Transcript
16OnRGqe01I • Training Ahli K3 Umum - 20 Januari 2026
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/cendekiaazzacemerlang/.shards/text-0001.zst#text/0598_16OnRGqe01I.txt
Kind: captions
Language: id
Halo untuk Bapak Sutisna.
Halo, Bapak Sutisna
I. Halo. Ada apa, Bu?
Iya. E untuk device laptopnya kenapa,
Pak? Kenapa menggunakan H? Ee tadi pagi
saya sudah ee ini minta laptop ke
kantor, tapi pihak kantor kasih karena
katanya masih ada data-data yang harus
disimpan dulu.
Tapi paling saya bisanya pas ujian
doang, Bu, pakai laptop.
Oh, oke oke. Baik. Eh, yang penting
nanti ee ya udah, Pak, untuk hari ini
enggak apa-apa menggunakan HP, tapi
nanti pas lagi ujian dan juga pengerjaan
DIIT-nya. Soalnya kan harus menggunakan
laptop ya, Pak, ya.
Jadi, jangan lupa untuk pengerjaan
diit-nya sama nanti ujiannya wajib
menggunakan laptop ya, Pak.
Iya. Kalau tugas-nya mah sudah dicicil,
Bu, sama saya, Bu. Ee di sela-sela waktu
kerja.
Oh, iya. Oke. Baik. Terima kasih, Pak.
Untuk absensi sudah mengisi, Pak?
Oh, belum. yang sekarang mah ya.
Oh iya. Heeh. Silakan isi absensi dulu
ya.
Oke.
Oke. Baik, Pak.
Oke. Ee baik, silakan untuk semuanya
menyalakan kameranya.
Oke.
Oke, langsung saja saya mulai untuk
training pada malam hari ini.
Bismillahirrahmanirrahim.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Baik, selamat malam untuk
semua peserta yang telah bergabung di
acara training 3 umum ee yang
dilaksanakan dari tanggal 19 hingga 23
Januari 2026.
Baik, sebelum kita memulai untuk
training pada malam hari ini, alangkah
baiknya kita semua berdoa terlebih
dahulu menurut kepercayaan dan agamanya
masing-masing. Untuk waktu berdoa
dimulai.
Baik, untuk waktu berdoa selesai.
Baik ee Bapak-bapak semuanya untuk
selanjutnya kita akan ada sesi
dokumentasi terlebih dahulu. Seperti
biasa untuk sesi dokumentasinya
ee dengan CAC seperti ini posnya.
Silakan Bapak-bapak semuanya. Oke.
Baik, akan saya ambil dalam hitungan 1,
2, dan 3.
Oke. Baik, terima kasih untuk
Bapak-bapak semuanya. Baik, ee
diingatkan kembali ya Bapak-bapak
semuanya yang belum mengisi absensi
silakan untuk isi absensinya terlebih
dahulu. Dan diingatkan kembali juga
untuk para peserta yang masih belum
mengerjakan DIIT-nya sudah ee dimohon
untuk sudah dimulai ya dicicil terlebih
dahulu untuk pengerjaan DIIT-nya. Jika
masih ada yang terkendala dalam
pengisiannya
bisa nanti bertanya langsung kepada
trainer kita di malam hari ini. Oke.
Baik, langsung saja kita memulai untuk
training di hari kedua pada malam hari
ini. Untuk materinya akan dibawakan oleh
Bapak Hendra. Silakan untuk Bapak Hendra
untuk tempat dan waktunya.
Oke. Baik, terima kasih sambutannya Bu
Dita. Baik, Teman-teman sekalian, apa
kabar semuanya?
Alhamdulillah, Pak.
Alhamdulillah.
Alhamdulillah. Baik, ya.
Oke. Untuk DT-nya gimana?
Masih gitu-gitu aja.
Sudah mulai dicicur, Pak.
Proses
berapa cicilnya? Sudah berapa kelompok?
Satu kelompok kelar.
Ya, kurang lebih 40% lah. Baru 40%-an.
Bagus. Yang lain gimana? Masih dibawa
tidur?
Gimana? Yang lain masih di bawa tidur
nih tugasnya.
Pak Sutiana gimana?
Broses, Pak.
Oh, proses. Proses apa nih? Proses
lelang.
Proses lelang.
Oke. Baik, Mas Rizal. Gimana
proses, Pak? Proses melihat soal dulu.
Melihat soal-soal dulu.
Lihat dulu, ya. [tertawa]
Oke, ya. Karena teman-teman sekalian
hanya memiliki waktu 2 hari lagi, ya
untuk pengerjaannya, ya. Jadi, jangan
ditunda-tunda lagi, ya. Nah, untuk Mas
Rifki, gimana? Mas Rifki masih
dilihat-lihat juga
proses ee sudah 50% Pak ini sambil
sekali skripsian juga Pak.
Oke. Oke. Baik. Syukurlah ya sudah mulai
diangsur ya. Bagi teman yang baru
berniat niatnya dibulatin lagi ya biar
bisa untuk pengerjaannya.
Baik, kita masuk ke dalam materi kita
pada malam hari ini, yaitu materi
pertama dengan unit kompetensi merancang
sistem tanggap darurat, mengelola
tindakan tanggap darurat.
Nah, menurut teman-teman sekalian,
tanggap darurat itu apa?
Apa itu tanggap darurat?
contohnya
ya kayak mungkin cepat tanggap pas
kebakaran kayak gitu, Pak. Mungkin ya.
Oke, betul itu salah satunya ya. Jadi
ketika ada kejadian
orang-orang atau pekerja yang ada di
suatu perusahaan itu bisa tahu ya
alurnya harus bagaimana ketika terjadi
keadaan darurat. Salah satu contohnya
adalah kebakaran.
Nah, seperti itu ya re-rekan sekalian
ya. Sudah pernah melaksanakan simulasi
tanggap darurat di lokasi kerja?
Pernah.
Pernah, Pak. Pas magang.
Pas magang pernah. Teman-teman lain
gimana? Pernah atau pernah kalau belum
pernah pernah melihat enggak?
Dua-duanya sudah pernah dialami, Pak.
pernah dialami, pernah mengalami
kebakaran?
Ee enggak sih, lebih tepatnya pernah
melihat kebakaran.
Pernah melihat kebakaran.
Jangan sampai
jangan sampai ya. Karena kebakaran
itu adalah
paling sulit ditangani ya.
Iya.
Terutama kalau kebakarannya itu kita
berada di suatu perusahaan yang memiliki
bahan yang gampang terbakar ya atau
cepat sekali terbakarnya. Nah, itu
sangat berbahaya sekali ya teman-teman
sekalian. Oke, kita lihat dulu
dasar hukum yang mengatur perihal sistem
tanggap darurat itu banyak rekan-rekan
sekalian.
Ada yang pertama tentunya adalah
Undang-Undang Nomor 1 1970. Nah, kalau
di Tebotol Sosro apapun makanannya,
minumannya T botol ya. Nah, kalau di K3
apapun bentuk materinya, apapun bentuk
jenis subbidangnya
tetap Undang-Undang paling utamanya itu
adalah Undang-Undang Nomor 1 1970.
Nah, ini adalah Undang-ang puncak dari
segala macam undang-undang di bidang K3
tentunya.
Nah, selanjutnya ada lagi Kepenakar
nomor 186
tahun 1999.
yaitu unit penanggulangan kebakaran di
tempat kerja. Oke, mungkin teman-teman
sekalian pernah melihat ya di perusahaan
memiliki tim Damkar, tim pemadam
kebakaran
atau kayak di perusahaan-perusahaan
skala besar itu dinamakan dengan
Departemen Fire ya. Di Migas juga ada
departemen Fire-nya sendiri.
Oke, selanjutnya ada lagi Undang-Undang
Nomor 204
tahun 2007 tentang penanggulangan
bencana.
Oke. Kalau di Indonesia yang melakukan
penanggulangan bencana apa namanya? Nama
organisasinya
apa?
SAR.
SAR
ya? Tim SAR. Kalau sekarang itu namanya
Basar.
Basarnas.
Basarnas ya.
Oke. Dan ada juga namanya satu lagi BN
BNPB.
BMKG Pak
BMKG ya. Beda [tertawa]
cuaca.
BMKG kan buat caca ya. [tertawa]
Oke. BNPB ya.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
Ya, kalau BMKG, [tertawa]
BMKG buat Caca ya. Badan Meteorologi
apa? Klimatologi dan geofisika.
Geologisika.
Oke, jangan dijawab KG lagi ya. Itu
berbahaya itu jawabannya.
Oke, bikin kisruh entar jawabannya. Oke,
selanjutnya PP nomor 50 tahun 2012
tentang penerapan sistem manajemen K3.
Ada lagi Kepaker 187 tahun 1959 tentang
pengendalian bayar kimia yang berbahaya
di tempat kerja. Apa contoh bahan kimia
yang berbayar di tempat kerja? Salah
satunya apa kemarin?
Alkohol.
Alkohol ya.
Alkohol 100%. Apalagi
apa?
Tinner.
Tinner. Nah, apalagi?
Chat mung ee chat mungkin ya.
Iya. Pokoknya sejenis
ee bahan berbahaya yang gampang
terkontaminasi, yang mudah terbakar itu
semuanya masuk ke dalam bahan kimia yang
ber bahaya.
Bahaya.
Bahaya apa?
Nah, sudah tidur ya tadi malam kan?
Pasti lupa. [tertawa]
Bahaya itu apa?
Bahaya itu mungkin tercemar paparan
udara.
Saya saya bertanya pengertian bahaya itu
apa kemarin?
Nah, pasti lupa lagi. Udah buat tidur
lupa lagi kayaknya ya.
Bahaya itu adalah sum
sumber
sumber. Resiko itu adalah kemung
kemungkinan
kemungkinan dari terjadinya si sumber
tadi. Nah, efek dari si kemungkinan apa?
Konse
konsekuensi.
Konsekuensi ya. Jangan kebalik-balik
lagi ya. Bekerja di bekerja masalah
lampu ketinggian bahayanya apa?
Ketinggian.
Ketinggian. Enggak terjatuh lagi ya.
[tertawa]
Oke ya. Sampai sini kita kompak ya, kita
satu suara ya. Baya itu enggak ada yang
dinamakan baya itu terjatuh. Terjatuh
itu adalah
ri
risiko.
Risiko. Oke. Baik.
Nah, inilah pengertian dari keadaan
darurat.
Keadaan darurat adalah situasi yang
tidak diketahui yang mengancam pekerja
setiap orang yang dapat mengganggu
proses operasi atau menyebabkan
kerusakan baik fisik dan lingkungan.
Ya, itulah yang dinamakan dengan keadaan
darurat. Apa salah satu contoh dari
keadaan darurat?
Apa contohnya?
Apa contoh keadaan darurat? Ayo,
kebakaran tadi, Pak. Masuknya, Pak.
Iya, betul. Keadaan darurat itu adalah
keba kebakaran.
Kebakaran
apalagi ya?
Gempa.
Betul sekali. Gempa
itu masuk apalagi
yang Bu yang sekarang yang saya tanyakan
yang berhubungan dengan pekerjaan
mungkin kebocoran gas.
Kebocoran gas. Terus apaagi?
tanah yang menghebatkan longsor.
Oke, itu berhubungan semuanya dengan
aktivitas yang ada di alam ya dan non
alam. Nah, kalau yang sering terjadi di
tempat kerja yang berhubungan dengan
keadaan darurat itu apa? Kecelakaan.
Kecelakaan kerja
ya. Orang jatuh dari ketinggian 10 m
masuk ke dalam keadaan darurat apa
enggak? Atau mau dibiarin aja orang tuh
kayak gitu?
Masuk, Pak.
Masuk. Emergency kan?
Iya.
Iya. Emergensi.
Oke. Berarti kecelakaan kerja itu masuk
ke dalam keadaan
darurat.
Kenapa masuk ke dalam keadaan darurat?
Karena dia berhubungan dengan nyawa
nyawa
manusia ya, nyawa orang ya. Enggak ada
yang lebih berharga dari apapun daripada
nyawa manusia. Ya, seburuk apapun
manusia itu nyawanya tetap berharga. Ya,
begitupun di dunia kerja ya. Sebandal
apapun itu pekerja, sekeras apapun
beliau ya, ketika dia mengalami
kecelakaan kerja ya itu wajib kita
apa? Kita urus ya. Mulai dari kita antar
ke rumah sakit,
klaim asuransinya ataupun dia meninggal
sampai kita lakukan pema pemakamannya.
Itu kewajiban kita sebagai orang ketiga
ketika terjadi kecelakaan kerja. Oke,
selanjutnya kita kenal lagi namanya
bencana. Nah, bencana ini teman-teman
sekalian dia ada dua macam. Ada bencana
yang dari alam dan bencana non alam.
Nah, nanti akan kita lihat kalau bencana
alam sudah kebayangkan apa-apa aja
contohnya. Nah, kalau bencana non alam
tadi disebutkan oleh Pasutisna
kebocoran
gas
kebocoran gas
itu masuk ke dalam jenis bencana non
alam.
Kalau bencana alam tadi disebutkan juga
teman-teman sekalian itu contohnya apa?
Kebakaran.
Ya, kebakaran itu sebenarnya bukan masuk
dalam bencana alam, tapi bencana non
alam, ya.
Kebakaran itu masuk ke dalam bencana non
alam. Gunung meletus masuknya bencana a
alam.
Alam.
Nah, nanti akan kita lihat. Nah, lalu
apa itu tanggap darurat? Nah, ini yang
perlu kita garis bawahi bersama-sama.
Tangkat darurat adalah sistem yang siap
siaga untuk menghadapi menanggulangi
keadaan darurat agar dapat diselesaikan
dengan cepat, tepat, terkendali, dan
sesuai dengan kebutuhannya.
Makanya di perusahaan itu ada yang
dinamakan dengan simulasi tanggap
darurat. mulai dari simulasi kebakaran,
gempa bumi, apalagi banjir ya yang lagi
tren saat ini. Lalu
apalagi ancaman bom
ya itu masuk juga dan wajib ada SOP-nya.
Terutama untuk teman-teman yang bekerja
di sektoral bangunan-bangunan tinggi ya,
gedung dan sebagainya itu wajib ada. Dan
juga yang bekerja di istilahnya di BUMN
ya.
Karena akan mereka itu masuk ke dalam
objek vital nasional.
Nah, biasanya
para BUMN yang masuk dalam kategori
objek vital nasional, dia juga memiliki
sistem tangga darurat untuk menghadapi
keadaan emergency berupa terorisme,
huruhara dan sebagainya.
Nah, ini ini merupakan jenis-jenis dari
keadaan darurat. Tadi kita lihat dari
adanya proses alam
ya. Proses alam ataupun bencana alam itu
contohnya adalah ban banjir.
Banjir.
Lalu adalah ada lagi kekeringan.
Lalu ada lagi angin topan,
gempa bumi, tsunami, longsor, petir.
Semua bencana alam ini ada semua enggak
di Indonesia?
Ada.
Ada ya? Hampir semuanya. Kekeringan itu
banyak sekali terjadi di area Nusa
Tenggara
ya. Nusantara masuk dalam kategori
provinsi
tandus ya yang seringki mengalami
kekeringan.
Lalu selanjutnya bencana buatan manusia
ataupun bencana non alam.
Nah, contohnya pemadaman listrik,
bendungan bobol. Nah, kemarin yang
terjadi di Karawang ya kalau enggak
salah saya ya.
Iya, benar, Pak.
Yang
tanggul.
Ee iya tanggul ya. Tanggul apa waduk itu
ya?
Ee
bendungan kan?
Iya. Bukan e
Oh, lebih ke tanggul ya?
Tanggulnya, Pak. Bukan bendungannya.
Tanggul. Nah, kalau teman-teman ee lihat
di beredar di media sosial ya, tanggul
yang tanggul Kalimalang ya namanya kan
ya.
Nah, benar sekali tanggul Kalimang.
Tanggul Kalimang itu jebol dan
membanjiri perumahan penduduk
yaitu lagi viral ya dalam seminggu
seminggu kemarin ya.
Nah, itu masuk dalam jenis bahaya yang
terjadi oleh buatan manusia itu sendiri.
terjadi oleh proses alam.
Oke, selanjutnya ada lagi kebocoran
nuklir. Ini pernah terjadi ketika
tsunami di Jepang ya, terjadi kebocoran
nuklir. Lalu ada lagi peristiwa
kebakaran atau ledakan. Ini sering
terjadi di perusahaan-perusahaan
bahan-bahan kimia, migas dan sebagainya.
Nah, lalu apalagi? Kecelakaan kerja
ataupun kecelakaan lalu lintas itu juga
masuk ke dalam jenis-jenis keadaan
darurat. Lalu apalagi huruara,
kerusuhan,
perang, ancaman
ancaman bom.
Nah, apalagi dalam yang masuk dalam
jenis huruara.
Setiap setelah
setiap setelah selesai
pemilu, apa yang terjadi?
Demo, Pak.
Demo,
demo.
Demo masuk ke dalam huruara.
Masuk, Pak.
Masuk. Ya, Mas Rifki seperti pernah ikut
demo. [tertawa]
Jarang, Pak. Sudah mahasiswa
jarang ya. Enggak perwakilan kampus ya?
Enggak, Pak. [tertawa]
Saya yakin Bapak-bapak di sini ketika my
day juga enggak ada yang ikut ini. Yakin
saya
[tertawa]
karena itu fifty-fifty ya. Enggak
penting-penting banget ya. Iya, benar
ya. Karena enggak akan juga aspirasi
kita itu akan di didengar dengar.
Iya. Paling hanya membuat macet
ya
dan buang-buang waktulah istilahnya ya
teman-teman sekalian ya.
Oke, selanjutnya
sistem tanggap darurat ataupun biasanya
bisa kita kenal dengan STD.
Sisin tanggap darurat adalah merupakan
kesatuan sistem yang diterapkan dan
dilaksanakan oleh suatu industri,
pemerintah beserta komponen masyarakat
yang terintegrasi dalam suatu sistem dan
prosedur kerja yang konkret.
Nah, makanya sering ya kita melihat
kadang pemerintah melakukan kerja sama
untuk melakukan simulasi
itu sering banget terjadi ya seperti tim
Damkar ee tim Damkar daerah melakukan
simulasi dengan BNPB.
Nah, itu sering banget ya karena memang
sistem tenggelat berurat itu harus ada.
Contohnya kayak di Sumatera, di Aceh,
tiap tahun itu pemerintahnya mengadakan
simulasi tsunami
ya. Bagaimana caranya menghadapi apabila
terjadi tsunami kembali di Aceh. Nah,
sekarang ini kecolongan mereka ya ketika
mereka terjadi banjir. Nah, ini yang
kecolongannya kemarin karena sistem
tanggal berurat dalam menghadapi banjir
itu belum ada.
Nah, inilah buruknya sistem birokrasi
kita.
Prioritas tanggap darurat. Nah, yang
pertama apa paling penting dalam
prioritas tanggap darurat? Otomatis
adalah keselamatan manusianya,
keselamatan jiwa. Penting banget enggak?
Ketika terjadi banjir, Teman-teman
sekalian, teman-teman mau nyelamatin
nyawa dulu, apartemen dulu?
nyawa
nyawa kalau sempat kita bawa ijazah kita
ya kalau sempat
ya.
Nah, pertanyaan saya ketika teman-teman
menghadapi keadaan darurat ya terlintas
teman-teman sekalian apa yang harus
teman-teman bawa selain badan duit.
Ya, saya yakin nih teman-teman saya
yang teman-teman bawa ketika terjadi
keadaan durur itu yang paling saya yakin
itu apa? handphone. Yakin saya pasti
handphone dulu yang di bawah
ya. Pasti lu kelupa nanti ijazahnya.
[tertawa]
Padahal teman-teman sekalian kalau
terjadi kebakaran, banjir dan sebagainya
ya pengurusan ijazah itu paling sulit.
Benar enggak?
Iya, Pak. Jujur jadi keingat dulu saya
kena lumpur Lapindo itu kalau enggak
salah di Sidoarjo kalau enggak salah
kena ya semua?
Iya, saya kena pas itu, Pak.
Nah, logika gini teman-teman sekalian
ya. Misalkan teman-teman sekalian yang
kehilang itu adalah ijazah SMA. Kalau
iya nanti sekolah SMA teman-teman itu
sekolahnya masih ada. Kalau sekolahnya
sudah tutup gimana?
Nah, mau ke mana lagi kita minta
ijazahnya?
Ujung-ujungnya nembak.
Nah, ujung-ujungnya apa? Ikut paket
paket C.
Ya, itu pentingnya ijazah teman-teman
sekalian. Karena kan di perusahaan
sekarang kan kita belum tahu ke depannya
gimana ya enggak?
Iya.
Nah, ini saran aja teman-teman sekalian
ya. Karena saya juga melihat dari
beberapa peserta
beberapa peserta yang ikut makami
sebelum-sebelumnya itu banyak banget
ijazah mereka yang hilang.
Nah, baru terasanya ketika mereka mau
sertifikasi,
mereka mau pindah kerja, pasti sulitnya
di sana. Nah, ini sedikit saran ya. Ini
memang keluar dari konteks kita sedikit,
Teman-teman sekalian ya. Ya, karena saya
melihat juga ya polemik yang terjadi
untuk sertifikasi itu. Lembaga
sertifikasi itu ada yang kadang enggak
mau fotokopi ijazah. Enggak mau loh
mereka.
Nah, seperti itu. Makanya ini saran dari
saya. Semua ijazah teman-teman sekalian
itu lakukanlah scan. Dian ya. scan itu
enggak harus kita lewat printer, kan ada
yang namanya aplikasi ya, Cam Scanner
ya.
Nah, scan aja lewat AP teman-teman
sekalian. Jadi ketika ijazah itu hilang
kita punya salinan aslinya itu penting
banget
ya. Ya, Haji mumpunglah kalau memang
nanti sekolah ataupun tempat pendidikan
kita itu masih ada. Kalau dia sudah
bubar gimana? Karena ada beberapa cas
terjadi di training, di sertifikasi.
Ketika dia mau minta kembali ijazahnya
ke sekolahnya, sekolahnya itu udah udah
enggak ada, sudah tutup.
Itu gimana solusinya? Kan enggak ada
solusinya ya. Ya, paling ujung-ujungnya
apa ya? Ikut paket C
ya. Terutama untuk kita yang sudah masuk
fase umur 35 tahun ke atas ya itu sulit
ya. Ini sedikit sharing ya. aja ya
memang keluar dari konteks sedikit untuk
mengantisipasi juga buat teman-teman
sekalian ya karena kan kita enggak tahu
ya musibah itu datangnya seperti apa ya
kan
kita enggak tahu. Jadi teman-teman
sekalian wajib antisipasi lebih baik ke
depannya.
Nah lalu apalagi prioritas dari tangkap
itu stabilisasi kejadian.
Penting enggak stabilisasi kejadian?
penting. Kenapa penting? Agar agar
orang-orang ketika terjadi keadaan itu
enggak panik.
Yang panik ketika
bencana itu siapa? Teman-teman sekalian
menurut teman-teman sekalian yang paling
panik ketika terjadi bencana itu siapa?
Orang rumah biasanya.
Ah, wanita.
Heeh.
[tertawa]
Paling sulit dikontrol itu siapa? Ketika
terjadi bencana wanita. Contoh nyatanya
apa? Terjadi kebocoran gas di rumah.
Panik enggak?
Panik.
Panik. Seharusnya kita enggak perlu
panik kan?
Enggak.
Kalau terjadi kebocoran di rumah itu kan
masuk keadaan darurat ya.
Iya.
Simpel. ambil kain basah ya ataupun baju
teman-teman yang lagi dipakai tuh
langsung rendam dalam air taruh di
langsung di LPG ya
enggak akan meledak kok saya bisa jamin
100%
karena kita harus tahu
apa
saya pernah ngalamin
meledak enggak enggak kan
enggak belum keluar api cuman gas aja
terus keluar ngalir
iya tinggal tutup aja
enggak Pak bukan begitu penangulangannya
nya, Pak. Kalau ditutup tetap masih
keluar gas ya.
Iya. Cara tutupnya itu harus dengan kain
basah. Karena apa? Kita akan mengenal
yang dinamakan dengan teori segitiga
api. Munculnya api itu kena bagaimana
caranya? Pertama adanya sumber bahan
bakarnya.
Lalu ada lagi udara ya. Lalu apaagi?
Sumber sumber panasnya. Ketiga, ketika
tiga komponen itu bertemu, dia akan
membentuk api. Tapi kalau salah satu
dari komponen itu kita cegah, kita
hilangkan, dia enggak akan bisa
menimbulkan api. Nah, pernah enggak
lihat orang melakukan simulasi
pemadamkan api dengan karung goni?
Pernah. Pernah.
Nah, dengan karung goni apa yang
dilakukan? Ditutup kan?
Tutup
sumber apinya itu biar apa? Oksigennya
hilang. Hilang
ya. Benar enggak oksigennya hilang?
Benar.
Ketika oksigen hilang kan api enggak
bisa nyala. I.
Nah, kayak gitu. Makanya ketika terjadi
keadaan darurat itu yang paling pertama
itu apa? Jangan panik.
Ya, contohnya ya di kantorlah. Padahal
apa? Di sebelahnya karena udah lihat
api, dia tuh langsung panik. Padahal api
itu masih dalam skala skala kecil.
Betul enggak? Apalagi kalau yang
menghadapi itu emak-emak.
Yang bikin heboh itu bukan apinya, suara
emak-emaknya
[tertawa]
itu ya. Kalau di perkantoran kayak gitu,
Teman-teman sekalian. Nah, itu sulitnya
kita mengontrol
mengontrol ibu-ibu ketika terjadi
kebakaran, gempa bumi dan sebagainya.
Yang paling panik itu cewek ketika
terjadi bencana dan itu sulit dikontrol.
Lalu selanjutnya pengamanan lingkungan
hidup dan aset perusahaan. Ya, itu
tentunya sangat penting ya karena aset
perusahaan itu nilainya enggak dikit ya.
Jarang banget aset perusahaan itu ya
nilainya di bawah 100 M ya. Pasti
nilainya banyak di atas 100 ya. Dan
apabila terjadi ya kalau kecewali
ya terjadi kebakaran di perusahaan
karena disengaja untuk klaim asuransi.
Nah, itu beda cerita ya. Karena banyak
yang terjadi kayak gitu di zaman saat
ini.
Emergency respon plan ataupun bisa kita
kenal dengan perencanaan sistem tanggap
darurat
merupakan identifikasi bahaya dan
penaksiran risiko. Yang kedua, penakaran
sumber daya yang dimiliki. Ya, ini
berhubungan dengan kemampuan perusahaan
dalam menyediakan fasilitas tanggap
daruratnya.
Yang ketiga, tinjau ulang rencana yang
telah ada. Yang keempat, tentukan tujuan
dan ruang lingkupnya. Yang kelima, pilih
tipe perencanaan yang akan dibuat.
Yang keenam, tentukan tugas-tugas dan
tanggung jawab. Yang ketujuh,
tentukanlah konsep operasi.
Oke. Selanjutnya yang pertama yang harus
kita lakukan itu apa? identifikasi
bahaya dan penaaksiran risiko atau yang
kita kenal dengan risk assessment
seperti di Hira ya. Kita melakukan
penaksiran risiko.
Berapa nilai dari risiko yang akan
terjadi ketika bahaya itu enggak bisa
dikendalikan.
Nah, penjelasannya perkiraakan potensi
terjadi yang bahaya di tiap unit kerja
ataupun zona. Yang kedua, perkiraan
jenis bahaya, ledakan, kebakaran, dan
lain-lain. Yang ketiga, perkiraan
tingkat paparan jumlah dan karakteristik
penghuni, nilai aset, serta dampak
lingkungan yang ditimbulkan ketika
bencana itu terjadi.
Yang kedua, penakaran sumber daya yang
dimiliki. Dengan mengetahui tingkat
risiko bahaya, apakah sumber daya yang
dimiliki cukup memadai untuk
menenggulanginya?
Yang pertama sumber daya fasilitas
peralatan, pasokan, ya. SDM yang
berpengalaman, ahli dan terlatih. Itu
sangat penting ya. Makanya orang yang
berada di dalam struktur organisasi
tanggap darurat itu wajib orang yang
terlatih. Yang selanjutnya adanya akses
akses bantuan,
fasilitas dan sarana. Nah, ini yang sama
kita sering lihat ya.
Jadi di dalam fasilitas dan sarana
tangap darur itu ada yang kita kenal
dengan sistem proteksi aktif dan pasif
ya ataupun bisa kita kenal dengan sistem
proteksi pemadam kebakaran aktif dan
pasif. Menurut Peraturan Menteri
Pekerjaan Umum Nomor 26 Tahun 2008,
sistem proteksi kebakaran adalah sistem
yang terdiri dari peralatan, sarana
serta kelengkapan yang dipasang. pada
bangunan
dan terdiri dari dua dua jenis yaitu
aktif dan dan pasif.
Sistem proteksi aktif. Sistem proteksi
kebakaran aktif adalah serangkaian
peralatan yang dirancang untuk
mendeteksi, mengendalikan, dan
memadamkan kebakaran. Tujuannya adalah
untuk mengurangi resiko kerusakan dan
melindungi keselamatan manusia saat
terjadinya kebakaran.
Nah, menurut teman-teman sekalian, apa
aja contoh sistem proteksi kebakaran
aktif yang pernah teman-teman lihat?
Apa? Banyak tuh di perkantoran, di
pabrik.
Apa contoh sistem proteksi kebakanan
aktif? Apa
di atas itu?
Apa?
Apa-apa yang di atas itu? [tertawa]
Sprinkler, Pak. Sprinkler.
Sprinkler ya.
Heeh. Sprinkler
itu salah satu contohnya sistem proteksi
aktif,
ya. Oke, kita lihat satu-satu. Nah, ini
dia. Pernah lihat?
Pernahor
ya. Ini di tempat umum banyak sekali ya.
Benar enggak? Banyak enggak di tempat
umum?
Di hotel, hotel,
di mall, di perkantoran ya? Ada enggak?
Ada. Oke, ini dinamakan dengan fire
detector.
Jadi, Teman-teman sekalian, fire
detector itu adalah sistem proteksi
pemadam kebakaran untuk mendeteksi
keberadaan asap, panas, atau nyala api.
Nah, fire detektor itu jenis-jenisnya
dinamakan dengan yang pertama itu adalah
smoke.
Smoke ini untuk apa? untuk mendeteksi
asap. Asap.
Asap.
Yang kedua, heat detector untuk
mendeteksi
panasnya, Pak. Panas, Pak.
Panas. Betul sekali. Panas. Fl
nyala.
Nyala api.
Ya, ini kayak terjadi ledakan.
Yang dicek yang pertama kali itu apa?
sinal ultraviolet yang ditimbulkan dari
api tadi. Nah, itu yang didetect oleh si
flam detektor ini. Nah, selanjutnya ada
lagi gas
detektor. Ini biasanya terpasang di
area-area
yang rentan ya, terutama di par pabrik
kimia tentunya.
Nah, ada lagi
dinamakan dengan sistem proteksi aktif
fire alarm system ataupun kita kenal
dengan MCFA master control.
master control fire alarm.
Nah, pernah lihat enggak di suatu
bangunan ada satu ruang di dalamnya
terdapat MCF ini. Jadi, terdapat
beberapa monitor, Teman-teman sekalian,
ya. Tadi monitor itu akan kelihat
titik-titik
ya, titik-titik di mana terpasangnya
fire alarm, di mana terpasangnya smoke
detektor.
Ya, fungsinya apa? Misalkan kita bekerja
di suatu bangunan lantai yang 40 ya.
Dari master control fire alarm inilah
kita bisa mengontrol dan mengetahui di
mana alarm itu berbunyi.
Nah, misalkan terjadi bunyi ya itu di
lantai 30. Nah, teknisi terdekat bisa
kita hubungi untuk mengkantasi keadaan
tersebut.
Nah, itulah fungsinya untuk memonitor
ya, Teman-teman sekalian. ini. Jadi, MCF
ini fungsinya lebih ke luas area yang
besar ataupun luas daerah ataupun luas
area kerjanya itu berlantai-lantai.
Kalau perkantorannya sejenis ruko ini
enggak perlu buat apa ya? Kalau di ruko
mah tinggal teriak aja juga terdengar
sampai ke atas
ya. Tapi ini skalanya untuk yang luas
dan menggunakan lantai-lantai. Contohnya
kayak di Jakarta ya, hotel. Perkantoran
Jakarta kan sama-sama kita ketahui ya,
ada yang lantainya 30, 40, 50.
Benar enggak?
Enggak mungkin karena orang langsung wah
bunyi alam
terjadi di lantai 20. Terus lantai 20
ini harus kita cari, kita cek satu-satu
di mana alarmnya yang berbunyi.
Enggak bisa gitu ya. Nah, makanya fungsi
master control fire alarm itu untuk
ngedeteksi di titik mana terjadi bunyi
alarm tadi. Kan tuh kebaca tuh
zona-zonanya.
Misal zona A timur,
zona B barat, zona B utara. Nah, itu
langsung ngebaca di layar MCFI ini. Nah,
fungsinya apaagi?
Master control fire alarm ini dia nanti
juga akan terhubung ke lift.
Nah, contohnya misalkan terjadi gempa
bumi
ya. Terjadi gempa bumi, lift ini sedang
standby di lantai 20. Nah, ketika
terjadi gempa bumi, otomatis si master
controfier alarm ini memberi perintah
kepada lift
agar lift ini langsung turun ke lantai
lantai dasar.
Tujuannya apa?
Agar orang-orang yang berada di lantai
atas tidak melakukan penyelamatan
melalui lif.
Ya.
Ya. Untuk teman-teman ketahui apabila
kita berada di gedung dengan lantai
tinggi dan terjadi keadaan darurat
seperti gempa bumi ataupun kebakaran
untuk menyelamatkan diri kita tidak
diperbolehkan menggunakan lift
ya. Kenapa? Bila terjadi keadaan darurat
kan bisa jadi yang pertama listrik padam
ataupun sling dari lif-nya bisa putus
juga kan kita enggak tahu kondisional
ya. Makanya ketika terjadi kaedan
darurat di bangunan tinggi tidak boleh
menggunakan lift tapi diharuskan
menggunakan tangga tangga darurat.
Makanya ketika teman-teman sekalian di
hotel nginap pasti di setiap kamar tuh
diberikan map evakuasi ataupun map
evacuation.
Ya, kalau teman-teman pernah nginap di
hotel, nanti ketika kita baru masuk di
pintu hotel, nanti akan terlihat tuh map
evakuasi Anda berada di sini.
Nah, nanti akan ditunjukin oleh mereka
di mana pintu darurat, di mana letak
apar, letak sebagai kota dan sebagainya.
Itu fungsionalnya.
Oke. Nah, selanjutnya sistem proteksi
aktif yaitu tadi disebutkan oleh salah
satu teman kita Fire Sprinkler.
Nah,
pernah lihat sprinkler? Ini bentuknya
ya.
Nah, ini fire sprinkler. Nah, di
mana-mananya aja kita ketemui sprinkler
ini.
Yang sering ke mall pasti sering nemuin.
Ini
di mana
springlar ini? Anda
di plaapon, Pak. Atas.
Iya, pelapon atas langit-langit. Betul.
Maksud saya tuh posisinya di bangunan
itu di mana? Kit mall
gudang Pak
apa?
Gudang. Gudang.
Gudang
restoran dan sebagainya.
Nah, paling simpel di mana?
Mau bilang
bas
man.
Basemen.
Pertikanlah ketika teman-teman sekalian
parkir di basem. Lihat di atas mobil
teman-teman sekalian itu pasti ada satu
sprinkler.
Yaah. Coba aja besok main-main ke mall,
ke hotel dan sebagainya pasti. Karena
itu merupakan standarnya
yang wajib ada di setiap satu parkiran
mobil wajib ada satu sprinkler di
atasnya.
Nah, itu adalah standar bangunan gedung
ya, Teman-teman sekalian. Seperti itu.
Oke. Nah, pernah ya teman-teman lihat
macam-macam model sprinkler
paling sering yang kita temui yang mana?
Ini ya.
I.
Oke.
Pernah lihat juga di sprinkler itu ada
tabung seperti ini? Tabung mewarna.
Iya, Pak.
Pernah, Pak.
Pernah lihat. Tahu enggak apa fungsinya?
Mungkin untuk mendeteksi ee suhu, Pak.
Betul sekali.
fungsinya adalah untuk mendeteksi
punggung suhu. Jadi, setiap warna yang
ada di sprinkler itu ada maksudnya.
Contohnya apabila kita menemukan
sprinkler
berwarna merah. Nah, merah yang ada di
dalamnya ini, Teman-teman sekalian
adalah air
air raksa.
Nah, fungsionalnya
ketika dia berwarna merah, kita temui di
sprinkler, dia akan pecah ketika
mencapai suhu
8 derajat celcius
ya. Ketika pecah tabung ini maka sisi si
sprinkler ini akan menyemprotkan
air.
Air itu fungsionalnya.
Nah, seperti itu. Makanya tergantung
lokasi,
tergantung warna yang di gunakan
menyesuaikan kebutuhannya. Nah, seperti
itu. Oke.
Terus bagaimana, Pak, kalau dalam
keadaan turat belum juga tercapai suhu
tersebut? Tapi kita butuh juga nih untuk
memadamkan api tersebut. Kebayangkan
maksud saya ini gimana?
Ya, sudah terjadi kebakaran tapi suhu
belum capai 68.
Lalu apa langkah yang bisa kita ambil?
Memapkan sendiri, nyari apar terdekat.
Iya, kalau sempat. Paling simpelnya apa?
Ee
pecahkan.
Pecahkan tabung ini. Pecahkan. Tinggal
pecahin aja.
Kan pada intinya tabung pecah
sprinklernya
ialah
ialah.
itu aja.
Oke. Kan kadang orang sudah panik dulu
ya lihat api membesar ya. Ya. Tapi
sprinkler ini belum juga aktif. Orang
awam yang enggak paham dibilangnya
sprinkler ini rusak.
Padahal itu enggak rusak tapi dia belum
mendeteksi suhu sampai nilai ambang
batasnya 68 derajat tadi.
Derajat 68.
Iya. seperti itu.
Nah, kalaupun misalkan kita terdesak ya
sudah tinggal pecahin aja ininya.
Bagaimana kalau Pak? Bagaimana kalau ee
spinkler itu ketinggiannya kita tidak
nyampai untuk mecahinnya?
Oke, ya. Gunakan bantuan ya. Mungkin di
sekitar kita itu apa yang ada. Gunakan
itu.
Oke. Misalkan ada sapu, ada tangkai, ada
meja dan sebagainya.
Ya, kalau enggak ada sama sekali ya
jalan satu-satunya apa ya? Lari
ya birin aja udah kebakar
ya. Enggak mungkin kan kita enggak ada
bantuan di sana untuk memecahkannya
enggak ada kursi, enggak ada meja,
enggak ada tangkai sapu, enggak ada
tiang, ya. Enggak ada yang bisa kita
lempar ke springlar itu ya daripada
sepatu kita pula kita lemparkan kan
enggak akan pecah juga dia.
Namanya kacang mungkin kan dengan sepatu
kan pecah
apalagi sepatu karet akan pecah.
Nah seperti itu tuh teman-teman sekalian
ya. Ya kalau enggak ada sama sekali
jalan satu-satunya lari udah enggak ada
ya. Malah kita berusaha untuk matikannya
tapi alat yang kita gunakan enggak ada
ya. Jujuan kita yang kebakar jadinya.
Nah, seperti itu. Itu hanya trik-trik ya
apabila
terjadi dalam keadaan darurat dan
sprinkler ini juga enggak pecah-pecah
karena belum mencapai suhunya.
Oke, selanjutnya fire suppression
system. Nah, fire suppression system ini
dia zat yang terkandung di dalamnya itu
adalah
nah CO2 itu adalah media pemadam
kebakaran yang aktif untuk memadamkan
peralatan elektronik ataupun bidang
elektrikal.
Jadi, teman-teman sekalian,
FR system ini banyak digunakan oleh
perusahaan-perusahaan yang memiliki
jaringan basta seperti perusahaan
telekomunikasi,
bank-bank. Dia pasti menggunakan ini
karena kan base data yang ada di bawah
tanah itu kan semuanya digital ya.
Nah, itu enggak mungkin menggunakan apar
powder karena akan merusak
apinya mati tapi barangnya jadi rusak.
Makanya setiap barang yang berhubungan
dengan elektrikal media pemadamnya itu
adalah CO CO2.
Oke.
Fire hidrant system.
Nah, fire hidrant system lagi yang kita
lihat.
Pernah melihat Idran?
Pernah.
Ada di kantornya
ada.
Ada di lokasi kerja
ada apa tidak?
Tapi saya sering ngelihatnya di jalan
Kaise sih, Pak.
[tertawa]
Oke. Nah, di tempat pasutiana ada?
Ada, Pak.
Ada. Mas Cikal, Mas Rifki pernah lihat?
Ee pernah pas dulu pas magang, Pak.
Cuman kalau sekarang di daerah kampus
udah jarang banget, Pak.
Jarang banget ya, Mas Rizal.
Iya, Pak.
Pernah lihat ada di kantor?
Kalau di kantor enggak ada yang kayak
gitu, Pak. Kalau di PltU dulu ada. Ya,
pasti ya memang tidak semua perusahaan
yang menggunakan hidran
ya, tergantung jenis perusahaan dulu dan
budgetnya tentunya
lah. Oke.
Jadi, hidran itu dia memiliki nanti yang
dinamakan dengan ground tank ataupun
weather reservoer
ya. Hidran itu memiliki
ruang hidran namanya. Nah, di dalam
ruang hidran itu nanti terdapat pompa
hidran. Di bawah pompa hidran terdapat
gonteng
air, tampungan airnya.
Nah, seperti itu. Hidran terdapat tiga
jenis pompa
ya. Yang pertama dinamakan dengan joki
pump, electric pump, dan diesel pump.
Diesel pump ada ee yang pertama ya, yang
paling utama itu pompanya adalah
electrical pump. Ini pompa utama
karena dia menggunakan
daya daya listrik.
Yang kedua, pompa diesel.
Diesel pump ini akan aktif ketika
pompa elektrikalnya mati.
Ya, kenapa bisa mati? Yang pertama
ketika terjadi bencana otomatis terjadi
pemadaman
pemadaman listrik.
Ketika pemadaman listrik ee berj
langsung pompa elektrikalnya mati. Nah,
nanti si pompa dieselah yang akan aktif
secara otomatis
menggantikan kerja dari si pompa
elektrikal. Nah, lalu apaagi? Joki pump
atau pompa joki itu fungsinya untuk apa?
Joki pam ini dia fungsinya untuk menjaga
kestabilan tekanan air dari
masing-masing pompa tadi
ya. Misalkan tekanan air itu kan semakin
tinggi lantai semakin kecil tean.
Betul enggak? kita nyemprot di lantai 2
ke lantai 10 itu pasti tekanannya
berbeda.
Di lantai 2 tekanannya pasti masih
kencang. Di lantai ke-10 tekanannya
makin kecil
ya. Karena kita sama-sama tahu ya
karakteristik dan sifat air. Air itu kan
mengalir dari tempat yang tinggi ke
tempat yang rendah.
Ketika terjadi pemadaman itu melawan
melawan hukum alam. I
air itu mengalir dari tempat rendah ke
tempat yang
tinggi itu melawan hukum hukum alam.
Makanya fungsi dari si joki pam itu apa?
Untuk menstabilkan tekanan dari si air
tadi agar bisa mencapai berapa bar?
Misalkan ke lantai 10 itu dibutuhkan 5
bar itu harus tercapai. Kalau enggak
nanti airnya kayak kita air wudu nanti
ya, mulah rendah seperti itu. Oke,
selanjutnya kita mengenal lagi sistem
proteksi pasif.
Pernah melihat sistem proteksi pasif?
Ya, ada contohnya ini mungkin ini kalau
di tempat teman-teman sekalian namanya
titik
titik kumpul kumpul
ataupun bisa kita kenal dengan master
point. Pernah lihat enggak?
Pernah.
Kenapa?
Ada juga ngelihat enggak jalur evakuasi?
Iya.
Pintu exit. Lihat enggak? Di kampus, di
tempat kerja, di tempat umum
pasti sering lihat. Nah, itu semuanya
masuk ke dalam sistem proteksi pasif.
Nah, kayak pintu evakuasi dan tangga
darurat itu juga masuk ke dalam proteksi
pa
pasif.
Nah, seperti itu, Teman-teman sekalian.
Nah, pertanyaan saya
pintu tangga, pintu tangga darurat ini
menurut teman-teman sekalian itu cara
bukanya gimana? Ditarik apa didorong?
dorong Pak
ke bawah
ya ke arah
ke arah pela
belakang
ya
pintu tangga itu hanya bisa didorong
enggak bisa ditarik
oke ketika kita sudah mendorong pintu
tang pintu tanggap darurat tadi ataupun
fire exit tadi sudah berada di dalamnya
kita enggak bisa keluar keluar lagi
ya. Itu adalah sifat dari pintu tanggap
darurat. Ketika kita sudah berada di
dalamnya, kita enggak bisa lagi dorong
dia keluar atau narik pintu ini keluar.
Ya, bagaimanapun caranya. Makanya
ketika orang yang membuka tunggu pintu
tanggap darurat dan dia berada di lantai
25 misalnya ya dia harus berjalan ke
bawah
ke pintu paling bawah ke pintu dasar
untuk keluar dari tangga tangga darurat.
Dulu ketika saya bekerja di salah satu
gedung tinggi di Jakarta,
pintu tanggap darurat itu itu diganjal
semuanya.
Nah iya tuh Pak sengaja itu, Pak. sering
terjadi, Pak. [tertawa]
Iya. Untuk apa?
Untuk ya smoking, Pak. Smoking.
Iya, betul sekali. [tertawa]
Untuk ngerokok.
Misalkan
saya ataupun misalkan Pak Sutiana dia
bekerja di lantai 25. Aduh, asem nih
bibir mau ngerokok.
Enggak mungkin kan harus ke lantai bawah
untuk ngerokok doang.
Iya.
Nah, makanya banyak pintu tanggap
darurat itu diganjal
ya, diganjal sama kertas, diganjal sama
batu.
Tujuan apa ya? Bisa merokok
daripada arah daripada harus ke lantai
lantai bawah.
Nah, itu ah karakter orang yang bekerja
di bangunan-bangunan gedung,
karyawan-karyawan bangunan bangunan
gedung tinggi itu pasti kayak gitu ya.
Ngapain gitah di lantai 25 untung rokok
doang harus harus ke bawah ya. Enggak
logika kan gitu.
Coba aja tempatkan pada diri kita mau
enggak ke bawah
buat ngerokok doang?
Enggak juga, Pak. Enggak mau.
Kadang jujur saya juga magang juga
kadangnya diajak gitu jadi enggak enak
kan gitu. Iya memang gitu orang yang
bekerja di bangunan tinggi di Jakarta
itu ya terutama karyawan itu pasti kayak
gitu. Apalagi kalau dia berada di lantai
50 wah udahlah.
Nah kan ada dia mau cari smoking room ke
bawah
ruang tangga darurat itu nanti sudah bau
rokok aja semuanya
[tertawa]
memang kayak gitu ya. Oke selanjutnya
kita kenal lagi effect question map.
Nah, ini yang saya bilang tadi
ya, di setiap bangunan area pekerjaan
ini wajib ada, Teman-teman sekalian.
Nah, ini buat teman-teman nantinya ini
juga harus teman-teman buat di area
kantor teman-teman sekalian
di kampus ini ada
ada enggak di kampusnya,
Mas Rik? Ada enggak?
Saya di untuk K UPI yang cabang Serang
ini ee belum ada, Pak. Soalnya
bangunannya juga masih dalam. Iya, Pak.
Gitu.
Oke. Oke.
Nah, evation vi ini
seperti yang saya katakan tadi di hotel
ada,
di tempat-tempat umum pasti ada di mall
ini pasti ada. Bisa lihat kan di sini
keterangannya posisi APnya di sini
ya. Lalu ada lagi eos-nya di sini.
Terus ada lagi firepol. Nah, di sini
pintu exit-nya exit location kan bisa
kelihat tuh bisa baca map kan.
Nah,
kayak gitu teman-teman sekalian.
Oke,
inilah fungsi dari
evacuation map ya. Jadi sivacuation map
ini cara buatnya dari mana? Dari cetak
biru perusahaan.
Ya, ngapain kita e
repor-repot ngedesain ngedesain tempat
kerjanya? Karena sudah ada cetak
birunya. Minta aja sebagai ke bagian
engineeringnya, soft file-nya.
Dari soft file itulah nanti kita rancang
di mana letak pintu evakuasinya, di mana
posisi APARnya, di mana posisi P3K-nya.
Nah, itulah fungsinya ya.
Oke, selanjutnya fasilitas keadaan
emergency.
Nah, ada lagi megapon.
Tahu megapon?
Tahu ora?
Enggak tahu, Pak. Saya baru mendengar
tah megapon.
Ada yang tahu
yang bentuknya kayak suara itu
bukan, Pak. Tapi dia dipegang gitu, Pak.
Iya. Toa.
Ah, iya. Itu
kalau bahasa bahasa kampungnya itu toa
namanya.
Pernah tahu taa?
Tahu.
Kalau orang demonstrasi pernah lihat
enggak dia pakai gituan tuh?
Sering.
Pernah lihat enggak? Nah, itu namanya
Mega.
Oh, Megapon.
Megapon bukan Megawati ya.
Megapon namanya ya.
Oke. Lalu ada lagi SCBA, self content.
Biting aparatus.
Nah, ini dia
SC
B
B. Nah, ini yang dinampakan CBA. Satu
peralatan lengkap ini
itu dinamakan CBA. Fungsi apa? Untuk
membantu seseorang bernapas
ketika contohnya melakukan penyelamatan
di kebakaran. Nah, menurut teman-teman
sekalian yang bahaya di kebakaran itu
apa? Api apa asap?
Asap.
Betul sekali. Yang bayar itu asap,
Teman-teman sekalian, bukan api.
Oke.
Contohnya kayak orang yang terjebak di
dalam suatu bangunan yang terbakar ya.
Padahal apinya belum seberapa tapi
asapnya sudah membumbung tinggi. Orang
tuh mati kenapa?
Sesak napas.
Sesak napas. Matinya karena asap dulu
baru dia terbakar.
Bukan dia terbakar dulu baru mati karena
asap. Enggak.
Setiap orang yang mati di kebakaran dia
tuh mati karena asapnya dahulu.
Bukan karena dia terbakarnya mati
pertamanya itu bukan karena terbakarnya
tapi karena menghirup asap tadi. Sesak.
Contoh aja teman-teman sekalian sanggup
enggak menghirup udara dari kenal port
kendaraan?
Enggak
sanggup enggak?
Enggak sanggup kan?
Nah, itu baru istilahnya CO CO2 kadarnya
masih rendah. Bayangin kalau terjadi
kebakaran gimana asapnya.
Nah, makanya kan ada namanya di dalam
SOP tanggap darurat kebakaran ketika
seseorang akan menyelamatkan diri di
dalam di keadaan darurat kebakaran itu
dia wajib apa? Merangka.
enggak
berlari.
Kenapa harus merangka? Karena udara yang
di bawah itu lebih bagus daripada udara
yang di atas.
Makanya ketika terjadi kebakaran itu
disarankan untuk merangka.
Kebayangkan lihat anak kecil merangka?
Nah, kayak gitu pula ketika terjadi
kebakaran. kita jangan berlari karena
berlari kan kita akan menghirup langsung
udara tersebut, asap tersebut. Tapi kan
ketika di bawah asap itu belum ada masih
aman udaranya masih bersihlah daripada
udara ketika kita berdiri.
Nah, seperti itu
teknik tekniknya simpel tapi banyak
orang yang belum paham.
Makanya banyak orang yang meninggal
ketika terjadi keadaan darurat.
seperti itu ya. Makanya penting banget
simulasi tanggap darurat itu buat itu
teman-teman sekalian untuk memberikan
pengetahuan kepada para pekerja.
itu fungsionalnya sebenarnya
lampu senter ya itu berfungsi karena
kenapa berfungsi lampu senter untuk
keadaan emergency
agar bisa melihat Pak dalam kegelapan
jika terjadiem apa mati lampu Pak
mungkin
betul sekali jawaban yang sangat betul
ya itu pentingnya lampu senter
teman-teman sekalian
oke Pak kan punya Pak lampu HP ya.
Lighting HP kan ada Pak. Iya ada kan
sampai berapa sanggup tahannya
ya? Enggak HP kita kan pentingan mana
kita hidupin lampu HP daripada kita
aktifin chat kita.
Milih mana? Hidupin chat ataupun
milih chat apa milih senter HP?
pilihan yang berat ya.
Berat Pak.
Oke. Kalau saya pun pribadi saya lebih
memilih
chat HP, Pak.
Iya. Penting banget kan?
Nah, itulah fungsi dari lampu senter
tadi. Baju pemadam. Nah, ini wajib ada
terutama untuk perusa-perusaha yang
memiliki tim pemadam kebakaran.
Lalu ada lagi respirator.
Tandu. Nah, ini dia tandu. Bahasa ajak
selnya itu stretcher.
Lalu ada lagi perkakas, salat bantu,
pemadam, kapak, linggis, dan lain-lain.
Lalu ada lagier
ya. ini dinamakan dengan evac
kursi evakuasi.
Jadi kursi evakuasi ini fungsionalnya
apa? Untuk membantu menyamakan
orang yang berada di di lantai-lantai
tinggi terutama untuk orang yang
berkebutuhan khusus, ibu hamil, lansia,
disabil
disabilitas.
Oke.
Nah, ini contoh pelatihan untuk tim
darurat.
Cara memadamkan api dengan menggunakan
karunggoni basah.
Cara menggunakan
hidran.
Nah, pengoperasian hidran itu tidak bisa
dilakukan oleh satu orang
ya, minimal 3 sampai empat orang. orang
seperti gambar di samping dia wajib
membentuk formasi
kalau enggak nanti bisa
kelempar-kelempar mereka. Tekanan air
hidran itu besar, Teman-teman sekalian.
Jangan dikira itu lunak ya.
Pernah teman-teman lihat tekanan cucian
mobil?
Cucian motor kan kencang ya.
Iya. Nah, lebih kencang lagi tekanan air
hidran itu bisa 2 bar sampai 6 bar.
Bayangin aja ini bar loh teman-teman
sekalian ya. Itu kencang banget. Makanya
ketika kita
melakukan
simulasi, nah itu harus saling membentuk
formasi seperti ini. Salah satunya untuk
mengantisipasi
selang ini
apa ya istilahnya ya selang itu enggak
bisa dipegang apa namanya liar jadinya.
Nah, seperti itu. Oke. Lalu apalagi
contoh pelatihan tim darurat ini?
Pelatihan P3K.
pernah ikut pelatihan P3K
seminar dan sebagainya. Contohnya
bagaimana cara menolong orang ketika
pingsan?
CPR
yang ada tuh kayak kita tekan dadanya
kayak gini nih.
Pernah lihat kayak di film-film?
Nah, itu namanya CPR ya.
Ya, bentuknya simpel,
gampang, tapi sering disepelekan.
Oke. Oke. Dan ini adalah
training drill. Ini maksudnya training
drill ini rencana pelatihannya dalam 12
bulan kalender kerja.
Oke. Nah, ini hanya sebagai contoh saja.
Ini adalah perencanaan yang akan
dilakukan oleh teman-teman sekalian.
Berarti setiap ada perencanaan wajib ada
pelaksanaan.
Nah, inilah tugas teman-teman sekalian
untuk pelaksanaannya.
Oke,
emergency contact number. Nah, ada
enggak di perusahaan teman-teman
sekalian
di kampus? Ada enggak,
Mas Rizal? Ada.
Pernah lihat enggak?
Ada, Pak. Di
ada
keset juga ada. Biasanya terpampang di
situ.
Iya. Penting enggak?
penting, Pak.
Penting. Ya,
ini sangat penting, Teman-teman
sekalian. Kenapa dikatakan sangat
penting? Agar kita bisa tahu siapa yang
harus kita hubungi ketika terjadinya
keadaan darurat.
Ya, kalau terjadi misalkan kebakaran,
gempa bumi, kecelakaan kerja, otomatis
kita harus menghubungi
pimpinan tertinggi kita.
Halo. Nomor security penting enggak
menurut teman-teman sekalian, nomor
security itu penting enggak?
Penting, Pak.
Penting.
Ya, security itu dia di dalam sistem
tanggap darurat masuk ke dalam garda
terdepan juga.
Makanya di dalam struktur organisasi
tanggap darurat, security itu kadang
menjadi ketua tanggap darurat.
Nah, seperti itu ya, Teman-teman
sekalian ya. Jadi, sekurity itu
merupakan elemen yang penting di dalam
penerapan tanggap darurat tadi.
Oke. Lalu selanjutnya tinjauan ulang
rencana yang telah ada. Nah, tinjauan
ulang rencana yang telah ada ini
maksudnya apa? Ketika kita sudah membuat
SOP tanggap darurat itu wajib di
disimulasikan.
Kalau enggak kita dari mana tahu rencana
ataupun SOP tanggap darurat kita itu
bagus apa enggak. Otomatis dari adanya
PR praktik.
Yang keempat, tujuan dan ruang lingkup.
Apa yang diharapkan tujuan rumusan
tanggap darurat maka itu wajib terapply.
Misalkan tujuannya untuk menyemabkan
manusia ee para pekerja dan aset
perusahaan. Nah, itu wajib menjadi
indikator paling utama di dalam SOP
tanggap darurat tadi.
Oke, tujuan utama STD sama dengan yang
tadi ya.
Nah, ini adalah ruang lingkup dari
rencana tanggap darurat.
Yang pertama, aspek kemanusiaan bisa
dilihat otomatis untuk melindungi
pegawai dan penduduk sekitar yang ada di
lokasi perusahaan.
Lalu ada lagi penyelamatan pengobatan
pada yang terluka.
Membantu pihak lain bila di diperlukan.
Lalu ada lagi aspek pencegahan kerugian,
aspek komersial dan legalitas.
Izin, Pak. Kalau yang kebakaran hutan
itu ngambil airnya di mana, ya, Pak?
Di mana? Gimana? Gimana?
Kalau kebakaran hutan itu ngambil airnya
di mana ya, Pak?
Nah, untuk kebakaran hutan kan dia
memiliki istilahnya kalau bahasa di
kampung kita itu aliran-aliran
kecil,
pematang-pematang.
Nah, itu hanya bisa digunakan untuk api
api awal.
Kalau sudah skala besar itu enggak bisa.
Itu wajib meminta bantuan ke siapa?
Pertama yang tadi tim Damkar, yang kedua
pemerintah setempat.
Ya, makanya kan kalau kita lihat seperti
yang terjadi di Riau
ya. Riau itu kan sering dalam 1 tahun
kebakaran hutan yang disengaja ya.
ini disengaja ya bahasanya ya bukan
bukan terjadi dengan
sedemikian rupa lah karena proses alam
enggak itu karena proses manusia sendiri
sengaja dibakar untuk pembukaan
lahan sakit
nah itu ya
seperti itu, Teman-teman sekalian.
Makanya ketika terjadi kebakar hutan itu
enggak bisa seorang seseorang pun yang
mengendalikannya. Kanena ada teori lama
ya. Apabila kita melihat kebakaran dalam
skala kecil itu bisa dipadamkan dengan
apa? Pa pasir atau tanah.
Nah, tapi kalau yang saya bilang itu
apinya masih ke kecil yang masih bisa
dikendalikan. Tapi kan kalau di hutan
yang kita ketahui tadi segitiga api
ada udara, sumber panas dan bahan bakar.
Nah, di hutan yang di di hutan tuh apa
yang bikin sulit dikontrol kebakarannya?
Angin.
Kalau ada fatar kan enak ya
bisa dikendalikan anginnya. Tapi kan di
real di real life-nya enggak ada yang
seperti itu. Makanya kebakaran hutan itu
sangat sulit untuk diatasi
kecuali dengan adanya bantuan
pemerintah. Nah, biasanya di hutan-hutan
kita itu juga ada namanya polisi polisi
hutan.
Hutan.
Nah, polisi hutan ini namanya Agni.
Agni. Nah, dia itulah nanti selain
sebagai polisi hutan, mereka juga
memiliki keterampilan untuk memadamkan
api.
Nah, seperti itu. Oke,
SOP ya. SOP ini sama-sama kita ketahui
ya, terutama kita yang telah bekerja ke
mana-mana,
otomatis kita tahu ya bahwa SOP itu
merupakan bagian penting dari sebuah
perusahaan ya. Karena dari SOP itulah
seseorang tahu bagaimana
alur pekerjaan yang baik itu, bagaimana
pekerjaan itu bisa berlangsung dengan
cepat, efektif, dan akurat tentunya.
Begitupun di dalam
sistem tanggap darurat ini.
Oke, inilah skema pembuatan prosedur
tanggap darurat. Nah, bisa dilihat.
Oke. Yang pertama itu apa yang harus
dilakukan?
Bentuk.
Bentuk timnya.
Kalau enggak ada timnya, apa yang harus
dilakukan? Otomatis ya wajib kita pilih
dulu timnya.
Apa-apa aja tim yang harus ada.
Misalkan timnya itu
ketuanya siapa, wakil ketua siapa?
Tim pemadam kebakaran siapa? Tim P3K
siapa?
Tim pengamanan siapa? tim penanganan
tumpahan, tim penyelamat dokumen. Nah,
itu semuanya tim yang wajib ada di dalam
struktur organisasi tanggap darurat.
Lalu selanjutnya, tentukanlah tujuan
lingkup dari sistem tanggap darurat itu.
Lalu lakukanlah identifikasi potensi
bahaya. Lalu lakukan penganalisaan
ataupun penilaian resiko dari bahaya
yang ada. Lalu kita lakukan upaya
minimalisasi risiko dengan apa? Metode
hierarki kontrol.
Lalu kita identifikasilah kebutuhan
sarana dan SDM-nya.
Lalu bentuklah organisasi tanggap
darurat dan tanggung jawab. Susun
prosedur, sosialisasi prosedur tadi.
Lalu lakukanlah emergency drill ataupun
simulasi tanggap darurat. Lalu yang
terakhir itu EVA evaluasi.
Oke. Bantuan luar terorganisir dan
pertolongan bersama.
Ya, ini biasanya adalah bentuk kerja
sama perusahaan dengan pihak ketiga
seperti tim Damkar, tim pemadam
kebakaran daerah.
Lalu contohnya apaagi?
BN
apa tadi? BNPB
BNPB
Badan Penanggulangan
Bencana
Badan Nasional Penanggulangan Ben
Bencana BNPMB ya itu wajib ada bentuk
kerja samamanya.
Ini adalah contoh struktur
emergency respon plan.
bisa dilihat
ada dimulai dengan adanya ketua
ya biasanya ketua itu dipimpin oleh
chief security
lalu wakil ketuanya adalah seorang ahli
K3 ahli ketiga umum bisa lalu di dalam
struktur organisasi itu wajib ada regu
pemadam kebakaran, regu P3K,
regu keamanan, regu evakuasi.
regu komunikasi, regu logistik, dan
humas. Nanti bisa ditambahkan lagi
terserah apa bentuk regunya menyesuaikan
dengan kebutuhan organisasinya.
Mungkin bisa ditambahkan regu penyelamat
dokumen
bisa ya itu bisa ditambahkan.
Oke, selanjutnya
ya tugas tanggung jawab ini itu penting
ya. Ketika kita membentuk sebuah
struktur dengan adanya regu-regu ini,
dari masing-masing regu ini wajib
dibuatkan tugas dan tanggung jawab
mereka.
Jadi mereka tahu apa yang harus
dilakukan oleh masing-masing anggota
regu tersebut.
Nah, seperti itu.
Nah, ini contohnya
tugas dan tanggung jawab tadi. Contohnya
seperti apabila terjadi kebakaran atau
ledakan. Orang yang pertama berada di
tempat itu fungsinya apa? Mengambil alih
insiden lalu membunyikan alarm. Nah,
orang yang pertama melihat terjadinya
kebakaran wajib melakukan pemadaman.
Ya, awal mula api misalkan terjadi
kebakaran di dekat Mas Rizal, di dekat
Mas Rizal ada apar. Nah, Mas Rizal wajib
langsung
melakukan pema pemadaman.
Kalau enggak bisa padam dengan apar,
berarti Mas Rizal wajib membunyikan
alarm.
Nah, itu salah satu bentuk tanggung
jawabnya bagi orang yang pertama berada
di lokasi
keadaan darurat. Nah, seperti itu. Maka
dia harus dibentuk tanggung jawabnya.
Konsep operasi ini maksudnya
kita sebagai tim tanggap darurat wajib
memprediksikan skenario penyebaran api,
panas, asap, gas,
dan apabila terjadi gempa bumi harus
dibawa ke mana para pekerja ini
diarahkannya. titik kumpulnya di mana
ya, pintu exit dan sebagainya harus
dijaga juga ketika terjadi keadaan
darurat.
Nah, ini adalah faktor kegagalan dari
sebuah sistem tanggap darurat. Kenapa
bisa terjadi gagal?
Pertama, kurangnya dukungan manajemen
puncak. Betul enggak?
Betul enggak, Teman-teman sekalian?
Kurangnya dukungan manajemen puncak itu
berpengaruh enggak?
Berpengaruh. Kenapa bisa berpengaruh?
Karena kan kita butuh
butuh budget.
Benar enggak?
Kalau enggak ada persetujuan dari bos
budget untuk kita pengadaan,
gimana? Apakah program kita bisa
berjalan?
Apakah kebutuhan kerja kita bisa
terpenuhi?
Tentunya ti
tidak.
Oke.
Kurangnya keterlibatan dan dukungan
pekerja ya itu betul. kurang atau tidak
adanya perencanaan.
Lalu selanjutnya
kurangnya pelatihan dan pendidikan ya
kurangnya adanya sertifikasi di
perusahaan bagi para karyawan.
Tidak adanya penanggung jawab yang
ditunjuk khusus untuk mengkoordini RSTD
ataupun tidak adanya ketua dari
organisasi
sistem tanggap daruratnya.
Sistem tangah darurat tidak dievaluasi
atau disempurnakan secara berkala.
Sistem komunikasi dan peringatan ini
tidak memadai, tidak terintegrasi dengan
prosedur operasi lainnya. Pekerja tidak
dijelaskan mengenai tindakan ataupun
langkah yang dilakukan jika terjadi
keadaan darurat.
Oke, sampai di sini ada yang mau
bertanya
terkait tanggap darurat?
Ada yang mau bertanya?
Ada yang mau bertanya? Kalau enggak ada
kita lanjut materi selanjutnya ya.
Iya, Pak. Lanjut, Pak.
Oke. Biar cepat kelar teman-teman bisa
istirahat juga ya.
Oke, selanjutnya
work permit. Apa itu?
Izin kerja, Pak.
Izin kerja. Betul sekali. Ada yang
pernah bikin izin kerja?
Ada yang pernah bikin izin kerja di sini
atau ada yang pernah mengajukan izin
kerja?
Atau ada yang pernah membaca izin kerja
dulu deh.
Belum pernah. [tertawa]
Gimana? Sudah pernah belum?
Tiap hari.
Tiap hari. Izin kerja apa tuh?
Masuk jenis izin kerjanya apa? Pekerjaan
dingin, panas, ketinggian.
Hotwap ketinggi ketinggian. Permit
ketinggian sama JSA juga bikin.
Oke, bagus. Berarti sudah pernah melihat
dari sebuah form
working perit ya.
Oke.
Apa itu work permit? Nah, izin kerja
adalah sebuah sistem izin bekerja
tertulis formal yang digunakan untuk
mengontrol jenis pekerjaan tertentu yang
berpotensi.
Bahaya.
Nah, ketika kita melakukan pengelasan,
wajib apa enggak ada izin kerjanya?
Wajib.
Wajib. Kenapa wajib? Karena pekerjaan
pengelasan berpotensi ada
bahayanya.
Ada bahaya berarti ada risiko.
Ada risiko berarti ada konsekuensi.
Oke. Makanya pentingnya wajib ada izin
kerja. Izin kerja di dalam di dalam
hierarki pengendalian risiko masuk ke
dalam metode apa? Administrasi
kon
konstruksi.
Administrasi kontrol
[tertawa]
yang tadi malam sudah lupa aja.
T malam ada eliminasi,
substitusi,
rekayasa teknik,
teknik,
administrasi kontrol, dan AD
PD
ya. Oke, ini Pak Suti mulai ngantuk
sepertinya.
[tertawa] Pulang kerja, Pak.
Pulang kerja ya. Enggak apa-apa nyantai
aja sambil ngopi. Enggak apa-apa kalau
mau merokok off cam aja. Oke.
Oke, Teman-teman di sini ada yang
ngerokok?
Pasti ya.
Pasti pasti
pasti.
Mas Rizal ngerokok juga
enggak, Pak?
Oh, enggak sama seperti saya. [tertawa]
Oke, berarti kita malam ini terbagi dua
aliran ya. Aliran merokok dan tidak
merokok. [tertawa]
Nah, kalau mau merokok enggak apa-apa
saya persilakan. Tapi silakan kameranya
dinonaktifkan terlebih dahulu ya. Enggak
apa-apa sambil didangarkan sambil
merokok biar lebih rileks. Oke. Kalau
mau makan sambil ngunyah-ngunyah boleh
juga ya. Sambil ngecas HP boleh, sambil
sosm juga boleh. Yang penting jangan
sampai ketiduran. Itu aja.
Oke. Karena saya pernah ngajar
pesertanya tidur.
Kenapa? karena dia berada di wilayah
wilayah timur
di Merauke pesertanya beda 2 jam
waktunya dan kita sekarang kita pukul
0.30 di sana sudah
.30
ngantuklah pasti ya.
Oke. Kalau kelarnya di jam 11.30 berarti
di sana sudah .30
ya. Wajar mereka ketiduran. Oke,
selanjutnya
untuk apa sistem izin kerja itu dibuat?
Nah, yang pertama kenapa izin kerja itu
wajib dibuat?
Memastikan bahwa risiko selama
pelaksanaan aktivitas pekerjaan
diturunkan sampai ke level yang dapat
diterima.
Betul enggak?
Betul.
Dari adanya izin kerja itu kita bisa
memastikan bahwasanya area tempat
pekerjaan akan dilakukan itu telah aman.
Karena kan biasanya ya di
konsep pengajuan working permit, setiap
working permit yang diajukan itu wajib
dicocokkan terlebih dahulu di lapangan.
Tapi kan kenyataan yang sering terjadi,
working permit diajukan ya sudah
ditandatangani aja. Jarang di verifikasi
di area.
Benar Pak.
Benar enggak?
Benar. Benar.
Ya memang itu faktanya. Contohnya apa?
Di working permit tertulis ada rambu
ya, ada spanduk dan sebagainya. Ketika
dicek di lapangan itu tidak ada. Ya.
Iya.
Nah, jadi hanya sebatas tertulis saja.
Makanya setiap pengajuan working permit
misalnya kan kita owner nih, terus
kontraktor kita ngajuin working permit
izin kerja. Kita sebagai owner wajib
memverifikasi
working permit tadi itu di lapangan
menyesuaikan keadaan realnya gimana.
Kalau enggak ada kita bisa menolak
permit tersebut.
Kenapa lebih bagus kita tolak daripada
kita tanda tangan terus terjadi
kecelakaan yang akan terjadi
tersangkaannya otomatis
kita
berarti tetap ya Pak perusahaan
bertanggung jawab gitu ya Pak.
Iya bertanggung jawab walaupun kita
sebagai owner
ya. Kenapa kita kesetujui
working permitnya?
Contohnya nih di work permit itu APD di
bagian kolom APD di ceklist helm safety
full body harness sepatu safety sarung
tangan ya rompi.
Tetapi ketika pekerjaan itu berlangsung
body harness enggak ada, belum dibeli
alasannya
ya. Helem ada tapi enggak layak.
Nah, seperti itu. Makanya ketika
pengajuan working permit itu wajib
misalkan dih-7 di-3. Fungsionalnya apa?
Untuk ngecek kesesuaian antara working
permit dan kondisi real yang ada di
lapangan.
Jadi working permit itu bukan hanya
sebatas kertas doang,
tapi dia ada kekuatan di sana untuk
memastikan pekerjaan itu berlangsung
dengan aman.
Sama aja dulu di zaman COVID ketika kita
akan melakukan penerbangan
kita dicek enggak?
Cek
ya. Salah satunya apa? swap
ya swap-swap apa atau apalah namanya itu
ya enggak?
Nah,
kalau misalkan kalau misalkan suap itu
enggak dilaksanakan,
berarti penyebaran coronanya bisa saja
terjadi.
Terjadi.
Nah, seperti itu.
Makanya pentingnya
penyelarasan, penyesuaian antara di
kertas dengan yang ada di di lapangan
tadi.
Working permit ketika diajukan dia juga
wajib melampirkan beberapa item.
Contohnya ketika kita ngajuin working
permit, kita kontraktor nih teman-teman
sekalian kita akan mengajukan working
permit kepada owner. Workoing permit
yang kita ajukan itu
di dalamnya wajib ada yang pertama
JSA,
SOP,
daftar nama pekerja.
Oke. Lalu apaagi?
Form inspeksi alat
itu wajib ada.
Nah, seperti itu ya. Jadi ketika kita
ngajuin Wik Permit itu bukan secari
kertas saja, tapi wajib dilengkapi
dengan peretelannya.
Nah, ketika kamu sebagai owner, ketika
Anda sebagai owner, lalu Anda
menemukanlah
ya izin kerja itu hanya secari kertas
langsung aja silang silang, silang,
silang. Udah
ya. Karena kan di SOP working permit
kita sudah menyebutkan ketika working
permit diajukan itu wajib dihamin 3.
Misalkan
working permit harus disertakan dengan
kelengkapan dokumen seperti JSA,
form inspeksi,
form nama peserta ee form mohon maaf ee
list daftar pekerja,
list daftar alat.
Nah, seperti itu nanti silakan
ditambahkan.
Itulah fungsinya dari izin kerja. Kalau
di migas kurang salah satu itu pasti
dicoret
enggak diterima work permitnya. Karena
di sektoral industrial migas pengajuan
permit itu H-7
enggak ada -1 ataupun pekerjaan sudah
berlangsung permitnya juga belum ada.
Itu banyak ditemukan.
Yakin enggak pekerjaan sudah berlangsung
tapi permennya enggak ada.
Sering terjadi.
Sering terjadi di mana? Di konstruksi.
Iya, benar sekali.
Itu pasti
bukan barang langka itu
ya.
Barang yang sering ditemukan itu ya.
Pekerjaan ada ya. Sebenarnya
kemarin pekerjaan itu belum ada,
ternyata besok hari pekerjaan itu ada
sendiri dia,
tapi permitnya enggak ada.
Itu sering ditemukan.
Nah, kita sebagai orang ketiga ketika
itu terjadi kesal enggak? Kesal banget.
Kesal
ya. Kenapa SPV enggak ngelapor ya?
Kenapa SPV enggak bilang ke kita bahwa
ada pekerjaan besok? Nah, nanti apa
alasan SPV? Progres.
lupa ngurus progres. Nah, itu sudah
alasan klasik SPV di lapangan.
Oke, selanjutnya tujuan dari Permen itu
apa?
Permen itu yang pertama bertujuan untuk
mendefinisikan pekerjaan dengan jelas.
Betul enggak?
Betul.
Misalkan pekerjaan yang akan
dilaksanakan hari ini apa? Pengelasan
pipa
di workshop.
Nah, seperti itu.
Nah, terus kalau di kayak kita
dikonstruksi
ya, ada orang yang melakukan pekerjaan
di atas, ada orang yang melakukan
pekerjaan di bawah. Nah, izin kerja mana
yang lebih dahulukan pekerjaan di di
atas
daripada pekerjaan di di bawah
atau caranya mensiasatinya
dari jam pagi sampai makan siang
pekerjaan di atas terlebih dahulu
dilaksanakan.
Dari setelah isoma ke sore baru
pekerjaan di bawah.
Jadi enggak bisa nih. Tapi
ya
real di lapangan itu tumpang tindih.
Enggak ada yang mau mengalah. Kenapa?
Karena kelemahan sistem dari si owner
tadi.
Makanya banyak di lapangan kita temukan
pekerjaan itu tumpang tindih.
orang bekerja di bawah, di atas juga ada
yang bekerja
seperti itu.
Oke, selanjutnya petugas yang
bertanggung jawab terhadap operasinya
tuh ketahuan siapa orangnya.
Mengidentifikasi petugas yang terlibat
dan bertanggung jawab terhadap seluruh
pekerjaan, mengidentifikasi fungsi yang
terlibat terhadap proyek tersebut dan
penetapan proses komunikasinya.
Pekerjaan dilakukan oleh petugas yang
berwenang.
Ya, maksudnya pekerjaan yang dilakukan
di hari itu adalah orang yang ahli di
bidangnya.
Prosedur pengalian pekerjaan dari status
operasi ke pemeliharaan dan sebaliknya.
Fungsi PTW yang pertama adalah sebagai
otorisasi
kewenangan.
Yang kedua, pengendalian dan pengawasaan
kerja sehingga terlaksana dengan baik
dan dan aman.
Yang ketiga, pertanggungjawaban.
Yang keempat, penanganan bahaya dan
menguraikan aturan yang harus diikuti.
Yang kelima, sebagai bentuk dokumen
dokumentasi.
Kapan izin kerja diperlukan? Yang
pertama ketika seseorang bekerja di
ketinggian.
Melakukan kegiatan maintenance ataupun
kalau di pabrik itu bahasanya shutdown.
Lalu ada lagi melakukan kegiatan
perbaikan atau pemeliharaan peralatan.
Melakukan kegiatan yang berhubungan
dengan mesin berputar ataupun bergerak.
ya contohnya operator-operator for clip
kren dan sebagainya.
Melakukan kegiatan yang berhubungan
dengan bahan radioaktif.
Melakukan kegiatan penguncian atau
isolasi sumber baya atau biasa kita
kenal dengan logout take out loto.
Nah, permit to work isinya apa-apa aja?
Yang pertama memuat
judul pekerjaan,
lokasi kerja dan nomor peralatan.
Detail langkah kerja
dan peralatan yang digunakan
detail dari potensi baya ini JSA. Detail
dari pengendalian bahaya ini masih masuk
JSA.
Detail dari alat pelindung diri.
Nah, ini keterangan anggota lain yang
harus menyetujui PTW. berarti harus ada
lebih dari satu orang yang
menyetujui PTW tersebut.
Contohnya mungkin
orang ketiga, pertama manajer area ya,
lalu supervisornya ataupun engineer-nya.
Oke. Selanjutnya kita kenal lagi
jenis-jenis sistem izin kerja. Nah, ini
izin kerja panas.
Apa
saja contoh izin kerja panas?
Perlasan.
Ya, betul. Apalagi
gerinda mungkin B.
Iya, betul sekali. penggerinda
apalagi
pokoknya setiap aktivitas pekerjaan yang
menghasilkan api itu masuk ke dalam izin
kerja
panas
panas. Oke.
Oke.
Ini contoh dari izin kerja panas.
Ini saya adopsi dari Total INP Indonesia
ya. Ini bentuk izin kerja yang detail
ya. Izin kerja yang teman-teman sekalian
seperti ini apa tidak?
Beda Pak.
Beda.
Beda. Lebih simpel ya?
Iya.
Iya. Tahu kenapa disimpelkan?
agar mudah dipahami dan dibaca, Pak.
Agar mudah dipahami dan dibaca agar
enggak bikin ribet.
Ribet.
Ribet
ya. Itu intinya.
Oke. Nah, kalau di migas itu enggak bisa
ya. Kalau di migas itu harus benar-benar
rinci.
Nah, ini juga harus dipahami oleh
teman-teman sekalian.
ee izin kerja itu, Teman-teman sekalian,
ee harus dilakukan
ee mohon maaf, izin kerja itu
formnya
tidak baku.
Nah, kenapa saya bilang tidak baku? Dia
seperti form Hira, tidak ada ketentuan
khusus bentuk formnya harus bagaimana.
Makanya kan saya bilang tadi di
perusahaan teman-teman sekalian bentuk
form izin kerja seperti yang ada di
layar apa enggak? Enggak kan?
Nah, itu menandakan setiap form izin
kerja di setiap perusahaan itu pasti
berbeda-beda.
Nah, seperti itu.
Kadang ada di dalam izin kerja itu
ataupun di dalam form izin kerja itu ada
tabel JSA-nya, job safety analysis. Ada.
Tapi ada juga di beberapa perusahaan
izin kerjanya itu untuk JSA-nya harus
terpisah.
Nah, seperti itu ya. Oke. Lalu kita
lihat lagi izin kerja dingin.
Nah, ini dia izin kerja dingin.
Izin kerja dingin itu diperlukan untuk
pekerjaan yang berhubungan dengan
pekerjaan konstruksen,
perawatan, perbaikan yang sifatnya tidak
rutin.
Contohnya apa?
Apa
contohnya?
Apa contohnya? Izin kerja dingin.
Pengecatan
ya. Pokoknya setiap pekerjaan yang tidak
menimbulkan sumber api itu masuk ke
dalam izin kerja dingin. Terutama
pekerjaan yang berhubungan dengan sipil.
seperti instalasi scaffolding,
uninstall scaffolding, pembongkaran
scaffolding,
ya. Terus apalagi?
Pekerjaan sipil itu juga masuk ke dalam
izin kerja
dingin.
Oke,
mungkin teman-teman sekalian baru
menemukan izin kerja panas terus ya.
Iya,
iya. Nah, izin kerja dingin itu juga
penting. Nah, seperti contohnya kayak
orang pembongkaran scoffolding ya.
Emang pembongkaran scolding mau
dimasukin ke izin kerja panas kan?
Enggak kan? Kan enggak nimbulin api.
Kalau aspal itu termasuk, Pak.
Kalau aspal itu masuk izin kerja apa?
Ee
menurut, Pak.
Betul. izin.
Tapi kalau di real-nya itu itu masuk
izin kerja panas.
Walaupun dia masuk dalam pekerjaan
sipil, tapi dia berhubungan dengan
suhu.
Suhu.
Oke. Aspal panas enggak?
Panas, Pak.
Panas. Kalau terkena kulit?
Lepuh.
Lepuh. Jadi kecelakaan
kerja. Nah, satu lagi teman-teman
sekalian yang harus teman-teman pahami
ya. Kadang di satu pekerjaan itu
terdapat dua izin kerja.
Betul enggak?
Contohnya kayak pekerjaan
scaffolding ini.
Ini selain izin kerja dingin, dia butuh
izin kerja apa lagi?
Tinggian, Pak.
Betul sekali. Ketinggian
berarti kita harus mengujudkan dua
permit.
Dua permit.
Satu untuk pekerjaan pembongkarannya
izin kerja dingin. Yang satu lagi izin
kerja keting
panas.
Ketinggian ketinggian.
Oke. Sampai di sini paham?
Paham?
Paham.
Paham Pak.
Nah, kita harus mengenal dulu. Makanya
kan di form izin kerja itu wajib
memasukkan judul izin izin kerja
agar tahu sifat pekerjaannya itu apa,
apakah ada pekerjaan di ketinggian.
Nah, seperti itu. Oke. Nah, ini adalah
bentuk ee form-nya.
Oke, kita lanjut.
Jenis-jenis sistem izin kerja
selanjutnya adalah izin kerja ruang
terbatas,
convin space.
Ya, di kerja terbatas bisa dilihat
teman-teman sekalian orang yang
melakukan pekerjaan di dalam ruang ini.
Oke.
Surat izin kerja memasuki ruang terbatas
ini diperlukan apabila seseorang baik
seluruh tubuhnya atau sebagian tubuhnya
harus masuk ke dalam ruangan terbatas.
Oke, paham maksudnya?
Jadi apakah tubuhnya berada di luar
separuh, di dalam separuh atau dia harus
masuk secara keseluruhan tubuhnya ke
dalam ruang terbatas? Itu wajib ada izin
kerjanya. Contohnya memasuki tangki,
vesel, separator, memasuki sewer,
bugpit, lubang galian dengan kedalaman
lebih dari 1,3
m.
Izin memasuki ruang terbatas dibutuhkan
apabila memiliki salah satu dari
beberapa karakter berikut. Yang pertama,
terdapat kandungan atau potensial
mengandung gas atmosfer berbahaya.
Terdapat kandungan bahan yang potensial
menyebabkan tertutupnya atau
terliputinya akses masuk ke dalamnya.
Memiliki konfigurasi akses masuk yang
menjadi jebakan seperti sesak. napas.
Terdapat kandungan bahan lain yang dapat
menyebabkan bahaya serius terhadap
keselamatan dan kesehatan.
Izin kerja ruang terbatas yang tidak
memerlukan permit apa? Yang pertama,
tidak mengandung atau terdapat bahaya
dari gas atmosfer di dalamnya. Itu
enggak perlu.
Misalkan di dalam ruang tertentas
tersebut
masih baru.
Iya, kayak kita bikin tangki timbun
ya. Itu kan ruang terbatas. Tapi kan
karena dia sifatnya baru belum pernah
diisi oleh bahan kimia berarti itu tidak
perlu ada
apa izinnya?
Izin permit.
Iya, betul. Itu salah satunya contohnya.
Oke.
Nah, ini contohnya dari izin kerja ruang
terbatas. Nah, di dalam inin kerja ruang
terbatas kita wajib melakukan
pengetesan. Nah, ini pengetesannya.
Kita harus ngecek kadar oksigen. Lel ini
adalah ini dia Lel gas atau uap yang
mudah menyala.
Lalu kita harus ngecek kadar CO.
Lalu kita harus ngecek H2S.
Lalu kita harus ngecek
SO2 dan NO2-nya.
Kenapa oksigen dicek, Pak? Kan oksigen
enggak masalah seharusnya, Pak. Kenapa
harus dicek? muncul pertanyaan seperti
itu. Oke. Kadar oksigen yang baik ketika
kita bekerja di ruang di ruang terbatas
itu adalah minimal 19,5%
sampai 23,5%.
Oke. Kalau kurang dari 19,5% apa yang
terjadi?
Sesak napas.
Pingsan. Sesak napas.
Pingsan dan sebagainya.
Kalau lebih dari 2 3,5%
apa yang terjadi?
Apa yang terjadi kalau kadar oksigen
lebih dari 2 3,5%?
Tekanan.
Tekanan. Betul. Sulit beras
napas.
Sulit bernapas juga.
Percaya enggak?
Teman-teman kalau pernah naik gunung
ketika berada di puncak susah berbicara
enggak?
Iya.
Susah bernapas enggak?
Nah, itu tadi. Karena ketika kita berada
di puncak gunung itu kadar oksigennya
melebihi 23,5
pers.
Nah, seperti itu teman-teman sekalian.
Mungkin teman-teman sekalian pernah ya
membaca berita di Amerika Selatan tiap
terjadi pertandingan sepak bola antara
negara yang bertandang ke Bolivia
ya. Bolivia itu berada di atas
ketinggian ya teman-teman sekalian ya.
Makanya tim sepak bola yang tiap
bertandang ke Bolivia itu kesulitan
menang.
Kenapa? Karena kadar oksigen di sana
terlalu tinggi. Jadi orang menjadi sulit
untuk
bernapas.
Orang sulit bernapas berarti dia tidak
fokus.
Nah, cobalah besok kalau ada kesempatan
naik gunung
ya. Cobainlah susulitnya bernapas gimana
atau coba aja tembakin aja kompresor ke
muka kita. Sulit enggak bernapas?
Itu aja simpel ya. Makanya ketika
seseorang bekerja di ruang terbatas,
kadar oksigen itu wajib di dicek.
Tidak boleh kurang dari 19,5, tidak
boleh lebih dari 23 kom 5. Oke, itu
adalah prasyaratnya.
Lalu selanjutnya izin kerja penggalian.
Nah, untuk semua pekerjaan penggalian
dengan kedalaman lebih dari 30 cm itu
wajib ada izin kerjanya.
Izin kerja penggalian itu apabila
dilakukan di tempat umum seperti di tepi
jalan raya ataupun di tempat pemukiman
itu wajib diajukan 72 jam sebelum
pekerjaan dilakukan. Kenapa? kan kita
harus mengetahui dan menghubungi
instansi terkait. Contohnya kita harus
menghubungi pihak PDHM.
Benar enggak?
Nanti kalau enggak kita hubungi ketika
kita melakukan penggalian dengan
ekavator, ternyata ada
pipa air di bawahnya.
Pipa airnya kena ekskavator
jebol.
Nah, banyak yang marah. PDAM-nya marah,
masyarakat juga marah.
Itu yang pertama.
Terus misalkan ada mungkin di dalam
bawah tanah kan kita di kalau di bawah
tanah enggak ada yang tahu ya isinya apa
ya. Bisa jadi ada jalur pipa gas, bisa
jadi ada jalur optik, kabel optik, bisa
jadi juga ada jalur kabel PLN.
Ya, makanya izin kerja ketika bekerja
penggalian itu wajib kita
diskusi terlebih dahulu dengan instansi
terkait.
Ini adalah contoh dari
form
pengalian. Nah, bisa dilihat
ada kuesionernya.
Identifikasi area. Apakah terdapat
saluran bawah tanah? Apakah terdapat
saluran telepon? Apakah terdapat saluran
kabel listrik? Apakah terdapat saluran
pipa air, pipa bahan bakar atau
tangki penyimpanan bawah tanah, ground
tank.
Nah, seperti itu ya. Maka izin kerja
pengalian itu enggak sembarangan
dilakukan.
Itu penting. Banyak kepentingan di bawah
tanah itu. Banyak kepentingan, Teman-
sekalian, ya. Karena banyak perusahaan
yang nanam aset di bawahnya.
Oke, selanjutnya izin kerja elektrikal.
Sur izin pekerjaan elektrikal ini
diperlukan untuk melakukan setiap
pekerjaan yang berkaitan dengan sistem
kelistrikan
atau instrumen yang diperkirakan
mempunyai resisiko bahaya sengatan
listrik. Contohnya perbaikan atau
pemasangan kontaktor,
peralatan kontrol, relay panel, power
supply, dan electrical heater.
Pemanas air.
Ee pasang Wi-Fi, Pak.
Pasang Wi-Fi itu dia masuknya nanti ke
pekerjaan ketinggian
ya. yang enggak ada hubungannya dengan
pekerjaan kelistrikan
karena kan tiang Wii berbeda dengan
tiang
PN.
Apalagi kan di zaman sekarang
jalur Wi-Fi itu semuanya hampir
underground.
Kalau tanah
ya di Bandung. Kalau teman-teman main ke
Bandung ya, kabel-kabel optik yang
melayang di udara itu sudah
disingkirkan.
Ya, bisa dilihat di beritanya
di Bekasi sudah mulai diangsur-angsur
juga. Kabel-kabel optik yang melayang di
udara itu juga di mulai diputus ya
karena semuanya sudah beralih ke
underground optik.
Kesal enggak kalau kita lihat misalkan
kita jalan di tepi jalan ya lihat kabel
Wii itu berantakan
di Bekasi Pak.
Apa
di Bekasi banyak di Bekasi Pak?
Oh iya Bekasi banyak. Pokoknya hampir
jaburutabek hampir semua kayak gitu.
Nah. Pemerintah bagasi dalam 1 bulan
terakhir itu sudah mulai menerapkan
pembersihan kabel-kabel melayang
tersebut ya. Dia meniru Bandung
ya, tapi enggak bisa instan tentunya ya
karena kan prosesnya harus penanaman
kabel pengganti dulu.
Nah, seperti itu.
Oke, selanjutnya
ini adalah izin kerja elektrikal ya. ya,
simpel.
Nah, lalu ada lagi izin kerja
radioaktif.
Ada yang tahu izin kerja radioaktif
seperti NDT
nonestructive texting.
Nah, ini contoh pekerjaan NDT yang
menggunakan bahan radioaktif.
Tahu apa itu NDT?
Jadi, NDT itu adalah suatu pekerjaan
yang dilakukan untuk pengecekan hasil
las-lasan
perpipaan maupun tangki timbun.
Setiap perusahaan akan melakukan
komisioning. Kalau komisioning, otomatis
tangki atau perpipan itu dialiri lagi
kan.
Nah, agar di saat komissioning tidak
terjadi kebocoran, dilakukanlah tahap
terakhir quality controlnya yaitu NDT.
Untuk memastikan perpipaan ataupun
pertengkian tadi sambungan las-lasannya
tidak ada kebocoran.
Kan enggak mungkin teman-teman sekalian
untuk ngecek kebocoran harus diisi dulu
dengan air.
Nah, dilakukanlah dengan NDT tadi.
Karena NDT itu dia menggunakan zat
radioaktif untuk proses X-Ray-nya.
Nah, seperti itu. Oke. Makanya di setiap
pekerjaan NDT dilakukan tidak boleh ada
manusia di jarak 20 m dari kegiatan
tersebut.
Dan operator yang melakukan kegiatan ini
juga wajib menggunakan
APD lengkap.
Nah, itu ya pekerjaan itu masuk ke dalam
pekerjaan high race
berisiko tinggi.
Izin bekerja di atas ketinggian. Nah,
ini banyak banget kita temukan ini.
terutama untuk Bapak-bapak yang bekerja
di PLN, di projek-projek PLN ya,
yang kerjanya instal SUTET,
tiang Telkom
ya, lalu si operator ataupun
teknisi-teknisi Wii
ya, mereka menggunakan izin kerja di
kating
kian.
Nah, di Indonesia
berdasarkan Permenakar nomor 9 tahun
2016, setiap pekerjaan yang dilakukan di
atas ketinggian 1,8 m itu wajib
menggunakan safety full body hardness
dan adanya izin kerja.
Nah, tapi ada beberapa perusahaan yang
melakukan modifikasi terhadap aturan
tadi. Ada perusahaan yang di ketinggian
1,5 m sudah wajib menggunakan full body
harness.
Dan ada juga perusahaan yang baru di
ketinggian 2 m baru wajib menggunakan
full body harness. Kenapa ini bisa
berbeda?
Karena biasanya perusahaan itu belajar
dari pengalamannya.
Kadang ada perusahaan yang di ketinggian
1,5 m sudah mewajibkan pakai bodynes
karena dia belajar dari pengalaman. Ada
pekerjanya yang jatuh di tinggak
mati.
Mukjizat aja yang nyelamatin diaak mati
kalau dari 1,5 m. Enggak
mati.
Oh ya, sama satu lagi di bulan
sebelumnya ya ada peserta kami dia
teknisi ketinggian pernah jatuh dari
ketinggian 20 m
dia mukjizat.
Tapi memang dia jadi cacat.
Dia ngakui dia jadi cacat
bagian tubuhnya. Tapi dia selamat
ketinggian 20 m loh. Saya juga kaget dia
ee cerita sharing momennya dia jatuh
dari ketinggalan 20 m dan perusahaannya
enggak
istilahnya enggak apa ya enggak
nge-cover
seperti itu. Jadi ketika dia sudah jatuh
ya udah PHK. PHK apa ya bahasanya ya?
PHK sepihak.
Ya, seperti itu.
Itu teman-teman sekalian. Jadi ketika
teman-teman sekalian akan bekerja
berpikirlah secara waras ya perusahaan
ya terjadi kenapa teman-teman sekalian
cacat teman-teman sekalian mereka dengan
waktu 1 jam aja bisa mencari
penggantinya.
Nah, lalu teman-teman sekalian mau
ngapain lagi?
Mau di lampu merah.
I kan?
Iya, Pak. Benar, Pak.
Iya. Enggak kita resign, Teman-teman
sekalian, ya. Ris dari perusahaan.
Di belakang kita itu udah ribuan orang
yang nunggu buat bekerja.
Makanya jarang banget perusahaan ketika
ada karyawan yang resign menanahan itu
sudah jarang.
Ah, gencet banget, Pak. Sekarang
anak-anak.
Iya. Nah, terlebih ya. Terlebih ee mohon
maaf nih untuk teman-teman Mas Rifki ya.
Ketika besok akan melamar pekerjaan
jangan lihat dulu dari gajinya
ya. Karena yang paling mahal itu apa
pengalamannya
ya? Di Indonesia itu Bang Rifki yang
dibutuhkan itu apa oleh perusahaan?
Pengalaman.
Pengalaman itu paling ya anomalinya apa?
Ketika kita sudah umur 35 ya, terus mau
pindah di perusahaan, alasan perusahaan
apa? Cari pekerja yang lebih muda.
Nah, ketika kita tamat sekolah ataupun
tamat kuliah, perusahaan nyari apa? Yang
pengalaman pengalaman.
Iya. Enggak keg gitu enggak
karakteristik perusahaan Indonesia?
Iya, benar, Pak.
Pak, benar, Pak. Makanya sekarang tuh
buat yang apa yang program yang keluar
itu Pak
I Z-nya gitu. sekarang trennya, Pak.
Nah, oleh karena itu
makanya kalau bisa kita di awal-awal itu
jangan memilih pekerjaan terlebih
dahulu.
Nah, makanya kan kita yang dinamakan itu
ada planning jangka panjang ya. Di umur
30 kita harus mempertimbangkan lagi kita
mau ngapain
ya.
di umur 30 mau menjelang 30 itu kita
harus punya pekerjaan yang istilahnya
bisa mengema.
Benar enggak?
Benar. Benar.
Karena di atas 30 itu perusahaan sudah
mulai sulit menerima. Kenapa? Wah,
usianya 35. Otomatis pengeman kerjanya
minimal 10 tahun.
Ya enggak umur 35 pasti minimal pekerja
ee minimal pengalaman itu sudah 10
tahun.
Perusahaan ngelihat minimal 10 tahun dia
berpikir ini pasti minta gaji tinggi.
Ya enggak pasti itu.
Yah. Ngapain gua ngaji orang
tinggi-tinggi?
Bagusan gua cari yang fresh, graduate
bisa digaji dengan UMR. Terus kita
ajarin kan kita sudah ada SOP-nya.
Benar enggak?
[tertawa]
Itu dilema di Indonesia.
Yang terbaik itu apa?
Jalur orang dalam.
Itu adalah muzik zat paling bagus. Itu
enggak ada yang bisa ngalahin.
Berarti ya agak buruk-buruk amat ya,
Pak. Buka toko warung Madura gitu, Pak.
Oh, iya. Warung Mura kan tutupnya ketika
kiamat doang.
[tertawa] Iya enggak? Warung Mura kan
open terus kan.
Iya
24 jam Pertamina aja kalah sama dia.
SPBU aja kalah.
Iya enggak? War Mundura itu salah satu
yang menarik.
Ya bayangkan aja warung mundura ketika
COVID mati enggak?
Enggak.
Enggak mati kan? Enggak.
Yang enggak mati ketika COVID itu apa?
Logistik
ya. Sama FnB konsumsi itu enggak mati.
Jadi ke depannya apabila terjadi kembali
ee pandemi
ya teman-teman sekalian tinggal buka
warung aja udah karena itu kebutuhan
primer
ya enggak?
Lalu lalu buka apa lagi ya? Buka jasa
seperti apa? Tiki, JNA dan sebagainya
itu enggak akan mati, Teman-teman
sekalian.
Itu usaha yang enggak akan mati karena
orang pasti butuh.
I kan jadi teman-teman sekalian kalau
mau resign dari pekerjaan ya tinggal
berpikir mau buka usaha apa. Jangan
berhenti dari pekerjaan jadi Gojek.
Teman-teman sekalian,
benar enggak di zaman saat ini ketika
seseorang berhenti bekerja, ya udah gua
risen aja deh capek di perusahaan ini
kan bisa kelar kelar dari perusahaan ini
bisa ngojek.
Makanya kan kita lihat orang ngojek
sekarang banyak yang gimana
ya enggak? Betul enggak? Yang penting
ada apa?
Modal motor kan sama SIM.
Heeh.
Nah, itu teman-teman sekalian
ya. Itulah ketika kita bekerja penting
yang menabung itu ya. Walaupun kita
nabung dikit tapi kita bisa survive
untuk buka usaha lain
ya seperti itu
ya. Enggak ngelihat orang yang Gojek itu
teman-teman sekalian enggak seenak itu
juga. Pernah enggak teman-teman sekalian
naik Gojek terus cerita-cerita sama
tukang Gojeknya?
Ya, potongan aplikasinya itu gede hampir
20%.
Ya, seperti itulah dunia real kenyataan
yang ada di Indonesia saat ini ya.
Sama satu lagi teman-teman sekalian,
jangan percaya dengan
investasi-investasi instan kripto kah
itu ya apalah namanya Bitcoin dan
sebagainya itu sama aja dengan judi.
Heeh.
Ya, teman-teman itu menangnya itu satu
kali ya terus dibikin kecandu
sama kayak judul. Benar enggak judul?
Benar, Pak.
Kalau kita judul gimana awalnya? Dikasih
menang dulu enggak?
Iya, Pak.
Setelah itu kita tertarik, anjay enggak
bisa menang lagi ya? Kenapa ya? Padahal
dikit lagi ya, dikit lagi, dikit lagi
ya. Sampai berhutang kan. Oh, jjungnya
apa? Bunuh diri.
Lebih baik teman-teman sekalian beliin
ke rokok deh nge-vap atau apa ya
daripada judul-judul enggak jelas.
Nah, seperti itu. Jadi, Teman-teman
sekalian ya, saya yakin nih, kecuali Mas
Rifki ya, yang ikut di
bat ini pasti umurnya ada yang telah 30
tahun ke atas
ya.
Hadir, Pak.
Ya, Pak Sutiena dengan Sutiana otomatis
ini sudah mulai sulit nih
berpindah-pindah perusahaan
ya. Sudah mentok ya.
Iya, benar.
Jadi sebagai se mohon maaf setokic
apapun bos pasti akan nurutin kata
bosnya. Saya yakin itu.
Iya.
Kenapa? Karena merasa sudah enggak bisa
lagi kan.
Benar
ya. Hanya bisa apa? Nabahin hati aja
kan.
Nah seperti itu. Memang itu realita yang
ada tadi itu teman-teman sekalian.
Makanya kan sekarang itu walaupun kita
S1,
S2, kalau kita kurang
sertifikat ya kompetensi dan kita enggak
punya pula orang dalam, ya jangan harap.
Benar enggak?
Benar sekali.
Contohnya aja apa nyatanya, Teman-teman
sekalian? S2
di Indonesia tuh banyak, tapi banyak
kerja enggak?
Nganggur.
Iya, Pak.
Nganggur.
Kenapa bisa nganggur?
Karena di Indonesia itu, di per-peran
Indonesia itu mereka enggak lihat titel.
Iya, benar, Pak. Usia
dia lihat pengalaman.
Nah, tapi ketika kamu sudah bekerja,
lalu kamu mau ngambil S2 untuk upgrade
jabatan, upgrade gaji, upgrade
tunjangan, itu enggak apa-apa.
Tapi ketika Bapak-bapak sekalian ya ini
mungkin Bapak-bapak sekalian nanti kan
punya anak dan sebagainya kan kita
enggak tahu ya.
Eh kalau bisa jangan langsung S2 dia
lamar kerja dia masukin ijazah S2-nya
pasti ditolak.
Iya Pak. Benar.
Iya benar karena perusa lebih pentingin
apa pengalaman.
Nah ini ini fakta ya Mas Rifki ya. Bukan
kita menakut-nakuti ya.
Jujur juga saya pernah, Pak, ada ketemu
semagang dia tuh S2, Pak. Cuman sampai
saat ini tuh kebetulan saya pas itu
magang di Pelindo, Pak. Memang salah
satu besar ya, Pak. BUMN biasanya di
pusatnya di Jakarta Utara tuh, Pak. Yang
gedung baru tuh, Pak,
yang dekat polisi. Nah, kebetulan ada S2
tuh, Pak. Dia lulusan ITS dan memang
pintar. Cuman saya tanya, "Kenapa saat
ini belum kerja gitu?" Dia jawabnya juga
enggak tahu gitu, Pak. Nah, di situ saya
kayak mulai bingung gitu, Pak. Kenapa
kok bisa enggak kerja gitu kan? Padahal
sudah S2 nih orang gitu malah magang
terus begitu.
Benar kan?
Ya memang itu fakta yang ada di
lapangan.
Kita enggak bisa apa-apa jadinya kan.
Heeh. Oke.
Oke. Sebelum kita mengakhiri training eh
session training pada malam hari ini,
Teman-teman sekalian, kita workshop
kembali ya, pembuatan working permit.
Oke, jadi saya minta teman-teman
sekalian untuk open max semua.
Oke.
Oke. Ini adalah contoh dari form working
permit punya saya
ya. Belum tentu juga working permit
punya saya ini akan sama di perusahaan
teman-teman sekalian.
Oke.
Oke. Baik. Dipaktikkan bersama-sama
untuk form working permit ini. Jadi di
sini bisa teman-teman lihat ada nomor
ya. Nomor ini apa?
Nomor ini adalah
nomor izin,
nomor working permit-nya.
Nah, misalkan karena ini sudah tahun
2026 kita ubah 001 ASE. ASE ini kode ya
berarti orang ketiganya ya. PTW permit
to work atau bisa nanti ditambahkan lagi
setelah PTW ini nama perusahaannya
disingkat mungkin seperti CAC
2026.
bulan
1.
Oke, nanti di perusahaan teman-teman
sekalian. Jadi, ketika kita akan
melanjutkan permit selanjutnya itu
tinggal mengubah yang ini nomor ini ya,
bisa jadi 02.
Lalu apa lagi yang bisa kita ubah di
bagian belakang?
Bulan.
Bulannya.
Oke, sampai di sini paham ya untuk nomor
ini? Penomoran itu wajib diisi
teman-teman sekalian. Kenapa? Untuk
memudahkan kita tracking nantinya
ya. Misalkan kita mau tracking pekerjaan
di bulan
Januari ini, apa aja yang berlangsung
dari nomor nomor working permit ini.
Oke, selanjutnya tanggal. Nah, tanggal
di sini apa? Tanggal berlangsungnya
pekerjaan. Estimasi pekerjaan itu berapa
lama?
Apakah mau 2 minggu? Silakan. dibikin
berarti 2 minggu mungkin dari tanggal 1
sampai
14 Januari.
Oke, sampai di sini paham?
Paham, Pak.
Nah, pekerjaan informasi pekerjaan
pengelasan pipa 10 inci di area
produksi. Nah, pengelasan pipa berarti
itu klasifikasi pekerjaan masuk ke mana?
Eh, H, Pak. Hot. Berarti yang kita
ceklist adalah
hot, Pak.
Hot.
Nah, misalkan pengerasan pipas 10 inci
ini di ketinggian 5 m
ya. Berarti satu lagi permitnya adalah
fokus
working at Pak.
Oke. Jadi jangan kayak gini, jangan
dalam satu permit dua ceklist itu enggak
boleh.
Oke.
Walaupun satu pekerjaan tapi dua risiko
di situ,
dua bahaya di situ.
Api dan ketinggian.
Berarti itu harus ada dua permit
pengajuannya.
Heeh.
Dua permit tapi satu JSA. Enggak
apa-apa.
JSA ini job safety analisis ya.
Iya. Oke.
Oke. Lokasinya di PT Angin Reb. Rebut.
PT Angin Ribut ya. Rebut lagi. PT Angin
Ribut. Oke. Tbk areanya pro
produksi.
PLnya
Nah,
jadi teman-teman harus pandai membaca ya
apa maksud dari masing-masing kata yang
ada di working permit. Kalau lokasi
berarti itu nama perusahaannya.
Oke.
Area kerjanya di mana?
Apakah di di area produksi,
area workshop?
Ya, ini berarti zona yang dilakukan
pekerjaannya di mana? Di perusahaan
tersebut.
Kalau plan berarti ini plan menandakan
posisi perusahaan itu di kota mana.
Oke.
Nama manajer areanya misalkan nama
manajer areanya Siswanto. Masukin nomor
HP-nya.
Nah,
perusahaan pemohon berarti itu
perusahaan teman-teman sekalian yang
bekerja di PT
Angin Ribut.
Angin Ribut. Berarti teman-teman ini
adalah kontraktornya.
ownernya si PT Angin
Rimut
rimbut ini.
Oke, sampai di sini paham?
Paham?
Karena saya akui teman-teman sekalian di
saat saya menjadi orang ketiga dulu
masih banyak sekali ya yang enggak paham
cara pengisian working permit tadi.
Nah, seperti itu. Lalu daftar pekerja.
Nah, ini juga jadi catatan ada di
beberapa perusahaan yang daftar pekerja
ini tidak masuk ke dalam
working permit,
tapi itu daftar pekerja ini wajib
dilampirkan nanti berkasnya.
Tapi ada juga beberapa perusahaan yang
daftar pekerja wajib di ada langsung di
dalam working permitnya seperti yang
punya saya ini.
Oke. Daftar pekerja
pengelasan pipa. Apakah kita membutuhkan
engineer?
Tidak.
Tidak. Strip
surveyor
tidak?
Tidak.
L berat
tidak
yakin enggak
yakin enggak butuh?
Enggak sih, Pak.
Di 10 ini
bisa diangkat ramai-ramai.
Diangkat ramai-ramai ya. Masih manual ya
berarti ya.
Iya.
Oke. Berarti menggunakan apa?
Chin blok.
Iya,
tenaga
ya. Menggunakan chem blok ya. Terus
apaagi?
Secel.
Secel bisa
ya dan sebagainya lah ya. Oke. Berarti
enggak butuh pertolat berat. Ketika alat
berat enggak butuh berarti enggak butuh
juga riger. Butuh teknisi listrik
tidak Pak.
Oke. Butuh mekanik.
Tidak,
tidak butuh welder. Iya,
butuh
berapa orang
ya? Tergantung perusahaannya
masing-masing sih, Pak.
Oke. Saat ini aja dulu kita umpamain.
Iya. Lima berarti tiga lah. Tiga.
Lima aja ya. Tiga.
Lima. Boleh.
Heeh.
Fitternya
tiga juga
boleh.
Tukang bangunan enggak butuh, tukang
kayu enggak butuh,
helper.
Helper ya.
Satu bisa
dua lah ya.
Lainnya operator baby cen butuh enggak?
Enggak butuh alat berat kan?
Enggak.
Enggak. Enggak usah sih. Enggak.
Oke. Perlengkapan kerja alat palu.
Alatnya apaap aja?
Teker benar
palu teker alat ukur meteran lampu
tambahin lagi cycle
apalagi block
ya enggak kan mau ngangkat kalau enggak
mau mau apa angkatnya
oke blok
oke tahu ya can blok ya tahu enggak
tahu pak
kurang tahu Pak
yang ditar
iya yang Kita ngrek.
Iya
ya.
Poteker butuhnya berapa?
Empat, Pak.
Empat. Ya sudah
sesuai weldernya tiga kayaknya. Pisa.
Ya sudah.
Cadangan
buat cadangan satu. [tertawa]
Kalau rusak gimana?
Bisa. Bisa.
I alat ukur meteran
I.
Berapa
ya? Satu cukup ya. Dua dua dua ya.
Jangan ngepas-ngepas terus [tertawa]
ya.
Kalau kita bekerja itu usahakan ya itu
jangan ngepas
karena di lapangan itu kita enggak tahu
apa yang akan terjadi kan.
Iya.
Oke. Lampu betul enggak? Lampu buat apa
sih?
Ee kan ada pekerjaan malam.
Kalau ada pekerjaan malam atau gelap ya
baru digunakan.
Iya itu kan opsional kan.
Iya. Nah, yang perial gitu-gitu kan
nanti ada tuh kalau misalkan kita mau
lembur berarti kita
ee istilahnya
apa ya tambahan waktu itu apa namanya ya
kalau saya nah over time
overtime itu otomatis kita ngajuin
permit baru kan?
Iya.
Nah permit baru karena kenapa kita harus
ngajuin permit baru ketika overtime
karena bahayanya berubah
ya enggak? Iya.
Apa bahayanya berubah? Yang awal kita
bekerja di tempat yang terang jadi
gelap.
Gelap.
Berubah enggak bahayanya? Berubah.
Berubah.
Bertambah kan?
Bahayanya.
Makanya kita butuh
additional
permit Pak.
Permit. Oke.
Meteran cukup dua. Ckelnya butuh berapa?
Satu aja L ya. Apa? Dua. Dua lah ya.
Iya.
Ini juga dua. Ch blok dua. Tropolas
butuh.
Karena ware-nya ada tiga. Berarti kita
empat dong.
Empat cadangan satu. Takut rusak.
Cadangan satu. Kalau rusak gimana?
Welder enggak kerja dong. Welder enggak
kerja dia di lapangan gaji tetap jalan.
Iya betul. Gantiannya mungkin Pak. Iya
kan rugi ya. Kalau saya sebagai pemilik
perusahaan saya enggak mau itu. Rugi
kan kita bayar orang juga tapi dia
enggak kerja kan jadinya.
Oke. Blower butuh berapa?
Sesuai itu tiga berarti Pak. Empat lah.
Cadangan satu.
Cadangan satu. Oke. Enggak mau ngepas
dia lagi. Stanglas
empat.
Stas empat
karena trapolasnya ada empat. Iya.
Gerinda. Gerinda. Kebanyakan nih.
Kebanyakan gerinda. Dua boleh
dua. Iya kan enggak selalu ini bisa
bergantian ya kan.
Genset butuh enggak?
I butuh satu Pak
karena belum tentu owner mau ngasih
listrik.
Listrik. Benar sekali. Benar Pak. Benar.
Iya. Enggak. Ngapain gua kasih lu
listrik?
Kan nilai project lu gede.
Iya benar.
Iya. Ya udah cari aja listrik sendiri
kan gitu.
Kalau ownernya enggak mau diajak kerja
sama ya. Oke,
berapa pak?
Lima pak boleh buat stokan kalau habis.
Oke, lima pak ya.
Amplas.
Amplas. Amplas 3 m juga cukup.
Itu satu rol berapa meter?
itu satu rol biasanya ada yang 15 m, ada
yang 20 m.
Oke, kita taruh aja dulu dua rol ya.
Oke.
Nah, pertanyaan saya dari saat kita
melakukan proses pengelasan, ada di
mesin ini ada kekurangan lagi enggak
kira-kira? Apa yang apa yang perlu kita
tambahkan kira-kira?
Ada enggak
sarung tangan, Pak?
Ya, sorung tangan itu PD gede. Dia
enggak masuk mesin.
Oh, iya
emang sorung tangan kan ada mesin
dalamnya.
[tertawa]
Oke. Apaagi kira-kira yang lain?
Ada kebutuhan yang lain enggak ketika
kita ngelas butuh mesin apa?
Apa kira-kira? Ada enggak?
Travolas sudah. Blower stanglas.
Stanglas ini seharusnya enggak masuk
mesin kan?
Enggak pak
masuknya kayak alat kan?
Iya
ke alat. I
perlengkapan travolas
ya. Berarti dia masuk ke sini.
Iya. Alat.
Oke.
Oke. Makanya harus jeli, ya.
Oke. Selanjutnya material
keas dan aplas. Ada tambahan lagi
materialnya?
Apalagi materialnya
grinda masuk enggak, Pak?
Gerinda sudah di mesin.
Sekarang material. Material ini bahan
yang akan digunakan dalam proses
pengelasannya. Ya,
mungkin kawat biasa, Pak. Ya,
kawat
apa?
Pilar.
Kawat biasa mungkin.
Kawat.
Kawat biasa yang ketebalannya
3 mili. fungsinya,
fungsinya biasanya buat nambah bahan.
Oh,
tilawater namanya, Pak.
Kaat til ya untuk oplosannya ya.
Iya.
Gini
satuannya apa?
F
apa satuannya?
Se itu sih se gulung ya, Pak ya. Bukan
satuan dia.
Pakan pakan
pakan gitu.
Gulung pakan ada
berarti dia roll juga kan. Kalau gulung
kan roll kan.
Iya bisa roll.
Berapa?
Dua aja lah ya dulu ya.
Dualah enggak apa-apa.
Oke.
Nah, di sini kan kita enggak butuh alat
berat kan tadi. Berarti ini dihapus.
Oke, kita lihat lagi keselamatan
kerjanya. Nah, ini kan yang dinamakan
dengan JSA tadi yang saya bilang ya. JSA
itu kan mendetail ya berhubungan dengan
langkah-langkah pekerjaan secara
spesifik. Berarti mulai dari kita
mempersiapkan alat kerja mesin material
ya. Apa potensi bahayanya nanti itu
dianalisa.
Langkah kerja amannya tetap menggunakan
eliminasi,
substitusi, rekayasa teknik,
administrasi kontrol, dan APD.
Oke.
Mobilisasi pelang pekerja, aktivitas
pengelasan, dan skipping yang terakhir.
Nah, ini wajib kita lakukan analisa
potensi bahayanya dan lakukan langkah
aman pekerjaannya. Nah, ini sekilas cara
membuat
JSA.
Ya, jadi yang di yang jadi konsentrasi
utama di JSA itu apa? Ini dia
aktivitasnya secara mendetail.
Nah, dari aktivitas yang detail ini lalu
dilakukan adalah analisa potensi
bahayanya. Tapi di JSA dia enggak ada
menganalisa risiko.
Oke. Di JSA itu yang dianalisa cuma
potensi bahaya dan cara
pengendaliannya.
Dia enggak ada penilaian risiko. Itu
yang membedakan antara Hira dan JSA.
Oke.
Oke. Kita lanjut. Peralatan keselamatan.
Ini berhubungan dengan
pendukung pekerjaan.
Butuh helm,
butuh
ya. Butuh kacamata?
Butuh
tuh. Google. Google-nya hampir sama
kayak kacamata ya. Fal
butuh Bapak.
Butuh ya. Butuh ya untuk untuk
menggerinda.
Menggerinda itu APD-nya adalah fesil
bukan kacamata ya. Oke,
jangan sampai salah. Kenapa harus fal?
Apabila terjadi
pecahan batu gerinda, dia enggak
langsung menancap ke
muka.
Muka
muka dia akan terlambat oleh
nah seperti itu.
Kaplas
butuh, Pak.
Masker kain
butuh, Pak.
Butuh masker, ya?
Iya, Pak.
Ya, itu tergantung.
Maksud tergantungnya adalah kadang
operator welder nih enggak mau makai
pengap.
Iya.
I. Nah, itu dilemanya teman-teman
sekalian.
Kalau dia mau pakai
masker di lokasi kerja maka kita wajib
menyediakan blower.
Nah, seperti itu. Lalu apalagi? Sarung
tangan katun. Butuh enggak?
But
betul, Pak.
Kan kita mau ngangkat-nganggar pipa
ya, mau ngederek-ngederek
shakel.
Oke.
Lalu selanjutnya, apakah kita butuh
sarung tangan karet? Tidak. Apakah kita
butuh sarung tangan kulit? Tidak.
Butuh sarung tangan las?
Betul.
Iya.
Iya. Sabuk keselamatan?
E enggak karena enggak ada pekerjaan
ketinggian.
Bodianes juga enggak.
Pelampung enggak karena kita enggak mau
kerja di atas air.
Baju lab ya enggak karena kita enggak
ada kerja di laboratorium. Sepatu
keselamatan
butuh Pak.
Tuh
tuh. Sepatu boots
beda.
Sama enggak sih, Pak? Itu
beda.
Beda ya, Pak?
Ya. Sepatu boots itu dia bahan dasarnya
karet ya. Sepatu boots yang bagus itu
dia bandas karet dan di bagian kaki itu
ada pelindung besinya.
Besi.
Kalau enggak ada pelindung besi itu
bukan sepatu bot untuk di area kerja
tapi itu untuk ke sawah.
Ya, sepatu boots yang dikatakan aman
adalah sepatu boots yang memiliki
tukap pelindung besi di ujung kaki dan
di tapak kaki.
Itu baru safety boots untuk di area
konstruksi. Kalau menggunakan saftibot
yang full karet itu bukan untuk
konstruksi tapi itu untuk sawah.
Sawah
bajak sawah
ya. Harganya beda, Pak? Beda sekali
yang sepatu karet biasa itu 95
paling mahal.
Kalau yang ada besinya itu bisa 300
lebih
jemplang kan jauh kan?
Iya.
Makanya mandor enggak mau ngasih yang
besi.
[tertawa] Mandor konstruksi kasih yang
karet.
Yang karet lebih murah. Nah, seperti
itu. Butuh apron
butuh
butuh ya. Pemadam api, karung goni basah
butuh.
Safety line
butuh
butuh ya. Rambu
butuh
butuh loto tidak
radio telekomunikasi HT
butuh enggak?
Butuh
butuh Pak
untuk menjaga-jaga kalau kejadian yang
tidak diinginkan.
Oke. Jaring tali
ya. Tidak,
tidak. Fire belangket
butuh
utuh. Oke. Nah, ini adalah validasi izin
kerjanya. Disiapkan oleh siapa,
diperiksa oleh siapa, mengetahui siapa.
Oke. Begituun ketika izin lembur ada dan
izin dibatalkan. Dan ingat teman-teman
sekalian, setiap pekerjaan selesai
dikukan dan dinyatakan pekerjaan itu
sudah kelar, izin kerja itu wajib
diclosing
ya. Harus ada tanda tangan close yang
menyatakan pekerjaan itu telah selesai
dan ditandatakan kembali oleh pihak yang
bersangkutan tadi yang menyatakan
bahwasanya pekerjaan telah selesai
diilakukan.
Dan ingat
di setiap walking permit kita wajib
memberikan catatan. Contohnya apabila
ada aktivitas lembur maka sebelum
pekerjaan dimulai wajib melakukan
toolbox
meeting.
Apabila terjadi hujan, pekerjaan tidak
boleh di dilakukan.
Nah, nanti bisa ditambahkan terserah
teman-teman apalagi ya. Nah, seperti
itu. Sampai di sini ada yang mau
bertanya
sebelum kita akhiri training pada malam
hari ini?
Mungkin terakhir, Pak. working permit
ini berarti selesai working permit beres
gitu, Pak. Cuman peralatannya diberesin
enggak sih, Pak?
Wajib.
H
makanya kan di tadi di JSA ada hosting,
hosteping, pembersihan area kerja
kembali.
Ya, ini wajib tiap hari dilakukan.
Betul
ya? Jangan membersihkannya ketika
pekerjaan sudah 100% kelar. Enggak. Tapi
di setiap daily,
setiap daily pekerjaan kelar dilakukan
itu wajib dibersihkan kembali area
kerjanya.
Kenapa? Kan berpotensi bahaya.
Apa bahayanya? Tersandung.
Tersandung.
Iya.
Betul. Enggak tertusuk.
Tusuk.
Betul. Tuh, Pak.
Oke. Seperti itu.
Oke. Ada lagi yang mau bertanya? Pak
Sutisna.
Cukup sih, Pak. Pak Sutiana ini
hampir-hampir mirip namanya. Beda A sama
S doang.
Iya. [tertawa]
Punya dia S-nya dihilangin, Pak.
Oke. Selanjutnya
Mas Rifki ada lagi?
Cukup, Pak.
Mas Rizal.
Mas Rizal. Oh, ini kayak sinyal Mas
Rizal ya.
Iya, sinyal Mas Rizal enggak jalan ya,
Teman-teman sekalian ya.
Iya, Pak. Cukup, Pak.
Oke, cukup, Mas Rizal. Marita ada
ditanya.
Cukup, Pak.
Iya, cukup.
Cukup. [tertawa]
Oke, besok kita kembali lagi training
ya. Di hari ketiga dan 4 nanti kita full
tiga materi.
Oke, seperti itu ya, Teman-teman
sekalian. Jadi besok kita full
sepertinya di hari ketiga dan empat.
Oke, ee saya akhiri training pada malam
hari ini dengan mencapkan
alhamdulillahirabbil alamin. Terima
kasih atas kehadirannya sampai saat ini.
Meskipun wajahnya sudah mulai letih dan
mulai mengantuk, saya perhatikan ya.
Kita akhiri dengan mengucapkan
alhamdulillahirabbil alamin. Saya akhiri
dengan wabillahi taufik walhidayah.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Waalaikumsalikumsalam
warahmatullahi
wabarakatuh. Pak.
Baik. Terima kasih Bapak Hendra yang
telah menyampaikan materi di hari kedua
pada malam hari ini.
Baik, Bapakbapak semuanya, besok kita
akan lanjutkan lagi ya di training di
hari ketiga. Dan jangan lupa juga untuk
diit-nya yang bagi yang belum ee semoga
langsung dikerjakan ya Bapak-bapak
semua. Kalau misalnya ada kendala bisa
ditanyakan melalui grup jika malu atau
bisa langsung bertanya pada Pak Hendra
besok melalui training di hari ketiga.
Ee dan setelah ini nanti akan saya share
juga untuk rekaman training pada hari
ini. Baik, sekali lagi terima kasih
Bapak-bapak semuanya yang telah
menyempatkan hadir pada malam hari ini.
Saya tutup training pada malam hari ini
dengan wabillahi taufik walhidayah.
Wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikum.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Terima kasih Bapak-bapak semua.
Sama-sama, Pak.