Transcript
_8YsINTeQN4 • Training HSE Skill Mastery Lingkungan - 21 Desember - Sesi Pagi
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/cendekiaazzacemerlang/.shards/text-0001.zst#text/0593__8YsINTeQN4.txt
Kind: captions
Language: id
Selamat pagi semua Bapak dan Ibu. Apakah
suara saya terdengar dengan jelas?
Terdengar, Pak.
Baik. Ee izin untuk training pada hari
ini akan kita mulai di pukul 09.00 WIB
ya, Bapak dan Ibu. Karena untuk Pak
Farid sendiri ee beliau izin di jam
09.00 akan masuk ke dalam Zoom. Jadi,
sembari menunggu rekan-rekan yang lain,
kita sarapan dulu nih Bapak dan Ibu
supaya kita fresh dan kita bisa
mendengarkan ee materi-materi yang akan
disampaikan sampai dengan siang hari
nanti. Oke.
Baik, bagi Bapak dan Ibu yang baru
bergabung, saya ingin menyampaikan
informasi terlebih dahulu untuk
untuk training pada hari ini akan
dimulai di pukul 09.00 WIB ya, Bapak dan
Ibu. Sambil menunggu kita bisa minum
kopi terlebih dahulu. atau
sarapan-sarapan tahulu nih supaya nanti
kita bisa konsentrasi.
Bapak Fadila sebenarnya sedang dalam
perjalanan nih Pak.
Betul, Pak.
Oke. Hari Minggu masuk, Pak. Lembur?
Masuk, Pak. Masuk, Pak.
Semangat, Pak. Hati-hati di jalan, Pak.
Iya, Pak. Terima kasih banyak.
Baik, sekedar info bagi Bapak dan Ibu
yang baru bergabung, kita akan mulai di
pukul 09.00 WIB ya, Bapak dan Ibu.
Mas Alvin untuk absen sudah enggak bisa
ya?
Oke, sepertinya ee absensinya perlu,
Pak. Nanti akan kita kirimkan e untuk
backup-nya.
Oke. Baik.
Ah. Selamat pagi, Pak Farid. Selamat
datang.
Pagi, Pak.
Oke. Baik. Bagi Bapak dan Ibu bisa
dinyalakan kameranya terlebih dahulu.
Sedikit informasi bagi Bapak dan Ibu
yang belum mengisi absensi, untuk link
terbarunya sudah saya kirimkan di dalam
WhatsApp grup.
Sehubungan Pak Farid sudah hadir, mari
kita mulai training pada hari ini.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Selamat pagi semua Bapak
dan Ibu. Perkenalkan nama saya Alvin
selaku moderator yang akan membantu
Bapak Ibu ee sekalian sampai dengan sore
hari nanti.
Baik, sebelum training dimulai mari kita
berdoa terlebih dahulu. Berdoa menurut
agama dan kepercayaan masing-masing.
Berdoa dimulai.
Berdoa selesai. Oke. Baik. Selanjutnya
kita akan sesi dokumentasi terlebih
dahulu yaitu dengan pose CAC Bapak dan
Ibu. Seperti ini.
Oke, yang belum menyalakan kameranya
silakan dinyalakan terlebih dahulu Bapak
dan Ibu.
monitor.
Oke,
Bapak Roy, Pak Yanwar,
Pak Fuzi.
Kita masih menunggu yang lain ya, Bapak
dan Ibu untuk menyalakan kameranya.
Oke.
Oke, kita mulai. Satu.
untuk posnya Bapak dan Ibu. Satu,
dua, tiga.
Oke. Baik, terima kasih semua Bapak dan
Ibu.
Baik, selanjutnya kepada Bapak Farid
Neldi untuk dipersilakan memaparkan
materi pada sesi pagi hari ini.
Baik, terima kasih atas waktunya.
Mungkin sebelum mulai ee
kita ee perkenalkan terlebih dahulu.
Eh saya adalah Salra
yang ditunjuk oleh
sebagai trainer pada kesempatan kali
ini. Jadi ee pembahasan yang akan kita
bahas pada kesempatan kali ini adalah
terkait dengan ee izin Bapak Ibu nanti
kalau seandainya suaranya agak kecil
atau ada gangguan di modulasi suaranya
atau putus-putus nanti segerakan di
diinfokan ya biar nanti tidak ada yang
tertinggal atau yang bermasalah pada
saat menyimak. Ee
kesempatan kali ini kita akan membahas
terkait dengan ee beberapa informasi
untuk ee pembahasan dokumen lingkungan.
Kemudian dilanjutkan dengan materi
singkat ee persetujuan teknis.
Kemudian juga nanti di dalam dokumen
lingkungan kita akan membahas dokumenal
ee AMDAL di mana dokumen AMDAL kita akan
coba jelaskan atau memberikan informasi
terkait dengan dokumen-dokumen lain
selain dokumen AMDAL yang fungsinya sama
namun memiliki tingkat ee ataupun ee
apa namanya ee latar belakang yang
berbeda ee disesuaikan dengan kegiatan
yang akan dilaksanakan.
Ee izin mungkin saya ingin berkenalan
dulu dengan Bapak Ibu semua ee untuk
memberikan gambaran bagi saya pada saat
memberikan materi agar nantinya ee pada
saat penyampaian bisa ee dipilih ee
materi-materi yang dirasa memang perlu
untuk disampaikan ataupun ditekankan
terlebih ee dalam pada ee sesuai dengan
background-nya maksudnya sendiri.
Mungkin saya ingin panggil satu persatu
dan ee dihidupkan kameranya untuk ee
memberikan ee perkenalan nama, kemudian
e lokasi dan background background
pekerjaan atau pendidikan. Saya mulai
dari Mas Roy Mahendra Meko. Silakan,
Mas.
Mas Ro.
Bapak Ro
I, Pak.
silakan ee perkenalkan diri, kemudian
asal dan juga latar belakang pendidikan
atau latar ee pekerjaan saat ini.
Ee untuk perkenalkan Pak, nama saya Roy,
Pak dari Kalimantan Barat.
Eh, untuk background pekerjaan sekarang
sebagai KSE di pertambangan BIP, Pak.
Baik, terima kasih, Mas Pak Yoga Prad.
Orangnya lagi meeting, Pak.
Oke, lanjut.
Pak Fuji Kurniansyah. Ini Pak Fuji atau
Bu Fuji ya?
Bapak saya.
Oke, Pakitor.
Pak Fuji silakan, Pak.
Sepertinya sedang tidak standby, Pak
Farid.
Oke, lanjut, Pak Gale.
Eh, perkenalkan, Pak. Saya Galudao. Eh,
pendidikan terakhirnya D3. Terus untuk
pekerjaan saat ini ASE ee untuk
jasa konstruksi.
Baik, Bu Jeralin.
J.
Perkenalkan nama saya Perkenalkan nama
saya Jeralin Jan Jackson. Eh, riwayat
pendidikan saya teknik lingkungan. Saya
berasal dari Kalimantan Timur.
Baik, Pak Syawal. Akbar.
Ya, perkenalkan, Pak. Nama saya Sawal
Akbar, pakar pendidikan D3 Teknik Mesin.
Ee tinggalnya di hari ini ee di
Cikarang, Pak. Tinggal di Cikarang dan
sekarang bekerja di sebagai HSE di
kontraktor, Pak. Terima kasih.
Makasih, Pak Syawal.
Pak Yongki Prima Andarta
masih mute, Pak.
Mic-nya masih
mic-nya masih mute, Pak.
Oh, iya.
Perkenalkan, Pak. Eh, nama saya Yonki
Primandarta, berasal dari Palangkaraya,
Kalimantan Tengah. Saat ini bekerja di
AS Jasa Konstruksi.
Baik,
Pak Putra, Pak. Silakan, Pak.
Putra monitor, Pak.
Iya. Ee saya Putra asal Bandung, cuman
penempatannya di Medan. Profesi saya
sebagai HRD saat ini
ya.
Okei.
Bu Barlian.
Selamat pagi. Ee perkenalkan nama saya
Barliani.
Ee saat ini saya bekerja sebagai HRJE di
PT NECO Manufacturing Indonesia.
Lokasinya di Cikarang, Pak.
Oke, terima kasih Bu
Mayasari.
Monitor Ibu Maya.
Oke, kalau belum kita lanjut ke Pak
Suprot.
Ya, selamat pagi. Perkenalkan nama saya
Sup Makmum. Saya lulusan S1 Teknik Sipil
cuman bekerja di konsultan lingkungan
sudah 4 tahun Pak
di AMDAL ya, Pak?
Iya, betul. AMDAL UKLPL
di Indramayu, Pak. Indramayu ya.
Iya.
Oke.
Bu Hana Nurhanifah.
Ee izin, Pak. Perkenalkan nama saya
mohon maaf. Putus-putus.
Prodi lingkungan. Saya berasal dari
Riao, Pak.
Oke. Teknik lingkungan ya, Pak ya.
Baik, Bu Listiani silakan.
Ya, terima kasih, Pak. Perkenalkan nama
saya Liani, pendidikan terakhir S1. Eh,
sekarang saya bekerja di PTA Makmur
e sebagai administrasi sekaligus sebagai
penanggung jawab PTPA.
Makasih, Pak.
Baik, terima kasih. PT Bukit Asam ya,
Bu.
PT Bukit Asam PTBA
Dukun J Makmur, Pak. Di
SKT.
Oke.
Dario.
Oke. Bapak Elen.
Terima kasih, Pak. Eh, salam kenal, Pak
Parid. Nama saya Elen Elizer. Saya ee
dari S1 Biologi bekerja sekarang
kontraktor sebagai project manager
kontraktor di Pertamina Hulu Rokan Riau.
Pak.
Baik. Salam kenal Pak
Muhammad Asaf.
Selamat pagi, Pak. Nama saya Muhamad.
saya ee untuk jabatan saat ini itu
sebagai internal officer di pertama.
Oke,
selanjutnya Ibu Suci Nada Artika.
Eh, terima kasih Pak. Perkenalkan nama
saya Sucinaartika. Saya dari S1 Teknik
Lingkungan. Asal saya dari Riau.
Teknik Lingkungan Kerian.
Iya, Pak.
Oke, Pak Fadil Riak
terdengar suaranya.
Bisa, Pak. Silakan.
Baik, Pak. Perkenalkan saya Fadil
lulusan dari S1 Kesehatan Masyarakat
UNSUT.
Pengalaman kerja saya pernah bekerja di
salah satu ee perusahaan swasta untuk
pengelola gedung di Jakarta Pusat.
Jabatan terakhirnya HSC officer, Pak.
Salam kenal, Pak. sekarang
ee umum, Pak. Saya daftar ini umum.
Terakhir bekerja di salah satu
perusahaan swasta belum dapat lagi.
Oke, Pak Muhammad Kevin.
Jadi,
baik, Pak. Izin memperkenalkan diri.
Nama saya Muhammad Kevin Arditia, biasa
dipanggil Kevin. Asal dari Kalimantan
Barat, kerja di PT Meetal Mining.
Eh, lulusan S1 Teknik Lingkungan,
Universitas Tanjungpura, Kalimantan
Barat.
Posisi.
Terima kasih.
Baik, Ibu Syarah Habibah.
Monitor Ibu Siarah.
Oke, mungkin nanti sambil berjalan kita
atau konversi lanjut. Terima kasih Bapak
Ibu atas responnya. Baik, ee sebelum
mulai ee penjelasan materi yang akan
kita sampaikan adalah yang pertama yaitu
terkait dengan ee dasar hukum ee
apa saja yang ee mendasari ee penyusunan
dokumen lingkungan ilmu. mungkin Bapak
Ibu sudah familiar dengan beberapa ee
dokumen lingkungan karena saya tanya
tadi ee berdasarkan informasi yang sudah
kita ee sepakati ee dan juga saya
diskusi tadi dengan Bapak Ibu semua ee
ada yang dari HSE kemudian Teknik
Lingkungan dan juga ada beberapa dari
bidang lain. Jadi saya rasa untuk
dokumen lingkungan ee saya rasa sudah
pernah mendengar. Namun memang perlu
kita ee berikan informasi lagi atau
sharing untuk informasi-informasi
terbaru yang sudah diterbitkan
agar nanti di dalam pekerjaan ataupun ee
di dalam ee pelaksanaan di lapangan kita
tahu apa-apa saja yang perlu di
disiapkan dan juga di ee dalami sehingga
ee ke depannya kita bisa lebih efisien
dan efektif untuk ee pelaksanaan
pekerjaannya.
Jadi yang pertama itu terkait dengan ee
materi ee dasar hukum di mana
peraturan lingkungan ini sangat ee
dinamis ya. Jadi selalu mengalami
perubahan sesuai dengan ee kondisi di
lingkungan sendiri dan juga sesuai
dengan ee pemerintah yang menjabat. Jadi
ee setiap UT Presiden biasanya ee
peraturan terkait ling keungan akan
mengalami penyesuaian karena ini ada
kaitannya dengan visi misi. Kemudian
juga terkait dengan rencana pembangunan
ee PJM ee rencana pembangunan jangka
menengah kemudian jangka ee panjangnya
perlu disesuaikan. Nah, yang pertama
yang akan kita bahas adalah terkait
dengan dasar-dasar dari dokumen
lingkungan.
di mana dasar-dasar dari dokumen
lingkungan ini ee berdasarkan dari ee
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009
di mana itu sudah dijalankan sebelumnya.
Kemudian diperbaru dengan Undang nomor
11 tahun 2020 tentang cta kerja yang
kemudian juga
beberapa penyesuaian dan diterbitkan
pada PP 222 tahun 2021 juga menjadi
dasar hukum ee pelaksanaannya nanti pada
ee setiap aspek-aspek yang menjadi
perencanaan dari pengelolaanis.
Di sini disampaikan bahwa setiap rencana
usaha atau kegiatan yang berdampak
lingkungan ee wajib memiliki dokumen
AMDAL, VPL atau SPPL. Jadi, setiap
kegiatan yang memiliki dampak lingkungan
itu tidak selalu harus wajib AMDAL. Jadi
untuk disesuaikan dengan ee tingkat
besaran dampak yang dihasilkan kemudian
dikaitkan dengan risiko. Jadi ee ke
depannya ee pada saat ini itu
disesuaikan berdasarkan risiko
lingkungannya. Jadi risiko itu dibagi
menjadi tinggi, menengah, kemudian
menengah sedang, menengah kecil, dan
risiko yang kecil. Nah, itu kemudian
menjadi dasar ee suatu kegiatan itu
masuk ke dalam ee dokumen yang wajib
AMDAL UPLUPL atau PPL. Semakin tinggi
risikonya maka akan semakin ee
komprehensif ataupun semakin ee tajam
penilaian dokumennya yaitu tingkat
paling tinggi itu ada di AMDAL. Kemudian
AMDAL ini nantinya juga akan kita
pelajari
selain dari dokumen AMDAL yang ee
grafnya sama nanti akan ada dokumen
adendum di mana adendum adalah eh
dokumen yang sifatnya sama dengan AMEL
namun sifatnya hanya revisi. Itu nanti
terbagi menjadi tiga jenis. Kemudian ada
dokumen UPL-UPL itu di bawah AMDAL grade
ya tingkatan ee risikonya kemudian ada
dokumen SPPL.
Nah, seluruh dokumen ini menjadi
kewajiban dari pelaku kegiatan untuk ee
mengurus yang namanya nanti untuk
memperoleh persetujuan lingkungan. Di
mana persetujuan lingkungan ini adalah
sebagai syarat dalam ee proses pengajuan
perizinan perusahaan. Lebih jelasnya
kita bisa lihat di dalam bagian alir ini
bahwa ee pada bagian bawah yang ee
dijelaskan pada areal yang di bawah
sini dijelaskan bahwa ee dulunya itu
dibagi menjadi tingkat tingkat
kepentingan dampaknya dan sekarang itu
dibagi menjadi tingkat risikonya ya.
Kemudian dibagi menjadi tinggi,
menengah, tinggi, menengah, rendah, dan
ee rendah. Nah, yang rendah itu masuk ke
SPPL. SPPL sendiri itu tidak membutuhkan
ee
analisa yang dalam, cuma bebu formulir
yang diisi oleh pelaku usaha kegiatan
untuk menjelaskan rencana-rencana
yang akan dilakukan oleh pelaku usaha
kegiatan untuk mengelola lingkungannya.
Jadi, sifatnya hanya pengisian formulir,
namun tetap perlu diperhatikan ee dan ee
di apa namanya? disiapkan
pengelolaan-pengelolaannya. Nah,
kemudian ada UKLPL dan AMDAL. Nah, di
sini biasanya pelaku kegiatan
membutuhkan jasa ee konsultan atau
penyusun ee dokumen lingkungan yang ee
berkompeten ataupun memiliki kemampuan
dalam ee mengetahui terkait dengan
dampak-dampak yang ditimbulkan. Nah,
untuk UKUl sendiri itu masih bisa
dilaksanakan mandiri oleh perusahaan.
Namun seringkali perusahaan memang
meng-hire atau bekerja sama dengan
konsultan untuk ee mempercepat ataupun
membahas secara detail terkait dengan
dampak yang ditumpulkan karena memang ee
membutuhkan tenaga ahli yang ee
memiliki pengetahuan ee yang kemudian di
dalam perusahaan sendiri itu tidak
tersedia. Nah, jadi AMDAL dan ini
biasanya menggunakan jasa konsultan atau
pihak P3 ataupun vendor yang memiliki ee
sertifikat badan usaha ataupun e
izin-izin terkait yang ee dapat
digunakan untuk ee menyediakan jasa ee
konsultasi atau sebagai konsultan
lingkungan.
Kemudian selanjutnya yang akan
diterbitkan dari dokumen AMD UK-up dan
itu adalah namanya adalah persetujuan
lingkungan. Jadi ini adalah output yang
akan diperoleh di mana output
persetujuan lingkungan ini berbeda-beda
nanti di dalam ee pernyataan ataupun
secara nomenklaturnya. Nah, kalau untuk
ee AMDAL itu namanya adalah surat
keterangan kelayakan lingkungan ee dalam
kelayakan lingkungan hidup itu namanya
SKKL yang kemudian diterbitkan oleh
instansi yang ditunjuk. Ya, jadi
instansi yang ditunjuk itu terbagi
menjadi tiga. Yang pertama di pusat
nanti akan ada penerbitan
ee dokumen lingkungan AMDAL yang
dikeluarkan oleh pusat baik itu AMDAL
ataupun UPL itu dibagi menjadi tiga.
Yang pertama diterbitkan oleh pusat.
Jadi diterbitkan oleh Kementerian yang
hidup langsung karena ini kaitannya
dengan jenis usahanya.
Kemudian dikaitkan dengan ee areal
wilayahnya. Ee secara sederhananya
mungkin kita bisa gambarkan jika
provinsi ee terdiri dari dua provinsi ee
atau lebih ee misalnya kegiatannya ada
di Sumatera Utara kemudian berbatasan
langsung juga dengan ee Aceh misalnya.
Nah, itu dua e kegiatan yang berada di
dua provinsi itu otomatis akan menjadi
kewenangan dari pusat. Ee selain itu
juga ee kewenangan juga berdasarkan tadi
KBLI-nya ataupun ee verifikasi waktu
usahanya, kegiatannya itu jika memang
sudah ditetapkan ini bisa dicek di
peraturan perundangan terkait. Ee di PP
28 tahun 2025 itu dijelaskan ee kegiatan
itu disesuaikan dengan PPLI-nya.
Nah, kemudian juga ada yang dibahas di
provinsi jika ee kegiatannya itu lintas
kabupaten atau berada di dua kabupaten
atau lebih. Kemudian ada yang dibahas di
daerah ee paling rendah yaitu di
kabupaten kota.
Kemudian ee di UK-UKL sendiri juga akan
diterbitkan yang namanya PKPLH
yang ini juga ee bagian dari persan
lingkungan yang diterbitkan juga oleh
masing-masing ee baik itu apakah itu
pusat, daerah, ee provinsi ataupun
kabupaten itu dilihat berdasarkan KBLI
ataupun lokasinya.
Begitu juga untuk e SPPL itu langsung
terbit ee berupa nomor induk perusahaan
itu diurus ee melalui sistem OSS.
Nah, lebih lanjut kita bahas dokumen
AMDAL terlebih dahulu. Ee nanti ee
sambil berjalan kita singgung sedikit
tentang UPL dan SPL karena yang
berkaitan ee berdasarkan tingkatnya.
Jadi untuk AMDAL sendiri itu wajib
dimiliki bagi rencana usaha dan kegiatan
yang dimiliki dampak penting terhadap
limban hidup atau memiliki risiko
tinggi. Seperti yang kita sampaikan
tadi,
untuk kriteria wajib umdal sendiri itu
juga bisa dilihat berdasarkan ee Permen
LHK nomor 4 tahun 2021 itu untuk terkait
dengan kegiatannya. Jadi semakin dilihat
dari kapasitas ee besaran kegiatan,
kemudian dilihat dari berdasarkan ee
lokasinya, kemudian juga dilihat yang
terakhir itu juga perlu diperhatikan
apakah berbatasan dengan kawasan lindung
atau tidak. Jadi suatu kegiatan yang
awalnya hanya mungkin ee SPPL ataupun
UPL-UPL grade-nya. Tapi jika berbatasan
langsung dengan kawasan lindung atau
kawasan hutan maka ee proses kegiatan
posisi AMDAL. Nah, skemanya adalah
dengan ee apakah bisa dengan
pelasan-kawasan hutan atau ee dengan
izin pinjam partai. Nah, itu nanti
disesuaikan ataupun bisa di ee
koordinasikan dengan ee kementerian
ataupun daerah terkait.
Nah, kapan dokumen ini bisa? Maka
jawabannya adalah ee kebalikan dari
dokumen AMDAL yaitu tidak memiliki
dampak penting atau memiliki risiko tadi
risiko yang ee menengah tinggi ataupun
menengah rendah. Nah, kemudian ee
pengecualian wajib amdal itu ada di
Permen LK nomor 4 tahun 2021. Jadi jika
dia tidak wajib AMDAL maka ee itu akan
menjadi wajib ee KUPL. Nah, jika dia
tidak wajib keduanya maka diwajibkan
menyusun.
Nah, kemudian juga bukan kawasan lindung
tentunya dan ee tadi SPL itu tidak wajib
BPL maka dia ee suatu kegiatan itu
diarahkan untuk menyusun dokumen surat
pernyataan pengelolaan lingkungan atas
PPL.
Kemudian juga perlu diperhatikan ee bagi
Bapak Ibu mungkin yang ee memiliki
ataupun mengetahui kegiatan yang berada
di dalam suatu kawasan industri maka ee
tenan-tanan yang ada dalam kawasan
industri itu wajib menyusun RKLRC.
ini didasarkan pada peraturan lingkungan
kementerian pemukrian
di mana setiap tenan ee yang berada di
dalam kawasan itu diwajibkan menyusun
RKLRP rinci di mana sebelumnya itu
diwajibkan menyusun LKUPR.
Mungkin ee sedikit gambaran ee lokasi
kegiatan ee ini kita gambarkan sebuah
kawasan ya ee yang kotak merah itu
adalah kawasan. Kemudian di dalamnya
nanti akan ada beberapa unit ee industri
yang ee bertindak sebagai tenan. Nah, di
kotak-kotak hijau ini adalah tenan-tenan
ya. E misalnya ini perusahaan A,
perusahaan 1, perusahaan 2, perusahaan
3, perusahaan 4. Masing-masing
perusahaan 1 sampai 4 ini menyusun ee
secara mandiri yaitu RPL, RPR rinci.
Nah, di sini masing-masing ee perusahaan
yang ada di dalam kawasan itu ee
menyusun yang namanya RLRP kelinci
dengan format yang mirip dengan UKPM.
Ya, penyusunan ini nantinya akan dinilai
oleh kawasan ee yang berwarna merah,
pengelola kawasan, pengelola kawasan
nanti yang menerbitkan izinnya, yang
bertanggung jawab terhadap ee
penilaiannya sehingga dilakukan secara
internal. Namun tetap ee ee bisa bekerja
sama tentunya jika kawasan merasa tidak
mampu bisa bekerja sama dengan ee
profesional atau dengan Dinas Lingkungan
Hidup setempat atau dengan ee beberapa
pihak seperti akademisi dan lainnya.
Nah, ini berlaku untuk dokumen
lingkungan atau RKP rinci. Sementara
jika kawasan ini akan mengurus Pertek
atau persetujuan lainnya yang
berhubungan dengan ee
pendukung dari dokumen lingkungan
seperti praktik emisi, air limbah dan
lain sebagainya itu maka diwajibkan
menyusun praktiknya sesuai dengan ee
kewenangan dari ee lokasinya misalnya
berada di kota, maka langsung di ke kota
atau kawasan berdasarkan alokasi
kewenangannya berdasarkan ee kode usaha
atau KPLI-nya.
Kemudian juga syaratnya adalah ee bisa
menyusun RKR Proinci jika ee kegiatan
ini kawasan e kegiatan yang akan
dilaksanakan oleh perusahaan yang ada di
1 2 3 4 ini sudah dilingkup pada dokumen
lingkungan kawasan industri. Jadi
dokumen yang ee kegiatan yang berwarna
merah tentunya harus memiliki dokumen
AMDAL terlebih dahulu. Jadi syaratnya
induk induknya ataupun kawasan
industrinya harus memiliki dokumen
AMDAL. dari kawasan ee selaku penak
pengelola ee wajib menyusun terlebih
dahulu ee dokumen AMDAL kawasan.
Jadi ee TKP rinci tidak bisa berdiri
sendiri tanpa adanya dokumen ee awalnya
atau koming indiknya gitu. Kemudian ee
ini dilakukan penilaian. Setelah
dinyatakan layak, maka bisa divertibkan
ee pernyataan bahwa kegiatan ini sudah
layak secara lingkungan dan nantinya
juga memiliki kewajiban untuk melaporkan
ee seluruh kegiatannya
secara periodik minimal 1 kali 6 bulan
untuk dilaporkan kepada kawasan yang
nantinya akan menjadi ee gambaran bagi
kawasan atau jadiadi info bas data
database dari kawasan untuk
menggambarkan pengolaan lingkungan yang
ada pada seluruh tenan yang ada di dalam
tapak kegiatan kawasan tertentu.
Sebelum lanjut saya buka pertanyaan
saja. Ee jika mungkin sudah agak terlalu
cepat ataupun terlalu lambat silakan
dikoreksi. Ee sebelum lanjut ee saya
berikan kesempatan kepada Bapak Ibu jika
ada yang ingin ditanyakan. Silakan.
Silakan Bapak dan Ibu jika ada yang
ingin ditanyakan.
Oke, jika tidak ada saya izil lanjutkan.
Nanti ee kalau ada pertanyaan nanti
langsung disampaikan di kolom chat ee
jika ada yang meragukan ataupun juga ada
yang kurang jelas. Nah, jadi di dalam
dokumen AMDAL seperti yang Bapak Ibu
ketahui mungkin yang bagi yang sudah
tahu ee untuk dokumen AMDAL itu dibagi
menjadi tiga tahapan proses
penyusunannya. Di mana itu ada dokumen
formulir KA itu ada di tahap SAT.
Di tahap satu ini ee akan dibahas
formulir ke acuan yang berisikan ee
beberapa informasi seperti ee informasi
dari detail rencana kegiatannya, e
identitas dari pelaku usaha kegiatan,
dan identitas dari penyusun.
Kemudian ee informasi terkait dengan
dampat-dampak yang ditimbulkan yang
diproses melalui proses pelingkupan yang
nantinya akan kita bahas lingkupan itu
apa. Kemudian metodologi studi ee yang
menjadi dasar dalam ee pengambilan data
nantinya dan juga analisa dalam kajian
di ANDALnya. Nah, kemudian ada tahap dua
itu adalah penyusunan ANDAL dan LPLPL.
Fusion andalan PP ini dilakukan secara
berbarengan yakni di dalam di tahap dua
ini akan membahas dua dokumen yaitu
dokumen ANDAL dan dokumen RPLRPL.
Dokumen ADAL ini berisikan ee hasil
kajian yang sudah ditetapkan pada saat
KA
yang nantinya akan berisi ee
estimasi-estimasi dampak yang
dikumpulkan. Kemudian juga informasi
lain seperti yang sudah disampaikan JKA
akan dituangkan kembali. kemudian
berisikan terkait dengan evaluasi dampak
ee yang dihasilkan secara holistik
secara keseluruhan di mana nantinya akan
menggambarkan
ee secara
keseluruhan maupun secara komprehensif
dari seluruh dampak yang ditimbulkan itu
ee menghasilkan dampak lingkungan
seberapa metodenya nanti banyak yang
nantinya juga sudah disesuaikan
berdasarkan ke ada metode-metode yang
sifatnya itu seperti bagan al kemudian
metode yang bisa disampaikan secara ee
holistik secara leoport ataupun nanti ee
Bapak Ibu bisa cek di selanjutnya di
mana di situ disampaikan ada beberapa
materi yang bisa ee ee perhitungan
secara evaluasi yang bisa digunakan.
Kemudian di situ ada ee rencana
pengelolaan lingkungan dan rencana
pemantauan lingkungan. Rencana
pengelolaan lingkungan dan rencana
pemantauan lingkungan ini didasarkan
kepada hasil penyukupan ataupun hasil
penentuan dampak yang sudah ditetapkan
pada KA kemudian dituangkan dalam bentuk
rekomendasi pengelolaan. Nah, kemudian
pengelolaan ini nantinya
ee ditetapkan ee bentuk pengelolaannya
seperti apa, kemudian ee dipetakan dalam
peta rencana kelar dan rencana kontalu.
Kemudian menyampaikan lokasi pengelolaan
dan lokasi pemantauannya kemudian
menyampaikan instansi yang bertanggung
jawab dan lain sebagainya yang mana
nantinya ini akan menjadi
guideline dari perusahaan ee untuk
melaksanakan pengelolaan dan kontan
lungan. Nah, mungkin Bapak, Ibu yang
saat ini bekerja sebagai HSE ataupun
sebagai tanggung jawab di bidang
lingkungan ee sudah familiar dengan
dokumen RPL RPL karena ini yang disusun
untuk ee menyampaikan laporan secara
periodik kepada instansi terkait.
ee dasar penyusunan laporan kita adalah
RPLR RPL ini karena nanti di situ di
pelaporan kita akan menyampaikan ee
pengelolaan apa yang sudah dilakukan,
kemudian apa hasil pengolaannya melalui
hasil pemantauan di RPL-nya. Metode
pemantauannya itu sudah diuraikan pada
RPL. Jadi jika pengelolaannya
dilaksanakan dengan baik, maka hasilnya
seharusnya juga baik. Contohnya saja
misalnya pengelolaan terhadap limbah itu
disarankan pada dokumen terdahulunya itu
menggunakan ee fasilitas IPA misalnya
instalasi pengalan air limbah dengan
kriteria A B C sampai E misalnya.
Kemudian ee pada saat melaporkan
tentunya kita harus menjelaskan ini
sudah dilakukan dan ee jika masih
terdapat ee hasil yang belum diharapkan
tentunya kita bisa menyampaikan ee apa
yang menjadi penyebab dari ee
pengelolaan ini tidak berhasil. Jadi,
jika tidak memenuhi persyaratan, jika
tidak memenuhi indikator keberhasilan
dari sebuah ee rencana kegiatan, maka
itu perlu dikoreksi dan diasi sehingga
pada ke depannya pada saat predate
selanjutnya itu bisa diperbaiki dan
ditindaklanjuti untuk ee di untuk
diadakan perbaikan dan disampaikan
penelitian. Nah, itu kurang lebih
gambaran ee dokumen AMDAL ee dan juga
tahapan-tahapannya.
lebih sederhananya mungkin bisa kita
analogikan dengan proses ee
ilmiah dalam ee jalur pendidikan ya
misalnya di sarjana ataupun di magister
itu ada yang namanya ee skripsi ataupun
tesis itu yang diawali dengan ee
proposal ya. Jadi proposal itu bisa
dianalogikan sebagai formuler pr acuan
yang di mana proposal itu adalah
pengajuan dari kita selaku mahasiswa
atau ee peserta didik untuk menyampaikan
ee rencana penelitian yang akan kita
laksanakan. Nah, ini sama dengan
formulir KA kita menyampaikan
metode-metode yang akan kita gunakan
menyampaikan kegiatan-kegiatan yang akan
kita laksanakan kepada penilai yang
selanjutnya dinilai dan disepakati.
Begitu juga dengan proposal. Nah,
kemudian baru ee skripsi ataupun tesis
itu disampaikan pada ee setelah sesuai
dengan hasil proposalnya. Jika
proposalnya menyampaikan harus mengambil
sampel 50 orang, maka deskripsi juga
harus dilaksanakan sesuai dengan ee
kesepakatannya. Begitu juga dengan AMDAL
ee dan formuler pengecuan. Di situ kita
akan mengguna menganalisa, mengambil
data, kemudian
mengadukan mengadakan penelitiannya
ataupun melakukan kajiannya itu
berdasarkan hasil yang sudah disepakati.
dalam perjalanan mungkin bisa terjadi
hal-hal yang memang perlu ditambah itu
dibolehkan ee pasal disampaikan nanti
pada saat e menyampaikan laporannya
kronologis dari apa alasan untuk merubah
ataupun menyesuaikan ee dengan catatan
memang tidak masif ya jadi ee tidak
terjadi perubahan yang masif di dalam
perman ee perencanaan hotel misalnya
akan dilaksanakan ee sebanyak 100 kamar.
Nah, kemudian pada saat Anda tidak boleh
tiba-tiba ee si pelaku kegiatan ah saya
mau nambah jadi 500 kamar. Itu tidak
boleh ya. Jadi ee kegiatannya harus sama
dimulai dari awal sampai akhir. Ee dan
tidak ee harus apa namanya? Kalau memang
berubah maka harus diulang dari awal
karena memang secara dampak hitungan dan
juga proses yang terjadi dalam dokumen
ee sangat mengalami ee dinamika yang
berubah pada dampak yang dihitung
ataupun yang sudah disiapkan pada saat
pemulai kerun. Jadi memang ee semua data
kalau bisa itu sama ya. Jadi, deskripsi
kegiatannya dari awal sampai akhir
kemudian ee dampak-dampak yang ditemukan
itu harus konsisten mulai dari KA sampai
dengan dokumen andal itu sampai.
Nah, selain AMDAL kita juga mengenal di
dalam peraturan perenangan Indonesia itu
ada beberapa ee dokumen lain yang
menjadi
ee hal-hal yang menjadi mungkin ee
semacam ee penyesuaian ya jika memang
terjadi perubahan. N di dalam hal
pelajaran sebuah perusahaan tentunya ee
akan ada pertimbangan-pertimbangan
tertentu yang menyebabkan sebuah
kegiatan itu mengalami perubahan.
Misalnya dalam sebuah tambang ee sudah
ditetapkan IUnya sekian hektar, 500
hektar misalnya. Kemudian ee ternyata
pada saat perjalanan ternyata tidak ee
hasil eksploitasinya tidak sesuai dengan
ee hasil di lapangan. ternyata
cadangannya masih di bawah ee hasil dari
eksplorasinya. Maka itu disesuaikan.
Nah, salah satu ee itu salah satu
contohnya ya. Jadi itu adalah ya
istilahnya adalah penciutan. Jadi eitas
produksinya mungkin mengalami pengecilan
ataupun penciutan dari awal lebih kurang
ataupun lebih sedikit dari yang awal
maka itu menjadi salah satu kriteria
dari ee pelaksanaan perubahan
persetujuan lingkungan. Nah, itu yang
pertama. Poin pertama kita bisa cek di
ee istilah yang namanya adendum. Jadi ee
di dalam dokumen lingkungan ee ada ee
wadah yang disediakan bagi perusaha
perusahaan ataupun pelaku kegiatan yang
ingin melakukan perubahan rencana
kegiatan.
Nah, ini dibagi menjadi beberapa tipe.
Jadi, ada tipe A, tipe B, tipe B, dan
tipe C. Nah, di sini yang ee dibedakan
itu berdasarkan ee adalah berdasarkan ee
bentuk perubahan yang dilakukan. Kalau
hanya perubahan yang sifatnya merubah
bentuk pengelolaan lingkungan misalnya
ee awalnya membuat IPAL dengan ee
kapasitas 50 m³ per hari, ternyata ee
pada perjalanannya kurang misalnya
menjadi harus 70 m³ per hari, maka
akan disusun ee adendum tipe C di mana
tipe C ini lebih simpel hanya
menyampaikan perubahan rencana keluar
rencana peran lingkungan, namun tetap
dilaksanakan penilaian oleh ee tim ee
penilai dari ee dinas terkait baik itu
DLH ataupun dinas lainnya.
Nah, kemudian di dalam ee perjalanan
juga terjadi perubahan lain yang tidak
terlalu ee signifikan, namun perlu
ditetapkan ataupun dilanjutkan dalam
kajian ee namun ee lebih ee sifatnya
evaluasi itu tipe B. Pada tipe B itu
sifatnya lebih evaluasi dengan adanya
rencana perubahan kegiatan tanpa
menambah dampak baru. Nah, juga tipea A
itu langsung ee ee lebih mirip dengan
andalpl karena di sini akan ada
penyesuaian atau perhitungan ulang untuk
analisa ee dampak baru ataupun dampak
yang mengalami perubahan yang
signifikan. Jadi itu disesuaikan dengan
perubahan yang akan dilaksanakan ee pada
saat ee penilaian ataupun pengajuan
perubahan lingkungan. Jadi
ee rencana kegiatan ini boleh
dilaksanakan ataupun disesuaikan dengan
ee kondisi di lapangan sehingga nantinya
perubahan fokilan lingkungan juga perlu
disesuaikan. Nah, kegiatan ini ee
perubahan ini tentunya harus
dilaksanakan dan tidak boleh dilanggar
ya. Jadi ee suatu perusahaan yang di
awal merencanakan pembangunan dengan
kapasitas A ee misalnya dengan 100 ee
ton per tahun, 100 juta ton per tahun,
kemudian ee mengalami perubahan menjadi
200 juta ton per tahun, maka perlu
dianjurkan perubahan-perujan lingkungan.
Nah, ee perubahan-perubahan ini ee bisa
dilihat di ee peraturan terkait di PP 20
tahun 2021. di situ disampaikan bahwa
perubahan-perubahan itu dilihat
berdasarkan beberapa kriteria. Ee yang
pertama itu terkait dengan ee perubahan
kepemilikan, kemudian perubahan luasan,
penambahan luasan, perubahan kepada
produksi, perubahan terkait dengan
pengolan pengungan dan lain-lain itu
bisa dicek di peraturan terkait. intinya
adalah semua rencana kegiatan yang tidak
dilaksanakan sesuai dengan perencanaan
awal, maka ini dapat mengajukan ee yang
namanya perubahan persujuan lingkungan
kepada institut.
Kemudian ada dokumen yang sifatnya
dokumen ee
pengampunan ya. ini adalah sebuah
pengampunan
ee
dokumen yang ee
digunakan ataupun ee sebagai alat untuk
menyatakan permohonan maaf ya. Jadi ini
kegiatan yang pada kegiatan yang
digunakan oleh perusahaan yang sudah
memiliki pekerjaan, sudah melakukan
kegiatan operasional, sudah membangun
tapi tidak menggunakan dokumen
lingkungan. Nah, ini adalah sebuah
pelanggaran tentunya.
Namun masih diberikan ee
masih diberikan apa namanya oleh
pemerintah itu rupa ee pemutihan
menggunakan ee skema dokumen. Namun ini
di catat perlu dicatat bahwa ini tidak
berlaku bagi perusahaan yang
melaksanakan pelanggaran setelah tahun
2021.
Nah, kegiatan-kegiatan yang sudah
melaksanakan sebelum tahun 2021 namun
belum memiliki dokumen lingkungan hidup,
maka diwajibkan nantinya menyusun yang
namanya atau dokumen evasi lingkungan
hidup dengan ee jika kegiatannya memang
setara dengan dokumen AMDAL e baik itu
secara KBLI-nya ataupun secara aturan
lain yang menyebabkan dokumen ini wajib
afdal.
e kegiatan-kegiatan yang majual kemudian
tidak melaksanakan ee ataupun penyusunan
dokumen lingkungan maka diwajibkan
menyusun dokumen evaluasi lingkungan
hidup dengan catatan ee harus ee
kegiatannya ee dilaksanakan sebelum
tahun 2021. Nah, jika kegiatan yang
dilaksanakan ini sudah dilaksanakan,
dilakukan, namun belum memiliki dukum
lingkungan setelah tahun 2021, maka itu
perlu ee melakukan pengurusan ee ke
pihak terkait, ke pihak berwenang yang
ee memang terkaitnya dengan penegakan
hukum. Jadi,
karena ini adalah sebuah ee sanksi ee
harus diberikan sanksi pada kegiatan
yang memang dilakukan pelanggaran, maka
perlu diproses secara hukum terlebih
dahulu. Lalu selanjutnya ee ee dari
hasil pelaksanaan e hukumnya nanti
proses hukumnya baru disimpulkan apakah
menyusun dokumen-dukungan atau ee
dihentikan ee secara ee
ee dihentikan ee ataupun diberhentikan
operasionalnya karena sudah melangkat.
Jadi itu nanti kafirnya dengan e hasil
dari hikumnya. Nah, ini juga ada
tipe lain yaitu tipe dokumen pengelolaan
lingkungan hidup atau DPLH. yang di sama
e skemanya namun ini lebih fokus pada
kegiatan yang setara dengan dokumen
padat.
Kemudian tadi kita sudah singgung dan
juga nanti akan kita bahas adalah
dokumen pendukung. Jadi, prosedur teknis
itu adalah dokumen pendukung di mana
nantinya ini dapat dilaksanakan secara
paralel dengan dokumen lingkungan di
mana di situ ee pada peraturan terkait
itu nanti ini wajib dilaksanakan ee
wajib dimiliki untuk memperoleh
perjanjualan ruangan yaitu perjanjuan
teknis pemenuhan baku mutu emisli ee
kemudian perjanjian teknis pemenuhan
baku mutu air limbah kemudian rincian
teknis atau perujian teknis limbah B3
dan prosedur teknis lalu lintas. Nah,
ini nantinya ee untuk yang pertama itu
emisi itu kegiatan yang menghasilkan
emisi tentunya yang menghasilkan emisi
ee pada proses produksinya. Kemudian ee
untuk yang kedua itu adalah untuk
kegiatan yang menghasilkan air limbah
yang kemudian dibuang ke lingkungan
perlu mengurus yang namanya persjanjian
teknis ee pemenuhan baku mutual air
limbah.
Teknis emisi dan teknis limbah ini nanti
akan dibagi menjadi dua. Yang pertama
ada standar teknis dan teknis.
Selanjutnya ada rincian teknis ee atau
perjan teknis terkait dengan pengumpulan
penyimpanan bag.
juga ada teknis lalu lintas yang disusun
secara terpusah juga dengan dokumen
AMDAL yaitu dinamakan ee dengan dokumen
andal alim yang dinilai secara terpisah
juga oleh instansi ee mendidangi ee
transportasi yakni Dinas Perhubungan
atau Kementerian Perhubungan ee kegiatan
ini berada di pusat untuk LALI juga
terbagi ada yang provinsi ada yang
kabupaten kota dan juga di Kementerian
Pungan Si.
Kemudian dalam hal penyusunan dokumen ee
untuk khusus untuk AMDAL itu wajib ee
disusun oleh satu orang KPPA dan dua
orang ee KPPA. Nah, apa itu KTPA dan
KTPH? itu adalah ee sertifikasi yang
digunakan ataupun yang sudah ditetapkan
oleh pemerintah untuk ee kepada
individu yang ee kompeten. Jadi, KTP itu
adalah ketua tim penyusunan anggar.
ee PTTAN ini ee merupakan ee orang yang
sudah memiliki sertifikasi ee yang
sebelumnya sudah tentunya sudah ee
memiliki pelatihan ee dasar-dasar
dokumen lingkungan hidup dan ee
penyusunan dokumen lingkungan hidup
sesuai dengan ee syarat minimal yang
diberikan oleh kementerian di mana ee
harus dipenuhi sekian jam ee ee melalui
lembaga yang sudah ditunjuk. Jadi,
lembaga yang sudah ditunjuk,
langkah-langkah pertama untuk
mendapatkan sertifikasi ini adalah
melalui jalur ee pengalaman terlebih
dahulu.
Setelah e memenuhi syarat pengalaman
tertentu, kemudian mengikuti kursus
ee pendidikan sekian jam pada syaratnya
ee melalui ee lembaga yang sudah
ditunjuk oleh kementerian. kemudian baru
mengajukan sertifikasi.
Jujur sertifikasi ini diterbitkan oleh
Kementerian Lingkungan Hidup ee pada ee
individu ataupun personal yang sudah ee
melalui tahapan-tahapan melalui
pengalaman dan kursus. Nah, pengalaman
itu bisa dilakukan melalui ee terlibat
dalam penunan dokumen AMDAL sebagai ee
asisten tenaga ahli ataupun sebagai
tenaga ahli.
ee di dalam dokumen penyusunan dokumen
hitungan. Kemudian setelah ee pengalaman
dan kursus ini bisa dilakukan secara
paralel, setelah memperoleh dua syarat
ini, maka bisa mengajukan sertifikasi.
Nah, pada saat sertifikasi nanti bisa
memilih ee lembaga-lembaga yang sudah
ditunju untuk ee melakukan proses
penilaiannya. Justifikasi ini juga
jenjangnya harus dimai dari anggota tim
penyusun dulu. Jadi, yang pertama itu
ada ATPA. ATPA itu adalah anggota tim
penyusun. kemudian baru naik ke ee tahap
selanjutnya itu adalah ketua tim
penyusun. Nah, orang-orang yang pertama
kali ee di tahap awal itu sertifikasinya
menuju ke TPA terlebih dahulu baru
lanjut ke ketua tim. Nah, kurang lebih
seperti itu. Nah, untuk hari ini ee
untuk informasi Bapak Ibu, saya
merupakan salah satu ee pemilik
sertifikasi KTPA yang saat ini memang ee
ee
memiliki pengalaman di bidang AMDAK.
Nah, jadi eh untuk proses ini saya cukup
familiar dan ee mengetahui
proses-prosesnya.
Kemudian juga syarat
berdasarkan surat edaran menteri juga
sekarang ee penyusunan dokumen
lingkungan juga diberikan batasan ya.
Jadi KTPA itu hanya diberikan jatah tiga
dokumen secara berbarengan. Jadi ee satu
orang KTPA ataupun KTPA dua-duanya ini
itu hanya boleh menyusun tiga dokumen.
Nah, Bapak Ibu yang berminat untuk
terlibat di dalam ataupun mau memberi
mau mengurus sertifikasi kompetensi ini
sangat terbuka peluang karena ee
kegiatan di Indonesia ini cukup besar,
cukup banyak kegiatan yang menyusun
dokumen lingkungan. Sementara untuk
tenaga subekitasinya masih kurang, masih
belum banyak. itu secara minimalnya
adalah S1. Jika Bapak Ibu nanti bisa ee
kita diskusikan lebih lanjut untuk
proses-proses yang terus dilakukan.
tentunya tadi yang seperti yang saya
sampaikan harus ee pertama ee memiliki
pengalaman ee itu bisa di apa namanya
bisa dilakukan dengan ee melakukan
magang ataupun terlibat di penyusunan ee
sebagai tenaga ahli ataupun sebagai yang
lain yang memang ee berkaitan dengan kom
lingkungan. kemudian menikuti kursus
dasar-dasar lingkungan dan penyusunan
lingkungan dan kemudian melanjutkan
sampai kepada sertifikasinya. Jadi saya
dilakukan dan sangat ee
apa namanya? sangat prospek ya kalau
memang berminat untuk bekerja sebagai
tenaga ahli dalam penyusunan dokumen.
ee sekedar info saja. Kemudian kita
lanjutkan ee ke materi yaitu terkait
dengan penyusunan DLH tadi yaitu ee
salah satu dokumen tadi yang ee
digunakan sebagai ee dokumen permohonan
ee untuk perubahan lingkungan ee sori
untuk untuk permohonan ee yang dilakukan
sebagai upaya permohonan maaf dari
dokumen DLH itu diwajibkan itu sat PTVA
dan kemudian ee di tahap akhir yaitu
adalah penyusunan UVL dan DPLH. Nah, ini
bisa disusun secara mandiri tadi seperti
sampaikan di awal. Namun tetap jika
memang dibutuhkan oleh pelaku kegiatan
atau bisa bekerja sama dengan konsultan
ataupun dengan tenaga ahli secara
langsung.
Nah, kemudian ee
saat ini penilaian dokumen lingkungan
hidup itu dibagi menjadi empat. Tadi
kita bahas baru kementerian
ee provinsi kemudian kabupaten kota dan
satu lagi kita ada tambahan berdasarkan
PP 28 tahun 2025 itu ada istilah yang
namanya ee KPBP
yaitu kawasan pelabuhan bebas dan
perdagangan bebas. Nah, untuk Indonesia
sendiri ee yang sudah ditunjuk ataupun
berdasarkan ee peraturan yang ditetapkan
itu ada Sabang, Batam, Bitta, dan
Karimun.
untuk KPBPB yang sudah memiliki ee
lisensi melakukan penilaian dokumen itu
sudah ee baru di Batam ya. Jadi saat ini
penilai itu ada empat. Penilai dokumen
lingkungan itu ada pusat kementerial
kemudian
provinsi kabupaten kota dan KPBP. Dan
yang baru di
lisensi itu ada ee BP Batam. Nah, PP
Batam sendiri saat ini menilai dokumen
yang ee berdasarkan PP 28 tahun 2005 itu
ee dapat melakukan penilaian pada
seluruh kegiatan yang berada di kawasan
ee pedagang bebas dan pelabuhan bebas
ini. Jadi, seluruh kegiatan walaupun dia
sebelumnya memiliki kewajiban pengurusan
ke pusat, namun karena berada di Batam
maka bisa dinilai di Batam. Jadi saat
ini PP Batam sudah mengik lisensi dan ee
penilaian sudah dilakukan dan sudah ada
izin yang tertutup ee pada berdasarkan
PP 285 ini. Jadi ee selanjutnya ee yang
perlu diperhatikan juga dalam pensiunan
dokumen lingkungan jika Bapak Ibu
bertindak sebagai ee penyusun dokumen
atau konsultan ataupun sebagai kelaku
kegiatan tentunya kita harus memiliki
identitas yang jelas ee
apakah kita statusnya adalah pemodal
asing atau ee dalam negeri.
Kan ini terkait juga dengan kewenangan
ya. tadi saya lupa menyampaikan
kalau pemodal asing juga diarahkan ke
pusat ee yang di luar Batam ya. Jadi
kalau di Batam walaupun dia asing tapi
ee berada di Batam itu dinilai di KP dan
P. Nah untuk ee identitas ini perlu
diberikan penjelasan yang ee detail.
status komputer dari status pemodalan
siapa direkturnya kemudian juga ee
status dari lahan seperti apa, apakah
jual beli atau dengan status lahan
apakah masih ada sengketa atau
lain-lainnya itu perlu dijelaskan kepada
penyusun dan penyusun juga harus
menggali informasi ini. Kemudian rencana
kegiatan harus disampaikan secara detail
ee
sampai kepada tahap eh detail
engineering desain kalau bisa. Jadi ee
Bapak Ibu mungkin istilah ded ya. Jadi
Bapak Ibu dan dari non teknis bisa e
saya sampaikan bahwa DE itu adalah
memang ee sudah siap bangun ya ee sudah
mendekati ring atau mendekati rencana
kegiatan yang akan dilaksanakan. Jadi
tidak boleh masih dalam awal-awal. Jadi
misalnya mau bangun hotel harus jelas
nanti per lantainya itu akan dibangun
apa, kemudian harus jelas jumlah
kamarnya berapa, kemudian akan diolah
seperti apa limbahnya. ya. Kemudian
jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dan
seluruh ee informasi internet. Jika ee
diserahkan saja kepada penyusun nanti
takutnya Bapak Ibu sendiri yang akan ee
ee si pelaku sergitan sendiri yang akan
kebingungan pada saat operasional.
Ternyata pada saat dilaksanakan tidak
sesuai dengan yang disusun dalam
dokumen. Maka oleh karena itu ee pelaku
kegiatan wajib membaca dokumen yang
sudah disusun oleh penyusun. Kemudian
juga persyarat kegiatan berapa jumlah ee
yang tadi sebagai kapasitas produksi
misalnya ataupun luas lahan dan lain
sebagainya.
Kemudian juga nanti siapa divisi atau
bidang yang akan bertanggung jawab
khususnya untuk lingkungan. Jadi nanti
pada saat ee pelaksanaan ataupun
operasional ee perusahaan tidak ee
bingung ataupun sudah mengetahui nanti
akan diubangkan ke siapa misalnya untuk
lingkungan HSE misalnya ataupun ke
bagian yang khusus biro. Jadi sudah
jelas divisinya kalau untuk tambang
kemudian ee kegiatan-kegiatan yang
memang sudah jelas pembagiannya seperti
di industri-industri besar itu sudah
dibagi. Nah, ini biasanya tidak terjadi
pada kegiatan-kegiatan seperti hotel,
kemudian kegiatan-kegiatan yang ee
sifatnya jasa itu jarang sekali ee
memiliki ee revisi khusus di bidang
lingkungan biasanya diat langsung
dibebankan kepada HRD nanti HRD-nya
bingung. Nah, ini perlu di ee disepakati
atau disiapkan oleh pelaku usaha
kegiatan dari awal termasuk nanti pada
pengurusan SLO.
Setelah pengurusan SLO dari teknis itu
air limbah dan emisi harus memiliki ee
pejabat yang memiliki sertifikasi di
bidangnya. Misalnya untuk air, kemudian
untuk udara tentunya harus ada
sertifikat sertifikasi khusus yang ee
dimiliki sehingga perlu ee struktur
organisasi menjadi hal yang penting di
dalam ee menjelaskan ren kegiatan di
dalam dokumen AMD. Kemudian ada komitmen
komitmen pelaksanaan pengalan lingkungan
ini di
tandatangani pada materai 10.000. Nah,
ini merupakan ee suatu janji ataupun
suatu pernyataan
dari pelaku kegiatan ee dalam mungkin
direktur yang akan menandat tangani
menjadi janji atau menjadi hal yang
sudah terikat secara hukum dan harus
dilaksanakan. Nah, jika tidak
dilaksanakan maka akan akan ada
konsekuensi hukum yang harus dijalankan
jika tidak dilaksanakan pengolahan
patuannya. Nah, ini ee ini adalah salah
satu upaya pemerintah pada dasarnya
dalam dokumenal ataupun dokumen
lingkungan lainnya untuk menjaga
lingkungan tetap terjaga ee dari
beberapa dampak-dampak lingkungan yang
mungkin terjadi. Jadi dengan adanya
komitmen tentunya perusahaan ee dapat ee
melaksanakan kegiatan berdasarkan ee
arahan-arahan yang SPT berutang.
Oke, itu mungkin dari saya. Saya izin 5
menit dulu ya ee untuk minta waktu ke ee
ada sekolat. 5 menit lagi saya ee akan
ee kita buka forum diskusinya. Terima
kasih.
Baik, Pak.
Kita menunggu wanita Bapak dan Ibu.
Oke. Ee saya kembalikan kepada Mas Alvin
jika ada yang ingin didiskusikan.
Paling untuk ini, Pak. Ee nanti ada fe
break di pukul 10.00 ya, Pak. 15 menit
untuk yang materi yang sudah disajikan.
Apakah ada yang ingin ditanyakan?
atau jika ada kendala terkait dengan
lingkungan
usahan Bapak Ibu jug bisa diusikan
karena ada kaitannya dengan hukuman
lingkungan mungkin bisa disampaikan saya
buka kepada
Bapak Ibu sekalian jika memang ada
pertanyaan kan ee mungkin bisa di luar
topik gitu bisa tapi yang masih
beruntungan
ya.
Baik, silakan Bapak dan Ibu jika ada
pertanyaan-pertanyaan di luar ee topik
namun masih berkaitan dengan lingkungan
bisa langsung ditanyakan kepada Pak
Farid untuk dibahas bersama.
Selamat pagi, Pak Farid. Saya Putra mau
nanya.
Iya, Pak.
Iya. Terkait dengan ini UKL UPL itu kan,
Pak, sama
ee eh sori sori ee lebih ke Rek.
Rinchek.
Oke.
E Rintech.
Nah, jadi kan ee pas ngelihat RECH itu
kan ada beberapa ee
yang maksudnya gini ya, Pak ya. Saya
juga baru pegang ya untuk yang
perihal-perihal kayak begitu gitu ya.
Baru beberapa waktulah karena mengikuti
pelatihan PPLB3. Jadi ee apa namanya?
Saya mau tanya untuk terkait dengan
Rtech itu setelah dicross check itu ada
beberapa data yang sebenarnya itu yang
enggak tahu gimana ceritanya dari DLH
mengeluarkan itu gitu. Kayak contoh nih
ya, Pak ya. Kayak ee jumlah dari
karyawannya itu kan sudah enggak sesuai.
Terus kemudian untuk beberapa ee kode
dari limbah limbahnya itu sendiri gitu
kan yang contoh kayak misalnya gimana ya
kayak ee apa namanya
ee
apa ya kemarin saya saya lupa catatan
pokoknya ada beberapa limbah yang
karakteristiknya itu sebenarnya ee
beracun tapi dimasukkan ke dalam mudah
terbakar kayak gitu. Nah, itu ada
beberapa draf itu yang kayaknya enggak
pas gitu kan, Pak. Karena kan kita
mengikuti peraturan undang-undang lagi
kan yang disesuaikan dengan
karakteristiknya.
Nah,
itu gimana ya, Pak, solusinya, Pak?
Apakah kita harus
revisi lagi atau gimana? Itu
sebentar, Pak.
Ya. Baik, Pak.
Jadi itu yang nyusun dari mana ya, Pak?
Kita yang nyusun
itu kan yang kita kan menggunakan jasa
pihak ketiga, Pak.
Oh, jadi ee mungkin dari pihak ketiganya
perlu ditekankan lagi, Pak, pada saat
penyusunannya.
Berarti memang ada kesalahan di
penyusunnya, Pak, itu untuk menetapkan
apakah karakteristiknya seperti apa,
kodenya dan lain-lain. Itu itu perlu
disesuaikan lagi. Dan itu yang Bapak
sampaikan tadi kan itu catatan dari DLH
ya, Pak ya.
Heeh. Heeh.
E jadi
enggak bukan catatan dari DLH karena ee
rintechnya itu sudah keluar gitu kan,
kita cross cek lagi gitu kan, Pak. Ee
waktu serah terima kan bukan di saya tuh
kan gitu.
Oh. Oh. Nanti Bapak bisa ajukan ulang
aja nanti kalau memang ada yang perlu
disesuaikan Bapak ajukan ulang nanti
ajukan ke DLH lagi nanti ada perubahan
apa namanya pengajuan perubahan posan
lingkungan tanpa dokumen nanti Bapak
cuma mengajukan ee REag yang baru yang
memang di Rasa memang sudah sesuai. Nah,
nanti di nama apa namanya? Nanti
diserbikan lagi ininya. Tapi secara
sepengetahuan saya itu tidak ada
penerbitan secara khusus dari DLH untuk
penetapan Rtech. Karena REK itu memang
terintegrasi dengan dokumen lingkungan.
Jadi, Bapak ee
dokumen lingkungan yang Bapak miliki itu
ee
terintegrasi dan jadi memang tidak ada
secara khusus ini izin Rtech itu enggak
ada lagi, Pak. Jadi prinint menjadi
bagian dari dokumen lingkungan yang
pesan nantinya ee menyatu dengan
persediaan lingkungannya. Nah, nanti
Bapak kalau memang dirasa perlu
penyesuaian untuk data-data yang Bapak
sampaikan tadi, nanti bisa mengjutkan
ulang, Pak.
Oh, gitu. Memang memang kayaknya
harusnya memang harus direvisi berarti
ya, Pak, ya? Jangan.
Iya. Heeh. Takutnya nanti Bapak jadi
ketemuan atau apa dari pihak-pihak yang
mencari keuntungan Pak nanti oh ini
enggak standar gitu-gitu Pak. Nah itu
kan kita menjaga itu biar ee aman ya ke
depannya. Jadi, Bapak perlu siapkan apa
ya, mungkin tidak dalam waktu dekat tapi
sambil jalan aja bisa diajukan ke
Iya. Maksudnya sambil berjalan aja tidak
ada masalah ya, Pak ya. Karena aman
ee sambil apa namanya proses kan karena
untuk buat itu kan kayak kita kan harus
nyiapin juga data-data lingkungan kita
yang menyesuaikan dengan data kita yang
valid gitu ya, Pak. Itu sambil sambil
berjalan aja nanti untuk ke mungkin tadi
ke tahun depan itu tidak ada masalah ya,
Pak ya.
Iya,
ya. Oke, Pak. Terima kasih, Pak.
Iya, Pak.
Baik. Ada lagi?
Silakan kepada Ibu ada pertanyaan yang
lain?
Mas Akif mungkin ee lanjut copyright aja
ya. Nanggung jawab kalau 4 menit lagi.
Baik Pak. Kalau begitu Bapak dan Ibu,
kita akan kembali lagi di pukul 10.15
WIB ya, Bapak dan Ibu silakan bisa
beristirahat terlebih dahulu untuk
menyeduh kopinya dan segala macam
mungkin saya harapkan terlebih dahulu
dan Bapak dan Ibu silakan untuk
mematikan kameranya namun tidak ee
diperkenalkan untuk meninggalkan ruangan
Zoom meeting-nya. Selamat beristirahat
Bapak dan Ibu.
Baik Bapak dan Ibu, sehubungan waktu
break telah selesai, Bapak dan Ibu
silakan standby di depan device
masing-masing untuk mendengarkan ee
materi lanjutan dari Pak Farid
dan bisa menyalakan kameranya kembali.
Baik, kita masih menunggu Pak Farid ya,
sedang mengangkat telepon terlebih
dahulu.
Baik, mohon maaf menunggu kita
lanjutkan. Cek suara saya kedengaran?
Kedengar, Pak.
Baik. Ee melanjutkan materi
terkait dengan hukum dan lingkungan.
Selanjutnya kita akan bahas ee
lebih subpensif
ee terkait dengan isi dari dokumen.
mungkin ee untuk garis besarnya saja
karena memang untuk dijelaskan secara
materi utuh ee dokumen AMDAL ini sendiri
ee Bapak Ibu bisa cek di
pelatihan-pelatihan kursus yang
dilakukan oleh lembaga yang ditunju oleh
kementerian itu waktunya untuk
dasar-dasar dokumen lingkungan itu
waktunya kurang lebih 1 sampai 2 minggu
10 5 sampai 10 hari.
Kemudian untuk penyusunan itu bisa
mencapai 1 bulan. Nah, itu memang perlu
ada praktiknya
perlu ee dilaksanakan ee dengan ee
trainer-trainer yang memang sesuai
dengan bidangnya. Nah, untuk kesempatan
kali ini kita akan bahas ee secara garis
besar karena memang ini kebutuhan ee
singkat ee terkait dengan dasar
penyusunan dan
serta pertekinan intinek pada hari ini.
ee di mana pada materi selanjutnya atau
materi yang kedua itu adalah terkait
dengan isi dari dokumennya, bagaimana
proses penyusunannya,
kemudian ee langkah-langkah apa saja
yang dilakukan pada saat penyusunan, ee
kemudian apa saja data yang dibutuhkan,
serta ee
metode-metode apa saja yang digunakan
dalam ee penyusunan dokumen. Nah, Bapak
Ibu sekalian eh
saya coba
share screen. Yang kedua ini penyusunan
dokumen AMDAL tadi yang sudah kita
bahas. Saya izin ini apakah terlihat ya
screennya sudah terlihat?
Sudah, Pak. Sudah.
Baik. Ee tadi sudah kita singgung
sekilas terkait dengan tahapan-tahapan
dalam senional ee di formulir pranka
acuan. Kemudian ada penyusunan analpl
tahapan ee besar yang harus dilakukan.
Yang pertama di pemilukan acuan danal
RPL.
Nah, kemudian juga ee saya share juga eh
waktu penyusunan ya. Jadi waktu
penyusunan rata-rata itu bentuk formulir
kerangka acuan mulai dari pengumpulan
awal menunjukan tim sampai nanti
formulir kecuent itu kurang lebih makan
waktu 1 sampai 2 bulan.
Nah, jika lebih cepat ee tentunya
membutuhkan tenaga yang memang ee lebih
pengalaman tentunya bisa dilaksanakan
mungkin lebih cepat dari satuan.
Kemudian ee
dilakukan
penyusunan komunang pengajuan dalam
waktu yang saya tadi. Kemudian dilakukan
penilaian. Jadi tahapan yang sampai
tahapan yang saya sampaikan tadi itu
adalah urutan dalam proses penilaiannya.
Jadi setelah formulir kerangka acuan
disusun, oke kita taruh dalam waktu 30
hari ya. Jadi ee jangka waktu
penyusunannya dalam 30 hari mulai dari
pengumpulan data sampai nanti pengajuan
dan dilakukan pembahasan. Nah,
pembahasan tadi yang kita singgung juga
ada kewenangan penilaian. Kewenangan
penilaian tentunya disesuaikan dengan ee
peraturan terkait. Nah,
penyusunan program kerja ini juga ee
tidak hanya ee saat ini sudah dilakukan
melalui sistem. Nah, sistemnya adalah
ee di melalui sistem berbasis website
yaitu AMDNet. Jadi, Bapak, Ibu bisa cek
eh.com
di e searching mulai dari Google atau
AMDNET KLHDNET
KLHLH.
Nanti Bapak Ibu saya cek eh pokoknya
diketik aja di Google nanti ee
website-nya muncul.
Nah, Bapak Ibu jika berminat jadi tenaga
ahli ataupun memiliki ee kualifikasi di
bidang barang tertentu. Jadi, PD
downloadet ini bisa dimilik apa namanya?
kita bisa buat akun di situ. Jadi, Bapak
Ibu yang memiliki ee
kemampuan di bidang
kemampuan di bidang ee penyusunan
dokumen ee dalam bidang-bidang tertentu
itu bisa menyampaikan ee mengajukan
ee ee mengajukan permohonan ataupun
membuat akun di situ.
Sebentar.
izin ee sebentar ya.
Baik, kita lanjutkan. Eh,
Bapak, Ibu bisa membuat akun di AMDNET
ee sesuai dengan bidang kealian
masing-masing. Jika berminat nanti ee
untuk nanti jika ingin terlibat di dalam
penyusunan dokumen Anda, nanti ee si
konsultan atau penyusun lain bisa
menunjuk Bapak Ibu untuk dilibatkan
sebagai penyusun. Nah, jadi nanti bisa
ini menjadi langkah awal untuk ee
terlibat dalam penusunan rumen dengan
membuat akun di Googlenet.
itu nanti bisa di ee akses ee dan dicek
nanti untuk pembuatan akunnya. Nah,
nanti di dalam ee pengajuan formulir
kerangka acuan kita jika sudah selesai
dilakukan penyusunan maka proses bisa
dilaksanakan atau dilanjutkan ke sistem.
Nah, di sistem nanti akan kita input
seluruh data ee
seluruh data yang ee dibutuhkan oleh
penyusunan dokumen lingkungan AMAL. Nah,
secara spesifik ee nanti bisa
secara spesifik nanti bisa masukkan
data-data seperti ee data-data penyusun
tentunya. Jadi nanti ee ada dua akun
nantinya di AMDNET itu. Jadi di AMDALet
nanti akan ada akun ee dari pemakarsa eh
akun owner ya. Jadi akun
pelaku user kegiatan, kemudian ada akun
si penyusun.
Nah, untuk tahap awal ee selaku penyusun
eh selaku pelaku kegiatan ini akan
melakukan ee yang namanya pengumuman dan
pengumuman bahwa akan dilaksanakan ee
penyusunan
ee tentang rencana kegiatan ee dari A
sampai Z. dijelaskan di situ ee rencana
kegiatannya kemudian menyiapkan ee SHP
peta lokasi. Jadi SHP itu adalah format
dari
eh IIIS eh format dari IIS untuk peta.
Jadi yang di tahap awal itu perlu
disiapkan ee akun ee ownernya yang di
terdapat susunan kegiatan, deskripsi
kegiatan, kemudian data perusahaan, ee
kemudian ee informasi-informasi lain
yang memang sudah terintegrasi dengan
OSS. Jadi, akun akun dari dari owner ini
harus terintegrasi dengan OSS yaitu
online submission di mana ini adalah e
website perizinan yang harus dimiliki
oleh perusahaan.
Kemudian ee setelah
menginput data-dataan kegiatan akan
disusun, kemudian dilakukan penapisan di
situ untuk memastikan dokumen ini AMDAL
ee jenis dokumennya apa. Jika sudah
diterapkan e dokumen AMDAL, maka
dilakukanlah pembentukan tim penyusun
dengan menunjuk ee tim penyusun tadi
yang ada KTPA ee ada KTPA-nya dan ada
TPA beserta tenaga ahli misalnya. Nah,
jadi Bapak Ibu bisa terlibat sebagai
tenaga ahli terlebih dahulu belum ee
memberikan sertifikasi di bidang
penyusun yaitu ketua ataupun anggota.
Nah, kemudian setelah ee ditunggu baru
setelah prosesnya sudah diinput semua
dari output owner, maka si penyusun kita
selaku penyusun atau selaku konsultan
nanti akan melakukan penyusunan dokumen
AMDAL di AMDALT dengan menginput
data-data yang sudah kita susun ee pada
dokumen formulir tentang acuan yang
sudah kita siapkan. sebelumnya situ kita
memasukkan data-data ee seperti
data-data yang akan kita ee sampaikan ee
pada materi selanjutnya. Jadi nanti di
dalam yang pertama yang harus kita input
itu adalah deskripsi kegiatan di mana
ini menjelaskan terkait dengan ee
KBL-nya apa, rencana kegiatannya apa,
identitas, penyusun dokumennya siapa,
tipe AMDALnya, kemudian lokasi kegiatan
kesan tata ruang dan kelibatan
masyarakat.
Nah, salah satu poin penting yang juga
harus diperhatikan di dalam dokumen
AMDAL ataupun UKUPL itu adalah
kesesuaian tata ruang. Nah, ini menjadi
hal yang penting karena di dalam
peraturan kita ditetapkan bahwa harus
memiliki yang namanya persetujuan
kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang.
Ini adalah PKKPR ee yang harus diurus
oleh pemerkasa di mana biasanya itu
sudah juga terintegrasi dengan OSS-nya.
Nah, PKKPR ini bisa terbit secara eh by
system ee jika memang tidak diperlukan.
Namun harus ee lebih ditekankan dengan
ee melibatkan instansi terkait. Jadi
tetap diajukan ee ee apa namanya? Tetap
dilajukan dengan sistem. Namun ini
terbitnya harus melalui rapat eh offline
terlebih dahulu. Jadi eh ini adalah ada
persetujuannya gitu. Jadi ini eh
sifatnya hanya kesesuaian kegiatan
pasasan uang saja. Kalau yang input by
system.
Nah, persetujuan dengan ee penetapan
dari instansi terkait itu melalui forum
ee tata ruang kemudian menjelaskan ada
beberapa tahapan-tahapan yang harus
dilakukan sehingga nanti bisa ee ada
beberapa rekomendasi yang harus
dijalankan berdasarkan arahan tata
ruangnya misalnya terkait dengan garis
padan bangunan, kemudian terkait dengan
ee
ee apa namanya syarat-syarat ee tertentu
seperti ee kebutuhan ruang terbuka
hijau. Kemudian ee
beberapa informasi lain seperti ee
kebutuhan ee fasilitas umum dan sosial
ee dan lain sebagainya yang nantinya
ditetapkan pada ee surat persetujuan
kegiatan surat persetujuan ee ketetapan
e pemanfaatan ruang ini. Nah,
selanjutnya juga ada proses yang namanya
pelibatan masyarakat dan beberapa
informasi lain. Nah, kelibatan hakikat
juga menjadi hal yang penting karena ini
menjadi kewajiban bagi bakus kegiatan
yang juga diatur dalam peraturan
perundang-undangan. Nah, pelibatan
masyarakat ini dilakukan melalui proses
ee melakukan menggunakan media massa dan
juga ee tatap muka langsung dengan
masyarakat melalui proses yang namanya
konsultasi publik. Nah, nanti ee kita
akan sampaikan penjelasannya.
Kemudian ada proses yang ee juga menjadi
ee bagian penting di dalam dokumen
pengacuan itu adalah proses penggrupan.
pelingkupan
ee itu dilakukan untuk memperoleh ee
dampak penting hipotetik yang akan
dibahas selanjutnya pada kajian-kajian
ee lanjutan pada dokumen. Nah, itu di
dalam ee proses peringkupan
disampaikan ee beberapa dampak potensial
yang memang ee
sudah ditetapkan berdasarkan analisa
tenaga ahli dan juga kondisi di
lingkungan. kemudian dilakukan evaluasi
sehingga diperoleh dampak penting inform
ee yang ditetapkan.
Kemudian ee tahapan selanjutnya adalah
ee
menyusun metode studi di mana ini
menyampaikan informasi-informasi yang ee
terkait dengan rencana ee kajian apa
yang akan dilakukan. Kemudian terkait
dengan ee langkah-langkah yang harus
dilakukan beserta dengan sampling yang
akan dilakukan, kemudian jumlah sampel
yang akan diambil, kemudian
metode-metode yang akan disampaikan pada
saat kajiannya seperti analisanya,
kemudian analisa data, dan juga analisa
bagaimana nanti melakukan perakiraan
dampak yang akan dibahas di dalam
dokumen andal. Jadi ee apa saja ee acuan
yang akan dilakukan pada dokumen Anda
yang seperti yang kita uraikan di tahap
ini. Jadi di sini adalah ee
semacam SOP ee yang akan dilaksanakan.
pelaksanaannya ada di sini di dalam
dokumen anda.
Selanjutnya ee materi-materi yang akan
disampaikan di dalam ee R ee kerangka
acuan adalah lampiran-lampiran tentunya
yang menjadi ee
lampiran-lampiran yang menjadi pendukung
ataupun bukti dari ee si pelaku kegiatan
dalam proses perencanaannya. Jadi,
lampiran juga tidak boleh ditinggalkan
ya dalam menyampaikan ee informasi. Yang
pertama, lempiran-lempiran yang
dibutuhkan itu yang pertama tentunya
terkait dengan legalitas dari si pelaku
usahanya, kemudian legalitas dari lahan
yang dimiliki. Kemudian legalitas si
penyusun ee baik itu ketua tim, anggota
tim, dan juga tenaga ahli yang
dilibatkan.
Kemudian ee dokumentasi atau
pemampiran-hampiran di berhubungan
dengan pata ruang. Kemudian dokumentasi
yang berhubungan dengan pelibatan
masyarakat yang sudah dilakukan. Jadi
pelibatan masyarakat itu tidak bisa
dilakukan setelah perang khanan. Jadi
harus dilaksanakan ee sebelum penyusunan
perang pajuan atau menjadi ee
bukti-bukti harus dilampirkan
bukti-buktinya. Jadi diurutkan
masyarakat tadi kita sampaikan ada
proses pengumuman media maka kita harus
me eh capture atau melampirkan hasil
klipping dari ee
koran yang diumumkan atau jika
menggunakan media lain harus ada
bukti-buktinya yang buku. Kemudian pada
saat pelaksanaan pertemuan dengan
masyarakat itu ada foto-fotonya, berita
acara, absensi dan juga undangan ya.
Undangan juga menjadi hal yang perlu
dilampirkan.
Jadi memang menjadi bukti bahwa memang
dilakukan kegiatan pbatan masyarakat
dengan bekerja sama dengan kelurahan.
Nah, ini juga
bisa dijadikan sebagai acuan ataupun
menjadi bagi kita dalam menyampaikan
dokumen-dokumen yang akan kita ajukan
untuk dinilai oleh tim penilai.
Nah, di dalam deskripsi kegiatan sendiri
itu ee terdapat beberapa informasi yang
ee perlu kita uraikan lebih detail. Yang
pertama terkait dengan rencana kegiatan
yang akan dilaksanakan. Nah, ini harus
ee disampaikan secara sangat detail ya.
Harus sampai tadi seperti yang saya
sampaikan harus sampai ke tahap DEED.
Jadi gambarnya itu harus terukur, harus
skalatis dan ee memang mewakili dari ee
rencana kegiatan.
Kemudian deskripsi kegiatan itu dapat
disampaikan melalui narasi, kemudian ee
atau gambar alat. Kemudian juga dapat
menggambarkan besaran kegiatan yang
terukur. Contohnya ya. Jadi kita ee ada
rencana kegiatan pembangunan jualan tol
itu tentunya harus menjelaskan berapa
sih panjang jalannya, kemudian lebar
jalannya, penanggung jawab tahapan
terase jalan dan lain-lain. Nah,
misalnya untuk penyanggalan ya ini kita
sampai ke uraikan tentunya untuk
melakukan estimasi panjang dan lebar
jalan bisa kita lakukan estimasi berapa
material yang digunakan. Kemudian
panjang dan lebar jalan juga dapat
menentukan ee lahan siapa saja yang akan
ee perlu dibebaskan dan kemudian ee juga
ee berapa luasan lahan yang dibebaskan,
berapa luas rumah yang harus digesur
misalnya atau berapa ee luas ee kebun
yang harus diganti oleh ee si perencana
kegiatan.
Begitu juga halnya dengan kegiatan lain.
Jadi ini memang harus memberikan
gambaran yang terukur secara
kuantitatif. Selanjutnya ee deskripsi
kegiatan juga harus disampaikan secara
menyeluruh mulai dari tahap konstruksi
hingga tahap operasional atau jika
memang ada tahap pasca operasional
seperti tambang harus ada dokumen
rencana pasa tambang tentunya untuk
memastikan ataupun memberikan jaminan
kepada masyarakat bahwa memang nantinya
akan dilakukan upaya-upaya rehabilitatif
ee untuk mencegah dampak lingkungan ee
setelah kegiatan operasional. Contohnya
saja di tambang contohnya jika tidak
candak pasal tambang tentunya akan
mengakibatkan void-void ee ataupun
pembukaan tambang yang berbahaya bagi
lingkungan juga kegiatan-kegiatan lain
ya. Jadi memang perlu di sampaikan.
Kemudian juga bagaimana nanti ee
refgetasi kemudian reklamasi tambang
rencana menjadi barang ee yang harus
diperhatikan dan juga harus disampaikan
secara menyeluruh dan tidak boleh secara
parial ya. Jadi memang ee itu harus
komprehensif dan juga sampai kepada
ujung dari rencana kegiatannya. Tidak
boleh ee satu kegiatan itu menyampaikan
hanya sampai tahap konstruksi saja. Jika
hanya sampai propusi nanti ee
plus saat pelaksanaan persional tentunya
belum dapat dilaksanakan karena memang
belum tersampung dalam sebaiknya memang
harus dibahas secara mendahulu.
Tadi yang terakhir ee tentunya harus
dilengkapi dengan gambar teknis itu juga
ada korelasinya dengan tadi rencana
detail yang kita sampaikan bahwa memang
harus disampaikan pada sampai tahap DEED
de engineering desainnya. Jadi seluruh
gambarnya memang ee sudah digambarkan ee
dan memang bukan sekedar ee penempatan
ataupun zonasi tapi sudah sampai kepada
ee dimensi berapa ukuran yang akan
dibangun ya. dimensi bangunannya,
dimensi ee misalnya dimensi terkait
dengan ee jumlah tanah yang akan di uruk
atau jumlah tanah yang akan digali
ataupun ditimbun ataupun dibutuhkan dari
luarasi kegiatan. Jadi terus memang ee
perencanaan yang matang bukan
perencanaan
masih yang masih di atas kertas yang ee
masih perlu diulang lagi. Jadi memang
sebaiknya perencanaannya di disiapkan
terlebih dahulu dengan matang baru
disusun.
idealnya seperti itu.
Oke, kita lanjut ee pada proses ee
selanjutnya tadi kita bahas ee
penyusun ya. Jadi, penyusun ee konsultan
konsultan lingkungan yang kita tunjuk
ataupun yang ee ditunjuk oleh perusahaan
atau ee kegiatan itu dapat menggunakan
dua skema. Saat ini masih dua skema. Ada
skema perorangan.
skema perorangan itu ditunjuk ee
legalitasnya nanti adalah SK dari
direktur atau dari perusahaan. Jadi,
Direktur menunjuk tim penyusunnya. Jadi,
tim penyusun nanti ditunjuk oleh ee si
pelaku kegiatan itu ditunjuk untuk
menyusun dokumen lingkungan ee
berdasarkan SK dari direkturnya. Nah, SK
dari direktur inilah menjadi legalitas
dari sit penyusun. Nah, skema kedua itu
adalah menggunakan perusahaan yang
memang sudah memiliki ee
presensi dari kementerian. Nah, itu
adalah istilahnya adalah LPJP, lembaga
penyusunan jasa penyusunan lembaga
lembaga ee perusahaan yang ee memuki
jasa penyusunan dokumen lingkungan itu
bisa dicek eh LPJP yang terdaftar di
Kementerian itu ada di Puspter.Bsihkid
bst. LHK.
Bisa diuk di sini ya. Sini akan
ditampilkan nanti beberapa perusahaan
yang ee sudah ditunju oleh kementerian
ee yang ada tersebar di seluruh provinsi
di Indonesia. Nah, ini ee jumlahnya
memang belum terlalu banyak. Jadi memang
ee namun ini perusahaan-perusahaan ini
memang memiliki ee penjaminan mutu dan
juga dicek oleh kementerian ee mutu
dokumennya. Nah, si LPJP inilah yang
nantinya menggunakan KTPA dan ATPA
mereka yang terdaftar. Ya, tadi kita
sampaikan bahwa yang syarat e yang poin
ketiga adalah ee untuk penyusunan
dokumen ABAL itu memang memiliki satu
orang KTPA dan dua orang PPA. Kemudian
dibantu oleh tenaga ahli pendukung yang
disesuaikan dengan rencana kegiatan.
Misalnya untuk kegiatan tambang tentunya
harus ada tambahan tenaga ahli geologi,
tenaga tambang dari teknik
pertambangannya sendiri, kemudian
dibutuhkan juga tenaga ahli
geohidrologi, kemudian tenaga ahli
hidrologinya sendiri sipil dan lain
sebagainya. ee ini menjadi ee penting
karena pada saat penyusunan dokumen,
pada saat proses perakiraan dampak
rencana pengelolaan yang harus dilakukan
membutuhkan rekomendasi dari tenaga ahli
yang ee kompeten di bidangnya sehingga
pada saat ee melakukan analisa itu lebih
tepat sasaran, lebih ee sesuai dengan
keilmuannya gitu. Jadi dukungan
lingkungan tidak bisa hanya disusun oleh
ee tim penyusun saja yaitu satu orang
KTPR dan dua orang KTPR berluisensi.
namun harus didukung oleh tenaga AGI
yang yang akan membantu si penyusun
dalam proses perhitungan-perhitungannya,
proses ee pengambilan data, proses
perhitungan analisa dan ee memberikan
rekomendasi pengelolaan pemantauan yang
tepat sehingga eh pelaksanaan ataupun
komunikasi terhadap lingkungan itu dapat
berjalan dengan baik.
Selanjutnya ee pelibatan masyarakat tadi
yang kita singgung merupakan ee sebuah
apa namanya?
sebuah upaya dari pemerintah juga untuk
memperhatikan masyarakat yang terkena
dampak karena ee masyarakat menjadi ee
garda terdepan ya ataupun ee penerima
dampak terakhir ee dari seluruh dampak
yang ditimbulkan. kita bicara terkait
dengan udara tentunya nanti akan
berpengaruh terhadap ee kesehatan
masyarakat yang yang yang
tidak lain tidak bukan adalah memang
kesehatan masyarakat itu sendiri ee yang
akan ee terdampak. Kita bicara terkait
dengan kebisingan tentunya juga
berkaitan dengan kesehatan masyarakat.
Kemudian kita bicara terkait dengan
peningkatan ekonomi itu juga kaitannya
dengan masyarakat pengangan. Nanti
masyarakat bisa berkontribusi ataupun
dilibarkan dalam suatu proses
pembangunan. Kemudian juga terkait
dengan persepsi tentunya persepsi
masyarakat ee sangat penting di ee
pertimbangkan karena nanti ee jika tidak
laksanakan pengelolaan lingkungan secara
baik maka akan menimbulkan konflik
ataupun gejola di masyarakat. Jadi ee
gejola konflik dan persensi ini perlu di
ee keluar dengan baik tentunya dengan
memperhatikan dampak-dampak penting
ataupun dampak-dampak primer ee yang
menjadi sumber utama dari seluruh ee
efek-efek yang dikumpulkan.
Oleh karena itu, makanya ee pemerintah
melibatkan
menganjurkan ee mewajibkan ya mewajibkan
ee dilakukannya perimbatan masyarakat
peminar. Tujuannya adalah agar bisa
digali terlebih dahulu ee masyarakat itu
butuhnya apa misalnya atau di lingkungan
sekitar rencana ketan itu ee ternyata
ada situs-situs ataupun ee lokasi-lokasi
yang menjadi ee hal penting bagi
masyarakat ataupun suatu hal yang ee
sifatnya religius atau lain sebagainya
ataupun sifatnya seperti kebudayaan.
Kemudian juga hal-hal yang berkaitan
dengan ee adat misalnya ada istiadat.
Jadi memang ee penibatan masyarakat ini
penting dilakukan untuk menggali ee
saran, pendapat dan tanggapan
masyarakat. Selain itu juga terkait
dengan ee bagaimana nanti ee harapan
masyarakat terhadap rencana kegiatan.
Apakah mereka ternyata sudah memiliki
misalnya kelompok ee masyarakat yang
sudah ee siap bekerja misalnya atau ee
mereka sudah memiliki lembaga-lembaga
tertentu di tingkat masyarakat yang siap
dipakai untuk bekerja misalnya atau
mereka memiliki ee masyarakat produktif
yang bisa dilibatkan. Jadi tentunya
pelaku kegiatan bisa mengetahui juga di
forum ini untuk terjadinya apa namanya
istilahnya ada ee pertukaran informasih.
Jadi tentunya perusahaan sangat ee
membutuhkan ini jika memang ee ee ingin
ee masyarakat tidak ee apa jika ini
tidak tidak ingin terjadi geola ke
depannya.
Nah, ee pelaksanaan pelipatan ini
disampaikan dengan menggunakan media
massa terlebih dahulu. Bisa dengan
menggunakan media cetak, media audio
radio misalnya atau audio visual. Nah,
ini di perkembangan zaman seperti ini ee
tentunya hal ini menjadi hal yang mudah
ee dilakukan ee oleh kegiatan untuk
memberikan informasi. Ee namun sekarang
masih tetap masih ada yang menggunakan
koran di mana ini media yang masih
digunakan. Ee namun ee saya rasa bisa
dikembangkan lebih ee baik lagi dengan
menggunakan media-media komunikasi lain
seperti grup WhatsApp, kemudian ee
broadcast ee menggunakan media broadcast
ee dari ee ee apa namanya tertentu
misalnya. Kemudian dengan ee ee visual
juga bisa.
pengumuman dan sebagainya.
Kemudian ee selain dari media massa
beberapa mencetak audioan audio visual
masyarakat ee berilaku kegiatan juga
bisa melakukan pertentuan tetap muka
dengan masyarakat. Nah, itu pertentuan
tetap muka masyarakat ini dikenal dengan
istilah konservasi publik di mana
konservasi publik ini ee mengundang
langsung masyarakat yang ee terkena
dampak. Masyarakat ter dampak yaitu
masyarakat yang ada sekitar 12.
itu ada di poin terakhir di ada
masyarakat adat ee kemudian ada kelompok
laki-laki dan perempuan yang dengan
percikan secara gender. Jadi ee harus
dilibatkan ee kelompok perempuan ya di
dalam ee proses pibatan masyarakat ini.
Karena ee terkait dengan lingkungan itu
biasanya lebih peka ibu-ibu saja
misalnya terkait dengan ee air limbah
apa ee sampah ya sampah domestik itu kan
biasanya memang urusan ibu-ibu dilapor
ee ke mana dibuang kemudian permasalahan
terkait dengan ee saluran renas dan
sebagainya biasanya lebih banyak ibu-ibu
yang pernah membangun lebih banyak di
rumah
kenanya. Oleh karena itu perlu
dilibatkan ee kelompok perempuan seperti
e PKK ataupun ee organisasi-organisasi
yang ee sifatnya gender.
Kemudian ee yang disampaikan pada saat
konstruksi publik ataupun ee yang
sebagai informasi ke media massa itu
adalah ee menyampaikan deskripsi
kegiatannya
apa saja yang bisa akan dilakukan,
kemudian dampak apa saja yang akan
terjadi dan juga komponen lingkungan
terkena dampak. Apa saja komponen
lingkungan terkena dampak? Apakah ingin
berdampak terhadap air? Apakah ingin
berdampak terhadap udara? ANA, kemudian
komponen sosial, komponen biologi,
beberapa yang berdampak dan lain
sebagainya itu perlu disampaikan. Jadi
masyarakat ee juga tahu nantinya dan
pada saat e bertemu dengan e bisa
mengampaikan keluhan dan juga ee
kekhawatiran yang war rasakan jika
terjadi
kemudian juga ee yang tidak kalah
penting adalah menyampaikan informasi
dengan pengumuman ya dengan ee liflet
ataupun dengan banner itu ditempatkan di
tempat yang dapat dilihat oleh
masyarakat seperti di kantor lurah,
kemudian di ee lokasi jalan jualan yang
banyak dilalui oleh masyarakat dan juga
di lokasi proyek sendiri. Jadi nanti
bisa dibampang di dipajang ee
informasi terkait dengan rencana
kegiatan yang akan dilaksanakan ee oleh
pelaku urusan kegiatan.
Selanjutnya di dalam perkembunan
kerangka acuan itu kita melakukan proses
penutupan. sederhananya adalah ee proses
penyaringan ya penyaringan dampak yang
awalnya dikatakan sebagai dampak
potensial yang belum kita uraikan
mendalam. Kita hanya di awal ini hanya
menentukan oh ini berdampak oh ini
berdampak tuh. J contohnya di poin di
kolom tig Bapak Ibu bisa lihat di kolom
kolom itu adalah kegiatan mobilisasi
peralatan dan material. Jadi pada saat
kegiatan konstruksi akan ada kegiatan ee
kendaraan, aktivitas kendaraan yang
mungkin melewati pemukiman dan ee ee
menggunakan peralatan ee yang jarang
dilalui oleh ee kendaraan yang ada di
kondisi saat ini. Nah, itu perlu kita
uraikan.
kita akan jelaskan dokumen akan kita
jelaskan e detailnya jumlah kendaraan
seperti palu kemudian dampaknya kita
tuangkan ke dalam bentuk baru yang 3 di
kolom 3 itu contohnya ya kita
di po itu adalah kegiatan mobilisasi
peralatan material dengan adanya
kegiatan ee aktivitas ee kendaraan maka
akan terjadi penubunan kualitas udara
untuk melibatkan interaksi ini kita cek
kolom dan juga baris situ ada baris
kualitas saudara
itu saudara di sebelah kiri
ini ada saudara kemudian kita cari dan
jiran mobilisasi nah ini adalah
interaksi pertama yang akan kita bahas.
Kemudian interaksi kedua kita lihat apa
lingkungan apaagi yang akan terdampak
dengan adanya ikatan mobilisasi
peralatan material. Ternyata dengan
adanya kendaraannya ee akan menumbuhkan
suara yang dikenal dengan ee kebisingan
ya yang melebihi ee Indonesia. Maka akan
menurunkan dampak terhadap kebisingan
maka akan kita jadikan ee tanda ee pada
interaksi ee poin 3 dengan poin e kedua
ini. Jadi poin A poin A2nya dari
kemudian ini menjadi dampak. Kemudian ee
jika kita dengan proses penan, erosi,
air lian timbul sampah timbul itu tidak
ada kegiatan ee kendaraan tentunya tidak
menimbulkan dampak seperti ini. Nah,
kemudian eh kita lihat lagi ada ternyata
ada lalu lintas yang sudah kita uraikan
lingkungan ini bisa kita jadikan sebagai
ee dampak-dampak yang ee berpotensi
terjadi. Kenapa lalu lintas? karena
memang ee terjadi penambahan ee
kendaraan ya yang awalnya hanya misalnya
ada 100 unit kendaraan ee volumit
kendaraan per hari gituasi kegiatan.
Dengan adanya kegiatan konstruksi, ada
kegiatan pengangkutan material tentunya
akan menambah jumlah volume kendaraan
yang dari sebelumnya sehingga ini akan
menjadi dikatakan sebagai dampak
potensial.
Kemudian ee kita kaitkan dengan ee
komponen sosial ternyata berpengaruh
terhadap peluang usaha.
Ada saja kemungkinan ee ee masyarakat
yang memiliki usaha di bidang
pengangkutan
pengkotan barang barang material
misalnya, maka ini akan menjadi pengaruh
positif bagi masyarakat. Ini juga perlu
kita. Jadi yang kita ee kemukakan tidak
hanya dampak negatif
kuatkan juga dengan dampak-dampak
positif.
Dengan ee adanya peningkat usaha
tentunya pendapatan dari si pemilik ee
dari kendaraan ini tentunya akan
meningkat sehingga pendapatannya juga
akan meningkat. Kemudian ee ada pengaruh
terhadap persepsi. Jadi masyarakat
tentunya akan memiliki
pandangan-pandangan tertentu terkait
dengan adanya rezim kekan di sini. Untuk
persepsi ini bisa kita ee lihat pada
saat pelaksanaan fakultas ini kita bahas
sebelumnya. Ee masyarakat menyampaikan
informasi dampak-dampak yang mereka
khawatirkan di dalam ee forum maka ini
bisa kita jadikan sebagai acuan untuk
menentukan apakah masyarakat memang
memiliki pandangan yang negatif terhadap
rencana kegiatan
juga dengan positif.
Nah, setelah kita lakukan dapat
potensial kita evaluasi di mana evaluasi
ini untuk menentukan nantinya apakah
tahap selanjutnya dikaji atau tidak.
Jadi ee jika dikaji maka harus memenuhi
kriteria-kriteria ini. Jadi
kriteria-kriteria yang kita sampaikan
itu ada empat yang kita siapkan ee
uraikan di dalam proses evaluasi dampak
potensial
di operasi evaluasi dampak potensial itu
kita lihat apakah kegiatan ini memiliki
dampak yang besar
besaran kegiatannya ya besaran
kegiatannya itu seberapa gitu. Jadi kita
uraikan ee jumlah kegiatan besaran
kegiatannya kemudian berdampak terhadap
apa dan apakah sudah memiliki SOP atau
belum. Nah, jika sudah memiliki SOP maka
ee dampak-dampak ini bisa dikendalikan
dan ini bisa menjadi standar kita tidak
menjadikan sebagai dampak yang akan
dilanjutkan. Contohnya tadi kita
membahas terkait dengan ee lalu lintas.
Nah, lalu lintas karena lalu lintas ini
dibahas pada dokumen ee pendukung. ada
pendukungnya. Jadi di pertek tadi pers
teknis lalu lintas itu sudah dibahas.
Seluruh dampaknya sudah dikaji, seluruh
mitigasinya sudah direncanakan sehingga
ini dapat dikatakan sudah tidak memiliki
dampak karena sudah memiliki
pengelolaan. Ini bisa kita jadikan
sebagai ee argumen kita untuk bahwa
memang ini sudah direncanakan. Nah,
kemudian juga ee dampak terhadap
kegiatan di sekitar operasi ee rencana
kegiatan ini perlu diuraikan. Ini
kegiatan ini misalnya kegiatan tambang
berpengaruh terhadap apa saja? Ternyata
di sekitar situ ada pemimpinan, kemudian
sekitar ada pertanian, kemudian ada ee
kegiatan perkebunan masyarakat misalnya
itu berdampak dengan adanya kegiatan
tambah maka kita harus sikan dampak yang
berpengaruh atau apa saja.
Kemudian intensitas perhatian masyarakat
saat publik. Nah, ini kita
seberapa besar intensitas perhatian
masyarakat dalam masyarakat pada dampak
tertentu. Misalnya dampak ee lalu lintas
tadi misalnya dari
10 peserta yang diundang ternyata lima
orang menyatakan ee
memberikan perhatian terhadap dampak
ini. Maka dapat dikatakan 50% ada untuk
ee dampak ini juga untuk kondisi
lingkungan yang ada.
apakah mampu atau mendukung kegiatan
tersebut. Contohnya tadi terkait dengan
pengangkutan ya, pengangkutan
seberapa besar jalan yang disediakan
ataupun jalan yang akan dilalui oleh ee
kendaraan ini apakah sesuai dengan
tonasenya. Itu yang perlu kita uraikan.
tidak cukup harus ee dilakukan e
upaya-upaya ee perencanaan lain yang
perlu disiapkan sebagai mitigasi aturan
pengolahan akan dijalankan pada saatana
kegiatan. juga ada tingkatan lain yang
perlu diuraikan lingkungannya sebagai
gambaran awal ee dari dampak lingkungan
yang paling
kemudian juga di proses pelingkupan kita
akan menetapkan batas studi ee yang
terdiri dari batas proyek kemudian batas
ee
ee batas ekologis atau sosial dan batas
administrasi.
Batas waktu kajian juga di ee tetapkan
untuk menentukkan ee seberapa jauh eh
seberapa lama kegiatan ini akan
menjalankan. Nah, seluruh dapat dari
stud ini dioverlay jadikan susun overlay
yang menjadi kemudian dibuat tabel
berdasarkan eh propering yang akan
misalnya di tahap eh ee rekrut tenaga
kerja itu akan dilaksanakan berapa lama
ee dampaknya akan dikumpulkan berapa
lama ee kemudian dikuraikan pada batas
waktu jual ya.
Kemudian metode studi yang akan
dilaksanakan itu dilihat berdasarkan ee
dampak yang akan
ee melihat data
kemudian
menyampaikan metode pengumpulan data
metode analisa data dan metode penting
disampaikan kemudian melihat eh metode
evaluasi yang akan digunakan. Jadi ini
metode studi pada metode studi ataupun
pada
formuler kecean itu belum menyampaikan
eh perhitungan yang akan eh perhitungan
yang dilakukan namun baru menyampaikan
ee rumus-rumus yang akan digunakan
kemudian data-data yang akan diambil
serta informasi yang terpenting.
Nah, kemudian output dari
eh formul kerangkaan ini eh disampaikan
melalui berita acara eh
berisikan informasi yang pertama ee
dapak inetik yang disepakati. Jadi kita
awalnya ee pada pemilikan kerajan
menyampaikan ee DPH yang kita ajukan ya.
Jadi kita lakukan evaluasi namun ini
tentunya akan dinilai oleh tim penilai
apakah ini disetujui atau ditambah atau
dikurangi gitu. Jadi ee disepakatilah
berdasarkan pada saat rapat ee kemudian
ditetapkan dampak ping politik yang akan
kemudian ee kegiatannya apa saja mulai
dari fakturais sampai operasional
kemudian batas studinya di mana saja
batas proyeknya ada di mana, sosialnya
ada di mana, batas ekologisnya ada di
mana dan secara organisasi masuk di
daerah mana saja. Kemudian metode studi
yang digunakan. Nah, ini adalah
kesepakatan pemasikan meli berita acara
dan juga nanti di berita acara juga akan
ada nolensi dari
teknis ee secara tertulis. Nanti akan
ada poin-poin ee perbaikan yang
sampaikan dan nantinya akan menjadi ajur
kita dalam ee kesempurnaan dokumen e
pemil kajuan yang akan kita ajurkan.
Ya, kemudian dari peran kerja ini baru
kita lanjutkan ke dokumenal.
Sebelum lanjut ke, saya persilakan
kepada Bapak Ibu untuk menyampaikan ee
apa namanya? diskusi jika ada yang ingin
ditanyakan. Terima kasih.
Mas Alvin jika ada silakan disampaikan
ke peserta jika ada inikan pertanyaan
atau yang ada yang perlu didiskusikan.
Baik, silakan Bapak dan Ibu
apakah ada hal yang ingin ditanyakan
terkait materi pada sesi pagi hari ini?
Bisa langsung ditanyakan untuk kita
bahas bersama Bapak dan Ibu.
Silakan, Pak Syawal, Pak Bu Listiani.
Mungkin ada pertanyaan terkait materi
pada pagi hari ini?
Baik, mungkin ee tidak ada yang
didiskusikan mungkin nanti chat atau di
soal selanjutnya
saya akan sampaikan ee materi sebelumnya
terkait dengan penanal.
pertama dalam dokumen an
kita akan membahas ee
ee beberapa bab. Jadi yang saya
sampaikan adalah bab-bab dari setiap ee
ee setiap bab dari dokumen antar yang
disusun
yang perlu disiapkan. umpama itu
pembahas terkait dengan pendahuluan di
dalam dokumenal ee harus ada nanti
disampaikan latar belakang kenapa ini
wajib
kemudian ee
kenapa ee perlu dijelaskan e secara
rinci dokumennya
kemudian ee menjelaskan terkait dengan
Ronal lingkungan hidup rinci
sebagai data awal
dari gambaran laporan lokasi lingkungan
lokasi kegiatan pasukan lingkungan ini.
Ee
saat ini ee gambaran begitu gambaran ron
lingkungan saat ini berupa ee data-data
kualitas saudara misalnya perusingan
kemudian beberapa informasi lain yang
dapat dijadikan acuan dalam ee analisa
dampak.
Selanjutnya adalah hasil dan evaluasi di
masyarakat berupa
hasil dari konsultasi publik eh yang
sudah kita lakukan. Apa saja sara
pendapatannya dan evaluasi terhadap
proses ini. Selanjutnya menentukan
dampak pimptik dan muki. Nah, ini adalah
proses penyelupan yang sudah dibuat.
Namun kita perlu penyesuaian di dokumen
kita, maka dilakukan ee penyesuaian ee
dengan muaikan
ee statement-stemmen yang ee memaparkan
perencanaan kata kita.
Kemudian ee ada perakiran dampak itu
berdasarkan DPH. Jadi jika DPH kita
jumlahnya ada 10 pada
gambaran jumlah
jumlah DPH kita ada ee 20 misalnya 20
DPH dari seluruh sumber dampak yang ada,
maka jumlah perakiran dampaknya juga
harus sama. Jadi ini seluruh TPH harus
dikaji kemudian dilakukan evaluasi
secara holistik dan nantinya akan ada
output itu penting atau tidak penting.
N inilah yang akan yang jika penting
maka akan dibahas di RKLP.
Jika tidak penting maka ee dikeluarkan
sebagai dampak atau tetap dikaji ee
sebagai
ee dikaji KL-nya tergantung kita seaku
menyusun nanti penetapannya seperti apa.
Nah, seluruh dampak ilmu baik itu dampak
penting itu dampak penting hasil kajian
dari evaluasi kemudian dituangkan di
dalam
ee RKL RP
atau nanti akan ada selanjutnya.
Kemudian proses eiraan dampak ee itu
dihitung itu kita sampaikan ada 20 tadi
ya, 20 pada ee yang sudah dibahas pada 5
maka di bab 6 juga harus eh 20. Kemudian
yang dihitung itu adalah besaran dampak
yang dikaji ya yang diuraikan itu adalah
besar dampak dan sifat penting dampak
yang dikaji
pada besaran dampak itu adalah selisih
kondisi lingkungan antara kondisi dengan
proyek dengan kondisi proyek bukan
kondisi lingkungan saat ini karena akan
ada perbedaan. Jadi kita bisa buat ee
macam praktiknya ya. Jadi ini adalah
kondisi saat ini.
Kemudian ini adalah kondisi
saat ini dengan proyek.
Kemudian ini adalah kondisi ee
lingkungan ee
ee dengan proyek. Jadi ini adalah
kondisi lingkungan saat ini.
Ini adalah kondisi lingkungan proyek.
ini adalah kondisi lingkungan dengan
proyek. Jika kita menghitung selisih
ee antara dengan proyek ee kondisi
lingkungan dengan proyek dengan tanpa
proyek itu akan ee cukup jauh ya
bedanya. ini selisihnya antara
selisih antara sori selisih antara
ee
selisih antara kondisi lingkungan dengan
proyek ee dibanding dengan tanpa proyek
itu akan ee dengan proyek tanpa dengan
ee saat ini itu akan jauh berbeda. kita
bisa hitung dengan ee melihat ketinggian
ini ya, ketinggian ee apa namanya?
Jagaran batangnya.
Nah, ini perbedaannya.
Ini adalah beda ee kondisi dengan proyek
kalau dibandingkan dengan tanpa proyek
eh dengan proyek dengan saat ini ya.
Nah, jika dibandingkan dengan tanpa
proyek maka kondisinya lebih kecil. Nah,
ini yang perlu kita. Ee contohnya adalah
misalnya kita mau mengkaji terkait
dengan ee dampak prioritas udara.
Pada saat ini ee kita simulasikan
misalnya ada 100 volume kendaraan yang
lalu lintas lalu lalang di lokasi
kegiatan
itu kondisinya adalah tahun 2025.
Kalau kondisi tanpa proyek, jadi
rencana kegiatannya kita estimasi
berjalan di tahun 2030. Namun kita
hitung ee
penambahan kendaraannya tetap di tahun
2030. Jadi untuk membandingkan nanti
pada tahun 2030 jika tanpa proyek itu
penambahan ee penambahan volume
kendarannya berapa. Nah, padahal ee
kajian alal yang sudah disusun nanti
bisa ditentukan, bisa dilihat datami.
Ternyata dengan di tahun 2030 terjadi
peningkatan jumlah manusia tentunya
terhadap pengambahan perkembangan
penduduk akan terjadi peningkatan ee
misalnya 120 kendaraan pada tahun 2030.
Nah, dengan proyek dengan adanya proyek
dengan adanya misalnya tambahan
mobilitas kendaraan, dengan adanya
tambahan volume kendaraan dari kegiatan
proyek itu tentunya akan meningkat
menjadi 100 misalnya 129.
Nah, jika dikurangkan kondisi dengan
proyek dengan tanpa proyek itu akan ada
selisih 9
volum kendaraan.
Kemudian jika dikatkan dengan ee kondisi
saat ini maka jauh sekali perbedaannya
itu sampai 29 menit. Nah, itulah ee
perianya kita melihat selisihnya ee
proyek dengan dengan proyek ee kondisi
dengan proyek dikurangi dengan kondisi
terpor sehingga ee selisih ataupun
besaran dampaknya itu tidak terlalu
besar. Karena kita mengkaji ee kondisi
lingkungan perubahan pasaran dampak itu
pada tahun yang sama pada saat ee
kegiatan dilaksanakan.
Jadi ee perhitungannya lebih tepat
adalah menghitung perbedaan antara
kondisi dengan proyek yang dijuang
dengan kondisi tes. Kaitannya dengan
udara apa? Jadi semakin besar
kendaraannya tentunya akan memberikan
kontribusi pencabangan udara yang lebih
besar. misalnya 100 kendaraan ini akan
memberikan ee penurunan, memberikan
kontribusi peningkatan ee parameter
penentu dengan nilai 10 misalnya. Nah,
kemudian dengan adanya 120 kendaraan
maka ee akan meningkat menjadi 15
misalnya. Nah, dengan adanya kendaraan
dengan proyek tentunya jumlahnya lebih
besar misalnya 20. Nah, selisih antara
20 kur 15 akan lebih memberikan ee
gambaran lebih jelas ataupun lebih
sesuai dengan kondisi ee di lapangan
dibanding dengan selesi antara 20 10
antara 10 dan 5 itu memberikan ee cukup
besar. sehingga ee perbedaan ataupun
penghitungan besaran dampak ini harus
dian secara dengan melihat disimasi yang
dilakukan ee pada kondisi tanpa proyek
kemudian dibandingkan dengan pengasi
dannya adalah saya garis bawah itu
adalah tidak boleh menghitung dengan
kondisi lembung saat ini karena akan
jauh berbeda dan tidak jika dihitung
sebagai masyarakat
itu disatan bagi Bapak Ibu sekalian juga
ee ee sebagai informasi dalam proses
pergerakan.
Selanjutnya ee di dalam peran dakwah itu
juga dibahas terkait dengan
ee dampak penting yang terjadi yakni ee
terkait dengan
dampak penting ya dan dilihat
berdasarkan beberapa kriteria.
K-kriteria yang ditetapkan ini adalah
berdasar berdasarkan berdasarkan ee
peraturan yang sudah ditetapkan pada
perihat
berdasarkan jumlah manusia yang berkena
dampak. Jadi kita melihat nanti ee
berapa manusia yang akan berkenaan
dampak dengan adanya kegiatan ini pada
dampak ini. Misalnya pada dampak penang
saudara pada kegiatan mobilisasi
peralatan material. Dengan adanya
penelitan ini maka akan berdampak
terhadap siapa saja. Kita bisa informasi
ke sepanjang jalur itu ada berapa rumah
misalnya.
Kemudian ee kita hitung jumlah
pemusiannya berapa. Kemudian juga bisa
melihat ee melihat dengan e biaya searan
dampak. seberapa besar dampaknya jika
dilihat ee penyebarannya. misalnya
dengan melihat ee penyebaran dampak dari
mobilisasi tadi udara, kita bisa lakukan
ee pemodalan dengan menggunakan ee
software tertentu salah satunya air mode
itu dengan melihat nanti
lebih dominan itu ke arah mana karena
ini pengaruhnya dengan arah angin. Jadi
itu salah satu ee pentingnya kita
mengumpulkan data-data sekunder ataupun
data-data primer untuk melihat ee
sebarang dampak. salah satunya tadi ee
terkait dengan udara kita perlu
mengumpulkan data terkait dengan arah
angin dan juga kecepatan angin. Jadi
nanti bisa diestimasi
berapa dispersi atau ee berapa jarak
penurunan kesudara ini berdampak pada
lakonan ini bisa digambarkan dengan ee
menggunakan ee software air mall.
Kemudian berapa lama dampak in langsung?
Kemudian intensitasnya sampai berapa
seberapa besar intensitasnya? Kemudian
ee komponen lingkungan lain dampak
apakah ada terkait dengan komponen
lingkungan
ada
menukan dampak sekunder berupa penurunan
konsep
ini akan memberikan ee ee poin ataupun
memberikan ee ee gambaran bahwa dibuat
adalah ee
tidak terbalik itu tidak dapat diberikan
atau agak sulit-sulit untuk dikelola.
Kemudian terkait dengan kriteria lain
sesuai informaran
kita uraikan pada tujuh kriteria ini dan
kita simpulkan apakah dari tujuh
kriteria ini memberikan dampak penting
atau tidak terhadap ee lingkungan.
ee penentuan ataupun menetapkan kriteria
dampak penting ini juga didasarkan pada
ketetapan yang sudah ditentukan pada
perangka acuan ini dikembalikan kepada
menyusun bagaimana%
empat poin
jika sudah mencapai 4 poin maka ini
penting 3 sampai 4 poin penting maka
akan penting atau dengan lain Tapi
minkan e satu du ik dan
misalnya cik juga sudah penting
lainnya akan otomatis menjadi penting
kurang lebih seperti ini juga harus
disesuaikan dengan kesepakatan yang
sudah
acuan
untuk ee materi yang dokumen
ee Ee
kita kembalikan kepada moderator kepada
mungkin jika ada pertanyaan dari peserta
saya kembalikan kepada
baik terima kasih Pak Farid. Untuk Bapak
dan Ibu apakah ada pertanyaan terkait
materi barusan
bisa langsung saja kita diskusikan
bersama.
Kalau
saya Mas Alvin kalau enggak ada yang
bertanya
Fadli, Mas.
Baik, Pak Fadli. Silakan, Pak.
Selamat siang, Pak Parit. Salam kenal,
Pak. Saya Fadli, Pak. Siap. Makasih,
Pak.
Ee tadi yang Bapak sampaikan di awal
tadi bahwa ee ketika kita sudah
katakanlah mengikuti pelatihan AMDAL B
ya, Pak ya, penyusun ya. Jadi, kita bisa
register di AMDALT ya. Itu nanti ee itu
mungkin sama kayak ini ya, kayak kita
ee apply apply lamaran ya. nanti yang
yang memilih kita itu merakasanya ya
atau gimana itu Pak?
Eh, jadi ya Pak
untuk sendiri tidak harus sampai
penyusun, Pak. Sekarang pun Bapak bisa
terlibat sebagai tenaga ahli, Pak. Jadi
ee untuk tenaga ahli di AMDALET Bapak
apply eh maksudnya masukkan ee datanya
itu sudah langsung terdaftarnya, Pak.
Kalau Bapak sudah upload CV kemudian
data-data yang diminta itu dilengkapi.
Nah, kemudian nanti jika ada project ee
AMDAL Bapak misalnya mungkin kenalan
dengan konsultan ataupun ketua Bapak
bisa minta dimasukkan ke dalam tim di
AMD-nya nanti Bapak tinggal menyetujui
eh menerima sebagai tenaga ahli dietnya
untuk projek yang dimaksud. Jadi,
langkah pertama mungkin Bapak bisa
sekarang bisa ee upload data-datanya ee
masuk ke website kemudian ee mengisi
sebagai tenaga ahli apa. Nah, nanti
Bapak ee kalau ingin terlibat
nanti bisa langsung ee mengajukan ke
konsultannya atau perusahaan sedang
membutuhkan tenaga yang terkait dengan e
bidang keilmuan Bapak, Pak.
Oke. Berarti Pak Farid artinya kita yang
harus aktif ya, bukan kita yang dipilih
ya.
Iya, soalnya kan mereka enggak tahu
kita, Pak. Jadi kita harus aktif, Pak.
Apa namanya? Harus tahulah projek yang
akan dalam waktu dekat apa saja. Nanti
kita dilanjutkan kalau mau ikut di
penyusunan.
Siap, Pak. Kalau untuk ini satu lagi,
Pak. Kalau saya kebetulan alhamdulillah
sudah ada ikut di tiga series ya. Eh,
LB3 udara sama air di CAC ini ya, Pak,
ya. BSP apa itu ada relasinya, Pak,
kalau ikut untuk kita register di AMD
dan?
Kalau untuk limbah B3, air dan udara itu
lebih kepada pertek, Pak. Jadi itu ee
untuk penyusunan pertek tapi bisa aja
tergantung dari penyusunnya, Pak.
Kotifnya butuh memang butuh kalau memang
mereka butuh tenaga ahli ataupun orang
yang memang memahami terkait dengan B3
udara, emisi itu bisa dilibatkan ekor.
Intinya tergantung dari timnya, Pak. tim
penyusunnya nanti mau melibatkan kita
atau tidak. Nah, ee maksud saya tadi ee
lebih kepada ee untuk pengalaman, Pak.
Jadi untuk di awal ini karena nanti ee
jika berminat untuk mengambil
sertifikasi di KTPA dan KTPA itu sebagai
tim intinya lah istilahnya tim inti dari
dokumen AMDAL itu ada ketua tim
sertifikat sertifikat akuntatif maka ee
salah satu langkahnya adalah terlibat di
dalam fungsional. Nah, itu kemudian ini
menjadi syarat nanti pada saat pengajuan
ee sertifikasi kompetensinya sudah e ada
pengalaman gitu, Pak. Pengalaman sebagai
ee pada penyusunan dokumenal tertentu
sehingga nanti pada saat penganjuan itu
sudah lengkap ee secara administrasi
gitu, Pak.
Oke. Termasuk misalkan pernah ikut
sertifikat pelatihan kayak ukl-UPL,
pertek air udara gitu, itu bisa
dijadikan portofolio Pak. Ya,
bisa, Pak. Bisa. Tapi yang menjadi ee
poin penting sekali dalam eh sertifikasi
kompetensi itu adalah ee sertifikasi
amal dasar dan penyusun, Pak. Itu
sertifikatnya nanti bisa di ee di apa
namanya? Bisa mengikuti kursus yang ee
di lembaga yang sudah ditunjuk
pemerintah, Pak. Itu biasanya waktu 1
bulan lebih lah, Pak. Penyusup.
Baik, terima kasih, Pak Farid, Mas
Alvin. Lanjut. Cukup jelas.
I.
Baik, selanjutnya Bapak dan Ibu yang
lain, apakah ada hal yang ingin
ditanyakan?
Izin, Mas Alin, mungkin saya lanjutkan
dulu ya.
Baik, Pak Fad.
Baik. ee menutukan mungkin ini materi
terakhir sebelum sesi istirahat ee
karena untuk dokumen alri
ee sudah kita uraikan serta itu
dasar-dasarnya ee ada yang perlu
disiapkan. Kemudian informasi-informasi
terkait dengansi dokumen baik dokumenc
dan dokumenal.
Kemudian ee apa saja yang harus di
apa namanya ee tenaga-tenaga apa saja
yang dibutuhkan. Tentunya tadi ada kita
membahas terkait dengan penyusunan
yaitu
yang sudah memiliki sertifikasi
kompetensi yang ditbutkan oleh hidup
atau BNSP ee di mana itu menjadi syarat
ya menjadi syarat ee dalam penyampaian
dokumen.
Kemudian hal yang penting lagi yang
perlu di ee diingat ataupun diapkan
dengan proses kondisi itu adalah
kelibatan masyarakat.
masyarakat itu menjadi ee hal yang perlu
di ee di perlu koordinir ya di dengan
masyarakat sendiri ee untuk memberikan
semacam ee informasi awal kepada
masyarakat sehingga masyarakat juga
sudah menggunakannya pada saat
pelaksanaan nanti ee siapa ini yang ee
sedang mengurus di sini ee jadi mereka
mengetahui gitu apa siapa yang
bertanggung jawab di suatu proek dan
masyarakatnya. Jadi itu salah satu upaya
melibat apa namanya mencegah terjadinya
dan juga ee kemelut di masyarakat gitu.
Kemudian ee ee perlu diperhatikan lagi
adalah ee adalah pengurusan dokumen ini
melalui proses interasi. Jadi ee bulan
ini sudah dikeluarkan surat edaran dari
menteri bahwa harus wajib ya wajib
apa suatu perencanaan kegiatan itu
disusun melalui ee sistem informasi
lingkungan yang sudah ditetapkan oleh
Amdi. Jadi Bapak Ibu bisa cek
internet-nya ee silakan nanti dieksplore
jika memang jika ingin ingin terlibat di
situ Bapak bisa buat akun terlebih
dahulu sebagai yang
kemudian yang perlu diperhatikan lagi
adalah ta ruang itu ruang ini juga
menjadi contoh banyak gerbang utama
dalam proses penyesan jika tidak sesuai
dengan tata ruang kegiatan ini tidak
boleh dijalankan
kegiatan yang berada di dalam
salah satunya adalah ee ee berada dalam
kakan jaringan itu tidak boleh
dilakukan. Nah, jika jika dalam satu
lahan misalnya ada 50 hektar ee tingkat
lahannya dan kemudian di situ terdapat 1
hektar hutan di dalamnya maka 1 hektar
itu harus dikelihatan atau mengurus izin
penak atau e fungsi depan misalnya maka
itu e disusun secara perbedaan dokumen
disusun
menjadi ee dampak proyek di dalam
kegiatan ini.
Air send
juga melihat tadi ya kalau kita melihat
pener
kondisi bencana di sekitar Pak Farid
untuk suaranya e agak kurang jelas
sekarang
untuk suaranya
sekarang masih
H
cek
Suara saya masih ee kecil ya. Halo.
Sudah, Pak. Sudah. Sudah. Sudah jelas.
Baik ya. Melihat sekitar ini ya. Jadi
kita melihat ee apa ya media massa
terkait dengan ee
bencana yang terjadi, bencana
hidrometeorologi yang terjadi ini ee itu
kita bisa menyimpulkan bahwa memang ya
secara tata ruang ya secara tata ruang
tadi
ada kemungkinan kegiatan-kegiatan
dilaksanakan itu tanpa izin yang pertama
atau karena jika bicara kemungkinan ee
lokasi-lokasi kegiatannya tidak bisa di
laksanakan. Berarti memang
dilaksanakannya itu memang tanpa dokumen
atau tanpa adanya ee koordinasi dengan
pemerintah. Asal pemerintah tahu tapi ee
ada pandan di situ eh dari pemerintah
sebagai penangan. Jadi memang ee dokumen
dokumen lingkungan ini sangat penting ee
bagi lingkungan karena ee untuk tahap
awal saja itu sudah harus ditetapkan
harus harus dinyatakan bahwa lokasi
helang sesuai dengan t ruang. Nah, jika
dengan tidak sesuai dengan ruum maka
memang harus di ee
totalkan ya di tidak bisa dilaksanakan
untuk gambarannya. Kemudian ee kita
kembali ke materi ee di materi ketiga
itu adalah penyusunan KPL di mana ini
menjadi bagian dari metode pembangkungan
dan juga menjadi nanti sebagai tools
sebagai alat dari pelaku kegiatan untuk
ee
SOP-nya lah istilahnya SOP SOP dalam.
Nah, LPL itu kita rincikan apa-apa saja
yang harus dilaksanakan
untuk seluruh dampak penting informatif
yang sudah ditetapkan sebelumnya pada
saat perkauan dan pemerintaan baru.
di dalam LPL
kita bicara misalnya tadi ada beberapa
dampak ya eh di matriks mungkin Bapak
Ibu bisa lagi di dalam materi ee
sebelumnya kita akan uraikan untuk
komponen lingkungan dan di situ komponen
lingkungan salah satunya ee beberapa
komponen lingkungan itu nanti akan
menjadi DPH. Nah, di JP itulah ya yang
di dokumen
itulah yang sudah kita tandai-tandai itu
yang memberikan tanda interaksi antara
kegiatan itu akan kita susun rencana
kelolanya.
tadi ada terkait yang adalah kualitas
udara dengan adanya mobilisasi peralatan
material
maka di dalam ee perencanaan pengelola
kita harus menyampaikan langkah-langkah
yang memang bisa dilaksanakan oleh
pelaku pematan untuk mencegah
kepribadian dampak untuk menjaga
salah satunya adalah di tawal untuk
mencegah terjadinya penurunan kus darah
akibat e diisi dari kendaraan tentunya
kendaraan yang dibutuhkan e
sanisi
dan ucikir kendaraan-kendaraan yang
banyak memang kendaraan banyak harus eh
menjadi penting eh dalam e
itu di awal persiapannya
karena itu terjadi pada beberapa Paksi
ee jadi karena pelaksana dari konser itu
berisi penanggung jawab kegiatan jadi
memang diperserahkan keadaan vendor
kontraktor dalam hal ini untuk menginput
eh materialnya
untuk mewajibkan
negara
kemudian juga
memang terjadi juga
isukan dengan ee tanah misalnya atau
tanah kering yang ee
terjadi pada saat ee musuh maka kita
hujan kemudian akan menimbulkan tanah
garing yang kemudian potensi menjadi
debu.
Nah, ini di dalam fil akan kita uraikan
bahwa kegiatan tentunya salah satu
misalnya adalah penyiraman kendaraan
misalnya atau melakukan penyiraman pada
sejarah yang terjadi di sekitar jalan
yang dilalui oleh penaraan. Kemudian
pada saat kegiat mobilnya berjalan
tentunya harus di saat dipasang penutup
untuk mencegah terjadinya sebaran debu
akibat ee kendaraan yang berjalan
kemudian di pan. Jadi ee diwajibkan
untuk menggunakan kapal.
Kemudian juga dan beberapa
langkah-langkah lain untuk mencegah
perlu diuraikan mungikin kalau bisa
sebanyak-banyaknya kita sebanyaknya ee
sehingga nanti pada saat ee pelaksanaan
dampak-dampak itu bisa ee mengulangi ee
dangkah itu bisa diminimalisir dengan
adanya ee langkah-langkah yang daerah.
Jadi ee kita masuk kepada
ee proses penyusunannya ee lebih bisa
dibilang lebih detail. Ini adalah bagian
dari tahapan kedua ee di dalam proses
PLB dan setelah saja maka dengan paralel
sudah disusun ee K kemudian kita e diuji
ataupun di atas dan
nah di dalam matriks rencana pengelolaan
poin-poin terkait dengan rencana
pengelolaan itu kita sampaikan di sini
di kolom pertama yaitu kolom dampaknya
kan yang kelola itu adalah ee kita
sampaikan DPH yang kita ee sudah
tetapkan dampak-dampak apa saja yang
pertama tadi misalnya ini e terkait
dengan mobilasi ya. Jadi misalnya
peningkatan debu akibat mobilisasi
kegiatan misalnya.
dari damp apa saja yang harus kita kola
kemudian kita sampaikan sumber dampaknya
di sini adalah kegiatanisasian
kemudian ee indikatornya apa jadi
indikatornya kita berhasil mengelola
tentu kita lihat apanya gitu misalnya
acuan kita dalam menentukan ini atau
tidak apa. Jadi acuannya adalah
kita kaitkan dengan waktu mutu karena
waktu-moto di Indonesia sudah sudah
disiapkan, sudah dimiliki
oleh sejuk PPAN itu ada di PP 222 tahun
2021 di lampiran ee lampiran bagian
lampiran itu diatkan ee debu di tahap
konstruksi eh debu di lingkungan itu ada
standarnya.
Kemudian juga kita harus tetapkan
parameter debunya apa. Sebarnya debu kan
ada beberapa ee parameter ya, PM10 dan
PM2, Nah, di daerahnya memang harus
menggunakan parameter PN10 dan PN 2,5.
Kian ee ee bentuk pengelolaannya harus
kita uraikan ee secara aktual dan
implementatif. Jadi sebaiknya tidak
menggunakan ee kalimat yang memerlukan
kerancuan dalam hal ee royal pengerjaan.
Jadi misalnya ini adalah melakukan
penyiraman jalan secara berkala. Jadi
ini kan jelas ee ya melakukan apa atau
mencegah apa. Jadi kita tidak boleh
melakukan ee kalimat seperti umum
melakukan pengelolaan melakukan
pencegahan terhadap ee penolong darah
pada saat konsepsi. Lalu apa gitu? Jadi
kita harus ee spesifik menyampaikan
langkah-langkah konstruktif seperti apa
yang bisa dilakukan.
Kemudian memasang memasang plat
penghalang pada kendaraan angkut
penggaran angkut. Nah, ini juga mencegah
terjadinya ee suspensi debu atau gesekan
antara debu dengan ban kendaraan. Nah,
setiap bentuk pengelolaan sebaiknya kita
lakukan, kita sampaikan lokasinya di
mana. Ee proses
pelaku penyiraman ini dilakukan di mana
di dalam tokok proyek. Oke. Nah, ini
lebih detailnya mungkin bisa disampaikan
di bagian sebelah mana toknya misalnya
dies atau ini. Nah, kemudian ada periode
pengelolaan. Nah, ini dilakukan setiap
berapa kali disembikan. Jadi kalau mau
dapatkan dua kali sehari maka ee
disampaikan minimal sehari dua kali
misal mau lebih bisa. Jadi tergantung
dari kemampuan suos kegiatannya adalah
ini.
Selanjutnya juga ada institusi
pengelolaan lingkungan hidup. Nanti
siapa yang akan mengelola itu perlu
diuraikan.
Inasi pelaksana tentunya adalah si
penanggung jawab
beserta dengan kontraktor. Jadi
sebaiknya
ee selain dari pelaku pemerik lahan ya
atau penanggung jawab kesahannya
dokumen ini sebag dipegang oleh si
kontraktornya sehingga tidak ada yang
miss, tidak ada yang eh tidak dilakukan
eh rencana kelola yang sudah
direkomendasikan sehingga eh dampak dan
bisa diminimalis.
Kita lanjut kepada pemantauan. Jadi kita
tadi bahas ada indikator dan
pengelolaan. Maka pemantauan itu
merupakan langkah-langkah yang akan
dilakukan untuk mengukur kepada
serangalan. Jadi kawan-kawan kita
sampaikan di situ. Ini kurang lebih sama
poin yang pertama ini poin terkait
dengan
paling pantau ini adalah poin yang
memang sudah dikaji banyak sebelumnya di
RKL. Jadi apa-apa saja yang disampaikan
di RKL di sini poin tiga poin ini akan
dijadikan ee ee dikopas kembali ke sini
pindahkan ke sini kemudian baru kita
sesuaikan ee pemontrolnya
seperti apa. Nah, contohnya tadi
misalnya ada mobilisasi perataran
material. Nah, bagaimana kita
mengumpulkan data saudara itu kita harus
buatkan ulaiannya. Metode penghan data
untuk eh
mengukur itu siswa menggunakan metode
sesuai SM yang sudah terpat. Jadi yang
itu menggunakan alat kepalan misalnya
kemudian menggunakan aur dan analisa
datanya seperti apa dan analis datanya
adalah dengan membandingkan dengannya
kemudian analisa laboratoriumnya seperti
apa ini karena itu akan
diukan ee laboratorium teroritasi maka
diteruskan nanti ee rencanaukan
laboratorium di sekitar itu ee Ada
laboratorium mungkin bisa dibuatkan.
Jadi harus diuraikan metode
pengumpulannya seperti apa dan analisa
seperti kemudian lokasi pemantauannya.
Jadi lokasi pemantauan itu adalah ee
titik di mana nanti kita akan jadikan
pengolaan kita sudah berhasil. J
contohnya tadi pengelolaan untuk ee
dampak udara di jalan, maka kita lakukan
pengukuran di jalan pemantauannya.
nanti untuk mengukur keberhasilan dari
ee ee pengurutan apa pengasud darah dari
ee proses ee pengamputan material ini.
Selain itu juga kita perlu menetapkan
lokasi atau lingkungannya yang ee sesuai
dengan sebarannya. Misalnya pada hasil
ee analisa yang sudah kita lakukan
sebelumnya di pemain antar ee sebarnya
ternyata karena arah anginnya ee karena
kecepatan anginnya cukup tinggi kemudian
juga melihat ee arah angin yang dominan
ternyata ee akan terbawa misalnya sampai
ke pemukiman misalnya. Maka jika memang
diperlukan kita bisa tambahkan lokasi
pematuran lingkungannya sampai di lokasi
pemukiman di sekitar tapak kegiatan
misalnya lokasi pantungannya bisa kita
tambahkan selain di sumbernya kemudian
kita tambahkan di ee area ee pemukiman
masyarakat yang menerima dakwar.
Kemudian ada juga waktu dan frekuensi
pantauan. Jadi waktunya kapan dilakukan
dan frekuensinya berapa lama. waktu but
dilaksanakan ee misalnya di tahap ee
konstruksi kemudian kitaasinya dari apa
atau juga memang ee detail sampai sana
di dan disampaikan nanti prevensi
pemantauannya akan dilakukan sekali
berapa setah 6 bulan atau hari sebulan
itu diserahkan kepada ee menjawab pesat
kegiatan. Kemudian juga disampaikan di
situ pemantauan hidup di mana
pelaksanaan dalam perusahaan teritir
pengawas adalah pengawas yang berada
yang menjadi ee
yang memiliki kewenangan ee dari si
penilai dokumen. Kemudian penerima
laporan adalah si ee pengawas juga ee
sama dengan pengawas.
Kemudian ee misalnya tadi kegiatan kita
ada dirian ee hidup, maka kita buatas
dan tambahkan eh instasi instasi di
bawahnya. Jadi tidak ada salahnya untuk
tambahkannya
karena mungkin langsung di
awal oleh kementerian danas yang mungkin
ee berjauhan dari
instasi terbaik.
penerima laporan di mana dibuatkan eh
sasi tertinggi sampai invasi di bawah.
Itu gambaran untuk ee matriks yang akan
kita buat untuk rencana pemetahuannya
dalam mengelola lingkungan tadi kita
sampaikan contohnya tadi di udara maka
itu lebih kepada teknologi. Selain itu
juga kita bisaakukan pendekatan
institusi. Jadi pendekatan institusi itu
bisa ee untuk udara itu bisa kita
sampaikan. kita bisa melakukan informasi
menyampaikan informasi kita masyarakat
bahwa kegiatan mobilisasi yang akan kita
lakukan itu kita sampaikan itu kita
langung koordinasi ee dengan
menyampaikan rencana kegiatannya
dilakukan dari jam berapa sampai jam
berapa dan di hari apa. Nah, itu
merupakan bentuk pendekatan institusi
yang bisa di gunakan. Kemudian sementara
untuk pendekatan itu ee mungkin tidak
ada yang bisa diterapkan nanti ini
mungkin lebih cocau kepada pembangunan
sosial tadi terkait dengan peningkatan
pendekatan peningkatan kesepatian kerja
dan lain sebagainya itu adalah bentuk
pendekatan sosial ekonomi yang bisa
diterapkan oleh perusahaan.
Kemudian pengelolaan lingkungan ee tadi
yang kita sampaikan harus disiapkan peta
rencana pengolaannya sehingga siang bisa
melihat oh pada saat pelaksanaan nanti
bisa terlihat di gambar, bisa terlihat
di ee di secara visual bisa melihat oh
kita mengulainya di sini ya gitu.
Kemudian ee periodenya harus sesuai
dengan nama-nama langsung dan sifat
kumulatif dan berbalik langsung tidak
dampak.
Kemudian juga pita rencana pemantauan
lingkungan juga sama disampaikan dengan
peta ee rencanaan lingkungan seperti
membuat peta ini tentunya harus menunggu
kafi dan penelitian informasi geospasial
dalam proses izin itu ada di
ee syaratnya. Kemudian untuk menentukan
lokasi kelola seb itu mengecup matriks
dan juga sebaiknya menjelaskan sumber
dampak dari
nah untuk misalnya satu ini adalah
rencana pengungan maksudnya ada p titik
dari titik itu 1 sampai
itu adalah peta sid kelola yang
dilakukan jadi ini adalah area-area
kelola ee untuk ee area-area yang
menjadi ee sumber dampaknya misalnya di
poin satu itu
Nanti kelola undang dan tulis ini kan
terkait dengan akses di masuk dari
kendaraan misalnya maka pengelolaan itu
dilakukan di aksesar masuk atau di
proyek yang
kemudian dua ada seolah air permukaan
dan air laut
itu karena kegiatan
pengelolaannya adalah denganangal bisa
membangun sarana pengolahan air lipat ee
yang diberikan tempat di area keduaan
sehingga itu menjadi petolon Nah,
kemudian titik transportasi di ketiga
sama dengan satu karena ini ada akses la
masuk dan titik peralasan domestik buat
4 itu adalah lokasi PPS-nya juga nanti
ee kita juga rencana pemantauan
lingkungan untuk memastikan kelola yang
sudah kita siapkan
jadi apa namanya sudah dikerjakan oleh
pelaku usen dapat sudah dikeluar dengan
baik itu hasil dari pengukuran ee ee
pada pemantauan itu.
Poin empat contohnya adalah kleps air
laut. Karena kita membuang air air maka
untuk melihat kegiatan beras tidak kita
lihat parameter ee air lautnya apakah
sudah menimuk moto atau belum itu bisa
dilihat di ee pengukuran air laut dan
dibas.
jika belum jika masih ada yang belum
maka perlu ada evaluasi dan
perbaikan-perbaikan untuk hal jadi
penurunan prioritas lingkungan atau
dampak lingkungan ee ke depannya pada
periode selanjutnya sehingga lingkungan
dapat
dan ee kegiatan juga tetapkan perjalan
sehingga aspek atauk ee konsep dari
pembangunan berkelanjutan itu tetap bisa
dilaksanakan. Demikian dari saya terkait
dengan RKRPL.
Ee materi
sudah cukup nanti bisa kita lanjutkan
teknis dan rincian teknis. Ee saya
kembalikan kepada Masun jika ada yang
ingin bertanya sebelum kita istirahat.
Silakan Mas.
Baik Bapak Ibu, kita masih mempunyai
waktu sebelum break siang. Ee jika ada
hal yang ingin ditanyakan terkait materi
barusan bisa langsung saja on mic untuk
dibahas bersama. Silakan Bapak dan Ibu
untuk pertanyaannya.
atau Pak Fadli ada pertanyaan kembali
Pak Fadli. Silakan.
Kalau rekan-rekan yang lain enggak ada
boleh.
Silakan Pak.
Izin, Pak Parit bertanya lagi, Pak. Ee
dalam penyusunan dokumen lingkungan ya,
kira-kira kiatnya ya, Pak ya, kita
langsung tahu bahwa ini di level AMDAL
atau UKL-UPL itu apa, Pak, pengalaman
Bapak, Pak, yang bisa sekali lihat, oh
ini pasti UKL-UPL, oh ini AMDAL ini,
gitu, Pak. Apa kelahuasannya?
Ee ininya yang paling pasti yang
berperan itu sudah kalau misalkan
keleluasan kalau sudah kayak gini ini
pasti AMDAL gitu
gitu, Pak?
Iya.
Kalau kita bicara
kegiatannya di perkotaan ya, Pak, karena
tidak ada tambang, tidak ada apa, kalau
bicara kegiatan yang ada di perkotaan ee
kita langsung ke ini sih biasanya, Pak
ya. Bangunan anggus lahan, Pak. Karena
di Permen LHK nomor 5 itu ee tentang
kegiatan yang wajib at tidak AMDAL
biasanya itu ditetapkan ya lebih dari
10.000 m² luas bangunannya itu sudah
wajib om dapat atau luos lahannya lebih
dari 5 hektar. Namun ini hanya berlaku
untuk bangunan, hanya konstruksi gitu,
Pak. Tapi kalau sudah peternya dengan
tambang, kemudian
ee kegiatan yang sifatnya di pembangkit
listrik atau di kegiatan yang lebih
spesifik itu biasanya kita cek di Permen
HK itu, Pak. Di Permen HK nomor 5 tahun
2021. Nah, situ di dicek di situ. Nah,
langkah awal untuk memastikannya
ee langsung tanyakan KBLI-nya, Pak. Di
perusahaan itu kan mereka punya akun
OSS, Pak. akun ee yang dimiliki
perusahaan itu ada Wist di situ ada NU
dan KBRI-nya. Nah, KBLI itu bisa
langsung dicek di diinput di PDF yang
dicek di kodenya. Kemudian baru eh sudah
kita ketahui KBLI berarti kita cek di
nomor 5
itu cara ininya Pak caranya ya. Jadi
kalau memang di perkotaan kalau
gedung-gedung biasanya langsung cek
ininya sih, Pak. Ee minta luasnya berapa
luas lahannya. Kemudian bangun bangun
apa? Kalau biasanya lebih dari 10
lantai, kalau satu lantai saja sudah
5.000 berarti kan tinggal dikali 10
sudah lebih dari 10.000 itu, Pak. Nah,
kalau kami sih kalau di kota biasanya
kalau kan di kota biasanya banyak
bangunan gedung, Pak. Jadi itu sih kalau
yang seumpuk. Tapi kalau yang spesifik,
kalau KPG-nya sudah ee spesifiklah
perkebunan ee atau pembangkit atau
tambang itu lebih ke spesifik apa
namanya kegiatannya lebih spesifik dan
ee kriterianya lebih spesifik juga, Pak.
Itu Pak mungkin dari kami.
Oke. Berarti berarti scoping proses
scoping penapisan itu, Pak, kita enggak
bisa juga ya beberatukan dari luas ya,
Pak ya? Boleh.
Karena ee karena yang seperti yang ee
yang yang barusan ini ee saya kerjakan
itu kan untuk fasilitas insinerator dia
ee wilayahnya kecil sekali, Pak. Tapi
dia menggunakan ADAL.
Iya, gitu.
Heeh. Berarti NIB ya, Pak ya, kuncinya,
Pak ya. Di NIB ya kita.
Iya. KBL-nya, Pak.
KBLI-nya.
Siap. Makasih, Bapak. Makasih. Makasih
Mas Alvin.
Baik, Bapak Ibu yang lain silakan.
bisa
pakai
atau saya izin bertanya ya kepada
peserta kita bisa kembangkan dari
pertanyaan dan juga dilakukan kita
bahas. Saya random aja ya.
Baik, Pak. Silakan,
Pak.
Ibu tadi di bidang apa, Bu? Sor
masih.
Eh, saya di bidang
kanan, Pak.
Di kanan rokok, Pak.
Oracle.
Iya.
Nah, itu Ibu ee familiar enggak, Bu,
dengan dokumen lingkungan di situ? Ibu
tahu ada dokumen lingkungan atau memang
memang tidak wajib dokumen di situ di
tempat di bekerja,
Pak. Untuk sudah ada semua sudah ada
semua
hukum lingkungannya berarti AMDAL atau
RKLPL ada AMD juga ada. Oke, berarti e
berarti dia AMDAL AMDAL ya, dokumen lama
dokumen nah untuk rokok misalnya kan
jadi langkah-langkah ee misalnya kita
dapat eh projek rokok ya ee pabrik
rokok. Jadi dalam pensiunan amplnya
tentunya kita harus tahu lokasinya ada
di mana langkah-langkahnya.
Kemudian
ee pastikan di lokasi itu tidak bisa.
Nah, karena kita adalah masyarakat, maka
ee
kita harus membuat uraian terkait dengan
ee proses pembersamaannya.
Seperti apa di situ
skemanya seperti apa, ganti rugi atau
seperti apa. Kemudian pada proses e
produksi rokok tentunya akan menggunakan
kalau rokok ada pengunaan air enggak,
Bu? Di prosesnya
ada airnya hanya untuk apa?
ya untuk apa proses diokok kalau air
untuk apa kamar mandi sama
Oh domestik aja ya Bu ya
domestik aja berarti
nah ya berarti untuk air limbah nanti
misalnya
ada rokok atau Bapak Ibu bekerja di
rokok berarti itu tidak memerlukan R5
untuk produksi tapi untuk domestik. Nah,
itu perlu disiapkan. Nanti kita bahas di
air limbah. Ee berarti ee kita akan
siapkan perjuan teknis pemuhan
baku-motor air limbah untuk ee
air domestiknya, limbah domestiknya.
Nah, sementara untuk emisi di situ ada
Bu untuk ee ceropong atau apa di situ
untuk proses rokok
pembuatan rokok.
Oh, genset Pak Jenset aja.
Nah, jamset aja. Berarti kan itu cuma
standar tidak di berfeksi. Nah, itu
hal-hal itu yang perlu kita siapkan ee
kita di awal sehingga pada saat
penyusunan kita mengetahui ee sedang
dibutuhkan. untuk
ternyata 6 bulan sekali itu apa ada uji
i itu tetap tetap tahu tapi tidak
menjadi
nah kemudian juga ee tenaga kerja berapa
banyak tenaga kerja juga yang akan
tersam pada saat ee e break ini berjalan
gituan bahan baku
tentunya bahan baku bahan baku utama
adalah tembakau berapa banyak nanti Jadi
ee ataupun kerja sama dengan petani
bakwa yang di daerah mana di sini itu
perlu kita ikan menanggap.
Itulah cara apa langkah-langkah yang
perlu dilakukan sehingga ee rencana
kegiatan menjadi sangat penting ee dari
pelaku kegiatan sudah disampaikan ke
kita selaku sususun sehingga tidak ada
data yang miss dan juga dampak-dampaknya
lebih terukur dengan adanya data yang
lengkap, kemudian informasi yang jelas
serta ee ee apa namanya ee detail-detail
yang disampaikan
ee apa namanya rinci kita bisa uraikan
dalam resid kegiatan.
Eh, masih ada yang ingin ee ditanyakan
mungkin atau saya izin eh istirahatnya
karena
kita lanjut.
Baik, Pak. Kita break yang terlebih
dahulu ya, Pak.
Oke.
Baik, Bapak dan Ibu. Seubungan sesi pagi
kita telah selesai, kepada Bapak dan Ibu
ee sudah bisa beristirahat. Nanti akan
kembali lagi ya di link Zoom yang sama
yaitu di pukul 13.00 WIB ya Bapak dan
Ibu. Baik untuk sekarang Bapak dan Ibu
bisa langsung istirahat terlebih dahulu.
Selamat bersila. Iya. Y
kita mundurkan sampai 13.30 kira-kira
peserta
bisa terima.
Mungkin kembalikan dulu peserta takutnya
ada yang enggak setuju
ya. Baik untuk Bapak dan Ibu bagaimana?
Kita akan mulai di pukul 13.30 untuk
sesi siang.
Aman Bapak dan Ibu. Aman. Oke.
Aman. Aman.
Aman.
Aman, Pak. Aman.
Aman. Aman.
Baik, kita akan kembali lagi di sesi
siang di pukul 13.30 Bapak Ibu sekalian
dan selamat melanjutkan, selamat
beristirahat.