebut berpikir problem bank syariah
itu dari dulu kan kita ngejar waktu itu
aset perbankan syariah biar bisa nembus
sampai lima persen dari aset bank
konvensional hanya menurut saya kalau
terlalu ngejar itu itu jadi yang Sisi
syariahnya juga terabaikan itu harian
sampai sekarang baru berapa persen sudah
diatas cuma bisa ngejar itu terus ininya
agak ketinggalan itu yang terjadi bisa
seperti i
Oh berarti sekali lagi memang harus ada
keseimbangan antara kebijakan dengan
pengawasan yang ada di tataran riil udah
saya teringat dengan perkataan Ibnu
Rusyd ya ketika beliau membahas tentang
masalah transaksi keuangannya belum
meletakkan bagus survei mint Abdya Ki
abu-abu riba petak halus suminari ba5am
karena amal husor fasir jadi muamalah
shorof Yang intinya adalah transaksi
uang dengan uang emas dengan emas perak
dengan perak dan dimasa silam benar
dengan Dinar atau dirham dengan dirham
itu termasuk di antara muamalah yang
batasannya riba paling ketat lalu Beliau
mengatakan
Hai Efata hondo seminari Bali mangkanya
Amalul Khair sehingga untuk bisa
terlepas dari limbah bagi orang yang
kebiasaannya sehari-harinya transaksi
short transaksi uang itu sangat sulit
Ila di ahlil makrifah ahli Warok kecuali
bagi orang yang punya pengetahuan yang
bagus tentang masalah halal dan haram
dan orang yang punya karakter Warok
sehingga intinya di dua ini pertama dia
paham tentang aturan dan batasan
fiqihnya yang kedua dia punya rasa takut
kepada Allah subhana wa taala tapi kalau
yang dipikirkan adalah target-target dan
target rasanya sulit Hamid Iya gak mudah
katanya bankir Syariah makanya
sebenarnya kenapa sifat yang tapi ini
sini ukuran umum manusia Kenapa yang
menjadi ukuran prestasi itu eh Abah Sisi
bisnisnya bukan sih syariahnya
hai
Oh iya Ini masalah kalau saya lihat ya
memang masalah industri ya Sekali lagi
tadi ya Eh banyak bank syariah yang
pendirinya bukan lembaga Syariah
Hai Hah Kalau pakai logika saya dia
walabi tentu Mereka mendirikan bank
syariah
Hai menurut saya mereka lebih dominan
aspek bisnisnya nyeri awalnya memandang
Sara itu pasar ya bisa jadi seperti
warga berpandangan saya karena kalau
enggak memandang bisnis harusnya nggak
bisa dong ya Masa ndak penyusunan campur
dengan syariah harus nyari Via
Hai kalau saya mau bikin tank Yaudah
langsung aja Bang saya semuanya tidak
bersin is convenient shariah itu
pandangan safety ya sehingga eh biasanya
industri seperti itu walaupun sebenarnya
kalau dari tataran Lex regulasi itu
kalau dari by atau jika sendiri sudah
ada dewan bayar BPJS area juga sudah ada
ya kalau saya memandang Bukan masalah
regulasi-regulasi itu masih bisa jadi di
Halo ya diupayakan ya Cumanya tadi tatib
yang awal Tadi masalah hirohman salah
visi-misi Magelang komitmen masalah itu
yang lebih dominan Anda enggak tekanan
dari pihak investor sehingga pokoknya
share targetnya harus dapat sekian ya
Utara logika Saya mestinya
ini adalah karena akan setiap kali
misalnya ada eruptions dapat memegang
Seven ada target-target pasti momentum
pertumbuhan harus tumbuh sekian
Hai wajar ternyata tanda target itu ya
hanya implementasi dilapangan jangan
terus the buta terhadap yang lainnya
terlalu melulu mengejar itu jadi ya
kalau emang enggak bisa terpenuhi
hak-haknya ya Ya sudah gitu aja harusnya
ada legowo Yang kayaknya Nah itulah yang
dimaksud sifat-sifat Warok tadi iya
sifat barat jadi warna etek artinya
adalah eh hal-hal full atau takut Maya
sokudo Luffy lahir menghindari sesuatu
yang dikhawatirkan berbahaya di akhirat
sehingga memang idealnya kalau kita
sudah bicara dengan label Syariah
berarti prestasinya adalah prestasi
kesesuaian dengan syariah bukan masalah
prestasi target Nah ada satu kendala
kita dipahami sudah menyampaikan juga
bahwa kadang nasabah sendiri itu belum
teredukasi untuk itunya sehingga kita
mengarahkan tahapannya kayak gini proses
seperti ini nasabah komentar koe
ke-3 nasabah juga komentar kau ini sulit
berarti memang edukasi itu tidak bisa
hanya disatu pihak terkadang dia yang
kedua yaitu nasabah juga perlu diedukasi
Ya baik eh pemirsa yang digunakan Allah
subhana wa taala kita sudah mendengar
banyak pemaparan dari beliau yang dimana
beliau telah menjumpai beberapa
kasus-kasus yang ada di lapangannya
terkait beberapa pelanggaran tadi
kemudian kita akan beralih ke masalah
regulasi bachmid yakni kalau dari sisi
regulasi Bi dan OJK sendiri Apakah Bank
Syariah itu sama dengan bank
konvensional eh ada yang sama dan tidak
karena regulasi sendiri kalau khusus
perbankan syariah sudah ada
undang-undangnya sendiri ya
undang-undang khusus perbankan syariah
kemudian diproject atau by juga sudah
ada
type-c syariahnya sendiri
Hai yang mengaturnya kemudian
Hai ada yang ingat saya saya kesehatan
lupa ya itu yang masalah kata ngalah
double tekstur ya Yang kalau merubah
semestinya akan itu kayaknya sudah ada
PP yang mengatur itu PPAT undang-undang
yang bisanya satu kali teman Anda harus
dilihat lagi berarti sebenarnya secara
regulasi bangsa itu tidak dilarang untuk
melakukan bisnis riil tidak jual-beli
Riau itu enggak dilarang karena sudah
ada buktinya juga anda salah satu bank
syariah yang dia betul-betul membeli
barang duluan bahkan di balik nama ke
atas nama bank syariah itu Masya Allah
kemudian dia jual ke nasabah-nasabah
yang sudah ada yang segitu
tak hanya ya tadi saya tiba belum
semuanya kayak gitu karena butuh effort
yang luar biasa yaitu ketika dia
melakukan hal seperti itu karena ada
resiko juga bagi perbankan ya Kalau dia
sampai punya persediaan ya kalau nggak
jadi beli gimana soalnya yang satunya
nggak jadi batalkan terus gimana kalau
misalnya dineraca lalu jadi numpuk
adanya persediaan barang atau santet
Bagaimana jadi enggak mudah Itu
tantangan itu Tapi kalau saya yakin
kalau dari atas sampai bawah sama
hal-hal gitu masih bisa jadi memang
menyamakan sikap Warok untuk sebuah
komunitas yang besar yang butuh
perjuangan yang besar itu udah-udah baik
ah Hamid sebenarnya kalau ini terkait
ini ya terkait produk bank syariah yang
bentuknya mudhorobah berakhir
Hai jadi nasabah kreditur yang dia
menabung di bank dengan Ken disitu ada
dua pilihan akad biasanya ya mudhorobah
dengan mati ah ya Selain itu ada nggak
ada nggak ada yang umumnya cuma dua ini
karya mudhorobah sendiri jadi bank
syariah terutama yang besar itu kan
dijamin oleh LPS nya ya Sebanyak proses
akan dengan LPS sendiri dengan ah bab
saya kurang paham detailnya setting
hanya memang dari bank-bank Syariah tuh
apa ya setor ya setor ke LPS
Hai berapa presentasenya saya kurang
paham yang kurang hafal juga itu di
pusat ya Iya tadi bank syariah eh ke
pusat jadi lpsengada di pusat jual baju
dari simpanan nasabah beberapa mungkin
dari dari situs yang bersemangat
setorkan Krabs untuk menjamin hal itu
hanya besarnya saya kurang paham dan
nanti LPS agak LP sendiri itu lembaga
pemerintah lembaga pembentukannya
pemerintah Tentukan mulia dan nanti LPS
akan menjamin bahwa setiap simpanan
nasabah Ini aman ya dengan tetap dengan
ada syarat-syarat tertentu jadi misalnya
Setahu saya yang dijamin adalah yang
dibawah 2099716840 di bank konvensional
ya bunga yang diberikan bank
nasional ke yang nasabahnya tadi tidak
melebih bunga penjaminan bunga yang
disyaratkan kemudian juga Dek nasabahnya
tidak melakukan perbuatan yang merugikan
bank misalnya dia selain pihak simpanan
dia juga punya kredit di bank dan dia
macet itu mungkin bisa enggak dijamin
begitu ya Jadi kalau dari skema
mudharabah sedih idealnya kan begini Eh
bagi hasil itu didapatkan setelah ada
hasil ya betul pernah nggak paham it
menjumpai ada nasabah yang menggunakan
akad mudhorobah tapi dia dapat bagi
hasil pada sebenarnya enggak ada hasil
ah jadi begini
Hai kalau hasil saya pengetahuan saya
kebetulan yang saya alami ya belum
pernah memang sampai begitu belum pernah
Hai Harusnya kalau emang rugi yang
enggak-enggak akan tepat bagi hasil tapi
kebayang salah memang belum pernah ke
bank syariah rugi Ya sehingga selalu ada
bagi hasil produknya bukan itu bentuknya
kadang memang tadi dari sisi nasabah
pertama yang mungkin uangnya sarya itu
karena terbiasa ya kalau Iman segini
dapat berapa perbandingannya suku bunga
suku bunga konten konvensional atau
mungkin itu Tengah sendirinya saya
naruhnya
[Musik]
Hai ini tantangan bagi bank syariah bank
syariah yang betul harusnya Nggak bisa
nggak bisa kita tergantung hasil dari
kita nanti sendiri kalau pas besar yaitu
dapatnya besar kalau kecil-kecil nggak
bisa dibikin tetap seperti itu cuma
memang saya jumpai ada yang akhirnya Ya
dibikin fix kayak gitu mungkin itu ada
juga kok dibikin fix berarti Bayarnya
pakai duit Oh tetap dari dunia Banget
kebetulan banknya belum pernah rugi
tokek selalu ada keuntungan menggeser
porsi Keuntungan orang lainnya bisa jadi
HPnya atau mungkin ada biaya yang
dipakai untuk menggenapkan misalnya
harusnya tepatnya hanya kalau Fika
misalnya tiap bulan kepada 5000000
misalnya kamu hitung persentase hitung
secara bagi hasil Pas turun ini cuman
dapet
Hai Hotel komitmennya dengan Nasabah di
masjid-masjid itu ada memang kasus
seperti itu nasional yaitu termasuk
pelanggaran dalam mudhorobah karena
seperti yang pernah disampaikan nilai eh
Emil Munzir bahwa ulama sepakat dalam
transaksi mudhorobah tidak boleh ada
salah satu pihak yang mendapatkan bagi
hasil tertentu artinya fix sehingga
kalau misalnya ada nasabah yang dia mau
menaruh dananya di Bank Syariah dengan
nilai yang besar biasanya dipercaya yang
diperhitungkan berapa Pak Halo berapa ya
namanya nilai M atau hiasan juta ya m
yang MW tanya semoga atas naruh 1m tapi
dengan syarat bisa nggak sama seperti di
Konvensi Abadi Konvensi deposito.di sama
dengan deposito ya dapatnya lima persen
nilai persen 5% betul persentase tapi
cukup modal kali 1m jadinya flight nanti
50juta Terus yang dia dapatkan dan Ini
kata Ibnu mundzir ulama sepakat praktek
seperti ini enggak boleh dilarangnya dan
bahkan Beliau mengatakan batal ada
qiroat atau mudhorobah dengan skema
seperti ini Baik Tahmid Masya Allah
Subhana ada banyak yang sudah bisa kita
dapatkan nya dan itu yang menjadi latar
belakang pak Hamid mengundurkan diri ya
ya Dari sekian banyak kasus yang tadi
beliau jumpai dan pahami ini adalah
salah satu diantara apa narasumber saya
ketika saya menulis beberapa artikel
terkait masalah bank syariah juga dunia
muamalah yang lain karena gue juga punya
banyak rekan-rekan yang ada di OJK atau
ditempat lain ada juga ada kenalannya
toilet
Hai dan kembali kami ingatkan kepada
para pemirsa yang mau bergabung Mohon
maaf untuk pagi ini anda hanya bisa
menyampaikan pertanyaan melalui pesan wa
di Nomor 081221 567890 kami ulang untuk
pagi ini anda hanya bisa menyampaikan
pesan atau menyampaikan pertanyaan
melalui pesan wa di nomor 08122 175
67890 ini sudah ada beberapa pertanyaan
yang masuk melalui wa
Hai assalamualaikum kita Coba bacakan
pertanyaan pertamanya Assalamualaikum
Waalaikumsalam Nama saya zamri ingin
menyampaikan perihal Bank Syariah di
temen syariat tempat acuan KPR Apakah
pembayaran KPR dengan sistem margin
floating adalah bentuk riba bank tempat
saya ajukan KPR menggunakan sistem denda
bila mengangsur sebagian dari pokok
mengshare sebagian dari pokok Apakah
dibenarkan secara Syariah kami bisa
kasih penjelasan sistem margin call
tinggi dimana Iya barangkali kini maafin
clothing ya Eh kalau saya kalau KPR itu
di bank syariah ada dua jenis akad yang
digunakan yang pertama murah Bahaya
kalau berubah tentu enggak ada voting
voting ya kalau sudah fix Ya ditentukan
nah rumahnya harga berapa yang dijual ke
nasabah hati mereka Dibagi berapa jangka
waktunya itu yang dia setiap bulan
nyampe eh jadi ngetiknya nggak ada
floating flooring ke situ mau dia
ngangsur lebih cepat mau dia ternyata
kok macet ya Sampai akhirnya butuh
kepanjangan mestinya tetap sama harga
jualnya harus gitu dan praktek di bank
syariah seperti itu
Hai kalau yang setel saya yang saya
alami kalau yang merubah ialah jadi ada
cash yang dulu Ketika Harus berpantang
ya Tetep nggak bisa harus bukan nggak
bisa masuk ya tidak ada kenaikan harga
jual tetap harus seperti itu fix Ya ya
bahwa alam ketika mungkin ada Gesti
tempat lainnya karena saya juga pernah
dengar juga yang komplain saya rezeki
tapi kok Nambah postingan kayaknya
informasi salah satu temen juga yang ada
dipikiran nah terjadi ketika dilakukan
restrukturisasi karena mau dibuat
penundaan silent masa cicilan dibuat
lebih lama ternyata harganya dinaikin Oh
pedal itu kalau menurut kota Dino dia
mah termasuk bentuk riba jahiliyah betul
bebas lanjutnya yang akan Yang kedua Pak
yang kedua ketika angsurannya nggak ndak
penuh ya kemudian ada denda tadi ya Iya
ini balik ke tadi perbedaan di
grafik ehem-ehem Serena sudah
membolehkan agenda ulama yang lain tidak
membolehkan mana yang silahkan yang mau
diyakini silahkan pribadi lebih mantep
yang enggak usah pakai benda pribadi
tapi ketika ada denda itu juga nanti ada
problem disitu dendanya ngitungnya
Bagaimana apakah dari persentase dari
nominal yang tertunggak atau memang
sudah fix kalau telat 1 bulan dendanya
misal Rp50.000 setelah dua bulan ya
50.000 lagi mau besar angsurannya mau
rumah satu juta mau mau angsuran yang
tersisa ya angsurannya tiap bulan Saya
mengerjakan PR yang suram tiap bulannya
satu juta ada lagi yang angsuran tiap
bulannya loe sudah
Hai pengenaan denda nya Bagaimana Apakah
kalau yang satu apakah satu persen dari
satu juta dan status dari 10 juta atau
mewah satu juta mau 1000 angsurannya
50juta tetep sebulan telat ya Rp50.000
atau Rp100 buah-buahan telat ya babi
nambah Rp100 lagi apakah betul itu yang
masih perlu didiskusikan lebih lanjut
tapi bagi pihak yang menolak agar benda
karena berpandangan bahwa banyak ulama
yang tidak memperbolehkan ya Da Tia
jangan-jangan dengan diambil kalau bagi
Bank sendiri ada info yang saya dapatkan
denda itu dimasukkan sebagai pendapatan
non halal Bang Iya eh eh
Hai lebih tepatnya bukan pendapatan hal
yang kalau yang saya alami semua denda
itu masuknya langsung ke sosial ke jadi
ada nanti untuk Caesar ya iya
peruntukannya untuk setiap jadi memang
tidak masuk di pendapatannya dari Bank
sendiri ya langsung dia di Diwek
dimasukkan di pot sosial Jatim kan bukan
kalau pendapatan menghalalkan nanti bila
Baru diganti ada komponen pendapatan itu
ya ini Enggak ini langsung dikeluarkan
untuk sosial secara fatwa MUI itu ya
jadi ASN untuk sosial Iya dan memang ada
hilang dalam masalah ini kalau di air
Syariah sendiri yang diterbitkan oleh
aov yang berpusat di Bahrain ya mereka
membolehkan adanya ta'widh tadi banyak
banget tak with namun dengan ketentuan
jadi denda telat bayar cicilan tapi
dengan ketentuan posisi nasabah dalam
kondisi mampu untuk bayar tapi beliau
tidak mau bayar ya Sehingga statusnya
jadinya orang yang dholim dan Nabi
Shallallahu salam mengatakan Mad world
map the Ahmad zulkani zulmun penundaan
utang yang dilakukan oleh orang yang
dholim itu statusnya yang di yang
dilakukan oleh orang yang mampu itu
statusnya perbuatan kedholiman kemudian
diturunkan dari mazhab malikiyah bahwa
dalam mazhab malikiyah ada yang disebut
dengan alel Jambi Tabarok elizabeta Bro
yaitu kewajiban untuk melakukan kegiatan
sosial bagi orang yang melakukan
pelanggaran sehingga bagi orang dholim
bolehlah Dia ditetapkan sebagai
perbuatan yang nggak bener maka diposisi
ini dia harus berani melakukan tindakan
sosial yang salah satunya tadi bayar
denda kemudian dibayarkan ya untuk
sosial baik
Ndalem insya Allah bisa memahami
kemudian kita beralih ke pertanyaan yang
kedua Assalamualaikum Waalaikumsalam
salam warahmatullah teman saya sebelum
wafat bekerja di perusahaan financial
riba dan ahli warisnya mendapatkan
pesangon dari perusahaan tersebut Apakah
kesangan tersebut boleh digunakan untuk
membayar utang riba KPR nah ini gimana
magnet ustad baik ah kalau kita melihat
dari latar belakang pekerjaannya yang
beli bekerja di lembaga keuangan ribawi
Kemudian beliau mendapatkan pesangon
dari lembaga itu berarti itu kan dari
hasil kerja dia yang dulu bermasalah
karena itu walau dalam
hai hai jika pasangan ini tidak bisa
ditolak dalam arti tidak bisa
dikembalikan ke perusahaan tempat dia
bekerja maka pesangon yang sudah masuk
dalam rekening di keluarga jenazah
mungkin nanti bisa disalurkan untuk
kegiatan sosial semoga tidak menjadi
beban berat bagi mayit karena beliau di
posisi pernah bekerja di sebuah
perusahaan ribar wallahualam baik ini
ada pertanyaan berikutnya
Assalamualaikum Waalaikumsalam Bagaimana
cara menjelaskan ke orang awam terkait
kredit syariah yang notabene Mengapa
nilai angsurannya lebih besar daripada
kredit konvensional LDII bangsanya
sendiri Memang terkesan lebih mahal ya
Saya pernah mendengar begini mah Jadi
kenapa bangkok syariat lebih mahal
karena modalbangsa itu kan diambil dari
bank konvensional kalau bank konven di
ndak menetapkan margin misalnya Delapan
persen tahun Berarti bank syariah harus
punya margin dong lebih dari itu ya
kayaknya ditetapkan mesinnya misalnya
jadi eh 13 persen atau 14 persen setahun
betul kayak gitu kalau itung-itungan
internal ya Eh saya kira itung-itungan
bisnis berapa kita harus jualan itu
menghitungnya sendiri ya memang dari
pemilik modal pasti Iya harapannya
diatas itu harus sekian center bisa
dihitung dengan menjawab pertanyaan tadi
Mengapa tadi ya kredit atau KPR di bank
syariah kok cenderung lebih mahal
menjadi di konvensional
hai eh yang pertama saya jelaskan bahwa
sebetulnya masalah mahal ataupun murah
itu kalau menurut saya memang enggak ada
kaitannya Apakah itu cari apa tidak hero
terhebat ya HPnya yang penting akrabnya
agaknya rukunnya syaratnya terpenuhi
saja itu aja dulu baru nanti bicara
masalah tarif suatu peristiwa atau
nilainya tentu kita nggak mau kalau
misalnya kita water transaksi cara haram
Hai kalau itu lebih murah walaupun lebih
mahal kalau itu halal Ya tentu Harusnya
kita tempuh Ya nah tapi memang kenyataan
dilapangan eh secara umum
Hai ada yang lebih mahal ada yang memang
lebih murah set Begini masalah
itung-itungan Dedes ajalnya ketika satu
bang dia biasa bisa lebih sudah efisien
dan mati bang itu kan ada biaya
operasional yang itu dia bisa efisien
tentu dia menjualnya bisa lebih murah
yang murah ada tercapai efisiensi nanti
ketika mungkin Masih baru masih boros
disana-sini belum establishment
stabilized ya Mau nggak mau harus lebih
mau nutup daripada rugi karena kalau
karena disatu Sisi mereka akan dituntut
oleh nasabah yang pada punya tadi
deposito latin dimana Bagi nasabah
deposito dia Jawa tahunnya harus lebih
banyak dari pesan yang dibawa lebih dari
ini harus menuntut pengurus lebih besar
dong harus lebih murah dong ya tapi
memang edukasi ke masyarakat juga
diperlukannya sama-sama lah itu karyanya
dibutuhkan puasa di
adalah jadi dituntut oleh nasabah yang
punya dana yang kreditor ya punya
deposito Ya bagi hasil yang saya harus
lebih gede ya karena Syariah Iya
sementara dituntut untuk oleh nasabah
debitur ini harus lebih murah kasihan
karyanya nanti puasa terus baik jadi
betul sekali bahwasanya yang namanya
murah dan mahal itu tidak ada kaitannya
dengan masalah Sarinya artinya murah dan
tidak Itu kembali kepada kesepakatan
kedua belah pihak selama dia terpenuhi
sebagai akad jual-beli yang syar'i
masalah harga Itu kembali kepada
kesepakatan kedua belah pihak Saya
kadang buat gambaran kayak gini ya di
sini ada penjual ayam yang dia
disembelih secara syar'i ayamnya sehat
sebelum disembelih disembelih secara
syar'i dan dia jualan ayam daging ayam
sebelahnya ada counter daging ayam tapi
di sini mungkin kecampur dengan ayam
Tiren bangkai yang
ndak tahu karena baru mati tadi malam
pagi sudah dijual mungkin dari sisi
rasakan sama banyak cuman kenapa yang
ini lebih murah Anda kalau curiga Wow
karena disini kadang kecampuran bangkai
ayam mati tadi malam kemudian pagi
langsung dijual yang ini dia kalau yang
mati-mati langsung dibuang nggak ke
campuran sepeserpun dengan bangkai
kira-kira kita sebagai konsumen pilih
yang mana Kalau aku pakai alasan murah
yang ini per kilo Cuman Rp12.000 yakni
per kilo Rp22.000 selisih Rp10.000 Anda
kau lebih milih kepada apa yang lebih
murah ini berarti ada sisi masalah dari
aqidah tapi kalau Anda pilih mahal dapat
tapi saya yakin gak ada unsur yang Harom
Insyaallah itu sejalan dengan prinsip
ingin menyesuaikan diri dengan syariah
ya Meskipun kita beradab
Hai sesuai Syariah juga murah gitu weh
baik
Hai Nah kita lanjutkan ada pertanyaan
berikutnya Salamualaikum Waalaikumsalam
tadi disebutkan bahwa DPS di bank
syariah itu cenderung hanya mengontrol
pusat dan cenderung tidak mengontrol
cabang mengapa demikian yang terjadi
apakah karena keterbatasan SDM nya ya
iya eh iya keterbatasan SDM tadi Dan ini
semua pilihan nanti Ketika kita memilih
membuat bangsa Arya betul-betul syar'i
tentu ke pemenuhan SDM sampai ke
level-level cabang atau cabang pembantu
untuk masalah pengawasan Syariah itu
harus dipenuhi
Hai Kalau emang kamu punya waktu itu ya
saya tapi ketika komitmennya eh lebih
cenderung ke bisnis maka akan terjadi
yang dihitung adalah efisiensi the Tidak
Bang cukup ditaruh satu aja untuk
pengawasnya teman-teman satu orang itu
atau dua misalnya ya Tergantung level
besar sebetulnya cabangya sementara satu
atau dua orang tadi dia di samping
ngawasin transaksi operasional harian
dia juga harus ngasih kesesuaian Syariah
nah seperti saya sampaikan nggak ada
waktu untuk misalnya ngecek ke lapangan
saya alurnya bener apa nggak bisa
sebetulnya yang terjadi atau atau
mungkin karena saking sibuknya udah yang
penting dokumennya terpenuhi aja deh ada
temuan hadapan memang saya tapi ini
masalah komitmen sebetulnya
tunggu-tunggu ya ya taruh di
cabang-cabang orangnya untuk mengawasi
kepanjangan tangan dari DBS
like
Hai salah dan insya Allah memungkinkan
Yang telepon ya paling nggak akan takut
banget dan dia diberi Hamise HP Tommy
saya kalau enggak sesarea tilak no
discussion teman-teman balik ke
efisiensi bisnis ini mungkin problemnya
jadi barangkali ini kita anggap sebagai
saran dan usulan dari pak Hamid yet
biasanya sekaligus eh apa kami dari MB
channel Semoga nanti Bang saya bisa
ideal seperti itu baik kita beralih ke
pertanyaan berikutnya Kalau tidak salah
deposito di bank syariah itu mendapatkan
Misbah gimana nisbah ini didapatkan dari
perhitungan keuntungan bank bukan dari
besaran uang yang didepositokan Apakah
praktek ini diperbolehkan secara Syariah
ya kalau yang terjadi Eh
Hai di tempat saya memang rumus untuk
menghitung Berapa bagi hasil yang akan
diperoleh set nasabah yang punya
deposito itu rumusnya adalah nominalnya
dikalikan nisbah yang disepakati tadi
dari diawal pembukaan deposito itu akan
diberikan nisbah misalnya 40 banding
60-40 persen untuk nasabah 60% hanya
Bang dikalikan lagi hasil investasi dari
Bang hasil-hasil investasi battery bank
atas dana yang diinvestasikan oleh
nasabah tadi blusukan akad mudharabah
ketika nasabah menginvestasikan uangnya
untuk diputar oleh banget dari putran
tadi kan dapat hasil-hasilnya tapi
dikalikan rumus tapi mobilnya berapa
kali kan nisbahnya yang sudah disepakati
di awal usia 40 40 dikalikan hasil
investasinya nah hasil saat itu Akhirnya
ketemu berapa dia akan dapat bagi hasil
pada
Wulan yang akan datang tentu karena
hasil investasi bank itu tiap bulan naik
turun bisa naik bisa turun turun maka
bagi hasil yang akan diperoleh oleh
pemegang deposito jadinya dia nggak
struktur yang juga motif kakinya dan
memang seperti itu kebanyakan secara
umum Iya saat saya bisa bilang iya cuman
secara kiss bye kiss ada yang tadi saya
Sebutkan di awal Nadia Ya sudah mati
mimpi Untuk Yang gimana-gimana udahlah
tantangannya memang tadi sudah kami
sampaikan bahwasanya dalam praktek
mudhorobah yang syar'i tidak boleh ada
salah satu pihak yang dia mendapatkan
nominal yang tetap sehingga nominalnya
atau hasil harus mengikuti hasil dan
jika hasil itu fluktuatif berarti hasil
yang didapatkan oleh investor juga harus
fluktuatif baik Coba kita buka
itu pertanyaan lagi Assalamualaikum
Waalaikumsalam Bagaimana dengan akad
wadiah Apakah benar nasabah hanya titip
uang atau uangnya digunakan juga oleh
bank syariah dan itu diambil keuntungan
Waalaikumsalam maaf lah jadi kalau yang
simpan Nah tinggal angkat hati ah kalau
di bank syariah itu kan ada dua ya
wadiah Yad dhamanah kemudian wajah atau
amanah ya kalau yang domana itu memang
titipan dimana sih sabar itu sudah
mengijinkan untuk Thanks Aria untuk
menggunakan uangnya dipakai untuk
diputar ke bisnisnya ini yang menarik
hatinya dulu awal-awal saya ketika di
bangsar yaitu kan saya sempat beli teh
majalah Pengusaha Muslim di situ
disebutkan bahwa setiap
Hai kakaknya tuh Bukankah dia tapi
alcott banyak chord ya waktunya
menentang dia bukan kota ini dia
titipkan sama Koh saya menolak begitu
cuman ketika beberapa tahun kemudian
kita blajarblajar lagi Iya memang
hakekatnya kalau wadiah Yad dhamanah
tadi ketika uangnya dipakai oleh bank
maka yang
hai habis itulah konsekuensi Mengapa
akhirnya menjadi khotib itu ndak tahu
saya di bank-bank syariah di Timur
Tengah juga akarnya chord-nya yang
seperti itu ya sehingga ketika akarnya
kuat maka di nasabah enggak boleh dapat
tambah-tambah yang dijanjikan bagi kalau
janjikan ya Dan ini salah satu problem
juga yang pernah ketemu ini di beberapa
dari hasil diskusi dengan tank
teman-teman juga ada yang akan nyawa dia
hendak mana yang akhirnya seperti itu
adalah begitu yang yang diberikan bonus
dimana perhitungan bonus nya rutin itu
ada juga yang itu ya Ini nulisnya nggak
bener juga ya tapi ada juga yang memang
tanpa ada bonus sama sekali Ada juga
tadi tadi beragam lagi di transaksi
bangsa itu banyak yang Sudah bener ada
yang ini salah tergantung pelakunya dan
tergantung orang-orang yang didalamnya
Hai yaitu baik Jadi kalau wadiah dengan
pembagian seperti yang tadi disebutkan
level Hamid ada yet Do mana ada Yad
amanah pada asalnya yang namanya watiah
itu Yad amanah dan beberapa kali kami
sampaikan kami belum menjumpai ada
referensi dalam buku fiqih muamalah para
ulama yang mengatakan wadiah Yad
dhamanah jadi semua Dia itu Yad amanah
jika Wadi itu berubah menjadi yakdo mana
dalam arti pemegang titipan itu nanti
berhak untuk memanfaatkan uang tersebut
tanpa harus minta izin kepada pihak yang
nitip maka ini berubah jadi chord karena
perbedaan antara batia dengan chord
adalah perpindahan hak milik kalau
Waqiah itu tidak pindah milik kalau
chord mindah milik sehingga kalau saya
titip uang berarti pihak yang dititipi
jika mau menggunakan uang itu dia harus
minta izin ke saya ini boleh dipakai
atau tidak tapi tidak kita jumpai di
terbangkan ketika dan nasabah nabung
kemudian uangnya mau dipakai kok nelpon
nasabah dulu Pak uang 100000000 ini
boleh nggak saya pakai enggak ada dalam
sejarah banget dan secara regulasi semua
tabungan nasabah itu boleh dimanfaatkan
Abangnya Iya secara regulasi karena
basic dari Bang sedikit lembaga
intermediary ya betul antara yang punya
uang dengan yang membutuhkan uang hingga
ama bisnis utamanya Bang adalah ya
memutar luar mana melakukan investasi
kekasih atom titipan uang tadinya ya di
konvensional muter uang namanya dicari
Ah ya Tadi ada beberapa akad-akad yang
harusnya dilakukan dengan sangat benar
karena realitanya seperti itu berarti
begitu Kami para nasabah nabung di bank
Dana itu menjadi propertinya Bang secara
regulasi di atas seizin dari Abah karena
ketika muka formulir itu kan sudah
widyatno mana dengan bagi sudah bahwa
Bang diijinkan untuk
dana tersebut tersebut sudah ada di
formulirnya apalagi yang akarnya
mudhorobah jelas nah Berarti kita bisa
memastikan bahwa Waqiah ia untuk mana
hakikat dari akadnya adalah chord Karena
itulah di pembahasan yang disampaikan
oleh para ulama rekening itu disebut
dengan e-learning bahasa Arabnya Al
hisabul jari kisah jari Pak jawabnya
zamannya kisah pencarian dan mereka
mengatakan bahwa al-hisab adzariat
terkandung kering yang rekening rekening
anda di bank itu besi kakaknya adalah
chord karena akarnya adalah hutang chord
maka disitu tidak diperkenankan adanya
tambahan sedangkan yang mudhorobah kalau
mudharabah jelas ya jadi penerima modal
itu mendapatkan amanah untuk mengelola
uang itu dan nanti jika ada untung maka
dilakukan pembagian hasil
Hai kalau ndak boleh dikelola uang juga
bakalan berkembang sehingga penerima
modal dia diizinkan untuk mengelola dana
itu dan nanti ketika ada hasil dibagi
Sesuai dengan kesepakatan melaut tanam
baik kami haturkan jazakumullah Khairan
pak Hamid sudah eh bisa hadir di studio
MB channel Semoga apa yang maha meet
sampaikan bisa menjadi tambahan
penjelasan dan informasi bagi para
pemirsa terkait posisi bank syariah dan
beberapa angkatnya yang tadi sudah beli
sampaikan dan sekali lagi bahwa sesi
kali ini sama sekali tidak ada maksud
dan tujuan untuk menyudutkan lembaga
tertentu atau mengkritik lembaga
tertentu Tidak tapi kita bahas secara
ilmiah barangkali Anda menemukan hal
yang kurang tepat dari apa yang tadi
kami sampaikan nanti silahkan
disampaikan melalui no
er wadian b-channel atau di-email materi
AMP at gmail.com dan kami juga ingatkan
kepada para pemirsa di hari ini kita
punya beberapa eh sesi penting insya
Allah nanti jam 09.00 ya kita akan
melakukan zoom meeting dengan Al Ustadz
Abu Isa Abdullah salam membahas
Muqaddimah Kitab ayat-ayat Tauhid
kemudian di jam-jam dipukul setengah dua
siang 12.30 nanti kita akan dibersamai
oleh bapak Salman sugimoto yang nama
aslinya adalah Yoshiro sugimoto beliau
dari Jepang nanti melalui Zoom dan
biakan bercerita Kenapa beliau masuk
Islam dan beliau adalah salah satu
sahabat Zakir naik satu sahabat naik
semoga
cara-cara seperti ini bisa menginisiasi
bagi para pemirsa sekalian untuk kita
bisa menambah wawasan tentang Seperti
apakah Islam yang ada di dunia luar
demikian yang bisa kita sampaikan sekali
lagi sejak mengherankan pada Pak Hamid
meminta Allah subhanahuwata'ala menjaga
beliau dan memberikan keberkahan untuk
usaha beliau saat ini bisa nyawa selalu
fokus masalah bisa jadi memang
konsekuensi hijrah itu harus berani
untuk banting stir bae meskipun bisa
jadi pendapatan jualan buku dengan
pendapatan di masa silam berbeda-beda
Iya beda-beda tipis baik demikian semoga
bermanfaat mushola ala nabiyyina
Muhammadin wa ala alihi washohbihi
wasallam wahai udah warna
alhamdulillahirobbilalamin
subhanakallahumma wabihamdika asyhadu
alla ilaha illa anta astaghfiruka wa
atubu ilaih wassalamu'alaikum
warahmatullahi wabarakatuh oh no
Hi Ho