Transcript
sOjvjRMW20w • GAUTAM ADANI INDIA ! ORANG TERKAYA NOMOR 3 DUNIA DARI HASIL PENIPUAN BISNIS
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/KamarJERI_Official/.shards/text-0001.zst#text/1402_sOjvjRMW20w.txt
Kind: captions
Language: id
Berbagai pihak semakin menduga kalau
Adani ini bisa sejahat itu. Khususnya
juga karena dilindungi dan kongkalikong
dengan
pemerintah. Tapi meskipun banyak skandal
dan dugaan pelanggaran hukum, Gautam
Adani itu masih jadi salah satu orang
terkaya di India, Asia, bahkan di dunia.
Jadi mau kita ngomong gimanapun mereka
terlibat skandal hukum ini orang masih
kaya. Yo geng, tekan tombol subscribe,
Gengir.
Halo, Geng. Welcome back to Kamar
[Musik]
Jerry. Genggeng, kalian pernah dengar
enggak, Geng, nama dari Gautam Adani?
Kalau belum, fix kalian kelewatan. salah
satu cerita paling gila di dunia bisnis
perusahaan. Bayangin ya, Geng, ya. Jadi,
si Gautam Adani ini dia adalah eh anak
orang biasa benar-benar sebiasa itu ya
bisa dikatakan ya dari kalangan menengah
ke bawah gitu ya. Dan bahkan secara
pendidikan dia tidak selesai
pendidikannya dan termasuk ke dalam
barisan orang yang cukup direndahkanlah
di negaranya sendiri. Nah, terus secara
mendadak dia bisa menjadi orang terkaya
nomor tiga di dunia. Bukan di India,
tapi di dunia. Jadi benar-benar dari
yang tadinya miskin itu mendadak menjadi
super kaya. Dan kekayaannya pun enggak
main-main, Geng. Pokoknya levelnya udah
bukan miliaran melainkan triliunan.
Sampai-sampai dia ini ngalahin
kekayaannya Mukes Ambani yang kemarin
kita udah sempat bahas tentang e skandal
keluarganya. Nah, yang kita tahu ya
Mukes Ambani ini kan jadi Crazy rich
nomor satu seAsia. Nah, bahkan Mukes
Ambani aja kalah ya. Pernah kalah dengan
orang ini dan dia juga pernah dinobatkan
lebih tajir atau lebih kaya daripada
Bill
Gates. Tapi nih, Geng, ternyata
kekayaannya dia ini enggak cuma tumbuh
dari bisnis doang. Setelah ditelusuri
lebih jauh, diketahui bahwa dia memiliki
sesuatu yang lebih gelap daripada itu.
Yang mana diungkapkan di balik kerajaan
bisnisnya yang melimpah, ternyata ada
skandal manipulasi dan kecurangan kelas
kakap yang dia buat. Mulai dari dugaan
manipulasi saham, penipuan akuntansi
sampai suap miliaran dolar ke pejabat
pemerintah India. Dan gilanya skandal
Gautam Adani ini bahkan sampai
dinobatkan sebagai kasus penipuan
terbesar dalam sejarah bisnis korporasi.
dan jumlah penipuannya juga enggak
main-main. Kayak yang gua bilang tadi,
levelnya sudah bukan miliaran rupiah
lagi, tapi miliaran dolar yang kalau
dijumlahkan ke rupiah sudah menyentuh
triliunan. Nah, lalu Usut punya Usut
ternyata dia juga ada main di belakang
dengan pejabat pemerintah India. Makanya
dia bisa sampai sekaya itu. Kayaknya di
luar nalar. Gimana kisah selengkapnya
tentang si Crazy Rich yang satu ini?
Langsung saja kita bahas di sisi
[Musik]
lain. Sebelum kita masuk ke dalam
permasalahannya, alangkah baiknya kita
kenalan dulu nih dengan Gautam Adani,
seorang pengusaha dan crazy rich India
yang pernah menjadi orang terkaya nomor
tiga di dunia.
Jadi, Geng, Gautam Adani ini lahir pada
tanggal 24 Juni tahun 1962 di Ahmed
Jabat, Gujarat. Nah, berarti sekarang
tuh umurnya sekitar 62 tahun. Sebelum
dia menjadi seorang Crazy Rich, dia ini
ternyata adalah orang yang lahir dari
keluarga yang biasa-biasa aja, Geng.
Kelas menengah ke bawah. Dan Gautam ini
juga lahir dari keluarga yang menganut
Jainisme. Ya, kita udah sempat membahas
soal Jainisme. Buat kalian yang pengin
tahu bisa langsung cek video yang ini.
Agama jin atau jinisme adalah salah satu
dari tiga agama tertua di India. Dan
saat ini agama Jane ini masih menjadi
bagian dari budaya India.
Nah, sedikit gua jelaskan eisme itu ya
singkatnya mereka sangat menekan pada
prinsip-prinsip moral yang ketat seperti
menjaga kelestarian lingkungan,
menghormati semua makhluk hidup, dan
menghindari konsumsi makanan yang
melibatkan ee menyakiti makhluk hidup
atau mematikan makhluk hidup. Keluarga
Gautam ini adalah seorang Jainisme dan
mereka adalah orang Gujarat yang mana
memang budaya Gujarat itu sendiri
terkenal karena mereka ya suka
berwirausaha. Nah, mereka tuh e jadi
entrepreneurnya kuat gitu walaupun eh
apa ya banyak menengah ke bawah di sana.
Bahkan kalau secara sejarahnya
masyarakat di daerah Gujarat itu memang
secara konsisten mendorong inovasi dan
perdagangan di India. Dan budaya
berwirausaha itu juga dijalankan oleh
bapaknya si Gautam yaitu Shantilal Adani
yang merupakan seorang pedagang tekstil
kecil. Terus, geng, ibunya Gautam ini
bernama Shantaben Adani. Nah, tapi
sayangnya gak banyak informasi tentang
pekerjaan atau profesi spesifiknya. Tapi
ibunya ini yang jelas dikenal sebagai
ibu rumah tangga yang mendukung keluarga
dalam kehidupan
mereka. Gautam ini itu punya tujuh
saudara kandung, Geng. Nah, enggak
terlalu detail juga informasi tentang
saudara-saudaranya, tapi beberapa dari
saudaranya itu ya juga turut
berkecimpung di dunia bisnis. Kalau
berdasarkan informasi, keluarga Adani
ini memang pernah bermigrasi dari kota
Tat yang ada di Gujarat Utara untuk
mencari penghidupan. Jadi mereka tuh
merantau untuk ya mencari apa ya
peruntunganlah. Diketahui bahwa Gautam
Adani itu menempuh pendidikan menengah
di Shet Cimanlal Nagidas Fidalaya yang
ada di Ahmed Dabat Gujarat. Nah, setelah
dia menyelesaikan sekolah menengah
sekitar usia dia 16 tahun, tepatnya pada
tahun 1978, Gautam Adani akhirnya
memutuskan untuk meninggalkan Ahmedab
dan pindah ke Mumbai. Keputusan ini dia
ambil untuk mengejar peluang kerja di
kota besar. Di Mumbai, dia ini bekerja
sebagai penyortir berlian di perusahaan
Mahendra Brothers selama kurang lebih 3
tahun, Geng. Dan dari pekerjaannya
tersebut, Gautam ini mendapatkan komisi
pertamanya sebesar Rp10.000 R000 rup
atau Rp2 juta dari perdagangan berlian
dengan pembeli yang berasal dari Jepang.
Nah, di saat itu ya udah terlihatlah
otak otak bisnisnya dia berjalan. Terus
geng kemudian pada tahun 1981 kakaknya
yang bernama Mahaukbay Adani itu membeli
sebuah unit plastik di Ahmedab dan
meminta Gautam untuk mengelola
operasional di tempat tersebut. Nah,
melalui usaha tersebutlah Gautam ini
mulai terlibat di dalam perdagangan
global dengan mengimpor polifinyil
chloride atau PVC. ya kayak pipa itu
pipa air. Nah, jadi perusahaan plastik
yang dibeli oleh kakaknya tuh dikelola
oleh dia. Nah, hal tersebut menjadi
pintu masuknya dia ke dunia bisnis
internasional, Geng. Lalu, Geng, saat di
Ahmedabat, Gautam ini juga sempat
mendaftar di Gujarat University untuk
program sarjana di bidang perdagangan.
Tapi dia di saat itu memutuskan untuk
keluar dari universitas tersebut setelah
tahun kedua karena lebih tertarik
mengejar peluang bisnis daripada
melanjutkan pendidikan formal. Dan
selang 7 tahun kemudian, tepatnya pada
tahun 1988, dia akhirnya mendirikan yang
namanya Adani Export. Kalau sekarang
namanya Adani Enterprise dan perusahaan
ini awalnya bergerak di bidang
perdagangan komoditas pertanian dan juga
energi. Nah, jadi udah semakin besar tuh
usahanya dia. Dan pada tahun-tahun
Gautam ini mendirikan perusahaannya,
India di satu sisi juga sedang ada
reformasi ekonomi yang itu juga ee jadi
berdampak kepada mempercepat pertumbuhan
bisnisnya dia. Sehingga dari sektor
pertanian dan energi gautam adani bisa
mulai merambah ke sektor logistik,
perdagangan logam, tekstil juga kemudian
energi hingga infrastruktur. Nah, enggak
butuk waktu lama ekspansi bisnis Gautam
Adani semakin lama semakin besar. Bahkan
pada tahun 1995, Gautam Adani
mendapatkan kontrak untuk mengelola
pelabuhan Mundra di Gujarat yang kini
menjadi pelabuhan swasta terbesar di
India.
Kemudian geng, setahun berikutnya, tepat
pada tahun 1996, Gautam ini mendirikan
Adani Power. Perusahaan ini menjadi
produsen listrik tenaga termal swasta
terbesar di India dengan kapasitas
4.620 MW, intinya ribuan watt lah gitu.
Yang kemudian menjadi salah satu
perusahaan pembangkit listrik terbesar
di India. Wah, dari orang miskin
sekarang punya perusahaan pembangkit
listrik. Dan kemudian pada tahun 2006
ada nih grup ini menjadi importir
batuara terbesar di India. Jadi bisnis
Adani di sektor energi juga makin masif
dan makin berkembang besar. Di tahun
yang sama, saham Adani Expor yang
sekarang namanya e udah jadi Adani
Enterprise, kalian bisa cek sendiri di
Google. Nah, itu juga naik gila-gilaan.
Tapi di balik itu semua ternyata ada
sesuatu yang enggak beres. Nah, jadi di
rentetan kesuksesan mereka, sebegitu
banyaknya perkembangan di perusahaan
mereka ternyata ditemukanlah adanya
kecurangan. Di saat itu, Geng,
Securities and Exchange Board of India
atau disingkat dengan SEBI, yaitu Badan
Pengawas Pasar Modal India itu udah
mulai mencium ada yang aneh dengan
pergerakan harga saham dari perusahaan
Adani ini. Nah, investigasi pun dimulai
dan hasilnya bikin heboh. Pihak SEBI di
saat itu menemukan kalau beberapa
perusahaan yang terkait dengan Adani
Grup ini ternyata diduga melakukan
manipulasi harga saham itu ee kerja sama
dengan seorang broker saham
kontroversial. namanya itu adalah ketan
parek. Nah, mereka ini diduga terlibat
di dalam perdagangan terkoordinasi,
menciptakan volume transaksi palsu,
terus mengatur harga saham, ada nih
ekspor biar terus naik, pokoknya tuh
semuanya dimanipulasi ya aslinya enggak
kayak gitu. Dan enggak cuma itu aja,
Geng. Ada juga indikasi pergerakan dana
dan saham antara Adani Grup dan juga
jaringan parek. Nah, skandal ini bikin
pihak SEBI turun tangan keras. Beberapa
perusahaan yang terlibat dilarang
melakukan aktivitas perdagangan selama 2
tahun di saat itu. Nah, ini menjadi
sebuah pukulan berat untuk Adani Grup
yang di saat itu dianggap sedang
sukses-suksesnya. Dan mereka juga di
saat itu masih di dalam fase ekspansi.
Tapi yang namanya adani mereka enggak
gampang tumbang karena mereka tuh
akarnya sudah sangat kuat.
Kecurangan-kecurangan mereka bisa mereka
backup, bisa mereka perbaiki. Perbaiki
dalam artian tuh mereka tutupi gitu.
Nah, setelah mereka dihantam badai, ya,
mereka kembali bangkit dan justru makin
agresif dalam memperluas bisnis mereka
ke berbagai sektor. Jadi, pada tahun
2008, Adani Grup ini melakukan akuisisi
internasional pertama mereka dengan
membeli sebuah tambang batu bara di
Pulau Bunyu, Indonesia. Nah, jadi mereka
beli tambang di negara kita. Investasi
tambang di Indonesia dari keluarga Adani
ini itu bernilai sekitar 1,65 miliar
atau setara dengan 27,3 triliun. Dan ini
pun menjadi langkah awal ekspansi Adani
Grup dalam sektor pertambangan batubara
di luar India. Nah, jadi sektor batuara
pertama mereka ya keluarga mereka yang
mereka ekspansi ke negara luar itu
justru ke Indonesia negara kita.
Nah, terus geng setelah mereka membuka
batu bara di Indonesia 3 tahun
setelahnya pada tahun 2011 bisnis Gautam
Adani itu semakin menuju puncak
kesuksesan. Terlebih setelah Gautam
Adani ini membeli tambang Galile Basin
dan pelabuhan Abot Point di Australia.
Jadi makin luas tuh. Nah, yang mana hal
ini membuat bisnis mereka semakin
mendunia. Nah, terus setelah mereka
semakin luas bisnisnya, ya,
busuk-busuknya mereka yang belakangan
itu itu udah mulai dilupakan, itu udah
mulai enggak diperhitungkan oleh orang.
Nah, sampai pada akhirnya di tahun 2020
tepat di tengah-tengah pandemi, salah
satu perusahaan Adani Group yaitu Adani
Green Energy juga memenangkan proyek
tenaga surya terbesar di dunia. Jadilah
mereka semakin kaya. Nah, jadi proyek
tersebut itu melibatkan pembangunan
pembangkit listrik tenaga surya dengan
kapasitas 8 GW dan fasilitas manufaktur
panel surya domestik sebesar 2 GW. Nah,
jadi total investasi untuk proyek ini
diperkirakan mencapai 6 miliar setara
Rp99,33
triliun. Uh, gila tuh. Kalau kalian mau
banding-bandingin, ah masih banyak
korupsi 3000T segala macam, ya udah beda
hal ya. ini 99 triliun bukan korupsi
tapi mereka investasi. Kebayang duitnya
ada seberapa banyak dan proyek ini
diberikan oleh Solar Energy Corporation
of India atau SECHI dan merupakan bagian
dari upaya India untuk meningkatkan
kapasitas energi terbarukan di negara
mereka. Dan proyek ini juga diharapkan
dapat mengurangi emisi karbon hingga 900
juta ton selama masa pakainya. Terus
kemudian geng, pada tahun 2022 Adani ini
mengakui sisi saham mayoritas di bandara
internasional Mumbai yang mana bandara
tersebut merupakan bandara paling sibuk
kedua di India. Jadi keluarga mereka
yang menguasai. Nah, terus masih di
tahun yang sama yaitu pada bulan Mei
tahun 2022, keluarga Adani melalui
special purpose entity atau perusahaan
atau badan hukum yang dibuat untuk
tujuan khusus itu akhirnya mengakui
ambuja Semen dan anak perusahaannya
yaitu ACC dari Holsim Group, sebuah
perusahaan bahan bangunan asal Swiss.
Gua yakin banget kalian pernah dengar
iklannya. Holsim, iklan semen. Nah, itu
punya keluarga mereka untuk saat ini.
Perusahaan asal Swiss mereka akuisisi
dan nilai akuisisinya itu mencapai 10,5
miliar atau setara dengan
173,83 triliun dan menjadikan ini adalah
salah satu transaksi merger dan akuisisi
terbesar di sektor infrastruktur dan
material di India. Dan akuisi ini juga
membuat Adani Group menjadi produsen
semen terbesar kedua di India dengan
kapasitas produksi gabungan sekitar 70
juta ton per
tahunnya. Terus, Geng, masih di tahun
yang sama yaitu pada Agustus tahun 2022,
AMG Media Network Limited atau disingkat
dengan AML. Nah, ini adalah perusahaan
anak dari Adani Group. Nah, mereka
mengumumkan rencana mereka untuk
mengakuisisi RRP Holding. Nah, RRP
Holding ini bukan perusahaan
sembarangan, Geng. Karena mereka
memegang
29,18% saham NDTV, yaitu salah satu
stasiun berita nasional terkemuka yang
ada di India. Bahkan enggak cukup sampai
di situ aja. Adani juga langsung tancap
gas dengan mengajukan tawaran terbuka
untuk membeli 26% saham tambahan yang
artinya mereka berambisi untuk menguasai
mayoritas saham NDTV. Ya, masalahnya
langkah ini bakal bikin geger karena
menurut pernyataan resmi ND TV, akuisi
ini dilakukan tanpa pengetahuan ataupun
persetujuan dari para pendiri ND TV,
yaitu pasangan suami istri yang bernama
Radika Roy, seorang mantan jurnalis dan
Pranoi Roy, seorang ekonom. Nah, karena
kan gini, Geng. Ini perlu diketahui juga
ya, seseorang kalau udah kaya banget,
hal yang akan dia lakukan adalah mencari
kekuasaan dan menguasai media. Karena
media ini harus dipegang supaya mereka
bisa menggiring segala opini untuk
memperbaiki citra mereka kalau mereka
punya salah. Dan ternyata itulah yang
dilakukan oleh ya keluarga Adani. Nah,
terus geng si suami istri pendiri dari
NDTV tadi mengklaim bahwa Adani itu
menggunakan pihak ketiga untuk
mengakuisisi saham tersebut tanpa
diskusi atau pemberitahuan sebelumnya
kepada mereka sebagai seorang founder.
Dan di sinilah kontroversi semakin
panas. Banyak pihak yang khawatir soal
independensi editorial ND TV mengingat
Adani dikenal punya hubungan dekat
dengan Perdana Menteri Narendra Modi dan
juga partainya yaitu Baratia Janata
Party atau BJP. Nah, yang mana artinya
semua pemberitaan di India itu enggak
bakal bisa mengkritik pemerintah dari
Narendra Modi karena mereka yang sudah
menguasai media tersebut. Nah, sebelum
diakuisisi oleh Adani, NDTV ini e
dikenal sebagai media yang cukup kritis
terhadap pemerintahan Modi. Tapi setelah
Adani masuk, menurut laporan The
Economist, NDTV berubah menjadi supain
alias tunduk dan enggak lagi sekeras
dulu untuk mengkritik
kebijakan-kebijakan pemerintah. Nah,
lalu geng di tahun 2022 itu bisa
dikatakan sebagai puncak keemasan dari
si Adani ini. Jadi bisa kebayang tuh
bagaimana mereka berkuasanya di India.
udah kaya megang media, dekat sama
pemerintah dan ya karena mereka memang
kebanjiran proyek besar terus dan mereka
juga aktif dan berhasil mengembangkan
bisnis mereka baik di dalam dan juga di
luar negeri. Terus geng singkat cerita
di Februari tahun 2022 Gautam Adani
menjadi orang paling terkaya di Asia
bahkan melewati kekayaannya Mukes
Ambani. Ya, yang mau tahu tentang Mukes
Ambani ini karena kita udah pernah
bahas, silakan tonton. Dan setelah itu,
Geng, enggak sampai di situ aja. Pada
Agustus tahun 2022, Gautam Adani juga
dinobatkan sebagai orang terkaya ketiga
di dunia menurut media fortune. Dan
bahkan ada juga yang menyebutkan kalau
Gautam Adani lebih kaya daripada Bill
Gates atau Warren Buffett. Dan ini bisa
dikatakan ya gila banget. Kalau kalian
tanya Elon Max ya ggak ada apa-apanya
Elon Max sama Gautam Adani. Nah, tapi
emang kita agak jarang mendengar nama
Gautam Adani ini. Yang lebih sering kita
dengar ya Bill Gates, Elon Marx atau
Warren Buffett ini sebagai orang kaya.
Nah, tapi nih geng semakin tinggi pohon
sudah pasti semakin kencang anginnya.
Dan siapa sangka bahwa pada tahun
berikutnya yaitu tahun 2023, Gautam
Adani akhirnya tersangkut sebuah skandal
manipulasi saham dan kecurangan
finansial yang dalam sekejap langsung
membuat saham Adani ambruk
seambruk-ambruknya dan bahkan
kekayaannya anjlok hingga triliunan
rupiah. Nah, gimana bisa? Ini dari
sepanjang itu gua cerita tentang
kekayaannya, kehebatannya nih ya. Dia
bisa jatuh dalam satu malam doang.
Tiba-tiba langsung bruk hancur. Nah,
sekarang kita akan bahas skandal
manipulasi dan kecurangan finansial
dalam bisnis Gautam Andani yang membuat
dia hancur
[Musik]
lebur. Jadi, Geng pada Januari tahun
2023 ini benar-benar baru masuk banget
pergantian tahun terbitlah sebuah
laporan yang dilakukan oleh firma
investasi asal Amerika Serikat yaitu
Heidenberg Research yang berjudul Adani
Group. Bagaimana orang paling kaya
ketiga di dunia melakukan penipuan
terbesar dalam sejarah korporasi atau
perusahaan? Nah, itu judulnya tuh ya gua
artiin dalam bahasa Indonesia. Di dalam
laporan tersebut, Heidenberg research
ini menyebutkan bahwa
perusahaan-perusahaan Adani Group sudah
memanipulasi harga saham dan melakukan
penipuan keuangan selama bertahun-tahun.
Jadi berdasarkan laporan, Adani Grup
sengaja membuat perusahaan-perusahaan
yang keberadaannya cuma ada di atas
kertas saja alias disebut dengan
perusahaan cangkang. Jadi enggak ada
perusahaannya, cuma ada dokumennya aja.
Dan kemudian perusahaan-perusahaan
tersebut didirikan di negara-negara yang
menerapkan tax havens. Jadi untuk
individu atau perusahaan yang asing
pajaknya dibuatkan rendah atau malah
sampai nol. Dan negara-negara tax heaven
ini seperti Mauritius, Uni Emirat Arab,
dan kepulauan-kepulauan Arab lain. Taxen
ini kayak ini loh, Geng, yang eh pihak
Apple mau mendirikan perusahaannya di
Indonesia, mereka tuh minta text heaven.
Jadi kayak apa ya? Eh, ya pajaknya
rendahlah. Mereka mengiming-imingkan
membuka lapangan pekerjaan, tapi
pajaknya enggak boleh tinggi-tinggi
gitulah kurang lebih bahkan sampai nol.
Hal ini dilakukan untuk memanipulasi
harga saham dengan membuat omset palsu
serta menutupi hutang adani grup yang
sebenarnya udah sangat besar, Geng.
Jadi, mereka membuat perusahaan cangkang
di negara pajak rendah dan dari situlah
mereka mengatakan kalau saham mereka
naik karena banyaknya perusahaan ingin
berinvestasi ke mereka. Nah, dari situ
nilai saham mereka meningkat dan nilai
saham mereka yang meningkat akibat
perusahaan dan omset palsu tersebut yang
bakal dijadikan jaminan hutang sama
Adani Group. Dan ini yang bikin riskan
atau berbahaya, Geng. Dan memang benar,
Geng. Saham perusahaan-perusahaan Adani
Group memang tercatat sempat mengalami
kenaikan yang luar biasa sebesar 819%
dalam 3 tahun terakhir. Yang diduga
besar ini karena manipulasi yang mereka
lakukan tersebut dan bukan pertumbuhan
bisnis yang sehat.
Nah, kalau berdasarkan laporan dari
pihak Heidenberg tadi, Adani ini
melakukan manipulasi dan kecurangan
tersebut sama anggota keluarganya yang
lain. Dan selain itu, berdasarkan
laporan Heidenberg lagi, Adani Grup ini
memang sudah lama jadi objek investigasi
dalam empat kasus penipuan besar senilai
17 miliar dolar atau lebih dari Rp12
triliun, termasuk tuduhan pencucian
uang, penggelapan pajak, dan korupsi.
Jadi memang bahkan pemerintah aja sampai
ya mengusut kasus manipulasi dan
kecurangan yang diduga dilakukan oleh
Andani Grup ini. Nah, tapi masih dalam
tahapan penyelidikan. Jadi, publik ya
belum diberitahukan di saat itu. Makanya
bisa dikatakan kasusnya itu dibongkar
oleh Heidenberg Research asal Amerika
Serikat. Makanya karena itu pula
Heidenberg research ini menuduh Gautam
Adani sudah melakukan penipuan terbesar
dalam sejarah perusahaan atau korporasi
mereka. Terus kemudian setelah laporan
Heidenberg tersebut dirilis, ya harga
saham Adani pun langsung anjlok. Yang
tadinya mereka tuh ya bisa dikatakan
terkaya langsung hancur-hancuran sampai
menyebabkan kerugian hingga 150 miliar
dolar atau sekitar Rp2 triliun. Dan
kekayaan Gautam Adani pun ikut merosot
tajam. Bahkan kekayaannya berkurang
setengahnya menjadi sedikit lebih dari
Rp61 miliar atau setara dengan
920,79 triliun. Lalu, Geng, karena
semakin turun kekayaannya, imbas dari
kasus manipulasi dan kecurangan
tersebut, posisi Gautam Adani merosot ke
peringkat 16 di dunia. Pada saat itu,
Adani Grup menanggapi dengan menyatakan
bahwa laporan Heidenberg itu
informasinya salah dan enggak up to
date," kata mereka. Dan laporan tersebut
dikatakan oleh keluarga Anda di grup
sengaja dirancang untuk merusak reputasi
perusahaan mereka. Soalnya pada saat itu
ada di grup ya sedang deal-dealan atas
saham publik gitu, Geng. Jadi mereka
menuduh, "Wah, kita ini disabotase oleh
sebuah perusahaan Amerika." Itu yang
mereka tuduh.
Terus Adani Grup juga bilang pada saat
itu kalau mereka bakal mempertimbangkan
hukum mempertimbangkan untuk melaporkan
Heidenberg research ini. Bahkan
pemerintah India dilaporkan melakukan
penyelidikan atas kasus manipulasi dan
kecurangan bisnis adani tersebut.
Kemudian geng, pada November tahun 2024,
sebuah badai baru tiba-tiba menerpa
keluarga kaya raya ini, keluarga Gautam
Adani. Kali ini pengadilan distrik di
New York menjatuhkan dakwaan berat
kepada Adani dan tujuh eksekutif
bisnisnya. Mereka dituduh
menggelontorkan lebih dari 250 juta
dolar atau sekitar 3,75 triliun untuk
menyogok pejabat pemerintah India demi
mengamankan kontrak energi yang super
menguntungkan untuk adani Green Energy.
Nah, ini perusahaan yang sebelumnya gua
ceritakan, perusahaan energi terbarukan
yang mayoritas dipegang oleh Adani Grup.
Nah, waktu itu jaksa yang menuntut itu
bilang kalau pada tahun 2021 tersebut
ada Nigreen Energy menawarkan obligasi
kepada investor dengan menyembunyikan
informasi palsu tentang upaya anti
korupsi dan anti suap yang mereka
lakukan. Jaksa penuntut umum juga
mengungkapkan bahwa Adani dan tujuh
eksekutif berkomunikasi melalui pesan
teks, aplikasi pesan, dan presentasi
PowerPoint yang mencatat rincian suap
bahkan menggunakan nama kode di dalam
komunikasi mereka. Beberapa terdakwa di
saat itu juga diduga berusaha menghapus
bukti elektronik yang menghubungkan
mereka dengan skema suap tersebut. Geng,
skema suap ini udah jalan dari tahun
2019 sampai 2020. Pas Andani Green
Energy eh dapat kontrak gede dari Solar
Energy Corporation of India atau Sechi
senilai 6 miliar dolar atau sekitar
99,33 triliun yang sebelumnya sempat gua
ceritakan tadi, Geng. Kan mereka itu
dapatnya sekitar 99 triliun lebih untuk
menjalankan proyeknya. Tapi sebenarnya
dari proyek R99 triliun tersebut
diharapkan bisa menghasilkan keuntungan
lebih dari 2 miliar dolar atau setara R3
triliun dalam kurun waktu 20 tahun. Tapi
proyek tersebut malah mengalami
kesulitan karena biaya energi surya yang
sangat tinggi yang membuat pihak Sechi
itu kesulitan untuk mendapatkan
pelanggan. Untuk mengatasi hal ini,
Adani dan tujuh eksekutifnya diduga
memberikan suap kepada pejabat-pejabat
negara bagian di India, termasuk seorang
pejabat yang menerima sekitar 228 juta
dolar atau sekitar
3,77 triliun. Dia menerima sendiri tuh.
Itu buat dia aja tuh dia dapat. Dan
untuk meyakinkan mereka agar membeli
energi surya dari Adani Green Energy.
Ya, itulah angka yang pihak Adani ini
bayar. Dan ini semua terjadi di
sepanjang tahun 2021 sampai awal tahun
2024, Geng. Enggak cuma itu, Geng. Dalam
dakwaan tersebut, jaksa juga menuduh
Sagar Adani, keponakan dari Gautam Adani
yang terlibat di dalam pengelolaan
rincian suap kepada pejabat India,
termasuk memantau setiap transaksi yang
dilakukan dan mencatat jumlah suap yang
diberikan serta jumlah energi surya yang
akan dibeli oleh masing-masing negara
bagian. Jadi memang proyek energi surya
tersebut tuh sampai negara-negara lain
transaksi bisnisnya saking luasnya.
saking
besarnya. Makanya, Geng, ini menjadi
skandal besar banget karena kasus
manipulasi dan kecurangannya sampai
lintas negara. Skandal ini bikin saham
perusahaan mereka makin jatuh dan
beberapa proyek internasional mereka
dibatalkan. Bahkan pemerintah negara
Kenya itu membatalkan kesepakatan
senilai 2, miliar dolar atau sekitar
Rp41,3 triliun terkait pengambilan
bandara internasional Jomo Kenyata dan
proyek energi lain karena kekhawatiran
mereka akan potensi kewajiban hukum
akibat keterlibatan Adani di dalam
skandal manipulasi atau penipuan
tersebut.
Nah, terus Geng karena dakowaan ini
datang ketika saham Adani Grup sudah
ambruk gara-gara laporan Heidenberg
Research di awal 2024. Jadi ketika
dakwaan ini muncul, kasus ini bukan cuma
menghancurkan reputasi Adani, tapi juga
membuat hubungan dekatnya dengan Perdana
Menteri Narendra Modi makin disorot.
Nah, sebenarnya nih, Geng, udah lama
juga ada gosip kalau aturan pengadaan
proyek di India itu sengaja diubah untuk
menguntungkan Adani Grup. Dan sekarang
skandal ini sepertinya bakal semakin
memperkuat dugaan
tersebut. Jadi, seperti yang udah gua
sebut-sebutkan sebelumnya, Gautam Adani
dikenal sebagai pengusaha yang sangat
dekat dengan Perdana Menteri India,
Narendra Modi serta partainya Baratia
Janata Party atau BJP. Kedekatan ini
menimbulkan berbagai tuduhan kronism di
mana hubungan politik diduga membantu
ekspansi bisnis keluarga Adani. Ya,
kayak misalnya nih, pada awal tahun
2000-an saat Modi masih menjabat sebagai
Menteri Utama Gujarat, Adani mendapat
banyak proyek infrastruktur besar.
Dukungan Adani terhadap Modi semakin
terlihat saat kerusuhan Gujarat 2002 di
mana dia tetap berpihak kepada Modi
meski mendapatkan kecaman dari berbagai
pihak dan juga dari publik. Tahun 2013
menjelang Pemilu 2014, Adani bahkan
menyediakan pesawat pribadi untuk
kampanyenya Modi. Pun juga saat Modi
terpilih sebagai Perdana Menteri India
pada 2014, kerajaan bisnis Adani
berkembang pesat. Jadi modi ini naik,
Modi ini dapat jabatan, keluarga Adani
juga mendapatkan kekayaan. Jadi
simbiosis mutualisme mereka sangat kuat.
perusahaannya adani ini bahkan semenjak
Modi semakin berkuasa mereka memenangkan
proyek infrastruktur strategis seperti
bikin bandara, pelabuhan, pembangkit
listrik dan itu semua proyek nasional
yang berhubungan langsung sama
pemerintah alias si Narendra Modi selaku
perdana menteri dan juga partai BJP.
Lalu kemudian pada akhirnya ya setelah
semuanya terbongkar dari tahun 2023 dan
2024 di mana skandal-skandalnya ya mulai
tercium dan semuanya semakin mencuat ke
publik, berbagai pihak semakin menduga
kalau Adani ini bisa sejahat itu.
Khususnya juga karena dilindungi dan
kongkalikong dengan pemerintah. Tapi
geng, meski diterpasandal bertubi-tubi,
adani ini tetap berusaha menjaga citra
mereka. Dan bahkan baru-baru ini mereka
mengumumkan rencana mereka untuk
berinvestasi sebesar 10 miliar dolar
atau setara dengan 165 triliun di sektor
energi dan infrastruktur yang ada di
Amerika Serikat. Gila ya. Makin
ditantang oleh mereka. Itulah kelebihan
kalau orang punya duit gitu. Dan mereka
juga sambil berjanji bakal menciptakan
ribuan lapangan pekerjaan. Nah, tapi
banyak yang skeptis nih dan melihat
langkah ini sebagai usaha untuk
mengalihkan perhatian dari kasus hukum
yang menjerat mereka saat ini. Dan Adani
Grup juga sedang ribut di pengadilan
lingkungan di India karena mereka
mendapatkan tuduhan mulai dari proyek
listrik senilai 2 miliar di Utar Pradesh
dianggap tanpa izin lingkungan yang
jelas. Di Mumbai, proyek real estate
mewah mereka juga kena gugatan karena
dianggap mengganggu tata kota dan
lingkungan. Bahkan proyek rehabilitasi
kawasan kumuh di daerah Deravi yang
awalnya diklaim bakal membantu warga
miskin, sekarang malah disorot gara-gara
dugaan pelanggaran aturan. Tapi meskipun
banyak skandal dan dugaan pelanggaran
hukum, Gautam Adani itu masih jadi salah
satu orang terkaya di India, Asia,
bahkan di dunia. Jadi mau kita ngomong
gimanapun mereka terlibat skandal hukum,
ini orang masih kaya. Tapi bedanya dia
eh ya kekayaannya udah di bawah Bill
Gates, udah di bawah Elonmas mungkin ya.
karena skandalnya dia
ini. Itu dia, Geng, pembahasan kita hari
ini soal skandal Crazy Richis India yang
selain kekayaannya enggak main-main,
apalagi dari tadi angkanya yang gua
sebutin juga udah terlilunan semua gitu
ya. Tapi selain kekayaannya yang enggak
main-main, skandal manipulasi dan
kecurangannya juga enggak main-main.
Gimana menurut pendapat kalian, Geng,
tentang kisah dari orang ini? Apakah
kalian setuju untuk menjadi sangat kaya
sepertinya enggak bisa jujur-jujur amat?
emang harus sekotor ini kayaknya.