ASN Belajar Seri 10 | 2025 - Flexible Working Arrangement (FWA): Antara Efisiensi dan Kinerja
bd0Dt2U3bb4 • 2025-03-13
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id [Musik] zaman yang terus bergerak sambut dengan penuh semangat saatnya kita melangkah hadapi segala tantangan tingkatkan setiap kompetensi untuk pelayanan berdampak bersama ASN belajar ciptakan SDM unggul prestasi selalu inisiatif dan kolaboratif untuk inovasi yang berkelanjutan jadi ASN berakhlak mulia siap menyongsong Indonesia emas ASN belajar wujudkan pemerintahan berkelas dunia Satukan tekat pantang menyerah jadi ASN jetar berkualitas as belajar wujudkanintahan berkelas duniakan tekat pantang menyerah jadi as [Musik] ber ak belajar [Musik] next Desember 2024 kita semua dapat berkumpul bersama dalam penyelenggaran kegiatan S session sobatpo sertifikasi kompetensi tim prestasi ASN berkualitas dalam keadaan sehat B salah satuis dalam meningkatkan kualitas ASN adalah pengobahan kompetensi melalui sertifikasi kompetensi sertifikasi kompetensi bukan sekedar sear panal tetapi merupakan unuk investasi ass standarnya sesuai dengan Kus sertifikasi kompetensi investasi ASM berkualitasan dan [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Iya mbak Jo Ah iya Ini aku Lukman Mbak Jo Mbak Jo tanggal 24 Maret itu kan pemerintah sudah mulai menghimbau untuk melaksanakan fwa ya flexible working arrangement anyway kalau kita kerja di rumahnya shokina gimana Jadi nanti after kerja kita juga bahas persiapan buat libur lebaran gitu kali ya gitu ya oke oke siap-siap Ini aku matiin dulu ya soalnya aku lagi ada acara webinar ASN belajar series 10 Oke sampai ketemu tanggal 24 ya thank you Asalamualaikum bye oke Sabat ASN Halo sahabat ASN asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi sahabat ASN di Manap pun anda berada senang sekali di sini saya Lukman sebagai your host mengucapkan selamat datang dalam acara webinar ASN belajar seri 10 flexible working arrangement antara efisiensi dan kinerja Saya ingin menyapa untuk seluruh sobat ASN yang tengah bergabung menyaksikan acara webinar ASN belajar seri 10 via Zoom atau yang tengah bergabung melalui kanal untuk kami di bpsdm Jatim TV Semoga tetap dalam keadaan semangat ya pastinya Ya gimana minggu kedua bulan Ramadan puasanya masih On Fire ya jangan sampai bolong-bolong tarawihnya juga harus konsisten semoga kita tetap bisa menjaga konsistensi selama bulan puasa Ini sampai dengan nanti ketika hari raya Idul Fitri supaya nanti ketika ketemu dengan keluarga besar kita bisa sambut dengan sukacita dan penuh kehangatan anyway sobat OSN di manapun andau Kepala Badan pengembangan sumber daya manusia Provinsi Jawa Timur Selanjutnya kami juga ingin menyapa kepada yang kami hormati ibu Nani murwati se MA selaku Deputi bidang kelembagaan dan tata laksana Kemenpan RB yang kali ini diwakilkan oleh Dr Dani Isworo makirtio tusto Wardoyo SOS m.si selaku Asisten Deputi perumusan kebijakan sistem kelembagaan dan tataalaksana dan tidak hanya itu juga saya juga menyapa kepada dua narasumber spesial kita di pagi hari ini saya izin untuk menyapa kepada yang kami hormati Ibu Adina fibriani s. makak selaku Kepala Biro organisasi sekretariat daerah provinsi Jawa Timur Selamat datang ibu dan selanjutnya kami juga ingin menyapa kepada yang kami hormati Bapak Basuki Ari wsh selaku kabak tu kanrek 2 BKN Surabaya Sebelum saya mulai acara di pagi hari ini terlebih dahulu saya ingin melontarkan pantun tolong buat teman-teman sobat ASN yang ada di kelas internasional ditimpali dengan kata cakep ya ini pantun ala-ala Genzi Oke saya izin mulai ubur-ubur ikan lele semangat pagi le cukupcukup dua baris aja ya enggak perlu panjang-panjang itu pantun alagensi anyway sobat ASN di Manap pun anda berada kalau kita bicara terkait dengan flexible working arrangement ini sangat menarik sekali ya karena mungkin waktu pandemi covid-19 kita sudah sempat mengenal yang namanya work from Anywhere mungkin bagi sebagian sobat ASN yang berasal dari kalangan genzy Ya kebijakan ini sangatlah menarik ya karena kita juga bisa work Life Balance terus kita juga merasa lebih produktif tapi mungkin bagi sebagian generasi let's say generasi milenial atau Baby boomers kebijakan ini atau himbuan untuk melakukan flexible working arrangement ini dipandang sebagai sebuah tantangan karena mereka juga harus beradaptasi dengan teknologi kemudian kemampuan untuk berkomunikasi dan berkolaborasi dengan rekan tim juga akan sangat terbatas nah melalui webinar ASN belajar seri 10 kita akan banyak sekali belajar terkait dengan Insight Bagaimana kebijakan ini bisa berpengaruh terhadap prioritas pemerintah terkait dengan efisiensi maupun dampaknya terhadap kinerja dari ASN itu sendiri selengkapnya akan kita bahas melalui webinar ASN belajar seri 10 flexible working arrangement antara Efisiensi dan kinerja [Musik] ya sobat ASN anda kembali lagi menyaksikan webinar ASN belajar seri 10 flexible working arrangement antara efisiensi dan kinerja sebelum kita lanjut ke rangkaian acara inti di pagi hari ini terlebih dahulu saya ingin mengingatkan kepada sobat ASN Jangan lupa untuk mengisi absensi via semesta bankkom dan juga kami pastikan agar sobat ASN memastikan kan koneksi internet dalam kondisi stabil kemudian apabila sobat ASN menyalahkan kamera jangan sampai terjadi backlight apalagi nanti kalau misalnya ingin tanya rest hand gitu ya usahakan kameranya terlihat ya wajahnya terlihat wajah cantik wajah gantengnya terlihat dengan jelas ya seperti itu jadi jangan lupa untuk mengisi absensi Lewat Semesta bangkom baik sobat ASN kali ini kita akan bersama-sama mendengarkan opening speech yang kali ini akan disampaikan oleh yang terhormat Dr ramlianto spmp selaku kepala Badan pengembangan sumber daya manusia Provinsi Jawa Timur Kepada yang terhormat Dr ramlianto spmp kami persilakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Salam sehat dan salam sejahtera untuk kita sekalian sobat ASN di seluruh tanah air selamat bertemu kembali dalam webinar series ASN belajar sebuah Wahana pengembangan kompetensi ASN dalam jaringan persembahan Jatim corporate University badan pengembangan sumber daya manusia Provinsi Jawa Timur hari ini Kamis tanggal 13 Maret 2025 ASN belajar telah memasuki seri yang ke-10 kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas antusiasme sobat ASN di seluruh negeri untuk terus mengikuti program ASN belajar ini secara aktif untuk itu kami selalu berkomitmen sekaligus terus berikhtiar untuk menyajikan topik-topik pengembangan kompetensi yang menarik kekinian dan tentu berdampak secara nyata Terhadap Peningkatan kompetensi dan kinerja aparatur sipil negara di Indonesia sobat ASN hari ini ASN belajar seri ke-10 tahun 2025 ini menyajikan salah satu topik yang saat ini kalau menurut bahasa anak-anak muda lagi happening nih khususnya di kalangan aparatur sipil negara yakni tentang wfh atau work from home atau dalam cakupan yang lebih luas adalah fwa atau flexible working arrangement dikaitkan dengan soal kinerja di tengah kebijakan efisiensi anggaran saat ini karena itu sobat ASN ASN belajar seri ke-10 tahun 2025 ini ini mengangkat topik flexible working arrangement atau fwa antara efisiensi dan kinerja Nah sudah menjadi tradisi akademik dalam ASN belajar bahwa topik menarik ini akan kita bahas secara intensif dan akan ditinjau dari beragam perspektif bersama para narasumber yang sangat kompeten di bidangnya sobat ASN di seluruh tanah air fwa atau flexible World arrangement sebenarnya bukanlah hal baru bahkan untuk konteks tata laksana pemerintahan di Indonesia sudah diatur dalam peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2023 tentang hari kerja dan jam kerja instansi pemerintah dan pegawai ASN Dalam praktiknya beberapa instansi pemerintah sudah menerapkan kebijakan ini walaupun tentu itu dilakukan secara selektif dengan berbagai kriteria dan pertimbangan namun sobat SN sejak awal tahun 2025 ini pola kerja fwa ini kembali banyak dibicarakan di kalangan ASN setelah adanya kebijakan efisiensi anggaran yang berlaku dalam skala nasional pola kerja fwa ini diyakini Dapat dijadikan salah satu alternatif pola kerja yang dapat berdampak positif terhadap efisiensi Anggar nah sobat SN jika kita flashback salah satu model pola kerja fwa yakni wfh atau work from home atau bekerja dari rumah sudah pernah kita terapkan secara masif di masa pandemi covid-19 yang telah lalu artinya secara praktik terhadap penerapan poula kerja fwa ini bagi ASN bisa lebih cepat diadaptasi baik yang menyangkut fleksibilitas waktu maupun fleksibilitas lokasi kerja namun tentu saja fleksibilitas ini harus juga berseiring dengan kinerja ASN kita pasti sepakat bahwa tidak boleh kemudian atas nama efisiensi lalu kinerja ASN menjadi menurun kita juga pasti sepakat bahwa tidak boleh kemudian atas nama fwa kita tidak perlu menjaga disiplin dan tata kerja yang profesional pelaksanaan fwa harus tetap dalam koridor regulasi yang berlaku dengan standar kinerja yang telah dibakukan untuk mencapai kinerja tinggi dengan pengaturan kerja yang fleksibel maka harus memastikan adanya ekspektasi yang jelas komunikasi yang kuat pengawasan berjenjang jaminan angkutabilitas yang berorientasi pada hasil dan budaya kerja yang menghargai produktivitas dan keseimbangan kehidupan kerja sobat hsn di seluruh tanah air lalu Bagaimana penerapan pola kerja fba yang dapat berdampak positif terhadap efisiensi dan sekaligus terhadap kinerja SN Nah untuk membahas cerdas dan tuntas topik ini kami telah mengundang para narasumber luar biasa yang Sudah barang tentu sangat kompeten di bidangnya kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para narasumber hebat yang telah berkenan hadir dan akan berbagi berbagai informasi strategis kepada sobat ASN di seluruh tanah air pertama kami menyampaikan terima kasih kepada ibu Nani murwati SME beliau adalah Deputi kelembagaan dan tata laksana Kementerian pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi birokrasi Republik Indonesia kedua kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Adina Febriani S makak beliau adalah Kepala Biro organisasi sekretari daerah provinsi Jawa Timur dan yang ketiga kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Basuki Ari W SH beliau adalah kepala bagian tata usaha Kantor Regional 2 badan kepekaian negara di Surabaya nah sobat ASN di seluruh tanah air mari kita simak dengan seksama webinar seri ASN belajar seri ke-10 tahun 2025 semoga bermanfaat wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan terima kasih kepada bapak Dr ramlianto spmp selaku kepala bpsdm provinsi Jawa Timur atas opening speech yang telah disampaikan bapak ibu sobat SN di Manap pun anda berada sebelum kita masuk ke Sesi inti dari acara webinar ASN belajar seri 10 di pagi hari ini terlebih dahulu saya ingin mengingatkan bagi sobat SN yang ingin mengajukan pertanyaan kepada narasumber Jangan lupa untuk mengaktifkan feature Rais hand di sesi q&a jadi nanti akan saya persilakan bagi sobat S terpilih silakan mengajukan Pertanyaan langsung kepada narasumber kita akan mulai masuk ke Sesi diskus diskusi kita yang pertama ini sangat menarik sekali karena kita akan mengundang ibu Nani murati S Ma selaku Deputi bidang kelembagaan dan tata laksana Kemenpan RB yang dalam hal ini akan diwakilkan oleh bapak Dr Deni Isworo makirtio tustowardoyo SOS MSI selaku Asisten Deputi perumusan kebijakan sistem kelembagaan dan tata laksana Saya ingin sapa terlebih dahulu Selamat pagi Pak Deni Selamat pagi kabar sehat pak Den nih Alhamdulillah makasih nih waduhnya luar biasa pak Thank you Pak Thank you Senang sekali bertemu dengan Pak Deni Ini baru pertama kali kita bertemu anyway zoom-nya dari lokasi mana ini Pak saya kebetulan tidak fwa ya Oh tidak fwa ya dari kantor ya Pak ya Oke Pak sebelum Pak Deni menyampaikan materinya Kemarin saya sempat baca-baca bahwasanya kebijakan fwa ini sebenarnya sudah pernah di ee aplikasikan di negara negara seperti Finlandia dan juga Jepang yang memang mereka ini berfokus untuk mendukung work Life Balance dari para pekerja pemerintahan di sana seperti itu namun pertanyaannya Apakah worklife Balance ini memang menjadi value yang dirasa sesuai ya untuk teman-teman pegawai ASN yang ada di Indonesia Nah ini kan kita juga perlu kaji ya kesesuaian value antara kebijakan fwa dengan value yang ada di pegawai ASN kita saat ini nah kali ini saya akan persilakan Pak Deni untuk menyampaikan materinya Setelah itu kita akan lanjut ke Sesi diskusi dan tanya jawab silakan Pak Deni baik eh terima kasih masman ya semangatnya luar biasa ya Eh asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi salam sejahtera Bapak Ibu sekalian eh mungkin yang saya hormati ya pertama Pak Dr ramlianto ya Pak kepala bpsdm kemudian Pak eh Kepala BKN regional 2 atau yang mewakili terus Kepala Biro organisasi di sekda Provinsi ya Bu adinaan serta seluruh peserta ASN belajar yang saya lihat di zoom ini ada lebih dari 1000 nih luar biasa ya jadi eh semuanya yang saya banggakan mungkin kita akan mulai ya terkait dengan ee ya tadi sudah disampaikan mungkin oleh MC oleh Pak RAM bahwa memang di kita ini eh flexible working rement ini awalnya memang diperkenalkannya adalah sebelum adanya pandemi jadi sekitar 201 Ya itu sudah ada cuman pada saat itu eh masyarakat kita ini masih belum percaya gitu ya n ini bisa Enggak ini ASN ini diberikan Mba sementara ee tiap hari saja dia melakukan apa absen aja datang ke kantor juga masih terus diawasi gitu ya makanya ee pada saat itu dilakukannya fba Ini akhirnya tidak Ee tidak bisa langsung diterapkan tapi dilakukan uji coba tapi di 2019 sejak adanya pandemi ee ee mau enggak mau ya Secara ini langsung dilakukan ee dipaksa gitu ya karena kita harus bekerja dari rumah sementara kita masih harus melakukan Ee pekerjaan-pekerjaan kita maka dengan itu ee fba ini bisa langsung dijalankan mungkin nanti bisa di dilihat dulu ya di perkembangan yang semakin ee dinamis ya saat ini kita ini sedang melakukan ee penyusunan ya terhadap peraturan menteri terkait dengan kebijakan fwa sebenarnya kebijakan ini disusun ya sebagai amanat dari PP pp94 tengkat disiplin pegawai kemudian ee Perpres 21 tahun 2003 2023 Maaf tentang hari dan jam kerja instansi pemerintah nah dua dasar Itu PP dan merpres itulah yang melandasi dilakukan fleksibilitas kerja ya itu Sedangkan fleksibilitas kerja sendiri merupakan pola atau metode kerja ya yang diterapkan oleh pegawai dengan mengoptimalkan penggunaan SPBE ya Jadi ada beberapa fleksibilitas yang dilakukan baik itu secara lokasi maupun secara waktu nah memang ee untuk layanan yang sifatnya langsung ini kayaknya enggak perlu gitu ya tapi layanan ini mau enggak mau nanti ke depannya juga akan bisa dilakukan secara online Nah kalau sudah dilakukan secara online berarti tidak secara langsung lagi kecuali ya memang dia membutuhkan alat dia membutuhkan apa namanya ee seperti peneliti itu kan butuh laboratorium sendiri butuh ini Nah itu tidak bisa ya Atau mungkin pekerjaan-pekerjaan yang lain nah ini memang ee menariknya di situ Bapak Ibu sekalian jadi ada fleksibilitas itu ada dua terkait dengan waktu dan terkait dengan ee tempat gitu ya lokasi seperti itu nah nah ini saya tunggu-tunggu dari tadi slide-nya Nah pertama definisi dan tujuan dari fleksibilitas kerja di enggak bisa Mas slnya biar full dulu ya terimaasih sudah jadi definisi dan tujuan fleksibilitas kerja fleksibilitas kerja adalah pola atau metode kerja tertentu yang diterapkan yang diterapkan pegawai SN menjalankan kedinasan secara lokasi dan atau waktuah ada lokasi waktu tertentu untuk mencapai target organisasi dengan mengoptimalkan penggunaan sistem pemerintah berbasis elektronik jadi sudah jelas Bapak Ibu yang mendasari adalah penggunaan teknologi sebab kalau tidak ada teknologi otomatis tidak bisa dilakukan ee fleksibilitas kerja ini kemudian tujuan yang kedua fksibitas kerja dilakukan untuk meningkatkan kinerja organisasi nah kinerja organisasi ini untuk meningkatkan kinerja individu kualitas hidup pegawai serta melalui penerapan penilihan kerja yang terukur dengan optimalisasi pemanfaatkan eh teknologi atau sistem pemerintah yang berbasis elektronik tadi Jadi intinya Bapak Ibu sekalian fleksibel ini untuk meningkatkan kinerja Jadi bukan karena alasan efisiensi tadi saya setuju ya kalimat Pak kepala eh bpsdm bahwa dengan efisiensi kita akan mengurangi justru tidak kita tidak mengurangi tapi hal-hal yang bisa kita efisiensikan seperti e lampu AC yang di kantor itu kita enggak perlu kantor kita pakai AC di apa E penerangan yang ada di rumah kita sendiri kita untungnya apa kita gak perlu ongkos perlu waktu yang EE ini untuk ke kantor jadi seperti itu ini otomatis akan meningkatkan kinerja dan juga kemampuan pegawai tersebut untuk e e efisiensinya nah ini prinsip-prinsip yang EE dalam penerapan fleksibilitas kerja yang pertama ini yang jelas fleksibilitas kerja ini bukan merupakan hak pegawai ya tapi merupakan ee diberikan timbangan objektif dan kesesuaian dengan tujuan organisasi jadi ee memberikan ee fleksibilitas ini tergantung nanti ee pertimbangan objektif dari atasan langsung dan dengan tujuannya tadi makanya harus disiapkan infrastruktur maupun ee apa ee jenis pekerjaan yang bisa dilakukan secara fleksibel Kemudian yang kedua diterapkan untuk pencapaian kinerja organisasi nah ini adalah fleksibilitas kerja diterapkan dan diterapkan oleh instansi pemerintah sesuai dengan kebutuhan organisasi dan karakteristik tugas untuk mendukung optimalisasi pencapaian kinerja organisasi dan individu jadi fleksibilitas kerja ini dilakukan untuk mendukung pencapaian kemudian juga untuk mendukung ASI pencapaian kinerja baik organisasi Ma individu dua-duanya tercapai kemudian mengedapatkan tanggung jawab dan akuntabilitas ini untuk mendukung kelancaran ya Bapak Ibu ya Eh dengan mengedepankan tanggung jawab akuntabilitas optimalisasi eh sistem eh pemerintah berfasilas elektronik atau penggunaan teknologi Nah kenapa tanggung jawab dan akuntabilitas ya karena kita sudah diberikan kepercayaan kita memberi kepercayaan kepada tim kita untuk melakukan fleksibel nah supaya jangan terlalu banyak fleksibelnya ya istilahnya diafleksibelkan lagi jadi Sudah fleksibel bisa bekerja dari rumah bukannya bekerja di rumah tapi malah ke mana ke mana Nah ini yang enggak boulh nah ini itu nanti ee ee tidak e mengedepankan tanggung jawab akuntabilitas artinya pekerjaan itu terukur gitu yang diberikan atasan juga gitu jadi sering k kita terima komplain ya dari atasannya itu pegawai saya begitu kita kasih wfh dicari susah Pak Nah kemudian saya tanya balik memang sebelum dikasih apa wfh itu diberikan pekerjaan enggak pak Wah enggak Pak lah ini Ini juga enggak bisa ya jadi harus kerja sama Jadi kalau dia dibiarin saja di rumah juga Dia ngerjain apa juga bingung juga seperti apa gitu ya kemudian berpedoman pada kode etik dan kode perilaku nah fleksibilitas kerja ini dilakukan dengan pedoman pada undang-undang yaitu di kode etik ya ada di e pp94 ya tentang disiplin pegawai dan kode perilaku juga ya tentang ASN yang berakl jadi lanjut nah jenisnya ada dua ya tadi sudah kami sampaikan di awal juga disinggak kepalamibilitaraokasi dan secara waktu ya Nah fleksibilitas secara lokasi ini merupakan pelaksanaan tugas ke dinasan pegawai yang dilakukan di kantor di kantor artinya wfo work from office atau bekerja dari kantor Nah yang kedua rumah tinggal rumah tinggal atau wfh work from homebase atau lokasi lain yang ditetapkan oleh pejabat pimpina kepegawaian atau pimpinan instansi kalau enggak ada PPK ya pimpinan instansi ini yang disebut dengan eh work from Anywhere Jadi selain dari home dan office ya home ada dua ya bisa home yang tempat dia eh domisili di kantor itu atau home base tempat dia eh tinggal bersama istri atau eh keluarga gitu ya jadi ada homebase ada home juga ada E anyw anyw ini bukan berarti di mana-mana tapi lokasi itu sudah ditetapkan oleh eh instansinya masing-masing atau ppk-nya jadi misalnya di eh apa di koperasi kantor atau di eh kantor cabang misalnya eh e Walikota ya Kota Surabaya Surabaya bisa mengantor dari Kecamatan atau yang dekat rumahnya itu termasuk lokasi lain yang ditetapkan gitu ya jadi ini fleksibilitas secara lokasi ini ini berarti yang disebut-sebut tadi wfa masuk mana ini Bapak Ibu ya work anywere tadi masuk di yang terakhir ya yang lokasi lain Jadi selain rumah dan selain kantor karena dari dulu adanya wfh dan wfu gitu Ya tahunya nah ini sekarangwnya adalah lokasi lain kemudian fleksibilitas kerja secara waktu ini dilakukan pengaturan waktu bekerja memenuhi target kinerja nah ini ee sudah banyak ya diterapkan ya mungkin untuk daerah-daerah ya kalau Surabaya Terus ee Malang mungkin yang EE kota-kota yang sudah macet yang mulai susah Nah ini sangat diperlukan fleksibilitas kerja ini karena kadang-kadang kita ee apa telat absen itu cuma 1 menit ee 2 menit gitu ya kan sayang banget makanya terus dipotong pasti kan Ya makanganya dikasih fleksibilitas ini dilakukan mungkin 30 menit gitu ya jadi tidak tapi dia harus mengganti ya nanti mengganti di akhir gitu ya gak bisa pada saat itu juga jadi ini contoh fleksibilitas secara waktu Ini hanya salah satu contoh ya fas waktu itu banyak sekali nanti kita ee lanjutkan di ee apa ee di slide yang selanjutnya kemudian jenis-jenis kerja yang dari lokasi ya ini sudah kami sampaikan tadi ya kantor ya kantor selain lokasi yang menjadi tempat kerja pegawai kemudian rumah atau rumah tinggal jadi kantor atau kantor yang tempat lain tadi kemudian ee rumah atau tempat tinggal kemudian lokasi lain nah ini sudah kami sampaikan tadi ya contoh-contohnya juga lanjut nah yang waktu ini ya Bapak Ibu ya Jadi untuk waktu ini sebenarnya lebih banyak ya ada yang disebut dengan fleksibilitas kerja secara shf yaitu fleksibilas kerja sistem shf merupakan pola pengaturan hari jam kerja yang membagi pegawai ASN menjadi kelompok-kelompok berdasarkan waktu dan atau hari ini contohnya di mana ini kalau di ee pemerintah daerah ya ini contohnya untuk ee di kesehatan di di rumah sakit di Puskesmas gitu ya kemudian juga ada di ee apa pendidikan ya di sekolah itu kan waktunya berbeda ya karena kita ini ada dua sebenarnya jadi ada jam kerja jam ee apa instansi dan jam kerja pegawai gitu nah ini Eh shftsiif ini karena perlu apa 247 ya 24 jam 7 hari seminggu makanya diatur pola-pola ee shf ya jadi kebanyakan di rumah sakit maupun di e sekolah karena sekolah juga hari sabtu masuk kadang-kadang hari Minggu masih ada ekstrakurikuler gitu ya atau apaah ini perlu dilakukan kerja secaraf atau kalau dulu ya sebelum ada fba ini ya pokoknya di St aja gitu ya ST aja ya gitu pokoknya itu makanya dengan ini sudah bisa dipayungi tidak perlu SD lagi Kemudian yang kedua fleksibilitas kerja yang dinamis yaitu model pengaturan Haria yang memungkinkan pegawai ASN untuk menyesuaikan ya waktu kerja dengan kebutuhan pencapaian target kinerja serta pemenuhan jumlah hari kerja dan jam kerja dalam 1 minggu nah F kerja dinamis ini memungkinkan ee ee beberapa contoh ya Misalnya fleksibilitas yang EE seperti pemanfaatan ya Pemanfaatan waktu gitu ya jadi benar-benar dia diberikan ya Bisa misalnya hari Senin ya sampai berapa jam gitu ya Yang penting dalam 1 minggu itu 37 jam 30 menit ya Kalau hari apa kalau Ramadan gini 32 jam menit lanjut nah kriterianya kriteria fleksibilitas kerja ini yang untuk ada dua jenis ya yang pertama kriteria tugas kedinasan yang kedua kriteria Paw asn-nya Nah untuk yang tugas kedinasan merujuk pada karakteristik tugas kedinasan yang memungkinkan ya untuk menenerapkan fleksibilitas kerja yaitu kriteria tugas kedinasan pada fleksibilitas kerja secara lokasi dan kriteria secara waktu ya lanjut kriteria pegawai sn-nya ee belum ya Nah kriteria sn ini biasanya adalah tadi ya yang memang berpredikat ee ee baik gitu ya kemudian juga pekerjaan itu juga bisa dilakukan dari rumah gitu ya karena pegawai tersebut juga punya alatnya gitu ya seper itu lanjut nah kriteria fleksibilitas kerja secara fleksibilitas secara lokasi tugas kedinasan yang dilakukan atau dapat dilakukan di luar kantor nah ini contohnya yang tadi Ya memang enggak semua itu bisa dilakukan Mba atau wfh ya work Home atau dari lapangan atau lokasi Tapi bapak ibu rata-rata pekerjaan kita itu juga sudah Ee dibuka dari ee apa melakukan juga kunjukan ke lapangan Gitu ya Sehingga hampir sama itu kedudukannya n tugas kedinasan yang dilakukan dapat ee dilakukan di luar kantor ini ee macam-macam Ini contohnya Nanti bisa kita ee bahas di ee sesi di tanya jawab ya nanti kita bisa sampaikan itu nah kemudian tugas kejinasan yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang tadi ya jadi dengan adanya ee apa perkembangan teknologi yang semakin maju ini kita gak mungkin hanya di salah satu ee apa hanya ada desainnya di kantor saja enggak bisa jadi seperti apa dulu customer service itu customer service yang ada di apa apa eh bank atau yang ada di kantor kantor kita itu tidak Ee tidak bisa dilakukan dari rumah tapi dengan adanya pandemi itu kita bikin dengan kemajuan teknologi kita buka akhirnya bisa dilakukan dari rumah bahkan sekarang ini pun sekarang Eh eh teknologi terbaru ya dokter itu bisa mengoperasi dari misalnya operasinya di Jakarta dokternya ahlinya kebetulan adanya di Surabaya itu bisa jadi mereka e menggunakan artificial intelligence ya dengan menggunakan eh robotik gitu ya jadi dikendalikannya dari ee Surabaya Nah itu sudah sudah makin maju lagi bapak ibu jadi makanya tidak ee semua ini bisa dilakukan di eh hampir semua pekerjaan itu nantinya bisa dilakukan oleh teknologi makanya kita harus memperkuat kompetensi supaya tidak terlalu jauh ketinggangan dengan teknologinya tadi Kemudian tugas kindasan memiliki interaksi tatap muka yang sifatnya minimum kan tugasas tidak memerlukan supervisi atasan secara terus-menerus dan dan kriteria yang ditetapkan oleh EE ppk-nya jadi seperti itu ini kriteria-kriterianya nah nah kemudian kriteria fleksibilitas kerja yang EE secara waktu ya tadi juga secara lokasi e secara waktu ini kiteria ketugas Kasan yang dapat melaksanakan fleksibel kerja saf ya memiliki jam kerja lebih dari 8 jam 30 menit dalam sehari ya Jadi kalau memang lebih dari kan sehari rata-rata 7 Seteng ya 7 jam 30 menit nah ini kalau sudah lebih ee dari 7 jam 30 lebih dari sejam atau yang lebih dari 5 hari itu bisa melakukan ee fleksibilitas kerja secara shf ya itu kemudian kriteria tugas kinasan yang dapat melaksanakan fleksibilitas kerja secara dinamis ini adalah tugas kedinasan yang tidak terikat jam kerja instansi dan tetap memenuhi ketentuan hari kerja dan jam kerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan nah ini ee contohnya di di apa rumah sakit sama ee pendidikan tadi ya seperti itu atau mungkin kalau di ini juga masa di dinas pertamanan dinas kebersihan dan mungkin ee pekerjaan-erjaan ya seperti penyuluh gitu ya ini bisa melakukan ee fleksibel ee secara dinamis Kemudian tugas kasa tidak memerlukan supervisi atau ee pengawasan langsung secara terus-menurus artinya ini ee kan ada ya pekerjaan-pekerjaan yang seperti di manufakturing itu kan ada eh berjalan n di situ ada eh supervisor yang selalu mengawasi nah ini tidak bisa kalau seperti itu dilakukan dengan eh fleksibilitas lanjut Nah untuk kriteria pegawai asn-nya yang pertama adalah tidak sedang menjalani atau ee dalam hukuman disiplin ya kalau di his ya tidak bisa mendapatkan ibilitas kemudian ee kriteria yang kedua bukan pegawai baru ya atau ee baru saja menempati jabatan baik melalui proses pengandan formasi promosi ini maksud kami nanti bisa diatur oleh ppk-nya kriteria pegawai yang baru ini Apa karena kadang-kadang ee apa namanya pergantian atau regenerasi itu ada yang mungkin tiap kantor itu engak tiap tahun ada pegawai yang baru atau tidak setiap tahun ada pergantian promosi lah ini kriteria baru nanti bisa diatur Oh baru itu baru sebulan baru 3 bulan 6 bulan atau bahkan setahun ya itu nanti bisa diatur oleh PPK atau pimpinan unitnya masing-masing lanjut Pak Nah tahapan penerapan ini ada empat tahap ya yang pertama kita identifikasi dulu bapak ibu identifikasi karakteristis tugas kedinasannya mencakup aspek Misnya lingkungan kerja sosial mental dan emosional dan kognitif tugas kedinasan kedua identifikasi kesiapan dari instansi yang mencakup aspek-aspek misalnya dukungan pimpinan infrastruktur teknologi kinerja ini termasuk dari identifikasi kesiapan instasi kemudian penetapan jenis fleksibilitas kerja ini yang ditetapkan adalah PPK mana-mana pekerjaan atau maaf mana-mana jenis-jenis yang bisa diterapkan misalnya jenis yang lokasi aja Atau mungkin jenis yang waktu atau kombinasi antara lokasi dan waktu Nah ini bisa ditetapkan nanti oleh EE ppk-nya kemudian penerapan fleksibilitas pada unit organisasi ini misalnya di uptupt di kantor pelurahan kantor kecamatan atau mungkin di dinas-diras ya yang selain di di Sekda atau di pusat itu pimpinan J organisasi bertanggung jawab untuk mengatur fleksibilitas kerja yang dilaksanakan oleh pegawai ASN jadi setelah jenisnya ditetapkan oleh Eh Pak Sekda atau eh provinsi maupun e kabupaten kota maka unit-unit akan mengatur berdasarkan fleksibilitas yang sudah ditetapkan tadi jadi ya hanya membuat semacam ee apa ya aturan atau bukan aturan ya mengatur eh sistem tiketnya tadi atau mengatur Oh yang boleh fleksibel berapa orang atau jumlah eh yang penting kinerja itu tetap terpenuhi dan kedua pelayanan masyarakat tidak terganggu nah ini itu lanjut nah evaluasi ini ada empat ya Ini juga masuk di dalam perancangan peraturan kami yaitu yang pertama terkait dengan capaian kinerja organisasi yang kedua capampaian kerja pegawai SN dalam mendukung kinerja unit organisasi dan ketiga disiplin pegawai serta keempat adalah kualitus eh kualitas hidup ee pegawai asnnya nah capampaian kenerja ini dari mana ini ada nanti kep ee apa peraturan dari eerp ya dari RB ya Ee terkait dengan penilaian kerja ee organisasi kemudian capaian kerja pegawai ini juga pakai apa Eh per6 ya di situ ada cara kerja Pan kerjaanya disiplin ini juga pakai PP 94 dan turunannya Kian kualitas hidup pegawai SN ini nanti kriterianya ada di dalam eh peraturan P4 ya Nti dijelasi di situ Ya mulai ada Eh misalnya bagaimana dia mempengaruhi eh peningkatan kinerja maupun apa eh kepuasan dan e ke atau tingkat e stres Maun tingkat bebatal dari pegawai tersebut ini masuk dalam kualitas hidup pegawai ASN Nah itu mungkin ya Eh terkait dengan apa paparan terkait sama kesimpulannya ada tiga ya Bapak Ibu Ya kerja ini untuk meningkatkan kinerja organisasi bukan merupakan pegawai dan diterapkan danapkan sesuai dengan kas pekerjaan pada masing-masing instansi pemerintah eh mungkin itu yang bisa kami sampaikan kami kembalikan lagi atau e ke pak lman ya tadi Eh selaku host di ee lanjutkan dengan eh tanya jawab ya makasih siap Thank you Pak Deni untuk paparannya menarik banget pak jadi memang benar ya Ee fleksibel ini bukan diartikan sebagai fleksibel yang sefleksibel itu tapi tetap ada koridor-koridor batasannya tadi fleksibel secara lokasi dan juga waktu dan itu pun juga harus mendapatkan approval dari ppk-nya ya seperti itu dan memang ketika kita menerapkan eh fleksibilitas kerja ini juga perlu ada sistem monitoring dan juga kontrolling yang tepat gitu ya di unit kerja itu supaya bisa mengontrol capaian organisasi atau capaian kinerja di unit tersebut baik sobat ASN Saya ingin membuka sesi tanya jawab em kepada sobat ASN yang ingin bertanya silakan langsung bisa Raise hand oke di sini sudah ada yang sudah resen saya persilakan atas nama bapak siapa dan juga asal instansi dan juga asal daerahnya Pak silakan Pak Ya silakan Pak bisa dibantu mute unmute suaranya Oke sembari menunggu tim membetulkan suaranya ini sudah jelas Oke sudah bisa e terdengar oke terdengar silakan Pak boleh dibantu perkenalkan asal instansi dan asal daerahnya Pak Selamat pagi salam sehat untuk kita semua yangir pada pagi hari ini perkenalkan dan saya dengan dari KSOP Kepulauan Seribu yang posisinya ada di daerah Jakarta Utara dekat daricol Selamat pagi Pak Salam sehat pak ini sangat menarik sekali tentang fleksibilitas kerja Pak eh pertanyaan saya seperti ini Pak saya kan dari sebuah UPT yang ada di kepulauanbu itu pak di daera Jakarta Utara di mana Wilayah kerja kami itu terdiri dari lima pulau lima wilayah kerja dan eh ada offshore dan Kemudian ada beberapa banker dan juga kapal-kapal Pak yang ingin saya tanyakan ini kan terkait efisiensi yang sedang diterapkan oleh pemerintah saat ini Pak eh Apakah bisa Pak bagi para petugas petugas-petugas yang ada di tiap-tiap wilayah kerja atau pulau-pulau kemudian kapal-kapal yang terkait tentang yang terkait dengan keselamatan dan keamanan pelayaran diberikan semacam fleksibilitas kerja Pak dalam rangka efisiensi penghamatan yang sedang dicadangkan oleh pemerintah saat ini karena eh terus terang Pak eh tupoksi yang ada di UPT itu eh sangat sangatsangat urgen sekali Pak karena terkait dengan keselamatan dan keamanan pelayaran ee pertanyaan saya cukup itu aja pak terima kasih selamat pagi dan salam ini bisa Lesa saja dijawab pak oke eh Baik terima kasih nih ini dari Jakarta Utara ya Pak Ya betul Pak Oke Oh dekat ya Pak ya Ucapkan daerah pulau yang di daerah Jawa Timur sana Pak kan ada di Maduro ada pulau yang kecil itu bel Pak mungkin hampir sama ya Pak ya Oke jadi di Bapak sebagai di salah satu UPT yang di Kepulauan itu ada eh offsore ada beberapa tempat yang harus diawasi nah nah sekarang karakteristik tugas pekerjaan berapa itu ya mungkin kalau saya lihat tadi terkait dengan keamanan dan keselamatan pelayaran gitu ya Iya betul Pak Nah sekarang e pekerjaan itu keselamatan pelayaran keamanan pelayaran itu pekerjaannya sifatnya apa ya kalau memang sifatnya fisik fisik secara misalnya harus bertemu Harus melihat dan tidak bisa digantikan oleh teknologi berarti agak kurang bisa dilakukan fksibilitas Namun apabila pekerjaan tersebut bisa juga dilakukan misalnya untuk memantau k maknanya oke ya pakai kan ada eh kalau untuk kapal kan ada a Pak ya Ada A jadi kan kelihatan eh kapal itu jalan ke mana kan dikodernya kan kelihatan misalnya atau apa pakai teknologi itu bisa berarti pekerjaan itu e bisa dilakukan secara fleksibel gitu Pak Nah kecuali kerja Bapak adalah menjagausuar ya enggak bisa ke mana-mana Pak memang harus jagaang harus di situ gitu ya itu jadi ee kalau pekerjaan itu masih bisa di eh dilakukan apa dibantu ya dengan teknologi dengan sistem yang tersambung 100% bisa dilakukan fleksibilitas seperti itu jadi misalnya jahatkan Pulau P 100 Pulau sekian Pulau kalau memang itu sudah terawasi secara teknologi ya jadi lengkap sudah Ee apa namanya CCTV dan segala macam hanya saja terkait dengan keselamatan itu kan memang harus ada semacam piket ya kayak ee apa kayak pemadam kebakaran kayak ee bencana gitu ya itu kan begitu terjadi ada kejadian dia harus langsung turun kan gitu eh untuk keselamatan nah ini yang mungkin ee ee bisa lakukan kombinasi gitu Pak kombinasi antara kerja ee apa shift tadi dengan yang 24 tu tadi yang dilakukan dengan shift atau juga ee dengan ini atau juga ee misalnya dengan eh walk raster Pak walk raster itu misalnya Bapak Karena di Pulau enggak mungkin bolak-balik tiap hari ya Pak ya enggak tahu ya kalau mau pulang balik tiap hari itu bapak 3 minggu di Pulau seminggu libur gitu Pak Jadi kayak kerja Dirik atau 2 minggu 2 minggu Terserah itu banyak sekali contoh-contohnya jadi hal itu adalah ee lumrah apa wajar dilakukan dan sudah sudah pernah memberikan persetujuan tersebut ee kepada kementerian keuangan untuk yang penjaga perbatasan Pak yang di tangabado di ee Nunukan gitu ya Eh nah itu karena bordernya itu dijaganya 24 jam dan orangnya ganti-ganti makanya dia hanya bekerja selama 3 minggu kemudian seminggunya dia off balik ke kantor jadi seperti itu jadi Ee tidak Ee tidak seperti jam kerja yang biasa yang jam .00 eh apa jam 08.00 sampai jam 730 sampai jam 16 Enggak seperti itu karena dia kan ee 24 jam ya apalagi dia kalau di situ ya Itu makanya kayak pekerjaanpjagaan ee penjaga Mercu suar tadi yaah itu mungkin dia habisan manfaat itu 2 minggu full Dia sana 2 minggu Oh 2 minggu full ganti orang g gitu Pak cara Mungkin gitu Pak ya Ya jelas ya Pak Iya jelas Pak Terima kasih baik terima kasih Pak atas pertanyaannya jadi memang konsiderasinya memang harus kita lihat seberapa besar peran manusia ini bisa digantikan oleh teknologi kalau misal dirasa tidak bisa tergantikan ya mau tidak mau fleksibilitas kerja mungkin harus kita kesampingkan ya dan memang konsiderasi lainnya memang harus kita lihat juga culture secara organisasi ini terkait dengan output kinerjanya juga seperti itu Thank you Pak untuk pertanyaannya kita akan lanjut masuk ke Pertanyaan selanjutnya di sini sudah terhubung bersama kami kami persilakan untuk tim bisa bantu PIN penanya berikutnya baik selamat pagi ibu baik Terima kasih atas waktunya Terima kasih izin pakarkenkan sayaan adalah terkait yang turunan fwa ini kan sebenarnya turunan dari PP 21 hari kerja dan jam kerja ya Pak ya Dan kalau engak salah di PP tersebut tercantum bahwa terkait pengaturan fwa akan diatur oleh menteri dalam hal ini adalah oleh Menpan Nah mungkin pertanyaan pertama saya adalah Apakah terkait yang Aturan fwa ini apakah memang sudah terbit atau takutnya malah kami gak tahu Terata Sudah terbit tapi memang kami belum tahu gitu dan yang kedua tadi terkait yang bahasan yang wfa ini sangat menarik sekali nih karena mungkin kami pun menjajakinya untuk ee Pelaksanaan kerja di kami mungkin karena sifatnya ada yang bisa diwfa kan maka mungkin kami cenderungnya adalah nanti untuk depannya mungkin bisa mengambil wfa cuma di sini adalah untuk wfa tadi bahasanya adalah eh bukan bekerja bukan dalam pengertian bekerja Dari mana saja tapi bekerja dari suatu lokasi tertentu yang sudah ditentukan I nah misalnya kalau ee kalau misalnya kayak kemarin saya pernah membaca ketentuan yang dari aturan yang kementerian keuangan mereka memang sudah membentuk yang namanya lokasi kantor satelit ya Pak jadi mereka sudah ada kantor satelit misalnya di beberapa wilayah Jadi mereka nanti kalau misalnya ada orang yang EE langsana mungkin mereka bisa ikutan eh wfa-nya di kantor satelit itu nah bagaimana kalau misalnya untuk kantor yang tidak memiliki kantor satelit Nah kalau misalnya akhirnya kami menerapkan wfa itu memang dengan pengertiannya adalah di mana saja maksudnya bisa dilakukan di rumah atau enggak misalnya di kafe atau di mana Yang intinya adalah eh semua pekerjaan itu memang targetnya tercapai tapi kita lokasinya lebih fleksibel Apakah nanti diperbolehkan Mungkin pertanyaan saya itu aja terima kasih Pak Deni baik eh Mak kasih Bu Eh pertanyaannya ya dari BPK ya Bu ya baik yang pertama memang di dalam PP eh eh 94 itu Eh mengamanatkan ada dua jenis yaitu ada fleksibilitas secara lokasi dan waktu Nah dari PP tersebut kami memperbaikies Maaf ehes terkait dengan hari dan j eh maaf yaes ya terkait hari dan jam kerja yang ada di ppres 21 tahun 2023 ppres 21 tersebut itu mencabut tiga ppres sebelumnya jadi mulai pepes tahun 7 itu masih 6 hari kerja tapi ee dalam satu ee hari eh 1 minggu itu tetap 37 jam 30 menit kemudian juga ee pepres ee tahun 72 terkait dengan ee apa eh jam kerja khusus untuk wilayah DKI ya DKI karena DKI ini banyak instansi pemerintah Ya hanya daerah makanya dibuat PES sendiri tahun 72 dan terakhir PES tahun 95 yang sudah menjadi 5 hari kerja terutama untuk di wilayah ee DKI dan beberapa tempat tertentu dan diberikan waktu transisi 2 tahun yang masih 6 hari menuju ke 2 hari makanya simplifikasi menjadi PPS 21 tahun 2003 intinya Ee tidak ada perubahan sama sekali baik di eh apa jumlah jam kerja selama seminggu tetap 37 jam Seteng kemudian mulainya juga tetap dari jam .30 sampai jam 1600 istirahatnya juga dari jam apa 1 jam dan 1,eng jam untuk hari Jumat ya dari jam 12 sampai jam ini masih sama nah hanya ada tambahan sedikit di situ terkait dengan fleksibel ya Bu ya Nah fleksibelnya di PPS 21 itu ada dua jenis yang pertama hari dan jam kerja untuk instansi hari dan jam kerja instansi itu fix tidak bisa dirubah-rubah jam 30 sampai jam 16 jadi kita tidak bisa merubah jam kerja instansi kita karena apa nanti enggak akan ketemu Bapak misalnya ibu mau maju nih saya jam atau saya 7 nanti selesainya dia jam .00 selesainya jam padahal masih ada pelayanan sampai jam .00 nanti enggak ee enggak ketemu nanti pelayanannya makanya instansi tetap jam 07.30 sampai jam 16.00 tetapi untuk pegawai diberikan fleksibilitas Jadi Bapak Ibu mau masuk jam 6.30 mau masuk jam 7 bisa pulang lebih cepat dari jadwal yang di apa ee ditetapkan misalnya t harusnya jam 00 kalau dia datang jam .30 berarti dia jam . sudah bisa pulang jadi seperti itu inilah yang disebut dengan fleksibilitas makanya di dalam ee untuk mengatur hal-hal tadi diamat diamanatkan dalam P tersebut dibentuk suatu peraturan menpam tadi yang ditanyakan oleh Heeh Bu Eh siapa bumaya tadi jadi eh peraturan tersebut nanti ini sedang proses harmonisasi Bu jadi memang kalau saya Tahulah ini BPK ini yang paling update ya untuk peraturannya Ya semua juga ngambil apa jdih-nya dari sana ya jadi eh Pasti enggak ketinggalan lah Bu memang kita belum keluarkan jadi masih dalam proses harmonisasi jadi perannya dalam ee proses harmonisasi kemudian terkait dengan eh pengertian dari work from Anywhere ini kan di dalam eh rancangan permen ini sebenarnya ada tiga ya yang pertama office ya itu enggak fleksibel ya oke makanya yang pertama itu kantor atau kantor Selain itu misalnya tadi kantor cabang atau kantor apa Nah itu yang akan dilakukan apa namanya fleksibilitasnya Terus yang kedua Eh tempat lain maaf yang kedua adalah rumah home ya home ini bisa rumah dia cost gu Ya itu dia J atau rumah kontrak atau apa itu rumah dia tempat domisili atau homebase homebasenya di mana misalnya tinggalnya di Jakarta homebas-nya Bandung Nah itu juga bisa ada wfh atau homease tapi ini aturannya nanti kalau di dalam permenan eh rancangan peran itu nanti yang diperlukan ee apa istilahnya ee konsultasi dulu ya dengan ppk-nya dengan pimpinannya Supaya apa supaya untuk absen segala macam kan harus dibuka koordinatnya sampai sana atau mungkin sistem itu sudah menjago sampai sana atau belum gitu ya Nah supaya itu bisa eh ditetapkan Nah untuk tempat lain ini memang kemarin tujuan kami Bu supaya tidak ada eh Asni yang bekerja dari ruang publik yang tidak aman gitu ya lebih kear security sistemnya jadi misalnya mungkin di kafe juga ada Wii tapi Wii yang Open itu kan nanti akan merusak di dalam eh sistem Anda yang ada di kantor makanya perlu ditetapkan tadi boleh misalnya di eh mungkin nanti pas mau lebaran ini kan sudah ada se daringanan ya terkait wfa apa eh eh flexible working arement mulai tanggal 24 sampai 27 Itu bisa di mana saja nah itu nanti Misalnya eh ppk-nya oke itu di perjalanan pun boleh mau di R area mau di mobil mau di apa karena dia kan dalam perjalanan mudik itu itu boleh ya sudah berarti itu sudah ditetapkan oleh ppk-nya jadi seperti yang penting itu seperti itu jadi tidak harus eh apa ee suatu tempat yang memang ee formal sekali gitu ya memang di di keuangan itu khususnya di kementerian keuangan itu yang ditepat EE ada dua mereka menetapkan coring Space dulu cws-nya jadi untuk untuk kq itu yang ditetapkan CWS itu di sini ya di Purnawarman ya di bppk jadi tempat apa pelatihan e pendidikanpelatihan kepegawaian yang di dalam di Jakarta Selatan ya Dekat kantor kami ini itu ditetapkan CWS untuk yang keuangan jadi pegawai keuangan yang kemarin kebetulan teman kami ya yang bertugas di IKN di Balikpapan itu dia melakukan eh flexibleing eh arrangement itu di cws-nya di Purnawarman di BBK yang penting apa yang penting sistem yang ada di BK itu nyambung dengan sistem yang ada di e Pusat atau yang sampai daerah tadi itu kuncinya jadi selama itu bisa itu tidak ada masalah Bapak Ibu sekalian bekerja dari manaun nanti kalau misalnya bak I perjalanan juga kan masih nyambung ya itya internetnya atau apanya ya kecuali ya kalau eh Blank Spot lah itu mungkin nanti paling berapa menit juga bisa lagi nah jadi bukan enggak boleh bu di kafe ini tapi kalau sudah ada persetujuan dari wpk-nya atau apa E silakan itu gitu ya Bu Maya kasih Bu Maya untuk pertanyaannya Terima kasih juga Pak Deni untuk jawabannya Kemarin saya sempat scrollsroll lewat tiktok juga sih Pak banyak sekali keraguan-keraguan dari para pegawai ASN ini ketika fwa ini diterapkan maka work Life Balance ini akan semakin berkurang karena bounderis antara kehidupan profesional dengan kehidupan personal itu akan tercampur aduk tapi tadi Dari penjelasan Pak Deni kita bisa tahu bahwasanya jam kerja instansi tetap ya dari jam 30 sampai dengan pukul .00 yang fleksibel adalah jam kerja pegawai itu pun sudah diatur di tiap minggunya jam kerjanya normalnya berapa jadi pasti kita bisa pastikan ya tidak tidak akan tercampurlah antara kehidupan personal dengan kehidupan profesional seperti itu ya Pak Deni ya mantap nih Pak Lukman sudah bisa sosialisasi nih nanti saya diajak aja Pak kalau misalnya mau sosialisasi Saya bersedia untuk ikut anyway Pak Deni Sebelum kita akhiri sesi satu kali ini silakan Pak Deni barangkali ada closing statement yang ingin diberikan kepada sobat ASN Pak Deni Wah ini luar biasa ya karena eh kebijakan yang akan keluar sudah bpsjm Jawa Timur sudah apa minta duluan gitu ya jadi nanti semoga S nanti ee sebelum apa cuti bersama sudah ada peraturannya ya Bapak Ibu Terus eh kode apa istilahnya eh jenis-jenis fleksibilitas kalau mulai sekarang dipetakkan di masing-masing supaya nanti bisa ee begitu peraturanan oh yang bisa ini ini nah C sudah mulai dipetakkan gitu Mungkin itu saja pakman Eh bance ya jangan lupa yajaan keluarga dan kesehatan work Life Balance tapi kalau di kita sekarang mungkin nyebutnya lebih ke work Life integration juga ya Pak Deni Ya baik Paki Terima kasih sekali lagi atas kedatangannya di webinar ASN belajar seri 10 kali ini Salam sehat selalu untuk bapak dan seluruh rekan-rekan di sana ya Pak ya sampai ketemu lagi di eventevent selanjutnya Pak Deni Thank you Pak Baik sobat ASN itu tadi perbincangan kita dengan Dr selaku Asisten Deputi perumusan kebijakan sistem kelembagaan dan tata laksana kita masih punya dua segmen menarik yang tidak boleh untuk dilewatkan jangan ke mana-mana kita akan kembali setelah jeda pandiwara berikut ini [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Kami mencoba menjadi yang terbaik melayani bangsa dengan sepenuh hati berhak kami Junjung ekukan diri dan jadikan pedoman serta kekuatani ini untuk mengabi laksanakan tugas kebanggaan negeriasuk melai bangsa dengan akuntabilitas [Musik] tinggi dari sini tugas dengan hati tunjukan Kensi dalam harmoni melayani bangsa loyal tanpa batasannya selalu adaptif dan berkolaborasi gandeng t sat menjadikan ASN lebih berakhlak bekerja sepenuh hati tulus membantu sesama dengan Pah kami [Musik] melayani bangsa [Musik] kami dari sini tus dengan hati Tunjukkan Kensi dalam harmoni di bangsa loyal tanpa batasannyaelalu adaptif dan ber kolaborasi bergandeng tangan satu tujuan untuk menjadikan ASN lebih beragam bekerja sepenuh hati tulus membantu sesama bilang kami melayani Bil bangah kami melayani bangsa [Musik] Ya anda kembali lagi menyaksikan webinar ASN belajar seri 10 flexible working arrangement antara efisiensi dan kinerja bersama dengan saya Lukman Ali kalau tadi kita bahas terkait dengan perspektif kebijakan dari Kemenpan RB ya terkait dari perspektif pusat kali ini kita sudah kedatangan narasumber representatif dari provinsi Jawa Timur saya akan sapa beliau terlebih dahulu Selamat siang Bu Adina fibriani s. makak selaku Kepala Biro organisasi sekretariat daerah provinsi Jawa Timur Selamat pagi Ibu Selamat Pagi mas Lukman Kabar baik bu Alhamdulillah sehat baik bu Dina tadi kita sudah memperhatikan terkait dengan kebijakan pusat ya bahwasanya fleksibel yang dimaksud ini adalah fleksibel secara lokasi dan juga fleksibel secara waktu tapi pada kenyataannya implementasinya juga akan diserahkan kepada culture dari tiap instansi tersebut dan juga kebutuhan dari organisasi kali ini saya ingin mendengarkan paparan dari budina bagaimana pemerintah provinsi Jawa Timur merespon himbauan atau kebijakan terkait dengan flexible working arrangement namun sebelum saya serahkan kepada Bu Din Sekali lagi saya ingin menginformasikan kepada sobat ASN bahwasanya nanti kita juga akan melakukan sesi q& di akhir Jadi bagi sobat as n yang tertarik untuk bertanya kepada narasumber kedua kita bisa langsung Nyalakan fitur R hand dan nanti akan kami pilih untuk penanyanya baik silakan Bu Dina kami persilakan untuk menyampaikan materinya Ibu Monggo baik makun baik samualaikum warahmatullahi wabarakatuh baik ee bapak ibu semua kalau tadi kita sudah mendengarkan ee terkait dari kebijakan dari asdeep perumusan kebijakan Pak Dr Deni Isworo ya juga alhamdulillah kita dapat satu lagi bocoran bahwa akan ada lagi satu lagi aturan dari Menpan yang akan eh dikeluarkan terkait dengan fleksibel fleksibel working arrangement fleksibilitas bekerja baik eh bapak ibu tadi juga sudah oleh Kepala bpsdf juga dijelaskan secara eh ringkas Apa sih yang dimaksud dengan e fleksibilitas bekerja kemudian juga tadi pak pak juga sudah menjelaskan juga terkait dengan eh fwa fleksibilitas beerja nah next mungkin itu fleksibilitas pja itu Eh bisa bebas pekerja dari saja dan jam berapa saja Kemudian bebas bukan berarti juga bebas tidak bekerja bukan berarti juga ee kalau bebas bekerja dengan siapa saja karena memang selama ini kita sudah bekerja secara tim ya di apa namanya di organisasi kita kemudian ee kemudian juga bisa juga berarti fleksibilitas bekerja juga bebas bekerja Apa saja jadi eh kita harus bekerja secara multitasking gitu ya untuk bebas bekerja Apa saja nah kemudian dasar hukumnya tadi juga sudah di ee apa Disinggung sedikit oleh Pak Deni yaitu [Musik] ee Peraturan Pemerintah Republik Indonesia yang terkait dengan ee disiplin pegawai yaitu PP nomor 94 tahun 221 nah di memang tadi dijelaskan bahwa pasal 4 itu adalah ada pengatur ee pasal 4 dari pp94 ini adalah ada pengaturan terkait dengan lokasi dan eh waktu bekerja kemudian terkait dengan ketika kemudian mengenai kewajiban PNS masuk kerja dan mentaati itu diserahkan kepada eh peraturan dari masing-masing instansi pemerintah kalau misalnya di Pemprov Jatim ada terkait dengan berarti Pergub Jatim Kalau di apa pusat berarti terkait dengan peraturan me
Resume
Categories