Transcript
yHGk7-2pa1Q • ASN Belajar Seri 13 | 2025 - Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) Untuk Tata Kelola Pemerintahan
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0222_yHGk7-2pa1Q.txt
Kind: captions
Language: id
[Musik]
He.
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Zaman yang terus
bergerak, sambut dengan penuh semangat.
Saatnya kita
melangkah. Hadapi segala
tantangan. Tingkatkan setiap
kompetensi untuk pelayanan
berdampak. Bersama
ASN
belajar. Ciptakan SDM unggul
berprestasi.
selalu inisiatif dan
kolaboratif untuk inovasi yang
berkelanjutan. Menjadi ASN berakhlak
mulia siap menyongsong Indonesia emas.
[Musik]
ASM belajar wujudkan
pemerintahan berkelas dunia satukan
tekad pantang
menyerah jadi ASN cetar
berkualitasm belajar
wujudkan
pemerintahan kelas
dunia tukan tekad pantang
sejera jadi ASN
berkuar kita
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Kami mencoba menjadi yang terbaik.
Melayani bangsa dengan sepenuh hati.
Barlah kami junjung teguhkan diri dan
jadikan pedoman serta
kekuatan hadir di sini untuk mengabdi
laksanakan tugas ke banggaan negeri
bererentasut melayani bangsa dengan
akuntabilitas tinggi.
Kami di sini sukses dengan
hati tunjukkan kompetensi dalam harmoni.
layani bangsa loyal tanpa
batasannya selalu adaptif dan
berkolaborasi bergandeng tanggal satu
tujuan menjadikan ASN lebih
berakhlak bekerja sepenuh hati tulus
membantu sesama dengan bangga kami
melayani bangsa
[Musik]
Kami dari sini tegas dengan hati.
Tunjukkan kompetensi dalam
harmoni. Bangsa loyal tanpa
batasannya selalu adaptif dan
berkolaborasi bergandeng tangan. Satu
tujuan untuk menjadikan ASN lebih
beragam. Mengas penuh hati tulus
membantu sesama dengan bangga kami
melayani dengan bangan kami
melayani dengan bang kami melayani
Iya. itu aman enggak aman kami yang
melindungi tugas kami melindungi Bapak
ini Pak pindah aja kita pindah ya pindah
enggak
sama pindah ya kami angkat ya
pindah kami bantuin angkat tinggi
saja boleh Pak ya boleh ya bantu Pak ya
gak
apaakar silakan silakan nah di belakang
sana Pak Ya, asalamualaikum.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Ee saya mengucapkan terima kasih dan
sekaligus mewakili
ee dan kesan dan kesat saya selama
melakukan dasar Polp di sini adalah kami
merasa sangat bahagia PP
[Musik]
berita bersama Kepala Bidang
Pengembangan
Kompetensi Fional
dan
selanjutnya Bapak
Sugengi dan tim semuanya yang
bertugas para
[Musik]
instrukturnya
dari Allah Subhanahu wa taala dan dengan
mengucap alhamdulillahirabbil alamin
pelatihan dasar Polisi Paja Provinsi
Jawa Timur tahun 2024 pada hari ini hari
Senin 21 Oktober 2024 secara resmi saya
akhiri. Terima kasih. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
[Musik]
dalam satu ke dalam satu SKBT saja.
misalkan
ee itu sendiri sebenarnya sudah kitaasi
e setelah kita masuk seperti ini
walaupun kita
ya yang lain satu tata kelola pemerintah
yang adui di mana di sini sasaran kita
pemerintahan yang berbasis
elektronik silakan Pak iya ee permisi
Pak lompat ee yang berdiri dari Buwi.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Alhamdulillah. Perkenalkan
saya Ahmad Nur, peserta pelatihan
perencanaan dan penganggaran angkatan 2
tahun
2024 BPSDM Provinsi Jawa Timur. Saya
dari Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten
Sumenap.
Alhamdulillah selama mengikuti pelatihan
perencanaan ini banyak ilmu dan
pengetahuan baru yang kami dapat
terutama
dari pegawai yang memang bukan
kompetensi sebagai perencana tapi
ditugaskan untuk melakukan perencanaan.
Ini sesuatu hal yang luar biasa. kami
mendapatkan ee ilmu dan pemahaman yang
sangat bermanfaat. Sekali lagi terima
kasih saya sampaikan kepada
BPSDM. BPSDM Provinsi Jawa Timur keren
dan maju. Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Saya Vina Nurilihi, peserta
pelatihan perencanaan dan penganggaran
angkatan 2 Provinsi Jawa Timur tahun
2024. Saya berasal dari Bapeda,
Kabupaten Bojonegoro. Selama menjalani
pelatihan ini, saya merasa mendapat
banyak sekali ilmu-ilmu baru dan
pengetahuan yang dapat saya gunakan
untuk menyusun dokumen perencanaan yang
ada di
kabupaten agar dapat mewujudkan
Indonesia Emas tahun 2045.
Terima kasih untuk BPSDM Jawa Timur dan
Bapak Ibu Widya Iswara yang telah
men-sharing ilmu-ilmu dan pengetahuan
yang sangat bermanfaat bagi kami
perencana. Semoga pendidikan dan
pelatihan ini akan terus berlanjut pada
tahun-tahun berikutnya. BPSDM juara,
BPSDM maju, BPSDM keren. Terima kasih.
[Musik]
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh. Yang
terhormat ee Ibu kelas, yang terhormat
juga pendamping kelas Bapak, yang
terhormat ee Ibu dari perwakilan bidang
pembahan kompeten di sini.
Maaf, mohon maaf. Dan yang terhormat ee
rekan-rekan semuanya dari kabupaten kota
di seluruh Provinsi Jawa Timur dan dari
perwakilan ee perangkat daerah di Jawa
Timur. Terima kasih. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh. Kita semua
shalom. Om swastiastu. Namo buddhaya.
Salam kebajikan.
Yang saya hormati
setia saya juga perubahan padahal dulu
beliau
juga ee staf di waktu saya menjat
sebagai kepala bidang.
Ee yang saya
hormati
para ee
teman-teman penyelenggara,
panitia dan wabil khusus para peserta
tingkat perencanaan dan penganggaran
pola konvisi antara Dewan Pemerintah
Provinsi Jawa Timur.
[Musik]
pelatihan perencanaan dan penganggaran
angkatan du
Yes. Yes.
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Y
[Musik]
Asalamualaikum warahmatullah.
wabarakatuh.
Shalom. Om swastiastu. Namo buddhaya.
Salam kebajikan dan salam sehat untuk
kita semua. Dan kita masih dalam suasana
lebaran. Untuk itu saya Fani Patriia
mewakili keluarga besar dari BPSDM
Provinsi Jawa Timur mengucapkan minal
aidin wal faidin mohon maaf lahir dan
batin. Selamat datang sobat ASN dalam
acara webinar seri ke-13 tahun 2025 hari
ini. Dan sebelum memulai acara dan juga
mengundang seluruh narasumber, saya
ingin berbantun terlebih dahulu untuk
lebih semangat mengikuti ASN belajar
seri kali ini. Mohon dijawab dengan kata
cakep dalam hati boleh enggak apa-apa.
dan jempolnya ya buat yang live cam.
Baik. Naik perahu di Sungai Serayu.
Airnya tenang mengalir ke muara cakep.
Data kelola sistem terpadu cakep. AI
menjaga layanan tetap
[Tepuk tangan]
terpercaya. Baik, semakin semangat sobat
ASN di mana pun berada yang sudah
bergabung dalam Zoom meeting dan juga
live YouTube di BPSDM Jatim TV. Senang
sekali kembali saya Fan Patriia yang
akan memandu seri kali ini dan juga
menyapa sobat ASN di mana pun Anda
berada dari mulai Sabang sampai dengan
Merauke seluruh Indonesia. ASN belajar
seri ke-13 tahun 2025 persembahan Corpu
SDGIS BPSDM Provinsi Jawa Timur. Nah,
Sobat ASN, perkembangan teknologi
kecerdasan buatan atau Artificial
intelligence AI ini telah membuka
berbagai peluang baru dalam transformasi
sektor publik. Dan dalam tata kelola
pemerintahan, AI ini tentunya memiliki
potensi yang besar untuk meningkatkan
efisiensi,
transparansi, kualitas pelayanan publik
juga dan dari pengolahan data yang
kompleks sampai dengan pengambilan
keputusan berbasis analisis prediktif.
AI ini dapat menjadi alat strategis
dalam mendukung birokrasi yang lebih
responsif dan adaptif terhadap kebutuhan
masyarakat. Selain ee di sini Sobat ASN
juga melayani, Sobat ASN juga pastinya
dituntut untuk tidak hanya mengenal AI,
tetapi juga dapat memanfaatkan AI ini
dengan bijak. Seperti apa nih strategi
pemanfaatan AI artificial intelligence
untuk tata kelola pemerintahan yang
lebih cerdas dan juga inklusif?
Selengkapnya akan dibahas dalam webinar
ASN Belajar Seri 13 tahun 2025.
[Musik]
Nah, Sobat ASN di mana pun Anda berada
dan juga baru saja bergabung untuk
membuka webinar ASN belajar seri 13
tahun 2025 kali ini, marilah kita
dengarkan terlebih dahulu opening speech
yang akan disampaikan oleh Kepala Badan
Pengembangan Sumber Daya Manusia
Provinsi Jawa Timur yang terhormat Bapak
Dr. Ramlianto,
[Musik]
SPMP. Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Salam sehat dan salam sejahtera untuk
kita sekalian. Sobat ASN di seluruh
tanah air, selamat bertemu kembali dalam
webinar series ASN Belajar, sebuah
wahana pengembangan kompetensi ASN dalam
jaringan persembahan Jatim Corporate
University, Badan Pengembangan Sumber
Daya Manusia Provinsi Jawa Timur.
Masih dalam suasana bulan Syawal 1446
Hijriah, izinkan kami seluruh jajaran
pengelola webinar series ASN belajar
BPSM Provinsi Jawa Timur menyampaikan
permohonan maaf lahir dan batin atas
salah dan khilaf selama ini.
Taqobbalallahu minna
waminkum. Hari ini Kamis tanggal 10
April 2025 ASN belajar telah memasuki
seri yang ke-13.
Kami menyampaikan terima kasih dan
apresiasi atas antusiasme sobat ASN di
seluruh negeri untuk terus mengikuti
secara aktif program ASN belajar
ini. Untuk merespon semua itu, kami
selalu berkomitmen sekaligus terus
berikhtiar untuk menyajikan topik-topik
pengembangan kompetensi yang menarik,
kekinian, dan tentu berdampak secara
nyata terhadap peningkatan kompetensi
dan kinerja aparatur sipil negara di
Indonesia.
Sobat ASN, hari ini ASN Belajar seri
ke-13 tahun 2025 ini menyajikan salah
satu topik yang saat ini tidak sekedar
menjadi diskursus perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi, tetapi sudah
menjadi bagian dari keseharian
masyarakat, yakni teknologi artificial
intelligence.
Dalam pemanfaatannya, artificial
intelligence telah menyasar beragam
sektor kehidupan, termasuk juga dalam
hal tata kelola
pemerintahan. Karena itu, ASN Belajar
seri ke-13 tahun 2025 ini mengangkat
topik pemanfaatan artificial
intelligence untuk tata kelola
pemerintahan.
Nah, sudah menjadi tradisi akademik
dalam ASN belajar bahwa topik menarik
ini akan kita bahas secara intensif dari
beragam perspektif bersama para
narasumber yang sangat kompeten di
bidangnya.
Sat di seluruh tanah air, Kaifuli,
seorang AI investor yang juga pernah
menjabat sebagai Presiden Google China
pernah mengatakan, "AI will change the
world more than anything in the history
of
mankind." Tampaknya kita harus turut
mengiyakkan statement Kaifuli dimaksud
karena saat ini kita sedang menyaksikan
teknologi AI telah mengubah dunia. Bukan
hanya tentang cara kita bekerja, tapi
juga cara kita
[Musik]
bermimpi. AI menanamkan harapan di
tengah kompleksitas dan mempercepat
langkah menuju masa depan yang
sebelumnya mungkin tak
terbayangkan. Teknologi AI telah
mengubah dunia dari gedung-gedung sunyi
yang kini berbicara. Dari data yang dulu
bisu menjadi suara yang membimbing dan
mesin tanpa jiwa menjadi mitra yang
mampu belajar, berpikir, dan
memahami. Teknologi AI telah mengubah
dunia. Ia menghapus batas antara
imajinasi dan kenyataan, antara waktu
dan efisiensi, antara keinginan dan
kemungkinan. Ibarat sebuah mantra, Eini
mampu membangkitkan dunia dari tidur
panjangnya. membuka pintu ke masa depan
yang selama ini hanya bisa kita
bayangkan dalam dongeng dan mimpi. Ya,
AI ibarat sebuah mantra yang membawa
kita melesat menembus batas ruang dan
waktu. Mengubah tanya menjadi jawaban
dan harapan menjadi kenyataan.
Namun, Sobat SN, nampaknya kita juga
perlu menyimak apa yang disampaikan oleh
Sundar Picai, Chief Executive Officer
Google yang mengatakan, "We must ensure
that development of AI is aligned with
human values and democratic principle.
bahwa kita juga harus memastikan bahwa
pengembangan artificial intelligence
selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan
dan prinsip-prinsip demokrasi. Di
sinilah, Sobat SN, kita sebagai aparatur
sipil negara tidak hanya harus mengikuti
bahkan menguasai teknologi IAI, tapi
juga turut memastikan pemanfaatannya
secara bijak untuk kepentingan bangsa,
negara, dan masyarakat.
Sahabat ASN di seluruh tanah air. Lalu
bagaimana kita sebagai ASN sebaiknya
mempelajari, menguasai, mengembangkan,
dan memanfaatkan teknologi AI untuk tata
kelola pemerintahan? Nah, untuk membahas
cerdas dan tuntas topik ini, kami telah
mengundang dengan hormat para narasumber
luar biasa yang sudah barang tentu
sangat kompeten di bidangnya. Kami
menyampaikan terima kasih dan apresiasi
kepada para narasumber hebat yang telah
berkenan hadir dan akan berbagi berbagai
informasi strategis kepada sobat ASN di
seluruh tanah air. Pertama kami
menyampaikan terima kasih yang tak
terhingga kepada yang terhormat Bapak
Dr. H. Emil Elstianto Dardak Bibas,
M.Si. Beliau adalah seorang pemimpin
muda yang saat ini menjabat sebagai
wakil gubernur Jawa Timur. Kedua, kami
menyampaikan terima kasih kepada yang
terhormat Ibu Alamanda Santika. Beliau
adalah founder dan presiden director
dari Binar Akademi dan telah banyak
berkarir dalam bisnis berbasis
teknologi. Dan yang ketiga, kami
menyampaikan terima kasih kepada yang
terhormat Bapak Dr. Raden Arif Setiawan,
STMT. Beliau adalah Direktur Teknologi
Informasi di Universitas Brawijaya
Malang. Nah, sahabat ASN, mari kita
simak dengan seksama webinar ASN belajar
seri ke-13 tahun 2025 ini. Semoga
bermanfaat. Wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
[Musik]
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Terima kasih atas opening
speech yang telah disampaikan kepada
Bapak Dr. Ramlianto, SPMP. Nah, Sobat
ASN, selanjutnya kita akan menyimak
bersama keynote speech yang akan
disampaikan oleh yang terhormat Wakil
Gubernur Jawa Timur, Bapak Emil
Elistianto Dardak.
[Musik]
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Salam sejahtera untuk kita
semua. Yang saya hormati Kepala BPSDM
Provinsi Jawa Timur, Bapak Dr.
Ramlianto, Sp. Yang saya hormati eh Ibu
Alamanda Santika, CEO dari BINAR eh dan
juga independent commissioner dari
Blueber Group Tbk Technology Committee.
Juga Bapak Dr. Raden Arif Setiawan,
Stmt, Direktur dari Direktorat Teknologi
Informasi Universitas Brawijaya dan juga
Wakil Ketua AI Center Universitas
Brawijaya. Dan tentunya yang saya
banggakan segenap peserta dari ASN
Belajar yang hari ini masuki seri ke-13
dengan tema pemanfaatan AI untuk tata
kelola
pemerintahan. Kita tahu bahwa artificial
intelligence kini telah menjadi sesuatu
yang sangat-sangat pesat perkembangannya
dan kita temui di mana-mana. dari mulai
tentunya video yang kita ketahui ee
melibatkan AI. Ee banyak sekali
digunakan AI untuk ee berbagai macam ee
produk audio visual atau multimedia.
Dulu yang paling sederhana misalnya AI
kalau ada yang menggunakan foto kamera
di handphone lalu dia mendeteksi secara
otomatis misalnya kita kira-kira usianya
berapa kan suka muncul tuh umur. Nah,
itu salah satu contoh AI Pak istri Hana.
Tapi kali ini sudah berkembang pesat
luar biasa. ada avatar di mana bisa ada
ee
tentunya sebuah ee manusia yang
sebenarnya tidak eksis di dunia nyata,
tapi dia adalah AI yang kemudian dia
juga bisa dengan sangat fleksibel
menirukan mimik berbicara ee bahkan dari
berbagai versi bahasa begitu. Dan eh ini
yang disebut orang sebut text to speech
yang kemudian dikonversi dalam bentuk
bukan hanya audionya saja tapi visualnya
ini dibacakan oleh avatar misalnya atau
di dibahas dilafalkan dan ini adalah AI
yang berkaitan dengan visual tapi kita
juga mengenal apa yang disebut sebagai
large language model atau model yang
memiliki banyak sekali
referensi-referensi eh informasi Dan
referensi informasi yang sedemikian
banyak ini bisa diolah dengan
menggunakan logika berpikir seperti
manusia atau sering orang menyebut
sebagai generative AI, generative
artificial intelligence. Kita tahu
contohnya chat GPT,
Gemini dan lain sebagainya. Termasuk
mungkin Microsoft katanya punya copilot
eh atau meta memiliki AI dengan tingkat
perkembangan yang bervariasi termasuk
yang ramai. terakhir ini adalah dipsik
yang dibuat oleh eh Cina dan generative
AI ini ee tentunya eh ada kesamaan dan
perbedaan dengan AI yang tadi kita sebut
bahwa AI tadi sebenarnya ee memiliki
kemampuan untuk mendeteksi, memahami
konteks secara visual. Kita kasih visual
gambarnya. Dia bisa memahami dan bisa
memodifikasi ya. Sedangkan large
language model tadi memiliki kemampuan
untuk memimik otak manusia yang kemudian
dikaitkan dengan sedemikian banyaknya
referensi informasi yang dimiliki
kemudian mereka bisa mengolah. Bahkan
bukan hanya berbasis tekstual informasi
yang tersimpan secara tekstual mereka
juga bahkan bisa memahami gambar. kita
kirim gambar misalnya dia bisa mencoba
mencerna misalnya saya ingin mereovasi
rumah kita bingung menjelaskan dalam
bentuk tulisan untuk menggambarkan ini
loh yang saya mau kita tinggal kirim
gambarnya dia akan mencoba memahami itu
apa saya tangannya sakit kita kirim
fotonya sakitnya di sebelah sini rasanya
begini dia bisa memahami. Jadi dia large
language model bisa memahami bukan saja
dari prompting yang sifatnya prompting
itu artinya apa instruksi yang kita
sampaikan secara tekstual tapi bisa juga
secara audio visual seakan-akan ada mata
manusia sendiri yang sedang melihat itu.
Tapi kemudian kita terhubung otak kita
diperkuat lagi dengan akses yang
unlimited terhadap informasi dan
kecepatan mengakses yang luar biasa
gitu. Bahkan dari sebuah dokumen yang
kita upload misalnya ada satu buku, kita
upload buku itu, dia bisa dengan cepat
sekali memahami segala isi yang ada di
buku itu yang katakanlah kita upload
dalam bentuk PDF atau file digital
lainnya. Inilah large language model.
Jadi, ada AI yang specific function.
Misalnya dia membuat sebuah audio visual
dan lain sebagainya. Eh, tapi ada juga
yang generative AI yang konsepnya adalah
general thinking-nya manusia. Tapi
bedanya ini jauh lebih cepat,
informasinya jauh lebih banyak gitu.
Nah, ee ini ini adalah contoh-contoh
bagaimana AI sudah berkembang pesat dan
tersedia hari ini. Bahkan belum lama ini
ada yang mengatakan bahwa GPT versi 4.5
telah lulus apa yang disebut sebagai tes
mengenai kecerdasan buatan, yaitu dia
sudah tidak bisa lagi dibedakan dengan
kecerdasan manusia. Ini yang disebut
sebagai touring test. Jadi ini tes yang
mencoba melihat dan hasilnya mendekati
70% itu selalu salah orang menebak
enggak bisa membedakan antara yang hasil
karya manusia dan hasil dari mesin. Ini
yang versi 4.5 dari GPT katanya. Nah,
oleh karena itu em dikatakan bahwa akan
sangat-sangat sulit bagi kita untuk
menghindar dari dampak AI. Ada yang
mengatakan AI akan menggusur manusia
karena dia bisa bekerja bukan hanya
sebaik manusia, bahkan lebih baik lagi,
lebih cepat, lebih tidak kena lelah, dan
juga sekali lagi lebih akurat dan lebih
masif. Dan di sisi lain juga ya itu tadi
bahwa dia bisa diandalkan ee lebih baik
dari manusia. Namun demikian, tetap saja
bahwa kecerdasan buatan ini tidak
berdiri sendiri. Dia merupakan
memberikan sebuah karya dari hasil
manusia itu sendiri. Jadi manusia harus
menginsert promp yang tepat kemudian
akan menghasilkan hasil yang tepat. Nah,
eh itulah sebabnya seseorang seperti
Jensen Huang yang menemukan apa eh
sebagai founder dari Nvidia ini
mengatakan bahwa AI tidak akan
menggantikan Anda, tapi Anda akan
digantikan oleh orang yang mengerti AI.
Ini disampaikan di Indonesia AID 2024
saat eh Jensen Huang menjadi keynote
speaker. Sebagaimana kita ketahui,
Nvidia juga berinvestasi luar biasa pada
kecerdasan buatan dan robotics. Artinya,
mengkonversi kecerdasan buatan bukan
saja dalam bentuk karya tekstual
digital. Bahkan kalau robot kita bicara
bahwa instruksi itu bisa diterjemahkan
ke dalam motion atau gerakan ril dari
alatalat seperti robot tadi. Nah, ini
yang kemudian atau kita sebut sebagai eh
motion artificial intelligence
kira-kira. Jadi, em mobil yang bisa
dikemudikan secara otomatis ya itu juga
contoh dari artificial intelligence yang
mengkonversi digital thinking ke dalam
real world action. Apakah dalam bentuk
penggerak mobil, dalam bentuk lengan
robot dan lain sebagainya, jari jemari.
Jadi seakan-akan ada otak yang bisa
mengirim sinyal untuk dia melakukan
sesuatu, menggenggam,
menulis, melakukan pengemasan di pabrik
dan lain sebagainya. Dan Jensen One
melakukan ini dengan eh mengembangkan
chips yang dulu memang eh card eh VGA
card atau eh graphic card yang digunakan
untuk komputer yang diharapkan grafic
card ini bisa kuat untuk mengolah eh
grafik yang dibutuhkan untuk games
karena game sangat sangat besar
mengkonsumsi resources untuk
menghasilkan grafik yang baik gitu. Tapi
ternyata GPU atau graphic processing
unit ini juga sangat-sangat bagus untuk
beberapa hal. Contoh satu adalah untuk
menambang Bitcoin misalnya atau
menambang kripto karena mereka ternyata
bisa bekerja lebih cepat lagi dalam
mencari kombinasi-kombinasi yang
kemudian bisa memberikan security yang
unik untuk menghasilkan sebuah
cryptocurrency seperti Bitcoin. Tapi
yang tidak kalah penting ternyata mereka
sangat-sangat handal untuk memproses
artificial intelligence atau kecerdasan
buatan. Jadi semakin banyak kecerdasan
buatan digunakan, semakin banyak GPU
yang dihasilkan Nvidia yang digunakan.
Dan dalam konteks ini eh kita tahu
bersama bahwa semakin banyak yang
menggunakan AI, semakin banyak juga GPU
yang dibutuhkan atau server yang
dibutuhkan karena mereka yang akan
menerima permintaan dan mengolah gitu.
Ibaratnya ini servernya dia butuh banyak
GPU untuk menjawab, untuk melatih sangat
membutuhkan tadi sangat membutuhkan apa?
Hardware atau perangkat kerasnya. dan
perangkat keras untuk AI. Makanya
sekarang banyak yang mengembangkan
center-center AI atau hardware AI atau
server AI itu dipaketkan juga dengan
pembangkit listriknya ya. Salah satu
contoh di negara seperti Islandia
ternyata ada yang membuat tambang
Bitcoin ya. Kenapa? Karena di sana
udaranya dingin. Enggak perlu lagi
mahal-mahal bayar AC untuk mendinginkan
mesin yang gampang panas saat bekerja
sedemikian kerasnya. sama ada yang mulai
mengembangkan AI digabung juga dengan
pembangkit listrik apakah tenaga surya
dan lain sebagainya karena dia banyak
sekali membutuhkan energi ya untuk
menghasilkan itu. Nah, ini sedikit awal
cerita bagaimana AI telah berkembang dan
kemudian juga apa yang kemudian
dibutuhkan dan AI ini sangat
mengandalkan kecepatan internet. Dan
kita tahu sekarang bahwa internet sudah
masuk era 5G ya. eh walaupun memang e di
Indonesia mungkin masih di kota-kota
besar 5G eh tetapi bahkan dengan 4G atau
forena halfG dan juga 5G itu sudah eh
foreign halfG atau 4,5 sudah cukup
memadai untuk katakanlah kita
menggunakan aplikasi seperti chart GBT
itu sudah bisa mengguna. Nah, sekarang
kembali kepada temanya. Lalu bagaimana
untuk tata kelola pemerintahan? Apalagi
pemerintahan adalah sektor yang
menyangkut hajat hidup orang banyak. AI
apakah sudah sempurna dan tidak mungkin
membuat kesalahan? Jawabannya tentu
tidak. Oleh karena itu, saat ini tentu
tanggung jawab tetap ada di tangan insan
ASN atau manusia. Namun demikian, AI
bisa membuat ASN menjadi jauh lebih
efisien, menjadi jauh lebih cepat dalam
melakukan segala sesuatu. Contoh ada
dokumen ya, ada dokumen ee yang
berisikan
mengenai pasal-pasal atau ada peraturan
baru, ada undang-undang baru. Nah,
seseorang untuk mempelajari
undang-undang mungkin dia harus lama
sekali membaca satu persatu. Tapi dengan
kita unduh eh kita apa ee upload, kita
unggah ke dalam chat GPT, dia bisa baca
itu. Kemudian dengan cepat kita bisa
langsung nanya atau misalnya bagaimana
undang-undang ini berpengaruh terhadap
katakanlah ee penyelesaian masalah A
kira-kira gitu. Apa pada dia bisa
membawa kalau ada kesalahan dan mungkin
masih ada kesalahan, kesalahan itu tidak
bisa dipersalahkan ke AI-nya. Makanya
sistem tata kelola pemerintahan ini kan
adalah prosedural. Maka tidak bisa ee
kita belum melihat AI membas sebuah
prosedur tata kelola pemerintahan.
meskipun sekarang contohnya misalnya ada
izin yang sudah diproses secara otomatis
melalui sistem seperti OSS online single
submission yang diterapkan oleh BKPM
atau Kementerian Investasi ya dia akan
mengolah secara prosedural ada
algoritmanya ada programmingnya seperti
aplikasi dia mengolah menyetujui tidak
menyetujui dan mungkin tidak ada peran
manusia di dalam proses yang otomatis
tadi. Mungkin selama kemudian ini
dianggap memang sesuatu yang tidak
menimbulkan risiko yang terlalu besar
terhadap hajat hidup orang banyak. Tapi
apabila kemudian itu mempengaruhi hajat
hidup orang banyak, maka fungsi AI ini
adalah sekedar decision making tools,
tapi bukan decision eh maker, ya. Jadi
ini tools untuk membantu membuat
decision tapi tanggung jawab untuk
memastikan keakuratan dari sistem itu
dari rekomendasi yang keluar dari chat
GPT kembali kepada orang yang
menggunakannya. Di situlah kita harus
berhati-hati. Jadi dia adalah sebuah
tool yang bisa saja berbuat kesalahan
tapi kita harus kemudian bisa
me betul-betul memanfaatkan e tools ini
dan memverifikasi apakah yang
disimpulkan sudah benar atau tidak gitu.
Jadi inilah fungsinya. Oleh karena itu
saya mengatakan gitu, saya hari ini
menggunakan CGBT. Saya berpengalaman
menjadi konsultan sejak tahun 2005.
Bahkan sudah terlibat dalam kegiatan
infrastruktur 2003. Bekerja di sebuah
perusahaan eh public relation yang
berbasis di New York eh dan punya cabang
di Indonesia sejak 2001. Artinya
sekarang 2025 sudah efektif 24 tahun
kurang lebih saya telah memiliki
pengalaman kerja menggunakan chat GPT.
Saya tertolong oleh pengalaman saya
sebagai ee apa tentunya seseorang yang
menekuni dunia profesional di bidang apa
ee komersial, keuangan, dan juga dalam
manajerial gitu ya.
Maka CGPT ini seakan-akan seorang ee
lulusan yang pintarlah, lulusan S1 yang
pintar, yang cerdas, yang logikanya
berjalan dengan baik, tapi mungkin tidak
banyak makan asam garam kehidupan.
Kira-kira gitu. Namun saya juga melihat
bahwa pertama kali saya
menggunakan cat GPT itu kira-kira di
pertengahan tahun lalu dan sekarang kita
sudah hampir masuk pertengahan tahun
2025. Artinya sudah hampir setahun tapi
belum nyampai setahun. Ini saya sudah
melihat chat GPT ini juga berkembang
karena memang secara otomatis apabila
kita berlangganan dia akan ee otomatis
meng-update kita dengan tingkat
kecerdasan yang terus berkembang dari
platform CGPT itu sendiri misalnya. Nah,
ini adalah ee suatu perkembangan yang
luar biasa. Saya bahkan merasa sekarang
ini sudah seperti bukan lulusan S1,
seorang pemuda usia 21 tahun yang
cerdas, logika berpikirnya baik, tapi
bahkan sudah punya tingkat kematangan
logika berpikir, critical thinking yang
seperti mahasiswa PhD ya, seperti
mahasiswa doktoral kira-kira gitu ya,
tajam ya dalam dalam berpikir, dalam
mensintesa dan tapi tentunya karena saya
memiliki pengalaman misalnya selama ini
membimbing ee ee bawahan saya dalam
melakukan sebuah tugas, memberikan
guidance, me-review kerjaannya, maka
saya memperlakukan chat GPT seperti saya
ee kepada staf saya. Artinya cek dan
final cek dan dicek tetap ada di tangan
saya. Saya tidak bisa melempar kesalahan
kepada anak buah. Maka ada cara untuk
memverifikasi apakah pekerjaannya sudah
benar atau tidak dan apakah kemudian
analisanya bisa ditingkatkan atau tidak.
Yang bahaya adalah kalau kita kemudian
belum memiliki pengalaman yang cukup.
Katakanlah kita mungkin punya 2 3 tahun
pengalaman. Kita menggunakan chat GPT.
Chat GPT-nya sudah level mahasiswa
doktoral yang mungkin IP-nya mendekati
empat kira-kira begitu. Dan dia bisa
berpikir dan hasilnya bagus sekali. Dan
kita merasa sebagai seseorang yang
mungkin hanya punya baru punya beberapa
tahun pengalaman di level yang belum
terlalu tinggi berhadapan dengan CGBTnya
sedemikian cerdas ya kita langsung
mentah-mentah menggunakan hasilnya. Ini
yang menjadi bahaya dalam dua hal. Satu
akurasinya belum tentu. Kedua, kita akan
kehilangan ruang untuk mengembangkan ee
daya pikir kita. Karena proses berpikir
kerja kerasnya sudah diambil alih dan
kita belum punya suatu pengalaman
bagaimana dulu mengerjakan semua itu
karena kita langsung mengadakan CGBT.
Nah, ini berbeda kalau misalnya kita
menggunakan CGPT untuk hal yang memang
bukan keahlian. Misalnya saya mau
nanya-nanya mengenai
bagaimana membangun, merenovasi rumah
misalnya kalau mau menambah lantai. Saya
bukan seorang ahli bangun rumah. Jadi
saya ya biarkan aja saya menelan dari
dari CJPT. Toh nantinya juga akan saya
confirm lagi dengan ahlinya. Kira-kira
gitu. Tapi kalau ini bidang yang akan
kita tekuni sebagai ASN, maka kita punya
kewajiban untuk memastikan bahwa chat
GPT bukan tools yang lebih dari kita
secara kematangan berpikir. Tetap harus
berada, kita harus ada di atas karena
kita yang akan bertanggung jawab
terhadap pastinya. Maka dalam
menggunakan chat GPT yang seperti itu,
jangan ditelan mentah-mentah. Kalau dia
mengeluarkan pemikiran yang kita anggap
sangat baik, tapi kita belum menguasai,
bagaimana dia proses bisa menyimpulkan
demikian setelah kita kasih permasalahan
dan dia bisa begitu, maka kita coba
pancing melalui interaksi kita agar dia
menjelaskan. Misalnya dia bilang, "Oh,
menurut saya masalah yang kamu hadapi
dalam misalnya meningkatkan kinerja
sebuah ee alat kira-kira gitu atau
sebuah ee kebijakan itu seperti ini.
Wah, bagus sekali misalnya." Nah, kita
kalau belum tahu bagaimana proses dia
bisa menyimpulkan itu ya kita tanya,
tolong jelaskan lebih detail bagaimana
kamu menyimpulkan kebijakan yang ini.
Apa informasi yang kamu gunakan? Apa
saja pertimbangan A B C D E yang kamu
ambil sebelum akhirnya kamu memutuskan
ini yang terbaik. Nah, sehingga
seakan-akan CGPT kita paksa untuk
ngajarin atau ngebocorin ke kita cara
dia berpikir sampai ke situ. Itu salah
satu triknya bagaimana supaya kita
enggak kemudian kehilangan proses
mengembangkan cara berpikir. Kira-kira
gitu. Karena kalau sampai itu terjadi,
maka eh akan terjadi justru lost
generation, generasi yang terlalu
bergantung kepada generative AI. Mereka
kehilangan masa-masa pembentukan
kemampuan berpikir memecahkan masalah
dan mentah-mentah menerima apa yang
dihasilkan AI dan kemudian juga tidak
bisa memahami bagaimana AI itu
menghasilkan pemikiran itu. ya. Dan ini
ee sangat-sangat ee penting untuk kita
cermati sehingga bagi ASN mungkin akan
menggunakan generat AI ee untuk
mempercepat proses dia mempelajari hal
ini, memecahkan masalah ya itu hanya
membantu tetapi tidak boleh
mensubstitusi pemikiran dari ASN itu
sendiri. dan em banyak sekali eh AI yang
telah diterapkan misalnya di dunia
retail ee bagaimana dia menggunakan apa
ee deteksi ee otomatis untuk misalnya
mengelola pesanan, mengelola warehouse
atau gudang karena semakin
terdigitalisasi toko ini. Ee bahkan
sekarang kita lihat banyak sekali apa
istilah yang kita kenal namanya chatbot.
chatbot ini kayak ada layanan pelanggan
yang memang dia sudah dibatasi kemampuan
berpikirnya. Tidak boleh ngalor nginjuk
ke mana-mana. Dia harus tetap ada
koridornya. Jadi ini melatih inilah yang
sering disebut saya dicerita oleh Mbak
Alamada dan ini namanya AI agents. AI
agent ini bertindak sesuai instruksi
yang kita suruh. Dengan menggunakan AI
agent maka seakan-akan kita punya
pegawai yang terukur prosedurnya. dia
tidak bisa kemudian lari sendiri ke
pemikiran yang lain atau ke proses yang
dia akan mengikuti proses yang memang
sudah disuruh gitu. Dan katakanlah ini
biasanya dikerjakan manusia sekarang
proses berpikir ini bisa dilakukan oleh
AI agen. Kalau nerima order ini kamu
lakukan cek kolom yang ini, cek kotak
yang ini, cek yang ini, kemudian gunakan
informasi ini begini. kita ajarin, kita
mengajari dia bagaimana kita mengajari
seorang staf saat dia menjadi bagian
dari proses. Nah, ini ini yang disebut
sebagai AI agent. basisnya tetap
generative AI, tapi dia punya eh sebuah
boundary atau batasan di mana dia bisa
bertindak berpikir jangan di luar dari
itu sehingga dia tidak tidak melanggar
prosedur-prosedur yang ada untuk sebuah
proses. Nah, pemerintah bisa saja
mengembangkan EI agents. Bahkan sekarang
Mbak Alamanda sedang memberikan
pelatihan kepada insan-insan ASN di
seluruh Indonesia bagaimana
mengembangkan AI agent tadi. Karena ini
kemudian akan sangat mengefisienkan
proses
pemerintah. Di manufacturing juga sama
ya, di manufacturing tadi kemudian di
retail, di pertambangan ada kendaraan
otonom, software canggih di dalam
tambang. Drone juga sekarang punya
kemampuan AI bukan hanya diterbangkan,
tapi dia punya kamera. Kameranya itu
bisa mendeteksi. Di dunia pertanian juga
sama, dia bisa lebih presisi karena ada
sensor misalnya. Dan sekali lagi dalam
pemerintahan AI ini bisa membantu di
berbagai fase dan ee langkah-langkah
kewenangan pemerintah. Nah, kata kunci
sebuah negara bisa kemudian berkembang
dalam penerapan atau bahkan pengembangan
AI tentu pertama digitalisasi itu
sendiri. Bagaimana ee kemudian
digitalisasi ini akan mendorong ekonomi
digital dan dia akan meningkatkan bahkan
sebuah analisa dari CNY ini yang dikutip
oleh The Jakarta Post mengatakan bahwa
total kontribusi dari AI kepada
perekonomian ASEAN atau Asia Tenggara di
2030 artinya ini 5 tahun lagi akan
mencapai
950 miliar US Do. Jadi kalau
misalnya R miliar itu sekitar ee 16 ee
triliun maka 1.000 kan 950 hampir 1.000
maka ee ini adalah 16.000 triliun. Itu
dampak dari AI yang
diperkirakan
akan
ee meningkatkan perekonomian di ASEAN.
termasuk di Indonesia nih angkanya
sekitar
336 miliar US dolar di Singapura 110 ya.
Ini angka-angka yang sangat signifikan
dan tentunya juga apabila kita
menggunakan AI dia memang bukan
menggantik tapi kita akan fokus pada
hal-hal yang kita lebih baik. Contoh
kamera digital misalnya dulu kamera
kalau masih manual ya kita bergantung
kepada lembaran film yang ada. seseorang
harus lebih presisi lagi dalam ngambil
gambar. Tapi dengan adanya kamera
digital, dia bisa ambil gambar banyak
dulu, terus pilih mana yang terbaik.
Tentu itu contoh bagaimana digitalisasi
mendorong peningkatan produktivitas dari
sumber daya manusia. Nah, kemudian
tantangan tentu adalah bagaimana di
Indonesia termasuk di Jawa Timur,
termasuk di dalam instansi pemerintah,
kita bisa pastikan kita memiliki
internet yang cepat dan kapasitas server
yang kuat ya. Dan kemudian ya itu tadi
bagaimana ee kemudian kita bukan hanya
menjadi ee penonton, tapi kita akan
berperan dalam berkembangnya pasar
artificial intelligence. Ada misalnya
kita lihat untuk robotics di awal di
2020 itu sekitar 5 miliar US dolar
misalnya asumsinya ee ini akan
berkembang di 2030 menjadi 64,35.
Jadi ini perkembangan yang lebih dari eh
13 kali dalam rentang waktu hanya 10
tahun. Lalu ada autonomous sensor
technology. Ini basically bagaimana AI
ini bisa membuat suatu autonomous eh eh
function ya. Nah, itu juga berkembang
dari 15 miliar dolar itu berkembang ee
hampir 4 kali lipat dalam waktu 10 tahun
menjadi 55 miliar US Dar. Ada juga NLP,
Natural Language processing, dan
tentunya machine learning ya. Nah, oleh
karena itu kita bersyukur bahwa eh World
Digital Competitiveness Ranking bagi
Indonesia ini rankingnya naik 13
peringkat. Dari tadinya peringkat 56 di
2020, hari ini menjadi peringkat 43 naik
13 peringkat. Dan ini tentunya
memposisikan Indonesia eh secara
strategis dibanding negara lain dalam
world digital competitiveness gitu. Nah,
Jawa Timur ini selama ini memang tidak
fokus mengatakan AI, tetapi kita sudah
mulai mendorong sistem pemerintahan
berbasis elektronik atau e-goverment di
mana angka Jawa Timur ini melonjak dari
3,62 di 2023 menjadi
4,43. Ya, ini kenaikan yang pesat. Kalau
yang nasional 2,79 jadi 3,12. Jawa Timur
3,62 loncat menjadi
4,43. Ini di-support masyarakat digital
Indonesia. Tingkat IMDI indeks
masyarakat digital di Jawa Timur lebih
tinggi dari nasional di angka 45,59
sebelumnya dan naik menjadi 46,07.
Sedangkan nasional ada di angka 43,18
naik menjadi 43,34.
Oleh karena itu, indeks SPBI kita ee
meningkat dan ini menjadi salah satu
prasyarat agar kita bisa meningkatkan
penerapan AI di dalam pemerintahan kita.
Oleh karena itu, ingat kita tidak begitu
saja digantikan oleh AI, tapi
kerjaan-kerjaan yang akan kemudian
terdampak adalah terutama satu, manual
labor and physical task. Jadi
kerjaan-kerjaan yang manual. Kedua,
kerjaan yang repetitif itu bisa kita
suruh AI agen dilatih, data entry,
layanan pelanggan ee dan lain
sebagainya. Nah, kemudian ee beberapa
industri jasa juga ee termasuk customer
service mungkin akan tergantikan juga
oleh chatbot ke depannya. Nah, inilah.
Tapi yang tidak gampang terpengaruh oleh
AI itu misalnya kerjaan kreatif menjadi
penulis, musisi. Memang betul sekarang
sudah ada AI tools untuk membuat musik,
tapi tentunya originality feel menjadi
penting. Contoh di Jawa Timur kemarin
kita lihat di era digital kita bisa saja
ibu gubernur memilih untuk menjelaskan
mengenai konsep gerbang baru nusantara
menggunakan video, menggunakan animasi,
tapi dipilih justru menggunakan kamera
diproyeksikan stand art atau seni pasir
yang ditampilkan kemudian di layar LED.
Nah, ini menjadi sangat menarik bagi
yang menyaksikan karena nih kombinasi
bahwa ini adalah keterampilan seorang
seniman manual maksudnya tidak
menggunakan mesin, tetapi diproyeksikan
ke layar besar sehingga akhirnya ada
teknologi digital untuk menampilkan eh
shoot dari kamera itu langsung di layar
besar. Lalu tentunya emotional
intelligence, pekerja sosial, counselor
yang membutuhkan empati dan social
skill. Ya, ini yang dibutuhkan. Jadi
saya pikir itu mudah-mudahan bermanfaat
bagi rekan-rekan semua yang mengikuti
program ASN belajar mengenai AI. Ee
semoga tentunya ini menjadi ee awal dari
ee sebuah masa depan yang cerah di mana
pemerintah juga akan bisa memanfaatkan
AI untuk melayani masyarakat dengan
lebih baik dan juga tentunya
meningkatkan kualitas layanan tanpa
membahayakan kehandalan sistem dan
keakuratan. Terima kasih. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Baik, Sobat ASN, sedikit
mengutip dari apa yang telah disampaikan
selaku kin speech tadi oleh Bapak Wakil
Gubernur Jawa Timur bahwa AI ini tidak
sempurna ya. Jadi ee bisa digunakan dan
juga kita harus lebih adaptif, namun
bisa digunakan sebagai decision making
tools. Namun kita sebagai instan ASN lah
yang sebagai decision maker. Nah, kita
harus lebih adaptif lagi dan juga tidak
bergantung dengan yang namanya AI atau
artificial intelligence. Terima kasih
Bapak Emil Elistianto Dardak atas
insight yang telah diberikan kepada
Sobat ASN dan kita semua. Dan sebelum
kita berlanjut ke sesi pemaparan
narasumber, Sobat ASN sudah dapat
melakukan presensi di laman semesta
Bangkom. Link presensi dapat Sobat ASN
lihat pada running tag yang ada di
bawah, kolom chat Zoom, dan pinchat
YouTube BPSDM Jatim TV. dan juga
dikarenakan traffic presensi yang sedang
tinggi saat ini. Jadi, Sobat ASN yang
masih belum bisa untuk mengakses
presensi nanti dapat mencoba kembali
secara berkala sambil mengikuti sesi ASN
belajar sehari ke-13 kali ini. Nah,
Sobat ASN, sesaat lagi kita akan
memasuki sesi pemaparan narasumber yang
pertama. Namun sebelum itu, kita
saksikan video berikut
ini. Dunia terus bergerak maju.
Artificial intelligence bukan lagi masa
depan, tapi kenyataan yang kita jalani
hari ini. Untuk tumbuh, kita butuh lebih
dari sekedar teknologi. Kita butuh
orang-orang yang siap membangun, yang
siap
beradaptasi. Sebagai penggerak birokrasi
dan pelayanan publik, aparatur negara
harus lebih dari sekedar mengikuti
perubahan. Mereka harus lebih awal
mengadaptasi perubahan. Inilah alasan
Microsoft Kementerian Komdigi, Yayasan
BUMN, dan Binar Bersatu. Misi kami
menciptakan 100.000 aparatur negara yang
melag artificial intelligence. Karena
perubahan besar butuh langkah nyata. Di
Microsoft kami percaya bahwa setiap
orang punya potensi yang luar biasa
termasuk aparatur negara Republik
Indonesia. Dengan adanya AI, kami
percaya ini kita diberikan kekuatan baru
untuk membangun masa depan. Bersama
KOMDJI, Binar, dan Yayasan BUMN, mari
kita bersama-sama membangun Indonesia
menuju Indonesia baru. Di Binar, kami
berkomitmen membantu perusahaan dan
individu untuk bertransformasi di era
AI. Melalui program ini kami ingin
mewujudkan visi Indonesia digital
selangkah lebih maju dan adaptif
menghadapi masa depan yang cerdas dan
inklusif. Dari Sabang hingga Merauke,
Nias hingga Pulau Rote, Artificial
Intelligence bukan hanya teknologi, tapi
jembatan menuju masa depan yang
inklusif, cerdas, dan berdaya.
Kami hadir untuk memastikan setiap
aparatur negara siap menghadapi dunia
yang terus
berubah. Transformasi ini bukan sekedar
tren. Ini adalah masa depan. Saatnya
tumbuh beradaptasi dan memimpin. Bersama
Garuda, kita bangun Indonesia yang lebih
maju.
[Musik]
Sobat ASN, seperti yang telah kita
saksikan dalam video barusan bahwa
pemerintah terus berupaya untuk
mendorong ASN untuk terus berinovasi dan
beradaptasi dengan perkembangan
teknologi. Nah, salah satunya melalui
program Garuda yang mana merupakan hasil
kolaborasi antara Kementerian Komunikasi
dan Digital Republik Indonesia dan juga
Microsoft serta Binar Akademi.
Narasumber kita yang pertama ini
merupakan salah satu sosok yang ada di
balik program Garuda. Dan untuk itu
diskusi bersama beliau akan mengundang
Ibu Dita Asyah selaku C-founder Binar
Academy dan tenaga ahli Kementerian BUMN
untuk memandu jalannya diskusi kepada
Ibu Dita Aisyah. waktu dan tempat kami
silakan.
Terima
kasih. Emm warahmatullahi wabarakatuh.
Salam sejahtera untuk kita semua.
Shalom. Om swastiastu. Namo buddhaya.
Salam kebajikan. Perkenalkan nama saya
Dita. Em sebuah kehormatan untuk saya
menjadi moderator di sesi pagi ini em
untuk membicarakan sebuah topik yang
sangat menarik dan penting untuk kita
semua yaitu pemanfaatan AI untuk tata
kelola pemerintahan.
Sebelum itu, pertama-tama saya ingin
mengucapkan terima kasih kepada Bapak
Wakil Gubernur Jawa Timur, Bapak Emil
Dardak, ee Dr. Ramlianto, SP dan MP,
Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, Dr.
Raden Arif Setiawan, ST,MT.
selaku Direktur ee Direktorat IT di
Universitas Brawijaya dan juga seluruh
Sobat ASN yang kami banggakan. Hari ini
ee diskusi kita terkait pemanfaatan AI
untuk tata kelola pemerintahan ee akan
ee ngobrol-ngobrol bersama ee seorang
tokoh ee wanita inspiratif yang telah
berkecimpung di dunia teknologi bisnis
dan juga
pemerintahan selama ee lebih dari satu
dekade ke belakang.
Em, Mbak Alamanda mungkin ya karena ee
masih muda juga gitu ya, kita panggil ee
Mbak Aja. em sudah berkecimpung di ee
dunia bisnis dan teknologi. Em selain
telah membangun BAR 8 tahun ke belakang,
ee Mbak Alamanda juga eh sebelumnya
menjadi Vice President of Product and
Technology di Gotu em sebagai eh
independent commissioner juga di
Blueberg sebagai technology committee
Mandiri Capital dan juga Hermina. Lalu
em sepak terjang beliau di dunia
pemerintahan itu juga em ee sudah banyak
ee sebagai Dewan Pertimbangan Presiden
di era kepresiden kepresidenan Bapak eh
Joko Widodo. Lalu juga beliau telah
em aktif di ee komunitas sebagai Wakil
Ketua Asosiasi Pengembang Talenta
Digital Indonesia dan juga ee Ketua
Bidang Teknology Education di Kadin.
Nah, eh tanpa berlama-lama lagi ee mari
kita sapa Mbak Lamanda. Selamat
pagi. Untuk sharing-sharing
ya gitu.
Yes. Eh, nah tanpa berlama-lama lagi
nih, Mbak, em selama ini ee AI AI ini
tuh sering banget dikaitkan dengan
sektor swasta dan sektor ee industri
teknologi gitu ya. Tapi kenapa sih ee AI
itu juga menjadi sesuatu yang penting
untuk ee sektor pemerintahan?
Iya. Jadi mungkin
[Musik]
emas dulu ya, sekedar ee mengulang. Tadi
dari Pak Emil juga sudah banyak banget
yang disampaikan gitu ya, artificial
intelligence atau ee kecerdasan buatan
ini ibaratnya adalah otak baru yang ada
di dunia digital ya kan. Kalau dulu
mungkin kita ee berhubungan dengan
internet, berhubungan zaman dulu sebelum
ada internet komputer gitu ya, sekarang
adalah zaman baru yaitu artificial
intelligence. di mana kebetulan memang
saya juga dulu kuliahnya artificial
intelligence di tahun 2005 itu waktu
saya kuliah itu artificial intelligence
yang dulu
mungkin belum seperti sekarang
yang sekarang ini yang saya lihat
artigens ini bukan hanya bisa digunakan
oleh orang-orang yang membuat ee program
artificial intelligence Tapi ternyata
sekarang ini banyak tools-tools yang
sudah sangat mudah banget, sudah sangat
accessible untuk kita semua bisa ee
menggunakan artificial intelligence
gitu. Nah, ini perkembangan yang saya
lihat yang sangat signifikan terutama di
3 tahun ke belakang gitu ya. Dan kalau
kita ee melihat ke luar, ke Amerika, ke
China terutama juga tadi juga ee sempat
disebutkan salah satu buku yang
kebetulan saya juga lagi baca itu ee
buku ini.
Bukunya enggak kelihatan ya, bukunya
Kaifuling gitu ya. Em buku ini tuh
mengenai AI Superpowers China Silicon
Valley itu dan
em sebenarnya ditulis di tahun 2018 tapi
di buku ini juga banyak membahas tentang
bagaimana ee pemerintah China itu sangat
amat supportif dengan perkembangan AI.
Karena memang ee yang namanya
perkembangan teknologi itu sesuatu yang
kadang-kadang kita enggak bisa kontrol
gitu ya, karena pembuat teknologi itu
terus akan berinovasi dengan teknologi
baru. Jadi mau enggak mau kita harus
beradaptasi gitu kan. Dan ee yang tadi
Ibu Deta sudah sampaikan sebenarnya ee
EAI ini sekarang karena juga semakin
aksesible sehingga penerapannya bukan
hanya untuk swasta tapi juga penting
juga untuk pemerintahan. Makanya kita
juga bekerja sama dengan Microsoft untuk
bisa bagaimana ee sobat ASN Bapak Ibu
sekalian itu bisa juga mengakses
pembelajaran untuk lebih tahu lebih
dalam mengenai AI gitu ya. Dan em
sebenarnya kalau mau bahas beberapa
contoh penerapan dalam
pemerintahan ini kita berbicara ee
mengenai AI yang mungkin ini Bapak Ibu
oh susah ya buatnya sepertinya gitu ya.
Nanti kita akan bahas yang lebih mudah,
tapi mungkin ee AI yang signifikan ee
diadopsi oleh ee negara-negara lain ini
ada beberapa yang saya berikan contoh di
sini gitu ya. Di Singapura ini emm ada
satu website ee di mana mencocokkan
antara job seeker dengan lowongan kerja
berdasarkan skill dan minat mereka. Nah,
mungkin sepertinya ee Jatim juga sudah
punya gitu kan. Ee tapi di Singapura ini
di saat mereka mencocokkan kedua hal ini
antara pencari kerja dan lowongan
kerjanya, mereka sudah menggunakan AI di
baliknya, di mesinnya supaya ee
mencocokkannya ini lebih lebih pas gitu
ya.
Kemudian ee lampu jalan, smart lampu
jalan juga gitu ya, pemantauan kesehatan
warga lansia gitu. Di China mereka
menggunakan face recognition untuk ee
layanan publik, kemudian juga eh deteksi
fraud juga di layanan sosial untuk ee
make sure
bahwa penerima bantuan sosial itu ee
orang yang tepat gitu kan. Kemudian ee
smart city juga ini kemarin juga yang
sempat dibahas banyak ya sepertinya sama
Bapak Wapres gitu. Kemudian di ee
Amerika Serikat bagaimana ee melakukan
efisiensi dalam layanan publik. Karena
memang AI ini ee kalau saya melihatnya
AI ini sangat bisa melakukan efisiensi
karena sangat bisa membantu kita dalam
pekerjaan sehari-hari.
Ee tapi seperti yang tadi sudah banyak
disampaikan bahwa AI tidak akan
menggantikan manusia karena ee AI itu
akan membantu kita karena di saat kita
bisa meminta AI untuk mengerjakan
pekerjaan-pekerjaan yang rutin atau
sekarang bahkan kalau saya itu misalnya
ee kalau dulu saya butuh asistan untuk
menulis nulis em
meeting mom gitu ya. Sekarang ee saya
menggunakan ee AI agent yang akan
me-record semua meeting saya dan setelah
itu saya bisa langsung dapat
transkrip-nya. Setelah itu saya bisa
langsung minta Microsoft Copilot
contohnya untuk ee membuat summary dari
meeting tersebut. Jadi again em sangat
amat bisa ee membantu kita dalam
mengefisiensikan waktu kita sehingga
kita bisa berpikir di hal-hal yang jauh
lebih penting, yang jauh lebih strategik
gitu ya. Dan selain itu juga ee quality
gitu ya. Karena dengan adanya AI ini ee
quality kita
bisa ee terjaga juga gitu ya. Nah, again
kalau kita kembali ke sini di Amerika
Serikat, efisiensi layanan publik ee
seperti menggunakan AI untuk ee sama
seperti tadi di Singapura, mendeteksi
penipuan dan mempercepat pemprosesan.
Kemudian juga ee di Kanada juga mereka
menggunakan virtual assistant untuk ee
membantu warga-warganya ee mencari
informasi tentang layanan pemerintah.
Ini salah satu ee apa namanya? penerapan
AI yang mungkin sudah banyak digunakan
seperti yang tadi em Pak Wagup
sampaikan, chatbot gitu ya. di mana
chatboot ini bisa membantu untuk ee apa
namanya
melayani pertanyaan-pertanyaan dari
publik gitu. Itu ee satu hal yang ee
penerapannya biasanya dilakukan pertama
kali gitu ya. Kemudian ee karena AI juga
ini bisa membantu mendeteksi atau
mempredik ke depannya gitu ya.
Memprediksi dari data-data historikal
kemudian membantu memprediksi ke depan.
itu contohnya untuk em deteksi bencana
alam dan
juga ee
untuk mengambil keputusan imigrasi juga
bisa gitu. Nah, ee ini juga yang sudah
dilakukan ya di ini salah satu
digitalisasi yang mungkin ee semua
masyarakat Indonesia yang sudah bekerja
pasti sudah em mencoba dan pernah
menggunakan ee layanan seperti e-filing.
ini salah satu sebenarnya em apa namanya
ee
transformasi digitalisasi dan AI yang
sudah dilakukan di pemerintahan di
Indonesia ini. Saya ee mencoba untuk
memberikan satu contoh lagi ee seperti
yang ee sudah kami lakukan di Bluebird
gitu ya. Em kami membangun ee AI ini di
Bluebird sudah sekitar 2 tahun ke
belakang gitu ya. Dan sebenarnya problem
yang waktu itu kami pikirkan ee problem
yang simpel tapi kompleks, yaitu
bagaimana sih caranya okupansi pengemudi
kita yang sekarang masih rendah itu bisa
lebih tinggi. Karena semakin pengemudi
kita itu bisa dapat em order lebih
banyak, semakin pendapatan mereka juga
akan lebih banyak gitu kan. Dan juga
pendapatan blueber juga bisa lebih
banyak sehingga ee kita pengin tahu
kadang-kadang mungkin ada di satu tempat
di mana demand-nya itu sedang tinggi
gitu. permintaan Bluebird itu sedang
tinggi, tapi ee suplai-nya atau
pengemudi-pengudi kita enggak ada di
tempat titik tersebut, gitu kan. Nah,
jadi bagaimana caranya ee kita
menggunakan AI di sini gitu ya. Jadi ee
AI ini membantu kita untuk memprediksi
di satu tempat itu kira-kira 10 menit
sampai 1 jam ke depan itu ee demand-nya
itu sebanyak apa gitu. Dan kalau dulu
sebelum menggunakan AI kita menggunakan
ee data yang existing pada hanya pada
saat itu gitu kan. Jadi misalnya di saat
itu em ada mungkin 10 penumpang yang
tidak bisa ee dapat pengemudi di titik
tertentu gitu ya. Dan itu kita akan
menotifikasi pengemudi untuk segera
menuju ke titik itu gitu. Nah, dengan
sekarang adanya AI kita menggunakan data
historical. Contohnya misalnya di satu
titik itu di hari Rabu jam 5.00 sore
atau jam .00 sore itu biasanya seberapa
banyak ee order yang datang di titik
tersebut dari historical data. Dan
kemudian sekarang juga again dengan
bantuan EA ini kita sudah bisa
memprediksi gitu ya, memprediksi oke em
kira-kira ee dalam 10 sampai 1 jam ke
depan itu ee seberapa banyak order yang
akan datang gitu. Jadi
kita dengan adanya AI ini kita bisa
mengkombinasikan antara data yang real
time, data yang sekarang, data yang ke
belakang. Terus juga sekarang dengan
adanya large language model em kita juga
bisa mendapatkan data-data dari mana?
Dari contohnya kalau hujan gitu ya. itu
emm kalau hujan sekarenang biasanya ee
bluebird itu ordernya akan lebih banyak
karena ee hujan itu kan orang kebanyakan
mungkin enggak bisa naik motor. Jadi
akhirnya ee pesan taksi gitu. Jadi kita
menggabungkan semua data-data ini untuk
memprediksi gitu. Nah ee ini kurang
lebih salah satu penerapan dan em
impact-nya sangat besar sekali gitu ya.
karena ee sekarang jadi kita bisa
melihat demand tersebut. Dan juga yang
kedua adalah eh dynamic pricing gitu.
Kita sekarang bisa melihat data oh em
customer-customer yang ee loyal gitu.
Itu bisa kita
prediksikan mereka ee kita
kasih harga yang spesial. kurang lebih
seperti itu. Nah, again itu salah satu
ee apa namanya? Contoh lagi ee
penerapannya di swasta. Tapi ee balik
lagi di pemerintahan juga sebenarnya
banyak sekali ee yang sudah dilakukan di
negara-negara lain. Mungkin itu dulu Bu
Deta.
Terima kasih dan menarik banget nih,
Sobat ASN ya. Ternyata tadi sudah
dispell-spel dikit bahwa udah banyak
banget negara-negara di luar sana yang
sudah mengadopsi ee AI atau kecerdasan
buatan ini gitu ya. Dan pastinya kita di
Indonesia enggak boleh ketinggalan gitu
kan. Nah, ee Mbak Alamanda pertanyaan
selanjutnya adalah apa aja sih yang bisa
dilakukan ee oleh AI gitu? maksudnya kan
teknologi AI ini sangat broad banget ya.
Mungkin boleh dijelaskan sedikit em apa
aja ee tipe-tipe teknologinya dan use
cases-nya di ee keseharian kita.
Iya. Jadi ee ini saya coba untuk ee
membawa ke dasarnya dulu ya. Sebenarnya
tadi kan penerapan-penerapan yang
mungkin besar yang bisa dilakukan AI.
Nah, di sini ee ada lima sebenarnya ee
apa
kategorisasi pengguna atau fungsi dari
AI. Yang pertama, AI itu bisa membaca
dan mengerti teks. Kalau simpel ya,
kalau Bapak Ibu lihat handphone Bapak
Ibu gitu ya dan Bapak, Ibu ee mungkin
ini handphone-handphone yang terbaru
gitu ya. itu kalau Bapak Ibu ada foto ee
apa namanya teks gitu ya dari foto dari
misalnya saya foto satu surat gitu ya
satu dokumen itu teksnya sebenarnya
Bapak Ibu sudah bisa copy gitu. Nah ini
ini salah satu kalau dulu kan foto akan
terus berbentuk gambar gitu ya atau foto
gitu. Nah, sekarang ee dengan adanya
AI ini walaupun dari foto sebenarnya ee
foto itu tuh sudah bisa ee menjadi ee
dokumen menjadi teks gitu ya. Jadi ini
yang nomor dua nih, AI yang melihat dan
mengenali gambar. Em bahkan selain juga
bisa menjadi teks digital, tapi juga
bisa ee mengenali oke di ee di satu
titik mobilnya ada berapa banyak sih?
Bahkan sekarang kalau Bapak Ibu
menggunakan eh Geneni, Microsoft
Copilot, Bapak Ibu ke supermarket gitu
ya. Kemudian Bapak Ibu bisa foto
misalnya ada kumpulan mangga dan Bapak
Ibu bisa tanya
ee boleh pilihkan ee mangga buat saya
yang paling manis misalnya gitu. Karena
ee again AI ini bisa mendeteksi gambar
gitu ya. Nah, kemudian AI juga bisa eh
mengerti teks. Nah, ini salah satu
kemampuan eh natural language
processing. Jadi eh itu kenapa salah
satu penerapannya adalah chatbot gitu
ya. Karena ee otaknya AI ini bisa
memahami, bisa memproses language atau
bahasa yang kita tanyakan gitu. Nah, itu
contohnya di sini bisa ee chatbot,
kemudian juga analisis aspirasi warga
gitu ya. Ee kenapa? Karena
dengan kemampuan ini AI itu bisa membaca
ribuan bahkan jutaan ee komplain yang
ada di media sosial dan kemudian mereka
bisa memproses language tersebut, bahasa
tersebut dan memberikan kita misalnya
summary gitu kan. eh summary apakah ee
apa namanya ee yang paling tinggi ee
aduannya itu seperti apa dengan
bahasa-bahasa atau komplain-komplain
yang berbeda, EAI ini bisa
mengkategorisasikan. Jadi, again ee itu
salah satu kemampuannya bisa memproses
language yang kita ee sampaikan gitu.
Kemudian juga eh AI ini bisa mendengar
dan memahami suara atau speech
recognition gitu. Em kalau di eh
generative AI yang sekarang Bapak Ibu
bisa pakai eh voice kemudian langsung
menjadikan itu menjadi teks gitu. Ini
contoh yang tadi saya sudah sampaikan
gitu ya. Em saya kalau rapat sekarang
pakai salah satu tools AI Notaker
namanya assembly gitu. Dan ee dari semua
percakapan bahkan semakin ke sini ee
bahasa-bahasa yang slang gitu itu juga
sudah bisa ditangkap dengan dari AI. Ee
jadi dari suara itu kemudian mereka
menjadikan transkrip. Kemudian dari
transkrip itu saya jadikan summary eh
sehingga untuk memudahkan kita untuk
tidak perlu lagi menulis MOM secara
manual gitu kan. Nah, kemudian juga em
EA yang bisa menganalisa dan membuat
keputusan ini juga yang tadi sudah
disebutkan banyak oleh Pak Wagup machine
learning dan predictive analisis. ini
yang ee saya juga tadi sempat ee
ceritakan mengenai ee di Bluebird gitu
ya, karena ini bisa memprediksi
kemacetan ee rute
transportasi ee kecurangan anggaran
proyek misalnya gitu dan
lain-lain. Nah, yang terakhir ini ini
hal yang bisa dibilang em tahun ini itu
baru booming gitu ya. yang tadi juga
disebutkan oleh Pak Emil eh adalah AI
agen.
Bahkan AI agen ini eh Mark Zuckerberg di
salah satu pidatonya eh dia bilang bahwa
tahun ini adalah tahunnya AI agen dan eh
ini salah satu penerapan di swasta. Jadi
ada satu perusahaan yang dia ee
karyawannya total ada empat orang, tapi
dia menggunakan ibaratnya karyawan
bayangan atau AI agen itu lebih banyak
dari empat orang gitu. Nah, jadi anggap
kayak AI agent ini adalah asisten kita
atau kayak karyawan bayangan kita gitu
ya yang bisa melakukan
pekerjaan-pekerjaan yang sangat ee sudah
sangat apa ya rutin gitu ya. Karena ee
AI agen ini bisa bertindak secara
otomatis.
Contoh misalnya
em kita bisa memulai dari ee bagaimana
bisnis proses kita atau mungkin
keseharian kita gitu kan ya. Contoh
misalnya ee kalau saya misalnya saya
punya asisten biasanya itu menerima ee
banyak request jadwal gitu ya dan ee
sudah ada teknologi AI agen ini di mana
ee asisten saya itu bisa menggunakan
agen ini untuk bisa menerima
jadwal-jadwal yang masuk. Kemudian
jadwal-jadwal ini akan dicocokkan dengan
jadwal saya yang ada di kalender saya
dan setelah itu menanyakan kepada saya
apakah saya setuju dengan jadwal ini
atau tidak gitu kan. ee itu semua hal
yang ee rutinitas seperti itu itu bisa
sangat dibantu oleh AI agent gitu. Dan
bahkan AI agent sekarang ini juga sampai
bisa membantu programmer itu untuk
coding gitu ya. Tapi ee karena saya juga
dulunya programmer gitu ya, eh saya
mencoba untuk coding dengan eh-agen yang
ada seperti contohnya copilot bisa
dibilang juga sebagai agen gitu ya. Dan
ee apa namanya? Sangat mudah sekali
untuk saya yang sudah lama enggak
coding ee saya kembali coding gitu ya.
Jadi again ee een ee bertindak secara
otomatis membantu
pekerjaan pekerjaan kita. Misalnya
setiap hari kita harus melakukan follow
up gitu ya. melakukan follow up ee ee ke
banyakbanyak partis itu bisa dibantu
oleh dan again kita akhir melakukan
pekerjaan-pekerjaan yang lebih
strategikal gitu. Nah, em ini kurang
lebih ee apa namanya? Apa saja yang bisa
dilakukan oleh AI gitu ya. Dan eh
sebenarnya ini summary dari yang di atas
tadi sebenarnya kalau misalnya kita mau
berpikir gimana sih untuk ee caranya
mengimplementasi AI itu kita pikirkan
tugas mana yang ee sifatnya itu
berulang-ulang terus yang ada
pattern-nya gitu kan dan yang melibatkan
analisa data yang dalam jumlah besar dan
ee untuk memprediksi ee pengambilan
keputusan cepat gitu dan ee
ee AI ini balik lagi em tidak semuanya
harus kompleks gitu kan, tapi bagaimana
kita bisa fokus pada ee solusi yang
mudah
diimplementasikan. Ee dan juga
sebenarnya banyak sekali tools-tools
yang bisa kita
gunakan. Ee saya langsung coba
sedikit masuk ke tools-nya. Ini adalah
tools keseharian yang Bapak Ibu bisa
coba gitu ya. Ada yang gratis, ada yang
berbayar. Ee tapi biasanya pakai yang
gratis juga sudah cukup gitu ya. Jadi ee
kalau kita bisa ee lihat di sini
misalnya untuk pekerjaan yang rutin,
untuk pekerjaan membuat video,
marketing, chatbot, ini ee bisa dicoba
semuanya gitu ya. Dan ee saya kembali
lagi maaf ke atas ee ini saya sedikit
masuk ya ke ee mungkin banyak apa
istilah-istilah dalam AI ini yang
kadang-kadang kita pikir ini artinya apa
sih sebenarnya gitu ya. Jadi tadi kita
sudah lihat listnya ee AI itu bisa apa
aja. Sekarang ada dua hal yang mungkin
banyak di bicarakan orang itu adalah
LLM, large language model sama
generative AI gitu ya. Apa sih LLM ini
gitu. Nah, LM ini ibaratnya adalah otak
di balik generative AI gitu. Em, kayak
misalnya chat GPT gitu. Ini tadi saya
pakai chat GPT gitu pas bikin ini dia
bahasa yang ada di sini Bapak Ibu lihat
itu kebanyakan bahasa
yang saya gunakan ee dengan chat GPT
atau coilot karena ee chat GPT coilot
saya itu sudah saya train gitu ya, sudah
saya berikan banyak pemahaman. Jadi emm
apa namanya ee karena saya sering
berbicara dengan dia ee kemudian banyak
juga informasi-informasi yang sudah
diserap ee oleh ee apa namanya JEN AI
saya sehingga ee sampai cara
berbicaranya itu juga sudah mirip dengan
yang saya cara berbicara saya
sehari-hari gitu ya. Jadi again kembali
lagi ke LM. LM itu ibaratnya adalah
otaknya gitu kan. Nah, kalau generative
AI itu adalah otak kreatifnya yang
menggabungkan semuanya gitu.
Menggabungkan tadi ee apa namanya ee
fungsi-fungsi AI atau ee
kemampuan-kemampuan AI itu menjadi satu
gitu. Dan eh kurang lebih itu jadi large
language model itu yang memproses otak
di balik yang memproses generative AI
itu ee dia yang menggabungkan
kemampuan-kemampuan ee AI yang ada gitu.
Ee jadi balik lagi emm apa namanya? ee
sekarang itu ee adalah bagaimana skill
kita untuk bisa menggunakan AI ini dalam
kehidupan sehari-hari gitu. Mungkin saya
stop dulu di situ, Ibu Deta.
Wah, gila sangat-sangat insightful ya,
Sobat ASN. Nah, ee Mbak La mohon izin
nih em sepertinya saya mau offsript
sedikit gitu ya karena tadi sudah
ditunjukkan banyak banget tools-tools
gitu ya. Ee boleh enggak sih kayak
didemoin sedikit gitu ya? Ee sesimpel
kayak generative AI tools-toolsnya tuh
ada apa? Bagaimana sih? Tadi kita udah
ngomongin juga masalah prompting em dan
mengevaluasi dan segala macam. Boleh
enggak sih kayak didemoin sedikit gitu?
Terus tadi juga ngomongin masalah
noensany meeting gitu. Boleh enggak sih
kayak supaya teman-teman ribuan ASN yang
em sudah bergabung sama kita hari ini
tuh benar-benar kayak ada bayangan gitu
kayak sebenarnya semudah apa sih gitu.
Iya iya iya iya boleh. Coba ya, saya
emm saya coba memberikan satu demo ya,
Ibu data ini. Maaf kalau internetnya
agak-agak nge-lag ya sebentar. Oke, ini
salah satu notiker yang saya punya ya.
Ini kebetulan kemarin kita lagi bicara
mengenai ee talk show hari ini gitu kan
ya. Dan ini em salah satu
yang tools yang saya pakai. Kemudian di
sini kalau dilihat itu sudah ada sudah
ada ee apa namanya? Semacam kayak ee
summary-nya gitu ya. Dan ini simpel,
saya bisa ekspor
[Musik]
transkrip-nya, saya bisa ekspor
transip-nya. Kemudian yang saya biasa
lakukan itu saya juga ada satu tools
yang bisa membuat slide show gitu. atau
ini ya contohnya ya. Jadi ee dari sini
ini adalah tools namanya gama. Ini tools
yang bisa membuatkan deck ee slide deck
secara sangat cepat sekali gitu. Ini
saya contoh tadi saya upload ee
transkrip dari em apa namanya?
ee saya
punya pembicaraan kemarin ya mengenai
talk show hari ini gitu
ya. Ini kita bisa lihat langsung
jadi protot eh bukan prototype lagi
bahkan langsung jadi slide deck gitu.
Nah, ini coba ya kita
bisa
ee sori biasanya itu
saya melakukan ee contoh ya ini sori
saya coba stop sharing
dulu ini saya langsung ditodong ya sama
Ibu Deta ya
biar konkret dan praktikal gitu setelah
ini Sobat ASN bisa langsung download dan
ee bikin account dan langsung coba
menerapkan gitu kan. Iya. Again ini tadi
transkrip dari SAML. Kemudian saya akan
menyuruh chat GPT untuk emm hari ini
kamu
menjadi
script writer atau
content
writer untuk
ee
membuat DEK saya. Nah, ini kebetulan
kita juga ada caranya sebenarnya, Ibu,
Bapak, Ibu, Sobat ASN sekalian, cara
kita prompting gitu ya. Karena cara
prompting ini sangat amat em penting
banget gitu ya untuk
menghasilkan ee sesuatu yang sangat
bagus di ee apa namanya tools-tools AI
gitu ya. Bukan cuman di chat GPT, bukan
cuman di cilot gitu, tapi di tool tools
AI. Nah, ini contoh ee prompting-nya itu
harus ada perannya. Kamu adalah seorang
analisis keuangan kayak yang tadi saya
bilang ee kamu menjadi script writer
atau content writer gitu ya. Kemudian
berikan analisis instruksinya,
konteksnya, kemudian formatnya gitu.
Jadi ini kita coba ya ee instruksinya
ini instruksi dan konteks ya. konteksnya
itu adalah untuk membuat dek saya untuk
saya berbicara pada acara
ee
pemanfaatan
AI content writer untuk
membuat deck saya untuk saya berbicara
pada acara pemanfaatan AI gitu kan. Dan
yang terakhir adalah
formatnya dalam bentuk slide
presentasi. Nah, ee masih ada
keterbatasan di masing-masing tools gitu
ya. seperti ee contohnya
ee apa namanya di chat GPT ini itu
adalah
keterbatasannya mereka belum bisa
membuat slide deck gitu kan. Jadi
akhirnya nah ini ya contoh ini ee sudah
bisa dilakukan ini. Kita juga kemarin
berbicara mengenai bagaimana nih di
puskesmas di
puskesmas bisa dibantu dengan AI gitu
kan. AI bisa bantu ubah tulisan jadi
data digital melalui OCR dan lain
sebagainya. Nah, kemudian dari
slide-slide ini saya masukkan ke gamma
tadi gitu ya. Emm sebentar ini saya
ulang maaf
ini saya
pakai paste in text. saya masukkan ke
dalam sini.
continue kemudian langsung ini yang
paling yang paling keren
adalah kita hanya menunggu kurang lebih
Bu Deta boleh lihatin ini berapa detik
ini kita bikin slide presentation ya
dari mari kita hitung ya five seconds
oke nah ini langsung jadi semuanya
presentation-nya seperti itu
contohnya. Nah, itu langsung jadi ini
presentation-nya. Wah, gila luar
biasa. Benar-benar cuman 5 detik gitu
ya, kita tinggal masukin dan kita bahkan
enggak perlu ngetik apa-apa. kita
benar-benar copy paste doang tadi ya
dari eh minutes of meetings-nya yang
sudah digenerate eh otomatis juga lalu
kita summarize lagi tadi di chat GPT
lalu kita masukin ke em eh tools buat
bikin decknya gitu kan. Nah, em sobat
ASN yang ee kami
banggakan, kita bisa lihat sendiri
barusan betapa powerful-nya AI ee dalam
membantu ee pekerjaan kita sehari-hari.
Mungkin proses yang tadi ee Mbak Ala
sudah demokan ee dari membuat notulensi
meeting, lalu juga membuat deck untuk
presentasi gitu ya. mungkin itu semua eh
biasanya harus membutuhkan eh I don't
know maybe two three days total gitu ya
untuk kita mempersiapkan eh presentasi
gitu kan dan sekarang 2 sampai 3 menit
aja kelar gitu. Nah bayangkan ee betapa
banyaknya ee kesempatan-kesempatan kita
untuk melakukan ee hal-hal lain ee yang
ee jauh lebih strategis dan bermakna
gitu kan. Dan yang pasti ee dampak yang
kita bisa berikan ee karena kita bisa
melakukan hal yang lebih banyak lagi itu
ee jauh lebih berdampak gitu.
Nah,
em kalau kita ee lihat dalam ee konteks
implementasi AID pemerintahan gitu ya,
em seberapa penting sih kesiapan atau
seberapa advance sih eh in your
observation kesiapan SDM dalam hal ini?
Iya, sebenarnya ini ada satu data yang
menarik banget ya.
yaitu adalah em apa
namanya? Pengguna dipsik di ketiga itu
ternyata adalah Indonesia. Ya, kalau
Bapak Ibu belum pernah coba dipsik itu
ee buatan China itu teman-temannya chat
GPT, teman-teman yang copilot gitu ya.
Eh, again, ini menunjukkan bahwa
sebenarnya adopsi AI di Indonesia itu
tuh ee sangat cepat sekali gitu kan.
Karena ee balik lagi AI ini semakin ke
sini tuh semakin sangat intuitif untuk
orang-orang yang non programmer, non
engineer gitu ya. Jadi ee sebenarnya ee
menurut saya Indonesia ini sangat amat
ee open gitu ya untuk mempelajari
sesuatu hal yang baru kalau misalnya
sesuatu itu sangat intuitif. Tapi memang
ee bagaimana caranya supaya kita tadi
sudah ngelihat semua bahwa ee apa
namanya? Penggunaannya itu sangat amat
bisa membantu keseharian kita dan lain
sebagainya sehingga ee apa namanya?
Bagaimana kita bisa mengequip diri kita
dengan ee skill-skill tersebut gitu kan.
Karena memang yang tadi saya contohkan
gitu ya, kayak ee apa namanya? Semakin
bagus contohnya kita memberikan
prompting gitu ya, akan semakin bagus
juga. Balik lagi AI ini enggak bisa
ditinggal sendirian Bapak, Ibu gitu ya.
AI itu tuh teman kita gitu ya, shadow
kita. Jadi memang dia itu masih harus
ada yang menyuruh gitu sebenarnya gitu.
Jadi memang ee kemampuan ini tuh sangat
dibutuhkan sekali sekarang gitu. Ini
baru satu contoh aja hal yang harus kita
kuasai. Tapi sebenarnya ee makanya Binar
sebenarnya bekerja sama dengan
Microsoft, Komdigg dan Yayasan BUMN
untuk bisa
menyebarluaskan mengenai ee apa namanya
skill AI yang akan sangat berguna banget
gitu. Jadi, em menggunakan AI ini balik
lagi supaya maksimal kita harus juga
belajar untuk ee bagaimana cara
menggunakannya dengan baik gitu sih, Ibu
Data. Jadi ee ini salah satu kesempatan
ee Sobat ASN untuk bisa mengequip ee
diri kita untuk bisa ee berani
menghadapi tantangan ke depan gitu.
mungkin ada tambahan dari Ibu Deta,
silakan. Iya. Nah, em kebetulan banget
nih, Sobat ASN em partnership atau kerja
sama antara Microsoft ee Kementerian
Komdigi dan juga Binar ee kita ee
memberikan training gratis untuk ee
Bapak, Ibu, Sobat ASN di sini yang ingin
belajar lebih em dalam lagi gitu ya
tentang AI dan memanfaatkan teknologi
yang baru ini sebelum ketinggalan gitu
ya, Mbak Ala bisa
sefasih ee dan canggih ini gitu ya kalau
ngomongin AI. Karena beliau sudah
belajar AI dari bertahun-tahun lalu
ketika ee beliau kuliah gitu ya. Jadi
jangan sampai ketinggalan ee yuk kita
belajar sekarang melalui ee program
kerja sama kita. silakan ee bisa dian
aja QR code yang ada di depan ini. Em
dan ee kerja sama ini ee yang kita
namakan Garuda. Mungkin boleh dibantu ee
slide-nya ya. Ee Garuda ini ee adalah
singkatan dari Gerakan AI untuk
resiliensi dan kedaulatan nasional.
Bapak, Ibu, Sobat ASN semuanya di sini
adalah ee ujung tombak negara kita em
yang pastinya ee menjadi garda terdepan
untuk e layanan publik yang ee excellent
dan em ee memuaskan gitu ya untuk
seluruh 270 juta plus ee populasi yang
ada di Indonesia gitu. Nah, em pastinya
ee itu bukanlah tugas yang mudah gitu ya
dan ringan. Em dan ee harapannya dengan
kita menguasai skill AI ini kita dapat e
berkontribusi lebih baik untuk ee
masyarakat dan juga ee mengurangi beban
pekerjaan kita sendiri gitu. Nah, ee
tentu saja ini juga akan ee memperkuat
pertahanan nasional kita. Ee memperkuat
ee perlindungan data kita. Mungkin
Bapak, Ibu juga sering mendengar ya
cerita-cerita di mana ee data ee kita
itu di em pencurian data gitu ya sampai
em ee apa namanya dibuat untuk pakai
pinjol dan lain sebagainya itu pasti
adalah sebuah risk-risk yang ee kita
harus ee cegah gitu dan ee bagaimana
kita bisa memastikan kemandirian
strategis di kancah global gitu. Lalu
next.
Nah, untuk ee ASN di Indonesia sendiri
pastinya ee kita sekarang ee menepati
peringkat ke-38 dari 120 negara.
Walaupun sudah cukup baik gitu ya, tapi
pastinya masih banyak room for
improvement dan salah satunya adalah eh
skill AI ini gitu ya untuk meningkatkan
kualitas pelayanan publik dan juga
merumuskan kebijakan publik yang
relevan. Karena tadi ya banyak
teknologi-teknologi yang bisa ee
mendengarkan aspirasi masyarakat, lalu
juga bisa men-summarize
aspirasi-aspirasi yang banyak itu
menjadi sesuatu yang mudah dipahami dan
akurat gitu. Em sehingga ee AI dapat
membantu kita juga untuk merumuskan ee
kebijakan publik atau regulasi-regulasi
yang
relevan. Next.
Eh,
next. Halo. Nah, oke. Em, jadi nanti em
Bapak Ibu semuanya bisa ee membuat
account aja dengan mudah gitu ya di di
eh Microsoft Learn platform itu semuanya
gratis.
Bapak, Ibu bisa belajar ee tentang
dasar-dasar AI dan ee lain sebagainya.
Banyak sekali modul-modul yang Bapak,
Ibu bisa
em pelajarin di situ gitu ya. Ee lalu
nanti em Bapak, Ibu, Sobat ASN akan
mendapatkan juga sertifikat ee dari ee
Microsoft dan Binar. Dan untuk Bapak Ibu
yang mungkin enggak mau ee berhenti di
situ aja nih gitu ya, kita mau ee
mendapatkan sertifikasi gitu ya, itu
juga ee nanti bisa ee dapat special
price gitu. Yang tadinya ee untuk
sertifikasi itu ada di 15 ee nanti ee eh
sori 55 nanti akan kita diskon menjadi
15 gitu.
Selanjutnya. Nah, ee caranya gimana?
Gampang. Ini ada QR code-nya. Bapak, Ibu
silakan em lihat di screen ini ee QR
code ee tinggal di ee scan aja di HP
masing-masing. Ini semua gratis, tidak
dipungut biaya apapun dan Bapak, Ibu,
Sobat ASN semuanya bisa mengakses dari
HP, dari website ee ee dari device
apapun yang ee Sobat ASN punya gitu ya.
Dan kapanp mau jam 12.00 malam enggak
bisa tidur, mau belajar AI bisa gitu ya.
lalu ee daftarin aja eem tinggal bikin
account di situ masukin ee nama ee email
dan lain sebagainya. lalu juga
melengkapi formulir pendaftaran. Lalu
dari situ sudah bisa mulai belajar
secara mandiri. Lalu nanti ee rencananya
ee Binar dan ee Pemprov Jatim juga akan
menjalankan beberapa webinar lagi
setelah itu gitu ya, untuk bisa ee
mempelajari dan mendalami lagi apa yang
sudah Sobat ASN pelajarin ee via gitu.
nanti baru dari situ ee Sobat ASN bisa
mendapatkan sertifikatnya. Nah, nanti
ketika em Bapak, Ibu, Sobat ASN sudah
belajar tentang AI, lalu juga sudah
punya ide nih gitu ya, bagaimana AI ini
bisa digunakan untuk memecahkan masalah
yang Bapak, Ibu, Sobat ASN em hadapi di
ee tugas kesehariannya gitu ya.
Ide-ide tersebut bisa dimasukkan ke
dalam ee lomba heketon ee yang
diselenggarakan oleh Yayasan BUMN yang
dinamakan Pikiran Terbaik Negeri. Nah,
em lomba ini akan dibuka itu di bulan
Mei gitu ya. dan nanti dari ee pemenang
lomba tersebut em akan
diberikan hibah em yang pastinya
sangat-sangat menarik untuk Sobat ASN
bisa
me mengembangkan ide tersebut sampai ee
bisa menjadi kenyataan gitu. Nah, ini
pasti seru banget. Em dan pastinya ee
saya yakin banyak sekali em dari Bapak
Ibu di ee Sobat ASN Jatim yang ee bisa
ee memenangkan
perlombaannya.
Next. Nah, ee mungkin segitu aja ya
kalau informasi dari kita. Mungkin ee
terakhir nih eh sebelum kita lanjut ke
Q&A gitu ya. Eh, Mbak Alamanda apakah
punya em last closing notes gitu? If
there was one thing yang eh sobat ASN,
ribuan sobat ASN yang gabung hari
ini untuk eh diingat terus gitu terkait
eh artificial intelligence atau
kecerdasan buatan ini? Apa sih satu
pesan yang ee sangat-sangat ee harus di
ee ingat terus?
Iya. Jadi mungkin pesannya ee penerapan
EAI itu tidak perlu
dipikirkan terlalu rumit ya, Bapak Ibu
ya. Ee karena yang tadi saya bilang
bahwa apa namanya sudah banyak
tools-tools AI yang sangat intuitif
untuk siapapun bisa menggunakan gitu.
Jadi mulai dari hal-hal yang kecil dulu
aja gitu dan ee mulai dari mempelajari
tools-tools apa aja sih yang ada yang
bisa kita manfaatkan dan dari sana emm
kita bisa pikir lagi apa nih hal-hal
yang rutin yang bisa ee saya saya ee
gunakan AI gitu ya. karena memang ee
saya sampai di titik itu hal tadi contoh
hal simpel yang saya sehari-hari
sekarang lakukan gitu ya. Bahkan kalau
misalnya decknya sudah selesai kemudian
saya dapat inputan lagi dari misalnya
dari advisor atau dari tim saya gitu,
itu hasil meeting-nya saya masukin lagi
ee ke dalam chat GPT kemudian saya
revisi lagi gitu. Jadi emm apa namanya?
Itu yang waktu itu saya cara
menemukannya saya lihat apa sih
sebenarnya pekerjaan sehari-hari yang ee
paling banyak saya lakukan gitu kan.
Nah, kita mulai aja dari situ dulu baru
nanti kita ee di kalau sudah belajar
Microsoft Garuda ini, itu kita akan
dikasih lagi pemahaman yang lebih dalam
lagi sehingga kita bisa berpikir ke
depannya bagaimana menerapkan AI lebih
dalam bukan hanya kepada ee pekerjaan
sehari-hari tapi bisa ee digunakan oleh
masyarakat luas gitu ya. Dan itu tadi
yang Bu Data sampaikan ada hacketon-nya
gitu. Itu di saat kita sudah bisa
mengimplementasi sesuatu yang lebih
besar ee menggunakan AI gitu. Itu aja
sih Bu Deta. Jadi start small aja dulu
gitu.
Terima kasih sekali atas
insight-insight-nya Mbak Lamanda hari
ini untuk ribuan Sobat ASN yang sudah ee
hadir gitu ya. Semoga ee Sobat AN hari
ini mendapatkan banyak inspirasi dan
termotivasi untuk belajar lebih lanjut
melalui ee program Garuda yang
diinisiasi oleh Binar Microsoft dan juga
Kementerian Komdigi. Untuk selanjutnya
kita akan masuk ke sesi eh Q&A. Saya
kembalikan kepada MC. Terima kasih.
Baik, terima kasih Mbak Dita Aisyah dan
juga Ibu Alamanda Santika tentunya tetap
berada bersama dengan kami untuk dapat
berinteraksi secara langsung begitu ya
dengan sobat ASN yang bertanya secara
live cam. Dan langsung saja saya akan
menyapa kepada Bapak Henki Dwi Prayitno
dari RSUD Dr. Erkus Matuban. Silakan
untuk dapat melakukan live camp, open
campi. Disilakan Pak Henki
ya. Bentar, Ibu.
Oke. Open mic. Sudah dapat terdengar
suaranya. Pak Henki, apa kabar? Bisa
didengat? Baik, Ibu. Selamat pagi.
E suasan liburan. I minal aidin walidin
dulu. Oh, iya. Perkenalkan saya
Enki dari RSUD Kusmat Tuban. Bu
Alamanda.
ee penggunaan platform II di dalam rumah
sakit kami itu sudah sangat sering
sekali, Bu. mulai dari CAT CPT, Gemini,
Dipsik, Queen itu sudah sering. Tapi
problem yang kita hadapi sekarang
ini ee apa yang
menjadi saran atau rekomendasi dari
pihak pemerintah khususnya dari Komd
yang menangani
masalah komunikasi nggih bertugasnya
untuk pe apa ya sebagai
rekomendasi
chattomasikan untuk tata kelola
pemerintahan khususnya di rumah sakit
yang notabnya kita bergelut dengan
diagnosa pasien kan untuk selama ini
yang bisa kita gunakan dalam membantu
adalah ee diagnosa sementara Ibu. Jadi
keluarnya apa kita ketik di UIN atau
DIIK itu sudah memberi masukan bagi di
bagi kami
dalam minimal untuk diagnosa awalnya kan
seperti itu.
ini
adakah II yang direkomendasikan dari
pihak Komdiji atau Bu Alamanda apa saja
yang menjadi referensi dari pihak
pemerintah yang tidak mengurangi ee atau
bisa menyebabkan kebocoran data di
instansi. Nah, itu yang pertama. Yang
kedua ee untuk regulasinya
di pemda kami itu untuk
penganggaran pembayaran CPT yang
berbayar itu masih belum bisa, Ibu. Nah,
mungkin bisa diusulkan dari pihak
melalui KOMDI ke
Menkung hukumnya biar kita bisa ee
diklaimkan gitu Bu istilahnya. Itu aja
Bu Alamanda. Terima kasih.
Baik, Pak Henki. Terima kasih banyak
untuk pertanyaannya. Silakan, Bu Lamanda
jawabannya. I terima kasih Pak Henki.
Memang em mengenai pertama mengenai data
governance, data security ya. Ini memang
ee yang paling aman adalah kalau kita
punya on premise ya, Pak ya semuanya
gitu kan. Tapi mungkin ee kalau on
premis balik lagi akan ee terpentok
masalah budget gitu ya. Mungkin yang
paling ee dasar yang ini juga saya coba
implementasi di perusahaan saya sendiri,
Pak. Gitu ya. Mengenai SOP ee penggunaan
ee AI di ee karyawan-karyawan saya, Pak.
Contoh misalnya kalau misalnya kita
prompting, kita tidak boleh menyebutkan
klien kita siapa, gitu. Itu
contoh-contoh ya. Emm apa namanya? SOP
ini juga bisa ditanya juga, Pak
sebenarnya gitu ke ee apa namanya chat
GPT dan lain sebagainya untuk make sure
bahwa ee keamanannya itu terjaga
walaupun kita belum menggunakan yang eh
AiaI ini yang on premise lah gitu ya.
Jadi memang SOP itu menjadi ee apa
namanya? salah satu
ee apa namanya? kayak prevention gitu ya
untuk em penggunaan AI dan ee balik lagi
sebenarnya em SOP ini juga selalu
berkaitan dengan em apa namanya edukasi
gitu kan ya edukasi di dalam sebuah
organisasi gitu. Jadi memang security
ini dan juga bias jawaban AI ini kan
masih menjadi salah satu
ke apa ya kekhawatiran dan kelemahan AI
gitu ya. Jadi memang ee sangat penting
juga untuk kita mengedukasi ee seluruh
ee orang yang ada di dalam organisasi
untuk menggunakan AI secara secure dan
secara tepat gitu. Makanya ee apa
namanya? Mungkin kalau ee Pak Hengki
nanti bisa ajak em timnya untuk
mengikuti ee program kami itu, itu di
dalam situ itu akan diajarkan juga
banyak mengenai hal ini gitu, Pak.
Kemudian em apa namanya? Kalau tadi ee
berbicara mengenai contoh-contoh gitu
ya, apa aja sih mungkin yang ee bisa
digunakan lagi gitu selain chat GPT dan
lain sebagainya. Sebenarnya satu
teknologi AI yang terbaru
yang tadi saya sebutkan mengenai itu
sebenarnya ee itu hal kedua setelah
menggunakan chat GPT dan lain sebagainya
yang sangat bisa ee mudah dilakukan gitu
yaitu AI agen itu di mana walaupun let's
say misalnya karena ee kadang-kadang
keterbatasan untuk implementasi AI
adalah di big di big datanya gitu kan.
Di mana ee kadang-kadang kalau mau
implementasi AI untuk membuat predictive
analysis segala macam
itu datanya harus rapi dulu, harus clean
dulu sehingga kita bisa ee embet AI di
situ sehingga memberikan analisa yang
akurat gitu kan. Kalau datanya ee belum
clean itu tidak akan mengeluarkan data
yang akurat. Nah, tapi dengan AI agent
ini, AI agent ini pemanfaatannya lebih
kepada bisnis proses yang masih manual
mungkin. Seperti contohnya kalau
misalnya ada masih banyak
dokumen-dokumen kertas. Ee contohnya
misalnya medical record-nya kalau
misalnya masih dalam bentuk kertas gitu
ya, itu ee bisa difoto menggunakan
teknologi OCR-nya. Kemudian dari foto
itu bisa
diudkan ke dalam ee tabakan. Kalau dulu
kan kita masih harus implementasi SIM RS
yang kadang-kadang implementasi SIM RS
itu juga bukan pekerjaan 1 bulan, 2
bulan, tapi bisa bertahun-tahun gitu
untuk kita membuat ee form, formulir dan
lain sebagainya dengan eh AI agent
dengan OCR ini. Ee itu salah satu contoh
juga. Ee kemudian misalnya e dengan AI
agen ini eh setelah setelah eh
kita memproses formulir
pendaftaran dari siapa namanya dari
pasien kemudian langsung ee AI agen ini
akan memberikan notifikasi ke pasien
lewat WhatsApp atau SMS misalnya gitu ya
untuk memberitahukan ee ee pasien bisa
menuju ke ee misalnya ke langsung bisa
menuju ke ruang dokter gitu. Jadi ee
again ini eksplorasinya memang butuh
eksplorasi, Pak. Saya enggak bisa
ngomong banyak di sini gitu. Hanya bisa
memberikan spill-spill-nya aja. Tapi
penerapan agent ini adalah penerapan
kedua setelah chat GPT yang saya bilang
ee lebih mudah dibandingkan kalau kita
udah ngomongin yang big data, predictive
analisis gitu ya. Jadi mungkin
em coba dieksplore bagaimana
penggunaannya untuk membantu bisnis
proses ee sehari-hari di ee rumah sakit
operasional itu mungkin Pak Henki nanti
untuk ke Komdigi mudah-mudahan ee kita
bisa sampaikan Pak terima kasih banyak
masukannya Pak Henki.
Terima kasih Bu Alamanda atas
informasinya.
Baik, terima kasih banyak Pak Henki
sudah bergabung dengan kami secara live
cam dan juga open mic. Nah, Bu Alamanda,
kami menerima pertanyaan dari YouTube
dan juga dari Zoom chat begitu ya. Kami
akan bacakan pertanyaan dari Bapak Ari
dari
Yogyakarta. AI memang powerful dalam
membantu pekerjaan kita asal dalam
pembuatan slide presentasi kita hanya
tinggal melakukan prompting ataupun
upload data-data pendukung slide yang
diminta. dalam waktu yang tidak begitu
lama ini bisa langsung jadi.
Pertanyaannya, bagaimana dengan keamanan
data yang di-upload? Apakah aman?
Terutama untuk data-data yang bersifat
private dan rahasia, adakah trik ataupun
solusi yang lebih baik? Katanya begitu.
Silakan untuk jawabannya, Buanda. Iya,
terima kasih. Ee Pak siapa tadi ya?
Ada Pak Ari dari Yogyakarta. Pak Ari. Oh
iya, Pak Ari. Terima kasih
pertanyaannya, Pak Ari. Jadi ee
sebenarnya ee apa namanya? Kita bisa
mengecek setting-setting yang ada di
tool tools yang kita gunakan, Bapak, Ibu
sekalian, gitu ya. Jadi di tools EAI
yang kita gunakan itu ada
setting-singnya Bapak, Ibu.
Ee bisa bisa cek sekarang ya apa namanya
biasanya ada di setting kemudian ada di
data crow control. itu ada ee kalau saya
pakai bahasa Inggris tuh improve the for
everyone gitu. Nah,
nampaknya terkendala dengan sinyal dari
tempat Ibu alamat. Heeh. Oke. Halo. Tadi
sempat Iya.
Sebentar. Oh, iya ya. Maaf, maaf. Boleh
diulangi lagi, Bu Alamanda. Iya iya.
Jadi ee step pertama itu adalah coba cek
setting di tools Bapak Ibu gitu. Ee
tools apapun yang Bapak Ibu pakai
biasanya ada settingannya yang apakah
Bapak Ibu ee memberikan akses untuk
tools tersebut untuk ee men-share data
itu keluar gitu. Jadi benar-benar
di-make sure apakah ee itu sudah secure
gitu kan. Yang kedua adalah em saya
sering banget mengingatkan tools-tools
yang saya gunakan itu dengan ee untuk
mereka meng apa namanya? Ee misalnya
saya mau membicarakan mengenai strategi
gitu ya. Buat saya strategi itu kan
sangat sangat private banget gitu ya.
itu saya ingatkan lagi di depan saat
saya prompting. Em tolong make sure
bahwa ee prompting saya ini ee tidak
di-share ke mana-mana gitu ya. Dan semua
konten yang ada di chat ini tidak
di-share ke mana-mana gitu. Jadi em itu
apa namanya eh
prevention-prevention yang bisa kita
lakukan gitu Bapak Ibu.
Banyak Bu Alamanda. Selanjutnya ada
pertanyaan dari Pak Yosi dari BPSDM
Kementerian PU. Pertanyaannya dalam
konteks negara berkembang, bagaimana
seharusnya peran pemerintah dalam
membangun kapasitas SDM yang mampu
memahami dan mengelola AI secara efektif
tanpa ketergantungan penuh pada vendor
teknologi asing. Dan dengan maraknya
deep fake dan manipulasi AI, bagaimana
strategi kita sebagai user dalam
mengidentifikasi dan menangkal
disinformasi berbasis AI yang dapat
merusak kepercayaan publik. Seperti itu
pertanyaannya, Bu Alamanda. Iya. Jadi
yang pertama mengenai ee tadi mengenai
bagaimana saya enggak bisa lihat ya ee
pertanyaannya ya.
Halo.
Cukup panjang pertanyaannya. Kami akan
coba
kirimkan. Ditunggu. Ee kalau salah tadi
mengenai bagaimana em upskilling ya.
Heeh. Oke. Iya. Em jadi memang memang
yang tadi saya sudah sampaikan gitu ya
penerapan Oh iya. Ini dalam konteks
segara berkembang. bagaimana seharusnya
peran pemerintah dalam membangun
kapasitas SDM yang mampu memahami dan
mengelola AI. Iya. Jadi ee bahkan
sekarang itu
di ee China gitu ya, anak-anak kecil
sekarang itu sudah
diajarkan ee bagaimana membuat AI
agen-nya mereka sendiri, Bapak, Ibu,
gitu. Karena sebenarnya untuk membuat AI
agent itu juga sudah banyak tools-tools
yang ada di luar sana untuk bisa
mengatomisasi ee agen yang kita buat
gitu ya. Nah, jadi mereka sudah di ee
berikan jadi sekarang bukan lagi
ngajarin coding bahkan kalau di China
itu mengajarkan untuk membuat AI agent
gitu. Eh, karena AI agen ini sangat em
apa namanya? Sangat amat bisa ee dibikin
tanpa coding. Jadi, orang sekarang yang
ee tidak punya ee kemampuan coding pun
bisa membuat AI- nya sendiri gitu, bisa
mengautomasi agen-nya sendiri gitu ya.
Tapi di sini pertanyaannya adalah ee
tanpa ketergantungan penuh pada vendor
teknologi asing. Tapi balik lagi mungkin
memang ini ee masih menjadi challenge
kita ya di Indonesia gitu ya. Kalau kita
ngomongin
teknologi-teknologi AI di Indonesia ini
memang masih ee masih dibilang agak jauh
dari ee Amerika dan China gitu. karena
kita masih kekurangan SDMSDM teknologi.
Karena ee beberapa bulan yang lalu itu
saya baru ke China dan di sana
perusahaan-perusahaan teknologi AI yang
mereka sudah bikin itu di dalam sana
banyak sekali PhD AI-nya yang lulusan
dari Amerika gitu ya. Jadi memang
keterbatasan kita balik lagi di
talentanya. Makanya ee di sini Binar
dari awal itu fokus betul selalu ingin
melahirkan talenta-talenta digital untuk
Indonesia supaya kita tidak ketinggalan
lagi Bapak Ibu gitu. Nah, Binar juga
sekarang sebenarnya lagi membangun
sebuah em teknologi AI juga untuk ya ini
tadi mungkin ee supaya kita tidak
ketergantungan terus dengan ee
teknologi-teknologi asing gitu ya.
Kemudian dengan marked fake dan
manipulasi AI, bagaimana strategi
sebagai user dalam
mengidentifikasi ee mengenai
disinformasi berbasis AI. Ya, ini balik
lagi sebenarnya basic em-nya adalah
mengenai em bagaimana kita memproses
informasi dengan baik dengan memiliki
critical thinking gitu ya. ee yang tetap
harus kita punya. Ee apalagi semakin
teknologi semakin canggih, sebenarnya
critical thinking kita itu sangat amat
ee semakin harus lebih sharp lagi gitu
ya. Jadi memang ee apa namanya?
bagaimana kita mengelola informasi
apalagi dengan dengan sosial media dan
media digital yang sekarang sangat marak
ini ee kita harus benar-benar ee punya
kesadaran penuh untuk mengelola
informasi gitu ya. Ee tapi sebenarnya
memang sekarang itu em untuk masa
sekarang menurut saya ee manipulasi AI
ini masih sangat bisa terlihat gitu ya
ee perbedaannya dengan manusia yang asli
gitu. Walaupun entah nanti ke depannya
akan lebih canggih lagi mungkin gitu ya
ee enggak kelihatan itu adalah AI gitu.
Tapi again untuk menuju ke sana makanya
dari sekarang kita benar-benar harus ee
bisa selalu sangat conscious untuk
mengelola informasi. Mungkin itu aja.
Terima kasih. Baik, terima kasih Bu
Alamanda atas jawabannya dan memang kita
batasi begitu ya pertanyaan yang masuk.
Jadi hanya dua pertanyaan melalui chat
yang kita terima dan satu orang
beruntung yang kita pilih untuk bisa
langsung open cam dan open mic. Terima
kasih banyak atas waktunya. Luar biasa
sekali insight yang telah diberikan dan
informasi yang berharga dalam seri kali
ini. Bu Alamanda kita akan berjumpa lagi
dalam lain kesempatan dan juga dengan
informasi tema yang berbeda juga. Sehat
selalu Bu Alamanda tentunya. Terima
kasih. Terima kasih semuanya. Baik
sampai jumpa ya sobat ASN. Baru saja
kita menyimak begitu ya pemaparan materi
yang luar biasa sekali mengenai AI dan
juga Garuda yang telah disampaikan oleh
CEO Binar NPT Blue Bird Group Tbk also
Independent Commissioner Technology
Committee Ibu Alamanda Santika. Nah,
Sobat ASN jangan ke mana-mana dulu ya
karena sesaat lagi kita juga akan
langsung masuk ke sesi narasumber yang
kedua.
[Musik]
Baik, Sobat ASN di mana pun Anda berada.
tentunya masih bersama dengan ASN
Belajar seri ke-13 tahun 2025 kali ini.
Dan langsung saja kita akan menemai dan
juga menjumpai secara virtual narasumber
yang kedua yang merupakan Direktur
Direktorat Teknologi Informasi
Universitas Brawijaya yang saat ini juga
beliau menjabat sebagai wakil ketua AI
Center Universitas Brawijaya Bapak Dr.
Raden Arif Setiawan, ST, MT.
[Musik]
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh, Pak Arif.
Waalaikumsalam, Paki. Lahir batin juga.
Iya, minal aidin wal faidin. Mohon maaf
lahir dan batin juga, Pak Arif. Terima
kasih telah bergabung dengan kami dan
juga tadi ikut menyimak pemaparan Ibu
Alamanda begitu ya. Iya, betul. Baik,
sebelum kami mempersilakan di sini Pak
Arif untuk dapat memberikan materinya,
sedikit saya ingin memperkenalkan profil
beliau di mana sobat ASN beliau ini
telah berkarir 22 tahun di Electrical
Engineering Universitas Brawijaya dengan
skills yang luar biasa di bidang IoT,
data analytics, big data, computer
networking, security and system design.
Dan beliau ini juga memiliki sepak
terjang yang luar biasa dalam working
experience di mana telah menjabat head
of PPTI di UB Universitas Brawijaya
tahun 2009 sampai 2015. Kemudian juga
menjabat sebagai head of data and infra
UPT TIK UB tahun 2015 sampai 2020 serta
menjabat head of UPT TIK UB di tahun
2020 sampai 2022 dan saat ini menjabat
sebagai direktur Direktorat IT
Universitas Brawijaya. Baik, sudah tidak
sabar untuk dapat kita simak bersama
pemaparan materi dari Pak Arif. Kami
silakan.
Baik, terima kasih. Izin share screen
ya, Bu.
sudah kelihatan.
Baik, sudah terlihat.
Baik ee langsung aja nggih, Pak. Jadi, I
disilakan, Pak Arif. Baik, terima kasih.
Ee yang kami hormati Pak Emil Dardak,
Bapak
Ramlianto, ee tadi ada Ibu Amal Amanda
ya dan ee Bapak Ibu semua. Eh,
perkenalkan saya akan sharing ya terkait
dengan bagaimana pemanfaatan AI untuk
tata kelola pemerintahan. Tadi saya rasa
sudah dijelaskan cukup panjang lebar
mulai dari Pak Wildada kemudian Bu
Alamanda yang terkait dengan ee
bagaimana ee penerapan AI dan mungkin
beberapa dasar AI. Mungkin saya sedikit
saja terkait dengan ee pengin tahu
sebenarnya bagaimana
ee pengalaman Bapak Ibu di sini. ee
mohon kalau bisa share screen apa skit
eh scan ya di barcode disebut dan
mencoba untuk
memasukkan ee
pilihannya. Semoga sudah kelihatan ya ee
screen-nya untuk
entar saya akan tampilkan
[Musik]
mainu. Oke, silakan Bapak Ibu untuk
mengisi ya. Ee di sini kita pengin
sharing saja sebenarnya dari saya yakin
Bapak Ibu mungkin sebagian besar sudah
pernah menggunakan AI gitu ya. Tapi ee
kita pengin tahu sebenarnya mana-mana
yang perlu dioptimalkan. Apakah kita
memanfaatkan EA itu hanya untuk ya
istilahnya apa ya bersenang-senang gitu
ya. Kita membuatkan kartu lebaran secara
otomatis dan lain sebagainya atau memang
AI ini bisa bermanfaat untuk pekerjaan
kita sehari-hari.
Nah, kalau dari kita Oke, sementara 37
kalau kita lihat di statistik saat ini
alhamdulillah nggih ee sebagian besar
sudah pernah menggunakan AI. Oke, kita
coba untuk yang
kedua resign
saja.
Oke. Oke, kita lanjut ke pertanyaan
kedua. Ini sudah 45 bing 5. Masih ada
yang belum. Saya rasa ee Bapak Ibu tidak
ada ee jangan ragu-ragu yang belum
pernah menggunakan karena sebenarnya
saya yakin Bapak Ibu pernah menggunakan
tetapi mungkin tidak sadar bahwa itu
Bapak Ibu menggunakan artificial
intelligence di dalam ee penggunaan.
Oke. Ee saya rasa ini sudah cukup. Kita
coba pertanyaan kedua. Nah, kira-kira
apa saja yang Bapak Ibu pernah gunakan?
Kalau misalkan belum pernah mungkin bisa
di ketikkan belum pernah. Tapi kalau
misalkan sudah pernah silakan ee
mengetik ya, diketik kira-kira apa saja
yang pernah digunakan. Di sini kami
mencoba
untuk menstatistikkan kira-kira paling
banyak digunakan apa gitu. karena ee ada
banyak
sekali
aplikasi-aplikasi sekarang gitu ya yang
CNA yang bisa dengan mudah Bapak Ibu
manfaatkan bahkan sebagian besar gratis
itu dan itu sangat membantu buat kita ee
menjalankan kehidupan kita sehari-hari.
Nah, kalau kita lihat di sini ada
lumayan banyak bisa menggunakan chat
GPT, ada yang menggunakan Gemini. Game
ini mungkin Bapak Ibu sudah familiar ya,
karena di handphone kita ada Google dan
di Google otomatis sudah ada
Gemini-nya. Nah, kemudian kalau kita
lihat ada beberapa yang menggunakan
Deepsik, kemudian ada yang Perplexity
mungkin kalau Perplexity eh dari
akademisi mungkin ya kalau yang misalkan
menggunakan Perplexity Microsoft
Copilot. Nah, Microsoft juga
menyelenggarakan AI sendiri memiliki ee
platform AI yang kita sebut dengan ee
copilot dan ini juga bisa dimanfaatkan
juga untuk karena sama sebenarnya. Nah,
dengan adanya berbagai
macam ee platform ini sebenarnya
menguntungkan kita karena sebenarnya
kita ditraktir. Tadi mungkin ada diskusi
sedikit bagaimana peran Indonesia di
dalam persaingan ini mungkin nanti akan
kita diskusikan. Oke, alhamdulillah
banyak sekali yang menggunakan. Kemudian
ee kita lanjut ke pertanyaan berikutnya
kira-kira. Nah, ini pertanyaan repetitif
karena ini sangat penting karena
sebenarnya AI akan sangat bermanfaat
untuk hal-hal yang sehari-hari kita
lakukan tetapi secara repetitif gitu
ya. Nah, itu yang mungkin akan ee
menjadikan pekerjaan kita jauh lebih
cepat. Kita coba baca sedikit ya. Yang
pertama input data. Nah, tadi seperti
disampaikan bahwa input data ini adalah
hal yang mungkin apa ya, menjemukan gitu
ya, membosankkan. Tetapi Bapak Ibu harus
melakukan ini untuk membuat laporan.
Nah, sedangkan di sini kita bisa lihat
bahwa beberapa yang paling banyak
digunakan adalah input data, kemudian
membuat laporan, mengolah data. mengolah
data mungkin ee Bapak Ibu bisa
menggunakan Excel atau yang lain-lain ya
atau Excel menggunakan Tablo atau
menggunakan ee Microsoft yang lain dan
sebagainya. Nah, di sini kita bisa lihat
ada laporan keuangan, laporan
kerusakan, kemudian kebiasaan membuat
presentasi. Nah, dan lain
sebagainya. Baik, ee terima kasih atas
responnya ee Bapak Ibu. itu saya rasa ee
luar biasa di sini. Artinya banyak
sekali pekerjaan-pekerjaan yang Bapak
Ibu merasa bahwa itu adalah pekerjaan
repetitif. Dan kita bisa starting dari
sini. Kalau misalkan Bapak Ibu sudah
memiliki prosedur yang harus dilakukan
sehari-hari, Bapak Ibu pasti tahu
kira-kira mana yang bisa kita
otomasikan. Nah, tapi untuk bisa
mengautomasikan berarti kita perlu
pemahaman kira-kira tools apa yang
paling tepat untuk bisa meng ee apa ya
menyelesaikan problem-problem yang kita
hadapi
sehari-hari. Ee kita akan kembali ke ee
PowerPoint. Nah, eh saya akan sedikit
bercerita terkait dengan sejarah
artificial intelligence ya dari sini.
Nah, eh tadi sempat didiskusikan ee
disampaikan juga oleh Pak Emil bahwa
perkembangan EAI itu luar biasa.
Sebenarnya artificial intelligence
sendiri itu tidak ee ujuk-ujuk baru
tahun ini ya, tetapi mulai tahun 1950
mulai Alan Touring mengeluarkan konsep
yang namanya Touring test itu sudah
dikenal yang namanya artificial terjen.
Meskipun istilah itu masih belum keluar,
tetapi ee tren tersebut itu sangat
bergerak dengan cepat pada tahun 1997.
Kenapa Bapak Ibu bisa mungkin yang ee
usianya mungkin hampir-hampir sama
seperti saya ya, 40-an dan sebagainya
mungkin merasakan bahwa perkembangan
teknologi itu tahun 0-an, 80-an itu
sangat lambat. Tapi begitu tahun 2000 ke
atas itu perkembangan prosesor,
handphone dan lain sebagainya itu
sangat-sangat cepat sehingga kita bisa
merasakan bahwa teknologi itu kita
mengubernurnya susah gitu ya, Bapak,
Ibu. Karena perubahan sangat. Nah, tahun
'997 ini salah satu breakthrough bahwa
Gary Kasparov itu sudah kalah dengan
servernya IBM. Jadi, super komputernya
IBM yang namanya di Blue itu berhasil
mengalahkan Gary Kasparov. Nah,
pertanyaannya apakah memang itu adalah
kiamatnya orang manusia gitu? Karena
manusia sudah kalah dengan komputer.
Tetapi ingat pada saat itu komputer yang
digunakan untuk mengalahkan Kasparov itu
sangat-sangat besar karena eh IBM
sendiri harus mengeluarkan resource yang
luar biasa untuk mengalahkan.
Nah, kemudian tahun 2016 ini adalah
Milestone kedua di mana eh Google Deep
Mind itu berhasil mengalahkan pemain eh
sama-sama eh apa eh Go, aplikasi Go
sama-sama board game tapi dengan
kombinasi yang jauh lebih banyak
dibandingkan catator. Nah, di sinilah
mulai yang kita sebut dengan eh
development timeline AI. Jadi kalau kita
lihat mulai dari bird kemudian ada
winter karena pada saat itu hardware
komputer itu tidak mampu untuk
menghandle eh algoritma yang dipikirkan
saat itu. Kemudian ada tahap kedua bahwa
ada perkembangan pada tahun itu, tapi
ada kembali ada AI Winter yang kedua
sehingga eh akhirnya pada tahun sekitar
tahun 2016 ada explosif dr. Nah, inilah
kalau konsep yang tadi disampaikan bahwa
pada awal artificial intelligence itu
kita membaginya seperti ini. Kami juga
waktu itu belajar bahwa ada yang namanya
machine learning, ada yang NLP, ada yang
vision. Jadi eh AI itu khusus untuk
vision. Misalkan kita men-develop sebuah
algoritma untuk mendeteksi kendaraan
sehingga pada saat CCTV di tol itu bisa
menghitung berapa jumlah kendaraan yang
lewat. sehingga tanpa kita harus
menghitung secara manual, kita bisa
mendapatkan laporan secara otomatis.
Kemudian ada NLP ee masalah translasi
dan lain sebagainya, eh expert system,
planning dan sebagainya. Nah, setelah
itu eh di sini bahwa kecerdasan buatan
itu baru dikonsepkan bahwa adalah
teknologi yang memungkinkan komputer dan
mesin untuk meniru manusia. Ada beberapa
yang sukses misalkan di kesehatan tahun
itu ya, Bapak, Ibu ada transportasi ee
saya rasa kendaraan otonom ini sudah
diriset mulai cukup lama di Cina, di ee
US dan lain sebagainya. Bahkan Google
juga mengeluarkan kemudian ada
pemantauan iklim dan lain sebagainya.
Nah, dan datanglah era yang kita sebut
dengan generative
AI. Ee era ini belum terlalu lama,
mungkin sekitar 4 atau 5 tahun gitu ya.
Tapi era ini yang benar-benar merubah
bagaimana sudut pandang kita terhadap
artificial intelligence. Kalau
sebelumnya EA itu hanya dimanfaatkan
oleh orang-orang yang sangat-sangat ee
boleh dikatakan sangat-sangat teknikal,
lebih ke misalkan programming, lebih ke
data sains dan lain sebagainya, begitu
ada era generative AI, maka hampir semua
orang itu akan terbantu dengan
geni. Jadi kalau kita lihat di sini gen
Gen AI adalah kecerdasan buatan yang
membuat konten baru. Kalau yang kemarin
hanya melakukan clustering misalkan oh
ini mobil, ini motor dan lain tapi
begitu gen AI maka konsepnya AI adalah
menghasilkan sesuatu yang baru yaitu
bisa teks, bisa gambar, bisa audio, bisa
video, dan lain
sebagainya yang di ee hasilkan dari ee
algoritma tersebut. Nah, kita bisa lihat
di sini bahwa luar biasa
perkembangannya. Jadi ada first wave
pada saat yang AI konsep masih yang
lama. Kemudian ada yang baru second wave
yang saya sampaikan tadi terkait dengan
big data, machine learning, deing
sebagainya. Dan saat ini kita masuk ke
generasi ketiga yang kita sebut dengan
generative AI. Jadi di mana-mana hampir
semua e mungkin Bapak, Ibu juga kalau
misalkan ee ikut sosial media mau
TikTok, Instagram dan sebagainya itu
banyak sekali aplikasi-aplikasi baru
yang memanfaatkan AI untuk generatif
gitu. Nanti kita akan mencoba satu
persatu. Dan ini salah satu ee grafik
yang menarik Bapak Ibu bahwa kalau di
garis ini adalah human performance gitu
ya. Dan di sini adalah beberapa
kemampuan skills misalkan language
understanding, kemudian reading
comprehension, eh image recognition,
handwriting recognition, dan speech
recognition. kita bisa lihat bahwa ee
pada beberapa tahun terakhir ini
kemampuan komputer itu sudah melebihi eh
human performance secara rata-rata ya,
Bapak, Ibu. Jadi, di sini bisa kita
lihat bahwa perkembangannya sudah
sangat-sangat luar biasa di bidang
AI. Nah, apa saja yang dihasilkan oleh
GenI? Eh, saya akan sedikit fokus ke Gen
AI ya, Bapak, Ibu. Karena eh menurut
kami Gen AI ini adalah eh sesuatu
teknologi AI yang generasi baru dan yang
ini sangat relate dengan kehidupan kita
sehari-hari. Artinya Bapak, Ibu tidak
memerlukan skill yang sangat-sangat
tinggi untuk bisa menerapkan AI di
kehidupan sehari-hari atau di pekerjaan
Bapak, Ibu. Jadi kalau kita bisa lihat
di sini ee ada Gen Ei yang bisa
menghasilkan text base seperti chat GPT
dan lain sebagainya. Ada image base yang
bisa menghasilkan gambar. Kemudian ada
audio base, kemudian ada video base dan
eh multimood. Nah, mungkin sebelum kita
lanjut ke sana ee ini adalah beberapa
perbedaan antara yang konvensional
sebelum GEN AI dan yang setelah adanya
Gen. Jadi kalau kita lihat di sini kalau
fungsi yang lama itu lebih ke
klasifikasi. Tadi yang saya sampaikan,
oh ini jambu yang matang, oh ini jambu
yang belum matang dari eh computer
vision gitu ya. Tapi dengan geni berarti
dia bisa menghasilkan sebuah data-data
yang baru. Misalkan laporan, gambar
baru, suara baru, dan kemudian modelnya
apa? Kalau yang dulu kita ngomong
decision 3, SPM mungkin yang teman-teman
yang sangat teknikal paham di sini. Tapi
kalau yang sekarang kita tahu bahwa ada
GPT, ada DALI, ada DIPSI lama dan lain
sebagainya yang memang model-model ini
ditraining menggunakan ee data-data yang
sangat besar dan itu yang berbeda dengan
ee generasi sebelumnya. Sekarang ada
internet di mana Bapak, Ibu mencari
banyak hal itu bisa di internet. Mencari
dokumen apapun ada di internet dan model
LLM itu mencoba untuk mengumpulkan semua
data-data yang dari internet itu untuk
mempelajari, untuk dipelajari. Nah,
itulah sebenarnya perbedaan antara
sekarang dengan dulu. Ditambah dengan
teknologi hardware yang luar biasa.
Sehingga bisa kita katakan bahwa
teknologi sekarang ini perkembangannya
luar biasa. Teknologi sekarang itu
eksponensial. Kemudian inputnya kalau
dulu data terstruktur mungkin Bapak Ibu
kalau mau mengolah data menggunakan
Excel itu kan datanya harus ditata dulu
misalkan ini nomor induk misalkan ini
NIK ini nama dan sebagainya. Kalau Gen
AI itu kita cukup memasukkan data saja
mereka akan mencoba untuk menterjemahkan
mana yang nomor mana yang tanggal dan
lain sebagainya. Bahkan saya seringkiali
mencoba Bapak Ibu kalau misalkan kita
punya data yang tidak terstruktur
sebelum kita olah menggunakan Excel atau
menggunakan ee aplikasi-aplikasi lain
itu kita minta tolong e misalkan chat
GPT untuk menata data tersebut dan itu
ee beberapa kali cukup berhasil. Artinya
data-data yang tidak clean itu kita
mencoba minta tolong si LLM untuk
melakukan
cleaning. Kemampuannya juga seperti itu.
Saya rasa ee banyak hal yang mungkin di
sini bisa ee Bapak Ibu pelajaran. Tapi
di sini ee ada kelebihan dan kekurangan.
Apa kekurangannya? Kalau di KAI
konvensional itu kita terbatas terhadap
tugas spesifik. Misalkan oke ini hanya
untuk mendeteksi wajah, dia hanya bisa
wajah. Ini hanya untuk mendeteksi mobil,
dia hanya bisa mobil. Tetapi dengan
G
AI maka kelemahannya berubah. karena dia
saking kreatifnya dia bisa menghasilkan
informasi-informasi yang salah karena
dia memiliki parameter yang halusinasi.
Dan yang kedua biaya komputasi tadi
didiskusikan bahwa kita harus membayar
untuk ee chat GPT yang pro misalkan
karena memang ee kita pahami bahwa
komputasi yang diperlukan untuk
menghasilkan eh result dari AI tersebut
itu sangat tinggi. Sehingga di sinilah
ee yang kita katakan bahwa data atau AI
itu adalah new oil.
Nah, mungkin kalau ee Bapak Ibu lihat
ini dari 1 2 3 4 kira-kira ee mana yang
foto asli Bapak Ibu? Mungkin bisa di
chat grupnya ada yang bisa menebak mana
yang kira-kira foto asli gitu atau di
chat-nya
YouTube. Nah, kalau kita lihat di sini
Bapak, Ibu dari 1 2 3 4 ini semuanya
enggak ada yang asli Bapak, Ibu.
semuanya adalah digenerate oleh ee GEN
AI. Jadi, begitu sempurnanya Gen AI
dengan dia bisa menghasil mengambil dari
berbagai sumber data gitu ya. Karena
yang di training sekarang kalau dulu
mungkin hanya teks saja, tapi sekarang
hampir semua gambar, semua ee foto dan
sebagainya itu kita trainingkan di sini.
Bahkan sekarang kita akan kesulitan
membedakan mana foto yang asli dan mana
foto yang palsu. Kalau Bapak Ibu ee
melihat secara sepintas, bahkan kalau
misalkan kita amati itu akan sangat
sulit untuk kita bisa membedakan mana ee
foto yang asli, mana yang palsu. Jadi
kalau misalkan dilihat di sana atau
teman-teman di YouTube juga bisa melihat
bahwa ini semuanya
itu generate gitu ya. Jadi sama sekali
tidak ada yang asli. Mungkin ee ada
teman-teman yang nyampaikan, "Oh, yang
nomor satu palsu atau yang nomor 3
palsu." Bahkan Bapak Ibu bisa mencoba
menghidupkan lagi foto misalkan neneknya
atau kakeknya gitu ya, yang sudah
almarhum gitu ya. Termasuk nomor empat
ini juga orang kucing juga ee masuk
juga. Nah, ini adalah contoh generatif
AI Bapak Ibu.
Jadi
ee kalau kita lihat di layar kita bisa
dengan kontrol kita itu bisa meminta
mana yang asli, mana yang palsu dalam
bentuk apa dan seterusnya. Bahkan ee
saat ini CGBT luar biasa ee
teknologinya. Kalau yang lama mungkin
generated gambarnya itu masih ee agak
kelihatan errornya. Tetapi kalau
sekarang Bapak Ibu bisa melihat ini
sebuah digenerate gu ya. Kalau misalkan
katakanlah misalkan seperti ini Bapak
Ibu ee kita coba mudah-mudahan bisa saya
akan tunjukkan
sebentar. Oke seperti ini contohnya
Bapak Ibu. Kalau apakah ini foto asli
atau tidak, kita bisa lakukan generate
ulang gitu ya. dan berkali-kali kita
menggenerate, maka di situ akan kita
bisa lihat bahwa ini adalah foto hasil
generate. Mungkin orangnya enggak pernah
ada di sini gitu ya. Bahkan kita bisa
tambahkan di situ ada naganya di
belakang dan
sebagainya. Jadi kita bisa lihat bahwa
ee ada beberapa yang ee sangat sulit
untuk bisa kita ee apa ya? kita bedakan
mana yang asli dan mana yang palsu. Oke,
ee kita akan saya akan kembali ke sini
layar sini. Jadi itu ya Bapak Ibu. Jadi
salah satu yang mengerikan dari
generatif AI adalah kita akan kesulitan
untuk membedakan mana yang asli dan mana
yang palsu. Oleh karena itu, nah ini
yang sedang ee berdiskusi terkait dengan
etika seperti
apa.
Nah, dengan adanya Gen
AI maka kuncinya di mana? Kuncinya
adalah di prompt penting. Apa itu prom?
Prom ini adalah sarana komunikasi antara
Bapak, Ibu dengan AI. Jadi, kita meminta
AI itu menggunakan sarana promting. Tadi
sudah dijelaskan ee oleh Mbak Alamanda
terkait dengan bagaimana
format-formatnya. Tetapi ini adalah
tulisan dari Google bahwa Bapak, Ibu
tidak perlu menjadi scientist atau
machine learning engineer untuk bisa
membuat prom karena kita ini sebenarnya
kalimat sehari-hari ya. Buatkan apa dan
seterusnya. Bahkan apa yang biasa Bapak,
Ibu ee misalkan minta tolong ke temannya
itu bisa diperintahkan ke sistem ini.
Nah, itu yang bisa kita
ee nah ini tips tadi sudah dijelaskan
tapi mungkin yang ee saya tekankan saja.
Yang jelas yang penting bahwa prom itu
harus jelas dan spesifik. Kalau jelas
dan spesifik, maka Bapak Ibu akan bisa
mendapatkan output yang sesuai. Kemudian
yang kedua konteksnya. konteks itu tadi
ya contohnya misalkan saya adalah
seorang dosen atau saya adalah seorang
ASN bidang apa bidang perencanaan atau
bidang pertanian sehingga jawaban si ee
LLM itu akan sesuai. Kenapa
pertanyaannya seperti itu? Bapak Ibu
bisa membayangkan
bahwa ee chat GPT atau apapun
ini diraining atau diajari menggunakan
data-data yang ada di seluruh dunia.
Jadi hampir seluruh data yang ada di
dunia itu diajarkan sehingga LLM atau si
AI gen AI
ini telah menjadi seseorang kita bisa
katakan tadi kalau Pak Emil Dadak
menyampaikan bahwa ini adalah seorang S1
tetapi dia memiliki pengetahuan hampir
semua informasi yang ada di dunia.
Mungkin Bapak, Ibu juga kaget
kadangkadang tanya tentang agama dia
bisa jawab, tanya tentang ee bidang kita
bisa jawab, untuk programming dia bisa
menjawab, bahkan pertanyaan fisika. Oleh
karena itu, salah satu yang luar biasa
adalah kita bisa memanfaatkan ee AI ini
untuk berdiskusi. Nah, kita akan fokus
ke teknologi AI untuk tata kelola
pemerintahan ee Indonesia sudah membuat
yang namanya dokumen Stranas. Jadi
strategi nasional kecerdasan artificial
intelligence e di Indonesia. Dan di sini
sudah ada ee bidang fokusnya. Kalau
Bapak Ibu bisa melihat di situ ada lima
bidang prioritas kecerdasan artifisial,
yaitu tentang layanan kesehatan,
kemudian reformasi birokrasi, kemudian
pendidikan dan riset, ketahanan pangan
dan mobilitas dan kota cerdas. Mungkin
ini ada beberapa yang related dengan ee
Bapak Ibu juga. Tetapi yang paling
penting itu kita lihat pilar yang di
bawahnya Bapak Ibu. Pilar di bawahnya
adalah infrastruktur dan data serta
perkembangan talenta. Artinya apa?
Artinya bahwa infrastruktur kita itu
harus memadai untuk bisa menjawab
bagaimana kebutuhan kita terkait dengan
EA.
tadi sempat ditanyakan ee bagaimana
dengan teknologi kita dengan asing. Kita
suka enggak suka harus mengakui bahwa
kita cukup tertinggal di sini. Kenapa?
Karena infrastruktur kita itu tidak
memenuhi ee syarat untuk bisa melakukan
hal-hal tersebut. Misalkan training
data. Bapak, Ibu bisa membayangkan bahwa
capGBT itu diraining dari sekian juta
data gitu ya yang didapatkan dari
internet. Sedangkan di sisi lain kita
untuk memiliki data itu saja masih
kesulitan apalagi kita memiliki
infrastruktur untuk bisa mengolah
menjadi Nah, saya akan fokus saja
langsung ke beberapa hal karena memang
waktunya sudah ee ee sedikit ya. Mungkin
saya bypass beberapa hal. Ada beberapa
implementasi yang di ee pemerintahan
mungkin saya bypass saja. Nah, potensi
AI di mana di sini? Yang pertama yang
terkait dengan efisiensi. Misalkan tugas
rutin. Makanya kenapa tadi saya tanyakan
kira-kira tugas rutin Bapak Ibu apa?
Nah,
apakah pekerjaan rutin itu bisa
digantikan? Nah, di sinilah Bapak Ibu
yang paling paham yang Bapak Ibu yang
bisa menjawab. Misalkan coba aja
menggunakan CGBT bisa enggak untuk
menyelesaikan atau menggunakan Microsoft
Pilot. Kalau Bapak Ibu ikut apa elevate
yang tadi disampaikan
eh oleh Mbak Lamanda itu saya rasa kita
bisa melakukan hari. Kemudian kita bisa
melakukan kecerdasan artifisial untuk
pengelolaan anggaran. Mungkin kalau
misalkan di situ bisa dianalisis bisa
dimanfaatkan. Ini ee kecerdasan
artifisial untuk pengelolaan anggaran
ini saya ambil dari strategi nasional
tadi. Kemudian berikutnya adalah
pengambilan keputusan. Nah, pengambilan
keputusan yang terbaik ini sebenarnya
kan mengambil dari data. Nah,
pertanyaannya adalah apakah data-data
yang kita miliki itu sudah benar? Karena
AI akan salah kalau misalkan datanya
salah. Nah, salah satu ee program di
Stranasnya itu adalah bagaimana
mengembangkan data tersebut dengan lebih
baik. Saya rasa ee sudah ada aturan
terkait dengan satu data Indonesia. Itu
adalah hal-hal yang sangat baik. Tapi
pertanyaan berikutnya adalah bagaimana
kita bisa memanfaatkan data-data
tersebut untuk pengambilan keputusan.
Misalkan bisakah kita korelasikan antara
kemiskinan, kemudian ee misalkan lulusan
sekolah, kemudian dari kejahatan dan
sebagainya. Karena datanya masing-masing
sudah ada. Data dari kepolisian, ada
data dari mungkin dari apa ee sekolah,
DIKNAS, ada data yang lain dan kemudian
yang terakhir adalah peningkatan ee
kualitas layanan publik. Jadi kita bisa
mengembangkan chatpot untuk layanan
pemerintah atau kita bisa menggunakan AI
untuk memprediksi kebutuhan warga. Jadi
kalau kita sudah punya polanya kira-kira
warga itu ee membutuhkan apa, saya rasa
ini akan sangat membantu. Kemudian
meningkatkan pengalaman dan yang
terakhir adalah sentimen analisis. Nah,
sentimen analisis ini penting. Kenapa,
Bapak, Ibu? Saya rasa Bapak, Ibu yang
ada di pemerintahan itu bisa secara
proaktif kalau misalkan ada ee
kecenderungan misalkan masyarakat protes
terkait sesuatu, kita bisa proaktif ee
menyelesaikan problem-problem tertentu
tanpa kita harus menunggu adanya ee
protes dari. Nah, ee karena mungkin ee
tinggal beberapa menit saja, mungkin ada
beberapa hal yang saya perlu sampaikan
secara ee utama yang terkait. pertama
terkait dengan peningkatan
efisiensi. Nah, ee tadi ya hal-hal yang
rutin bisa kita selesaikan dari misalkan
ada draf surat, kita membuat email draf
surat kalau yang dulu kita bisa minta
tolong orang kita bisa apa meminta si
LLM ini membuatkan draf atau membuat
metuler rapat seperti tadi. Kemudian
yang menyusun laporan kerja. Nah, ini
juga sangat membantu. Kalau misalkan
biasanya kita membuat laporan cukup
panjang, sekarang kita tinggal buatkan
poin-poinnya saja. kita buatkan prom
sehingga nanti si LLM akan mencoba untuk
menghinderate laporan sesuai dengan
format kita. Kemudian ee pembuatan
proposal SOP. Nah, SOP sekali lagi Bapak
Ibu
bahwa ee LLM seperti chat GPT itu sudah
ditrain dengan data seluruh dunia.
sehingga kalau kita minta tolong mencoba
untuk membuatkan SOP, kemungkinan dia
akan membuatkan best practice dari
data-data yang mereka miliki. Dan yang
terakhir mungkin yang paling merepotkan
Bapak Ibu, mungkin kami juga di OB juga
mengalami hal yang sama gitu ya.
Seringki ada permintaan data dari pusat,
template-nya berubah, formatnya berubah.
Dengan ini kita bisa tinggal upload
template-nya, upload laporannya, kita
minta tolong rubah sesuai dengan
template hal itu akan sangat
mempercepat. Berikutnya, nah ini ya
untuk reporting. Jadi data-data ini
bahkan tinggal dicopy, paste, ditaruh,
buatkan analisis, buatkan grafik. Dia
sudah langsung buat grafik dan buat
penjelasan.
Kemudian ee ide misalkan Bapak Ibu bikin
perencanaan nih, kira-kira apa yang kita
lakukan ee buat program kerja untuk
melatih ASN bidang JNAI. Kita bisa minta
tolong misalkan termasuk timeline-nya.
Jadi dalam waktu 30 hari atau misalkan
dalam 1 tahun apa saja itu akan
dibuatkan. Sekali lagi dia akan
membuatkan best practice berdasarkan
pengetahuan dia dari berbagai informasi.
Kemudian ee contoh yang kanan ini
buatkan undangan BPSDM dia dalam format
DO X akan langsung jadi Bapak Ibu nanti
bisa dicoba sendiri. Kemudian mengambil
data yang lebih penting apa keputusan
yang lebih baik. Nah di sini Bapak Ibu
bisa mengupload berbagai data dan
data-data seperti yang saya sampaikan
tadi coba upload data terkait dengan
misalkan
pendidikan, kemudian upload terkait
dengan demografi, upload dengan
kemiskinan. minta si chat GPT itu
melakukan korelasi. Meskipun kita bisa
melakukan hal itu, biasanya melakukan
proses ini akan jauh lebih cepat. Kalau
Bapak, Ibu pernah tadi ada yang
menyampaikan bahwa mengolah data, coba
cara mengolah data itu ditrainingkan ke
AI sehingga dia bisa melakukan sesuai
dengan yang kita inginkan. Karena saya
sendiri karena setiap hari menggunakan
misalkan chat GPT atau dipsik dia akan
mengetahui karakter kita sehingga dia
akan menyesuaikan dengan sesuai dengan
kebutulan program. Nah, misalkan kita
membutuhkan data collection, bahkan si
Jennii bisa membuatkan program Python
untuk menarik data dari berbagai sumber
yang kita inginkan.
Kemudian, nah pembelajaran tadi ya,
misalkan pengin mempelajari hal
tertentu, ada anak baru masuk ke
instansi Bapak, Ibu belum tahu apa-apa,
coba aja diminta cara seperti itu. Dan
satu lagi, Bapak Ibu bisa meng-upload
dokumen-dokumen ee yang mungkin e
publish ya. Sekali lagi harus yang
publish itu untuk memberikan training
tambahan. misalkan terkait dengan Perda
di-upload ke sana sehingga dia bisa
menambahkan ilmu dia terkait dengan
Perda-Perda tersebut. Nah, ini contohnya
Bapak Ibu tadi ee iseng-iseng aja tadi
saya buatkan poster menarik dan
sebagainya disertai dengan foto
pemateri. Otomatis jadi seperti ini
Bapak, Ibu. Dan ini dalam hitungan
beberapa detik sudah jadi kan ee sangat
memudahkan.
Kemudian Ji untuk video. Jadi kalau
misalkan di sini saya tunjukkan ee
contohnya mudah-mudahan bisa diplay. Ini
adalah contoh ee video tapi sayangnya
enggak bisa diplay sepertinya ya. Ada
permasalahan di sini. Oke, ini adalah
video sebenarnya yang tadi malam saya
buat hanya dengan prompting. Jadi
promnya hanya seperti ini Bapak Ibu. Di
sini ada videonya cuma sayangnya ini
enggak bisa diplay ya. E kurang enggak
apa-apa kita lanjutkan saja.
Kemudian contoh generatif AI audio. Ini
juga saya tadi malam mencoba untuk
membuat lagu. Bapak, Ibu bisa
menggunakan Suno. Kalau misalkan mau
coba silakan Bapak Ibu sudah bisa jadi
komposer. Jadi minta tolong liriknya
dibuat chat GPT masukkan ke sini dan
seterusnya. Oke. Ee mungkin karena ee ee
keterbatasan waktu mungkin saya ee
langsung saja terkait dengan ee beberapa
hal. Nah, tadi sempat dikatakan bahwa AI
agen ini adalah hal yang eh mungkin
break through ya. Artinya AI agen ini
adalah hal yang akan menjadi pembeda
karena agen ini adalah sebuah AI yang
ditraining untuk urusan tertentu dan dia
bisa melakukan hal-hal yang sesuai Bapak
inginkan. terutama untuk yang repetitif.
Gampangnya adalah Bapak Ibu mencoba
untuk melihat peta bisnis proses yang
Bapak Ibu kerjakan
sehari-hari dan coba digantikan yang
repetitif tadi dengan yang mungkin itu
ya. Ee saya kembalikan ke moderator dulu
karena ini waktunya sudah ee 30 menit
dari presentasi. Mungkin nanti bisa kita
elaborasi dengan diskusi lebih lanjut.
Monggo, Mbak. Baik, terima kasih banyak
Pak Arif atas pemaparan materi yang
telah disampaikan dan langsung praktik
begitu ya tadi mulai dari awal. Baik,
untuk pertanyaan kami akan buka melalui
open cam dan juga live chat yang ada di
YouTube maupun yang ada di Zoom meeting.
Jadi kita langsung saja akan terhubung
dengan Pak Firman.
Untuk sobat ASN yang ingin langsung open
cam rest saja, nanti kami akan memilih
untuk bisa
menghubungkan Bapak atau Ibu Sobat ASN
untuk bertanya langsung dengan Pak Arif.
Oke, selamat siang. Sudah terhubung
dengan kami di sini dengan Bapak siapa?
Firman Supriadi, Kecamatan Uluan,
Kabupaten Jember.
Izin, Bapak. Suaranya terdengar sangat
pelan sekali dari studionya BPSDM
Provinsi Jawa Timur. Boleh diulangi
lagi.
Halo. Ah, baik ya. Dengan Pak Hadi.
Betul ya? Firman Supriadi. Oh, Bapak
Firman. Firman Supriadi, Kecamatan
Uluan, Kabupaten Jember. Oh, baik. Dari
Jember, Pak Firman. Silakan untuk
pertanyaannya.
Ee gini, Pak. Kadang-kadang kalau itu
kita berselancar di Bing itu ada kita ke
itu apa ketika
menggunakan
Bing Creator itu ada tanda petir tanda
petirnya berkurang kemudian eh face up
remter-nya ya limitnya menipis. Apakah
ada cara dari Bapak untuk bagaimana apa
tanda petir itu tetap ada dan untuk
meningkatkan limit remaker AI-nya, Pak?
Mohon ee apa tip dan triknya gimana,
Pak? Ada lagi mungkin Pak Firman yang
ingin ditanyakan atau disikan? Ee cukup
cukup. Baik, Pak Firman. Terima kasih.
Baik, Pak Arif izin untuk dapat menjawab
ya. Terima kasih, Pak Firman dari
Jember, ya, Pak. Sama saya dari Jember
juga,
Pak. Iya. Ee memang yang namanya Gen AI
seperti yang saya sampaikan tadi itu kan
tidak murah ya, Pak. Pasti dia butuh
cost. Dan biasanya ee yang gratis-gratis
pun itu dia akan memberikan kredit
gratis. Bentuknya tadi yang kalau
misalkan ee Bing misalkan menggunakan
tanda petir. Memang suka enggak suka itu
memang ee apa ya, Pak? Itu sudah dikuota
gitu ya. Gimana solusinya? Ya mungkin
cari menggunakan akun lain atau
menggunakan apa lain gitu, Pak.
solusinya mungkin gampangannya seperti
itu. Tapi ee mungkin yang penting
seperti ini, Pak. Kalau memang ee ini
pengalaman saja ya, Pak. Pertanyaannya
ee apakah bisa misalkan menggunakan EA
yang berbayar misalkan agar kreditnya
mungkin lebih banyak? Mungkin Bapak Ibu
bisa menghitung kira-kira keuntungan
dengan menggunakan Gen AI itu
lebih apa istilahnya bisa menguntungkan
seperti apa gitu. Karena kita juga
selalu melakukan kalkulasi karena
penggunaan GENI kalau misalkan Bapak
Ibu, Bapak dari instansi apa? Di
kecamatan ya, Pak tadi ya? Iya.
Kecamatan Pak, kecamatan Wuluan. Betul.
Nah, apakah pertanyaannya penggunaan itu
akan meningkatkan kinerja Bapak sehingga
Bapak bisa mengerjakan yang lain
sehingga ee atasan Bapak atau siapapun
misalkan membutuhkan ee investasi untuk
hal itu, itu bisa di-support karena ee
suka enggak suka, Pak, yang free seperti
itu dan itu pasti ada batasannya, Pak.
Jadi, mungkin itu yang bisa kami
sampaikan, Pak. Jadi, kalau kalau dari
enggak bisa coba ganti yang lain, Pak.
Coba pakai disik. eh dips enggak bisa
gambar ya atau coba pakai yang copilot.
Copilot itu bisa kemudian pindah ke yang
lain. Itu banyak sekali, Pak. Gen AI.
Bahkan ini kalau misalkan saya tunjukkan
tadi itu saya mencoba untuk menerap
menggunakan
modelnya yang open source itu kita taruh
di server kita sendiri Pak. Itu Bapak
butuhnya nger gambar berarti ya, Pak?
Iya. Gambar, Pak. Gambar. Nah, gambar.
Kalau misalkan tadi mungkin saya saya
share sedikit ya terkait dengan yang
ini. Nah, ini sebenarnya model yang open
source yang namanya focus ini yang kita
deploy di komputer kita sendiri Pak.
Jadi Bapak Ibu sudah enggak perlu bayar
lagi untuk bisa menggenerate ini, gitu
ya. Jadi, misalkan eh di sini ada apa
ini? the big green dragon misalkan eh
misalkan
female
farmers in misalkan apa ya the
village. Nah ini kita bisa generate dan
ini karena ini menggunakan komputer saya
sendiri ini enggak perlu bayar lagi
Pak. Jadi Bapak Ibu bisa mencoba explore
lah gitu ya. Jadi, ada memang
solusi-solusi yang memang berbayar dan
ini kan sudah lumayan ya gambarnya kan
juga sudah sangat realistis, Pak.
Kelihatan ngih, Pak? Nggih. Mungkin itu
Pak jadi solusinya kalau memang ada
solusi
yang berbayar dalam tanda petik, ada
solusi yang bisa kita coba sendirilah,
Pak. Mungkin itu, Pak Firman ngih yang
bisa saja jawab. Matur nuwun, Pak. Matur
nuwun ya, Pak Firman. Nggih. Matur nuwun
sangetun sangat.
Baik, terima kasih banyak Pak Arif
informasi dan juga jawabannya. Pak Firma
terima kasih telah terhubung dengan kami
dan juga menyimak mulai dari awal ya.
Kita akan terhubung dengan sobat ASN
yang bertanya melalui live chat dan juga
chat Zoom. Langsung saja kami akan
bacakan pertanyaan dari Pak Syarif yang
berasal dari Kecamatan Bencongan Indah.
Oh, baik. Pertanyaannya, apa perbedaan
utama antara AI konvensional dan
generatif AI? dalam konteks
penggunaannya di pemerintahan. Seperti
itu, Pak Arif pertanyaannya.
Baik. Ee terima kasih. Saya langsung
jawab ya. I ini. Jadi begini, yang
konvensional itu biasanya kita harus ee
punya tugas yang sangat spesifik.
Misalkan ee CCTV digunakan untuk
mendeteksi kendaraan. itu berarti memang
kita harus mengumpulkan data foto
misalkan ee data-data kamera apa
foto-fotonya mobil misalkan mobil ini
mobil besar mobil kecil motor dan lain
sebagainya untuk kita trainingkan di
model AI yang kita akan buat sehingga
nanti pada saat kita inference instalnya
kita play gitu ya kita jalankan dia gitu
setelah kitaata training itu dia akan
bisa mengetahui mana mobil mana motor
dan lain sebagainya. itu adalah yang ee
konvensional karena memang konvensional
itu memang sangat-sangat khusus tasnya.
Misalkan tadi mendeteksi tanda tangan ee
atau misalkan OCR gitu ya. OCR itu kan
kalau kita punya teks langsung kita foto
langsung jadi teks. Ee gambar langsung
jadi teks. Itu bisa dilakukan. Tetapi
kalau yang generative
AI itu kuncinya adalah prom. Kenapa kok
prom? Karena generative AI itu dibuat
dari berbagai macam resource gitu ya, LM
yang isinya teks
semua. Oleh karena itu, misalkan
sebenarnya secara konsep mungkin kalau
kita masuk ke technical analisis-nya,
kenapa kok dia bisa membuat kata-kata
yang sangat-sangat bagus gitu ya.
Misalkan kita membuat laporan, mereka
bisa membuat sangat bagus karena
sebenarnya mereka mengandalkan statistik
juga. Misalkan kita membuat mereka
dibelajar dengan dokumen-dokumen buku
misalkan. Setelah kata selamat itu
kira-kira apa yang paling sering muncul?
Misalkan selamat datang atau selamat
malam dan sebagainya. Nanti kelihatan
konteksnya nanti selamat malam kemudian
siapa. Nah, dari kesamaan kata, urutan
kata itulah yang nanti akan menjadi
statistik sehingga pada saat kita nanya
dengan prom yang benar, maka prom itu
yang akan menjadikan batasan-batasan
pada saat si AI ini mau menjawab. Kurang
lebih seperti itu. Karena get AI itu
memang komunikasinya adalah prom. Jadi,
kita meminta sesuatu ke si AI dan AI
akan menggenerate sesuai dengan
permintaan kita. Output-nya apa?
misalkan output-nya dalam bentuk
PowerPoint atau output-nya dalam bentuk
gambar gitu. Sehingga kita harus
definisikan bentuknya gambar, maka dia
akan berpikir, "Oh, berarti harus
output-nya berbentuk gambuk dan
seterusnya." Jadi memang seperti itu ee
mungkin
jawabannya. Jadi memang perbedaan ee
tadi apakah memang sangat spesifik atau
kita pengin membuat dia membuatkan
sesuatu untuk kita bedanya.
Oke, satu sobat ASN lagi Pak Arif yang
akan live cam dengan kami begitu ya,
open cam kembali bersama dengan Pak
Henki dari RSUD Dr. Erkus Matuban yang
ingin terhubung secara langsung. Selamat
siang, Pak Henki.
Baik, kami akan mencoba
menghubungkan Pak Henki bersama dengan
kami di sini.
Pak Hengki sudah terhubung dengan kami
karena yang muncul di layar kami ini
masih berbentuk avatar. Apakah langsung
mengimplementasikan ini Pak
Henki? Baik Pak Henki
nampaknya belum terhubung, belum sukses
terhubung dengan kami di sini dan waktu
juga sangat terbatas begitu Pak Arif.
Mungkin ada yang ingin disampaikan
terakhir dalam sesi ASN seri belajar
ke-13 ini sebelum kami benar-benar harus
ee menyudahi sesi Pak Arif pada sesi
kedua kali ini. Silakan, Pak Arif.
Mungkin saya izin share screen terakhir
aja ya, Mbak. Jadi ee
sebentar. Nah, ini mungkin risiko, ya,
Bapak, Ibu. Jadi ee perlu saya sampaikan
bahwa Bapak Ibu jangan khawatir dengan
penggunaan AI karena bahkan di grup
WhatsApp pun Bapak Ibu pasti sudah ada
ya add meta itu sudah menggunakan AI
Bapak Ibu bisa add met Meta buatkan
kartu apa Idul Fitri itu sudah bisa tapi
mungkin yang harus Bapak Ibu perhatikan
adalah ini. Jadi apa risikonya
menggunakan Gen? Yang pertama adalah
halusinasi. Dia akan bisa menghasilkan
informasi-informasi yang enggak jelas.
Oleh karena itu, AI ini tetap adalah
asisten Bapak. Bapaklah yang melakuk
merupakan penentu apakah eh output
tersebut sesuai dengan kebutuhan atau
tidak. Kemudian yang kedua terkait
dengan privacy. Nah, hati-hati
mengupload sesuatu yang rahasia ke
aplikasi-aplikasi yang gratis Bapak,
Ibu. Karena biasanya kalau Bapak, Ibu
memanfaatkan yang free itu ada termnya.
Tolong baca term of agreement. jangan
sampai ada data-data personal Bapak itu
di-upload ke sana. Karena bisa jadi apa
yang di-upload itu akan digunakan oleh
si ee LLM untuk melakukan training
ulang. Kemudian penipuan. Nah, ini yang
tadi ee kita apa kita menunjukkan
beberapa foto saja Bapak, Ibu sudah
susah untuk membedakan mana yang asli,
mana yang palsu. Nah, oleh karena itu
verifikasi menjadi sangat-sangat
penting. Jadi jangan percaya bahkan
suara ya Bapak Ibu ee Bapak Ibu bisa
menggunakan ada beberapa tools itu yang
bisa menirukan suara Bapak Ibu, bisa
meng-cloning suara kita. Jadi kalau
ditelepon itu benar-benar bisa
menggunakan suara kita hanya dengan
diketik. Jadi, text to speech, tapi
speech-nya suara kita. Bayangin Bapak,
Ibu. Kemudian di fake. Di fake kan
biasanya video dan yang lain adalah
pelajar. Jadi intinya ee itu mungkin
yang perlu saya ingatkan ee Bapak Ibu
semua. Jadi sekali lagi AI ini dua sisi
mata uang seperti pisau juga. Pisau bisa
membantu Bapak Ibu tapi bisa
mencelakakan juga. Oleh karena itu ee
bijaklah menggunakan AI ini. Sekali lagi
AI ini bukan penentu tetapi tetap Bapak
Ibuah penentu. Jadi sempat ramai kalau
misalkan mobil otonomus gitu ya nyetir
sendiri terus nabrak orang siapa yang
harus dihukum. Nah seperti itu kan perlu
dibahas. Mungkin itu yang bisa saya
sampaikan. Kasih baik terima kasih
banyak Pak Arif untuk penutup dan juga
reminders-nya untuk sobat ASN semua ya.
Dan sampai jumpa lagi, Pak Arif. Sehat
selalu. Terima kasih banyak telah
bergabung memberikan informasi yang luar
biasa, insight dan juga jawaban bagi
para ASN tadi yang sudah bertanya.
Sampai jumpa, Pak. Sehat selalu.
Wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh, Pak Arif. Terima kasih.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Baik, Sobat ASN. Tidak
terasa ya waktu yang menjumpai kita pada
momen hari ini kita sudah sampai di
penghujung acaranya dan saya haturkan
terima kasih untuk seluruh pihak yang
telah mendukung webinar ASN seri ke-13
tahun 2025. Yang pertama kepada Wakil
Gubernur Jawa Timur Bapak Emil
Elistianto Dardak yang telah memberikan
keynote speech tadi. Kemudian terima
kasih juga telah terhubung secara
langsung dan secara jarak jauh CEO Binar
NPT Bluebird Group Tbk Independent
Commissioner Technology Committee, Ibu
Alamanda Santika. Dan untuk narasumber
kita yang kedua yang baru saja telah
terhubung dengan kami yaitu Direktur
Direktorat Teknologi Informasi dan Wakil
Ketua AI Center Universitas Brawijaya
Bapak Dr. Raden Arif Setiawan. Terima
kasih tentunya kami juga ucapkan kepada
Sobat ASN. Namun sebelum mengakhiri
sesi, kami ingin ingatkan kembali untuk
mengecek secara berkala di aplikasi
Semesta Bangkom guna mengunduh
e-sertifikat. Dan ASN belajar seri 13
tahun 2025 ini dipersembahkan oleh Corpu
SDJIS BPSDM Provinsi Jawa Timur. Tetap
semangat dan sampai jumpa pada seri
selanjutnya. Wassalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh. Sampai
jumpa.
lah
[Musik]
[Tepuk tangan]
Zaman yang terus
bergerak, sambut dengan penuh
semangat. Saatnya kita
melangkah. Hadapi segala tantangan.
Tingkatkan setiap
kompetensi untuk pelayanan
berdampak bersama
ASN
belajar. Ciptakan SDM unggul
berprestasi selalu inisiatif dan
kolaboratif untuk inovasi yang
berkelanjutan.
menjadi ASN berakhlak
mulia siap menyongsong Indonesia
emas ASN belajar wujudkan
pemerintahan berkelas dunia satukan
tekad pantang
menyerah jadi ASN cetar
berkualitas belajar
wujudkan pemerintahan
berkelas
dunia tukang tekad pantang menyerah jadi
ASN cepat
[Musik]
berkuan
[Musik]
sama zaman yang terus
bergerak sambut dengan penuh semangat.
Hari ini Kamis tanggal 10 April 2025,
ASN Belajar telah memasuki seri yang
ke-13. Kami menyampaikan terima kasih
dan apresiasi atas antusiasme sobat ASN
di seluruh negeri untuk terus mengikuti
secara aktif program ASN belajar
ini. SDM unggul berprestasi.
selalu inisiatif dan
kolaboratif untuk inovasi yang
berkelanjutan.
menjadi ASN berakhlak mulia.
BPSDM Provinsi Jawa Timur
[Musik]
mengucapkan provinsi mohon maaf lahir
dan batin. DPSDM Jati juara
tukang tekad pantang
menyerah jadi ASN cetar
berkualitas
belajar pemerintahan berkelas
[Musik]