Transcript
NxEGaxynoXY • ASN Belajar Seri 30 | 2025 - ASN Cerdas Finansial: Belajar Saham,Mengelola Harapan,Menuai Masa Depan
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0252_NxEGaxynoXY.txt
Kind: captions
Language: id
[Musik]
Zaman yang terus bergerak,
sambut dengan penuh
Semangat.
Saatnya kita melangkah.
Hadapi segala tantangan.
Tingkatkan setiap kompetensi
untuk pelayanan berdampak.
Bersama ASN
belajar.
Ciptakan SDM unggul berprestasi
selalu inisiatif dan kolaboratif.
untuk inovasi yang berkelanjutan.
Menjadi ASN berakhlak mulia
siap menyongsong Indonesia emas.
ASN
belajar wujudkan pemerintahan
berkelas dunia satukan tekad pantang
menyerah
jadi ASN cetar berkualitas
belajar wujudkan
pemerintahan
kelas dunia satukan tekad pancang
menyerah jadi ASN
berkuwa cita.
[Musik]
Halo sobat ASN, kita berjumpa lagi dalam
webinar ASN belajar yang dipersembahkan
oleh Corporate University SDGIS BPSDM
Provinsi Jawa Timur.
Sebelum memulai webinar, ada beberapa
hal yang perlu Sobat ASN perhatikan agar
acara dapat berjalan dengan lancar.
Satu, tulis nama akun Zoom sesuai dengan
format nama strip asal instansi Sobat
ASN.
Dua, aktifkan kamera. Pastikan posisi
kamera tidak membelakangi cahaya ya,
agar wajah Sobat ASN dapat terlihat
lebih jelas.
Tiga, gunakan virtual background yang
sudah disediakan.
Bagi sobat ASN yang sudah mengisi link
pendaftaran, virtual background dapat
diunduh pada link yang dikirimkan
melalui pesan WhatsApp.
Empat, apabila Sobat ASN ingin
mengajukan pertanyaan atau
berpartisipasi interaktif, Sobat ASN
dapat menggunakan reaction angkat tangan
atau rise hand pada Zoom meeting.
Lima.
Bagi sobat ASN yang mengikuti webinar
melalui live YouTube BPSDM Jatim TV
dapat menuliskan pertanyaan melalui
kolom live chat.
Enam. Jangan lupa siapkan alat tulis
untuk mencatat hal-hal penting ya.
Siapkan pula alat tulis Sobat ASN selain
untuk mencatat hal-hal penting. Hal ini
dapat mempertajam pemahaman Sobat ASN
tentang materi yang disampaikan oleh
narasumber.
Tujuh.
Untuk mendapatkan e-sertifikat pada
webinar ini, Sobat ASN wajib mengisi
link presensi yang akan kami bagikan
pada saat acara webinar berlangsung.
Jangan lupa untuk mengisi lembar
penilaian dan kuesioner juga agar
e-sertifikat Sobat ASN dapat diunduh.
Itulah beberapa hal yang patut Sobat ASN
perhatikan selama mengikuti webinar ini.
Tetap semangat dan selamat mengikuti
webinar ASN Belajar.
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Kami mencoba menjadi yang terbaik.
Melayani bangsa dengan sepenuh hati.
Barlah kami junjung teguhkan diri
dan jadikan pedoman serta kekuatan.
hadir di sini untuk mengabdi laksanakan
tugas kebanggaan negeri berentas situt
melani bangsa dengan akuntabilitas
tinggi.
Ham
di sini tes dengan hati
tunjukkan kompetensi dalam harmoni.
Layani bangsa loyal tanpa batasannya
selalu adaptif dan berkolaborasi
gandeng tangan satu tujuan
menjadikan ASN lebih berakhlak
bekerja sepenuh hati tulus membantu
sesama dengan bangga kami melayani
bangsa
[Musik]
Kami dari sini tegas dengan hati.
Tunjukkan kompetensi dalam harmoni.
Bangsa loyal tanpa batasannya
selalu adaptif dan berkolaborasi
bergandeng tangan.
Satu tujuan
untuk menjadikan ASN lebih beragam.
mengerjas penuh hati tulus membantu
sesama dengan bang kami melayani
dengan bang kami melayani
bangsa
[Musik]
Halamikum
[Musik]
warahmat warahmatullahi wabarakatuh. Ee
perkenalkan nama saya Trisul Adi Saputro
dari Badan Pengelolaan Keuangan dan
Naset ee Pengeluan Keuangan dan
Pendapatan Daerah Kabupaten Magetan. Ee
alhamdulillah ee hari ini kami melakukan
tes uji kompetensi pengelola keuangan
daerah. Ee saya selaku bendara
pengeluaran alhamdulillah dengan uji
kompetensi ini bisa menguji kompetensi
kita apakah kita layak untuk menjadi
bendara pengeluaran. ee pesan-pesan
untuk teman-teman yang lain ee bisa
memaksimalkan apa pengetahuannya untuk
meningkatkan kompetensinya selaku
pengelola keuangan daerah. Kemudian
untuk saran untuk BPSDM Provinsi Jawa
Timur ee
selama kami di sini alhamdulillah
pelayanan cukup baik dan memuaskan
sehingga kami bisa nyaman dan bisa
mengikuti ujian dengan nyaman juga.
Terima kasih. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh. Halo,
asalamualaikum. Nama saya Dias
Karismadani. Saya dari Dinas Kesehatan
Kabupaten Mojokerto. Eh, hadir di sini
untuk mengikuti sertifikasi kompetensi
keuangan daerah. Kemarin hadir
panitianya dari BPSDM benar-benar luar
biasa. Penyambutan mulai dari depan
sampai ke registrasi itu panitianya
ramah sekali. Terus begitu masuk ke
kamar ee semua fasilitasnya juga sudah
memadai mulai dari makan, kamar tidur,
kamar mandi semuanya bersih. Untuk
jalannya tes juga sudah terschedule
dengan rapi, dengan tertib sehingga kami
bisa mengikuti dengan nyaman dengan bisa
fokus dan bisa mendapatkan hasil yang
terbaik. Harapan kita ke depan adalah
mungkin BBSDM bisa lebih sering
mengadakan kegiatan atau untuk
webinarnya lebih berfokus kepada masalah
keuangan daerah, terutama yang untuk
daerah-daerah yang kan masalahnya
berbeda-beda setiap daerah. Jadi bisa
lebih sering untuk mengadakan yang
bertema tentang keuangan. Terima kasih.
Wasalamualaikum.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Selamat pagi semuanya. Saya
Dian Asuti Purwandani dari Dinas
Pendidikan Kepemudaan, dan Olahraga
Kabupaten Magetan hari ini ikut
mengikuti diklat ee sertifikasi
kompetensi pengelolaan keuangan di
BPKPSD ee Provinsi. Terima kasih
panitia. luar biasa ee pelaksanaan Diket
lancar dan kami ee selama mengikuti
Diket di sini ee sangat sangat nyaman
sekali dan harapannya untuk PKPSDM
Provinsi ee memberi kuota tambahan biar
teman-teman kami yang berada di
kabupaten kota sekitar seluruh provinsi
bisa mengikuti dikat yang sama sehingga
kami dalam rangka melaksanakan pengalan
keuangan di kabupaten kota ee dapat
menyajikan laporan yang akunabel
transparasi. Terima kasih.
Wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Perkenalkan nama saya Budi Fajarudin
asal dari Kabupaten Nganjuk ee Kecamatan
Patian Rowo. Ee kami mengucapkan terima
kasih
atas ee fasilitasnya di mana kegiatan
ini bisa berjalan dengan baik dan bisa
menambah ilmu semua rekan-rekan sehingga
apa yang kita lakukan di pemerintah
daerah akan bisa menjadi maksimal.
Terima kasih. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Nama saya Sumilan dari Kecamatan
Lengkong, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Peserta ujian sertifikasi kompetensi
pengelolaan keuangan daerah angkatan
pertama di BPSDM Jawa Timur di Surabaya.
kesan-kesan selama mengikuti acara
sertifikasi kompetensi pengelolaan
keuangan di sini, saya sangat ee
bangga, sangat menambah pengetahuan dan
harapan ke depan ee dari sisi kami, dari
sisi saya, pengetahuan-pengetahuan,
pembelajaran-pembelajaran yang saya
dapat di sini bisa diterapkan di OPD
bisa untuk perbaikan-perbaikan di OPD
dan ee harapan
terkait dengan penyelenggaraan
kompetensi di BBSDM Jawa Timur di
Surabaya mudah-mudahan ke depannya bisa
ditingkatkan lagi. Utamanya terkait
jaringan waktu wawancara ini ada sedikit
kendala sempat putus Pak jaringannya.
Demikian,
terima kasih.
Perkenalkan nama saya Dewi Ratnani
Utami. Saya bendahara dari Dinas KB
Kabupaten Magetan. Kesan-kesan saya saat
mengikuti diklat di BKPSDM
Jawa Timur ini ee saya menikmati sekali
fasilitasnya juga di sini. asesornya ee
panitia-panitianya juga sangat cepat
dalam me
memenuhi kebutuhan kita saat melakukan
diklat. Dan untuk tempat ee asramanya
saya juga merasa nyaman karena sudah
terfasilitasi dari kamar mandi terus apa
ada AC-nya. Jadi kita nyaman saat di
kamar untuk melakukan kegiatan belajar
belajarnya di malam hari atau untuk
menyiapkan ujian-ujiannya, uji
kompetensinya. Untuk pesannya kemudi ee
semoga ke depannya lebih baik lagi dan
fasilitas-fasilitasnya
lebih baik lagi serta peserta itu lebih
nyaman lagi untuk tinggal di sini.
Terima kasih.
Oh.
[Musik]
Halo sobat ASN, kita berjumpa lagi dalam
webinar ASN belajar yang dipersembahkan
oleh Corporate University SDGIS BPSDM
Provinsi Jawa Timur.
Sebelum memulai webinar, ada beberapa
hal yang perlu Sobat ASN perhatikan agar
acara dapat berjalan dengan lancar.
Satu, tulis nama akun Zoom sesuai dengan
format. Nama strip asal instansi sobat
ASN.
Dua, aktifkan kamera. Pastikan posisi
kamera tidak membelakangi cahaya ya,
agar wajah Sobat ASN dapat terlihat
lebih jelas.
Tiga, gunakan virtual background yang
sudah disediakan.
Bagi sobat ASN yang sudah mengisi link
pendaftaran, virtual background dapat
diunduh pada link yang dikirimkan
melalui pesan WhatsApp.
Empat, apabila Sobat ASN ingin
mengajukan pertanyaan atau
berpartisipasi interaktif, Sobat ASN
dapat menggunakan reaction angkat tangan
atau rise hand pada Zoom meeting.
Lima.
Bagi sobat ASN yang mengikuti webinar
melalui live YouTube BPSDM Jatim TV
dapat menuliskan pertanyaan melalui
kolom live chat.
Enam. Jangan lupa siapkan alat tulis
untuk mencatat hal-hal penting, ya.
Siapkan pula alat tulis Sobat ASN selain
untuk mencatat hal-hal penting. Hal ini
dapat mempertajam pemahaman Sobat ASN
tentang materi yang disampaikan oleh
narasumber.
Tujuh. Untuk mendapatkan e-sertifikat
pada webinar ini, Sobat ASN wajib
mengisi link presensi yang akan kami
bagikan pada saat acara webinar
berlangsung. Jangan lupa untuk mengisi
lembar penilaian dan kuesioner juga agar
e-sertifikat Sobat ASN dapat diunduh.
Itulah beberapa hal yang patut Sobat ASN
perhatikan selama mengikuti webinar ini.
Tetap semangat dan selamat mengikuti
webinar ASN Belajar.
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Oh.
[Musik]
Oh.
[Musik]
H
[Musik]
Cek
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Halo sobat ASN, kita berjumpa lagi dalam
webinar ASN belajar.
yang dipersembahkan oleh Corporate
University SDGIS BPSDM Provinsi Jawa
Timur.
Sebelum memulai webinar, ada beberapa
hal yang perlu Sobat ASN perhatikan agar
acara dapat berjalan dengan lancar.
Satu, tulis nama akun Zoom sesuai dengan
format nama strip asal instansi Sobat
ASN.
Dua, aktifkan kamera.
Pastikan posisi kamera tidak
membelakangi cahaya ya, agar wajah Sobat
ASN dapat terlihat lebih jelas.
Tiga, gunakan virtual background yang
sudah disediakan.
Bagi sobat ASN yang sudah mengisi link
pendaftaran, virtual background dapat
diunduh pada link yang dikirimkan
melalui pesan WhatsApp. Empat.
Apabila Sobat ASN ingin mengajukan
pertanyaan atau berpartisipasi
interaktif, Sobat ASN dapat menggunakan
reaction angkat tangan atau rise hand
pada Zoom meeting.
Lima.
Bagi Sobat ASN yang mengikuti webinar
melalui live YouTube BPSDM Jatim TV
dapat menuliskan pertanyaan melalui
kolom live chat.
Enam. Jangan lupa siapkan alat tulis
untuk mencatat hal-hal penting ya.
Siapkan pula alat tulis Sobat ASN selain
untuk mencatat hal-hal penting. Hal ini
dapat mempertajam pemahaman Sobat ASN
tentang materi yang disampaikan oleh
narasumber.
Tujuh. Untuk mendapatkan e-sertifikat
pada webinar ini, Sobat ASN wajib
mengisi link presensi yang akan kami
bagikan pada saat acara webinar
berlangsung. Jangan lupa untuk mengisi
lembar penilaian dan kuesioner juga agar
e-sertifikat Sobat ASN dapat diunduh.
Itulah beberapa hal yang patut Sobat ASN
perhatikan selama mengikuti webinar ini.
Tetap semangat dan selamat mengikuti
webinar ASN belajar.
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Zaman yang terus bergerak.
Sambut dengan penuh semangat.
Saatnya kita melangkah.
Hadapi segala tantangan.
Tingkatkan setiap kompetensi
untuk pelayanan berdampak.
Bersama ASN belajar.
Ciptakan SDM unggul berprestasi.
selalu inisiatif dan kolaboratif
untuk inovasi yang berkelanjutan.
Menjadi ASN berakhlak mulia
siap menyongsong Indonesia emas.
ASN
belajar wujudkan pemerintahan
berkelas dunia satukan tekad pantang
menyerah
jadi ASN getar berkualitas
belajar wujudkan
pemerintahan
kelas dunia
tekad pantang menyerah
jadi ASN
berkualit
Cool
servis.
sama
[Musik]
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Sahabat ASN di mana pun
Anda berada, baik yang sudah bergabung
di Zoom meeting ataupun yang tengah
menyaksikan melalui live YouTube BPSDM
Jatim TV. Senang sekali saya Lukman
dapat kembali menyapa sobat ASN dalam
webinar ASN belajar seri 30 tahun 2025
persembahan Korpu SDGIS BPSDM Provinsi
Jawa Timur. Sob SN berdasarkan data dari
survei nasional Literasi dan Inklusi
Keuangan tahun 2025 yang dirilis oleh
Otoritas Jasa Keuangan bersama Badan
Pusat Statistik, tingkat literasi
finansial nasional baru mencapai 66,46%
sementara tingkat inklusi keuangan telah
mencapai 80,51%.
Dan data ini bisa kita lihat bahwasanya
mengindikasikan adanya kesenjangan
antara akses terhadap layanan keuangan
dan juga kemampuan dalam memahami serta
mengelola keuangan secara bijak termasuk
dalam hal investasi. Banyak individu
termasuk ASN yang sebenarnya sudah
memiliki akses terhadap produk-produk
keuangan, namun belum dibekali pemahaman
yang memadai untuk mengelola risiko dan
merencanakan tujuan finansial jangka
panjang. Dan kondisi ini membuat mereka
rentan mengambil keputusan investasi
yang tidak tepat menjadi sasaran
penipuan atau kesulitan menghadapi
kebutuhan finansial mendesak seperti
biaya pendidikan anak atau persiapan
pensiun. Padahal dengan literasi
finansial yang memadai, ASN ini dapat
mencapai kemandirian kemandirian
finansial, mengurangi ketergantungan
terhadap hutang, perilaku konsumtif,
serta merancang masa depan yang lebih
stabil dan sejahtera. Oleh karenanya,
webinar ASN Belajar seri 30 hadir untuk
mengajak sobat ASN belajar tentang
literasi keuangan bersama narasumber
yang ahli di bidangnya.
[Musik]
Ya, Sobat ASN, untuk membuka webinar ASN
belajar seri 30 tahun 2025, marilah kita
dengarkan opening speech yang akan
disampaikan oleh Kepala Badan
Pengembangan Sumber Daya Manusia
Provinsi Jawa Timur, Bapak Dr.
Ramlianto, SPMP.
[Musik]
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Salam sehat dan salam
sejahtera untuk kita sekalian. Sobat ASN
di seluruh tanah air, selamat bertemu
kembali dalam webinar series ASN
Belajar, sebuah wahana pengembangan
kompetensi ASN persembahan Jatim
Corporate University, Badan Pengembangan
Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur.
Hari ini, Kamis tanggal 7 Agustus 2025,
ASN belajar telah memasuki seri ke-30.
Kami menyampaikan terima kasih dan
apresiasi atas antusiasme sobat ASN di
seluruh negeri untuk terus mengikuti
secara aktif program ASN belajar ini.
Sebagai bentuk terima kasih kami, kami
selalu berkomitmen sekaligus berikhtiar
untuk menyajikan topik-topik
pengembangan kompetensi yang menarik,
kekinian, dan tentu berdampak secara
nyata terhadap peningkatan kompetensi
dan kinerja aparatur sipil negara di
Indonesia.
Sahabat ASN, hari ini ASN Belajar seri
ke-30 tahun 2025 ini menyajikan salah
satu topik dalam rangka menindaklanjuti
arahan Ketua Dewan Pimpinan Nasional
Kops Pegawai Republik Indonesia Prof.
Zudan Arif Fahrullah yang sekaligus
beliau adalah Kepala Badan Kepegawaian
Nasional.
Arahan dimaksud adalah bahwa ASN perlu
meningkatkan kesejahteraannya melalui
ikhtiar-ikhtiar di luar bidang tugasnya
dengan tidak mengganggu kinerjanya
sebagai ASN dan ikhtiar yang bersifat
halal dan tidak melanggar peraturan
perundangan yang berlaku. Karena tema
ini sangat tepat untuk kita elaborasi
secara luas dan mendalam, maka ASN
belajar seri ke-30 2025 ini mengangkat
topik ASN cerdas finansial, belajar
saham, mengelola harapan, menuai masa
depan.
Nah, Sobat SN, sudah menjadi tradisi
akademik dalam SN belajar bahwa topik
menarik ini akan kita bahas secara
intensif dari beragam perspektif bersama
para narasumber yang sangat kompeten di
bidangnya.
Sahabat ASN di seluruh tanah air, kita
telah lama mengenal frasa ASN adalah
abdi negara dan abdi masyarakat.
Namun kini makna pengabdian itu tak lagi
cukup jika hanya dengan integritas dan
pelayanan. Kita juga harus mampu
bertahan bahkan unggul di tengah
tantangan finansial dan disrupsi ekonomi
yang terus berubah.
Di sinilah pentingnya menjadi ASN yang
cerdas finansial.
Sebab ketahanan ekonomi pribadi adalah
pondasi dari keteguhan dalam melayani
publik. Dan kesejahteraan yang baik
adalah menumbuhkan dedikasi yang utuh.
Kita semua menyadari bahwa menjadi ASN
bukan hanya tentang pengabdian dan
loyalitas, tapi juga tentang
keseimbangan antara melayani dan menjaga
diri antara profesionalisme dan
kesejahteraan pribadi.
Realitas saat ini menunjukkan bahwa
tantangan kehidupan semakin kompleks.
Maka kompetensi tambahan menjadi
kebutuhan bukan lagi pilihan.
Kompetensi tambahan ini bukan sekedar
keterampilan teknis, tapi juga kecakapan
hidup. Mulai dari literasi keuangan,
pemanfaatan teknologi digital, kemampuan
komunikasi publik, hingga keterampilan
wirausaha sosial yang tetap berada dalam
koridor etika ASN. Sobat ASN, kompetensi
tambahan bukan untuk mencari keuntungan
pribadi secara liar, apalagi melanggar
aturan.
Justru sebaliknya, yang menjadi bekal
untuk menciptakan ASN yang mandiri
secara ekonomi, namun tetap
berintegritas dalam setiap langkahnya.
Hari ini kita tidak hanya membicarakan
peningkatan kapasitas, kita sedang
berbicara tentang transformasi mindset
ASN. bahwa ASN pun bisa maju dan
sejahtera selama ia terbuka terhadap
pembelajaran baru, bersedia meningkatkan
diri dan mampu menjaga akhlak serta
etika profesinya.
Sobat ASN di seluruh tanah air dalam
pusaran zaman yang terus bergerak maju,
seorang ASN dituntut tidak hanya cakap
dalam melayani, tapi juga bijak dalam
mengelola kehidupannya.
Di tengah tuntutan profesi yang semakin
kompleks, kesejahteraan lahir dan batin
bukan sekedar impian, melainkan fondasi
penting bagi pelayanan publik yang
berkualitas dan berkelanjutan.
Salah satu kompetensi esensial yang kini
perlu kita bangun bersama adalah
literasi finansial. Literasi yang bukan
sekedar tahu cara menyimpan, tetapi
paham cara mengelola, menumbuhkan, dan
merawat rezeki dengan bijak.
Literasi yang bukan sekedar wacana, tapi
menjadi laku hidup agar ASN tidak rentan
pada godaan, tetapi kuat dalam pilihan.
Dan saham, ya saham adalah satu
instrumen ilmu dan peluang yang kini
hadir. Bukan hanya untuk mereka yang
ahli ekonomi, tapi juga untuk kita semua
yang ingin belajar bertumbuh.
Saham bukanlah jalan pintas untuk
menjadi kaya, tetapi jalan panjang
menumbuhkan kedewasaan finansial. Bukan
permainan, tetapi perencanaan. Bukan
sekedar cuan, tetapi pemahaman.
Melalui edukasi yang tepat, ASN dapat
mengenali bahwa investasi bukanlah
pelanggaran, melainkan ikhtiar cerdas
dan etis dalam meningkatkan sejahtera.
Selama ia tidak menanggalkan tugas dan
tetap tunduk. pada norma serta aturan
yang berlaku.
Sobat ASN di seluruh tanah air, lalu
bagaimana kita sebagai ASN Indonesia
berupaya untuk memiliki kecerdasan
finansial yang mantap dan mampu
meningkatkan kesejahteraan kita. Nah,
untuk membahas cerdas dan tuntas topik
ini, kami telah mengundang para
narasumber luar biasa yang sudah barang
tentu sangat kompeten di bidangnya.
Kami menyampaikan terima kasih dan
apresiasi kepada para narasumber hebat
yang telah berkenan hadir dan akan
berbagi berbagai informasi strategis
kepada Sobat ASN di seluruh tanah air.
Pertama kami menyampaikan terima kasih
dan apresiasi kepada yang terhormat Ibu
Cita Melissa. Beliau adalah Kepala
Wilayah Kantor Perwakilan Bursa Efek
Indonesia di Jawa Timur.
Kedua, kami menyampaikan terima kasih
dan apresiasi kepada yang terhormat
Bapak Dr. MT Sabirin, MBE, AK. Beliau
adalah akademisi dari Fakultas Ekonomi
dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang.
Ketiga, kami menyampaikan terima kasih
dan apresiasi kepada yang terhormat
Bapak Rino Alvian Firdianggi. Beliau
adalah Head Surabaya Brandch PT Mandiri
Sekuritas.
Nah, Sobat ASN di seluruh tanah air,
mari kita simak dengan seksama webinar
ASN belajar seri ke-30 tahun 2025.
Semoga bermanfaat. Wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Kami ucapkan terima kasih
kepada Bapak Dr. Ramlianto, SPMP atas
opening speech yang telah disampaikan.
Sebelum kita berlanjut ke sesi
berikutnya, kami informasikan bahwa saat
ini Sobat ASN sudah dapat melakukan
presensi pada laman semesta Bangkom dan
link presensi ini dapat Sobat ASN lihat
pada running tags, kemudian kolom chat
Zoom, dan juga pinchat YouTube BPSDM
Jatim TV. Dan dikarenakan saat ini
traffic presensi sedang tinggi, bagi
Sobat ASN yang mengalami kendala dalam
akses presensi dapat mencoba kembali
secara berkala sampai dengan pukul 12.00
siang.
[Musik]
Ya, Sobat SN, kita akan simak bersama
keynote speech yang kali ini akan
disampaikan oleh Kepala Wilayah Kantor
Perwakilan Bursa Efek Indonesia Jawa
Timur, Ibu Cita Melisa, S. M.M.
[Tepuk tangan]
[Musik]
Ya, saya akan sapa beliau terlebih
dahulu. Selamat pagi, Bu Cita.
Selamat pagi. Aduh, saya terlalu
bersemangat nih sepertinya, Pak Lukman.
Siap, Ibu. Kabar baik, Bu Cita.
Kabar baik, alhamdulillah.
Baik, Bu Cita. Untuk waktu penyampaian
materi kurang lebih selama 30 menit.
Nanti kita akan langsung masuk ke sesi
tanya jawab ya, Bu Cita. Ya, silakan, Bu
Jita.
Baik, terima kasih Pak Lukman.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Selamat pagi, semangat pagi
sobat ASN yang saya hormati.
Pertama-tama saya ingin ucapkan terima
kasih kepada yang terhormat Bapak Dr.
Ramlianto, SP,MP selaku Kepala BPSDM
Provinsi Jawa Timur. Lalu rekan dan
sahabat saya Bapak Dr. MT. Sabin MDA
selaku dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis
di Universitas Srawijaya Malang dan
rekan saya juga sahabat saya juga Bapak
Rino Alvian selaku Head Surabaya Brandch
PT Mandiri Sekuritas. Rekan-rekan yang
saya hormati sobat ASN ini luar biasa
sekali kita belajar tentang finansial.
Sungguh opening speech yang kuat dari
Pak Ramli terkait dengan ASN Cerdas
Finansial dan Kemerian Finansial. Karena
kita ingin membuka pemasan rekan-rekan
ASN tentang pentingnya berinvestasi
untuk masa depan yang lebih baik. Tema
pada pagi hari ini merupakan tema yang
sangat luar biasa karena kita akan
belajar saham mengelola harapan dan masa
depan. Dari sisi bursa efek Indonesia
sendiri kami memiliki tema khusus untuk
ASN sebetulnya kita sebutannya timnas
yaitu tingkatkan manfaat investasi dan
literasi untuk ASN. Baik, karena waktu
jualah yang membatasi, jadi izin saya
untuk memberikan ee materi presentasi
saya pada pagi hari ini.
Baik. Apakah sudah terlihat di layar,
Pak Lukman?
Sudah, Bu Cita. Mohon izin, Bu Cita
untuk suaranya apa bisa dibantu perbesar
sedikit, Ibu? Di sini kurang sedikit
terdengar dengan jelas, Bu Cita. Mohon
izin, Ibu.
Eh, apakah sudah, Pak Lukman?
Masih kurang, kan?
Iya, masih sedikit kurang, Ibu. Apakah
ada headset? Barangkali bisa lebih jelas
suaranya, Bu Cita.
Oh, baik. Izin saya ee 1 menit ya, Pak
Ran.
Iya, silakan, Bu Cita. Mohon maaf, Sobat
SN. Mohon ditunggu sejenak sebelum kita
masuk ke sesi materi agar suaranya bisa
terdengar lebih jelas ya. Ini menarik
sekali kalau kita bicara terkait dengan
ee belajar saham ya. Kalau di era yang
saat ini ada gitu ya, saham ini kan
menjadi salah satu dari instrumen
investasi yang bisa kita gunakan ya.
Tapi memang ada konsep di mana riset
return ini perlu untuk diperhatikan.
Nah, nanti di sesi kali ini kita akan
banyak sekali belajar bagaimana
sebenarnya kita sebagai invest ee
investor pemula ini bisa memilih saham
yang tepat sesuai dengan em kondisi yang
kita punya gitu ya. Karena yang saya
tahu nanti mungkin bisa dikoreksi juga
oleh pembicara, kita juga harus tahu
sebenarnya fundamental-fundamental dari
saham yang ingin kita beli itu seperti
apa. Mulai dari industrinya, kondisi
teknologinya, politikal legal yang bisa
mempengaruhi industri tersebut, kemudian
manajemen di baliknya itu juga harus
kita pahami lebih jauh ya. Dan memang ee
kalau kita ingin berinvestasi melalui
saham itu ternyata kemarin saya coba
lihat-lihat di podcast itu harus tahu
juga yang namanya laporan keuangan gitu
ya. Jadi kita enggak bisa serta-merta
cuma lihat saham apa yang lagi hype gitu
ya. Oh ya udah kita beli gitu enggak
bisa kayak gitu. Tapi di balik itu harus
punya pemahaman fundamental yang baik
gitu ya. Ada ada teknik-tekniknya
sendiri. Baca laporan keuangan harus
paham. Kemudian rasio-rasio keuangan itu
juga harus paham. Antar rasio itu juga
memiliki makna yang berbeda gitu ya. Dan
rasio-raso seperti apa yang harus
digunakan itu nanti kita akan belajar
banyak juga di webinar ASN Belajar seri
30 kali ini. Oke, saya coba panggil
kembali di Bu Cita apakah sudah bisa
terhubung dengan kami Bu Cita?
Oke, masih belum bisa terhubung. Kalau
begitu mungkin kita bisa juga remind ya
terhadap Sobat TSN yang sudah bergabung
di webinar kali ini. Jangan lupa untuk
melakukan presensi pada laman semesta
Bangkom ya. Dan link presensi ini dapat
Sobat SN lihat pada running teks kolom
chat Zoom dan juga pinchat YouTube BPSDM
Jatim TV karena nanti akan ada
merchandise menarik bagi penanya
terpilih. Jadi buat Sobat HSN yang sudah
bergabung tolong di-make sure ya
konektivitasnya
gitu ya. Jangan sampai hilang-hilangan.
Barangkali nanti ada pertanyaan yang
ingin ditanyakan kepada narasumber,
silakan disampaikan secara langsung.
Karena untuk penanya yang beruntung,
kita akan berikan merchandise spesial
dari BPSDM Jawa Timur langsung kepada
Sobat ASN sekalian.
Halo
dan ya Bu Cita apa sudah bisa terhubung?
Ya sudah, Pak Lukan, kalau begini apakah
sudah jelas?
Ya, ini sudah lebih jelas, Bu Cita.
Aduh, baik. Aduh, mohon maaf ya, Sobat
ASN. Ini ada kendala teknis. It's ok.
Thank your time. Oke, Bu Cita monggo
ahead, Ibu. Silakan.
Baik, terima kasih, Pak Lukman.
Rekan-rekan ASN, kami akan mulai dengan
tema investasi di pasar modal Indonesia.
Perkenalkan nama saya Cita Melissa. Saya
selaku Kepala Wilayah Kantor Perwakilan
Bursa Efek Indonesia di Jawa Timur. Jadi
kalau rekan-rekan ASN yang domisili di
Surabaya, rekan-rekan ASN bisa mampir ke
kantor kami yang berada di Jalan Kusuma
Bangsa nomor 19 Surabaya.
Rekan-rekan, saya akan mulai dengan
karena urusan masa depan harus terdepan.
Nah, kenapa gambarnya ada petani yang
sedang memegang handphone? Sekarang
pasar modal tidak khusus untuk kalangan
tertentu. Semua bisa masuk dan menjadi
investor di pasar modal. Tidak hanya
petani, tidak hanya pelayan, ibu rumah
tangga bisa, apalagi rekan-rekan ASN.
Kita akan gunakan handphone kita sebagai
sarana. Selain komunikasi, kita juga
harus gunakan
sebagai sarana untuk berinvestasi dan
bisa mengutilize teknologi. Jadi, tidak
harus scrolling sosm berjam-jam, tapi
kita bisa pakai untuk belajar investasi
ya, Sobat ASN. Memang kalau urusan masa
depan terkadang kita tidak memikirkan,
namun tidak terasa waktu itu akan
berjalan dengan cepat dan tidak terasa
juga kita akan memasuki usia pensiun.
Webinar pada pagi hari ini memang khusus
juga diharapkan rekan-rekan ASN
mempersiapkan pensiun dengan tanpa ya
kesulitan finansial.
Rekan-rekan mungkin dari rekan-rekan ASN
tidak kenal dengan Bursa Efek Indonesia
dan pasar modal. Mungkin juga
background-nya tidak semuanya dan
Fakultas Ekonomi ya. Jadi saya akan
jelaskan di awal tentang pasar modal
Indonesia.
Pasar modal sebetulnya apa itu pasar
modal?
Ada perusahaan yang membutuhkan dana
jangka panjang bertemu dengan pihak
individu ya yang memiliki kelebihan
dana. Jadi ini bertemunya di pasar modal
Indonesia melalui instrumen apa? Saat
ini memang kita fokus membahasnya
tentang saham, tapi instrumen-instrumen
finansial di pasar modal selain saham
ada juga obligasi dan reksadana. Untuk
belajar pasar modal memang butuh waktu
yang tidak cukup ya, 45 menit 1 jam.
Jadi kita memang butuh waktu yang cukup
lama. Tapi fokus kita pada webinar pagi
hari ini kita fokus ke saham. Saham itu
apa, Rekan-rekan ASN? Saham itu adalah
bukti kepemilikan kita terhadap suatu
perusahaan. Secara mudahnya kalau kita
membeli saham suatu perusahaan, kita
ikut menjadi pemilik perusahaan
tersebut.
Kenapa dinamakan perusahaan tercatat?
Jadi dulu perusahaan ini merupakan
perusahaan yang tertutup. Nah, kenapa
ingin mendapatkan dana dari masyarakat
melalui pasar modal? Perusahaan ini
mendapatkan ee atau melakukan proses
begitu ya, Sobat ASN menjadi perusahaan
tercatat. Jadi yang awalnya tertutup
kemudian menjadi perusahaan terbuka dan
mencatatkan sahamnya di Bursa Efek
Indonesia. Itulah yang dinamakan
perusahaan tercatat. Jadi kalau
perusahaan-perusahaan yang tidak Tbk dan
tidak tercatat sahamnya di Bursa Efek
Indonesia, Sobat ASN tidak bisa membeli
saham dari perusahaan tersebut karena
perusahaannya masih perusahaan private
atau perusahaan tertutup. Nah, kenapa
kita bilang ada investor atau seseorang
yang memiliki kelebihan dana? Harapannya
Sobat ASN ini paham dengan
prinsip-prinsip investasi sebelum
memulai investasi di pasar modal.
Prinsip investasinya apa? Yang pertama,
rekan-rekan harus memiliki dana yang
idle atau dana nganggur atau uang yang
dingin ya, Sobat ASN. Bukan uang untuk
cicilan rumah, kemudian kebutuhan rumah
tangga sehari-hari untuk bayar SPP anak,
ataupun dana-dana yang memang dikatakan
harus dikeluarkan tiap bulan. Jadi ini
benar-benar dana yang disisihkan di
depan untuk investasi. Yang kedua,
rekan-rekan juga paham dulu untuk
belajar dulu sebelum Sobat ASN membeli
produknya. Sama halnya dengan
berinvestasi di pasar modal. Kalau kita
belum paham tentang saham, belum paham
tentang risiko dan konsekuensi memiliki
investasi di pasar modal khususnya di
saham, rekan-rekan jangan langsung
membuka rekening saham terlebih dahulu,
apalagi membeli saham-saham yang
rekan-rekan tidak tahu. Jadi pahami
betul supaya kita bisa cerdas mengelola
keuangan. Kemudian yang selanjutnya,
rekan-rekan kalau bisa jangan membagi ee
jangan menaruh ya menaruh investasi atau
uangnya rekan-rekan tadi, Sobat ASN
dalam satu keranjang yang sama. Jadi
sebagai seorang investor yang cerdas,
kita harus bisa memiliki prinsip
investasi yaitu diversifikasi atau
pembagian portofolio. Jadi ketika
rekan-rekan nanti paham bagaimana
mengelolanya, jadi mungkin oh ya baik
Bu, saya akan meletakkan sekian
portofolio saya, dana saya di saham,
kemudian saya membagi lagi ke emas,
membagi lagi ke rakdana, itu tidak
apa-apa. Karena betul, rekan-rekan atau
sobat ASN. Kenapa seperti itu? Karena
kita yang paham diri kita sendiri, kita
paham karakteristik dari kita untuk
pengelolaan risikonya. Apakah saya
termasuk orang yang tidak suka risiko?
Apakah saya orang ya fifty-fifty saya
suka risiko, suka ee biasa aja atau saya
malah suka ambil risiko. Nah, itu
rekan-rekan yang bisa men-screening gitu
ya, mengevaluasi sebetulnya profi risiko
dari Sobat ASN seperti apa. Sekarang
saya akan menggambarkan bagaimana
sebetulnya pasar modal itu dan apa itu
bursa efek. Ini seperti pasar pada
umumnya, Sobat ASN. Jadi ada pembelinya,
ada lokasinya
kami ini. Nah, di sini di screen-nya
kebetulan ee DTC ya atau pasar atom lah
kalau di Surabaya. Rekan-rekan sobat ASN
datang ke pasar atom. Nah, kami ini di
bursa itu selaku pengelola pasar
atomnya. Jadi, Sobat ASN menjadi
pembelinya. Kemudian barang-barang yang
dibeli di pasar itu merupakan
saham-sahamnya.
Nah, yang menjual produknya atau yang
menjual barangnya itu kalau di pasar
modal namanya perusahaan efek atau
perusahaan sekuritas. Jadi, Sobat ASN
kalau ingin membuka rekening saham di
pasar modal Indonesia di Bursa Efek
Indonesia tidak bisa ke bursanya. Namun
untuk membeli barang tadi ya analogi
analogi mudahnya untuk membeli barang
tadi ya ke pedagangnya. Pedagangnya
siapa ya? Perusahaan efeknya. Jadi pada
webinar pagi hari ini nanti di sesi
ketiga ada Pak Rino dari Madiri
Sekuritas yang akan menjelaskan lebih
rinci mengenai analisa-analisa dari
saham di Bursa Efek Indonesia. Jadi ini
seperti pasar pada umumnya, Sobat ASN.
Bagaimana sih Bu Cita strukturnya?
Sebetulnya bagaimana posisi bursa? Jadi
ini posisi kami di struktur pasar modal
Indonesia. kami di bawah pengawasan dari
Otoritas Jasa Keuangan. Otoritas Jasa
Keuangan ini mengawasi perbankan dan non
perbankan. Jadi kami masuk yang non
perbankan yaitu pasar modal. Tapi kami
tidak bekerja sendiri. Jadi ada yang
namanya PT Clearing Penjaminan Efek
Indonesia. Ini tugasnya menjamin ya.
Kalau Sobat ASN beli saham ya dapat
sahamnya. Kalau jual saham ya dapat
uangnya ya. Kemudian ada PT Custodian
Sental Efek Indonesia atau KSI. Sobat
ASN tidak perlu khawatir sekarang semua
tersimpan secara elektronik di KSI. Jadi
kalau Sobat ASN memiliki warisan dari
orang tua, sahamnya masih dalam bentuk
kerta, silakan bisa disampaikan ke kami.
Nanti kami akan bantu cek di KSI ya.
Jadi tidak ada lagi sekarang saham dalam
bentuk kertas. Sekarang sudah semuanya
elektronik disimpan di KSI.
Kemudian di bawah dari struktur pasar
modal yang ada di bagan bagan bagian
bawah ada perusahaan efek, ada lembaga
penunjang, ada profesi penunjang,
kemudian ada investor ya ee sobat ASN
serta ada emiten. Jadi kita melihat di
sini kita akan fokus kepada perusahaan
efek. Perusahaan efek itu tempat
nantinya kalau sobat ASN ingin membuka
rekening saham atau menjadi investor.
Saya yakin juga pada peserta webinar
pagi hari ini pasti ada yang sudah
menjadi investor. Namun bagi yang belum,
perusahaan efek ini ada memiliki
beberapa fungsi begitu ya, Sobat ASN.
Nanti fungsi kalau untuk membantu
membukakan rekening saham itu fungsi
yaitu sebagai perantara pedagang efek.
Tapi jika Sobat ASN punya perusahaan
ingin menjadi gop atau menjadi
perusahaan Tbk dan tercatat nanti fungsi
dari perusahaan efek akan dibantu yang
namanya fungsi penjamin emisi effect.
Jadi ini adalah struktur pasar modal
Indonesia sebagai gambaran. Namun bursa
efek Indonesia ini sebetulnya lembaga
swasta ataupun atau BUMN ini Bu kami
murni swasta sobat ASN. Kami di bawah
pengawasan OJK dan kami swastanisasi
sejak tahun 92. Tidak ada lagi Bursa
Efek Surabaya, tidak ada lagi Bursa Efek
Jakarta. Kami hanya satu Bursa Efek
Indonesia yang memang instrumen
finansialnya saham, obligasi, reks, dana
dan lain-lain.
Nah, supaya enggak ngantuk ya, saya
masuk slide ini. Mungkin kalau enggak
bisa open mic, mungkin ada teman di
sebelahnya dorong-dorongan nih, aduh
kamu ikut main enggak gitu ya.
Rekan-rekan sobat ASN, banyak sekali ASN
yang terjebak judi online. Jadi jangan
sekali-kali rekan-rekan ASN mencoba yang
namanya judi online karena itu tidak ada
manfaatnya sama sekali. Kenapa? Karena
data di tahun 2023 ini dari PPATK bahkan
ada yang usianya di bawah 10 tahun itu
juga sudah masuk ke Judi online sebanyak
2%. luar biasa sekali kerugiannya sampai
hampir Rp327
triliun.
Nah, di sini ada perubahan
perilaku masyarakat Indonesia setelah
COVID, Sobat ASN. Memang pada saat COVID
kita tidak bisa ke mana-mana begitu ya.
Kita hanya diam di rumah, kemudian kita
hanya melihat di handphone, melihat
video-video di YouTube ataupun tutorial
di TikTok. atau di RELS ya yang sobat
ASN pasti tahu setelah COVID atau during
ee pada saat pandemi itu pun juga banyak
kenaikan
dari masyarakat Indonesia yang membuka
rekening saham. Tadi ee Pak Lukman juga
Pak Ramli sudah menyampaikan dengan
sangat baik di awal betul ada gap-nya
survei dari literasi kita itu malah
rendah dibandingkan jumlah inklusinya.
Artinya apa? Berarti masyarakat di
Indonesia masih banyak yang ikut-ikutan.
Ketika mereka lihat di sosial media, ayo
investasi ini ikut, tapi tanpa paham
sebetulnya investasinya apa, apa
resikonya, dan kemudian untungnya
bagaimana, itu tidak paham sama sekali.
Rekan-rekan, perlu kita pahami bersama
bahwa perencanaan keuangan itu penting.
Kenapa penting? Karena jika kita tidak
merencanakan dari sekarang, masa depan
kita nanti kita tidak akan bisa bebas
finansial dan jadinya akan merepotkan
keluarga di sekitar kita. Nah, ini nanti
juga akan dibahas oleh Pak Sabirin. Tapi
saya akan menyenggol sedikit ya, Sobat
ASN bagaimana
atau apa pentingnya investasi di pasar
modal. Kita paham bahwa ada yang namanya
inflasi. Jadi setiap tahun pasti ada
inflasi. Yang bisa mengalahkan inflasi
apa, Bu Cita? Ya, salah satunya adalah
harus berinvestasi.
Karena kenaikan harga barang itu ya
memang tidak bisa kita hindari dan kita
harus berinvestasi, kita harus bisa
mengembangkan begitu ya ee dana kita
untuk di masa depannya.
Kemudian yang kedua, sebetulnya ini
cerita-cerita
informal ya kalau diketemu sama
teman-teman. Sebetulnya apa sih sesuatu
yang pasti di muka bumi ini selain
nantinya kita ee akan meninggal begitu
ya? Salah satunya pastinya ya
ketidakpastian itu sendiri. Jadi kita
tidak boleh menggantungkan apapun
khususnya finansial itu kepada orang
lain karena kita harus berinvestasi
untuk menghindari ketidakpastian itu.
Apalagi kalau sobat SN ee perempuan ee
wanita yang notam ini merupakan Menteri
Keuangan dalam rumah tangga. Kita harus
memiliki mindset perempuan dan
kemandirian finansial. Ya, sebagai
Menteri Keuangan dalam rumah tangga
harapannya bisa lebih bijak mengelola
keuangan.
Selain itu kan kita banyak ya keinginan
sobat ASN pengin healing-healing
tipis-tipis, kemudian mungkin pengin
nonton konser, pengin check out
keranjang kuning atau hijau atau orange,
ya. Jadi investasi itu dapat memenuhi
keinginan dari Sobat ASN. Harapan dari
Pak Ramli memang di awal menyampaikan
Sobat ASN bisa mendapatkan penghasilan
sendiri di luar penghasilan per bulan
yang didapatkan secara tetap. Jadi ini
bisa menjadi opsi untuk rekan-rekan ASN
ke depannya memenuhi keinginan dan mimpi
dari rekan-rekan ASN. Meningkatkan nilai
aset tentu saja dan juga kebutuhan. Kita
tahu kebutuhan makin hari makin lama
bertambah tahun pasti akan menjadi
semakin mahal dan semakin meningkat. Ini
penting kita berinvestasi. Jadi kita
tidak meletakkan dana kita dalam suatu
instrumen tidak memiliki perkembangan
karena pastinya akan tergerus inflasi.
Nah, jadi kita akan lihat di screen ini
mungkin ee rekan-rekan atau sobat ASN
paham yang di tahun-tahun dulu sekali
nasi putih masih 150 perak. Kemudian,
aduh enggak mungkin banget ya di era
sekarang ini soto aja 350 perak itu
kayaknya kok enggak mungkin. Apalagi
dulu itu Indomie juga masih harganya 900
perak per bungkus. Ini yang namanya
inflasi, Sobat ASN. Sekarang enggak
mungkin kita ketemu dengan menu-menu
seperti ini di wartek-wartek dengan
harga semurah ini tidak mungkin. Jadi
kalau kita menaruh uang kita apalagi di
bawah bantal, di celengan itu pasti akan
tergerus inflasi karena kenaikan
harga-harga ini. Beberapa kesalahan kita
selaku investor pemula. Yang pertama
karena kita tamak ya. Jadi kalau di
luaran sana kok bisa ya Bu Cita, ada
orang yang pendidikannya tinggi,
orangnya pintar tapi ketipu juga gitu.
Kita lupa bahwa hakikatnya semua manusia
tuh ada sifat tamaknya. Dan sifat
tamaknya ini kadang yang akhirnya
menjerumuskan menjerumuskan mereka dan
menjadi
tamak dan mengambil jalan pintas seperti
itu ya. Salah satunya ya dengan dana
hutang terjebak
dan memang itu adalah kurangnya bekal ee
serta pemahaman tentang investasi.
memborong habis di awal. Kemudian ee ada
ketakutan untuk ketinggalan sesuatu yang
trendy atau FOMO bahasa Genzinya ya,
fear of missing out. Jadi, aduh apa nih
yang ngetren sekarang? Oh, ya udahlah
ikut-ikutan. Tapi sebetulnya enggak
ngerti itu beli apa, ikut-ikutan aja,
buka-buka aja gitu kan. Tapi begitu
nanti ada minus atau ada kerugian
teriak-teriak. Padahal dari awal
sebetulnya sudah sadar, saya enggak
paham ya, tapi saya ikut-ikutan teman
aja karena lagi happening nih seperti
itu. Kemudian menelan rekomendasi
mentah-mentah. Mungkin dari sobat ASN
ada yang follow influencer di Instagram
ataupun TikTok tanpa tahu ini
background-nya influencer ini sebetulnya
punya izin enggak, punya sertifikat
enggak, tapi ya udah ditelan
mentah-mentah aja udah kadung nge-fans
seperti itu ya. Panik atau kalap
terhadap fluktuasi itu juga kita harus
bisa lebih bijak. Karena jika kita
pahami prinsip yang saya sampaikan di
depan di mana kita pakainya uang dingin,
uang yang harapannya kalaupun nanti ada
fluktuasi atau ada naik turunnya di
pasar modal, kita tidak perlu panik.
Karena apa? Kita tujuannya memang untuk
masa depan, untuk jangka panjang, dan
kita juga berinvestasi di saham-saham
yang baik dan performance-nya bagus.
Begitu. Kemudian kesalahan berikutnya
tidak punya rencana investing plan. Nah,
ini nanti juga akan disampaikan Pak
Sabirin dan Pak Rino ya, bagaimana sih
kita kalau mau trading seperti apa? Nah,
kalau trading memang ada hal-hal yang
harus dikorbankan nih, Sobat ASN. Kenapa
saya bilang begitu? Karena untuk menjadi
trader itu melakukan jual beli tiap hari
itu ada yang harus dipelajari secara
optimal dan juga ada waktu yang harus
disisihkan untuk belajar itu. Jadi kalau
sobat ASM memang lagi banyak kerjaan
kemudian memang fokusnya bekerja apalagi
mahasiswa ya pasti fokusnya ya
menyelesaikan studinya mungkin lebih
berpikir ah ya udahlah saya jadi
investor aja toh saya juga setiap bulan
pasti akan menyisihkan uang saya untuk
membeli saham-saham yang kinerjanya
bagus ya lalu kesalahan berikutnya tidak
mau upgrade diri merasa nyaman enggak
usahlah saya konsultasi ke analis-analis
yang lain saya enggak belajar Jarah,
enggak baca berita-berita ekonomi biasa
aja gitu, tidak mau beradaptasi dengan
teknologi. Nah, ini juga harusnya kalau
sudah jadi investor harus bisa
mengupdate diri baca-baca informasi di
luar sana. Kemudian kalau misalkan ada
teknologi-teknologi lain-lain yang bisa
menunjang kebutuhan rekan-rekan menjadi
investor akan lebih baik. Dan yang
terakhir tidak melakukan diversifikasi.
tadi saya sampaikan ya harus paham
risiko dari kita bagaimana portofolio
kita dibagi ke instrumen-instrumen apa.
Jadi kalau Sobat ASN menaruh telurnya
dalam satu keranjang yang sama ini ada
istilahnya Warren Buff ya. Don't put all
of your eggs ex in one basket karena
jika terjadi sesuatu yang tidak pasti
dan di luar dugaan investasi rekan-rekan
yang ditaruh di telur yang sama itu akan
menjadi pecah sehingga Sobat ASN enggak
punya backup. Nah, itu jangan sampai
terjadi. Jadi, bisa diversifikasi dengan
instrumen yang tetap. Misalkan
diobligasi, ditaruh di reksa dana pasar
uang, ya. Dan kemudian sisanya ada yang
di saham atau malah ada juga yang di
properti. Itu sudah sangat baik. Bagi
sobat ASN sekalian.
Kita punya tagline di bursa effect. Yuk,
jadi investor cerdas dengan paham,
punya, pantau apa itu? kita bedah yang P
yang pertama yaitu paham. Paham yang
pertama, rekan-rekan harus bisa paham
tentang kelola keuangan. Jadi paham
tentang financial planning. Jadi kalau
ternyata susah nih ya untuk ee memulai,
coba deh rasain ngeluarin uang ee Sobat
N pakai duit cash gitu. Jadi ada rasa
code and code sakitnya untuk ngeluarin
cash itu kayak enggak rela gitu. Aduh
segini ee worth it enggak ya? Nah, itu
coba di kelola keuangan dicatat dulu di
Excel gitu tipis-tipis supaya bisa
kepantau atau track record-nya kepantau.
Biasanya kalau sekarang dibanking sudah
kelihatan ya ee di aplikasi
masing-masing ee perbankan rekan-rekan
itu sudah kelihatan tuh berapa
pendapatan pengeluarannya itu sudah baik
sekali untuk membantu. Kemudian tentukan
tujuan investasi. Bu Cita, saya pengin
nikah tanpa bantuan orang tua. Bu Cita,
saya pengin pensiun
tanpa membebani anak saya. Jadi saya
enggak ngerepotin anak, saya pengin
jalan-jalan suka-suka saya gitu karena
ya saya sudah enggak produktif ya ya
udah saya pengin ke mana-mana enggak
usah ngerepotin keluarga. Kemudian
tentukan risiko dan keuntungannya. Jadi
kalau Sobat Esn tanya risikonya ada
enggak Bu Cita yang tanpa risiko? Enggak
ada, Rekan-rekan. Semua yang kita
lakukan di dunia ini pasti ada
risikonya. Entah itu tadi pagi datangnya
telat, kemudian ada yang kehabisan
bensin mungkin sehari-hari kita akan
dihadapkan dengan risiko masing-masing.
Jadi begitu juga dengan investasi. Pasti
semua investasi ada risikonya dan juga
ada keuntungannya. Bagaimana rekan-rekan
bisa mem-manage itu? Kita langsung masuk
ke P yang kedua yaitu punya. Setelah
paham kita langsung punya. Jangan punya
dulu sebelum paham. Jangan kebalik. Nah,
setelah punya kita pastikan dulu tempat
kita membuka rekening investor atau
rekening saham tadi merupakan perusahaan
efek yang merupakan member dari Bursa
Efek Indonesia dan terdaftar di OJK. Itu
legal. Dan pastikan juga mereka memiliki
instrumen yang logis ya. Selain legal
juga logis. Jadi makes sense tidak ee
ada yang berbunga-bunga. Oke boleh
investasi di saya, saya kembalikan
se 100% dalam seminggu gitu. Saya
kembalikan uang Rp300.000 jadi R2 juta
dalam seminggu. Itu sudah enggak logis.
Jadi Sobat SN harus bisa lebih cerdas ee
mengantisipasi hal tersebut. Lalu kenali
dan yakini produknya. Kalau tadi sudah
tahu saham, berarti saham itu kan
kepemilikan. kita ikut memiliki
perusahaan itu. Kalau obligasi bagaimana
Bu Cita? Obligasi itu secara mudahnya
perusahaan itu yang ngutang ke kita gitu
ya. Menerbitkan obligasi namanya
menerbitkan surat tutang. Nah, setelah
kenal yakini produknya baru kita bisa
memiliki instrumen finansial tersebut.
Yang ketiga, diversifikasi bagi sobat
ASN yang pengin risikonya dikelola. Nah,
kita masuk P yang terakhir yaitu pantau.
Jadi setelah punya eh maaf setelah paham
kemudian punya jangan lupa untuk
dipantau. Jadi rekan-rekan, Sobat TSN
kalau scroll sosial media, follow akun
Instagram yang berkaitan dengan ekonomi
itu kan pasti enak ya udah bacanya.
Mereka memiliki beberapa slide yang
diposting di fit tinggal discroll aja ke
kanan. mereka pasti akan men-summarize
atau ee merangkumkan kondisi terkini
dari sebuah perusahaan. Sebetulnya
untung dari sebuah perusahaan Tbk jika
sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia
salah satunya yaitu adalah promosi
gratis mereka di media. Jika mereka
masih perusahaan tertutup, mereka tidak
diberitakan oleh media ekonomi. Namun
jika mereka sudah terbuka dan tercatat,
media-media besar di Indonesia secara
otomatis akan memberitakan mereka.
Karena ketika mereka memiliki informasi
yang strategis, itu informasi tersebut
berguna loh buat investor untuk
pengambilan keputusan investor menjual
atau membeli saham tersebut. Kalau
istilah di ee kita di ekonomi ya, itu
namanya aksi korporasi perusahaan atau
corporate action. Nah, setelah paham
kondisi terkini misalkan dari sisi
Indonesia, dari politik, ekonomi global
dan lain-lain, update berita informasi,
Sobat SN juga harus paham tentang
peraturan kebijakan Bu Cita ini legal
enggak sih? Ada undang-undangnya enggak?
Kalau di Undang-Undang Pasar Modal kita
ada Undang-Undang Nomor 95. Kemudian
kita memang di bawah pengawasan dari
OJK. Nah, semua anggota bursa kita
merupakan anggota Bursa Efek Indonesia
yang terdaftar di OJK. Jadi
kebijakan-kebijakannya kalau rekan-rekan
pengin tahu juga bisa dilihat di web di
OJK maupun di peraturan bursa. Jadi kita
harus paham dan mengutilize kita punya
handphone ataupun laptop untuk bisa
memantau berita-berita terkini terkait
dengan instrumen investasi kita di pasar
modal. Nah, ini adalah profil risikonya
ee rekan-rekan ee yang saya sudah
membagi-bagi gitu ya, Sobat Esn
kira-kira profil risikonya di mana? Bu
Cita, saya sangat konservatif, orangnya
konvensional sekali. Ya sudah, kalau
gitu bisa deposito atau reksadana pasar
uang. Nah, reksa dana itu apa? Tadi
belum saya singgung ya. Reksadana itu
adalah portofolio yang dikelola oleh
pihak ketiga yang namanya manajer
investasi. Jadi,
ada beberapa ee memang ya di basicnya di
RSA dana itu ada yang campuran saham,
ada yang campuran dari surat utang.
Memang bagi orang yang sangat
konservatif, cocok nih di pasar uang
ataupun pendapatan tetap. Nah, tapi
kalau udah masuk moderat sama agresif
itu bisa ke reksa dana saham atau
campuran. Jadi reksa dana itu ada empat
ya, Sobat ASN. Ada reksa dana pasar
uang, ada reksa dana pendapatan tetap,
ada reksa dana campuran, dan reksa dana
saham. Nah, Bu Cita saya ini tipenya
konservatif. Ee yang tadi tuh sangat
konservatif sekali ya. Ini konservatif.
Nah, itu bisa melirik ke obligasi dengan
jatuh tempo kurang dari setahun kemudian
dimix dengan ee deposito dan reksadana
dari pasar uang. Bu Cita, saya agak
moderat nih. Enggak apa-apa fifty-fy
coba ke saham dan bisa juga ke reksadana
campuran. Jadi memang underlying-nya ada
obligasi saham dan pasar uang. Bu Cita
saya agresif nih. Saya enggak apa-ap lah
Bu. Ee saya masukin semuanya ke saham
sampai produk turunannya yaitu derivatif
saya enggak masalah. Kenapa, Bu? Saya
agresif karena saya memiliki uang yang
disisihkan dengan cukup besar. Jadi
enggak masalah. Memang ini uang dingin
saya, Bu. Jadi saya agresif aja. Nah,
itu Sobat Aden bisa memilih
instrumen-instrumen yang ada di layar
ini.
Kita masuk ke keuntungan. Keuntungan
dari saham terjangkau. Jangan khawatir,
dengan 5.000 sebetulnya kita sudah
memiliki saham. Kenapa kok dengan 5.000?
Satuan untuk jual beli saham adalah lot
1 lot 100 lembar. Dan untuk harga
terendah dari suatu saham per lembarnya
adalah 50 perak saja. Jadi 50* 100
lembar itu adalah 5.000 untuk 1 lot.
Sebetulnya bisa tuh dengan 5.000 kita
sudah bisa menjadi pemilik saham. Namun
apakah
Sobat ASN cocok dengan
perusahaan-perusahaan yang sahamnya 50
perak itu enggak kan? Nah, itu tadi yang
saya sampaikan juga tidak semua
perusahaan di Bursa Efek Indonesia
performance-nya atau kinerjanya bagus.
Jadi, Sobat Esen harus bisa pintar
melihat mana perusahaan-perusahaan yang
Sobat Esn cocok untuk bisa dibeli
sahamnya. Menjadi pemilik perusahaan
otomatis karena ya teman-teman punya
sahamnya, teman-teman berhak menjadi
pemiliknya, teman-teman ikut juga ee
berhak untuk mengeluarkan suara ya
ketika ikut rapat umum pemegang saham
nih. RUPS dan memiliki hak suara.
Pertumbuhan laba bersih sekaligus juga
bisa kita dapatkan kapital gain jika
harga jual kita lebih tinggi
dibandingkan dengan harga beli. Kemudian
dividen. Jadi perusahaan itu akan
membagikan dividen atau keuntungan jika
mendapatkan ee laba bersih di laporan
keuangan mereka. Nah, tidak semua
perusahaan itu bagi dividen, Sobat ASN.
Jadi kalau sobat ASN pengin cek Bu Cita
kira-kira mana ya perusahaan-perusahaan
yang sering bagi dividen? Nanti cek ke
website kami ada indeks yang namanya
indeks dividen high. Sobat bisa cek
saja. Di sana kami sudah mengumpulkan
karena indeks itu kumpulan ya artinya ya
itu sudah mengumpulkan saham-saham yang
masuk ee dividennya cukup tinggi. Nah,
enggak perlu repot-repot cari di 900-an
saham sudah langsung masuk ke situ aja.
transaksinya fleksibel dari Senin sampai
Jumat kita ada dua sesi mulainya sesi 1
jam 09.00 sampai jam 12.00 kemudian
lanjut ke sesi berikutnya jam .00 sampai
jam jam .00. Kenapa kita sampaikan
investasi di saham itu adalah investasi
yang liquid? Jadi sehari-hari ee Sobat
SN bisa jual dan beli. Misalkan beli di
hari ini, hari Kamis, jualnya di hari
Jumat bisa ataupun mungkin di minggu
depan ya. Nah, ini beda dengan investasi
yang tidak likuid seperti properti dan
tanah yang memang sangat susah sekali
sekarang untuk jualnya karena tidak
semua orang memiliki dana sebesar itu
kan. Jadi kita harus cari investasi yang
liquid. Enggak afdol, enggak fair kalau
saya enggak bilang ke sobat tentang
risikonya. Jadi risiko yang kita
hadapkan nanti di pasar modal selain
perusahaan itu pilot juga ada risiko
perusahaan itu dia listing atau dihapus
pencatatannya dari bursa. Delisting itu
ada dua yang namanya daying secara paksa
ataupun eh delisting secara paksa dan
daying secara sukarela. Secara paksa ini
lebih parah. Kenapa? Ya karena ketika
dicek di lakukan survei ternyata
betul-betul perusahaannya tidak ada
operasional yang bagus, laporan
keuangannya juga sungguh tidak
memuaskan. Ya, itu yang mengharuskan
BURA untuk bisa menghapus perusahaan
ini. Namun untuk dilakukan di listing
ini prosesnya lama ya, Sobat ASN. Jadi
kalau Sobat ASN pantau berita-berita
terkini, pasti kalau Sobat Esn punya
sahamnya pasti akan mengetahui
saham-saham yang akan didalisting apa.
Jadi segeralah
beraksi ya jika punya ya sudah langsung
dijual aja. Keburuk nanti sudah dihapus
beneran kan nanti malah urusannya jadi
panjang gitu. Nah, kemudian market risce
yang lain capital loss. Capital loss
ketika harga kita lebih rendah ya
dibandingkan dengan harga beli, sahamnya
disuspen, diberhentikan sementara, ada
penurunan harga otomatis dan bubble
price. Ini adalah beberapa risiko di
pasar modal yang Sobat Esen harus tahu,
yang harus pahami juga. Pastikan
perusahaan kita berinvestasi layak
dipercaya, memiliki izin terdaftar di
OJK. Kalau sobat ASN kebingungan mencari
informasinya, Sobat ASN bisa cek di
website-nya ojk.go.id.
semuanya ada di sana. Di website-nya
Bursa Efek Indonesia juga bisa. Jadi
jangan khawatir sobat ASN untuk ee tidak
dapat informasi karena kami semua
mempublish-nya di website kami
masing-masing.
Apa aja sih Bu Cita, saham-saham yang
bisa kita beli? Nah, ini nanti sesinya
Pak Rino yang menjelaskan ya. Tapi kalau
dari sisinya bursa, bursa ini regulator
sobat ASN. Jadi kami perannya itu ee
mencegah ee mencegah praktik yang
dilarang. Kemudian kami mengeluarkan
kebijakan, peraturan dan kami juga
sebagai fasilitator. Kami penyedia
perdagangannya untuk perdagangan di
pasar modal itu berjalan lancar,
efektif, dan teratur serta efisien juga.
Nah, ini adalah contoh saham-saham yang
di lingkungan Sobat ASN pasti familiar
untuk bertemu. Kalau Sobat ASN sangat
loyal terhadap suatu produk dan sangat
percaya bahwa perusahaan ini memiliki
prospek yang bagus di masa yang akan
datang, kenapa hanya menjadi konsumennya
aja untuk membeli? Kenapa tidak
sekaligus menjadi pemilik perusahaannya?
Ya, dengan catatan Sobat ASN harus ada
bekalnya juga yang secara basic-nya ya,
yaitu baca sedikit-sedikit laporan
keuangannya. Kalau enggak ngerti mungkin
bisa tanya dari sisi perusahaan
sekuritasnya cara bacanya gimana atau
bisa hadir juga ke kantor kami tanya ke
kami juga bisa, "Bu Cita, ini cara
belajarnya gimana ya laporan keuangan
gitu." Kami di Bursa Efek ada sekolah
pasar modal gratis yang kami selalu
tayangkan beritanya di Instagram kami di
@idx Jawa Timur. Jadi kalau sobat ASM
belum follow, follow aja. Karena balik
lagi yang saya sampaikan, bursa effectf
ini regulator. Apa yang kami lakukan
harus kami kembalikan lagi kepada
masyarakat dalam bentuk CSR. CSR kami
adalah edukasi dan sosialisasi. Bu Cita,
bayarnya berapa? Enggak ada bayar sama
sekali. Jadi kami di bursa tidak boleh
menerapkan biaya.
untuk edukasi mengenai peningkatan
literasi masyarakat di pasar modal. Nah,
ini rekan-rekan ya, Sobat SN bisa lihat
ya. Kemudian kalau kebanyakan waktunya
habis di jalan kanan kiri melihat ada
Astra Internasional, LGCC, Locost Green
Car, kemudian pasti pengguna jalan tol
sudah familiar dengan Jasa Marga,
kemudian kontraktor-kontraktor maupun
pengguna Setia Bluebird. Nah, ini
rekan-rekan ini adalah beberapa contoh
begitu ya dari 964 perusahaan di
Indonesia, rekan-rekan atau Sobat bisa
beli sahamnya.
Saya akan masuk ke sesi sebetulnya sesi
terakhir ya di presentasi saya yaitu
tentang update dari pasar modal
Indonesia supaya sobat ASN tuh lebih
percaya gitu untuk bisa berinvestasi di
Indonesia.
Saat ini investor kita sudah tembus di
angka 17,5 juta investor. Nah, itu
semuanya ya ya obligasi ya reksadana ya
saham gitu. Ini adalah mimpi sebetulnya
kita kalau di 10 tahun maupun 15 tahun
yang lalu untuk bisa menyentuh angka
ini. Alhamdulillah sekarang masyarakat
lambat laun sudah mulai terliterasi dan
sudah mulai memanfaatkan instrumen pasar
modal sebagai investasi mereka di masa
depan. Nah, rekan-rekan kalau lihat di
komposisi kepemilikan investor, jadi
saat ini yang mendominasi adalah
domestik. Jadi jangan diremehin ini
kekuatan investor ril ya, rekan-rekan
karena mendominasi 52,18%
data per Maret tahun ini. Lalu dari sisi
mereka melakukan transaksi, nilai
perdagangan juga didominasi oleh
domestik loh, Sobat ASN sebesar 59,42%.
Kesimpulannya, investor domestik itu
mendominasi pasar modal dalam komposisi
kepemilikan maupun nilai transaksi. Nah,
saya akan sedikit flexing ya. Saya
flexing-nya enggak barang, flexing
kekayaan enggak, tapi saya akan flexing
tentang potret pasar modal Indonesia.
Jadi total perusahaan tercatat data per
25 Juli tahun 2025 ada 964. Total
kapitalisasi pasar kita.
Triliun. Saat ini ya SG kita di angka ee
7.500 ya. ya masih berkisar antara 6.900
7000 7.500 kita on the way 8.000 kita
optimis sekali kita on the way 8.000
sehari-hari nilai transaksi harian saham
kita diangka Rp13,24 triliun dan dari
awal sampai dengan per Juli ini kita
sudah ada 22 pencatatan efek atau saham
baru. Total dana yang dihimpun 10,4
triliun dan saat ini terdapat lima lagi
perusahaan yang sedang kita evaluasi.
Jadi, rekan-rekan, ini adalah potret
pasar modal kita. Orang Indonesia tuh
duitnya banyak sekali. Tapi ya itu
memang rekan-rekan bisa lihat ya, mereka
melakukan jual beli saham itu sehari
bisa sampai nyentuh 13,24 triliun. Itu
luar biasa. E, Sobat ASN ini adalah
potret kita, rekan-rekan. Kalau tidak
memulai atau bergabung di saat IHSG
sedang saat ini, nah kapan lagi? Tapi
tidak ada kata terlambat, lebih baik
memulai terlambat daripada tidak sama
sekali. Nah, ini adalah Jakarta
komposite index atau GCI atau indeks
harga saham gabungan 10 tahun terakhir.
Kami sudah mengalami mulai dari 2008,
2013, 2018 kemarin ada COVID 2020,
kemudian ada 2024 juga sempat juga ISG
tertinggi di 7.900 sempat turun juga
kemudian sempat diberhentikan
perdagangan juga. Jangan panik sobat ASN
memang ini wajar terjadi di pasar modal
ada naik turun tuh wajar kalau dia flat
aja itu malah enggak sehat. Nah, that's
why kita harus pahami prinsip investasi
di awal. Ketika kita ada kondisi yang
tidak pasti, pastikanlah uang kita itu
merupakan uang yang dingin atau uang
yang idle agar kita fokusnya memang
berinvestasi
perusahaan yang tepat dan kita fokusnya
memang untuk jangka panjang. Kecuali
kalau untuk trading ya nanti akan
diajari juga oleh Pak Rino bagaimana
tips and trik menjadi trader kalau
rekan-rekan memiliki waktu dan di
sela-sela kesibukan mungkin bisa
dimanfaatkan.
ini adalah individual investor equity
dan graphicnya. Dari sisi gender memang
betul saat ini dominasi masih pria ya di
62,62%
data per bulan Mei tahun 2025 secara
occupation memang didominasi oleh
employee karyawan 36,90. Nah, ini yang
menarik. Ternyata investor kita dari
sisi umurnya didominasi di usia bawah 30
tahun sebesar 54,33%.
Genzi luar biasa nih ya. Ini luar biasa
sekali karena mereka sekarang lebih
seset gitu ya. Ee ada investasi ini,
instrumen ini, berita ini mereka lebih
seset nyereapnya tuh cepat banget. Tapi
ya begitu jangan jangan ee asal-asalan
untuk ikut-ikutan tren ya. Tapi
benar-benar harus dipelajari juga dari
sisi edukasi yang mendominasi ini SMA.
Wah, ini luar biasa sekali. Eh, Sobat
ASN ini adalah individual investor
equity demographic ya. Nah, jaringan
distribusi bursa sobat ASN. Kalau ini
kan dari BPSDM PEPR Jatim, saya yakin
juga ada beberapa yang di luar Jawa
Timur jangan khawatir kalau ingin
mengetahui lebih dalam tentang informasi
pasar modal program-program dari Bursa
Efek Indonesia. Kami ada di 29 ibuota
provinsi di seluruh Indonesia. Ada 29
kantor perwakilan. Lalu kami ada di IDX
Channel. Kemudian kami ada 962 Galeri
investasi dan ada duta pasar modal
sebanyak 6.187.
Jadi ini adalah distribusinya bursa.
Jangan khawatir Sobat ASN kalau ingin
tahu bisa langsung datang saja ataupun
bisa datang ke OJK juga tidak menjadi
masalah. Tetap tangan terbuka Kemi akan
menerima rekan-rekan. Nah, itu saja dari
saya. Oh ya, saya skip ini mungkin ee
Sobat ASN pengin tahu ya
informasi-informasi langsung di aplikasi
bisa download IDX Mobile yang ada di iOS
maupun Play Store. Ini gratis ee produk
dari Bursa Efek Indonesia ada info
Capital Market, kemudian ada virtual
trading, ada running trade gitu ya.
running trade karena kan masih ya saya
masih sesi perdagangan dilihat kemudian
bisa ada informasi-informasi yang lain
silakan download rekan-rekan nanti bisa
praktikkan sendiri ya di handphone
rekan-rekan masing-masing. Baik,
demikian dari saya. Jangan lupa follow
kanal sosial media kami di Instagram
@idx Jawa Timur dan tidak lupa saya
sampaikan kembali ASN cerdas investasi
di pasar modal dan nanti bisa bangga
mengatakan aku investor saham. Saya Cita
Melisa. Wabillahi taufik walhidayah.
Wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Selamat pagi dan saya
kembalikan ke Pak Lukman.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Terima kasih Bu Cita untuk
materinya yang sangat menarik dan luar
biasa. Bapak, Ibu, Sobat ASN sekalian.
Sebelum kita lanjut ke sesi berikutnya,
kali ini kita akan membuka sesi tanya
jawab. Untuk sobat ASN yang ingin
bertanya silakan bisa acungkan feature
rise hand via Zoom ataupun menyampaikan
pertanyaan via chat YouTube di BWSDM
Jatim TV. Kita akan kembali setelah jeda
pandwara berikut ini.
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
Ya, Anda kembali lagi menyaksikan
webinar ASN Belajar seri 30 dan masih
bersama dengan Bu Cita. Bu Cita, thank
you tadi untuk materinya. Berarti yang
ee ini saya coba untuk meringkas ee
secara ringkas ya, Bu Cita. Berarti
investasi itu enggak cocok untuk semua
orang ya. Berarti kita harus tahu dulu
sebenarnya kita itu termasuk ke dalam
kategori orang yang konservatif,
moderat, atau agresif gitu ya. Kalau
misalnya kita masuk ke dalam kategori
let's say moderat sampai dengan agresif
ya berarti saham itu investasi saham
merupakan pilihan yang tepat untuk kita
lakukan gitu ya. Dan memang ketika kita
memilih untuk berinvestasi pada suatu
produk saham itu kita harus tahu dulu
profil perusahaannya seperti apa,
kemudian ee bagaimana proyeksi ee
industri ini ke depannya seperti itu.
Baru nanti kita bisa menuangkan em apa
namanya dana yang kita miliki. Otomatis
dananya itu tadi harus dana dingin ya.
Jangan sampai kita ngutang sana ngutang
sini hanya untuk dapat return yang
tinggi seperti itu ya Bu Cita ya.
Iya, betul Pak Lukman. Jadi investasi
itu memang satu-satunya yang bisa
mengalahkan inflasi, Sobat ASN. Namun,
kita harus bijak juga memahami tentang
profil risiko kita. Jadi kalau kita
termasuk profil risiko yang sangat
konservatif ataupun konservatif, mungkin
saham akan menjadi instrumen yang bikin
degdegan tiap saat karena ada naik, ada
naik, ada turunnya. Ya, tapi memang
itulah di pasar itulah kondisi pasar
modal Indonesia yang selalu naik turun.
Grafiknya memang selalu seperti itu.
Jadi sebelum rekan-rekan atau sobat SM
memiliki saham, memiliki reksadana
ataupun obligasi harus paham dulu
sebetulnya saya karakternya seperti apa
sih. Dan dari karakteristik profi risiko
tadi, Sobat ESN bisa memitigasi
risikonya dengan cara apa? Dengan cara
pemilihan instrumen-instrumen finansial
yang tepat. Nah, juga belum tentu
semuanya cocok untuk jadi trader. Bisa
juga ada yang cocok hanya investor.
Karena ya tidak ada waktu nih, Bu Cita,
saya juga sepertinya belajarnya saya
juga kurang paham nih. Saya beli aja
deh. Rutinkan ketika ada gajian masuk
saya beli saham tertentu dan itu saya
fokuskan untuk nabung sampai 3 sampai 4
tahun terakhir. Ini saya ada cerita
sedikit ya dari kepala OJK Malang yang
selalu saya ingat ini ceritanya. Jadi
ada empat mahasiswa pada saat itu mereka
masih S1. Yang tiga memutuskan untuk
nabung saham.
Yang satu akhirnya tidak memutuskan
karena sudah ah saya berhenti aja gitu.
Nah, yang tiga ini tetap sampai dengan
umur 48
tahun sampai bekerja di lembaga
pemerintahan juga masih tetap tiap bulan
mereka dapat gaji langsung disisikan
dian tertentu termasuk indeks E LQ45
pada saat itu. Nah, yang satu ini yang
tadi enggak ikut-ikutan nabung saham
tadi menjadi pengusaha ya. Kemudian ya
kalau jadi pengusaha pasti ada kondisi
yang tidak semuanya naik ya. itu
curhatlah sama tiga temannya ini. Aduh,
kayaknya saya ee kemarin pengin deh
kayak teman-teman yang nabung saham.
Masih nabung sahamnya? Iya, masih. Tapi
kayaknya udah mau aku stop bulan depan
kayaknya udah cukup deh gitu. Jadi ya
total yang didapatkan ee teman-teman
mahasiswa yang tiga tadi dari hasil
nabung saham cuman R00.000 Ibu ya
kayaknya tiap bulan itu ya cukup lama
memang waktunya Sobat ASN ya di atas e
10 tahun pasti ya di atas 15 tahun
mereka mendapatkan 4,7 M ya 4,7 M. Jadi
ya di usia segitu sudah bebas finansial
dan enggak kerasa menyisihkan untuk
membeli saham-saham yang tepat ya pada
saat ceritanya nih ee sudah pensiun ya.
Jadi ya hanya di ee di belakang rumahnya
ada kambing gitu. Cuman untuk kesibukan
aja sebetulnya ya beliau-beliau ini yang
bertiga ini sudah bebas finansial dari
awal mudanya mereka sudah memulai untuk
menabung saham secara rutin tiap bulan.
Begitu Pak Lukman. Itu cerita yang
menarik sih. Jadi ya kalau ada sobat ASN
yang baru masuk gitu ya masih kondisinya
ee rentang umurnya lah ya di bawah umur
30 tahun bisa mencoba untuk belajar dulu
tentang investasi di pasar modal. Jadi
yang kita tekankan di sini edukasi
literasinya terlebih dahulu. Kalau sudah
mahir sekali boleh tuh nengok-nengok
gimana sih caranya trading untuk dapat
penghasilan gitu ya. Kayaknya kok saya
pengin dapat cuan nih Bu di pasar modal.
Tapi ya harus tahu kapan kita berhenti
supaya enggak tamak. Kalau tamak nanti
jatuhnya bolaknya ke kita sendiri gitu.
Bu Cita untuk ceritanya tadi. Semoga
bisa menjadi inspirasi untuk sobat ASN
sekalian. Baik Bu Cita, kita akan masuk
ke sesi tanya jawab. Kali ini sudah ada
penanya yang bergabung dari Sobat ASN
atas nama Pak Joko. Saya mau sapa
terlebih dahulu. Selamat pagi menuju
siang, Pak Joko.
Pagi, Pak Joko.
Boleh dibantu untuk mute? Boleh, boleh.
Sil.
Oke. I ya.
Baik,
Pak Joko.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh. Pak Joko
sebelum memberikan pertanyaan kepada Bu
Cita, mungkin bisa diperkenalkan
terlebih dahulu nama asal unitnya Bapak.
Silakan Pak.
Baik. Nama saya R. Joko Kusmadenoto,
M.M. dari eh UPT Blk Singosari Malang.
Singosari Malang. Baik.
Wah, Singosari. Selamat pagi, Pak Joko.
Terima kasih ya, Pak, sudah bergabung.
Silakan, Pak Joko. Pertanyaannya, Pak.
Materi hari ini surprise bagi kami
karena sekian lama kami ASN ini belum
dapat pencerahan semacam ini ya Bu ya.
Wah
siap.
Kebetulan saya ee ASN yang masa kerja
baru 39 tahun lebih.
Wah luar biasa Pak Joko.
Jadi saya mencermati penjelasan dari Ibu
dari awal sampai akhir ini muncul
pertanyaan saya begini. bagi seperti
saya, mungkin contoh-contoh
teman-temaspen
kan begitu kan.
H
PT Taspen yang pertama apakah PT Taspen
itu juga termasuk di dalam perusahaan
yang masuk ini berusa efek atau tidak
gitu. Yang kedua kalau kami punya dana
yang lagi mungkin dana pengembalian dari
Taspen, kira-kira kami kalau ikut saham
itu Bu yang paling aman saham di mana
gitu. itu kan ada dana sedikit dari
Taspen itu
supaya enggak habis dimakan
ee kesehariannya sudah berkembang.
kira-kira itu saran itu di saham apa
dengan situasi kondisi ekonomi makro
yang sekarang ini kayaknya agak payah
ini ya dengan adanya ee situasi global
dunia yang belum baik-baik saja ini
supaya tentu kami kan butuh aman ya Bu
ya aman nyaman dan menghasilkan kan
begitu ya
aman nyaman menghasilkan
kalau enggak menghasilkan ya enggaklah
kan gitu kan
yang ketiga andaikan ada rekan kami
punya lahan lahan yang cukup luas di
kawasan Surabaya misalnya
itu kalau kita bisa dapatkan calon
investor untuk bisa menggarap lahan
tersebut itu bagaimana caranya? Apakah
itu dimungkinkan?
Karena ini ee adalan yang bagus gitu kan
diminta tolong teman saya coba Pak Joko
cari investor gitu kira-kira bagaimana.
Oke Bu. Tiga pertanyaan itu Bu. Makasih.
Terima kasih Pak Joko.
Eh, Pak Joko ini penanya setia ya dari
setiap webinar ASN selalu ada Pak Joko.
Silakan Bu Cita langsung aja dijawab Bu
Cita
ya. Terima kasih Pak Joko antusiasmenya
sudah berkarya selama 39 tahun dan
mengabdi. Luar biasa, Bapak. terima
kasih pertanyaannya ini sangat bagus
sekali dan juga mewakili
pertanyaan-pertanyaan dari Sobat SN yang
lain. Jadi Taspen itu memang kan ee
tingkatan dari tabungan dan asuransi
pegawai negeri begitu ya Pak Joko. Dan
memang program ini mencakup dana
pensiun, persiapan tabungan hari tua,
dan kalau di Bursa Efek Taspen ini tidak
masuk menjadi perusahaan tercatat yang
memang kita bisa beli sahamnya. Dan kami
dari sisi Bursa Efek Indonesia pun juga
dipersiapkan pensiun yang juga dikelola
oleh perusahaan kami sebetulnya. Dan
karena kami dari sisi Bursa Efek
Indonesia tidak ee ada beberapa kode
etik yang harus dipatuhi. Jadi
pengelolaan tersebut kami kebanyakan
direksa dana karena dikelola oleh pihak
ketiga dan Taspen ini ee jaminan sosial
ibaratnya ya kebanyakan untuk KSN juga.
Pak Joko, kalau nanti Pak Joko berminat
untuk menyisihkan sebagian dana dari
Taspen nantinya untuk bisa berinvestasi
dan pemilihan saham yang tepat dari kami
Pak Joko bisa cek saja indeks ya Pak
Joko ya. Indeks itu adalah kumpulan dari
saham-saham yang tercatat di Bursa Efek
Indonesia. Kalau Pak Joko nanti mampir
ke website kami ww.idx.co.id
co. Pak Joko bisa cek yang cek yang
namanya indeks eh ISG indeks LQ45.
LQ itu kepanjangannya liquid 45 saham
yang terliquid yang ada di pasar modal.
Kemudian indeks ISG itu tadi
environmental social governance ya Pak
Joko. Itu beberapa kumpulan indeks ya,
tidak banyak 30 perusahaan yang
terdaftar di sana yang sudah kita kurasi
sebagai acuan bagi investor pemula
berinvestasi. Karena balik lagi kalau
dari bursa ini ranahnya Pak Rino nanti
ya Pak Lukman menyampaikan nanti saya
harus trading apa karena balik lagi tadi
Pak Joko menyampaikan yang cuan
berpenghasilan buat kita kalau enggak
berpenghasilan di masa depan buat apa
ibaratnya kan gitu. Nah, nanti dari sisi
Pak Rino akan langsung secara gamblang
ya menjelaskan tentang saham-saham
tertentunya di sektor apa. Nah, itu
kalau dari sisi kami di Bursa Efek
Indonesia, Pak Joko bisa cek
indeks-indeks tersebut dan juga ada
indeks yang lain seperti indeks saham
syariah Indonesia, kemudian ada indeks
dividen high. Jadi mana
perusahaan-perusahaan yang memang ee
bagi yang rajin lah rajin bagi
dividennya sudah kita kumpulkan.
Kemudian yang pertanyaan terakhir Mbak
Joko terkait dengan investor selaku ada
rekan Pak Joko yang memiliki tanah.
Kalau di Bursa Efek Indonesia memang
kami memfasilitasi
perusahaan-perusahaan yang memutuskan
untuk menjadi perusahaan Tbk dengan cara
mekanismenya yaitu proses gop namanya ya
ee Pak ee Pak Joko. Namun dari sisi kita
mencari investor ataupun investor yang
individual jika ada peluang-peluang
seperti itu
sebetulnya ranahnya bukan di kami Pak
Joko. Namun bisa juga Pak Joko nantinya
ya atau Pak Lukman ada sesi dari ee
Kementerian Perekonomian kemudian
Kementerian ee Kemen Parekraf misalkan
jika nanti lahan tersebut digunakan
untuk yang hubungannya dengan ada sektor
ee dari parcraf ee pariwisata dan
industri kreatif. Nah, mereka seringki
ada program Pak Joko untuk menemu untuk
misalkan Pak Joko dan rekan Pak Joko itu
presentasi dan investornya mereka sudah
menghadirkan. Nah, itu momen-momen
seperti itu kan mungkin enggak banyak
orang tahu dan hanya merekalah yang
memiliki acara itu dan hanya orang-orang
terpilihlah yang diundang ke acara itu.
Mungkin dari sesi berikutnya bisa ada ee
diundang ya narasumber Tumbuh untuk
menjelaskan program-programnya. Karena
banyak juga ya sobat ASN yang mungkin
memiliki bisnis di UMKM dari sektor
kreatif. Bu Cita, saya pengin dong dapat
investor. Gimana caranya? Nah, itu bisa
dari lembaga-lembaga terkait yang saya
sebutkan sebelumnya. Begitu, Pak Joko.
Semoga menjawab pertanyaan dari Bapak.
Terima kasih.
Terima kasih, Ibu. Terima kasih. Semoga
Indonesia Bursa Efek Indonesia tetap
jaya lestari selamanya.
Amin ya rabbal alamin. Terima kasih, Pak
Joko.
Terima kasih Pak Joko untuk
pertanyaannya. Semoga terjawab Bapak.
Punten, Bapak. Mohon izin ee Bapak
jangan lupa untuk mengirimkan alamat
Bapak untuk pengiriman souvenir kepada
tim admin kami melalui chat Zoom ya, Pak
ya. Thank you, Pak Joko. Sampai bertemu
lagi di event-event selanjutnya. Baik,
Bu Cita. Tidak terasa kita sudah berada
di akhir sesi untuk sesi pertama kali
ini. Sebelum diakhiri barangkali dari Bu
Cita ada closing statement yang ingin
disampaikan kepada Sobat ASN. Kami
persilakan Ibu.
Ya, saya sudah sampaikan sebetulnya di
awal Pak Lukman bahwa kita harus
mempersiapkan masa depan kita menjadi
lebih baik. kita harus cedar finansial
karena urusan masa depan harus terdepan
dan kita harus pergunakan ilmu kita
untuk literasi kita di masa di masa
depan sehingga itu akan menjadikan
berkah untuk anak cucu serta keluarga
kita masing-masing. ASN Cerdas Finansial
menjadi investor di pasar modal
Indonesia merupakan kebanggaan
tersendiri. Maju terus pasar modal
Indonesia. Terima kasih Bu Cita atas
kesediaan waktunya sudah bergabung di
webinar SM belajar seri 30. Salam sehat
selalu, Ibu. Kita ketemu lagi di
event-event selanjutnya, Bu Cita.
Salam sehat juga, Pak Lukman. Terima
kasih atas waktunya.
Terima kasih, Ibu. Baik, Sobat ASN,
jangan ke mana-mana. Kita masih punya
dua narasumber lagi setelah satu ini.
Tetap di webinar ASN Belajar seri 30.
[Musik]
Sobat ASN, materi berikutnya akan
disampaikan oleh dosen Fakultas Ekonomi
dan Bisnis Universitas Brawijaya, Bapak
Dr. Muhammad Toji Busabirin Wardana,
MBE, AK.
[Musik]
Ya, saya akan sapa beliau terlebih
dahulu. Selamat pagi menuju siang, Pak
Sabirin.
Selamat pagi, Mas Lukman. Apa kabar,
Mas?
Kabar baik, Bapak. Alhamdulillah, Pak
Sabirin juga kabar baik.
Alhamdulillah sehat.
Sehat ya, Pak. Ya. Baik, Pak Sabirin.
Tadi sudah disampaikan oleh Bu Cita
terkait dengan dasar-dasar ketika
seseorang itu memutuskan untuk menjadi
investor. Apa saja yang harus
diperhatikan? Kemudian kiat-kiatnya,
tips and triknya seperti apa? Kali ini
kita ingin mendengarkan materi dari Pak
Sabirin. Punten Bapak izin mengingatkan
untuk materi kurang lebih akan
disampaikan selama 30 menit. Nanti kita
akan langsung masuk ke sesi tanya jawab.
Kami persilakan Pak Sabirin.
Baik, terima kasih Mas Lukman.
Ee sahabat ASN yang saya cintai,
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Selamat siang. Suara saya
bisa didengar?
Terdengar jelas, Pak Sabirin.
Baik. Ee adalah menarik ketika saya
diundang untuk menjadi ee presenter di
dalam acara yang sudah rutin kali ini
saya di ke-30 di tahun 2025 dari BBSDM
Provinsi Jawa Timur. Dan ini merupakan
satu hal yang memang menjadi ee hal yang
ditunggu-tunggu oleh ASN di seluruh
Indonesia. Ee perkenalkan nama saya
Sabilin Wardana. Saya dari Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Universitas Malang.
Ee sehari-hari saya menjadi kepala
laboratorium investasi dan pasar modal
di Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas
Surawijaya.
Ee hari ini saya ingin memberikan
gambaran tentang bagaimana ASN menjadi
investor saham. Ya, saya beri judul
dengan ASN menjadi investor saham solusi
inovatif untuk mengelola harapan dan
masa depan.
Dari opening speech, Bapak Kepala PPSDM
memberikan gambaran bahwa data dari
SINLIK atau survei nasional literasi
dani keuangan tahun 2025 yang dirilis
oleh OJK dan BPS ini adanya gap antara
literasi finansial yang ee 66% dan
inklusi keuangan yang 80,51%.
Artinya bahwa ASN ini mempunyai akses ke
lembaga ee dan produk keuangan ee lebih
tinggi dibandingkan dari literasi
finansialnya. Sehingga acara-acara
seperti ini memang sangat dibutuhkan
bahwa ASN harus memanfaatkan ee literasi
keuangan untuk bisa menjadikan mereka
menuai masa depan atau mensejahterakan
dalam bahasa ee ringkasnya. Jadi,
bagaimana ASN ini yang tadi ee juga
disampaikan oleh Kepala Badan
Kepegawaian Negara Pak Sudan Arif yang
Pak Ramli juga sempat untuk menyampaikan
hal ini bahwa ASM itu bisa untuk
berwirausaha untuk meningkatkan ee
pendapatannya atau menjadi lebih
sejahtera. Tentunya ee usaha ini harus
secara halal dan tanpa mengganggu
profesionalitas ee kinerjanya sebagai
ASN. Nah, hari ini kami tadi dari Pursa
Efek Indonesia ada Bu Cita Melisa dan
saya kemudian nanti ada Pak Rino ini
memberikan gambaran bahwa jika Anda
ingin melakukan aktivitas ee di luar
dari ee ee kegiatan ee sehari-hari Anda
sebagai ASN, maka Anda bisa mengambil
kesempatan ya. Mengapa kesempatan ini
dipakai? agar tadi dikatakan pula oleh
Bapak Kepala Badan bahwa pelayanan dan
pengabdian itu memang harus dilakukan
oleh ASN. Namun sejahtera dan mandiri
ini memang suatu hal yang ee ee perlu
untuk dijalankan secara beriringan,
namun tentunya tidak lupakan integritas.
Itu yang saya ee merasa berkesan dengan
adanya speech eh pembuka dari Kepala
BPSDM.
Eh, next eh slide.
Next slide. Oke. Nah, mengapa ASN perlu
cerdas finansial? Jadi ee tadi sekali
lagi dikatakan bahwa masa depan itu
harus dipersiapkan, harus direncanakan.
Ada beberapa hal yang menjadi pokok ee
kita sebagai ASN, saya juga ASN. Nilai
positif ASN adalah keci tetap.
Namun kebutuhan ini terus meningkat
seiring dengan perjalanan waktu.
Adanya inflasi. Inflasi ini menggerus
nilai dari pendapatan kita dari waktu ke
waktu. Artinya apa? Kita mendapatkan
gaji, namun ternyata harga-harga barang
naik melebihi dari ee pendapatan yang
kita terima. Kemudian tadi ada Pak Joko
juga saya simak ada masa pensiun. Ya,
masa pensiun ini memerlukan persiapan
finansial yang lebih matang. Karena
ketika ASN pensiun tentunya
pendapatannya mulai berkurang, namun
kebutuhannya tetap. Dan di sinilah kita
membutuhkan bahwa nilai dari kekayaan
ataupun aset yang dimiliki oleh ASN ini
harus dipersiapkan secara matang.
Kemudian tentunya kualitas hidup itu
harus lebih baik. hari ini harus lebih
baik daripada kemarin dan besok harus
lebih baik daripada hari ini. Itu satu
hal yang harus kita jalankan ee dan
menjadi nilai positif bagi ASN. Di sisi
yang lain saya bisa memberikan gambaran
realita finansial ASN ini sesuatu yang
cukup menarik.
ASN itu adalah salah satu ee ee ee
karyawan ataupun pegawai yang
pendapatannya stabil dan ini bisa
diprediksi tidak ada ee ee pendapatan
seperti pengusaha yang hari ini dengan
besok itu fluktuatif. Jadi, pendapatan
stabil ini merupakan satu kekuatan bagi
ee finansial ASN. Kemudian ASN ini juga
mengapa banyak orang ee berlomba-lomba
untuk mendaftar menjadi ASN. ini yang
menjadi pemanisnya atau sinernya adalah
jaminan pensiun dari negara. Jadi sampai
usia ee ee berakhir pun ASN ini masih
mendapatkan tunjangan dari negara.
Nah, dengan konsep ini saya berpikir
bahwa ASN ini harus ee di ee berdayakan
dengan ee mengembangkan potensinya untuk
berinvestasi dan investasi jangka
panjang itu bisa dilakukan salah satunya
melalui pasar modal dengan membeli
saham. Ya, tadi dikatakan oleh Bu Cita
bahwa dengan membeli saham kita tidak
hanya mengenal produk dari perusahaan
yang cop atau emiten, tapi kita juga
menjadi pemilik dari perusahaan.
Kemudian yang terakhir adalah tentunya
kita harus mendiversifikasi
ee sumber pendapatan ini. Jadi, sumber
pendapatan itu tidak hanya dari gaji
atau dari uang ee pensiun, tapi juga
bagaimana kita bisa mendapatkan
pendapatan ini dari aset yang kita
investasikan. Nah, salah satunya saham
ini tentunya memberikan satu ee ee
ekspektasi ataupun gambaran untuk bisa
meningkatkan nilai dari waktu ke waktu.
Berikutnya,
satu hal yang menjadi momok di dalam
ekonomi itu adalah inflasi. Jadi inflasi
itu ee terjadi karena kondisi harga
barang dan jasa itu secara umum
terus-menerus akan naik. Ya, jadi suatu
negara yang ekonominya tumbuh maka ada
inflasi.
Namun di sisi yang lain, inflasi ini
tentunya akan mengurangi daya beli dari
uang yang kita miliki. Artinya tadi juga
Bu Jita sudah memberikan gambaran bahwa
dengan jumlah uang yang sama ee namun ee
membeli barangnya menjadi lebih ee
sedikit atau berkurang sehingga dahulu
yang tadi dikatakan ada harga ee ee
untuk makan nasi hanya sekitar Rp150
tentunya sekarang sudah berlipat-lipat
nilainya. Jadi kita jika hanya memiliki
uang seperti 10 ee 20 tahun yang lalu
tentunya tidak bisa membeli barang yang
sama pada tahun ini. Nah, mengapa negara
memerlukan inflasi? Jadi inflasi yang
moderat atau inflasi yang terkendali ini
diperlukan untuk pertumbuhan ekonomi.
Jadi indikator ekonomi yang sehat
tentunya adanya permintaan dan aktivitas
ekonomi. Karena adanya permintaan ya
jadi suatu barang adanya ee permintaan
maka tentu pula akan direaksi bahwa
barang ini juga akan naik harganya.
Kemudian yang kedua adalah mendorong
konsumsi. Orang akan melihat bahwa
ketika harga ini mempunyai kecenderungan
naik, maka orang lebih terdorong untuk
membeli sekarang daripada menunda. Jadi
ee ee ASN ketika mendapatkan satu rezeki
mungkin kemudian atau mempunyai ee
pendapatan yang bertambah, mereka sudah
berpikir untuk membeli sekarang daripada
untuk menunda. Contohnya ASN akan ee
mengutamakan untuk ee kebutuhan ee rumah
misalnya, maka dia akan membeli barang
sekarang dengan ee ee pendapatan tetap
yang stabil, maka ASN bisa mengukur
rumah tipe apa, dengan harga berapa,
kemudian berapa tenor untuk angsuran
dari pembelian rumah ini bisa ee
direncanakan mulai saat mulai saat ini.
sehingga ASN ini tentunya ingin
berlomba-lomba untuk mendorong ee ee ee
kebutuhannya bisa ee dipenuhi pada saat
ini daripada ditunda. Kemudian yang
ketiga adalah stimulasi investasi. Jadi
ee pengusaha itu selalu terdorong untuk
investasi di dalam mengantisipasi
kenaikan harga dari suatu barang. Maka
dari itu seringki karena permintaan
meningkat, sekali lagi ekonomi tumbuh
karena adanya permintaan. Permintaan
meningkat ini akhirnya akan membuat satu
inflasi bagi suatu negara. Dan yang
terakhir tentunya inflasi itu akan
mengurangi beban utang. Makanya di ee
negara Indonesia juga salah satunya ee
mempunyai satu pertumbuhan ekonomi yang
agresif dengan cara defisit fiskal.
Artinya antara pendapatan dan kebutuhan
pengeluaran dari negara lebih tinggi
pengeluarannya. Maka dari itu beban yang
ee terjadi di dalam defisit fiskal itu
di-cover dengan adanya utang. Jadi utang
negara ini dalam rangka untuk
mempercepat atau mengakselerasi ee
pertumbuhan ekonomi. Berikutnya,
nah bagaimana strategi menundukkan
inflasi? Ya, ASN itu harus cerdas ya.
ASN itu harus mempunyai kecerdasan
finansial ya. Kalau pintar tentunya
minum ee ee tolak angin misalnya seperti
tapi ini cerdas. Ini apa ini maksud
cerdas? Cerdas itu bahwa ASN itu harus
meningkatkan kekayaannya atau
meningkatkan nilai asetnya.
Mengapa ASN ee membeli aset ri seperti
rumah? karena permintaan akan rumah itu
selalu meningkat. Namun ee ee ee ee
tentunya harga rumah ini akan menjadi ee
naik. Karena apa? Ya, karena penduduk
semakin lama semakin bertambah. Maka ini
disebut dengan konsep bahwa peningkatan
nilai aset itu jika Anda ingin melakukan
investasi di aset dalam bentuk yang
berwujud, maka disebut dengan investasi
di aset ri. Anda membeli rumah, Anda
membeli emas, ya. Karena emas itu juga
suatu hal yang disebut dengan logam
mulia. Mengapa disebut dengan logam
mulia? Karena emas ini ee nilainya tidak
berubah walaupun bentuknya berubah.
Katakan emas itu ee ee ee ee dalam
kondisi tertentu misalnya Anda membeli
rumah kemudian rumahnya mendapatkan
musibah terbakar. Emas yang ada di dalam
rumah walaupun bentuknya berubah
nilainya tetap. Sedangkan rumah jika
mendapatkan musibah maka nilainya
menurun. Nah, jadi ini yang disebut
dengan eh return and risk. Return itu
adalah tingkat imbalan yang didapatkan
karena meningkatkan nilai. Namun juga
ada risiko yang harus dipertimbangkan.
Maka dari itu, emas salah satu pilihan
bahwa emas itu adalah ee ee aset yang ee
mulia. Mulia itu artinya tidak berubah
nilainya. N di sisi yang lain ada aset
tidak harus dalam bentuk yang berwujud.
ada aset yang disebut dengan finansial,
salah satunya adalah saham. Saham ini
Anda tidak memiliki ee ee ee bentuk
wujud ee perusahaannya, tapi Anda
memiliki bukti kepemilikannya. Ya,
apalagi tadi disampaikan bahwa saham
sekarang tidak lagi dalam bentuk ee ee
kertas sebagai bukti kepemilikannya,
tapi dalam bentuk digital. Jadi, Anda
memiliki ee bukti kepemilikan ini secara
finansial Anda adalah pemilik ee
perusahaan.
Jadi yang disebut bahwa Anda harus
memberikan ee ee satu pilihan bahwa Anda
menjalankan ee ee menjalankan
antiinflasi dengan cara perinvestasi dan
investasi itu banyak pilihannya. Anda
bisa melakukan di di dalam ee bentuk
yang ee ee
beraneka ragam. Jadi ada diversifikasi
ini yang disebut dengan ee portofolio.
Kemudian yang berikutnya ini sebagai
ASN. ASN itu harus mampu untuk membuat
manajemen arus kas atau manajemen cash
flow.
Cash flow itu adalah membandingkan
antara penghasilan dan pengeluaran.
ASN yang cerdas adalah bagaimana dia
mampu untuk meningkatkan penghasilan.
Ya. Ya. Tentunya dengan kinerjanya
bertambah atau tadi dikatakan ee Pak
Sudan juga memberikan gambaran bahwa ASN
boleh berwirausaha,
ASN bisa berinvestasi dalam rangka untuk
meningkatkan kesejahteraannya. Jadi cara
mengoptimasi terhadap manajemen cash
flow adalah dengan cara meningkatkan
penghasilan
ya. Yang kedua atau membatasi
pengeluaran sehingga cash flow-nya
menjadi lebih ee ee ee besar atau
bertambah. Nah, ini yang disebut bahwa
strategi untuk menundukkan inflasi
ya berikutnya adalah me-manage eh cash
flow yang Anda miliki. Kemudian yang
terakhir mendudukkan inflasi itu bisa
dengan cara strategi investasi jangka
panjang ya. Anda bisa dengan dana yang
Anda miliki, Anda sisihkan. Tadi
diberikan gambaran tentang saham yang
bisa ee minimum, tapi ini tampaknya ee
tidak memberikan satu kontribusi ee
income yang memadai. Anda dengan Rp5.000
pun bisa memiliki saham sebanyak 1 lot
atau 100 lembar.
Namun pertahap tentunya jika Anda
melihat bahwa oh saham ini memberikan
satu kontribusi penghasilan yang
menarik, Anda bisa menambahkan. Jadi
sekali lagi ee di dalam investasi ketika
Anda masih dalam proses mengenal ya
mengenal dan belajar Anda masih konsep
mempelajari, memantau baru Anda memilih
ini Anda bisa lakukan dengan cara berta.
Dan hari ini investasi yang dilakukan
oleh ASN dengan acara series ke-30 dari
BPSDM ini ASN belajar bahwa ini adalah
salah satu ee ee pendidikan agar ASN
sudah mulai mengenal sehingga nanti
ketika mengenal mempunyai minat dan
kemudian dari minat ini Anda akan
menjadi ahli. Jadi tidak ada segala
sesuatu itu yang instan, tapi segala
sesuatu itu harus dijalankan dengan
bertahap.
berikutnya.
Nah, ini yang ee selalu
didengung-dengungkan jika Anda ee
memiliki uang atau memegang uang. Ya,
ini kin motif manajemen dana ya. Kalau
Anda punya ee ee dana atau Anda
mempunyai penghasilan, Anda memiliki ee
ee uang, maka Anda harus mempunyai ee
prioritas dalam mengelola dana yang Anda
miliki. Ya, prioritas yang pertama, maka
Anda harus mempunyai ee motif transaksi
yaitu fokus untuk memenuhi kebutuhan
sehari-hari ya. kebutuhan pangan,
kebutuhan sandang, kebutuhan papan. Itu
adalah transaction motif. Kemudian
kedua, dari dana yang Anda miliki ini
harus Anda sisihkan. Sisihkan yang
disebut dengan precautionary motif atau
motif berjaga-jaga.
Jadi, ini fokus untuk kebutuhan
mendadak. seringki ee ee ASN ee akan
mempunyai kebutuhan mendadak misalnya ee
dalam rangka untuk ee ee ee healing
misalnya atau ber ee berwisata atau ada
kebutuhan mendadak dari ee putra-putri
ASN ee ketika ada ee permintaan dari
sekolah atau kebutuhan dari sekolah
untuk memenuhi ee sarana pendidikannya
misalnya harus membeli buku tambahan dan
seterusnya. membeli kalkulator misalnya
ya. Sehingga ini adalah satu gambaran
bahwa Anda prioritas kedua sisikan dana
Anda untuk motif precau sendiri. Dan
yang ketiga ini yang ee berkaitan dengan
fokus ee pembahasan hari ini adalah
motif spekulatif.
spekulatif itu bahasa ee sederhananya
adalah bagaimana Anda fokus untuk
meningkatkan nilai dari dana yang Anda
miliki. Jadi kalau meningkat nilainya
itu disebut dengan spekulatif motif. Dan
ini terakhir,
prioritas terakhir. Dan ini tadi
disampaikan oleh Bu Cita bahwa kalau
Anda berinvestasi berarti meningkatkan
nilai ini adalah spekulatif motif.
Sehingga dari konsep ini kita mengenal
prioritas Anda untuk berinvestasi itu
adalah prioritas terakhir ketika Anda
sudah meng-cover mencukupi motif
transaksi, mencukupi motif precautionary
dan inilah dana yang disebut dengan dana
menganggur atau idle fund. Ya, jadi dana
yang bisa dipakai untuk investasi ketika
Anda sudah memenuhi prioritas pertama
dan prioritas kedua. Jangan Anda masih
ee fokus pada prioritas kesatu atau
kedua ini. Kemudian Anda melakukan
spekulatif motif berikutnya.
Oke,
jadi investasi kunci melawan inflasi ini
memastikan bahwa satu dengan investasi
kekayaan dan daya beli kita tumbuh lebih
cepat daripada inflasi.
Ya, kalau misalnya Anda mengatakan,
"Oke, saya investasi dengan cara
menabung." Misal,
Anda harus mengukur, harus menghitung
apakah dari menabung tadi mendapatkan
pendapatan bunga ee ee tabungan atau
bunga depositu tadi akan bisa meng-cover
daya beli kita ketika harga barang
nilainya lebih tinggi ee kenaikannya
atau yang disebut dengan inflasi
daripada apa yang kita dapatkan dari ee
bunga tabungan.
Kemudian sebagai ASN kita juga memiliki
tadi keunggulan saya katakan pendapatan
kita tetap.
Namun seringki kita mendapatkan
pendapatan yang tidak terduga yaitu
tunjangan ataupun ada bonus dan ada ee
hal-hal insentif yang tentunya ini
adalah satu ee di luar perencanaan cash
flow kita. Maka dari itu kita bisa
mengoptimalkan ini yang tadi saya
katakan ini salah satu dana ini adalah
dana yang bisa dipakai untuk prioritas
ketiga yaitu untuk meningkatkan nilai
dari ee dana yang kita miliki. Jadi
kunci sukses di dalam hal ini adalah
dalam perencanaan keuangan kita harus
konsisten, disiplin, dan ini yang
terakhir paham pilihan investasi. Jadi
implementasikan strategi ini tidak ee
secara instan tapi bertahan. Jadi ketika
Anda masuk ke ee ee ee bursa untuk
membeli saham, saya bisa menganalogikan
seperti ini. Misalnya Anda ee datang ke
supermarket ya, supermarket di Indonesia
kan ya mereknya hanya ee ada 1 2 3 lah.
Katakan Anda ke supermarket, miniarket
dengan ee yang berwarna biru atau
berwarna merah.
Ketika Anda sudah terbiasa di
supermarket itu, maka pertanyaannya
sama. Jika Anda mencari ee minuman
botol,
lokasi dari rak yang ada di di
minimarket tadi di sebelah mana? Semua
akan bisa menjawab dengan jawaban yang
sama. Ya, kalau masuk pintu masuk
langsung belok kiri. Ya, dengan gambaran
ini berarti apa? kita bisa mendapatkan
ee ee satu pengenalan ya terhadap ee
supermarket tersebut. Jadi inflasi ini
adalah musuh terbesar bagi karyawan atau
yang ee bergaji tetap. Tapi investasi
itu jika kita cerdas maka menjadi
senjata ampuh untuk melawannya. Jadi
meningkatkan nilai aset berikutnya.
Nah, investasi itu hanya dua hal yang
harus kita ee ee jadikan pedoman, yaitu
ekspektasi dari imbalan investasi
disebut dengan return
atau karena ini ekspektasi terjadinya di
masa yang akan datang tentunya hal ini
akan menjadikan satu hal ee ee hal yang
tidak pasti atau hal yang bisa
mendapatkan ee lebih dari ekspektasi
sama dengan ekspektasi atau kurang dari
ekspektasi. Dan itulah yang disebut
dengan penyimpangan dari ekspektasi dan
ini dikenal dengan risiko. Nah, sebagai
ee ee ee investor kita harus
mengoptimasikan antara
eh return atau imbalan dengan ee risiko
dari penyimpangan return dan investor
yang mampu meningkatkan nilai aset itu
yang mampu mengoptimasikan
dan pertimbangan rasionalnya adalah high
risk, high return. Jadi kalau risiko
tinggi, return-nya tinggi. Nah,
karakteristik seseorang akan dilihat
dari bagaimana mereka mengoptimasi
terhadap ee ee nilai aset ini dengan
melihat eh return dan ris yang ee
dijadikan pedoman. Berikutnya
investasi saham di bursa itu hanya
sederhananya begini. Anda punya ide
investasi tadi, Anda mengenal perusahaan
misalnya, Anda membeli ee produk dari
perusahaan, Anda ingin memiliki
perusahaan tersebut, Anda mengenal
perusahaan tersebut. Nah, ini harus ee
ide investasi itu harus di ee pakai
sebagai bahan untuk menentukan sikap.
Ini yang disebut dengan analisis. Ee
kita kenal dengan analisis fundamental
dan analisis teknikal. Dan nantinya
dengan analisis fundamental dan analisis
teknikal, Anda akan mampu untuk memilih
dan memilah saham-saham apa ini yang
disebut dengan portofolio. Dan saat ini
ee ASN akan sangat terbantu dulu untuk
bisa masuk ke bursa atau ee investasi di
ee bursa effectf. Anda harus datang atau
menelepon wakil ee dari perusahaan
sekuritas atau melihat layar screen ya
sampai sekarang masih memungkinkan dari
laptop. Tapi sekarang semua dalam
genggaman. Aplikasi-aplikasi
ee itu bisa ee dipakai untuk menentukan
saham apa hari ini yang ee saya pilih
untuk dibeli, saham apa hari ini atau
besok yang akan ee dijual. Dan semua itu
bisa Anda tentukan dari
informasi-informasi yang ada di ee dalam
ee genggaman Anda. Dan itu tentunya akan
menjadikan dasar bahwa investor yang
rasional adalah investor yang well
inform. Jadi, informasi apapun dia bisa
dapatkan baik secara fundamental dan
teknikal. Apa itu fundamental? Apa itu
teknikal? Berikutnya.
Next.
Oke,
jadi analisis fundamental itu ada tiga
hal. Yang pertama kita lihat analisis
makroekonomi.
Apakah Indonesia ini dalam kondisi
ekonomi yang ee normal atau dalam
ekonomi yang resesi atau ekonomi yang
sedang booming. Ya, makroekonomi itu
dilihat dari sisi bagaimana pertumbuhan
ekonomi. Kemarin Bapak Presiden Pak
Prabowo Subianto mengatakan pertumbuhan
ekonomi Indonesia meningkat. Kemudian
bagaimana inflasi? inflasi terjaga dan
Indonesia adalah satu-satunya negara di
Asia yang mampu untuk menjaga stabilitas
inflasi.
KURS juga memberikan konsep bahwa bank
sentral atau Bank Indonesia mampu untuk
menjaga stabilitas kurs. Kursnya tidak
fluktuatif. Jadi kurs ini memberikan
gambaran bahwa perdagangan internasional
Indonesia terjaga dengan nilai tukar
yang stabil. Dan tentunya kita melihat
tingkat suku bunga. Tingkat suku bunga
saat inilah tingkat suku bunga yang
rendah. Dengan tingkat suku bunga yang
rendah artinya apa? Cost of ataupun
harga dana itu murah. Sehingga ketika
harga dana murah maka sesungguhnya bahwa
mereka pengusaha ataupun mereka yang
melakukan aktivitas bisnis akan bisa
mendapatkan ee harga murah untuk ee ee
ee kebutuhan dana modal ee untuk
beraktivitas.
Kemudian yang kedua, kita harus melihat
industrinya. Nah, jadi kalau Anda sudah
mengenal kondisi ekonomi, industri apa
sih yang Anda coba untuk Anda jadikan ee
ee tambatan atau pilihan per investasi?
Misalnya ketika kemarin harga emas naik,
maka kita melihat perusahaan-perusahaan
apa yang berada di dalam industri yang
terkait dengan emas. Ya, kita melihat
antrian di aneka tambang atau Antam
untuk orang membeli logam mulia.
sehingga di situ ketika melihat bahwa
industri emas akan ee ikut atau menjadi
terdorong karena adanya kenaikan harga
emas dunia, maka harga saham dari ee ee
perusahaan Antam juga akan meningkat.
Nah, ini yang saya katakan bahwa harga
itu refleksi dari informasi. Jadi, kalau
Anda berinvestasi di saham ya kuncinya
satu, well inform. Anda bisa mendapatkan
investasi itu ee atau menentukan sikap
di dalam berinvestasi karena Anda
mendapatkan informasi yang cukup dan
memadai. Dan terakhir tentunya analisis
perusahaan. Tadi Ibu Cita mengatakan
bahwa Anda harus bisa membaca laporan
keuangan dan seterusnya. Anda memahami
prospek bisnis perusahaan dan
seterusnya. Jadi performa bisnis dari
laporan keuangan itu sekarang semakin
mudah karena apa? Sudah dikompilasi di
dalam genggaman. beberapa perusahaan
sekuritas bisa memberikan gambaran bahwa
bagaimana pertumbuhan penjualan
perusahaan, bagaimana pertumbuhan dari
laba perusahaan, itu semua ada di dalam
genggaman. Sehingga Anda bisa mengetahui
bahwa performa bisnis perusahaan dalam
ee ee tahun terakhir, 1 2 tahun terakhir
bisa terlihat di sana. Kemudian Anda cek
bagaimana kenaikan harga sahamnya. Kalau
harga sahamnya mengikuti, berarti
performa bisnis perusahaan itu direspon
oleh pasar memiliki prospek bisnis yang
sehat. Berikutnya,
selain analisis fundamental, Anda
mempelajari pola dan gerakan harga
saham. Ini yang disebut dengan analisis
teknikal. Sesungguhnya analisis teknikal
ini bisa mudah untuk dipelajari. Namun,
banyak indikator ataupun hal yang
menjadikan ee seseorang ini wah ini
sulit nih, harus belajar banyak hal.
misalnya harus belajar ee ee bentuk
grafik yang grafik itu dalam bentuk ee
ee candlestick atau dalam bentuk batang
lilin ya. Namun hanya gambaran yang
sederhana saya sederhanakan. Tiga hal
yang kita pelajari dalam analisis
teknikal dengan mempelajari pola ataupun
gerakan ee dari harga saham yang tadi
dikatakan harga saham bisa naik bisa
turun ya. Yang pertama adalah trennya.
tren itu kalau bahasa ee ee ee bursa
bullish itu yang gambarnya banteng gitu
ya. Ee
itu ee adalah kondisi harga-harga
meningkat ya. Apa yang ada di background
saya ini adalah bullish trend. Itu
adalah indikator bahwa Anda saat untuk
membeli dari gerakan harga saham.
Kemudian yang kedua adalah baris. beris
itu ya ee be?
Beruang. Beruang itu kan kalau jalan
membongkok itu kecenderungan tren
harganya menurun. Satu, tren. Kedua,
kisaran harga.
Dengan adanya teknikal, Anda tahu bahwa
berapa harga tertinggi dan berapa harga
terendah. Sehingga Anda akan mengetahui
bahwa oh ini harganya masih memungkinkan
untuk naik ee sejauh apa atau naik
berapa persen.
Saya berikan analog misalnya begini.
Ibu-ibu ASN seringki berbelanja
kebutuhan sehari-hari misalnya harga
telur. Jika Ibu-ibu sudah memberikan
harga telur itu adalah terendah di harga
misalnya R24.000,
tertinggi ketika masa lebaran adalah
R30.000, maka kisaran harga ini kita
akan tahu bahwa harga telur enggak akan
melampaui 24.000 dan R30.000. Kalau
lebih rendah dari 24.000 maka penjual
akan menolak. Saya pernah jual 24.000 R
terakhir enggak mungkin saya jual di
bawah 24.000. Jika harga di atas R30.000
ini enggak lebaran ya saya enggak akan
membeli ee telur di atas harga Rp30.000.
Sehingga ketika kita tahu harga ee ee
kisarannya maka kita bisa menentukan, oh
ini saat untuk beli, oh ini saat untuk
menjual. Dan yang terakhir adalah
kejenuhan. kejenani bahasa bursanya
disebut dengan overboot dan
overshari-harinya
kelihatan harga saham itu naik ya kalau
naik-naik terus berarti kan ee
demand-nya ataupun permintaannya sangat
tinggi. Ada saatnya ketika permintaan
sangat tinggi itu berakhir maka itu yang
disebut dengan overboot. Ketika kita
mengetahui saat itu ada terjadi
kejenuhan pasar, maka langkah yang bisa
kita ambil saat untuk penjual.
Dan ketika sebaliknya bahwa harga saham
itu turun berturut-turut selama ee
periode waktu tertentu, ada saatnya
harga saham itu untuk berbalik arah atau
report. Ini ketika saham itu adalah
overs
next.
Jadi ASN yang cerdas itu bukan hanya
profesional berintegritas, tapi juga
mampu mengelola gajinya. Jangan biarkan
inflasi menggerus dari kerja keras Anda
selama berpuluh-puluh tahun gitu kan.
Investasi saham ini adalah strategi
cerdas melawan inflasi. Jadi perubahan
paradigmanya kalau mindset lama saya
hanya ASN tapi dirubah mindsetnya
sekarang. Saya adalah investor cerdas
yang profesional mengabdi kepada negara.
Gaji kecil saya belum sejahtera. Tapi
bagaimana Anda gaji stabil? Jangan
diomongin gaji kecil. gaji stabil adalah
modal terbaik saya untuk investasi
karena saya mampu untuk memberikan ee ee
prioritas di dalam ee mengelola gaji
yang saya terima. Kemudian investasi itu
ribet dan memakan waktu. Investasi
cerdas itu hanya butuh waktu yang
sedikit ya. Semua ada dalam genggaman.
Ya, sembari Anda melakukan pelayanan
kepada masyarakat, Anda sesekali
menengok. Ya, sekarang ini kan ee bangun
tidur pun ketika ditanya bangun tidur
apa kegiatan pertama kali yang
dilakukan? Pegang handphone.
Jadi, investasi cerdas itu hanya butuh
dengan cara megang handphone. Pensiunan
bergantung pada pensiunan. Ya, selalunya
nabung di bank itu rugi karena inflasi
pensiunan itu harus mempunyai passive
income yang berlimpah. Yait
contoh terakhir tadi diberikan oleh Bu
Cita bahwa ternyata di saat ee akhir
masa kerjanya seseorang tinggal
mendapatkan ee income yang berlimpah
dari investasi yang sudah dilakukan
bertahap selama bertahun-tahun. Jadi
sekali lagi saya memberikan gambaran
bahwa ee investasi ini bisa dilakukan
oleh ASN dan investasi ini bisa
dilakukan tanpa harus ee mengurangi
profesionalitas sebagai ASN.
Berikutnya.
Oke. Ee saya berharap ee sekelumit yang
saya berikan tadi bisa melengkapi apa
yang sudah disampaikan oleh Bu Cita dan
Pak Ramli. ee mudah-mudahan ini
menginspirasi. Jadi belajar saham,
mengelola harapan dalam rangka untuk
menuai masa depan yang lebih baik dan
lebih sejahtera. Ee saya akhiri dan
nanti saya akan ee mencoba untuk
merespon jika ada Bapak Ibu yang ingin
ee bertanya jawab. Kembali ke moderator
silakan
ya. Terima kasih Pak Sabirin untuk
materinya. Keren banget Pak. Tadi kita
sudah tahu terkait dengan analisis
fundamental dan teknikal. Tapi sebelum
itu, bagi sobat ASN yang ingin bertanya,
setelah ini kita akan masuk ke sesi
tanya jawab. Jadi untuk Sobat TSN yang
bergabung di Zoom bisa menggunakan
feature rise hand atau yang bergabung
melalui YouTube bisa tuliskan pertanyaan
melalui live chat. Dan untuk penanyaan
yang beruntung, kita akan memberikan
hadiah menarik. Jadi jangan ke
mana-mana, tetap di webinar ASN belajar
seri 30.
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
Ya, Anda kembali lagi menyaksikan
webinar ASN Belajar seri 30. Pak
Sabirin, thank you sekali lagi, Pak,
untuk materinya tadi terkait dengan
analisis fundamental dan teknikal.
Sebelum saya lempar pertanyaan ke sobat
ASN yang akan bertanya, mungkin bisa
diberikan pros dan kons, Pak. Untuk
investor pemula sebenarnya yang paling
baik itu melakukan analisis fundamental
atau analisis teknikal yang lebih sulit
yang mana sih, Pak Sabirin kalau boleh
tahu, Pak?
ee sebaiknya keduanya
karena analisis fundamental itu sebagai
dasar untuk mengenal
Heeh.
mengenal bisnis dari ee perusahaan,
mengenal industri, mengenal kondisi
makroekonomi, dan kemudian kita bisa ee
memberikan gambaran bahwa oh perusahaan
ini akan mempunyai prospek bisnis yang
baik.
Analisis teknikal dipakai untuk
mengambil keputusan saat masuk ke pasar.
kapan beli, kapan jual, itu adalah
analisis teknikal. Namun sebelum kita
memastikan beli dan jual tadi, kita
harus mengenal dahulu secara fundamental
bahwa emitennya atau perusahaan yang
goblik ini ee prospek bisnisnya seperti
apa ya atau kondisi ekonominya menunjang
enggak dengan industri yang ada.
Oke.
Sehingga saat ee sudah mengenal kita
melihat bahwa oh ini harganya saat untuk
beli atau jual. Kalau beli berarti
prospeknya harganya akan meningkat.
Namun ketika kita merasa bahwa ini
saatnya belum beli, kita tunggu ketika
harga itu terkoreksi. Tadi saya katakan
ada kejenuhan pasar.
Ketika pasar sudah jenuh beli, maka
saham itu harganya akan terkoreksi.
Jadi belilah pada saat harga saham akan
naik. Juallah pada saat harga mulai
turun. Itu teknikal.
Oke. Oke. Berarti kita tidak bisa
memilih salah satu ya, Pak ya. kita
harus kombinasikan antara fundamental
dan juga teknikal. Tadi me apa ngutip
dari Bapak yang katakan terkait dengan
investor yang rasional adalah investor
yang well inform. Berarti ya kita juga
harus belajar tuh perusahaannya seperti
apa, kemudian prospek ke depannya
seperti apa, kebijakan-kebijakan yang
sudah berkembang itu apakah mendukung
pertumbuhan perusahaannya atau tidak.
Seperti itu ya, Pak Sabirin ya.
Nah, jadi tadi saya berikan contoh
misalnya ini harga emas dunia naik.
Kemudian kita melihat berita di e media
ada antrian orang untuk membeli emas
batangan di Antam gitu.
Heeh.
Nah, itu kan sudah memberikan gambaran
bahwa oh ini ada apa nih di industri ee
ee ee emas
ya.
Kita lihat bahwa perusahaan Antam ini ee
bagaimana performa bisnisnya dari
laporan keuangan ee dari sisi prospek
bisnis di masa yang akan datang. Setelah
itu kita mulai untuk masuk ke pasar
dengan cara teknikal.
Oke.
Oh, ini harganya saat untuk beli ini. Ee
kita tunggu dulu.
Heeh.
Mungkin harus terkoreksi karena kan ada
kejenuhan di pasar. Ee dan pada saat
harga mulai turun kalau kita memiliki
apa ee ee saham tersebut kita jual. Tapi
jika kita belum kita tunggu untuk kapan
mulai untuk naik kembali. Baik. Baik.
Terima kasih Pak Sabirin untuk
inset-nya. Kali ini sudah ada Sobat ASN
yang bergabung bersama dengan kami. Saya
akan sapa beliau terlebih dahulu.
Selamat siang, Pak Iqbal.
Pak Iqbal dari DisperKim Tulungagung.
Selamat siang, Pak.
Selamat siang. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh, Pak Sobirin.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh, Pak Iqbal, silakan
disampaikan pertanyaannya kepada Pak
Sabirin, Pak.
Iya, terima kasih atas waktunya. Begini,
Pak Sairin. Ee mungkin saya salah satu
dari rekan-rekan yang mengikuti webinar
ini yang memang
belum sama sekali
pernah melaksanakan trading.
Nah, oleh karena itu di sini saya ingin
minta rekomendasi atau solusi agar kita
bisa memahami dulu apa-apa yang ada di
aplikasi tersebut.
Nah, kira-kira kita tuh harus seperti
apa atau di mana kita belajarnya?
Seperti kita mau bekerja menggunakan
Word atau Excel. Nah, pada saat kita mau
nge-print berarti kita klik Ctrl P atau
langsung klik ee menu yang tertuliskan
print kan gitu, Pak. Nah, pada saat kita
masuk ke aplikasi
ee trading ini, kita kebingungan setelah
mungkin kita masukkan dana atau deposit.
Nah, terus kita mau ngapain? Ini artinya
tanda IDX ini apa ini? Yuk, USB.
IDR ini apa? Kita kan kadang kita kalau
khusus saya pribadi bingungnya di situ,
Pak. Nah, jadi untuk kita lebih untuk
bisa menganalisis
lebih jauh secara teknikal atau
fundamental tadi tapi kita tidak tahu
dasarnya itu. Nah, itu bagaimana itu,
Pak. Hanya itu yang saya kesulitan atau
yang saya Mas yang jadi pertanyaan besar
saya.
Mungkin begitu, Pak. Terima kasih.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Terima kasih Pak Iqbal.
Berarti ini pertanyaannya lebih ke step
by step-nya itu seperti apa sih Pak
Sabirin? Kemudian tools atau media yang
bisa kita gunakan apa? Karena ketika
kita punya udah punya aplikasinya tuh
ada banyak terminologi yang kita tidak
tahu itu maksudnya seperti apa. Mungkin
bisa digambarkan secara garis besar
terlebih dahulu Pak Sabirin. Silakan
Pak.
Baik. Tadi analog yang menarik Pak Iqbal
bahwa Bapak untuk mempelajari
spreadsheet atau Excel Bapak juga
bertahapkan gitu Pak. Sehingga saya juga
memberikan gambaran bahwa belajar untuk
ee berinvestasi
ee atau Anda untuk masuk ke pasar saham
ini memang memerlukan waktu. Tidak ada
sesuatu yang tanpa harus mempunyai dekal
gitu, Pak ya. Ya, seperti yang saya tadi
katakan,
kalau Anda memulai untuk melakukan
investasi,
pertama pelajari dulu tentang kondisi
ekonomi. Contoh misal
indeks harga saham gabungan yang
menunjukkan ee performansi pasar saham
di Indonesia itu pernah ee di angka ee
lebih dari saat ini menuju ke 8.000-an.
Kemudian saham ini terkoreksi
karena berita-berita politik yang
memberikan gambaran bahwa ee saham ini
artinya pada turun ya. Ketika itu
mencapai indeksnya di angka 6.500-an,
maka psikologis pasar akan
terpengaruh.
Ini harga pernah tinggi di hampir
8.000-an. Berarti ini pas harusnya akan
berbalik arah atau rebaw.
Di situ kita sudah punya bekal satu,
Pak, bahwa oh ini saham harganya pada
murah nih.
Seperti yang saya tadi katakan harga
telur tadi, Pak. Ketika telur itu
harganya Rp24.000 ya. Oh, ini harga
telur lagi Rp25.000 padahal pernah
tertinggi Rp30.000. Nah, itu Bapak mulai
untuk mengamati
untuk memantau gitu kan. Dari konteks
ini ee kita sudah punya pengetahuan
pengetahuan tentang ee saham-saham apa
yang harus kita pilih. Kemudian ee saya
juga mengatakan kita itu harus tune in
di pasar. Tune in itu menyatu dengan
pasar. Jadi enggak mungkin kita itu
sehari-hari ya sisakan waktu. Saya
selalu Pak pada jam 09.00 saat opening
itu sekitar 1015 menit saya mencoba
untuk memantau saham yang kira-kira
mempunyai prospek menarik apa
dengan informasi yang saya inginkan atau
yang saya dapatkan ini maka saya bisa
mengambil keputusan.
Jadi sekarang yang menarik lagi Bapak
teknologi artificial intelligence itu
sudah masuk ke dalam perdagangan saham.
Jika Bapak lebih advance lagi, maka
Bapak bisa memberikan prediksi saham apa
yang harus dibeli. Tadi Bu Cita
mengatakan saham ada 900 sampai 950-an.
Enggak mungkin kita harus mempelajari
saham sampai 950
ee segitu banyaknya, Pak. Tapi dengan
screener, EA itu membantu kita. Misalnya
Bapak enggak harus berpikir tadi baca
laporan keuangan ini gimana susah banget
sih, tapi mungkin bisa memberikan satu
ee ee ee prompting ya, Pak. Jadi ee satu
hal yang jadikan pilihan Bapak adalah
yang dipilih adalah
perusahaan yang mempunyai performansi
kenaikan penjualan
10% selama 3 tahun berturut-turut.
perusahaan yang selalu memberikan laba
peningkatannya sebesar 3%
4 tahun berturut-turut. Itu bisa
ditulis, Pak, promingnya. Dan kemudian
yang berikutnya itu fundamentalnya apa?
Teknikalnya ditambahkan promptingnya
adalah saham yang mengalami kenaikan ee
ee dalam 5 hari terakhir ee lebih dari
10%.
Nah, hal-hal seperti itu atau saham yang
mempunyai volume perdagangan sekian ee
ee banyak gitu, Pak. Nah,
indikator-indikator itu jika kita sudah
mampu untuk melihat ee potensi dari ee
saham yang akan dibeli itu menjadikan
referensi.
Jadi memang harus belajar Bapak Pak
Iqbal. Enggak mungkin kita ikut-ikutan.
Kita harus belajar dan menyatu ke pasar.
Seperti tadi saya katakan, Pak, kalau
Bapak ke ee minimarket yang warna biru
atau minimarket warna merah mungkin sama
ya, Bapak pengin teh botol misalnya,
pasti Bapak dari pintu itu belok kiri
langsung ada lemari esah pendingin apa
ee teh botol di sana. Nah, itu yang saya
katakan menyatu dengan pasar. Jadi,
enggak mungkin hari ini Bapak baru
menengok pasar kemudian langsung aksi
beli, Pak. Itu tidak rasional.
I itu Pak Iqbal ada yang mungkin di
dinyakan Pak
ya. Bagaimana Pak Iqbal sudah terjawab?
Berarti memang kalau di era sekarang ya
Pak Sabirin ya kan sudah banyak
teknologi advance ya salah satunya
adalah AI gitu ya. kita juga bisa
optimasi ee peran fungsi dari AI ini
untuk membantu kita menganalisa,
mengkomparasi antara perusahaan A dengan
perusahaan B ini lebih bagus yang mana
seperti itu. Atau mungkin kita bisa ee
mempermudah desarch kita juga melalui
artificial intelligence itu ya tadi Pak
Sabirin ya.
Mohon maaf, mohon maaf anu wah Pak host,
Mas host.
Iya, silakan Pak Iqbal. Gak ini ini
maksud saya begini ee Abah Sobirin eh
kebiasaan
Pak saya itu pakai kopiah karena rambut
saya sudah padam
gini Mbah maksudnya insyaallah kalau
untuk nganalisis secara fundamental
maupun teoritis saya selama ini sering
mengikuti. Jadi kapan kita harus jadi
seller, kapan kita harus jadi buying ee
itu
alhamdulillah saya terus mengikuti. Nah,
cuman untuk masuk ke dalam, nah itu
tool-tools-nya tadi itu yang saya masih
belum memahami ya. Seperti saya bilang
tadi, saya punya laptop tapi saya mau
bergerak atau mau bekerja menggunakan
Word. Nah, pada saat kita tidak tahu
perintah-perintah apa yang kita gunakan
untuk diw, kita hanya bisa mengetik.
Ng toh, Pak. Bagaimana kita pakai
berarti itu untuk hurufnya besar semua
dan lain sebagainya gitu, Pak. Pada saat
kita mau nge-save, kita punya file. Oh,
berarti kita klik yang
menu di situ ada tulisan save itu kita
klik. Nah, itu maksud saya di situnya,
Pak. di perintahnya itu yang saya mati
kebingungan. Kalau untuk candlestick
insyaallah mungkin saya masih bisa
dengan prinsip kognisimu adalah
menentukan kekayaan begitu, Pak. Jangan
menaruh telur di satu keranjang itu kita
sudah memahaminya. Kalau saya
alhamdulillah
sudah memahami untuk bagaimana kita
menentukan kapan itu
ee
apa
peluang-peluang kita harus bisa beres
atau kita bullish. Nah, itu di situ
insyaallah saya selama ini sudah
mempelajarinya
cuman belum berani masuk karena tidak
mengetahui tool-tools yang harus kita
gunakan setelah kita deposit. Nah, terus
ini bagaimana, ini bagaimana di situ
kekurangannya, Pak.
Baik,
ya. ee menarik
sebetulnya Pak Iqbal ini sudah menjadi
investor, cuma beliau masih melihat ee
bagaimana
ee untuk menentukan sikap gitu ya, Pak.
Kayak kayak saya lihat tadi
dan ini Bapak sekali lagi semakin banyak
mendapatkan informasi ya, termasuk
informasi untuk pendidikan di dalam
mengambil keputusan di pasar modal dan
sekarang ini sangat mudah Pak. Makanya
tadi ee infografis dari Ibu Cita
mengatakan lebih dari 50% ternyata
investor tuh di bawah 30 tahun ya, anak
muda Gensi yang banyak di sana. Artinya
apa? Mereka mempunyai waktu luang untuk
belajar lebih banyak melalui apa?
Melalui YouTube,
melalui ee media sosial. Itu bisa mereka
ee apa jadikan pedoman. Nah, saya kira
kita juga harus menjalankan satu yang
sama dengan Genzi tadi. Intinya adalah
dalam rangka investor yang rasional itu
adalah investor yang mendapatkan
informasi yang cukup. Harga itu refleksi
dari informasi, Pak. Jadi ketika
investor bersama-sama mendapatkan
refleksi apa ee informasi positif ini
yang disebut dengan sentimen positif,
refleksinya harga akan naik, Pak.
Jadi itu itu yang yang bisa dijadikan
dasar. Pak Iqbal, saya bisa mengundang
Bapak saya ada lab investasi dan pasar
modal di Fakultas Ekonomi dan Bisnis di
UP. Ee kalau Bapak lagi ke Malang ee
silakan Pak mampir nanti ngopi-ngopi di
laboratorium saya, Pak.
Ya, terima kasih Pak Sabirin. Pak Iqbal
rasanya kalau pertanyaan Bapak terkait
tools ini nanti mungkin akan dijelaskan
lebih detail di narasumber kita yang
ketiga dari em Head Surabaya Brandch PT
Mandiri Sekuritas. Mungkin nanti kita
akan kulik lebih dalam di sesi ketiga
ya, Pak Iqbal. Dan terima kasih Bapak
untuk partisipasi pertanyaannya. Jangan
lupa untuk mengirimkan alamat ke tim
admin kami untuk klaim hadiah. Pak
Sabirin sekali lagi terima kasih untuk
sesi di kedua yang sangat menarik kali
ini. Sebelum diakhiri Pak Sabirin karena
kita memiliki keterbatasan waktu
barangkali dari Pak Sabirin ingin
menyampaikan closing statement kepada
Sobat ASN. Kami persilakan Pak.
Baik. tanpa harus mengurangi pelayanan
dan pengabdian kepada masyarakat, maka
ASN mempunyai waktu yang bisa
dimanfaatkan
dalam rangka untuk meningkatkan
kesejahteraan. Salah satunya adalah
berinvestasi.
Jadilah investor yang rasional. Jadilah
ASN yang profesional.
Makasih.
Terima kasih banyak Pak Sabirin sudah
berkenan bergabung di webinar ASN
belajar seri 30. Salam sehat selalu,
Bapak. Sampai bertemu lagi di
event-event selanjutnya, Pak Sabirin,
ya. Dan bagi sobat ASN yang masih belum
sempat untuk bertanya, jangan khawatir
karena kita masih punya satu sesi
terakhir tetap di webinar ASN belajar
seri 30.
[Musik]
Anda masih menyaksikan webinar ASN
belajar seri 30. Sobat ASN. Kali ini
materi terakhir akan disampaikan oleh
Head Surabaya Brand PT Mandiri
Sekuritas, Bapak Rino Alvian Firdiang.
[Tepuk tangan]
[Musik]
Sudah bergabung bersama dengan kami, Pak
Rino Alvian Firdiang. Saya akan sapa
beliau terlebih dahulu. Selamat siang,
Pak Ro. Siang, Mbak.
Kabar baik, Pak.
Alhamdulillah baik. Ya, Pak Rino tadi ee
di materi sebelumnya kita sudah sedikit
berkenalan dengan yang namanya analisis
fundamental dan teknikal. Tapi ada
pertanyaan lebih lanjut dari salah satu
sobat SN terkait dengan bagaimana sih
cara kita bisa mengoptimasi tools-tools
yang ada gitu ya. Terus kemudian ketika
kita buka tools atau aplikasinya kadang
kala banyak terminologi yang enggak kita
tahu gitu ini maksudnya apa sih gitu ya.
Nah, kali ini kita mau mendengarkan
insight menarik dari Bapak seperti itu
untuk penyampaian materi kurang lebih
selama 30 menit nanti kita akan masuk ke
sesi tanya jawab. Silakan, Pak Rino.
Oke. Baik. Ee, Mas Suban terima kasih
kesempatannya. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh. Ee Bapak,
Ibu yang kami hormati ee salam jumpa
dengan saya. Saya selaku ee kepala
cabang ya di Sekuritas Surabaya.
Kebetulan memang ruang lingkup saya
itu mencapai seluruh Jawa Timur. Jadi
mungkin dari Bapak Ibu dari pelosok Jawa
Timur ya mulai dari ujung timur ee dari
Banyuwangi, Jember bahkan sampai di
ujung barat ee Pacitan kemudian sampai
Tuban. Monggo kalau di
wilayah-wilayahnya
eh menghendaki adanya sharing session
untuk investasi pasar modal dan langsung
praktik ee bersama praktisi-praktisinya
langsung. Nah, nanti bisa tuh ee apa
hubungi kami nanti akan kami bantu
bersama tim-liim saya yang ada di
wilayah. Ee kebetulan kalau untuk di
Surabaya ee nanti langsung ya biasanya
dengan saya dan tim saya untuk yang di
luar kota kadang nanti saya wakilkan di
tim-tim saya yang ada di kota-kota
terdekat dari Bapak Ibu semuanya. Untuk
materi saya hari ini Bapak Ibu saya izin
share screen dulu.
Apakah sudah tertampil ya untuk materi?
Oke, sudah. Baik, ee untuk materi saya
itu langsung kepada implementasi ya.
Jadi nanti tidak terlalu banyak, tapi
karena di sini saya hadir selaku
praktisi mungkin kalau dari Bu Cita tadi
ee
menyampaikan secara selaku regulator ya
kan ee dan Pak Sabirin yang sangat luar
biasa menyampaikan sebagai ee akademisi
yang sudah menjelaskan pasar modal
secara ee detail sekali. Nah, di sini
saya bersifat ya sebagai ee praktisi.
Jadi, saya yang sudah berkecimpung di
dalamnya ee dan saya mengghandle banyak
nasabah di Surabaya dan klien kami itu
ee sangat besar sekali khususnya di
wilayah Jawa Timur. Bahkan kalau untuk
di nasional eh market share kami di
Mandiri Sekuritas itu yang paling besar
se-Indonesia ya. Jadi kalau ee market
rettail khususnya dan jumlah nasah kami
itu ee yang paling besar di seluruh
Indonesia. Jadi mungkin kalau Bapak Ibu
belum memiliki ee platform untuk
investasi, nah mungkin Mandiri Sekuritas
ini bisa menjadi salah satu platform
yang bisa digunakan dalam rangka untuk
berinvestasi.
Nah, ee bagaimana praktik kita
berinvestasi di pasar modal ya? ee
mungkin step by step akan saya sampaikan
ya, bagaimana sih langkah-langkah awal
untuk kita mulai berinvestasi.
Yang pertama, Bapak Ibu perlu ada yang
ditentukan yaitu instrumen terbaik. Tadi
mungkin sudah dijelaskan sama Bu Cita
ya. Ee ada beberapa prinsip dalam
berinvestasi. satu ee kalau kita mengacu
pada prinsip maka ada di pasar modal
atau di saham itu ada yang dinamakan ee
pasar modal yang konvensional dan ada
juga yang syariah ya. Kemudian
kalau untuk secara berdasarkan tujuan
waktu ada yang sifatnya itu jangka
panjang, kemudian ada yang jangka
menengah dan ada yang ada yang jangka
pendek. Kalau untuk panjang itu di atas
5 tahun. Kalau untuk yang menengah itu
biasanya 1 sampai 5 tahun. Untuk yang
pendek itu kurang dari 1 tahun. Kemudian
juga berdasarkan profil investasi tadi
sudah dijelaskan bahwasanya ada yang
sifatnya konservatif lebih suka
mengamankan modalnya daripada kehilangan
modal. Ada juga yang sifatnya moderat ee
cukup seimbang dengan ee antara return
dengan resikonya. Tapi ada juga yang
agresif. Mereka sangat berani untuk
mengambil resiko demi mengharapkan
imbalan yang lebih besar. Nah, hal
inilah yang di sana itu nanti mungkin
investor bisa tentukan, ya. Kemudian
yang kedua ee yang paling penting adalah
rekan-rekan harus memilih platform yang
terpercaya untuk investasi di berbagai
macam instrumen investasi. Jadi kalau
bisa ada satu platform yang digunakan
investasi tapi bisa benar-benar
mengakomodasi keperluan Bapak Ibu
semuanya dalam rangka investasi. bisa
beli saham, bisa nanti untuk beli reksa
dana juga bisa, untuk beli obligasi juga
bisa. Jadi nanti dalam satu aplikasi ini
itu bisa benar-benar digunakan satu
paket dalam rangka berinvestasi di semua
produk. Begitu. Nah, ee kemudian yang
ketiga, Bapak Ibu juga perlu yang
namanya memiliki mentor ya, investasi ya
yang amanah. Karena kenapa? Karena
misalnya Bapak, Ibu tuh walaupun sehebat
apapun ilmunya ya, kalau misalnya nanti
kenalannya sama orang yang salah,
dikenalinnya sama orang yang salah, ya
kan mesti nanti ada entah apa yang
disampaikan itu keliru kemudian
dibohongi memang sengaja meniatkan untuk
mengambil uangnya dan sebagainya. Ee itu
sangat bisa terjadi ya kan. Bahkan tidak
sedikit, mohon maaf ee dalam apa namanya
orang jualan itu kan tidak dipungkiri.
Bisa jadi lebih mengunggulkan hal yang
positif-positifnya
ya kan. Dan di sana itu menyembunyikan
hal yang negatif ya. Padahal sebenarnya
banyak negatifnya dibandingkan
positifnya. Nah, kalau misalnya Bapak,
Ibu ketemu sama orang yang tidak
seamanah itu ya, maka harus hati-hati
disuruh beli saham yang ee padahal
memang hakikatnya jelek, tapi dianggap
aja bagus, "Pak, ini bagus, Pak. Silakan
dibeli." Padahal ternyata beliaunya yang
memberikan rekomendasi itu dalam rangka
agar ee beliaunya itu bisa keluar
barangnya, ya kan? sedangkan Bapak, Ibu
malah membeli barang yang sudah rusak
tadi. Nah, jadi harus hati-hati nih
memilih ee mentor yang benar-benar
amanah dalam berinvestasi ya. Kemudian
ee paling tidak Bapak, Ibu ya selaku
investornya juga harus memiliki
pengetahuan basic yang sesuai dengan
instrumen yang dipilih. Contoh misalnya
kalau saya belinya saham ya saya paling
tidak mengerti apa itu saham. tadi sudah
dikenalin tuh sama Pak Sabirin kalau mau
memilih reksadana ya kan paling enggak
saya tahu mana resiko yang paling aman,
mana resiko yang cukup moderat tadi
sudah disampaikan oleh Bu Cita. Jadi
Bapak Ibu paling enggak sudah memiliki
pengetahuan dasar sehingga tidak terlalu
buta dalam memilih ee platform ee
instrumen investasinya begitu.
Nah, sampai nanti Bapak Ibu itu bisa
memetakan dirinya itu ee cocoknya itu di
instrumen seperti apa ya. Jadi model
pemetaannya adalah saya ini kalau mau
investasi saya itu sebenarnya
investasinya yang instrumennya seperti
apa? satu apapun bisa sehingga
konvensional saya pun bisa terima enggak
harus syariah atau mungkin yang oh saya
syariah sekali jadi instrumennya pun
nanti yang saya bisa terima yang harus
benar-benar syariah misalnya begitu.
Yang kedua harus ditentukan juga ya kan
finansial targetnya apa gitu loh.
Misalnya contoh, oh saya pengin
menyisihkan untuk dana pensiun juga. Oh,
saya pengin menyisihkan untuk dana haji
saya yang nanti akan ee dipanggil di
potensinya di tahun 2030 misalnya atau
2031. Nah, jadi ditentukan semuanya. Oh,
ini panjangnya sepanjang apa? Oh, ini
untuk data pendidikan. Ternyata tahun
depan anak saya sudah mulai kuliah,
butuh biayanya sekian seekian sekian.
Nah, maka nanti mulai dipetakan. Jadi,
oh saya penginnya itu investasi dana
jangka panjang untuk pendidikan ada dana
jangka panjang untuk pensiun ada. ya
kan. Nah, ini nanti kita baru menentukan
dana jangka panjang-jangka panjang ini
dan jangka pendek ini itu tuh nanti akan
dimasukkan di produk apa.
Maka nanti kita siap enggak dengan
segala produknya? Oh, kalau jangka
panjang ternyata bagus tuh untuk saham
ya kan. Oh, ternyata jangka panjang juga
ada juga loh untuk obligasi ya kan untuk
menyiapkan dana pensiun saya gitu loh.
Oh, ada juga loh yang di sana itu ee
untuk reksa dana. Nah, atau mungkin
bahkan Bapak Ibu, oh saya enggak siap
kalau misalnya itu benar-benar sahamnya
itu terjun sendiri, saya sendiri yang
langsung beli kayaknya saya kok enggak
siap ya. Nah, nanti akhirnya akan
ditentukan agar apa tujuannya bisa
memfilter produk apa yang cocok ya,
prinsip investasi mana yang digunakan
dan ee
target investasinya itu seberapa lama.
Nah, nanti ketemunya sampai seperti itu.
Kalau Bapak, Ibu sudah menemukan, maka
kita baru ya kan masukkan ee pembagian
kuotasi masing-masing nilai
investasinya, ya kan? Bahkan saya itu
sampai punya Excel, Bapak Ibu untuk
menghitung berbagai macam target
keuangan saya. Jadi mulai saya pengin
haji ee oh penginnya WNH plus biar
antrinya enggak lama. Tapi paling enggak
kalau untuk DP 4000 USD ee mungkin nanti
2 tahun lagi saya ada. Oh, tapi kalau
untuk ee pelunasan, nah saya harus
menghitung tuh andai kata 2 tahun lagi
saya daftar berarti 2027. Maka nanti
ketika dipanggil lagi 2032 5 tahun
biasanya 5 tahun maka biaya haji ONH
yang biasanya mungkin 16.000 di 32 jadi
berapa? Itu kan nanti perlu dihitung. Oh
saya punya kalkulator investasinya nanti
saya akan ketemu oh ketemunya 23.000 USD
misalnya lah 23.000 USD saya sudah punya
DP 4.000 maka saya kurang 19.000 maka
bagaimana pemenuhan saya ya kan. Nah,
pemenuhan saya itu nanti akan saya
hitung di produk apa ya kan. Maka saya
perlu punya investasi berapa kalau
returnnya sekian. Maka nanti saya perlu
juga menambah setiap bulan berapa ya kan
misalnya kalau 2 juta setiap bulan, 3
juta setiap bulan kira-kira cukup gak ya
dan ketika saya masuk di instrumen
tersebut untuk saya cairkan di 2032.
Nah, tujuannya seperti itu nanti ya kan.
Jadi, Bapak, Ibu harus punya profil
investasinya seperti apa, tujuan
investasinya seberapa lama, untuk produk
untuk tujuan apa saja ya kan seperti
haji, pendidikan dan sebagainya dan siap
untuk menerima segala risiko investasi
sehingga bisa menerima segala produk
atau tidak. Kalau sudah, maka kita mulai
memilah-milah, oh produk mana? Misal
ketemunya saham, maka saham yang seperti
apa? Nah, itu juga perlu. tadi sudah
disampaikan ya kan oleh ee Pak Sabirin
ya kan. Nah, sekarang saya hanya
menyampaikan terkait tips memilihnya
saja ya kan. Karena saya sebagai
praktisi saya sudah merasakan investasi
saham saya sudah ee apa namanya
merasakan nikmatnya ee selama
bertahun-tahun ya dari hasil investasi
saham tersebut. Nah, ketemunya apa?
Setelah saya ee cermati satu ketika
sudah menemukan profil yang cocok ya apa
misalnya oh saya hanya memilih saham
yang syariah ya kan tentukan dulu nih
oke saham yang saya pilih saham syariah
misalnya kemudian ee saya siap ya kan
ini tipenya itu harus memang benar-benar
yang tipe moderat teman-teman Bapak Ibu
semuanya kalau misalnya tipenya itu
masih konservatif enggak mau kehilangan
modal sama sekali nah cocok di saham
karena kenapa di saham itu ada enggak
yang di sana tuh sangat minim resiko?
Banyak sebenarnya. Saham saya sampai
detik ini juga belum ada yang rugi gitu
loh yang jangka panjang ya. Yang jangka
panjang belum ada yang rugi gitu loh.
Tapi apa sama dengan saya menjamin semua
saham enggak akan rugi untuk jangka
panjang? Itu enggak bisa saya menjamin
itu. Karena apa? Resiko di saham memang
selalu ada tuh ee naik dan turun
sehingga enggak bisa kita jamin pasti
naik walaupun kita bisa kurangi. Bisa.
Oh, kita bisa mengurangi seminimal
mungkin bisa. Tapi untuk menjamin tidak
mungkin turun juga enggak mungkin ya.
Maka resiko bagi Bapak Ibu yang memang
tidak mau kehilangan modal sangat tidak
cocok untuk di saham. Di sini cocoknya
untuk moderat yang di sana itu risnya
terukur tapi tetap ada ya kan. Kalau
untuk yang ee konservatif kan tidak ada
resiko, cenderung tidak ada resiko. Ini
ada resiko tapi terukur. Kita bisa
menguranginya dan kita bisa mengukurnya.
Dan ini cenderung agresif juga bisa ya
kan. Jadi lebih ee apa namanya?
Seperti kayak kejar-kejaran dalam tanda
kutip ee saya beli jual, beli jual ini
bisa untung bisa rugi. Nah, itu bisa
seagresif itu juga untuk menghasilkan
return-nya.
Jadi ini cocok ya produk saham itu ee
untuk tujuan jangka menengah dan juga
jangka panjang. Contoh dana pensiun itu
cocok ya kan dana haji ya kan misalnya
apalagi Bapak Ibu yang hajinya itu
memang sudah mendaftar
dipanggil lagi itu 2038
2040 misalnya ya kan yang daftar
reguler. Nah 2040 tuh berapa tuh
pelunasannya? kemarin aja yang 2025
pelunasannya bisa 38 R 40 juta. Nah,
nanti di kita hitung tuh inflasinya
berapa ke 2040 nanti biar kita itu bisa
memenuhi kebutuhan tersebut. Apakah
dengan saya membeli saham R1 juta per
bulan ee di instrumen saham tertentu
misalnya sahamnya Bank Mandiri, sahamnya
PT Antam, sahamnya PT Bukit Asam
kira-kira bisa enggak memenuhi kebutuhan
saya di 2040 untuk haji? ya nanti ee
tinggal disesuaikan
kemudian untuk ee jangka menengah
seperti pendidikan dan juga untuk
pembayaran dana tahunan seperti pajak,
maintenance ee kendaraan, rumah, mobil
dan sebagainya itu bisa
pemilihan saham yang harus bijak juga
teman-teman. Jadi yang kedua poin
intinya adalah harus bijak dalam memilih
saham. Kuncinya cuma tiga ya. Yang
paling penting adalah yang pertama
bagaimana cara memilih saham? pilih
saham yang labanya bertumbuh. Ya, laba
bertumbuh itu bagaimana sih maksudnya?
Maksudnya begini, Pak. Jadi kalau
misalnya Bapak, Ibu itu beli saham pada
ee tahun lalu harus dicek berapa sih
labanya di tahun lalu. Suatu saham
tertentu labanya itu anggap aja R
triliun di 2024. Kok di 2025 sahamnya
jadi 2 triliun? Oh, maka bertumbuh.
Pertanyaannya di 2023 berapa labanya?
ternyata 500 miliar. Oh, berarti dari
500 miliar 1 triliun ke 2 triliun, wah
ini naik terus nih. Dia enggak pernah
turun labanya. Nah, ini artinya labanya
bertumbuh. Bukan sekedar laba.
Perusahaannya mencetak laba itu banyak,
Bapak, Ibu. Tapi kalau labanya itu
cenderung naik dari tahun ke tahun itu
perusahaan yang bagus. Bapak, Ibu pilih
yang seperti itu nanti, ya. Nah,
impactnya apa? Kalau labanya bertumbuh,
maka tiap tahun dia akan tetap membagi
dividen dan dividennya enggak turun
malah naik. Jadi tahun lalu dividennya
300, tahun berikutnya jadi 400,
tahun depannya jadi 500 per lembar
saham. Nah, jadi nanti akhirnya dividen
kita seiring berjalannya waktu makin
naik begitu.
Dan yang terakhir ini nanti akan linier
dengan histori yang sudah teruji. Bukan
1 tahun, 2 tahun, tapi kalau bisa itu di
atas 5 tahun. Bahkan semakin banyak ya
sampai puluhan tahun maka historinya
makin bagus. Jadi kalau misalnya ada
suatu saham kok 20 tahun terakhir
labanya bertumbuh, dividennya rajin,
dividennya naik terus. Nah, itu sudah
teruji. Bapak, Ibu ambil saham yang
begitu. Itu rendah resiko. Artinya dia
sudah teruji 20 tahun, ya kan? resikonya
cenderung moderat ya. Nah, maka
impactnya 20 tahun kemudian pun dia akan
masih berkaca seperti pergerakan 20
tahun sebelumnya. Begitu.
Saya kasih contoh biar gampang ya kan.
Jadi ini yang saya lakukan saat saya
memilih saham. Menurut Bapak Ibu ee
instrumen investasi apa sih sekarang
yang sedang menarik? Ya kan? Kalau
mungkin saya bilang saham seolah-olah
terlalu naif ya kan. Nah sekarang banyak
orang yang sedang apa? homo emas ya kan
sedang mengejar berlomba-lomba membeli
emas. Bahkan kalau kemarin beritanya di
bulan April ya kan di kuartal du kalau
bulan April itu kan sudah masuk kuartal
2 ya. Kalau ingat setelah lebaran,
sebelum lebaran aja orang berlomba-lomba
beli emasnya luar biasa. Jadi waktu
setelah lebaran lebih gila lagi orang
beli emas ya kan.
Dan sampai luar biasanya kalau Bapak Ibu
lihat dari bulan Maret ke bulan April,
harga dari bulan April sampai hari ini
stuck di 1,9 Mas itu ya. Maka apakah ini
investasi yang menarik? Bapak Ibu saya
perlu ingatkan namanya investasi itu
bagus ketika harganya murah dan akan
menarik kembali ketika saat bisa dijual
dengan harga yang mahal. Kalau harganya
sudah mahal, maka ketertarikan itu
menjadi hal yang minim gitu loh. Nah,
ini yang terjadi di emas. Ketika emas
sudah naik di 1,9, maka orang-orang
malah berloba-loba beli emasnya. Bagi
seperti saya yang cenderung memandang
bisnis sebagai bisnis, ya kan? Maka yang
saya pandang adalah loh kalau orang
berlomba-lomba beli emasnya siapa sih
yang diuntungkan?
Yang diuntungkan adalah yang jualan
emas.
Maka siapa yang jualan emas? Kita perlu
lihat ya kan. Karena kita sedang
berbisnis untuk membeli saham maka kita
lihat ternyata ada satu perusahaan yang
di sana itu jualan emas dan itu dijual
di pasar modal yaitu PT Antam. Bapak Ibu
boleh cek ya. Ini saya ceknya aja di
Gemini enggak perlu repot ya kan. Di
Gemini itu kalau Bapak Ibu googling
nanti akan keluar AI-nya ya.
Berapa sih pertumbuhan labanya Bapak
Ibu? Lihat di Q1 2024 harga ee labanya
itu mencapai 210 miliar. Di Q1 2025
tahun ini itu sudah di 2,3 triliun.
Artinya apa? Dalam 1 tahun labanya naik
10 kali lipat.
Ya, dengan kenaikan laba yang mencapai
10 kali lipat maka dampak kepada harga
sahamnya apa, Bapak, Ibu? Cek bulan
April ya, harga saham Antam itu cuma
1.500 Bapak, Ibu. Dan hari ini harga
saham Antam Rp3.000.
Dan 2 minggu yang lalu saya terima
dividen dari Antam itu sekitar 500 R.500
ee peremb eh sori Rp150
per lembar saham. Artinya berapa persen?
5% dari harga sahamnya.
Nah, ini ee
impactnya apa? Kalau kita itu melihat
ada suatu pertumbuhan laba, maka barang
itu barang bagus. Apalagi orang-orang
itu sudah ngasih sinyal kan sinyalnya
gampang Bapak Ibu. Oh, orang-orang beli
emas. Eh, berarti gampang. Makanya
jualan emas untung nih beneran labanya
naik 10 kali lipat. Dan hasilnya apa?
Harga sahamnya pun juga naik. Nah, itu
yang dinamakan ee kita itu berinvestasi
saham. Cari saham yang memang memiliki
laba bertumbuh.
Apakah ini masih menarik? Loh, lihat
Bapak Ibu, beli saham itu kuncinya apa?
Beli barang di harga yang murah. Harga
saham Antam yang kemarin seperti 3.500,
sekarang tinggal 2.900.
Tapi beritanya boleh lihat, ingat
harga saham eh sori harga logam mulia
Antam itu naiknya di 1,9 bulan April dan
sampai bulan ini 1,9. Terus berarti yang
kemarin di K1 naik itulah harga saham ee
sori harga logam bulinnya berapa? 1,5
1,6 1,7 1,8
itu aja naik ke 10 kali lipat. Nah ini
di 2025 semester 1 berarti dari bulan
April sampai bulan
Juni ini kenaikannya naiknya sampai 13
7 ee 13,74
ton. Jadi ee total itu 29 ton emas yang
dijual. 29 ton bukan bukan kilogram ya
Bu. Jadi ini sudah 29 ton. Maka berapa
keuntungannya kira-kira? Kebetulan belum
rilis. Nah, kan capek dong kita kalau
misalnya lah saya ceknya gimana, Mas?
Masa ngecekin berita dan sebagainya.
Tadi saya masih ingat apa yang
ditanyakan Pak Iqbal ya kan. Mas, gimana
kita mulai berinvestasi? Bapak, Ibu ee
kami di Mandiri Sekuritas itu punya
aplikasi namanya Growin ya. Jadi
aplikasi Growin ini itu ini adalah
aplikasi untuk berinvestasi di pasar
modal dengan asumsi instrumen investasi
yang bisa Bapak, Ibu transaksikan itu
ada saham, reksa, dana dan obligasi. Dan
kalau Bapak, Ibu mau beli saham di
aplikasi Growid ini bisa dilihat laporan
keuangannya tanpa harus membaca laporan
keuangan. Jadi cukup melihat aplikasi
Growin, pilih sahamnya PT Anam seperti
yang dicantumkan di slide saya ini.
Nanti tinggal diklik ke statistiknya.
Jadi statistik kuncinya ya kan.
Statistik kuncinya itu apa? Pertumbuhan
IPS ya, earning per share, pertumbuhan
ee laba berdasarkan harga saham. Jadi
kalau harga sahamnya itu Rp3.000, Berapa
sih laba per lembar sahamnya di kuartal
tersebut? Di 2024 itu cuma Rp9 per
lembar saham. Ternyata di 2025 jadi Rp88
per lembar saham. Naik ya kan? Nah ini
nanti kalau di Q2 keluar ya kan yang
potensinya itu di minggu depan keluarnya
ini apakah enggak naik? W Q2 aja
pertumbuhannya banyak. Nah, ini ini
nanti kalau tumbuh juga dan tumbuhnya
besar, nah, ini yang akan membuat harga
sahamnya pun juga akan mengalami
kenaikan. Dan ini yang di kotak bawah
saya cantumkan juga dividen di tahun ini
juga dibagikan kebetulan bulan Juni
lalu, ya kan di Rp150 per lembar saham.
Jadi, Bapak Ibu akan terima apa? Satu,
keuntungan dari kenaikan harga sahamnya.
Yang kedua Bapak Ibu akan terima yang
namanya dividennya.
Nah, ini cara memilih sahamnya ya. Jadi
kalau sahamnya itu se untung ini atau
secuan ini yang memiliki pendapatan atau
laba yang bagus bertubuh seperti ini,
maka Bapak Ibu akan berkesempatan ee
untuk mendapatkan keuntungan dari
kenaikan harga sahamnya. Belum lagi
nanti bisa dapat yang namanya dividennya
juga, ya.
Nah, ini contohnya banyak Bapak Ibu.
Apakah hanya Antam Bapak Ibu ee saya
cantumkan lima perusahaan terbesar di
Bursa Efek ya. Di sini ada sahamnya BCA,
BRI, Mandiri, Telkom, Astra. Saya punya
history harganya dari tahun ke tahun ya.
Ini ada yang dari 2004 ya sampai 2024.
Harga sahamnya seperti ini Bapak, Ibu.
Mandiri dari 200 ke 6.600 ya. Berapa
pertumbuhannya? Pertumbuhannya 3.500%
bukan ee 20% 30% enggak tapi 3.500%
ya. itu setara dengan per tahunnya 19%
per tahunnya ya. Itu kalau Bapak Ibu
deposit deposito enggak ada. Bapak Ibu
deposito yang ngasih 19% itu enggak ada
ya. Bapak Ibu mencari instrumen
investasi AB yang return-nya tiap tahun
19%. Nah, itu hanya pasar modal yang
bisa kasih ya. Jadi ee ini bisa menjadi
opsi. Kemudian dividennya pun juga
enggak kalah menarik. Historynya juga
sangat luar biasa. histori dividennya
kalau dicek ee dividennya itu mandiri
selalu rajin bagi dividen. Bahkan
terakhir kemarin tuh sampai ee 5% ya
totalnya itu di bulan sori di bulan
ee April kemarin saya terima itu bukan
5% malahan 8% totalnya itu Rp464
per lembar saham. Jadi ee alhamdulillah
saya investasi itu hampir sejak
mahasiswa, Pak ee sampai hari ini. Jadi
kalau dihitung-ngitung misalnya karena
saya itu ada 90% aset saya yang di sana
itu enggak pernah saya jual belikan.
Benar-benar beli saham ya sudah saya
taruh. Alhamdulillah dari pengalaman itu
ee karena yang kelola istri saya ya.
Saya kalau tanya ee itu semua uang itu
kalau misalnya dalam rangka dividen kita
terima itu untuk liburan,
zakat, ee kemudian kurban, kemudian
untuk bayar pajak. Saya tuh enggak
pernah uang gaji, enggak pernah uang
bonus yang saya ambil. tapi dari uang
dividen ya karena saya sudah lama
investasinya bukan karena jumlahnya
besar ya tapi sedikit sedikit demi
sedikit ketika uang itu dikumpulin ya
kan jadi dividen kemudian beliin saham
lagi kemudian sahamnya naik lag kita
enggak pernah tahu jadi berapa bahkan
sampai ee kemarin itu yang bulan April
kalau kami hitung-hitung ee itu 2 tahun
lagi itu untuk umrah saya sama istri pun
itu sangat cukup gitu loh. Jadi ee
betapa luar biasanya padahal itu bukan
dari uang yang besar Bapak Ibu. Bahkan
saya kerja di ee pertama kerja saya di
2018 itu saya kerja pun itu saya mulai
dengan gaji UMR. Jadi bisa dibayangkan
bukan uang yang besar yang saya
sisihkan, tapi uang yang kecil. Tapi
dengan rutinnya saya membeli saham dan
saya enggak menjualnya lagi, ternyata
hari ini uangnya itu bisa dimanfaatkan
sampai sejauh itu. Nah, jadi apalagi
kalau Bapak, Ibu mungkin yang sudah
dengan jabatan tertentu dengan ee apa
namanya? tunjangan kinerja yang semakin
luar biasa, saya rasa akan semakin ee
multiplier-nya ya kan efek pengalinya
itu akan semakin besar ya untuk dalam
berinvest berinvestasi. Bahkan saya
pernah juga ini ada PNS Bapak Ibu, tapi
PNS-nya dosen ya, dosen di ITS juga
beliaunya itu ee tahun 2 tahun yang lalu
beliaunya pensiun. Waktu menjelang
pensiun saya masih ingat beliaunya itu
mau mencairkan sahamnya beliau yang
pernah dibeli di 2003 saat pertama kali
Bank Mandiri Listing. Ee
belinya berapa waktu itu? saya ingat itu
sekitar R2 juta ya di tahun 2003 uang R2
juta itu uang yang besar tetap ya tetap
uang yang besar. Nah, kemudian uang yang
sebesar itu tuh setelah dibelikan Bang
Mandiri beliaunya baru ingat waktu
menjelang pensiun 2023 seingat saya itu
mau dicairkan karena untuk keperluan
pensiunnya dia. Waktu saya tanya Bapak
Ibu saya tanya secara detail Bapak emang
keperluan pensiun ee untuk apa? Bukannya
PNS dapat ya, pas Mas PNS itu dapat cuma
kan sekitar paling sekarang saya terima
tinggal R juta kalau pensiun lah. Saya
sudah terbiasa dengan pengeluaran tiap
bulan itu R10 juta. Maka saya cuma
dengan polosnya bilang, "Bapak kan
kurang 6 juta ya kan?" "Iya kurang 6
juta." Makanya saya cairin saham
tersebut untuk keperluan hidup saya.
Saya bilang, "Pak, tolong jangan
dicairkan sampai tahun depan." Saya
bilang ee Bapak masih belum pensiun juga
tapi tolong tunggu jangan cairin sampai
tahun depan. Bulan apa? Waktu itu bulan
Maret 2024. Saya masih ingat
harga saham mandiri itu mencapai angka
7.000 ya. Mencapai R7.000. Tahu Bapak
Ibu uangnya yang R2 juta tadi jadi
berapa?
Jadi 1,5 miliar.
Jadi 1,5 miliar tadi itu ya mau
dicairkan kan? Terus saya bilang,
"Kenapa kok bulan Maret?" Bulan Maret
itu adah pembagian dividennya Bank
Mandiri yang di tahun 2024 ini saya
masih ada cantumannya, dividennya itu
Rp354
per lembar saham atau setara dengan 5%.
5% dari 1,5 miliar berapa? R5 juta gitu
loh. 75 juta itu dia terima sebagai
bentuk dividen. Akhirnya kalau itu
dibagi ke 12 bulan Bapak, Ibu itu cukup.
Jadi bapaknya tadi terima 4 juta uang
pensiun. 7 jutanya per bulan itu dari
uang dividen tanpa mencairkan sahamnya.
Dan di tahun ini ya kan dia jadi enggak
jadi mencairkan terus. Kenapa? Bayangkan
tahun ini dividennya dia R0 juta, Pak.
Loh R0 juta kan naik terus memang tahun
depan bisa naik lagi enggak? Naik. Kalau
laba Bank Mandiri naik, dividennya juga
bakal naik. maka impactnya nanti
kebutuhannya dia yang juga misalnya
beras makin mahal, minyak makin mahal,
enggak ada kekhawatiran karena
dividennya makin lama makin naik. Nah,
inilah salah satu contoh yang di sana
itu nasabah-nasabah sukses kami yang
kami bantu dalam rangka untuk ee
perencanaan keuangannya.
Nah, itu seputar saham ya. Kemudian kami
lanjuti tips investasi reks dan. Nah,
ini yang lebih ee moderat dan
konservatif ya. Artinya apa? Kalau
Bapak, Ibu itu mau beli yang bersifat
syariah di sini juga ada dan cenderung
mengamankan ee modal, enggak mau hilang
modalnya, ya. Nah, ini cocok. Nah,
biasanya produk reksa dana ini itu cocok
untuk dana darurat, kemudian untuk dana
liburan. Karena mungkin ee saya terima
uang mungkin untuk bulan Desember saya
pakailah gitu loh. Nah, kan naruh cuma 4
bulan emang bisa buat investasi? Bisa
bisa direksa dana ya kan. Nah, ini cocok
dana pendidikan. Eh, saya terima nih ee
gaji ke-13 bulan ini ternyata. Tapi kan
untuk pembayaran SPP dan uang gedung itu
baru bulan Juni bulan depan eh sori
tahun depan. Nah, nanti simpan dulu tuh
di reksadana itu bisa di ee gunakan
nanti Bapak Ibu.
Nah, bagaimana memilih reksa dana yang
bijak? Pilih reksa dana yang free
subscription dan redemption. Ada? Ada di
kami di Growin ya, Bapak, Ibu. Kalau
beli reksadana, apapun jenis reks
dananya tidak ada biaya sama sekali.
Sehingga Bapak Ibu bisa manfaatkan itu.
Kemudian pilih jenis yang RDPU atau RDPT
apa itu? Renan pasar uang atau reksenan
pendapatan tetap. Kenapa? Karena
resikonya rendah. Di dalamnya tidak ada
instrumen saham sehingga kecenderungan
untuk naik itu lebih besar dibandingkan
turunnya. Bahkan untuk RDPU itu hampir
mustahil untuk mengalami penurunan
karena instrumennya itu instrumen pasar
uang gitu.
itu sulit untuk turun. Bahkan enggak
pernah dalam 1 tahun turun itu hampir
enggak pernah begitu.
Nah, pilih reksadenan yang return 1
tahun, 3 tahun, dan 5 tahun itu stabil.
Jadi enggak yang ee kadang 1 tahun itu
6%, 3 tahun 18%. Nah, ini masih stabil
nih. Tiba-tiba 5 tahunnya kok cuma 17%.
Loh, gimana ceritanya? Wong 3 tahun aja
ee 18%, kok 5 tahun 17% berarti 2
tahunnya turun gitu. Nah, itu yang harus
ee dipilih secara hati-hati. Kemudian
pilih reksa danannya yang aset under
managementen atau AUM-nya itu besar.
Nah, ini nanti di growing Bapak Ibu bisa
cek ya. Pilih yang di bagian mutual fund
ya saat masuk ke growing. Kemudian pilih
yang all product nanti tinggal pilih
yang money market contohnya money market
itu yang pasar uang tadi. Nah, Bapak Ibu
nanti tinggal cek mana yang AUM-nya
besar dan return-nya besar. Nah,
contohnya seperti ada yang 6% itu net
ya, Bapak, Ibu ya. Enggak ada yang
dipajak kalau untuk dia. Sehingga Bapak,
Ibu kalau 6% itu kalau di deposito Bapak
Ibu nih ya yang deposit yang punya
deposito bisa didengarkan bahwasanya itu
setara dengan deposito 7,2% dan ini
aman. Kenapa? Ini juga liuid. Saya pun
itu sudah 8 tahun di pasar uang dana
darurat saya ya saya tuh nyiapin dana
darurat itu enggak terlalu banyak.
pokoknya ya sekitar R juta adalah
pokoknya hanya untuk misalnya kayak
tiba-tiba ada ee istri lahiran ya kan
kemudian dana tiba-tiba ke rumah sakit
nanti kadang-kadang mencairkan dana
tersebut. Nah, itu tuh dana R juta itu
sudah saya kurangi untuk kepelan ini
saya tambah lagi pokoknya selalu 50
terus lah. 50 terus 50 terus. Itu aja
sampai sekarang itu masih tumbuh terus
Bapak Ibu karena 6% tiap tahun ya. Jadi
6% tiap tahun itu setara dengan dapatnya
itu ya sekitar
berapa berarti ee
R3 juta juta 3 juta. R3 juta kayak gitu.
Jadi ini lumayan gitu loh. Rp3 juta per
tahun dari R juta kan ya. Ya, ya wis,
uang-uang bertumbuh akhirnya itu bisa
kita buat jajar nantinya. Karena itu
memang niatnya untuk ee uang darurat
pokoknya selalu pas 50 gitu.
Kemudian ee ini yang lebih tinggi lagi
return-nya bisa sampai 9% 8%. Nah, ini
juga menarik nih Bapak, Ibu. Jadi bisa
dijadikan opsi ee tapi ini enggak bisa
buat sebentar. Kalau pasar uang ini saya
punya uang seminggu nganggur ya. saya
pasti taruh pasar uang saya itu di
rekening saya enggak lebih dari R3 juta,
Bapak, Ibu. Jadi kalau ada uang
nganggur, saya masukkan ke pasar uang.
Karena apa? Seminggu pun bisa untung.
Tapi kalau di fix income belum tentu
karena seminggu bisa kadang turun gitu
loh. Kalau di pasar ruang enggak
mungkin. Nah, kalau di fix income karena
ini harus agak sedikit panjang, minimal
3 bulan lah. Nah, itu tapi return-nya
menarik. Jadi kalau Bapak, Ibu ada
yanga-dana belum kepakai 3 bulan, nah
itu bisa dimanfaatkan ke ee reksa dana
yang pendapatan data.
Dan di sini nanti kita bisa bandingkan
mana yang return-nya cenderung stabil,
mana yang return-nya itu naik turun naik
turun. Dan di sini yang saya sampaikan
tadi ini ya, ada yang memiliki
kecenderungan 3 tahun itu stabil, 1
tahun stabil, 3 tahun stabil, 5 tahun ee
sampai dari peluncuran itu juga stabil.
Nah, ini bagus bisa dibeli. Dan di sini
nanti kita juga bisa bantu kalkulasikan
ya, ada simulasinya. Jadi misalnya nanti
saya debet setiap tanggal 7 ee seperti
hari ini tiap tanggal 7 saya debet
kira-kira ee apa namanya itu hasilnya
berapa sih gitu loh sampai 202 kalau 1
jutaan oh hasilnya bisa sekian. Nah, itu
nanti bisa enggak memenuhi kebutuhan
Bapak Ibu di tahun 202 tadi yang sudah
direncanakan. Nah, itu nanti kita ada
simulasinya sudah bisa dibantu
hitungkan. Nanti kalau Bapak, Ibu cocok
dengan hitungannya tinggal diklik buy.
Nanti otomatis tiap tanggal 7 akan
didebet, didebet, didebet kayak gitu.
Nah, ini untuk membiasakan kita untuk
berinvestasi. Tapi kalau saham belum
bisa. Kalau saham harus membeli secara
otom secara manual. Saya mau beli saham
apa nih? Nah, itu begitu.
Nah, ini ya ee simulasi reksa dananya
kita juga semuanya hitungan tadi ee 5
tahun berapa ee untuk dengan nominal
sekian nanti jadi berapa. Nah, itu
semuanya nanti akan kita bantu hitungkan
semuanya dari aplikasinya ya.
Oh, sori ini jadi keklik.
Yang terakhir Bapak Ibu kalau untuk
obligasi itu tipsnya apa? Tipsnya itu di
sini juga ada suku ya yang berbasis
syariah. Jadi kalau Bapak Ibu
menjalankan prinsip syariah belinya yang
suku dan di sini juga cenderung
konservatif bahkan sangat konservatif
sekali karena modalnya hampir mustahil
untuk hilang kalau untuk produk yang
punyanya pemerintah. Karena pemerintah
sejauh ini dari Indonesia berdiri sampai
sekarang enggak pernah gagal bayar ya.
Kemudian cocok untuk tujuan menengah
misalnya dana pensiun ya. Karena kenapa?
Contoh seperti SBR, Ori, suku itu tiap
bulan terima. Ya, jadi nanti kalau
misalnya tiap bulan terimanya itu R
jutaan misalnya, cocok tuh buat tambahan
dana pensiun. Kemudian untuk tambahan
SPP bulanan anak, nah itu juga cocok
untuk obligasi ee apa negara tambahan
uang dapur itu juga bisa. Pemilihan
obligasi yang bijak itu harus ee kalau
bisa pilih yang punyanya negara ya kan.
Itu sangat resiko. FR tapi punya negara
tapi tidak terlalu direkomendasikan
kalau butuh cash flow. Karena kenapa? FR
itu kuponnya diberikan 6 bulan sekali.
Jadi ee Bapak Ibu beli Juni baru dapat,
Desember baru dapat kayak gitu kuponnya
lama. Tapi kalau untuk SBR, ori, suku,
nah itu bisa sebulan sekali terima. Nah,
kalau pilih obligasi korporasi maka
pilih yang ratingnya A minimal gitu.
Pilih obligasi yang liquid agar
sewaktu-waktu kalau Bapak, Ibu butuh
bisa dicairkan. Karena obligasi itu ya
harus nunggu jatuh tempo
gitu. Nah, ini obligasi yang digrowin
Bapak, Ibu. Bapak, Ibu juga ada
hitung-hitungannya. Nanti di situ
tinggal diklik kalkulator aja. Misalnya
Bapak, Ibu ada rencana nyiapin dana
pensiun. Nah, dana ada 1 M tuh sudah
dikumpulin selama 30 tahun kerja jadi
ASN ada dana 1 M. Taruh di obligasi 6,3%
itu tuh kuponnya R5 juta per bulan. Nah,
kan itu bisa jadi lebih besar tuh dari
gaji pensiunannya Bapak, Ibu nanti yang
sudah dipotong tinggal 75% ya kan juta
sekian, 4 juta sekianah masih gedean
kuponnya. Jadi nanti Bapak Ibu bisa ee
rencanakan ke obligasi ini biasanya
untuk dana pensiun. Kalau untuk yang
korporasi kami juga ada ini yang
modelnya pemberian itu sampai 10% 9% ya
kan. Nah itu tapi ratingnya masih bagus
yaitu A+ A itu masih ada.
Nah, bagi Bapak Ibu yang di sana itu
mungkin belum punya ee aplikasi kami,
aplikasi Growing, Bapak Ibu bisa scan QR
ini ya. Nanti Bapak Ibu scan ee nanti
akan bisa melakukan aktivasi aplikasi
Growin. Dan bagi Bapak Ibu yang sudah
punya Livin ya, Livin by Bank Mandiri,
Bapak Ibu bisa cek di Livinnya di bagian
bawah itu ada menu saham. Bapak, Ibu
bisa klik di situ nanti langsung bisa
beli juga lewatin, tinggal diaktivasi di
situ. Jadi gampang sekali sekarang itu
untuk memulai beli saham dan enggak usah
khawatir dengan potongan-potongannya.
Ini beda sama rekening bank yang
dipotong 10.000 tiap bulan ini enggak
ada potongan sama sekali. Sehingga bisa
dicoba saja dalam rangka untuk kita
mulai belajar mengenal ya. Ini di Livin
Bapak Ibu bisa lakukan. Manfaatkan Bapak
Ibu. Ada banyak promo juga di sini yang
di sana tersedia. Kalau Bapak Ibu nanti
butuh ee tanya-tanya seputar saham.
Saham apa yang menarik, saya butuh
dibantu untuk analisa, saya butuh
dibantu untuk merencanakan masa pensiun
saya, saya dibutuh bantu untuk ee apa
membuat perencanaan ee dana haji, dana
pendidikan, dana pernikahan anak saya,
semuanya nanti akan kami bantu. Mungkin
bisa kontak saya di nomor tersebut.
Mungkin itu saja dari saya, Mas Lukman.
Eh, saya kembalikan ke Mas Lukman.
Terima kasih. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Terima kasih Pak Rino untuk
materi praktisnya. Kebetulan saya juga
pengguna Livin Mandiri. Baru kemarin
download aplikasi growing by Mandiri
Sekuritas dan juga aplikasi Mouse. Nanti
mungkin saya akan tanya-tanya Bapak
lewat personal chat via WhatsApp ya, Pak
ya. Oke. Baik, Sobat SN. Setelah ini
kita akan masuk ke sesi tanya jawab.
Jadi untuk sobat ASN yang bergabung di
Zoom bisa menggunakan feature rise hand
atau yang bergabung melalui live YouTube
kami bisa menyampaikan pertanyaan
melalui live chat. Kita akan kembali
setelah jedapan dewara berikut ini.
[Musik]
Yes.
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Baik, kali ini kita akan masuk ke sesi
tanya jawab dengan narasumber terakhir
kita sudah bergabung bersama dengan kami
penanya dari Sobat ASN atas nama Pak
Dani dari DLH Ngawi. Saya ingin sapa
beliau terlebih dahulu. Selamat siang,
Pak Dani.
Selamat siang.
Baik, Pak Dani. Silakan disampaikan
pertanyaannya kepada Pak Rino, Pak. Kami
persilakan.
Baik, terima kasih atas waktu yang
diberikan. Selamat siang, Bapak. Sangat
menarik dari ketiga pemateri hari ini.
Saya ada ketakutan sebetulnya
mendengarkan materi yang bagus-bagus
ini. Nanti jangan-jangan banyak ASN yang
kemudian buka rekening meskipun belum
cukup ilmu. Ini ini sangat menarik yang
sudah dijelaskan sepintas ini akan
banyak memancing orang-orang untuk
membuka rekening saham ataupun.
Baik Bapak, mungkin ada beberapa yang
ingin saya tanyakan. ee sangat menarik
ya tadi yang disampaikan terkait apalagi
yang terakhir ini aplikatif banget ee
kita mau pilih yang mana antara ee
reksadana ataupun
saham atau yang lain ya. ee mungkin
sedikit melenceng e atau keluar
sedikitlah sebelum ini karena ini
pertanyaan sudah saya siapkan dari tadi
sebetulnya untuk pemateri yang pertama
tapi baru dapat kesempatan sekaring
untuk kripto Pak mungkin ada sedikit
penjelasan apakah kripto ee ini termasuk
instrumen apa investasi yang bagus resmi
atau mungkin ada pandangannya mungkin
saya sedikit tertarik Karena beberapa
waktu ini saya mempelajari dan enggak
nyambung-nyambung gitu. Kalau saham dari
sejak 2005 saya sudah mempelajarinya dan
sedikit bermain tapi bermain dalam
konteks belajar ng
tadi yang disampaikan Bapak terkait
saham-saham blue chip kalau bahasanya
itu sangat menarik. ee saya mempelajari
mengamati bahwasanya non sewu sedikit
membandingkan apabila tadi disampaikan
antara e mandiri dengan BBCA ini. BBCA
ini sampai terjadi apa? Stok split dan
sudah terjadi beberapa kali. Sedangkan
seu, kalau di BUMN kok saya belum
melihat g apakah ini ee kenapa ini
apakah karena hanya fundamentalnya saja
kinerja perusahaan yang bagus ataukah
ada strategi lain yang terkait stok
split ini tadi. ee kemudian
apa namanya untuk
yang apa tadi aplikasinya tadi ini
apakah ada minimal minimal
transaksi atau bagaimana? Mungkin bisa
dijelaskan lebih rinci terkait aplikasi
ini. Terima kasih, Pak.
Terima kasih, Pak Dani atas
pertanyaannya. Ada tiga pertanyaan, Pak
Rino. Yang pertama terkait dengan crypto
tadi, kemudian stock split, dan yang
terakhir terkait dengan minimum
pembelian. Kalau di aplikasi Growing by
Mandiri Sekuritas, silakan Pak Rino.
Baik, terima kasih ee Bapak. Jadi yang
pertama untuk kripto, Pak. Ee kripto itu
sebenarnya kalau dibilang investasi itu
apakah bagian dari investasi? Ee kalau
investasi itu dipahami sebagai apapun
yang naik di mendatang itu dianggap
investasi ya, maka sebenarnya iya. Tapi
kita berkaca dengan investasi itu harus
berkaca dengan satu return-nya ya kan.
Berbicara dia bisa naik. Yang kedua ee
apa resikonya? Kan begitu. Jadi kalau
misalnya kita ee
berbicara tentang
investasi, objek investasi kita harus
tahu apa itu orang mau investasi di
tanah kita tahu tentang tanah ya kan. Ee
orang mau beli saham ya tahu tentang
perusahaannya. Nah, kemudian kalau mau
beli kripto jikalau itu objek investasi,
maka kita harus tahu bagaimana kripto
itu digunakan ya kan sebagai manfaat.
Jadi semua yang diinvestasikan harus
memiliki value. Value itu nilai. Contoh,
saya membeli suatu tanah di investasi
karena kebermanfaatannya.
Saya membeli suatu perusahaan, saya ee
akan menikmati dari manfaat penggunaan
perusahaannya. Oh, dia produksi mi
instan dijual di banyak orang maka
keuntungannya dapat. Maka keuntungan itu
yang saya pengin dapatkan. Nah, kalau
kita ngobrolin di kripto, kripto
fungsinya sebagai apa? Value ini yang
harus dicari gitu loh. Ketika value-nya
ini ternyata oh dia value-nya sebagai
aset digital. Aset digital digunakan
untuk apa? Apakah digunakan untuk
transaksi? Ya kan? Transaksi apa
misalnya? Oh, transaksinya itu transaksi
macam-macam gitu loh. Saya mau beli HP
juga bisa pakai aset kripto ya kan. Saya
beli rumah bisa juga pakai. Sebanyak apa
orang menggunakannya? Kalau misalnya
memang itu secara legalitas bisa
digunakan untuk bertransaksi ya maka
boleh ya kan maka bisa bisa menarik
dijadikan sebagai value. Tapi jikalau
semua orang belum tentu menerima maka
kita sulit mengukur value itu. Di sisi
lain kok harganya naik terus seolah-olah
value-nya itu begitu luar biasa begitu
loh. Maka akhirnya
value apa yang membuat dia itu naik
terus. ini kalau dibandingkan dengan
value yang lain menjadi ambigu, Pak.
Misalnya contoh saat crypto harga
Rp50.000, oh maka satu kripto saya bisa
membeli satu Pajero gitu loh atau dua
Pajero bahkan saat kemudian tiba-tiba ee
kripto itu jadi Rp100.000 maka saya
dapat pajak empat pajero. Pertanyaannya
akhirnya value satu cripto itu sulit
untuk menentukan dengan value yang lain
biar gampang, Pak. Kalau di Muslim ee
saya muslim kebetulan
kalau zaman dulu Rasul itu beli kambing
itu 2 dinar ya kan setara dengan ee 2
kom sekian gram emas ya kan sampai
sekarang value-nya sama. Jadi
kebermanfaatan dari emas 2,5 gram dengan
kambing 1 ekor itu sama. Nah sama nanti
ketika ada pajero harganya naik tapi
kadang juga ada inflasi yang membuat
gaji kita juga bertambah karena efek
dari inflasi. value antara uang dengan
pajir itu balance. Tapi kalau kripto itu
terlalu jauh, maka kita akhirnya untuk
menilai value dari kripto
sebagai mata uang ditukar dengan value
tertentu itu enggak pernah imbang karena
kita enggak bisa nilai intrinsiknya
berapa barang tersebut. Nah, maka apa
yang membuat dia value-nya itu punya
nilai besar? Hanya sekedar permintaan
dan penawaran. Jadi ini sebenarnya
menurut saya sebagai personal saya
menilai aset ini aset yang sangat
berisiko jikalau dijadikan sebagai
investasi karena memang benar-benar
ditentukan oleh permintaan dan penawaran
yang kita tidak tahu nilai intrinsik di
dalamnya. Berbeda halnya ketika rendah
rendah resiko atau seperti saham
contohnya kita membeli satu saham kita
nilai 10.000 karena intrinsik di
dalamnya. Oh bisnisnya menghasilkan
sekian. bisnisnya bertumbuh sekian, maka
akhirnya ya kita harus menghargai
sahamnya sedikit lebih mahal karena ada
pertumbuhan laba di dalamnya. Nah, ada
intrinsik yang bisa kita nilai. Nah,
ketika intrinsik itu hanya dinilai
sebagai permintaan dan penawaran, maka
ini menjadi sangat beresiko. Nah, ibarat
saham, Pak, namanya saham gorengan gitu
loh.
Jadi, ini saham bukan rub nih, enggak
bisa diukur. Ini kayak ini apa yang
membuat dia naik? Nah, laba enggak naik,
labanya turun tapi kok malah harga saham
naik. Wah, ini digoreng jadi aset
investasi enggak? Iya, betul, aset
investasi. Tapi resikonya tinggi enggak
karena kita enggak bisa menilai nilai
intrinsik di dalamnya. Nah, itu
pemahaman saya terkait kripto begitu,
Pak. Kemudian yang kedua
terkait BCA eh sudah stok split. Iya,
dia sudah stok split 1 banding 5. Waktu
itu harganya Rp35.000 kemudian dipecah
jadi 7.000.
7.000 pernah naik sampai ke 11.000,
sekarang balik lagi ke 9.000, Pak. Kalau
mandiri itu 2017 pernah, 2019 pernah,
Pak. Jadi sama-sama 1 banding 2. Jadi
pernah harganya itu mencapai Rp10.000
dibagi dibagi du jadi 5.000 5.000 naik
lagi ke 10.000 bagi dua lagi ya kan.
Jadi 5.000 lagi. Jadi eh ada stokit.
Jadi cuma menunggu harganya itu di
tingkat mahalnya seperti apa. Jadi kalau
BCA itu mahalnya waktu R5.000 dianggap
mahal maka dia stop split. Nah, mandiri
itu nganggap mahal itu kalau sudah di
atas R.000 makanya baru stok split. Jadi
biasanya kalau BUMN itu memang ee lebih
ee pelan ya kan lebih pelan karena itu
tadi dia baru 10.000 stop split. Nah,
jadi dianggap barangnya itu masih murah
gitu loh. Nah, kalau misalnya BCA itu
nunggu Rp35.000. Jadi karena dianggap
barangnya mahal ee maka semakin
segmented pembelinya ya semakin gampang
istilahnya orang itu eh bukan semakin
gampang semakin sedikit orang-orang yang
di sana bisa beli.
Nah, jadi orang-orang yang bermodal
besar saja yang di sana itu bisa beli
sehingga lebih gampang buat naikinnya
dibandingkan kalau harga murah itu makin
banyak orang bisa beli. Jadi kalau mau
naik atau mau turun itu juga ee
tergantung orang-orang pemodal kecil
juga.
itu jadi tetap ada, Pak. Ee cuma itu
sebenarnya apakah mempengaruhi
fundamental
tetap sangat berbeda. Jadi strategi
corporate action itu tujuannya hanya
sekedar untuk membuat
pasar itu semakin liquid dan banyak
orang yang bisa masuk. Tapi ee tetap
aspek fundamentalah lah yang dilihat
apanya ya terkait labanya ya kan. Ee
bagaimana labanya mandiri ya kan?
Bagaimana labanya BCA, labanya BRI masih
bersaingkah ya kan. andai kata memang
masih yang paling bagus ee adalah BCA
ya, maka nanti masih murah atau mahal
barangnya. Nah, nanti juga itu yang
lebih dinilai dibandingkan dengan ee
stok spit-nya seperti apa.
Dan yang terakhir terkait aplikasi ya
kan bagaimana biaya-biaya di dalamnya.
Satu, Pak, kalau untuk deposit itu tidak
ada biaya sama sekali. Jadi Bapak mau
deposit Rp10.000, mau deposit R5.000 Ibu
boleh ya kan? Tergantung saham yang mau
dibeli. Karena sekarang saham itu ada
yang harganya Rp2 juga ada Pak. Jadi
kalau Rp2 artinya Bapak beli satu lot
itu cuma Rp200. Rp200 bukan Rp200.000.
Rp200. Sehingga ee deposit Rp200 juga
bisa. Cuma pertanyaannya apakah kita mau
beli barang di harga Rp2? ya kan artinya
itu sahamnya pasti sedang tidak
baik-baik saja karena saham rata-rata
yang mungkin bagus itu harganya ya
paling gak 1.000 2.000 gitu kan maka
nanti satu lotnya itu rata-rata ya
Rp100.000 Rp200.000 begitu. Jadi kalau
ee mau deposit ya ditentukan aja berapa
e saham apa yang mau dibeli sehingga
nanti akan disesuaikan dengan budget
yang mau ditop upkan. Ada potongannya ee
dalam bulanan tidak ada. Kami enggak ada
biaya bulanan. biayanya itu hanya V
transaksi yang dipotongkan. Jikalau
setiap Bapak transaksikan ee saham
berapapun nominalnya nanti akan
dikalikan dengan 0,18%.
Jadi misalnya saya beli saham mandiri
R10 juta, nanti saya akan dipotong untuk
biaya transaksi itu Rp18.000 ya 0,18%.
Kalau jual itu 0,28%
karena ada pajak 10% di dalamnya. Nah,
jadi makanya jadi 0,28. Jadi kalau 10
jutanya tadi sudah jadi R juta, 20 juta
saya jual maka akan dipotong Rp56.000
dari penjualan saya yang 5 ee R juta
tadi. Mungkin itu saja kalau secara
biaya-biay, Pak.
Saya rasa itu e cukup ya, Pak. Ya,
izin menanggapi sedikit tentang
disampaikan yang gorengan tadi. Jadi
ee sama aja ya. Jadi posisi kalau
potensi
untungnya besar pasti resikonya juga
besar. Itu di mana pun kan ada.
Betul.
Termasuk yang tadi disampaikan ee saham
Antam ini kan fluktuasinya juga lumayan
dibandingkan dengan finansial. Mungkin
beberapa bank dia cenderung dari 24 naik
terus meskipun ada naik turun di
ee waktu COVID itu sampai 50% bahkan.
itu kan tetapi ee grafiknya
ee ya linear aja lah istilahnya gitu.
Tapi kalau Antam kan enggak naik turun
naik turun tergantung situasi pasar. Ee
untuk yang saham-saham gorengan ini.
Hm. Jadi lebih banyak non faktor non
fundamental ya yang misal
tempo lah. Kalau yang yang lagi ramai di
B saham biasanya tempo itu sehari bisa
naik ratusan persen kemudian hilang
ratusan persen. Itu
ee faktor yang apakah itu bisa
dikendalikan Mas? untuk ee saham-saham
ini kan tentunya orang kalau mau
investasi jangka pendek ya akan cari
saham gorengan yang mungkin bisa
mengendalikan. Tetapi untuk
pemula-pemula itu apakah bisa
ikut-ikutan dalam kutip melihat
pengendaliannya gitu atau enggak?
Iya. Sangat tidak disarankan, Pak
saham-saham model gorengan ini untuk
memulai ya, Pak ya. Ee bahkan saya yang
sudah bertahun-tahun di pasar modal
sekalipun saya hanya menggunakan tidak
lebih dari 5%, Pak, dari portofolio
saya. Anggap aja saya punya uang R00
juta, paling saya enggak pakai lebih
dari R juta, Pak, ya. Untuk bertransaksi
di saham-saham seperti ini. Itu pun
dengan analisa yang sangat ketat dengan
konsekuensi harus melihat monitor setiap
saat, ya kan? Nah, jadi ee ini tidak
disarankan sih untuk saham-saham
gorengan dan saham gorengan itu bukan
berbicara masalahinya tapi ee
ketidaklinieran antara pergerakan dengan
fundamentalnya yang tadi Bapak
sampaikan. Jadi barangnya jelek enggak
ada isinya tapi kok naik terus udah
digoreng jelas. Tapi kalau misalnya ada
barang bagus, fundamentalnya bagus harga
saham juga naik. Walaupun dia naiknya
sampai 10 kali lipat, Pak, ya kan itu
bukan digoreng. Memang fundamentalnya
itu harus disesuaikan dengan ee kondisi
harganya yang sekarang. Nah, itu enggak
ada masalah dan itu sering saya
mendapatkan. Makanya akhirnya akan
mendapatkan potensi saham yang apa yang
multiager kenaikannya itu berkali-kali
lipat dalam durasi waktu yang dalam
sangat cepat. Karena yang dulu bisnisnya
itu cuma untung 2 M, 3 M, tiba-tiba jadi
ratusan M. Nah, maka pasti nanti harga
sahamnya pun juga akan naik puluhan kali
lipat dalam waktu yang sangat singkat.
Nah, itu yang cukup menarik kalau
misalnya bisa nemu ya. Makanya enggak
enggak jarang ya, Pak ya, dengar ada
orang yang asetnya awalnya itu cuma R
juta, sekarang sudah punya aset
triliunan. Nah, itu karena nemu saham
yang model begitu tuh.
Mungkin kalau pernah dengar kasusnya itu
ya Pani itu, Pak. Pik du itu PAN itu
awalnya bukan saham PIK. Terus tiba-tiba
ada PIK 2 masuk ee valuasinya murah
tiba-tiba naiknya itu bisa bukan sekedar
10 kali lipat, sekitar 50 kali lipat,
Pak dari harga awal. Nah, jadinya apa?
Itu bukan digoreng tapi memang dia
dikembalikan ke harga aslinya
sesuai dengan harga fundamental. Begitu.
Ya, jadi yang dimaksud di goreng itu
adalah saham yang memang ee istilahnya
itu
dia itu enggak sesuai dengan
fundamentalnya
ya, barangnya jelek tapi dinaiki terus.
Nah, itu
ya. Terima kasih Pak Dani untuk
pertanyaannya. Semoga menjawab ya Pak
Dani ya. Jangan lupa untuk mengirimkan
alamat ya Pak ya untuk pengiriman hadiah
dari kami Pak Rino terima kasih untuk
waktunya di sesi ketiga kali ini.
Materinya sangat aplikatif sebelum
diakhiri barangkali dari Bapak ingin
menyampaikan closing statement kami
persilakan. Pak Rino
ya. Ee
mungkin nanti untuk Bapak Ibu, kami
sekali lagi kami di Madiri Sekuritas itu
memang memfasilitasi Bapak Ibu dalam
rangka ee meliterasi keuangan. Jadi
kalau barangkali di kantor wilayahnya
Bapak, Ibu baik di Surabaya ataupun di
luar Surabaya selama masih di wilayah
Jawa Timur itu masih menjadi ruang
lingkup kami yang di Surabaya, ruang
lingkup saya. juga kami juga bersedia
jikalau memang Bapak Ibu di unit-unitnya
ataupun di kantornya mungkin ingin lebih
mendalami seputar investasi pasar modal
dan lebih mengaplikasikan bukan hanya
sekedar teori nanti kami akan support,
kami akan bantu Bapak Ibu untuk bisa
lebih lanjut mengenal e pasan modal dan
bisa memulai lebih awal. Karena semakin
kita menunda untuk berinvestasi maka
kita akan kehilangan kesempatan waktu
untuk menggandakan ee instrumen
investasi kita ke depannya. Itu saja
dari saya, Mas Lukman. Terima kasih.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Sekali lagi terima kasih,
Pak Rino. Salam sehat selalu. Kita
bertemu lagi di event-event selanjutnya.
Dan sobat ASN, tidak terasa kita sudah
sampai di penghujung acara webinar ASN
belajar seri ke-30 tahun 2025. Kami
ucapkan sekali lagi terima kasih kepada
seluruh pihak yang terlibat dan sudah
mendukung acara kita di siang hari ini.
Dan sebelum kami akhiri sesi kali ini,
kami ingatkan kembali untuk cek secara
berkala semesta Bangkom guna mengunduh
e-sertifikat dan ASN belajar seri 30
tahun 2025. Kali ini dipersembahkan oleh
Corpo SDGIS PPSDM Provinsi Jawa Timur.
Tetap semangat dan sampai jumpa di sesi
berikutnya.
[Musik]
Oke,
1 2 3 webinar SM30
sukses.
Semangat,
saatnya kita melangkah.
Hadapi segala tantangan.
Tingkatkan setiap kompetensi
untuk pelayanan berdempat
bersama ASN belajar.
Ciptakan SDM unggul berprestasi
selalu inisiatif dan kolaboratif
untuk inovasi yang berkelanjutan.
[Musik]
menjadi ASN berakhlak mulia
siap menyongsok Indonesia emas
ASN belajar wujudkan
pemerintahan berkelas dunia satukan
ASMar berkualitas
belajar wujudkan
pemerintahan
kelas dunia. Satukan tekad pantang
menyerah
jadi ASN cetar berkualitas.
[Musik]
zaman yang terus bergerak
sambut dengan penuh semangat.
Saatnya kita melangkah.
Hadapi segala tantangan
tingkatkan setiap kompetensi
untuk pelayanan berdampak.
Bersama ASN
belajar.
Ciptakan SDM unggul berprestasi
selalu inisiatif dan kolaboratif
untuk inovasi yang berkelanjutan.
Jadi ASN berakhlak mulia
siap menyongsong Indonesia emas.
ASN belajar wujudkan pemerintahan
berkelas dunia. Satukan tekad pantang
menyerah
jadi ASN cetar berkualitas
belajar wujud
pemerintahan
berkelas dunia
tekad pantang menyerah jadi ASN cepat
berkuit
[Musik]
bersama
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]