ASN Belajar Seri 19 | 2025 - Kebangkitan Nasional: Peran ASN Dalam Menghadapi Tantangan Global
dkVeVNKUbfM • 2025-05-22
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Zaman yang terus
bergerak, sambut dengan penuh
semangat. Saatnya kita
melangkah. Hadapi segala
tantangan. Tingkatkan setiap
kompetensi untuk pelayanan berdampak.
Bersama
ASN
belajar. Ciptakan SDM unggul
berprestasi selalu inisiatif dan
kolaboratif untuk inovasi yang
berkelanjutan. Jadi ASN berakhlak
mulia siap menyongsong Indonesia emas.
ASM belajar
wujudkan
pemerintahan berkelas dunia satukan
tekad pantang
menyerah jadi ASN getar
berkualitas belajar
wujudkan kelas
dunia tekad pantang
menyerah jadi
[Musik]
berkuar
sama semangat membara
di era digital terus berkarya
berkolaborasi inisiatif
tinggi inovasi cembelak Jawa Timur terus
melaju bersama
BPSN Jatim kita terus melesat untuk
Indonesia emas prestasi hebat ASNU
tiada yang tertinggal no one left behind
kita terus
melangkah
berkolaborasi inisiatif
tinggi inovasi cemerlang Jawa Timur
terus melaju bersama
BPSDM Jatim kita terus melesat untuk
Indonesia emas
Prestasi aset unggur tiada yang
tertinggal. No one left behind. Kita
terus
melangkah
berkolaborasi inisiatif
tinggi inovasi cemelah. Jawa Timur terus
melaju bersama
BPSDM Jatim kita terus melesar untuk
Indonesia emas prestasi hebat bersama
kampus satelit
PPSM Jatim no one left behind um unggul
dan
berkualitas melesa
tinggi Indonesia jaya Yeah.
[Musik]
Kami mencoba menjadi yang terbaik.
Melayani bangsa dengan sepenuh hati.
Marlah kami junjung teguhkan diri dan
jadikan pedoman serta kekuatan.
Hadir di sini untuk mengabdi rencanakan
tugas ke bangga negeri. Memeras itu
melaihani bangsa dengan akuntabilitas
tinggi.
Hindi.
Hati tunjukkan kompetensi dalam harmoni.
Melayani bangsa loyal tanpa
batasannya selalu adaptif dan
berkolaborasi bergandeng
tangga
tujuan jadikan ASN lebih
berakhlak bekerja sepenuh hati tulus
membantu sesama dengan bangga kami
melayani bangsa
[Musik]
Kami dari sini tegas dengan
hati tujuhkan kompetensi dalam harmoni.
loyal tanpa
batasannya adaptif dan
berkolaborasi bergandeng tangan satu
tujuan untuk menjadikan ASN lebih
beragama menggenas penuh hati tulus
membantu sesama dibangkan kami
melayani bang kami melayani
kami
melayani bangsa
[Musik]
H
[Musik]
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Salam sejahtera untuk kita
semua. Shalom. Om swastiastu. Namo
buddhaya. Salam kebajikan rahayu.
Selamat pagi sobat ASN di seluruh
Indonesia. Dari Sabang sampai Marauk.
dari Miangas sampai Pulau Rote. Bertemu
kembali di ASN belajar seri ke-19.
Kembali bersama saya host kali ini.
Perkenalkan saya Randi Febriano Ruhyana,
Wideswar Jatim Corporate University
BPSDM Provinsi Jawa Timur. Supaya lebih
semangat saya berpantun boleh ya. Jangan
lupa cakepnya sobat ASN. Jalan-jalan ke
Magetan cakep. Jangan lupa main ke
Sarangan. Satu. Mari ramaikan ASN
belajar seri 19. Satu dalam rangka
peringatan kebangkitan nasional ke-117.
Tepuk tangannya dong.
Pada seri ke-19 ini, Kamis 22 Mei tahun
2025, Jatim Corporate University BPSDM
Provinsi Jawa Timur mempersembahkan
webinar ASN belajar dengan tema
kebangkitan nasional peran ASN dalam
menghadapi tantangan global. Bagaimana
kabar Sobat ASN hari ini? Semoga selalu
diberikan kesehatan dan selalu semangat
dalam mengembangkan kompetensi diri.
Amin. Saya ingin menyapa kepada yang
telah bergabung di webinar kali ini.
Yang terhormat Kepala BPSDM Provinsi
Jawa Timur, Dr. Ramlianto, SPMP. Dan
yang kami hormati para narasumber yang
luar biasa, Prof. Dr. Pratikno M.
Sci. Menteri Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI,
Bapak Edi Suprianto, SSTP, MPSDM, Kepala
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
Provinsi Jawa Timur. dan Sekretaris
Universitas Airlangga Bapak Prof. Dr.
Koko Sri Mulyo, Drandes, M.Si. Serta
seluruh peserta webinar ASN Belajar
series 19 baik yang bergabung di Zoom,
YouTube, channel BPSM Jatm TV, serta
yang hadir langsung di kelas
internasional. Bagi yang hadir langsung
di kelas internasional, tepuk tangannya
mana?
Hari Kebangkitan Nasional yang
diperingati setiap tanggal 20 Mei
menandai lahirnya kesadaran kolektif
untuk bersatu demi kemerdekaan dan
kemajuan bangsa, semangat perjuangan
tokoh-tokoh nasional seperti Dr. Sutomo
menjadi inspirasi bagi seluruh elemen
bangsa termasuk ASN sebagai tulang
punggung pemerintahan. Memasuki tahun
2025, tantangan global seperti climate
change, climate crisis, ketidakpastian
geopolitik, dan pesatnya transformasi
digital menuntut ASN untuk lebih adaptif
dan
berintegritas. Kebangkitan nasional kini
menjadi refleksi semangat untuk
berpikir, berkinerja, dan berinovasi.
ASN dituntut tak hanya bekerja
administratif, tetapi juga menjadi agen
perubahan yang strategis dalam
pembangunan nasional. Melalui webinar
ASN belajar, ASN diharapkan mampu
menjawab tantangan global dengan
pendekatan yang kolaboratif, inklusif,
dan berkelanjutan. Selengkapnya akan
dibahas dalam webinar ASN belajar series
ke-19 tahun 2025.
[Musik]
Sebelum kita menyimak keynote speech,
mari kita bersama menyimak opening
speech yang akan disampaikan oleh Kepala
BPSDM Provinsi Jawa Timur, Dr.
Ramlianto, SPMP. Kepada Bapak Ramlianto
kami persilakan.
[Musik]
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Salam sehat dan salam
sejahtera untuk kita
semuanya. Sobat ASN di seluruh tanah
air, selamat bertemu kembali dalam
webinar series ASN Belajar, sebuah
wahana pengembangan kompetensi ASN
persembahan Jatim Corporate University
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia
Provinsi Jawa Timur.
Hari ini Kamis tanggal 22 Mei 2025, ASN
belajar telah memasuki seri ke-19. Kami
menyampaikan terima kasih dan apresiasi
atas antusiasme sobat ASN di seluruh
negeri untuk terus mengikuti secara
aktif program ASN belajar ini. Sebagai
bentuk terima kasih kami, kami selalu
berkomitmen sekaligus terus berikhtiar
untuk menyajikan topik-topik
pengembangan kompetensi yang menarik,
kekinian, dan tentu berdampak secara
nyata terhadap peningkatan kompetensi
dan kinerja aparatur sipil negara di
Indonesia.
Sahabat ASN, hari ini ASN Belajar seri
ke-19 tahun 2025 ini menyajikan salah
satu topik dalam rangka turut serta
menyemarakkan pemikiran dalam momen Hari
Kebangkitan Nasional yang telah kita
peringati pada tanggal 20 Mei beberapa
hari yang lalu. Tanggal 20 Mei adalah
sebuah momentum historis dan simbolis
yang sangat penting dalam perjalanan
bangsa Indonesia. Tanggal ini merujuk
pada kelahiran organisasi Budi Utomo
pada tahun 1908 yang kita yakini sebagai
tonggak awal munculnya kesadaran
nasional dan perjuangan kolektif bangsa
Indonesia menuju kemerdekaannya.
sebuah momentum yang tidak hanya dapat
kita maknai sebagai nostalgia sejarah,
tetapi juga sebagai sebuah narasi
nasional untuk selalu dan terus bangkit
menghadapi berbagai tantangan zaman.
Karena itu, ASN Belajar seri ke-19 tahun
2025 ini mengangkat topik kebangkitan
nasional, peran ASN dalam menghadapi
tantangan global.
Nah, sudah menjadi tradisi akademik
dalam SN belajar bahwa topik menarik ini
akan kita bahas secara intensif dari
beragam perspektif bersama para
narasumber yang sangat kompeten di
bidangnya.
Sabat ASN di seluruh tanah air 20 Mei
bukanlah sekedar tanggal yang tertulis
di kalender. Ia adalah suluh sejarah
yang menandai nyala pertama dari
kesadaran kolektif bangsa ketika pada
tahun 1908 sekelompok pemuda terdidik
mendirikan Budi Utomo. Di tengah
gelapnya penjajahan saat itu, cahaya itu
sangat kecil namun tak pernah padam. Ia
menjelma menjadi bara semangat.
menyalakan gerakan demi gerakan hingga
berkobar menjadi api perjuangan menuju
kemerdekaan. Hari Kebangkitan Nasional
adalah cermin yang mengajak kita menatap
masa lalu bukan sekedar untuk mengenang,
tapi untuk bercermin dan bertanya apa
peran yang telah kita mainkan sebagai
generasi penerus perjuangan para kusuma
bangsa.
Sejarah telah membuktikan bahwa
kebangkitan sebuah bangsa adalah buah
dari kesadaran kolektif. Bukan hanya
soal kekuatan fisik, tapi tentang
kejernihan berpikir, keberanian
bersikap, dan ketulusan untuk bersatu.
Ia lahir dari ruang-ruang pertemuan ide,
tumbuh dalam semangat belajar tanpa
pamri dan menjelma menjadi gelombang
perubahan ketika suara-suara yang dulu
sunyi akhirnya bergema dalam satu nama
Indonesia. Kebangkitan juga bukan sebuah
hadiah, melainkan hasil dari pergulatan
panjang antara harapan dan kenyataan.
Maka hari ini saat dunia berlomba dalam
inovasi dan teknologi, kita tak boleh
hanya menjadi penonton sejarah. Kita
harus menjadi pelaku yang tidak hanya
mengagumi masa lalu, tetapi juga menulis
babak baru dan keberanian dan
integritas. Dalam konteks inilah
aparatur sipil negara memegang peran
sentral. ASN bukan hanya pelaksana
kebijakan, tapi juga penjaga moral
kebangsaan, penggerak perubahan, dan
arsitek peradaban baru. Di pundaknya,
harapan tertumpu bahwa negara hadir
dengan hati yang melayani, akal yang
bekerja, dan integritas yang tidak bisa
dibeli. Sudah saatnya tumbuh kesadaran
baru di kalangan aparatur sipil negara
bahwa kebangkitan hari ini bukan tentang
mengangkat senjata, tetapi tentang
mengangkat derajat bangsa lewat inovasi,
kolaborasi, dan keberanian untuk
berpihak pada
kemajuan. ASN adalah penggerak
kebangkitan masa kini di tengah
tantangan zaman yang makin kompleks,
dinamis, dan tak terduga. Ketika dunia
berubah dalam hitungan detik oleh arus
digitalisasi dan disrupsi global dan
derasnya tuntutan publik, ASN tak lagi
cukup hadir sebagai pelaksana. Ia harus
menjadi pembelajar sepanjang hayat,
menjadi inovator dalam pelayanan,
menjadi pemimpin dalam
perubahan. Di tangan ASN yang
berintegritas, kebijakan menjadi nyata.
Di langkah ASN yang berempati, negara
menjadi dekat dengan rakyat. Dan di hati
ASN yang berkomitmen harapan rakyat
menjadi menemukan
tempat. Kebangkitan hari ini bukan
sekedar mengenang masa lalu, melainkan
menyalakan tanggung jawab masa depan
dengan akal yang jernih, semangat yang
tak pernah letih dan keberanian untuk
berubah. ASN adalah wajah baru
perjuangan yang bekerja dalam senyap
namun berdampak nyata untuk bangsa.
Sobat ASN di seluruh tanah air, lalu
bagaimana ikhtiar kita pada momentum
hari kebangkitan nasional ini agar ASN
sebagai elan vital bangsa mampu
menunjukkan peran-peran strategis untuk
kemajuan negeri tercinta khususnya
menghadapi kompetisi global yang semakin
sengit. Nah, untuk membahas cerdas dan
tuntas topik ini, kami telah mengundang
para narasumber luar biasa yang sudah
barang tentu sangat kompeten di
bidangnya. Kami menyampaikan terima
kasih dan apresiasi kepada para
narasumber hebat yang telah berkenan
hadir dan akan berbagi berbagai
informasi strategis kepada SAT ASN di
seluruh tanah air. Pertama, kami
menyampaikan terima kasih dan apresiasi
kepada yang terhormat Bapak Prof. Dr.
Pratikno M. Si. Beliau adalah Menteri
Koordinator Bidang Manusia dan
Kebudayaan Republik Indonesia.
Kedua, kami menyampaikan terima kasih
kepada yang terhormat Bapak Edi
Suprianto, SSTP, MPSDM. Beliau adalah
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
Provinsi Jawa Timur. Dan yang ketiga
kami menyampaikan terima kasih kepada
Bapak Prof. Dr. Koko Sri Mulyo, Drandes,
M.Si. Beliau adalah akademisi sekaligus
sekretaris Universitas Erlangga
Surabaya. Nah, Sobat ASN, mari kita
simak dengan seksama webinar ASN Belajar
seri ke-19 tahun 2025. Semoga
bermanfaat. Wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
[Musik]
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Terima kasih kepada Kepala
BPSDM Provinsi Jawa Timur yang telah
memberikan opening speech. Dari opening
speech Bapak Kepala BPSDM Provinsi Jawa
Timur dapat kita simpulkan bahwa ASN
harus selalu dan terus bangkit
menghadapi berbagai tantangan zaman
serta menjadi pelaku yang menulis babak
baru melalui keberanian dan
integritas. Oleh karena itu, Sobat ASN,
materi-materi yang akan disampaikan oleh
tiga narasumber nanti tentunya akan
sangat bermanfaat dan memberikan insight
yang luar biasa terkait dengan bagaimana
peran ASN dalam menghadapi tantangan
global yang ada. Saat ini sobat ASN yang
bergabung di Zoom di dan channel YouTube
PBS Jatim TV jangan lupa untuk melakukan
absensi melalui
semestabankom.id sesuai dengan yang
telah disampaikan di video sebelumnya.
Sobat ASN pastinya sudah menunggu untuk
menerima materi. Mari kita masuk ke
materi pertama yaitu keynote speech yang
akan disampaikan oleh Menteri
Koordinator Bidang Pembangunan Manusia
dan Budaya Republik Indonesia Prof. Dr.
Pratikno M.Sok, Sci. Kepada yang
terhormat Prof. Dr. Pratikno M.Sok, Sci.
Kami persilakan.
[Musik]
Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh. Salam
sejahtera. Om swastiastu. Namo buddhaya.
Salam kebajikan rahayu. Terima kasih
kepada BPSDM Provinsi Jawa Timur yang
telah mengundang saya untuk berbagi
gagasan.
Yang saya hormati saudara-saudara ASN di
seluruh Indonesia. Mari kita manfaatkan
hari peringatan kebangkitan nasional ini
ee sebagai momentum kebangkitan ASN
Indonesia. bahwa ASN itu keren, ASN itu
produktif,
dedikatif, dan inovatif untuk melayani
rakyat dan memajukan Indonesia. Di dunia
yang penuh ketidakpastian dan penuh
kompetisi sekarang ini, peran negara
juga peran ASN semakin sentral. Tidak
ada lagi masalah yang imun dari pengaruh
global. Tidak ada lagi ASN kelas lokal
atau kelas nasional. Semua ASN harus
kelas global dalam menghadapi disrupsi
global yang terus berlanjut. Pada
kesempatan ini dengan durasi maksimal 4
menit, saya hanya menyampaikan
butir-butir daftar isi saja.
pertama di era digital, di era disrupsi
teknologi, literasi digital dan
kecerdasan artifisial menjadi wajib bagi
ASN. ASN tanpa bantuan teknologi akan
kalah dengan ASN negara lain yang
berteknologi, terutama berteknologi
digital dalam tata kelola pemerintahan.
Tetapi harus bijak dalam menggunakannya,
harus memperkuat manajemen risiko
digital. terutama keamanan siber. Yang
kedua, dihadapkan pada dunia yang penuh
ketidakpastian dan penuh kompetisi. Maka
berpikir kreatif dan inovatif adalah
kunci.
Keluasan-keluesan fleksibilitas
birokrasi yang harus gold oriented terus
ditingkatkan. Inovasi dalam pelayanan
publik dan tata kelola
pemerintahan serta adaptasi tinggi
terhadap setiap perubahan harus
terus-menerus dilakukan. Oleh karena
itu, birokrat dituntut untuk belajar
secara
berkelanjutan.
Ketiga, kerja tim yang
terorkestasi dan penuh sinergi adalah
wajib. dibutuhkan kepimpinan yang
transformasional di semua level yang
didukung dengan kompetensi manajerial
yang baik, mampu membangun data sebagai
basis pengambilan keputusan data driven
policy eh atau juga saya sering
menyebutnya precision
policy harus terampil membuat keputusan
yang strategis, terampil memilih totok
nadi dari mana akan memulai serta kita
mampu untuk mengelola sumber daya yang
terbatas secara efisien untuk mencapai
target kerja
pemerintahan. Yang
keempat, substansi di semua sektor
kebijakan harus mengedepankan
pembangunan yang inklusif dan
berkeadilan serta berkelanjutan. kita
harus semakin mengutamakan target SDGs
mempertimbangkan aspek perubahan iklim
yang itu sangat berpengaruh ee terhadap
stok pangan, sangat berpengaruh terhadap
kesehatan warga negara kita, serta
penurunan risiko bencana yang juga
semakin tinggi akibat perubahan iklim.
Ee jangan lupa juga dalam aspek sosial
adalah memperkokoh soliditas sosial,
peningkatan kesempatan kerja, serta
pelayanan publik yang lebih baik. Itu
semua harus menjadi pertimbangan dalam
semua pengambilan keputusan di semua
sektor. Kelima, pada akhirnya semuanya
akan berbijak kepada tanggung jawab
profesi, etika, dan integritas.
Transparansi, akuntabilitas, dan
profesionalisme adalah pilar-pilar
penting yang memungkinkan semua
kompetensi tadi yang dibangun serta
kerja keras yang saudara lakukan bisa
memberikan kontribusi bagi pelayanan
publik yang lebih baik serta kemajuan
Indonesia. Sekali lagi ini adalah hanya
butir-butir saja perlu elaborasi yang
lebih mendalam. Nanti lain waktu bisa
kita perdalam
lagi. Kepada ASN semuanya. Sekali lagi
ASN itu keren, dedikatif, inovatif, dan
produktif dan selalu menjadi lokomotif
kemajuan Indonesia. Terima kasih.
Selamat bekerja.
[Musik]
Terima kasih kepada Prof. Dr. Pratikno
M.Sok, SC atas keynote speech yang telah
disampaikan. Bagaimana, Sobat ASN?
Sangat luar biasa dan insightful bukan
ke yang disampaikan oleh beliau. Yang
terpenting adalah ASN itu keren. Itu
yang harus kita camkan di kepala kita.
Narasumber selanjutnya tentunya tidak
akan kalah menarik. dan materi yang akan
disampaikan dalam perspektif
implementatif atau aplikatif untuk
menambah pengetahuan kita semua. Tetap
bersama kami di webinar ASN Belajar
series 19.
[Musik]
Bagaimana Sobat ASN sudah siap untuk
menerima materi kedua? Kali ini akan
disampaikan dari perspektif
implementatif atau aplikatif. tentunya
akan disampaikan oleh yang sangat
kompeten di bidangnya yaitu Kepala Badan
Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi
Jawa Timur Bapak Edi Suprianto, SSTP,
MPSDM. Sobat ASN jangan lupa nanti akan
ada sesi tanya jawab. Gunakan fitur
risen dari pada saat Bapak e ingin
bertanya.
[Musik]
Oke, asalamualaikum warahmatullahi wabar
wabarakatuh. Bapak Idi Suprianto,
bagaimana kabarnya,
Pak? Apakah suara kami terdengar?
Izin Bapak, suaranya masih belum
terdengar di studio.
Mungkin bisa dibantu oleh
rekan-rekan. Suara dari Bapak Edi
Suprianto masih belum terdengar di
studio maupun oleh peserta.
Belum masuk sepertinya, Pak.
Masih belum terdengar,
Bapak. Kami di studio masih belum bisa
mendengar suara Pak Edi Suprianto.
Halo. Ya. Halo, Pak. Alhamdulillah
dengar jelas, Pak. Asalamualaikum,
Bapak. Waalaikumsalam. Mohon maaf teknis
karena ini masih di jalan. Siap, Bapak.
Bagaimana kabarnya, Bapak?
Alhamdulillah. Baik. Alhamdulillah. Izin
Bapak Edi sebelum memulai saya akan
menyampaikan sedikit brief CV dari Bapak
Edi Suprianto.
[Musik]
Nama lengkap beliau adalah Edi
Suprianto, SSTP, MPSDM. Bapak Edi
Suprianto saat ini menjabat sebagai
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
Provinsi Jawa Timur dan tentunya telah
banyak memberikan kontribusi untuk
memelihara dan meningkatkan persatuan,
kesatuan serta keutuhan bangsa di
Provinsi Jawa Timur. Beliau sebelumnya
menjabat sebagai Kepala Bakarwil 1
Madiun Provinsi Jawa Timur. Kepada Bapak
Edi Suprianto, kami persilakan, Pak,
untuk dapat memulai sesi pemaparan. Kami
berikan waktu 45 menit untuk sesi
pemaparan materi ini. Kami informasikan
juga bahwa setelah sesi pemaparan akan
ada sesi tanya jawab bagi peserta
webinar ASN belajar yang ingin bertanya
agar dapat menggunakan fitur hand. Baik,
Bapak silakan waktu dan tempat kami
persilakan. Ya, terima kasih.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Selamat pagi dan salam sejahtera untuk
kita semuanya. Shalom. Om swastiastu.
Namo buddhaya. Salam kebajikan. Yang
saya hormati Pak narasumber Prof. Kuko
dan juga moderator dan seluruh sobat ASN
di seluruh wilayah tanah air. Ee saya
Suprianto, Kepala Bakes Bangpol Provinsi
Jawa Timur. Mohon maaf karena ini saya
di jalan dan harus juga mengamankan ada
aksi UNras di ke Bank Jatim. Jadi
sayaingga nanti mungkin tidak banyak
lama nanti kami ingin poep poin-poinnya
saja. Yang ingin kami sampaikan terkait
hari ini adalah terkait dengan peran ASN
yang saat ini menjadi mempunyai tugas
yang ee cukup berat untuk bisa
membangkitkan dan saat ini juga pas
kebetulan momennya adalah hari
kebangkitan nasional yang 117.
Ee Bapak, Ibu yang saya hormati bahwa ee
kebangkitan yang disampaikan oleh Mas
Ramli bahwa ini tidak
hanya menjadi seolah tanggal, tapi ini
menjadi momen kita untuk terus bangkit
dalam mengisi, memajukan,
mensejahterakan ee masyarakat dan negara
Indonesia.
Ee pendahulu kita para pimpinan kita
sudah menancapkan pondasi yang luar
biasa.
mulai ee Pak Presiden pertama Soekarno,
Pak Soeharto, Habibi, eh Gus Dur, Pak
Megawati, Pak S. ee dan Pak Jokowi
sekarang masuk ke ee Pak Prabowo. Kita
cukup bangga karena kita ada di
Indonesia yang mempunyai keberagaman
yang luar biasa, mempunyai potensi yang
sungguh luar biasa. Kita wilayah kita
ada R.900 ee 900 sekian
km² ee dan wilayah laut kita malah 3,2
juta km². Jadi kalau kita perjalanan
dari Sabang sampai Marauke mungkin kita
hampir antara Indonesia menuju ke Arab
Saudi. Ee kita mempunyai ee potensi yang
sungguh luar biasa. ada apa
namanya
ee ee ee jumlah penduduk yang cukup
besar itu menjadi potensi juga. Terus
juga suku bangsa, bahasa, dan kepulauan
yang sangat beragam. Ee lanjut bahwa ini
adalah Jawa Timur. Alhamdulillah saya
kebetulan di Jawa Timur ee khusus bagi
ASN yang ada di Jawa Timur kita juga
bangga kita juga mempunyai luas wilayah
dan jumlah penduduk yang cukup besar dan
Jawa Timur menjadi saat ini menjadi
central of gravity. Jadi kalau Jawa
Timur batuk makanya kita jangan sampai
Jawa Timur itu batuk. Kalau batuk maka
droplet-nya bisa ee ke seluruh Indonesia
karena ee kebutuhan pokok yang ada
wilayah Indonesia bagian timur itu
banyak disuplai juga dari ee Jawa Timur.
Beras misalnya daging ee ikan dan
sebagainya itu kebanyakan juga garmen
disuplai oleh Jawa Timur sehingga ee
jangan sampai Jawa Timur ee batuk itu
nanti akan mengganggu stabilitas
ekonomi, sosial, budaya, dan keamanan di
Indonesia. Lanjut masuk ke terkait
dengan tadi Jawa Timur sebagai central
of gravity bahwa kita ini melayani 19
rute dari 39 rute tol laut sehingga 80%
logistik di 20 provinsiu Timur itu
disuplai dari Jawa Timur sehingga ee
kita ee mtackline ee seperti ee visi
misinya Gubernur Jawa Timur bahwa Jawa
Timur sebagai gerbang Baru Nusantara.
Karena Jawa Timur memiliki posisi
strategis di Indonesia sebagai
penghubung daerah barat dan timur.
memiliki kawasan industri. Ada dua
kawasan ekonomi khusus di situ ada
semelter ee juga ada pengolahan ada
kilang minyak di Tuban ee dan
sentral-sentral juga ada PLTU yang bisa
men-suplai Jawa Bali untuk listrik dan
juga ada 12 kawasan industri dan satu
kawasan industri halal. Jawa Timur
sebagai lumbung pangan nasional. kita
mempunyai apa
namanya produksi beras 9 kom sekian juta
ton gabah ee dan ini ditambah lagi oleh
Kementan tahun ini ada tambahan 2 juta
ton lagi. Sehingga ee kita terus
untuk mewujudkan pemerintahan Pak Prabo
ini Indonesia sebagai lumbung pangan
atau fasbata pangan termasuk juga daging
kita terbesar di Indonesia. ee kita ada
sekian 5
kom ekor sapi dan sebagainya termasuk
produk-produk pertanian lainnya. Jawat
Timur memiliki pelabuhan, bandara dan
infrastruktur yang memadai. Ada 7uh
bandara, 37 pelabuhan, dan 12 ros jalan
tol. Dan memiliki SDM yang kreatif,
inovatif, serta didukung lembaga
pendidikan yang ee berkualitas.
ee
pada lanjut Pak. Nah, ee saat
ini kita dihadapkan saya sebelum masuk
ke ASN ya ini ke kondisi-kondisi dunia,
kondisi Indonesia dan sebagainya.
Kondisi saat dunia saat ini tidak
baik-baik saja. Konflik ee ee
geopolitika antara Rusia, Ukrain,
Israel, Palestina ee masih belum tuntas.
Perang dagang antara AS Cina dan
berbagai negara di Eropa sudah mulai
menghangat. Perubahan iklim yang terus
terjadi. Kita tidak menentu antara
perubahan mana, kapan penghujan, kapan
kemarau. Ada terjadi perubahan yang
tidak jelas. Misalnya perkembangan
teknologi ada artificial intelligence,
robot, kita harus mengikuti karena
negara-negara Cina, negara-negara Eropa
sudah me apa
namanya
ee meroduksi ee dan menggunakan
activital intelligence dan itu juga
kalau kita tidak mengikuti maka kita
akan tertinggal. ee pada saat kita
jalan, negara-negara lain sudah mulai
berjalan cepat. Pada saat ngikuti
berjalan cepat, negara-negara lain sudah
berlari. Pada saat kita lari,
negara-negara berlompat. Maka dari itu
kita harus terus mengikuti pergerakan e
kebutuhan dan perkembangan zaman itu
sendiri. Dan juga ada persaingan sumber
daya energi dan pangan. Alhamdulillah
Bapak Presiden kita sudah mencanangkan
untukirarisasi itu sangat mendukung ee
ee perekonomian Indonesia dan perubahan
kepemimpinan dunia itu juga berdampak
terhadap perkembangan global, ekonomi
global. Lanjut.
Ini tantangan yang ada di Indonesia
bahwa saat ini kita dihadapkan oleh
permasalahan-permasalahan yang harus
kita hadapi bersama. Karena ASN menjadi
ujung tombak dalam hal pengelolaan
negara mulai keuangan, sosial, budaya,
ekonomi, dan sebagainya. Ini
sangat-sangat membutuhkan ee ASN yang
profesional, handal, dan mempunyai
kemampuan-kemampuan yang luar biasa. ada
hilirisasi industri yang sekarang terus
kita ee ee dorong dan pemerintah
sangat-sangat ee memprioritasikan
terkait dengan hilisasi industri yang
dulu kita hanya mengekspor misalnya
timah hanya bahan mentah tapi kita sudah
mengolah ee misalnya juga minyak sawit
dan sebagainya kita sudah tidak lagi
mengirim barang-barang mentah ancaman
intoleran radikal dan teroris
ee karena intolerans intoleransi yang
sekarang ee kalau dulu ada terorisme
yang bisa kelihatan, bisa kita tangkap,
yang intoleran ini yang menjadi PR kita
harus kita tangani bersama-sama ee yang
mungkin perlu ada pemahaman, perlu ada
ee sosialisasi dan sebagainya. ada bonus
demografi yang saat ini juga ee bisa
menjadi tantangan dan bisa menjadi kalau
kita tidak bisa mengelola itu bisa
menjadi masalah bagi bangsa Indonesia.
Tapi sudah Pak Wakil Presiden
menyampaikan demus ee bonus demograsi
demografi adalah suatu peluang bagi kita
untuk bisa membangun Indonesia ke depan.
Konflik sosial masih ada terjadi
gengster, tawuran, dan primanisme ini
juga menjadi salah satu PR kita.
Primanisme yang sekarang sudah marak di
berbagai tempat ini juga terus kita
melakukan upaya-upaya di daerah-daarah
sudah membentuk satgas pemberantasan
premanisme termasuk juga tawuran-tawuran
oleh anak-anak muda sekarang
penyalahgunaan narkotika penyalahgunaan
ee apa namanya narkob adanya pornografi
dan sebagainya itu juga sudah merambah
anak-anak kita judi online tidak hanya
masyarakat tapi juga ASN sudah
terjangkit kejahatan cyber hawk netizen
kita misalnya ee sudah luar biasa ee
masyarakat kita sekarang sudah banyak
menjadi wartawan, menjadi ee semacam
yang bisa ee membuat ee apa namanya
statement yang itu membuat kita menjadi
ee terperangah misalnya. Maka ini harus
hati-hati kita bermain di media sosial.
perembangan perkembangan teknologi,
ketahanan pangan, pelayanan ASN dan
berkualitas. ASN kita beda dengan ASN
yang dulu. Alhamdulillah
perkembangan-perkembangan ee teknologi
ada upaya-upaya peningkatan pemahaman,
peningkatan kualitas SDM. Alhamdulillah
pelayanan kita semakin lama semakin ee
baik, pelayanan kita semakin murah
semakin ee cepat dan sebagainya. Maka
dari itu, peranan birokrasi sangat vital
dalam mempengaruhi dan menggerakkan
pembangunan suatu negara. Untuk itu tata
kelola birokrasi Indonesia harus
mengikuti perkembangan global. Kuncinya
yaitu harus memiliki semangat perubahan.
Harus kita tidak bisa diam. Kita tidak
lagi harus e banyak rapat-rapat. Boleh
rapat tapi sudah harus banyak. Terus
action, action dan action. Kerja-kerja
dan kerja ada perubahan ada inovasi dan
kreativitas di ASN. kita dituntut oleh
publik, kita ditekan oleh publik supaya
ASN terus berubah, ASN terus mempunyai
inovasi, ASN terus kreatif untuk
pelayanan publik, untuk pembangunan,
untuk kesejahteraan, dan keamanan e
masyarakat di Indonesia.
Lanjut. Ini masalah-masalah yang ada di
ASN kita misalnya ee kalau sekarang
mungkin sudah luar biasa peningkatannya.
Kalau dulu tidak ada profesional dan
sebagainya. Alhamdulillah terus kita
berkembang menuju ke arah ee profesional
ee pelatihan-pelatihan
pendidikan-pendidikan sampai berjencjang
ke tingkat S3 dan luar biasa. Jikan
motivasi dan kinerja yang rendah. Kalau
misalnya ee kalau dulu hanya mengikuti
arahan pimpinan kerja sak Madiio
misalnya kalau bahasa jawanya ee maka
sekarang dituntut untuk bisa menjadi
motivasi bagi masyarakat untuk mempunyai
kinerja yang tinggi dalam hal pelayanan
dalam menyejahterakan masyarakat.
Kompetensi kurang memadai.
Nah, ini menjadi tuntutan publik kita
harus mempunyai ee kemampuan, kita harus
bisa memecahkan masalah ee di masyarakat
ee sehingga kita dibutuhkan ASN yang
mempunyai kompetensi yang tinggi. Dalam
hal itu, penguasaan IPTEK yang minim
dulu adalah keterbatasan teknologi.
Misalnya kita hanya bisa e hanya
mengoperasikan ee komputer atau laptop,
tapi sekarang dituntut kita bisa
menguasai artificial intelligence.
Karena masyarakat kita sekarang sudah
cerdas semuanya. Anak-anak kita SD, SMP
sudah setiap hari bergelut ee
menggunakan IT dan sebagainya. Anak-anak
mahasiswa, para pekerja kita, semuanya,
masyarakat kita dalam hal pelayanan juga
membutuhkan yang cepat, membutuhkan yang
murah sehingga penggunaan dan penguasaan
ee ilmu teknologi harus ee secara
maksimal, rendahnya kreativitas dan
motivasi. Nah, ini perlu ada pemahaman
bersama bahwa ee tadi kreativitas itu
menjadi penting harus banyak melakukan
hal-hal terbosan-terobosan baru yang
tidak monoton. Karena kalau ASin
biasanya berangkat pagi, pulang sore,
duduk di meja dan sebagainya. Maka
sekarang dibutuhkan kreativitas yang
tinggi untuk menjadi sesuatu. Misalnya
ee kalau pertanian, kalau kita pertanian
panen misalnya 3 bulan, maka dibutuhkan
ket bagaimana ee ee untuk padi bisa
berkurang daripada itu misalnya atau
tanaman yang produksinya satu pohon bisa
1 ton biak bisa menjadi 2 ton, 3 ton.
ada hibridasi, ada ee dan sebagainya ini
maka dibutuhkan kreativitas, kurangnya
komitmen. Eah sekarang alhamdulillah
sudah mulai ada fakta integritas, ada
komitmen bersama dan sebagainya dan
kurang kompak ini yang menjadi penting.
Kurang kompak karena ee OPD atau
instansi itu jalan sendiri-sendiri.
Padahal dalam suatu pembangunan
dibutuhkan kerja sama ee teamwork dan
sebagainya. Apabila misalnya Pak
Presiden membuat jalan di tol di suatu
tempat, maka juga dibutuhkan di situ ada
pembangunan yang bersinergi, pembangunan
ada hilirisasi di situ misalnya, ada
pembinaan masyarakat di situ dalam hal
pembebasan dan sebagainya. Semuanya
harus terintegrasi termasuk bagaimana ee
memberdayakan masyarakat setelah
dilewati oleh jalan tol dan sebagainya.
ini ini menjadi penting ee dalam hal
pembangunan yang kita harus
terintegrasi, kompak dan solid. Ee
lanjut faktor rendahnya kinerja yaitu
lemahnya koordinasi.
ee maka ee yang mungkin kami rasakan
bahwa masih ada ego ee sektoral antara
lembaga maupun duga kalau di daerah
antar kabupaten ee karena ee apa namanya
ee penting koordinasi ini karena dalam
hal suatu pemecahan ee alhamdulillah
pada saat kita kena COVID kita
koordinasi kita semak ee luar biasa.
Jawa Timur juga kemarin dalam hal
menangani COVID kita mempunyai
koordinasi yang luar biasa tapi itu pun
juga harus didorong oleh pemimpah TNI,
polisi, gubernur juga kepala daerah yang
lain itu harus bau membumbah untuk bisa
menyelesaikan suatu masalah itu sendiri.
Terus juga biasa dengan zona nyaman.
Jadi kalau ASN sudah ditempatkan di satu
tempat, dia akan merasa nyaman, tidak
ada tantangan baru lagi. Padahal kita ee
dituntut untuk terus bergerak, berubah
ee untuk ee apa namanya? Tidak hanya di
zona nyaman, tapi kita bergerak untuk
terus berkembang ee kreatif, inovatif
dan sebagainya juga anti perubahan. Nah,
ini yang penting bahwa kita harus terus
setiap hari, setiap saat untuk bisa
berpikir. Karena kalau ada masalah kita
tidak, jangan sampai bilang enggak bisa.
Kalau ada masalah jangan sampai wah itu
sulit. Maka kalau kita mempunyai suatu
ee apa integritas kreativitas yang
tinggi, maka semua permasalahan itu bisa
diselesaikan dengan baik. Jangan merasa
benar sendiri, cepat puas.
Padahal ee kita selalu dituntut untuk
selalu berbuat, berubah dan sebagainya.
Hari ini mengerjakan sesuatu yang bagus,
maka besok lagi harus dituntut
masyarakat lebih bagus lagi, lebih bagus
lagi, lebih baik lagi. Maka dari itu
kita tidak boleh merasa puas. Kita harus
terus bekerja-bekerja yang ee menjadi
lebih baik.
Kita bisa menjadi yang pertama atau bisa
menjadi yang terbaik. itu yang menjadi
ee tugas dari
ASN. Yang berikutnya adalah faktor
rendahnya ee
kinerja itu ada lemahnya koordinasi tadi
nggih. Ee oh lanjut Pak berarti lanjut
ke diperlukan agen perubahan.
Nah, ee bahwa ASN membantu dalam
pencapaian akselerasi reformasi
birokrasi ee sudah sangat berubah. Kalau
dulu pelayanan kita bisa 4 hari, bisa 1
bulan kadang, maka sekarang dibutuhkan
cukup beberapa menit selesai, kecuali
yang itu bersifat harus cek lapangan dan
sebagainya. Tapi semua pelayanan kita
kepada masyarakat terus semakin cepat
karena ee masyarakat terus berubah. Kita
tidak lagi apa namanya berkutip di atas
kertas. Kita harus terus melakukan
perubahan-perubahan dalam hal pelayanan
publik, dalam hal inovasi untuk
pembangunan ee ekonomi, sosial, budaya
yang ada di Indonesia. Terus juga
sebagai penyumbang solusi permasalahan
yang ada. ASN tidak boleh menjadi malah
menjadi masalah menjadi problem solving
di
masyarakat. Kalau ada suatu permasalahan
misalnya kadang ada premanisme misalnya,
ASN tidak boleh malah mendukung atau
ikut di dalam primanisme atau menjadi
oknum. ASN harus bisa menyelesaikan,
bisa mengurai, bisa merangkul mereka. ee
tidak harus apa namanya melakukan ee ee
hal-hal yang represif, tapi kita bisa
melakukan hal-hal yang persuasif,
merangkul mereka biar mereka kembali ke
jalan yang benar. Terus juga ee
permasalahan-permasalahan saat ini
mungkin misalnya ee dalam hal mendukung
ee ketahanan pangan misalnya, maka AN
bisa harus menjadi solusi terkait dengan
pengairannya, dengan pupuknya misalnya
dengan distribusinya nanti dan
sebagainya harus menyelesaikan masalah
termasuk juga menangani inflasi,
menangani stunting, menangani
kemiskinan, menangani miskin ekstrem itu
harus bisa menjadi solusi menjadi
pemberian solusi yang baik memecahkan
masalah di masyarakat dan menjadi
arsitek inovasi dalam meningkatkan
kualitas tata kelola. Ee alhamdulillah
sekarang semua pengelolaan keuangan
sudah berbasis apa namanya IT. Jadi
untuk penyalahgunaan anggaran agak
susah, sulit sehingga ini menjadi
penting karena kita sudah disoroti
publik. Jangan sampai kita masuk
menyalahgunakan ee kewenangan itu
sehingga kita menjadi arsitek inovasi
dalam meningkatkan kualitas tata kelola
dalam hal ee keuangan, sosial, budaya,
dan sebagainya. Dan tujuan akhirnya kita
adalah keisan kualitas pelayanan publik
kita semakin menjadi lebih ee baik.
Nah, selanjutnya adalah terkait dengan
peran agen perubahan
ASN harus menjadi contoh dan panutan.
Nah, maka dari itu ee agen perubahan ASN
menjadi taladan bagi rekan kerja dalam
menerapkan nilai-nilai reformasi
birokrasi seperti zona integritas dan
juga tata kelola pemerintahan yang
bersih. ASN harus memberikan contoh. ASN
harus check and receck, harus terus
turun ke lapangan memberikan menyapa
masyarakat, memberikan pemahaman dan
mendorong publik sesuai dengan bidang
masing masing-masing kita. Ada yang
memberikan solusi terkait dengan ee
koperasi dengan pertanian, perkebunan
dan sebagainya harus menjadi panutan ee
masyarakat termasuk juga perform dan
sebagainya. Kalau misalnya ASN ee ada
yang pasti saya lihat misalnya di
lapangan ee harus juga mempunyai
penampilan yang rapi, memberi contoh
pada masyarakat, tutur kata, tindak
lanjut ee apa namanya tingkah laku dan
sebagainya itu harus memberikan contoh
kepada masyarakat ee menjadi teladan
bagi masyarakat dan rekan-rekan kerja
yang lain. ASN juga harus menjadi
pendorong perubahan. Karena di
masyarakat juga selain ASN yang berubah,
masyarakat juga harus kita memberikan
pemahaman, mereka juga harus berubah
terkait dengan hidup bersih ee apa
namanya ee berjutur kata, santun di
media sosial dan sebagainya. termasuk
juga ee menuju ke menjadi lebih baik
baik di internal maupun eksternal
organisasi. Ee juga mengajak mereka
untuk lebih kreatif, memberikan sumbang
sih kepada pemerintah dalam hal
pembangunan, dalam hal sosial dan budaya
dan juga mengajak mereka untuk hidup
rukun ee supaya bisa memahami kelompok
satu dengan kelompok yang lainnya. tidak
menjadi provokasi ee provokator entah
itu di kehidupan masyarakat maupun di
media sosial. Karena masih ada masih
banyak ee masyarakat kita di media
sosial yang masih belum menghargai ee
orang lain. Maka dari saya mengharap ee
ASN juga mendorong, mensolisasikan dan
mengajak semuanya untuk apa namanya ee
menjadi lebih baik. Terus juga ee
pelaksana reformasi birokrasi. Agen
perubahan ASN membantu mewujudkan
perubahan sistem dan tata kelola
pemerintahan menjadi lebih efektif dan
berkelanjutan. Jadi hal-hal yang kita
lakukan dalam hal pelayanan pabrik dan
sebagainya itu juga harus mengedepankan
efektivitas lebih ee minim biaya tapi
menghasilkan sesuatu yang besar untuk
kemakmuran masyarakat. dan pemerintah
ini harus
berlanjut. Jadi jangan sampai ganti
kepala daerah misalnya akan berhenti,
itu akan merubah ee ee anggaran ataupun
ee kita akan semakin tidak efisien
sehingga program-program kepala daerah
yang bagus itu harus terus
berkelanjutan. maka harus ada
perencanaan-perencanaan yang baik,
pengawasan-pengawasan yang baik, dan
juga peningkatan kinerja dan integritas,
membantu meningkatkan integritas dan
kinerja ASN, serta mendorong budaya
kerja yang profesional dan
akuntabel. Dan yang e adalah peningkatan
pelayanan publik. kita terus didorong,
kita terus dituntut oleh masyarakat,
kita harus menjadi pelayan yang baik.
Kita harus mengutamakan pelayanan kepada
masyarakat yang cepat, yang murah.
Karena masyarakat kita sekarang sangat
kritis. Kita bekerja seperti di dalam
kaca, seperti di dalam akuarium. semua
yang kita kerjakan itu akan dipantau,
akan dilihat oleh publik dan publik
sangat kritis terhadap kinerja kita.
Maka dari itu para sobat semua ASN di
seluruh
Indonesia, pelayanan publik adalah
menjadi utama ee karena kerja kita
adalah melayani mereka dari segi apapun,
dari bidang apapun.
Ee selanjutnya adalah terkait dengan ee
skill ASN masa
depan. Kita perlu berpikir
kreatif, tidak monoton, tidak hanya ee
melaksanakan yang rutinitas, tapi kita
berpikir kreatif bisa menjadi ASN yang
handal, ASN yang profesional yang bisa
menjadi solusi ee
permasalahan-permasalahan yang ada di
masyarakat. Yang kedua adalah penguasaan
teknologi. Mau tidak mau, suka tidak
suka, kita harus menguasai teknologi.
Komputer sudah biasa, tapi soft apa
namanya? Ee atau program juga harus kita
kuasai. Kita harus terus belajar.
belajar perkembangan ee teknologi,
belajar terkait dengan ee tuntutan
publik, terkait dengan teknologi. Ee
semua masyarakat hampir di Indonesia ini
2 285 juta itu kalau masyarakat hampir
rata-rata
mempunyai semuanya bisa ngontrol,
semuanya bisa diketahui posisi dan
sebagainya termasuk sosial budaya. Maka
dari
itu apa tugas pekerjaan kita juga harus
kita publikasikan. Kerja baik belum
tentu benar, kerja benar belum tentu
baik. kerja benar dan baik itu juga
belum tentu publik akan mengetahui. Maka
penguasaan teknologi itu menjadi penting
bahwa kerja baik dan benar kita juga
harus
dipublikasi supaya apa yang dilakukan
oleh ASN itu benar-benar akan terukur,
akan benar-benar diketahui oleh
masyarakat. Yang berikutnya adalah
komunikasi. Komunikasi itu menjadi
penting karena sumber ee apa namanya?
keberhasilan ee atau inti dari semua
keberhasilan kita adalah dari
komunikasi. Koordinasi komunikasi
menjadi penting. Maka dalam penyelesaian
permasalahan, dalam hal perencanaan,
pengelolaan, maka kita harus komunikasi
dengan siapapun. Kita tidak boleh ego,
kita harus merangkul semuanya dan
sebagainya. termasuk juga dalam hal
manajemen kita harus mengutamakan di
perencanaan, di pelaksanaan, di
pengawasan, ee di ee kontrol dan
sebagainya termasuk di pengkoordinasian
itu harus ee semakin ke depan harus
semakin bagus. Jangan sampai kita
menyalahgunakan anggaran menggunakan
wewenang kita untuk kepentingan ee
pribadi. Dan yang paling utama adalah
leadership. karena leadership
itu ee yang akan menggerakkan ee yang
mengambil keputusan. Nah, namun juga
leadership ini juga saat ini ee semakin
ke depan dengan penguasaan penggunaan
teknologi yang berbasis ee artificial
intelligence, maka ee apa namanya
sekarang lebih banyak ke fungsional
apalagi di ASN sekarang adalah sudah
dipangkas struktural kita, maka
fungsi-fungsi leadership juga semakin
lama juga semakin tergerus. Maka dari
itu kita tidak boleh kalah dengan
teknologi. Tetap ada perlu ada leader
yang bisa menj pengontrol yang bisa ee
menjadi ee melakukan evaluasi terhadap
karena bagaimanapun juga teknologi ini
adalah mesin yang juga harus kita
kontrol jangan sampai kebablasan. Maka
dibutuhkan kepemimpinan yang baik,
kepemimpinan yang akomodatif,
kepemimpinan yang bisa menjadi contoh,
kepimpinan yang bisa menyelesaikan
masalah. kepemimpinan yang bisa ee
memberikan dorongan petunjuk dan
mendorong ee skill dari ASN
yang ee apa
namanya arahan dari Kementerian dan
Pemerintah pusat ee dari Menpan RB bahwa
ee kita harus mempunyai ee ASN yang
berakhlak artinya berorientasi pada
pelayanan angkutabel, kompeten,
harmonis, loyal, adaptif, kolaboratif.
Yang pertama adalah pelayanan. Tadi saya
sampaikan bahwa memahami dan memenuhi
kebutuhan masyarakat. ya sebagai pelayan
publik kita harus tahu harus sensitif
kira-kira ee masyarakat kebutuhannya
apa, masyarakat sekarang ee sensinya
seperti apa. ee kita harus cepat turun
ke jalan ee di lapangan misalnya
masyarakat saat ada apa namanya
mendukung pemerintah dalam sembah pangan
maka
dibutuhkan benih padi misalnya benih
jagung
maka hilang di pasaran karena dimainkan
oleh oknum-oknum misalnya maka harus di
ada solusi-solusi yang lain misalnya
harus benar-benar mulai dari pusat
sampai ke desa harus diawasi terkait
dengan pergerakan pupuk. Termasuk juga
penanganan stunting misalnya. Stunting
ini ee susah karena memang pergerakannya
fluktuatif karena masalah
anak-anak, masalah ee asuh. Maka dari
itu masalah pola asuh antara orang tua
dan sebagainya dan kondisi anak maka itu
harus bersama-sama antara pemerintah
daerah dengan masyarakat dengan lembaga
masyarakat untuk terus mengontrol dan
termasuk dengan orang tua termasuk
dengan miskin ekstrem. Miskin ekstrem
itu harus terus juga turun terkait
dengan ada berapa ee by name
biadress-nya masyarakat yang mengalami
miskin ekstrem. apa yang akan diperbuat
oleh pemerintah. Kalau memang
panggerannya belum cukup, maka kita
harus bersama-sama dengan CSR, kita
harus bersama-sama juga dengan
pemerintah yang berjencjang mungkin
provinsi ee dan pusat. Apa yang harus
kita lakukan sehingga miskin ekstrem
tersebut juga ee bisa ditangani. Maka
berikutnya miskin-miskin dan sebagainya,
masyarakat kita yang miskin itu kita
harus juga ee apa namanya? Kita
berdayakan. tidak sekedar dikasih terus
miskinnya selesai, tapi harus kita
dorong mereka menjadi mandiri sehingga
miskin ekstremnya bisa kita hilangkan,
kemiskinan bisa kita ee ee kurangi
signifikan sehingga masyarakat kita
menjadi ee apa namanya ee tidak miskin
lagi. Dan berikutnya ramah, cekatan
dalam hal pelayanan, ramah, cekatan,
memberikan solusi dan dapat diandalkan.
ee juga melakukan perbaikan tanpa henti
sehingga kita terus berubah untuk
pelayanan kita semakin cepat, semakin
murah, semakin ee baik. Yang berikutnya
adalah akuntabel melaksanakan tugas
dengan jujur bertanggung jawab. Kita ee
harus memberikan contoh karena anggaran
pemerintah ini tidak hanya dikelola oleh
pemerintah, tapi dikelola oleh
masyarakat. maka ASN harus memberikan
contoh yang baik menjadi jujur dan
bertanggung jawab dalam mengelola
anggaran dan nanti akan bisa memberikan
dorongan kepada masyarakat pengelola
anggaran untuk juga jujur dan
bertanggung jawab ee juga cermat
disiplin dan berintegritas yang tinggi.
Ee disiplin berarti penting karena ini
akan juga menjadi selain menjadi contoh
juga dalam hal pelayanan publik akan
menjadi semakin trust masyarakat kepada
kita. menggunakan
kekayaan dan barang milik negara secara
bertanggung jawab efektif dan efisien.
Tidak mengambur-ngamburkan, harus juga
cek and receck, tidak menyalahgunakan
kewenangan dan jabat. ini yang jadi
penting ee karena ee saat ini pemerintah
terus mendorong ASN harus clean dan apa
namanya ee berintegritas dan jujur.
Kompeten meningkatkan kompetensi diri
untuk menjawab tantangan yang selalu
berubah, membantu orang lain untuk terus
belajar. termasuk pada hari ini matur
suhwun dari BPSD Jawa Timur mengajak
masyarakat kita terus untuk belajar
meningkatkan apa namanya ee kemampuan
kita, pemahaman kita terkait dengan
lingkungan dan sebagainya. Terus
harmonis menghargai setiap orang apapun
latar belakangnya suka menolong orang
lain, membangun lingkungan kerja yang
kondusif. ASN saya mohon juga menjadi
perekat merekat persatuan dan kesatuan
bangsa.
Karena kita ada banyak suku, banyak
agama yang di situ mempunyai
kepentingan. Jangan ada sampai ada salah
paham, jangan ada pertengkaran gara-gara
perbedaan agama, perbedaan suku. Maka
dari itu, ASN harus bisa menjadi
perekat, harus bisaingin mendinginkan ee
apa namanya masyarakat kita menjadi
solusi menyelesaikan masalah bukan malah
menjadi pemicu atau menjadi provokator.
Maka ASN harus menjadi solusi, harus
bisa memberikan suasana yang adem,
suasana yang hangat di masyarakat. Yang
berikutnya adalah kolaboratif, memberi
kesempatan kepada berbagai pihak untuk
berkontribusi. Jadi, pemerintah tidak
bisa berjalan sendiri. harus merangkul
banyak pihak, harus bersama-sama dengan
lembaga apapun, dengan divitas
akademika, dengan pemerintah pusat yang
ada di daerah, dengan lembaga
masyarakat, dengan kelompok-kelompok
masyarakat dan sebagainya untuk
bersama-sama membangun masyarakat,
membangun kesejahteraan masyarakat
terbuka dalam bekerja sama untuk
menghasilkan nilai tambah. Jadi kita
harus selalu melakukan kerja sama dengan
berbagai pihak tadi supaya ada nilai
tambah ee untuk apa namanya
ee apa namanya ASN maupun kepada negara
daerah dalam hal ee apa namanya dalam
pelaksanaan pembangunan ee ekonomi,
sosial budaya dan juga menggerakkan
pemanfaatan berbagai sumber daya untuk
tujuan bersama kita alhamdulillah
mempunyai sumber daya yang melimpah
Indonesia ini menjadi salah satu negara
yang kayanya luar biasa sehingga kita
bisa kata Pak Prabowo presiden kita,
kita ini kaya negara kaya. kekayaan kita
tidak boleh diambil oleh negara lain.
Maka kita harus menjaganya, kita harus
mengolah, kita harus meningkatkan
pendapatan-pendapatan negara untuk
kesejahteraan masyarakat. Sehingga
harapannya dengan kita bisa mengolah
kekayaan kita, maka anggaran kita
semakin besar, maka apa namanya?
Kemiskinan bisa kita pangkas, kesehatan
bisa gratis, pendidikan bisa gratis, dan
sebagainya. Adaptif, cepat mensikan
diri, menghadapi perubahan dan terus
berinovasi dan mengembangkan
kreativitas, bertindak ee proaktif. Dan
yang terakhir adalah loyal. Kita
memegang teguh ee apa
namanya? Ee ideologi Pancasila.
undang-undang itu menjadi penting karena
kita ada di negara Indonesia. Kita punya
ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar,
Negara Kesehatan Republik Indonesia
harus kita pertahankan sampai kapanpun.
Dan karena kita berbeda maka kita juga
harus memegang binika tunggal ika
menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan
instansi dan negara. Kita loyal kepada
negara, kita loyal kepada daerah, kita
loyal kepada pimpinan karena untuk
kesejahteraan, untuk pelayanan kepada
masyarakat dan juga menjaga rahasia
jabatan dan negara. Tidak semua kita
bisa buka-bukaan karena ada sesuatu yang
harus kita rahasiakan supaya tidak
menimbulkan kericuhan, tidak
menimbulkan keresahan di masyarakat.
ada capaian-capaian yang sudah dilakukan
oleh teman-teman ASN di mana pun berada,
tapi tidak mana yang harus kita
publikasikan, mana yang itu harus kita
tidak publikasikan misalnya karena itu
bisa mengandung risiko ee apa namanya ee
percepecahan. Berikutnya adalah ASN
mendukung program pemerintah. Saat ini
pemerintah telah mencangkan makan
bergizi gratis. Karena kita setiap
kabupaten minimal paling enggak ada 16
dapur umum. Sementara kita per daerah
masih ada satu atau dua dapur umum. Maka
dari itu, ASN terus harus mengolah pikir
mendukung program pemerintah ini.
Bagaimana kita memberikan solusi yang
terbaik supaya program makan bergizi
gratis ini bisa terlaksana dengan baik
untuk anak-anak kita. untuk anak-anak
kita yang TK, SD, SMP dan sebagainya.
Ada beberapa daerah kabupaten kota yang
sudah membangun dapur umum berikutnya.
Karena satu dapur umum tidak
dipergunakan untuk 3.000. Ahah. Ia nanti
berkembang apakah tidak bisa berkembang
satu dapur bisa 5.000 atau bagaimana?
Karena ee supaya ada ee apa namanya
pemerataan. Eeah ini harus kita pikirkan
bersama ee untuk terkait dengan makan
bergizi gratis. Harus kita dukung, kita
sukseskan. Yang kedua adalah dana Antara
yang sekarang sudah mulai dikelola ee
secara independen profesional oleh
pemerintah pusat. Sasata pangan
sekarang ee Ukrain sudah yang dulu
menjadi salah satu pemasok apa namanya
gandum terbesar di dunia. sekarang ee
jatuh karena perang belum seai dan
masyarakat dunia banyak yang bergeser ee
selain menggunakan gandum sekarang
menggunakan beras. Indonesia adalah
menjadi salah satu lumbung beras di
dunia maka kita tidak boleh bergantung
terhadap negara-negara di dunia. Apalagi
kita saat ini masih menggantungkan
banyak impor misalnya jagung dari jagung
dan pakan ternak dan kedelai dari
Amerika misalnya. Dengan tarif tinggi
yang dikenakan oleh Amerika itu juga
akan ee berdampak terhadap apa namanya
ee ketahanan untuk kedeleai maupun ee
jagung. Dan alhamdulillah ee melalui
kemarin pencanangan dari Mentersama
dengan Polri untuk menanam jagung, TNI
untuk menanam padi, kedelil untuk TNI
dan sebagainya. ee insyaallah kita tahun
ini bisa lapangan kita tidak bisa tidak
lagi menggantungkan dari negara lain
karena kita sudah tercukupi sehingga
kesejahteraan masyarakat ee akan bisa
terwujud dan terus terwujud meningkat
dan kita tidak lagi kekurangan beras
maupun kebutuhan pangan lainnya.
industri harus kita terus dukung karena
ini sangat-sangat ee apa namanya ee
mendukung dan meningkatkan ekonomi
Indonesia. Karena kita tidak boleh
menjual barang lagi dengan barang
mentah. Kita harus kita olah dengan
helalisasi. Maka ada berapa juta tenaga
pekerja kita yang bisa terserap di situ.
Ada berapa nilai rupiah yang masuk ke
Indonesia dan sebagainya. yang
berikutnya juga denganisasi nanti juga
akan memperluas lapangan kerja dan juga
kita terus meningkatkan kesehatan. Ee
alhamdulillah kita saat ini terus
program-program kesehatan gratis yang
dicanangkan oleh pemerintah harus kita
dukung. Pelayanan kita juga harus
ditingkatkan. termasuk juga pendidikan
ee sekarang juga ee sudah membangun ee
sekolah-sekolah yang berkualitas
termasuk juga ee sekolah-sekolah rakyat
yang sekarang sudah kita ee siapkan.
Yang terakhir adalah terkait dengan
penguatan kompetasi ASIN Jawa Timur. Ee
saat ini Jawa Timur telah bekerja sama
dengan ESQ Corp
untuk Jawa Timur agar lebih produktif
denga
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:05:13 UTC
Categories
Manage