VIRAL! Pengusaha Ini Umrohkan Semua Karyawannya
c0WbrmWgWIA • 2025-12-21
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Saya enggak pernah punya target setiap tahun yang saya bilang, "Oh, nih R miliar." Enggak sih. Jadi target saya lebih pada pencapaian-pencapaian sifatnya non angka gitu ya. Jadi misalnya ya saya ingin saya berangkatin karyawan umrahnya artinya kan saya harus punya uang gitu ya di situ ya margin dari situ gitu ya. Pencapaiannya mungkin sekarang udah hampir 80% karyawan itu udah umroh 7080 orang mungkin udah berangkat. Beberapa ada yang malah udah dua kali juga kan. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Nama saya Yeni Wahyu Ningsih, owner dari Pet Lintas Media Tama. Bergerak di bidang advertising company. Lokasi kantor saya di Jalan Cipunegara nomor 16, Bandung. PT Lintas Media Tama ini sebenarnya dulu bergerak di bidang advertising company. Kalau sekarang mungkin terkenalnya sebagai OOH lah gitu ya atau out of home advertising. Dan karena sudah berkembangnya zaman sekarang itu digital ya atau DOH. bisnisnya bukan hanya di advertising karena kita juga ada beberapa divisi lainnya gitu yang masih berkaitan dengan advertising. PT Lintas Mediatama berdiri sejak tahun 2005 dan mulai beroperasinya secara ee teknis itu 2006. Berarti sudah 20 tahun ya. pertama tuh ada advertising karena itu yang dari awal kita berdiri. Kemudian ada konsultasi dan kontraktor khususnya untuk media-media advertising outdoor dan indoor. Kemudian ada kreatifnya di aktivasi atau event. Kemudian ada di event production. Kemudian ada juga untuk operation dan maintenance dari LED display ya atau videoon gitu. Kalau kreatifnya termasuk di dalamnya kita juga ada unit yang memang urusannya lebih banyak pada konten ya konten dan kreatif. Ventalitas Mediatama ini membangun sebuah ekosistem yang kita berharap semuanya ada di situ sehingga orang juga mendapatkan produk dan layanan yang lengkap gitu ya. Saya lahir dari keluarga TNI. Jadi ayah itu TNI, ibu adalah ibu rumah tangga biasa. Kenapa jadi wiraswasta gitu ya? Karena memang semenjak zaman kuliah sih ingin lebih banyak punya manfaat ya. Mungkin karena dari keluarga juga mendidik kita untuk menjadi orang-orang yang manfaatnya lebih luas. Jadi pada saat kuliah pun saya sudah tertarik ingin menjadi wiraswasta gitu ya. Saya kuliah di Institut Teknologi Bandung ITB, jurusannya Fisika sebenarnya FMIPA. Tapi saya ngambil S2 di bisnis manajemen di SBM ITB sehingga ya punya background lah sedikit gitu ya untuk usaha gitu. Karena dari awal saya sudah ingin berwiraaswasta. Jadi setelah saya lulus dari manajemen dari SBM saya membuat sebuah usaha di bidang internet service provider itu berjalan mungkin sekitar 7 8 tahun lah ya. baru setelah itu saya pindah haluan gitu ya ke dunia advertising. Saya mulai mendirikan PT Lintas Media Tama itu ketika saya berusia 30 ya 30 tahun. Nah, awalnya pada saat itu sih masih bentuknya advertising-nya billboard sama neonbox lah. Kalau konvensional k nyebutnya konvensional advertising atau mungkin kalau sekarang tuh OHA lah gitu ya. Nah, baru tahun 2010 itu baru kita masuk ke dunia digital dan itu kita diperkenalkanlah dengan Videothron sampai dengan sekarang ya kita masih mengurusi videoon untuk beberapa klien besar kita gitu. Kalau tujuan pribadi saya sebenarnya karena dari awal juga ingin punya manfaat untuk diri sendiri dan lebih banyak orang gitu ya. Jadi itu tujuannya sih sebenarnya siapa tahu dengan membuat seperti ini banyak gitu ya orang yang bisa mendapatkan manfaat yang sama gitu. Nah, tapi kalau untuk bidangnya karena memang ternyata advertising itu bersentuhan dengan kreatif kan dan ternyata passion-nya saya juga mungkin ada di situ gitu salah satunya gitu. Ternyata ini industri yang kreatif gitu ya. Kita harus menuangkan juga beberapa ide kreatif dalam produk dan layanannya lintas gitu ya. Kemudian perjuangannya juga bertahap lah gitu ya. tumbuhnya bertahap dan itu banyak dibantu juga sih sama keluarga dan klien gitu ya ngebantu untuk berkembangnya perkembangan lima dari awal awal itu kenapa namanya lima memang karyawannya juga cuma lima waktu itu gitu ya jadi karena kita hanya mengurusi beberapa aset gitu ya yang milik klien utama kita jadi karyawan juga belum terlalu banyak jadi tahun pertama itu tahun yang ya semua juga pasti ngerasain susah ya tahun pertama tahun kedua nah tapi tahun kedua tuh kita dapat kesempatan untuk belajar sebuah teknologi baru itu teknologi LED gitu ya atau videoon lah kalau sekarang terkenalnya kesempatan itu pas banget gitu. Jadi kita belajar dan ternyata kita pun bisa menunjukkan hasil yang baik gitu sehingga akhirnya tahun ketiga dan tahun keempat itu klien mulai percaya sama kita. Kemudian tahun puncaknya itu tahun 2010 itu kita mulai banyak videoon yang kita bangun untuk klien utama kita yang ada di Jawa Barat. Nah, baru tahun berikutnya periode 5 tahun berikutnya itu kita mulai masuk ke Jawa Tengah. Kemudian 5 tahun berikutnya lagi kita masuk ke area Sumatera dan area Jawa Timur. Nah, sampai sekarang sih ya masih ada beberapa titik videotron yang kita kelola dan kita pun cukup diperhitungkan ya sebagai ahlinya gitu mungkin ya, sebagai ahli yang mengerti video Tron untuk beberapa klien besar kita yang ada di Jakarta. Kita juga ada kerja sama dengan salah satu perusahaan yang ada di Spanyol dan kita mendapatkan kontrak gitu ya untuk mengurusi, mmaintenance, dan menginstalasi semua LED-nya untuk kebutuhan toko gitu ya yang ada di Indonesia dan ada di Asia Tenggara gitu. J sampai sekarang itu udah lebih dari 15 tahun berarti ya kerja samanya sampai sekarang sampai Asia Tenggara. Jadi tim engineer kita tuh udah biasa gitu ya pada saat ada trouble gitu sat hari du hari kita ada di sana gitu kemudian kita balik lagi ke Jakarta. Saya enggak pernah punya target sebenarnya. Saya enggak pernah punya target setiap tahun yang saya bilang, "Oh, ini R miliar." Enggak sih. Jadi target saya lebih pada pencapaian-pencapaian yang sifatnya non angka gitu ya. Jadi misalnya saya tahun 2010 gitu ya, saya ingin 2012 saya berangkatin karyawan umrah misalnya. Artinya kan saya harus punya uang gitu ya di situ ya, margin dari situ gitu ya. Sekarang juga punya target ke depannya gitu ya. Jadi ee target pribadi yang saya harus capai itu dalam waktu 1 2 tahun gitu. Pencapaiannya mungkin sekarang udah hampir 80% karyawan yang di atas 5 tahun itu udah umrah. Kalau untuk keberangkatan umrah itu selama 20 tahun ini ya mungkin udah lebih dari lima kali ya kita ngeberangkatin. Rata-rata sekitar 20 sampai 40 orang. pernah 40 deh kayaknya. Jadi 40 itu karena beberapa karyawan bawa keluarganya gitu loh ya. Tapi kalau karyawannya mungkin rata-rata sekitar 20. Yang terakhir itu tahun ini ya. Tahun ini di awal tahun itu ada sekitar 20-an juga deh yang berangkat. Tapi enggak setiap tahun ya. Jadi memang itu program yang jadi kita kayak nabung dulu apa yang kita hasilkan tahun ini. Kita tabung ya untuk tahun depan. Nah kalau sekarang tuh saya udah karena kita udah punya perangkat gitu ya, kita kadang-kadang suka bikin kerja sama sama travel umrah gitu. Jadi kita buatin mereka fasilitas kis barter sama kuota untuk umrah. Minimal kan kita sudah punya kuotanya tuh. Nanti kalau kita mau nambah kan tinggal kita beli aja sebagian gitu loh. Insyaallah mungkin tahun depan juga tetap berangkatin lah. Setiap tahun insyaallah berangkatin umrah lah gitu buat karyawan. Yang berangkat udah lebih lebih sih rasanya udah hampir 7080 orang mungkin udah berangkat ya. beberapa ada yang malah udah dua kali juga kan karena kita punya kuota umrah tadi terus kita jadiin reward ya atau door price atau apalah gitu ya buat karyawan itu berlaku untuk yang sudah berangkat maupun yang belum berangkat gitu. Per hari ini sih karyawan kita ada 105 ya, 105 atau 106 karyawan. 80 itu kan dari awal berdiri. Jadi ada beberapa juga yang sudah resign, ada beberapa yang sudah pensiun. Kalau sekarang mungkin komposisinya masih ada sekitar 20% apa 30% yang belum umrah gitu mungkin ya. Kemudian kalau pencapaian untuk perusahaan kalau secara aset gitu ya, kita kantor sendiri ini milik perusahaan. Kemudian kita punya gudang juga milik sendiri, terus kita juga punya kantor di Semarang itu milik sendiri gitu. Jadi beberapa memang hasil dari perjalanan 20 tahun ini selain menjadi aset juga menjadi ya intinya sih pengin manfaat kan pengin sejahtera gitu ya mensejahterakan diri sendiri juga mensejahterakan karyawan gitu. Ke depannya sih penginnya punya fasilitas yang bisa mengakomodir kebutuhan perumahan. Karena saya ngelihat karyawan-karyawan saya tuh juga ada beberapa yang ya banyaknya ya masih belum pada punya rumah gitu ya. Meskipun rumah sederhana atau apa. Saya pengin sih punya fasilitas itu gitu sehingga mereka juga bisa mewujudkan lah ya. Mudah-mudahan lah. Oke. Kalau project itu yang paling besar nilainya mungkin sampai dengan ini 28 miliar lah mungkin ya satu project. Jadi kalau projjectnya besar itu biasanya memang perencanaannya pun bukan project yang hari ini dapat besok dikerjain. Jadi itu perencanaannya biasanya 1 tahun 2 tahun sebelumnya. Jadi salah satu contohnya misalnya kita mengerjakan project di Podomoro di Daily Park a Mall yang ada di Medan. Nah itu kita perencanaannya 2 tahun. Nah, baru pas eksekusi karena itu meliputi indoor LED, terus kemudian ada konstruksinya, terus ada outdoornya itu tuh mungkin sekitar 20 ya pada saat itu. Nah, selain itu kita juga mengerjakan beberapa proyek yang ada di Jakarta. Kalau kita hitung secara total plus konstruksinya mungkin sekitar 28 miliar. Tapi sama itu perencanaannya juga 2 tahun gitu ya, enggak langsung gitu loh. Kalau yang kita kerjain sampai dengan saat itu, itu termasuk proyek-proyek yang e besar. Tapi kalau kita punya planning nih, nanti tahun ini mungkin tahun depan itu ada yang lebih besar lagi gitu dari yang kita pernah kerjain. Mudah-mudahan lancarlah semuanya. 1 tahun itu rata-rata sekitar R miliar ya. Rata-rata dari semua layanan yang kita punya rata-rata tuh R miliar dan itu sudah jalan dari tahun 2000 COVID itu 2018 berarti ya 2018 19 COVID itu menurun. After COVID-nya juga masih menurun. Baru naik lagi itu tahun lalu ya 2023. Dan di awal-awal itu mungkin kita omset juga masih di bawah 5 miliaran lah di awal-awal itu. Itu bukan tahun pertama ya. Kalau tahun pertama ya pastilah merintis susah. Jadi baru tahun keduanya kita mulai naik secara bertahap gitu. Enggak, enggak tiba-tiba itu perjuangan yang panjang gitu ya untuk mencapai itu gitu. Kalau menurut saya sih kunci suksesnya lima ya itu konsistensi gitu loh. Jadi kita memang menjaga semua produk sama layanan kita itu sesuai dengan standar yang baik gitu. Meskipun tetap ya godaan sih ada gitu ya kayak godaan untuk harga murah gitu ya untuk barang kita turunin kualitasnya. Tapi kita mencoba untuk tim itu semua mencoba untuk mempertahankan gitu sehingga kita juga ada di level tertentu yang itu mungkin menjadi di mata klien atau di market kita atau di klien kita tuh menjadi sebuah identitas gitu. Jadi kalau mau bagus gitu ya, rapi gitu dengan kualitas yang baik dan after sales-nya juga bagus ya itu mereka akan cari kita gitu loh. Jadi bukan hanya sekedar harga gitu ya. Jadi gini, karena kita udah 20 tahun dan kita udah mengerti teknologi ini gitu dan kita udah 20 tahun jalan gitu. Jadi ada satu masa klien kita itu yang awalnya pakai kita kemudian dia pindah ke yang lain gitu. Nah nanti periode tertentu terutama 5 tahun terakhir mereka balik lagi ke kita gitu loh. Karena ya itu tadi kan karena berkembang kan marketnya dan kompetitornya juga cukup banyak kan. Nah, ada kita ngelewatin masa-masa itu gitu, tahapan-tahapannya seperti itu. Sederhana sih sebenarnya. Jadi pengin jadi manfaat buat diri sendiri awalnya gitu ya. Tapi setelah berjalannya waktu, lama-lama kita tuh akan ada pada fase di mana kita udah enggak terlalu banyak keinginan kan. Apa sih yang paling berkesan gitu ya? Ya, pada saat kita bisa memberikan manfaat ke orang lain gitu ya. Saya sih percaya dan yakin gitu kalau kuasa yang di atas jauh lebih besar dari kuasa apapun gitu. Jadi e saya diajarin sama orang tua dan ini sering banget ya berkontrak gitu dengan keuangan. Jadi pada saat kita susah justru itu pada saat kita harus banyak bersedekah gitu. Jadi kan susah kan kita punya uang 10 perak kita harus ngeluarin setengahnya lah minimal gitu. Dan itu pasti bertentangan dengan keuangan. kemudahan itu datang setelah kita melakukan hal itu gitu loh. Jadi ya akhirnya keuangan juga meskipun agak sedikit berselisih paham dengan saya tapi ya akhirnya mereka udahlah percaya pasti Allah akan bantu dengan jalan yang lain gitu ya. Alhamdulillah itu terjadi gitu loh. Biasanya akhir tahun sih ya. Jadi e dulu dulu ya kejadian itu biasanya di akhir tahun pada saat kebutuhan kita banyak nih karena akhir tahun kemudian pembayaran dari klien tuh sedikit gitu loh karena masih nunggu nunggu nunggu nunggu. Terus saya bilang, "Udahlah enggak usah dipusingin. Namanya pembayaran harus kita bayar. Tapi kalau kita punya uang, ya nanti juga ini kan tagihan sebenarnya kan kalau ke klien. Nah, pada saat itu udah ada berapa di kasnya gitu ya. Ya udah deh coba sini saya minta saya mau titip ke orang tua, titip ke ya kita distribusiin lah intinya itu. Saya enggak percaya ya gitu ya dalam waktu beberapa hari gitu ternyata kita tidak sangka-sangka tagihan yang dibayarkan itu justru tagihan yang jumlahnya besar gitu loh. Dan biasanya Allah pasti bantu tuh di akhir-akhir mendekati lebaran gitu ya. Jadi secara komposisi mungkin ya pasti penginnya sebesar mungkin gitu ya. Kita kan ada ada revenue, ada margin gitu ya setiap tahun. Jadi dari margin tahun sebelumnya itu 30% itu kita alokasikan buat kegiatan keagamaan dan sosial gitu. Karena yang misalnya mungkin yang sekitar 50% kita tetap perlu untuk modal kerja. Karena gini, begitu kita meng-ghandle satu project yang nilainya di atas 10 miliar atau 20 miliar gitu ya, itu tuh pasti kita perlu modal kerja yang harus standby cukup besar gitu loh. Jadi setiap tahun tuh modal kerjanya bertambah. Nah, kalau dari margin itu 30%-nya. Jadi kalau misalnya 100 miliar revenue, kemudian margin kita sekitar 10 miliar misalnya bersihnya gitu ya. Ya, mungkin 2 sampai 3 miliar tuh memang kita alokasikan untuk program keagamaan gitu ya. keagamaan dan sosial. Bentuknya ya bisa dalam bentuk dana yang memang kita realisikan dalam 1 tahun sekitar 500 sampai R miliar maupun dalam bentuk program. Jadi ee kayak wakaf gitu. Jadi ada ustaz misalnya ustaz yang biasa ngajarin ngaji ke kita mau memperluas area masjid gitu ya. Kemudian ada kebutuhan untuk menebus tanah segala macam. Nah, kita biasanya ikut juga sih kontribusi ya. kita bagi-bagilah gitu loh. Jadi enggak semuanya di satu tempat gitu loh. Kita juga punya yayasan yang kita dirikan. Yayasannya namanya Yayasan Hamimah sebenarnya dari nama almarhum Bapak gitu ya. Nah, Yayasan Hamimah ini sebenarnya banyak bergeraknya di bidang keagamaan, di bidang sosial dan itu sebenarnya untuk mengakomodir kegiatan-kegiatan eksternal. Jadi eksternal banyaklah mungkin yang bisa kita bantulah dengan yayasan ini gitu loh. Rasanya ini sudah berapa tahun ya? mungkin sekitar 78 tahun ya yayasan ini berdiri gitu. Kegiatannya sih banyak. Pertama kita juga menerima proposal gitu ya, terutama untuk perbaikan fasilitas keagamaan. Kemudian kegiatan lainnya pada saat COVID kita membagikan sembakau gitu ya. Terus pada saat puasa dan ya Ramadan kita pasti juga ada kegiatan sosialnya. Kemudian kegiatan-kegiatan yang memang berhubungan dengan CR gitu ya, dengan dakwah gitu. kita juga menyediakan fasilitas lah gitu ya buat pengajian misalnya gitu atau kalau ada kayak kita ada beberapa wakaf nih wakaf videoon. Nah, videotronnya dipakai untuk kegiatan dakwah gitu. Kita juga ingin berpartisipasi dalam dakwah gitu ya. Mungkin kalau kita pengin lebih luas caranya dengan membantu fasilitas kan entah itu fasilitasnya videoon gitu ya atau fasilitasnya sound gitu atau tenda atau apapun gitu loh kita bisa berikan atau kalaupun ada kegiatan keagamaan yang butuh kerja sama nih kita hanya charge mereka biaya operasionalnya aja biaya transportnya gitu sementara si perangkat segala macamnya kita freekan aja gitu loh jadi lebih luas ya ininya manfaatnya itu cara kita berdakwah PT Lintas Mediatama kan enggak cuma saya aja gitu kan jadi ada teman-teman teman yang lain juga yang mereka juga satu visi sih sama saya gitu. Hebatnya perempuan kalau jadi leader ya saya sih ngelihat karena lima itu kombinasi ee SDM-nya itu beragam dan unik gitu ya dengan potensinya masing-masing. Jadi peranan saya sebenarnya menyatukan lebih menyatukan. Jadi kalau dibilang kepala sih bukan kepala malah saya jadi kayak ibu gitu. Jadi bukan sebagai bapak kalau di sini tapi sebagai ibu yang menyatukan karakter-karakter ini gitu ya. sehingga mereka juga bisa harmonis gitu sama-sama mencapai tujuan bersama gitu loh. Dan itu sebenarnya perempuan tuh perlunya di situ gitu. Kadang-kadang kehebatan perempuan tuh salah satunya di situ gitu. Jadi yang maju kan sebenarnya bukan perempuannya kan, tapi kan ee timnya yang maju gitu. Karena kalau laki-laki tuh kan egonya tinggi ya. Jadi kadang-kadang saya harus nge-balance gitu antara ego si A dengan si egosi B gitu sehingga saya ada di tengah-tengah. Dan ini jangan menjadi sebuah kontraproduktif tapi harus menjadi sesuatu yang selaras lah gitu loh untuk ke depannya. Itu sih sebenarnya sih perempuan yang ada dalam bisnis seperti ini gitu ya. Yang sebenarnya biasanya sih laki-laki ya yang handle. Saya sih menempatkan dirinya harus logis gitu orangnya. Perempuan itu kan emosional. Saya harus coba tekan emosi saya gitu sehingga yang muncul adalah sisi logika yang berpikir enggak gampang sih gitu ya. Itu lebih susah dari perjalanan mengurus perusahaan gitu ya. Karena ya perempuan lah ya ada masa-masanya emosi itu lebih dominan gitu. Tapi biasanya kalau emosinya lebih dominan saya menyembunyikan itu gitu loh. Jadi sehingga enggak kelihatan gitu ya di mata klien atau di mata teman-teman lima. Nah, dengan seperti itu akhirnya kan bertahap demi bertahap saya belajar untuk lebih logis gitu loh. Jadi semua memang sesuai dengan apa yang harus saya lakukan gitu. Nah, kemudian saya punya tim juga kita belajar untuk profesional, kita punya perencanaan, kita punya guidance gitu, punya acuan gitu ya. sehingga semuanya juga merencanakan sesuatu dengan visi yang sama gitu ya, view yang sama gitu ya, misi yang sama gitu loh. Tantangan yang paling berat itu saya pernah mengalami musibah juga dulu ya. Pernah mengalami musibah sepertinya sekitar 5 tahun pertama lah perjalanan perusahaan kalau diprediksi pada saat itu gitu ya, banyak teman-teman yang prediksi atau klien yang prediksi, "Wah, nih jatuh nih gitu ya lima ya." Tapi ya alhamdulillah saya ngikutin aja gimana petunjuk yang di atas gitu ya. Mengikuti kata hati tetap berkonsultasi dengan yang lebih paham. Tapi akhirnya ya begitu kita memasrahkan diri kita gitu ya Allah ya sudah gimanapun saya pasrah dengan semuanya tapi tolong kasih saya kok solusi gitu ya. Jadi akhirnya ketemu juga sih solusinya gitu dan banyak dibantu juga oleh pihak-pihak lain sehingga pada masa masa itu kita bisa ngelewatin gitu ya ujiannya. Nah, yang kedua kita juga uji gitu ya dengan sebuah kejadian yang menimpa kita di tahun ini di bulan Agustus ya itu ya bulan itu di mana ee pada saat demo yang besar-besaran terjadi di Bandung, salah satu videoon kita yang ada di Dago itu dibakar dan itu posisi saya sedang tidak ada di Bandung pada saat itu. Dan memang yang terkena dampak kan bukan punya kita aja. Jadi ada punya mitra-mitra kita yang lainnya juga. Tapi semuanya itu sebenarnya dari kita, kita yang ngebangun gitu. Jadi itu hati itu rasanya aduh remuk sekali gitu ya ngelihat itu semua. Tapi saya sih enggak berkelanjutan gitu ya sedihnya karena saya ngelihat ya kadar itu semuanya terjadi karena kehendak Allah juga gitu ya. Meskipun mungkin ada yang bilang itu ada yang sengaja atau apapun gitu ya. Tapi saya ngelihatnya ya inilah mungkin cara Allah gitu ya untuk juga menaikkan derajat kita. Saya pulang gitu ya pulang itu enggak berani ngelihat itu gitu semua gitu ya. Karena kan angus kebakar gitu ya. Dan itu adalah aset yang memang mau enggak mau kita harus bangun baru gitu. Dan alhamdulillah memang salah satu kunci suksesnya berwirausaha itu kekuatan mental gitu loh. Kita harus mencari cara untuk mengendalikan emosi kita biar enggak sedih. Kemudian solusi itu akan muncul gitu pada saat kita berpikir dengan sehat gitu loh. Dan alhamdulillah dapat banyak solusi ya. Akhirnya kita bisa ngebangun gitu ya dengan justru kualitas yang jauh lebih bagus. justru kalian melihat gitu loh, ini kualitasnya lebih bagus gitu ya. Bahkan mereka membantu kita gitu loh dengan lokasi lainnya gitu. Jadi e ya itulah mungkin ya Allah memang sudah menguji kitanya dengan hal itu dan saya ngerasa setelah itu kita mendapatkan banyak kesempatan gitu loh. Kayak kesempatan-kesempatan itu datang gitu setelah kejadian itu gitu. Apakah memang karena kitanya juga ikhlas gitu ya dengan apa yang memang sudah ditetapkan oleh Allah sehingga Allah juga ya sudah kalau kamu bisa lewatin ini dengan baik ini saya kasih lagi yang lebih gitu ya. ya. Ngelebih itu kan bukan hanya sifatnya materi ya, tapi tanggung jawab juga gitu ya. Jadi kita ngerasa kok banyak yang baru gitu yang kita bisa explore gitu ke depannya gitu loh. Harapan saya mungkin untuk perusahaan karena ini sudah 20 tahun usianya gitu ya. Jadi perusahaannya sudah 20 tahun, sayanya sudah 50 tahun karena kan tadi startnya dar 30 tahun. Harapan saya ini menjadi sebuah perusahaan yang bisa membangun ekosistem yang baik gitu ya, sehingga memberikan layanan yang lengkaplah untuk kebutuhan klien dan bisa diteruskan gitu ya. Saya sih berharap karyawan saya yang memang sudah seumuran saya punya anak gitu ya. Sekarang kan mulai juga anak saya juga sudah mulai aktif di sini dan saya berharap ini jadi seperti satu tempat untuk mereka belajar. Kemudian mereka juga kalau tertarik di sini mereka bisa melanjutkan perjuangan orang tua-orang tuanya gitu loh. Dan harapannya menjadi sebuah perusahaan yang memang bisa dikenal gitu ya. secara nasional dan internasional gitu ya, sebagai perusahaan yang tetap punya keunikan gitu loh. Karena pada saat kita bicara perusahaan profesional gitu ya, kadang-kadang juga ada yang profesional tapi melupakan dasar-dasar landasannya gitu ya. Karena kan kita memang bekerja bukan buat materi aja kan, tapi kita juga bekerja untuk ibadah gitu. Nah, itu e yang selalu kita tanam gitu ya. Itu bertahanlah sampai ee dua dekade selanjutnya. Kemudian kalau untuk teman-teman gitu ya yang mau mulai usaha terutamanya ibu-ibu gitu ya atau perempuan gitu sebenarnya perempuan itu punya kelebihan gitu ya emosinya sedikit di di-manage gitu ya memang ee pada saat kita ada di sebuah usaha kita harus banyak mengandalkan logika gitu ya tanpa melupakan juga emosi kita. Yang kedua ya konsistensi ya karena yang paling sulit kan gitu jadi kita udah maksimal juga kalau konsistensi kita enggak terjaga ya akhirnya kita akan ditinggal juga gitu. kita pun pernah merasakan ujian itu ya, masalah konsistensi. Kemudian yang ketiga ya kita harus punya brand identitas yang jelas gitu loh. Kalau kita mau dipercaya orang ya kita harus menunjukkan itu gitu kalau kita layak untuk dipercaya sama orang lain gitu. Jadi konsistensi mungkin ya kalau udah dua dekade seperti ini kan saya banyak teman-teman yang juga mulai usaha gitu ya tapi karena mereka tidak konsisten gitu loh. Jadi pada saat mereka diuji ya mungkin menurun gitu ya. Pada saat kita diuji kita cari sesuatu yang bisa menguatkan kita sehingga kita bisa tetap bertahan gitu minimal gitu. Nah di tahun-tahun 5 ini sebenarnya ada masa kita diuji, ada masa kita bertahan, ada masa kita ayo kita grow gitu ya. Nah, mudah-mudahan ini juga ya dua dekade ini menjadi awal juga untuk perusahaan bisa berkembang untuk pertumbuhan selanjutnya gitu. Mungkin buat teman-teman yang baru mau memulai sebuah usaha, saya sih melihat meskipun perempuan gitu ya, tapi perempuan ini juga punya kelebihan gitu loh untuk terjun di bidang apapun gitu ya sepanjang bidang itu adalah bidang yang kita sukai dan kita cintai gitu loh. Dan jangan lupa semua kegiatan bisnis apapun kalau kita melibatkan Allah di dalamnya gitu ya dan kita tahu tujuan kita berwirausaha adalah kita mencari kemanfaatan untuk diri kita dan lingkungan kita gitu pasti e Allah akan bukakan jalan yang jauh lebih baik gitu. Dan yang kedua mungkin tadi konsistensi gitu ya, menjaga standar yang kita tentukan adalah standar yang terbaik gitu ya. Dan kita mencoba selalu jalan yang benar dalam setiap usaha karena usaha itu kan godaannya banyak gitu ya. Namun kalau kita mencoba menjadi seorang dengan arah dan tujuan yang baik gitu ya, pasti hasilnya juga akan baik. Saya Yeni Wahyu owner PT Lintas Mediatama. Ini naik kelas versi saya. Temukan naik kelas versi kamu. C. Terima kasih.
Resume
Categories