Resume
G3C6osvXvO8 • Identifying Various Research Gaps Worthy of Scopus Publication with AI: AnswerThis AI
Updated: 2026-02-12 02:10:58 UTC

Berikut adalah rangkuman komprehensif dan terstruktur berdasarkan transkrip yang Anda berikan.


Strategi Cerdas Menemukan Research Gap Jurnal Scopus Menggunakan AI (Answer This)

Inti Sari (Executive Summary)

Video ini membahas tutorial penggunaan platform kecerdasan buatan (AI) bernama "Answer This" untuk membantu peneliti, mahasiswa, dan dosen dalam mengidentifikasi celah penelitian (research gap) yang kritis agar karya ilmiah dapat diterima di jurnal terindeks Scopus. Pembahasan mencakup tiga alternatif utama dalam memanfaatkan alat ini, mulai dari menganalisis kumpulan artikel PDF yang sudah dimiliki hingga melakukan pencarian celah penelitian spesifik untuk konteks regional seperti Indonesia. Video menekankan bahwa AI berfungsi sebagai asisten untuk memberikan saran, namun tetap memerlukan verifikasi manusia.

Poin-Poin Kunci (Key Takeaways)

  • Platform AI untuk Riset: "Answer This" adalah alat bantu AI yang dirancang untuk mempermudah penemuan research gap dan penyusunan tinjauan pustaka.
  • Tiga Metode Analisis: Terdapat tiga cara menggunakan alat ini: melalui fitur Library (upload PDF sendiri), fitur Research Gap Finder (menganalisis topik spesifik), dan New Query (mencari celah kontekstual/wilayah).
  • Integrasi dengan Manajemen Referensi: Alat ini memungkinkan impor file PDF langsung dari komputer atau software manajemen referensi seperti Zotero dan Mendeley.
  • Kustomisasi Bahasa: Hasil analisis AI yang awalnya berbahasa Inggris dapat diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia melalui fitur menu terjemahan.
  • Konteks Regional: Fitur New Query memungkinkan pengguna untuk menemukan transferability gaps (celah yang dapat diterapkan) dari riset global ke konteks lokal, seperti Indonesia atau Asia Tenggara.
  • Verifikasi Diperlukan: AI hanya berperan sebagai asisten penyarankan; pengguna tidak boleh bergantung 100% dan tetap perlu melakukan pengecekan ulang.

Rincian Materi (Detailed Breakdown)

1. Pengenalan dan Akses Platform

Video yang dibawakan oleh kanal Ensiklopedia Ahmad Fauzi ini diawali dengan permasalahan umum peneliti: kesulitan menemukan kebaruan (novelty) dan celah penelitian untuk jurnal Scopus. Untuk mengatasi kelelahan dalam membaca literatur, diperkenalkan sebuah platform AI.
* Cara Akses: Pengguna dapat mengklik tautan yang tersedia di deskripsi video, memilih opsi "start for free", dan mendaftar menggunakan akun Google atau Email.

2. Alternatif 1: Memanfaatkan Fitur Library (Analisis PDF Sendiri)

Metode ini cocok bagi pengguna yang sudah mengumpulkan artikel-artikel ilmiah (PDF) namun kesulitan menemukan pola celah penelitiannya.
* Langkah-langkah:
1. Buat folder baru dengan nama topik penelitian (contoh: "problem based learning on critical thinking skill").
2. Pilih domain bidang ilmu yang sesuai.
3. Impor file PDF. Pengguna dapat mengunggah langsung dari komputer atau mengimpor dari library Zotero/Mendeley.
* Contoh Kasus: Pembicara mencontohkan pengunduhan 40-50 artikel dari Scopus dengan kata kunci "problem based learning and critical thinking skills", kemudian mengunggahnya ke folder tersebut untuk dianalisis.

3. Alternatif 2: Fitur Research Gap Finder dan Terjemahan

Bagian ini menjelaskan cara menganalisis topik spesifik untuk mendapatkan tabel celah penelitian.
* Proses Analisis: Pengguna menyalin visibility nodes dan subtema (misalnya: "effect of social media on mental health") ke dalam alat untuk memulai proses.
* Adaptasi Bahasa: Karena hasil awal AI berbahasa Inggris, pengguna dapat mengklik tombol tiga titik (menu) dan memilih "Translate" -> "Indonesia" untuk mengubah seluruh output ke Bahasa Indonesia.
* Output Hasil: Alat ini menghasilkan tabel yang berisi:
* Jenis Gap (Konseptual atau Metodologis).
* Rasional (alasan) celah tersebut.
* Sumber utama.
* Catatan visibility (nilai pentingnya celah).
* Tingkat prioritas (misalnya: High).
* Situsasi: Tersedia citations yang dapat diklik di sebelah kanan, yang akan mengarahkan pengguna ke DOI atau situs artikel asli.

4. Alternatif 3: Menggunakan Fitur "New Query" (Konteks Regional)

Metode ini lanjut digunakan untuk menemukan celah penelitian yang relevan secara geografis, misalnya menerapkan temuan riset global ke Indonesia.
* Pengaturan Kueri:
* Masuk ke menu "New Query".
* Tujuan: Mencari transferability gaps dan pertanyaan riset yang spesifik konteks (misalnya untuk Indonesia/Asia Tenggara).
* Topik Contoh: "Green economy".
* Sumber Data: Pengguna bisa memilih library yang sudah dibuat sebelumnya atau memilih database (centang semua) dan mengaktifkan opsi "all websites".
* Eksekusi: Atur tipe menjadi "full review" dan mode menjadi "pro", lalu klik ikon loop untuk menjalankan.
* Hasil dan Ringkasan: AI akan membuat dokumen tinjauan pustaka lengkap yang mencakup bukti global dan transferability gaps. Pengguna dapat meminta AI (melalui fitur "ask up question") untuk membuat ringkasan tabel dalam Bahasa Indonesia, berisi kategori gap, deskripsi, contoh regional, kebutuhan riset, dan sumber data.

Kesimpulan & Pesan Penutup

Video diakhiri dengan pengingat penting bahwa meskipun AI menyediakan kemampuan analisis yang canggih dan mempercepat proses penulisan ilmiah, teknologi ini tetaplah sebuah asisten. Hasil yang diberikan AI bersifat sugestif, sehingga peneliti tidak boleh bergantung 100% dan wajib melakukan verifikasi serta kritik terhadap output yang dihasilkan.

Prev Next