Transcript
N4CcBQWKMoc • IS AMERICA ADDICTED TO WAR? SO MANY WHO CURSE ARE BEING THREATENED! ITS EARLY HISTORY IS...
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1331_N4CcBQWKMoc.txt
Kind: captions Language: id nah hal ini juga disampaikan oleh Presiden George Washington di sebuah pidatonya kalau Amerika akan berhubungan dengan negara lain hanya untuk memperluas hubungan dagang mereka benar-benar meminimalisir peperangan dan bahkan tidak mau memiliki hubungan politik dengan negara lain yang terlalu banyak gitu nah pilihan Amerika untuk menjadi negara isolasi ini diterima secara luas geng pada saat itu nah salah satu contohnya adalah ketika presiden mereka yaitu Joe biden pernah mengatakan kalau dia merasa sangat sedih dengan penderitaan warga Gaza tapi di saat yang sama pemerintahan Joe biden bersih keras kalau resolusi dari dewan keamanan PBB untuk gencatan senjata di Gaza itu engak mengikat sehingga gak ada keharusan untuk wajib menaati resolusi gencatan senjata kan aneh ya yo geng tekan tombol subscribe geng e Yo what's good Welcome back to Kamer jeri [Musik] geng geng Oke dari kemarin kita sudah membuat e pemberitaan sampai tiga part gitu ya mengenai kebakaran Los Angeles yang mana ternyata banyak banget yang protes ketika gua mencoba untuk merangkum beberapa teori konspirasi yang beredar di media eh dan juga sedang dibicarakan oleh kalayak ramai termasuk netizen internasional gitu banyak yang enggak terima banyak yang bilang eh teori konspirasi itu cuma karangan untuk menutupi rasa malu pihak Amerika yang enggak bisa madamin api katanya dan lebih banyak yang setuju Kalau kejadian di Amerika Serikat tersebut di Los Angeles tepatnya itu adalah azab katanya nah pada awalnya gua agak bingung nih yang dimaksud dengan azab tuh kayak gimana dan kenapa ketika ada bencana alam di Amerika orang-orang beramai-ramai itu menganggap itu azab sementara jika ada bencana alam di tempat lain itu jarang sekali orang yang menganggap itu azab gitu Kenapa terkhusus untuk negara barat kayak Amerika tuh banyak banget kayak ini azab ini azab gitu nah ternyata Setelah gua kulik-kulik nih gua cari tahu informasinya banyak sekali masyarakat di dunia ini atau netizen di dunia ini yang menganggap Amerika itu terlalu sering ikut campur di dalam urusan konflik negara lain dan memihak negara yang salah nah jadinya ketika mereka mendapatkan musibah apalagi musibahnya sebesar ini nih ee kebakaran di Los Angeles Nah langsung banyak orang yang mengaitkan kalau apa yang terjadi itu adalah bentuk balasan dari Yang Maha Kuasa ya terhadap Amerika yang sudah terlalu banyak dosanya nah kurang lebih kayak gitulah Di balik semua itu gue jadi berpikir nih yang enggak salah juga sih dianggap azab karena memang sering banget Amerika itu ikut campur di dalam e berbagai konflik di dunia ini konflik di Timur Tengah konflik di Rusia konflik di Asia bahkan sampai ke Afrika pasti ada campur tangan Amerika nah mereka sampai rela menggelontorkan dana yang jumlahnya fantastis Padahal kita pikir-pikir nih ya dana tersebut apabila mereka kasih atau mereka Salurkan kepada homelesshomeless atau orang-orang yang enggak punya rumah yang masih hidup ee serba kekurangan di negara mereka sendiri mungkin mereka tuh enggak akan punya Gelandangan atau Homeless di negaranya nah tapi apa yang terjadi mereka pemerintahnya terkhususnya ya lebih fokus membantu perang-perang di negara lain dan setiap peran tersebut mereka biayai dari pajak-pajak rakyat mereka sendiri nah banyak perusahaan asuransi yang menolak klaim pemotongan anggaran dan mungkin masih banyak lagi ya akibat dari carutmarutnya keuangan di dalam negeri mereka Nah dari sinilah Amerika Serikat ini dianggap sebagai negara yang sibuk berkonflik atau semacam kecanduan perang Nah jadi mereka ini selalu terlibat konflik terlibat perang terutama di negara orang lain nah sebenarnya apa sih tujuan mereka dan semenjak Kapan Amerika ini jadi kecanduan perang nah di pembahasan kali ini kita akan membahas sebuah rangkuman awal mula Amerika Serikat menjadi sebuah negara yang kejanduan dengan perang bahkan sampai sekarang Nah apa sih sebenarnya untungnya buat mereka kalau perang terus terjadi apakah di situ ada bisnis Apakah di situ ada sesuatu yang menjadi kepuasan buat mereka Nah sekarang kita langsung aja bahas secara lengkap di sisi lain [Musik] kita langsung masuk ke dalam pembahasan utamanya nih pembahasan awal ya bagaimana awal mula Amerika Serikat mulai terlibat perang dan sampai kecanduan dengan perang kita bahas jadi geng untuk bisa menjawab pertanyaan ini sebenarnya kita harus melihat bagaimana sejarah dari am itu sendiri Karena jawabannya sangat berkaitan dengan prinsip negara Amerika pada saat itu dan bagaimana awal mula dan untuk pertama kalinya mereka terlibat di dalam perang Nah jadi gua harap kalian bisa simak penjelasan dari awal mulanya supaya kalian enggak Bingung jadi geng ceritanya adalah penduduk Amerika itu sebenarnya bukan orang-orang bule yang sekarang kita lihat atau bukan orang-orang kulit hitam yang sekarang kita lihat nah penduduk Amerika yang asli itu disebut dengan natif Amerika dulunya disebut sebagai orang Indian gara-gara si Christopher Columbus tadinya ingin menuju ke India tapi dia malah berlabuh ke Amerika dan ketika sampai di Amerika dia enggak tahu kalau daratan tersebut bukan India makanya ketika dia bertemu dengan para suku-suku Astek di saat itu ya suku asli India dia bilang kalau itu adalah orang India makanya disebut dengan Indian Nah jadi salah paham itu awal mulanya terus Seiring berjalannya waktu Amerika ini di kolonialisasi oleh negara-negara Eropa sampai pada akhirnya Inggris yang mengambil alih Amerika di saat itu karena seperti yang kita tahu ya Eh orang-orang kulit putih Eropa kan di saat itu emang menjajah banyak wilayah mencaplok banyak wilayah untuk memperbesar kekuasaan mereka nah salah satunya Amerika terus geng ketika Inggris sudah mulai berkuasa di Amerika banyak imigran dari Inggris yang akhirnya pindah ke Amerika Yang mana kebanyakan dari mereka ini adalah orang-orang yang sudah enggak puas lagi dengan sistem monarki di Inggris jadi mereka sudah enggak puas dengan kerajaan Inggris enggak puas lagi dengan sistem pemerintahan dari Kerajaan Inggris itu sendiri mereka sudahah enggak puas nah mereka pengin mendapatkan tempat baru dan ingin sekali kehidupan dengan sistem yang baru Nah ada juga imigran dari Inggris ini yang merasa terkekang dengan peraturan agama yang ada di Inggris Nah akhirnya mereka itu membentuk 13 koloni ketika mereka tinggal di Amerika by the British empire in accordance with its expansionist ambitions in the New World had established 13 colonial territories yang mana awalnya koloni-koloni tersebut masih menjadi bagian dari koloni Inggris nah sampai pada akhirnya terjadilah perang Revolusi Amerika geng yaitu tepat pada tahun 1775 sampai dengan tahun 1783 antara koloni Inggris dengan Inggris sendiri jadi beda nih ya koloni Inggris yang ada di Amerika dengan pihak Inggris yang ada di Inggrisnya gitu nah meskipun ketika perang revolusi terjadi para koloni ini beraliansi dengan Prancis Jadi mereka berteman dengan Prancis bersekutu untuk melawan Kerajaan Inggris singkat cerita menanglah pihak koloni pada saat itu dan Amerika sepenuhnya mendapatkan kemerdekaan dan menjadi sebuah negara sendiri terpisahlah mereka dari kekuasaan Inggris Nah setelah si koloni Inggris ini merdeka dari Inggris dan mendapatkan kekuasaan mereka sepenuhnya di Amerika Serikat sebenarnya di saat itu pihak koloni ini yang sudah menempati Amerika sempat menjadi negara yang mengisolasikan diri jadi mereka tuh enggak mau berhubungan dengan negara luar mereka merasa tuh di Amerika mereka punya segalanya ya udah nih Gua pengen sendiri aja Nah jadi kalau kalian lihat Amerika sekarang itu beda banget dengan Amerika pada zaman dulu yang mana mereka dulunya enggak pernah mau mencampuri urusan negara lain apalagi untuk ikut terlibat di dalam peperangan dan mengirim kan pasukan mereka untuk memerangi negara lain kayak Inggris mereka enggak mau mereka benar-benar berbeda dari Inggris nah That's Why kenapa di Amerika itu banyak hal yang berbeda banget sama Inggris mereka itu penginnya berlawanan contoh salah satunya adalah setir mobil di Inggris itu setirnya masih ada yang sebelah kanan sementara di Amerika mereka lebih memilih sebelah kiri terus e permainan sepak bola kalau di Amerika sebutnya Soccer sementara orang Inggris sebutnya football jadi berbeda banget mereka benar-benar enggak mau bahkan satuan untuk berat aja dan satuan jauh gitu ya biasanya Inggris pakai kilometer nasi Amerika pakai milals terus Amerika pakai LBS Inggrisnya pakai kilo jadi benar-benar pengen beda banget nah di saat itulah mereka ini adalah orang-orang Inggris yang benar-benar enggak mau seperti Inggris nah hal ini juga disampaikan oleh Presiden George Washington di sebuah pidatonya kalau Amerika akan berhubungan dengan negara lain hanya untuk memperluas hubungan dagang mereka benar-benar meminimalisir peperangan dan bahkan tidak mau memiliki hubungan politik dengan negara lain yang terlalu banyak gitu nah pilihan Amerika untuk menjadi negara isolasi ini diterima secara luas geng pada saat itu dan pada tahun 1793 untuk bisa menjaga netralitasnya mereka Amerika memutuskan untuk membubarkan aliansinya dengan Prancis Jadi mereka benar-benar enggak mau bersekutu lagi dengan Prancis yang udah membantu mereka berperang lawan Inggris jadi ya udah gua pengin netral aja sendiri aja gitu pengin damai gitu dan pemahaman ini terus berlanjut ke Presiden selanjutnya yang di saat itu dipimpin oleh Thomas Jefferson yang mana Di dalam pidatonya pada tahun 1801 dia mengatakan kalau isolasi Amerika adalah sebuah doktrin perdamaian perdagangan dan persahabatan yang jujur dengan semua negara yang tidak akan melibatkan aliansi dengan siapapun kebayang Enggak tuh damai banget Amerika di saat itu jadi bisa dikatakan Amerika di saat itu mirip seperti Korea Utara tapi bukan yang kayak banyak musuh tapi lebih kayak orangnya Chill santai enggak mau ganggu siapa-siapa negaranya juga kaya mau nanam Apap pun ada gitu begitulah Amerika pada saat itu terus di paruh pertama abad ke-19 Amerika itu bisa mempertahankan isolasi politiknya meskipun di negara tersebut sedang pesat-pesatnya pertumbuhan industri dan ekonomi dan selama itu Amerika enggak menjalin hubungan diplomasi dengan siapapun termasuk juga dengan negara Barat atau negara Eropa yang mana itu benar-benar berbeda kan dari yang sekarang kalau sekarang Amerika itu ya bisa dikatakan bersekutulah sama Eropa tapi dulu benar-benar enggak sama sekali terus geng masih dengan Memegang teguh prinsip tersebut Amerika di saat itu mulai perlahan-lahan memperluas wilayah mereka dari pantai ke pantai dan mulai membangun kekuasaan teritorialnya di Pasifik dan juga Karibia selama tahun 1800-an karena kan di awalnya tuh mereka ngecaplok daerah yang kecil lah daerahnya Suku Indian atau Suku aztek Tadi perlahan-lahan mereka mulai mencaplok daerah-daerah lain yang mungkin sekarang ya kita mulai mengenalnya dengan ya daerah latin seperti Meksiko terus daerah-daerah Latin yang lain nah a di saat itu juga terlibat di dalam tiga peperangan yaitu perang 1812 perang Meksiko dan perang Spanyol Amerika yang mana ketiga perang tersebut sengaja dilakukan oleh Amerika sendiri tanpa adanya aliansi dari pihak manapun Nah jadi dengan kata lain ya walaupun Amerika ini berprinsip pengen mengisolasi diri tapi mereka juga perlahan ingin memperluas wilayah mereka jadi di saat itu mereka tuh kayak ada perang internal dengan tetangga-tetangganya gitu tapi enggak mau perang dengan negara lain yang berjauhan enggak mau dia dia mau mau yang sebelah-sebelah aja Wah ini tetangga gua gua pengin caplok nih Nah dia perang sama tetangganya tersebut dan perang itu pun tidak melibatkan sekutu manapun atau aliansi manapun yang mana benar-benar mereka lakukan sendiri pada tahun 1823 Presiden James Monroe itu menyatakan kalau penjajahan negara merdeka manapun di Amerika Utara dan Selatan gitu ya oleh Eropa itu akan dianggap sebagai sebuah tindakan perang kemudian dia juga mengatakan kalau perang-perang yang melibatkan negara Eropa Amerika enggak akan ikut-ikutan karena itu enggak sesuai dengan kebijakan negara mereka nah walaupun begitu sebenarnya banyak tantangan bagi Amerika untuk terus berkomitmen dengan prinsip isolasi politik mereka tersebut karena pada tahun 1800-an ada beberapa kejadian di dunia ini yang juga bisa berdampak pada Amerika Amerika ini ibaratnya nih lagi diam-diam kayak kecolek kecolek gitu geng yang mana dia tuh ya sudah mengisolasi diri tapi kayak dicolek gitu rasanya pengin ikut perang gitu nah ada beberapa kejadian tersebut yang pertama itu adalah perluasan industri militer Jerman dan Jepang Terus yang kedua pendudukan negara Filipina oleh Amerika yang terjadi selama perang Spanyol Amerika yang sudah membuat Amerika memiliki kepentingan di Kepulauan Pasifik barat yang mana wilayah tersebut adalah wilayah yang berada di bawah pengaruh Jepang terus yang ketiga adanya kapal uap kabel komunikasi bawah laut dan radio yang meningkatkan kedudukan Amerika dalam perdagangan dunia tapi di saat yang sama juga membuat Amerika menjadi punya banyak musuh di saat itu nah sampai pada akhirnya geng Amerika sudah enggak bisa lagi nih untuk terus berpegang terhadap prinsip isolasi mereka karena untuk pertama kalinya Amerika akhirnya mau enggak mau harus terlibat di dalam perang dengan beraliansi bersama beberapa negara Eropa yaitu di saat itu musuh mereka yang sebelumnya yaitu Inggris Raya terus ada teman mereka yang sebelumnya yaitu Perancis terus juga Uni Soviet yang sekarang jadi musuh terus ada Italia Belgia dan Serbia yang mana tujuannya mereka bergabung adalah untuk melawan blok sentral Austria Hungaria terus Jerman Bulgaria dan kekaisaran otoman nah ini adalah perang penyimpangan pertama buat Amerika yang selama ini enggak pernah mau berperang Dan inilah pertama kali mereka akhirnya [Musik] berperang nah penyimpangan perang pertama Amerika ini adalah di perang dunia pertama nah di situlah Amerika akhirnya terlibat perang dunia lah untuk pertama kalinya setelah mereka memutuskan untuk mengisolasi diri setelah berperang melawan Inggris dulu singkat cerita peranglah nih terjadilah perang dunia pertama ini Terus akhirnya Perang Dunia Pertama pun berakhir dan Amerika kembali mengisolasi diri lagi sesuai dengan prinsip mereka yang sedari awal nah mereka mengakhiri semua relasinya lagi dengan negara Eropa yang bersekutu dengan mereka pada perang dunia pertama tadi dan tidak mau lagi berurusan dengan segala sesuatu yang terkait dengan peperang an jadi ibaratnya tuh kayak Oke gua udah Perang Dunia Pertama kemarin udah ah Kapok enggak mau lagi gitu stoplah kita balik lagi ke prinsip kita kemarin yuk biar hidup kita lebih tenang nah terus di saat itu terjadi perbedaan pandangan di internal Amerika sendiri jadi di dalam pemerintahan Amerika Serikat itu ada perbedaan pola pikir presiden mereka di saat itu ada yang namanya presiden woodrow Wilson yang mana dia ini merekomendasikan agar Amerika menerima perjanjian versai yang merupakan perjanjian yang mengakhiri Perang Dunia Pertama namun senat Amerika meratifikasi atau menolak perjanjian tersebut Sebab di dalam perjanjian versai ini mengharuskan agar Amerika untuk bergabung dengan Liga bangsa-bangsa senat ini khawatir kalau Amerika masuk ke dalam Liga bangsa-bangsa akan membuat Amerika terbatas kebebasannya untuk bertindak di dalam urusan internasional Jadi mereka tuh enggak mau terikat gitu Nah di sinilah terjadi sebuah dilema di dalam pemerintahan Amerika sendiri di saat itu sekaligus Amerika juga berusaha untuk menghindari konflik dengan negara-negara lain setelah usainya perang dunia pertama tapi ketika Perang Dunia Kedua mulai terjadi ya Pada tahun 1939 nih Amerika kan enggak mau tuh awalnya tuh ah udah enggak mau perang lagi gitu perang dunia pertama udah cukup ketika timbul perang dunia keedua Amerika mencoba untuk menahan diri namun di saat itu Jerman dan Italia mulai melakukan serangan di Eropa dan Afrika Utara sementara Jerman yang sudah mulai menguasai Asia Timur di saat itu dengan menduduki Cina serta Korea juga nah perang dunia kedua ini menjadi titik balik bagi Amerika Serikat dengan paham isolasi politik yang selama ini yang mereka anut yang mana Di saat itu mereka merasa anteng-anteng aja aman-aman aja dengan mengisolasi diri enggak mau ikut perang tapi perlahan-lahan mulai banyak warga negara Amerika Serikat yang justru khawatir dengan kekuatan dari blok Ais atau poros yang terdiri dari Jerman Italia dan Jepang yang sama-sama menganut ideologi fasis yang mana mereka sewaktu-waktu akan bisa menginvasi negara barat lainnya termasuk Amerika jadi mereka mulai khawatir nih Waduh kalau kita anteng-anteng aja enggak mempersiapkan diri enggak ikut perang yang ada kita yang diperangin yang ada kita yang dijajah nih Mana Jepang di saat itu bengis banget Jerman juga gila banget kan Jerman waktu itu ya masih dengan si pak kumis makanya pada akhir tahun 1940 opini publik di Amerika mulai bergeser mereka mulai meminta agar Amerika mengerahkan pasukan militernya demi membantu mengalahkan blok Poro jangan sampai blok poros ini malah justru menyerang mereka tapi walaupun begitu banyak juga orang Amerika yang di saat itu mendukung first komite yang dibentuk pada tahun 1940 untuk menentang agar Amerika tidak terlibat perang dan niat Amerika untuk ikut berperang juga ditentang oleh para kaum isolasionis yang mana mereka masih pengen kayak udahlah damai aja gitu udahlah kita enggak usah ikut campur Yakin aja kalau kita enggak ikut campur kita enggak akan diserang Padahal di balik itu semua enggak ada yang bisa ditebak lihat lihat aja kebengisan Jepang ya Kita sebagai rakyat indonesia merasakan Ya gimana bengisnya Jepang Nah kemungkinan hal itu bisa saja terjadi kepada Amerika sewaktu-waktu nah namun di saat itu di saat ada sebagian besar rakyat Amerika yang menentang Amerika untuk ikut berperang namun presiden mereka yang di saat itu dipimpin oleh Franklin di ruseveld itu memilih untuk tetap melanjutkan rencana untuk membantu negara-negara yang mendapatkan serangan dari blok poros dengan cara yang tidak memerlukan adanya intervensi mil secara langsung tapi setidaknya mereka terlibatlah gitu nah pada saat itu geng mulai banyak nih orang-orang Amerika yang mulai sadar kalau mereka merasa terancam dengan keberadaan kelompok blok poros ini mayoritas warga Amerika Serikat sebenarnya tetap menentang intervensi militer dari Amerika nah namun mereka juga sekaligus takut kalau sewaktu-waktu dapat serangan dan ternyata benar aja semuanya benar-benar terbukti dan berubahlah ketika pada tanggal 7 Desember tahun 19 41 secara mendadak pasukan angkatan laut Jepang melancarkan serangan dadakan ke Pangkalan angkatan laut Amerika yaitu di per Harbor yang berada di Hawai nah ketakutan rakyat Amerika di saat itu mendapatkan serangan tiba-tiba ternyata benar-benar terjadi yang ngerecokin ya Jepang pihak yang ngerecokin negara kita juga Jepang nih sebagai apa ya pengganggu sarang taonnya nih Dan di saat itu Amerika benar-benar hancur leburlah dibom menggunakan pesawat tempur milik Jepang nah 2 hari setelah kejadian itu first komite pun dibubarkan yang mana e pihak Amerika di saat itu berencana ingin membalas serangan Jepang mereka udah enggak peduli dengan isolasi-isolasian mereka akhirnya merasa kayak Yah gua udah enggak ikut-ikutan perang lu kok Serang gua gitu ya udahlah sekalian aja akhirnya di tahun 1942 melalui keputusan kongres Amerika akhirnya menyatakan berperang melawan Jerman anggota dari blok poros sebagai respon dari aksi Jepang ke per Harbor dan secara offisial Amerika mulai terlibat di dalam Perang Dunia Kedua dan mengerahkan pasukannya untuk mengalahkan blok poros dengan beraliansi dengan Blok Sekutu Wah keluarlah Amerika nih dari sarangnya nah singkat cerita ketika mereka terlibat di dalam Perang Dunia Kedua ternyata Amerika menang bersama sekutunya dan setelah memenangkan perang dunia kedua Amerika pun membantu untuk mendirikan dan menjadi anggota pendiri pertama dari PBB atau perserikatan bangsa-bangsa tepat pada bulan Oktober tahun 1954 Nah makanya kalau kalian nanya kok Amerika kayak dominan banget sih dipbb gitu Nah karena ya dari sejarahnya mereka ini ya berhasil memenangkan perang dan dari dulu tuh dianggap sebagai negara yang punya power banget makanya mereka juga punya power ketika PBB dibentuk karena mereka memang salah satu e pendirinya juga gitu dan Selain itu Amerika juga memberikan bantuan kepada negara-negara yang hancur karena Perang Dunia Kedua terkhususnya negara-negara Eropa dengan bantuan yang dikenal dengan sebut an Marshal plan tapi sebenarnya Ada udang di balik batu geng dari bantuan Amerika tersebut sebenarnya Amerika itu pengen memperkuat pengaruhnya jadi kayak gini negaranya Udah hancur nih negara Eropa yang kecil-kecil gitu Udah hancur dibantu sama Amerika nih gua kasih bantuan ya negara lu Hancur kan gara-gara perang nah lama-kelamaan Amerika tuh menanam Budi di sana Jadi negara-negara Eropa tuh jadi kayak merasa tertolong dan Amerika itu dianggap sebagai malaikat penyelamat terus geng di tengah-tengah Amerika mencoba menanam Budi ya mencari pengaruhnya di negara-negara Eropa di saat itulah di saat yang bersamaan ada ancaman dari sebuah negara yang begitu besar yaitu unioviet yang berada di bawah kepemimpinan Joseph Stalin di saat itu yang dikatakan juga ingin menyebarkan paham komunisnya ke negara lain Jadi sama-sama pengin punya kuasa ke negara lain Amerika pengin punya kuasa si pihak Soviet juga pengin punya kuasa di sisi lain negara Eropa yang takut akan ideologi komunisme menyebar di negara mereka mulai membentuk yang namanya North Atlantic Treaty Organization atau yang disingkat dengan NATO untuk membendung komunisme di situlah awal pertama NATO terbentuk karena pengin melawan idealisme pihak Uni Soviet karena Amerika sudah bukan lagi negara yang mengisolasi diri semenjak selesainya perang dunia keedua dan mereka sudah punya pengaruh yang besar di saat itulah Amerika sudah rasa kayak ya jumawa gitu Oh iya Kami Bangsa yang besar enggak perlu lagi mengisolasi diri damai-damai lu semua harus tunduk sama kita gitu nah di saat itu prinsip Amerika yang sudah berubah Amerika kembali melakukan perang lagi melawan Uni Soviet Tapi kali ini perangnya bukan menggunakan senjata tapi melainkan perang dingin di saat itu Amerika enggak langsung berhadapan dengan Uni Soviet melainkan peperangan yang terjadi di negara lain yang menjadi incaran bagi kedua negara untuk saling menyebarkan pengaruh ideologi mereka jadi ibaratnya gini Amerika pengen nyaplok Indonesia misalkan nah gimana cara nih dia nyuri hati pihak Indonesia supaya menjadi bagian dari kekuasaan Amerika nah jadi itu Amerika melawan Uni Soviet sama-sama berjuang untuk memperluas pengaruh mereka seperti salah satu contohnya yaitu perang Korea dari tahun 1950 sampai dengan 1953 terus ada perang Vietnam dari tahun 1955 sampai dengan 1974 terus ada perang saudara di Sudan dari tahun 1955 sampai 1972 dan masih ada beberapa perang lainnya nah semua itu ditunggangi oleh Amerika dan ada juga yang ditunggangi oleh Soviet yang mana Tujuannya adalah untuk membuat pengaruh ideologi masing-masing Soviet dengan komunismenya Amerika dengan demokrasinya namun pada akhirnya geng setelah berkonflik dengan Uni Soviet selama beberapa tahun Uni Soviet pun akhirnya runtuh yang disebabkan oleh banyak faktor mulai dari pudarnya kepercayaan orang-orang dengan paham komunisme dan munculnya gerakan separatisme terus juga ada krisis ekonomi sehingga di saat itu dianggap amerikalah yang berhasil memenangkan perang tersebut karena Amerika dianggap berhasil mempertahankan dan menyebarluaskan ideologi mereka Jadi bisa dikatakan di dalam sejarah dunia ini Uni Soviet adalah satu-satunya negara terakhir yang bisa menandingi kekuatan Amerika walaupun di saat itu berujung pada kekalahan dari sinilah Amerika dianggap sebagai satu-satunya negara yang paling berkuasa dan paling berpengaruh karena enggak ada negara yang saat itu itu bisa menandingi Amerika dari segi apapun mulai dari ekonomi militer hingga politik karena itu Amerika sudah lebih pde geng untuk menunjukkan kebolehan mereka dengan terlibat peperangan di tempat-tempat lain nah mulailah tuh mereka mulai mencampuri perang Irak perang Afganistan dan perang-perang Timur Tengah lainnya serta perang Afrika di situlah awalnya geng karena mereka merasa punya power dan ya mereka disebut dengan negara super power Nah jadi jadi dari cerita background-nya Amerika kita bisa lihat ya Amerika itu dulu adalah seorang ibarat itu anak-anak yang Chill bukan cupu ya tapi lebih kepada anak-anak yang kalem rajin belajar enggak mau diganggu tapi diganggu ketika diganggu dan mereka Kepepet terpaksa akhirnya mereka melawan Dan ketika mereka melawan mereka menemukan fakta bahwa ternyata mereka sangat kuat di saat mereka menyadari mereka sangat kuat akhirnya mereka menjadi penguasa dan terus melanjutkan kekuatan mereka tersebut dan kekuasaan mereka tersebut itu sejarah Kenapa Amerika bisa mencampuri atau ya terlibat perang di negara lain dari sini kita bisa lihat ya sebenarnya biang keroknya Jepang gitu geng Andai aja Jepang di saat itu enggak ngeganggu Amerika kayaknya Amerika masih menjadi negara yang kalem gitu ya tapi enggak bisa dipungkiri juga ada Uni Soviet yang mencoba untuk menguasai bumi di saat itu kalau kita sudah melihat Bagaimana perjalanan dari Amerika yang awalnya punya kebijakan untuk tidak terlibat di dalam urusan negara lain dan juga tidak terlibat perang malah sekarang jadi ikut berperang terus-menerus sejak perang dunia keedua gara-gara diganggu oleh Jepang Nah sekarang dari sini kita akan masuk nih geng ke dalam pembahasan Apa alasan Amerika seperti enggak puas-puas dengan peperangan yang mana sampai saat sekarang ini mereka semacam kecanduan dengan perang dan terus terlibat di dalam konflik negara lain kita masuk ke dalam pembahasannya jadi geng setelah Amerika bisa mengalahkan Uni Soviet sebuah negara besar di Eropa dengan paham komunisnya lah gitu ya Emang enggak ada lagi yang bisa menyaingi Amerika pada saat itu mungkin untuk hari ini ya Ada yaitu Cina terus juga mungkin Korea Utara terus sudah mulai bangkit adanya Rusia gitu nah namun kalau kita berbicara dulu ya Cina itu belum bisa menyaingi Amerika Rusia juga belum karena mereka baru saja terpecah ya menjadi beberapa negara-negara kecil akibat Uni Soviet yang runtuh karena itulah Amerika bisa dengan jumawanya menunjukkan eksistensi negara mereka Dengan menyebarkan pengaruh mereka di berbagai penjuru dunia sekalipun harus berperang bakal disikat sama Amerika geng Nah siapa lagi yang bisa melawan Amerika di saat itu enggak ada yang bisa menahan mereka ini menjadi alasan pertamanya Kenapa Amerika merasa mampu untuk terus berperang ya karena mereka terlibat di dalam perang dunia kedua yang mana merupakan perang besar dalam sejarah peradaban manusia dan kita sudah pasti bisa menakar bagaimana kekuatan perang yang dimiliki oleh Amerika di saat itu hingga mereka bisa menang dan dalam Perang Dunia Kedua nah ditambah lagi Amerika terus melakukan inovasi teknologi dan ilmu pengetahuan untuk kepentingan perang dingin yang secara enggak langsung memajukan peradaban bagi Amerika jadi mereka di saat itu selama perang dingin selain menyebarkan pengaruh Amerika juga melawan Uni Soviet itu e perang teknologi kayak siapa yang lebih dulu bisa mencapai ruang angkasa berlomba-lomba pada senjata nuklirnya pada senjata perangnya nah sementara di negara lain mereka itu masih sibuk dengan dengan ya Ee memperbaiki apa yang sudah hancur selama perang dunia keedua terus masih sibuk dengan berbenah nah sementara Amerika dan unisoviet itu terus bersaing dengan teknologi nah lalu ketika Soviet runtuh ya sisa Amerika lah negara kuat dengan teknologi yang maju di saat itu nah Amerika di saat itu sudah punya banyak pesawat tempur canggih bom canggih serta rudal balistik dengan memiliki sumber daya yang besar untuk kepentingan militer yang membuat Amerika terus tergod a untuk terlibat di dalam konflik negara manapun karena mereka yakin kalau gua mau perang sama siapapun Gua menang jadi mereka tuh kayak kecanduan aja gitu mau apa mau perang ayo gitulah kurang lebih nah sementara di sisi lain tidak pernah ada Presiden Amerika yang benar-benar tegas untuk bisa memilih dan memilah kepentingan yang utama bagi negaranya sendiri sehingga pemerintah Amerika dengan sangat mudah terbujuk narasi agar mereka bisa terlibat di dalam perang sehingga memutuskan untuk mengerahkan pasukan mereka ke Medan konflik manaun misalnya aja nih kayak perang di Ukraina dan Rusia yang baru-baru inilah gitu sebenarnya kan yang berkonflik itu dua negara itu doang tapi dengan ya karena merasa jago merasa kuat Amerika juga ikut-ikutan hanya karena Ukraina yang enggak mau lagi tunduk sama Rusia Dan di saat itu ya Amerika berpikir Oh ini kesempatan gua untuk mempengaruhi Ukraina dan mencaplok Ukraina menjadi bagian dari gua gitu itulah yang selalu dipikirkan oleh Amerika karena saking kuatnya terus alasan kedua ya masih berkaitan dengan yang pertama nih seperti yang gua katakan sebelumnya Kalau Amerika itu gak punya tandingan dari negara lain setelah mereka perang dingin berakhirlah perang dingin dan mereka bertahan gitu ya sementara Soviet runtuh nah hal ini membuat Amerika merasa berada di dalam situasi yang aman tanpa adanya ancaman serius yang datang ke negara mereka dan itu memberikan kesempatan secara geopolitik untuk Amerika agar bisa menyarang negara lain meskipun negara yang menjadi target dari Amerika ini jauh dan enggak strategis ya contoh kayak misal miskan eh ya Afghanistan misalkan gitu atau negara-negara Timur Tengah lain atau mungkin eh Vietnam salah satunya gitu ya Dan semua perang tersebut dilakukan oleh Amerika ya memang karena Ambisi mereka untuk bisa mengontrol negara lain dan merasa kalau mereka akan bisa terus menang melawan negara-negara tersebut padahal Amerika juga pernah mengalami kekalahan Ketika melawan Vietnam pada saat itu yang mana membuat Amerika harus menelan banyak kerugian jadi kalau dalam sejarahnya memang ya korban di Vietnam itu banyak tap Tapi aslinya sebenarnya Amerika tuh kalah sampai pada akhirnya kan mereka pakai ee senjata apa ya kayak senjata beracun yang sebenarnya dilarang di dalam perang dunia gitu nah tapi ya udahlah semuanya sudah terjadi aslinya mereka sebenarnya kalah terus geng alasan yang ketiga karena Amerika di saat itu menerapkan rekrutmen secara sukarela untuk pasukan militernya yang membuat pemerintah bisa dengan lebih leluasa mengirim pasukan sukarela tersebut ke Medan peperangan jadi dengan kata lain ya banyak yang mau sukarela masuk jadi tentara dan mereka saking banyaknya tentaranya di saat itu ya mereka dengan mudah ngirim ke mana pun dan karena kebijakan yang seperti ini hampir enggak ada opini jelek yang muncul dari publik untuk Setiap keputusan perang beda halnya kalau pasukan militer yang dikirim yang berasal dari kebijakan wajib militer seperti yang terjadi di dalam perang Vietnam yang mana pada saat itu orang Amerika banyak yang menentang keputusan pemerintah untuk berperang karena wajib militer yang diberlakukan oleh pemerintah jadi orang-orang yang enggak mau perang dipaksa untuk perang nah sementara setelah perang Vietnam itu mereka direkrut secara sukarela gitu nah Selain itu orang amerikanya sendiri merasa kalau enggak ada tujuan yang jelas kenapa Amerika harus berperang melawan Vietnam di saat itu dan masyarakatnya sendiri dari awal tuh udah menduga kalau Amerika itu enggak akan bisa menang di dalam perang melawan Vietnam ya karena Amerika datang ke tanah orang gitu ya dan Secara geografis Vietnam itu agak sulit untuk ditaklukkan dan mereka tuh Gesit banget karena selama perang Vietnam orang Vietnam itu mampu bertahan hidup di bawah tanah geng kayak semut ngegali tanah gorong-gorong dan badan orang Vietnam itu kecil kayak orang kita l gitu dan orang-orang bule enggak akan bisa masuk ke dalam gorong-gorong atau lubang semut milik orang Vietnam dan itulah Salah satu alasan kenapa vietnam bisa menang dari Amerika dan dengan segala jebakan-jebakan perangnya lah di saat itu tuh alasan yang ketiga terus alasan yang keempat karena Amerika memiliki kebijakan luar negeri yang tergolong agresif geng Nah menurut seorang Profesor hubungan internas al dari Harvard University yang bernama Stephen MW kebijakan ini bisa terbentuk karena adanya dominasi dari kelompok Neo konservatif dan liberal intervensionis yang mana kedua kelompok ini sangat antusias untuk menggunakan kekuatan militer agar bisa menyelesaikan segala permasalahan politik luar negeri mereka Jadi dengan kata lain ya kalau Amerika membuat kesepakatan di masa itu lo mau sepakat enggak sama yang kita mau kalau enggak mau gua perangin l itulah cara Amerika di masa itu jadi banyak yang takut dengan Amerika Waduh kalau gua enggak setuju enggak menuruti keinginan Amerika bisa-bisa gua diserang dan kalau diturutin gua yang rugi jadi orang semuanya Dilema namun agar terlihat tidak terlalu kejam pemerintah Amerika Serikat menutupi semua narasi kekuatan militer mereka itu untuk melakukan perlindungan multiliteral atau kerja sama yang melibatkan lebih dari dua pihak atau negara Jadi kurang lebih narasinya tuh kayak ormas gitu Geng lu paham ya konsep ormas tuh kayak gini datang ke Toko kita dia minta duit terus dia bilang uang keamanan padahal yang bikin rusuh dia sendiri tapi dia ngaku dia pengin bikin keamanan dan begitulah cara Amerika yang mana mereka punya narasi perlindungan orang Amerika akan berpikir kalau segala yang dilakukan oleh Amerika melalui peperangan itu bertujuan baik untuk melindungi dan menciptakan perdamaian Padahal kalau negara tersebut enggak mau menuruti perintah Amerika yang akan membuat keonarannya Amerika sendiri juga jadi benar-benar sistem preman Bang keamanan sini Bang saya lindungi atau mungkin kayak Bang uang keamanan Bang biar kita yang nengok-nengokin Toko Abang takutnya banyak maling padahal malingnya dia juga nah kurang lebih kayak gitu sistemnya dan dengan sistem seperti itu pemerintah Amerika bisa dengan bebas melakukan intervensi sesuai dengan keinginan mereka terhadap negara-negara lain Nah itu Salah satu alasan mereka Kenapa mereka kecanduan perang terus alasan yang terakhir nih geng Nah jadi alasan yang terakhir ini dianggap karena sudah enggak mampunya kongres atau parlemen Amerika untuk memutuskan Apakah Amerika akan terlibat perang atau enggak mereka ini sebenarnya memegang kewenangan untuk mendeklarasikan perang atau enggak jadi bukan kewenangan presiden geng melainkan kewenangan kongres Amerika kalau kita balik lagi ke pembahasan gua sebelumnya kongres Amerika yang menentukan apakah mereka menerima atau membatalkan perjanjian versai yang padahal presidennya aja itu merekomendasikan untuk menerima Nah itu artinya keputusan perang itu bukan di tangan Presiden melainkan di tangan kongres hanya saja Entah kenapa bisa ke kewenangan tersebut seperti pudar setelah perang dunia kedua di mana presidenlah yang akhirnya menentukan keputusan perang atau enggak dan itu terus berlanjut di perang-perang setelahnya kongres Amerika terakhir kali mendeklarasikan perang pada tahun 1942 untuk melawan Jerman dengan andil besar presiden di dalam menyatakan perang Amerika bisa dengan mudah terlibat di dalam perang atas ego dari Presiden serta para penasehatnya Nah jadi makanya perangnya itu terus terjadi terus berlanjut Dan kecanduan Amerika untuk terus berperang perang ini sebenarnya juga udah disadari oleh orang-orang Amerika sendiri mereka itu sampai bingung gitu Kenapa negara gua perang mulu ya perang mulu gitu apalagi ketika mereka melihat betapa kacaunya situasi di dalam negeri mereka yang orang miskinnya makin banyak loh di Amerika itu kesenjangan sosialnya makin tinggi yang kaya juga banyak konglomeratnya banyak tapi gembelnya juga banyak geng Makanya sekarang sudah mulai banyak yang protes dengan keputusan pemerintah yang ingin terus berperang padahal situasi di dalam negeri mereka sendiri lagi enggak baik-baik aja masyarakat Amerika bilang ketimbang uangnya ya uang pajak mereka dipakai untuk memerangi negara lain mending untuk dinikmati bareng-bareng buat nolong saudara-saudara mereka yang ya jadi gembel di jalanan kecanduan di jalanan gitu dan orang Amerika sendiri merasa perlunya pemerintah untuk menghentikan Ambisi mereka untuk terus berperang dan melibatkan diri di Konflik negara lain nah cuma sampai saat ini orang Amerika masih melihat kalau pemerintah mereka itu masih belum mau untuk melakukan hal itu kayak masih belum puas untuk terus perang dan nyampurin urusan orang nah salah satu contohnya adalah ketika presiden mereka yaitu Joe biden pernah mengatakan kalau dia merasa sangat sedih dengan penderitaan warga Gaza tapi di saat yang sama pemerintahan Joe biden bersih keras kalau resolusi dari dewan keamanan PBB untuk gencatan senjata di Gaza itu enggak mengikat sehingga enggak ada keharusan untuk wajib menaati resolusi gencatan senjata kan aneh ya Let me ask you something you talked about the 2000 bombs and so on you think that it is really wise bilangnya kasihan tapi enggak boleh berhenti perang harus perang terus ya orangnya makin banyak yang tewas Lah terus apa gunanya lu bilang lu kasihan gitu Jadi intinya tuh Yah sebenarnya kecanduan perangnya belum hilang hanya saja rasa empatinya memang ada sedikit sedih melihat ya apa yang terjadi dengan Gaza tapi pelakunya dia- dia juga nah jadi sekalipun resolusi gencatan senjata disetujui negara-negara itu enggak diwajibkan secara hukum untuk mematuhi resolusi tersebut karena enggak memiliki kekuatan hukum Nah karena berpandangan seperti itu keberpihakan mereka terhadap isri will bukanlah hal yang bertentangan dengan resolusi tersebut makanya sampai sekarang Amerika terus mengirimkan bantuan geng ke sana Nah statement dan sikap pemerintahan Joe biden dalam melihat konflik di Gaza itu dinilai sangat kontradiktif katanya sedih Katanya pengen eh damai dunia ini tapi mereka terus mencupport perang nah sementara orang Amerika sendiri menilai kalau Jo Ben serta pejabat Amerika itu menolak untuk melihat kontradiksi tersebut jadi kayak enggak apa ya kayak enggak peduli gitu Eh Lu sadar enggak sih lu kayak orang munafik gitu bilang kasihan tapi Tetap support perang tapi mereka enggak mau dengar itu pemerintahnya tetap enggak mau ngelihat hal itu nah saat ini Pemerintah Amerika bukannya berbenah dan menyadari dukungan mereka justru menyebabkan kehancuran negara lain tapi mereka seolah-olah kayak ya menganggap Itu adalah sebuah misi yang benar dengan mengeluarkan statement-statement kalau mereka terkejut dengan kehancuran yang terjadi di negara tersebut Sebab mereka enggak pernah menyangka kalau isri will akan menggunakan ee apa ya bantuan dari mereka untuk menghancurkan melukai dan menghilangkan nyawa Ribuan Orang yang ada di Timur Tengah sana kan aneh banget ya belagak lugu gitu padahal udah jelas gitu Padahal kalau kita logikakan ya emang bantuan mereka kan bantuannya bantuan senjata gitu Emang bakal dipakai buat apa kalau bukan untuk hal tersebut ya emangnya Joe biden dan pejabat Amerika sepolos itu sampai enggak tahu apa aksi yang dilakukan oleh oleh is reel ya rasanya enggak mungkin kalau mereka benar-benar enggak tahu makanya keluarlah statement cuci tangan udah ngebantu untuk membantai tapi merasa sedih dengan pembantaian kan aneh banget nah kalau kalian pikir yang jahat itu Cuma si Joe biden dan orang-orang dari partai Demokrat gua kasih tahu juga nih geng mau itu Joe biden ataupun presiden yang sekarang baru yaitu Donald Trump semuanya tuh sebenarnya sama aja enggak ada kebijakan yang benar-benar eh lebih positif atau mungkin lebih baik walaupun per hari ini kita mendengar kabar bahwa ee Donald Trump meminta gencatan senjata antara isri will dengan pihak Mamas Ya nah tapi nanti mungkin di episode selanjutnya gua bakal menjelaskan nih geng kenapa adanya gencatan senjata tersebut Nah jadi dengan kata lain Sampai detik ini sebenarnya Amerika masih kecanduan dengan perang yang mana Kalau misalkan pemerintah mereka itu didesak untuk bisa menghentikan perang-perang yang dilakukan oleh Amerika atau yang dicampuri oleh Amerika mereka biasanya akan mengatakan apa yang terjadi bukanlah salah mereka atau kebebasan itu bukanlah sebuah hal yang gratis dan bisa didapatkan dengan mudah katanya dan cara untuk mendapatkan hal itu mereka harus berperang dengan negara lain agar mereka bisa merasakan kebebasan tersebut itu prinsip Amerika Terus apa sebenarnya yang dicari oleh Amerika atas semua peperangan yang mereka campuri ini nah memang geng ada tujuan di balik perang yang dilakukan oleh Amerika yaitu untuk bisa melakukan ekspansi ekonomi dan sistem internasional di bawah kendali mereka yang mereka tutupi dengan Dali demokrasi ke kebebasan serta hak asasi manusia apa hubungannya tuh perang dan ekspansi ekonomi Bukannya itu sesuatu yang berbeda gitu alurnya nah jadi penjelasannya gini Geng sekarang ini sistem di dunia ini menggunakan sistem kapitalisme yang sangat bergantung dengan akumulasi modal atau keuangan dari setiap negara nah ketika keuntungan itu menurun misalnya karena pasar sedang jenuh nah perang akan menjadi cara terakhir untuk bisa mempertahankan dan meningkatkan akumulasi modal mereka oleh karena itu saat ini perang tidak lagi dianggap sebagai penyebab konflik tapi juga sebagai jalan untuk ekspansi ekonomi dan menciptakan sebuah peluang besar atau peluang pasar yang baru pasar dan kebutuhan ekonomi ini yang biasanya menentukan Kapan perang akan terjadi nah sementara medan perang itu bisa menciptakan sebuah pasar baru dan kenapa kayak gitu ya pastinya wilayah yang menjadi medan perang akan hancur Nah peluangnya ada di situ tuh ketika ee sebuah negara hancur karena perang akan ada rekonstruksi untuk membangun kembali fasilitas yang hancur atau sumber daya yang ada di sana dan itu bisa dieksploitasi oleh Amerika nah kurang lebih kayak gitu Dan ini menjadi celah bagi Amerika untuk bisa meningkatkan perekonomian negara mereka jadi ibaratnya tuh kayak gini diciptakan satu penyakit untuk bisa jualan obat diciptakan negara yang hancur untuk bisa Amerika bantu dan berjualan ya senjata jualan bantuan jualan produk-produk mereka jualan simpati dan semuanya l itulah cara mereka membuat pengaruh sudah berkali-kali Amerika menggunakan kekuatan militer serta sumber daya intelijennya untuk bisa menggulingkan pemerintah yang menolak kepentingan mereka dan Di Dalam praktiknya Amerika juga enggak segan untuk melawan pihak manaun yang mengganggu kepentingan tersebut karena peperangan terjadi bukan di negara mereka sendiri melainkan di negara-negara lain ya kan mereka datang ke Afrika datang ke Asia intinya negara yang bukan negara kulit putih dan pihak mereka tidak pernah merasa bersalah atas Apapun yang terjadi di negara orang lain tapi justru mereka merayakan setiap keuntungan dari peperangan-peperangan tersebut Nah dengan Amerika yang terus melakukan Inter intervensi militernya banyak pihak yang menilai kalau cara seperti itu sebenarnya enggak efektif bagi Amerika Karena untuk mempertahankan ekspansi ekonomi melalui peperangan itu sangat beresiko dan mahal harganya makanya sekarang rada-rada gimana gitu ya ketika mereka ngebantu isrewil ya isrewil ternyata banyak diperangi oleh negara lain Mereka bantu Ukraina ternyata ya dalam kenyataannya Rusianya makin kuat nah yang mana awalnya tujuan mereka adalah untuk memperkuat ekonomi malah boncos nah perang-perang yang mereka ciptakan itu berlandaskan ekonomi ya tentunya mereka harus berupaya sebisa mungkin agar perang yang mereka lakukan tidak mengeluarkan uang yang besar tapi ya faktanya perang tersebut justru menguras banyak sumber daya mereka sendiri yang mana awalnya Amerika bermaksud menciptakan perang untuk mendapatkan keuntungan politik dan ekonomi tapi mereka justru terjebak di dalam siklus peperangan yang enggak ada hentinya Jadi mereka tuh harus ngesponsorin perang terus ya itulah geng inilah contoh keblunderannya yang mana tamak banget pengen rakus B banget tapi malah blunder ingin mendapatkan semuanya tapi justru enggak mendapatkan untung dari sana dan sekarang kita bisa lihat itu sendiri geng betapa terombang-ambingnya nasib internal di warga mereka sendiri karena negaranya yang sibuk berperang dan menelantarkan warga mereka sendiri yang sekarang tengah kesulitan ya memang mungkin sebagian besarnya ada yang hidupnya Sejahtera tapi sebagian besar yang lain banyak juga yang jadi gembel lah yang enggak punya rumah yang mana seharusnya kalau kita lihat negara mereka yang begitu kuat dan maju harusnya negaranya Enggak ada gembel Ya semua orang sejahter l di sana tapi pada kenyataannya gembelnya banyak banget boleh ditanyakan kepada orang-orang yang tinggal di sana mungkin orang Indonesia yang tinggal di Amerika benar enggak di Amerika tuh setiap hari ada penembakan masih banyak gembelnya terus ada Kota yang isinya cuma pecandu makanya kasihan banget Nah itu dia geng pembahasan kita hari ini mengenai alasan kenapa Amerika suka berperang atau kecanduan perang Apakah kalian punya pendapat tersendiri at atau pendapat berbeda ingin menambahkan opini bisa Tuliskan di kolom komentar Ya dan ya mungkin ada benarnya ucapan kalian Bahwa saat ini mereka mungkin sedang terkena azab