ASN Belajar Seri 10 | 2025 - Flexible Working Arrangement (FWA): Antara Efisiensi dan Kinerja
bd0Dt2U3bb4 • 2025-03-13
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
[Musik]
zaman yang terus
bergerak sambut dengan penuh
semangat saatnya kita
melangkah hadapi segala
tantangan tingkatkan setiap
kompetensi untuk pelayanan
berdampak bersama
ASN
belajar ciptakan SDM unggul
prestasi selalu inisiatif dan
kolaboratif untuk inovasi yang
berkelanjutan jadi ASN berakhlak
mulia siap menyongsong Indonesia
emas
ASN belajar wujudkan pemerintahan
berkelas dunia Satukan tekat pantang
menyerah
jadi ASN jetar
berkualitas as belajar
wujudkanintahan berkelas
duniakan tekat pantang
menyerah jadi as
[Musik]
ber ak belajar
[Musik]
next Desember
2024 kita semua dapat berkumpul bersama
dalam penyelenggaran kegiatan S session
sobatpo sertifikasi kompetensi tim
prestasi ASN berkualitas dalam keadaan
sehat B salah satuis dalam meningkatkan
kualitas ASN adalah pengobahan
kompetensi melalui sertifikasi
kompetensi sertifikasi kompetensi bukan
sekedar sear panal tetapi merupakan unuk
investasi
ass standarnya sesuai dengan
Kus sertifikasi kompetensi investasi ASM
berkualitasan dan
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Iya mbak Jo Ah iya Ini aku
Lukman Mbak Jo Mbak Jo tanggal 24 Maret
itu kan pemerintah sudah mulai
menghimbau untuk melaksanakan fwa ya
flexible working arrangement anyway
kalau kita kerja di rumahnya shokina
gimana Jadi nanti after kerja kita juga
bahas persiapan buat libur lebaran gitu
kali ya gitu ya oke oke siap-siap Ini
aku matiin dulu ya soalnya aku lagi ada
acara webinar ASN belajar series 10 Oke
sampai ketemu tanggal 24 ya thank you
Asalamualaikum bye oke
Sabat ASN Halo sahabat ASN
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat pagi sahabat ASN di
Manap pun anda berada senang sekali di
sini saya Lukman sebagai your host
mengucapkan selamat datang dalam acara
webinar ASN belajar seri 10 flexible
working arrangement antara efisiensi dan
kinerja Saya ingin menyapa untuk seluruh
sobat ASN yang tengah bergabung
menyaksikan acara webinar ASN belajar
seri 10 via Zoom atau yang tengah
bergabung melalui kanal untuk kami di
bpsdm Jatim TV Semoga tetap dalam
keadaan semangat ya pastinya Ya gimana
minggu kedua bulan Ramadan puasanya
masih On Fire ya jangan sampai
bolong-bolong tarawihnya juga harus
konsisten semoga kita tetap bisa menjaga
konsistensi selama bulan puasa Ini
sampai dengan nanti ketika hari raya
Idul Fitri supaya nanti ketika ketemu
dengan keluarga besar kita bisa sambut
dengan sukacita dan penuh kehangatan
anyway sobat OSN di manapun andau Kepala
Badan pengembangan sumber daya manusia
Provinsi Jawa Timur Selanjutnya kami
juga ingin menyapa kepada yang kami
hormati ibu Nani murwati se MA selaku
Deputi bidang kelembagaan dan tata
laksana Kemenpan RB yang kali ini
diwakilkan oleh Dr Dani Isworo makirtio
tusto Wardoyo SOS m.si selaku Asisten
Deputi perumusan kebijakan sistem
kelembagaan dan tataalaksana dan tidak
hanya itu juga saya juga menyapa kepada
dua narasumber spesial kita di pagi hari
ini saya izin untuk menyapa kepada yang
kami hormati Ibu Adina fibriani s. makak
selaku Kepala Biro organisasi
sekretariat daerah provinsi Jawa Timur
Selamat datang ibu dan selanjutnya kami
juga ingin menyapa kepada yang kami
hormati Bapak Basuki Ari wsh selaku
kabak tu kanrek 2 BKN Surabaya Sebelum
saya mulai acara di pagi hari ini
terlebih dahulu saya ingin melontarkan
pantun tolong buat teman-teman sobat ASN
yang ada di kelas internasional
ditimpali dengan kata cakep ya ini
pantun ala-ala Genzi Oke saya izin mulai
ubur-ubur ikan
lele semangat pagi
le cukupcukup dua baris aja ya enggak
perlu panjang-panjang itu pantun
alagensi anyway sobat ASN di Manap pun
anda berada kalau kita bicara terkait
dengan flexible working arrangement ini
sangat menarik sekali ya karena mungkin
waktu pandemi covid-19 kita sudah sempat
mengenal yang namanya work from Anywhere
mungkin bagi sebagian sobat ASN yang
berasal dari kalangan genzy Ya kebijakan
ini sangatlah menarik ya karena kita
juga bisa work Life Balance terus kita
juga merasa lebih produktif tapi mungkin
bagi sebagian generasi let's say
generasi milenial atau Baby boomers
kebijakan ini atau himbuan untuk
melakukan flexible working arrangement
ini dipandang sebagai sebuah tantangan
karena mereka juga harus beradaptasi
dengan teknologi kemudian kemampuan
untuk berkomunikasi dan berkolaborasi
dengan rekan tim juga akan sangat
terbatas nah melalui webinar ASN belajar
seri 10 kita akan banyak sekali belajar
terkait dengan Insight Bagaimana
kebijakan ini bisa berpengaruh terhadap
prioritas pemerintah terkait dengan
efisiensi maupun dampaknya terhadap
kinerja dari ASN itu sendiri
selengkapnya akan kita bahas melalui
webinar ASN belajar seri 10 flexible
working arrangement antara Efisiensi dan
kinerja
[Musik]
ya sobat ASN anda kembali lagi
menyaksikan webinar ASN belajar seri 10
flexible working arrangement antara
efisiensi dan kinerja sebelum kita
lanjut ke rangkaian acara inti di pagi
hari ini terlebih dahulu saya ingin
mengingatkan kepada sobat ASN Jangan
lupa untuk mengisi absensi via semesta
bankkom dan juga kami pastikan agar
sobat ASN memastikan kan koneksi
internet dalam kondisi stabil kemudian
apabila sobat ASN menyalahkan kamera
jangan sampai terjadi backlight apalagi
nanti kalau misalnya ingin tanya rest
hand gitu ya usahakan kameranya terlihat
ya wajahnya terlihat wajah cantik wajah
gantengnya terlihat dengan jelas ya
seperti itu jadi jangan lupa untuk
mengisi absensi Lewat Semesta bangkom
baik sobat ASN kali ini kita akan
bersama-sama mendengarkan opening speech
yang kali ini akan disampaikan oleh yang
terhormat Dr ramlianto spmp selaku
kepala Badan pengembangan sumber daya
manusia Provinsi Jawa Timur Kepada yang
terhormat Dr ramlianto spmp kami
persilakan asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Salam sehat dan salam
sejahtera untuk kita sekalian sobat ASN
di seluruh tanah air selamat bertemu
kembali dalam webinar series ASN belajar
sebuah Wahana pengembangan kompetensi
ASN dalam jaringan persembahan Jatim
corporate University badan pengembangan
sumber daya manusia Provinsi Jawa Timur
hari ini Kamis tanggal 13 Maret 2025 ASN
belajar telah memasuki seri yang
ke-10 kami menyampaikan terima kasih dan
apresiasi atas antusiasme sobat ASN di
seluruh negeri untuk terus mengikuti
program ASN belajar ini secara aktif
untuk itu kami selalu berkomitmen
sekaligus terus berikhtiar untuk
menyajikan topik-topik pengembangan
kompetensi yang menarik kekinian dan
tentu berdampak secara nyata Terhadap
Peningkatan kompetensi dan kinerja
aparatur sipil negara di
Indonesia sobat ASN hari ini ASN belajar
seri ke-10 tahun 2025 ini menyajikan
salah satu topik yang saat ini kalau
menurut bahasa anak-anak muda lagi
happening nih khususnya di kalangan
aparatur sipil negara yakni tentang wfh
atau work from home atau dalam cakupan
yang lebih luas adalah fwa atau flexible
working arrangement dikaitkan dengan
soal kinerja di tengah kebijakan
efisiensi anggaran saat ini karena itu
sobat ASN ASN belajar seri ke-10 tahun
2025 ini ini mengangkat topik flexible
working arrangement atau fwa antara
efisiensi dan kinerja Nah sudah menjadi
tradisi akademik dalam ASN belajar bahwa
topik menarik ini akan kita bahas secara
intensif dan akan ditinjau dari beragam
perspektif bersama para narasumber yang
sangat kompeten di
bidangnya sobat ASN di seluruh tanah air
fwa atau flexible World arrangement
sebenarnya bukanlah hal baru bahkan
untuk konteks tata laksana pemerintahan
di Indonesia sudah diatur dalam
peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2023
tentang hari kerja dan jam kerja
instansi pemerintah dan pegawai ASN
Dalam praktiknya beberapa instansi
pemerintah sudah menerapkan kebijakan
ini walaupun tentu itu dilakukan secara
selektif dengan berbagai kriteria dan
pertimbangan
namun sobat SN sejak awal tahun 2025 ini
pola kerja fwa ini kembali banyak
dibicarakan di kalangan ASN setelah
adanya kebijakan efisiensi anggaran yang
berlaku dalam skala nasional pola kerja
fwa ini diyakini Dapat dijadikan salah
satu alternatif pola kerja yang dapat
berdampak positif terhadap efisiensi
Anggar nah sobat SN jika kita flashback
salah satu model pola kerja fwa yakni
wfh atau work from home atau bekerja
dari rumah sudah pernah kita terapkan
secara masif di masa pandemi covid-19
yang telah lalu artinya secara praktik
terhadap penerapan poula kerja fwa ini
bagi ASN bisa lebih cepat diadaptasi
baik yang menyangkut fleksibilitas waktu
maupun fleksibilitas lokasi kerja namun
tentu saja fleksibilitas ini harus juga
berseiring dengan kinerja
ASN kita pasti sepakat bahwa tidak boleh
kemudian atas nama efisiensi lalu
kinerja ASN menjadi menurun kita juga
pasti sepakat bahwa tidak boleh kemudian
atas nama fwa kita tidak perlu menjaga
disiplin dan tata kerja yang profesional
pelaksanaan fwa harus tetap dalam
koridor regulasi yang berlaku dengan
standar kinerja yang telah
dibakukan untuk mencapai kinerja tinggi
dengan pengaturan kerja yang fleksibel
maka harus memastikan adanya ekspektasi
yang jelas komunikasi yang kuat
pengawasan berjenjang jaminan
angkutabilitas yang berorientasi pada
hasil dan budaya kerja yang menghargai
produktivitas dan keseimbangan kehidupan
kerja sobat hsn di seluruh tanah air
lalu Bagaimana penerapan pola kerja fba
yang dapat berdampak positif
terhadap efisiensi dan sekaligus
terhadap kinerja SN Nah untuk membahas
cerdas dan tuntas topik ini kami telah
mengundang para narasumber luar biasa
yang Sudah barang tentu sangat kompeten
di
bidangnya kami menyampaikan terima kasih
dan apresiasi kepada para narasumber
hebat yang telah berkenan hadir dan akan
berbagi berbagai informasi strategis
kepada sobat ASN di seluruh tanah air
pertama kami menyampaikan terima kasih
kepada ibu Nani murwati SME beliau
adalah Deputi kelembagaan dan tata
laksana Kementerian pendayagunaan
Aparatur Negara dan Reformasi birokrasi
Republik Indonesia kedua kami
menyampaikan terima kasih kepada Ibu
Adina Febriani S makak beliau adalah
Kepala Biro organisasi sekretari daerah
provinsi Jawa Timur dan yang ketiga kami
menyampaikan terima kasih kepada Bapak
Basuki Ari W SH beliau adalah kepala
bagian tata usaha Kantor Regional 2
badan kepekaian negara di Surabaya nah
sobat ASN di seluruh tanah air mari kita
simak dengan seksama webinar seri ASN
belajar seri ke-10 tahun 2025 semoga
bermanfaat wasalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan
terima kasih kepada bapak Dr ramlianto
spmp selaku kepala bpsdm provinsi Jawa
Timur atas opening speech yang telah
disampaikan bapak ibu sobat SN di Manap
pun anda berada sebelum kita masuk ke
Sesi inti dari acara webinar ASN belajar
seri 10 di pagi hari ini terlebih dahulu
saya ingin mengingatkan bagi sobat SN
yang ingin mengajukan pertanyaan kepada
narasumber Jangan lupa untuk
mengaktifkan feature Rais hand di sesi
q&a jadi nanti akan saya persilakan bagi
sobat S terpilih silakan mengajukan
Pertanyaan langsung kepada narasumber
kita akan mulai masuk ke Sesi diskus
diskusi kita yang pertama ini sangat
menarik sekali karena kita akan
mengundang ibu Nani murati S Ma selaku
Deputi bidang kelembagaan dan tata
laksana Kemenpan RB yang dalam hal ini
akan diwakilkan oleh bapak Dr Deni
Isworo makirtio tustowardoyo SOS MSI
selaku Asisten Deputi perumusan
kebijakan sistem kelembagaan dan tata
laksana Saya ingin sapa terlebih dahulu
Selamat pagi Pak
Deni Selamat
pagi kabar sehat pak Den nih
Alhamdulillah makasih nih waduhnya luar
biasa pak Thank you Pak Thank you Senang
sekali bertemu dengan Pak Deni Ini baru
pertama kali kita bertemu anyway
zoom-nya dari lokasi mana ini
Pak saya kebetulan tidak fwa ya Oh tidak
fwa ya dari kantor ya Pak ya Oke Pak
sebelum Pak Deni menyampaikan materinya
Kemarin saya sempat baca-baca bahwasanya
kebijakan fwa ini sebenarnya sudah
pernah di ee aplikasikan di negara
negara seperti Finlandia dan juga Jepang
yang memang mereka ini berfokus untuk
mendukung work Life Balance dari para
pekerja pemerintahan di sana seperti itu
namun pertanyaannya Apakah worklife
Balance ini memang menjadi value yang
dirasa sesuai ya untuk teman-teman
pegawai ASN yang ada di Indonesia Nah
ini kan kita juga perlu kaji ya
kesesuaian value antara kebijakan fwa
dengan value yang ada di pegawai ASN
kita saat ini nah kali ini saya akan
persilakan Pak Deni untuk menyampaikan
materinya Setelah itu kita akan lanjut
ke Sesi diskusi dan tanya jawab silakan
Pak
Deni baik eh terima kasih masman ya
semangatnya luar biasa ya Eh
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat pagi salam sejahtera
Bapak Ibu sekalian
eh mungkin yang saya hormati ya pertama
Pak Dr ramlianto ya Pak kepala bpsdm
kemudian Pak eh Kepala BKN regional 2
atau yang mewakili terus Kepala Biro
organisasi di sekda Provinsi ya Bu
adinaan serta seluruh peserta ASN
belajar yang saya lihat di zoom ini ada
lebih dari 1000 nih luar biasa ya jadi
eh semuanya yang saya banggakan mungkin
kita akan mulai ya terkait dengan ee
ya tadi sudah disampaikan mungkin oleh
MC oleh Pak RAM bahwa memang di kita ini
eh flexible working rement ini awalnya
memang diperkenalkannya adalah sebelum
adanya pandemi jadi sekitar
201 Ya itu sudah ada cuman pada saat itu
eh masyarakat kita ini masih belum
percaya gitu ya n ini bisa Enggak ini
ASN ini diberikan Mba sementara
ee tiap hari saja dia melakukan apa
absen aja datang ke kantor juga masih
terus diawasi gitu ya makanya ee pada
saat itu dilakukannya fba Ini akhirnya
tidak
Ee tidak bisa langsung diterapkan tapi
dilakukan uji coba tapi di
2019 sejak adanya pandemi
ee ee mau enggak mau
ya Secara ini langsung dilakukan
ee dipaksa gitu ya karena kita harus
bekerja dari rumah sementara kita masih
harus melakukan
Ee pekerjaan-pekerjaan kita maka dengan
itu
ee fba ini bisa langsung
dijalankan mungkin nanti bisa
di dilihat dulu ya di perkembangan yang
semakin ee dinamis ya saat ini kita ini
sedang melakukan
ee penyusunan ya terhadap peraturan
menteri terkait dengan kebijakan
fwa sebenarnya kebijakan ini disusun ya
sebagai amanat dari PP pp94 tengkat
disiplin pegawai kemudian ee Perpres 21
tahun 2003 2023 Maaf tentang hari dan
jam kerja instansi pemerintah nah dua
dasar Itu PP dan merpres itulah yang
melandasi dilakukan fleksibilitas kerja
ya
itu Sedangkan fleksibilitas kerja
sendiri merupakan pola atau metode kerja
ya yang diterapkan oleh
pegawai dengan mengoptimalkan penggunaan
SPBE ya Jadi ada beberapa fleksibilitas
yang dilakukan baik itu secara lokasi
maupun secara waktu nah memang ee untuk
layanan yang sifatnya langsung ini
kayaknya enggak perlu gitu ya tapi
layanan ini mau enggak mau nanti ke
depannya juga akan bisa dilakukan secara
online Nah kalau sudah dilakukan secara
online berarti tidak secara langsung
lagi kecuali ya memang dia membutuhkan
alat dia membutuhkan apa namanya ee
seperti peneliti itu kan butuh
laboratorium sendiri butuh ini Nah itu
tidak bisa ya Atau mungkin
pekerjaan-pekerjaan yang lain nah ini
memang ee menariknya di situ Bapak Ibu
sekalian jadi ada fleksibilitas itu ada
dua terkait dengan waktu dan terkait
dengan
ee tempat gitu ya lokasi seperti itu
nah nah ini saya tunggu-tunggu dari tadi
slide-nya Nah pertama definisi dan
tujuan dari
fleksibilitas
kerja di enggak bisa
Mas slnya biar full dulu
ya terimaasih sudah jadi definisi dan
tujuan fleksibilitas kerja fleksibilitas
kerja adalah pola atau metode kerja
tertentu yang
diterapkan yang diterapkan pegawai SN
menjalankan kedinasan secara lokasi dan
atau
waktuah ada lokasi waktu
tertentu untuk mencapai target
organisasi dengan mengoptimalkan
penggunaan sistem pemerintah berbasis
elektronik jadi sudah jelas Bapak Ibu
yang mendasari adalah penggunaan
teknologi sebab kalau tidak ada
teknologi
otomatis tidak bisa dilakukan
ee fleksibilitas kerja ini
kemudian tujuan yang kedua fksibitas
kerja dilakukan untuk meningkatkan
kinerja organisasi nah kinerja
organisasi
ini untuk meningkatkan kinerja
individu kualitas hidup pegawai serta
melalui penerapan penilihan kerja yang
terukur dengan optimalisasi pemanfaatkan
eh teknologi atau sistem pemerintah yang
berbasis elektronik tadi Jadi intinya
Bapak Ibu sekalian fleksibel ini
untuk meningkatkan kinerja Jadi bukan
karena alasan efisiensi tadi saya setuju
ya kalimat Pak kepala eh bpsdm bahwa
dengan efisiensi kita akan mengurangi
justru tidak kita tidak mengurangi tapi
hal-hal yang bisa kita efisiensikan
seperti
e lampu AC yang di kantor itu kita
enggak perlu kantor kita pakai AC di apa
E penerangan yang ada di rumah kita
sendiri kita untungnya apa kita gak
perlu ongkos perlu waktu yang EE ini
untuk ke kantor jadi seperti itu ini
otomatis akan meningkatkan kinerja dan
juga kemampuan pegawai tersebut untuk e
e efisiensinya nah ini prinsip-prinsip
yang EE dalam penerapan fleksibilitas
kerja yang pertama ini yang
jelas fleksibilitas kerja ini bukan
merupakan hak pegawai ya tapi merupakan
ee diberikan timbangan objektif dan
kesesuaian dengan tujuan organisasi jadi
ee memberikan ee fleksibilitas ini
tergantung nanti ee pertimbangan
objektif dari atasan langsung dan dengan
tujuannya tadi makanya harus disiapkan
infrastruktur maupun
ee apa ee jenis pekerjaan yang bisa
dilakukan secara fleksibel Kemudian yang
kedua diterapkan untuk pencapaian
kinerja organisasi nah ini adalah
fleksibilitas kerja diterapkan dan
diterapkan oleh instansi pemerintah
sesuai dengan kebutuhan organisasi dan
karakteristik tugas untuk mendukung
optimalisasi pencapaian kinerja
organisasi dan
individu jadi fleksibilitas kerja ini
dilakukan untuk mendukung
pencapaian
kemudian juga untuk mendukung ASI
pencapaian kinerja baik organisasi Ma
individu dua-duanya tercapai kemudian
mengedapatkan tanggung jawab dan
akuntabilitas ini untuk mendukung
kelancaran ya Bapak Ibu ya Eh dengan
mengedepankan tanggung jawab
akuntabilitas optimalisasi
eh sistem eh pemerintah berfasilas
elektronik atau penggunaan teknologi Nah
kenapa tanggung jawab dan akuntabilitas
ya karena kita sudah diberikan
kepercayaan kita memberi kepercayaan
kepada
tim kita untuk melakukan fleksibel nah
supaya jangan terlalu banyak
fleksibelnya ya istilahnya
diafleksibelkan lagi jadi Sudah
fleksibel bisa bekerja dari rumah
bukannya bekerja di rumah tapi malah ke
mana ke mana Nah ini yang enggak boulh
nah ini itu nanti ee ee tidak e
mengedepankan tanggung jawab
akuntabilitas
artinya pekerjaan itu terukur gitu yang
diberikan atasan juga gitu jadi sering k
kita terima komplain ya dari atasannya
itu pegawai saya begitu kita kasih wfh
dicari susah Pak Nah kemudian saya tanya
balik memang sebelum dikasih apa wfh itu
diberikan pekerjaan enggak pak Wah
enggak Pak lah ini Ini juga enggak bisa
ya jadi harus kerja sama Jadi kalau dia
dibiarin saja di rumah juga Dia ngerjain
apa juga bingung juga seperti apa gitu
ya
kemudian berpedoman pada kode etik dan
kode perilaku nah fleksibilitas kerja
ini dilakukan dengan pedoman pada
undang-undang yaitu di kode etik ya ada
di
e pp94 ya tentang disiplin pegawai dan
kode perilaku juga ya tentang ASN yang
berakl jadi lanjut nah jenisnya ada dua
ya tadi sudah kami sampaikan di awal
juga disinggak
kepalamibilitaraokasi dan secara waktu
ya
Nah fleksibilitas secara lokasi ini
merupakan pelaksanaan tugas ke dinasan
pegawai yang dilakukan di
kantor di kantor artinya wfo work from
office atau bekerja dari kantor Nah yang
kedua rumah tinggal rumah tinggal atau
wfh work from homebase atau lokasi lain
yang ditetapkan oleh pejabat pimpina
kepegawaian atau pimpinan instansi kalau
enggak ada PPK ya pimpinan instansi ini
yang disebut dengan
eh work from Anywhere Jadi selain dari
home dan office ya home ada dua ya bisa
home yang tempat dia eh domisili di
kantor itu atau home base tempat dia eh
tinggal bersama istri atau eh keluarga
gitu ya jadi ada homebase ada home juga
ada E anyw anyw ini bukan berarti di
mana-mana tapi lokasi itu sudah
ditetapkan oleh eh instansinya
masing-masing atau ppk-nya jadi misalnya
di eh apa di koperasi kantor atau di
eh kantor cabang misalnya
eh e Walikota ya Kota Surabaya Surabaya
bisa mengantor dari Kecamatan atau yang
dekat rumahnya itu termasuk lokasi lain
yang ditetapkan gitu ya jadi ini
fleksibilitas secara lokasi ini ini
berarti yang disebut-sebut tadi wfa
masuk mana ini Bapak Ibu ya work anywere
tadi masuk di yang terakhir ya yang
lokasi lain Jadi selain rumah dan selain
kantor karena dari dulu adanya wfh dan
wfu gitu Ya tahunya nah ini
sekarangwnya adalah lokasi lain kemudian
fleksibilitas kerja secara waktu
ini dilakukan pengaturan waktu bekerja
memenuhi target kinerja nah ini
ee sudah banyak ya diterapkan ya mungkin
untuk daerah-daerah ya kalau Surabaya
Terus ee Malang mungkin yang
EE kota-kota yang sudah macet yang mulai
susah Nah ini sangat diperlukan
fleksibilitas kerja ini karena
kadang-kadang kita
ee apa telat absen itu cuma 1 menit ee 2
menit gitu ya kan sayang banget makanya
terus dipotong pasti kan Ya makanganya
dikasih fleksibilitas ini dilakukan
mungkin 30 menit gitu ya jadi tidak tapi
dia harus mengganti ya nanti mengganti
di akhir gitu ya gak bisa pada saat itu
juga jadi ini contoh fleksibilitas
secara waktu Ini hanya salah satu contoh
ya fas waktu itu banyak sekali nanti
kita ee lanjutkan di ee apa ee di slide
yang
selanjutnya kemudian jenis-jenis kerja
yang dari lokasi ya ini sudah kami
sampaikan tadi ya kantor ya kantor
selain lokasi yang menjadi tempat kerja
pegawai kemudian rumah atau rumah
tinggal jadi kantor atau kantor yang
tempat lain tadi kemudian
ee rumah atau tempat tinggal kemudian
lokasi lain nah ini sudah kami sampaikan
tadi ya contoh-contohnya
juga lanjut nah yang waktu ini ya Bapak
Ibu ya Jadi untuk waktu ini
sebenarnya lebih banyak ya ada yang
disebut dengan fleksibilitas kerja
secara shf yaitu fleksibilas kerja
sistem shf merupakan pola pengaturan
hari jam kerja yang membagi pegawai ASN
menjadi kelompok-kelompok berdasarkan
waktu dan atau hari ini contohnya di
mana ini kalau di ee pemerintah daerah
ya ini contohnya untuk ee di kesehatan
di di rumah sakit di Puskesmas gitu ya
kemudian juga ada di
ee apa pendidikan ya di sekolah itu kan
waktunya berbeda ya karena kita ini ada
dua sebenarnya jadi ada jam kerja jam ee
apa instansi dan jam kerja pegawai gitu
nah ini
Eh shftsiif ini karena perlu apa 247 ya
24 jam 7 hari seminggu makanya diatur
pola-pola ee shf ya jadi kebanyakan di
rumah sakit maupun di e sekolah karena
sekolah juga hari sabtu masuk
kadang-kadang hari Minggu masih ada
ekstrakurikuler gitu ya atau apaah ini
perlu dilakukan kerja secaraf atau kalau
dulu ya sebelum ada fba ini ya pokoknya
di St aja gitu ya ST aja ya gitu
pokoknya itu makanya dengan ini sudah
bisa dipayungi tidak perlu SD lagi
Kemudian yang kedua fleksibilitas kerja
yang dinamis yaitu model pengaturan
Haria yang memungkinkan pegawai ASN
untuk menyesuaikan ya waktu kerja dengan
kebutuhan pencapaian target
kinerja serta pemenuhan jumlah hari
kerja dan jam kerja dalam 1 minggu nah F
kerja dinamis ini memungkinkan ee ee
beberapa contoh ya
Misalnya fleksibilitas yang
EE seperti pemanfaatan ya Pemanfaatan
waktu gitu ya jadi benar-benar dia
diberikan ya Bisa misalnya hari Senin ya
sampai berapa jam gitu ya Yang penting
dalam 1 minggu itu 37 jam 30 menit ya
Kalau hari apa kalau Ramadan gini 32 jam
menit lanjut nah
kriterianya kriteria fleksibilitas kerja
ini yang untuk ada dua jenis ya yang
pertama kriteria tugas kedinasan yang
kedua kriteria Paw asn-nya Nah untuk
yang tugas
kedinasan merujuk pada karakteristik
tugas kedinasan yang memungkinkan ya
untuk menenerapkan fleksibilitas kerja
yaitu kriteria tugas kedinasan pada
fleksibilitas kerja secara lokasi dan
kriteria secara waktu ya lanjut kriteria
pegawai
sn-nya
ee belum ya Nah kriteria sn ini biasanya
adalah tadi ya yang memang berpredikat
ee ee baik gitu ya
kemudian juga pekerjaan itu juga bisa
dilakukan dari rumah gitu ya karena
pegawai tersebut juga punya alatnya gitu
ya seper itu lanjut nah kriteria
fleksibilitas kerja secara fleksibilitas
secara
lokasi tugas kedinasan yang dilakukan
atau dapat dilakukan di luar kantor nah
ini contohnya yang tadi Ya memang enggak
semua itu bisa dilakukan
Mba atau wfh ya work Home atau dari
lapangan atau lokasi Tapi bapak ibu
rata-rata pekerjaan kita itu juga sudah
Ee dibuka dari
ee apa melakukan juga kunjukan ke
lapangan Gitu ya Sehingga hampir sama
itu
kedudukannya n tugas kedinasan yang
dilakukan dapat ee dilakukan di luar
kantor ini ee macam-macam Ini contohnya
Nanti bisa kita ee bahas di
ee sesi di tanya jawab ya nanti kita
bisa sampaikan itu nah kemudian tugas
kejinasan yang dapat dilakukan dengan
memanfaatkan teknologi informasi dan
komunikasi yang tadi ya jadi
dengan adanya ee apa perkembangan
teknologi yang semakin maju ini kita gak
mungkin hanya di salah satu
ee apa hanya ada desainnya di kantor
saja enggak bisa jadi seperti apa dulu
customer service itu customer service
yang ada di apa apa eh bank atau yang
ada di kantor kantor kita itu tidak Ee
tidak bisa dilakukan dari rumah tapi
dengan adanya pandemi itu kita bikin
dengan kemajuan teknologi kita buka
akhirnya bisa dilakukan dari rumah
bahkan sekarang ini pun sekarang
Eh eh teknologi terbaru ya dokter itu
bisa mengoperasi dari misalnya
operasinya di Jakarta dokternya ahlinya
kebetulan adanya di Surabaya itu bisa
jadi mereka e menggunakan artificial
intelligence ya dengan menggunakan eh
robotik gitu ya jadi dikendalikannya
dari ee Surabaya Nah itu sudah sudah
makin maju lagi bapak ibu jadi makanya
tidak ee semua ini bisa dilakukan di eh
hampir semua pekerjaan itu nantinya bisa
dilakukan oleh teknologi makanya kita
harus memperkuat kompetensi supaya tidak
terlalu jauh ketinggangan dengan
teknologinya tadi Kemudian tugas
kindasan memiliki interaksi tatap muka
yang sifatnya minimum kan tugasas tidak
memerlukan supervisi atasan secara
terus-menerus dan dan kriteria yang
ditetapkan oleh
EE ppk-nya jadi seperti itu ini
kriteria-kriterianya
nah nah kemudian kriteria fleksibilitas
kerja yang EE secara waktu ya tadi juga
secara lokasi e secara waktu ini kiteria
ketugas Kasan yang dapat melaksanakan
fleksibel kerja saf ya memiliki jam
kerja lebih dari 8 jam 30 menit dalam
sehari ya Jadi kalau memang lebih dari
kan sehari rata-rata 7 Seteng ya 7 jam
30 menit nah ini kalau sudah lebih
ee dari 7 jam 30 lebih dari sejam atau
yang lebih dari 5 hari itu bisa
melakukan ee fleksibilitas kerja secara
shf ya itu kemudian kriteria tugas
kinasan yang dapat melaksanakan
fleksibilitas kerja secara dinamis ini
adalah tugas
kedinasan yang tidak terikat jam kerja
instansi dan tetap memenuhi ketentuan
hari kerja dan jam kerja sesuai dengan
peraturan perundang-undangan nah ini
ee contohnya di di apa rumah sakit sama
ee pendidikan tadi ya seperti itu atau
mungkin kalau di ini juga masa di dinas
pertamanan dinas kebersihan dan mungkin
ee pekerjaan-erjaan ya seperti penyuluh
gitu ya ini bisa melakukan ee fleksibel
ee secara dinamis Kemudian tugas kasa
tidak memerlukan supervisi atau
ee pengawasan langsung secara
terus-menurus artinya ini ee kan ada ya
pekerjaan-pekerjaan yang seperti di
manufakturing itu kan ada
eh berjalan n di situ ada eh supervisor
yang selalu mengawasi nah ini tidak bisa
kalau seperti itu dilakukan dengan eh
fleksibilitas lanjut Nah untuk kriteria
pegawai asn-nya yang pertama adalah
tidak sedang menjalani atau ee dalam
hukuman disiplin ya kalau di his ya
tidak bisa mendapatkan ibilitas kemudian
ee kriteria yang
kedua bukan pegawai baru ya atau
ee baru saja menempati jabatan baik
melalui proses pengandan formasi promosi
ini maksud kami nanti bisa diatur oleh
ppk-nya kriteria pegawai yang baru ini
Apa karena kadang-kadang
ee apa namanya
pergantian atau
regenerasi itu ada yang mungkin tiap
kantor itu engak tiap tahun ada pegawai
yang baru atau tidak setiap tahun ada
pergantian promosi lah ini kriteria baru
nanti bisa diatur Oh baru itu baru
sebulan baru 3 bulan 6 bulan atau bahkan
setahun ya itu nanti bisa diatur oleh
PPK atau pimpinan unitnya masing-masing
lanjut Pak Nah tahapan penerapan ini ada
empat tahap ya yang pertama kita
identifikasi dulu bapak ibu identifikasi
karakteristis tugas
kedinasannya mencakup aspek Misnya
lingkungan kerja sosial mental dan
emosional dan kognitif tugas
kedinasan kedua identifikasi kesiapan
dari instansi yang mencakup aspek-aspek
misalnya dukungan pimpinan infrastruktur
teknologi kinerja ini termasuk dari
identifikasi kesiapan instasi kemudian
penetapan jenis fleksibilitas kerja ini
yang ditetapkan adalah PPK mana-mana
pekerjaan atau maaf mana-mana
jenis-jenis yang bisa diterapkan
misalnya jenis yang lokasi aja Atau
mungkin jenis yang waktu atau kombinasi
antara lokasi dan waktu Nah ini bisa
ditetapkan nanti oleh EE
ppk-nya kemudian penerapan fleksibilitas
pada unit organisasi ini misalnya di
uptupt di kantor pelurahan kantor
kecamatan atau mungkin di dinas-diras ya
yang selain di di Sekda atau di pusat
itu pimpinan J organisasi bertanggung
jawab untuk mengatur fleksibilitas kerja
yang dilaksanakan oleh pegawai ASN jadi
setelah jenisnya ditetapkan oleh Eh Pak
Sekda atau
eh provinsi maupun e kabupaten kota maka
unit-unit akan mengatur berdasarkan
fleksibilitas yang sudah ditetapkan tadi
jadi ya hanya membuat semacam ee apa ya
aturan atau bukan aturan ya mengatur eh
sistem tiketnya tadi atau mengatur Oh
yang boleh fleksibel berapa orang atau
jumlah eh yang penting kinerja itu tetap
terpenuhi dan kedua pelayanan masyarakat
tidak terganggu nah ini itu lanjut nah
evaluasi ini ada empat ya Ini juga masuk
di dalam perancangan peraturan kami
yaitu yang pertama terkait dengan
capaian kinerja organisasi yang kedua
capampaian kerja pegawai SN dalam
mendukung kinerja unit
organisasi dan ketiga disiplin pegawai
serta keempat adalah kualitus eh
kualitas hidup ee pegawai asnnya nah
capampaian kenerja ini dari mana ini ada
nanti kep ee apa peraturan dari
eerp ya dari RB ya Ee terkait dengan
penilaian kerja ee organisasi
kemudian capaian kerja pegawai ini juga
pakai apa Eh per6 ya di situ ada cara
kerja Pan kerjaanya disiplin ini juga
pakai PP 94 dan turunannya Kian kualitas
hidup pegawai SN ini nanti kriterianya
ada di dalam eh peraturan P4 ya Nti
dijelasi di situ Ya mulai ada Eh
misalnya bagaimana dia mempengaruhi eh
peningkatan kinerja maupun apa eh
kepuasan dan
e
ke atau tingkat e stres Maun tingkat
bebatal dari pegawai tersebut ini masuk
dalam kualitas hidup pegawai ASN Nah itu
mungkin ya Eh terkait dengan apa paparan
terkait sama
kesimpulannya ada tiga ya Bapak Ibu Ya
kerja ini untuk meningkatkan kinerja
organisasi bukan merupakan pegawai dan
diterapkan danapkan sesuai dengan kas
pekerjaan pada masing-masing instansi
pemerintah
eh mungkin itu yang bisa kami sampaikan
kami kembalikan lagi atau e ke pak lman
ya tadi Eh selaku host di ee lanjutkan
dengan eh tanya jawab ya makasih siap
Thank you Pak Deni untuk paparannya
menarik banget pak jadi memang benar ya
Ee fleksibel ini bukan diartikan sebagai
fleksibel yang sefleksibel itu tapi
tetap ada koridor-koridor batasannya
tadi fleksibel secara lokasi dan juga
waktu dan itu pun juga harus mendapatkan
approval dari ppk-nya ya seperti itu dan
memang ketika kita menerapkan eh
fleksibilitas kerja ini juga perlu ada
sistem monitoring dan juga kontrolling
yang tepat gitu ya di unit kerja itu
supaya bisa mengontrol capaian
organisasi atau capaian kinerja di unit
tersebut baik sobat ASN Saya ingin
membuka sesi tanya jawab
em kepada sobat ASN yang ingin bertanya
silakan langsung bisa Raise hand oke di
sini sudah ada yang sudah resen saya
persilakan atas nama bapak siapa dan
juga asal instansi dan juga asal
daerahnya Pak silakan
Pak Ya silakan Pak bisa dibantu mute
unmute
suaranya Oke sembari menunggu
tim membetulkan suaranya ini sudah jelas
Oke sudah bisa e terdengar oke terdengar
silakan Pak boleh dibantu perkenalkan
asal instansi dan asal daerahnya
Pak Selamat pagi salam sehat untuk kita
semua yangir pada pagi hari ini
perkenalkan dan saya dengan dari KSOP
Kepulauan Seribu yang posisinya ada di
daerah Jakarta Utara dekat
daricol Selamat pagi Pak Salam sehat pak
ini sangat menarik sekali tentang
fleksibilitas kerja Pak
eh pertanyaan saya seperti ini Pak saya
kan dari sebuah UPT yang ada di
kepulauanbu itu pak di daera Jakarta
Utara di mana Wilayah kerja kami itu
terdiri dari lima pulau lima wilayah
kerja dan
eh ada offshore dan Kemudian ada
beberapa banker dan juga kapal-kapal Pak
yang ingin saya tanyakan ini kan terkait
efisiensi yang sedang diterapkan oleh
pemerintah saat ini Pak eh Apakah bisa
Pak bagi para petugas petugas-petugas
yang ada di tiap-tiap wilayah kerja atau
pulau-pulau kemudian kapal-kapal yang
terkait tentang yang terkait dengan
keselamatan dan keamanan pelayaran
diberikan semacam fleksibilitas kerja
Pak dalam rangka efisiensi penghamatan
yang sedang dicadangkan oleh pemerintah
saat ini karena eh terus terang Pak eh
tupoksi yang ada di UPT itu eh sangat
sangatsangat urgen sekali Pak karena
terkait dengan keselamatan dan keamanan
pelayaran ee pertanyaan saya cukup itu
aja pak terima kasih selamat pagi dan
salam ini bisa Lesa saja dijawab pak
oke
eh Baik terima kasih nih ini dari
Jakarta Utara ya Pak Ya betul Pak Oke Oh
dekat ya Pak ya Ucapkan
daerah pulau yang di daerah Jawa Timur
sana Pak kan ada di Maduro ada pulau
yang kecil itu bel Pak
mungkin hampir sama ya Pak ya Oke jadi
di Bapak sebagai di salah satu UPT yang
di Kepulauan itu ada eh offsore ada
beberapa tempat yang harus diawasi nah
nah sekarang karakteristik tugas
pekerjaan berapa itu ya mungkin kalau
saya lihat tadi terkait dengan keamanan
dan keselamatan pelayaran gitu ya Iya
betul Pak Nah sekarang e pekerjaan itu
keselamatan pelayaran keamanan pelayaran
itu pekerjaannya sifatnya apa ya kalau
memang sifatnya
fisik fisik secara misalnya harus
bertemu Harus melihat dan tidak bisa
digantikan oleh teknologi
berarti agak kurang bisa dilakukan
fksibilitas
Namun apabila pekerjaan tersebut bisa
juga dilakukan misalnya untuk memantau k
maknanya oke ya pakai kan ada eh kalau
untuk kapal kan ada a Pak ya Ada A jadi
kan kelihatan eh kapal itu jalan ke mana
kan dikodernya kan kelihatan misalnya
atau apa pakai teknologi itu bisa
berarti pekerjaan itu e bisa dilakukan
secara fleksibel gitu Pak Nah kecuali
kerja Bapak adalah menjagausuar ya
enggak bisa ke mana-mana Pak memang
harus jagaang harus di situ gitu ya itu
jadi
ee kalau pekerjaan itu masih bisa di eh
dilakukan apa dibantu ya dengan
teknologi dengan sistem yang tersambung
100% bisa dilakukan fleksibilitas
seperti itu jadi misalnya jahatkan Pulau
P 100 Pulau sekian Pulau kalau memang
itu sudah terawasi secara teknologi ya
jadi lengkap sudah Ee apa namanya CCTV
dan segala macam hanya saja terkait
dengan keselamatan itu kan memang harus
ada semacam piket ya kayak ee apa kayak
pemadam kebakaran kayak ee bencana gitu
ya itu kan begitu terjadi ada kejadian
dia harus langsung turun kan gitu eh
untuk keselamatan nah ini yang mungkin
ee
ee bisa lakukan kombinasi gitu Pak
kombinasi antara kerja
ee apa shift tadi dengan yang 24 tu tadi
yang dilakukan dengan shift atau juga ee
dengan ini atau juga ee misalnya
dengan eh walk raster Pak walk raster
itu misalnya Bapak Karena di Pulau
enggak mungkin bolak-balik tiap hari ya
Pak ya enggak tahu ya kalau mau pulang
balik tiap hari itu bapak 3 minggu di
Pulau seminggu libur gitu Pak Jadi kayak
kerja Dirik atau 2 minggu 2 minggu
Terserah itu banyak sekali
contoh-contohnya jadi
hal itu adalah ee lumrah apa wajar
dilakukan dan sudah sudah pernah
memberikan persetujuan tersebut ee
kepada kementerian keuangan untuk yang
penjaga perbatasan Pak yang di tangabado
di
ee Nunukan gitu ya Eh nah itu karena
bordernya itu dijaganya 24 jam dan
orangnya ganti-ganti makanya dia hanya
bekerja selama 3 minggu kemudian
seminggunya dia off balik ke kantor jadi
seperti itu
jadi Ee tidak Ee tidak seperti jam kerja
yang biasa yang jam .00 eh apa jam 08.00
sampai jam 730 sampai jam 16 Enggak
seperti itu karena dia kan ee 24 jam ya
apalagi dia kalau di situ ya Itu makanya
kayak pekerjaanpjagaan ee penjaga Mercu
suar tadi yaah itu mungkin dia habisan
manfaat itu 2 minggu full Dia sana 2
minggu Oh 2 minggu full ganti orang g
gitu Pak
cara Mungkin gitu Pak ya Ya jelas ya Pak
Iya jelas Pak Terima kasih
baik terima kasih Pak atas pertanyaannya
jadi memang konsiderasinya memang harus
kita lihat seberapa besar peran manusia
ini bisa digantikan oleh teknologi kalau
misal dirasa tidak bisa tergantikan ya
mau tidak mau fleksibilitas kerja
mungkin harus kita kesampingkan ya dan
memang konsiderasi lainnya memang harus
kita lihat juga culture secara
organisasi ini terkait dengan output
kinerjanya juga seperti itu Thank you
Pak untuk pertanyaannya kita akan lanjut
masuk ke Pertanyaan selanjutnya di sini
sudah terhubung bersama kami kami
persilakan untuk tim bisa bantu PIN
penanya
berikutnya baik selamat pagi
ibu baik Terima kasih atas waktunya
Terima kasih izin
pakarkenkan
sayaan adalah terkait yang turunan fwa
ini kan sebenarnya turunan dari PP 21
hari kerja dan jam kerja ya Pak ya Dan
kalau engak salah di PP tersebut
tercantum bahwa terkait pengaturan fwa
akan diatur oleh menteri dalam hal ini
adalah oleh Menpan Nah mungkin
pertanyaan pertama saya adalah Apakah
terkait yang Aturan fwa ini apakah
memang sudah terbit atau takutnya malah
kami gak tahu Terata Sudah terbit tapi
memang kami belum tahu gitu dan yang
kedua tadi terkait yang bahasan yang wfa
ini sangat menarik sekali nih karena
mungkin kami pun menjajakinya untuk ee
Pelaksanaan kerja di kami mungkin karena
sifatnya ada yang bisa diwfa kan maka
mungkin kami cenderungnya adalah nanti
untuk depannya mungkin bisa mengambil
wfa cuma di sini adalah untuk wfa tadi
bahasanya adalah eh bukan bekerja bukan
dalam pengertian bekerja Dari mana saja
tapi bekerja dari suatu lokasi tertentu
yang sudah ditentukan I nah misalnya
kalau ee
kalau misalnya kayak kemarin saya pernah
membaca ketentuan yang dari aturan yang
kementerian keuangan mereka memang sudah
membentuk yang namanya lokasi kantor
satelit ya Pak jadi mereka sudah ada
kantor satelit misalnya di beberapa
wilayah Jadi mereka nanti kalau misalnya
ada orang yang EE langsana mungkin
mereka bisa ikutan eh wfa-nya di kantor
satelit itu nah bagaimana kalau misalnya
untuk kantor yang tidak memiliki kantor
satelit Nah kalau misalnya akhirnya kami
menerapkan wfa itu memang dengan
pengertiannya adalah di mana saja
maksudnya bisa dilakukan di rumah atau
enggak misalnya
di kafe atau di mana Yang intinya adalah
eh semua pekerjaan itu memang targetnya
tercapai tapi kita lokasinya lebih
fleksibel Apakah nanti diperbolehkan
Mungkin pertanyaan saya itu aja terima
kasih Pak Deni
baik eh Mak kasih Bu Eh pertanyaannya ya
dari BPK ya Bu ya
baik yang pertama memang di dalam PP eh
eh 94 itu
Eh mengamanatkan ada dua jenis yaitu ada
fleksibilitas secara lokasi dan waktu
Nah dari PP tersebut kami
memperbaikies Maaf ehes terkait dengan
hari dan j eh maaf yaes ya terkait hari
dan jam kerja yang ada di ppres 21 tahun
2023 ppres 21 tersebut itu mencabut tiga
ppres sebelumnya jadi mulai pepes tahun
7 itu masih 6 hari kerja tapi ee dalam
satu ee hari eh 1 minggu itu tetap 37
jam 30 menit kemudian juga ee pepres ee
tahun
72 terkait dengan ee
apa eh jam kerja khusus untuk wilayah
DKI ya DKI karena DKI ini banyak
instansi pemerintah Ya hanya daerah
makanya dibuat PES sendiri tahun 72 dan
terakhir PES tahun 95 yang sudah menjadi
5 hari kerja terutama untuk di wilayah
ee DKI dan beberapa tempat tertentu dan
diberikan waktu transisi 2 tahun yang
masih 6 hari menuju ke 2 hari
makanya simplifikasi menjadi PPS 21
tahun 2003 intinya
Ee tidak ada perubahan sama sekali baik
di eh apa jumlah jam kerja selama
seminggu tetap 37 jam Seteng kemudian
mulainya juga tetap dari jam .30 sampai
jam 1600 istirahatnya juga dari jam apa
1 jam dan 1,eng jam untuk hari Jumat ya
dari jam 12 sampai jam
ini masih sama nah hanya ada tambahan
sedikit di situ terkait dengan fleksibel
ya Bu ya Nah
fleksibelnya di PPS 21 itu ada dua jenis
yang pertama hari dan jam kerja untuk
instansi hari dan jam kerja instansi itu
fix tidak bisa dirubah-rubah jam 30
sampai jam 16 jadi kita tidak bisa
merubah jam kerja instansi kita karena
apa nanti enggak akan ketemu Bapak
misalnya ibu mau maju nih saya jam
atau saya 7 nanti selesainya dia jam .00
selesainya jam padahal masih ada
pelayanan sampai jam .00 nanti enggak ee
enggak ketemu nanti pelayanannya makanya
instansi tetap jam 07.30 sampai jam
16.00 tetapi untuk pegawai diberikan
fleksibilitas Jadi Bapak Ibu mau masuk
jam
6.30 mau masuk jam 7 bisa pulang lebih
cepat dari jadwal yang di apa ee
ditetapkan misalnya t harusnya jam 00
kalau dia datang jam .30 berarti dia jam
. sudah bisa pulang jadi seperti itu
inilah yang disebut dengan fleksibilitas
makanya di dalam
ee untuk mengatur hal-hal tadi diamat
diamanatkan dalam P tersebut dibentuk
suatu peraturan menpam tadi yang
ditanyakan oleh Heeh Bu Eh siapa bumaya
tadi jadi
eh peraturan tersebut nanti ini sedang
proses harmonisasi Bu jadi memang kalau
saya Tahulah ini BPK ini yang paling
update ya untuk peraturannya Ya semua
juga ngambil apa jdih-nya dari sana ya
jadi
eh Pasti enggak ketinggalan lah Bu
memang kita belum keluarkan jadi masih
dalam proses harmonisasi jadi perannya
dalam ee proses harmonisasi kemudian
terkait dengan eh pengertian dari work
from Anywhere ini kan di dalam eh
rancangan permen ini sebenarnya ada tiga
ya yang
pertama office ya itu enggak fleksibel
ya oke makanya yang pertama itu kantor
atau kantor Selain itu misalnya tadi
kantor cabang atau kantor apa Nah itu
yang akan
dilakukan apa namanya fleksibilitasnya
Terus yang kedua
Eh tempat
lain maaf yang kedua adalah rumah home
ya home ini bisa rumah dia cost gu Ya
itu dia J atau rumah kontrak atau apa
itu rumah dia tempat domisili atau
homebase homebasenya di mana misalnya
tinggalnya di Jakarta homebas-nya
Bandung Nah itu juga bisa ada wfh atau
homease tapi ini aturannya nanti kalau
di dalam permenan eh rancangan peran itu
nanti yang diperlukan ee apa istilahnya
ee konsultasi dulu ya dengan ppk-nya
dengan pimpinannya Supaya apa supaya
untuk absen segala macam kan harus
dibuka koordinatnya sampai sana atau
mungkin sistem itu sudah menjago sampai
sana atau belum gitu ya Nah supaya itu
bisa eh ditetapkan Nah untuk tempat lain
ini memang kemarin tujuan kami Bu supaya
tidak ada
eh Asni yang bekerja dari ruang publik
yang tidak aman gitu ya lebih kear
security sistemnya jadi misalnya mungkin
di kafe juga ada Wii tapi Wii yang Open
itu kan nanti akan merusak di dalam eh
sistem Anda yang ada di kantor makanya
perlu ditetapkan tadi boleh misalnya di
eh mungkin nanti pas mau lebaran ini kan
sudah ada se daringanan ya terkait wfa
apa eh eh flexible working arement mulai
tanggal 24 sampai 27 Itu bisa di mana
saja nah itu nanti
Misalnya eh ppk-nya oke itu di
perjalanan pun boleh mau di R area mau
di mobil mau di apa karena dia kan dalam
perjalanan mudik itu itu boleh ya sudah
berarti itu sudah ditetapkan oleh
ppk-nya jadi seperti yang penting itu
seperti itu jadi tidak harus
eh apa ee suatu tempat yang memang ee
formal sekali gitu ya memang di di
keuangan itu khususnya di kementerian
keuangan itu yang ditepat EE ada dua
mereka menetapkan coring Space dulu
cws-nya jadi untuk untuk kq itu yang
ditetapkan CWS itu di sini ya di
Purnawarman ya di bppk jadi tempat apa
pelatihan e pendidikanpelatihan
kepegawaian yang di dalam di Jakarta
Selatan ya Dekat kantor kami ini itu
ditetapkan CWS untuk yang keuangan jadi
pegawai keuangan yang kemarin kebetulan
teman kami ya yang bertugas di IKN di
Balikpapan itu dia melakukan eh
flexibleing eh arrangement itu di
cws-nya di Purnawarman di BBK yang
penting apa yang penting sistem yang ada
di BK itu nyambung dengan sistem yang
ada di e Pusat atau yang sampai daerah
tadi itu kuncinya jadi selama itu bisa
itu tidak ada masalah Bapak Ibu sekalian
bekerja dari manaun nanti kalau misalnya
bak I perjalanan juga kan masih nyambung
ya itya internetnya atau apanya ya
kecuali ya kalau eh Blank Spot lah itu
mungkin nanti paling berapa menit juga
bisa lagi
nah jadi bukan enggak boleh bu di kafe
ini tapi kalau sudah ada persetujuan
dari wpk-nya atau apa E silakan itu gitu
ya Bu
Maya kasih Bu Maya untuk pertanyaannya
Terima kasih juga Pak Deni untuk
jawabannya Kemarin saya sempat
scrollsroll lewat tiktok juga sih Pak
banyak sekali keraguan-keraguan dari
para pegawai ASN ini ketika fwa ini
diterapkan maka work Life Balance ini
akan semakin berkurang karena bounderis
antara kehidupan profesional dengan
kehidupan personal itu akan tercampur
aduk tapi tadi Dari penjelasan Pak Deni
kita bisa tahu bahwasanya jam kerja
instansi tetap ya dari jam
30 sampai dengan pukul .00 yang
fleksibel adalah jam kerja pegawai itu
pun sudah diatur di tiap minggunya jam
kerjanya normalnya berapa jadi pasti
kita bisa pastikan ya tidak tidak akan
tercampurlah antara kehidupan personal
dengan kehidupan profesional seperti itu
ya Pak Deni ya mantap nih Pak Lukman
sudah bisa sosialisasi nih nanti saya
diajak aja Pak kalau misalnya mau
sosialisasi Saya bersedia untuk ikut
anyway Pak Deni Sebelum kita akhiri sesi
satu kali ini silakan Pak Deni
barangkali ada closing statement yang
ingin diberikan kepada sobat ASN Pak
Deni Wah ini luar biasa ya karena eh
kebijakan yang akan keluar sudah bpsjm
Jawa Timur sudah apa minta duluan gitu
ya jadi nanti semoga S nanti
ee sebelum apa cuti bersama sudah ada
peraturannya ya Bapak Ibu Terus eh kode
apa istilahnya eh jenis-jenis
fleksibilitas kalau mulai sekarang
dipetakkan di masing-masing supaya nanti
bisa ee begitu peraturanan oh yang bisa
ini ini nah C sudah mulai dipetakkan
gitu Mungkin itu saja pakman Eh bance ya
jangan lupa
yajaan keluarga dan kesehatan work Life
Balance tapi kalau di kita sekarang
mungkin nyebutnya lebih ke work Life
integration juga ya Pak Deni Ya baik
Paki Terima kasih sekali lagi atas
kedatangannya di webinar ASN belajar
seri 10 kali ini Salam sehat selalu
untuk bapak dan seluruh rekan-rekan di
sana ya Pak ya sampai ketemu lagi di
eventevent selanjutnya Pak Deni Thank
you
Pak Baik sobat ASN itu tadi perbincangan
kita dengan Dr
selaku Asisten Deputi perumusan
kebijakan sistem kelembagaan dan tata
laksana kita masih punya dua segmen
menarik yang tidak boleh untuk
dilewatkan jangan ke mana-mana kita akan
kembali setelah jeda pandiwara berikut
ini
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Kami mencoba
menjadi yang terbaik melayani bangsa
dengan sepenuh hati berhak kami Junjung
ekukan diri dan jadikan pedoman serta
kekuatani ini untuk mengabi laksanakan
tugas kebanggaan
negeriasuk melai bangsa dengan
akuntabilitas
[Musik]
tinggi dari sini tugas dengan
hati tunjukan Kensi dalam harmoni
melayani bangsa loyal tanpa
batasannya selalu adaptif dan
berkolaborasi gandeng t
sat menjadikan ASN lebih
berakhlak bekerja sepenuh hati tulus
membantu sesama dengan Pah kami
[Musik]
melayani bangsa
[Musik]
kami dari sini tus dengan hati Tunjukkan
Kensi dalam
harmoni di bangsa loyal tanpa
batasannyaelalu adaptif dan ber
kolaborasi bergandeng tangan satu tujuan
untuk menjadikan ASN lebih beragam
bekerja sepenuh hati tulus membantu
sesama bilang kami
melayani Bil bangah kami
melayani bangsa
[Musik]
Ya anda kembali lagi menyaksikan webinar
ASN belajar seri 10 flexible working
arrangement antara efisiensi dan kinerja
bersama dengan saya Lukman Ali kalau
tadi kita bahas terkait dengan
perspektif kebijakan dari Kemenpan RB ya
terkait dari perspektif pusat kali ini
kita sudah kedatangan narasumber
representatif dari provinsi Jawa Timur
saya akan sapa beliau terlebih dahulu
Selamat siang Bu Adina fibriani s. makak
selaku Kepala Biro organisasi
sekretariat daerah provinsi Jawa Timur
Selamat pagi Ibu Selamat Pagi mas Lukman
Kabar baik bu Alhamdulillah sehat baik
bu Dina tadi kita sudah memperhatikan
terkait dengan kebijakan pusat ya
bahwasanya fleksibel yang dimaksud ini
adalah fleksibel secara lokasi dan juga
fleksibel secara waktu tapi pada
kenyataannya implementasinya juga akan
diserahkan kepada culture dari tiap
instansi tersebut dan juga kebutuhan
dari organisasi kali ini saya ingin
mendengarkan paparan dari budina
bagaimana pemerintah provinsi Jawa Timur
merespon himbauan atau kebijakan terkait
dengan flexible working arrangement
namun sebelum saya serahkan kepada Bu
Din Sekali lagi saya ingin
menginformasikan kepada sobat ASN
bahwasanya nanti kita juga akan
melakukan sesi q& di akhir Jadi bagi
sobat as n yang tertarik untuk bertanya
kepada narasumber kedua kita bisa
langsung Nyalakan fitur R hand dan nanti
akan kami pilih untuk penanyanya baik
silakan Bu Dina kami persilakan untuk
menyampaikan materinya Ibu Monggo baik
makun baik samualaikum warahmatullahi
wabarakatuh baik ee bapak ibu semua
kalau tadi kita sudah mendengarkan ee
terkait dari kebijakan dari asdeep
perumusan kebijakan Pak Dr Deni Isworo
ya juga alhamdulillah kita dapat satu
lagi bocoran bahwa akan ada lagi satu
lagi aturan dari Menpan yang akan
eh dikeluarkan terkait dengan fleksibel
fleksibel working arrangement
fleksibilitas bekerja baik eh bapak ibu
tadi juga sudah oleh Kepala bpsdf juga
dijelaskan secara
eh ringkas Apa sih yang dimaksud dengan
e fleksibilitas bekerja kemudian juga
tadi pak pak juga sudah menjelaskan juga
terkait dengan eh fwa fleksibilitas
beerja nah next mungkin
itu fleksibilitas pja itu Eh bisa bebas
pekerja dari saja dan jam berapa saja
Kemudian bebas bukan berarti juga bebas
tidak bekerja bukan berarti juga
ee kalau bebas bekerja dengan siapa saja
karena memang selama ini kita sudah
bekerja secara tim ya di apa namanya
di organisasi kita kemudian ee kemudian
juga bisa juga berarti fleksibilitas
bekerja juga bebas bekerja Apa saja jadi
eh kita harus bekerja secara
multitasking gitu ya untuk bebas bekerja
Apa saja nah kemudian dasar hukumnya
tadi juga sudah di ee apa Disinggung
sedikit oleh Pak Deni yaitu
[Musik]
ee Peraturan Pemerintah Republik
Indonesia yang terkait dengan ee
disiplin pegawai yaitu PP nomor 94 tahun
221 nah di memang tadi dijelaskan bahwa
pasal 4 itu adalah ada pengatur ee pasal
4 dari
pp94 ini adalah ada pengaturan terkait
dengan lokasi dan eh waktu bekerja
kemudian terkait dengan ketika kemudian
mengenai kewajiban PNS masuk kerja dan
mentaati itu diserahkan kepada eh
peraturan dari masing-masing instansi
pemerintah kalau misalnya di Pemprov
Jatim ada terkait dengan berarti Pergub
Jatim Kalau di apa pusat berarti terkait
dengan peraturan me
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:05:00 UTC
Categories
Manage