Training HSE Mastery Softskill K3 - 14 Desember 2025 - Sesi Siang
xzrUTjFusHE • 2025-12-14
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Selamat siang Bapak Ibu semua. Selamat datang kembali di Training Soft Skill HSM Master K3. di seb sehubungan dengan waktu yang sudah menunjukkan jam 1315 silakan untuk ee bersiap di depan device-nya masing-masing dan sembari menunggu rekan-rekan yang belum bergabung, saya ingatkan kembali untuk mengisi absensinya melalui link yang sudah saya bagikan di dalam Zoom. Baik ee Bapak Ibu sekalian, kita akan segera memulai kembali untuk training sesi siangnya. Silakan untuk ee ditampilkan dulu ee wajahnya dengan menyalakan kameranya dan bersiap di depan device-nya masing-masing. Oke. Baik, masih ditunggu ya untuk Kak Tiara Hati, Pak Galeh Yuda, Bu Hanifah, Bu Mayasari, Pak Juni Markus, Pak Tubagus Andi sembari menunggu rekan-rekan lainnya. Oke. Baik. Kalau ee di jam-jam siang nih biasanya jam-jam rawan ya, karena kalau habis makan itu bawaannya pasti ngantuk. Dan di minggu siang kali ini kita coba yel-yel terlebih dahulu ya seperti biasa. Jadi kalau saya bilang apapun sertifikasinya silakan dibalas dengan sebutan CAC solusinya. Dan kalau saya bilang CAC silakan dijawab pasti lebih kompeten gitu. Buat teman-teman yang sudah ikut training bersama CAC di beberapa kesempatan sebelumnya pasti sudah familiar ya dengan yel-yel ini. Coba silakan dinyalakan dulu ee mikrofonnya. Kita akan tes vokal dulu nih. Oke, kita mulai ya. Kalau saya jawab apapun sertifikasinya jawabannya C solusinya. CC solusinya. Kalau saya bilang CAC jawabannya pasti lebih kompeten. Lebih kompeten. Oke, mantap nih. Waktu bagus Pak Elen sudah sangat semangat nih. Yang lain juga jangan mau kalah. Terutama yang muda-muda ya. Oke. Baik, kita mulai sekarang. Apapun sertifikasinya pasti lebih. Oke. Baik. Kalau gini kan jadi lebih semangat ya dan semoga bisa menular juga ke yang lain nih yang masih ngantuk-ngantuk biar kita bisa lebih antusias untuk ee mengikuti training sesi siangnya. Oke. Baik. Ee karena Pak Septian juga sudah bersiap, dipersilakan Pak Septian untuk waktu dan tempatnya. Oke, terima kasih Dina ya. Sudah bersemangat sekali ini nampaknya ya. Gimana ee makan siangnya pada pakai apa ini ya? Ee biasanya kalau minggu ada yang masak mungkin yang mbakmak nih masak apa enggak nih? Kalau Genzy kayaknya beli deh ya. Kalau Genzy Genzy nih kebanyakan beli nih ya. Apa ada yang masak nih? Kalau yang bapak-bapak insyaallah nih udah dimasakin istrinya ya walaupun masak. Oke, di siang hari ini kita lanjutkan lagi training kita ya. Masih dua materi lagi. Dua sedikit lah ya. Tinggal sedikit lagi. Jadi kita akan lanjutkan terkait dengan convine space. Oke, ya. Tadi sudah pada yel-yel semua ya. harapannya yel-elangat ini ya. Tadi suaranya kencang masih 20 orang ya. Masih sekitar 17 ee 15 orang lagi kayaknya belum ya. Enggak apa-apa kita lanjut lagi. Oke, multigas meter atau multigas detektor lah ya. ya, Teman-teman. Insyaallah ee terutama yang di Migas yang sudah biasanya sudah menggunakan alat ini. Pada saat kita berbicara contain space atau ruang terbatas wajib bagi kita hukumnya untuk melakukan pengukuran di awal ya. Habis itu di pertengahan pekerjaan ya, entah itu setiap 2 jam atau setiap 1 jam. Kalau aku sih biasanya setiap 1 jam mintanya pada kontraktor. Karena setiap 1 jam bisa aja berubah. Jangankan 1 jam, setengah jam aja bisa berubah cuaca ya dari yang tadinya misalnya mendung terus tiba-tiba menjadi panas banget ya. Nah, habis itu jadi mendung lagi bisa jadi ya. Atau bahkan kalau cuaca itu terkadang 1 km ke depan itu ternyata hujan ya. Ternyata yang di tempat kita ini enggak hujan. Nah, sehingga penting sekali bagi kita untuk menggunakan alat ini untuk mendeteksi adanya gas-gas yang melebihi nilai ambang batas NA ya. Biologikal ular ini kalau di kayaknya kalau di duri itu mungkin banyak kali ya ular-ular atau di minas ya di daerah hutan lah ya. Kalau dulu aku pengalaman di sawit ini bahaya biologikal ini merupakan bahaya yang paling tinggi. Jadi kalau musim-musim sekarang nih Oktober, November, Desember itu ular-ular lagi pada menetas telur-telurnya. Ya, jadi banyak ular-ular kobra gitu ya. Kalau jadi kalau di dulu di sawit itu temannya ular kobra. Ular kobra itu udah enggak aneh ya. Bahkan dulu ada cerita lucu jadi salah satu karyawan lagi nonton TV gitu ya. Lagi nonton TV di lantai biasa ya gelelengan di lantai nonton TV. Terus habis itu ee dia tidur-tiduran. Nah, ternyata di bagian dekat di sela-sela pahanya itu ternyata dipatok sama ular. sekali enggak apa-apa. Ah, kenapa sih ini kok sakit? Dua kali, tiga kali. Terus dia berdiri. Nah, habis itu pas berdiri dia celananya di goyang-goyangin, badannya goyang. Eh, ternyata ular kobra turun gitu dari pahanya jatuh pluk. Mungkin ular kobranya nyangka ini kawan aku di dalam katanya. Ya, kirain kawan aku di dalam. Ternyata bukan. Oke, kita lanjut ya. ular. Entah itu ular ataupun bakteri atau mungkin kalau di DSF tuh banyak monyet ya. Monyet babi ya. Babi hutan. Nah, enggak tahu nih masih masih diburu apa enggak. Kayaknya sih udah enggak diburu lagi ya. Kalau dulu mungkin masih diburu kayaknya ya. Aku pernah lihat babi hutan tuh gede banget ya. Sama motor itu kayaknya sama deh gedenya semotor. Semotor Vario kayaknya gede banget. Ya Allah. Ini kalau nyeruduk orang ya lumayan juga ini ya di DSM itu. Terus pernah juga lihat gajah ya. Gajah ya masih ada gajah ya di duri ya. Aku aku turun di dari waktu itu sama istri kan lagi pulang mau ke Pekanbaru malam-malam turun dari arah ee Taman Kaswarina ya yang Pinus itu ya. Pir turun ke gate 1. Aku turun ngebut eh turun sih. Habis itu ternyata di belakang aku lewat gajah. Pas 3 detik setelah mobil aku lewat terus kata securityinya, "Pak, Pak tadi enggak enggak enggak ngelihat gajah." Hah? Gajah? Enggak ada. Itu loh, Pak. Dia bilang, "Ya Allah, gede banget." Katanya ada gajah namanya si Pontong. Ya, si Pontong itu rajanya gajah katanya di sana ya. Rajanya gajah. si Pontong ceritanya dia ee tangannya terjerat apa ya, terjerat jebakan. Terus habis itu ee ternyata dia masih hidup dan menjadi pimpinan para gajah katanya begitu. Oke. Buaya biologi ini misalnya buaya nih ya. Wah ini buaya. Buaya kok nangkap buaya ini ya? Ya. Padahal buaya buaya ini buaya nangkap buaya nih. Jangan-jangan ya. ini buaya juga nih. Health and psychological hazard ya terkait dengan kesehatan lah ya, perasaan napas, asma dan lain sebagainya. Makanya ee pekerjaan-pekerjaan yang memiliki resiko tinggi tidak hanya konvens sebetulnya seperti working at bekerja di ketinggian, bekerja panas ya juga kita harus melakukan pengecekan kesehatan lah minimal tensi darah lah minimal ya karena kita ee ingin memastikan bahwasanya orang yang masuk itu betul-betul dalam kondisi fit fit for duty. bukan hanya ee dia itu ee masuk terus habis itu tidak sehat, terus habis terjadi hal-hal tidak diinginkan. Ya, jangan sampai seperti itu. Makanya dalam melakukan aktivitas yang memiliki resiko tinggi ya sebaiknya orang-orang ini adalah orang-orang yang betul-betul sehat. Jangan sampai ada bahaya-bahaya yang lain. Psikologi juga termasuk ya kadang ada orang yang fobia ya. ada yang fobia ya, entah itu fobia ketinggian atau fobia misalnya ada lubang seja fobia gitu ya. Terus ada juga fobia yang melihat bintik-bintik itu rasanya geli banget gitu ya, geli di muka itu banyak tuh ya. Pokoknya psikologi ini terkait dengan ee orang tersebut harapannya tidak ada fobia lah ya dalam dirinya. Program pengendaliannya hampir sama seperti yang kemarin ya kita lakukan di Hadis ya. Kita melakukan eliminasi substitusi, engineering, administration control. Nah, ini lebih banyak ke engineering control ya. Kalau kayak gini ventilasi ya, ada klasifikasi kita eliminasi dulu kayaknya sih agak susah sebetulnya ya. Kalau mau enggak mau kita disuruh membersihkan tangki ya mau enggak mau dari dalam gitu ya. Kalau misalnya ada peralatan kayak robot gitu ya lebih bagus sebetulnya ventilasi kita pertimbangkan ya karena tadi kita berbicara conven face udaranya terbatas ya masuk dan keluarnya jalannya terbatas aktivitasnya juga termasuk izin kerja juga termasuk termasuk juga training ya training K3 ruang terbatas ya ada teknisi ruang terbatas ada ee ahli K3 tiga, juang terbatas ya. Ada ee kita bicaranya ada ee teknisi ruang terbatas, ada yang trainingnya BNSP, ada yang kemain e dan ada juga ee terkait dengan ahli madia convin space itu training BNSP ini di CAC ada kalau enggak salah ya. Kalau teman-teman di Migas kan biasanya lebih mengedepankan training terkait dengan ee BNISP biasanya ya. Kalau kalau misalnya dibutuhkan oleh perusahaan silakan hubungi Mbak ee Mbak Dina untuk hal tersebut. Izin kerja tadi kemarin sudah kita bahas. Oke, ada pertanyaan sampai sini? Masih ada dua materi kita lagi mungkin satu Mas Septian. Monggo. Monggo, Pak. Silakan Pak. terkait misal compens space misalnya kita naik ke apa ya plafon ya atau apa ya itu termasuk ruang terbatas juga enggak ya naik ke platform naik ke platform platform di rumah misalnya ada memperbaiki kan kalau di di rumah itu ada cuman kecil saja tuh kecil ada ya heeh sekarang itu termasuk juga enggak ini kita harus tahu dulu di dalam kita aktivitasnya bisa kayak biasa enggak kita bisa gerak ya berdiri dan segala macam. Itu yang pertama. Yang kedua, kita napasnya normal enggak di dalam situ? Kalau misalnya kita naik ke plafon atas ya, misalnya ke plafon atas loteng, tapi ternyata tingginya agak tinggi nih biasanya kayak kayak rumah hop-hop di duri kan kayak gitu tuh. Iya. I atapnya kan tinggi tuh. Nah, kalau kita masuk ke dalam dan atapnya itu masih bisa memungkinkan kita untuk beraktivitas seperti biasa dan ee kita masih bisa bernaapas seperti biasa sebenarnya tidak dikategorikan sebagai convin space karena udaranya masih ee normal gitu ya. Dan kita beraktivitas juga masih bisa macam-macam. Kita misalnya joget-joget di atas ya atau misalnya di platform itu kita bangun kamar juga masih oke gitu ya. Nah, itu sebenarnya di situ. Nah, makanya kita harus pahami dulu pengertian dari conven space itu apa ya, sehingga dapat menentukan itu masuk kategori convin space atau tidak gitu, Pak Elen. Oke. Oke. Ada yang lain mungkin? Oke, ya. Kalau enggak ada kita lanjutlah, ya. Ini mat dua materi terakhir. Nah, ini materinya sebenarnya pas kalau training ahli K3 umum sih yang teman-teman bareng training sama aku ya insyaallah sudah dapat materinya ya. Dan juga sudah training ya Mas kayak Masir Mas siapa lagi yang bareng sama aku ya? Mas Felix enggak bareng deh Mas Felix kemarin ya yang sudah pernah bareng training sama aku di ahli K3 umum ya insyaallah e ini materinya mirip banget kayaknya waktu itu kita diskusikan secara bersama tapi enggak apa-apa kita remind kembali kita ulang kembali accident investigation atau kita bicara investigasi kecelakaan kalau bahasanya di ahli K3 umum itu analisis kecelakaan ya, analisis kecelakaan kerja dan manajemen risiko ya materinya kalau di K3 umum. Nah, analisis kecelakaannya itu adalah incident investigation. Kalau dulu di Severon tuh masuknya departemen IIR namanya, Incident Investigation and Reporting. Karena ini satu paket terjadi kecelakaan. Oke, dilakukan investigasi. Nah, setelah itu dilaporkan ya. Setelah itu ada follow up ya. Kalau misalnya insidennya tidak ada follow up, ya percuma aja. Oke, kita masuk ke materinya. Pada saat kita berbicara kecelakaan tadi ya, ada kecelakaan yang menimbulkan cedera, ada yang tidak menimbulkan cedera. Nah, secara garis besar kalau yang menimbulkan cedera dikategorikan sebagai accident, menimbulkan kerugian dan cidera. Sedangkan kalau misalnya tidak ada kerugian bisa dikategorikan sebagai nirmis atau nyari. ya tergantung pengertian dari perusahaan masing-masing. Tapi biasanya sih kalau accident insiden sih mirip-mirip aja ya. Ya kecelakaan ya berarti kecelakaan gitu. Enggak ada perbedaan di situ. Oke. Ini karena masuk Google Drive dibalikin lagi jadi tulisannya kacau banget ya. Faktor kecelakaan ada dari orangnya, mesinnya, material, metode, dan lingkungan. Nah, aku selalu meremind kepada teman-teman peserta kalau terjadi kecelakaan jangan langsung pada saat proses investigasi ya kita banyak menggunakan metode 5Y Y3 gitu ya, 5W 5Y gitu ya, 5W1H atau E pohon Y gitu ya atau misalnya di situ ada fishbond dan lain sebagainya. Teman-teman bisa dapetin ini di training secara khusus namanya investigation ya. Ini training accidentation dari BNP selama 3 hari. 2 hari training, 1 hari uji kompetensi. Ya, itu kalau mau lebih mendalam dan bagaimana kita menjadi seorang investigator itu bisa diining tersebut ya. Jadi kalau kita berbicara kecelakaan pada saat proses investigasi jangan langsung kita menyimpulkan bahwasanya kesalahan tersebut ada pada orangnya. Kenapa? Karena pada saat orang tersebut misalnya biasanya kan kalau di Indonesia ini kan kalau kecelakaan habis itu tiba-tiba orangnya sudah langsung dikeluarin enggak ada ya. Kalau misalnya itu terjadi ya kalau bisa investigasi kecelakaan kita lakukan jangan orangnya dulu kita kejar tetapi bagaimana metodenya. Yang pertama ya mesinnya, materialnya, lingkungannya. Kalau orangnya sama metodenya eh kalau orangnya berbeda metodenya masih sama ya. Setelah itu ee materialnya masih sama, lingkungannya masih sama, mesinnya masih sama, kira-kira di kemudian hari pada saat ada kecelakaan atau misalnya orang yang berganti ya, orang yang sebelumnya sudah dikeluarin nih ya, ganti orang metodenya masih sama, mesinnya masih sama, materialnya masih sama, lingkungannya masih sama. Apakah mungkin terjadi ke orang yang berbeda? Ya mungkin saja karena bahayanya masih sama, resikonya masih sama. Nah, ini yang perlu diperhatikan pada saat kita melakukan proses investigasi kecelakaan. Teori domino. Pada saat kita melakukan investigasi, kita harus tahu penyebab dasarnya. Mungkin programnya tidak sesuai, standarnya tidak sesuai, kepatuhan terhadap standar tidak sesuai, ya. Ada penyebab tidak langsung berasal dari faktor pribadi dan faktor pekerjaan. Misalnya faktor pribadi galau nih ya, faktor psikologi, motivasi, stres. Aduh yang genzi-genzi nih ya Mas Felix nih genzi bukan ya atau Mbak Shola nih genzi nih kayaknya ya. Yang genzi-genzi ni misalnya sekarang waduh mental gua keganggu ini Pak ya. Aku nih galau nih Pak kenapa galau? Aku habis putus Pak dari pacarku Pak tadi malam Pak. Nah, habis itu galau, stres, habis itu pekerjaannya terganggu. Kan katanya gitu katanya ya kata di ee YouTubeYouTube di sosmos ya, katanya Genzi eh mental he-nya keganggu katanya kayak gitu ya. Enggak tahu nih benar apa enggak. Terus ee misalnya dari faktor kerjaan atasannya, atasannya galak misalnya atasannya ee tidak tidak menjadi seorang leader ya, hanya nyuruh-nyuruh aja tanpa mengasih solusi misalnya ya atau maintenance-nya kurang, peralatannya kurang, standar kerja kurang dan salah pakai dalam hal penyebab tidak langsung sebuah kecelakaan. Lanjut ke penyebab langsung nih bisa dari unsafe action dan unsafe condition ya. Unsafe action ingat dari orangnya ya perilaku dari orangnya. Sementara unsafe condition itu berasal dari kondisinya ya kondisinya. Tapi kalau perlu diingat terkadang ada yang namanya unsafe condition disebabkan oleh unsafe action. Misalnya tadinya lantainya enggak licin terus aku numpahin air, numpahin oli gitu misalnya ya. Nah, gara-gara unsafe action terjadi unsafe condition atau sebaliknya gara-gara unsafe condition ya terjadi unsafe action. Ini biasanya terjadi misalnya ee sudah tahu di situ kondisinya tidak aman tetapi karena disuruh sama bos ya biasalah ya kalau namanya atasan kan ee pakai dua pasal ya. Pasal pertama atasan selalu benar. Pasal kedua balik ke pasal pertama ya. Jadi intinya atasan itu pasti selalu benar. Enggak pernah enggak pernah melakukan kesalahan ke atasnya gitu ya. Nah, jadi bisa saja hal itu terjadi. Nah, maka dari itu perlu kita lakukan identifikasi di situ ya. Tadi kita bicara kita melakukan misalnya identifikasi terhadap unsafe action dan unsafe condition. kita lakukan ee penilaian, kita lakukan follow up di situ. Sehingga ini memungkinkan kalau kita berbicara uns action dan unsafe condition tersebut meminimalisir terjadinya hal tersebut kepada kita. Terjadi kecelakaan. Oke. Ada kerugian pada manusia, peralatan, material, dan lingkungan. Ya, jadi ini penyebab terjadinya kecelakaan dan akibatnya. Nah, secara garis besar ya ada yang namanya teori handrich ya. Menurut teori handrich itu hampir 88% kecelakaan itu disebabkan oleh tindakan tidak aman. Kenapa? Karena yang namanya merubah tindakan itu sulit. Ya, aku ambil contoh teman-teman semua ya. Aku car selalu memberikan contoh teman-teman lagi naik mobil atau lagi naik motor misalnya di depan ada lampu hijau terus berubah ke lampu kuning mau merah teman-teman ngerem atau gaspol ya teman-teman ngerem atau gaspol Bang Felix? Gaspol. Gaspol ya. Ya, biasanya gaspol ini ya. Depan itu sudah berubah jadi dari hijau berubah jadi kuning gitu ya. Mau mau ke merah pasti gaspol ya. Rem. Masyaallah rem ya. E ada yang enggak ada yang ngerem juga ternyata ya. Alhamdulillah. Tapi itu mungkin hanya di training aja kali ya. Kalau di luar training ya sama aja. Sama kayak teman-teman kita bicara kalau teman-teman training defensif driving pada saat kelas itu ngomongnya baik-baik semua gitu ya. Ya, kita kecepatan sesuaikan dengan kondisi jalan, Pak. Nah, kalau sudah di luar area camp, wah udahlah tuh dihajar semuanya. Mau pasir, mau batu, mau lubang, ya semuanya dihajar. Oke, kita lanjut. Ya. Terus kalau kita berbicara merubah perilaku ini butuh waktu dan butuh proses. Apalagi orang atau teman-teman kita dari negeri plus 62 alias Konoha ini ya, alias Indonesia ini ya untuk merubah perilaku dari masyarakat itu jauh lebih sulit ya dibandingkan dengan ee merubah kondisi. Kalau kondisi perusahaan ya di sebuah perusahaan yang penting ada duit ya, ada happen katanya ya, ada duit gitu ya, ada fulus mulus gitu ya. Nah, kalau ada duit semuanya bisa kondisi bisa di rubah sesuai dengan keinginan. Tapi jujur kalau orang kalau tipe kita, negara kita orang Indonesia bisa membangun tapi untuk mmaintain sebuah bangunan atau sebuah tempat itu susah. Ya, kalau ngebangun paling jago orang kita. Tapi untuk maintenance-nya wallam bisab ya terkadang ya ada tapi ya kurang-kurang lah ya. Oke, sebentar agak mulai. Oke. Apakah aman? nanti tindakan tidak aman kondisi tidak aman ya. Nah, ini teori gunung es kecelakaan kerja ya. Kalau pas di ahli K3 umum nih ee aku selalu menyampaikan ibarat kata seperti film Titanic ya. Film Titanic itu si navigator ngelihat dari jarak jauh ternyata di situ ada bongkahan es. Nah, pada saat itu mungkin ee nahqodanya merasa kapalnya paling mutakhir pada zaman itu gitu ya. Ya sudah akhirnya ya dihajar aja tuh. Nah, ternyata dari hal tersebut mengakibatkan ya kapal karaf gara-gara ketabrak gunung es tersebut. Nah, ini sama halnya dengan ee dunia kerja gitu ya atau sebuah perusahaan ya kalau menyepelekan sesuatu ya menyepelekan sebuah ee accident atau sebuah kecelakaan bisa jadi itu akan menimbulkan kecelakaan yang lebih besar di waktu berikutnya dan terutama masalah biaya ya biaya yang ditimbulkan akan jauh lebih besar sebetulnya. Nah, yang perlu diperhatikan adalah yang paling dirugikan dalam hal ini, dalam hal kecelakaan kerja adalah karyawan ya. Kalau perusahaan mah gampang nyari orang ya, perusahaan mah gampang ee untuk mencari pengganti dari orang tersebut. Nah, kalau orang tersebut apalagi dia mengalami cacat atau bahkan sampai permanen ya apa yang akan dirasa? susah bagi mereka untuk mendapatkan pekerjaan misalnya ya. Sehingga mau enggak mau ya kita harus selalu memperingatkan atau mengingatkan kepada karyawan kita supaya lebih berhati-hati dalam menjalankan aktivitas pekerjaan. Kalau sudah terjadi kecelakaan, wah sudah karyawan itu yang dirugikan pada saat terjadi kecelakaan terutama keluarganya sih ya. Nah, ini buat teman-teman mungkin yang ee sebagai PM ataupun sebagai HSE ya, banyak anggota atau membernya di lapangan ya silakan di ingat-ingat kembali, diingatkan kembali karyawan ni terkadang penginnya cepat terutama nih mohon maaf nih kalau misalnya udah dekat-dekat waktu pulang ya misalnya pulangnya jam .00 jam 15 itu otaknya sudah enggak ada di situ lagi. Tuh otaknya ada tapi pikirannya enggak tahu ke mana. Ya udah ada di rumah. Wah, nanti aku mau pulang, habis itu mau ke e Mall Pekanbaru misalnya atau yang di duri misalnya mau ah nanti siang, nanti sore aku mau makan ke KFC lah sama istriku lah misalnya gitu. Atau kalau zaman now ee kalau sekarang kan zaman now nih kayaknya lagi usung-usungnya orang-orang pada lari ya lari di gor ya lari di Gor Krakatau itu ya di Gelora ya biasanya aku lihat status status teman-temanku sih sekarang kan pada pakai sepatu-sepatu running tuh ya zaman now kan habis itu ee pakai apa trava kayak gitu-gitu pakai joki joki jogging gitu joki running gitu ya nah banyak kan kayak gitu gitu sekarang. Nah, ee mungkin ya itu tadi kita perlu peringatkan dan perlu sampaikan kepada karyawan ya fokus tetap fokus sampai jamjam terakhir ya. Terkadang ee di jam-jam akhir ini adalah jam-jam rawan. Kalau malam biasanya jam-jam subuh biasanya jamjam .00 jam . Nah, itu biasanya adalah jam-jam rawan. Kalau dulu aku di tambang gitu ya, kami melakukan tes fatic manajemen ya melalui soberity t biasanya di jam-jam tersebut karena karyawan itu sudah mulai letih, lelah ya, sudah mulai ngantuk di situ ya itu kita lakukan tes di situ supaya apa? Supaya karyawan memang dalam kondisi fit. Oke. Nah, pada saat terjadi kecelakaan kita sebetulnya sebelumnya harus harus sudah melakukan pengendalian. tadi kita bicaranya HSE ya, kita bicaranya safety ya, K3. Maka dari itu selaku insan K3 kita harusnya melakukan tindakan pencegahan ya. Kata pepatah itu lebih baik mencegah daripada mengobati ya. Lebih baik kita mencegah nih daripada kita masuk rumah sakit. Nah, ini yang perlu diperhatikan oleh teman-teman selaku misalnya nanti sebagai HSE ya atau misalnya teman-teman yang mendeliver terkait dengan HS karyawan ya pastikan karyawan betul-betul comply, betul-betul taat aturan ya. Pencegahan pencegahan apa aja sih? Dokumen K3 ya. Terus yang keduanya adalah budgeting ya. Budgeting K3 ya. Terus membuat tim IRT pasti ya. Kalau di Miga sih enak, tim IRT-nya ada khusus ya. Kalau di pertamina ada F ya, Fire emergency respon team. Nah, tapi kalau kita bicara kita di bisnis proses lain kayak misalnya ee Pak Anis gitu ya, Pak Anis di manufacture pasti ada tim tapi dia akan merangkam dia sebagai operator dan dia juga sebagai tim IRT emergency responif ya. Mau enggak mau, suka enggak suka harus dilaksanakan sebetulnya ya untuk meminimalisir kalau misalnya terjadinya kondisi darurat ada orang yang betul-betul dilatih untuk menghadapi kondisi darurat tersebut. Tapi ya jujur aja kalau di manufacture itu kurang kurang siap orang-orangnya ya. karena memang ee kerjaan mereka bukan sebagai tim IRT, tapi kerjaan utama mereka adalah sebagai operator. Jadi, pada saat terjadi kondisi darurat, terkadang mereka masih ee lebih mementingkan pekerjaannya ya, karena sumber penghasilannya dari situ. Beda cerita dengan teman-teman yang memang sudah dilatih untuk menjadi tim tangkap darurat. Nah, ini tiap hari kerjaannya latihan aja terus ya. itu lebih bagus dibandingkan dengan yang hanya sebagai pekerjaan sampingan atau dalam arti kata bukan pekerjaan intinya ya. Kalau di tambang ataupun di Migas, nah ini biasanya timnya ada tim khusus nih. Bahkan ada CC-nya, call centernya ya. Atau di Petro Chemical juga ada tim khusus ya. Pokoknya di ee perusahaan-perusahaan yang memiliki risiko tinggi biasanya itu diminta diminta untuk memiliki tim tanggap darurat khusus ya dari tim internal perusahaan atau misalnya dengan menggunakan pihak ketiga enggak ada masalah. Intinya adalah tim itu didesain ya atau di diperuntukkan. Memang untuk kondisi-kondisi yang dalam kena kutip adalah kondisi darurat yang membutuhkan orang khusus, yang membutuhkan orang yang memang sudah dilatih menghadapi kondisi-kondisi darat tersebut. termasuk tadi misalnya convence space misalnya di situ ada kegiatan convent space ada kegagalan ya kalau enggak mau tim emergency respon tim inilah yang membantu untuk menanggulangi atau melakukan penyelamatan pada saat kondisi darurat convensi base tadi berlangsung ya. Oke. BBS training, SOP, APD dan sertifikasi uji kelayakan. ya. Pada saat terjadi kecelakaan, isolasi energi, mengurangi jumlah tenaga kerja, mengubah permukaan, penempatan bariket. Hal ini dilakukan karena orang Indonesia ini banyakan kepo ya. Contohnya teman-teman, ada kecelakaan di jalan, kepo enggak? Pasti kepo. Dari mulai yang serius nyetir, ada kecelakaan di depan, dari mulai depan sampai ke belakang layar teman-teman kayak mau patah ya. itu pasti teman-teman lihatin ya bakatan. Apalagi kalau misalnya ada korban ada korban teman-teman lihat ada darah misalnya wah itu pasti keput pelan-pelan banget. Apa itu ya apa itu korbannya ya? Nah pasti kayak gitu ya. Nah kalau misalnya di perusahaan apalagi di perusahaan ya apalagi zaman sekarang aku paling gedek tuh ngelihat orang banyak ngumpul tapi orang banyak ngumpul ini bukan buat nolongin tapi buat ngerekam. ya di-upload di sospet. Nah, bukannya ditolongin malah. Tapi ingat ee sebenarnya untuk berbicara menolong menolong korban ya. Kalau kita memang enggak PD untuk melakukan penolongan gitu ya, untuk melakukan tindangan P3 enggak usah sebenarnya ya takutnya malah salah pertolongan. Justru kalau salah pertolongan di negeri plus 62 ini kita jadi tersangka. Ya, justru bisa jadi kita yang tersangka gara-gara dia tuh, Pak, salah nolong. Padahal kan kita baik ya. Ya, kita baik ya, pengin nolong gitu ya, pengin nolong orang. Tapi gara-gara salah menolong ya itu seringkiali justruah kita yang menjadi tersangka gitu ya. Nah, setelah terjadi kecelakaan panggil IRT, berikan pertolongan pertama bariket ya bariket ya. Kumpulkan bukti-bukti, investigasi, kumpulkan saksi-sakti. perbaiki area kalau bisa langsung ya kalau kita bicara investigasi kecelakaan ya ini yang kita lakukan metode untuk mencari penyebab kecelakaan berdasarkan fakta-fakta yang ada supaya kecelakaan yang sama tidak terulang kembali. Harapannya adalah di kemudian hari tidak terjadi kecelakaan dengan kita melakukan proses investigasi tersebut. mencari fakta, mengetahui bagaimana dan kapan kenapa terjadi, menemukan tindakan perbaikan sehingga kecelakaan yang sama tidak terjadi di kemudian hari. Kapan dilakukan? Sesegera mungkin. Ya, kalau ada korban kita selamatkan korban dulu. Kita lakukan tindakan first ya. Siapa yang melakukan adalah tim investigasi. Kalau dulu waktu di migah tuh ada namanya tim RCA ya, tim root cause analisis. Nah, ini biasanya difasilitasi oleh teman-teman HSE atau H ya. Jadi teman-teman safety yang memfasilitasi tapi tetap yang memimpin tim investigasi kecelakaan adalah kepala dari departemen terkait entah itu manajernya lah, entah itu superintendernya lah ya, entah itu aspennya lah dan lain sebagainya bukan teman-teman selaku HSE ya. Tapi ya ada tapinya ya karena ini kecelakaan kerja kaitannya dengan keselamatan ya biasanya orang langsung menunjuk kita sebagai ketua tim investigasi sebetulnya bukan sebetulnya harusnya ketuanya adalah pimpinan dari departemen terkait ya. Oke. Keterlibatan karyawan, petugas K3, P2 K3, pimpinan perusahaan, dokter perusahaan juga termasuk ya. Terikat pekerja mungkin ini dimasukkan kaitannya dengan sanksi-sanksi ya. Kalau di ee kalau di dunia kerja gitu ya, ada serikat pekerja biasanya ada yang namanya ee PKB ya Pak Anis ya. Perjanjian kerja bersama ya. Di situ biasanya ada pasal-pasal terkait dengan K3, pelanggaran K3. Biasanya ada SP1, SP2, dan SP3 ya. Nah, itu harus mengundang teman-teman dari Serikat ya, minimal ketuanya lah yang tahu. Nah, untuk menjelaskan bahwasanya dia ini sudah melakukan pelanggaran terkait dengan hal ini gitu ya, supaya tidak ada kesalahpahaman di antara ee serikat dan juga manajemen gitu ya. Bagaimana melakukan penyelidikan, amankan tempat kejadian. Kita pasang loto kumpulkan bagian-bagian ya yang peot, yang riser. Nah, ada saksi langsung bisa jadi orang tersebut korban ataupun orang lain yang memang berada di lokasi tersebut yang melihat kejadian ada saksi tidak langsung. Saksi tidak langsung ini bisa jadi security ataupun tadi ya dokter, tenaga ahli. ada dokumen langsung ya, bisa jadi kamera, camcord corder ya, video, formulir, termasuk saat ini CCTV ya, CCTV. Tapi CCTV-nya CCTV swasta. Kalau CCTV pemerintah tuh sering hilang soalnya ya. Kalau ada kejadian kayak KM50 kayak di mana lagi ya, kayak Brigadir Jala itu tiba-tiba CCTV-nya rusak ya. Penyiraman novel Baswedan misalnya ya, itu tiba-tiba CCV-nya hilanglah. rusaklah, gangguanlah ya, tiba-tiba kabelnya putuslah ya. Enggak tahu itu ke mana ya. Tapi kalau CCP di perusahaan swasta biasanya bagus, kecuali direkturnya yang tersangka itu tiba-tiba rusak tuh CCTV-nya ya. Nah, kalau di ee pemerintah ini mohon maaf banget ya, sering banget hilang hilang CCTV-nya enggak tahu ke mana ya atau mungkin ada casing-nya tapi dalamnya enggak ada. Biasalah ya hemat budget gitu ya. Hemat budget kan kadang kayak gitu tuh casing-nya. Dan casingnya kan cuma Rp100.000 kalau pasang CCTV-nya Rp.100 kan beda misalnya ya harganya sehingga ya ini sulit kalau misalnya kita ingin membuktikan kalau misalnya ada kasus-kasus terkait dengan hal tersebut gitu ya. Nah ini pas ini mainnya di jurang-jurang aja nih sedikit-sedikitnya enggak apa-apal ya. Oke, ada dokumen tidak langsung pemeriksaan kesehatan, training misalnya peralatan perawatan gitu sampai MCU karyawan juga bisa termasuk untuk dokumen-dokumen ya. Misalnya dia kita lihat wah ini kok kayaknya ini orang kok model-modelnya habis nyimeng ini kayaknya ya. Habis itu kita periksa kesehatannya. Oh ternyata benar pas tes drug dan alkohol ternyata dia habis mabuk malamnya misalnya. Nah boleh boleh ini kita jadikan sebagai ee data-data ya atau dokumen-dokumen tidak langsung dalam proses investigasi kecelakaan. kita lakukan pengujian melalui proses evaluasi terhadap tadi penyebab dasar tidak langsung dan langsung ya sehingga kita dapat menemukan sumber permasalahannya atau akar permasalahannya root cause-nya. Nah, itu yang paling penting sebetulnya root cause-nya itu agar dalam ya. Setelah itu kita lakukan tindakan koreksi tadi ya. Kalau di Indonesia ini ada perbaikan sementara tapi susah ya. Sementara nih bisa jadi semen tahun semen 2 tahun ya sampai enggak diperbaiki-perbaiki ya. Contohnya apa ya? Jalan jalan-jalan jalan-jalan utama di rumah di dekat rumah teman-temanlah tuh. Ya sudah dilaporin Pak Pak RT, Pak RW ini e Pak Camat dan segala macam nih jalan sudah rusak dan segala macam. Iya Pak aman nanti kita perbaiki sementara. Nah sementara sementementara habis itu sudah ada korban. Nah baru tuh kenapa enggak bilang sama saya. Kemarin kan sudah saya bilang dokumentasi dan laporan. Kalau dokumentasi dan laporan ini sebenarnya kalau kita di perusahaan biasanya disuruh cepat cepat cepat cepat cepat. Kenapa? Karena kalau tidak cepat progres project akan menjadi terhambat terutama buat teman-teman yang di project gitu ya. Ini biasanya progres project akan terhambat sehingga biasanya kita diminta untuk cepat melakukan proses investigasi dan ada laporannya. Ya, seringkali seperti itu. Tetapi yang perlu diingat adalah dalam melakukan proses investigasi itu enggak bisa cepat. Untuk mencari akar permasalahan itu harus detail. Enggak bisa kita hanya 1 jam, 2 jam, 3 jam enggak akan bisa ya. Jadi kadang karena disuruh cepat mau enggak mau enggak ah enggak akan dalam proses investigasinya. Sehingga apa? Sehingga seringkiali akar permasalahannya ini enggak dapat ya. sudah di-close case-nya. Ternyata di kemudian hari akan ada kasus yang sama. Ini banyak kejadian di perusahaan ya. Oke, belum selesai. Perasaan belum selesai nih ya kalau materi ahli ketiga umum belum sampai sini ya. Oke, ada pertanyaan terkait dengan proses investigasi. Tadi ada contoh form-nya aja sih sebenarnya ya. contoh form-nya. Ee jadi kalau contoh form-nya itu di materi teman-teman ada di file latihan gitu ya, itu ada latihan inspeksi eh latihan ee formulir kecelakaan kerja sori. Nah, jadi di sini ini bisa teman-teman gunakan misalnya ee teman-teman ingin berlatih untuk melakukan proses investigasi kecelakaan. Kalau teman-teman training ahli K3 umum kemarin bareng sama aku gitu ya, mungkin udah udah dilaksanakan nih kayak ee siapa ya, Mas Koiril gitu ya misalnya kemarin itu sudah insyaallah dilaksanakan. Kita lakukan proses diskusi investigasi kecelakaan berdasarkan video kemarin ya. Jadi di sini ya ini salah satu form aja sebenarnya form laporan kecelakaan kerja. Nah, sebetulnya ini kita lihat dari tadi sebab penyebab dasar, penyebab langsung gitu ya, penyebab tidak langsung ya. Ini kita lihat dari sini. Nah, sebetulnya di di form investigasi kecelakaan itu harus ditambahkan di sini ya, kita menggunakan metode apa. Misalnya ditambahkan di sini di sheet berikutnya misalnya menggunakan metode 5Y ya, 5Y y. Kenapa ee kenapa terjadi tabrakan di jalan tol? Oke, jawabannya karena pengemudi ngantuk. Kenapa pengemudi bisa ngantuk? Pengemudi bisa ngantuk gara-gara malamnya lembur. Kenapa bisa lembur? Lembur karena peralatan yang digunakan belum siap pada saat harusnya waktu bekerja dimulai. Kenapa peralatan belum siap? Ternyata belum bayar, belum bayar ke kontraktor misalnya ya. Penyebabnya ya itu gitu kan. Nah, jadi WY inilah yang menjadi ee penyebab kita melakukan ee terjadinya kecelakaan tersebut gitu ya. Jadi itulah yang harus kita gali. Sebenarnya sih kalau kita bicara YY y itu ya menggunakan 5Y ataupun Y3 lebih banyak lagi ya, lebih dalam lagi. Tapi ingat tadi enggak bisa cuma 1 hari. Kalau cuma satu hari ya ala kadarnya aja. Tapi yang namanya bos ya, yang namanya bos kan penginnya cepat ya. Ya, Pak Elen ya. Pak Elen kan sudah jadi PM. Jadi bos itu penginnya eh cepatlah cepatlah cepatlah gitu ya. Enggak enggak enggak tergantung tergantung. Oke, ada pertanyaan sampai sini sebelum kita masuk materi terakhir ini kayaknya lebih cepat dari kemarin kayaknya nih. Hawa-hawanya setengah jam lagi selesai nih. Gimana? Gimana nih? Atau mau ditambah nih? Jangan-jangan nih kalau diam-diam aja enggak ada respon. Ada pertanyaan nih apa enggak nih? H ee mengerti atau bingung ini ya? Ini ada dua kemungkinan nih. Ada dua kemungkinan mengerti ataupun bingung ya. Atau enggak kalau kayak Bang Deni itu lagi minum itu ya lagi di mobil nyetir ya. Masyaallah sambil dengerin itu. Kalau Mas Yopi kemarin dia jadi Jack Mania sekarang jadi Juventini nih ceritanya ya. Kemarin pakai baju Persija kan ya. Betul. Perhatiin aja lagi ya. Perhatiin dong trainernya kan ngelihatin orang-orangnya di sini. Halo Bang Stian ya. Silakan. Ee Anis boleh nanya nih. Ada ada dua kejadian kalau di perusahaan kita nih ada ee dua tipe ya. Ee pertama ee kalau serangan jantung itu enggak masuk bagian dalam kecelakaan kerja ya. Enggak ya? Enggak. Kalau kalau itu terjadi di lokasi kerja ya dan setelah mendapatkan diagnosis dari dokter bahwasanya dia terkena serangan jantung dengan berbagai macam bukti ya. Kalau dokter kan punya ya dia tahulah ya ini sebabnya kenapa, kenapa, kenapa dan oh mungkin mungkin bisa jadi kita punya rekaman CCTV, dia tiba-tiba pegang ini terus habis itu tiba-tiba tepar gitu ya. Nah, terus meninggal. Nah, itu enggak enggak termasuk ke dalam kecelakaan kerja. Enggak masuk ya. Terus kemarin kemarin juga kejadiannya sama sih ee ini karyawan ee sesak napas begitu sampai kita bawa pertolongan ke IGD juga di dalam mobil ya hampir-hampirlah ee cuma setelah ditanya kronologisnya dia kena sikut ulu hatinya pada saat main futsal begitu. Itu pun sama ya kejadiannya di lokasi kerja juga sama pada saat posisi kerja gitu. Oke. Ee ini harus hati-hati ya, harus hati-hati dalam mendefinisikan kecelakaan kerja. Karena kalau misalnya main futsalnya misalnya dia pulangnya jam 5.00, ternyata dia main futsal atau main bola di jam .00 ternyata dia main ee olahraga. Olahraga ya pas ee masih di jam kerja terkena sikut ataupun cedera di jam kerja itu masih masuk kecelakaan kerja. itu harus hati-hati, Pak Anis. Oh, gitu ya. Heeh. Harus hati-hati ya. Kalau misalnya dia kalau misalnya dia ternyata ee masih sampai jam 5. Dia nonif ya biasanya ya sampai jam 5. jam kerjanya, ternyata ada futsal nih atau ada minicer ataupun ada sepak bola ya biasa ya. Kita kan di pabrik punya lapangan sendiri biasanya kan ya atau basket, badminton. Kalau dia cedera sampai mengakibatkan dia dirawat, nah itu masih masuk kecelakaan kerja. Harus hati-hati. Harus hati-hati. Walaupun ya ada beberapa perusahaan yang mendefinisikan itu bukan termasuk kecelakaan kerja karena dia melakukan aktivitas pribadi. Iya. Nah, tapi kalau menurut aturan dari ee Kementerian Tenaga Kerja dan Disnaker lah ya, terutama terkait dengan zero accident itu masuk ke dalam kecelakaan kerja apabila dia besoknya enggak masuk itu bisa dikategorikan sebagai LTI los time injury. Jadi harus hati-hati nih, harus hati-hati. Benar karyawan boleh olahraga tapi diusahakan jangan sampai cedera. Enggak usah serius-serius bangetlah. Kadang karyawan ini apalagi yang masih muda-muda nih kalau udah main bola udah berasa turnamen Liga Champion ya udah kayak udah kayak misalnya pakai baju Juventus kayak Bang Yopi udah udah berasa ee yildis gitu ya udah berasa yildis gitu ya sudah berasa orang pemain Juventus nah itu yang terkadang ee agak miss nih di situ karyawan kita ya sama Iya memang memang memang ee karyawan yang melakukan futsal ini memang masuk tim perusahaan gitu bagi tanding dengan ee apa tim yang lain begitu. Tapi memang setelah pulang kerja sih. Oke. Kalau setelah pulang kerja enggak ada masalah. Enggak masuk kecelakaan kerja. Enggak masuk kecelakaan kerja. Enggak masuk kecelakaan kerja. Tapi kalau misalnya dia masih di jam kerja dan masih ee belum pulang kerja, hati-hati harus hati-hati. Itu itu yang perlu dikasih tahu. Kecuali ee kalau kayak tadi dia tim tim perusahaan ya misalnya dia dapat dispens biasanya ada dispens ya, ada dispensasi nih dia ada turnamen jam .00 boleh balik gitu ya. Nah, karena udah dia pulang dalam ee posisinya dia sudah meninggalkan lokasi kerja dan sudah mendapatkan dispensasi terjadi cedera itu enggak masuk kategori kecelakaan kita. Oke. Oke. Oke. Terima kasih, Bang. Iya. Sama-sama. Ada yang lain? Silakan. Mau nanya dong, Pak. Ya, boleh. Silakan. Iya. ee mungkin ee mau meluruskan waktu itu kan waktu pelatihan K3 juga untuk kecelakaan kerja itu misalkan kita berangkat atau pulang dari dan ke tempat kerja itu termasuk ya kecelakaan kerja. I oke. Saya di perusahaan ini sebenarnya sempat dua kali pulang kerja itu kecelakaan cuman saya belum tahu sebenarnya peraturan seperti itu tuh ternyata termasuk dalam kecilan kerja bisa diklaim segala macam. Ya memang ternyata itu termasuk ya gitu ya, Pak ya. Jadi kebetulan memang sebelumnya memang tidak ada jabatan atau posisi HSE gitu. Makanya sekarang ada dimulai gitu dimulai dibentuk ada. Makanya saya ee orang pertama gitu yang ada di sana gitu. Jadi memang kemungkinan saya akan menerapkan itu jika ada kecelakaan kerja dari karyawan yang ingin berangkat ataupun pulang gitu. Mungkin langkah-langkahnya atau mungkin saran-saran dari Pak Septian tuh seperti apa gitu. Kalau misalkan oh ini ada laporan kecelakaan pas berangkat, oh ini pas pulang gitu. Mas Yopi bareng sama aku kemarin? Tidak enggak ya? Oke. Pintaran nanyanya sama aku, bukan sama yang pemateri sebelumnya. Sebenarnya ada udah cuman kayak butuh kan namanya kan kita beda penjelasan pemahaman siapa tahu lebih enak sama Pak Seian gitu. Lebih enak. Oke. Jadi gini, orang jati warna gitu. Jadi jati warna. Oh, jati warna di mana? Nenek saya Jatimati. Oh, Jati Mel. Oke. Aku disasak nih masuk ke dalam. Oke. Oke. Oke. Jadi ee yang perlu Mas Iopi lah ya, I paham ee memang di aturan kita menyatakan bahwasanya kecelakaan kerja adalah kecelakaan yang terjadi akibat hubungan kerja. Yang pertama itu. Terus yang kedua, berangkat dari rumah, pulang dari rumah melewati jalan yang biasanya dia lewati. Oke. Dalam arti kata kalau misalnya dia rumahnya kerjanya di ee kerjanya di Pulau Gadung misalnya, terus habis itu rumahnya di ee Bekasi gitu ya, tapi ternyata dia kecelakaan di daerah Tangerang. Ngapain dia ke Tangerang? berarti kan enggak melewati jalan yang biasanya dia lewati atau yang wajar dia lewati. Nah, itu perlu di sosialisasikan juga ke teman-teman karyawan. Terus yang kedua, terkait dengan kecelakaan kerja. Kalau memang kita ya ini jujur aja ya, kalau aku dari segi perusahaan tidak semua dimasukkan ke dalam kategori kecelakaan ya dan tidak dilaporkan ke teman-teman dari Disnas. Aku sebagai praktisi swasta selalu menyampaikan itu. Yang disampaikan ke teman-teman Disnaker adalah kecelakaan yang menimbulkan LTI, lost time injury atau kehilangan jam kerja. Yang dikategorikan sebagai LTI adalah kita kecelakaan sekarang, besok e nanti malamnya dirawat, besoknya kita enggak masuk sampai 2 hari berturut-turut itu masuk kategori LTI. Oke. Nah, yang perlu dipahami adalah misalnya tadi kecelakaan tersebut kita harus lihat dulu biasanya jamnya kalau dia sudah pulang oke dia sudah pulang dan terjadi kecelakaan sebenarnya tergantung. Ada beberapa perusahaan yang tidak mengkategorikan sebagai kecelakaan kerja karena ini akan berpengaruh terhadap manhowers, jam kerja selamat perusahaan atau jam kerja operasional. Ini manhowers ini biasanya terkait dengan HSE performance. Kalau teman-teman kontraktor itu jagain banget itu. Kalau itu sampai kena ya otomatis manhowers-nya akan nol lagi ya. Jadi perlu diperhatikan juga dia kecelakaannya ini ya memang dalam kondisi seperti apa ya dalam arti kata jangan-jangan oke dia sudah pulang ke rumah habis itu dia pergi lagi kecelakaan dia bilangnya kecelakaan kerja biar masuk ke klaim BPJS tenagakerjaan ya kan kadang ada orang kayak gitu tuh biar masuk ke klaim BPJS tenagaan kan kalau masuk klaim BPJS tenagaan kan diganti kalau misalnya cacat ya contoh Aku ambil contoh jempol lah. Jempol hilang Rp150 juta dengan gaji R10 juta. Mau R150 juta? Jempol. Jempolnya hilang nih. Dapat R50 juta nih ya. Mau. Nah, kan kadang ada orang yang berpikiran seperti itu gitu loh ya. Nah, walaupun ya enggak semua orang tapi ada orang yang berpikiran seperti itu. Ah diklaimkan aja lah biar biar aku ee pengobatannya enggak bayar. Nah, ee kalau Mas Yopi baru starting mulai di safety atau HSE di perusahaannya ee ngobrol dulu sama teman-teman HR karena yang melaporkan kecelakaan kerja ke DNAER adalah teman-teman HR dan yang ee melaporkan ke unit traumatic center di rumah sakit ya yang mengajukan yang mengajukan ke unit traumatic center kan ada tuh trauma kecelakaan kerja ya nanti Nanti kan ya si pasien ini kan dapat treatment macam-macam dan nanti kalau misalnya ada kompensasi ya dikasih kompensasi. Nah, itu ngobrol dulu sama teman-teman HR. Ah, gimana bagusnya kalau memang ee Mas Yopi pengin memasukkan kategori tersebut untuk dijadikan masuk ke kecelakaan kerja, ya silakan kebijakan dari perusahaan masing-masing ya. Tapi kalau saran aku tidak semuanya dimasukkan ke kecelakaan kerja karena ini akibatnya nanti ke jumlah manhowers-nya punyanya Mas Yopi. Bisa jadi ya nanti jadi telur lagi nih ya. Kalau bos-bos itu ngelihatinnya itu soalnya biasanya ya biasanya dia ngelihatin atau jumlah incident recordable yang ter-record ya. yang terikutnya apa ya dalam arti kata yang LTI biasanya ya itu yang dilihatin biasanya sama teman-teman ee manajemen ya. Nah, nanti jangan-jangan ya misalnya teman-teman manajemen lagi melakukan ee pendekatan terhadap ingin mendapatkan zero accident award. Nah, kalau itu dimasukkan ke dalam kecelakaan kerja bisa jadi enggak akan dapat ya. Terus yang kedua, ada beberapa perusahaan memasukkan hal tersebut ke dalam insiden komuter. Komuter ini berarti insiden perjalanan dari rumah ke kantor, dari kantor ke rumah. Jadi enggak masuk ke dalam workplace incident. Ada di beberapa multinational company ya di ya contoh di perusahaanah ya saat saat ini gitu ya. Itu tidak termasuk ke dalam ee workplace incident karena kejadiannya di luar. Yang pertama. Yang kedua, kejadiannya itu bukan jam kerja ya. Dalam arti kata dia belum nyampai tempat kerja. Jadi pada saat terjadi sesuatu itu tidak akan bisa memotong manhowers kita. Nah, itu yang perlu dilihat dulu sih sebenarnya ya. Jadi aku enggak bisa ee memutuskan secara sepiak tergantung kebijakan perusahaan masing-masing sebetulnya Mas Yopi ya. Ya, ada yang mau berpendapat silakan. Ada yang mau menambahkan? Mungkin silakan kita diskusi di sini nih. Gimana diimplementasi di tempat teman-teman mungkin ee ada mungkin ee di kayak di PHR sendiri mungkin Mas Septian memang kecelakaan kerja itu ya ketika ee istilahnya kalau yang tercatat itu ketika waktu kerjanya ada dan itu di area kerja ya itu jadi recordable dia ya. Tapi kalau ketika pulang ee sudah keluar dari area pekerjaan ketika itu di dalam perjalanan pulang itu tidak recordable memang. I ya memang kebanyakan. itu hanya hanya pelaporan kecelakaan kerja untuk E BPJS tenaga kerjanya saja ee untuk ee istilahnya karena perjalanan pulang karena memang ada kejadian ee karyawan seperti itu. Ee dia pulang dia sudah di jalan raya istilahnya tidak di area ee di area PHR lagi, tidak di Pertamina Hulurokan lagi, tapi di jalan raya menuju pulang. dia ditabrak istilahnya tabrak lari dan dia tergeletak dia seperti itu. Jadi itu tidak dianggap sama PHR itu tidak rekutable karena dia tidak di dalam area. Cuman ya pelaporannya ee sekedar ee record saja bahwa ada ee kecelakaan itu kita larikan ke ee ke BPJS bahwa ee ada kecelakaan seperti itu mungkin. Cuman yang ada menjadi pertanyaan nih seperti ini ee Mas Septian ketika pulang nih jalan alur jalannya sama tapi dia singgah di warung nih ngobrol dulu. Nah, jadi baru sore nih baru pulang terjadi kecelakaan. Nah, seperti itu bagaimana Mas Septian? Nah, kalau seandainya seperti itu ini kayaknya ee sering kayaknya ini mampir-mampir warung kopi kayaknya ini ya. Ya, kalau misalnya seperti itu ya ee tergantung tergantung dari pelaporan si HR-nya seperti apa ya untuk kejam sos-nya. Tapi kalau dari segi recordable atau tidaknya sebenarnya tidak termasuk recordable sih. Masih sama aja sih sebetulnya ya. Tapi ya ini aku selalu sampaikan ee dulu aku di sawit itu atau di tambang lah dulu setiap tanggal 25 teman-teman sudah pada hilang entah itu ke warung kopi kilometer berapa ya entah itu ke karaoke kilometer berapa gitu ya. Kalau Mas Yopi ini mungkin sering ke warung kopi pangku kayaknya ini ya. Nah misalnya di situ kopi-kopi kopinya di pangku di meja gitu maksudnya ya. Nah itu sering maksudnya iya ngopi maksudnya ya. Jadi seringki ee ini menjadi perdebatan sebetulnya tapi kalau dikategorikan sebagai kecelakaan kerja tergantung ya tergantung dari bagaimana komunikasi HR-nya ke pihak BPJS ketenagakerjaannya. Tapi secara secara recordable atau tidak sebenarnya tidak tidak di-record cuma tercatat aja gitu aja sih sebetulnya Pak Elen. Oke ya mungkin itu terkait dengan ee kecelakaan mungkin nanti Miss bisa diskusi lebih lanjutnya. Aku enggak tahu bagaimana jawaban dari trainer yang sebelumnya, tapi kalau aku selalu menyampaikan hal seperti itu karena tergantung kebijakan perusahaan masing-masing. Karena aku enggak bisa ngomong itu termasuk kecelakaan kerja atau tidak, tapi ada beberapa perusahaan yang memasukkan itu ke kecelakaan kerja tapi banyak dari perusahaan tidak memasukkan. justru malah itu masuk ke komuter insiden ya memang tetap di ee laporkan tetapi tidak dilaporkan secara menyeluruh ke sampai ke BPJS karena ini berpengaruh terhadap ee jumlah manhowers dari perusahaan tersebut ya. Kadang ada yang pengin ya pengin sempurna lah ya pengin sempurna tapi e tidak ada kesempurnaan sebetulnya ya. Oke. Ee ada pertanyaan lain mungkin ini kayaknya kecelakaan kerja nih paling seru nih kayaknya nih ya. Karena memang ee teman-teman semua harapannya sih karyawan kita tidak mengalami kecelakaan kerja ya di dalam aktivitasnya. Ee dan aku juga selalu menyampaikan ya, kalau misalnya kita bicara terjadi kecelakaan di area kerja, kalau bisa kita tanggulangi di klinik kita dulu dalam arti kata jangan masukin ke rumah sakit. Karena masuk ke rumah sakit itu pasti rawat inap walaupun tingkat cideranya kecil. Kalau sudah nginap itu biasanya besoknya enggak masuk. Ada yang mengategorikan besoknya enggak masuk, masuk LTI. Ada yang mengkategorikan besoknya enggak masuk, besoknya enggak masuk lagi. 2 hari berturut-turut baru masuk LPI. Nah, kaitannya dengan apa? Kaitannya dengan Menhwas. Kalau memang bisa ditanggulangi oleh klinik kita sendiri, enggak perlu teman-teman sampai masuk ke rumah sakit karena ini akan mengurangi jumlah manhowers-nya teman-teman ya. atau ya kalau misalnya enggak ada LTI enggak usah dilaporlah ke Disnaker. Kalau ke Disnaker itu repot nanti teman-teman dikunjungi terus ya nanti minimal makan siang lah nasi kapau, nasi padang gitu ya buat mereka kan enggak enak juga ya atau enggak kalau Bang Yopi liwetan gitu ya kita menganjangin makan di mana gitu ya atau sate maranggi gitu ya sate maranggi kan enak ya sate maranggi gitu kan nah itu kadang kalau misalnya kita terlalu melaporkan ke mereka juga enggak bagus sih sebetulnya buat kita ya walaupun aku ngajar ahli K3 umum aku selalu sampaikan di ahli K3 umum kan punya kementerian ya. Kok sebagai praktisi swasta ya aku menyampaikan jangan semuanya dilaporin ke mereka karena ya itu tadi nanti dikunjungin malah jadi repot ya malah jadi aneh-aneh temuannya gitu. Oke kita masuk ke materi terakhir di hari ini ya. Ee sebentar aku share screen terlebih dahulu. ya. Integrasi management system ISO 9001, 14001, dan 45001. Kalau kita berbicara ISO ya secara historikal sebenarnya ISO ini ee lahir akibat adanya semacam diskusilah dari negara-negara yang pengin punya standarisasi sebetulnya ya. Mulainya dari Inggris dulu ceritanya ya. Jadi ada ISO 9001 terkait dengan sistem manajemen mutu ya. yang terbaru ada di 2015 ada ISO 45001 terbaru ada di 2018 ini menggantikan Oksas ya mungkin ee teman-teman yang berkecimpung di dunia manajemen sistem ya pasti ee familiar lah ya dulu kita provide yang namanya OSAS gitu yaas banyak ditanyakan terus sekarang lebih ke ISO 45001 terkait dengan K3 ISO 14001 itu terkait dengan lingkungan. Nah, ini dibikin untuk memenuhi customer satisfication atau k
Resume
Categories