Transcript
BEiSdt8C8Ys • TUBUH WANITA DILEDAKAN KARENA BOCORKAN KORUPSI PEJABAT MALAYSIA | ALTANTUYA SHAARIIBUU
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1339_BEiSdt8C8Ys.txt
Kind: captions
Language: id
nah terus geng Apa yang membuat
altantuya ini bisa punya hubungan dengan
Abdul Razak Baginda ini yang mana dia
merupakan seorang analis politik
pertahanan terkemuka di Malaysia nah
kabarnya nih geng ya setelah Najib Razak
yang saat itu menjabat sebagai Perdana
Menteri Malaysia mempertemukan altantuya
dengan Abdul Razak Baginda altantuya ini
pernah menemani Abdul Razak untuk pergi
ke Paris pada tahun 2002 untuk bekerja
sebagai penerjemah dalam agenda
negosiasi untuk membeli kapal selam
kelas korpen dari Prancis untuk
pemerintah
Malaysia karena kan dari awal itu ya
pelakunya itu masih diduga diduganya sih
udah ya mengarah banget tapi ya mau
gimana karena lawannya itu adalah
pejabat yang kuat jadinya agak sedikit
gantung nah sampai pada akhirnya
ditangkaplah nih dua anggota polisi
Malaysia yang bernama Azila hadri yang
berpangkat kepala Inspektur dan sirul
Azhar Umar yang berpangkat Kopral pada
bulan November tahun
2006 yo geng tekan tombol subscribe geng
e Yo what's good Welcome back to kamar
[Musik]
Jerry geng geng Oke sepertinya udah lama
banget ya kita enggak membahas tentang
kasus-kasus penghilangan nyawa atau
pengeksekusian kalau dulu kita sering
bilang e pengwafatan gitu ya yang
berasal dari luar negeri Nah mungkin ada
di antara kalian yang kangen dengan
pembahasan kayak gini dan kali ini kita
akan bercerita tentang sebuah kasus yang
menurut gua cukup Bikin merinding jadi
geng Ceritanya tuh ada seorang
penerjemah asal Mongolia yang bernama
altantuya sharibu nah ini koreksi gua
kalau salah dalam pengucapan namanya nih
geng jadi gua melafalkan namanya itu
dalam pengucapan huruf bahasa Indonesia
nah dia ini kehilangan nyawa atau tewas
karena dihabisi dengan sangat tragis Nah
setelah penyelidikan usai dia dinyatakan
meninggal ternyata kasusnya ini
berhubungan dengan kasus yang melibatkan
korupsi eh beberapa pejabat dan ya ini
kasusnya berbelit banget tapi endingnya
mengerikan banget dan kejadiannya itu di
Malaysia nah dikatakan ada dua orang
yang menjadi eksekutor di dalam kasus
ini yang mana mereka ini dulunya adalah
seorang anggota polisi dan salah satu di
antara mereka itu sampai kabur ke
Australia nah dan mereka akhirnya
mengaku kalau mereka ini menghabisi
wanita penerjemah tadi karena mereka
disuruh oleh mantan Perdana Menteri
Malaysia serta analis pertahanan
Malaysia nah kasus ini memakan waktu
yang bertahun-tahun lamanya untuk bisa
diungkapkan karena kasus ini melibatkan
pejabat besar di sebuah negara dan
ditambah lagi gitu ya korbannya itu
dieksekusi dengan cara yang benar-benar
mengerikan yaitu
diledakkan buom bukannya yang
biasa-biasa yang kayak di cruc enggak
Dior enggak diledakin dipasangin Boom
medak enggak ada sisa jadi benarbenar
mengerikan kasus ini nah di video Kali
ini Gua akan mencoba merangkum kasusnya
e kronologi yang diceritakan di media
yang ada di sana dan ini menuai
tanda-tanya dari jutaan orang-orang
terkhususnya masyarakat Malaysia Nah
langsung aja kita bahas secara lengkap
tentang kasus yang satu ini di sisi lain
[Musik]
Oke kita langsung masuk ke dalam
pembahasan pertama kita bahas dulu nih
background kehidupan dari si altantuya
sharibu tersebut karena menurut gua
wanita yang berprofesi sebagai
penerjemah ini cukup menarik
background-nya dan ya orangnya cantik
juga gitu oke langsung kita
bahas sebenarnya geng Enggak banyak
informasi mengenai bagaimana kehidupan
awal dari altantuya ini geng sejauh
pencarian gua ya altantuya ini adalah
seorang perempuan yang lahir pada tahun
1978 di Mongolia dia ini memiliki
seorang saudara perempuan dan mereka ini
berdua ee dibesarkan di Uni Soviet di
Rusia sana Dan sejak mereka masih kecil
altantuya itu e sudah menguasai lebih
dari dua bahasa yaitu bahasa Mongolia
bahasa Rusia bahasa Mandarin bahasa
Inggris dan sedikit menguasai bahasa
Perancis singkat cerita nih altantuya
ini pindah kembali ke Mongolia pada
tahun 1990 dan beberapa tahun kemudian
dia ini menikah dengan seorang penyanyi
Mongolia yang bernama maadai nah
diketahui kalau mereka ini memiliki
seorang anak yang lahir pada tahun 1996
nah namun dari pernikahan mereka
tersebut mereka dikaruniai anak tapi
langsung membuat hubungan pernikahan
mereka berakhir mereka bercerai sehingga
anak hasil pernikahan mereka harus
tinggal bersama dengan orang tuanya si
altantuya Terus setelah itu dikabarkan
lagi kalau tantuya ini menjalani
pelatihan sebagai seorang guru jadi di
saat itu ee dia sudah mulai fokus dengan
karirnya Nah tapi dia pernah sempat
pindah ke Prancis untuk menghadiri
sekolah model sebelum kembali ke
Mongolia Ya seperti yang gua katakan
kepada kalian dia ini emang cantik gitu
informasi ini sebenarnya masih simpang
siur juga sebab menurut Pengakuan dari
ibunya altantuya dia Ini enggak pernah
mengetahui kalau altantuya ini sempat
bekerja sebagai model nah entah anaknya
enggak pernah cerita atau memang
sebenarnya Al tuya ini tidak pernah
sekolah model ke Prancis hanya saja ya
mungkin pernah ke sana untuk hal lain
gitu nah terus geng singkat cerita
berlanjut lagi tahun 2003 altantuya itu
menikah lagi dengan seorang pria dan
memiliki anak dari pernikahan keduanya
ini Tapi sayangnya pernikahan kedua ini
altantuya juga harus berakhir dengan
perceraian lagi karena dia dan suami
barunya itu merasa tidak cocok setelah
pernikahan kedua karena perceraian itu
lagi-lagi orang tuanya diminta untuk
menjaga serta mengasuh anaknya nya lagi
dari hasil pernikahan yang nomor dua ini
dan untuk bisa membiayai hidupnya serta
keluarganya Tentu aja di saat itu
altantuya enggak bisa bergantung sama
sang Ibu nah dia di saat itu meminta
ibunya untuk e merawat anak-anaknya ya
karena altantuya ini harus bekerja dan
di saat itu dia memilih bekerja sebagai
penerjemah dan sering berpergian ke
negara-negara seperti China Singapura
dan juga Malaysia Nah inilah
kelebihannya dia Di saat dia itu ee
menguasai beberapa bahasa asing nah
berdasarkan catatan perjalanannya dia
altantuya itu sudah Mengunjungi Malaysia
setidaknya dua kali yang pertama pada
tahun 1995 dan yang kedua pada awal
tahun 2006 di awal tadi gua sempat
menyinggung ya Geng kalau kasus ini itu
berhubungan dengan kasus korupsi pejabat
Malaysia nah Pasti kalian akan
bertanya-tanya Kok bisa sebatas hanya
seorang penerjemah tapi terlibat di
dalam pusaran kasus korupsi pejabat
Malaysia Dari mana asalmu asalnya Nah
jadi geng pejabatnya juga bukan pejabat
biasa melainkan mantan Perdana Menteri
Malaysia yang bernama Najib Razak dan
juga seorang analis pertahanan Malaysia
yang bernama Abdul Razak Baginda Nah
jadi eh kasus ini benar-benar sebuah
kasus yang bisa dikatakan tuh Bikin
merinding lah ee melibatkan orang yang
besar dan Orang besar itu sampai tega
banget melakukan tindakan sekeji ini Nah
sekarang kita bakal masuk nih ke dalam
pembahasan mengenai keterlibatan
altantuya dengan pusaran kor kupsi
pejabat Malaysia yang bernama Najib
Razak serta Abdul Razak Baginda
ini sebelumnya gua udah sempat singgung
ya Geng kalau si altantuya ini pernah
dua kali berkunjung ke Malaysia dan
ternyata kalau Berdasarkan informasi
yang beredar kedatangan dia ke Malaysia
ini karena dia bertemu dengan Wakil
perdana menteri Malaysia yang menjabat
pada saat itu yang bernama Najib Razak
diduga kalau Najib Razak kemudian
memperkenalkan dia kepada Abdul Razak
Baginda nah Abdul Razak Baginda ini kan
seorang analis politik dan pertahanan
dari pusat penelitian strategis Malaysia
yaitu tepatnya di sebuah Konvensi
berlian internasional yang berada di
Hongkong Abdul Razak ini juga merupakan
penasehat ketika Najib Razak itu menjadi
Menteri Pertahanan pada tahun 2000
sampai 2008 dan Wakil perdana menteri
antara bulan Januari 2004 sampai April
2009 nah sebelum dia menjabat sebagai
perdana menteri pada tahun-tahun
setelahnya hal ini dikonfirmasi dari
keterangan ayahnya altantuya yang
bernama syaari buset itu mengatakan pada
bulan Oktober tahun 2006 altantuya itu
melakukan perjalanan ke Malaysia nah
namun sebelum dia pergi ke Malaysia
altantuya ini sempat bertemu dengan
ayahnya shisha aribuetev di rumah mereka
antara tanggal 7 dan tanggal 8 Oktober
2006 berarti Keesokan paginya gitu ya
atau Beberapa hari kemudian altantuya
ini langsung berangkat ke Malaysia
ketika mereka di saat itu bertemu
altantuya ini sempat bilang Geng kalau
dia bakal bertemu dengan seseorang yang
bernama Razak siaribu setetev si ayahnya
enggak tahu Razak ini siapa Nah apakah
itu Najib Razak atau Abdul Razak karena
kan ada dua Razak nih karena altantuya
cuma bilang nama Razak doang dan enggak
menunjukkan foto orangnya jadi pada saat
itu Sar busetev juga menanyakan kepada
altantuya anaknya Kenapa dia begitu
sering ke Malaysia Apa alasannya dia
pergi ke sana Nah altantuya di saat itu
Menjelaskan ke ayahnya kalau dia
memiliki hubungan dengan seorang pria
besar yang bernama Baginda nah jadinya
berarti namanya itu ada Razak ditambah
dengan Baginda perjalanan dia ke
Malaysia itu sangat penting karena dia
bilang dia ingin membuat rencana
pengobatan medis untuk putranya yang
cacat karena mengidap penyakit serebral
palsi nah sekedar informasi nih geng
serebral palsi ini adalah penyakit lumpu
otak yang disebabkan karena gangguan
perkembangan otak pada anak lalu di saat
itu sharibu mengatakan kalau dia
menemukan sebuah tiket pesawat di antara
barang-barang miliknya altantuya yang
mana tiket pesawat itu dibeli oleh
seseorang yang bernama Razak tadi Nah
jadi banyak nih buk bukti-buktinya nih
yang disimpan oleh sang ayah nah di saat
itu tertera tanggalnya 23 Maret tahun
2005 serta ada sebuah kuitansi perhiasan
dari seseorang yang bernama Habib
senilai
r1.300ayia tertanggal 4 Maret tahun 2005
kalau kita lihat di sini ya berarti
ayahnya tuh sudah mengetahui kalau
anaknya ini banyak berhubungan dengan
orang-orang penting dan kemudian ada
lagi surat lainnya dari Abdul Razak
Baginda yang tertanggal 2 Maret tahun
2006 yang ditujukan kepada altantuya
serta uang senilai 18.000 1000 USD nah
Namun surat tersebut tidak
ditandatangani oleh Abdul Razak tapi
melainkan ditandatangani oleh altantuya
sebagai pemilik uang tersebut nah ini
Memang agak sedikit membingungkan ya Eh
ada sebuah surat yang dikirim dari Abdul
Razak tapi yang tanda tangan altantuya
dan ada bukti bahwa itu merupakan surat
e transaksi uang sebesar 18.000 USD jadi
kan di dalam hal ini kita bisa menilai
kalau itu ya semacam kuitansi gitu Ada
sejumlah uang sebesar 18.000 USD yang
diberikan mungkin ya ni Masih Mungkin
nih masih apa ya terka-terkaan gua lah
yang diberikan kepada altantuya nah
terus geng Apa yang membuat altantuya
ini bisa punya hubungan dengan Abdul
Razak Baginda Ini yang mana dia
merupakan seorang analis politik
pertahanan terkemuka di Malaysia nah
kabarnya nih geng ya setelah Najib Razak
yang saat itu menjabat sebagai Perdana
Menteri Malaysia mempertemukan altantuya
dengan Abdul Razak Baginda altantuya ini
pernah menemani Abdul Razak untuk pergi
ke Paris pada tahun 2002 untuk bekerja
sebagai pen terjemah dalam agenda
negosiasi untuk membeli kapal selam
kelas korpen dari Prancis untuk
pemerintah Malaysia Nah jadi dia ikut di
saat itu untuk E lobi-lobi atau
negosiasi tersebut Nah jadi memang
altentuya ini dipekerjakan sebagai
penerjemah karena dia ya bisa sedikit
fasih berbahasa Prancis dan bukti-bukti
keberadaan dari altantuya di Prancis ini
bisa dilihat dari foto altantuya selama
berada di Prancis jadi ada gitu buktinya
ada dia pernah ke sana dan selama di
sana di tanggal yang persis sama dan
katanya nih geng selama altantuya dan
Abdul Razak berada di Prancis Mereka
kemudian ya cinlok lah dan akhirnya
menjalin hubungan gelap terus menjadi
pertanyaannya apa yang terjadi di dalam
negosiasi tersebut dikatakan harga untuk
tiga kapal selam itu senilai R miliar
Euro atau setara dengan r4,7 miliar
malayia nah tapi ada perusahaan Prancis
yang bernama Amaris itu membayar komisi
sebesar 114 juta Euro untuk transaksi
pembelian kapal selam tersebut jadi di
dalam negosiasi itu ada aliran uang yang
diperuntukkan sebagai komisi lah sebagai
ee apa ya kayak uang calo atau uang buat
marketing fee lah gitu pelicinnya tapi
uang komisi tersebut masuk ke dalam
rekening perusahaan yang dikendalikan
oleh Abdul Razak yang bernama Perry
Mekar karena altantuya ikut di dalam
pertemuan negosiasi tersebut jadinya dia
tahu kalau pertemuan itu selain untuk
membeli kapal selam tapi juga sebagai
acara agar Abdul Razak bisa mendapatkan
uang dari Komisi pembelian itu nah jadi
ada uang yang mengalir nih ada uang
lebih nih altantuya di saat itu mungkin
ya Mencoba nih Untuk memanfaatkan
situasi tersebut dengan tiba-tiba Dia
mengancam atau memeras si Abdul Razak
supaya dia bisa dapat uang dan dia mau
Abdul Razak ini memberikan dia uang
sebesar 500.000 USD yang mana Kalau
tidak diberikan maka informasi ini bahwa
ada ya uang komisi transaksi tersebut
bakal dibocorkan oleh si altantuya Nah
jadi sampai sini sudahah cukup main
blowing nih geng ya seorang penerjemah
cewek cantik yang ditugaskan untuk
menemani kesepakatan bisnis pemerintah
tapi malah jadi informan A1 mengenai
kasus korupsi yang dilakukan oleh Abdul
Razak dan Bahkan dia juga jadi cewek
simpanannya Abdul Razak atau berhubungan
gelap dengan Abdul Razak nah tapi inilah
yang menjadi dugaan banyak orang alasan
di balik kasus e yang mengerikan ini ya
sekarang kita masuk ke dalam pembahasan
mengenai kronologi kasus ketika
altantuya tewas diledakkan
jadi gengs setelah terjadinya
kesepakatan pembelian kapal selam dan
ditandatangani pada tanggal 5 Juni Tahun
2022 diketahui kalau Abdul Razak dan
altantuya baru bertemu kembali 2 tahun
kemudian setelah perjanjian tersebut Nah
gua enggak menemukan informasi detail
apa yang terjadi setelah mereka bertemu
lagi 2 tahun kemudian tapi yang jelas
singkat ceritanya nih pada tanggal 19
Oktober tahun 2006 altantuya itu sempat
mengajukan laporan kepada polisi
Malaysia ya yang berhubungan dengan
Abdul Razak jadi di saat itu ya dia
kayak antara panik atau pengin
ngebocorin sesuatu dia hubungilah pihak
kepolisian di dalam laporan tersebut
altantuya menyebut Abdul Razak sebagai
pacarnya tapi dia juga mengatakan kalau
Abdul Razak berusaha untuk memeras dia
Jadi mereka ini pacaran tapi Abdul Razak
ini juga berusaha untuk memeras
altantuya ini menurut keterangan
altantuya nah Berdasarkan informasi yang
gua dapatkan dari media Sou China
morning post altantuya ini sebenarnya
mengatakan kalau mungkin Kejadian ini
adalah kesalahannya dia Tapi saat itu
dia mulai menyadari kalau mungkin Abdul
Razak sudah tidak mencintai dia lagi
Makanya mereka berselisih paham jadi
geng ketika itu altantuya ini mengaku
kalau dia itu sempat datang ke rumahnya
Abdul Razak lah pokoknya dia bilang
sempat datang gitu terus altantuya itu
merasa dia udah ngelakuin sesuatu yang
bodoh jadi di saat itu tuh dia menulis
surat yang menyatakan kalau dia bakal
mengakhiri hidup dan hal-hal yang agak
mengancam lah Ya intinya itu mengarah
untuk ee menakut-nakuti Abdul Razak Nah
tapi di saat itu Abdul Razak
tanggapannya justru bukannya malah
kasihan atau malah takut malah dia
setelah menerima surat-surat tersebut
dari altantuya nah dia justru merasa
terancam bukan merasa kasihan atau
gimana nah di saat itu altatuya merasa
dia sudah melakukan kesalahan dan ya
terkesan memeras Abdul Razak nah di saat
itulah Abdul Razak yang tidak terima itu
berusaha untuk menghabisi nyawanya
altantuya Ya begitulah kurang lebih
menurut laporan dari altantuya kepada
ada polisi terus geng beberapa jam
kemudian altantuya dikabarkan hilang
setelah itu sepupunya altantuya itu
langsung bikin laporan ke polisi dan
minta bantuan dari kedutaan Mongolia
yang berada di Bangkok berdasarkan
penyelidikan diduga nih altantuya ini
diculik ketika berada di luar rumahnya
Abdul Razak pada tanggal 19 Oktober
tahun 2006 setelah itu altantuya enggak
pernah terlihat lagi satuan Polisi di
saat itu langsung dikerahkan untuk
mencari keberadaan dari altantuya dan
singkat ceritanya 3 minggu kemudian
polisi tiba-tiba menemukan pecahan
tulang di sebuah hutan yang berada di
Selangor ketika diidentifikasi pecahan
tulang tersebut ternyata persis mirip
dengan
altantuya yang selama ini sedang dicari
nah penemuan ini menunjukkan kalau
altantuya ternyata sudah tidak bernyawa
lagi nah polisi di saat itu berusaha nih
geng untuk mengumpulkan sisa-sisa dari
jenazah yang dianggap sebagai altantuya
ini untuk bisa menentukan penyebab dari
meninggalnya dia nah di saat itu
berdasarkan dari hasil penyelidikan dan
investigasi yang dilakukan ternyata
altantuya ini meninggal dengan cara yang
benar-benar brutal dan tragis dia itu
sempat Dior sebanyak dua kali terus
tubuhnya diledakkan menggunakan bahan
peledak pakai bom nah Ada dugaan ketika
altantuya ini Dior gitu ya dia ini belum
sampai tewas gitu dia di saat itu baru
tewas ketika tubuhnya diledakkan
berkeping-keping dari hasil lab peledak
yang digunakan itu terkonfirmasi kalau
bahannya itu adalah PN dan juga rdx
yaitu jenis bahan peledak yang digunakan
untuk pertambangan yang biasanya kalau
mau ngeledakin Gunung Batu nah ini semua
itu bisa terbukti karena dari sisa-sisa
jasad atau dari sisa tulang belulang
yang udah hancur berkeping-keping tadi
yang setelah dicek itu adalah punyanya
altantuya Nah itu ditemukan tuh ada
sisa-sisa bahan peledak yang mirip
dengan petn dan rdx tadi jadi kebayang
geng seberapa mengerikannya proses
eksekusi terhadap altantuya ini
the actual Crime
scene it looked like there been a
war Oke sekarang kita masuk ke dalam
pembahasan proses Penyelidikan dan
persidangan mengenai kasus
[Musik]
ini u I penyebab dari meninggalnya
altantuya penyelidikan pun dilanjutkan
untuk mencari Siapa dalang di balik
kasus ini karena kan dari awal itu ya
pelakunya itu masih diduga diduganya sih
udah ya mengarah banget tapi ya mau
gimana karena lawannya itu adalah
pejabat yang kuat jadinya agak sedikit
gantung nah sampai pada akhirnya
ditangkaplah nih dua anggota polisi
Malaysia yang bernama Azila hadri yang
berpangkat kepala Inspektur dan sirul
Azhar Umar yang berpangkat Kopral pada
bulan November tahun 2006 nah dua orang
ini adalah eksekutornya tapi tidak
semerta-merta menjadikan mereka adalah
pelaku utama mereka ini yang menghabisi
tapi otak di balik itu semua masih belum
ditemukan nah mereka ini adalah bagian
dari anggota unit aksi khusus dan
ditugaskan sebagai pengawal dari Najib
Razak jadi tugas resmi mereka atau tugas
sah mereka ya di negara Malaysia itu
adalah sebagai pengawal dari Najib Razak
nah kemudian pihak kepolisian Malaysia
akhirnya juga menangkap nih Abdul Razak
orang yang dicurigai terlibat di dalam
kasus ini karena dia ini ya awalnya
dicurigai sebagai otak dari semuanya dan
diketahui dari investigasi penyelidikan
sesaat sebelum akan dieksekusi altantuya
itu sempat memohon katanya kepada dua
eksekutor tadi yaitu si polisi yang
bernama azilah dan sirul untuk
menyelamatkan anak yang sedang dia
kandung Nah jadi posisinya dia lagi
hamil di saat dihabisi dari sini mulai
terkuak nih kalau altantuya berarti
sedang mengandung anak dari Abdul Razak
geng karena selingkuhannya adalah SY
Abdul Razak nah 2 minggu kemudian
setelah penangkapan azilah dan sirul
didakwa atas kasus yang mengerikan ini
yaitu penghilangan nyawa secara brutal
terhadap altantuya terus berlanjut pada
bulan Juni tahun 2007 sidang perdana
untuk kasus ini pun dimulai selama
persidangan dihadirkanlah para saksi
yang menyebutkan kalau altantuya sempat
bertemu dengan Abdul Razak serta Najib
Razak di Prancis pada tahun 2004 dan
juga di London pada tahun 2005 di bulan
yang sama saribu setef ayahnya si
altantuya dan juga ibunya yang bernama
altan setsek Sanja nah serta dua anaknya
altantuya yang dirawat oleh kedua orang
tuanya ini yang bernama Mungun sagai
bayar jargal dan juga altansagai
mungtulga nah mereka semua mengajukan
gugatan perdata kepada azilah sirul dan
juga Razak serta pemerintah Malaysia
dengan meminta kompensasi sebesar R1
juta Malaysia atas meninggalnya
altantuya ya ya alasan Ini bukan tanpa
dasar ya karena altantuya ini kan tulang
punggung keluarga dengan meninggalnya
altantuya berarti ya orang tuanya ah
ggak tahu cari uang di mana untuk
membesarkan kedua anak altantuya nah
Jadi wajar keluarganya menuntut secara
perdata untuk bisa mendapatkan sejumlah
uang mereka mendakwa kematian altantuya
telah menyebabkan mereka mengalami
trauma melayakkan mereka dibayar
pampasan dan mendapat ganti rugi seramai
26 saksi plintif memberi keterangan
dalam perbicaraan itu yang bermula pada
singkat cerita geng berlanjut pada bulan
Juli tahun 2008 ada seorang detektif
swasta yang bernama P
balasubramaniam dia ini merilis sebuah
pernyataan resmi yang menyatakan kalau
Najib memiliki hubungan pribadi dengan
altantuya hubungan ya yang spesial dan
dia ini bersama dengan Razak serta
altantuya itu mengadakan sebuah
pertemuan di luar negeri katanya di
dalam pernyataan resmi tersebut balasu
brahaniam ini mengklaim kalau
penyelidikan polisi sengaja mengabaikan
hubungan antara Najib dengan alt tantuya
jadi hubungan gelap ini kayak ya
disamar-samarkanlah oleh polisi Malaysia
di saat itu tapi geng yang anehnya
sehari setelah dirilisennya pernyataan
tersebut entah apa alasan
balasuramaniam tiba-tiba mencabut
pernyataannya dia Jadi ini orang antara
ketakutan atau mungkin ada sesuatulah di
belakang itu semua yang membuat dia itu
narik kembali pernyataan dia di saat itu
Abdur Razak sendiri juga terus membantah
kalau dia pernah memiliki hubungan
dengan altantuya dan dia bilang dia
enggak pernah bertemu dengan altantuya
sebelumnya Nah dari sinilah dia terus
menyangkal semua tuduhan tersebut dan
karena dia orang besar nih ya tiba-tiba
aja 3 bulan Kemudian pihak Pengadilan
Tinggi Syah Alam membebaskan si Abdul
Razak dari segala tuduhan tetapi
memberikan kesempatan bagi azilah dan
sirul untuk membela diri setelah
memutuskan kalau mereka berdua bersalah
atas kasus penghilangan nyawa altantuya
tega banget ya udah terbukti bersalah
dua orang dikasih keringanan untuk
membela diri dan Abdul Razak yang memang
udah ada bukti yang mengarah kepada dia
itu malah dinyatakan engak bersalah dan
dibebaskan Nah jadi buat kalian yang
berpikir ya hukum di negara lain itu ya
lebih baik dari negara sendiri gitu ya
ya ternyata enggak juga engak semuanya
juga ya lagi-lagi kekuasaan yang
berbicara ini adalah salah satu bukti
dan
contohnya nah terus singkat cerita
setelah pengadilan membebaskan Abdul
Razak jaksa penuntut di saat itu juga
tidak mengajukan banding dengan alasan
kurangnya bukti yang memberatkan Abdul
Razak dikatakan tidak ada hal yang
mengarah kepada Abdul Razak eh di dalam
kasus ini dan di awal tahun 2009
tepatnya di bulan Januari sidang
pembelaan azilah dan sirul pun dimulai
dengan mengatakan kalau mereka sama
sekali enggak terlibat di dalam kasus
tersebut nah cuma di bulan aprilnya
Pengadilan Tinggi memutuskan kalau sirul
dan azilah bersalah dengan melakukan
tindakan penghilangan nyawa terhadap
altantuya sehingga mereka pun dijatuhi
hukuman mati nah mereka ini sempat
dikasih kesempatan untuk bela diri tapi
ternyata memang buktinya terlalu kuat
dan mereka pun ya dijatuhi hukuman mati
nah kedua eksekutor ini udah mengaku
Geng kalau mereka itu disuruh dan mereka
udah bilang juga mereka disuruh oleh ya
Abdul Razak tapi tetap aja Abdul
razaknya sangat kuat dan di saat itu ya
Abdul Razak tidak kunjung ditangkap
terus azilah dan sirul yang sudah
dinyatakan e hukuman mati gitu ya mereka
mengajukan banding atas vonis tersebut
dan di bulan Agustus tahun 2013 ya
pengadilan banding memutuskan
membatalkan putusan bersalah kepada ee
mereka berdua ya Jaksa di saat itu
mengajukan banding ke pengadilan Federal
terhadap putusan dari pengadilan banding
dan pengadilan Federal baru memutuskan
di bulan Januari tahun 2015 dengan
membatalkan putusan bebas pengadilan
banding dan menguatkan putusan bersalah
dan hukuman dari pengadilan tinggi ya
walaupun pada saat itu mereka berdua
sudah dijatuhi hukuman mati tapi masih
simpang siur nih geng mengenai motif
semuanya ya mereka berdua padahal udah
bilang mereka ini ya disuruh tapi di
saat itu dianggap simpang siur dianggap
enggak tahu motif dan penyebabnya Kenapa
mereka menghabisi nyawa altantuya Nah di
sinilah nih geng masalah ini mulai
semakin panjang Karena dikabarkan yang
datang ke pengadilan ketika putusan
dijatuhkan itu Cuma si azilah sementara
si sirul yang satu lagi itu enggak ada
dan ternyata sirul ini sudah melarikan
diri ke Australia pada tahun 2014 ketika
dia sempat dibebaskan dengan jaminan Nah
tapi dia ternyata itu sedang ditahan di
pusat penahanan Sydney villawood ketika
dia sedang berusaha untuk bisa
mendapatkan status pengungsi di sana
Jadi sampainya dia di Australia dia
dapat apa ya masalah barulah dan dia
ditahan di
Australia pihak pemerintah Malaysia itu
meminta agar otoritas Australia bisa
melakukan ekstradisi terhadap sirul ini
jadi pemerintah Malaysia di saat itu
minta sirul ini dikembalikan ee ke
Malaysia dan bisa dihukum di Malaysia
nah sebab dia ini adalah seorang
tersangka dan sudah dijatuhi hukuman
mati jadi menurut pemerintah Malaysia ya
ngapain lagi dihukum di Australia
mending sekalian dibalikin ke Malaysia
dihukum mati aja sekalian gitu nah tapi
Geng kalau mengacu kepada kebijakan
Australia negara tersebut tidak
melakukan ekstradisi ke negara di mana
mereka akan menghadapi eksekusi jadi ya
di Australia tuh enggak bisa kayak oke
di sana mau dihukum mati ya Ya udah kita
kirim nih biar dimatiin enggak gitu
mereka enggak bisa Nah makanya
pengungkapan kasus ini sangat sulit
untuk dilakukan karena salah satu
tersangkanya yaitu sirul yang tidak bisa
dideportasi oleh pemerintah Malaysia nah
keterangan hanya ada dari salah satu
tersangka aja yaitu azilah gitu dan
singkat ceritanya lagi pada tahun 2018
setelah pemilihan umum di Malaysia
saaribu setev selaku ayah dari altantuya
bertemu dengan perdana menteri yang baru
di saat itu yang bernama mohathtir
Muhammad serta Jaksa Agung baru yang
bernama Tan Sri Tommy Thomas yang mana
dia ingin mengajukan laporan polisi agar
pemerintah Malaysia bisa membuka kembali
penyelidikan atas kasus KHS terhadap
anaknya altantuya nah laporan tersebut
kemudian direspon nih oleh polisi
Malaysia dengan mengatakan ya mereka
akan membuka lagi penyelidikan terhadap
kasus itu dan singkat cerita pada
tanggal 16 desember tahun 2019 azilah ya
si pelaku yang sudah ditahan dan akan
dihukum mati itu mengeluarkan sebuah
pernyataan resmi dari penjara Kajang
tempat di mana dia menjalani hukuman dia
bilang kalau dia disuruh oleh Najib
Razak sebagai orang yang memberikan
perintah kepada dia untuk menghabisi
altantuya nah Dia juga bilang alasan
Najib Razak memberikan perintah menurut
azilah karena altantuya adalah seorang
mata-mata dari Rusia yang kemungkinan
bisa mengancam keamanan nasional katanya
dan dengan fakta tersebut azilah meminta
agar diadakannya pengadilan ulang untuk
bisa menemukan bukti-bukti baru di saat
si azilah sang eksekutor mengeluarkan
pernyataan resmi yang menyudutkan Najib
Razak ini Najib Razak langsung membantah
tuduhan tersebut dan mengatakan kalau
pernyataan azilah tersebut sebagai
usahanya si azilah yang sudah putus asa
supaya dia bisa selamat dari hukuman
yang diberikan kepada dia yaitu hukuman
mati Azila kemudian mengajukan untuk
peninjauan kembali dia tetap nih bersih
Kukuh dia yakin banget dengan pernyataan
dia kalau yang nyuruh itu adalah Najib
Razak nah namun pada tanggal 8 Desember
tahun 2020 pengadilan Federal menolak
permohonan azilah untuk persidangan
ulang dan eh menolak peninjauan kembali
tersebut geng karena Emang kuat banget
Najib Razak ini dan singkat ceritanya
pada tanggal 16 desember Tahun 2022
Pengadilan Tinggi memutuskan untuk
mendukung keluarga altantuya dalam
gugatan perdata mereka Nah di sini nih
yang di apa ya yang dikabulkan malah
permintaan uang dari keluarganya
altantuya yaitu mereka menuntut sebesar
r100 juta Gitu ya Tadinya terhadap
azilah sirul Abdul Razak dan juga
pemerintah Malaysia atas kasus ini nah
namun di dalam kasus ini ya pihak yang
dituntut ini diwajibkan oleh pengadilan
untuk membayar kompensasi yang berjumlah
R5 juta ditambah dengan bunga kepada
keluarga altantuya berlanjut pada bulan
November tahun 2023 azilah juga
dikabarkan masih menunggu kep putusan
atas permohonan peringanan fonis sebab
ada sebuah undang-undang baru yang
diterapkan di Malaysia geng yang mana
itu sebagai pengganti hukuman mati nah
hukuman matinya itu diganti menjadi
hukuman seumur hidup nah terus bagaimana
nih geng dengan si sirul yang juga belum
dihukum dan dia masih dipenjara di
Australia Apakah dia berhasil
dideportasi nah sayangnya Belum sama
sekali ya itu tadi karena terkendala
kebijakan dari Australia yang tidak akan
mendeportasi orang-orang yang terancam
hukuman mati di negara mereka jadi
ibaratnya di Australia itu tu kalian
kayak bisa mencari swaka ya kalau kalian
terancam kehidupannya di negara kalian
jadi gua contohin aja kayak kejadiannya
Si Bima yang orang Lampung yang dia
berani bersuara berani ngata-ngatain
pejabat korup berani ngatain presiden ya
dan dia tiba-tiba terancam di negara
Indonesia dia bukannya sedih tapi dia
malah senang senangnya kenapa ya
senangnya karena dengan terancamnya dia
di Indonesia maka dia bisa mendapatkan
swaka di Australia Australia Nah jadi
Australia tuh ada sistem yang seperti
itu makanya ketika Si Sir Rul ini ya
akan dihukum mati di Malaysia sesuai
dengan aturan dari Australia Australia
tidak bisa membiarkan hal itu dan
kabarnya juga di bulan yang sama Sir Rul
ini dikabarkan sudah dibebaskan dari
pusat penahanan imigrasi villawood di
Sydney dan menurut informasi yang gua
dapatkan dari media aljazirah Setelah
dia dibebaskan dia ini tinggal di
kanbera bersama dengan anak laki-lakinya
dan untuk pertama kalinya sirul ini
akhirnya berbicara meng mengai Apa yang
sebenarnya terjadi dengan altantuya
kepada media aljazira jadi dibuka oleh
si sirul ini karena dia udah merasa aman
Sudah tinggal di Australia this for me
some people call kangar Kang Yes you Can
pay If you have more money you pay you
release but I had no money on that time
how can I
pay nah di saat itu si Rul ini bercerita
Geng kalau dia merupakan anggota dari
tim keamanan elite untuk Wakil perdana
menteri pada saat itu yaitu Najib Razak
dan si azilah partner dia sebagai
eksekutor itu adalah atasan dia sendiri
atasannya si sirul nah lalu dia
mendapatkan perintah dari azilah kalau
ada sebuah operasi khusus dari tuan
Najib untuk menghilangkan nyawa
altantuya gila gak tuh langsung tuh dia
buka Dan di saat itu azilah mengatakan
kepada sirul kalau altantuya mengganggu
kehidupan Razak nah sirul ini hanya
mematuhi perintah tersebut karena ini
suruhan dari azilah yang mana itu adalah
atasan dari sirul nah cuma dalam
ceritanya tersebut sirul mengatakan
kalau dia memang terlibat di dalam
penculikan altantuya tapi dia gak
melakukan penghilangan nyawa Jadi bukan
dia yang eksekusi dia cuma culik doang
karena menurut sirul setelah sirul
menculik altantuya dia menyerahkan
altantuya kepada azilah sehingga sirul
tidak mengetahui apa yang terjadi
selanjutnya kepada
altantuya I get him from Razak Baginda
house Yes on that time still alive and
then i to azilah
nah padahal saat awal-awal penyelidikan
Berdasarkan pernyataan polisi Malaysia
sirul ini dituduh kalau dia menembak
altantuya tepat di kepala bagian kiri
tapi Keterangan tersebut diragukan oleh
pihak pengadilan geng dan pada saat
pengadilan sirul ini mengatakan kalau
dia adalah kambing hitam atas kasus ini
untuk melindungi mereka yang enggak
hadir di pengadilan yaitu Najib dan
Abdul
Razak nah tapi ya enggak ada yang
Percayalah dengan pernyataan dia dan
sebelum dia pergi atau kabur ke
Australia sirul ini sempat mengirimkan
pesan kepada seorang pengusaha yang
memiliki hubungan dengan politisi
Malaysia yang bernama Abdul Salam bin
Ahmad di dalam pesannya tersebut sirul
ini meminta uang senilai 2 Juta Dolar
Australia sirul mengatakan kalau dia
harus memikirkan masa depan anaknya di
sini setelah itu dia juga ingin meminta
uang sebanyak 15 juta dolar Australia
dia bilang kalau dia enggak akan kembali
ke Malaysia lagi namun saat diwawancara
oleh aljazirah sirul mengatakan kalau
pesan tersebut bukanlah idenya dia
justru dia mendapatkan instruksi dari
Abdul salamnya sendiri i jadi kayak
dijebaklah gitu sirul Ini dan pesan
tersebut kemudian direspon oleh Abdul
Salam dengan menulis mereka akan
berdiskusi e jadi seolah-olah Abdul
Salam Ini mau nolongin nah yang mana
menurut sirul kalimat tersebut
sebenarnya mereka tujukan kepada Najib
sirul menuduh kalau dia sudah
dimanipulasi untuk tujuan politik sejak
eksekusi altantuya tersebut Kemudian
pada tahun 2016 ketika dia masih berada
di pusat penahanan imigrasi Australia
sirul ini sempat merekam serta
menyebarkan video yang membebaskan Najib
dari ket batannya terhadap penghilangan
nyawa altantuya nah tapi sekarang ya
pendirian sirul tuh berubahlah dia ingin
mengatakan yang sebenarnya karena dia
merasa saat ini dia sudah berada di
Australia dan tempat yang aman sehingga
dia bebas untuk berbicara jujur jadi dia
udah bisa buka-bukaan sirul ini
mengklaim kalau dia itu menerima lebih
dari 200.000 USD untuk membuat video
tersebut untuk membuat video Pengakuan
itu dan dia menerima uang tersebut dan
uangnya dipakai untuk membiayai
keperluan anaknya nah cuma geng siul ini
mengaku engak tahu siapa yang bayar dia
dengan uang itu dan selama dia terlibat
kasus ini dia sama sekali enggak
membayar jasa dari pengacaranya yang ada
di Malaysia maupun di Australia tapi dia
tahu dengan bungkamnya dia ini Ini
adalah sebuah cara agar Najib tidak bisa
disalahkan atas hilangnya nyawa
altantuya dan semua bukti yang diajukan
ke pengadilan menurut pengakuan sirul
sudah direkayasa semua jadi udah enggak
benar dan termasuk bukti kalau adanya
perhiasan altantuya yang ditemukan di
jaketnya yang dia letakkan di lemari
pakaian serta sandal yang berlemuran
cairan merah yang ditemukan di mobil nya
Semuanya itu direkayasa geng namun Sir
Rul tetap merasa bersalah atas apa yang
sudah dia lakukan dan dia meminta maaf
sebesar-besarnya kepada keluarga
altantuya nah dan akhirnya geng Najib
Razak itu tetap tidak didakwa ya karena
enggak ada bukti yang mengarah kepada
dia keterangan sirul ini udah enggak ada
gunanya gitu nah namun yang namanya
tupai sejago-jagonya melompat pasti
bakal jatuh juga gitu ya Nah karena pada
akhirnya Najib itu dipenjara tapi untuk
kasus yang lain yaitu kasus skandal
penggelapan dana negara yang bernilai
miliaran dolar dan memang selama dia
menjabat di Malaysia banyak banget
skandal yang berhubungan erat dengan si
Najib ini ya termasuk hubungan ya
meninggalnya altantuya
tadi Nah itu dia geng cerita mengenai
kasus yang paling mengerikan ya dari
seorang penerjemah cantik yang bernama
altantuya asal Mongolia yang bekerja
untuk pejabat Malaysia dia meninggal
dunia dengan cara diledakan seram banget
ya gimana geng Menurut kalian tentang
kasus yang satu ini Apabila ada
kekurangan di dalam ceritanya kalian
boleh tambahkan di kolom komentar