File TXT tidak ditemukan.
ASN Belajar Seri 14 | 2025 - Perempuan Berkarya, Jawa Timur Sejahtera
RPlOrmEQa5g • 2025-04-21
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id [Musik] Zaman yang terus bergerak, sambut dengan penuh semangat. Saatnya kita melangkah. Hadapi segala tantangan. Tingkatkan setiap kompetensi. Untuk pelayanan berdampak bersama ASN belajar. Ciptakan SDM unggul berprestasi selalu inisiatif dan kolaboratif untuk inovasi yang berkelanjutan. Menjadi ASN berakhlak mulia siap menyongsong Indonesia emas. ASN belajar wujudkan pemerintahan berkelas dunia satukan tekad pantang menyerah jadi ASN cetar berkualitas belajar wujudkan pemerintahan kelas dunia satukan tekad pancang menyerah jadi ASN berkuwa servis [Musik] bersama asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bismillah. Alhamdulillah la haula wala quwwata illa billah wasalatu wasalamu ala rasulillah wa ala alihi wa ashabihi wawalah. Generasi unggul bukan hanya mereka yang cerdas dalam ilmu, tetapi juga mulia dalam akhlak. Ilmu tanpa akhlak akan melahirkan kesombongan. Sedangkan akhlak tanpa ilmu akan kehilangan arah. Sebagaimana sabda Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, "Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia." Maka membangun generasi masa depan harus dimulai dengan menanamkan nilai-nilai kejujuran, kesabaran, dan tanggung jawab. Ilmu adalah cahaya yang menerangi jalan. Sementara akhlak adalah kompas yang membimbing langkah. Jika keduanya berpadu, lahirlah pemimpin yang bijak dan masyarakat yang sejahtera. Mari didik anak-anak kita dengan ilmu yang luas dan akhlak yang luhur agar mereka menjadi penerus bangsa yang membawa keberkahan dan kemajuan. Ilmu membangun peradaban, akhlak menjaga kemuliaan. Wallahuam bawab. Saya Ramlianto, Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur untuk Mutiara Hikmah. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. [Musik] Halo sobat ASN, kita berjumpa lagi dalam webinar ASN belajar yang dipersembahkan oleh Corporate University SDGIS BPSDM Provinsi Jawa Timur. Sebelum memulai webinar, ada beberapa hal yang perlu Sobat ASN perhatikan agar acara dapat berjalan dengan lancar. Satu, tulis nama akun Zoom sesuai dengan format nama strip asal instansi Sobat ASN. Dua, aktifkan kamera. Pastikan posisi kamera tidak membelakangi cahaya ya, agar wajah Sobat ASN dapat terlihat lebih jelas. Tiga, gunakan virtual background yang sudah disediakan. Bagi sobat ASN yang sudah mengisi link pendaftaran, virtual background dapat diunduh pada link yang dikirimkan melalui pesan WhatsApp. Empat. Apabila Sobat ASN ingin mengajukan pertanyaan atau berpartisipasi interaktif, Sobat ASN dapat menggunakan reaction angkat tangan atau rise hand pada Zoom meeting. Lima. Bagi Sobat ASN yang mengikuti webinar melalui live YouTube BPSDM Jatim TV dapat menuliskan pertanyaan melalui kolom live chat. Enam. Jangan lupa siapkan alat tulis untuk mencatat hal-hal penting ya. Siapkan pula alat tulis Sobat ASN selain untuk mencatat hal-hal penting. Hal ini dapat mempertajam pemahaman Sobat ASN tentang materi yang disampaikan oleh narasumber. Tujuh. Untuk mendapatkan e-sertifikat pada webinar ini, Sobat ASN wajib mengisi link presensi yang akan kami bagikan pada saat acara webinar berlangsung. Jangan lupa untuk mengisi lembar penilaian dan kuesioner juga agar e-sertifikat Sobat ASN dapat diunduh. Itulah beberapa hal yang patut Sobat ASN perhatikan selama mengikuti webinar ini. Tetap semangat dan selamat mengikuti webinar ASN Belajar. [Musik] ee Surabaya kami lakukan karena jangan sampai kita tidak selamat pagi pagi pagi pagi luar biasa [Musik] merupakan perintah ataupun siap menerima materi laporan Hai, lanjutkan. Lanjutkan berdoa mulai. Misalnya ee Cina menyerang pentagon tapi yang tidak nyerang pakai senjata, tidak nyerang pakai rudal, tidak. Tapi yang diserang adalah sistemahmi. Selamat pagi. Pagi. Pagi. Pagi. Luar biasa. Siapa kita? BB tebukan dadanya. Ayo kita semua. Ayo kita semua. Jangan pernah berputus asa. Jangan pernah berputus asa. Karena kita semua. Karena kita semua. PP penegak percatusan. Sekarang kelompok satu menunjuk satu orang sebagai penilai. Jadi memang fair ini nanti ya gak menilai punya dirinya sendiri. Terah nanti ada satu orang yang presentasi leadernya filosofinya apa, bagaimana kerja tim yang dia manage atau dia bentuk kemudian ilmu apa yang didapat dari hari ini? Selamat pagi sahabat ASN. Perkenalkan nama saya Andre Tanggung, peserta Diklat Polisi Bomprausi 100 JP kategori keahlian dan keterampilan asal dari Satpol PP Kabupaten Subar Jaya. Pesan dan kesan selama mengikuti Diksar Polpdm Provinsi Jawa Timur sangat menyenangkan dan mengesatkan karena materi yang disajikan sangat baik dan bermanfaat. Fasilitasnya juga sangat lengkap dan para pengasuhnya sangat ramah dan baik. Terima kasih kepada BPSDM Provinsi Jawa Timur untuk kesempatan yang sudah diberikan kepada kami. Maju terus BPSDM Provinsi Jawa Timur. Jaya jaya jaya. Terima kasih. Selamat siang sobat ASN. Perkenalkan saya Rahmiza dari Kabupaten Pasar Kalimantan Timur. Salah satu peserta Diksar Polp JP kategori keahlian dan keterampilan pola kontribusi. Pesan dan kesan saya selama mengikuti Diksar ini sangat menyenangkan. Saya sangat bersyukur bisa turut serta berpartisipasi dalam kegiatan ini karena saya banyak mendapat manfaat dan ilmu baru yang bisa saya terapkan di instansi asal saya nanti. Saya bisa bertemu dan berkenalan dengan peserta lain di daerah lain. Selain itu, fasilitas dari BPSDM Jawa Timur mantap sekali. Salam prajawib bawah BPSDM Jawa Timur. Jaya jaya jaya. Terima kasih. Ayo kita semua. Ayo kita semua. Jangan pernah berputus asa. Jangan pernah berputus asa. Karena kita semua. Karena kita semua. KP menerus bangsa. Opt penerus bangsa. Mbak yang jal yang tengah jalannya Mbaknya ada dagangan di depan nih jualan ini juga ini jualan ini aduh kalau gak beli halo siapa lapor dia bang ini Pak tapi banyak di situ saja Setuju ya. Setuju. Jangan Pak setuju aja. Setuju yaang saja gak apa-apa Pak. Setuju ya. Setuju ya. Bang iya gimana itu aman enggak? Aman. Kami yang lindungi. Tugas kamu melindungi Bapak ini. Bang pindah aja kita pindah. Yaangnya pindah enggak sama-sama pindah ya kami angkat ya. Kami bantuin boleh Pak ya boleh ya bantu Pak ya Pakar silakan silakan. Nah di belakang sana Pak ya. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. ee saya mengucapkan terima kasih dan sekaligus mewakili ee untuk menyampaikan e kesan dan kesat saya selama melakukan dasar Polp di sini adalah kami merasa sangat bahagia PP [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] bertanya yang kita bersama Kepala Bidang Pengembangan Kompetensial atas jaan Bapak Sugengi dan tim semuanya yang bertugas para instruktur [Musik] langsung dari Allah Subhanahu wa taala dan dengan mengucap alhamdulillahirabbil alamin pelatihan dasar Polisi Paja Provinsi Jawa Timur tahun 2024 pada hari ini hari Senin 21 Oktober 2024 secara resmi saya akhiri. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. [Musik] Kami mencoba menjadi yang terbaik. Melayani bangsa dengan sepenuh hati. Barah kami junjung teguhkan diri dan jadikan pedoman serta kekuatan. Kami hadir di sini untuk mengabdi laksanakan tugas ke bangga negeri. Memeras itu melayani bangsa dengan akuntabilitas tinggi. Home. Kami dari sini tugas dengan hati. Tunjukkan kompetensi dalam harmoni melayani bangsa loyal tanpa batasannya selalu adaptif dan berkolaborasi bergandeng tangan satu tujuan menjadikan ASN lebih berakhlak bekerja sepenuh hati tulus membantu sesama dengan bangga kami melay Layani bangsa. [Musik] Kami dari sini tugas dengan hati. Tujukan kompetensi dalam harmoni di bangsa loyal tanpa batasannya kalau ada dan berkolaborasi bergandeng tangan satu tujuan untuk menjadikan ASN lebih beragam bekerja sepenuh hati tulus membantu sesama dengan kami melayak Dengan bang kami melayani dengan bang kami melayani bangsa [Musik] H [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Ya Nabi salam alaika, ya Rasul salam alaika, ya habib salam alaika shawatullah alaika Antaamsun, anta badrun, anta nurun filq nuri anta iksiru anta misbahu suduri Allah ya nabi salam Salam alaika ya rasul. Salam alaika ya habib salam alaika shawatullah alaika. Hadirin dimohon berdiri. Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. [Musik] Hadirin disilakan duduk. kembali [Musik] Bapak, Ibu hadirin yang berbahagia. Izinkan saya mengawali acara pada pagi hari ini dengan penuh semarak dan pantun. Boleh dijawab dengan kata cakep, jempolnya terangkat ke atas ya. Pagi cerah, burung bernyanyi, mentari bersinar. Tanpa terasa perempuan hebat terus berkreasi membangun Jawa Timur menjadi sejahtera. [Tepuk tangan] Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullah. Shalom. Salam sejahtera bagi kita semua. Om swastiastu. Namo buddhaya. Salam kebajikan bagi kita semua. Salam sehat ibu-ibu sekalian. Selamat pagi. Tentunya kami ucapkan selamat datang di Sasanawiatap Praja Kantor BPSDM Provinsi Jawa Timur yang kami banggakan. Senang sekali pada pagi hari ini ingin terlebih dahulu menyapa tamu VIP yang telah hadir. Yang terhormat Kepala Dinas P3AK Provinsi Jawa Timur. Boleh berikan applaus. Bapak dan Ibu yang kami hormati, Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, Wakil 4 Basnas Jawa Timur, Ibu-ibu Gerakan Sayang Perempuan Ojek Online Jawa Timur, para tamu undangan yang telah hadir, dan tentunya seluruh sobat ASN yang telah hadir melalui Zoom meeting maupun live YouTube BPSDM Japtin TV yang berbahagia. Ibu-ibu sekalian yang berbahagia, serta Bapak Ibu yang telah mengikuti ASN Belajar Sari ke-14. Yang berbahagia, perempuan masa kini bukan hanya bagian dari perubahan saja. Mereka adalah motor penggeraknya. Hal ini dibuktikan dengan peran perempuan yang semakin terlihat nyata dalam menciptakan dampak sosial, ekonomi, hingga lingkungan. Mereka hadir sebagai pemimpin komunitas, inovator, pelindung alam, dan pencipta solusi berkelanjutan. Namun di balik kontribusi yang luar biasa ini, tantangan masih menghadang seperti diskriminasi gender, akses pendidikan yang belum merata hingga hambatan struktural yang menghalangi potensi mereka. Inilah saatnya kita membuka ruang lebih luas bagi perempuan untuk berkarya, berdaya dan dalam rangka memperingati hari Kartini, yaitu hari ini tanggal 21 April 2025 bersama-sama kita ikuti acara ASN Belajar seri 14 tahun 2025 yang mengusung tema Perempuan Berkarya Jawa Timur [Tepuk tangan] sejahtera. Sebelumnya marilah kita saksikan terlebih dahulu atraksi bela diri perempuan Srikandi Institut Jujitsu Indonesia yang merupakan program gerakan sayang perempuan ojek online di bawah binaan DP3AK Provinsi Jawa Timur. Di mana sebagai perempuan driver ojek online tentunya berpotensi mendapatkan tindakan kejahatan ataupun kekerasan. Oleh karena itu, melalui pembinaan fisik dan mental dengan berlatih bela diri jujitsu diharapkan perempuan akan lebih berdaya, berjaya dan berbahaya. Hadirin yang kami hormati, terimalah persembahan atraksi jujitsu dari Srikandi Iji DP3AK Jawa Timur. [Tepuk tangan] [Musik] Ini adalah peragaan kata tongkat pendek juru atau jurus ayunan tongkat pendek yang merupakan rangkaian gerak ger gerakan Teknik senjata tongkat pendek dalam menyerang, menangkis dengan ayunan tongkat yang mengalir secara deras, cepat, dan bertenaga. [Musik] Selanjutnya hadirin yang sedang diperagakan adalah aplikasi senjata tongkat pendek, yaitu penggunaan senjata tongkat dalam berbagai situasi untuk dapat melumpuh lawan baik dalam posisi rapat ataupun berjarak. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] yang diperagakan selanjutnya adalah peragaan kata dengan jurus kepalan besi atau yang sering kita ketahui sebagai knakel brush. Rangkaian ini merupakan gerakan teknik senjata dengan menggunakan senjata berupa cincin kepalan besi atau yang sering kita ketahui sebagai kenakel dalam genggaman yang merupakan alat untuk menambah kekuatan serangan, pukulan, dan daya rusak yang fatal sehingga dapat melumpuhkan dan menghancurkan lawan dan juga pertahanan lawan. [Musik] yang sedang hadirin saksikan merupakan aplikasi penggunaan senjata kepalan besi atau knakel. Penggunaan senjata kepalan besi yang memang dipergunakan untuk perkelahian jarak dekat dengan menyerang bagian-bagian tulang lawan seperti kepala, lengan, rusuk, dan bagian tulang lainnya. [Musik] Berikutnya adalah aplikasi perkelahian dengan tangan kosong. yaitu perlawanan tangan kosong dalam menghadapi serangan lawan yang berupa tarikan, pegangan, cekikan, dan pukulan. Seperti yang kita ketahui, perempuan merupakan makhluk lemah yang seringki menjadi sasaran kekerasan yang terjadi tidak hanya di dalam rumah dan tapi juga di jalan atau di luar rumah. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Ye. [Tepuk tangan] [Musik] Inilah Srikandi Iji Gaspol DP3 Jatim. [Tepuk tangan] Terima kasih atas perhatiannya. Selamat pagi [Musik] Bapak, Ibu hadirin yang berbahagia. Boleh berikan applaus sekali lagi. Apresiasi yang luar biasa kita berikan kepada Jujitsu Srikandi IJI DP3A Provinsi Jawa Timur. Dan ingin sekali kami juga menyapa kepada yang terhormat. Selamat datang kami ucapkan kepada Ketua Komisi E-DPRD Provinsi Jawa Timur Ibu Dranda Sri Untari, MAP di tempat acara. Selamat datang. Terima kasih kehadiran dan waktunya, Ibu. Baik, hadirin yang berbahagia. Selanjutnya kita akan tundukkan kepala berdoa bersama memohon kehadirat Allah Subhanahu wa taala untuk dapat memberikan manfaat keberkahan. Untuk itu kami silakan kepada Ibu Hajah Fatimah untuk dapat memimpin doa pagi hari ini. Kepada Ibu Fatimah disilakan. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Mohon izin Bapak Ibu sekalian, mari kita aminkan doa. Mudah-mudahan Allah mengijabah atas doa-doa kita bersama. ila hadratin nabil mustofa rasulillah sallallahu alaihi wasallam wa ala alihi wa ashabihi wa azwajihi wriatihi wa ajat maalam walqul bisyafaah wijahir rasul waliqi hajatina [Musik] alfatihah bismillah Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma sholli ala sayyidina Muhammadin wa ala ali sayyidina Muhammad. Walhamdulillahiabbil alamin. Rbi az anaskur nmatakallati anamta alaiya waa walidina waala shihan tardahu wailna birahmatika fi ibadik shihin. Allahummafirlana dunubana waliwalidina warhamhum kamaunar. Allahummaiklana umrina wabariklana fi ilmina wiklana fi arzaqina wiklana fihatina wabariklana fi auladina w'alna min ibadik shihin. Ya Allah, ya Tuhan kami yang maha mulia, maha adil, dan maha bijaksana. Limpahkanlah rahmat dan karunia-Mu untuk masyarakat Jawa Timur agar rakyatnya tetap sejahtera dan makmur. berikanlah kekuatan lahir batin untuk para pemimpin-pemimpin kami, utamanya Ibu Gubernur Jawa Timur beserta wakil dan segenap jajaran kepemimpinannya di dalam menjalankan amanah-Nya dan jauhkan dari fitnah, jauhkan dari adu domba, dan jauhkan dari para makar-makar yang zalim. Ya Allah, ya Rahman, ya Rahim, jadikanlah kami, anak-anak kami menjadi anak-anak yang saleh salihah, yang terinspirasi Raden Ajeng Kartini yang berakhlak mulia dan yang menjadi suri tauladan untuk kemaslahatan bangsa dan negara. La haula wala quwwata illa billahil aliilim. Rabbana atina fid dunya hasanah wafil akhirati hasanah waqinazabanar wailnal jann maal abrar ya azizu ya garabal alamin wasallallahu ala sayyidina muhammadin wa ala alihi wasohbihi wasallam walhamdulillahiabbil alamin wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh tu Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Hajah Fatimah yang telah memimpin doa untuk acara hari ini. Semoga kita mendapatkan keberkahan dan kelancaran sampai dengan akhir nanti. Selanjutnya hadirin, Bapak Ibu yang kami hormati, kita akan simak bersama laporan penyelenggaraan acara yang akan disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur yang kami hormati Bapak Dr. Ramlianto, S.P., MP. Disilakan. [Musik] Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam. Selamat pagi, salam sejahtera untuk kita sekalian. Yang terhormat dan kita muliakan serta kita banggakan bersama Ibu Gubernur Jawa Timur Ibu Dr. Raja Wifaar Parawansyah. Insyaallah beliau bergabung menyimak kegiatan kita secara daring karena kesibukan beliau yang luar biasa yang tidak bisa ditinggalkan. Yang kami hormati Ibu Arumi Bahsin Emil Dardak selaku ketua tim penggerak PKK Provinsi Jawa Timur yang insyaallah juga beliau bergabung secara daring dan nanti akan menyampaikan sambutan kepada kita semua. Yang kita hormati bersama Ibu Dr. Dranda Sri Untari, M.AP, HP, Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur yang sudah berkenan hadir di BPSDM Jawa Timur. Seperti yang kita ketahui bersama, beliau adalah seorang aktivis perempuan yang selama ini banyak menginspirasi kita semua. Matur nuwun Ibu rawuhnya. Yang kami [Musik] hormati sohibul acara. Kalau saya ini shaibul bait, sohibul makan dan makanan. Ibu Dr. Triwahyu Liswati, M.Pd. Beliau adalah Kepala Dinas P3AK Provinsi Jawa Timur. Terima kasih Bu Kadis kolaborasinya dengan BPSDM Jawa Timur. Yang kita temati bersama dari Basnas K. H. Husnul Khuluk. Matur nuwun rawuhnya yang sudah banyak bersinergi dalam pemberdayaan perempuan selama ini. Bapak, Ibu para narasumber, para pejabat di lingkungan pemerintah Provinsi Jawa Timur, baik dari BPSDM, dari DP3 AK, maupun dari seluruh perangkat daerah yang hadir mewakili perangkat daerah masing-masing. Dan tentu yang saya banggakan seluruh peserta yang hadir maupun yang hadir secara daring. Saya jadi enggak terlalu khawatir naik Gojek atau naik Grab atau Shopee. Shopee ojol lah pokoknya yang ee pengendaranya perempuan. Kalau lihat yang tadi tepuk tangan untuk Bapak Ibu semuanya. Pertama tentu sebagai shahibul bait saya menyampaikan selamat datang di kampus BPSDM Provinsi Jawa Timur. Wabil khusus kepada Ibu Ketua Komisi E yang katanya baru pertama kali ke sini. Agak jauh Bu di sini dulu tempat jin buang anak dalam arti yang sesungguhnya. Karena memang daerah ini dulu rawa-rawa konon di tahun 0-an ketika BPSTM Rus Jawa Timur berdiri. Tetapi setelah itu ee apa namanya? Ee kemudian pemerintah provinsi membangun BPSDM ini dan BPSDM ini menjadi semacam kawah candra dimuka bagi ASN di seluruh Indonesia untuk mengembangkan kompetensinya. Salah satu alumninya hadir bersama kita, Pak K. Husnul Hul yang pernah 3 bulan sekolah di tempat ini. Ada hantunya enggak, Pak? Di sini enggak ada. Katanya ada hantunya, tapi saya belum pernah ketemu. Padahal saya sudah 26 tahun di sini. pertama tentu eh yang kedua tentu kami menyampaikan terima kasih kepada ee Dinas Pendan Perempuan dan Perlindungan Anak yang telah berkolaborasi dengan BPSTM Jawa Timur dalam edisi khusus ASN belajar dalam rangka Hari Kartini tahun 2025. Bapak, Ibu yang saya hormati, tadi pagi sekitar jam .00 Pagi, Bu Gubernur Jawa Timur menyampaikan salah satu karya tulis beliau yang hari ini dimuat di Jawa Pos dan judulnya itu Kartini itu anti hox. Ada beberapa poin penting yang disampaikan oleh Ibu Gubernur. Yang pertama beliau menyampaikan bahwa seorang Kartini itu memancarkan kecantikannya, memancarkan keuannya itu sebagai refleksi dari inner beauty, dari kecantikan dalam hatinya. Ini yang paling penting bagi kita. terlihat dari tulisan-tulisan beliau yang dikumpulkan kemudian menjadi ee karya besar yang banyak diterjemahkan dalam banyak bahasa di dunia. Habis gelap terbitlah terang. Kalau ibu-ibu aja berangkat gelap pulangnya terang ya. [Tertawa] Jadi tugasnya malam hari. Mudah-mudahan sehat selalu semuanya dilindungi Allah subhanahu wa taala. Jadi Bu Gubernur menyampaikan bahwa keuan Kartini itu mencerminkan ininer beauty, mencerminkan kecantikannya dari dalam. Itu artinya Bapak Ibu sekalian keuan seorang Kartini itu dicerminkan oleh sifat dan sikap perilakunya serta karakter kepribadiannya yang luar biasa. Yang kedua, kata Bu Gubernur di dalam tulisannya Kartini itu orangnya santun. Jadi perempuan priay, suaminya sangat berkuasa pada saat itu di Rembang. Tetapi beliau sangat santun, tercermin dalam tulisan-tulisan beliau di dalam yang kemudian dikumpulkan menjadi sebuah buku habis ee gelap terbitlah terang. Tulisan-tulisannya begitu santun. Tidak mencerminkan bahwa beliau seorang istri penguasa pada saat itu. Tidak mencerminkan bahwa beliau adalah seorang priaayi yang mungkin bisa saja berkata-kata kasar kepada siapapun. Tetapi Kartini menunjukkan kesantunannya di dalam tutur kata, perbuatan maupun tulisan-tulisan. Nah, sekarang Ibu-ibu bisa lihat nih penampilannya di foto profilnya luar biasa elegan. Tetapi postingan-postingannya di media sosial itu kata-katanya tidak mencerminkan wajahnya. Kartini kata Bu Gubernur adalah wanita yang original yang asli tidak ditipu dengan skin, tidak menipu diri dengan skincare dan tidak menipu diri dengan filter. Loh, mungkin Pak Kiai Husnul Huluk, saya dan para lelaki yang ada di sini pernah loh jadi korban filter itu. Sehingga izin Pak Kiai, izin saya mohon maaf Pak Kiai. Sekarang ada istilah wanita salihah sama wanita yang salih mohon maaf. Mohon maaf. Jadi, Kartini mencerminkan kesantunan yang luar biasa, Bapak, Ibu sekalian. Betapaapun beliau adalah seorang istri penguasa termasuk dalam tulisan-tulisannya. Dan yang terakhir yang saya baca dari tulisan Bu Gubernur adalah Kartini berkhidmat. Apa nih? berkhidmat itu memiliki niat semangat yang tinggi. Tidak hanya untuk membangun dirinya sendiri, mencerdaskan dirinya sendiri, tapi juga mencerdaskan bangsanya. Tidak ingin hanya mensejahterakan dirinya sendiri, tapi juga untuk mensejahterakan rakyatnya. Anda kebayang istri seorang bupati Rembang pada saat itu tentu sudah berlimpah dengan harta kekayaan. Kalau dia hanya ingin untuk dirinya sendiri, saya kira kita semua yakin dia sudah cukup. Tetapi orang Kartini berkhidmat untuk turut serta mencerdaskan dan mensejahterakan rakyat dan bangsanya pada saat itu. Kartini, Ibu-ibu sekalian, tidak menunggu sempurna untuk berbuat sesuatu. Anda tahu kan tulisan-tulisannya itu ditulis dari balik dinding kadipaten yang mengkungkung beliau. Kalau sekarang mungkin agak sulit ya, agak mudah walaupun berada di dalam kamar, Anda bisa menulis apa saja dan dipublish di media sosial. Tapi selamat mengikuti kegiatan selamat hari Kini. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih banyak sambutan yang luar biasa telah disampaikan oleh Bapak Kaban BPSDM Provinsi Jawa Timur, Bapak Dr. Ramlianto, SPMP. Sangat menginspirasi kita semua. Bapak, Ibu hadirin yang berbahagia. Selanjutnya, Sobat SN di mana pun Anda berada, kita akan menyimak bersama sambutan Gubernur Jawa Timur, Ibu Dr. Honoris Kausa Kofifah Indar Parawansa yang dalam hal ini akan diwakili oleh Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur. Yang kami hormati Ibu Arumi Bahin Emil Dardak, SE melalui tayangan video berikut [Musik] ini. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Armi Baksin, ketua tim gerak PKK. Saya ingin mengucapkan selamat hari Kartini khususnya bagi para perempuan-perempuan yang hebat-hebat dan juga menginspirasi di seluruh Provinsi Jawa Timur. Terima kasih saya diundang dalam acara ini. Tapi mohon maaf saya harus mengirimkan video ini karena di waktu yang bersamaan saya ada agenda juga. Jadi saya kirimkan video ini untuk mewakili saya yang enggak bisa hadir secara live. Mudah-mudahan ini tidak mengurangi esensinya. Saya ingin mengucapkan sekali lagi, selamat Hari Kartini tahun 2025. Nah, setiap tahunnya kita mengenang Hari Kartini dan saya betul-betul berharap bahwa ini tidak hanya jadi seremonial saja. Karena kalau kita kenang kembali ya, kita membayangkan sebagai perempuan di eranya Raden Ajeng Kartini itu betapa sebetulnya kalau sekarang kita melihat perempuan sudah luar biasa, sudah perempuan yang jadi CEO, perempuan jadi bisnis woman. perempuan yang menjadi ibu rumah tangga, tapi lihat bagaimana bisa mendidik anak-anaknya, mengantarkan anak-anaknya menggapai cita-cita masing-masing dengan sangat luar biasa. Jadi, perempuan yang sekarang ini dengan di tahun 2025 ini pasti sudah sangat berbeda tantangannya dengan perempuan-perempuan di ee masa Raden Ajeng Kartini. Kita kita bayangkan ya pada saat itu pastinya orang sampai sekarang pun masih banyak kan ee kalangan-kalangan tertentu yang menganggap perempuan itu tempatnya di rumah saja, di dapur saja. Nah, saya enggak bilang bahwa itu tidak mulia. Perempuan yang memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga, mengabdi untuk keluarga, itu adalah pekerjaan yang luar biasa mulia. Tapi yang salah kaprah kalau menurut saya adalah kalau kita mengkotakan. Nah, mungkin ini yang dialami oleh Raden Ajeng Kartini pada saat itu. Tapi alih-alih beliau merasa tertekan. Beliau memanfaatkan banyak waktu luangnya di rumah itu untuk hal-hal yang positif. Salah satunya adalah belajar membaca, belajar menulis, membaca, dan memahami apa bacaannya. Dan sampai akhirnya beliau sendiri terinspirasi bahwa sebagai perempuan ternyata banyak sekali potensi-potensi yang bisa dikembangkan. Bahkan perempuan-perempuan ini pun bisa setara dengan laki-laki dalam sisi ekonominya, dalam sisi karirnya dan seterusnya. Nah, tidak hanya berhenti di situ, tetapi beliau ini em action gitu. Jadi melakukan tindakan atas apa cita-citanya gitu ya. mulai mengabarkan perempuan-perempuan lainnya, membuka peluang untuk mereka yang belum bisa membaca, menulis untuk belajar membaca dan menulis, memahami, terus bersurat juga dengan para perempuan-perempuan inspiratif pada masanya di dalam negeri sampai dengan ke mancanegara. sampai akhirnya ini singkatnya saja beliau menjadi salah satu pelopor perjuangan perempuan yang sampai detik ini kita kenal dan kita kenang selalu. Tapi tentunya sudah enggak relevan kondisi ee perempuan pada masa Raden Ajengkartini dengan perempuan-perempuan yang sekarang. Karena dari sisi pemerintahnya, dari sisi orang tuanya pasti cultur-nya sudah berbeda. Sudah banyak sekali peluang-peluang yang bisa dimanfaatkan untuk kesetaraan gender bagi para perempuan. Tapi sayangnya ya di masa yang sudah sangat modern seperti ini, undang-undang sudah banyak yang melindungi. Tapi masih contohnya saja di tahun 2024 saya membaca di data kami masih ada lebih dari 8.000 Ibu, kasus pernikahan anak atau dispensasi pernikahan ini biasanya terjadi karena adanya ee konflik kuasa di mana biasanya perempuan dianggap lebih lemah dibandingkan laki-laki atau bahkan orang tuanya. Kemudian ada juga kasus kekerasan sampai dengan lebih dari 900 kasus di tahun 2024 kekerasan terhadap perempuan. Nah, hal-hal ini pasti bikin kita dilema karena satu sisi kita melihat banyak sekali perempuan inspiratif. Contohnya gubernur Provinsi Jawa Timur. Seorang gubernur yang mungkin sebelumnya tidak terpikirkan bahwa provinsi sebesar ini bisa memiliki gubernur seorang perempuan, tetapi dibuktikan oleh Ibu Khafifah Hindar Parawansa. Tapi di sisi yang lain, kita masih menghadapi masalah-masalah klasik yang dihadapi oleh para perempuan. Pertanyaannya, apakah yang kita lakukan bersama sebagai Kartini-Kartini di era modern dengan kapasitas kita masing-masing? Harapannya kalau dari saya tim penggerak PKK tanpa henti-hentinya pastinya ee berusaha dengan segala keterbatasan tapi juga dengan semangat yang tinggi meminimalisir kasus-kasus dispensasi nikah atau pernikahan dini atau pernikahan di usia anak dan tentunya juga kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan. memberikan banyak perempuan fasilitas-fasilitas baik itu kelas ataupun ilmu untuk meningkatkan skill mereka supaya mereka bisa lebih berkarya, lebih berdaya lagi. Karena di mana tempat perempuan yang berkarya dan berdaya biasanya tempat tersebut akan maju dan sejahtera. Kita hadir sebagai perempuan bukan untuk berkompetisi dengan laki-laki, tapi untuk melengkapi laki-laki juga sehingga suasana ekonomi, situasi sosial itu lebih seimbang dan juga balance. Terakhir sekali lagi saya mengucapkan selamat hari Kartini untuk kita semua. Kita sambut dengan penuh semangat, dengan penuh cita-cita agar para perempuan di Jawa Timur dan seluruh Indonesia semakin berkarya lagi, semakin baik lagi, dan semakin maju lagi. Terima kasih. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Baik, boleh berikan applause yang lebih meriah Bapak, Ibu hadirin yang berbahagia. betapa sangat menginspirasi, menambah ilmu pengetahuan, dan juga menjadi renungan bagi kita semua di hari Kartini tahun 2025 kali ini. Selanjutnya, Bapak, Ibu hadirin, dan sobat ASN di mana pun berada, kita akan sedikit untuk memberikan informasi bahwa acara ini juga live secara YouTube begitu ya di BPSDM Jatim TV. Dan sebelum kita lanjut ke sesi materi untuk mengingatkan bahwa link presensi dapat diakses pada barcode yang sudah kami tampilkan di layar LED maupun pada running teks. Baik, dapat ditampilkan panitia untuk link presensi bagi sobat ASN yang mengikuti secara langsung maupun secara online Zoom meeting maupun di akun YouTube BPSDM Jatim TV bahwa link ini kami sudah tampilkan melalui running tex dan juga di layar LED di semestabank.id. Setelah Sobat ASN mengisi presensi, survei, dan lembar monev, nantinya link sertifikat ini akan muncul maksimal 1* 24 jam. Jadi, Sobat ASN jangan lupa untuk cek secara berkala. Sekali lagi kami informasikan dan juga kami ingatkan untuk link presensi, survei dan lembar MONEV harap diisi dan link sertifikat nantinya akan muncul maksimal 1* 24 jam. dicek secara berkala begitu Bapak dan Ibu dan Sobat ASN selama 1 hari ini. Dan untuk cara registrasi presensi, Sobat ASN dapat mengikuti video tutorial berikut ini. Selamat menyaksikan. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Baik Bapak Bapak, Ibu hadirin yang berbahagia, Sobat ASN di mana pun Anda berada, saya boleh dengar tepuk tangan semangatnya karena kita akan segera memasuki sesi materi dengan tema yang luar biasa sesuai dengan peringatan Hari Kartini hari ini perempuan berkarya Jawa Timur sejahtera yang akan dipandu oleh Ibu Dr. Tri Susantari, M.Si. Kami silakan untuk dapat naik ke atas panggung. Ibu boleh berikan applaus menyambut kehadiran beliau di atas panggung. Silakan. [Musik] Baik, boleh sambil dicek juga mic-nya Ibu Tri. Saya mau dengar kabarnya hari ini sambil kita dengar suaranya apakah sudah oke. Mungkin bisa langsung dicoba. Sudah dinyalakan? Baik, apa kabar Ibu? Alhamdulillah baik, Mbak Patriia. Terima kasih. Sesi pemateri kali ini kami serahkan kepada Ibu Tri. Disilakan. Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua. Yang saya hormati Bapak Kepala SD PS BPSDM Provinsi Jawa Timur ee Ibu Untari Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Ibu Lis ee Kepala Dinas ee DP3A ee Provinsi Jawa Timur ee Kiai Basnas. Nggih. Nuwun sewu saya belum hafal namanya. ee para undangan, ibu-ibu yang cantik-cantik luar biasa. Semangat nggih pagi hari ini. Saya melihat dari pagi panjenengan semua menyanyi dengan riang gembira. Ye. Baik, untuk sesi ee diskusi pada ee pagi hari ini nanti sampai dengan siang hari ee akan ada beberapa narasumber. Narasumber yang pertama adalah Ibu Dr. Dranda Sri Untari, Magister Administrasi Publik. Betul. Nggih, Ibu. Eh, Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur. Monggo Ibu kami persilakan untuk naik ke panggung. [Musik] Matur nuwun Bu Untari. Untuk narasumber yang kedua, Ibu Dr. Tri Wahyu Liswati, Magister Pendidikan, Ketua DP3 AK Provinsi Jawa Timur. Monggo Ibu kami persilakan untuk ke panggung. [Musik] giih. Baik, ee sudah di atas panggung kedua narasumber. Untuk sesi yang pertama saya aturi Ibu Dr. Dranda Sri Untari, Magister Administrasi Publik untuk menyampaikan paparannya. Pangamputen Ibu, waktunya 15 menit. Monggo Ibu. Matur nuwun Ibu moderator. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi, salam sejahtera untuk semuanya. Semoga berkat dan rahmat Allah Subhanahu wa taala bersama seluruh kita para perempuan yang bergabung di dalam program DP3A Provinsi Jawa Timur yang ditambatkan di dalam program ASN Belajar. Semoga kita semuanya senantiasa mendapatkan rahmat dari Allah Subhanahu wa taala dan senantiasa terbuka pikiran kita untuk saat ini di sini untuk kemudian kita mengisi ruang kosong di dalam pikiran dan hati kita. menerima sepercik ilmu yang mungkin bisa kami bagikan pada ibu-ibu semua sebagai bagian daripada amalan kita sebagai manusia yang hidup dalam keseharian. Yang saya hormati Bulis selaku Kepala DP3A. Kemudian ada sahabat saya, Mbak Tiah. Alhamdulillah matur nuwun sanget ada para ibu-ibu dari organisasi wanita dan organisasi perempuan serta para sahabat Ojol putri. Luar biasa panjenengan. Tepuk tangan buat rekan-rekan kita Ojol Putri. Saya tadi mau ngarang pantun. Kiro-kiro pantes apa ora, apik apa ora? Sakal ning kono iku mau soale Balongsari Kecamatan Tandes [Tepuk tangan] Ojol Putri memang [Tertawa] pantes matuk-matuk nih hari ini. Baik, rekan-rekan semua. Seperjuangan saya ini manusia yang berjuang bersama Mbak Tiah. Dari kecil intil-intil SD sampai hari ini kalau di dalam rumah u kudu loro ae. Lek neng jobo bergas. Iku salah satu indikator aktivis perempuan. Yang kedua, lek dikongon budal nang di ora takon. iku ma ono opo sing penting neng kono iso sharing, iso menyampaikan apa yang kita pikirkan dan bisa menumbuh kembangkan yang lain dalam upaya untuk bisa bersama-sama kita perempuan ini berdaya, mandiri, berkarya, dan bersejahtera di Jawa Timur yang kita cintai dan kita banggakan. Kita patut berbangga punya Ibu Gubernur perempuan, presiden wedok mek sitok Bu Mega durung ono sing nututi. Gubernur wedok mek sitok Bu Kifah iki durung ono sing nututi Bu. Saya tidak tahu kapan lagi akan ada perempuan jadi gubernur. Mungkin yang pengin jadi gubernur banyak, tetapi yang mampu menembus sampai kemudian menjadi gubernur baru satu orang perempuan namanya Ibu Khofifah. Lalu kalau tarik garis ke atas banyak perempuan ingin jadi presiden. Akeh perempuan pintar-pintar jadi jenderal ya ada jadi pimpinan komisioner besar-besar juga ada. Jadi ketua DPR RI juga sudah ada, tetapi baru Ibu Megawati yang jadi Presiden Republik Indonesia. Itu jenis kelaminnya perempuan. Ngaten, Bu. Dari 7 del8 presiden hanya satu presiden perempuan. Maka kita sebagai perempuan menurut saya sudah ada contoh. Ada presiden, ada gubernur, ada ketua DPR sing wedok-wedok, ada jenderal juga cuma saya lupa namanya siapa. Ada seorang jenderal berbintang tiga. Kalau di polisi ada jenderal berbintang satu namanya Ibu Juan SH. Itu yang sering saya kampanyekan juga sebagai kelompok perempuan yang mampu menjadi jenderal di polisi. Karena tidak banyak perempuan di angkatan maupun di kepolisian mampu naik sampai pada puncak untuk menjadi pimpinan tertinggi. Oleh karena itu, ketika kita menyadari itu, kami dari Komisi E saya utamanya karena sudah demikian lama bergumul di dunia perempuan, di dunia perempuan koperasi. Dan dulu kami ada di Kaukus Perempuan Koperasi Indonesia, maaf, Kaukus Perempuan Politik Indonesia, lalu koalisi Perempuan Indonesia, lalu saya terjun fokus langsung ada di dunia ekonomi perempuan, di dunia perkoperasian. Tapi memang penugasan di partai menugaskan kami di ee komisi yang membidangi perempuan, anak, sosial, pendidikan, kesehatan ada di Komisi E. Kalau kita melihat data di Jawa Timur, jumlah perempuan lebih banyak sedikit dibanding laki-laki. 50,3% dari 41 juta. Artinya bahwa jum kuantata kita ini lebih besar dari laki-laki. Tapi apakah kesempatan kita lebih besar dari laki-laki? Kesempatannya sudah sama. Kalau menurut saya sudah sama. Top leader di Jawa Timur wedok bukan laki-laki artinya second leader. Next day saya ingin melihat seorang sekda perempuan. Belum pernah ada sekda perempuan di Jawa Timur. Siapa, Bu? No. Jawa Timur ya. Kalau kabupaten kota masih banyak. Di Bojonegoro ada, kemudian di Sidoarjo ada. Tapi untuk provinsi, kepala birokrat tertinggi di Jawa Timur belum pernah ada yang perempuan. Mudah-mudahan polis bisa jadi seda. Ya, kita doakan terkadang doa yang mak betunduk ini kan mak betunduk namanya. Mak betunduk mak petungul itu doa yang asli berasal dari ee alam bawah sadar kita. Itu yang kita tidak tahu. Kita nanti mau jadi apa. Saya termasuk saya enggak pernah tahu kok iso moro-moro terdampar nih dunia koperasi dan politik juga enggak pernah tahu. Itu yang kemudian, nah kemudian kalau kita melihat ketimpangan di Jawa Timur khusus untuk indeks gender itu ada di Sampang, Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, dan Probolinggo. Ini yang masih perlu kita dorong supaya bagaimana para perempuan ini bisa setara di dalam kesetaraan gendernya. Kita masih melihat di sana banyak. Kenapa? Ternyata satu masalahnya pendidikan. Jadi pendidikan ini menjadikan kita-kita mampu berbicara. Maka ketika kemarin COVID, pendidikan kita terhambat dengan model Zoom Zoom saja. itu ada data di Bali. Anak-anak SMP 153 anak tidak bisa membaca. Ketika tidak bisa membaca maka jendela ilmu itu menjadi berkurang. Apakah tidak bisa sambil mendengar? Bisa. Sekarang ada alat-alat instrumen YouTube, TikTok dan sebagainya. Tetapi membaca itu berupa pengetahuan itu mampu akan menjadikan analisa pendengaran kita dan pengatan kita jauh menjadi lebih bagus ketika kita memiliki referensi. Inilah yang menjadi salah satu prihatin kami sebagai ketua komisi E. Kami akan melihat di Jawa Timur opo yo no ngono iku. Itu bulis yang kami mau cari. Kami mau ketemu dengan Dinas Pendidikan apakah ada? bahwa ada anak-anak yang tidak bisa membaca sekolah tapi enggak iso mocong. Ini kan aneh. Ning sekolahan terus diajari opo? Apakah anak-anak tidak kemudian diminta untuk membaca buku-buku? Nah, ini temuan menurut saya dan temuan ini kalau ini banyak perempuan, maka kita masih punya PR lagi. Nah, kemudian berikutnya karena hanya waktunya 15 menit, maka kami punya enam strategi kami untuk memperkuat peran perempuan di dunia ramai ini dengan melalui pertama penguatan regulasi dan kebijakan pro perempuan, kedua pemberdayaan ekonomi perempuan, ketiga akses dan partisipasi pendidikan. Keempat advokasi dan kampanye kesaran gender, kelima perlindungan dan layanan sosial. Keenam, mendorong peran perempuan di politik dan kepemimpinan. Nomor enam, seperti saya. Kenapa muncul kemudian kayak saya, kayak anggota DPR DPRD yang lain diperlukan? Karena ketika kita mau ngambil keputusan kalau semuanya laki-laki tidak ada yang mengerti rasanya haid, tidak ada yang mahami nyusoni iku ngerangsemi koy opo iku? Gak ono sing ngerti. Jare bapak-bapak. Halah. atase ngono tok a lah. Halah kata-kata bapak-bapak. Padahal ketika ngerang semi, menyusui yang pertama sakitnya minta ampun. Lebih sakit ngerang semi daripada hamil 9 bulan. Itu kalau saya karena ngalami sendiri wabuh sampai tekan kini itu. Nah, ini menjadi salah satu poin ketika kebijakan kita di dunia untuk kepentingan perempuan. Ada perempuan di dunia politik dan di dunia birokrasi. contoh bullis sekarang ada di birokrasi sebagai eksekutornya, kami sebagai pols makernya, maka beberapa hal menyangkut kebijakan untuk kepentingan perlindungan perempuan dilakukan. Salah satunya hari ini dengan memberikan wawasan itu maka penting bagi kita untuk menciptakan para perempuan untuk masuk dunia politik. Bu Untari, politik itu gaduh, politik itu membingungkan, politik itu tidak jelas. Iya. Tetapi itu tantangan kita. Tetapi saya bisa bertahan lima periode. Dua kali di Kota Malang, tiga kali di Provinsi. Dengan tantangan yang tidak sedikit dan luar biasa. Mulai tantangan yang bersifat domestik dengan suami dan anak-anak sampai tantangan yang bersifat struktural. di mana lingkungan kita dan alam kita belum tentu memberikan dukungan. Tetapi orang-orang kayak saya, kayak Mbak Tia, kayak dan para aktif perempuan itu manusia ngeyel. Ngeyel untuk misi, ngeyel untuk visi. Kalau aku bisa, kenapa perempuan yang lain tidak bisa? Maka aku harus membaginya itu. Sesungguhnya kalau dikaitkan dengan hari ini sebagai hari Kartini, itulah sebenarnya titik kuncinya. Untuk apa Ibu Kartini knowledge terus-menerus ketika dilarang menyampaikan itu pada residen Belanda yang ada di Semarang, ada di Indonesia, beliau berkirim surat ke Ratu Belanda. Ngeyel. Kalau tidak ngeyel, kita akan tidak bisa mendapatkan tempat itu. Mendapatkan apa yang kita butuhkan. Kita ngeyel pengin pintar, maka pendidikan harus mentarakan perempuan. Kita ngeyel pengin sehat, maka anggaran kesehatan perempuan, anggaran reproduksi, prareproduksi sampai pasca reproduksi harus disusun untuk perempuan. Kita ngeyel berpolitik, maka ada afirmasi. 30% harus ada perempuan. Kita ngeyel di birokrasi, maka ada 30% minimal birokrasi perempuan. Intinya kita ngeyel, maka ada ojol perempuan. Coba kalau ibu-ibu yang bisa naik sepeda motor di ojol itu tidak ngeyel, pengin juga mendapatkan ekonominya, maka tidak akan pernah boleh oleh suaminya jadi tukang ojol. Benar enggak? Maka salah satunya ilmunya untuk bisa memperjuangkan itu carane ngeyel. Ngeyel tapi ngeyel terstruktur, ngeyel bayi data, ngeyel bayi regulasi, ngeyel ba fakta yang ada. Itu yang harus kita lakukan sebagai perempuan. Ibu Kartini ngeyel. Caranya ngeyel dengan peradaban adalah menulis. Karena Ibu Kartini tidak bisa demo. Mosok aku wedok podo mbek masku. Masku oleh sekolah sampai nang londo. Aku gak oleh aku mek dikongkon ning nerone puri, dikongkon macak manak. Masak bendino aku diuruki carane gawe wedak popor membaca menulis sudah tapi di di sana perempuan di sana apakah kaya aku? Apakah kayak aku? Itu pertanyaan dia. Maka kemudian aku gak iso metu teko istanaku. Yo wis aku tak nulis. Menulislah beliau. Jebollah peradaban itu karena Kartini menulis sehingga kemudian beliau menjadi tonggak bagi bagi perempuan modern untuk diakui keberadaannya. Kalau mau ditarik zaman kuno sudah ada raja-raja perempuan. Ratusima itu perempuan. Tribuana Tunggadewi perempuan, Suhita perempuan, Gayat Tri Rajapatni perempuan, peletak dasar hebatnya Majabit adalah seorang perempuan. Jadi kita semuanya hari ini telah diberikan oleh negara kesempatan untuk itu. Tinggal bagaimana kita mau melakukan itu. Maka kami dalam rangka untuk membangun dan membumikan serta men-sharingkan para perempuan lain untuk bisa hidup bersama kita, sama dengan kita. Maka kita perlu salah satunya adalah kalau di daerah peraturan daerah tentang perlindungan anak dan perempuan. Kenopo Bu Untari wis ono bojone, ono mase, ono hansib, ono tentara kok wedok-wedok sik njaluk perda perlindungan. Ya, karena mereka membutuhkan di ruang manaun mereka dilindungi hak-haknya. Untuk apa? agar terjadi kesetaraan antara perempuan dan laki-laki. Dan tambah satu lagi, salah satu ee kelompok masyarakat yaitu anak-anak kita. Perda tentang perda anak dan maka saya bilang sama Bulis, "Bulis, karena ini hari Kartini dan aku sesok kudu nang ngene kemen PPA. Enggak apao Bulis. Asal isuk aku tak rwene disik bar ngono kok terbang nang Jakarta besok mau bicara dengan kemen demi untuk kepentingan kita semuanya. Jadi mohon maaf lek aku gak sewekan ya Bu ya karena ini mau mlayu-mlayu jadi daripada solan salin mayu-mlayu wis ini kan perempuan modern celonoan sepatu ketan itu kan perempuan modern sudah ndak pakai canda jinjit meneh soalnya gak s mayu tetapi kalau kita seperti ini mayune cepat dulu saya kira Ibu Kart juga pengin macak ngene iki. Macake yo pengin ngene iki. Ora suwean nginting terus ngemini iki ya juj ya penak ning kene anceno tetapi opo yo bertahan ngene 10 menit sop pedot suwe-suwe gini nggih to pengin kayak begini terus penak ning gegeran jan tetapi tetapi gini terus yo engok mlakune kayak robot kayak AI nah kemudian berikutnya ini banyak nanti materi saya berikan pada penyenengan Ini poin-poinnya saja. Salah satu yang membuat kita bisa mengambil keputusan untuk diri kita sendiri adalah ekonomi cuan. Tanpa kemandirian ekonomi, kita tidak akan pernah mampu mengkomunikasikan ide dan gagasan kita dengan baik. Tidak pernah bisa membuat ide dan rekan sehat putus. Kenapa? Awakmu kakan kakean omong, "Mak, mak bu wis tal open ono arek-arek iko ae loh duit kan wis tekan aku." Ketika ibunya tahu bakatnya anaknya adalah sekolah di angkatan darat, bapaknya njaluk sekolah guru. Ibunya tahu sebenarnya, tapi karena ibunya tidak punya peluang ekonomi sendiri, maka akhire melok bapake, melok anake sekolah guru. Baru anake pencilan nk ngene guru. Yao pancene pecitatan ngono. Wong senengane dadi tentara gak pengin dadi guru. Alhasil guru dadi guru olahraga kan gitu. Ini ini salah satu contoh saja. Tapi kalau kita mampu dompet kita isine akeh begitu lalu kemudian kita mampu membuat keputusan sendiri. Minimal tuku lipstik gak P 1 P Wardah saiki mundak misal sing balik akeh digawe wongong kan itu. Tapi kalau kita bisa sendiri, alah mau beli berapa saja, mau beli sepatu, mau beli baju, mau sekolah, mau sekolah. Saya ini tipologi orang senang sekolah, Bu. Kok on S4? Aku gelem sekolah S4. Tapi gak ono S4 aku yo ggak sekolah S4. Seweneng saya sekolah itu, Mang. Banyak hal yang bisa saya pero maka yang harus dibutuhkan perempuan hari ini adalah bagaimana ekonomi perempuan itu terjadi dan menghasilkan pada diri sendiri. Maka saya hormat pada ibu-ibu semua, para ojol putri saya hormat. Cukup bondo iso nakak sepeda motor, nyilih sepeda motor iso oleh duit mendino mungkin bisa kredit berikutnya. Awalnya nyilih sepeda sepedae tonggone tetapi memiliki keberanian untuk bisa berdiri secara ekonomi. Opo kudu duwe pabrik ndaklah. Jadi ojol bagus, dodol-dodol sembarang bagus. Mulai dari dodol cilok sampai dodol berlian. Para perempuan asal satu ya, Ibu. Ngomong depan jangan menjual diri. Jangan. Ini jangan dijual. Ini ini gratisan dari Allah. Jangan dijual. Lek iso dipakai. harus dipakai untuk kepentingan membangun diri kita kembali kepada Allah dengan utuh. Karena kita diparingi utuh ketika dilahirkan. Berikutnya kalau kita sudah berbicara tentang bagaimana ekonomi, politik kemudian pendidikan. Nyun sewu saya mohon izin. Apakah di antara Ibu-ibu Ojol yang ada pendidikannya S1? Loh, bulis ono bulis luar biasa. Luar biasa. Tapi saya nangis saya nangis ini hati saya. Kenapa S1 harus keadaan Bu? Iya. Situasi Bu. Iya. Expired Bu. Iya, enggak apa-apa. Gak apa-apa. Pekerjaan ojol bukan pekerjaan rendah. Nggih. Tetapi pekerjaan mulia karena mengantar orang dari satu tempat ke tempat yang lain. Dari satu tempat ke tempat yang lain. Saya nyuwun nanti yang sudah S1 kalau sudah bisa mengumpulkan tabungan lalu bisa karena usia juga dipakai untuk kepentingan membangun ekonomi kecil melalui bentuk-bentuk UKM. supaya tidak di jalanan terus sing enom-enom ndak poo tapi usia sek munggah lek kenek angin wis mulai sriwing-seriwing iya nggih to mulai seriwing-seriing maka bagaimana caranya kita membuat regulasi poulis nah tadi yang keenam ke pertama sebenarnya regulasi yang berpihak kepada para perempuan piye carane bulis Bank Jatim iku CSR-nya ojo mek digawe tendo ojo me digawen salah satunya mungkin ini usul kebukup bagikan untuk modal para ojol untuk membuat UKM sendiri. Kalau CSR-nya Bank Jatim katakanlah ono 200 miliar. Nek wong sitok dikii R jutaan ngih bondo dodol pecelak. Cukup sih. Saya usul ya Bu Gup. Saya usul kepada Bu Gup. Sampun lah. Ayo di tiap-tiap kabupaten kota dibegitukan. Katakanlah ojol putrinya ada berapa ning ngene Surabayo piro, ning Malang piro, ning Gresik piro? Dan seterusnya. Lek ono 500 yo dimulai teko 10, 20, 30. Suwe-suwe lak dadi 500. Dan ndak kira satu kabupaten kota itu ojol putrinya sampai 500. Paling banter kiro-kiro 100. Lek neng Mediun 1500 kan sak Jawa Timur se Surabaya. Oke. Nah, 1500 di gerbang Kertas Susila nanti kan bisa bank-bank Jatim CSR-nya sebagian diberikan pada ibu-ibu ojol tapi diminta untuk menyusun rencana bisnis dulu mau dagang apa begitu baru kemudian nanti diparingi modal. Nek CSR kan sudah enggak bingung balekno itu dalam ini adalah polse yang mesti harus kita susun. Kami sebagai bagian daripada anggota DPRD Provinsi Jawa Timur untuk membangun polese berpihak pada perempuan melalui BUMD sehinggak kakean ribet. Nah, kemudian berikutnya yang masih bisa saya ingin sampaikan adalah perlindungan dan layanan sosial. Saat nyun sewu polis kalau bisa 1500 ojol itu dimudahkan di dalam pelayanan sosialnya. Termasuk adminduk adminduknya, administrasi kependudukannya. Contoh mau menikah karena perempuan belum berkeluarga atau sudah pernah berkeluarga tapi berpisah. Iki ojo dingel-ngel golek KTP-ne gitu kan. KT akad nikahe lek iso ono diskon. Oh gratis. Oh, keren. Wis gratis tambahan untuk yang berkaitan dengan layanan sosial berikutnya apa? Mungkin yang namanya beliau-beliau juga penat kepalanya. Maka kalau bisa hubungan sama HIMSI, Himpunan Parapsikologi untuk nyiapin sampun. Keren. Sip. Inilah yang Buulis Lis bisa siapkan di mana? Di beberapa titik. Ojo siji Lis. Kalau misalkan titik-titik offline susah online membangun jaringan dengan para psikolog secara online untuk memberikan perlindungan dan layanan sosial psikologi kepada rekan-rekan kita, para ibu-ibu perempuan kepala keluarga yang kemudian ada bekerja di UKM, di koperasi, bekerja di Ojol, bekerja di industri dan sebagainya. Kemudian advokasi dan kampanye kesaraan gender. Saya kira ini Jawa Timur sudah tinggi, sudah 92% lebih untuk indeks pembangunan gender. Sehingga menurut saya Jawa Timur sudah bisa jadi contoh. tetapi di beberapa tempat dan kabupaten tertentu masih dalam lingkup culture yang belum membuka untuk kesetaraan gender. ini yang kemudian secara polemaker berkorelasi dan komunikasi dengan pemerintah kabupaten kota setempat agar kemudian ini dibuka supaya para tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh budaya memahami bahwa istri Rasulullah, Ibu Siti Khadijah, Ibu Siti Fatimah bukan manusia yang hanya di dapur, kasur dan sumur. Ya, Ibu Siti Khadijah seorang saudagar besar. Kenapa Rasulullah memilih menikah berbeda 15 tahun? Saya mencoba melempelajari. Oh, ngerti aku saiki supaya nek sing nyupot pergerakan perjuangan di dalam rangka untuk meluaskan apa yang diwahyukan Allah kepada Rasulullah. Lek bojone ngak-ngikngok sik bendino njaluk disayang ditinggal titik nangis dikongoni ko nangis ya k berjuang loh maka memilih istri yang enggak ngakngikngok saya juga membaca akhirnya Bung Karno kenapa berpisah dengan Ibu Utari bukan Untari ya Ibu Utari pernikahannya karena Bung Karno berjuang terus menulis Bu Untarine dolan an bal dolanan masih belum bisa dijak mikir tentang perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia. Maka kita harus melihat bahwa kalau tokoh-tokoh agama dan tokoh budaya memahami background Rasulullah, beliau menikah dengan seorang janda berusia beda 15 tahun. Rasulullah sel tahun, beliau
Resume
Categories