Transcript
5UzUeau4YaE • Training AK3U & Pengawas K3 Migas - 18 Desember 2025 | Day 4
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/cendekiaazzacemerlang/.shards/text-0001.zst#text/0589_5UzUeau4YaE.txt
Kind: captions
Language: id
Baik. Ee silakan Bapak Ibu peserta untuk
menyalakan kameranya
untuk Bapak Willy, Bapak Ribi. Silakan
dinyalakan kameranya.
Oke, masih ada satu peserta yang belum
bergabung.
Ee tadi izin telat karena masih ada di
luar rumah. Jadi kita mulai saja untuk
training pada malam hari ini. Oke. Baik,
Ibu Azaz sudah bergabung. Baik, akan
saya buka training pada malam hari ini.
Sebelumnya maaf untuk Bu Azah silakan
untuk dinyalakan terlebih dahulu
kameranya.
Oke. Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Baik, selamat malam Bapak
Ibu semuanya. Terima kasih telah
bergabung kembali di training pada malam
hari ini di training terakhir di hari
keempat untuk training ahli K3 umum dan
pengawas K3 Migas. Baik ee Bapak Ibu
semuanya sebelum kita memulai training
pada malam hari ini alangkah baiknya
kita berdoa terlebih dahulu agar
training hari ini dapat berjalan dengan
lancar. Untuk waktu berdoa dimulai.
Baik, untuk waktu berdoa selesai.
Baik Bapak Ibu semuanya untuk
selanjutnya saya izin mengambil
dokumentasi terlebih dahulu. Silakan
untuk Ibu Azah ya. Dinyalakan kameranya
semuanya. Ee silakan untuk berpos.
Oke.
Oke. Akan saya ambil dalam hitungan 1 2
dan 3.
Oke. Baik. Untuk
Oke. Untuk satu posnya yaitu salam
kompeten. Silakan Bapak dan Ibu salam
kompeten. Oke. Baik. 1 2 dan 3.
Oke. Baik. Terima kasih Bapak Ibu
semuanya. Baik, ee untuk selanjutnya ee
untuk merjahkan
ee training pada malam hari ini dan juga
biar Bapak Ibu tetap semangat ee saya
izin mau yel terlebih dahulu. Sebelumnya
untuk yellel-nya apakah sudah diinfokan
untuk moderator sebelumnya?
Bagaimana Bapak Ibu untuk Yelnya apakah
sudah sudah di infokan belum? Oke, kalau
masih belum akan saya kirimkan terlebih
dahulu untuk yel-nya di dalam kolom
chat. Oke, untuk yel-nya ketika saya
mengatakan apapun sertifikasinya, Bapak,
Ibu silakan menjawab CAC solusinya.
Ketika saya mengatakan CAC, Bapak, Ibu
silakan mengatakan pasti lebih kompeten
seperti itu. Oke, kita coba terlebih
dahulu ya Bapak dan Ibu ya. Oke, saya
katakan apapun sertifikasinya
CAC solusinya solusinya
CAC
pasti lebih kompeten
pasti lebih kompeten.
Oke. Baik. Oke. Ee saya izin record dulu
untuk yel-yelnya untuk menambah semangat
Bapak Ibu semuanya di training hari ini.
Silakan Bapak dan Ibu saya
mulai ya. 1 2 dan 3. Apapun
sertifikasinya?
Cac solusinya.
Cacolusinya.
Oke, ulang ya. Ulang Bapak Ibu ya. Biar
saya kompak nih. Oke. 1 2 dan 3. Apapun
sertifikasinya
solusinya
CAC
pasti lebih kompeten lebih kompeten.
Oke. Baik. Terima kasih Bapak, Ibu
semuanya masih tetap semangat ya di hari
training pada hari ini. Baik, ee sekali
lagi diingatkan ya untuk Bapak Ibu untuk
tugas di-nya dimohon untuk dikerjakan
karena besok sudah batas pengumpulannya.
Untuk batas pengumpulannya besok di jam
.00 sore ya, Bapak, Ibu. Jika masih ada
yang terkendala dalam pengerjaan di-nya
silakan untuk bertanya kepada Bapak
Hendra selaku trainer.
Nanti Bapak Hendra akan membantu Bapak
Ibu semuanya. dalam pengerjaannya jika
masih ada kendala. Baik, langsung saja
kita mulai untuk training pada hari ini.
Untuk Bapak Hendra apakah sudah siap,
Pak?
Maaf, Pak untuk suaranya masih belum
terdengar.
Ee
bagaimana Bapak Ibu? Ee maaf suaranya
kedengar.
Apakah sudah dengar? Oke. Baik.
Sudah ya. Baik, baru masuk ya. Baik,
Pak. Oke, langsung saja kita mulai
training pada hari ini oleh Bapak
Hendra. Untuk tempat dan waktu saya
persilakan.
Baik, terima kasih Bu Rita atas kata
sambutannya pada malam hari ini. Apakah
suara saya terdengar?
Terdengar ya. Oke, aman. Baik, kita
masuk dalam tahap hari terakhir ya pada
malam hari ini. Training pada malam hari
ini. Nah, training sudah mau berakhir.
Tugasnya gimana? Sudah dikerjakan apa
belum?
Gimana teman-teman sekalian? Pak Taufik
gimana Pak Taufik?
Iya, Pak. Sudah mulai dibuka-buka Pak.
Baru mau dibuka ya, Pak ya. Oke.
Enggak apa-apa, Pak. Besok kita masih
ada kesempatan sampai jam 6.00 sore ya,
Pak ya. Seperti itu untuk ee masa
pengerjaannya. Nah, yang untuk
teman-teman lain bagaimana?
Udah selesai atau sambil nanti training
ya, sambil training, sambil mendengarkan
nanti bisa sambil dikerjakan ya seperti
itu ya untuk lebih mengefisiensi waktu
saja. Nah, seperti itu rekan-rekan
sekalian. Baik, kita masuk kepada materi
yang pertama pada malam hari ini.
Nah, materi kita pada malam hari ini
yaitu yang pertama adalah manajemen APD
untuk teman-teman dari ahli ketiga umum
dan inspeksi ketiga bagi teman-teman
pengawas K3 Migas.
Oke, kita mulai dulu ya. APD. Oke,
mungkin hampir semua teman-teman di sini
pasti sudah tahu ya berbagai macam APD
yang ada di tempat kerja rekan sekalian.
Begituun fungsinya masing-masing ya itu
pasti ya. Kalau tidak tahu mungkin baru
masuk di dalam dunia kerja tidak
apa-apa. Nama juga tahap pembelajaran.
Baik APD. Apa aturan yang mengatur dari
alat pelindung diri ini? yaitu
Permenaker nomor 8 tahun
10. Nah, inilah aturan yang mengatur
terkait APD di lokasi kerja.
Nah, selanjutnya APD itu merupakan suatu
alat yang mempunyai kemampuan untuk
melindungi seseorang yang fungsinya
mengisolasi
sebagian atau seluruh tubuh dari potensi
bahaya di tempat kerja. Ya, betul sekali
ya. APD itu hanya mengcover
secara garis besar itu hanya sebagian
tubuh saja. Contohnya seperti APD,
safety helmet ya. Helm safety itu yang
di-cover hanya di bagian kepala bagian
atas ya dan setengah kepala bagian
belakang. Nah, berbeda ketika kita
memakai helm motor. Kalau kita pakai
helm motor
itu meng-cover semua area kepala, tapi
helm motor bukan untuk peruntukan di
area kerja.
Tujuan penggunaan APD itu apa? Yang
pertama untuk
meminimalkan akibat kecelakaan kerja
atau penyakit yang ditimbulkan
akibat pekerjaan yang dihadapi oleh
rekan-rekan sekalian. Contohnya seperti
kita bekerja di area berdebu, kita
bekerja di area kebisingan. Penyakit
yang kita dapatkan nanti kalau bekerja
di area debu itu adalah ISPA. Kalau di
area yang tingkat kebisingannya tinggi
itu tuli. Ya, kalau berhubungan dengan
bahan kimia nanti salah satunya kita
bisa kehilangan daya penciuman
ya. Nah, itu salah satu bentuk penyakit
akibat kerja. Penyakit akibat bekerja
itu tidak didapatkan dalam satu waktu,
tapi dia merupakan bentuk akumulasi dari
hasil pekerjaan kita selama
bertahun-tahun,
ya. Jadi, enggak ada penyakit akibat
kerja tuh langsung efeknya kelihatan 1 2
bulan, 3 bulan tidak ada. Pasti ee
penyakit akibat kerja itu timbul karena
efek akumulasi tadi selama
bertahun-tahun.
Lalu selanjutnya
tujuan APD itu untuk meminimalkan
gangguan fisik ya pada anggota tubuh
kita. Paling utama tu seperti telinga.
Telinga itu biasa kita memakai earmaff
ataupun ear plug. Mata kita bisa
menggunakan safety googles ya, safety
ee tameng muka dan sebagainya ya banyak.
Lalu selanjutnya
tujuan APD itu adalah mengamankan tubuh
bagian dalam seperti jantung, paru,
hati, ginjal, dan lain-lainnya.
Penggunaan APD itu ketika kita bekerja
di area seperti apa? Yang pertama
bekerja di tempat terbuka,
bekerja di ketinggian,
bekerja di ruangan, terbatas. Confence
space. Kalau convince space itu kita
menggunakan dinamakan dengan SCWA, ya.
Kemarin kita sudah lihat CBA itu seperti
apa bentuknya. Lalu selanjutnya bekerja
di ruangan terbatas, bekerja di daerah
bahan beracun dan berbahaya. Bekerja di
pabrik dan bekerja di air. Apakah di
atas air, di permukaan air ataupun di
dalam di dalam air. Ya, contoh orang
yang bekerja di dalam air siapa? Orang
yang melakukan pengelasan di bawah air.
Nah, itu salah satu contohnya.
Nah, fakta di lapangan ya acap kali kita
temukan mungkin ya salah satu contoh
yang ada pada gambar ini ya paling utama
terutama kalau di construction yang
paling sering kita temukan ini
penggunaan sarung tangan yang sudah
tidak layak
ya karena alasannya pasti nanti
ujung-ujungnya adalah budget.
Nah, seperti itu. Ini adah satu
contoh dari kelaian ya ataupun bisa kita
katakan sebagai unsafe action.
APD tidak menggunakan APD. Semua kasus
yang ada di lapangan itu pasti
berhubungan dengan UNSFE action budaya
K3
tingkat kesadaran yang rendah. Nah,
itulah kendalanya teman-teman sekalian
ya. Ketika teman-teman sekalian sebagai
orang ketiga, sebagai orang ASE,
kendala yang pasti akan dihadapi di
lapangan itu selalu berhubungan dengan
manusia yang ada ya ataupun para pekerja
ini. Karena apa? karena berpengaruh
dengan tingkat pengetahuan, tingkat
pendidikan ya, budaya itu sangat
mempengaruhi dalam penerapan K3 di
lokasi ketiga tadi.
Lalu, perseratan alat pelindung diri
sesuai dengan jenis bahaya yang
dihadapi.
terbuat dari material yang tahan dari
bahaya tersebut memiliki konstruksi yang
kuat tidak meningkatkan resiko bagi
pemakainya tidak mengganggu APD lain
yang bersamaan dipakai oleh yang
bersangkutan.
Dasar hukum. Nah, ini dasar hukumnya ya
bisa dilihat apapun jenisnya dari setiap
aktivitas di dunia K3 pasti landasan PL
utama itu adalah Undang-Undang Nomor 1
1970.
Lalu ada lagi Undang-Undang Nomor 13
Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
Lalu ada lagi PP 50 tahun 2012 tentang
SMK 3. Lalu ada lagi Permenaker nomor 8
tahun 2010 tentang alat pelindung diri.
Selanjutnya ada standar dari
internasional seperti standar ANC atau
IC.
Keterbatasan dari sebuah PD yang pertama
terbatas daerah yang di dilindunginya.
terbatas kemampuannya, terbatas jenis
bahaya yang dilindungi, terbatas waktu
pemakaiannya. Ya, memang APD itu
mempunyai ee istilahnya masakan dewarsa
atau expire ya penggunaannya. Contohnya
seperti sepatu safety masa expire-nya
itu adalah 1 tahun, helem
ya. Jadi bermacam-macam rekan-rekan
sekalian ya untuk masa pakai dari sebuah
APD.
Manajemen APD. Nah, manajemen APD ini
terdapat dan diatur pada Permenakar
nomor 8 tahun 2010 pada pasal 7 ya. Di
mana manajemen APD ini menyuruh kita
untuk mengidentifikasi kebutuhan dari
masing-masing pekerja terkait APD-nya.
Biasanya manajemen APD ini identik
dengan matriks APD.
Nah, ya pasti akan identik dengan
matriks APD. Tentunya pemilihan APD yang
sesuai dengan kebutuhan kenyamanan
pekerja, pelatihan, penggunaan,
perawatan, dan penyimpanan,
penatalaksanaan,
pembuangan ataupun pemusunan APD ketika
APD itu sudah tidak digunakan ataupun
tidak layak. Selanjutnya ada berhubungan
dengan pembinaan, inspeksi, evaluasi,
dan pelaporan. bulanan ataupun catur
bulan nantinya. Nah, inilah yang
dinamakan dengan manajemen APD di lokasi
kerja.
Nah, dan inilah salah satu contoh dari
matriks alat perlindung diri. Oke,
mungkin saya akan tampilkan ya bentuk
yang lebih jelasnya dari matriks alat
pelindung diri ini.
Oke, sebentar saya cari dulu.
Oke,
sudah tampil ya.
Ini adalah bentuk dari sebuah matriks
APD. Nah, matriks penggunaan alat
pelindung pelindung diri.
Oke.
Halo. Apakah suara saya masih terdengar?
Iya, terdengar, Pak. Maaf, Pak. Untuk
tulisannya agak kecil, ya, Pak.
Cek cek.
Iya. Halo.
Ya, terdengar, Pak.
Terdengar ya? Aman ya?
Iya.
Oke.
Iya, Pak.
Sedikit ada goncangan sepertinya ya.
Oke.
Iya.
Your internet is unstable. Oke.
Sinyalnya rada-rada ya di akhir di hari
akhir ini. Mohon maaf. Baik. Eh, ini
adalah contoh dari sebuah matriks alert
pelindung diri pada project fuel
terminal rewolu ya ataupun bisa
dikatakan ini sebagai
terminal tangki timbun. Nah, bisa
dilihat ya. Di sini macam-macam APD yang
digunakan pada project ini ada dimulai
dari safety helmet,
Googles, ataupun kacamata safety,
earplug,
IRMF
ya. Lalu ada lagi masker
kesehatan, sarung tangan kain ya. Ini
serut tangan kain ya, bukan serot tangan
kaos
ataupun serot tangan katun.
Sarung tangan las.
Oke, kita tambahkan. Oke, selanjutnya
sarung lengan
ya. Istilahnya ini lebih ke sarung
tangan yang ee istilahnya lebih panjang
ya untuk kebutuhan bahan kimia tentunya.
Nah, selanjutnya
safety sus, safety boot, welding helmet,
full body harness, pack. Nah, safety
face. Safety face ini rompi ya, rompi
keselamatan. Nah, lalu terdapat eh
istilahnya ini simbol yang menyatakan
catatannya. Kalau dia ceklis itu
digunakan rutin. Nah, kalau simbolnya
seperti ini itu menandakan digunakan
sewaktu-waktu apabila dibutuhkan saja.
Nah, seperti itu ya. Jadi cara kita
membaginya seperti itu. Nah, lalu
di bagian sebelah kolom paling kiri itu
ada berbagai macam pekerja ataupun job
titelnya.
Mulai dari penanggung jawab pekerjaan,
GM sampai nanti ada para pekerja tukang.
Nah, kita lihat dulu di sini ada untuk
helm. Nah, semua
nya dalam aktivitas harian membutuhkan
helm.
Oke,
untuk angka 1 dan ini berbeda sendiri 5
itu menandakan jumlah pekerja.
Nah, jadi
kebaca ya berapa kebutuhan APD untuk
projject tersebut ya. karena ada
manpower-nya 15 orang ya.
Manpower ini bisa dilihat ini jumlah
manpower-nya.
Nah, jadi begitu pula teman-teman
sekalian. Misalkan manpower di lokasi
rekan-rekan sekalian itu ada 100 orang.
Nah, itu dianalisa untuk jabatan level
GM ada berapa orang. GM mungkin biasanya
satu ya. Nah, PM itu biasanya satu, IM
manager itu biasanya satu. Septimen.
Septimen ini mungkin kalau projjectnya
100 orang itu kemungkinan subtimennya
ada 3 atau 5 orang. Nah, jadi apabila
jumlah subtimen 3 atau li orang berarti
itu dimasukkan jumlah sesuai dengan
jumlah manpower-nya ataupun tenaga
tenaga kerjanya seperti itu.
Lalu kita lihat kembali untuk safety
Google di mana pemakaiannya hanya untuk
digunakan sewaktu-waktu saja.
Nah, berarti itu dia menyediakan
masing-masing dari job titel itu sesuai
dengan jumlah tenaga kerjanya. Ear plug
di project ini itu tidak dibutuhkan
ya. Jadi dia kosong semuanya.
Nah, seperti itu ya. Kosong.
Jadi kalau kosong dia tidak di masukkan
sama sekali. Oke.
Nah, selanjutnya
IRMF. Apakah IRMF digunakan di project
ini? Tidak, ya. IRMF juga tidak
digunakan di project ini. Jadi, dia juga
kosong.
Nah, masker
kesehatan ya diperlukan di sini ya.
Berarti kita wajib melakukan
pengadaannya.
Jumlahnya berapa? Masih sama 15 lagi ya.
Nah,
sarung tangan katun.
Ah,
hampir di semua job titel itu
membutuhkan sarung tangan katun, tapi
tidak untuk seorang welder. Nah, berarti
welder di sini terlihat kosong ya. Nah,
weldernya enggak butuh. Jadi, enggak
perlu di-request sebanyak 15. Berarti
yang direquest hanya sebanyak
14 saja.
Nah, seperti itu ya. Lalu ada lagi
sorong tangan las. Nah, sorong tangan
las yang membutuhkan hanya seorang
welder. Jadi cukup direquest satu saja.
Sarung tangan lengan tidak ada yang
butuh. Setisus ya. Setus hampir di semua
job titel membutuhkan. Berarti yang kita
jumlah request-nya 15. Safety boot
apakah dibutuhkan? Tidak. Welding helmet
ya dibutuhkan karena digunakan oleh
welder di satu full body ya yang memakai
hanya cuma seorang welder dan para
pekerja tukang. Nah, jadi membutuhkan
hanya en orang saja jadi kita cukup
request en orang. Akan tetapi ya ketika
di matrix APD ini
yang membutuhkan itu hanya dua job title
dan jumlah tenaga kerjanya hanya
misalkan 10 orang yang direquest
sebanyak 50. Nah, itu bisa jadi
pertanyaan
ya, kenapa bisa berlebih ya? Ada
permainan berarti di dalamnya. Nah,
seperti itu.
Weeppack. Nah, pack hampir di semua job
membutuhkan. Safetyus eh safest tidak
ada yang membutuhkannya. Nah, ini adalah
matriks yang dinamakan dengan matriks
kebutuhan APD. Tujuannya apa? agar kita
bisa melakukan manajemen terhadap APD
yang dibutuhkan di lapangan berdasarkan
job titel dari masing-masing para
pekerja. Ya, jadi kita tahu job titel
apa saja yang dibutuhkan di projject
tersebut dan berapa jumlah tenaga kerja
yang berkecimpung di dalam proyek
tersebut.
Nah, jadi tidak ada pemborosan di dalam
request APD-nya. Nah, seperti itu.
Nah, ini lebih detail lagi ya. Nah,
matriks kebutuhan PD-nya ini bisa
dilihat ya,
mulai dari pekerjaan persiapan. Nah, ini
lebih detail lagi
ya. Seperti kalau pekerjaan persiapan,
mobilisasi alat kerja dan material APD,
apa saja yang dibutuhkan. Nah, ini bisa
dilihat ada dari helm seperti Google,
masker, sarung tangan, kaos, ataupun
kain ya. Nah, seperti itu.
Nah,
untuk ini ini kan berhubungan dengan
langkah-langkah pekerjaan yang secara
detail ya. Nah, ini kan kita yang tahu
untuk job
ee job step ya istilahnya ya. Nah,
langkah pekerjaan secara detail itu
adalah level supervisor ya. Berarti kita
harus koordinasi nih sama si
supervisornya
ya untuk mengetahui di setiap apa-apa
aja langkah-langkah pekerjaan selama
project ini berlangsung.
Nah, seperti itu. Dari sanalah juga kita
bisa memastikan di saat pekerjaan A ini
PD-nya, di saat pekerjaan B ini pula
PD-nya. Nah, seperti itu. Jadi, dari
semua aktivitas pekerjaan dan jumlah
tenaga kerja, kita bisa menentukan APD
apa saja dibutuhkan. Jadi,
ketika pekerjaan ini sudah berlangsung
tidak ada APD yang edisional namanya ya.
karena sudah ditentukan di awal project
sebelum dimulai. Nah, seperti itu.
Itulah guna dari sebuah matriks APD ya.
Ada yang mau bertanya?
Oke,
ada yang bertanya ya. Baik, kita lanjut
kembali.
Jika ingin bertanya, silakan Bapak Ibu
langsung saja. open mic atau
meninggalkan pertanyaan di dalam kolom
chat nanti akan dibacakan
atau mungkin yang ingin bertanya
mengenai DIIT-nya yang masih belum
silakan untuk bertanya ya Bapak Ibu
semuanya jangan malu-malu.
Oke, kita lihat kembali balik lagi ke
dalam materi kalau tidak ada yang mau
bertanya.
Ini adalah ee masing-masing jenis APD
yang ada ya dan standar
yang bisa kita
menjadi patokannya ya atau standar guide
guide standarnya lah istilahnya ya.
Standar apa saja ya.
Kalau yang terlampir ini banyak
menggunakan standar dari luar standar
internasional ya. Tidak ada SNI di sini.
Nah, seperti itu.
Lalu muncul pertanyaan,
apakah masih apakah standar ee nasional
Indonesia itu dapat dipercaya
kualitasnya?
Ya, dapat dipercaya ya. Tapi kalau
dibandingkan harga kadang
harga yang produk lokal itu kadang lebih
mahal dari produk dari luar. Nah,
seperti itu. Makanya kadang banyak yang
menjadi pertimbangan
salah satunya adalah di segi segi harga.
Oke, lalu kita lihat lagi jenis-jenis
APD.
Jenis-jenis APD itu banyak sekali
contohnya rekan sekalian ya. Mulai dari
pengaman mata,
pengaman wajah ya. pengaman pemajuannya
seperti face shield ataupun topeng las.
Lalu ada lagi pengaman terjatuh, safety
full body harness. Lalu ada lagi
pengaman tangan sarung tangan ya.
Lalu ada lagi pengaman telinga,
pengaman pernapasan,
pengaman kaki,
pakaian kerja, dan pengaman kepala
ataupun seti helmet.
Kita lihat dulu yang pertama
yaitu pengaman mata ataupun biasa kita
kenal itu dengan A protection.
Standarnya bisa teman-teman lihat ada
safety glass ansi 287.1.003.
Lalu manfaatnya apa? Manfaatnya untuk
melindungi mata dari debu.
serpihan yang berterbangan di tiiup
angin yang berukuran kecil yang tidak
terlihat oleh mata telanjang. Ya, jadi
inilah fungsinya. Kadang kan kalau
seperti di area project ya, Teman-teman
sekalian ya, kadang kita berada di dekat
area orang melakukan penggerindaan ya.
Padahal kita tidak melakukan
pengerindaan tapi tiba-tiba mata kita
terkena gram ya. gram hasil bubuk orang
melakukan pengerindaan tersebut. Ya,
kadang gram itu terbang
terbawa oleh angin ya lalu terkena mata
kita. Kenapa bisa terkena mata? Karena
kita enggak pakai
pengaman mata tadi ataupun kacamata
safety ya.
Nah, untuk sebenarnya kacamata safety
paling aman itu adalah ini ya. karena
dia melindungi sampai sisi luar dari
mata.
Nah,
lalu untuk warna kacamata.
Warna kacamata itu ada dua. Yang pertama
berwarna clear dan satu lagi berwarna
hitam.
Kalau di siang hari itu disarankan untuk
pekerjaan ataupun ketika kita melakukan
pekerjaan di tempat yang silau itu lebih
disarankan menggunakan yang berwarna
hitam.
Kalau bekerja di malam hari ataupun di
tempat yang gelap itu diserangkan
menggunakan warna yang clear ataupun
bening ya. Jadi disesuaikan di mana
lokasi dari para pekerja nantinya.
Lalu selanjutnya ada lagi pengaman
wajah.
Pengaman wajah itu dinamakan dengan face
protection ya. Ada contohnya yang
pertama itu face shield.
Ini fal ya. Banyak juga ini digunakan
ketika kita zaman COVID
ya.
Ada yang pernah memakai di zaman COVID?
Tidak ada ya. Konyol sekali rasanya ya
memakai fesal di zaman COVID ya.
Oke. Atau ada yang pernah pakai topeng
lah di zaman COVID ya biar anti
mainstream ya.
Oke, selanjutnya manfaatnya dari topeng
las welding mas ataupun facial pelindung
wajah.
Manfaatnya itu untuk yang pertama
tentunya melindungi wajah pada saat
pengelasan, pemotongan
dengan gerinda, pengemboran besi, kayu,
dan sebagainya. itu fungsinya yang pada
intinya fungsinya untuk melindungi mata
eh mohon maaf melindungi wajah ya dari
percikan ataupun pecahan-pecahan
nantinya seperti penggerindaan
menghindari wajah terkena pecahan dari
batu gerinda ya agar tidak tertancap
langsung kepada wajah.
Selanjutnya ada pengaman terjatuh atau
biasanya kita kenal dengan fall
protection.
Oke. Pamata jatuh itu ataupun sakti full
body harness itu jenisnya terbagi pula
menjadi dua. Ada yang lanyar ataupun
hook lanyar dan hook-nya di belakang
ya. Ada yang lanyar dan hook-nya di
depan.
Nah, untuk harga itu jompang. Jomplang
ya.
Yang ini harganya antara kisaran 300
sampai R00.000-an.
Yang ini harganya dimulai dari R,5 juta
sampai R jutaan ya. R jutaan lah. Merek
paling bagusnya seperti petell. Nah,
seperti itu.
Apa fungsinya?
Kalau ini
saf body harness dengan lanyar dan eh
hook-nya di bagian depan.
Ini biasanya digunakan oleh para pekerja
yang bekerja di seutas tali.
Biasanya ini adalah tipe-tipe orang yang
bekerja membersihkan gedung kaca-kaca
gedung tinggi
ya. Yang mana dia bekerja tanpa
menggunakan lantai kerja. Jadi dia hanya
bekerja mengandalkan seutas tali tadi
lebih tepatnya Spider-Man dengan tali
ya.
Nah, lalu selanjutnya
set body harness dengan lanyar dan hook.
Ini hook namanya ya. Ini hook ini lanyar
ya.
Di belakang itu biasa digunakan oleh
orang yang bekerja di ketinggian dengan
adanya lantai kerja ataupun biasanya
seperti scaffolding dan yang lainnya.
Nah,
usahakan di lokasi kerja teman-teman
sekalian,
usahakan safety full body harness-nya
memiliki absorber ya nih. Nah, ini
absorber namanya ya. Mungkin teman-teman
sekalian
munainya
ya. Ini fungsinya untuk meredam,
hentakan
ketika terjatuh dari ketinggian ya. Jadi
ini untuk melindungi bagian selangkangan
dan pinggang dari
pria ataupun laki-laki yang bekerja dari
ketinggian ketika terjatuh. Jadi enggak
langsung menghentak ke bagian pinggang
dan selangkangannya ya. Bisa-bisa nanti
bisa menyebabkan nanti contohnya seperti
ya dislokasi patah dan sebagainya ya.
Pengaman telinga
hearing protection
ada dua jenis. Yang pertama ini earma.
ERMF
dan ini ear plug.
Ada yang pernah menggunakan
earmaap ataupun ear plug?
Ada yang pernah menggunakan?
Nah, kalau belum ada ini merupakan
pelindung dari telinga
yang fungsinya untuk mereduksi atau
menurunkan tingkat kebisingan yang
dialami oleh para pekerja di lokasi
kerjanya.
Jadi dia fungsinya untuk menurunkanlah
kadar tingkat kebisingan itu sampai ke
nilai ambang batasnya sesuai jam
kerjanya dalam 1 hari kerja.
Oke. Apa perbedaan dari earplug dan
IRMF?
Nah, ini dia
perbedaannya paling signifikan itu
terdapat di bagian
reduksi frekuensi suaraf
dia lebih efektif dibandingkan dengan
ear plug di mana
dapat meredam suara itu hingga 40 sampai
50 desibel.
Nah, seperti itu lumayan. Apabila
misalkan kita bekerja di satu hari
terpapar kebisingan itu sampai 120
desibel ya. Sedangkan nilai ambang
batasnya itu adalah 85 desibel ya.
Seperti kita pelajari di hari yang
kemarin hari Selasa.
Oke, ketika kita makai IR maf kebisingan
yang kita rasakan 120 desibel, dia akan
menurunkan sampai 70
desibel
ya. Makanya itu lebih aman daripada kita
menggunakan ear plug yang hanya dapat
menurunkan tingkat kebisingan sampai 25
atau 30
desibel.
Dari segi harga tentunya jauh berbeda.
Irmaf goceng 5.000 perak ya itu bisa
kita beli
ya.
Makanya
earplug itu kurang efektif ya. Dari segi
harga juga
bisa kita lihat kualitasnya seperti apa
ya karena harga tidak pernah berbohong
ya. Nah seperti itu lebih kira-kira.
Nah, lalu ada lagi IRMF. IRMF
itu untuk yang KW-KW-annya itu dimulai
harganya minimal Rp70.000.
Itu yang KW ya, yang super KW lah
istilahnya. Kalau yang level bagusnya
yang mereknya 3M itu mungkin harganya
bisa mencapai Rp300.000-an.
Nah, seperti itu.
Lalu ada lagi kita namakan dengan
pelindung atau pengaman pernapasan.
Fungsi dan manfaatnya apa?
Yang pertama untuk melindungi pekerja
dari paparan zat berbahaya
seperti paparan bahan kimia,
kabut, debu, uap, dan asap di lokasi
kerja.
Ada namanya ataupun jenisnya dari
pelindung pernapasan itu SCBA. Nah,
inilah yang dinamakan dengan CBA tadi
ya. Lalu ada lagi yang berhubungan
dengan masker N95 untuk pelindung
pernapasan dan juga ada lagi respiratori
ya. Ini biasanya banyak digunakan di
sektoral pekerjaan yang berhubungan
dengan kimia,
batubara,
semen, dan yang lainnya. Jadi nanti di
sini diaman respiratori itu terdapat
filter yang harus kita ganti di tiap
harinya.
Oke, selanjutnya kita mengenal lagi yang
dinamakan dengan perlindungan tangan
ataupun hand protection.
Manfaatnya
untuk melindungi jari-jari tangan dari
api, suhu panas dan dingin, radiasi,
arus listrik, bahan kimia, benturan atau
pukulan,
tergores benda tajam, dan juga infeksi.
Nah, inilah yang dinamakan dari
ee fungsi dari sebuah
sarung tangan ya, Teman-teman sekalian.
Seperti itu.
Oke, selanjutnya servisus ataupun sepatu
keselamatan
ya.
ini banyak banget ya jenis dan modelnya
yang pada intinya dia fungsinya untuk
melindungi
seluruh bagian kaki ya baik itu telapak
ataupun punggung kaki kita.
Ada tipe sepatu safety ini yang setinggi
lutut yaitu dinamakan dengan safety
boots. Ada juga yang tingginya semata
kaki dan di atas mata kaki dikit. di
atas mata ee di atas mata kaki sedikit
ya. Nah, itu juga terdiri dari berbagai
macam merek ya ataupun biasa digunakan
oleh orang merek Kings dan
sebagai-bagainya ya. Nah, untuk
teman-teman sekalian di lokasi kerja
menggunakan merek yang mana?
Apa merek sepatu teman-teman sekalian?
Bagaimana Bapak Haji?
Cita, Pak.
Cita. Cita citata.
Oke. Cita. Terus apa lagi yang teman
lain?
Bagaimana? Bapak Taufik, Bapak Haji,
Bapak Willy.
Kings Pak. Kings.
Kings. I Kings KW berapa, Pak?
Enggak tahu, Pak. Yang penting dibeliin.
Yang penting dapat ya, Pak. Free ya.
Iya, penting dapat. Heeh.
Oke. Kings-nya yang mana? yang setinggi
di atas mata kaki.
Betul.
Oke. Oke. Yang teman-teman lain, Pak
Taufik
apa sepatu saftinya, Pak?
Bapak Taufik atau Bapak Ribi?
Nah, Pak Ribi apa? Marisunya, Pak.
King juga, Pak. King yang tinggi juga.
Oh, Kings yang tinggi. Oke, ya. Biasalah
ya untuk construction memang Kings ya,
Pak ya.
Iya.
Iya. Dipercaya selalu ya walaupun itu
KW-KW kesekian lah ya. Oke. Karena itu
pada umumnya ya kalau Kings itu harganya
di 350 sampai 500 lah ya.
Kalau yang bagus itu kalau enggak salah
saya yang
ori ya itu ya kisaran di atas 500-an ya.
Ada yang memakai
red wings,
jogger
ya. Itu lumayan juga untuk harganya ya.
Memang dari segi harga itu tidak bisa
berbohong juga untuk kualitasnya. Nah,
untuk Mas Ribui merek apa di lapangan?
Sparta, Pak.
Apa?
Sparta.
Sparta?
Iya.
Yang mana modelnya? Yang lebih dari mata
kaki?
Iya, Pak. melebih dari mata kaki.
Oke, ya. pada umumnya ya biasanya
perusahaan-perusahaan manufaktur ataupun
orang yang bekerja di pabrik yang
biasanya menggunakan sebatas mata kaki
kayak sepatu kasual seperti sepatu
running itu ya biasanya orang-orang
pabrik ya dia enggak terlalu berfungsi
yang ketinggian di atas mata kaki. Tapi
kan kalau kita di project itu berfungsi
ya ya melindungi dari gesekan ya dan
sebagainya ya terutama otomatis sepatu
kita harus ada to cap-nya tahu tu cap
tu cap besi
ya pelindung besi yang di ujung kaki
kita itu
ya kalau diinjak enggak terasa
ya. Nah, itu dinamakan dengan two cap
ya, pelindung ruas jari pada sepatu
kita. Nah, di sini nih posisionalnya.
Nah, di sini nih posisi besi tersebut
ya. Jadi, kalau teman-teman sekalian mau
nendang kaki orang tuh lumayan juga
sakitnya ya. Nah, seperti itu ya
rekan-rekan sekalian. Lalu ada lagi
safety helmet. Yah, safety helmet ini
juga berbagai macam jenisnya ya. Ada
yang modelnya itu seperti topi company
ya, yang bulat
ya, seperti adonan kue itu. Lalu ada
lagi yang seperti
helm sejuta umat
ya.
Oke, ada juga yang untuk helm panjat.
Nah, seperti ini juga ya. Lalu ada lagi
pernah muncul pertanyaan yang saya
hadapi ya, Pak. Apakah ada standar yang
menyebutkan terkait penggunaan warna
helm di lokasi kerja?
Ya kan ada tuh pertanyaan ya, kenapa
orang ASE itu warna helmnya merah, Pak?
Kenapa orang level manager
staf itu berwarna putih? Kenapa para
pekerja tukang itu berwarna kuning?
Ya, sebenarnya rekan-rekan sekalian
tidak ada standar ataupun regulasi yang
menyebutkan warna helm di lapangan itu
harus berwarna apa.
Ya, itu sebenarnya lebih ke habit saja,
kebiasaan yang sudah berulang-ulang
ya.
tukang itu bisa aja pakai warna putih,
enggak ada salahnya
ya. Sebenarnya kan
warna-warni helm di lapangan itu
fungsinya apa? Untuk membedakan level
jabatan mereka di lapangan. Lebih ke
sana aja sebenarnya.
Orang ketiga kalau mau pakai helm putih
juga enggak masalah
ya karena memang enggak ada standarnya.
itu lebih arahnya kepada kebijakan
masing-masing perusahaan saja
seperti itu ya.
Nah, Teman-teman sekalian, jadi kalau ke
depannya
ya mungkin bagi orang yang biasa ikut
project, ikut proyek dari awal mula
proyek pasti dia paham ya untuk
request-request
APD ini. Nah, seperti itu.
Pakaian kerja selanjutnya ada pakaian
kerja ataupun uppron yang biasa
digunakan ya.
Manfaatnya mencegah cedera dan
melindingi pekerja dari berbagai bahaya
di tempat kerja. Ya, itu betul. Nah, ini
biasanya digunakan untuk apa?
Certificakan apa gunanya?
Paguna certific
atau rompi
untuk ngojek
atau untuk apa fungsinya?
Fungsi safest ini gunakan untuk
membedakan nantinya ya ketika seseorang
bekerja di malam hari ataupun di tempat
gelap agar dia kelihatan ya. Terutama
kalau kita bekerja di malam hari
pencahayaannya kurang. Nah, inilah
fungsi dari safest tadi.
Lalu ada lagi safety wepack.
Nah, ini fungsionalnya banyak ya. ya
otomatis sebagai seragam kerja lah untuk
melindungi orang dari goresan, percikan
bahan kimia dan yang lainnya.
Lalu ada lagi apron. Nah, apron ini
fungsionalnya adalah untuk melindungi
para welder dari percikan-percikan
api las ataupun bunga-bunga las.
Dan ini adalah pelindung
baju kimia ya. Ini biasa digunakan untuk
orang-orang yang bekerja di laboratorium
atau yang selalu kontak langsung dengan
bahan kimia berbahaya dan beracun.
Pemusnahan APD.
APD yang rusak, retak, atau tidak dapat
berfungsi dengan baik harus dibuang atau
dimusnahkan.
APD yang habis semasa pakainya ataupun
kad luarsa serta mengandung bahan
berbahaya harus dimusnahkan sesuai
dengan peraturan perundang-undangan.
Pemusnahan APD yang mengandung bahan
berbayar terus dilengkapi dengan berita
acara pemusnahannya.
Nah, seperti itu ya rekan-rekan
sekalian.
Jadi ketika kita mau
membuang APD itu tidak bisa membuang
begitu aja ya, tapi ada ketentuannya ya
rekan sekalian. Harus ada BA-nya, berita
cara pemusnahan atau pembuangannya ya.
ataupun kita bisa menggunakan vendor
ataupun pihak ketiga untuk mengambil
barang bekas APD ini.
Oke, sampai di sini ada yang mau
bertanya untuk manajemen APD
dari teman-teman semua? Ada yang mau
bertanya terkait APD?
Maaf, Pak. Tadi ada permintaan dari
peserta untuk matriks APD-nya bisa
dikirimkan di PIL, Pak untuk referensi
ke pengerjaan DIP-nya gitu. Oke, bentar
ya. Nih, saya kirimkan contoh-contoh
dari Matrix APD. Sebentar.
Iya.
Bapak, Ibu yang lain jika ingin bertanya
mengenai DIIT juga dipersilakan ya,
Bapak, Ibu ya.
Jangan ragu, jangan malu-malu
karena ee mending sekarang ya tidak tahu
daripada nanti ketika ujian kesulitan
dalam menjawab seperti itu.
Oke, saya kirim ke Bu Dita ya.
Oke, baik terima kasih Pak.
Oke, sebentar
sinyal saya rada-rada Bu Rita. Sebentar,
Bu Rita ya.
Iya. Baik, tidak apa-apa.
Oke, saya butuh refresh ke dulu. Mohon
maaf ya, Teman-teman sekalian.
Oke,
itu sudah saya kirim ke Budita contoh
dari matriks APD.
Baik, sudah sampai, Pak. Terima kasih.
Oke.
Eh, sebentar.
Oke, selanjutnya kita materinya adalah
untuk teman-teman dari pengawas ketiga
Migas
yaitu menerapkan inspeksi ketiga. di
industrial
migas ya. Ada yang pernah
melakukan inspeksi di lokasi kerjanya?
Ada yang pernah melakukan inspeksi
Bapak Ribi
di perusahaannya bagaimana? Apakah
pernah melakukan inspeksi? Inspeksi.
atau mungkin Bapak Taufik, Bapak Willy.
Inspeksi ini banyak jenisnya ya, bukan
hanya yang
bulanan ya, ada yang harian, ada yang
mingguan juga atau ada yang dedakan.
Oke, kalau tidak ada kalau tidak ada
yang mau
bertanya, kita lanjut ke materinya.
Inspeksi ketiga. Nah, inspeksi ketiga
merupakan
upaya untuk memeriksa
atau mendeteksi semua faktor mulai dari
peralatan,
proses kerja,
material, area kerja, hingga prosedur
yang berpotensi menimbulkan cedera atau
penyakit akibat kerja.
Inspeksi ketiga sebagai upaya melakukan
pengendalian dan penguasan terhadap
sumber-sumber bahaya ketiga. Nah,
sumber-sumber bahaya ketiga kemarin
sudah kita pelajari ada lima jenis mulai
sumber bahaya
fisik, kimia, biologi, ergonomi, dan
psikologi.
Selanjutnya, dasar hukum yang mengatur
terkait inspeksi ketiga di area kerja
itu adalah PP nomor 50 tahun 2012 pada
lampiran 2 standar nomor 7. Nah, ini
bisa teman-teman lihat nanti untuk
memastikan ini benar apa tidak ya. Ada
terdapat pada PP nomor 50 ya, peraturan
pemerintah nomor 2 nomor 50 tahun 2012
tentang SMK3
pada lampiran 2 standar 7.
Oke. Apa yang membedakan antara inspeksi
dan audit? Nah, inspeksi dan auditnya
hampir-hampir mirip.
Kalau inspeksi
upaya menemukan kondisi dan perilaku
yang nonstandar
ya. Contohnya seperti
unsafe action dan unsafe condition.
Lalu kalau audit pengujian kritis secara
sistematis terhadap keseluruhan kegiatan
perusahaan dengan tujuan untuk
meminimalisasi kerugian. Nah, jadi si
audien ini berfokus pada sistematis ya
dari semua aktivitas yang ada di
perusahaan. Kalau si inspeksi dia lebih
ke tahap-tahapnya saja.
Nah, seperti itu. Itu yang
membedakannya.
Inspeksi ketiga, upaya menemukan
ketidaksesuaian yang bersifat teknis,
teknikal,
ya. Lebih ke lapangan
sifat dari si inspeksi ini. Kalau audit
upaya mencari ketidaksesuaian dalam
sebuah sistem.
Ya, misalkan di sistem kita terkait
dengan pengadaan APD ya, terkait dengan
program K3,
di mana letak kekurangannya, di mana
letak kelemahannya. Nah, itu yang di
kita cek lebih ke sistemnya, alurnya ya.
Kalau inspeksi itu lebih ke teknikalnya.
Inspeksi berfokus pada kegiatan project
pada unit-unit kerjanya. Nah, dia pasti
lebih ke masing-masing project kalau
untuk inspeksi itu.
Lalu selanjutnya
si audit dia berfungsi untuk mengukur
efektivitas dari sebuah sistem yang
dibangun oleh perusahaan terutama sistem
di bagian ketiga
dan berfokus tentunya agar si sistem ini
bisa berlanjut ya
dan berfungsi
untuk nantinya tidak merugikan
perusahaan. Nah, ini yang membedakannya.
Lalu selanjutnya
tujuan dari inspeksi K3 itu apa? Yang
pertama adalah mengidentifikasi kondisi
tidak aman. ya kondisi tidak aman atau
biasanya identik dengan kta ya
singkatannya kalau di lapangan kta
kondisi tidak aman ataupun unsafe
condition. Lalu ada lagi identifikasi
tindakan tidak aman ataupun bisa kita
kenal dengan TTA atau unsafe action.
Menentukan penyebab dasar melakukan
perbaikan bukan untuk mencari sebuah
kesalahan. Nah, ini paling biasa kita
temukan di lapangan ya. Kalau terjadi
inspeksi, berlangsungnya sebuah inspeksi
yang paling kebakaran jengkot itu adalah
level supervisor.
Kenapa?
Karena si supervisor ini beranggapan
inspeksi itu untuk mencari sebuah
kesalahan ya dari unit kerjanya mereka.
Nah, ini yang selalu terjadi.
Tidak ada inspeksi akan berakibat pada
sebuah kecelakaan
ya. Seperti
unself condition ya. Uns condition ini
apa contohnya ya? Dari keadaan alam ya
petir
ya. Lalu ada lagi uns action bekerja di
ketinggian tidak ada landasan ataupun
lantai kerja dan juga tidak menggunakan
alat pelindung diri. Ujung-ujungnya
nanti apa yang akan terjadi?
Iden. Kecelakaan kerja yang menimbulkan
keru kerugian.
Oke, selanjutnya manfaat dari sebuah
inspeksi K3.
Yang pertama perbaikan
dengan segera apabila ditemukan sebuah
temuan ya temuannya mungkin seperti
unsaft action. Banyak pekerja yang tidak
menggunakan MPD.
Nah, itu salah satu contohnya. Lalu
manfaat selanjutnya adalah agar si
karyawan tanggap terhadap kondisi tidak
aman dan tindakan tidak aman.
Selanjutnya
menetapkan alat keselamatan yang sesuai.
Meningkatkan kesadaran ketiga bagi para
pekerja. Menjalankan program ketiga yang
telah dibuat oleh perusahaan.
Itulah fungsinya.
Oke, selanjutnya
standar pemantauan dari inspeksi ketiga
itu apa? Yang pertama fungsionalnya
adalah untuk melakukan pemeriksaan
terhadap bahaya di lokasi kerja,
pemantauan atau pengukuran lingkungan
kerja, peralatan pemeriksaan ataupun
inspeksi.
Lalu selanjutnya pemantauan kesehatan
tenaga tenaga kerja melalui MCU tadi.
Kategori inspeksi K3. Nah, untuk
inspeksi K3 dia terdapat dua macam
jenisnya. Yang pertama ada inspeksi
informal ataupun inspeksi tidak
terencana.
Yang kedua,
inspeksi formal ataupun inspeksi
terencana.
Nah, nah inilah dua golongan dari sebuah
inspeksi.
Inspeksi informal ataupun inspeksi tidak
terencana
ataupun bisa dikatakan ini inspeksi
dadakan ya. Nah, dilakukan dengan
tingkat kesadaran yang tinggi oleh
setiap orang dalam rutinitas
aktivitasnya.
Spontan,
terbatas, dan tidak sistematis. Nah,
biasanya inspeksi informal ini akan
membuat orang kocar-kacir ya karena dia
kaget ya. Tiba-tiba sudah ada aja level
manajemen yang turun ke lapangan. Nah,
biasanya seperti itu ya akan membuat
orang kelangkabut tentunya.
Selanjutnya
inspeksi informal ataupun inspeksi tidak
terencana ini
mendapatkan kondisi ataupun data
sebenarnya yang nyata dan asli. Nah,
inilah yang akan menjadi
sebuah
hasil ya bagaimana penerapan sistem K3
itu di lapangan.
Apakah hanya sebatas tulisan atau
benar-benar terlaksana itu bisa
diketahui dengan inspeksi tidak
terencana atau dedakan ini. Kalau
inspeksi terencana semua orang telah
bersiap-siap ya telah rapi mereka ya
agar hasilnya baik. Tapi coba saja kalau
inspeksi ini dadakan
pasti semua akan kelihatan nanti
boroknya seperti apa. Nah, seperti itu.
Lalu selanjutnya
kita melihat inspeksi formal.
Inspeksi formal itu lebih menyeluruh dan
komprehensif
ya karena dia tertata inspeksi formal
tersebut. Rekan-rekan sekalian tahu
arahnya seperti apa dan tujuannya ke
mana.
Terjadwal dengan jelas ya itu bagian
dari kerutinan
ya yang selalu dilakukan.
Bagian dari tanggung jawab manajemen
dilakukan secara tim
dan apa yang dibutuhkan.
Secara umum, inspeksi formal dapat
dikategorikan sebagai berikut.
Inspeksi umum ketiga, general
inspection,
inspeksi kebersihan,
hoekeping,
inspeksi kritikal, kritikal inspeksi.
Ya, inspeksi kritikal ini salah satu
contohnya apa? kegiatan lifting. Nah,
itu masuk ke dalam kategori inspeksi
kritikal.
Inspeksi preventive maintenance itu juga
masuk ke dalam jenis inspeksi formal.
Lalu selanjutnya inspeksi formal
tersebut dapat dikategorikan menjadi
empat. Yang pertama inspeksi umum
ketiga, general inspeksi seperti kita
inspeksi rutin pemeriksaan apar di tiap
bulan.
Inspeksi kebersihan yaitu inspeksi
housekeeping ya yang dilakukan
biasanya oleh tim os keeper ya,
inspeksi kritikal dan inspeksi
preventive maintenance.
Tim inspeksi kig.
Tim inspeksi ketiga dibedakan menjadi
dua, yaitu eksternal dan internal
perusahaan.
Nah, inilah jenis dari inspeksi K3. Yang
pertama kalau dari eksternal perusahaan
tim inspeksinya dilaksanakan oleh
pengawas dari instansi pemerintah
ataupun pihak ketiga. Contohnya apabila
kita melakukan riksa uji itu pasti kita
akan menggunakan inspeksinya dari PJK3
riksa uji.
Nah, laporan dari pemeriksaan riksa uji
itu akan disubmit ke Disnaker sesuai
dengan regional perusahaan teman-teman
sekalian.
Lalu inspeksi yang timnya berasal dari
internal perusahaan.
Inspeksi ketiga dilakukan oleh orang
yang kompeten di dalam perusahaan
seperti level supervisor ataupun manajer
dan juga yang memiliki spesialisasi di
bidangnya seperti safety advisor,
teknisi atau pekerja yang kompeten dari
level terendah sampai level tertinggi
seperti top manajemen.
Bagaimana langkah-langkah melaksanakan
inspeksi ketiga? Yang pertama yaitu
tahap persiapan.
Agar pelaksanaan inspeksi K3 berjalan
lancar dan efektif, ada beberapa hal
yang harus kita persiapkan. Di antaranya
kita tentukanlah yang pertama itu jadwal
inspeksi dan tim inspeksinya siapa saja.
Yang kedua,
buatlah peta inspeksi berdasarkan denah
area kerja. Yang ketiga, jalur-jalur
inspeksi K3. Yang keempat, potensi
bahaya yang terkait dengan mesin,
peralatan, material, dan proses kerja
yang akan diinspeksi.
Lalu ada lagi standar peraturan atau
prosedur kerja yang berlaku, laporan
inspeksi sebelumnya, data kecelakaan
kerja, laporan pemeliharaan,
daftar atau hal-hal apa saja yang akan
diinspeksi. Yang terakhir, alat
pelindung diri yang diperlukan apa saja
selama proses inspeksi dilakukan.
Tahap pelaksanaan
ketika kita akan melakukan inspeksi,
yang pertama yang harus kita lakukan itu
adalah hubungi penanggung jawab area
yang akan kita kunjungi atau yang akan
kita lakukan inspeksi di tempat mereka.
Usahakan
untuk mengikuti jalur inspeksi yang
sudah direncanakan. Nah, ini biasanya
catatannya untuk
perusahaan dengan skala wilayahnya yang
besar ya, yang mana kalau tidak ada
perencanaan dalam inspeksinya itu akan
memakan waktu
dari proses inspeksi.
Lalu mengamati rangkaian proses kerja
ini berhubungan dengan observasi kita.
mengamati tindakan pekerja apakah sudah
memenuhi persyaratan ketiga.
Mengamati
mohon maaf selanjutnya mengumpulkan data
atau memeriksa kembali data sesuai
daftar inspeksi yang telah dibuat.
Melakukan perbaikan sementara dengan
segera apabila saat pelaksanaan inspeksi
ditemukan tindakan
ataupun kondisi yang berbahaya. Nah, itu
dinamakan dengan temuan. di saat
inspeksi.
Pencatatan hasil pengamatan.
Nah, dari hasil pengamatan yang kita
lakukan ya terhadap tindakan
pekerja dari kondisi lingkungan kerja ya
buatlah catatan ringkas tentang
ketidaksesuaian dan kesesuaian peralatan
tindakan dan kondisi yang tidak sesuai
dengan standarnya.
Lakukanlah identifikasi bahaya.
Pencatatan hasil pengamatan diperlukan
untuk meninjau semua informasi yang
dikumpulkan dan memudahkan tim inspeksi
untuk membuat klasifikasi bahaya dalam
laporannya.
Bagaimana langkah-langkah melaksanakan
inspeksi K3? Yang pertama mulailah dari
tahap laporan.
mencatat dan memberi tanda pada item
temuan yang belum ditindaklanjuti.
Itulah yang pertama yang harus kita
lakukan ketika membuat pelaporan hasil
inspeksi. Lalu selanjutnya,
setiap item harus diberi nomor urut.
Setiap item harus diberi kategori
bahayanya. Menentukan siapa yang akan
menindaklanjuti
setiap item pada hasil inspeksi.
Laporan hasil inspeksi ditujukan kepada
departemen yang diinspeksi. Tujuannya
apa? Agar cepat dilakukan closing
temuannya.
Lalu yang selanjutnya, tentukanlah
tindakan perbaikan sebagai tindak
lanjut. Jadi ketika kita membuat laporan
ya di dalam kolom-kolomnya kita buatlah
temuannya apa, lalu ada fotonya, lalu
saran perbaikannya seperti apa. Nah,
seperti itu ya. Biasanya kalau
perusahaan pasti memiliki form-form
inspeksi dan juga bentuk draf laporan
hasil inspeksi.
Selanjutnya melakukan evaluasi terdraf
hasil inspeksi ketiga ya untuk
menentukan tindak lanjut yang digunakan
guna pengembangan yang berkelanjutan.
Oke, ada yang mau bertanya sampai di
sini untuk inspeksi K3
teman dari pengosok gas.
Silakan Bapak Ibu yang ingin bertanya
langsung saja open mic
ya. Dimohon ya Bapak Ibu yang masih off
cam untuk dinyalakan kameranya
untuk Bapak Willy, Ibu Azah dan untuk
aktif ya Bapak Ibu ya di dalam
planningnya.
Karena untuk hari ini kan hari terakhir
ya Bapak Ibu ya, jadi dimohon untuk
aktif. Yuk. Kemudian jika ada pertanyaan
silakan untuk bertanya.
Jangan terlalu banyak diam ya Bapak Ibu
ya. Karena takutnya besok ketika ujian
nanti jika ditanya oleh asesor jika
tidak bisa menjawab itu kan akan
merugikan Bapak Ibu sendiri ya. Jadi
dimohon ya Bapak Ibu untuk aktif dalam
berdiskusi
dan juga mengaktifkan kameranya seperti
itu. Terima kasih untuk Bapak Willy, Ibu
Aza dimohon ya untuk dinyalakan
kameranya.
Oke. Baik, kita masuk ke materi
selanjutnya
yaitu investigasi kecelakaan
kerja. Oke,
ada yang pernah menghadapi kecelakaan
kerja di lokasi kerjanya
ya. Silakan Bapak, Ibu untuk open mic.
Alhamdulillah.
Silakan jangan takut salah.
Alhamdulillah aman.
Bagaimana Bapak Ibu?
Alhamdulillah tidak pernah Pak.
Oke. Alhamdulillah aman ya. Jangan
sampai sih kalau saya ya jangan sampai
dan jangan sampai pula apabila terjadi
kecelakaan kerja itu tidak dilaporkan
ya. Jangan disembunyikan ya. Kalau
misalkan ada kecelakaan kerja tapi tidak
kita laporkan itu akan menjadi bom waktu
nantinya ya. Karena dari tidak
dilaporkan tadi tidak adanya perbaikan
dari level manajemen. Nah, itu yang
bahayanya bolanya ya, bola panasnya
berarti kita yang pegang nantinya ya.
Karena dari inspeksi ee dari hasil
investigasi nantinya biasanya
tim K3-nya pasti akan di
tanyakan ya. Halo ke teman-teman
sekalian. Jadi jangan pernah
menyembunyikan
apabila terjadi kecelakaan kerja ya.
Karena itu merupakan titik balik
nantinya untuk perbaikan
sistem ketiga kita.
Oke, selanjutnya ini adalah unit
kompetensi dari teman-teman ya.
melakukan investigasi kecelakaan kerja,
melaksanakan pelaporan dan pencatatan
kecelakaan kerja di industrial migas.
Oke, dasar hukum
Undang-Undang Nomor 1 1970 tentang K3.
Nah, ini adalah peraturan ya. selalu aja
ada
yang selanjutnya Undang-Undang Nomor 13
Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
Lalu PP nomor 50
tahun 2012 tentang penerapan SMK3.
Lalu peraturan yang mengatur ya khusus
terkait dari kecelakaan kerja ataupun
pelaporan kecelakaan kerja itu terdapat
pada Permenakar nomor 3 tahun 1990.
8 tentang tata cara pelaporan dan
pemeriksaan kecelakaan kerja di lokasi
kerja.
Nah, kita lihat definisi dari kecelakaan
kerja itu apa. Suatu kejadian yang tidak
dikehendaki dan tidak diduga semula yang
dapat menyebabkan korban manusia atau
harta benda.
Nah, inilah teman-teman sekalian ya
definisi dari kecelakaan kerja
berdasarkan peraturan Menteri Tenaga
Kerja Nomor 3 tahun 98 pada pasal 1.
Dengan demikian kecelakaan kerja
mengandung unsur sebagai berikut. Nah,
ya ada tiga unsur ya di dalam kecelakaan
kerja tuh.
Yang pertama tidak diduga semula ya.
Enggak ada orang yang bisa menebak kapan
kecelakaan kerja itu akan terjadi.
Oleh karena itu, di belakang peristiwa
kecelakaan tidak terdapat unsur
kesengajaan dan perencanaannya.
Tidak diinginkan atau diharapkan karena
setiap peristiwa kecelakaan kerja akan
selalu disertai kerugian fisik maupun
kerugian mental.
Yang ketiga,
selalu menimbulkan kerugian dan
kerusakan yang sekurang-kurangnya
menyebabkan gangguan proses proses
kerja. Itu pasti ya. Ketika terjadi
kecelakaan kerja maka kegiatan
ataupun aktivitas pekerjaan itu akan
terhenti
ya. Kenapa? Karena otomatis lokasi
terjadinya kecelakaan kerja itu akan
diamankan.
ya, agar tidak ada penghilangan bukti
oleh pekerja ataupun atasannya.
Oke, selanjutnya penyebab kecelakaan
kerja berdasarkan teori Hendrik ya,
Bapak Hendrik ya. Ini merupakan pencetus
teori domino efek kecelakaan kerja.
Kecan kerja itu terjadi melalui hubungan
mata rantai sebab dan akibat. Ya, kalau
ada sebab pasti akan ada akibatnya,
ya. Lalu dari beberapa faktor penyebab
kecelakaan kerja yang saling berhubungan
sehingga menimbulkan kecelakaan kerja,
cidera ataupun penyakit akibat kerja
atau bisa kita kenal dengan pak serta
beberapa kerugian lainnya seperti
kerugian material,
alat kerja, dan yang lainnya.
Nah, berdasarkan teori HW Henrik ya,
penyebab utama terjadinya kecelakaan
kerja itu adalah tindakan tidak aman nih
sebesar 88%.
Penyebab terjadinya kecelakaan kerja itu
adalah tindakan tidak aman
ya. Tindakan tidak aman teman-teman
sekalian ya. Mulai dari kita tidak
menggunakan APD,
kita mencari jalan pintas di saat
bekerja yang mana tujuannya agar
pekerjaan ini cepat kelarnya ya tanpa
mempertimbangkan jalan pintas tadi
keselamatan dari para pekerja.
Lalu
10% dari penyebab terjadinya kecilan
kerja itu adalah kondisi tidak aman.
Mulai dari tidak adanya pelindung dari
mesin ya, tingkat kebisingan yang
tinggi, pencahayaan yang tidak bagus ya
getaran yang tinggi di lokasi kerja dan
yang lainnya. 2%nya adalah faktor
lainnya. Contohnya apa? Tidak adanya
SOP.
ya, tidak adanya manajemen risiko. Nah,
ini masuk ke dalam faktor lainnya.
Lalu selanjutnya urutan penyebab
terjadinya sebuah accident. Yang pertama
lemahnya kontrol ataupun bisa kita kenal
dengan lack of control.
Lemahnya kontrol ini terbagi atau
terdapat beberapa faktor.
Yang pertama, kurangnya prosedur ataupun
aturan.
Ya, ini biasanya perusahaan yang
entry level ke medium itu pasti prosedur
ataupun aturannya itu belum lengkap ya
atau masih dikatakan dalam tahap
pembangunan dari prosedur dan aturan
tadi.
Selanjutnya kurangnya sarana
ya. kurang serana ini contohnya tidak
adanya ruang P3K, tidak adanya klinik,
tidak adanya ambulans,
tidak adanya fasilitas pemadaman
kebakaran di lokasi kerja. Nah, ini
masuk ke dalam lemahnya kontrol sebuah
perusahaan.
Lalu selanjutnya kurangnya kesadaran.
Ya, ini menandakan masih lemahnya budaya
K3 di perusahaan tersebut ya. Karena
paling sulit itu pasti membangun budaya
K3 itu sendiri.
Membangun kesedaran terhadap pentingnya
K3 di area kerja.
Selanjutnya kurangnya kepatuhan
ya. Karena dalam konsepnya aturan itu
dibuat untuk dilanggar. Nah, ini pada
umumnya yang sering terjadi ya. Bahkan
mungkin bisa dikatakan kita sendiri pun
pasti melakukannya. tanpa di tanpa
disadari.
Lalu urutan penyebab aksiden selanjutnya
adalah penyebab tidak langsung namanya.
Penyebab tidak langsung yaitu faktor
pekerjaan
yang mulai dari beban kerja yang
berlebihan,
bekerja tidak sesuai dengan keinginan
ya, lokasi ataupun lingkungan kerja yang
toksik
ya. Nah, ini bisa menjadi penyebab tidak
langsung dari
kecelakaan kerja ya. Masuknya faktor
pekerjaan.
Lalu yang kedua, faktor pribadi.
Nah, kalau faktor pribadi ini contohnya
lebih ke masalah personal dari si
pekerjanya. Misalkan contohnya
terlibat pinjol.
Nah, itu yang pertama.
Banyaknya kredit
ya di tiap bulannya.
Masalah dengan mertua, masalah dengan
istri ya.
tunggakan dan sebagainya itu masuk ke
dalam kategori faktor pribadi ya.
Seperti kalau para pekerja yang masih
muda itu banyak seperti contoh kasusnya
putus cinta ya itu akan menyebabkan
seseorang
menjadi lalai, menjadi tidak fokus di
dalam bekerja yang mana nantinya akan
masuk ke dalam penyebab tidak langsung
ataupun faktor pribadi dari terjadinya
kecelakaan kerja.
Oke. Penyebab langsung tindakan tidak
aman
dan kondisi tidak aman. Unsafe action
dan unsafe condition.
Lalu ada lagi kecelakaan kerja kontak.
Kontak dengan bahaya. Nah, siapa orang
yang selalu kontak dengan bahaya?
seperti
contohnya adalah operator ya,
tukang welder ya istilah yang
bersifatnya teknikal yang selalu mereka
tiap harinya kontak langsung dengan
bahaya. Jadi mereka yang tahu apa saja
bahaya yang ada di pekerjaannya.
Kegagalan fungsi. Nah, seperti yang
terjadi pada area produksi ya.
Mungkin contohnya costleting
ya, lalu mesin sudah ditekan off tapi
tetap menyala. Itu salah satu contohnya
masuk ke dalam kegagalan fungsi. Lalu
ada lagi kerugian.
Kerugian ini contohnya terdapat pada
kerugian pada bagian manusianya,
mesin, material, dan lingkungannya.
Oke, selanjutnya ya.
kategori faktor-faktor
kategori faktor-faktor yang terkait
dengan penyebab terjadinya sebuah di
lokasi kerja pasti yang pertama itu 4M
namanya 4M + 1L yang pertama ada
manusia,
mesin ataupun peralatan,
material,
metode kerja, dan lingkungan kerjanya.
Nah, ini dinemakan dengan faktor-faktor
yang menjadi penyebab lahirnya sebuah.
Oke, kerugian kecelakaan kerja. Nah, ini
biasanya kalau teman-teman
pernah ya menonton file ee film Titanic
ya, di mana kapal Titanic itu tenggelam
ya. Faktor penyebab awal tenggelam itu
apa? Dia menabrak
gunung es ya. sehingga lambung kapal itu
menjadi bocor yang menyebabkan kapal
dalam beberapa jam menjadi tenggelam.
Nah, ini sama perumpamaannya seperti di
dunia ketiga ya, itu dinamakan dengan
teori iceberg ya, ataupun kita katakan
dengan teori gunung es kecelakaan kerja.
Jadi dalam teori gunung es kecelakan
kerja itu ya gunung es yang terlihat
dari permukaan
itu masuk ke dalam jenis biaya langsung
namanya.
Kalau yang di bawah gunung es yang di
bawah permukaan yang bisa itu bongkaan
es yang sangat besar yang selalu
diremehkan itu masuk ke dalam kategori
biaya tidak langsung. Untuk
nominal-nominal ini itu hanya sebagai
ilustrasi saja.
Nah, seperti itu
biaya langsung itu adalah biaya
pengobatan dan perawatan, biaya
kompensasi
ataupun asuransi.
Nah, di sinilah teman-teman sekalian ya
biasanya perusahaan itu menganggap
sepele
dari aktivitas
yang ada. Misalkan terjadi kecelakaan
kerja, perusahaan sudah berpikir, "Ya
sudah enggak apa-apa. Kan kita sudah
mengasuransikan si para pekerja, baik
itu asuransi dari pemerintah ataupun
asuransi swasta tadi.
Nah, lalu ada lagi biaya tidak langsung.
Nah, di sinilah ya kerugian cost yang
sangat besar yang akan dialami oleh
perusahaan apabila si perusahaan
menyepelekan ya dalam penerapan K3 di
area kerja tadi.
Contohnya seperti biaya tidak langsung
itu apabila terjadi kecelakaan kerja,
kerusakan bangunan,
kerusakan alat dan mesin,
lalu ada lagi kerusakan produk dan
material, gangguan terhentinya produksi,
biaya administrasi,
pengeluaran sarana dan prasarana
darurat, waktu untuk investigasi,
pemberian gaji untuk waktu yang hilang,
biaya perekrutan, dan pelatihan, biaya
lembur, biaya ekstra pengawas, waktu
untuk administrasi, penurunan kemampuan
tenaga kerja
yang kembali karena cedera ya itu pasti
teman-teman sekalian ya. Jadi setiap
tenaga kerja yang mengalami kecelakaan
mentalnya tidak akan sama ya seperti
sebelum dia mengalami kecelakaan kerja.
Pasti ada rasa takut di dalam dirinya.
ataupun misalnya itu dikenal dengan
mental yang sudah kena. Biasanya sebelum
mengalami kecelakaan kerja dia mampu dan
berani bekerja di ketinggian sampai 20
m.
Setelah mengalami kecelakaan kerja untuk
naik di ketinggian 5 m pun dia gampang
ataupun tidak berani. Nah, ini yang
dinamakan dengan kena mental tadi.
Makanya BPJS Ketenagakerjaan menyediakan
layanan di rumah sakit yang berafiliasi
dengan mereka itu adalah trauma center
pasca kecelakaan
kerja.
Nah, trauma center itu lebih sifatnya
kepada konseling
ya terhadap efek apabila mengalami
kecelakaan kerja.
Nah, apa efek paling parah dari
kecelakaan kerja itu? Yang pertama
kerugian bisnis ya dan nama baik
perusahaan tentunya terutama apabila
mengalami kecelakaan kerja terus
terliput oleh media.
viral. Nah, ini yang berbahaya,
Teman-teman sekalian, ya.
Jadi, trust terhadap perusahaan akan
menjadi
berkurang
ya, efek dari viral tadi.
Oke, selanjutnya kita lihat klasifikasi
cedera. Ada yang dinamakan yang pertama
itu adalah first add cas ya, pertolongan
pertama ya pada kecelakaan.
Lalu ada lagi MTA medical treatment
injury ya. Ini artiannya adalah
melakukan perawatan ya atau sempat
melakukan penyelamatan pekerja ke klinik
terdekat. Itu dinamakan dengan medical
treatment injury.
Lalu ada lagi RAC restricted
activity case. Nah, ini apa maksudnya?
Race ini. Jadi si pekerja ketika
mengalami kecelakaan kerja dilakukanlah
perawatan ya di hari yang sama.
Nah, untuk menghindari
cas-nya dari kecilakan gereja itu
menjadi LTA, lost time accident,
si pekerja ini
balik lagi bekerja,
tetapi
waktu bekerjanya dan aktivitas
pekerjaannya itu dikurangi.
Ya, ini akal-akalan perusahaan biasanya,
Teman-teman sekalian ya. Jadi si pekerja
itu tetap balik bekerja yang mana
seharusnya dia itu disarankan oleh
dokter untuk beristirahat
ya. Tapi si perusahaan mengakali agar
tidak jatuhnya LTA. Karena LTA ini akan
mengereset ulang kembali jam kerja
selamat tanpa kecelakaan menjadi nol
kembali.
Contohnya sebelum terjadi kecelakaan
kita sudah mencapai 1 juta
jam kerja selamat tanpa kecelakaan. Lalu
tiba-tiba terjadi kecelakaan teman-teman
sekalian. Level kecelakaan itu ataupun
klasifikasi cedaranya itu di LTA Lost
time accident. Nah, itu akan ngreset
ulang kembali ke nol yang 1 jam kerja 1
juta jam kerja tanpa kecelakaan tadi.
Nah, itu yang dielakin oleh perusahaan
karena pelaporan kedisinakernya nanti
juga akan menjadi pertanyaan kenapa itu
bisa terjadi tentunya. Nah, seperti itu
rekan sekalian ya.
Lalu ada lagi namanya LTA Lost time
accident. Lost time accident ini
maksudnya
si pekerja mengalami kehilangan
jam kerja melebihi 1* 24 jam.
Misalkan ketika mengalami kecelakaan
kerja dibawa ke klinik ataupun rumah
sakit, si dokter
mengeluarkan perintah kepada pekerja
yang mengalami kecelakaan untuk
beristirahat. Mungkin karena melihat
dari level cideranya seperti contohnya
dislokasi tulang atau pergesaran
tulangnya ya disuruhlah dia beristirahat
seminggu. Nah, itu sudah masuk nanti
kategorinya LTA
ya, lost time injury ataupun lost time
accident namanya. Kehilangan waktu kerja
akibat kecelakaan.
Lalu ada lagi klasifikasi cedera
selanjutnya FAT Fata fatality ataupun
kematian.
Nah, selanjutnya klasifikasi cidera
berdasarkan Kmen 1827
tahun 2018 lampiran 3. Cedera ringan
yaitu 1 sampai 3 minggu termasuk minggu
dan hari libur. Cedera berat lebih dari
3 minggu ataupun 21 hari termasuk minggu
dan hari libur. cacat tetap dan tidak
termasuk lamanya hilang hari kerja,
tetapi mengalami cedera sebagai berikut.
Ada yang keretakan tulang tengkorak
kepala, tulang punggung, pinggul, lengan
bawah, lengan atas, paha kaki.
Pendarahan internal atau pingsan karena
kekurangan O2,
luka berat ataupun terbuka.
Yang kedua itu ada lagi mati kecelakaan
tambang yang mengibarkan pekerja tambang
mati akibat kecelakaan tersebut.
Investigasi kecelakaan kerja.
Investigasi kecelakaan kerja adalah
suatu proses sistematis untuk menentukan
penyebab utama akar masalah suatu
insiden dengan tujuan menentukan
tindakan perbaikan terencana untuk
mencegah terjadinya insiden yang sama
terulang kembali di lain waktu. Nah,
itulah fungsi dilakukannya investigasi
kecelakaan kerja. Dengan adanya laporan
kecelakaan kerja akan menjadi perbaikan
ke depannya ya agar kecelakaan yang sama
ini enggak terulang kembali. Contohnya
kayak orang
yang jatuh dari ketinggian ya. Lalu
dilakukanlah investigasi apakar penyebab
dia ini sampai terjatuh.
Nah, lalu dibuatlah pelaporannya,
dilaporkan ke level manajemen. Di level
manajemen nanti akan ada
yang dinamakan dengan perbaikan lanjutan
ya, yang mana tujuannya adalah untuk
kecelakaan kerja ini tidak terulang
kembali di lain waktu.
Tujuan investigasi itu bukan untuk
mencari siapa yang bersalah, namun
langkah untuk mencegah kecelakaan kerja
yang sama terulang kembali. Yang kedua,
mengidentifikasi penyebab langsung dan
akar faktor penyebab kecelakaan.
Membantu manajemen untuk
mengidentifikasi tindakan perbaikan yang
efektif dan praktis.
Manfaat dari investigasi kecelakaan
kerja yang pertama memperbaiki sistem
manajemen ketiga yang telah ada.
Mencegah kecelakaan kerja yang sama
terulang kembali. Menciptakan lingkungan
kerja yang aman bagi para pekerja.
Selanjutnya
alur dan proses investigasi kecelakaan
kerja itu melalui pendekatan 5W + 1H.
Why?
yaitu mengapa
investigasi kecelakaan kerja itu perlu
dilakukan.
Who? Siapa yang harus melakukan
investigasi kecelakaan kerja? When?
Kapan harus dilakukan investigasi
kecelakaan kerjanya? Where? Di mana
investigasi itu akan dilaksanakan?
What? Apa saja cakupan investigasi? How
bagaimana investigasi itu akan di
dilaksanakan?
Nah, dan ini adalah tahap pra
pererencanaan investigasi tadi. Dimulai
dari adanya persiapan. Di persiapan ini
kita tentukan maksud dan tujuan
dari diadakannya investigasi kecelakaan
kerja. Menyusun prosedur investigasi.
Memilih dan melatih tim yang akan turun
dalam investigasi kecelakaan kerja.
Menyiapkan perangkat investigasi. Lalu
selanjutnya
pelaksanaannya.
investigasi kecelakaan kerja,
pemberitahuan kecelakaan,
pengamanan bukti di TKP,
wawancara saksi, ya. Wawancara saksi ini
mulai dari orang yang ada di TKP, lalu
atasannya ya itu wajib kita lakukan
wawancara. Ikuti teknik 5P, mengolah
data dan informasi. Setelah pelaksanaan,
lalu lakukanlah analisa.
Oke. Menentukan faktor utama ataupun
critical faktor. Identifikasi penyebab
langsung identifikasi penyebab dasar.
Analisas analisis penyebab dasar dengan
5 W. Lalu selanjutnya terakhir itu
pelaporan dan tindak lanjut dari hasil
investigasi kecelakaan kerja.
Yang pertama menyusun rekomendasi
perbaikan yang menyusun laporan akhir
membagikan pelajaran yang dipaktik dari
kecelakaan yang terjadi.
Oke, kita coba untuk melakukan
ya seperti kemarin
pengisian ataupun
pengisian form investigasi kecelakaan
kerja.
Oke, jadi teman-teman bantu saya ya
untuk kita analisa bersama-sama dari
form investigasi kecelakaan kerja yang
ada. Oke, ini dia terlihat dengan jelas.
Oke, kita akan melakukan
analisa secara bersamaan.
Oke, selanjutnya yang pertama itu kita
lihat ya. Ini ada kronologi terjadinya
sebuah kecelakaan kerja.
Bisa dilihat what apa yang terjadi ya
terjadi accident pada saat melakukan
perbaikan he house ventilator pada
gudang plan B.
lokasi kejadian itu ee mohon maaf
kecerdakan kerjanya terjadi pada hari
Rabu 30 Oktober 2024 pukul 10 waktu
Indonesia Barat.
Oke, siapa yang menjadi korbannya?
Korbannya adalah Edi, operator usianya
35 tahun.
Di mana lokasi terjadinya kecelakaan?
Yaitu gudang plan B.
Why? Mengapa dia bisa sampai terjadi
kecelakaan?
Si operator tadi Edi melakukan kesalahan
mengenjak atap yang tidak ada tulangan
tulangan bajanya.
How? Pada saat kejadian, dua operator
naik ke atas gedung, memakai tangga,
lalu memperbaiki exhaus ventilator.
Setelah selesai melakukan pekerjaannya,
operator yang satu turun dan satu
operator lagi melakukan kesalahan
menginjak atap yang tidak ada tulang
kuatnya.
Sehingga operator tersebut terjatuh dari
ketinggian 5 m.
Beliau terjatuh dengan kaki dahulu,
selanjutnya tangan kiri yang menyebabkan
patah kaki kiri dan tangan kirinya.
Berarti ini maksudnya beliau terjatuh
dengan kaki kiri terlebih dahulu.
Oke, selanjutnya dengan tangan kiri
sebagai tumpuannya yang menyebabkan
patah tangan tangan kiri dan kaki
kirinya. Oke, kita lihat bagaimana cara
proses pengisian form laporan accident.
Oke, tanggal kejadiannya kapan?
30 Januari
4. Betul apa enggak?
Salah, Pak.
Salah. Yang betulnya
30 Oktober.
Oke. Jamnya waktu
jam 10. Pagi pas
10 pagi waktu Indonesia
Barat. Pekerjaan
apa yang dilakukan di saat kecelakaan
terjadi?
Betul Pak. Memperbaiki ekhaus ventilasi.
Iya.
Betul. Memperbaiki
exhaust ventilasi. lokasinya
lokasinya ini adalah di PT Siantan Arung
Samudra ya ini nama perusahaannya tidak
terdapat pada kronologi berarti kita
tambahkan di sini di kronologinya tadi
PT
Siantan
Arung
Samudra.
Oke, areanya
gudang ya. Areanya gudang plan B ya.
Oke, selanjutnya peralatan kerja yang
digunakan apa-apa saja kira-kira di saat
dia melakukan perbaikan exhaust ini?
Apa aja peratannya? Pak
tangga.
Oke. Lalu apaagi?
Kunci-kunci.
Nah, apalagi ataupun ini bisa dibilang
ini tool skit ya, tool skit aja.
Nah, apalagi
bagaimana Bapak Ibu untuk memperbaiki
head ventilasi
untuk peralatan pekerjanya
apa saja
lagi.
Ayo, jangan malu-malu, jangan ragu-ragu.
Silakan Bapak
mesin
apa kira-kira kalau mesin yang
dibutuhkan di sini
memperbaiki? Kalau memperbaiki mungkin
ada aktivitas pengelasan ya.
Travolas.
Oke, ada lagi
apa kira-kira?
Gerinda, Pak.
Gerinda ya namanya aja perbaikan ya
maintenance. Nah ada lagi
cutting Pak.
Cutting. Cutting apa nih?
Bor. Cutting apa?
Cutting tos pak.
Oke
cutting aja ya. Lalu apaagi? bor.
Nah, ada lagi
exhaust blower
ya. Jangan lupa blower karena ini
pekerjaannya perbaiki exhaus ventilasi.
Oke, selanjutnya material. Nah, material
ada enggak yang digunakan kira-kira di
dalam perbaikan ini?
Materialnya ada kawat.
Kawatlas, Pak.
Kawatlas.
Apalagi?
Batu gerinda.
Batu gerinda. Oke.
Nah, apalagi?
Kalau mata bor masuknya ke mana?
Peralatan kerja apa material?
Matabor.
Peralatan. Peralatan Pak.
Peralatan.
Betul.
Oh, mesumbuh
apa? Kalau ngebor kan kita pasti makai
mata bor. Nah, mata bor itu masuknya ke
mana? Peralatan kerja apa material?
Enggak apa-apa, Pak. Kalau salah
enggak apa-apa salah malu Bu. Heeh.
Material
mate material. Yakin? Ayo, bagaimana tu
teman yang lain? Mata bor masuknya ke
manaatan, Pak?
Apa?
Peralatan.
Peraalatan
ya. Jangan ragu-ragu
ya. Matapor tuh banyak jenisnya ya. Yang
berapa inci ya? Banyak jenisnya. Oke.
Material cloud las dan batu gerinda. Ada
lagi enggak?
Ada.
Dahah. Itu aja dulu ya. Apakah ada alat
berat yang digunakan
di aktivitas perbaikan exhaust ventilasi
ini? Ada enggak alat berat yang
digunakan kira-kira?
Ada enggak? Enggak ada ya? Oke,
enggak ada disebutkan menggunakan cren
dan sebagainya karena ini sifatnya hanya
perbaikan.
Kerugian
aset dan material apa?
Atap, Pak.
Atap. Jebol atapnya
ya. Jebol atap ya. Karena dia nginjak
bagian atap yang tidak ada tulangan.
Kalau enggak ada tulangan, otomatis dia
jatuh ke bawah. He.
Nah,
apalagi kerugiannya
tadi baru
nah dia kan bawa tool kids ya, bawa
peralatan mesin yang itu ya otomatis ada
kerugian kan bisa jadi
travolasnya rusak
aset travolas
ya. Pokoknya semua yang ada di sini di
saat dia turun itu bagian mana aja kira
di bawah itu pasti ada keru kerugian.
Dia jatuh otomatis alatnya ikut jatuh.
Dia jatuh otomatis mesin yang dibawanya
ikut jatuh. Ya, enggak mungkin kan dia
siap bekerja alatnya ditinggalin di atas
ya. Enggak mungkin.
Oke,
selanjutnya apakah ada kerugian
lingkungan yang ditumpuhkan dari
kecelakaan kerja ini?
Berantakan, Pak.
Apa?
Merantakan.
Kerugian lingkungan yang dimaksud di
sini lebih misalkan ada enggak
terjadinya pencemaran?
Contohnya seperti tumphan oli dan
sebagainya. itu masuk ke dalam jenis
kerugi lingkungan. Itu yang dimaksud
dengan kerugi lingkungan tadi. Oke,
berarti itu tidak ada. Oke, kita lihat
siapa nama korbannya tadi.
Edi, Pak Edi.
Ya, Edi. Ini perempuan apa cewek nih?
Laki.
Laki-laki.
Laki-laki. Usianya berapa tadi?
35 tahun.
35 tahun ya. Di saat investigasi itu
harus ditanya jelas.
Nah, jabatannya apa?
Operator
operator.
Kenapa harus operator yang melakukan
maintenance? Ya, itu pertanyaan juga ya.
Kenapa operator yang melakukan
maintenance? Seharusnya itu adalah tag
teknisi. Ya, itu jadi pertanyaan
teman-teman sekalian. Kenapa operator
yang turun? Teknisinya ke mana? Apakah
ini kurang manpower? Karena itu gunanya
investigasi tadi ya seperti itu operator
bagiannya apa?
Pergunangan
ya. Sideranya apa?
Tangan dan kaki kiri Pak.
Oke. Ini ya cenderanya
patah tulang.
Patah.
Oke. Oke.
Eh, patah kaki kiri dan tangan kiri.
Penanganan apa? Penanganannya tadi
apa? Penanganannya
dilarikan ke
ya. Karena kan di kronologi itu tidak
ada ya. Nah, penanganan ini di mana bisa
kita ketahui dia dilarikan ke rumah
sakit dari proses wawancara yang kita
lakukan di lapangan nantinya. Nah, dia
larikan ke rumah sakit. Nah, kalau patah
teman-teman sekalian berarti dia
mengalami LT ya. Lost time jumlah hari
yang hilang. Kalau patah ini berapa lama
kira-kira?
Kalau patah kaki dan tangan ini berapa
lama dia kehilangan waktu kerja menurut
teman-teman sekalian? Sebulan.
3 bulan, Pak.
Wah 3 bulan ya. Enggak ada gaji dong dia
jadinya kok 3 bulan. Oke.
bulan.
Bagaimana teman-teman yang lain? Setuju
3 bulan
kehilangan waktu kerjanya untuk
penyembuhan dari patah ini?
Benar enggak kira-kira? Setuju? Setuju
enggak?
Oke, taruhlah 3 bulan dulu ya. Berarti
kategorinya adalah
be
berat.
Barat apa? Fatal.
Fa
fatal Pak.
Fatal ya.
Oke. Penyebab langsung
ya. Apa penyebab langsung dari
kecelakaan ini? Kondisi bahaya.
Apa?
Atap yang tidak ada tulangnya yang
dipijak ya, Pak?
Iya. Semua atap pasti tidak memiliki
tulang ya. Pasti tulang itu pasti acak.
Nah, apa menyebabkan dia berbahaya?
Kondisi berbahayanya di saat dia bekerja
itu tidak adanya
lifeline.
Tahueline enggak nih? Misalkan kalau
kita bekerja di ketinggian harus ada
pegangan kan?
itu hand rel. Tapi kalau kita bekerja
seperti di atap itu kan enggak mungkin
kita bikin hand rel. Itu pasti
menggunakan lifeline dari tali terhubung
dari tali ke tali ke dinding misalkan.
Nah, tujuan apa? Agar dia bisa mencatol
body harness-nya ketika
ketika turun. Nah, berarti di sini apa?
Tidak adanya
leftel di area kerja.
Tindakan bahaya.
Apa tindakan bahayanya?
Tidak menggunakan APD. Ini
loh. Selanjutnya apaagi tindakan
berbahayanya? Ce
cero
ceroboh
ya kan. Kalau atap yang enggak ada
tulangan kan kelihatan teman-teman
sekalian ya. Pasti ada jejak pakunya
ya. Benar enggak?
Udah jelas itu enggak ada jejak paku.
Otomatis itu enggak ada tulangan. Itu
sudah pasti ya. Tapi tetap di diinjak
ya. itu yang dinamakan dengan ceroboh
tadi. Nah, kita lihat lagi penyebab
tidak langsung faktor pribadi. Ada
enggak kira-kira menurut teman-teman
sekalian yang menyebabkan dia jadi tidak
fokus?
Ya. Nah, kalau ini kalau faktor pribadi
kita tidak tahu ya, Teman-teman sekalian
ya. Kecuali kita menginvestigasi atau
mewawancari korban secara langsung. Nah,
berarti faktor pribadi ini tidak bisa
kita masukkan terlebih dahulu karena si
korban masih dalam tahap
dirawat. Nah, seperti itu mungkin ya.
Ini kalau aktualnya pekerjaan
apa? penyebab tidak langsungnya. Kalau
pekerjaan pasti ada ini apa ter
apa
deadline.
Nah, apalagi
yang saya sampaikan tadi
bukan
pekerjaan berarti mengerjakan
job.
yang bukan
tanggung jawabnya
ya. Karena untuk maintenance itu bukan
leveloper
tapi tek teknisi ya. Oke, selanjutnya
penyebab dasar kurang prosedur. Nah, ada
enggak kurang prosedur di sini menurut
teman-teman sekalian?
Pasti ada ya. Kurang prosedurnya apa?
Mungkin
tidak ada working permit,
tidak ada PTW aja ya, permit to work.
Oke.
Tidak ada
SOP
atau instruksi
kerja. Nah, apalagi nih yang kurang
prosedur menurut rekan-rekan sekalian.
Tidak ada PTW, tidak ada SOP.
tidak adanya inspeksi ya,
tidak ada inspeksi
sebelum bekerja.
Nah, apalagi
tidak ada
JSA.
Oke, kurang sarana
apa kurang sarananya di sini,
Teman-teman sekalian?
Menurut teman-teman sekalian, apa kurang
sarana sehingga menyebabkan dia ini
terjatuh?
Yang tadi
tidak adanya
uang
apa?
Uang
apa?
Ruang
tidak ada ruang. Ruang apa?
Tidak ada ruang apa? Ruang
ruang hati
semacam UK.
Oh, fasilitas
tidak adanya
ruang P3K ya
ini ya sehingga terlambat ya dalam
penanganan awalnya itu maksudnya ya.
Oke. Kurang seranaah. Apalagi?
Pak Ribi mau menjawab tuh, Pak. Tapi
malu-malu
apa, Pak Ribi?
Jangan takut salah ya buat-bapak
semuanya. Atau mungkin Ibu Ardil
apa kurang serana kira-kira?
Apa
ada lagi? Kurang serana tidak ada ruang
P3K apalagi?
Apa
kira-kira tadi
disadari enggak tidak ada akses turun
yang layak? Ya,
benar enggak?
Tidak ada akses turun sehingga dia
melakukan tindakan berbahaya seperti itu
ya. kurangnya
tidak kurang lagi ya, tidak ada
akses turun yang layak
untuk pekerja. Kenapa diat lewat atap?
Ya, itu logika yang pertama. Kenapa diel
lewat atap? Kan yang dibersihkannya
adalah venti exhaust ventilatornya.
Nah, itu yang pertama. Kurang taat.
Apakah si pekerja kurang taat? Ya,
tidak melengkapi APD, Pak.
Nah, tidak
menggunakan APD. Apalagi
mengerjakan
pekerjaan
yang bukan
tanggung jawabnya.
Oke. Tuh. Oke, selanjutnya perbaikan dan
pencegahan. Nah, ini bagaimana perbaikan
dan pencegahan
apa yang dilakukan?
Nah, kalau jenis tindakan ini
berhubungan dengan eliminasi, substitusi
ya, administrasi kontrol.
Oke. Nah, mungkin kita lihat dulu tadi
ya dari cas-kes yang terjadi ini berarti
banyaknya kurangnya seperti tadi tidak
adanya tangga tidak adanya leftel ya
berarti rekasa teknik
rencana tindakannya
menyediakan
lifeline
di saat
maintenance
ke depannya.
Oke, apalagi
instal
akses naik dan turun
yang layak ya.
Oke,
itu dulu. Lalu apaagi? Kita lihat lagi
di sini.
Ya, banyak yang berhubungan tidak ada
PTW, tidak ada SOP. Berarti itu
berhubungan dengan administrasi kontrol
ya, Teman-teman sekalian. Rencana
tindakannya
pembuatan
JSA
untuk
pekerjaan.
maintenance
apalagi
pengajuan
permit to work sebelum memulai
pekerjaan.
Selanjutnya
pembuatan
SOP
bekerja
diingan.
Nah, apalagi administrasi kontrolnya
sepertinya dari kecelakaan kerja tadi
berarti kan dia mengerjakan pekerjaan
yang bukan di bidangnya. Berarti artinya
itu dia di perusahaan ini kekurangan
manpower berupa teknisi tadi ya. Berarti
menyarankan
ke level manajemen
untuk
menambah
jumlah
teknisi
maintenance.
Nah, seperti itu ya teman-teman sekalian
ya. target. Nah, target ini kapan akan
dilakukan? Mungkin targetnya ini adalah
1 Januari
sampai 1 Februari
ya. seperti itu.
Lalu selanjutnya target yang nomor dua.
Karena ini berhubungan dengan
aturan itu pasti lebih lama lagi.
Targetnya berarti 1 Januari
sampai 1 Maret. Nah, oke wewenangnya
libatkanlah di wewenang ini pimpinan
tertinggi terlebih dahulu ya. level
managemen
manager area,
SPV area,
ASE ya atau bisa kita tambahkan ini
berhubungan dengan direktur juga ya,
karena ini akan berhubungan dengan
budget tentunya.
direktur
manager area.
Oke,
selanjutnya ini sama ya, pasti akan sama
wewenangnya.
Nah, ini nanti bagian bawahnya adalah
tanda tangan dari orang-orang yang
terlibat di dalam proses investigasi
kecelakaan kerja. Ditinjau kalau bagian
peninjauannya ini adalah level direktur.
Oke, Teman-teman sekalian. Ada yang mau
bertanya
untuk investigasi kecalan kerja sebelum
kita pindah ke materi yang terakhir pada
malam hari ini?
Ada yang mau bertanyakah?
Ya, kalau enggak ada yang mau bertanya
saya harapannya teman-teman sekalian
nanti ya memahami terutama di bagian
dit-nya nanti teman sekalian ya di saat
teman-teman nanti akan melakukan
presentasi
pekerjaannya ya seperti itu
permintaannya teman-teman sekalian ya.
Oke.
Baik, kalau tidak mau bertanya, kita
masuk kepada materi yang terakhir pada
malam hari ini.
Nah,
tadi itu adalah contoh ya, Teman-teman
sekalian ya, bagaimana kita membuat
pelaporan dan proses melakukan
investigasi. Kan kelihatan tadi salah
satu contoh ya, dia operator, kenapa dia
yang melakukan perbaikan?
Sedangkan kan untuk perbaikan itu ada
level teknisi seharusnya ya. Nah,
berarti itu ada masalah.
Nah, seperti itu teman-teman sekalian.
Nah, selanjutnya ini adalah materi yang
terakhir pada malam hari ini untuk
materi dari teman-teman ketiga umum itu
sudah habis ya. Dan ini adalah materi
terakhir dari pengawas K3 Migas
menerapkan kegiatan forible entry
namanya ya. Dari gambar sudah terlihat
ya. Ini berupa kegiatan penyelamatan
secara paksa
ya tanpa berpikir ya teman-teman
sekalian ya. ini secara paksa yang mana
tujuannya adalah untuk menyelamatkan
orang-orang
ya agar tidak terjadinya
korban terutama meninggal ya ataupun
fatality.
Apa itu kegiatan versibel entry?
Versibel entry adalah teknik pemadam
kebakaran dengan cara masuk di lokasi
pemadam kebakaran secara paksa.
Ya. Jadi apabila terjadi kebakaran
teman-teman sekalian ya, ada orang yang
terjebak di sebuah ruangan, maka akan
dilaksanakanlah
penyelamatannya itu secara paksa ya.
Apakah itu dengan mendobrak ataupun
membuka pintu secara paksa tentunya
tujuan melaksanakan
kegiatan
entry ini apa? Yang pertama untuk
membantu atau mempercepat usaha
usaha pemadaman kebakaran dalam suatu
bangunan
maupun usaha-usaha pencarian dan
pertolongan korban
dan ee agar tujuannya itu supaya si para
korban itu, Teman-teman sekalian, bisa
terselamatkan ya, tidak terkurung ya,
dan bisa selamat tanpa terjadinya korban
jiwa.
Inilah tujuan dari entry ya,
penyelamatan secara paksa. Nah, biasanya
tim yang melaksanakan kegiatan possible
entry ini adalah orang yang ahli di
bidangnya ya. Seperti contohnya tim
Damkar ya, tim pemadam kebakaran.
Nah, adapun jenis tools ataupun
alat-alat yang digunakan di dalam
kegiatan penyelamatan secara paksa ini
ataupun kegiatan forbibel entry ini
adalah salah satunya contohnya adalah
kapak. Lalu ada lagi sled hammers ini
merupakan palu ya. Jadi pada intinya
kegiatan fibel entry itu adalah kegiatan
secara paksa menggunakan alat-alat yang
bisa digunakan untuk kegiatan pekerjaan
kasar.
Nah, mungkin teman-teman sekalian ya
pernah melihat ketika kita ke mall ya
ada kapak ya dalam suatu lemari ada
isinya apar, ada isinya kapak, ada
isinya palu linggis dan sebagainya ya.
Oke, selanjutnya ini adalah macam-macam
alatnya. Ada dari linggis ya ataupun
bahasa
teknisnya itu adalah holigan bar, pray
bar, dan ducker billet ya.
Oke, selanjutnya
forsible entry tools. Nah, ini dia
alat penyelamat hidraulik yang digunakan
oleh personal penyelamat darurat untuk
membantu mengeluarkan kendaraan dari
korban kecelakaan.
Nah, ini biasanya fungsinya untuk
memotong teman-teman sekalian ya bagian
pintu apabila terjadi kecelakaan yang
menyebabkan pintu tidak bisa dibuka.
Ya, bisa dilihat ya apabila terjadi
kecelakaan ya, terutama apabila
tergencet ya tertabak bagian belakang
dan depan itu biasanya akan terjadi
gencet pintu enggak bisa dibuka dan
sebagainya. Nah, inilah alat yang
digunakan untuk penyelamatan secara
paksanya.
Selanjutnya cutting tools.
Ini dia jenisnya cutting tools ini sama
seperti gerinda ya pada intinya. Oke,
selanjutnya
forsible entry tools lainnya ya banyak
jisnya dari cutting tools. Pneumatic
tools merupakan sebuah sistem yang
bersumber dari angin yang disimpan untuk
menghasilkan suatu kerja yang biasa
disebut dengan sistem pneumatik.
Oke,
sasaran entry ada mulai dari pintu,
jendela, tembok, lantai, kayu, atau
bangunan, plafon, rintangan lainnya.
Teknik dan prinsip dalam memecahkan
kaca. Nah, ini bisa kita lihat ya
pada ilustrasi gambar. Yang pertama
wajib kita menggunakan APD ya, terutama
APD pelindung muka dan juga APD
pack ya.
Tujuannya agar nanti pecahan kerja itu
tidak mengenai wajah dan bagian tubuh
kita. Nah, ketika kita melakukan
pemecahan kaca itu kita harus
mempertahikkan terlebih dulu arah angin,
Teman-teman sekalian, ya. Tujuannya apa?
Agar kaca yang dipecahkan itu tidak
mengenai bagian tubuh dan wajah kita.
Oke, itu salah satu metode yang
diperlukan. Nah, kalau prosesnya ya
kalau memecahkan siapa yang tidak bisa,
Teman-teman sekalian ya. Ya, manusia itu
paling jago untuk merusak ya. Jadi,
tidak perlu belajar lebih dalam hal
untuk memecahkan kaca ini.
Nah, ini dinamakan dengan kegiatan
forble entry atau penyelamatan secara
paksa.
Lalu selanjutnya membuka pintu jendela.
Nah, ini mungkin bisa dikatakan maling
pun jago itu teman-teman sekalian ya.
Tapi ini casnya berbeda. Yang akan
dibuka itu adalah pintu. Contohnya
seperti pintu yang ada di sektoral
industrial migas itu jenis pintunya itu
berat karena mengandung
komponennya itu besi pada umumnya ya,
besi padat ya. Jadi tidak bisa
sembarangan saja. Nah, selanjutnya yang
pertama itu bukalah pintu
atau jendela untuk terbuka ke dalam
berlawanan dengan petugas ya. Lalu
selanjutnya sisipkan bagian mata linggis
yang pipih antara dur stop dan kusen
pintu. Longgarkan dur stopnya. Dur stop
ini, ya.
Lalu
mulailah pribar mencongkel ditekan masuk
antara pintu dan kusen. Mulailah
membongkar, dicongkel dan ditekan ke
samping. Bongkarlah hingga kuncinya
lepas dan kemudian tekan kuat-kuat.
membongkar lantai kayu. Nah, mungkin
zaman saat ini ya, terutama di di
industrial migas sudah tidak ada lagi ya
platform dari perkantoran ataupun sektor
industri migas itu yang menggunakan
kayu. Karena ini merupakan sesuatu yang
riskan ya digunakan di setor almigas
karena akan berhubungan nanti dengan
memudahkan terjadinya kebakaran.
Oke. Membongkar tembok. Nah, membongkar
tembok ini bisa dengan kapak. ya kapak
besar ya ataupun palu godam palu yang
besar itu teman-teman sekalian ya bukan
palu tor ya palu godam nah selanjutnya
itu caranya ya memang perusakan ya bisa
dengan langsung memukul ke bagian
dinding yang rasanya dengan mudah
jebolnya
ya terutama kalau dindingnya terbuat
dari lubrik ataupun kalau batu bat batu
merah batu bata merah itu susah ya
teman-teman sekalian ya tapi kalau di
sektoral industrial mega gas. Karena
biasanya mereka itu seperti dilepas
pantai itu tidak ada yang menggunakan
batu bata dan ataupun lobrik ya. Dia
pasti akan menggunakan
aluminium mungkin dindingnya ya ataupun
partikel besi yang istilahnya kadar
berat itu tidak terlalu tebal.
Oke, selanjutnya membongkar
langit-langit
ya. Ini membongkar langit-langit juga
bisa dengan mudah ya. terutama kita
sudah memiliki alatnya itu sangat mudah
tentunya. Peratan yang digunakan ialah
jenis peralatan pengait seperti closet
hook, quick hook, pik pol dan plaster
hook ya teman-teman sekalian. Nah,
selanjutnya kita lihat
melakukan pembongkaran atap.
Tahapan pembongkaran atap, ketok penutup
atap dengan punggung kapak sebelum
memulai membuka atap tersebut.
untuk mengetahui atau memilih bagian
yang akan dibongkar apabila penutup atap
bukan genteng.
Akad penutup atap atau genteng satu
persatu selebar yang kita butuhkan.
Potong triplek
mengeliling sesuai bukaan penutup atap
tersebut. Bersihkan, angkat dan
pindahkan puing-puing ulak pesat atapap
dengan tanduk kapak ya. Nah, seperti itu
teman-teman sekalian ya untuk kegiatan
penyelamatan secara paksa. Nah, sebelum
mengakhiri training ini saya akan
muliakan nih contoh dari kegiatan
possible entry itu melalui sebuah video.
Oke, jangan saya untuk menampilkan
videonya.
Nah, ini adalah contoh kegiatan persibal
entry ya.
He
s it
Hit hit
drive.
Nah, itu salah satu contoh dari kegiatan
forible
entry. Oke, Teman-teman sekalian sampai
di sini ada yang mau bertanya sebelum
saya akhiri training pada hari yang
keempat ini
ya. Karena setelah ini teman-teman
sekalian jangan keluar dari ruang Zoom
terlebih dahulu ya karena akan ada
penjelasan dari Bu Dita perihal proses
ujian sertifikasi nantinya ya. Kalau
tidak ada pertanyaan ya saya ucapkan
terima kasih.
dari saya selaku perwakilan dari
manajemen CAC kepada teman-teman
sekalian yang telah mempercayakan
training sertifikasinya kepada kami ya.
Semoga di lain waktu kita bisa bertemu
kembali di sertifikasi lainnya dan
harapannya adalah teman-teman sekalian
lulus ya di ujian sertifikasi ini
semuanya. Amin. Ya, sedikit saran dari
saya untuk nanti tetaman
ujian ya. Pastikan sinyal internet
teman-teman sekalian itu aman. Itu yang
pertama dulu ya. Pastikan sinyalnya
aman. Pastikan perangkat yang
teman-teman gunakan itu mikrofonnya baik
dan jelas ketika teman-teman sekalian
akan presentasi ya. Jangan sampai nanti
mikrofonnya
jelek ya. Yang akan menyebabkan tidak
jelasnya dalam proses komunikasi. Yang
selanjutnya gunakanlah baju yang sopan,
Teman-teman sekalian, ya ataupun rapi
bagi yang pria ya. Contoh, kalau pria
wajib menggunakan baju kemeja ataupun
berkerah ya. Tidak boleh menggunakan
baju kaus
ya karena ini merupakan proses
sertifikasi resmi. Nah, yang selanjutnya
ya apabila nanti berbicara dengan asesor
ucapkan salam ya. Dan apabila akan
menjawab pertanyaan, gunakanlah dengan
kalim kata izin dan sebagainya. Yang
penting pada intinya itu adalah sopan,
Teman-teman sekalian, ya. Karena itu
akan menjadi nilai tambahan nantinya
bagi rekan-rekan sekalian. Baik, mungkin
ee sekian dari saya. Saya akhiri dengan
wabillahi taufik wal hidayah.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Terima kasih teman-teman
sekalian.
Iya, baik, terima kasih. Ee
waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Baik, terima kasih ee
Bapakra
yang telah menyampaikan
materi selama 4 hari ini. Semoga materi
yang disampaikan dapat bermanfaat bagi
Bapak Ibu semuanya dan dapat diterapkan
di dalam pekerjaannya masing-masing.
Baik, ee izin Bapak Hendra untuk ee mau
langsung atau mau stay dulu?
karena kita akan ada ee sesi untuk tata
tertib dan juga syarat untuk SKL-nya.
Oh, ya. Oke. Baik, baik. Bapak Hendra ee
izin dari Zoom. Baik ee silakan untuk
Bapak Hendra. Baik. Oke, ee Bapak dan
Ibu semuanya, saya
izin share screen terlebih dahulu
mengenai asesor yang
Oke. Baik. Ee Bapak dan Ibu, tadi siang
sudah di-share ya sama Bu Syifa untuk
maaf untuk ee asesornya itu Bapak dan
Ibu yang ahli K3 umum dan juga yang
pengawas K3 Migas itu sama ya Bapak Ibu
semuanya yaitu Bapak Mika Mulianto. Dan
untuk ahli K3 umum ada Ibu Ardila, maaf
Ibu Ardila Mayasari. Terus ada juga
peserta lainnya untuk perpanjangan yaitu
Bapak Rizal, Bapak Dian Rizki Pratama
Putra dan Bapak Juhdi dan juga Bapak H.
Muhammad Rifki. Dan untuk pengawas K3
industri migas ada Ibu Azah, Bapak
Muhammad Ribi, Bapak W dan juga Bapak
Hidayat. Baik Bapak dan Ibu semuanya.
untuk mm asesmen akan dilaksanakan pada
hari Sabtu ya, Bapak dan Ibu. Mohon
untuk dicatat masih ada satu hari lagi,
masih ada satu hari lagi untuk
mengumpulkan DIIT-nya. Jadi dimohon
untuk Bapak Ibu untuk besok sudah
selesai mengerjakan tugasnya karena di
jam .00 sore itu harus dikumpulkan ya,
Bapak dan Ibu ya. Karena kita juga harus
diperiksa juga untuk DIIT-nya. Dan bagi
Bapak Ibu yang masih belum atau
terkendala mengenai pengerjaan tugas
DIIT-nya nanti silakan untuk ditanyakan
dalam grup ya. Nanti akan ee dibantu
oleh admin kami untuk pengerjaannya jika
ada kendala.
Dan untuk asesmen sendiri ee akan
dilaksanakan di jam 015
Waktu Indonesia Bagian Barat di hari
Sabtu tanggal 20 Desember 2025. Namun
diharapkan Bapak Ibu semuanya sudah
bergabung dari jam .00 malam. Seperti
itu Bapak dan Ibu semuanya.
Baik, untuk sampai sini apakah ada ingin
ditanyakan untuk link pengumpulan
DIIT-nya juga sudah dibagikan ya Bapak
Ibu ya di dalam grupnya. Baik Bapak dan
Ibu, apakah ada pertanyaan sebelum saya
share untuk tata tertib dan juga untuk
syarat SKL-nya?
Kak izin bertanya.
I Heeh.
Baik. Untuk
untuk revisi itu gimana ya, Kak? Itu
dikirim ke Kakak atau ke Pak Hendra?
Ee untuk tugas DIIT silakan dikumpulkan
di link yang sudah dibagikan oleh Bu
Syifa. Nanti Bu Syifa akan memeriksanya.
Jika ada revisi nanti akan disampaikan
melalui japri seperti itu ya,
Bapak dan Ibu. Jadi Heeh. Jadi dimohon
untuk sebelum jam .00 Bapak Ibu
diharapkan untuk mengumpulkan di-nya
gitu. Jadi kalau misalnya nanti ada
revisi kan tidak terlalu terlalu mepet
lah kalau misalnya dibilang ya jangan
terlalu mepet sama ee ketika ujiannya
seperti itu.
Oke. Baik. Makasih.
Baik. Iya. Sama-sama. Oke. Apakah ada
pertanyaan lain?
Bu, saya ingin bertanya Bu.
Iya. Heeh.
Kalau untuk ujiannya nanti kita ee
tatap macam tatap muka gitu presentasi
apa gimana, Ibu? Iya benar. Nanti untuk
ujiannya akan satu persatu ya, Bapak dan
Ibu ya. Biasanya itu pengawas K3 Migas
terlebih dahulu lalu ahli K3 umum. Tapi
kan tidak selalu sama ya, Pak ya. Bisa
juga tiba-tiba ahli K3 umum terlebih
dahulu baru K3 migas. Nah, nanti Bapak
Ibu ee akan dipanggil satu persatu.
Ee untuk urutannya itu kadang bisa
ngaca, kadang bisa sesuai urutan yang
ada di yang ada di foto ininya Bapak dan
Ibu semuanya. Jadi dimohon untuk tetap
dipersiapkan. Jadi ketika pas lagi ee
dipanggil oleh asesor Bapak dan Ibu
sudah standby untuk PPT-nya seperti itu.
Dan untuk asesmennya sendiri nanti juga
akan ada soal ee melalui Word ya Bapak
dan Ibu. Nanti ee untuk ujian tulisnya
juga ada. Jadi ee ketika yang salah jadi
ketika satu orang ini wawancara nanti
Bapak Ibu yang lain sembari menunggu
bisa mengerjakan soal yang diberikan
oleh asesoris seperti itu.
Baik, Ibu terima kasih, Bu. Iya,
sama-sama Pak.
Oke. Baik. Untuk yang lainnya bagaimana?
Oke, sepertinya sudah cukup ya karena
saya akan langsung share aja untuk tata
tertib ujian kompetensinya. Baik, Bapak
dan Ibu sudah terlihat ya.
Akan saya zoom terlebih dahulu lebih
terlihat eh maaf.
Oke. Baik. Oke, Bapak dan Ibu semuanya
ee berikut untuk tata tertib uji
kompetensi online BNSP. Yang pertama,
peserta diwajibkan berpakaian rapi.
Seperti yang tadi Bapak Hendra bilang,
peserta diwajibkan berpakaian rapi,
boleh memakai baju kerja dan tidak
diperkenankan menggunakan baju kaos.
Jadi untuk Bapak Ibu ini masih pakai
kaos ya nih, Pak ya. Iya. Besok Iya.
Besok Sabtu dimohon untuk memakai baju
kerja atau pakai baju kemeja ya yang
formal seperti itu. Dan yang kedua
memiliki sinyal internet yang stabil dan
pastikan kuota internet tersedia. Dan
yang ketiga, proses uji kompetensi
peserta diwajibkan menggunakan laptop.
Jika tidak menggunakan laptop, peserta
tidak bisa mengikuti ujian kompetensi.
Karena kan ee laptop ini kan nanti juga
untuk presentasi ya, Bapak dan Ibu ya.
Jadi mohon untuk menggunakan laptop.
Oke, untuk selanjutnya peserta
diwajibkan menggunakan nama sesuai KTP
pada akun Zoom yang digunakan selama
ujian kompetensi berlangsung. Peserta
yang sudah masuk ke dalam ruang Zoom
meeting wajib mengisi absensi uji
kompetensi yang telah dibagikan oleh
panitia dan peserta diwajibkan
menggunakan background Zoom assesment
yang akan diberikan CAC. Untuk Zoom
background-nya ini biasanya masih sama
ya Bapak Ibu ya yang ketika Bapak Ibu
pakai sekarang ini ya masih sama nanti
kalau misalnya ada perubahan mungkin
akan diinfokan ya melalui grup. Dan
untuk link asesmennya sendiri ee sejauh
ini masih sama ya Bapak dan Ibu ya untuk
link Zoomnya. Tapi nanti kalau misalnya
ada perubahan akan diinfokan juga
melalui grup seperti itu. Oke. Baik
Bapak Ibu apakah ada pertanyaan lagi
atau mungkin penjelasan saya terlalu
cepat jadi ada yang miscom atau masih
ada yang tertinggal infonya?
Oke. Baik. Bagaimana Bapak Ibu? Apa
masih ada pertanyaan?
Jika tidak ada pertanyaan akan saya
jelaskan untuk selanjutnya. Baik Bapak
dan Ibu, ketika ujian asesmen
berlangsung nanti kan Bapak dan Ibu akan
mendapatkan hasilnya ya. Untuk hasilnya
itu ditunggu maksimal H+ 3, tapi
biasanya 2 hari ee sesudah asesmen
biasanya sudah ada hasilnya seperti itu.
Nanti ee Bapak dan Ibu ee sembari
menunggu hasilnya, silakan Bapak Ibu ee
bisa memenuhi persyaratan bagi peserta
untuk mendapatkan SKL-nya untuk surat
keterangan lulusnya yaitu peserta
diwajibkan membuat video testimoni
setelah training atau ujian sertifikasi
selesai dilakukan. Lalu, peserta
menyampaikan kesan dan pesannya untuk
CAC selama proses kegiatan berlangsung.
Waktu pengambilan video kurang lebih 30
detik saja dan peserta diwajibkan
mem-follow akun IG CAC di
@candekiacemerlang dan @cac_training.
Dibuktikan dengan capturean dikirimkan
ke grup WhatsApp. Untuk followan akun IG
ini juga bisa dilakukan setelah training
ini. Nanti Bapak dan Ibu silakan follow
nanti buktinya silakan dikirimkan ke
grup dan peserta diwajibkan mfollow akun
Linkin CAC di Cand Cemerlang juga diure
ya Bapak dan Ibu ya. Dikirimkan ke grup
WhatsApp. Dan peserta diwajibkan
memberikan ulasan di Google Review CAC.
Silakan untuk searching Cend Kia
Cemerlang di Google dan memberikan
ulasannya dengan melampirkan nama, nama
perusahaan, dan jenis training yang
diikuti Bapak, Ibu dan ulasan pribadi
mengenai training di CAC seperti apa dan
mencantumkan fotonya selama training.
Seperti itu, peserta diwajibkan
melampirkan foto full body flash up,
baik menggunakan seragam safety atau
seragam kerja perusahaan Bapak Ibu
semuanya. selama di lapangan atau boleh
di dalam lingkungan kerja seperti itu.
Oke. Ee baik Bapak dan Ibu untuk tata
tertib ini dan juga persyaratan SKL akan
saya kirimkan melalui grup dan untuk
link pengumpulan testimoninya nanti juga
akan saya kirimkan melalui grup seperti
itu. Baik, sampai sini apakah ada yang
ingin ditanya?
Bagaimana Bapak dan Ibu?
Oke, sepertinya sudah cukup paham ya,
Bapak, Ibu dan Ibu semuanya ya. Untuk
diit-nya sekali lagi diingatkan untuk
dikumpulkan ya, Bapak dan Ibu ya, karena
besok jam .00 sore sudah batas
pengumpulannya dan kemungkinan juga akan
ada revisi juga dari Bu Syifa untuk
BIT-nya. Jadi, dimohon sebelum jam .00
sudah dikumpulkan seperti itu. Baik
Bapak dan Ibu sekali lagi jika tidak ada
pertanyaan akan saya tutup training pada
hari ini.
Baik, akan saya hitung mundur ya. 5 4 3
2 1. Oke. Baik, tidak ada yang ingin
ditanyakan. Baik. Ee terima kasih Bapak,
Ibu peserta semuanya
ee yang telah hadir ya dari PR training
sampai hari ini dan juga mungkin untuk
Bapak Haji yang baru join ya di 2 hari
terakhir ini ee mungkin bisa dilihat
dilihat di rekaman training-nya dan bila
ada kendala dalam pengerjaan DIIT-nya
bisa ditanyakan ke saya ataupun ke admin
ee Bu Syifa yang kemarin juga menjadi
moderator. silakan untuk bertanya atau
atau kalau boleh sih enaknya di grup ya
Bapak dan Ibu ya supaya kita bisa
berdiskusi bareng-bareng seperti itu.
Oke. Baik, terima kasih sekali lagi
untuk Bapak Ibu yang telah hadir selama
4 hari training ini. Semoga Bapak Ibu
dilancarkan dalam ujian kompetensi besok
Sabtu dan dapat lulus semuanya 100% dan
tidak ada kendala ya Bapak Ibu ya.
semoga dan juga ee dapat lancar dalam
mempresentasikannya dan juga mengerjakan
soal-soal yang telah yang diberikan oleh
asesornya seperti itu. Amin. Amin ya
rabbal alamin. Baik, ee saya pamit undur
diri. Mohon maaf apabila ada kesalahan
baik dari perkataan maupun kata-kata
saya
yang kurang berkenan di hati Bapak Ibu
semuanya. Saya juga ee mengatakan hal
ini agar ee Bapak Ibu dapat semuanya
lulus 100% dan tidak terkendala selama
ujian nanti berlangsung. Baik, akhir
kata saya mohon maaf. Saya tutup
training ini dengan wabillahi taufik
walhidayah. Wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Terima kasih Bu.
Terima kasih juga Bapak Ibu.
Iya. Yeah.