Transcript
dkVeVNKUbfM • ASN Belajar Seri 19 | 2025 - Kebangkitan Nasional: Peran ASN Dalam Menghadapi Tantangan Global
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0231_dkVeVNKUbfM.txt
Kind: captions Language: id Zaman yang terus bergerak, sambut dengan penuh semangat. Saatnya kita melangkah. Hadapi segala tantangan. Tingkatkan setiap kompetensi untuk pelayanan berdampak. Bersama ASN belajar. Ciptakan SDM unggul berprestasi selalu inisiatif dan kolaboratif untuk inovasi yang berkelanjutan. Jadi ASN berakhlak mulia siap menyongsong Indonesia emas. ASM belajar wujudkan pemerintahan berkelas dunia satukan tekad pantang menyerah jadi ASN getar berkualitas belajar wujudkan kelas dunia tekad pantang menyerah jadi [Musik] berkuar sama semangat membara di era digital terus berkarya berkolaborasi inisiatif tinggi inovasi cembelak Jawa Timur terus melaju bersama BPSN Jatim kita terus melesat untuk Indonesia emas prestasi hebat ASNU tiada yang tertinggal no one left behind kita terus melangkah berkolaborasi inisiatif tinggi inovasi cemerlang Jawa Timur terus melaju bersama BPSDM Jatim kita terus melesat untuk Indonesia emas Prestasi aset unggur tiada yang tertinggal. No one left behind. Kita terus melangkah berkolaborasi inisiatif tinggi inovasi cemelah. Jawa Timur terus melaju bersama BPSDM Jatim kita terus melesar untuk Indonesia emas prestasi hebat bersama kampus satelit PPSM Jatim no one left behind um unggul dan berkualitas melesa tinggi Indonesia jaya Yeah. [Musik] Kami mencoba menjadi yang terbaik. Melayani bangsa dengan sepenuh hati. Marlah kami junjung teguhkan diri dan jadikan pedoman serta kekuatan. Hadir di sini untuk mengabdi rencanakan tugas ke bangga negeri. Memeras itu melaihani bangsa dengan akuntabilitas tinggi. Hindi. Hati tunjukkan kompetensi dalam harmoni. Melayani bangsa loyal tanpa batasannya selalu adaptif dan berkolaborasi bergandeng tangga tujuan jadikan ASN lebih berakhlak bekerja sepenuh hati tulus membantu sesama dengan bangga kami melayani bangsa [Musik] Kami dari sini tegas dengan hati tujuhkan kompetensi dalam harmoni. loyal tanpa batasannya adaptif dan berkolaborasi bergandeng tangan satu tujuan untuk menjadikan ASN lebih beragama menggenas penuh hati tulus membantu sesama dibangkan kami melayani bang kami melayani kami melayani bangsa [Musik] H [Musik] Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera untuk kita semua. Shalom. Om swastiastu. Namo buddhaya. Salam kebajikan rahayu. Selamat pagi sobat ASN di seluruh Indonesia. Dari Sabang sampai Marauk. dari Miangas sampai Pulau Rote. Bertemu kembali di ASN belajar seri ke-19. Kembali bersama saya host kali ini. Perkenalkan saya Randi Febriano Ruhyana, Wideswar Jatim Corporate University BPSDM Provinsi Jawa Timur. Supaya lebih semangat saya berpantun boleh ya. Jangan lupa cakepnya sobat ASN. Jalan-jalan ke Magetan cakep. Jangan lupa main ke Sarangan. Satu. Mari ramaikan ASN belajar seri 19. Satu dalam rangka peringatan kebangkitan nasional ke-117. Tepuk tangannya dong. Pada seri ke-19 ini, Kamis 22 Mei tahun 2025, Jatim Corporate University BPSDM Provinsi Jawa Timur mempersembahkan webinar ASN belajar dengan tema kebangkitan nasional peran ASN dalam menghadapi tantangan global. Bagaimana kabar Sobat ASN hari ini? Semoga selalu diberikan kesehatan dan selalu semangat dalam mengembangkan kompetensi diri. Amin. Saya ingin menyapa kepada yang telah bergabung di webinar kali ini. Yang terhormat Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, Dr. Ramlianto, SPMP. Dan yang kami hormati para narasumber yang luar biasa, Prof. Dr. Pratikno M. Sci. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Bapak Edi Suprianto, SSTP, MPSDM, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur. dan Sekretaris Universitas Airlangga Bapak Prof. Dr. Koko Sri Mulyo, Drandes, M.Si. Serta seluruh peserta webinar ASN Belajar series 19 baik yang bergabung di Zoom, YouTube, channel BPSM Jatm TV, serta yang hadir langsung di kelas internasional. Bagi yang hadir langsung di kelas internasional, tepuk tangannya mana? Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Mei menandai lahirnya kesadaran kolektif untuk bersatu demi kemerdekaan dan kemajuan bangsa, semangat perjuangan tokoh-tokoh nasional seperti Dr. Sutomo menjadi inspirasi bagi seluruh elemen bangsa termasuk ASN sebagai tulang punggung pemerintahan. Memasuki tahun 2025, tantangan global seperti climate change, climate crisis, ketidakpastian geopolitik, dan pesatnya transformasi digital menuntut ASN untuk lebih adaptif dan berintegritas. Kebangkitan nasional kini menjadi refleksi semangat untuk berpikir, berkinerja, dan berinovasi. ASN dituntut tak hanya bekerja administratif, tetapi juga menjadi agen perubahan yang strategis dalam pembangunan nasional. Melalui webinar ASN belajar, ASN diharapkan mampu menjawab tantangan global dengan pendekatan yang kolaboratif, inklusif, dan berkelanjutan. Selengkapnya akan dibahas dalam webinar ASN belajar series ke-19 tahun 2025. [Musik] Sebelum kita menyimak keynote speech, mari kita bersama menyimak opening speech yang akan disampaikan oleh Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, Dr. Ramlianto, SPMP. Kepada Bapak Ramlianto kami persilakan. [Musik] Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sehat dan salam sejahtera untuk kita semuanya. Sobat ASN di seluruh tanah air, selamat bertemu kembali dalam webinar series ASN Belajar, sebuah wahana pengembangan kompetensi ASN persembahan Jatim Corporate University Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur. Hari ini Kamis tanggal 22 Mei 2025, ASN belajar telah memasuki seri ke-19. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas antusiasme sobat ASN di seluruh negeri untuk terus mengikuti secara aktif program ASN belajar ini. Sebagai bentuk terima kasih kami, kami selalu berkomitmen sekaligus terus berikhtiar untuk menyajikan topik-topik pengembangan kompetensi yang menarik, kekinian, dan tentu berdampak secara nyata terhadap peningkatan kompetensi dan kinerja aparatur sipil negara di Indonesia. Sahabat ASN, hari ini ASN Belajar seri ke-19 tahun 2025 ini menyajikan salah satu topik dalam rangka turut serta menyemarakkan pemikiran dalam momen Hari Kebangkitan Nasional yang telah kita peringati pada tanggal 20 Mei beberapa hari yang lalu. Tanggal 20 Mei adalah sebuah momentum historis dan simbolis yang sangat penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Tanggal ini merujuk pada kelahiran organisasi Budi Utomo pada tahun 1908 yang kita yakini sebagai tonggak awal munculnya kesadaran nasional dan perjuangan kolektif bangsa Indonesia menuju kemerdekaannya. sebuah momentum yang tidak hanya dapat kita maknai sebagai nostalgia sejarah, tetapi juga sebagai sebuah narasi nasional untuk selalu dan terus bangkit menghadapi berbagai tantangan zaman. Karena itu, ASN Belajar seri ke-19 tahun 2025 ini mengangkat topik kebangkitan nasional, peran ASN dalam menghadapi tantangan global. Nah, sudah menjadi tradisi akademik dalam SN belajar bahwa topik menarik ini akan kita bahas secara intensif dari beragam perspektif bersama para narasumber yang sangat kompeten di bidangnya. Sabat ASN di seluruh tanah air 20 Mei bukanlah sekedar tanggal yang tertulis di kalender. Ia adalah suluh sejarah yang menandai nyala pertama dari kesadaran kolektif bangsa ketika pada tahun 1908 sekelompok pemuda terdidik mendirikan Budi Utomo. Di tengah gelapnya penjajahan saat itu, cahaya itu sangat kecil namun tak pernah padam. Ia menjelma menjadi bara semangat. menyalakan gerakan demi gerakan hingga berkobar menjadi api perjuangan menuju kemerdekaan. Hari Kebangkitan Nasional adalah cermin yang mengajak kita menatap masa lalu bukan sekedar untuk mengenang, tapi untuk bercermin dan bertanya apa peran yang telah kita mainkan sebagai generasi penerus perjuangan para kusuma bangsa. Sejarah telah membuktikan bahwa kebangkitan sebuah bangsa adalah buah dari kesadaran kolektif. Bukan hanya soal kekuatan fisik, tapi tentang kejernihan berpikir, keberanian bersikap, dan ketulusan untuk bersatu. Ia lahir dari ruang-ruang pertemuan ide, tumbuh dalam semangat belajar tanpa pamri dan menjelma menjadi gelombang perubahan ketika suara-suara yang dulu sunyi akhirnya bergema dalam satu nama Indonesia. Kebangkitan juga bukan sebuah hadiah, melainkan hasil dari pergulatan panjang antara harapan dan kenyataan. Maka hari ini saat dunia berlomba dalam inovasi dan teknologi, kita tak boleh hanya menjadi penonton sejarah. Kita harus menjadi pelaku yang tidak hanya mengagumi masa lalu, tetapi juga menulis babak baru dan keberanian dan integritas. Dalam konteks inilah aparatur sipil negara memegang peran sentral. ASN bukan hanya pelaksana kebijakan, tapi juga penjaga moral kebangsaan, penggerak perubahan, dan arsitek peradaban baru. Di pundaknya, harapan tertumpu bahwa negara hadir dengan hati yang melayani, akal yang bekerja, dan integritas yang tidak bisa dibeli. Sudah saatnya tumbuh kesadaran baru di kalangan aparatur sipil negara bahwa kebangkitan hari ini bukan tentang mengangkat senjata, tetapi tentang mengangkat derajat bangsa lewat inovasi, kolaborasi, dan keberanian untuk berpihak pada kemajuan. ASN adalah penggerak kebangkitan masa kini di tengah tantangan zaman yang makin kompleks, dinamis, dan tak terduga. Ketika dunia berubah dalam hitungan detik oleh arus digitalisasi dan disrupsi global dan derasnya tuntutan publik, ASN tak lagi cukup hadir sebagai pelaksana. Ia harus menjadi pembelajar sepanjang hayat, menjadi inovator dalam pelayanan, menjadi pemimpin dalam perubahan. Di tangan ASN yang berintegritas, kebijakan menjadi nyata. Di langkah ASN yang berempati, negara menjadi dekat dengan rakyat. Dan di hati ASN yang berkomitmen harapan rakyat menjadi menemukan tempat. Kebangkitan hari ini bukan sekedar mengenang masa lalu, melainkan menyalakan tanggung jawab masa depan dengan akal yang jernih, semangat yang tak pernah letih dan keberanian untuk berubah. ASN adalah wajah baru perjuangan yang bekerja dalam senyap namun berdampak nyata untuk bangsa. Sobat ASN di seluruh tanah air, lalu bagaimana ikhtiar kita pada momentum hari kebangkitan nasional ini agar ASN sebagai elan vital bangsa mampu menunjukkan peran-peran strategis untuk kemajuan negeri tercinta khususnya menghadapi kompetisi global yang semakin sengit. Nah, untuk membahas cerdas dan tuntas topik ini, kami telah mengundang para narasumber luar biasa yang sudah barang tentu sangat kompeten di bidangnya. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para narasumber hebat yang telah berkenan hadir dan akan berbagi berbagai informasi strategis kepada SAT ASN di seluruh tanah air. Pertama, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada yang terhormat Bapak Prof. Dr. Pratikno M. Si. Beliau adalah Menteri Koordinator Bidang Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia. Kedua, kami menyampaikan terima kasih kepada yang terhormat Bapak Edi Suprianto, SSTP, MPSDM. Beliau adalah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur. Dan yang ketiga kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Prof. Dr. Koko Sri Mulyo, Drandes, M.Si. Beliau adalah akademisi sekaligus sekretaris Universitas Erlangga Surabaya. Nah, Sobat ASN, mari kita simak dengan seksama webinar ASN Belajar seri ke-19 tahun 2025. Semoga bermanfaat. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. [Musik] Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih kepada Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur yang telah memberikan opening speech. Dari opening speech Bapak Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur dapat kita simpulkan bahwa ASN harus selalu dan terus bangkit menghadapi berbagai tantangan zaman serta menjadi pelaku yang menulis babak baru melalui keberanian dan integritas. Oleh karena itu, Sobat ASN, materi-materi yang akan disampaikan oleh tiga narasumber nanti tentunya akan sangat bermanfaat dan memberikan insight yang luar biasa terkait dengan bagaimana peran ASN dalam menghadapi tantangan global yang ada. Saat ini sobat ASN yang bergabung di Zoom di dan channel YouTube PBS Jatim TV jangan lupa untuk melakukan absensi melalui semestabankom.id sesuai dengan yang telah disampaikan di video sebelumnya. Sobat ASN pastinya sudah menunggu untuk menerima materi. Mari kita masuk ke materi pertama yaitu keynote speech yang akan disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Budaya Republik Indonesia Prof. Dr. Pratikno M.Sok, Sci. Kepada yang terhormat Prof. Dr. Pratikno M.Sok, Sci. Kami persilakan. [Musik] Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera. Om swastiastu. Namo buddhaya. Salam kebajikan rahayu. Terima kasih kepada BPSDM Provinsi Jawa Timur yang telah mengundang saya untuk berbagi gagasan. Yang saya hormati saudara-saudara ASN di seluruh Indonesia. Mari kita manfaatkan hari peringatan kebangkitan nasional ini ee sebagai momentum kebangkitan ASN Indonesia. bahwa ASN itu keren, ASN itu produktif, dedikatif, dan inovatif untuk melayani rakyat dan memajukan Indonesia. Di dunia yang penuh ketidakpastian dan penuh kompetisi sekarang ini, peran negara juga peran ASN semakin sentral. Tidak ada lagi masalah yang imun dari pengaruh global. Tidak ada lagi ASN kelas lokal atau kelas nasional. Semua ASN harus kelas global dalam menghadapi disrupsi global yang terus berlanjut. Pada kesempatan ini dengan durasi maksimal 4 menit, saya hanya menyampaikan butir-butir daftar isi saja. pertama di era digital, di era disrupsi teknologi, literasi digital dan kecerdasan artifisial menjadi wajib bagi ASN. ASN tanpa bantuan teknologi akan kalah dengan ASN negara lain yang berteknologi, terutama berteknologi digital dalam tata kelola pemerintahan. Tetapi harus bijak dalam menggunakannya, harus memperkuat manajemen risiko digital. terutama keamanan siber. Yang kedua, dihadapkan pada dunia yang penuh ketidakpastian dan penuh kompetisi. Maka berpikir kreatif dan inovatif adalah kunci. Keluasan-keluesan fleksibilitas birokrasi yang harus gold oriented terus ditingkatkan. Inovasi dalam pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan serta adaptasi tinggi terhadap setiap perubahan harus terus-menerus dilakukan. Oleh karena itu, birokrat dituntut untuk belajar secara berkelanjutan. Ketiga, kerja tim yang terorkestasi dan penuh sinergi adalah wajib. dibutuhkan kepimpinan yang transformasional di semua level yang didukung dengan kompetensi manajerial yang baik, mampu membangun data sebagai basis pengambilan keputusan data driven policy eh atau juga saya sering menyebutnya precision policy harus terampil membuat keputusan yang strategis, terampil memilih totok nadi dari mana akan memulai serta kita mampu untuk mengelola sumber daya yang terbatas secara efisien untuk mencapai target kerja pemerintahan. Yang keempat, substansi di semua sektor kebijakan harus mengedepankan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan serta berkelanjutan. kita harus semakin mengutamakan target SDGs mempertimbangkan aspek perubahan iklim yang itu sangat berpengaruh ee terhadap stok pangan, sangat berpengaruh terhadap kesehatan warga negara kita, serta penurunan risiko bencana yang juga semakin tinggi akibat perubahan iklim. Ee jangan lupa juga dalam aspek sosial adalah memperkokoh soliditas sosial, peningkatan kesempatan kerja, serta pelayanan publik yang lebih baik. Itu semua harus menjadi pertimbangan dalam semua pengambilan keputusan di semua sektor. Kelima, pada akhirnya semuanya akan berbijak kepada tanggung jawab profesi, etika, dan integritas. Transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme adalah pilar-pilar penting yang memungkinkan semua kompetensi tadi yang dibangun serta kerja keras yang saudara lakukan bisa memberikan kontribusi bagi pelayanan publik yang lebih baik serta kemajuan Indonesia. Sekali lagi ini adalah hanya butir-butir saja perlu elaborasi yang lebih mendalam. Nanti lain waktu bisa kita perdalam lagi. Kepada ASN semuanya. Sekali lagi ASN itu keren, dedikatif, inovatif, dan produktif dan selalu menjadi lokomotif kemajuan Indonesia. Terima kasih. Selamat bekerja. [Musik] Terima kasih kepada Prof. Dr. Pratikno M.Sok, SC atas keynote speech yang telah disampaikan. Bagaimana, Sobat ASN? Sangat luar biasa dan insightful bukan ke yang disampaikan oleh beliau. Yang terpenting adalah ASN itu keren. Itu yang harus kita camkan di kepala kita. Narasumber selanjutnya tentunya tidak akan kalah menarik. dan materi yang akan disampaikan dalam perspektif implementatif atau aplikatif untuk menambah pengetahuan kita semua. Tetap bersama kami di webinar ASN Belajar series 19. [Musik] Bagaimana Sobat ASN sudah siap untuk menerima materi kedua? Kali ini akan disampaikan dari perspektif implementatif atau aplikatif. tentunya akan disampaikan oleh yang sangat kompeten di bidangnya yaitu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur Bapak Edi Suprianto, SSTP, MPSDM. Sobat ASN jangan lupa nanti akan ada sesi tanya jawab. Gunakan fitur risen dari pada saat Bapak e ingin bertanya. [Musik] Oke, asalamualaikum warahmatullahi wabar wabarakatuh. Bapak Idi Suprianto, bagaimana kabarnya, Pak? Apakah suara kami terdengar? Izin Bapak, suaranya masih belum terdengar di studio. Mungkin bisa dibantu oleh rekan-rekan. Suara dari Bapak Edi Suprianto masih belum terdengar di studio maupun oleh peserta. Belum masuk sepertinya, Pak. Masih belum terdengar, Bapak. Kami di studio masih belum bisa mendengar suara Pak Edi Suprianto. Halo. Ya. Halo, Pak. Alhamdulillah dengar jelas, Pak. Asalamualaikum, Bapak. Waalaikumsalam. Mohon maaf teknis karena ini masih di jalan. Siap, Bapak. Bagaimana kabarnya, Bapak? Alhamdulillah. Baik. Alhamdulillah. Izin Bapak Edi sebelum memulai saya akan menyampaikan sedikit brief CV dari Bapak Edi Suprianto. [Musik] Nama lengkap beliau adalah Edi Suprianto, SSTP, MPSDM. Bapak Edi Suprianto saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur dan tentunya telah banyak memberikan kontribusi untuk memelihara dan meningkatkan persatuan, kesatuan serta keutuhan bangsa di Provinsi Jawa Timur. Beliau sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bakarwil 1 Madiun Provinsi Jawa Timur. Kepada Bapak Edi Suprianto, kami persilakan, Pak, untuk dapat memulai sesi pemaparan. Kami berikan waktu 45 menit untuk sesi pemaparan materi ini. Kami informasikan juga bahwa setelah sesi pemaparan akan ada sesi tanya jawab bagi peserta webinar ASN belajar yang ingin bertanya agar dapat menggunakan fitur hand. Baik, Bapak silakan waktu dan tempat kami persilakan. Ya, terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semuanya. Shalom. Om swastiastu. Namo buddhaya. Salam kebajikan. Yang saya hormati Pak narasumber Prof. Kuko dan juga moderator dan seluruh sobat ASN di seluruh wilayah tanah air. Ee saya Suprianto, Kepala Bakes Bangpol Provinsi Jawa Timur. Mohon maaf karena ini saya di jalan dan harus juga mengamankan ada aksi UNras di ke Bank Jatim. Jadi sayaingga nanti mungkin tidak banyak lama nanti kami ingin poep poin-poinnya saja. Yang ingin kami sampaikan terkait hari ini adalah terkait dengan peran ASN yang saat ini menjadi mempunyai tugas yang ee cukup berat untuk bisa membangkitkan dan saat ini juga pas kebetulan momennya adalah hari kebangkitan nasional yang 117. Ee Bapak, Ibu yang saya hormati bahwa ee kebangkitan yang disampaikan oleh Mas Ramli bahwa ini tidak hanya menjadi seolah tanggal, tapi ini menjadi momen kita untuk terus bangkit dalam mengisi, memajukan, mensejahterakan ee masyarakat dan negara Indonesia. Ee pendahulu kita para pimpinan kita sudah menancapkan pondasi yang luar biasa. mulai ee Pak Presiden pertama Soekarno, Pak Soeharto, Habibi, eh Gus Dur, Pak Megawati, Pak S. ee dan Pak Jokowi sekarang masuk ke ee Pak Prabowo. Kita cukup bangga karena kita ada di Indonesia yang mempunyai keberagaman yang luar biasa, mempunyai potensi yang sungguh luar biasa. Kita wilayah kita ada R.900 ee 900 sekian km² ee dan wilayah laut kita malah 3,2 juta km². Jadi kalau kita perjalanan dari Sabang sampai Marauke mungkin kita hampir antara Indonesia menuju ke Arab Saudi. Ee kita mempunyai ee potensi yang sungguh luar biasa. ada apa namanya ee ee ee jumlah penduduk yang cukup besar itu menjadi potensi juga. Terus juga suku bangsa, bahasa, dan kepulauan yang sangat beragam. Ee lanjut bahwa ini adalah Jawa Timur. Alhamdulillah saya kebetulan di Jawa Timur ee khusus bagi ASN yang ada di Jawa Timur kita juga bangga kita juga mempunyai luas wilayah dan jumlah penduduk yang cukup besar dan Jawa Timur menjadi saat ini menjadi central of gravity. Jadi kalau Jawa Timur batuk makanya kita jangan sampai Jawa Timur itu batuk. Kalau batuk maka droplet-nya bisa ee ke seluruh Indonesia karena ee kebutuhan pokok yang ada wilayah Indonesia bagian timur itu banyak disuplai juga dari ee Jawa Timur. Beras misalnya daging ee ikan dan sebagainya itu kebanyakan juga garmen disuplai oleh Jawa Timur sehingga ee jangan sampai Jawa Timur ee batuk itu nanti akan mengganggu stabilitas ekonomi, sosial, budaya, dan keamanan di Indonesia. Lanjut masuk ke terkait dengan tadi Jawa Timur sebagai central of gravity bahwa kita ini melayani 19 rute dari 39 rute tol laut sehingga 80% logistik di 20 provinsiu Timur itu disuplai dari Jawa Timur sehingga ee kita ee mtackline ee seperti ee visi misinya Gubernur Jawa Timur bahwa Jawa Timur sebagai gerbang Baru Nusantara. Karena Jawa Timur memiliki posisi strategis di Indonesia sebagai penghubung daerah barat dan timur. memiliki kawasan industri. Ada dua kawasan ekonomi khusus di situ ada semelter ee juga ada pengolahan ada kilang minyak di Tuban ee dan sentral-sentral juga ada PLTU yang bisa men-suplai Jawa Bali untuk listrik dan juga ada 12 kawasan industri dan satu kawasan industri halal. Jawa Timur sebagai lumbung pangan nasional. kita mempunyai apa namanya produksi beras 9 kom sekian juta ton gabah ee dan ini ditambah lagi oleh Kementan tahun ini ada tambahan 2 juta ton lagi. Sehingga ee kita terus untuk mewujudkan pemerintahan Pak Prabo ini Indonesia sebagai lumbung pangan atau fasbata pangan termasuk juga daging kita terbesar di Indonesia. ee kita ada sekian 5 kom ekor sapi dan sebagainya termasuk produk-produk pertanian lainnya. Jawat Timur memiliki pelabuhan, bandara dan infrastruktur yang memadai. Ada 7uh bandara, 37 pelabuhan, dan 12 ros jalan tol. Dan memiliki SDM yang kreatif, inovatif, serta didukung lembaga pendidikan yang ee berkualitas. ee pada lanjut Pak. Nah, ee saat ini kita dihadapkan saya sebelum masuk ke ASN ya ini ke kondisi-kondisi dunia, kondisi Indonesia dan sebagainya. Kondisi saat dunia saat ini tidak baik-baik saja. Konflik ee ee geopolitika antara Rusia, Ukrain, Israel, Palestina ee masih belum tuntas. Perang dagang antara AS Cina dan berbagai negara di Eropa sudah mulai menghangat. Perubahan iklim yang terus terjadi. Kita tidak menentu antara perubahan mana, kapan penghujan, kapan kemarau. Ada terjadi perubahan yang tidak jelas. Misalnya perkembangan teknologi ada artificial intelligence, robot, kita harus mengikuti karena negara-negara Cina, negara-negara Eropa sudah me apa namanya ee meroduksi ee dan menggunakan activital intelligence dan itu juga kalau kita tidak mengikuti maka kita akan tertinggal. ee pada saat kita jalan, negara-negara lain sudah mulai berjalan cepat. Pada saat ngikuti berjalan cepat, negara-negara lain sudah berlari. Pada saat kita lari, negara-negara berlompat. Maka dari itu kita harus terus mengikuti pergerakan e kebutuhan dan perkembangan zaman itu sendiri. Dan juga ada persaingan sumber daya energi dan pangan. Alhamdulillah Bapak Presiden kita sudah mencanangkan untukirarisasi itu sangat mendukung ee ee perekonomian Indonesia dan perubahan kepemimpinan dunia itu juga berdampak terhadap perkembangan global, ekonomi global. Lanjut. Ini tantangan yang ada di Indonesia bahwa saat ini kita dihadapkan oleh permasalahan-permasalahan yang harus kita hadapi bersama. Karena ASN menjadi ujung tombak dalam hal pengelolaan negara mulai keuangan, sosial, budaya, ekonomi, dan sebagainya. Ini sangat-sangat membutuhkan ee ASN yang profesional, handal, dan mempunyai kemampuan-kemampuan yang luar biasa. ada hilirisasi industri yang sekarang terus kita ee ee dorong dan pemerintah sangat-sangat ee memprioritasikan terkait dengan hilisasi industri yang dulu kita hanya mengekspor misalnya timah hanya bahan mentah tapi kita sudah mengolah ee misalnya juga minyak sawit dan sebagainya kita sudah tidak lagi mengirim barang-barang mentah ancaman intoleran radikal dan teroris ee karena intolerans intoleransi yang sekarang ee kalau dulu ada terorisme yang bisa kelihatan, bisa kita tangkap, yang intoleran ini yang menjadi PR kita harus kita tangani bersama-sama ee yang mungkin perlu ada pemahaman, perlu ada ee sosialisasi dan sebagainya. ada bonus demografi yang saat ini juga ee bisa menjadi tantangan dan bisa menjadi kalau kita tidak bisa mengelola itu bisa menjadi masalah bagi bangsa Indonesia. Tapi sudah Pak Wakil Presiden menyampaikan demus ee bonus demograsi demografi adalah suatu peluang bagi kita untuk bisa membangun Indonesia ke depan. Konflik sosial masih ada terjadi gengster, tawuran, dan primanisme ini juga menjadi salah satu PR kita. Primanisme yang sekarang sudah marak di berbagai tempat ini juga terus kita melakukan upaya-upaya di daerah-daarah sudah membentuk satgas pemberantasan premanisme termasuk juga tawuran-tawuran oleh anak-anak muda sekarang penyalahgunaan narkotika penyalahgunaan ee apa namanya narkob adanya pornografi dan sebagainya itu juga sudah merambah anak-anak kita judi online tidak hanya masyarakat tapi juga ASN sudah terjangkit kejahatan cyber hawk netizen kita misalnya ee sudah luar biasa ee masyarakat kita sekarang sudah banyak menjadi wartawan, menjadi ee semacam yang bisa ee membuat ee apa namanya statement yang itu membuat kita menjadi ee terperangah misalnya. Maka ini harus hati-hati kita bermain di media sosial. perembangan perkembangan teknologi, ketahanan pangan, pelayanan ASN dan berkualitas. ASN kita beda dengan ASN yang dulu. Alhamdulillah perkembangan-perkembangan ee teknologi ada upaya-upaya peningkatan pemahaman, peningkatan kualitas SDM. Alhamdulillah pelayanan kita semakin lama semakin ee baik, pelayanan kita semakin murah semakin ee cepat dan sebagainya. Maka dari itu, peranan birokrasi sangat vital dalam mempengaruhi dan menggerakkan pembangunan suatu negara. Untuk itu tata kelola birokrasi Indonesia harus mengikuti perkembangan global. Kuncinya yaitu harus memiliki semangat perubahan. Harus kita tidak bisa diam. Kita tidak lagi harus e banyak rapat-rapat. Boleh rapat tapi sudah harus banyak. Terus action, action dan action. Kerja-kerja dan kerja ada perubahan ada inovasi dan kreativitas di ASN. kita dituntut oleh publik, kita ditekan oleh publik supaya ASN terus berubah, ASN terus mempunyai inovasi, ASN terus kreatif untuk pelayanan publik, untuk pembangunan, untuk kesejahteraan, dan keamanan e masyarakat di Indonesia. Lanjut. Ini masalah-masalah yang ada di ASN kita misalnya ee kalau sekarang mungkin sudah luar biasa peningkatannya. Kalau dulu tidak ada profesional dan sebagainya. Alhamdulillah terus kita berkembang menuju ke arah ee profesional ee pelatihan-pelatihan pendidikan-pendidikan sampai berjencjang ke tingkat S3 dan luar biasa. Jikan motivasi dan kinerja yang rendah. Kalau misalnya ee kalau dulu hanya mengikuti arahan pimpinan kerja sak Madiio misalnya kalau bahasa jawanya ee maka sekarang dituntut untuk bisa menjadi motivasi bagi masyarakat untuk mempunyai kinerja yang tinggi dalam hal pelayanan dalam menyejahterakan masyarakat. Kompetensi kurang memadai. Nah, ini menjadi tuntutan publik kita harus mempunyai ee kemampuan, kita harus bisa memecahkan masalah ee di masyarakat ee sehingga kita dibutuhkan ASN yang mempunyai kompetensi yang tinggi. Dalam hal itu, penguasaan IPTEK yang minim dulu adalah keterbatasan teknologi. Misalnya kita hanya bisa e hanya mengoperasikan ee komputer atau laptop, tapi sekarang dituntut kita bisa menguasai artificial intelligence. Karena masyarakat kita sekarang sudah cerdas semuanya. Anak-anak kita SD, SMP sudah setiap hari bergelut ee menggunakan IT dan sebagainya. Anak-anak mahasiswa, para pekerja kita, semuanya, masyarakat kita dalam hal pelayanan juga membutuhkan yang cepat, membutuhkan yang murah sehingga penggunaan dan penguasaan ee ilmu teknologi harus ee secara maksimal, rendahnya kreativitas dan motivasi. Nah, ini perlu ada pemahaman bersama bahwa ee tadi kreativitas itu menjadi penting harus banyak melakukan hal-hal terbosan-terobosan baru yang tidak monoton. Karena kalau ASin biasanya berangkat pagi, pulang sore, duduk di meja dan sebagainya. Maka sekarang dibutuhkan kreativitas yang tinggi untuk menjadi sesuatu. Misalnya ee kalau pertanian, kalau kita pertanian panen misalnya 3 bulan, maka dibutuhkan ket bagaimana ee ee untuk padi bisa berkurang daripada itu misalnya atau tanaman yang produksinya satu pohon bisa 1 ton biak bisa menjadi 2 ton, 3 ton. ada hibridasi, ada ee dan sebagainya ini maka dibutuhkan kreativitas, kurangnya komitmen. Eah sekarang alhamdulillah sudah mulai ada fakta integritas, ada komitmen bersama dan sebagainya dan kurang kompak ini yang menjadi penting. Kurang kompak karena ee OPD atau instansi itu jalan sendiri-sendiri. Padahal dalam suatu pembangunan dibutuhkan kerja sama ee teamwork dan sebagainya. Apabila misalnya Pak Presiden membuat jalan di tol di suatu tempat, maka juga dibutuhkan di situ ada pembangunan yang bersinergi, pembangunan ada hilirisasi di situ misalnya, ada pembinaan masyarakat di situ dalam hal pembebasan dan sebagainya. Semuanya harus terintegrasi termasuk bagaimana ee memberdayakan masyarakat setelah dilewati oleh jalan tol dan sebagainya. ini ini menjadi penting ee dalam hal pembangunan yang kita harus terintegrasi, kompak dan solid. Ee lanjut faktor rendahnya kinerja yaitu lemahnya koordinasi. ee maka ee yang mungkin kami rasakan bahwa masih ada ego ee sektoral antara lembaga maupun duga kalau di daerah antar kabupaten ee karena ee apa namanya ee penting koordinasi ini karena dalam hal suatu pemecahan ee alhamdulillah pada saat kita kena COVID kita koordinasi kita semak ee luar biasa. Jawa Timur juga kemarin dalam hal menangani COVID kita mempunyai koordinasi yang luar biasa tapi itu pun juga harus didorong oleh pemimpah TNI, polisi, gubernur juga kepala daerah yang lain itu harus bau membumbah untuk bisa menyelesaikan suatu masalah itu sendiri. Terus juga biasa dengan zona nyaman. Jadi kalau ASN sudah ditempatkan di satu tempat, dia akan merasa nyaman, tidak ada tantangan baru lagi. Padahal kita ee dituntut untuk terus bergerak, berubah ee untuk ee apa namanya? Tidak hanya di zona nyaman, tapi kita bergerak untuk terus berkembang ee kreatif, inovatif dan sebagainya juga anti perubahan. Nah, ini yang penting bahwa kita harus terus setiap hari, setiap saat untuk bisa berpikir. Karena kalau ada masalah kita tidak, jangan sampai bilang enggak bisa. Kalau ada masalah jangan sampai wah itu sulit. Maka kalau kita mempunyai suatu ee apa integritas kreativitas yang tinggi, maka semua permasalahan itu bisa diselesaikan dengan baik. Jangan merasa benar sendiri, cepat puas. Padahal ee kita selalu dituntut untuk selalu berbuat, berubah dan sebagainya. Hari ini mengerjakan sesuatu yang bagus, maka besok lagi harus dituntut masyarakat lebih bagus lagi, lebih bagus lagi, lebih baik lagi. Maka dari itu kita tidak boleh merasa puas. Kita harus terus bekerja-bekerja yang ee menjadi lebih baik. Kita bisa menjadi yang pertama atau bisa menjadi yang terbaik. itu yang menjadi ee tugas dari ASN. Yang berikutnya adalah faktor rendahnya ee kinerja itu ada lemahnya koordinasi tadi nggih. Ee oh lanjut Pak berarti lanjut ke diperlukan agen perubahan. Nah, ee bahwa ASN membantu dalam pencapaian akselerasi reformasi birokrasi ee sudah sangat berubah. Kalau dulu pelayanan kita bisa 4 hari, bisa 1 bulan kadang, maka sekarang dibutuhkan cukup beberapa menit selesai, kecuali yang itu bersifat harus cek lapangan dan sebagainya. Tapi semua pelayanan kita kepada masyarakat terus semakin cepat karena ee masyarakat terus berubah. Kita tidak lagi apa namanya berkutip di atas kertas. Kita harus terus melakukan perubahan-perubahan dalam hal pelayanan publik, dalam hal inovasi untuk pembangunan ee ekonomi, sosial, budaya yang ada di Indonesia. Terus juga sebagai penyumbang solusi permasalahan yang ada. ASN tidak boleh menjadi malah menjadi masalah menjadi problem solving di masyarakat. Kalau ada suatu permasalahan misalnya kadang ada premanisme misalnya, ASN tidak boleh malah mendukung atau ikut di dalam primanisme atau menjadi oknum. ASN harus bisa menyelesaikan, bisa mengurai, bisa merangkul mereka. ee tidak harus apa namanya melakukan ee ee hal-hal yang represif, tapi kita bisa melakukan hal-hal yang persuasif, merangkul mereka biar mereka kembali ke jalan yang benar. Terus juga ee permasalahan-permasalahan saat ini mungkin misalnya ee dalam hal mendukung ee ketahanan pangan misalnya, maka AN bisa harus menjadi solusi terkait dengan pengairannya, dengan pupuknya misalnya dengan distribusinya nanti dan sebagainya harus menyelesaikan masalah termasuk juga menangani inflasi, menangani stunting, menangani kemiskinan, menangani miskin ekstrem itu harus bisa menjadi solusi menjadi pemberian solusi yang baik memecahkan masalah di masyarakat dan menjadi arsitek inovasi dalam meningkatkan kualitas tata kelola. Ee alhamdulillah sekarang semua pengelolaan keuangan sudah berbasis apa namanya IT. Jadi untuk penyalahgunaan anggaran agak susah, sulit sehingga ini menjadi penting karena kita sudah disoroti publik. Jangan sampai kita masuk menyalahgunakan ee kewenangan itu sehingga kita menjadi arsitek inovasi dalam meningkatkan kualitas tata kelola dalam hal ee keuangan, sosial, budaya, dan sebagainya. Dan tujuan akhirnya kita adalah keisan kualitas pelayanan publik kita semakin menjadi lebih ee baik. Nah, selanjutnya adalah terkait dengan peran agen perubahan ASN harus menjadi contoh dan panutan. Nah, maka dari itu ee agen perubahan ASN menjadi taladan bagi rekan kerja dalam menerapkan nilai-nilai reformasi birokrasi seperti zona integritas dan juga tata kelola pemerintahan yang bersih. ASN harus memberikan contoh. ASN harus check and receck, harus terus turun ke lapangan memberikan menyapa masyarakat, memberikan pemahaman dan mendorong publik sesuai dengan bidang masing masing-masing kita. Ada yang memberikan solusi terkait dengan ee koperasi dengan pertanian, perkebunan dan sebagainya harus menjadi panutan ee masyarakat termasuk juga perform dan sebagainya. Kalau misalnya ASN ee ada yang pasti saya lihat misalnya di lapangan ee harus juga mempunyai penampilan yang rapi, memberi contoh pada masyarakat, tutur kata, tindak lanjut ee apa namanya tingkah laku dan sebagainya itu harus memberikan contoh kepada masyarakat ee menjadi teladan bagi masyarakat dan rekan-rekan kerja yang lain. ASN juga harus menjadi pendorong perubahan. Karena di masyarakat juga selain ASN yang berubah, masyarakat juga harus kita memberikan pemahaman, mereka juga harus berubah terkait dengan hidup bersih ee apa namanya ee berjutur kata, santun di media sosial dan sebagainya. termasuk juga ee menuju ke menjadi lebih baik baik di internal maupun eksternal organisasi. Ee juga mengajak mereka untuk lebih kreatif, memberikan sumbang sih kepada pemerintah dalam hal pembangunan, dalam hal sosial dan budaya dan juga mengajak mereka untuk hidup rukun ee supaya bisa memahami kelompok satu dengan kelompok yang lainnya. tidak menjadi provokasi ee provokator entah itu di kehidupan masyarakat maupun di media sosial. Karena masih ada masih banyak ee masyarakat kita di media sosial yang masih belum menghargai ee orang lain. Maka dari saya mengharap ee ASN juga mendorong, mensolisasikan dan mengajak semuanya untuk apa namanya ee menjadi lebih baik. Terus juga ee pelaksana reformasi birokrasi. Agen perubahan ASN membantu mewujudkan perubahan sistem dan tata kelola pemerintahan menjadi lebih efektif dan berkelanjutan. Jadi hal-hal yang kita lakukan dalam hal pelayanan pabrik dan sebagainya itu juga harus mengedepankan efektivitas lebih ee minim biaya tapi menghasilkan sesuatu yang besar untuk kemakmuran masyarakat. dan pemerintah ini harus berlanjut. Jadi jangan sampai ganti kepala daerah misalnya akan berhenti, itu akan merubah ee ee anggaran ataupun ee kita akan semakin tidak efisien sehingga program-program kepala daerah yang bagus itu harus terus berkelanjutan. maka harus ada perencanaan-perencanaan yang baik, pengawasan-pengawasan yang baik, dan juga peningkatan kinerja dan integritas, membantu meningkatkan integritas dan kinerja ASN, serta mendorong budaya kerja yang profesional dan akuntabel. Dan yang e adalah peningkatan pelayanan publik. kita terus didorong, kita terus dituntut oleh masyarakat, kita harus menjadi pelayan yang baik. Kita harus mengutamakan pelayanan kepada masyarakat yang cepat, yang murah. Karena masyarakat kita sekarang sangat kritis. Kita bekerja seperti di dalam kaca, seperti di dalam akuarium. semua yang kita kerjakan itu akan dipantau, akan dilihat oleh publik dan publik sangat kritis terhadap kinerja kita. Maka dari itu para sobat semua ASN di seluruh Indonesia, pelayanan publik adalah menjadi utama ee karena kerja kita adalah melayani mereka dari segi apapun, dari bidang apapun. Ee selanjutnya adalah terkait dengan ee skill ASN masa depan. Kita perlu berpikir kreatif, tidak monoton, tidak hanya ee melaksanakan yang rutinitas, tapi kita berpikir kreatif bisa menjadi ASN yang handal, ASN yang profesional yang bisa menjadi solusi ee permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat. Yang kedua adalah penguasaan teknologi. Mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus menguasai teknologi. Komputer sudah biasa, tapi soft apa namanya? Ee atau program juga harus kita kuasai. Kita harus terus belajar. belajar perkembangan ee teknologi, belajar terkait dengan ee tuntutan publik, terkait dengan teknologi. Ee semua masyarakat hampir di Indonesia ini 2 285 juta itu kalau masyarakat hampir rata-rata mempunyai semuanya bisa ngontrol, semuanya bisa diketahui posisi dan sebagainya termasuk sosial budaya. Maka dari itu apa tugas pekerjaan kita juga harus kita publikasikan. Kerja baik belum tentu benar, kerja benar belum tentu baik. kerja benar dan baik itu juga belum tentu publik akan mengetahui. Maka penguasaan teknologi itu menjadi penting bahwa kerja baik dan benar kita juga harus dipublikasi supaya apa yang dilakukan oleh ASN itu benar-benar akan terukur, akan benar-benar diketahui oleh masyarakat. Yang berikutnya adalah komunikasi. Komunikasi itu menjadi penting karena sumber ee apa namanya? keberhasilan ee atau inti dari semua keberhasilan kita adalah dari komunikasi. Koordinasi komunikasi menjadi penting. Maka dalam penyelesaian permasalahan, dalam hal perencanaan, pengelolaan, maka kita harus komunikasi dengan siapapun. Kita tidak boleh ego, kita harus merangkul semuanya dan sebagainya. termasuk juga dalam hal manajemen kita harus mengutamakan di perencanaan, di pelaksanaan, di pengawasan, ee di ee kontrol dan sebagainya termasuk di pengkoordinasian itu harus ee semakin ke depan harus semakin bagus. Jangan sampai kita menyalahgunakan anggaran menggunakan wewenang kita untuk kepentingan ee pribadi. Dan yang paling utama adalah leadership. karena leadership itu ee yang akan menggerakkan ee yang mengambil keputusan. Nah, namun juga leadership ini juga saat ini ee semakin ke depan dengan penguasaan penggunaan teknologi yang berbasis ee artificial intelligence, maka ee apa namanya sekarang lebih banyak ke fungsional apalagi di ASN sekarang adalah sudah dipangkas struktural kita, maka fungsi-fungsi leadership juga semakin lama juga semakin tergerus. Maka dari itu kita tidak boleh kalah dengan teknologi. Tetap ada perlu ada leader yang bisa menj pengontrol yang bisa ee menjadi ee melakukan evaluasi terhadap karena bagaimanapun juga teknologi ini adalah mesin yang juga harus kita kontrol jangan sampai kebablasan. Maka dibutuhkan kepemimpinan yang baik, kepemimpinan yang akomodatif, kepemimpinan yang bisa menjadi contoh, kepimpinan yang bisa menyelesaikan masalah. kepemimpinan yang bisa ee memberikan dorongan petunjuk dan mendorong ee skill dari ASN yang ee apa namanya arahan dari Kementerian dan Pemerintah pusat ee dari Menpan RB bahwa ee kita harus mempunyai ee ASN yang berakhlak artinya berorientasi pada pelayanan angkutabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, kolaboratif. Yang pertama adalah pelayanan. Tadi saya sampaikan bahwa memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat. ya sebagai pelayan publik kita harus tahu harus sensitif kira-kira ee masyarakat kebutuhannya apa, masyarakat sekarang ee sensinya seperti apa. ee kita harus cepat turun ke jalan ee di lapangan misalnya masyarakat saat ada apa namanya mendukung pemerintah dalam sembah pangan maka dibutuhkan benih padi misalnya benih jagung maka hilang di pasaran karena dimainkan oleh oknum-oknum misalnya maka harus di ada solusi-solusi yang lain misalnya harus benar-benar mulai dari pusat sampai ke desa harus diawasi terkait dengan pergerakan pupuk. Termasuk juga penanganan stunting misalnya. Stunting ini ee susah karena memang pergerakannya fluktuatif karena masalah anak-anak, masalah ee asuh. Maka dari itu masalah pola asuh antara orang tua dan sebagainya dan kondisi anak maka itu harus bersama-sama antara pemerintah daerah dengan masyarakat dengan lembaga masyarakat untuk terus mengontrol dan termasuk dengan orang tua termasuk dengan miskin ekstrem. Miskin ekstrem itu harus terus juga turun terkait dengan ada berapa ee by name biadress-nya masyarakat yang mengalami miskin ekstrem. apa yang akan diperbuat oleh pemerintah. Kalau memang panggerannya belum cukup, maka kita harus bersama-sama dengan CSR, kita harus bersama-sama juga dengan pemerintah yang berjencjang mungkin provinsi ee dan pusat. Apa yang harus kita lakukan sehingga miskin ekstrem tersebut juga ee bisa ditangani. Maka berikutnya miskin-miskin dan sebagainya, masyarakat kita yang miskin itu kita harus juga ee apa namanya? Kita berdayakan. tidak sekedar dikasih terus miskinnya selesai, tapi harus kita dorong mereka menjadi mandiri sehingga miskin ekstremnya bisa kita hilangkan, kemiskinan bisa kita ee ee kurangi signifikan sehingga masyarakat kita menjadi ee apa namanya ee tidak miskin lagi. Dan berikutnya ramah, cekatan dalam hal pelayanan, ramah, cekatan, memberikan solusi dan dapat diandalkan. ee juga melakukan perbaikan tanpa henti sehingga kita terus berubah untuk pelayanan kita semakin cepat, semakin murah, semakin ee baik. Yang berikutnya adalah akuntabel melaksanakan tugas dengan jujur bertanggung jawab. Kita ee harus memberikan contoh karena anggaran pemerintah ini tidak hanya dikelola oleh pemerintah, tapi dikelola oleh masyarakat. maka ASN harus memberikan contoh yang baik menjadi jujur dan bertanggung jawab dalam mengelola anggaran dan nanti akan bisa memberikan dorongan kepada masyarakat pengelola anggaran untuk juga jujur dan bertanggung jawab ee juga cermat disiplin dan berintegritas yang tinggi. Ee disiplin berarti penting karena ini akan juga menjadi selain menjadi contoh juga dalam hal pelayanan publik akan menjadi semakin trust masyarakat kepada kita. menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab efektif dan efisien. Tidak mengambur-ngamburkan, harus juga cek and receck, tidak menyalahgunakan kewenangan dan jabat. ini yang jadi penting ee karena ee saat ini pemerintah terus mendorong ASN harus clean dan apa namanya ee berintegritas dan jujur. Kompeten meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah, membantu orang lain untuk terus belajar. termasuk pada hari ini matur suhwun dari BPSD Jawa Timur mengajak masyarakat kita terus untuk belajar meningkatkan apa namanya ee kemampuan kita, pemahaman kita terkait dengan lingkungan dan sebagainya. Terus harmonis menghargai setiap orang apapun latar belakangnya suka menolong orang lain, membangun lingkungan kerja yang kondusif. ASN saya mohon juga menjadi perekat merekat persatuan dan kesatuan bangsa. Karena kita ada banyak suku, banyak agama yang di situ mempunyai kepentingan. Jangan ada sampai ada salah paham, jangan ada pertengkaran gara-gara perbedaan agama, perbedaan suku. Maka dari itu, ASN harus bisa menjadi perekat, harus bisaingin mendinginkan ee apa namanya masyarakat kita menjadi solusi menyelesaikan masalah bukan malah menjadi pemicu atau menjadi provokator. Maka ASN harus menjadi solusi, harus bisa memberikan suasana yang adem, suasana yang hangat di masyarakat. Yang berikutnya adalah kolaboratif, memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi. Jadi, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. harus merangkul banyak pihak, harus bersama-sama dengan lembaga apapun, dengan divitas akademika, dengan pemerintah pusat yang ada di daerah, dengan lembaga masyarakat, dengan kelompok-kelompok masyarakat dan sebagainya untuk bersama-sama membangun masyarakat, membangun kesejahteraan masyarakat terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah. Jadi kita harus selalu melakukan kerja sama dengan berbagai pihak tadi supaya ada nilai tambah ee untuk apa namanya ee apa namanya ASN maupun kepada negara daerah dalam hal ee apa namanya dalam pelaksanaan pembangunan ee ekonomi, sosial budaya dan juga menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama kita alhamdulillah mempunyai sumber daya yang melimpah Indonesia ini menjadi salah satu negara yang kayanya luar biasa sehingga kita bisa kata Pak Prabowo presiden kita, kita ini kaya negara kaya. kekayaan kita tidak boleh diambil oleh negara lain. Maka kita harus menjaganya, kita harus mengolah, kita harus meningkatkan pendapatan-pendapatan negara untuk kesejahteraan masyarakat. Sehingga harapannya dengan kita bisa mengolah kekayaan kita, maka anggaran kita semakin besar, maka apa namanya? Kemiskinan bisa kita pangkas, kesehatan bisa gratis, pendidikan bisa gratis, dan sebagainya. Adaptif, cepat mensikan diri, menghadapi perubahan dan terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas, bertindak ee proaktif. Dan yang terakhir adalah loyal. Kita memegang teguh ee apa namanya? Ee ideologi Pancasila. undang-undang itu menjadi penting karena kita ada di negara Indonesia. Kita punya ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar, Negara Kesehatan Republik Indonesia harus kita pertahankan sampai kapanpun. Dan karena kita berbeda maka kita juga harus memegang binika tunggal ika menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan instansi dan negara. Kita loyal kepada negara, kita loyal kepada daerah, kita loyal kepada pimpinan karena untuk kesejahteraan, untuk pelayanan kepada masyarakat dan juga menjaga rahasia jabatan dan negara. Tidak semua kita bisa buka-bukaan karena ada sesuatu yang harus kita rahasiakan supaya tidak menimbulkan kericuhan, tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. ada capaian-capaian yang sudah dilakukan oleh teman-teman ASN di mana pun berada, tapi tidak mana yang harus kita publikasikan, mana yang itu harus kita tidak publikasikan misalnya karena itu bisa mengandung risiko ee apa namanya ee percepecahan. Berikutnya adalah ASN mendukung program pemerintah. Saat ini pemerintah telah mencangkan makan bergizi gratis. Karena kita setiap kabupaten minimal paling enggak ada 16 dapur umum. Sementara kita per daerah masih ada satu atau dua dapur umum. Maka dari itu, ASN terus harus mengolah pikir mendukung program pemerintah ini. Bagaimana kita memberikan solusi yang terbaik supaya program makan bergizi gratis ini bisa terlaksana dengan baik untuk anak-anak kita. untuk anak-anak kita yang TK, SD, SMP dan sebagainya. Ada beberapa daerah kabupaten kota yang sudah membangun dapur umum berikutnya. Karena satu dapur umum tidak dipergunakan untuk 3.000. Ahah. Ia nanti berkembang apakah tidak bisa berkembang satu dapur bisa 5.000 atau bagaimana? Karena ee supaya ada ee apa namanya pemerataan. Eeah ini harus kita pikirkan bersama ee untuk terkait dengan makan bergizi gratis. Harus kita dukung, kita sukseskan. Yang kedua adalah dana Antara yang sekarang sudah mulai dikelola ee secara independen profesional oleh pemerintah pusat. Sasata pangan sekarang ee Ukrain sudah yang dulu menjadi salah satu pemasok apa namanya gandum terbesar di dunia. sekarang ee jatuh karena perang belum seai dan masyarakat dunia banyak yang bergeser ee selain menggunakan gandum sekarang menggunakan beras. Indonesia adalah menjadi salah satu lumbung beras di dunia maka kita tidak boleh bergantung terhadap negara-negara di dunia. Apalagi kita saat ini masih menggantungkan banyak impor misalnya jagung dari jagung dan pakan ternak dan kedelai dari Amerika misalnya. Dengan tarif tinggi yang dikenakan oleh Amerika itu juga akan ee berdampak terhadap apa namanya ee ketahanan untuk kedeleai maupun ee jagung. Dan alhamdulillah ee melalui kemarin pencanangan dari Mentersama dengan Polri untuk menanam jagung, TNI untuk menanam padi, kedelil untuk TNI dan sebagainya. ee insyaallah kita tahun ini bisa lapangan kita tidak bisa tidak lagi menggantungkan dari negara lain karena kita sudah tercukupi sehingga kesejahteraan masyarakat ee akan bisa terwujud dan terus terwujud meningkat dan kita tidak lagi kekurangan beras maupun kebutuhan pangan lainnya. industri harus kita terus dukung karena ini sangat-sangat ee apa namanya ee mendukung dan meningkatkan ekonomi Indonesia. Karena kita tidak boleh menjual barang lagi dengan barang mentah. Kita harus kita olah dengan helalisasi. Maka ada berapa juta tenaga pekerja kita yang bisa terserap di situ. Ada berapa nilai rupiah yang masuk ke Indonesia dan sebagainya. yang berikutnya juga denganisasi nanti juga akan memperluas lapangan kerja dan juga kita terus meningkatkan kesehatan. Ee alhamdulillah kita saat ini terus program-program kesehatan gratis yang dicanangkan oleh pemerintah harus kita dukung. Pelayanan kita juga harus ditingkatkan. termasuk juga pendidikan ee sekarang juga ee sudah membangun ee sekolah-sekolah yang berkualitas termasuk juga ee sekolah-sekolah rakyat yang sekarang sudah kita ee siapkan. Yang terakhir adalah terkait dengan penguatan kompetasi ASIN Jawa Timur. Ee saat ini Jawa Timur telah bekerja sama dengan ESQ Corp untuk Jawa Timur agar lebih produktif dengan mengenali talen DNA-nya untuk penempatan pada tugas yang tepat sehingga produktivitas bisa meningkat. di Palent DNA itu nanti masing-masing akan diajak untuk mengisi dan di situ ada 45 ee poin-poin ee karakter yang nanti akan bisa menentukan ee produktivitas dari orang itu dan ini akan kita dorong sampai ke ASN-ASN di Jawa Timur sampai di tingkat ee pertama provinsi dulu nanti ke kabupaten kota dan tingkat bisa lebih ee kecil lagi sehingga semuanya akan kita ketahui produktivitas masing-masing ASN. Teknis penerapan talent manajemen dilakukan dengan menggunakan konsep drive network action berbasis AE dan ini merupakan salah satu terbosan dari Gubernur Jawa Timur untuk menciptakan SDM yang tepat dan berkualitas. saat ini telah dilakukan secara bertahap melakukan pelatihan tari DNL metode SKP ini kepada para kepala sekolah. Harapannya dengan adanya ee ee talen DNA ini, produktivitas ASN Jawa Timur semakin profesional, semakin ee apa namanya ee ee meningkat kinerjanya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di Jawa Timur. Mohon maaf. Saya tidak bisa berpanjang ee untuk menyampaikan ee materi pada hari ini. Mohon maaf bila ada kesalahan dan terima kasih atas perhatiannya. Saya akhiri wabillahi taufik walhidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. [Musik] Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih kepada Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur, Bapak Edi Suprianto, SSTP MPSDM yang telah memberikan materi. Bagaimana Bapak berkenan untuk bisa ee ada pertanyaan? Permisi, Bapak Edi. Nggih, Pak. Apakah berkenan Pak untuk menjawab pertanyaan? Nggih. Satu aja, nggih. Saya kebetulan ini sudah sudah ready, sudah siap satu penanya. dari Zoom. Gok, Pak. Baik, silakan Bapak menyampaikan nama dan asal instansi kemudian langsung bertanya kepada Pak Edi. Iya. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Salam sehat, Pak Edi. Enggih. Sami-sami Bapak. Salam sehat. Saya dari Banyuwangi, Pak. Banyuwangi. Siap. Dinas Perpustakaan dan Kearsupan Kabupaten Banyui. Oke. Ee terkait dengan kemarin tanggal 20 diadakan Hari Kebangkitan Nasional. Wah, ini ee apa namanya? Fungsi daripada peran ASN dalam menghadapi tatangan global. Pertanyaannya cuma satu aja, Pak. Apakah yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing apatur negara dalam rangka ee peningkatan pelayaran kepada masyarakat? Itu aja, Pak. Satu yang perlu kami samakan. Asalamualaikum. Diulangi Pak per ASN nggih. Nggih. Apakah yang harus dilakukan untuk kualitas kualitas dan daya sain anara? Siap. Terima kasih, Pak. Nggih. Siap. Nggih. Langsung, Pak. Nggih. Oke, Pak. Nggih. Terima kasih, Pak. Jadi, saat ini kita ini dituntut karena dituntut masyarakat. Masyarakat kita semakin cerdas semuanya. apa yang kita lakukan itu sudah pasti akan diketahui oleh publik. Maka dari itu satu ee kita tidak boleh kerja sendiri, kita harus kerja bersama. Maka banyak perbanyak komunikasi, koordinasi, kerja sama dengan ee lintas ee lembaga itu penting, Pak. Jadi kita harus banyak-banyak teman, harus banyak-banyak karena kita enggak bisa kerja sendiri. Kalau kita kerja tim, kerja bareng, kita pikir bersama, itu akan mudah. Yang kedua, kita harus merubah, kita harus meningkatkan personal masing-masing. Mungkin kuliah yang S1 bisa S2, S2 bisa S3 dan sebagainya. S bisa profesor. Kita harus terus berubah. Kita harus terus belajar, belajar, dan belajar. Yang ketiga kita harus memahami tentang aturan-aturan yang ada di pemerintah. Karena kita bekerja berdasarkan dengan peraturan perundang-undangan. kita jangan sampai menyalahi ataupun tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Terus yang berikutnya, kita harus sensitif tentang ee pikiran dan kebutuhan masyarakat. Kita tidak boleh ee sedikit-sedikit apa namanya, oh ini aturan, oh dan sebagainya. Kita harus merangkul mereka, ngajak berpikir, ngajak dialog supaya mereka memahami posisi pemerintah, gitu. Terus yang berikutnya ee di dalam hari ini kita mulai kebangkitan, kita terus bangkit, kita harus terus ee berubah dan sebagainya. Ee kita harus mendukung pemerintah, mendukung pemerintah pusat. Pemilu sudah lewat, pemilu sudah lewat. Kita harus kepada negara, Pak Prabowo, kita harus luas kepada gubernur dan sebagainya. Kita lolos kepada bupati, walikota masing-masing. Kita harus apa namanya mendukung itu semuanya. Nah, terus juga kita harus banyak inovasi, banyak kreativitas untuk pelayanan-pelayanan ee kepada masyarakat yang ee produk paling enggak kita harus punya banyak produktivitas. Apa yang harus kita berikan kepada masyarakat? misalnya ee anggaran-anggaran pemerintah benar-benar untuk pembangunan ee fasilitas umum, pembangunan untuk masyarakat terutama pendidikan, kesehatan, tempat-tempat rekreasi, tempat-tempat pembangunan dan sebagainya itu ee minta itu menjadi penting, Pak. Ee maka dari itu ee semua harus berubah terus berubah, berubah dan berubah. kerja-kerja dan pekerjaan kerja. Ee gubernur ini alhamdulillah Jawa Timur ini gubberur adalah gubernur pekerja bukan ee benar-benar ee bekerjanya untuk kepentingan ee masyarakat ee tapi sehingga kita ASN harus mendukung pimpinan-pimpinan kita. Jadi kalau pimpinan kita bekerja, kita harus juga ikut membantu untuk mempublikasikan apa yang dikerjakan oleh pemerintah, apa yang dikerjakan oleh kepala daerah kita juga masyarakat harus tahu. Karena karena kerja yang dis sampaikan kerja yang baik berhenti itu benar, kerja yang benar berhenti itu baik, maka kerja yang baik dan benar juga harus terus dipopulsikan kepada ee masyarakat. ini juga harus banyak-banyak ee tidak hanya ee terpacu pada anggaran. Anggaran menjadi penting memang karena tidak ada anggaran kita tidak bisa bergerak tapi juga di melalui ee ee anggaran yang cukup maka paling enggak anggaran tersebut ee kalau efisien kita akan lebih semakin bagus. Maka dari itu ee dengan sedikit anggaran misal kita tidak ada efi tapi kita jangan terganggu dengan itu. Kita harus kreatif untuk merangkul mungkin melalui CSR dan sebagainya untuk mendukung program-program ee kita. Jadi mohon maaf saya mohon maaf saya tidak bisa berlama-lama karena saya di sini sudah di Bank Jatim di demo di depan di belakang kami. Kami harus melakukan pengamat di sini. Mohon izin Pak narasumber moderator, dan seluruh ASN di Jawa Timur. Saya mohon maaf kalau penyampaian kata ee penyampaian kami tidak lancar karena pikiran kami juga saat ini masih terpecah-pecah ini. Saya mohon maaf, mohon maaf sekali. Ee kami harus diri ee untuk ee mengamankan Jawa Timur ini. Terima kasih. Saya diri mohon izin mohon maaf saya akhiri wabatah. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Bagaimana Sobat ASN? Tentunya sudah sangat tercerahkan ya dengan materi yang disampaikan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur Bapak Edi Suprianto, SSTP, MPSDM. Pesan dari beliau adalah ASN harus menjadi agen perubahan yang inovatif, tangguh, dan berintegritas sesuai dengan materi yang telah disampaikan oleh beliau. Narasumber selanjutnya adalah narasumber terakhir, namun tetap akan sangat menarik karena materi yang akan disampaikan adalah dari perspektif akademis yang tentunya akan memberikan perspektif yang berbeda. Tetap bersama kami di webinar ASN belajar seri 19. [Musik] Semangat membara di era digital. Terus berkarya, berkolaborasi, inisiatif tinggi. Inovasi cempelak, Jawa Timur terus melaju. Bersama BPSDN Jatim, kita terus melesat. Untuk Indonesia emas prestasi hebat [Musik] ASN tiada yang tertinggal no one left behind. Kita terus melangkah berkolaborasi inisiatif tinggi inovasi cemerlang. Jawa Timur terus melaju. Bersama BPSDM Jatim kita terus melesat. Untuk Indonesia emas prestasi her aset unggur tiada yang tertinggal no one left behind. Kita terus melangkah berkolaborasi inisiatif tinggi inovasi cemel Jawa Timur terus melaju. Bersama BPSDM Jatim kita terus melesat untuk Indonesia emas prestasi hebat bersama kampus satelit PP PSM Jatim no one left behind um unggul dan berkualitas melesa tinggi Indonesia jaya Yeah. [Musik] Kami mencoba menjadi yang terbaik. Melayani bangsa dengan sepenuh hati. Marhlah kami junjung teguhkan diri dan jadikan pedoman serta kekuatan. Hadir di sini untuk mengabdi rencanakan tugas ke bangga negeri. Situt melayani bangsa dengan akuntabilitas tinggi. Hindi. Hati tunjukkan kompetensi dalam harmoni. Layani bangsa loyal tanpa batasannya selalu adaptif dan berkolaborasi bergandeng tangan tujuan menjadikan ASN lebih berakhlak bekerja sepenuh hati tulus membantu sesama dengan bangga kami melayani bangsa [Musik] Kami dari sini tegas dengan hati. Tujukan kompetensi dalam harmoni. Bangsa loyal tanpa batasannya adaptif dan berkolaborasi bergandeng tangan. Satu tujuan untuk menjadikan ASN lebih beragam. Mengas penuh hati tulus membantu sesama dengan bangga kami melayani dengan bangan kami melayani dengan bangsa. [Musik] H [Musik] Sobat ASN sudah siap untuk menerima materi ketiga? Kali ini akan disampaikan dari perspektif akademis tentunya akan disampaikan oleh yang sangat berkompeten di bidangnya yaitu Sekretaris Universitas Airlangga Bapak Prof. Dr. Kokoyo, Dr. Andes, M.Si. [Musik] Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Prof. Koko Sri Mulyo. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh, Mas Randi. Sehat selalu. Sehat, alhamdulillah, Pak. Bagaimana kabarnya, Prof? Alhamdulillah sehat semuanya. Salam buat semua ASN yang hebat di Indonesia. Alhamdulillah. Izin Bapak sebelum memulai saya akan menyampaikan sedikit brief CV dari Bapak. I nama lengkap beliau adalah Prof. Dr. Koko Sri Mulyo, Drandes, M.Si. Bapak Koko Sri Mulyo saat ini menjabat sebagai sekretaris Universitas Erlangga. Beliau juga aktif sebagai dosen departemen dan program studi Ilmu Informasi dan Perpustakaan atau IIP di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik atau FISIP Universitas Erlangga. Beliau juga telah menghasilkan banyak penelitian di bidang ilmu perpustakaan baik skala nasional maupun internasional. Kepada Prof. Koko Sri Mulyo, kami persilakan, Pak, untuk dapat menyampaikan sesi pembahan materi. Kurang lebih waktunya adalah 45 menit dan kami informasikan juga bahwa setelah sesi pemaparan materi ini akan kami buka sesi tanya jawab. Bagi peserta webinar ASN belajar yang ingin bertanya agar dapat menggunakan fitur rise hand. Kepada Bapak Koko Sri Mulyok kami persilakan. Terima kasih, Mas Rendi. Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera buat kita semuanya. Yang kami hormati ee seluruh ASN yang hadir di sini maupun yang mengikuti di ee tempat yang lain, di acara yang lain. Mudah-mudahan jenengan semuanya sehat dan berbahagia. Pada kesempatan kali ini, pada kesempatan ini kami akan ee apa itu memberikan materi tentang agile aparatur sipil negara. Yang kami hormati para aparatur sipil negara. Ee kita berhadapan pada eh tiga disruption di era global sekarang ini. Yang pertama adalah perubahan iklim. Yang kedua adalah reproduksi industri 4.0. Ya. Dan yang ketiga itu ada pandemi COVID. disrupsi secara global seperti ini belum pernah terjadi dalam ee era-era sebelumnya yang secara bersamaan ee ada perubahan iklim, revolusi industri dan seterusnya. Ini yang kemudian membuat seluruh dunia gama ya. Karena hal ini bermah terjadi. Tidak ada pengalaman untuk menghadapi ketiga disruption tersebut. Oleh karena itu tidak ada institusi juga birokrasi yang telah siap dengan formula yang efektif untuk pengembangan sistem, program, konsep, maupun implementasinya menghadapi tiga disruption tersebut. Jadi semuanya gamu hikmah yang bisa kita ambil Bapak Ibu sekalian kita katakan tidak berlebihan jika akibat dari ketiga disruption tersebut kalau sebenarnya dalam konteks kompetisi kita ini berada dalam garis start yang sama antar negara sama antar perguruan tinggi sama semua organisasi birokrasi sama ya startnya sama karena belum ada satu formula pun yang bisa menangani tentang ketika disruption tersebut secara bersama-sama. Di negara yang lain tidak ada juga bagaimana pelayanan birokrasi yang sesuai dengan revolusi industri 4.0. Di negara yang lain juga belum ada yang bisa menangani syarat tuntas bagaimana COVID-19 selesai. Ini sudah muncul isu baru COVID di ee ee Corona Covid-19 muncul lagi di Singapura, di Malaysia, di Thailand dan seterusnya. Mudah-mudahan tidak masuk Indonesia. Karena itu kalau garis start kita ini sama Bapak Ibu sekalian, maka siapa yang berlalu cepat maka akan memenangkan kompetisi. Karena kita sekarang sama yang jadi masalah adalah apakah kita dalam hari ASN bisa berlari cepat mengalahkan pesaing kita dalam berlari. Itu yang pertama. Apakah kita ini ee apa itu mampu berlari cepat sama dengan yang lain atau mengalahkan. Yang kedua, apakah kondisi fisik kita seprima dengan kondisi fisik para pesaing kita? analoginya kira-kira seperti itu. Tapi saya yakin kita punya anak seperti itu. Yang ketiganya yang sering kali menjadi kegamangan kita adalah apakah pengalaman masa lalu akan menentukan kecepatan berlali kita saat ini dari masa depan. Nah, jarang kita gampang pada itu. Nah, kita diberikan contoh Bapak, Ibu sekalian ee tentang beberapa hal. Jenengan pasti pernah punya HP merek Nokia. Nokia itu pernah besar, pernah mapan, berkal mata lalu yang kuat. Ya, ternyata karena tidak diimbangi ee dengan ee antisipasi pada perubahan maka dikalahkan dengan Apple, dikalahkan Samsung, dikalahkan sama Huawei dan smartphone-semartun yang lainnya yang kira-kira berbasis pada Android. Kita tahu tentang bagaimana persaingan antara Jepang dengan Korea dalam bidang elektronik ya. di era dulu kalau misalnya keluarga itu memiliki elektronik merek Sony itu adalah simbol ee kesejahteraan, simbol kemewahan gitu ya. Tapi sekarang Anda lihat kira-kira keluarga dan yang lain-lain jarang punya tip deck Sony. Rata-rata adalah tipnya TV-nya adalah buatan Korea. Ya, hikmah ini sebenarnya menunjukkan pada kita semuanya Bapak Ibu sekalian, tidak selamanya yang besar akan bertahan dan tidak selamanya yang kecil itu akan termarginalkan. Katanya Darwin begini, yang survive itu bukan mereka yang paling kuat dan yang paling pintar, tapi yang paling responsif terhadap perubahan. Karena itu kami berharap ee para ASN kita yang hebat-hebat itu responsif terhadap perubahan yang berada di sekitar kita. Ya, lanjut. Nah, disruption telah mengajarkan pada kita bahwa kesuksesan, kemenangan itu adalah ditentukan karena learning agility ya, kecepatan belajar kita bertindak dalam merespon perubahan. Artinya kalau kita ini eh mampu learning mengimplementasikan learning cepat belajar insyaallah kita akan mampu merespon perubahan itu dengan sebaik-baiknya. Learning jal itu persoalan mindset Bapak Ibu sekalian karena itu mindset kita harus berubah ya. Mindset AS motivasi yang kuat dengan percayaan diri yang luar biasa, maka akan menjadi ASN yang tangguh dan berpengaruh terhadap planing agalit. Mindset ini penting. Sekian waktu yang lalu pada tahun 1970-an kondisi Korea Selatan itu relatif sama dengan Indonesia. Tapi mulai tahun 1980-an akhir atau 1990-an awal, pemimpinnya itu membangun mindset negara dengan luar biasa dengan menggunakan benchmark Jepang. Jadi membuat patok duga bahwa ee apa itu contoh kita, pesaing kita adalah Jepang. Sehingga anak-anak kecil di Korea pada saat lahir tahun 90-an awal itu kalau malas, kalau kemudian nakal atau apa itu dihardik sama orangor Korea, orang tuanya, "Kamu pemalas kalau orang Jepang saja ya. Cepat, pelan, dan seterusnya." Ketika anak kecil itu sudah bisa pegang gadget, sudah melihat dunia, maka dia melihat Jepang itu seperti apa. Ya, ketika sudah melihat situ, "Oh, ternyata Jepang itu dikatakan oleh mama dan papa saya adalah negara pemalas, berarti saya harus lebih dibanding Jepang." Karena seperti itu yang terjadi adalah ketika mereka itu tumbuh besar dalam kaitannya dengan proses belajar mereka di Korea. Kemudian mereka harus lebih hebat dibanding Jepang. Kalau di Jepang itu ee apa itu bekerja 48 jam dalam ee seminggu maka dikurang 52 jam ya. Karena itu ASN yang memiliki learning ejalete khususnya persoalan mindset umumnya adalah optimis, kreatif dan penuh imajinasi. Bapak, Ibu sekalian, kira-kira adalah eh ASNAS yang benar-benar memiliki learning JALT karena kita lihat Bapak Ibu sekalian pada umumnya adalah optimis, kreatif dan penuh imajinasi dalam bekerja. Lanjut ya. Ini yang kita hadapi Bapak, Ibu sekalian di era apa itu sekarang kita harus berhadapan dengan realitas yang baru. Masyarakat yang kita layani itu sudah berbeda dengan yang dulu kita layani. Cara pandang mereka, cara berpikir mereka, cara bertindak mereka itu berbeda. Michael Hammer itu memberikan contoh era global, era seperti sekarang ditandai oleh tiga C. Si yang pertama itu adalah competition ya. kompetisi semakin ketat, semakin keras, semakin kompleks. Yang kedua adalah customer. Customer kita semakin cerewet, semakin ee customer kita semakin kritis, semakin kita customer kita semakin punya ekspektasi yang luar biasa pada pelayanan kita. Sehingga karena itu kita dituntut untuk selalu ee penuh dengan kreativitas dan inovasi yang baru, yang baru, yang baru dalam memberikan pelayanan kepada customer kita. Karena apa? yang baik dulu, besok belum tentu, sekarang belum tentu baik. Apalagi kemudian ke depan karena perubahan tentang realitas. Apalagi kalau yang kita hadapi ke depan adalah generasi yang terus berkembang. Sekarang ini misalnya kita menghadapi ee generasi genengensi ya, sebelumnya adalah seperti saya dia generasi baby bombers misalnya. itu perilakunya berbeda, cara pandangnya berbeda, cara berpikirnya berbeda. Karena itu kita harus berubah, kita harus mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam ee pelayanan. Lanjut ya. Nah, ini Bapak Ibu sekalian tentang bagaimana pasture kalau jenengan ini sekarang ini masa kini ya kalau jenengan itu membawa perubahan dari masa lalu kemudian jenengan analisis dari masa lalu jenengan analisis kemudian dibawa di sini jadi lebih bagus itu namanya C. Membawa masa lalu, perubahan dari masa lalu dibawa ke masa kini itu namanya C. Tapi kalau membawa masa depan ke dalam masa kini itu namanya disruption. Ya, persoalannya adalah bagaimana kita ini bisa menyiapkan ya ee pelayanan ataupun apa saja produk atau kita bisa menghadirkan masa depan di dalam sekarang ini, maka kita akan bisa memenangkan persaingan. Mohon maaf, kita ambil contoh. Ee pasti Bapak Ibu sekalian pasti tahu tentang namanya Aqua ya. Aqua itu dulu yang memproduksi namanya Pak Tirto Utomo di tahun 1970-an ya. Padahal tahun 1970-an itu saya mungkin masih kecil, masih TK atau apa tuh kalau bermain itu ya pakai celana kolor gak pakai baju lari-lari minum air sumur di sawah ataupun di tetangga itu sehat. Anda bisa bayangkan tahun 0-an itu air bersih di Indonesia itu melimpah. Tetapi Pak namanya Pak Terto Utomo itu sudah punya visi ke depan ke depan tantangannya itu adalah air bersih. Karena itu dia membuat air dalam kemasan pada tahun 0-an yang sebenarnya di Indonesia pada saat itu lisensi eksplorasi sumber-sumber ee air di Pandaan maupun di Jawa Barat dan seterusnya dengan harga pada tahun 1970-an. Katanya Pak Koril Tanjung, "Siapa yang bisa membeli masa depan? dengan harga sekarang, maka dia bisa memenangkan persaingan. Dan juga Bapak Ibu sekalian, siapa yang bisa menghadirkan masa depan di era sekarang atau siapa yang bisa menyiapkan diri masa depan dengan biaya sekarang, maka ke depan akan bisa memenangkan persaingan. Jadi, membeli masa depan ee apa itu daerah sekarang. Abraham Lincol pernah bilang begini, ciri daripada masa depan itu adalah ketidakpastian dan cara yang terbaik menghadirkan masa depan itu adalah dengan cara mengcreate-nya mulai sekarang. Jadi dicreate mulai sekarang. Tadi beberapa narasumber termasuk Pak Pratekno juga Pak Edi biasanya menyebut tentang AI. EAI itu masih depan Bapak Ibu sekalian. Ke depan layanan apapun nanti akan menggunakan AI ke depan masa depan gitu ya. Bahkan mungkin bisa jadi tentara itu mungkin akan hilang digantikan drone ya. Beberapa profesi tertentu dengan adanya EA bisa jadi hilang kayak akuntansi gitu ya. Ya. Dan seterusnya. Nah, sebagian ee apa itu profesi menganggap bahwa EA itu masa depan tapi sebagian profesi itu sudah bukan masa depan lagi. Buktinya para desainer, para ilustrator-ilustrator itu sudah mulai protes tentang kehadiran EA. Ternyata mohon maaf apa itu ee ee kesejahteraan atau pendapatannya jadi menurun gara-gara ada. Para ilustrator itu mulai gamang, mulai takut karena dengan menggunakan EA ilustrasi tentang apa itu produk-produk tertentu bisa dilakukan. Artinya kalau sudah ada yang protes berarti EA itu sudah bukan masa depan lagi. Itu berarti masa kini sudah. dan kita tidak bisa protes. Ya, jenengan lihat misalnya sekian waktu yang lalu ketika saya masih sering naik ojek ya, ketika kemudian ada ojol ataupun ee ada Grab dul, ada Uber, ada apa dan seterusnya angkot ee L300 dari Sidoarjo ke Malang. Kemudian angkot-angkot protes, demonstrasi semuanya ke Indrapura. Demo apa yang terjadi? Siapa yang menang? adalah ee apa itu teknologi yang menang adalah yaitu yang online tadi. Nanti ke depan protes kita boleh tapi meskipun protes kita harus menyiapkan diri karena nanti ke depan mau tidak mau suka tidak suka akan berhadapan dengan kita dan beberapa profesi pasti juga akan mulai pelan-pelan tersingkirkan pada posisi itu. Nah, jadi kalau Bapak Ibu sekalian ini mulai menghadirkan masa depan di sekarang, mulai sekarang itu berarti kita harus adaptif dan mau belajar tentang AI, mau belajar tentang bagaimana ee apa itu digital literasi dan seterusnya. Insyaallah ke depan akan lebih mudah dalam memberikan pelayanan yang lebih bagus lagi. Lanjut. Ini Bapak Ibu sekalian, hebat dalam pelayanan publik itu artinya kita harus mampu terlepas dari bayang-bayang masa lalu untuk menghadirkan masa depan pada kondisi saat ini. Mohon maaf birokrasi kita masa lalu seringki banyak meja ya. Ya sudah kita harus lepaskan itu ya. Kita lihat misalnya di PTKAI dulu, PJKA dululah apa itu transportasi massal publik yang paling ee apa itu tidak profesional itu salah satunya adalah kereta api ya. Jam berangkatnya gak jelas, kedatangannya juga gak jelas. Sampai Iwan Vales itu sampai membuat lagu kereta tiba pukul berapa. Jadi terlambat 2 jam itu jadi sesuatu yang yang biasa katanya. Jadi cerita lama cerita lama. Okelah, masa lalu bayang-bayang masa lalu harus kita lupakan. Kita harus menatap masa depan. Masa lalu itu seperti kita melihat kaca spion kalau kita di mobil atau sepeda motor. Jadi jangan dilihat terus. Kalau dilihat terus nanti kita nabrak gak fokus. Sesekali dilihat dalam rangka menginspirasi agar kita tidak seperti masa lalu yang yang kurang bagus. Nah, oleh karena kita menatap masa depan, menghadirkan kondisi masa depan pada era sekarang itu kuncinya adalah learning ejalete. Untuk bisa learning berarti membangun mindset kita ya pada posisi itu. Lanjut ya. Ini Bapak Ibu sekalian karena itu mohon dihindari menyopi perspektif ketidakmampuan untuk melihat masa depan. kita ee penting memahami global tren dengan memperkuat global literasi kita. Berarti kita harus banyak belajar, banyak melihat situasi dunia secara ekonomi, politik, sosial dan seterusnya perkembangan-perkembangan. Karena dunia itu berubah luar biasa besar. dulu mohon maaf gitu kan ya dulu gitu ya ee apa itu ee kekuatan itu mungkin satu lah ya kelihat dunia itu dulu mungkin oke semua berkiblat pada gitu ya ee mungkin Amerika sekarang muncul kekuatan yang lain namanya Cina namanya Eropa bahkan Rusia pun dianggap sebagai salah satu kekuatan tersendiri ini baru-baru ini ada India dan seterusnya jadi tidak bisa ee apa tuh melihat pada posisi hanya satu. Oleh karena pintar-pintar ketika melihat sesuatu itu dalam konteks global, pelajari semuanya perti perubahan perubahan sosial politik maupun ekonomi dalam dunia global untuk diserap untuk memperkuat tentang bagaimana kita sebagai ASN itu menjadi ASN yang kuat. ASN yang mampu memberikan kemajuan kepada perjalanan pembangunan bangsa Indonesia dengan sebaik-baiknya. Miopi perspektif penting ya dihindari. tidak boleh kita rabun jauh terhadap masa depan. Mohon maaf sekali ya, bagian dari mungkin ee apa itu pencermatan Bapak Ibu sekalian saya waktu yang lalu ya mungkin sudah 20 atau 30 tahun yang lalu saya pernah ee apa itu pertama kali ee apa itu ke Singapura pertama kali ke luar negeri. Ketika saya ee masuk di Singapura itu ee tour guide-nya itu bilang gini, "Selamat datang. selamat datang di tanah Indonesia karena kami masuk di belau dan tanahnya dari dari Indonesia. Beberapa waktu yang lalu sempat kemudian muncul lagi isu tentang jual pasir misalnya seperti itu ya. Beberapa kemudian menganalisis ini persoalan miopi perspektif. Coba kalau pasir itu dijual kepada negara tetangga. Jenengan pasti tahu ketika pelajaran SMA tentang ZEE, zona ekonomi eksklusif. Zona ekonomi eksklusif itu adalah bagaimana eksplorasi tentang kekayaan laut dari bibir pantai itu sekian kilo menuju laut. Jadi kalau bibir pantainya itu berkembang gitu ya, lebih maju lagi berarti kan J-nya semakin maju lagi dan seterusnya. Nah, ini beberapa orang misalnya menganalisis ini bagian dari miopi perspektif. Ya, harusnya tidak boleh terjadi yang seperti ini. Oke, lanjut. Karena itu ASN tidak boleh terjebak pada miopi perspektif. Karena itu, Bapak sekalian, para ASN yang kami hormati, kita perlu mengembangkan diri dari future mindset dan apa itu future mindset dan pelopor inovasi. Biasanya orang itu melihat enggak kok, Pak. Karena gak ada kesempatan gak. Yang utama itu adalah kemauan sebenarnya. Adakah kemauan dari kita untuk maju? Kalau ada yang lain pasti akan beres. Pelatih basket Amerika namanya John Wooden itu pernah bilang begini, "Perjalan menuju puncak itu adalah soal kemauan dan kemampuan. Maka siapa saja itu bisa mencapai puncak selama mau punya kemauan yang kuat dan mengasah kemampuan kita. Tetapi bertahan lama di puncak itu soal karakter, soal learning agality, soal kegigihan, soal main apa itu open mind, soal terus mengasah strategi-strategi dan seterusnya. Jadi artinya sebenarnya kita ini bisa menjadi ee apa itu pelopor inovasi kalau dengan kemauan yang kuat karena kemampuan itu bisa diasah ya. bisa bisa apa itu dikembangkan. Contoh misalnya Pak Jonan itu pernah bercerita begini dulu PT ee kereta api PJKA itu disulit diajak berubah itu sulitnya bukan naik ya para pimpinannya level manager diajak ngomong-ngomong sulitnya bukan untuk berubah pasti dengan ada alasan macam-macam berdalih dan seterusnya. Apa yang dilakukan untuk meningkatkan kemauan dan kemauan tersebut? beberapa dari ee apa itu SDM DPJKA tadi itu dimagangkan ya di kereta api di Amsterdam, kereta api di Melbourne, kereta api di Paris, kereta api di dan seturnya kira-kira sekitar 2 minggu sampai 3 minggu. Apa yang terjadi begitu dia melihat ee apa itu bagaimana apa itu penanganan perkertan di Melbourne, di Amsterdam dan di mana pulang diajak berubah jadi lebih mudah ya. Ya. Jadi semuanya bisa dilakukan sebenarnya saya punya kemauan yang luar biasa. Iya. Oke. Derajat kemauan itu diukur dari sejauh mana birokrasi memiliki groot mindset dan bukan atau fixed mindset. GR mindset itu berarti ee apa itu eh mindset kita yang terus tumbuh gitu ya. Terus tumbuh, terus berkembang. tidak mindset yang fit, yang tetap, tapi terus ngikuti perubahan yang yang terjadi di lingkungan kita. Karena itu birokrasi dann di dalamnya ya mestinya tidak boleh bersifat statis dan fix. Sudah begini saja sudah cukup, gak bisa begitu. Layanan begini saja sudah cukup, gak boleh begitu. Karena apa yang baik sekarang besok belum tentu baik. Yang kita layani sekarang generasinya besok sudah berubah. Ya, karena itu perlu digali sisi-sisi positif kita tentang bakat, kejasaan, dan kompetensi kita yang terus harus ditumbuhkan dengan cara menumbuhkan mindset kita sebagai ASN. Dengan demikian, kita akan bisa menjadi pelopor inovasi yang luar biasa dan mendukung proses pembangunan Indonesia menjadi semakin maju. Lanjut ya. ini ee apa itu berkaitan dengan masalah ee ee apa itu ee mindset. Bapak, Ibu sekalian beberapa orang serangkali begini, oke kita dibanding saja gitu ya ke satu tempat ya misalnya ASN kita dibanding di bagaimana dan mengambil best practisis yang ada di sana. Kalau semangatnya itu hanya sekedar mungkin kita memperlakukan perbaikan, oke no problem. Tapi kalau semangatnya itu adalah bersaingan, saya harus lebih bagus dibanding Singapura. sebagaimana Korea itu harus lebih bagus dibanding Jepang, maka sudah tidak boleh lagi yang namanya best practices. Namanya adalah future practices. Ya, sekarang kalau misalnya kita ambil contoh misalnya di Jawa Timur ya ee bagaimana pelayanan birokrasi di Jawa Timur. Kemudian ada misalnya jenengan belajar ke sana kemudian mengambil dan kemudian mengimplementasikan apa yang terjadi di ee apa itu provinsi ee tempat Anda best practices tadi maka ketika Anda mengimplementasikan sana sudah berkembang lagi. dengan mengambil best practices itu untuk berpikir lebih lanjut bagaimana future practices itu harus dikembangkan dimodifikasi agar terjadi yang namanya future practices ya itu yang harus dipikirkan karena itu Bapak Ibu sekalian grut mindset AIS itu harus diiringi dengan motivasi yang kuat PD gitu ya juga berkaitan dengan masalah learning agility ya karena setiap birokrasi bisa menjadi pelopor inovasi dan memiliki modal yang karena memiliki modal yang sama ya. Ya, yang penting adalah ee seluruh ASN dan birokrasi harus fokus pada peluang dan bukan pada risiko. Jadi, jangan takut untuk ngambil risiko selama sudah dihitung tapi jangan satu peluang. Orang Jepang itu punya prinsip Kaisen ya. Jadi kalau ada masalah itu tidak dianggap menjadi suatu masalah po jadi peluang gitu saya gitu. kira-kira apa yang bisa kita lakukan untuk bisa mencarikan solusi yang terbaik menangani masalah. Jadi tidak melihat itu dan ee apa itu ee untuk orang-orang yang maju biasanya ketika ada masalah ada risiko tuh dengan siap datatan, selamat datang risiko, selamat datang masalah. Kami siap untuk berkembang karena masalah itu datang. Lanjut. Nah, ee karena itu ASN ya yang profesional ya harus mampu apa itu mau menjadi pembelajar-pembelajar yang lincah tangguh dengan berbekal ee apa itu keterampilan, kompetensi, mindset yang luar biasa menghadapi perubahan dan kpastian. Katanya Stepen Coffee sebagai berikut, "Teruslah menggergaji, teruslah bekerja dengan bagus, tapi jangan lupa mengasahnya." Ya, katanya Stepen Coffee, mengasah itu adalah ciri pembelajar ya. Karena itu ASN harus menjadi pembelajar-pembelajar yang lincah, pembelajar-pembelajar yang tangguh. Lanjut sekalian. Nah, ini contoh ASN pembelajar yang tangguh itu butuh keteladanan ya. Bapak Kiaajar Duantoro punya value yang luar biasa ya. ing ngarso sung tulodo. Ya. Ya. Jadi keteladanan yang paling sederhana itu adalah kedisiplinan ya. Ya. Ini contoh misalnya pustakawan kalau ASN eh mohon maaf kebetulan saya ini ee bekerja di bidang perpustakaan. Jadi misalnya contoh misalnya dalam bekerja harus giving the best dalam melayani ya. ASN dalam pekerja itu harus seperti itu. Keladanaan sebagai pembelajar ya selalu update informasi dan pengetahuan terbaru ya. Selalu update metode pelayanan yang terkini. selalu update situasi teraktual perkembangan global dan selalu memberikan solusi atas tantangan situasi tersebut dan sebagainya. Lanjut. The great aparatur sipil negara yang menginspirasi ya. Taru jadilah ASN yang menginspirasi. Menginspirasi itu berarti menggugah masyarakat untuk semakin semangat dan berkembang dan berbuat sesuatu untuk kemajuan dan kemaslahatan di sekitarnya. Jadi ee apa itu ASEAN yang baik itu adalah menginspirasi masyarakat. Ini adalah ee apa itu kata-kata bijak tentang ee apa itu inspirasi. Lanjut ya. ASN rata-rata itu hanya mengerjakan pekerjaan rutin rata-rata. Tapi ASN yang baik itu bisa memberikan layanan yang terbaik dan mampu berempati pada yang dilayani. Tapi ASN yang hebat adalah yang bisa menginspirasi masyarakat. Ya, mudah-mudahan panjenengan paling tidak di nomor dua dan nomor 3 ASN yang baik dan ASN yang hebat. ASN yang memberikan pelayanan terbaik dan mampu berempati pada yang dilayani. Dan ASN yang hebat bisa menginspirasi masyarakat. Lanjut. Nah, kolaborasi, koordinasi, dan networking menjadi suatu yang penting karena di abad 21 ini di era global ini tidak ada orang itu bisa sukses sendiri ya. Nobody perfect, nobody Superman, Superman is de di era sekarang ini yang ada adalah kerja sama dan kolaborasi yang harus dilakukan untuk bisa sukses, tidak bisa sendiri. Karena itu beberapa pacar-pacar kerja di ee apa itu ee luar itu selalu mengutamakan bukan hard skill tapi soft skill. Salah satu soft skill-nya adalah bekerja dalam kerangka tembok atau bisa bekerja dalam tekanan atau apa dan seterusnya. Kalau jenengan pernah melihat film Avenger ya yang terakhir End Game eh ada trilogi End Game itu Avenger yang terakhir lawannya Avenger itu lawannya jagoan-jagonya Marvel itu namanya Thanos. Itu sebenarnya menggambarkannya seperti sekarang ini, Bapak, Ibu sekalian. Dulu kalau Marvel itu membuat film misalnya Iron Man atau Spider-Man lawan siapa saja itu menang. Tapi ketika lawannya itu Thanos itu dikeroyok pun tidak tidak bisa menang sampai dibuat tiga sequel. Dan yang terakhir karena berkolaborasi maka baru bisa memenangkan ee apa itu mengalahkan Taus. Artinya tantangan ke depan yang dihadapi oleh organisasi, oleh birokrasi, oleh negara itu adalah seperti Thanos itu tadi. Semakin kuat, semakin kompleks, semakin tidak bisa ditangani atau diselesaikan sendiri, tapi harus kerja sama, harus berkolaborasi dan yakin dengan berkolaborasi dan bekerja sama itu pasti akan bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi oleh birokrasi dan ASN di Indonesia. Lanjut. Nah, matur nuwun. Terima kasih. Mudah-mudahan sedikit ini menginspirasi dan menggugah. Mudah-mudahan ada tanya jawab yang memungkinkan bisa ee apa itu kita lakukan untuk memperkuat ee semangat kita, memperkuat tentang grow mindset kita, memperkuat tentang ee kemauan dan kemampuan kita untuk selalu berinovasi dan berkreativitas memberikan yang terbaik buat Mas. [Musik] Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih kepada sekretaris Universitas Airlangga Prof. Kosuri Mulyo yang telah memberikan paparan materi. Mungkin langsung saja kita buka sesi tanya jawab. Sudah ada satu penanya. Baik, mungkin bisa langsung Bapak untuk menyampaikan namanya dari instansi apa. Langsung menyampaikan pertanyaan kepada Prof. Koko. Monggo, Pak. Baik, terima kasih. Perkenalkan Prof. Saya Dani dari Dinas Lingkungan Hidup. Ee sangat menarik yang disampaikan Prof. tadi terkait learning agility ya. Jadi gini, Prof. Saya ee terkait ASN yang menghadapi tantangan global ini saya ada studi kasus kecil ini di Ngawi. Bapak Bupati itu punya program yang namanya Gema Parut. Parut ini gerakan menanam di pekarangan rumah tangga. Jadi ee kerangka apa saja yang bisa bermanfaat gitu di pekarangan. Jadi memanfaatkan pekarangan-pekarangan kosong. Nah, program ini juga dilombakan di tingkat OPD itu. Jadi, setiap dan lain sebagainya. Yang menjadi yang menggelitik saya ketika ee program ini sudah berjalan kemudian dilombakan setiap tahun ada OPD yang menang. Kalau saya melihat secara mikro di ASN-nya sendiri ini tidak melaksanakan itu loh. Jadi tidak banyak ASN yang di rumah-rumahnya masing-masing itu menanam tanaman seperti caba lah katakanlah. Ini tidak banyak. Jadi ini suatu ironi yang menggelitik saya ini. Ada program sudah jalan di tingkat OPD, tingkat instansi ini sudah melakukan bahkan penilaiannya sudah 34 tahun ini berjalan. tetapi secara mikro tidak dikerjakan oleh ASN. Ini yang saya ee pikirkan ini di sisi mananya kesalahan ini? Apakah ASN yang ada ini sudah dalam posisi nyamannya dengan gaji dan TPP-nya yang ada sudah membeli saja sudah cukup sehingga tidak melaksanakan program ini di rumah atau memang mereka sudah dalam zona nyamannya sehingga ya sudahlah ini program lomba kita ikut-ikut saja sehingga kemandirian pangan bahkan kedaulatan pangan yang cita-cita besarnya itu terjadi ini tidak terjadi. ini mohon pencerahan Prof. Mungkin kasus ini juga terjadi mungkin di kota-kota lain. Apakah ee bisa menemukan titik benang merahnya, kesalahannya ini ada di mananya ini sehingga supaya program yang sudah dicaangkan ini benar-benar berdampak gitu, tidak hanya bermanfaat tetapi juga berdampak secara ee waktu yang singkat maupun waktu yang lama. Terima kasih mungkin penjelasannya. Oke. Nggih. Ee terima kasih, Mas dari lingkungan hidup ya. Ee ini menarik tadi saya katakan bahwa keteladanan itu penting sebenarnya. Jadi kunci daripada implementasi sebagai kebijakan itu sebenarnya kalau di di apa itu dilakukan terlebih dahulu oleh aparatur sipil negara. Tapi memang ya begitulah kenyataannya. Saya gak tahu kira-kira rumahnya para ASN itu kira-kira ada ada anunya apa gak ya? Ada lahannya untuk nanam atau tidak gitu kan ya gitu ya. Ya kalau rata-rata di Ngawi ada Prof. Ada nggih. Kalau di Ngawi ada nggih. Ada ada Pak berarti ada. Tapi perasaan tidak mau tidak mau apa itu menanak. Memang perlu diajak ngomong pertama. Jadi sebenarnya ada teknologi yang paling luar biasa. Kenapa itu adalah takon gitu ya. Ada ditanya kira-kira ya ditanya gitu ya mungkin melakukan survei kecil-kecilan kenapa kok tidak menanam. Bisa jadi ee ada banyak alasan nanti kira-kira seperti itu. Tapi mungkin pada beberapa hal kadang-kadang zona nyaman itu penting. Bapak Ibu sekalian saya cerita lagi tentang Korea lagi ya. Jadi Korea itu maju di tahun 1990-an awal itu karena menerapkan yang namanya manajemen konflik di dalam hampir semua apa itu sektor baik bisnis maupun pemerintah. Ee Korea terinspirasi pada cerita nelayan Jepang yang melaut di apa itu menangkap ikan salmon. Ya, ceritanya begini. Jadi nelayan Jepang itu menangkat ikan salmon di laut. Kemudian ikan salon tertangkap. Kemudian dimasukkan di cool storage di dalam kapal. Berarti kalau masuk cool storage sampai pasar ikan-ikan itu mati. Kalau ikan mati sampai pasar harga ikan itu jadi berkurang, value-nya jadi menurun. Ya, karena orang Jepang saya yang fresh. Tapi namanya orang Jepang yang tadi saya katakan punya prinsip Kaisen tadi kalau ada masalah dia berpikir peluang kemudian berpikir apa yang bisa kita lakukan agar ikan salmon yang kita tangkap itu sampai pasar hidup. Dibuatlah kolam di dalam kapal gitu ya. Di dalam kolam di dalam kapal diisi air kemudian ikan salmon ditangkap dimasukkan dalam kolam yang ada apa itu airnya. Karena ikan salmon, ikan salmon ketemu ikan salmon, maka ya diam-diam saja merasa aman dan merasa nyaman di sana. Ya, karena itu kemudian tidak bergerak sampai pasar banyak yang mati juga karena kehabisan oksigen karena tidak bergerak ya. Orang Jepang berpikir lagi berarti apa yang kira-kira bisa menyebabkan apa itu ikan salmon yang kita tangkap itu sampai parsar hidup. Akhirnya ditangkaplah hiu. Diambillah hiu ditaruh di dalam kolam yang ada airnya. Nangkap ikan salmon masuk dalam kolam yang ada hiunya. Namanya hiu nalurinya itu kan memburu. Mamunya memangsa. Ikan salmon ketika mau dimangsa oleh hiu dia bergerak-gerak ya menghindar dan seterusnya. Apa yang terjadi sampai pasar ikan-ikan salmon yang ditangkap oleh Jepang itu banyak yang hidup ya. Hikmahnya adalah kalau kita diam kita berarti mati. Artinya tidak melaksanakan apa itu kebijakan tadi. Apa yang menyebabkan kita diam? Karena kita berada di zona nyaman, berada di dalam kemapan. Ya. Apa yang menyebabkan hidup? Karena ada hiu, ada masalah, ada tantangan. Dan biasanya kalau ada tantangan itu kita cenderung untuk mencari solusi ke sana. Dan yang paling utama adalah semakin doanya semakin kencang sehingga dekat dengan Tuhan yang maha kuasa. Karena seperti itu. Itu yang diadop oleh Korea dalam di awal-awal 1990-an itu. Itu dalam setiap pengelolaan organisasi dengan menggunakan mendatangkan hiu ya. Mendatangkan hiu ya. Hiu itu yang kemudian menyebabkan Korea berubah dengan geliat yang luar biasa karena pasti akan berusaha untuk mencari solusi yang terbaik dan pasti dekat dengan Tuhan Yang Maha Kuasa. Nah, kira-kira dengan program ini juga seperti itu. Jadi, kalau ditanya dan kemudian ternyata berada pada zona nyaman, maka tidak ada cara yang lain harus didatangkan hiu pada aparatur sipil negara tersebut. Ya, hiunya misalnya mohon maaf dalam bentuk dalam tanda kutip dipaksa misalnya dipaksa karena kalau dipaksa pasti aparatur sipil negara tersebut di Ngawi akan terpaksa menanam. Kalau terpaksa pasti juga bisa menanam. Karena menurut Mas Jadi tadi kan ada pekarangannya gitu kan ya. Mengawi kan masih luas. Jadi kalau sudah ee apa itu bisa nantinya jadi biasa ya. Karena biasa akan jadi budaya ya. Jadi budaya. Jadi kira-kira mungkin seperti itu. Jadi kalau mencari kira-kira di mana kekurangannya satu lebih bagus pakai teknologi yang paling hebat adalah takon ya ditanya gitu ya. Jadi ya apa gitu biar nanti ya tidak cak bisa jadi mungkin dalam proses perencanaan tidak melibatkan mereka bisa jadi gitu kan ya dan seterusnya tapi itu okelah itu soal teori gitu ya tapi yang utama adalah kalau sudah menjadi kebijakan berarti aparatur sipil negara itu harus mengamankan kebijakan tersebut karena kita ASN kalau sudah jadi keputusan tidak boleh kita lawan ya harus kita support kita dukung kalau sebelum boleh kita memberikan masukan dan agak beda pendapat saya pikir itu. Masi. Matur nuwun. Iya. Siap. Terima kasih, Prof. Ini sedikit ee menambah tadi yang hiu tadi ini saat ini sudah sebetulnya sudah dikerjakan tetapi untuk yang kasus lain misal ee AT TPP itu bisa cair ketika sudah bayar PBB gitu. Oke. I betul betul. Kalau dulu tidak. Sekarang kalau ASN kok belum bayar PBB enggak dapat TPB. G. Benar. Tapi saya akan mencari lagi untuk yang program Gema Parutu tadi bagaimana supaya hiunya carikan hiunya yang kira-kira jangan besar-besar Pak ya. Jangan besar-besar p sepadan aja gitu loh ya. Penjelasannya kami sampaikan terima kasih. Makasih makasih Mas. Terima kasih kepada Bapak Deni dan kepada Bapak Prof. Koko yang telah menjawab pertanyaan. Kami ucapkan terima kasih sekali lagi Bapak. Hatur nuhun. Bapak Bapak bisa melanjutkan kegiatan Bapak. Terima kasih. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Matur nuwun sukses selalu buat semuanya dan selalu sehat dan bahagia. Matur nuwun. Baik, Sobat TN sangat luar biasa bukan tiga materi dari tiga narasumber yang sudah kami hadirkan di webinar ASN seri ke-19 pada hari ini, Kamis, 22 Mei tahun 2025. Terima kasih kami ucapkan sekali lagi kepada tiga narasumber yang telah meluangkan waktu untuk berbagi dengan peserta webinar yang bergabung baik di Zoom maupun di YouTube channel BPSDM Jatim TV. Kami ucapkan terima kasih kepada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Prof. Dr. Patikno M.Sok, SC. Kemudian kepada Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur, Bapak Edi Suprianto, SSTP, MPSDM, serta Sekretaris Universitas Erlangga, Bapak Prof. Dr. Kokol Sri Mulyo, Dres, M.Si. SI dan juga kepada Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur Bapak Dr. Ramlianto, SPMP yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Dan tidak lupa juga kepada semua sobat ASN yang telah setia sejak awal sampai dengan akhir telah mengikuti webinar ASN belajar kali ini. Terima kasih banyak. Kita berikan tepuk tangan yang sangat meriah kepada semuanya. Dan jangan lupa sobat ASN untuk mengecek di semestabangkom.id ID untuk dapat mengunduh e-sertificate. Di akhir sesi ini, saya Rendy Febriano Ruhiana beserta segenap tim BPSDM Provinsi Jawa Timur akan menutup webinar ASN belajar series 19 ini dengan pantun. Mohon cakepnya ya. Burung dara burung cendrawasi cukup. Cari dulu di Provinsi Papua Cup. Cukup sekian dan terima kasih. Cep. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Cep. Tetap semangat sobat ASN. Sampai bertemu di webinar ASN belajar seri berikutnya. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhamsalam wabarakatuh. [Musik] Zaman yang terus bergerak. Sambut dengan penuh semangat. Saatnya kita melangkah. hadapi segala tantangan. Tingkatkan setiap kompetensi untuk pelayanan berdampak bersama ASN belajar. ciptakan SDM unggul berprestasi selalu inisiatif dan kolaboratif untuk inovasi yang berkelanjutan menjadi ASN berakhlak mulia siap menyongsong Indonesia emas ASN belajar wujudkan pemerintahan berkelas Dunia satukan tekad pantang menyerah jadi ASNAR berkualitas belajar wujudkan menerintahan kelas dunia tukang tekad pantang menyerah jadi AS berkualitasku [Musik] sama aku belajar [Musik]