ASN Belajar Seri 19 | 2025 - Kebangkitan Nasional: Peran ASN Dalam Menghadapi Tantangan Global
dkVeVNKUbfM • 2025-05-22
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Zaman yang terus bergerak, sambut dengan penuh semangat. Saatnya kita melangkah. Hadapi segala tantangan. Tingkatkan setiap kompetensi untuk pelayanan berdampak. Bersama ASN belajar. Ciptakan SDM unggul berprestasi selalu inisiatif dan kolaboratif untuk inovasi yang berkelanjutan. Jadi ASN berakhlak mulia siap menyongsong Indonesia emas. ASM belajar wujudkan pemerintahan berkelas dunia satukan tekad pantang menyerah jadi ASN getar berkualitas belajar wujudkan kelas dunia tekad pantang menyerah jadi [Musik] berkuar sama semangat membara di era digital terus berkarya berkolaborasi inisiatif tinggi inovasi cembelak Jawa Timur terus melaju bersama BPSN Jatim kita terus melesat untuk Indonesia emas prestasi hebat ASNU tiada yang tertinggal no one left behind kita terus melangkah berkolaborasi inisiatif tinggi inovasi cemerlang Jawa Timur terus melaju bersama BPSDM Jatim kita terus melesat untuk Indonesia emas Prestasi aset unggur tiada yang tertinggal. No one left behind. Kita terus melangkah berkolaborasi inisiatif tinggi inovasi cemelah. Jawa Timur terus melaju bersama BPSDM Jatim kita terus melesar untuk Indonesia emas prestasi hebat bersama kampus satelit PPSM Jatim no one left behind um unggul dan berkualitas melesa tinggi Indonesia jaya Yeah. [Musik] Kami mencoba menjadi yang terbaik. Melayani bangsa dengan sepenuh hati. Marlah kami junjung teguhkan diri dan jadikan pedoman serta kekuatan. Hadir di sini untuk mengabdi rencanakan tugas ke bangga negeri. Memeras itu melaihani bangsa dengan akuntabilitas tinggi. Hindi. Hati tunjukkan kompetensi dalam harmoni. Melayani bangsa loyal tanpa batasannya selalu adaptif dan berkolaborasi bergandeng tangga tujuan jadikan ASN lebih berakhlak bekerja sepenuh hati tulus membantu sesama dengan bangga kami melayani bangsa [Musik] Kami dari sini tegas dengan hati tujuhkan kompetensi dalam harmoni. loyal tanpa batasannya adaptif dan berkolaborasi bergandeng tangan satu tujuan untuk menjadikan ASN lebih beragama menggenas penuh hati tulus membantu sesama dibangkan kami melayani bang kami melayani kami melayani bangsa [Musik] H [Musik] Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera untuk kita semua. Shalom. Om swastiastu. Namo buddhaya. Salam kebajikan rahayu. Selamat pagi sobat ASN di seluruh Indonesia. Dari Sabang sampai Marauk. dari Miangas sampai Pulau Rote. Bertemu kembali di ASN belajar seri ke-19. Kembali bersama saya host kali ini. Perkenalkan saya Randi Febriano Ruhyana, Wideswar Jatim Corporate University BPSDM Provinsi Jawa Timur. Supaya lebih semangat saya berpantun boleh ya. Jangan lupa cakepnya sobat ASN. Jalan-jalan ke Magetan cakep. Jangan lupa main ke Sarangan. Satu. Mari ramaikan ASN belajar seri 19. Satu dalam rangka peringatan kebangkitan nasional ke-117. Tepuk tangannya dong. Pada seri ke-19 ini, Kamis 22 Mei tahun 2025, Jatim Corporate University BPSDM Provinsi Jawa Timur mempersembahkan webinar ASN belajar dengan tema kebangkitan nasional peran ASN dalam menghadapi tantangan global. Bagaimana kabar Sobat ASN hari ini? Semoga selalu diberikan kesehatan dan selalu semangat dalam mengembangkan kompetensi diri. Amin. Saya ingin menyapa kepada yang telah bergabung di webinar kali ini. Yang terhormat Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, Dr. Ramlianto, SPMP. Dan yang kami hormati para narasumber yang luar biasa, Prof. Dr. Pratikno M. Sci. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Bapak Edi Suprianto, SSTP, MPSDM, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur. dan Sekretaris Universitas Airlangga Bapak Prof. Dr. Koko Sri Mulyo, Drandes, M.Si. Serta seluruh peserta webinar ASN Belajar series 19 baik yang bergabung di Zoom, YouTube, channel BPSM Jatm TV, serta yang hadir langsung di kelas internasional. Bagi yang hadir langsung di kelas internasional, tepuk tangannya mana? Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Mei menandai lahirnya kesadaran kolektif untuk bersatu demi kemerdekaan dan kemajuan bangsa, semangat perjuangan tokoh-tokoh nasional seperti Dr. Sutomo menjadi inspirasi bagi seluruh elemen bangsa termasuk ASN sebagai tulang punggung pemerintahan. Memasuki tahun 2025, tantangan global seperti climate change, climate crisis, ketidakpastian geopolitik, dan pesatnya transformasi digital menuntut ASN untuk lebih adaptif dan berintegritas. Kebangkitan nasional kini menjadi refleksi semangat untuk berpikir, berkinerja, dan berinovasi. ASN dituntut tak hanya bekerja administratif, tetapi juga menjadi agen perubahan yang strategis dalam pembangunan nasional. Melalui webinar ASN belajar, ASN diharapkan mampu menjawab tantangan global dengan pendekatan yang kolaboratif, inklusif, dan berkelanjutan. Selengkapnya akan dibahas dalam webinar ASN belajar series ke-19 tahun 2025. [Musik] Sebelum kita menyimak keynote speech, mari kita bersama menyimak opening speech yang akan disampaikan oleh Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, Dr. Ramlianto, SPMP. Kepada Bapak Ramlianto kami persilakan. [Musik] Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sehat dan salam sejahtera untuk kita semuanya. Sobat ASN di seluruh tanah air, selamat bertemu kembali dalam webinar series ASN Belajar, sebuah wahana pengembangan kompetensi ASN persembahan Jatim Corporate University Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur. Hari ini Kamis tanggal 22 Mei 2025, ASN belajar telah memasuki seri ke-19. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas antusiasme sobat ASN di seluruh negeri untuk terus mengikuti secara aktif program ASN belajar ini. Sebagai bentuk terima kasih kami, kami selalu berkomitmen sekaligus terus berikhtiar untuk menyajikan topik-topik pengembangan kompetensi yang menarik, kekinian, dan tentu berdampak secara nyata terhadap peningkatan kompetensi dan kinerja aparatur sipil negara di Indonesia. Sahabat ASN, hari ini ASN Belajar seri ke-19 tahun 2025 ini menyajikan salah satu topik dalam rangka turut serta menyemarakkan pemikiran dalam momen Hari Kebangkitan Nasional yang telah kita peringati pada tanggal 20 Mei beberapa hari yang lalu. Tanggal 20 Mei adalah sebuah momentum historis dan simbolis yang sangat penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Tanggal ini merujuk pada kelahiran organisasi Budi Utomo pada tahun 1908 yang kita yakini sebagai tonggak awal munculnya kesadaran nasional dan perjuangan kolektif bangsa Indonesia menuju kemerdekaannya. sebuah momentum yang tidak hanya dapat kita maknai sebagai nostalgia sejarah, tetapi juga sebagai sebuah narasi nasional untuk selalu dan terus bangkit menghadapi berbagai tantangan zaman. Karena itu, ASN Belajar seri ke-19 tahun 2025 ini mengangkat topik kebangkitan nasional, peran ASN dalam menghadapi tantangan global. Nah, sudah menjadi tradisi akademik dalam SN belajar bahwa topik menarik ini akan kita bahas secara intensif dari beragam perspektif bersama para narasumber yang sangat kompeten di bidangnya. Sabat ASN di seluruh tanah air 20 Mei bukanlah sekedar tanggal yang tertulis di kalender. Ia adalah suluh sejarah yang menandai nyala pertama dari kesadaran kolektif bangsa ketika pada tahun 1908 sekelompok pemuda terdidik mendirikan Budi Utomo. Di tengah gelapnya penjajahan saat itu, cahaya itu sangat kecil namun tak pernah padam. Ia menjelma menjadi bara semangat. menyalakan gerakan demi gerakan hingga berkobar menjadi api perjuangan menuju kemerdekaan. Hari Kebangkitan Nasional adalah cermin yang mengajak kita menatap masa lalu bukan sekedar untuk mengenang, tapi untuk bercermin dan bertanya apa peran yang telah kita mainkan sebagai generasi penerus perjuangan para kusuma bangsa. Sejarah telah membuktikan bahwa kebangkitan sebuah bangsa adalah buah dari kesadaran kolektif. Bukan hanya soal kekuatan fisik, tapi tentang kejernihan berpikir, keberanian bersikap, dan ketulusan untuk bersatu. Ia lahir dari ruang-ruang pertemuan ide, tumbuh dalam semangat belajar tanpa pamri dan menjelma menjadi gelombang perubahan ketika suara-suara yang dulu sunyi akhirnya bergema dalam satu nama Indonesia. Kebangkitan juga bukan sebuah hadiah, melainkan hasil dari pergulatan panjang antara harapan dan kenyataan. Maka hari ini saat dunia berlomba dalam inovasi dan teknologi, kita tak boleh hanya menjadi penonton sejarah. Kita harus menjadi pelaku yang tidak hanya mengagumi masa lalu, tetapi juga menulis babak baru dan keberanian dan integritas. Dalam konteks inilah aparatur sipil negara memegang peran sentral. ASN bukan hanya pelaksana kebijakan, tapi juga penjaga moral kebangsaan, penggerak perubahan, dan arsitek peradaban baru. Di pundaknya, harapan tertumpu bahwa negara hadir dengan hati yang melayani, akal yang bekerja, dan integritas yang tidak bisa dibeli. Sudah saatnya tumbuh kesadaran baru di kalangan aparatur sipil negara bahwa kebangkitan hari ini bukan tentang mengangkat senjata, tetapi tentang mengangkat derajat bangsa lewat inovasi, kolaborasi, dan keberanian untuk berpihak pada kemajuan. ASN adalah penggerak kebangkitan masa kini di tengah tantangan zaman yang makin kompleks, dinamis, dan tak terduga. Ketika dunia berubah dalam hitungan detik oleh arus digitalisasi dan disrupsi global dan derasnya tuntutan publik, ASN tak lagi cukup hadir sebagai pelaksana. Ia harus menjadi pembelajar sepanjang hayat, menjadi inovator dalam pelayanan, menjadi pemimpin dalam perubahan. Di tangan ASN yang berintegritas, kebijakan menjadi nyata. Di langkah ASN yang berempati, negara menjadi dekat dengan rakyat. Dan di hati ASN yang berkomitmen harapan rakyat menjadi menemukan tempat. Kebangkitan hari ini bukan sekedar mengenang masa lalu, melainkan menyalakan tanggung jawab masa depan dengan akal yang jernih, semangat yang tak pernah letih dan keberanian untuk berubah. ASN adalah wajah baru perjuangan yang bekerja dalam senyap namun berdampak nyata untuk bangsa. Sobat ASN di seluruh tanah air, lalu bagaimana ikhtiar kita pada momentum hari kebangkitan nasional ini agar ASN sebagai elan vital bangsa mampu menunjukkan peran-peran strategis untuk kemajuan negeri tercinta khususnya menghadapi kompetisi global yang semakin sengit. Nah, untuk membahas cerdas dan tuntas topik ini, kami telah mengundang para narasumber luar biasa yang sudah barang tentu sangat kompeten di bidangnya. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para narasumber hebat yang telah berkenan hadir dan akan berbagi berbagai informasi strategis kepada SAT ASN di seluruh tanah air. Pertama, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada yang terhormat Bapak Prof. Dr. Pratikno M. Si. Beliau adalah Menteri Koordinator Bidang Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia. Kedua, kami menyampaikan terima kasih kepada yang terhormat Bapak Edi Suprianto, SSTP, MPSDM. Beliau adalah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur. Dan yang ketiga kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Prof. Dr. Koko Sri Mulyo, Drandes, M.Si. Beliau adalah akademisi sekaligus sekretaris Universitas Erlangga Surabaya. Nah, Sobat ASN, mari kita simak dengan seksama webinar ASN Belajar seri ke-19 tahun 2025. Semoga bermanfaat. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. [Musik] Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih kepada Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur yang telah memberikan opening speech. Dari opening speech Bapak Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur dapat kita simpulkan bahwa ASN harus selalu dan terus bangkit menghadapi berbagai tantangan zaman serta menjadi pelaku yang menulis babak baru melalui keberanian dan integritas. Oleh karena itu, Sobat ASN, materi-materi yang akan disampaikan oleh tiga narasumber nanti tentunya akan sangat bermanfaat dan memberikan insight yang luar biasa terkait dengan bagaimana peran ASN dalam menghadapi tantangan global yang ada. Saat ini sobat ASN yang bergabung di Zoom di dan channel YouTube PBS Jatim TV jangan lupa untuk melakukan absensi melalui semestabankom.id sesuai dengan yang telah disampaikan di video sebelumnya. Sobat ASN pastinya sudah menunggu untuk menerima materi. Mari kita masuk ke materi pertama yaitu keynote speech yang akan disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Budaya Republik Indonesia Prof. Dr. Pratikno M.Sok, Sci. Kepada yang terhormat Prof. Dr. Pratikno M.Sok, Sci. Kami persilakan. [Musik] Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera. Om swastiastu. Namo buddhaya. Salam kebajikan rahayu. Terima kasih kepada BPSDM Provinsi Jawa Timur yang telah mengundang saya untuk berbagi gagasan. Yang saya hormati saudara-saudara ASN di seluruh Indonesia. Mari kita manfaatkan hari peringatan kebangkitan nasional ini ee sebagai momentum kebangkitan ASN Indonesia. bahwa ASN itu keren, ASN itu produktif, dedikatif, dan inovatif untuk melayani rakyat dan memajukan Indonesia. Di dunia yang penuh ketidakpastian dan penuh kompetisi sekarang ini, peran negara juga peran ASN semakin sentral. Tidak ada lagi masalah yang imun dari pengaruh global. Tidak ada lagi ASN kelas lokal atau kelas nasional. Semua ASN harus kelas global dalam menghadapi disrupsi global yang terus berlanjut. Pada kesempatan ini dengan durasi maksimal 4 menit, saya hanya menyampaikan butir-butir daftar isi saja. pertama di era digital, di era disrupsi teknologi, literasi digital dan kecerdasan artifisial menjadi wajib bagi ASN. ASN tanpa bantuan teknologi akan kalah dengan ASN negara lain yang berteknologi, terutama berteknologi digital dalam tata kelola pemerintahan. Tetapi harus bijak dalam menggunakannya, harus memperkuat manajemen risiko digital. terutama keamanan siber. Yang kedua, dihadapkan pada dunia yang penuh ketidakpastian dan penuh kompetisi. Maka berpikir kreatif dan inovatif adalah kunci. Keluasan-keluesan fleksibilitas birokrasi yang harus gold oriented terus ditingkatkan. Inovasi dalam pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan serta adaptasi tinggi terhadap setiap perubahan harus terus-menerus dilakukan. Oleh karena itu, birokrat dituntut untuk belajar secara berkelanjutan. Ketiga, kerja tim yang terorkestasi dan penuh sinergi adalah wajib. dibutuhkan kepimpinan yang transformasional di semua level yang didukung dengan kompetensi manajerial yang baik, mampu membangun data sebagai basis pengambilan keputusan data driven policy eh atau juga saya sering menyebutnya precision policy harus terampil membuat keputusan yang strategis, terampil memilih totok nadi dari mana akan memulai serta kita mampu untuk mengelola sumber daya yang terbatas secara efisien untuk mencapai target kerja pemerintahan. Yang keempat, substansi di semua sektor kebijakan harus mengedepankan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan serta berkelanjutan. kita harus semakin mengutamakan target SDGs mempertimbangkan aspek perubahan iklim yang itu sangat berpengaruh ee terhadap stok pangan, sangat berpengaruh terhadap kesehatan warga negara kita, serta penurunan risiko bencana yang juga semakin tinggi akibat perubahan iklim. Ee jangan lupa juga dalam aspek sosial adalah memperkokoh soliditas sosial, peningkatan kesempatan kerja, serta pelayanan publik yang lebih baik. Itu semua harus menjadi pertimbangan dalam semua pengambilan keputusan di semua sektor. Kelima, pada akhirnya semuanya akan berbijak kepada tanggung jawab profesi, etika, dan integritas. Transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme adalah pilar-pilar penting yang memungkinkan semua kompetensi tadi yang dibangun serta kerja keras yang saudara lakukan bisa memberikan kontribusi bagi pelayanan publik yang lebih baik serta kemajuan Indonesia. Sekali lagi ini adalah hanya butir-butir saja perlu elaborasi yang lebih mendalam. Nanti lain waktu bisa kita perdalam lagi. Kepada ASN semuanya. Sekali lagi ASN itu keren, dedikatif, inovatif, dan produktif dan selalu menjadi lokomotif kemajuan Indonesia. Terima kasih. Selamat bekerja. [Musik] Terima kasih kepada Prof. Dr. Pratikno M.Sok, SC atas keynote speech yang telah disampaikan. Bagaimana, Sobat ASN? Sangat luar biasa dan insightful bukan ke yang disampaikan oleh beliau. Yang terpenting adalah ASN itu keren. Itu yang harus kita camkan di kepala kita. Narasumber selanjutnya tentunya tidak akan kalah menarik. dan materi yang akan disampaikan dalam perspektif implementatif atau aplikatif untuk menambah pengetahuan kita semua. Tetap bersama kami di webinar ASN Belajar series 19. [Musik] Bagaimana Sobat ASN sudah siap untuk menerima materi kedua? Kali ini akan disampaikan dari perspektif implementatif atau aplikatif. tentunya akan disampaikan oleh yang sangat kompeten di bidangnya yaitu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur Bapak Edi Suprianto, SSTP, MPSDM. Sobat ASN jangan lupa nanti akan ada sesi tanya jawab. Gunakan fitur risen dari pada saat Bapak e ingin bertanya. [Musik] Oke, asalamualaikum warahmatullahi wabar wabarakatuh. Bapak Idi Suprianto, bagaimana kabarnya, Pak? Apakah suara kami terdengar? Izin Bapak, suaranya masih belum terdengar di studio. Mungkin bisa dibantu oleh rekan-rekan. Suara dari Bapak Edi Suprianto masih belum terdengar di studio maupun oleh peserta. Belum masuk sepertinya, Pak. Masih belum terdengar, Bapak. Kami di studio masih belum bisa mendengar suara Pak Edi Suprianto. Halo. Ya. Halo, Pak. Alhamdulillah dengar jelas, Pak. Asalamualaikum, Bapak. Waalaikumsalam. Mohon maaf teknis karena ini masih di jalan. Siap, Bapak. Bagaimana kabarnya, Bapak? Alhamdulillah. Baik. Alhamdulillah. Izin Bapak Edi sebelum memulai saya akan menyampaikan sedikit brief CV dari Bapak Edi Suprianto. [Musik] Nama lengkap beliau adalah Edi Suprianto, SSTP, MPSDM. Bapak Edi Suprianto saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur dan tentunya telah banyak memberikan kontribusi untuk memelihara dan meningkatkan persatuan, kesatuan serta keutuhan bangsa di Provinsi Jawa Timur. Beliau sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bakarwil 1 Madiun Provinsi Jawa Timur. Kepada Bapak Edi Suprianto, kami persilakan, Pak, untuk dapat memulai sesi pemaparan. Kami berikan waktu 45 menit untuk sesi pemaparan materi ini. Kami informasikan juga bahwa setelah sesi pemaparan akan ada sesi tanya jawab bagi peserta webinar ASN belajar yang ingin bertanya agar dapat menggunakan fitur hand. Baik, Bapak silakan waktu dan tempat kami persilakan. Ya, terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semuanya. Shalom. Om swastiastu. Namo buddhaya. Salam kebajikan. Yang saya hormati Pak narasumber Prof. Kuko dan juga moderator dan seluruh sobat ASN di seluruh wilayah tanah air. Ee saya Suprianto, Kepala Bakes Bangpol Provinsi Jawa Timur. Mohon maaf karena ini saya di jalan dan harus juga mengamankan ada aksi UNras di ke Bank Jatim. Jadi sayaingga nanti mungkin tidak banyak lama nanti kami ingin poep poin-poinnya saja. Yang ingin kami sampaikan terkait hari ini adalah terkait dengan peran ASN yang saat ini menjadi mempunyai tugas yang ee cukup berat untuk bisa membangkitkan dan saat ini juga pas kebetulan momennya adalah hari kebangkitan nasional yang 117. Ee Bapak, Ibu yang saya hormati bahwa ee kebangkitan yang disampaikan oleh Mas Ramli bahwa ini tidak hanya menjadi seolah tanggal, tapi ini menjadi momen kita untuk terus bangkit dalam mengisi, memajukan, mensejahterakan ee masyarakat dan negara Indonesia. Ee pendahulu kita para pimpinan kita sudah menancapkan pondasi yang luar biasa. mulai ee Pak Presiden pertama Soekarno, Pak Soeharto, Habibi, eh Gus Dur, Pak Megawati, Pak S. ee dan Pak Jokowi sekarang masuk ke ee Pak Prabowo. Kita cukup bangga karena kita ada di Indonesia yang mempunyai keberagaman yang luar biasa, mempunyai potensi yang sungguh luar biasa. Kita wilayah kita ada R.900 ee 900 sekian km² ee dan wilayah laut kita malah 3,2 juta km². Jadi kalau kita perjalanan dari Sabang sampai Marauke mungkin kita hampir antara Indonesia menuju ke Arab Saudi. Ee kita mempunyai ee potensi yang sungguh luar biasa. ada apa namanya ee ee ee jumlah penduduk yang cukup besar itu menjadi potensi juga. Terus juga suku bangsa, bahasa, dan kepulauan yang sangat beragam. Ee lanjut bahwa ini adalah Jawa Timur. Alhamdulillah saya kebetulan di Jawa Timur ee khusus bagi ASN yang ada di Jawa Timur kita juga bangga kita juga mempunyai luas wilayah dan jumlah penduduk yang cukup besar dan Jawa Timur menjadi saat ini menjadi central of gravity. Jadi kalau Jawa Timur batuk makanya kita jangan sampai Jawa Timur itu batuk. Kalau batuk maka droplet-nya bisa ee ke seluruh Indonesia karena ee kebutuhan pokok yang ada wilayah Indonesia bagian timur itu banyak disuplai juga dari ee Jawa Timur. Beras misalnya daging ee ikan dan sebagainya itu kebanyakan juga garmen disuplai oleh Jawa Timur sehingga ee jangan sampai Jawa Timur ee batuk itu nanti akan mengganggu stabilitas ekonomi, sosial, budaya, dan keamanan di Indonesia. Lanjut masuk ke terkait dengan tadi Jawa Timur sebagai central of gravity bahwa kita ini melayani 19 rute dari 39 rute tol laut sehingga 80% logistik di 20 provinsiu Timur itu disuplai dari Jawa Timur sehingga ee kita ee mtackline ee seperti ee visi misinya Gubernur Jawa Timur bahwa Jawa Timur sebagai gerbang Baru Nusantara. Karena Jawa Timur memiliki posisi strategis di Indonesia sebagai penghubung daerah barat dan timur. memiliki kawasan industri. Ada dua kawasan ekonomi khusus di situ ada semelter ee juga ada pengolahan ada kilang minyak di Tuban ee dan sentral-sentral juga ada PLTU yang bisa men-suplai Jawa Bali untuk listrik dan juga ada 12 kawasan industri dan satu kawasan industri halal. Jawa Timur sebagai lumbung pangan nasional. kita mempunyai apa namanya produksi beras 9 kom sekian juta ton gabah ee dan ini ditambah lagi oleh Kementan tahun ini ada tambahan 2 juta ton lagi. Sehingga ee kita terus untuk mewujudkan pemerintahan Pak Prabo ini Indonesia sebagai lumbung pangan atau fasbata pangan termasuk juga daging kita terbesar di Indonesia. ee kita ada sekian 5 kom ekor sapi dan sebagainya termasuk produk-produk pertanian lainnya. Jawat Timur memiliki pelabuhan, bandara dan infrastruktur yang memadai. Ada 7uh bandara, 37 pelabuhan, dan 12 ros jalan tol. Dan memiliki SDM yang kreatif, inovatif, serta didukung lembaga pendidikan yang ee berkualitas. ee pada lanjut Pak. Nah, ee saat ini kita dihadapkan saya sebelum masuk ke ASN ya ini ke kondisi-kondisi dunia, kondisi Indonesia dan sebagainya. Kondisi saat dunia saat ini tidak baik-baik saja. Konflik ee ee geopolitika antara Rusia, Ukrain, Israel, Palestina ee masih belum tuntas. Perang dagang antara AS Cina dan berbagai negara di Eropa sudah mulai menghangat. Perubahan iklim yang terus terjadi. Kita tidak menentu antara perubahan mana, kapan penghujan, kapan kemarau. Ada terjadi perubahan yang tidak jelas. Misalnya perkembangan teknologi ada artificial intelligence, robot, kita harus mengikuti karena negara-negara Cina, negara-negara Eropa sudah me apa namanya ee meroduksi ee dan menggunakan activital intelligence dan itu juga kalau kita tidak mengikuti maka kita akan tertinggal. ee pada saat kita jalan, negara-negara lain sudah mulai berjalan cepat. Pada saat ngikuti berjalan cepat, negara-negara lain sudah berlari. Pada saat kita lari, negara-negara berlompat. Maka dari itu kita harus terus mengikuti pergerakan e kebutuhan dan perkembangan zaman itu sendiri. Dan juga ada persaingan sumber daya energi dan pangan. Alhamdulillah Bapak Presiden kita sudah mencanangkan untukirarisasi itu sangat mendukung ee ee perekonomian Indonesia dan perubahan kepemimpinan dunia itu juga berdampak terhadap perkembangan global, ekonomi global. Lanjut. Ini tantangan yang ada di Indonesia bahwa saat ini kita dihadapkan oleh permasalahan-permasalahan yang harus kita hadapi bersama. Karena ASN menjadi ujung tombak dalam hal pengelolaan negara mulai keuangan, sosial, budaya, ekonomi, dan sebagainya. Ini sangat-sangat membutuhkan ee ASN yang profesional, handal, dan mempunyai kemampuan-kemampuan yang luar biasa. ada hilirisasi industri yang sekarang terus kita ee ee dorong dan pemerintah sangat-sangat ee memprioritasikan terkait dengan hilisasi industri yang dulu kita hanya mengekspor misalnya timah hanya bahan mentah tapi kita sudah mengolah ee misalnya juga minyak sawit dan sebagainya kita sudah tidak lagi mengirim barang-barang mentah ancaman intoleran radikal dan teroris ee karena intolerans intoleransi yang sekarang ee kalau dulu ada terorisme yang bisa kelihatan, bisa kita tangkap, yang intoleran ini yang menjadi PR kita harus kita tangani bersama-sama ee yang mungkin perlu ada pemahaman, perlu ada ee sosialisasi dan sebagainya. ada bonus demografi yang saat ini juga ee bisa menjadi tantangan dan bisa menjadi kalau kita tidak bisa mengelola itu bisa menjadi masalah bagi bangsa Indonesia. Tapi sudah Pak Wakil Presiden menyampaikan demus ee bonus demograsi demografi adalah suatu peluang bagi kita untuk bisa membangun Indonesia ke depan. Konflik sosial masih ada terjadi gengster, tawuran, dan primanisme ini juga menjadi salah satu PR kita. Primanisme yang sekarang sudah marak di berbagai tempat ini juga terus kita melakukan upaya-upaya di daerah-daarah sudah membentuk satgas pemberantasan premanisme termasuk juga tawuran-tawuran oleh anak-anak muda sekarang penyalahgunaan narkotika penyalahgunaan ee apa namanya narkob adanya pornografi dan sebagainya itu juga sudah merambah anak-anak kita judi online tidak hanya masyarakat tapi juga ASN sudah terjangkit kejahatan cyber hawk netizen kita misalnya ee sudah luar biasa ee masyarakat kita sekarang sudah banyak menjadi wartawan, menjadi ee semacam yang bisa ee membuat ee apa namanya statement yang itu membuat kita menjadi ee terperangah misalnya. Maka ini harus hati-hati kita bermain di media sosial. perembangan perkembangan teknologi, ketahanan pangan, pelayanan ASN dan berkualitas. ASN kita beda dengan ASN yang dulu. Alhamdulillah perkembangan-perkembangan ee teknologi ada upaya-upaya peningkatan pemahaman, peningkatan kualitas SDM. Alhamdulillah pelayanan kita semakin lama semakin ee baik, pelayanan kita semakin murah semakin ee cepat dan sebagainya. Maka dari itu, peranan birokrasi sangat vital dalam mempengaruhi dan menggerakkan pembangunan suatu negara. Untuk itu tata kelola birokrasi Indonesia harus mengikuti perkembangan global. Kuncinya yaitu harus memiliki semangat perubahan. Harus kita tidak bisa diam. Kita tidak lagi harus e banyak rapat-rapat. Boleh rapat tapi sudah harus banyak. Terus action, action dan action. Kerja-kerja dan kerja ada perubahan ada inovasi dan kreativitas di ASN. kita dituntut oleh publik, kita ditekan oleh publik supaya ASN terus berubah, ASN terus mempunyai inovasi, ASN terus kreatif untuk pelayanan publik, untuk pembangunan, untuk kesejahteraan, dan keamanan e masyarakat di Indonesia. Lanjut. Ini masalah-masalah yang ada di ASN kita misalnya ee kalau sekarang mungkin sudah luar biasa peningkatannya. Kalau dulu tidak ada profesional dan sebagainya. Alhamdulillah terus kita berkembang menuju ke arah ee profesional ee pelatihan-pelatihan pendidikan-pendidikan sampai berjencjang ke tingkat S3 dan luar biasa. Jikan motivasi dan kinerja yang rendah. Kalau misalnya ee kalau dulu hanya mengikuti arahan pimpinan kerja sak Madiio misalnya kalau bahasa jawanya ee maka sekarang dituntut untuk bisa menjadi motivasi bagi masyarakat untuk mempunyai kinerja yang tinggi dalam hal pelayanan dalam menyejahterakan masyarakat. Kompetensi kurang memadai. Nah, ini menjadi tuntutan publik kita harus mempunyai ee kemampuan, kita harus bisa memecahkan masalah ee di masyarakat ee sehingga kita dibutuhkan ASN yang mempunyai kompetensi yang tinggi. Dalam hal itu, penguasaan IPTEK yang minim dulu adalah keterbatasan teknologi. Misalnya kita hanya bisa e hanya mengoperasikan ee komputer atau laptop, tapi sekarang dituntut kita bisa menguasai artificial intelligence. Karena masyarakat kita sekarang sudah cerdas semuanya. Anak-anak kita SD, SMP sudah setiap hari bergelut ee menggunakan IT dan sebagainya. Anak-anak mahasiswa, para pekerja kita, semuanya, masyarakat kita dalam hal pelayanan juga membutuhkan yang cepat, membutuhkan yang murah sehingga penggunaan dan penguasaan ee ilmu teknologi harus ee secara maksimal, rendahnya kreativitas dan motivasi. Nah, ini perlu ada pemahaman bersama bahwa ee tadi kreativitas itu menjadi penting harus banyak melakukan hal-hal terbosan-terobosan baru yang tidak monoton. Karena kalau ASin biasanya berangkat pagi, pulang sore, duduk di meja dan sebagainya. Maka sekarang dibutuhkan kreativitas yang tinggi untuk menjadi sesuatu. Misalnya ee kalau pertanian, kalau kita pertanian panen misalnya 3 bulan, maka dibutuhkan ket bagaimana ee ee untuk padi bisa berkurang daripada itu misalnya atau tanaman yang produksinya satu pohon bisa 1 ton biak bisa menjadi 2 ton, 3 ton. ada hibridasi, ada ee dan sebagainya ini maka dibutuhkan kreativitas, kurangnya komitmen. Eah sekarang alhamdulillah sudah mulai ada fakta integritas, ada komitmen bersama dan sebagainya dan kurang kompak ini yang menjadi penting. Kurang kompak karena ee OPD atau instansi itu jalan sendiri-sendiri. Padahal dalam suatu pembangunan dibutuhkan kerja sama ee teamwork dan sebagainya. Apabila misalnya Pak Presiden membuat jalan di tol di suatu tempat, maka juga dibutuhkan di situ ada pembangunan yang bersinergi, pembangunan ada hilirisasi di situ misalnya, ada pembinaan masyarakat di situ dalam hal pembebasan dan sebagainya. Semuanya harus terintegrasi termasuk bagaimana ee memberdayakan masyarakat setelah dilewati oleh jalan tol dan sebagainya. ini ini menjadi penting ee dalam hal pembangunan yang kita harus terintegrasi, kompak dan solid. Ee lanjut faktor rendahnya kinerja yaitu lemahnya koordinasi. ee maka ee yang mungkin kami rasakan bahwa masih ada ego ee sektoral antara lembaga maupun duga kalau di daerah antar kabupaten ee karena ee apa namanya ee penting koordinasi ini karena dalam hal suatu pemecahan ee alhamdulillah pada saat kita kena COVID kita koordinasi kita semak ee luar biasa. Jawa Timur juga kemarin dalam hal menangani COVID kita mempunyai koordinasi yang luar biasa tapi itu pun juga harus didorong oleh pemimpah TNI, polisi, gubernur juga kepala daerah yang lain itu harus bau membumbah untuk bisa menyelesaikan suatu masalah itu sendiri. Terus juga biasa dengan zona nyaman. Jadi kalau ASN sudah ditempatkan di satu tempat, dia akan merasa nyaman, tidak ada tantangan baru lagi. Padahal kita ee dituntut untuk terus bergerak, berubah ee untuk ee apa namanya? Tidak hanya di zona nyaman, tapi kita bergerak untuk terus berkembang ee kreatif, inovatif dan sebagainya juga anti perubahan. Nah, ini yang penting bahwa kita harus terus setiap hari, setiap saat untuk bisa berpikir. Karena kalau ada masalah kita tidak, jangan sampai bilang enggak bisa. Kalau ada masalah jangan sampai wah itu sulit. Maka kalau kita mempunyai suatu ee apa integritas kreativitas yang tinggi, maka semua permasalahan itu bisa diselesaikan dengan baik. Jangan merasa benar sendiri, cepat puas. Padahal ee kita selalu dituntut untuk selalu berbuat, berubah dan sebagainya. Hari ini mengerjakan sesuatu yang bagus, maka besok lagi harus dituntut masyarakat lebih bagus lagi, lebih bagus lagi, lebih baik lagi. Maka dari itu kita tidak boleh merasa puas. Kita harus terus bekerja-bekerja yang ee menjadi lebih baik. Kita bisa menjadi yang pertama atau bisa menjadi yang terbaik. itu yang menjadi ee tugas dari ASN. Yang berikutnya adalah faktor rendahnya ee kinerja itu ada lemahnya koordinasi tadi nggih. Ee oh lanjut Pak berarti lanjut ke diperlukan agen perubahan. Nah, ee bahwa ASN membantu dalam pencapaian akselerasi reformasi birokrasi ee sudah sangat berubah. Kalau dulu pelayanan kita bisa 4 hari, bisa 1 bulan kadang, maka sekarang dibutuhkan cukup beberapa menit selesai, kecuali yang itu bersifat harus cek lapangan dan sebagainya. Tapi semua pelayanan kita kepada masyarakat terus semakin cepat karena ee masyarakat terus berubah. Kita tidak lagi apa namanya berkutip di atas kertas. Kita harus terus melakukan perubahan-perubahan dalam hal pelayanan publik, dalam hal inovasi untuk pembangunan ee ekonomi, sosial, budaya yang ada di Indonesia. Terus juga sebagai penyumbang solusi permasalahan yang ada. ASN tidak boleh menjadi malah menjadi masalah menjadi problem solving di masyarakat. Kalau ada suatu permasalahan misalnya kadang ada premanisme misalnya, ASN tidak boleh malah mendukung atau ikut di dalam primanisme atau menjadi oknum. ASN harus bisa menyelesaikan, bisa mengurai, bisa merangkul mereka. ee tidak harus apa namanya melakukan ee ee hal-hal yang represif, tapi kita bisa melakukan hal-hal yang persuasif, merangkul mereka biar mereka kembali ke jalan yang benar. Terus juga ee permasalahan-permasalahan saat ini mungkin misalnya ee dalam hal mendukung ee ketahanan pangan misalnya, maka AN bisa harus menjadi solusi terkait dengan pengairannya, dengan pupuknya misalnya dengan distribusinya nanti dan sebagainya harus menyelesaikan masalah termasuk juga menangani inflasi, menangani stunting, menangani kemiskinan, menangani miskin ekstrem itu harus bisa menjadi solusi menjadi pemberian solusi yang baik memecahkan masalah di masyarakat dan menjadi arsitek inovasi dalam meningkatkan kualitas tata kelola. Ee alhamdulillah sekarang semua pengelolaan keuangan sudah berbasis apa namanya IT. Jadi untuk penyalahgunaan anggaran agak susah, sulit sehingga ini menjadi penting karena kita sudah disoroti publik. Jangan sampai kita masuk menyalahgunakan ee kewenangan itu sehingga kita menjadi arsitek inovasi dalam meningkatkan kualitas tata kelola dalam hal ee keuangan, sosial, budaya, dan sebagainya. Dan tujuan akhirnya kita adalah keisan kualitas pelayanan publik kita semakin menjadi lebih ee baik. Nah, selanjutnya adalah terkait dengan peran agen perubahan ASN harus menjadi contoh dan panutan. Nah, maka dari itu ee agen perubahan ASN menjadi taladan bagi rekan kerja dalam menerapkan nilai-nilai reformasi birokrasi seperti zona integritas dan juga tata kelola pemerintahan yang bersih. ASN harus memberikan contoh. ASN harus check and receck, harus terus turun ke lapangan memberikan menyapa masyarakat, memberikan pemahaman dan mendorong publik sesuai dengan bidang masing masing-masing kita. Ada yang memberikan solusi terkait dengan ee koperasi dengan pertanian, perkebunan dan sebagainya harus menjadi panutan ee masyarakat termasuk juga perform dan sebagainya. Kalau misalnya ASN ee ada yang pasti saya lihat misalnya di lapangan ee harus juga mempunyai penampilan yang rapi, memberi contoh pada masyarakat, tutur kata, tindak lanjut ee apa namanya tingkah laku dan sebagainya itu harus memberikan contoh kepada masyarakat ee menjadi teladan bagi masyarakat dan rekan-rekan kerja yang lain. ASN juga harus menjadi pendorong perubahan. Karena di masyarakat juga selain ASN yang berubah, masyarakat juga harus kita memberikan pemahaman, mereka juga harus berubah terkait dengan hidup bersih ee apa namanya ee berjutur kata, santun di media sosial dan sebagainya. termasuk juga ee menuju ke menjadi lebih baik baik di internal maupun eksternal organisasi. Ee juga mengajak mereka untuk lebih kreatif, memberikan sumbang sih kepada pemerintah dalam hal pembangunan, dalam hal sosial dan budaya dan juga mengajak mereka untuk hidup rukun ee supaya bisa memahami kelompok satu dengan kelompok yang lainnya. tidak menjadi provokasi ee provokator entah itu di kehidupan masyarakat maupun di media sosial. Karena masih ada masih banyak ee masyarakat kita di media sosial yang masih belum menghargai ee orang lain. Maka dari saya mengharap ee ASN juga mendorong, mensolisasikan dan mengajak semuanya untuk apa namanya ee menjadi lebih baik. Terus juga ee pelaksana reformasi birokrasi. Agen perubahan ASN membantu mewujudkan perubahan sistem dan tata kelola pemerintahan menjadi lebih efektif dan berkelanjutan. Jadi hal-hal yang kita lakukan dalam hal pelayanan pabrik dan sebagainya itu juga harus mengedepankan efektivitas lebih ee minim biaya tapi menghasilkan sesuatu yang besar untuk kemakmuran masyarakat. dan pemerintah ini harus berlanjut. Jadi jangan sampai ganti kepala daerah misalnya akan berhenti, itu akan merubah ee ee anggaran ataupun ee kita akan semakin tidak efisien sehingga program-program kepala daerah yang bagus itu harus terus berkelanjutan. maka harus ada perencanaan-perencanaan yang baik, pengawasan-pengawasan yang baik, dan juga peningkatan kinerja dan integritas, membantu meningkatkan integritas dan kinerja ASN, serta mendorong budaya kerja yang profesional dan akuntabel. Dan yang e adalah peningkatan pelayanan publik. kita terus didorong, kita terus dituntut oleh masyarakat, kita harus menjadi pelayan yang baik. Kita harus mengutamakan pelayanan kepada masyarakat yang cepat, yang murah. Karena masyarakat kita sekarang sangat kritis. Kita bekerja seperti di dalam kaca, seperti di dalam akuarium. semua yang kita kerjakan itu akan dipantau, akan dilihat oleh publik dan publik sangat kritis terhadap kinerja kita. Maka dari itu para sobat semua ASN di seluruh Indonesia, pelayanan publik adalah menjadi utama ee karena kerja kita adalah melayani mereka dari segi apapun, dari bidang apapun. Ee selanjutnya adalah terkait dengan ee skill ASN masa depan. Kita perlu berpikir kreatif, tidak monoton, tidak hanya ee melaksanakan yang rutinitas, tapi kita berpikir kreatif bisa menjadi ASN yang handal, ASN yang profesional yang bisa menjadi solusi ee permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat. Yang kedua adalah penguasaan teknologi. Mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus menguasai teknologi. Komputer sudah biasa, tapi soft apa namanya? Ee atau program juga harus kita kuasai. Kita harus terus belajar. belajar perkembangan ee teknologi, belajar terkait dengan ee tuntutan publik, terkait dengan teknologi. Ee semua masyarakat hampir di Indonesia ini 2 285 juta itu kalau masyarakat hampir rata-rata mempunyai semuanya bisa ngontrol, semuanya bisa diketahui posisi dan sebagainya termasuk sosial budaya. Maka dari itu apa tugas pekerjaan kita juga harus kita publikasikan. Kerja baik belum tentu benar, kerja benar belum tentu baik. kerja benar dan baik itu juga belum tentu publik akan mengetahui. Maka penguasaan teknologi itu menjadi penting bahwa kerja baik dan benar kita juga harus dipublikasi supaya apa yang dilakukan oleh ASN itu benar-benar akan terukur, akan benar-benar diketahui oleh masyarakat. Yang berikutnya adalah komunikasi. Komunikasi itu menjadi penting karena sumber ee apa namanya? keberhasilan ee atau inti dari semua keberhasilan kita adalah dari komunikasi. Koordinasi komunikasi menjadi penting. Maka dalam penyelesaian permasalahan, dalam hal perencanaan, pengelolaan, maka kita harus komunikasi dengan siapapun. Kita tidak boleh ego, kita harus merangkul semuanya dan sebagainya. termasuk juga dalam hal manajemen kita harus mengutamakan di perencanaan, di pelaksanaan, di pengawasan, ee di ee kontrol dan sebagainya termasuk di pengkoordinasian itu harus ee semakin ke depan harus semakin bagus. Jangan sampai kita menyalahgunakan anggaran menggunakan wewenang kita untuk kepentingan ee pribadi. Dan yang paling utama adalah leadership. karena leadership itu ee yang akan menggerakkan ee yang mengambil keputusan. Nah, namun juga leadership ini juga saat ini ee semakin ke depan dengan penguasaan penggunaan teknologi yang berbasis ee artificial intelligence, maka ee apa namanya sekarang lebih banyak ke fungsional apalagi di ASN sekarang adalah sudah dipangkas struktural kita, maka fungsi-fungsi leadership juga semakin lama juga semakin tergerus. Maka dari itu kita tidak boleh kalah dengan teknologi. Tetap ada perlu ada leader yang bisa menj pengontrol yang bisa ee menjadi ee melakukan evaluasi terhadap karena bagaimanapun juga teknologi ini adalah mesin yang juga harus kita kontrol jangan sampai kebablasan. Maka dibutuhkan kepemimpinan yang baik, kepemimpinan yang akomodatif, kepemimpinan yang bisa menjadi contoh, kepimpinan yang bisa menyelesaikan masalah. kepemimpinan yang bisa ee memberikan dorongan petunjuk dan mendorong ee skill dari ASN yang ee apa namanya arahan dari Kementerian dan Pemerintah pusat ee dari Menpan RB bahwa ee kita harus mempunyai ee ASN yang berakhlak artinya berorientasi pada pelayanan angkutabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, kolaboratif. Yang pertama adalah pelayanan. Tadi saya sampaikan bahwa memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat. ya sebagai pelayan publik kita harus tahu harus sensitif kira-kira ee masyarakat kebutuhannya apa, masyarakat sekarang ee sensinya seperti apa. ee kita harus cepat turun ke jalan ee di lapangan misalnya masyarakat saat ada apa namanya mendukung pemerintah dalam sembah pangan maka dibutuhkan benih padi misalnya benih jagung maka hilang di pasaran karena dimainkan oleh oknum-oknum misalnya maka harus di ada solusi-solusi yang lain misalnya harus benar-benar mulai dari pusat sampai ke desa harus diawasi terkait dengan pergerakan pupuk. Termasuk juga penanganan stunting misalnya. Stunting ini ee susah karena memang pergerakannya fluktuatif karena masalah anak-anak, masalah ee asuh. Maka dari itu masalah pola asuh antara orang tua dan sebagainya dan kondisi anak maka itu harus bersama-sama antara pemerintah daerah dengan masyarakat dengan lembaga masyarakat untuk terus mengontrol dan termasuk dengan orang tua termasuk dengan miskin ekstrem. Miskin ekstrem itu harus terus juga turun terkait dengan ada berapa ee by name biadress-nya masyarakat yang mengalami miskin ekstrem. apa yang akan diperbuat oleh pemerintah. Kalau memang panggerannya belum cukup, maka kita harus bersama-sama dengan CSR, kita harus bersama-sama juga dengan pemerintah yang berjencjang mungkin provinsi ee dan pusat. Apa yang harus kita lakukan sehingga miskin ekstrem tersebut juga ee bisa ditangani. Maka berikutnya miskin-miskin dan sebagainya, masyarakat kita yang miskin itu kita harus juga ee apa namanya? Kita berdayakan. tidak sekedar dikasih terus miskinnya selesai, tapi harus kita dorong mereka menjadi mandiri sehingga miskin ekstremnya bisa kita hilangkan, kemiskinan bisa kita ee ee kurangi signifikan sehingga masyarakat kita menjadi ee apa namanya ee tidak miskin lagi. Dan berikutnya ramah, cekatan dalam hal pelayanan, ramah, cekatan, memberikan solusi dan dapat diandalkan. ee juga melakukan perbaikan tanpa henti sehingga kita terus berubah untuk pelayanan kita semakin cepat, semakin murah, semakin ee baik. Yang berikutnya adalah akuntabel melaksanakan tugas dengan jujur bertanggung jawab. Kita ee harus memberikan contoh karena anggaran pemerintah ini tidak hanya dikelola oleh pemerintah, tapi dikelola oleh masyarakat. maka ASN harus memberikan contoh yang baik menjadi jujur dan bertanggung jawab dalam mengelola anggaran dan nanti akan bisa memberikan dorongan kepada masyarakat pengelola anggaran untuk juga jujur dan bertanggung jawab ee juga cermat disiplin dan berintegritas yang tinggi. Ee disiplin berarti penting karena ini akan juga menjadi selain menjadi contoh juga dalam hal pelayanan publik akan menjadi semakin trust masyarakat kepada kita. menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab efektif dan efisien. Tidak mengambur-ngamburkan, harus juga cek and receck, tidak menyalahgunakan kewenangan dan jabat. ini yang jadi penting ee karena ee saat ini pemerintah terus mendorong ASN harus clean dan apa namanya ee berintegritas dan jujur. Kompeten meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah, membantu orang lain untuk terus belajar. termasuk pada hari ini matur suhwun dari BPSD Jawa Timur mengajak masyarakat kita terus untuk belajar meningkatkan apa namanya ee kemampuan kita, pemahaman kita terkait dengan lingkungan dan sebagainya. Terus harmonis menghargai setiap orang apapun latar belakangnya suka menolong orang lain, membangun lingkungan kerja yang kondusif. ASN saya mohon juga menjadi perekat merekat persatuan dan kesatuan bangsa. Karena kita ada banyak suku, banyak agama yang di situ mempunyai kepentingan. Jangan ada sampai ada salah paham, jangan ada pertengkaran gara-gara perbedaan agama, perbedaan suku. Maka dari itu, ASN harus bisa menjadi perekat, harus bisaingin mendinginkan ee apa namanya masyarakat kita menjadi solusi menyelesaikan masalah bukan malah menjadi pemicu atau menjadi provokator. Maka ASN harus menjadi solusi, harus bisa memberikan suasana yang adem, suasana yang hangat di masyarakat. Yang berikutnya adalah kolaboratif, memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi. Jadi, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. harus merangkul banyak pihak, harus bersama-sama dengan lembaga apapun, dengan divitas akademika, dengan pemerintah pusat yang ada di daerah, dengan lembaga masyarakat, dengan kelompok-kelompok masyarakat dan sebagainya untuk bersama-sama membangun masyarakat, membangun kesejahteraan masyarakat terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah. Jadi kita harus selalu melakukan kerja sama dengan berbagai pihak tadi supaya ada nilai tambah ee untuk apa namanya ee apa namanya ASN maupun kepada negara daerah dalam hal ee apa namanya dalam pelaksanaan pembangunan ee ekonomi, sosial budaya dan juga menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama kita alhamdulillah mempunyai sumber daya yang melimpah Indonesia ini menjadi salah satu negara yang kayanya luar biasa sehingga kita bisa kata Pak Prabowo presiden kita, kita ini kaya negara kaya. kekayaan kita tidak boleh diambil oleh negara lain. Maka kita harus menjaganya, kita harus mengolah, kita harus meningkatkan pendapatan-pendapatan negara untuk kesejahteraan masyarakat. Sehingga harapannya dengan kita bisa mengolah kekayaan kita, maka anggaran kita semakin besar, maka apa namanya? Kemiskinan bisa kita pangkas, kesehatan bisa gratis, pendidikan bisa gratis, dan sebagainya. Adaptif, cepat mensikan diri, menghadapi perubahan dan terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas, bertindak ee proaktif. Dan yang terakhir adalah loyal. Kita memegang teguh ee apa namanya? Ee ideologi Pancasila. undang-undang itu menjadi penting karena kita ada di negara Indonesia. Kita punya ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar, Negara Kesehatan Republik Indonesia harus kita pertahankan sampai kapanpun. Dan karena kita berbeda maka kita juga harus memegang binika tunggal ika menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan instansi dan negara. Kita loyal kepada negara, kita loyal kepada daerah, kita loyal kepada pimpinan karena untuk kesejahteraan, untuk pelayanan kepada masyarakat dan juga menjaga rahasia jabatan dan negara. Tidak semua kita bisa buka-bukaan karena ada sesuatu yang harus kita rahasiakan supaya tidak menimbulkan kericuhan, tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. ada capaian-capaian yang sudah dilakukan oleh teman-teman ASN di mana pun berada, tapi tidak mana yang harus kita publikasikan, mana yang itu harus kita tidak publikasikan misalnya karena itu bisa mengandung risiko ee apa namanya ee percepecahan. Berikutnya adalah ASN mendukung program pemerintah. Saat ini pemerintah telah mencangkan makan bergizi gratis. Karena kita setiap kabupaten minimal paling enggak ada 16 dapur umum. Sementara kita per daerah masih ada satu atau dua dapur umum. Maka dari itu, ASN terus harus mengolah pikir mendukung program pemerintah ini. Bagaimana kita memberikan solusi yang terbaik supaya program makan bergizi gratis ini bisa terlaksana dengan baik untuk anak-anak kita. untuk anak-anak kita yang TK, SD, SMP dan sebagainya. Ada beberapa daerah kabupaten kota yang sudah membangun dapur umum berikutnya. Karena satu dapur umum tidak dipergunakan untuk 3.000. Ahah. Ia nanti berkembang apakah tidak bisa berkembang satu dapur bisa 5.000 atau bagaimana? Karena ee supaya ada ee apa namanya pemerataan. Eeah ini harus kita pikirkan bersama ee untuk terkait dengan makan bergizi gratis. Harus kita dukung, kita sukseskan. Yang kedua adalah dana Antara yang sekarang sudah mulai dikelola ee secara independen profesional oleh pemerintah pusat. Sasata pangan sekarang ee Ukrain sudah yang dulu menjadi salah satu pemasok apa namanya gandum terbesar di dunia. sekarang ee jatuh karena perang belum seai dan masyarakat dunia banyak yang bergeser ee selain menggunakan gandum sekarang menggunakan beras. Indonesia adalah menjadi salah satu lumbung beras di dunia maka kita tidak boleh bergantung terhadap negara-negara di dunia. Apalagi kita saat ini masih menggantungkan banyak impor misalnya jagung dari jagung dan pakan ternak dan kedelai dari Amerika misalnya. Dengan tarif tinggi yang dikenakan oleh Amerika itu juga akan ee berdampak terhadap apa namanya ee ketahanan untuk kedeleai maupun ee jagung. Dan alhamdulillah ee melalui kemarin pencanangan dari Mentersama dengan Polri untuk menanam jagung, TNI untuk menanam padi, kedelil untuk TNI dan sebagainya. ee insyaallah kita tahun ini bisa lapangan kita tidak bisa tidak lagi menggantungkan dari negara lain karena kita sudah tercukupi sehingga kesejahteraan masyarakat ee akan bisa terwujud dan terus terwujud meningkat dan kita tidak lagi kekurangan beras maupun kebutuhan pangan lainnya. industri harus kita terus dukung karena ini sangat-sangat ee apa namanya ee mendukung dan meningkatkan ekonomi Indonesia. Karena kita tidak boleh menjual barang lagi dengan barang mentah. Kita harus kita olah dengan helalisasi. Maka ada berapa juta tenaga pekerja kita yang bisa terserap di situ. Ada berapa nilai rupiah yang masuk ke Indonesia dan sebagainya. yang berikutnya juga denganisasi nanti juga akan memperluas lapangan kerja dan juga kita terus meningkatkan kesehatan. Ee alhamdulillah kita saat ini terus program-program kesehatan gratis yang dicanangkan oleh pemerintah harus kita dukung. Pelayanan kita juga harus ditingkatkan. termasuk juga pendidikan ee sekarang juga ee sudah membangun ee sekolah-sekolah yang berkualitas termasuk juga ee sekolah-sekolah rakyat yang sekarang sudah kita ee siapkan. Yang terakhir adalah terkait dengan penguatan kompetasi ASIN Jawa Timur. Ee saat ini Jawa Timur telah bekerja sama dengan ESQ Corp untuk Jawa Timur agar lebih produktif denga
Resume
Categories