Transcript
16OnRGqe01I • Training Ahli K3 Umum - 20 Januari 2026
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/cendekiaazzacemerlang/.shards/text-0001.zst#text/0598_16OnRGqe01I.txt
Kind: captions Language: id Halo untuk Bapak Sutisna. Halo, Bapak Sutisna I. Halo. Ada apa, Bu? Iya. E untuk device laptopnya kenapa, Pak? Kenapa menggunakan H? Ee tadi pagi saya sudah ee ini minta laptop ke kantor, tapi pihak kantor kasih karena katanya masih ada data-data yang harus disimpan dulu. Tapi paling saya bisanya pas ujian doang, Bu, pakai laptop. Oh, oke oke. Baik. Eh, yang penting nanti ee ya udah, Pak, untuk hari ini enggak apa-apa menggunakan HP, tapi nanti pas lagi ujian dan juga pengerjaan DIIT-nya. Soalnya kan harus menggunakan laptop ya, Pak, ya. Jadi, jangan lupa untuk pengerjaan diit-nya sama nanti ujiannya wajib menggunakan laptop ya, Pak. Iya. Kalau tugas-nya mah sudah dicicil, Bu, sama saya, Bu. Ee di sela-sela waktu kerja. Oh, iya. Oke. Baik. Terima kasih, Pak. Untuk absensi sudah mengisi, Pak? Oh, belum. yang sekarang mah ya. Oh iya. Heeh. Silakan isi absensi dulu ya. Oke. Oke. Baik, Pak. Oke. Ee baik, silakan untuk semuanya menyalakan kameranya. Oke. Oke, langsung saja saya mulai untuk training pada malam hari ini. Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Baik, selamat malam untuk semua peserta yang telah bergabung di acara training 3 umum ee yang dilaksanakan dari tanggal 19 hingga 23 Januari 2026. Baik, sebelum kita memulai untuk training pada malam hari ini, alangkah baiknya kita semua berdoa terlebih dahulu menurut kepercayaan dan agamanya masing-masing. Untuk waktu berdoa dimulai. Baik, untuk waktu berdoa selesai. Baik ee Bapak-bapak semuanya untuk selanjutnya kita akan ada sesi dokumentasi terlebih dahulu. Seperti biasa untuk sesi dokumentasinya ee dengan CAC seperti ini posnya. Silakan Bapak-bapak semuanya. Oke. Baik, akan saya ambil dalam hitungan 1, 2, dan 3. Oke. Baik, terima kasih untuk Bapak-bapak semuanya. Baik, ee diingatkan kembali ya Bapak-bapak semuanya yang belum mengisi absensi silakan untuk isi absensinya terlebih dahulu. Dan diingatkan kembali juga untuk para peserta yang masih belum mengerjakan DIIT-nya sudah ee dimohon untuk sudah dimulai ya dicicil terlebih dahulu untuk pengerjaan DIIT-nya. Jika masih ada yang terkendala dalam pengisiannya bisa nanti bertanya langsung kepada trainer kita di malam hari ini. Oke. Baik, langsung saja kita memulai untuk training di hari kedua pada malam hari ini. Untuk materinya akan dibawakan oleh Bapak Hendra. Silakan untuk Bapak Hendra untuk tempat dan waktunya. Oke. Baik, terima kasih sambutannya Bu Dita. Baik, Teman-teman sekalian, apa kabar semuanya? Alhamdulillah, Pak. Alhamdulillah. Alhamdulillah. Baik, ya. Oke. Untuk DT-nya gimana? Masih gitu-gitu aja. Sudah mulai dicicur, Pak. Proses berapa cicilnya? Sudah berapa kelompok? Satu kelompok kelar. Ya, kurang lebih 40% lah. Baru 40%-an. Bagus. Yang lain gimana? Masih dibawa tidur? Gimana? Yang lain masih di bawa tidur nih tugasnya. Pak Sutiana gimana? Broses, Pak. Oh, proses. Proses apa nih? Proses lelang. Proses lelang. Oke. Baik, Mas Rizal. Gimana proses, Pak? Proses melihat soal dulu. Melihat soal-soal dulu. Lihat dulu, ya. [tertawa] Oke, ya. Karena teman-teman sekalian hanya memiliki waktu 2 hari lagi, ya untuk pengerjaannya, ya. Jadi, jangan ditunda-tunda lagi, ya. Nah, untuk Mas Rifki, gimana? Mas Rifki masih dilihat-lihat juga proses ee sudah 50% Pak ini sambil sekali skripsian juga Pak. Oke. Oke. Baik. Syukurlah ya sudah mulai diangsur ya. Bagi teman yang baru berniat niatnya dibulatin lagi ya biar bisa untuk pengerjaannya. Baik, kita masuk ke dalam materi kita pada malam hari ini, yaitu materi pertama dengan unit kompetensi merancang sistem tanggap darurat, mengelola tindakan tanggap darurat. Nah, menurut teman-teman sekalian, tanggap darurat itu apa? Apa itu tanggap darurat? contohnya ya kayak mungkin cepat tanggap pas kebakaran kayak gitu, Pak. Mungkin ya. Oke, betul itu salah satunya ya. Jadi ketika ada kejadian orang-orang atau pekerja yang ada di suatu perusahaan itu bisa tahu ya alurnya harus bagaimana ketika terjadi keadaan darurat. Salah satu contohnya adalah kebakaran. Nah, seperti itu ya re-rekan sekalian ya. Sudah pernah melaksanakan simulasi tanggap darurat di lokasi kerja? Pernah. Pernah, Pak. Pas magang. Pas magang pernah. Teman-teman lain gimana? Pernah atau pernah kalau belum pernah pernah melihat enggak? Dua-duanya sudah pernah dialami, Pak. pernah dialami, pernah mengalami kebakaran? Ee enggak sih, lebih tepatnya pernah melihat kebakaran. Pernah melihat kebakaran. Jangan sampai jangan sampai ya. Karena kebakaran itu adalah paling sulit ditangani ya. Iya. Terutama kalau kebakarannya itu kita berada di suatu perusahaan yang memiliki bahan yang gampang terbakar ya atau cepat sekali terbakarnya. Nah, itu sangat berbahaya sekali ya teman-teman sekalian. Oke, kita lihat dulu dasar hukum yang mengatur perihal sistem tanggap darurat itu banyak rekan-rekan sekalian. Ada yang pertama tentunya adalah Undang-Undang Nomor 1 1970. Nah, kalau di Tebotol Sosro apapun makanannya, minumannya T botol ya. Nah, kalau di K3 apapun bentuk materinya, apapun bentuk jenis subbidangnya tetap Undang-Undang paling utamanya itu adalah Undang-Undang Nomor 1 1970. Nah, ini adalah Undang-ang puncak dari segala macam undang-undang di bidang K3 tentunya. Nah, selanjutnya ada lagi Kepenakar nomor 186 tahun 1999. yaitu unit penanggulangan kebakaran di tempat kerja. Oke, mungkin teman-teman sekalian pernah melihat ya di perusahaan memiliki tim Damkar, tim pemadam kebakaran atau kayak di perusahaan-perusahaan skala besar itu dinamakan dengan Departemen Fire ya. Di Migas juga ada departemen Fire-nya sendiri. Oke, selanjutnya ada lagi Undang-Undang Nomor 204 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana. Oke. Kalau di Indonesia yang melakukan penanggulangan bencana apa namanya? Nama organisasinya apa? SAR. SAR ya? Tim SAR. Kalau sekarang itu namanya Basar. Basarnas. Basarnas ya. Oke. Dan ada juga namanya satu lagi BN BNPB. BMKG Pak BMKG ya. Beda [tertawa] cuaca. BMKG kan buat caca ya. [tertawa] Oke. BNPB ya. Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Ya, kalau BMKG, [tertawa] BMKG buat Caca ya. Badan Meteorologi apa? Klimatologi dan geofisika. Geologisika. Oke, jangan dijawab KG lagi ya. Itu berbahaya itu jawabannya. Oke, bikin kisruh entar jawabannya. Oke, selanjutnya PP nomor 50 tahun 2012 tentang penerapan sistem manajemen K3. Ada lagi Kepaker 187 tahun 1959 tentang pengendalian bayar kimia yang berbahaya di tempat kerja. Apa contoh bahan kimia yang berbayar di tempat kerja? Salah satunya apa kemarin? Alkohol. Alkohol ya. Alkohol 100%. Apalagi apa? Tinner. Tinner. Nah, apalagi? Chat mung ee chat mungkin ya. Iya. Pokoknya sejenis ee bahan berbahaya yang gampang terkontaminasi, yang mudah terbakar itu semuanya masuk ke dalam bahan kimia yang ber bahaya. Bahaya. Bahaya apa? Nah, sudah tidur ya tadi malam kan? Pasti lupa. [tertawa] Bahaya itu apa? Bahaya itu mungkin tercemar paparan udara. Saya saya bertanya pengertian bahaya itu apa kemarin? Nah, pasti lupa lagi. Udah buat tidur lupa lagi kayaknya ya. Bahaya itu adalah sum sumber sumber. Resiko itu adalah kemung kemungkinan kemungkinan dari terjadinya si sumber tadi. Nah, efek dari si kemungkinan apa? Konse konsekuensi. Konsekuensi ya. Jangan kebalik-balik lagi ya. Bekerja di bekerja masalah lampu ketinggian bahayanya apa? Ketinggian. Ketinggian. Enggak terjatuh lagi ya. [tertawa] Oke ya. Sampai sini kita kompak ya, kita satu suara ya. Baya itu enggak ada yang dinamakan baya itu terjatuh. Terjatuh itu adalah ri risiko. Risiko. Oke. Baik. Nah, inilah pengertian dari keadaan darurat. Keadaan darurat adalah situasi yang tidak diketahui yang mengancam pekerja setiap orang yang dapat mengganggu proses operasi atau menyebabkan kerusakan baik fisik dan lingkungan. Ya, itulah yang dinamakan dengan keadaan darurat. Apa salah satu contoh dari keadaan darurat? Apa contohnya? Apa contoh keadaan darurat? Ayo, kebakaran tadi, Pak. Masuknya, Pak. Iya, betul. Keadaan darurat itu adalah keba kebakaran. Kebakaran apalagi ya? Gempa. Betul sekali. Gempa itu masuk apalagi yang Bu yang sekarang yang saya tanyakan yang berhubungan dengan pekerjaan mungkin kebocoran gas. Kebocoran gas. Terus apaagi? tanah yang menghebatkan longsor. Oke, itu berhubungan semuanya dengan aktivitas yang ada di alam ya dan non alam. Nah, kalau yang sering terjadi di tempat kerja yang berhubungan dengan keadaan darurat itu apa? Kecelakaan. Kecelakaan kerja ya. Orang jatuh dari ketinggian 10 m masuk ke dalam keadaan darurat apa enggak? Atau mau dibiarin aja orang tuh kayak gitu? Masuk, Pak. Masuk. Emergency kan? Iya. Iya. Emergensi. Oke. Berarti kecelakaan kerja itu masuk ke dalam keadaan darurat. Kenapa masuk ke dalam keadaan darurat? Karena dia berhubungan dengan nyawa nyawa manusia ya, nyawa orang ya. Enggak ada yang lebih berharga dari apapun daripada nyawa manusia. Ya, seburuk apapun manusia itu nyawanya tetap berharga. Ya, begitupun di dunia kerja ya. Sebandal apapun itu pekerja, sekeras apapun beliau ya, ketika dia mengalami kecelakaan kerja ya itu wajib kita apa? Kita urus ya. Mulai dari kita antar ke rumah sakit, klaim asuransinya ataupun dia meninggal sampai kita lakukan pema pemakamannya. Itu kewajiban kita sebagai orang ketiga ketika terjadi kecelakaan kerja. Oke, selanjutnya kita kenal lagi namanya bencana. Nah, bencana ini teman-teman sekalian dia ada dua macam. Ada bencana yang dari alam dan bencana non alam. Nah, nanti akan kita lihat kalau bencana alam sudah kebayangkan apa-apa aja contohnya. Nah, kalau bencana non alam tadi disebutkan oleh Pasutisna kebocoran gas kebocoran gas itu masuk ke dalam jenis bencana non alam. Kalau bencana alam tadi disebutkan juga teman-teman sekalian itu contohnya apa? Kebakaran. Ya, kebakaran itu sebenarnya bukan masuk dalam bencana alam, tapi bencana non alam, ya. Kebakaran itu masuk ke dalam bencana non alam. Gunung meletus masuknya bencana a alam. Alam. Nah, nanti akan kita lihat. Nah, lalu apa itu tanggap darurat? Nah, ini yang perlu kita garis bawahi bersama-sama. Tangkat darurat adalah sistem yang siap siaga untuk menghadapi menanggulangi keadaan darurat agar dapat diselesaikan dengan cepat, tepat, terkendali, dan sesuai dengan kebutuhannya. Makanya di perusahaan itu ada yang dinamakan dengan simulasi tanggap darurat. mulai dari simulasi kebakaran, gempa bumi, apalagi banjir ya yang lagi tren saat ini. Lalu apalagi ancaman bom ya itu masuk juga dan wajib ada SOP-nya. Terutama untuk teman-teman yang bekerja di sektoral bangunan-bangunan tinggi ya, gedung dan sebagainya itu wajib ada. Dan juga yang bekerja di istilahnya di BUMN ya. Karena akan mereka itu masuk ke dalam objek vital nasional. Nah, biasanya para BUMN yang masuk dalam kategori objek vital nasional, dia juga memiliki sistem tangga darurat untuk menghadapi keadaan emergency berupa terorisme, huruhara dan sebagainya. Nah, ini ini merupakan jenis-jenis dari keadaan darurat. Tadi kita lihat dari adanya proses alam ya. Proses alam ataupun bencana alam itu contohnya adalah ban banjir. Banjir. Lalu adalah ada lagi kekeringan. Lalu ada lagi angin topan, gempa bumi, tsunami, longsor, petir. Semua bencana alam ini ada semua enggak di Indonesia? Ada. Ada ya? Hampir semuanya. Kekeringan itu banyak sekali terjadi di area Nusa Tenggara ya. Nusantara masuk dalam kategori provinsi tandus ya yang seringki mengalami kekeringan. Lalu selanjutnya bencana buatan manusia ataupun bencana non alam. Nah, contohnya pemadaman listrik, bendungan bobol. Nah, kemarin yang terjadi di Karawang ya kalau enggak salah saya ya. Iya, benar, Pak. Yang tanggul. Ee iya tanggul ya. Tanggul apa waduk itu ya? Ee bendungan kan? Iya. Bukan e Oh, lebih ke tanggul ya? Tanggulnya, Pak. Bukan bendungannya. Tanggul. Nah, kalau teman-teman ee lihat di beredar di media sosial ya, tanggul yang tanggul Kalimalang ya namanya kan ya. Nah, benar sekali tanggul Kalimang. Tanggul Kalimang itu jebol dan membanjiri perumahan penduduk yaitu lagi viral ya dalam seminggu seminggu kemarin ya. Nah, itu masuk dalam jenis bahaya yang terjadi oleh buatan manusia itu sendiri. terjadi oleh proses alam. Oke, selanjutnya ada lagi kebocoran nuklir. Ini pernah terjadi ketika tsunami di Jepang ya, terjadi kebocoran nuklir. Lalu ada lagi peristiwa kebakaran atau ledakan. Ini sering terjadi di perusahaan-perusahaan bahan-bahan kimia, migas dan sebagainya. Nah, lalu apalagi? Kecelakaan kerja ataupun kecelakaan lalu lintas itu juga masuk ke dalam jenis-jenis keadaan darurat. Lalu apalagi huruara, kerusuhan, perang, ancaman ancaman bom. Nah, apalagi dalam yang masuk dalam jenis huruara. Setiap setelah setiap setelah selesai pemilu, apa yang terjadi? Demo, Pak. Demo, demo. Demo masuk ke dalam huruara. Masuk, Pak. Masuk. Ya, Mas Rifki seperti pernah ikut demo. [tertawa] Jarang, Pak. Sudah mahasiswa jarang ya. Enggak perwakilan kampus ya? Enggak, Pak. [tertawa] Saya yakin Bapak-bapak di sini ketika my day juga enggak ada yang ikut ini. Yakin saya [tertawa] karena itu fifty-fifty ya. Enggak penting-penting banget ya. Iya, benar ya. Karena enggak akan juga aspirasi kita itu akan di didengar dengar. Iya. Paling hanya membuat macet ya dan buang-buang waktulah istilahnya ya teman-teman sekalian ya. Oke, selanjutnya sistem tanggap darurat ataupun biasanya bisa kita kenal dengan STD. Sisin tanggap darurat adalah merupakan kesatuan sistem yang diterapkan dan dilaksanakan oleh suatu industri, pemerintah beserta komponen masyarakat yang terintegrasi dalam suatu sistem dan prosedur kerja yang konkret. Nah, makanya sering ya kita melihat kadang pemerintah melakukan kerja sama untuk melakukan simulasi itu sering banget terjadi ya seperti tim Damkar ee tim Damkar daerah melakukan simulasi dengan BNPB. Nah, itu sering banget ya karena memang sistem tenggelat berurat itu harus ada. Contohnya kayak di Sumatera, di Aceh, tiap tahun itu pemerintahnya mengadakan simulasi tsunami ya. Bagaimana caranya menghadapi apabila terjadi tsunami kembali di Aceh. Nah, sekarang ini kecolongan mereka ya ketika mereka terjadi banjir. Nah, ini yang kecolongannya kemarin karena sistem tanggal berurat dalam menghadapi banjir itu belum ada. Nah, inilah buruknya sistem birokrasi kita. Prioritas tanggap darurat. Nah, yang pertama apa paling penting dalam prioritas tanggap darurat? Otomatis adalah keselamatan manusianya, keselamatan jiwa. Penting banget enggak? Ketika terjadi banjir, Teman-teman sekalian, teman-teman mau nyelamatin nyawa dulu, apartemen dulu? nyawa nyawa kalau sempat kita bawa ijazah kita ya kalau sempat ya. Nah, pertanyaan saya ketika teman-teman menghadapi keadaan darurat ya terlintas teman-teman sekalian apa yang harus teman-teman bawa selain badan duit. Ya, saya yakin nih teman-teman saya yang teman-teman bawa ketika terjadi keadaan durur itu yang paling saya yakin itu apa? handphone. Yakin saya pasti handphone dulu yang di bawah ya. Pasti lu kelupa nanti ijazahnya. [tertawa] Padahal teman-teman sekalian kalau terjadi kebakaran, banjir dan sebagainya ya pengurusan ijazah itu paling sulit. Benar enggak? Iya, Pak. Jujur jadi keingat dulu saya kena lumpur Lapindo itu kalau enggak salah di Sidoarjo kalau enggak salah kena ya semua? Iya, saya kena pas itu, Pak. Nah, logika gini teman-teman sekalian ya. Misalkan teman-teman sekalian yang kehilang itu adalah ijazah SMA. Kalau iya nanti sekolah SMA teman-teman itu sekolahnya masih ada. Kalau sekolahnya sudah tutup gimana? Nah, mau ke mana lagi kita minta ijazahnya? Ujung-ujungnya nembak. Nah, ujung-ujungnya apa? Ikut paket paket C. Ya, itu pentingnya ijazah teman-teman sekalian. Karena kan di perusahaan sekarang kan kita belum tahu ke depannya gimana ya enggak? Iya. Nah, ini saran aja teman-teman sekalian ya. Karena saya juga melihat dari beberapa peserta beberapa peserta yang ikut makami sebelum-sebelumnya itu banyak banget ijazah mereka yang hilang. Nah, baru terasanya ketika mereka mau sertifikasi, mereka mau pindah kerja, pasti sulitnya di sana. Nah, ini sedikit saran ya. Ini memang keluar dari konteks kita sedikit, Teman-teman sekalian ya. Ya, karena saya melihat juga ya polemik yang terjadi untuk sertifikasi itu. Lembaga sertifikasi itu ada yang kadang enggak mau fotokopi ijazah. Enggak mau loh mereka. Nah, seperti itu. Makanya ini saran dari saya. Semua ijazah teman-teman sekalian itu lakukanlah scan. Dian ya. scan itu enggak harus kita lewat printer, kan ada yang namanya aplikasi ya, Cam Scanner ya. Nah, scan aja lewat AP teman-teman sekalian. Jadi ketika ijazah itu hilang kita punya salinan aslinya itu penting banget ya. Ya, Haji mumpunglah kalau memang nanti sekolah ataupun tempat pendidikan kita itu masih ada. Kalau dia sudah bubar gimana? Karena ada beberapa cas terjadi di training, di sertifikasi. Ketika dia mau minta kembali ijazahnya ke sekolahnya, sekolahnya itu udah udah enggak ada, sudah tutup. Itu gimana solusinya? Kan enggak ada solusinya ya. Ya, paling ujung-ujungnya apa ya? Ikut paket C ya. Terutama untuk kita yang sudah masuk fase umur 35 tahun ke atas ya itu sulit ya. Ini sedikit sharing ya. aja ya memang keluar dari konteks sedikit untuk mengantisipasi juga buat teman-teman sekalian ya karena kan kita enggak tahu ya musibah itu datangnya seperti apa ya kan kita enggak tahu. Jadi teman-teman sekalian wajib antisipasi lebih baik ke depannya. Nah lalu apalagi prioritas dari tangkap itu stabilisasi kejadian. Penting enggak stabilisasi kejadian? penting. Kenapa penting? Agar agar orang-orang ketika terjadi keadaan itu enggak panik. Yang panik ketika bencana itu siapa? Teman-teman sekalian menurut teman-teman sekalian yang paling panik ketika terjadi bencana itu siapa? Orang rumah biasanya. Ah, wanita. Heeh. [tertawa] Paling sulit dikontrol itu siapa? Ketika terjadi bencana wanita. Contoh nyatanya apa? Terjadi kebocoran gas di rumah. Panik enggak? Panik. Panik. Seharusnya kita enggak perlu panik kan? Enggak. Kalau terjadi kebocoran di rumah itu kan masuk keadaan darurat ya. Iya. Simpel. ambil kain basah ya ataupun baju teman-teman yang lagi dipakai tuh langsung rendam dalam air taruh di langsung di LPG ya enggak akan meledak kok saya bisa jamin 100% karena kita harus tahu apa saya pernah ngalamin meledak enggak enggak kan enggak belum keluar api cuman gas aja terus keluar ngalir iya tinggal tutup aja enggak Pak bukan begitu penangulangannya nya, Pak. Kalau ditutup tetap masih keluar gas ya. Iya. Cara tutupnya itu harus dengan kain basah. Karena apa? Kita akan mengenal yang dinamakan dengan teori segitiga api. Munculnya api itu kena bagaimana caranya? Pertama adanya sumber bahan bakarnya. Lalu ada lagi udara ya. Lalu apaagi? Sumber sumber panasnya. Ketiga, ketika tiga komponen itu bertemu, dia akan membentuk api. Tapi kalau salah satu dari komponen itu kita cegah, kita hilangkan, dia enggak akan bisa menimbulkan api. Nah, pernah enggak lihat orang melakukan simulasi pemadamkan api dengan karung goni? Pernah. Pernah. Nah, dengan karung goni apa yang dilakukan? Ditutup kan? Tutup sumber apinya itu biar apa? Oksigennya hilang. Hilang ya. Benar enggak oksigennya hilang? Benar. Ketika oksigen hilang kan api enggak bisa nyala. I. Nah, kayak gitu. Makanya ketika terjadi keadaan darurat itu yang paling pertama itu apa? Jangan panik. Ya, contohnya ya di kantorlah. Padahal apa? Di sebelahnya karena udah lihat api, dia tuh langsung panik. Padahal api itu masih dalam skala skala kecil. Betul enggak? Apalagi kalau yang menghadapi itu emak-emak. Yang bikin heboh itu bukan apinya, suara emak-emaknya [tertawa] itu ya. Kalau di perkantoran kayak gitu, Teman-teman sekalian. Nah, itu sulitnya kita mengontrol mengontrol ibu-ibu ketika terjadi kebakaran, gempa bumi dan sebagainya. Yang paling panik itu cewek ketika terjadi bencana dan itu sulit dikontrol. Lalu selanjutnya pengamanan lingkungan hidup dan aset perusahaan. Ya, itu tentunya sangat penting ya karena aset perusahaan itu nilainya enggak dikit ya. Jarang banget aset perusahaan itu ya nilainya di bawah 100 M ya. Pasti nilainya banyak di atas 100 ya. Dan apabila terjadi ya kalau kecewali ya terjadi kebakaran di perusahaan karena disengaja untuk klaim asuransi. Nah, itu beda cerita ya. Karena banyak yang terjadi kayak gitu di zaman saat ini. Emergency respon plan ataupun bisa kita kenal dengan perencanaan sistem tanggap darurat merupakan identifikasi bahaya dan penaksiran risiko. Yang kedua, penakaran sumber daya yang dimiliki. Ya, ini berhubungan dengan kemampuan perusahaan dalam menyediakan fasilitas tanggap daruratnya. Yang ketiga, tinjau ulang rencana yang telah ada. Yang keempat, tentukan tujuan dan ruang lingkupnya. Yang kelima, pilih tipe perencanaan yang akan dibuat. Yang keenam, tentukan tugas-tugas dan tanggung jawab. Yang ketujuh, tentukanlah konsep operasi. Oke. Selanjutnya yang pertama yang harus kita lakukan itu apa? identifikasi bahaya dan penaaksiran risiko atau yang kita kenal dengan risk assessment seperti di Hira ya. Kita melakukan penaksiran risiko. Berapa nilai dari risiko yang akan terjadi ketika bahaya itu enggak bisa dikendalikan. Nah, penjelasannya perkiraakan potensi terjadi yang bahaya di tiap unit kerja ataupun zona. Yang kedua, perkiraan jenis bahaya, ledakan, kebakaran, dan lain-lain. Yang ketiga, perkiraan tingkat paparan jumlah dan karakteristik penghuni, nilai aset, serta dampak lingkungan yang ditimbulkan ketika bencana itu terjadi. Yang kedua, penakaran sumber daya yang dimiliki. Dengan mengetahui tingkat risiko bahaya, apakah sumber daya yang dimiliki cukup memadai untuk menenggulanginya? Yang pertama sumber daya fasilitas peralatan, pasokan, ya. SDM yang berpengalaman, ahli dan terlatih. Itu sangat penting ya. Makanya orang yang berada di dalam struktur organisasi tanggap darurat itu wajib orang yang terlatih. Yang selanjutnya adanya akses akses bantuan, fasilitas dan sarana. Nah, ini yang sama kita sering lihat ya. Jadi di dalam fasilitas dan sarana tangap darur itu ada yang kita kenal dengan sistem proteksi aktif dan pasif ya ataupun bisa kita kenal dengan sistem proteksi pemadam kebakaran aktif dan pasif. Menurut Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 26 Tahun 2008, sistem proteksi kebakaran adalah sistem yang terdiri dari peralatan, sarana serta kelengkapan yang dipasang. pada bangunan dan terdiri dari dua dua jenis yaitu aktif dan dan pasif. Sistem proteksi aktif. Sistem proteksi kebakaran aktif adalah serangkaian peralatan yang dirancang untuk mendeteksi, mengendalikan, dan memadamkan kebakaran. Tujuannya adalah untuk mengurangi resiko kerusakan dan melindungi keselamatan manusia saat terjadinya kebakaran. Nah, menurut teman-teman sekalian, apa aja contoh sistem proteksi kebakaran aktif yang pernah teman-teman lihat? Apa? Banyak tuh di perkantoran, di pabrik. Apa contoh sistem proteksi kebakanan aktif? Apa di atas itu? Apa? Apa-apa yang di atas itu? [tertawa] Sprinkler, Pak. Sprinkler. Sprinkler ya. Heeh. Sprinkler itu salah satu contohnya sistem proteksi aktif, ya. Oke, kita lihat satu-satu. Nah, ini dia. Pernah lihat? Pernahor ya. Ini di tempat umum banyak sekali ya. Benar enggak? Banyak enggak di tempat umum? Di hotel, hotel, di mall, di perkantoran ya? Ada enggak? Ada. Oke, ini dinamakan dengan fire detector. Jadi, Teman-teman sekalian, fire detector itu adalah sistem proteksi pemadam kebakaran untuk mendeteksi keberadaan asap, panas, atau nyala api. Nah, fire detektor itu jenis-jenisnya dinamakan dengan yang pertama itu adalah smoke. Smoke ini untuk apa? untuk mendeteksi asap. Asap. Asap. Yang kedua, heat detector untuk mendeteksi panasnya, Pak. Panas, Pak. Panas. Betul sekali. Panas. Fl nyala. Nyala api. Ya, ini kayak terjadi ledakan. Yang dicek yang pertama kali itu apa? sinal ultraviolet yang ditimbulkan dari api tadi. Nah, itu yang didetect oleh si flam detektor ini. Nah, selanjutnya ada lagi gas detektor. Ini biasanya terpasang di area-area yang rentan ya, terutama di par pabrik kimia tentunya. Nah, ada lagi dinamakan dengan sistem proteksi aktif fire alarm system ataupun kita kenal dengan MCFA master control. master control fire alarm. Nah, pernah lihat enggak di suatu bangunan ada satu ruang di dalamnya terdapat MCF ini. Jadi, terdapat beberapa monitor, Teman-teman sekalian, ya. Tadi monitor itu akan kelihat titik-titik ya, titik-titik di mana terpasangnya fire alarm, di mana terpasangnya smoke detektor. Ya, fungsinya apa? Misalkan kita bekerja di suatu bangunan lantai yang 40 ya. Dari master control fire alarm inilah kita bisa mengontrol dan mengetahui di mana alarm itu berbunyi. Nah, misalkan terjadi bunyi ya itu di lantai 30. Nah, teknisi terdekat bisa kita hubungi untuk mengkantasi keadaan tersebut. Nah, itulah fungsinya untuk memonitor ya, Teman-teman sekalian. ini. Jadi, MCF ini fungsinya lebih ke luas area yang besar ataupun luas daerah ataupun luas area kerjanya itu berlantai-lantai. Kalau perkantorannya sejenis ruko ini enggak perlu buat apa ya? Kalau di ruko mah tinggal teriak aja juga terdengar sampai ke atas ya. Tapi ini skalanya untuk yang luas dan menggunakan lantai-lantai. Contohnya kayak di Jakarta ya, hotel. Perkantoran Jakarta kan sama-sama kita ketahui ya, ada yang lantainya 30, 40, 50. Benar enggak? Enggak mungkin karena orang langsung wah bunyi alam terjadi di lantai 20. Terus lantai 20 ini harus kita cari, kita cek satu-satu di mana alarmnya yang berbunyi. Enggak bisa gitu ya. Nah, makanya fungsi master control fire alarm itu untuk ngedeteksi di titik mana terjadi bunyi alarm tadi. Kan tuh kebaca tuh zona-zonanya. Misal zona A timur, zona B barat, zona B utara. Nah, itu langsung ngebaca di layar MCFI ini. Nah, fungsinya apaagi? Master control fire alarm ini dia nanti juga akan terhubung ke lift. Nah, contohnya misalkan terjadi gempa bumi ya. Terjadi gempa bumi, lift ini sedang standby di lantai 20. Nah, ketika terjadi gempa bumi, otomatis si master controfier alarm ini memberi perintah kepada lift agar lift ini langsung turun ke lantai lantai dasar. Tujuannya apa? Agar orang-orang yang berada di lantai atas tidak melakukan penyelamatan melalui lif. Ya. Ya. Untuk teman-teman ketahui apabila kita berada di gedung dengan lantai tinggi dan terjadi keadaan darurat seperti gempa bumi ataupun kebakaran untuk menyelamatkan diri kita tidak diperbolehkan menggunakan lift ya. Kenapa? Bila terjadi keadaan darurat kan bisa jadi yang pertama listrik padam ataupun sling dari lif-nya bisa putus juga kan kita enggak tahu kondisional ya. Makanya ketika terjadi kaedan darurat di bangunan tinggi tidak boleh menggunakan lift tapi diharuskan menggunakan tangga tangga darurat. Makanya ketika teman-teman sekalian di hotel nginap pasti di setiap kamar tuh diberikan map evakuasi ataupun map evacuation. Ya, kalau teman-teman pernah nginap di hotel, nanti ketika kita baru masuk di pintu hotel, nanti akan terlihat tuh map evakuasi Anda berada di sini. Nah, nanti akan ditunjukin oleh mereka di mana pintu darurat, di mana letak apar, letak sebagai kota dan sebagainya. Itu fungsionalnya. Oke. Nah, selanjutnya sistem proteksi aktif yaitu tadi disebutkan oleh salah satu teman kita Fire Sprinkler. Nah, pernah lihat sprinkler? Ini bentuknya ya. Nah, ini fire sprinkler. Nah, di mana-mananya aja kita ketemui sprinkler ini. Yang sering ke mall pasti sering nemuin. Ini di mana springlar ini? Anda di plaapon, Pak. Atas. Iya, pelapon atas langit-langit. Betul. Maksud saya tuh posisinya di bangunan itu di mana? Kit mall gudang Pak apa? Gudang. Gudang. Gudang restoran dan sebagainya. Nah, paling simpel di mana? Mau bilang bas man. Basemen. Pertikanlah ketika teman-teman sekalian parkir di basem. Lihat di atas mobil teman-teman sekalian itu pasti ada satu sprinkler. Yaah. Coba aja besok main-main ke mall, ke hotel dan sebagainya pasti. Karena itu merupakan standarnya yang wajib ada di setiap satu parkiran mobil wajib ada satu sprinkler di atasnya. Nah, itu adalah standar bangunan gedung ya, Teman-teman sekalian. Seperti itu. Oke. Nah, pernah ya teman-teman lihat macam-macam model sprinkler paling sering yang kita temui yang mana? Ini ya. I. Oke. Pernah lihat juga di sprinkler itu ada tabung seperti ini? Tabung mewarna. Iya, Pak. Pernah, Pak. Pernah lihat. Tahu enggak apa fungsinya? Mungkin untuk mendeteksi ee suhu, Pak. Betul sekali. fungsinya adalah untuk mendeteksi punggung suhu. Jadi, setiap warna yang ada di sprinkler itu ada maksudnya. Contohnya apabila kita menemukan sprinkler berwarna merah. Nah, merah yang ada di dalamnya ini, Teman-teman sekalian adalah air air raksa. Nah, fungsionalnya ketika dia berwarna merah, kita temui di sprinkler, dia akan pecah ketika mencapai suhu 8 derajat celcius ya. Ketika pecah tabung ini maka sisi si sprinkler ini akan menyemprotkan air. Air itu fungsionalnya. Nah, seperti itu. Makanya tergantung lokasi, tergantung warna yang di gunakan menyesuaikan kebutuhannya. Nah, seperti itu. Oke. Terus bagaimana, Pak, kalau dalam keadaan turat belum juga tercapai suhu tersebut? Tapi kita butuh juga nih untuk memadamkan api tersebut. Kebayangkan maksud saya ini gimana? Ya, sudah terjadi kebakaran tapi suhu belum capai 68. Lalu apa langkah yang bisa kita ambil? Memapkan sendiri, nyari apar terdekat. Iya, kalau sempat. Paling simpelnya apa? Ee pecahkan. Pecahkan tabung ini. Pecahkan. Tinggal pecahin aja. Kan pada intinya tabung pecah sprinklernya ialah ialah. itu aja. Oke. Kan kadang orang sudah panik dulu ya lihat api membesar ya. Ya. Tapi sprinkler ini belum juga aktif. Orang awam yang enggak paham dibilangnya sprinkler ini rusak. Padahal itu enggak rusak tapi dia belum mendeteksi suhu sampai nilai ambang batasnya 68 derajat tadi. Derajat 68. Iya. seperti itu. Nah, kalaupun misalkan kita terdesak ya sudah tinggal pecahin aja ininya. Bagaimana kalau Pak? Bagaimana kalau ee spinkler itu ketinggiannya kita tidak nyampai untuk mecahinnya? Oke, ya. Gunakan bantuan ya. Mungkin di sekitar kita itu apa yang ada. Gunakan itu. Oke. Misalkan ada sapu, ada tangkai, ada meja dan sebagainya. Ya, kalau enggak ada sama sekali ya jalan satu-satunya apa ya? Lari ya birin aja udah kebakar ya. Enggak mungkin kan kita enggak ada bantuan di sana untuk memecahkannya enggak ada kursi, enggak ada meja, enggak ada tangkai sapu, enggak ada tiang, ya. Enggak ada yang bisa kita lempar ke springlar itu ya daripada sepatu kita pula kita lemparkan kan enggak akan pecah juga dia. Namanya kacang mungkin kan dengan sepatu kan pecah apalagi sepatu karet akan pecah. Nah seperti itu tuh teman-teman sekalian ya. Ya kalau enggak ada sama sekali jalan satu-satunya lari udah enggak ada ya. Malah kita berusaha untuk matikannya tapi alat yang kita gunakan enggak ada ya. Jujuan kita yang kebakar jadinya. Nah, seperti itu. Itu hanya trik-trik ya apabila terjadi dalam keadaan darurat dan sprinkler ini juga enggak pecah-pecah karena belum mencapai suhunya. Oke, selanjutnya fire suppression system. Nah, fire suppression system ini dia zat yang terkandung di dalamnya itu adalah nah CO2 itu adalah media pemadam kebakaran yang aktif untuk memadamkan peralatan elektronik ataupun bidang elektrikal. Jadi, teman-teman sekalian, FR system ini banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang memiliki jaringan basta seperti perusahaan telekomunikasi, bank-bank. Dia pasti menggunakan ini karena kan base data yang ada di bawah tanah itu kan semuanya digital ya. Nah, itu enggak mungkin menggunakan apar powder karena akan merusak apinya mati tapi barangnya jadi rusak. Makanya setiap barang yang berhubungan dengan elektrikal media pemadamnya itu adalah CO CO2. Oke. Fire hidrant system. Nah, fire hidrant system lagi yang kita lihat. Pernah melihat Idran? Pernah. Ada di kantornya ada. Ada di lokasi kerja ada apa tidak? Tapi saya sering ngelihatnya di jalan Kaise sih, Pak. [tertawa] Oke. Nah, di tempat pasutiana ada? Ada, Pak. Ada. Mas Cikal, Mas Rifki pernah lihat? Ee pernah pas dulu pas magang, Pak. Cuman kalau sekarang di daerah kampus udah jarang banget, Pak. Jarang banget ya, Mas Rizal. Iya, Pak. Pernah lihat ada di kantor? Kalau di kantor enggak ada yang kayak gitu, Pak. Kalau di PltU dulu ada. Ya, pasti ya memang tidak semua perusahaan yang menggunakan hidran ya, tergantung jenis perusahaan dulu dan budgetnya tentunya lah. Oke. Jadi, hidran itu dia memiliki nanti yang dinamakan dengan ground tank ataupun weather reservoer ya. Hidran itu memiliki ruang hidran namanya. Nah, di dalam ruang hidran itu nanti terdapat pompa hidran. Di bawah pompa hidran terdapat gonteng air, tampungan airnya. Nah, seperti itu. Hidran terdapat tiga jenis pompa ya. Yang pertama dinamakan dengan joki pump, electric pump, dan diesel pump. Diesel pump ada ee yang pertama ya, yang paling utama itu pompanya adalah electrical pump. Ini pompa utama karena dia menggunakan daya daya listrik. Yang kedua, pompa diesel. Diesel pump ini akan aktif ketika pompa elektrikalnya mati. Ya, kenapa bisa mati? Yang pertama ketika terjadi bencana otomatis terjadi pemadaman pemadaman listrik. Ketika pemadaman listrik ee berj langsung pompa elektrikalnya mati. Nah, nanti si pompa dieselah yang akan aktif secara otomatis menggantikan kerja dari si pompa elektrikal. Nah, lalu apaagi? Joki pump atau pompa joki itu fungsinya untuk apa? Joki pam ini dia fungsinya untuk menjaga kestabilan tekanan air dari masing-masing pompa tadi ya. Misalkan tekanan air itu kan semakin tinggi lantai semakin kecil tean. Betul enggak? kita nyemprot di lantai 2 ke lantai 10 itu pasti tekanannya berbeda. Di lantai 2 tekanannya pasti masih kencang. Di lantai ke-10 tekanannya makin kecil ya. Karena kita sama-sama tahu ya karakteristik dan sifat air. Air itu kan mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Ketika terjadi pemadaman itu melawan melawan hukum alam. I air itu mengalir dari tempat rendah ke tempat yang tinggi itu melawan hukum hukum alam. Makanya fungsi dari si joki pam itu apa? Untuk menstabilkan tekanan dari si air tadi agar bisa mencapai berapa bar? Misalkan ke lantai 10 itu dibutuhkan 5 bar itu harus tercapai. Kalau enggak nanti airnya kayak kita air wudu nanti ya, mulah rendah seperti itu. Oke, selanjutnya kita mengenal lagi sistem proteksi pasif. Pernah melihat sistem proteksi pasif? Ya, ada contohnya ini mungkin ini kalau di tempat teman-teman sekalian namanya titik titik kumpul kumpul ataupun bisa kita kenal dengan master point. Pernah lihat enggak? Pernah. Kenapa? Ada juga ngelihat enggak jalur evakuasi? Iya. Pintu exit. Lihat enggak? Di kampus, di tempat kerja, di tempat umum pasti sering lihat. Nah, itu semuanya masuk ke dalam sistem proteksi pasif. Nah, kayak pintu evakuasi dan tangga darurat itu juga masuk ke dalam proteksi pa pasif. Nah, seperti itu, Teman-teman sekalian. Nah, pertanyaan saya pintu tangga, pintu tangga darurat ini menurut teman-teman sekalian itu cara bukanya gimana? Ditarik apa didorong? dorong Pak ke bawah ya ke arah ke arah pela belakang ya pintu tangga itu hanya bisa didorong enggak bisa ditarik oke ketika kita sudah mendorong pintu tang pintu tanggap darurat tadi ataupun fire exit tadi sudah berada di dalamnya kita enggak bisa keluar keluar lagi ya. Itu adalah sifat dari pintu tanggap darurat. Ketika kita sudah berada di dalamnya, kita enggak bisa lagi dorong dia keluar atau narik pintu ini keluar. Ya, bagaimanapun caranya. Makanya ketika orang yang membuka tunggu pintu tanggap darurat dan dia berada di lantai 25 misalnya ya dia harus berjalan ke bawah ke pintu paling bawah ke pintu dasar untuk keluar dari tangga tangga darurat. Dulu ketika saya bekerja di salah satu gedung tinggi di Jakarta, pintu tanggap darurat itu itu diganjal semuanya. Nah iya tuh Pak sengaja itu, Pak. sering terjadi, Pak. [tertawa] Iya. Untuk apa? Untuk ya smoking, Pak. Smoking. Iya, betul sekali. [tertawa] Untuk ngerokok. Misalkan saya ataupun misalkan Pak Sutiana dia bekerja di lantai 25. Aduh, asem nih bibir mau ngerokok. Enggak mungkin kan harus ke lantai bawah untuk ngerokok doang. Iya. Nah, makanya banyak pintu tanggap darurat itu diganjal ya, diganjal sama kertas, diganjal sama batu. Tujuan apa ya? Bisa merokok daripada arah daripada harus ke lantai lantai bawah. Nah, itu ah karakter orang yang bekerja di bangunan-bangunan gedung, karyawan-karyawan bangunan bangunan gedung tinggi itu pasti kayak gitu ya. Ngapain gitah di lantai 25 untung rokok doang harus harus ke bawah ya. Enggak logika kan gitu. Coba aja tempatkan pada diri kita mau enggak ke bawah buat ngerokok doang? Enggak juga, Pak. Enggak mau. Kadang jujur saya juga magang juga kadangnya diajak gitu jadi enggak enak kan gitu. Iya memang gitu orang yang bekerja di bangunan tinggi di Jakarta itu ya terutama karyawan itu pasti kayak gitu. Apalagi kalau dia berada di lantai 50 wah udahlah. Nah kan ada dia mau cari smoking room ke bawah ruang tangga darurat itu nanti sudah bau rokok aja semuanya [tertawa] memang kayak gitu ya. Oke selanjutnya kita kenal lagi effect question map. Nah, ini yang saya bilang tadi ya, di setiap bangunan area pekerjaan ini wajib ada, Teman-teman sekalian. Nah, ini buat teman-teman nantinya ini juga harus teman-teman buat di area kantor teman-teman sekalian di kampus ini ada ada enggak di kampusnya, Mas Rik? Ada enggak? Saya di untuk K UPI yang cabang Serang ini ee belum ada, Pak. Soalnya bangunannya juga masih dalam. Iya, Pak. Gitu. Oke. Oke. Nah, evation vi ini seperti yang saya katakan tadi di hotel ada, di tempat-tempat umum pasti ada di mall ini pasti ada. Bisa lihat kan di sini keterangannya posisi APnya di sini ya. Lalu ada lagi eos-nya di sini. Terus ada lagi firepol. Nah, di sini pintu exit-nya exit location kan bisa kelihat tuh bisa baca map kan. Nah, kayak gitu teman-teman sekalian. Oke, inilah fungsi dari evacuation map ya. Jadi sivacuation map ini cara buatnya dari mana? Dari cetak biru perusahaan. Ya, ngapain kita e repor-repot ngedesain ngedesain tempat kerjanya? Karena sudah ada cetak birunya. Minta aja sebagai ke bagian engineeringnya, soft file-nya. Dari soft file itulah nanti kita rancang di mana letak pintu evakuasinya, di mana posisi APARnya, di mana posisi P3K-nya. Nah, itulah fungsinya ya. Oke, selanjutnya fasilitas keadaan emergency. Nah, ada lagi megapon. Tahu megapon? Tahu ora? Enggak tahu, Pak. Saya baru mendengar tah megapon. Ada yang tahu yang bentuknya kayak suara itu bukan, Pak. Tapi dia dipegang gitu, Pak. Iya. Toa. Ah, iya. Itu kalau bahasa bahasa kampungnya itu toa namanya. Pernah tahu taa? Tahu. Kalau orang demonstrasi pernah lihat enggak dia pakai gituan tuh? Sering. Pernah lihat enggak? Nah, itu namanya Mega. Oh, Megapon. Megapon bukan Megawati ya. Megapon namanya ya. Oke. Lalu ada lagi SCBA, self content. Biting aparatus. Nah, ini dia SC B B. Nah, ini yang dinampakan CBA. Satu peralatan lengkap ini itu dinamakan CBA. Fungsi apa? Untuk membantu seseorang bernapas ketika contohnya melakukan penyelamatan di kebakaran. Nah, menurut teman-teman sekalian yang bahaya di kebakaran itu apa? Api apa asap? Asap. Betul sekali. Yang bayar itu asap, Teman-teman sekalian, bukan api. Oke. Contohnya kayak orang yang terjebak di dalam suatu bangunan yang terbakar ya. Padahal apinya belum seberapa tapi asapnya sudah membumbung tinggi. Orang tuh mati kenapa? Sesak napas. Sesak napas. Matinya karena asap dulu baru dia terbakar. Bukan dia terbakar dulu baru mati karena asap. Enggak. Setiap orang yang mati di kebakaran dia tuh mati karena asapnya dahulu. Bukan karena dia terbakarnya mati pertamanya itu bukan karena terbakarnya tapi karena menghirup asap tadi. Sesak. Contoh aja teman-teman sekalian sanggup enggak menghirup udara dari kenal port kendaraan? Enggak sanggup enggak? Enggak sanggup kan? Nah, itu baru istilahnya CO CO2 kadarnya masih rendah. Bayangin kalau terjadi kebakaran gimana asapnya. Nah, makanya kan ada namanya di dalam SOP tanggap darurat kebakaran ketika seseorang akan menyelamatkan diri di dalam di keadaan darurat kebakaran itu dia wajib apa? Merangka. enggak berlari. Kenapa harus merangka? Karena udara yang di bawah itu lebih bagus daripada udara yang di atas. Makanya ketika terjadi kebakaran itu disarankan untuk merangka. Kebayangkan lihat anak kecil merangka? Nah, kayak gitu pula ketika terjadi kebakaran. kita jangan berlari karena berlari kan kita akan menghirup langsung udara tersebut, asap tersebut. Tapi kan ketika di bawah asap itu belum ada masih aman udaranya masih bersihlah daripada udara ketika kita berdiri. Nah, seperti itu teknik tekniknya simpel tapi banyak orang yang belum paham. Makanya banyak orang yang meninggal ketika terjadi keadaan darurat. seperti itu ya. Makanya penting banget simulasi tanggap darurat itu buat itu teman-teman sekalian untuk memberikan pengetahuan kepada para pekerja. itu fungsionalnya sebenarnya lampu senter ya itu berfungsi karena kenapa berfungsi lampu senter untuk keadaan emergency agar bisa melihat Pak dalam kegelapan jika terjadiem apa mati lampu Pak mungkin betul sekali jawaban yang sangat betul ya itu pentingnya lampu senter teman-teman sekalian oke Pak kan punya Pak lampu HP ya. Lighting HP kan ada Pak. Iya ada kan sampai berapa sanggup tahannya ya? Enggak HP kita kan pentingan mana kita hidupin lampu HP daripada kita aktifin chat kita. Milih mana? Hidupin chat ataupun milih chat apa milih senter HP? pilihan yang berat ya. Berat Pak. Oke. Kalau saya pun pribadi saya lebih memilih chat HP, Pak. Iya. Penting banget kan? Nah, itulah fungsi dari lampu senter tadi. Baju pemadam. Nah, ini wajib ada terutama untuk perusa-perusaha yang memiliki tim pemadam kebakaran. Lalu ada lagi respirator. Tandu. Nah, ini dia tandu. Bahasa ajak selnya itu stretcher. Lalu ada lagi perkakas, salat bantu, pemadam, kapak, linggis, dan lain-lain. Lalu ada lagier ya. ini dinamakan dengan evac kursi evakuasi. Jadi kursi evakuasi ini fungsionalnya apa? Untuk membantu menyamakan orang yang berada di di lantai-lantai tinggi terutama untuk orang yang berkebutuhan khusus, ibu hamil, lansia, disabil disabilitas. Oke. Nah, ini contoh pelatihan untuk tim darurat. Cara memadamkan api dengan menggunakan karunggoni basah. Cara menggunakan hidran. Nah, pengoperasian hidran itu tidak bisa dilakukan oleh satu orang ya, minimal 3 sampai empat orang. orang seperti gambar di samping dia wajib membentuk formasi kalau enggak nanti bisa kelempar-kelempar mereka. Tekanan air hidran itu besar, Teman-teman sekalian. Jangan dikira itu lunak ya. Pernah teman-teman lihat tekanan cucian mobil? Cucian motor kan kencang ya. Iya. Nah, lebih kencang lagi tekanan air hidran itu bisa 2 bar sampai 6 bar. Bayangin aja ini bar loh teman-teman sekalian ya. Itu kencang banget. Makanya ketika kita melakukan simulasi, nah itu harus saling membentuk formasi seperti ini. Salah satunya untuk mengantisipasi selang ini apa ya istilahnya ya selang itu enggak bisa dipegang apa namanya liar jadinya. Nah, seperti itu. Oke. Lalu apalagi contoh pelatihan tim darurat ini? Pelatihan P3K. pernah ikut pelatihan P3K seminar dan sebagainya. Contohnya bagaimana cara menolong orang ketika pingsan? CPR yang ada tuh kayak kita tekan dadanya kayak gini nih. Pernah lihat kayak di film-film? Nah, itu namanya CPR ya. Ya, bentuknya simpel, gampang, tapi sering disepelekan. Oke. Oke. Dan ini adalah training drill. Ini maksudnya training drill ini rencana pelatihannya dalam 12 bulan kalender kerja. Oke. Nah, ini hanya sebagai contoh saja. Ini adalah perencanaan yang akan dilakukan oleh teman-teman sekalian. Berarti setiap ada perencanaan wajib ada pelaksanaan. Nah, inilah tugas teman-teman sekalian untuk pelaksanaannya. Oke, emergency contact number. Nah, ada enggak di perusahaan teman-teman sekalian di kampus? Ada enggak, Mas Rizal? Ada. Pernah lihat enggak? Ada, Pak. Di ada keset juga ada. Biasanya terpampang di situ. Iya. Penting enggak? penting, Pak. Penting. Ya, ini sangat penting, Teman-teman sekalian. Kenapa dikatakan sangat penting? Agar kita bisa tahu siapa yang harus kita hubungi ketika terjadinya keadaan darurat. Ya, kalau terjadi misalkan kebakaran, gempa bumi, kecelakaan kerja, otomatis kita harus menghubungi pimpinan tertinggi kita. Halo. Nomor security penting enggak menurut teman-teman sekalian, nomor security itu penting enggak? Penting, Pak. Penting. Ya, security itu dia di dalam sistem tanggap darurat masuk ke dalam garda terdepan juga. Makanya di dalam struktur organisasi tanggap darurat, security itu kadang menjadi ketua tanggap darurat. Nah, seperti itu ya, Teman-teman sekalian ya. Jadi, sekurity itu merupakan elemen yang penting di dalam penerapan tanggap darurat tadi. Oke. Lalu selanjutnya tinjauan ulang rencana yang telah ada. Nah, tinjauan ulang rencana yang telah ada ini maksudnya apa? Ketika kita sudah membuat SOP tanggap darurat itu wajib di disimulasikan. Kalau enggak kita dari mana tahu rencana ataupun SOP tanggap darurat kita itu bagus apa enggak. Otomatis dari adanya PR praktik. Yang keempat, tujuan dan ruang lingkup. Apa yang diharapkan tujuan rumusan tanggap darurat maka itu wajib terapply. Misalkan tujuannya untuk menyemabkan manusia ee para pekerja dan aset perusahaan. Nah, itu wajib menjadi indikator paling utama di dalam SOP tanggap darurat tadi. Oke, tujuan utama STD sama dengan yang tadi ya. Nah, ini adalah ruang lingkup dari rencana tanggap darurat. Yang pertama, aspek kemanusiaan bisa dilihat otomatis untuk melindungi pegawai dan penduduk sekitar yang ada di lokasi perusahaan. Lalu ada lagi penyelamatan pengobatan pada yang terluka. Membantu pihak lain bila di diperlukan. Lalu ada lagi aspek pencegahan kerugian, aspek komersial dan legalitas. Izin, Pak. Kalau yang kebakaran hutan itu ngambil airnya di mana, ya, Pak? Di mana? Gimana? Gimana? Kalau kebakaran hutan itu ngambil airnya di mana ya, Pak? Nah, untuk kebakaran hutan kan dia memiliki istilahnya kalau bahasa di kampung kita itu aliran-aliran kecil, pematang-pematang. Nah, itu hanya bisa digunakan untuk api api awal. Kalau sudah skala besar itu enggak bisa. Itu wajib meminta bantuan ke siapa? Pertama yang tadi tim Damkar, yang kedua pemerintah setempat. Ya, makanya kan kalau kita lihat seperti yang terjadi di Riau ya. Riau itu kan sering dalam 1 tahun kebakaran hutan yang disengaja ya. ini disengaja ya bahasanya ya bukan bukan terjadi dengan sedemikian rupa lah karena proses alam enggak itu karena proses manusia sendiri sengaja dibakar untuk pembukaan lahan sakit nah itu ya seperti itu, Teman-teman sekalian. Makanya ketika terjadi kebakar hutan itu enggak bisa seorang seseorang pun yang mengendalikannya. Kanena ada teori lama ya. Apabila kita melihat kebakaran dalam skala kecil itu bisa dipadamkan dengan apa? Pa pasir atau tanah. Nah, tapi kalau yang saya bilang itu apinya masih ke kecil yang masih bisa dikendalikan. Tapi kan kalau di hutan yang kita ketahui tadi segitiga api ada udara, sumber panas dan bahan bakar. Nah, di hutan yang di di hutan tuh apa yang bikin sulit dikontrol kebakarannya? Angin. Kalau ada fatar kan enak ya bisa dikendalikan anginnya. Tapi kan di real di real life-nya enggak ada yang seperti itu. Makanya kebakaran hutan itu sangat sulit untuk diatasi kecuali dengan adanya bantuan pemerintah. Nah, biasanya di hutan-hutan kita itu juga ada namanya polisi polisi hutan. Hutan. Nah, polisi hutan ini namanya Agni. Agni. Nah, dia itulah nanti selain sebagai polisi hutan, mereka juga memiliki keterampilan untuk memadamkan api. Nah, seperti itu. Oke, SOP ya. SOP ini sama-sama kita ketahui ya, terutama kita yang telah bekerja ke mana-mana, otomatis kita tahu ya bahwa SOP itu merupakan bagian penting dari sebuah perusahaan ya. Karena dari SOP itulah seseorang tahu bagaimana alur pekerjaan yang baik itu, bagaimana pekerjaan itu bisa berlangsung dengan cepat, efektif, dan akurat tentunya. Begitupun di dalam sistem tanggap darurat ini. Oke, inilah skema pembuatan prosedur tanggap darurat. Nah, bisa dilihat. Oke. Yang pertama itu apa yang harus dilakukan? Bentuk. Bentuk timnya. Kalau enggak ada timnya, apa yang harus dilakukan? Otomatis ya wajib kita pilih dulu timnya. Apa-apa aja tim yang harus ada. Misalkan timnya itu ketuanya siapa, wakil ketua siapa? Tim pemadam kebakaran siapa? Tim P3K siapa? Tim pengamanan siapa? tim penanganan tumpahan, tim penyelamat dokumen. Nah, itu semuanya tim yang wajib ada di dalam struktur organisasi tanggap darurat. Lalu selanjutnya, tentukanlah tujuan lingkup dari sistem tanggap darurat itu. Lalu lakukanlah identifikasi potensi bahaya. Lalu lakukan penganalisaan ataupun penilaian resiko dari bahaya yang ada. Lalu kita lakukan upaya minimalisasi risiko dengan apa? Metode hierarki kontrol. Lalu kita identifikasilah kebutuhan sarana dan SDM-nya. Lalu bentuklah organisasi tanggap darurat dan tanggung jawab. Susun prosedur, sosialisasi prosedur tadi. Lalu lakukanlah emergency drill ataupun simulasi tanggap darurat. Lalu yang terakhir itu EVA evaluasi. Oke. Bantuan luar terorganisir dan pertolongan bersama. Ya, ini biasanya adalah bentuk kerja sama perusahaan dengan pihak ketiga seperti tim Damkar, tim pemadam kebakaran daerah. Lalu contohnya apaagi? BN apa tadi? BNPB BNPB Badan Penanggulangan Bencana Badan Nasional Penanggulangan Ben Bencana BNPMB ya itu wajib ada bentuk kerja samamanya. Ini adalah contoh struktur emergency respon plan. bisa dilihat ada dimulai dengan adanya ketua ya biasanya ketua itu dipimpin oleh chief security lalu wakil ketuanya adalah seorang ahli K3 ahli ketiga umum bisa lalu di dalam struktur organisasi itu wajib ada regu pemadam kebakaran, regu P3K, regu keamanan, regu evakuasi. regu komunikasi, regu logistik, dan humas. Nanti bisa ditambahkan lagi terserah apa bentuk regunya menyesuaikan dengan kebutuhan organisasinya. Mungkin bisa ditambahkan regu penyelamat dokumen bisa ya itu bisa ditambahkan. Oke, selanjutnya ya tugas tanggung jawab ini itu penting ya. Ketika kita membentuk sebuah struktur dengan adanya regu-regu ini, dari masing-masing regu ini wajib dibuatkan tugas dan tanggung jawab mereka. Jadi mereka tahu apa yang harus dilakukan oleh masing-masing anggota regu tersebut. Nah, seperti itu. Nah, ini contohnya tugas dan tanggung jawab tadi. Contohnya seperti apabila terjadi kebakaran atau ledakan. Orang yang pertama berada di tempat itu fungsinya apa? Mengambil alih insiden lalu membunyikan alarm. Nah, orang yang pertama melihat terjadinya kebakaran wajib melakukan pemadaman. Ya, awal mula api misalkan terjadi kebakaran di dekat Mas Rizal, di dekat Mas Rizal ada apar. Nah, Mas Rizal wajib langsung melakukan pema pemadaman. Kalau enggak bisa padam dengan apar, berarti Mas Rizal wajib membunyikan alarm. Nah, itu salah satu bentuk tanggung jawabnya bagi orang yang pertama berada di lokasi keadaan darurat. Nah, seperti itu. Maka dia harus dibentuk tanggung jawabnya. Konsep operasi ini maksudnya kita sebagai tim tanggap darurat wajib memprediksikan skenario penyebaran api, panas, asap, gas, dan apabila terjadi gempa bumi harus dibawa ke mana para pekerja ini diarahkannya. titik kumpulnya di mana ya, pintu exit dan sebagainya harus dijaga juga ketika terjadi keadaan darurat. Nah, ini adalah faktor kegagalan dari sebuah sistem tanggap darurat. Kenapa bisa terjadi gagal? Pertama, kurangnya dukungan manajemen puncak. Betul enggak? Betul enggak, Teman-teman sekalian? Kurangnya dukungan manajemen puncak itu berpengaruh enggak? Berpengaruh. Kenapa bisa berpengaruh? Karena kan kita butuh butuh budget. Benar enggak? Kalau enggak ada persetujuan dari bos budget untuk kita pengadaan, gimana? Apakah program kita bisa berjalan? Apakah kebutuhan kerja kita bisa terpenuhi? Tentunya ti tidak. Oke. Kurangnya keterlibatan dan dukungan pekerja ya itu betul. kurang atau tidak adanya perencanaan. Lalu selanjutnya kurangnya pelatihan dan pendidikan ya kurangnya adanya sertifikasi di perusahaan bagi para karyawan. Tidak adanya penanggung jawab yang ditunjuk khusus untuk mengkoordini RSTD ataupun tidak adanya ketua dari organisasi sistem tanggap daruratnya. Sistem tangah darurat tidak dievaluasi atau disempurnakan secara berkala. Sistem komunikasi dan peringatan ini tidak memadai, tidak terintegrasi dengan prosedur operasi lainnya. Pekerja tidak dijelaskan mengenai tindakan ataupun langkah yang dilakukan jika terjadi keadaan darurat. Oke, sampai di sini ada yang mau bertanya terkait tanggap darurat? Ada yang mau bertanya? Ada yang mau bertanya? Kalau enggak ada kita lanjut materi selanjutnya ya. Iya, Pak. Lanjut, Pak. Oke. Biar cepat kelar teman-teman bisa istirahat juga ya. Oke, selanjutnya work permit. Apa itu? Izin kerja, Pak. Izin kerja. Betul sekali. Ada yang pernah bikin izin kerja? Ada yang pernah bikin izin kerja di sini atau ada yang pernah mengajukan izin kerja? Atau ada yang pernah membaca izin kerja dulu deh. Belum pernah. [tertawa] Gimana? Sudah pernah belum? Tiap hari. Tiap hari. Izin kerja apa tuh? Masuk jenis izin kerjanya apa? Pekerjaan dingin, panas, ketinggian. Hotwap ketinggi ketinggian. Permit ketinggian sama JSA juga bikin. Oke, bagus. Berarti sudah pernah melihat dari sebuah form working perit ya. Oke. Apa itu work permit? Nah, izin kerja adalah sebuah sistem izin bekerja tertulis formal yang digunakan untuk mengontrol jenis pekerjaan tertentu yang berpotensi. Bahaya. Nah, ketika kita melakukan pengelasan, wajib apa enggak ada izin kerjanya? Wajib. Wajib. Kenapa wajib? Karena pekerjaan pengelasan berpotensi ada bahayanya. Ada bahaya berarti ada risiko. Ada risiko berarti ada konsekuensi. Oke. Makanya pentingnya wajib ada izin kerja. Izin kerja di dalam di dalam hierarki pengendalian risiko masuk ke dalam metode apa? Administrasi kon konstruksi. Administrasi kontrol [tertawa] yang tadi malam sudah lupa aja. T malam ada eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, teknik, administrasi kontrol, dan AD PD ya. Oke, ini Pak Suti mulai ngantuk sepertinya. [tertawa] Pulang kerja, Pak. Pulang kerja ya. Enggak apa-apa nyantai aja sambil ngopi. Enggak apa-apa kalau mau merokok off cam aja. Oke. Oke, Teman-teman di sini ada yang ngerokok? Pasti ya. Pasti pasti pasti. Mas Rizal ngerokok juga enggak, Pak? Oh, enggak sama seperti saya. [tertawa] Oke, berarti kita malam ini terbagi dua aliran ya. Aliran merokok dan tidak merokok. [tertawa] Nah, kalau mau merokok enggak apa-apa saya persilakan. Tapi silakan kameranya dinonaktifkan terlebih dahulu ya. Enggak apa-apa sambil didangarkan sambil merokok biar lebih rileks. Oke. Kalau mau makan sambil ngunyah-ngunyah boleh juga ya. Sambil ngecas HP boleh, sambil sosm juga boleh. Yang penting jangan sampai ketiduran. Itu aja. Oke. Karena saya pernah ngajar pesertanya tidur. Kenapa? karena dia berada di wilayah wilayah timur di Merauke pesertanya beda 2 jam waktunya dan kita sekarang kita pukul 0.30 di sana sudah .30 ngantuklah pasti ya. Oke. Kalau kelarnya di jam 11.30 berarti di sana sudah .30 ya. Wajar mereka ketiduran. Oke, selanjutnya untuk apa sistem izin kerja itu dibuat? Nah, yang pertama kenapa izin kerja itu wajib dibuat? Memastikan bahwa risiko selama pelaksanaan aktivitas pekerjaan diturunkan sampai ke level yang dapat diterima. Betul enggak? Betul. Dari adanya izin kerja itu kita bisa memastikan bahwasanya area tempat pekerjaan akan dilakukan itu telah aman. Karena kan biasanya ya di konsep pengajuan working permit, setiap working permit yang diajukan itu wajib dicocokkan terlebih dahulu di lapangan. Tapi kan kenyataan yang sering terjadi, working permit diajukan ya sudah ditandatangani aja. Jarang di verifikasi di area. Benar Pak. Benar enggak? Benar. Benar. Ya memang itu faktanya. Contohnya apa? Di working permit tertulis ada rambu ya, ada spanduk dan sebagainya. Ketika dicek di lapangan itu tidak ada. Ya. Iya. Nah, jadi hanya sebatas tertulis saja. Makanya setiap pengajuan working permit misalnya kan kita owner nih, terus kontraktor kita ngajuin working permit izin kerja. Kita sebagai owner wajib memverifikasi working permit tadi itu di lapangan menyesuaikan keadaan realnya gimana. Kalau enggak ada kita bisa menolak permit tersebut. Kenapa lebih bagus kita tolak daripada kita tanda tangan terus terjadi kecelakaan yang akan terjadi tersangkaannya otomatis kita berarti tetap ya Pak perusahaan bertanggung jawab gitu ya Pak. Iya bertanggung jawab walaupun kita sebagai owner ya. Kenapa kita kesetujui working permitnya? Contohnya nih di work permit itu APD di bagian kolom APD di ceklist helm safety full body harness sepatu safety sarung tangan ya rompi. Tetapi ketika pekerjaan itu berlangsung body harness enggak ada, belum dibeli alasannya ya. Helem ada tapi enggak layak. Nah, seperti itu. Makanya ketika pengajuan working permit itu wajib misalkan dih-7 di-3. Fungsionalnya apa? Untuk ngecek kesesuaian antara working permit dan kondisi real yang ada di lapangan. Jadi working permit itu bukan hanya sebatas kertas doang, tapi dia ada kekuatan di sana untuk memastikan pekerjaan itu berlangsung dengan aman. Sama aja dulu di zaman COVID ketika kita akan melakukan penerbangan kita dicek enggak? Cek ya. Salah satunya apa? swap ya swap-swap apa atau apalah namanya itu ya enggak? Nah, kalau misalkan kalau misalkan suap itu enggak dilaksanakan, berarti penyebaran coronanya bisa saja terjadi. Terjadi. Nah, seperti itu. Makanya pentingnya penyelarasan, penyesuaian antara di kertas dengan yang ada di di lapangan tadi. Working permit ketika diajukan dia juga wajib melampirkan beberapa item. Contohnya ketika kita ngajuin working permit, kita kontraktor nih teman-teman sekalian kita akan mengajukan working permit kepada owner. Workoing permit yang kita ajukan itu di dalamnya wajib ada yang pertama JSA, SOP, daftar nama pekerja. Oke. Lalu apaagi? Form inspeksi alat itu wajib ada. Nah, seperti itu ya. Jadi ketika kita ngajuin Wik Permit itu bukan secari kertas saja, tapi wajib dilengkapi dengan peretelannya. Nah, ketika kamu sebagai owner, ketika Anda sebagai owner, lalu Anda menemukanlah ya izin kerja itu hanya secari kertas langsung aja silang silang, silang, silang. Udah ya. Karena kan di SOP working permit kita sudah menyebutkan ketika working permit diajukan itu wajib dihamin 3. Misalkan working permit harus disertakan dengan kelengkapan dokumen seperti JSA, form inspeksi, form nama peserta ee form mohon maaf ee list daftar pekerja, list daftar alat. Nah, seperti itu nanti silakan ditambahkan. Itulah fungsinya dari izin kerja. Kalau di migas kurang salah satu itu pasti dicoret enggak diterima work permitnya. Karena di sektoral industrial migas pengajuan permit itu H-7 enggak ada -1 ataupun pekerjaan sudah berlangsung permitnya juga belum ada. Itu banyak ditemukan. Yakin enggak pekerjaan sudah berlangsung tapi permennya enggak ada. Sering terjadi. Sering terjadi di mana? Di konstruksi. Iya, benar sekali. Itu pasti bukan barang langka itu ya. Barang yang sering ditemukan itu ya. Pekerjaan ada ya. Sebenarnya kemarin pekerjaan itu belum ada, ternyata besok hari pekerjaan itu ada sendiri dia, tapi permitnya enggak ada. Itu sering ditemukan. Nah, kita sebagai orang ketiga ketika itu terjadi kesal enggak? Kesal banget. Kesal ya. Kenapa SPV enggak ngelapor ya? Kenapa SPV enggak bilang ke kita bahwa ada pekerjaan besok? Nah, nanti apa alasan SPV? Progres. lupa ngurus progres. Nah, itu sudah alasan klasik SPV di lapangan. Oke, selanjutnya tujuan dari Permen itu apa? Permen itu yang pertama bertujuan untuk mendefinisikan pekerjaan dengan jelas. Betul enggak? Betul. Misalkan pekerjaan yang akan dilaksanakan hari ini apa? Pengelasan pipa di workshop. Nah, seperti itu. Nah, terus kalau di kayak kita dikonstruksi ya, ada orang yang melakukan pekerjaan di atas, ada orang yang melakukan pekerjaan di bawah. Nah, izin kerja mana yang lebih dahulukan pekerjaan di di atas daripada pekerjaan di di bawah atau caranya mensiasatinya dari jam pagi sampai makan siang pekerjaan di atas terlebih dahulu dilaksanakan. Dari setelah isoma ke sore baru pekerjaan di bawah. Jadi enggak bisa nih. Tapi ya real di lapangan itu tumpang tindih. Enggak ada yang mau mengalah. Kenapa? Karena kelemahan sistem dari si owner tadi. Makanya banyak di lapangan kita temukan pekerjaan itu tumpang tindih. orang bekerja di bawah, di atas juga ada yang bekerja seperti itu. Oke, selanjutnya petugas yang bertanggung jawab terhadap operasinya tuh ketahuan siapa orangnya. Mengidentifikasi petugas yang terlibat dan bertanggung jawab terhadap seluruh pekerjaan, mengidentifikasi fungsi yang terlibat terhadap proyek tersebut dan penetapan proses komunikasinya. Pekerjaan dilakukan oleh petugas yang berwenang. Ya, maksudnya pekerjaan yang dilakukan di hari itu adalah orang yang ahli di bidangnya. Prosedur pengalian pekerjaan dari status operasi ke pemeliharaan dan sebaliknya. Fungsi PTW yang pertama adalah sebagai otorisasi kewenangan. Yang kedua, pengendalian dan pengawasaan kerja sehingga terlaksana dengan baik dan dan aman. Yang ketiga, pertanggungjawaban. Yang keempat, penanganan bahaya dan menguraikan aturan yang harus diikuti. Yang kelima, sebagai bentuk dokumen dokumentasi. Kapan izin kerja diperlukan? Yang pertama ketika seseorang bekerja di ketinggian. Melakukan kegiatan maintenance ataupun kalau di pabrik itu bahasanya shutdown. Lalu ada lagi melakukan kegiatan perbaikan atau pemeliharaan peralatan. Melakukan kegiatan yang berhubungan dengan mesin berputar ataupun bergerak. ya contohnya operator-operator for clip kren dan sebagainya. Melakukan kegiatan yang berhubungan dengan bahan radioaktif. Melakukan kegiatan penguncian atau isolasi sumber baya atau biasa kita kenal dengan logout take out loto. Nah, permit to work isinya apa-apa aja? Yang pertama memuat judul pekerjaan, lokasi kerja dan nomor peralatan. Detail langkah kerja dan peralatan yang digunakan detail dari potensi baya ini JSA. Detail dari pengendalian bahaya ini masih masuk JSA. Detail dari alat pelindung diri. Nah, ini keterangan anggota lain yang harus menyetujui PTW. berarti harus ada lebih dari satu orang yang menyetujui PTW tersebut. Contohnya mungkin orang ketiga, pertama manajer area ya, lalu supervisornya ataupun engineer-nya. Oke. Selanjutnya kita kenal lagi jenis-jenis sistem izin kerja. Nah, ini izin kerja panas. Apa saja contoh izin kerja panas? Perlasan. Ya, betul. Apalagi gerinda mungkin B. Iya, betul sekali. penggerinda apalagi pokoknya setiap aktivitas pekerjaan yang menghasilkan api itu masuk ke dalam izin kerja panas panas. Oke. Oke. Ini contoh dari izin kerja panas. Ini saya adopsi dari Total INP Indonesia ya. Ini bentuk izin kerja yang detail ya. Izin kerja yang teman-teman sekalian seperti ini apa tidak? Beda Pak. Beda. Beda. Lebih simpel ya? Iya. Iya. Tahu kenapa disimpelkan? agar mudah dipahami dan dibaca, Pak. Agar mudah dipahami dan dibaca agar enggak bikin ribet. Ribet. Ribet ya. Itu intinya. Oke. Nah, kalau di migas itu enggak bisa ya. Kalau di migas itu harus benar-benar rinci. Nah, ini juga harus dipahami oleh teman-teman sekalian. ee izin kerja itu, Teman-teman sekalian, ee harus dilakukan ee mohon maaf, izin kerja itu formnya tidak baku. Nah, kenapa saya bilang tidak baku? Dia seperti form Hira, tidak ada ketentuan khusus bentuk formnya harus bagaimana. Makanya kan saya bilang tadi di perusahaan teman-teman sekalian bentuk form izin kerja seperti yang ada di layar apa enggak? Enggak kan? Nah, itu menandakan setiap form izin kerja di setiap perusahaan itu pasti berbeda-beda. Nah, seperti itu. Kadang ada di dalam izin kerja itu ataupun di dalam form izin kerja itu ada tabel JSA-nya, job safety analysis. Ada. Tapi ada juga di beberapa perusahaan izin kerjanya itu untuk JSA-nya harus terpisah. Nah, seperti itu ya. Oke. Lalu kita lihat lagi izin kerja dingin. Nah, ini dia izin kerja dingin. Izin kerja dingin itu diperlukan untuk pekerjaan yang berhubungan dengan pekerjaan konstruksen, perawatan, perbaikan yang sifatnya tidak rutin. Contohnya apa? Apa contohnya? Apa contohnya? Izin kerja dingin. Pengecatan ya. Pokoknya setiap pekerjaan yang tidak menimbulkan sumber api itu masuk ke dalam izin kerja dingin. Terutama pekerjaan yang berhubungan dengan sipil. seperti instalasi scaffolding, uninstall scaffolding, pembongkaran scaffolding, ya. Terus apalagi? Pekerjaan sipil itu juga masuk ke dalam izin kerja dingin. Oke, mungkin teman-teman sekalian baru menemukan izin kerja panas terus ya. Iya, iya. Nah, izin kerja dingin itu juga penting. Nah, seperti contohnya kayak orang pembongkaran scoffolding ya. Emang pembongkaran scolding mau dimasukin ke izin kerja panas kan? Enggak kan? Kan enggak nimbulin api. Kalau aspal itu termasuk, Pak. Kalau aspal itu masuk izin kerja apa? Ee menurut, Pak. Betul. izin. Tapi kalau di real-nya itu itu masuk izin kerja panas. Walaupun dia masuk dalam pekerjaan sipil, tapi dia berhubungan dengan suhu. Suhu. Oke. Aspal panas enggak? Panas, Pak. Panas. Kalau terkena kulit? Lepuh. Lepuh. Jadi kecelakaan kerja. Nah, satu lagi teman-teman sekalian yang harus teman-teman pahami ya. Kadang di satu pekerjaan itu terdapat dua izin kerja. Betul enggak? Contohnya kayak pekerjaan scaffolding ini. Ini selain izin kerja dingin, dia butuh izin kerja apa lagi? Tinggian, Pak. Betul sekali. Ketinggian berarti kita harus mengujudkan dua permit. Dua permit. Satu untuk pekerjaan pembongkarannya izin kerja dingin. Yang satu lagi izin kerja keting panas. Ketinggian ketinggian. Oke. Sampai di sini paham? Paham? Paham. Paham Pak. Nah, kita harus mengenal dulu. Makanya kan di form izin kerja itu wajib memasukkan judul izin izin kerja agar tahu sifat pekerjaannya itu apa, apakah ada pekerjaan di ketinggian. Nah, seperti itu. Oke. Nah, ini adalah bentuk ee form-nya. Oke, kita lanjut. Jenis-jenis sistem izin kerja selanjutnya adalah izin kerja ruang terbatas, convin space. Ya, di kerja terbatas bisa dilihat teman-teman sekalian orang yang melakukan pekerjaan di dalam ruang ini. Oke. Surat izin kerja memasuki ruang terbatas ini diperlukan apabila seseorang baik seluruh tubuhnya atau sebagian tubuhnya harus masuk ke dalam ruangan terbatas. Oke, paham maksudnya? Jadi apakah tubuhnya berada di luar separuh, di dalam separuh atau dia harus masuk secara keseluruhan tubuhnya ke dalam ruang terbatas? Itu wajib ada izin kerjanya. Contohnya memasuki tangki, vesel, separator, memasuki sewer, bugpit, lubang galian dengan kedalaman lebih dari 1,3 m. Izin memasuki ruang terbatas dibutuhkan apabila memiliki salah satu dari beberapa karakter berikut. Yang pertama, terdapat kandungan atau potensial mengandung gas atmosfer berbahaya. Terdapat kandungan bahan yang potensial menyebabkan tertutupnya atau terliputinya akses masuk ke dalamnya. Memiliki konfigurasi akses masuk yang menjadi jebakan seperti sesak. napas. Terdapat kandungan bahan lain yang dapat menyebabkan bahaya serius terhadap keselamatan dan kesehatan. Izin kerja ruang terbatas yang tidak memerlukan permit apa? Yang pertama, tidak mengandung atau terdapat bahaya dari gas atmosfer di dalamnya. Itu enggak perlu. Misalkan di dalam ruang tertentas tersebut masih baru. Iya, kayak kita bikin tangki timbun ya. Itu kan ruang terbatas. Tapi kan karena dia sifatnya baru belum pernah diisi oleh bahan kimia berarti itu tidak perlu ada apa izinnya? Izin permit. Iya, betul. Itu salah satunya contohnya. Oke. Nah, ini contohnya dari izin kerja ruang terbatas. Nah, di dalam inin kerja ruang terbatas kita wajib melakukan pengetesan. Nah, ini pengetesannya. Kita harus ngecek kadar oksigen. Lel ini adalah ini dia Lel gas atau uap yang mudah menyala. Lalu kita harus ngecek kadar CO. Lalu kita harus ngecek H2S. Lalu kita harus ngecek SO2 dan NO2-nya. Kenapa oksigen dicek, Pak? Kan oksigen enggak masalah seharusnya, Pak. Kenapa harus dicek? muncul pertanyaan seperti itu. Oke. Kadar oksigen yang baik ketika kita bekerja di ruang di ruang terbatas itu adalah minimal 19,5% sampai 23,5%. Oke. Kalau kurang dari 19,5% apa yang terjadi? Sesak napas. Pingsan. Sesak napas. Pingsan dan sebagainya. Kalau lebih dari 2 3,5% apa yang terjadi? Apa yang terjadi kalau kadar oksigen lebih dari 2 3,5%? Tekanan. Tekanan. Betul. Sulit beras napas. Sulit bernapas juga. Percaya enggak? Teman-teman kalau pernah naik gunung ketika berada di puncak susah berbicara enggak? Iya. Susah bernapas enggak? Nah, itu tadi. Karena ketika kita berada di puncak gunung itu kadar oksigennya melebihi 23,5 pers. Nah, seperti itu teman-teman sekalian. Mungkin teman-teman sekalian pernah ya membaca berita di Amerika Selatan tiap terjadi pertandingan sepak bola antara negara yang bertandang ke Bolivia ya. Bolivia itu berada di atas ketinggian ya teman-teman sekalian ya. Makanya tim sepak bola yang tiap bertandang ke Bolivia itu kesulitan menang. Kenapa? Karena kadar oksigen di sana terlalu tinggi. Jadi orang menjadi sulit untuk bernapas. Orang sulit bernapas berarti dia tidak fokus. Nah, cobalah besok kalau ada kesempatan naik gunung ya. Cobainlah susulitnya bernapas gimana atau coba aja tembakin aja kompresor ke muka kita. Sulit enggak bernapas? Itu aja simpel ya. Makanya ketika seseorang bekerja di ruang terbatas, kadar oksigen itu wajib di dicek. Tidak boleh kurang dari 19,5, tidak boleh lebih dari 23 kom 5. Oke, itu adalah prasyaratnya. Lalu selanjutnya izin kerja penggalian. Nah, untuk semua pekerjaan penggalian dengan kedalaman lebih dari 30 cm itu wajib ada izin kerjanya. Izin kerja penggalian itu apabila dilakukan di tempat umum seperti di tepi jalan raya ataupun di tempat pemukiman itu wajib diajukan 72 jam sebelum pekerjaan dilakukan. Kenapa? kan kita harus mengetahui dan menghubungi instansi terkait. Contohnya kita harus menghubungi pihak PDHM. Benar enggak? Nanti kalau enggak kita hubungi ketika kita melakukan penggalian dengan ekavator, ternyata ada pipa air di bawahnya. Pipa airnya kena ekskavator jebol. Nah, banyak yang marah. PDAM-nya marah, masyarakat juga marah. Itu yang pertama. Terus misalkan ada mungkin di dalam bawah tanah kan kita di kalau di bawah tanah enggak ada yang tahu ya isinya apa ya. Bisa jadi ada jalur pipa gas, bisa jadi ada jalur optik, kabel optik, bisa jadi juga ada jalur kabel PLN. Ya, makanya izin kerja ketika bekerja penggalian itu wajib kita diskusi terlebih dahulu dengan instansi terkait. Ini adalah contoh dari form pengalian. Nah, bisa dilihat ada kuesionernya. Identifikasi area. Apakah terdapat saluran bawah tanah? Apakah terdapat saluran telepon? Apakah terdapat saluran kabel listrik? Apakah terdapat saluran pipa air, pipa bahan bakar atau tangki penyimpanan bawah tanah, ground tank. Nah, seperti itu ya. Maka izin kerja pengalian itu enggak sembarangan dilakukan. Itu penting. Banyak kepentingan di bawah tanah itu. Banyak kepentingan, Teman- sekalian, ya. Karena banyak perusahaan yang nanam aset di bawahnya. Oke, selanjutnya izin kerja elektrikal. Sur izin pekerjaan elektrikal ini diperlukan untuk melakukan setiap pekerjaan yang berkaitan dengan sistem kelistrikan atau instrumen yang diperkirakan mempunyai resisiko bahaya sengatan listrik. Contohnya perbaikan atau pemasangan kontaktor, peralatan kontrol, relay panel, power supply, dan electrical heater. Pemanas air. Ee pasang Wi-Fi, Pak. Pasang Wi-Fi itu dia masuknya nanti ke pekerjaan ketinggian ya. yang enggak ada hubungannya dengan pekerjaan kelistrikan karena kan tiang Wii berbeda dengan tiang PN. Apalagi kan di zaman sekarang jalur Wi-Fi itu semuanya hampir underground. Kalau tanah ya di Bandung. Kalau teman-teman main ke Bandung ya, kabel-kabel optik yang melayang di udara itu sudah disingkirkan. Ya, bisa dilihat di beritanya di Bekasi sudah mulai diangsur-angsur juga. Kabel-kabel optik yang melayang di udara itu juga di mulai diputus ya karena semuanya sudah beralih ke underground optik. Kesal enggak kalau kita lihat misalkan kita jalan di tepi jalan ya lihat kabel Wii itu berantakan di Bekasi Pak. Apa di Bekasi banyak di Bekasi Pak? Oh iya Bekasi banyak. Pokoknya hampir jaburutabek hampir semua kayak gitu. Nah. Pemerintah bagasi dalam 1 bulan terakhir itu sudah mulai menerapkan pembersihan kabel-kabel melayang tersebut ya. Dia meniru Bandung ya, tapi enggak bisa instan tentunya ya karena kan prosesnya harus penanaman kabel pengganti dulu. Nah, seperti itu. Oke, selanjutnya ini adalah izin kerja elektrikal ya. ya, simpel. Nah, lalu ada lagi izin kerja radioaktif. Ada yang tahu izin kerja radioaktif seperti NDT nonestructive texting. Nah, ini contoh pekerjaan NDT yang menggunakan bahan radioaktif. Tahu apa itu NDT? Jadi, NDT itu adalah suatu pekerjaan yang dilakukan untuk pengecekan hasil las-lasan perpipaan maupun tangki timbun. Setiap perusahaan akan melakukan komisioning. Kalau komisioning, otomatis tangki atau perpipan itu dialiri lagi kan. Nah, agar di saat komissioning tidak terjadi kebocoran, dilakukanlah tahap terakhir quality controlnya yaitu NDT. Untuk memastikan perpipaan ataupun pertengkian tadi sambungan las-lasannya tidak ada kebocoran. Kan enggak mungkin teman-teman sekalian untuk ngecek kebocoran harus diisi dulu dengan air. Nah, dilakukanlah dengan NDT tadi. Karena NDT itu dia menggunakan zat radioaktif untuk proses X-Ray-nya. Nah, seperti itu. Oke. Makanya di setiap pekerjaan NDT dilakukan tidak boleh ada manusia di jarak 20 m dari kegiatan tersebut. Dan operator yang melakukan kegiatan ini juga wajib menggunakan APD lengkap. Nah, itu ya pekerjaan itu masuk ke dalam pekerjaan high race berisiko tinggi. Izin bekerja di atas ketinggian. Nah, ini banyak banget kita temukan ini. terutama untuk Bapak-bapak yang bekerja di PLN, di projek-projek PLN ya, yang kerjanya instal SUTET, tiang Telkom ya, lalu si operator ataupun teknisi-teknisi Wii ya, mereka menggunakan izin kerja di kating kian. Nah, di Indonesia berdasarkan Permenakar nomor 9 tahun 2016, setiap pekerjaan yang dilakukan di atas ketinggian 1,8 m itu wajib menggunakan safety full body hardness dan adanya izin kerja. Nah, tapi ada beberapa perusahaan yang melakukan modifikasi terhadap aturan tadi. Ada perusahaan yang di ketinggian 1,5 m sudah wajib menggunakan full body harness. Dan ada juga perusahaan yang baru di ketinggian 2 m baru wajib menggunakan full body harness. Kenapa ini bisa berbeda? Karena biasanya perusahaan itu belajar dari pengalamannya. Kadang ada perusahaan yang di ketinggian 1,5 m sudah mewajibkan pakai bodynes karena dia belajar dari pengalaman. Ada pekerjanya yang jatuh di tinggak mati. Mukjizat aja yang nyelamatin diaak mati kalau dari 1,5 m. Enggak mati. Oh ya, sama satu lagi di bulan sebelumnya ya ada peserta kami dia teknisi ketinggian pernah jatuh dari ketinggian 20 m dia mukjizat. Tapi memang dia jadi cacat. Dia ngakui dia jadi cacat bagian tubuhnya. Tapi dia selamat ketinggian 20 m loh. Saya juga kaget dia ee cerita sharing momennya dia jatuh dari ketinggalan 20 m dan perusahaannya enggak istilahnya enggak apa ya enggak nge-cover seperti itu. Jadi ketika dia sudah jatuh ya udah PHK. PHK apa ya bahasanya ya? PHK sepihak. Ya, seperti itu. Itu teman-teman sekalian. Jadi ketika teman-teman sekalian akan bekerja berpikirlah secara waras ya perusahaan ya terjadi kenapa teman-teman sekalian cacat teman-teman sekalian mereka dengan waktu 1 jam aja bisa mencari penggantinya. Nah, lalu teman-teman sekalian mau ngapain lagi? Mau di lampu merah. I kan? Iya, Pak. Benar, Pak. Iya. Enggak kita resign, Teman-teman sekalian, ya. Ris dari perusahaan. Di belakang kita itu udah ribuan orang yang nunggu buat bekerja. Makanya jarang banget perusahaan ketika ada karyawan yang resign menanahan itu sudah jarang. Ah, gencet banget, Pak. Sekarang anak-anak. Iya. Nah, terlebih ya. Terlebih ee mohon maaf nih untuk teman-teman Mas Rifki ya. Ketika besok akan melamar pekerjaan jangan lihat dulu dari gajinya ya. Karena yang paling mahal itu apa pengalamannya ya? Di Indonesia itu Bang Rifki yang dibutuhkan itu apa oleh perusahaan? Pengalaman. Pengalaman itu paling ya anomalinya apa? Ketika kita sudah umur 35 ya, terus mau pindah di perusahaan, alasan perusahaan apa? Cari pekerja yang lebih muda. Nah, ketika kita tamat sekolah ataupun tamat kuliah, perusahaan nyari apa? Yang pengalaman pengalaman. Iya. Enggak keg gitu enggak karakteristik perusahaan Indonesia? Iya, benar, Pak. Pak, benar, Pak. Makanya sekarang tuh buat yang apa yang program yang keluar itu Pak I Z-nya gitu. sekarang trennya, Pak. Nah, oleh karena itu makanya kalau bisa kita di awal-awal itu jangan memilih pekerjaan terlebih dahulu. Nah, makanya kan kita yang dinamakan itu ada planning jangka panjang ya. Di umur 30 kita harus mempertimbangkan lagi kita mau ngapain ya. di umur 30 mau menjelang 30 itu kita harus punya pekerjaan yang istilahnya bisa mengema. Benar enggak? Benar. Benar. Karena di atas 30 itu perusahaan sudah mulai sulit menerima. Kenapa? Wah, usianya 35. Otomatis pengeman kerjanya minimal 10 tahun. Ya enggak umur 35 pasti minimal pekerja ee minimal pengalaman itu sudah 10 tahun. Perusahaan ngelihat minimal 10 tahun dia berpikir ini pasti minta gaji tinggi. Ya enggak pasti itu. Yah. Ngapain gua ngaji orang tinggi-tinggi? Bagusan gua cari yang fresh, graduate bisa digaji dengan UMR. Terus kita ajarin kan kita sudah ada SOP-nya. Benar enggak? [tertawa] Itu dilema di Indonesia. Yang terbaik itu apa? Jalur orang dalam. Itu adalah muzik zat paling bagus. Itu enggak ada yang bisa ngalahin. Berarti ya agak buruk-buruk amat ya, Pak. Buka toko warung Madura gitu, Pak. Oh, iya. Warung Mura kan tutupnya ketika kiamat doang. [tertawa] Iya enggak? Warung Mura kan open terus kan. Iya 24 jam Pertamina aja kalah sama dia. SPBU aja kalah. Iya enggak? War Mundura itu salah satu yang menarik. Ya bayangkan aja warung mundura ketika COVID mati enggak? Enggak. Enggak mati kan? Enggak. Yang enggak mati ketika COVID itu apa? Logistik ya. Sama FnB konsumsi itu enggak mati. Jadi ke depannya apabila terjadi kembali ee pandemi ya teman-teman sekalian tinggal buka warung aja udah karena itu kebutuhan primer ya enggak? Lalu lalu buka apa lagi ya? Buka jasa seperti apa? Tiki, JNA dan sebagainya itu enggak akan mati, Teman-teman sekalian. Itu usaha yang enggak akan mati karena orang pasti butuh. I kan jadi teman-teman sekalian kalau mau resign dari pekerjaan ya tinggal berpikir mau buka usaha apa. Jangan berhenti dari pekerjaan jadi Gojek. Teman-teman sekalian, benar enggak di zaman saat ini ketika seseorang berhenti bekerja, ya udah gua risen aja deh capek di perusahaan ini kan bisa kelar kelar dari perusahaan ini bisa ngojek. Makanya kan kita lihat orang ngojek sekarang banyak yang gimana ya enggak? Betul enggak? Yang penting ada apa? Modal motor kan sama SIM. Heeh. Nah, itu teman-teman sekalian ya. Itulah ketika kita bekerja penting yang menabung itu ya. Walaupun kita nabung dikit tapi kita bisa survive untuk buka usaha lain ya seperti itu ya. Enggak ngelihat orang yang Gojek itu teman-teman sekalian enggak seenak itu juga. Pernah enggak teman-teman sekalian naik Gojek terus cerita-cerita sama tukang Gojeknya? Ya, potongan aplikasinya itu gede hampir 20%. Ya, seperti itulah dunia real kenyataan yang ada di Indonesia saat ini ya. Sama satu lagi teman-teman sekalian, jangan percaya dengan investasi-investasi instan kripto kah itu ya apalah namanya Bitcoin dan sebagainya itu sama aja dengan judi. Heeh. Ya, teman-teman itu menangnya itu satu kali ya terus dibikin kecandu sama kayak judul. Benar enggak judul? Benar, Pak. Kalau kita judul gimana awalnya? Dikasih menang dulu enggak? Iya, Pak. Setelah itu kita tertarik, anjay enggak bisa menang lagi ya? Kenapa ya? Padahal dikit lagi ya, dikit lagi, dikit lagi ya. Sampai berhutang kan. Oh, jjungnya apa? Bunuh diri. Lebih baik teman-teman sekalian beliin ke rokok deh nge-vap atau apa ya daripada judul-judul enggak jelas. Nah, seperti itu. Jadi, Teman-teman sekalian ya, saya yakin nih, kecuali Mas Rifki ya, yang ikut di bat ini pasti umurnya ada yang telah 30 tahun ke atas ya. Hadir, Pak. Ya, Pak Sutiena dengan Sutiana otomatis ini sudah mulai sulit nih berpindah-pindah perusahaan ya. Sudah mentok ya. Iya, benar. Jadi sebagai se mohon maaf setokic apapun bos pasti akan nurutin kata bosnya. Saya yakin itu. Iya. Kenapa? Karena merasa sudah enggak bisa lagi kan. Benar ya. Hanya bisa apa? Nabahin hati aja kan. Nah seperti itu. Memang itu realita yang ada tadi itu teman-teman sekalian. Makanya kan sekarang itu walaupun kita S1, S2, kalau kita kurang sertifikat ya kompetensi dan kita enggak punya pula orang dalam, ya jangan harap. Benar enggak? Benar sekali. Contohnya aja apa nyatanya, Teman-teman sekalian? S2 di Indonesia tuh banyak, tapi banyak kerja enggak? Nganggur. Iya, Pak. Nganggur. Kenapa bisa nganggur? Karena di Indonesia itu, di per-peran Indonesia itu mereka enggak lihat titel. Iya, benar, Pak. Usia dia lihat pengalaman. Nah, tapi ketika kamu sudah bekerja, lalu kamu mau ngambil S2 untuk upgrade jabatan, upgrade gaji, upgrade tunjangan, itu enggak apa-apa. Tapi ketika Bapak-bapak sekalian ya ini mungkin Bapak-bapak sekalian nanti kan punya anak dan sebagainya kan kita enggak tahu ya. Eh kalau bisa jangan langsung S2 dia lamar kerja dia masukin ijazah S2-nya pasti ditolak. Iya Pak. Benar. Iya benar karena perusa lebih pentingin apa pengalaman. Nah ini ini fakta ya Mas Rifki ya. Bukan kita menakut-nakuti ya. Jujur juga saya pernah, Pak, ada ketemu semagang dia tuh S2, Pak. Cuman sampai saat ini tuh kebetulan saya pas itu magang di Pelindo, Pak. Memang salah satu besar ya, Pak. BUMN biasanya di pusatnya di Jakarta Utara tuh, Pak. Yang gedung baru tuh, Pak, yang dekat polisi. Nah, kebetulan ada S2 tuh, Pak. Dia lulusan ITS dan memang pintar. Cuman saya tanya, "Kenapa saat ini belum kerja gitu?" Dia jawabnya juga enggak tahu gitu, Pak. Nah, di situ saya kayak mulai bingung gitu, Pak. Kenapa kok bisa enggak kerja gitu kan? Padahal sudah S2 nih orang gitu malah magang terus begitu. Benar kan? Ya memang itu fakta yang ada di lapangan. Kita enggak bisa apa-apa jadinya kan. Heeh. Oke. Oke. Sebelum kita mengakhiri training eh session training pada malam hari ini, Teman-teman sekalian, kita workshop kembali ya, pembuatan working permit. Oke, jadi saya minta teman-teman sekalian untuk open max semua. Oke. Oke. Ini adalah contoh dari form working permit punya saya ya. Belum tentu juga working permit punya saya ini akan sama di perusahaan teman-teman sekalian. Oke. Oke. Baik. Dipaktikkan bersama-sama untuk form working permit ini. Jadi di sini bisa teman-teman lihat ada nomor ya. Nomor ini apa? Nomor ini adalah nomor izin, nomor working permit-nya. Nah, misalkan karena ini sudah tahun 2026 kita ubah 001 ASE. ASE ini kode ya berarti orang ketiganya ya. PTW permit to work atau bisa nanti ditambahkan lagi setelah PTW ini nama perusahaannya disingkat mungkin seperti CAC 2026. bulan 1. Oke, nanti di perusahaan teman-teman sekalian. Jadi, ketika kita akan melanjutkan permit selanjutnya itu tinggal mengubah yang ini nomor ini ya, bisa jadi 02. Lalu apa lagi yang bisa kita ubah di bagian belakang? Bulan. Bulannya. Oke, sampai di sini paham ya untuk nomor ini? Penomoran itu wajib diisi teman-teman sekalian. Kenapa? Untuk memudahkan kita tracking nantinya ya. Misalkan kita mau tracking pekerjaan di bulan Januari ini, apa aja yang berlangsung dari nomor nomor working permit ini. Oke, selanjutnya tanggal. Nah, tanggal di sini apa? Tanggal berlangsungnya pekerjaan. Estimasi pekerjaan itu berapa lama? Apakah mau 2 minggu? Silakan. dibikin berarti 2 minggu mungkin dari tanggal 1 sampai 14 Januari. Oke, sampai di sini paham? Paham, Pak. Nah, pekerjaan informasi pekerjaan pengelasan pipa 10 inci di area produksi. Nah, pengelasan pipa berarti itu klasifikasi pekerjaan masuk ke mana? Eh, H, Pak. Hot. Berarti yang kita ceklist adalah hot, Pak. Hot. Nah, misalkan pengerasan pipas 10 inci ini di ketinggian 5 m ya. Berarti satu lagi permitnya adalah fokus working at Pak. Oke. Jadi jangan kayak gini, jangan dalam satu permit dua ceklist itu enggak boleh. Oke. Walaupun satu pekerjaan tapi dua risiko di situ, dua bahaya di situ. Api dan ketinggian. Berarti itu harus ada dua permit pengajuannya. Heeh. Dua permit tapi satu JSA. Enggak apa-apa. JSA ini job safety analisis ya. Iya. Oke. Oke. Lokasinya di PT Angin Reb. Rebut. PT Angin Ribut ya. Rebut lagi. PT Angin Ribut. Oke. Tbk areanya pro produksi. PLnya Nah, jadi teman-teman harus pandai membaca ya apa maksud dari masing-masing kata yang ada di working permit. Kalau lokasi berarti itu nama perusahaannya. Oke. Area kerjanya di mana? Apakah di di area produksi, area workshop? Ya, ini berarti zona yang dilakukan pekerjaannya di mana? Di perusahaan tersebut. Kalau plan berarti ini plan menandakan posisi perusahaan itu di kota mana. Oke. Nama manajer areanya misalkan nama manajer areanya Siswanto. Masukin nomor HP-nya. Nah, perusahaan pemohon berarti itu perusahaan teman-teman sekalian yang bekerja di PT Angin Ribut. Angin Ribut. Berarti teman-teman ini adalah kontraktornya. ownernya si PT Angin Rimut rimbut ini. Oke, sampai di sini paham? Paham? Karena saya akui teman-teman sekalian di saat saya menjadi orang ketiga dulu masih banyak sekali ya yang enggak paham cara pengisian working permit tadi. Nah, seperti itu. Lalu daftar pekerja. Nah, ini juga jadi catatan ada di beberapa perusahaan yang daftar pekerja ini tidak masuk ke dalam working permit, tapi itu daftar pekerja ini wajib dilampirkan nanti berkasnya. Tapi ada juga beberapa perusahaan yang daftar pekerja wajib di ada langsung di dalam working permitnya seperti yang punya saya ini. Oke. Daftar pekerja pengelasan pipa. Apakah kita membutuhkan engineer? Tidak. Tidak. Strip surveyor tidak? Tidak. L berat tidak yakin enggak yakin enggak butuh? Enggak sih, Pak. Di 10 ini bisa diangkat ramai-ramai. Diangkat ramai-ramai ya. Masih manual ya berarti ya. Iya. Oke. Berarti menggunakan apa? Chin blok. Iya, tenaga ya. Menggunakan chem blok ya. Terus apaagi? Secel. Secel bisa ya dan sebagainya lah ya. Oke. Berarti enggak butuh pertolat berat. Ketika alat berat enggak butuh berarti enggak butuh juga riger. Butuh teknisi listrik tidak Pak. Oke. Butuh mekanik. Tidak, tidak butuh welder. Iya, butuh berapa orang ya? Tergantung perusahaannya masing-masing sih, Pak. Oke. Saat ini aja dulu kita umpamain. Iya. Lima berarti tiga lah. Tiga. Lima aja ya. Tiga. Lima. Boleh. Heeh. Fitternya tiga juga boleh. Tukang bangunan enggak butuh, tukang kayu enggak butuh, helper. Helper ya. Satu bisa dua lah ya. Lainnya operator baby cen butuh enggak? Enggak butuh alat berat kan? Enggak. Enggak. Enggak usah sih. Enggak. Oke. Perlengkapan kerja alat palu. Alatnya apaap aja? Teker benar palu teker alat ukur meteran lampu tambahin lagi cycle apalagi block ya enggak kan mau ngangkat kalau enggak mau mau apa angkatnya oke blok oke tahu ya can blok ya tahu enggak tahu pak kurang tahu Pak yang ditar iya yang Kita ngrek. Iya ya. Poteker butuhnya berapa? Empat, Pak. Empat. Ya sudah sesuai weldernya tiga kayaknya. Pisa. Ya sudah. Cadangan buat cadangan satu. [tertawa] Kalau rusak gimana? Bisa. Bisa. I alat ukur meteran I. Berapa ya? Satu cukup ya. Dua dua dua ya. Jangan ngepas-ngepas terus [tertawa] ya. Kalau kita bekerja itu usahakan ya itu jangan ngepas karena di lapangan itu kita enggak tahu apa yang akan terjadi kan. Iya. Oke. Lampu betul enggak? Lampu buat apa sih? Ee kan ada pekerjaan malam. Kalau ada pekerjaan malam atau gelap ya baru digunakan. Iya itu kan opsional kan. Iya. Nah, yang perial gitu-gitu kan nanti ada tuh kalau misalkan kita mau lembur berarti kita ee istilahnya apa ya tambahan waktu itu apa namanya ya kalau saya nah over time overtime itu otomatis kita ngajuin permit baru kan? Iya. Nah permit baru karena kenapa kita harus ngajuin permit baru ketika overtime karena bahayanya berubah ya enggak? Iya. Apa bahayanya berubah? Yang awal kita bekerja di tempat yang terang jadi gelap. Gelap. Berubah enggak bahayanya? Berubah. Berubah. Bertambah kan? Bahayanya. Makanya kita butuh additional permit Pak. Permit. Oke. Meteran cukup dua. Ckelnya butuh berapa? Satu aja L ya. Apa? Dua. Dua lah ya. Iya. Ini juga dua. Ch blok dua. Tropolas butuh. Karena ware-nya ada tiga. Berarti kita empat dong. Empat cadangan satu. Takut rusak. Cadangan satu. Kalau rusak gimana? Welder enggak kerja dong. Welder enggak kerja dia di lapangan gaji tetap jalan. Iya betul. Gantiannya mungkin Pak. Iya kan rugi ya. Kalau saya sebagai pemilik perusahaan saya enggak mau itu. Rugi kan kita bayar orang juga tapi dia enggak kerja kan jadinya. Oke. Blower butuh berapa? Sesuai itu tiga berarti Pak. Empat lah. Cadangan satu. Cadangan satu. Oke. Enggak mau ngepas dia lagi. Stanglas empat. Stas empat karena trapolasnya ada empat. Iya. Gerinda. Gerinda. Kebanyakan nih. Kebanyakan gerinda. Dua boleh dua. Iya kan enggak selalu ini bisa bergantian ya kan. Genset butuh enggak? I butuh satu Pak karena belum tentu owner mau ngasih listrik. Listrik. Benar sekali. Benar Pak. Benar. Iya. Enggak. Ngapain gua kasih lu listrik? Kan nilai project lu gede. Iya benar. Iya. Ya udah cari aja listrik sendiri kan gitu. Kalau ownernya enggak mau diajak kerja sama ya. Oke, berapa pak? Lima pak boleh buat stokan kalau habis. Oke, lima pak ya. Amplas. Amplas. Amplas 3 m juga cukup. Itu satu rol berapa meter? itu satu rol biasanya ada yang 15 m, ada yang 20 m. Oke, kita taruh aja dulu dua rol ya. Oke. Nah, pertanyaan saya dari saat kita melakukan proses pengelasan, ada di mesin ini ada kekurangan lagi enggak kira-kira? Apa yang apa yang perlu kita tambahkan kira-kira? Ada enggak sarung tangan, Pak? Ya, sorung tangan itu PD gede. Dia enggak masuk mesin. Oh, iya emang sorung tangan kan ada mesin dalamnya. [tertawa] Oke. Apaagi kira-kira yang lain? Ada kebutuhan yang lain enggak ketika kita ngelas butuh mesin apa? Apa kira-kira? Ada enggak? Travolas sudah. Blower stanglas. Stanglas ini seharusnya enggak masuk mesin kan? Enggak pak masuknya kayak alat kan? Iya ke alat. I perlengkapan travolas ya. Berarti dia masuk ke sini. Iya. Alat. Oke. Oke. Makanya harus jeli, ya. Oke. Selanjutnya material keas dan aplas. Ada tambahan lagi materialnya? Apalagi materialnya grinda masuk enggak, Pak? Gerinda sudah di mesin. Sekarang material. Material ini bahan yang akan digunakan dalam proses pengelasannya. Ya, mungkin kawat biasa, Pak. Ya, kawat apa? Pilar. Kawat biasa mungkin. Kawat. Kawat biasa yang ketebalannya 3 mili. fungsinya, fungsinya biasanya buat nambah bahan. Oh, tilawater namanya, Pak. Kaat til ya untuk oplosannya ya. Iya. Gini satuannya apa? F apa satuannya? Se itu sih se gulung ya, Pak ya. Bukan satuan dia. Pakan pakan pakan gitu. Gulung pakan ada berarti dia roll juga kan. Kalau gulung kan roll kan. Iya bisa roll. Berapa? Dua aja lah ya dulu ya. Dualah enggak apa-apa. Oke. Nah, di sini kan kita enggak butuh alat berat kan tadi. Berarti ini dihapus. Oke, kita lihat lagi keselamatan kerjanya. Nah, ini kan yang dinamakan dengan JSA tadi yang saya bilang ya. JSA itu kan mendetail ya berhubungan dengan langkah-langkah pekerjaan secara spesifik. Berarti mulai dari kita mempersiapkan alat kerja mesin material ya. Apa potensi bahayanya nanti itu dianalisa. Langkah kerja amannya tetap menggunakan eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, administrasi kontrol, dan APD. Oke. Mobilisasi pelang pekerja, aktivitas pengelasan, dan skipping yang terakhir. Nah, ini wajib kita lakukan analisa potensi bahayanya dan lakukan langkah aman pekerjaannya. Nah, ini sekilas cara membuat JSA. Ya, jadi yang di yang jadi konsentrasi utama di JSA itu apa? Ini dia aktivitasnya secara mendetail. Nah, dari aktivitas yang detail ini lalu dilakukan adalah analisa potensi bahayanya. Tapi di JSA dia enggak ada menganalisa risiko. Oke. Di JSA itu yang dianalisa cuma potensi bahaya dan cara pengendaliannya. Dia enggak ada penilaian risiko. Itu yang membedakan antara Hira dan JSA. Oke. Oke. Kita lanjut. Peralatan keselamatan. Ini berhubungan dengan pendukung pekerjaan. Butuh helm, butuh ya. Butuh kacamata? Butuh tuh. Google. Google-nya hampir sama kayak kacamata ya. Fal butuh Bapak. Butuh ya. Butuh ya untuk untuk menggerinda. Menggerinda itu APD-nya adalah fesil bukan kacamata ya. Oke, jangan sampai salah. Kenapa harus fal? Apabila terjadi pecahan batu gerinda, dia enggak langsung menancap ke muka. Muka muka dia akan terlambat oleh nah seperti itu. Kaplas butuh, Pak. Masker kain butuh, Pak. Butuh masker, ya? Iya, Pak. Ya, itu tergantung. Maksud tergantungnya adalah kadang operator welder nih enggak mau makai pengap. Iya. I. Nah, itu dilemanya teman-teman sekalian. Kalau dia mau pakai masker di lokasi kerja maka kita wajib menyediakan blower. Nah, seperti itu. Lalu apalagi? Sarung tangan katun. Butuh enggak? But betul, Pak. Kan kita mau ngangkat-nganggar pipa ya, mau ngederek-ngederek shakel. Oke. Lalu selanjutnya, apakah kita butuh sarung tangan karet? Tidak. Apakah kita butuh sarung tangan kulit? Tidak. Butuh sarung tangan las? Betul. Iya. Iya. Sabuk keselamatan? E enggak karena enggak ada pekerjaan ketinggian. Bodianes juga enggak. Pelampung enggak karena kita enggak mau kerja di atas air. Baju lab ya enggak karena kita enggak ada kerja di laboratorium. Sepatu keselamatan butuh Pak. Tuh tuh. Sepatu boots beda. Sama enggak sih, Pak? Itu beda. Beda ya, Pak? Ya. Sepatu boots itu dia bahan dasarnya karet ya. Sepatu boots yang bagus itu dia bandas karet dan di bagian kaki itu ada pelindung besinya. Besi. Kalau enggak ada pelindung besi itu bukan sepatu bot untuk di area kerja tapi itu untuk ke sawah. Ya, sepatu boots yang dikatakan aman adalah sepatu boots yang memiliki tukap pelindung besi di ujung kaki dan di tapak kaki. Itu baru safety boots untuk di area konstruksi. Kalau menggunakan saftibot yang full karet itu bukan untuk konstruksi tapi itu untuk sawah. Sawah bajak sawah ya. Harganya beda, Pak? Beda sekali yang sepatu karet biasa itu 95 paling mahal. Kalau yang ada besinya itu bisa 300 lebih jemplang kan jauh kan? Iya. Makanya mandor enggak mau ngasih yang besi. [tertawa] Mandor konstruksi kasih yang karet. Yang karet lebih murah. Nah, seperti itu. Butuh apron butuh butuh ya. Pemadam api, karung goni basah butuh. Safety line butuh butuh ya. Rambu butuh butuh loto tidak radio telekomunikasi HT butuh enggak? Butuh butuh Pak untuk menjaga-jaga kalau kejadian yang tidak diinginkan. Oke. Jaring tali ya. Tidak, tidak. Fire belangket butuh utuh. Oke. Nah, ini adalah validasi izin kerjanya. Disiapkan oleh siapa, diperiksa oleh siapa, mengetahui siapa. Oke. Begituun ketika izin lembur ada dan izin dibatalkan. Dan ingat teman-teman sekalian, setiap pekerjaan selesai dikukan dan dinyatakan pekerjaan itu sudah kelar, izin kerja itu wajib diclosing ya. Harus ada tanda tangan close yang menyatakan pekerjaan itu telah selesai dan ditandatakan kembali oleh pihak yang bersangkutan tadi yang menyatakan bahwasanya pekerjaan telah selesai diilakukan. Dan ingat di setiap walking permit kita wajib memberikan catatan. Contohnya apabila ada aktivitas lembur maka sebelum pekerjaan dimulai wajib melakukan toolbox meeting. Apabila terjadi hujan, pekerjaan tidak boleh di dilakukan. Nah, nanti bisa ditambahkan terserah teman-teman apalagi ya. Nah, seperti itu. Sampai di sini ada yang mau bertanya sebelum kita akhiri training pada malam hari ini? Mungkin terakhir, Pak. working permit ini berarti selesai working permit beres gitu, Pak. Cuman peralatannya diberesin enggak sih, Pak? Wajib. H makanya kan di tadi di JSA ada hosting, hosteping, pembersihan area kerja kembali. Ya, ini wajib tiap hari dilakukan. Betul ya? Jangan membersihkannya ketika pekerjaan sudah 100% kelar. Enggak. Tapi di setiap daily, setiap daily pekerjaan kelar dilakukan itu wajib dibersihkan kembali area kerjanya. Kenapa? Kan berpotensi bahaya. Apa bahayanya? Tersandung. Tersandung. Iya. Betul. Enggak tertusuk. Tusuk. Betul. Tuh, Pak. Oke. Seperti itu. Oke. Ada lagi yang mau bertanya? Pak Sutisna. Cukup sih, Pak. Pak Sutiana ini hampir-hampir mirip namanya. Beda A sama S doang. Iya. [tertawa] Punya dia S-nya dihilangin, Pak. Oke. Selanjutnya Mas Rifki ada lagi? Cukup, Pak. Mas Rizal. Mas Rizal. Oh, ini kayak sinyal Mas Rizal ya. Iya, sinyal Mas Rizal enggak jalan ya, Teman-teman sekalian ya. Iya, Pak. Cukup, Pak. Oke, cukup, Mas Rizal. Marita ada ditanya. Cukup, Pak. Iya, cukup. Cukup. [tertawa] Oke, besok kita kembali lagi training ya. Di hari ketiga dan 4 nanti kita full tiga materi. Oke, seperti itu ya, Teman-teman sekalian. Jadi besok kita full sepertinya di hari ketiga dan empat. Oke, ee saya akhiri training pada malam hari ini dengan mencapkan alhamdulillahirabbil alamin. Terima kasih atas kehadirannya sampai saat ini. Meskipun wajahnya sudah mulai letih dan mulai mengantuk, saya perhatikan ya. Kita akhiri dengan mengucapkan alhamdulillahirabbil alamin. Saya akhiri dengan wabillahi taufik walhidayah. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Pak. Baik. Terima kasih Bapak Hendra yang telah menyampaikan materi di hari kedua pada malam hari ini. Baik, Bapakbapak semuanya, besok kita akan lanjutkan lagi ya di training di hari ketiga. Dan jangan lupa juga untuk diit-nya yang bagi yang belum ee semoga langsung dikerjakan ya Bapak-bapak semua. Kalau misalnya ada kendala bisa ditanyakan melalui grup jika malu atau bisa langsung bertanya pada Pak Hendra besok melalui training di hari ketiga. Ee dan setelah ini nanti akan saya share juga untuk rekaman training pada hari ini. Baik, sekali lagi terima kasih Bapak-bapak semuanya yang telah menyempatkan hadir pada malam hari ini. Saya tutup training pada malam hari ini dengan wabillahi taufik walhidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikum. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih Bapak-bapak semua. Sama-sama, Pak.