Kind: captions Language: id nah terus geng Apa yang membuat altantuya ini bisa punya hubungan dengan Abdul Razak Baginda ini yang mana dia merupakan seorang analis politik pertahanan terkemuka di Malaysia nah kabarnya nih geng ya setelah Najib Razak yang saat itu menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia mempertemukan altantuya dengan Abdul Razak Baginda altantuya ini pernah menemani Abdul Razak untuk pergi ke Paris pada tahun 2002 untuk bekerja sebagai penerjemah dalam agenda negosiasi untuk membeli kapal selam kelas korpen dari Prancis untuk pemerintah Malaysia karena kan dari awal itu ya pelakunya itu masih diduga diduganya sih udah ya mengarah banget tapi ya mau gimana karena lawannya itu adalah pejabat yang kuat jadinya agak sedikit gantung nah sampai pada akhirnya ditangkaplah nih dua anggota polisi Malaysia yang bernama Azila hadri yang berpangkat kepala Inspektur dan sirul Azhar Umar yang berpangkat Kopral pada bulan November tahun 2006 yo geng tekan tombol subscribe geng e Yo what's good Welcome back to kamar [Musik] Jerry geng geng Oke sepertinya udah lama banget ya kita enggak membahas tentang kasus-kasus penghilangan nyawa atau pengeksekusian kalau dulu kita sering bilang e pengwafatan gitu ya yang berasal dari luar negeri Nah mungkin ada di antara kalian yang kangen dengan pembahasan kayak gini dan kali ini kita akan bercerita tentang sebuah kasus yang menurut gua cukup Bikin merinding jadi geng Ceritanya tuh ada seorang penerjemah asal Mongolia yang bernama altantuya sharibu nah ini koreksi gua kalau salah dalam pengucapan namanya nih geng jadi gua melafalkan namanya itu dalam pengucapan huruf bahasa Indonesia nah dia ini kehilangan nyawa atau tewas karena dihabisi dengan sangat tragis Nah setelah penyelidikan usai dia dinyatakan meninggal ternyata kasusnya ini berhubungan dengan kasus yang melibatkan korupsi eh beberapa pejabat dan ya ini kasusnya berbelit banget tapi endingnya mengerikan banget dan kejadiannya itu di Malaysia nah dikatakan ada dua orang yang menjadi eksekutor di dalam kasus ini yang mana mereka ini dulunya adalah seorang anggota polisi dan salah satu di antara mereka itu sampai kabur ke Australia nah dan mereka akhirnya mengaku kalau mereka ini menghabisi wanita penerjemah tadi karena mereka disuruh oleh mantan Perdana Menteri Malaysia serta analis pertahanan Malaysia nah kasus ini memakan waktu yang bertahun-tahun lamanya untuk bisa diungkapkan karena kasus ini melibatkan pejabat besar di sebuah negara dan ditambah lagi gitu ya korbannya itu dieksekusi dengan cara yang benar-benar mengerikan yaitu diledakkan buom bukannya yang biasa-biasa yang kayak di cruc enggak Dior enggak diledakin dipasangin Boom medak enggak ada sisa jadi benarbenar mengerikan kasus ini nah di video Kali ini Gua akan mencoba merangkum kasusnya e kronologi yang diceritakan di media yang ada di sana dan ini menuai tanda-tanya dari jutaan orang-orang terkhususnya masyarakat Malaysia Nah langsung aja kita bahas secara lengkap tentang kasus yang satu ini di sisi lain [Musik] Oke kita langsung masuk ke dalam pembahasan pertama kita bahas dulu nih background kehidupan dari si altantuya sharibu tersebut karena menurut gua wanita yang berprofesi sebagai penerjemah ini cukup menarik background-nya dan ya orangnya cantik juga gitu oke langsung kita bahas sebenarnya geng Enggak banyak informasi mengenai bagaimana kehidupan awal dari altantuya ini geng sejauh pencarian gua ya altantuya ini adalah seorang perempuan yang lahir pada tahun 1978 di Mongolia dia ini memiliki seorang saudara perempuan dan mereka ini berdua ee dibesarkan di Uni Soviet di Rusia sana Dan sejak mereka masih kecil altantuya itu e sudah menguasai lebih dari dua bahasa yaitu bahasa Mongolia bahasa Rusia bahasa Mandarin bahasa Inggris dan sedikit menguasai bahasa Perancis singkat cerita nih altantuya ini pindah kembali ke Mongolia pada tahun 1990 dan beberapa tahun kemudian dia ini menikah dengan seorang penyanyi Mongolia yang bernama maadai nah diketahui kalau mereka ini memiliki seorang anak yang lahir pada tahun 1996 nah namun dari pernikahan mereka tersebut mereka dikaruniai anak tapi langsung membuat hubungan pernikahan mereka berakhir mereka bercerai sehingga anak hasil pernikahan mereka harus tinggal bersama dengan orang tuanya si altantuya Terus setelah itu dikabarkan lagi kalau tantuya ini menjalani pelatihan sebagai seorang guru jadi di saat itu ee dia sudah mulai fokus dengan karirnya Nah tapi dia pernah sempat pindah ke Prancis untuk menghadiri sekolah model sebelum kembali ke Mongolia Ya seperti yang gua katakan kepada kalian dia ini emang cantik gitu informasi ini sebenarnya masih simpang siur juga sebab menurut Pengakuan dari ibunya altantuya dia Ini enggak pernah mengetahui kalau altantuya ini sempat bekerja sebagai model nah entah anaknya enggak pernah cerita atau memang sebenarnya Al tuya ini tidak pernah sekolah model ke Prancis hanya saja ya mungkin pernah ke sana untuk hal lain gitu nah terus geng singkat cerita berlanjut lagi tahun 2003 altantuya itu menikah lagi dengan seorang pria dan memiliki anak dari pernikahan keduanya ini Tapi sayangnya pernikahan kedua ini altantuya juga harus berakhir dengan perceraian lagi karena dia dan suami barunya itu merasa tidak cocok setelah pernikahan kedua karena perceraian itu lagi-lagi orang tuanya diminta untuk menjaga serta mengasuh anaknya nya lagi dari hasil pernikahan yang nomor dua ini dan untuk bisa membiayai hidupnya serta keluarganya Tentu aja di saat itu altantuya enggak bisa bergantung sama sang Ibu nah dia di saat itu meminta ibunya untuk e merawat anak-anaknya ya karena altantuya ini harus bekerja dan di saat itu dia memilih bekerja sebagai penerjemah dan sering berpergian ke negara-negara seperti China Singapura dan juga Malaysia Nah inilah kelebihannya dia Di saat dia itu ee menguasai beberapa bahasa asing nah berdasarkan catatan perjalanannya dia altantuya itu sudah Mengunjungi Malaysia setidaknya dua kali yang pertama pada tahun 1995 dan yang kedua pada awal tahun 2006 di awal tadi gua sempat menyinggung ya Geng kalau kasus ini itu berhubungan dengan kasus korupsi pejabat Malaysia nah Pasti kalian akan bertanya-tanya Kok bisa sebatas hanya seorang penerjemah tapi terlibat di dalam pusaran kasus korupsi pejabat Malaysia Dari mana asalmu asalnya Nah jadi geng pejabatnya juga bukan pejabat biasa melainkan mantan Perdana Menteri Malaysia yang bernama Najib Razak dan juga seorang analis pertahanan Malaysia yang bernama Abdul Razak Baginda Nah jadi eh kasus ini benar-benar sebuah kasus yang bisa dikatakan tuh Bikin merinding lah ee melibatkan orang yang besar dan Orang besar itu sampai tega banget melakukan tindakan sekeji ini Nah sekarang kita bakal masuk nih ke dalam pembahasan mengenai keterlibatan altantuya dengan pusaran kor kupsi pejabat Malaysia yang bernama Najib Razak serta Abdul Razak Baginda ini sebelumnya gua udah sempat singgung ya Geng kalau si altantuya ini pernah dua kali berkunjung ke Malaysia dan ternyata kalau Berdasarkan informasi yang beredar kedatangan dia ke Malaysia ini karena dia bertemu dengan Wakil perdana menteri Malaysia yang menjabat pada saat itu yang bernama Najib Razak diduga kalau Najib Razak kemudian memperkenalkan dia kepada Abdul Razak Baginda nah Abdul Razak Baginda ini kan seorang analis politik dan pertahanan dari pusat penelitian strategis Malaysia yaitu tepatnya di sebuah Konvensi berlian internasional yang berada di Hongkong Abdul Razak ini juga merupakan penasehat ketika Najib Razak itu menjadi Menteri Pertahanan pada tahun 2000 sampai 2008 dan Wakil perdana menteri antara bulan Januari 2004 sampai April 2009 nah sebelum dia menjabat sebagai perdana menteri pada tahun-tahun setelahnya hal ini dikonfirmasi dari keterangan ayahnya altantuya yang bernama syaari buset itu mengatakan pada bulan Oktober tahun 2006 altantuya itu melakukan perjalanan ke Malaysia nah namun sebelum dia pergi ke Malaysia altantuya ini sempat bertemu dengan ayahnya shisha aribuetev di rumah mereka antara tanggal 7 dan tanggal 8 Oktober 2006 berarti Keesokan paginya gitu ya atau Beberapa hari kemudian altantuya ini langsung berangkat ke Malaysia ketika mereka di saat itu bertemu altantuya ini sempat bilang Geng kalau dia bakal bertemu dengan seseorang yang bernama Razak siaribu setetev si ayahnya enggak tahu Razak ini siapa Nah apakah itu Najib Razak atau Abdul Razak karena kan ada dua Razak nih karena altantuya cuma bilang nama Razak doang dan enggak menunjukkan foto orangnya jadi pada saat itu Sar busetev juga menanyakan kepada altantuya anaknya Kenapa dia begitu sering ke Malaysia Apa alasannya dia pergi ke sana Nah altantuya di saat itu Menjelaskan ke ayahnya kalau dia memiliki hubungan dengan seorang pria besar yang bernama Baginda nah jadinya berarti namanya itu ada Razak ditambah dengan Baginda perjalanan dia ke Malaysia itu sangat penting karena dia bilang dia ingin membuat rencana pengobatan medis untuk putranya yang cacat karena mengidap penyakit serebral palsi nah sekedar informasi nih geng serebral palsi ini adalah penyakit lumpu otak yang disebabkan karena gangguan perkembangan otak pada anak lalu di saat itu sharibu mengatakan kalau dia menemukan sebuah tiket pesawat di antara barang-barang miliknya altantuya yang mana tiket pesawat itu dibeli oleh seseorang yang bernama Razak tadi Nah jadi banyak nih buk bukti-buktinya nih yang disimpan oleh sang ayah nah di saat itu tertera tanggalnya 23 Maret tahun 2005 serta ada sebuah kuitansi perhiasan dari seseorang yang bernama Habib senilai r1.300ayia tertanggal 4 Maret tahun 2005 kalau kita lihat di sini ya berarti ayahnya tuh sudah mengetahui kalau anaknya ini banyak berhubungan dengan orang-orang penting dan kemudian ada lagi surat lainnya dari Abdul Razak Baginda yang tertanggal 2 Maret tahun 2006 yang ditujukan kepada altantuya serta uang senilai 18.000 1000 USD nah Namun surat tersebut tidak ditandatangani oleh Abdul Razak tapi melainkan ditandatangani oleh altantuya sebagai pemilik uang tersebut nah ini Memang agak sedikit membingungkan ya Eh ada sebuah surat yang dikirim dari Abdul Razak tapi yang tanda tangan altantuya dan ada bukti bahwa itu merupakan surat e transaksi uang sebesar 18.000 USD jadi kan di dalam hal ini kita bisa menilai kalau itu ya semacam kuitansi gitu Ada sejumlah uang sebesar 18.000 USD yang diberikan mungkin ya ni Masih Mungkin nih masih apa ya terka-terkaan gua lah yang diberikan kepada altantuya nah terus geng Apa yang membuat altantuya ini bisa punya hubungan dengan Abdul Razak Baginda Ini yang mana dia merupakan seorang analis politik pertahanan terkemuka di Malaysia nah kabarnya nih geng ya setelah Najib Razak yang saat itu menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia mempertemukan altantuya dengan Abdul Razak Baginda altantuya ini pernah menemani Abdul Razak untuk pergi ke Paris pada tahun 2002 untuk bekerja sebagai pen terjemah dalam agenda negosiasi untuk membeli kapal selam kelas korpen dari Prancis untuk pemerintah Malaysia Nah jadi dia ikut di saat itu untuk E lobi-lobi atau negosiasi tersebut Nah jadi memang altentuya ini dipekerjakan sebagai penerjemah karena dia ya bisa sedikit fasih berbahasa Prancis dan bukti-bukti keberadaan dari altantuya di Prancis ini bisa dilihat dari foto altantuya selama berada di Prancis jadi ada gitu buktinya ada dia pernah ke sana dan selama di sana di tanggal yang persis sama dan katanya nih geng selama altantuya dan Abdul Razak berada di Prancis Mereka kemudian ya cinlok lah dan akhirnya menjalin hubungan gelap terus menjadi pertanyaannya apa yang terjadi di dalam negosiasi tersebut dikatakan harga untuk tiga kapal selam itu senilai R miliar Euro atau setara dengan r4,7 miliar malayia nah tapi ada perusahaan Prancis yang bernama Amaris itu membayar komisi sebesar 114 juta Euro untuk transaksi pembelian kapal selam tersebut jadi di dalam negosiasi itu ada aliran uang yang diperuntukkan sebagai komisi lah sebagai ee apa ya kayak uang calo atau uang buat marketing fee lah gitu pelicinnya tapi uang komisi tersebut masuk ke dalam rekening perusahaan yang dikendalikan oleh Abdul Razak yang bernama Perry Mekar karena altantuya ikut di dalam pertemuan negosiasi tersebut jadinya dia tahu kalau pertemuan itu selain untuk membeli kapal selam tapi juga sebagai acara agar Abdul Razak bisa mendapatkan uang dari Komisi pembelian itu nah jadi ada uang yang mengalir nih ada uang lebih nih altantuya di saat itu mungkin ya Mencoba nih Untuk memanfaatkan situasi tersebut dengan tiba-tiba Dia mengancam atau memeras si Abdul Razak supaya dia bisa dapat uang dan dia mau Abdul Razak ini memberikan dia uang sebesar 500.000 USD yang mana Kalau tidak diberikan maka informasi ini bahwa ada ya uang komisi transaksi tersebut bakal dibocorkan oleh si altantuya Nah jadi sampai sini sudahah cukup main blowing nih geng ya seorang penerjemah cewek cantik yang ditugaskan untuk menemani kesepakatan bisnis pemerintah tapi malah jadi informan A1 mengenai kasus korupsi yang dilakukan oleh Abdul Razak dan Bahkan dia juga jadi cewek simpanannya Abdul Razak atau berhubungan gelap dengan Abdul Razak nah tapi inilah yang menjadi dugaan banyak orang alasan di balik kasus e yang mengerikan ini ya sekarang kita masuk ke dalam pembahasan mengenai kronologi kasus ketika altantuya tewas diledakkan jadi gengs setelah terjadinya kesepakatan pembelian kapal selam dan ditandatangani pada tanggal 5 Juni Tahun 2022 diketahui kalau Abdul Razak dan altantuya baru bertemu kembali 2 tahun kemudian setelah perjanjian tersebut Nah gua enggak menemukan informasi detail apa yang terjadi setelah mereka bertemu lagi 2 tahun kemudian tapi yang jelas singkat ceritanya nih pada tanggal 19 Oktober tahun 2006 altantuya itu sempat mengajukan laporan kepada polisi Malaysia ya yang berhubungan dengan Abdul Razak jadi di saat itu ya dia kayak antara panik atau pengin ngebocorin sesuatu dia hubungilah pihak kepolisian di dalam laporan tersebut altantuya menyebut Abdul Razak sebagai pacarnya tapi dia juga mengatakan kalau Abdul Razak berusaha untuk memeras dia Jadi mereka ini pacaran tapi Abdul Razak ini juga berusaha untuk memeras altantuya ini menurut keterangan altantuya nah Berdasarkan informasi yang gua dapatkan dari media Sou China morning post altantuya ini sebenarnya mengatakan kalau mungkin Kejadian ini adalah kesalahannya dia Tapi saat itu dia mulai menyadari kalau mungkin Abdul Razak sudah tidak mencintai dia lagi Makanya mereka berselisih paham jadi geng ketika itu altantuya ini mengaku kalau dia itu sempat datang ke rumahnya Abdul Razak lah pokoknya dia bilang sempat datang gitu terus altantuya itu merasa dia udah ngelakuin sesuatu yang bodoh jadi di saat itu tuh dia menulis surat yang menyatakan kalau dia bakal mengakhiri hidup dan hal-hal yang agak mengancam lah Ya intinya itu mengarah untuk ee menakut-nakuti Abdul Razak Nah tapi di saat itu Abdul Razak tanggapannya justru bukannya malah kasihan atau malah takut malah dia setelah menerima surat-surat tersebut dari altantuya nah dia justru merasa terancam bukan merasa kasihan atau gimana nah di saat itu altatuya merasa dia sudah melakukan kesalahan dan ya terkesan memeras Abdul Razak nah di saat itulah Abdul Razak yang tidak terima itu berusaha untuk menghabisi nyawanya altantuya Ya begitulah kurang lebih menurut laporan dari altantuya kepada ada polisi terus geng beberapa jam kemudian altantuya dikabarkan hilang setelah itu sepupunya altantuya itu langsung bikin laporan ke polisi dan minta bantuan dari kedutaan Mongolia yang berada di Bangkok berdasarkan penyelidikan diduga nih altantuya ini diculik ketika berada di luar rumahnya Abdul Razak pada tanggal 19 Oktober tahun 2006 setelah itu altantuya enggak pernah terlihat lagi satuan Polisi di saat itu langsung dikerahkan untuk mencari keberadaan dari altantuya dan singkat ceritanya 3 minggu kemudian polisi tiba-tiba menemukan pecahan tulang di sebuah hutan yang berada di Selangor ketika diidentifikasi pecahan tulang tersebut ternyata persis mirip dengan altantuya yang selama ini sedang dicari nah penemuan ini menunjukkan kalau altantuya ternyata sudah tidak bernyawa lagi nah polisi di saat itu berusaha nih geng untuk mengumpulkan sisa-sisa dari jenazah yang dianggap sebagai altantuya ini untuk bisa menentukan penyebab dari meninggalnya dia nah di saat itu berdasarkan dari hasil penyelidikan dan investigasi yang dilakukan ternyata altantuya ini meninggal dengan cara yang benar-benar brutal dan tragis dia itu sempat Dior sebanyak dua kali terus tubuhnya diledakkan menggunakan bahan peledak pakai bom nah Ada dugaan ketika altantuya ini Dior gitu ya dia ini belum sampai tewas gitu dia di saat itu baru tewas ketika tubuhnya diledakkan berkeping-keping dari hasil lab peledak yang digunakan itu terkonfirmasi kalau bahannya itu adalah PN dan juga rdx yaitu jenis bahan peledak yang digunakan untuk pertambangan yang biasanya kalau mau ngeledakin Gunung Batu nah ini semua itu bisa terbukti karena dari sisa-sisa jasad atau dari sisa tulang belulang yang udah hancur berkeping-keping tadi yang setelah dicek itu adalah punyanya altantuya Nah itu ditemukan tuh ada sisa-sisa bahan peledak yang mirip dengan petn dan rdx tadi jadi kebayang geng seberapa mengerikannya proses eksekusi terhadap altantuya ini the actual Crime scene it looked like there been a war Oke sekarang kita masuk ke dalam pembahasan proses Penyelidikan dan persidangan mengenai kasus [Musik] ini u I penyebab dari meninggalnya altantuya penyelidikan pun dilanjutkan untuk mencari Siapa dalang di balik kasus ini karena kan dari awal itu ya pelakunya itu masih diduga diduganya sih udah ya mengarah banget tapi ya mau gimana karena lawannya itu adalah pejabat yang kuat jadinya agak sedikit gantung nah sampai pada akhirnya ditangkaplah nih dua anggota polisi Malaysia yang bernama Azila hadri yang berpangkat kepala Inspektur dan sirul Azhar Umar yang berpangkat Kopral pada bulan November tahun 2006 nah dua orang ini adalah eksekutornya tapi tidak semerta-merta menjadikan mereka adalah pelaku utama mereka ini yang menghabisi tapi otak di balik itu semua masih belum ditemukan nah mereka ini adalah bagian dari anggota unit aksi khusus dan ditugaskan sebagai pengawal dari Najib Razak jadi tugas resmi mereka atau tugas sah mereka ya di negara Malaysia itu adalah sebagai pengawal dari Najib Razak nah kemudian pihak kepolisian Malaysia akhirnya juga menangkap nih Abdul Razak orang yang dicurigai terlibat di dalam kasus ini karena dia ini ya awalnya dicurigai sebagai otak dari semuanya dan diketahui dari investigasi penyelidikan sesaat sebelum akan dieksekusi altantuya itu sempat memohon katanya kepada dua eksekutor tadi yaitu si polisi yang bernama azilah dan sirul untuk menyelamatkan anak yang sedang dia kandung Nah jadi posisinya dia lagi hamil di saat dihabisi dari sini mulai terkuak nih kalau altantuya berarti sedang mengandung anak dari Abdul Razak geng karena selingkuhannya adalah SY Abdul Razak nah 2 minggu kemudian setelah penangkapan azilah dan sirul didakwa atas kasus yang mengerikan ini yaitu penghilangan nyawa secara brutal terhadap altantuya terus berlanjut pada bulan Juni tahun 2007 sidang perdana untuk kasus ini pun dimulai selama persidangan dihadirkanlah para saksi yang menyebutkan kalau altantuya sempat bertemu dengan Abdul Razak serta Najib Razak di Prancis pada tahun 2004 dan juga di London pada tahun 2005 di bulan yang sama saribu setef ayahnya si altantuya dan juga ibunya yang bernama altan setsek Sanja nah serta dua anaknya altantuya yang dirawat oleh kedua orang tuanya ini yang bernama Mungun sagai bayar jargal dan juga altansagai mungtulga nah mereka semua mengajukan gugatan perdata kepada azilah sirul dan juga Razak serta pemerintah Malaysia dengan meminta kompensasi sebesar R1 juta Malaysia atas meninggalnya altantuya ya ya alasan Ini bukan tanpa dasar ya karena altantuya ini kan tulang punggung keluarga dengan meninggalnya altantuya berarti ya orang tuanya ah ggak tahu cari uang di mana untuk membesarkan kedua anak altantuya nah Jadi wajar keluarganya menuntut secara perdata untuk bisa mendapatkan sejumlah uang mereka mendakwa kematian altantuya telah menyebabkan mereka mengalami trauma melayakkan mereka dibayar pampasan dan mendapat ganti rugi seramai 26 saksi plintif memberi keterangan dalam perbicaraan itu yang bermula pada singkat cerita geng berlanjut pada bulan Juli tahun 2008 ada seorang detektif swasta yang bernama P balasubramaniam dia ini merilis sebuah pernyataan resmi yang menyatakan kalau Najib memiliki hubungan pribadi dengan altantuya hubungan ya yang spesial dan dia ini bersama dengan Razak serta altantuya itu mengadakan sebuah pertemuan di luar negeri katanya di dalam pernyataan resmi tersebut balasu brahaniam ini mengklaim kalau penyelidikan polisi sengaja mengabaikan hubungan antara Najib dengan alt tantuya jadi hubungan gelap ini kayak ya disamar-samarkanlah oleh polisi Malaysia di saat itu tapi geng yang anehnya sehari setelah dirilisennya pernyataan tersebut entah apa alasan balasuramaniam tiba-tiba mencabut pernyataannya dia Jadi ini orang antara ketakutan atau mungkin ada sesuatulah di belakang itu semua yang membuat dia itu narik kembali pernyataan dia di saat itu Abdur Razak sendiri juga terus membantah kalau dia pernah memiliki hubungan dengan altantuya dan dia bilang dia enggak pernah bertemu dengan altantuya sebelumnya Nah dari sinilah dia terus menyangkal semua tuduhan tersebut dan karena dia orang besar nih ya tiba-tiba aja 3 bulan Kemudian pihak Pengadilan Tinggi Syah Alam membebaskan si Abdul Razak dari segala tuduhan tetapi memberikan kesempatan bagi azilah dan sirul untuk membela diri setelah memutuskan kalau mereka berdua bersalah atas kasus penghilangan nyawa altantuya tega banget ya udah terbukti bersalah dua orang dikasih keringanan untuk membela diri dan Abdul Razak yang memang udah ada bukti yang mengarah kepada dia itu malah dinyatakan engak bersalah dan dibebaskan Nah jadi buat kalian yang berpikir ya hukum di negara lain itu ya lebih baik dari negara sendiri gitu ya ya ternyata enggak juga engak semuanya juga ya lagi-lagi kekuasaan yang berbicara ini adalah salah satu bukti dan contohnya nah terus singkat cerita setelah pengadilan membebaskan Abdul Razak jaksa penuntut di saat itu juga tidak mengajukan banding dengan alasan kurangnya bukti yang memberatkan Abdul Razak dikatakan tidak ada hal yang mengarah kepada Abdul Razak eh di dalam kasus ini dan di awal tahun 2009 tepatnya di bulan Januari sidang pembelaan azilah dan sirul pun dimulai dengan mengatakan kalau mereka sama sekali enggak terlibat di dalam kasus tersebut nah cuma di bulan aprilnya Pengadilan Tinggi memutuskan kalau sirul dan azilah bersalah dengan melakukan tindakan penghilangan nyawa terhadap altantuya sehingga mereka pun dijatuhi hukuman mati nah mereka ini sempat dikasih kesempatan untuk bela diri tapi ternyata memang buktinya terlalu kuat dan mereka pun ya dijatuhi hukuman mati nah kedua eksekutor ini udah mengaku Geng kalau mereka itu disuruh dan mereka udah bilang juga mereka disuruh oleh ya Abdul Razak tapi tetap aja Abdul razaknya sangat kuat dan di saat itu ya Abdul Razak tidak kunjung ditangkap terus azilah dan sirul yang sudah dinyatakan e hukuman mati gitu ya mereka mengajukan banding atas vonis tersebut dan di bulan Agustus tahun 2013 ya pengadilan banding memutuskan membatalkan putusan bersalah kepada ee mereka berdua ya Jaksa di saat itu mengajukan banding ke pengadilan Federal terhadap putusan dari pengadilan banding dan pengadilan Federal baru memutuskan di bulan Januari tahun 2015 dengan membatalkan putusan bebas pengadilan banding dan menguatkan putusan bersalah dan hukuman dari pengadilan tinggi ya walaupun pada saat itu mereka berdua sudah dijatuhi hukuman mati tapi masih simpang siur nih geng mengenai motif semuanya ya mereka berdua padahal udah bilang mereka ini ya disuruh tapi di saat itu dianggap simpang siur dianggap enggak tahu motif dan penyebabnya Kenapa mereka menghabisi nyawa altantuya Nah di sinilah nih geng masalah ini mulai semakin panjang Karena dikabarkan yang datang ke pengadilan ketika putusan dijatuhkan itu Cuma si azilah sementara si sirul yang satu lagi itu enggak ada dan ternyata sirul ini sudah melarikan diri ke Australia pada tahun 2014 ketika dia sempat dibebaskan dengan jaminan Nah tapi dia ternyata itu sedang ditahan di pusat penahanan Sydney villawood ketika dia sedang berusaha untuk bisa mendapatkan status pengungsi di sana Jadi sampainya dia di Australia dia dapat apa ya masalah barulah dan dia ditahan di Australia pihak pemerintah Malaysia itu meminta agar otoritas Australia bisa melakukan ekstradisi terhadap sirul ini jadi pemerintah Malaysia di saat itu minta sirul ini dikembalikan ee ke Malaysia dan bisa dihukum di Malaysia nah sebab dia ini adalah seorang tersangka dan sudah dijatuhi hukuman mati jadi menurut pemerintah Malaysia ya ngapain lagi dihukum di Australia mending sekalian dibalikin ke Malaysia dihukum mati aja sekalian gitu nah tapi Geng kalau mengacu kepada kebijakan Australia negara tersebut tidak melakukan ekstradisi ke negara di mana mereka akan menghadapi eksekusi jadi ya di Australia tuh enggak bisa kayak oke di sana mau dihukum mati ya Ya udah kita kirim nih biar dimatiin enggak gitu mereka enggak bisa Nah makanya pengungkapan kasus ini sangat sulit untuk dilakukan karena salah satu tersangkanya yaitu sirul yang tidak bisa dideportasi oleh pemerintah Malaysia nah keterangan hanya ada dari salah satu tersangka aja yaitu azilah gitu dan singkat ceritanya lagi pada tahun 2018 setelah pemilihan umum di Malaysia saaribu setev selaku ayah dari altantuya bertemu dengan perdana menteri yang baru di saat itu yang bernama mohathtir Muhammad serta Jaksa Agung baru yang bernama Tan Sri Tommy Thomas yang mana dia ingin mengajukan laporan polisi agar pemerintah Malaysia bisa membuka kembali penyelidikan atas kasus KHS terhadap anaknya altantuya nah laporan tersebut kemudian direspon nih oleh polisi Malaysia dengan mengatakan ya mereka akan membuka lagi penyelidikan terhadap kasus itu dan singkat cerita pada tanggal 16 desember tahun 2019 azilah ya si pelaku yang sudah ditahan dan akan dihukum mati itu mengeluarkan sebuah pernyataan resmi dari penjara Kajang tempat di mana dia menjalani hukuman dia bilang kalau dia disuruh oleh Najib Razak sebagai orang yang memberikan perintah kepada dia untuk menghabisi altantuya nah Dia juga bilang alasan Najib Razak memberikan perintah menurut azilah karena altantuya adalah seorang mata-mata dari Rusia yang kemungkinan bisa mengancam keamanan nasional katanya dan dengan fakta tersebut azilah meminta agar diadakannya pengadilan ulang untuk bisa menemukan bukti-bukti baru di saat si azilah sang eksekutor mengeluarkan pernyataan resmi yang menyudutkan Najib Razak ini Najib Razak langsung membantah tuduhan tersebut dan mengatakan kalau pernyataan azilah tersebut sebagai usahanya si azilah yang sudah putus asa supaya dia bisa selamat dari hukuman yang diberikan kepada dia yaitu hukuman mati Azila kemudian mengajukan untuk peninjauan kembali dia tetap nih bersih Kukuh dia yakin banget dengan pernyataan dia kalau yang nyuruh itu adalah Najib Razak nah namun pada tanggal 8 Desember tahun 2020 pengadilan Federal menolak permohonan azilah untuk persidangan ulang dan eh menolak peninjauan kembali tersebut geng karena Emang kuat banget Najib Razak ini dan singkat ceritanya pada tanggal 16 desember Tahun 2022 Pengadilan Tinggi memutuskan untuk mendukung keluarga altantuya dalam gugatan perdata mereka Nah di sini nih yang di apa ya yang dikabulkan malah permintaan uang dari keluarganya altantuya yaitu mereka menuntut sebesar r100 juta Gitu ya Tadinya terhadap azilah sirul Abdul Razak dan juga pemerintah Malaysia atas kasus ini nah namun di dalam kasus ini ya pihak yang dituntut ini diwajibkan oleh pengadilan untuk membayar kompensasi yang berjumlah R5 juta ditambah dengan bunga kepada keluarga altantuya berlanjut pada bulan November tahun 2023 azilah juga dikabarkan masih menunggu kep putusan atas permohonan peringanan fonis sebab ada sebuah undang-undang baru yang diterapkan di Malaysia geng yang mana itu sebagai pengganti hukuman mati nah hukuman matinya itu diganti menjadi hukuman seumur hidup nah terus bagaimana nih geng dengan si sirul yang juga belum dihukum dan dia masih dipenjara di Australia Apakah dia berhasil dideportasi nah sayangnya Belum sama sekali ya itu tadi karena terkendala kebijakan dari Australia yang tidak akan mendeportasi orang-orang yang terancam hukuman mati di negara mereka jadi ibaratnya di Australia itu tu kalian kayak bisa mencari swaka ya kalau kalian terancam kehidupannya di negara kalian jadi gua contohin aja kayak kejadiannya Si Bima yang orang Lampung yang dia berani bersuara berani ngata-ngatain pejabat korup berani ngatain presiden ya dan dia tiba-tiba terancam di negara Indonesia dia bukannya sedih tapi dia malah senang senangnya kenapa ya senangnya karena dengan terancamnya dia di Indonesia maka dia bisa mendapatkan swaka di Australia Australia Nah jadi Australia tuh ada sistem yang seperti itu makanya ketika Si Sir Rul ini ya akan dihukum mati di Malaysia sesuai dengan aturan dari Australia Australia tidak bisa membiarkan hal itu dan kabarnya juga di bulan yang sama Sir Rul ini dikabarkan sudah dibebaskan dari pusat penahanan imigrasi villawood di Sydney dan menurut informasi yang gua dapatkan dari media aljazirah Setelah dia dibebaskan dia ini tinggal di kanbera bersama dengan anak laki-lakinya dan untuk pertama kalinya sirul ini akhirnya berbicara meng mengai Apa yang sebenarnya terjadi dengan altantuya kepada media aljazira jadi dibuka oleh si sirul ini karena dia udah merasa aman Sudah tinggal di Australia this for me some people call kangar Kang Yes you Can pay If you have more money you pay you release but I had no money on that time how can I pay nah di saat itu si Rul ini bercerita Geng kalau dia merupakan anggota dari tim keamanan elite untuk Wakil perdana menteri pada saat itu yaitu Najib Razak dan si azilah partner dia sebagai eksekutor itu adalah atasan dia sendiri atasannya si sirul nah lalu dia mendapatkan perintah dari azilah kalau ada sebuah operasi khusus dari tuan Najib untuk menghilangkan nyawa altantuya gila gak tuh langsung tuh dia buka Dan di saat itu azilah mengatakan kepada sirul kalau altantuya mengganggu kehidupan Razak nah sirul ini hanya mematuhi perintah tersebut karena ini suruhan dari azilah yang mana itu adalah atasan dari sirul nah cuma dalam ceritanya tersebut sirul mengatakan kalau dia memang terlibat di dalam penculikan altantuya tapi dia gak melakukan penghilangan nyawa Jadi bukan dia yang eksekusi dia cuma culik doang karena menurut sirul setelah sirul menculik altantuya dia menyerahkan altantuya kepada azilah sehingga sirul tidak mengetahui apa yang terjadi selanjutnya kepada altantuya I get him from Razak Baginda house Yes on that time still alive and then i to azilah nah padahal saat awal-awal penyelidikan Berdasarkan pernyataan polisi Malaysia sirul ini dituduh kalau dia menembak altantuya tepat di kepala bagian kiri tapi Keterangan tersebut diragukan oleh pihak pengadilan geng dan pada saat pengadilan sirul ini mengatakan kalau dia adalah kambing hitam atas kasus ini untuk melindungi mereka yang enggak hadir di pengadilan yaitu Najib dan Abdul Razak nah tapi ya enggak ada yang Percayalah dengan pernyataan dia dan sebelum dia pergi atau kabur ke Australia sirul ini sempat mengirimkan pesan kepada seorang pengusaha yang memiliki hubungan dengan politisi Malaysia yang bernama Abdul Salam bin Ahmad di dalam pesannya tersebut sirul ini meminta uang senilai 2 Juta Dolar Australia sirul mengatakan kalau dia harus memikirkan masa depan anaknya di sini setelah itu dia juga ingin meminta uang sebanyak 15 juta dolar Australia dia bilang kalau dia enggak akan kembali ke Malaysia lagi namun saat diwawancara oleh aljazirah sirul mengatakan kalau pesan tersebut bukanlah idenya dia justru dia mendapatkan instruksi dari Abdul salamnya sendiri i jadi kayak dijebaklah gitu sirul Ini dan pesan tersebut kemudian direspon oleh Abdul Salam dengan menulis mereka akan berdiskusi e jadi seolah-olah Abdul Salam Ini mau nolongin nah yang mana menurut sirul kalimat tersebut sebenarnya mereka tujukan kepada Najib sirul menuduh kalau dia sudah dimanipulasi untuk tujuan politik sejak eksekusi altantuya tersebut Kemudian pada tahun 2016 ketika dia masih berada di pusat penahanan imigrasi Australia sirul ini sempat merekam serta menyebarkan video yang membebaskan Najib dari ket batannya terhadap penghilangan nyawa altantuya nah tapi sekarang ya pendirian sirul tuh berubahlah dia ingin mengatakan yang sebenarnya karena dia merasa saat ini dia sudah berada di Australia dan tempat yang aman sehingga dia bebas untuk berbicara jujur jadi dia udah bisa buka-bukaan sirul ini mengklaim kalau dia itu menerima lebih dari 200.000 USD untuk membuat video tersebut untuk membuat video Pengakuan itu dan dia menerima uang tersebut dan uangnya dipakai untuk membiayai keperluan anaknya nah cuma geng siul ini mengaku engak tahu siapa yang bayar dia dengan uang itu dan selama dia terlibat kasus ini dia sama sekali enggak membayar jasa dari pengacaranya yang ada di Malaysia maupun di Australia tapi dia tahu dengan bungkamnya dia ini Ini adalah sebuah cara agar Najib tidak bisa disalahkan atas hilangnya nyawa altantuya dan semua bukti yang diajukan ke pengadilan menurut pengakuan sirul sudah direkayasa semua jadi udah enggak benar dan termasuk bukti kalau adanya perhiasan altantuya yang ditemukan di jaketnya yang dia letakkan di lemari pakaian serta sandal yang berlemuran cairan merah yang ditemukan di mobil nya Semuanya itu direkayasa geng namun Sir Rul tetap merasa bersalah atas apa yang sudah dia lakukan dan dia meminta maaf sebesar-besarnya kepada keluarga altantuya nah dan akhirnya geng Najib Razak itu tetap tidak didakwa ya karena enggak ada bukti yang mengarah kepada dia keterangan sirul ini udah enggak ada gunanya gitu nah namun yang namanya tupai sejago-jagonya melompat pasti bakal jatuh juga gitu ya Nah karena pada akhirnya Najib itu dipenjara tapi untuk kasus yang lain yaitu kasus skandal penggelapan dana negara yang bernilai miliaran dolar dan memang selama dia menjabat di Malaysia banyak banget skandal yang berhubungan erat dengan si Najib ini ya termasuk hubungan ya meninggalnya altantuya tadi Nah itu dia geng cerita mengenai kasus yang paling mengerikan ya dari seorang penerjemah cantik yang bernama altantuya asal Mongolia yang bekerja untuk pejabat Malaysia dia meninggal dunia dengan cara diledakan seram banget ya gimana geng Menurut kalian tentang kasus yang satu ini Apabila ada kekurangan di dalam ceritanya kalian boleh tambahkan di kolom komentar