Transcript
B3qFRFqfaSI • Training AK3U BNSP | Day 4 | 22 Januari 2026
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/cendekiaazzacemerlang/.shards/text-0001.zst#text/0599_B3qFRFqfaSI.txt
Kind: captions
Language: id
Oke,
baik. Selamat malam Bapak-bapak
sekalian. Ee izin untuk ee menyalakan
kameranya karena kita akan mulai untuk
training hari ini.
Oke, bisa dinyalakan kameranya?
Oke. Baik, kita mulai Bapak-bapak.
Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Baik, selamat malam. Salam sejahtera
untuk kita semua. Baik, pada malam hari
ini Bapak-bapak kita akan mengikuti
training di hari terakhir ya di skema
ahli K3 umum BNSP hari terakhir dan saya
cek tadi untuk tugasnya sudah masuk
semua ya. Alhamdulillah tepat waktu dan
semoga besok bisa dilancarkan untuk ee
aktivitas ujian sertifikasinya.
Oke, untuk ee hari ini ee kita ada
beberapa materi lagi dari Pak Hendra dan
untuk penjelasan mengenai ujian
sertifikasi besok itu akan saya
sampaikan di akhir training hari ini.
Jadi, Bapak-bapak sekalian tetap standby
sampai ee sesi training hari ini
berakhir. Seperti itu. Oke. Baik,
sebelum kita mulai kita cek sound dulu
nih Bapak-bapak seperti yang sudah
ee pernah disampaikan ya sama Bu Dita
dan Pak Sidik ee terkait yel-yelnya.
Masih ingat ya ee apapun sertifikasinya
nanti Bapak-bapak jawab CAC solusinya
itu saya ee sebutkan CAC pasti lebih
kompeten gitu. Masih ingat ya
Bapak-bapak untuk yyelnya? Silakan untuk
bisa dinyalakan
mikrofonnya nih yang masih mute. Oke,
kita tes untuk yelnya. Boleh lihat 3 2 1
apapun sertifikasinya
CC solusinya solusinya
CAC
solus
pasti lebih
pasti kompeten.
Oke, ada yang lupa juga nih. Kita ulang
sekali lagi. 3 2 1 apapun sertifikasinya
CAC solusi
CAC pasti kompeten
CAC
pasti
pasti kompeten
kompeten
pasti kompeten
oke sekali lagi yang lebih kompak 1 2 3
apapun sertifikasinya
CAC solusinya CC solusinya
CAC pasti
pasti kompeten
pasti kompeten Oke, terima kasih Bapak
sekalian. Okeya sudah makin semangat nih
untuk ee training hari ini. Oke,
selanjutnya kita ambil sesi dokumentasi.
Boleh lihat ke kamera seperti biasa.
Salam cendekia.
Oke, saya hitung 3 2 1.
Oke, sekali lagi. Pose salam kompeten
seperti ini.
Seperti ini boleh 3
2 1.
Oke. Baik, terima kasih Bapak-bapak
sekalian. Oke, kita lanjut untuk materi
hari ini terakhir dari Pak Hendra.
Kepada Pak Hendra dipersilakan.
Baik. Terima kasih Bu Sifa atas kata
sambutannya dan pembukaan pada malam
hari ini. Baik teman-teman sekalian,
kita di hari terakhir ya SD
mulai training ini dengan mengucapkan
bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Baik, sudah dikumpulkan ya semuanya ya
ditit-nya.
Mantap ya.
Wah, pastiana sepertinya rambut baru
ini. [tertawa]
Lebih kenclong ya. Oke, karena efek
malam Jumat kayaknya ini. [tertawa]
Oke. Baik, Bapak-bapak sekalian, kita
masuk di materi yang terakhir pada malam
hari ini ya. Ada sisa tiga materi lagi.
Yang pertama itu berhubungan dengan APD,
alat pelindung pelindung diri.
Hanya pelindung ya, bukan memastikan
kita untuk selamat ya. Dia hanya
sifatnya melindungi, mengurangi efek,
mengurangi dampak. Misalkan
yang seharusnya kalau kita terbentur itu
memar jadi tidak.
Nah, itu salah satu contohnya.
Baik,
APD. Apa itu APD? Nah, berdasarkan
pemenaker
nomor 8 tahun
2010,
APD adalah suatu alat yang mempunyai
kemampuan untuk melindungi seseorang
yang fungsinya mengisolasi
sebagian atau seluruh tubuh dari potensi
bahaya di tempat kerja. Betul ya? Hanya
sebagian. Contohnya apa? Helm.
Helm.
Ada mukanya enggak?
Betul. Muka kelihatan
purung ya. Tempurung belakang tengkorak
kita tidak tercover.
Kenapa? Kalau mau tercover semuanya,
kenapa saat bekerja enggak pakai helm
motor aja? Hel [tertawa]
kan? Tercover semuanya ya kan?
Nah, tapi itu semua tidak untuk
peruntukannya
ya. Kenapa? Yang pertama kalau kita
bekerja sambil menggunakan helm motor
itu menyebabkan tidak nyaman,
berat
ya, lalu
mengurangi
indra pendengaran kita
ya. Kita menjadi tidak tidak fokus.
Pada gambar banyak banget ya terlihat ya
ada
safety cover apa namanya ini
yang pernah pakai apa
apron mungkin ya
bukan nih yang kayak baju bengkel baju
monyet
park Pak
Wepak wepak
wpepak
oke ini
airplak
irmafirmaf
plugplak Pakplak.
Oke. Ini
IRMAF.
IRMAF. Ini
seragam
kerja.
Kerja
ini
apa nih? Septi apa? Setisus.
Tisus.
Setisus.
Ini
tuh apa
apa
apa namanya
spes
spesial
spal
spesial
helm berwarna-warni
safety helmet
sarung tangan
respirator safety body
arnas
arnas. Oke, kita lihat lagi
tujuan penggunaan APD
yang pertama untuk meminimalkan akibat
kecelakaan kerja. Nah, seperti yang saya
sampaikan tadi di awal meminimalkan
akibat
ya tidak untuk mencegah terjadinya
kecelakaan. Hanya meminimalkan efek
apabila
terjadi kecelakaan.
untuk meminimalkan gangguan fisik yaitu
telinga, mata, kulit kepala, kepala
pusing, dan ceplelah.
Mengamankan tubuh bagian dalam, jantung,
paru, dan yang lain-lainnya.
Penggunaan APD.
APD itu biasa digunakan ketika kita
bekerja di area terbuka,
di ketinggian,
ruangan terbatas,
bekerja di daerah yang berbahaya dan
beracun. Istilah kita bekerja yang
kontak langsung dengan bahan kimia yang
berbahaya dan beracun. Bekerja di
pabrik, bekerja di air. Apakah itu di
atas air ataupun di dalam air? Apa
pekerjaan yang berlangsung di dalam air?
Apa pekerjaan yang berlangsung di dalam
air?
Welding underwater.
Welding underwater. Oke. Dikira mau
jawab berenang tadi.
Oke.
Baik. Selanjutnya
ini merupakan salah satu anomali ya
anomali penggunaan APD di lapangan.
Nah, bisa dilihat ya
ini mungkin
di negara-negara yang sifatnya masih
berkembang dalam penerapan ketiganya.
Jadi salah satunya PD itu dianggap tidak
penting sama sekali.
Nah, dia menggunakan
plastik untuk melindungi wajahnya ketika
melakukan proses penggerindaan.
Tidak menggunakan helm ketika di area
kerja karena mungkin tidak ada juga ya
difasilitasi.
Dan ini salah satu contohnya
ini sering terjadi juga ya di pre-proyek
konstruksi di Indonesia
terutama untuk orang yang melakukan
assembly besi
ya acap kali ditemukan.
sarung tangan itu sudah enggak layak
pakai tapi tetap digunakan
ya kalau kita melakukan asembly besi ya
kayak kita pembengkokan besi pelurusan
dan sebagainya itu akan cepat memakan
sarung tangan
kenapa ya pertama karena faktor kita
bekerja kasar ya dengan kualitas fisik
dari si besi tadi dan juga si besi itu
juga mengandung bendung panas akibat
terpapar dari cahaya matahari tadi.
Persyarceratan APD sesuai dengan jenis
bahaya yang dihadapi. Ya, enggak mungkin
kalau kita asal asalan menggunakan FPD
ya. Karena misalkan kalau kita enggak
butuh, ngapain kita gunakan? Kalau
enggak sesuai pula potensi bahaya yang
dihadapi, mengapa harus kita pakai?
Nah, lalu terbuat dari material yang
tahan dari bahaya tersebut. memiliki
konstruksi yang kuat, tidak meningkatkan
risiko bagi pemakainya, tidak mengganggu
APD yang lain bersamaan dipakai oleh si
pekerja.
Contohnya gimana?
Tidak penganggu APD lain ketika dipakai
secara bersamaan.
Apa contohnya?
Ayo. Apa?
Helm.
Ya, helm
berborangan digunakan dengan irmaf. Bisa
apa enggak?
Jaringannya si
bisa apa tidak? Enggak,
Pak.
Bisa, Pak.
Bisa.
Tapi tidak bisa menggunakan irm yang ada
seperti ini.
Iya.
Tapi dia yang langsung dicantolkan ke
sisi telinga helm.
Betul.
Nah, itu bisa. Nah, lalu apaagi?
Penggunaan masker ketika proses
pengelasan.
Ya, masker itu penting di saat proses
pengelesan karena si pekerja selalu
kontak langsung dengan asap
asap las
ya. Makanya itu disarankan di JSA maupun
dihira penggunaan masker.
Dasar hukum terkait APD ini apa saja?
Nah, yang pertama Undang-Undang nomor 1
1970 tentang keselamatan kerja,
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003
tentang Ketenagakerjaan,
PP nomor 50 tahun 2012 tentang SMK3,
sistem manajemen K3, Perman nomor 8
tahun 2010 tentang alat pelindung diri.
Standar ANC atau ICE ini standar dari
luar negeri.
Banyak aturan yang berhubungan dengan
APD.
Keterbatasan dari APD itu apa saja? Yang
pertama terbatas daerah yang
dilindunginya,
terbatas kemampuannya,
terbatas jenis bahaya yang dilindungi,
terbatas waktu pemakaian.
APD itu ada massa, kadar luarsanya.
Helm, sakti helm
itu masa kedua rasanya adalah 5 tahun.
Untuk cangkrangnya ini itu 5 tahun.
Tapi suspensi yang di dalamnya yang
berbentuk jaring, Teman-teman tahu ada
jaring di dalam helm itu per 6 bulan
atau per 1 tahun itu wajib diganti.
Nah, jadi suspensi di dalam
jaring-jaring helm itu yang wajib selalu
diganti.
Sepatu safety masa expire 1 tahun
enggak digunakan sepatu safety itu dalam
1 tahun dia akan lapuk bagian tapak
kakinya
misalkan kita dapat jatah saf-safti dari
kantor terus kita bawa pulang enggak
pernah sama sekali kita gunakan
1 tahun kemudian dia akan hancur sendiri
bagian tapaknya. Nah, karena memang
sifat safety tadi itu safety sus tadi
itu memiliki massa expire-nya.
Manajemen APD mengidentifikasi kebutuhan
dan syarat APD. Nah, ini berhubungan
dengan matriks APD tadi. Pemilihan APD
sesuai dengan kebutuhan kenyamanan para
pekerja.
Melaksanakan pelatihan, penggunaan
perawatan, dan penyimpanan.
penatalaksanaan pembuangan atau
pemusnahannya ketika sudah tidak
digunakan. Lalu melakukan pembinaan
inspeksi dan evaluasi serta
pelaporannya.
Nah, ini adalah contoh dari sebuah
matriks alat pelindung diri.
Mungkin saya akan berikan contoh ya.
terkait matriks alat pendung diri ini.
Oke, sudah terlihat.
Oke, terlihat.
Nah, ini adalah yang dinamakan dengan
matriks penggunaan alat pelindung diri.
Apa fungsi dari matriks ini? Fungsinya
untuk menghitung kebutuhan APD yang
dibutuhkan oleh para pekerja di lokasi
kerja sesuai dengan job das
pekerjaannya.
Nah, saya berikan contoh ini adalah
projek pembersihan
tangki timbun di area Pertamina.
Nah, bisa dilihat
ini adalah
kolom bagian pekerja yang terlibat dalam
pekerjaan
pembersihan tangki timbun tadi.
Ada penanggung jawab GM,
admin, supervisor perencanaan, PM, ASM
manager, sentimen, medis, pelaksana
lapangan, welder, pekerja tukang.
semuanya ada. Nah, di kolom
ke sebelah kanan itu adalah jenis-jenis
APD-nya.
Nah, bisa dilihat
helm
hampir semua sektor
job pekerjaan itu membutuhkan.
Nah, ini angka 1, 1 dan 5 itu adalah
jumlah
helm yang akan direquest berdasarkan
jumlah tenaga kerja yang ada di
lapangannya.
Jadi, kalau GM-nya cuma ada satu orang,
berarti request-nya helm satu orang.
Lalu set Google, seti kacamata yang
clear, open bening bisa dilihat semuanya
juga ngerequest
plug
tidak ada melakukan requestan karena ini
sifatnya hanya
pembersihan tangki timbun. Jadi si ear
plug tidak dibutuhkan.
Jadi plugnya tidak direquest sama
sekali.
Oke. Lalu Irma juga tidak dibutuhkan,
juga tidak sama sekali.
Masker. Nah, masker karena dibutuhkan
karena ini merupakan pembersihan tangkai
timbun, maka dilakukanlah request
maskernya
dari masing
jumlah tenaga kerja. Sarung tangan pun
yang tidak merekes itu sama sekali
adalah seorang welder. Wer tidak perlu
sarung tangan katun. Tapi di di sarung
tangan las welder
ada kebutuhannya.
Nah, seperti itu. Oke, sampai sini paham
yang berhubungan dengan matriks APD.
Nah, nanti di bawahnya itu adalah jumlah
APD yang dibutuhkan.
Untuk helm jumlahnya 15 seperti Google
15 berdasarkan jumlah tenaga kerja yang
terlibat di pekerjaan tersebut
berdasarkan job titelnya masing-masing.
Oke, selanjutnya daftar dan jumlah jenis
APD. Nah, ini bisa dilihat teman-teman
sekalian
ini sama seperti tahapan pembuatan JSA
yang
kolom sebelah kiri. Pekerjaan persiapan,
mobilisasi alat kerja, dokumentasi, sewa
perancah, dan sewa pompa. Apa PD yang
dibutuhkan? Bisa dilihat.
Jadi, setiap urutan pekerjaan kita juga
menganalisa kebutuhan APD apa saja yang
dibutuhkan.
Nah, seperti itu.
Oke,
inilah yang dinamakan dengan matriks
APD. Matriks PD itu digunakan untuk
proses penganalisaan dan pengadaan APD
menyesuaikan pekerjaan yang dilakukan
dan jumlah tenaga kerja yang ada di
pekerjaan tersebut.
Nah, karena matriks APD ini muncul di
dit teman-teman sekalian
ya. Saya lupa di kelompok berapa?
Kelompok dua ya.
Matriks AP KPD ya.
Ya, seperti itu. Oke.
Balik lagi ke materinya.
Oke, selanjutnya kita mengenal
jenis-jenis dari APD.
Yang pertama adanya pengaman mata,
pengaman wajah,
P protection, pengaman terjatuh, volve
protection, pengaman tangan, hand
protection, pengaman telinga, hearing
protection, pengaman pernapasan
respiratory protection pengaman kaki,
safety sus, pakaian kerja pack, pengaman
kepala safety helmet
Nah, ini adalah jenis dari pengaman
mata. Ada safety Google.
Safety Google ini benar enggak?
Safety safety glass
ini safety Google.
Ini apa?
Sett juga tapi yang kacanya berwarna
hitam. Apa
yang membedakannya?
Fungsinya yang membuat beda. Yang hitam
itu digunakan di saat pekerjaan
dilakukan di siang hari atau di tempat
yang cahayanya
intensitasnya tinggi ataupun silau.
Gunakanlah yang berwarna
hitam.
yang berwarna clear ataupun bening itu
digunakan saat kita bekerja di malam
hari atau di tempat yang
cahayanya lebih redup
ataupun remang-remang.
Nah, makanya kita menggunakan tipe
masing-masing menyesuaikan kondisi area
kerjanya.
Lalu ada lagi pengaman wajah. Pengemuan
wajah dibagi menjadi dua. Yang pertama
ada
apa namanya?
Welding
welding mass ataupun topeng las.
Lalu ada lagi face
shield.
Nah,
shield.
Oke. Menurut teman-teman sekalian,
menggerinda itu
seharusnya pakai fesal apa cukup
kacamata aja?
Fal, Pak.
Fil. Betul. Fal ya. Sepakat ya.
Kenapa kita harus menggunakan fesil?
Yang pertama untuk melindungi
mata dan permukaan wajah dari percikan
gram-gram.
Gram gerinda itu nanti ada dari mana?
asalnya dari percikan-percikalan api
hasil dari pemotongan menggunakan
gerinda.
Yang selanjutnya
melindungi wajah
ketika terjadi
pecahan batu gerinda.
Jadi dia enggak langsung menancap ke
wajah kita. Itulah fungsi dari si Fal
tadi
pengaman terjatuh ataupun biasanya kita
kenal dengan F protection.
Oke.
Ataupun bisa kita kenal dengan apa?
Safety full body
hardness.
Ada yang pernah menggunakan?
Pernah, Pak.
Pernah.
Pernah, Pak.
Berat
lumayan.
Lumayan. Makin mahal harganya, makin
berat
setel bodynessnya. Makin bagus
kualitasnya.
Yang pernah teman-teman coba yang satu
lanyar apa dua lanyar?
Yang satu cantolan apa dua cantolan?
Dua.
Dua hook.
Dua hook. Oke. Dua lar ya.
Nah,
kenapa penggunaan seti full body itu
lebih disarankan yang dua lanyar? Karena
untuk menjamin ketika seseorang bekerja
di ketinggian melakukan perpindahan.
Betul.
Jadi ketika kita pindah kita contoh dulu
satu lepas satu. I
nanti contoh lagi lepas lagi yang di
belakang
yang ketinggal tadi. Itu fungsionalnya.
Jadi ketika terjadi gempa bumi, getaran
pada scaffoldingnya ataupun tekanan
angin yang kencang, seseorang itu tidak
akan terjatuh.
Nah, juga penggunaan seperti BRness yang
untuk body harness cantolan belakang
itu disarankan yang menggunakan
absorber.
Iya. Apa fungsinya dan kenapa harus
menggunakan yang absorber? Apabila
terjadi seseorang jatuh dari ketinggian,
absorber itu akan
mereduksi
mengurangi efek dari hantaman,
kejutan ya, Pak.
Iya, kejutan
karena kita melawan gravitasi.
Nah, apa fungsinya untuk menahan kejutan
agar selangkangan kita itu tidak trauma?
Apakah itu nanti akan retak ataupun pa
patah itu gunanya ada yang
upsob tadi. Nah, itu untuk setful
bodyness
l belakang cantolan belakang. Nah,
Teman-teman sekalian untuk harganya itu
minimal yang kualitas biasa-biasa aja
itu Rp350.000 sudah dapat.
satu safety full body harness
ya. Yang paling bagus itu ada mereknya
3M petsel itu harganya R50 sampai R1
juta.
Nah, lalu kita mengenal lagi ada safety
body harness yang cantolannya depan yang
ada kalau di bagian pantatnya
tempat untuk duduk.
Jadi ketika orang bekerja di ketinggian
bergelantungan dia bisa sambil
seperti orang sedang duduk. Nah, seperti
pada gambar ini
setiap diarnas cantolan depan ya itu
digunakan untuk orang yang bekerja di
seutas tali.
Di mana biasanya kita lihat
ya
gedung-gedung, Pak. gedung-gedung tinggi
ya yang kayak Spider-Man ya
yang dia kerjanya membersihkan kaca-kaca
luar gedung
ya pekerjaan bertaruh dengan dengan
nyawa nyawa mereka itu teman-teman
sekalian tergantung di talinya ini.
Nah, untuk setul barness cantolan depan
itu harga minimal yang termurah itu
Rp1.500.000.
Itu yang paling murah.
Yang termahal mereknya Petzel itu
kira-kira di Rp2.500
up
ya.
seperti itu
harganya sebanding dengan resiko yang
dihadapinya.
Oke, selanjutnya pengaman telinga.
Irmaf yang mana? Irmaf
atas.
Atas. Irma ini ir
plak
plakplak.
Oke, perbedaan earplug dan earmaf yang
paling signifikan itu di bagian
frekuensi
suara
kemampuan
meredam suaranya.
Nah, earmaf lebih efektif dibandingkan
dengan ear plug karena dia dapat meredam
suara itu 40 sampai 50 de desibel.
Ear plug hanya mampu meredam suara 25
sampai 30
desibel. Nah, makanya ketika orang
bekerja di kebusingan
yang tinggi dia lebih disarankan
menggunakan
misalkan kita bekerja di 1205
desibel
selama 8 jam kerja ya. Sedangkan nilai
ambang batasnya berapa kemarin? Kalau 8
jam kerja.
Kalau 8 jam kerja berapa nilai? Nilai
angang batasnya
80.
80 berapa?
85, Pak.
85 desibel. Nah, kita bekerja di 125
desibel. kita gunakan sif
selama 8 jam akan mengurangi
kebisingan mencapai 50 desibel. Berarti
125 desibel tadi tingkat kebisingannya
dengan menggunakan IRMF
jadi berapa jadinya? Kurang 50
berapa? 75
I 75
desibel
desibel di bawah ambang
batas
aman
aman kalau kita menggunakan ear plug di
125 tadi dikurang 30 desibel
kemampuannya cuma
jadi berapa apa
5 desibel
di atas nilai ambang
ambang batas
tetap bakalan budek telinga kita.
Oke,
respiratory
protection
melindungi pekerja dari paparan zat
berbahaya seperti bahan kimia, kabut,
debu, dan uap, maupun asap.
Nah, bisa dilihat teman-teman sekalian
ada yang SCBA.
Ini masker apa namanya? Masker COVID ya.
Maskir apa? N
berapa?
Ayo. Udah lupa nih kayaknya.
N berapa masker ini?
N95.
[tertawa]
Oke. Ketika zaman COVID harganya bisa
mencapai ratusan ratusan ribu ya.
Iya. Enggak langka enggak dulu masker di
awal-awal COVID
ya gila ya harganya ya
enggak pakai masker disksi ya
udah kayak orang bodoh kita di zaman
COVID ya.
[tertawa]
Oke.
Nah, kalau yang di bawah ini dinamakan
dengan respirator.
Respirator fungsinya ya. Terutama untuk
orang yang bekerja di bidang pengecatan,
debu.
disarankan untuk menggunakan respirator.
Jadi di dalam respiratornya ini itu
terdapat filter yang wajib diganti tiap
harinya.
Jadi keamanan bernapas seseorang
tergantung dari filter yang ada di
dalamnya. Nah, seperti itu.
Hand protection
manfaatnya melindungi jari-jari tangan
dari api, suhu panas atau dingin,
radiasi, arus listrik, bahan kimia, dan
yang lainnya. Ini sarung tangan
apa
ini? Sarung tangan apa?
Ngelas. Buat ngelas. Serung tangan las
ini
fit
fiter
ya. Ini bisa untuk serontan fitter,
serontangan orang scaffolding,
scaffolder
ini
karet.
Iya,
karet.
Iya. Untuk apa?
Chemical handling.
Untuk toilet bisa.
Betul. Chemical handling. Betul sekali.
Chemical handling. Oke. Ini ser tangan
sejuta umat.
Iya. Enggak
semua orang bisa menggunakan. Nah,
pertanyaannya bintik-bintiknya di atas
apa di bawah? Penggunaannya
bawah, Pak.
Bawah.
Di bawah. Pak.
Oke. Masih ada menemukan orang masang di
atas?
Sering, Pak.
Sering.
Kenapa itu bisa terjadi?
Kurang pemahaman kayaknya, Mah.
Kurang pemahaman ya, kurang training ya,
kurang adanya seminar dan sebagainya ya.
Pasti itu ada aja orangnya walaupun dia
laki-laki ya. Kalau cewek okelah ya bisa
kita maklumi dia menggunakan
bintik-bintik di atas. Tapi cowok masih
ditemukan juga yang menggunakan
bintik-bintik di atas itu sedikit heran
kita ya, Teman-teman sekalian ya. Itu
masih banyak ditemui ya. Terutama kalau
kita
ya di area kerja lah ya yang ramai
banget tenaga kerjanya itu pasti banyak
kita temukan.
Nah, terus sarung tangan tinju menurut
teman-teman sekalian APD apa tidak
sarung tangan tinju?
APD, Pak,
untuk di atas ring Pak. itu di atas
ringas ring.
Iya, di atas ring mereka bekerja apa
enggak?
Kerja, Pak.
Bekerja berarti itu masuk A
PD
APD.
[tertawa]
Iya enggak?
Iya.
Dia
di
ring itu bertinju itu cari duit apa
enggak?
Cari duitlah.
Cari duit kan? Cari duit. Berarti yang
digunakannya itu APD. Nah, orang yang
bertinju di tasring, apa-apa aja APD
yang digunakannya?
Nih buat gigi.
Nah, pelindung
gigi.
Pelindung gigi
ya. Pelindung gigi itu fungsinya untuk
apa?
Fungsinya untuk apa? Tanya
agar tidak terkena gusi, Pak.
Betul. Agar
tidak terkena gigi biar enggak ompong
giginya.
Betul sekali. Agar tidak ompong, tidak
patah ya ketika bertinju tadi.
Nah, seperti itu. Lalu apa lagi APD yang
digunakannya? Nah, sepatunya gimana?
Sepatu orang petinju.
Iya, Pak. Itu APD juga, Pak.
APD juga, tapi dia masuk sepatu lateks
ya.
Sepatu biasa ya. Heeh.
Anti slip.
Benar itu anti slip. Karena kan kalau di
atas ring orang berkeringatan
jatuh di ringnya itu bisa menyebabkan
tergelincir.
F protection.
Oke. Ada lagi jenis pekerjaan
entertainment tapi dia menggunakan PD.
Apalagi
apa kira-kira?
Orang skateboard.
skateboard juga.
Iya.
Tapi yang paling riskan dan potensi
bahaya tinggi itu di mana? Di
skateboard.
Ya enggak?
Iya.
Skateboard tinggi enggak potensi
bahayanya?
Tinggi. Tinggi dia
tinggi. Apa-apa aja APD yang
digunakannya?
Ee pelindung dengkul.
Pelindung dengkul. Ya. Pelindung dengkul
kaki
tangan. Ini apa namanya? Ini siku.
Siku.
Siku apalagi?
Helm.
Ada lagi?
Sepatu.
Oke. Itu jenis
hobi ya. Walaupun sekarang skateboard
itu sudah masuk ke dalam
apa? Olah
olahraga.
Olahraga. Di ASEAN ya. ASEAN Games
skateboard itu masuk ke dalam cabornya.
Ya, apalagi contoh APD yang digunakan
untuk entertainment
apa?
Apa kira-kira? Ada lagi skateboard udah,
Tinju udah.
Ee apa ya? olahraga yang
tek kondo
tekondo
ini dariung dada ya.
Oh iya betul.
Olahraga yang itu Pak yang bolanya ee
rada enggak bulat itu apa ya namanya?
Saya lupa dah. Bolanya enggak bulat yang
pakai tangan itu bolanya.
Oh,
saya lupa dah itu apa namanya.
Kalau di
rugby, Pak.
Iya, ragbi. Iya, American Football.
Iya, itu dia.
Iya, American Football ya.
Itu sangat tinggi. Iya, itu sangat
tinggi.
Kalau teman-teman suka komiknya ataupun
animenya itu ada tuh American Football.
Iya, benar.
Yang dia pakai mukanya pelindung seperti
besi.
Iya.
Iya. ya. Karena memang di American
Football itu mereka beradu kontak kontak
fisik
ya seperti itu. Nah, yang paling rentan
itu sekarang apa? UFC
juga turun
ya. UFC itu rentannya sangat tinggi.
Iya.
Ya enggak apa yang digunakannya cuma
pelindung
pelindung gigi aja.
Pelindung gigi.
Iya. itu bisa dikatakan olahraga dengan
risiko yang sangat sangat tinggi.
Berbahaya sekali itu.
Karena dia kan istilahnya tarung tarung
lepas.
Betul.
Berbahaya sekali. Iya berbahaya.
Kadang kan mungkin ya ini di luar
konteks sedikit kadang mereka sudah
jatuh tetap di dihajar juga ya.
Itu sangat sangat berbahaya sekali itu.
Oke.
Setisus. Nah, pertanyaan saya enggak
jauh-jauh. Apa merek seperti SUS yang
teman-teman gunakan?
King.
King. King KW berapa? [tertawa]
King KW berapa?
KW berapa Kingnya?
Tahu tuh, Pak.
King Rp350.000, R00.000
[tertawa]
ya. King ori itu di 700800
ya. Di pasaran ada yang 350 4,5.
Nah. Apalagi mere sepatu yang lain yang
digunakan teman-teman sekalian. Mas
Rifki.
Nah, Krisbo. Mas Rifki di saat
magang apa? Safety-nya
enggak ada ya kalau magang ya?
Enggak ada, Pak.
Oh iya,
sepatu kasual ya
paling ya sepatu safety boat saja karena
kebanyakan ke gudang, Pak.
Oh, warehouse.
Heeh. Oke. Oke.
Ee sepatu
bootnya
itu yang ada besinya apa enggak?
Ee enggak sih, Pak. Kalau pas itu saya
ya biasa aja ya.
Iya biasa aja.
Sepatu ke sawah
ee yang kayak di ini, Pak. Di apa? Di
PPT ini, Pak.
Warna kuning ya.
Oke. Betulbetul. Jadi setbot itu terbagi
menjadi dua. Ada setbot yang lek full.
Nah, untuk di area construction
konstruksi saftibot itu dia diwajibkan
ada besi di sini ya to cap
dan juga wajib ada besi di tapak
kakinya.
Fungsinya apa? Untuk melindungi kaki
pekerja dari benturan.
Untuk melindungi kaki pekerja dari
hantaman paku. Benar-benar tajam.
Tapi kan yang kita temukan di lapangan
beda cerita ya.
Iya, Pak.
Safety board-nya ya. Safety board ke
sawah.
Karena sepatu yang kuning itu berat
sekali ya, Pak.
Iya, memang berat. Terutama kalau sudah
nginjak ee lumpur ya udah.
Iya.
Kebenam-kebenam dah
ya. Tapi kan
enggak nyaman juga sih.
Iya, enggak nyaman emang. Tapi kan
fungsinya terlihat.
Iya.
ya
memang bikin enggak nyaman, berat ya,
menghambat langkah kaki, tapi kan
fungsionalnya yang dilihat di situ. Nah,
itu yang dikatakan tadi enggak ada orang
yang menggunakan APD itu yang nyaman.
Emang ada
teman-teman sekalipun gunakan APD pasti
ada dilepas kan.
Yakin saya. Contohnya apa? Helm sering
dilepas enggak?
Pasti
ya? Enggak.
Enggak.
Kadang helm di lapangan untuk apa? Untuk
cebok.
Cebok.
Ya, benar. Untuk untuk cebok. Terus
apalagi? Untuk tempat duduk di kalau
lagi di lapangan ngobrol ya. Jadi tempat
duduk tuh helm.
Nah, kalau kalau sama pekerja
tukang-tukang ya kadang itu helm jadi
jadi buku gambar
gambar.
Iya, memang itu yang kita temukan di
lapangan. Makanya kan di saat serah
terima APD, ada form serah terima, ada
aturan-aturan di dalam form tersebut.
Contohnya
APD wajib dirawat, APD tidak boleh
dicoret-coret.
Ya, pasti ada kayak gitu bunyi formnya
bagi perusahaan yang telah melaksanakan
SOP-nya. SOP APD.
Nah, oke. Selanjutnya, nah ini
ya ini helm dikonstruksi bisa migas bisa
sebagainya bisa. Ini helm khusus untuk
pemanjat
petsel
ini biasa banyak digunakan oleh operator
Indome,
operator
tower talcomsel dan sebagainya.
Oke, Teman-teman sekalian pakai hel
mana? Ini
yang atas, Pak.
Atas. Standarnya apa? MSA
ya. Ada MSA, ada SNI ya. Apa warna helm,
Teman-teman sekalian
di lokasi kerja?
Pak Sutiana putih
biru,
biru.
Tergantung jabatan sih, Pak.
Pak Rizal. Enggak
pakai, Pak, di kantor.
Kalau ke lapangan
pakai putih, Pak. Biasanya putih.
Pasutisna
saya merah, Pak.
Merah. Pas Rifki
biasanya biru, Pak. Untuk tamu saya,
Pak.
Tu, ya, visitor.
Iya.
Oke. Pertanyaannya timbul, Pak. Kenapa
banyak di setiap perusahaan itu helmnya
berbeda-beda warna, Pak? Tergantung
jabatan.
Ya, enggak?
Iya, Pak.
Kenapa manajer itu identik warnanya
putih?
Kenapa teknisi itu kuning? Kenapa tukang
itu kuning? Kenapa orang SE merah? Kan
gitu ya muncul pertanyaannya.
Apakah ada standarnya, Pak?
Tidak ada. Tidak ada standar warna helm
di lokasi kerja itu enggak ada
teman-teman sekalian.
Itu hanya kebijakan perusahaan.
Itu hanya sebuah kebiasaan.
Karena biasanya melihat oh di konstruksi
orang ketiganya pakai helm warna merah.
Ya udah pada ng udah pada latah semua.
Jadi SE itu udah pakai warna merah aja.
Ya, helm merah, seragam merah, celana
merah ya. Jang jangan-jangan sampai
dalaman juga merah itu.
Nah, seperti itu, Teman-teman sekalian,
ya. Itu hanya sebuah kebiasaan ya.
Penggunaan APD dengan warna tertentu itu
tidak ada aturan khususnya. di aturan
hukumnya itu juga tidak ada
ya. Jadi itu hanya kebijakan kebijakan
tersendiri oleh perusahaan.
Lalu selanjutnya ada lagi pakaian kerja
yang dikenal dengan apron. Ini safety
safety face
ataupun apa namanya? Rom,
Rompi
ya. Rompi sekarang pun Pak Ogah pun di
jalan juga banyak yang menggunakan rompi
ya.
Pak Ogah loh tahu Pak Ogah kan?
Tahu, Pak.
Yang sering banyak di persimpangan
persimpangan Karawang, Bekasi banyak
banget ya.
Oke.
Apa fungsi dari rompi ini sebenarnya?
ya karena ada skotletnya apa itu biar
orang bisa melihat dari jarak jauh.
Iya. Fungsinya terutama untuk bekerja di
malam hari.
Di pertambangan ini juga sangat penting
teman-teman sekalian
ya. Karena kan di pertambangan itu
menggunakan mobil-mobil besar ya
takutnya enggak kelihatan kelinda satu
orang.
Ya, seperti itu. Makanya kalau di
pertambangan itu kan teman-teman lihat
ya, mobil operasional mereka itu
tiangnya tinggi tinggi. Tiang bendera
maksud saya ya. Ting bendera kan ada tuh
di masing-masing mobil tambang.
Tingginya bisa 3 sampai 5 m.
Apa fungsinya? Untuk memberitahu
kendaraan yang besar bahwa ada mobil
kecil yang melintas.
Jadi enggak kelindas
seperti itu.
Pemusnahan APD. APD yang rusak retak
atau tidak dapat berfungsi dengan baik
harus dibuang. Helm kalau sudah ada
retakan itu wajib diganti
walaupun masa expire-nya 5 tahun. Jadi
misalkan masa expire panjang tapi sudah
tidak layak wajib diganti.
Makanya ketika teman-teman sekalian
merequest APD itu harus ada spare-nya.
Jangan pas-pasan.
Kenapa enggak boleh pas-pasan? Takutnya
nanti di tengah perjalanan pekerjaan ada
para pekerja yang resign atau ngilang
gitu aja
seperti itu. Oke, ada yang mau bertanya?
Materinya tentang APD sudah berakhir.
Ada yang mau bertanya
terkait APD?
APD kemarin di dalam hierarki pengadilan
risiko masuk ke bagian yang terendah ya.
Iya.
Tidak
paling bawah.
Paling bawah tidak e tidak efektif.
Benar enggak?
Benar.
Logikanya gini, Teman-teman sekalian.
Orang yang enggak ikut pelatihan pun
tahu APD itu wajib digunakan di lokasi
kerja.
Nah, jadi nanti yang membedakan
teman-teman sekalian dengan orang yang
tidak training ataupun sertifikasi
jangan menggunakan dikit-dikit di JSA,
dikit-dikit dibikin APD.
langkah pengendaliannya.
Kalau kita udah tenaga kerja yang sudah
kompeten, yang sudah training dan
sertifikasi, jangan didikit pembuatan
manajemen risiko itu dengan APD, APD,
APD. Terus
APD itu yang paling tidak efektif ya.
Sedangkan metode hierarki pengendalian
risiko itu ada lima. Apa saja? Elias.
Apalagi
rekayasa
yang nomor dua dulu. Jangan lompat
ketiga langsung.
Yang kedua apa?
Subtitusi.
Substitusi.
Habis itu rekayasa.
Yang keempat
administrasi kontrol.
Administrasi kontrol. Yang kelima baru
si
APD.
APD. nih. Oke
ya
seperti itu
ya. PD itu bagian terendah.
Oke kita lanjut lagi ke materi yang
selanjutnya. Kalau tidak ada pertanyaan.
Ke naon et teh?
Kita masuk ke dalam pertanyaan ee mohon
maaf ke materi selanjutnya dengan unit
kompetensi berjudul mengevaluasi
pemenuhan persyaratan dan prosedur
ketiga atau biasanya kita kenal dengan
audit SMK3,
sistem manajemen
K3.
Nah, menurut rekan-rekan sekalian di
perusahaan, rekan-rekan sekalian sudah
menerapkan SMK 3 apa tidak?
Sudah menerapkan sistem manajemen K3
apa tidak?
Bagaimana,
Pak? Saya tanya satu-satu Pak Sutisna.
di perusahaan Patusina saat ini sudah
menerapkan SMK3 apa tidak? Sistem
manajemen ketiga atau tidak? Sudah ada
apa enggak sistem manajemen ketiganya?
Belum ada sih, Pak. Ee baru mulai
dibenahi tahun ini.
Mulai dibenahi tahun ini karena
kebutuhan project ya.
Iya, benar sekali. Makanya saya
didaftarin ke K3 ini
[tertawa]
biar ada ininya ya.
Iya.
Biar ada apa ya namanya ya?
Biar
biar sayaah.
Iya biar ada penanggung jawab lah ya.
Iya biar ada penanggung jawabnya karena
owner kita ee minta itu dipenuhi.
Oke
ada lagi
Mas Rizal? Sudah ada sistem ketiganya?
Sudah, Pak. Seharusnya, Pak.
Sudah ada. Ya, kalau di bagian Inkah
perkara terapian itu sudah ada tapi
belum terlalu ketat.
Nah, seperti itu.
Dia baru sebatas punya sistem manajemen
ketiga tapi belum tersertifikasi SMK 3
namanya.
Mungkin tahun-tahun ke depannya bisa
jadi sertifikasi
SMK 3 perusahaan.
Jadi yang dimaksud dengan sistem
manajemen ketiga itu apa? Nah, sistem
manajemen ketiga itu nanti akan kita
lihat pengertiannya. Nah, SM ketiga
adalah bagian dari sistem manajemen
perusahaan secara keseluruhan. secara
keseluruhan ya ini perlu kita garis
bawahi secara keseuruhan
dalam rangka pengadilan risiko yang
berkaitan dengan kegiatan kerja guna
terciptanya tempat kerja yang aman,
efisien dan pro produktif.
Jadi SMK ketiga itu dia tidak hanya
dikerjakan oleh ataupun dipedulikan oleh
satu departemen K3 aja, tapi semua
departemen yang ada di dalam perusahaan
harus saling berkesinambungan,
saling bersinergi
ya untuk melaksanakan dan menciptakan
kondisi lingkungan kerja yang aman dan
nyaman.
Lalu kita lihat lagi audit SMK 3 yaitu
pemeriksaan secara sistematis dan
independen terhadap pemenuhan kriteria
yang telah ditetapkan untuk mengukur
suatu hasil kegiatan yang telah
direncanakan dan dilaksanakan dalam
penerapan SMK 3 di perusahaan.
Jadi setelah si perusahaan ini dia telah
menerapkan sistem manajemen ketiganya
bertahun-tahun ya dia ada dinamakan
nanti prosesnya PDCA
tahu PDCA
P plan D do CCK
Action
Plan dock action
rencanakan lakukan lakukan apalagi
evaluasi
action melakukan tindakan perubahannya.
Nah, seperti itu
latar belakang kenapa kebijakan SMK 3
itu muncul dan digalakkan oleh
Kementerian Ketenagakerjaan.
ketenagakerjaan
yang pertama.
K3
masih belum mendapatkan perhatian yang
mewadai dari semua pihak. Betul apa
tidak?
Betul enggak? K3 itu masih displayin.
Iya, Pak.
Betul. Teman-teman sekalian merasa
enggak ada perusahaannya sendiri seperti
itu?
Merasa enggak? Maksudnya
gimana?
Iya, Pak.
Merasa enggak ketiga itu masih sepele
banget?
Iya,
ketiga itu hanya sebatas tulisan aja.
Nah, betul ya. Mas Rizal pun yang skala
Bu MN sekalipun juga merasakan Mas Rizal
ya.
Iya, Pak. Iya.
Ya, istilahnya K3 itu hanya tajam ke
bawah, tumpul ke
atas. Ya, itu memang hampir di semua
sektoral industri perusahaan-perusahaan
baik skala besar maupun kecil. Ketiga,
itu hanya sebagai hiasan aja. Ketika
ditanya apakah sistem ketiganya ada? Ada
berjalan, berjalan.
Dievalisi enggak? Enggak.
Diperbaiki enggak? Enggak. Jadi hanya
sebatas
pameran aja.
Yang kedua, kecelakaan kerja yang
terjadi relatif masih tinggi. Betul
enggak? Kejadian kecelakaan kerja tuh
relatif tinggi.
Yang terlaporkan yang enggak dilaporin
gimana? Yang disembunyi-sembunyiin
kecelakaan kerjanya
pasti ada. Banyak pasti.
Percaya enggak teman-teman sekalian
kalau terjadi kecantakan kerja dia
didiam-diamin disun-sembunyiin?
Ah, seperti itu berbahayanya ya.
Yang ketiga, pelaksanaan pengawasan
ketiga masih bersifat parsial. Nah, ini
saya katakan tadi kepada Mas Rizal,
K3 itu masih bersifat parsial,
Teman-teman sekalian. Dia hanya
menyentuh aspek buruh dan pekerja.
ke level manen
belum. Padahal di dalam alurnya
manajemen ini sangat terlibat
kan. Dia yang tanda tangan. Betul
enggak? Dia yang mengesahkan.
Nah, makanya yang dibilang dengan aturan
dibuat untuk dilanggar itu itulah dia.
Yang keempat, rentahnya komitmen
pimpinan perusahaan dalam hal ketiga.
Ya, sering kita temui. Kenapa? Karena
ketiga itu identik dengan budget.
Jadi ketika si manajemen tidak komitmen,
si manajemen tidak mau mengeluarkan
budget, manajemen tidak mau mendukung
dalam proses penerapannya,
jangan harap teman-teman sekalian bisa
survive.
akan sulit sekali membangun budaya K3 di
lingkungan perusahaan yang level
manajemennya tidak mendukung.
Sama aja istilahnya teman-teman sekalian
pergi ke medan perang tapi enggak
dibekali dengan senjata.
Yang kelima,
kualitas tenaga kerja berkorelasi dengan
kesadaran atas ketiga. Ya, itu betul
sekali tadi contohnya yang kita bahas.
Masih banyak ditemukan para pekerja itu
tidak tahu cara penggunaan APD
ya. Salah satunya tadi kayak penggunaan
sarung tangan katun di mana penggunaan
binti-bintinya di atas bukan di bawah.
Lalu masih banyak juga orang yang tidak
paham cara menggunakan saf body harness.
Nah, itu salah satu bentuknya masih
rendahnya
ya tingkat kesadaran dan tingkat
pengetahuan di bidang ketiga tadi itu.
Yang keenam, tuntutan global dalam
perlindungan tenaga kerja yang
diterapkan oleh komunitas perlindungan
hak buruh.
Pasal 27 ayat 2 Undang-Undang 1945.
Dasar hukumnya bisa kita lihat ada
Undang-Undang Nomor 1970 dan PP 50 tahun
2012 tentang penerapan SMK SMK 3.
Nah, dan ini adalah yang dimaksud dengan
PP 50 tahun 2012 tadi. PP nomor 50 tahun
2012 ini dia terdiri dari 6 bab dan tiga
lempiran.
Pada bab 1 itu berhubungan dengan
ketentuan umum tentang SMK 3 terdiri
dari tiga pasal.
Bab 2
terdiri dari 12 pasal. Terdapat enam
bagian di dalam bab 2 ini.
Mulai bagian kesatu itu ketentuan umum 3
pasal. Bagian kedua, penetapan kebijakan
dua pasal. Bagian ketiga, perencanaan
ketiga satu pasal.
Bagian keempat
pelaksanaan perencanaan ketiga 4 pasal
bagian kelima pemantauan dan evaluasi
kinerja ketiga 1 pasal bagian keenam
peninjauan dan peningkatan kinerja
ketiga satu pasal.
Bab 3 penilaian dan sistem ketiga ini
ketika adanya proses audit dua pasal bab
4 pengawasan 3 pasal
bab 5 ketentuan peralihan satu pasal bab
6 ketentuan penutup 1 pasal terdapat
tiga lampiran di dalam PP 50 tahun 2012
ini.
Lampiran yang pertama berhubungan dengan
pedoman penerapan sistem manajemen K3.
Lampiran dua, pedoman penilaian
penerapan SMK 3.
Tabel satunya kriteria pada tingkat
penerapan SMK 3. Tabel 2-nya penilaian
tingkat penerapan SMK 3 tadi. Lampiran 3
formulir laporan audit SMK 3.
Tujuan penerapan SMK 3 itu sendiri apa?
Yang pertama meningkatkan efektivitas
perlindungan keselamatan dan kesehatan
kerja yang terencana, terukur,
terstruktur, dan terintegrasi.
Mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja
dan penyakit akibat kerja. Nah, ini
penting banget ya karena memang SMK 3
itu
tujuan utamanya untuk mencegah
terjadinya kecelakaan kerja
ataupun penyakit yang ditimbulkan akibat
pekerjaan yang melibatkan semua unsur
yang ada di perusahaan mulai dari level
manajemen sampai level terendah buruh.
Yang ketiga, menciptakan tempat kerja
yang aman, nyaman, dan efisien untuk
mendorong produktivitas.
Selanjutnya penerapan SMK 3. Nah, inilah
istilahnya
aturan
ya penerapan SMK 3 itu wajib.
Nah, ini sudah ada kata wajib bagi
perusahaan yang mempekerjakan
pekerja atau buruh paling sedikit 100
orang atau kurang dari 100 orang tapi
memiliki potensi bahaya tinggi.
Seperti itu.
Oke. Yang kedua, ketentuan mengenai
tingkat potensi baya tinggi sesuai
dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.
Dalam menerapkan SMK3 wajib berpedoman
pada peraturan pemerintah ini dan
peraturan perundang-undangan serta dapat
memperhatikan konvensi atau standar
internasional lainnya.
Nah, kalau SMK 3 ini istilahnya itu
adalah standar Indonesia di bidang
ketiga.
Kalau di luar negeri itu dinamakan
dengan ISO 45001.
Pernah dengar mungkin ya? ISO 45001 itu
adalah standar K3 internasional.
Seperti itu, Teman-teman sekalian.
Oke, selanjutnya
sebentar.
Oke, selanjutnya ada lagi lima prinsip
dasar dan 12 elemen yang ada di SMK 3
yang wajib kita terapkan ketika kita
akan melaksanakan ataupun membangun
sistem manajemen ketiga.
Oke, lima prinsip dasarnya yaitu
adanya penetapan kebijakan K3.
Nah, ini dia
penetapan kebijakan K3. Ini adalah
elemen yang pertama. Yang kedua,
perencanaan K3. Nah, perencanaan ini kan
otomatis yang berhubungan dengan
program-program kita. Dari mana program
K3 ini bisa kita ambil? Kita bisa
ambilnya dari Hira yang kita kerjakan.
Karena sama-sama yang kita ketahui, Hira
itu kan mengatur ya atau menganalisa
alur bisnis perusahaan.
Nah, di dalam hirar kan nanti ada
upaya-upaya pengendaliannya
yang dari eliminasi, substitusi dan
sebagainya tadi itu. Nah, dari sanalah
bisa kita adopsi untuk menciptakan
program K3 yang akan kita laksanakan di
perusahaan kita.
Selanjutnya, setiap ada perencanaan
tentu wajib ada pelaksanaannya.
Dari setiap rencana tadi itu mungkin
tidak semuanya bisa dilaksanakan.
Kenapa? Banyak faktor
waktu
manajemen
SDM yang belum bagus.
Yang ketiga,
budget.
Yang keempat,
dukungan dari top manajemen.
Nah, seperti itu. Itu pasti kendala di
dalam pelaksanaan rencana ketiga.
Terutama yang paling signifikan itu
adalah budget dan komitmen dari level
top manajemen.
Selanjutnya pemantauan dan evaluasi
kinerja. K3.
Setelah kita melaksanakan
rencana ketiga kita tadi itu, otomatis
kita wajib melakukan pemantauannya
ya. Ataupun bisa dikatakan ini adalah
pengawasan.
Setelah kita melaksanakannya, kita awasi
tentu wajib di evaluasi. Apa tujuan dari
evaluasi tadi? Menurut teman-teman
sekalian,
evaluasi ini sama dengan audit.
Ya, setiap ada evaluasi itu pasti
dinamakan dengan audit. Jadi, audit itu
tujuannya untuk apa?
Untuk mencari lemahnya, Pak.
Betul. Untuk mencari
lemahnya,
lag-nya di mana?
untuk mengetahui bobrok sistem kita di
mana, untuk mencari kekurangan sistem
kita di mana. Nah, itulah fungsi dari
audit
sistem manajemen ketiga tadi.
Seperti itu, Rekan-rekan sekalian.
Nah, yang kelima, peninjauan dan
peningkatan kinerja SMK 3. Peninjauan
berarti itu wajib dilihat dan diketahui
oleh level top manajemen. Tujuan apa?
Agar setelah dilakukan audit kan
otomatis ada temuan temuan. Benar
enggak?
Setiap audit pasti kita menemukan
temuan. Nah, itulah fungsinya kita
membuat laporannya agar si level top
managemen itu membaca,
mengetahui,
agar teman-teman tadi itu segera
dilakukan closing-nya
ya. Agar apa? agar perbaikan tadi itu
perbaikan yang diharapkan tadi itu bisa
terjadi.
Nah, tapi kan banyak
level manajemen itu nanti alasannya
budget kita sudah tidak ada
ya. Teman-temuan tadi ini tidak ada di
dalam anggaran budget kita paling baru
bisa dilakukan di tahun mendatang.
Nah, itu sudah alasan klasikal.
dari level manajemen.
Oke, itu adalah lima prinsip dasar ya,
lima prinsip dasar SMK 3. Nanti kalau
ditanya oleh resor, teman-teman bisa
menjawab. Yang pertama penetapan
kebijakan ketiga. Yang kedua,
perencanaan ketiga. Yang ketiga,
pelaksanaan rencana ketiga.
Yang keempat
pemantauan dan evaluasi kinerja ketiga.
Yang kelima,
peninjauan dan peningkatan kinerja SMK 3
tadi.
Lalu ada lagi yang dinamakan dengan 12
elemen SMK 3. Nah, 12 elemen ini ini dia
dari yang nomor 1 sampai ke-12
ada yang berhubungan dengan pembangunan
dan pemeliharaan komitmen. Ini yang
berhubungan dengan adanya atau tidaknya
kebijakan K3L di perusahaan. Teman-teman
sekalian, kebijakan K3L itu
ditandatangani oleh pimpinan tertinggi
perusahaan.
Apakah itu CEO-nya ataupun direktur
utamanya.
Yang kedua,
pembuatan dan pendokumentasian rencana
ketiga. Itu masuk ke elemen yang kedua.
Jadi, Teman-teman sekalian pada intinya
elemen ini inilah yang akan kita lakukan
penerapan di masing-masing departemen
ketika kita akan membangun sistem
manajemen ketiga. Nah, inilah
petunjuknya. Kan teman-teman bingung ya.
Aduh, perusahaan saya belum ada sistem
manajemen ketiga. Saya harus mulai dari
mana?
Saya harus ngapain di sini?
Nah, PP nomor 50 tahun 2012 itu adalah
guide, petunjuk bagaimana caranya
teman-teman sekalian akan membangun,
akan melaksanakan, akan merencanakan,
dan mau mulai dari mana dalam membangun
sistem manajemen ketiga perusahaan.
Itulah fungsi dari PP nomor 50 tahun
2012 tadi.
Yang ketiga elemennya adalah
pengendalian
perancangan dan pengendalian kontrak.
Nah, ini kerjaannya Mas Rizal ini
ya.
Biasanya orang perkurmen pasti nanti
akan kerja sama dengan orang legal.
Selanjutnya pengendalian dokumen. Yang
kelima, pembelian dan pengendalian
produk. Ini kerjaan Mas Rizal juga nih
ya, Mas Rizal ya.
Iya, Pak.
Ya, karena berhubungan dengan pur
purchasing
ya. Purchasing itu adalah sebuah
departemen yang dilema kalau di
perusahaan.
Kenapa saya bisa katakan seperti itu?
Kalau dia transaksi dapat harga yang
bagus itu dipuji oleh manajemen
ya. Tapi coba aja kalau barang yang
dibelinya bosok
yang dicerca oleh manajemen. Jadi
simalah
ya
dapat harga bagus,
quality belum tentu bagus.
Iya.
Nah, seperti itu ya. Pokoknya si orang
purchase ini kayak orang pasar lah
istilahnya.
Harus pandai negosiasi
ya dan menjadi salah satu departemen
yang dicurigai kalau di perusahaan.
Purchas dikatakan sebagai departemen
lahan basah.
Ya, itu departemen selalu dicurigai di
perusahaan.
purchasing lah itu dia.
Oh, dapat vendor murah.
Wah, dapat nih, dapat jatah nih. Katanya
menang nih dapat jatah nih orang
purchasnya. Nah, pasti gitu. Makanya
jauh kan obrolan kita dari itu.
Makanya sulitnya di orang purchas di
perusahaan seperti itu, Teman-teman
sekalian. selalu dicurgahi ya karena
memang mereka salah satu lembaga yang
istilahnya
apa ya konsumtif
ya. Kalau di pemerintahan itu seperti
MBG teman sekalian
ya lahan basah.
Nah seperti itu kata orang ya. Tapi kan
kita enggak tahu di dalamnya seperti
apa. Mencari vendor enggak semudah itu
teman-teman sekalian ya. Kalau misalkan
kita orang purchas pasti kita wajib ada
perbandingan vendor itu minimal tiga
ya. Enggak ada misalkan kalau kita
misalkan mau Sutiana
Pak Purches saya butuh ini Pak tolong
dicarikan ya enggak mungkin dia akan
cari satu vendor langsung disetujui oleh
manajemen. Enggak mungkin pasti diminta
harus ada perbandingannya.
Vendor A, vendor B, vendor C. dilihat
harga mana yang terbagus, kualitas yang
terbaik
seperti itu.
Lalu yang keenam, berhubungan dengan
keamanan bekerja. Yang ketujuh,
pengeluan material dan perpindahannya.
sampai ke tahap
pengelolaan material dan perpindahan
material tadi itu juga wajib kita
masukkan unsur ketiga di dalamnya.
Muncul pertanyaan, "Pak, kenapa Pak di
bagian purchase harus ada juga unsur
ketiga, Pak?" Ya, tentulah teman-teman
sekalian. Contohnya ketika kita beli
barang
bahan-bahan kimia itu wajib ada MS
DS-nya.
Ya, jadi si orang purchase tadi itu
ketika merequest barang, mereka juga
harus memperhatikan di barang tersebut
apakah ada MSDS atau tidak. MSDS tahu
material safety data sheet.
Nah, makanya saya katakan tadi semua
sektor departemen yang ada di perusahaan
itu wajib ya nanti terkontrol penerapan
ketiga di dalamnya.
Makanya saya bilang teman-teman sekalian
ya ke peserta-peserta lain juga
sebelumnya. Ketika teman-teman sekalian
memilih jalan sebagai orang ketiga,
teman-teman sekalian harus siap menjadi
public enemy.
Ya, teman-teman sekalian harus siap
menjadi orang yang tidak disukai di area
kerja.
Ya, begitulah nasib menjadi orang
ketiga.
Ya, enggak ada orang yang suka dengan
orang ketiga.
Karena di dalam paradigma berpikir
mereka, kita sebagai orang ketiga itu
adalah tukang yang ngerecokin pekerjaan.
Nah, seperti itu.
Enggak ada orang yang suka dengan orang
ketiga di lapangan.
Berhati hatilah.
Oke, selanjutnya kita lihat lagi.
Oke, setelah kita melakukan penerapan
dari SMK 3 tadi melalui lima prinsip
dasar dan 12 elemen tadi, maka bagaimana
caranya kita melakukan pembuktian bahwa
penerapan SMK 3 kita itu sudah baik atau
tidak. Ya, tentunya dengan adanya
audit.
Audit itu terdiri dari audit internal
dan audit
eksternal.
Internal audit SMK 3 yang dipimpin nanti
proses auditnya oleh seorang ahli
auditor SMK 3 perusahaan yang telah
tersertifikasi
Kementerian Ketenaga. kerjaan
auditor SMK 3 Kamnakar namanya.
Itu adalah seorang yang akan memimpin
audit internal SMK 3.
Lalu bagaimana Pak apabila di perusahaan
tersebut belum ada seorang auditor SMK
3? Nah, biasanya perusahaan dalam
membangun ataupun akan melaksanakan
audit SMK 3, dia akan membantu atau akan
meminta bantuan nanti ke pihak ketiga.
Pihak ketiga yaitu berupa konsultan
ya, konsultan untuk membantu proses
audit SMK 3 nantinya
seperti itu.
Eksternal. Nah, audit internal ini juga
berfungsi nantinya sebagai
persiapan kita dalam menghadapi audit
eksternal istilahnya gladiiknya lah
ya seperti itu. Jadi sebelum kita
melaksanakan audit eksternal di mana
audit eksternal ini nantinya akan
dilakukan oleh lembaga audit
yang telah ditunjuk oleh Kamnaker
Kementerian Tenaga Kerja ataupun bisa
dikatakan lembaga audit yang resmi di
bawah Kementerian Ketenagakerjaan yang
mana audit audit lembaga audit inilah
nanti akan membantu kita dalam proses
penerbitan
sertifikasi SMK 3 perusahaan kan.
Nah, seperti itu teman-teman sekalian.
Oke.
Audit SMK 3. Untuk pembuktian penerapan
SMK3 dapat dilakukan audit melalui
lembaga audit independen yang ditunju
oleh Menteri Tenaga Kerja. Audit
meliputi elemen-elemen SMK 3. Yang
ketiga, perusahaan yang dinilai wajib
untuk diaudit berdasarkan pertimbangan
tingkat risiko bahayanya.
mekanisme audit SMK3 ya, Teman-teman
sekalian. Jadi
ini adalah kualifikasi
perusahaan seperti apa yang wajib
melakukan sertifikasi SMK 3 perusahaan.
Oke, ada tiga jenis perusahaan yang
wajib melak yang istilahnya bukan wajib
ya. Ada tiga macam kualifikasi
perusahaan
yang bisa melaksanakan atau
mengadakan sertifikasi SMK 3 perusahaan.
Yang pertama,
perusahaan yang secara sukarela minta
dilakukan audit SMK 3. Nah, ini biasanya
perusaha-perusahaan yang membutuhkan
untuk
tender
ya. Jadi dia butuh sertifikat SMK3 untuk
tender,
untuk memandangkan tender di klien.
Itulah karakteristik perusahaan yang
pertama.
Yang kedua, perusahaan yang bergerak di
bidang dengan potensi bahaya tinggi.
Jadi tanpa diminta sama sekali, dia
sudah otomatis wajib melakukan audit SMK
3-nya seperti
perusahaan yang bergerak di bidang
pertbangan minyak dan gas bumi itu tanpa
tanpa meminta tanpa diminta dia sudah
otomatis wajib audit SMK 3 ataupun
sertifikasi SMK 3.
Yang ketiga,
perusahaan yang mempunyai potensi bahaya
tinggi berdasarkan penetapan Dirjen atau
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi.
Nah, seperti itu.
Jadi, dia
ditunjuk
karena dinyatakan layak untuk
melaksanakan sertifikasi SMK 3
perusahaan.
Oke, ini adalah 18 lembaga audit yang
diakui oleh Kementerian Ketenagakerjaan.
Ada 18 lembaga audit.
Jadi, ini kira-kira lembaga audit yang
bisa teman-teman pakai nanti ke
depannya.
kriteria audit SMK 3. Nah, audit SMK 3
itu juga memiliki kriteria yang harus
kita penuhi. Jadi, dia ada tiga macam
kriterianya.
Yang pertama, penilaian tingkat awal
perusahaan
menerapkan sebanyak 64 kriteria.
Yang kedua, penilaian tingkat transisi
perusahaan menerapkan sebanyak 122
kriteria
untuk audit SMK 3-nya.
Yang ketiga, penilaian tingkat lanjutan.
ini yang level tertingginya 166 kriteria
yang akan ataupun wajib dipenuhi
perusahaan ketika audit SMK 3.
Oke, ini dia kriteria pada tingkat
penerapan SMK3.
Bisa dilihat teman-teman sekalian.
Jadi tadi kan kita terdapat 12 elemen
SMK 3 ya. Bisa dilihat ya ada 12 elemen
nih. Nah, dari tiap elemen ini itu nanti
akan terbagi lagi menjadi
subelemen namanya.
Nah, ketika kita akan mengambil yang 64
kriteria, maka inilah klausul-klausul
yang akan ataupun harus kita laksanakan,
Pak. Kode-kode klausul ini di mana bisa
kita lihat, Pak, ada pada lampiran dua
pada PP nomor 50 tahun
2012. Nanti bisa teman-teman lihat di
sana ya, silakan download peraturannya
itu ada
klausul klausul ini di dalamnya.
Misalkan pada elemen yang pertama
pembangunan dan pemilihan komitmen.
Inilah yang harus kita penuhi semua
klausulnya.
Jadi
ini kan tingkat rendah, sedang, dan
tinggi.
Ketika kita ngambil yang ini yang
sedang, kita wajib memenuhi juga yang
rendahnya.
Ketika kita memenuhi atau mengambil yang
60 166 kriteria yang tertinggi,
kita juga wajib memenuhi kriteria pada
64 kriteria dan 122
kriteria.
banyak sekali bukan?
Nah, makanya tidak sembarang perusahaan
yang bisa mengajukan ataupun melakukan
audit SMK3 untuk mendapatkan sertifikasi
SMK3 perusahaan.
Penilaian SMK 3. Penilaian penerapan SMK
3 dilakukan oleh lembaga audit
independen tadi yang 18 lembaga audit
itu bisa melakukannya. Tinggal pilih
yang maunya yang mana.
Lalu untuk perusahaan yang memiliki
potensi bahaya tinggi wajib melakukan
penilaian penerapan SMK3 sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.
Nah, ini adalah berdasarkan tingkat
nilai ya. Jadi kita audit setiap ada
audit pasti ada nilainya.
Oke,
jadi nilainya itu terbagi menjadi tiga
kriteria. Yang pertama 0 sampai 59%
itu dianggap masih kurang dalam
penerapan SMK3-nya.
60 sampai 84% itu dikatakan penerapannya
baik. 85 sampai 100% itu adalah
memuaskan.
Jadi nanti ya di SMK 3 itu ada
levelannya emas,
ini dia
perak, ini dia perunggu
ini. Nah, ini adalah kriterianya di SMK
3 tadi.
Selanjutnya penilaian kriteria audit SMK
3.
Jadi ketika kita
telah diaudit nanti ada tiga macam
kategorinya hasil nilai kita itu. Yang
pertama ada namanya kategori kritikal.
Jadi misalkan ketika di audit kita
terdapat temuan ya apa berupa temuan itu
adanya kematian di dalam tahun tersebut.
Di tahun kita melakukan audit ternyata
di misalkan H-7 audit ternyata ada
fatality di perusahaan kita. Wah itu
berbahaya teman-teman sekalian ketika
audit ya. otomatis nilai kita akan jauh
dropnya.
Yang kedua, kategori mayor
tidak memenuhi peraturan
perundang-undangan.
Nah, ini adalah ee
penilaiannya kenapa kita bisa masuk ke
dalam kategori mayor. Yang kedua, tidak
melaksanakan salah satu prinsip SMK 3.
Ya, lima prinsip tadi enggak kita
laksanakan.
Yang ketiga,
terdapat temuan minor untuk satu
kriteria audit di beberapa lokasi.
Kategori minor tidak konsisten dalam
penerapan peraturan perundang-undangan
serta pedoman dan acuan lainnya.
Ini dia
elemen, subelemen, dan kriteria SMK3.
Dari 12 elemen tadi.
Ah, kacau ni jaringan ni goblok.
Ini ada lagi subelemen,
ada lagi kriteria.
Oke,
jadi misalkan pada elemen yang pertama
pembangunan dan pemiliaran komitmen dia
akan terpecah menjadi empat sub elemen.
Nah, dari empat subelemen tadi ini akan
terbagi lagi menjadi 26 kriteria.
Nah, seperti itu. Inilah yang wajib kita
lengkapi.
Banyak bukan?
Di mana bisa kita lihat? Yaitu pada
lampiran nomor 2 PP 50 tahun 2012.
Nah, ini dia
ya, Teman-teman sekalian
bisa dilihat pembangunan dan
pemeliharaan komitmen subelemennya
1.1 kebijakan ketiga, 1.2 tanggung jawab
dan wewenang untuk bertindak ya 1.3
tinjauan dan evaluasi 1.4 keterlibatan
dan konsultasi tenaga kerja. Oke, coba
kita lihat langsung ya di PP nomor 50
tahun 2012. Coba saya cari dulu
peraturannya.
Ya ampun, jaringan malah diam.
Ya Allah jaringan
ketinggalan info nih
nah ini dia teman-teman sekalian ya.
Nah, ini semua ada pada lampiran PP
nomor 50 tahun 2012.
Nah, contohnya tadi
di satu ya, banyak sekalian sekalian.
Jadi ini bisa teman-teman sekalian
menjadi petunjuknya guide.
Nah, ini dia kriteria audit SMK3.
Nah, kriteria audit SMK3 tadi ya.
Nah, ini adalah elemen yang pertama
pembangunan dan pemeliharaan
komitmen.
Nah, tadi kan dia terpecah ya menjadi
beberapa subelemen.
Benar enggak?
Nah,
pada
elemen yang pertama dia terbagi menjadi
subelemen yang pertama itu 1.1 kebijakan
ketiga. Nah, kebijakan ketiga itu dia
terpecah lagi
nih. Terdapat
lima
kriteria di dalamnya. Nah, satu
subelemen
terpecah lagi menjadi lima kriteria yang
harus kita penuhi di dalam membangun SM
ketiga perusahaan.
Pembangunan dan pemilihan komitmen. Nah,
1.1-nya kebijakan ketiga
sub nya itu subkriterianya adalah
terdapat kebijakan ketiga yang tertulis.
Nah, berarti di perusahaan teman-teman
sekalian nanti itu wajib tertulis adanya
kebijakan K3L yang bertanggal
ditandatangani oleh pengusaha atau
pengurus secara jelas menyatakan tujuan
dan sasaran K3 serta komitmen dalam
peningkatan K3-nya.
Nah, jadi teman-teman sekalian semua
elemen subelemen dan subkriterianya ini
bisa teman-teman lihat pada PP nomor 50
tahun 2012 pada halaman 46
ya.
Itu ada semua petunjuknya. Ini adalah
guide bagi teman-teman sekalian ketika
akan membangun sistem manajemen ketiga
di perusahaan nantinya. Selamat berjuang
tentunya rekan-rekan sekalian ya dalam
penerapan ya. Oke, kita balik lagi pada
materinya.
Oke.
Dan ini adalah bentuk dari sertifikat
audit
SMK 3.
Oke. Jadi sertifikat SMK 3 ini
rekan-rekan sekalian dia terbit 1 tahun
sekali. Walaupun nantinya rekan-rekan
sekalian melakukan auditnya di bulan
Januari ataupun Agustus, dia akan terbit
nantinya di tahun berikutnya pada medio
April sampai September.
Nanti perwakilan perusahaan akan
diundang oleh Kementerian
Ketenagakerjaan ke pusat
untuk menghadiri penyerahan
sertifikat SMK 3 perusahaan.
Lalu setelah kita melakukan audit nanti
per 3 tahun kita juga wajib melakukan
audit kembali
ya. Tujuannya apa? agar mengetahui
apakah kita dalam penerapan SMK 3 tadi
itu konsisten atau tidak,
apakah nilainya nanti berkurang atau
bertambah.
Nah, seperti itu, Teman-teman sekalian.
Nah, di dalam 3 tahun itu nanti kita
akan diawasi langsung oleh pengawas
ketenagakerjaan
pusat, provinsi ataupun kabupaten dan
kota sesuai dengan daerah domili
perusahaan kita.
Oke,
pelanggaran penerapan SMK 3. Ini adalah
sanksi yang akan didapatkan bagi
perusahaan yang tidak menerapkan SMK3 di
perusahaannya.
Apa-apa aja sanksinya?
Yang pertama sanksi administrasi ya yang
berupa
teguran.
Kalau tidak juga diindahkan nanti adanya
peringatan tertulis.
Lalu ada lagi nantinya
pembatalan kegiatan usaha,
pembekuan kegiatan usaha, pembatalan
persetujuan usaha, pembatalan
pendaftaran usaha, dan yang ter dan yang
paling terparah adalah pencabutan izin
usaha kita. Berarti ketika izin usaha
kita dicabut, si perusahaan tidak bisa
lagi melakukan aktivitas produksinya di
negara kita, baik itu perusahaan asing
maupun perusahaan swasta nasional.
Nah, seperti itu. Inilah efek yang
terparahnya bila si perusahaan tidak
melaksanakan
SM K3.
Oke,
Teman-teman sekalian, ada yang mau
bertanya sampai di sini karena materi
kita sudah berakhir dan mau bertanya
terkait SM ketiga
mungkin bisa dibagi, Pak yang PDF
peraturan SMK3 itu penasaran saya.
Oke.
Iya, Pak.
Pak, tolong di ini, Pak. Ada Pak
nyimpan, Pak.
yang PP berapa, Pak? 50.
TP 50 tahun 2012.
Penasaran ya?
Ya, karena memang PP50 itu adalah
istilahnya apa ya? Petunjuk kita,
guide-nya kita dalam membangun SMK 3
itu. Di situ kita patokannya. Jadi
ketika nanti suatu saat teman-teman
sekalian bekerja di perusahaan dan debat
ya ketemu jalan buntu dengan si owner
ataupun manajemen ya ini sedikit saran
ya trik di dalam dunia ketiga ketika
kita terbentur dengan
aturan kebijakan manajemen yang
berhubungan dengan ketiga ya teman-teman
sekalian harus menguasai
regulasi-regulasi yang ada di Indonesia
yang berhubungan dengan K3.
Tujuannya apa? Untuk ng-counter
manajemen nantinya
untuk membuka wawasan dari manajemen
ya. Bahwasannya
penting ya penerapan ketiga itu kan
dunia ketiga itu luas ya. Ada mulai dari
peraturan
tenaga kerja,
pesawat angkat-angkut,
pesawat tenaga produksi.
SMK 3, kelistrikan,
konstruksi, kebakaran itu ada semua
peraturannya.
Tinggal teman-teman sekalian mau
mencarinya apa tidak. Nah, salah satunya
nanti yang PP 50 2012 nanti akan
di-share oleh Bu Sifa. Ketemu, Fah.
Nah, itu sudah dikirim oleh Bu Sifa di
grup ya.
Dikit kok, cuma 80 halaman.
itu enggak terlalu banyak kok,
Teman-teman sekalian. Cuma 80 halaman
kok.
yang cukup banyak itu pada Permenaker
nomor 8 tahun 2020 ya tentang pesawat
angkat dan pesawat angkut. Nah, itu ada
regulasi tentang semua aktivitas
alat-alat angkat dan angkut itu sebanyak
152 alamat. Itu lumayan banyak.
Oke, kita masuk ke materi yang terakhir
pada malam hari ini.
Oke,
kita masuk ke materi yang terakhir pada
malam hari ini.
Investigasi kecelakaan kerja.
Nah, ada yang pernah mengalami atau
terjadi kecelakaan kerja di area
kerjanya, baik skala kecil ataupun
fatality. Ada yang pernah melihat,
mendengar?
Bagaimana?
Ada, Pak. Ada. Saya, Pak. Saya saya ada.
Kenapa?
Ee ada dua kasus di tempat saya kerja.
Heh. Yang pertama,
yang pertama ketabrak mobil ya pada saat
nyebrang.
Oke.
Yang kedua jatuh di ketinggian kurang
lebih 2 m.
Jatuh dari ketinggian 2 m, apa yang
terjadi pada tubuhnya?
Mm ada memar di kepala, pendarahan ya.
pembekuan darah di kepala sama
sebagian tubuhnya
rada bengkak kayak oke baru dari
ketinggian 2 m berarti yang jatuh apa?
Kepala dulu.
Oke. Enggak pakai helm lagi?
Pakai, Pak. Cuman helmnya tidak maksimal
dipakai dipergunakan dengan baik.
Oh, enggak enggak dipakai tali dagu.
Iya, benar sekali. Di tali dagunya taruh
malah di keatasin di helm.
Iya, itu sudah penyakit pekerja ya. Nah,
iya
itu masuk ke dalam unsafe action.
Tapi itu memang, tapi itu memang paling
sulit dikontrol sih pemakaian tadi dagu
itu. Itu sulit karena memang enggak
nyaman kan.
Iya. Gatal katanya alasannya gatal dia.
Iya. Terutama kan kalau pria ada ini ya
apa bahasanya ya? Jakun ya?
Zakun.
Iya.
Itu kan bikin geli.
Nah seperti itu. Makanya pria enggak
bisa pakai jilbab ya.
Oke, itu salah satunya. Nah, kalau
terjadi kecelaka kerja kan heboh ya.
Iya,
heboh banget, Pak.
Nah, yang diselahkan nanti siapa?
Ee di situ Mandornya sih, Pak. Karena
kita belum terbentuk K3 di situ.
Nah, cobalah kalau K3nya sudah terbentuk
pasti yang kena.
Iya. Ngapain aja lu di lapangan tidur?
Di lapangan apa di kedai?
di lapangan apa di warung
kan gitu ya. Nah, itu pokoknya kalau
terjadi kecelakaan kerja nanti itu
ujung-ujungnya apa? Saling menyalahkan
seperti itu.
Bukan mencari
saling melindungi diri Pak tepatnya,
Pak.
Iya. Ya, sebenarnya kan pada intinya
kalau terjadi kecelakaan kerja itu
dilakukanlah investigasi yang tujuannya
apa? untuk mencari akar masalahnya apa
sebenarnya.
Nah, seperti itu.
Oke. Dasar hukum yang mengatur terkait
investigasi kecelakaan kerja itu apa?
Nah, yang pertama Undang-Undang nomor 1
tentang K3
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003
tentang Ketenagakerjaan
PP nomor 50 tahun 2012 tentang penerapan
SMK 3
Permenakar nomor 3 tahun 98 tentang tata
cara pelaporan dan pemeriksaan
kecelakaan kerja. Definisi
dari kecelakaan kerja itu apa?
Berdasarkan pemenakar nomor 3 tahun 1998
pada pasal 1 disebutkan
suatu kejadian yang tidak dikehendaki
dan tidak diduga semula yang dapat
menimbulkan korban manusia atau harta
benda.
Ya, itu betul sekali. Kecelakaan kerja
tidak pernah tahu kapan datangnya.
Malang itu sekejap mata ya. Apes itu
tidak ada di kalender kata orang. Ya,
benar
ya. Makanya kan tujuan ketiga itu
diterapkan agar apa? Agar para pekerja
pergi kerja dengan keadaan utuh, pulang
dengan keadaan utuh kembali. ya karena
ada keluarga yang menunggu di rumah.
Tapi kan semuanya kita enggak tahu ya.
Yang namanya Malang sekejap mata lah ya.
Kadang kita sudah hati-hati teman kerja
kita yang enggak hati-hati.
Sama kayak kita berkendara.
Kalau enggak kita nabrak kita yang di
tabrak.
Tabrak.
kita sudah hati-hati di jalan, belum
tentu orang lain akan hati-hati juga.
Makanya kan kita ada tuh yang dinamakan
dengan defensive drive eh apa ya
istilahnya ya?
defensive driving training
ya itu ya mempelajari terkait bagaimana
cara kita
berkendara yang baik di jalan raya di
area kerja ya di situ kita diperkenalkan
untuk lebih
menjaga emosi,
banyak mengalah ketika berkendara di
jalan raya
seperti itu. Jadi ber intinya kalau mau
selamat di jalan raya tekan egonya. Itu
inti dari pelatihannya
ya. Misalkan ada orang yang
ngebut-ngebut di jalanan, kita mau maju,
orang enggak mau kasih jalan, ya sudah
kita ngalah. Nah, jadi lebih seperti
itu. Defensif driving, training, TDT.
Jadi dengan demikian kecelakaan kerja
mengandung unsur sebagai berikut. Tidak
diduga semula ya. Oleh karena di
belakang peristiwa kecelakaan tidak
terdapat unsur kesengajaan ya. Kalau
sengaja itu sudah masuk ke dalam pidana.
Bunuh
ya. Bunuh diri beda cerita ya.
Beda cerita
ya. bunuh diri itu beda cerita
karena pada umumnya faktor bunuh diri
itu berhubungan dengan pribadi
ya masalah pribadi pada umumnya.
Yang kedua, tidak diinginkan atau
diharapkan karena setiap peristiwa
kecelakaan akan selalu disertai kerugian
baik fisik maupun mental. Ya itu sudah
pasti. Yang ketiga, selalu menimbulkan
kerugian dan kerusakan yang
sekurang-kurangnya menyebabkan gangguan
proses proses kerja. Betul enggak?
Misalkan terjadi kecelakaan kerja itu di
area produksi, otomatis area produksinya
akan diblokir
ya, tidak diperbolehkan ada aktivitas
sebelum proses investigasi selesai.
Selanjutnya
penyebab kecelakaan kerja. Nah, ini
berdasarkan teori domino efek yang di
kemukakan oleh Bapak Haw Hendrik.
Kecelakaan kerja itu terjadi melalui
hubungan mata rantai, sebab dan akibat.
Berarti maksudnya ketika ada baya ada
resiko.
Ada risiko ada konsekuensinya.
Nah, seperti itu. Jadi, Teman-teman
sekalian dijelaskan nih di dalam teori
domino effect itu
penyebab paling utama,
penyebab paling utama terjadinya
kecelakaan di area kerja itu apa?
unsafe action.
Yang kedua itu unsafe condition.
Yang kedua persennya itu faktor lainnya.
Nah, bisa dilihat ya pada kurva ini
penyebab utama itu adalah tindakan yang
berbahaya
88%.
Itu adalah faktor utama dari terjadinya
kecelakaan di area kerja.
Betul enggak kecelakaan kerja tuh
penyebabnya human error?
Betul.
Iya. mulai dari enggak pakai APD,
sering mengambil jalan pintas,
tidak mengikuti prosedur.
Ya, kalau lingkungan kerja itu ya
berhubungan dengan kondisi area
lingkungan kerjanya tadi. Dua parasannya
kemungkinan itu adalah tidak adanya SOP,
tidak adanya manajemen risiko. Jadi
bekerja itu seperti kerja koboy
ya, asal-asalan gawur
seperti itu. Lalu selanjutnya urutan
penyebab.
Oke, urutan penyebab terjadinya sebuah
accident. Kecelakaan kerja itu apa-apa
saja.
Yang pertama, lack of control. Lemahnya
kontrol. Ini dia yang pertama
penyebabnya yaitu kurangnya prosedur
ataupun aturan. Tidak adanya SOP,
tidak adanya manual book, tidak adanya
instruksi kerja, tidak adanya manajemen
risiko. Inilah yang menyebabkan lemahnya
kontrol ketiga di perusahaan tadi.
Yang kedua, kurangnya sarana.
Ya, kurang sarana ini apa contohnya?
Tidak ada APD
itu masuk dalam kurangi sarana.
Tidak adanya fasilitas
pemadam kebakaran,
tidak adanya fasilitas P3K, tidak adanya
klinik ataupun ruang P3K di perusahaan,
tidak adanya tandu, tidak adanya ambulan
dan sebagainya, itu semuanya masuk dalam
lack of control. kurangnya
sarana dan fasilitas.
Selanjutnya kurangnya kesadaran.
Nah, baik kesadaran ini lebih ke
individualnya. Apakah itu kesadaran di
level buruhnya, staf, maupun di level
manajemen sekalipun.
Yang keempat, kurangnya kepatuhan. Nah,
ini memang sifatnya dan karakteristik
para pekerja. Dalam benak para pekerja
itu peraturan itu ada untuk dilanggar.
Ya, orang itu akan patuh ketika ada
sanksi, Teman-teman sekalian. Makanya di
setiap SOP itu pasti ada sanksinya.
Tujuannya apa?
agar si pekerja bisa mematuhi segala
aturan yang dibuat tadi.
Lalu selanjutnya penyebab tidak langsung
faktor pekerjaan
mulai dari beban kerja yang berlebihan.
Bekerja tidak sesuai dengan keinginan.
Nah, itu masuk ke dalam penyebab tidak
tidak langsung tadi
seperti itu. Yang kedua, faktor pribadi.
Nah, faktor pribadi ini banyak
contohnya.
Yang pertama
banyak masalah pribadi
yang terjadi di keluarga terbawa ke area
kerja. Contohnya kepikiran ya,
kredit tanggal-tanggalnya sudah masuk
ya, tagihan-tagihan kredit datang.
Yang kedua, SPP anak datang.
Yang ketiga, istri minta gelang emas.
atau ataupun bermasalah dengan anak,
bermasalah dengan istri di rumah,
bermasalah dengan mertua. Nah, itu masuk
ke dalam faktor pribadi yang bisa
menjadi penyebab tidak langsung kenapa
terjadinya kecelakaan kerja tadi.
Selanjutnya, penyebab langsung tindakan
tidak aman, unsafe action dan unsafe
condition.
Kecelakaan kerja itu pasti akan terjadi
bagi para pekerja yang selalu kontak
langsung dengan bahaya.
Kerugiannya berupa manusia,
mesin, dan alat, dan tentunya yang
terakhir itu berhubungan dengan
material, bahan, dan lingkungan
sekitar perusahaan.
Oke, selanjutnya
kategori faktor-faktor yang terkait
dengan penyebab terjadinya
itu dinamakan dengan 4m + 1L.
M yang pertama itu manusia,
mesin,
material, metode, dan lingkungan
kerjanya.
Oke, selanjutnya kita mengetahui lagi
yang dinamakan dengan
kerugian kecelakaan kerja berdasarkan
teori gunung es iceberg
teori
ya. Ini sama dengan perumpamaan
teman-teman sekalian pernah menonton ee
film Titanic.
Pernah enggak? Ini biasanya yang
angkatan-angkatan tua nih pasti tahu
nih.
Pernah. Pernah.
Pernah. Nah, kapal teknik itu kenapa
bisa tenggelam?
Kenapa
nabrak karang Pak?
Gimana, Pak? Pak
nabrak
karang.
Nabrak batu.
Nabrak batu es.
Menabrak batu es.
Batu es. Ya,
dari jauh ya si Nakodanya ini melihat
kapten kapalnya melihat oh kecil kok ya.
Benar enggak di filmnya kelihatan kecil
dari jauh ya gunung es tadi. Karena apa?
Karena yang terlihat hanya di bagian
permukaannya aja memang terlihat kecil
makanya dianggap sepele
ya. Ternyata ketika sudah mendekati
gunung es tadi, si kapal ini tidak
menghindar karena dia merasa itu hanya
bongkahan es kecil yang mengapung
di permukaan air laut.
Nah,
lalu dulu dengan PD-nya dia tetap
melintas tanpa mengelakkan
gunung es tadi. Apa yang terjadi?
kapal yang menabrak gunung es yang besar
ternyata
ya enggak sadar dia kalau terdapat
bongkahan yang sangat besar di bawahnya
apa yang terjadi pada kapalnya bo
lambung kapalnya menjadi bocor
itulah awal mula yang menyebabkan kapal
tetenik itu tenggelam
nah apa pelajaran berharga yang bisa
kita ambil di
ya kita tidak boleh meremehkan hal-hal
yang kecil.
Betul enggak?
Betul.
Nah, apa contohnya ketika teman-teman
sekalian berjalan di jalan, kalau
teman-teman sekalian sempat tersandung
itu kenapa?
Karena batu besar apa batu kecil?
Batu kecil.
Batu kecil. Ada orang tersandung karena
batu besar?
Tidak ada, Pak. Yang ada dihindari, Pak.
Iya. Orang bodoh nama itu kalau
tersandung batu besar, ya.
Iya.
Iya. Batu besar kelihatan ditabrak juga.
Itu kan bodoh namanya.
Nah, tapi kan orang yang tersandung di
jalan itu kenapa? karena batu batu kecil
menyempelekan batu kecil tadi.
Nah, begitu pun di dunia ketiga
perusahaan dia selalu melihat
di atas ini aja di dalam teori gunung es
tadi dia hanya memperkirakan adanya
biaya langsung di mana biaya langsung
itu berupa biaya pengobatan dan
kompensasi yang didapat asuransi. Oh,
perusahaan kita kan sudah dicover BPJS
kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan
ya. Jadi, ya santai aja kali, enggak
usah terlalu ini
kan gitu ya.
Heeh. Tanpa disedari oleh perusahaan
terdapat bahaya yang besar juga yang
mengintai di perusahaannya.
Itu dinamakan dengan biaya tidak
langsung. Ya, kalau angka-angka
nominal-nominal ini hanya sebagai
perumpamaan aja ya.
sebagai contoh aja.
Oke. Biaya tidak langsung seperti
contohnya kerusakan bangunan, kerusakan
alat dan mesin,
kerusakan produk dan material.
Dan yang terparah nantinya apa?
Kerugian bisnis dan nama baik
perusahaan. teras tingkat kepercayaan
itu yang paling sulit dibangun tadi.
Oke, selanjutnya kita mengenal lagi
dinamakan dengan klasifikasi cidera
FAC first at CAS pertolongan pertamaah
ataupun P3K.
NDL ataupun biasa kita kenal dengan MTA,
Medical Treatment injury. Ini artinya
pekerja mengalami kecelakaan kerja dan
sempat dibawa ke klinik
ataupun rumah sakit, tapi dia kembali
bekerja di hari yang sama.
RAC restricted activity cash. Pekerja
ini mengalami cedera ketika kecelakaan
kerja cukup parah ya. Lalu dibawa ke
rumah sakit ya. Tapi dia diminta kembali
oleh perusahaan untuk bekerja, akan
tetapi
pekerjaannya dibatasi
ya, dikurangi. Jadi ini lebih ke
akal-akalan perusahaan. Tujuan apa? Agar
si pekerja tadi itu tidak sampai ke lost
time accident ini. Kehilangan hari kerja
akibat kecelakaan itu lebih dari 1 kali
24 jam. LTA lost time accident.
Contohnya apa? Misalkan orang mengalami
ee tangan retak ataupun jari retak. Nah,
itu
dia masih bisa bekerja disuruh kembali
ke perusahaannya. Sedangkan dokter tadi
menyuruh untuk istirahat 3 hari. Nah,
kalau 3 hari otomatis dia masuk ke sini.
Lost time
accident.
Nah, seperti itu. Jadi, RAC ini
restricted activity cash mengurangi
jobbd-nya dia. Jadi, dia disuruh lebih
santai saja,
tidak diperbolehkan untuk bekerja yang
fisik.
Nah, itulah akal-akalan perusahaan.
Tujuan apa? Agar tidak dapat LTA. Karena
LTE ini teman-teman sekalian, dia hampir
sama kayak FAT levelannya
masuk kategori
merah.
Parah
seperti itu.
Oke, kalau ini adalah klasifikasi cedera
ya di area pertembangan. Cedera ringan
itu dihitung 1 sampai 3 minggu termasuk
minggu dan hari libur. Itu dinamakan
dengan cedera ringan.
Ada lagi cedera berat itu lebih dari 3
minggu atau 21 hari termasuk minggu dan
hari libur. Cacat tetap dan tidak
termasuk lamanya hilang hari kerja
tetapi mengalami cedera sebagai berikut.
keretakan tulang,
pendarahan internal akibat kurangnya O2,
luka berat atau terbuka, terkoyak,
persendian lepas.
Yang kedua itu yang terparah adalah
kematian.
Investigasi kecelakaan kerja.
Investigasi kecalan kerja adalah suatu
proses sistematis untuk menentukan
penyebab utama akar masalah suatu
kecelakaan kerja itu dengan tujuan
menentukan tindakan perbaikan yang
terencana untuk mencegah kejadian yang
sama terulang kembali di lain waktu.
Jadi itulah tujuan dari investigasi
kecelaka kerja. Mencari akar masalahnya
dan menemukan solusinya. melaporkan ke
manajemen yang mana tujuannya agar
kecelakaan yang sama itu tidak terjadi
kembali di lain waktu. Karena hanya
orang yang bodoh yang jatuh di lubang
yang sama.
Benar enggak?
Udah tahu itu ada lubang sudah pernah
jatuh di sana terus jatuh lagi yang
kedua kalinya.
Ya, berarti ada yang salah dalam diri
orang tersebut.
Itu perumpamaan
di dalam dunia kerja juga. Misalkan di
bulan ini ada kejadian kecelakaan kerja
jatuh dari ketinggian.
Dilakukanlah investigasi kecelakaan
kerja. Harapannya agar jatuh dari
ketinggian ini tidak terulang kembali.
Eh, nyatanya di bulan besok terjadi
kembali.
Nah, itu berarti ada yang salah
ya. Apakah itu dari sistem yang harus
dirombak?
pengetahuan pekerja harus diperbarui
ataupun ditambah dengan training dan
sebagainya. Nah, itulah tujuan dari
investigasi tadi mencari root cost-nya,
akar penyebabnya itu sebenarnya apa.
Nah, ini bisa dilihat tujuan investigasi
kecelakaan kerja bukan untuk mencari
siapa yang salah,
namun langkah untuk mencegah kecelakaan
kerja yang sama terlang kembali.
Mengidentifikasi penyebab langsung dan
akar faktor penyebab kecelakaan.
penyebab langsung ya di sini membantu
manajemen untuk mengidentifikasi
tindakan perbaikan yang efektif. Efektif
ini lebih ke budgeting ya dan praktis
tentunya.
Manfaat dari investigasi kecelakaan
kerja memperbaiki sistem manajemen K3
yang kedua mencegah kecelakaan kerja
yang sama terulang kembali. Yang ketiga
menciptakan lingkungan kerja yang aman
bagi para pekerja.
Alur dan proses investigasi kecalan
kerja itu dinamakan dengan 5W/1H.
Why? Mengapa investigasi perlu
dilakukan?
Who? Siapa yang harus melakukan
investigasi?
When? Kapan harus dilakukan investigasi?
Where? Di mana investigasi dilaksanakan?
What? apa saja cakupan investigasi tadi
dan how bagaimana investigasi
dilaksanakan.
Oke, inilah alur diagramnya
ketika kita melaksanakan investigasi
kecelakaan kerja. Mulai adanya tahapan
persiapan,
pelaksanaan,
analisa,
lalu semuanya dari hasil tersebut wajib
adalah pelaporan dan tindak lanjut. ini
harus sampai ke level manajemen.
Nah, seperti itu.
Oke, kita akan coba untuk workshop,
Teman-teman sekalian, ya. Ya, sebelum
kita akhiri training ini, training
terakhir kita pada hari ini selama 4
hari kita akan workshop dulu
ya. Nanti akan saya pimpin seperti
biasa.
Bagaimana cara membuat laporan
investigasi kecelakaan kerja itu.
Oke,
sudah.
Baik.
Belum. Ayo. Terus mau keluar.
Oke.
Sebentar.
Saya cari dulu file-nya.
Ç
Oke.
Oke, sudah tampil.
Oke, ini adalah form dari sebuah
investigasi kecelakaan kerja. Oke, saya
minta dari salah satu peserta untuk
membacakan ya kronologi
terkait dengan investigasi kecelakaan
kerja. Ini adalah contoh kasusnya. Oke,
bisa dibacakan Mas Rifki
kronologinya. Teman-teman lain disimak.
Ee
what-nya disebut enggak, Pak? Kayak
Iya, enggak apa iya enggak apa-apa sebut
aja.
Eh, what terjadi aksiden pada saat
melakukan perbaikan X House Ventilator
Gudang Plan B PT Siantan Arung Samudra.
Wen pada hari Rabu, 30 Oktober 2024
pukul 10 waktu Indonesia Barat.
Hu
Edi sebagai operator usia 35 tahun.
Where gudang plan B.
Why melakukan kesalahan menginjak
menginjak atap yang tidak ada tulangan
bajanya.
H pada saat kejadian dua operator naik
ke atas gedung memakai tangga lalu
memperbaiki exhaus ventilator.
Setelah selesai melakukan pekerjaannya
operator yang satu sudah turun dan satu
operator lagi melakukan kesalahan
menginjak atap yang tidak ada tulang
kuatnya dan operator tersebut terjatuh
dari ketinggian 5 m.
Beliau terjatuh dengan kaki kiri
terlebih dahulu. Selanjutnya tangan
kirinya menyebabkan patah kaki kiri dan
tangan kiri.
Oke. Baik, terima kasih Mas Rifki. Oke,
kita naa bersama-sama. Tanggal kejadian
yang tanggal berapa? 30
Oktober.
Oke.
Waktu
pukul 10.
10. Oke. Pekerjaan
memperbaik operatorbaiki
osos ventilasi.
Oke. Lokasinya
PT Siantan Arum Samudraan
area
plan
B.
Oke.
Peratan kerjanya apa-apa aja?
Coba dianalisa
peratan kerja. tangga.
Tangga oke tangga A ya.
Oke. Apalagi
nih? Dia memperbaiki ekshaust ventilasi.
Apa-apa aja tuh peralatan kerjanya?
Obeng.
Obeng, Pak.
Obeng.
Iya.
Oke.
Apalagi
tang mungkin, Pak.
Tang
butuh kunci-kunci.
Iya, kunci pasal. Kunci pas. Kunci L.
Kunci pas.
Kunci L.
Ada lagi.
Butuh ngelas enggak dia di sini? Butuh
gerinda enggak?
Tidak sih, Pak.
Butuh, Pak.
Butuh apa enggak? Ayo teman yang lain.
Tidak kayaknya, P.
Tidak, Pak.
Oh, enggak Pak. Enggak, Pak. Maaf.
Enggak ya. Dia cuma perbaikan ya.
Perbaikan.
Oke. Kunci pas, kunci L, tang obeng,
tangga A. Apalagi kira-kira
apa? Betul enggak? Mungkin buat
pembersihan debunya. Ya, Majun.
Iya, Mas.
Majun lah ya.
Iya.
Oke. Butuh ember enggak di sini?
Gimana, Pak?
Butuh ember enggak?
Ember butuh buat membersihkannya
biasanya.
Oke.
Ember,
kano.
Oke.
Yang maju aja L ya. Enggak usah kano ya.
Ada lagi enggak?
Sudah
sudah cukup, Pak.
Ya. Apakah ada mesin yang digunakan di
sini?
Kalau kita memperbaiki ini, apakah butuh
mesin
blower? Betul.
Mesin blower mungkin, Pak.
Yaya enggak ke mana-mana. I blower ya.
Terus apa lagi? Butuh gens enggak?
Genset.
He genset kecil betung ya. Kalau enggak
ya kalau di tidak diberikan listrik
ya. Kalau di ketinggian
kalau ketinggian kan susah
kan dia membersihkan dia tap kan enggak
mungkin ada colokan listrik di sana.
Enggak butuh berarti genset ya.
Ya butuh
mini genset.
Oke, yang kecil aja 10 kWh juga hidup tu
lower kok.
Oke,
ada lagi material yang digunakan. Nah,
ada enggak
apa tuh material yang bisa digunakan di
sini?
Ada
enggak?
Enggak ada.
Enggak ada, Pak.
Oke. Enggak ada. Oke. Di strip alat
berat ada apa enggak?
Ada, Pak.
Enggak ada juga.
Ada
aset atau merial atau material
kerugiannya
apa?
Asbes
atap. Atap lubang.
Asbes Pak.
Atap jebol.
Nah, apalagi
bagian aset dan material
berarti
mesti jadi peralatan dia rusak
rusak
tokitnya rusak gitu ya.
Betul. Tool kit. Iya. Karena dia saat
turun karena otomatis dia membawa tool
kit-nya
ya. Enggak analisanya.
Oke. Apakah di sini ada kerugian
lingkungan? Enggak
udara tercemar, Pak. Mungkin udara
tercemar.
Udara tercemar dari pembersihan
ventilasi tadi.
Tapi enggak separah itulah ya.
Sama aja kayak kita membersihkan debu di
kipas.
Iya.
Paling enggak setebal-tebal itu banget.
Oke, selanjutnya nama korban siapa?
Edi.
Oke.
Jenis kelamin
laki-laki.
Eh, Edi ya. Enggak pakai S ya. Eis. Usia
35.
Jabatan
operator.
Kenapa ini yang membersihkan operator?
Ya, muncul enggak pertanyaan?
Emang enggak ada teknisi di sini? Ya,
enggak.
Iya.
Merangkap mungkin, Pak.
Eeah itu ya itulah fungsi dari
insiden investigasi.
Iya.
Nah, oke. Bagian apa operator ini?
Biasanya
dia akan jabatan operator departemennya
apa tuh biasanya kalau di perusahaan?
Pakin, Pak. Plat
produksi
gudang peratur gudang
nah apa ya kebagusnya ya
peratur gudang
oh ini aja nih
tas
task force
oke tahu task force enggak tim bantuan
tim hor
ya seperti itu. Oke. Cideranya apa tadi?
Patah kaki kiri dan tangan kiri.
Patah kaki kiri dan
tangan kiri.
Oke. Penanganannya
apa? Dilarikan
ke rumah sakit.
Klinik klinik. Klinik
enggak mungkinlah klinik ini kan. Parah.
Oke, lost time injurinya berapa hari ini
patah kaki ini kira-kira
kehilangan hari kerjanya berapa hari
kira-kira menurut teman-teman sekalian?
Hah?
Sebulan, Pak.
Sebulan lebih.
Oke.
1 sampai 2 bulan, ya.
Kategorinya baca keterangan di bawah.
Apa
masuk ketera? Apa maksudnya itu?
Tuh
berat, Pak.
Be
berat.
Yakin berat?
Oke. Berat apa aja? Fatal.
Fatal.
Iya. Fatal.
Oke.
I fatal, Pak. Pak. Oke, kita lihat lagi
penyebab
langsung
kondisi bahayanya apa?
Tinggian.
Iya,
ketinggian.
Selanjutnya
jatuh. Jatuh.
Jatuh bukan bahaya.
Masih juga dikatakan bahaya. Jatuh
apa?
Licin, Pak.
Nah, kondisi bahaya
mungkin licinnya karena basah mungkin,
Pak.
Iya kan dia pembersihan tadi kan.
Nah, selanjutnya apaagi?
Ada leftel enggak? Dia
otomatis kan dia bekerja di ketinggian
ya. Otomatis kan pakai bodyness ya.
Iya.
Terus dia mau nyantolnya di mana itu?
Berarti enggak ada lifeland. Lifeline
tahu enggak tempat kita untuk nyantol
tali keselamatan.
Oke.
Tidak ada
lifeline
lefteline.
Nah, tindakan bahaya yang dilakukan oleh
pekerja ini apa?
Melangkah tadi, Pak.
Oke. Berarti dia ini lebih arahnya
apa? kurang hati-hati
sama human error.
Oke,
ini error yang kedua jalan pintas.
Jalan pintas.
Betul enggak? Jalan pintas dia.
Iya.
Ngapain dia injak tuh atap?
Ya, seharuskan ada jalan
yang jelas ya lewat tulang-tulangan
tepi-tepinya
ya.
Otomatis kan dia tahu atap itu kalau
enggak ada yang bagian pakunya
berarti itu tidak ada tu
tulang
ya kan berarti human error kan.
Oke. Penyebab tidak langsung. Ada faktor
pribadi enggak di sini?
Ada. Enggak.
Ada faktor pribadi,
pinjol dan sebagainya itu enggak tahu
ya? Kayaknya sih, Pak.
Enggak ada ya?
Enggak ada. Oke. Faktor pekerjaan
kurangnya
api-api
kurangnya sarana dulu.
Serana.
Iya. Sarananya apa tadi? Enggak ada.
Tidak adaelan ini.
Livel
I kan.
Betul.
Selanjutnya apa lagi?
melakukan
pekerjaan
yang bukan
job desnya. Betul enggak?
Ngapain dia yang bersihin di sini?
Ya kan ada teknisi. Ini tugas teknisi
apa operator sebenarnya?
Teknisi, Pak.
Teknisi.
Oke. Selanjutnya kurangnya prosedur.
Benar enggak ada kurang prosedur?
Enggak. Tidak ada.
JSA mungkin.
Iya.
Nah, lalu di saat dilakukan investigasi
kan kita melakukan sesi tanya jawab tuh
ada enggak permitnya?
Ada PTW,
ada SOP enggak untuk proses maintenance
kan gitu ya.
Nah, ada lagi kurangnya sarana ya.
Ada apa tadi? L ada.
Oke.
Tidak ada left
lagi kurang taat.
I
jalanas
ambil jalan
pintas.
Pintas. Jalan pintas menuju kesengsaraan
ini ya.
Oke, kita lihat lagi perbaikan dan
pencegahannya.
Nah, ini ada sudah pernah saya kerjakan.
Nah, menurut teman-teman kanan sekalian
ini jenis tindakannya enggak mungkin
kita pakai eliminasi kan? Mungkin enggak
eliminasi diterapkan?
Tidak, Pak.
Tidak.
Apakah bisa dengan substitusi?
Tidak.
Tidak juga. NK teknik
bisa
bisa menyediakan live
plan
left
tuh. Oke. Instal akses naik dan turun
yang
turun
yang layak.
Layak.
Oke. Ada lagi rekasa teknik yang bisa
dilakukan?
Ada lagi enggak?
apa kira-kira lagi enggak teknik lain
yang bisa kita lakukan?
memberi tanda bahaya mungkin, Pak.
Oke, itu masuk administrasi kontrol.
Oke.
Pakai papan papan atapnya, Pak.
Apa
atapnya? Pakai papan-papan.
Oh, oke. Betul.
ini.
Iya.
Alas memberikan alas kayu ya.
Iya.
Betul. Seperti ini.
Betul.
Oke, target ini maksudnya adalah kapan
itu bisa dilaksanakan.
Oke, periodenya
kalau saya bikin 1 Januari sampai 1
Februari
penanggung jawabnya adalah orang yang
tertinggi, orang yang wajib mempunyai
jabatan.
Lalu kita lihat lagi administrasi
kontrol.
Nah, ini dia. Ada mau nambahin?
Oke, yang pertama itu pembuatan JSA
untuk pekerjaan maintenance.
Betul.
Kita lihat aja tadi di sini nih. Tidak
ada JSA, tidak ada PTW, tidak ada SOP.
Berarti ini kan semuanya masuk ke dalam
administrasi
kontrol. Kita masukkanlah ke sini.
Nah, lalu selanjutnya menyarankan ke
level top manajemen
untuk menambah jumlah
manpower teknisi man
tenance. Nah, apalagi tadi ada tuh
dibilang oleh teman kita memasang
rambu
rambu.
Nah, apalagi
melaksanakan
toolbox
meeting
sebelum
kerjaan.
Oke, ada lagi enggak?
Ada lagi
tensi.
Nah,
masuk enggak, Pak?
Iya, betul. Pengukuran
tensi.
Nah, berarti kalau kita melakukan
pengukuran tensi di sini, Teman-teman
sekalian, berarti yang di atas kita
perbaiki.
Nah, faktor pribadi di sini berarti
ada dia ada masalah dia berarti.
Oke.
Kondisi
kesehatan
yang
tidak diperiksa
sebelum
bekerja di ketinggian.
Bekerja di ketinggian
bisa aja kan dia terjatuh karena oleng,
karena tensinya tinggi.
Iya, betul, Pak.
Betul enggak?
Nah, berarti di sini wajib melakukan
pengukuran tensi sebelum bekerja di
ketinggian.
Oke, betul sekali. Targetnya adalah 1
Januari sampai 1 Maret ya.
Penanggung jawabnya adalah direktur
manajer area
dan SPV-nya.
Oke. Dan ini yang terbawah itu adalah
berhubungan dengan siapa saja yang
terlibat di dalamnya yang wajib tanda
tangan.
Oke. Oke.
Ada yang mau bertanya sebelum kita
akhiri training pada malam hari ini?
Ada yang mau bertanya kira-kira?
Rekan-rekan sekalian, sebelum saya
akhiri training pada malam hari ini
atau mau minta contoh ini form yang kita
bikin ini
boleh, Pak.
Boleh ya saya share ya.
Berarti nanti form ini buat tugas
selanjutnya ya, Pak
I. Bisa dipasang di dit juga bisa.
saya kirim ke Bosifa ya.
Oke. Baik teman-teman sekalian ya ee
dengan berakhirnya training pada malam
hari ini ya dan berakhirnya tren ee
materi dari saya pada malam hari ini,
maka berakhir pula training kita selama
4 hari ke depan ee 4 hari ke belakang
ya. Saya dari Perilan Trainer dan
Manajemen Cendikia Cemerlang mengucapkan
terima kasih atas partisipasi
teman-teman sekalian mengikuti dengan
hikmat sampai hari terakhir ini. Ya,
seperti itu. Apabila saya banyak
kekurangan,
banyak salah kata dalam menyampaikan,
saya meminta maaf. Dan saya juga
menyampaikan kepada teman-teman
sekalian, besok adalah waktu teman-teman
ujian. Ya, silakan pelajari kembali
detan-teman buat.
ya. Pahami setiap ee pertanyaannya.
Jadi, Teman-teman sekalian lian bisa
dengan fokus dan hikmat dalam
mempresentasikannya
seperti itu. Besok gunakanlah baju yang
sopan ya, terutama tidak boleh
menggunakan baju kaos ya, rekan-rekan
sekalian ya. Jangan banyak ee gugup
dalam berbicara karena itu akan menjadi
penilaian juga. Nah, yang selanjutnya
gunakanlah selalu ee kalimat ataupun
kata terima kasih setiap asesor
memberikan atau mengajukan pertanyaan.
Nah, setelah ucapkan terima kasih baru
jawablah pertanyaan beliau ya. Karena
etika di dalam proses ujian juga menjadi
salah satu penilaiannya.
Baik, terima kasih teman-teman sekalian.
Saya ucapkan ee billahi taufik
walhidayah. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh. Saya izin
live dari ruang Zoom ya. Kembali ke Bu
Sifanya.
Baik.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Terima kasih Pak sudah bisa R dari
Zoom-nya untuk Bapak tetap stay. Kita
akan masuk untuk penjelasan mengenai ee
asesmen besok ya.
Izin saya share dulu dari tata tertibnya
terlebih dahulu.
Oke, untuk ee asesmen besok Bapak-bapak
kita mulai pukul ee 1915.
Jadi dari jam WIB atau jam 19.00 itu
Bapak-bapak sudah standby ya di Zoom-nya
agar tidak ada kendala di laptop ataupun
di jaringan. Jadi lebih cepat ee masuk
ke Zoom lebih bagus jadi bisa lebih siap
untuk ujiannya. Oke, untuk tata
tertibnya pertama Bapak-bapak diwajibkan
untuk berpakaian ya. Ee diusahakan untuk
memakai baju yang ada kerahnya seperti
itu. Jadi tidak diperkenalkan untuk
menggunakan baju kaos. Selanjutnya ee
memiliki sinyal internet yang stabil ee
dan pastikan kuota internetnya tersedia
ee dan pastikan juga untuk ee tersedia
ee standby HP-nya yang ada Zoom apabila
nanti laptopnya ada kendala. Jadi bisa
pindah ke HP agar ee tidak terlalu lama
untuk menunggu giliran untuk ee ujiannya
seperti itu. Selanjutnya proses ujian
kompetensi peserta diwajibkan untuk
menggunakan laptop. Jika tidak
menggunakan laptop berarti tidak bisa
mengikuti ujian karena itu Bapak-bapak
sendiri akan mengikuti presentasi ya
untuk ujiannya. Selanjutnya ee seperti
biasa Bapak-bapak diwajibkan untuk
menggunakan nama di ee akun Zoom-nya
sesuai dengan KTP selama ujian
berlangsung. Selanjutnya peserta ee yang
sudah masuk ke ruang Zoom itu ee wajib
untuk mengisi absensi yang kami bagikan
di grup WA sebelum ee Zoom dimulai. Jadi
diisi dulu absensinya.
E dan yang terakhir Bapak-bapak ee
diwajibkan untuk menggunakan background
yang ee seperti digunakan pada malam
hari ini. Jadi untuk besok tetap
menggunakan background tersebut.
Ee lalu untuk teknisnya besok pertama
kita pembukaan dulu seperti biasa nanti
ada perkenalan dulu dari asesornya
dengan Bapak Mika. Selanjutnya setelah
perkenalan nanti Bapak-bapak kita
dokumentasi. Setelah dokumentasi nanti
Pak Mika akan menjelaskan mengenai ee
tugas ujian sertifikasinya. Jadi untuk
ujian sertifikasinya ada dua tugas.
Pertama kan Bapak-bapak sudah membuat
presentasi yang akan dipresentasikan
besok. Terus untuk tugas tulis ini
dikerjakan setelah Zoom selesai besok.
Jadi diberikan waktu 1* 24 jam untuk
tugas tulisnya. Untuk tugas tulis itu
seperti ee pertanyaan esai yang bisa
nanti jawabannya bisa dicari di internet
atau ee cari dari referensi mana pun
bisa untuk jawabannya. Jadi tidak ee
diisi atau dikerjakan saat Zoom. Jadi
dikerjakannya di luar Zoom gitu. Jadi
ada waktu untuk pengerjaannya ee 1* 24
jam dari ee diberikannya besok hari
untuk tugasnya gitu.
Jadi yang dipersiapkan besok adalah ee
PowerPoint-nya ee yang sudah dibuat tadi
itu akan dipresentasikan besok. Ee jadi
setelah Zoom berakhir besok sudah
selesai dengan Pak Mika tidak ada ee
yang harus di tanyai ataupun ada ee
tugas lainnya. Jadi sudah selesai. Jadi
Bapak-bapak tidak perlu menunggu semua
peserta selesai dulu baru keluar Zoom.
Eh, apabila sudah selesai saja apa-apa
gilirannya sudah selesai dengan Pak Mika
berarti sudah bisa keluar dari Zoom-nya.
Jadi, mungkin tidak terlalu lama besok
seperti itu.
Oke, selanjutnya saya sampaikan untuk
tata tertib ee SKL. SKL ini merupakan
surat keterangan lulus. Jadi apabila
tidak ada tugas lagi dan tidak ada
revisi tugas dari Pak Mika dan sudah
dinyatakan clear, nanti Bapak-bapak
mendapatkan SKL dari kami, yaitu surat
keterangan lulus sementara. Karena
sertifikat yang diproses untuk ee BNSP
itu terbitnya sekitar 45 hari kerja.
Jadi sambil menunggu itu Bapak-bapak ada
pegangan yaitu SKL dari kami.
Oke, untuk mendapatkan SKL ee saya
sampaikan untuk tata tertibnya.
Oke, sudah tampil. Ini untuk ee tata
tertib SKL. Pertama, peserta diwajibkan
untuk membuat video testimoni. Jadi ee
Bapak-bapak diwajibkan untuk membuat
video testimoni. Ini merupakan ee video
yang berisi ee kesan dan pesan
Bapak-bapak selama pelatihan terhadap
CAC itu tidak ee tidak terlalu lama,
sekitar 30 detik aja untuk videonya.
Nanti ada linknya di Google di Google
Drive nanti saya kirimkan linknya.
Apabila sudah ada videonya bisa
di-upload di link tersebut. Lalu
Bapak-bapak apabila punya IG ini ee atau
Instagram ini bisa follow kita di
@sendikiemerlang dan @cac_training.
Jadi apabila ada IG-nya silakan
di-follow dan dikirimkan betis
screenshot-nya di ee grup WA kita.
Ee selanjutnya ee jika ada Linkin Bapak,
Bapak-bapak juga bisa follow Linkin kita
di Cedekia Azerlang. Nanti dikirimkan
juga screenshot-nya ee di grup WA.
Selanjutnya apabila tidak ada ee
Instagram ataupun Linkin, Bapak-bapak
pasti punya Google. Di Google itu ada
Google Review namanya. Jadi diketikkan
PT Cendekia Az Cemerlang nanti keluar ee
untuk mengisi Google Review-nya. Google
Review ini ada ee Bapak Ibu bisa
mencantumkan nama nama perusahaan
apabila diikutkan dari perusahaan terus
jenis trainingnya disebutkan, terus ee
bagaimana ulasannya di Google Review dan
kalau ada fotonya selama training bisa
dicantumkan di Google Review-nya. Nah,
yang terakhir apabila Bapak-bapak punya
foto yang eh proper untuk eh body full
body tentang menggunakan ee seragam
safety di perusahaannya boleh dikirimkan
ke kami untuk ee kami tampilkan pada ee
website kami nantinya. Jadi, Bapak-bapak
ada bukti untuk ee telah mengikuti
training di CAC. Lalu selanjutnya ee
Bapak mau lihat untuk contoh video
testimoni ya yang dari alumni kami yang
sudah training itu video testimoninya
saya tampilkan
bisa menjadi peman untuk membuat video
testimoninya.
Halo teman-teman, perkenalkan saya
Ardila Mayasari. Saya dari PT Multi
Sejahtera. Saya mengikuti ahli pelatihan
K3 yang diselenggarakan oleh PT Cendikia
Az Cemerlang.
Awalnya saya kira pelatihan K3 itu
sangat membuat senden ya, tapi ternyata
seru banget. Banyak simulasi nyata dan
sering pengalaman dari praktisi. Eh,
worth it banget sih buat teman-teman
yang ingin ngupgrade karir di bidang K3.
Oke, terima kasih.
Halo, nama saya Ribi. Saya dari CPR
Langit. Ee telah mengikuti K3 Migas di
CAC.
ilmunya dapat, materinya oke, C Aceh
memang oke.
E gitu ya, Bapakbapak sekalian untuk ee
contoh video testimoninya. Baik, sebelum
ditutup apa ada pertanyaan untuk ujian
besok Bapak-bapak?
Izin, Bu. Untuk besok ini berarti masuk
kita join bareng ini Bu ya. Berarti
berempat masuk semua gitu, Ibu. semuanya
masuk ke
dari pembukaannya semuanya ikut.
Heeh. Untuk presentasinya itu berarti
tadi gimana, Bu?
Untuk presentasinya nanti ee setelah
penjelasan tugas untuk yang dikerjakan
setelah Zoom itu nanti ee setelah
selesai dijelaskan nanti Bapak-bapak
sekalian masuk ke ruang breakout room.
Jadi di breakout room itu nanti Bapak
satu peserta satu dengan Pak Mika. Jadi
berdua aja di ee di breakout-nya sama
Pak Mika.
Jadi untuk gilirannya nanti mungkin
sesuai ee pilihan dari beliau nanti
beliau yang pilih nanti akan di-invite
ke breakout-nya. Jadi apabila sudah
selesai yang peserta urutan pertama
langsung lanjut ke urutan kedua gitu,
Pak. Jadi satu-satu untuk presentasinya.
Ee saya
izin Ibu ee bertanya itu kalau untuk
soal besok itu apakah dibagikan dulu
atau atau dibagikan pada saat pengujian
berlangsung? Terus juga untuk surat SK
itu Bu apakah bisa digunakan untuk
ee kampus saya? Kampus saya kan ada
kayak keterangan untuk sertifikasi K3
ini. Nah, ser surat keterangan lulus
apakah bisa gitu, Bu?
Ya, pertama untuk ee yang pertama tadi
pertanyaannya terkait ee tugas ya.
Tugasnya itu soalnya diberikan besok
malam, Pak. Jadi sebelum Zoom itu saya
bagikan di grup WA-nya. Jadi Pak Mikanya
kirim sebelum Zoom. Jadi saat ee
ditampilkan, dijelaskan tugasnya,
Bapak-bapak sudah bisa download dari
Google eh dari grupnya. J di grup
dikirimkan.
Terus
berarti itu ya apa namanya? ee pulpen
gitu ya, kayak di kertas gitu ya.
Ee kita di filew Pak jadi diketik aja
jawabannya.
Oh iya iya
gitu.
Oke. Oke.
Jadi tinggal ketik aja sudah ada
form-nya tinggal isi nama gitu diketik
aja jawabannya ada form-formnya kurang
lebih ada lima file nanti.
Oh iya. Baik Bu.
Oke. Untuk SKL-nya itu ee bisa digunakan
untuk apapun
kebutuhan skripsi Bu.
Iya.
Bisa juga itu.
Iya. Iya. Makanya ee menyatakan Bapak
itu sudah ikut training dan sudah ikut
ujian sertifikasi gitu.
Iya. Heeh.
SKL-nya itu untuk isinya seperti itu,
Pak. Dan juga dapat sertifikat
pelatihannya juga.
Oh, iya. Makasih, Bu.
Oke, Pak Sutisna tadi ya bertanya.
Silakan, Pak.
Sudah diwakilin, Bu sama Pak Rijal tadi.
Siap, Pak. Pak Sutiana ada pertanyaan?
Sudah
cukup, Bu. Jelas.
Heeh. Untuk yang jelas ya persyaratan
SKL tadi, Bu.
Yang persyaratan SKL tadi itu kita
melakukan semuanya Bu kayak IG. Terus
kalau tadi Linkin itu kita
follow semua atau salah satu atau
bagaimana, Bu?
Terus
sebisanya semuanya dong, Pak.
[tertawa] Kalau ada semuanya Linkin, IG,
TikTok kalau ada bagusnya.
Yang terakhir tadi apa, Bu?
Oh, foto itu ya?
Oh, foto. Iya, foto full. Nah, kondisi
pribadi
Oh, itu sunah berarti, Bu, ya? Iya.
Hm. Saya kira wajib tadi, Bu.
Heeh.
Saya kira tadi wajib soalnya kan saya
bingung juga mahasiswa foto di mana,
Mas? saya foto di kampus gitu kan.
Iya, Pak. Yang di tempat kerjanya aja
nanti kalau sudah
ada fotonya gitu.
Kalau enggak ada ya enggak apa-apa, Pak.
Iya, Ibu. Soalnya posisi saya kan
sekarang di kantor gitu, bukan kerja di
lapangan seperti dulu gitu.
I enggak apa-apa, Bu. Itu sunah aja,
Pak.
Baik, Bu.
Oke.
Oke. Demikian ya, Bapak. Terima kasih
untuk ee keikut serta dari hari pertama
sampai hari ini. Semoga besok
dilancarkan untuk ujian sertifikasinya
dan didapatkan predikat kompeten.
Amin. Amin ya rabbal alamin. Amin. Amin.
Bapak terima kasih juga untuk memilih ee
CAC untuk ee pilihan tempat pelatihannya
juga. Ee kami mengucapkan terima kasih
yang sebanyak-banyaknya dan ee besok
kita mungkin ee agar lebih ee fresh ya,
besok kita istirahat dulu nih untuk hari
ini. Jadi bisa ada space waktu untuk
Bapak-bapak belajar kembali. Oh ya,
nanti saya kirimkan juga untuk kisi-kisi
mungkin ya, kisi-kisi pertanyaan yang
mungkin akan muncul setelah Bapak
presentasi. Jadi kan mungkin Bapak-bapak
presentasi terus diam aja. Mungkin nanti
ada pertanyaan juga dari Pak Mika
mengenai pengetahuan Bapak-bapak
sekalian di bidang ahlik K3 umumnya. J
saya kirimkan juga untuk kisi-kisinya
yang bisa dihafal atau dibaca-baca lagi
dan diingat-ingat lagi. Oke, demikian
saja Bapak-bapak untuk hari ini kita
cukupkan. Wabillahi taufik wal hidayah.
Wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikumsalam. Yeah.