ALVARO'S DISAPPEARANCE! DUE TO HIS STEPFATHER BEING ANNOYED WITH HIS MOTHER
QMdqTmMGASU • 2025-11-26
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Dari kesaksian si marbot ini, dia sempat
bertanya kepada si terduga pelaku yang
dia anggap menculik. Dia bilang gini,
"Pak, nyari siapa?" Dan si penculik itu
menjawab, "Nyari anak saya." Ditanya
lagi nih sama si marbot masjid, "Namanya
siapa?" Terus si orang ini jawabnya,
"Alfaru."
Saya tanya, "Pak, nyari siapa?" "Nyari
anak saya namanya siapa?" Alvaro.
Sebelum kita mulai pembahasan ini, gua
mau disclaimer dulu. Pembahasan ini
tidak bermaksud untuk melanggar aturan
YouTube ataupun membuat sesuatu yang
dilarang oleh YouTube. Tujuan dari
pembahasan ini adalah sebuah bentuk
informasi dan semoga bisa menjadi
edukasi bagi kita semua, terutama untuk
para orang tua-orang tua yang masih
memiliki anak dan agar lebih
berhati-hati lagi dalam menjaga buah
hatinya. Oke, jadi geng beberapa minggu
lalu kita sempat membahas tentang sebuah
kasus hilangnya Bilkis karena diculik.
Untungnya Bilkis bernasib baik ya, dia
masih bisa diselamatkan oleh kedua orang
tuanya. Namun hari ini tiba-tiba ada
sebuah pemberitaan yang belakangan lagi
ramai banget juga dibicarakan tentang
hilangnya Alvaroano, bocah di bawah umur
yang tidak diketahui ke mana
keberadaannya semacam hilang ditelan
bumi. Berbeda dengan kasusnya Bilkis,
hilangnya Alfaro ini berakhir dengan
sangat menyedihkan dan membuat kita
merinding, Geng. ya, yang mana kasusnya
dia itu menghilang sejak bulan Maret
tahun ini dan pihak keluarga sudah
melaporkan hilangnya Alfaro kepada pihak
kepolisian dan polisi sudah berupaya
keras untuk mencari keberadaan dari
Alfaro yang syukur-syukur ya harapannya
bisa ditemukan dalam keadaan hidup.
Kasusnya sempat ramai, Geng, pada saat
itu dan semakin disorot karena
keberadaan Alfaro yang masih belum
diketahui. [musik] Dan enggak sedikit
juga publik yang menanti-nanti
perkembangan terbaru dari kasus ini
berharap Alfaro ditemukan dalam kondisi
masih hidup. seperti Bilkis. Namun
sedihnya yang terjadi justru sebaliknya.
Kabar Alfaro terakhir adalah dia
ditemukan dalam kondisi yang sudah tidak
bernyawa.
Keluarga terutama sang nenek karena
merasa sangat terpukul atas fakta yang
ada saat ini. Hari ini ditemukannya
Alfaro dalam keadaan meninggal dunia.
Pupus harapan dari keluarga dan
masyarakat yang selama ini
menanti-nantikan kabar dari Alfaro yang
didoakan semoga bisa kembali ke keluarga
dengan keadaan selamat. Yang membuat
kasus ini viral banget, Geng, adalah
kabar soal
siapa pelakunya. Nah, ternyata geng
pelaku dari kasus yang bikin merinding
ini adalah ayah tiri dari Alvaro sendiri
yang kabarnya sih sudah diamankan oleh
polisi. Namun ya ada berita terbaru juga
kabar terkini dari si pelaku ini. Nanti
kita bahas bagaimana kronologi
selengkapnya dari kasus ini dan apa yang
melatar belakangi si pelaku menghabisi
nyawa yang masih di bawah umur kayak
gitu. Kita akan bahas secara lengkap dan
kalian harus banget mendengarkan cerita
ini karena ini bisa menjadi edukasi buat
kalian semua. Langsung aja. Halo geng.
Welcome back to Kamar Jerry [musik]
Genggeng. Kita langsung masuk nih ke
dalam kronologi utama hilangnya Alvaro
Giano.
Sebelum kita masuk ke dalam kronologi
lengkap, mungkin kita bahas sedikit ya
mengenai sosok bocah yang bernama
Alfarukiano ini. Jadi usianya itu masih
6 tahun, Geng. Ibunya bernama Arumi.
Nah, namun ibunya ini sudah lama
bercerai dengan ayah biologis dari
Alfaru. Gua enggak menemukan siapa nama
asli dari ayah biologisnya karena memang
ee di pemberitaan tuh kayak masih belum
di-publish gitu. Namun yang jelas
ayahnya di saat ini sedang mendekam di
dalam penjara di Lapas Cipinang karena
pernah terlibat kasus narkoy ya narkoboy
untuk menghidupi keluarga ya Arumi
ibunya Alvaro sebagai seorang single
mother atau orang tua tunggal dia harus
bekerja dan memilih untuk pergi ke luar
negeri tepatnya ke Malaysia dan Arumi
pun memutuskan untuk membuka lembaran
baru dengan menikah lagi [musik] dengan
seorang pria bernama Alex Iskandar pada
tanggal 23 Desember
2023. Alex ini diketahui bekerja di
sebuah perusahaan distribusi atau
distributor teh kemasan di wilayah
Tangerang, Banten. Nah, jadi bisa
dikatakan Alex suami baru dari Arumi.
Dia ini menjadi ayah sambung atau ayah
tiri dari Alfaro. Dan sejauh ini belum
pernah terlihat ada masalah apapun nih
antara hubungan Alex dengan Alfaro anak
tirinya. Dan Alvaro sendiri ya sebagai
seorang anak dia diketahui sangat dekat
dengan kakeknya yang bernama Pak
Tugimin. Pak Tugimin ini bercerita kalau
cucunya itu selalu mau ikut ke manaun
Pak Tugimin pergi. Dan kadang kata Pak
Tugim Alfaro ini sampai suka, geng ikut
kalau Pak Tugimin lagi rapat RT atau
acara-acara di kelurahan dan dia juga
sering ikut Pak Tugimin menghadiri
kondangan-kondangan ya sedekat itu dia
dengan kakeknya. Terus, geng, di mata
kakeknya, Alvaro ini adalah cucu yang
mudah mengenal orang lain atau mudah
dekat dengan orang lain. Nah, namun
bukan berarti dia cepat terpengaruh
dengan ajakan-ajakan orang yang enggak
dikenal, tapi kayak apa ya? Ramah aja
gitu anaknya. Terus, geng, misalkan ada
seseorang yang mengiming-imingi dia
dengan uang atau makanan, selagi Alfaro
enggak kenal, biasanya dia udah dididik
untuk tidak mau menurut atau mengikuti
orang tersebut.
Nah, jadi intinya dari sini kita bisa
melihat kalau Alfaro ini ya sangat
disayangi oleh sang kakek dan secara
kepribadiannya dia merupakan anak yang
cukup waspada dengan orang-orang di
sekitar. Nah, sekarang kita bakal masuk
nih ke dalam cerita ketika pertama kali
Alfaro menghilang. Nah, jadi semua ini
berawal di hari Kamis tanggal 6 Maret
2025 pada siang hari. Pada saat itu
Alfaro sempat ikut neneknya yang bernama
Sayem ke rumah sakit untuk menjalani
kontrol kesehatan. Di sore harinya,
Alfaro ini berpamitan untuk menunaikan
salat asar di Masjid Almuflihun,
Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Terus ada
informasi lain yang mengatakan kalau
Alfaro itu pergi ke masjid di waktu
menjelang magrib. Ya, mungkin di saat
itu Alfaro ingin salat asar sekalian
menunggu magrib di masjid juga gitu ya.
Apalagi kan di hari itu masih bulan
puasa tuh kejadiannya. Jadi mungkin
Alfaro sekalian menunggu buka puasa di
masjid juga bersama teman-temannya yang
lain. Alfaro ini memang rutin pergi ke
masjid, Geng, untuk melaksanakan salat
magrib selama bulan puasa secara
berjamaah. Dan ketika Alfaro berpamitan
ya kepada kakeknya, Pak Tugimin itu
sempat ee tertidur di atas sajadah
seusai melaksanakan salat. Dan ketika
dia bangun, dia baru sadar, "Oh,
ternyata cucunya udah berangkat duluan,
udah pergi." gitu. Dari cerita neneknya
Alfaro yang disampaikan kepada Pak
Tugimin, sempat ada temannya Alfaro yang
datang ke rumah mereka dan mengajak
Alfaro ini untuk main bareng atau
mungkin salat bareng lah gitu. Dijemput
sama temannya. Nah, tapi neneknya jawab,
"Ya, Alfaro enggak main dulu. Alfaro mau
tidur katanya gitu." Nah, kurang lebih
begitulah, Geng, ya neneknya. Nah, namun
di saat yang bersamaan itu kebetulan
banget Alfaronya ya memang pengin main
sama temannya, pengin salat bareng sama
temannya. Terus dia bilang, "E, Nek, aku
enggak tidur." Atau, "Emak, aku enggak
tidur." Nah, dia manggil neneknya itu,
"Emak, Mak, aku enggak tidur. Aku mau
main aja sama teman aku." [musik] Nah,
akhirnya keluarlah, Geng. Alfaro pada
saat itu. Si keluargainya ini ngira itu
ya bakal sama seperti hari-hari biasa di
mana Alfaro yang pamit keluar rumah dan
menjalankan salat magrib di masjid atau
sambil main-main sama teman-temannya
terus nanti bakal pulang. Nah, tapi
sayangnya sejak dia izin pamit kepada
kakek dan neneknya, sejak saat itu juga
Alfaro tidak pernah kembali lagi. Dia
menghilang entah ke mana. Nah, ceritanya
di saat Alfaro ini sudah pamit untuk
main sekaligus salat bersama temannya
tadi, dia itu sampai malam enggak
pulang-pulang. Pak Tugimin kakeknya
mulai curiga. Dia mulai mencari cucunya
ke berbagai tempat. termasuk dengan
bertanya kepada teman-temannya, Alfaro
yang sering bersama dengan Alfaru.
Setiap Alfaru ke masjid ya kan dia pasti
sama temannya tuh ditanyain sama Pak
Tugim ada lihat cucu saya enggak? Ada
lihat Alfaro enggak? Ditanyain tuh satu
persatu dan enggak ada satuun ya yang
mengetahui keberadaan Alfaro. Jadi usaha
dari Pakugimin tidak membuahkan hasil.
Teman-temannya ini mengatakan kalau
mereka itu gak bareng Alfaro sejak sore.
Nah, ini yang agak aneh nih. Kata
neneknya sempat ada temannya yang jemput
dia atau ngajak dia untuk main dan salat
bareng gitu kan. Nah, tapi enggak ada
satuun teman-temannya yang mengatakan
bermain dengan Alfaro sejak sore. Nah,
ini agak aneh. Di sisi lain, ibu dari
Alfaro yaitu Arumi saat mengetahui kalau
anaknya tidak kunjung pulang hingga
larut malam, dia akhirnya ikut mencari
keberadaan Alfaro dengan menyisir
tempat-tempat yang sering dikunjungi
oleh Alfaro termasuk dengan memeriksa
seluruh CCTV yang ada di lingkungan
rumah mereka. Nah, di saat itu
dikerahkanlah semua usaha oleh mamanya,
dicari ee ke mana anaknya ya kan ee
dicek satu persatu rumah siapa aja yang
ada CCTV-nya. Dan lagi-lagi geng, upaya
tersebut ternyata tidak membuahkan hasil
karena Alfaro di saat itu tidak kunjung
ditemukan dan akhirnya pihak keluarga
memutuskan untuk melaporkan hilangnya
Alfaro kepada pihak kepolisian.
Di saat pihak keluarga mau mengurus
laporan ya. Nah, ayah Tii Alfaro yang
bernama Alex itu sempat mengantarkan Pak
Tugimin ke polsek Pesanggrahan. Begitu
juga ketika keluarga Alfaro mencari
secara mandiri ya mencari sendiri gitu
kan. Ada Alex yang juga ikut menemani
keluarga. Pada awalnya laporan keluarga
sempat ditolak, Geng. Kabarnya nih, ya
ditolak oleh polisi karena Alfaro
hilangnya belum 1 kali 24 jam. Nah,
sehingga sesuai dengan SOP dan peraturan
harus menunggu keesokan harinya. Barulah
di esok hari Pak Tugimin melaporkan
kembali Alfaro yang hilang ke Polsek
Pesanggrahan lagi. Dan setelah itu
beliau diarahkan ke Polres Jakarta
Selatan karena penanganan anak di bawah
umur itu berada dalam wewenang Polres.
Dan untuk mengurusnya, Pak Tugimin
diantar oleh petugas dari Polsek ke
Polres Jakarta Selatan. Nah, akhirnya
dibuatlah laporan. Meskipun sudah
melaporkan kehilangan cucunya, ternyata
tidak ada petunjuk yang bisa ditemukan
oleh pihak kepolisian untuk mengungkap
keberadaan dari Alfaru. Sampai pada
akhirnya waktu terus berlalu dan
tercatat sudah 8 bulan nih. Enggak
kerasa 8 bulan Alfaro sejak itu
menghilang. keluarga benar-benar udah
kayak aduh udah hampir putus asa. Tapi
mereka masih yakin bisa menemukan
Alfaro. Apalagi dengan banyaknya
pemberitaan kalau di Indonesia lagi
marak-maraknya penculikan anak gitu kan.
Nah jadinya mereka tuh berharap nasib
Alfaro sama seperti anak-anak yang bisa
diselamatkan. Enggak pernah ada yang
tahu mengapa Alfaro bisa hilang seperti
itu dan apakah yang terjadi kepada
Alfaro sama persis yang dialami oleh
Bilkis atau tidak. Nah, sayangnya nih,
Geng. Polisi tidak pernah menemukan
keberadaan atau jejak Alfaro di manaun.
Selama berbulan-bulan juga, polisi
enggak pernah berhenti untuk
mengumpulkan informasi sampai pihak
Polda pun ikut turun tangan untuk
membantu mengusut tuntas kasus yang
misterius ini. Berbagai informasi yang
masuk dari keterangan saksi, sekolah,
keluarga, sekaligus yang dikirim melalui
Instagram dan aduan secara langsung oleh
pihak Polsek selalu didalami. Termasuk
dengan salah satu kesaksian dari marbot
masjid yang kabarnya dia melihat ya ee
ada seseorang yang menculik Alfaro
katanya. Nah, ini keterangan dari marbot
masjid nih. Dari kesaksian si marbot
ini, dia sempat bertanya kepada si
terduga pelaku yang dia anggap menculik.
Dia bilang gini, "Pak, nyari siapa?" Dan
si penculik itu menjawab, "Nyari anak
saya." Ditanya lagi nih sama si marbon
masjid, "Namanya siapa?" Terus si orang
ini jawabnya, "Alfaru."
Saya tanya, "Pak, nyari siapa?" "Nyari
anak saya namanya siapa?" Alfaro.
Nah, si Marbot ini enggak tahu itu
siapa. Yang jelas itu orang bilang nyari
anaknya Alfaru dan dia tidak menyangka
ternyata anak yang dicari adalah anak
yang hilang di hari itu juga. Nah,
ketika si marbot ini mendengar jawaban
dari orang yang sedang mencari Alfaro
ini, si marbot ini jawab lagi, "Oh,
Alfaro lagi di atas lagi main katanya."
"Oh, ya udah di atas, no. Lagi pada
mainan di atas."
Orang itu tegas bilang ingin mencari
anak saya Alfaro.
Iya, anak saya Alfaro gitu.
Nah, setelah itu ya orang tersebut yang
mencari Alfaro menghilang begitu saja
dan sekaligus Alfaro juga hilang. Dari
ingatan si Marbot ini, ciri-ciri terduga
pelaku itu mirip seperti ayahnya Alfaro.
Entah ayah kandung entah ayah tiri. Yang
jelas ayah. Dia bilang kulitnya sawo
matang dan tingginya sekitar 160 cm.
Yang anehnya adalah kalau memang ini
ayah kandungnya gitu ya. Ayah kandungnya
kan berada di dalam penjara. Jadi enggak
mungkin sosok tersebut adalah ayah
kandungnya. Nah, namun karena mirip
dengan sosok ayahnya, sang marbot tidak
menaruh kecurigaan sama sekali ke orang
itu. Nah, layaknya berada di jalan
buntu, segala kesaksian dan informasi
yang diperoleh oleh pihak kepolisian
tidak bisa membawa polisi ke manapun
untuk bisa menemukan Alfaro di setiap
kesaksian dan petunjuk yang ada.
Penyelidikan pun sudah dilakukan hingga
ke luar Jakarta, Geng. Termasuk ke Batam
dan juga Cilegon. Tidak ada yang
berubah, hasilnya tetap nihil. Salah
satu kendala utama bagi polisi adalah
rekaman CCTV di Masjid Jamik Almuflihun
yang sudah terhapus otomatis sebelum
laporan dibuat sehingga polisi tidak
bisa menemukan visualisasi dari
penampilan si pelaku. Karena kan
kabarnya ya si marbotnya sempat melihat
si pelaku di sana tapi ya itu tadi ee
pas dicek gitu ya di CCTV-nya ternyata
udah terhapus otomatis ya. Mungkin tuh
hardisk CCTV-nya kekecilan kali yang
mana mungkin sehari du hari data-data
kemarin-kemarin udah kehapus langsung.
Polisi juga menyebar poster anak hilang
yang beredar di media sosial dengan
menyertakan fotonya Alfaro. Di dalam
poster tersebut juga tercantum kontak
yang bisa dihubungi terkait informasi
mengenai Alvaro atas nama Rosbana. Ini
adalah pihak dari Resmop di Polda Metro
Jaya. Geng, selain melapor ke polisi,
ya, keluarga Alfaro itu juga menggunakan
alternatif yang lain dalam mencari
Alfaru, yaitu dengan mencari bantuan ke
paranormal. Ya, biasa ya kalau di negara
kita masih ada percaya-percaya kayak
gini. Nah, dari pengakuan Patu Gimin,
beliau mengaku sudah berkeliling ke
berbagai daerah demi mencari paranormal
yang bisa membantu menemukan cucunya
yang sudah berbulan-bulan hilang. Jadi,
keluarga enggak menyerah. Mulai dari
Banten, Bandung, Jawa Timur, dan
Cilacap. Namun, semua upaya itu masih
belum membuahkan hasil. Nah, ini aneh
ya. giliran kasus yang beneran ini para
dukun-dukun ini enggak benar-benar bisa
membantu. Giliran kasus-kasus yang kita
entah berantah mereka ngakunya bisa lah.
Tapi ujung-ujungnya ya dari sini kita
bisa lihat ya kualitas dukun-dukun
tersebut. Haduh gua kalau hari gini
masih percaya dukun aneh deh sama
orang-orang. Gak ada satuun dari
paranormal yang didatangi oleh
keluarganya ini berhasil menunjukkan
keberadaan Alfaru. Ya, hanya saja di
saat itu paranormal ini sempat
menyebutkan kalau Alfaro masih hidup.
Konyol ya udah udah enggak tahu apa-apa
salah lagi jawabannya. Nah, setiap
paranormal yang didatangi oleh keluarga
Alfaro selalu ngomongnya masih hidup
kok, tenang aja. Jadi kayak cuma
ngenakin doang gitu. Cuma paranormal
tersebut ya bilang walaupun Alfaro ini
masih ada, tapi Alfaro itu terkurung gak
bisa keluar ya kayak ngadi-ngadi aja
gitu geng. Mungkin ini maksudnya
mengarah ke hal-hal gaib kali ya.
Istilahnya kalau ada anak hilang itu
dikarenakan sedang diculik oleh makhluk
yang tidak kasat mata kayak kalong wewe
lah atau apa. Nah, orang-orang kita tuh
masih percaya kayak gitu. Dan kabarnya
juga geng ya, si Alex ayah tirinya itu
juga ikut menemani keluarga saat
mendatangi paranormal untuk melacak
keberadaan dari Alfaro. Yang jadi
pertanyaan gua, Nape jadi hantu
disalah-salahin setan disalah-salahin
nih Pak Dukun. Padahal pelakunya ada di
depan mata kalian. Itu aja kalian gak
bisa nebak. Makanya buat luupada yang
masih percaya paranormal dukun ini udah
ada bukti jelas nih bukti nyata masih
mau percaya juga buat apa ya kan ya
benar gitu ya kata orang-orang dukun itu
kalau enggak Kang kibul ya Kang Cabul
gitu kan kayak gini nih. Nah terus geng
di tengah-tengah antara harapan dan
keputusasaan dari keluarga Alfaro dalam
menunggu kabar keberadaannya Alfaro
pihak keluarga mengaku sempat didatangi
sejumlah orang yang menawarkan bantuan
untuk mencari Alfaro. Cuma orang-orang
tersebut ya minta imbalan uang. Nah, ini
nih ada aja orang yang memanfaatkan
kesusahan orang lain untuk mencari
keuntungan. Nah, di saat itu Pak Tugimin
ya kakeknya Alfaro mengaku salah satu di
antara orang-orang yang menawarkan diri
ini bahkan meminta uang sebesar Rp50
juta dengan dalih mungkin aja si
penculik itu bakal menuntut tebusan.
Nah, dari keterangan Pak Tugim orang
tersebut tinggal di daerah kebayaran
Baru Geng. Dan dia bertanya kepada Pak
Tugim, "Nanti kalau penculiknya minta
tebusan, Bapak sanggup." Katanya gitu.
Jadi mau ditipu-tipu gitu, Geng. Nah,
selain itu Pak Tugimin ini juga
menyebutkan dia sempat mendapatkan
tawaran yang serupa juga dari seseorang
yang bernama Jejen yang mengaku melihat
Alfaro sempat [musik] terlihat di
Bekasi. Nah, Jejen ini memberikan alamat
dan menyebutkan kalau Alfaro terakhir
berada di sana. Namun setelah dilacak
alamat yang diberikan oleh orang yang
bernama Jejen ini, ternyata alamat
tersebut palsu, Geng. Nah, belakangan
juga diketahui kalau sijen ini
sebenarnya bukan ada di Bekasi,
melainkan setelah dilacak dia itu orang
Sidoarjo yang kondisinya memang lagi bu
butuh uang untuk orang tuanya yang
sakit. Jadi dia coba ngibulin
keluarganya Alfaru. Jahat banget ya.
Orang lagi susah, orang lagi berduka
gitu.
Akhirnya nih singkat cerita 8 bulan
tanpak kabar atas keberadaan Alfaro dan
tidak ada satuun yang mengetahui
kondisinya. Akhirnya Pak Tugimin terus
memohon-mohon kepada pihak kepolisian
dan masyarakat agar cucunya [musik] itu
bisa segera ditemukan. Beliau mengadu
sampai kepada Kapolda Metro Jaya Irjen
Paul Asep Edi Suheri dan bahkan sampai
ke Jenderal Polisi Listio Sigit Prabowo
alias Kapolri. Dia berharap ada
keajaiban di tengah pencarian yang belum
menunjukkan hasil ini dan pihak keluarga
sudah berbulan-bulan hidup di dalam
ketidakpastian. Nah, oleh karena itu
mereka berharap ya Alvaro bisa pulang ke
rumah dalam keadaan sehat. Terlebih lagi
saat kasus Bilkis mencuat, banyak
orang-orang yang kembali menyuarakan
agar polisi bisa mengungkap keberadaan
dari Alvaro ini. Nah, sayangnya, Geng,
yang terjadi tidak demikian. Alvaro pada
akhirnya ditemukan dengan kondisi yang
mengenaskan. Nah, sekarang nih, Geng,
kita bakal masuk ke dalam pembahasan
selanjutnya mengenai penemuan Alfarano
dan penangkapan pelaku yang ternyata
adalah ayah tirinya alias Alex Iskandar.
Meskipun Alfaro sudah ditemukan nih,
Geng, ya. Pihak kepolisian belum
memberikan detail lengkap di saat itu
mengenai kronologi penemuannya. Dari
keterangan Kapolres Jakarta Selatan
yaitu Kombes Nicholas Ari Lilipali,
penyidik menemukan kerangka manusia yang
diduga kuat merupakan alfaru. Kerangka
tersebut berada di sekitar kawasan Kali
Cilalai, Tenjo, Bogor, Jawa Barat. Nah,
meski begitu pihak kepolisian masih
bakal melakukan pemeriksaan ilmiah untuk
memastikan kecocokan dan membenarkan
identitas dari kerangka tersebut. Dan
pihak keluarga termasuk ibunya Arumi,
ibu dari Alfaro itu bakal menjalani tes
DNA dulu pada hari ketika gua syuting
video ini nih. Misalkan nanti saat video
ini publish dan sudah keluar hasilnya,
nah mungkin bisa ditambahkan update-nya
di kolom komentar ya, Geng. Nah, Bu
Arumi ini yang bekerja di Malaysia itu
sudah terbang dari Medan menuju ke
Jakarta dan langsung dijemput oleh pihak
polisi untuk dibawa ke Rumah Sakit PORI
untuk bisa menjalani tes DNA. Dan Pak
Ncolas juga bilang penyidik masih
bekerja untuk melengkapi seluruh proses
identifikasi. Nantinya perkembangan
informasi mengenai meninggalnya Alvaro
bakal disampaikan dalam konferensi pers
yang dijadwalkan pada hari Kamis tanggal
27 November 2025. Dan enggak cuma kabar
mengenai Alfaro yang ditemukan sudah
menjadi kerangka aja. yang
mengejutkannya lagi plot twist lainnya
adalah pelakunya ternyata Alex Iskandar,
ayah Tiri Alfaro yang mana dia ditangkap
oleh polisi ya karena sudah ada beberapa
bukti yang mengarah kepada dia sebagai
pelaku dari aksi penculikan dan
menghabisi nyawa Alfaro. Penangkapan
tersebut udah dilakukan oleh polisi
sebelum menemukan kerangka yang diduga
merupakan Alfaru. Mungkin pada saat
ditangkap itulah Alex akhirnya
memberitahu di mana posisi terakhir dia
menguburkan Alfaro. Nah, kagetlah geng,
pihak keluarga di saat itu ya yang
mungkin netizen yang mengikuti kasus ini
dari awal sampai akhir ya karena enggak
pernah menduga kalau ternyata orang yang
selama ini seolah-olah ikut bersedih
mencari Alfaro yaitu si Alex ini
ternyata dialah pelakunya dan pihak
keluarga sama sekali tidak menyangka
kalau Alex adalah orang di balik
semuanya. Soalnya menurut cerita dari
Pak Tugim kakeknya Alfaro, Alex ini
dikenal sebagai pribadi yang baik.
Perilaku yang ditunjukkan selama ini pun
ya enggak neko-neko gitu. Termasuk
kepada Alfaro dan jika Alfaro minta
apapun selalu dibelikan oleh si Alex ini
sebagai ayah sambungnya. Terus Patu
Gimin juga bilang pada saat Alfaro
menghilang, geng, Alex itu masih ikut
mencari keberadaan Alfaro. Bahkan dia
mengantarkan Patu Gimin ke polisi untuk
membuat laporan kehilangan sesuai dengan
yang gua ceritakan tadi. Dan setelah
Alvaro menghilang pun Pak Tugimin
mengungkapkan jika Alex masih sering
menemui dia, menemui Pak Tugimin hampir
seminggu sekali, kadang bahkan 2 minggu
sekali dia datang. Di setiap
kedatangannya Alex juga disebut masih
sering membantu pencarian dan
seolah-olah terlihat sedih. Dan Pak
Tugimin juga bercerita kalau Alex ini
pernah meminta bantuan kepada ayah
mertuanya ini di saat dia ya berselisih
dengan sang istri ya bertengkar dengan
sang istri yaitu Arumi. Alex itu minta
kepada Pak Tugimin untuk menyampaikan
kepada Arumi agar mengangkat telepon
gitu. Dan memang geng kalau dari cerita
Pak Tugim Alex ini menelepon tidak cukup
sekali. Kadang-kadang selang beberapa
menit udah nelepon lagi. Jadi mungkin
Arumi istrinya itu merasa kesal karena
dia lagi kerja tapi terus diganggu oleh
si Alex. Tapi atas dugaan perbuatan Alex
ini, Pak Tugimin mengaku kecewa karena
di matanya ya Alex adalah sosok yang
baik. Tapi ternyata kebaikan yang selama
ini dia tunjukkan adalah bagian dari
sandiwara untuk menutupi kejahatan yang
dia lakukan kepada Alfaru. Dan di
kesempatan lain nih, Geng, Busayem ya
menyebutkan kalau Alex itu sempat
membuat alibi untuk menutupi
kejahatannya. Cuma di saat itu Bu Sayam
udah curiga nih. Alex cuma membantu di
awal pencarian aja ketika Alfaro hilang.
Kemudian setelah itu dia ya enggak ada
kabar lagi gitu, Geng. Nah, terus Usut
punya Usut nih, Geng. Dari kabar
terakhir dikatakan ternyata kenapa ayah
tirinya ini melakukan hal itu. Itu
disebabkan gara-gara ya dia merasa
cemburu kabarnya. Merasa cemburu kepada
Alfaro. Nah, dia merasa cemburu kepada
anak tirinya itu cemburunya kayak apa
ya? Jadi kurang lebih kayak gini, Geng.
Dari keterangan polisi ini ya, ada
indikasi kalau Alex ini melakukan
penculikan dan aksi penghilangan nyawa
terhadap anak tirinya ini karena
dorongan emosional. Dari handphone Alex
yang diamankan oleh polisi, Alex secara
terang-terangan menuliskan kalimat
gimana caranya gue balas dendam. Kalimat
ini muncul berulang kali yang
mengisyaratkan kalau Alex ini menuliskan
hal itu ketika dia sedang diliputi
kemarahan serta rasa sakit hati.
terlapor secara terang-terangan
menuliskan kalimat gimana caranya gue
balas dendam.
Ini muncul berulang kali di dalam
konteks kemarahan serta rasa sakit hati.
Dan polisi mengidentifikasi kalau Alex
ini melakukan ee hal itu kepada anak
tirinya karena sakit hati dan ingin
balas dendam. Ya, mungkin pengin balas
dendam kepada istrinya. Nah, hal
tersebut sudah diakui memang oleh Alex
ya. Dia bilang dia melakukan penculikan
ee dari masjid awalnya lalu menghabisi
nyawa Alfaro. Dan menurut cerita ketika
Alfaro dibawa oleh Alex, dia dalam
kondisi menangis terus-menerus. Oleh
karena itu, Alex membekap mulut Alfaro
agar tidak bersuara. Dan ketika dia
terus membekap mulutnya, Alfaro tidak
bisa bernafas dan kehilangan nyawanya.
Meninggal dunia. Dan lagi-lagi, Geng,
ada plot twist lainnya. Jadi setelah
ditangkap oleh polisi si Alex ini dan
mengakui kejahatannya, Alex malah
dikabarkan meninggal dengan cara
mengakhiri semuanya di dalam sel
penjara. Dia ditemukan sudah tidak
bernyawa pada hari Minggu tanggal 23
November 2025 jam 0820 pagi. Diduga dia
mengakhiri hidupnya dengan menggunakan
celana panjang di kamar tahanan ee yang
dia ikat di atas digantung gitu. Dan
pihak keluarga Alfaro mendapatkan kabar
tersebut langsung dari pihak Kapolres.
Dan kabarnya juga, Geng, jenazah dari
Alex ini sudah di e pulangkan diambil
langsung oleh keluarganya, dipulangkan
ke Tangerang dan kemungkinan sudah
dimakamkan oleh keluarganya. Nah, Pak
Tugimin kakek dari Alfaro dan juga
neneknya Sayem itu ditunjukkan foto
berisi batu nisan dari Alex. Nah, sang
nenek di saat itu mengaku sebenarnya
beliau ingin meluapkan amarahnya kepada
si Alex ini. Namun, hal itu udah enggak
mungkin dilakukan karena ya si Alex-nya
juga udah meninggoi. Nah, meskipun Alex
diduga sebagai pelaku dari hilangnya
nyawa Alfaro juga sudah tidak ada, motif
dari mengapa Alex melakukan itu semua
sebenarnya masih kurang lengkap. Ada
yang mengatakan cemburu, mungkin ibunya
Alfaro terlalu perhatian sama Alfaro
sehingga si Alex ini cemburu dan juga
ada motif dendam tersendiri kepada sang
ibu. akhirnya dilampiaskan kepada si
anak. Nah, jadi nanti mungkin kita
tunggu aja perkembangan selanjutnya dari
pihak kepolisian.
Nah, itu dia, Geng, pembahasan kita kali
ini mengenai kasus hilangnya Alfaro
hingga dia ditemukan sudah dalam kondisi
yang menyedihkan sekali dan pelakunya
adalah ayah tirinya yang bernama Alex.
Gimana, Geng, menurut kalian tentang
pembahasan ini? Coba tinggalkan komentar
di bawah.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:15:53 UTC
Categories
Manage