Transcript
6wmaIDSO2Lc • Webinar 80 Pengelolaan Lingkungan Berbasiskan Sistem
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/EcoEduid/.shards/text-0001.zst#text/0114_6wmaIDSO2Lc.txt
Kind: captions Language: id [Musik] sehingga saya memilih ekedu dan sempat mengikuti pelatihannya juga dan itu terbukti benar nah saya lihat Instagram itu ada patihan di situ juga saya baca dahulu ya terkait Ti yang O nah Menurut saya itu menjadi hal yang membuat tertarik UNT pelatihan gitu Jadi saya sering lihat di Instagram gitu Bagaimana ekidu menyampaikan informasinya ekoidu itu bagus karena ktianptinya selalu terginiing terus mengikuti zaman dan juga pelatihnya atau mentornya itu bagus-bagus dan terbaiklah di bidangnya Iya eh yang pertama memang Tentu saja Ini meningkatkan dan maksimalkan skill-skill yang saya harapkan begitu ya dalam tertemun dalam penyimpinan dokumen amal e kinerja saya jadi bisa lebih produktif lebih efektif juga Eh punya update Gitu ya update-update toalan-persoalan dalam penyususan terkini dari ahlinya langsung di lapangan begitu yang pengalamannya tidak dirhagukan menurut saya pelatihan yang disediakan edu ini sangat bermanfaat sekali dan mudah untuk aksesnya jadi ada teknologi terbaru yang saya dapat ituu di e-learning ya itu luar biasa pelajaran ini juga mudah sekali untuk dipahami Alhamdulillah bisa mengikuti dan juga menambah ilmu pengetahuan yang banyak [Musik] banget e eLearning ini memang di memang sangat diperlukan sekali ya terutama untuk kita yang dengan keterbatasan pengetahuan kemudian juga waktu mungkin eh itu memberikan kita kesempatan untuk kembali mengingat kembali mendengarkan paparan-paparan yang mungkin kurang jelas kemudian juga kita bisa mengulang sesering mungkin yang kita inginkan kita juga bisa review kembali sehingga belajar kita bisa lebih efektif dan efisienarning itu membantu sekali ketika pada saat penyampaian materi ada yang ketinggalan gitu ya jadi saya bisa lihat materi itu di sangat membantu Mbak Jadi saya e ambil materi terus lihat video yang bisa diakses kapan aja dan di manana aja [Musik] 4 juta dengan informasi yang kami peroleh itu jauh dari katas padan sebenarnya jadi apa namanya ya Kalau saya bilang terlalu murah itu Jadi sepadadan Bu karena memang pelatihannya ini pun sangat membantu ya dalam menyelesaikan satu pekerjaan yang ada di sekitar lingkungan saya sendiriitu Saya kira sepat sesuaah akan didapatkan [Musik] ektp efektif tepat dan profesional hemat cermat dan Hebat Keren profesional dan juga ke sini [Musik] pengembangan sumber daya manusia adalah bagian dari proses dan tujuan dalam pembangunan indonesia upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas salah satunya dapat dilakukan melalui pelatihan ekoedu hadir sebagai platform pelatihan lingkungan hidup yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan kualitas sumber daya [Musik] manusia saat ini kami memiki paket latihan yaitu persetujuan teknis air limbah persetujuan teknis emisi udara persetujuan teknis limbah B3 penyusunan dokumen klhs penyusunan dokumen rpph pemodelan kualitas air sungai pemodelan dispersi udara pemodelan air tanah life cycle assessment perhitungan emisi gas rumah kaca pengelolaan banjir dan sedimentasi Sungai perancangan dan pemilihan insenerator sampah dan limbah B3 pemantauan kualitas udara dan air menggunakan sensor pelatihan sistem informasi geografis dan pelatihan remote sensing alumni pelatihan kami sudah lebih dari 2500 orang yang berasal dari seluruh Indonesia pelayanan kami terbuka untuk perusahaan pemerintahan perorangan ataupun pemerhati lingkungan ekoedu selalu berusaha menyajikan pelatihan yang berkualitas dengan menghadirkan pengajar yang berpengalaman [Musik] langsung dengan praktikum dan e-learning yang dapat diakses di manapun jadi awalnya saya mengikuti pelatihan eked ini memang dari grup-grup di alumni ya mbak ya pernah ikut pelatihan ini cerita mereka itu sungguh bisa dianggap menarik ya karena mereka pengetahuan mereka tentang yang pengin mereka ketahui itu meningkat gitu ya kemudian skill-skill yang dihasilkan dari hasil pelatihan itu juga cukup bisa dilihat begitu ya terasa manfaatnya di kami terutama untuk Para konsultan yang memerlukan tenaga-tenaga sehingga saya memilih edu dan sempat mengikuti pelatihannya juga dan itu terbukti benar n saya lihat Instagram itu ada yaaran pelatihan diu juga saya baca-baca terlebih dahulu ya terkait tentang informasi yang diediakan oleh bu Nah Menurut saya itu menjadi hal yang membuat tertarik untukuk pelatihan gitu Jadi saya sering lihat di Instagram gitu Bagaimana idu menyampaikan informasinya ekedu itu bagus karena pelatihan-pelatian itu selalu tergini terus mengikuti zaman dan juga pelatihnya atau mentornya itu bagus-bagus dan terbaiklah di bidangnya [Musik] Iya eh yang pertama memang Tentu saja Ini meningkatkan dan maksimalkan skill-skill yang saya harapkan begitu ya tertamau dalam penimpinan Pan AMDAL saya jadi bisa lebih produktif lebih efektif juga Eh punya update Gitu ya update-update persoalan-persoalan dalam pisan da terkini dari ahlinya langsung di lapangan begitu yang pengalamannya Tidak diragukan menurut saya patihan yang disediakan ini sangat bermanfaat sekali dan mudah untuk aksesnya jadi ada teknologi terbaru yang saya dapat itu luar biasaajar juga mudah sekali untuk dipahami Alhamdulillah bisa mengikuti dan juga menambah ilmu pengetahuan yang banyak [Musik] banget iniangang diuk ama untuk kita yang dengan keterbatasan pengetahuan kemudian juga waktu mungkin ee itu memberikan kita kesempatan untuk kembali mengingat kembali mendengarkan paparan-paparan yang mungkin kurang jelas kemudian juga kita bisa mengulang sesering mungkin yang kita inginkan kita juga bisa review kembali sehingga belajar kita bisa lebih efektif dan efisien earning itu membantu sekali ketika pada saat penyampaian materi ada yang ketinggalan gitu ya jadi saya bisa lihat materi itu di sangat membantu Mbak Jadi saya e ambil materi terus lihat video yang bisa diakses kapan aja dan gimana [Musik] aja 4 juta dengan informasi yang kami peroleh itu jauh dari katas padan sebenarnya jadi apa namanya ya Kalau saya bilang terlalu murah itu jadi seadanah ini menurutnya sepadan Bu karena memang pelatihannya ini pun sangat membantu ya dalam menyelesaikan satu pekerjaan yang ada di sekitar lingkungan saya sendiri gitu n Saya kira sepatkan sesuailah dengan apa yang didapatkan [Musik] ekpp efektif tepat dan profesionalat cermat dan hebat profesional dan juga [Musik] kini baik asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat siang Bapak Ibu semua selamat datang di webinar ke yang disengan perkenalkan saya Mamad agungus sebagai moderator bapak ibu semua hingga siang hari nanti sebelum kita memulai kegiatan marilah kita berdoa menurut kepercayaan masing-masing untuk kelancaran acara berdoa dimulai bapak ibu semua kerusakan lingkungan yang kian marak terjadi memberikan dampak jangka panjang yang merugikan dan semak suit dikelola seog pengelol lingkungan Dakan pertimbangan yang kompleks untuk mewadahi berbagai variabel yang saling terkait dan mempengaruhi sistem pengelolaan lingkungan sistem manajemen lingkungan iso 14001 merupakan nomklatur yang menjabarkan ser kan proses praktik yang dapat dilakukan untuk dampak lingkungan dan lebih krusial lagi adalah dapat meningkatkan kinerja lingkungan pada webinar kali ini ekoedu menghadirkan topik pengolaan lingkungan berbasiskan sistem yang akan disampaikan oleh drep STMT yang di mana beliau merupakan dosen fakultas teknis Sipil dan Lingkungan pada di Institut Teknologi Bandung yang Alhamdulillah sudah membersamai kita di ruangan Zoom kali ini Selamat siang Pak Asep Selamat siang e apa kabar Pak Semoga sehat selalu alhamdulillah kabar baik apakah sudah siap untuk langsung memapar memaparkan Pak karena mungkin peserta sudah banyak yang menunggu Iya jikalau begitu saya serahkan ruangan Zoom kepada Pak Asep Sofyan dan kepada bapak ibu semua Selamat mengikuti webinar baik Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Bapak Ibu yang saya hormati Alhamdulillah kita bisa ketemu lagi untuk sama-sama belajar tentang pengelolaan lingkungan berbasiskan sistem mohon izin saya untuk share screen Eh bagaimana Mas Agung sudah terlihat full screen sudah jelas Pak dan suaranya Terdengar sangat jelas juga baik kita akan mulai dengan isi paparan ya kita akan bahas tentang pengertian sistem kemudian juga pengertian pengelolaan lingkungan berbasiskan sistem kita akan bahas sebuah studi kasus dan juga kesimpulan dan rekomendasi kita akan mulai dengan pengertian sistem jadi sistem adalah kumpulan elemen yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan bersama contoh di gambar ini ada gambar sepeda sepeda bisa kita sebut sistem karena kalau kita urai ada gambarnya di bawahnya ya sepeda ini ternyata terdiri dari ratusan komponen kita sebut elemen sistem nah setiap elemen ini berperan dan berfungsi secara spesifik memastikan aliran informasi energi atau materi yang diperlukan untuk keberlanjutan dan efisiensi keseluruhan ini berjalan secara baik jadi Apun bisa kita lihat sebagai sistem Jika ada elemennya yang saling berinteraksi nah kemudian kita eh akan membahas tentang berpikir sistem atau syistem thinking berpikir sistem atau sistem thinking adalah pendekatan untuk memahami dan menganalisis kompleksitas dengan melihat Keseluruhan sistem dan interaksi antar bagiannya daripada fokus pada komponen individual jadi kalau kita lihat ini ya kita ingin menyelesaikan masalah sepeda daripada kita lihat komponen per komponen kita akan melihat sepeda ini sebagai sebuah sistem yang utuh ya kita sebut sebagai pendekatan holistik nah pendekatan holistik itu dikenal dengan berpikir sistem jadi ketika kita berpikir sistem tentunya kita tidak hanya berpikir holistik kita juga melihat interaksi antar elemen jadi merupakan satu kesatuan antara memikirkan holistik memikirkan interaksi antar elemen Nah dari uraian tadi kita bisa membuat ya ciri-ciri berpikir sistem pertama adalah holistik dan interkoneksi melihat sistem sebagai keseluruhan dengan fokus pada Bagaimana elemen-elemen saling berinteraksi dan mempengaruhi Kemudian yang kedua umpan balik dan dinamika waktu memahami Loop umpan balik dan bagaimana sistem berkembang serta berubah seiring waktu misalnya nya kita lihat sistem sepeda tadi ya tentu sistem sepeda tadi dia tidak akan berhenti di sebuah waktu dari tahun ke tahun ditemukan inovasi baru sepeda yang lebih ringan yang lebih cepat yang lebih nyaman dikendarai Nah semuanya itu memerlukan umpan balik ya dari waktu ke waktu kita akan selalu bertanya kepada sistem itu apa kekurangan sistem ini apakah sepeda ini cukup nyaman Apakah sepeda ini cukup ringan nah pertanyaan itu kita sebut sebagai umpan balik bagaimana kita selalu bertanya kepada sistem dan selalu mengevaluasi sistem nah di dalam sistem ada pola dan keterhubungan jadi kalau kita lihat gambar tadi ya Ini pasti ini ada sebuah pola dan keterhubungan setiap komponen yang sekian banyak ini saling terhubung membentuk sebuah pola misalnya pola roda pola rem ya Nah tentu satu pola ini memiliki fungsi sendiri-sendiri kemudian saling terhubung tentu antara rem dengan roda itu harus terhubung ya kalau tidak terhubung sistem tidak berjalan nah jadi kita bisa melihat pola dan keterhubungan ya dari sebuah sistem dan juga pemikiran jangka panjang dan multiperspektif tentu ketika kita memikirkan sistem sepeda kalau kita perusahaan sepeda pasti kita akan memikirkan bagaimana sepeda 20 tahun yang akan datang sepeda 30 tahun yang akan datang saat ini banyak ditemukan inovasi baru misalnya sepeda lipat sepeda listrik ya itu tentu hasil dari pemikiran jangka panjang dan ke depannya terus dikembangkan ya tidak berhenti sampai saat ini nah jadi ketika kita melihat sesuatu sebagai sebuah sistem maka sistem itu ada bagian yang keseluruhan atau holistik ada bagian yang interkoneksi antar bagian ada umpan balik ya Untuk penyempurnaan ada pola dan ada keterhubungan dari tiap bagian atau elemen dan juga ada rencana jangka panjang itu kira-kira ciri berpikir sistem di dalam berpikir sistem juga dikenal teori gunung es jadi teori gunung es ini lawan dari berpikir sistem adalah berpikir seadanya jadi ketika kita melihat sebuah fenomena yang kita lihat adalah kejadian atau EV Nah kita tahu di dalam berpikir sistem kita tidak boleh melihat hanya bagian saja kita harus melihat secara keseluruhan nah itu yang disebut dengan berpikir sistem jadi kalau kita lihat sebuah kejadian di permukaan misalnya ada sebuah rumah terbakar kalau kita lihat sebagai event atau kejadian maka pemikiran kita cukup ada rumah terbakar selesai nah tapi kalau misalnya kita mengembangkan kejadian rumah terbakar itu menjadi salah satu bagian dari sistem maka kita akan bertanya lebih lanjut lebih dalam Apakah kebakaran menjadi lebih sering sekarang di mana saja terjadi kebakaran apakah karena musim kemarau atau karena instalasi listrik Nah kita melihat pola kemudian struktur sebetulnya Siapa yang bertanggung jawab melihat tata kelola rumah dalam instalasi listrik instalasi gas pengamanan terhadap kebakaran Nah kita mulai melihat struktur dan juga ada yang disebut dengan mental model mental model ini adalah berpikir sistem secara berkelanjutan nanti kita akan bahas di dalam pemikiran dinamika sistem Nah mungkin kita baru sampai sini ya belum sampai mendalam tapi kira-kira Ketika kita melihat kejadian kita tidak berhenti di situ tidak berhenti di event atau kejadian kita juga mulai melihat pola dan kecenderungan nanti lebih jauh lagi kita lihat struktur dan juga mental modelnya mungkin untuk sekarang kita lihat dua dulu bahwa ketika kita berpikir sistem kita tidak berhenti di kejadian kita lihat pola kecenderungan struktur dan juga mental model atau model mental Nah dari penjelasan tadi kita sudah bisa melihat definisi dari pengelolaan lingkungan berbasiskan sistem pengelolaan lingkungan berbasiskan sistem tidak hanya melihat kejadian tapi kita melihat apa yang ada di bawah gunung S kita melihatnya secara holistik ya kita melihatnya secara holistik ketika ada kejadian Ada apa di balik itu kita lihat secara holistik ya kemudian ada interaksi antar elemen dan ada umpam balik nah di dalam gunung es kita lihat juga kita harus lihat pola dan kecenderungan ya kemudian juga nanti ada struktur ya jadi partisipasi multi stakeholder Apakah itu pemerintah swasta masyarakat itu sebagai sebuah struktur dan juga ada model mental Nah kita sudah mendefinisikan pengelolan lingkungan berbasiskan sistem yaitu holistik interaksi antar elemen ada umpan baliik ada pola ada proyeksi ada partisipasi multi stakeholder Coba kita lihat sebuah contoh kasus ada sebuah sungai yang penuh dengan sampah logika kita mengatakan bahwa sungai ini bukan tempat sampah sungai ini Seharusnya bersih dari sampah sungai ini Seharusnya berisi air yang jernih sampah seharusnya tidak masuk ke sungai Nah kita sudah tahu sesuatu yang baik itu seperti apa tapi kemudian kita melihat ada kejadian seperti ini Ada sampah di sungai kemudian kita akan coba menyelesaikan masalah ini secara berbasiskan sistem tadi kita sudah pelajari ya di sebelumnya bahwa Apa itu pengelolaan lingkungan berbasiskan sistem pertama adalah holistik kita melihat permasalahan ini tidak hanya lihat dari kejadiannya kita lihat secara keseluruhan Ada apa di baliknya ada interaksi apa ada umpan balik apa kemudian Bagaimana pola dan proyeksi sampai ini terjadi dan kira-kira pemangku kepentingan apa yang seharusnya terli nah ketika kita sudah bertanya seperti ini berarti kita sudah mencoba untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan berbasiskan sistem Jadi kalau ditanya apa itu pengelolaan lingkungan berbasiskan sistem yaitu ketika kita melihat sebuah permasalahan lingkungan tidak berhenti hanya di kejadian tapi kita coba menggali lebih kita lihat secara holistik secara elemen dan interaksinya pola proyeksi dan struktur yaitu partisipasi pemangku kepentingan Nah kita akan lanjutkan pertanyaan yang tadi sudah kita dengan mengumpulkan data Bagaimana dengan di negara lain contohnya ya kita menggunakan metode perbandingan kita lihat tahun5 ketika Jepang kalah perang rakyat Jepang sangat menderita tentunya ekonomi juga sangat sulit banyak pengangguran banyak apalagi lingkungan ya artinya pada tahun 45 negara Jepang sangat kacau dan berantakan tapi coba kita lihat saat ini kalau kita lihat sungai-sungai di Jepang itu sangat sang jernih kanan kirinya penuh dengan pohon sakura yang indah jadi tempat wisata artinya di sini Jepang yang kita Yakin ya Nah Walaupun saya tidak berhasil menemukan gambarnya ya tapi kita yakin bahwa lingkungan Jepang pada tahun5 itu mirip dengan kita ya jadi Ada sampah di mana-mana begitu nah saya pernah dapat presentasi dari seorang Profesor Jepang ya tentang potret Jepang tahun5 tahun itu memang sangat berantakan ya tapi saya cari di internet tidak ada foto-foto itu saya hanya dapat foto ini sebagai gambaran ya bahwa memang pada tahun 45 kita Yakin lingkungan buruk ya pada saat itu Tapi saat ini sudah berubah menjadi sungai yang jernih dan indah Bagaimana dengan negara lain kita lihat Korea Selatan Korea Selatan pada tahun 0 juga mengalami kemiskinan keterbatasan Pengangguran karena baru selesai perang ya tahun 1950 1953 terjadi perang korea yang menghancurkan seluruh infrastruktur di Korea tentu saja menyisakan kemiskinan kelaparan dan juga kerusakan lingkungan tapi kalau kita lihat saat ini sungai-sungai di Korea sudah berubah ya menjadi sungai yang bersih dan indah kemudian Bagaimana dengan Singapura Singapura juga sama pada tahun 0 Singapura adalah negara yang miskin pengangguran tinggi infrastrukturnya juga tidak ada ya Nah dan sekarang Singapura sudah berubah menjadi negara yang paling efisien dalam penggunaan energi ya juga termasuk dalam sirkular ekonomi menjadi rujukan semua negara untuk datang ke Singapura untuk belajar Nah kita bertanya ya mengapa Jepang Korea Selatan dan Singapura bisa tetapi kita belum bisa padahal pada tahun 0-an kondisinya sama dengan kita ya ketika kita baru merdeka bahkan Korea Selatan itu tahun 0 habis perang ya jadi kondisinya kira-kira sama ya dan sebetulnya kita mengalami nilai tambah dibandingkan mereka karena Jepang Korea Selatan dan Singapura tidak memiliki sumber daya alam mereka harus impor ya Jepang harus impor minyak bumi gas batu bara semua kebutuhannya impor karena mereka tidak memiliki sumber daya alam demikian juga Korea Selatan dan Singapura ya artinya dari sisi perbandingan pada tahun 1960 kondisi kita jauh lebih baik pada saat itu karena kita memiliki sumber daya alam ya sedangkan mereka tidak sedangkan kondisi ekonomi kira-kira mirip Nah sekarang kita coba bertanya lebih jauh nah di dalam berpikir sistem Bertanya merupakan instrumen paling penting karena tanpa bertanya kita tidak akan bisa berkembang tidak akan bisa mengembangkan penelitian jadi bertanya ini menjadi satu hal yang harus kita latih apa itu pertanyaan penelitian ya banyak metode yang sudah dikembangkan oleh para ahli untuk membantu kita mengembangkan penelitian misalnya yang paling sederhana 5W plus H What Why Who Where When How jadi ketika kita melihat tadi ada sungai yang penuh sampah Sungai mana ya kan Why mengapa Ada sampah di sana h siapa yang buang sampah where di mana kejadiannya when Kapan kejadiannya Oh bagaimana itu bisa terjadi itu rch question atau pertanyaan penelitian yang paling basic paling dasar kemudian kita bisa kembangkan juga dengan eh picode Framework finer criteria Smart criteria conep mapping kita akan bahas satu-satu 5W + H ini wajib kita ketahui ya what Why Who Where When dan How Kemudian yang kedua picot Framework pot Framework ini terdiri dari PI cot ya population intervention comprarision outcome dan time Jadi siapa yang menjadi subjek penelitian Nah jadi kalau kita tadi lihat ada sungai sungai yang penuh dengan sampah subjek penelitian kita tentu ya penduduk yang ada di sekitar sungai tersebut ya karena kita bicara negara ya berarti penduduk Indonesia sebagai subjek penelitian kemudian apa intervensi variabel utama yang ingin diteliti kelompok pembanding ya tadi kita bandingkan dengan Oke intervensi atau variabel utama yang diteliti adalah rasa ingin tahu kita mengapa negara lain bisa kita [Musik] belum comparison perbandingan Apakah ada pembanding ternyata ada kita bandingkan tiga negara tadi ya Jepang Korea Selatan dengan Singapura yang kondisinya pada tahun 60-an itu hampir sama dengan kita jadi startnya sama mungkin kalau Amerika tidak kompatibel karena Amerika dari tahun 1800 sudah maju ya Eh kira-kira Jepang Korea Selatan dengan kita itu comparable bisa dibandingkan ya tingkat ekonominya pada tahun 1960 kemudian outcome Apa yang diharapkan Ya tentu kita jadi tahu pola pola dan proyeksinya seperti apa berapa lama penelitian ya saya kebetulan sedang banyak tugas saya mulai meneliti topik ini tadi malam ya jadi eh PowerPoint ini saya siapkan dalam waktu 1 malam mungkin Bapak Ibu Butuh waktu yang lebih serius ya silakan kemudian ee ada finer kriteria Nah mungkin saya tidak akan masuk ke Teori ini lebih dalam nanti Bapak Ibu bisa kembangkan sendiri ya saya akan langsung ke bagaimana kita menerapkan pengelolan lingkungan berbasiskan sistem tadi kita sudah definisikan bahwa untuk bisa menerapkan berbasiskan sistem dengan teori gunung S Tadi kita harus melihatnya secara holistik interaksi umpan balik pola proyeksi dan partisipasi multistakeholder Oke kita akan lihat secara holistik secara holistik sebetulnya pengelolan lingkungan itu apa sih kemudian kita browsing-browsing kita cari-cari Oh oke kita menemukan ada empat kata kunci yang mewakili pengelolaan lingkungan yang pertama adalah kebijakan kedua adalah edukasi ketiga pengelolaan keempat teknologi Oke kita akan pakai empat elemen karena kita lihat secara holistik secara sistem sistem pengelolaan lingkungan terbagi menjadi empat Bagaimana kalau bapak ibu ingin membaginya menjadi lima silakan ingin membaginya menjadi enam silakan juga jadi Tiap orang boleh bebas untuk menentukan elemen nah Kebetulan saya menentukannya empat ya kebijakan edukasi pengelolaan teknologi Apa itu kebijakan dan regulasi tentu kita harus memiliki definisi yang jelas ya kebijakan tentu strategi kita menyelesaikan sebuah masalah edukasi kesadaran publik lebih kepada Bagaimana masyarakat bisa mendukung program-program itu kemudian pengelolaan ya tentunya bagaimana pemerintah mengelola masyarakat mengelola dan teknologi ya Alat apa yang digunakan kita sudah jelas kemudian kita bahas satu-satu ya oke karena kita ingin melihat polanya maka selain holistik kita juga lihat interaksi ya tadi sudah kita bahas teorinya kita mulai lihat yang pertama di sini kebijakan Oke kita akan lihat kebijakan nah di dalam kerangka berpikir sistem setelah kita dapat holistik ya maka kita masuk ke tiap elemen kita akan melihat pola tadi pertanyaan besarnya adalah bagaimana Jepang Korea Selatan dan Singapura startnya sama dengan kita tapi mereka lari lebih cepat meninggalkan kita mengapa itu terjadi Nah kita ingin melihat pola pola pengembangan dari sebuah negara Nah untuk membuat pola itu tentu kita harus membuat kategori klasifikasi interpretasi dan juga pemahaman singkat cerita ini adalah hasil riset Saya tadi malam ya saya membuat pola polanya ada empat ya jadi ini kan pendapat pribadi bapak ibu kalau berbeda silakan ya Saya hanya ingin menunjukkan bagaimana kita menganalisis suatu masalah dengan pendekatan sistem pertama tadi kita buat dulu holistiknya ya oke Ada empat terus kita masuk satu-satu untuk melihat pola nah hasil penelitian saya mengatakan bahwa pola negara-negara ini dalam hal kebijakan bisa kita bagi menjadi empat model yang pertama model a kita sebut saja model a regulasi dan penegakan hukum yang kuat contohnya negara Jerman Jepang Korea Selatan Singapura ini kondisi saat ini ya bukan kondisi tahun 0-an jadi pada saat ini ada negara menggunakan model kebijakan regulasi dan penegakan hukum yang kuat contohnya negara Jerman Jepang Korea Selatan Singapura dengan karakteristik regulasi ketat dan standar tinggi melibatkan berbagai pemangku kepentingan penegakan hukum konsisten dan adil evaluasi berkala dan penyesuaian kebijakan oke itu satu model satu pola pola yang kedua insentif ekonomi dan pajak lingkungan contohnya Denmark dan Norwegia jadi Denmark dan Norwegia memiliki pola yang berbeda dengan pola regulasi yang kuat pajak lingkungan dan insentif ekonomi kebijakan fiskal menginternalisasi biaya lingkungan insentif teknologi hijau dan prakk berkelanjutan dampak ekonomi dan lingkungan di Oke kita sudah menemukan dua pola satu pola regulasi yang atau hukum yang ketat kedua instrumen ekonomi nah bagaimana yang ketiga yang ketiga ini kebijakan lingkungan yang inklusif jadi melakukan pendekatan holistik terhadap keberlanjutan perencanaan partisipatif melibatkan masyarakat program nasional dan lokal indikator keberlanjutan dan umpan balik jadi pola yang ketiga ini tidak melakukan hukum yang e ketat juga tidak tidak terlalu ya walaupun ini mix mereka ini mix tapi kita lihat karena kita ingin melihat polanya maka kita coba buat pola artinya yang dominan walaupun eh Finlandia melakukan ekonomi lingkungan juga pajak lingkung juga ya Swedia juga demikian tapi di sini ada satu karakteristik yang khusus ya Nah dari Swedia dan Finlandia yang kita sebut saja sebagai kebijakan lingkungan yang inklusif jadi kebijakan lingkungan ini menjadi sangat prioritas di negara tersebut dan perencanaan partisipatif melibatkan masyarakat jadi masyarakat betul-betul dilibatkan di dalam perencanaan pengelolan lingkungan mulai dari penyusunan peraturan ya jadi penyusunan peraturannya melibatkan masyarakat secara penuh ya Dan mereka juga memiliki perwakilan-perwakilan masyarakat yang sangat kompeten kemudian ada juga model D yaitu regulasi adaptif dan fleksibel nah ini saya buat satu kategori khusus untuk Gambarkan Indonesia yang pertama regulasi disesuaikan dengan teknologi ya Jadi kalau saya lihat Indonesia ini selalu beradaptasi dengan teknologi membuat peraturan-peraturan berdasarkan perkembangan teknologi misalnya ketika ada ee mobil listrik maka kita membuat aturan tentang mobil listrik jadi kita menyesuaikan dengan perkembangan teknologi kemudian juga responsif terhadap perubahan Global ya begitu seluruh dunia membicarakan sdg kita ikut membicarakan perubahan iklim kita ikut fleksibilitas mendukung Inovasi dan juga peninjauan regulasi secara teratur jadi saya istilahkan regulasi adaptif dan fleksibel ya Nah apakah pengelompokan ini benar atau tidak boleh di ya Ini namanya juga ee riset ya Ee saya lebih ingin menyampaikan tata cara ya tata cara berpikir sistem untuk menganalisis sesuatu ee dengan contoh yang saya sampaikan kalaupun Bapak Ibu Wah saya beda pendapat silakan ya nah jadi Ee kita bebas untuk ee berdiskusi nanti tapi kira-kira sampai sini mudah-mudahan Bapak Ibu sudah memahami yang pertama tadi kita lihat dulu holistik ya mungkin saya ulang sedikit nah ini kita lihat dulu holistiknya pola umpan balik Nah kalau kita lihat di sini kan ada ada panah ya Nah ini ada panah Jadi eh umpan baliknya Ini dari kebijakan ke edukasi edukasi ke pengelolaan pengelolaan ke teknologi teknologi ke kebijakan nanti kebijakan balik lagi ke edukasi jadi ada umpan balik yang melingkar terus ya berkelanjutan jadi kita sudah coba buat holistiknya umpan baliknya sudah kemudian polanya ya Nah polanya kita coba buat untuk satu ya jadi kebijakan tadi kebijakan kita coba buat empat empat pola nah kemudian Bagaimana dengan proyeksi ya Nah setelah kita buat empat pola ini kira-kira hubungan antar pola itu apa Nah kemudian saya coba buat bahwa ini menurut pendapat saya ya bahwa regulasi yang terbaik ini adalah yang a regulasi dan penegakan hukum yang kuat ini saya anggap sebagai model yang paling bagus ya jadi regulasi dan penegakan hukum yang kuat Nah kita ada di sini regulasi adaptif dan fleksibel Nah sekarang Mengapa tidak kita sebut model kita ini menjadi model yang terbaik karena keika suatu negara sudah menetapkan regulasi dan penegakan hukum lingkungan yang kuat seperti Jerman dan Jepang mereka ini akan stabil jadi kalau kita lihat perkembangan Jepang dan Jerman itu stabil ya tidak ada tiba-tiba lingkungannya menjadi turun ya kita lihat mereka stabil dan juga efektif ya Nah berarti di sini ada tujuan antara kemudian saya mengusulkan ada model c karena di sini ada inklusif ya jadi peningkatan dari adaptasi lokal dan responsif nah responsif itu kan artinya ada perkembangan kita merespon ya Ada isu mobil listrik kita buat peraturan mobil listrik ada isu perubahan iklim kita ikut perubahan iklim Nah itu kita sebut sebagai responsif nah tapi kalau kita lihat perjalanan ee negara Swedia Finlandia ya dari sejarahnya Swedia ini sudah menetapkan kebijakan lingkungan yang inklusif itu dari tahun 1940 ya kalau kita lihat dokumen-dokumennya kemudian berkembang terus isu itu jadi sangat demokratis ya E beda dengan di kita yang ada pemerintah ada masyarakat mereka itu memang masyarakatnya sangat inklusif jadi sangat terlibat di dalam pengambilan-pengambilan keputusan Perdana Menteri Swedia kita kenal namanya brunl ya dia mengusulkan Konvensi bumi Rio De geneiro walaupun tempatnya tidak di Swedia tapi di Brazil ya di Rio De geniro tapi itu merupakan tonggak kepedulian dunia terhadap lingkungan dan itu digagas oleh Swedia jadi Swedia ini sudah beralih dari responsif menjadi partisipasi publik artinya di sini ada sebuah evolusi dari hanya sekedar responsif responsif itu ada kejadian kita respon ada kejadian kita respon itu responsif menjadi sebuah partisipasi publik dan mereka juga pada perkembangannya mengembangkan insentif ekonomi dan pajak lingkungan jadi insentif dan pajak lingkungan itu sudah diterapkan di Finlandia itu dari tahun 1960 ya kalau kita lihat sejarahnya Nah kita sendiri baru mengadopsi sekitar Tahun 2022 ya 2 tahun yang lalu itu pun masih wacana belum belum diterapkan baru uji coba di beberapa ee lembaga ya Nah sedangkan mereka dari tahun itu sudah menerapkan pajak lingkungan jadi kita lihat Bagaimana perjalanan ee negara-negara di Skandinavia ini sudah demikian awal ya mereka merumuskan tentang pembangunan berkelanjutan kemudian pembangunan rendah karbon pembangunan ee seimbang termasuk sdgis ya sdgis tujuan Pak pembangunan berkelanjutan juga ini diusulkan oleh negara Swedia Finlandia Norwegia Jadi grup itu ya grup itu yang mengusulkan sdgs yang kemudian diangkat menjadi eh peraturan dunia Nah jadi kalau kita lihat kalau kita lihat polanya ya dari Indonesia yang menggunakan partisipasi masyarakat adaptasi dan responsif ini lebih cocok masuk ke sini partisipasi publik yang lebih luas sehingga sumber daya alam efisien dan juga bisa mendorong ke insentif ekonomi dan pajak lingkungan sampai akhirnya mencapai regulasi dan penegakan hukum yang kuat Kenapa tidak langsung ya karena di sini syarat dari reguli dan penegakan hukum yang kuat adalah pembiayaan jadi biayanya besar sekali ya untuk ee bisa menjaga agar peraturan itu bisa ditegakkan ada sanksi dan seterusnya mungkin pendekatan ke kebijakan lingkungan yang inklusif lanjut ke insentif ekonomi ini lebih gradual ya lebih gradual lebih perlahan-lahan nah ee Bagaimana kita bisa sampai menarik kesimpulan itu karena kita tadi mencoba menguraikan menjadi elemen dan melihat pola jadi kira-kira ini contoh ya ini bisa diterapkan untuk kasus-kasus yang lain nah Apa hasilnya dari setiap model tadi kita sudah lihat ee polanya nya ya polanya adalah dari D kemudian ini menurut kita ya Ee yang cocok untuk Indonesia dari C ke b baru dari B ke a Nah jadi ketika model dari kita dulu kita mulai dari kita dulu ya ini pendapat saya pribadi ya bahwa Indonesia saat ini kita ada di model D kita menerapkan regulasi adaptif dan fleksibel adaptasi lokal relevan dan efektif dalam kondisi lokal responsif respon cepat terhadap masalah yang mendesak nah adaptasi lokal kalau kita lihat ee Kebetulan saya tim teknik di proklim Ya di klhk itu saya lihat perkembangan proklim dari tahun 2009 ketika kami mulai merumuskan proklim program komunitas untuk iklim atau program Kampung iklim di tahun 2009 itu mengalami perkembangan yang pesat sampai di tahun 2024 ini eh ditargetkan 20.000 lokasi iklim nah tidak jadi pertentangan yang begitu besar ya karena memang cocok dengan karakter Indonesia bahwa kita respon terhadap isu-isu perubahan iklim di tingkat tapak dan juga kita melakukan adaptasi lokal Nah tinggal kita bagaimana ini menjadi inklusif menjadi partisipasi publik secara luas untuk meningkatkan legitimasi dan kepatuhan Jadi bukan sekedar program tapi berubah menjadi legitimasi dan kepatuhan sehingga nanti akan mengoptimalkan efektivitas lokal kira-kira kita jadi Ide ini kan munculnya belakangan ya yang saya Sebutkan barusan tapi diawali dari tadi holistik dulu kita pecah menjadi elemen setiap elemen kita lihat pola kita bagi menjadi berapa model ya berapa kategori berapa klasifikasi Nah dari sana kita menemukan solusi jadi solusi ini tidak muncul tiba-tiba ini merupakan satu proses berpikir sistem Apakah benar atau tidak Itu nomor dua ya tapi setidaknya kita sudah mencoba untuk menggagas sebuah ide bahwa kalau Indonesia cocoknya ini beralih dulu ke memperluas partisipasi publik nanti ada insentif ekonomi Nah karena menurut pengalaman saya di tim teknis proklim dengan klhk masyarakat itu lebih antusias kalau ada manfaat ekonomi ya di tingkat apa nah bagaimana untuk tingkat negara tentu ini terlalu rumit ya kalau kita bahas di sini mungkin kita lihat di level masyarakat saja bahwa ketika mulai dengan insentif ekonomi orang mulai banyak menanam pohon di sekitar rumahnya kemudian nanti di level berikutnya ada peraturan dari pemerintah kalau ada rumah yang tidak menanam pohon di halamannya akan kena denda nah memang itu sangat efektif ya berdampak langsung signifikan pada pengurangan polusi Kerangka kerja stabil untuk perencanaan jangka panjang nah kadang-kadang kita di Indonesia sudah menerapkan model a ini kalau kita lihat peraturannya Ya bagi Bapak Ibu yang bergerak di bidang lingkungan undang-undang 32 2009 yang kemudian direvisi dengan undang-undang Cipta kerja itu di belakangnya sekarang sudah dihapus ya Ee pasal-pasal hukuman itu sudah dihapus tapi bagi Bapak Ibu penggiat lingkungan pasti pernah membaca undang-undang 32 2009 di belakangnya itu denda denda R miliar 2 miliar kurungan penjara dan seterusnya dan sudah banyak yang dipenjara gara-gara undang-undang itu tapi apakah lingkungan Indonesia berubah Nah itu kan pertanyaannya Artinya kita sudah masuk ke level sini nih tapi pertanyaannya Bagaimana dengan hasil dari pendekatan itu ya mungkin ada perubahan Tapi kita masih melihat juga ada ketidak konsistenan berbeda dengan misalnya di Jepang atau di Jerman yang ketika Aturan itu ditegakkan ya seluruh negara menjalankan Nah berarti kan kita perlu mengembangkan satu pendekatan yang berbeda mungkin harus ada gradual ya mulai dari model D pindah ke c pindah ke b pindah ke A itu kan suatu teori ya dari kita yang dari mana ada dapatnya dari tadi holistik kita lihat elemennya kita lihat polanya Nah jadi pendekatan sistem itu seperti itu ya Ee aplikasinya tentu bisa diterapkan untuk semua masalah nah terus kita harus buat tahapan karena ini kan nantinya jadi rencana kerja kita harus mengurutkan dan ee ya ini pendapat saya juga ya bahwa dari model D naik ke model C terus ke model b ke model A ya itu hipotesis kita ya pendapat kita dari hasil tadi berpikir sistem Ya tentu kita harus membuat kesimpulan dari yang tadi bahwa kita harus membuat rangkumannya faktor kuncinya formulasinya Apakah ide itu benar atau tidak Nanti ada tahap validasi model ya di bagian akhir nah waktunya Tidak terasa hanya menjelaskan dasar teori sudah 1 jam kita lebih cepat ya Bapak Ibu Ee kita bahas aspek kedua aspek edukasi dengan cara yang sama edukasi kita bagi empat lagi nah ini namanya juga pendapat ya boleh beda saya mengatakan Indonesia masih ada di model D pendidikan berbasis komunitas kemudian di model C Amerika Serikat Korea Selatan pendidikan dan teknologi ya kemudian di B ee Jepang dan Singapura kampanye kesadaran publik yang intensif Nah mungkin kita bertanya kita juga sering melakukan kampanye tapi kita lihat dulu Bagaimana Jepang melakukan kampanye jadi saya pernah eh berdiskusi dengan pemda di Jepang ya Dan mereka mengatakan bahwa kampanye mereka itu dilakukan di ini satu kota saja ya di ratusan titik mulai dari sekolah mereka datang ke sekolah kemudian mereka datang ke stasiun mereka datong ke mana-mana ratusan titik dan dalam sat minggu bisa dua kali atau tiga kali jadi kalau di total ratusan titik seminggu bisa dua kali itu mereka melakukan kampanye hampir ribuan ribuan evenent ribuan kejadian nah bandingkan dengan kita kita melakukan kampanye tapi kampanyenya juga lewat webinar kampanyenya lewat seminar di Hotel melalui bintech ya bimbingan teknis kampanyenya tidak seperti mereka Mereka melakukan kampanyenya kuantitasnya banyak kualitasnya juga bagus karena masuk sampai ke ranah eh masyarakat saya melihat sendiri bagaimana mereka datang ke sekolah-sekolah mereka menyapa para pengunjung stasiun kereta api kemudian mereka berdiskusi di sana Siapa yang melakukan volunte masyarakat sendiri yang dilatih tidak mungkin kalau Pemda ya orangnya tidak cukup jadi volunte-volunteir itu betul-betul dan ya betul-betul digalang dan sudah membuat membentuk sebuah sistem demikian juga di Singapura Nah jadi kita memang sudah melakukan model b kita juga sudah melakukan model C kita juga sudah melakukan model a ya tapi mana yang dominan nah ini kita lihat mana yang dominan kemudian dengan cara yang sama kita lihat perjalanannya dari mana ke mana Oh dari D komunitas ke teknologi kemudian ke kampanye akhirnya terintegrasi ya mungkin pertanyaannya Mengapa dari komunitas tidak ke kampanye dulu karena kampanye ini harus didukung oleh teknologi ya saat ini untuk saat ini jadi untuk saat ini kampanye kita harus menggunakan sosmed Nah kalau kita lihat ada memang ya kampanye lingkungan di sosm tapi kalah dengan kampanye lainnya Nah jadi artinya kalau ya Ini namanya juga ide Ya ide dari saya Bahwa untuk Indonesia kita harus dari D ke c dulu teknologi kampanye baru nanti kampanye baru nanti integrasi nah kemudian Ya tentu dengan kampanye ini jangkauan luas pengaruh cepat ya tapi nanti ketika sudah terintegrasi ini akan ada komprehensif Memberikan pengetahuan menyeluruh sejak dini dan kesinambungan pengetahuan dan kesadaran berkembang seiring kemajuan akademik Nah jadi kalau sudah sampai sini ini sudah stabil ya kemudian urutannya juga Sama ya Dari D ke c ke b ke a ini memang sengaja saya buat begitu ya agar mudah untuk diikuti Bagaimana dengan pengelolaan sama saya bagi empat model mulai dari komunitas kemudian berkelanjutan manajemen limbah dan juga konservasi terpadu Jadi kalau komunitas itu ya di kita sudah bisa lihat ya bagaimana pengelolaan sampah dikelola di komunitas masyarakat begitu mau ya begitu mudah untuk kumpul-kumpul Ayo kita ngelola sampah bersama itu mudah Artinya kita sudah masuk di level ini ya nah bagaimana untuk model C di sini ada eh pemanfaatan sumber daya alam berkelanjutan kata kunci dari at sumber daya alam berkelanjutan adalah ya berkelanjutan tidak melebihi daya dukung daya tampung nah ini masih teori ya di kita jadi baru ada di peraturan baru ada di seminar-seminar begitu tapi praktiknya banyak yang dilanggar jadi kita belum bergerak nih dari model D ke c Bagaimana dengan b manajemen limbah yang efektif manajemen limbahnya sudah efektif sampah tadi tidak akan ada di sungai kita tidak akan menemukan Ada sampah di sungai itu sudah pasti karena manajemen limbahnya sudah berjalan baik sungai-sungai juga tidak akan kotor dan tercemar nah artinya untuk model b ini kita belum sampai ya kita lihat saja buktinya di lapangan Bagaimana kondisi sungai kita apalagi kalau konservasi terpadu ya ini mungkin masih belum kebayang ya oleh kita bagaimana ee konservasi terpadu dan ini sudah dilakukan di Finlandia dan Norwegia ya Mungkin kejauhan ya untuk model a ya kita mulai dari yang D ke c aja dulu daya dukung daya tampung kita taati ya kemudian lambat laun teknologi juga kita kembangkan ditaati baru nanti kita coba lihat yang terpadu nah ternyata dengan kita buat pola-pola seperti ini kita jadi lebih tahu bagaimana cara kita melangkah step by step dari kondisi kita sekarang ke kondisi yang akan datang Jadi yang terdekat dari model D ke model C di sini ada kata-kata bertanggung jawab seimbang ekonomi dan ekologi nah ini menjadi pembahasan di rpjpn rpjmn nah Artinya kita sudah mengarah ke sana ke model C tapi masalahnya Apakah itu hanya ada di dokumen atau sudah dilaksanakan nah ini pertanyaannya kita juga sudah banyak membahas tentang manajemen limbah yang efektif tapi dari coverage ya berapa persen ee kota yang sudah memiliki pengolahan limbah komunal komunal itu satu kota diolah untuk menjamin bahwa tidak ada pencemaran ke lingkungan nah persentasenya berapa Nah itu masih sangat kecil apalagi nanti kalau kita sudah bicara yang model a ya mungkin kita pikirkan yang model C aja satu langkah aja dulu begitu ya nah ini ternyata juga tidak mudah tentu ada hasil ya Nah ini nanti slide-nya akan dibagikan Bapak Ibu bisa lihat boleh setuju boleh tidak ya tapi saya tidak akan terlalu detail di sini karena ini ceritanya masih panjang dari sini kita dapat tahapan dari model D kita akan bergerak ke model C lalu lanjut ke model b dan model a apakah dari D boleh langsung ke b boleh karena tergantung kepada kondisinya mau ke model a langsung boleh bahkan harus untuk daerah-daerah yang masih kosong misalnya di Papua ya jangan ke sini dulu harus langsung ke konservasi terpadu tentu Lihat lokasi ya jadi tidak harus urutan D ke c c ke b Enggak Yang jelas arahnya dia dari bawah ke atas ya tentu lihat kondisinya ketika dia memang kondisinya sangat Asri sangat hutannya masih bagus dan seterusnya kita langsung menggunakan model a ya kemudian kita bahas aspek teknologi nah teknologi ini saya ya boleh disebut mengarang silakan ya karena ini memang saya buat ee sesuai dengan pemikiran saya gitu teknologi tepat guna ini lebih cocok untuk kita kalau kita lihat media ditemukan pengolah sampah dari plastik jadi bensin misalnya itu banyak banyak artinya itu sudah representasi Indonesia ya yaitu teknologi tepat guna kemudian nanti beralih ke yang c smart city nah smart city ini kalau kita lihat 5 tahun terakhir ramai sekali iot tapi apakah semua kota sudah smart city seperti di Singapura misalnya mungkin kita Katakan belum ya Nah kemudian teknologi ramah lingkungan teknologi hijau Wah kita katakan kita sudah masuk ke mobil listrik tapi pertanyaannya itu teknologi siapa Apakah itu teknologi Indonesia Ya mungkin kita suatu saat punya teknologi mobil listrik teknologi solar Cel dan seterusnya tapi kan saat ini belum ya kita masih mengimpor teknologi ya kalau teknologi itu kita impor berarti kan nilai tambah untuk kitanya tidak akan optimal kemudian apalagi kalau masuk ke energi terbarukan dan infrastruktur hijau ya jadi di sini kita lihat Bagaimana level-level teknologi dan kita sedang menuju ke sana ya Ee dari model D ke c ke b ke a kemudian juga apa ciri-ciri dari tiap model dan urutannya juga sama dari D ke c ke b ke a kita ada di mana ya kita lanjutkan nanti dengan riset lainnya ya mungkin Bapak Ibu ada yang tertarik untuk melanjutkan riset ini kalau saya sebetulnya ini contoh saja untuk menyampaikan kerangka berpikir sistem Nah kita sudah buat pola-pola itu kita harus membuat pembuktian model pembuktian model tentu kalau riset yang betul ya itu pembuktiannya harus komprehensif ini karena saya mendadak ya tadi malam buat Okelah saya menemukan satu instrumen environmental performance index atau api yang dikembangkan oleh yel University dan Columbia University dia mengor ya melakukan scoring untuk seluruh negara di dunia untuk variabel kualitas udara vitalitas ekosistem biodiversitas pengelolaan hutan gas rumah kaca dan dia membuat ranking Nah jadi ranking nya seperti ini kita akan lihat lebih detail ya Nah tadi kita membuat sebuah teori bahwa [Musik] Ee Kita harus melangkah dari model D menuju C menuju B menurut E menuju a dengan negara-negara yang sudah kita identifikasi ee cocok ya dengan tiap model nah eh kita lihat misalnya untuk model a di sana ada Finlandia Norwegia ya Model B ada Jerman Jepang Korea Selatan model C ada Brazil Cina DD ada kita Thailand ya nah ini kalau salah wajar ya Ini namanya juga contohitu bukan risetulan Ya tapi ini saya usahakan Kati lah begitu nah menurut api ternyata negara-negara Finlandia Jerman ada di sini ya Nah iya termasuk Inggris Swedia Norwegia Austria ini ranking-ranking tertinggi nah ini agak mendekati ya dengan yang kita kemudian juga di sini ada Jepang ya Nah Jepang di sini di ranking kemudian ada ee Singapura ya di ranking 44 nah kemudian di sini ada Brazil tadi kita ee katakan Brazil di sini menengah ya eeah kemudian kita lihat di sini ada Cina ya Nah Cina 154 di mana Indonesia Indonesia ranking 162 ya dari 170 negara jadi ini Indonesia masuk 10 besar 10 besar dari bawah ya menurut api Nah memang setelah saya ngobrol dengan beberapa pejabat Indonesia tentang api mereka tidak terima Indonesia dikasih ranking rendah ya eh Indonesia seharusnya bagus begitu kan ya harusnya kita buat ranking sendiri begitu Ya nah tapi karena ini untuk latihan ya untuk latihan kita memvalidasi ya tentu riset ini sudah divalidasi oleh banyak orang ya kalau kita mau protes boleh saja kita protes ke y University colbia University Tapi sementara ini kita terima dulu deh gitu ya karena Ee tidak ada referensi Lain selain ini saya menemukan hanya satu ya api saja yang merranking kinerja lingkungan di seluruh dunia Nah kalau kita lihat di sini Indonesia termasuk yang dinilai buruk ya Ee ya Misalnya di sini kita bandingkan Indonesia 33 8 ya Brazil 51,2 Denmark tadi di kelompok yang top 10 82,5 kemudian eh Indonesia ini ya kabar yang kurang mengenakkan ya kalau kita terima Fi ini sebagai metodologi yang baik di sini kita lihat asarnya skornya 37 jadi 33 nah Berarti dari 2022 ke 2024 bukannya membaik nih skornya kita malah turun Waduh gimana Padahal kita ingin memperbaiki sungai yang bebas sampah tadi ya harusnya kan naik Tuh tapi Menurut data dari pihak lain ya pihak luar kita dinilai turun skornya turun ya nah jadi ini adalah sebuah contoh ee e bagaimana ada sebuah sungai penuh sampah kemudian kita menggunakan metode perbandingan tadi ya ada berbagai metode kita salah satu menggunakan perbandingan karena tahun itu kira-kira kondisinya sama ya Ee terutama dengan Singapura dan Korea kita itu Mirip dari sisi ekonomi mungkin mereka lebih hancur ya eh karena Singapura baru merdeka dari Inggris Korea baru selesai perang korea yang itu memakan hampir 3 juta jiwa ya Ee korbannya itu jadi itu perang yang sangat besar perang Korea itu yang sangat menyengsarakan eh seluruh Korea Selatan maupun Korea Utara bukan perang kecil itu perang yang sangat besar Nah jadi kita bisa mengasumsikan ini namanya juga riset hanya untuk contoh ya Eh riset hanya untuk contoh bukan riset saya yang lain kalau riset saya yang lain mungkin terlalu sulit untuk saya ceritakan ya karena terkait dengan atmosfer dan seterusnya jadi saya membuat contoh sendiri mendadak gitu ya Nah ee tapi dari sini Bapak Ibu yang paling penting yang bisa ditangkap adalah metodologinya bagaimana ada sebuah masalah sungai penuh sampah itu jangan kita lihat evenentnya saja bukan hanya sungai penuh sampah bersihkan nah ternyata menurut berpikir sistem tidak seperti itu kita harus lihat Oke sungai penuh sampah ini pasti ada sistem besar di baliknya setelah kita lihat ada empat variabel ada kebijakan ada edukasi ada pengelolaan ada teknologi dan kalau kita lihat dari pengalaman negara-negara itu mereka mengalami evolusi dari tahun Anggaplah semua startnya sama dari tahun 60-an dari tahun 0-an sampai sekarang tiga negara yang kita jadikan contoh itu mereka berevolusi Nah jadi kita bisa melihat pola dan proyeksi ya atau kecenderungan tren dari tahun 0 sampai sekarang Nah sekarang posisi kita di mana sampai sini kita menyimpulkan bahwa kita sudah melihat pola dan kecenderungannya nah sekarang ini kesimpulan metodologi ya Oke ini kita sudah dapat sebuah metodologi ee Ini ringkasan dari yang sebelum-sebelumnya jadi mungkin Bapak Ibu bisa lihat lagi nah kita tentu ada pertanyaan lanjutan mengapa Jepang Korea Selatan dan Singapura dapat meraih keberhasilan dalam waktu singkat apa yang terjadi begitu ya Nah apa modal fundamental Jepang Korea Selatan dan Singapura karena pada tahun 0-an mereka memiliki tingkat ekonomi yang relatif sama dengan Indonesia ya Jepang juga kalah perang pada saat itu dan hancur ya negaranya nah artinya kalau dari sisi keuangan sama bahkan kita bisa sebut lebih unggul karena kita punya sumber daya alam mereka tidak atau kita punya teori lain apakah karena pendidikan Ya namanya juga berpikir sistem Kita harus mencari ya mencari alternatif kemudian kita cari-cari literatur Oh ternyata berpikir sistem ini bisa membantu Jepang Korea Selatan dan Singapura dalam menciptakan lingkungan belajar yang adaptif inovatif dan kolaboratif secara umum negara maju Mulai mengajarkan berpikir sistem sejak pendidikan dasar bahkan prasekolah untuk membangun pondasi pemikiran kritis kolaboratif dan holistik yang berkelanjutan hingga pendidikan lanjutan jadi sejak tahun 0-an itu ee mereka sudah mulai menerapkan pendidikan berpikir sistem contoh di Jepang ini hasil saya browsing ya Nah di Jepang mereka sudah mengajarkan berpikir sistem sejak usia dini prasekolah dan SD dan juga metode pembelajaran yang aktif anak-anak diajarkan untuk berkolaborasi dan memecahkan masalah bersama melalui kegiatan bermain dan proyek kelompok mereka juga menerapkan pendidikan holistik penekanan pada pembelajaran yang menghubungkan berbagai disiplin ilmu dan kehidupan sehari-hari jadi prinsip-prinsip berpikir sistem tadi kita sudah tahu ya Ada holistik ada elemen ada keterkaitan ada pola ada proyeksi nah ternyata itu dipakai di Jepang di Jepang mereka memberikan pendidikan holistik penekanan pada pembelajaran yang menghubungkan kata kuncinya menghubungkan menghubungkan berbagai disiplin ilmu dan kehidupan sehari-hari nah ini contohnya ya jadi setelah browing-browing Oh ternyata ya kebetulan Saya cukup lama juga di Jepang jadi saya juga amati dulu waktu saya di Jepang ternyata mereka memang seperti ini dan ini sudah dari tahun 0-an ya mereka selalu menggunakan pendekatan holistik ya yaitu menghubungkan antara kejadian yang mereka alami sehari-hari dengan ilmu pengetahuan demikian juga di Amerika ya mereka juga melakukan ee cerita ya elemen cerita opini begitu Ee ini contoh kelas 4 SD di Amerika Serikat mereka sudah mencoba menghubungkan ee berbagai variabel ya dan juga mereka disuruh oleh gurunya itu ada taman coba buat sistemnya nah ini kelas ya mungkin SD kelas 4 juga ya mungkin ya sini eh tidak tercantum tapi Nah jadi kalau saya rangkum siswa SD itu Mereka mencoba untuk melihat alam gurunya bercerita begitu ya Nah ee bandingkan dengan di kita yang semua ilmu itu kita simpan di dalam teks jadi kalau kita lihat pendidikan di kita secara umum Walaupun ada yang sudah mulai menggunakan metode holistik ya Tapi secara umum kalau kita lihat semua ilmu pengetahuan di kita ini ada dalam bentuk textbook Jadi kalau anak kita mengetahui apa itu misalnya ya Apa itu tumbuh tumbuhan ee tumbuhan kan ada akar tunggang ya nah agak ada akar serabut ada akar tunggang Coba bapak ibu yang punya anak SD tahu enggak akar tunggang dan akar serabut misalnya mereka bilang Tahu dari mana dari buku begitu nah tapi kalau di Jepang itu mereka tahu akar tunggang dan akar serabut itu ketiga mereka sedang menanam pohon gurunya menjelaskan nah ini akar tunggang tuh kayak gini gitu akar serabut itu seperti ini Nah itu bedanya ya Jadi kita pakai teks mereka tidak mereka menggabungkan ya antara teks dengan pengalaman di lapangan dan di sini gurunya sudah mencoba untuk saling mengaitkan hubungan sebab akibat Buktinya apa ini eh saya temukan memang di Amerika ya bukan di Jepang tapi saya menemukan di sini eh mereka sudah membuat keterkaitan di kelas 4 SD ya artinya ada proses sebelum gambar ini terjadi pasti mereka sudah atau gurunya sudah mengajarkan tentang keterkaitan dan ini yang saya lihat di Jepang atau di negara lain Mereka selalu presentasi jadi anak kecil PR sekolah kadang-kadang TK itu mereka presentasi menggambar ya jadi setelah mereka ee ini biasanya kalau di Jepang tuh mereka biasanya setelah mereka melihat berkebun mereka disuruh menggambar menggambar apa yang mereka lakukan nah ee Mengapa menggambar ini penting nanti kita akan ceritakan Ya saya akan cerita dulu ininya ya Ee ya Apa yang dilakukan oleh mereka Nah di sini ee Mereka juga di ya karena saya lihat langsung ya bagaimana ketika anak-anak TK apalagi SD ya dari TK pun mereka disuruh menggambar dan presentasi itu gurunya selalu bertanya kenapa di mana ya 5w+ H itu selalu ditanyakan oleh gurunya nah tentu di sini untuk SD yang lebih tinggi misalnya SD kelas 6 begitu ya itu akan dikaitkan dengan matematika nah di kita Matematika itu pelajaran tersendiri begitu sehingga kadang-kadang mereka itu bisa mengerjakan matematika misalnya kalau anak SMP SMA ya mereka tahu tentang logaritma tapi logaritma Ini untuk apa tidak tahu juga jug silakan dites ya Bapak Ibu yang punya anak SMP atau SMA sudah belajar apa Oh saya sudah belajar pecahan pecahan untuk apa itu tidak tahu karena memang tidak diajarkan secara holistik nah ini tentu sangat memprihatinkan ya Dan kita kalau bapak ibu sebagai guru ya mungkin bisa langsung aksi ya mengubah cara mengajarnya dan memberitahu teman-teman lainnya untuk mengubah cara mengajar tapi kalau kita sebagai orang tua bukan guru ya mungkin kita bisa sebagai pelengkap kita tanya saja tadi belajar apa itu gunanya buat apa dia tahu enggak nah saya sering tanya anak saya kebanyakan tidak tahu begitu ya jadi saya jelaskan ee gunanya apa begitu nah jadi ee kalau sudah SMP SMA mungkin bisa kaitkan dengan matematika karena ini problem juga ini mereka belajar matematika tapi tidak tahu Matematika itu untuk apa nah eh ada suatu konsep matematika namanya bilangan Pi ya pi ini banyak yang tidak paham bilangan pi ini apa Padahal bilangan pi ini bisa kita buktikan jadi bilangan pi ini adalah Keliling sebuah benda bulat dibagi dengan diameter jadi kalau kita buka sebuah semangka kita ukur kelilingnya pakai sentian kita ukur juga diameternya nanti keliling dibagi diameter itu adalah bilangan Pi sebuah konstanta 3,14 nah ini jarang diajarkan yang seperti ini kita hanya menghafal Pi 3,14 nah ini Tentunya tidak holistik ya Eh kalau ingin holistik ya siswa itu dia harus tahu jadi di SMP tentu modelnya lebih kompleks ya ini saya cerita konsep ideal ya untuk SMP mereka juga mulai bicara masalah optimalisasi ekonomi ee dampak kepada lingkungan gitu ya mereka sudah mulai mind map belajar mind map ini ideal ya artinya kondisi ideal menurut saya gitu eh di SMP ini sudah diajarkan mind map juga fensim ya karena di negara lain sudah ya Eh tentu SMA dari sisi sistemnya lebih kompleks kemudian fimnya juga lebih kompleks begitu ya di tingkat SMA ada CLD dan seterusnya ini diajarkan di negara-negara maju ya artinya mungkin beberapa sekolah ingin menerapkan silakan ya karena fansim ini gratis nah nanti begitu sudah level mahasiswa dia lebih kompleks lagi ya apalagi kalau sudah level profesional Nah jadi kayak tadi kita menyelesaikan ee bagaimana menyelesaikan sampah di sungai kita buat sistemnya seperti ini ya memang tadi saya tidak pakai pendekatan sistem ee hanya konsepnya saja tadi pasti kan di sini kalau kita lihat ini Kan dia ada ada komponen-komponen gitu ya Nah ya ini adalah kelanjutan dari tadi yang kita bicarakan Nah tadi ada pertanyaan ee mengapa kalau belajar hanya di kelas baca buku itu akan gagal Nah karena menurut ahli pendidikan pak BL ya Pak BL mengatakan bahwa ada level pendidikan mulai dari mengingat memahami mengaplikasikan ya menganalisis mengevaluasi dan juga membuat Nah jadi ini adalah level pendidikan bagaimana dengan kalau belajar di kelas lihat dari buku ini menurut pendapat saya nya hanya di level 1 hanya menghafal fakta dasar karena memang tugasnya juga begitu hafalkan buku ini nanti diuji Apakah mereka Paham atau tidak nah silakan tanya anak anak bapak ibu ya artinya Ee Kita kan perlu pembuktian begitu ya nak tadi belajar apa Nah kita tanya pemahamannya misalnya Oh tadi belajar teori Newton Apa itu teori Newton itu tentang gerak terus kalau misalnya saya kalau Ayah mau dorong meja pakai metode Newton bisa enggak nah mulai dia bingung mendorong meja pakaie Newton Apa hubungannya nah Nah di sini pemahaman mulai error ya penerapan mulai error apalagi ke sini Nah gitu Silakan ditanya Ya silakan ditanya tapi kalau kita nanya ke orang Singapura murid Singapura dia bisa jawab murid di Jepang bisa bisa jawab mereka karena mereka sudah dilatih untuk belajar dengan alam tadi jadi ilmu itu tidak sebagai pengetahuan mereka dimulai dari pemahaman dulu pemahaman dengan pengetahuan ini di digabung menjadi satu paket penerapannya juga nah jadi beda metode beda hasil ya Ee kalau eksplorasi alam atau holistik mereka antara pengetahuan pemahaman dan penerapan ini sekaligus apalagi ya ini contoh lain ya bagaimana mereka itu ee ada yang panen pergi ke sana Jadi mereka tahu penerapan dan setelah selesai mereka dari lapangan mereka buat praktikum praktikumnya tidak harus mahal kita di sekolah kadang-kadang yang disebut praktikum itu ada bahan kimia itu selalu dikatakan tuh pak kalau praktikum itu mahal pak Kita enggak punya peralatannya praktikum itu tidak harus mahal misalnya seperti ini dibawa sebagian ke sekolah ya kemudian kita pelajari Kenapa padi ini ee buahnya seperti itu bandingkan dengan mangga nah Biar mereka berpikir jadi ketika di sini kita bawa padinya kemudian kita tunjukkan juga pohon mangga Biar mereka berpikir Nah jadi mereka ini sudah belajar penerapan mereka mulai menganalisis ya memahami strukturnya dan juga menggabungkan elemen atau sintesis dan akhirnya evaluasi nah itu tidak harus mahal yang penting ada keinginan Bagaimana kalau guru kita ya Kita terlalu sibuk untuk datang ke sekolah ya kita di rumah saja kita ajarkan anak kita sendiri ee tadi tentang penerapan ya Misalnya tentang hukum Newton Hukum Newton kenapa kalau dorong lemari di bawahnya diberi di keset dorongnya jadi lebih mudah itu kan prinsip dari gesekan nah gesekan rumusnya apa kita kalau SMP mungkin ya Coba lihat rumusnya ini ada ket kira-kira selain ket apa nah dia akan bicara atau berpikir tentang penerapan ya ini tentu bisa kita kembangkan ya kita bisa ajarkan anak-anak kita untuk ee mulai naik level lah begitu Jangan cuman nomor satu aja karena saya sih sering menyimpulkan gitu di sekolah ini hanya belajar nomor satu aja nah dia tidak bisa ya ketika kita uji tidak bisa nomor dua tidak bisa nomor apalagi nomor 4 5 dan 6 nah sekarang kita buktikan benar tidak nah ternyata ini karena waktunya juga sudah mau habis ya Eh ternyata Indonesia ini ada di ranking 67 ya Malaysia lebih baik dari kita Thailand sedikit lebih baik Singapura ini ranking S ya karena tadi kita kita lihat Singapura inilah yang menerapkan berpikir sistem dari sisi membaca dari sisi matematika dari sisi sains ya Singapura ini menerapkan berpikir sistem Bagaimana dengan eh Korea Selatan tadi kita lihat juga Korea Selatan ya Ini juga rankingnya bagus Korea Selatan ranking 5 ya nah jadi negara-negara yang tadi kita lihat ee Seharusnya saya cari yang Jepang Ya tapi ini enggak masuk mudah-mudahan di sini ada Jepang ya nah jadi kita ada di sini nih Nah ini Singapura ada nomor satu ya Singapura sini Korea ada di sini kemudian Jepang I ini mungkin yang kita kenal ya Malaysia [Musik] ee ya mungkin nanti kalau dicari pelan-pelan ketemu ya Jepang tapi Jepang tuh ada di di pertengahan Nah tadi kita punya hipotesis bahwa dengan belajar hanya membaca buku dan diuji itu hanya akan nomor satu hanya menghafal saja dan setelah dites di Pisa ya Pisa ini adalah ee sebuah skor ya sebuah scoring oleh OECD OECD itu adalah organisasi-organisasi negara di dunia ee [Musik] mereka [Musik] me mengetes ya Ee 78 negara tiga yang mereka tes satu membaca kedua matematika ketiga sains dan ranking kita termasuk Yang masih di bawah ya dan kalau kita lihat pesaing kita ini ya Eh ini di ini kan Indonesia tadi di sini ya Nah ini Indonesia ini pesaing kita ini eh artinya Peru di atas kita ya Brazil Eh Thailand ya Malaysia ini kita mirip dengan Palestina ya Palestina padahal sedang perang begitu ya jadi Palestina yang sedang perang sendiri ini mirip dengan skor Indonesia begitu jadi banyak negara-negara yang menurut kita harusnya kita lebih tinggi inih ada Serbia ya Kroasia Mongolia bahkan Mongolia ini lebih tinggi dari kita ya Jadi ini memang aneh gitu ee Ya tapi ini di diakui di seluruh dunia sebagai skor yang valid karena ee dilakukan oleh para ahli dengan metodologi yang sangat akurat ya nah jadi tadi kita Urutkan lagi ya setelah kita lihat ada sebuah pola negara-negara itu kita fokus tadi di tiga negara Jepang Korea Selatan dan Singapura dari tahun 0 startnya sama kemudian mereka melesat bukan karena mereka kaya ya karena mereka juga ee lebih miskin dari kita mereka tidak punya sumber daya alam tapi mereka bisa melesat dari sisi pendapatan Ee perkapitanya kita punya hipotesis karena pendidikan dan kita bisa simpulkan Ya sepertinya kesimpulan kita benar karena negara-negara itu memang memiliki skor yang tinggi ya dari sisi pendidikan nah dan bagaimana dengan Indonesia setelah sekarang tahun 2024 kita masih bertahan di sini ya nah bagaimana kita bisa meningkatkan tadi kita sudah lihat ada perbedaan cara mendidik di negara-negara lain itu mereka dengan menggunakan eksplorasi alam holistik kemudian juga ya sesuai usia tentunya ya kalau dia anak TK ya main-main lumpur main tanah gitu ya anak SD mungkin eksplorasi ke sawah ee waktu saya S3 di Jepang saya sering ketemu anak-anak SD itu di kantor polisi di kantor pos bahkan di insinerator Ya saya suka tanya kamu ngapain gitu ya Ada tugas dari sekolah katanya Eh jadi ya seperti itu ya eh di Jepang itu anak-anak SD itu jarang di kelas gitu Jadi mereka ini contohnya dia ke sawah gitu ya banyak foto-fotonya sebetulnya jadi ee seperti itulah mereka bersekolah karena kalau kita cari teorinya Oh ternyata Mereka ingin mendapatkan nomor 1 2 dan 3 bukan sekedar pengetahuan tapi juga pemahaman dan juga penerapan ya kemudian juga saya lihat sendiri bagaimana ee di sekolah tu mereka sering sekali melak an praktikum ya praktikum dan diskusi dan tidak harus mahal bisa dari benda-benda sederhana begitu ya ini tujuannya untuk ee melakukan analisis sintesis dan evaluasi dan kalau kita lihat dari sisi memori jangka panjang dengan metode ini mereka lebih Ingat saya kalau ngajar di ITB ee misalnya dia S1 atau s2 ya Anda S1 Ya berarti pernah SMA kan Gitu Ee di SMA belajar Hukum Newton misalnya belajar Hukum Newton 1 apa Nah mereka bisa tahu hukum newton 1 2 hafal mereka nah tapi udah saya tanya tentang pemahaman kalau energi panas misalnya ya itu pakai Hukum Newton enggak nah mulai bingung mereka padahal itu pertanyaan sederhana ya buat mahasiswa Jepang Git apalagi ke penerapan kalau Wii pakai hukum newon gak gak bisa jawab nahya kita gagal diu ya kita hanyaghkanel demikian juga kalau S2 ini sama saja ya saya tanya pelajaran S1 juga hanya di level 1 saja nah ini tentunya sangat mengkhawatirkan ya dengan praktik pendidikan di kita mungkin ada yang sudah bagus jadi kalau kita simpulkan berpikir sistem itu bukan hanya bekerja tapi juga bagaimana kita mendidik Ya karena dari di pengamatan kita Singapura ini dulunya lebih miskin dari kita ya Korea juga sama kita sudah bahas tadi Korea tahun 60-an Habis selesai perang ya Singapura tahun 60-an mereka baru merdeka kita merdeka tahun 45 Ya bolehlah mirip-mirip sama-sama gitu ya mirip-mirip begitu tapi bagaimana mereka bisa melesat ya tadi karena pendidikan mereka berbeda dengan kita eh itu barangkali ya Bapak Ibu masih ada 20 menit untuk diskusi ee untuk menyelesaikan sebuah sungai yang penuh sampah kita harus mengembangkan sebuah metodologi yang baik dan metodologi ini bisa kita hasilkan kalau kita memang memiliki bekal pendidikan berpikir sistem kalau bisa dari sejak SD SMP untuk generasi yang akan datang kalau kita Karena sudah tua mungkin ya tinggal kita belajar sendiri bagaimana itu berpikir sistem dan mulai ee mengejar ketertinggalan Baik saya tutup eh Billahi taufik wal hidayayah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Pak untuk pemaparannya namunak I sebelum kita masuk diskusi sesi diskusi mohon izin ada beberapa yang perlu kami sampaikan dan akan disampaikan ole rekan saya yaitu Mas Budi Selamat siang Mas apakah sudah siap untuk memaparkan beberapa hal kepada para peserta Selamat siang Mas Agung sudah siap Mas dipersilakan Oke Baik terima kasihesikak dan Ibung sudahendeng terkait pengelolaan lingkungan ee jadi dalam waktu dekat ini Yaitu dimulai tanggal mulai Senin tanggal 5 agustus itu akan dilaksanakan pelatihan terkait pengelolaan lingkungan yakni mungkin saya mohon izin saya share screen terlebih dahulu yakni pelatihan dasar AMDAL ya Ee sudah terlihat ya Bapak dan Ibu untuk screen-nya ee jadi seperti apa sih teknis pelatihan dasar AMDAL yaitu pertama pengajar pelatihan ya Eh sebagian besar dari Pusdiklat SDM lhk yaitu ada ibu AHM ibu dan bapak Dr mpipm ya dari Universitas Muhammadiyah Makassar kemudian materi yang disikan sa dan manfaat AMDAL kebijakan perlindungan dan pengelolaan lung lingkungan hidup ee kemudian proses penyusunan AMDAL dan uji kelayakan lingkungan pengantar sistem informasi eh etika penyusun dan penilai AMDAL serta pembinaan dan pengawasan dalam andal dan pengelalaan lingkungan Ya baik untuk ee pelatihannya sendiri itu tadi sudah disebutkan eh akan diselenggarakan mulai tanggal 5 agustus hingga pukul hingga tanggal 13 Agustus 2024 ee ini ya Bapak dan Ibu untuk pelatihannya pesertanya terbatas 30 orang dan karena sudah sebentar lagi ya pelatihannya jadi kuotanya tinggal sedikit sehingga Bapak dan Ibu bagi yang tertarik ee bisa segera melakukan pendaftaran dan konfirmasi pembayaran ke adminil kemudian Apa saja sih keuntungan pelatihan di ekoedu yaitu pertama bapak dan ibu dapat bertanya langsung kepada para narasumber ee kemudian eh Bapak dan i ibu juga dapat mengakses e e-learning yang berisi materi serta rekaman pelatihan Kemudian Bapak dan Ibu dapat eh memperluas jaringan atau networking Karena setelah pelatihan selesai akan di eh masukkan ke WhatsApp grup alumni kemudian nah ini yang paling menarik eh pelatihan dasar AMDAL di ekoedu yaitu sertifikatnya terakreditasi ke lhk dan bapak bapak dan ibu dapat dipakai eh sertifikatnya dapat pakai untuk lanjut ke penyusun AMDAL ya Oleh karena itu kami tunggu Bapak dan Ibu di pelatihan kami mari bertunggu bersama kami salam Lestari salam Lestari Terima kasih banyak Mas Budi untuk pemaparannya dan sekali lagi kepada bapak ibu yang tertarik untuk mengikuti pelatihan dasar-dasar amda langsung saja Bapak Ibu dapat mengakses pendaftaran di pendaftaran.eedu.co.id bapak ibu kami tunggu di pelatihan dasar amda pada 5 agustus Bapak Ibu Terima kasih Mas Budi dipersilakan kan untuk meninggalkan ruangan dan sesi selanjutnyaitu sesi diskusi dipersilakan Bapak Ibu yang memiliki pertanyaan dapat menyampaikannya secara langsung dengan menggunakan fitur resen Nah di sini bapak ibu kami akan membuka terbih pertama di Bapak Ibu yang tert sofrian dipersilakan bapak radite untuk menyampaikan pertanyaannya kepada pakep Baik terima kasih Pak moderator dan Pak Asep Sofia Pak Doktor suara saya terdengar jelas Pak I terdengar J Baik terima kasih Pak sangat menarik Pak pemaparapak dan luar biasa komprehensif Pak mungkin tadi pak pertanyaan ada beberapa apa ya tergugah saya Pak untuku bertanya secara langsung untuk e mendalami materi ini Pak pertama adalah ketika Bapak simpulkan tadi ada keterlibatan antar kebijakan edukasi pengelolaan dan teknologi tadi kan masih sifatnya linar gitu ya Pak ya panahnya satu arah begitu Padahal kalau kita menggambarkan kondisi sebenarnya dalam prakknya sangat mungkin tidak linear seperti itu sangat mungkin pannya antara teknologi kepada edukasi juga saling sengkarut Pak mungkin Bapak mencoba menyederhanakan gitu yang pertama Pak jadi terkait dengan hal tersebut Pak ada ada secara secara prakk pertama pertanyaannya adalah bagaimana kita penyerendaraan itu apa menghilangkan adanya keterbatasan pola hidup yang Komplek tadi Pak kan gitu ya Pak karena sejatinya bahwa dalam sistem itu sangat rumit sangat kompleks sehingga menggambarkannya juga mungkin tadi Eh tapi tidak kehilangan esensi bahwa semua itu saling terkait dan saling berhubungan itu pertama Pak bagaimana kita memilah tadi Terus yang kedua Pak eh berkaitan dengan simpulan tadi sangat mungkin adalah ketika kita menyimpolkan ketertinggalan kita dalam sisi pengelolaan sampah misalkan Pak sangat mungkin kita juga mencapai lompatan-lompatan untuk mengejar kan tadi Pak sangat mungkin adanya kebijakan yang sifatnya radikal Mungkin gitu ya Pak ya Saya sedikit mungkin ada ada hal yang perlu saya secara teknis Pak kalau di negara-negara Skandinavia di Uni Eropa mungkin ketika mau membangun suatu pabrik itu kebijakan C benefit analisis analis clear banget gitu Pak dia harus mewajibkan adanya kebijakan untuk Bagaimana mered sampah itu mendemolis sampah itu contoh untuk membangun suatu pabrik dia harus menjelaskan kan berapa komponen biaya untuk meredus tadi gitu kan Pak Ya I Nah mungkin kalau kita mau pakai radikal tadi pendekatan radikal timbul pertanyaan juga bagaimana oporticnya ketika kita berhadapan dengan proses kemajuan untuk apa pertumbuhan kita I ini kan Kompleks lagi pak gitu dua hal tadi terakhir Pak Mungkin Pak e tidak tingal kurang bahwa Ketika meredus suatu produk dari suatu limbah dari kehidupan kita gitu Pak ya sangat mungkin ber dengan rumus gitu Pak I bahwa ketika kita meminimalisir dari suatu produk bukan tidak mungkin adalah cost dan prosesnya itu menimbulkan biaya dan energi baru Iya untuk ee misalkan suatu hal yang sifatnya kimiawi misalkan untuk mereduk dampak kimiawi tadi sangat mungkin adalah timbulnya energi dan cost yang tidak sedikit gitu kan Pak karena kita nyatakan bahwa energi itu tidak hilang nah bagaimana kita bisa melihat suesatu yang sifatnya tadi saling terhubung saling terkait sangat multidimensi tadi dengan pola pola yang kita coba Sederhanakan tadi gitu pak mohon izin Terima kasih banyak Pak Asep luar biasa mohon penjelasannya Pak Terima kasih dengan Pak radite atau Pak Teguh Boleh Pak dengan Radita atau Teguh Boleh Pak Pak eh terima kasih Pak Teguh ya pertanyaannya bagus sekali jadi eh untuk menguji apakah kita sudah menggunakan pendekatan sistem atau belum ee kalau kita bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti ini kemarin baru saja dibangun sebuah TPS 3R tapi kenapa baru 1 bulan ah rusak Nah itu kan kalau kita berhasil menjawab pertanyaan itu berarti kita sudah punya kemampuan berpikir sistem Nah sebagai contoh ini kalau saya ya ee ditanya seperti itu Pak Kenapa TPS 3R itu banyak yang rusak Nah ya karena daerah atau apa masyarakatnya tidak disiapkan seperti di Jepang dan lainnya mereka kan sudah biasa mengelola sampah dari sejak kecil mereka Jadi kalau kita datang ke Jepang ke anak-anak TK anak-anak SD Begitu datang itu bersih-bersih mereka itu ya buang sampah ngepel Nah mungkin waktu kita SD dulu kayak gitu Tapi sekarang kan sudah enggak ada ya Nah artinya artinya memilah sampah dan seterusnya itu bukan jadi tugas anak-anak zaman sekarang itu tugas pembantu rumah tangga misalnya nah artinya ini aja sudah ada satu bagian yang hilang skill skill di dalam memilah artinya ketika kita ada aturan pemerintah harus memilah Bagaimana mungkin bisa memilah kita tidak dilatih sejak Sekolah nah Artinya kita sudah melihat satu celah dari sistem kita apa memilah itu harus dilatih Iya buktinya kita suruh anak kita ini harus dipilah enggak enggak nurut Nah jadi tidak sesederhana n itu suatu Aturan itu ditegakkan memang harus ada tahapan-tahapan nah jadi kalau kita katakan sistem itu Kompleks betul tadi Pak Teguh bilang sistem itu Kompleks Betul tapi justru dengan kita belajar sistem sistem itu jadi sederhana contoh Tadi kenapa tps3r itu tidak jalan Oke kita bicara secara kompleks tapi kalau kita sudah belajar sistem kita lihat aja satu sisi dari sisi penyiapan masyarakat untuk memilah itu tidak ada ya kan sudah diumumkan melalui TV Radio seminar ya itu tidak cocok karena itu kan pengetahuan Jadi kalau ditanya adik SMP setuju dengan pemilihan Oh Setuju Pak ahuan dia mengatakan setuju adik memilah enggak enggak begitu jadi jadi itu kan ee enggak salah gitu dia mengatakan tidak memilah karena kampanyenya juga kampanye pengetahuan begitu hasilnya Ya pengetahuan juga jadi eh Kompleks itu wajib solusi harus sederhana misalnya yang kedua dari sisi organisasi pemerintahan TPS 3R sekarang pertanyaannya sederhana TPS 3R itu tanggung jawab siapa yang bangun pu yang ngelola dlh milik ingin diserahkan ke Pemda ya Pemda menolak karena nanti ini pertanggungjawaban keuangannya Bagaimana Artinya kita membuat sendiri kekacauan itu gitu artinya kalau memang ingin buat TPS 3R itu jalan ya kita buat sistemnya dulu sistemnya ini seperti apa supaya jalan nanti dibuat bagaimana itu jadi Sinergi ini kan tidak tidak pernah kita dalam membuat kebijakan itu menggunakan berpikir sistem Mengapa karena tidak pernah diajarkan di sekolah nah jadi kalau diajarkan di sekolah pasti seperti itu kenapa karena saya sudah mengalaminya Ketika saya Saya sekolah di Jepang saya ikut penelitian di sana kemudian melibatkan Pemda itu Pemda itu datang ke kampus industri datang ke kampus kemudian bertanya kepada Profesor saya kita punya program ini Menurut bapak bagaimana Bagaimana menurut anda sebagai Pemda begini Jadi enggak ada arogansi saya Pemda loh begitu saya ngatur enggak ada itu mereka diskusi diskusi dan sangat Low Profile tidak ada arogansi saya melihat tidak ada arogansi demikian juga ketika kita ke industri industri besar mereka tidak ada arogansi nah kenapa mereka tidak ada arogansi karena sejak SD diajarkan begitu mereka itu ke mana-mana bersama bekerja bersama di kita ranking Wah ujian ya pasti karakternya juga bakal kompetisi Nah jadi memang apa yang kita petik apa yang kita tabur begitu ya nah jadi sesederhana itu kita menganalisis masalah Terus bagaimana kalau ingin maju Nah akhirnya harus ada Martir Martir tuh artinya orang yang mau berkorban biasanya Pak Bupati Pak Walikota yang mau melanggar segala sekat-sekat itu dia mimpin akhirnya jalan Jadi sebetulnya sebuah daerah itu jalan atau tidak Itu bukan salah siapa-siapa tapi memang didesain untuk gagal ya tidak ada yang bersalah yang bersalah karena kita tidak tahu bahwa itu didesain untuk gagal Nah itu Masalahnya tapi kalau ya akhirnya kita saling menyalahkan juga begitu itu dan bingung ini kenapa dan seterusnya selalu dikatakan sampah tidak selesai karena tidak ada uang tidak ada dana Itu jawaban yang salah karena kita mendesain programnya untuk gagal tanpa kita sadari Nah jadi ini merupakan satu pemikiran dasar yang harus kita miliki kalau kita miliki semua urusan jadi mudah ya ya karena di negara lain juga begitu saya sudah Ami ya saya sudah mengalami berdiskusi di beberapa negara yang tadi saya Sebutkan itu Semuanya jadi mudah karena memang mereka sudah dilatih untuk seperti itu Nah kalau tadi Pak Teguh lompatan lompatan ya lompatan dasarnya ada enggak Kalau tangganya ada ya melompat juga harus ada tangga ya kalau tiba-tiba lompat tangganya Enggak ada pondasinya enggak ada ya jatuh kita gitu jadi lompatan itu syaratnya harus ada pondasi Masalahnya pondasinya gini Yang Rapuh ya jadi nah kemudian tadi Bapak cerita di Skandinavia ketat Ya itu kan hasil dari sebuah proses dari kesepakatan komunitas jadi eh kalau saya datang ke negara-negara yang sudah berhasil itu tidak ada arogansi dari industri Apalagi tipu-tipu itu enggak ada mereka semuanya punya keinginan yang sama untuk membuat daerah ini bersih dan ada tanggung jawab moral di sana Nah Wah kalau bicara ini nanti saya jadi kelepasan ya Pak Tegu kemudian kekekalan energi ya kekekalan energi ini ya ini kan dipelajari di sekolah kekekalan energi Harusnya kita bisa dong tadi jadi level belajar kita itu jangan level sat aja jangan hanya pengetahuan aja coba kita naik level sedikit ke pemahaman enggak usah ke level 6 ke level 2 aja Apa manfaat dari kita belajar kekekalan energi di negara lain Mereka mengembangkan menjadi lca life cycle assment mengembangkan menjadi ya lebih ini sirkular ekonomi gitu itu sebetulnya hanya konsep sederhana dari sebuah kekalan energi naik ke level Wah kita dengar itu kayaknya keren konsep-konsep itu sebetulnya Enggak keren ya itu konsekuensi logis dari pendidikan yang benar kita bisa membuat konsep itu nah jadi itu mungkin ya Pak Teguh eh terima kasih pertanyaannya sangat bagus saya kembalikan ke moderator Baik terima kasih Pak untuk jawabannya dan terima kasih Pak rad Teguh untuk pertanyaan pemantiknya Pak radite kita lanjut ke bapak hadirin Bapak hadirin ST Selamat siang pak hadirin sekali lagi monitor Pak hadirin silakan untuk menyampaikan pertanyaannya Halo iya pak terdengar Pak Ada halo Pak silakan Pak Terima kasih Pak Eh iya Saya sangat tertarik banget ini dengan penjelasan Bapak ee sampai terharu dengan metode-metode bapak yang diajarkan enggak enggak inilah e banyak sekali pengalamannya pastinya gitu kan mungkin gini Pak ada beberapa yang saya tanyakan e Kebetulan saya lagi bekerja di konsultan pengawas nih di teknik lingkungan sebenarnya jadi masalah sampah Memang luar biasa sih saya untuk mengendalikannya juga susah untuk ke kontraktor segala macam juga lumayan gitu perlu perjuangan betul kebijakan-kebijakan yang ada ya Pak yang yang tadi dijelaskan gitu seperti regulasi atau peraturan yang ada apakah bisa diterapkan dengan masyarakat yang jumlahnya begitu banyak sampai kita kan mungkin 270 juta lebih gitu loh kalau di negara-negara lain kan eh masyarakatnya enggak sebesar kita gitu loh heeh kadang-kadang untuk menerapkan di satu kantor aja untuk supaya disiplin buang sampah yang benar memisahkan organik anorganik aja enggak enggak apa sulit gitu loh Pak enggak mudah gitu nah Apakah dengan ini kebijakan bisa terapkan sehingga kita bisa melompat ke apa yang level a tadiangan kita baru di level D gitu loh Iya Nah yang kedua cara pembelajaran yang di tempat negara maju itu memang bagus ya Tapi apa bisa diterapkan di negara kita pak itu satu ee karena ya kita sudah lama sekali pola pembelajaran yang dulu gitu kan yang kita dikejar untuk mendapatkan nilai rapot yang baik I supaya mendapatkan sekolahan yang unggulan atau perguran tinggi atau di sekolah negeri yang biar bayarannya murah gitu beda kalau di swasta gitu nah itu yang sebenarnya yang sebenarnya terjadi karena di sini ini persaingan memang benar tadi Bapak yang dikatakan kita bersaing dengan yang lain gitu loh supaya kita bisa mendapatkan sekolahnya itu jadi enggak pedulilah mau paham tidak paham yang penting rapot saya bagus terus ee apa namanya Saya sekolah di unggulan di tempat Negeri bayarannya murah k gitu kan soal itu Nantilah gitu kan jadi belum sampai ke situ gitu loh Itu yang saya nilai kayak gitu loh jadi mereka mau P atau enggak ya bodo amatlah yang penting saya bersaing dulu deh supaya dapatkolan bagus Nah apa sih Terus ini kan Bapak kebetulan pengajar nih Iya apa sih penyebabnya atau kendala enggak bisa diterapkan di Indonesia gitu apa enggak semacam itu apa regulasinya yang kurang bagus atau karena masalah politik kah atau masalah apalah ya yang menyebabkan Kok enggak bisa kayak di negara maju gitu loh ya Terus terang saya punya anak juga kadang-kadang Ah kamu belajar kamu belajar yang penting kamu dapat ini nah salah satu contoh kayak gitu masalah paham atau tidak Gitu ah yang penting bersaing dulu dengan nilai yang bagus gitu loh Nah padahal kan sebenarnya kita ee dari segi agama kita kan sebenarnya sudah mengajarkan adat istiadat Terus budhaa yang bagus terus sebenarnya sudah bagus ada dasarnya Pak cuman mungkin ya metode tadi pembelajaran tadi yang atau sistem tadi yang kita yang disebutkan tadi kita lagi di apa dibodohin yang tidak sadar itu pak itu pak Mungkin Pak yang saya i terima kasih kurang paham kenapa di Indonesia itu enggak bisa dier u Terima kasih Pak mungkin kalau kita bicara sistem pendidikan ee terlalu luas ya Tapi minimal Buat keluarga kita aja dulu Coba kita tanya Karena saya sering nanya begitu ya Ee ada seorang mahasiswa yang sudah lulus S1 kemudian mau ikut penelitian dengan saya terus saya tanya kamu mau ikut peneli dengan saya I saya tes dulu ya Kata saya begitu kemudian saya tanya hal-hal yang sangat sederhana tentang konsep itu kebanyakan lupa lagi bahkan judul Mata kuliahnya juga lupa ya Jangankan isinya Sebetulnya saya sudah tahu karena hampir setiap mahasiswa yang saya tanya tipikal seperti itu ini saya hanya ingin menguji saja gitu ya ya hampir semua mahasiswa yang saya tanya Padahal dia sudah lulus sudahudah dapat gelar1 itu setiap yang saya tanya lupa kemudian jangankan isi Mata kuliahnya judulnya saja lupa nah ini kan parah sekali tidak ada sisa sama sekali terus saya bilang begini Anda pernah ngitung enggak SD habis berapa berapa juta SMP berapa juta SMA kuliah sampai Anda seusia ini anda menghabiskan uang berapa juta uang orang tua Anda terus hasilnya apa begitu dia juga bingung ditanya begitu nah Jadi sebetulnya kalau kita membiarkan ini itu namanya pemborosan jadi kalaupun tadi ya karena trennya begitu ngejar nilai ya kita tanya aja kalau kita sebagai orang tua kita rela enggak mengeluarkan uang puluhan sampai ratusan juta buat anak kita hasilnya tidak ada kita rela tidak jadi kalau kita tidak rela ya kita ubah Minimal anak-anak kita bagaimana caranya jadi problem problem mereka itu kan karena disuruh menghafal hanya level sat aja nah coba kita tanya dia paham Nah itu saya ada keponakan masih SD dia langsung lari kalau ada saya kalau arisan gitu ya karena saya suka nanya-nanya jadi eh mereka tuh takut sekali saya tanya begitu ya Ee karena mereka tidak biasa untuk naik ke level 2 nah Ya bagaimana lagi kalau ini anak kita ya kita harus beri kesadaran Jadi ya harus paham Mengapa harus paham ya supaya tidak sia-sia begitu karena begitu bagi Bapak Ibu yang berprofesi sebagai manajer sebagai ya orang kantoran begitu nerima lulusan baru kan pasti keluhannya sama ini anak baru enggak tahu apa-apa itu memang nasional begitu Jadi Pak Jadi kalau jadi kalau pertanyaannya sangat sederhana kita mau buang uang tidak Kalau tidak mau buang uang kita tanya anak kita mau dia SD mau dia SMP SMA mau dia kuliah mumpung belum terlambat kamu tadi belajar apa gunanya apa ya harus sampai berhasil daripada dia menjadi orang yang hanya punya gelar tapi pemahamannya kosong Nah jadi memang kita yang harus berperan di sini Saya pernah diskusi dengan guru dan seterusnya tapi Akak klasiklah ya Ee banyak ya sudah tah Bapak Ibu jawabannya apa ee jadi memang ya di lingkungan kita saja dulu minimal begitu ya itu kira-kira ee Kenapa tidak bisa dikembangkan ya kita coba dulu keluarga kita bisa enggak begitu Ee kalau kita bisa ya minimal satu generasi kita sudah bisa selamatkan kemudian Apakah bisa melompat dari a Dar ke D ya pasti bisa Korea bisa Singapura bisa tadi kalau kata bapak penduduknya besar kita lihat Cina memang saya tidak masukkan Cina ya di dalam studi ini karena Cina itu belakangan dia malu baru bukan dari tahun 0 berkembangnya dia sampai tahun 70 itu masih eh trouble ya dengan negaranya karena salah salah asumsiah begitu ya ya jadi Cina ini menarik ee pada saat itu ee deng shpping menganggap bahwa pertanian itu sangat ee menjanjikan ya Ee tapi kemudian ada perubahan pemir apa ee pemikiran ya oleh pelanjutnya EE yang mengata Ya kira-kira mulai berpikir sistem lah begitu ya kalau disederhanakan mulai berpikir sistem akhirnya dibangunlah sebuah kampus-kampus baru ee jadi waktu itu tahun 0-an ya petani-petani itu yang SMA kemudian jadi petani itu dipanggil disuruh kuliah ya karena mereka negara komunis jadi semua gratis kan dari negara Nah itu dipaksa dipaksa ya ini agak beda ya karena dia negara komunis dia dipaksa untuk kuliah tapi dengan satu strategi yaitu menyiapkan tenaga terampil nah kemudian membuka diri ya Cina ya tahun -an membuka diri eh investor dari Eropa khususnya eh Jerman dan seterusnya itu ditawarkan tenaga kerja yang murah dan kebetulan di negara Eropa pada saat itu sedang ee biaya hidup makin mahal ya jadi secara ekonomi kalau bangun pabrik di Cina ini solusi karena pemimpin Cina pada saat itu Melihat peluang itu maka tenaga ee yang murah itu dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan multinasional yang masuk ke Cina kemudian Cina memikirkan sebuah daerah yang dikonsentrasikan ya nah jadi saya ingat waktu itu Pak Habibi juga pernah punya konsep yang sama tahun 70-an tahun -an mungkin ya Ee yaitu Batam Batam dijadikan mirip seperti ee konsep Cina pada saat itu untuk ee memperluas eh wilayah-wilayah di pantai sepanjang Cina nah eh ternyata berhasil ya tapi tidak berhenti di situ karena berpikir sistem ya jadi karena pemimpinnya berpikir sistem akhirnya BUMN Cina pada saat itu dipaksa untuk membuat teknologi yang sama dengan [Musik] eh Katakanlah dengan eh negara-negara Eropa dan ya terutama Eropa ya yang datang ke Cina akhirnya Boom di tahun 2010 sampai sekarang jadi itu tadi Kalau istilah lompatan itu wajib ya kita Melakukan lompatan Tapi ada syaratnya tentu jadi memang semua orang Harus berpikir secara sistem tidak ada arogansi semua harus bekerja sama itu pasti terwujud itu barangkali ee saya kembalikan ke moderator ya ini banyak yang nanya mungkin kita perpanjang sedikit ya baik atau kita gabung dulu saya tampung dulu pertanyaannya semua silakan baik kalau begitu saya akan menampung terlebih dulu untuk di sini ada kurang lebih l penanya mungkin dari ibuara sana untuk menyampaikan pertanyaannya kepada Pak Baik terima kasih apa kabarak Iya mohon izin saya mau sharing semua yang disampaikan hari ini Kebetulan ee saya hampir 3 tahun ini dipercaya oleh Kabupaten salah satu kabupaten di Sumatera Selatan yaitu di Kabupaten Lahat dalam pengurangan sampah eh di situ saya diminta untuk menjadi tenagali sampai dengan ee di 1 tahun ini kita penerapan proklim jadi dan adiata kebetulan semuanya sudah sangat yang disampaikan Memang betul semuanya memang harus ter ada sistematis dan tidak hanya ego dari satu dinas saja memang ini sangat menjadi komitmen selain kebijakan dan ini sudah terbukti karena e pengurangan sampah memang kalau kita bicara teknologi masukin Habis selesai tapi kebiasaan orang yang enggak bisa tapi kita ujungnya kan Bagaimana merubah kebiasaan yang sebetulnya itu paling murah tapi paling sulit dan lama moga-moga ini kita semua sepakat jadi ee Kemudian yang kedua di penerapan proklim ini sendiri di 1 tahun ini target dari ee dinas ee dinas kabupaten lahad ini sendiri 193 dan tahun ini sudah tercapai hampir 86 peserta desa proklim jadi kita juga berharap tahun ini sedang deg-degan juga kemarin yang masuk ke verifikator ada sekitar 8 Desa moga-moga ada yang kita ee bisa mendapat Ropi Dan ini juga suatu kebanggaan dan yang kedua adalah eh Adiwiyata karena ini sangat keterkaitan jadi Adiwiyata ini juga sudah mulai diterapkan di beberapa sekolah dan juga kita sudah berkali-kali bisa mendapatkan ee tropi sekaligus sertifikat adiwiata dan ini sudah juga berjalan mulai dari beberapa sekolah dengan pendekatan holistik Jadi apa yang disampaikan tadi memang Bukannya tidak mungkin karena Ee tidak perlu pesimis karena di satu daerah ini berhasil dan it's Pro it gitu ya proven banget jadi moga-moga bisa diterapkan yang lain jadi memang eh selain juga kita ada komitmen kemudian sistem berjalan dengan baik kemudian juga ee apa Nam namanya pendampingan juga sangat perlu dan di proklim ini yang menarik akan menjadi lebih ee cantik karena memang perusahaan pendukung dari Desa proklim ini sendiri menjadi pengakuan karena mendapat sertifikat pengakuan ini juga menjadi salah satu nilai yang kami terapkan dan memang di sana sudah terjadi jadi ee saya percaya ini semua yang disampaikan hari ini sebetulnya bisa terjadi memang tidak mudah merubahnya karena memang komitmen dari dinas tidak saling melempar tapi menjadi tanggung jawab bersama kemudian juga sampah itu itu bukan mirip pemerintah tapi ee sampah itu menjadi tanggung jawab diri sendiri mulai dengan pemilahan walaupun dasarnya anak-anak SD baru organik dan anorganik tapi sudah mulai berjalan baik penanaman pohon dan segala macam ini sudah eh terjadi jadi eh sharing bahwa ini sangat mungkin terjadi dan memang sudah terjadi moga-moga bisa diterapkan dan bisa mendukung 20.000 terutama desa proklim di Indonesia yang menjadi target klhk dan juga Rus emission 41%-nya bisa tercapai ya di 2030 demikian sharing aja sedikit Terima kasih ka ya Baik Terima kasih Bu Klara kita lanjut ke bapak Abdul Manan dipersilakan bapak Abdul Manan untuk menyampaikan pertanyaannya monitor Pak Abdul mana Baik Pak Makasih Pak as yang saya hormati ya saya ini Pak Iya saya ingat bapak kasih lihat anunya Ya videonya ah Oke ah itu dia lagi di laut ini Pak Iya Pak E baik sebenarnya itu Pak menurut saya ee Indonesia sendiri kan sudah menerapkan berpikir sistem ini sudah ini bahkan secara nasional secara provinsi secara kabupaten kota sudah ada Iya bahkan sudah di dalam dokumen Iya dokumen pjmd klas itu kan betulodenya itu S kata permendagi 86 itu pasal 9 mengatakan bahwa bahwa perencanaan yang kita adalah perencanaan berbasis dnanya itu hits histik Nah Bapak sering ngjarkan ini holistik integratif tematik dan spasial Iya dari segi apa politikal Ini luar sudah ini pak cuma implementasinya ini Dilihat lagi secara fragmented kita lihat kalau kita lihat ini lagi apa di permasalahan dan strategis yang ada di dokumen dokumen rpjpd maupun rpj itu betul-betul menggunakan sistem sistem dinamik itu Bahkan mereka Gambarkan yang sampaikan itu hanya pertanyaan ini bagaimana ini apa melaksanakannya itu yang mungkin kita bersama ini bagaimana melaksanakannya itu supaya eh apa tadi itu kegagalan dalam apa dalam pembangunan itu bisa kita antisipasi Baik Pak kita ini nomor 60 nomor 82 pak ya dari segi pencapaian strategis di dunia ini nomor satu kan tadi Finlandia kita nomor 82 kita baru mencapai 63% dari yang SS itu yang apa tercapai Nah itu itu yang saya kira kita mungkin perlu apa ini perlu memikirkan Bagaimana apa namanya ini kita berdiskusi kita melakukan dialog dengan dengan apa dengan birokrasi ini dengan para pihak yang lain bagaimana sebetulnya n menyederhanakan konsep klas atau rpjmd itu Pak supaya betul-betul bisa dilaksanakan dengan sesuai dengan tujuannya begitu Pak itu yang saya lihat ini secara politikal kita ada tapi pelaksanaan ini betul-betul belum belum sejalan Pak sehingga kita kan Sekar ingin merubah paradigma paradigma pembangunan kelanjutan dari berbasis pilar sosial ekonomi lingkungan menjadi berbasis Nest Nest mod Finlandia dan negara-negara Skandinavia itu kan menggunakan pendekatan Nes model Pak dalam implementasi sisnya sehingga mereka lebih hebat nah tapi sekali lagi betul di oleh pendidikan oleh pendidikan pak karena memang ada dua siklus pendidikan yaitu belajar dari mfleksi masa lalu dan belajar dari masa depan atau yangut presening itu masa lalu Okelah kita sudah sudah nikmati sekarang ya Masa lalu itu tapi jangan sampai terulang untuk di masa depan itu kirakira ini yang mungkin perlu kita pikirkan perluang dipikirkan tapi menjadi sikap dan tindakan begitu karena itulah mungkin eh kita eh apa namanya dalam menghubungkan apa namanya eh in bukan INT INT kita miliki yaitu open mind Open dan Open itu ini mampu Pak kita mungk mind saja di hafalan apa segala macam hafalan saya walaupun sekarang ada perbaikan menggunakan Apa itu ee Case Study he Lagi Project base yang diulum kita yang baru perguruan tinggi terutama kami yang perguruan tinggi kami yang istilahnya tu e blu kalau bhmn kan sudah lebih Ma itu kami sudah menerapkan juga itu yang yang apa dicoba dikatakanlah di di dirubah ke dalam kurikulum kita sudah memulai itu nah tapi memang hasilnya belum maksimal anak- anak juga yang pergi misalnya magang itu hanya magang saja tidak mengerti apa yang dimagangkan pulang itu tidak ada dampak daripada magang itu berarti kan metodenya yang yang belum betul betul metodenya karena kalau metodenya Mas metode lama sementara yang kita rombakkan sistemik Pak sudah dia sudah sistemik di kita ini di apa di benak kita sudah sistemik mend daging meromak itu kan tidak mungkin itu betul betul karena itu mungkin berpikir sistem ini menjadi pilihan saya kira Pak I menjadi pilihan mungkin itu komentar saya makasih makasih Pak Abdul Manan luar biasa AB kami tampung terlebih dahulu kita lanjut ke bapak stev Leonard haron dipersilakan bapakev baik eh terima kasih atas kesempatannya eh terima kasih Pak Asep atas pemaparannya Pak sangatprensif eh saya sangat setuju dengan apa yang telah menjadi pilar ya empat elemen tadi ya Pak ya dalam pengelolaan berbasis E sistem Em Jadi tentang apa namanya kebijakan edukasi pengelolaan dan teknologi tapi ee di sini saya mau bertanya apakah jika di luar sistem itu ee masih ada elemen yang masih sebenarnya belum termasuk belum tercakup dalam sistem itu tapi ternyata ee berpengaruh besar terhadap sistem tersebut karena seperti kita tahu Eh ada beberapa kasus yang terutama ee terkait dengan lingkungan ya ambil satu kasus saja Misalnya impor sampah nah impor sampah ini ternyata ada mafianya Pak Iya Nah jadi maksudnya ini kan tidak termasuk tidak tercakup dalam aspek ee komunitas atau edukasi atau teknologi atau misalnya E konservasi ee jadi misalnya Si mafia ini ternyata punya sistem sendiri nih untuk impor sampah ini dan ternyata ikut mencemari lingkungan di Indonesia dan sudah di luar tanggung jawab atau sudah di luar Yuris e yurisdiksinya negara I EE eksportir sampah tersebut dan ini sudah sudah cukup banyak ya Ee kasusnya di berbagai wilayah Indonesia dan akhirnya turut mencemarkan Indonesia baik itu sampah plastik maupun sampah-sampah ee apa namanya jenis lainnya Dan kalau misalnya kita lihat itu kan pencemaran lingkungan akhirnya kita menjadi skor skor epi-nya environmental performance indexnya itu kan sangat sangat terbelakang sekali ya bahkan lebih lebih parah daripada negar-egara miskin dan negara-egaraia ketiga saya sebagai lulusan ilmu lingkungan Sebenarnya saya juga malu sih eh apa namanya melihat skor tersebut gituul dan jika tadi melihat refleksi dari cerita Bapak saya juga juga berusaha untuk melakukan upaya-upaya terkait apa namanya proteksi lingkungan dari rumah dimulai dari rumah kemudian dari komunitas saya kemudian baru juga ee di publik secara luas tapi ee ya itu tadi Pak maksud saya di sini adal tentang nasionalisme lingkungan karena bulan Agustus bulan kemerdekaan ya Pak Iya Jadi sebenarnya lingkungan ini harus harus dinasionalisasikan seperti itu pak jadi ee jadi kita itu lebih lebih melestarikan lingkungan membangun lingkungan dengan baik itu karena berdasarkan prinsip pancas kita mengamalkan Pancasila kemudian juga apa namanya berdasarkan nasionalisme seperti itu karena jika tidak berdasarkan nasionalisme kita tidak cinta tanah air tuh lingkungan itu hanya dianggap sebagai dimensi lain dalam kehidupan kita tuh kita tidak tidak apa namanya tidak tidak ingin melestarikan seperti itu kita hanya hidup numpang hidup di bumi ini yang padahal nya cuman tinggal satu tapi kita sendiri yang ternyata merusaknya seperti itu itu itu seperti refleksi saja sih Pak Terima kasih Pak Pak Pak I luar biasaak Stevi terima kasih makasih Pak Stevi kita ke penanyaan terakhir di sini ada Bapak Sapto dipersilakan Bapak Sapto untuk menyampaikan pertanyaannya Baik terima kasih Bapak Pak Asep salam kenal pak I dari Pak Iya Pak ini luar biasa pak eh jadian Bapak sangat komprehensif sekali Pak dan itu R Pak nyata di lapangan jadi eh kalau mener eh kami pak kami pribadi ini Pak memang perlu Pak sistem sistem itu dari mana ya dari kita kita ini siapa masyarakat tanpa itu nonsens Pak nonsens Nah itu perlu dukungan-dukungan dukungan-dukungan itu apa yaitu satu adanya satu komitmen dengan komitmen ini apa kita ada satu apa ya rasa Nah di sini per perlu juga karakter buing Pak ini yang yang yang kadang itu Terlupakan karaktering Nah kita selalu e menggaung-gaungkan kita mulai dari keluarga kita sampah sudah kita pilih dan pilah dari rumah tapi apa infrastruktur belum terbangun Pak untuk pengolahannya akirnya gitu diambil sama si petugas dicampur lagi karena apa belum siap Kita seharusnya ya mohon maaf mohon koreksi Pak kalau Sal infrastrukturnya dulu yang dipersiapkan begitu Pak infrastrukturnya dulu Nah akhirnya apa Pak sekarang di lapangan Kalau ada lahan kosong aja Pak satu orang aja yang naruh sampah Pak sudah enggak usah berminggu-minggu pak Berapa hari aja sudah menggunung Pak Iya Nah itu ituah itu karena apa juga lemahnya kita ini kan lemah di penegakan Iya sehingga kalau kita ini lemah dipenegakkan udah semua hancur Pak hancur Iya hancur Pak Iya enggak sistem itu akan di ah Ya udah sesuai diitu masuk kepentingan-kepentingan itu Pak sistem enggak akan jalan gitu loh Kenapa di luar negeri itu bisa karena penegakannya Pak tegas dia enggak peduli lu Siapa lu Siapa ggak peduli Pak hukum betulbetul ditegakkan nah seperti itu sih mungkin itu sih Pak Asep betul Eh mohon koreksi kalau salah Pak Terima kasih Asalamualaikum warahmatahi wabarakatuh luar biasa pak sabto dari NTB eh jadi bu ka ya Atau mbaka eh selamat ketemu lagi mbaka Sudah lama ya kita enggak ketemu ee proklim ini memang sesuai dengan karakter model D tadi ya jadi makanya tidak ada hambatan yang berarti tapi ketika kita masuk ke model c b dan a belum tentu ya Nah ini tantangan buat kita semua tapi dari sini kita sudah bisa melihat pola yang kita susun itu bisa kita kaitkan dengan Kemajuan pembangunan pada saat ini kemudian Pak Abdul Manan tentang hits Ya saya setuju sekali jadi ee ini karena pertanyaan Pak Abdul Manan nih cukup sulit saya jawab tanpa slide ya Jadi mohon izin saya tayangkan lagi slide-nya ee mungkin ini aja ya nah ini aja yang bahasa Indonesia Nah jadi tadi Pak Abdul Manan cerita Pak rpjmd kita sudah bagus rtrw kita sudah bagus semua teori-teori dari luar negeri sudah diadopsi tapi hanya di level pengetahuan karena kita sejak SD hanya diajarkan pengetahuan karena kita hanya diajarkan pengetahuan kita anggap memasukkan berbagai teori ke dalam peraturan kita tugas kita sudah selesai Nah itu kesalahan kita jadi orang Indonesia ini pengetahuannya luar biasa begitu itu ada sourmate semua keluar yang keluar apa pengetahuan Coba kalau kita lihat ada pesawat jatuh Wah begitu banyak yang komentar ada kejadian apa semua berkomentar kita menjadi orang paling aktif di sosm di dunia karena apa isi kita itu hanya pengetahuan nah cara mengeluarkan pengetahuan ya nulis di HP ya dan hanya itu yang kita tahu ketika kita tanya untuk apa pengetahuan itu belum tentu kita bisa jawab hits misalnya hits kita masukkan holistik integrated ya kemudian [Musik] spasial kita masukkan Kita paham Enggak maksudnya apa ya Ada kata integratif tapi kan tiap pihak punya pendapat sendiri tidak ada integratif tidak diterapkan apalagi kita bareng-bareng menganalisis masalah ini tuh apa sih masalahnya Coba bapak ibu pernah enggak ya tadi saya menyinggung sedikit tadi dari Pak Sapto karakter building ya itu karakter building kita itu tidak diajarkan untuk karakter building di sekolah juga di rumah karena di sekolah dan di rumah sama tuntutan orang tua kamu nilainya harus bagus jadi orang Indonesia itu kalau diperas gitu ya isinya pengetahuan semua tapi pengetahuan UN itu untuk apa enggak tahu buktinya apa tidak ada koordinasi antar pihak ya kalau tidak ada koordinasi antar pihak ya tidak bisa membuat sesuatu mengelola TPS 3R aja tidak bisa mengelola tempat sampah ya saya kebetulan sering juga menemani Pemda keliling TPS lihat TPA kita ngelola TPA saja tidak bisa artinya itu kan di sini di penerapan nih di nomor ya kalau nomor tig berhasil artinya apa TPA kita beres TPS kita beres pemilahan juga beres jadi dari bukti-bukti itu apalagi level 4 5 dan 6 level 2 juga masih dipertanyakan Buktinya apa tidak ada koordinasi Harusnya kan sebelum membangun program itu ditanya dulu nanti kalau TPS 3R ini saya simpan di daerah Anda Pemda Bagaimana cara memasukkan jadi ee aset daerah ada enggak peraturannya Oh belum ada ya jangan dulu dieksekusi program itu dibuat dulu aturannya karena dia berpikir sistem supaya jadi supaya jalan udah ada analisis ada sintesis ada evaluasi kan begitu ini kan bangun aja begitu artinya kan Ini enggak jalan begitu kita cuman mengetahui ya pengetahuan saja nah artinya apa yang terjadi ya karena pola pikir kita seperti itu Nah tentu tidak semua orang ada yang sudah mulai paham tapi kan tidak semua paham makanya terjadi konflik antara orang yang paham dengan orang yang tidak jadi di sini kita problem di nomor dua kalau kita sudah paham pasti kita akan kerja sama contoh kasus tadi oke TPS 3R ini akan dialih kan ke Pemda terus nanti Pemda nanya nanti biaya pemeliharaannya dari siapa anggarannya kata PU ya kami tidak ada anggarannya nah Berarti kan dibahas nih karena paham dibahas kan kita tidak mungkin penerapan kan kita tidak mungkin juga tps3r ini gagal kan gitu maka ini digodok betul-betul karena semuanyaing paham ya Kita yakin kalau kita sudah masuk ke level pemahaman penerapan pasti sukses dan saya sering menemukan program-program yang tidak paham sehingga eksekusinya buruk akhirnya tidak jalan nah Jadi sebetulnya sederhana saja solusi di kita itu bagaimana caranya kita mengubah dari pengetahuan berubah menjadi pemahaman ya di semua level mulai di level sekolah di level kantor di level manaun di level RT di level RW ini harus mulai kita kembangkan yang kalau di mahasiswa disebut dengan soft skill ya keterampilan komunikasi sosial Nah itu bagaimana cara mengembangkannya teorinya tahu karena kita pengetahuan nah ini semua solusi orang Indonesia pasti tahu kalau kita bicara di level pengetahuan kita harus bangga dengan itu Tapi ketika masuk ke pemahaman koordinasi masuk ke pelaksanaan ah kita lemah jadi kuncinya bagaimana kita mengubah dari pengetahuan ini jadi pemahaman di level apapun misalnya kita sebuah kantor kalau bicara pengetahuan semua tahu teori Apun tahu kita lihat ada program yang enggak jalan enggak misalnya program di kantor karyawan selalu terlambat sebetulnya mereka Paham enggak kalau mereka terlambat itu bisa mengganggu sistem mengganggu proses mungkin pengetahuannya pintar tapi dia tidak paham pengetahuan itu untuk apa buktinya datang aja masih terlambat Nah contoh di Jepang ya karena saya S3 di Jepang jadi jadi saya banyak cerita tentang Jepang ee kebetulan anak saya itu TK ya waktu saya S3 tuh anak saya TK di Jepang artinya Dia kena pengaruh dari pendidikan Jepang kemudian saya waktu itu ee tidak sengaja ya waktu ngajak jalan-jalan anak saya saya menginjak rumput anak saya nangis Ayah jahat katanya Kenapa itu kan rumput nanti mati padahal ATK itu dia nangis benci sama saya gitu artinya anak itu kan paham begitu ya anak TK [Musik] paham Terus waktu saya nyetir lampu kuning kalau di Indonesia biasa kita tancap gas gitu ya Wah Dia nangis ngamuk-ngamuk Enggak mau ikut lagi naik mobil bareng saya waktu di Jepang itu ya arti nya dia bilang kalau Semua orang berpikir begitu akan terjadi kecelakaan itu anak TK yang ngomong jadi dengan metode pengajaran di negara maju itu seseorang tidak akan terjadi split personality berkepribadian ganda itu tidak akan terjadi karena pengetahuan mereka Dengan pemahaman mereka itu sejalan dan sebaliknya ketika kita hanya belajar pengetahuan kita akan mengalami split personality gelar kita tinggi buang sampah sembarangan itu terjadi di kita Nah jadi memang eh akar permasalahan dari semua ini adalah bagaimana kita mengubah cara pandang kita ya jadi saya setuju sekali dengan pakev tadi Eh juga Pak Pak Bua Ya jadi memang karena kita selalu ada di level ini maka semua solusi itu di level ini dengan seminar dengan undang-undang yang begitu panjang begitu ya di negara lain undang-undang tu paling 10 lembar gitu kita ratusan lembar karena isinya pengetahuan ingin masuk ke situ ya artinya kalau kita lihat bagaimana kita mengelola negara kita tahu bahwa kita ini ada di level 1 begitu coba Bapak Ibu lihat regulasi di negara lain ada enggak yang sampai ribuan halaman enggak ada paling 10 lembar 20 lembar gitu di kita bahkan ada yang sampai 1000 ya 1000 halaman karena apa menurut kita ngelola negara ini dengan memasukkan pengetahuan ke dalam ke dalam peraturan Nah dari uraian kita dari tadi pagi sampai sekarang kita menyimpulkan bahwa itu salah memasukkan pengetahuan ke peraturan itu salah karena di negara lain tidak dilakukan ada sih Saya pernah lihat India ya itu juga panjang Ya tapi kan buktinya skor India juga engak bagus-bagus amat gitu ya hampir sama sama kita artinya apa kita akan ikut seperti India gitu kan tidak kita kan inginusi nahi itu kita keluar dari kotak ini kita menuju ke kotak-kotak yang lain selama kita masih ada di sini semua solusi kita selesaikan di level pengetahuan karena waktu walaupun ini masih menarik Kita sudahi dulu ya Bapak Ibu mudah-mudahan Bapak Ibu bisa lanjut nanti di WA grup Ee kita punya WA grup provinsi ya ee saya juga join di semua wag provinsi kita lanjutkan di situ kalau bapak ibu punya pendapat silakan kita akan diskusi lebih lanjut Terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh baik Bapak Ibu namun sebelum kita mengakhiri kegiatan kita pada siang ini saya selaku moderator izin menginformasikan bahwa kami dari ek sedang melakukan peningkatan kualitas pelayanan sehingga eked menghadirkan dua website sehingga kami memiliki website alternatif mana bila Bapak Ibu tidak dapat mengakses website utama kami di ed.id bapak ibu dapat mengakses website alternatif di wwekoedu.co.id Bapak Ibu dan juga menanggapi yang disampaak kami juga memiliki beberap grup WA provinsi sehingga bapak ibu dapat mengakses ke website edu dan dapat join langsung Bapak Ibu ke website masing-masingi dan baik Bapak Ibu di sini saya mengajak Bapak Ibu untuk menyalan kamera karena kita di akan berfoersak di saya akanf unuk halaman Zoom bapak ibu baik Bapak Ibu saya izin untuk memfoto untuk halaman Zoom pertama saya izin untuk Hitung mundur 5 4 3 2 1 kita lanjut ke halaman 2 5 4 3 2 1 dan halaman terakhir 5 4 3 2 1 baik dengan ini menandakan berakhirnya kegiatan webinar kita Bapak Ibu dan kepada Pak Asep mungkin dapat memberikan closing statement sebelum meninggalkan ruangan Zoom dipersilakan Iya eh saya berterima kasih atas kesabaran Bapak Ibu ini sudah lebih dari jam 12.00 mudah-mudahan kita semua diberi kemudahan kekuatan ya untuk eh mewujudkan idealisme kita terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih banyak Pak Asep dan silakan untuk meninggalkan ruangan Zoom Pak Asep kepada bapak ibu untuk link absensi akan kami Tampilkan pada layar Bapak Ibu masing-masing sebagai informasi bapak ibu mohon kiranya untuk memastikan penulisan nama dan gelar untuk tidak ada kesalahan kami karena kami tidak dapat melakukan koreksi dan juga untuk penulisan alamat email mohon kiranya untuk memastikan keabsahan alamat email Bapak Ibu masing-masing karena jika terdapat kesalahan penulisan pertama kami tidak dapat mengirimkan sertifikat digital kepada bapak ibu dan juga apabila terdapat kesalahan pada penulisan nama ditifikat kami tidak dapat melakukan reevisi baik Bapak Ibu saya selaku moderator mengucapkan terima kasih banyak bagi bapak ibu semua yang setia menemani webinar kali ini hingga pukul 1243 wib dan saya selaku moderator mengucapkan terima kasih banyak dan mohon maaf apabila ada salah kata dan salah sikapillah taufik wal hidayah wasalamualaikum warahmatullah warakatuh Selamat siang salam sejahtera bagi kita semua dan sampai jumpa di webinar minggu depan Bapak Ibu Selamat siang Terima kasih sehat selalu