Transcript
dkVeVNKUbfM • ASN Belajar Seri 19 | 2025 - Kebangkitan Nasional: Peran ASN Dalam Menghadapi Tantangan Global
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0231_dkVeVNKUbfM.txt
Kind: captions
Language: id
Zaman yang terus
bergerak, sambut dengan penuh
semangat. Saatnya kita
melangkah. Hadapi segala
tantangan. Tingkatkan setiap
kompetensi untuk pelayanan berdampak.
Bersama
ASN
belajar. Ciptakan SDM unggul
berprestasi selalu inisiatif dan
kolaboratif untuk inovasi yang
berkelanjutan. Jadi ASN berakhlak
mulia siap menyongsong Indonesia emas.
ASM belajar
wujudkan
pemerintahan berkelas dunia satukan
tekad pantang
menyerah jadi ASN getar
berkualitas belajar
wujudkan kelas
dunia tekad pantang
menyerah jadi
[Musik]
berkuar
sama semangat membara
di era digital terus berkarya
berkolaborasi inisiatif
tinggi inovasi cembelak Jawa Timur terus
melaju bersama
BPSN Jatim kita terus melesat untuk
Indonesia emas prestasi hebat ASNU
tiada yang tertinggal no one left behind
kita terus
melangkah
berkolaborasi inisiatif
tinggi inovasi cemerlang Jawa Timur
terus melaju bersama
BPSDM Jatim kita terus melesat untuk
Indonesia emas
Prestasi aset unggur tiada yang
tertinggal. No one left behind. Kita
terus
melangkah
berkolaborasi inisiatif
tinggi inovasi cemelah. Jawa Timur terus
melaju bersama
BPSDM Jatim kita terus melesar untuk
Indonesia emas prestasi hebat bersama
kampus satelit
PPSM Jatim no one left behind um unggul
dan
berkualitas melesa
tinggi Indonesia jaya Yeah.
[Musik]
Kami mencoba menjadi yang terbaik.
Melayani bangsa dengan sepenuh hati.
Marlah kami junjung teguhkan diri dan
jadikan pedoman serta kekuatan.
Hadir di sini untuk mengabdi rencanakan
tugas ke bangga negeri. Memeras itu
melaihani bangsa dengan akuntabilitas
tinggi.
Hindi.
Hati tunjukkan kompetensi dalam harmoni.
Melayani bangsa loyal tanpa
batasannya selalu adaptif dan
berkolaborasi bergandeng
tangga
tujuan jadikan ASN lebih
berakhlak bekerja sepenuh hati tulus
membantu sesama dengan bangga kami
melayani bangsa
[Musik]
Kami dari sini tegas dengan
hati tujuhkan kompetensi dalam harmoni.
loyal tanpa
batasannya adaptif dan
berkolaborasi bergandeng tangan satu
tujuan untuk menjadikan ASN lebih
beragama menggenas penuh hati tulus
membantu sesama dibangkan kami
melayani bang kami melayani
kami
melayani bangsa
[Musik]
H
[Musik]
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Salam sejahtera untuk kita
semua. Shalom. Om swastiastu. Namo
buddhaya. Salam kebajikan rahayu.
Selamat pagi sobat ASN di seluruh
Indonesia. Dari Sabang sampai Marauk.
dari Miangas sampai Pulau Rote. Bertemu
kembali di ASN belajar seri ke-19.
Kembali bersama saya host kali ini.
Perkenalkan saya Randi Febriano Ruhyana,
Wideswar Jatim Corporate University
BPSDM Provinsi Jawa Timur. Supaya lebih
semangat saya berpantun boleh ya. Jangan
lupa cakepnya sobat ASN. Jalan-jalan ke
Magetan cakep. Jangan lupa main ke
Sarangan. Satu. Mari ramaikan ASN
belajar seri 19. Satu dalam rangka
peringatan kebangkitan nasional ke-117.
Tepuk tangannya dong.
Pada seri ke-19 ini, Kamis 22 Mei tahun
2025, Jatim Corporate University BPSDM
Provinsi Jawa Timur mempersembahkan
webinar ASN belajar dengan tema
kebangkitan nasional peran ASN dalam
menghadapi tantangan global. Bagaimana
kabar Sobat ASN hari ini? Semoga selalu
diberikan kesehatan dan selalu semangat
dalam mengembangkan kompetensi diri.
Amin. Saya ingin menyapa kepada yang
telah bergabung di webinar kali ini.
Yang terhormat Kepala BPSDM Provinsi
Jawa Timur, Dr. Ramlianto, SPMP. Dan
yang kami hormati para narasumber yang
luar biasa, Prof. Dr. Pratikno M.
Sci. Menteri Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI,
Bapak Edi Suprianto, SSTP, MPSDM, Kepala
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
Provinsi Jawa Timur. dan Sekretaris
Universitas Airlangga Bapak Prof. Dr.
Koko Sri Mulyo, Drandes, M.Si. Serta
seluruh peserta webinar ASN Belajar
series 19 baik yang bergabung di Zoom,
YouTube, channel BPSM Jatm TV, serta
yang hadir langsung di kelas
internasional. Bagi yang hadir langsung
di kelas internasional, tepuk tangannya
mana?
Hari Kebangkitan Nasional yang
diperingati setiap tanggal 20 Mei
menandai lahirnya kesadaran kolektif
untuk bersatu demi kemerdekaan dan
kemajuan bangsa, semangat perjuangan
tokoh-tokoh nasional seperti Dr. Sutomo
menjadi inspirasi bagi seluruh elemen
bangsa termasuk ASN sebagai tulang
punggung pemerintahan. Memasuki tahun
2025, tantangan global seperti climate
change, climate crisis, ketidakpastian
geopolitik, dan pesatnya transformasi
digital menuntut ASN untuk lebih adaptif
dan
berintegritas. Kebangkitan nasional kini
menjadi refleksi semangat untuk
berpikir, berkinerja, dan berinovasi.
ASN dituntut tak hanya bekerja
administratif, tetapi juga menjadi agen
perubahan yang strategis dalam
pembangunan nasional. Melalui webinar
ASN belajar, ASN diharapkan mampu
menjawab tantangan global dengan
pendekatan yang kolaboratif, inklusif,
dan berkelanjutan. Selengkapnya akan
dibahas dalam webinar ASN belajar series
ke-19 tahun 2025.
[Musik]
Sebelum kita menyimak keynote speech,
mari kita bersama menyimak opening
speech yang akan disampaikan oleh Kepala
BPSDM Provinsi Jawa Timur, Dr.
Ramlianto, SPMP. Kepada Bapak Ramlianto
kami persilakan.
[Musik]
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Salam sehat dan salam
sejahtera untuk kita
semuanya. Sobat ASN di seluruh tanah
air, selamat bertemu kembali dalam
webinar series ASN Belajar, sebuah
wahana pengembangan kompetensi ASN
persembahan Jatim Corporate University
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia
Provinsi Jawa Timur.
Hari ini Kamis tanggal 22 Mei 2025, ASN
belajar telah memasuki seri ke-19. Kami
menyampaikan terima kasih dan apresiasi
atas antusiasme sobat ASN di seluruh
negeri untuk terus mengikuti secara
aktif program ASN belajar ini. Sebagai
bentuk terima kasih kami, kami selalu
berkomitmen sekaligus terus berikhtiar
untuk menyajikan topik-topik
pengembangan kompetensi yang menarik,
kekinian, dan tentu berdampak secara
nyata terhadap peningkatan kompetensi
dan kinerja aparatur sipil negara di
Indonesia.
Sahabat ASN, hari ini ASN Belajar seri
ke-19 tahun 2025 ini menyajikan salah
satu topik dalam rangka turut serta
menyemarakkan pemikiran dalam momen Hari
Kebangkitan Nasional yang telah kita
peringati pada tanggal 20 Mei beberapa
hari yang lalu. Tanggal 20 Mei adalah
sebuah momentum historis dan simbolis
yang sangat penting dalam perjalanan
bangsa Indonesia. Tanggal ini merujuk
pada kelahiran organisasi Budi Utomo
pada tahun 1908 yang kita yakini sebagai
tonggak awal munculnya kesadaran
nasional dan perjuangan kolektif bangsa
Indonesia menuju kemerdekaannya.
sebuah momentum yang tidak hanya dapat
kita maknai sebagai nostalgia sejarah,
tetapi juga sebagai sebuah narasi
nasional untuk selalu dan terus bangkit
menghadapi berbagai tantangan zaman.
Karena itu, ASN Belajar seri ke-19 tahun
2025 ini mengangkat topik kebangkitan
nasional, peran ASN dalam menghadapi
tantangan global.
Nah, sudah menjadi tradisi akademik
dalam SN belajar bahwa topik menarik ini
akan kita bahas secara intensif dari
beragam perspektif bersama para
narasumber yang sangat kompeten di
bidangnya.
Sabat ASN di seluruh tanah air 20 Mei
bukanlah sekedar tanggal yang tertulis
di kalender. Ia adalah suluh sejarah
yang menandai nyala pertama dari
kesadaran kolektif bangsa ketika pada
tahun 1908 sekelompok pemuda terdidik
mendirikan Budi Utomo. Di tengah
gelapnya penjajahan saat itu, cahaya itu
sangat kecil namun tak pernah padam. Ia
menjelma menjadi bara semangat.
menyalakan gerakan demi gerakan hingga
berkobar menjadi api perjuangan menuju
kemerdekaan. Hari Kebangkitan Nasional
adalah cermin yang mengajak kita menatap
masa lalu bukan sekedar untuk mengenang,
tapi untuk bercermin dan bertanya apa
peran yang telah kita mainkan sebagai
generasi penerus perjuangan para kusuma
bangsa.
Sejarah telah membuktikan bahwa
kebangkitan sebuah bangsa adalah buah
dari kesadaran kolektif. Bukan hanya
soal kekuatan fisik, tapi tentang
kejernihan berpikir, keberanian
bersikap, dan ketulusan untuk bersatu.
Ia lahir dari ruang-ruang pertemuan ide,
tumbuh dalam semangat belajar tanpa
pamri dan menjelma menjadi gelombang
perubahan ketika suara-suara yang dulu
sunyi akhirnya bergema dalam satu nama
Indonesia. Kebangkitan juga bukan sebuah
hadiah, melainkan hasil dari pergulatan
panjang antara harapan dan kenyataan.
Maka hari ini saat dunia berlomba dalam
inovasi dan teknologi, kita tak boleh
hanya menjadi penonton sejarah. Kita
harus menjadi pelaku yang tidak hanya
mengagumi masa lalu, tetapi juga menulis
babak baru dan keberanian dan
integritas. Dalam konteks inilah
aparatur sipil negara memegang peran
sentral. ASN bukan hanya pelaksana
kebijakan, tapi juga penjaga moral
kebangsaan, penggerak perubahan, dan
arsitek peradaban baru. Di pundaknya,
harapan tertumpu bahwa negara hadir
dengan hati yang melayani, akal yang
bekerja, dan integritas yang tidak bisa
dibeli. Sudah saatnya tumbuh kesadaran
baru di kalangan aparatur sipil negara
bahwa kebangkitan hari ini bukan tentang
mengangkat senjata, tetapi tentang
mengangkat derajat bangsa lewat inovasi,
kolaborasi, dan keberanian untuk
berpihak pada
kemajuan. ASN adalah penggerak
kebangkitan masa kini di tengah
tantangan zaman yang makin kompleks,
dinamis, dan tak terduga. Ketika dunia
berubah dalam hitungan detik oleh arus
digitalisasi dan disrupsi global dan
derasnya tuntutan publik, ASN tak lagi
cukup hadir sebagai pelaksana. Ia harus
menjadi pembelajar sepanjang hayat,
menjadi inovator dalam pelayanan,
menjadi pemimpin dalam
perubahan. Di tangan ASN yang
berintegritas, kebijakan menjadi nyata.
Di langkah ASN yang berempati, negara
menjadi dekat dengan rakyat. Dan di hati
ASN yang berkomitmen harapan rakyat
menjadi menemukan
tempat. Kebangkitan hari ini bukan
sekedar mengenang masa lalu, melainkan
menyalakan tanggung jawab masa depan
dengan akal yang jernih, semangat yang
tak pernah letih dan keberanian untuk
berubah. ASN adalah wajah baru
perjuangan yang bekerja dalam senyap
namun berdampak nyata untuk bangsa.
Sobat ASN di seluruh tanah air, lalu
bagaimana ikhtiar kita pada momentum
hari kebangkitan nasional ini agar ASN
sebagai elan vital bangsa mampu
menunjukkan peran-peran strategis untuk
kemajuan negeri tercinta khususnya
menghadapi kompetisi global yang semakin
sengit. Nah, untuk membahas cerdas dan
tuntas topik ini, kami telah mengundang
para narasumber luar biasa yang sudah
barang tentu sangat kompeten di
bidangnya. Kami menyampaikan terima
kasih dan apresiasi kepada para
narasumber hebat yang telah berkenan
hadir dan akan berbagi berbagai
informasi strategis kepada SAT ASN di
seluruh tanah air. Pertama, kami
menyampaikan terima kasih dan apresiasi
kepada yang terhormat Bapak Prof. Dr.
Pratikno M. Si. Beliau adalah Menteri
Koordinator Bidang Manusia dan
Kebudayaan Republik Indonesia.
Kedua, kami menyampaikan terima kasih
kepada yang terhormat Bapak Edi
Suprianto, SSTP, MPSDM. Beliau adalah
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
Provinsi Jawa Timur. Dan yang ketiga
kami menyampaikan terima kasih kepada
Bapak Prof. Dr. Koko Sri Mulyo, Drandes,
M.Si. Beliau adalah akademisi sekaligus
sekretaris Universitas Erlangga
Surabaya. Nah, Sobat ASN, mari kita
simak dengan seksama webinar ASN Belajar
seri ke-19 tahun 2025. Semoga
bermanfaat. Wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
[Musik]
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Terima kasih kepada Kepala
BPSDM Provinsi Jawa Timur yang telah
memberikan opening speech. Dari opening
speech Bapak Kepala BPSDM Provinsi Jawa
Timur dapat kita simpulkan bahwa ASN
harus selalu dan terus bangkit
menghadapi berbagai tantangan zaman
serta menjadi pelaku yang menulis babak
baru melalui keberanian dan
integritas. Oleh karena itu, Sobat ASN,
materi-materi yang akan disampaikan oleh
tiga narasumber nanti tentunya akan
sangat bermanfaat dan memberikan insight
yang luar biasa terkait dengan bagaimana
peran ASN dalam menghadapi tantangan
global yang ada. Saat ini sobat ASN yang
bergabung di Zoom di dan channel YouTube
PBS Jatim TV jangan lupa untuk melakukan
absensi melalui
semestabankom.id sesuai dengan yang
telah disampaikan di video sebelumnya.
Sobat ASN pastinya sudah menunggu untuk
menerima materi. Mari kita masuk ke
materi pertama yaitu keynote speech yang
akan disampaikan oleh Menteri
Koordinator Bidang Pembangunan Manusia
dan Budaya Republik Indonesia Prof. Dr.
Pratikno M.Sok, Sci. Kepada yang
terhormat Prof. Dr. Pratikno M.Sok, Sci.
Kami persilakan.
[Musik]
Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh. Salam
sejahtera. Om swastiastu. Namo buddhaya.
Salam kebajikan rahayu. Terima kasih
kepada BPSDM Provinsi Jawa Timur yang
telah mengundang saya untuk berbagi
gagasan.
Yang saya hormati saudara-saudara ASN di
seluruh Indonesia. Mari kita manfaatkan
hari peringatan kebangkitan nasional ini
ee sebagai momentum kebangkitan ASN
Indonesia. bahwa ASN itu keren, ASN itu
produktif,
dedikatif, dan inovatif untuk melayani
rakyat dan memajukan Indonesia. Di dunia
yang penuh ketidakpastian dan penuh
kompetisi sekarang ini, peran negara
juga peran ASN semakin sentral. Tidak
ada lagi masalah yang imun dari pengaruh
global. Tidak ada lagi ASN kelas lokal
atau kelas nasional. Semua ASN harus
kelas global dalam menghadapi disrupsi
global yang terus berlanjut. Pada
kesempatan ini dengan durasi maksimal 4
menit, saya hanya menyampaikan
butir-butir daftar isi saja.
pertama di era digital, di era disrupsi
teknologi, literasi digital dan
kecerdasan artifisial menjadi wajib bagi
ASN. ASN tanpa bantuan teknologi akan
kalah dengan ASN negara lain yang
berteknologi, terutama berteknologi
digital dalam tata kelola pemerintahan.
Tetapi harus bijak dalam menggunakannya,
harus memperkuat manajemen risiko
digital. terutama keamanan siber. Yang
kedua, dihadapkan pada dunia yang penuh
ketidakpastian dan penuh kompetisi. Maka
berpikir kreatif dan inovatif adalah
kunci.
Keluasan-keluesan fleksibilitas
birokrasi yang harus gold oriented terus
ditingkatkan. Inovasi dalam pelayanan
publik dan tata kelola
pemerintahan serta adaptasi tinggi
terhadap setiap perubahan harus
terus-menerus dilakukan. Oleh karena
itu, birokrat dituntut untuk belajar
secara
berkelanjutan.
Ketiga, kerja tim yang
terorkestasi dan penuh sinergi adalah
wajib. dibutuhkan kepimpinan yang
transformasional di semua level yang
didukung dengan kompetensi manajerial
yang baik, mampu membangun data sebagai
basis pengambilan keputusan data driven
policy eh atau juga saya sering
menyebutnya precision
policy harus terampil membuat keputusan
yang strategis, terampil memilih totok
nadi dari mana akan memulai serta kita
mampu untuk mengelola sumber daya yang
terbatas secara efisien untuk mencapai
target kerja
pemerintahan. Yang
keempat, substansi di semua sektor
kebijakan harus mengedepankan
pembangunan yang inklusif dan
berkeadilan serta berkelanjutan. kita
harus semakin mengutamakan target SDGs
mempertimbangkan aspek perubahan iklim
yang itu sangat berpengaruh ee terhadap
stok pangan, sangat berpengaruh terhadap
kesehatan warga negara kita, serta
penurunan risiko bencana yang juga
semakin tinggi akibat perubahan iklim.
Ee jangan lupa juga dalam aspek sosial
adalah memperkokoh soliditas sosial,
peningkatan kesempatan kerja, serta
pelayanan publik yang lebih baik. Itu
semua harus menjadi pertimbangan dalam
semua pengambilan keputusan di semua
sektor. Kelima, pada akhirnya semuanya
akan berbijak kepada tanggung jawab
profesi, etika, dan integritas.
Transparansi, akuntabilitas, dan
profesionalisme adalah pilar-pilar
penting yang memungkinkan semua
kompetensi tadi yang dibangun serta
kerja keras yang saudara lakukan bisa
memberikan kontribusi bagi pelayanan
publik yang lebih baik serta kemajuan
Indonesia. Sekali lagi ini adalah hanya
butir-butir saja perlu elaborasi yang
lebih mendalam. Nanti lain waktu bisa
kita perdalam
lagi. Kepada ASN semuanya. Sekali lagi
ASN itu keren, dedikatif, inovatif, dan
produktif dan selalu menjadi lokomotif
kemajuan Indonesia. Terima kasih.
Selamat bekerja.
[Musik]
Terima kasih kepada Prof. Dr. Pratikno
M.Sok, SC atas keynote speech yang telah
disampaikan. Bagaimana, Sobat ASN?
Sangat luar biasa dan insightful bukan
ke yang disampaikan oleh beliau. Yang
terpenting adalah ASN itu keren. Itu
yang harus kita camkan di kepala kita.
Narasumber selanjutnya tentunya tidak
akan kalah menarik. dan materi yang akan
disampaikan dalam perspektif
implementatif atau aplikatif untuk
menambah pengetahuan kita semua. Tetap
bersama kami di webinar ASN Belajar
series 19.
[Musik]
Bagaimana Sobat ASN sudah siap untuk
menerima materi kedua? Kali ini akan
disampaikan dari perspektif
implementatif atau aplikatif. tentunya
akan disampaikan oleh yang sangat
kompeten di bidangnya yaitu Kepala Badan
Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi
Jawa Timur Bapak Edi Suprianto, SSTP,
MPSDM. Sobat ASN jangan lupa nanti akan
ada sesi tanya jawab. Gunakan fitur
risen dari pada saat Bapak e ingin
bertanya.
[Musik]
Oke, asalamualaikum warahmatullahi wabar
wabarakatuh. Bapak Idi Suprianto,
bagaimana kabarnya,
Pak? Apakah suara kami terdengar?
Izin Bapak, suaranya masih belum
terdengar di studio.
Mungkin bisa dibantu oleh
rekan-rekan. Suara dari Bapak Edi
Suprianto masih belum terdengar di
studio maupun oleh peserta.
Belum masuk sepertinya, Pak.
Masih belum terdengar,
Bapak. Kami di studio masih belum bisa
mendengar suara Pak Edi Suprianto.
Halo. Ya. Halo, Pak. Alhamdulillah
dengar jelas, Pak. Asalamualaikum,
Bapak. Waalaikumsalam. Mohon maaf teknis
karena ini masih di jalan. Siap, Bapak.
Bagaimana kabarnya, Bapak?
Alhamdulillah. Baik. Alhamdulillah. Izin
Bapak Edi sebelum memulai saya akan
menyampaikan sedikit brief CV dari Bapak
Edi Suprianto.
[Musik]
Nama lengkap beliau adalah Edi
Suprianto, SSTP, MPSDM. Bapak Edi
Suprianto saat ini menjabat sebagai
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
Provinsi Jawa Timur dan tentunya telah
banyak memberikan kontribusi untuk
memelihara dan meningkatkan persatuan,
kesatuan serta keutuhan bangsa di
Provinsi Jawa Timur. Beliau sebelumnya
menjabat sebagai Kepala Bakarwil 1
Madiun Provinsi Jawa Timur. Kepada Bapak
Edi Suprianto, kami persilakan, Pak,
untuk dapat memulai sesi pemaparan. Kami
berikan waktu 45 menit untuk sesi
pemaparan materi ini. Kami informasikan
juga bahwa setelah sesi pemaparan akan
ada sesi tanya jawab bagi peserta
webinar ASN belajar yang ingin bertanya
agar dapat menggunakan fitur hand. Baik,
Bapak silakan waktu dan tempat kami
persilakan. Ya, terima kasih.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Selamat pagi dan salam sejahtera untuk
kita semuanya. Shalom. Om swastiastu.
Namo buddhaya. Salam kebajikan. Yang
saya hormati Pak narasumber Prof. Kuko
dan juga moderator dan seluruh sobat ASN
di seluruh wilayah tanah air. Ee saya
Suprianto, Kepala Bakes Bangpol Provinsi
Jawa Timur. Mohon maaf karena ini saya
di jalan dan harus juga mengamankan ada
aksi UNras di ke Bank Jatim. Jadi
sayaingga nanti mungkin tidak banyak
lama nanti kami ingin poep poin-poinnya
saja. Yang ingin kami sampaikan terkait
hari ini adalah terkait dengan peran ASN
yang saat ini menjadi mempunyai tugas
yang ee cukup berat untuk bisa
membangkitkan dan saat ini juga pas
kebetulan momennya adalah hari
kebangkitan nasional yang 117.
Ee Bapak, Ibu yang saya hormati bahwa ee
kebangkitan yang disampaikan oleh Mas
Ramli bahwa ini tidak
hanya menjadi seolah tanggal, tapi ini
menjadi momen kita untuk terus bangkit
dalam mengisi, memajukan,
mensejahterakan ee masyarakat dan negara
Indonesia.
Ee pendahulu kita para pimpinan kita
sudah menancapkan pondasi yang luar
biasa.
mulai ee Pak Presiden pertama Soekarno,
Pak Soeharto, Habibi, eh Gus Dur, Pak
Megawati, Pak S. ee dan Pak Jokowi
sekarang masuk ke ee Pak Prabowo. Kita
cukup bangga karena kita ada di
Indonesia yang mempunyai keberagaman
yang luar biasa, mempunyai potensi yang
sungguh luar biasa. Kita wilayah kita
ada R.900 ee 900 sekian
km² ee dan wilayah laut kita malah 3,2
juta km². Jadi kalau kita perjalanan
dari Sabang sampai Marauke mungkin kita
hampir antara Indonesia menuju ke Arab
Saudi. Ee kita mempunyai ee potensi yang
sungguh luar biasa. ada apa
namanya
ee ee ee jumlah penduduk yang cukup
besar itu menjadi potensi juga. Terus
juga suku bangsa, bahasa, dan kepulauan
yang sangat beragam. Ee lanjut bahwa ini
adalah Jawa Timur. Alhamdulillah saya
kebetulan di Jawa Timur ee khusus bagi
ASN yang ada di Jawa Timur kita juga
bangga kita juga mempunyai luas wilayah
dan jumlah penduduk yang cukup besar dan
Jawa Timur menjadi saat ini menjadi
central of gravity. Jadi kalau Jawa
Timur batuk makanya kita jangan sampai
Jawa Timur itu batuk. Kalau batuk maka
droplet-nya bisa ee ke seluruh Indonesia
karena ee kebutuhan pokok yang ada
wilayah Indonesia bagian timur itu
banyak disuplai juga dari ee Jawa Timur.
Beras misalnya daging ee ikan dan
sebagainya itu kebanyakan juga garmen
disuplai oleh Jawa Timur sehingga ee
jangan sampai Jawa Timur ee batuk itu
nanti akan mengganggu stabilitas
ekonomi, sosial, budaya, dan keamanan di
Indonesia. Lanjut masuk ke terkait
dengan tadi Jawa Timur sebagai central
of gravity bahwa kita ini melayani 19
rute dari 39 rute tol laut sehingga 80%
logistik di 20 provinsiu Timur itu
disuplai dari Jawa Timur sehingga ee
kita ee mtackline ee seperti ee visi
misinya Gubernur Jawa Timur bahwa Jawa
Timur sebagai gerbang Baru Nusantara.
Karena Jawa Timur memiliki posisi
strategis di Indonesia sebagai
penghubung daerah barat dan timur.
memiliki kawasan industri. Ada dua
kawasan ekonomi khusus di situ ada
semelter ee juga ada pengolahan ada
kilang minyak di Tuban ee dan
sentral-sentral juga ada PLTU yang bisa
men-suplai Jawa Bali untuk listrik dan
juga ada 12 kawasan industri dan satu
kawasan industri halal. Jawa Timur
sebagai lumbung pangan nasional. kita
mempunyai apa
namanya produksi beras 9 kom sekian juta
ton gabah ee dan ini ditambah lagi oleh
Kementan tahun ini ada tambahan 2 juta
ton lagi. Sehingga ee kita terus
untuk mewujudkan pemerintahan Pak Prabo
ini Indonesia sebagai lumbung pangan
atau fasbata pangan termasuk juga daging
kita terbesar di Indonesia. ee kita ada
sekian 5
kom ekor sapi dan sebagainya termasuk
produk-produk pertanian lainnya. Jawat
Timur memiliki pelabuhan, bandara dan
infrastruktur yang memadai. Ada 7uh
bandara, 37 pelabuhan, dan 12 ros jalan
tol. Dan memiliki SDM yang kreatif,
inovatif, serta didukung lembaga
pendidikan yang ee berkualitas.
ee
pada lanjut Pak. Nah, ee saat
ini kita dihadapkan saya sebelum masuk
ke ASN ya ini ke kondisi-kondisi dunia,
kondisi Indonesia dan sebagainya.
Kondisi saat dunia saat ini tidak
baik-baik saja. Konflik ee ee
geopolitika antara Rusia, Ukrain,
Israel, Palestina ee masih belum tuntas.
Perang dagang antara AS Cina dan
berbagai negara di Eropa sudah mulai
menghangat. Perubahan iklim yang terus
terjadi. Kita tidak menentu antara
perubahan mana, kapan penghujan, kapan
kemarau. Ada terjadi perubahan yang
tidak jelas. Misalnya perkembangan
teknologi ada artificial intelligence,
robot, kita harus mengikuti karena
negara-negara Cina, negara-negara Eropa
sudah me apa
namanya
ee meroduksi ee dan menggunakan
activital intelligence dan itu juga
kalau kita tidak mengikuti maka kita
akan tertinggal. ee pada saat kita
jalan, negara-negara lain sudah mulai
berjalan cepat. Pada saat ngikuti
berjalan cepat, negara-negara lain sudah
berlari. Pada saat kita lari,
negara-negara berlompat. Maka dari itu
kita harus terus mengikuti pergerakan e
kebutuhan dan perkembangan zaman itu
sendiri. Dan juga ada persaingan sumber
daya energi dan pangan. Alhamdulillah
Bapak Presiden kita sudah mencanangkan
untukirarisasi itu sangat mendukung ee
ee perekonomian Indonesia dan perubahan
kepemimpinan dunia itu juga berdampak
terhadap perkembangan global, ekonomi
global. Lanjut.
Ini tantangan yang ada di Indonesia
bahwa saat ini kita dihadapkan oleh
permasalahan-permasalahan yang harus
kita hadapi bersama. Karena ASN menjadi
ujung tombak dalam hal pengelolaan
negara mulai keuangan, sosial, budaya,
ekonomi, dan sebagainya. Ini
sangat-sangat membutuhkan ee ASN yang
profesional, handal, dan mempunyai
kemampuan-kemampuan yang luar biasa. ada
hilirisasi industri yang sekarang terus
kita ee ee dorong dan pemerintah
sangat-sangat ee memprioritasikan
terkait dengan hilisasi industri yang
dulu kita hanya mengekspor misalnya
timah hanya bahan mentah tapi kita sudah
mengolah ee misalnya juga minyak sawit
dan sebagainya kita sudah tidak lagi
mengirim barang-barang mentah ancaman
intoleran radikal dan teroris
ee karena intolerans intoleransi yang
sekarang ee kalau dulu ada terorisme
yang bisa kelihatan, bisa kita tangkap,
yang intoleran ini yang menjadi PR kita
harus kita tangani bersama-sama ee yang
mungkin perlu ada pemahaman, perlu ada
ee sosialisasi dan sebagainya. ada bonus
demografi yang saat ini juga ee bisa
menjadi tantangan dan bisa menjadi kalau
kita tidak bisa mengelola itu bisa
menjadi masalah bagi bangsa Indonesia.
Tapi sudah Pak Wakil Presiden
menyampaikan demus ee bonus demograsi
demografi adalah suatu peluang bagi kita
untuk bisa membangun Indonesia ke depan.
Konflik sosial masih ada terjadi
gengster, tawuran, dan primanisme ini
juga menjadi salah satu PR kita.
Primanisme yang sekarang sudah marak di
berbagai tempat ini juga terus kita
melakukan upaya-upaya di daerah-daarah
sudah membentuk satgas pemberantasan
premanisme termasuk juga tawuran-tawuran
oleh anak-anak muda sekarang
penyalahgunaan narkotika penyalahgunaan
ee apa namanya narkob adanya pornografi
dan sebagainya itu juga sudah merambah
anak-anak kita judi online tidak hanya
masyarakat tapi juga ASN sudah
terjangkit kejahatan cyber hawk netizen
kita misalnya ee sudah luar biasa ee
masyarakat kita sekarang sudah banyak
menjadi wartawan, menjadi ee semacam
yang bisa ee membuat ee apa namanya
statement yang itu membuat kita menjadi
ee terperangah misalnya. Maka ini harus
hati-hati kita bermain di media sosial.
perembangan perkembangan teknologi,
ketahanan pangan, pelayanan ASN dan
berkualitas. ASN kita beda dengan ASN
yang dulu. Alhamdulillah
perkembangan-perkembangan ee teknologi
ada upaya-upaya peningkatan pemahaman,
peningkatan kualitas SDM. Alhamdulillah
pelayanan kita semakin lama semakin ee
baik, pelayanan kita semakin murah
semakin ee cepat dan sebagainya. Maka
dari itu, peranan birokrasi sangat vital
dalam mempengaruhi dan menggerakkan
pembangunan suatu negara. Untuk itu tata
kelola birokrasi Indonesia harus
mengikuti perkembangan global. Kuncinya
yaitu harus memiliki semangat perubahan.
Harus kita tidak bisa diam. Kita tidak
lagi harus e banyak rapat-rapat. Boleh
rapat tapi sudah harus banyak. Terus
action, action dan action. Kerja-kerja
dan kerja ada perubahan ada inovasi dan
kreativitas di ASN. kita dituntut oleh
publik, kita ditekan oleh publik supaya
ASN terus berubah, ASN terus mempunyai
inovasi, ASN terus kreatif untuk
pelayanan publik, untuk pembangunan,
untuk kesejahteraan, dan keamanan e
masyarakat di Indonesia.
Lanjut. Ini masalah-masalah yang ada di
ASN kita misalnya ee kalau sekarang
mungkin sudah luar biasa peningkatannya.
Kalau dulu tidak ada profesional dan
sebagainya. Alhamdulillah terus kita
berkembang menuju ke arah ee profesional
ee pelatihan-pelatihan
pendidikan-pendidikan sampai berjencjang
ke tingkat S3 dan luar biasa. Jikan
motivasi dan kinerja yang rendah. Kalau
misalnya ee kalau dulu hanya mengikuti
arahan pimpinan kerja sak Madiio
misalnya kalau bahasa jawanya ee maka
sekarang dituntut untuk bisa menjadi
motivasi bagi masyarakat untuk mempunyai
kinerja yang tinggi dalam hal pelayanan
dalam menyejahterakan masyarakat.
Kompetensi kurang memadai.
Nah, ini menjadi tuntutan publik kita
harus mempunyai ee kemampuan, kita harus
bisa memecahkan masalah ee di masyarakat
ee sehingga kita dibutuhkan ASN yang
mempunyai kompetensi yang tinggi. Dalam
hal itu, penguasaan IPTEK yang minim
dulu adalah keterbatasan teknologi.
Misalnya kita hanya bisa e hanya
mengoperasikan ee komputer atau laptop,
tapi sekarang dituntut kita bisa
menguasai artificial intelligence.
Karena masyarakat kita sekarang sudah
cerdas semuanya. Anak-anak kita SD, SMP
sudah setiap hari bergelut ee
menggunakan IT dan sebagainya. Anak-anak
mahasiswa, para pekerja kita, semuanya,
masyarakat kita dalam hal pelayanan juga
membutuhkan yang cepat, membutuhkan yang
murah sehingga penggunaan dan penguasaan
ee ilmu teknologi harus ee secara
maksimal, rendahnya kreativitas dan
motivasi. Nah, ini perlu ada pemahaman
bersama bahwa ee tadi kreativitas itu
menjadi penting harus banyak melakukan
hal-hal terbosan-terobosan baru yang
tidak monoton. Karena kalau ASin
biasanya berangkat pagi, pulang sore,
duduk di meja dan sebagainya. Maka
sekarang dibutuhkan kreativitas yang
tinggi untuk menjadi sesuatu. Misalnya
ee kalau pertanian, kalau kita pertanian
panen misalnya 3 bulan, maka dibutuhkan
ket bagaimana ee ee untuk padi bisa
berkurang daripada itu misalnya atau
tanaman yang produksinya satu pohon bisa
1 ton biak bisa menjadi 2 ton, 3 ton.
ada hibridasi, ada ee dan sebagainya ini
maka dibutuhkan kreativitas, kurangnya
komitmen. Eah sekarang alhamdulillah
sudah mulai ada fakta integritas, ada
komitmen bersama dan sebagainya dan
kurang kompak ini yang menjadi penting.
Kurang kompak karena ee OPD atau
instansi itu jalan sendiri-sendiri.
Padahal dalam suatu pembangunan
dibutuhkan kerja sama ee teamwork dan
sebagainya. Apabila misalnya Pak
Presiden membuat jalan di tol di suatu
tempat, maka juga dibutuhkan di situ ada
pembangunan yang bersinergi, pembangunan
ada hilirisasi di situ misalnya, ada
pembinaan masyarakat di situ dalam hal
pembebasan dan sebagainya. Semuanya
harus terintegrasi termasuk bagaimana ee
memberdayakan masyarakat setelah
dilewati oleh jalan tol dan sebagainya.
ini ini menjadi penting ee dalam hal
pembangunan yang kita harus
terintegrasi, kompak dan solid. Ee
lanjut faktor rendahnya kinerja yaitu
lemahnya koordinasi.
ee maka ee yang mungkin kami rasakan
bahwa masih ada ego ee sektoral antara
lembaga maupun duga kalau di daerah
antar kabupaten ee karena ee apa namanya
ee penting koordinasi ini karena dalam
hal suatu pemecahan ee alhamdulillah
pada saat kita kena COVID kita
koordinasi kita semak ee luar biasa.
Jawa Timur juga kemarin dalam hal
menangani COVID kita mempunyai
koordinasi yang luar biasa tapi itu pun
juga harus didorong oleh pemimpah TNI,
polisi, gubernur juga kepala daerah yang
lain itu harus bau membumbah untuk bisa
menyelesaikan suatu masalah itu sendiri.
Terus juga biasa dengan zona nyaman.
Jadi kalau ASN sudah ditempatkan di satu
tempat, dia akan merasa nyaman, tidak
ada tantangan baru lagi. Padahal kita ee
dituntut untuk terus bergerak, berubah
ee untuk ee apa namanya? Tidak hanya di
zona nyaman, tapi kita bergerak untuk
terus berkembang ee kreatif, inovatif
dan sebagainya juga anti perubahan. Nah,
ini yang penting bahwa kita harus terus
setiap hari, setiap saat untuk bisa
berpikir. Karena kalau ada masalah kita
tidak, jangan sampai bilang enggak bisa.
Kalau ada masalah jangan sampai wah itu
sulit. Maka kalau kita mempunyai suatu
ee apa integritas kreativitas yang
tinggi, maka semua permasalahan itu bisa
diselesaikan dengan baik. Jangan merasa
benar sendiri, cepat puas.
Padahal ee kita selalu dituntut untuk
selalu berbuat, berubah dan sebagainya.
Hari ini mengerjakan sesuatu yang bagus,
maka besok lagi harus dituntut
masyarakat lebih bagus lagi, lebih bagus
lagi, lebih baik lagi. Maka dari itu
kita tidak boleh merasa puas. Kita harus
terus bekerja-bekerja yang ee menjadi
lebih baik.
Kita bisa menjadi yang pertama atau bisa
menjadi yang terbaik. itu yang menjadi
ee tugas dari
ASN. Yang berikutnya adalah faktor
rendahnya ee
kinerja itu ada lemahnya koordinasi tadi
nggih. Ee oh lanjut Pak berarti lanjut
ke diperlukan agen perubahan.
Nah, ee bahwa ASN membantu dalam
pencapaian akselerasi reformasi
birokrasi ee sudah sangat berubah. Kalau
dulu pelayanan kita bisa 4 hari, bisa 1
bulan kadang, maka sekarang dibutuhkan
cukup beberapa menit selesai, kecuali
yang itu bersifat harus cek lapangan dan
sebagainya. Tapi semua pelayanan kita
kepada masyarakat terus semakin cepat
karena ee masyarakat terus berubah. Kita
tidak lagi apa namanya berkutip di atas
kertas. Kita harus terus melakukan
perubahan-perubahan dalam hal pelayanan
publik, dalam hal inovasi untuk
pembangunan ee ekonomi, sosial, budaya
yang ada di Indonesia. Terus juga
sebagai penyumbang solusi permasalahan
yang ada. ASN tidak boleh menjadi malah
menjadi masalah menjadi problem solving
di
masyarakat. Kalau ada suatu permasalahan
misalnya kadang ada premanisme misalnya,
ASN tidak boleh malah mendukung atau
ikut di dalam primanisme atau menjadi
oknum. ASN harus bisa menyelesaikan,
bisa mengurai, bisa merangkul mereka. ee
tidak harus apa namanya melakukan ee ee
hal-hal yang represif, tapi kita bisa
melakukan hal-hal yang persuasif,
merangkul mereka biar mereka kembali ke
jalan yang benar. Terus juga ee
permasalahan-permasalahan saat ini
mungkin misalnya ee dalam hal mendukung
ee ketahanan pangan misalnya, maka AN
bisa harus menjadi solusi terkait dengan
pengairannya, dengan pupuknya misalnya
dengan distribusinya nanti dan
sebagainya harus menyelesaikan masalah
termasuk juga menangani inflasi,
menangani stunting, menangani
kemiskinan, menangani miskin ekstrem itu
harus bisa menjadi solusi menjadi
pemberian solusi yang baik memecahkan
masalah di masyarakat dan menjadi
arsitek inovasi dalam meningkatkan
kualitas tata kelola. Ee alhamdulillah
sekarang semua pengelolaan keuangan
sudah berbasis apa namanya IT. Jadi
untuk penyalahgunaan anggaran agak
susah, sulit sehingga ini menjadi
penting karena kita sudah disoroti
publik. Jangan sampai kita masuk
menyalahgunakan ee kewenangan itu
sehingga kita menjadi arsitek inovasi
dalam meningkatkan kualitas tata kelola
dalam hal ee keuangan, sosial, budaya,
dan sebagainya. Dan tujuan akhirnya kita
adalah keisan kualitas pelayanan publik
kita semakin menjadi lebih ee baik.
Nah, selanjutnya adalah terkait dengan
peran agen perubahan
ASN harus menjadi contoh dan panutan.
Nah, maka dari itu ee agen perubahan ASN
menjadi taladan bagi rekan kerja dalam
menerapkan nilai-nilai reformasi
birokrasi seperti zona integritas dan
juga tata kelola pemerintahan yang
bersih. ASN harus memberikan contoh. ASN
harus check and receck, harus terus
turun ke lapangan memberikan menyapa
masyarakat, memberikan pemahaman dan
mendorong publik sesuai dengan bidang
masing masing-masing kita. Ada yang
memberikan solusi terkait dengan ee
koperasi dengan pertanian, perkebunan
dan sebagainya harus menjadi panutan ee
masyarakat termasuk juga perform dan
sebagainya. Kalau misalnya ASN ee ada
yang pasti saya lihat misalnya di
lapangan ee harus juga mempunyai
penampilan yang rapi, memberi contoh
pada masyarakat, tutur kata, tindak
lanjut ee apa namanya tingkah laku dan
sebagainya itu harus memberikan contoh
kepada masyarakat ee menjadi teladan
bagi masyarakat dan rekan-rekan kerja
yang lain. ASN juga harus menjadi
pendorong perubahan. Karena di
masyarakat juga selain ASN yang berubah,
masyarakat juga harus kita memberikan
pemahaman, mereka juga harus berubah
terkait dengan hidup bersih ee apa
namanya ee berjutur kata, santun di
media sosial dan sebagainya. termasuk
juga ee menuju ke menjadi lebih baik
baik di internal maupun eksternal
organisasi. Ee juga mengajak mereka
untuk lebih kreatif, memberikan sumbang
sih kepada pemerintah dalam hal
pembangunan, dalam hal sosial dan budaya
dan juga mengajak mereka untuk hidup
rukun ee supaya bisa memahami kelompok
satu dengan kelompok yang lainnya. tidak
menjadi provokasi ee provokator entah
itu di kehidupan masyarakat maupun di
media sosial. Karena masih ada masih
banyak ee masyarakat kita di media
sosial yang masih belum menghargai ee
orang lain. Maka dari saya mengharap ee
ASN juga mendorong, mensolisasikan dan
mengajak semuanya untuk apa namanya ee
menjadi lebih baik. Terus juga ee
pelaksana reformasi birokrasi. Agen
perubahan ASN membantu mewujudkan
perubahan sistem dan tata kelola
pemerintahan menjadi lebih efektif dan
berkelanjutan. Jadi hal-hal yang kita
lakukan dalam hal pelayanan pabrik dan
sebagainya itu juga harus mengedepankan
efektivitas lebih ee minim biaya tapi
menghasilkan sesuatu yang besar untuk
kemakmuran masyarakat. dan pemerintah
ini harus
berlanjut. Jadi jangan sampai ganti
kepala daerah misalnya akan berhenti,
itu akan merubah ee ee anggaran ataupun
ee kita akan semakin tidak efisien
sehingga program-program kepala daerah
yang bagus itu harus terus
berkelanjutan. maka harus ada
perencanaan-perencanaan yang baik,
pengawasan-pengawasan yang baik, dan
juga peningkatan kinerja dan integritas,
membantu meningkatkan integritas dan
kinerja ASN, serta mendorong budaya
kerja yang profesional dan
akuntabel. Dan yang e adalah peningkatan
pelayanan publik. kita terus didorong,
kita terus dituntut oleh masyarakat,
kita harus menjadi pelayan yang baik.
Kita harus mengutamakan pelayanan kepada
masyarakat yang cepat, yang murah.
Karena masyarakat kita sekarang sangat
kritis. Kita bekerja seperti di dalam
kaca, seperti di dalam akuarium. semua
yang kita kerjakan itu akan dipantau,
akan dilihat oleh publik dan publik
sangat kritis terhadap kinerja kita.
Maka dari itu para sobat semua ASN di
seluruh
Indonesia, pelayanan publik adalah
menjadi utama ee karena kerja kita
adalah melayani mereka dari segi apapun,
dari bidang apapun.
Ee selanjutnya adalah terkait dengan ee
skill ASN masa
depan. Kita perlu berpikir
kreatif, tidak monoton, tidak hanya ee
melaksanakan yang rutinitas, tapi kita
berpikir kreatif bisa menjadi ASN yang
handal, ASN yang profesional yang bisa
menjadi solusi ee
permasalahan-permasalahan yang ada di
masyarakat. Yang kedua adalah penguasaan
teknologi. Mau tidak mau, suka tidak
suka, kita harus menguasai teknologi.
Komputer sudah biasa, tapi soft apa
namanya? Ee atau program juga harus kita
kuasai. Kita harus terus belajar.
belajar perkembangan ee teknologi,
belajar terkait dengan ee tuntutan
publik, terkait dengan teknologi. Ee
semua masyarakat hampir di Indonesia ini
2 285 juta itu kalau masyarakat hampir
rata-rata
mempunyai semuanya bisa ngontrol,
semuanya bisa diketahui posisi dan
sebagainya termasuk sosial budaya. Maka
dari
itu apa tugas pekerjaan kita juga harus
kita publikasikan. Kerja baik belum
tentu benar, kerja benar belum tentu
baik. kerja benar dan baik itu juga
belum tentu publik akan mengetahui. Maka
penguasaan teknologi itu menjadi penting
bahwa kerja baik dan benar kita juga
harus
dipublikasi supaya apa yang dilakukan
oleh ASN itu benar-benar akan terukur,
akan benar-benar diketahui oleh
masyarakat. Yang berikutnya adalah
komunikasi. Komunikasi itu menjadi
penting karena sumber ee apa namanya?
keberhasilan ee atau inti dari semua
keberhasilan kita adalah dari
komunikasi. Koordinasi komunikasi
menjadi penting. Maka dalam penyelesaian
permasalahan, dalam hal perencanaan,
pengelolaan, maka kita harus komunikasi
dengan siapapun. Kita tidak boleh ego,
kita harus merangkul semuanya dan
sebagainya. termasuk juga dalam hal
manajemen kita harus mengutamakan di
perencanaan, di pelaksanaan, di
pengawasan, ee di ee kontrol dan
sebagainya termasuk di pengkoordinasian
itu harus ee semakin ke depan harus
semakin bagus. Jangan sampai kita
menyalahgunakan anggaran menggunakan
wewenang kita untuk kepentingan ee
pribadi. Dan yang paling utama adalah
leadership. karena leadership
itu ee yang akan menggerakkan ee yang
mengambil keputusan. Nah, namun juga
leadership ini juga saat ini ee semakin
ke depan dengan penguasaan penggunaan
teknologi yang berbasis ee artificial
intelligence, maka ee apa namanya
sekarang lebih banyak ke fungsional
apalagi di ASN sekarang adalah sudah
dipangkas struktural kita, maka
fungsi-fungsi leadership juga semakin
lama juga semakin tergerus. Maka dari
itu kita tidak boleh kalah dengan
teknologi. Tetap ada perlu ada leader
yang bisa menj pengontrol yang bisa ee
menjadi ee melakukan evaluasi terhadap
karena bagaimanapun juga teknologi ini
adalah mesin yang juga harus kita
kontrol jangan sampai kebablasan. Maka
dibutuhkan kepemimpinan yang baik,
kepemimpinan yang akomodatif,
kepemimpinan yang bisa menjadi contoh,
kepimpinan yang bisa menyelesaikan
masalah. kepemimpinan yang bisa ee
memberikan dorongan petunjuk dan
mendorong ee skill dari ASN
yang ee apa
namanya arahan dari Kementerian dan
Pemerintah pusat ee dari Menpan RB bahwa
ee kita harus mempunyai ee ASN yang
berakhlak artinya berorientasi pada
pelayanan angkutabel, kompeten,
harmonis, loyal, adaptif, kolaboratif.
Yang pertama adalah pelayanan. Tadi saya
sampaikan bahwa memahami dan memenuhi
kebutuhan masyarakat. ya sebagai pelayan
publik kita harus tahu harus sensitif
kira-kira ee masyarakat kebutuhannya
apa, masyarakat sekarang ee sensinya
seperti apa. ee kita harus cepat turun
ke jalan ee di lapangan misalnya
masyarakat saat ada apa namanya
mendukung pemerintah dalam sembah pangan
maka
dibutuhkan benih padi misalnya benih
jagung
maka hilang di pasaran karena dimainkan
oleh oknum-oknum misalnya maka harus di
ada solusi-solusi yang lain misalnya
harus benar-benar mulai dari pusat
sampai ke desa harus diawasi terkait
dengan pergerakan pupuk. Termasuk juga
penanganan stunting misalnya. Stunting
ini ee susah karena memang pergerakannya
fluktuatif karena masalah
anak-anak, masalah ee asuh. Maka dari
itu masalah pola asuh antara orang tua
dan sebagainya dan kondisi anak maka itu
harus bersama-sama antara pemerintah
daerah dengan masyarakat dengan lembaga
masyarakat untuk terus mengontrol dan
termasuk dengan orang tua termasuk
dengan miskin ekstrem. Miskin ekstrem
itu harus terus juga turun terkait
dengan ada berapa ee by name
biadress-nya masyarakat yang mengalami
miskin ekstrem. apa yang akan diperbuat
oleh pemerintah. Kalau memang
panggerannya belum cukup, maka kita
harus bersama-sama dengan CSR, kita
harus bersama-sama juga dengan
pemerintah yang berjencjang mungkin
provinsi ee dan pusat. Apa yang harus
kita lakukan sehingga miskin ekstrem
tersebut juga ee bisa ditangani. Maka
berikutnya miskin-miskin dan sebagainya,
masyarakat kita yang miskin itu kita
harus juga ee apa namanya? Kita
berdayakan. tidak sekedar dikasih terus
miskinnya selesai, tapi harus kita
dorong mereka menjadi mandiri sehingga
miskin ekstremnya bisa kita hilangkan,
kemiskinan bisa kita ee ee kurangi
signifikan sehingga masyarakat kita
menjadi ee apa namanya ee tidak miskin
lagi. Dan berikutnya ramah, cekatan
dalam hal pelayanan, ramah, cekatan,
memberikan solusi dan dapat diandalkan.
ee juga melakukan perbaikan tanpa henti
sehingga kita terus berubah untuk
pelayanan kita semakin cepat, semakin
murah, semakin ee baik. Yang berikutnya
adalah akuntabel melaksanakan tugas
dengan jujur bertanggung jawab. Kita ee
harus memberikan contoh karena anggaran
pemerintah ini tidak hanya dikelola oleh
pemerintah, tapi dikelola oleh
masyarakat. maka ASN harus memberikan
contoh yang baik menjadi jujur dan
bertanggung jawab dalam mengelola
anggaran dan nanti akan bisa memberikan
dorongan kepada masyarakat pengelola
anggaran untuk juga jujur dan
bertanggung jawab ee juga cermat
disiplin dan berintegritas yang tinggi.
Ee disiplin berarti penting karena ini
akan juga menjadi selain menjadi contoh
juga dalam hal pelayanan publik akan
menjadi semakin trust masyarakat kepada
kita. menggunakan
kekayaan dan barang milik negara secara
bertanggung jawab efektif dan efisien.
Tidak mengambur-ngamburkan, harus juga
cek and receck, tidak menyalahgunakan
kewenangan dan jabat. ini yang jadi
penting ee karena ee saat ini pemerintah
terus mendorong ASN harus clean dan apa
namanya ee berintegritas dan jujur.
Kompeten meningkatkan kompetensi diri
untuk menjawab tantangan yang selalu
berubah, membantu orang lain untuk terus
belajar. termasuk pada hari ini matur
suhwun dari BPSD Jawa Timur mengajak
masyarakat kita terus untuk belajar
meningkatkan apa namanya ee kemampuan
kita, pemahaman kita terkait dengan
lingkungan dan sebagainya. Terus
harmonis menghargai setiap orang apapun
latar belakangnya suka menolong orang
lain, membangun lingkungan kerja yang
kondusif. ASN saya mohon juga menjadi
perekat merekat persatuan dan kesatuan
bangsa.
Karena kita ada banyak suku, banyak
agama yang di situ mempunyai
kepentingan. Jangan ada sampai ada salah
paham, jangan ada pertengkaran gara-gara
perbedaan agama, perbedaan suku. Maka
dari itu, ASN harus bisa menjadi
perekat, harus bisaingin mendinginkan ee
apa namanya masyarakat kita menjadi
solusi menyelesaikan masalah bukan malah
menjadi pemicu atau menjadi provokator.
Maka ASN harus menjadi solusi, harus
bisa memberikan suasana yang adem,
suasana yang hangat di masyarakat. Yang
berikutnya adalah kolaboratif, memberi
kesempatan kepada berbagai pihak untuk
berkontribusi. Jadi, pemerintah tidak
bisa berjalan sendiri. harus merangkul
banyak pihak, harus bersama-sama dengan
lembaga apapun, dengan divitas
akademika, dengan pemerintah pusat yang
ada di daerah, dengan lembaga
masyarakat, dengan kelompok-kelompok
masyarakat dan sebagainya untuk
bersama-sama membangun masyarakat,
membangun kesejahteraan masyarakat
terbuka dalam bekerja sama untuk
menghasilkan nilai tambah. Jadi kita
harus selalu melakukan kerja sama dengan
berbagai pihak tadi supaya ada nilai
tambah ee untuk apa namanya
ee apa namanya ASN maupun kepada negara
daerah dalam hal ee apa namanya dalam
pelaksanaan pembangunan ee ekonomi,
sosial budaya dan juga menggerakkan
pemanfaatan berbagai sumber daya untuk
tujuan bersama kita alhamdulillah
mempunyai sumber daya yang melimpah
Indonesia ini menjadi salah satu negara
yang kayanya luar biasa sehingga kita
bisa kata Pak Prabowo presiden kita,
kita ini kaya negara kaya. kekayaan kita
tidak boleh diambil oleh negara lain.
Maka kita harus menjaganya, kita harus
mengolah, kita harus meningkatkan
pendapatan-pendapatan negara untuk
kesejahteraan masyarakat. Sehingga
harapannya dengan kita bisa mengolah
kekayaan kita, maka anggaran kita
semakin besar, maka apa namanya?
Kemiskinan bisa kita pangkas, kesehatan
bisa gratis, pendidikan bisa gratis, dan
sebagainya. Adaptif, cepat mensikan
diri, menghadapi perubahan dan terus
berinovasi dan mengembangkan
kreativitas, bertindak ee proaktif. Dan
yang terakhir adalah loyal. Kita
memegang teguh ee apa
namanya? Ee ideologi Pancasila.
undang-undang itu menjadi penting karena
kita ada di negara Indonesia. Kita punya
ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar,
Negara Kesehatan Republik Indonesia
harus kita pertahankan sampai kapanpun.
Dan karena kita berbeda maka kita juga
harus memegang binika tunggal ika
menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan
instansi dan negara. Kita loyal kepada
negara, kita loyal kepada daerah, kita
loyal kepada pimpinan karena untuk
kesejahteraan, untuk pelayanan kepada
masyarakat dan juga menjaga rahasia
jabatan dan negara. Tidak semua kita
bisa buka-bukaan karena ada sesuatu yang
harus kita rahasiakan supaya tidak
menimbulkan kericuhan, tidak
menimbulkan keresahan di masyarakat.
ada capaian-capaian yang sudah dilakukan
oleh teman-teman ASN di mana pun berada,
tapi tidak mana yang harus kita
publikasikan, mana yang itu harus kita
tidak publikasikan misalnya karena itu
bisa mengandung risiko ee apa namanya ee
percepecahan. Berikutnya adalah ASN
mendukung program pemerintah. Saat ini
pemerintah telah mencangkan makan
bergizi gratis. Karena kita setiap
kabupaten minimal paling enggak ada 16
dapur umum. Sementara kita per daerah
masih ada satu atau dua dapur umum. Maka
dari itu, ASN terus harus mengolah pikir
mendukung program pemerintah ini.
Bagaimana kita memberikan solusi yang
terbaik supaya program makan bergizi
gratis ini bisa terlaksana dengan baik
untuk anak-anak kita. untuk anak-anak
kita yang TK, SD, SMP dan sebagainya.
Ada beberapa daerah kabupaten kota yang
sudah membangun dapur umum berikutnya.
Karena satu dapur umum tidak
dipergunakan untuk 3.000. Ahah. Ia nanti
berkembang apakah tidak bisa berkembang
satu dapur bisa 5.000 atau bagaimana?
Karena ee supaya ada ee apa namanya
pemerataan. Eeah ini harus kita pikirkan
bersama ee untuk terkait dengan makan
bergizi gratis. Harus kita dukung, kita
sukseskan. Yang kedua adalah dana Antara
yang sekarang sudah mulai dikelola ee
secara independen profesional oleh
pemerintah pusat. Sasata pangan
sekarang ee Ukrain sudah yang dulu
menjadi salah satu pemasok apa namanya
gandum terbesar di dunia. sekarang ee
jatuh karena perang belum seai dan
masyarakat dunia banyak yang bergeser ee
selain menggunakan gandum sekarang
menggunakan beras. Indonesia adalah
menjadi salah satu lumbung beras di
dunia maka kita tidak boleh bergantung
terhadap negara-negara di dunia. Apalagi
kita saat ini masih menggantungkan
banyak impor misalnya jagung dari jagung
dan pakan ternak dan kedelai dari
Amerika misalnya. Dengan tarif tinggi
yang dikenakan oleh Amerika itu juga
akan ee berdampak terhadap apa namanya
ee ketahanan untuk kedeleai maupun ee
jagung. Dan alhamdulillah ee melalui
kemarin pencanangan dari Mentersama
dengan Polri untuk menanam jagung, TNI
untuk menanam padi, kedelil untuk TNI
dan sebagainya. ee insyaallah kita tahun
ini bisa lapangan kita tidak bisa tidak
lagi menggantungkan dari negara lain
karena kita sudah tercukupi sehingga
kesejahteraan masyarakat ee akan bisa
terwujud dan terus terwujud meningkat
dan kita tidak lagi kekurangan beras
maupun kebutuhan pangan lainnya.
industri harus kita terus dukung karena
ini sangat-sangat ee apa namanya ee
mendukung dan meningkatkan ekonomi
Indonesia. Karena kita tidak boleh
menjual barang lagi dengan barang
mentah. Kita harus kita olah dengan
helalisasi. Maka ada berapa juta tenaga
pekerja kita yang bisa terserap di situ.
Ada berapa nilai rupiah yang masuk ke
Indonesia dan sebagainya. yang
berikutnya juga denganisasi nanti juga
akan memperluas lapangan kerja dan juga
kita terus meningkatkan kesehatan. Ee
alhamdulillah kita saat ini terus
program-program kesehatan gratis yang
dicanangkan oleh pemerintah harus kita
dukung. Pelayanan kita juga harus
ditingkatkan. termasuk juga pendidikan
ee sekarang juga ee sudah membangun ee
sekolah-sekolah yang berkualitas
termasuk juga ee sekolah-sekolah rakyat
yang sekarang sudah kita ee siapkan.
Yang terakhir adalah terkait dengan
penguatan kompetasi ASIN Jawa Timur. Ee
saat ini Jawa Timur telah bekerja sama
dengan ESQ Corp
untuk Jawa Timur agar lebih produktif
dengan mengenali talen DNA-nya untuk
penempatan pada tugas yang tepat
sehingga produktivitas bisa meningkat.
di Palent DNA itu nanti
masing-masing akan diajak untuk mengisi
dan di situ ada
45 ee poin-poin ee karakter yang nanti
akan bisa menentukan ee produktivitas
dari orang itu dan ini akan kita dorong
sampai ke ASN-ASN di Jawa Timur sampai
di tingkat ee pertama provinsi dulu
nanti ke kabupaten kota dan tingkat bisa
lebih ee kecil lagi sehingga semuanya
akan kita ketahui produktivitas
masing-masing ASN. Teknis penerapan
talent manajemen dilakukan dengan
menggunakan konsep drive network action
berbasis AE dan ini merupakan salah satu
terbosan dari Gubernur Jawa Timur untuk
menciptakan SDM yang tepat dan
berkualitas. saat ini telah dilakukan
secara bertahap melakukan pelatihan tari
DNL metode SKP ini kepada para kepala
sekolah.
Harapannya dengan adanya ee ee talen DNA
ini, produktivitas ASN Jawa Timur
semakin profesional, semakin ee apa
namanya ee ee meningkat kinerjanya dan
meningkatkan kesejahteraan masyarakat
yang ada di Jawa Timur. Mohon maaf. Saya
tidak bisa berpanjang ee untuk
menyampaikan ee materi pada hari ini.
Mohon maaf bila ada kesalahan dan terima
kasih atas perhatiannya. Saya akhiri
wabillahi taufik walhidayah.
Wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
[Musik]
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Terima kasih kepada Kepala
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
Provinsi Jawa Timur, Bapak Edi
Suprianto, SSTP MPSDM yang telah
memberikan materi. Bagaimana Bapak
berkenan untuk bisa ee ada
pertanyaan? Permisi, Bapak Edi.
Nggih, Pak. Apakah berkenan Pak untuk
menjawab pertanyaan?
Nggih. Satu aja, nggih. Saya kebetulan
ini sudah sudah ready, sudah siap satu
penanya.
dari Zoom.
Gok, Pak. Baik, silakan Bapak
menyampaikan nama dan asal instansi
kemudian langsung bertanya kepada Pak
Edi.
Iya. Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh. Salam sehat,
Pak Edi. Enggih. Sami-sami Bapak. Salam
sehat.
Saya dari Banyuwangi, Pak. Banyuwangi.
Siap. Dinas Perpustakaan dan Kearsupan
Kabupaten Banyui. Oke. Ee terkait dengan
kemarin tanggal 20 diadakan Hari
Kebangkitan Nasional. Wah, ini ee apa
namanya? Fungsi daripada peran ASN dalam
menghadapi tatangan global.
Pertanyaannya cuma satu aja, Pak. Apakah
yang harus dilakukan untuk meningkatkan
kualitas dan daya saing apatur negara
dalam rangka ee peningkatan pelayaran
kepada masyarakat? Itu aja, Pak. Satu
yang perlu kami samakan. Asalamualaikum.
Diulangi Pak per ASN nggih. Nggih.
Apakah yang harus dilakukan untuk
kualitas kualitas dan daya sain anara?
Siap. Terima kasih, Pak.
Nggih. Siap. Nggih. Langsung, Pak.
Nggih. Oke, Pak. Nggih. Terima kasih,
Pak. Jadi, saat ini kita ini dituntut
karena dituntut masyarakat. Masyarakat
kita semakin cerdas semuanya. apa yang
kita lakukan itu sudah pasti akan
diketahui oleh publik. Maka dari itu
satu ee kita tidak boleh kerja sendiri,
kita harus kerja bersama. Maka banyak
perbanyak komunikasi, koordinasi, kerja
sama
dengan ee lintas ee lembaga itu penting,
Pak. Jadi kita harus banyak-banyak
teman, harus banyak-banyak karena kita
enggak bisa kerja sendiri. Kalau kita
kerja tim, kerja bareng, kita pikir
bersama, itu akan mudah. Yang kedua,
kita harus merubah, kita harus
meningkatkan personal
masing-masing. Mungkin kuliah yang S1
bisa S2, S2 bisa S3 dan sebagainya. S
bisa profesor. Kita harus terus berubah.
Kita harus terus belajar, belajar, dan
belajar. Yang ketiga kita harus memahami
tentang aturan-aturan yang ada di
pemerintah. Karena kita bekerja
berdasarkan dengan peraturan
perundang-undangan. kita jangan sampai
menyalahi ataupun tidak sesuai dengan
ketentuan perundang-undangan. Terus yang
berikutnya, kita harus sensitif tentang
ee pikiran dan kebutuhan masyarakat.
Kita tidak boleh ee sedikit-sedikit apa
namanya, oh ini aturan, oh dan
sebagainya. Kita harus merangkul mereka,
ngajak berpikir, ngajak dialog supaya
mereka memahami posisi pemerintah, gitu.
Terus yang berikutnya ee di dalam hari
ini kita mulai kebangkitan, kita terus
bangkit, kita harus terus ee berubah dan
sebagainya. Ee kita harus mendukung
pemerintah, mendukung pemerintah pusat.
Pemilu sudah lewat, pemilu sudah lewat.
Kita harus kepada negara, Pak Prabowo,
kita harus luas kepada gubernur dan
sebagainya. Kita lolos kepada bupati,
walikota masing-masing. Kita harus apa
namanya mendukung itu semuanya. Nah,
terus juga kita harus banyak inovasi,
banyak kreativitas untuk
pelayanan-pelayanan ee kepada masyarakat
yang ee produk paling enggak kita harus
punya banyak produktivitas. Apa yang
harus kita berikan kepada masyarakat?
misalnya ee anggaran-anggaran pemerintah
benar-benar untuk pembangunan ee
fasilitas umum, pembangunan untuk
masyarakat terutama pendidikan,
kesehatan, tempat-tempat rekreasi,
tempat-tempat pembangunan dan sebagainya
itu ee minta itu menjadi penting, Pak.
Ee maka dari itu ee semua harus berubah
terus berubah, berubah dan berubah.
kerja-kerja dan pekerjaan
kerja. Ee gubernur ini alhamdulillah
Jawa Timur ini gubberur adalah gubernur
pekerja bukan ee benar-benar
ee bekerjanya untuk kepentingan ee
masyarakat ee tapi sehingga kita ASN
harus mendukung pimpinan-pimpinan kita.
Jadi kalau pimpinan kita bekerja, kita
harus juga ikut membantu untuk
mempublikasikan apa yang dikerjakan oleh
pemerintah, apa yang dikerjakan oleh
kepala daerah kita juga masyarakat harus
tahu. Karena karena kerja yang dis
sampaikan kerja yang baik berhenti itu
benar, kerja yang benar berhenti itu
baik, maka kerja yang baik dan benar
juga harus terus dipopulsikan kepada ee
masyarakat.
ini juga harus
banyak-banyak ee tidak hanya
ee terpacu pada anggaran. Anggaran
menjadi penting memang karena tidak ada
anggaran kita tidak bisa bergerak tapi
juga di melalui ee ee anggaran yang
cukup maka paling enggak anggaran
tersebut ee kalau efisien kita akan
lebih semakin bagus. Maka dari itu ee
dengan sedikit anggaran misal kita tidak
ada efi tapi kita jangan terganggu
dengan itu. Kita harus kreatif untuk
merangkul mungkin melalui CSR dan
sebagainya untuk mendukung
program-program ee kita. Jadi mohon maaf
saya mohon maaf saya tidak bisa
berlama-lama karena saya di sini sudah
di Bank Jatim di demo di depan di
belakang kami. Kami harus melakukan
pengamat di sini. Mohon izin Pak
narasumber moderator, dan seluruh ASN di
Jawa Timur. Saya mohon maaf kalau
penyampaian kata ee penyampaian kami
tidak lancar karena pikiran kami juga
saat ini masih terpecah-pecah ini. Saya
mohon maaf, mohon maaf sekali. Ee kami
harus diri ee untuk ee mengamankan Jawa
Timur ini. Terima kasih. Saya diri mohon
izin mohon maaf saya akhiri wabatah.
Wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Waalaikumsalam
warahmatullahi
wabarakatuh. Bagaimana Sobat ASN?
Tentunya sudah sangat tercerahkan ya
dengan materi yang disampaikan oleh
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
Provinsi Jawa Timur Bapak Edi Suprianto,
SSTP, MPSDM. Pesan dari beliau adalah
ASN harus menjadi agen perubahan yang
inovatif, tangguh, dan berintegritas
sesuai dengan materi yang telah
disampaikan oleh beliau. Narasumber
selanjutnya adalah narasumber terakhir,
namun tetap akan sangat menarik karena
materi yang akan disampaikan adalah dari
perspektif akademis yang tentunya akan
memberikan perspektif yang berbeda.
Tetap bersama kami di webinar ASN
belajar seri 19.
[Musik]
Semangat
membara di era digital. Terus berkarya,
berkolaborasi, inisiatif
tinggi. Inovasi cempelak, Jawa Timur
terus melaju. Bersama
BPSDN Jatim, kita terus melesat. Untuk
Indonesia emas prestasi hebat
[Musik]
ASN tiada yang tertinggal no one left
behind. Kita terus
melangkah
berkolaborasi inisiatif
tinggi inovasi cemerlang. Jawa Timur
terus melaju. Bersama
BPSDM Jatim kita terus melesat.
Untuk Indonesia emas prestasi her aset
unggur tiada yang
tertinggal no one left behind. Kita
terus
melangkah
berkolaborasi inisiatif
tinggi inovasi cemel Jawa Timur terus
melaju. Bersama
BPSDM Jatim kita terus melesat untuk
Indonesia emas prestasi hebat bersama
kampus satelit PP PSM Jatim no one left
behind um unggul dan
berkualitas melesa
tinggi Indonesia jaya Yeah.
[Musik]
Kami mencoba menjadi yang terbaik.
Melayani bangsa dengan sepenuh hati.
Marhlah kami junjung teguhkan diri dan
jadikan pedoman serta kekuatan.
Hadir di sini untuk mengabdi rencanakan
tugas ke bangga
negeri. Situt melayani bangsa dengan
akuntabilitas
tinggi.
Hindi.
Hati tunjukkan kompetensi dalam harmoni.
Layani bangsa loyal tanpa
batasannya selalu adaptif dan
berkolaborasi bergandeng
tangan
tujuan menjadikan ASN lebih
berakhlak bekerja sepenuh hati tulus
membantu sesama dengan bangga kami
melayani bangsa
[Musik]
Kami dari sini tegas dengan hati.
Tujukan kompetensi dalam
harmoni. Bangsa loyal tanpa
batasannya adaptif dan
berkolaborasi bergandeng tangan.
Satu tujuan untuk menjadikan ASN lebih
beragam. Mengas penuh hati tulus
membantu sesama dengan bangga kami
melayani dengan bangan kami
melayani dengan bangsa.
[Musik]
H
[Musik]
Sobat ASN sudah siap untuk menerima
materi ketiga? Kali ini akan disampaikan
dari perspektif akademis tentunya akan
disampaikan oleh yang sangat berkompeten
di bidangnya yaitu Sekretaris
Universitas Airlangga Bapak Prof. Dr.
Kokoyo, Dr. Andes, M.Si.
[Musik]
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh, Prof. Koko Sri Mulyo.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh, Mas Randi. Sehat selalu.
Sehat, alhamdulillah, Pak. Bagaimana
kabarnya, Prof? Alhamdulillah sehat
semuanya. Salam buat semua ASN yang
hebat di Indonesia. Alhamdulillah. Izin
Bapak sebelum memulai saya akan
menyampaikan sedikit brief CV dari
Bapak. I nama lengkap beliau adalah
Prof. Dr. Koko Sri Mulyo, Drandes, M.Si.
Bapak Koko Sri Mulyo saat ini menjabat
sebagai sekretaris Universitas Erlangga.
Beliau juga aktif sebagai dosen
departemen dan program studi Ilmu
Informasi dan Perpustakaan atau IIP di
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik atau
FISIP Universitas Erlangga. Beliau juga
telah menghasilkan banyak penelitian di
bidang ilmu perpustakaan baik skala
nasional maupun internasional. Kepada
Prof. Koko Sri Mulyo, kami persilakan,
Pak, untuk dapat menyampaikan sesi
pembahan materi. Kurang lebih waktunya
adalah 45 menit dan kami informasikan
juga bahwa setelah sesi pemaparan materi
ini akan kami buka sesi tanya jawab.
Bagi peserta webinar ASN belajar yang
ingin bertanya agar dapat menggunakan
fitur rise hand. Kepada Bapak Koko Sri
Mulyok kami persilakan. Terima kasih,
Mas Rendi. Bismillahirrahmanirrahim.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Salam sejahtera buat kita
semuanya. Yang kami hormati ee seluruh
ASN yang hadir di sini maupun yang
mengikuti di ee tempat yang lain, di
acara yang lain. Mudah-mudahan jenengan
semuanya sehat dan berbahagia. Pada
kesempatan kali ini, pada kesempatan ini
kami akan ee apa itu memberikan materi
tentang agile aparatur sipil negara.
Yang kami hormati para aparatur sipil
negara. Ee kita berhadapan pada eh tiga
disruption di era global sekarang
ini. Yang pertama adalah perubahan
iklim. Yang kedua adalah reproduksi
industri 4.0. Ya. Dan yang ketiga itu
ada pandemi COVID. disrupsi secara
global seperti ini belum pernah terjadi
dalam ee era-era sebelumnya yang secara
bersamaan ee ada perubahan iklim,
revolusi industri dan seterusnya. Ini
yang kemudian membuat seluruh dunia gama
ya. Karena hal ini bermah terjadi. Tidak
ada pengalaman untuk menghadapi ketiga
disruption tersebut. Oleh karena itu
tidak
ada institusi juga birokrasi yang telah
siap dengan formula yang efektif untuk
pengembangan sistem, program, konsep,
maupun implementasinya menghadapi tiga
disruption tersebut. Jadi semuanya gamu
hikmah yang bisa kita ambil Bapak Ibu
sekalian kita katakan tidak berlebihan
jika akibat dari ketiga disruption
tersebut kalau sebenarnya dalam konteks
kompetisi kita ini berada dalam garis
start yang sama antar negara sama antar
perguruan tinggi sama semua organisasi
birokrasi sama ya startnya sama karena
belum ada satu formula pun yang bisa
menangani tentang ketika disruption
tersebut secara
bersama-sama. Di negara yang lain tidak
ada juga bagaimana pelayanan birokrasi
yang sesuai dengan revolusi industri
4.0. Di negara yang lain juga belum ada
yang bisa menangani syarat tuntas
bagaimana COVID-19 selesai. Ini sudah
muncul isu baru COVID di ee ee Corona
Covid-19 muncul lagi di Singapura, di
Malaysia, di Thailand dan seterusnya.
Mudah-mudahan tidak masuk Indonesia.
Karena itu kalau garis start kita ini
sama Bapak Ibu sekalian, maka siapa yang
berlalu cepat maka akan memenangkan
kompetisi. Karena kita sekarang sama
yang jadi masalah
adalah apakah kita dalam hari ASN bisa
berlari cepat mengalahkan pesaing kita
dalam berlari. Itu yang pertama. Apakah
kita ini ee apa itu mampu berlari cepat
sama dengan yang lain atau mengalahkan.
Yang kedua, apakah kondisi fisik kita
seprima dengan kondisi fisik para
pesaing kita? analoginya kira-kira
seperti itu. Tapi saya yakin kita punya
anak seperti itu. Yang ketiganya yang
sering kali menjadi kegamangan kita
adalah apakah pengalaman masa lalu akan
menentukan kecepatan berlali kita saat
ini dari masa depan. Nah, jarang kita
gampang pada itu. Nah, kita diberikan
contoh Bapak, Ibu sekalian ee tentang
beberapa hal. Jenengan pasti pernah
punya HP merek Nokia.
Nokia itu pernah besar, pernah mapan,
berkal mata lalu yang kuat. Ya, ternyata
karena tidak diimbangi ee dengan ee
antisipasi pada perubahan maka
dikalahkan dengan Apple, dikalahkan
Samsung, dikalahkan sama Huawei dan
smartphone-semartun yang lainnya yang
kira-kira berbasis pada Android. Kita
tahu tentang bagaimana persaingan antara
Jepang dengan Korea dalam bidang
elektronik ya. di era dulu kalau
misalnya keluarga itu memiliki
elektronik merek Sony itu adalah simbol
ee kesejahteraan, simbol kemewahan gitu
ya. Tapi sekarang Anda lihat kira-kira
keluarga dan yang lain-lain jarang punya
tip deck Sony. Rata-rata adalah tipnya
TV-nya adalah buatan Korea. Ya, hikmah
ini sebenarnya menunjukkan pada kita
semuanya Bapak Ibu sekalian, tidak
selamanya yang besar akan bertahan dan
tidak selamanya yang kecil itu akan
termarginalkan. Katanya Darwin begini,
yang survive itu bukan mereka yang
paling kuat dan yang paling pintar, tapi
yang paling responsif terhadap
perubahan. Karena itu kami berharap ee
para ASN kita yang hebat-hebat itu
responsif terhadap perubahan yang berada
di sekitar kita. Ya, lanjut. Nah,
disruption telah mengajarkan pada kita
bahwa kesuksesan, kemenangan itu adalah
ditentukan karena learning agility ya,
kecepatan belajar kita bertindak dalam
merespon perubahan. Artinya kalau kita
ini eh mampu learning
mengimplementasikan learning cepat
belajar insyaallah kita akan mampu
merespon perubahan itu dengan
sebaik-baiknya. Learning jal itu
persoalan mindset Bapak Ibu sekalian
karena itu mindset kita harus berubah
ya. Mindset
AS motivasi yang kuat dengan percayaan
diri yang luar biasa, maka akan menjadi
ASN yang tangguh dan berpengaruh
terhadap planing agalit. Mindset ini
penting. Sekian waktu yang lalu pada
tahun 1970-an kondisi Korea Selatan itu
relatif sama dengan Indonesia. Tapi
mulai tahun
1980-an akhir atau 1990-an awal,
pemimpinnya itu membangun mindset negara
dengan luar biasa dengan menggunakan
benchmark Jepang. Jadi membuat patok
duga bahwa ee apa itu contoh kita,
pesaing kita adalah Jepang. Sehingga
anak-anak kecil di Korea pada saat lahir
tahun 90-an awal itu kalau malas, kalau
kemudian nakal atau apa itu dihardik
sama orangor Korea, orang tuanya, "Kamu
pemalas kalau orang Jepang saja ya.
Cepat, pelan, dan seterusnya." Ketika
anak kecil itu sudah bisa pegang gadget,
sudah melihat dunia, maka dia melihat
Jepang itu seperti apa. Ya, ketika sudah
melihat situ, "Oh, ternyata Jepang itu
dikatakan oleh mama dan papa saya adalah
negara pemalas, berarti saya harus lebih
dibanding Jepang."
Karena seperti itu yang terjadi adalah
ketika mereka itu tumbuh besar dalam
kaitannya dengan proses belajar mereka
di Korea. Kemudian mereka harus lebih
hebat dibanding Jepang. Kalau di Jepang
itu ee apa itu bekerja 48 jam dalam ee
seminggu maka dikurang 52 jam ya. Karena
itu ASN yang memiliki learning ejalete
khususnya persoalan mindset umumnya
adalah optimis, kreatif dan penuh
imajinasi. Bapak, Ibu sekalian,
kira-kira adalah eh ASNAS yang
benar-benar memiliki learning JALT
karena kita lihat Bapak Ibu sekalian
pada umumnya adalah optimis, kreatif dan
penuh imajinasi dalam bekerja. Lanjut
ya.
Ini yang kita hadapi Bapak, Ibu sekalian
di
era apa itu sekarang kita harus
berhadapan dengan realitas yang baru.
Masyarakat yang kita layani itu sudah
berbeda dengan yang dulu kita layani.
Cara pandang mereka, cara berpikir
mereka, cara bertindak mereka itu
berbeda. Michael Hammer itu memberikan
contoh era global, era seperti sekarang
ditandai oleh tiga C. Si yang pertama
itu adalah competition ya. kompetisi
semakin ketat, semakin keras, semakin
kompleks. Yang kedua adalah customer.
Customer kita semakin cerewet, semakin
ee customer kita semakin kritis, semakin
kita customer kita semakin punya
ekspektasi yang luar biasa pada
pelayanan kita. Sehingga karena itu kita
dituntut untuk selalu ee penuh dengan
kreativitas dan inovasi yang baru, yang
baru, yang baru dalam memberikan
pelayanan kepada customer kita. Karena
apa? yang baik dulu, besok belum tentu,
sekarang belum tentu baik. Apalagi
kemudian ke depan karena perubahan
tentang realitas. Apalagi kalau yang
kita hadapi ke depan adalah generasi
yang terus berkembang. Sekarang ini
misalnya kita menghadapi ee generasi
genengensi ya, sebelumnya adalah seperti
saya dia generasi baby bombers misalnya.
itu perilakunya berbeda, cara pandangnya
berbeda, cara berpikirnya berbeda.
Karena itu kita harus berubah, kita
harus mengembangkan kreativitas dan
inovasi dalam ee pelayanan. Lanjut ya.
Nah, ini Bapak Ibu sekalian tentang
bagaimana
pasture kalau jenengan ini sekarang ini
masa kini ya kalau jenengan itu membawa
perubahan dari masa lalu kemudian
jenengan analisis dari masa lalu
jenengan analisis kemudian dibawa di
sini jadi lebih bagus itu namanya C.
Membawa masa lalu, perubahan dari masa
lalu dibawa ke masa kini itu namanya C.
Tapi kalau membawa masa depan ke dalam
masa kini itu namanya disruption.
Ya, persoalannya adalah bagaimana kita
ini bisa menyiapkan ya ee pelayanan
ataupun apa saja produk atau kita bisa
menghadirkan masa depan di dalam
sekarang ini, maka kita akan bisa
memenangkan persaingan. Mohon maaf, kita
ambil
contoh.
Ee pasti Bapak Ibu sekalian pasti tahu
tentang namanya Aqua ya. Aqua itu dulu
yang memproduksi namanya Pak Tirto Utomo
di tahun
1970-an ya. Padahal tahun 1970-an itu
saya mungkin masih kecil, masih TK atau
apa tuh kalau bermain itu ya pakai
celana kolor gak pakai baju lari-lari
minum air sumur di sawah ataupun di
tetangga itu
sehat. Anda bisa bayangkan tahun 0-an
itu air bersih di Indonesia itu
melimpah. Tetapi Pak namanya Pak Terto
Utomo itu sudah punya visi ke depan ke
depan tantangannya itu adalah air
bersih. Karena itu dia membuat air dalam
kemasan pada tahun 0-an yang sebenarnya
di Indonesia pada saat
itu lisensi eksplorasi sumber-sumber ee
air di Pandaan maupun di Jawa Barat dan
seterusnya dengan harga pada tahun
1970-an. Katanya Pak Koril Tanjung,
"Siapa yang bisa membeli masa depan?
dengan harga sekarang, maka dia bisa
memenangkan persaingan. Dan juga Bapak
Ibu sekalian, siapa yang bisa
menghadirkan masa depan di era sekarang
atau siapa yang bisa menyiapkan diri
masa depan dengan biaya sekarang, maka
ke depan akan bisa memenangkan
persaingan. Jadi, membeli masa depan ee
apa itu daerah sekarang. Abraham Lincol
pernah bilang begini, ciri daripada masa
depan itu adalah
ketidakpastian dan cara yang terbaik
menghadirkan masa depan itu adalah
dengan cara mengcreate-nya mulai
sekarang. Jadi dicreate mulai sekarang.
Tadi beberapa narasumber termasuk Pak
Pratekno juga Pak Edi biasanya menyebut
tentang
AI. EAI itu masih depan Bapak Ibu
sekalian. Ke depan layanan apapun nanti
akan menggunakan AI ke depan masa depan
gitu ya. Bahkan mungkin bisa jadi
tentara itu mungkin akan hilang
digantikan drone ya. Beberapa profesi
tertentu dengan adanya EA bisa jadi
hilang kayak akuntansi gitu ya. Ya. Dan
seterusnya. Nah, sebagian ee apa itu
profesi menganggap bahwa EA itu masa
depan tapi sebagian profesi itu sudah
bukan masa depan lagi. Buktinya para
desainer, para ilustrator-ilustrator itu
sudah mulai protes tentang kehadiran EA.
Ternyata mohon maaf apa itu ee ee
kesejahteraan atau pendapatannya jadi
menurun gara-gara ada. Para ilustrator
itu mulai gamang, mulai takut karena
dengan menggunakan EA ilustrasi tentang
apa itu produk-produk tertentu bisa
dilakukan. Artinya kalau sudah ada yang
protes berarti EA itu sudah bukan masa
depan lagi. Itu berarti masa kini sudah.
dan kita tidak bisa protes. Ya, jenengan
lihat misalnya sekian waktu yang lalu
ketika saya masih sering naik ojek ya,
ketika kemudian ada ojol ataupun ee ada
Grab dul, ada Uber, ada apa dan
seterusnya angkot ee L300 dari Sidoarjo
ke Malang. Kemudian angkot-angkot
protes, demonstrasi semuanya ke
Indrapura. Demo apa yang terjadi? Siapa
yang menang?
adalah ee apa itu teknologi yang menang
adalah yaitu yang online tadi. Nanti ke
depan protes kita boleh tapi meskipun
protes kita harus menyiapkan
diri karena nanti ke depan mau tidak mau
suka tidak suka akan berhadapan dengan
kita dan beberapa profesi pasti juga
akan mulai pelan-pelan tersingkirkan
pada posisi itu. Nah, jadi kalau Bapak
Ibu sekalian ini mulai menghadirkan masa
depan di sekarang, mulai sekarang itu
berarti kita harus adaptif dan mau
belajar tentang AI, mau belajar tentang
bagaimana ee apa itu digital literasi
dan seterusnya. Insyaallah ke depan akan
lebih mudah dalam memberikan pelayanan
yang lebih bagus lagi.
Lanjut. Ini Bapak Ibu sekalian, hebat
dalam pelayanan publik itu artinya kita
harus mampu terlepas dari bayang-bayang
masa lalu untuk menghadirkan masa depan
pada kondisi saat ini. Mohon maaf
birokrasi kita masa lalu seringki banyak
meja ya. Ya sudah kita harus lepaskan
itu ya.
Kita lihat misalnya di PTKAI dulu, PJKA
dululah apa itu transportasi massal
publik yang paling ee apa itu tidak
profesional itu salah satunya adalah
kereta api ya. Jam berangkatnya gak
jelas, kedatangannya juga gak jelas.
Sampai Iwan Vales itu sampai membuat
lagu kereta tiba pukul berapa. Jadi
terlambat 2 jam itu jadi sesuatu yang
yang biasa katanya. Jadi cerita lama
cerita lama. Okelah, masa lalu
bayang-bayang masa lalu harus kita
lupakan. Kita harus menatap masa depan.
Masa lalu itu seperti kita melihat kaca
spion kalau kita di mobil atau sepeda
motor. Jadi jangan dilihat terus. Kalau
dilihat terus nanti kita nabrak gak
fokus. Sesekali dilihat dalam rangka
menginspirasi agar kita tidak seperti
masa lalu yang yang kurang bagus. Nah,
oleh karena kita menatap masa depan,
menghadirkan kondisi masa depan pada era
sekarang itu kuncinya adalah learning
ejalete. Untuk bisa learning berarti
membangun mindset kita ya pada posisi
itu.
Lanjut ya. Ini Bapak Ibu sekalian karena
itu mohon dihindari menyopi perspektif
ketidakmampuan untuk melihat masa depan.
kita ee penting memahami global tren
dengan memperkuat global literasi kita.
Berarti kita harus banyak belajar,
banyak melihat situasi dunia secara
ekonomi, politik, sosial dan seterusnya
perkembangan-perkembangan. Karena dunia
itu berubah luar biasa besar. dulu mohon
maaf gitu kan ya dulu gitu ya ee apa itu
ee kekuatan itu mungkin satu lah ya
kelihat dunia itu dulu mungkin oke semua
berkiblat pada gitu ya ee mungkin
Amerika sekarang muncul kekuatan yang
lain namanya Cina namanya Eropa bahkan
Rusia pun dianggap sebagai salah satu
kekuatan tersendiri ini baru-baru ini
ada India dan seterusnya jadi tidak bisa
ee apa tuh melihat pada posisi hanya
satu. Oleh karena pintar-pintar ketika
melihat sesuatu itu dalam konteks
global, pelajari semuanya perti
perubahan perubahan sosial politik
maupun ekonomi dalam dunia global untuk
diserap untuk memperkuat tentang
bagaimana kita sebagai ASN itu menjadi
ASN yang kuat. ASN yang mampu memberikan
kemajuan kepada perjalanan pembangunan
bangsa Indonesia dengan sebaik-baiknya.
Miopi perspektif penting ya dihindari.
tidak boleh kita rabun jauh terhadap
masa depan. Mohon maaf sekali ya, bagian
dari mungkin ee apa itu
pencermatan Bapak Ibu sekalian saya
waktu yang lalu ya mungkin sudah 20 atau
30 tahun yang lalu saya pernah ee apa
itu pertama kali ee apa itu ke Singapura
pertama kali ke luar negeri. Ketika saya
ee masuk di Singapura itu ee tour
guide-nya itu bilang gini, "Selamat
datang. selamat datang di tanah
Indonesia karena kami masuk di
belau dan tanahnya dari dari Indonesia.
Beberapa waktu yang lalu sempat kemudian
muncul lagi isu tentang jual pasir
misalnya seperti itu ya. Beberapa
kemudian menganalisis ini persoalan
miopi perspektif. Coba kalau pasir itu
dijual kepada negara tetangga. Jenengan
pasti tahu ketika pelajaran SMA tentang
ZEE, zona ekonomi eksklusif. Zona
ekonomi eksklusif itu adalah
bagaimana eksplorasi tentang kekayaan
laut dari bibir pantai itu sekian kilo
menuju laut. Jadi kalau bibir pantainya
itu berkembang gitu ya, lebih maju lagi
berarti kan J-nya semakin maju lagi dan
seterusnya. Nah, ini beberapa orang
misalnya menganalisis ini bagian dari
miopi perspektif.
Ya, harusnya tidak boleh terjadi yang
seperti ini. Oke, lanjut. Karena itu ASN
tidak boleh terjebak pada miopi
perspektif. Karena itu, Bapak sekalian,
para ASN yang kami
hormati, kita perlu mengembangkan diri
dari future mindset dan apa itu future
mindset dan pelopor inovasi.
Biasanya orang itu melihat enggak kok,
Pak. Karena gak ada kesempatan gak. Yang
utama itu adalah kemauan sebenarnya.
Adakah kemauan dari kita untuk
maju? Kalau ada yang lain pasti akan
beres. Pelatih basket Amerika namanya
John Wooden itu pernah bilang begini,
"Perjalan menuju puncak itu adalah soal
kemauan dan kemampuan.
Maka siapa saja itu bisa mencapai puncak
selama mau punya kemauan yang kuat dan
mengasah kemampuan kita. Tetapi bertahan
lama di puncak itu soal karakter, soal
learning agality, soal kegigihan, soal
main apa itu open mind, soal terus
mengasah strategi-strategi dan
seterusnya. Jadi artinya sebenarnya kita
ini bisa menjadi ee apa itu pelopor
inovasi kalau dengan kemauan yang kuat
karena kemampuan itu bisa diasah ya.
bisa bisa apa itu dikembangkan. Contoh
misalnya Pak Jonan itu pernah bercerita
begini dulu PT ee kereta api PJKA itu
disulit diajak berubah itu sulitnya
bukan naik ya para pimpinannya level
manager diajak ngomong-ngomong sulitnya
bukan untuk berubah pasti dengan ada
alasan macam-macam berdalih dan
seterusnya. Apa yang dilakukan untuk
meningkatkan kemauan dan kemauan
tersebut? beberapa dari ee apa itu SDM
DPJKA tadi itu dimagangkan ya di kereta
api di Amsterdam, kereta api di
Melbourne, kereta api di Paris, kereta
api di dan seturnya kira-kira sekitar 2
minggu sampai 3 minggu. Apa yang terjadi
begitu dia melihat ee apa itu bagaimana
apa itu penanganan perkertan di
Melbourne, di Amsterdam dan di mana
pulang diajak berubah jadi lebih mudah
ya.
Ya. Jadi semuanya bisa dilakukan
sebenarnya saya punya kemauan yang luar
biasa. Iya. Oke. Derajat kemauan itu
diukur dari sejauh mana birokrasi
memiliki groot mindset dan bukan atau
fixed mindset. GR mindset itu berarti ee
apa itu eh mindset kita yang terus
tumbuh gitu ya. Terus tumbuh, terus
berkembang.
tidak mindset yang fit, yang tetap, tapi
terus ngikuti perubahan yang yang
terjadi di lingkungan kita. Karena itu
birokrasi dann di dalamnya ya mestinya
tidak boleh bersifat statis dan fix.
Sudah begini saja sudah cukup, gak bisa
begitu. Layanan begini saja sudah cukup,
gak boleh begitu. Karena apa yang baik
sekarang besok belum tentu baik. Yang
kita layani sekarang generasinya besok
sudah berubah.
Ya, karena itu perlu digali sisi-sisi
positif kita tentang bakat, kejasaan,
dan kompetensi kita yang terus harus
ditumbuhkan dengan cara menumbuhkan
mindset kita sebagai ASN. Dengan
demikian, kita akan bisa menjadi pelopor
inovasi yang luar biasa dan mendukung
proses pembangunan Indonesia menjadi
semakin maju. Lanjut ya.
ini ee apa itu berkaitan dengan masalah
ee ee apa itu ee mindset. Bapak, Ibu
sekalian beberapa orang serangkali
begini, oke kita dibanding saja gitu ya
ke satu tempat ya misalnya ASN kita
dibanding di
bagaimana dan mengambil best practisis
yang ada di sana. Kalau semangatnya itu
hanya sekedar mungkin kita memperlakukan
perbaikan, oke no problem. Tapi kalau
semangatnya itu adalah bersaingan, saya
harus lebih bagus dibanding Singapura.
sebagaimana Korea itu harus lebih bagus
dibanding Jepang, maka sudah tidak boleh
lagi yang namanya best practices.
Namanya adalah future
practices. Ya, sekarang kalau misalnya
kita ambil contoh misalnya di Jawa Timur
ya ee bagaimana pelayanan birokrasi di
Jawa Timur. Kemudian
ada misalnya jenengan belajar ke sana
kemudian mengambil dan kemudian
mengimplementasikan apa yang terjadi di
ee apa itu provinsi ee tempat Anda best
practices tadi maka ketika Anda
mengimplementasikan sana sudah
berkembang lagi.
dengan mengambil best practices itu
untuk berpikir lebih lanjut bagaimana
future practices itu harus
dikembangkan dimodifikasi agar terjadi
yang namanya future practices ya itu
yang harus dipikirkan karena itu Bapak
Ibu sekalian grut mindset AIS itu harus
diiringi dengan motivasi yang kuat PD
gitu ya juga berkaitan dengan masalah
learning agility ya karena setiap
birokrasi bisa menjadi pelopor inovasi
dan memiliki modal yang karena memiliki
modal yang sama ya. Ya, yang penting
adalah ee seluruh ASN dan birokrasi
harus fokus pada peluang dan bukan pada
risiko. Jadi, jangan takut untuk ngambil
risiko selama sudah dihitung tapi jangan
satu peluang. Orang Jepang itu punya
prinsip Kaisen ya. Jadi kalau ada
masalah itu tidak dianggap menjadi suatu
masalah po jadi peluang gitu saya gitu.
kira-kira apa yang bisa kita lakukan
untuk bisa mencarikan solusi yang
terbaik menangani masalah. Jadi tidak
melihat itu dan ee apa itu ee untuk
orang-orang yang maju biasanya ketika
ada masalah ada risiko tuh dengan siap
datatan, selamat datang risiko, selamat
datang masalah. Kami siap untuk
berkembang karena masalah itu datang.
Lanjut.
Nah, ee karena itu ASN ya yang
profesional ya harus mampu apa itu mau
menjadi pembelajar-pembelajar yang
lincah tangguh dengan berbekal ee apa
itu keterampilan, kompetensi, mindset
yang luar biasa menghadapi perubahan dan
kpastian. Katanya Stepen Coffee sebagai
berikut, "Teruslah menggergaji, teruslah
bekerja dengan bagus, tapi jangan lupa
mengasahnya."
Ya, katanya Stepen Coffee, mengasah itu
adalah ciri pembelajar ya. Karena itu
ASN harus menjadi pembelajar-pembelajar
yang lincah, pembelajar-pembelajar yang
tangguh. Lanjut sekalian. Nah, ini
contoh ASN pembelajar yang tangguh itu
butuh keteladanan ya. Bapak Kiaajar
Duantoro punya value yang luar biasa ya.
ing ngarso sung tulodo. Ya. Ya. Jadi
keteladanan yang paling sederhana itu
adalah kedisiplinan ya. Ya. Ini contoh
misalnya pustakawan kalau ASN eh mohon
maaf kebetulan saya ini ee bekerja di
bidang perpustakaan. Jadi misalnya
contoh misalnya dalam bekerja harus
giving the best dalam melayani ya. ASN
dalam pekerja itu harus seperti itu.
Keladanaan sebagai pembelajar ya selalu
update informasi dan pengetahuan terbaru
ya. Selalu update metode pelayanan yang
terkini.
selalu update situasi teraktual
perkembangan global dan selalu
memberikan solusi atas tantangan situasi
tersebut dan sebagainya.
Lanjut. The great aparatur sipil negara
yang menginspirasi ya. Taru jadilah ASN
yang menginspirasi. Menginspirasi itu
berarti menggugah masyarakat untuk
semakin semangat dan berkembang dan
berbuat sesuatu untuk kemajuan dan
kemaslahatan di sekitarnya. Jadi ee apa
itu ASEAN yang baik itu adalah
menginspirasi masyarakat. Ini adalah ee
apa itu kata-kata bijak tentang ee apa
itu inspirasi. Lanjut
ya. ASN rata-rata itu hanya mengerjakan
pekerjaan
rutin rata-rata. Tapi ASN yang baik itu
bisa memberikan layanan yang terbaik dan
mampu berempati pada yang
dilayani. Tapi ASN yang hebat adalah
yang bisa menginspirasi masyarakat. Ya,
mudah-mudahan panjenengan paling tidak
di nomor dua dan nomor 3 ASN yang baik
dan ASN yang hebat. ASN yang memberikan
pelayanan terbaik dan mampu berempati
pada yang dilayani. Dan ASN yang hebat
bisa menginspirasi masyarakat. Lanjut.
Nah, kolaborasi, koordinasi, dan
networking menjadi suatu yang penting
karena di abad 21 ini di era global ini
tidak ada orang itu bisa sukses sendiri
ya. Nobody perfect, nobody Superman,
Superman is de di era sekarang ini yang
ada adalah kerja sama dan kolaborasi
yang harus dilakukan untuk bisa sukses,
tidak bisa sendiri. Karena itu beberapa
pacar-pacar kerja di ee apa itu ee luar
itu selalu mengutamakan bukan hard skill
tapi soft skill. Salah satu soft
skill-nya adalah bekerja dalam kerangka
tembok atau bisa bekerja dalam tekanan
atau apa dan seterusnya.
Kalau jenengan pernah melihat film
Avenger ya yang terakhir End Game eh ada
trilogi End Game itu Avenger yang
terakhir lawannya Avenger itu lawannya
jagoan-jagonya Marvel itu namanya
Thanos. Itu sebenarnya menggambarkannya
seperti sekarang ini, Bapak, Ibu
sekalian. Dulu kalau Marvel itu membuat
film misalnya Iron Man atau Spider-Man
lawan siapa saja itu
menang. Tapi ketika lawannya itu Thanos
itu dikeroyok pun tidak tidak bisa
menang sampai dibuat tiga sequel. Dan
yang terakhir karena berkolaborasi maka
baru bisa memenangkan ee apa itu
mengalahkan Taus. Artinya tantangan ke
depan yang dihadapi oleh organisasi,
oleh birokrasi, oleh negara itu adalah
seperti Thanos itu tadi. Semakin kuat,
semakin kompleks, semakin tidak bisa
ditangani atau diselesaikan sendiri,
tapi harus kerja sama, harus
berkolaborasi dan yakin dengan
berkolaborasi dan bekerja sama itu pasti
akan bisa menyelesaikan
persoalan-persoalan yang dihadapi oleh
birokrasi dan ASN di Indonesia.
Lanjut. Nah, matur nuwun. Terima kasih.
Mudah-mudahan sedikit ini menginspirasi
dan menggugah. Mudah-mudahan ada tanya
jawab yang memungkinkan bisa ee apa itu
kita lakukan untuk memperkuat ee
semangat kita, memperkuat tentang grow
mindset kita, memperkuat tentang ee
kemauan dan kemampuan kita untuk selalu
berinovasi dan berkreativitas memberikan
yang terbaik buat Mas.
[Musik]
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Terima kasih kepada
sekretaris Universitas Airlangga Prof.
Kosuri Mulyo yang telah memberikan
paparan materi. Mungkin langsung saja
kita buka sesi tanya jawab. Sudah ada
satu penanya.
Baik, mungkin bisa langsung Bapak untuk
menyampaikan namanya dari instansi apa.
Langsung menyampaikan pertanyaan kepada
Prof. Koko. Monggo, Pak. Baik, terima
kasih. Perkenalkan Prof. Saya Dani dari
Dinas Lingkungan
Hidup. Ee sangat menarik yang
disampaikan Prof. tadi terkait learning
agility
ya. Jadi gini, Prof. Saya
ee terkait ASN yang menghadapi tantangan
global ini saya ada studi kasus kecil
ini di Ngawi. Bapak Bupati itu punya
program yang namanya Gema Parut.
Parut ini gerakan menanam di pekarangan
rumah tangga. Jadi ee
kerangka apa saja yang bisa bermanfaat
gitu di pekarangan. Jadi memanfaatkan
pekarangan-pekarangan kosong. Nah,
program ini juga dilombakan di tingkat
OPD itu. Jadi,
setiap dan lain sebagainya. Yang menjadi
yang menggelitik saya
ketika ee program ini sudah berjalan
kemudian dilombakan setiap tahun ada OPD
yang menang. Kalau saya melihat secara
mikro di ASN-nya sendiri ini tidak
melaksanakan itu loh. Jadi tidak banyak
ASN yang di rumah-rumahnya masing-masing
itu menanam tanaman seperti caba lah
katakanlah. Ini tidak banyak. Jadi ini
suatu ironi
yang menggelitik saya ini. Ada program
sudah jalan di tingkat OPD, tingkat
instansi ini sudah melakukan bahkan
penilaiannya sudah 34 tahun ini
berjalan. tetapi secara mikro tidak
dikerjakan oleh ASN. Ini yang saya ee
pikirkan ini di sisi mananya kesalahan
ini? Apakah ASN yang ada ini sudah dalam
posisi nyamannya dengan gaji dan TPP-nya
yang ada sudah membeli saja sudah cukup
sehingga tidak melaksanakan program ini
di rumah atau memang mereka sudah dalam
zona nyamannya sehingga ya sudahlah ini
program lomba kita ikut-ikut saja
sehingga kemandirian pangan bahkan
kedaulatan pangan yang cita-cita
besarnya itu terjadi ini tidak terjadi.
ini mohon pencerahan Prof. Mungkin kasus
ini juga terjadi mungkin di kota-kota
lain.
Apakah ee bisa menemukan titik benang
merahnya, kesalahannya ini ada di
mananya ini sehingga supaya program yang
sudah dicaangkan ini benar-benar
berdampak gitu, tidak hanya bermanfaat
tetapi juga berdampak secara ee waktu
yang singkat maupun waktu yang lama.
Terima kasih mungkin penjelasannya. Oke.
Nggih. Ee terima kasih, Mas dari
lingkungan hidup ya. Ee ini menarik tadi
saya katakan bahwa keteladanan itu
penting sebenarnya. Jadi kunci daripada
implementasi sebagai kebijakan itu
sebenarnya kalau di di apa itu dilakukan
terlebih dahulu oleh aparatur sipil
negara. Tapi memang
ya begitulah kenyataannya. Saya gak tahu
kira-kira rumahnya para ASN itu
kira-kira ada ada anunya apa gak ya? Ada
lahannya untuk nanam atau tidak gitu kan
ya gitu ya. Ya kalau rata-rata di Ngawi
ada Prof. Ada nggih. Kalau di Ngawi ada
nggih. Ada ada Pak berarti ada. Tapi
perasaan tidak mau tidak mau apa itu
menanak. Memang perlu diajak ngomong
pertama. Jadi sebenarnya ada teknologi
yang paling luar biasa. Kenapa itu
adalah takon gitu ya. Ada ditanya
kira-kira ya ditanya gitu ya mungkin
melakukan survei kecil-kecilan kenapa
kok tidak menanam. Bisa jadi ee ada
banyak alasan nanti kira-kira seperti
itu. Tapi mungkin pada beberapa hal
kadang-kadang zona nyaman itu penting.
Bapak Ibu sekalian saya cerita lagi
tentang Korea lagi ya. Jadi Korea itu
maju di tahun 1990-an awal itu karena
menerapkan yang namanya manajemen
konflik di dalam hampir semua apa itu
sektor baik bisnis maupun pemerintah. Ee
Korea terinspirasi pada cerita nelayan
Jepang yang melaut di apa itu menangkap
ikan salmon. Ya, ceritanya begini. Jadi
nelayan Jepang itu menangkat ikan salmon
di laut. Kemudian ikan salon tertangkap.
Kemudian dimasukkan di cool storage di
dalam kapal. Berarti kalau masuk cool
storage sampai pasar ikan-ikan itu mati.
Kalau ikan mati sampai pasar harga ikan
itu jadi berkurang, value-nya jadi
menurun. Ya, karena orang Jepang saya
yang fresh. Tapi namanya orang Jepang
yang tadi saya katakan punya prinsip
Kaisen tadi kalau ada masalah dia
berpikir peluang kemudian berpikir apa
yang bisa kita lakukan agar ikan salmon
yang kita tangkap itu sampai pasar
hidup. Dibuatlah kolam di dalam kapal
gitu ya. Di dalam kolam di dalam kapal
diisi air kemudian ikan salmon ditangkap
dimasukkan dalam kolam yang ada apa itu
airnya. Karena ikan salmon, ikan salmon
ketemu ikan salmon, maka ya diam-diam
saja merasa aman dan merasa nyaman di
sana. Ya, karena itu kemudian tidak
bergerak sampai pasar banyak yang mati
juga karena kehabisan oksigen karena
tidak bergerak ya. Orang Jepang berpikir
lagi berarti apa yang kira-kira bisa
menyebabkan apa itu ikan salmon yang
kita tangkap itu sampai parsar hidup.
Akhirnya ditangkaplah hiu. Diambillah
hiu ditaruh di dalam kolam yang ada
airnya. Nangkap ikan salmon masuk dalam
kolam yang ada hiunya. Namanya hiu
nalurinya itu kan memburu. Mamunya
memangsa. Ikan salmon ketika mau
dimangsa oleh hiu dia bergerak-gerak ya
menghindar dan seterusnya. Apa yang
terjadi sampai pasar ikan-ikan salmon
yang ditangkap oleh Jepang itu banyak
yang hidup ya. Hikmahnya adalah kalau
kita diam kita berarti mati. Artinya
tidak melaksanakan apa itu kebijakan
tadi. Apa yang menyebabkan kita diam?
Karena kita berada di zona nyaman,
berada di dalam kemapan. Ya. Apa yang
menyebabkan hidup? Karena ada hiu, ada
masalah, ada tantangan. Dan biasanya
kalau ada tantangan itu kita cenderung
untuk mencari solusi ke sana. Dan yang
paling utama adalah semakin doanya
semakin kencang sehingga dekat dengan
Tuhan yang maha kuasa. Karena seperti
itu. Itu yang diadop oleh Korea dalam di
awal-awal 1990-an itu. Itu dalam setiap
pengelolaan organisasi dengan
menggunakan mendatangkan hiu ya.
Mendatangkan hiu ya. Hiu itu yang
kemudian menyebabkan Korea berubah
dengan geliat yang luar biasa karena
pasti akan berusaha untuk mencari solusi
yang terbaik dan pasti dekat dengan
Tuhan Yang Maha Kuasa. Nah, kira-kira
dengan program ini juga seperti itu.
Jadi, kalau ditanya dan kemudian
ternyata berada pada zona nyaman, maka
tidak ada cara yang lain harus
didatangkan hiu pada aparatur sipil
negara tersebut. Ya, hiunya misalnya
mohon maaf dalam bentuk dalam tanda
kutip dipaksa misalnya dipaksa karena
kalau dipaksa pasti aparatur sipil
negara tersebut di Ngawi akan terpaksa
menanam.
Kalau terpaksa pasti juga bisa menanam.
Karena menurut Mas Jadi tadi kan ada
pekarangannya gitu kan ya. Mengawi kan
masih luas. Jadi kalau sudah ee apa itu
bisa nantinya jadi biasa ya. Karena
biasa akan jadi budaya ya. Jadi budaya.
Jadi kira-kira mungkin seperti itu. Jadi
kalau mencari kira-kira di mana
kekurangannya satu lebih bagus pakai
teknologi yang paling hebat adalah takon
ya ditanya gitu ya. Jadi ya apa gitu
biar nanti ya tidak cak bisa jadi
mungkin dalam proses perencanaan tidak
melibatkan mereka bisa jadi gitu kan ya
dan seterusnya tapi itu okelah itu soal
teori gitu ya tapi yang utama adalah
kalau sudah menjadi kebijakan berarti
aparatur sipil negara itu harus
mengamankan kebijakan tersebut karena
kita ASN kalau sudah jadi keputusan
tidak boleh kita lawan ya harus kita
support kita dukung kalau sebelum boleh
kita memberikan masukan dan agak beda
pendapat saya pikir itu. Masi. Matur
nuwun. Iya. Siap. Terima kasih, Prof.
Ini sedikit ee menambah tadi yang hiu
tadi ini saat ini sudah sebetulnya sudah
dikerjakan tetapi untuk yang kasus lain
misal ee AT TPP itu bisa cair ketika
sudah bayar PBB gitu. Oke. I betul
betul. Kalau dulu tidak. Sekarang kalau
ASN kok belum bayar PBB enggak dapat
TPB. G. Benar. Tapi saya akan mencari
lagi untuk yang program Gema Parutu tadi
bagaimana supaya hiunya carikan hiunya
yang kira-kira jangan besar-besar Pak
ya. Jangan besar-besar p sepadan aja
gitu loh ya.
Penjelasannya kami sampaikan terima
kasih. Makasih
makasih Mas. Terima kasih kepada Bapak
Deni dan kepada Bapak Prof. Koko yang
telah menjawab pertanyaan. Kami ucapkan
terima kasih sekali lagi Bapak. Hatur
nuhun. Bapak Bapak bisa melanjutkan
kegiatan Bapak. Terima kasih.
Wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh. Matur nuwun
sukses selalu buat semuanya dan selalu
sehat dan bahagia. Matur nuwun.
Baik, Sobat TN sangat luar biasa bukan
tiga materi dari tiga narasumber yang
sudah kami hadirkan di webinar ASN seri
ke-19 pada hari ini, Kamis, 22 Mei tahun
2025. Terima kasih kami ucapkan sekali
lagi kepada tiga narasumber yang telah
meluangkan waktu untuk berbagi dengan
peserta webinar yang bergabung baik di
Zoom maupun di YouTube channel BPSDM
Jatim TV. Kami ucapkan terima kasih
kepada Menteri Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
Republik Indonesia Prof. Dr. Patikno
M.Sok, SC. Kemudian kepada Kepala Badan
Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi
Jawa Timur, Bapak Edi Suprianto, SSTP,
MPSDM, serta Sekretaris Universitas
Erlangga, Bapak Prof. Dr. Kokol Sri
Mulyo, Dres, M.Si. SI dan juga kepada
Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur Bapak
Dr. Ramlianto, SPMP yang telah
menyelenggarakan kegiatan
ini. Dan tidak lupa juga kepada semua
sobat ASN yang telah setia sejak awal
sampai dengan akhir telah mengikuti
webinar ASN belajar kali ini. Terima
kasih banyak. Kita berikan tepuk tangan
yang sangat meriah kepada
semuanya. Dan jangan lupa sobat ASN
untuk mengecek di semestabangkom.id ID
untuk dapat mengunduh e-sertificate. Di
akhir sesi ini, saya Rendy Febriano
Ruhiana beserta segenap tim BPSDM
Provinsi Jawa Timur akan menutup webinar
ASN belajar series 19 ini dengan pantun.
Mohon cakepnya ya. Burung dara burung
cendrawasi cukup. Cari dulu di Provinsi
Papua Cup. Cukup sekian dan terima
kasih. Cep. Semoga bermanfaat untuk kita
semua. Cep.
Tetap semangat sobat ASN. Sampai bertemu
di webinar ASN belajar seri berikutnya.
Wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuhamsalam wabarakatuh.
[Musik]
Zaman yang terus
bergerak. Sambut dengan penuh
semangat. Saatnya kita melangkah.
hadapi segala
tantangan. Tingkatkan setiap
kompetensi untuk pelayanan
berdampak bersama ASN belajar.
ciptakan SDM unggul
berprestasi selalu inisiatif dan
kolaboratif untuk inovasi yang
berkelanjutan menjadi ASN berakhlak
mulia siap menyongsong Indonesia
emas ASN belajar wujudkan
pemerintahan berkelas
Dunia satukan tekad pantang
menyerah jadi ASNAR
berkualitas belajar
wujudkan
menerintahan kelas
dunia tukang tekad pantang
menyerah jadi AS berkualitasku
[Musik]
sama aku belajar
[Musik]