Kelas Online Gratis - Sistem Thinking dan Sistem Dinamik sejak Dini
8ETy06Sw4UE • 2022-09-29
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id ini dapat diberkahi barokah dan dapat bermanfaat bagi Bapak dan Ibu setelah mengikuti webinar kita berdoa di persilahkan baik doa dicukupkan semoga kegiatan kita hari ini dapat bermanfaat perbaikan ibu baik mungkin di sini Saya ingin terlebih dahulu kita untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya terlebih dahulu maka dari itu Babadan Ibu dipersilahkan untuk Hikmat dalam menyanyikan lagu Indonesia Raya untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya terlebih dahulu maka dari itu bapak dan ibu dipersilahkan untuk Hikmat dalam menyanyikan lagu Indonesia Raya [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] baik mungkin untuk pertama-tama Saya ingin mengucapkan selamat datang kepada Bapak dan Ibu yang baru bergabung pada Zoom kita pada pagi hari ini saya ucapkan selamat datang pada kelas online gratis melatih anak sistem thinking dan sistem Dina sejak dini Kamis 29 September 2022 baik mungkin di sini sebelum kita memulai kelas online kita di sini saya kehadiran ketua pelaksana untuk kelas online kita hari ini mungkin dipersilahkan kepada Pak Arya Panji untuk menyampaikan sambutannya terlebih dahulu Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh terlebih dahulu saya area Panji Saya mau pilih deket-deket dari tim eko.id ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada bapak ibu yang telah mengikuti dan juga melakukan waktunya untuk mengikuti kelas webinar online bersama kami semoga seluruh ilmu dan juga manfaat dan akan disampaikan oleh materi akan berguna bagi Bapak Ibu sekalian dalam hal mengerjakan tugas maupun juga pekerjaannya masing-masing dan juga dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia Sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan semoga pelatihan dapat berjalan dengan lancar terima kasih Baik terima kasih kepada Pak Ariel panci atas sambutannya Mungkin setelah sambutan ini disampaikan maka dari itu untuk kelas online kita hari ini resmi dibuka ya bapak dan ibu baik mungkin di sini sudah banyak teman-teman dari peserta mungkin saya ingin menyapa terlebih dahulu disini Saya ingin survei mungkin yang dari guru-guru mungkin boleh Raihan maupun Oke Pak Yudianto dari guru kemudian Bu Ida juga ada dari guru eee Nah kalau misalnya yang dari dosen mungkin silakan untuk risehan atau mungkin on week boleh oke di sini dari Palu ada ibu Lili dari dosen salam kenal Ada ibu Retno juga Maaf Pak maaf Bu itu salah tekan saya guru pak guru kenal gue lagi ada Ibu Sri Rahayu juga salam kenal Bapak dan Ibu semuanya oke kemudian di sini yang orang tua murid saya Pak Yani Ada Pak Yani juga ini Bu ada ibu Andi Reni dari SD laswardi nusina terlaris Sulawesi Selamat pagi Ibu salam kenal kemudian oke di sini artinya sudah berkumpul ya dari guru kemudian dosen Saya ingin tahu yang dari orang tua murid mungkin bisa oke di sini ada ibu kita ibu kita ini orang tua murid dari siswa kelas berapa Bu satu SMP dan TK Oke baik sama aku salam buat anak-anak yang nanti kemudian di sini juga oke baik mungkin di sini juga sudah ada dari berbagai jenis ada yang dari guru ada yang di dosen kemudian ada yang dari orang tua murid Jadi mungkin di sini karena sudah komplit mungkin ya Jadi kita akan langsung saja memulai untuk kelas online kita hari ini mungkin saya ingin memperkenalkan terlebih dahulu terkait dengan pemateri yang akan memaparkan materinya hari ini beliau merupakan dosen di Institut Teknologi Bandung bernama Pak Asep Sofyan STMT beliau ini Latar belakang pendidikan ini merupakan sarjana teknik pada program studi teknik lingkungan di ITB kemudian mengambil magister teknik pada program pascasarjana teknik lingkungan di ITB dan mengambil dokter of Engineering pada dokter Program merupakan bidang keahlian beliau beliau merupakan ahli dalam manajemen lingkungan untuk pembuatan dokumen life cycle analysis kemudian ada kajian lingkungan hidup strategis analisis mengenai dampak lingkungan sistem manajemen lingkungan serta risiko perubahan untuk ekonomi lingkungan Beliau juga sangat aktif pada ekonomi hijau serta valuasi lingkungan dan untuk pemodelan lingkungan beliau fokus pada pemodelan pencemaran udara pencemaran air dan ini juga ada sistem dinamik yang akan kita bahas untuk hari ini Nah untuk pengalaman profesionalnya di sini juga sangat beragam dari Pak Asep ini dari mulai dokumen serta dari kebijakan-kebijakan lainnya Pak Asep juga terjun langsung sebagai tenaga ahli dari lingkungan begitu Nah di sini juga sudah hadir Pak Asep bergabung bersama kita semua Mungkin saya ingin menyapa terlebih dahulu Selamat pagi Pak apakah sehat hari ini Alhamdulillah Oke baik senang sekali bisa kehadiran Pak Asep bersama kita semua pada hari ini Nah untuk materi yang akan dipaparkan oleh Pak Asep ini kita akan berhubungan dengan sistem dinamik mungkin Bapak dan Ibu masih banyak yang belum mengenal terkait dengan sistem dinamik nah waktu ini adalah merupakan hak waktu yang sangat tepat bagi Bapak dan Ibu untuk mengenali terkait dengan bagaimana sih sistem thinking serta sistem dinamic agar bisa diterapkan untuk anak-anak sejak dulu baik mungkin Pak Asep saya persilahkan untuk menyampaikan paparannya baik bismillahirrahmanirrahim assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih kepada bapak ibu yang sudah hadir tadi ada bapak guru ibu guru Bapak Ibu dosen orang tua murid ada juga dari profesional ya saya akan mulai dengan paparan yang mungkin bisa di share screen di ini ya oleh dia di kolom di kolom chat bagaimana sudah terlihat Mbak Tia sudah Pak dengan adanya covid ya anak-anak kita 2 tahun ada di rumah dan sekarang kita melihat mereka lebih ketagihan ketergantungan kepada HP juga lebih memilih main HP dibandingkan belajar asik dengan HP sampai lupa waktu kemudian juga lebih tidak peduli kepada lingkungan sekitar Ya karena memang tahun dikurung di rumah kemudian jika kita tanya panjang lebar jawabannya hanya pendek kemudian juga asik dengan dunianya sendiri tidak memiliki pandangan yang lebih luas ini adalah konsekuensi yang kita alami saat ini setelah 2 tahun kita belajar di rumah tentu kita sebagai orang tua dan guru Memiliki harapan yang pertama Bagaimana caranya agar anak siswa asyik belajar dan kreatif seperti asyik main HP dan video game yang kedua Bagaimana caranya agar siswa bisa antusias dan bahagia berkomunikasi dengan guru atau orang tua seperti mereka berkomunikasi dengan temannya kemudian juga yang ketiga bagaimana agar anak atau siswa cepat ingat dan tidak mudah lupa kemudian yang keempat Bagaimana caranya agar anak atau siswa dapat menyelesaikan masalah yang dihadapinya dengan kritis dan bijaksana Mengapa saya ada anak atau siswa ya karena belajar ini tidak hanya di sekolah ya kalau di sekolah kita menyebutnya siswa tapi kalau di rumah kita mengajari anak-anak kita kita sebut sebagai anak jadi maksud anak atau siswa baik dia di rumah maupun di sekolah orang tua dan guru berharap anaknya untuk yang pertama mudah belajar dengan menyenangkan jadi kalau kita rangkum harapan-harapan ini kita rangkum dengan kata kunci yang lebih sederhana kita ingin anak itu mudah belajar dengan menyenangkan mudah ingat susah lupa dan juga menjadi problem solver Nah kalau kita lihat video game Mengapa video game ini begitu disukai oleh anak-anak kita ya kalau kita lihat di dalam video game ada cerita yang seru ada tantangan visual yang bagus banyak pilihan interaktif melibatkan emosi ada rasa penasaran ya nah coba kita tanya apa yang menyebabkan karakter-karakter ini disukai oleh anak ya Nah jadi apa yang menyebabkan karakter-karakter ini disukai oleh anak mungkin kita akan bertanya apakah ada hubungannya dengan cara kerja otak nah ini merupakan pertanyaan kita anak sangat keranjingan dengan Hp apa hp itu cocok dengan cara kerja otak anak Nah itu pertanyaan kita Nah setelah kita telusuri browsing ya Bapak Ibu silakan browsing browsing akan menemukan informasi-informasi seperti ini jadi otak dan hormon bekerja sama untuk memperoleh pengalaman yang menyenangkan jadi di sini otak lebih mudah menerima pengetahuan dalam bentuk cerita yang tervisualisasi dan saling berkaitan cerita yang runut dan saling terkait akan membuat otak bekerja maksimal dan tahan dalam durasi panjang emosi dan kesan mendalam akan memperkuat sinyal otak juga hormon ketika otak bekerja hormon juga bekerja ya Jadi ini kerjasama ada hormon dopamin Untuk menimbulkan efek kuas hormon oksitosin hormon cinta dan kasih sayang hormon serotonin Hormon yang mengandung keseimbangan mood dan membuat kita bisa berpikir dengan logika hormon adrenalin menentukan respon terhadap situasi yang menegangkan jika teratasi akan menghasilkan hormon dopamin atau rasa puas Nah jadi game itu karena menegangkan nanti akan keluar dua hormon hormon adrenalin dan hormon dopamin nah pertanyaannya ketika kita mengajar di kelas ketika kita mengajari anak anak di rumah Apakah kita sudah melibatkan hormon-hormon tersebut Nah itu pertanyaannya pertanyaan kedua adalah Bagaimana otak dan hormon dapat mencatat memori ya Nah ini juga kalau kita browsing browsing kita akan dapat informasi ini ternyata ya ketika contoh ada guru bertanya ini benda apa ke muridnya maka muridnya ini akan tahap 1 mencari ini benda apa di dalam memori jadi memori ini seperti brankas data ya maka anak akan mencari ya di dalam memorinya dan memori ini bentuknya seperti Network seperti jaringan Nah nanti kalau ketemu misalnya memori ini ada di dalam sebuah kelompok memori bola lampu dan di sini dia ambil ya dia ambil satu yang sangat mirip dengan yang ditanyakan dia lihat di kartu memorinya tertulis bola lampu pijar maka ya tahap selanjutnya dia akan berbicara kepada bu guru itu bola lampu pijar nah prosesnya sangat panjang tapi karena kecepatan memori di otak ini sangat cepat maka manusia bisa merespon langsung hitungan sepersekian detik dia akan menjawab itu bola lampu pijar tidak sampai 1 detik di bawah 1 detik padahal cara kerjanya cukup rumit nah bagaimana kalau untuk pengetahuan yang belum tahu misalnya diperkenalkan satu benda yang ini apa ya ini seperti bola lampu tapi atasnya seperti pohon gitu ya seperti bunga atau binatang nah ini juga sama otak mencari apa dan di sini tidak ada ceritanya maka anak akan menyimpan benda baru itu di sebelah kategori yang paling dekat ya nah jadi itu adalah prosesnya Nah sekarang informasi yang diterima anak setiap hari ini banyak sekali ribuan ya ribuan informasi orang tua memberi nasehat sebelum berangkat sekolah ibu guru bapak guru mengajar kemudian mereka mengobrol dengan temannya Mereka menonton TV Mereka mendengarkan cerita semuanya itu masuk dan ada yang tersimpan ada yang tidak Nah kita ingin agar informasi baru ini dapat tersimpan dengan baik di sini ada tiga kategori yang pertama otak ini berbentuk jaringan ya otak ini berbentuk jaringan sehingga kita memasukkannya harus dalam bentuk jaringan yang kedua otak ini memproses satu-satu jadi tidak sekaligus dia akan memproses satu-satu yang kita sebut dengan elemen jadi walaupun misalnya kita menunjukkan ada satu gambar misalnya ibu dan bapak guru menunjukkan foto tentang kerusuhan di sebuah tempat di situ ada Polisi ada mahasiswa ada masyarakat umum yang membawa batu ada yang membawa Bendera begitu banyak informasi yang ditangkap oleh otak Tetapi kalau kita Urutkan otak itu akan melihat satu-satu itu ada bendera itu ada polisi itu jadi tidak langsung menjadi satu cerita yang seperti itu tapi otak juga menghubung-hubungkan gitu jadi ada proses pengambilan informasi satu persatu kemudian di dalam kotak ini akan dikelompokkan ya nah sehingga kita menemukan ada anak misalnya kita ceritakan ada 10 benda silahkan Bapak Ibu untuk mengetes ya anak-anak di kelas atau kalau Bapak Ibu di rumah silakan tes misalnya ayah ibu akan menyebutkan 10 benda nanti Sebutkan lagi ya Bendanya Apa mungkin anak kita ada dua orang dengan usia yang tidak terlalu jauh si A dia bisa menyebutkan seluruh benda itu si B mungkin hanya 5 benda yang dia sebutkan apa yang terjadi demikian juga kalau di kelas kalau di kelas dari Anggaplah 20 anak di kelas ada 50% yang bisa menyebutkan kembali pelajaran yang kita sampaikan misalnya kita menceritakan tentang reaksi kimia ya contoh kita Berusaha menjelaskan sebaik mungkin kemudian kita tanya kepada murid kita silahkan ulangi lagi apa yang sudah disampaikan oleh ibu atau yang sudah disampaikan oleh bapak guru ada siswa yang bisa menjelaskan kembali 100% dan ada juga siswa yang menjelaskan hanya Anggaplah 50% atau lebih kecil lagi pertanyaannya Mengapa Padahal mereka dikaruniai otak yang sama ikut di kelas yang sama tetapi Mengapa penyerapan memori ini berbeda ada yang nempel di memori mereka ada yang tidak nah yang pertama secara alamiah otak itu akan menerima informasi satu-satu jadi secara elemen tapi kemudian otak juga akan memprosesnya sebagai sebuah jaringan Nah anak yang sudah terlatih Apakah itu dilatih oleh orang tuanya atau tidak apakah yang dilatih oleh gurunya atau tidak tapi dia sudah terlatih untuk membuat mapping membuat pemetaan data itu akan lebih mudah mengingat kembali artinya kita tes silahkan Sebutkan benda ini 10 benda dia akan bisa menyebutkan semua benda Nah berarti dia sudah terlatih secara alamiah membuat mapping di dalam di dalam otaknya nah kemudian yang kedua dia juga antusias di situ ada emosi yang kita sebut dengan fokus jadi ada anak yang sudah alamiah mampu mengingat tapi ada juga yang tidak nah tugas kita hari ini adalah bagaimana anak kita siswa kita dilatih supaya bisa mengingat memori dengan lebih baik kalau yang sudah punya bakat alamiah Alhamdulillah itu karunia dari Tuhan bagi yang belum kita akan coba latih ya kita akan coba latih nah bagaimana latihannya oke Ada juga masalah memori jangka panjang kita akan bahas dua memori memori jangka pendek dan memori jangka panjang Nah kita akan melakukan satu game Silahkan Bapak Ibu untuk mengingat informasi ini ya Misalnya diberi waktu 1 Menit Untuk mengingatnya apa yang akan Bapak Ibu alami ya maka kebanyakan dari kita tidak mampu mengingatnya dengan baik Bagaimana kalau kita buat asosiasi dan cerita misalnya angka itu kemudian oleh Bapak Ibu karena angkanya seperti ini oleh Bapak Ibu dibuat elemen-elemen ya dibuat elemen-elemen Oke saya akan membuat elemennya menjadi 4 angka 4 angka 2104 2104 itu kan seperti Hari Kartini ya Misalnya dan seterusnya Ya tentu mengasosiasikannya itu tergantung kemampuan anak ya di dalam mengasosiasikan tentu perlu latihan ini kan contoh saja supaya mudah ya Nah nanti ada contoh kedua yang mungkin lebih sulit jadi Bagaimana caranya baik itu anak SD SMP maupun SMA ketika menerima informasi mereka mampu membuat sebuah cerita ya Misalnya Setelah dia buat komponen Setelah dia buat komponen seperti ini ini Kebetulan angkanya pas dengan hari-hari besar ya ini saya buat contoh yang mudah dibayangkan kemudian kita buat sebuah cerita ya Kartini bangkit merdeka menemui Pemuda pahlawan hatinya Mengapa kata kuncinya mengandung sesuatu yang emosional karena di situlah otak ketika emosional akan mencetak memori dengan lebih baik dibandingkan Kalau tidak ada emosi sama sekali Nah jadi di sini ada tiga tahap yang pertama mencoba untuk membagi informasi menjadi elemen-elemen kemudian mengaitkan dengan sebuah informasi yang telah diingat oleh otaknya kemudian dibuat sebuah cerita membuat ruang dan waktu untuk menyimpan informasi Nah nanti untuk mempertahankan informasi jangka panjang misalnya dia gambar ya gambar orang kalau menggambar emosinya akan keluar ya biasanya apa yang digambar oleh anak itu akan ingat terus misalnya kita mau menceritakan tentang tokoh-tokoh ilmu pengetahuan misalnya ada Archimedes ada Arrhenius ada Newton kemudian anak-anak diminta untuk menggambar wajah Newton ya Isak Newton ada contohnya mungkin gambarnya itu nggak persis ya tapi di situ ada proses emosi Bagaimana anak berusaha untuk menggambar apalagi nanti setelah selesai diberi apresiasi oleh Bapak Ibu diberi PIN ya Misalnya ada PIN atau apapun permen atau apa ada hadiah-hadiah yang diberikan khususnya untuk anak kelas SD kelas 1 sampai 3 maka anak itu akan lebih mengingat wajah Isaac Newton dan juga mungkin ya kata-kata Isaac Newton makanya ketika digambar ditulis juga sub Newton kemudian ditanya Isaac Newton lahir di mana lahir di Inggris dan seterusnya jadi walaupun Ishak newtonnya tidak ingat tapi Dia memiliki memori yang kuat tentang negara Inggris misalnya langsung informasi Ishak Newton dari Inggris itu langsung menempel ya nah jadi kita balik lagi ke sini ke Network yang tadi ya jadi kan dia terdiri dari [Musik] kumpulan-kumpulan informasi di otak ada yang kuat ada yang lemah nah misalnya ini informasi tentang Inggris ini termasuk yang kuat begitu ada sekumpulan informasi ya nah misalnya informasinya seperti ini ada isap Newton ahli fisika misalnya informasi kedua dia lahir di Inggris nah Inggrisnya ini dia lebih lebih kuat ini langsung menempel ke sini ya itu yang pertama dulu kita usahakan Bagaimana anak itu menempelkan informasi baru ke informasi yang lama Nah nanti kalau ini sering diulang ini akan kuat ya jadi Network baru ini akan kuat ini akan menjadi sebuah Network yang kuat Jadi anak itu akan ingat bahwa Ishak Newton orang Inggris ahli Fisikanya dia ingat tidak hanya Inggrisnya saja Nah itu kira-kira cara otak kita ya informasi baru itu menempel di otak kita jadi harus ada informasi lama dulu Kalau tidak ada informasi lama informasi baru akan sulit menempel contoh tadi ya Nah ini kita tadi sudah demo ini kita akan sulit ya ini akan Sulit untuk mengingat ini karena tidak ada tempelannya tidak ada tapi tadi kalau kita bagi-bagi menjadi 4 angka 4 angka kemudian kita buat tempelan-tempelannya kemudian kita buat cerita maka kita bisa mengingat ini ya kemudian hal lain nah ini ada informasi lain ya yang lebih susah misalnya kita sebagai orang tua atau sebagai guru diminta untuk menjelaskan ini kepada anak didik kita kebanyakan mungkin karena kita lelah atau terlalu banyak kelas akhirnya kita hanya cerita saja ini ada rumus lihat di papan silakan dipelajari misalnya begitu ya itu 100% informasi itu tidak akan menempel di memori anak didik kita kalau cara mengajarnya seperti itu ya Nah memang di sini baik itu orang tua maupun guru akhirnya menjadi lebih susah lebih lebih banyak pekerjaan kalau kita pakai metode ini Ya nah tapi ini adalah investasi kalau kita melakukan ini hasilnya akan terlihat Nah jadi untuk kasus ini maka guru harus mencari gambar simulasi gambar simulasi yang menjelaskan fenomena ini ini misalnya ada api ya api dengan derajat tertentu nah persamaan ini adalah untuk menghitung Bagaimana penyebaran api ini di dalam sebuah ruangan nah Walaupun dia tidak ingat Persis Si rumusnya minimal dia bisa mengaitkan ya daripada tidak dikaitkan sama sekali minimal ada yang menempel nah itu tadi Bagaimana memori menempel artinya memori baru ya kalau memori yang lama itu hanya memperkuat memori saja Misalnya tadi bola lampu anak didik kita udah tahu itu bola lampu ini apa bola lampu anak kita ketika pergi ke sekolah kita tanya kalau dia anak kelas SD coba perkalian tiga kali empat misalnya ya sebelum pergi sekolah kita tanya 3x4 12 dia udah tahu karena sebelumnya berarti itu hanya memperkuat memori yang ada di anak nah bagaimana kalau memori ini memori yang baru misalnya anak itu baru belajar perkalian 3 kemudian kita tanya 7 Kali 6 berapa dia kan tidak tahu nah bagaimana supaya tujuh kali 6 = 42 ini menempel Nah tadi kita harus kaitkan dengan memori yang sudah ada di anak jadi memori itu ada dua ada jangka pendek ada jangka panjang tadi kita sudah bahas sedikit tentang jangka pendek sekarang bagaimana dengan jangka panjang yang hadir di sini rata-rata usianya ya Katakanlah ada yang 30-an 40-an ada yang 50-an artinya ketika kita SD itu sudah cukup lama Coba kita tes lagi diri kita berapa persen memori jangka panjang yang kita ingat waktu kita SD Mungkin ada yang SD nya di kota ada yang sdnya di desa silahkan diingat kembali waktu kita SD berapa persen yang kita ingat kejadian apa yang kita ingat Silahkan Bapak Ibu Sebutkan dalam hati ya mungkin ada yang mau nulis di kolom chat kejadian apa misalnya ya itu ingat kita peristiwa SD Galunggung meletus saya juga ingat itu Ya waktu galagu meletus Sekolah itu libur dan kita tidak bisa masuk kelas karena banyak sekali pasir ya di semua tempat nah ini ya dihukum karena lupa mengerjakan PR Nah kan di sini ada emosi malu sedih Waduh ini nilai NEM sangat tinggi dipuji orang tua dipuji guru pernah mati listrik selama 3 bulan ya wah ini pasti tersiksa hutang teman yang lupa bayar Nah dari sekian banyak yang menjawab ada nggak yang menjawab waktu itu guru sedang menjelaskan pelajaran matematika Rasanya nggak ada ya Terima kasih ya Bapak Ibu sudah sharing pengalamannya kira-kira sepakat nggak dengan saya bahwa ketika guru menjelaskan ketika belajar di kelas kita ingat tidak kayaknya nggak ingat ya yang kita ingat adalah ketika sakit parah ketika juara kelas ya tadi Kalau ada kejadian bencana mati listrik takut diimunisasi ya kan nah mengapa kejadian Anggaplah 30 tahun yang lalu ada yang 40 tahun yang lalu ini masih kita ingat nah karena itu melibatkan emosi ya melibatkan emosi kita Nah sekarang kita mau mengajarkan anak kita agar memiliki memori jangka panjang kita mau mengajari anak didik kita agar memiliki memori jangka panjang Mengapa memori jangka panjang ini sangat penting karena saya sebagai dosen itu setiap penerimaan mahasiswa baru selalu saya tanya kamu belajar matematika dari SD sampai SMA saya tanya lagi ya persamaan-persamaan yang mereka sudah pelajari Saya yakin Sudah dipelajari dari SD sampai SMA tapi rata-rata mereka itu lupa nah kemudian kalau mereka lupa Artinya mereka buang waktu kan Artinya mereka tidak ada gunanya begitu tidak ada gunanya mereka menghabiskan waktu di masa sekolah ya kalau tidak tidak menyisakan memori jangka panjang itu adalah investasi yang sia-sia Nah kita sekarang ya mungkin ada Anak Bapak Ibu yang masih SD yang masih SMP yang masih SMA Kita sebagai orang tua bekerja keras untuk menyekolahkan anak agar anak memperoleh pendidikan yang terbaik tapi kita tidak tidak ingat bahwa sebetulnya kita sudah melakukan pemborosan sudah melakukan hal yang sia-sia ketika yang dialami oleh anak hanya bertambah usia saja jadi misalnya dari kelas 3 SD naik ke kelas 4 yang dirasakan oleh anak itu hanya bertambah usia sebanyak satu tahun tapi bagaimana dengan memori jangka panjangnya kita tidak pernah Bapak Ibu tidak pernah mengetes memori jangka panjang misalnya anak sudah kelas 3 SD kita tanya pelajaran kelas 1 anak sudah SMP kita tanya pelajaran SD kita anak SMA kita tanya pelajaran SMP kalau mereka tahu semua berarti tidak perlu kita Ajari anak kita sudah memiliki bakat alamiah ya Bahkan alamiah untuk memiliki kemampuan mengingat memori jangka panjang nah bagaimana kalau kasusnya banyak yang lupa seperti yang tadi kita sudah rasakan nah Berarti ada pertanyaan di sini ada tiga pertanyaan yang pertama Bagaimana caranya untuk menanamkan memori jangka panjang kepada anak itu yang Kemudian yang kedua Bagaimana bentuk latihannya ya kemudian yang ketiga bagaimana untuk mengetahui tingkat keberhasilan dari memori jangka panjang nah kita akan bahas satu-satu pertanyaan itu yang pertama tentu kita harus tahu teorinya ya karena kalau tanpa tahu teori ya kita tentu tidak bisa melaksanakan misi itu yang pertama ya otak ini menerima informasi dalam bentuk elemen otak lebih mudah menerima pengetahuan dalam bentuk cerita yang tervisualisasi dan melibatkan emosi yang ketiga otak perlu dilatih untuk menjadi problem solver perlu melatih opini jadi ada tiga kata kunci di sini ya yang pertama input ini input ya kita kan berharap anak itu belajar dengan mudah mereka juga tidak merasa terbebani kemudian proses kita ingin prosesnya berjalan dengan baik memori tersimpan dengan baik di otak anak kita kemudian juga supaya memori jangka panjang terbentuk outputnya hasil keluarannya mereka mampu menyelesaikan masalah-masalah jadi input mudah belajar kita harus bagi elemen belajar atau materi belajar ini menjadi elemen-elemen yang bukan hanya elemen saja elemen yang dikait-kaitkan karena tadi kita sudah lihat bahwa otak itu dalam bentuk jaringan kalau kita Anggaplah anak diberi makanan anak yang masih balita diberi makanan yang lembut anak akan bisa mencerna kalau anak bayi diberi makanan yang keras tidak bisa mencerna demikian juga otak kalau kita beri materi yang masih kasar dia Mungkin dia tidak bilang dia tidak akan bilang Aduh saya tidak mengerti tapi sebetulnya dia tidak mengerti jadi kita memang harus mengubah informasi yang kita berikan kepada anak ini menjadi yang siap dimakan oleh anak ya Anak Dalam hal ini baik anak sendiri maupun anak didik ya jadi saya pakai satu istilah saja menggunakan istilah anak Nah jadi yang pertama kita harus mengubah informasi yang diterima oleh anak kemudian setelah informasi itu berhasil masuk tentu kita tidak ingin dia lepas lagi kan percuma investasi kita sia-sia kepada anak kita karena anak itu cepat lupa nah sebagaimana dia supaya tetap ingat kita akan pakai cerita ya kita akan pakai metode cerita kita akan pakai metode visualisasi dan juga kita akan melibatkan emosi kemudian Bagaimana hasilnya untuk mengetahui apakah anak kita ini sudah berhasil ya inputnya bagus prosesnya bagus memori jangka panjangnya bagus Bagaimana dengan hasil keluarannya dengan outputnya kita ingin tes maka kita perlu latihan Nah dilatihnya dengan menggunakan opini anak itu sering ditanya jadi Saya memang mempraktekkan ilmu ini dari sejak anak saya masih SD jadi sudah 20 tahun yang lalu saya praktekkan dan alhamdulillah anak saya sukses di dalam studinya Nah tapi kemudian Hari ini saya termotivasi untuk menceritakan ya pengalaman saya pribadi jadi Ini semua adalah pengalaman pribadi yang kemudian saya susun dalam sebuah paparan nah Jadi anak itu kalau dari sejak SD tidak pernah kita tanya mereka juga tidak akan menjawab pengalaman saya waktu kepada anak saya waktu SD itu saya selalu tanya ketika makan pagi misalnya dia makan sayur ada wortel warna merah kemudian ada kol warna hijau saya tanya Kenapa wortel warna merah tidak warnanya sama dengan kol yang warna hijau nah awal-awal dia hanya diam saja mendapatkan pertanyaan-pertanyaan tersebut tapi lama kelamaan dia merespon ya kemudian saya sering ajak dia ke Gramedia beli buku dan saya ajarkan Bagaimana cara karena waktu itu belum ada Google ya 20 tahun yang lalu belum ada Google saya ajarkan Bagaimana cara dia mencari informasi dari buku terhadap pertanyaan-pertanyaan yang saya berikan nah ketika dia SMP itu ibu guru bapak gurunya bilang ke saya Pak saya merasa kewalahan dengan anak bapak ya karena dia selalu bertanya dan pertanyaannya sangat sulit bapak dan ibu guru kesulitan menjawab pertanyaan anak Bapak nah artinya disitu ada hasil ya dari sejak SD dilatih tiap hari ya di sela-sela waktu SMP Alhamdulillah anak saya itu siswa terbaik dari 6 kelas di SMP itu demikian juga ketika SMA dan sekarang akan lulus dari ITB Jurusan Informatika artinya untuk informatika sampai saat ini itu masih jurusan yang paling sulit yang dimasuki di ITB jadi dia berhasil mengubah dirinya menjadi seorang problem solver ya ini sebagai contoh dia berhasil menjadi problem solver untuk dirinya sendiri Tugas kita hanya melatih ya melatih membiasakan nah tentunya Bapak Ibu yang sebagai guru juga ingin anak-anaknya menjadi yang terbaik ingin menjadi problem solver kita akan lanjutkan di sini ada satu kesimpulan oke Saya ingin anak saya siswa didik Saya memiliki kemampuan untuk belajar sendiri dengan menyenangkan ada tiga kata kunci yaitu elemen guru Orang tua harus menyampaikan informasi sedemikian rupa sehingga informasi itu berbentuk elemen dan jaringan jadi bukan hanya elemen ya elemen dan jaringan yang kedua kita bantu mereka untuk memahami materi itu dengan sebuah cerita yang tervisualisasi dan juga melibatkan emosi dan untuk melatih outputnya kita minta mereka selalu beropini kita pertanyaan dan mereka menjawab Nah itu adalah kesimpulan pada sesi 1 dan itu adalah inti dari sistem thinking jadi kalau kita baca teori Sistem thinking inti dari sistem thinking adalah elemen dan keterkaitan jadi sistem thinking bisa kita rangkum dengan kata elemen cerita dan opini kemudian Apakah ini bisa dikembangkan lagi bisa sistem thinking ini bisa kita kembangkan menjadi kausalut diagram causap diagram adalah menghubungkan berbagai informasi ya dengan hubungan sebab-akibat ini saya anggap cocok untuk SMP ya mungkin kalau untuk SD terlalu sulit jadi untuk SD cukup elemen cerita dan opini untuk sistem diagram bisa kita mulai perkenalkan untuk SMP Nah jadi di dalam pengembangan ya pengembangan kemampuan sistem thinking yang sudah ada di anak kita bisa tambah lagi dengan pengetahuan tentang kausal diagram Tapi beberapa anak SD dia lebih cepat dari yang lain kita bisa mulai ya saya kelas 5 atau kelas 6 kalau bapak ibu melihat anak Bapak Ibu memiliki kecepatan yang lebih dari rata-rata usianya bisa mulai diberikan kau selalu diagram nah Apa itu kau selalu diagram Jadi kalau salep diagram pertama kita akan minta kepada anak didik kita untuk membuat diagram hubungan sebab akibat Ya nanti saya akan ceritakan contohnya kemudian apa yang kita cari dari pembuatan kausalut diagram ini yang pertama kita latihan anak-anak untuk memahami konsep efisien dan efektif mungkin kalau anak SD masih terlalu berat ya untuk memahami apa itu efisien Apa itu efektif efisien dari sisi waktu efektif dari sisi cara atau metode dan juga mencari dampak yang terkecil kita menyebutnya sebagai analisis risiko di dalam ilmu orang dewasa ya dan juga upaya kita menyebutnya skenario atau rekomendasi di ilmu orang dewasa jadi kata kuncinya efisien efektif dampak dan upaya ini kita Sederhanakan untuk siswa kita supaya lebih lebih paham khususnya di SMP ada tiga kata kunci lagi yaitu efisien dampak dan upaya kemudian Bagaimana menguji kausal diagram itu kita ingin lebih jauh lagi kita bisa menggunakan dengan teknik sistem dinamik jadi teknik sistem dinamic ini dikembangkan oleh Profesor jaipore tahun 50-an dengan mempelajari teknik sistem dinamic siswa akan terlatih menyelesaikan permasalahan secara sistematis menjadi problem server yang terlatih dan berpengalaman jadi Walaupun dia belum terjun ke masyarakat dia sudah terlatih untuk menyelesaikan masalah-masalah di kelas sistem dinamic ini tidak terlalu sulit pengalaman saya mengajarkan mahasiswa sistem dinamik satu kali pertemuan mereka Langsung memahami Jadi mungkin kalau untuk SMA itu bisa mulai diperkenalkan ya sistem dinamik Bagaimana kalau SMP ingin belajar kelebihan anak-anak kita sekarang mereka lebih cepat di dalam memahami komputer dibandingkan generasi kita jadi jangan khawatir Bapak Ibu untuk memperkenalkan kalau memang anak SMP ternyata diajarkan sistem dinamic ini sudah bisa itu tidak masalah ya asal selama masih apa siswanya tidak protes tetapi yang terbaik berdasarkan usia itu memang SMA ya kita perkenalkan nah ketika kita mengajarkan sistem dinamik di sini ada dua kunci pertama tentunya inisiasi harus dimulai dulu dengan inisiasi itu kan dimulai dengan permasalahan yang paling sederhana yang penting mulai dulu baru kemudian di improvisasi Nah setelah terbiasa kita ajarkan untuk Mengapa sistem dinamik itu powerfull Dia hanya bisa menyelesaikan masalah yang kompleks Jadi kalau masalahnya terlalu sederhana tidak perlu pakai software sistem dinamis cukup Excel saja ya misalnya kalau kita menabung 10.000 Sehari berapa dalam waktu 10 tahun pakai Excel selesai jadi nanti kita akan ajarkan ya kepada siswa kita kepada anak kita bagaimana ya struktur dan perilaku permasalahan dinamis ini Ini Memang agak berat ya untuk anak SD pasti SD pasti berat SMP ya mungkin ada yang bisa nah tapi SMA sepertinya sudah bisa ya SMA dan mahasiswa itu pasti sudah bisa nah kemudian kita sudah melihat rangkaiannya dan kita coba ikat ya jadi Teori ini langsung kita Praktekkan yaitu kita buat dalam elemen dan kita ikat ya dalam 3 kelompok di sini Jadi ini sudah kita praktekkan metode ini jadi di sini ada kelompok sistem thinking kalau selalu diagram dan sistem dinamic kemudian elemennya juga sudah kita Tuliskan dan kita ikat di sini ya jadi untuk kata kunci sistem thinking ada tiga yaitu elemen cerita dan opini kata kunci kau salut diagram efisien efektif dampak dan upaya kata kunci sistem dinamik inisiasi dan improvisasi dan dinamis oke kemudian visualisasi mungkin kalau elemen saja tidak akan ingat kita visualisasi di sini kita ada tiga warna merah biru hijau 1 Eco edu ID ya Eko Edo ID Kebetulan sama dengan penyelenggara pelatihan ini ya nah jadi Eko edu id untuk mudah kita sebut saja metode Eco edu ID elemen cerita opini efisien dampak upaya inisiasi dinamis Saya yakin bapak ibu dengan metode ini jadi saya langsung praktekkan ini ya metode elemen metode cerita kemudian metode opini Bapak Ibu belum opini nanti passive tanya jawab Tapi bapak ibu sudah diperkenalkan dengan teknik elemen dan cerita kemudian Nah nanti untuk pengembangannya memang ada tahapannya ya tekniknya banyak contoh misalnya untuk elemen ada berpikir sistem berpikir analisis ya berpikir sintesis teknik memanggil memori berpikir ruang waktu sebab akibat teknik memahami emosi cerita seru menegangkan visualisasi cerita berpikir optimalisasi berpikir problem solving teknik presentasi teknik negosiasi teknik brainstorming Jadi sebetulnya kalau kita ingin anak kita maupun anak di diri kita ini betul-betul menguasai teknik ini memang cabangnya sangat banyak dan mungkin tidak bisa dipelajari dalam waktu singkat Makanya kalau Bapak Ibu nanti ya di akhir sesi ini ternyata menganggap acara ini menarik Kita akan adakan webinar tiap minggu ya saya juga akan upload di YouTube dan kita akan ada tanya jawab Terus kalau memang dianggap ini bermanfaat karena topiknya banyak sekali kemudian untuk yang edu ya Nah di sini kita akan ajarkan analisis supply demand sword Open optimalisasi analisis resiko analisis trade off upaya skenario jangka pendek dan jangka panjang Kemudian untuk inisiasi dinamis kalau inisiasi itu sudah masuk ke software di situ ada Bagaimana teknik pengumpulan data pembuatan stok flow diagram pembuatan skenario running simulasi validasi model analisis hasil model Kemudian untuk analisis perilaku sistem ya yang dinamis di sini kita akan pelajari limit to grow limit to success fix dead in the button drifting goals hari ini juga namun ini tentu perlu proses ya bapak ibu ceritanya bapak ibu sudah setuju ya saya asumsikan saja Bapak Ibu setuju bahwa ini sepertinya bagus buat anak saya bagaimana saya melatih anak saya supaya informasi yang saya berikan langsung masuk kemudian Diikat Di memorinya kalau bisa jangka panjang dan dia juga bisa problem solver kita akan lihat contoh penerapan ini versi saya jadi ini pendapat saya pribadi ya bisa diprotes oleh Bapak Ibu menurut saya sepertinya kalau siswa SD kita tekankan komponen Eko dulu deh gitu ya Eko ada elemen cerita dan opini kemudian SMP ditambah edu ya kemudian SMU mahasiswa atau profesional kita tambah id Nah kita misalnya untuk SD nah banyak textbook kita ini berbentuk teks itu kita ubah kita buat dalam komponen-komponen kalau bisa bergambar ya apalagi untuk anak SD kelas 1 sampai 3 Jadi yang pertama adalah kita ubah teks menjadi diagram kemudian kita tanya kepada anak itu elemen atau ini apa saja gitu ya Misalnya ada tiga gambar ini apa saja itu kemudian nanti targetnya adalah mereka bisa membuat hubungan antar ketiga komponen itu Mengapa harus dihubungkan karena begitu mereka berlatih ini akan langsung dicetak di otaknya di memorinya karena kita tahu memori ini dia mengenal dalam bentuk elemen kemudian oleh otak akan dihubungkan sendiri Nah sekarang kita latih anak kita untuk menghubungkan dulu di luar di luar otak artinya sebelum masuk ke otak kita ajarkan mereka untuk menghubungkan karena bisa jadi ya kan kita kita tidak tahu apa yang dipikirkan oleh anak kita siapa tahu misalnya dia tidak tahu bahwa hubungannya ini misalnya rumput makan kelinci makan rumput Mungkin dia sangka kelinci ini makan Elang gitu ya kan kita tidak tahu ya kita hanya memberikan informasi tanpa tidak tanpa membantu anak untuk merangkai ya kalau hasilnya dia jawabnya ngaco yaitu bukan salah dia itu salah kita contoh ya saya sering nanya ke anak-anak SD ada anak SD kelas 2 yang sering saya datangi ya satu rombongan kadang-kadang itu saya tanya misalnya begini Mengapa pohon ada yang daunnya kuning ada yang daunnya hijau Jawabannya apa karena sering disiram terus saya tanya lagi itu kan yang daunnya hijau juga sering disiram yang kuning juga sering disiram tapi kenapa daunnya beda ya karena sering disiram tidak tidak berkembang begitu nah Berarti itu adalah hasil hasil asosiasi yang yang terjadi ya hasil asosiasi yang terjadi dari anak kita silahkan oleh bapak ibu tanya ya tentu pertanyaannya sesuai dengan usianya ya kalau misalnya anak SMA tentu Jangan Ditanya seperti itu misalnya pertanyaannya untuk anak SMA itu ada POM bensin yang harganya lebih murah dari Pertamina kira-kira kenapa ya biarkan dia berpendapat ya apa dia nggak rugi saya atau Pertamina terlalu untung nah silahkan Ya misalnya kita lagi nyetir bareng anak jalan-jalan ke mall kita tanya gitu kita ingin tahu networking di dalam otaknya itu kan pasti dia sampaikan lagi berupa opini nah kemudian kita baca di situ sebetulnya networkingnya ini sekuat apa seluas apa dan sebenarnya apa karena kadang-kadang opininya itu salah begitu nah jadi sebelum dia salah kita beri dulu yang benar ini walaupun sederhana tapi tidak setiap anak tahu bahwa hubungannya begini ya tadi dengan pengetesan pengetesan kepada anak didik kita silahkan ya Nah kemudian kita kan ingin itu jadi misalnya Oke kita punya misi anak mengetahui Network ini ya jaringan ini jaringan informasi ini ini sudah matang artinya anak tidak harus mengolah sendiri Kita bantu orang di luar dan ingin jadi memori jangka panjang dan kita tahu memori jangka panjang harus melibatkan emosi emosi ini ada banyak emosi senang emosi sedih emosi menegangkan emosi berbagai emosi ya nah salah satu metode salah satu metode untuk membangkitkan emosi di kelas yaitu dengan cara menggambar bagi anak SD bagaimana untuk SMP ya mereka dalam bentuk yang lain biasanya menulis essay SMA membuat laporan Ya nah tapi kalau untuk SD itu sangat penting mereka diminta untuk menggambar dan mempresentasikan jadi waktu itu Ketika saya S3 di Jepang anak saya kebetulan TK ya Nah yang pertama itu di TK nya ya setiap hari dia harus menggambar dan harus cerita jadi anak yang sangat mudah itu disuruh bawa pohon Kemudian oleh gurunya setiap hari ditanya pohon Kamu kenapa oh ada ulatnya katanya ayo gambar ulat kemudian cari di perpustakaan Kenapa ada ular ya terserah anak itu imajinasi dia aja tidak harus dipaksakan harus benar ya Kalau umur masih TK nah begitu dia SD Kelas 1 itu oleh gurunya disuruh bawa binatang misalnya kelinci itu ada peternakannya ya kemudian itu sama metodenya sama anak tiap hari disuruh bercerita ya Nah di sini di juga diberi apresiasi nah di sini [Musik] emosi anak itu kita sudah belajar tadi ya bahwa ketika emosi ini muncul hormon juga muncul dan di situ otak itu ibaratnya di lem ya apa memori itu di lem di otak dengan kuat Jadi anak itu prosentase ilmu yang masuk ke dalam otak dan tersimpan dengan baik itu efisiensinya sangat tinggi dengan metode seperti ini nah kemudian waktu saya kembali ke Indonesia Saya cerita ke kepala sekolah SD untuk anak saya yang kedua Dia sangat setuju dengan ide itu kemudian diumumkanlah kepada anak SD agar Membawa tanaman kemudian apa yang terjadi setiap hari ibunya itu datang untuk menyiram tanaman itu kemudian ketika mati diganti dengan tanaman yang baru dan ada perlombaan antara orang tua murid tanaman yang paling bagus sampai ada yang bawa Anggrek Nah ini kan salah kaprah gitu Ya maksudnya ingin meniru cara di Jepang tapi malah jadi perlombaan bunga nah ini ini karena komunikasi ya jadi Padahal kalau di Jepang itu semuanya anaknya yang yang Silahkan Bapak Ibu lihat ya video-video di Jepang anak kelas sejak SD itu udah biasa bekerja mengepel lantai dan seterusnya termasuk mau mengurus tanaman Nah jadi Memang agak susah untuk menerapkan metode ini di Indonesia karena kita tidak biasa dengan metode itu jadi perlu sosialisasi yang bagus kemudian kalau kita lanjutkan nah ketika anak itu bercerita kita tanya mereka dengan 5W + a Apa itu oke kelinci where di mana kelinci Biasanya tinggal dia akan jawab kapan kelinci itu lahir dan kapan kelinci itu meninggal misalnya ya Kenapa kelinci makanannya daun bukan ikan misalnya siapa induk kelinci misalnya Bagaimana kelinci makan wortel dikunyah atau tidak misalnya begitu ya Tergantung usia tentunya kalau kelas 1 SD ya mungkin pertanyaannya harus sederhana makin makin besar usia anak tentu pertanyaannya harus makin sulit ya jadi target akhirnya mereka bisa sampai ya walaupun yang digambar mungkin terserah anak ya Mau menggambar apa kalau mereka bisa diarahkan sampai bisa menggambar sistem ini sudah dijamin bahwa informasi yang akan masuk ke otak anak kita ini akan bisa 100% karena di luar otak pun dia sudah mampu menggambar sebuah Network sebuah jaringan jaringan informasi begitu dia menyampaikan opini itu kan artinya sudah sudah ada di otaknya ya segala sesuatu yang dikemukakan oleh anak itu adalah hasil atau gambaran dari apa yang ada di otaknya nah begitu misalnya gambarnya salah kemudian kita koreksi otomatis otaknya juga akan merubah kemudian ini contoh penerapan elemen cerita dan opini di Amerika Serikat jadi kalau kita lihat di sini Bagaimana ibu guru berdiskusi dengan anak-anaknya untuk menentukan elemen Jadi mereka nanti disuruh menuliskan di sini misalnya ibu guru cerita kalau kita pergi ke sawah ada apa saja misalnya ada bebek ada padi Ada apa mereka disuruh menuliskan kemudian ini setelah menuliskan mereka disuruh menghubungkan ya menghubungkan dan juga mereka diperkenalkan dengan matematika dari sejak dini ya tentang grafik diagram nah kebanyakan dari kita menyampaikan informasi itu secara satu dimensi atau dua dimensi saja tiga tidak tiga dimensi jadi itu akan menyebabkan otak memproses dengan sulit ya jadi kalau kita lihat misalnya Ya saya suka nanya mahasiswa saya misalnya mereka sedang mempelajari hukum termodinamika mereka memandang hukum termadinani kata termodinamika itu sebagai suatu tumpukan kertas jadi Hukum Termodinamika adalah tumpukan kertas yang kemudian dia Recall dia ingat lagi dulu saya mempelajari dalam bentuk kertas-kertas dan dia Coba kertas itu dia baca lagi dan banyak yang lupa Tapi bagaimana kalau misalnya kita mengajarkan anak itu termodinamika misalnya dengan kita bahwa sebuah termos ya Sebutkan atau eksplorasi dari termos ini termodinamika hukum ke-0 ke-1 kedua ketiga Artinya kita buat tiga dimensi ada Bendanya ada termos ada ruang ada waktu ada cerita maka ketika informasi itu masuk ke siswa dia akan berupa tiga dimensi juga Network itu akan lebih mudah ketika dia Recall ketika dia memanggil kembali maka anak itu akan lancar dia Hukum Termodinamika 1 2 3 ya nah jadi itu adalah kontras ya jelas sekali perbedaannya antara kita menggunakan elemen Eco ini elemen cerita dan opini atau Exo ya Eco ini dengan tanpa menggunakan elemen itu Kelihatan sekali silahkan nanti bapak ibu coba coba dan seminggu kemudian nanti dites ya hasilnya seperti apa kemudian nah ini juga contoh ya siswa SD kelas 4 di Amerika Serikat ya kalau kita lihat ini sudah sudah naik ke level CLD Ya sudah naik ke level clb jadi [Musik] sangat bagus di sini juga Sama ya Ada anak SD silakan buat sistem dari kebun di sekolah nih ini mereka yang membuat ya nah selanjutnya setelah ini berhasil ini sukses kita jangan lupa bahwa harus diintegrasikan dengan kemampuan matematika Nah kalau kita evaluasi pelajaran matematika pelajaran Matematika itu berdiri sendiri sebagai tumpukan kertas tumpukan dokumen yang diingat oleh siswa atau mahasiswa tidak pernah dibuat sebagai sebuah cerita yang utuh Nah kita tidak boleh seperti itu karena kita menginginkan anak yang bisa memecahkan masalah diantaranya dengan matematika jadi ketika kita menjelaskan tadi ya contoh ke anak kelas 1 atau 2 atau 3 SD ya ini kita masih bicara SD Oke mereka sudah tahu hubungannya antara rumput kelinci dan elang juga ada kotoran hewan misalnya kita bisa cerita tentang bakteri pengurai kita kaitkan sistem ini dengan problem matematika misalnya jika satu kelinci satu hari memakan satu meter persegi rumput berapa rumput akan dimakan oleh satu kelinci dalam satu minggu jadi itu selalu setelah selesai kita masukkan ya memori itu memori yang sudah matang yang sudah kita olah yang sudah berbentuk Nature itu sekalian dengan matematikanya jangan dipisah jadi harus sekalian nah bagaimana dengan kalau di SMA misalnya guru matematika kan sendiri ya berarti memang sekolah ini harus diskusi gimana nih guru matematika misalnya ada guru biologi guru kimia SMA kita akan coba menerapkan metode ini tentu nanti bisa dikaitkan ya antara satu guru dengan guru lainnya mungkin kalau SD kan biasanya satu guru mengajar beberapa pelajaran itu masih bisa Nah di sini tentu Materi apa guru matematika Jangan hanya memikirkan matematika dan guru IPA Jangan hanya memikirkan topik IPA itu harus ada komunikasi antara guru IPA dan guru matematika misalnya untuk 3 SMP ini apa kurikulum matematika misalnya ya abcd kalau di IPA Begini Nah nanti dikaitkan ya jadi memang kalau tidak dikaitkan kita akan rugi karena mereka bisa menganalisis tapi tidak bisa menghitung itu tidak bagus kita harus sekalian mengevaluasi menganalisis sekaligus juga menghitung nah saya sering tanya mahasiswa Saya misalnya logaritma ya kan mereka itu sering belajar PH PH Itu minlog H plus nah saya sering tanya kenapa rumus ini menggunakan logaritma itu banyak yang nggak tahu bahkan selama karir saya mengajar 30 tahun belum pernah ada satu mahasiswa yang bisa menjawab pertanyaan saya Mengapa pakai rumus logaritma artinya terpecah-pecah begitu ya pelajaran Fisika pelajaran kimia pelajaran Matematika itu memang terpecah-pecah ya bagaimana mungkin bisa menjadi problem solver yang baik kalau terpecah-pecah jadi sejak kecil kita harus latih terintegrasi IPA IPS Matematika itu harus terintegrasi mungkin untuk SD agak mudah ya bagaimana dengan SMP dan SMA tentu ini harus harus ada diskusi antar guru Nah karena kita tidak bisa juga guru IPA kan tidak tahu kurikulum SMA kurikulum matematika untuk kelas 1 SMA ini sampai mana Nanti dia terlalu tinggi atau terlalu rendah jadi minimal harus tahu kemudian Oh ya tadi cerita tentang logaritma itu mahasiswa yang saya tanya dia tidak tahu bahwa logaritma itu untuk bilangan yang rentannya terlalu jauh jadi h+ itu kan bisa nol bisa 10 bisa 1000 bisa 10.000 bisa 100.000 itu kalau dibuat dalam grafik itu bagaimana satuannya beda-beda ada yang 01234 dan 10 20 30 dan 2000 3000 ada yang 10.000 20.000 itu gimana maka digunakanlah logaritma jadi dicari pangkatnya ya hal itu aja tidak tahu siswa artinya kan di sini Matematika itu dianggap sebagai tumpukan kertas makanya kemampuan matematika kita rata-rata rendah karena memang tidak pernah dibuat tiga dimensi Matematika itu hanya dua dimensi atau bahkan satu dimensi mungkin jadi sama seperti IPA dan IPS matematika juga kita harus buat dalam 3 dimensi di situ ada dimensi ruang dimensi waktu ada cerita ada visualisasi ada Network Bagaimana mungkin siswa kita itu memahami matematika kalau dibuat terpisah-pisah seperti itu jadi ini ada satu contoh misalnya bilangan phi 3,14 banyak mahasiswa ya apalagi SMA atau SMP Silahkan tanya siswa bapak ibu bilangan pi ini apa dan mengapa dia ada mungkin Secara definisi oke keliling lingkaran dibagi diameter lingkaran Apakah pernah dibuktikan Apakah kita pernah mengukur semangka misalnya ya ya Bendanya bisa apa saja ini contoh berapa kelilingnya kita ukur berapa diameternya terus Angkanya berapa 3,14 bukan pernah gak kita melakukan itu sebagai guru matematika kalau belum jangan salahkan siswa kalau dia lupa terus bahwa Pi itu 3,14 ya jadi di sini kita punya dua misi pertama informasi yang masuk ke dalam otak anak kita ini cepat karena sudah kita olah dulu dalam bentuk Network Yang kedua juga berikut kemampuan matematikanya kita masukkan sekalian supaya dia langsung bisa menghitung itu kelemahan kita ya kita menganggap matematika hanyalah tumpukan kertas tidak terintegrasi dalam sebuah permasalahan makanya ini contoh ya Misalnya ini contoh saya sering tanya ke anak SMP Bagaimana cara mengukur pohon misal pakai sudut nggak Mereka kayaknya kebingungan begitu padahal kan salah satu fungsi sudut sinus cosinus Itu kan untuk menghitung jarak Tapi itu tidak diperkenalkan yang diperkenalkan di sekolah hanya rumus kali Sin B = Sin a + sin B jadi hanya hafalan terus gunanya apa jadi kita memang harus mereformasi pelajaran matematika untuk anak kita juga anak didik kita bagaimana caranya supaya diintegrasikan dengan yang sudah tadi kita pelajari contoh misalnya di sini ya untuk pengetahuan IPS kita Ajari anak untuk berbisnis ya Banyak sekali soal-soal bisnis yang diselesaikan oleh matematika Tapi ini kalau saya ngobrol dengan tetangga-tetangga saya ada Seorang pebisnis yang yaitu punya dealer mobil ada juga pebisnis yang dia itu punya toko alat-alat rumah tangga itu kalau saya tanya misalnya begini Bapak kan punya dealer mobil terus untuk memprediksi penjualan Bapak pakai apa ya pakai feeling aja katanya begitu kan Bapak pernah belajar teori probabilitas di sekolah apa itu udah lupa artinya semua ilmu yang kita pelajari di sekolah ini tidak ada gunanya ketika kita hidup di dunia nyata karena Matematika itu alien gitu ya bukan diri kita dia makhluk yang berbeda Silahkan bapak ibu tanya tetangga-tetangga yang bisnis Apakah mereka menggunakan algoritma untuk solusi bisnisnya jarang Padahal mereka sudah belajar tentang teori peluang di SMA mereka sudah belajar teori himpunan mereka sudah belajar program linier apalagi yang kuliah tapi nggak ada gunanya Mengapa karena semuanya itu hanya pajangan Nah ini kan pemborosan lagi tadi pemborosan pertama memori jangka panjang yang kedua tidak mengintegrasikan matematika jadi ini memang sesuatu yang harus kita ubah ya dimulai dari anak-anak kita di rumah misalnya ketika mereka makan makan tempe ini SD misalnya Lebih enak mana tempe segi empat atau segit
Resume
Categories