Transcript
HUStzC58ILU • TOSHIBA BANGKRUT !!! PERUSAHAAN TEHNOLOGI JEPANG YANG SUDAH BERDIRI SEBELUM PERANG DUNIA II
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1052_HUStzC58ILU.txt
Kind: captions Language: id lalu pada tanggal 3 April tahun 2015 perusahaan mengeluarkan pernyataan yang mengatakan kalau sudah terjadi penyimpangan akuntansi di perusahaan Toshiba nah lalu selanjutnya pada tanggal 25 Juni tahun 2015 yo geng tekan tombol subscribe geng he Yo what's good Welcome back to kamar Jerry [Musik] jengjeng Oke sebelumnya kita ah sempat ngebahas mengenai sebuah perusahaan otomotif Jepang yang cukup besar yaitu Daihatsu yang mana Daihatsu ini melakukan sebuah penipuan hasil tes uji keselamatan unit mobil yang mereka pasarkan dan penipuan tersebut sudah dilakukan selama bertahun-tahun sampai pada akhirnya terbongkar pada tahun 2023 kemarin padahal hal tes uji keselamatan itu ya sesuatu yang krusial banget yang harus dilakukan secara transparan tetapi justru hal ini dimanipulasi oleh Daihatsu Nah kalau kalian mau nonton selengkapnya video atau cerita tentang Daihatsu tersebut kalian bisa cek konten yang ini dan hari ini kita akan membahas lagi sebuah perusahaan lagi nih geng yang ternyata mempunyai skandal juga dan lagi-lagi ini berasal dari perusahaan Jepang perusahaan ini Pasti kalian tahu yaitu Toshiba yang mana ternyata Toshiba ini melakukan skandal keuangan dan terungkap pada tahun 2015 skandal Toshiba ini enggak main-main geng gara-gara skandal tersebut kredibilitas Toshiba jadi hilang jadi menurun dan bahkan sampai saham mereka itu dihapus dari bursa saham Tokyo dan Toshiba pun akhirnya harus menerima kenyataan kalau perusahaan mereka menjadi bangkrut dan hal ini membuat para petinggi mereka harus membayar kerugian yang mereka buat dan menjual Toshiba ke perusahaan lain gua Yakin banget nih nih sebagian di antara kalian enggak nyangka kalau ternyata produk yang sangat terkenal ini ya terkhususnya di Indonesia gitu ya pasti usernya kan banyak banget Ternyata sudah bangkrut geng selama ini kita ngapain gitu ya kita enggak sadar Toshiba itu udah mulai goyang di tahun 2015 dan sekarang di tahun 2024 mereka sudah bangkrut Bagaimana cerita selengkapnya tentang hal ini dan apa kabar Toshiba sekarang Langsung aja kita bahas di sisi lain [Musik] Oke kayaknya kurang seru kalau kita langsung ngebahas ke skandalnya atau permasalahannya seperti biasa biasa kalau di kamar jeri kita bakal bahas latar belakang dulu sejarahnya dulu supaya semakin menambah wawasan kita nih geng Oke kita bahas latar belakang perusahaan besar Toshiba Nah jadi Toshiba Ini adalah sebuah perusahaan multinasional yang berada di Minato Tokyo Siapa yang udah tahu kalau ternyata nama Toshiba itu adalah singkatan geng jadi Toshiba ini adalah singkat dari gabungan nama beberapa perusahaan yaitu Tokyo shibaura Denki atau Tokyo shibaura elektrik yang berdiri pada tahun 1939 Lalu ada shibaura seisaku show atau shibaura engineering works yang berdiri pada tahun 1875 dan yang terakhir Tokyo Denki atau Tokyo elekric yang berdiri pada tahun 1890 jadi bisa dikatakan Toshiba ini didirikan oleh perusahaan-perusahaan yang cukup tua gitu ya jadi jangan heran gitu Kenapa negara Jepang bisa menciptakan alat-alat canggih elektronik-elektronik canggih karena perusahaan-perusahaan mereka udah Start dari zaman dahulu yang mana ketika negara kita masih sibuk dengan hal-hal lain negara mereka sudah mempelajari teknologi lalu kembali kepada Toshiba pada awalnya Toshiba ini didirikan oleh dua orang pria yang bernama Tanaka hisashige dan ichisuke Fujioka pada saat itu Tanaka ini ditugaskan oleh menteri teknik Jepang untuk mengembangkan modernisasi di Jepang dengan mengembangkan peralatan telegraf Nah itu pada awalnya tuh nah lalu Tanaka Ini akhirnya membangun yang namanya Tanaka seizo show atau Tanaka engineering works kalau dalam bahasa Inggrisnya dan didirikan pada tahun 1873 lalu seiring perjalanan waktu Tanaka seizosho ini berganti nama menjadi shibaura seisaku Show pada tahun 1893 lalu Bagaimana dengan temannya atau partnernya yang satu lagi nah ternyata di sisi lain pada tahun 1878 ichisuke Fujioka itu baru saja selesai mengembangkan yang namanya arts lamp atau Arc lamp di Imperial college of Engineering yang sekarang sudah berubah nama menjadi Fakultas Teknik Universitas Tokyo yang mana Di saat itu Jepang masih bergantung terhadap impor lampu listrik sehingga ichisuke ini mencoba untuk melakukan inovasi lampu agar Jepang tidak perlu lagi mengimpor lampu dari Barat atau dari Eropa Ya seperti yang kita tahu ya penemu lampu itu kan orang Eropa atau orang barat nah di saat itu Jepang enggak mau kalah dari daripada mengimpor mereka lebih baik membuat produk mereka sendiri yaitu melalui si ichisuke tadi singkat cerita ichisuke akhirnya mendirikan yang namanya hakunetsusya pada tahun 1890 dan setelah itu barulah berganti menjadi nama Tokyo denky pada tahun 1921 nah lalu geng kedua perusahaan tersebut kemudian melakukan kepemilikan silang atau saling berkolaborasi mereka melakukan kerja sama yang disebabkan karena pemerintah Jepang di saat itu melakukan pelarangan untuk memproduksi peralatan rumah tangga karena bahan bakunya semuanya dialihkan untuk kepentingan perang dunia keedua ya kita tahu ya Jepang kan salah satu negara penjajah di saat itu mereka menggelontorkan dana besar-besaran untuk membuat senjata agar bisa menjajah negara lain Nah akhirnya perusahaan-perusahaan mereka yang menggunakan bahan baku mirip dengan bahan baku senjata akhirnya dilarang produksi sementara karena pemerintah Jepang lebih mendahulukan alat perang terlebih dah dahulu supaya apa ya supaya Jepang bisa menjajah dan lebih berkuasa di saat [Musik] itu namun Seiring berjalannya waktu teknologi pun semakin berkembang permintaan mengenai alat rumah tangga jadi meningkat di Jepang Sehingga di saat itu pemerintah Jepang kembali melirik sektor tersebut sehingga di saat itu perusahaan-perusahaan yang membuat peralatan rumah tangga itu penjualannya menjadi meningkat dan seperti yang kita tahu pada perang dunia kedua Jepang mengalami kekalahan gara-gara di bom sama Amerika otomatis untuk pemulihannya kembali pemerintah Jepang memutar otak dan kembali mengizinkan perusahaan-perusahaan tersebut untuk berproduksi lagi akhirnya nih geng kedua perusahaan yang kita ceritakan tadi memutuskan untuk merger Pada tahun 1939 dan membentuk Tokyo shibaura Denki atau Tokyo shibaura elektrik nah yang mana Tokyo shibaura Denki itu kan adalah bahasa Jepang gitu ya tetapi mereka ingin penjualannya secara global supaya lebih enak didengar oleh telinga internasional oleh semua orang akhirnya dicarilah nama yang paling cocok serta nama yang lebih masuk dengan bahasa Inggris jadi disingkatlah nama Tokyo shibauraadenki ini menjadi Toshiba Tokyo shibaura menjadi Toshiba disingkatnya dan penetapan nama Toshiba tersebut disahkan pada tahun 1978 dan saham mereka tercatat di Bursa Efek Tokyo Bursa Efek Nagoya dan Bursa Efek London di dalam sejarahnya tosiba ini berperan besar dalam perkembangan teknologi Jepang seperti misalnya memproduksi lampu bohlam pertama di Jepang itu yang memproduksi adalah Toshiba pada awalnya lalu mereka juga memproduksi motor induksi pertama di Jepang lalu juga ada pembangkit listrik menggunakan kincir air pertama di Jepang dan tabung sinar X pertama di Jepang serta tabung transmisi radio pertama di Jepang dan masih banyak lagi Jadi bisa dikatakan Toshiba ini adalah pencetus pertama semua teknologi-teknologi canggih yang ada ada di Jepang jadi Toshiba ini bisa dikatakan pionir dari segala barang elektronik Jepang Nah lalu penemuan-penemuan serta inovasi teknologi Toshiba itu tidak hanya mempengaruhi inovasi teknologi di Jepang tapi apa yang kita lihat sekarang alat elektronik yang ada di dunia ini itu banyak pengaruhnya dari Toshiba nah Oleh karena itu Toshiba ini menjadi sebuah perusahaan yang dikenal karena memproduksi alat-alat kebutuhan rumah tangga atau alat-alat kebutuhan hidup nah lalu di dalam perjalanannya tosiba ini tidak puas dengan apa yang sudah mereka ciptakan akhirnya mereka semakin berkembang untuk melebarkan sayap serta memproduksi alat-alat elektronik lainnya seperti komputer pemutar DVD memori dan lain sebagainya banyak banget ciptaan Toshiba tapi mulai hari ini kalian sadar enggak geng walaupun Toshiba ini bisa dibilang pionirnya atau legend-nya lah gitu ya tapi semakin hari semakin ke sini reputasi Toshiba itu semakin menurun nah hal ini sangat wajar karena disebabkan banyaknya kompetitor yang baru sekarang apalagi produk-produk dari Cina yang bisa dikatakan itu kecanggihannya sama atau bahkan lebih dari Toshiba tetapi dengan harga yang jauh lebih terjangkau dan bahkan kita enggak perlu jauh-jauh membicarakan produk Cina terlebih dahulu tetapi produk dari Jepang aja itu sudah banyak sekali yang menyaingi Toshiba seperti salah satunya perusahaan Sharp Hitachi serta Panasonic nah lalu disusul oleh perusahaan-perusahaan lain seperti Samsung dan juga LG nah salah satu hal yang membuat Toshiba ini ini agak keteteran atau ya tidak bisa bersaing dengan kompetitor di saat itu adalah permasalahan ciri khas atau branding mereka serta ditambah lagi persaingan harga sehingga Toshiba semakin lama semakin ditinggalkan oleh konsumennya lalu menurut sebuah artikel berita New York times dikatakan Toshiba sempat membeli sebuah perusahaan teknologi nuklir yaitu westing house electric dengan harga 5,4 miliar USD geng atau setara dengan r84 triliun dibeli pada tahun 2006 nah keputusan Toshiba ini dianggap sebagai salah satu langkah yang bagus untuk keberlangsungan bisnis Toshiba sendiri Karena di masa itu tenaga nuklir semakin dianggap sebagai alternatif dari batuara dan minyak bumi sebagai pengganti sumber energi di saat itu CEO dari Toshiba yang bernama atsutoshi nishida memperkirakan permintaan tenaga nuklir akan tumbuh sebanyak 50% di tahun 2020 tetapi banyak analis yang mengatakan Toshiba terlalu gegabah atau Toshiba terlalu boros karena mereka membeli perusahaan yang bernama westing house electric tersebut dengan harga yang terlalu mahal Nah itu menurut para analis tapi di saat itu Toshiba tidak keberatan dengan hal tersebut dan ternyata geng setelah Toshiba membeli dengan harga mahal perusahaan tadi tiba-tiba prediksi mereka untuk bisa mengambil keuntungan dari permintaan tenaga nuklir yang semakin besar ternyata tidak bisa direalisasikan di saat itu karena terjadi krisis keuangan global dan percepatan revolusi untuk ekstraksi oli shell yang merupakan energi alternatif pengganti minyak bumi dan gas nah lalu Selain itu terjadi sebuah musibah yang menyebabkan terjadinya trust isu terhadap tenaga nuklir yaitu sebuah musibah kebocoran nuklir di fukushima Jepang pada tahun 2011 yang melumpuhkan industri tenaga atom di Jepang yang mana ini ternyata berpengaruh terhadap beberapa perusahaan yang bergantung kepada energi nuklir di fukushima nah di saat itu jadinya prediksi Toshiba untuk mendapatkan keuntungan dari sektor tenaga nuklir jadinya buyar dan ini menyebabkan Toshiba harus mencari cara agar bisa keluar dari segala permasalahan yang akan berdampak kepada stabilitas keuangan mereka nah sampai sini gue yakin banget kalian ah paham ya Geng kalau Toshiba ini ternyata secara berangsur-angsur mendapatkan permasalahan ya gara-gara pertama persaingan bisnis antar merek Yang Kedua mereka sempat ya salah prediksi terhadap perusahaan baru yang mereka beli dengan harga mahal yang ternyata justru reputasinya jatuh gara-gara adanya musibah di tahun 2011 di fukushima sekarang kita masuk ke dalam pembahasan utama kita yaitu terungkapnya skandal akuntansi Toshiba yang menyebabkan Toshiba ini bangkrut Oke dari sebuah artikel berita Jepang yang gua dapatkan dikatakan kalau terungkapnya skandal ini berawal pada bulan Februari tahun 2015 yang mana ketika itu Komisi pengawasan sekuritas dan bursa Jepang mulai menyelidiki metode akuntansi Toshiba untuk proyek infrastruktur lalu pada tanggal 3 April tahun 2015 perusahaan mengeluarkan pernyataan yang mengatakan kalau sudah terjadi penyimpangan akuntansi di perusahaan Toshiba nah lalu selanjutnya pada tanggal 25 Juni tahun 2015 diselenggarakanlah rapat umum pemegang saham Toshiba di ry Goku Tokyo dan itu untuk pertama kalinya perusahaan Toshiba ini melakukan dialog secara langsung dengan para pemegang saham mereka setelah mereka menemukan adanya masalah akuntansi atau masalah hitung-hitungan gitu ya beberapa bulan sebelumnya yaitu pada bulan april tahun 2015 Nah jadi ketika itu ditemukan adanya kejanggalan dalam hitung-hitungan masalah untung dan rugi atau laba atau omset gitu ya di dalam perusahaan tosiba nah jadinya para pemegang saham atau bisa dikatakan investornya itu dipanggil ya mereka yang punya duit gitu kan dipanggil diceritakanlah ini kayaknya ada yang salah nih ada masalah nih dalam hitung-hitungannya gitu Ini gimana ya gitu nah kurang lebih simpelnya kayak gitu nah lalu geng di dalam laporan keuangan perusahaan Toshiba ternyata tercatat kalau penjualan dan laba perusahaan tersebut terus meningkat nah ini menurut catatannya geng padahal kenyataan sebenarnya penjualan produk-produk Toshiba tidak selaku itu atau tidak sebanyak itu jadi bisa dikatakan itu merupakan pemalsuan data laporan keuangan tersebut Tutup buku pada bulan Maret tahun 2015 dan seharusnya diserahkan ke bagian audit pada tanggal 30 juni tahun 2015 tetapi Toshiba meminta agar penyerahan laporannya itu diundur sampai 31 Agustus tahun 2015 nah Entah kenapa diminta undur Ya pastinya ada sesuatu gitu ya ada kekurangan ya misalkan aja uang yang ada di dalam catatan itu tidak sesuai dengan jumlah uang yang ada secara fisik gitu kan Lalu setelah diundur sampai 31 Agustus Toshiba tiba-tiba meminta untuk diundur lagi menjadi ke Tanggal 7 September tahun 2015 padahal ketika itu sudah ditemukan sekitar 10 kasus mengenai kesalahan dalam input data atau pencatatan akuntansi atau pencatatan jumlah uang masuk uang laba dan kerugian nah di saat itu sudah mulai mencurigakan nih gerak-gerik dari pihak keuangannya nah lalu geng akhirnya ini kasusnya mirip seperti Daihatsu karena sudah ada permasalahan di dalam perusahaan dibentuklah sebuah komite independen untuk menyelidiki kasus ini yang mana komite ini diketuai oleh Koichi Ueda yang merupakan mantan Kepala Kantor Kejaksaan tinggi Tokyo Lalu ada beberapa anggota lain yang bernama hideki Matsui Lalu ada taigi Ito dan kazuyasu Yamada sebagai anggota di dalam komite tersebut nah menurut hasil dari investigasi komite tersebut ditemukanlah banyaknya kecurah angan yang dilakukan oleh tosiba yang mana mereka melakukan praktik manipulasi akuntansi yang inputnya tidak tepat alias penjualannya enggak sesuai tapi Input datanya digede-gedein ya hal ini semua Untuk memanipulasi Para investor mereka orang-orang yang ngasih duit buat mereka untuk investasi nah jumlah laba dari hasil penjualan itu dilebih-lebihkan oleh mereka di beberapa unit bisnis termasuk beberapa unitnya yaitu pada unit produk visual terus komputer atau pc dan juga unit semikonduktor dan gila nya adalah praktik kecurangan ini sudah mereka lakukan mulai dari tahun 2008 yang mana ketika itu Toshiba dipimpin oleh seorang CEO yang bernama atsutoshi nisida dan di tahun 2008 itu juga tepat sedang terjadi krisis keuangan Global sehingga mengurangi keuntungan Toshiba dan ya bisa jadi alasan mengapa Toshiba ini melakukan kecurangan ya gara-gara krisis itu juga kali ya Nah lalu geng praktik ini enggak cuma berhenti di CEO Ce yang bernama atsutos shinisida tadi ternyata praktik ini berlanjut sampai ke pengurusan CEO selanjutnya yaitu ketika dipimpin oleh Nori Sasaki nah dan praktik curang ini baru berakhir serta terungkap saat Toshiba dipimpin oleh hisao Tanaka Nah mungkin di saat Hisa Tanaka ini menjadi CEO dia kaget kali ya ini Kok banyak banget nih hal yang salah data yang salah diinput dan ini diinputnya udah dari tahun 2008 gitu Wah kecurangannya parah banget dan kemungkinan besar tahut Tanaka ini tidak mau dia disalahkan akhirnya praktik ini pun terungkap praktik kecurangan ini diterapkan secara berbeda di setiap unit bisnisnya Toshiba pihak omito menemukan pembukuan dengan mencatatkan laba yang tidak seharusnya jadi digelembung-gelembungin misalkan laba hari ini Rp3.000 Malah ditulisnya r5.000 terus yang gilanya adalah ketika menginput data hari ini yang diinput itu justru target laba di masa depan jadi misalkan hari ini harusnya keuntungannya cuma 3.000 tadi terus terus targetnya di masa depan atau keesokan harinya itu ya targetnya 5.000 nah 5.000 itu malah diinput sekarang dan manipulasi lainnya adalah tosiba menuliskan total kerugian itu seminim mungkin padahal ruginya besar tapi ditulis kecil nah lalu mereka juga menunda tagihan atau hutang dan beberapa praktik kecurengan lain sehingga keuntungan di perusahaan tosiba ini terlihat sangat besar dan lebih banyak dari yang seharusnya nah di saat itu pihak komite yang melakukan investigasi ini sampai bingung kok bisa Hal ini dilakukan bertahun-tahun kecurangan ini bisa bertahun-tahun dan sampai berganti-ganti CEO lalu menurut komite independen yang melakukan investigasi ini dikatakan terjadinya praktik kecurangan tersebut berkaitan dengan budaya yang ada di perusahaan Toshiba itu sendiri jadi bisa dikatakan ini sudah menjadi kebiasaan turuntemurun yang mana budaya di Jepang itu membuat mereka memiliki loyalitas dan harga diri yang tinggi termasuk loyalitas para karyawan terhadap Bosnya jadi meskipun terjadi jadinya kecurangan yang dilakukan oleh bosnya tetapi apapun yang diperintahkan para karyawan akan tetap mengerjakan nah jadi itu karena sifat Royal karyawan-karyawannya yang mana ini memang sudah dilatih dan terbiasa karena budaya Jepang yang disiplin berarti gila juga ya Geng kalau kita terlalu patuh terlalu disiplin enggak baik juga gitu ya Disuruh makan ee kita harus makan ee juga kayaknya tuh jadi memang harus ada yang kritis gitu ya seperti di negara kita Indonesia kan banyak tuh orang yang kritis tapi ya tetap aja yang namanya orang yang lebih ber power atasan dia akan lebih berkuasa gitu kan lalu geng para bos di Toshiba ini memberikan apa yang disebut dengan challenge atau tantangan yaitu membuat target keuntungan yang ketat dan target tersebut harus dipenuhi oleh para karyawannya dan mereka tidak menerima yang namanya kegagalan atau tidak tercapainya target jadi enggak ada toleransi harus benar-benar tercapai target dan challenge ini diberikan setiap 3 bulan yang mana sering sekali bos-bos tersebut memberikan challenge itu di akhir bulan ketiga sehingga para karyawan tidak tidak memiliki cukup waktu untuk memenuhi target akhirnya satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah dengan memanipulasi atau melakukan kecurangan terhadap laporan keuangan karena yaitu Tadi mereka harus mematuhi Apa yang diperintahkan oleh atasan mereka Jadi mereka menggunakan segala cara untuk memenuhi target tersebut sakking disiplinnya dan enggak mau dimarahi oleh Bos Mereka pun memanipulasi data-data itu enggak tanggung-tanggung selama 7 Tahun Lamanya Toshiba sudah melebih-lebih laba atau keuntungan yang mereka dapat dari hasil penjualan produk mereka yang mana labanya itu sampai sebesar 1,59 miliar USD atau setara dengan rp24 triliun geng gila gak tuh nah lalu Selain itu komite independen ini juga menemukan lemahnya tata kelola perusahaan Toshiba dan buruknya sistem Pengendalian internal di setiap unit Toshiba jadi bisa dikatakan walaupun ini perusahaan sudah tua sudah lama tetapi ya mereka itu secara internal itu enggak enggak ketat gitu geng mereka itu secara internal masih memakai sistem yang kuno tidak berkembang walaupun alat-alat canggih yang mereka gunakan semakin berkembang semakin canggih tetapi sistem di dalam perusahaannya itu semakin lama semakin lemah jadi enggak terkontrol gitu mulai dari divisi keuangannya audit perusahaan manajemen resiko sampai komite sekuritas itu tidak berfungsi dengan baik di dalam perusahaan Toshiba jadinya semua orang bebas melakukan [Musik] kecurangan dari sumber lain dikatakan sebenarnya karyawan-karyawan Toshiba itu menyadari adanya kelemahan sistem audit internal di Toshiba jadi untuk praktik-praktik kecurangan ini sangat gampang dilakukan di dalam perusahaan Toshiba tetapi bukan berarti enggak ada karyawan jujur di Toshiba ada yang jujur tetapi mereka tidak berani angkat bicara seperti salah satunya karyawan yang mengatakan kalau dia tidak mau menjadi whistleblower atau Cepu gitu ya untuk mengungkapkan praktik kecurangan di dalam tosiba karena dia takut nanti ujung-ujungnya pasti ketahuan pasti ketrek jadinya nya tidak ada karyawan yang berani membocorkan praktik kecurangan di internal Toshiba ini dan budaya di dalam perusahaan Toshiba yang membuat para karyawannya bungkam ini sudah mengakar dengan kuat alias turun tememurun Memang mereka enggak bisa angkat bicara mereka tuh gak bisa mengadu ke siapapun persoalan kecurangan-kecurangan di dalam perusahaan itu Nah karena kondisi inilah semakin lama praktik kecurangan di dalam Toshiba semakin parah dan ini menyebabkan kepada si perusahaannya lama-lama jadi goyang dan runtuh [Musik] lalu singkat cerita nih geng pada tanggal 21 Juli tahun 2015 CEO dari Toshiba di saat itu yaitu hisau Tanaka melakukan konferensi pers untuk mengumumkan bahwa dia memilih untuk mengundurkan diri dan dia mengatakan dia bertanggung jawab atas skandal akuntansi yang terjadi di Toshiba nah di saat itu di dalam Konferensi pers terlihat dia itu membungkukkan badannya sambil berkata saya meminta maaf Dari lubuk hati saya yang terdalam kepada seluruh pemangku kepentingan Toshiba sebelum hasil investigasi dirilis diduga Tanaka ini juga memberi perintah kepada para pejabat senior tosiba yang ada di devisi keuangan untuk menekan komite independen agar membatasi ruang mereka untuk menginvestigasi Nah jadi bisa dikatakan Tanaka ini menghalang-halangi komite independen dalam penyelidikan Tanaka memperingatkan kalau komite mengetahui situasi keuangan secara keseluruhan maka isu tersebut akan berkembang menjadi sebuah masalah yang mana ini akan berkaitan dengan struktur organisasi dan budaya di dalam perusahaan Toshiba itu sendiri jadi bisa dikatakan ya dia tuh enggak mau pihak komite itu terlalu banyak tahu nanti yang ada malah reputasi tosiba semakin terpuruk tapi apa boleh buat semuanya sudah terbongkar Tanaka tidak bisa menghalang-halangi komite independen tersebut nah lalu geng tidak hanya Tanaka wakil presiden Toshiba yaitu norio Sasaki juga pernah menjadi CEO dan dia juga melakukan praktik kecurangan akuntansi ini Nah untuk sekarang dia sudah menjabat wakil presiden Toshiba Tapi selama dia pernah menjadi CEO dia juga melakukan kecurangan akhirnya dia juga memilih untuk mengundurkan diri nah Lalu setelah itu pengunduran diri ini diikuti lagi oleh 8an dari 16 pejabat Toshiba lainnya yang merasa mereka ikut terlibat dalam skandal kecurangan tersebut jadi Istilahnya ya mereka tahu malu dan permasalahan enggak cukup sampai di situ geng pengadilan Tokyo memerintahkan lima mantan CEO Toshiba yang melakukan kecurangan ini yaitu norio Saki hisao Tanaka Mako to kuubo hideo Kitamura dan toshio Masaki harus membayar ganti rugi dengan total keseluruhannya sebanyak 300 juta Yen atau setara dengan rp31 miliar atas keterlibatan mereka di dalam kasus tersebut dan ini merupakan kasus pertama kalinya CEO diminta untuk bertanggung jawab atas penyimpangan yang terjadi di dalam perusahaan biasanya kan karyawan gitu ya tapi ini ceo-nya langsung Loh Lalu Selain itu pengadilan juga menolak tuntut an kompensasi terhadap mantan CEO atsutoshi nishida dan 9 CEO lainnya terkait kasus ini nah Lalu setelah itu akhirnya CEO Toshiba itu digantikan oleh Masashi muromachi yang mana Masashi muromchi ini tidak bisa sama sekali mencegah perusahaan Toshiba masuk ke dalam jurang yang lebih dalam karena di saat itu memang sudah amburadul banget geng yang artinya Toshiba udah enggak ketolong walaupun udah ganti CEO Lalu bagaimana dengan perusahaan nuklir yang sempat dibeli oleh Toshiba pada tahun 2006 Nah akhirnya di tahun 2015 nih perusahaan nuklir yang bernama westing house justru mengakuisisi perusahaan konstruksi nuklir di Amerika yang sedang mengalami kebangkrutan nah di saat itu entah apa yang ada di pikiran CEO Toshiba yang baru ini padahal kondisi Toshiba itu sedang mengalami krisis finansial dan kepercayaan tetapi justru mereka mengakui Sisi perusahaan lain yang mana ini akan semakin memperburuk situasi perusahaan tersebut Lalu Kemudian pada akhir tahun 2016 Toshiba mengatakan akan mengambil alih beberapa miliar dolar dari pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir dari perusahaan yang diakuisisi oleh westing house namun sayangnya 3 bulan Kemudian harapan Toshiba menjadi Pupus gara-gara westing house justru mengajukan kebangkrutan atau keevailitan yang membuat Toshiba menghadapi keruntuhan bisnis nuklir mereka dan harus merugi lebih dari 6 miliar USD atau setara dengan rp93 triliun Dan di saat itu Toshiba mau tidak mau harus menjual banyak bisnis mereka yaitu salah satunya unit telepon seluler sistem medis dan juga barang-barang kebutuhan rumah tangga runtu habis-habisan Toshiba dan Selain itu Toshiba juga terpaksa menjual unit chipnya mereka yaitu Toshiba memoryi dan ditambah lagi ada sebuah laporan internal yang dirilis pada bulan Oktober tahun 2017 yang menunjukkan adanya kegagalan dalam sistem audit internal perusahaan dan mengatakan kalau direktur luar dan komite audit tidak memiliki independensi penuh karena minimnya informasi yang mereka ketahui nah di saat itu Toshiba benar-benar berada di dalam kebangkrutan nah tapi geng ada sebuah kabar baik tepatnya di akhir tahun 2017 tosiba di saat itu berhasil mendapatkan bantuan dana sebesar 5,4 miliar USD atau setara dengan r84 Triliun Rupiah yang mereka dapatkan dari investor luar negeri sehingga hal ini membantu Toshiba terhindar dari penghapusan paksa di bursa saham Jepang Jadi mereka tuh dapat suntikan dana dan masih ada harapan untuk bangkit nah tetap tapi geng masuknya uang bantuan dari investor ini justru menimbulkan masalah baru di antara para pemegang saham Toshiba sehingga berdampak pada produksi baterai cip dan peralatan nuklir serta pertahanan milik Toshiba berhenti nah lalu singkat cerita pada tahun 2020 ditemukan lagi kalau Toshiba melakukan tindakan kesalahan administrasi keuangan mengenai tata kelola perusahaan dan cara pengambilan keputusan para pemegang saham lalu beranjak 1 tahun kemudian di tahun 2021 ada sebuah Investigasi yang menemukan praktik kolusi antara Toshiba dengan Kementerian Perdagangan Jepang Nah Toshiba dianggap sebagai aset strategis untuk menekan kepentingan investor asing sehingga Para investor asing menjadi ragu untuk berinvestasi di perusahaan Jepang dan ikut berdampak kepada finansial Toshiba lalu untuk menyelamatkan perusahaan para pemegang saham kan enggak mau rugi mereka kan tetap pengin uang mereka selamat akhirnya para pemegang saham ini mencoba untuk mencari jalan keluar dengan cara memecah perusahaan Toshiba menj Jadi dua entitas bisnis yaitu bisnis energi dan infrastruktur serta bisnis Perangkat dan penyimpanan nah lalu kemudian karena tidak mau semakin rugi gara-gara kecurangan di internal para pemegang saham akhirnya membentuk sebuah komite untuk meriset apakah mungkin Toshiba bisa menjadi sebuah perusahaan swasta dan pada tahun 2022 Japan industrial partners membeli Toshiba senilai 14 miliar USD atau setara dengan rp217 triliun dan akhirnya di t tahun 2023 Toshiba yang tadinya merupakan perusahaan terbuka secara resmi menjadi perusahaan swasta atau tertutup dan pada tanggal 20 Desember tahun 2023 Toshiba resmi mengakhiri catatan sahamnya mereka atau delisting di Bursa Efek Tokyo yang disebabkan oleh skandal yang mereka alami Nah jadi bisa dikatakan di dalam perjalanannya tidak 100% Toshiba ini benar-benar bangkrut Tetapi lebih tepatnya ya mereka sudah mengganti semua struktur internal mereka dan sekarang Toshiba tidak seperti yang dulu mereka dulu perusahaan yang besar yang sangat terkenal ya sekarang mereka menjadi perusahaan swasta tertutup dan tidak sebesar dulu [Musik] lagi itu dia geng cerita tentang skandal keuangan atau skandal akuntansi di internal perusahaan Toshiba nah hal ini memberitahu kita ya geng bahwa perusahaan besar sekelas Toshiba yang merupakan perusahaan internasional itu bisa saja di internalnya melakukan praktik-praktik kecurangan apalagi perusahaan kecil gitu kan Nah apa kira-kira nih pelajaran yang bisa kita ambil dari pembahasan hari ini coba tinggalkan komentar di bawah