IS AMERICA ADDICTED TO WAR? SO MANY WHO CURSE ARE BEING THREATENED! ITS EARLY HISTORY IS...
N4CcBQWKMoc • 2025-01-17
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
nah hal ini juga disampaikan oleh
Presiden George Washington di sebuah
pidatonya kalau Amerika akan berhubungan
dengan negara lain hanya untuk
memperluas hubungan dagang mereka
benar-benar meminimalisir peperangan dan
bahkan tidak mau memiliki hubungan
politik dengan negara lain yang terlalu
banyak gitu nah pilihan Amerika untuk
menjadi negara isolasi ini diterima
secara luas geng pada saat itu nah salah
satu contohnya adalah ketika presiden
mereka yaitu Joe biden pernah mengatakan
kalau dia merasa sangat sedih dengan
penderitaan warga Gaza tapi di saat yang
sama pemerintahan Joe biden bersih keras
kalau resolusi dari dewan keamanan PBB
untuk gencatan senjata di Gaza itu engak
mengikat sehingga gak ada keharusan
untuk wajib menaati resolusi gencatan
senjata kan aneh ya yo geng tekan tombol
subscribe geng e Yo what's good Welcome
back to Kamer jeri
[Musik]
geng geng Oke dari kemarin kita sudah
membuat e pemberitaan sampai tiga part
gitu ya mengenai kebakaran Los Angeles
yang mana ternyata banyak banget yang
protes ketika gua mencoba untuk
merangkum beberapa teori konspirasi yang
beredar di media eh dan juga sedang
dibicarakan oleh kalayak ramai termasuk
netizen internasional gitu banyak yang
enggak terima banyak yang bilang eh
teori konspirasi itu cuma karangan untuk
menutupi rasa malu pihak Amerika yang
enggak bisa madamin api katanya dan
lebih banyak yang setuju Kalau kejadian
di Amerika Serikat tersebut di Los
Angeles tepatnya itu adalah azab katanya
nah pada awalnya gua agak bingung nih
yang dimaksud dengan azab tuh kayak
gimana dan kenapa ketika ada bencana
alam di Amerika orang-orang
beramai-ramai itu menganggap itu azab
sementara jika ada bencana alam di
tempat lain itu jarang sekali orang yang
menganggap itu azab gitu Kenapa
terkhusus untuk negara barat kayak
Amerika tuh banyak banget kayak ini azab
ini azab gitu nah ternyata Setelah gua
kulik-kulik nih gua cari tahu
informasinya banyak sekali masyarakat di
dunia ini atau netizen di dunia ini yang
menganggap Amerika itu terlalu sering
ikut campur di dalam urusan konflik
negara lain dan memihak negara yang
salah nah jadinya ketika mereka
mendapatkan musibah apalagi musibahnya
sebesar ini nih ee kebakaran di Los
Angeles Nah langsung banyak orang yang
mengaitkan kalau apa yang terjadi itu
adalah bentuk balasan dari Yang Maha
Kuasa ya terhadap Amerika yang sudah
terlalu banyak dosanya nah kurang lebih
kayak gitulah Di balik semua itu gue
jadi berpikir nih yang enggak salah juga
sih dianggap azab karena memang sering
banget Amerika itu ikut campur di dalam
e berbagai konflik di dunia ini konflik
di Timur Tengah konflik di Rusia konflik
di Asia bahkan sampai ke Afrika pasti
ada campur tangan Amerika nah mereka
sampai rela menggelontorkan dana yang
jumlahnya fantastis Padahal kita
pikir-pikir nih ya dana tersebut apabila
mereka kasih atau mereka Salurkan kepada
homelesshomeless atau orang-orang yang
enggak punya rumah yang masih hidup ee
serba kekurangan di negara mereka
sendiri mungkin mereka tuh enggak akan
punya Gelandangan atau Homeless di
negaranya nah tapi apa yang terjadi
mereka pemerintahnya terkhususnya ya
lebih fokus membantu perang-perang di
negara lain dan setiap peran tersebut
mereka biayai dari pajak-pajak rakyat
mereka sendiri nah banyak perusahaan
asuransi yang menolak klaim pemotongan
anggaran dan mungkin masih banyak lagi
ya akibat dari carutmarutnya keuangan di
dalam negeri mereka Nah dari sinilah
Amerika Serikat ini dianggap sebagai
negara yang sibuk berkonflik atau
semacam kecanduan perang Nah jadi mereka
ini selalu terlibat konflik terlibat
perang terutama di negara orang lain nah
sebenarnya apa sih tujuan mereka dan
semenjak Kapan Amerika ini jadi
kecanduan perang nah di pembahasan kali
ini kita akan membahas sebuah rangkuman
awal mula Amerika Serikat menjadi sebuah
negara yang kejanduan dengan perang
bahkan sampai sekarang Nah apa sih
sebenarnya untungnya buat mereka kalau
perang terus terjadi apakah di situ ada
bisnis Apakah di situ ada sesuatu yang
menjadi kepuasan buat mereka Nah
sekarang kita langsung aja bahas secara
lengkap di sisi lain
[Musik]
kita langsung masuk ke dalam pembahasan
utamanya nih pembahasan awal ya
bagaimana awal mula Amerika Serikat
mulai terlibat perang dan sampai
kecanduan dengan perang kita
bahas jadi geng untuk bisa menjawab
pertanyaan ini sebenarnya kita harus
melihat bagaimana sejarah dari am itu
sendiri Karena jawabannya sangat
berkaitan dengan prinsip negara Amerika
pada saat itu dan bagaimana awal mula
dan untuk pertama kalinya mereka
terlibat di dalam perang Nah jadi gua
harap kalian bisa simak penjelasan dari
awal mulanya supaya kalian enggak
Bingung jadi geng ceritanya adalah
penduduk Amerika itu sebenarnya bukan
orang-orang bule yang sekarang kita
lihat atau bukan orang-orang kulit hitam
yang sekarang kita lihat nah penduduk
Amerika yang asli itu disebut dengan
natif Amerika dulunya disebut sebagai
orang Indian gara-gara si Christopher
Columbus tadinya ingin menuju ke India
tapi dia malah berlabuh ke Amerika dan
ketika sampai di Amerika dia enggak tahu
kalau daratan tersebut bukan India
makanya ketika dia bertemu dengan para
suku-suku Astek di saat itu ya suku asli
India dia bilang kalau itu adalah orang
India makanya disebut dengan Indian Nah
jadi salah paham itu awal mulanya terus
Seiring berjalannya waktu Amerika ini di
kolonialisasi oleh negara-negara Eropa
sampai pada akhirnya Inggris yang
mengambil alih Amerika di saat itu
karena seperti yang kita tahu ya Eh
orang-orang kulit putih Eropa kan di
saat itu emang menjajah banyak wilayah
mencaplok banyak wilayah untuk
memperbesar kekuasaan mereka nah salah
satunya Amerika terus geng ketika
Inggris sudah mulai berkuasa di Amerika
banyak imigran dari Inggris yang
akhirnya pindah ke Amerika Yang mana
kebanyakan dari mereka ini adalah
orang-orang yang sudah enggak puas lagi
dengan sistem monarki di Inggris jadi
mereka sudah enggak puas dengan kerajaan
Inggris enggak puas lagi dengan sistem
pemerintahan dari Kerajaan Inggris itu
sendiri mereka sudahah enggak puas nah
mereka pengin mendapatkan tempat baru
dan ingin sekali kehidupan dengan sistem
yang baru Nah ada juga imigran dari
Inggris ini yang merasa terkekang dengan
peraturan agama yang ada di Inggris Nah
akhirnya mereka itu membentuk 13 koloni
ketika mereka tinggal di Amerika by the
British empire in accordance with its
expansionist ambitions in the New World
had established 13 colonial territories
yang mana awalnya koloni-koloni tersebut
masih menjadi bagian dari koloni Inggris
nah sampai pada akhirnya terjadilah
perang Revolusi Amerika geng yaitu tepat
pada tahun
1775 sampai dengan tahun
1783 antara koloni Inggris dengan
Inggris sendiri jadi beda nih ya koloni
Inggris yang ada di Amerika dengan pihak
Inggris yang ada di Inggrisnya gitu nah
meskipun ketika perang revolusi terjadi
para koloni ini beraliansi dengan
Prancis Jadi mereka berteman dengan
Prancis bersekutu untuk melawan Kerajaan
Inggris singkat cerita menanglah pihak
koloni pada saat itu dan Amerika
sepenuhnya mendapatkan kemerdekaan dan
menjadi sebuah negara sendiri
terpisahlah mereka dari kekuasaan
Inggris Nah setelah si koloni Inggris
ini merdeka dari Inggris dan mendapatkan
kekuasaan mereka sepenuhnya di Amerika
Serikat sebenarnya di saat itu pihak
koloni ini yang sudah menempati Amerika
sempat menjadi negara yang
mengisolasikan diri jadi mereka tuh
enggak mau berhubungan dengan negara
luar mereka merasa tuh di Amerika mereka
punya segalanya ya udah nih Gua pengen
sendiri aja Nah jadi kalau kalian lihat
Amerika sekarang itu beda banget dengan
Amerika pada zaman dulu yang mana mereka
dulunya enggak pernah mau mencampuri
urusan negara lain apalagi untuk ikut
terlibat di dalam peperangan dan
mengirim kan pasukan mereka untuk
memerangi negara lain kayak Inggris
mereka enggak mau mereka benar-benar
berbeda dari Inggris nah That's Why
kenapa di Amerika itu banyak hal yang
berbeda banget sama Inggris mereka itu
penginnya berlawanan contoh salah
satunya adalah setir mobil di Inggris
itu setirnya masih ada yang sebelah
kanan sementara di Amerika mereka lebih
memilih sebelah kiri terus e permainan
sepak bola kalau di Amerika sebutnya
Soccer sementara orang Inggris sebutnya
football jadi berbeda banget mereka
benar-benar enggak mau bahkan satuan
untuk berat aja dan satuan jauh gitu ya
biasanya Inggris pakai kilometer nasi
Amerika pakai milals terus Amerika pakai
LBS Inggrisnya pakai kilo jadi
benar-benar pengen beda banget nah di
saat itulah mereka ini adalah
orang-orang Inggris yang benar-benar
enggak mau seperti Inggris nah hal ini
juga disampaikan oleh Presiden George
Washington di sebuah pidatonya kalau
Amerika akan berhubungan dengan negara
lain hanya untuk memperluas hubungan
dagang mereka benar-benar meminimalisir
peperangan dan bahkan tidak mau memiliki
hubungan politik dengan negara lain yang
terlalu banyak gitu nah pilihan Amerika
untuk menjadi negara isolasi ini
diterima secara luas geng pada saat itu
dan pada tahun 1793 untuk bisa menjaga
netralitasnya mereka Amerika memutuskan
untuk membubarkan aliansinya dengan
Prancis Jadi mereka benar-benar enggak
mau bersekutu lagi dengan Prancis yang
udah membantu mereka berperang lawan
Inggris jadi ya udah gua pengin netral
aja sendiri aja gitu pengin damai gitu
dan pemahaman ini terus berlanjut ke
Presiden selanjutnya yang di saat itu
dipimpin oleh Thomas Jefferson yang mana
Di dalam pidatonya pada tahun
1801 dia mengatakan kalau isolasi
Amerika adalah sebuah doktrin perdamaian
perdagangan dan persahabatan yang jujur
dengan semua negara yang tidak akan
melibatkan aliansi dengan siapapun
kebayang Enggak tuh damai banget Amerika
di saat itu jadi bisa dikatakan Amerika
di saat itu mirip seperti Korea Utara
tapi bukan yang kayak banyak musuh tapi
lebih kayak orangnya Chill santai enggak
mau ganggu siapa-siapa negaranya juga
kaya mau nanam Apap pun ada gitu
begitulah Amerika pada saat itu terus di
paruh pertama abad ke-19 Amerika itu
bisa mempertahankan isolasi politiknya
meskipun di negara tersebut sedang
pesat-pesatnya pertumbuhan industri dan
ekonomi dan selama itu Amerika enggak
menjalin hubungan diplomasi dengan
siapapun termasuk juga dengan negara
Barat atau negara Eropa yang mana itu
benar-benar berbeda kan dari yang
sekarang kalau sekarang Amerika itu ya
bisa dikatakan bersekutulah sama Eropa
tapi dulu benar-benar enggak sama sekali
terus geng masih dengan Memegang teguh
prinsip tersebut Amerika di saat itu
mulai perlahan-lahan memperluas wilayah
mereka dari pantai ke pantai dan mulai
membangun kekuasaan teritorialnya di
Pasifik dan juga Karibia selama tahun
1800-an karena kan di awalnya tuh mereka
ngecaplok daerah yang kecil lah
daerahnya Suku Indian atau Suku aztek
Tadi perlahan-lahan mereka mulai
mencaplok daerah-daerah lain yang
mungkin sekarang ya kita mulai
mengenalnya dengan ya daerah latin
seperti Meksiko terus daerah-daerah
Latin yang lain nah a di saat itu juga
terlibat di dalam tiga peperangan yaitu
perang
1812 perang Meksiko dan perang Spanyol
Amerika yang mana ketiga perang tersebut
sengaja dilakukan oleh Amerika sendiri
tanpa adanya aliansi dari pihak manapun
Nah jadi dengan kata lain ya walaupun
Amerika ini berprinsip pengen
mengisolasi diri tapi mereka juga
perlahan ingin memperluas wilayah mereka
jadi di saat itu mereka tuh kayak ada
perang internal dengan
tetangga-tetangganya gitu tapi enggak
mau perang dengan negara lain yang
berjauhan enggak mau dia dia mau mau
yang sebelah-sebelah aja Wah ini
tetangga gua gua pengin caplok nih Nah
dia perang sama tetangganya tersebut dan
perang itu pun tidak melibatkan sekutu
manapun atau aliansi manapun yang mana
benar-benar mereka lakukan
sendiri pada tahun
1823 Presiden James Monroe itu
menyatakan kalau penjajahan negara
merdeka manapun di Amerika Utara dan
Selatan gitu ya oleh Eropa itu akan
dianggap sebagai sebuah tindakan perang
kemudian dia juga mengatakan kalau
perang-perang yang melibatkan negara
Eropa Amerika enggak akan ikut-ikutan
karena itu enggak sesuai dengan
kebijakan negara mereka nah walaupun
begitu sebenarnya banyak tantangan bagi
Amerika untuk terus berkomitmen dengan
prinsip isolasi politik mereka tersebut
karena pada tahun 1800-an ada beberapa
kejadian di dunia ini yang juga bisa
berdampak pada Amerika Amerika ini
ibaratnya nih lagi diam-diam kayak
kecolek kecolek gitu geng yang mana dia
tuh ya sudah mengisolasi diri tapi kayak
dicolek gitu rasanya pengin ikut perang
gitu nah ada beberapa kejadian tersebut
yang pertama itu adalah perluasan
industri militer Jerman dan Jepang Terus
yang kedua pendudukan negara Filipina
oleh Amerika yang terjadi selama perang
Spanyol Amerika yang sudah membuat
Amerika memiliki kepentingan di
Kepulauan Pasifik barat yang mana
wilayah tersebut adalah wilayah yang
berada di bawah pengaruh Jepang terus
yang ketiga adanya kapal uap kabel
komunikasi bawah laut dan radio yang
meningkatkan kedudukan Amerika dalam
perdagangan dunia tapi di saat yang sama
juga membuat Amerika menjadi punya
banyak musuh di saat itu nah sampai pada
akhirnya geng Amerika sudah enggak bisa
lagi nih untuk terus berpegang terhadap
prinsip isolasi mereka karena untuk
pertama kalinya Amerika akhirnya mau
enggak mau harus terlibat di dalam
perang dengan beraliansi bersama
beberapa negara Eropa yaitu di saat itu
musuh mereka yang sebelumnya yaitu
Inggris Raya terus ada teman mereka yang
sebelumnya yaitu Perancis terus juga Uni
Soviet yang sekarang jadi musuh terus
ada Italia Belgia dan Serbia yang mana
tujuannya mereka bergabung adalah untuk
melawan blok sentral Austria Hungaria
terus Jerman Bulgaria dan kekaisaran
otoman nah ini adalah perang
penyimpangan pertama buat Amerika yang
selama ini enggak pernah mau berperang
Dan inilah pertama kali mereka akhirnya
[Musik]
berperang nah penyimpangan perang
pertama Amerika ini adalah di perang
dunia pertama nah di situlah Amerika
akhirnya terlibat perang dunia lah untuk
pertama kalinya setelah mereka
memutuskan untuk mengisolasi diri
setelah berperang melawan Inggris dulu
singkat cerita peranglah nih terjadilah
perang dunia pertama ini Terus akhirnya
Perang Dunia Pertama pun berakhir dan
Amerika kembali mengisolasi diri lagi
sesuai dengan prinsip mereka yang sedari
awal nah mereka mengakhiri semua
relasinya lagi dengan negara Eropa yang
bersekutu dengan mereka pada perang
dunia pertama tadi dan tidak mau lagi
berurusan dengan segala sesuatu yang
terkait dengan peperang an jadi
ibaratnya tuh kayak Oke gua udah Perang
Dunia Pertama kemarin udah ah Kapok
enggak mau lagi gitu stoplah kita balik
lagi ke prinsip kita kemarin yuk biar
hidup kita lebih tenang nah terus di
saat itu terjadi perbedaan pandangan di
internal Amerika sendiri jadi di dalam
pemerintahan Amerika Serikat itu ada
perbedaan pola pikir presiden mereka di
saat itu ada yang namanya presiden
woodrow Wilson yang mana dia ini
merekomendasikan agar Amerika menerima
perjanjian versai yang merupakan
perjanjian yang mengakhiri Perang Dunia
Pertama namun senat Amerika meratifikasi
atau menolak perjanjian tersebut Sebab
di dalam perjanjian versai ini
mengharuskan agar Amerika untuk
bergabung dengan Liga bangsa-bangsa
senat ini khawatir kalau Amerika masuk
ke dalam Liga bangsa-bangsa akan membuat
Amerika terbatas kebebasannya untuk
bertindak di dalam urusan internasional
Jadi mereka tuh enggak mau terikat gitu
Nah di sinilah terjadi sebuah dilema di
dalam pemerintahan Amerika sendiri di
saat itu sekaligus Amerika juga berusaha
untuk menghindari konflik dengan
negara-negara lain setelah usainya
perang dunia pertama tapi ketika Perang
Dunia Kedua mulai terjadi ya Pada tahun
1939 nih Amerika kan enggak mau tuh
awalnya tuh ah udah enggak mau perang
lagi gitu perang dunia pertama udah
cukup ketika timbul perang dunia keedua
Amerika mencoba untuk menahan diri namun
di saat itu Jerman dan Italia mulai
melakukan serangan di Eropa dan Afrika
Utara sementara Jerman yang sudah mulai
menguasai Asia Timur di saat itu dengan
menduduki Cina serta Korea juga nah
perang dunia kedua ini menjadi titik
balik bagi Amerika Serikat dengan paham
isolasi politik yang selama ini yang
mereka anut yang mana Di saat itu mereka
merasa anteng-anteng aja aman-aman aja
dengan mengisolasi diri enggak mau ikut
perang tapi perlahan-lahan mulai banyak
warga negara Amerika Serikat yang justru
khawatir dengan kekuatan dari blok Ais
atau poros yang terdiri dari Jerman
Italia dan Jepang yang sama-sama
menganut ideologi fasis yang mana mereka
sewaktu-waktu akan bisa menginvasi
negara barat lainnya termasuk Amerika
jadi mereka mulai khawatir nih Waduh
kalau kita anteng-anteng aja enggak
mempersiapkan diri enggak ikut perang
yang ada kita yang diperangin yang ada
kita yang dijajah nih Mana Jepang di
saat itu bengis banget Jerman juga gila
banget kan Jerman waktu itu ya masih
dengan si pak kumis makanya pada akhir
tahun 1940 opini publik di Amerika mulai
bergeser mereka mulai meminta agar
Amerika mengerahkan pasukan militernya
demi membantu mengalahkan blok Poro
jangan sampai blok poros ini malah
justru menyerang mereka tapi walaupun
begitu banyak juga orang Amerika yang di
saat itu mendukung first komite yang
dibentuk pada tahun 1940 untuk menentang
agar Amerika tidak terlibat perang dan
niat Amerika untuk ikut berperang juga
ditentang oleh para kaum
isolasionis yang mana mereka masih
pengen kayak udahlah damai aja gitu
udahlah kita enggak usah ikut campur
Yakin aja kalau kita enggak ikut campur
kita enggak akan diserang Padahal di
balik itu semua enggak ada yang bisa
ditebak lihat lihat aja kebengisan
Jepang ya Kita sebagai rakyat indonesia
merasakan Ya gimana bengisnya Jepang Nah
kemungkinan hal itu bisa saja terjadi
kepada Amerika sewaktu-waktu nah namun
di saat itu di saat ada sebagian besar
rakyat Amerika yang menentang Amerika
untuk ikut berperang namun presiden
mereka yang di saat itu dipimpin oleh
Franklin di ruseveld itu memilih untuk
tetap melanjutkan rencana untuk membantu
negara-negara yang mendapatkan serangan
dari blok poros dengan cara yang tidak
memerlukan adanya intervensi mil secara
langsung tapi setidaknya mereka
terlibatlah
gitu nah pada saat itu geng mulai banyak
nih orang-orang Amerika yang mulai sadar
kalau mereka merasa terancam dengan
keberadaan kelompok blok poros ini
mayoritas warga Amerika Serikat
sebenarnya tetap menentang intervensi
militer dari Amerika nah namun mereka
juga sekaligus takut kalau sewaktu-waktu
dapat serangan dan ternyata benar aja
semuanya benar-benar terbukti dan
berubahlah ketika pada tanggal 7
Desember tahun 19 41 secara mendadak
pasukan angkatan laut Jepang melancarkan
serangan dadakan ke Pangkalan angkatan
laut Amerika yaitu di per Harbor yang
berada di Hawai nah ketakutan rakyat
Amerika di saat itu mendapatkan serangan
tiba-tiba ternyata benar-benar terjadi
yang ngerecokin ya Jepang pihak yang
ngerecokin negara kita juga Jepang nih
sebagai apa ya pengganggu sarang taonnya
nih Dan di saat itu Amerika benar-benar
hancur leburlah dibom menggunakan
pesawat tempur milik Jepang nah 2 hari
setelah kejadian itu first komite pun
dibubarkan yang mana e pihak Amerika di
saat itu berencana ingin membalas
serangan Jepang mereka udah enggak
peduli dengan isolasi-isolasian mereka
akhirnya merasa kayak Yah gua udah
enggak ikut-ikutan perang lu kok Serang
gua gitu ya udahlah sekalian aja
akhirnya di tahun 1942 melalui keputusan
kongres Amerika akhirnya menyatakan
berperang melawan Jerman anggota dari
blok poros sebagai respon dari aksi
Jepang ke per Harbor dan secara offisial
Amerika mulai terlibat di dalam Perang
Dunia Kedua dan mengerahkan pasukannya
untuk mengalahkan blok poros dengan
beraliansi dengan Blok Sekutu Wah
keluarlah Amerika nih dari
sarangnya nah singkat cerita ketika
mereka terlibat di dalam Perang Dunia
Kedua ternyata Amerika menang bersama
sekutunya dan setelah memenangkan perang
dunia kedua Amerika pun membantu untuk
mendirikan dan menjadi anggota pendiri
pertama dari PBB atau perserikatan
bangsa-bangsa tepat pada bulan Oktober
tahun 1954 Nah makanya kalau kalian
nanya kok Amerika kayak dominan banget
sih dipbb gitu Nah karena ya dari
sejarahnya mereka ini ya berhasil
memenangkan perang dan dari dulu tuh
dianggap sebagai negara yang punya power
banget makanya mereka juga punya power
ketika PBB dibentuk karena mereka memang
salah satu e pendirinya juga gitu dan
Selain itu Amerika juga memberikan
bantuan kepada negara-negara yang hancur
karena Perang Dunia Kedua terkhususnya
negara-negara Eropa dengan bantuan yang
dikenal dengan sebut an Marshal plan
tapi sebenarnya Ada udang di balik batu
geng dari bantuan Amerika tersebut
sebenarnya Amerika itu pengen memperkuat
pengaruhnya jadi kayak gini negaranya
Udah hancur nih negara Eropa yang
kecil-kecil gitu Udah hancur dibantu
sama Amerika nih gua kasih bantuan ya
negara lu Hancur kan gara-gara perang
nah lama-kelamaan Amerika tuh menanam
Budi di sana Jadi negara-negara Eropa
tuh jadi kayak merasa tertolong dan
Amerika itu dianggap sebagai malaikat
penyelamat
terus geng di tengah-tengah Amerika
mencoba menanam Budi ya mencari
pengaruhnya di negara-negara Eropa di
saat itulah di saat yang bersamaan ada
ancaman dari sebuah negara yang begitu
besar yaitu unioviet yang berada di
bawah kepemimpinan Joseph Stalin di saat
itu yang dikatakan juga ingin
menyebarkan paham komunisnya ke negara
lain Jadi sama-sama pengin punya kuasa
ke negara lain Amerika pengin punya
kuasa si pihak Soviet juga pengin punya
kuasa di sisi lain negara Eropa yang
takut akan ideologi komunisme menyebar
di negara mereka mulai membentuk yang
namanya North Atlantic Treaty
Organization atau yang disingkat dengan
NATO untuk membendung komunisme di
situlah awal pertama NATO terbentuk
karena pengin melawan idealisme pihak
Uni Soviet karena Amerika sudah bukan
lagi negara yang mengisolasi diri
semenjak selesainya perang dunia keedua
dan mereka sudah punya pengaruh yang
besar di saat itulah Amerika sudah rasa
kayak ya jumawa gitu Oh iya Kami Bangsa
yang besar enggak perlu lagi mengisolasi
diri damai-damai lu semua harus tunduk
sama kita gitu nah di saat itu prinsip
Amerika yang sudah berubah Amerika
kembali melakukan perang lagi melawan
Uni Soviet Tapi kali ini perangnya bukan
menggunakan senjata tapi melainkan
perang
dingin di saat itu Amerika enggak
langsung berhadapan dengan Uni Soviet
melainkan peperangan yang terjadi di
negara lain yang menjadi incaran bagi
kedua negara untuk saling menyebarkan
pengaruh ideologi mereka jadi ibaratnya
gini Amerika pengen nyaplok Indonesia
misalkan nah gimana cara nih dia nyuri
hati pihak Indonesia supaya menjadi
bagian dari kekuasaan Amerika nah jadi
itu Amerika melawan Uni Soviet sama-sama
berjuang untuk memperluas pengaruh
mereka seperti salah satu contohnya
yaitu perang Korea dari tahun 1950
sampai dengan 1953 terus ada perang
Vietnam dari tahun 1955 sampai dengan
1974 terus ada perang saudara di Sudan
dari tahun 1955 sampai 1972 dan masih
ada beberapa perang lainnya nah semua
itu ditunggangi oleh Amerika dan ada
juga yang ditunggangi oleh Soviet yang
mana Tujuannya adalah untuk membuat
pengaruh ideologi masing-masing Soviet
dengan komunismenya Amerika dengan
demokrasinya namun pada akhirnya geng
setelah berkonflik dengan Uni Soviet
selama beberapa tahun Uni Soviet pun
akhirnya runtuh yang disebabkan oleh
banyak faktor mulai dari pudarnya
kepercayaan orang-orang dengan paham
komunisme dan munculnya gerakan
separatisme terus juga ada krisis
ekonomi sehingga di saat itu dianggap
amerikalah yang berhasil memenangkan
perang tersebut karena Amerika dianggap
berhasil mempertahankan dan
menyebarluaskan ideologi mereka Jadi
bisa dikatakan di dalam sejarah dunia
ini Uni Soviet adalah satu-satunya
negara terakhir yang bisa menandingi
kekuatan Amerika walaupun di saat itu
berujung pada kekalahan dari sinilah
Amerika dianggap sebagai satu-satunya
negara yang paling berkuasa dan paling
berpengaruh karena enggak ada negara
yang saat itu itu bisa menandingi
Amerika dari segi apapun mulai dari
ekonomi militer hingga politik karena
itu Amerika sudah lebih pde geng untuk
menunjukkan kebolehan mereka dengan
terlibat peperangan di tempat-tempat
lain nah mulailah tuh mereka mulai
mencampuri perang Irak perang Afganistan
dan perang-perang Timur Tengah lainnya
serta perang Afrika di situlah awalnya
geng karena mereka merasa punya power
dan ya mereka disebut dengan negara
super
power Nah jadi jadi dari cerita
background-nya Amerika kita bisa lihat
ya Amerika itu dulu adalah seorang
ibarat itu anak-anak yang Chill bukan
cupu ya tapi lebih kepada anak-anak yang
kalem rajin belajar enggak mau diganggu
tapi diganggu ketika diganggu dan mereka
Kepepet terpaksa akhirnya mereka melawan
Dan ketika mereka melawan mereka
menemukan fakta bahwa ternyata mereka
sangat kuat di saat mereka menyadari
mereka sangat kuat akhirnya mereka
menjadi penguasa dan terus melanjutkan
kekuatan mereka tersebut dan kekuasaan
mereka tersebut itu sejarah Kenapa
Amerika bisa mencampuri atau ya terlibat
perang di negara lain dari sini kita
bisa lihat ya sebenarnya biang keroknya
Jepang gitu geng Andai aja Jepang di
saat itu enggak ngeganggu Amerika
kayaknya Amerika masih menjadi negara
yang kalem gitu ya tapi enggak bisa
dipungkiri juga ada Uni Soviet yang
mencoba untuk menguasai bumi di saat itu
kalau kita sudah melihat Bagaimana
perjalanan dari Amerika yang awalnya
punya kebijakan untuk tidak terlibat di
dalam urusan negara lain dan juga tidak
terlibat perang malah sekarang jadi ikut
berperang terus-menerus sejak perang
dunia keedua gara-gara diganggu oleh
Jepang Nah sekarang dari sini kita akan
masuk nih geng ke dalam pembahasan Apa
alasan Amerika seperti enggak puas-puas
dengan peperangan yang mana sampai saat
sekarang ini mereka semacam kecanduan
dengan perang dan terus terlibat di
dalam konflik negara lain kita masuk ke
dalam
pembahasannya jadi geng setelah Amerika
bisa mengalahkan Uni Soviet sebuah
negara besar di Eropa dengan paham
komunisnya lah gitu ya Emang enggak ada
lagi yang bisa menyaingi Amerika pada
saat itu mungkin untuk hari ini ya Ada
yaitu Cina terus juga mungkin Korea
Utara terus sudah mulai bangkit adanya
Rusia gitu nah namun kalau kita
berbicara dulu ya Cina itu belum bisa
menyaingi Amerika Rusia juga belum
karena mereka baru saja terpecah ya
menjadi beberapa negara-negara kecil
akibat Uni Soviet yang runtuh karena
itulah Amerika bisa dengan jumawanya
menunjukkan eksistensi negara mereka
Dengan menyebarkan pengaruh mereka di
berbagai penjuru dunia sekalipun harus
berperang bakal disikat sama Amerika
geng Nah siapa lagi yang bisa melawan
Amerika di saat itu enggak ada yang bisa
menahan mereka ini menjadi alasan
pertamanya Kenapa Amerika merasa mampu
untuk terus berperang ya karena mereka
terlibat di dalam perang dunia kedua
yang mana merupakan perang besar dalam
sejarah peradaban manusia dan kita sudah
pasti bisa menakar bagaimana kekuatan
perang yang dimiliki oleh Amerika di
saat itu hingga mereka bisa menang dan
dalam Perang Dunia Kedua nah ditambah
lagi Amerika terus melakukan inovasi
teknologi dan ilmu pengetahuan untuk
kepentingan perang dingin yang secara
enggak langsung memajukan peradaban bagi
Amerika jadi mereka di saat itu selama
perang dingin selain menyebarkan
pengaruh Amerika juga melawan Uni Soviet
itu e perang teknologi kayak siapa yang
lebih dulu bisa mencapai ruang angkasa
berlomba-lomba pada senjata nuklirnya
pada senjata perangnya nah sementara di
negara lain mereka itu masih sibuk
dengan dengan ya Ee memperbaiki apa yang
sudah hancur selama perang dunia keedua
terus masih sibuk dengan berbenah nah
sementara Amerika dan unisoviet itu
terus bersaing dengan teknologi nah lalu
ketika Soviet runtuh ya sisa Amerika lah
negara kuat dengan teknologi yang maju
di saat
itu nah Amerika di saat itu sudah punya
banyak pesawat tempur canggih bom
canggih serta rudal balistik dengan
memiliki sumber daya yang besar untuk
kepentingan militer yang membuat Amerika
terus tergod a untuk terlibat di dalam
konflik negara manapun karena mereka
yakin kalau gua mau perang sama siapapun
Gua menang jadi mereka tuh kayak
kecanduan aja gitu mau apa mau perang
ayo gitulah kurang
lebih nah sementara di sisi lain tidak
pernah ada Presiden Amerika yang
benar-benar tegas untuk bisa memilih dan
memilah kepentingan yang utama bagi
negaranya sendiri sehingga pemerintah
Amerika dengan sangat mudah terbujuk
narasi agar mereka bisa terlibat di
dalam perang sehingga memutuskan untuk
mengerahkan pasukan mereka ke Medan
konflik manaun misalnya aja nih kayak
perang di Ukraina dan Rusia yang
baru-baru inilah gitu sebenarnya kan
yang berkonflik itu dua negara itu doang
tapi dengan ya karena merasa jago merasa
kuat Amerika juga ikut-ikutan hanya
karena Ukraina yang enggak mau lagi
tunduk sama Rusia Dan di saat itu ya
Amerika berpikir Oh ini kesempatan gua
untuk mempengaruhi Ukraina dan mencaplok
Ukraina menjadi bagian dari gua gitu
itulah yang selalu dipikirkan oleh
Amerika karena saking
kuatnya terus alasan kedua ya masih
berkaitan dengan yang pertama nih
seperti yang gua katakan sebelumnya
Kalau Amerika itu gak punya tandingan
dari negara lain setelah mereka perang
dingin berakhirlah perang dingin dan
mereka bertahan gitu ya sementara Soviet
runtuh nah hal ini membuat Amerika
merasa berada di dalam situasi yang aman
tanpa adanya ancaman serius yang datang
ke negara mereka dan itu memberikan
kesempatan secara geopolitik untuk
Amerika agar bisa menyarang negara lain
meskipun negara yang menjadi target dari
Amerika ini jauh dan enggak strategis ya
contoh kayak misal miskan
eh ya Afghanistan misalkan gitu atau
negara-negara Timur Tengah lain atau
mungkin eh Vietnam salah satunya gitu ya
Dan semua perang tersebut dilakukan oleh
Amerika ya memang karena Ambisi mereka
untuk bisa mengontrol negara lain dan
merasa kalau mereka akan bisa terus
menang melawan negara-negara tersebut
padahal Amerika juga pernah mengalami
kekalahan Ketika melawan Vietnam pada
saat itu yang mana membuat Amerika harus
menelan banyak kerugian jadi kalau dalam
sejarahnya memang ya korban di Vietnam
itu banyak tap Tapi aslinya sebenarnya
Amerika tuh kalah sampai pada akhirnya
kan mereka pakai ee senjata apa ya kayak
senjata beracun yang sebenarnya dilarang
di dalam perang dunia gitu nah tapi ya
udahlah semuanya sudah terjadi aslinya
mereka sebenarnya
kalah terus geng alasan yang ketiga
karena Amerika di saat itu menerapkan
rekrutmen secara sukarela untuk pasukan
militernya yang membuat pemerintah bisa
dengan lebih leluasa mengirim pasukan
sukarela tersebut ke Medan peperangan
jadi dengan kata lain ya banyak yang mau
sukarela masuk jadi tentara dan mereka
saking banyaknya tentaranya di saat itu
ya mereka dengan mudah ngirim ke mana
pun dan karena kebijakan yang seperti
ini hampir enggak ada opini jelek yang
muncul dari publik untuk Setiap
keputusan perang beda halnya kalau
pasukan militer yang dikirim yang
berasal dari kebijakan wajib militer
seperti yang terjadi di dalam perang
Vietnam yang mana pada saat itu orang
Amerika banyak yang menentang keputusan
pemerintah untuk berperang karena wajib
militer yang diberlakukan oleh
pemerintah jadi orang-orang yang enggak
mau perang dipaksa untuk perang nah
sementara setelah perang Vietnam itu
mereka direkrut secara sukarela gitu nah
Selain itu orang amerikanya sendiri
merasa kalau enggak ada tujuan yang
jelas kenapa Amerika harus berperang
melawan Vietnam di saat itu dan
masyarakatnya sendiri dari awal tuh udah
menduga kalau Amerika itu enggak akan
bisa menang di dalam perang melawan
Vietnam ya karena Amerika datang ke
tanah orang gitu ya dan Secara geografis
Vietnam itu agak sulit untuk ditaklukkan
dan mereka tuh Gesit banget karena
selama perang Vietnam orang Vietnam itu
mampu bertahan hidup di bawah tanah geng
kayak semut ngegali tanah gorong-gorong
dan badan orang Vietnam itu kecil kayak
orang kita l gitu dan orang-orang bule
enggak akan bisa masuk ke dalam
gorong-gorong atau lubang semut milik
orang Vietnam dan itulah Salah satu
alasan kenapa vietnam bisa menang dari
Amerika dan dengan segala
jebakan-jebakan perangnya lah di saat
itu tuh alasan yang ketiga terus alasan
yang keempat karena Amerika memiliki
kebijakan luar negeri yang tergolong
agresif geng Nah menurut seorang
Profesor hubungan internas al dari
Harvard University yang bernama Stephen
MW kebijakan ini bisa terbentuk karena
adanya dominasi dari kelompok Neo
konservatif dan liberal
intervensionis yang mana kedua kelompok
ini sangat antusias untuk menggunakan
kekuatan militer agar bisa menyelesaikan
segala permasalahan politik luar negeri
mereka Jadi dengan kata lain ya kalau
Amerika membuat kesepakatan di masa itu
lo mau sepakat enggak sama yang kita mau
kalau enggak mau gua perangin l itulah
cara Amerika di masa itu jadi banyak
yang takut dengan Amerika Waduh kalau
gua enggak setuju enggak menuruti
keinginan Amerika bisa-bisa gua diserang
dan kalau diturutin gua yang rugi jadi
orang semuanya Dilema namun agar
terlihat tidak terlalu kejam pemerintah
Amerika Serikat menutupi semua narasi
kekuatan militer mereka itu untuk
melakukan perlindungan multiliteral atau
kerja sama yang melibatkan lebih dari
dua pihak atau negara Jadi kurang lebih
narasinya tuh kayak ormas gitu Geng lu
paham ya konsep ormas tuh kayak gini
datang ke Toko kita
dia minta duit terus dia bilang uang
keamanan padahal yang bikin rusuh dia
sendiri tapi dia ngaku dia pengin bikin
keamanan dan begitulah cara Amerika yang
mana mereka punya narasi perlindungan
orang Amerika akan berpikir kalau segala
yang dilakukan oleh Amerika melalui
peperangan itu bertujuan baik untuk
melindungi dan menciptakan perdamaian
Padahal kalau negara tersebut enggak mau
menuruti perintah Amerika yang akan
membuat keonarannya Amerika sendiri juga
jadi benar-benar sistem preman Bang
keamanan sini Bang saya lindungi atau
mungkin kayak Bang uang keamanan Bang
biar kita yang nengok-nengokin Toko
Abang takutnya banyak maling padahal
malingnya dia juga nah kurang lebih
kayak gitu sistemnya dan dengan sistem
seperti itu pemerintah Amerika bisa
dengan bebas melakukan intervensi sesuai
dengan keinginan mereka terhadap
negara-negara lain Nah itu Salah satu
alasan mereka Kenapa mereka kecanduan
perang terus alasan yang terakhir nih
geng Nah jadi alasan yang terakhir ini
dianggap karena sudah enggak mampunya
kongres atau parlemen Amerika untuk
memutuskan Apakah Amerika akan terlibat
perang atau enggak mereka ini sebenarnya
memegang kewenangan untuk
mendeklarasikan perang atau enggak jadi
bukan kewenangan presiden geng melainkan
kewenangan kongres Amerika kalau kita
balik lagi ke pembahasan gua sebelumnya
kongres Amerika yang menentukan apakah
mereka menerima atau membatalkan
perjanjian versai yang padahal
presidennya aja itu merekomendasikan
untuk menerima Nah itu artinya keputusan
perang itu bukan di tangan Presiden
melainkan di tangan kongres hanya saja
Entah kenapa bisa ke kewenangan tersebut
seperti pudar setelah perang dunia kedua
di mana presidenlah yang akhirnya
menentukan keputusan perang atau enggak
dan itu terus berlanjut di perang-perang
setelahnya kongres Amerika terakhir kali
mendeklarasikan perang pada tahun 1942
untuk melawan Jerman dengan andil besar
presiden di dalam menyatakan perang
Amerika bisa dengan mudah terlibat di
dalam perang atas ego dari Presiden
serta para penasehatnya Nah jadi makanya
perangnya itu terus terjadi terus
berlanjut Dan kecanduan Amerika untuk
terus berperang perang ini sebenarnya
juga udah disadari oleh orang-orang
Amerika sendiri mereka itu sampai
bingung gitu Kenapa negara gua perang
mulu ya perang mulu gitu apalagi ketika
mereka melihat betapa kacaunya situasi
di dalam negeri mereka yang orang
miskinnya makin banyak loh di Amerika
itu kesenjangan sosialnya makin tinggi
yang kaya juga banyak konglomeratnya
banyak tapi gembelnya juga banyak geng
Makanya sekarang sudah mulai banyak yang
protes dengan keputusan pemerintah yang
ingin terus berperang padahal situasi di
dalam negeri mereka sendiri lagi enggak
baik-baik aja masyarakat Amerika bilang
ketimbang uangnya ya uang pajak mereka
dipakai untuk memerangi negara lain
mending untuk dinikmati bareng-bareng
buat nolong saudara-saudara mereka yang
ya jadi gembel di jalanan kecanduan di
jalanan gitu dan orang Amerika sendiri
merasa perlunya pemerintah untuk
menghentikan Ambisi mereka untuk terus
berperang dan melibatkan diri di Konflik
negara lain nah cuma sampai saat ini
orang Amerika masih melihat kalau
pemerintah mereka itu masih belum mau
untuk melakukan hal itu kayak masih
belum puas untuk terus perang dan
nyampurin urusan orang nah salah satu
contohnya adalah ketika presiden mereka
yaitu Joe biden pernah mengatakan kalau
dia merasa sangat sedih dengan
penderitaan warga Gaza tapi di saat yang
sama pemerintahan Joe biden bersih keras
kalau resolusi dari dewan keamanan PBB
untuk gencatan senjata di Gaza itu
enggak mengikat sehingga enggak ada
keharusan untuk wajib menaati resolusi
gencatan senjata kan aneh
ya Let me ask you something you talked
about the 2000 bombs and so on you think
that it is really wise
bilangnya kasihan tapi enggak boleh
berhenti perang harus perang terus ya
orangnya makin banyak yang tewas Lah
terus apa gunanya lu bilang lu kasihan
gitu Jadi intinya tuh Yah sebenarnya
kecanduan perangnya belum hilang hanya
saja rasa empatinya memang ada sedikit
sedih melihat ya apa yang terjadi dengan
Gaza tapi pelakunya dia- dia juga nah
jadi sekalipun resolusi gencatan senjata
disetujui negara-negara itu enggak
diwajibkan secara hukum untuk mematuhi
resolusi tersebut karena enggak memiliki
kekuatan hukum Nah karena berpandangan
seperti itu keberpihakan mereka terhadap
isri will bukanlah hal yang bertentangan
dengan resolusi tersebut makanya sampai
sekarang Amerika terus mengirimkan
bantuan geng ke sana Nah statement dan
sikap pemerintahan Joe biden dalam
melihat konflik di Gaza itu dinilai
sangat kontradiktif katanya sedih
Katanya pengen eh damai dunia ini tapi
mereka terus mencupport perang nah
sementara orang Amerika sendiri menilai
kalau Jo Ben serta pejabat Amerika itu
menolak untuk melihat kontradiksi
tersebut jadi kayak enggak apa ya kayak
enggak peduli gitu Eh Lu sadar enggak
sih lu kayak orang munafik gitu bilang
kasihan tapi Tetap support perang tapi
mereka enggak mau dengar itu
pemerintahnya tetap enggak mau ngelihat
hal itu nah saat ini Pemerintah Amerika
bukannya berbenah dan menyadari dukungan
mereka justru menyebabkan kehancuran
negara lain tapi mereka seolah-olah
kayak ya menganggap Itu adalah sebuah
misi yang benar dengan mengeluarkan
statement-statement kalau mereka
terkejut dengan kehancuran yang terjadi
di negara tersebut Sebab mereka enggak
pernah menyangka kalau isri will akan
menggunakan ee apa ya bantuan dari
mereka untuk menghancurkan melukai dan
menghilangkan nyawa Ribuan Orang yang
ada di Timur Tengah sana kan aneh banget
ya belagak lugu gitu padahal udah jelas
gitu Padahal kalau kita logikakan ya
emang bantuan mereka kan bantuannya
bantuan senjata gitu Emang bakal dipakai
buat apa kalau bukan untuk hal tersebut
ya emangnya Joe biden dan pejabat
Amerika sepolos itu sampai enggak tahu
apa aksi yang dilakukan oleh oleh is
reel ya rasanya enggak mungkin kalau
mereka benar-benar enggak tahu makanya
keluarlah statement cuci tangan udah
ngebantu untuk membantai tapi merasa
sedih dengan pembantaian kan aneh banget
nah kalau kalian pikir yang jahat itu
Cuma si Joe biden dan orang-orang dari
partai Demokrat gua kasih tahu juga nih
geng mau itu Joe biden ataupun presiden
yang sekarang baru yaitu Donald Trump
semuanya tuh sebenarnya sama aja enggak
ada kebijakan yang benar-benar eh lebih
positif atau mungkin lebih baik walaupun
per hari ini kita mendengar kabar bahwa
ee Donald Trump meminta gencatan senjata
antara isri will dengan pihak Mamas Ya
nah tapi nanti mungkin di episode
selanjutnya gua bakal menjelaskan nih
geng kenapa adanya gencatan senjata
tersebut Nah jadi dengan kata lain
Sampai detik ini sebenarnya Amerika
masih kecanduan dengan perang yang mana
Kalau misalkan pemerintah mereka itu
didesak untuk bisa menghentikan
perang-perang yang dilakukan oleh
Amerika atau yang dicampuri oleh Amerika
mereka biasanya akan mengatakan apa yang
terjadi bukanlah salah mereka atau
kebebasan itu bukanlah sebuah hal yang
gratis dan bisa didapatkan dengan mudah
katanya dan cara untuk mendapatkan hal
itu mereka harus berperang dengan negara
lain agar mereka bisa merasakan
kebebasan tersebut itu prinsip Amerika
Terus apa sebenarnya yang dicari oleh
Amerika atas semua peperangan yang
mereka campuri ini nah memang geng ada
tujuan di balik perang yang dilakukan
oleh Amerika yaitu untuk bisa melakukan
ekspansi ekonomi dan sistem
internasional di bawah kendali mereka
yang mereka tutupi dengan Dali demokrasi
ke kebebasan serta hak asasi manusia apa
hubungannya tuh perang dan ekspansi
ekonomi Bukannya itu sesuatu yang
berbeda gitu alurnya nah jadi
penjelasannya gini Geng sekarang ini
sistem di dunia ini menggunakan sistem
kapitalisme yang sangat bergantung
dengan akumulasi modal atau keuangan
dari setiap negara nah ketika keuntungan
itu menurun misalnya karena pasar sedang
jenuh nah perang akan menjadi cara
terakhir untuk bisa mempertahankan dan
meningkatkan akumulasi modal mereka oleh
karena itu saat ini perang tidak lagi
dianggap sebagai penyebab konflik tapi
juga sebagai jalan untuk ekspansi
ekonomi dan menciptakan sebuah peluang
besar atau peluang pasar yang baru pasar
dan kebutuhan ekonomi ini yang biasanya
menentukan Kapan perang akan terjadi nah
sementara medan perang itu bisa
menciptakan sebuah pasar baru dan kenapa
kayak gitu ya pastinya wilayah yang
menjadi medan perang akan hancur Nah
peluangnya ada di situ tuh ketika ee
sebuah negara hancur karena perang akan
ada rekonstruksi untuk membangun kembali
fasilitas yang hancur atau sumber daya
yang ada di sana dan itu bisa
dieksploitasi oleh Amerika nah kurang
lebih kayak gitu Dan ini menjadi celah
bagi Amerika untuk bisa meningkatkan
perekonomian negara mereka jadi
ibaratnya tuh kayak gini diciptakan satu
penyakit untuk bisa jualan obat
diciptakan negara yang hancur untuk bisa
Amerika bantu dan berjualan ya senjata
jualan bantuan jualan produk-produk
mereka jualan simpati dan semuanya l
itulah cara mereka membuat pengaruh
sudah berkali-kali Amerika menggunakan
kekuatan militer serta sumber daya
intelijennya untuk bisa menggulingkan
pemerintah yang menolak kepentingan
mereka dan Di Dalam praktiknya Amerika
juga enggak segan untuk melawan pihak
manaun yang mengganggu kepentingan
tersebut karena peperangan terjadi bukan
di negara mereka sendiri melainkan di
negara-negara lain ya kan mereka datang
ke Afrika datang ke Asia intinya negara
yang bukan negara kulit putih dan pihak
mereka tidak pernah merasa bersalah atas
Apapun yang terjadi di negara orang lain
tapi justru mereka merayakan setiap
keuntungan dari peperangan-peperangan
tersebut Nah dengan Amerika yang terus
melakukan Inter intervensi militernya
banyak pihak yang menilai kalau cara
seperti itu sebenarnya enggak efektif
bagi Amerika Karena untuk mempertahankan
ekspansi ekonomi melalui peperangan itu
sangat beresiko dan mahal harganya
makanya sekarang rada-rada gimana gitu
ya ketika mereka ngebantu isrewil ya
isrewil ternyata banyak diperangi oleh
negara lain Mereka bantu Ukraina
ternyata ya dalam kenyataannya Rusianya
makin kuat nah yang mana awalnya tujuan
mereka adalah untuk memperkuat ekonomi
malah boncos nah perang-perang yang
mereka ciptakan itu berlandaskan ekonomi
ya tentunya mereka harus berupaya sebisa
mungkin agar perang yang mereka lakukan
tidak mengeluarkan uang yang besar tapi
ya faktanya perang tersebut justru
menguras banyak sumber daya mereka
sendiri yang mana awalnya Amerika
bermaksud menciptakan perang untuk
mendapatkan keuntungan politik dan
ekonomi tapi mereka justru terjebak di
dalam siklus peperangan yang enggak ada
hentinya Jadi mereka tuh harus
ngesponsorin perang terus ya itulah geng
inilah contoh keblunderannya yang mana
tamak banget pengen rakus B banget tapi
malah blunder ingin mendapatkan semuanya
tapi justru enggak mendapatkan untung
dari sana dan sekarang kita bisa lihat
itu sendiri geng betapa
terombang-ambingnya nasib internal di
warga mereka sendiri karena negaranya
yang sibuk berperang dan menelantarkan
warga mereka sendiri yang sekarang
tengah kesulitan ya memang mungkin
sebagian besarnya ada yang hidupnya
Sejahtera tapi sebagian besar yang lain
banyak juga yang jadi gembel lah yang
enggak punya rumah yang mana seharusnya
kalau kita lihat negara mereka yang
begitu kuat dan maju harusnya negaranya
Enggak ada gembel Ya semua orang
sejahter l di sana tapi pada
kenyataannya gembelnya banyak banget
boleh ditanyakan kepada orang-orang yang
tinggal di sana mungkin orang Indonesia
yang tinggal di Amerika benar enggak di
Amerika tuh setiap hari ada penembakan
masih banyak gembelnya terus ada Kota
yang isinya cuma pecandu makanya kasihan
banget Nah itu dia geng pembahasan kita
hari ini mengenai alasan kenapa Amerika
suka berperang atau kecanduan perang
Apakah kalian punya pendapat tersendiri
at atau pendapat berbeda ingin
menambahkan opini bisa Tuliskan di kolom
komentar Ya dan ya mungkin ada benarnya
ucapan kalian Bahwa saat ini mereka
mungkin sedang terkena azab
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:17:16 UTC
Categories
Manage