Transcript
6wmaIDSO2Lc • Webinar 80 Pengelolaan Lingkungan Berbasiskan Sistem
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/EcoEduid/.shards/text-0001.zst#text/0114_6wmaIDSO2Lc.txt
Kind: captions
Language: id
[Musik]
sehingga saya memilih
ekedu dan sempat mengikuti pelatihannya
juga dan itu terbukti benar nah saya
lihat Instagram itu
ada patihan di situ juga saya baca
dahulu ya terkait Ti yang O nah Menurut
saya itu menjadi hal yang membuat
tertarik UNT pelatihan gitu Jadi saya
sering lihat di Instagram gitu Bagaimana
ekidu menyampaikan informasinya
ekoidu itu bagus karena
ktianptinya selalu terginiing terus
mengikuti zaman dan juga pelatihnya atau
mentornya itu bagus-bagus dan terbaiklah
di
bidangnya Iya eh yang pertama memang
Tentu saja Ini meningkatkan dan
maksimalkan skill-skill yang saya
harapkan begitu ya dalam tertemun dalam
penyimpinan dokumen amal e kinerja saya
jadi bisa lebih produktif lebih efektif
juga Eh punya update Gitu ya
update-update toalan-persoalan dalam
penyususan terkini dari ahlinya langsung
di lapangan begitu yang pengalamannya
tidak dirhagukan menurut saya pelatihan
yang disediakan edu ini sangat
bermanfaat sekali dan mudah untuk
aksesnya jadi ada teknologi terbaru yang
saya dapat ituu di e-learning ya itu
luar biasa pelajaran ini juga mudah
sekali untuk dipahami Alhamdulillah bisa
mengikuti dan juga menambah ilmu
pengetahuan yang banyak
[Musik]
banget e eLearning ini memang di memang
sangat diperlukan sekali ya terutama
untuk kita yang dengan keterbatasan
pengetahuan kemudian juga waktu mungkin
eh itu memberikan kita kesempatan untuk
kembali mengingat kembali mendengarkan
paparan-paparan yang mungkin kurang
jelas kemudian juga kita bisa
mengulang sesering mungkin yang kita
inginkan kita juga bisa review kembali
sehingga belajar kita bisa lebih efektif
dan efisienarning itu membantu sekali
ketika pada saat penyampaian materi ada
yang ketinggalan gitu ya jadi saya bisa
lihat materi itu
di sangat membantu Mbak Jadi saya e
ambil materi terus lihat video yang bisa
diakses kapan aja dan di manana aja
[Musik]
4 juta dengan informasi yang kami
peroleh itu jauh dari katas padan
sebenarnya jadi apa namanya ya Kalau
saya bilang terlalu murah itu Jadi
sepadadan Bu karena memang pelatihannya
ini pun sangat membantu ya dalam
menyelesaikan satu pekerjaan yang ada di
sekitar lingkungan saya sendiriitu Saya
kira sepat
sesuaah akan didapatkan
[Musik]
ektp efektif tepat dan profesional hemat
cermat dan Hebat Keren profesional dan
juga ke sini
[Musik]
pengembangan sumber daya manusia adalah
bagian dari proses dan tujuan dalam
pembangunan
indonesia upaya membangun sumber daya
manusia yang berkualitas salah satunya
dapat dilakukan melalui pelatihan
ekoedu hadir sebagai platform pelatihan
lingkungan hidup yang bertujuan untuk
meningkatkan kinerja dan kualitas sumber
daya
[Musik]
manusia saat ini kami memiki paket
latihan yaitu persetujuan teknis air
limbah persetujuan teknis emisi udara
persetujuan teknis limbah
B3 penyusunan dokumen klhs penyusunan
dokumen rpph pemodelan kualitas air
sungai pemodelan dispersi udara
pemodelan air tanah life cycle
assessment perhitungan emisi gas rumah
kaca pengelolaan banjir dan sedimentasi
Sungai perancangan dan pemilihan
insenerator sampah dan limbah B3
pemantauan kualitas udara dan air
menggunakan sensor pelatihan sistem
informasi geografis dan pelatihan remote
sensing alumni pelatihan kami sudah
lebih dari 2500 orang yang berasal dari
seluruh Indonesia pelayanan kami terbuka
untuk perusahaan pemerintahan perorangan
ataupun pemerhati lingkungan ekoedu
selalu berusaha menyajikan pelatihan
yang berkualitas dengan menghadirkan
pengajar yang berpengalaman
[Musik]
langsung dengan
praktikum dan e-learning yang dapat
diakses di
manapun jadi awalnya saya mengikuti
pelatihan eked ini memang dari grup-grup
di alumni ya mbak ya pernah ikut
pelatihan ini cerita mereka itu sungguh
bisa dianggap menarik ya karena mereka
pengetahuan mereka tentang yang pengin
mereka ketahui itu meningkat gitu ya
kemudian skill-skill yang dihasilkan
dari hasil pelatihan itu juga cukup bisa
dilihat begitu ya terasa manfaatnya di
kami terutama untuk Para konsultan yang
memerlukan
tenaga-tenaga sehingga saya memilih
edu dan sempat mengikuti pelatihannya
juga dan itu terbukti benar n saya lihat
Instagram itu ada yaaran pelatihan diu
juga saya baca-baca terlebih dahulu ya
terkait tentang informasi yang diediakan
oleh bu Nah Menurut saya itu menjadi hal
yang membuat tertarik untukuk pelatihan
gitu Jadi saya sering lihat di Instagram
gitu Bagaimana
idu menyampaikan informasinya ekedu itu
bagus karena pelatihan-pelatian itu
selalu tergini terus mengikuti zaman dan
juga pelatihnya atau mentornya itu
bagus-bagus dan terbaiklah di bidangnya
[Musik]
Iya eh yang pertama memang Tentu saja
Ini meningkatkan dan maksimalkan
skill-skill yang saya harapkan begitu ya
tertamau dalam penimpinan Pan AMDAL saya
jadi bisa lebih produktif lebih efektif
juga Eh punya update Gitu ya
update-update persoalan-persoalan dalam
pisan da terkini dari ahlinya langsung
di lapangan begitu yang pengalamannya
Tidak diragukan menurut saya patihan
yang disediakan ini sangat bermanfaat
sekali dan mudah untuk aksesnya jadi ada
teknologi terbaru yang saya
dapat itu luar
biasaajar juga mudah sekali untuk
dipahami Alhamdulillah bisa
mengikuti dan juga menambah ilmu
pengetahuan yang banyak
[Musik]
banget
iniangang diuk ama untuk kita yang
dengan keterbatasan pengetahuan kemudian
juga waktu mungkin ee itu memberikan
kita kesempatan untuk kembali mengingat
kembali mendengarkan paparan-paparan
yang mungkin kurang jelas kemudian juga
kita bisa mengulang sesering mungkin
yang kita inginkan kita juga bisa review
kembali sehingga belajar kita bisa lebih
efektif dan efisien earning itu membantu
sekali ketika pada saat penyampaian
materi ada yang ketinggalan gitu ya jadi
saya bisa lihat materi itu
di sangat membantu Mbak Jadi saya e
ambil materi terus lihat video yang bisa
diakses kapan aja dan gimana
[Musik]
aja 4 juta dengan informasi yang kami
peroleh itu jauh dari katas padan
sebenarnya jadi apa namanya ya Kalau
saya bilang terlalu murah itu jadi
seadanah
ini menurutnya sepadan Bu karena memang
pelatihannya ini pun sangat membantu ya
dalam menyelesaikan satu pekerjaan yang
ada di sekitar lingkungan saya sendiri
gitu n Saya kira
sepatkan sesuailah dengan apa yang
didapatkan
[Musik]
ekpp efektif tepat dan
profesionalat cermat dan hebat
profesional dan juga
[Musik]
kini baik asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat siang Bapak Ibu
semua selamat datang di webinar ke yang
disengan perkenalkan saya Mamad agungus
sebagai moderator bapak ibu semua hingga
siang hari nanti sebelum kita memulai
kegiatan marilah kita berdoa menurut
kepercayaan masing-masing untuk
kelancaran acara berdoa
dimulai bapak ibu semua kerusakan
lingkungan yang kian marak terjadi
memberikan dampak jangka panjang yang
merugikan dan semak suit dikelola seog
pengelol lingkungan Dakan pertimbangan
yang kompleks untuk mewadahi berbagai
variabel yang saling terkait dan
mempengaruhi sistem pengelolaan
lingkungan sistem manajemen lingkungan
iso 14001 merupakan nomklatur yang
menjabarkan ser kan proses praktik yang
dapat dilakukan
untuk dampak lingkungan dan lebih
krusial lagi adalah dapat meningkatkan
kinerja lingkungan pada webinar kali ini
ekoedu menghadirkan topik pengolaan
lingkungan berbasiskan sistem yang akan
disampaikan oleh drep STMT yang di mana
beliau merupakan dosen fakultas teknis
Sipil dan Lingkungan pada di Institut
Teknologi Bandung yang Alhamdulillah
sudah membersamai kita di ruangan Zoom
kali ini Selamat siang Pak Asep Selamat
siang e apa kabar Pak Semoga sehat
selalu alhamdulillah kabar baik apakah
sudah siap untuk langsung memapar
memaparkan Pak karena mungkin peserta
sudah banyak yang menunggu Iya jikalau
begitu saya serahkan ruangan Zoom kepada
Pak Asep Sofyan dan kepada bapak ibu
semua Selamat mengikuti webinar
baik Bismillahirrahmanirrahim
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Bapak Ibu yang saya hormati
Alhamdulillah kita bisa ketemu lagi
untuk sama-sama belajar tentang
pengelolaan lingkungan berbasiskan
sistem mohon izin saya untuk share
screen
Eh bagaimana Mas Agung sudah terlihat
full screen sudah jelas Pak dan suaranya
Terdengar sangat jelas juga baik kita
akan mulai dengan isi paparan ya kita
akan bahas tentang pengertian sistem
kemudian juga pengertian pengelolaan
lingkungan berbasiskan sistem kita akan
bahas sebuah studi kasus dan juga
kesimpulan dan
rekomendasi kita akan mulai dengan
pengertian
sistem jadi sistem adalah kumpulan
elemen yang saling berinteraksi untuk
mencapai tujuan bersama contoh di gambar
ini ada gambar
sepeda sepeda bisa kita sebut sistem
karena kalau kita urai ada gambarnya di
bawahnya ya sepeda ini ternyata terdiri
dari ratusan
komponen kita sebut elemen sistem nah
setiap elemen ini berperan dan berfungsi
secara spesifik memastikan aliran
informasi energi atau materi yang
diperlukan untuk keberlanjutan dan
efisiensi keseluruhan ini berjalan
secara baik
jadi Apun bisa kita lihat sebagai sistem
Jika ada elemennya yang saling
berinteraksi nah kemudian kita
eh akan membahas tentang berpikir sistem
atau syistem thinking berpikir sistem
atau sistem thinking adalah pendekatan
untuk memahami dan menganalisis
kompleksitas dengan melihat Keseluruhan
sistem dan interaksi antar bagiannya
daripada fokus pada komponen
individual jadi kalau kita lihat ini ya
kita ingin menyelesaikan masalah
sepeda daripada kita lihat komponen per
komponen kita akan melihat sepeda ini
sebagai
sebuah sistem yang utuh ya kita sebut
sebagai pendekatan holistik
nah
pendekatan holistik itu dikenal dengan
berpikir
sistem jadi ketika kita berpikir sistem
tentunya kita tidak hanya berpikir
holistik kita juga melihat interaksi
antar
elemen jadi merupakan satu
kesatuan antara memikirkan holistik
memikirkan interaksi antar
elemen Nah dari uraian tadi kita bisa
membuat ya ciri-ciri berpikir
sistem pertama adalah holistik dan
interkoneksi melihat sistem sebagai
keseluruhan dengan fokus pada Bagaimana
elemen-elemen saling berinteraksi dan
mempengaruhi Kemudian yang kedua umpan
balik dan dinamika waktu memahami Loop
umpan balik dan bagaimana sistem
berkembang serta berubah seiring
waktu misalnya nya kita lihat sistem
sepeda tadi ya
tentu sistem sepeda tadi dia tidak akan
berhenti di sebuah waktu dari tahun ke
tahun ditemukan inovasi
baru sepeda yang lebih ringan yang lebih
cepat yang lebih nyaman dikendarai Nah
semuanya itu memerlukan umpan balik
ya dari waktu ke waktu kita akan selalu
bertanya kepada sistem itu apa
kekurangan sistem
ini apakah sepeda ini cukup
nyaman Apakah sepeda ini cukup ringan
nah pertanyaan itu kita sebut sebagai
umpan
balik bagaimana kita selalu bertanya
kepada sistem dan selalu mengevaluasi
sistem nah di dalam sistem ada pola dan
keterhubungan jadi kalau kita lihat
gambar tadi ya
Ini pasti ini ada sebuah pola dan
keterhubungan setiap komponen yang
sekian banyak ini saling terhubung
membentuk sebuah pola misalnya pola roda
pola rem ya Nah tentu satu pola ini
memiliki fungsi
sendiri-sendiri kemudian saling
terhubung tentu antara rem
dengan roda itu harus terhubung ya kalau
tidak terhubung sistem tidak berjalan
nah jadi kita bisa melihat pola dan
keterhubungan ya dari sebuah sistem dan
juga pemikiran jangka panjang dan
multiperspektif tentu ketika kita
memikirkan sistem sepeda kalau kita
perusahaan sepeda pasti kita akan
memikirkan bagaimana
sepeda 20 tahun yang akan datang sepeda
30 tahun yang akan
datang saat ini banyak ditemukan inovasi
baru misalnya sepeda lipat sepeda
listrik ya itu tentu hasil dari
pemikiran jangka panjang dan ke depannya
terus dikembangkan ya tidak berhenti
sampai saat ini nah jadi ketika kita
melihat sesuatu sebagai sebuah sistem
maka sistem itu ada bagian yang
keseluruhan atau holistik ada bagian
yang interkoneksi antar bagian ada umpan
balik ya Untuk
penyempurnaan ada pola dan ada
keterhubungan dari tiap bagian atau
elemen dan juga ada rencana jangka
panjang itu kira-kira ciri berpikir
sistem di dalam berpikir sistem juga
dikenal teori gunung
es jadi teori gunung es ini lawan dari
berpikir sistem adalah berpikir
seadanya jadi ketika kita melihat sebuah
fenomena yang kita lihat adalah
kejadian atau
EV Nah kita tahu di dalam berpikir
sistem kita tidak boleh melihat hanya
bagian saja kita harus melihat secara
keseluruhan
nah itu yang disebut dengan berpikir
sistem jadi kalau kita lihat sebuah
kejadian di permukaan
misalnya ada sebuah rumah
terbakar kalau kita lihat sebagai event
atau
kejadian maka pemikiran kita cukup ada
rumah
terbakar selesai
nah tapi kalau misalnya kita
mengembangkan kejadian rumah terbakar
itu menjadi salah satu bagian dari
sistem maka kita akan bertanya lebih
lanjut lebih
dalam Apakah kebakaran menjadi lebih
sering sekarang di mana saja terjadi
kebakaran apakah karena musim
kemarau atau
karena instalasi listrik Nah kita
melihat pola
kemudian
struktur sebetulnya Siapa yang
bertanggung
jawab
melihat tata kelola rumah dalam
instalasi listrik instalasi
gas pengamanan terhadap kebakaran Nah
kita mulai melihat
struktur dan juga ada yang disebut
dengan mental model mental model ini
adalah berpikir sistem
secara berkelanjutan nanti kita akan
bahas di dalam pemikiran dinamika
sistem
Nah mungkin kita baru sampai sini
ya belum sampai mendalam tapi
kira-kira Ketika kita melihat kejadian
kita tidak berhenti di situ tidak
berhenti di event atau kejadian kita
juga mulai melihat pola dan
kecenderungan nanti lebih jauh lagi kita
lihat struktur dan juga mental
modelnya mungkin untuk sekarang
kita lihat dua dulu bahwa ketika kita
berpikir
sistem kita tidak berhenti di kejadian
kita lihat pola
kecenderungan struktur dan juga mental
model atau model mental
Nah dari penjelasan tadi kita sudah
bisa melihat definisi dari pengelolaan
lingkungan berbasiskan
sistem pengelolaan lingkungan
berbasiskan sistem tidak hanya melihat
kejadian tapi kita
melihat apa yang ada di bawah gunung
S kita melihatnya secara
holistik ya kita melihatnya secara
holistik ketika ada kejadian Ada
apa di balik
itu kita lihat secara
holistik ya kemudian ada interaksi antar
elemen dan ada umpam balik nah di dalam
gunung es kita lihat juga kita harus
lihat pola dan
kecenderungan ya
kemudian juga nanti
ada
struktur ya jadi partisipasi multi
stakeholder Apakah itu
pemerintah swasta masyarakat itu sebagai
sebuah struktur dan juga ada model
mental
Nah kita sudah mendefinisikan pengelolan
lingkungan berbasiskan sistem yaitu
holistik interaksi antar elemen ada
umpan baliik ada pola ada proyeksi ada
partisipasi multi
stakeholder Coba kita lihat sebuah
contoh
kasus ada sebuah sungai yang penuh
dengan
sampah logika kita mengatakan
bahwa sungai ini bukan tempat
sampah sungai ini Seharusnya bersih dari
sampah sungai ini Seharusnya berisi air
yang jernih
sampah seharusnya tidak masuk ke sungai
Nah kita sudah tahu sesuatu yang baik
itu seperti apa tapi kemudian kita
melihat ada kejadian seperti ini Ada
sampah di
sungai kemudian kita akan coba
menyelesaikan masalah ini secara
berbasiskan sistem tadi kita sudah
pelajari ya di sebelumnya bahwa
Apa itu pengelolaan lingkungan
berbasiskan sistem pertama adalah
holistik kita melihat permasalahan ini
tidak hanya lihat dari
kejadiannya kita lihat secara
keseluruhan Ada apa di baliknya ada
interaksi apa ada umpan balik apa
kemudian Bagaimana pola dan proyeksi
sampai ini terjadi dan kira-kira
pemangku kepentingan apa yang seharusnya
terli
nah ketika kita sudah bertanya seperti
ini berarti kita sudah mencoba untuk
menyelesaikan permasalahan lingkungan
berbasiskan sistem Jadi kalau ditanya
apa itu pengelolaan lingkungan
berbasiskan
sistem yaitu ketika kita melihat sebuah
permasalahan lingkungan tidak berhenti
hanya di
kejadian tapi kita coba menggali lebih
kita lihat secara holistik secara elemen
dan
interaksinya pola proyeksi dan struktur
yaitu
partisipasi pemangku
kepentingan Nah kita akan lanjutkan
pertanyaan yang tadi sudah kita dengan
mengumpulkan
data Bagaimana dengan di negara lain
contohnya ya kita menggunakan metode
perbandingan
kita lihat tahun5 ketika Jepang kalah
perang rakyat Jepang sangat menderita
tentunya ekonomi juga sangat sulit
banyak
pengangguran banyak apalagi lingkungan
ya artinya pada tahun
45 negara Jepang sangat kacau dan
berantakan tapi coba kita lihat saat ini
kalau kita lihat sungai-sungai di Jepang
itu sangat sang jernih kanan kirinya
penuh dengan pohon sakura yang indah
jadi tempat
wisata artinya di sini Jepang yang kita
Yakin ya Nah Walaupun saya tidak
berhasil menemukan gambarnya ya tapi
kita yakin bahwa
lingkungan Jepang pada tahun5 itu mirip
dengan kita ya jadi Ada sampah di
mana-mana begitu nah saya pernah dapat
presentasi dari seorang Profesor Jepang
ya tentang potret Jepang tahun5 tahun
itu memang sangat berantakan ya tapi
saya cari di internet tidak ada
foto-foto itu saya hanya dapat foto ini
sebagai gambaran ya
bahwa memang pada tahun 45 kita Yakin
lingkungan buruk ya pada saat itu Tapi
saat ini sudah berubah menjadi sungai
yang jernih dan indah Bagaimana dengan
negara lain kita lihat Korea
Selatan Korea Selatan pada tahun 0 juga
mengalami
kemiskinan
keterbatasan
Pengangguran karena baru selesai perang
ya tahun 1950
1953 terjadi perang korea yang
menghancurkan seluruh infrastruktur di
Korea tentu saja menyisakan
kemiskinan kelaparan dan juga kerusakan
lingkungan tapi kalau kita lihat saat
ini sungai-sungai di Korea sudah berubah
ya menjadi sungai yang bersih dan
indah kemudian Bagaimana dengan
Singapura Singapura juga sama pada tahun
0 Singapura adalah negara yang miskin
pengangguran tinggi infrastrukturnya
juga tidak ada ya
Nah dan sekarang Singapura sudah berubah
menjadi negara yang paling efisien dalam
penggunaan energi ya juga
termasuk dalam sirkular ekonomi menjadi
rujukan semua negara untuk datang ke
Singapura untuk belajar Nah kita
bertanya ya mengapa Jepang Korea Selatan
dan Singapura bisa tetapi kita belum
bisa padahal pada tahun 0-an kondisinya
sama dengan kita ya ketika kita baru
merdeka bahkan Korea Selatan itu tahun 0
habis perang ya
jadi kondisinya kira-kira sama ya dan
sebetulnya kita mengalami
nilai tambah dibandingkan mereka karena
Jepang Korea Selatan dan Singapura tidak
memiliki sumber daya alam mereka harus
impor
ya Jepang harus impor minyak bumi gas
batu bara semua kebutuhannya impor
karena mereka tidak memiliki sumber daya
alam demikian juga Korea Selatan dan
Singapura ya artinya dari sisi
perbandingan pada tahun
1960 kondisi kita jauh lebih baik pada
saat itu karena kita memiliki sumber
daya alam ya sedangkan mereka tidak
sedangkan kondisi ekonomi kira-kira
mirip Nah sekarang kita coba bertanya
lebih jauh
nah di dalam berpikir
sistem Bertanya merupakan instrumen
paling penting karena tanpa bertanya
kita tidak akan bisa
berkembang tidak akan bisa mengembangkan
penelitian jadi bertanya ini menjadi
satu hal yang harus kita latih apa itu
pertanyaan
penelitian ya banyak metode yang sudah
dikembangkan oleh para ahli untuk
membantu kita mengembangkan
penelitian misalnya yang paling
sederhana 5W plus H What Why Who Where
When How jadi ketika kita melihat tadi
ada sungai yang penuh
sampah Sungai mana ya kan Why mengapa
Ada sampah di sana h siapa yang buang
sampah
where di mana kejadiannya when Kapan
kejadiannya Oh bagaimana itu bisa
terjadi
itu rch question atau pertanyaan
penelitian yang paling basic paling
dasar kemudian kita bisa kembangkan juga
dengan eh picode Framework finer
criteria Smart criteria conep mapping
kita akan bahas
satu-satu 5W + H ini wajib kita ketahui
ya what Why Who Where When dan How
Kemudian yang kedua picot Framework pot
Framework ini terdiri dari PI cot ya
population intervention comprarision
outcome dan time Jadi siapa yang menjadi
subjek penelitian Nah jadi kalau kita
tadi lihat ada
sungai sungai yang penuh dengan sampah
subjek penelitian kita tentu ya penduduk
yang ada di sekitar sungai tersebut ya
karena kita bicara negara ya berarti
penduduk Indonesia
sebagai subjek
penelitian kemudian apa intervensi
variabel utama yang ingin
diteliti kelompok pembanding ya tadi
kita bandingkan dengan Oke intervensi
atau variabel utama yang diteliti adalah
rasa ingin tahu
kita mengapa negara lain bisa kita
[Musik]
belum comparison perbandingan Apakah ada
pembanding ternyata ada kita bandingkan
tiga negara tadi ya Jepang Korea Selatan
dengan Singapura yang kondisinya pada
tahun 60-an itu hampir sama dengan kita
jadi startnya sama mungkin kalau Amerika
tidak kompatibel karena Amerika dari
tahun 1800 sudah maju ya
Eh kira-kira Jepang Korea Selatan dengan
kita itu comparable bisa dibandingkan ya
tingkat ekonominya pada tahun 1960
kemudian outcome Apa yang diharapkan Ya
tentu kita jadi tahu pola pola dan
proyeksinya seperti apa berapa lama
penelitian
ya saya kebetulan sedang banyak tugas
saya mulai meneliti topik ini tadi malam
ya jadi
eh PowerPoint ini saya siapkan dalam
waktu 1 malam mungkin Bapak Ibu Butuh
waktu yang lebih serius ya silakan
kemudian
ee ada finer kriteria Nah mungkin saya
tidak akan masuk ke Teori ini lebih
dalam nanti Bapak Ibu bisa kembangkan
sendiri
ya saya akan langsung
ke bagaimana kita menerapkan pengelolan
lingkungan berbasiskan sistem tadi kita
sudah definisikan
bahwa untuk bisa menerapkan berbasiskan
sistem dengan teori gunung S Tadi kita
harus melihatnya secara holistik
interaksi umpan balik pola proyeksi dan
partisipasi multistakeholder
Oke kita akan lihat secara holistik
secara holistik sebetulnya pengelolan
lingkungan itu apa
sih kemudian kita browsing-browsing kita
cari-cari Oh oke kita menemukan ada
empat kata kunci yang mewakili
pengelolaan lingkungan yang pertama
adalah kebijakan kedua adalah edukasi
ketiga pengelolaan keempat teknologi Oke
kita akan pakai empat elemen karena kita
lihat secara holistik secara sistem
sistem pengelolaan lingkungan terbagi
menjadi
empat Bagaimana kalau bapak ibu ingin
membaginya menjadi lima silakan
ingin membaginya menjadi enam silakan
juga jadi Tiap orang boleh bebas untuk
menentukan elemen nah Kebetulan saya
menentukannya empat ya kebijakan edukasi
pengelolaan
teknologi Apa itu kebijakan dan regulasi
tentu kita harus memiliki definisi yang
jelas ya kebijakan tentu strategi kita
menyelesaikan sebuah masalah edukasi
kesadaran publik lebih kepada Bagaimana
masyarakat bisa mendukung
program-program itu kemudian pengelolaan
ya tentunya bagaimana pemerintah
mengelola masyarakat mengelola dan
teknologi ya Alat apa yang
digunakan kita sudah
jelas kemudian kita bahas satu-satu ya
oke karena kita ingin melihat polanya
maka selain holistik kita juga lihat
interaksi ya tadi sudah kita bahas
teorinya kita mulai lihat yang pertama
di sini kebijakan
Oke kita akan lihat kebijakan
nah di dalam kerangka berpikir sistem
setelah kita dapat holistik ya maka kita
masuk ke tiap elemen
kita akan melihat
pola tadi pertanyaan besarnya adalah
bagaimana Jepang Korea Selatan
dan
Singapura startnya sama dengan kita tapi
mereka lari lebih cepat meninggalkan
kita mengapa itu terjadi Nah kita ingin
melihat
pola pola pengembangan dari
sebuah
negara Nah untuk membuat pola itu tentu
kita harus membuat
kategori klasifikasi interpretasi dan
juga
pemahaman singkat cerita ini adalah
hasil riset Saya tadi malam
ya saya membuat
pola polanya ada
empat ya
jadi ini kan pendapat pribadi bapak ibu
kalau berbeda silakan ya Saya hanya
ingin menunjukkan bagaimana kita
menganalisis suatu masalah dengan
pendekatan
sistem pertama tadi kita buat dulu
holistiknya ya oke Ada empat terus kita
masuk satu-satu untuk melihat
pola
nah hasil penelitian saya mengatakan
bahwa
pola negara-negara ini dalam hal
kebijakan bisa kita bagi menjadi empat
model yang pertama model a kita sebut
saja model a regulasi dan penegakan
hukum yang
kuat contohnya negara Jerman Jepang
Korea Selatan Singapura ini kondisi saat
ini ya bukan kondisi tahun 0-an jadi
pada saat
ini ada negara menggunakan model
kebijakan regulasi dan penegakan hukum
yang kuat contohnya negara Jerman Jepang
Korea Selatan
Singapura dengan karakteristik regulasi
ketat dan standar tinggi melibatkan
berbagai pemangku
kepentingan penegakan hukum konsisten
dan adil evaluasi berkala dan
penyesuaian kebijakan oke itu satu model
satu pola pola yang kedua
insentif ekonomi dan pajak lingkungan
contohnya Denmark dan
Norwegia jadi Denmark dan Norwegia
memiliki pola yang berbeda dengan pola
regulasi yang
kuat pajak lingkungan dan insentif
ekonomi kebijakan fiskal
menginternalisasi biaya lingkungan
insentif teknologi hijau dan prakk
berkelanjutan dampak ekonomi dan
lingkungan di
Oke kita sudah menemukan dua pola satu
pola regulasi yang atau hukum yang ketat
kedua instrumen ekonomi nah bagaimana
yang
ketiga yang ketiga ini kebijakan
lingkungan yang
inklusif jadi melakukan pendekatan
holistik terhadap
keberlanjutan perencanaan
partisipatif melibatkan masyarakat
program nasional dan lokal
indikator keberlanjutan dan umpan balik
jadi pola yang ketiga ini tidak
melakukan hukum yang e ketat juga tidak
tidak terlalu ya walaupun ini mix mereka
ini mix tapi kita lihat karena kita
ingin melihat
polanya maka kita coba buat pola artinya
yang
dominan walaupun eh Finlandia melakukan
ekonomi lingkungan juga pajak lingkung
juga ya Swedia juga demikian tapi di
sini ada satu karakteristik yang khusus
ya Nah dari Swedia dan Finlandia
yang kita sebut saja sebagai kebijakan
lingkungan yang
inklusif jadi kebijakan lingkungan ini
menjadi sangat prioritas di negara
tersebut
dan perencanaan partisipatif melibatkan
masyarakat jadi masyarakat betul-betul
dilibatkan di dalam
perencanaan pengelolan lingkungan mulai
dari penyusunan peraturan ya jadi
penyusunan peraturannya melibatkan
masyarakat secara penuh ya Dan mereka
juga memiliki perwakilan-perwakilan
masyarakat yang sangat
kompeten kemudian ada juga model D yaitu
regulasi adaptif dan fleksibel nah ini
saya buat satu kategori khusus untuk
Gambarkan
Indonesia yang pertama regulasi
disesuaikan dengan teknologi ya Jadi
kalau saya lihat Indonesia ini selalu
beradaptasi dengan teknologi membuat
peraturan-peraturan berdasarkan
perkembangan teknologi misalnya ketika
ada
ee mobil listrik maka kita membuat
aturan tentang mobil listrik jadi kita
menyesuaikan dengan perkembangan
teknologi
kemudian juga responsif terhadap
perubahan Global ya begitu seluruh dunia
membicarakan sdg kita ikut membicarakan
perubahan iklim kita
ikut fleksibilitas mendukung Inovasi dan
juga peninjauan regulasi secara teratur
jadi saya istilahkan regulasi adaptif
dan fleksibel ya Nah apakah
pengelompokan ini benar atau tidak boleh
di ya Ini namanya juga ee riset ya
Ee saya lebih ingin
menyampaikan tata cara ya tata cara
berpikir sistem untuk menganalisis
sesuatu
ee dengan
contoh yang saya sampaikan kalaupun
Bapak Ibu Wah saya beda pendapat silakan
ya nah jadi
Ee kita bebas untuk ee berdiskusi nanti
tapi kira-kira sampai sini mudah-mudahan
Bapak Ibu sudah memahami yang pertama
tadi kita lihat dulu holistik ya mungkin
saya ulang sedikit nah ini kita lihat
dulu holistiknya pola umpan balik Nah
kalau kita lihat di sini kan ada ada
panah ya Nah ini ada panah Jadi
eh umpan baliknya Ini dari kebijakan ke
edukasi edukasi ke pengelolaan
pengelolaan ke teknologi teknologi ke
kebijakan nanti kebijakan balik lagi ke
edukasi jadi ada umpan balik yang
melingkar terus ya
berkelanjutan jadi kita sudah coba buat
holistiknya umpan baliknya sudah
kemudian polanya ya Nah polanya kita
coba buat untuk satu ya jadi kebijakan
tadi kebijakan kita coba buat empat
empat pola nah
kemudian Bagaimana dengan proyeksi ya
Nah setelah kita buat empat pola ini
kira-kira hubungan antar pola itu apa
Nah kemudian saya coba buat bahwa ini
menurut pendapat saya ya
bahwa regulasi yang terbaik ini adalah
yang a
regulasi dan penegakan hukum yang kuat
ini saya anggap
sebagai model yang paling bagus ya jadi
regulasi dan penegakan hukum yang kuat
Nah kita ada di
sini regulasi adaptif dan
fleksibel Nah sekarang Mengapa tidak
kita sebut model kita ini menjadi model
yang
terbaik karena keika suatu negara sudah
menetapkan regulasi dan penegakan hukum
lingkungan yang kuat seperti Jerman dan
Jepang mereka ini akan
stabil jadi kalau kita lihat
perkembangan Jepang dan Jerman itu
stabil
ya tidak ada tiba-tiba lingkungannya
menjadi turun ya kita lihat mereka
stabil dan juga efektif ya
Nah berarti di sini ada tujuan
antara kemudian saya mengusulkan ada
model c karena di sini ada inklusif ya
jadi peningkatan
dari adaptasi lokal dan responsif nah
responsif itu kan artinya ada
perkembangan kita merespon ya Ada isu
mobil listrik kita buat peraturan mobil
listrik ada isu perubahan iklim kita
ikut perubahan iklim Nah itu kita sebut
sebagai responsif
nah tapi kalau kita lihat perjalanan ee
negara Swedia Finlandia ya dari
sejarahnya Swedia ini sudah menetapkan
kebijakan lingkungan yang inklusif itu
dari tahun
1940 ya kalau kita lihat
dokumen-dokumennya kemudian berkembang
terus isu itu jadi sangat demokratis ya
E beda dengan di kita yang ada
pemerintah ada masyarakat mereka itu
memang masyarakatnya sangat
inklusif jadi sangat terlibat di dalam
pengambilan-pengambilan
keputusan Perdana Menteri
Swedia kita kenal namanya brunl ya dia
mengusulkan Konvensi bumi Rio De geneiro
walaupun tempatnya tidak di Swedia tapi
di Brazil ya di Rio De geniro tapi itu
merupakan
tonggak kepedulian dunia terhadap
lingkungan dan itu digagas oleh
Swedia jadi Swedia ini sudah beralih
dari
responsif menjadi partisipasi
publik artinya di sini ada sebuah
evolusi dari
hanya sekedar responsif responsif itu
ada kejadian kita respon ada kejadian
kita respon itu
responsif menjadi sebuah partisipasi
publik
dan mereka juga pada
perkembangannya mengembangkan insentif
ekonomi dan pajak lingkungan jadi
insentif dan pajak lingkungan itu sudah
diterapkan di
Finlandia itu dari tahun 1960 ya kalau
kita lihat
sejarahnya
Nah kita
sendiri baru mengadopsi sekitar Tahun
2022 ya 2 tahun yang lalu itu pun masih
wacana belum belum diterapkan baru uji
coba di beberapa
ee lembaga ya Nah sedangkan mereka dari
tahun
itu sudah menerapkan pajak lingkungan
jadi kita lihat Bagaimana perjalanan
ee
negara-negara di Skandinavia ini sudah
demikian awal ya mereka merumuskan
tentang pembangunan
berkelanjutan kemudian
pembangunan rendah karbon pembangunan
ee seimbang termasuk sdgis ya sdgis
tujuan Pak pembangunan berkelanjutan
juga ini diusulkan oleh negara Swedia
Finlandia
Norwegia Jadi grup itu ya grup itu yang
mengusulkan sdgs yang kemudian diangkat
menjadi
eh peraturan dunia Nah jadi kalau kita
lihat kalau kita lihat polanya ya dari
Indonesia yang menggunakan partisipasi
masyarakat adaptasi dan responsif ini
lebih cocok masuk ke
sini partisipasi publik yang lebih luas
sehingga sumber daya alam efisien dan
juga bisa mendorong ke insentif ekonomi
dan pajak lingkungan sampai akhirnya
mencapai regulasi dan penegakan hukum
yang kuat Kenapa tidak langsung ya
karena di
sini syarat dari reguli dan penegakan
hukum yang
kuat adalah pembiayaan jadi biayanya
besar sekali ya untuk ee bisa menjaga
agar peraturan itu bisa
ditegakkan ada sanksi dan seterusnya
mungkin
pendekatan
ke kebijakan lingkungan yang inklusif
lanjut ke insentif ekonomi ini lebih
gradual ya lebih gradual lebih
perlahan-lahan nah
ee Bagaimana kita bisa sampai menarik
kesimpulan itu karena kita tadi
mencoba menguraikan menjadi elemen dan
melihat pola jadi kira-kira ini contoh
ya ini bisa diterapkan untuk kasus-kasus
yang
lain nah Apa hasilnya dari setiap model
tadi kita sudah lihat
ee polanya nya ya
polanya adalah dari
D kemudian ini menurut kita ya
Ee yang cocok untuk
Indonesia dari C ke b baru dari B ke
a
Nah jadi ketika model dari kita dulu
kita mulai dari kita dulu ya
ini pendapat saya pribadi ya bahwa
Indonesia saat ini kita ada di model D
kita menerapkan regulasi adaptif dan
fleksibel adaptasi lokal relevan dan
efektif dalam kondisi lokal responsif
respon cepat terhadap masalah yang
mendesak nah adaptasi
lokal kalau kita lihat
ee Kebetulan saya tim teknik di proklim
Ya di klhk itu saya lihat perkembangan
proklim dari tahun
2009 ketika kami mulai merumuskan
proklim program komunitas untuk iklim
atau program Kampung iklim di tahun 2009
itu mengalami perkembangan yang
pesat sampai di tahun 2024 ini eh
ditargetkan 20.000 lokasi iklim nah
tidak
jadi pertentangan
yang begitu besar
ya karena memang cocok dengan karakter
Indonesia bahwa kita respon terhadap
isu-isu perubahan iklim di tingkat tapak
dan juga kita melakukan adaptasi lokal
Nah
tinggal kita
bagaimana ini menjadi
inklusif menjadi partisipasi publik
secara
luas untuk meningkatkan
legitimasi dan kepatuhan Jadi bukan
sekedar
program tapi berubah menjadi legitimasi
dan
kepatuhan
sehingga nanti akan mengoptimalkan
efektivitas lokal kira-kira kita jadi
Ide ini kan munculnya belakangan ya yang
saya Sebutkan
barusan tapi diawali dari tadi holistik
dulu kita pecah menjadi elemen setiap
elemen kita lihat pola kita bagi menjadi
berapa model ya berapa kategori berapa
klasifikasi Nah dari sana kita menemukan
solusi jadi solusi ini tidak muncul
tiba-tiba ini merupakan satu proses
berpikir
sistem Apakah benar atau tidak Itu nomor
dua ya tapi setidaknya kita sudah
mencoba untuk menggagas sebuah ide
bahwa kalau Indonesia
cocoknya ini beralih dulu
ke memperluas partisipasi
publik nanti ada insentif ekonomi Nah
karena menurut pengalaman saya di tim
teknis proklim dengan
klhk masyarakat itu lebih antusias kalau
ada manfaat
ekonomi ya di tingkat apa nah bagaimana
untuk tingkat
negara tentu
ini terlalu rumit ya kalau kita bahas di
sini mungkin kita lihat di level
masyarakat saja bahwa ketika mulai
dengan insentif ekonomi orang mulai
banyak menanam pohon di sekitar
rumahnya kemudian nanti di level
berikutnya ada peraturan dari
pemerintah kalau ada rumah yang tidak
menanam pohon di halamannya akan kena
denda nah memang itu sangat efektif ya
berdampak langsung signifikan pada
pengurangan
polusi Kerangka kerja stabil untuk
perencanaan jangka panjang
nah kadang-kadang kita di Indonesia
sudah menerapkan model a
ini kalau kita lihat peraturannya Ya
bagi Bapak Ibu yang bergerak di bidang
lingkungan undang-undang 32 2009 yang
kemudian
direvisi dengan undang-undang Cipta
kerja itu di belakangnya sekarang sudah
dihapus ya Ee pasal-pasal hukuman itu
sudah dihapus tapi bagi Bapak Ibu
penggiat lingkungan pasti pernah membaca
undang-undang 32 2009 di belakangnya itu
denda denda R miliar 2 miliar kurungan
penjara dan seterusnya
dan sudah banyak yang dipenjara
gara-gara undang-undang itu tapi
apakah lingkungan Indonesia berubah Nah
itu kan pertanyaannya Artinya kita sudah
masuk ke level sini nih tapi
pertanyaannya Bagaimana dengan hasil
dari pendekatan
itu ya mungkin ada perubahan Tapi kita
masih melihat juga ada ketidak
konsistenan berbeda dengan misalnya di
Jepang atau di Jerman yang ketika Aturan
itu ditegakkan ya seluruh negara
menjalankan Nah berarti kan kita perlu
mengembangkan
satu pendekatan yang berbeda mungkin
harus ada gradual ya mulai dari model D
pindah ke c pindah ke b pindah ke A itu
kan
suatu teori ya dari kita yang dari mana
ada dapatnya dari tadi holistik kita
lihat elemennya kita lihat polanya Nah
jadi pendekatan sistem itu seperti itu
ya
Ee
aplikasinya tentu bisa diterapkan untuk
semua
masalah
nah terus kita harus buat tahapan karena
ini kan nantinya jadi rencana kerja kita
harus mengurutkan dan
ee ya ini pendapat saya juga ya bahwa
dari model D naik ke model
C terus ke model b ke model A
ya itu hipotesis kita ya pendapat kita
dari hasil tadi berpikir
sistem Ya tentu kita harus membuat
kesimpulan dari yang tadi
bahwa kita harus membuat rangkumannya
faktor kuncinya
formulasinya Apakah ide itu benar atau
tidak Nanti ada tahap validasi model ya
di bagian akhir nah waktunya Tidak
terasa hanya menjelaskan dasar teori
sudah 1 jam kita lebih cepat ya Bapak
Ibu
Ee kita bahas aspek kedua aspek edukasi
dengan cara yang sama
edukasi kita bagi empat lagi
nah ini namanya juga pendapat ya boleh
beda saya mengatakan Indonesia masih ada
di model D pendidikan berbasis
komunitas kemudian di model C Amerika
Serikat Korea Selatan pendidikan dan
teknologi ya kemudian di B
ee Jepang dan
Singapura kampanye kesadaran publik yang
intensif
Nah mungkin kita bertanya kita juga
sering melakukan kampanye tapi kita
lihat
dulu Bagaimana Jepang melakukan
kampanye jadi saya pernah eh berdiskusi
dengan pemda di Jepang
ya Dan mereka mengatakan bahwa kampanye
mereka
itu
dilakukan di ini satu kota saja ya di
ratusan
titik mulai dari sekolah mereka datang
ke
sekolah kemudian mereka datang ke
stasiun mereka datong ke mana-mana
ratusan titik dan dalam sat minggu bisa
dua kali atau tiga kali jadi kalau di
total ratusan titik seminggu bisa dua
kali itu mereka melakukan kampanye
hampir
ribuan ribuan evenent ribuan
kejadian nah bandingkan dengan kita
kita melakukan kampanye tapi kampanyenya
juga lewat
webinar kampanyenya lewat seminar di
Hotel melalui bintech ya bimbingan
teknis kampanyenya tidak seperti mereka
Mereka melakukan kampanyenya
kuantitasnya banyak kualitasnya juga
bagus karena masuk sampai ke ranah eh
masyarakat saya melihat sendiri
bagaimana mereka datang ke
sekolah-sekolah mereka
menyapa para pengunjung stasiun kereta
api kemudian mereka berdiskusi di sana
Siapa yang melakukan volunte masyarakat
sendiri yang dilatih tidak mungkin kalau
Pemda ya orangnya tidak cukup jadi
volunte-volunteir itu betul-betul dan ya
betul-betul digalang dan sudah membuat
membentuk sebuah
sistem demikian juga di Singapura Nah
jadi kita memang sudah melakukan model b
kita juga sudah melakukan model C kita
juga sudah melakukan model a
ya tapi mana yang dominan nah ini kita
lihat mana yang
dominan kemudian dengan cara yang sama
kita lihat perjalanannya dari mana ke
mana Oh dari D komunitas ke
teknologi kemudian ke kampanye akhirnya
terintegrasi ya mungkin pertanyaannya
Mengapa dari komunitas tidak ke kampanye
dulu karena kampanye ini harus didukung
oleh
teknologi ya saat ini untuk saat ini
jadi untuk saat ini kampanye kita harus
menggunakan sosmed Nah kalau kita lihat
ada memang ya kampanye lingkungan di
sosm tapi kalah dengan
kampanye lainnya Nah jadi artinya kalau
ya Ini namanya juga ide Ya ide dari saya
Bahwa untuk Indonesia kita harus dari D
ke c dulu teknologi kampanye baru nanti
kampanye baru nanti
integrasi nah
kemudian Ya tentu dengan kampanye ini
jangkauan luas pengaruh cepat ya tapi
nanti ketika sudah terintegrasi ini akan
ada
komprehensif Memberikan pengetahuan
menyeluruh sejak
dini dan
kesinambungan pengetahuan dan kesadaran
berkembang seiring kemajuan akademik Nah
jadi kalau sudah sampai sini ini sudah
stabil
ya kemudian
urutannya juga Sama ya Dari D ke c ke b
ke a ini memang sengaja saya buat begitu
ya agar mudah untuk
diikuti Bagaimana dengan pengelolaan
sama saya bagi empat
model mulai dari
komunitas kemudian
berkelanjutan manajemen limbah dan juga
konservasi
terpadu Jadi kalau komunitas itu ya di
kita sudah bisa lihat ya bagaimana
pengelolaan sampah dikelola di komunitas
masyarakat begitu mau ya begitu mudah
untuk kumpul-kumpul Ayo kita ngelola
sampah bersama itu mudah Artinya kita
sudah masuk di level ini ya nah
bagaimana untuk model C di sini ada eh
pemanfaatan sumber daya alam
berkelanjutan kata kunci dari at sumber
daya alam berkelanjutan
adalah ya
berkelanjutan tidak melebihi daya dukung
daya tampung nah ini masih teori ya di
kita
jadi baru ada di peraturan baru ada di
seminar-seminar begitu tapi praktiknya
banyak yang dilanggar jadi kita belum
bergerak nih dari model D ke c Bagaimana
dengan b manajemen limbah yang
efektif manajemen limbahnya sudah
efektif sampah tadi tidak akan ada di
sungai kita tidak akan menemukan Ada
sampah di sungai itu sudah pasti karena
manajemen limbahnya sudah berjalan
baik sungai-sungai juga tidak akan kotor
dan tercemar nah artinya untuk model b
ini kita belum
sampai ya kita lihat saja buktinya di
lapangan Bagaimana kondisi sungai kita
apalagi kalau konservasi
terpadu ya ini mungkin masih belum
kebayang ya oleh kita bagaimana ee
konservasi terpadu dan ini sudah
dilakukan di Finlandia dan Norwegia ya
Mungkin kejauhan ya untuk model
a ya kita mulai dari yang D ke c aja
dulu daya dukung daya tampung kita taati
ya
kemudian lambat laun teknologi juga kita
kembangkan
ditaati baru nanti kita coba lihat yang
terpadu nah ternyata dengan kita buat
pola-pola seperti ini kita jadi lebih
tahu bagaimana cara kita melangkah step
by step dari kondisi kita sekarang ke
kondisi yang akan datang Jadi yang
terdekat dari model D ke model C di sini
ada kata-kata bertanggung jawab seimbang
ekonomi dan ekologi nah ini menjadi
pembahasan di rpjpn rpjmn nah Artinya
kita sudah mengarah ke sana ke model C
tapi
masalahnya Apakah itu hanya ada di
dokumen atau sudah dilaksanakan nah ini
pertanyaannya kita juga sudah banyak
membahas tentang manajemen limbah yang
efektif tapi dari coverage ya berapa
persen
ee kota yang sudah memiliki pengolahan
limbah komunal komunal itu satu kota
diolah untuk menjamin bahwa tidak ada
pencemaran ke lingkungan nah
persentasenya berapa Nah itu masih
sangat kecil apalagi nanti kalau kita
sudah bicara yang model a ya mungkin
kita pikirkan yang model C aja satu
langkah aja dulu begitu ya nah ini
ternyata juga tidak
mudah tentu ada hasil ya Nah ini nanti
slide-nya akan dibagikan Bapak Ibu bisa
lihat boleh setuju boleh tidak ya tapi
saya tidak akan terlalu detail di sini
karena
ini ceritanya masih
panjang dari sini kita dapat
tahapan dari model D kita akan bergerak
ke model C lalu lanjut ke model b dan
model a apakah dari D boleh langsung ke
b boleh karena tergantung kepada
kondisinya mau ke model a langsung boleh
bahkan harus untuk daerah-daerah yang
masih kosong misalnya di Papua ya jangan
ke sini dulu harus langsung ke
konservasi
terpadu tentu Lihat lokasi
ya jadi tidak harus urutan D ke c c ke b
Enggak Yang jelas arahnya
dia dari bawah ke atas ya tentu lihat
kondisinya ketika dia memang kondisinya
sangat Asri sangat hutannya masih bagus
dan seterusnya kita langsung menggunakan
model a
ya
kemudian kita bahas aspek teknologi nah
teknologi ini saya ya boleh disebut
mengarang silakan ya karena ini memang
saya buat
ee sesuai dengan pemikiran saya gitu
teknologi tepat guna ini lebih cocok
untuk kita kalau kita lihat media
ditemukan pengolah sampah dari plastik
jadi bensin misalnya itu
banyak banyak artinya itu sudah
representasi Indonesia ya yaitu
teknologi tepat guna
kemudian nanti beralih ke yang c smart
city nah smart city ini kalau kita lihat
5 tahun terakhir ramai sekali
iot tapi apakah semua kota sudah smart
city seperti di Singapura
misalnya mungkin kita Katakan belum ya
Nah kemudian teknologi ramah lingkungan
teknologi hijau Wah kita katakan kita
sudah masuk ke mobil listrik tapi
pertanyaannya itu teknologi siapa Apakah
itu teknologi
Indonesia
Ya mungkin kita suatu saat punya
teknologi mobil listrik teknologi solar
Cel dan
seterusnya tapi kan saat ini belum ya
kita masih mengimpor
teknologi ya kalau teknologi itu kita
impor berarti kan nilai tambah untuk
kitanya tidak akan
optimal kemudian apalagi kalau masuk ke
energi terbarukan dan infrastruktur
hijau
ya jadi di sini kita lihat Bagaimana
level-level
teknologi dan kita sedang menuju ke sana
ya
Ee dari model D ke c ke b ke a
kemudian juga apa ciri-ciri dari tiap
model dan urutannya juga sama dari D ke
c ke b ke a kita ada di mana ya kita
lanjutkan nanti dengan riset lainnya ya
mungkin Bapak Ibu ada yang tertarik
untuk melanjutkan riset ini kalau saya
sebetulnya ini contoh saja untuk
menyampaikan kerangka berpikir sistem
Nah kita sudah buat pola-pola
itu kita harus membuat pembuktian
model pembuktian model tentu kalau riset
yang betul ya itu pembuktiannya harus
komprehensif ini karena saya mendadak ya
tadi malam buat
Okelah saya menemukan satu instrumen
environmental performance index atau api
yang dikembangkan oleh yel University
dan Columbia
University dia mengor ya melakukan
scoring untuk seluruh negara di
dunia untuk variabel kualitas udara
vitalitas ekosistem biodiversitas
pengelolaan hutan gas rumah kaca dan dia
membuat
ranking
Nah jadi ranking nya seperti ini kita
akan lihat lebih detail ya Nah tadi kita
membuat sebuah teori bahwa
[Musik]
Ee Kita harus melangkah dari model D
menuju C menuju B menurut E menuju
a dengan negara-negara yang sudah kita
identifikasi
ee cocok ya dengan tiap
model
nah
eh kita lihat misalnya untuk model a di
sana ada Finlandia Norwegia ya Model B
ada Jerman Jepang Korea Selatan model C
ada Brazil Cina DD ada kita Thailand ya
nah
ini kalau salah wajar ya Ini namanya
juga contohitu bukan risetulan Ya tapi
ini saya usahakan Kati lah begitu
nah menurut api ternyata negara-negara
Finlandia Jerman ada di sini ya Nah iya
termasuk Inggris Swedia Norwegia Austria
ini ranking-ranking tertinggi
nah ini agak mendekati ya dengan yang
kita kemudian juga di sini
ada Jepang ya Nah Jepang di sini di
ranking
kemudian
ada
ee Singapura ya di ranking 44 nah
kemudian di sini ada Brazil tadi kita
ee katakan
Brazil di sini menengah ya eeah kemudian
kita lihat di sini ada Cina ya Nah Cina
154 di mana Indonesia Indonesia ranking
162 ya dari 170 negara jadi ini
Indonesia masuk 10 besar 10 besar dari
bawah ya menurut api Nah memang setelah
saya ngobrol dengan
beberapa pejabat Indonesia tentang
api mereka tidak terima Indonesia
dikasih ranking rendah
ya
eh Indonesia seharusnya bagus begitu
kan ya harusnya kita buat ranking
sendiri begitu Ya nah tapi karena ini
untuk latihan ya untuk latihan kita
memvalidasi ya tentu riset ini sudah
divalidasi oleh banyak orang ya kalau
kita mau protes boleh saja kita protes
ke y University colbia University Tapi
sementara ini kita terima dulu deh gitu
ya karena
Ee tidak ada referensi Lain selain ini
saya menemukan hanya satu ya api saja
yang
merranking kinerja lingkungan di seluruh
dunia Nah kalau kita lihat di sini
Indonesia termasuk yang dinilai buruk ya
Ee ya Misalnya di sini kita bandingkan
Indonesia 33 8 ya Brazil 51,2 Denmark
tadi di kelompok yang top 10
82,5 kemudian
eh
Indonesia ini ya kabar yang kurang
mengenakkan ya kalau kita terima Fi ini
sebagai metodologi yang baik di sini
kita lihat asarnya skornya 37 jadi 33
nah Berarti dari 2022 ke 2024 bukannya
membaik nih skornya kita malah turun
Waduh gimana Padahal kita ingin
memperbaiki sungai
yang bebas sampah tadi ya harusnya kan
naik Tuh tapi Menurut data dari pihak
lain ya pihak luar kita dinilai
turun skornya turun ya nah jadi ini
adalah sebuah contoh ee e bagaimana ada
sebuah
sungai penuh
sampah kemudian kita menggunakan metode
perbandingan tadi ya ada berbagai metode
kita salah satu menggunakan perbandingan
karena tahun
itu kira-kira kondisinya sama ya
Ee terutama dengan Singapura dan Korea
kita itu Mirip dari sisi ekonomi mungkin
mereka lebih hancur ya eh
karena Singapura baru merdeka dari
Inggris Korea baru selesai perang korea
yang itu memakan hampir 3 juta jiwa ya
Ee korbannya itu jadi itu perang yang
sangat besar perang Korea itu yang
sangat menyengsarakan eh seluruh Korea
Selatan maupun Korea Utara bukan perang
kecil itu perang yang sangat besar Nah
jadi
kita bisa mengasumsikan ini namanya juga
riset hanya untuk contoh ya Eh riset
hanya untuk contoh bukan riset saya yang
lain kalau riset saya yang lain mungkin
terlalu sulit untuk saya ceritakan ya
karena terkait dengan atmosfer dan
seterusnya jadi saya membuat contoh
sendiri mendadak gitu ya Nah
ee tapi dari
sini Bapak Ibu yang paling penting yang
bisa ditangkap adalah
metodologinya bagaimana ada sebuah
masalah
sungai penuh sampah itu jangan kita
lihat evenentnya
saja bukan hanya sungai penuh sampah
bersihkan nah ternyata menurut berpikir
sistem tidak seperti itu kita harus
lihat Oke sungai penuh sampah ini pasti
ada sistem besar di
baliknya setelah kita lihat ada empat
variabel ada kebijakan ada edukasi ada
pengelolaan ada
teknologi dan kalau kita lihat dari
pengalaman negara-negara itu mereka
mengalami evolusi dari tahun Anggaplah
semua startnya sama dari tahun 60-an
dari tahun 0-an sampai sekarang tiga
negara yang kita jadikan contoh itu
mereka berevolusi
Nah jadi kita bisa melihat pola dan
proyeksi ya atau kecenderungan
tren dari tahun 0 sampai
sekarang Nah sekarang posisi kita di
mana sampai sini kita menyimpulkan bahwa
kita sudah melihat pola dan
kecenderungannya
nah sekarang ini kesimpulan metodologi
ya Oke ini kita sudah dapat sebuah
metodologi
ee
Ini ringkasan dari yang
sebelum-sebelumnya jadi mungkin Bapak
Ibu bisa lihat lagi
nah kita tentu ada pertanyaan
lanjutan mengapa Jepang Korea Selatan
dan Singapura dapat meraih keberhasilan
dalam waktu singkat
apa yang terjadi begitu ya
Nah apa modal fundamental Jepang Korea
Selatan dan Singapura karena pada tahun
0-an mereka memiliki tingkat ekonomi
yang relatif sama dengan
Indonesia ya Jepang juga kalah perang
pada saat itu dan hancur ya negaranya
nah artinya kalau dari sisi keuangan
sama bahkan kita bisa sebut lebih unggul
karena kita punya sumber daya alam
mereka
tidak atau kita punya teori lain apakah
karena
pendidikan Ya namanya juga berpikir
sistem Kita harus mencari ya mencari
alternatif kemudian kita cari-cari
literatur Oh ternyata berpikir sistem
ini bisa membantu Jepang Korea Selatan
dan Singapura dalam menciptakan
lingkungan belajar yang adaptif inovatif
dan
kolaboratif secara umum negara maju
Mulai mengajarkan berpikir sistem sejak
pendidikan dasar bahkan prasekolah untuk
membangun pondasi pemikiran kritis
kolaboratif dan
holistik yang berkelanjutan hingga
pendidikan lanjutan jadi sejak tahun
0-an itu
ee mereka sudah mulai menerapkan
pendidikan berpikir
sistem contoh di Jepang ini hasil saya
browsing ya Nah di Jepang mereka sudah
mengajarkan berpikir sistem sejak usia
dini prasekolah dan SD dan juga metode
pembelajaran yang aktif anak-anak
diajarkan untuk berkolaborasi dan
memecahkan masalah bersama melalui
kegiatan bermain dan proyek
kelompok mereka juga menerapkan
pendidikan holistik penekanan pada
pembelajaran yang menghubungkan berbagai
disiplin ilmu dan kehidupan sehari-hari
jadi prinsip-prinsip berpikir sistem
tadi kita sudah tahu ya Ada holistik ada
elemen ada keterkaitan ada pola ada
proyeksi nah ternyata itu dipakai di
Jepang di Jepang mereka memberikan
pendidikan holistik penekanan pada
pembelajaran yang menghubungkan kata
kuncinya menghubungkan menghubungkan
berbagai disiplin ilmu dan kehidupan
sehari-hari nah ini contohnya ya jadi
setelah browing-browing Oh ternyata ya
kebetulan Saya cukup lama juga di Jepang
jadi saya juga amati dulu waktu saya di
Jepang ternyata mereka memang seperti
ini dan ini sudah dari tahun 0-an ya
mereka selalu menggunakan pendekatan
holistik ya yaitu
menghubungkan antara kejadian yang
mereka alami sehari-hari dengan ilmu
pengetahuan demikian juga di Amerika ya
mereka juga melakukan
ee cerita ya elemen cerita opini begitu
Ee ini
contoh kelas 4 SD di Amerika Serikat
mereka sudah mencoba menghubungkan
ee berbagai variabel
ya dan juga mereka disuruh oleh gurunya
itu ada taman coba buat sistemnya
nah ini kelas ya mungkin SD kelas 4 juga
ya mungkin ya sini
eh tidak tercantum tapi
Nah jadi kalau saya rangkum siswa SD itu
Mereka mencoba untuk
melihat
alam gurunya bercerita begitu ya Nah ee
bandingkan dengan di kita yang semua
ilmu itu
kita simpan di dalam teks
jadi kalau kita lihat pendidikan di kita
secara umum Walaupun ada yang sudah
mulai menggunakan metode holistik ya
Tapi secara umum kalau kita lihat semua
ilmu pengetahuan di kita ini ada dalam
bentuk
textbook Jadi kalau anak kita
mengetahui apa itu misalnya ya Apa
itu tumbuh tumbuhan
ee tumbuhan kan ada akar tunggang ya nah
agak ada akar serabut ada akar
tunggang Coba bapak ibu yang punya anak
SD tahu enggak akar tunggang dan akar
serabut misalnya mereka bilang Tahu dari
mana dari buku begitu nah tapi kalau di
Jepang itu mereka tahu akar tunggang dan
akar serabut itu
ketiga mereka sedang menanam pohon
gurunya menjelaskan nah ini akar
tunggang tuh kayak gini gitu akar
serabut itu seperti ini Nah itu bedanya
ya Jadi kita pakai
teks mereka tidak mereka menggabungkan
ya antara teks dengan pengalaman di
lapangan dan di sini gurunya sudah
mencoba untuk saling mengaitkan hubungan
sebab akibat Buktinya apa ini eh saya
temukan memang di Amerika ya bukan di
Jepang tapi saya menemukan di sini
eh mereka sudah membuat keterkaitan di
kelas 4 SD ya
artinya ada proses sebelum gambar ini
terjadi pasti mereka sudah atau gurunya
sudah mengajarkan tentang
keterkaitan dan ini yang saya lihat di
Jepang atau di negara lain Mereka selalu
presentasi jadi anak kecil PR sekolah
kadang-kadang TK itu mereka presentasi
menggambar ya jadi setelah mereka
ee ini biasanya kalau di Jepang tuh
mereka biasanya setelah mereka melihat
berkebun mereka disuruh
menggambar
menggambar apa yang mereka lakukan nah
ee Mengapa menggambar ini penting nanti
kita akan ceritakan
Ya saya akan cerita dulu ininya ya
Ee ya Apa yang dilakukan oleh
mereka Nah di sini
ee Mereka juga di ya karena saya lihat
langsung ya bagaimana ketika anak-anak
TK apalagi SD ya dari TK pun mereka
disuruh menggambar dan presentasi itu
gurunya selalu bertanya
kenapa di mana ya 5w+ H itu selalu
ditanyakan oleh
gurunya nah tentu di sini untuk SD yang
lebih tinggi misalnya SD kelas 6 begitu
ya itu akan dikaitkan dengan matematika
nah di kita Matematika itu pelajaran
tersendiri
begitu sehingga kadang-kadang mereka itu
bisa mengerjakan matematika misalnya
kalau anak SMP SMA ya mereka tahu
tentang
logaritma tapi logaritma Ini untuk apa
tidak tahu juga jug silakan dites ya
Bapak Ibu yang punya anak SMP atau SMA
sudah belajar apa Oh saya sudah belajar
pecahan pecahan untuk
apa itu tidak tahu karena memang tidak
diajarkan secara holistik nah ini tentu
sangat memprihatinkan ya Dan
kita kalau bapak ibu sebagai guru ya
mungkin bisa langsung aksi ya mengubah
cara mengajarnya dan memberitahu
teman-teman lainnya untuk mengubah cara
mengajar tapi kalau kita sebagai orang
tua bukan guru ya mungkin kita bisa
sebagai
pelengkap kita tanya saja tadi belajar
apa itu gunanya buat apa dia tahu enggak
nah saya sering tanya anak saya
kebanyakan tidak tahu begitu ya jadi
saya jelaskan ee gunanya apa begitu nah
jadi ee kalau sudah SMP SMA mungkin bisa
kaitkan dengan matematika karena ini
problem juga ini mereka belajar
matematika tapi tidak tahu Matematika
itu untuk apa nah
eh ada suatu konsep matematika namanya
bilangan Pi
ya pi ini banyak yang tidak paham
bilangan pi ini apa Padahal bilangan pi
ini bisa kita buktikan jadi bilangan pi
ini adalah Keliling sebuah benda bulat
dibagi dengan diameter jadi kalau kita
buka sebuah semangka kita ukur
kelilingnya pakai sentian kita ukur juga
diameternya nanti keliling dibagi
diameter itu adalah bilangan Pi sebuah
konstanta
3,14
nah ini jarang diajarkan yang seperti
ini kita hanya menghafal Pi 3,14
nah ini Tentunya tidak holistik ya
Eh kalau ingin holistik
ya siswa itu dia harus
tahu jadi di SMP tentu modelnya lebih
kompleks ya ini saya cerita konsep ideal
ya untuk
SMP mereka juga mulai bicara masalah
optimalisasi ekonomi
ee dampak kepada lingkungan gitu ya
mereka sudah mulai mind map belajar mind
map ini ideal ya artinya kondisi ideal
menurut saya gitu eh di SMP ini sudah
diajarkan mind
map juga fensim ya karena di negara lain
sudah ya
Eh tentu SMA dari sisi sistemnya lebih
kompleks
kemudian fimnya juga lebih kompleks
begitu ya di tingkat SMA ada CLD dan
seterusnya ini diajarkan di
negara-negara maju ya
artinya mungkin beberapa sekolah ingin
menerapkan silakan ya karena fansim ini
gratis nah
nanti begitu sudah level mahasiswa dia
lebih kompleks
lagi ya apalagi kalau sudah level
profesional Nah jadi kayak tadi kita
menyelesaikan
ee
bagaimana
menyelesaikan sampah di sungai kita buat
sistemnya seperti ini ya memang tadi
saya tidak pakai pendekatan sistem
ee hanya konsepnya saja tadi pasti kan
di sini kalau kita lihat ini Kan dia ada
ada komponen-komponen gitu ya
Nah ya
ini adalah kelanjutan dari tadi yang
kita
bicarakan Nah tadi ada pertanyaan
ee mengapa kalau
belajar hanya di kelas baca buku itu
akan gagal Nah karena menurut ahli
pendidikan pak BL ya Pak BL mengatakan
bahwa ada level pendidikan mulai dari
mengingat
memahami mengaplikasikan ya
menganalisis mengevaluasi dan juga
membuat
Nah
jadi ini adalah level
pendidikan bagaimana dengan kalau
belajar di kelas lihat dari buku ini
menurut pendapat
saya nya hanya di level
1 hanya menghafal fakta dasar karena
memang tugasnya juga begitu hafalkan
buku ini nanti
diuji Apakah mereka Paham atau tidak nah
silakan tanya
anak anak bapak ibu ya artinya
Ee Kita kan perlu pembuktian begitu ya
nak tadi belajar apa Nah kita
tanya
pemahamannya misalnya Oh tadi belajar
teori Newton Apa itu teori Newton itu
tentang
gerak terus kalau misalnya saya kalau
Ayah mau dorong meja pakai metode Newton
bisa enggak nah mulai dia bingung
mendorong meja pakaie Newton Apa
hubungannya nah Nah di sini pemahaman
mulai error ya penerapan mulai error
apalagi ke sini Nah gitu Silakan ditanya
Ya silakan ditanya tapi kalau kita nanya
ke orang Singapura murid Singapura dia
bisa
jawab murid di Jepang bisa bisa jawab
mereka karena mereka sudah dilatih untuk
belajar dengan alam
tadi jadi ilmu itu tidak sebagai
pengetahuan
mereka dimulai dari pemahaman dulu
pemahaman dengan pengetahuan ini di
digabung menjadi satu paket penerapannya
juga nah
jadi beda metode beda hasil ya
Ee kalau eksplorasi alam atau
holistik mereka antara pengetahuan
pemahaman dan penerapan ini sekaligus
apalagi ya ini contoh lain ya
bagaimana mereka itu
ee ada yang panen pergi ke
sana Jadi mereka tahu
penerapan dan setelah selesai mereka
dari lapangan mereka buat
praktikum praktikumnya tidak harus
mahal kita di sekolah kadang-kadang yang
disebut praktikum itu
ada bahan
kimia itu selalu dikatakan tuh pak kalau
praktikum itu mahal pak Kita enggak
punya
peralatannya praktikum itu tidak harus
mahal misalnya seperti
ini dibawa sebagian ke
sekolah ya kemudian kita
pelajari Kenapa padi ini
ee buahnya seperti itu bandingkan dengan
mangga nah Biar mereka berpikir jadi
ketika di sini kita bawa padinya
kemudian kita tunjukkan juga pohon
mangga Biar mereka berpikir Nah jadi
mereka ini sudah belajar
penerapan mereka mulai
menganalisis ya memahami strukturnya dan
juga menggabungkan elemen atau sintesis
dan akhirnya
evaluasi nah itu tidak harus mahal yang
penting ada
keinginan Bagaimana kalau guru kita ya
Kita terlalu sibuk untuk datang ke
sekolah ya kita di rumah
saja kita ajarkan anak kita sendiri
ee tadi tentang penerapan ya Misalnya
tentang hukum
Newton Hukum Newton kenapa kalau dorong
lemari di bawahnya diberi di keset
dorongnya jadi lebih mudah itu kan
prinsip dari
gesekan nah gesekan rumusnya apa kita
kalau SMP mungkin ya Coba lihat
rumusnya ini ada ket kira-kira selain
ket apa nah dia akan bicara atau
berpikir tentang
penerapan ya ini tentu bisa kita
kembangkan ya kita bisa ajarkan
anak-anak kita untuk
ee mulai naik level lah begitu Jangan
cuman nomor satu aja karena saya sih
sering menyimpulkan gitu di sekolah ini
hanya belajar nomor satu aja nah dia
tidak bisa ya ketika kita uji tidak bisa
nomor dua tidak bisa nomor
apalagi nomor 4 5 dan 6 nah sekarang
kita buktikan benar tidak nah ternyata
ini karena waktunya juga sudah mau habis
ya
Eh ternyata Indonesia
ini ada di ranking 67
ya Malaysia lebih baik dari kita
Thailand sedikit lebih baik Singapura
ini ranking
S ya karena tadi kita kita lihat
Singapura inilah yang menerapkan
berpikir sistem dari sisi membaca dari
sisi matematika dari sisi sains ya
Singapura ini menerapkan berpikir
sistem Bagaimana dengan
eh Korea Selatan tadi kita lihat juga
Korea Selatan ya Ini juga rankingnya
bagus Korea Selatan ranking 5 ya nah
jadi negara-negara yang tadi kita lihat
ee Seharusnya saya cari yang Jepang Ya
tapi ini enggak masuk mudah-mudahan di
sini ada Jepang ya nah jadi kita ada di
sini nih Nah
ini Singapura ada nomor satu ya
Singapura
sini Korea ada di
sini
kemudian
Jepang I ini mungkin yang kita kenal ya
Malaysia
[Musik]
ee ya mungkin nanti kalau dicari
pelan-pelan ketemu ya Jepang tapi Jepang
tuh ada
di di pertengahan
Nah tadi kita punya hipotesis
bahwa dengan belajar hanya membaca buku
dan
diuji itu hanya akan nomor satu hanya
menghafal
saja dan setelah dites di Pisa ya Pisa
ini adalah
ee sebuah skor ya sebuah scoring oleh
OECD OECD itu adalah
organisasi-organisasi negara di dunia ee
[Musik]
mereka
[Musik]
me mengetes ya Ee
78 negara
tiga yang mereka tes satu membaca kedua
matematika ketiga sains dan ranking kita
termasuk Yang masih di bawah ya
dan kalau kita lihat pesaing kita ini ya
Eh ini di ini kan Indonesia tadi di sini
ya Nah ini
Indonesia
ini pesaing kita
ini
eh artinya Peru di atas kita ya Brazil
Eh
Thailand ya
Malaysia ini kita mirip dengan Palestina
ya Palestina padahal sedang perang
begitu ya
jadi Palestina yang sedang perang
sendiri ini mirip dengan skor Indonesia
begitu jadi banyak negara-negara yang
menurut kita harusnya kita lebih tinggi
inih ada Serbia ya Kroasia Mongolia
bahkan Mongolia ini lebih tinggi dari
kita ya Jadi ini memang aneh gitu ee
Ya tapi ini di diakui di seluruh dunia
sebagai skor yang valid karena
ee dilakukan oleh para ahli dengan
metodologi yang sangat akurat
ya nah
jadi tadi kita Urutkan lagi ya setelah
kita
lihat ada sebuah pola negara-negara itu
kita fokus tadi di tiga negara Jepang
Korea Selatan dan
Singapura dari tahun 0 startnya sama
kemudian mereka
melesat bukan karena mereka kaya ya
karena mereka juga ee lebih miskin dari
kita mereka tidak punya sumber daya
alam tapi mereka bisa melesat dari sisi
pendapatan
Ee
perkapitanya kita punya hipotesis karena
pendidikan
dan kita bisa simpulkan Ya sepertinya
kesimpulan kita benar karena
negara-negara itu memang memiliki skor
yang tinggi ya dari sisi
pendidikan
nah dan bagaimana dengan Indonesia
setelah sekarang tahun
2024 kita masih bertahan di sini ya nah
bagaimana kita bisa
meningkatkan tadi kita sudah lihat ada
perbedaan cara mendidik
di negara-negara lain itu mereka dengan
menggunakan eksplorasi alam holistik
kemudian
juga ya sesuai usia tentunya ya kalau
dia anak TK ya main-main lumpur main
tanah gitu ya anak SD mungkin eksplorasi
ke sawah ee waktu saya
S3 di Jepang saya sering ketemu
anak-anak SD itu di kantor polisi di
kantor pos bahkan di insinerator Ya saya
suka tanya kamu ngapain gitu ya Ada
tugas dari sekolah katanya Eh jadi ya
seperti itu ya eh di Jepang itu
anak-anak SD itu jarang di kelas gitu
Jadi
mereka ini contohnya dia ke sawah gitu
ya banyak foto-fotonya sebetulnya jadi
ee seperti itulah mereka
bersekolah
karena kalau kita cari teorinya Oh
ternyata Mereka ingin mendapatkan nomor
1 2 dan 3 bukan sekedar pengetahuan tapi
juga pemahaman dan juga penerapan ya
kemudian juga saya lihat sendiri
bagaimana
ee di sekolah tu mereka sering sekali
melak an praktikum ya praktikum dan
diskusi dan tidak harus
mahal bisa dari benda-benda sederhana
begitu ya ini tujuannya untuk ee
melakukan analisis sintesis dan
evaluasi
dan kalau kita lihat dari sisi memori
jangka panjang dengan metode ini mereka
lebih
Ingat saya kalau ngajar di ITB
ee misalnya dia S1 atau s2 ya Anda S1 Ya
berarti pernah SMA kan Gitu
Ee di SMA belajar Hukum Newton misalnya
belajar Hukum Newton 1 apa Nah mereka
bisa tahu hukum newton 1 2 hafal
mereka nah tapi udah saya
tanya tentang pemahaman
kalau energi panas misalnya ya itu pakai
Hukum Newton enggak nah mulai bingung
mereka padahal itu pertanyaan sederhana
ya buat mahasiswa Jepang Git apalagi ke
penerapan kalau Wii pakai hukum newon
gak gak bisa jawab nahya kita gagal diu
ya kita hanyaghkanel
demikian juga kalau S2 ini sama saja ya
saya tanya pelajaran S1 juga hanya di
level 1 saja nah ini tentunya sangat
mengkhawatirkan ya dengan praktik
pendidikan di kita mungkin ada yang
sudah
bagus jadi kalau kita simpulkan berpikir
sistem itu bukan hanya bekerja tapi juga
bagaimana kita mendidik
Ya karena dari di pengamatan kita
Singapura ini dulunya lebih miskin dari
kita ya Korea juga sama kita sudah bahas
tadi Korea tahun 60-an Habis selesai
perang ya Singapura tahun 60-an mereka
baru merdeka kita merdeka tahun 45 Ya
bolehlah mirip-mirip sama-sama gitu ya
mirip-mirip begitu tapi bagaimana mereka
bisa melesat ya tadi karena pendidikan
mereka berbeda dengan kita
eh itu
barangkali ya Bapak Ibu masih ada 20
menit untuk diskusi
ee untuk menyelesaikan sebuah sungai
yang penuh sampah kita harus
mengembangkan sebuah
metodologi yang baik dan metodologi ini
bisa kita hasilkan kalau kita memang
memiliki bekal pendidikan berpikir
sistem kalau bisa dari sejak SD SMP
untuk generasi yang akan datang kalau
kita Karena sudah tua mungkin ya tinggal
kita belajar sendiri bagaimana itu
berpikir sistem dan mulai ee mengejar
ketertinggalan Baik saya tutup
eh Billahi taufik wal hidayayah
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih
Pak untuk pemaparannya namunak I sebelum
kita masuk diskusi sesi diskusi mohon
izin ada beberapa yang perlu kami
sampaikan dan akan disampaikan ole rekan
saya yaitu Mas Budi Selamat siang Mas
apakah sudah siap untuk memaparkan
beberapa hal kepada para
peserta Selamat siang Mas Agung sudah
siap Mas dipersilakan
Oke Baik terima
kasihesikak dan Ibung
sudahendeng terkait pengelolaan
lingkungan ee jadi dalam waktu dekat ini
Yaitu dimulai tanggal mulai Senin
tanggal 5 agustus itu akan dilaksanakan
pelatihan terkait pengelolaan lingkungan
yakni mungkin saya mohon izin saya share
screen terlebih
dahulu yakni pelatihan dasar AMDAL ya Ee
sudah terlihat ya Bapak dan Ibu untuk
screen-nya ee jadi seperti apa sih
teknis pelatihan dasar AMDAL
yaitu pertama pengajar pelatihan ya
Eh sebagian besar dari Pusdiklat SDM lhk
yaitu ada ibu
AHM ibu dan bapak
Dr
mpipm ya dari Universitas Muhammadiyah
Makassar kemudian materi yang disikan sa
dan manfaat AMDAL kebijakan perlindungan
dan pengelolaan lung lingkungan hidup ee
kemudian proses penyusunan AMDAL dan uji
kelayakan lingkungan pengantar sistem
informasi eh etika penyusun dan penilai
AMDAL serta pembinaan dan pengawasan
dalam
andal dan pengelalaan
lingkungan Ya baik untuk ee pelatihannya
sendiri itu tadi sudah disebutkan eh
akan diselenggarakan mulai tanggal 5
agustus hingga pukul hingga tanggal 13
Agustus 2024 ee ini ya Bapak dan Ibu
untuk pelatihannya pesertanya terbatas
30 orang dan karena sudah sebentar lagi
ya pelatihannya jadi kuotanya tinggal
sedikit sehingga Bapak dan Ibu bagi yang
tertarik ee bisa segera melakukan
pendaftaran dan konfirmasi pembayaran ke
adminil kemudian Apa saja sih keuntungan
pelatihan di ekoedu yaitu pertama bapak
dan ibu dapat bertanya langsung kepada
para narasumber ee kemudian eh Bapak dan
i ibu juga dapat mengakses e e-learning
yang berisi materi serta rekaman
pelatihan Kemudian Bapak dan Ibu dapat
eh memperluas jaringan atau networking
Karena setelah pelatihan selesai akan di
eh masukkan ke WhatsApp grup alumni
kemudian nah ini yang paling menarik eh
pelatihan dasar AMDAL di ekoedu yaitu
sertifikatnya terakreditasi ke lhk dan
bapak bapak dan ibu dapat dipakai eh
sertifikatnya dapat pakai untuk lanjut
ke penyusun
AMDAL ya Oleh karena itu kami tunggu
Bapak dan Ibu di pelatihan kami mari
bertunggu bersama kami salam
Lestari salam Lestari Terima kasih
banyak Mas Budi untuk pemaparannya dan
sekali lagi kepada bapak ibu yang
tertarik untuk mengikuti pelatihan
dasar-dasar amda langsung saja Bapak Ibu
dapat mengakses pendaftaran di
pendaftaran.eedu.co.id bapak ibu kami
tunggu di pelatihan dasar amda pada 5
agustus Bapak Ibu Terima kasih Mas Budi
dipersilakan kan untuk meninggalkan
ruangan
dan sesi selanjutnyaitu sesi
diskusi dipersilakan Bapak Ibu yang
memiliki pertanyaan dapat
menyampaikannya secara langsung dengan
menggunakan fitur resen Nah di sini
bapak ibu kami akan membuka terbih
pertama di Bapak Ibu yang
tert sofrian
dipersilakan bapak radite untuk
menyampaikan pertanyaannya kepada pakep
Baik terima kasih
Pak moderator dan Pak Asep Sofia Pak
Doktor suara saya terdengar jelas Pak I
terdengar J Baik terima kasih Pak sangat
menarik Pak pemaparapak dan luar biasa
komprehensif Pak mungkin tadi pak
pertanyaan ada beberapa apa ya tergugah
saya Pak untuku bertanya secara langsung
untuk e mendalami materi ini Pak pertama
adalah ketika Bapak simpulkan tadi ada
keterlibatan antar kebijakan edukasi
pengelolaan dan teknologi tadi kan
masih sifatnya linar gitu ya Pak ya
panahnya satu arah
begitu Padahal kalau kita menggambarkan
kondisi sebenarnya dalam prakknya sangat
mungkin tidak linear seperti itu sangat
mungkin pannya antara teknologi kepada
edukasi juga saling sengkarut Pak
mungkin Bapak mencoba menyederhanakan
gitu yang pertama Pak jadi terkait
dengan hal tersebut Pak ada ada secara
secara prakk pertama pertanyaannya
adalah bagaimana kita penyerendaraan itu
apa menghilangkan adanya keterbatasan
pola hidup yang Komplek tadi Pak kan
gitu ya Pak karena sejatinya bahwa dalam
sistem itu sangat rumit sangat kompleks
sehingga menggambarkannya juga mungkin
tadi Eh tapi tidak kehilangan esensi
bahwa semua itu saling terkait dan
saling berhubungan itu pertama Pak
bagaimana kita memilah tadi Terus yang
kedua Pak eh berkaitan dengan simpulan
tadi sangat mungkin adalah ketika kita
menyimpolkan ketertinggalan kita dalam
sisi pengelolaan sampah misalkan Pak
sangat mungkin kita juga mencapai
lompatan-lompatan untuk mengejar kan
tadi Pak sangat mungkin adanya kebijakan
yang sifatnya radikal Mungkin gitu ya
Pak ya Saya sedikit mungkin ada ada hal
yang perlu saya secara teknis Pak kalau
di negara-negara Skandinavia di Uni
Eropa mungkin ketika mau membangun suatu
pabrik itu kebijakan C benefit analisis
analis clear banget gitu Pak dia harus
mewajibkan adanya kebijakan untuk
Bagaimana mered sampah itu mendemolis
sampah itu contoh untuk membangun suatu
pabrik dia harus menjelaskan kan berapa
komponen biaya untuk meredus tadi gitu
kan Pak Ya I Nah mungkin kalau kita mau
pakai radikal tadi pendekatan radikal
timbul pertanyaan juga bagaimana
oporticnya ketika kita berhadapan dengan
proses kemajuan untuk apa pertumbuhan
kita I ini kan Kompleks lagi pak gitu
dua hal tadi terakhir Pak Mungkin Pak e
tidak tingal kurang bahwa Ketika meredus
suatu produk dari
suatu limbah dari kehidupan kita gitu
Pak ya sangat mungkin ber dengan rumus
gitu Pak I bahwa ketika kita
meminimalisir dari suatu produk bukan
tidak mungkin adalah cost dan prosesnya
itu menimbulkan biaya dan energi baru
Iya untuk ee misalkan suatu hal yang
sifatnya kimiawi misalkan untuk mereduk
dampak kimiawi tadi sangat mungkin
adalah timbulnya energi dan cost yang
tidak sedikit gitu kan Pak karena kita
nyatakan bahwa energi itu tidak hilang
nah bagaimana kita bisa melihat suesatu
yang sifatnya tadi saling terhubung
saling terkait sangat multidimensi tadi
dengan pola pola yang kita coba
Sederhanakan tadi gitu pak mohon izin
Terima kasih banyak Pak Asep luar biasa
mohon penjelasannya Pak Terima kasih
dengan Pak radite atau Pak Teguh Boleh
Pak dengan Radita atau Teguh Boleh Pak
Pak eh terima kasih Pak Teguh ya
pertanyaannya bagus sekali jadi
eh untuk menguji apakah kita sudah
menggunakan pendekatan sistem atau belum
ee kalau kita bisa menjawab
pertanyaan-pertanyaan seperti ini
kemarin baru saja dibangun sebuah TPS
3R tapi kenapa baru 1 bulan ah rusak Nah
itu kan kalau kita berhasil menjawab
pertanyaan itu berarti kita sudah punya
kemampuan berpikir sistem
Nah sebagai contoh ini kalau saya ya ee
ditanya seperti itu Pak Kenapa TPS 3R
itu banyak yang rusak Nah ya karena
daerah atau apa masyarakatnya tidak
disiapkan seperti di Jepang dan lainnya
mereka kan sudah biasa mengelola sampah
dari sejak kecil
mereka Jadi kalau kita datang ke Jepang
ke anak-anak TK anak-anak
SD Begitu datang itu bersih-bersih
mereka itu ya buang sampah ngepel Nah
mungkin waktu kita SD dulu kayak gitu
Tapi sekarang kan sudah enggak ada ya
Nah
artinya artinya memilah sampah dan
seterusnya itu bukan jadi tugas
anak-anak zaman sekarang itu tugas
pembantu rumah tangga misalnya
nah artinya ini aja sudah ada satu
bagian yang hilang skill skill di dalam
memilah
artinya ketika kita ada aturan
pemerintah harus memilah Bagaimana
mungkin bisa memilah kita tidak
dilatih sejak Sekolah nah Artinya kita
sudah melihat satu celah dari sistem
kita apa memilah itu harus dilatih
Iya buktinya kita suruh anak kita ini
harus dipilah enggak enggak nurut Nah
jadi tidak sesederhana n itu suatu
Aturan itu ditegakkan memang harus ada
tahapan-tahapan nah
jadi kalau kita katakan sistem itu
Kompleks betul tadi Pak Teguh bilang
sistem itu Kompleks Betul tapi justru
dengan kita belajar sistem sistem itu
jadi
sederhana contoh Tadi kenapa tps3r itu
tidak jalan Oke kita bicara secara
kompleks tapi kalau kita sudah belajar
sistem kita lihat aja satu sisi dari
sisi
penyiapan masyarakat untuk memilah itu
tidak ada ya kan sudah diumumkan melalui
TV Radio seminar ya itu tidak cocok
karena itu kan pengetahuan Jadi kalau
ditanya adik SMP setuju dengan pemilihan
Oh Setuju Pak ahuan dia mengatakan
setuju adik memilah enggak enggak begitu
jadi jadi itu kan ee enggak salah gitu
dia mengatakan tidak memilah karena
kampanyenya juga kampanye pengetahuan
begitu hasilnya Ya pengetahuan juga jadi
eh Kompleks itu
wajib solusi harus
sederhana misalnya yang kedua dari sisi
organisasi pemerintahan TPS
3R sekarang pertanyaannya
sederhana TPS 3R itu tanggung jawab
siapa yang bangun pu yang ngelola
dlh milik ingin diserahkan ke Pemda ya
Pemda menolak karena nanti ini
pertanggungjawaban keuangannya
Bagaimana Artinya kita membuat sendiri
kekacauan itu
gitu artinya kalau memang ingin buat TPS
3R itu jalan ya kita buat sistemnya dulu
sistemnya ini seperti apa supaya
jalan nanti dibuat bagaimana itu jadi
Sinergi ini kan tidak tidak pernah kita
dalam membuat kebijakan itu menggunakan
berpikir sistem Mengapa karena tidak
pernah diajarkan di sekolah nah jadi
kalau diajarkan di sekolah pasti seperti
itu kenapa karena saya sudah
mengalaminya Ketika saya Saya sekolah di
Jepang saya ikut penelitian di sana
kemudian melibatkan
Pemda itu Pemda itu datang ke kampus
industri datang ke kampus kemudian
bertanya kepada Profesor saya kita punya
program ini Menurut bapak
bagaimana Bagaimana menurut anda sebagai
Pemda begini Jadi enggak ada arogansi
saya Pemda loh begitu saya ngatur enggak
ada itu mereka diskusi diskusi dan
sangat Low Profile tidak ada arogansi
saya melihat tidak ada arogansi demikian
juga ketika kita ke industri industri
besar mereka tidak ada arogansi nah
kenapa mereka tidak ada arogansi karena
sejak SD diajarkan begitu mereka itu ke
mana-mana bersama bekerja bersama di
kita ranking Wah ujian
ya pasti karakternya juga bakal
kompetisi Nah jadi memang apa yang kita
petik apa yang kita tabur begitu ya nah
jadi sesederhana itu kita menganalisis
masalah Terus bagaimana kalau ingin maju
Nah akhirnya harus ada Martir Martir tuh
artinya orang yang mau berkorban
biasanya Pak Bupati Pak Walikota yang
mau melanggar segala sekat-sekat itu dia
mimpin akhirnya jalan Jadi sebetulnya
sebuah daerah itu jalan atau tidak Itu
bukan salah
siapa-siapa tapi memang didesain untuk
gagal ya tidak ada yang bersalah yang
bersalah karena kita tidak tahu bahwa
itu didesain untuk gagal Nah itu
Masalahnya tapi kalau ya akhirnya kita
saling menyalahkan juga begitu itu dan
bingung ini kenapa dan seterusnya selalu
dikatakan sampah tidak selesai karena
tidak ada uang tidak ada dana Itu
jawaban yang salah karena kita mendesain
programnya untuk gagal tanpa kita sadari
Nah jadi ini merupakan satu pemikiran
dasar yang harus kita miliki kalau kita
miliki semua urusan jadi mudah ya ya
karena di negara lain juga begitu saya
sudah Ami ya saya sudah mengalami
berdiskusi di beberapa negara yang tadi
saya Sebutkan itu Semuanya jadi mudah
karena memang mereka sudah dilatih untuk
seperti itu Nah kalau tadi Pak Teguh
lompatan lompatan ya lompatan dasarnya
ada enggak Kalau tangganya ada ya
melompat juga harus ada tangga ya kalau
tiba-tiba lompat tangganya Enggak ada
pondasinya enggak ada ya jatuh kita gitu
jadi lompatan itu syaratnya harus ada
pondasi Masalahnya pondasinya gini Yang
Rapuh ya jadi nah kemudian tadi Bapak
cerita di Skandinavia ketat Ya itu kan
hasil dari sebuah
proses dari kesepakatan komunitas jadi
eh kalau saya datang ke negara-negara
yang sudah berhasil itu tidak ada
arogansi dari industri Apalagi tipu-tipu
itu enggak ada mereka semuanya punya
keinginan yang sama untuk membuat daerah
ini bersih dan ada tanggung jawab moral
di sana Nah Wah kalau bicara ini nanti
saya jadi kelepasan ya Pak Tegu kemudian
kekekalan energi ya kekekalan energi ini
ya ini kan dipelajari di sekolah
kekekalan energi Harusnya kita bisa
dong tadi jadi level belajar kita itu
jangan level sat aja jangan hanya
pengetahuan aja coba kita naik level
sedikit ke pemahaman enggak usah ke
level 6 ke level 2
aja Apa manfaat dari kita belajar
kekekalan energi di negara lain Mereka
mengembangkan menjadi lca life cycle
assment mengembangkan menjadi ya lebih
ini sirkular ekonomi gitu itu sebetulnya
hanya konsep sederhana dari sebuah
kekalan energi naik ke
level Wah kita dengar itu kayaknya keren
konsep-konsep itu sebetulnya Enggak
keren ya itu konsekuensi logis dari
pendidikan yang benar kita bisa membuat
konsep itu nah jadi itu mungkin ya Pak
Teguh eh terima kasih pertanyaannya
sangat bagus saya kembalikan ke
moderator Baik terima kasih Pak untuk
jawabannya dan terima kasih Pak rad
Teguh untuk pertanyaan pemantiknya Pak
radite kita lanjut ke bapak
hadirin Bapak hadirin ST Selamat siang
pak hadirin
sekali lagi monitor Pak hadirin silakan
untuk menyampaikan
pertanyaannya Halo iya pak terdengar
Pak
Ada halo Pak silakan Pak Terima kasih
Pak Eh iya Saya sangat tertarik banget
ini dengan penjelasan Bapak ee sampai
terharu dengan metode-metode bapak yang
diajarkan enggak enggak inilah e banyak
sekali pengalamannya pastinya gitu kan
mungkin gini Pak ada beberapa yang saya
tanyakan e Kebetulan saya lagi bekerja
di konsultan pengawas nih di teknik
lingkungan
sebenarnya jadi masalah sampah Memang
luar biasa sih saya untuk
mengendalikannya juga susah untuk ke
kontraktor segala macam juga lumayan
gitu perlu perjuangan
betul kebijakan-kebijakan yang ada ya
Pak yang yang tadi dijelaskan gitu
seperti regulasi atau peraturan yang ada
apakah bisa diterapkan dengan masyarakat
yang jumlahnya begitu banyak sampai kita
kan mungkin 270 juta lebih gitu loh
kalau di negara-negara lain kan
eh masyarakatnya enggak sebesar kita
gitu loh heeh kadang-kadang untuk
menerapkan di satu kantor aja untuk
supaya disiplin buang sampah yang benar
memisahkan organik anorganik aja enggak
enggak apa sulit gitu loh Pak enggak
mudah gitu nah Apakah dengan ini
kebijakan bisa terapkan sehingga kita
bisa melompat
ke apa yang level a tadiangan kita baru
di level D gitu loh Iya Nah yang kedua
cara pembelajaran yang
di tempat negara maju itu memang bagus
ya Tapi apa bisa diterapkan di negara
kita pak itu satu ee karena ya kita
sudah lama sekali
pola pembelajaran yang dulu gitu kan
yang kita dikejar untuk mendapatkan
nilai rapot yang baik I supaya
mendapatkan sekolahan yang unggulan atau
perguran tinggi atau di sekolah negeri
yang biar bayarannya murah gitu beda
kalau di swasta
gitu nah itu yang sebenarnya yang
sebenarnya terjadi karena di sini ini
persaingan memang benar tadi Bapak yang
dikatakan kita bersaing dengan yang lain
gitu loh supaya kita bisa mendapatkan
sekolahnya itu jadi enggak pedulilah mau
paham tidak paham yang penting rapot
saya bagus terus ee apa namanya Saya
sekolah di unggulan di tempat Negeri
bayarannya murah k gitu kan soal itu
Nantilah gitu kan jadi belum sampai ke
situ gitu loh Itu yang saya nilai kayak
gitu loh jadi mereka mau P atau enggak
ya bodo amatlah yang penting saya
bersaing dulu deh supaya
dapatkolan bagus Nah apa
sih Terus ini kan Bapak kebetulan
pengajar nih Iya apa sih penyebabnya
atau kendala enggak bisa diterapkan di
Indonesia gitu apa enggak semacam itu
apa regulasinya yang kurang bagus atau
karena masalah politik kah atau
masalah apalah ya yang menyebabkan Kok
enggak bisa kayak di negara maju gitu
loh ya Terus terang saya punya anak juga
kadang-kadang Ah kamu belajar kamu
belajar yang penting kamu dapat ini nah
salah satu contoh kayak gitu masalah
paham atau tidak Gitu ah yang
penting bersaing dulu dengan nilai yang
bagus gitu loh Nah padahal kan
sebenarnya kita
ee dari
segi agama kita kan sebenarnya sudah
mengajarkan adat istiadat Terus budhaa
yang
bagus terus sebenarnya sudah bagus ada
dasarnya Pak cuman mungkin ya metode
tadi pembelajaran tadi yang atau sistem
tadi yang kita yang disebutkan tadi kita
lagi di apa dibodohin yang tidak sadar
itu pak itu pak Mungkin Pak yang saya i
terima kasih kurang paham kenapa di
Indonesia itu enggak bisa dier u Terima
kasih Pak mungkin kalau kita bicara
sistem pendidikan ee terlalu luas ya
Tapi minimal Buat keluarga kita aja dulu
Coba kita tanya Karena saya sering nanya
begitu ya
Ee ada seorang mahasiswa yang sudah
lulus
S1 kemudian mau ikut penelitian dengan
saya terus saya tanya kamu mau ikut
peneli dengan saya
I saya tes dulu ya Kata saya begitu
kemudian saya tanya hal-hal yang sangat
sederhana tentang
konsep itu kebanyakan lupa lagi bahkan
judul Mata kuliahnya juga lupa ya
Jangankan
isinya Sebetulnya saya sudah tahu karena
hampir setiap mahasiswa yang saya tanya
tipikal seperti itu ini saya hanya ingin
menguji saja gitu ya ya hampir semua
mahasiswa yang saya tanya Padahal dia
sudah lulus sudahudah dapat
gelar1 itu setiap yang saya tanya
lupa kemudian jangankan isi Mata
kuliahnya judulnya saja lupa nah ini kan
parah sekali tidak ada sisa sama sekali
terus saya bilang
begini Anda pernah ngitung enggak SD
habis berapa berapa juta SMP berapa juta
SMA kuliah sampai Anda seusia ini anda
menghabiskan uang berapa juta uang orang
tua
Anda terus hasilnya apa
begitu dia juga bingung ditanya begitu
nah Jadi sebetulnya kalau kita
membiarkan ini itu namanya
pemborosan jadi kalaupun tadi ya karena
trennya begitu ngejar nilai
ya kita tanya aja kalau kita sebagai
orang tua kita rela enggak mengeluarkan
uang puluhan sampai ratusan juta buat
anak kita hasilnya tidak
ada kita rela tidak jadi kalau kita
tidak rela ya kita ubah Minimal
anak-anak kita bagaimana
caranya jadi problem problem mereka itu
kan karena disuruh menghafal hanya level
sat aja nah coba kita tanya dia paham
Nah
itu saya ada keponakan masih SD dia
langsung lari kalau ada saya kalau
arisan gitu ya karena saya suka
nanya-nanya jadi
eh mereka tuh takut sekali saya tanya
begitu ya
Ee karena mereka tidak biasa untuk naik
ke level 2 nah
Ya bagaimana lagi kalau ini anak kita ya
kita harus beri kesadaran Jadi ya harus
paham Mengapa harus paham ya supaya
tidak sia-sia
begitu karena begitu bagi Bapak Ibu yang
berprofesi sebagai
manajer sebagai ya orang kantoran begitu
nerima lulusan baru kan pasti keluhannya
sama ini anak baru enggak tahu
apa-apa itu memang nasional begitu Jadi
Pak Jadi
kalau jadi
kalau pertanyaannya sangat
sederhana kita mau buang uang tidak
Kalau tidak mau buang
uang kita tanya anak kita mau dia SD mau
dia SMP SMA mau dia kuliah mumpung belum
terlambat kamu tadi belajar apa gunanya
apa
ya harus sampai
berhasil daripada dia
menjadi orang yang hanya punya gelar
tapi pemahamannya kosong Nah jadi memang
kita yang harus berperan di sini Saya
pernah diskusi dengan guru dan
seterusnya tapi Akak klasiklah ya
Ee banyak ya sudah tah Bapak Ibu
jawabannya apa
ee
jadi memang ya di lingkungan kita saja
dulu minimal begitu ya itu kira-kira
ee Kenapa tidak bisa
dikembangkan ya kita coba dulu keluarga
kita bisa enggak begitu
Ee kalau kita bisa ya minimal satu
generasi kita sudah bisa
selamatkan kemudian Apakah bisa melompat
dari a Dar ke D ya pasti
bisa Korea bisa Singapura bisa tadi
kalau kata bapak penduduknya besar kita
lihat Cina memang saya tidak masukkan
Cina ya di dalam studi ini karena Cina
itu belakangan dia malu baru bukan dari
tahun 0 berkembangnya dia sampai tahun
70 itu masih eh trouble ya dengan
negaranya karena salah salah asumsiah
begitu ya ya jadi Cina ini menarik
ee pada saat itu
ee deng shpping menganggap bahwa
pertanian itu sangat
ee menjanjikan ya
Ee tapi kemudian ada perubahan pemir apa
ee pemikiran ya oleh pelanjutnya
EE
yang mengata Ya kira-kira mulai berpikir
sistem lah begitu ya kalau
disederhanakan mulai berpikir sistem
akhirnya dibangunlah
sebuah kampus-kampus baru
ee jadi waktu itu tahun 0-an ya
petani-petani itu yang SMA kemudian jadi
petani itu dipanggil disuruh kuliah ya
karena mereka negara komunis jadi semua
gratis kan dari negara Nah itu dipaksa
dipaksa ya ini agak beda ya karena dia
negara komunis dia dipaksa untuk
kuliah tapi dengan satu strategi yaitu
menyiapkan tenaga terampil nah kemudian
membuka diri ya Cina ya tahun
-an membuka diri
eh investor dari Eropa khususnya eh
Jerman dan seterusnya itu
ditawarkan tenaga kerja yang murah dan
kebetulan di negara Eropa pada saat itu
sedang ee biaya hidup makin mahal ya
jadi secara ekonomi kalau bangun pabrik
di Cina ini
solusi karena pemimpin Cina pada saat
itu Melihat peluang
itu maka tenaga
ee yang murah itu dimanfaatkan oleh
perusahaan-perusahaan multinasional yang
masuk ke Cina
kemudian Cina memikirkan sebuah
daerah yang dikonsentrasikan ya nah jadi
saya ingat waktu itu Pak Habibi juga
pernah punya konsep yang sama tahun
70-an tahun
-an mungkin ya Ee yaitu Batam Batam
dijadikan mirip seperti
ee konsep Cina pada saat itu untuk
ee
memperluas
eh wilayah-wilayah di pantai sepanjang
Cina nah
eh ternyata berhasil ya tapi tidak
berhenti di situ karena berpikir sistem
ya jadi karena pemimpinnya berpikir
sistem akhirnya BUMN Cina pada saat itu
dipaksa untuk membuat teknologi yang
sama dengan
[Musik]
eh Katakanlah dengan
eh negara-negara Eropa dan ya terutama
Eropa ya yang datang ke Cina
akhirnya Boom di tahun 2010 sampai
sekarang jadi itu tadi Kalau istilah
lompatan itu wajib ya kita Melakukan
lompatan Tapi ada syaratnya tentu jadi
memang semua orang Harus berpikir secara
sistem tidak ada arogansi semua harus
bekerja sama itu pasti terwujud itu
barangkali ee
saya kembalikan ke moderator ya ini
banyak yang nanya mungkin kita
perpanjang sedikit
ya baik atau kita gabung dulu saya
tampung dulu pertanyaannya semua silakan
baik kalau begitu saya akan menampung
terlebih dulu untuk di sini ada kurang
lebih l
penanya mungkin dari ibuara sana untuk
menyampaikan pertanyaannya kepada
Pak Baik terima kasih apa kabarak
Iya mohon izin saya mau sharing semua
yang disampaikan hari ini Kebetulan ee
saya hampir 3 tahun ini dipercaya oleh
Kabupaten salah satu kabupaten di
Sumatera Selatan yaitu di Kabupaten
Lahat dalam pengurangan sampah eh di
situ saya diminta untuk menjadi tenagali
sampai dengan ee di 1 tahun ini kita
penerapan proklim jadi dan adiata
kebetulan semuanya sudah sangat yang
disampaikan Memang betul semuanya memang
harus ter ada sistematis dan tidak hanya
ego dari satu dinas saja memang ini
sangat menjadi komitmen selain kebijakan
dan ini sudah terbukti karena e
pengurangan sampah memang kalau kita
bicara teknologi masukin Habis selesai
tapi kebiasaan orang yang enggak bisa
tapi kita ujungnya kan Bagaimana merubah
kebiasaan yang sebetulnya itu paling
murah tapi paling sulit dan lama
moga-moga ini kita semua sepakat jadi ee
Kemudian yang kedua di penerapan proklim
ini sendiri di 1 tahun ini target dari
ee dinas ee dinas kabupaten lahad ini
sendiri
193 dan tahun ini sudah tercapai hampir
86 peserta desa proklim jadi kita juga
berharap tahun ini sedang deg-degan juga
kemarin yang masuk ke verifikator ada
sekitar 8 Desa moga-moga ada yang kita
ee bisa mendapat Ropi Dan ini juga suatu
kebanggaan dan yang kedua adalah eh
Adiwiyata karena ini sangat keterkaitan
jadi Adiwiyata ini juga sudah mulai
diterapkan di beberapa sekolah dan juga
kita sudah berkali-kali bisa mendapatkan
ee tropi sekaligus sertifikat adiwiata
dan ini sudah juga berjalan mulai dari
beberapa sekolah dengan pendekatan
holistik Jadi apa yang disampaikan tadi
memang Bukannya tidak mungkin karena Ee
tidak perlu pesimis karena di satu
daerah ini berhasil dan it's Pro it gitu
ya proven banget jadi moga-moga bisa
diterapkan yang lain jadi memang eh
selain juga kita ada komitmen kemudian
sistem berjalan dengan baik kemudian
juga ee apa Nam namanya pendampingan
juga sangat perlu dan di proklim ini
yang menarik akan menjadi lebih ee
cantik karena memang perusahaan
pendukung dari Desa proklim ini sendiri
menjadi pengakuan karena mendapat
sertifikat pengakuan ini juga menjadi
salah satu nilai yang kami terapkan dan
memang di sana sudah terjadi jadi ee
saya percaya ini semua yang disampaikan
hari ini sebetulnya bisa terjadi memang
tidak mudah merubahnya karena memang
komitmen dari dinas tidak saling
melempar tapi menjadi tanggung jawab
bersama kemudian juga sampah itu itu
bukan mirip pemerintah tapi ee sampah
itu menjadi tanggung jawab diri sendiri
mulai dengan pemilahan walaupun dasarnya
anak-anak SD baru organik dan anorganik
tapi sudah mulai berjalan baik penanaman
pohon dan segala macam ini sudah eh
terjadi jadi eh sharing bahwa ini sangat
mungkin terjadi dan memang sudah terjadi
moga-moga bisa diterapkan dan bisa
mendukung 20.000 terutama desa proklim
di Indonesia yang menjadi target klhk
dan juga Rus emission 41%-nya bisa
tercapai ya di 2030 demikian sharing aja
sedikit Terima kasih ka ya Baik Terima
kasih Bu Klara kita lanjut ke bapak
Abdul Manan dipersilakan bapak Abdul
Manan untuk menyampaikan
pertanyaannya monitor Pak Abdul mana
Baik Pak
Makasih Pak as yang saya hormati ya saya
ini Pak Iya saya ingat
bapak kasih lihat anunya Ya videonya ah
Oke ah itu dia lagi di laut ini Pak Iya
Pak E baik sebenarnya itu Pak menurut
saya
ee Indonesia sendiri kan sudah
menerapkan berpikir sistem ini sudah ini
bahkan secara nasional secara provinsi
secara kabupaten kota sudah ada Iya
bahkan sudah di dalam dokumen Iya
dokumen pjmd klas itu kan betulodenya
itu S kata permendagi 86 itu pasal 9
mengatakan bahwa bahwa perencanaan yang
kita adalah perencanaan berbasis dnanya
itu
hits histik Nah Bapak sering ngjarkan
ini holistik integratif tematik dan
spasial Iya dari segi apa politikal Ini
luar sudah ini pak cuma implementasinya
ini Dilihat lagi secara
fragmented kita lihat kalau kita lihat
ini lagi apa di permasalahan dan
strategis yang ada di dokumen dokumen
rpjpd maupun rpj itu betul-betul
menggunakan sistem sistem dinamik itu
Bahkan mereka Gambarkan yang sampaikan
itu hanya pertanyaan ini bagaimana
ini apa melaksanakannya itu yang mungkin
kita bersama ini bagaimana
melaksanakannya itu supaya
eh apa tadi itu kegagalan dalam apa
dalam pembangunan itu bisa kita
antisipasi Baik Pak kita ini nomor 60
nomor 82 pak ya dari segi pencapaian
strategis di dunia ini nomor satu kan
tadi Finlandia kita nomor 82 kita baru
mencapai 63% dari yang SS itu yang apa
tercapai Nah itu itu yang saya kira kita
mungkin perlu apa ini perlu memikirkan
Bagaimana apa namanya ini kita
berdiskusi kita melakukan dialog dengan
dengan apa dengan birokrasi ini dengan
para pihak yang lain bagaimana
sebetulnya n menyederhanakan konsep klas
atau rpjmd itu Pak supaya betul-betul
bisa dilaksanakan dengan sesuai dengan
tujuannya begitu Pak itu yang saya lihat
ini secara politikal kita ada tapi
pelaksanaan ini betul-betul belum belum
sejalan Pak sehingga kita kan Sekar
ingin merubah paradigma paradigma
pembangunan kelanjutan dari berbasis
pilar sosial ekonomi lingkungan menjadi
berbasis Nest Nest mod Finlandia dan
negara-negara Skandinavia itu kan
menggunakan pendekatan Nes model Pak
dalam implementasi sisnya sehingga
mereka lebih hebat nah tapi sekali lagi
betul di oleh pendidikan oleh pendidikan
pak karena memang ada dua siklus
pendidikan yaitu belajar dari mfleksi
masa lalu dan belajar dari masa depan
atau yangut presening itu masa lalu
Okelah kita sudah sudah nikmati sekarang
ya Masa lalu itu tapi jangan sampai
terulang untuk di masa depan itu
kirakira
ini yang mungkin perlu kita pikirkan
perluang dipikirkan tapi menjadi sikap
dan tindakan
begitu karena itulah mungkin
eh kita
eh apa namanya dalam
menghubungkan apa namanya eh in bukan
INT INT kita miliki yaitu open mind Open
dan Open itu ini mampu Pak kita mungk
mind saja di hafalan apa segala macam
hafalan saya walaupun sekarang ada
perbaikan menggunakan Apa itu ee Case
Study he Lagi Project base yang diulum
kita yang baru perguruan tinggi terutama
kami yang perguruan tinggi kami yang
istilahnya tu e blu kalau bhmn kan sudah
lebih
Ma itu kami sudah menerapkan juga itu
yang yang apa dicoba dikatakanlah di di
dirubah ke dalam kurikulum kita sudah
memulai itu nah tapi memang hasilnya
belum maksimal anak- anak juga yang
pergi misalnya magang itu hanya magang
saja tidak mengerti apa yang dimagangkan
pulang itu tidak ada dampak daripada
magang
itu berarti kan metodenya yang yang
belum betul betul metodenya karena kalau
metodenya Mas metode lama sementara yang
kita rombakkan sistemik Pak sudah dia
sudah sistemik di kita ini di apa di
benak kita sudah sistemik mend daging
meromak itu kan tidak mungkin itu betul
betul karena itu mungkin berpikir sistem
ini menjadi pilihan saya kira Pak I
menjadi pilihan mungkin itu komentar
saya makasih makasih Pak Abdul Manan
luar biasa AB kami tampung terlebih
dahulu kita lanjut ke bapak stev Leonard
haron dipersilakan
bapakev baik eh terima kasih atas
kesempatannya eh terima kasih Pak Asep
atas pemaparannya Pak sangatprensif eh
saya sangat setuju
dengan apa yang telah menjadi pilar ya
empat elemen tadi ya Pak ya dalam
pengelolaan berbasis E sistem
Em Jadi tentang apa namanya kebijakan
edukasi pengelolaan dan teknologi tapi
ee di sini saya mau bertanya apakah jika
di luar sistem itu
ee masih ada elemen yang masih
sebenarnya belum termasuk belum tercakup
dalam sistem itu tapi ternyata ee
berpengaruh besar terhadap sistem
tersebut karena seperti kita tahu
Eh ada beberapa kasus yang terutama ee
terkait dengan lingkungan ya ambil satu
kasus saja Misalnya impor sampah nah
impor sampah ini ternyata ada mafianya
Pak Iya Nah jadi maksudnya ini kan tidak
termasuk tidak tercakup dalam aspek ee
komunitas atau edukasi atau teknologi
atau misalnya E konservasi ee jadi
misalnya Si mafia ini ternyata punya
sistem sendiri nih untuk impor sampah
ini dan ternyata ikut mencemari
lingkungan di Indonesia dan sudah di
luar tanggung jawab atau sudah di luar
Yuris e yurisdiksinya negara I EE
eksportir sampah tersebut dan ini sudah
sudah cukup banyak ya Ee kasusnya di
berbagai wilayah Indonesia dan akhirnya
turut mencemarkan Indonesia baik itu
sampah plastik maupun sampah-sampah ee
apa namanya jenis
lainnya Dan kalau misalnya kita lihat
itu kan pencemaran lingkungan akhirnya
kita menjadi skor skor epi-nya
environmental performance indexnya itu
kan sangat sangat terbelakang sekali ya
bahkan lebih lebih parah daripada
negar-egara miskin dan negara-egaraia
ketiga saya sebagai lulusan ilmu
lingkungan Sebenarnya saya juga malu sih
eh apa namanya melihat skor tersebut
gituul dan jika tadi melihat refleksi
dari cerita Bapak saya juga juga
berusaha untuk melakukan upaya-upaya
terkait apa namanya proteksi lingkungan
dari rumah dimulai dari rumah kemudian
dari komunitas saya kemudian baru juga
ee di publik secara luas tapi ee ya itu
tadi Pak maksud saya di sini adal
tentang nasionalisme lingkungan karena
bulan Agustus bulan kemerdekaan ya Pak
Iya Jadi sebenarnya lingkungan ini harus
harus dinasionalisasikan seperti itu pak
jadi ee jadi kita itu lebih lebih
melestarikan lingkungan membangun
lingkungan dengan baik itu karena
berdasarkan prinsip pancas kita
mengamalkan Pancasila kemudian juga apa
namanya berdasarkan nasionalisme seperti
itu karena jika tidak berdasarkan
nasionalisme kita tidak cinta tanah air
tuh lingkungan itu hanya dianggap
sebagai dimensi lain dalam kehidupan
kita tuh kita tidak tidak apa namanya
tidak tidak ingin melestarikan seperti
itu kita hanya hidup numpang hidup di
bumi ini yang padahal nya cuman tinggal
satu tapi kita sendiri yang ternyata
merusaknya seperti itu itu itu seperti
refleksi saja sih Pak Terima kasih Pak
Pak Pak I luar biasaak Stevi terima
kasih makasih Pak Stevi kita ke
penanyaan terakhir di sini ada Bapak
Sapto dipersilakan Bapak Sapto untuk
menyampaikan
pertanyaannya Baik terima kasih Bapak
Pak Asep salam kenal pak I dari Pak Iya
Pak ini luar biasa pak eh jadian Bapak
sangat komprehensif sekali Pak dan itu R
Pak nyata di lapangan jadi eh kalau
mener
eh kami pak kami pribadi ini Pak memang
perlu Pak sistem sistem itu dari mana ya
dari kita kita ini siapa masyarakat
tanpa itu nonsens Pak nonsens Nah itu
perlu dukungan-dukungan
dukungan-dukungan itu apa yaitu satu
adanya satu komitmen dengan komitmen ini
apa kita ada satu apa ya rasa Nah di
sini per perlu juga karakter buing Pak
ini yang yang yang kadang itu Terlupakan
karaktering Nah kita selalu
e menggaung-gaungkan kita mulai dari
keluarga kita sampah sudah kita pilih
dan pilah dari rumah tapi apa
infrastruktur belum terbangun Pak untuk
pengolahannya akirnya gitu diambil sama
si petugas dicampur lagi karena apa
belum siap Kita seharusnya ya mohon maaf
mohon koreksi Pak kalau Sal
infrastrukturnya dulu yang
dipersiapkan begitu Pak infrastrukturnya
dulu Nah akhirnya apa Pak sekarang di
lapangan Kalau ada lahan kosong aja Pak
satu orang aja yang naruh sampah Pak
sudah enggak usah berminggu-minggu pak
Berapa hari aja sudah menggunung Pak Iya
Nah itu ituah itu karena apa juga
lemahnya kita ini kan lemah di penegakan
Iya sehingga kalau kita ini lemah
dipenegakkan udah semua hancur Pak
hancur Iya hancur Pak Iya enggak sistem
itu akan di ah Ya udah sesuai diitu
masuk kepentingan-kepentingan itu Pak
sistem enggak akan jalan gitu loh Kenapa
di luar negeri itu bisa karena
penegakannya Pak tegas dia enggak peduli
lu Siapa lu Siapa ggak peduli Pak hukum
betulbetul ditegakkan nah seperti itu
sih mungkin itu sih Pak Asep betul Eh
mohon koreksi kalau salah Pak Terima
kasih Asalamualaikum warahmatahi
wabarakatuh luar biasa pak sabto dari
NTB
eh jadi bu ka ya Atau mbaka
eh selamat ketemu lagi mbaka Sudah lama
ya kita enggak ketemu ee proklim ini
memang sesuai dengan karakter model D
tadi ya jadi makanya tidak ada hambatan
yang berarti tapi ketika kita masuk ke
model c b dan a belum tentu ya Nah ini
tantangan buat kita semua tapi dari sini
kita sudah bisa melihat pola yang kita
susun itu bisa kita kaitkan dengan
Kemajuan pembangunan pada saat ini
kemudian Pak Abdul Manan tentang hits Ya
saya setuju sekali jadi ee ini
karena pertanyaan Pak Abdul Manan nih
cukup sulit saya jawab tanpa slide ya
Jadi mohon izin saya tayangkan lagi
slide-nya
ee mungkin ini aja ya nah ini aja yang
bahasa Indonesia
Nah jadi tadi Pak Abdul Manan cerita Pak
rpjmd kita sudah bagus rtrw kita sudah
bagus semua teori-teori dari luar negeri
sudah
diadopsi tapi hanya di level
pengetahuan karena kita sejak SD hanya
diajarkan pengetahuan
karena kita hanya diajarkan pengetahuan
kita
anggap memasukkan berbagai
teori ke dalam peraturan kita tugas kita
sudah
selesai Nah itu kesalahan
kita jadi orang Indonesia
ini pengetahuannya luar
biasa begitu itu ada
sourmate semua
keluar yang keluar apa
pengetahuan Coba kalau kita lihat ada
pesawat jatuh Wah begitu banyak yang
komentar ada kejadian apa semua
berkomentar kita
menjadi orang paling aktif di sosm di
dunia karena apa isi kita itu hanya
pengetahuan
nah cara mengeluarkan pengetahuan ya
nulis di HP
ya dan hanya itu yang kita
tahu ketika kita
tanya untuk
apa pengetahuan itu belum tentu kita
bisa
jawab hits misalnya hits kita masukkan
holistik integrated ya kemudian
[Musik]
spasial kita
masukkan Kita paham Enggak maksudnya
apa ya Ada kata
integratif tapi
kan tiap pihak punya pendapat sendiri
tidak ada integratif tidak
diterapkan apalagi kita bareng-bareng
menganalisis masalah ini tuh apa sih
masalahnya Coba bapak ibu pernah enggak
ya tadi saya menyinggung sedikit tadi
dari Pak
Sapto karakter building ya itu karakter
building kita itu tidak diajarkan untuk
karakter building di
sekolah juga di rumah karena di sekolah
dan di rumah sama tuntutan orang tua
kamu nilainya harus
bagus
jadi orang Indonesia
itu kalau diperas gitu ya isinya
pengetahuan
semua tapi pengetahuan UN itu untuk apa
enggak
tahu buktinya
apa tidak ada koordinasi antar pihak ya
kalau tidak ada koordinasi antar pihak
ya tidak bisa membuat
sesuatu mengelola TPS 3R aja tidak
bisa mengelola tempat
sampah ya saya kebetulan sering juga
menemani Pemda keliling
TPS lihat
TPA kita ngelola TPA saja tidak bisa
artinya itu kan di sini di penerapan nih
di nomor
ya kalau nomor tig berhasil artinya apa
TPA kita beres TPS kita beres pemilahan
juga beres jadi dari bukti-bukti
itu apalagi level 4 5 dan
6 level 2 juga masih dipertanyakan
Buktinya apa tidak ada
koordinasi
Harusnya kan sebelum membangun program
itu ditanya dulu
nanti kalau TPS 3R ini saya simpan di
daerah Anda
Pemda Bagaimana cara memasukkan jadi
ee aset daerah ada enggak peraturannya
Oh belum ada ya jangan dulu dieksekusi
program itu dibuat dulu aturannya karena
dia berpikir sistem supaya jadi supaya
jalan udah ada analisis ada sintesis ada
evaluasi kan begitu ini kan bangun aja
begitu artinya kan Ini enggak jalan
begitu kita cuman mengetahui ya
pengetahuan saja nah
artinya apa yang
terjadi ya karena pola pikir kita
seperti
itu Nah tentu tidak semua orang ada yang
sudah mulai paham tapi kan tidak semua
paham makanya terjadi konflik antara
orang yang paham dengan orang yang
tidak jadi di sini kita problem di nomor
dua kalau kita sudah paham pasti kita
akan kerja
sama contoh kasus tadi oke TPS 3R ini
akan dialih
kan ke Pemda terus nanti Pemda nanya
nanti biaya pemeliharaannya dari siapa
anggarannya kata PU ya kami tidak ada
anggarannya nah Berarti kan dibahas nih
karena paham dibahas kan kita tidak
mungkin
penerapan kan kita tidak mungkin juga
tps3r ini gagal kan
gitu maka ini digodok betul-betul karena
semuanyaing
paham ya Kita yakin kalau kita sudah
masuk ke level pemahaman penerapan pasti
sukses dan saya sering menemukan
program-program
yang tidak paham sehingga eksekusinya
buruk akhirnya tidak jalan nah Jadi
sebetulnya sederhana
saja solusi di kita itu bagaimana
caranya kita mengubah dari pengetahuan
berubah menjadi
pemahaman ya di semua
level mulai di level sekolah di level
kantor di level manaun di level RT di
level
RW ini harus
mulai kita
kembangkan yang kalau di mahasiswa
disebut dengan soft
skill
ya keterampilan komunikasi sosial Nah
itu bagaimana cara
mengembangkannya teorinya tahu karena
kita pengetahuan nah
ini semua solusi orang Indonesia pasti
tahu kalau kita bicara di level
pengetahuan kita harus bangga dengan itu
Tapi ketika masuk ke pemahaman
koordinasi masuk ke pelaksanaan ah kita
lemah jadi kuncinya bagaimana kita
mengubah dari pengetahuan ini jadi
pemahaman di level apapun misalnya kita
sebuah
kantor kalau bicara pengetahuan semua
tahu teori Apun
tahu kita lihat ada program yang enggak
jalan
enggak
misalnya program di
kantor karyawan selalu
terlambat sebetulnya mereka Paham enggak
kalau mereka terlambat itu bisa
mengganggu sistem mengganggu
proses mungkin pengetahuannya pintar
tapi dia tidak paham pengetahuan itu
untuk apa buktinya datang aja masih
terlambat Nah contoh di Jepang ya karena
saya S3 di Jepang jadi jadi saya banyak
cerita tentang Jepang
ee kebetulan anak saya itu TK ya waktu
saya S3 tuh anak saya TK di
Jepang artinya Dia kena pengaruh dari
pendidikan Jepang kemudian saya waktu
itu ee tidak sengaja ya waktu ngajak
jalan-jalan anak saya saya menginjak
rumput anak saya nangis Ayah jahat
katanya
Kenapa itu kan rumput nanti mati padahal
ATK itu dia nangis benci sama saya gitu
artinya anak itu kan paham begitu ya
anak TK
[Musik]
paham Terus waktu saya nyetir lampu
kuning kalau di Indonesia biasa kita
tancap gas gitu ya Wah Dia nangis
ngamuk-ngamuk Enggak mau ikut lagi naik
mobil bareng saya waktu di Jepang itu
ya arti nya dia bilang kalau Semua orang
berpikir begitu akan terjadi kecelakaan
itu anak TK yang
ngomong jadi dengan metode pengajaran di
negara maju itu
seseorang tidak akan terjadi split
personality berkepribadian ganda itu
tidak akan
terjadi karena pengetahuan mereka Dengan
pemahaman mereka itu sejalan
dan sebaliknya ketika kita hanya belajar
pengetahuan kita akan mengalami split
personality gelar kita tinggi buang
sampah sembarangan itu terjadi di kita
Nah jadi memang eh akar permasalahan
dari semua ini adalah bagaimana kita
mengubah cara pandang kita ya jadi saya
setuju sekali dengan pakev tadi Eh juga
Pak Pak Bua Ya jadi memang karena kita
selalu ada di level ini maka semua
solusi itu di level
ini dengan seminar dengan undang-undang
yang begitu panjang begitu ya di negara
lain undang-undang tu paling 10 lembar
gitu kita ratusan lembar karena isinya
pengetahuan ingin masuk ke situ
ya artinya kalau kita lihat bagaimana
kita mengelola negara kita tahu bahwa
kita ini ada di level 1 begitu coba
Bapak Ibu lihat regulasi di negara lain
ada enggak yang sampai ribuan halaman
enggak ada paling 10 lembar 20 lembar
gitu di kita bahkan ada yang sampai 1000
ya 1000 halaman karena apa menurut kita
ngelola negara ini dengan memasukkan
pengetahuan ke dalam ke dalam peraturan
Nah dari uraian kita dari tadi pagi
sampai sekarang kita menyimpulkan bahwa
itu
salah memasukkan pengetahuan ke
peraturan itu salah karena di negara
lain tidak
dilakukan ada sih Saya pernah lihat
India ya itu juga panjang Ya tapi kan
buktinya skor India juga engak
bagus-bagus amat gitu ya hampir sama
sama kita artinya apa kita akan ikut
seperti India gitu kan tidak kita kan
inginusi nahi itu kita keluar dari kotak
ini kita menuju ke kotak-kotak yang lain
selama kita masih ada di sini semua
solusi kita selesaikan di level
pengetahuan karena waktu walaupun ini
masih menarik Kita sudahi dulu ya Bapak
Ibu mudah-mudahan Bapak Ibu bisa lanjut
nanti di WA grup
Ee kita punya WA grup provinsi ya ee
saya juga join di semua wag provinsi
kita lanjutkan di situ kalau bapak ibu
punya pendapat silakan kita akan diskusi
lebih lanjut Terima kasih asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh baik Bapak Ibu namun sebelum
kita mengakhiri kegiatan kita pada siang
ini saya selaku moderator izin
menginformasikan bahwa kami dari ek
sedang melakukan peningkatan kualitas
pelayanan sehingga eked menghadirkan dua
website sehingga kami memiliki website
alternatif mana bila Bapak Ibu tidak
dapat mengakses website utama kami di
ed.id bapak ibu dapat mengakses website
alternatif di
wwekoedu.co.id Bapak Ibu dan juga
menanggapi yang disampaak kami juga
memiliki beberap grup WA provinsi
sehingga bapak ibu dapat mengakses ke
website edu dan dapat join langsung
Bapak Ibu ke website masing-masingi dan
baik Bapak Ibu di sini saya mengajak
Bapak Ibu untuk menyalan kamera karena
kita di akan
berfoersak di saya akanf unuk halaman
Zoom bapak
ibu baik Bapak Ibu saya izin untuk
memfoto untuk halaman Zoom pertama saya
izin untuk Hitung mundur 5 4 3 2
1 kita lanjut ke halaman
2 5 4 3 2
1 dan halaman terakhir 5 4 3 2 1
baik dengan ini menandakan berakhirnya
kegiatan webinar kita Bapak Ibu dan
kepada Pak Asep mungkin dapat memberikan
closing statement sebelum meninggalkan
ruangan Zoom dipersilakan Iya
eh saya berterima kasih atas kesabaran
Bapak Ibu ini sudah lebih dari jam 12.00
mudah-mudahan kita semua diberi
kemudahan kekuatan ya untuk eh
mewujudkan idealisme kita terima kasih
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih
banyak Pak Asep dan silakan untuk
meninggalkan ruangan Zoom Pak Asep
kepada bapak ibu untuk link absensi akan
kami Tampilkan pada layar Bapak Ibu
masing-masing sebagai informasi bapak
ibu mohon kiranya untuk memastikan
penulisan nama dan gelar untuk tidak ada
kesalahan kami karena kami tidak dapat
melakukan koreksi dan juga untuk
penulisan alamat email mohon kiranya
untuk memastikan keabsahan alamat email
Bapak Ibu masing-masing karena jika
terdapat kesalahan penulisan pertama
kami tidak dapat
mengirimkan sertifikat digital kepada
bapak ibu dan juga apabila terdapat
kesalahan pada penulisan nama ditifikat
kami tidak dapat melakukan reevisi baik
Bapak Ibu saya selaku moderator
mengucapkan terima kasih banyak bagi
bapak ibu semua yang setia menemani
webinar kali ini hingga pukul 1243 wib
dan saya selaku moderator mengucapkan
terima kasih banyak dan mohon maaf
apabila ada salah kata dan salah
sikapillah taufik wal hidayah
wasalamualaikum warahmatullah warakatuh
Selamat siang salam sejahtera bagi kita
semua dan sampai jumpa di webinar minggu
depan Bapak
Ibu Selamat siang Terima kasih sehat
selalu