Mengapa Aku Hijrah Dari Bank Syariah | Ustadz Ammi Nur Baits, ST., BA dan Nur Hamid Kurniawan, SE
UKbneZGX3VA • 2021-01-16
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Halo assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh Alhamdulillahirobbil alamin washolatu wassalamu ladam manilaqq Malaysia Limbong si rahmatan lil'alamin wajah2 lailahailallah wahdahula syarikalah wa Asyhadu anna muhammadan abduhu warosuluh sholawat Robbi wassalamu'alaikum wa alihi wa ashabihi wa Min shaa Allah nah Jih Western nabi sunnat ihyauddin Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dialah zat yang menjadikan kita sebagai hambanya yang beriman karena iman yang kita miliki kita meyakini bahwa setiap aktivitas yang kita lakukan akan dihisab oleh Allah ta'ala kelak di Yaumil akhir termasuk diantaranya adalah harta yang saat ini kita dapatkan Hai Karena itulah kita ingin memastikan bahwa setiap akad yang kita lakukan baik bentuknya menjual membeli akad utang maupun yang lainnya dan termasuk harta yang kita dapatkan semuanya adalah legal dari sisi sharing sehingga nanti tidak menjadi sumber masalah ketika kita menghadap Allah subhana wa taala dan seperti yang kita pahami masyarakat hingga saat ini masih sangat membutuhkan dengan keberadaan lembaga syariah dan banyak juga diantara mereka yang sudah berusaha untuk hijrah sehingga sebagaimana masyarakat ingin hijrah kita juga berharap lembaga keuangan yang ada disekitar Kita juga bisa mengimbanginya hijrah bersama masyarakat hijrah dalam rangka untuk menyesuaikan diri dengan aturan Allah subhana wa taala pembahasan di pagi hari ini kita menghadirkan Hai salah satu mantan sub branch manager supply Manager di salah satu bank syariah yang ada di Indonesia beliau adalah Bapak nurhamid Assalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullah Gimana kabarnya Ambillah sehat Masya Allah Barakallah fikum tinggalnya di Bantul ya Eh perbatasan-perbatasan Khan sukses bantu Masya Allah jadi beliau kesini melewati beberapa berarti tinggal kabupatennya enggak 232 dia dan Sleman kita berada di Sleman agak Utara Berapa jam dari maksimal ya karena Pak Iya jadi agak lancar setengahnya narkoba salah Ya baik Semoga Allah ta'ala memberikan penjagaan bagi beliau amin amin dan pemirsa pembahasan pagi hari ini mohon untuk dimaklumi bahwa kita tidak ada maksud sama sekali untuk apa menyudutkan salah satu instansi atau tertentu apalagi bentuknya penyerangan untuk lembaga tertentu sama sekali tidak gajian kita adalah kajian ilmiah sehingga apa yang kita sampaikan disampaikan berdasarkan Abang kita sampaikan didasari dengan data yang ada dan beberapa penjelasan mengingat beberapa waktu yang lalu kita bedah buku paham it bedah buku Ada apa dengan riba yang beberapa kali kita juga menyinggung tentang produk bank syariah maka Insyaallah dikesempatan kali ini nanti kita akan mendengarkan saran langsung dari beliau yang dulu pernah bersinggungan secara langsung ya seperti apa akad yang ada di sana Baik Eh bachmid tadi sub branch manager supply Manager tingkat apa sih Mbak Hai Eping Finance Cabang Pembantu pimpinan jadi apa ya Jadi kalau kantor saudara cabang bawahnya ada cabang pembantu cabang pembantu pembantu itu tingkat kecamatan tingkat Kelurahan Kota Bisa COD ya menjadi kadang di satu daerah misalnya di kota Jogja itu ada kantor cabangnya kemudian di wilayah yang lain itu ada cabang pembantu levelnya di bawah cabang goyang utama tadi dibawahnya lagi ada kantor-kantor tas Biasanya kalau gitu Jadi kalau cabang itu provinsi nggak mesti juga bisa kota bisa juga tergantung biasanya luasan wilayah juga kalau provinsi kadang-kadang disebutnya regional regional kantor regional kalau dulu pahami dicoba membantu mana terakhir di Bantul dibantunya membawa satu kabupaten Iya Masya Allah baik hai eh pak Hamid jadi seperti yang kita ketahui bank syariah ini kan sudah berusia cukup lama ya Iya kalau dari data pahami sendiri bangsa retur sudah mulai diinisiasi sejak tahun kapan Man jadi bicara tentang sejarah bank syariah ya Ma Hai ke berawal tuh dari isinya dari tahun sebelum tahun 90-an itu sudah ada Hai inisiasi dari beberapa tokoh ya sebelum tahun 920 berarti masih zaman Pak Harto Iya kuat Emperor tato dada inisiasi dari beberapa tokoh waktu itu kalau saya enggak salah satunya aktivis dari masjid Salman ITB disana ada lembaga sejenis dengan BMW yang kita kenal ya kemudian menginisiasi eh kepingin ada lembaga keuangan berbasis syariah di Indonesia kemudian YouTube Alhamdulilah didukung oleh dari ada dari jajaran icmi ikatan cendekiawan muslim Indonesia Kemudian dari beberapa pejabat juga salah satunya misalnya almarhum Pak Habibie mantan presiden akhirnya didukung kemudian tahun 90mw mengadakan lokakarya lokakarya membahas tentang bunga bank is banyak bunga banget gimana yang selama ini wesel dan dari situasinya menghasilkan bahwa memang sebaiknya ada perbankan dengan konsep Syariah menopang Islam Hai tapi perkembangannya untuk mendirikannya ternyata enggak mudah kalau itu karena memang berapa Eh pejabat ya itu dalam tanda bukti ketika ada kok Bang Islam itu rasanya apa ini pop aneh akhirnya eh tidak mendapat skor 11 awalnya gitu akhirnya beberapa faktor tadi menghadap mantan presiden kita pak Soeharto dan ternyata beliau merespon dengan baik bahkan Pak Harto itu waktu itu ikut mendukung kemudian juga baik secara moral maupun apa ya financial juga ada tahu saya yang kemudian juga ada juga waktu itu dari jamaah haji yang berangkat ditahun-tahun ke mungkin tahun 1990 ya itu disarankan untuk berbagi untuk investasi di pendirian Bank Islam dan diploid jadinya HAM di Indonesia lem yang saat ini sayangnya dikelola oleh BPH ONH jadi dari Departemen Agama itu ada yang masih ada saham di waktu itu di bank syariah itu dan dari semula usulnya namanya Bank Islam bank syariah itu nama Islamnya diganti kemudian akhirnya lahirlah tahun 91 beroperasional namanya Bank Muamalat Indonesia itu yang pertama yang pertama Bank Muamalat Indonesia sebelum Bang apa bang bmn menjadi Syariah Bank Muamalat Indonesia Bank Muamalat Indonesia yang pertama Ya Masya Allah itu baru kemudian saya lupa tahunnya Ya mungkin tahun 90-an juga ya Anda mulailah bermunculan bank-bank Mandiri Syariah Bank BNI Syariah dan yang lainnya sampai sekarang jadi semuanya lahir sebelum tahun 90-an dayang sebelum yang sudah ada yang sebelumya Intinya kalau kita ukur dari sisi usia ya bang saya di Indonesia itu sudah lebih dari Hai Kalau lebih 12-15 tahun lebih lebih lebih yang 9191 yang bangsa yang banget ya berarti usianya sudah 20 tahunannya dia 20 tahun Masya Allah 20 tahun seperti usia sudah lulus kuliah hehehe iya tuh Ternyata kerja artinya begini Jadi kita kadang memberikan beberapa masukan kepada teman-teman di bank syariah Kenapa sih akad nya masih seperti ini kenapa mesti ini banyak diantara mereka akan yang beralasan ini tahap awal kami akan melakukan perubahan sehingga kalau sekarang kita sudah menyadari bahwa usia kalian tuh Di atas balik yang ide 20 tahun lebih seharusnya kalau sudah balik menyadari lah beban syariat itu ada ya kalau balek balek 15tahun nya kita berharap kalau sudah berusia sampai sekian puluh tahun lebih dari lebih misalnya kita buat angka paling minimal 5 awalnya lebih dari 15 tahun idealnya akan berhenti sudah ada perubahan yang yang banyak ya jadi pemirsa dimuliakan Allah subhana wa taala dari sini kita bisa mengambil sebuah kesimpulan bahwa bank syariah yang ada di Indonesia itu semuanya sudah di atas usia baligh dan kita sangat berharap jika mereka ingin sekali lagi memberikan perubahan yang bertahap latihan dan seterusnya yang itu sering mereka jadikan sebagai alasan kayak belum bisa membersihkan ribasa 100% alasannya adalah karena kita baru bangkit dan seterusnya ini sudah berusia cukup lama sehingga kita berhasil Mania sudah cukup matang Baik pak Hamid eh di Indonesia itu kan ada DSN yang DSN itu sudah menyediakan banyak sekali fatwa terutama produk-produk bank syariah kalau saya perhatikan Masya Allah banyak sekali ya dah hampir semua akad-akad yang kecil-kecil itu ditiadakan EDS Iya nah sejarah bisa keluar fatwa itu seperti apa ya sebelumnya saya ralat sebentar ya silakan dirian tapi yang selain Bank Muamalat setelah tahun 80 yang pertama kan Setelah itu kan Bank Mandiri Syariah Bank Mandiri ada tertentu telah fishmol mungkin tahun 2000 tahun deh dewan Syariah nasional Hai Setahu saya memang itu dalam regulasinya di awal pendirian bank syariah memang kan butuh landasan ya supaya memang ada perbedaan antara bank konvensional dengan bank syariah Nah itu tentu tuh para ahli-ahli fiqih kemudian juga eh alive kemudian yang memahami masalah-masalah di di tataran muamalah Nah akhirnya the karena tadi di awal pendirian itu sudah ada peran dari MUI untuk menjadikan waktu itu Bank Muamalat Indonesia akhirnya terbentuklah hi ha dewan Syariah nasional yang memang khusus membuat fatwa-fatwa yang menjadi landasan untuk beroperasional nya Bank Syariah di Indonesia nah dewan Syariah nasional sendiri atau desain itu nanti nantinya dia akan memiliki wakil-wakil di bank syariah yang namanya DPS dewan pengawas Syariah Jadi kalau misalnya bank syariah Kediri biasanya BPS BPS ini nanti ya mengacu ke perda-perda fatwa yang dihasilkan oleh dewan Syariah nasional salah satu dari muchtadi Tien MUI itu ada mungkin berapa tokohnya ikut di DSN wedding itu Masya Allah jadi senangnya eh bangsanya sendiri sudah ada apa ya semacam pengampu shariah nya yang mereka adalah para tokoh yang nantinya dipilih Sebagai dewan pengawas Syariah Ya kalau dalam satu bank syariah di PS2 ada dimana hai nahed eh ini mungkin ada salah satu problem yang yang saya rasakan juga jadi DPR situ Di bank syariah memang hanya ada satu yang biasanya kalau bisa tukang saya ada a3s hanya ya tiga Tolong dan terus biasanya ada type C mengawasi kepatuhan terhadap operasionalnya bangsa khususnya tidak sesuai juklak yang ditetapkan DPS kalau komplain sayangnya ditingkat men.cim usaha ini yang karena lama-lama transaksinya buat saling ribuan jutaan ya sehingga untuk ngasih satu transaksi-transaksi biasa Bundanya lainnya itu akhirnya betul-betul harus mengandalkan pelaksana di lapangan sendiri punya pemahaman bahwa unsur pengawasan dari BPS tidak hanya ada di level kantor pusat sementara di cabang-cabang itu ada editor atau internal auditor hanya mengawasi banyak sekali transaksi terkadang itu eh terlewat dari sisi praktek aplikasi di lapangannya sehingga sebelumnya memang dibutuhkan masing-masing SDM di bank syariah mulai dari mungkin marketing a pimpinannya marketing yang Finance Cabang Pembantu pimpinan cabang yaitu faham semuanya nah ketika paham maka harapannya kan dari fatwa yang dibuat DPS bisa diterapkan 8 nah banyakan seperti saya lihat di videonya saat yang sebelumnya yang masalah menyesap Apakah sudah sesuai belum antara bahwa dps-dsn-mui dengan aplikasi Ia memang akhirnya karena keterbatasan tadi yang saya jumpai itu ada yang masih belum bisa sesuai walaupun tidak semuanya yaitu jadi pahami sendiri waktu di posisi sebagai subran manager ya sempat enggak menjumpai beberapa pelanggaran dan iya ada-ada ya terserahlah baik ada jadi ternyata permasalahan terbesarnya adalah tidak ada kesinambungan antara enggak bersambung antara eh patuan DPS ya dengan praktek dilapangan dengan keterbatasan tadi iya keterbatasan baik komplain Syariah pun gps-nya sendiri ya baik eh Hamid berarti sampai sejauh ini untuk para pelaksana di lapangan di bank syariah itu apakah mereka sudah mendapatkan pelatihan tentang muamalah yang memenuhi seharusnya sudah karena kata2 ajar dari saya dulu ya itu waktu masuk bank syariah aja tesnya tuh batasnya juga begitu baca Quran Facebook juga ndak petogokan suka kemudian dan pelatihan-pelatihan tentang Syariah itu yang akar-akarnya Semende dibekali saya akan gini yang menurut saya program utama salah satu bank syariah problem Sabam Sirait memang di sisi SDM dan ini diawali dari level atas dulu mau saya eh Hai kalau misalnya kita sudah berpendapat bahwa misalnya babi itu haramnya Hai biasanya saya punya usaha rumah makan Ya tentu saya nggak akan mau untuk misalnya eh siang saya buka nasi goreng kambing lem saya buka nasi goreng babi jadi terasanya pasti Rizieq ya karena yang situ hal yang satu ini yang kalau menurut saya barangkali terjadi di Indonesia eh beberapa bank syariah itu kan wujudnya adalah unit usaha Syariah ya Atau dia eh eh yang dibentuk dari bank konvensional yang disitu ada riba yang kita pakai bahwa riba itu dilarang ya tapi punyak divisi Syariah rasanya harusnya aneh begitu saya ketika ia tak bisa analoginya bisa dicampur nih kalau kita udah niat betul kita ini ini haram haram ditinggalkan tidak bisa Oke kita buka yang haram kita buka yang halal nasabah bisa milih ya pintu sana layanan Syariah inilah yang konvensional ini masalah-masalah teknis ya kalau teknis bisa dipisah teknis akuntansi teknik pembekuan itu bisa terpisah tapi masalah semangat hirohito penting sekali karena gini ketika Hero semangatnya itu enggak enggak dari atas enggak sama itu nanti akan ke ke direksinya kemudian ke kepala tv-nya Yoga cabang-cabangnya itu jadi lebih mementingkan masalah bisnisnya sementara aspek syariahnya barangkali bisa terabaikan tapi kalau seandainya dari atas sudah niatnya Lurus kita betul-betul tariannya rezeki tapi gangguan ini Hai Hah apapun bentuknya misalnya ada kata kalah nasabah yang ingin pembiayaan misalnya ya cuman kok secara sharih nggak bisa ya ditolak walaupun sebetulnya dia dari sisi kata Allah jaminan Oke repayment capacity Oke dan ini bakal diprediksi menghasilkan profit yang bagus karakter Oke tapi ketika ada yang gak sesuai Sariayu harus langsung ditolak nah ini kadang yang bagi bank syariah enggak mudah ditolong lapangan ya karena apa ada target-target kok gitu target apalagi kalau marketing di lapangan tuh udah yang dibicarakan Ya udah da closing atau belum bookingnya berapa bulan ini tinggal sekian kagetnya masih kurang Besok itu nggak papa cuman jangan di lupakan besoknya dulu kalau ini memang enggak bisa ya sudah kita relakan ini mungkin bukan bukan rezekinya di bank syariah ini Hai mungkin silahkan kalau misalnya mau transaksi Dede apa di tempat lain yakni ini salah satu cek berarti sementara ini yang lebih dominan tuh pertimbangan keuntungan atau pertimbangan Sari apa kalau yang kelak saya lihat meskipun enggak bisa dipukul rata tidak bisa kita menilai di bank syariah itu semuanya ini pasti aspek bisnis ini aspek syariah yang lebih lebih ini karena ckeyjeans ya kalau saya cuman kalau secara garis besar kalau saya melihat memang masih dominan di bisnisnya kemudian ini hasil pengamatan saya hatinya sering saya jumpai di lapangan maupun dari saya bercakap-cakap dengan teman-teman sesama bank syariah karyawan Bank Syariah memang ketika kita tekan lapangan ya Hai untuk masalah aspek syariah yang sendiri kadang terabaikan lupa mungkin mungkin lupa atau mungkin juga nggak paham atau mungkin paham tapi karena tantangan kayak target tapi ya udah nggak papa lah kalau gitu kemudian juga ada satu faktor Eh tadi saya bilang di level cabang Tuh kan ada pengawasnya Auditor internal ya cuman biasanya mereka melihatnya hanya Diatas Kertas saja meminta saja terlihat tengah satu akad murabahah tuh harus ada rem sisanya di Tangsi kemudian hpo2 di pesanan dari bank untuk membeli barang dari supplier itu kalau dari kertas-kertas nya berawal bisa dipenuhi hanya tidak melihat bagaimana akhirnya dulu karena kadang-kadang juga barangkali ada berkomedo comment yang kelewat disusulkan saja begitu suka misalnya ha ha mm harusnya ketika ini satu tahapan transaksi Terlewatkan Harusnya kan harus dirubah atau mungkin malah Ya udah nggak bisa tapi ini mulai dari awal atau timbul real atau misal kata Allah ada orang yang pembiayaan akad jual-beli ya pembelian barang dia udah terlanjur DP ke suplayer nya itu kan harus dibatalkan karena dp-nya harusnya dengan banget karena kan jual belinya dengan Bang ya pecel Nah itu mungkin belum dibatalkan udah langsung akad murabahah serat lalu transaksikan itu tidak benar itu manfaat secara dokumentasi ada semua banget catatannya ada pokoknya ada nah ini yang eh di lapangan pada waktu itu saya kerap menjumpai dan segar dari diskusi dengan teman-teman baru alam kalau sekarang lebih bagus ya alhamdulillah baik jadi barangkali pemirsa ada yang bingung ya ini karepe bahasa botak hehehe kok tahapan-tahapan hai day Saya sedikit kasih apa ini foodmood banyak saya jadi untuk bisa disebut sebagai transaksi yang syar'i untuk merubah ayat merubah itu kan sama dengan jual-beli yang minta keuntungan makanya peroleh menyebut merubah itu cabang dari jual-beli amanah jual-beli ada dua dilihat dari penjual menyebutkan harga ataukah tidak ada musyawarah mah ada amanah musyawarah itu kalau penjual tidak menyebutkan harga kulak misalnya investor menjual mukanya ini mau ada mau apa ini lemok Indovision Lalu Anda beli anda akan tidak pernah tanya ini kemarin pulangnya Berapa biaya produksinya berapa tapi anda langsung beli Nah itu namanya jual-beli muhammadan itu yang paling umum kita lakukan kalau yang amanah amanah itu berarti penjual menyebutkan harga belinya ini kemarin biaya produksi sekian beli sekian sekarang saya jual ke kamu harga sekian dan disebut murabaha jika bentuknya adalah by amanah yang ingin mendapatkan keuntungan kemarin hp ini saya beli dengan harga 3jutaan saya jual ke bapak harganya 4385386 bisa disebut murabaha adalah posisi bang harus sudah memiliki barang itu membeli barang itu dari supplier baru kemudian dijual ke nasabah Nanta dipahami bercerita ada nasabah yang sudah beli ke supplier tapi tidak tunai banyaknya uang sedang bayar DP selanjutnya kan dapat kuitansi itu kwitansinya diserahkan ke bank jadi lampiran sehingga seolah-olah yang bertransaksi adalah Bang padahal sebenarnya yang bertransaksi lebih awal adalah nasabah ke supplier kemudian kwitansinya diserahkan ke bank jadi ini yang berita dimaksudkan alurnya tidak sesuai eh pak Hamid Hai jadi yang Pak Hamid perhatikan mayoritas dari para karyawan Bank Syariah itu betul nggak kalau dia itu semuanya dari bank konvensional dengan pindah ke bank syariah hanya dengan berbekal 123 diklatnya ya eh eh Hai kalau secara statistika suruhan kurang paham tapi ternyata butuh butuh deh Tapi kalau karyawan Bank Syariah itu ada berapa yang dia udah punya pendidikan ya Diklat itu dapat yang fresh graduate berapa yang sudah ada di yang dari konsep berapa tapi kalau dibilang sebagian sebagian barangkali ya seperti itu ada juga yang memang sama sekali belum ada pengetahuannya nulisnya tentang Syariah itu yang fresh graduate ada kemudian ada juga yang memang betul dari sebulan bank konvensional masuk ke tempat telepon saya ya sebetulnya nggak masalah kalau mau saya ketika bank syariah tadi betul-betul ketika ada yang masuk langsung mendidiknya dengan betul-betul konkretnya lengkap sampai z dan tidak hanya halo satu dua jam tiga jam ya itu lama kayak gitu tuh harusnya hingga betul-betul sampai ngelotok ya dan dan itu nanti harus diulang lagi diulang lagi pemahaman masalah itu di review diulah valuasi sudah bener apaan tidak ini transaksi kita selama satu tahun kemarin uh diambil sampel sampel nya kalau yang nggak bener Terus Apa solusinya harusnya ada Ada banyak hal yang yang semacam itu ya eh di bank syariah Mega kalau semisal kayak gitu ya paling nggak kadang kita berdebat bank syariah Tuh kan ada di tataran masalah perbedaan fiqih ya saat ini jadikan memang BSN tadi membuat fatwa barangkali ada ulama lain ya enggak tetap sama bapak yang terbitkan oleh DSN lu ada kita yang berdebat masalah itu tapi ada juga yang kita berdebat masalah aplikasi dari fatwa DSN itu sendiri nah paling enggak menurut saya sumber daya Insani di bangsar paling Enggak dia harus komplain sajalah dengan fakta-fakta yang sudah dibuat oleh dewan pengawas Syariah lele DSN itu aja dulu ketika itu sudah komplet Saya yakin ya perdebatannya kemudian hanya adalah masalah perbedaan diterapi gitu aja misalnya denda boleh apa tidak saya akan kan kalau dewan pengawas tapi hanya memperbolehkan sementara ulama yang lain tidak memperbolehkan dan beberapa hal yang lain tapi kalau yang disayangkan adalah fatwanya sendiri tidak dilaksanakan dengan baik dilapangan naik yang yang menyelesaikan Jadi intinya kita sudah bisa menemukan satu kesimpulan yang bahwa untuk bisa mendapatkan atau bisa menjadi bank syariah yang ideal harus ada dua keseimbangan pertama dari sistemnya baya sistemnya harus sudah sesuai syariah dan sebenarnya Hai semangat untuk itu nampaknya sudah ada Makanya ada DSN fatwa.dsn kemudian diterjemahkan oleh DPS yang ada di pusat Lalu ada bidang komplain Syariah ada DVD complete Syariah sehingga semangat untuk itu semuanya sudah ada yang kedua adalah pelakunya ini yang seharusnya dia sudah mendapatkan pelatihan yang yang memenuhi untuk bisa menerapkan praktek syariah dalam muamalah yang dia lakukan saya teringat sekitar tahun mungkin 2016/2017 ya saya pernah menjadi ah narasumber di workshop tentang fiqih muamalah kontemporer yang waktu itu diselenggarakan jadi salah satu kota kita aja kemudian saya ketemu dengan eh salah satu Hai apa eh branch manager Kalau enggak salah kalau bukan subyek yang brand Manager Bank Syariah di bawah bank BUMD Bank Syariah di bawah webmd kemudian saya tanya ke Beliau bapak bisa menjadi branch manager itu dulu prosesnya gimana dan dikasih jawaban ya saya dulu ikut-ikut muemek otaba workshop gitu ya atau ikut pelatihan tentang Syariah selama kurang lebih 2003 hari jadi Sichuan weekend aja ya Terus balik ke kotanya dijadikan sup brand Manager atau berat manajernya jadi betapa instannya gitu ya Betapa instannya kita tahu saja seperti al-ustadz Dr Erwandi Tarmizi untuk membahas masalah fiqih muamalah dan menjadi topik kajian beliau itu butuh sekolah kurang lebih 10 tahun ya Sekolahnya sampai shirt apa buku halal-haram atau harta haram kontemporer termasuk juga para asal tidak yang lain Ustad Arifin Badri juga demikian dari mulai S1 sampai S3 mereka berada di eh apaan Dik di Madinah yang satunya berada di Riyadh untuk belajar tentang bagaimana Syariah itu sendiri jadi memang idealnya harus ada seperti temanya pelatihan yang memenuhi kalau dulu pahami sendiri sempat mengikuti workshop seperti itu berapa kali Iya Kebetulan saya masuk di bank syariah itu Hai Hah waktu itu kalau yang saya alami ya Di tempat saya Mang cukup sering kebetulan dari pusat batu itu cukup sering mengadakan kajian-kajian kemudian juga workshop seperti itu dan juga kita juga belajar juga hanya ya tadi teteh ketika Akhirnya sampai di lapangan yang kepikiran bisnisnya dan keperluan bisnisnya agak lupa yang masalah itu kemudian juga terserang masalah pelatihan atau apa itu kan harus diulang-ulang terus terus ketika awal kita dapat materi di awal ya tentang hak kata-katanya apa saja mana yang bisa Mana yang tidak kemudian kita terjun kelapangan omega-3 likita akan lupa karena tadi masalah target dan lain-lainnya ya kalau itu enggak diulang lagi Katakanlah tahun sekali dua tahun sekali Enggak direfresh lagi maka ya kan sudah jadi akan jadi habit atau kebiasaan yang bisa jadi nanti udahlah yang penting saya ini target saya tercapai dan ini memang yang enggak mudah bagi seorang bankir Syariah makanya ada itu orang yang memang dia dari panggung final Ya Pindah ke bank syariah Hai kemudian jadi pejabat ya dia bilang Hai masalah syariatu gampang-gampang itu kan hanya ini aja kalau batin saya enggak bisa kayak gitu punya kita harus Kalau enggak punya pemahaman yang pernah akan mudah tergelincir tersakiti dulu atasan langitnya salah satu apa ya Iya salah satu pejabat lahir Nah setelah mati ya enggak bisa harus kebaca nanti di lapangan nemu-nemu masalah ini maka pasti akan yang diutamakan bisnisnya dulu karyanya nanti dipikirkan jalannya Harusnya kan nggak gitu syariatnya dulu Bagaimana cuman sebetulnya kalau di masalah katanya di pembiayaan tadi ya sudah ada analisa yakni membedakan antara bank konvensional dengan syariah ya saja kalau analisa datanglah Bagaimana supaya orang atau debitur begitu Itu sama hanya kali bank syariah ada analisa Syariah sebetulnya hanya yang sering kita syariahnya ini ya kadang lewat dan memang kejadian tidak cocoknya antara fatwa dengan mempraktekkan itu memang lebih sering Emang kalo menurut saya ya yang saya mati-mati tatakan cabang ditolong kantor-kantor yang lebih kecil di ujung yang lebih kecil karena tadi masalah pengawasan tapi kalau bisa pembiayaan yang relatif cukup besar sampe milyaran ya itu relatif lebih terkendali tematik ini karena akan di pusat dia biasanya di pusat itu yang tadi saya bilang dewan pengawas Syariah nya itu ada disana sehingga bisa lebih mengontrol knari pelaksana angkat bukan di pusat ya kalau yang ke-11 yang bisa besarnya rasa ya makanya kalau yang semakin besar yang pengamatan saya itu lebih rapi lebih terkendalikan kontrolnya lebih kuat di sana ada orang-orang yang pernah ada 12 berwakis yang telah bisnis bagus secara syariat gak bisa hanya ditolak itu di pusat-pusat hanya tadi Ini masalahnya bukan menjadi pusat lebih banyak karena beliau berada di subrang Iya dia termasuk lihat lapangan langsung di lapangan langsung yang kecil-kecil itu potensi pelanggarannya lebih besar dibandingkan gaya diusahakan Saya pernah diskusi dengan teman yang dites salah satu bank syariah tapi diadu unit mikronya itu lebih lagi karena ada Hai yang nama unit mikro itu kan lawannya ya kalau misalnya di dalam hal pemberian kredit itu kan lembaga konvensional yang biasa tuh hari cair dua hari saya ini micro shariah harus bisa cepet juga nah sementara kalau kita mau lihat alur-alur akademisi merobohkan enggak mudah Kak HPnya kan kalau dibilang lebih rumit Hai kalungnya enggak hanya prosesnya mengharuskan harus terpenuhi semuanya rukun dan syaratnya rukun jual belinya harus terpenuhi alurnya terpenuhi dan itu kan butuh kadang nasabah juga mengkoreksi kakinya sementara dari si marketingnya Ya udah gini aja Nah ini yang terjadi di tataran itu memang tidak terkontrol sementara akhirnya itu juga hal yang penting Ayolah ini jangan sampai kalah kemudian secara garis besar tersebut berpikir problem bank syariah itu dari dulu kan kita ngejar waktu itu aset perbankan syariah biar bisa nembus sampai lima persen dari aset bank konvensional hanya menurut saya kalau terlalu ngejar itu itu jadi yang Sisi syariahnya juga terabaikan itu harian sampai sekarang baru berapa persen sudah diatas cuma bisa ngejar itu terus ininya agak ketinggalan itu yang terjadi bisa seperti i Oh berarti sekali lagi memang harus ada keseimbangan antara kebijakan dengan pengawasan yang ada di tataran riil udah saya teringat dengan perkataan Ibnu Rusyd ya ketika beliau membahas tentang masalah transaksi keuangannya belum meletakkan bagus survei mint Abdya Ki abu-abu riba petak halus suminari ba5am karena amal husor fasir jadi muamalah shorof Yang intinya adalah transaksi uang dengan uang emas dengan emas perak dengan perak dan dimasa silam benar dengan Dinar atau dirham dengan dirham itu termasuk di antara muamalah yang batasannya riba paling ketat lalu Beliau mengatakan Hai Efata hondo seminari Bali mangkanya Amalul Khair sehingga untuk bisa terlepas dari limbah bagi orang yang kebiasaannya sehari-harinya transaksi short transaksi uang itu sangat sulit Ila di ahlil makrifah ahli Warok kecuali bagi orang yang punya pengetahuan yang bagus tentang masalah halal dan haram dan orang yang punya karakter Warok sehingga intinya di dua ini pertama dia paham tentang aturan dan batasan fiqihnya yang kedua dia punya rasa takut kepada Allah subhana wa taala tapi kalau yang dipikirkan adalah target-target dan target rasanya sulit Hamid Iya gak mudah katanya bankir Syariah makanya sebenarnya kenapa sifat yang tapi ini sini ukuran umum manusia Kenapa yang menjadi ukuran prestasi itu eh Abah Sisi bisnisnya bukan sih syariahnya hai Oh iya Ini masalah kalau saya lihat ya memang masalah industri ya Sekali lagi tadi ya Eh banyak bank syariah yang pendirinya bukan lembaga Syariah Hai Hah Kalau pakai logika saya dia walabi tentu Mereka mendirikan bank syariah Hai menurut saya mereka lebih dominan aspek bisnisnya nyeri awalnya memandang Sara itu pasar ya bisa jadi seperti warga berpandangan saya karena kalau enggak memandang bisnis harusnya nggak bisa dong ya Masa ndak penyusunan campur dengan syariah harus nyari Via Hai kalau saya mau bikin tank Yaudah langsung aja Bang saya semuanya tidak bersin is convenient shariah itu pandangan safety ya sehingga eh biasanya industri seperti itu walaupun sebenarnya kalau dari tataran Lex regulasi itu kalau dari by atau jika sendiri sudah ada dewan bayar BPJS area juga sudah ada ya kalau saya memandang Bukan masalah regulasi-regulasi itu masih bisa jadi di Halo ya diupayakan ya Cumanya tadi tatib yang awal Tadi masalah hirohman salah visi-misi Magelang komitmen masalah itu yang lebih dominan Anda enggak tekanan dari pihak investor sehingga pokoknya share targetnya harus dapat sekian ya Utara logika Saya mestinya ini adalah karena akan setiap kali misalnya ada eruptions dapat memegang Seven ada target-target pasti momentum pertumbuhan harus tumbuh sekian Hai wajar ternyata tanda target itu ya hanya implementasi dilapangan jangan terus the buta terhadap yang lainnya terlalu melulu mengejar itu jadi ya kalau emang enggak bisa terpenuhi hak-haknya ya Ya sudah gitu aja harusnya ada legowo Yang kayaknya Nah itulah yang dimaksud sifat-sifat Warok tadi iya sifat barat jadi warna etek artinya adalah eh hal-hal full atau takut Maya sokudo Luffy lahir menghindari sesuatu yang dikhawatirkan berbahaya di akhirat sehingga memang idealnya kalau kita sudah bicara dengan label Syariah berarti prestasinya adalah prestasi kesesuaian dengan syariah bukan masalah prestasi target Nah ada satu kendala kita dipahami sudah menyampaikan juga bahwa kadang nasabah sendiri itu belum teredukasi untuk itunya sehingga kita mengarahkan tahapannya kayak gini proses seperti ini nasabah komentar koe ke-3 nasabah juga komentar kau ini sulit berarti memang edukasi itu tidak bisa hanya disatu pihak terkadang dia yang kedua yaitu nasabah juga perlu diedukasi Ya baik eh pemirsa yang digunakan Allah subhana wa taala kita sudah mendengar banyak pemaparan dari beliau yang dimana beliau telah menjumpai beberapa kasus-kasus yang ada di lapangannya terkait beberapa pelanggaran tadi kemudian kita akan beralih ke masalah regulasi bachmid yakni kalau dari sisi regulasi Bi dan OJK sendiri Apakah Bank Syariah itu sama dengan bank konvensional eh ada yang sama dan tidak karena regulasi sendiri kalau khusus perbankan syariah sudah ada undang-undangnya sendiri ya undang-undang khusus perbankan syariah kemudian diproject atau by juga sudah ada type-c syariahnya sendiri Hai yang mengaturnya kemudian Hai ada yang ingat saya saya kesehatan lupa ya itu yang masalah kata ngalah double tekstur ya Yang kalau merubah semestinya akan itu kayaknya sudah ada PP yang mengatur itu PPAT undang-undang yang bisanya satu kali teman Anda harus dilihat lagi berarti sebenarnya secara regulasi bangsa itu tidak dilarang untuk melakukan bisnis riil tidak jual-beli Riau itu enggak dilarang karena sudah ada buktinya juga anda salah satu bank syariah yang dia betul-betul membeli barang duluan bahkan di balik nama ke atas nama bank syariah itu Masya Allah kemudian dia jual ke nasabah-nasabah yang sudah ada yang segitu tak hanya ya tadi saya tiba belum semuanya kayak gitu karena butuh effort yang luar biasa yaitu ketika dia melakukan hal seperti itu karena ada resiko juga bagi perbankan ya Kalau dia sampai punya persediaan ya kalau nggak jadi beli gimana soalnya yang satunya nggak jadi batalkan terus gimana kalau misalnya dineraca lalu jadi numpuk adanya persediaan barang atau santet Bagaimana jadi enggak mudah Itu tantangan itu Tapi kalau saya yakin kalau dari atas sampai bawah sama hal-hal gitu masih bisa jadi memang menyamakan sikap Warok untuk sebuah komunitas yang besar yang butuh perjuangan yang besar itu udah-udah baik ah Hamid sebenarnya kalau ini terkait ini ya terkait produk bank syariah yang bentuknya mudhorobah berakhir Hai jadi nasabah kreditur yang dia menabung di bank dengan Ken disitu ada dua pilihan akad biasanya ya mudhorobah dengan mati ah ya Selain itu ada nggak ada nggak ada yang umumnya cuma dua ini karya mudhorobah sendiri jadi bank syariah terutama yang besar itu kan dijamin oleh LPS nya ya Sebanyak proses akan dengan LPS sendiri dengan ah bab saya kurang paham detailnya setting hanya memang dari bank-bank Syariah tuh apa ya setor ya setor ke LPS Hai berapa presentasenya saya kurang paham yang kurang hafal juga itu di pusat ya Iya tadi bank syariah eh ke pusat jadi lpsengada di pusat jual baju dari simpanan nasabah beberapa mungkin dari dari situs yang bersemangat setorkan Krabs untuk menjamin hal itu hanya besarnya saya kurang paham dan nanti LPS agak LP sendiri itu lembaga pemerintah lembaga pembentukannya pemerintah Tentukan mulia dan nanti LPS akan menjamin bahwa setiap simpanan nasabah Ini aman ya dengan tetap dengan ada syarat-syarat tertentu jadi misalnya Setahu saya yang dijamin adalah yang dibawah 2099716840 di bank konvensional ya bunga yang diberikan bank nasional ke yang nasabahnya tadi tidak melebih bunga penjaminan bunga yang disyaratkan kemudian juga Dek nasabahnya tidak melakukan perbuatan yang merugikan bank misalnya dia selain pihak simpanan dia juga punya kredit di bank dan dia macet itu mungkin bisa enggak dijamin begitu ya Jadi kalau dari skema mudharabah sedih idealnya kan begini Eh bagi hasil itu didapatkan setelah ada hasil ya betul pernah nggak paham it menjumpai ada nasabah yang menggunakan akad mudhorobah tapi dia dapat bagi hasil pada sebenarnya enggak ada hasil ah jadi begini Hai kalau hasil saya pengetahuan saya kebetulan yang saya alami ya belum pernah memang sampai begitu belum pernah Hai Harusnya kalau emang rugi yang enggak-enggak akan tepat bagi hasil tapi kebayang salah memang belum pernah ke bank syariah rugi Ya sehingga selalu ada bagi hasil produknya bukan itu bentuknya kadang memang tadi dari sisi nasabah pertama yang mungkin uangnya sarya itu karena terbiasa ya kalau Iman segini dapat berapa perbandingannya suku bunga suku bunga konten konvensional atau mungkin itu Tengah sendirinya saya naruhnya [Musik] Hai ini tantangan bagi bank syariah bank syariah yang betul harusnya Nggak bisa nggak bisa kita tergantung hasil dari kita nanti sendiri kalau pas besar yaitu dapatnya besar kalau kecil-kecil nggak bisa dibikin tetap seperti itu cuma memang saya jumpai ada yang akhirnya Ya dibikin fix kayak gitu mungkin itu ada juga kok dibikin fix berarti Bayarnya pakai duit Oh tetap dari dunia Banget kebetulan banknya belum pernah rugi tokek selalu ada keuntungan menggeser porsi Keuntungan orang lainnya bisa jadi HPnya atau mungkin ada biaya yang dipakai untuk menggenapkan misalnya harusnya tepatnya hanya kalau Fika misalnya tiap bulan kepada 5000000 misalnya kamu hitung persentase hitung secara bagi hasil Pas turun ini cuman dapet Hai Hotel komitmennya dengan Nasabah di masjid-masjid itu ada memang kasus seperti itu nasional yaitu termasuk pelanggaran dalam mudhorobah karena seperti yang pernah disampaikan nilai eh Emil Munzir bahwa ulama sepakat dalam transaksi mudhorobah tidak boleh ada salah satu pihak yang mendapatkan bagi hasil tertentu artinya fix sehingga kalau misalnya ada nasabah yang dia mau menaruh dananya di Bank Syariah dengan nilai yang besar biasanya dipercaya yang diperhitungkan berapa Pak Halo berapa ya namanya nilai M atau hiasan juta ya m yang MW tanya semoga atas naruh 1m tapi dengan syarat bisa nggak sama seperti di Konvensi Abadi Konvensi deposito.di sama dengan deposito ya dapatnya lima persen nilai persen 5% betul persentase tapi cukup modal kali 1m jadinya flight nanti 50juta Terus yang dia dapatkan dan Ini kata Ibnu mundzir ulama sepakat praktek seperti ini enggak boleh dilarangnya dan bahkan Beliau mengatakan batal ada qiroat atau mudhorobah dengan skema seperti ini Baik Tahmid Masya Allah Subhana ada banyak yang sudah bisa kita dapatkan nya dan itu yang menjadi latar belakang pak Hamid mengundurkan diri ya ya Dari sekian banyak kasus yang tadi beliau jumpai dan pahami ini adalah salah satu diantara apa narasumber saya ketika saya menulis beberapa artikel terkait masalah bank syariah juga dunia muamalah yang lain karena gue juga punya banyak rekan-rekan yang ada di OJK atau ditempat lain ada juga ada kenalannya toilet Hai dan kembali kami ingatkan kepada para pemirsa yang mau bergabung Mohon maaf untuk pagi ini anda hanya bisa menyampaikan pertanyaan melalui pesan wa di Nomor 081221 567890 kami ulang untuk pagi ini anda hanya bisa menyampaikan pesan atau menyampaikan pertanyaan melalui pesan wa di nomor 08122 175 67890 ini sudah ada beberapa pertanyaan yang masuk melalui wa Hai assalamualaikum kita Coba bacakan pertanyaan pertamanya Assalamualaikum Waalaikumsalam Nama saya zamri ingin menyampaikan perihal Bank Syariah di temen syariat tempat acuan KPR Apakah pembayaran KPR dengan sistem margin floating adalah bentuk riba bank tempat saya ajukan KPR menggunakan sistem denda bila mengangsur sebagian dari pokok mengshare sebagian dari pokok Apakah dibenarkan secara Syariah kami bisa kasih penjelasan sistem margin call tinggi dimana Iya barangkali kini maafin clothing ya Eh kalau saya kalau KPR itu di bank syariah ada dua jenis akad yang digunakan yang pertama murah Bahaya kalau berubah tentu enggak ada voting voting ya kalau sudah fix Ya ditentukan nah rumahnya harga berapa yang dijual ke nasabah hati mereka Dibagi berapa jangka waktunya itu yang dia setiap bulan nyampe eh jadi ngetiknya nggak ada floating flooring ke situ mau dia ngangsur lebih cepat mau dia ternyata kok macet ya Sampai akhirnya butuh kepanjangan mestinya tetap sama harga jualnya harus gitu dan praktek di bank syariah seperti itu Hai kalau yang setel saya yang saya alami kalau yang merubah ialah jadi ada cash yang dulu Ketika Harus berpantang ya Tetep nggak bisa harus bukan nggak bisa masuk ya tidak ada kenaikan harga jual tetap harus seperti itu fix Ya ya bahwa alam ketika mungkin ada Gesti tempat lainnya karena saya juga pernah dengar juga yang komplain saya rezeki tapi kok Nambah postingan kayaknya informasi salah satu temen juga yang ada dipikiran nah terjadi ketika dilakukan restrukturisasi karena mau dibuat penundaan silent masa cicilan dibuat lebih lama ternyata harganya dinaikin Oh pedal itu kalau menurut kota Dino dia mah termasuk bentuk riba jahiliyah betul bebas lanjutnya yang akan Yang kedua Pak yang kedua ketika angsurannya nggak ndak penuh ya kemudian ada denda tadi ya Iya ini balik ke tadi perbedaan di grafik ehem-ehem Serena sudah membolehkan agenda ulama yang lain tidak membolehkan mana yang silahkan yang mau diyakini silahkan pribadi lebih mantep yang enggak usah pakai benda pribadi tapi ketika ada denda itu juga nanti ada problem disitu dendanya ngitungnya Bagaimana apakah dari persentase dari nominal yang tertunggak atau memang sudah fix kalau telat 1 bulan dendanya misal Rp50.000 setelah dua bulan ya 50.000 lagi mau besar angsurannya mau rumah satu juta mau mau angsuran yang tersisa ya angsurannya tiap bulan Saya mengerjakan PR yang suram tiap bulannya satu juta ada lagi yang angsuran tiap bulannya loe sudah Hai pengenaan denda nya Bagaimana Apakah kalau yang satu apakah satu persen dari satu juta dan status dari 10 juta atau mewah satu juta mau 1000 angsurannya 50juta tetep sebulan telat ya Rp50.000 atau Rp100 buah-buahan telat ya babi nambah Rp100 lagi apakah betul itu yang masih perlu didiskusikan lebih lanjut tapi bagi pihak yang menolak agar benda karena berpandangan bahwa banyak ulama yang tidak memperbolehkan ya Da Tia jangan-jangan dengan diambil kalau bagi Bank sendiri ada info yang saya dapatkan denda itu dimasukkan sebagai pendapatan non halal Bang Iya eh eh Hai lebih tepatnya bukan pendapatan hal yang kalau yang saya alami semua denda itu masuknya langsung ke sosial ke jadi ada nanti untuk Caesar ya iya peruntukannya untuk setiap jadi memang tidak masuk di pendapatannya dari Bank sendiri ya langsung dia di Diwek dimasukkan di pot sosial Jatim kan bukan kalau pendapatan menghalalkan nanti bila Baru diganti ada komponen pendapatan itu ya ini Enggak ini langsung dikeluarkan untuk sosial secara fatwa MUI itu ya jadi ASN untuk sosial Iya dan memang ada hilang dalam masalah ini kalau di air Syariah sendiri yang diterbitkan oleh aov yang berpusat di Bahrain ya mereka membolehkan adanya ta'widh tadi banyak banget tak with namun dengan ketentuan jadi denda telat bayar cicilan tapi dengan ketentuan posisi nasabah dalam kondisi mampu untuk bayar tapi beliau tidak mau bayar ya Sehingga statusnya jadinya orang yang dholim dan Nabi Shallallahu salam mengatakan Mad world map the Ahmad zulkani zulmun penundaan utang yang dilakukan oleh orang yang dholim itu statusnya yang di yang dilakukan oleh orang yang mampu itu statusnya perbuatan kedholiman kemudian diturunkan dari mazhab malikiyah bahwa dalam mazhab malikiyah ada yang disebut dengan alel Jambi Tabarok elizabeta Bro yaitu kewajiban untuk melakukan kegiatan sosial bagi orang yang melakukan pelanggaran sehingga bagi orang dholim bolehlah Dia ditetapkan sebagai perbuatan yang nggak bener maka diposisi ini dia harus berani melakukan tindakan sosial yang salah satunya tadi bayar denda kemudian dibayarkan ya untuk sosial baik Ndalem insya Allah bisa memahami kemudian kita beralih ke pertanyaan yang kedua Assalamualaikum Waalaikumsalam salam warahmatullah teman saya sebelum wafat bekerja di perusahaan financial riba dan ahli warisnya mendapatkan pesangon dari perusahaan tersebut Apakah kesangan tersebut boleh digunakan untuk membayar utang riba KPR nah ini gimana magnet ustad baik ah kalau kita melihat dari latar belakang pekerjaannya yang beli bekerja di lembaga keuangan ribawi Kemudian beliau mendapatkan pesangon dari lembaga itu berarti itu kan dari hasil kerja dia yang dulu bermasalah karena itu walau dalam hai hai jika pasangan ini tidak bisa ditolak dalam arti tidak bisa dikembalikan ke perusahaan tempat dia bekerja maka pesangon yang sudah masuk dalam rekening di keluarga jenazah mungkin nanti bisa disalurkan untuk kegiatan sosial semoga tidak menjadi beban berat bagi mayit karena beliau di posisi pernah bekerja di sebuah perusahaan ribar wallahualam baik ini ada pertanyaan berikutnya Assalamualaikum Waalaikumsalam Bagaimana cara menjelaskan ke orang awam terkait kredit syariah yang notabene Mengapa nilai angsurannya lebih besar daripada kredit konvensional LDII bangsanya sendiri Memang terkesan lebih mahal ya Saya pernah mendengar begini mah Jadi kenapa bangkok syariat lebih mahal karena modalbangsa itu kan diambil dari bank konvensional kalau bank konven di ndak menetapkan margin misalnya Delapan persen tahun Berarti bank syariah harus punya margin dong lebih dari itu ya kayaknya ditetapkan mesinnya misalnya jadi eh 13 persen atau 14 persen setahun betul kayak gitu kalau itung-itungan internal ya Eh saya kira itung-itungan bisnis berapa kita harus jualan itu menghitungnya sendiri ya memang dari pemilik modal pasti Iya harapannya diatas itu harus sekian center bisa dihitung dengan menjawab pertanyaan tadi Mengapa tadi ya kredit atau KPR di bank syariah kok cenderung lebih mahal menjadi di konvensional hai eh yang pertama saya jelaskan bahwa sebetulnya masalah mahal ataupun murah itu kalau menurut saya memang enggak ada kaitannya Apakah itu cari apa tidak hero terhebat ya HPnya yang penting akrabnya agaknya rukunnya syaratnya terpenuhi saja itu aja dulu baru nanti bicara masalah tarif suatu peristiwa atau nilainya tentu kita nggak mau kalau misalnya kita water transaksi cara haram Hai kalau itu lebih murah walaupun lebih mahal kalau itu halal Ya tentu Harusnya kita tempuh Ya nah tapi memang kenyataan dilapangan eh secara umum Hai ada yang lebih mahal ada yang memang lebih murah set Begini masalah itung-itungan Dedes ajalnya ketika satu bang dia biasa bisa lebih sudah efisien dan mati bang itu kan ada biaya operasional yang itu dia bisa efisien tentu dia menjualnya bisa lebih murah yang murah ada tercapai efisiensi nanti ketika mungkin Masih baru masih boros disana-sini belum establishment stabilized ya Mau nggak mau harus lebih mau nutup daripada rugi karena kalau karena disatu Sisi mereka akan dituntut oleh nasabah yang pada punya tadi deposito latin dimana Bagi nasabah deposito dia Jawa tahunnya harus lebih banyak dari pesan yang dibawa lebih dari ini harus menuntut pengurus lebih besar dong harus lebih murah dong ya tapi memang edukasi ke masyarakat juga diperlukannya sama-sama lah itu karyanya dibutuhkan puasa di adalah jadi dituntut oleh nasabah yang punya dana yang kreditor ya punya deposito Ya bagi hasil yang saya harus lebih gede ya karena Syariah Iya sementara dituntut untuk oleh nasabah debitur ini harus lebih murah kasihan karyanya nanti puasa terus baik jadi betul sekali bahwasanya yang namanya murah dan mahal itu tidak ada kaitannya dengan masalah Sarinya artinya murah dan tidak Itu kembali kepada kesepakatan kedua belah pihak selama dia terpenuhi sebagai akad jual-beli yang syar'i masalah harga Itu kembali kepada kesepakatan kedua belah pihak Saya kadang buat gambaran kayak gini ya di sini ada penjual ayam yang dia disembelih secara syar'i ayamnya sehat sebelum disembelih disembelih secara syar'i dan dia jualan ayam daging ayam sebelahnya ada counter daging ayam tapi di sini mungkin kecampur dengan ayam Tiren bangkai yang ndak tahu karena baru mati tadi malam pagi sudah dijual mungkin dari sisi rasakan sama banyak cuman kenapa yang ini lebih murah Anda kalau curiga Wow karena disini kadang kecampuran bangkai ayam mati tadi malam kemudian pagi langsung dijual yang ini dia kalau yang mati-mati langsung dibuang nggak ke campuran sepeserpun dengan bangkai kira-kira kita sebagai konsumen pilih yang mana Kalau aku pakai alasan murah yang ini per kilo Cuman Rp12.000 yakni per kilo Rp22.000 selisih Rp10.000 Anda kau lebih milih kepada apa yang lebih murah ini berarti ada sisi masalah dari aqidah tapi kalau Anda pilih mahal dapat tapi saya yakin gak ada unsur yang Harom Insyaallah itu sejalan dengan prinsip ingin menyesuaikan diri dengan syariah ya Meskipun kita beradab Hai sesuai Syariah juga murah gitu weh baik Hai Nah kita lanjutkan ada pertanyaan berikutnya Salamualaikum Waalaikumsalam tadi disebutkan bahwa DPS di bank syariah itu cenderung hanya mengontrol pusat dan cenderung tidak mengontrol cabang mengapa demikian yang terjadi apakah karena keterbatasan SDM nya ya iya eh iya keterbatasan SDM tadi Dan ini semua pilihan nanti Ketika kita memilih membuat bangsa Arya betul-betul syar'i tentu ke pemenuhan SDM sampai ke level-level cabang atau cabang pembantu untuk masalah pengawasan Syariah itu harus dipenuhi Hai Kalau emang kamu punya waktu itu ya saya tapi ketika komitmennya eh lebih cenderung ke bisnis maka akan terjadi yang dihitung adalah efisiensi the Tidak Bang cukup ditaruh satu aja untuk pengawasnya teman-teman satu orang itu atau dua misalnya ya Tergantung level besar sebetulnya cabangya sementara satu atau dua orang tadi dia di samping ngawasin transaksi operasional harian dia juga harus ngasih kesesuaian Syariah nah seperti saya sampaikan nggak ada waktu untuk misalnya ngecek ke lapangan saya alurnya bener apa nggak bisa sebetulnya yang terjadi atau atau mungkin karena saking sibuknya udah yang penting dokumennya terpenuhi aja deh ada temuan hadapan memang saya tapi ini masalah komitmen sebetulnya tunggu-tunggu ya ya taruh di cabang-cabang orangnya untuk mengawasi kepanjangan tangan dari DBS like Hai salah dan insya Allah memungkinkan Yang telepon ya paling nggak akan takut banget dan dia diberi Hamise HP Tommy saya kalau enggak sesarea tilak no discussion teman-teman balik ke efisiensi bisnis ini mungkin problemnya jadi barangkali ini kita anggap sebagai saran dan usulan dari pak Hamid yet biasanya sekaligus eh apa kami dari MB channel Semoga nanti Bang saya bisa ideal seperti itu baik kita beralih ke pertanyaan berikutnya Kalau tidak salah deposito di bank syariah itu mendapatkan Misbah gimana nisbah ini didapatkan dari perhitungan keuntungan bank bukan dari besaran uang yang didepositokan Apakah praktek ini diperbolehkan secara Syariah ya kalau yang terjadi Eh Hai di tempat saya memang rumus untuk menghitung Berapa bagi hasil yang akan diperoleh set nasabah yang punya deposito itu rumusnya adalah nominalnya dikalikan nisbah yang disepakati tadi dari diawal pembukaan deposito itu akan diberikan nisbah misalnya 40 banding 60-40 persen untuk nasabah 60% hanya Bang dikalikan lagi hasil investasi dari Bang hasil-hasil investasi battery bank atas dana yang diinvestasikan oleh nasabah tadi blusukan akad mudharabah ketika nasabah menginvestasikan uangnya untuk diputar oleh banget dari putran tadi kan dapat hasil-hasilnya tapi dikalikan rumus tapi mobilnya berapa kali kan nisbahnya yang sudah disepakati di awal usia 40 40 dikalikan hasil investasinya nah hasil saat itu Akhirnya ketemu berapa dia akan dapat bagi hasil pada Wulan yang akan datang tentu karena hasil investasi bank itu tiap bulan naik turun bisa naik bisa turun turun maka bagi hasil yang akan diperoleh oleh pemegang deposito jadinya dia nggak struktur yang juga motif kakinya dan memang seperti itu kebanyakan secara umum Iya saat saya bisa bilang iya cuman secara kiss bye kiss ada yang tadi saya Sebutkan di awal Nadia Ya sudah mati mimpi Untuk Yang gimana-gimana udahlah tantangannya memang tadi sudah kami sampaikan bahwasanya dalam praktek mudhorobah yang syar'i tidak boleh ada salah satu pihak yang dia mendapatkan nominal yang tetap sehingga nominalnya atau hasil harus mengikuti hasil dan jika hasil itu fluktuatif berarti hasil yang didapatkan oleh investor juga harus fluktuatif baik Coba kita buka itu pertanyaan lagi Assalamualaikum Waalaikumsalam Bagaimana dengan akad wadiah Apakah benar nasabah hanya titip uang atau uangnya digunakan juga oleh bank syariah dan itu diambil keuntungan Waalaikumsalam maaf lah jadi kalau yang simpan Nah tinggal angkat hati ah kalau di bank syariah itu kan ada dua ya wadiah Yad dhamanah kemudian wajah atau amanah ya kalau yang domana itu memang titipan dimana sih sabar itu sudah mengijinkan untuk Thanks Aria untuk menggunakan uangnya
Resume
Requeue
Categories