Nasib Bitcoin & Crypto Dalam Waktu Dekat Lihat disini!!!
Tm7iD3NPC3U • 2025-06-15
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Amerika dalam marabahaya. Kita tahu US Dollar selama ini menjadi mata uang yang paling kuat di seluruh dunia. Tetapi apakah US Dollar ini akan tinggal sejarah? Amerika telah memberikan obligasi. Dengan kata lain, pembeli obligasinya atau Amerika berhutang bukan kepada negara, bukan kepada institusi, bukan kepada deffet. Tapi Amerika justru berhutang pada perusahaan swasta lagi. Kok bisa perusahaan itu bernama Teter. Nah, kita akan bahas tuntas informasi yang satu ini. Sahabat Entrepreneur, salam hebat luar biasa. Eh, mungkin bagi Anda sebagai seorang pelaku usaha, Anda mendengarkan informasi ini, terutama Anda yang berada di bidang impor, Anda mungkin menganggap statement saya ini statement yang mengada-ngada atau statement yang bombastis. No. Success before 30 selalu concern kepada edukasi. Saya tidak akan memberikan sebuah statement yang cuman memporak-porandakan pemikiran kalian, tetapi memberikan Anda sebuah wawasan global makroekonomi yang akan membuat Anda sangat bermanfaat dan mempertajam insting bisnis Anda. Terutama Anda yang saat ini bergerak di bidang usaha. Nah, saya akan membacakan beberapa berita yang mungkin sedikit banyak akan memberikan Anda sebuah gambaran bahwa pembukaan saya tadi itu tidak main-main. Kenapa kok sekarang Amerika sampai sebegitunya? Berita yang pertama adalah tentang GP Morgan Chase ini salah satu bank investasi terbesar di bumi telah membuat langkah signifikan. Baru-baru ini dia menerima Bitcoin jaminan untuk pinjaman. Aduh, ini saya juga bingung ya. Jadi, seorang GP Morgan aja menerima Bitcoin sebagai jaminan. Kan selama ini kita tahu kalau jaminan itu harus ada underlying ya. Jadi, Bitcoin ini dianggap punya underlying. Nah, ini sesuatu yang luar biasa. Ini adalah sebuah gebrakan terutama jika kita ingat bagaimana CEO mereka namanya Jamie Demon dulu sangat skeptis terhadap Bitcoin. Sangat-sangat skeptis. Lebih jauh lagi, GP Morgan ini akan mempertimbangkan kepemilikan kripto secara langsung saat menilai kekayaan bersih dan likuiditas nasaba untuk menentukan batas kredit. Ini bukan sekedar menambah layanan, tapi sebuah signal kuat ke seluruh industri keuangan global bahwa Bitcoin dan produk investasi terkait semakin diakui dan sah. Ini bukan berarti saya itu mendukung Bitcoin atau endorse Bitcoin, tidak. Tetapi saya membacakan berita ini untuk bahwa teknologi crypto atau teknologi blockchain suka atau tidak suka semakin akan dipakai di dunia ini. Itu poin yang saya mau sampaikan mulai berita ini. Sedangkan berita kedua yang selalu kita bahas Black Rock ya. Kita tahu perusahaan Black Rock itu ya perusahaan dari Amerika Serikat. Black Rock sebagai manajer aset terbesar di dunia dengan dana sekelas 11 triliun dolar. Black Rock telah membuat dampak monumental melalui isares Bitcoin trust mereka atau yang kita dengar namanya ticker IBIT Ibit. Dalam waktu 16 bulan sejak peluncurannya Ibit telah berhasil mengumumkan 664.000 Bitcoin yang nilainya mencapai 70 miliar dolar. ini enggak main-main. Tidak hanya Bitcoin, Black Rock juga menjual ITF Etherium, tapi bukan cuma di ETH, tapi ada harta karun sebenarnya, yaitu berita ketiga, yaitu defy decentralized finance. Ini yang selalu saya sampaikan sejak tahun 2019 ketika saya sudah bilang bahwa dunia sudah menuju ke era desentralisasi. Etherium adalah platform crypto yang bisa mendruksi bank. tadi yang awalnya bilang USDTD dimiliki perusahaan teter itu bukan USD. USDT bukan US dollar ya. USD itu stable coin yang dimiliki oleh perusahaan teter. Tetapi angkanya ya beda-beda tipis sama US dollar saat ini. Jadi berapa nilai US dollar? Berapa ya dia update-nya berapa USD di situ. Tapi token ini berbentuk US dollar. Ini yang disebut namanya stable point. Nah, perusahaan Tater untung 13 miliar dolar tahun lalu. Gara-gara ini Donald Trump sampai membuat perusahaan sendiri. Namanya World Trib Financial yang punya stable coin bernama USD One. Ini kalau saya mau ibaratkan kalau Anda bingung dengan istilah ini, bagi Anda yang mungkin pendengar baru atau Anda yang mungkin masih asing dengan dunia kripto, saya mungkin mau ibaratkan gini. Kalau kalian itu mau main game di Fun World atau di time zone kan kalian itu harus beli koinnya terlebih dahulu. Beli tokennya dulu. Ketika kalian beli token dalam jumlah besar, token itu kan ada nilainya. Karena Anda kan tidak bisa masukkan rupiah untuk bermain game yang ada di time zone. Jadi mau enggak mau kalian itu harus membeli token tersebut untuk bermain. Nah, ternyata token yang dibeliun ini nilainya naik gitu loh. Ceritanya lucu kan ya? Nah, ketika nilainya naik, akhirnya orang malah membeli token. Bukan mengkoleksi rupiahnya, malah token ini yang diperbanyak. Nah, kurang lebih seperti itulah kalau dunia kripto sama aja Anda membeli token listrik, token PLN, Anda stok token PLN gitu tahu harga token ini bakal naik gitu dan enggak ada expired-nya. Jadi, Anda bukannya malah simpan rupiah, malah hari ini stok token listrik. Ya, kurang lebihnya seperti itu supaya Anda itu lebih gampang tentang mengapa sampai seorang Donald Trump pun membuat stable coin sendiri. Dengan tokenisasi bisa menggantikan sistem bank. Jadi dengan sistem smart contractnya ETH kalau enggak paham coba cari video SP30 yang sudah menjelaskan tentang Ethereum ya. Saya akan tampilkan. Sistem ETH ini memungkinkan punya sistem seperti deposito bank namanya stacking. Begitu sistem ini bisa dijual oleh bank Amerika dan lembaga Amerika lainnya secara resmi, maka ini mempermudah Amerika menjual produk finansialnya. Kurang lebih nangkap enggak ya? Saya berikan contoh produk. Beli obligasi Amerika pakai kripto. Jadi Anda membeli obligasi tapi pakai tokennya time bukan pakai rupiah gitu. Ibaratnya tuh seperti itu. Jadi pakai 1 US dollar atau apa bisa bebas obligasi Amerika dapat bunga. Beli saham Amerika frsional bisa jadi beli saham Tesla 0,01. Saham Tesla bisa jadi itu dengan sistem kripto. Nah, jadi bukan lagi 1 tapi 0,01 saham. Selama ini kan kita belinya ya 100 lembar saham. Beli properti frikional. Jadi ada properti besar di tengah kota jualnya kan tidak mudah. Bagaimana kalau dipecah kepemikahan menjadi 0,1 0,01? Misalkan gini, "Kamu hari ini mau beli sebuah gedung di Tamrin ya. Gedung itu harganya katakanlah R triliun, terus kamu mau beli satu unit ya." Tapi ternyata 1 itu harganya sudah mahal banget. Harganya 1 m² mungkin capai Rp200 juta. Nah, kamu kan mau mungkin beli sekitar 100 m² ya 1 m aja udah R200 juta. Kemudian kalau 100 m² bisa 20 m. Nah, kan mungkin kamu enggak punya uang untuk beli 20 M. Nah, caranya adalah gimana kalau 20 M ini kita belinya patungan? Nah, kurang lebih seperti itu, yaitu 0,1 atau 0,01 sehingga 100 m² unit apartemen di Tamrin dimiliki oleh 100 orang. Nah, kurang lebih seperti itu aturannya dibuat tinggal tunggu legalnya kapan. Jadi dengan kripto ini semua bisa dipecah jadi kecil kepemilikannya. Termasuk barang seni. Mungkin kamu suka kolektor seni kan. Kalau kolektor barang seni itu kan juga tidak murah. Ada yang lukisan harganya Rp15 juta, ada yang harganya sampai R,5 miliar. Tapi gimana kalau satu lukisan seni itu bisa dimiliki oleh banyak orang, satu karya. Nah, kurang lebih seperti itulah. Krypto akan membuat sistem sepede. Apakah ini benar akan terjadi? Benar. Ini semua sudah terbit di aturan crypto. Salah satunya namanya Genius Act. Bisa cek Google sendiri aturan tentang stable coin. Stable coin loh ya. Jadi bukan crypto yang selalu fluktuatif begitu. Namanya stable coin itu teter itu USDT. Karena saya sendiri juga sering transaksi pakai USDT makanya saya tahu. Sehingga USDT itu sama seperti kayak kita beli US Dollar tapi US Dollar bukan USDT. Itu yang harus Anda tahu. Jadi bank-bank Amerika mau mencetak stable coin sendiri. Kemudian bank Amerika ini bisa menjual stacking atau deposito. Artinya kemungkinan mereka bisa menarkan deposito dalam bentuk US dollar ini sendiri. Jadi Amerika enggak ada jalan keluar lain. Kalau tahu enggak surat utang obligasinya Amerika tidak ada yang ambil surat utangnya. Amerika ini tidak pilihan lain selain all in di crypto ini. Plus dalam waktu dekat kalau sahabat SP30 lihat ada kasus seru yaitu drama pertengkaran Donald Trump dengan Elon Mask. Tentang apa sih? Yaitu tentang OBBA. yaitu one big beautiful big egg. Apa sih intinya? Amerika tuh mau hutang lebih besar lagi buat memenuhi janji politik. Nah, ini loh. Jadi, Amerika ini hutang udah banyak, dia mau hutang lebih besar. Makanya berantemlah si Elon Mas itu sama Donald Trump. Utang yang lebih besar Amerika itu pasti juga mengalir ke harga sama Amerika. Kripto juga pasti akan terdampak. Jadi, peluang besarnya apa? Dengan dilegalkannya dan didukungnya industri kripto ini sama Amerika, mau enggak mau seluruh dunia akan ikut adopsi. Mungkin nanti di Indonesia kita juga bisa punya SAM Bank BRI bukan cuman satu lembar saham, tapi mungkin 0,1 lembar saham. Terus saham BRI juga nanti bisa kita langsung tukar ke USD atau mungkin ke Japanisien. Cuma di Indonesia akan cukup lambat menghitung ini semua karena dalam waktu dekat ya kita tahulah selalu banyak scam-sam ya kan yang mungkin juga bisa berlindung di balik shade-shade coin itu muncul besar-besaran di Indonesia hati-hati dengan scam karena ini kan potensi scamnya besar ya pegang kata-kata saya habis ini banyak penipuan ngakunya peluang baru di kripto itu pasti banyak sekali hati-hati dengan peluang seperti ini. Saya pun juga sudah cukup sering ditawarin hal-hal seperti ini sejak tahun 2016. Saya pun cukup hati-hati. Tapi bukan succes p30 namanya kalau kita tidak memberikan edukasi-edukasi terkini. Intinya ketika saya membuat video kripto pertama kali tahun 2019, saya sudah tahu bahwa dunia ini menuju ke desentralisasi. Tetapi kita percaya bahwa desentralisasi ini suka atau tidak suka akan mulai diadopsi dan akan mulai diterima. Dan sekarang teknologi kripto ini yang kita tahu sebut namanya blockchain ini sekarang cepat atau lambat Amerika sudah mulai menggunakannya. Bahkan kalau dulu isunya 2019 itu kan kita belum diterima institusi ya, utilisasinya belum banyak. Tapi sekarang cepat atau lambat bahkan Amerika pun berhutang sama perusahaan Teter. Nah, ini sesuatu yang kayaknya belum bisa dibayangkan 6 tahun yang lalu. Tapi sekarang sebuah fakta ini sudah mulai terjadi. Bahkan Teter itu pun itu sekarang pengambil obligasi nomor 7 loh di Amerika. Jadi nomor 1 sampai nomor 6 itu negara ini nomor tuuh. Jadi Amerika itu berhutang sama perusahaan swasta. Ini gimana ini negara sekelas Amerika aja berhutang sama perusahaan swasta dan perusahaan swasta ini kripto pula. Ini sesuatu yang enggak bisa dibayangkan. Nah, inilah jadi cepat atau lambat teknologi blockchain ini sudah pasti akan mendistribrupsi banyak hal di seluruh dunia. Dan kita lihat perkembangannya mulai dari Amerika dulu. Jadi kesimpulannya apa? Sahabat ES30 semua mendengar kalau Bitcoin adalah emas digital. Tapi sejauh ini sampai sekarang pergerakan Bitcoin seperti perusahaan teknologi Amerika. Kalau Nasdaq naik, Bitcoin naik. Kalau Nasdaq turun, Bitcoin turun. Silakan cek dalam beberapa tahun belakangan ada chartnya. Jadi Bitcoin sama dengan Nesttech bukan emas. Ya, ini sesuatu fakta. Jadi, Nest naik, Bitcoin naik, Nesttech turun, Bitcoin turun. Karena waktu kemarin perang dagang emas naik, Bitcoin turun. Sekarang NASDAQ naik, Bitcoin juga ikut naik. Ya kan? Jadi kalau mau tahu nasib Bitcoin dalam waktu dekat, cukup lihat Nasd. Ini bocoran yang bisa saya lihat. Lihat ekonomi Amerika gimana? Karena sekarang bandar dari Bitcoin kelihatannya sudah dipegang Black Rock dan teman-temannya di Amerika. Enggak tahu ya di masa depan ya. Nah, jadi kenapa industri ini kok positif dan diterima oleh perbankan? Jawabannya simpel. Karena orang kaya itu tetap simpan uang di bank. Bank-bank ini menawarkan nasabah kaya kripto mereka itu yang simpan. Mereka ngatur. Itulah kenapa nasab ini akan membeli harga mengikuti anjuran dari para AR atau para sales representative bank, yaitu para fan manager. Kan biasa nasabah prioritas itu kan selalu ditawarkan. Pak ini loh Pak ada ori baru atau ada FR baru. Ini lumayan loh Pak bunganya sekian gitu ya. Kadang-kadang nasabah kaya itu mereka kan naruh duit itu kan mereka itu pasti pengin yang investasinya lebih tinggi kan. mereka pasti nawarkan yang cuannya lebih tinggi. Nah, sama. Jadi, para sales representatif itu akan dilatih. Nah, selama ini orang-orang yang memiliki duit di dunia saham kalau mereka butuh cash mereka cukup jaminkan sahamnya. istilahnya namanya Repo. Jaminkan saham repo tersebut, mereka akan menerima cash untuk melakukan investasi yang lain. Kalau mereka butuh duit cash, tidak lama lagi Bitcoin ini juga bisa direpokan dalam tanda kutip atau dijaminkan sehingga Anda tidak perlu menjual Bitcoin tersebut, tapi Anda bisa menggunakan Bitcoin tersebut atau aset kripto Anda untuk mendapatkan dana cash kalau Anda membutuhkan. Sama seperti koinnya time itu tadi, Anda enggak perlu jual koin timeon-nya untuk dapat rupiah kembali. Cukup jam koin time anda enggak lama uang rupiah itu akan Anda dapat. Gila kan? Anda bisa menjaminkan Coin Time zone untuk dapat rupiah. Itu gimana logikanya? Saya juga enggak enggak habis pikir, tapi itu akan terjadi. Cepat atau lambat akan terjadi. Kenapa? ya, dari dasar pemikiran bahwa Amerika hari ini menerbitkan obligasi dan obligasi itu dibeli oleh perusahaan swasta dan sekarang peringkat nomor 7uh. Dasar itulah logika kita berpikir. Oleh sebab itu, kalau kita saat ini mau masuk tetap jangan all in. Saran saya kalau saya sendiri pun juga enggak berani all in ya karena ini kan masih pergeseran shifting. Tapi dunia sudah mengarah ke sana. Tetap menggunakan prinsip dolar cost averaging menabung berapapun harganya. Ada uang yang lebih disisihkan bukan disisakan. Kan saya selalu tegaskan. Jadi kalau Anda butuh uang, pakailah yang Anda butuh. Bukan dipakai seperti fluktuatif. Jadi Anda wah ini bagus pakai Anda butuh. Seperti di awal ada orang yang enggak jual bitcoin-nya tapi pakai buit bitcoin-nya untuk jaminan hutang. Ya, jadi cuman opsi ini susah dilakukan untuk orang Indonesia. Karena orang Indonesia menurut saya mentalnya masih belum siap ya. Kenapa saya katakan belum siap? Karena orang Indonesia kebanyakan ada uang berapa ya dipakai berapa gitu loh. Bukan digunakan dengan bijak karena ilmu ilmu dan literasi keuangannya masih sangat rendah. Oleh sebab itu saya tetap tidak menganjurkan. Lebih baik kita pakai yang save yaitu menabunglah berdasarkan dolar cost averaging. Ada uang berapa, lebih berapa, ya ditabung. Kalau sudah ditabung itu enggak usah lihat cat hijau, cat merah. Enggak penting. Itu seperti investasi. Nah, itulah seperti itu. Itu saran daripada saya dari sudut pandang pengusaha dan investor, bukan dari sudut pandang trader. Oleh sebab itu, ee video ini saya buat tujuannya untuk memberikan wawasan bagi kita semua. Sahabat T, kalau Anda ingin belajar Kampung company Evaluation, sampai jumpa di workshop tanggal 29 dan 30 Juni nanti bersama dengan saya, Pak Toni dan Profesor Feri Luhin. Sukses untuk Anda dan kita tutup dengan salam hebat luar biasa.
Resume
Categories