VIRAL! Pengusaha Ini Umrohkan Semua Karyawannya
c0WbrmWgWIA • 2025-12-21
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Saya enggak pernah punya target setiap
tahun yang saya bilang, "Oh, nih R
miliar." Enggak sih. Jadi target saya
lebih pada pencapaian-pencapaian
sifatnya non angka gitu ya. Jadi
misalnya ya saya ingin saya berangkatin
karyawan umrahnya artinya kan saya harus
punya uang gitu ya di situ ya margin
dari situ gitu ya. Pencapaiannya mungkin
sekarang udah hampir 80% karyawan itu
udah umroh 7080 orang mungkin udah
berangkat. Beberapa ada yang malah udah
dua kali juga kan.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Nama saya Yeni Wahyu
Ningsih, owner dari Pet Lintas Media
Tama. Bergerak di bidang advertising
company. Lokasi kantor saya di Jalan
Cipunegara nomor 16, Bandung. PT Lintas
Media Tama ini sebenarnya dulu bergerak
di bidang advertising company. Kalau
sekarang mungkin terkenalnya sebagai OOH
lah gitu ya atau out of home
advertising. Dan karena sudah
berkembangnya zaman sekarang itu digital
ya atau DOH. bisnisnya bukan hanya di
advertising karena kita juga ada
beberapa divisi lainnya gitu yang masih
berkaitan dengan advertising. PT Lintas
Mediatama berdiri sejak tahun 2005 dan
mulai beroperasinya secara ee teknis itu
2006. Berarti sudah 20 tahun ya. pertama
tuh ada advertising karena itu yang dari
awal kita berdiri. Kemudian ada
konsultasi dan kontraktor khususnya
untuk media-media advertising outdoor
dan indoor. Kemudian ada kreatifnya di
aktivasi atau event. Kemudian ada di
event production. Kemudian ada juga
untuk operation dan maintenance dari LED
display ya atau videoon gitu. Kalau
kreatifnya termasuk di dalamnya kita
juga ada unit yang memang urusannya
lebih banyak pada konten ya konten dan
kreatif. Ventalitas Mediatama ini
membangun sebuah ekosistem yang kita
berharap semuanya ada di situ sehingga
orang juga mendapatkan produk dan
layanan yang lengkap gitu ya. Saya lahir
dari keluarga TNI. Jadi ayah itu TNI,
ibu adalah ibu rumah tangga biasa.
Kenapa jadi wiraswasta gitu ya? Karena
memang semenjak zaman kuliah sih ingin
lebih banyak punya manfaat ya. Mungkin
karena dari keluarga juga mendidik kita
untuk menjadi orang-orang yang
manfaatnya lebih luas. Jadi pada saat
kuliah pun saya sudah tertarik ingin
menjadi wiraswasta gitu ya. Saya kuliah
di Institut Teknologi Bandung ITB,
jurusannya Fisika sebenarnya FMIPA. Tapi
saya ngambil S2 di bisnis manajemen di
SBM ITB sehingga ya punya background lah
sedikit gitu ya untuk usaha gitu. Karena
dari awal saya sudah ingin
berwiraaswasta. Jadi setelah saya lulus
dari manajemen dari SBM saya membuat
sebuah usaha di bidang internet service
provider itu berjalan mungkin sekitar 7
8 tahun lah ya. baru setelah itu saya
pindah haluan gitu ya ke dunia
advertising. Saya mulai mendirikan PT
Lintas Media Tama itu ketika saya
berusia 30 ya 30 tahun. Nah, awalnya
pada saat itu sih masih bentuknya
advertising-nya billboard sama neonbox
lah. Kalau konvensional k nyebutnya
konvensional advertising atau mungkin
kalau sekarang tuh OHA lah gitu ya. Nah,
baru tahun
2010 itu baru kita masuk ke dunia
digital dan itu kita diperkenalkanlah
dengan Videothron sampai dengan sekarang
ya kita masih mengurusi videoon untuk
beberapa klien besar kita gitu. Kalau
tujuan pribadi saya sebenarnya karena
dari awal juga ingin punya manfaat untuk
diri sendiri dan lebih banyak orang gitu
ya. Jadi itu tujuannya sih sebenarnya
siapa tahu dengan membuat seperti ini
banyak gitu ya orang yang bisa
mendapatkan manfaat yang sama gitu. Nah,
tapi kalau untuk bidangnya karena memang
ternyata advertising itu bersentuhan
dengan kreatif kan dan ternyata
passion-nya saya juga mungkin ada di
situ gitu salah satunya gitu. Ternyata
ini industri yang kreatif gitu ya. Kita
harus menuangkan juga beberapa ide
kreatif dalam produk dan layanannya
lintas gitu ya. Kemudian perjuangannya
juga bertahap lah gitu ya. tumbuhnya
bertahap dan itu banyak dibantu juga sih
sama keluarga dan klien gitu ya ngebantu
untuk berkembangnya perkembangan lima
dari awal awal itu kenapa namanya lima
memang karyawannya juga cuma lima waktu
itu gitu ya jadi karena kita hanya
mengurusi beberapa aset gitu ya yang
milik klien utama kita jadi karyawan
juga belum terlalu banyak jadi tahun
pertama itu tahun yang ya semua juga
pasti ngerasain susah ya tahun pertama
tahun kedua nah tapi tahun kedua tuh
kita dapat kesempatan untuk belajar
sebuah teknologi baru itu teknologi LED
gitu ya atau videoon lah kalau sekarang
terkenalnya kesempatan itu pas banget
gitu. Jadi kita belajar dan ternyata
kita pun bisa menunjukkan hasil yang
baik gitu sehingga akhirnya tahun ketiga
dan tahun keempat itu klien mulai
percaya sama kita. Kemudian tahun
puncaknya itu tahun 2010 itu kita mulai
banyak videoon yang kita bangun untuk
klien utama kita yang ada di Jawa Barat.
Nah, baru tahun berikutnya periode 5
tahun berikutnya itu kita mulai masuk ke
Jawa Tengah. Kemudian 5 tahun berikutnya
lagi kita masuk ke area Sumatera dan
area Jawa Timur. Nah, sampai sekarang
sih ya masih ada beberapa titik
videotron yang kita kelola dan kita pun
cukup diperhitungkan ya sebagai ahlinya
gitu mungkin ya, sebagai ahli yang
mengerti video Tron untuk beberapa klien
besar kita yang ada di Jakarta. Kita
juga ada kerja sama dengan salah satu
perusahaan yang ada di Spanyol dan kita
mendapatkan kontrak gitu ya untuk
mengurusi, mmaintenance, dan
menginstalasi semua LED-nya untuk
kebutuhan toko gitu ya yang ada di
Indonesia dan ada di Asia Tenggara gitu.
J sampai sekarang itu udah lebih dari 15
tahun berarti ya kerja samanya sampai
sekarang sampai Asia Tenggara. Jadi tim
engineer kita tuh udah biasa gitu ya
pada saat ada trouble gitu sat hari du
hari kita ada di sana gitu kemudian kita
balik lagi ke Jakarta.
Saya enggak pernah punya target
sebenarnya. Saya enggak pernah punya
target setiap tahun yang saya bilang,
"Oh, ini R miliar." Enggak sih. Jadi
target saya lebih pada
pencapaian-pencapaian yang sifatnya non
angka gitu ya. Jadi misalnya saya tahun
2010 gitu ya, saya ingin 2012 saya
berangkatin karyawan umrah misalnya.
Artinya kan saya harus punya uang gitu
ya di situ ya, margin dari situ gitu ya.
Sekarang juga punya target ke depannya
gitu ya. Jadi ee target pribadi yang
saya harus capai itu dalam waktu 1 2
tahun gitu. Pencapaiannya mungkin
sekarang udah hampir 80% karyawan yang
di atas 5 tahun itu udah umrah. Kalau
untuk keberangkatan umrah itu selama 20
tahun ini ya mungkin udah lebih dari
lima kali ya kita ngeberangkatin.
Rata-rata sekitar 20 sampai 40 orang.
pernah 40 deh kayaknya. Jadi 40 itu
karena beberapa karyawan bawa
keluarganya gitu loh ya. Tapi kalau
karyawannya mungkin rata-rata sekitar
20. Yang terakhir itu tahun ini ya.
Tahun ini di awal tahun itu ada sekitar
20-an juga deh yang berangkat. Tapi
enggak setiap tahun ya. Jadi memang itu
program yang jadi kita kayak nabung dulu
apa yang kita hasilkan tahun ini. Kita
tabung ya untuk tahun depan. Nah kalau
sekarang tuh saya udah karena kita udah
punya perangkat gitu ya, kita
kadang-kadang suka bikin kerja sama sama
travel umrah gitu. Jadi kita buatin
mereka fasilitas kis barter sama kuota
untuk umrah. Minimal kan kita sudah
punya kuotanya tuh. Nanti kalau kita mau
nambah kan tinggal kita beli aja
sebagian gitu loh. Insyaallah mungkin
tahun depan juga tetap berangkatin lah.
Setiap tahun insyaallah berangkatin
umrah lah gitu buat karyawan. Yang
berangkat udah lebih lebih sih rasanya
udah hampir 7080 orang mungkin udah
berangkat ya. beberapa ada yang malah
udah dua kali juga kan karena kita punya
kuota umrah tadi terus kita jadiin
reward ya atau door price atau apalah
gitu ya buat karyawan itu berlaku untuk
yang sudah berangkat maupun yang belum
berangkat gitu. Per hari ini sih
karyawan kita ada 105 ya, 105 atau 106
karyawan. 80 itu kan dari awal berdiri.
Jadi ada beberapa juga yang sudah
resign, ada beberapa yang sudah pensiun.
Kalau sekarang mungkin komposisinya
masih ada sekitar 20% apa 30% yang belum
umrah gitu mungkin ya. Kemudian kalau
pencapaian untuk perusahaan kalau secara
aset gitu ya, kita kantor sendiri ini
milik perusahaan. Kemudian kita punya
gudang juga milik sendiri, terus kita
juga punya kantor di Semarang itu milik
sendiri gitu. Jadi beberapa memang hasil
dari perjalanan 20 tahun ini selain
menjadi aset juga menjadi ya intinya sih
pengin manfaat kan pengin sejahtera gitu
ya mensejahterakan diri sendiri juga
mensejahterakan karyawan gitu. Ke
depannya sih penginnya punya fasilitas
yang bisa mengakomodir kebutuhan
perumahan. Karena saya ngelihat
karyawan-karyawan saya tuh juga ada
beberapa yang ya banyaknya ya masih
belum pada punya rumah gitu ya. Meskipun
rumah sederhana atau apa. Saya pengin
sih punya fasilitas itu gitu sehingga
mereka juga bisa mewujudkan lah ya.
Mudah-mudahan lah. Oke. Kalau project
itu yang paling besar nilainya mungkin
sampai dengan ini 28 miliar lah mungkin
ya satu project. Jadi kalau projjectnya
besar itu biasanya memang perencanaannya
pun bukan project yang hari ini dapat
besok dikerjain. Jadi itu perencanaannya
biasanya 1 tahun 2 tahun sebelumnya.
Jadi salah satu contohnya misalnya kita
mengerjakan project di Podomoro di Daily
Park a Mall yang ada di Medan. Nah itu
kita perencanaannya 2 tahun. Nah, baru
pas eksekusi karena itu meliputi indoor
LED, terus kemudian ada konstruksinya,
terus ada outdoornya itu tuh mungkin
sekitar 20 ya pada saat itu. Nah, selain
itu kita juga mengerjakan beberapa
proyek yang ada di Jakarta. Kalau kita
hitung secara total plus konstruksinya
mungkin sekitar 28 miliar. Tapi sama itu
perencanaannya juga 2 tahun gitu ya,
enggak langsung gitu loh. Kalau yang
kita kerjain sampai dengan saat itu, itu
termasuk proyek-proyek yang e besar.
Tapi kalau kita punya planning nih,
nanti tahun ini mungkin tahun depan itu
ada yang lebih besar lagi gitu dari yang
kita pernah kerjain. Mudah-mudahan
lancarlah semuanya. 1 tahun itu
rata-rata sekitar R miliar ya. Rata-rata
dari semua layanan yang kita punya
rata-rata tuh R miliar dan itu sudah
jalan dari tahun 2000 COVID itu 2018
berarti ya 2018 19 COVID itu menurun.
After COVID-nya juga masih menurun. Baru
naik lagi itu tahun lalu ya 2023. Dan di
awal-awal itu mungkin kita omset juga
masih di bawah 5 miliaran lah di
awal-awal itu. Itu bukan tahun pertama
ya. Kalau tahun pertama ya pastilah
merintis susah. Jadi baru tahun keduanya
kita mulai naik secara bertahap gitu.
Enggak, enggak tiba-tiba itu perjuangan
yang panjang gitu ya untuk mencapai itu
gitu. Kalau menurut saya sih kunci
suksesnya lima ya itu konsistensi gitu
loh. Jadi kita memang menjaga semua
produk sama layanan kita itu sesuai
dengan standar yang baik gitu. Meskipun
tetap ya godaan sih ada gitu ya kayak
godaan untuk harga murah gitu ya untuk
barang kita turunin kualitasnya. Tapi
kita mencoba untuk tim itu semua mencoba
untuk mempertahankan gitu sehingga kita
juga ada di level tertentu yang itu
mungkin menjadi di mata klien atau di
market kita atau di klien kita tuh
menjadi sebuah identitas gitu. Jadi
kalau mau bagus gitu ya, rapi gitu
dengan kualitas yang baik dan after
sales-nya juga bagus ya itu mereka akan
cari kita gitu loh. Jadi bukan hanya
sekedar harga gitu ya. Jadi gini, karena
kita udah 20 tahun dan kita udah
mengerti teknologi ini gitu dan kita
udah 20 tahun jalan gitu. Jadi ada satu
masa klien kita itu yang awalnya pakai
kita kemudian dia pindah ke yang lain
gitu. Nah nanti periode tertentu
terutama 5 tahun terakhir mereka balik
lagi ke kita gitu loh. Karena ya itu
tadi kan karena berkembang kan marketnya
dan kompetitornya juga cukup banyak kan.
Nah, ada kita ngelewatin masa-masa itu
gitu, tahapan-tahapannya seperti itu.
Sederhana sih sebenarnya. Jadi pengin
jadi manfaat buat diri sendiri awalnya
gitu ya. Tapi setelah berjalannya waktu,
lama-lama kita tuh akan ada pada fase di
mana kita udah enggak terlalu banyak
keinginan kan. Apa sih yang paling
berkesan gitu ya? Ya, pada saat kita
bisa memberikan manfaat ke orang lain
gitu ya. Saya sih percaya dan yakin gitu
kalau kuasa yang di atas jauh lebih
besar dari kuasa apapun gitu. Jadi e
saya diajarin sama orang tua dan ini
sering banget ya berkontrak gitu dengan
keuangan. Jadi pada saat kita susah
justru itu pada saat kita harus banyak
bersedekah gitu. Jadi kan susah kan kita
punya uang 10 perak kita harus ngeluarin
setengahnya lah minimal gitu. Dan itu
pasti bertentangan dengan keuangan.
kemudahan itu datang setelah kita
melakukan hal itu gitu loh. Jadi ya
akhirnya keuangan juga meskipun agak
sedikit berselisih paham dengan saya
tapi ya akhirnya mereka udahlah percaya
pasti Allah akan bantu dengan jalan yang
lain gitu ya. Alhamdulillah itu terjadi
gitu loh. Biasanya akhir tahun sih ya.
Jadi e dulu dulu ya kejadian itu
biasanya di akhir tahun pada saat
kebutuhan kita banyak nih karena akhir
tahun kemudian pembayaran dari klien tuh
sedikit gitu loh karena masih nunggu
nunggu nunggu nunggu. Terus saya bilang,
"Udahlah enggak usah dipusingin. Namanya
pembayaran harus kita bayar. Tapi kalau
kita punya uang, ya nanti juga ini kan
tagihan sebenarnya kan kalau ke klien.
Nah, pada saat itu udah ada berapa di
kasnya gitu ya. Ya udah deh coba sini
saya minta saya mau titip ke orang tua,
titip ke ya kita distribusiin lah
intinya itu. Saya enggak percaya ya gitu
ya dalam waktu beberapa hari gitu
ternyata kita tidak sangka-sangka
tagihan yang dibayarkan itu justru
tagihan yang jumlahnya besar gitu loh.
Dan biasanya Allah pasti bantu tuh di
akhir-akhir mendekati lebaran gitu ya.
Jadi secara komposisi mungkin ya pasti
penginnya sebesar mungkin gitu ya. Kita
kan ada ada revenue, ada margin gitu ya
setiap tahun. Jadi dari margin tahun
sebelumnya itu 30% itu kita alokasikan
buat kegiatan keagamaan dan sosial gitu.
Karena yang misalnya mungkin yang
sekitar 50% kita tetap perlu untuk modal
kerja. Karena gini, begitu kita
meng-ghandle satu project yang nilainya
di atas 10 miliar atau 20 miliar gitu
ya, itu tuh pasti kita perlu modal kerja
yang harus standby cukup besar gitu loh.
Jadi setiap tahun tuh modal kerjanya
bertambah. Nah, kalau dari margin itu
30%-nya. Jadi kalau misalnya 100 miliar
revenue, kemudian margin kita sekitar 10
miliar misalnya bersihnya gitu ya. Ya,
mungkin 2 sampai 3 miliar tuh memang
kita alokasikan untuk program keagamaan
gitu ya. keagamaan dan sosial. Bentuknya
ya bisa dalam bentuk dana yang memang
kita realisikan dalam 1 tahun sekitar
500 sampai R miliar maupun dalam bentuk
program. Jadi ee kayak wakaf gitu. Jadi
ada ustaz misalnya ustaz yang biasa
ngajarin ngaji ke kita mau memperluas
area masjid gitu ya. Kemudian ada
kebutuhan untuk menebus tanah segala
macam. Nah, kita biasanya ikut juga sih
kontribusi ya. kita bagi-bagilah gitu
loh. Jadi enggak semuanya di satu tempat
gitu loh. Kita juga punya yayasan yang
kita dirikan. Yayasannya namanya Yayasan
Hamimah sebenarnya dari nama almarhum
Bapak gitu ya. Nah, Yayasan Hamimah ini
sebenarnya banyak bergeraknya di bidang
keagamaan, di bidang sosial dan itu
sebenarnya untuk mengakomodir
kegiatan-kegiatan eksternal. Jadi
eksternal banyaklah mungkin yang bisa
kita bantulah dengan yayasan ini gitu
loh. Rasanya ini sudah berapa tahun ya?
mungkin sekitar 78 tahun ya yayasan ini
berdiri gitu. Kegiatannya sih banyak.
Pertama kita juga menerima proposal gitu
ya, terutama untuk perbaikan fasilitas
keagamaan. Kemudian kegiatan lainnya
pada saat COVID kita membagikan sembakau
gitu ya. Terus pada saat puasa dan ya
Ramadan kita pasti juga ada kegiatan
sosialnya. Kemudian kegiatan-kegiatan
yang memang berhubungan dengan CR gitu
ya, dengan dakwah gitu. kita juga
menyediakan fasilitas lah gitu ya buat
pengajian misalnya gitu atau kalau ada
kayak kita ada beberapa wakaf nih wakaf
videoon. Nah, videotronnya dipakai untuk
kegiatan dakwah gitu. Kita juga ingin
berpartisipasi dalam dakwah gitu ya.
Mungkin kalau kita pengin lebih luas
caranya dengan membantu fasilitas kan
entah itu fasilitasnya videoon gitu ya
atau fasilitasnya sound gitu atau tenda
atau apapun gitu loh kita bisa berikan
atau kalaupun ada kegiatan keagamaan
yang butuh kerja sama nih kita hanya
charge mereka biaya operasionalnya aja
biaya transportnya gitu sementara si
perangkat segala macamnya kita freekan
aja gitu loh jadi lebih luas ya ininya
manfaatnya itu cara kita berdakwah PT
Lintas Mediatama kan enggak cuma saya
aja gitu kan jadi ada teman-teman teman
yang lain juga yang mereka juga satu
visi sih sama saya gitu.
Hebatnya perempuan kalau jadi leader ya
saya sih ngelihat karena lima itu
kombinasi ee SDM-nya itu beragam dan
unik gitu ya dengan potensinya
masing-masing. Jadi peranan saya
sebenarnya menyatukan lebih menyatukan.
Jadi kalau dibilang kepala sih bukan
kepala malah saya jadi kayak ibu gitu.
Jadi bukan sebagai bapak kalau di sini
tapi sebagai ibu yang menyatukan
karakter-karakter ini gitu ya. sehingga
mereka juga bisa harmonis gitu sama-sama
mencapai tujuan bersama gitu loh. Dan
itu sebenarnya perempuan tuh perlunya di
situ gitu. Kadang-kadang kehebatan
perempuan tuh salah satunya di situ
gitu. Jadi yang maju kan sebenarnya
bukan perempuannya kan, tapi kan ee
timnya yang maju gitu. Karena kalau
laki-laki tuh kan egonya tinggi ya. Jadi
kadang-kadang saya harus nge-balance
gitu antara ego si A dengan si egosi B
gitu sehingga saya ada di tengah-tengah.
Dan ini jangan menjadi sebuah
kontraproduktif tapi harus menjadi
sesuatu yang selaras lah gitu loh untuk
ke depannya. Itu sih sebenarnya sih
perempuan yang ada dalam bisnis seperti
ini gitu ya. Yang sebenarnya biasanya
sih laki-laki ya yang handle. Saya sih
menempatkan dirinya harus logis gitu
orangnya. Perempuan itu kan emosional.
Saya harus coba tekan emosi saya gitu
sehingga yang muncul adalah sisi logika
yang berpikir enggak gampang sih gitu
ya. Itu lebih susah dari perjalanan
mengurus perusahaan gitu ya. Karena ya
perempuan lah ya ada masa-masanya emosi
itu lebih dominan gitu. Tapi biasanya
kalau emosinya lebih dominan saya
menyembunyikan itu gitu loh. Jadi
sehingga enggak kelihatan gitu ya di
mata klien atau di mata teman-teman
lima. Nah, dengan seperti itu akhirnya
kan bertahap demi bertahap saya belajar
untuk lebih logis gitu loh. Jadi semua
memang sesuai dengan apa yang harus saya
lakukan gitu. Nah, kemudian saya punya
tim juga kita belajar untuk profesional,
kita punya perencanaan, kita punya
guidance gitu, punya acuan gitu ya.
sehingga semuanya juga merencanakan
sesuatu dengan visi yang sama gitu ya,
view yang sama gitu ya, misi yang sama
gitu loh. Tantangan yang paling berat
itu saya pernah mengalami musibah juga
dulu ya. Pernah mengalami musibah
sepertinya sekitar 5 tahun pertama lah
perjalanan perusahaan kalau diprediksi
pada saat itu gitu ya, banyak
teman-teman yang prediksi atau klien
yang prediksi, "Wah, nih jatuh nih gitu
ya lima ya." Tapi ya alhamdulillah saya
ngikutin aja gimana petunjuk yang di
atas gitu ya. Mengikuti kata hati tetap
berkonsultasi dengan yang lebih paham.
Tapi akhirnya ya begitu kita memasrahkan
diri kita gitu ya Allah ya sudah
gimanapun saya pasrah dengan semuanya
tapi tolong kasih saya kok solusi gitu
ya. Jadi akhirnya ketemu juga sih
solusinya gitu dan banyak dibantu juga
oleh pihak-pihak lain sehingga pada masa
masa itu kita bisa ngelewatin gitu ya
ujiannya. Nah, yang kedua kita juga uji
gitu ya dengan sebuah kejadian yang
menimpa kita di tahun ini di bulan
Agustus ya itu ya bulan itu di mana ee
pada saat demo yang besar-besaran
terjadi di Bandung, salah satu videoon
kita yang ada di Dago itu dibakar dan
itu posisi saya sedang tidak ada di
Bandung pada saat itu. Dan memang yang
terkena dampak kan bukan punya kita aja.
Jadi ada punya mitra-mitra kita yang
lainnya juga. Tapi semuanya itu
sebenarnya dari kita, kita yang
ngebangun gitu. Jadi itu hati itu
rasanya aduh remuk sekali gitu ya
ngelihat itu semua. Tapi saya sih enggak
berkelanjutan gitu ya sedihnya karena
saya ngelihat ya kadar itu semuanya
terjadi karena kehendak Allah juga gitu
ya. Meskipun mungkin ada yang bilang itu
ada yang sengaja atau apapun gitu ya.
Tapi saya ngelihatnya ya inilah mungkin
cara Allah gitu ya untuk juga menaikkan
derajat kita. Saya pulang gitu ya pulang
itu enggak berani ngelihat itu gitu
semua gitu ya. Karena kan angus kebakar
gitu ya. Dan itu adalah aset yang memang
mau enggak mau kita harus bangun baru
gitu. Dan alhamdulillah memang salah
satu kunci suksesnya berwirausaha itu
kekuatan mental gitu loh. Kita harus
mencari cara untuk mengendalikan emosi
kita biar enggak sedih. Kemudian solusi
itu akan muncul gitu pada saat kita
berpikir dengan sehat gitu loh. Dan
alhamdulillah dapat banyak solusi ya.
Akhirnya kita bisa ngebangun gitu ya
dengan justru kualitas yang jauh lebih
bagus. justru kalian melihat gitu loh,
ini kualitasnya lebih bagus gitu ya.
Bahkan mereka membantu kita gitu loh
dengan lokasi lainnya gitu. Jadi e ya
itulah mungkin ya Allah memang sudah
menguji kitanya dengan hal itu dan saya
ngerasa setelah itu kita mendapatkan
banyak kesempatan gitu loh. Kayak
kesempatan-kesempatan itu datang gitu
setelah kejadian itu gitu. Apakah memang
karena kitanya juga ikhlas gitu ya
dengan apa yang memang sudah ditetapkan
oleh Allah sehingga Allah juga ya sudah
kalau kamu bisa lewatin ini dengan baik
ini saya kasih lagi yang lebih gitu ya.
ya. Ngelebih itu kan bukan hanya
sifatnya materi ya, tapi tanggung jawab
juga gitu ya. Jadi kita ngerasa kok
banyak yang baru gitu yang kita bisa
explore gitu ke depannya gitu loh.
Harapan saya mungkin untuk perusahaan
karena ini sudah 20 tahun usianya gitu
ya. Jadi perusahaannya sudah 20 tahun,
sayanya sudah 50 tahun karena kan tadi
startnya dar 30 tahun. Harapan saya ini
menjadi sebuah perusahaan yang bisa
membangun ekosistem yang baik gitu ya,
sehingga memberikan layanan yang
lengkaplah untuk kebutuhan klien dan
bisa diteruskan gitu ya. Saya sih
berharap karyawan saya yang memang sudah
seumuran saya punya anak gitu ya.
Sekarang kan mulai juga anak saya juga
sudah mulai aktif di sini dan saya
berharap ini jadi seperti satu tempat
untuk mereka belajar. Kemudian mereka
juga kalau tertarik di sini mereka bisa
melanjutkan perjuangan orang tua-orang
tuanya gitu loh. Dan harapannya menjadi
sebuah perusahaan yang memang bisa
dikenal gitu ya. secara nasional dan
internasional gitu ya, sebagai
perusahaan yang tetap punya keunikan
gitu loh. Karena pada saat kita bicara
perusahaan profesional gitu ya,
kadang-kadang juga ada yang profesional
tapi melupakan dasar-dasar landasannya
gitu ya. Karena kan kita memang bekerja
bukan buat materi aja kan, tapi kita
juga bekerja untuk ibadah gitu. Nah, itu
e yang selalu kita tanam gitu ya. Itu
bertahanlah sampai ee dua dekade
selanjutnya. Kemudian kalau untuk
teman-teman gitu ya yang mau mulai usaha
terutamanya ibu-ibu gitu ya atau
perempuan gitu sebenarnya perempuan itu
punya kelebihan gitu ya emosinya sedikit
di di-manage gitu ya memang ee pada saat
kita ada di sebuah usaha kita harus
banyak mengandalkan logika gitu ya tanpa
melupakan juga emosi kita. Yang kedua ya
konsistensi ya karena yang paling sulit
kan gitu jadi kita udah maksimal juga
kalau konsistensi kita enggak terjaga ya
akhirnya kita akan ditinggal juga gitu.
kita pun pernah merasakan ujian itu ya,
masalah konsistensi. Kemudian yang
ketiga ya kita harus punya brand
identitas yang jelas gitu loh. Kalau
kita mau dipercaya orang ya kita harus
menunjukkan itu gitu kalau kita layak
untuk dipercaya sama orang lain gitu.
Jadi konsistensi mungkin ya kalau udah
dua dekade seperti ini kan saya banyak
teman-teman yang juga mulai usaha gitu
ya tapi karena mereka tidak konsisten
gitu loh. Jadi pada saat mereka diuji ya
mungkin menurun gitu ya. Pada saat kita
diuji kita cari sesuatu yang bisa
menguatkan kita sehingga kita bisa tetap
bertahan gitu minimal gitu. Nah di
tahun-tahun 5 ini sebenarnya ada masa
kita diuji, ada masa kita bertahan, ada
masa kita ayo kita grow gitu ya. Nah,
mudah-mudahan ini juga ya dua dekade ini
menjadi awal juga untuk perusahaan bisa
berkembang untuk pertumbuhan selanjutnya
gitu. Mungkin buat teman-teman yang baru
mau memulai sebuah usaha, saya sih
melihat meskipun perempuan gitu ya, tapi
perempuan ini juga punya kelebihan gitu
loh untuk terjun di bidang apapun gitu
ya sepanjang bidang itu adalah bidang
yang kita sukai dan kita cintai gitu
loh. Dan jangan lupa semua kegiatan
bisnis apapun kalau kita melibatkan
Allah di dalamnya gitu ya dan kita tahu
tujuan kita berwirausaha adalah kita
mencari kemanfaatan untuk diri kita dan
lingkungan kita gitu pasti e Allah akan
bukakan jalan yang jauh lebih baik gitu.
Dan yang kedua mungkin tadi konsistensi
gitu ya, menjaga standar yang kita
tentukan adalah standar yang terbaik
gitu ya. Dan kita mencoba selalu jalan
yang benar dalam setiap usaha karena
usaha itu kan godaannya banyak gitu ya.
Namun kalau kita mencoba menjadi seorang
dengan arah dan tujuan yang baik gitu
ya, pasti hasilnya juga akan baik. Saya
Yeni Wahyu owner PT Lintas Mediatama.
Ini naik kelas versi saya. Temukan naik
kelas versi kamu. C.
Terima kasih.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:35:02 UTC
Categories
Manage