HSE Skill Mastery Training Lingkungan - 20 Desember 2025 | Sesi Pagi
wWaeOKUW1OQ • 2025-12-20
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
I. Baik. Ee silakan Bapak Ibu semuanya
untuk menyalakan kameranya karena
sebentar lagi training akan segera
dimulai.
Iya, silakan. Nah, yang masih mematikan
kameranya untuk dinyalakan.
untuk Ibu Shela, Bapak Elen, Bapak Asar,
Bapak Fadil, Ibu Amalaria, Bapak Galet,
Bapak Sukron, Ibu Mayasari,
Ibu Teresa.
Baik Bapak Ibu ee yang ingatkan kembali
ya yang masih belum mengisi absensinya
untuk mengisi absensinya dahulu sambil
kita juga menunggu yang belum bergabung
untuk dapat bergabung dan bagi yang
masih belum menyalakan kameranya
silakan bisa diisi absensinya.
Ayo semuanya yang masih ee mematikan
kameranya untuk dinyalakan kembali.
Oke. Ee maaf, Pak Eko saya bantu untuk
eh background-nya ya biar kompak
semuanya putih.
Oh i ya silakan silakan. Ini saya pakai
background yang biasa pakai ya.
[tertawa] I baik sebentar ya.
Oke.
Ee baik ee sepertinya saya yang
menyesuaikan sajalah dengan Bapak Eko ya
biar supaya sama berwarna biru. Ee
silakan Pak Eko untuk menyalakan
kameranya.
Oke.
Oke. Baik. Untuk yang masih
menonaktifkan kameranya bisa dinyalakan
kembali.
Oke. Ee baik, langsung saja saya buka
untuk training pada hari ini.
Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Baik, selamat pagi Bapak
Ibu semuanya yang telah bergabung di
acara training HSS Skill Masteri
Training lingkungan yang dilaksanakan
pada hari ini tanggal 20 Desember 2025
dan besok di hari Minggu di tanggal 21
Desember 2025. Ee sebelumnya perkenalkan
saya Dita selaku moderator yang akan
memandu jalannya training di hari ini di
pagi hari hingga di sore hari ya Bapak
dan Ibu semuanya. Ee baik sebelum kita
memulai untuk training pada hari ini,
alangkah baiknya kita semua berdoa
terlebih dahulu menurut agama dan
kepercayaannya masing-masing agar
training pada hari ini dapat berjalan
dengan lancar. Untuk waktu berdoa
dimulai.
Baik, untuk waktu berdoa selesai. Baik
ee Bapak dan Ibu semuanya, saya izin
untuk membagikan share company profile
dari CAC. Silakan untuk disimak.
Hai, saya Ayu bagian dari PT Cendikia Az
Cemerlang. Di video ini kami akan
menjelaskan tentang perusahaan kami, apa
yang kami kerjakan, dan kenapa kami siap
menjadi solusi untuk kebutuhan kamu dan
perusahaan. Yuk, simak video company
profile kami sampai habis, ya. Kami
memiliki legalitas dan lembaga-lembaga
yang membantu Anda dalam sertifikasi
yang memenuhi standar [musik] perusahaan
dan SDM di dalamnya.
Sejak berdiri, CAC terus menjadi mitra
strategis bagi perusahaan-perusahaan di
berbagai sektor industri seperti sektor
pertambangan, perkebunan kelapa sawit,
migas, dan manufaktur lainnya. Selain
itu, kita melakukan kerja sama di bidang
lain non industri seperti instansi rumah
sakit. Ada juga asosiasi-asosiasi di
berbagai sektor dan kelembagaan lainnya
yang termasuk bidang lingkungan, energi,
dan K3.
Fokus kami meningkatkan sumber daya
manusia [musik] melalui pelatihan yang
aplikatif dan bersertifikat. Kami
menghadirkan pelatihan unggulan seperti
ahli K3 umum, ahli K3 listrik, bidang
lingkungan, hingga pelatihan energi
berkelanjutan dan masih banyak lainnya.
Semua disusun oleh instruktur kompeten
dan didukung kurikulum terkini. Tak
hanya pelatihan, CAC juga hadir sebagai
konsultan dan pendamping implementasi
sistem K3 maupun lingkungan dan
manajemen energi secara menyeluruh.
Dan kami sudah melakukan kerja sama di
berbagai sektor dengan banyak
perusahaan.
Yuk, simak testimoni dari mereka yang
sudah dinyatakan 100% lulus dan
kompeten.
Terima kasih kepada PT Cendiki Azar
Cemerlang. menyampaikan rasa terima
kasih dan apresiasi yang
sebesar-besarnya kepada seluruh tim
penyelenggara dan para narasumber atas
terselenggaranya pelatihan yang sangat
bermanfaat ini.
CC
pasti kompeten.
Pelatihan berlangsung sangat ee baik dan
menarik di mana trainernya menjelaskan
materinya secara komprehensif. Terima
kasih kepada PT CAC yang telah ee
membantu saya dalam pelatihan [musik]
pengawas operasional pertama di
pertambangan. Eh, saya mengikuti dua
pelatihan sekaligus yaitu manajer energi
dan juga auditor energi. Eh, menurut
saya keduanya cukup bagus ya ee dalam
trainingnya
yang saya ambil yaitu ee PPA atau
penanggung jawab pencemaran air limbah.
Untuk kesan-kesan yang saya dapatkan di
sini pastinya saya mendapatkan ilmu yang
baru.
Ini saya bekerja di PT Aiko [musik] Jaya
Indonesia. Saya sudah mengikuti training
pengawas K3 Migas di CAC. Terima kasih C
AC.
Sini saya e dapat beberapa materi
ataupun ilmu terkait safety dari nilai
identifikasi potensi bahaya
ini juga kami merasa lebih siap untuk
menghadapi audit lingkungan nantinya
bahkan memberikan peningkatan terkait
kepatuhan terhadap peraturan pemerintah.
Bagi kami keselamatan bukan hanya
prosedur tetapi budaya yang tumbuh
bersama. bersama PT Cendia AC Semerlang
menuju Indonesia yang lebih selamat,
sehat, dan berkelanjutan. Hubungi kami
sekarang juga untuk mendapatkan
informasi training, konsultasi, dan
sertifikasi untuk kompetensi karyawan
dan perusahaan Anda. Jadikan PT Cendikia
Aza Cemerlang sebagai mitra pengembangan
SDM dan pendampingan pengurusan
legalitas [musik]
dan izin perusahaan Anda agar perusahaan
Anda legal dan terpercaya.
CAC solusi lengkap untuk pelatihan,
sertifikasi, konsultasi yang andal dan
terpercaya dari training hingga
sertifikasi, dari konsultasi hingga ASI.
Apapun sertifikasinya, CAC solusi CAC
pasti lebih kompeten.
Oke. Baik. Eh, terima kasih Bapak dan
Ibu semuanya. Untuk selanjutnya saya
izin untuk share Indonesia Raya terlebih
dahulu. Silakan Bapak dan Ibu untuk
menyimak
sebentar.
[musik]
Indonesia [musik]
tanah airku,
tanahku
darahku.
Di sanalah [musik]
aku berdiri
jadi pandu diu
Indonesia [musik]
kebangsaanku,
bangsa dan tanah airku.
Marilah [musik]
kita bersaru
Indonesia bersatu.
[musik]
Hiduplah tanahku, hiduplah negeriku,
bangsaku, [musik] rakyatku semua.
Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya
[musik]
untuk Indonesia
Raya.
Indonesia Raya merdeka [musik]
merdeka. Tanahku, negeriku yang kucinta.
Indonesia Raya merdeka [musik]
merdeka. Hiduplah Indonesia Raya.
[musik]
Indonesia Raya merdeka merdeka. Tanahku
negeriku yang kucinta.
[musik]
Indonesia Raya merdeka merdeka. Hiduplah
[musik] Indonesia Raya.
Oke. Baik Bapak dan Ibu semuanya. Baik,
langsung saja untuk selanjutnya saya
izin untuk ee share screen mengenai tata
tertib selama training berlangsung.
Baik,
untuk yang pertama ee Bapak Ibu memiliki
perangkat smartphone atau laptop dan
menggunakan aplikasi Zoom selama
kegiatan berlangsung. Untuk yang kedua,
perangkat yang dimiliki wajib memiliki
kamera, speaker, dan mic yang aktif
layak digunakan. Dan selama training,
peserta diharapkan menggunakan virtual
background Zoom yang sudah dikirimkan
admin di dalam grup WhatsApp. Peserta
juga diwajibkan menggunakan nama sesuai
KTP pada akun Zoom yang digunakan selama
training. Peserta diwajibkan mengisi
absensi kehadiran yang telah dibagikan
admin di dalam grup WhatsApp. Selama
materi berlangsung, seluruh peserta
diharapkan untuk bisa oncam dan
menambahkan wajah sampai setengah badan
saat Zoom berlangsung. Peserta
diharapkan untuk tetap mematikan mic
jika tidak sedang ingin bertanya atau
menanggapi pemateri. Selanjutnya sesi
pertanyaan akan dilakukan setelah materi
selesai. Untuk peserta yang ingin
bertanya bisa langsung mengangkat tangan
dengan feure resin pada Zoom meeting
ataupun mengirimkan pesan pada kolom
chat. Jika peserta ingin bertanya ketika
materi sedang dipaparkan, maka peserta
dipersilakan untuk meninggalkan
pertanyaan pada kolom chatnya terlebih
dahulu. Nanti pertanyaan akan dibacakan
oleh moderator pada saat sesi tanya
jawab. Untuk selanjutnya, peserta
diwajibkan mem-follow akun Instagram CAC
di @cendaki Cemerlang dan @ca_training
yang dibuktikan dengan mengirimkan
screenshot bukti memfollow ke admin grup
sebagai salah satu syarat untuk
memperoleh sertifikat pelatihan.
Sertifikat akan kami berikan maksimal 2*
24 jam setelah training selesai
dilaksanakan. Sertifikat diterima
maksimal 3 hari bekerja terhitung
setelah training selesai dilaksanakan.
Untuk peserta wajib melakukan download
sejak link sertifikat diberikan dan link
expired maksimal 3 bulan setelah
diterbitkan. Setelah 3 bulan, semua
sertifikat yang sudah dibuatkan tidak
dapat diakses kembali dan otomatis
terhapus di dapat di database kami.
Sehingga peserta yang belum m-download
di masa waktu tersebut maka menjadi
tanggung jawab di peserta masing-masing
dan tidak bisa kami proses kembali
dengan sertifikat yang sama. Silakan
Bapak Ibu bisa mem-follow akun IG CAC di
HP sekarang. dan nanti dikirimkan
melalui grup seperti itu. Baik, ee saya
izin share terlebih dahulu dan
selanjutnya saya izin ingin ee sesi k
dokumentasi terlebih dahulu ya, Bapak
dan Ibu. Silakan bagi yang masih
menoaktifkan kameranya untuk dibuka
kameranya.
I silakan Bapak Putra, Ibu Yanuari, Ibu
Tiara Hati, Ibu Mayasari dibuka dulu
sebentar untuk kameranya semuanya,
Bu.
Oke. Baik. Iya, silakan.
Iya,
Bu. Mohon izin, Bu. Ini kamera saya lagi
enggak bisa dibuka Bu. Saya tadi tadi
coba
ini, Bu. Masih enggak bisa.
Oke. Baik, Pak. Ee mungkin kalau tidak
bisa mungkin bisa mengganti dengan
device lainnya, ya. Ya, baik, Bu.
Iya, baik. Oke. Ee enggak apa-apa, Bapak
dan Ibu silakan yang bisa untuk oncam
silakan untuk ditampilkan
kameranya.
Oke, silakan Bapak dan Ibu untuk
posennya CAC berbentuk C seperti ini.
Silakan kepada dan Ibu semuanya seperti
Ibu Teresa.
Oke. Baik. Untuk Bapak Kiril.
Oke. Baik. Akan saya ambil hitungan 1,
2, dan 3.
Oke, sekali lagi Bapak dan Ibu semuanya.
1 2 dan 3.
Oke. Baik, terima kasih Bapak dan Ibu
semuanya.
Oke. Baik, yang tidak bisa oncam tidak
apa-apa Bapak dan Ibu. Nanti bisa
disimak dan jika ada pertanyaan bisa
meninggalkan pertanyaannya di dalam
kolom chat. Baik Bapak dan Ibu,
sebelumnya untuk ee training pada hari
ini dilaksanakan di jam .30 sampai jam .
sore. Dengan detailnya nanti kita materi
pertama di jam seteng di sesi pagi dan
juga di sesi siang. Untuk di sesi pagi
dimulai dari jam 0.30 sampai jam 12.00
siang dengan ada coffee break 15 menit
di jam 10.00 untuk pagi. Lalu nanti ee
akan dilanjut di sesi siangnya mulai di
jam 15 dan nanti akan ada cofe break
sebentar di jam .00 di jam .00 waktu
Indonesia bagian barat selama 15 menit
dari jam .00 sampai jam .15 nanti akan
dilanjutkan kembali sampai jam .00 Sore
seperti itu. Baik, ee sebelumnya mungkin
dikonfirmasi dulu ya untuk sesi coffee
break di sesi siang apakah diperlukan
atau tidak. Bapak Eko mengingat untuk
cofe breaknya sendiri di jam .00
sedangkan jam .00 sudah selesai seperti
itu Bapak Io.
Oh iya nanti kita kondisional aja Bu
Dita ya tergantung ee bagaimana situasi
diskusi kita nanti Bu kita ya.
Oke. Baik. Oke. Baik. seperti itu ee
untuk alurnya masih tetap sama ya Bapak
Ibu. Nanti kalau misalnya ada yang ingin
disampaikan mau langsung tetap
melanjutkan materi silakan untuk open
mic nanti kita berdiskusi bareng seperti
itu. Baik ee Bapak dan Ibu semuanya
langsung saja kita memulai untuk
training pada hari ini yang akan
dibawakan oleh Bapak Eko Kurniawan
selaku trainer dari CAC. Baik untuk
Bapak Eko untuk tempat dan waktu saya
persilakan
ya. Terima kasih, Bu Dita. Ee suara saya
terdengar jelas ya, Bu Dita?
Ah, jelas ya. Oke. Baik.
Bismillahirrahmanirrahim.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Ya, selamat pagi Bapak Ibu sekalian.
Salam sejahtera ya untuk kita semua ya.
selamat datang ya di pelatihan ee EODP
ya yang dilaksanakan oleh ee Cendikia Az
Cemerlang ee di mana pelaksanaan ini di
ee pada hari Sabtu dan Minggu nantinya
ya. Dan di hari Sabtu ini ee kita akan
ee membahas ee mengenai proper. Lalu
bagaimana cara pemenuhan proper itu
sendiri meliputi bidang ee pengendalian
pencemaran udara, pengendalian
pencemaran air dan ee pengelolaan limbah
B3 sebagaimana yang mungkin sudah
diinformasikan oleh ee tim dari CAC ya
Bapak Ibu ya. ee mungkin Bapak Ibu ini
juga ee berasal dari berbagai macam
daerah ya Bapak Ibu. Saya lihat juga ada
yang ee mungkin dalam perjalanan, ada
juga yang mungkin sambilan masih bekerja
ya atau ee masih ada meeting-meeting ya.
Karena di akhir tahun ini ee semuanya
mungkin dikejarkan ya Bapak, Ibu ya.
Nah, bahkan ee liburan pun lebih awal
sepertinya ya, seperti ee ee tahun-tahun
sebelumnya ya. Tapi tidak apa-apa.
Semoga ee apa yang nanti saya sampaikan
ee bisa di pahami dengan baik ya dan ee
mudah-mudahan juga bisa menjadi sumber
ee informasi ee baru buat ee Bapak Ibu
tentunya dalam kegiatan ee apa namanya
pengendalian pencemaran ee lingkungan
khususnya ya. Mungkin di antara Bapak
Ibu ini ada yang ee kita absen duluah
sebentar ya Bapak Ibu. Ada yang dari
wilayah timur Bapak Ibu. Papua, Sulawesi
atau Nusa Tenggara ya. Ada.
Oh, enggak ada ya. Wilayah tengah ada
enggak, Bapak Ibu? Kalimantan, Bali ada
enggak?
Enggak ada juga. Oh, berarti dari barat
semua ini ya? Kalau Jawa saya saya rasa
nih banyak ya dari Pulau Jawa pasti
banyak ya. Oke. Dari Sumatera ada?
Oh,
ada, Pak.
Oh, ada ada ya. Ini ada Ibu Elen ya. E
maaf untuk Pak Elen, Pak.
Oh, maaf, maaf Pak Elen ya. Pak Elen di
Sumatera. Di mana, Pak Sumateranya Pak
Elen?
Saya di Riau, Pak.
Oh, di Riau. Oh, baik. Terus tadi ada
lagi tuh yang nyahut
yang dari Sumatera. Siapa lagi nih?
Ada juga yang dari Kalimantan, Pak. Ada
juga yang dari Sumat. Iya. Oke. Oke.
Iya, betul ya. Ini Pak Fuji di mana, Pak
Fuji? Posisi
di Jambi saya, Pak.
Oh, Jambi. Wah, mantap ya. Terus tadi
ada yang dari Kalimantan ya, Kalimantan
Timur ini ya. Ada Ibu Jeralin ya, Altim.
Terus juga ada Bapak Yonggi ya di
Kalteng ya di Palangkaraya. Oke. Nah,
berbagi beragam ya Bapak Ibu ya. Jadi
untuk yang wilayah ee eh tapi timur ini
masuknya masih Kalimantan Timur ini
masih barat ya Bu Dita ya atau tengah ya
saya juga lupa. Timur
untuk Kalimantan Timur masih barat ya
Pak?
Masih barat ya. Oke. Iya. Nah, jadi
nanti ee mohon menyesuaikan saja ya,
Bapak, Ibu. Mungkin barangkali ada yang
dari wilayah tengah ya, ee kita
sesuaikan saja waktunya nanti. Oke. Baik
Bapak Ibu, selebihnya mungkin dari Pulau
Jawa ya. Nah, baik Bapak, Ibu sekalian
ee ee untuk ee mengawali training kita
ya di tema yang pertama adalah mengenai
proper dan ee aspek penilaian proper.
Nah, kita buka dulu Bapak Ibu dengan apa
dengan ee melihat ya bagai apa itu
kegiatan proper.
Nah, ee Bapak, Ibu sekalian ee ada yang
pernah mendengar istilah proper ini
sebelumnya, Bapak, Ibu?
Boleh mau diangkat tangan atau boleh
juga langsung ee open mic-nya, ya.
Silakan.
Ada yang pernah ini.
Oh, pernah nih, Pak Fadli. Pak Fadil,
maaf, Pak Fadil. ee apa namanya ini
mewakili perusahaan atau bagaimana, Pak
Fadil?
Maaf, Pak. Tadi untuk Kalimantan Timur
ee ke tengah, Pak Indonesia bagian
tengah.
Iya, siap.
Iya, enggak apa-apa, Bu. Tita,
bagaimana, Pak Fadil? Pak Fadil dari
perusahaan atau bagaimana, Pak? Iya. Ee
saya umum tapi ee perusahaan saya
sebelum memang pernah ikuti proper gitu
dan kebetulan saya P-nya waktu itu gitu.
Oke. Artinya sebenarnya Pak Fadil juga
ee ya tidak tidak baru lagi ya untuk
urusan proper ini ya ee Pak Fadil ya.
Oke. Ee ya itu ya. Siapa lagi Bapak Ibu
yang sudah pernah dengar istilah proper
ini?
Dengar istilahnya aja dulu ya Bapak Ibu
ya. Oke. [tertawa]
Oh, belum ya? Tapi yang lain berarti
belum ya. Mungkin baru pertama kali ya
dengar. Oh, ada ada ya program proper
gitu loh. Oke. Baik Bapak Ibu, mungkin
saya akan jelaskan ee mengenai proper
ini. Ee ee lalu bagi yang mungkin sudah
pernah mendengar atau terlibat langsung
dalam kegiatan proper ya, barangkali
mungkin ee bisa kembali mengingat ya
bagaimana ee perjuangan Bapak Ibu ya
dalam ee menyusun ya proper
perusahaannya gitu ya. Jadi saya saya
artinya saya mencoba untuk mengulang dan
mengingatkan kembali ee terkait dengan
program Proper. Jadi Bapak Ibu, Proper
ini merupakan kegiatan yang ee dibuat ya
oleh Kementerian Lingkungan Hidup yang
namanya juga berubah-rubah. Dulu sebelum
proper ada juga pro
ASI kalau tidak salah saya ya. itu sudah
lama banget awal-awal muncul atau cikal
bakalnya si proper ini. Ee terus
disempurnakan terus ya oleh pemerintah.
Nah, sehingga ee menjadi proper yang
sekarang ya ee memang memiliki ee
berbagai macam aspek penilaian Bapak
Ibu. Bahkan tidak hanya di bidang
lingkungan hidup tapi juga ee di bidang
yang lain ini seperti ee kegiatan
pemberdayaan masyarakat
ya. Bahkan juga ee sekarang juga sudah
masuk ini kementerian
ee apa namanya ee
ee apa perlindungan anak ya kalau tidak
salah saya itu juga ee sepertinya
menitipkan program di proper ini Bapak
Ibu. Jadi tidak hanya dibatasi hanya
aspek lingkungan saja tapi lingkungan
secara umumnya gitu. Jadi tidak hanya
lingkungan hidup tapi juga aspek
manusianya juga di di dinilai ya di
proper ini, Bapak Ibu. Jadi, proper ini
merupakan singkatan ya dari program
penilaian peringkat kinerja perusahaan
dalam pengelolaan lingkungan hidup ya.
Nah, itu proper.
Nah, proper ini sebetulnya ee merupakan
ee program pembinaan ya kepada
penanggung penanggung jawab usaha
terutama usaha-usaha yang sudah memiliki
dokumen UKL, UPL atau AMDAL atau kita
sebut sebagai persetujuan lingkungan ya,
Bapak, Ibu.
Nah, untuk apa ya dibina agar tanggung
jawab perusahaan yang tadi sudah
memiliki yang UKL dan AMDAL ini memang
dilaksanakan
dengan baik, Bapak, Ibu, ya. Nah,
makanya nanti akan muncul namanya
istilah taat dan tidak taat. Nah, di
perusahaan yang betul-betul melaksanakan
apa saja perintah yang ada di dalam
dokumen AMDAL UKL-UPL itu dikategorikan
taat. Sementara kalau tidak dilaksanakan
maka tergolong tidak taat gitu ya. Jadi
secara umum begitu. Nah, namun proper
itu ee mencoba untuk merangkum nanti
Bapak Ibu ya kewajiban-kewajiban yang
tertara pada dokumen AMDAL dan UKL UPL
perusahaan. Nah, tujuannya tentu dari
penjelasan tadi, maka si proper ini
bertujuan untuk mendorong agar industri
ini tuh taat terhadap regulasi
peraturan, taat terhadap komitmen yang
sudah dibuat pada dokumen AMDAL dan
UPL-UPL-nya gitu ya. Jadi tak lain tak
bukan artinya ini semacam instrumen ya
pemerintah untuk memastikan bahwa
perusahaan ini melaksanakan
komitmen untuk
ee taat ya terhadap peraturan-peraturan
lingkungan ya.
Nah, dari ee
pengertian ya proper itu sendiri tentu
kita bisa juga menjabarkan beberapa
manfaat dari kehadiran proper ini. Nah,
cuma Bapak Ibu bagi sebagian perusahaan
tentu awal-awal mengenal proper rasanya
berat ya Bapak Ibu ya untuk
pelaksanaannya. Padahal
sebenarnya proper ini seperti
wujud ya dari semacam ee apa peringatan
ya bagi perusahaan bahwa kita memiliki
kewajiban-kewajiban yang perlu dipenuhi.
Nah, itulah proper. Nah, cuman bagi
perusahaan yang mungkin
ee memiliki kebiasaan ya, kadang lupa
kadang tidak tahu gitu ya terkait dengan
kewajiban ini menganggap bahwa proper
ini cukup berat pelaksanaannya, Bapak,
Ibu. Kenapa? Karena karena ee iya
beberapa penilai ini ee belum bisa
dipenuhi ya oleh beberapa perusahaan ya.
Saya ceritanya beberapa perusahaan nanti
Bapak Ibu.
Nah, sehingga kita kembali ke manfaat
proper sebetulnya
ee si proper ini ya dia ee keuntungannya
adalah kita bisa mendapatkan pembinaan
ya. pembinaan ini maksudnya Bapak Ibu ya
kita bisa kalau saya sih bahasanya itu
ini cara gampang ya proper ini kita ee
ee untuk diingatkan ya terkait dengan
kewajiban-kewajiban kita terhadap ee
komitmen yang sudah kita bikin dengan
pemerintah, dengan negara ya. Misalkan
si perusahaan wajib melakukan pengukuran
air limbah, wajib memasang IPAL
misalkan. Nah, ini kan semacam
ee ini ya semacam ee pengawasan nanti
bagi pemerintah melihat apakah kewajiban
ini dilaksanakan atau tidak. Nah, ini
yang dibina oleh KLH. Cuma tidaknya KLH
Bapak Ibu ya, DLH juga terlibat ya Dinas
Lingkungan Hidup karena tidak mungkin
dengan sumber daya manusia dengan tim
yang ada di KLH itu mampu
mengawasi
sekian juta mungkin ya perusahaan atau
ratusan ribu perusahaan yang ada di
Indonesia itu enggak mungkin. Seingga
butuh bantuan DLH Provinsi dan DLH
kabupaten kota.
Yang kedua, tentu kalau seluruh
perusahaan di Indonesia ini taat
terhadap regulasi lingkungan, ya
harapannya akan tumbuh iklim industri
yang lebih ramah lingkungan.
Jadi kejadian-kejadian
yang selama ini ya terjadi gitu. Nah,
itu
ya apalagi sekarang ya mungkin Bapak Ibu
sudah tahu lagi heboh bencana ya di
Sumatera ya ada tiga provinsi.
dan ee puluhan kabupaten kota kayaknya
ya yang terdampak.
Nah, ini ya selain tentunya ee perlu ada
kajian yang lebih mendalam ya. kita
tidak bisa serta-merta dengan
singkat menyimpulkan ya dengan instan
menyimpulkan bahwa ini karena ABC D itu
enggak bisa ya memang harus komprehensif
juga Bapak Ibu karena memang faktor
cuaca juga ee
memiliki faktor terbesar juga ya Bapak
Ibu ya sehingga bencana itu akhirnya
muncul Bapak Ibu. Nah, tapi faktor
kelalaian manusia tentu ada juga di situ
ya. ee bahkan ada perusahaan juga yang
diduga mungkin tidak melaksanakan
ee kewajibannya sehingga ee memicu juga
ya ee terjadi bencana yang lebih meluas
lagi gitu Bapak, Ibu. Tetapi lagi-lagi
itu tentu tidak bisa kita 1 2 hari 3
hari memastikan ya sebuah kejadian itu
kita perlu kaji dengan
kepala yang dingin ya dengan tidak
mengedepankan sisi emosional memang
betul-betul dikaji sehingga kita dapat
akar permasalahannya apa gitu ya. Nah,
tapi dalam hal proper mungkin ee
tujuannya begitu Bapak Ibu ya. Coba
Bapak Ibu bayangkan seluruh perusahaan
taat terhadap lingkungan tentu ya akan
menciptakan
ee iklim industri yang lebih ramah
lingkungan.
Lalu juga meningkatkan kesadaran
perusahaan. Nah, ini yang saya bilang
tadi ee perusahaan itu banyak yang tahu
kalau mereka melanggar Bapak Ibu tapi
belum punya kesadaran ya atau mungkin
belum tumbuh kesadaran. Kadang kesadaran
ini tumbuhnya ketika dipaksa gitu ya.
dipaksa sudah disegel ya, sudah
didatangi oleh pihak kejaksaan ya
ataupun
ee pihak yang berwajib. Nah, baru ya
muncul rasa sadar dalam tanda kutip ya.
Meskipun itu juga dengan keterpaksaan
ya. Itulah Bapak, Ibu memang dunia
bisnis tentu juga ada risiko-resikonya,
ada konsekuensi ya. kita tidak hanya
berbicara untung rugi untuk ownernya,
tapi juga untuk masyarakat di sekitar
dan juga lingkungan hidup. Nah, ini ya
tujuan proper. Nah, lalu bagi
perusahaan-perusahaan yang tahapannya
sudah sadar akan
konsekuensi dari bisnis mereka, nah
proper ini juga menjadi ajang untuk
membandingkan ya membenchmark. kita bisa
melihat ee posisi perusahaan kita
dibandingkan perusahaan ee ataupun
kegiatan sejenis lainnya gitu. Kita
lihat bagaimana
efisiensi energi kita sudah bagus atau
belum. Apakah pencemaran udara kita
kualitasnya lebih bagus atau tidak
dibandingkan perusahaan yang lain gitu
dan lain-lain nanti. Jadi banyak Bapak
Ibu nanti kita lihat itu benchmark ya.
Lalu citra dan reputasi perusahaan
diharapkan juga bagus di mata masyarakat
dan juga investor. Ya, mungkin kalau
Bapak Ibu ee mungkin main saham atau apa
gitu ya, tentu cari
perusahaan-perusahaan yang memang
citranya ee baik gitu Bapak, Ibu. Karena
persepsi ini bisa ee ya itu tadi salah
satunya mungkin ke sahamnya atau tadi
kepercayaan publik untuk membeli
barangnya gitu. itu meningkat dan
pastinya sama-sama untung gitu ya. Ee
lingkungannya untung, si ownernya atau
stakeholder-nya juga untung gitu. Nah,
ini ya untuk meningkatkan citra
reputasi. Nah, yang keenam juga ee
dengan hadirnya program proper ini
diharapkan juga mengurangi
konflik-konflik yang ada di ee antara
perusahaan dan masyarakat. Nah, ini kan
banyak terjadi di perusahaan tambang,
perusahaan kayu, sawit gitu ya yang
sering disorot ya sampai hari ini masih
disorot
itu sering terjadi konflik-konflik.
Konfliknya baik konflik ee horizontal,
vertikal, konflik kita dengan ee
ekosistem ya, dengan makhluk hidup.
Nah, ini harapannya bisa dikurangi
Bapak, Ibu ya. Ee tapi tentu ideal itu
tidak bisa ya, Bapak, Ibu. Saya harus
akui itu juga karena enggak mungkin juga
yang namanya kita merubah bentang sebuah
alam ya pasti ada konsekuensi di situ.
Tidak ada yang namanya zero konsekuensi
itu enggak ada menurut saya, Bapak, Ibu.
Selama manusia tubuh ada ya potensi
kerusakan itu ada. Nah, bagaimana kita
merekayasanya
sehingga ee
ee apa namanya? Konsekuensi dampaknya
tidak terlalu tinggi. Nah, makanya itu
ada AMDAL UKL-UKL itu buat itu Bapak,
Ibu ya. Ee bagaimana ketika tanda kutip
kita diberikan izin ya untuk merubah
sesuatu di alam. Nah, tapi bagaimana
nanti dampak ke depannya tidak terlalu
besar ya. Enggak mungkin dong kalau kita
menginginkan bumi ini tidak rusak sama
sekali ya kita enggak hidup di bumi ya.
Karena enggak mungkin juga Bapak Ibu
kalau kita ya itu. Jadi kadang saya juga
melihat komentar-komentar netizen ya
sepertinya gampang banget gitu ya
menyimpulkan sesuatu. Jadi memang harus
dengan kepala yang dingin, hati yang
lapang ya untuk ee terutama untuk ee
masalah konflik ini Bapak Ibu. Yang
ketujuh adalah perusahaan mendapatkan
kriteria hijau emas. Nanti kita lihat
ya, Bapak, Ibu ya. Hijau emas ini
artinya ee perusahaan ini sudah ee
melakukan kegiatan tidak hanya
kewajibannya dia gitu. Misalkan nih
Bapak Ibu wajib memenuhi baku mutu air
rimbah. Nah, tidak hanya melaksanakan
kewajiban pemenuhan baku mutu, tapi juga
melakukan penghematan air penghematan
air, memanfaatkan air limbah gitu ya.
Sehingga tidak dibuang begitu saja ke
badan air, tidak dibuang begitu saja ke
lingkungan, ya. Nah, sehingga dampak
lingkungannya bisa berkurang. Nah, ini
namanya adalah aspek yang lebih dari
taat. melakukan sesuatu tidak hanya
kewajibannya
ee tapi juga sesuatu yang lebih besar
manfaatnya buat lingkungan. Nah, itu
yang disebut sebagai ee proper hijau dan
proper emas.
Nah, dasar hukumnya Bapak, Ibu ee ada di
Undang-Undang 32 2009 tentunya ya ini ee
ee mengenai perlindungan dan pengelola
lingkungan hidup. Lalu proper itu
sendiri ya ini sudah sering
berganti-ganti peraturan. Nah, ini
peraturan yang terbaru adalah Permen LH
BPLH ya. Nah, kemudian pengendalian
hidup nomor 7 2025
terkait dengan program proper itu
sendiri. Lalu nanti peraturan-peraturan
yang berkaitan dengan PPPA, PPPU ya,
limbah B3, B3, pengelolaan sampah ya.
Nah, ini juga ee menjadi landasan ee
oleh pemerintah untuk membuat ee program
proper.
Nah, ee pertanyaan selanjutnya siapa
peserta proper? Nah, secara umum itu
Bapak, Ibu pesertanya dibagi dua. Ada
yang sifatnya mandatori. Mandatori itu
maksudnya adalah wajib ya ditunjuk
langsung, ditetapkan langsung, diskkan
langsung oleh pemerintah. Nah, apa saja
perusahaannya? Nak, dia ada empat
kriteria ya. pertama perusahaan yang dia
punya tujuan ekspor lalu
ee dia terdaftar di pasar bursa lalu
mendapat perhatian khusus dari
masyarakat lalu skala kegiatannya
signifikan ya untuk menimbulkan dan ee
menimbulkan dampak terhadap lingkungan
ini. Paling gampangnya ya perusahaan
tambang, sawit ya, manufaktur.
Nah, itu beberapa yang masuk dalam
kriteria
mandatori ya, langsung dissk-kan oleh
pemerintah
atau ditunjuk oleh pemerintah. Lalu yang
kedua, voluntery. Nah, ini yang paling
sedikit pesertanya ya, karena bagi yang
tahu mungkin ee Prof ini ee perlu
persiapan yang matang Bapak, Ibu. Karena
kalau tiba-tiba mendaftarkan diri untuk
ikut lalu kita enggak ada persiapan, ya
siap-siap aja kena rapor merah gitu.
Kenapa? Ya karena ee bisa saja beberapa
aspek belum terpenuhi. Nah, makanya bagi
perusahaan yang sifatnya mandatori ini
mesti mengenal dulu ya apa kriteria
penilaian dari propot ya. Dan ini juga
ee ee juga ditetapkan ya syaratnya
meskipun sifatnya ee volunary
ee namun perusahaan itu haruslah
perusahaan yang punya produk untuk
tujuan ekspor dan terdapat dalam pasar
bursa. Jadi tidak tidak
serta-merta ya, tidak ee harus ada
persyaratan lah intinya Bapak Ibu ya.
Harus ada penapisan-penapisan.
Ini kita cerita yang 2025 ya Bapak Ibu
yang masih berlangsung.
Ee sebenarnya proper 2025 ini ya
dinilainya dari semester 2 tahun
sebelumnya plus semester 1 tahun
sekarang. Artinya mulainya di bulan Juli
ya 2024 sampai bulan Juni 2025. Nah,
bagaimana di bulan Juli atau di bulan
Desember sekarang itu sudah masuk ke
penilaian proper 2026 Bapak Ibu. Jadi
dia ambil semester 2 tahun sebelumnya,
lalu semester 1 tahun sekarang gitu.
Nah, artinya untuk proper 2025 tinggal
menunggu pengumuman
ee finalnya ya atau rapor finalnya nanti
Bapak Ibu biasanya di Desember ini sudah
muncul ya rapornya atau paling lambat
mungkin Januari gitu.
Nah, itu kira-kira ya Bapak, Ibu ya ee
ee apa namanya si proper ini sendiri dan
ini adalah eh timeline dari kegiatan
proper yang 2025 ya, di mana
sosialisasinya justru munculnya di bulan
kedua 2025 meskipun ee data yang nanti
kita input itu sejak ee bulan Juli ya
2024.
Nah, total pesertanya cukup banyak ya.
2025 ini 5.476.
Nah, ini enggak mungkin hanya
Kementerian Lingkungan Hidup saja yang
memantau pesertanya ya. Makanya di ee
apa namanya? Di
bantu nanti oleh DLH, kabupaten, kota,
serta provinsi.
Ya, ini tadi saya singgung sektor ee
peserta dari proper ini sendiri ada yang
dari industri, ada yang dari ee
prasarana jasa ee transportasi Bapak
Ibu.
Nah, peringkat proper. Nah, tadi saya
singgung ya bahwa proper ini akan
memunculkan
ee mana industri yang taat terhadap
aturan lingkungan, mana yang tidak taat
terhadap aturan lingkungan. ya. Nah,
untuk yang tidak taat ini Bapak Ibu ya,
saya mungkin lompat dulu ya ke bawah. Ee
nanti ada ee kategorinya lagi Bapak Ibu.
Wah, ini ada ya yang tidak taat ya atau
aspek ketaatanlah kita katakan ya. Satu
yang ee sebenarnya ada tiga ya. Saya
enggak bisa sebut dua juga ada tiga.
Yang tiga itu pertama tidak taat, yang
kedua taat, yang ketiga lebih dari taat.
Nah, yang tidak taat itu ada merah dan
hitam, Bapak, Ibu. Nah, merah
ee artinya dia sudah melaksanakan
beberapa hal ya yang sudah ee ee sesuai
dengan aturan lingkungan. Namun ada
beberapa juga yang belum jadi belum
paripurna, belum sempurna ininya ee
ketaatannya Bapak, Ibu ya. Nah,
ibaratnya kalau muslim ya, muslim kan
salat wajibnya lima waktu sehari
semalam. Nah, yang merah ini ada satu
salat wajib yang dia tidak kerjakan gitu
loh. Nah, itu merah hitam. Ah, memang
betul-betul enggak ada yang dilaksanakan
Bapak, Ibu ya. Semuanya kacau, gitu ya.
Nah, jadi limbah B3 tidak dilaksanakan
dengan baik, limbah tidak dikelola,
emisi udaranya tidak dikontrol gitu.
Nah, itu yang hitam ya. Nah, itu bedanya
kalau biru. Biru itu artinya dia ya
ibaratnya ya tadi mohon maaf ya Bapak
Ibu ya saya agak saya ee coba analogikan
ini kehidupan muslim gitu ya. Dia
salatnya lima waktu tepat waktu. Nah,
itu biru ya. Nah, kalau lebih dari taat
emas dan hijau, nah, ini yang si muslim
tadi dia salat sunat gitu ya, dia e
puasa sunat gitu loh. Nah, jadi dia
tidak hanya meaksanakan
yang wajib-wajib aja ya. Kalau di proper
nanti emas hijau ini dia melakukan
efisiensi energi, dia melakukan ee apa
namanya? pengurangan ee beban pencemaran
air limbah, mengurangi emisi gas rumah
kaca, lalu melaksanakan upaya
perlindungan keanekaragaman hayati, lalu
ee terlibat dalam program pemberdayaan
masyarakat ya ee dan lain-lain. Jadi
memang
yang tidak diperintahkan oleh
undang-undang ah dia laksanakan itu
Bapak, Ibu gitu ya. tapi masih relevan
ya dengan tujuan dari ee ee lingkungan
hidupnya gitu. Nah, itu emas dan hijau
dan emas. Nah, kalau emas ini adalah
orang-orang yang ataupun
perusahaan-perusahaan yang
dia terbaik, Bapak, Ibu. Jadi, hijau
tadi yang hijau ya dikumpulin tuh yang
terbaik-terbaiknya
yang sepertinya perlu diapresiasi lebih
gitu Bapak, Ibu. karena secara ee ee
pendanaan ya program itu sudah sangat
bagus termasuk dampak dari programnya
itu benar-benar dirasakan oleh
masyarakat. Nah, itu yang emas ya. Jadi
memang mencapai levelnya cukup sulit
Bapak Ibu. Butuh waktu, butuh biaya ya
yang ee yang yang cukup ya.
ya. Karena program ini tanpa biaya saya
rasa sih ee juga enggak akan berlangsung
dengan baik, Bapak, Ibu ya. Ini proper
Bapak Ibu. Nah, yang dinilai. Nah, nanti
ada izin lingkungan Bapak Ibu ee Bapak
Ibu pernah dengar pertek ya, pertek
limbahnya, pertek emisinya, rincian
teknis ee ee penyimpanan limbah B3 lalu
ee hasil uji laboratorium ya. Nah, ini
pengendalian cemaran air, udara, limbah
B3, non B3, sampah. Nah, ini juga masuk
kriteria
untuk level ketaatan ya, level taat ini
sampah. Bagaimana Bapak, Ibu nanti
bekerja sama dengan bank sampah, dengan
TPS 3R di tempat dan seterusnya ya.
Nanti kita lihat. Lalu potensi kerusakan
lahan ya ini buat pertambangan nanti
Bapak, Ibu.
Nah, ini adalah peringkat proper tahun
202324. Nah, kenapa saya munculkan ini?
Karena yang 20045-nya
belum belum keluar ya peringkat finalnya
Bapak, Ibu. Oke. Jadi ee di tahun 2024
ya itu ada bayangin nih Bapak Ibu ada 16
perusahaan yang hitam ya. Dia memang
tidak melaksanakan
seluruh aspek-aspek penilaian. Ada 1300
13 perusahaan nih yang dapat merah, yang
dapat biru ada 4.495,
yang dapat hijau 227, yang pas ada 85
perusahaan ya dan ada 205 perusahaan
yang sedang dalam penegakan hukum atau
tidak beroperasi lagi ya karena
melanggar peraturan Bapak Ibu.
Ini jadwal atau timeline dari proper ya.
Jadi ee ini sudah lewat semua ya,
tinggal ee apa namanya pengumuman
daripada ee propernya. Namun perlu
diingat Bapak Ibu yang perusahaannya
ee akan ikut proper misalkan di tahun ee
penilaian tahun depan ya. Nah, itu perlu
diperhatikan Bapak Ibu tolong dipelajari
terlebih dahulu proper-proper ini ya.
apa saja syarat-syaratnya sehingga tidak
kaget juga nih pada saat pelaksanaan
atau ee menyiapkan data-data yang nanti
perlu di ee input ya ee ke dalam
sistemnya
ya. Kita sekarang tuh sudah di ini
nungguin anugerah lingkungan. Nah, ini
biasanya nanti akan ada pengumuman
final nih. Sudah lewat ya, harusnya ee
sudah mau diumumin nih. Saya enggak tahu
juga mungkin ya Kementerian Lingkungan
Hidup juga disibukkan dengan bencana
banjir kemarin ya, Bapak, Ibu ya.
me apa namanya me
melihat apa namanya me
aduh saya investigasi ya investigasi ee
perusahaan-perusahaan yang mungkin
terlibat juga dalam perusakan lingkungan
sehingga bisa saja karena itu masih
diundur ya Bapak Ibu nih sudah tanggal
20 ya harusnya [tertawa]
sudah terlaksana ee anugerah lingkungan
ini
ya ee ini dia yang di mungkin ini poin
Yang pentingnya Bapak Ibu di sini ee
Bapak Ibu bisa mengenal apa yang dinilai
di proper Bapak Ibu kita cerita di level
ee ketaatan dulu ya. Artinya untuk di
level ketaatan salah satunya saja tidak
dilaksanakan berarti kita dianggap tidak
taat. Nah, tapi Bapak Ibu juga perlu
ingat ee ada penilaian yang dikhususkan
untuk perusahaan tertentu ya. Nah, coba
kita baca dulu. pertama pengendalian
pencemaran air atau PPA. Yang kedua,
pengendalian pencemaran udara,
pengelolaan limbah B3,
pengelolaan limbah non B3, pengelolaan
sampah, pengelolaan B3. Nah, sampai ke
poin pengelolaan B3 ini, ini berlaku
secara umum untuk seluruh perusahaan
peserta proper. Nah, khusus untuk
pengelolaan ekosistem gambut ini khusus
untuk perusahaan yang bergerak di bidang
perkebunan dan hutan tanam industri atau
HTI. Lalu, pengendalian perusakan lahan
juga dikhususkan untuk pertambangan.
Artinya ditambahkan selain poin 1 sampai
poin pengelolaan B3 juga ditambahkan ke
poin pengendalian perusahaan ya. Nah,
salah satunya tidak memenuhi
persyaratan, tidak memenuhi
ee kriteria taat, maka Bapak Ibu akan
mendapatkan level merah atau hitam.
Sementara kalau taat biru. Nah, setelah
melampaui proses penilaian biru ini,
maka pemerintah akan menyeleksi mana
ataupun mengusulkan mana
perusahaan-perusahaan yang bisa ee apa
namanya? Diajukan ya untuk dinilai aspek
yang lebih atau direkomendasikan untuk
mengikuti program penilaian hijau emas.
Nah, ini sifatnya sukarela ya, Bapak,
Ibu. tidak ada kewajiban Bapak Ibu.
Artinya kalau Bapak Ibu misalkan sudah
dianggap oleh pemerintah, perusahaannya
sudah taat, maka ketika diusulkan oleh
pemerintah, Bapak Ibu boleh menolak,
boleh melanjutkan, ya gak ada masalah
gitu. Karena ini sifatnya sudah tidak ee
apa tidak sifatnya bukan mandatori lagi
ya, tapi ini sudah sukarela. bisa Bapak
Ibu mau ikut ya, Bapak Ibu harus baca
lagi nih. Kalau mau ikut ajang penilaian
hijau dan emas, nah maka perlu di
diketahui dan dipahami bahwa ada
beberapa kriteria lagi yang lebih banyak
kriterianya dibandingkan aspek ketaatan.
Dan ini jujur membutuhkan biaya yang
cukup saya harus jujur ini cukup besar
Bapak Ibu. Ee bagi perusahaan ee yang
punya profit bagus tentu ee atau besar
tentu ini enggak jadi masalah. Tapi
perusahaan-perusahaan yang ya ee tidak
begitu ee apa namanya ya profitnya gak
terlalu besar seperti perkebunan gitu
ya. Nah, makanya perkebunan itu jarang
atau belum pernah memperoleh anugerah
hijau emas ini tuh belum pernah karena
ya ee itu tadi ini ee butuh biaya yang
besar Bapak Ibu. Misalkan nih membuat
dokumen LCA life cycle assessment ini
bisa ratusan juta ini Bapak Ibu
dokumennya sudah hampir setara dengan
AMDAL biaya. Kita ngomongin biaya aja
dulu Bapak Ibu. Nah, pecahannya juga ada
dokumen ya, dokumen efisiensi energi,
dokumen penurunan emisi, dokumen
efisiensi air, pemanfaatan air, ya. 3L
limbah B3, 3L limbah non B3, pengelolaan
sampah, keaneka ragaman hayati, apalagi
pemberdayaan masyarakat. Nah, ini
ee 5 tahun itu ya ratusan juta gitu.
bahkan mungkin ada yang miliaran juga
untuk ee membuat program-program
pemberdayaan masyarakat.
Nah, itu ya level hijaunya. Nah, untuk
emasnya nanti ada eko inovasi namanya,
ada inovasi sosial dan ya dan green
leadership ya. Ini nanti CEOCEO-nya lah
yang dapat penghargaan ya Bapak, Ibu.
Nah, itu juga perlu dipelajari. ada
dokumennya, ada SDM juga di situ. Tidak
mungkin hanya mengandalkan sumber daya
manusia yang hanya satu dua orang saja.
Nah, saya sering menemukan
banyak perusahaan itu yang mungkin
bagian environya 1 2 3 orang lalu yang
lainnya perbantukan gitu ya. Nah, itu
enggak cukup Bapak, Ibu karena ini butuh
SDM yang mumpuni juga yang punya
kompetensi juga ya. ee sehingga tidak
banyak yang memperoleh hijau dan emas
ini, Bapak, Ibu ya. Boleh dilihat dari
hasilnya ya, rata-rata itu adalah
perusahaan-perusahaan yang ee cukup
baguslah profitnya. Misalkan ee Migas,
Pertambangan ya. Nah, itu yang paling
banyak dapat emas Bapak, Ibu ya. Tapi
ada juga perusahaan farmasi yang juga
langganan dapat emas itu juga ada Bapak,
Ibu. Tapi lagi-lagi ya catatannya dia
memang ee profitnya lebih lebih besar
dibandingkan peserta yang dapat biru.
Oke. Tapi itu juga enggak menjamin ya,
Bapak, Ibu ya. Setidaknya sudah dapat
gambaran nih, siapin SDM-nya, siapin
biaya untuk ini ya, membuat dokumen ini
tuh enggak ada yang zero zero cost,
Bapak, Ibu ya.
Oke. Nah, kita ee ini pembahasan utama
kita sebenarnya aspek yang biru ya
Bapak, Ibu ya. biru. Nanti kita akan
ee mengenal ya bagaimana aspek
pengendalian pencemaran air ya lalu
udara, limbah B3 ya. Nah, ini khususnya
tiga yang air, udara, dan limbah B3
saja. Oke. Baik. Ini yang tadi diulas
ada tujuh poin. Nah, ini yang lebih dari
taat. Jadi ada seleksinya juga Bapak,
Ibu ya, penapisannya ya. Ada namanya
peringkat sementara, sanggahan ya. Lalu
pemberingkatan akhir. Jadi tidak
serta-merta langsung dicap merah. Enggak
ada namanya nanti masa sanggahan.
Barangkali ada dokumen-dokumen yang lupa
kita upload atau salah kita upload, maka
masih boleh kita lakukan sanggahan ya
atau klarifikasinya.
Oke.
Oke. Ini hijau ya. Jauh ada ee ini yang
saya bilang tadi Bapak Ibu, tidak hanya
ee aspek lingkungan yang dinilai tapi
juga ee itu pemberdayaan masyarakat,
tanggap kebencanaan. Nah, ya ini masuk
juga dinilai Pak Program Kementerian.
Nah, ini yang saya bilang tadi
kependudukan dan pembangunan keluarga.
Nah, ini juga nyelepin program, Pak.
Nama programnya Tamasya, Taman Asuh
Sayang Anak. Nah, ini kan sebenarnya
enggak ada
ee hubungan langsung dengan lingkungan
hidup ya, Bapak, Ibu. Tapi ya di di
diselipi juga gitu. Kenapa? Karena
disisip juga ya. Karena ee kementerian
lain mungkin menganggap, "Wah, proper
ini mantap ini programnya ya." Nah, di
ini ditambahin nih. Lalu ee ini untuk K
sawit harus masuk anggota GAPKI ya. Nah,
nah ini yang Mas tadi ya ada Eko
Inovasi.
sosial ee apa inovasi sosial dan green
leadership. Nah, ini tambahan baru nih
nilai ekonomi karbon ya ikut kegiatan
carbon emission trade of scam ya skema
karbon
apa perdagangan karbon Bapak Ibu. Nah,
ini masuk juga nih tahun 2025.
Oke ya. Nah, ini aspek penilaiannya
nanti kita lihat aja Bapak Ibu ya. Jadi,
ada tiga ini yang saya akan bahas. Ee
untuk lebih lanjutnya nanti saja kita
bahas e di materi ee masing-masingnya
ya. Air, udara, dan ini non B3 ya,
kerusakan lahan, pengolahan B3. Oke.
Oke. Itu yang nanti kita bahas Bapak,
Ibu ini sampah ya. Ee ya ini yang
terbaru ini pengolahan sampah. meskipun
sebenarnya harusnya sudah sejak dulu ya,
tapi baru dimasukkan sekarang. Nah, ini
banyak yang keteteran juga nih penilaian
ee 2025 ini ya. Pada kaget ternyata
enggak punya fasilitas pengolahan
sampah. Yang ada cuma tong sampah aja.
Itu pun kadang tong sampahnya enggak
terpilah, Bapak, Ibu. Nah, ini asiknya
proper ya. Proper ini ee cukup bagus
menurut saya Bapak, Ibu. untuk sementara
paling bagus lah ya di antara instrumen
yang lain.
Nah, ini yang tadi yang saya katakan
pelaksanaan yang lebih dari taat tadi,
Bapak, Ibu. Nah, kenapa ini memang ee ee
penilaian yang kompleks Bapak, Ibu?
Karena yang dinilai itu mulai dari
kebijakan. perusahaan Bapak Ibu pastikan
buat kebijakan dulu nih terkait aspek
yang akan dinilai di dalam proper ini.
Jadi masing-masing aspek itu ada
kebijakannya Bapak Ibu misalkan ELCA ada
kebijakan untuk manajemen untuk
melakukan atau meng-update misalkan LCA
atau life cycle assessment ya penilaian
daur hidup. Jadi mulai mungkin dari ee
pengelolaan bahan bakunya berapa emisi
limbah yang dihasilkan sampai produk ini
akan dijual Bapak Ibu. Nah, yakni ini
daur ee daur hidup ya. Lalu struktur
tanggung jawab ee pelaksananya ya ee
perencanaan
penilaian darur hidupnya ya implementasi
dan sertifikat-sertifikat LCA
ya ini ya kalau ngomong sertifikasi ya
ada ada
training gitu ya. Nah, itu biaya juga
Bapak, Ibu. Di situ
sistem manajemen lingkungan ya ISO 14001
ya mulai dari kebijakan lingkungannya,
perencanaan, implementasi ya, ee
pengecekan perbaikan, tinjauan manajer,
rentang pengaruh dan sertifikasi.
Nah, efisiensi energi ini ada
kebijakannya, struktur, tanggung jawab,
rencana, audit. Nah, audit energi,
lalu pelatihan kompetensi, laporan ya
laporannya. Ee di sini juga nanti harus
ada manajer energinya Bapak, Ibu.
Perbandingan atau benchmarking ya.
Benchmarking efisiensi energi yang kita
ee lakukan dengan perusahaan yang lain.
Implementasi programnya, inovasi ya, dan
juga LCA. N itu masih yang sama yang di
atas tadi ya. Jadi ada enggak LCA yang
ee nanti
ee merekomendasikan kegiatan-kegiatan
efisiensi energi?
Nah, emisi juga enggak jauh berbeda ya
dengan penilaiannya. Cuma di sini
bedanya adalah inventarisasi emisi ya.
Artinya kita me mendata ya apa saja
emisi atau sumber-sumber emisi yang ada
di ee tempat kita Bapak Ibu dan berapa
jumlahnya
air dan penurunan beban air limbah ya.
Ini ada dokumen audit air ini ada
pelatihan kompetensi ya. Jadi ini enggak
cukup hanya PPA saja ini Bapak Ibu ya.
PPA itu kan untuk level taat ya.
ada pelatihan-pelatihan lain yang
berkaitan dengan cara melakukan
efisiensi. Karena di PPPA itu
iya ee materi efisiensinya juga minim
ya, Bapak, Ibu ya.
Pengurangan pemanfaatan limbah B3.
Di limbah B3 ya majuin bekasnya
dimanfaatkan buat apa? Oli bekas dan ini
dinilai. Dan pemanfaatan ini adalah
pemanfaatan yang dilakukan sendiri oleh
perusahaannya, bukan yang dilakukan oleh
pihak ketiga Bapak, Ibu.
Nah, yang dilakukan oleh pihak ketiga
itu enggak dinilai Bapak, Ibu oleh ee
apa dewan penilai propernya ya. Nah, ini
yang dilakukan sendiri di perusahaan
ya. Tun B3 juga sama tidak banyak
perubahan ya. Nah, untuk keanekaan
hayati ya, Bapak, Ibu atau perusahaannya
nanti menemukan mana wilayah-wilayah
yang perlu dikonservasi ya, dilindungi.
Nah, ini
ee punya nilai yang cukup besar juga
Bapak, Ibu. Oke. Nah, ini program
keaneka ee perlindungan keanekaaragaman
hayati.
Nah, pemberdayaan masyarakat itu dana
dinilai Bapak, Ibu ya. alokasi dana
kayakanya saya katakan
ee ya ini pasti pasti ngomongin dana aja
di sini Bapak biaya-biayanya
ya. Oke. Lalu penghargaan publikasi.
Nah, wajib juga lakukan publikasi Bapak
Ibu karena ini dinilai ya di koran media
massa ya dan lain-lain.
Lalu tanggap kebencanaan. Bagaimana
nanti Bapak Ibu bisa bermitra dengan
kelompok masyarakat, bermitra dengan
pemerintah ya dalam hal ini ee BNPB,
BPBD ya ee ya untuk ee agar Bapak Ibu ee
juga ee ya dinilai gitu ya Bapak Ibu
tingkat partisipasinya terhadap
penanganan bencana.
Nah, ini Bapak, Ibu ya kriteria tangkap
bencana dan bencana ini ya kenapa
dimasukkan ke dalam proper ya negara
kita ini itu apa ya? Saya baca di medsos
ya, salah satu ee portal atau akunnya
berita ya, berita nasional tuh kita
masuk tiga
tiga besar ya di dunia ini yang paling
rawan Bapak Ibu dalam bencana. Jadi
ya kita hidup di setiap harinya
dengan ee potensi-potensi bencana apapun
itu ya, bencana gempa bumi, tsunami,
angin gitu ya, longsor dan lain-lain.
Nah, sehingga di proper pun juga masuk
ee atau dimasukkannya si kriteria
tanggap kebencanaan
ya. Ini inovasi sosial. Jadi, bagaimana
program-program
sosialnya kita itu berbeda Bapak, Ibu ya
dengan perusahaan-perusahaan lain. Dan
memang perbedaannya cukup signifikan.
Ini susah. Saya pernah terlibat Bapak
Ibu memikirkan program untuk emas ini
itu memang setengah pusing juga ya
karena enggak boleh sama dengan
perusahaan lain. Kalau sama, nah mana
yang duluan hadir, nah dia yang dapat
emas. Jadi kalau kita jadi follower
ya untuk change untuk mendapatkan ee
emas itu agak rendah Bapak Ibu. Jadi
kita turun ke hijau, minimal hijau nanti
kita dapat ya. Lalu dihitung juga nilai
social return on investment-nya ya.
Apakah program kita ini menjawab
kebutuhan di masyarakat?
Apakah dari dana yang kita ee kucurkan
itu
berdampak yang lebih besar kepada
masyarakat? Nah, ini ya itu tadi Bapak,
Ibu harus baru ya, punya kebaruan. Nah,
ini baru gitu loh programnya agak sama
teman-teman. Ini effortnya luar biasa
ya, enggaknya dana, otak mikir ya ini
riset-riset gitu dan sebagainya
ya. Eh, ini dokumen untuk meringkas ee
penilainya namanya DRKPL ya, dokumen
ringkasan kinerja pengelolaan
lingkungan. Nah, ini juga dinilai
ya. Barangkali itu Bapak Ibu sebagai
ee pengantar ya terlebih dahulu untuk
kegiatan proper. Nah, mungkin ada hal
yang perlu kita diskusikan Bapak Ibu
atau tanya jawab silakan Bapak Ibu ya.
Kita buka sesi
diskusi ya Bu Dita
ya. Silakan Bapak Ibu.
I Pak,
silakan Bapak dan Ibu yang ingin
bertanya
mengenai lingkungan.
He
ini karena banyak yang belum ini ya
belum pernah ikut ya di
tapi enggak apa-apa. Silakan siapa?
Ya. Baik silakan Bapak dan Ibu jangan
ragu untuk bertanya.
atau masih ada yang belum paham mengenai
materinya juga bisa ditanyakan kembali.
Izin, Pak. Tanya, Pak.
Iya, Pak. Insyaallah. Silakan, Pak.
Insyaallah.
Eh, saya juga masih baru sih, Pak, untuk
proper ini belum paham benar.
Baik. Kalau untuk proper ini perusahaan
tersebut apakah nanti dari
kementeriannya yang memutuskan kamu
perusahaan ini harus ikut proper atau
dia yang mengajukan sendiri dengan
syarat misalkan kayak SMK3 lebih dari
berapa karyawan, 100 karyawan lebih atau
gimana gitu, Pak?
Iya. Tadi kembali kita, Pak ke slide
sebelumnya tadi ya, Pak ya yang saya di
awal-awal tadi bahwa proper ini kan ada
dua mekanisme penunjukan peserta, Pak.
pertama ada yang sifatnya mandatori yang
seperti Pak Syawal katakan memang
ditunjuk Pak memang sudah langsung
ditetapkan. Kita enggak sebagai
perusahaan enggak bisa nolak lagi Pak
Syawal. Kenapa? Karena kan pemerintah
ini juga hati-hati dalam menunjuk
perusahaan yang akan ikut ya, Pak ya.
Nah, melihat kriteria yang ada ternyata
perusahaannya Bapak oh ini ikut nih.
Tahun depan saya usulin ya untuk ikut.
Nah, nanti ada surat pemberitahuan oleh
DLH-nya Pak Syawal. J. Bapak dikasih
surat dulu bahwa pemberitahuan Bapak
2025 eh 2026 ikut ya. Bapak sudah
nyiapin data dari bulan Juli 202 ee 5
sampai bulan Juni 202 ee 6 gitu, Pak.
Oke. Jadi kalau sudah seperti itu enggak
bisa nolak lagi kita, Pak. Jadi kalau
Bapak enggak ikut ya sudah siap-siap aja
dapat hitam atau merah enggak upload
apapun. Tapi lagi-lagi gini, Pak. ee
pemerintah itu tidak membiarkan begitu
saja ya. Setelah dikasih surat
undangannya, pemberitahuan akan ada
sosialisasi. Nah, itu yang tadi
pembinaan juga ada. Mana dokumen yang
harus Bapak lengkapi gitu loh, Pak. Nah,
yang kedua adalah sifatnya volunary.
Nah, volunary ini boleh perusahaannya
mengajukan diri, Pak. Nah, misal nih si
CEO-nya atau top manajemennya
ee pengin meningkatkan ee ee apa namanya
ya? Kepeduliannya terhadap lingkungan
gitu ya. Memastikan perusahaannya memang
bertanggung jawab gitu ya terhadap
lingkungan dan masyarakat. Nah, ikut.
Nah, tapi diseleksi dulu nih oleh
pemerintah lihat apakah perusahaannya ee
si ini dia ee termasuk produknya adalah
produk ekspor gitu, Pak ya. Jadi
produknya itu memang orientasinya untuk
ekspor. Artinya kan skalanya juga cukup
besar. Yang kedua, dilihat apakah juga
sudah terdaftar enggak di bursa saham
gitu, Pak ya. Iya, itu kalau memenuhi
dua itu minimal, nah baru bisa ikut
ee ee peserta yang jadi voluntary gitu,
Pak. Tapi kalau enggak biasanya
pemerintah nanti juga akan memberikan ee
apa namanya
ya keterangan gitu ya, kenapa belum bisa
ikut gitu, Pak. Insyaallah ya. Misalkan
hotel-hotel kecil ya, hotel-hotel kecil
mau ikut. Nah, itu enggak B sepertinya
belum bisa gitu, Pak. Nah, belum bisanya
ini gini, Pak Syawal. Ee tentu dalam
penilaian harus adil juga ya. Adilnya
begini loh, enggak mungkin perusahaan
yang tadi profitable nanti dibandingin
dengan perusahaan yang mungkin baru baru
gitu, Pak Syawal. Enggak mungkin. Jadi,
ada prinsip keadilan juga di situ yang
pengin diciptakan sama pemerintah. Yang
kedua,
ee terkait dengan ini apa namanya?
Kemampuan SDM, Pak. SDM-nya pemerintah,
Pak, dalam pengawasan kan. Perusahaan
kita ini banyak sebenarnya di Indonesia
ya, perusahaan-perusahaan ini banyak di
Indonesia. Tapi
dengan SDM yang masih sedikit itu
kayaknya susah nanti, Pak, untuk
melakukan pembinaan, ya. Jadi diambil ya
yang industri yang prioritas-prioritas
saja dulu, Pak. Yang punya dampak
lingkungan besar-besar, Pak. Kayak
sawit, kayak HTI ya, pertambangan,
migas, manufaktur. Itu kan gede-gede
itu, Pak, dampaknya terhadap lingkungan
ya. pemakaian air air bersihnya banyak,
emisinya banyak, PLTU misalkan ya ee
pembangkit listrik. Nah, itu pasti
banyak ee ininya dampaknya 
Resume
Read
file updated 2026-02-13 12:50:03 UTC
Categories
Manage