Transcript
bd0Dt2U3bb4 • ASN Belajar Seri 10 | 2025 - Flexible Working Arrangement (FWA): Antara Efisiensi dan Kinerja
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0217_bd0Dt2U3bb4.txt
Kind: captions
Language: id
[Musik]
zaman yang terus
bergerak sambut dengan penuh
semangat saatnya kita
melangkah hadapi segala
tantangan tingkatkan setiap
kompetensi untuk pelayanan
berdampak bersama
ASN
belajar ciptakan SDM unggul
prestasi selalu inisiatif dan
kolaboratif untuk inovasi yang
berkelanjutan jadi ASN berakhlak
mulia siap menyongsong Indonesia
emas
ASN belajar wujudkan pemerintahan
berkelas dunia Satukan tekat pantang
menyerah
jadi ASN jetar
berkualitas as belajar
wujudkanintahan berkelas
duniakan tekat pantang
menyerah jadi as
[Musik]
ber ak belajar
[Musik]
next Desember
2024 kita semua dapat berkumpul bersama
dalam penyelenggaran kegiatan S session
sobatpo sertifikasi kompetensi tim
prestasi ASN berkualitas dalam keadaan
sehat B salah satuis dalam meningkatkan
kualitas ASN adalah pengobahan
kompetensi melalui sertifikasi
kompetensi sertifikasi kompetensi bukan
sekedar sear panal tetapi merupakan unuk
investasi
ass standarnya sesuai dengan
Kus sertifikasi kompetensi investasi ASM
berkualitasan dan
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Iya mbak Jo Ah iya Ini aku
Lukman Mbak Jo Mbak Jo tanggal 24 Maret
itu kan pemerintah sudah mulai
menghimbau untuk melaksanakan fwa ya
flexible working arrangement anyway
kalau kita kerja di rumahnya shokina
gimana Jadi nanti after kerja kita juga
bahas persiapan buat libur lebaran gitu
kali ya gitu ya oke oke siap-siap Ini
aku matiin dulu ya soalnya aku lagi ada
acara webinar ASN belajar series 10 Oke
sampai ketemu tanggal 24 ya thank you
Asalamualaikum bye oke
Sabat ASN Halo sahabat ASN
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat pagi sahabat ASN di
Manap pun anda berada senang sekali di
sini saya Lukman sebagai your host
mengucapkan selamat datang dalam acara
webinar ASN belajar seri 10 flexible
working arrangement antara efisiensi dan
kinerja Saya ingin menyapa untuk seluruh
sobat ASN yang tengah bergabung
menyaksikan acara webinar ASN belajar
seri 10 via Zoom atau yang tengah
bergabung melalui kanal untuk kami di
bpsdm Jatim TV Semoga tetap dalam
keadaan semangat ya pastinya Ya gimana
minggu kedua bulan Ramadan puasanya
masih On Fire ya jangan sampai
bolong-bolong tarawihnya juga harus
konsisten semoga kita tetap bisa menjaga
konsistensi selama bulan puasa Ini
sampai dengan nanti ketika hari raya
Idul Fitri supaya nanti ketika ketemu
dengan keluarga besar kita bisa sambut
dengan sukacita dan penuh kehangatan
anyway sobat OSN di manapun andau Kepala
Badan pengembangan sumber daya manusia
Provinsi Jawa Timur Selanjutnya kami
juga ingin menyapa kepada yang kami
hormati ibu Nani murwati se MA selaku
Deputi bidang kelembagaan dan tata
laksana Kemenpan RB yang kali ini
diwakilkan oleh Dr Dani Isworo makirtio
tusto Wardoyo SOS m.si selaku Asisten
Deputi perumusan kebijakan sistem
kelembagaan dan tataalaksana dan tidak
hanya itu juga saya juga menyapa kepada
dua narasumber spesial kita di pagi hari
ini saya izin untuk menyapa kepada yang
kami hormati Ibu Adina fibriani s. makak
selaku Kepala Biro organisasi
sekretariat daerah provinsi Jawa Timur
Selamat datang ibu dan selanjutnya kami
juga ingin menyapa kepada yang kami
hormati Bapak Basuki Ari wsh selaku
kabak tu kanrek 2 BKN Surabaya Sebelum
saya mulai acara di pagi hari ini
terlebih dahulu saya ingin melontarkan
pantun tolong buat teman-teman sobat ASN
yang ada di kelas internasional
ditimpali dengan kata cakep ya ini
pantun ala-ala Genzi Oke saya izin mulai
ubur-ubur ikan
lele semangat pagi
le cukupcukup dua baris aja ya enggak
perlu panjang-panjang itu pantun
alagensi anyway sobat ASN di Manap pun
anda berada kalau kita bicara terkait
dengan flexible working arrangement ini
sangat menarik sekali ya karena mungkin
waktu pandemi covid-19 kita sudah sempat
mengenal yang namanya work from Anywhere
mungkin bagi sebagian sobat ASN yang
berasal dari kalangan genzy Ya kebijakan
ini sangatlah menarik ya karena kita
juga bisa work Life Balance terus kita
juga merasa lebih produktif tapi mungkin
bagi sebagian generasi let's say
generasi milenial atau Baby boomers
kebijakan ini atau himbuan untuk
melakukan flexible working arrangement
ini dipandang sebagai sebuah tantangan
karena mereka juga harus beradaptasi
dengan teknologi kemudian kemampuan
untuk berkomunikasi dan berkolaborasi
dengan rekan tim juga akan sangat
terbatas nah melalui webinar ASN belajar
seri 10 kita akan banyak sekali belajar
terkait dengan Insight Bagaimana
kebijakan ini bisa berpengaruh terhadap
prioritas pemerintah terkait dengan
efisiensi maupun dampaknya terhadap
kinerja dari ASN itu sendiri
selengkapnya akan kita bahas melalui
webinar ASN belajar seri 10 flexible
working arrangement antara Efisiensi dan
kinerja
[Musik]
ya sobat ASN anda kembali lagi
menyaksikan webinar ASN belajar seri 10
flexible working arrangement antara
efisiensi dan kinerja sebelum kita
lanjut ke rangkaian acara inti di pagi
hari ini terlebih dahulu saya ingin
mengingatkan kepada sobat ASN Jangan
lupa untuk mengisi absensi via semesta
bankkom dan juga kami pastikan agar
sobat ASN memastikan kan koneksi
internet dalam kondisi stabil kemudian
apabila sobat ASN menyalahkan kamera
jangan sampai terjadi backlight apalagi
nanti kalau misalnya ingin tanya rest
hand gitu ya usahakan kameranya terlihat
ya wajahnya terlihat wajah cantik wajah
gantengnya terlihat dengan jelas ya
seperti itu jadi jangan lupa untuk
mengisi absensi Lewat Semesta bangkom
baik sobat ASN kali ini kita akan
bersama-sama mendengarkan opening speech
yang kali ini akan disampaikan oleh yang
terhormat Dr ramlianto spmp selaku
kepala Badan pengembangan sumber daya
manusia Provinsi Jawa Timur Kepada yang
terhormat Dr ramlianto spmp kami
persilakan asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Salam sehat dan salam
sejahtera untuk kita sekalian sobat ASN
di seluruh tanah air selamat bertemu
kembali dalam webinar series ASN belajar
sebuah Wahana pengembangan kompetensi
ASN dalam jaringan persembahan Jatim
corporate University badan pengembangan
sumber daya manusia Provinsi Jawa Timur
hari ini Kamis tanggal 13 Maret 2025 ASN
belajar telah memasuki seri yang
ke-10 kami menyampaikan terima kasih dan
apresiasi atas antusiasme sobat ASN di
seluruh negeri untuk terus mengikuti
program ASN belajar ini secara aktif
untuk itu kami selalu berkomitmen
sekaligus terus berikhtiar untuk
menyajikan topik-topik pengembangan
kompetensi yang menarik kekinian dan
tentu berdampak secara nyata Terhadap
Peningkatan kompetensi dan kinerja
aparatur sipil negara di
Indonesia sobat ASN hari ini ASN belajar
seri ke-10 tahun 2025 ini menyajikan
salah satu topik yang saat ini kalau
menurut bahasa anak-anak muda lagi
happening nih khususnya di kalangan
aparatur sipil negara yakni tentang wfh
atau work from home atau dalam cakupan
yang lebih luas adalah fwa atau flexible
working arrangement dikaitkan dengan
soal kinerja di tengah kebijakan
efisiensi anggaran saat ini karena itu
sobat ASN ASN belajar seri ke-10 tahun
2025 ini ini mengangkat topik flexible
working arrangement atau fwa antara
efisiensi dan kinerja Nah sudah menjadi
tradisi akademik dalam ASN belajar bahwa
topik menarik ini akan kita bahas secara
intensif dan akan ditinjau dari beragam
perspektif bersama para narasumber yang
sangat kompeten di
bidangnya sobat ASN di seluruh tanah air
fwa atau flexible World arrangement
sebenarnya bukanlah hal baru bahkan
untuk konteks tata laksana pemerintahan
di Indonesia sudah diatur dalam
peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2023
tentang hari kerja dan jam kerja
instansi pemerintah dan pegawai ASN
Dalam praktiknya beberapa instansi
pemerintah sudah menerapkan kebijakan
ini walaupun tentu itu dilakukan secara
selektif dengan berbagai kriteria dan
pertimbangan
namun sobat SN sejak awal tahun 2025 ini
pola kerja fwa ini kembali banyak
dibicarakan di kalangan ASN setelah
adanya kebijakan efisiensi anggaran yang
berlaku dalam skala nasional pola kerja
fwa ini diyakini Dapat dijadikan salah
satu alternatif pola kerja yang dapat
berdampak positif terhadap efisiensi
Anggar nah sobat SN jika kita flashback
salah satu model pola kerja fwa yakni
wfh atau work from home atau bekerja
dari rumah sudah pernah kita terapkan
secara masif di masa pandemi covid-19
yang telah lalu artinya secara praktik
terhadap penerapan poula kerja fwa ini
bagi ASN bisa lebih cepat diadaptasi
baik yang menyangkut fleksibilitas waktu
maupun fleksibilitas lokasi kerja namun
tentu saja fleksibilitas ini harus juga
berseiring dengan kinerja
ASN kita pasti sepakat bahwa tidak boleh
kemudian atas nama efisiensi lalu
kinerja ASN menjadi menurun kita juga
pasti sepakat bahwa tidak boleh kemudian
atas nama fwa kita tidak perlu menjaga
disiplin dan tata kerja yang profesional
pelaksanaan fwa harus tetap dalam
koridor regulasi yang berlaku dengan
standar kinerja yang telah
dibakukan untuk mencapai kinerja tinggi
dengan pengaturan kerja yang fleksibel
maka harus memastikan adanya ekspektasi
yang jelas komunikasi yang kuat
pengawasan berjenjang jaminan
angkutabilitas yang berorientasi pada
hasil dan budaya kerja yang menghargai
produktivitas dan keseimbangan kehidupan
kerja sobat hsn di seluruh tanah air
lalu Bagaimana penerapan pola kerja fba
yang dapat berdampak positif
terhadap efisiensi dan sekaligus
terhadap kinerja SN Nah untuk membahas
cerdas dan tuntas topik ini kami telah
mengundang para narasumber luar biasa
yang Sudah barang tentu sangat kompeten
di
bidangnya kami menyampaikan terima kasih
dan apresiasi kepada para narasumber
hebat yang telah berkenan hadir dan akan
berbagi berbagai informasi strategis
kepada sobat ASN di seluruh tanah air
pertama kami menyampaikan terima kasih
kepada ibu Nani murwati SME beliau
adalah Deputi kelembagaan dan tata
laksana Kementerian pendayagunaan
Aparatur Negara dan Reformasi birokrasi
Republik Indonesia kedua kami
menyampaikan terima kasih kepada Ibu
Adina Febriani S makak beliau adalah
Kepala Biro organisasi sekretari daerah
provinsi Jawa Timur dan yang ketiga kami
menyampaikan terima kasih kepada Bapak
Basuki Ari W SH beliau adalah kepala
bagian tata usaha Kantor Regional 2
badan kepekaian negara di Surabaya nah
sobat ASN di seluruh tanah air mari kita
simak dengan seksama webinar seri ASN
belajar seri ke-10 tahun 2025 semoga
bermanfaat wasalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan
terima kasih kepada bapak Dr ramlianto
spmp selaku kepala bpsdm provinsi Jawa
Timur atas opening speech yang telah
disampaikan bapak ibu sobat SN di Manap
pun anda berada sebelum kita masuk ke
Sesi inti dari acara webinar ASN belajar
seri 10 di pagi hari ini terlebih dahulu
saya ingin mengingatkan bagi sobat SN
yang ingin mengajukan pertanyaan kepada
narasumber Jangan lupa untuk
mengaktifkan feature Rais hand di sesi
q&a jadi nanti akan saya persilakan bagi
sobat S terpilih silakan mengajukan
Pertanyaan langsung kepada narasumber
kita akan mulai masuk ke Sesi diskus
diskusi kita yang pertama ini sangat
menarik sekali karena kita akan
mengundang ibu Nani murati S Ma selaku
Deputi bidang kelembagaan dan tata
laksana Kemenpan RB yang dalam hal ini
akan diwakilkan oleh bapak Dr Deni
Isworo makirtio tustowardoyo SOS MSI
selaku Asisten Deputi perumusan
kebijakan sistem kelembagaan dan tata
laksana Saya ingin sapa terlebih dahulu
Selamat pagi Pak
Deni Selamat
pagi kabar sehat pak Den nih
Alhamdulillah makasih nih waduhnya luar
biasa pak Thank you Pak Thank you Senang
sekali bertemu dengan Pak Deni Ini baru
pertama kali kita bertemu anyway
zoom-nya dari lokasi mana ini
Pak saya kebetulan tidak fwa ya Oh tidak
fwa ya dari kantor ya Pak ya Oke Pak
sebelum Pak Deni menyampaikan materinya
Kemarin saya sempat baca-baca bahwasanya
kebijakan fwa ini sebenarnya sudah
pernah di ee aplikasikan di negara
negara seperti Finlandia dan juga Jepang
yang memang mereka ini berfokus untuk
mendukung work Life Balance dari para
pekerja pemerintahan di sana seperti itu
namun pertanyaannya Apakah worklife
Balance ini memang menjadi value yang
dirasa sesuai ya untuk teman-teman
pegawai ASN yang ada di Indonesia Nah
ini kan kita juga perlu kaji ya
kesesuaian value antara kebijakan fwa
dengan value yang ada di pegawai ASN
kita saat ini nah kali ini saya akan
persilakan Pak Deni untuk menyampaikan
materinya Setelah itu kita akan lanjut
ke Sesi diskusi dan tanya jawab silakan
Pak
Deni baik eh terima kasih masman ya
semangatnya luar biasa ya Eh
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat pagi salam sejahtera
Bapak Ibu sekalian
eh mungkin yang saya hormati ya pertama
Pak Dr ramlianto ya Pak kepala bpsdm
kemudian Pak eh Kepala BKN regional 2
atau yang mewakili terus Kepala Biro
organisasi di sekda Provinsi ya Bu
adinaan serta seluruh peserta ASN
belajar yang saya lihat di zoom ini ada
lebih dari 1000 nih luar biasa ya jadi
eh semuanya yang saya banggakan mungkin
kita akan mulai ya terkait dengan ee
ya tadi sudah disampaikan mungkin oleh
MC oleh Pak RAM bahwa memang di kita ini
eh flexible working rement ini awalnya
memang diperkenalkannya adalah sebelum
adanya pandemi jadi sekitar
201 Ya itu sudah ada cuman pada saat itu
eh masyarakat kita ini masih belum
percaya gitu ya n ini bisa Enggak ini
ASN ini diberikan Mba sementara
ee tiap hari saja dia melakukan apa
absen aja datang ke kantor juga masih
terus diawasi gitu ya makanya ee pada
saat itu dilakukannya fba Ini akhirnya
tidak
Ee tidak bisa langsung diterapkan tapi
dilakukan uji coba tapi di
2019 sejak adanya pandemi
ee ee mau enggak mau
ya Secara ini langsung dilakukan
ee dipaksa gitu ya karena kita harus
bekerja dari rumah sementara kita masih
harus melakukan
Ee pekerjaan-pekerjaan kita maka dengan
itu
ee fba ini bisa langsung
dijalankan mungkin nanti bisa
di dilihat dulu ya di perkembangan yang
semakin ee dinamis ya saat ini kita ini
sedang melakukan
ee penyusunan ya terhadap peraturan
menteri terkait dengan kebijakan
fwa sebenarnya kebijakan ini disusun ya
sebagai amanat dari PP pp94 tengkat
disiplin pegawai kemudian ee Perpres 21
tahun 2003 2023 Maaf tentang hari dan
jam kerja instansi pemerintah nah dua
dasar Itu PP dan merpres itulah yang
melandasi dilakukan fleksibilitas kerja
ya
itu Sedangkan fleksibilitas kerja
sendiri merupakan pola atau metode kerja
ya yang diterapkan oleh
pegawai dengan mengoptimalkan penggunaan
SPBE ya Jadi ada beberapa fleksibilitas
yang dilakukan baik itu secara lokasi
maupun secara waktu nah memang ee untuk
layanan yang sifatnya langsung ini
kayaknya enggak perlu gitu ya tapi
layanan ini mau enggak mau nanti ke
depannya juga akan bisa dilakukan secara
online Nah kalau sudah dilakukan secara
online berarti tidak secara langsung
lagi kecuali ya memang dia membutuhkan
alat dia membutuhkan apa namanya ee
seperti peneliti itu kan butuh
laboratorium sendiri butuh ini Nah itu
tidak bisa ya Atau mungkin
pekerjaan-pekerjaan yang lain nah ini
memang ee menariknya di situ Bapak Ibu
sekalian jadi ada fleksibilitas itu ada
dua terkait dengan waktu dan terkait
dengan
ee tempat gitu ya lokasi seperti itu
nah nah ini saya tunggu-tunggu dari tadi
slide-nya Nah pertama definisi dan
tujuan dari
fleksibilitas
kerja di enggak bisa
Mas slnya biar full dulu
ya terimaasih sudah jadi definisi dan
tujuan fleksibilitas kerja fleksibilitas
kerja adalah pola atau metode kerja
tertentu yang
diterapkan yang diterapkan pegawai SN
menjalankan kedinasan secara lokasi dan
atau
waktuah ada lokasi waktu
tertentu untuk mencapai target
organisasi dengan mengoptimalkan
penggunaan sistem pemerintah berbasis
elektronik jadi sudah jelas Bapak Ibu
yang mendasari adalah penggunaan
teknologi sebab kalau tidak ada
teknologi
otomatis tidak bisa dilakukan
ee fleksibilitas kerja ini
kemudian tujuan yang kedua fksibitas
kerja dilakukan untuk meningkatkan
kinerja organisasi nah kinerja
organisasi
ini untuk meningkatkan kinerja
individu kualitas hidup pegawai serta
melalui penerapan penilihan kerja yang
terukur dengan optimalisasi pemanfaatkan
eh teknologi atau sistem pemerintah yang
berbasis elektronik tadi Jadi intinya
Bapak Ibu sekalian fleksibel ini
untuk meningkatkan kinerja Jadi bukan
karena alasan efisiensi tadi saya setuju
ya kalimat Pak kepala eh bpsdm bahwa
dengan efisiensi kita akan mengurangi
justru tidak kita tidak mengurangi tapi
hal-hal yang bisa kita efisiensikan
seperti
e lampu AC yang di kantor itu kita
enggak perlu kantor kita pakai AC di apa
E penerangan yang ada di rumah kita
sendiri kita untungnya apa kita gak
perlu ongkos perlu waktu yang EE ini
untuk ke kantor jadi seperti itu ini
otomatis akan meningkatkan kinerja dan
juga kemampuan pegawai tersebut untuk e
e efisiensinya nah ini prinsip-prinsip
yang EE dalam penerapan fleksibilitas
kerja yang pertama ini yang
jelas fleksibilitas kerja ini bukan
merupakan hak pegawai ya tapi merupakan
ee diberikan timbangan objektif dan
kesesuaian dengan tujuan organisasi jadi
ee memberikan ee fleksibilitas ini
tergantung nanti ee pertimbangan
objektif dari atasan langsung dan dengan
tujuannya tadi makanya harus disiapkan
infrastruktur maupun
ee apa ee jenis pekerjaan yang bisa
dilakukan secara fleksibel Kemudian yang
kedua diterapkan untuk pencapaian
kinerja organisasi nah ini adalah
fleksibilitas kerja diterapkan dan
diterapkan oleh instansi pemerintah
sesuai dengan kebutuhan organisasi dan
karakteristik tugas untuk mendukung
optimalisasi pencapaian kinerja
organisasi dan
individu jadi fleksibilitas kerja ini
dilakukan untuk mendukung
pencapaian
kemudian juga untuk mendukung ASI
pencapaian kinerja baik organisasi Ma
individu dua-duanya tercapai kemudian
mengedapatkan tanggung jawab dan
akuntabilitas ini untuk mendukung
kelancaran ya Bapak Ibu ya Eh dengan
mengedepankan tanggung jawab
akuntabilitas optimalisasi
eh sistem eh pemerintah berfasilas
elektronik atau penggunaan teknologi Nah
kenapa tanggung jawab dan akuntabilitas
ya karena kita sudah diberikan
kepercayaan kita memberi kepercayaan
kepada
tim kita untuk melakukan fleksibel nah
supaya jangan terlalu banyak
fleksibelnya ya istilahnya
diafleksibelkan lagi jadi Sudah
fleksibel bisa bekerja dari rumah
bukannya bekerja di rumah tapi malah ke
mana ke mana Nah ini yang enggak boulh
nah ini itu nanti ee ee tidak e
mengedepankan tanggung jawab
akuntabilitas
artinya pekerjaan itu terukur gitu yang
diberikan atasan juga gitu jadi sering k
kita terima komplain ya dari atasannya
itu pegawai saya begitu kita kasih wfh
dicari susah Pak Nah kemudian saya tanya
balik memang sebelum dikasih apa wfh itu
diberikan pekerjaan enggak pak Wah
enggak Pak lah ini Ini juga enggak bisa
ya jadi harus kerja sama Jadi kalau dia
dibiarin saja di rumah juga Dia ngerjain
apa juga bingung juga seperti apa gitu
ya
kemudian berpedoman pada kode etik dan
kode perilaku nah fleksibilitas kerja
ini dilakukan dengan pedoman pada
undang-undang yaitu di kode etik ya ada
di
e pp94 ya tentang disiplin pegawai dan
kode perilaku juga ya tentang ASN yang
berakl jadi lanjut nah jenisnya ada dua
ya tadi sudah kami sampaikan di awal
juga disinggak
kepalamibilitaraokasi dan secara waktu
ya
Nah fleksibilitas secara lokasi ini
merupakan pelaksanaan tugas ke dinasan
pegawai yang dilakukan di
kantor di kantor artinya wfo work from
office atau bekerja dari kantor Nah yang
kedua rumah tinggal rumah tinggal atau
wfh work from homebase atau lokasi lain
yang ditetapkan oleh pejabat pimpina
kepegawaian atau pimpinan instansi kalau
enggak ada PPK ya pimpinan instansi ini
yang disebut dengan
eh work from Anywhere Jadi selain dari
home dan office ya home ada dua ya bisa
home yang tempat dia eh domisili di
kantor itu atau home base tempat dia eh
tinggal bersama istri atau eh keluarga
gitu ya jadi ada homebase ada home juga
ada E anyw anyw ini bukan berarti di
mana-mana tapi lokasi itu sudah
ditetapkan oleh eh instansinya
masing-masing atau ppk-nya jadi misalnya
di eh apa di koperasi kantor atau di
eh kantor cabang misalnya
eh e Walikota ya Kota Surabaya Surabaya
bisa mengantor dari Kecamatan atau yang
dekat rumahnya itu termasuk lokasi lain
yang ditetapkan gitu ya jadi ini
fleksibilitas secara lokasi ini ini
berarti yang disebut-sebut tadi wfa
masuk mana ini Bapak Ibu ya work anywere
tadi masuk di yang terakhir ya yang
lokasi lain Jadi selain rumah dan selain
kantor karena dari dulu adanya wfh dan
wfu gitu Ya tahunya nah ini
sekarangwnya adalah lokasi lain kemudian
fleksibilitas kerja secara waktu
ini dilakukan pengaturan waktu bekerja
memenuhi target kinerja nah ini
ee sudah banyak ya diterapkan ya mungkin
untuk daerah-daerah ya kalau Surabaya
Terus ee Malang mungkin yang
EE kota-kota yang sudah macet yang mulai
susah Nah ini sangat diperlukan
fleksibilitas kerja ini karena
kadang-kadang kita
ee apa telat absen itu cuma 1 menit ee 2
menit gitu ya kan sayang banget makanya
terus dipotong pasti kan Ya makanganya
dikasih fleksibilitas ini dilakukan
mungkin 30 menit gitu ya jadi tidak tapi
dia harus mengganti ya nanti mengganti
di akhir gitu ya gak bisa pada saat itu
juga jadi ini contoh fleksibilitas
secara waktu Ini hanya salah satu contoh
ya fas waktu itu banyak sekali nanti
kita ee lanjutkan di ee apa ee di slide
yang
selanjutnya kemudian jenis-jenis kerja
yang dari lokasi ya ini sudah kami
sampaikan tadi ya kantor ya kantor
selain lokasi yang menjadi tempat kerja
pegawai kemudian rumah atau rumah
tinggal jadi kantor atau kantor yang
tempat lain tadi kemudian
ee rumah atau tempat tinggal kemudian
lokasi lain nah ini sudah kami sampaikan
tadi ya contoh-contohnya
juga lanjut nah yang waktu ini ya Bapak
Ibu ya Jadi untuk waktu ini
sebenarnya lebih banyak ya ada yang
disebut dengan fleksibilitas kerja
secara shf yaitu fleksibilas kerja
sistem shf merupakan pola pengaturan
hari jam kerja yang membagi pegawai ASN
menjadi kelompok-kelompok berdasarkan
waktu dan atau hari ini contohnya di
mana ini kalau di ee pemerintah daerah
ya ini contohnya untuk ee di kesehatan
di di rumah sakit di Puskesmas gitu ya
kemudian juga ada di
ee apa pendidikan ya di sekolah itu kan
waktunya berbeda ya karena kita ini ada
dua sebenarnya jadi ada jam kerja jam ee
apa instansi dan jam kerja pegawai gitu
nah ini
Eh shftsiif ini karena perlu apa 247 ya
24 jam 7 hari seminggu makanya diatur
pola-pola ee shf ya jadi kebanyakan di
rumah sakit maupun di e sekolah karena
sekolah juga hari sabtu masuk
kadang-kadang hari Minggu masih ada
ekstrakurikuler gitu ya atau apaah ini
perlu dilakukan kerja secaraf atau kalau
dulu ya sebelum ada fba ini ya pokoknya
di St aja gitu ya ST aja ya gitu
pokoknya itu makanya dengan ini sudah
bisa dipayungi tidak perlu SD lagi
Kemudian yang kedua fleksibilitas kerja
yang dinamis yaitu model pengaturan
Haria yang memungkinkan pegawai ASN
untuk menyesuaikan ya waktu kerja dengan
kebutuhan pencapaian target
kinerja serta pemenuhan jumlah hari
kerja dan jam kerja dalam 1 minggu nah F
kerja dinamis ini memungkinkan ee ee
beberapa contoh ya
Misalnya fleksibilitas yang
EE seperti pemanfaatan ya Pemanfaatan
waktu gitu ya jadi benar-benar dia
diberikan ya Bisa misalnya hari Senin ya
sampai berapa jam gitu ya Yang penting
dalam 1 minggu itu 37 jam 30 menit ya
Kalau hari apa kalau Ramadan gini 32 jam
menit lanjut nah
kriterianya kriteria fleksibilitas kerja
ini yang untuk ada dua jenis ya yang
pertama kriteria tugas kedinasan yang
kedua kriteria Paw asn-nya Nah untuk
yang tugas
kedinasan merujuk pada karakteristik
tugas kedinasan yang memungkinkan ya
untuk menenerapkan fleksibilitas kerja
yaitu kriteria tugas kedinasan pada
fleksibilitas kerja secara lokasi dan
kriteria secara waktu ya lanjut kriteria
pegawai
sn-nya
ee belum ya Nah kriteria sn ini biasanya
adalah tadi ya yang memang berpredikat
ee ee baik gitu ya
kemudian juga pekerjaan itu juga bisa
dilakukan dari rumah gitu ya karena
pegawai tersebut juga punya alatnya gitu
ya seper itu lanjut nah kriteria
fleksibilitas kerja secara fleksibilitas
secara
lokasi tugas kedinasan yang dilakukan
atau dapat dilakukan di luar kantor nah
ini contohnya yang tadi Ya memang enggak
semua itu bisa dilakukan
Mba atau wfh ya work Home atau dari
lapangan atau lokasi Tapi bapak ibu
rata-rata pekerjaan kita itu juga sudah
Ee dibuka dari
ee apa melakukan juga kunjukan ke
lapangan Gitu ya Sehingga hampir sama
itu
kedudukannya n tugas kedinasan yang
dilakukan dapat ee dilakukan di luar
kantor ini ee macam-macam Ini contohnya
Nanti bisa kita ee bahas di
ee sesi di tanya jawab ya nanti kita
bisa sampaikan itu nah kemudian tugas
kejinasan yang dapat dilakukan dengan
memanfaatkan teknologi informasi dan
komunikasi yang tadi ya jadi
dengan adanya ee apa perkembangan
teknologi yang semakin maju ini kita gak
mungkin hanya di salah satu
ee apa hanya ada desainnya di kantor
saja enggak bisa jadi seperti apa dulu
customer service itu customer service
yang ada di apa apa eh bank atau yang
ada di kantor kantor kita itu tidak Ee
tidak bisa dilakukan dari rumah tapi
dengan adanya pandemi itu kita bikin
dengan kemajuan teknologi kita buka
akhirnya bisa dilakukan dari rumah
bahkan sekarang ini pun sekarang
Eh eh teknologi terbaru ya dokter itu
bisa mengoperasi dari misalnya
operasinya di Jakarta dokternya ahlinya
kebetulan adanya di Surabaya itu bisa
jadi mereka e menggunakan artificial
intelligence ya dengan menggunakan eh
robotik gitu ya jadi dikendalikannya
dari ee Surabaya Nah itu sudah sudah
makin maju lagi bapak ibu jadi makanya
tidak ee semua ini bisa dilakukan di eh
hampir semua pekerjaan itu nantinya bisa
dilakukan oleh teknologi makanya kita
harus memperkuat kompetensi supaya tidak
terlalu jauh ketinggangan dengan
teknologinya tadi Kemudian tugas
kindasan memiliki interaksi tatap muka
yang sifatnya minimum kan tugasas tidak
memerlukan supervisi atasan secara
terus-menerus dan dan kriteria yang
ditetapkan oleh
EE ppk-nya jadi seperti itu ini
kriteria-kriterianya
nah nah kemudian kriteria fleksibilitas
kerja yang EE secara waktu ya tadi juga
secara lokasi e secara waktu ini kiteria
ketugas Kasan yang dapat melaksanakan
fleksibel kerja saf ya memiliki jam
kerja lebih dari 8 jam 30 menit dalam
sehari ya Jadi kalau memang lebih dari
kan sehari rata-rata 7 Seteng ya 7 jam
30 menit nah ini kalau sudah lebih
ee dari 7 jam 30 lebih dari sejam atau
yang lebih dari 5 hari itu bisa
melakukan ee fleksibilitas kerja secara
shf ya itu kemudian kriteria tugas
kinasan yang dapat melaksanakan
fleksibilitas kerja secara dinamis ini
adalah tugas
kedinasan yang tidak terikat jam kerja
instansi dan tetap memenuhi ketentuan
hari kerja dan jam kerja sesuai dengan
peraturan perundang-undangan nah ini
ee contohnya di di apa rumah sakit sama
ee pendidikan tadi ya seperti itu atau
mungkin kalau di ini juga masa di dinas
pertamanan dinas kebersihan dan mungkin
ee pekerjaan-erjaan ya seperti penyuluh
gitu ya ini bisa melakukan ee fleksibel
ee secara dinamis Kemudian tugas kasa
tidak memerlukan supervisi atau
ee pengawasan langsung secara
terus-menurus artinya ini ee kan ada ya
pekerjaan-pekerjaan yang seperti di
manufakturing itu kan ada
eh berjalan n di situ ada eh supervisor
yang selalu mengawasi nah ini tidak bisa
kalau seperti itu dilakukan dengan eh
fleksibilitas lanjut Nah untuk kriteria
pegawai asn-nya yang pertama adalah
tidak sedang menjalani atau ee dalam
hukuman disiplin ya kalau di his ya
tidak bisa mendapatkan ibilitas kemudian
ee kriteria yang
kedua bukan pegawai baru ya atau
ee baru saja menempati jabatan baik
melalui proses pengandan formasi promosi
ini maksud kami nanti bisa diatur oleh
ppk-nya kriteria pegawai yang baru ini
Apa karena kadang-kadang
ee apa namanya
pergantian atau
regenerasi itu ada yang mungkin tiap
kantor itu engak tiap tahun ada pegawai
yang baru atau tidak setiap tahun ada
pergantian promosi lah ini kriteria baru
nanti bisa diatur Oh baru itu baru
sebulan baru 3 bulan 6 bulan atau bahkan
setahun ya itu nanti bisa diatur oleh
PPK atau pimpinan unitnya masing-masing
lanjut Pak Nah tahapan penerapan ini ada
empat tahap ya yang pertama kita
identifikasi dulu bapak ibu identifikasi
karakteristis tugas
kedinasannya mencakup aspek Misnya
lingkungan kerja sosial mental dan
emosional dan kognitif tugas
kedinasan kedua identifikasi kesiapan
dari instansi yang mencakup aspek-aspek
misalnya dukungan pimpinan infrastruktur
teknologi kinerja ini termasuk dari
identifikasi kesiapan instasi kemudian
penetapan jenis fleksibilitas kerja ini
yang ditetapkan adalah PPK mana-mana
pekerjaan atau maaf mana-mana
jenis-jenis yang bisa diterapkan
misalnya jenis yang lokasi aja Atau
mungkin jenis yang waktu atau kombinasi
antara lokasi dan waktu Nah ini bisa
ditetapkan nanti oleh EE
ppk-nya kemudian penerapan fleksibilitas
pada unit organisasi ini misalnya di
uptupt di kantor pelurahan kantor
kecamatan atau mungkin di dinas-diras ya
yang selain di di Sekda atau di pusat
itu pimpinan J organisasi bertanggung
jawab untuk mengatur fleksibilitas kerja
yang dilaksanakan oleh pegawai ASN jadi
setelah jenisnya ditetapkan oleh Eh Pak
Sekda atau
eh provinsi maupun e kabupaten kota maka
unit-unit akan mengatur berdasarkan
fleksibilitas yang sudah ditetapkan tadi
jadi ya hanya membuat semacam ee apa ya
aturan atau bukan aturan ya mengatur eh
sistem tiketnya tadi atau mengatur Oh
yang boleh fleksibel berapa orang atau
jumlah eh yang penting kinerja itu tetap
terpenuhi dan kedua pelayanan masyarakat
tidak terganggu nah ini itu lanjut nah
evaluasi ini ada empat ya Ini juga masuk
di dalam perancangan peraturan kami
yaitu yang pertama terkait dengan
capaian kinerja organisasi yang kedua
capampaian kerja pegawai SN dalam
mendukung kinerja unit
organisasi dan ketiga disiplin pegawai
serta keempat adalah kualitus eh
kualitas hidup ee pegawai asnnya nah
capampaian kenerja ini dari mana ini ada
nanti kep ee apa peraturan dari
eerp ya dari RB ya Ee terkait dengan
penilaian kerja ee organisasi
kemudian capaian kerja pegawai ini juga
pakai apa Eh per6 ya di situ ada cara
kerja Pan kerjaanya disiplin ini juga
pakai PP 94 dan turunannya Kian kualitas
hidup pegawai SN ini nanti kriterianya
ada di dalam eh peraturan P4 ya Nti
dijelasi di situ Ya mulai ada Eh
misalnya bagaimana dia mempengaruhi eh
peningkatan kinerja maupun apa eh
kepuasan dan
e
ke atau tingkat e stres Maun tingkat
bebatal dari pegawai tersebut ini masuk
dalam kualitas hidup pegawai ASN Nah itu
mungkin ya Eh terkait dengan apa paparan
terkait sama
kesimpulannya ada tiga ya Bapak Ibu Ya
kerja ini untuk meningkatkan kinerja
organisasi bukan merupakan pegawai dan
diterapkan danapkan sesuai dengan kas
pekerjaan pada masing-masing instansi
pemerintah
eh mungkin itu yang bisa kami sampaikan
kami kembalikan lagi atau e ke pak lman
ya tadi Eh selaku host di ee lanjutkan
dengan eh tanya jawab ya makasih siap
Thank you Pak Deni untuk paparannya
menarik banget pak jadi memang benar ya
Ee fleksibel ini bukan diartikan sebagai
fleksibel yang sefleksibel itu tapi
tetap ada koridor-koridor batasannya
tadi fleksibel secara lokasi dan juga
waktu dan itu pun juga harus mendapatkan
approval dari ppk-nya ya seperti itu dan
memang ketika kita menerapkan eh
fleksibilitas kerja ini juga perlu ada
sistem monitoring dan juga kontrolling
yang tepat gitu ya di unit kerja itu
supaya bisa mengontrol capaian
organisasi atau capaian kinerja di unit
tersebut baik sobat ASN Saya ingin
membuka sesi tanya jawab
em kepada sobat ASN yang ingin bertanya
silakan langsung bisa Raise hand oke di
sini sudah ada yang sudah resen saya
persilakan atas nama bapak siapa dan
juga asal instansi dan juga asal
daerahnya Pak silakan
Pak Ya silakan Pak bisa dibantu mute
unmute
suaranya Oke sembari menunggu
tim membetulkan suaranya ini sudah jelas
Oke sudah bisa e terdengar oke terdengar
silakan Pak boleh dibantu perkenalkan
asal instansi dan asal daerahnya
Pak Selamat pagi salam sehat untuk kita
semua yangir pada pagi hari ini
perkenalkan dan saya dengan dari KSOP
Kepulauan Seribu yang posisinya ada di
daerah Jakarta Utara dekat
daricol Selamat pagi Pak Salam sehat pak
ini sangat menarik sekali tentang
fleksibilitas kerja Pak
eh pertanyaan saya seperti ini Pak saya
kan dari sebuah UPT yang ada di
kepulauanbu itu pak di daera Jakarta
Utara di mana Wilayah kerja kami itu
terdiri dari lima pulau lima wilayah
kerja dan
eh ada offshore dan Kemudian ada
beberapa banker dan juga kapal-kapal Pak
yang ingin saya tanyakan ini kan terkait
efisiensi yang sedang diterapkan oleh
pemerintah saat ini Pak eh Apakah bisa
Pak bagi para petugas petugas-petugas
yang ada di tiap-tiap wilayah kerja atau
pulau-pulau kemudian kapal-kapal yang
terkait tentang yang terkait dengan
keselamatan dan keamanan pelayaran
diberikan semacam fleksibilitas kerja
Pak dalam rangka efisiensi penghamatan
yang sedang dicadangkan oleh pemerintah
saat ini karena eh terus terang Pak eh
tupoksi yang ada di UPT itu eh sangat
sangatsangat urgen sekali Pak karena
terkait dengan keselamatan dan keamanan
pelayaran ee pertanyaan saya cukup itu
aja pak terima kasih selamat pagi dan
salam ini bisa Lesa saja dijawab pak
oke
eh Baik terima kasih nih ini dari
Jakarta Utara ya Pak Ya betul Pak Oke Oh
dekat ya Pak ya Ucapkan
daerah pulau yang di daerah Jawa Timur
sana Pak kan ada di Maduro ada pulau
yang kecil itu bel Pak
mungkin hampir sama ya Pak ya Oke jadi
di Bapak sebagai di salah satu UPT yang
di Kepulauan itu ada eh offsore ada
beberapa tempat yang harus diawasi nah
nah sekarang karakteristik tugas
pekerjaan berapa itu ya mungkin kalau
saya lihat tadi terkait dengan keamanan
dan keselamatan pelayaran gitu ya Iya
betul Pak Nah sekarang e pekerjaan itu
keselamatan pelayaran keamanan pelayaran
itu pekerjaannya sifatnya apa ya kalau
memang sifatnya
fisik fisik secara misalnya harus
bertemu Harus melihat dan tidak bisa
digantikan oleh teknologi
berarti agak kurang bisa dilakukan
fksibilitas
Namun apabila pekerjaan tersebut bisa
juga dilakukan misalnya untuk memantau k
maknanya oke ya pakai kan ada eh kalau
untuk kapal kan ada a Pak ya Ada A jadi
kan kelihatan eh kapal itu jalan ke mana
kan dikodernya kan kelihatan misalnya
atau apa pakai teknologi itu bisa
berarti pekerjaan itu e bisa dilakukan
secara fleksibel gitu Pak Nah kecuali
kerja Bapak adalah menjagausuar ya
enggak bisa ke mana-mana Pak memang
harus jagaang harus di situ gitu ya itu
jadi
ee kalau pekerjaan itu masih bisa di eh
dilakukan apa dibantu ya dengan
teknologi dengan sistem yang tersambung
100% bisa dilakukan fleksibilitas
seperti itu jadi misalnya jahatkan Pulau
P 100 Pulau sekian Pulau kalau memang
itu sudah terawasi secara teknologi ya
jadi lengkap sudah Ee apa namanya CCTV
dan segala macam hanya saja terkait
dengan keselamatan itu kan memang harus
ada semacam piket ya kayak ee apa kayak
pemadam kebakaran kayak ee bencana gitu
ya itu kan begitu terjadi ada kejadian
dia harus langsung turun kan gitu eh
untuk keselamatan nah ini yang mungkin
ee
ee bisa lakukan kombinasi gitu Pak
kombinasi antara kerja
ee apa shift tadi dengan yang 24 tu tadi
yang dilakukan dengan shift atau juga ee
dengan ini atau juga ee misalnya
dengan eh walk raster Pak walk raster
itu misalnya Bapak Karena di Pulau
enggak mungkin bolak-balik tiap hari ya
Pak ya enggak tahu ya kalau mau pulang
balik tiap hari itu bapak 3 minggu di
Pulau seminggu libur gitu Pak Jadi kayak
kerja Dirik atau 2 minggu 2 minggu
Terserah itu banyak sekali
contoh-contohnya jadi
hal itu adalah ee lumrah apa wajar
dilakukan dan sudah sudah pernah
memberikan persetujuan tersebut ee
kepada kementerian keuangan untuk yang
penjaga perbatasan Pak yang di tangabado
di
ee Nunukan gitu ya Eh nah itu karena
bordernya itu dijaganya 24 jam dan
orangnya ganti-ganti makanya dia hanya
bekerja selama 3 minggu kemudian
seminggunya dia off balik ke kantor jadi
seperti itu
jadi Ee tidak Ee tidak seperti jam kerja
yang biasa yang jam .00 eh apa jam 08.00
sampai jam 730 sampai jam 16 Enggak
seperti itu karena dia kan ee 24 jam ya
apalagi dia kalau di situ ya Itu makanya
kayak pekerjaanpjagaan ee penjaga Mercu
suar tadi yaah itu mungkin dia habisan
manfaat itu 2 minggu full Dia sana 2
minggu Oh 2 minggu full ganti orang g
gitu Pak
cara Mungkin gitu Pak ya Ya jelas ya Pak
Iya jelas Pak Terima kasih
baik terima kasih Pak atas pertanyaannya
jadi memang konsiderasinya memang harus
kita lihat seberapa besar peran manusia
ini bisa digantikan oleh teknologi kalau
misal dirasa tidak bisa tergantikan ya
mau tidak mau fleksibilitas kerja
mungkin harus kita kesampingkan ya dan
memang konsiderasi lainnya memang harus
kita lihat juga culture secara
organisasi ini terkait dengan output
kinerjanya juga seperti itu Thank you
Pak untuk pertanyaannya kita akan lanjut
masuk ke Pertanyaan selanjutnya di sini
sudah terhubung bersama kami kami
persilakan untuk tim bisa bantu PIN
penanya
berikutnya baik selamat pagi
ibu baik Terima kasih atas waktunya
Terima kasih izin
pakarkenkan
sayaan adalah terkait yang turunan fwa
ini kan sebenarnya turunan dari PP 21
hari kerja dan jam kerja ya Pak ya Dan
kalau engak salah di PP tersebut
tercantum bahwa terkait pengaturan fwa
akan diatur oleh menteri dalam hal ini
adalah oleh Menpan Nah mungkin
pertanyaan pertama saya adalah Apakah
terkait yang Aturan fwa ini apakah
memang sudah terbit atau takutnya malah
kami gak tahu Terata Sudah terbit tapi
memang kami belum tahu gitu dan yang
kedua tadi terkait yang bahasan yang wfa
ini sangat menarik sekali nih karena
mungkin kami pun menjajakinya untuk ee
Pelaksanaan kerja di kami mungkin karena
sifatnya ada yang bisa diwfa kan maka
mungkin kami cenderungnya adalah nanti
untuk depannya mungkin bisa mengambil
wfa cuma di sini adalah untuk wfa tadi
bahasanya adalah eh bukan bekerja bukan
dalam pengertian bekerja Dari mana saja
tapi bekerja dari suatu lokasi tertentu
yang sudah ditentukan I nah misalnya
kalau ee
kalau misalnya kayak kemarin saya pernah
membaca ketentuan yang dari aturan yang
kementerian keuangan mereka memang sudah
membentuk yang namanya lokasi kantor
satelit ya Pak jadi mereka sudah ada
kantor satelit misalnya di beberapa
wilayah Jadi mereka nanti kalau misalnya
ada orang yang EE langsana mungkin
mereka bisa ikutan eh wfa-nya di kantor
satelit itu nah bagaimana kalau misalnya
untuk kantor yang tidak memiliki kantor
satelit Nah kalau misalnya akhirnya kami
menerapkan wfa itu memang dengan
pengertiannya adalah di mana saja
maksudnya bisa dilakukan di rumah atau
enggak misalnya
di kafe atau di mana Yang intinya adalah
eh semua pekerjaan itu memang targetnya
tercapai tapi kita lokasinya lebih
fleksibel Apakah nanti diperbolehkan
Mungkin pertanyaan saya itu aja terima
kasih Pak Deni
baik eh Mak kasih Bu Eh pertanyaannya ya
dari BPK ya Bu ya
baik yang pertama memang di dalam PP eh
eh 94 itu
Eh mengamanatkan ada dua jenis yaitu ada
fleksibilitas secara lokasi dan waktu
Nah dari PP tersebut kami
memperbaikies Maaf ehes terkait dengan
hari dan j eh maaf yaes ya terkait hari
dan jam kerja yang ada di ppres 21 tahun
2023 ppres 21 tersebut itu mencabut tiga
ppres sebelumnya jadi mulai pepes tahun
7 itu masih 6 hari kerja tapi ee dalam
satu ee hari eh 1 minggu itu tetap 37
jam 30 menit kemudian juga ee pepres ee
tahun
72 terkait dengan ee
apa eh jam kerja khusus untuk wilayah
DKI ya DKI karena DKI ini banyak
instansi pemerintah Ya hanya daerah
makanya dibuat PES sendiri tahun 72 dan
terakhir PES tahun 95 yang sudah menjadi
5 hari kerja terutama untuk di wilayah
ee DKI dan beberapa tempat tertentu dan
diberikan waktu transisi 2 tahun yang
masih 6 hari menuju ke 2 hari
makanya simplifikasi menjadi PPS 21
tahun 2003 intinya
Ee tidak ada perubahan sama sekali baik
di eh apa jumlah jam kerja selama
seminggu tetap 37 jam Seteng kemudian
mulainya juga tetap dari jam .30 sampai
jam 1600 istirahatnya juga dari jam apa
1 jam dan 1,eng jam untuk hari Jumat ya
dari jam 12 sampai jam
ini masih sama nah hanya ada tambahan
sedikit di situ terkait dengan fleksibel
ya Bu ya Nah
fleksibelnya di PPS 21 itu ada dua jenis
yang pertama hari dan jam kerja untuk
instansi hari dan jam kerja instansi itu
fix tidak bisa dirubah-rubah jam 30
sampai jam 16 jadi kita tidak bisa
merubah jam kerja instansi kita karena
apa nanti enggak akan ketemu Bapak
misalnya ibu mau maju nih saya jam
atau saya 7 nanti selesainya dia jam .00
selesainya jam padahal masih ada
pelayanan sampai jam .00 nanti enggak ee
enggak ketemu nanti pelayanannya makanya
instansi tetap jam 07.30 sampai jam
16.00 tetapi untuk pegawai diberikan
fleksibilitas Jadi Bapak Ibu mau masuk
jam
6.30 mau masuk jam 7 bisa pulang lebih
cepat dari jadwal yang di apa ee
ditetapkan misalnya t harusnya jam 00
kalau dia datang jam .30 berarti dia jam
. sudah bisa pulang jadi seperti itu
inilah yang disebut dengan fleksibilitas
makanya di dalam
ee untuk mengatur hal-hal tadi diamat
diamanatkan dalam P tersebut dibentuk
suatu peraturan menpam tadi yang
ditanyakan oleh Heeh Bu Eh siapa bumaya
tadi jadi
eh peraturan tersebut nanti ini sedang
proses harmonisasi Bu jadi memang kalau
saya Tahulah ini BPK ini yang paling
update ya untuk peraturannya Ya semua
juga ngambil apa jdih-nya dari sana ya
jadi
eh Pasti enggak ketinggalan lah Bu
memang kita belum keluarkan jadi masih
dalam proses harmonisasi jadi perannya
dalam ee proses harmonisasi kemudian
terkait dengan eh pengertian dari work
from Anywhere ini kan di dalam eh
rancangan permen ini sebenarnya ada tiga
ya yang
pertama office ya itu enggak fleksibel
ya oke makanya yang pertama itu kantor
atau kantor Selain itu misalnya tadi
kantor cabang atau kantor apa Nah itu
yang akan
dilakukan apa namanya fleksibilitasnya
Terus yang kedua
Eh tempat
lain maaf yang kedua adalah rumah home
ya home ini bisa rumah dia cost gu Ya
itu dia J atau rumah kontrak atau apa
itu rumah dia tempat domisili atau
homebase homebasenya di mana misalnya
tinggalnya di Jakarta homebas-nya
Bandung Nah itu juga bisa ada wfh atau
homease tapi ini aturannya nanti kalau
di dalam permenan eh rancangan peran itu
nanti yang diperlukan ee apa istilahnya
ee konsultasi dulu ya dengan ppk-nya
dengan pimpinannya Supaya apa supaya
untuk absen segala macam kan harus
dibuka koordinatnya sampai sana atau
mungkin sistem itu sudah menjago sampai
sana atau belum gitu ya Nah supaya itu
bisa eh ditetapkan Nah untuk tempat lain
ini memang kemarin tujuan kami Bu supaya
tidak ada
eh Asni yang bekerja dari ruang publik
yang tidak aman gitu ya lebih kear
security sistemnya jadi misalnya mungkin
di kafe juga ada Wii tapi Wii yang Open
itu kan nanti akan merusak di dalam eh
sistem Anda yang ada di kantor makanya
perlu ditetapkan tadi boleh misalnya di
eh mungkin nanti pas mau lebaran ini kan
sudah ada se daringanan ya terkait wfa
apa eh eh flexible working arement mulai
tanggal 24 sampai 27 Itu bisa di mana
saja nah itu nanti
Misalnya eh ppk-nya oke itu di
perjalanan pun boleh mau di R area mau
di mobil mau di apa karena dia kan dalam
perjalanan mudik itu itu boleh ya sudah
berarti itu sudah ditetapkan oleh
ppk-nya jadi seperti yang penting itu
seperti itu jadi tidak harus
eh apa ee suatu tempat yang memang ee
formal sekali gitu ya memang di di
keuangan itu khususnya di kementerian
keuangan itu yang ditepat EE ada dua
mereka menetapkan coring Space dulu
cws-nya jadi untuk untuk kq itu yang
ditetapkan CWS itu di sini ya di
Purnawarman ya di bppk jadi tempat apa
pelatihan e pendidikanpelatihan
kepegawaian yang di dalam di Jakarta
Selatan ya Dekat kantor kami ini itu
ditetapkan CWS untuk yang keuangan jadi
pegawai keuangan yang kemarin kebetulan
teman kami ya yang bertugas di IKN di
Balikpapan itu dia melakukan eh
flexibleing eh arrangement itu di
cws-nya di Purnawarman di BBK yang
penting apa yang penting sistem yang ada
di BK itu nyambung dengan sistem yang
ada di e Pusat atau yang sampai daerah
tadi itu kuncinya jadi selama itu bisa
itu tidak ada masalah Bapak Ibu sekalian
bekerja dari manaun nanti kalau misalnya
bak I perjalanan juga kan masih nyambung
ya itya internetnya atau apanya ya
kecuali ya kalau eh Blank Spot lah itu
mungkin nanti paling berapa menit juga
bisa lagi
nah jadi bukan enggak boleh bu di kafe
ini tapi kalau sudah ada persetujuan
dari wpk-nya atau apa E silakan itu gitu
ya Bu
Maya kasih Bu Maya untuk pertanyaannya
Terima kasih juga Pak Deni untuk
jawabannya Kemarin saya sempat
scrollsroll lewat tiktok juga sih Pak
banyak sekali keraguan-keraguan dari
para pegawai ASN ini ketika fwa ini
diterapkan maka work Life Balance ini
akan semakin berkurang karena bounderis
antara kehidupan profesional dengan
kehidupan personal itu akan tercampur
aduk tapi tadi Dari penjelasan Pak Deni
kita bisa tahu bahwasanya jam kerja
instansi tetap ya dari jam
30 sampai dengan pukul .00 yang
fleksibel adalah jam kerja pegawai itu
pun sudah diatur di tiap minggunya jam
kerjanya normalnya berapa jadi pasti
kita bisa pastikan ya tidak tidak akan
tercampurlah antara kehidupan personal
dengan kehidupan profesional seperti itu
ya Pak Deni ya mantap nih Pak Lukman
sudah bisa sosialisasi nih nanti saya
diajak aja Pak kalau misalnya mau
sosialisasi Saya bersedia untuk ikut
anyway Pak Deni Sebelum kita akhiri sesi
satu kali ini silakan Pak Deni
barangkali ada closing statement yang
ingin diberikan kepada sobat ASN Pak
Deni Wah ini luar biasa ya karena eh
kebijakan yang akan keluar sudah bpsjm
Jawa Timur sudah apa minta duluan gitu
ya jadi nanti semoga S nanti
ee sebelum apa cuti bersama sudah ada
peraturannya ya Bapak Ibu Terus eh kode
apa istilahnya eh jenis-jenis
fleksibilitas kalau mulai sekarang
dipetakkan di masing-masing supaya nanti
bisa ee begitu peraturanan oh yang bisa
ini ini nah C sudah mulai dipetakkan
gitu Mungkin itu saja pakman Eh bance ya
jangan lupa
yajaan keluarga dan kesehatan work Life
Balance tapi kalau di kita sekarang
mungkin nyebutnya lebih ke work Life
integration juga ya Pak Deni Ya baik
Paki Terima kasih sekali lagi atas
kedatangannya di webinar ASN belajar
seri 10 kali ini Salam sehat selalu
untuk bapak dan seluruh rekan-rekan di
sana ya Pak ya sampai ketemu lagi di
eventevent selanjutnya Pak Deni Thank
you
Pak Baik sobat ASN itu tadi perbincangan
kita dengan Dr
selaku Asisten Deputi perumusan
kebijakan sistem kelembagaan dan tata
laksana kita masih punya dua segmen
menarik yang tidak boleh untuk
dilewatkan jangan ke mana-mana kita akan
kembali setelah jeda pandiwara berikut
ini
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Kami mencoba
menjadi yang terbaik melayani bangsa
dengan sepenuh hati berhak kami Junjung
ekukan diri dan jadikan pedoman serta
kekuatani ini untuk mengabi laksanakan
tugas kebanggaan
negeriasuk melai bangsa dengan
akuntabilitas
[Musik]
tinggi dari sini tugas dengan
hati tunjukan Kensi dalam harmoni
melayani bangsa loyal tanpa
batasannya selalu adaptif dan
berkolaborasi gandeng t
sat menjadikan ASN lebih
berakhlak bekerja sepenuh hati tulus
membantu sesama dengan Pah kami
[Musik]
melayani bangsa
[Musik]
kami dari sini tus dengan hati Tunjukkan
Kensi dalam
harmoni di bangsa loyal tanpa
batasannyaelalu adaptif dan ber
kolaborasi bergandeng tangan satu tujuan
untuk menjadikan ASN lebih beragam
bekerja sepenuh hati tulus membantu
sesama bilang kami
melayani Bil bangah kami
melayani bangsa
[Musik]
Ya anda kembali lagi menyaksikan webinar
ASN belajar seri 10 flexible working
arrangement antara efisiensi dan kinerja
bersama dengan saya Lukman Ali kalau
tadi kita bahas terkait dengan
perspektif kebijakan dari Kemenpan RB ya
terkait dari perspektif pusat kali ini
kita sudah kedatangan narasumber
representatif dari provinsi Jawa Timur
saya akan sapa beliau terlebih dahulu
Selamat siang Bu Adina fibriani s. makak
selaku Kepala Biro organisasi
sekretariat daerah provinsi Jawa Timur
Selamat pagi Ibu Selamat Pagi mas Lukman
Kabar baik bu Alhamdulillah sehat baik
bu Dina tadi kita sudah memperhatikan
terkait dengan kebijakan pusat ya
bahwasanya fleksibel yang dimaksud ini
adalah fleksibel secara lokasi dan juga
fleksibel secara waktu tapi pada
kenyataannya implementasinya juga akan
diserahkan kepada culture dari tiap
instansi tersebut dan juga kebutuhan
dari organisasi kali ini saya ingin
mendengarkan paparan dari budina
bagaimana pemerintah provinsi Jawa Timur
merespon himbauan atau kebijakan terkait
dengan flexible working arrangement
namun sebelum saya serahkan kepada Bu
Din Sekali lagi saya ingin
menginformasikan kepada sobat ASN
bahwasanya nanti kita juga akan
melakukan sesi q& di akhir Jadi bagi
sobat as n yang tertarik untuk bertanya
kepada narasumber kedua kita bisa
langsung Nyalakan fitur R hand dan nanti
akan kami pilih untuk penanyanya baik
silakan Bu Dina kami persilakan untuk
menyampaikan materinya Ibu Monggo baik
makun baik samualaikum warahmatullahi
wabarakatuh baik ee bapak ibu semua
kalau tadi kita sudah mendengarkan ee
terkait dari kebijakan dari asdeep
perumusan kebijakan Pak Dr Deni Isworo
ya juga alhamdulillah kita dapat satu
lagi bocoran bahwa akan ada lagi satu
lagi aturan dari Menpan yang akan
eh dikeluarkan terkait dengan fleksibel
fleksibel working arrangement
fleksibilitas bekerja baik eh bapak ibu
tadi juga sudah oleh Kepala bpsdf juga
dijelaskan secara
eh ringkas Apa sih yang dimaksud dengan
e fleksibilitas bekerja kemudian juga
tadi pak pak juga sudah menjelaskan juga
terkait dengan eh fwa fleksibilitas
beerja nah next mungkin
itu fleksibilitas pja itu Eh bisa bebas
pekerja dari saja dan jam berapa saja
Kemudian bebas bukan berarti juga bebas
tidak bekerja bukan berarti juga
ee kalau bebas bekerja dengan siapa saja
karena memang selama ini kita sudah
bekerja secara tim ya di apa namanya
di organisasi kita kemudian ee kemudian
juga bisa juga berarti fleksibilitas
bekerja juga bebas bekerja Apa saja jadi
eh kita harus bekerja secara
multitasking gitu ya untuk bebas bekerja
Apa saja nah kemudian dasar hukumnya
tadi juga sudah di ee apa Disinggung
sedikit oleh Pak Deni yaitu
[Musik]
ee Peraturan Pemerintah Republik
Indonesia yang terkait dengan ee
disiplin pegawai yaitu PP nomor 94 tahun
221 nah di memang tadi dijelaskan bahwa
pasal 4 itu adalah ada pengatur ee pasal
4 dari
pp94 ini adalah ada pengaturan terkait
dengan lokasi dan eh waktu bekerja
kemudian terkait dengan ketika kemudian
mengenai kewajiban PNS masuk kerja dan
mentaati itu diserahkan kepada eh
peraturan dari masing-masing instansi
pemerintah kalau misalnya di Pemprov
Jatim ada terkait dengan berarti Pergub
Jatim Kalau di apa pusat berarti terkait
dengan peraturan menteri kemudian juga
ada ee juga dijelaskan juga tadi juga
Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun
2023 yaitu tentang eh hari dan jam kerja
instansi kemudian juga hari dan jam
kerja pegawai bahwa Kalau hari dan jam
kerja instansi itu adalah
ee dalam Perpres ini bahwa ee ASN itu
harus kerja dalam perpensi sebanyak 37,5
jam per minggu dimulai jam 07.30 sesuai
zona waktu setempat kemudian tidak ada
fleksibilitas kalau di Pemprov Jatim
Berarti mulai bekerja mulai jam ee masih
kita masih jam
0808 kemudian selesainya sampai jam 1600
kemudian diberikan jam istirahat
sebanyak 60 menit pada hari Senin sampai
dengan Kamis dan 90 menit pada hari
Jumat itu
kemudian jadi Perpres tersebut juga
diatur bahwa juga ada untuk jam khusus
bulan Ramadan terus kemudian ada juga
yang diatur terkait dengan 5 hari kerja
dan untuk pelayanan publik mungkin ya
itu yang 6 hari kerja Kemudian untuk jam
kerja Ramadan itu diatur dalam Perpres
itu sebanyak
32,5 jam per minggu kemudian ee dimulai
pukul 00 dan istirahatnya adalah 30
menit pada hari kerja Senin sampai Kamis
dan 60 menit pada hari Jumat gitu
fleksibilitas di sini hanya berlaku bagi
pegawai ASN tidak berlaku pada instansi
peremerenta dan sekali lagi di dalam
Perpres ini diatur fleksibilitas waktu
dan fleksibilitas tempat Git sebagaimana
juga diamanatkan dalam PP 94 tahun 2021
tentang disiplin
PNS next nah kemudian kalau kita melihat
bahwa eh Peraturan Presiden ini tentang
hari kerja dan jam kerja instansi
pemerintah dan pegawai ASN pengecualian
untuk yang misalnya nih yang bekerja di
pelayanan kesehatan itu tadi juga sudah
Disinggung sedikit oleh Pak Deni memakai
sistem shift jadi eh mungkin sehari 24
jam dibagi menjadi tig shift karena ini
eh unit kerja kalau misalnya di
pelayanan kesehatan ini memberikan eh
layanan langsung ya kepada masyarakat
kemudian ada juga ee di kabupaten kota
mungkin saat ini sedang membangun
pelayanan publik itu juga ee mungkin
sistemnya juga akan ee sistem shift
sehari dibagi 3 si itu terus kemudian ee
untuk unit kerja pada instansi
pemerintah yang telah mendapatkan
persetujuan tertulis dari menteri
terkait dengan ee jam kerja dan hari
kerja tetap melaksanakan hari kerja dan
jam kerja sebagaimana yang ditetapkan
oleh
EE PPK Jadi intinya di situ bahwa apapun
itu yang menetapkan adalah tetap adalah
pejabat Pembina kepegawaian kemudian eh
kita hubungkan dengan ee saat ini ada
Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2025
tentang efisiensi belanja dalam
pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran
2025 yang terutama adalah dipangkas Pada
perjalanan dinas sebanyak 50%. nah n Eh
PM Prof Jatim juga eh mengikuti amanah
dari impres ini ee bahwa anggaran pada
masing-masing instansi eh perangkat
daerah di Pemprov Jatim dipotong
sebanyak 50% jadi kemudian eh seperti
kegiatan-kegiatan htek e kemudian
kegiatan-kegiatan rapat kudian seminar
itu eh di PM Prof Jatim lebih banyak
memanfaatkan eh jaringan
Zoom ya Jadi kita sama seperti pada
waktu covid kemarin jadi kita lebih
banyak itu terus kemudian terkait dengan
turun ke lapangan terkait dengan
evaluasi mungkin bisa dilakukan lewat
Zoom itu itu
kemudian efisiensi ini tapi tidak
termasuk untuk belanja pegawai dan
belanja bantuan sosial jadi untuk
belanja pegawai masih aman terkait gaji
dan EE tunjangan penghasilan
kemudian eh juga ada lagi yang terkait
dengan aturan dari Menpan yang baru
terbit tadi juga sempat Disinggung oleh
Pak Deni yaitu peraturan Man nomor 2
tahun se Menpan 2 nomor nomor 2 tahun
2025 yang eh mengatur Untuk pelaksanaan
tugas kedinasan ASN eh menyambut hari
libur nasional dan cuti bersama yaitu
hari raya Suci Nyepi dan hari raya Idul
Fitri Nah di situ juga mengamanahkan
bahwa tanggal 24 sampai 27 itu
eh diperbolehkan untuk eh fleksib eh wfo
wfh dan
wfa tapi ee ini akan ditindak lanjuti
oleh EE Badan Kepegawaian Daerah
Provinsi Jawa Timur dengan membuat se
namun ee kembali lagi untuk perkara wfo
masalah wfh atau wfa diserahkan ke
masing-masing ee perangkat daerah karena
yang tahu terkait dengan petanya Apakah
ini bisa dikerjakan secara di rumah atau
di kantor itu Yang tahu adalah peta dari
masing-masing eh perangkat
daerah Kemudian eh sejauh ini gimana sih
Eh persepsi terhadap fleksibilitas pekja
next
n memang keuntungannya adalah untuk
fleksibilitas bekerja Ini adalah setiap
orang akan memiliki Golden Power untuk
bekerja jadi ada waktu tertentu yang
orang-orang ini justru tambah rajin
misalnya nih
eh orang ini bekerja sukanya mulai jam
10 sampai jam sampai jam 12 itu
waktu-waktunya dia eh apa namanya eh
bisa mengeluar akan apa berdiskusi
berinovasi dan lain-lain itu di situ
jadi ada beberapa orang yang memang suka
EE bekerja mulai jam 10.00 sampai jam
12.00 nah kemudian jam 12.00 dia itu
bisa istirahat dulu nah kayak gitu
keuntungannya fleksibilitas bekerja atau
kemudian Mungkin dia bisa
ee dia bisa di lokasi tertentu jadi
tidak di kantor dia malah ee ide-idenya
keluar semua seperti itu ya itu yang EE
setiap orang memiliki Golden H untuk
bekerja kemudian bekerja pada situasi
yang ideal akan menghasilkan kinerja
optimal ya memang eh apa namanya ada
beberapa orang yang juga seperti itu
kemudian semangat menuju work Life
Balance ini yang biasanya
didengung-dengungkan oleh gensi kemudian
eh indikator kinerja harapannya akan
tiap individu akan lebih terukur dengan
fleksibilitas bekerja namun hambatan
utamanya adalah untuk ee fleksibilitas
bekerja ini adalah susah untuk
komunikasi dan koordinasi kemudian
kemungkinan distraksya lebih besar
kemudian kerja sama tim sulit diwujudkan
karena kan Eh di tempat masing-masing
ya Dan apa namanya ee ketemunya lewat
media daring kemudian yang terutama yang
saat ini dirasakan adalah kesulitan
pemenuhan terkait dengan target kinerja
karena sekali lagi target kinerja ini
memang butuh ee pemantauan dari atasan
langsung terkait ee misalnya targetnya
dari bulan pertama dia sampai dengan
bulan ketiga tidak memenuhi nah ini
adalah tanggung jawab dari atasan
langsung untuk eh memonitor melakukan
evaluasi Kenapa sih targetnya dari
bawahnya tidak tercapai Nah dari sinilah
kemudian akan terjadi namanya dialog
kinerja supaya target dari eh bawahannya
ini bisa tercapai
eh berikut ini ada dua video ee terkait
dengan ee fleksibilitas bekerja Mungkin
bisa kita ee nikmati bersama-sama
[Musik]
suka wfo atau wfh Kalau saya sendiri
kayaknya wfh sih ya aku lebih suka wfo
ya lebih suka wfh
[Musik]
ya masih ingat sama omongan Jokowi yang
satu ini dengan kondisi ini saatnya kita
kerja dari rumah belajar dari rumah
ibadah di
rumah setelah peraturan tersebut
dinyatakan masyarakat kalang kabut
Gimana Enggak biasanya kita melakukan
Apun dengan tatap muka eh tiba-tiba
harus berganti jadi tatap layar alhasil
berbagai dampak negatif muncul seperti
angka stres meningkat kesehatan mata
menurun kelalahan dan obesitas yang
lebih parah angka kekerasan dalam rumah
tangga juga meningkat data menunjukkan
bahwa KDRT pada perempuan semenjak
pandemi naik
75%. tapi untungnya dampak negatif ini
perlahan membaik karena masyarakat mulai
terbiasa pandemi juga pelan-pelan
melandai beberapa negara bahkan sudah
memperbolehkan warganya untuk kembali
bekerja dari kantor walaupun masih ada
beberapa yang menerapkan sistem kerja
campur atau remote dan akhirnya pada 24
Mei kemarin karyawan di Jabo the tabek
sudah boleh untuk sepenuhnya wfo tak
sedikit dari mereka yang menyambut
antusias dari kebijakan tersebut sebab
kebijakan ini dirasa cukup mudah
dijalankan karena pekerja merasa keadaan
di kantor justru membuatnya lebih
produktif data menunjukkan bahwa 79
pekerja yang terbiasa bekerja dari
kantor ternyata lebih senang dengan
penerapan kerja wfo karena bisa lebih
fokus bekerja dan adanya fasilitas yang
lebih memadai fenomena kembali bekerja
dari kantor ini rupanya tidak hanya di
Indonesia melainkan sejumlah negara di
seluruh dunia karena statistik covid-19
yang sudah melandai beberapa bulan
belakangan tapi bagi beberapa perusahaan
mengajak pekerja untuk kembali ke kantor
ternyata memiliki tantangannya
tersendiri contohnya Tesla perusahaan
mobil listrik yang satu ini mewajibkan
seluruh karyawannya untuk kembali
bekerja dari kantor Tapi kebijakan itu
justru tidak ditaati para karyawannya
hingga Tesla harus mengancam karyawan
untuk angkat kaki apabila tidak mau
bekerja dari kantor Hal serupa juga
terjadi di Perusahaan keuangan goldman
sack dan JP Morgan cash andco mereka
juga harus berusaha keras agar para
karyawan mau kembali ke kantor
sampai-sampai goldman sack akan
menaikkan gaji sebesar 30% untuk
karyawan baru yang ingin bekerja penuh
dari kantor pada 2021 lalu menariknya
survei juga menemukan bahwa 58% pekerja
akan mencari tempat kerja baru Jika
mereka tidak dapat melanjutkan bekerja
secara remote di tempat yang lama karena
ya mereka sudah nyaman dengan sistem
kerja ini yang dinilai lebih banyak
kemudahan dan manfaat mulai dari lebih
baik dari sisi work Life Balance karena
karyawan dapat memilih Berapa lama ia
bekerja tanpa terpaku jam kerja formal
825 lalu sistem kerja remote juga akan
membuat lebih banyak waktu dengan
keluarga para orang tua yang tidak bisa
meninggalkan anaknya sendirian tentu
bisa bekerja dengan sistem kerja semacam
ini dan yang paling penting adalah lebih
hemat waktu karena banyak pekerja yang
tinggal jauh dari tempat kerjanya
sehingga mereka bisa menghabiskan waktu
rata-rata 54 menit sendiri untuk pulang
dan pergi Kalau dari sisi perusahaan
dengan adanya sistem remote akan membuat
perusahaan berkesempatan mendapatkan
sumber daya yang lebih baik sekalipun
dia berada di tempat yang jauh sayangnya
survei-survei ini kebanyakan dibuat pada
2020 sampai 2021 yang tentunya berbeda
dengan situasi sekarang jadi konteks
akan mewancarai sejumlah karyawan untuk
dimintai pendapatnya kalau saya pribadi
sih lebih suka wfh ya karena kalau di
rumah itu kan waktu lebih lebih banyak
lebih fleksibel karena setelah pandemi
ini tuh banyak meet yang enggak enggak
ketemu langsung gitu loh jadi kita
dibeja tapi e rapatnya itu secara ini
gitu virtual gitu karena lebih fleksibel
ya Heeh untuk kondisi yang sekarang ah
jauh membaik sih aku lebih suka wfo ya
karena lebih enggak ketat kayak dulu
kalau dulu kan emang takut ke mana mana
ya Jadi emang lebih prefer e di rumah
aja sama aja gitu maksudnya wfa wfo
mendingan wfa aja sekalian gitu karena
kalau misalnya wfo itu lebih e waktunya
lebih lebih teratur gitu kalau wfa kan
Bisa sambil ngerjain yang lain Jadi
enggak fokus cuma ngerjaan-kererjaan
doang Kalau sekarang sih aku malah jadi
penginnya keluar mulu gitu jadi
begitulah pendapat mereka gimana kalau
kamu lebih suka wfo atau
remote baik ee Bapak Ibu jadi dari video
tadi juga kita bisa ee menangkap
pesannya bahwa manusia itu adalah
makhluk yang suka bersosialisasi jadi
ketika pandemi itu sudah berakhir Ya
sudahlah kan sudah kondisi normal
kembali jadi kita kembali bekerja di
kantor nah terkait dengan fleksibilitas
bekerja Ini juga sebenarnya ada sudah
diakomodir dari ada kebijakan dari
Menteri Pan RB untuk mendukung
fleksibilitas bekerja yaitu dengan
terkait dengan kinerja jadi pada Tahun
2022 eh Menpan ini mengeluarkan dua
aturan yaitu nomor 6 dan nomor 7 terkait
dengan pengelolaan kinerja ee pegawai
ASN bahwa eh saat ini
adalah kalau dulu mungkin pengelolaan
kinerja itu kita masih mengenal dengan
DP3 nah kemudian tahun sejak ada
peraturan Menpan nomor 6 dan 7 ini kita
mengubah mindset bahwa kita sekarang Eh
terkait dengan pengelolaan kinerja ini
kita memakai SKP SKP itu eh terdiri dari
dua penilaian di situ yaitu prestasi dan
perilaku kinerja nah
nah
kemudian prestasi ini kemudian dinilai
dengan apa namanya
eh apa yang dilakukan oleh oleh EE
pegawai ASN sehari-hari ee itu di
prestasi kinerja kemudian
di perilaku kinerja itu yang biasanya
kita sebut cor Val kita adalah berakhlak
nah di situ juga Eh ada tu cor Val
berakhlak mungkin Bapak Ibu juga sudah
eh apa namanya tahuasi pelayanan
akuntabel kompeten harmonis loyal
adaptif dan kolaboratif nah
kemudian di situ juga ada bukti kerja
dari masing-masing baik itu prestasi
maupun cor Val
ini yang
eh di apa namanya Biasanya kami
menggunakan di mengg mengunakan Google
Drive gitu ya link untuk mengisi
masing-masing bukti kerja dan kemudian
setiap bulan ee ini akan dinilai oleh
atasan langsung nah
harapannya ketika kemudian
ee antara uraian di prestasi atau uraian
di ee perilaku kerja ini sesuai dengan
bukti kerja maka akan
ee dinilai sesuai tapi kemudian ketika
kemudian Ee tidak sesuai ya harus
dinilai oleh atasan langsung di bawah
eh di bawah ekspekasi gu harapannya
adalah dengan e atasan langsung menilai
di bawah ekspetasi ini supaya terjadi
dialog kinerja namun kadangkadang masih
ada beberapa eh pimpinan ya mungkin
budaya Jawa ya jadi masih merasa bahwa
sungkan menilai bawahannya di bawah
ekspekasi karena sudah Ee bekerja sudah
membantu dan lain-lain eh reaseningnya
tapi sebenarnya
eh SKP ini adalah eh apa ya istilahnya
tuh wadah wadah bagi atasan dan bawahan
untuk berkomunikasi terkait dengan
eh kinerja apa yang akan dilakukan baik
itu ke depan maupun maupun kinerja yang
akan dilakukan misalnya ee 3 bulan lagi
kayak seperti itu dan dari eh kinerja
inilah sebenarnya saat ini kita
eh ke depan maunya setelah kinerja ini
benar-benar kita dipahamkan bahwa
pimpinan harus menilai sesuai ekspektasi
bawa ekspektasi atau di atas ekspektasi
ketika ini sudah terjadi dialog kinerja
maka kemudian ke depan akan disesuaikan
ke kembali dengan ee beban kerja dari
masing-masing bawahan seperti itu
kemudian setelah ee aturan terkait
dengan SKP ini diperkuat kembali oleh
menteri Pan RB yaitu esrat edaran
Menteri Pan RB nomor 3 tahun 2023
tentang tata cara penetapan predikat
kinerja bagi pegawai ASN ini adalah tata
cara terkait dengan penilaian ee
organisasi secara keseluruhan bahwa
kemudian ketika kemudian pimpinan
dinilai sangat baik berarti pimpinan ini
boleh menilai bawah hannya 70% sangat
baik kemudian 30% baik
dimungkinkan dimungkinkan 30% baik dan
dimungkinkan juga ketika kemudian
ee atasan ini menilai bahwa hanya
misalnya di bawah ekspetasi itu juga
diperbolehkan karena itu tadi harapannya
akan terjadi dialog kinerja jadi ee
kembali lagi sejalan dengan prinsip
fleksibilitas bekerja sangat
mengedepankan trust dan output dari
kinerja itu harapannya jadi jangan
sampai kemudian ketika bawaan ini
melakukan kesalahan kemudian Eh misalnya
dia e melanggar integritas dan lain-lain
itu terjadi pembiaran oleh atasan
langsung dan pada akhirnya bwa ini tidak
tahu bahwa di dia salah gitu jadi
kemudian dia ee orang kalau salah
kemudian tidak ditegur kemudian tidak
dilakukan pembinaan Ya sudah dia akan
merasa bahwa dia dia benar tidak
melakukan kesalahan itu
ee harapannya dari eh eh kita menilai
kinerja saat ini
next kemudian di sini juga eh definisi
fleksibilitas bekerja tadi juga sudah
disampaikan oleh pak eh Asisten Deputi
Pak Deni bahwa fibilitas bekerja pegawai
ASN merupakan pola kerja dinamis bagi
pegawai ASN di instansi pemerintah untuk
melaksanakan tugas kedinasan pada lokasi
dan waktu tertentu dalam rangka
mendorong optimalisasi kinerja dengan
penilaian kinerja yang terukur kemudian
fleksibilitas dimaksud diberikan dengan
mempertimbangkan sifat dari pekerjaannya
kemudian prestasi atau performa pegawai
kemudian situasi dan kondisi pegawai
dimaksud Apakah Eh ibu hamil apakah
mengalami eh kecacatan dan
lain-lain pegawai ASN di instansi pusat
dan instansi daerah kecuali yang
ditugaskan di instansi TNI dan Polri itu
fleksibilitas pekerjanya eh bukan tadi
juga sebbutkan bukan merupakan hak
melainkan harus disesuaikan dengan
karakteristik pekerjaan dan dan khusus
pegawai SN jadi dipetakan dulu seperti
disampaikan oleh Pak Deni harus
dipetakan dulu nih karakteristik
pekerjaannya kemudian Apakah ada Keadaan
khusus dari pegawai ASN
dimaksud next kemudian eh jenis
dan pola fleksibilitas bekerja Ini juga
tadi juga sudah dijelaskan secara detail
juga oleh Pak denikait dengan
fleksibilitas waktu dan
fleksibilitas tempat ya mungkin bisa
kita loncati loncati next
berikutnya nah ini ada praktik baik
penerapan dari ada tiga
ee ada tiga praktik baik yang sudah
menerapkan fleksibilitas bekerja yaitu
dari Kementerian Keuangan kemudian
eh provinsi Jawa Barat kemudian provinsi
DKI Jakarta mereka ada
peraturan-peraturan yang dibuat untuk
dalam rangka menerapkan fleksibilitas
bekerja namun kembali
lagi dalam dalam misalnya di kementerian
keuangan itu dalam ketentuannya
disebutkan bahwa fleksibilitas tempat
bekerja jadi ee di kementerian keuangan
lebih ke flexible working Space dan
pemadatan jam kerja kemudian yang untuk
di provinsi Jawa Barat ini ee poinnya
adalah kalau di Jawa Barat
itu yang boleh mengajukan fleksibilitas
bekerja adalah pegawai yang sudah
Ee yang mereka mempunyai prestasi Jadi
bukan seperti yang dijelaskan seorang ee
CPNS baru atau
ee pegawai baru itu masih belum boleh
poinnya adalah di Jawa provinsi Jawa
Barat ini adalah yang berprestasi yang
boleh mengajukan fleksibilitas bekerja
Kemudian
untuk yang di e Provinsi DKI Jakarta ini
adalah fleksibilitas jam kerja atau
flexib working hour itu kemudian nah
next Berikutnya ini yang terutama Bapak
Ibu dukungan SPBE untuk pelaksanaan
fleksibilitas bekerja karena untuk
fleksibilitas bekerja ini sangat tidak
mungkin kita tidak menggunakan it atau
kita tidak memakai digital ya karena
sekali lagi ee jarak antar
ee orang ini kemudian kalau tanpa alat
komunikasi juga kita akan kesulitan gitu
ya jadi fleksibilitas tempat dan jam
kerja ini adalah harus ada kemudahan
terkait dengan administrasi jadi ketika
pimpinan kemudian
ee memberikan disposisi terkait dengan
surat masuk surat keluar nah seperti itu
nah kalau di pmim saat ini sudah
diwadahi di dalam ee aplikasi tndde jadi
sangat memudahkan sekali untuk melakukan
disposisi surat terus kemudian terkait
dengan penandatanganan surat yang saat
ini sudah memakai
tte kemudian adalah kemudahan berbagi
informasi dan kolaborasi jadi meskipun
kita fleksibel bekerja tetapi eh
kemudahan kita misalnya kita membutuhkan
data kita tetap eh bisa melakukan eh
komunikasi dengan teman-teman kita yang
terkait dengan data yang kita butuhkan
jadi sekali lagi kolaborasi adalah kunci
utama dari kita melakukan fleksibilitas
pekerja kemudian transparansi dan
akuntabilitas itu juga sangat dibutuhkan
ketika fleksibilitas beekkerja kemudian
ee untuk saat ini mungkin terkait dengan
pengembangan diri kemudian pengembangan
diri ini saat ini sudah Ee diampu oleh
bpsdm untuk saat ini ada webinar terus
kemudian kalau kemudian di
ee apa namanya di lan itu ada LMS ya itu
itu jadi pengembanganiri yang bisa
setiap saat dilakukan tanpa harus
mengikuti di jam-jam tertentu jadi
ketika kemudian
ee dia ini bisa bisanya mengembangkan
dirinya misalnya sore sekitar jam
Setelah jam kerja gitu dia mengikuti itu
masih bisa ee pengembangan diri
mengikuti LMS atau mungkin dari YouTube
terus kemudian disediakan ee link untuk
sertifikat kemudian ada adaptif terhadap
perkembangan teknologi ini sangat
diperlukan sekali Bapak Ibu dalam
fleksibilitas bekerja jadi Ee Kita harus
apa ya
Ee
memperbaiki selalu ee terkait dengan
perkembangan teknologi saat ini yang
lagi apa Nam viral itu ai ya Jadi kita
harus tahu apa sih Ai itu
jadi tahu kemudian juga ee terkait
dengan ai ini juga kita tergantung dari
data yang dimasukkan J jangan langsung
percaya n bapak ibu terkait dengan apa
yang kita bertanya dengan eii kemudian
ei menjawab itu juga jangan langsung
semuanya di apa namanya dipercaya tetap
kita harus melakukan cross check ya
cross check ulang terkait dengan apa
yang di statementkan oleh Ai kemudian
akomodatif terhadap kreativitas dan
inovasi nah ini terutama Bapak Ibu yang
EE yang penting dari kita dalam bekerja
adalah akomodatif terhadap kreativitas
dan inovasi inovasi dan kreativitas
tidak harus kita
eh apa membuat aplikasi baru tidak
tetapi ketika kita kesulitan dalam
melakukan pekerjaan itu ada solusi
solusi dari
ee hambatan kita dalam melakukan tugas
misalnya kemudian hambatannya adalah
membuat SK itu bisa sampai biasanya 3
hari nah kemudian kita bisa nih membuat
SK dalam 1 hari Nah itu adalah sudah
suatu inovasi tidak harus besar bapak
ibu tapi sekecil apapun tapi memberikan
solusi dalam kita melakukan pekerjaan
itu adalah inovasi kemudian yang juga
tidak boleh dilupakan Adalah jaminan
keamanan data karena saat ini
sangat-sangat rentan
eh apa namanya medsos atau apapun itu
diretas bapak ibu terkait dengan baik
itu judi online atau
eh game online itu sangat rentan sekali
makanya kita harus punya apa ya namanya
eh server-server yang memang terjamin eh
apa namanya keamanan datanya kemudian
terkait dengan kemudahan pengambilan
keputusan itu juga ee dalam
fleksibilitas bekerja Ini juga sangat
diperlukan sekali dan yang terakhir yang
sangatsangat Dil Lukan adalah sistem
pelaporan kinerja yang terintegrasi Nah
kalau di ee di pemprok Jatim saat ini ad
sudah ada SKP di dalam siaster Nah di
situ sudah terintegrasi semuanya terkait
dengan eh buktil link kerja dan absensi
itu semuanya sudah terintegrasi di dalam
sistem pelaporan kinerja di Caster namun
kadang-kadang
eh bapak ibu ee apa namanya yang
mengerjakan SKP ini teman-teman ini
kadang-kadang untuk mengupload bukti
kerja itu tidak rutin tidak tidak eh apa
ya ketika pekerja misalnya ketika
kegiatan itu selesai dilakukan itu tidak
langsung mengupload bukti kerjanya Jadi
menunggu dulu sampai akhir bulan
kemudian baru akhir bulan mengerjakan
SKP padahal bukan seperti itu rutin kita
melakukan kegiatan kemudian setelah itu
kita meng-upload bukti kerja kita
insyaallah lebih lebih apa ee lebih
ringan lebih enak daripada kemudian kita
menunda karena 2 hari atau 3 hari
kemudian bukti kerja lupa kita upload
pasti kemudian ee ya sudah kita juga
akan lupa Ketika nanti kita mengisi eh
terkait dengan bukti kerja untuk eh
perilaku atau untuk
prestasi
next nah ini bapak ibu terkait dengan
pelaksanaan fleksibilitas bekerja di
pempr Jatim itu ada di perkut Jatim
Nomor 19 Tahun 2022 jadi pegawai yang
mengalami keterlambatan masuk kerja
wajib mengganti waktu keterlambatan pada
saat
kepulangan setelah jam kerja berakhir
pada hari berkenaan jadi misalnya nih
ketika e kita masuk kantor jam 000
kemudian terlambat 30 menit nah kemudian
pada waktu pulang nanti dia berarti
harus jam Seteng jam 16 d+ 30 menit nah
namun maksimal waktu keterlambatan
sebagaimana dimasud
itu dalam 1 bulan itu hanya lima kali
jadi tidak terus kemudian e dalam 1
bulan mengalami keterlambatan terus
kemudian boleh diganti tidak tidak
seperti itu ng jadi itu fleksibilitas
bekerjanya ada di
ee jam jam kerja ketika terlambat
menggantinya di waktu ee melebihi dari
waktu pulang seperti itu next nah ini
adalah
ee top tiga besar terkait dengan ee
pelanggaran disiplin yaitu tetap pertama
adalah tidak masuk kerja padahal di ee
disebutkan tadi adalah
ee pegawai ASN tetap harus mematuhi jam
kerja jam masuk kerja nah ee di sini
adalah ada 33 kasus yang Ee tidak masuk
kerja namun untuk eh saat ini dengan
sosialisasi yang masif kemudian sampai
ke bawah E ini kasus ini terkait dengan
hukuman disiplin ini sudah mulai agak
berkurang Bapak Ibu jadi memang ternyata
untuk sosialisasi terkait disiplin ini
memang kita harus sampai ke bawah tidak
cukup hanya misalnya kita eh mengundang
sosialisasi sampai dengan di eh kasub
tu-nya atau sampai dengan di ee apa
namanya di sekretarisnya tidak sampai
tidak seperti itu tapi kita ternyata
sosialisasi terkait dengan disiplin ini
ternyata sampai harus ke bawah dan itu
sekali lagi bisa dilakukan dengan
eh media daring yaitu dengan
memanfaatkan Zoom untuk memberikan eh
sosialisasi jadi kewajiban PNS
berdasarkan PP 494 tahun 2021 tadi
adalah masuk kerja dan mentaati
ketentuan dari jam kerja itu kemudian
eh pelanggaran terhadap eh kewajiban
masuk kerja ini next lagi bawahnya
itu bawahnya lagi itu
ada sama kayak sanksi disiplin ringan
sanksi disiplin sedang dan sanksi
disiplin hukuman berat jadi ketika
kemudian ee 1 sampai 3 hari kumulatif
dalam 1 tahun dia tidak ada ee tanpa
keterangan tanpa izin gitu apa namanya
pelanggaran terhadap kewajiban masuk itu
diberikan teguran lisan oleh atasan
langsungnya teguran Lisan Ini bukan
berarti bahwa hanya sekedar memberikan
teguran ee dipanggil kemudian teguran
lisan tidak ada SK yang diberikan kepada
pegawai yang bersangkutan sebagai bukti
bahwa yang bersangkutan ee pernah
diberikan teguran secara lisan nah tapi
SK tersebut ketika kemudian pegawai itu
sudah Ee melakukan perbaikan ya skik
akan dinyatakan sudah tidak berlaku ini
hanya memberikan istilahnya hanya
memberikan shok terapi bahwa ee bawahan
ini melakukan kesalahan 1 sampai 3 hari
tidak masuk tanpa keterangan
itu mungkin yang disampaikan kalau
terkait dengan eh hukuman disiplin
ringan terkait dengan eh kewajiban tidak
masuk kerja Kemudian untuk yang sedang
itu yang sedang itu 11 sampai 13 hari
kumulatif dalam 1 tahun itu dikenai
hukuman sanksi sedang memulai pemotongan
tunjangan kinerja sampai kemudian eh
penundaan kenaikan gaji Berk
ini kemudian kalau sanksi hukuman berat
itu adalah sampai dengan penurunan
jabatan selama 1u tahun jika ee pegawai
ini tidak masuk kerja 21 sampai 24 hari
kumulatif dalam 1 tahun itu kemudian ee
ketika bertambah harinya misalnya dia
tidak masuk berarti pembebasan dari
jabatan kemudian misalnya 20 hari
kumulatif 1 tahun pemberhentian Dengan
hormat sebagai PNS
kalau 10 hari berturut-turut dia tidak
masuk dan tanpa keterangan Akan
diberhentikan Dengan hormat sebagai
PNS itu jadi pelanggaran terhadap
kewajiban masuk kerja dan mentaati
ketentuan jam kerja sebagaimana dimaksud
itu dihitung secara kumulatif sampai
dengan akhir tahun berjalan PNS yang
tidak maksud kerja dan tidak mentaati
ketentuan jam kerja tanpa alasan yang
sah secara terus-menerus selama 10 hari
kerja sebagaimana di maksud
diberhentikan pembayaran gajinya sejak
bulan
berikutnya next nah ini eh presensi yang
saat ini dijalankan oleh pemerintah
provinsi Jawa Timur dengan
e-presensi yang sudah bisa menggunakan
Android di masing-masing pegawai jadi
ASN ini wajib melakukan pencatatan
kehadiran setiap hari kemudian alat
pencatat kehadiran menentukan kat
kehadiran pegawai ASN dan epresensi ini
sudah terintegrasi dengan
eh aplikasi SKP jadi itu akan kelihatan
dia terlambatnya Berapa hari kemudian
dia tidak tidak senang Berapa hari
kemudian dia
eh Apanya tidak masuk atau sakit Berapa
hari sudah terekam di situ kemudian alat
ukur juga pemotongan komposisi
kedisiplinan pegawai untuk pembayaran
TPP juga ada di situ kemudian satu
pengguna satu gawai kemudian dan eh
aplikasi ini tersedia di Play Store
lewat Android dan App Store
next telat dan pulang sebelum waktunya
tetap melakukan presensi jadi ada surat
yang ditandatangani oleh biasanya oleh
pimpinan atau atasan langsungnya yang
di-upload lewat
e-presensi lupa presensi datang atau
pulang membuat surat keterangan yang
ditanda sama ya dengan yang nomor 6 yang
Dit atasan langsung dan unggah di Jatim
Lensi maksimal boleh lima kali dalam
sebulan Kalau lebih sudah yang diakui
adalah lima lima yang diakui dalam
sebulan kemudian selebihnya akan dikenai
pemotongan kemudian jika mengikuti
perjalanan dainas rapat seminar
pendidikan dan pelatihan atau sedang
menjalani penugasan upload SPT maksimal
pada tanggal 5 bulan berikutnya nah ini
untuk mengakomodir biasanya teman-teman
yang tidak langsung eh mengupload SPT
atau tidak langsung membuat SPT pada
hari yang bersangkutan sedang mengikuti
perjalanan dinas rapat atau seminar G
jika lebih dari tanggal 5 bulan
berikutnya tetap tidak diupload
makaprensi akan dikunci lebih dari itu
juga tidak diakui gu nah sarannya lebih
baik ketika kemudian SPT belum ada nah
biasanya kan teman-teman ini suka foto
selfie nih pada kegiatan Nah itu bisa di
kemudian jika tidak masuk kerja karena
ee sakit izin atau cuti meninggalkan
kantor karena kepentingan pribadi jangan
lupa upload dokter surat izin atau surat
cutinya pada e-presensi misalnya pada
hari itu juga supaya sekali lagi adalah
Ee tidak lupa karena memang sifat
manusia adalah
lupa itu itu yang terkait dengan e
presensi yang EE saat ini sedang e
dijalankan oleh pemerintah provinsi Jawa
Timur
next untuk pemotongan TPP dari
kedisiplinan karena di perkub jate nomor
4 tahun 2025 yang yang kemarin juga
sempat disosialisasikan 70 kita sudah
berubah ya 70% adalah kinerja dan 30%
disiplin Nah untuk disiplin ini
Eh misalnya ada pegawai tidak mengikuti
apel pagi upacara bendera atau senam
olahraga akan dikenai potongan
gitu terus Kemudian pada pulang kerja
juga sebelum waktunya pada bulan
berjalan juga ada
pemotongannya kemudian pengurangan tidak
berlaku Apabila ada penggantian waktu
keterlambatan masuk kerja seperti tadi
misalnya terlambat 30 menit tapi
kemudian sudah diganti ee pada waktu
pulangnya lebih ee lebih lebih lama 30
menit kemudian dan ada surat kyataan
juga Lupa absen Tapi maksimal lima kali
dalam sebulan itu tidak pemotongan tidak
berlaku Tapi kalau lebih dari lima kali
ya sudah tetap akan dilakukan
pemotongan itu bapak ibu terkait dengan
ee kedisiplinan terkait dengan
fleksibilitas bekerja jadi tetap
ee untuk fleksibilitas bekerja ini di
pempr jate mungkin tetap bisa diakomodir
cuman ya ituu tadi tetap ada standar
aturan yang berlaku kemudian target
kinerja yang diberikan oleh atasan Lang
tetap harus dipenuhi tu kemudian next
berikutnya sebenarnya hambatan utama ee
apa namanya dari fleksibilitas
beekkererja ini kadang-kadang adalah
ee kurang baiknya perilaku manusia atau
pegawai karena tadi ya ee apa namanya
kadang-kadang ini
antara teman-teman ini di SKP atau di di
kinerjanya adalah di uraian itu berbeda
dengan bukti kerja Nah harusnya kemudian
misalnya di uraiannya adalah analisa
berarti bukti kerjanya adalah juga hasil
analisa itu seperti itu
hambatan-hambatan utamanya itu adalah
terkait dengan kinerja kemudian kemudian
ada juga lemahnya pengaturan atau
mekanisme kerja kemudian juga kurang
memadainya sarana pelayanan kemudian
ketika kita fleksibilitas bekerja itu
kadang-kadang motivasi kerja pegawainya
ee kurang karena mungkin ee apa namanya
kurangnya waktu bertemu untuk e dari
atasan langsung untuk memberikan
motivasi terkait dengan target-target
yang harus segera dipenuhi oleh EE
pegawai dimaksud kemudian kualitas
pegawai yang belum memadai seiring juga
dengan perkembangan teknologi jadi
kadang-kadang t ee teknologinya kurang
dikuasai jadi pada akhirnya juga
kemudian mereka malu ya Malu bertanya
kepada yang lebih muda terkait dengan ee
KKA mereka tidak bisa nih tidak bisa
teknologi ini kemudian malu untuk
bertanya kepada yang lebih ee muda ini
yang akan ee menjadi hambatan untuk ee
menguasai terkait teknologi next
nah ini saran terkait it dengan
peningkatan kinerja dari ASN jadi ee
kewajiban dari atasan langsungnya adalah
mempengaruhi mengarahkan mendorong dan
mengendalikan pegawai dalam melaksanakan
tugas Nah agar
eh kemampuan keahlian keterampilan
hubungan kerja sama antara atasan
bawahan dalam melaksanakan tugas juga
denganan kerja tim itu menghadap ketika
menghadapi hambatan itu ada
ee bersama-sama memikirkan ee solusi apa
iniusi kalau dipikirkan secara tim pasti
akan lebih bagus daripada hanya
dipikirkan oleh satu orang kemudian ee
menerapkan aturan organisasi berdasarkan
nilai dan norma yang menjadi karakter
kehidupan seseorang akan terbentuk
proses interaksi dengan orang lain dalam
instansi melalui kepatuhan terhadap
aturan yang berlaku jadi komitmen dari
masing-masing ee pegawai ini juga adalah
eh bersama-sama untuk mencapai tujuan
dari ee organisasi ini seperti apa
seperti itu jadi memang dibutuhkan
banget komitmen bareng-bareng kita
berkolaborasi tujuannya apa sih dari
organisasi ini nah ini kita lebih baik
dicapai secara bersama-sama kemudian
adalah yang ketiga adalah menggerakkan
perilaku pegawai melalui rew kepada
pegawai yang menunjukkan kinerja yang
baik
karena pegawai ini sebenarnya rew itu
tidak harus berupa eh uang ng Bapak Ibu
karena sebenarnya atasan langsung atau
pimpinan kadang-kadang memberikan apa ya
Eh support melalui eh memberikan
motivasi itu adalah juga reward yang
diberikan memberikan rasa Terima kasih
bahwa sudah dibantu dan itu juga
merupakan reward jadi tidak harus reward
itu adalah berupa eh rupiah next jadi
eh mungkin ini empat langkah strategi
untuk Kinerja individu ASN untuk
mendukung kinerja organisasi adalah
menerapkan sistem kerja berbasis tim
jadi kelompok tim kerja kemudian ada
dialog kinerja antara pimpinan atasan
dengan ee pegawai kemudian ketika
terjadi hambatan sama-sama ee memberikan
solusi kreatif dan mungkin ada inovasi
yang bisa ee diberikan dipikirkan
bareng-bareng kemudian terkait dengan
peningkatan sarpras pendukung terutama
ee it atau ee digitalisasi dari dalam
kita melakukan eh tugas sehari-hari jadi
eh next berikutnya jadi fleksibilitas
bekerja atau fba itu bukan hanya
Sebenarnya bukan hanya sekedar tren
tetapi sebenarnya peluang untuk
meningkatkan efisiensi birokrasi jika
diterapkan dengan strategi yang matang
seperti tadi juga sudah dijelaskan oleh
Eh Pak As Pak Deni dengan pemetaan tugas
yang tepat dan ini tadi juga diberikan
PR oleh Pak Deni bahwa kita harus segera
sebelum eh sebelum apa namanya peraturan
itu dikeluarkan terkait permen Pan RB
tadi kita harus mulai siap-siap nih
memetakan tugas yang tepat ee agar ASN
bisa mendapatkan keseimbangan antara
produktivitas dan kenyamanan kerja tanpa
mengorbankan pelayanan publik kemudian
eh tips terakhir untuk eh penerapan
fleksibilitas bekerja adalah tetap
mematuhi aturan dan kebijakan yang
berlaku kemudian berkomunikasi secara
terbuka dan transparen dengan baik itu
dengan atasan dan rekan kerja kemudian
menggunakan sumber daya instansi seperti
akses jaringan peralatan atau data
dengan penuh tanggung jawab jadi kalau
kita misalnya mengambil data seseorang
ya tetap kita harus meminta izin terus
kemudian menjaga kejujuran dalam
penilaian kerja jadi seperti tadi
misalnya ee uraiannya adalah analisa
tetapi harapannya di bukti kerja itu
juga analisa bukan kemudian di uraiannya
adalah analisa tetapi di kerja Hanya
berupa foto kemudian yang terakhir
adalah mendokumentasikan seluruh proses
kinerja dengan baik dengan cara secara
reg reguler ketika kemudian kegiatan itu
selesai langsung upload bukti kerja itu
mungkin eh yang bisa saya sampaikan
semoga bermanfaat saya kembalikan kepada
Mas
lukmanap Terima kasih Bu Dina untuk
ins-insetnya menarik sekali sobat ASN
tadi pembahasan dari budina bagaimana
pros and cons dari fwa ini kemudian
konteksnya penerapannya di tiap entitas
atau organisasi juga berbeda-beda yang
mana kebetulan kalau di provinsi Jawa
Timur konteksnya lebih kepada
em keterlambatan dari waktu kerja itu
sendiri Kita bisa kompensasi dengan ee
lama bekerja kita gitu ya jadi absen
pulang juga harus lebih lama cuman
sebelum kita masuk ke sesi tanya jawab
Bu Dina ada satu ini pertanyaan yang
mengganjal di Saya mungkin pure
curiosity saja ya Bu kalau tadi sempat
dikatakan bahwasanya paling banyak lima
kali terlambat dalam 1 bulan dan kalau
misalnya sudah sampai di lima kali
keterlambatan itu baru akan ada potongan
tapi yang namanya manusia ya Bu ya
Sekali lagi pasti akan ada yang namanya
mindset untuk melanggar seperti itu yang
mana ini kalau kita lihat sebenarnya
efeknya juga berkelanjutan bisa kita
lihat battleeneck prosesnya juga akan
terjadi gitu ya ketika kita butuh
koordinasi sama si orang A tapi orang a
ini datangnya terlambat jadinya kan
battleeneck akhirnya kolaborasi juga
enggak bisa berjalan secara efektif
kalau dari PAM Prof Jatim untuk
menanggapi isu-isu yang kemungkinan akan
terjadi seperti ini langkah preventif
apa saja yang dilakukan Bu Dina oke baik
eh sebenarnya ketika
kemudian lima kali ini kadang-kadang
juga teman-teman ini kadang-kadang sudah
kami kunci ya lima kali gitu ya terus
kemudian mereka itu kadang-kadang masih
tetap kemudian menghubungi eh Bu tolong
dibuka dong saya belum saya belum belum
ini kami masih apa namanya masih
berusaha untuk memasukkan ini jadi
jangan dipotong dulu lah seperti ini
seperti ini kayak gitu tapi tapi sekali
lagi kita harus konsisten dengan Ya
sudah lima kali dibatasi ya dikunci
selesai enggak ada lagi ee apa namanya
ee apa ya toleransi ya Bu ya kalau misal
toleransi ketika kemudian kita
memberikan toleransi pasti akan
berdampak pasti kemudian akan terjadi ee
misalnya nih dinas a kemudian kita
berikan toleransi pasti akan kemudian
dampaknya ke belakang juga akan banyak
lagi yang akan meminta toleransi seperti
itu itu itu sih yang bisa dilakukan jadi
memang kita harus konsisten dengan
aturan tersebut bahwa Ya sudah l kali
ketika sudah lebih dari l kali ya
Otomatis penghasilan atau tambahan
penghasilannya akan kami potong benar
dan saat ini dengan peruk ini juga sudah
cukup besar pemotongan dari eh apa
namanya keterlambatan ini eh mas Lukman
Oke jadi harapannya memang efek itu tadi
bisa dirasakan ya oleh soahbat ASN yang
mungkin dalam tanda kutip kurang
disiplin ya dalam bekerja Ya Bu Dina ya
Baik Bu Dina kita akan langsung masuk ke
sesi tanya jawab kita akan pilih satu
peserta untuk memberikan pertanyaan
kepada budina kami persilakan untuk
bapak silakan bisa diperkenalkan dirinya
asal instansi dan asal daerahnya silakan
Pak Terima
kasih asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh nama Aji S
Pramono
dari dinas penanggulangan kebakaran
penyelamatan kota
bad eh pertanyaannya simpel bu ketika di
dinas
itu banyak
toksid jadi ketika orang yang bekerja
dengan sungguh-sungguh itu
termarginalisasi nah ituatnya terus yang
kedua ini bu ini istilahnya ada sebuah
permasalahan khususnya di dinas
penanggulanaran di provinsi Jawa Timur
itu kan banyak
harus sesuai
dengan permend itu kan semua harus jadi
dinas Nah ini kan untuk kebutuhantingnya
kan banyak kekurangan Bu karena ditut
bahakaran
ituunyai
bagim tentang fleksibilitas
diperkenankankah apabila daradi satu
kota diminta untuk membantu kota lain
itu aja terima kasih asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh langsung saya jawab Mas ya
betul silakan Bu
dinaasih makasih pakji atas eh
pertanyaannya eh karena saat ini mungkin
terkait dengan aturan juga manajemen
ASN di masing-masing kabupaten kota
maupun provinsi ini aturannya untuk eh
saling bertukar gitu ya Pak ya mungkin
kalau secara ini bertukar ini mungkin
kalau magang mungkin Boleh Pak jadi
sistemnya magang gitu n terus atau
kemudiand magang itu kemudian kita
saling saling belajar misalnya kemudian
misalnya sudah yang di Pak Haji misalnya
Kota Batu ini sudah Ee apa namanya
dinasnya sudah ada ng terus kemudian
dari provinsi kemudian karena memang
masih baru ya Pak ya masih baru
membentuk kemudian ada dari PNS Provinsi
yang magang itu mungkin ee masih bisa
Pak masih diperbolehkan jadi antar gitu
apalagi kalau ee apa namanya magang itu
di dalam ee apa namanya di dalam aturan
juga masih ee diperbolehkan kan Pak Itu
juga salah satu cara pengembangan
peningkatan kapasitas Pak Haji itu
mungkin bisa tapi kalau Eh misalnya yang
lebih dari itu kayak misalnya harus
tukar menukar ini atau mutasi atau itu
mesti ada prosesnya P kalau mutasi atau
rotasi ke masing-masing pemerintah
provinsi atau ke Batu itu Jadi mungkin
kalau sekedar magang atau malah mungkin
boleh malah Setuju Pak karena itu adalah
salah satu e cara dari e peningkatan
kapasitas itu mungkin pak Hai yang bisa
sampaikan Mungkin ada lagi mungkin yang
belum saya jawab Pak itu Bu untuk yang
toit ee terus sama ini Bu untuk kinerja
itu terbatas atau tidak ya
Ee hierarkinya Apakah itu hanya untuk
struktural untuk ini laporan kinerja itu
apakah siap individu dan itu dokumennya
itu apakah sesuaikan dengan SKP Atau
lainnya terima kasih giih ee e individu
Pak SKP kami pak jadi eh di
masing-masing orang ini kemudian dia kan
Membuat iku dengan membuat iki ya Pak ya
Nah di dalam iki itu ada uraiannya pakji
uraiannya itu misalnya kemudian dia apel
nih kemudian ada kalau misalnya dia apel
pernah apel palingak kalau apel kan foto
ya Pak Haji nah tapi kemudian ketika di
dalam uraiannya itu kemudian dia
mengatakan bahwa eh dia lelakukan
analisa ya kemudian bukti kerjanya juga
harus hasil analisa Pak kemudian
mengikuti rapat kemudian dia juga
sebagai apa itu harus jelas Pak apakah
sebagai moderatornya ataukah sebagai
notulensinya atau apa juga harus jelas
di dalam notul rapat nah notular rapat
itulah yang nanti harus di-upload di
bukti kerjanya Pak Haji jadi setiap
individu harus membuat SKP harus ada
buktinya itu yang ee apa namanya
nantinya akan bermuat ah kepada
pemberian eh penghasilan Pak tambahan
penghasilan di pempr Jatim itu pak haji
yang sampaikan Matur nuuhun
pertanyaannya Pak Haji Makasih Matur
nuuhun Pak Makasih Pak Haji untuk
pertanyaannya budina sebenarnya kami
masih ingin banyak sekali mengeksplorasi
pertanyaan Namun karena keterbatasan
waktu sesi pertanyaan akan kita akhiri
di pukul saat ini bu tapi sebelum
ditutup Bu Dina barangkali ada closing
statement yang ingin Ibu berikan kepada
seluruh soat ASN yang tengah menyaksikan
webinar kali ini Bu silakan Bu Oke siap
Makasih Cum
enya hanya terkait dengan kinerja Ya
karena memang saat ini
adalah pelaporan sistem pelaporan
kinerja yang ada di Jatim ini e sudah
sudah bagus namun kadang-kadang terkait
dengan e pemahaman atau terkait dengan
pengisiannya itu masih banyak yang belum
sesuai gitu jadi harapannya tolong ee
sekali lagi bimbingan dari atasan
langsung itu sangat penting untuk eh
mengarahkan kinerja dari pegawainya jadi
ada pembinaan ada bimbingan dari atasan
langsung terkait dengan kinerja dari eh
bawahannya itu mungkin statement saya
siap bu Dina Terima kasih jadi memang
dari e Leadernya juga harus kontrol dari
kitanya sendiri juga harus mawas diri ya
untuk bisa melaporkan sesuai dengan apa
yang kita lakukan ya Bu Dina ya Sekali
lagi Thank you Bu Dina sudah berkenan
untuk bergabung di webinar ASN belajar
seri ke-10 Salam sehat selalu Semoga
kapan-kapan kita bisa bertemu secara
offline ya Bu ya Siap Mas Thank you Bu
Dina Salam sehat selalu amin baik sobat
ASN itu tadi akhir dari segmen kedua
kita bersama dengan ibu Adina fibriani S
Mak selaku Kepala Biro organisasi
sekretariat daerah provinsi Jawa Timur
kita masih punya sisa satu segmen
setelah ini jadi jangan ke mana-mana
kita akan kembali setelah pesan-pesan
berikut ini
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
anda kembali lagi menyaksikan webinar
ASN belajar seri 10 flexible working
arrangement antara efisiensi dan kinerja
Masih bersama dengan saya Lukman Ali
kali ini kita sudah kedatangan
narasumber yang sangat spesial di segmen
terakhir kali ini kita akan berbincang
bersama dengan Bapak Basuki Ari wsh
selaku kabak tu kanrek 2 BKN Surabaya
saya akan sapa terlebih dahulu beliau
Selamat siang pak Basuki Selamat siang
Mas kabar se kabar Baik Pak
alhamdulillah kabar baik di tengah puasa
ini Oke sudah bolong Pak puasanya Pak
atau masih On
Fire Alhamdulillah masih Alhamdulillah
mas masih istikomah konsisten ya pak
Basuki ya Oke pak Basuki tadi Kalau
misalnya budina sudah memberikan
penjelasan terkait dengan
em penyesuaian konteks eh fwa ya di
provinsi Jawa Timur terkait dengan eh
toleransi waktu keterlambatan nah kali
ini kita akan bersama-sama mendengarkan
paparan dari pak Basuki Bagaimana kalau
di instansi Bapak ini menanggapi eh
himbauan atau kebijakan dari fwa Jadi
sebelum saya persilakan kepada pak
Basuki untuk menyampaikan materinya
terlebih dahulu Kami juga ingin
menghibau sekali lagi kep pada sobat ASN
di akhir sesi kita masih punya
kesempatan diskusi dan tanya jawab
dengan narasumber jadi pastikan untuk
tetap stay tune fokus mendengarkan
paparan dari narasumber kita satu ini
baik kepada pak Basuki kami persilakan
pak Monggo Pak bisa menyampaikan
materinya Pak siap Terima kasih eh
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat siang salam
sejahtera untuk kita semua Semoga selalu
sehat salam kenal ini saya lihat tadi
pesertanya dari Sabang sampai Merauke
dari miangas sampai e Pulau Rote eh
terima kasih mohon izin kami Share
screen dulu eh terkait dengan materi
oke
oke eh terima kasih eh mas Lukman yang
pertama Bapak Ibu Terima kasih untuk
Bapak Kepala bkpsdm kemudian Pak Deni
dari
kemudian yang ketiga Bu Adina dari
Kepala Biro organisasi Nah kalau tadi
sudah dijelaskan semuanya dari teori
praktik sampai dengan penerapan terkait
dengan flexible working arrangement ini
nah di sesi yang pertama ini saya mohon
izin untuk bisa berinteraksi dengan
teman-teman kami akan membagikan link
dulu
seberapa setuju Bapak Ibu dan
teman-teman EE sekalian dengan penerapan
fwa ini di masing-masing tempat kerja
oke saya share dulu materinya silakan
Dian menggunakan HP nanti akan kita
bahas bersama di akhir paparan saya
sebagai bahan untuk
ee kebijakan ke depan bisa juga nanti
kami ee teruskan ke Pak Deni Di menpan
dan kami teruskan ke BKN pusat ee
Sebagai tambahan untuk ee kajian
kebijakan pelaksanaan ke depannya wfa
Seperti apa sudah di
ee Ini Bapak Ibu scan
Oke harapan saya sudah Dian ya Ee untuk
yang kedua terkait dengan wfa ini ee
dikaitkan dengan efisiensi maka yang di
slide ketiga ini marilah kita dengarkan
bersama dulu video dari e bapak presiden
kita terkait dengan
efisiensi dalam pelaksanaan di anggaran
pemerintahanan
dinas
dikurangi saya
potong presid prab suaranya terdengar ya
Bapak
ibuar
pakengengak 2025 tentang efisiensi
belanja
Negeri lewat inves dalam pelaksanaan
APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025 itu
total Belanja Negara yang dipotong dari
anggaran pemerintah pusat dan daerah
senilai
36,69
triliun Ines ini ditujukan bagi para
menteri kabinet merah putih Panglima TNI
kapori jaksaagung para kepala lembaga
pemerintah nonkementeri
kekretariatanembaga negara Gubernur dan
Bupati atau
Walikota penerima instruksi tersebut
diharuskan untuk melakukan unuk
anggaran itu meliputi belanja
operasional dan
nonerasionalanja operasional
perkantorananja pemelihara
perjalanuan
pemembangunan termasuk untuk belanja
pegawai dan belanja bantuan
sosial Prabowo mengharuskan kepala
daerah untuk membatasi belanja kegiatan
yang bersifat seremonial kajian itu
dibanding percetakan publikasi dan
seminar atau
diskusi kepala daerah juga diminta
mengurangi belanja perjalanan dinas
hingga 50%.
Oke kita lanjutkan bapak ibu
jadi tadi sudah dijelaskan oleh pemateri
pertama dan pemateri kedua terkait
dengan wfa ee kami ulangi sedikit bahwa
terkait dengan wfa ini adalah sistem
kerja yang memungkinkan karyawan atau
pegawai memiliki fleksibilitas yang EE
dalam menentukan cara waktu dan lokasi
kerja jadi berdasarkan lokasi kerjanya
sebenarnya ini bisa dibedakan menjadi
empat Jadi yang pertama work from home
dari rumah kemudian from Anywhere Dari
mana saja yang ketiga Hybrid bisa dari
kantor bisa dari rumah yang keempat
adalah remote nah remote ini sepenuhnya
100% kita tidak perlu datang ke kantor
nah dari pelaksanaan ini ada keunggulan
yang bisa kita ambil dari sisi
organisasi bisa melakukan penghematan
terkait operasional kemudian mempercepat
proses digitalisasi karena kita harus
menyiapkan ee sarana dan Pras sarananya
kemudian bisa melaksanakan
penyederhanaan Proses bisnis
meningkatnya literasi digital karena mau
gak mau kita akan dipaksa untuk
menguasai teknologi informasi kemudian
organisasi lebih efisien dari segi waktu
pembagian kerja lebih terstruktur karena
setiap pegawai akan dinilai dari hasil
kerjanya bukan dari berapa lama yang
bersangkutan di kantor kemudian pegawai
lebih dapat diandalkan dan bertanggung
jawab karena pembagiannya
siapa mengerjakan apa dan kemudian
organisasinya lebih produktif bagi dari
sisi ASN akan lebih fokus dalam bekerja
nah ini nanti akan ada pro dan kontra
akan kami jelaskan di belakang
ee fokus dalam bekerja karena tidak
terganggu oleh kanan kiri dan
teman-teman yang ada di kantor kemudian
waktu mengerjakan lebih efisien karena
tidak adanya gangguan kemudian lebih
sehat secara fisik dan mental karena di
tengah
gi saat ini kami banyak menemukan ee
keluhan-keluhan terkait dengan kesehatan
mental terutama bagi yang bekerja di
kantor karena lebih banyak tekanan
menurut generasi
ee milenialnya seperti itu kemudian
hidup lebih tenang karena kita bisa
mengerjakan sesuai dengan waktu longgar
kita kemudian pengeluaran lebih sedikit
karena kita tidak mengeluarkan uang
untuk biaya perjalanan pulang pergi dan
lebih mudah beribadah karena kita lebih
ee banyak pilihannya sebenarnya di rumah
ya untuk wfa ini kemudian bagi pimpinan
ee sama ee secara fisik dan mental lebih
sehat karena tidak berhadapan dengan
pegawainya langsung yang kadang-kadang
ada pegawai yang mungkin di kantor hanya
di dalam kantor Tapi kinerjanya kurang
maksimal kemudian hidupnya lebih tenang
dan untuk pimpinan juga lebih mudah
beribadah kalau tadi dari Pak Deni dari
Kementerian Pan RB eh mencontohkan
Jepang di kami saat ini eh mencontohkan
ada beberapa negara yang sudah
mengimplementasikan seperti Uni Emirat
Arab austral dan Belanda di mana Di sana
untuk eh pelayanan publik diberikan
kesempatan untuk melakukan ee wfa di
mana pelayanan publik ini khusus yang
tidak berdampak langsung terhadap
pelayanan di masyarakat nah kami akan
ikapi ini dari sisi BKN terkait dengan
ee berlakunya impres nomor 1 tahun
2025 tentang efisiensi anggaran ee
belanja APBN dan APBD tahun 2025
jadi beberapa
ee waktu yang lalu Kepala BKN sudah
menyampaikan bahwa terkait dengan
efisiensi ini kami Insan BKN harus bisa
menyikapi yang pertama efisiensi ini
dipandang sebagai peluang karena dengan
impres ini tentang efisiensi dapat
dimanfaatkan untuk meningkatkan
efektivitas kerja BKN dan menguji sejauh
mana kehandalan sistem informasi ASN
jadi kalau kita berbicara dengan sistem
informasi ASN ini ini adalah sistem yang
eh menaungi dari pekerjaan pokok atau
kor bisnisnya BKN seperti penerimaan
pegawai kemudian mutasi rotasi sampai
pensiun nah ini akan diuji sejauh mana
penerapannya Apakah bisa ee dilakukan
atau diakses dari luar Kemudian yang
kedua penerapan wfa wfu ini BKN saat ini
menerapkan 1 hari wfa dan 4 hari wfo
sebagai langkah awal efisiensi untuk
mengurangi biaya operasional yang tidak
perlu jadi pada saat ini kami
melaksanakan uji coba wf-nya hari Senin
kemudian wfnya hari sa sampai dengan
hari Jumat yang ketiga adalah membangun
kepercayaan publik di mana efisiensi
anggaran ini juga e bertujuan untuk
meningkatkan trustwthly eh masyarakat
agar penggunaan anggaran negara lebih
transparan dan tidak dianggap sebagai
suatu pemborosan dan bisa digunakan
untuk tujuan-tujuan lain untuk
pembangunan masyarakat ataupun tujuan
pembangunan infrastruktur yang ada yang
yang keempat adalah meningkatkan
kompetensi ASN di mana dengan kebijakan
efisiensi ini pegawai BKN dituntut untuk
bekerja lebih efektif dan efisien
sehingga mampu bersaing dan mencapai
target kinerja yang optimal kemudian
yang kelima adalah mendorong Inovasi dan
digitalisasi efisiensi ini diharapkan
melahirkan berbagai inovasi yang
mempercepat penyelesaian pekerjaan serta
menemukan pegawai bertalenta digital
yang mampu mendukung transformasi
teknologi yang ada di BKN Jadi intinya
efisiensi ini
ee memacu semangat kinerja para ASN
khususnya ASN BKN untuk lebih dapat
berinovasi dan digitalisasi EE untuk
meningkatkan pelayanan publik kemudian
terkait dengan dasar hukum penerapan wfa
Ini sama juga dengan yang sudah
disampaikan tadi di dua pemateri yang
awal
ada Perpres 21 tahun
2023 tentang hari kerja dan jam kerja
instansi pemerintah dan pegawai ASN di
mana dalam pasal 8 ee ayat 1 pegawai ASN
dapat melaksanakan tugas kedinasan
secara fleksibel yang kemudian yang
kedua pelaksanaan tugas kedinasan secara
fleksibel sebagaimana dimaksud pada ayat
1 meliputi fleksibel secara lokasi dan
atau fleksibel secara waktu juga diatur
dalam PP 94 tahun 2021 tentang disiplin
PNS di pasal 4 huruf F kewajiban masuk
kerja dan mentaati ketentuan jam kerja
dapat dijalankan dengan dengan
pengaturan fleksibel dalam hal waktu dan
lokasi kerja tapi pada penerapannya
implementasi ini diserahkan kepada
masing-masing PPK atau pimpinan
Kementerian lembaga dan pemerintah
daerah yang bertanggung jawab menetapkan
jenis-jenis pekerjaan dan pegawai mana
yang dapat menerapkan fleksibilitas
tersebut sesuai dengan kebutuhan
organisasi Karena tidak semua pegawai
ASN yang bisa menerapkan WF wfa ini
secara
maksimal kemudian jabatan apa saja yang
bisa menerapkan wfa pada intinya
pekerjaan yang bisa menerapkan wfa
adalah pekerjaan-pekerjaan yang sudah
terdigitalisasi kemudian minim
keterlibatan langsung dengan pelayanan
tatap muka kemudian hasil berdasarkan
orientasi output bukan orientasi waktu
kemudian sudah terjamin keamanan data
dan ketersediaan sistem digital yang
menunjang pekerjaan contoh peranata
komputer ketika membangun suatu aplikasi
maka yang bersangkutan bisa melaksanakan
wfa kemudian peranata humas ketika
memproduksi ee berita atau mengelola
konten-konten bisa dilakukan wfa analis
sdma dengan ketersediaan
aplikasi-aplikasi penunjang seperti
siasn yang tadi disebutkan analis
kebijakan auditor kepegawaian dan
pekerjaanpekerjaan lain yang tidak
langsung bersinggungan dengan pelayanan
terhadap
masyarakat Adapun jabatan ASN yang tidak
dapat menerapkan wfa jadi pekerjaan yang
berinteraksi langsung dengan publik
kemudian berhubungan dengan kerahasiaan
data negara memerlukan akses atau
peralatan khusus atau berkaitan dengan
keamanan dan pengawasan contoh dokter
atau perawat atau yang berkaitan dengan
ee kesehatan ini akan sulit untuk
menerafkan wfa karena tidak mungkin
ketika pasien butuh diperiksa dokternya
memberi arahan melalui Zoom berbeda lagi
dengan yang saat ini dengan kecanggihan
ee Ai Ee kita pun ee sudah bisa
difasilitasi dengan konsultasi digital
seperti Halo dok ketika kita sakit tidak
harus datang ke rumah sakit atau dokter
kita bisa berkonsultasi terkait obat
atau jenis Penanganannya terkait dengan
ee kesehatan kita ini juga akan
ee menimbulkan pro dan kontra karena
beberapa pekerjaan-pekerjaan lain ini
tidak bisa dilaksanakan seper seperti
wfa ee ada polisi kemudian pamong praja
kemudian pemadam ee kebakaran yang harus
standby 24 jam jadi ee artinya ini
merubah dari wfa menjadi sistem kerja
shift 24 jam Dibagi berapa
shift di
BKN terkait dengan pengembangan fitur
pada
e-kinerja eh pelaporan jadi pelaksanaan
wfa di BKN ini diatur ketat terkait
dengan pelaporan
kinerjanya dalam rangka mendukung
penerapan wfa ini dan menjamin
akuntabilitas kinerja maka BKN
mengembangkan fitur baru di aplikasi
kinerja atau yang biasa kita sebut
eekinerja di mana ada lima unsur yang
pertama adalah progres kinerja harian
kita harus ee memasukkan kemudian
progres kerja harian bawahan akan
diawasi berjenjang kemudian ada jenis
target rencana aksi apa saja yang
menjadi rencana dan apa yang dikerjakan
kemudian perhitungan realisasi rencana
aksi dan yang terakhir adalah pengisian
bukti dukung
otomatis pengisian bukti dukung otomatis
ini khususnya bagi pekerjaan-pekerjaan
yang dilaksanakan ee berkaitan dengan
siasn kalau pekerjaan-pekerjaan yang
tidak berkaitan dengan siasn maka kita
harus mengisi secara manual terkait
dengan laporan kinerja yang
ada nah ini implementasi di kanrek 2 BKN
akan berbeda dengan di instansi lain
tapi pada dasarnya kalau kita ee BKN
Pusat kemudian kantor regional 1 sampai
kanrek eh kantor regional 14 hampir sama
dengan apa yang sudah dilakukan di
kanrek 2 BKN kami menerapkan untuk wfa
ini Dalam uji coba itu 1 hari dalam 5
hari kerja yaitu pada hari Senin di mana
pada hari Senin seluruh layanan
kepegawaian dilakukan secara online tapi
kami tetap membuka frontliner ee tatap
muka dengan
meniagakan dua orang di lobi kantor Hal
ini kaitan dengan upaya pencegahan
terhadap adanya laporan tidak
terlayaninya
ee customer ketika eh datang ke BKN
tidak bisa pada praktiknya ketika kita
melaksanakan wfa kemudian ada yang akan
berkonsultasi atau akan mengurus sesuatu
di BKN Ee kita tolak dengan alasan kita
sedang melaksanakan Fa Jadi pada
dasarnya ee ada yang kita berlakukan
sistem piket kemudian di hari Selasa dan
hari sampai dengan hari Jumat layanan
kantor dilakukan secara offline dan
online sama seperti hari-hari biasa Nah
di sini akan muncul tantangan di mana
yang pertama tantangannya adalah
kebutuhan sarana dan prasarana berupa
laptop alat kerja tidak sebanding nah ee
ini solusinya adalah memprioritaskan
penggunaan fasilitas ee kerja kepada
pegawai yang memiliki pekerjaan
berhubungan dengan it dan melek it jadi
memang kondisi di kantor hampir semua
kantor pasti ada generasi-generasi ee
para senior kita yang mungkin masih
membutuhkan bantuan ketika bekerja
menggunakan teknologi informasi Kemudian
kami Sebelum menerapkan wfa ini juga
melakukan bimbingan ee terhadap pegawai
ee pegawai yang belum terlalu famili
dengan penggunaan teknologi informasi
harapannya adalah ketika pegawai-pegawai
ini
melakukan eh penerapan wfa dari rumah
atau dari manapun maka tetap bisa
melakukan pekerjaan ini secara optimal
nah e tantangan yang kedua adalah
pegawai yang terbiasa melakukan
pekerjaan di luar kantor merasa
terganggu dengan aktivitas sehari-hari
memang kita akui di satu Sisi bahwa
penerapan wfa ini banyak masukan dari
teman-teman bahwa mereka bisa melakukan
hal-hal kecil bersama keluarga seperti
ee mengantar anak kemudian memasak di
rumah membersihkan rumah dan sebagainya
tapi kadang-kadang ada pegawai yang
biasanya konsentrasinya lebih ee pada
kegiatan di kantor ini akan lebih banyak
waktu yang dibutuhkan untuk penyesuaian
ee ketika yang bersangkutan pekerja di
rumah solusinya adalah pegawai harus
bisa mengkondisikan atau beradaptasi
dengan suasana kerja yang ada jika
memang ee pelaksanaan wfa ini tidak bisa
dilaksanakan di kantor maka pekerja bisa
mencari tempat lain untuk bisa
melaksanakan target kinerja hariannya
kemudian yang ketiga
adalah seperti dijelaskan di awal tidak
seluruh pegawai terhadap digitalisasi
layanan
yang diterapkan di BKN nah ini juga kami
siasai dengan membagi porsi pekerjaan
sesuai dengan kemampuan dan yang EE
menetapkan target harian yang sesuai
dengan apa yang sudah disepakati antara
atasan dengan bawahan di sini juga akan
menekankan ee pentingnya dialog kinerja
antara atasan dan bawahan ee sebelum
pelaksanaan wfa artinya harus harus
memetakan semuanya mana yang bisa
dikerjakan secara online dan mana yang
bisa dikerjakan secara daring kemudian
pegawai-pegawai mana yang bisa
melaksanakan ini secara penuh atau
pegawai-pegawai mana yang harus tetap
dalam bimbingan dalam pelaksanaan
wifh beberapa kali kami sudah
melaksanakan ee uji coba ini ada
beberapa ee Kel atau ada
beberapa masukan dari pimpinan Terutama
ketika akan melaksanakan koordinasi baik
berupa rapat Zoom atau ee berupa
koordinasi melalui WhatsApp grup ini
biasanya pegawai akan beralasan ada
kepentingan lain sehingga ee pimpinannya
merasa bahwa wfa ini di satu sisi akan
menghambat sistem koordinasi yang ada
nah ini harus kita sadari bersama bahwa
jika kita sudah sepakat untuk
mengimplementasikan wfa maka di jam
kerja terutama kalau di BKN jam 8.00
sampai jam .00 sore kita harus standby
baik di depan laptop ataupun di ee HP
kita sehingga ee ketika ada
perintah-perintah dari pimpinan yang
harus segera ditindaklanjuti maka kita
bisa segera melaksanakan perintah
tersebut Kami lanjutkan Nah kalau tadi
kita sudah menjelaskan
wfa-nya sekarang kita masuk ke
efisiensinya apa yang
dihasilkan ketika pelaksanaan wfa ini di
BKN dikaitkan dengan impres tentang
efisiensi yang pertama Kemarin kami
sudah melakukan uji dan kami mapatkan
data terutama ee karena saya di bagian
umum atau di bagian tata usaha
pelaksanaan wfa ini sudah mengurangi
20% dari biaya listrik yang biasanya
kita bayarkan nah ini sudah termasuk
prestasi yang luar biasa meskipun
pelaksanaan wfa di kanrek 2 BKN ini baru
1 hari bagaimana kalau sudah 2 hari 3
hari 4 hari bahkan mungkin 5 hari wfa
akan banyak anggaran-anggaran yang dapat
kita efisienkan untuk dipergunakan
ee terkait dengan pembiayaan program
yang lain dan di dalam pelaksanaan wfa
di kanrek 2 juga kemarin untuk
pembayaran penggunaan air menurun 10%
ini juga suatu prestasi yang luar biasa
di tengah himpitan ee efisiensi ya
kemudian yang ke dua
ee efisiensi ini juga memberikan
kemudahan bagi pegawai berupa
penghematan sehari-hari biaya seperti
biaya bensin biaya tol biaya makan siang
di luar dan
EE lainnya kemudian yang
ketiga
adalah efisiensi ini juga sangat
menghemat biaya perjalanan dinas seperti
yang disampaikan Pak Presiden tadi tapi
kami juga menggantinya dengan
pertemuan-pertemuan virtual seperti saat
ini ee digunakan pertemuan ee virtual
untuk tetap melaksanakan target kinerja
yang sudah kita
sepakati nah ini yang terkait dengan
manfaat
keberlanjutan Jadi apa manfaatnya wfa
bagi SN dan bagi negara yang pertama ASN
dapat ditandai sebagai pekerjaan yang
ramah lingkungan artinya tidak harus di
kantor tidak harus dengan biaya
operasional yang besar kemudian
ee kehidupan pekerjaan seimbang Jadi
sekarang banyak e kalau istilahnya
teman-teman Genzi itu adalah mental He
ini akan berimbang kemudian yang ketiga
adalah fleksibilitas kerja dengan
mengutamakan target penyelesaian kinerja
Jadi bukan Berapa lama kita di kantor
Tapi Berapa banyak target atau hasil
kerja yang dapat kita perbuat kemudian
yang keempat adalah ASN dapat lebih
berinovasi dan kreatif terhadap apa-apa
yang harus dilengkapi ketika yang
bersangkutan ini melaksanakan wfa
Nah ada kebaikan tentu ada kekurangan
pelaksanaan wfa kalau tadi ee ada
sebagian ASN yang lebih senang wfa
karena pekerjaannya tidak terganggu di
satu sisi
eh pekerjaan atau wfa yang dilaksanakan
oleh ASN ini ketika ASN tidak terbiasa
untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan
ini di rumah atau di tempat lain maka
yang bersangkutan akan susah untuk
berkonsentrasi dan menyelesaikan target
kinerjanya nah ini juga membutuhkan
adaptasi terkait dengan tempat-tempat
yang dipilih untuk melaksanakan
Wifa Kemudian yang kedua kesulitan
koordinasi dengan tim ee Ini juga karena
kadang-kadang kita masih menganggap
bahwa pelaksanaan wfa ini di satu sisi
adalah yang penting target kinerja kita
selesai dan kita tidak ee memperhatikan
waktu-waktu timing-timing di mana kita
harus standby untuk melaksanakan
koordinasi dengan pimpinan atau dengan
tim kerja yang ketiga terkait dengan
risiko kebocoran atau rahasia data
seperti yang disampaikan ee oleh dua
pemateri memang di sini sangat Riskan
jika kita
menggunakan sumber-sumber internet ee
publik seperti yang ada di kafe mungkin
di mall atau di stasiun dan lain-lain
yang keempat adalah keterbatasan sumber
daya di mana ketika kita melaksanakan
wfh atau wfa Ya baik wfh kemudian ee
keterbatasan sumber daya ini terkait
dengan internet atau listrik ini akan
menjadi tanggungan kita masing-masing
kalau kita kerja di rumah berarti akan
nambah tagihan listriknya karena kita
menyalakan laptop Menyalakan AC
menyalakan lampu dan lain-lain kalau
yang sudah berlangganan listrik paket
data di rumah mungkin tidak akan menjadi
masalah tapi kemarin kami juga sudah
melakukan survei tidak semua ASN di
rumahnya ini ada
ee internet ada jaringan internet
sehingga yang bersangkutan Pak masih
harus menyiapkan paket data dan
lain-lain
nah ini kami juga sedang
berkonsultasi apakah dengan pelaksanaan
wfa kemudian efisiensi anggaran yang
sudah dilaksanakan ee Apakah
dimungkinkan nah dimungkinkan ini bisa
ya Bisa tidak ee Apakah dimungkinkan
kita bisa memberikan subsidi paket data
kepada ASN yang melaksanakan wfa untuk
mengurangi beban yang bersangkutan nah
ini masih ee kami terus komunikasikan
karena ini akan menjadi pro dan kontra
dan yang paling penting adalah terkait
dengan pertanggungjawaban keuangan
Apakah ini boleh dilaksanakan atau tidak
nah yang kelima adalah penilaian kinerja
dapat terhambat karena hanya dapat
melihat output tanpa adanya proses di
satu sisi kita akan terbantu dengan
teknologi informasi tapi di satu sisi
ketika kita ini tidak ee melaksanakan
proses dari pekerjaannya karena banyak
menggunakan kecerdasan
ee buatan atau Ai jadi kita
nanti pokoknya Pakai chat GPT
pekerjaannya selesai pimpinannya sudah
tahu kita bekerja nah ketika kita
diminta untuk
ee menjelaskan maka kita tidak akan atau
kesulitan dalam menjelaskan ee e sekian
paparan dari saya saya stop ee stop
share dulu kemudian saya akan ambil data
dari apa yang sudah
Ee kami
edarkan tadi ya terkait dengan apa
namanya ee survei Entar saya proses dulu
enggak apa-apa oke eh sebentar
oke sudah terlihat bapak ibu
Bu slide show oke
nah ee
ini scan surveinnya nah kami bacakan
Apakah kamu seorang PNS dan P3K jadi
yang menjawab ee 19% adalah PNS dan 81%
adalah P3K Kemudian dari golongan usia
jadi 18 sampai 34 tahun 30% kemudian 35
sampai 50 tahun
60% kemudian di atas 50 tahun ada 10%
kemudian nah ini yang paling penting
Apakah setuju dengan implementasi wfa
nah sor yang setuju
84% yang tidak setuju 60% di sini kami
belum menggali terkait dengan alasan
setuju dan tidak setuju dari total
572 responden luar biasa lebih dari 50%
ee yang gabung mengisi Terima kasih
kemudian Berapa hari idealnya penerapan
wfa ini ada yang 20% menjawab 1 hari
saja Kemudian 2% menjawab ee
36% menjawab 2 hari kemudian
24% menjawab 3 hari
kemudian 8% menjawab 4 hari dan 8%
menjawab full wfa yang saya takutkan di
sini Bapak Ibu kalau full wfa
jangan-jangan nanti lupa kalau masih
punya kantor nah ini yang bahaya nanti
kemudian
eh full wfo-nya ada 4% nah ini yang full
wfo ini mungkin yang sen di kantor biar
tidak membayar tambahan tagihan listrik
ngih bapak ibu kemudian Hal apa yang
paling menguntungkan ketika penerapan
wfa yang pertama menjawab irit
28% kemudian lingkungan nyaman
20% karena tadi seperti video yang
disampaikan Bu Adina tadi masih bisa
melaksanakan pekerjaan dengan setengah
tiduran
kemudian bisa melaksanakan efisiensi
operasional menjawab 16% kemudian nah
ini yang paling penting adalah work Life
Balance
36% kemudian
Eh ini yang lanjutannya ketika memilih
wfa Bapak Ibu atau teman-teman semua
memilih bekerja dari mana Nah ini
pilihannya banyak yang dari rumah saja
biar lebih menghemat Karena makanannya
sudah tersiapkan bisa masak bisa
bersih-bersih rumah kemudian dari
coorking Space 20% Kemudian dari kafe 2%
nah yang dari kafe ini otomatis akan
menambah pengeluaran kita nah ini yang
perlu dipikirkan di satu sisi kita
menjawab irit tapi dengan bekerja di
kafe kita akan banyak menambah
pengeluaran Oke sementara itu Bapak Ibu
yang dapat saya sampaikan terima kasih
mohon maaf jika ada yang kurang berkenan
untuk selanjutnya kami serahkan kepada
ee mas Lukman selaku host Terima kasih
Mas Lukman terima kasih Bapak Ibu pak
Basuki untuk paparannya banyak sekali
Inside yang bisa kita dapatkan tadi yang
menarik bagi saya ketika pak Basuki
presentasi adalah eh kebijakan fwa ini
juga dijadikan kesempatan untuk
Melakukan asesmen di BKN terkait
kesiapan dari sumber daya manusia untuk
bisa melakukan pekerjaan dengan
teknologi apalagi kalau kita kaitkan
dengan konteks sekarang ini kita kenal
akan ada yang namanya Society 5.0 Di
mana para pekerja itu harus bisa
balancing between human and technology
jadi mau tidak mau arah kita bakal ke
sana dan pilihannya Hanya dua kalau kamu
tidak berubah atau kamu kalah dengan
perubahan zaman seperti itu ya pak
Basuki ya anyway buat sobat SN yang
tertarik untuk bertanya saya persilakan
untuk memberikan pertanyaan kepada pak
Basuki saya persilakan untuk mute
suaranya kemudian memberikan pertanyaan
dan silakan nanti bisa dijawab langsung
oleh Pak Basuke kami persilakan untuk
tim bisa dibantu untuk PIN terkait dari
tim sobat SN yang mungkin memiliki
pertanyaan terkait dengan sesi kita di
siang hari
ini ya sebali kita menunggu pertanyaan
yang masuk ini saya ada pertanyaan
menarik di pak Basuki ya Ee terkait
dengan
em bagaimana tadi Ketika pak Basuki
sudah sudah sudah meng-capture ya
ternyata ketika kita melaksanakan fwa di
lingkungan BKN Surabaya masih ada
beberapa tantangan-tantangan yang Perlu
diperbaiki utamanya terkait dengan
eh ketidakrataan bahwasanya ada
pegawai-pegawai yang mungkin sudah
berusia lanjut gitu ya berasal dari
kalangan baby boomers mereka kurang bisa
beradaptasi dengan teknologi gitu Dan
kalau kita perhatikan bahwasanya
sebenarnya kalau pembagian load-nya itu
mungkin akan lebih banyak kalau yang
berhubungan dengan teknologi itu mungkin
akan dipegang oleh Genzi dan juga
milenial tapi tidak bisa kita pungkiri
juga ya pak Basuki bahwasanya ketika hal
itu terjadi mungkin akan ada eh sisi
kecemburuan sosial gitu ketika Genzi dan
game milenial mereka anggap saya dapat
pekerjaan yang lebih sulit gitu
dibandingkan generasi baby boomers yang
mungkin Secara pekerjaan mereka akan
lebih banyak berhubungan dengan hal-hal
administratif sedangkan saya harus yang
lebih Advance dari situ Padahal kalau
secara struktural fungsional jabatan
mungkin saja yang generasi baby boomers
ini lebih tinggi one step Akir
dibandingkan generasi-generasi yang ada
di bawahnya kalau melihat kese seperti
itu Bagaimana tanggapan dari pak Basuki
Oke terima kasih Mas yang pertama memang
tidak kita ee tidak bisa dipungkiri mas
ya setiap kantor pasti ada
generasi-generasi ya karena ee kami
masuk pun sudah ada senior dan kami
masuk pun sudah ada yang ee lebih muda
dari kita ya yang pertama terkait dengan
penguasaan teknologi informasi pada saat
ee perencanaan wfa ee kami sudah
melaksanakan namanya ee pembekalan ya
terhadap mana-mana ee pegawai yang
kurang berpengalaman dalam teknologi
informasi kemudian kebutuhannya Apa
perlu pendampingan ee atau seperti apa
Kemudian yang kedua hampir 80% pekerjaan
di BKN ini sudah dilaksanakan melalui
sistem ee siasn ya Mulai dari penetapan
NIP kenaikan pangkat proses mutasi dan
lain-lain EE tuntutannya adalah ee
kalaupun menguasai biasanya yang baby
gomers ini agak lebih lambat daripada
yang teman-teman milenial akhirnya
pekerjaannya kami Ee tidak sama ratakan
jadi adil itu kan tidak selalu sama rata
tapi pembagian porsinya mungkin yang
baby boomers ini mungkin sedikit ee
dikurangi daripada teman-teman yang
milenial yang kecepatan kerjanya lebih
di atas nah ee kemudian yang
ketiga kami sementara merumuskan
kebijakan terkait dengan reward and
punishment jadi eh apa yang harus kita
buat untuk mengapresiasi pegawai-pegawai
yang tingkat kinerjanya tinggi ini untuk
menjaga tetap ee mereka ini berkinerja
tinggi karena ya kalau tidak diberikan e
maka mereka akan Ah sudahlah sama-sama
kerja gajinya sama ditivasi dimotivasi
Pak betul betul sementara itu Mas terima
kasih kalau berkaitan dengan reward dan
yang tadi yang Bapak sempat Sebutkan ya
reward apa yang bisa mengencourage buat
para generasi-generasi yang tadi
generasi z dan milenial ini untuk terus
bisa memberikan performansi optimal
mereka dibandingkan dengan generasi baby
Boomer yang dalam tanda kutip masih
kurang Teknologi Pak yang pertama yang
dicita-citakan para gzi sekarang itu mas
ee mendahului daripada para pendahulunya
bagi para yang di atasnya itu ee
mendapatkan pengembangan Kompetensi ini
bisa berupa beasiswa untuk pendidikan
terutama pendidikan yang di luar negeri
ataupun di dalam negeri yang kedua ee
terkait dengan
ee memberikan kesempatan untuk
pengembangan kompetensi dari yang lain
kadang-kadang kan kita ada namanya
Diklat atau pengembangan kompetensi itu
kan terbatas jumlah yang harus dikirim
nah ini ee kami juga memperhatikan
terkait kinerja yang ketiga terkait
dengan penilaian kinerja sangat baik
bagi ee para JF atau jabatan fungsional
ketika skp-nya ini atau kinerjanya ini
dinilai sangat baik maka mereka bisa
naik pangkat lebih cepat nah ini juga
merupakan reward terhadap penilaian
kinerja kira-kira begitu Mas Oke Eh saya
setuju sebagai generasi Z saya merasa
bahwa sebenarnya kita bekerja itu
sekarang bukan melihat value of money
saja tapi self development plan kita
juga kita lihat value-value kita Apakah
sesuai dengan instansi tersebut dan saya
rasa apa yang sudah dilakukan oleh BK
itu memang tepat untuk bisa memberikan
motivasi lebih bagi para generasi Z
ataupun milenial untuk bisa terus
memiliki performansi yang secara optimal
seperti itu pak ini ada pertanyaan masuk
eh satu pertanyaan saya silakan kepada
Ibu boleh disebutkan diperkenalkan
dirinya asal instasi dan daerah silakan
Bu makasih saya dengan Sinta dari eh
ogusmen Republik Indonesia Saya berada
di kantor pusat Jakarta eh Saya tertarik
dengan apa yang disampaikan oleh Bapak
eh Basuki dan moderator terkait dengan
gengen generasi-generasi adalah generasi
yang eh dibilanger juga sudah bukan tapi
di gen x mungkin ya tapi eh sudah
termasuk sangat senior nih di kantor
tadi tentangan untuk eh generasi Yang eh
milenial Yang genz adalah eh
digital-digital Memang eh Saya merasakan
sangat eh tertantang atau dengan adanya
eh teknologi yang demikian besesar itu
semua menggunakan digital eh saya
sebagai orang yang generasinya sudah
hampir punah mungkin di kantor juga
beberapa eh Kementerian juga sudah
hampir pensiun ya 2 3 tahun lagi pensiun
tapi Ee tidak menutup keinginan tahuan
saya terhadap perkembangan-perkembangan
yang ada di teknologi ini nah yang saya
tanyakan tuh ya Eh Apakah pengembangan
kompetensi yang dengan adanya efisiensi
anggaran ini yang boleh dibilang dalam
tanda kutip dibikin r0 rupiah itu
bagaimana ya kita mengikuti Apakah cukup
dengan mengikuti webinar-webinar yang eh
gratisan E itu sudah bisa ee
meningkatkan kompetensi kita untuk
mengetahui hal-hal yang sifatnya digital
atau seperti apa ya mungkin seperti itu
pakuki Terima kasih Terima kasih Bu
Sinta dari ommen luar biasa ini kami
bermitra dengan ombusmen terkait
pelayanan publik ya Bu
Eh mohon izin menjawab Ibu terkait
dengan pengembangan kompetensi Kalau
kami e dari sudut pandang undang-undang
ASN setiap ASN ini sebenarnya diwajibkan
per tahun minimal 20 jam untuk
pengembangan kompetensi tetapi
kadang-kadang instansi ini masih belum
ee apa ya belum memperhatikan terkait
dengan pengembangan Kompetensi ini
sehingga mau tidak mau Suka tidak suka
kita wajib mencari pengembangan
kompetensi dari luar karena kalau tidak
dilaksanakan seperti itu kita akan jauh
eh Tertinggal seperti yang disampaikan
Bu Sinta eh Kemudian yang kedua
dikaitkan dengan efisiensi
eh Apakah boleh mengikuti pengembangan
kompetensi dari luar sangat disaran Bu
itu yang kedua ee karena kalau kita
menunggu dari instansi tidak
bergerak-bergerak Nanti ketika November
Desember Ternyata kita enggak dapat
pelatihan apa-apa ini yang rugikan kita
kita tidak tahu dengan perkembangan yang
terjadi di luar sana seperti apa
kemudian yang ketiga
eh di my ASN Kami berbicara di
aplikasinya BKN ee terkait dengan data
pribadi kita sebagai ASN kita bisa
memasukkan ee terkait dengan ee
kompetensi-kompetensi atau pengembangan
apa yang kita ikuti sehingga ketika kita
akan melakukan mutasi rotasi dan
sebagainya bisa menjadi perhatian
pimpinan bahwa kita sudah melewati
pelatihan ABC dan memiliki kemampuan ABC
sehingga kita bisa
Ee tidak hanya menguasai di satu bidang
kadang-kadang kan gini Bu kita
bekerjanya di bidang kesehatan Tapi
karena kita menguasai atau kita ikut
pengembangan kompetensinya terkait ee
konent kreator bisa jadi kita juga e
tenaga kesehatan yang memiliki
kompetensi konten kreator nah ketika
pimpinan mau melakukan ee mutasi rotasi
terkait pengembangan karir ini akan bisa
menjadi ee perhatian khusus kira-kira
kalau dari sisi kami begitu Bu Bagaimana
menurut Bu Sinta
Bu sintah
Punten izin buinta suaranya tidak
terdengar dari
kami ya tadi di terima kasih kalau
menurut saya Betul apa yang disampaikan
bahwa memang kembali ke manusianya ya
Pak ya bahwa orang itu mau mengembangkan
diri mencari keluar tanpa menunggu apa
yang ada di apaau yang ada diberikan
dari eh lembaga saya secara pribadi eh
ingin tahu kadang-kadangu mencari-cari
sendiri tapi kan Tidak semua orang
seperti itu nah saya eh sebetulnya ingin
membangkitkan teman-teman yang eh di
antara generasi eh x z y yang mungkin eh
mereka masih mengharapkan bahwa Eh ini
perlu pengembangan kompetensi tapi perlu
didukung atau didanai ee oleh lembaga
tidak akan tidak seperti itu sih
sebetulnya jadi dari masing-masing ya
harus punya motivasi diri untuk tetap
ber ee kompetisi dengan perkembangan
zaman teknologi gitu kan Nah yang
kebetulan saya juga di eh unit kerjanya
saya adalah ee analis sdma ahli Madia
kemudian juga saya yang menjadi ketua
pengembangan SDM di sini kami mengadakan
kegiatan-kegiatan eh bimtech atau
webinar yang eh nol rupiah ya kita Hanya
mengundang melalui webinar eh
menggunakan aplikasi Zoom meeting atau
Google gitu Nah untuk teman-teman yang
eh ada di luar kota sana tapi bisa
mengetahui apa sih yang sebetulnya
lakukan mengenai pelayanan publik
seperti itu sih Pak kalau di kami ya
luar
biasaint kami ini bahkan pernah gini Bu
sedikit bercerita ya Bu karena kemarin
itu ada efisiensi jadi pengembangan
kompetensi sudah gak ada anggarannya
bahkan e BBM kecil sekali anggarannya
tapi ketika teman-
ee berkomunikasi Pak kami butuh untuk
trainer terkait pengembangan public
speaking Pak W enggak ada anggarannya
gimana ini ya kami tidak mungkin
mengundang profesional tanpa memberikan
honor kan begitu bu ya iya iya Akhirnya
gimana Enggak ada anggarannya tapi
teman-teman gensi ini yang malah
men-support kami pak kami mau kok pak
patungan untuk memberikan mereka honor
yang penting kami dapat ilmunya sampai
segitunya mereka iniah itu yang mungkin
ee kalau di kami Bu ee di kanrek 2 Bu
Sinta kalaupun memang ya
Ee dibutuhkan ee apa ya dibutuhkan untuk
narasumber dan lain-lain kami siap
support penuh gratis pun kami bersedia
nah ini yang perlu kita ini yang penting
apa ee ketika kami terutama yang di
manajemen ASN ya Bu korbisnis Kami ya Bu
ya Ee ketika ada yang meminta kami untuk
terkait dengan
eekinerja atau terkait dengan kenaikan
pangkat dan apapun itu akan sebenarnya
mempermudah pekerjaan kami di
selanjutnya kalau pns-nya kemudian
pengelola kepegawaiannya sudah paham
tentang manajemen ASN ketika mengusulkan
ke kami itu kami sudah sebenarnya sudah
tutup mata W pasti sudah benar semua ini
jadi kira-kira itu bu Sinta ya terima
kasih luar biasa sekali buinta Terima
kasih Pak Terima kasih buinta untuk
pertanya ya jadi memang penting banget
ya sobat ASN buat kita itu punya growth
mindset daripada fixed mindset apalagi
di era sekarang era kompetitif semuanya
Eh jadi semakin bisa untuk menunjukkan
bakat dan personal brandingnya penting
buat kita untuk tampil berbeda
diversifikasi kompetensi ada satu
pertanyaan lagi pak Basuki yang akan
kami persilakan kepada sobat ASN untuk
menyampaikan pertanyaannya silakan bapak
bisa disampaikan nama asal instansi dan
daerahnya asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh Selamat siang
Bapak eh perkenalkan saya pak Sugeng
Prastiono dari BLK Nganjuk ee perlu saya
tanyakan Bapak yaitu terkait masalah ee
wfa wfa ya pak ee bekerja dari rumah e
Apakah pertanyaan saya apakah
EE bfa itu bisa menjadi maksimal Pak
karena kita itu berhadapan langsung
dengan masyarakat banyak yaitu terkait
masalah pembelajaran pelatihan yang
seharusnya pembelajaran itu harus
bertatap muka itu aja Bapak Terima kasih
wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh langsung saya
jawab mas Lukman silakan pak Basuki
Terima kasih Pak Sugeng eh dari BLK
Nganjuk Bapak jadi
eh kalau menurut kami Bapak
ee tiap-tiap instansi dan tiap-tiap
pengajar ya Kalau saya bilang pengajar
atau widyaiswara ataupun penyuluh
Ketenagakerjaan ya pak atau penyuluh
keterampilan ini
ee bisa memilih mana yang lebih tepat
dalam penyampaian materi contoh kalau
bapak blk-nya mengajarkan tentang
ee apa ya
perbaikan atau las gitu ya Ada kan e
ketampilan untuk mengelas gitu kan Iya
akan tidak efisien kalau bapak
mengajarkan secara Zoom karena mereka
butuhnya praktik nah ini yang eh perlu
kita identifikasi tapi kalau penyampaian
materinya ini hanya terkait tentang
dasar-dasar ee pekerjaannya itu seperti
bagaimana ee Apa yang dimaksud dengan
las Apa yang dimaksud dengan mesin motor
Apa yang dimaksud ini masih bisa kalau
teori masih ba bisa menggunakan zoom
atau ee wfh Bapak dari rumah teman-teman
dari masing-masing tempat tapi kalau
sudah praktikum ini rasanya akan sulit
karena Bapak menjelaskan dan tidak
memberikan pengalaman ke teman-teman ini
untuk langsung terjun di lapangan ini
akan menyusahkan teman-teman ketika
teman-teman ini melepas di satu sisi
Ketika nanti teman-teman sudah dianggap
lulus dan mendapatkan sertifikat dari
BLK mereka akan dip bahwa mereka ini
berkompeten terhadap ilmu-ilmu tertentu
ketika mereka terjun di dalam pekerjaan
ketika mereka tidak bisa melakukan
mereka akan dipertanyakan dari BLK mana
Nah Memangnya dulu Enggak praktik nah
seperti itu Jadi kalau dikaitkan dengan
efisiensi Bapak mungkin
ee akan Selaras ya kadang-kadang pak
diefisiensi pak jadi terkait dengan
praktikumnya agak dikurangi biasanya
begitu pak ya e mungkin yang terjadi di
lapangan nah ini yang harus mungkin
dikonsultasikan atau dikoordinasikan
dengan ee bagian anggarannya ee jadi
yang dikurangi ini bukan yang berkaitan
dengan
ee keterampilan kerja Pak karena akan
membahayakan sekali kalau yang dikurangi
ini berkaitan dengan keterampilan kerja
karena kita akan melepas para
teman-teman ini ke masyarakat untuk bisa
langsung bekerja kira-kira itu Pak sueng
I pakeng Iya Pak i terima kasih Bapak
masukannya Baik terima kasih Pak Sugeng
untuk pertanyaannya pak Basuki tidak
terasa kita sudah berada di sesi ujung
acara webinar ASN belajar seri 10 tidak
terasa banget ya Pak ya tadi diskusi
banyak banget kita dapat banyak sekali
Insight dari pak Basuki juga barangkali
jika berkenan bisa Pak diberikan closing
statement sebelum mengakhiri segmen di
siang hari ini pak Basuki silakan Pak
Terima kasih Mas Lukman eh yang pertama
Terima kasih e pkpsdm sudah memberikan
kesempatan untuk berbagi informasi dan
berbagi materi yang
kedua kami pesankan ke Bapak Ibu bahwa
wfa ini mutlak terkait dengan
perkembangan zaman dan kita wajib untuk
segera menyesuaikan karena kalau tidak
menyesuaikan kita yang akan ketinggalan
jauh jadi ee dulu kita pernah ee
mendapat masa di mana kita sangat
berperan kemudian kalau sekarang para
generasi Z atau gensi yang akan sangat
berperan terkait dengan pelaksanaan
pekerjaan yang berhubungan dengan
teknologi informasi jangan patah
semangat tetap Bapak Ibu wajib
mengembangkan kompetensi agar tidak
kalah dengan teman-teman muda Kita di
lapangan atau di tempat bekerja Terima
kasih banyak bapak ibu mohon maaf jika
ada yang kurang berkenan Terima kasih
Mas Lukman terima kasih pak Basuki Salam
sehat selalu Semoga kita bisa bertemu di
offline event Selanjutnya ya pak Basuki
ya Thank you Pak terima kasih
baik sobat ASN tidak terasa itu tadi
penghujung acara dari webinar ASN
belajar seri ke-10 Sebelum saya tutup
Saya ingin mengingatkan kepada seluruh
sobat ASN jangan lupa untuk mengisi
monitoring dan evaluasi dari acara yang
telah anda ikuti melalui semesta bankcom
ya dan juga untuk mendapatkan
e-ertificate dari bbsdm Jawa Timur dan
Sekali lagi kami ucapkan terima kasih
kepada seluruh webinar seluruh sobat ASN
yang telah bergabung di webinar ASN
belajar seri 10 baik yang bergabung
melalui Zoom ataupun yang bergabung
melalui YouTube channel di bpsdm Jatim
TV Semoga mendapatkan banyak Insight dan
bisa diterapkan di lingkungan kerja
masing-masing Akhir kata saya Lukman
beserta tim bpsdm Jatim yang bertugas
pamit undur diri terima kasih
wassalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh dan sampai bertemu di
webinar ASN seri berikutnya bye bye
[Musik]
zaman yang terus bergerak
sambut dengan penuh
semangat saatnya kita
melangkah hadapi segala tantangan
tingkatkan setiap
kompetensi untuk pelayanan
berdampak bersama
ASN
belajar ciptakan SDM unggul
berprestasi selalu inisiatif dan
kolaboratif untuk inovasi yang
berkelanjutan menj ASN berakhlak
mulia siap menyongsong Indonesia
emas
ASN belajar wujudkan pemerintahan
berkelas dunia Satukan tekat pantang
menyerah jadi ASN jetar berkualitas
belajar wujudkan pemerintahan ber kelas
dunia bukan tekat pantang
menyerah jadi as
[Musik]
berkualitas akuajar
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
foreign