Compiling a Reference List for SCOPUS or SINTA Journal Articles
j76j2b0JLUM • 2020-12-23
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh berjumpa lagi dengan saya di
channel YouTube saya
ensiklopedia Ahmad Fauzi channel yang
menjelaskan berbagai hal yang berkaitan
dengan publikasi penelitian analisis
data dan berbagai pengetahuan lain yang
mungkin dapat meningkatkan pengetahuan
ataupun keterampilan kalian video ini
merupakan video kesemb sekaligus video
terakhir dari serangkaian video yang
membahas Bagaimana caranya menyusun
naskah ilmiah yang berkualitas sehingga
naskah tersebut dapat
dipublikasikan baik di jurnal
terakreditasi Sinta ataupun jurnal
internasional terindeks scopus baik
kuartil bawah ataupun kuartil atas di
video Sebelumnya kita telah membahas
Bagaimana caranya
memformulasikan saran dan kesimpulan
di bagian kesimpulan saran Bagaimana
caranya menyusun bagian tersebut dengan
baik dan tepat serta komponen apa saja
yang harus muncul di bagian tersebut dan
di video kali ini Mari kita bahas
Bagaimana caranya menyusun dan
menyiapkan daftar referensi yang tepat
dan berkualitas pada naskah ilmiah kita
yang akan kita submit ke jurnal target
kita
referensi merupakan komponen utama
ketika kita melakukan penulisan ilmiah
Kenapa setiap naskah ilmiah tentunya
memiliki daftar referensi karena ketika
menyusun naskah ilmiah kita harus
merujuk berdasarkan karya-karya ilmiah
terdahulu dan ketika kita merujuk atau
mensitasi maka setiap rujukan dan sitasi
tersebut harus kita cantumkan sumbernya
di bagian akhir dari naskah yang kita t
Lis nah list daftar rujukan Inilah kita
kenal sebagai daftar rujukan atau daftar
referensi kalau dalam bahasa Inggris
bagian ini biasanya dituliskan sebagai
references kalau pada bahasa Indonesia
ada yang menyampaikan daftar rujukan ada
yang menyampaikan pustaka daftar pustaka
Oke ketika kita menyusun referensi ini
merupakan salah satu keharusan ya di
zaman sekarang gunakan referens Manager
Jangan lakukan secara manual reference
Manager itu software yang kita gunakan
untuk membantu kita dalam mengolah
sitasi atau rujukan dan
referensi Kenapa karena software ini
membantu kita agar memastikan seluruh
rujukan yang telah kita rujuk itu muncul
di daftar rujukan kita seluruh pustaka
yang kita sitasi muncul di referensi
yang kita tulis sebagai akhir naskah dan
ingat ya setiap kita mensitasi memang
harus wajib muncul dan wajib muncul di
daftar pustaka tadi dan tidak boleh juga
sebaliknya tidak boleh ada ada pustaka
di daftar pustaka yang sebetulnya tidak
pernah kita sitasi di bagian atas tidak
pernah kita rujuk Inya tiba-tiba muncul
Budi dan ane 2020 kemudian judul
artikelnya Apa nama jurnalnya apa
kemudian alamatnya apa Padahal di full
paper kita di naskah kita kita tidak
pernah merujuk Budi itu tidak boleh Nah
untuk meminimalisasi hal tersebut atau
untuk menghindari hal tersebut kita
perlu menggunakan reference Manager
karena dengan menggunakan reference
Manager kesalahan seperti itu dapat
diminimalisasi atau bahkan tidak dapat
terjadi salah satu reference Manager
yang paling umum dan paling mudah
digunakan adalah
mindle bagi Anda yang belum paham
Bagaimana caranya
melakukan instalasi mendele ataupun
meregistrasi akun mendele ataupun
menggunakan mendele silakan lihat di
video saya yang lain karena ada video
yang membahas tutorial mendeleay lengkap
dari registrasi akun hingga penggunaan
mideleay dengan menggunakan video
tersebut Insyaallah tanpa basic apapun
kita bisa menguasai penggunaan
mele
kemudian hal lain yang perlu kita
perhatikan adalah kita harus
menyesuaikan dengan format jurnal target
kita Nah kalau kita belajar referensi
dan sitasi setiap jurnal target itu
biasanya memiliki gaya selingkung atau
menggunakan format tertentu format yang
paling umum digunakan adalah format Pa
American psychological Association
misalkan beberapa jurnal nasional di
Indonesia ya misalkan jpbi jurnal
pendidikan biologi Indonesia format
referensi dan sitasinya itu menggunakan
IPA maka
referensi Kita juga harus diatur
menggunakan Ipi juga kalau kita
menggunakan reference Manager enak kita
tidak perlu mengatur manual kita bisa
mengatur secara otomatis ketika kita
mensitasi rujukan tertentu secara
otomatis dibagian daftar pustaka kita
muncul pustaka tersebut secara lengkap
jadinya kita tidak perlu menulis secara
manual ada juga jurnal yang menggunakan
format lain misalkan
I ini kalau mendele itu
sitasinya nama tahun ya Budi 2020 Ani
2018 kalau iple itu penomoran jadinya
kutipannya bukan nama tahun tapi nomor 1
Nomor du nomor 3 format referensinya pun
nanti penulisannya juga beda nah ketika
kita menggunakan mendeleay ketika kita
mengirimkan naskah kita ke jurnal
tertentu yang menggunakan format IPA
Kemudian
tertolak Kemudian kita mengirimkan ke
jurnal lain yang formatnya bukan Ipe
lagi tapi iple e dengan menggunakan
mendele Hanya dua ttig langkah kita bisa
mengubah keseluruhan kutipan dan sitas
kutipan dan referensi kita menjadi
format
ie kalau kita tidak menggunakan
reference Manager kita ubah manual satu
persatu tapi dengan reference Manager
satu dua langkah semuanya otomatis
berubah sesuai dengan format yang kita
inginkan kemudian kita harus meneli
ketepatan dan kelengkapan metadata nah
ini biasanya juga banyak autor penulis
dan mahasiswa yang lupa dan belum
mengecek biasanya metadatanya tidak
lengkap metadata itu apa komponen dalam
referensi dalam rujukan kita komponen
itu nama penulis tahun terbitan kalau di
artikel jurnal Ada Judul artikelnya ada
nama jurnalnya kemudian ada linknya atau
doi-nya n ini kita cek metadatanya sudah
lengkap atau belum Dan kita cek
formatnya sudah betul Atau tidak
penulisan judul di metadatanya sudah
betul atau tidak kalau referensinya
bagus secara otomatis Meta datanya
lengkap dan formatnya betul namun Kalau
kita memilih referensi yang kurang baik
ya metadatanya biasanya tidak lengkap
dan formatnya kurang
sesuai di video saya yang tadi tutorial
mendele saya juga sudah menjelaskan
Bagaimana mengecek dan memperbaiki
metadata
m kemudian per komposisi referensi ini
penting ya ketika kita ingin menulis di
scopus maka tentunya 80% referensi kita
haruslah berupa artikel yang diterbitkan
di jurnal scopus ketika kita ingin
menulis eh naskah ilmiah yang ingin
diterbitkan di jurnal Sinta 2 maka
80% referensi kita adalah artikel yang
diterbitkan di jurnal-jurnal sinta 2
juga ketika kita ingin menulis artikel
80 pers referensinya artikel ketika kita
ingin menulis artikel di jurnal tertentu
dengan level tertentu maka level
referensi Kita juga harus sesuai dengan
level jurnal target kita karena
referensi itu seperti adonan Kalau
adonannya enak kuenya enak juga kalau
adonannya tidak berkualitas kue yang
dihasilkan juga tidak
berkualitas referensi yang bagus
Insyaallah akan
menelurkan naskah yang bagus
kalau
referensinya kurang bagus atau apa
adanya ya referensinya pun juga menj eh
naskah ilmiah pun juga kurang bagus juga
kualitasnya selain itu kita perhatikan
juga tahun terbitnya karena biasanya ada
jurnal yang menyatakan referensi harus 5
tahun terakhir atau 10 tahun terakhir di
video saya yang lain terkait tutorial
penggunaan Google untuk mencari
referensi ilmiah di situ saya
menjelaskan Bagaimana cara nya kita
menggunakan Google sehingga hasil
pencariannya hanya berbatas 5 tahun atau
10 tahun terakhir nanti silakan
dipelajari di video tersebut karena
video tersebut bagus cara kita mencari
referensi ilmiah dari Google cara
mengakalinya
bagaimana nah ini contohnya ya Ini
menggunakan Epa style kita lihat
komponen metadatanya lengkap Ada Judul
Eh ada nama penulis ada tahun ada nama
artikel ada nama jurnal ada volume nomor
dan halaman kemudian ada
doi-nya kalau ini
penulisan referensi berbasis nomor
biasanya it Triple E atau yang lain
bentuknya berbeda kalau kita menggunakan
mendele secara otomatis kita bisa
mengubah seluruh referensi kita menjadi
penomoran seperti
ini Demikian penjelasan saya terkait
Bagaimana caranya menyusun daftar
referensi dan menentukan komposisi dari
referensi naskah ilmiah kita Mohon maaf
bila ada kesalahan terima kasih atas
perhatiannya asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:11:11 UTC
Categories
Manage