Transcript
Tm7iD3NPC3U • Nasib Bitcoin & Crypto Dalam Waktu Dekat Lihat disini!!!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/sb30official/.shards/text-0001.zst#text/1379_Tm7iD3NPC3U.txt
Kind: captions
Language: id
Amerika dalam marabahaya.
Kita tahu US Dollar selama ini menjadi
mata uang yang paling kuat di seluruh
dunia. Tetapi apakah US Dollar ini akan
tinggal sejarah? Amerika telah
memberikan obligasi. Dengan kata lain,
pembeli obligasinya atau Amerika
berhutang bukan kepada negara, bukan
kepada institusi, bukan kepada deffet.
Tapi Amerika justru berhutang pada
perusahaan
swasta lagi. Kok bisa perusahaan itu
bernama Teter. Nah, kita akan bahas
tuntas informasi yang satu ini.
Sahabat Entrepreneur, salam hebat luar
biasa. Eh, mungkin bagi Anda sebagai
seorang pelaku usaha, Anda mendengarkan
informasi ini, terutama Anda yang berada
di bidang impor, Anda mungkin menganggap
statement saya ini statement yang
mengada-ngada atau statement yang
bombastis. No. Success before 30 selalu
concern kepada edukasi. Saya tidak akan
memberikan sebuah statement yang cuman
memporak-porandakan pemikiran kalian,
tetapi memberikan Anda sebuah wawasan
global makroekonomi yang akan membuat
Anda sangat bermanfaat dan mempertajam
insting bisnis Anda. Terutama Anda yang
saat ini bergerak di bidang usaha. Nah,
saya akan membacakan beberapa berita
yang mungkin sedikit banyak akan
memberikan Anda sebuah gambaran bahwa
pembukaan saya tadi itu tidak main-main.
Kenapa kok sekarang Amerika sampai
sebegitunya? Berita yang pertama adalah
tentang GP Morgan Chase ini salah satu
bank investasi terbesar di bumi telah
membuat langkah signifikan. Baru-baru
ini dia menerima Bitcoin jaminan untuk
pinjaman. Aduh, ini saya juga bingung
ya. Jadi, seorang GP Morgan aja menerima
Bitcoin sebagai jaminan. Kan selama ini
kita tahu kalau jaminan itu harus ada
underlying ya. Jadi, Bitcoin ini
dianggap punya underlying. Nah, ini
sesuatu yang luar biasa. Ini adalah
sebuah gebrakan terutama jika kita ingat
bagaimana CEO mereka namanya Jamie Demon
dulu sangat skeptis terhadap Bitcoin.
Sangat-sangat skeptis. Lebih jauh lagi,
GP Morgan ini akan mempertimbangkan
kepemilikan kripto secara langsung saat
menilai kekayaan bersih dan likuiditas
nasaba untuk menentukan batas kredit.
Ini bukan sekedar menambah layanan, tapi
sebuah signal kuat ke seluruh industri
keuangan global bahwa Bitcoin dan produk
investasi terkait semakin diakui dan
sah. Ini bukan berarti saya itu
mendukung Bitcoin atau endorse Bitcoin,
tidak. Tetapi saya membacakan berita ini
untuk bahwa teknologi crypto atau
teknologi blockchain suka atau tidak
suka semakin akan dipakai di dunia ini.
Itu poin yang saya mau sampaikan mulai
berita ini. Sedangkan berita kedua yang
selalu kita bahas Black Rock ya. Kita
tahu perusahaan Black Rock itu ya
perusahaan dari Amerika Serikat. Black
Rock sebagai manajer aset terbesar di
dunia dengan dana sekelas 11 triliun
dolar.
Black Rock telah membuat dampak
monumental melalui isares Bitcoin trust
mereka atau yang kita dengar namanya
ticker IBIT
Ibit. Dalam waktu 16 bulan sejak
peluncurannya Ibit telah berhasil
mengumumkan 664.000
Bitcoin yang nilainya mencapai 70 miliar
dolar. ini enggak main-main.
Tidak hanya Bitcoin, Black Rock juga
menjual ITF Etherium, tapi bukan cuma di
ETH, tapi ada harta karun sebenarnya,
yaitu berita ketiga, yaitu defy
decentralized finance. Ini yang selalu
saya sampaikan sejak tahun 2019 ketika
saya sudah bilang bahwa dunia sudah
menuju ke era desentralisasi.
Etherium adalah platform crypto yang
bisa mendruksi bank.
tadi yang awalnya bilang USDTD dimiliki
perusahaan teter itu bukan USD. USDT
bukan US dollar ya. USD itu stable coin
yang dimiliki oleh perusahaan teter.
Tetapi angkanya ya beda-beda tipis sama
US dollar saat ini. Jadi berapa nilai US
dollar? Berapa ya dia update-nya berapa
USD di situ. Tapi token ini berbentuk US
dollar. Ini yang disebut namanya stable
point. Nah, perusahaan Tater untung 13
miliar dolar tahun lalu. Gara-gara ini
Donald Trump sampai membuat perusahaan
sendiri. Namanya World Trib Financial
yang punya stable coin bernama USD One.
Ini kalau saya mau ibaratkan kalau Anda
bingung dengan istilah ini, bagi Anda
yang mungkin pendengar baru atau Anda
yang mungkin masih asing dengan dunia
kripto, saya mungkin mau ibaratkan gini.
Kalau kalian itu mau main game di Fun
World atau di time zone kan kalian itu
harus beli koinnya terlebih dahulu. Beli
tokennya dulu. Ketika kalian beli token
dalam jumlah besar, token itu kan ada
nilainya. Karena Anda kan tidak bisa
masukkan rupiah untuk bermain game yang
ada di time zone. Jadi mau enggak mau
kalian itu harus membeli token tersebut
untuk bermain. Nah, ternyata token yang
dibeliun ini nilainya naik gitu loh.
Ceritanya lucu kan ya? Nah, ketika
nilainya naik, akhirnya orang malah
membeli token. Bukan mengkoleksi
rupiahnya, malah token ini yang
diperbanyak. Nah, kurang lebih seperti
itulah kalau dunia kripto sama aja Anda
membeli token listrik, token PLN, Anda
stok token PLN gitu tahu harga token ini
bakal naik gitu dan enggak ada
expired-nya. Jadi, Anda bukannya malah
simpan rupiah, malah hari ini stok token
listrik.
Ya, kurang lebihnya seperti itu supaya
Anda itu lebih gampang tentang mengapa
sampai seorang Donald Trump pun membuat
stable coin sendiri. Dengan tokenisasi
bisa menggantikan sistem bank. Jadi
dengan sistem smart contractnya ETH
kalau enggak paham coba cari video SP30
yang sudah menjelaskan tentang Ethereum
ya. Saya akan tampilkan. Sistem ETH ini
memungkinkan punya sistem seperti
deposito bank namanya stacking. Begitu
sistem ini bisa dijual oleh bank Amerika
dan lembaga Amerika lainnya secara
resmi, maka ini mempermudah Amerika
menjual produk finansialnya. Kurang
lebih nangkap enggak ya? Saya berikan
contoh produk. Beli obligasi Amerika
pakai kripto. Jadi Anda membeli obligasi
tapi pakai tokennya time bukan pakai
rupiah gitu. Ibaratnya tuh seperti itu.
Jadi pakai 1 US dollar atau apa bisa
bebas obligasi Amerika dapat bunga. Beli
saham Amerika frsional bisa jadi beli
saham Tesla 0,01.
Saham Tesla bisa jadi itu dengan sistem
kripto. Nah, jadi bukan lagi 1 tapi 0,01
saham. Selama ini kan kita belinya ya
100 lembar saham. Beli properti
frikional. Jadi ada properti besar di
tengah kota jualnya kan tidak mudah.
Bagaimana kalau dipecah kepemikahan
menjadi 0,1 0,01? Misalkan gini, "Kamu
hari ini mau beli sebuah gedung di
Tamrin ya. Gedung itu harganya
katakanlah R triliun, terus kamu mau
beli satu unit ya." Tapi ternyata 1 itu
harganya sudah mahal banget. Harganya 1
m² mungkin capai Rp200 juta.
Nah, kamu kan mau mungkin beli sekitar
100 m² ya 1 m aja udah R200 juta.
Kemudian kalau 100 m² bisa 20 m. Nah,
kan mungkin kamu enggak punya uang untuk
beli 20 M. Nah, caranya adalah gimana
kalau 20 M ini kita belinya patungan?
Nah, kurang lebih seperti itu, yaitu 0,1
atau 0,01 sehingga 100 m² unit apartemen
di Tamrin dimiliki oleh 100 orang. Nah,
kurang lebih seperti itu aturannya
dibuat tinggal tunggu legalnya kapan.
Jadi dengan kripto ini semua bisa
dipecah jadi kecil kepemilikannya.
Termasuk barang seni. Mungkin kamu suka
kolektor seni kan. Kalau kolektor barang
seni itu kan juga tidak murah. Ada yang
lukisan harganya Rp15 juta, ada yang
harganya sampai R,5 miliar. Tapi gimana
kalau satu lukisan seni itu bisa
dimiliki oleh banyak orang, satu karya.
Nah, kurang lebih seperti itulah. Krypto
akan membuat sistem sepede. Apakah ini
benar akan terjadi? Benar. Ini semua
sudah terbit di aturan crypto. Salah
satunya namanya Genius Act. Bisa cek
Google sendiri aturan tentang stable
coin. Stable coin loh ya. Jadi bukan
crypto yang selalu fluktuatif begitu.
Namanya stable coin itu teter itu USDT.
Karena saya sendiri juga sering
transaksi pakai USDT makanya saya tahu.
Sehingga USDT itu sama seperti kayak
kita beli US Dollar tapi US Dollar bukan
USDT. Itu yang harus Anda tahu. Jadi
bank-bank Amerika mau mencetak stable
coin sendiri. Kemudian bank Amerika ini
bisa menjual stacking atau deposito.
Artinya kemungkinan mereka bisa menarkan
deposito dalam bentuk US dollar ini
sendiri. Jadi Amerika enggak ada jalan
keluar lain. Kalau tahu enggak surat
utang obligasinya Amerika tidak ada yang
ambil surat utangnya. Amerika ini tidak
pilihan lain selain all in di crypto
ini. Plus dalam waktu dekat kalau
sahabat SP30 lihat ada kasus seru yaitu
drama pertengkaran Donald Trump dengan
Elon Mask. Tentang apa sih? Yaitu
tentang OBBA. yaitu one big beautiful
big egg. Apa sih intinya? Amerika tuh
mau hutang lebih besar lagi buat
memenuhi janji politik. Nah, ini loh.
Jadi, Amerika ini hutang udah banyak,
dia mau hutang lebih besar. Makanya
berantemlah si Elon Mas itu sama Donald
Trump. Utang yang lebih besar Amerika
itu pasti juga mengalir ke harga sama
Amerika. Kripto juga pasti akan
terdampak. Jadi, peluang besarnya apa?
Dengan dilegalkannya dan didukungnya
industri kripto ini sama Amerika, mau
enggak mau seluruh dunia akan ikut
adopsi. Mungkin nanti di Indonesia kita
juga bisa punya SAM Bank BRI bukan cuman
satu lembar saham, tapi mungkin 0,1
lembar saham. Terus saham BRI juga nanti
bisa kita langsung tukar ke USD atau
mungkin ke Japanisien. Cuma di Indonesia
akan cukup lambat menghitung ini semua
karena dalam waktu dekat ya kita tahulah
selalu banyak scam-sam ya kan yang
mungkin juga bisa berlindung di balik
shade-shade coin itu muncul
besar-besaran di Indonesia hati-hati
dengan scam karena ini kan potensi
scamnya besar ya pegang kata-kata saya
habis ini banyak penipuan ngakunya
peluang baru di kripto itu pasti banyak
sekali hati-hati dengan peluang seperti
ini. Saya pun juga sudah cukup sering
ditawarin hal-hal seperti ini sejak
tahun 2016.
Saya pun cukup hati-hati. Tapi bukan
succes p30 namanya kalau kita tidak
memberikan edukasi-edukasi terkini.
Intinya ketika saya membuat video kripto
pertama kali tahun 2019, saya sudah tahu
bahwa dunia ini menuju ke
desentralisasi.
Tetapi kita percaya bahwa desentralisasi
ini suka atau tidak suka akan mulai
diadopsi dan akan mulai diterima. Dan
sekarang teknologi kripto ini yang kita
tahu sebut namanya blockchain ini
sekarang cepat atau lambat Amerika sudah
mulai menggunakannya. Bahkan kalau dulu
isunya 2019 itu kan kita belum diterima
institusi ya, utilisasinya belum banyak.
Tapi sekarang cepat atau lambat bahkan
Amerika pun berhutang sama perusahaan
Teter. Nah, ini sesuatu yang kayaknya
belum bisa dibayangkan 6 tahun yang
lalu. Tapi sekarang sebuah fakta ini
sudah mulai terjadi. Bahkan Teter itu
pun itu sekarang pengambil obligasi
nomor 7 loh di Amerika. Jadi nomor 1
sampai nomor 6 itu negara ini nomor
tuuh. Jadi Amerika itu berhutang sama
perusahaan swasta. Ini gimana ini negara
sekelas Amerika aja berhutang sama
perusahaan swasta dan perusahaan swasta
ini kripto pula.
Ini sesuatu yang enggak bisa
dibayangkan. Nah, inilah jadi cepat atau
lambat teknologi blockchain ini sudah
pasti akan mendistribrupsi banyak hal di
seluruh dunia. Dan kita lihat
perkembangannya mulai dari Amerika dulu.
Jadi kesimpulannya apa? Sahabat ES30
semua mendengar kalau Bitcoin adalah
emas digital. Tapi sejauh ini sampai
sekarang pergerakan Bitcoin seperti
perusahaan teknologi Amerika. Kalau
Nasdaq naik, Bitcoin naik. Kalau Nasdaq
turun, Bitcoin turun. Silakan cek dalam
beberapa tahun belakangan ada chartnya.
Jadi Bitcoin sama dengan Nesttech bukan
emas. Ya, ini sesuatu fakta. Jadi, Nest
naik, Bitcoin naik, Nesttech turun,
Bitcoin turun. Karena waktu kemarin
perang dagang emas naik, Bitcoin turun.
Sekarang NASDAQ naik, Bitcoin juga ikut
naik. Ya kan? Jadi kalau mau tahu nasib
Bitcoin dalam waktu dekat, cukup lihat
Nasd.
Ini bocoran yang bisa saya lihat. Lihat
ekonomi Amerika gimana? Karena sekarang
bandar dari Bitcoin kelihatannya sudah
dipegang Black Rock dan teman-temannya
di Amerika. Enggak tahu ya di masa depan
ya. Nah, jadi kenapa industri ini kok
positif dan diterima oleh perbankan?
Jawabannya simpel. Karena orang kaya itu
tetap simpan uang di bank. Bank-bank ini
menawarkan nasabah kaya kripto mereka
itu yang simpan. Mereka ngatur. Itulah
kenapa nasab ini akan membeli harga
mengikuti anjuran dari para AR atau para
sales representative bank, yaitu para
fan manager. Kan biasa nasabah prioritas
itu kan selalu ditawarkan. Pak ini loh
Pak ada ori baru atau ada FR baru. Ini
lumayan loh Pak bunganya sekian gitu ya.
Kadang-kadang nasabah kaya itu mereka
kan naruh duit itu kan mereka itu pasti
pengin yang investasinya lebih tinggi
kan. mereka pasti nawarkan yang cuannya
lebih tinggi. Nah, sama. Jadi, para
sales representatif itu akan dilatih.
Nah, selama ini orang-orang yang
memiliki duit di dunia saham kalau
mereka butuh cash mereka cukup jaminkan
sahamnya. istilahnya namanya Repo.
Jaminkan saham repo tersebut, mereka
akan menerima cash untuk melakukan
investasi yang lain. Kalau mereka butuh
duit cash, tidak lama lagi Bitcoin ini
juga bisa direpokan dalam tanda kutip
atau dijaminkan sehingga Anda tidak
perlu menjual Bitcoin tersebut, tapi
Anda bisa menggunakan Bitcoin tersebut
atau aset kripto Anda untuk mendapatkan
dana cash kalau Anda membutuhkan. Sama
seperti koinnya time itu tadi, Anda
enggak perlu jual koin timeon-nya untuk
dapat rupiah kembali. Cukup jam koin
time anda enggak lama
uang rupiah itu akan Anda dapat. Gila
kan? Anda bisa menjaminkan Coin Time
zone untuk dapat rupiah. Itu gimana
logikanya? Saya juga enggak enggak habis
pikir, tapi itu akan terjadi. Cepat atau
lambat akan terjadi. Kenapa? ya, dari
dasar pemikiran bahwa Amerika hari ini
menerbitkan obligasi dan obligasi itu
dibeli oleh perusahaan swasta dan
sekarang peringkat nomor 7uh. Dasar
itulah logika kita berpikir. Oleh sebab
itu, kalau kita saat ini mau masuk tetap
jangan all in. Saran saya kalau saya
sendiri pun juga enggak berani all in ya
karena ini kan masih pergeseran
shifting. Tapi dunia sudah mengarah ke
sana. Tetap menggunakan prinsip dolar
cost averaging menabung berapapun
harganya. Ada uang yang lebih disisihkan
bukan disisakan. Kan saya selalu
tegaskan. Jadi kalau Anda butuh uang,
pakailah yang Anda butuh. Bukan dipakai
seperti fluktuatif. Jadi Anda wah ini
bagus pakai Anda butuh. Seperti di awal
ada orang yang enggak jual bitcoin-nya
tapi pakai buit bitcoin-nya untuk
jaminan hutang. Ya, jadi cuman opsi ini
susah dilakukan untuk orang Indonesia.
Karena orang Indonesia menurut saya
mentalnya masih belum siap ya. Kenapa
saya katakan belum siap? Karena orang
Indonesia kebanyakan ada uang berapa ya
dipakai berapa gitu loh. Bukan digunakan
dengan bijak karena ilmu ilmu dan
literasi keuangannya masih sangat
rendah. Oleh sebab itu saya tetap tidak
menganjurkan. Lebih baik kita pakai yang
save yaitu menabunglah berdasarkan dolar
cost averaging. Ada uang berapa, lebih
berapa, ya ditabung. Kalau sudah
ditabung itu enggak usah lihat cat
hijau, cat merah. Enggak penting. Itu
seperti investasi. Nah, itulah seperti
itu. Itu saran daripada saya dari sudut
pandang pengusaha dan investor, bukan
dari sudut pandang trader. Oleh sebab
itu, ee video ini saya buat tujuannya
untuk memberikan wawasan bagi kita
semua. Sahabat T, kalau Anda ingin
belajar Kampung company Evaluation,
sampai jumpa di workshop tanggal 29 dan
30 Juni nanti bersama dengan saya, Pak
Toni dan Profesor Feri Luhin. Sukses
untuk Anda dan kita tutup dengan salam
hebat luar biasa.