Kelas Online Gratis - Sistem Thinking dan Sistem Dinamik sejak Dini
8ETy06Sw4UE • 2022-09-29
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
ini dapat diberkahi barokah dan dapat
bermanfaat bagi Bapak dan Ibu setelah
mengikuti webinar kita berdoa di
persilahkan
baik doa dicukupkan semoga
kegiatan kita hari ini dapat bermanfaat
perbaikan ibu baik mungkin di sini Saya
ingin
terlebih dahulu kita untuk menyanyikan
lagu Indonesia Raya terlebih dahulu maka
dari itu Babadan Ibu dipersilahkan untuk
Hikmat dalam menyanyikan lagu Indonesia
Raya
untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya
terlebih dahulu maka dari itu bapak dan
ibu dipersilahkan untuk Hikmat dalam
menyanyikan lagu Indonesia Raya
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
baik mungkin untuk pertama-tama Saya
ingin mengucapkan selamat datang kepada
Bapak dan Ibu yang baru bergabung pada
Zoom kita pada pagi hari ini saya
ucapkan selamat datang pada kelas online
gratis melatih anak sistem thinking dan
sistem Dina sejak dini Kamis 29
September 2022 baik mungkin di sini
sebelum kita memulai kelas online kita
di sini saya kehadiran ketua pelaksana
untuk kelas online kita hari ini mungkin
dipersilahkan kepada Pak Arya Panji
untuk menyampaikan sambutannya terlebih
dahulu
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
terlebih dahulu saya area Panji Saya mau
pilih deket-deket dari tim eko.id ingin
mengucapkan terima kasih
sebesar-besarnya kepada bapak ibu yang
telah mengikuti dan juga melakukan
waktunya untuk mengikuti kelas webinar
online bersama kami semoga seluruh ilmu
dan juga manfaat dan akan disampaikan
oleh materi akan berguna bagi Bapak Ibu
sekalian dalam hal mengerjakan tugas
maupun juga pekerjaannya masing-masing
dan juga dapat meningkatkan kualitas
pendidikan di Indonesia Sekali lagi saya
ucapkan terima kasih dan semoga
pelatihan dapat berjalan dengan lancar
terima kasih
Baik terima kasih kepada Pak Ariel panci
atas sambutannya Mungkin setelah
sambutan ini disampaikan maka dari itu
untuk kelas online kita hari ini resmi
dibuka ya bapak dan ibu baik mungkin di
sini sudah banyak teman-teman dari
peserta mungkin saya ingin menyapa
terlebih dahulu disini Saya ingin survei
mungkin yang dari guru-guru mungkin
boleh Raihan maupun
Oke Pak Yudianto dari guru kemudian Bu
Ida juga ada dari guru
eee Nah kalau misalnya yang dari dosen
mungkin silakan untuk risehan atau
mungkin on week boleh
oke di sini dari Palu ada ibu Lili dari
dosen salam kenal Ada ibu Retno juga
Maaf Pak maaf Bu itu salah tekan saya
guru pak guru kenal gue lagi ada Ibu Sri
Rahayu juga salam kenal Bapak dan Ibu
semuanya oke kemudian di sini yang orang
tua murid
saya Pak Yani Ada Pak Yani juga ini Bu
ada ibu Andi Reni dari SD
laswardi nusina
terlaris Sulawesi
Selamat pagi Ibu salam kenal kemudian
oke di sini artinya sudah berkumpul ya
dari guru kemudian dosen Saya ingin tahu
yang dari orang tua murid mungkin bisa
oke di sini ada ibu kita ibu kita ini
orang tua murid dari siswa kelas berapa
Bu
satu SMP dan TK Oke baik sama aku salam
buat anak-anak yang nanti kemudian di
sini juga oke baik mungkin di sini juga
sudah ada dari berbagai
jenis ada yang dari guru ada yang di
dosen kemudian ada yang dari orang tua
murid Jadi mungkin di sini karena sudah
komplit mungkin ya Jadi kita akan
langsung saja memulai untuk kelas online
kita hari ini mungkin saya ingin
memperkenalkan terlebih dahulu terkait
dengan pemateri yang akan memaparkan
materinya hari ini beliau merupakan
dosen di Institut Teknologi Bandung
bernama Pak Asep Sofyan STMT beliau ini
Latar belakang pendidikan ini merupakan
sarjana teknik pada program studi teknik
lingkungan di ITB kemudian mengambil
magister teknik pada program
pascasarjana teknik lingkungan di ITB
dan mengambil dokter of Engineering pada
dokter Program
merupakan bidang keahlian beliau beliau
merupakan ahli dalam manajemen
lingkungan untuk pembuatan dokumen life
cycle analysis kemudian ada kajian
lingkungan hidup strategis analisis
mengenai dampak lingkungan sistem
manajemen lingkungan serta risiko
perubahan untuk ekonomi lingkungan
Beliau juga sangat aktif pada ekonomi
hijau serta valuasi lingkungan dan untuk
pemodelan lingkungan beliau fokus pada
pemodelan pencemaran udara pencemaran
air dan ini juga ada sistem dinamik yang
akan kita bahas untuk hari ini Nah untuk
pengalaman profesionalnya di sini juga
sangat beragam dari Pak Asep ini dari
mulai dokumen serta dari
kebijakan-kebijakan lainnya Pak Asep
juga terjun langsung sebagai tenaga ahli
dari lingkungan begitu
Nah di sini juga sudah hadir Pak Asep
bergabung bersama kita semua Mungkin
saya ingin menyapa terlebih dahulu
Selamat pagi Pak
apakah sehat hari ini Alhamdulillah
Oke baik senang sekali bisa kehadiran
Pak Asep bersama kita semua pada hari
ini Nah untuk materi yang akan
dipaparkan oleh Pak Asep ini kita akan
berhubungan dengan sistem dinamik
mungkin Bapak dan Ibu masih banyak yang
belum mengenal terkait dengan sistem
dinamik nah waktu ini adalah merupakan
hak waktu yang sangat tepat bagi Bapak
dan Ibu untuk mengenali terkait dengan
bagaimana sih sistem thinking serta
sistem dinamic agar bisa diterapkan
untuk anak-anak sejak dulu baik mungkin
Pak Asep saya persilahkan untuk
menyampaikan paparannya baik
bismillahirrahmanirrahim assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih
kepada bapak ibu yang sudah hadir tadi
ada bapak guru ibu guru Bapak Ibu dosen
orang tua murid ada juga dari
profesional ya saya akan mulai dengan
paparan yang
mungkin bisa di share screen di ini ya
oleh
dia di
kolom di kolom chat
bagaimana sudah terlihat Mbak Tia sudah
Pak
dengan adanya covid ya anak-anak kita 2
tahun ada di rumah
dan sekarang kita melihat mereka lebih
ketagihan ketergantungan kepada HP juga
lebih memilih main HP dibandingkan
belajar
asik dengan HP sampai lupa waktu
kemudian juga lebih tidak peduli kepada
lingkungan sekitar Ya karena memang
tahun dikurung di rumah
kemudian jika kita tanya panjang lebar
jawabannya hanya pendek
kemudian juga asik dengan dunianya
sendiri tidak memiliki pandangan yang
lebih luas ini adalah konsekuensi yang
kita alami saat ini setelah 2 tahun kita
belajar di rumah
tentu kita sebagai orang tua dan guru
Memiliki harapan yang pertama
Bagaimana caranya agar anak siswa asyik
belajar dan kreatif seperti asyik main
HP dan video game
yang kedua Bagaimana caranya agar
siswa bisa antusias dan bahagia
berkomunikasi dengan guru atau orang tua
seperti mereka berkomunikasi dengan
temannya
kemudian juga yang ketiga bagaimana agar
anak atau siswa cepat ingat dan tidak
mudah lupa kemudian yang keempat
Bagaimana caranya agar anak atau siswa
dapat menyelesaikan masalah yang
dihadapinya dengan kritis dan bijaksana
Mengapa saya ada anak atau siswa ya
karena belajar ini tidak hanya di
sekolah ya kalau di sekolah kita
menyebutnya siswa tapi kalau di rumah
kita mengajari anak-anak kita kita sebut
sebagai anak jadi maksud anak atau siswa
baik dia di rumah maupun di sekolah
orang tua dan guru berharap anaknya
untuk
yang pertama mudah belajar dengan
menyenangkan jadi kalau kita rangkum
harapan-harapan ini kita rangkum dengan
kata kunci yang lebih sederhana
kita ingin anak itu mudah belajar
dengan menyenangkan mudah ingat susah
lupa dan juga menjadi problem solver
Nah kalau kita lihat video game Mengapa
video game ini begitu disukai oleh
anak-anak kita ya kalau kita lihat di
dalam video game ada cerita yang seru
ada tantangan visual yang bagus banyak
pilihan interaktif melibatkan emosi ada
rasa penasaran ya nah coba kita tanya
apa yang menyebabkan
karakter-karakter ini disukai oleh anak
ya Nah jadi apa yang menyebabkan
karakter-karakter ini disukai oleh anak
mungkin kita akan bertanya apakah ada
hubungannya dengan cara kerja otak nah
ini merupakan pertanyaan kita
anak sangat keranjingan dengan Hp apa
hp itu
cocok dengan cara kerja otak anak Nah
itu pertanyaan kita
Nah setelah kita telusuri browsing ya
Bapak Ibu silakan browsing browsing akan
menemukan
informasi-informasi seperti ini jadi
otak dan hormon bekerja sama untuk
memperoleh pengalaman yang menyenangkan
jadi di sini
otak lebih mudah menerima pengetahuan
dalam bentuk cerita yang tervisualisasi
dan saling berkaitan
cerita yang runut dan saling terkait
akan membuat otak bekerja maksimal dan
tahan dalam durasi panjang
emosi dan kesan mendalam akan memperkuat
sinyal otak juga hormon ketika otak
bekerja hormon juga bekerja ya Jadi ini
kerjasama ada hormon dopamin Untuk
menimbulkan efek kuas hormon oksitosin
hormon cinta dan kasih sayang
hormon serotonin Hormon yang mengandung
keseimbangan mood dan membuat kita bisa
berpikir dengan logika hormon adrenalin
menentukan respon terhadap situasi yang
menegangkan jika teratasi akan
menghasilkan hormon dopamin atau rasa
puas Nah jadi game itu karena
menegangkan nanti akan keluar dua hormon
hormon adrenalin dan hormon dopamin nah
pertanyaannya ketika kita mengajar di
kelas ketika kita mengajari anak anak di
rumah Apakah kita sudah melibatkan
hormon-hormon tersebut Nah itu
pertanyaannya
pertanyaan kedua adalah
Bagaimana
otak dan hormon dapat mencatat memori
ya Nah ini juga kalau kita browsing
browsing kita akan dapat informasi ini
ternyata ya ketika contoh ada guru
bertanya ini benda apa ke muridnya maka
muridnya ini akan tahap 1 mencari ini
benda apa di dalam memori jadi memori
ini seperti brankas data ya maka anak
akan mencari ya
di dalam
memorinya dan memori ini bentuknya
seperti Network seperti jaringan
Nah nanti kalau ketemu misalnya
memori ini ada di dalam sebuah kelompok
memori
bola lampu dan di sini dia ambil ya dia
ambil satu
yang sangat mirip dengan yang ditanyakan
dia lihat di kartu memorinya tertulis
bola lampu pijar maka ya tahap
selanjutnya dia akan berbicara kepada bu
guru itu bola lampu pijar nah prosesnya
sangat panjang tapi karena kecepatan
memori di otak ini sangat cepat
maka manusia bisa merespon langsung
hitungan sepersekian detik dia akan
menjawab itu bola lampu pijar
tidak sampai 1 detik di bawah 1 detik
padahal
cara kerjanya cukup rumit nah bagaimana
kalau untuk pengetahuan yang belum tahu
misalnya diperkenalkan satu benda yang
ini apa ya ini seperti bola lampu tapi
atasnya seperti pohon gitu ya seperti
bunga
atau binatang nah
ini juga sama otak mencari apa
dan di sini tidak ada ceritanya
maka
anak akan menyimpan benda baru itu di
sebelah kategori yang paling dekat
ya nah jadi itu adalah prosesnya Nah
sekarang
informasi yang diterima anak setiap hari
ini banyak sekali
ribuan ya ribuan informasi
orang tua memberi nasehat sebelum
berangkat sekolah ibu guru bapak guru
mengajar kemudian mereka mengobrol
dengan temannya Mereka menonton TV
Mereka mendengarkan cerita semuanya itu
masuk dan ada yang tersimpan ada yang
tidak Nah kita ingin agar informasi baru
ini dapat tersimpan dengan baik
di sini ada tiga kategori yang pertama
otak ini berbentuk jaringan
ya otak ini berbentuk jaringan sehingga
kita memasukkannya harus dalam bentuk
jaringan
yang kedua otak ini memproses satu-satu
jadi tidak sekaligus dia akan memproses
satu-satu
yang kita sebut dengan elemen
jadi walaupun misalnya kita
menunjukkan ada satu gambar misalnya
ibu dan bapak guru menunjukkan foto
tentang kerusuhan
di sebuah tempat di situ ada Polisi ada
mahasiswa ada masyarakat umum yang
membawa
batu ada yang membawa Bendera begitu
banyak informasi yang ditangkap oleh
otak
Tetapi kalau kita Urutkan otak itu akan
melihat satu-satu
itu ada bendera itu ada polisi itu jadi
tidak langsung menjadi satu cerita yang
seperti itu tapi
otak juga menghubung-hubungkan gitu
jadi ada proses pengambilan informasi
satu persatu kemudian di dalam kotak ini
akan dikelompokkan
ya nah sehingga kita menemukan ada anak
misalnya kita ceritakan ada 10 benda
silahkan
Bapak Ibu untuk
mengetes ya anak-anak di kelas atau
kalau Bapak Ibu di rumah silakan tes
misalnya ayah ibu akan menyebutkan 10
benda nanti Sebutkan lagi ya Bendanya
Apa mungkin anak kita ada dua orang
dengan usia yang tidak terlalu jauh
si A dia bisa menyebutkan seluruh benda
itu si B mungkin hanya 5 benda yang dia
sebutkan apa yang terjadi demikian juga
kalau di kelas kalau di kelas dari
Anggaplah 20 anak di kelas ada 50% yang
bisa menyebutkan kembali
pelajaran yang kita sampaikan
misalnya kita menceritakan tentang
reaksi kimia
ya contoh kita Berusaha menjelaskan
sebaik mungkin kemudian kita tanya
kepada murid kita silahkan ulangi lagi
apa yang sudah disampaikan oleh ibu atau
yang sudah disampaikan oleh bapak guru
ada siswa yang bisa menjelaskan kembali
100%
dan ada juga siswa yang menjelaskan
hanya Anggaplah 50% atau lebih kecil
lagi
pertanyaannya Mengapa Padahal mereka
dikaruniai otak yang sama ikut di kelas
yang sama tetapi Mengapa
penyerapan memori ini berbeda ada yang
nempel di memori mereka ada yang tidak
nah yang pertama
secara alamiah
otak itu akan
menerima informasi satu-satu jadi secara
elemen
tapi kemudian otak juga akan
memprosesnya sebagai sebuah jaringan Nah
anak yang sudah terlatih Apakah itu
dilatih oleh orang tuanya atau tidak
apakah yang dilatih oleh gurunya atau
tidak tapi dia sudah terlatih untuk
membuat mapping
membuat pemetaan data
itu akan
lebih mudah mengingat kembali artinya
kita tes silahkan Sebutkan benda ini 10
benda dia akan bisa menyebutkan semua
benda Nah berarti dia sudah terlatih
secara alamiah
membuat mapping di dalam
di dalam otaknya nah kemudian yang kedua
dia juga antusias di situ ada emosi
yang kita sebut dengan fokus
jadi
ada anak yang sudah alamiah
mampu mengingat
tapi ada juga yang tidak nah tugas kita
hari ini adalah bagaimana anak kita
siswa kita dilatih
supaya bisa mengingat memori dengan
lebih baik
kalau yang sudah punya bakat alamiah
Alhamdulillah itu karunia dari Tuhan
bagi yang belum kita akan coba latih ya
kita akan coba latih nah bagaimana
latihannya
oke Ada juga masalah memori jangka
panjang kita akan bahas dua memori
memori jangka pendek dan memori jangka
panjang
Nah kita akan melakukan satu game
Silahkan Bapak Ibu untuk mengingat
informasi ini
ya Misalnya diberi waktu 1 Menit Untuk
mengingatnya
apa yang akan Bapak Ibu alami ya
maka
kebanyakan dari kita tidak mampu
mengingatnya dengan baik
Bagaimana kalau kita buat asosiasi dan
cerita
misalnya angka itu kemudian oleh Bapak
Ibu karena angkanya
seperti ini oleh Bapak Ibu dibuat
elemen-elemen
ya dibuat elemen-elemen Oke saya akan
membuat elemennya menjadi 4 angka 4
angka 2104
2104 itu kan
seperti Hari Kartini ya Misalnya
dan seterusnya
Ya tentu
mengasosiasikannya itu tergantung
kemampuan anak ya di dalam
mengasosiasikan
tentu perlu latihan ini kan contoh saja
supaya mudah ya Nah nanti ada contoh
kedua yang mungkin lebih sulit jadi
Bagaimana caranya baik itu anak SD SMP
maupun SMA ketika menerima informasi
mereka mampu membuat sebuah cerita
ya Misalnya Setelah dia buat komponen
Setelah dia buat komponen seperti ini
ini Kebetulan angkanya pas dengan
hari-hari besar ya ini saya buat contoh
yang mudah dibayangkan
kemudian kita buat sebuah cerita ya
Kartini bangkit merdeka
menemui Pemuda pahlawan hatinya
Mengapa kata kuncinya
mengandung
sesuatu yang emosional
karena di situlah
otak ketika emosional akan mencetak
memori dengan lebih baik dibandingkan
Kalau tidak ada emosi sama sekali
Nah jadi di sini ada tiga tahap yang
pertama mencoba untuk membagi informasi
menjadi elemen-elemen kemudian
mengaitkan dengan sebuah informasi yang
telah diingat oleh otaknya
kemudian dibuat sebuah cerita
membuat ruang dan waktu untuk menyimpan
informasi
Nah nanti untuk mempertahankan informasi
jangka panjang misalnya dia gambar
ya gambar orang kalau menggambar
emosinya akan keluar ya
biasanya apa yang digambar oleh anak itu
akan ingat terus
misalnya kita mau menceritakan tentang
tokoh-tokoh ilmu pengetahuan
misalnya ada Archimedes ada Arrhenius
ada Newton kemudian anak-anak diminta
untuk menggambar wajah Newton ya Isak
Newton ada contohnya mungkin gambarnya
itu nggak persis ya
tapi di situ ada proses emosi Bagaimana
anak berusaha untuk menggambar apalagi
nanti setelah selesai diberi apresiasi
oleh Bapak Ibu diberi PIN ya Misalnya
ada PIN atau apapun permen atau apa ada
hadiah-hadiah yang diberikan khususnya
untuk anak kelas SD kelas 1 sampai 3
maka anak itu akan lebih mengingat
wajah Isaac Newton dan juga mungkin ya
kata-kata Isaac Newton makanya ketika
digambar ditulis juga sub Newton
kemudian ditanya Isaac Newton lahir di
mana lahir di Inggris dan seterusnya
jadi walaupun Ishak newtonnya tidak
ingat tapi
Dia memiliki memori yang kuat tentang
negara Inggris misalnya langsung
informasi
Ishak Newton dari Inggris itu langsung
menempel ya nah jadi kita balik lagi ke
sini ke Network yang tadi ya jadi kan
dia terdiri dari
[Musik]
kumpulan-kumpulan informasi di otak ada
yang kuat ada yang
lemah nah misalnya ini informasi tentang
Inggris ini termasuk yang kuat begitu
ada sekumpulan informasi ya nah misalnya
informasinya seperti ini ada isap Newton
ahli fisika misalnya informasi kedua dia
lahir di Inggris nah Inggrisnya ini dia
lebih lebih kuat ini langsung menempel
ke sini ya
itu yang pertama dulu kita usahakan
Bagaimana
anak itu
menempelkan informasi baru ke informasi
yang lama
Nah nanti
kalau ini sering diulang ini akan kuat
ya
jadi Network baru ini akan kuat
ini akan menjadi sebuah Network yang
kuat Jadi anak itu akan ingat bahwa
Ishak Newton
orang Inggris ahli Fisikanya dia ingat
tidak hanya Inggrisnya saja Nah itu
kira-kira
cara
otak kita ya informasi baru itu menempel
di otak kita jadi harus ada informasi
lama dulu
Kalau tidak ada informasi lama
informasi baru akan sulit menempel
contoh tadi ya Nah ini kita tadi sudah
demo
ini kita akan sulit ya ini akan Sulit
untuk mengingat ini karena tidak ada
tempelannya tidak ada tapi tadi kalau
kita
bagi-bagi menjadi 4 angka 4 angka
kemudian kita buat tempelan-tempelannya
kemudian kita buat cerita
maka kita bisa mengingat ini
ya
kemudian hal lain
nah ini ada informasi lain ya yang lebih
susah
misalnya kita sebagai orang tua atau
sebagai guru
diminta untuk menjelaskan ini kepada
anak didik kita
kebanyakan mungkin karena kita lelah
atau terlalu banyak kelas akhirnya kita
hanya cerita saja ini ada rumus
lihat di papan silakan dipelajari
misalnya begitu ya
itu 100% informasi itu tidak akan
menempel di memori anak didik kita
kalau cara mengajarnya seperti itu
ya Nah memang di sini
baik itu orang tua maupun guru akhirnya
menjadi lebih susah lebih lebih banyak
pekerjaan kalau kita pakai metode ini Ya
nah tapi ini adalah investasi
kalau kita melakukan ini hasilnya akan
terlihat Nah jadi untuk kasus ini
maka guru harus mencari
gambar simulasi gambar simulasi yang
menjelaskan fenomena ini ini misalnya
ada api ya api dengan derajat tertentu
nah persamaan ini adalah untuk
menghitung Bagaimana penyebaran api ini
di dalam sebuah ruangan nah Walaupun dia
tidak ingat Persis Si rumusnya minimal
dia bisa mengaitkan ya
daripada tidak dikaitkan sama sekali
minimal ada yang menempel
nah
itu tadi Bagaimana
memori menempel artinya memori baru ya
kalau memori yang lama itu hanya
memperkuat memori saja Misalnya tadi
bola lampu anak didik kita udah tahu itu
bola lampu ini apa bola lampu anak kita
ketika pergi ke sekolah kita tanya kalau
dia anak kelas SD
coba perkalian tiga kali empat misalnya
ya sebelum pergi sekolah kita tanya 3x4
12 dia udah tahu karena sebelumnya
berarti itu hanya memperkuat memori yang
ada di anak nah bagaimana kalau memori
ini
memori yang baru misalnya anak itu baru
belajar perkalian 3 kemudian kita tanya
7 Kali 6 berapa dia kan tidak tahu nah
bagaimana supaya tujuh kali 6 = 42 ini
menempel Nah tadi kita harus kaitkan
dengan memori yang sudah ada di anak
jadi memori itu ada dua ada jangka
pendek ada jangka panjang
tadi kita sudah bahas sedikit tentang
jangka pendek sekarang bagaimana dengan
jangka panjang
yang hadir di sini rata-rata usianya
ya Katakanlah ada yang 30-an 40-an ada
yang 50-an artinya
ketika kita SD itu sudah cukup lama
Coba kita tes lagi diri kita berapa
persen memori jangka panjang yang kita
ingat waktu kita SD Mungkin ada yang SD
nya di kota ada yang sdnya di desa
silahkan diingat kembali waktu kita SD
berapa persen yang kita ingat
kejadian apa yang kita ingat
Silahkan Bapak Ibu Sebutkan dalam hati
ya mungkin
ada yang mau nulis di kolom chat
kejadian apa
misalnya
ya
itu ingat kita peristiwa SD Galunggung
meletus saya juga ingat itu Ya waktu
galagu meletus
Sekolah itu libur dan kita tidak bisa
masuk kelas karena banyak sekali
pasir ya di semua tempat nah ini
ya
dihukum karena lupa mengerjakan PR Nah
kan
di sini ada emosi malu sedih
Waduh ini nilai NEM sangat tinggi
dipuji orang tua dipuji guru
pernah mati listrik selama 3 bulan ya
wah ini pasti tersiksa
hutang teman yang lupa bayar Nah dari
sekian banyak yang menjawab
ada nggak yang menjawab
waktu itu guru sedang menjelaskan
pelajaran matematika
Rasanya nggak ada ya
Terima kasih ya Bapak Ibu sudah sharing
pengalamannya
kira-kira sepakat nggak dengan saya
bahwa
ketika
guru menjelaskan
ketika belajar di kelas kita ingat tidak
kayaknya nggak ingat ya
yang kita ingat adalah ketika sakit
parah ketika juara kelas ya tadi Kalau
ada kejadian bencana mati listrik
takut diimunisasi ya kan nah mengapa
kejadian Anggaplah 30 tahun yang lalu
ada yang 40 tahun yang lalu ini masih
kita ingat nah karena itu melibatkan
emosi
ya melibatkan emosi kita
Nah sekarang kita mau mengajarkan anak
kita agar memiliki memori jangka panjang
kita mau mengajari anak didik kita agar
memiliki memori jangka panjang Mengapa
memori jangka panjang ini sangat penting
karena saya sebagai dosen itu setiap
penerimaan mahasiswa baru selalu saya
tanya
kamu belajar matematika dari SD sampai
SMA saya tanya lagi ya
persamaan-persamaan yang mereka sudah
pelajari Saya yakin Sudah dipelajari
dari SD sampai SMA tapi rata-rata mereka
itu lupa nah kemudian kalau mereka lupa
Artinya mereka buang waktu kan Artinya
mereka tidak ada gunanya begitu tidak
ada gunanya mereka
menghabiskan waktu di masa sekolah ya
kalau tidak tidak menyisakan memori
jangka panjang itu adalah investasi yang
sia-sia Nah kita sekarang ya mungkin ada
Anak Bapak Ibu yang masih SD yang masih
SMP yang masih SMA Kita sebagai orang
tua
bekerja keras untuk menyekolahkan anak
agar anak memperoleh pendidikan yang
terbaik tapi kita tidak tidak ingat
bahwa sebetulnya kita sudah
melakukan pemborosan
sudah melakukan hal yang sia-sia
ketika
yang dialami oleh anak hanya bertambah
usia saja
jadi misalnya dari kelas 3 SD naik ke
kelas 4 yang dirasakan oleh anak itu
hanya bertambah usia sebanyak satu tahun
tapi bagaimana dengan memori jangka
panjangnya kita tidak pernah
Bapak Ibu tidak pernah mengetes memori
jangka panjang misalnya anak sudah kelas
3 SD kita tanya pelajaran kelas 1 anak
sudah SMP kita tanya pelajaran SD kita
anak SMA kita tanya pelajaran SMP
kalau mereka tahu semua berarti tidak
perlu kita Ajari anak kita sudah
memiliki bakat alamiah ya Bahkan alamiah
untuk memiliki kemampuan mengingat
memori jangka panjang
nah bagaimana kalau kasusnya banyak yang
lupa seperti yang tadi kita
sudah rasakan nah Berarti ada pertanyaan
di sini ada tiga pertanyaan yang pertama
Bagaimana caranya untuk menanamkan
memori jangka panjang kepada anak itu
yang
Kemudian yang kedua Bagaimana bentuk
latihannya ya
kemudian yang ketiga bagaimana untuk
mengetahui tingkat keberhasilan dari
memori jangka panjang nah kita akan
bahas satu-satu pertanyaan itu
yang pertama tentu kita harus tahu
teorinya ya karena kalau tanpa tahu
teori ya kita tentu tidak bisa
melaksanakan misi itu yang pertama ya
otak ini menerima informasi dalam bentuk
elemen
otak lebih mudah menerima pengetahuan
dalam bentuk cerita yang tervisualisasi
dan melibatkan emosi
yang ketiga
otak perlu dilatih untuk menjadi problem
solver perlu melatih opini
jadi ada tiga kata kunci di sini ya yang
pertama input
ini input ya kita kan berharap anak itu
belajar dengan mudah mereka juga tidak
merasa terbebani kemudian proses
kita ingin prosesnya berjalan dengan
baik
memori tersimpan dengan baik di otak
anak kita kemudian juga
supaya memori jangka panjang terbentuk
outputnya hasil keluarannya mereka mampu
menyelesaikan masalah-masalah
jadi
input mudah belajar kita harus bagi
elemen belajar atau materi belajar ini
menjadi elemen-elemen yang bukan hanya
elemen saja elemen yang dikait-kaitkan
karena tadi kita sudah lihat bahwa otak
itu dalam bentuk jaringan
kalau kita
Anggaplah anak diberi makanan anak yang
masih balita diberi makanan yang lembut
anak akan bisa mencerna kalau anak bayi
diberi makanan yang keras tidak bisa
mencerna demikian juga otak
kalau kita beri materi yang masih kasar
dia Mungkin dia tidak bilang dia tidak
akan bilang Aduh saya tidak mengerti
tapi sebetulnya dia tidak mengerti
jadi kita memang harus mengubah
informasi yang kita berikan kepada anak
ini menjadi yang siap dimakan oleh anak
ya Anak Dalam hal ini baik anak sendiri
maupun anak didik ya jadi saya pakai
satu istilah saja menggunakan istilah
anak Nah jadi yang pertama kita harus
mengubah
informasi yang diterima oleh anak
kemudian setelah informasi itu berhasil
masuk
tentu kita tidak ingin dia lepas lagi
kan percuma
investasi kita sia-sia kepada anak kita
karena anak itu cepat lupa nah
sebagaimana dia supaya tetap ingat
kita akan pakai cerita
ya kita akan pakai metode cerita kita
akan pakai metode visualisasi dan juga
kita akan melibatkan emosi
kemudian Bagaimana hasilnya
untuk mengetahui apakah anak kita ini
sudah berhasil ya inputnya bagus
prosesnya bagus memori jangka panjangnya
bagus Bagaimana dengan hasil keluarannya
dengan outputnya kita ingin tes maka
kita perlu latihan Nah dilatihnya dengan
menggunakan opini anak itu sering
ditanya jadi
Saya memang mempraktekkan ilmu ini dari
sejak anak saya masih SD jadi sudah 20
tahun yang lalu saya praktekkan dan
alhamdulillah anak saya sukses di dalam
studinya Nah
tapi kemudian
Hari ini saya
termotivasi untuk menceritakan ya
pengalaman saya pribadi jadi Ini semua
adalah pengalaman pribadi yang kemudian
saya susun dalam sebuah paparan nah
Jadi anak itu kalau dari sejak SD tidak
pernah kita tanya
mereka juga tidak akan menjawab
pengalaman saya waktu kepada anak saya
waktu SD itu saya selalu tanya ketika
makan pagi
misalnya dia makan sayur
ada wortel warna merah kemudian ada kol
warna hijau saya tanya
Kenapa wortel warna merah
tidak warnanya sama dengan
kol yang warna hijau
nah awal-awal dia hanya diam saja
mendapatkan pertanyaan-pertanyaan
tersebut tapi lama kelamaan dia merespon
ya
kemudian
saya sering ajak dia ke Gramedia beli
buku dan saya ajarkan Bagaimana cara
karena waktu itu belum ada Google ya 20
tahun yang lalu belum ada Google
saya ajarkan Bagaimana cara dia mencari
informasi dari buku terhadap
pertanyaan-pertanyaan yang saya berikan
nah ketika dia SMP itu ibu guru bapak
gurunya bilang ke saya
Pak saya merasa kewalahan dengan anak
bapak ya karena dia selalu bertanya dan
pertanyaannya sangat sulit bapak dan ibu
guru kesulitan menjawab pertanyaan anak
Bapak nah artinya disitu
ada hasil ya dari sejak SD
dilatih tiap hari ya di sela-sela waktu
SMP Alhamdulillah anak saya itu
siswa terbaik dari 6 kelas di SMP itu
demikian juga ketika SMA dan sekarang
akan lulus dari ITB Jurusan Informatika
artinya
untuk informatika sampai saat ini itu
masih jurusan yang paling sulit yang
dimasuki di ITB jadi dia
berhasil mengubah dirinya menjadi
seorang problem solver ya ini sebagai
contoh dia berhasil
menjadi problem solver untuk dirinya
sendiri Tugas kita hanya melatih ya
melatih membiasakan nah tentunya Bapak
Ibu yang sebagai guru juga ingin
anak-anaknya menjadi yang terbaik
ingin menjadi problem solver
kita akan lanjutkan
di sini ada satu kesimpulan
oke Saya ingin anak saya siswa didik
Saya memiliki kemampuan untuk belajar
sendiri dengan menyenangkan
ada tiga kata kunci yaitu elemen
guru Orang tua harus menyampaikan
informasi sedemikian rupa sehingga
informasi itu berbentuk elemen dan
jaringan jadi bukan hanya elemen ya
elemen dan jaringan
yang kedua
kita bantu mereka untuk memahami materi
itu dengan sebuah cerita yang
tervisualisasi dan juga melibatkan emosi
dan untuk melatih outputnya kita minta
mereka selalu beropini kita pertanyaan
dan mereka menjawab
Nah itu adalah kesimpulan pada sesi 1
dan itu adalah inti dari sistem thinking
jadi kalau kita baca teori Sistem
thinking inti dari sistem thinking
adalah elemen dan keterkaitan jadi
sistem thinking bisa kita rangkum dengan
kata elemen cerita dan opini kemudian
Apakah ini bisa dikembangkan lagi bisa
sistem thinking ini bisa kita kembangkan
menjadi kausalut diagram
causap diagram adalah menghubungkan
berbagai informasi ya
dengan hubungan sebab-akibat ini saya
anggap cocok untuk SMP ya mungkin kalau
untuk SD terlalu sulit jadi untuk SD
cukup elemen cerita dan opini untuk
sistem
diagram bisa kita mulai perkenalkan
untuk SMP Nah jadi di dalam
pengembangan ya pengembangan kemampuan
sistem thinking yang sudah ada di anak
kita bisa tambah lagi dengan
pengetahuan tentang kausal diagram Tapi
beberapa anak SD dia lebih cepat dari
yang lain kita bisa mulai ya saya kelas
5 atau kelas 6 kalau bapak ibu melihat
anak Bapak Ibu memiliki kecepatan yang
lebih dari rata-rata usianya bisa mulai
diberikan kau selalu diagram nah Apa itu
kau selalu diagram Jadi kalau salep
diagram pertama
kita akan minta kepada
anak didik kita untuk membuat diagram
hubungan sebab akibat Ya nanti saya akan
ceritakan contohnya
kemudian
apa yang kita cari dari pembuatan
kausalut diagram ini yang pertama kita
latihan anak-anak untuk memahami konsep
efisien dan efektif
mungkin kalau anak SD masih terlalu
berat ya untuk memahami apa itu efisien
Apa itu efektif efisien dari sisi waktu
efektif dari sisi cara atau metode dan
juga mencari dampak yang terkecil
kita menyebutnya sebagai analisis risiko
di dalam ilmu orang dewasa ya dan juga
upaya
kita menyebutnya skenario atau
rekomendasi di ilmu orang dewasa jadi
kata kuncinya efisien efektif dampak dan
upaya ini kita Sederhanakan untuk
siswa kita supaya lebih lebih paham
khususnya di SMP ada tiga kata kunci
lagi yaitu efisien dampak dan upaya
kemudian Bagaimana menguji kausal
diagram itu kita ingin lebih jauh lagi
kita bisa menggunakan dengan teknik
sistem dinamik
jadi teknik sistem dinamic ini
dikembangkan oleh Profesor jaipore tahun
50-an dengan mempelajari teknik sistem
dinamic siswa akan terlatih
menyelesaikan permasalahan secara
sistematis menjadi problem server yang
terlatih dan berpengalaman jadi Walaupun
dia belum terjun ke masyarakat dia sudah
terlatih untuk menyelesaikan
masalah-masalah di kelas
sistem dinamic ini tidak terlalu sulit
pengalaman saya mengajarkan mahasiswa
sistem dinamik satu kali pertemuan
mereka Langsung memahami Jadi mungkin
kalau untuk
SMA itu bisa mulai diperkenalkan ya
sistem dinamik Bagaimana kalau SMP ingin
belajar kelebihan anak-anak kita
sekarang mereka lebih cepat di dalam
memahami komputer dibandingkan generasi
kita jadi jangan khawatir Bapak Ibu
untuk memperkenalkan kalau memang anak
SMP ternyata diajarkan sistem dinamic
ini sudah bisa itu tidak masalah ya asal
selama
masih apa siswanya tidak protes
tetapi yang terbaik berdasarkan usia itu
memang SMA ya kita perkenalkan
nah ketika kita mengajarkan sistem
dinamik di sini ada dua kunci pertama
tentunya inisiasi harus dimulai dulu
dengan
inisiasi itu kan dimulai dengan
permasalahan yang paling sederhana yang
penting mulai dulu baru kemudian di
improvisasi Nah setelah terbiasa kita
ajarkan untuk
Mengapa sistem dinamik itu powerfull
Dia hanya bisa menyelesaikan
masalah yang kompleks Jadi kalau
masalahnya terlalu sederhana tidak perlu
pakai software sistem dinamis cukup
Excel saja ya misalnya kalau kita
menabung 10.000 Sehari berapa dalam
waktu 10 tahun pakai Excel selesai
jadi nanti kita akan ajarkan ya kepada
siswa kita kepada anak kita bagaimana ya
struktur dan perilaku permasalahan
dinamis
ini Ini Memang agak berat ya untuk anak
SD pasti SD pasti berat SMP ya mungkin
ada yang bisa nah tapi SMA sepertinya
sudah bisa ya SMA dan mahasiswa itu
pasti sudah bisa nah kemudian
kita sudah
melihat rangkaiannya dan kita coba ikat
ya jadi Teori ini langsung kita
Praktekkan
yaitu kita buat dalam elemen dan kita
ikat ya dalam 3 kelompok di sini Jadi
ini sudah kita praktekkan metode ini
jadi di sini ada kelompok sistem
thinking kalau selalu diagram dan sistem
dinamic kemudian elemennya juga sudah
kita Tuliskan dan kita ikat di sini ya
jadi untuk kata kunci sistem thinking
ada tiga yaitu elemen cerita dan opini
kata kunci kau salut diagram efisien
efektif dampak dan upaya kata kunci
sistem dinamik inisiasi dan improvisasi
dan dinamis
oke
kemudian
visualisasi
mungkin
kalau elemen saja tidak akan ingat kita
visualisasi di sini kita ada tiga warna
merah biru hijau 1 Eco edu ID ya Eko Edo
ID Kebetulan sama dengan
penyelenggara pelatihan ini ya nah jadi
Eko edu id
untuk mudah kita sebut saja metode Eco
edu ID elemen cerita opini efisien
dampak upaya inisiasi dinamis Saya yakin
bapak ibu dengan metode ini jadi saya
langsung praktekkan ini ya metode elemen
metode cerita kemudian metode opini
Bapak Ibu belum opini nanti passive
tanya jawab Tapi bapak ibu sudah
diperkenalkan dengan teknik elemen dan
cerita
kemudian Nah nanti untuk pengembangannya
memang
ada tahapannya ya
tekniknya banyak contoh misalnya untuk
elemen ada berpikir sistem berpikir
analisis ya berpikir sintesis
teknik memanggil memori berpikir ruang
waktu sebab akibat teknik memahami emosi
cerita seru menegangkan visualisasi
cerita berpikir optimalisasi berpikir
problem solving teknik presentasi teknik
negosiasi teknik brainstorming Jadi
sebetulnya
kalau kita ingin anak kita maupun anak
di diri kita ini betul-betul menguasai
teknik ini
memang cabangnya sangat banyak dan
mungkin tidak bisa dipelajari dalam
waktu singkat
Makanya kalau Bapak Ibu nanti ya di
akhir
sesi ini ternyata menganggap acara ini
menarik Kita akan adakan webinar tiap
minggu ya saya juga akan upload di
YouTube dan kita akan ada tanya jawab
Terus kalau memang dianggap ini
bermanfaat karena topiknya banyak sekali
kemudian
untuk yang edu ya Nah di sini kita akan
ajarkan analisis supply demand sword
Open optimalisasi analisis resiko
analisis trade off upaya skenario jangka
pendek dan jangka panjang
Kemudian untuk inisiasi dinamis
kalau inisiasi itu sudah masuk ke
software di situ ada Bagaimana teknik
pengumpulan data
pembuatan stok flow diagram pembuatan
skenario running simulasi validasi model
analisis hasil model
Kemudian untuk analisis perilaku
sistem ya yang dinamis di sini kita akan
pelajari limit to grow limit to success
fix dead in the button
drifting goals
hari ini juga
namun ini tentu perlu proses ya bapak
ibu
ceritanya bapak ibu
sudah setuju ya saya asumsikan saja
Bapak Ibu setuju bahwa ini sepertinya
bagus buat anak saya bagaimana saya
melatih anak saya supaya informasi yang
saya berikan langsung masuk kemudian
Diikat Di memorinya kalau bisa jangka
panjang dan dia juga bisa problem solver
kita akan lihat contoh penerapan ini
versi saya jadi ini pendapat saya
pribadi ya bisa diprotes oleh Bapak Ibu
menurut saya sepertinya kalau siswa SD
kita tekankan komponen Eko dulu deh gitu
ya Eko ada elemen cerita dan opini
kemudian SMP ditambah edu ya kemudian
SMU mahasiswa atau profesional kita
tambah id
Nah kita misalnya untuk SD nah banyak
textbook kita ini berbentuk teks
itu kita ubah kita buat dalam
komponen-komponen kalau bisa bergambar
ya apalagi untuk anak SD kelas 1 sampai
3 Jadi yang pertama adalah kita ubah
teks menjadi diagram kemudian kita
tanya kepada anak itu
elemen atau ini apa saja gitu ya
Misalnya ada tiga gambar ini apa saja
itu
kemudian nanti targetnya adalah mereka
bisa membuat hubungan antar ketiga
komponen itu Mengapa harus dihubungkan
karena begitu mereka berlatih
ini akan langsung dicetak di otaknya di
memorinya karena kita tahu memori ini
dia mengenal dalam bentuk elemen
kemudian oleh otak akan dihubungkan
sendiri
Nah sekarang
kita latih anak kita untuk menghubungkan
dulu di luar
di luar otak artinya sebelum masuk ke
otak
kita ajarkan mereka untuk menghubungkan
karena bisa jadi ya kan kita kita tidak
tahu apa yang dipikirkan oleh anak kita
siapa tahu misalnya dia tidak tahu bahwa
hubungannya ini misalnya rumput makan
kelinci
makan rumput Mungkin dia sangka kelinci
ini makan Elang gitu ya kan kita tidak
tahu ya kita hanya memberikan informasi
tanpa tidak tanpa membantu anak untuk
merangkai
ya kalau hasilnya dia jawabnya ngaco
yaitu bukan salah dia itu salah kita
contoh ya
saya sering nanya ke anak-anak SD ada
anak SD kelas 2 yang
sering saya
datangi ya
satu rombongan kadang-kadang
itu saya tanya
misalnya begini
Mengapa pohon ada yang daunnya kuning
ada yang daunnya hijau
Jawabannya apa
karena sering disiram
terus saya tanya lagi itu kan yang
daunnya hijau juga sering disiram yang
kuning juga sering disiram tapi kenapa
daunnya beda ya karena sering disiram
tidak tidak berkembang begitu
nah Berarti itu adalah hasil
hasil asosiasi
yang
yang terjadi ya hasil asosiasi yang
terjadi dari anak kita silahkan oleh
bapak ibu tanya ya tentu pertanyaannya
sesuai dengan usianya
ya kalau misalnya anak SMA tentu Jangan
Ditanya seperti itu misalnya
pertanyaannya untuk anak SMA
itu ada POM bensin yang harganya lebih
murah dari Pertamina kira-kira kenapa ya
biarkan dia berpendapat
ya apa dia nggak rugi saya atau
Pertamina terlalu untung nah silahkan Ya
misalnya kita lagi nyetir bareng anak
jalan-jalan ke mall kita tanya gitu kita
ingin tahu
networking di dalam otaknya itu kan
pasti dia sampaikan lagi berupa opini
nah kemudian kita baca di situ
sebetulnya networkingnya ini sekuat apa
seluas apa dan sebenarnya apa karena
kadang-kadang opininya itu salah begitu
nah
jadi
sebelum dia salah
kita beri dulu yang benar
ini walaupun sederhana tapi tidak setiap
anak tahu
bahwa hubungannya begini
ya tadi dengan pengetesan pengetesan
kepada anak didik kita silahkan ya Nah
kemudian
kita kan ingin itu jadi misalnya Oke
kita punya misi
anak mengetahui
Network ini ya jaringan ini jaringan
informasi ini ini sudah matang artinya
anak tidak harus mengolah sendiri Kita
bantu orang di luar dan ingin jadi
memori jangka panjang dan kita tahu
memori jangka panjang harus melibatkan
emosi
emosi ini ada banyak
emosi senang emosi sedih emosi
menegangkan
emosi berbagai emosi ya nah salah satu
metode
salah satu metode untuk
membangkitkan emosi di kelas yaitu
dengan cara menggambar bagi anak SD
bagaimana untuk SMP ya mereka dalam
bentuk yang lain biasanya menulis essay
SMA membuat laporan Ya nah tapi kalau
untuk SD itu sangat penting mereka
diminta untuk menggambar dan
mempresentasikan
jadi waktu itu
Ketika saya S3 di Jepang anak saya
kebetulan TK ya Nah yang pertama
itu di TK nya ya setiap hari dia harus
menggambar dan
harus cerita jadi
anak yang sangat mudah itu disuruh bawa
pohon Kemudian
oleh gurunya setiap hari ditanya pohon
Kamu kenapa oh ada ulatnya katanya ayo
gambar ulat kemudian cari di
perpustakaan
Kenapa ada ular ya terserah anak itu
imajinasi dia aja
tidak harus dipaksakan harus benar ya
Kalau umur masih TK nah begitu dia SD
Kelas 1 itu oleh gurunya
disuruh bawa binatang misalnya kelinci
itu ada peternakannya ya kemudian
itu sama metodenya sama anak tiap hari
disuruh bercerita ya Nah di sini di juga
diberi apresiasi nah
di sini
[Musik]
emosi anak itu kita sudah belajar tadi
ya bahwa ketika emosi ini muncul hormon
juga muncul dan di situ otak itu
ibaratnya di lem ya apa memori itu di
lem di otak dengan kuat Jadi anak itu
prosentase ilmu yang masuk ke dalam otak
dan tersimpan dengan baik itu
efisiensinya sangat tinggi dengan metode
seperti ini
nah kemudian waktu
saya kembali ke Indonesia Saya cerita ke
kepala sekolah SD untuk anak saya yang
kedua
Dia sangat setuju dengan ide itu
kemudian diumumkanlah kepada anak SD
agar Membawa tanaman
kemudian apa yang terjadi
setiap hari
ibunya itu datang untuk menyiram tanaman
itu kemudian ketika mati diganti dengan
tanaman yang baru dan ada perlombaan
antara orang tua murid tanaman yang
paling bagus sampai ada yang bawa
Anggrek Nah ini kan salah kaprah gitu Ya
maksudnya ingin meniru cara di Jepang
tapi malah jadi perlombaan bunga nah ini
ini karena komunikasi ya jadi Padahal
kalau di Jepang itu semuanya anaknya
yang
yang Silahkan Bapak Ibu lihat ya
video-video di Jepang anak kelas sejak
SD itu udah biasa bekerja
mengepel lantai dan seterusnya termasuk
mau mengurus tanaman Nah jadi Memang
agak susah untuk menerapkan metode ini
di Indonesia karena kita tidak biasa
dengan metode itu jadi perlu sosialisasi
yang bagus
kemudian
kalau kita lanjutkan
nah ketika anak itu bercerita
kita tanya mereka dengan 5W + a
Apa itu oke kelinci where di mana
kelinci Biasanya tinggal dia akan jawab
kapan kelinci itu
lahir dan kapan kelinci itu meninggal
misalnya ya Kenapa kelinci makanannya
daun bukan ikan misalnya
siapa induk kelinci misalnya Bagaimana
kelinci
makan wortel dikunyah atau tidak
misalnya begitu ya Tergantung usia
tentunya kalau kelas 1 SD ya mungkin
pertanyaannya harus sederhana
makin
makin besar usia anak tentu
pertanyaannya harus makin sulit ya
jadi target akhirnya mereka bisa sampai
ya walaupun yang digambar mungkin
terserah anak ya Mau menggambar apa
kalau mereka bisa diarahkan sampai bisa
menggambar sistem ini sudah dijamin
bahwa
informasi yang akan masuk ke
otak anak kita ini akan bisa 100%
karena di luar otak pun dia sudah mampu
menggambar sebuah Network sebuah
jaringan jaringan informasi begitu
dia
menyampaikan opini itu kan artinya sudah
sudah ada di otaknya ya segala sesuatu
yang dikemukakan oleh anak itu adalah
hasil atau gambaran dari
apa yang ada di otaknya nah begitu
misalnya gambarnya salah kemudian kita
koreksi otomatis otaknya juga akan
merubah
kemudian
ini contoh
penerapan elemen cerita dan opini di
Amerika Serikat jadi kalau kita lihat di
sini Bagaimana ibu guru
berdiskusi dengan anak-anaknya untuk
menentukan elemen
Jadi mereka nanti disuruh menuliskan di
sini misalnya ibu guru cerita
kalau kita pergi ke sawah ada apa saja
misalnya ada bebek ada padi Ada apa
mereka disuruh menuliskan
kemudian ini setelah menuliskan mereka
disuruh menghubungkan ya
menghubungkan dan juga mereka
diperkenalkan dengan matematika dari
sejak dini ya tentang grafik diagram nah
kebanyakan dari kita
menyampaikan informasi itu secara satu
dimensi atau dua dimensi saja tiga tidak
tiga dimensi
jadi itu akan menyebabkan
otak memproses dengan sulit ya
jadi kalau kita lihat misalnya Ya saya
suka nanya mahasiswa saya
misalnya mereka sedang mempelajari hukum
termodinamika
mereka memandang hukum termadinani kata
termodinamika itu sebagai suatu tumpukan
kertas
jadi Hukum Termodinamika adalah tumpukan
kertas
yang kemudian dia Recall dia ingat lagi
dulu saya mempelajari dalam bentuk
kertas-kertas dan dia Coba kertas itu
dia baca lagi
dan banyak yang lupa
Tapi bagaimana kalau misalnya kita
mengajarkan anak itu termodinamika
misalnya dengan kita bahwa sebuah termos
ya
Sebutkan atau eksplorasi dari termos ini
termodinamika hukum ke-0 ke-1 kedua
ketiga
Artinya kita buat tiga dimensi ada
Bendanya ada termos ada ruang ada waktu
ada cerita
maka ketika informasi itu masuk ke siswa
dia akan berupa tiga dimensi juga
Network itu akan lebih mudah ketika dia
Recall ketika dia memanggil kembali maka
anak itu akan lancar dia Hukum
Termodinamika 1 2 3
ya nah jadi itu adalah kontras ya
jelas sekali perbedaannya antara kita
menggunakan elemen Eco ini elemen cerita
dan opini atau Exo ya Eco ini dengan
tanpa menggunakan elemen
itu Kelihatan sekali silahkan nanti
bapak ibu coba
coba dan seminggu kemudian nanti dites
ya hasilnya seperti apa
kemudian
nah ini juga contoh ya siswa SD kelas 4
di Amerika Serikat ya kalau kita lihat
ini sudah
sudah naik ke level CLD Ya sudah naik ke
level clb jadi
[Musik]
sangat bagus di sini juga Sama ya Ada
anak SD
silakan buat sistem dari kebun di
sekolah nih ini mereka yang membuat
ya
nah
selanjutnya setelah ini berhasil ini
sukses kita jangan lupa
bahwa harus diintegrasikan dengan
kemampuan matematika
Nah kalau kita evaluasi pelajaran
matematika
pelajaran Matematika itu berdiri sendiri
sebagai tumpukan kertas tumpukan dokumen
yang diingat oleh siswa atau mahasiswa
tidak pernah dibuat sebagai sebuah
cerita yang utuh
Nah kita tidak boleh seperti itu karena
kita menginginkan anak yang bisa
memecahkan masalah diantaranya dengan
matematika
jadi ketika kita menjelaskan tadi ya
contoh ke anak kelas 1 atau 2 atau 3 SD
ya ini kita masih bicara SD Oke mereka
sudah tahu hubungannya antara rumput
kelinci dan elang
juga ada kotoran hewan misalnya kita
bisa cerita tentang bakteri pengurai
kita kaitkan
sistem ini dengan problem matematika
misalnya jika satu kelinci satu hari
memakan satu meter persegi rumput berapa
rumput akan dimakan oleh satu kelinci
dalam satu minggu
jadi
itu selalu
setelah selesai kita masukkan ya memori
itu memori yang sudah matang yang sudah
kita olah yang sudah berbentuk Nature
itu sekalian dengan matematikanya
jangan dipisah
jadi harus sekalian nah bagaimana dengan
kalau di SMA misalnya guru matematika
kan sendiri ya berarti memang sekolah
ini harus diskusi
gimana nih guru matematika misalnya ada
guru biologi guru kimia
SMA kita akan coba menerapkan metode ini
tentu nanti bisa dikaitkan ya antara
satu guru dengan guru lainnya mungkin
kalau SD kan biasanya satu guru mengajar
beberapa pelajaran itu masih bisa
Nah di sini
tentu Materi apa guru matematika Jangan
hanya memikirkan matematika dan guru IPA
Jangan hanya memikirkan topik IPA itu
harus ada komunikasi antara guru IPA dan
guru matematika misalnya
untuk 3 SMP ini apa kurikulum matematika
misalnya ya
abcd kalau di IPA Begini Nah nanti
dikaitkan ya jadi memang kalau tidak
dikaitkan kita akan rugi
karena mereka bisa menganalisis tapi
tidak bisa menghitung
itu tidak bagus kita harus sekalian
mengevaluasi menganalisis sekaligus juga
menghitung
nah
saya sering tanya mahasiswa Saya
misalnya logaritma ya kan mereka itu
sering belajar PH PH Itu minlog H plus
nah saya sering tanya kenapa rumus ini
menggunakan logaritma itu banyak yang
nggak tahu
bahkan selama karir saya mengajar 30
tahun belum pernah ada satu mahasiswa
yang bisa menjawab pertanyaan saya
Mengapa pakai rumus logaritma
artinya
terpecah-pecah begitu
ya pelajaran Fisika pelajaran kimia
pelajaran Matematika itu memang
terpecah-pecah ya bagaimana mungkin bisa
menjadi problem solver yang baik
kalau terpecah-pecah jadi sejak kecil
kita harus latih terintegrasi IPA IPS
Matematika itu harus terintegrasi
mungkin untuk SD agak mudah ya bagaimana
dengan
SMP dan SMA tentu ini harus
harus ada diskusi antar guru Nah karena
kita tidak bisa juga guru IPA kan tidak
tahu
kurikulum SMA kurikulum matematika untuk
kelas 1 SMA ini sampai mana Nanti dia
terlalu tinggi atau terlalu rendah
jadi minimal harus tahu
kemudian
Oh ya tadi cerita tentang logaritma
itu mahasiswa yang saya tanya dia tidak
tahu bahwa logaritma itu untuk
bilangan yang rentannya terlalu jauh
jadi h+ itu kan bisa nol bisa 10 bisa
1000 bisa 10.000 bisa 100.000 itu kalau
dibuat dalam grafik itu bagaimana
satuannya beda-beda ada yang 01234 dan
10 20 30 dan 2000 3000 ada yang 10.000
20.000 itu gimana maka digunakanlah
logaritma jadi dicari pangkatnya ya
hal itu aja tidak tahu siswa artinya kan
di sini Matematika itu dianggap sebagai
tumpukan kertas
makanya kemampuan matematika kita
rata-rata rendah karena memang tidak
pernah dibuat tiga dimensi
Matematika itu hanya dua dimensi atau
bahkan satu dimensi mungkin jadi sama
seperti IPA dan IPS matematika juga kita
harus buat dalam 3 dimensi di situ ada
dimensi ruang dimensi waktu ada cerita
ada
visualisasi ada Network
Bagaimana mungkin siswa kita itu
memahami matematika kalau dibuat
terpisah-pisah seperti itu
jadi ini ada satu contoh
misalnya bilangan phi 3,14
banyak mahasiswa ya apalagi SMA atau SMP
Silahkan tanya siswa bapak ibu
bilangan pi ini apa dan mengapa dia ada
mungkin Secara definisi oke
keliling lingkaran dibagi diameter
lingkaran
Apakah pernah dibuktikan Apakah kita
pernah mengukur semangka misalnya ya ya
Bendanya bisa apa saja ini contoh
berapa kelilingnya kita ukur berapa
diameternya terus Angkanya berapa
3,14 bukan pernah gak kita melakukan itu
sebagai guru matematika
kalau belum jangan salahkan siswa kalau
dia lupa terus
bahwa Pi itu 3,14
ya
jadi di sini kita punya dua misi pertama
informasi yang masuk ke dalam otak anak
kita ini cepat karena sudah kita olah
dulu dalam bentuk Network Yang kedua
juga
berikut kemampuan matematikanya kita
masukkan sekalian
supaya dia langsung bisa menghitung
itu kelemahan kita ya kita menganggap
matematika hanyalah tumpukan kertas
tidak terintegrasi dalam sebuah
permasalahan makanya
ini contoh ya Misalnya ini contoh saya
sering tanya ke anak SMP
Bagaimana cara mengukur pohon
misal pakai sudut nggak Mereka kayaknya
kebingungan begitu
padahal kan salah satu fungsi sudut
sinus cosinus Itu kan untuk menghitung
jarak
Tapi itu tidak diperkenalkan yang
diperkenalkan di sekolah hanya rumus
kali Sin B = Sin a + sin B
jadi hanya hafalan terus gunanya apa
jadi kita memang harus mereformasi
pelajaran matematika untuk anak kita
juga anak didik kita bagaimana caranya
supaya
diintegrasikan dengan
yang sudah tadi kita pelajari
contoh misalnya di sini ya
untuk pengetahuan IPS
kita Ajari anak untuk berbisnis
ya Banyak sekali soal-soal bisnis
yang diselesaikan oleh matematika
Tapi ini kalau saya ngobrol dengan
tetangga-tetangga saya ada Seorang
pebisnis yang yaitu punya dealer mobil
ada juga pebisnis yang dia itu punya
toko
alat-alat rumah tangga
itu kalau saya tanya misalnya begini
Bapak kan punya dealer mobil
terus untuk memprediksi penjualan Bapak
pakai apa ya pakai feeling aja katanya
begitu
kan Bapak pernah belajar teori
probabilitas di sekolah apa itu udah
lupa
artinya
semua ilmu yang kita pelajari di sekolah
ini tidak ada gunanya
ketika kita hidup di dunia nyata
karena Matematika itu alien gitu ya
bukan diri kita dia makhluk yang berbeda
Silahkan bapak ibu tanya
tetangga-tetangga
yang bisnis Apakah mereka menggunakan
algoritma
untuk solusi bisnisnya
jarang
Padahal mereka sudah belajar tentang
teori peluang di SMA mereka sudah
belajar teori himpunan mereka sudah
belajar
program linier
apalagi yang kuliah
tapi nggak ada gunanya
Mengapa karena semuanya itu hanya
pajangan
Nah ini kan pemborosan lagi
tadi pemborosan pertama memori jangka
panjang yang kedua tidak
mengintegrasikan matematika
jadi ini memang sesuatu yang harus kita
ubah
ya dimulai dari anak-anak kita di rumah
misalnya
ketika mereka makan makan tempe
ini SD misalnya
Lebih enak mana tempe segi empat atau
segit
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:09:35 UTC
Categories
Manage