Transcript
NxEGaxynoXY • ASN Belajar Seri 30 | 2025 - ASN Cerdas Finansial: Belajar Saham,Mengelola Harapan,Menuai Masa Depan
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0252_NxEGaxynoXY.txt
Kind: captions Language: id [Musik] Zaman yang terus bergerak, sambut dengan penuh Semangat. Saatnya kita melangkah. Hadapi segala tantangan. Tingkatkan setiap kompetensi untuk pelayanan berdampak. Bersama ASN belajar. Ciptakan SDM unggul berprestasi selalu inisiatif dan kolaboratif. untuk inovasi yang berkelanjutan. Menjadi ASN berakhlak mulia siap menyongsong Indonesia emas. ASN belajar wujudkan pemerintahan berkelas dunia satukan tekad pantang menyerah jadi ASN cetar berkualitas belajar wujudkan pemerintahan kelas dunia satukan tekad pancang menyerah jadi ASN berkuwa cita. [Musik] Halo sobat ASN, kita berjumpa lagi dalam webinar ASN belajar yang dipersembahkan oleh Corporate University SDGIS BPSDM Provinsi Jawa Timur. Sebelum memulai webinar, ada beberapa hal yang perlu Sobat ASN perhatikan agar acara dapat berjalan dengan lancar. Satu, tulis nama akun Zoom sesuai dengan format nama strip asal instansi Sobat ASN. Dua, aktifkan kamera. Pastikan posisi kamera tidak membelakangi cahaya ya, agar wajah Sobat ASN dapat terlihat lebih jelas. Tiga, gunakan virtual background yang sudah disediakan. Bagi sobat ASN yang sudah mengisi link pendaftaran, virtual background dapat diunduh pada link yang dikirimkan melalui pesan WhatsApp. Empat, apabila Sobat ASN ingin mengajukan pertanyaan atau berpartisipasi interaktif, Sobat ASN dapat menggunakan reaction angkat tangan atau rise hand pada Zoom meeting. Lima. Bagi sobat ASN yang mengikuti webinar melalui live YouTube BPSDM Jatim TV dapat menuliskan pertanyaan melalui kolom live chat. Enam. Jangan lupa siapkan alat tulis untuk mencatat hal-hal penting ya. Siapkan pula alat tulis Sobat ASN selain untuk mencatat hal-hal penting. Hal ini dapat mempertajam pemahaman Sobat ASN tentang materi yang disampaikan oleh narasumber. Tujuh. Untuk mendapatkan e-sertifikat pada webinar ini, Sobat ASN wajib mengisi link presensi yang akan kami bagikan pada saat acara webinar berlangsung. Jangan lupa untuk mengisi lembar penilaian dan kuesioner juga agar e-sertifikat Sobat ASN dapat diunduh. Itulah beberapa hal yang patut Sobat ASN perhatikan selama mengikuti webinar ini. Tetap semangat dan selamat mengikuti webinar ASN Belajar. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Kami mencoba menjadi yang terbaik. Melayani bangsa dengan sepenuh hati. Barlah kami junjung teguhkan diri dan jadikan pedoman serta kekuatan. hadir di sini untuk mengabdi laksanakan tugas kebanggaan negeri berentas situt melani bangsa dengan akuntabilitas tinggi. Ham di sini tes dengan hati tunjukkan kompetensi dalam harmoni. Layani bangsa loyal tanpa batasannya selalu adaptif dan berkolaborasi gandeng tangan satu tujuan menjadikan ASN lebih berakhlak bekerja sepenuh hati tulus membantu sesama dengan bangga kami melayani bangsa [Musik] Kami dari sini tegas dengan hati. Tunjukkan kompetensi dalam harmoni. Bangsa loyal tanpa batasannya selalu adaptif dan berkolaborasi bergandeng tangan. Satu tujuan untuk menjadikan ASN lebih beragam. mengerjas penuh hati tulus membantu sesama dengan bang kami melayani dengan bang kami melayani bangsa [Musik] Halamikum [Musik] warahmat warahmatullahi wabarakatuh. Ee perkenalkan nama saya Trisul Adi Saputro dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Naset ee Pengeluan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Magetan. Ee alhamdulillah ee hari ini kami melakukan tes uji kompetensi pengelola keuangan daerah. Ee saya selaku bendara pengeluaran alhamdulillah dengan uji kompetensi ini bisa menguji kompetensi kita apakah kita layak untuk menjadi bendara pengeluaran. ee pesan-pesan untuk teman-teman yang lain ee bisa memaksimalkan apa pengetahuannya untuk meningkatkan kompetensinya selaku pengelola keuangan daerah. Kemudian untuk saran untuk BPSDM Provinsi Jawa Timur ee selama kami di sini alhamdulillah pelayanan cukup baik dan memuaskan sehingga kami bisa nyaman dan bisa mengikuti ujian dengan nyaman juga. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Halo, asalamualaikum. Nama saya Dias Karismadani. Saya dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto. Eh, hadir di sini untuk mengikuti sertifikasi kompetensi keuangan daerah. Kemarin hadir panitianya dari BPSDM benar-benar luar biasa. Penyambutan mulai dari depan sampai ke registrasi itu panitianya ramah sekali. Terus begitu masuk ke kamar ee semua fasilitasnya juga sudah memadai mulai dari makan, kamar tidur, kamar mandi semuanya bersih. Untuk jalannya tes juga sudah terschedule dengan rapi, dengan tertib sehingga kami bisa mengikuti dengan nyaman dengan bisa fokus dan bisa mendapatkan hasil yang terbaik. Harapan kita ke depan adalah mungkin BBSDM bisa lebih sering mengadakan kegiatan atau untuk webinarnya lebih berfokus kepada masalah keuangan daerah, terutama yang untuk daerah-daerah yang kan masalahnya berbeda-beda setiap daerah. Jadi bisa lebih sering untuk mengadakan yang bertema tentang keuangan. Terima kasih. Wasalamualaikum. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi semuanya. Saya Dian Asuti Purwandani dari Dinas Pendidikan Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Magetan hari ini ikut mengikuti diklat ee sertifikasi kompetensi pengelolaan keuangan di BPKPSD ee Provinsi. Terima kasih panitia. luar biasa ee pelaksanaan Diket lancar dan kami ee selama mengikuti Diket di sini ee sangat sangat nyaman sekali dan harapannya untuk PKPSDM Provinsi ee memberi kuota tambahan biar teman-teman kami yang berada di kabupaten kota sekitar seluruh provinsi bisa mengikuti dikat yang sama sehingga kami dalam rangka melaksanakan pengalan keuangan di kabupaten kota ee dapat menyajikan laporan yang akunabel transparasi. Terima kasih. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Perkenalkan nama saya Budi Fajarudin asal dari Kabupaten Nganjuk ee Kecamatan Patian Rowo. Ee kami mengucapkan terima kasih atas ee fasilitasnya di mana kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan bisa menambah ilmu semua rekan-rekan sehingga apa yang kita lakukan di pemerintah daerah akan bisa menjadi maksimal. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Nama saya Sumilan dari Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Peserta ujian sertifikasi kompetensi pengelolaan keuangan daerah angkatan pertama di BPSDM Jawa Timur di Surabaya. kesan-kesan selama mengikuti acara sertifikasi kompetensi pengelolaan keuangan di sini, saya sangat ee bangga, sangat menambah pengetahuan dan harapan ke depan ee dari sisi kami, dari sisi saya, pengetahuan-pengetahuan, pembelajaran-pembelajaran yang saya dapat di sini bisa diterapkan di OPD bisa untuk perbaikan-perbaikan di OPD dan ee harapan terkait dengan penyelenggaraan kompetensi di BBSDM Jawa Timur di Surabaya mudah-mudahan ke depannya bisa ditingkatkan lagi. Utamanya terkait jaringan waktu wawancara ini ada sedikit kendala sempat putus Pak jaringannya. Demikian, terima kasih. Perkenalkan nama saya Dewi Ratnani Utami. Saya bendahara dari Dinas KB Kabupaten Magetan. Kesan-kesan saya saat mengikuti diklat di BKPSDM Jawa Timur ini ee saya menikmati sekali fasilitasnya juga di sini. asesornya ee panitia-panitianya juga sangat cepat dalam me memenuhi kebutuhan kita saat melakukan diklat. Dan untuk tempat ee asramanya saya juga merasa nyaman karena sudah terfasilitasi dari kamar mandi terus apa ada AC-nya. Jadi kita nyaman saat di kamar untuk melakukan kegiatan belajar belajarnya di malam hari atau untuk menyiapkan ujian-ujiannya, uji kompetensinya. Untuk pesannya kemudi ee semoga ke depannya lebih baik lagi dan fasilitas-fasilitasnya lebih baik lagi serta peserta itu lebih nyaman lagi untuk tinggal di sini. Terima kasih. Oh. [Musik] Halo sobat ASN, kita berjumpa lagi dalam webinar ASN belajar yang dipersembahkan oleh Corporate University SDGIS BPSDM Provinsi Jawa Timur. Sebelum memulai webinar, ada beberapa hal yang perlu Sobat ASN perhatikan agar acara dapat berjalan dengan lancar. Satu, tulis nama akun Zoom sesuai dengan format. Nama strip asal instansi sobat ASN. Dua, aktifkan kamera. Pastikan posisi kamera tidak membelakangi cahaya ya, agar wajah Sobat ASN dapat terlihat lebih jelas. Tiga, gunakan virtual background yang sudah disediakan. Bagi sobat ASN yang sudah mengisi link pendaftaran, virtual background dapat diunduh pada link yang dikirimkan melalui pesan WhatsApp. Empat, apabila Sobat ASN ingin mengajukan pertanyaan atau berpartisipasi interaktif, Sobat ASN dapat menggunakan reaction angkat tangan atau rise hand pada Zoom meeting. Lima. Bagi sobat ASN yang mengikuti webinar melalui live YouTube BPSDM Jatim TV dapat menuliskan pertanyaan melalui kolom live chat. Enam. Jangan lupa siapkan alat tulis untuk mencatat hal-hal penting, ya. Siapkan pula alat tulis Sobat ASN selain untuk mencatat hal-hal penting. Hal ini dapat mempertajam pemahaman Sobat ASN tentang materi yang disampaikan oleh narasumber. Tujuh. Untuk mendapatkan e-sertifikat pada webinar ini, Sobat ASN wajib mengisi link presensi yang akan kami bagikan pada saat acara webinar berlangsung. Jangan lupa untuk mengisi lembar penilaian dan kuesioner juga agar e-sertifikat Sobat ASN dapat diunduh. Itulah beberapa hal yang patut Sobat ASN perhatikan selama mengikuti webinar ini. Tetap semangat dan selamat mengikuti webinar ASN Belajar. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Oh. [Musik] Oh. [Musik] H [Musik] Cek [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Halo sobat ASN, kita berjumpa lagi dalam webinar ASN belajar. yang dipersembahkan oleh Corporate University SDGIS BPSDM Provinsi Jawa Timur. Sebelum memulai webinar, ada beberapa hal yang perlu Sobat ASN perhatikan agar acara dapat berjalan dengan lancar. Satu, tulis nama akun Zoom sesuai dengan format nama strip asal instansi Sobat ASN. Dua, aktifkan kamera. Pastikan posisi kamera tidak membelakangi cahaya ya, agar wajah Sobat ASN dapat terlihat lebih jelas. Tiga, gunakan virtual background yang sudah disediakan. Bagi sobat ASN yang sudah mengisi link pendaftaran, virtual background dapat diunduh pada link yang dikirimkan melalui pesan WhatsApp. Empat. Apabila Sobat ASN ingin mengajukan pertanyaan atau berpartisipasi interaktif, Sobat ASN dapat menggunakan reaction angkat tangan atau rise hand pada Zoom meeting. Lima. Bagi Sobat ASN yang mengikuti webinar melalui live YouTube BPSDM Jatim TV dapat menuliskan pertanyaan melalui kolom live chat. Enam. Jangan lupa siapkan alat tulis untuk mencatat hal-hal penting ya. Siapkan pula alat tulis Sobat ASN selain untuk mencatat hal-hal penting. Hal ini dapat mempertajam pemahaman Sobat ASN tentang materi yang disampaikan oleh narasumber. Tujuh. Untuk mendapatkan e-sertifikat pada webinar ini, Sobat ASN wajib mengisi link presensi yang akan kami bagikan pada saat acara webinar berlangsung. Jangan lupa untuk mengisi lembar penilaian dan kuesioner juga agar e-sertifikat Sobat ASN dapat diunduh. Itulah beberapa hal yang patut Sobat ASN perhatikan selama mengikuti webinar ini. Tetap semangat dan selamat mengikuti webinar ASN belajar. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Zaman yang terus bergerak. Sambut dengan penuh semangat. Saatnya kita melangkah. Hadapi segala tantangan. Tingkatkan setiap kompetensi untuk pelayanan berdampak. Bersama ASN belajar. Ciptakan SDM unggul berprestasi. selalu inisiatif dan kolaboratif untuk inovasi yang berkelanjutan. Menjadi ASN berakhlak mulia siap menyongsong Indonesia emas. ASN belajar wujudkan pemerintahan berkelas dunia satukan tekad pantang menyerah jadi ASN getar berkualitas belajar wujudkan pemerintahan kelas dunia tekad pantang menyerah jadi ASN berkualit Cool servis. sama [Musik] Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Sahabat ASN di mana pun Anda berada, baik yang sudah bergabung di Zoom meeting ataupun yang tengah menyaksikan melalui live YouTube BPSDM Jatim TV. Senang sekali saya Lukman dapat kembali menyapa sobat ASN dalam webinar ASN belajar seri 30 tahun 2025 persembahan Korpu SDGIS BPSDM Provinsi Jawa Timur. Sob SN berdasarkan data dari survei nasional Literasi dan Inklusi Keuangan tahun 2025 yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan bersama Badan Pusat Statistik, tingkat literasi finansial nasional baru mencapai 66,46% sementara tingkat inklusi keuangan telah mencapai 80,51%. Dan data ini bisa kita lihat bahwasanya mengindikasikan adanya kesenjangan antara akses terhadap layanan keuangan dan juga kemampuan dalam memahami serta mengelola keuangan secara bijak termasuk dalam hal investasi. Banyak individu termasuk ASN yang sebenarnya sudah memiliki akses terhadap produk-produk keuangan, namun belum dibekali pemahaman yang memadai untuk mengelola risiko dan merencanakan tujuan finansial jangka panjang. Dan kondisi ini membuat mereka rentan mengambil keputusan investasi yang tidak tepat menjadi sasaran penipuan atau kesulitan menghadapi kebutuhan finansial mendesak seperti biaya pendidikan anak atau persiapan pensiun. Padahal dengan literasi finansial yang memadai, ASN ini dapat mencapai kemandirian kemandirian finansial, mengurangi ketergantungan terhadap hutang, perilaku konsumtif, serta merancang masa depan yang lebih stabil dan sejahtera. Oleh karenanya, webinar ASN Belajar seri 30 hadir untuk mengajak sobat ASN belajar tentang literasi keuangan bersama narasumber yang ahli di bidangnya. [Musik] Ya, Sobat ASN, untuk membuka webinar ASN belajar seri 30 tahun 2025, marilah kita dengarkan opening speech yang akan disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur, Bapak Dr. Ramlianto, SPMP. [Musik] Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sehat dan salam sejahtera untuk kita sekalian. Sobat ASN di seluruh tanah air, selamat bertemu kembali dalam webinar series ASN Belajar, sebuah wahana pengembangan kompetensi ASN persembahan Jatim Corporate University, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur. Hari ini, Kamis tanggal 7 Agustus 2025, ASN belajar telah memasuki seri ke-30. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas antusiasme sobat ASN di seluruh negeri untuk terus mengikuti secara aktif program ASN belajar ini. Sebagai bentuk terima kasih kami, kami selalu berkomitmen sekaligus berikhtiar untuk menyajikan topik-topik pengembangan kompetensi yang menarik, kekinian, dan tentu berdampak secara nyata terhadap peningkatan kompetensi dan kinerja aparatur sipil negara di Indonesia. Sahabat ASN, hari ini ASN Belajar seri ke-30 tahun 2025 ini menyajikan salah satu topik dalam rangka menindaklanjuti arahan Ketua Dewan Pimpinan Nasional Kops Pegawai Republik Indonesia Prof. Zudan Arif Fahrullah yang sekaligus beliau adalah Kepala Badan Kepegawaian Nasional. Arahan dimaksud adalah bahwa ASN perlu meningkatkan kesejahteraannya melalui ikhtiar-ikhtiar di luar bidang tugasnya dengan tidak mengganggu kinerjanya sebagai ASN dan ikhtiar yang bersifat halal dan tidak melanggar peraturan perundangan yang berlaku. Karena tema ini sangat tepat untuk kita elaborasi secara luas dan mendalam, maka ASN belajar seri ke-30 2025 ini mengangkat topik ASN cerdas finansial, belajar saham, mengelola harapan, menuai masa depan. Nah, Sobat SN, sudah menjadi tradisi akademik dalam SN belajar bahwa topik menarik ini akan kita bahas secara intensif dari beragam perspektif bersama para narasumber yang sangat kompeten di bidangnya. Sahabat ASN di seluruh tanah air, kita telah lama mengenal frasa ASN adalah abdi negara dan abdi masyarakat. Namun kini makna pengabdian itu tak lagi cukup jika hanya dengan integritas dan pelayanan. Kita juga harus mampu bertahan bahkan unggul di tengah tantangan finansial dan disrupsi ekonomi yang terus berubah. Di sinilah pentingnya menjadi ASN yang cerdas finansial. Sebab ketahanan ekonomi pribadi adalah pondasi dari keteguhan dalam melayani publik. Dan kesejahteraan yang baik adalah menumbuhkan dedikasi yang utuh. Kita semua menyadari bahwa menjadi ASN bukan hanya tentang pengabdian dan loyalitas, tapi juga tentang keseimbangan antara melayani dan menjaga diri antara profesionalisme dan kesejahteraan pribadi. Realitas saat ini menunjukkan bahwa tantangan kehidupan semakin kompleks. Maka kompetensi tambahan menjadi kebutuhan bukan lagi pilihan. Kompetensi tambahan ini bukan sekedar keterampilan teknis, tapi juga kecakapan hidup. Mulai dari literasi keuangan, pemanfaatan teknologi digital, kemampuan komunikasi publik, hingga keterampilan wirausaha sosial yang tetap berada dalam koridor etika ASN. Sobat ASN, kompetensi tambahan bukan untuk mencari keuntungan pribadi secara liar, apalagi melanggar aturan. Justru sebaliknya, yang menjadi bekal untuk menciptakan ASN yang mandiri secara ekonomi, namun tetap berintegritas dalam setiap langkahnya. Hari ini kita tidak hanya membicarakan peningkatan kapasitas, kita sedang berbicara tentang transformasi mindset ASN. bahwa ASN pun bisa maju dan sejahtera selama ia terbuka terhadap pembelajaran baru, bersedia meningkatkan diri dan mampu menjaga akhlak serta etika profesinya. Sobat ASN di seluruh tanah air dalam pusaran zaman yang terus bergerak maju, seorang ASN dituntut tidak hanya cakap dalam melayani, tapi juga bijak dalam mengelola kehidupannya. Di tengah tuntutan profesi yang semakin kompleks, kesejahteraan lahir dan batin bukan sekedar impian, melainkan fondasi penting bagi pelayanan publik yang berkualitas dan berkelanjutan. Salah satu kompetensi esensial yang kini perlu kita bangun bersama adalah literasi finansial. Literasi yang bukan sekedar tahu cara menyimpan, tetapi paham cara mengelola, menumbuhkan, dan merawat rezeki dengan bijak. Literasi yang bukan sekedar wacana, tapi menjadi laku hidup agar ASN tidak rentan pada godaan, tetapi kuat dalam pilihan. Dan saham, ya saham adalah satu instrumen ilmu dan peluang yang kini hadir. Bukan hanya untuk mereka yang ahli ekonomi, tapi juga untuk kita semua yang ingin belajar bertumbuh. Saham bukanlah jalan pintas untuk menjadi kaya, tetapi jalan panjang menumbuhkan kedewasaan finansial. Bukan permainan, tetapi perencanaan. Bukan sekedar cuan, tetapi pemahaman. Melalui edukasi yang tepat, ASN dapat mengenali bahwa investasi bukanlah pelanggaran, melainkan ikhtiar cerdas dan etis dalam meningkatkan sejahtera. Selama ia tidak menanggalkan tugas dan tetap tunduk. pada norma serta aturan yang berlaku. Sobat ASN di seluruh tanah air, lalu bagaimana kita sebagai ASN Indonesia berupaya untuk memiliki kecerdasan finansial yang mantap dan mampu meningkatkan kesejahteraan kita. Nah, untuk membahas cerdas dan tuntas topik ini, kami telah mengundang para narasumber luar biasa yang sudah barang tentu sangat kompeten di bidangnya. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para narasumber hebat yang telah berkenan hadir dan akan berbagi berbagai informasi strategis kepada Sobat ASN di seluruh tanah air. Pertama kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada yang terhormat Ibu Cita Melissa. Beliau adalah Kepala Wilayah Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia di Jawa Timur. Kedua, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada yang terhormat Bapak Dr. MT Sabirin, MBE, AK. Beliau adalah akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang. Ketiga, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada yang terhormat Bapak Rino Alvian Firdianggi. Beliau adalah Head Surabaya Brandch PT Mandiri Sekuritas. Nah, Sobat ASN di seluruh tanah air, mari kita simak dengan seksama webinar ASN belajar seri ke-30 tahun 2025. Semoga bermanfaat. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Dr. Ramlianto, SPMP atas opening speech yang telah disampaikan. Sebelum kita berlanjut ke sesi berikutnya, kami informasikan bahwa saat ini Sobat ASN sudah dapat melakukan presensi pada laman semesta Bangkom dan link presensi ini dapat Sobat ASN lihat pada running tags, kemudian kolom chat Zoom, dan juga pinchat YouTube BPSDM Jatim TV. Dan dikarenakan saat ini traffic presensi sedang tinggi, bagi Sobat ASN yang mengalami kendala dalam akses presensi dapat mencoba kembali secara berkala sampai dengan pukul 12.00 siang. [Musik] Ya, Sobat SN, kita akan simak bersama keynote speech yang kali ini akan disampaikan oleh Kepala Wilayah Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Jawa Timur, Ibu Cita Melisa, S. M.M. [Tepuk tangan] [Musik] Ya, saya akan sapa beliau terlebih dahulu. Selamat pagi, Bu Cita. Selamat pagi. Aduh, saya terlalu bersemangat nih sepertinya, Pak Lukman. Siap, Ibu. Kabar baik, Bu Cita. Kabar baik, alhamdulillah. Baik, Bu Cita. Untuk waktu penyampaian materi kurang lebih selama 30 menit. Nanti kita akan langsung masuk ke sesi tanya jawab ya, Bu Cita. Ya, silakan, Bu Jita. Baik, terima kasih Pak Lukman. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi, semangat pagi sobat ASN yang saya hormati. Pertama-tama saya ingin ucapkan terima kasih kepada yang terhormat Bapak Dr. Ramlianto, SP,MP selaku Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur. Lalu rekan dan sahabat saya Bapak Dr. MT. Sabin MDA selaku dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas Srawijaya Malang dan rekan saya juga sahabat saya juga Bapak Rino Alvian selaku Head Surabaya Brandch PT Mandiri Sekuritas. Rekan-rekan yang saya hormati sobat ASN ini luar biasa sekali kita belajar tentang finansial. Sungguh opening speech yang kuat dari Pak Ramli terkait dengan ASN Cerdas Finansial dan Kemerian Finansial. Karena kita ingin membuka pemasan rekan-rekan ASN tentang pentingnya berinvestasi untuk masa depan yang lebih baik. Tema pada pagi hari ini merupakan tema yang sangat luar biasa karena kita akan belajar saham mengelola harapan dan masa depan. Dari sisi bursa efek Indonesia sendiri kami memiliki tema khusus untuk ASN sebetulnya kita sebutannya timnas yaitu tingkatkan manfaat investasi dan literasi untuk ASN. Baik, karena waktu jualah yang membatasi, jadi izin saya untuk memberikan ee materi presentasi saya pada pagi hari ini. Baik. Apakah sudah terlihat di layar, Pak Lukman? Sudah, Bu Cita. Mohon izin, Bu Cita untuk suaranya apa bisa dibantu perbesar sedikit, Ibu? Di sini kurang sedikit terdengar dengan jelas, Bu Cita. Mohon izin, Ibu. Eh, apakah sudah, Pak Lukman? Masih kurang, kan? Iya, masih sedikit kurang, Ibu. Apakah ada headset? Barangkali bisa lebih jelas suaranya, Bu Cita. Oh, baik. Izin saya ee 1 menit ya, Pak Ran. Iya, silakan, Bu Cita. Mohon maaf, Sobat SN. Mohon ditunggu sejenak sebelum kita masuk ke sesi materi agar suaranya bisa terdengar lebih jelas ya. Ini menarik sekali kalau kita bicara terkait dengan ee belajar saham ya. Kalau di era yang saat ini ada gitu ya, saham ini kan menjadi salah satu dari instrumen investasi yang bisa kita gunakan ya. Tapi memang ada konsep di mana riset return ini perlu untuk diperhatikan. Nah, nanti di sesi kali ini kita akan banyak sekali belajar bagaimana sebenarnya kita sebagai invest ee investor pemula ini bisa memilih saham yang tepat sesuai dengan em kondisi yang kita punya gitu ya. Karena yang saya tahu nanti mungkin bisa dikoreksi juga oleh pembicara, kita juga harus tahu sebenarnya fundamental-fundamental dari saham yang ingin kita beli itu seperti apa. Mulai dari industrinya, kondisi teknologinya, politikal legal yang bisa mempengaruhi industri tersebut, kemudian manajemen di baliknya itu juga harus kita pahami lebih jauh ya. Dan memang ee kalau kita ingin berinvestasi melalui saham itu ternyata kemarin saya coba lihat-lihat di podcast itu harus tahu juga yang namanya laporan keuangan gitu ya. Jadi kita enggak bisa serta-merta cuma lihat saham apa yang lagi hype gitu ya. Oh ya udah kita beli gitu enggak bisa kayak gitu. Tapi di balik itu harus punya pemahaman fundamental yang baik gitu ya. Ada ada teknik-tekniknya sendiri. Baca laporan keuangan harus paham. Kemudian rasio-rasio keuangan itu juga harus paham. Antar rasio itu juga memiliki makna yang berbeda gitu ya. Dan rasio-raso seperti apa yang harus digunakan itu nanti kita akan belajar banyak juga di webinar ASN Belajar seri 30 kali ini. Oke, saya coba panggil kembali di Bu Cita apakah sudah bisa terhubung dengan kami Bu Cita? Oke, masih belum bisa terhubung. Kalau begitu mungkin kita bisa juga remind ya terhadap Sobat TSN yang sudah bergabung di webinar kali ini. Jangan lupa untuk melakukan presensi pada laman semesta Bangkom ya. Dan link presensi ini dapat Sobat SN lihat pada running teks kolom chat Zoom dan juga pinchat YouTube BPSDM Jatim TV karena nanti akan ada merchandise menarik bagi penanya terpilih. Jadi buat Sobat HSN yang sudah bergabung tolong di-make sure ya konektivitasnya gitu ya. Jangan sampai hilang-hilangan. Barangkali nanti ada pertanyaan yang ingin ditanyakan kepada narasumber, silakan disampaikan secara langsung. Karena untuk penanya yang beruntung, kita akan berikan merchandise spesial dari BPSDM Jawa Timur langsung kepada Sobat ASN sekalian. Halo dan ya Bu Cita apa sudah bisa terhubung? Ya sudah, Pak Lukan, kalau begini apakah sudah jelas? Ya, ini sudah lebih jelas, Bu Cita. Aduh, baik. Aduh, mohon maaf ya, Sobat ASN. Ini ada kendala teknis. It's ok. Thank your time. Oke, Bu Cita monggo ahead, Ibu. Silakan. Baik, terima kasih, Pak Lukman. Rekan-rekan ASN, kami akan mulai dengan tema investasi di pasar modal Indonesia. Perkenalkan nama saya Cita Melissa. Saya selaku Kepala Wilayah Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia di Jawa Timur. Jadi kalau rekan-rekan ASN yang domisili di Surabaya, rekan-rekan ASN bisa mampir ke kantor kami yang berada di Jalan Kusuma Bangsa nomor 19 Surabaya. Rekan-rekan, saya akan mulai dengan karena urusan masa depan harus terdepan. Nah, kenapa gambarnya ada petani yang sedang memegang handphone? Sekarang pasar modal tidak khusus untuk kalangan tertentu. Semua bisa masuk dan menjadi investor di pasar modal. Tidak hanya petani, tidak hanya pelayan, ibu rumah tangga bisa, apalagi rekan-rekan ASN. Kita akan gunakan handphone kita sebagai sarana. Selain komunikasi, kita juga harus gunakan sebagai sarana untuk berinvestasi dan bisa mengutilize teknologi. Jadi, tidak harus scrolling sosm berjam-jam, tapi kita bisa pakai untuk belajar investasi ya, Sobat ASN. Memang kalau urusan masa depan terkadang kita tidak memikirkan, namun tidak terasa waktu itu akan berjalan dengan cepat dan tidak terasa juga kita akan memasuki usia pensiun. Webinar pada pagi hari ini memang khusus juga diharapkan rekan-rekan ASN mempersiapkan pensiun dengan tanpa ya kesulitan finansial. Rekan-rekan mungkin dari rekan-rekan ASN tidak kenal dengan Bursa Efek Indonesia dan pasar modal. Mungkin juga background-nya tidak semuanya dan Fakultas Ekonomi ya. Jadi saya akan jelaskan di awal tentang pasar modal Indonesia. Pasar modal sebetulnya apa itu pasar modal? Ada perusahaan yang membutuhkan dana jangka panjang bertemu dengan pihak individu ya yang memiliki kelebihan dana. Jadi ini bertemunya di pasar modal Indonesia melalui instrumen apa? Saat ini memang kita fokus membahasnya tentang saham, tapi instrumen-instrumen finansial di pasar modal selain saham ada juga obligasi dan reksadana. Untuk belajar pasar modal memang butuh waktu yang tidak cukup ya, 45 menit 1 jam. Jadi kita memang butuh waktu yang cukup lama. Tapi fokus kita pada webinar pagi hari ini kita fokus ke saham. Saham itu apa, Rekan-rekan ASN? Saham itu adalah bukti kepemilikan kita terhadap suatu perusahaan. Secara mudahnya kalau kita membeli saham suatu perusahaan, kita ikut menjadi pemilik perusahaan tersebut. Kenapa dinamakan perusahaan tercatat? Jadi dulu perusahaan ini merupakan perusahaan yang tertutup. Nah, kenapa ingin mendapatkan dana dari masyarakat melalui pasar modal? Perusahaan ini mendapatkan ee atau melakukan proses begitu ya, Sobat ASN menjadi perusahaan tercatat. Jadi yang awalnya tertutup kemudian menjadi perusahaan terbuka dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Itulah yang dinamakan perusahaan tercatat. Jadi kalau perusahaan-perusahaan yang tidak Tbk dan tidak tercatat sahamnya di Bursa Efek Indonesia, Sobat ASN tidak bisa membeli saham dari perusahaan tersebut karena perusahaannya masih perusahaan private atau perusahaan tertutup. Nah, kenapa kita bilang ada investor atau seseorang yang memiliki kelebihan dana? Harapannya Sobat ASN ini paham dengan prinsip-prinsip investasi sebelum memulai investasi di pasar modal. Prinsip investasinya apa? Yang pertama, rekan-rekan harus memiliki dana yang idle atau dana nganggur atau uang yang dingin ya, Sobat ASN. Bukan uang untuk cicilan rumah, kemudian kebutuhan rumah tangga sehari-hari untuk bayar SPP anak, ataupun dana-dana yang memang dikatakan harus dikeluarkan tiap bulan. Jadi ini benar-benar dana yang disisihkan di depan untuk investasi. Yang kedua, rekan-rekan juga paham dulu untuk belajar dulu sebelum Sobat ASN membeli produknya. Sama halnya dengan berinvestasi di pasar modal. Kalau kita belum paham tentang saham, belum paham tentang risiko dan konsekuensi memiliki investasi di pasar modal khususnya di saham, rekan-rekan jangan langsung membuka rekening saham terlebih dahulu, apalagi membeli saham-saham yang rekan-rekan tidak tahu. Jadi pahami betul supaya kita bisa cerdas mengelola keuangan. Kemudian yang selanjutnya, rekan-rekan kalau bisa jangan membagi ee jangan menaruh ya menaruh investasi atau uangnya rekan-rekan tadi, Sobat ASN dalam satu keranjang yang sama. Jadi sebagai seorang investor yang cerdas, kita harus bisa memiliki prinsip investasi yaitu diversifikasi atau pembagian portofolio. Jadi ketika rekan-rekan nanti paham bagaimana mengelolanya, jadi mungkin oh ya baik Bu, saya akan meletakkan sekian portofolio saya, dana saya di saham, kemudian saya membagi lagi ke emas, membagi lagi ke rakdana, itu tidak apa-apa. Karena betul, rekan-rekan atau sobat ASN. Kenapa seperti itu? Karena kita yang paham diri kita sendiri, kita paham karakteristik dari kita untuk pengelolaan risikonya. Apakah saya termasuk orang yang tidak suka risiko? Apakah saya orang ya fifty-fifty saya suka risiko, suka ee biasa aja atau saya malah suka ambil risiko. Nah, itu rekan-rekan yang bisa men-screening gitu ya, mengevaluasi sebetulnya profi risiko dari Sobat ASN seperti apa. Sekarang saya akan menggambarkan bagaimana sebetulnya pasar modal itu dan apa itu bursa efek. Ini seperti pasar pada umumnya, Sobat ASN. Jadi ada pembelinya, ada lokasinya kami ini. Nah, di sini di screen-nya kebetulan ee DTC ya atau pasar atom lah kalau di Surabaya. Rekan-rekan sobat ASN datang ke pasar atom. Nah, kami ini di bursa itu selaku pengelola pasar atomnya. Jadi, Sobat ASN menjadi pembelinya. Kemudian barang-barang yang dibeli di pasar itu merupakan saham-sahamnya. Nah, yang menjual produknya atau yang menjual barangnya itu kalau di pasar modal namanya perusahaan efek atau perusahaan sekuritas. Jadi, Sobat ASN kalau ingin membuka rekening saham di pasar modal Indonesia di Bursa Efek Indonesia tidak bisa ke bursanya. Namun untuk membeli barang tadi ya analogi analogi mudahnya untuk membeli barang tadi ya ke pedagangnya. Pedagangnya siapa ya? Perusahaan efeknya. Jadi pada webinar pagi hari ini nanti di sesi ketiga ada Pak Rino dari Madiri Sekuritas yang akan menjelaskan lebih rinci mengenai analisa-analisa dari saham di Bursa Efek Indonesia. Jadi ini seperti pasar pada umumnya, Sobat ASN. Bagaimana sih Bu Cita strukturnya? Sebetulnya bagaimana posisi bursa? Jadi ini posisi kami di struktur pasar modal Indonesia. kami di bawah pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan. Otoritas Jasa Keuangan ini mengawasi perbankan dan non perbankan. Jadi kami masuk yang non perbankan yaitu pasar modal. Tapi kami tidak bekerja sendiri. Jadi ada yang namanya PT Clearing Penjaminan Efek Indonesia. Ini tugasnya menjamin ya. Kalau Sobat ASN beli saham ya dapat sahamnya. Kalau jual saham ya dapat uangnya ya. Kemudian ada PT Custodian Sental Efek Indonesia atau KSI. Sobat ASN tidak perlu khawatir sekarang semua tersimpan secara elektronik di KSI. Jadi kalau Sobat ASN memiliki warisan dari orang tua, sahamnya masih dalam bentuk kerta, silakan bisa disampaikan ke kami. Nanti kami akan bantu cek di KSI ya. Jadi tidak ada lagi sekarang saham dalam bentuk kertas. Sekarang sudah semuanya elektronik disimpan di KSI. Kemudian di bawah dari struktur pasar modal yang ada di bagan bagan bagian bawah ada perusahaan efek, ada lembaga penunjang, ada profesi penunjang, kemudian ada investor ya ee sobat ASN serta ada emiten. Jadi kita melihat di sini kita akan fokus kepada perusahaan efek. Perusahaan efek itu tempat nantinya kalau sobat ASN ingin membuka rekening saham atau menjadi investor. Saya yakin juga pada peserta webinar pagi hari ini pasti ada yang sudah menjadi investor. Namun bagi yang belum, perusahaan efek ini ada memiliki beberapa fungsi begitu ya, Sobat ASN. Nanti fungsi kalau untuk membantu membukakan rekening saham itu fungsi yaitu sebagai perantara pedagang efek. Tapi jika Sobat ASN punya perusahaan ingin menjadi gop atau menjadi perusahaan Tbk dan tercatat nanti fungsi dari perusahaan efek akan dibantu yang namanya fungsi penjamin emisi effect. Jadi ini adalah struktur pasar modal Indonesia sebagai gambaran. Namun bursa efek Indonesia ini sebetulnya lembaga swasta ataupun atau BUMN ini Bu kami murni swasta sobat ASN. Kami di bawah pengawasan OJK dan kami swastanisasi sejak tahun 92. Tidak ada lagi Bursa Efek Surabaya, tidak ada lagi Bursa Efek Jakarta. Kami hanya satu Bursa Efek Indonesia yang memang instrumen finansialnya saham, obligasi, reks, dana dan lain-lain. Nah, supaya enggak ngantuk ya, saya masuk slide ini. Mungkin kalau enggak bisa open mic, mungkin ada teman di sebelahnya dorong-dorongan nih, aduh kamu ikut main enggak gitu ya. Rekan-rekan sobat ASN, banyak sekali ASN yang terjebak judi online. Jadi jangan sekali-kali rekan-rekan ASN mencoba yang namanya judi online karena itu tidak ada manfaatnya sama sekali. Kenapa? Karena data di tahun 2023 ini dari PPATK bahkan ada yang usianya di bawah 10 tahun itu juga sudah masuk ke Judi online sebanyak 2%. luar biasa sekali kerugiannya sampai hampir Rp327 triliun. Nah, di sini ada perubahan perilaku masyarakat Indonesia setelah COVID, Sobat ASN. Memang pada saat COVID kita tidak bisa ke mana-mana begitu ya. Kita hanya diam di rumah, kemudian kita hanya melihat di handphone, melihat video-video di YouTube ataupun tutorial di TikTok. atau di RELS ya yang sobat ASN pasti tahu setelah COVID atau during ee pada saat pandemi itu pun juga banyak kenaikan dari masyarakat Indonesia yang membuka rekening saham. Tadi ee Pak Lukman juga Pak Ramli sudah menyampaikan dengan sangat baik di awal betul ada gap-nya survei dari literasi kita itu malah rendah dibandingkan jumlah inklusinya. Artinya apa? Berarti masyarakat di Indonesia masih banyak yang ikut-ikutan. Ketika mereka lihat di sosial media, ayo investasi ini ikut, tapi tanpa paham sebetulnya investasinya apa, apa resikonya, dan kemudian untungnya bagaimana, itu tidak paham sama sekali. Rekan-rekan, perlu kita pahami bersama bahwa perencanaan keuangan itu penting. Kenapa penting? Karena jika kita tidak merencanakan dari sekarang, masa depan kita nanti kita tidak akan bisa bebas finansial dan jadinya akan merepotkan keluarga di sekitar kita. Nah, ini nanti juga akan dibahas oleh Pak Sabirin. Tapi saya akan menyenggol sedikit ya, Sobat ASN bagaimana atau apa pentingnya investasi di pasar modal. Kita paham bahwa ada yang namanya inflasi. Jadi setiap tahun pasti ada inflasi. Yang bisa mengalahkan inflasi apa, Bu Cita? Ya, salah satunya adalah harus berinvestasi. Karena kenaikan harga barang itu ya memang tidak bisa kita hindari dan kita harus berinvestasi, kita harus bisa mengembangkan begitu ya ee dana kita untuk di masa depannya. Kemudian yang kedua, sebetulnya ini cerita-cerita informal ya kalau diketemu sama teman-teman. Sebetulnya apa sih sesuatu yang pasti di muka bumi ini selain nantinya kita ee akan meninggal begitu ya? Salah satunya pastinya ya ketidakpastian itu sendiri. Jadi kita tidak boleh menggantungkan apapun khususnya finansial itu kepada orang lain karena kita harus berinvestasi untuk menghindari ketidakpastian itu. Apalagi kalau sobat SN ee perempuan ee wanita yang notam ini merupakan Menteri Keuangan dalam rumah tangga. Kita harus memiliki mindset perempuan dan kemandirian finansial. Ya, sebagai Menteri Keuangan dalam rumah tangga harapannya bisa lebih bijak mengelola keuangan. Selain itu kan kita banyak ya keinginan sobat ASN pengin healing-healing tipis-tipis, kemudian mungkin pengin nonton konser, pengin check out keranjang kuning atau hijau atau orange, ya. Jadi investasi itu dapat memenuhi keinginan dari Sobat ASN. Harapan dari Pak Ramli memang di awal menyampaikan Sobat ASN bisa mendapatkan penghasilan sendiri di luar penghasilan per bulan yang didapatkan secara tetap. Jadi ini bisa menjadi opsi untuk rekan-rekan ASN ke depannya memenuhi keinginan dan mimpi dari rekan-rekan ASN. Meningkatkan nilai aset tentu saja dan juga kebutuhan. Kita tahu kebutuhan makin hari makin lama bertambah tahun pasti akan menjadi semakin mahal dan semakin meningkat. Ini penting kita berinvestasi. Jadi kita tidak meletakkan dana kita dalam suatu instrumen tidak memiliki perkembangan karena pastinya akan tergerus inflasi. Nah, jadi kita akan lihat di screen ini mungkin ee rekan-rekan atau sobat ASN paham yang di tahun-tahun dulu sekali nasi putih masih 150 perak. Kemudian, aduh enggak mungkin banget ya di era sekarang ini soto aja 350 perak itu kayaknya kok enggak mungkin. Apalagi dulu itu Indomie juga masih harganya 900 perak per bungkus. Ini yang namanya inflasi, Sobat ASN. Sekarang enggak mungkin kita ketemu dengan menu-menu seperti ini di wartek-wartek dengan harga semurah ini tidak mungkin. Jadi kalau kita menaruh uang kita apalagi di bawah bantal, di celengan itu pasti akan tergerus inflasi karena kenaikan harga-harga ini. Beberapa kesalahan kita selaku investor pemula. Yang pertama karena kita tamak ya. Jadi kalau di luaran sana kok bisa ya Bu Cita, ada orang yang pendidikannya tinggi, orangnya pintar tapi ketipu juga gitu. Kita lupa bahwa hakikatnya semua manusia tuh ada sifat tamaknya. Dan sifat tamaknya ini kadang yang akhirnya menjerumuskan menjerumuskan mereka dan menjadi tamak dan mengambil jalan pintas seperti itu ya. Salah satunya ya dengan dana hutang terjebak dan memang itu adalah kurangnya bekal ee serta pemahaman tentang investasi. memborong habis di awal. Kemudian ee ada ketakutan untuk ketinggalan sesuatu yang trendy atau FOMO bahasa Genzinya ya, fear of missing out. Jadi, aduh apa nih yang ngetren sekarang? Oh, ya udahlah ikut-ikutan. Tapi sebetulnya enggak ngerti itu beli apa, ikut-ikutan aja, buka-buka aja gitu kan. Tapi begitu nanti ada minus atau ada kerugian teriak-teriak. Padahal dari awal sebetulnya sudah sadar, saya enggak paham ya, tapi saya ikut-ikutan teman aja karena lagi happening nih seperti itu. Kemudian menelan rekomendasi mentah-mentah. Mungkin dari sobat ASN ada yang follow influencer di Instagram ataupun TikTok tanpa tahu ini background-nya influencer ini sebetulnya punya izin enggak, punya sertifikat enggak, tapi ya udah ditelan mentah-mentah aja udah kadung nge-fans seperti itu ya. Panik atau kalap terhadap fluktuasi itu juga kita harus bisa lebih bijak. Karena jika kita pahami prinsip yang saya sampaikan di depan di mana kita pakainya uang dingin, uang yang harapannya kalaupun nanti ada fluktuasi atau ada naik turunnya di pasar modal, kita tidak perlu panik. Karena apa? Kita tujuannya memang untuk masa depan, untuk jangka panjang, dan kita juga berinvestasi di saham-saham yang baik dan performance-nya bagus. Begitu. Kemudian kesalahan berikutnya tidak punya rencana investing plan. Nah, ini nanti juga akan disampaikan Pak Sabirin dan Pak Rino ya, bagaimana sih kita kalau mau trading seperti apa? Nah, kalau trading memang ada hal-hal yang harus dikorbankan nih, Sobat ASN. Kenapa saya bilang begitu? Karena untuk menjadi trader itu melakukan jual beli tiap hari itu ada yang harus dipelajari secara optimal dan juga ada waktu yang harus disisihkan untuk belajar itu. Jadi kalau sobat ASM memang lagi banyak kerjaan kemudian memang fokusnya bekerja apalagi mahasiswa ya pasti fokusnya ya menyelesaikan studinya mungkin lebih berpikir ah ya udahlah saya jadi investor aja toh saya juga setiap bulan pasti akan menyisihkan uang saya untuk membeli saham-saham yang kinerjanya bagus ya lalu kesalahan berikutnya tidak mau upgrade diri merasa nyaman enggak usahlah saya konsultasi ke analis-analis yang lain saya enggak belajar Jarah, enggak baca berita-berita ekonomi biasa aja gitu, tidak mau beradaptasi dengan teknologi. Nah, ini juga harusnya kalau sudah jadi investor harus bisa mengupdate diri baca-baca informasi di luar sana. Kemudian kalau misalkan ada teknologi-teknologi lain-lain yang bisa menunjang kebutuhan rekan-rekan menjadi investor akan lebih baik. Dan yang terakhir tidak melakukan diversifikasi. tadi saya sampaikan ya harus paham risiko dari kita bagaimana portofolio kita dibagi ke instrumen-instrumen apa. Jadi kalau Sobat ASN menaruh telurnya dalam satu keranjang yang sama ini ada istilahnya Warren Buff ya. Don't put all of your eggs ex in one basket karena jika terjadi sesuatu yang tidak pasti dan di luar dugaan investasi rekan-rekan yang ditaruh di telur yang sama itu akan menjadi pecah sehingga Sobat ASN enggak punya backup. Nah, itu jangan sampai terjadi. Jadi, bisa diversifikasi dengan instrumen yang tetap. Misalkan diobligasi, ditaruh di reksa dana pasar uang, ya. Dan kemudian sisanya ada yang di saham atau malah ada juga yang di properti. Itu sudah sangat baik. Bagi sobat ASN sekalian. Kita punya tagline di bursa effect. Yuk, jadi investor cerdas dengan paham, punya, pantau apa itu? kita bedah yang P yang pertama yaitu paham. Paham yang pertama, rekan-rekan harus bisa paham tentang kelola keuangan. Jadi paham tentang financial planning. Jadi kalau ternyata susah nih ya untuk ee memulai, coba deh rasain ngeluarin uang ee Sobat N pakai duit cash gitu. Jadi ada rasa code and code sakitnya untuk ngeluarin cash itu kayak enggak rela gitu. Aduh segini ee worth it enggak ya? Nah, itu coba di kelola keuangan dicatat dulu di Excel gitu tipis-tipis supaya bisa kepantau atau track record-nya kepantau. Biasanya kalau sekarang dibanking sudah kelihatan ya ee di aplikasi masing-masing ee perbankan rekan-rekan itu sudah kelihatan tuh berapa pendapatan pengeluarannya itu sudah baik sekali untuk membantu. Kemudian tentukan tujuan investasi. Bu Cita, saya pengin nikah tanpa bantuan orang tua. Bu Cita, saya pengin pensiun tanpa membebani anak saya. Jadi saya enggak ngerepotin anak, saya pengin jalan-jalan suka-suka saya gitu karena ya saya sudah enggak produktif ya ya udah saya pengin ke mana-mana enggak usah ngerepotin keluarga. Kemudian tentukan risiko dan keuntungannya. Jadi kalau Sobat Esn tanya risikonya ada enggak Bu Cita yang tanpa risiko? Enggak ada, Rekan-rekan. Semua yang kita lakukan di dunia ini pasti ada risikonya. Entah itu tadi pagi datangnya telat, kemudian ada yang kehabisan bensin mungkin sehari-hari kita akan dihadapkan dengan risiko masing-masing. Jadi begitu juga dengan investasi. Pasti semua investasi ada risikonya dan juga ada keuntungannya. Bagaimana rekan-rekan bisa mem-manage itu? Kita langsung masuk ke P yang kedua yaitu punya. Setelah paham kita langsung punya. Jangan punya dulu sebelum paham. Jangan kebalik. Nah, setelah punya kita pastikan dulu tempat kita membuka rekening investor atau rekening saham tadi merupakan perusahaan efek yang merupakan member dari Bursa Efek Indonesia dan terdaftar di OJK. Itu legal. Dan pastikan juga mereka memiliki instrumen yang logis ya. Selain legal juga logis. Jadi makes sense tidak ee ada yang berbunga-bunga. Oke boleh investasi di saya, saya kembalikan se 100% dalam seminggu gitu. Saya kembalikan uang Rp300.000 jadi R2 juta dalam seminggu. Itu sudah enggak logis. Jadi Sobat SN harus bisa lebih cerdas ee mengantisipasi hal tersebut. Lalu kenali dan yakini produknya. Kalau tadi sudah tahu saham, berarti saham itu kan kepemilikan. kita ikut memiliki perusahaan itu. Kalau obligasi bagaimana Bu Cita? Obligasi itu secara mudahnya perusahaan itu yang ngutang ke kita gitu ya. Menerbitkan obligasi namanya menerbitkan surat tutang. Nah, setelah kenal yakini produknya baru kita bisa memiliki instrumen finansial tersebut. Yang ketiga, diversifikasi bagi sobat ASN yang pengin risikonya dikelola. Nah, kita masuk P yang terakhir yaitu pantau. Jadi setelah punya eh maaf setelah paham kemudian punya jangan lupa untuk dipantau. Jadi rekan-rekan, Sobat TSN kalau scroll sosial media, follow akun Instagram yang berkaitan dengan ekonomi itu kan pasti enak ya udah bacanya. Mereka memiliki beberapa slide yang diposting di fit tinggal discroll aja ke kanan. mereka pasti akan men-summarize atau ee merangkumkan kondisi terkini dari sebuah perusahaan. Sebetulnya untung dari sebuah perusahaan Tbk jika sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia salah satunya yaitu adalah promosi gratis mereka di media. Jika mereka masih perusahaan tertutup, mereka tidak diberitakan oleh media ekonomi. Namun jika mereka sudah terbuka dan tercatat, media-media besar di Indonesia secara otomatis akan memberitakan mereka. Karena ketika mereka memiliki informasi yang strategis, itu informasi tersebut berguna loh buat investor untuk pengambilan keputusan investor menjual atau membeli saham tersebut. Kalau istilah di ee kita di ekonomi ya, itu namanya aksi korporasi perusahaan atau corporate action. Nah, setelah paham kondisi terkini misalkan dari sisi Indonesia, dari politik, ekonomi global dan lain-lain, update berita informasi, Sobat SN juga harus paham tentang peraturan kebijakan Bu Cita ini legal enggak sih? Ada undang-undangnya enggak? Kalau di Undang-Undang Pasar Modal kita ada Undang-Undang Nomor 95. Kemudian kita memang di bawah pengawasan dari OJK. Nah, semua anggota bursa kita merupakan anggota Bursa Efek Indonesia yang terdaftar di OJK. Jadi kebijakan-kebijakannya kalau rekan-rekan pengin tahu juga bisa dilihat di web di OJK maupun di peraturan bursa. Jadi kita harus paham dan mengutilize kita punya handphone ataupun laptop untuk bisa memantau berita-berita terkini terkait dengan instrumen investasi kita di pasar modal. Nah, ini adalah profil risikonya ee rekan-rekan ee yang saya sudah membagi-bagi gitu ya, Sobat Esn kira-kira profil risikonya di mana? Bu Cita, saya sangat konservatif, orangnya konvensional sekali. Ya sudah, kalau gitu bisa deposito atau reksadana pasar uang. Nah, reksa dana itu apa? Tadi belum saya singgung ya. Reksadana itu adalah portofolio yang dikelola oleh pihak ketiga yang namanya manajer investasi. Jadi, ada beberapa ee memang ya di basicnya di RSA dana itu ada yang campuran saham, ada yang campuran dari surat utang. Memang bagi orang yang sangat konservatif, cocok nih di pasar uang ataupun pendapatan tetap. Nah, tapi kalau udah masuk moderat sama agresif itu bisa ke reksa dana saham atau campuran. Jadi reksa dana itu ada empat ya, Sobat ASN. Ada reksa dana pasar uang, ada reksa dana pendapatan tetap, ada reksa dana campuran, dan reksa dana saham. Nah, Bu Cita saya ini tipenya konservatif. Ee yang tadi tuh sangat konservatif sekali ya. Ini konservatif. Nah, itu bisa melirik ke obligasi dengan jatuh tempo kurang dari setahun kemudian dimix dengan ee deposito dan reksadana dari pasar uang. Bu Cita, saya agak moderat nih. Enggak apa-apa fifty-fy coba ke saham dan bisa juga ke reksadana campuran. Jadi memang underlying-nya ada obligasi saham dan pasar uang. Bu Cita saya agresif nih. Saya enggak apa-ap lah Bu. Ee saya masukin semuanya ke saham sampai produk turunannya yaitu derivatif saya enggak masalah. Kenapa, Bu? Saya agresif karena saya memiliki uang yang disisihkan dengan cukup besar. Jadi enggak masalah. Memang ini uang dingin saya, Bu. Jadi saya agresif aja. Nah, itu Sobat Aden bisa memilih instrumen-instrumen yang ada di layar ini. Kita masuk ke keuntungan. Keuntungan dari saham terjangkau. Jangan khawatir, dengan 5.000 sebetulnya kita sudah memiliki saham. Kenapa kok dengan 5.000? Satuan untuk jual beli saham adalah lot 1 lot 100 lembar. Dan untuk harga terendah dari suatu saham per lembarnya adalah 50 perak saja. Jadi 50* 100 lembar itu adalah 5.000 untuk 1 lot. Sebetulnya bisa tuh dengan 5.000 kita sudah bisa menjadi pemilik saham. Namun apakah Sobat ASN cocok dengan perusahaan-perusahaan yang sahamnya 50 perak itu enggak kan? Nah, itu tadi yang saya sampaikan juga tidak semua perusahaan di Bursa Efek Indonesia performance-nya atau kinerjanya bagus. Jadi, Sobat Esen harus bisa pintar melihat mana perusahaan-perusahaan yang Sobat Esn cocok untuk bisa dibeli sahamnya. Menjadi pemilik perusahaan otomatis karena ya teman-teman punya sahamnya, teman-teman berhak menjadi pemiliknya, teman-teman ikut juga ee berhak untuk mengeluarkan suara ya ketika ikut rapat umum pemegang saham nih. RUPS dan memiliki hak suara. Pertumbuhan laba bersih sekaligus juga bisa kita dapatkan kapital gain jika harga jual kita lebih tinggi dibandingkan dengan harga beli. Kemudian dividen. Jadi perusahaan itu akan membagikan dividen atau keuntungan jika mendapatkan ee laba bersih di laporan keuangan mereka. Nah, tidak semua perusahaan itu bagi dividen, Sobat ASN. Jadi kalau sobat ASN pengin cek Bu Cita kira-kira mana ya perusahaan-perusahaan yang sering bagi dividen? Nanti cek ke website kami ada indeks yang namanya indeks dividen high. Sobat bisa cek saja. Di sana kami sudah mengumpulkan karena indeks itu kumpulan ya artinya ya itu sudah mengumpulkan saham-saham yang masuk ee dividennya cukup tinggi. Nah, enggak perlu repot-repot cari di 900-an saham sudah langsung masuk ke situ aja. transaksinya fleksibel dari Senin sampai Jumat kita ada dua sesi mulainya sesi 1 jam 09.00 sampai jam 12.00 kemudian lanjut ke sesi berikutnya jam .00 sampai jam jam .00. Kenapa kita sampaikan investasi di saham itu adalah investasi yang liquid? Jadi sehari-hari ee Sobat SN bisa jual dan beli. Misalkan beli di hari ini, hari Kamis, jualnya di hari Jumat bisa ataupun mungkin di minggu depan ya. Nah, ini beda dengan investasi yang tidak likuid seperti properti dan tanah yang memang sangat susah sekali sekarang untuk jualnya karena tidak semua orang memiliki dana sebesar itu kan. Jadi kita harus cari investasi yang liquid. Enggak afdol, enggak fair kalau saya enggak bilang ke sobat tentang risikonya. Jadi risiko yang kita hadapkan nanti di pasar modal selain perusahaan itu pilot juga ada risiko perusahaan itu dia listing atau dihapus pencatatannya dari bursa. Delisting itu ada dua yang namanya daying secara paksa ataupun eh delisting secara paksa dan daying secara sukarela. Secara paksa ini lebih parah. Kenapa? Ya karena ketika dicek di lakukan survei ternyata betul-betul perusahaannya tidak ada operasional yang bagus, laporan keuangannya juga sungguh tidak memuaskan. Ya, itu yang mengharuskan BURA untuk bisa menghapus perusahaan ini. Namun untuk dilakukan di listing ini prosesnya lama ya, Sobat ASN. Jadi kalau Sobat ASN pantau berita-berita terkini, pasti kalau Sobat Esn punya sahamnya pasti akan mengetahui saham-saham yang akan didalisting apa. Jadi segeralah beraksi ya jika punya ya sudah langsung dijual aja. Keburuk nanti sudah dihapus beneran kan nanti malah urusannya jadi panjang gitu. Nah, kemudian market risce yang lain capital loss. Capital loss ketika harga kita lebih rendah ya dibandingkan dengan harga beli, sahamnya disuspen, diberhentikan sementara, ada penurunan harga otomatis dan bubble price. Ini adalah beberapa risiko di pasar modal yang Sobat Esen harus tahu, yang harus pahami juga. Pastikan perusahaan kita berinvestasi layak dipercaya, memiliki izin terdaftar di OJK. Kalau sobat ASN kebingungan mencari informasinya, Sobat ASN bisa cek di website-nya ojk.go.id. semuanya ada di sana. Di website-nya Bursa Efek Indonesia juga bisa. Jadi jangan khawatir sobat ASN untuk ee tidak dapat informasi karena kami semua mempublish-nya di website kami masing-masing. Apa aja sih Bu Cita, saham-saham yang bisa kita beli? Nah, ini nanti sesinya Pak Rino yang menjelaskan ya. Tapi kalau dari sisinya bursa, bursa ini regulator sobat ASN. Jadi kami perannya itu ee mencegah ee mencegah praktik yang dilarang. Kemudian kami mengeluarkan kebijakan, peraturan dan kami juga sebagai fasilitator. Kami penyedia perdagangannya untuk perdagangan di pasar modal itu berjalan lancar, efektif, dan teratur serta efisien juga. Nah, ini adalah contoh saham-saham yang di lingkungan Sobat ASN pasti familiar untuk bertemu. Kalau Sobat ASN sangat loyal terhadap suatu produk dan sangat percaya bahwa perusahaan ini memiliki prospek yang bagus di masa yang akan datang, kenapa hanya menjadi konsumennya aja untuk membeli? Kenapa tidak sekaligus menjadi pemilik perusahaannya? Ya, dengan catatan Sobat ASN harus ada bekalnya juga yang secara basic-nya ya, yaitu baca sedikit-sedikit laporan keuangannya. Kalau enggak ngerti mungkin bisa tanya dari sisi perusahaan sekuritasnya cara bacanya gimana atau bisa hadir juga ke kantor kami tanya ke kami juga bisa, "Bu Cita, ini cara belajarnya gimana ya laporan keuangan gitu." Kami di Bursa Efek ada sekolah pasar modal gratis yang kami selalu tayangkan beritanya di Instagram kami di @idx Jawa Timur. Jadi kalau sobat ASM belum follow, follow aja. Karena balik lagi yang saya sampaikan, bursa effectf ini regulator. Apa yang kami lakukan harus kami kembalikan lagi kepada masyarakat dalam bentuk CSR. CSR kami adalah edukasi dan sosialisasi. Bu Cita, bayarnya berapa? Enggak ada bayar sama sekali. Jadi kami di bursa tidak boleh menerapkan biaya. untuk edukasi mengenai peningkatan literasi masyarakat di pasar modal. Nah, ini rekan-rekan ya, Sobat SN bisa lihat ya. Kemudian kalau kebanyakan waktunya habis di jalan kanan kiri melihat ada Astra Internasional, LGCC, Locost Green Car, kemudian pasti pengguna jalan tol sudah familiar dengan Jasa Marga, kemudian kontraktor-kontraktor maupun pengguna Setia Bluebird. Nah, ini rekan-rekan ini adalah beberapa contoh begitu ya dari 964 perusahaan di Indonesia, rekan-rekan atau Sobat bisa beli sahamnya. Saya akan masuk ke sesi sebetulnya sesi terakhir ya di presentasi saya yaitu tentang update dari pasar modal Indonesia supaya sobat ASN tuh lebih percaya gitu untuk bisa berinvestasi di Indonesia. Saat ini investor kita sudah tembus di angka 17,5 juta investor. Nah, itu semuanya ya ya obligasi ya reksadana ya saham gitu. Ini adalah mimpi sebetulnya kita kalau di 10 tahun maupun 15 tahun yang lalu untuk bisa menyentuh angka ini. Alhamdulillah sekarang masyarakat lambat laun sudah mulai terliterasi dan sudah mulai memanfaatkan instrumen pasar modal sebagai investasi mereka di masa depan. Nah, rekan-rekan kalau lihat di komposisi kepemilikan investor, jadi saat ini yang mendominasi adalah domestik. Jadi jangan diremehin ini kekuatan investor ril ya, rekan-rekan karena mendominasi 52,18% data per Maret tahun ini. Lalu dari sisi mereka melakukan transaksi, nilai perdagangan juga didominasi oleh domestik loh, Sobat ASN sebesar 59,42%. Kesimpulannya, investor domestik itu mendominasi pasar modal dalam komposisi kepemilikan maupun nilai transaksi. Nah, saya akan sedikit flexing ya. Saya flexing-nya enggak barang, flexing kekayaan enggak, tapi saya akan flexing tentang potret pasar modal Indonesia. Jadi total perusahaan tercatat data per 25 Juli tahun 2025 ada 964. Total kapitalisasi pasar kita. Triliun. Saat ini ya SG kita di angka ee 7.500 ya. ya masih berkisar antara 6.900 7000 7.500 kita on the way 8.000 kita optimis sekali kita on the way 8.000 sehari-hari nilai transaksi harian saham kita diangka Rp13,24 triliun dan dari awal sampai dengan per Juli ini kita sudah ada 22 pencatatan efek atau saham baru. Total dana yang dihimpun 10,4 triliun dan saat ini terdapat lima lagi perusahaan yang sedang kita evaluasi. Jadi, rekan-rekan, ini adalah potret pasar modal kita. Orang Indonesia tuh duitnya banyak sekali. Tapi ya itu memang rekan-rekan bisa lihat ya, mereka melakukan jual beli saham itu sehari bisa sampai nyentuh 13,24 triliun. Itu luar biasa. E, Sobat ASN ini adalah potret kita, rekan-rekan. Kalau tidak memulai atau bergabung di saat IHSG sedang saat ini, nah kapan lagi? Tapi tidak ada kata terlambat, lebih baik memulai terlambat daripada tidak sama sekali. Nah, ini adalah Jakarta komposite index atau GCI atau indeks harga saham gabungan 10 tahun terakhir. Kami sudah mengalami mulai dari 2008, 2013, 2018 kemarin ada COVID 2020, kemudian ada 2024 juga sempat juga ISG tertinggi di 7.900 sempat turun juga kemudian sempat diberhentikan perdagangan juga. Jangan panik sobat ASN memang ini wajar terjadi di pasar modal ada naik turun tuh wajar kalau dia flat aja itu malah enggak sehat. Nah, that's why kita harus pahami prinsip investasi di awal. Ketika kita ada kondisi yang tidak pasti, pastikanlah uang kita itu merupakan uang yang dingin atau uang yang idle agar kita fokusnya memang berinvestasi perusahaan yang tepat dan kita fokusnya memang untuk jangka panjang. Kecuali kalau untuk trading ya nanti akan diajari juga oleh Pak Rino bagaimana tips and trik menjadi trader kalau rekan-rekan memiliki waktu dan di sela-sela kesibukan mungkin bisa dimanfaatkan. ini adalah individual investor equity dan graphicnya. Dari sisi gender memang betul saat ini dominasi masih pria ya di 62,62% data per bulan Mei tahun 2025 secara occupation memang didominasi oleh employee karyawan 36,90. Nah, ini yang menarik. Ternyata investor kita dari sisi umurnya didominasi di usia bawah 30 tahun sebesar 54,33%. Genzi luar biasa nih ya. Ini luar biasa sekali karena mereka sekarang lebih seset gitu ya. Ee ada investasi ini, instrumen ini, berita ini mereka lebih seset nyereapnya tuh cepat banget. Tapi ya begitu jangan jangan ee asal-asalan untuk ikut-ikutan tren ya. Tapi benar-benar harus dipelajari juga dari sisi edukasi yang mendominasi ini SMA. Wah, ini luar biasa sekali. Eh, Sobat ASN ini adalah individual investor equity demographic ya. Nah, jaringan distribusi bursa sobat ASN. Kalau ini kan dari BPSDM PEPR Jatim, saya yakin juga ada beberapa yang di luar Jawa Timur jangan khawatir kalau ingin mengetahui lebih dalam tentang informasi pasar modal program-program dari Bursa Efek Indonesia. Kami ada di 29 ibuota provinsi di seluruh Indonesia. Ada 29 kantor perwakilan. Lalu kami ada di IDX Channel. Kemudian kami ada 962 Galeri investasi dan ada duta pasar modal sebanyak 6.187. Jadi ini adalah distribusinya bursa. Jangan khawatir Sobat ASN kalau ingin tahu bisa langsung datang saja ataupun bisa datang ke OJK juga tidak menjadi masalah. Tetap tangan terbuka Kemi akan menerima rekan-rekan. Nah, itu saja dari saya. Oh ya, saya skip ini mungkin ee Sobat ASN pengin tahu ya informasi-informasi langsung di aplikasi bisa download IDX Mobile yang ada di iOS maupun Play Store. Ini gratis ee produk dari Bursa Efek Indonesia ada info Capital Market, kemudian ada virtual trading, ada running trade gitu ya. running trade karena kan masih ya saya masih sesi perdagangan dilihat kemudian bisa ada informasi-informasi yang lain silakan download rekan-rekan nanti bisa praktikkan sendiri ya di handphone rekan-rekan masing-masing. Baik, demikian dari saya. Jangan lupa follow kanal sosial media kami di Instagram @idx Jawa Timur dan tidak lupa saya sampaikan kembali ASN cerdas investasi di pasar modal dan nanti bisa bangga mengatakan aku investor saham. Saya Cita Melisa. Wabillahi taufik walhidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi dan saya kembalikan ke Pak Lukman. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih Bu Cita untuk materinya yang sangat menarik dan luar biasa. Bapak, Ibu, Sobat ASN sekalian. Sebelum kita lanjut ke sesi berikutnya, kali ini kita akan membuka sesi tanya jawab. Untuk sobat ASN yang ingin bertanya silakan bisa acungkan feature rise hand via Zoom ataupun menyampaikan pertanyaan via chat YouTube di BWSDM Jatim TV. Kita akan kembali setelah jeda pandwara berikut ini. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] Ya, Anda kembali lagi menyaksikan webinar ASN Belajar seri 30 dan masih bersama dengan Bu Cita. Bu Cita, thank you tadi untuk materinya. Berarti yang ee ini saya coba untuk meringkas ee secara ringkas ya, Bu Cita. Berarti investasi itu enggak cocok untuk semua orang ya. Berarti kita harus tahu dulu sebenarnya kita itu termasuk ke dalam kategori orang yang konservatif, moderat, atau agresif gitu ya. Kalau misalnya kita masuk ke dalam kategori let's say moderat sampai dengan agresif ya berarti saham itu investasi saham merupakan pilihan yang tepat untuk kita lakukan gitu ya. Dan memang ketika kita memilih untuk berinvestasi pada suatu produk saham itu kita harus tahu dulu profil perusahaannya seperti apa, kemudian ee bagaimana proyeksi ee industri ini ke depannya seperti itu. Baru nanti kita bisa menuangkan em apa namanya dana yang kita miliki. Otomatis dananya itu tadi harus dana dingin ya. Jangan sampai kita ngutang sana ngutang sini hanya untuk dapat return yang tinggi seperti itu ya Bu Cita ya. Iya, betul Pak Lukman. Jadi investasi itu memang satu-satunya yang bisa mengalahkan inflasi, Sobat ASN. Namun, kita harus bijak juga memahami tentang profil risiko kita. Jadi kalau kita termasuk profil risiko yang sangat konservatif ataupun konservatif, mungkin saham akan menjadi instrumen yang bikin degdegan tiap saat karena ada naik, ada naik, ada turunnya. Ya, tapi memang itulah di pasar itulah kondisi pasar modal Indonesia yang selalu naik turun. Grafiknya memang selalu seperti itu. Jadi sebelum rekan-rekan atau sobat SM memiliki saham, memiliki reksadana ataupun obligasi harus paham dulu sebetulnya saya karakternya seperti apa sih. Dan dari karakteristik profi risiko tadi, Sobat ESN bisa memitigasi risikonya dengan cara apa? Dengan cara pemilihan instrumen-instrumen finansial yang tepat. Nah, juga belum tentu semuanya cocok untuk jadi trader. Bisa juga ada yang cocok hanya investor. Karena ya tidak ada waktu nih, Bu Cita, saya juga sepertinya belajarnya saya juga kurang paham nih. Saya beli aja deh. Rutinkan ketika ada gajian masuk saya beli saham tertentu dan itu saya fokuskan untuk nabung sampai 3 sampai 4 tahun terakhir. Ini saya ada cerita sedikit ya dari kepala OJK Malang yang selalu saya ingat ini ceritanya. Jadi ada empat mahasiswa pada saat itu mereka masih S1. Yang tiga memutuskan untuk nabung saham. Yang satu akhirnya tidak memutuskan karena sudah ah saya berhenti aja gitu. Nah, yang tiga ini tetap sampai dengan umur 48 tahun sampai bekerja di lembaga pemerintahan juga masih tetap tiap bulan mereka dapat gaji langsung disisikan dian tertentu termasuk indeks E LQ45 pada saat itu. Nah, yang satu ini yang tadi enggak ikut-ikutan nabung saham tadi menjadi pengusaha ya. Kemudian ya kalau jadi pengusaha pasti ada kondisi yang tidak semuanya naik ya. itu curhatlah sama tiga temannya ini. Aduh, kayaknya saya ee kemarin pengin deh kayak teman-teman yang nabung saham. Masih nabung sahamnya? Iya, masih. Tapi kayaknya udah mau aku stop bulan depan kayaknya udah cukup deh gitu. Jadi ya total yang didapatkan ee teman-teman mahasiswa yang tiga tadi dari hasil nabung saham cuman R00.000 Ibu ya kayaknya tiap bulan itu ya cukup lama memang waktunya Sobat ASN ya di atas e 10 tahun pasti ya di atas 15 tahun mereka mendapatkan 4,7 M ya 4,7 M. Jadi ya di usia segitu sudah bebas finansial dan enggak kerasa menyisihkan untuk membeli saham-saham yang tepat ya pada saat ceritanya nih ee sudah pensiun ya. Jadi ya hanya di ee di belakang rumahnya ada kambing gitu. Cuman untuk kesibukan aja sebetulnya ya beliau-beliau ini yang bertiga ini sudah bebas finansial dari awal mudanya mereka sudah memulai untuk menabung saham secara rutin tiap bulan. Begitu Pak Lukman. Itu cerita yang menarik sih. Jadi ya kalau ada sobat ASN yang baru masuk gitu ya masih kondisinya ee rentang umurnya lah ya di bawah umur 30 tahun bisa mencoba untuk belajar dulu tentang investasi di pasar modal. Jadi yang kita tekankan di sini edukasi literasinya terlebih dahulu. Kalau sudah mahir sekali boleh tuh nengok-nengok gimana sih caranya trading untuk dapat penghasilan gitu ya. Kayaknya kok saya pengin dapat cuan nih Bu di pasar modal. Tapi ya harus tahu kapan kita berhenti supaya enggak tamak. Kalau tamak nanti jatuhnya bolaknya ke kita sendiri gitu. Bu Cita untuk ceritanya tadi. Semoga bisa menjadi inspirasi untuk sobat ASN sekalian. Baik Bu Cita, kita akan masuk ke sesi tanya jawab. Kali ini sudah ada penanya yang bergabung dari Sobat ASN atas nama Pak Joko. Saya mau sapa terlebih dahulu. Selamat pagi menuju siang, Pak Joko. Pagi, Pak Joko. Boleh dibantu untuk mute? Boleh, boleh. Sil. Oke. I ya. Baik, Pak Joko. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Pak Joko sebelum memberikan pertanyaan kepada Bu Cita, mungkin bisa diperkenalkan terlebih dahulu nama asal unitnya Bapak. Silakan Pak. Baik. Nama saya R. Joko Kusmadenoto, M.M. dari eh UPT Blk Singosari Malang. Singosari Malang. Baik. Wah, Singosari. Selamat pagi, Pak Joko. Terima kasih ya, Pak, sudah bergabung. Silakan, Pak Joko. Pertanyaannya, Pak. Materi hari ini surprise bagi kami karena sekian lama kami ASN ini belum dapat pencerahan semacam ini ya Bu ya. Wah siap. Kebetulan saya ee ASN yang masa kerja baru 39 tahun lebih. Wah luar biasa Pak Joko. Jadi saya mencermati penjelasan dari Ibu dari awal sampai akhir ini muncul pertanyaan saya begini. bagi seperti saya, mungkin contoh-contoh teman-temaspen kan begitu kan. H PT Taspen yang pertama apakah PT Taspen itu juga termasuk di dalam perusahaan yang masuk ini berusa efek atau tidak gitu. Yang kedua kalau kami punya dana yang lagi mungkin dana pengembalian dari Taspen, kira-kira kami kalau ikut saham itu Bu yang paling aman saham di mana gitu. itu kan ada dana sedikit dari Taspen itu supaya enggak habis dimakan ee kesehariannya sudah berkembang. kira-kira itu saran itu di saham apa dengan situasi kondisi ekonomi makro yang sekarang ini kayaknya agak payah ini ya dengan adanya ee situasi global dunia yang belum baik-baik saja ini supaya tentu kami kan butuh aman ya Bu ya aman nyaman dan menghasilkan kan begitu ya aman nyaman menghasilkan kalau enggak menghasilkan ya enggaklah kan gitu kan yang ketiga andaikan ada rekan kami punya lahan lahan yang cukup luas di kawasan Surabaya misalnya itu kalau kita bisa dapatkan calon investor untuk bisa menggarap lahan tersebut itu bagaimana caranya? Apakah itu dimungkinkan? Karena ini ee adalan yang bagus gitu kan diminta tolong teman saya coba Pak Joko cari investor gitu kira-kira bagaimana. Oke Bu. Tiga pertanyaan itu Bu. Makasih. Terima kasih Pak Joko. Eh, Pak Joko ini penanya setia ya dari setiap webinar ASN selalu ada Pak Joko. Silakan Bu Cita langsung aja dijawab Bu Cita ya. Terima kasih Pak Joko antusiasmenya sudah berkarya selama 39 tahun dan mengabdi. Luar biasa, Bapak. terima kasih pertanyaannya ini sangat bagus sekali dan juga mewakili pertanyaan-pertanyaan dari Sobat SN yang lain. Jadi Taspen itu memang kan ee tingkatan dari tabungan dan asuransi pegawai negeri begitu ya Pak Joko. Dan memang program ini mencakup dana pensiun, persiapan tabungan hari tua, dan kalau di Bursa Efek Taspen ini tidak masuk menjadi perusahaan tercatat yang memang kita bisa beli sahamnya. Dan kami dari sisi Bursa Efek Indonesia pun juga dipersiapkan pensiun yang juga dikelola oleh perusahaan kami sebetulnya. Dan karena kami dari sisi Bursa Efek Indonesia tidak ee ada beberapa kode etik yang harus dipatuhi. Jadi pengelolaan tersebut kami kebanyakan direksa dana karena dikelola oleh pihak ketiga dan Taspen ini ee jaminan sosial ibaratnya ya kebanyakan untuk KSN juga. Pak Joko, kalau nanti Pak Joko berminat untuk menyisihkan sebagian dana dari Taspen nantinya untuk bisa berinvestasi dan pemilihan saham yang tepat dari kami Pak Joko bisa cek saja indeks ya Pak Joko ya. Indeks itu adalah kumpulan dari saham-saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Kalau Pak Joko nanti mampir ke website kami ww.idx.co.id co. Pak Joko bisa cek yang cek yang namanya indeks eh ISG indeks LQ45. LQ itu kepanjangannya liquid 45 saham yang terliquid yang ada di pasar modal. Kemudian indeks ISG itu tadi environmental social governance ya Pak Joko. Itu beberapa kumpulan indeks ya, tidak banyak 30 perusahaan yang terdaftar di sana yang sudah kita kurasi sebagai acuan bagi investor pemula berinvestasi. Karena balik lagi kalau dari bursa ini ranahnya Pak Rino nanti ya Pak Lukman menyampaikan nanti saya harus trading apa karena balik lagi tadi Pak Joko menyampaikan yang cuan berpenghasilan buat kita kalau enggak berpenghasilan di masa depan buat apa ibaratnya kan gitu. Nah, nanti dari sisi Pak Rino akan langsung secara gamblang ya menjelaskan tentang saham-saham tertentunya di sektor apa. Nah, itu kalau dari sisi kami di Bursa Efek Indonesia, Pak Joko bisa cek indeks-indeks tersebut dan juga ada indeks yang lain seperti indeks saham syariah Indonesia, kemudian ada indeks dividen high. Jadi mana perusahaan-perusahaan yang memang ee bagi yang rajin lah rajin bagi dividennya sudah kita kumpulkan. Kemudian yang pertanyaan terakhir Mbak Joko terkait dengan investor selaku ada rekan Pak Joko yang memiliki tanah. Kalau di Bursa Efek Indonesia memang kami memfasilitasi perusahaan-perusahaan yang memutuskan untuk menjadi perusahaan Tbk dengan cara mekanismenya yaitu proses gop namanya ya ee Pak ee Pak Joko. Namun dari sisi kita mencari investor ataupun investor yang individual jika ada peluang-peluang seperti itu sebetulnya ranahnya bukan di kami Pak Joko. Namun bisa juga Pak Joko nantinya ya atau Pak Lukman ada sesi dari ee Kementerian Perekonomian kemudian Kementerian ee Kemen Parekraf misalkan jika nanti lahan tersebut digunakan untuk yang hubungannya dengan ada sektor ee dari parcraf ee pariwisata dan industri kreatif. Nah, mereka seringki ada program Pak Joko untuk menemu untuk misalkan Pak Joko dan rekan Pak Joko itu presentasi dan investornya mereka sudah menghadirkan. Nah, itu momen-momen seperti itu kan mungkin enggak banyak orang tahu dan hanya merekalah yang memiliki acara itu dan hanya orang-orang terpilihlah yang diundang ke acara itu. Mungkin dari sesi berikutnya bisa ada ee diundang ya narasumber Tumbuh untuk menjelaskan program-programnya. Karena banyak juga ya sobat ASN yang mungkin memiliki bisnis di UMKM dari sektor kreatif. Bu Cita, saya pengin dong dapat investor. Gimana caranya? Nah, itu bisa dari lembaga-lembaga terkait yang saya sebutkan sebelumnya. Begitu, Pak Joko. Semoga menjawab pertanyaan dari Bapak. Terima kasih. Terima kasih, Ibu. Terima kasih. Semoga Indonesia Bursa Efek Indonesia tetap jaya lestari selamanya. Amin ya rabbal alamin. Terima kasih, Pak Joko. Terima kasih Pak Joko untuk pertanyaannya. Semoga terjawab Bapak. Punten, Bapak. Mohon izin ee Bapak jangan lupa untuk mengirimkan alamat Bapak untuk pengiriman souvenir kepada tim admin kami melalui chat Zoom ya, Pak ya. Thank you, Pak Joko. Sampai bertemu lagi di event-event selanjutnya. Baik, Bu Cita. Tidak terasa kita sudah berada di akhir sesi untuk sesi pertama kali ini. Sebelum diakhiri barangkali dari Bu Cita ada closing statement yang ingin disampaikan kepada Sobat ASN. Kami persilakan Ibu. Ya, saya sudah sampaikan sebetulnya di awal Pak Lukman bahwa kita harus mempersiapkan masa depan kita menjadi lebih baik. kita harus cedar finansial karena urusan masa depan harus terdepan dan kita harus pergunakan ilmu kita untuk literasi kita di masa di masa depan sehingga itu akan menjadikan berkah untuk anak cucu serta keluarga kita masing-masing. ASN Cerdas Finansial menjadi investor di pasar modal Indonesia merupakan kebanggaan tersendiri. Maju terus pasar modal Indonesia. Terima kasih Bu Cita atas kesediaan waktunya sudah bergabung di webinar SM belajar seri 30. Salam sehat selalu, Ibu. Kita ketemu lagi di event-event selanjutnya, Bu Cita. Salam sehat juga, Pak Lukman. Terima kasih atas waktunya. Terima kasih, Ibu. Baik, Sobat ASN, jangan ke mana-mana. Kita masih punya dua narasumber lagi setelah satu ini. Tetap di webinar ASN Belajar seri 30. [Musik] Sobat ASN, materi berikutnya akan disampaikan oleh dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Bapak Dr. Muhammad Toji Busabirin Wardana, MBE, AK. [Musik] Ya, saya akan sapa beliau terlebih dahulu. Selamat pagi menuju siang, Pak Sabirin. Selamat pagi, Mas Lukman. Apa kabar, Mas? Kabar baik, Bapak. Alhamdulillah, Pak Sabirin juga kabar baik. Alhamdulillah sehat. Sehat ya, Pak. Ya. Baik, Pak Sabirin. Tadi sudah disampaikan oleh Bu Cita terkait dengan dasar-dasar ketika seseorang itu memutuskan untuk menjadi investor. Apa saja yang harus diperhatikan? Kemudian kiat-kiatnya, tips and triknya seperti apa? Kali ini kita ingin mendengarkan materi dari Pak Sabirin. Punten Bapak izin mengingatkan untuk materi kurang lebih akan disampaikan selama 30 menit. Nanti kita akan langsung masuk ke sesi tanya jawab. Kami persilakan Pak Sabirin. Baik, terima kasih Mas Lukman. Ee sahabat ASN yang saya cintai, asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat siang. Suara saya bisa didengar? Terdengar jelas, Pak Sabirin. Baik. Ee adalah menarik ketika saya diundang untuk menjadi ee presenter di dalam acara yang sudah rutin kali ini saya di ke-30 di tahun 2025 dari BBSDM Provinsi Jawa Timur. Dan ini merupakan satu hal yang memang menjadi ee hal yang ditunggu-tunggu oleh ASN di seluruh Indonesia. Ee perkenalkan nama saya Sabilin Wardana. Saya dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malang. Ee sehari-hari saya menjadi kepala laboratorium investasi dan pasar modal di Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Surawijaya. Ee hari ini saya ingin memberikan gambaran tentang bagaimana ASN menjadi investor saham. Ya, saya beri judul dengan ASN menjadi investor saham solusi inovatif untuk mengelola harapan dan masa depan. Dari opening speech, Bapak Kepala PPSDM memberikan gambaran bahwa data dari SINLIK atau survei nasional literasi dani keuangan tahun 2025 yang dirilis oleh OJK dan BPS ini adanya gap antara literasi finansial yang ee 66% dan inklusi keuangan yang 80,51%. Artinya bahwa ASN ini mempunyai akses ke lembaga ee dan produk keuangan ee lebih tinggi dibandingkan dari literasi finansialnya. Sehingga acara-acara seperti ini memang sangat dibutuhkan bahwa ASN harus memanfaatkan ee literasi keuangan untuk bisa menjadikan mereka menuai masa depan atau mensejahterakan dalam bahasa ee ringkasnya. Jadi, bagaimana ASN ini yang tadi ee juga disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara Pak Sudan Arif yang Pak Ramli juga sempat untuk menyampaikan hal ini bahwa ASM itu bisa untuk berwirausaha untuk meningkatkan ee pendapatannya atau menjadi lebih sejahtera. Tentunya ee usaha ini harus secara halal dan tanpa mengganggu profesionalitas ee kinerjanya sebagai ASN. Nah, hari ini kami tadi dari Pursa Efek Indonesia ada Bu Cita Melisa dan saya kemudian nanti ada Pak Rino ini memberikan gambaran bahwa jika Anda ingin melakukan aktivitas ee di luar dari ee ee kegiatan ee sehari-hari Anda sebagai ASN, maka Anda bisa mengambil kesempatan ya. Mengapa kesempatan ini dipakai? agar tadi dikatakan pula oleh Bapak Kepala Badan bahwa pelayanan dan pengabdian itu memang harus dilakukan oleh ASN. Namun sejahtera dan mandiri ini memang suatu hal yang ee ee perlu untuk dijalankan secara beriringan, namun tentunya tidak lupakan integritas. Itu yang saya ee merasa berkesan dengan adanya speech eh pembuka dari Kepala BPSDM. Eh, next eh slide. Next slide. Oke. Nah, mengapa ASN perlu cerdas finansial? Jadi ee tadi sekali lagi dikatakan bahwa masa depan itu harus dipersiapkan, harus direncanakan. Ada beberapa hal yang menjadi pokok ee kita sebagai ASN, saya juga ASN. Nilai positif ASN adalah keci tetap. Namun kebutuhan ini terus meningkat seiring dengan perjalanan waktu. Adanya inflasi. Inflasi ini menggerus nilai dari pendapatan kita dari waktu ke waktu. Artinya apa? Kita mendapatkan gaji, namun ternyata harga-harga barang naik melebihi dari ee pendapatan yang kita terima. Kemudian tadi ada Pak Joko juga saya simak ada masa pensiun. Ya, masa pensiun ini memerlukan persiapan finansial yang lebih matang. Karena ketika ASN pensiun tentunya pendapatannya mulai berkurang, namun kebutuhannya tetap. Dan di sinilah kita membutuhkan bahwa nilai dari kekayaan ataupun aset yang dimiliki oleh ASN ini harus dipersiapkan secara matang. Kemudian tentunya kualitas hidup itu harus lebih baik. hari ini harus lebih baik daripada kemarin dan besok harus lebih baik daripada hari ini. Itu satu hal yang harus kita jalankan ee dan menjadi nilai positif bagi ASN. Di sisi yang lain saya bisa memberikan gambaran realita finansial ASN ini sesuatu yang cukup menarik. ASN itu adalah salah satu ee ee ee karyawan ataupun pegawai yang pendapatannya stabil dan ini bisa diprediksi tidak ada ee ee pendapatan seperti pengusaha yang hari ini dengan besok itu fluktuatif. Jadi, pendapatan stabil ini merupakan satu kekuatan bagi ee finansial ASN. Kemudian ASN ini juga mengapa banyak orang ee berlomba-lomba untuk mendaftar menjadi ASN. ini yang menjadi pemanisnya atau sinernya adalah jaminan pensiun dari negara. Jadi sampai usia ee ee berakhir pun ASN ini masih mendapatkan tunjangan dari negara. Nah, dengan konsep ini saya berpikir bahwa ASN ini harus ee di ee berdayakan dengan ee mengembangkan potensinya untuk berinvestasi dan investasi jangka panjang itu bisa dilakukan salah satunya melalui pasar modal dengan membeli saham. Ya, tadi dikatakan oleh Bu Cita bahwa dengan membeli saham kita tidak hanya mengenal produk dari perusahaan yang cop atau emiten, tapi kita juga menjadi pemilik dari perusahaan. Kemudian yang terakhir adalah tentunya kita harus mendiversifikasi ee sumber pendapatan ini. Jadi, sumber pendapatan itu tidak hanya dari gaji atau dari uang ee pensiun, tapi juga bagaimana kita bisa mendapatkan pendapatan ini dari aset yang kita investasikan. Nah, salah satunya saham ini tentunya memberikan satu ee ee ekspektasi ataupun gambaran untuk bisa meningkatkan nilai dari waktu ke waktu. Berikutnya, satu hal yang menjadi momok di dalam ekonomi itu adalah inflasi. Jadi inflasi itu ee terjadi karena kondisi harga barang dan jasa itu secara umum terus-menerus akan naik. Ya, jadi suatu negara yang ekonominya tumbuh maka ada inflasi. Namun di sisi yang lain, inflasi ini tentunya akan mengurangi daya beli dari uang yang kita miliki. Artinya tadi juga Bu Jita sudah memberikan gambaran bahwa dengan jumlah uang yang sama ee namun ee membeli barangnya menjadi lebih ee sedikit atau berkurang sehingga dahulu yang tadi dikatakan ada harga ee ee untuk makan nasi hanya sekitar Rp150 tentunya sekarang sudah berlipat-lipat nilainya. Jadi kita jika hanya memiliki uang seperti 10 ee 20 tahun yang lalu tentunya tidak bisa membeli barang yang sama pada tahun ini. Nah, mengapa negara memerlukan inflasi? Jadi inflasi yang moderat atau inflasi yang terkendali ini diperlukan untuk pertumbuhan ekonomi. Jadi indikator ekonomi yang sehat tentunya adanya permintaan dan aktivitas ekonomi. Karena adanya permintaan ya jadi suatu barang adanya ee permintaan maka tentu pula akan direaksi bahwa barang ini juga akan naik harganya. Kemudian yang kedua adalah mendorong konsumsi. Orang akan melihat bahwa ketika harga ini mempunyai kecenderungan naik, maka orang lebih terdorong untuk membeli sekarang daripada menunda. Jadi ee ee ASN ketika mendapatkan satu rezeki mungkin kemudian atau mempunyai ee pendapatan yang bertambah, mereka sudah berpikir untuk membeli sekarang daripada untuk menunda. Contohnya ASN akan ee mengutamakan untuk ee kebutuhan ee rumah misalnya, maka dia akan membeli barang sekarang dengan ee ee pendapatan tetap yang stabil, maka ASN bisa mengukur rumah tipe apa, dengan harga berapa, kemudian berapa tenor untuk angsuran dari pembelian rumah ini bisa ee direncanakan mulai saat mulai saat ini. sehingga ASN ini tentunya ingin berlomba-lomba untuk mendorong ee ee ee kebutuhannya bisa ee dipenuhi pada saat ini daripada ditunda. Kemudian yang ketiga adalah stimulasi investasi. Jadi ee pengusaha itu selalu terdorong untuk investasi di dalam mengantisipasi kenaikan harga dari suatu barang. Maka dari itu seringki karena permintaan meningkat, sekali lagi ekonomi tumbuh karena adanya permintaan. Permintaan meningkat ini akhirnya akan membuat satu inflasi bagi suatu negara. Dan yang terakhir tentunya inflasi itu akan mengurangi beban utang. Makanya di ee negara Indonesia juga salah satunya ee mempunyai satu pertumbuhan ekonomi yang agresif dengan cara defisit fiskal. Artinya antara pendapatan dan kebutuhan pengeluaran dari negara lebih tinggi pengeluarannya. Maka dari itu beban yang ee terjadi di dalam defisit fiskal itu di-cover dengan adanya utang. Jadi utang negara ini dalam rangka untuk mempercepat atau mengakselerasi ee pertumbuhan ekonomi. Berikutnya, nah bagaimana strategi menundukkan inflasi? Ya, ASN itu harus cerdas ya. ASN itu harus mempunyai kecerdasan finansial ya. Kalau pintar tentunya minum ee ee tolak angin misalnya seperti tapi ini cerdas. Ini apa ini maksud cerdas? Cerdas itu bahwa ASN itu harus meningkatkan kekayaannya atau meningkatkan nilai asetnya. Mengapa ASN ee membeli aset ri seperti rumah? karena permintaan akan rumah itu selalu meningkat. Namun ee ee ee ee tentunya harga rumah ini akan menjadi ee naik. Karena apa? Ya, karena penduduk semakin lama semakin bertambah. Maka ini disebut dengan konsep bahwa peningkatan nilai aset itu jika Anda ingin melakukan investasi di aset dalam bentuk yang berwujud, maka disebut dengan investasi di aset ri. Anda membeli rumah, Anda membeli emas, ya. Karena emas itu juga suatu hal yang disebut dengan logam mulia. Mengapa disebut dengan logam mulia? Karena emas ini ee nilainya tidak berubah walaupun bentuknya berubah. Katakan emas itu ee ee ee ee dalam kondisi tertentu misalnya Anda membeli rumah kemudian rumahnya mendapatkan musibah terbakar. Emas yang ada di dalam rumah walaupun bentuknya berubah nilainya tetap. Sedangkan rumah jika mendapatkan musibah maka nilainya menurun. Nah, jadi ini yang disebut dengan eh return and risk. Return itu adalah tingkat imbalan yang didapatkan karena meningkatkan nilai. Namun juga ada risiko yang harus dipertimbangkan. Maka dari itu, emas salah satu pilihan bahwa emas itu adalah ee ee aset yang ee mulia. Mulia itu artinya tidak berubah nilainya. N di sisi yang lain ada aset tidak harus dalam bentuk yang berwujud. ada aset yang disebut dengan finansial, salah satunya adalah saham. Saham ini Anda tidak memiliki ee ee ee bentuk wujud ee perusahaannya, tapi Anda memiliki bukti kepemilikannya. Ya, apalagi tadi disampaikan bahwa saham sekarang tidak lagi dalam bentuk ee ee kertas sebagai bukti kepemilikannya, tapi dalam bentuk digital. Jadi, Anda memiliki ee bukti kepemilikan ini secara finansial Anda adalah pemilik ee perusahaan. Jadi yang disebut bahwa Anda harus memberikan ee ee satu pilihan bahwa Anda menjalankan ee ee menjalankan antiinflasi dengan cara perinvestasi dan investasi itu banyak pilihannya. Anda bisa melakukan di di dalam ee bentuk yang ee ee beraneka ragam. Jadi ada diversifikasi ini yang disebut dengan ee portofolio. Kemudian yang berikutnya ini sebagai ASN. ASN itu harus mampu untuk membuat manajemen arus kas atau manajemen cash flow. Cash flow itu adalah membandingkan antara penghasilan dan pengeluaran. ASN yang cerdas adalah bagaimana dia mampu untuk meningkatkan penghasilan. Ya. Ya. Tentunya dengan kinerjanya bertambah atau tadi dikatakan ee Pak Sudan juga memberikan gambaran bahwa ASN boleh berwirausaha, ASN bisa berinvestasi dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraannya. Jadi cara mengoptimasi terhadap manajemen cash flow adalah dengan cara meningkatkan penghasilan ya. Yang kedua atau membatasi pengeluaran sehingga cash flow-nya menjadi lebih ee ee ee besar atau bertambah. Nah, ini yang disebut bahwa strategi untuk menundukkan inflasi ya berikutnya adalah me-manage eh cash flow yang Anda miliki. Kemudian yang terakhir mendudukkan inflasi itu bisa dengan cara strategi investasi jangka panjang ya. Anda bisa dengan dana yang Anda miliki, Anda sisihkan. Tadi diberikan gambaran tentang saham yang bisa ee minimum, tapi ini tampaknya ee tidak memberikan satu kontribusi ee income yang memadai. Anda dengan Rp5.000 pun bisa memiliki saham sebanyak 1 lot atau 100 lembar. Namun pertahap tentunya jika Anda melihat bahwa oh saham ini memberikan satu kontribusi penghasilan yang menarik, Anda bisa menambahkan. Jadi sekali lagi ee di dalam investasi ketika Anda masih dalam proses mengenal ya mengenal dan belajar Anda masih konsep mempelajari, memantau baru Anda memilih ini Anda bisa lakukan dengan cara berta. Dan hari ini investasi yang dilakukan oleh ASN dengan acara series ke-30 dari BPSDM ini ASN belajar bahwa ini adalah salah satu ee ee pendidikan agar ASN sudah mulai mengenal sehingga nanti ketika mengenal mempunyai minat dan kemudian dari minat ini Anda akan menjadi ahli. Jadi tidak ada segala sesuatu itu yang instan, tapi segala sesuatu itu harus dijalankan dengan bertahap. berikutnya. Nah, ini yang ee selalu didengung-dengungkan jika Anda ee memiliki uang atau memegang uang. Ya, ini kin motif manajemen dana ya. Kalau Anda punya ee ee dana atau Anda mempunyai penghasilan, Anda memiliki ee ee uang, maka Anda harus mempunyai ee prioritas dalam mengelola dana yang Anda miliki. Ya, prioritas yang pertama, maka Anda harus mempunyai ee motif transaksi yaitu fokus untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ya. kebutuhan pangan, kebutuhan sandang, kebutuhan papan. Itu adalah transaction motif. Kemudian kedua, dari dana yang Anda miliki ini harus Anda sisihkan. Sisihkan yang disebut dengan precautionary motif atau motif berjaga-jaga. Jadi, ini fokus untuk kebutuhan mendadak. seringki ee ee ASN ee akan mempunyai kebutuhan mendadak misalnya ee dalam rangka untuk ee ee ee healing misalnya atau ber ee berwisata atau ada kebutuhan mendadak dari ee putra-putri ASN ee ketika ada ee permintaan dari sekolah atau kebutuhan dari sekolah untuk memenuhi ee sarana pendidikannya misalnya harus membeli buku tambahan dan seterusnya. membeli kalkulator misalnya ya. Sehingga ini adalah satu gambaran bahwa Anda prioritas kedua sisikan dana Anda untuk motif precau sendiri. Dan yang ketiga ini yang ee berkaitan dengan fokus ee pembahasan hari ini adalah motif spekulatif. spekulatif itu bahasa ee sederhananya adalah bagaimana Anda fokus untuk meningkatkan nilai dari dana yang Anda miliki. Jadi kalau meningkat nilainya itu disebut dengan spekulatif motif. Dan ini terakhir, prioritas terakhir. Dan ini tadi disampaikan oleh Bu Cita bahwa kalau Anda berinvestasi berarti meningkatkan nilai ini adalah spekulatif motif. Sehingga dari konsep ini kita mengenal prioritas Anda untuk berinvestasi itu adalah prioritas terakhir ketika Anda sudah meng-cover mencukupi motif transaksi, mencukupi motif precautionary dan inilah dana yang disebut dengan dana menganggur atau idle fund. Ya, jadi dana yang bisa dipakai untuk investasi ketika Anda sudah memenuhi prioritas pertama dan prioritas kedua. Jangan Anda masih ee fokus pada prioritas kesatu atau kedua ini. Kemudian Anda melakukan spekulatif motif berikutnya. Oke, jadi investasi kunci melawan inflasi ini memastikan bahwa satu dengan investasi kekayaan dan daya beli kita tumbuh lebih cepat daripada inflasi. Ya, kalau misalnya Anda mengatakan, "Oke, saya investasi dengan cara menabung." Misal, Anda harus mengukur, harus menghitung apakah dari menabung tadi mendapatkan pendapatan bunga ee ee tabungan atau bunga depositu tadi akan bisa meng-cover daya beli kita ketika harga barang nilainya lebih tinggi ee kenaikannya atau yang disebut dengan inflasi daripada apa yang kita dapatkan dari ee bunga tabungan. Kemudian sebagai ASN kita juga memiliki tadi keunggulan saya katakan pendapatan kita tetap. Namun seringki kita mendapatkan pendapatan yang tidak terduga yaitu tunjangan ataupun ada bonus dan ada ee hal-hal insentif yang tentunya ini adalah satu ee di luar perencanaan cash flow kita. Maka dari itu kita bisa mengoptimalkan ini yang tadi saya katakan ini salah satu dana ini adalah dana yang bisa dipakai untuk prioritas ketiga yaitu untuk meningkatkan nilai dari ee dana yang kita miliki. Jadi kunci sukses di dalam hal ini adalah dalam perencanaan keuangan kita harus konsisten, disiplin, dan ini yang terakhir paham pilihan investasi. Jadi implementasikan strategi ini tidak ee secara instan tapi bertahan. Jadi ketika Anda masuk ke ee ee ee bursa untuk membeli saham, saya bisa menganalogikan seperti ini. Misalnya Anda ee datang ke supermarket ya, supermarket di Indonesia kan ya mereknya hanya ee ada 1 2 3 lah. Katakan Anda ke supermarket, miniarket dengan ee yang berwarna biru atau berwarna merah. Ketika Anda sudah terbiasa di supermarket itu, maka pertanyaannya sama. Jika Anda mencari ee minuman botol, lokasi dari rak yang ada di di minimarket tadi di sebelah mana? Semua akan bisa menjawab dengan jawaban yang sama. Ya, kalau masuk pintu masuk langsung belok kiri. Ya, dengan gambaran ini berarti apa? kita bisa mendapatkan ee ee satu pengenalan ya terhadap ee supermarket tersebut. Jadi inflasi ini adalah musuh terbesar bagi karyawan atau yang ee bergaji tetap. Tapi investasi itu jika kita cerdas maka menjadi senjata ampuh untuk melawannya. Jadi meningkatkan nilai aset berikutnya. Nah, investasi itu hanya dua hal yang harus kita ee ee jadikan pedoman, yaitu ekspektasi dari imbalan investasi disebut dengan return atau karena ini ekspektasi terjadinya di masa yang akan datang tentunya hal ini akan menjadikan satu hal ee ee hal yang tidak pasti atau hal yang bisa mendapatkan ee lebih dari ekspektasi sama dengan ekspektasi atau kurang dari ekspektasi. Dan itulah yang disebut dengan penyimpangan dari ekspektasi dan ini dikenal dengan risiko. Nah, sebagai ee ee ee investor kita harus mengoptimasikan antara eh return atau imbalan dengan ee risiko dari penyimpangan return dan investor yang mampu meningkatkan nilai aset itu yang mampu mengoptimasikan dan pertimbangan rasionalnya adalah high risk, high return. Jadi kalau risiko tinggi, return-nya tinggi. Nah, karakteristik seseorang akan dilihat dari bagaimana mereka mengoptimasi terhadap ee ee nilai aset ini dengan melihat eh return dan ris yang ee dijadikan pedoman. Berikutnya investasi saham di bursa itu hanya sederhananya begini. Anda punya ide investasi tadi, Anda mengenal perusahaan misalnya, Anda membeli ee produk dari perusahaan, Anda ingin memiliki perusahaan tersebut, Anda mengenal perusahaan tersebut. Nah, ini harus ee ide investasi itu harus di ee pakai sebagai bahan untuk menentukan sikap. Ini yang disebut dengan analisis. Ee kita kenal dengan analisis fundamental dan analisis teknikal. Dan nantinya dengan analisis fundamental dan analisis teknikal, Anda akan mampu untuk memilih dan memilah saham-saham apa ini yang disebut dengan portofolio. Dan saat ini ee ASN akan sangat terbantu dulu untuk bisa masuk ke bursa atau ee investasi di ee bursa effectf. Anda harus datang atau menelepon wakil ee dari perusahaan sekuritas atau melihat layar screen ya sampai sekarang masih memungkinkan dari laptop. Tapi sekarang semua dalam genggaman. Aplikasi-aplikasi ee itu bisa ee dipakai untuk menentukan saham apa hari ini yang ee saya pilih untuk dibeli, saham apa hari ini atau besok yang akan ee dijual. Dan semua itu bisa Anda tentukan dari informasi-informasi yang ada di ee dalam ee genggaman Anda. Dan itu tentunya akan menjadikan dasar bahwa investor yang rasional adalah investor yang well inform. Jadi, informasi apapun dia bisa dapatkan baik secara fundamental dan teknikal. Apa itu fundamental? Apa itu teknikal? Berikutnya. Next. Oke, jadi analisis fundamental itu ada tiga hal. Yang pertama kita lihat analisis makroekonomi. Apakah Indonesia ini dalam kondisi ekonomi yang ee normal atau dalam ekonomi yang resesi atau ekonomi yang sedang booming. Ya, makroekonomi itu dilihat dari sisi bagaimana pertumbuhan ekonomi. Kemarin Bapak Presiden Pak Prabowo Subianto mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat. Kemudian bagaimana inflasi? inflasi terjaga dan Indonesia adalah satu-satunya negara di Asia yang mampu untuk menjaga stabilitas inflasi. KURS juga memberikan konsep bahwa bank sentral atau Bank Indonesia mampu untuk menjaga stabilitas kurs. Kursnya tidak fluktuatif. Jadi kurs ini memberikan gambaran bahwa perdagangan internasional Indonesia terjaga dengan nilai tukar yang stabil. Dan tentunya kita melihat tingkat suku bunga. Tingkat suku bunga saat inilah tingkat suku bunga yang rendah. Dengan tingkat suku bunga yang rendah artinya apa? Cost of ataupun harga dana itu murah. Sehingga ketika harga dana murah maka sesungguhnya bahwa mereka pengusaha ataupun mereka yang melakukan aktivitas bisnis akan bisa mendapatkan ee harga murah untuk ee ee ee kebutuhan dana modal ee untuk beraktivitas. Kemudian yang kedua, kita harus melihat industrinya. Nah, jadi kalau Anda sudah mengenal kondisi ekonomi, industri apa sih yang Anda coba untuk Anda jadikan ee ee tambatan atau pilihan per investasi? Misalnya ketika kemarin harga emas naik, maka kita melihat perusahaan-perusahaan apa yang berada di dalam industri yang terkait dengan emas. Ya, kita melihat antrian di aneka tambang atau Antam untuk orang membeli logam mulia. sehingga di situ ketika melihat bahwa industri emas akan ee ikut atau menjadi terdorong karena adanya kenaikan harga emas dunia, maka harga saham dari ee ee perusahaan Antam juga akan meningkat. Nah, ini yang saya katakan bahwa harga itu refleksi dari informasi. Jadi, kalau Anda berinvestasi di saham ya kuncinya satu, well inform. Anda bisa mendapatkan investasi itu ee atau menentukan sikap di dalam berinvestasi karena Anda mendapatkan informasi yang cukup dan memadai. Dan terakhir tentunya analisis perusahaan. Tadi Ibu Cita mengatakan bahwa Anda harus bisa membaca laporan keuangan dan seterusnya. Anda memahami prospek bisnis perusahaan dan seterusnya. Jadi performa bisnis dari laporan keuangan itu sekarang semakin mudah karena apa? Sudah dikompilasi di dalam genggaman. beberapa perusahaan sekuritas bisa memberikan gambaran bahwa bagaimana pertumbuhan penjualan perusahaan, bagaimana pertumbuhan dari laba perusahaan, itu semua ada di dalam genggaman. Sehingga Anda bisa mengetahui bahwa performa bisnis perusahaan dalam ee ee tahun terakhir, 1 2 tahun terakhir bisa terlihat di sana. Kemudian Anda cek bagaimana kenaikan harga sahamnya. Kalau harga sahamnya mengikuti, berarti performa bisnis perusahaan itu direspon oleh pasar memiliki prospek bisnis yang sehat. Berikutnya, selain analisis fundamental, Anda mempelajari pola dan gerakan harga saham. Ini yang disebut dengan analisis teknikal. Sesungguhnya analisis teknikal ini bisa mudah untuk dipelajari. Namun, banyak indikator ataupun hal yang menjadikan ee seseorang ini wah ini sulit nih, harus belajar banyak hal. misalnya harus belajar ee ee bentuk grafik yang grafik itu dalam bentuk ee ee candlestick atau dalam bentuk batang lilin ya. Namun hanya gambaran yang sederhana saya sederhanakan. Tiga hal yang kita pelajari dalam analisis teknikal dengan mempelajari pola ataupun gerakan ee dari harga saham yang tadi dikatakan harga saham bisa naik bisa turun ya. Yang pertama adalah trennya. tren itu kalau bahasa ee ee ee bursa bullish itu yang gambarnya banteng gitu ya. Ee itu ee adalah kondisi harga-harga meningkat ya. Apa yang ada di background saya ini adalah bullish trend. Itu adalah indikator bahwa Anda saat untuk membeli dari gerakan harga saham. Kemudian yang kedua adalah baris. beris itu ya ee be? Beruang. Beruang itu kan kalau jalan membongkok itu kecenderungan tren harganya menurun. Satu, tren. Kedua, kisaran harga. Dengan adanya teknikal, Anda tahu bahwa berapa harga tertinggi dan berapa harga terendah. Sehingga Anda akan mengetahui bahwa oh ini harganya masih memungkinkan untuk naik ee sejauh apa atau naik berapa persen. Saya berikan analog misalnya begini. Ibu-ibu ASN seringki berbelanja kebutuhan sehari-hari misalnya harga telur. Jika Ibu-ibu sudah memberikan harga telur itu adalah terendah di harga misalnya R24.000, tertinggi ketika masa lebaran adalah R30.000, maka kisaran harga ini kita akan tahu bahwa harga telur enggak akan melampaui 24.000 dan R30.000. Kalau lebih rendah dari 24.000 maka penjual akan menolak. Saya pernah jual 24.000 R terakhir enggak mungkin saya jual di bawah 24.000. Jika harga di atas R30.000 ini enggak lebaran ya saya enggak akan membeli ee telur di atas harga Rp30.000. Sehingga ketika kita tahu harga ee ee kisarannya maka kita bisa menentukan, oh ini saat untuk beli, oh ini saat untuk menjual. Dan yang terakhir adalah kejenuhan. kejenani bahasa bursanya disebut dengan overboot dan overshari-harinya kelihatan harga saham itu naik ya kalau naik-naik terus berarti kan ee demand-nya ataupun permintaannya sangat tinggi. Ada saatnya ketika permintaan sangat tinggi itu berakhir maka itu yang disebut dengan overboot. Ketika kita mengetahui saat itu ada terjadi kejenuhan pasar, maka langkah yang bisa kita ambil saat untuk penjual. Dan ketika sebaliknya bahwa harga saham itu turun berturut-turut selama ee periode waktu tertentu, ada saatnya harga saham itu untuk berbalik arah atau report. Ini ketika saham itu adalah overs next. Jadi ASN yang cerdas itu bukan hanya profesional berintegritas, tapi juga mampu mengelola gajinya. Jangan biarkan inflasi menggerus dari kerja keras Anda selama berpuluh-puluh tahun gitu kan. Investasi saham ini adalah strategi cerdas melawan inflasi. Jadi perubahan paradigmanya kalau mindset lama saya hanya ASN tapi dirubah mindsetnya sekarang. Saya adalah investor cerdas yang profesional mengabdi kepada negara. Gaji kecil saya belum sejahtera. Tapi bagaimana Anda gaji stabil? Jangan diomongin gaji kecil. gaji stabil adalah modal terbaik saya untuk investasi karena saya mampu untuk memberikan ee ee prioritas di dalam ee mengelola gaji yang saya terima. Kemudian investasi itu ribet dan memakan waktu. Investasi cerdas itu hanya butuh waktu yang sedikit ya. Semua ada dalam genggaman. Ya, sembari Anda melakukan pelayanan kepada masyarakat, Anda sesekali menengok. Ya, sekarang ini kan ee bangun tidur pun ketika ditanya bangun tidur apa kegiatan pertama kali yang dilakukan? Pegang handphone. Jadi, investasi cerdas itu hanya butuh dengan cara megang handphone. Pensiunan bergantung pada pensiunan. Ya, selalunya nabung di bank itu rugi karena inflasi pensiunan itu harus mempunyai passive income yang berlimpah. Yait contoh terakhir tadi diberikan oleh Bu Cita bahwa ternyata di saat ee akhir masa kerjanya seseorang tinggal mendapatkan ee income yang berlimpah dari investasi yang sudah dilakukan bertahap selama bertahun-tahun. Jadi sekali lagi saya memberikan gambaran bahwa ee investasi ini bisa dilakukan oleh ASN dan investasi ini bisa dilakukan tanpa harus ee mengurangi profesionalitas sebagai ASN. Berikutnya. Oke. Ee saya berharap ee sekelumit yang saya berikan tadi bisa melengkapi apa yang sudah disampaikan oleh Bu Cita dan Pak Ramli. ee mudah-mudahan ini menginspirasi. Jadi belajar saham, mengelola harapan dalam rangka untuk menuai masa depan yang lebih baik dan lebih sejahtera. Ee saya akhiri dan nanti saya akan ee mencoba untuk merespon jika ada Bapak Ibu yang ingin ee bertanya jawab. Kembali ke moderator silakan ya. Terima kasih Pak Sabirin untuk materinya. Keren banget Pak. Tadi kita sudah tahu terkait dengan analisis fundamental dan teknikal. Tapi sebelum itu, bagi sobat ASN yang ingin bertanya, setelah ini kita akan masuk ke sesi tanya jawab. Jadi untuk Sobat TSN yang bergabung di Zoom bisa menggunakan feature rise hand atau yang bergabung melalui YouTube bisa tuliskan pertanyaan melalui live chat. Dan untuk penanyaan yang beruntung, kita akan memberikan hadiah menarik. Jadi jangan ke mana-mana, tetap di webinar ASN belajar seri 30. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] Ya, Anda kembali lagi menyaksikan webinar ASN Belajar seri 30. Pak Sabirin, thank you sekali lagi, Pak, untuk materinya tadi terkait dengan analisis fundamental dan teknikal. Sebelum saya lempar pertanyaan ke sobat ASN yang akan bertanya, mungkin bisa diberikan pros dan kons, Pak. Untuk investor pemula sebenarnya yang paling baik itu melakukan analisis fundamental atau analisis teknikal yang lebih sulit yang mana sih, Pak Sabirin kalau boleh tahu, Pak? ee sebaiknya keduanya karena analisis fundamental itu sebagai dasar untuk mengenal Heeh. mengenal bisnis dari ee perusahaan, mengenal industri, mengenal kondisi makroekonomi, dan kemudian kita bisa ee memberikan gambaran bahwa oh perusahaan ini akan mempunyai prospek bisnis yang baik. Analisis teknikal dipakai untuk mengambil keputusan saat masuk ke pasar. kapan beli, kapan jual, itu adalah analisis teknikal. Namun sebelum kita memastikan beli dan jual tadi, kita harus mengenal dahulu secara fundamental bahwa emitennya atau perusahaan yang goblik ini ee prospek bisnisnya seperti apa ya atau kondisi ekonominya menunjang enggak dengan industri yang ada. Oke. Sehingga saat ee sudah mengenal kita melihat bahwa oh ini harganya saat untuk beli atau jual. Kalau beli berarti prospeknya harganya akan meningkat. Namun ketika kita merasa bahwa ini saatnya belum beli, kita tunggu ketika harga itu terkoreksi. Tadi saya katakan ada kejenuhan pasar. Ketika pasar sudah jenuh beli, maka saham itu harganya akan terkoreksi. Jadi belilah pada saat harga saham akan naik. Juallah pada saat harga mulai turun. Itu teknikal. Oke. Oke. Berarti kita tidak bisa memilih salah satu ya, Pak ya. kita harus kombinasikan antara fundamental dan juga teknikal. Tadi me apa ngutip dari Bapak yang katakan terkait dengan investor yang rasional adalah investor yang well inform. Berarti ya kita juga harus belajar tuh perusahaannya seperti apa, kemudian prospek ke depannya seperti apa, kebijakan-kebijakan yang sudah berkembang itu apakah mendukung pertumbuhan perusahaannya atau tidak. Seperti itu ya, Pak Sabirin ya. Nah, jadi tadi saya berikan contoh misalnya ini harga emas dunia naik. Kemudian kita melihat berita di e media ada antrian orang untuk membeli emas batangan di Antam gitu. Heeh. Nah, itu kan sudah memberikan gambaran bahwa oh ini ada apa nih di industri ee ee ee emas ya. Kita lihat bahwa perusahaan Antam ini ee bagaimana performa bisnisnya dari laporan keuangan ee dari sisi prospek bisnis di masa yang akan datang. Setelah itu kita mulai untuk masuk ke pasar dengan cara teknikal. Oke. Oh, ini harganya saat untuk beli ini. Ee kita tunggu dulu. Heeh. Mungkin harus terkoreksi karena kan ada kejenuhan di pasar. Ee dan pada saat harga mulai turun kalau kita memiliki apa ee ee saham tersebut kita jual. Tapi jika kita belum kita tunggu untuk kapan mulai untuk naik kembali. Baik. Baik. Terima kasih Pak Sabirin untuk inset-nya. Kali ini sudah ada Sobat ASN yang bergabung bersama dengan kami. Saya akan sapa beliau terlebih dahulu. Selamat siang, Pak Iqbal. Pak Iqbal dari DisperKim Tulungagung. Selamat siang, Pak. Selamat siang. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Pak Sobirin. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh, Pak Iqbal, silakan disampaikan pertanyaannya kepada Pak Sabirin, Pak. Iya, terima kasih atas waktunya. Begini, Pak Sairin. Ee mungkin saya salah satu dari rekan-rekan yang mengikuti webinar ini yang memang belum sama sekali pernah melaksanakan trading. Nah, oleh karena itu di sini saya ingin minta rekomendasi atau solusi agar kita bisa memahami dulu apa-apa yang ada di aplikasi tersebut. Nah, kira-kira kita tuh harus seperti apa atau di mana kita belajarnya? Seperti kita mau bekerja menggunakan Word atau Excel. Nah, pada saat kita mau nge-print berarti kita klik Ctrl P atau langsung klik ee menu yang tertuliskan print kan gitu, Pak. Nah, pada saat kita masuk ke aplikasi ee trading ini, kita kebingungan setelah mungkin kita masukkan dana atau deposit. Nah, terus kita mau ngapain? Ini artinya tanda IDX ini apa ini? Yuk, USB. IDR ini apa? Kita kan kadang kita kalau khusus saya pribadi bingungnya di situ, Pak. Nah, jadi untuk kita lebih untuk bisa menganalisis lebih jauh secara teknikal atau fundamental tadi tapi kita tidak tahu dasarnya itu. Nah, itu bagaimana itu, Pak. Hanya itu yang saya kesulitan atau yang saya Mas yang jadi pertanyaan besar saya. Mungkin begitu, Pak. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih Pak Iqbal. Berarti ini pertanyaannya lebih ke step by step-nya itu seperti apa sih Pak Sabirin? Kemudian tools atau media yang bisa kita gunakan apa? Karena ketika kita punya udah punya aplikasinya tuh ada banyak terminologi yang kita tidak tahu itu maksudnya seperti apa. Mungkin bisa digambarkan secara garis besar terlebih dahulu Pak Sabirin. Silakan Pak. Baik. Tadi analog yang menarik Pak Iqbal bahwa Bapak untuk mempelajari spreadsheet atau Excel Bapak juga bertahapkan gitu Pak. Sehingga saya juga memberikan gambaran bahwa belajar untuk ee berinvestasi ee atau Anda untuk masuk ke pasar saham ini memang memerlukan waktu. Tidak ada sesuatu yang tanpa harus mempunyai dekal gitu, Pak ya. Ya, seperti yang saya tadi katakan, kalau Anda memulai untuk melakukan investasi, pertama pelajari dulu tentang kondisi ekonomi. Contoh misal indeks harga saham gabungan yang menunjukkan ee performansi pasar saham di Indonesia itu pernah ee di angka ee lebih dari saat ini menuju ke 8.000-an. Kemudian saham ini terkoreksi karena berita-berita politik yang memberikan gambaran bahwa ee saham ini artinya pada turun ya. Ketika itu mencapai indeksnya di angka 6.500-an, maka psikologis pasar akan terpengaruh. Ini harga pernah tinggi di hampir 8.000-an. Berarti ini pas harusnya akan berbalik arah atau rebaw. Di situ kita sudah punya bekal satu, Pak, bahwa oh ini saham harganya pada murah nih. Seperti yang saya tadi katakan harga telur tadi, Pak. Ketika telur itu harganya Rp24.000 ya. Oh, ini harga telur lagi Rp25.000 padahal pernah tertinggi Rp30.000. Nah, itu Bapak mulai untuk mengamati untuk memantau gitu kan. Dari konteks ini ee kita sudah punya pengetahuan pengetahuan tentang ee saham-saham apa yang harus kita pilih. Kemudian ee saya juga mengatakan kita itu harus tune in di pasar. Tune in itu menyatu dengan pasar. Jadi enggak mungkin kita itu sehari-hari ya sisakan waktu. Saya selalu Pak pada jam 09.00 saat opening itu sekitar 1015 menit saya mencoba untuk memantau saham yang kira-kira mempunyai prospek menarik apa dengan informasi yang saya inginkan atau yang saya dapatkan ini maka saya bisa mengambil keputusan. Jadi sekarang yang menarik lagi Bapak teknologi artificial intelligence itu sudah masuk ke dalam perdagangan saham. Jika Bapak lebih advance lagi, maka Bapak bisa memberikan prediksi saham apa yang harus dibeli. Tadi Bu Cita mengatakan saham ada 900 sampai 950-an. Enggak mungkin kita harus mempelajari saham sampai 950 ee segitu banyaknya, Pak. Tapi dengan screener, EA itu membantu kita. Misalnya Bapak enggak harus berpikir tadi baca laporan keuangan ini gimana susah banget sih, tapi mungkin bisa memberikan satu ee ee ee prompting ya, Pak. Jadi ee satu hal yang jadikan pilihan Bapak adalah yang dipilih adalah perusahaan yang mempunyai performansi kenaikan penjualan 10% selama 3 tahun berturut-turut. perusahaan yang selalu memberikan laba peningkatannya sebesar 3% 4 tahun berturut-turut. Itu bisa ditulis, Pak, promingnya. Dan kemudian yang berikutnya itu fundamentalnya apa? Teknikalnya ditambahkan promptingnya adalah saham yang mengalami kenaikan ee ee dalam 5 hari terakhir ee lebih dari 10%. Nah, hal-hal seperti itu atau saham yang mempunyai volume perdagangan sekian ee ee banyak gitu, Pak. Nah, indikator-indikator itu jika kita sudah mampu untuk melihat ee potensi dari ee saham yang akan dibeli itu menjadikan referensi. Jadi memang harus belajar Bapak Pak Iqbal. Enggak mungkin kita ikut-ikutan. Kita harus belajar dan menyatu ke pasar. Seperti tadi saya katakan, Pak, kalau Bapak ke ee minimarket yang warna biru atau minimarket warna merah mungkin sama ya, Bapak pengin teh botol misalnya, pasti Bapak dari pintu itu belok kiri langsung ada lemari esah pendingin apa ee teh botol di sana. Nah, itu yang saya katakan menyatu dengan pasar. Jadi, enggak mungkin hari ini Bapak baru menengok pasar kemudian langsung aksi beli, Pak. Itu tidak rasional. I itu Pak Iqbal ada yang mungkin di dinyakan Pak ya. Bagaimana Pak Iqbal sudah terjawab? Berarti memang kalau di era sekarang ya Pak Sabirin ya kan sudah banyak teknologi advance ya salah satunya adalah AI gitu ya. kita juga bisa optimasi ee peran fungsi dari AI ini untuk membantu kita menganalisa, mengkomparasi antara perusahaan A dengan perusahaan B ini lebih bagus yang mana seperti itu. Atau mungkin kita bisa ee mempermudah desarch kita juga melalui artificial intelligence itu ya tadi Pak Sabirin ya. Mohon maaf, mohon maaf anu wah Pak host, Mas host. Iya, silakan Pak Iqbal. Gak ini ini maksud saya begini ee Abah Sobirin eh kebiasaan Pak saya itu pakai kopiah karena rambut saya sudah padam gini Mbah maksudnya insyaallah kalau untuk nganalisis secara fundamental maupun teoritis saya selama ini sering mengikuti. Jadi kapan kita harus jadi seller, kapan kita harus jadi buying ee itu alhamdulillah saya terus mengikuti. Nah, cuman untuk masuk ke dalam, nah itu tool-tools-nya tadi itu yang saya masih belum memahami ya. Seperti saya bilang tadi, saya punya laptop tapi saya mau bergerak atau mau bekerja menggunakan Word. Nah, pada saat kita tidak tahu perintah-perintah apa yang kita gunakan untuk diw, kita hanya bisa mengetik. Ng toh, Pak. Bagaimana kita pakai berarti itu untuk hurufnya besar semua dan lain sebagainya gitu, Pak. Pada saat kita mau nge-save, kita punya file. Oh, berarti kita klik yang menu di situ ada tulisan save itu kita klik. Nah, itu maksud saya di situnya, Pak. di perintahnya itu yang saya mati kebingungan. Kalau untuk candlestick insyaallah mungkin saya masih bisa dengan prinsip kognisimu adalah menentukan kekayaan begitu, Pak. Jangan menaruh telur di satu keranjang itu kita sudah memahaminya. Kalau saya alhamdulillah sudah memahami untuk bagaimana kita menentukan kapan itu ee apa peluang-peluang kita harus bisa beres atau kita bullish. Nah, itu di situ insyaallah saya selama ini sudah mempelajarinya cuman belum berani masuk karena tidak mengetahui tool-tools yang harus kita gunakan setelah kita deposit. Nah, terus ini bagaimana, ini bagaimana di situ kekurangannya, Pak. Baik, ya. ee menarik sebetulnya Pak Iqbal ini sudah menjadi investor, cuma beliau masih melihat ee bagaimana ee untuk menentukan sikap gitu ya, Pak. Kayak kayak saya lihat tadi dan ini Bapak sekali lagi semakin banyak mendapatkan informasi ya, termasuk informasi untuk pendidikan di dalam mengambil keputusan di pasar modal dan sekarang ini sangat mudah Pak. Makanya tadi ee infografis dari Ibu Cita mengatakan lebih dari 50% ternyata investor tuh di bawah 30 tahun ya, anak muda Gensi yang banyak di sana. Artinya apa? Mereka mempunyai waktu luang untuk belajar lebih banyak melalui apa? Melalui YouTube, melalui ee media sosial. Itu bisa mereka ee apa jadikan pedoman. Nah, saya kira kita juga harus menjalankan satu yang sama dengan Genzi tadi. Intinya adalah dalam rangka investor yang rasional itu adalah investor yang mendapatkan informasi yang cukup. Harga itu refleksi dari informasi, Pak. Jadi ketika investor bersama-sama mendapatkan refleksi apa ee informasi positif ini yang disebut dengan sentimen positif, refleksinya harga akan naik, Pak. Jadi itu itu yang yang bisa dijadikan dasar. Pak Iqbal, saya bisa mengundang Bapak saya ada lab investasi dan pasar modal di Fakultas Ekonomi dan Bisnis di UP. Ee kalau Bapak lagi ke Malang ee silakan Pak mampir nanti ngopi-ngopi di laboratorium saya, Pak. Ya, terima kasih Pak Sabirin. Pak Iqbal rasanya kalau pertanyaan Bapak terkait tools ini nanti mungkin akan dijelaskan lebih detail di narasumber kita yang ketiga dari em Head Surabaya Brandch PT Mandiri Sekuritas. Mungkin nanti kita akan kulik lebih dalam di sesi ketiga ya, Pak Iqbal. Dan terima kasih Bapak untuk partisipasi pertanyaannya. Jangan lupa untuk mengirimkan alamat ke tim admin kami untuk klaim hadiah. Pak Sabirin sekali lagi terima kasih untuk sesi di kedua yang sangat menarik kali ini. Sebelum diakhiri Pak Sabirin karena kita memiliki keterbatasan waktu barangkali dari Pak Sabirin ingin menyampaikan closing statement kepada Sobat ASN. Kami persilakan Pak. Baik. tanpa harus mengurangi pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat, maka ASN mempunyai waktu yang bisa dimanfaatkan dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan. Salah satunya adalah berinvestasi. Jadilah investor yang rasional. Jadilah ASN yang profesional. Makasih. Terima kasih banyak Pak Sabirin sudah berkenan bergabung di webinar ASN belajar seri 30. Salam sehat selalu, Bapak. Sampai bertemu lagi di event-event selanjutnya, Pak Sabirin, ya. Dan bagi sobat ASN yang masih belum sempat untuk bertanya, jangan khawatir karena kita masih punya satu sesi terakhir tetap di webinar ASN belajar seri 30. [Musik] Anda masih menyaksikan webinar ASN belajar seri 30. Sobat ASN. Kali ini materi terakhir akan disampaikan oleh Head Surabaya Brand PT Mandiri Sekuritas, Bapak Rino Alvian Firdiang. [Tepuk tangan] [Musik] Sudah bergabung bersama dengan kami, Pak Rino Alvian Firdiang. Saya akan sapa beliau terlebih dahulu. Selamat siang, Pak Ro. Siang, Mbak. Kabar baik, Pak. Alhamdulillah baik. Ya, Pak Rino tadi ee di materi sebelumnya kita sudah sedikit berkenalan dengan yang namanya analisis fundamental dan teknikal. Tapi ada pertanyaan lebih lanjut dari salah satu sobat SN terkait dengan bagaimana sih cara kita bisa mengoptimasi tools-tools yang ada gitu ya. Terus kemudian ketika kita buka tools atau aplikasinya kadang kala banyak terminologi yang enggak kita tahu gitu ini maksudnya apa sih gitu ya. Nah, kali ini kita mau mendengarkan insight menarik dari Bapak seperti itu untuk penyampaian materi kurang lebih selama 30 menit nanti kita akan masuk ke sesi tanya jawab. Silakan, Pak Rino. Oke. Baik. Ee, Mas Suban terima kasih kesempatannya. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ee Bapak, Ibu yang kami hormati ee salam jumpa dengan saya. Saya selaku ee kepala cabang ya di Sekuritas Surabaya. Kebetulan memang ruang lingkup saya itu mencapai seluruh Jawa Timur. Jadi mungkin dari Bapak Ibu dari pelosok Jawa Timur ya mulai dari ujung timur ee dari Banyuwangi, Jember bahkan sampai di ujung barat ee Pacitan kemudian sampai Tuban. Monggo kalau di wilayah-wilayahnya eh menghendaki adanya sharing session untuk investasi pasar modal dan langsung praktik ee bersama praktisi-praktisinya langsung. Nah, nanti bisa tuh ee apa hubungi kami nanti akan kami bantu bersama tim-liim saya yang ada di wilayah. Ee kebetulan kalau untuk di Surabaya ee nanti langsung ya biasanya dengan saya dan tim saya untuk yang di luar kota kadang nanti saya wakilkan di tim-tim saya yang ada di kota-kota terdekat dari Bapak Ibu semuanya. Untuk materi saya hari ini Bapak Ibu saya izin share screen dulu. Apakah sudah tertampil ya untuk materi? Oke, sudah. Baik, ee untuk materi saya itu langsung kepada implementasi ya. Jadi nanti tidak terlalu banyak, tapi karena di sini saya hadir selaku praktisi mungkin kalau dari Bu Cita tadi ee menyampaikan secara selaku regulator ya kan ee dan Pak Sabirin yang sangat luar biasa menyampaikan sebagai ee akademisi yang sudah menjelaskan pasar modal secara ee detail sekali. Nah, di sini saya bersifat ya sebagai ee praktisi. Jadi, saya yang sudah berkecimpung di dalamnya ee dan saya mengghandle banyak nasabah di Surabaya dan klien kami itu ee sangat besar sekali khususnya di wilayah Jawa Timur. Bahkan kalau untuk di nasional eh market share kami di Mandiri Sekuritas itu yang paling besar se-Indonesia ya. Jadi kalau ee market rettail khususnya dan jumlah nasah kami itu ee yang paling besar di seluruh Indonesia. Jadi mungkin kalau Bapak Ibu belum memiliki ee platform untuk investasi, nah mungkin Mandiri Sekuritas ini bisa menjadi salah satu platform yang bisa digunakan dalam rangka untuk berinvestasi. Nah, ee bagaimana praktik kita berinvestasi di pasar modal ya? ee mungkin step by step akan saya sampaikan ya, bagaimana sih langkah-langkah awal untuk kita mulai berinvestasi. Yang pertama, Bapak Ibu perlu ada yang ditentukan yaitu instrumen terbaik. Tadi mungkin sudah dijelaskan sama Bu Cita ya. Ee ada beberapa prinsip dalam berinvestasi. satu ee kalau kita mengacu pada prinsip maka ada di pasar modal atau di saham itu ada yang dinamakan ee pasar modal yang konvensional dan ada juga yang syariah ya. Kemudian kalau untuk secara berdasarkan tujuan waktu ada yang sifatnya itu jangka panjang, kemudian ada yang jangka menengah dan ada yang ada yang jangka pendek. Kalau untuk panjang itu di atas 5 tahun. Kalau untuk yang menengah itu biasanya 1 sampai 5 tahun. Untuk yang pendek itu kurang dari 1 tahun. Kemudian juga berdasarkan profil investasi tadi sudah dijelaskan bahwasanya ada yang sifatnya konservatif lebih suka mengamankan modalnya daripada kehilangan modal. Ada juga yang sifatnya moderat ee cukup seimbang dengan ee antara return dengan resikonya. Tapi ada juga yang agresif. Mereka sangat berani untuk mengambil resiko demi mengharapkan imbalan yang lebih besar. Nah, hal inilah yang di sana itu nanti mungkin investor bisa tentukan, ya. Kemudian yang kedua ee yang paling penting adalah rekan-rekan harus memilih platform yang terpercaya untuk investasi di berbagai macam instrumen investasi. Jadi kalau bisa ada satu platform yang digunakan investasi tapi bisa benar-benar mengakomodasi keperluan Bapak Ibu semuanya dalam rangka investasi. bisa beli saham, bisa nanti untuk beli reksa dana juga bisa, untuk beli obligasi juga bisa. Jadi nanti dalam satu aplikasi ini itu bisa benar-benar digunakan satu paket dalam rangka berinvestasi di semua produk. Begitu. Nah, ee kemudian yang ketiga, Bapak Ibu juga perlu yang namanya memiliki mentor ya, investasi ya yang amanah. Karena kenapa? Karena misalnya Bapak, Ibu tuh walaupun sehebat apapun ilmunya ya, kalau misalnya nanti kenalannya sama orang yang salah, dikenalinnya sama orang yang salah, ya kan mesti nanti ada entah apa yang disampaikan itu keliru kemudian dibohongi memang sengaja meniatkan untuk mengambil uangnya dan sebagainya. Ee itu sangat bisa terjadi ya kan. Bahkan tidak sedikit, mohon maaf ee dalam apa namanya orang jualan itu kan tidak dipungkiri. Bisa jadi lebih mengunggulkan hal yang positif-positifnya ya kan. Dan di sana itu menyembunyikan hal yang negatif ya. Padahal sebenarnya banyak negatifnya dibandingkan positifnya. Nah, kalau misalnya Bapak, Ibu ketemu sama orang yang tidak seamanah itu ya, maka harus hati-hati disuruh beli saham yang ee padahal memang hakikatnya jelek, tapi dianggap aja bagus, "Pak, ini bagus, Pak. Silakan dibeli." Padahal ternyata beliaunya yang memberikan rekomendasi itu dalam rangka agar ee beliaunya itu bisa keluar barangnya, ya kan? sedangkan Bapak, Ibu malah membeli barang yang sudah rusak tadi. Nah, jadi harus hati-hati nih memilih ee mentor yang benar-benar amanah dalam berinvestasi ya. Kemudian ee paling tidak Bapak, Ibu ya selaku investornya juga harus memiliki pengetahuan basic yang sesuai dengan instrumen yang dipilih. Contoh misalnya kalau saya belinya saham ya saya paling tidak mengerti apa itu saham. tadi sudah dikenalin tuh sama Pak Sabirin kalau mau memilih reksadana ya kan paling enggak saya tahu mana resiko yang paling aman, mana resiko yang cukup moderat tadi sudah disampaikan oleh Bu Cita. Jadi Bapak Ibu paling enggak sudah memiliki pengetahuan dasar sehingga tidak terlalu buta dalam memilih ee platform ee instrumen investasinya begitu. Nah, sampai nanti Bapak Ibu itu bisa memetakan dirinya itu ee cocoknya itu di instrumen seperti apa ya. Jadi model pemetaannya adalah saya ini kalau mau investasi saya itu sebenarnya investasinya yang instrumennya seperti apa? satu apapun bisa sehingga konvensional saya pun bisa terima enggak harus syariah atau mungkin yang oh saya syariah sekali jadi instrumennya pun nanti yang saya bisa terima yang harus benar-benar syariah misalnya begitu. Yang kedua harus ditentukan juga ya kan finansial targetnya apa gitu loh. Misalnya contoh, oh saya pengin menyisihkan untuk dana pensiun juga. Oh, saya pengin menyisihkan untuk dana haji saya yang nanti akan ee dipanggil di potensinya di tahun 2030 misalnya atau 2031. Nah, jadi ditentukan semuanya. Oh, ini panjangnya sepanjang apa? Oh, ini untuk data pendidikan. Ternyata tahun depan anak saya sudah mulai kuliah, butuh biayanya sekian seekian sekian. Nah, maka nanti mulai dipetakan. Jadi, oh saya penginnya itu investasi dana jangka panjang untuk pendidikan ada dana jangka panjang untuk pensiun ada. ya kan. Nah, ini nanti kita baru menentukan dana jangka panjang-jangka panjang ini dan jangka pendek ini itu tuh nanti akan dimasukkan di produk apa. Maka nanti kita siap enggak dengan segala produknya? Oh, kalau jangka panjang ternyata bagus tuh untuk saham ya kan. Oh, ternyata jangka panjang juga ada juga loh untuk obligasi ya kan untuk menyiapkan dana pensiun saya gitu loh. Oh, ada juga loh yang di sana itu ee untuk reksa dana. Nah, atau mungkin bahkan Bapak Ibu, oh saya enggak siap kalau misalnya itu benar-benar sahamnya itu terjun sendiri, saya sendiri yang langsung beli kayaknya saya kok enggak siap ya. Nah, nanti akhirnya akan ditentukan agar apa tujuannya bisa memfilter produk apa yang cocok ya, prinsip investasi mana yang digunakan dan ee target investasinya itu seberapa lama. Nah, nanti ketemunya sampai seperti itu. Kalau Bapak, Ibu sudah menemukan, maka kita baru ya kan masukkan ee pembagian kuotasi masing-masing nilai investasinya, ya kan? Bahkan saya itu sampai punya Excel, Bapak Ibu untuk menghitung berbagai macam target keuangan saya. Jadi mulai saya pengin haji ee oh penginnya WNH plus biar antrinya enggak lama. Tapi paling enggak kalau untuk DP 4000 USD ee mungkin nanti 2 tahun lagi saya ada. Oh, tapi kalau untuk ee pelunasan, nah saya harus menghitung tuh andai kata 2 tahun lagi saya daftar berarti 2027. Maka nanti ketika dipanggil lagi 2032 5 tahun biasanya 5 tahun maka biaya haji ONH yang biasanya mungkin 16.000 di 32 jadi berapa? Itu kan nanti perlu dihitung. Oh saya punya kalkulator investasinya nanti saya akan ketemu oh ketemunya 23.000 USD misalnya lah 23.000 USD saya sudah punya DP 4.000 maka saya kurang 19.000 maka bagaimana pemenuhan saya ya kan. Nah, pemenuhan saya itu nanti akan saya hitung di produk apa ya kan. Maka saya perlu punya investasi berapa kalau returnnya sekian. Maka nanti saya perlu juga menambah setiap bulan berapa ya kan misalnya kalau 2 juta setiap bulan, 3 juta setiap bulan kira-kira cukup gak ya dan ketika saya masuk di instrumen tersebut untuk saya cairkan di 2032. Nah, tujuannya seperti itu nanti ya kan. Jadi, Bapak, Ibu harus punya profil investasinya seperti apa, tujuan investasinya seberapa lama, untuk produk untuk tujuan apa saja ya kan seperti haji, pendidikan dan sebagainya dan siap untuk menerima segala risiko investasi sehingga bisa menerima segala produk atau tidak. Kalau sudah, maka kita mulai memilah-milah, oh produk mana? Misal ketemunya saham, maka saham yang seperti apa? Nah, itu juga perlu. tadi sudah disampaikan ya kan oleh ee Pak Sabirin ya kan. Nah, sekarang saya hanya menyampaikan terkait tips memilihnya saja ya kan. Karena saya sebagai praktisi saya sudah merasakan investasi saham saya sudah ee apa namanya merasakan nikmatnya ee selama bertahun-tahun ya dari hasil investasi saham tersebut. Nah, ketemunya apa? Setelah saya ee cermati satu ketika sudah menemukan profil yang cocok ya apa misalnya oh saya hanya memilih saham yang syariah ya kan tentukan dulu nih oke saham yang saya pilih saham syariah misalnya kemudian ee saya siap ya kan ini tipenya itu harus memang benar-benar yang tipe moderat teman-teman Bapak Ibu semuanya kalau misalnya tipenya itu masih konservatif enggak mau kehilangan modal sama sekali nah cocok di saham karena kenapa di saham itu ada enggak yang di sana tuh sangat minim resiko? Banyak sebenarnya. Saham saya sampai detik ini juga belum ada yang rugi gitu loh yang jangka panjang ya. Yang jangka panjang belum ada yang rugi gitu loh. Tapi apa sama dengan saya menjamin semua saham enggak akan rugi untuk jangka panjang? Itu enggak bisa saya menjamin itu. Karena apa? Resiko di saham memang selalu ada tuh ee naik dan turun sehingga enggak bisa kita jamin pasti naik walaupun kita bisa kurangi. Bisa. Oh, kita bisa mengurangi seminimal mungkin bisa. Tapi untuk menjamin tidak mungkin turun juga enggak mungkin ya. Maka resiko bagi Bapak Ibu yang memang tidak mau kehilangan modal sangat tidak cocok untuk di saham. Di sini cocoknya untuk moderat yang di sana itu risnya terukur tapi tetap ada ya kan. Kalau untuk yang ee konservatif kan tidak ada resiko, cenderung tidak ada resiko. Ini ada resiko tapi terukur. Kita bisa menguranginya dan kita bisa mengukurnya. Dan ini cenderung agresif juga bisa ya kan. Jadi lebih ee apa namanya? Seperti kayak kejar-kejaran dalam tanda kutip ee saya beli jual, beli jual ini bisa untung bisa rugi. Nah, itu bisa seagresif itu juga untuk menghasilkan return-nya. Jadi ini cocok ya produk saham itu ee untuk tujuan jangka menengah dan juga jangka panjang. Contoh dana pensiun itu cocok ya kan dana haji ya kan misalnya apalagi Bapak Ibu yang hajinya itu memang sudah mendaftar dipanggil lagi itu 2038 2040 misalnya ya kan yang daftar reguler. Nah 2040 tuh berapa tuh pelunasannya? kemarin aja yang 2025 pelunasannya bisa 38 R 40 juta. Nah, nanti di kita hitung tuh inflasinya berapa ke 2040 nanti biar kita itu bisa memenuhi kebutuhan tersebut. Apakah dengan saya membeli saham R1 juta per bulan ee di instrumen saham tertentu misalnya sahamnya Bank Mandiri, sahamnya PT Antam, sahamnya PT Bukit Asam kira-kira bisa enggak memenuhi kebutuhan saya di 2040 untuk haji? ya nanti ee tinggal disesuaikan kemudian untuk ee jangka menengah seperti pendidikan dan juga untuk pembayaran dana tahunan seperti pajak, maintenance ee kendaraan, rumah, mobil dan sebagainya itu bisa pemilihan saham yang harus bijak juga teman-teman. Jadi yang kedua poin intinya adalah harus bijak dalam memilih saham. Kuncinya cuma tiga ya. Yang paling penting adalah yang pertama bagaimana cara memilih saham? pilih saham yang labanya bertumbuh. Ya, laba bertumbuh itu bagaimana sih maksudnya? Maksudnya begini, Pak. Jadi kalau misalnya Bapak, Ibu itu beli saham pada ee tahun lalu harus dicek berapa sih labanya di tahun lalu. Suatu saham tertentu labanya itu anggap aja R triliun di 2024. Kok di 2025 sahamnya jadi 2 triliun? Oh, maka bertumbuh. Pertanyaannya di 2023 berapa labanya? ternyata 500 miliar. Oh, berarti dari 500 miliar 1 triliun ke 2 triliun, wah ini naik terus nih. Dia enggak pernah turun labanya. Nah, ini artinya labanya bertumbuh. Bukan sekedar laba. Perusahaannya mencetak laba itu banyak, Bapak, Ibu. Tapi kalau labanya itu cenderung naik dari tahun ke tahun itu perusahaan yang bagus. Bapak, Ibu pilih yang seperti itu nanti, ya. Nah, impactnya apa? Kalau labanya bertumbuh, maka tiap tahun dia akan tetap membagi dividen dan dividennya enggak turun malah naik. Jadi tahun lalu dividennya 300, tahun berikutnya jadi 400, tahun depannya jadi 500 per lembar saham. Nah, jadi nanti akhirnya dividen kita seiring berjalannya waktu makin naik begitu. Dan yang terakhir ini nanti akan linier dengan histori yang sudah teruji. Bukan 1 tahun, 2 tahun, tapi kalau bisa itu di atas 5 tahun. Bahkan semakin banyak ya sampai puluhan tahun maka historinya makin bagus. Jadi kalau misalnya ada suatu saham kok 20 tahun terakhir labanya bertumbuh, dividennya rajin, dividennya naik terus. Nah, itu sudah teruji. Bapak, Ibu ambil saham yang begitu. Itu rendah resiko. Artinya dia sudah teruji 20 tahun, ya kan? resikonya cenderung moderat ya. Nah, maka impactnya 20 tahun kemudian pun dia akan masih berkaca seperti pergerakan 20 tahun sebelumnya. Begitu. Saya kasih contoh biar gampang ya kan. Jadi ini yang saya lakukan saat saya memilih saham. Menurut Bapak Ibu ee instrumen investasi apa sih sekarang yang sedang menarik? Ya kan? Kalau mungkin saya bilang saham seolah-olah terlalu naif ya kan. Nah sekarang banyak orang yang sedang apa? homo emas ya kan sedang mengejar berlomba-lomba membeli emas. Bahkan kalau kemarin beritanya di bulan April ya kan di kuartal du kalau bulan April itu kan sudah masuk kuartal 2 ya. Kalau ingat setelah lebaran, sebelum lebaran aja orang berlomba-lomba beli emasnya luar biasa. Jadi waktu setelah lebaran lebih gila lagi orang beli emas ya kan. Dan sampai luar biasanya kalau Bapak Ibu lihat dari bulan Maret ke bulan April, harga dari bulan April sampai hari ini stuck di 1,9 Mas itu ya. Maka apakah ini investasi yang menarik? Bapak Ibu saya perlu ingatkan namanya investasi itu bagus ketika harganya murah dan akan menarik kembali ketika saat bisa dijual dengan harga yang mahal. Kalau harganya sudah mahal, maka ketertarikan itu menjadi hal yang minim gitu loh. Nah, ini yang terjadi di emas. Ketika emas sudah naik di 1,9, maka orang-orang malah berloba-loba beli emasnya. Bagi seperti saya yang cenderung memandang bisnis sebagai bisnis, ya kan? Maka yang saya pandang adalah loh kalau orang berlomba-lomba beli emasnya siapa sih yang diuntungkan? Yang diuntungkan adalah yang jualan emas. Maka siapa yang jualan emas? Kita perlu lihat ya kan. Karena kita sedang berbisnis untuk membeli saham maka kita lihat ternyata ada satu perusahaan yang di sana itu jualan emas dan itu dijual di pasar modal yaitu PT Antam. Bapak Ibu boleh cek ya. Ini saya ceknya aja di Gemini enggak perlu repot ya kan. Di Gemini itu kalau Bapak Ibu googling nanti akan keluar AI-nya ya. Berapa sih pertumbuhan labanya Bapak Ibu? Lihat di Q1 2024 harga ee labanya itu mencapai 210 miliar. Di Q1 2025 tahun ini itu sudah di 2,3 triliun. Artinya apa? Dalam 1 tahun labanya naik 10 kali lipat. Ya, dengan kenaikan laba yang mencapai 10 kali lipat maka dampak kepada harga sahamnya apa, Bapak, Ibu? Cek bulan April ya, harga saham Antam itu cuma 1.500 Bapak, Ibu. Dan hari ini harga saham Antam Rp3.000. Dan 2 minggu yang lalu saya terima dividen dari Antam itu sekitar 500 R.500 ee peremb eh sori Rp150 per lembar saham. Artinya berapa persen? 5% dari harga sahamnya. Nah, ini ee impactnya apa? Kalau kita itu melihat ada suatu pertumbuhan laba, maka barang itu barang bagus. Apalagi orang-orang itu sudah ngasih sinyal kan sinyalnya gampang Bapak Ibu. Oh, orang-orang beli emas. Eh, berarti gampang. Makanya jualan emas untung nih beneran labanya naik 10 kali lipat. Dan hasilnya apa? Harga sahamnya pun juga naik. Nah, itu yang dinamakan ee kita itu berinvestasi saham. Cari saham yang memang memiliki laba bertumbuh. Apakah ini masih menarik? Loh, lihat Bapak Ibu, beli saham itu kuncinya apa? Beli barang di harga yang murah. Harga saham Antam yang kemarin seperti 3.500, sekarang tinggal 2.900. Tapi beritanya boleh lihat, ingat harga saham eh sori harga logam mulia Antam itu naiknya di 1,9 bulan April dan sampai bulan ini 1,9. Terus berarti yang kemarin di K1 naik itulah harga saham ee sori harga logam bulinnya berapa? 1,5 1,6 1,7 1,8 itu aja naik ke 10 kali lipat. Nah ini di 2025 semester 1 berarti dari bulan April sampai bulan Juni ini kenaikannya naiknya sampai 13 7 ee 13,74 ton. Jadi ee total itu 29 ton emas yang dijual. 29 ton bukan bukan kilogram ya Bu. Jadi ini sudah 29 ton. Maka berapa keuntungannya kira-kira? Kebetulan belum rilis. Nah, kan capek dong kita kalau misalnya lah saya ceknya gimana, Mas? Masa ngecekin berita dan sebagainya. Tadi saya masih ingat apa yang ditanyakan Pak Iqbal ya kan. Mas, gimana kita mulai berinvestasi? Bapak, Ibu ee kami di Mandiri Sekuritas itu punya aplikasi namanya Growin ya. Jadi aplikasi Growin ini itu ini adalah aplikasi untuk berinvestasi di pasar modal dengan asumsi instrumen investasi yang bisa Bapak, Ibu transaksikan itu ada saham, reksa, dana dan obligasi. Dan kalau Bapak, Ibu mau beli saham di aplikasi Growid ini bisa dilihat laporan keuangannya tanpa harus membaca laporan keuangan. Jadi cukup melihat aplikasi Growin, pilih sahamnya PT Anam seperti yang dicantumkan di slide saya ini. Nanti tinggal diklik ke statistiknya. Jadi statistik kuncinya ya kan. Statistik kuncinya itu apa? Pertumbuhan IPS ya, earning per share, pertumbuhan ee laba berdasarkan harga saham. Jadi kalau harga sahamnya itu Rp3.000, Berapa sih laba per lembar sahamnya di kuartal tersebut? Di 2024 itu cuma Rp9 per lembar saham. Ternyata di 2025 jadi Rp88 per lembar saham. Naik ya kan? Nah ini nanti kalau di Q2 keluar ya kan yang potensinya itu di minggu depan keluarnya ini apakah enggak naik? W Q2 aja pertumbuhannya banyak. Nah, ini ini nanti kalau tumbuh juga dan tumbuhnya besar, nah, ini yang akan membuat harga sahamnya pun juga akan mengalami kenaikan. Dan ini yang di kotak bawah saya cantumkan juga dividen di tahun ini juga dibagikan kebetulan bulan Juni lalu, ya kan di Rp150 per lembar saham. Jadi, Bapak Ibu akan terima apa? Satu, keuntungan dari kenaikan harga sahamnya. Yang kedua Bapak Ibu akan terima yang namanya dividennya. Nah, ini cara memilih sahamnya ya. Jadi kalau sahamnya itu se untung ini atau secuan ini yang memiliki pendapatan atau laba yang bagus bertubuh seperti ini, maka Bapak Ibu akan berkesempatan ee untuk mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga sahamnya. Belum lagi nanti bisa dapat yang namanya dividennya juga, ya. Nah, ini contohnya banyak Bapak Ibu. Apakah hanya Antam Bapak Ibu ee saya cantumkan lima perusahaan terbesar di Bursa Efek ya. Di sini ada sahamnya BCA, BRI, Mandiri, Telkom, Astra. Saya punya history harganya dari tahun ke tahun ya. Ini ada yang dari 2004 ya sampai 2024. Harga sahamnya seperti ini Bapak, Ibu. Mandiri dari 200 ke 6.600 ya. Berapa pertumbuhannya? Pertumbuhannya 3.500% bukan ee 20% 30% enggak tapi 3.500% ya. itu setara dengan per tahunnya 19% per tahunnya ya. Itu kalau Bapak Ibu deposit deposito enggak ada. Bapak Ibu deposito yang ngasih 19% itu enggak ada ya. Bapak Ibu mencari instrumen investasi AB yang return-nya tiap tahun 19%. Nah, itu hanya pasar modal yang bisa kasih ya. Jadi ee ini bisa menjadi opsi. Kemudian dividennya pun juga enggak kalah menarik. Historynya juga sangat luar biasa. histori dividennya kalau dicek ee dividennya itu mandiri selalu rajin bagi dividen. Bahkan terakhir kemarin tuh sampai ee 5% ya totalnya itu di bulan sori di bulan ee April kemarin saya terima itu bukan 5% malahan 8% totalnya itu Rp464 per lembar saham. Jadi ee alhamdulillah saya investasi itu hampir sejak mahasiswa, Pak ee sampai hari ini. Jadi kalau dihitung-ngitung misalnya karena saya itu ada 90% aset saya yang di sana itu enggak pernah saya jual belikan. Benar-benar beli saham ya sudah saya taruh. Alhamdulillah dari pengalaman itu ee karena yang kelola istri saya ya. Saya kalau tanya ee itu semua uang itu kalau misalnya dalam rangka dividen kita terima itu untuk liburan, zakat, ee kemudian kurban, kemudian untuk bayar pajak. Saya tuh enggak pernah uang gaji, enggak pernah uang bonus yang saya ambil. tapi dari uang dividen ya karena saya sudah lama investasinya bukan karena jumlahnya besar ya tapi sedikit sedikit demi sedikit ketika uang itu dikumpulin ya kan jadi dividen kemudian beliin saham lagi kemudian sahamnya naik lag kita enggak pernah tahu jadi berapa bahkan sampai ee kemarin itu yang bulan April kalau kami hitung-hitung ee itu 2 tahun lagi itu untuk umrah saya sama istri pun itu sangat cukup gitu loh. Jadi ee betapa luar biasanya padahal itu bukan dari uang yang besar Bapak Ibu. Bahkan saya kerja di ee pertama kerja saya di 2018 itu saya kerja pun itu saya mulai dengan gaji UMR. Jadi bisa dibayangkan bukan uang yang besar yang saya sisihkan, tapi uang yang kecil. Tapi dengan rutinnya saya membeli saham dan saya enggak menjualnya lagi, ternyata hari ini uangnya itu bisa dimanfaatkan sampai sejauh itu. Nah, jadi apalagi kalau Bapak, Ibu mungkin yang sudah dengan jabatan tertentu dengan ee apa namanya? tunjangan kinerja yang semakin luar biasa, saya rasa akan semakin ee multiplier-nya ya kan efek pengalinya itu akan semakin besar ya untuk dalam berinvest berinvestasi. Bahkan saya pernah juga ini ada PNS Bapak Ibu, tapi PNS-nya dosen ya, dosen di ITS juga beliaunya itu ee tahun 2 tahun yang lalu beliaunya pensiun. Waktu menjelang pensiun saya masih ingat beliaunya itu mau mencairkan sahamnya beliau yang pernah dibeli di 2003 saat pertama kali Bank Mandiri Listing. Ee belinya berapa waktu itu? saya ingat itu sekitar R2 juta ya di tahun 2003 uang R2 juta itu uang yang besar tetap ya tetap uang yang besar. Nah, kemudian uang yang sebesar itu tuh setelah dibelikan Bang Mandiri beliaunya baru ingat waktu menjelang pensiun 2023 seingat saya itu mau dicairkan karena untuk keperluan pensiunnya dia. Waktu saya tanya Bapak Ibu saya tanya secara detail Bapak emang keperluan pensiun ee untuk apa? Bukannya PNS dapat ya, pas Mas PNS itu dapat cuma kan sekitar paling sekarang saya terima tinggal R juta kalau pensiun lah. Saya sudah terbiasa dengan pengeluaran tiap bulan itu R10 juta. Maka saya cuma dengan polosnya bilang, "Bapak kan kurang 6 juta ya kan?" "Iya kurang 6 juta." Makanya saya cairin saham tersebut untuk keperluan hidup saya. Saya bilang, "Pak, tolong jangan dicairkan sampai tahun depan." Saya bilang ee Bapak masih belum pensiun juga tapi tolong tunggu jangan cairin sampai tahun depan. Bulan apa? Waktu itu bulan Maret 2024. Saya masih ingat harga saham mandiri itu mencapai angka 7.000 ya. Mencapai R7.000. Tahu Bapak Ibu uangnya yang R2 juta tadi jadi berapa? Jadi 1,5 miliar. Jadi 1,5 miliar tadi itu ya mau dicairkan kan? Terus saya bilang, "Kenapa kok bulan Maret?" Bulan Maret itu adah pembagian dividennya Bank Mandiri yang di tahun 2024 ini saya masih ada cantumannya, dividennya itu Rp354 per lembar saham atau setara dengan 5%. 5% dari 1,5 miliar berapa? R5 juta gitu loh. 75 juta itu dia terima sebagai bentuk dividen. Akhirnya kalau itu dibagi ke 12 bulan Bapak, Ibu itu cukup. Jadi bapaknya tadi terima 4 juta uang pensiun. 7 jutanya per bulan itu dari uang dividen tanpa mencairkan sahamnya. Dan di tahun ini ya kan dia jadi enggak jadi mencairkan terus. Kenapa? Bayangkan tahun ini dividennya dia R0 juta, Pak. Loh R0 juta kan naik terus memang tahun depan bisa naik lagi enggak? Naik. Kalau laba Bank Mandiri naik, dividennya juga bakal naik. maka impactnya nanti kebutuhannya dia yang juga misalnya beras makin mahal, minyak makin mahal, enggak ada kekhawatiran karena dividennya makin lama makin naik. Nah, inilah salah satu contoh yang di sana itu nasabah-nasabah sukses kami yang kami bantu dalam rangka untuk ee perencanaan keuangannya. Nah, itu seputar saham ya. Kemudian kami lanjuti tips investasi reks dan. Nah, ini yang lebih ee moderat dan konservatif ya. Artinya apa? Kalau Bapak, Ibu itu mau beli yang bersifat syariah di sini juga ada dan cenderung mengamankan ee modal, enggak mau hilang modalnya, ya. Nah, ini cocok. Nah, biasanya produk reksa dana ini itu cocok untuk dana darurat, kemudian untuk dana liburan. Karena mungkin ee saya terima uang mungkin untuk bulan Desember saya pakailah gitu loh. Nah, kan naruh cuma 4 bulan emang bisa buat investasi? Bisa bisa direksa dana ya kan. Nah, ini cocok dana pendidikan. Eh, saya terima nih ee gaji ke-13 bulan ini ternyata. Tapi kan untuk pembayaran SPP dan uang gedung itu baru bulan Juni bulan depan eh sori tahun depan. Nah, nanti simpan dulu tuh di reksadana itu bisa di ee gunakan nanti Bapak Ibu. Nah, bagaimana memilih reksa dana yang bijak? Pilih reksa dana yang free subscription dan redemption. Ada? Ada di kami di Growin ya, Bapak, Ibu. Kalau beli reksadana, apapun jenis reks dananya tidak ada biaya sama sekali. Sehingga Bapak Ibu bisa manfaatkan itu. Kemudian pilih jenis yang RDPU atau RDPT apa itu? Renan pasar uang atau reksenan pendapatan tetap. Kenapa? Karena resikonya rendah. Di dalamnya tidak ada instrumen saham sehingga kecenderungan untuk naik itu lebih besar dibandingkan turunnya. Bahkan untuk RDPU itu hampir mustahil untuk mengalami penurunan karena instrumennya itu instrumen pasar uang gitu. itu sulit untuk turun. Bahkan enggak pernah dalam 1 tahun turun itu hampir enggak pernah begitu. Nah, pilih reksadenan yang return 1 tahun, 3 tahun, dan 5 tahun itu stabil. Jadi enggak yang ee kadang 1 tahun itu 6%, 3 tahun 18%. Nah, ini masih stabil nih. Tiba-tiba 5 tahunnya kok cuma 17%. Loh, gimana ceritanya? Wong 3 tahun aja ee 18%, kok 5 tahun 17% berarti 2 tahunnya turun gitu. Nah, itu yang harus ee dipilih secara hati-hati. Kemudian pilih reksa danannya yang aset under managementen atau AUM-nya itu besar. Nah, ini nanti di growing Bapak Ibu bisa cek ya. Pilih yang di bagian mutual fund ya saat masuk ke growing. Kemudian pilih yang all product nanti tinggal pilih yang money market contohnya money market itu yang pasar uang tadi. Nah, Bapak Ibu nanti tinggal cek mana yang AUM-nya besar dan return-nya besar. Nah, contohnya seperti ada yang 6% itu net ya, Bapak, Ibu ya. Enggak ada yang dipajak kalau untuk dia. Sehingga Bapak, Ibu kalau 6% itu kalau di deposito Bapak Ibu nih ya yang deposit yang punya deposito bisa didengarkan bahwasanya itu setara dengan deposito 7,2% dan ini aman. Kenapa? Ini juga liuid. Saya pun itu sudah 8 tahun di pasar uang dana darurat saya ya saya tuh nyiapin dana darurat itu enggak terlalu banyak. pokoknya ya sekitar R juta adalah pokoknya hanya untuk misalnya kayak tiba-tiba ada ee istri lahiran ya kan kemudian dana tiba-tiba ke rumah sakit nanti kadang-kadang mencairkan dana tersebut. Nah, itu tuh dana R juta itu sudah saya kurangi untuk kepelan ini saya tambah lagi pokoknya selalu 50 terus lah. 50 terus 50 terus. Itu aja sampai sekarang itu masih tumbuh terus Bapak Ibu karena 6% tiap tahun ya. Jadi 6% tiap tahun itu setara dengan dapatnya itu ya sekitar berapa berarti ee R3 juta juta 3 juta. R3 juta kayak gitu. Jadi ini lumayan gitu loh. Rp3 juta per tahun dari R juta kan ya. Ya, ya wis, uang-uang bertumbuh akhirnya itu bisa kita buat jajar nantinya. Karena itu memang niatnya untuk ee uang darurat pokoknya selalu pas 50 gitu. Kemudian ee ini yang lebih tinggi lagi return-nya bisa sampai 9% 8%. Nah, ini juga menarik nih Bapak, Ibu. Jadi bisa dijadikan opsi ee tapi ini enggak bisa buat sebentar. Kalau pasar uang ini saya punya uang seminggu nganggur ya. saya pasti taruh pasar uang saya itu di rekening saya enggak lebih dari R3 juta, Bapak, Ibu. Jadi kalau ada uang nganggur, saya masukkan ke pasar uang. Karena apa? Seminggu pun bisa untung. Tapi kalau di fix income belum tentu karena seminggu bisa kadang turun gitu loh. Kalau di pasar ruang enggak mungkin. Nah, kalau di fix income karena ini harus agak sedikit panjang, minimal 3 bulan lah. Nah, itu tapi return-nya menarik. Jadi kalau Bapak, Ibu ada yanga-dana belum kepakai 3 bulan, nah itu bisa dimanfaatkan ke ee reksa dana yang pendapatan data. Dan di sini nanti kita bisa bandingkan mana yang return-nya cenderung stabil, mana yang return-nya itu naik turun naik turun. Dan di sini yang saya sampaikan tadi ini ya, ada yang memiliki kecenderungan 3 tahun itu stabil, 1 tahun stabil, 3 tahun stabil, 5 tahun ee sampai dari peluncuran itu juga stabil. Nah, ini bagus bisa dibeli. Dan di sini nanti kita juga bisa bantu kalkulasikan ya, ada simulasinya. Jadi misalnya nanti saya debet setiap tanggal 7 ee seperti hari ini tiap tanggal 7 saya debet kira-kira ee apa namanya itu hasilnya berapa sih gitu loh sampai 202 kalau 1 jutaan oh hasilnya bisa sekian. Nah, itu nanti bisa enggak memenuhi kebutuhan Bapak Ibu di tahun 202 tadi yang sudah direncanakan. Nah, itu nanti kita ada simulasinya sudah bisa dibantu hitungkan. Nanti kalau Bapak, Ibu cocok dengan hitungannya tinggal diklik buy. Nanti otomatis tiap tanggal 7 akan didebet, didebet, didebet kayak gitu. Nah, ini untuk membiasakan kita untuk berinvestasi. Tapi kalau saham belum bisa. Kalau saham harus membeli secara otom secara manual. Saya mau beli saham apa nih? Nah, itu begitu. Nah, ini ya ee simulasi reksa dananya kita juga semuanya hitungan tadi ee 5 tahun berapa ee untuk dengan nominal sekian nanti jadi berapa. Nah, itu semuanya nanti akan kita bantu hitungkan semuanya dari aplikasinya ya. Oh, sori ini jadi keklik. Yang terakhir Bapak Ibu kalau untuk obligasi itu tipsnya apa? Tipsnya itu di sini juga ada suku ya yang berbasis syariah. Jadi kalau Bapak Ibu menjalankan prinsip syariah belinya yang suku dan di sini juga cenderung konservatif bahkan sangat konservatif sekali karena modalnya hampir mustahil untuk hilang kalau untuk produk yang punyanya pemerintah. Karena pemerintah sejauh ini dari Indonesia berdiri sampai sekarang enggak pernah gagal bayar ya. Kemudian cocok untuk tujuan menengah misalnya dana pensiun ya. Karena kenapa? Contoh seperti SBR, Ori, suku itu tiap bulan terima. Ya, jadi nanti kalau misalnya tiap bulan terimanya itu R jutaan misalnya, cocok tuh buat tambahan dana pensiun. Kemudian untuk tambahan SPP bulanan anak, nah itu juga cocok untuk obligasi ee apa negara tambahan uang dapur itu juga bisa. Pemilihan obligasi yang bijak itu harus ee kalau bisa pilih yang punyanya negara ya kan. Itu sangat resiko. FR tapi punya negara tapi tidak terlalu direkomendasikan kalau butuh cash flow. Karena kenapa? FR itu kuponnya diberikan 6 bulan sekali. Jadi ee Bapak Ibu beli Juni baru dapat, Desember baru dapat kayak gitu kuponnya lama. Tapi kalau untuk SBR, ori, suku, nah itu bisa sebulan sekali terima. Nah, kalau pilih obligasi korporasi maka pilih yang ratingnya A minimal gitu. Pilih obligasi yang liquid agar sewaktu-waktu kalau Bapak, Ibu butuh bisa dicairkan. Karena obligasi itu ya harus nunggu jatuh tempo gitu. Nah, ini obligasi yang digrowin Bapak, Ibu. Bapak, Ibu juga ada hitung-hitungannya. Nanti di situ tinggal diklik kalkulator aja. Misalnya Bapak, Ibu ada rencana nyiapin dana pensiun. Nah, dana ada 1 M tuh sudah dikumpulin selama 30 tahun kerja jadi ASN ada dana 1 M. Taruh di obligasi 6,3% itu tuh kuponnya R5 juta per bulan. Nah, kan itu bisa jadi lebih besar tuh dari gaji pensiunannya Bapak, Ibu nanti yang sudah dipotong tinggal 75% ya kan juta sekian, 4 juta sekianah masih gedean kuponnya. Jadi nanti Bapak Ibu bisa ee rencanakan ke obligasi ini biasanya untuk dana pensiun. Kalau untuk yang korporasi kami juga ada ini yang modelnya pemberian itu sampai 10% 9% ya kan. Nah itu tapi ratingnya masih bagus yaitu A+ A itu masih ada. Nah, bagi Bapak Ibu yang di sana itu mungkin belum punya ee aplikasi kami, aplikasi Growing, Bapak Ibu bisa scan QR ini ya. Nanti Bapak Ibu scan ee nanti akan bisa melakukan aktivasi aplikasi Growin. Dan bagi Bapak Ibu yang sudah punya Livin ya, Livin by Bank Mandiri, Bapak Ibu bisa cek di Livinnya di bagian bawah itu ada menu saham. Bapak, Ibu bisa klik di situ nanti langsung bisa beli juga lewatin, tinggal diaktivasi di situ. Jadi gampang sekali sekarang itu untuk memulai beli saham dan enggak usah khawatir dengan potongan-potongannya. Ini beda sama rekening bank yang dipotong 10.000 tiap bulan ini enggak ada potongan sama sekali. Sehingga bisa dicoba saja dalam rangka untuk kita mulai belajar mengenal ya. Ini di Livin Bapak Ibu bisa lakukan. Manfaatkan Bapak Ibu. Ada banyak promo juga di sini yang di sana tersedia. Kalau Bapak Ibu nanti butuh ee tanya-tanya seputar saham. Saham apa yang menarik, saya butuh dibantu untuk analisa, saya butuh dibantu untuk merencanakan masa pensiun saya, saya dibutuh bantu untuk ee apa membuat perencanaan ee dana haji, dana pendidikan, dana pernikahan anak saya, semuanya nanti akan kami bantu. Mungkin bisa kontak saya di nomor tersebut. Mungkin itu saja dari saya, Mas Lukman. Eh, saya kembalikan ke Mas Lukman. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih Pak Rino untuk materi praktisnya. Kebetulan saya juga pengguna Livin Mandiri. Baru kemarin download aplikasi growing by Mandiri Sekuritas dan juga aplikasi Mouse. Nanti mungkin saya akan tanya-tanya Bapak lewat personal chat via WhatsApp ya, Pak ya. Oke. Baik, Sobat SN. Setelah ini kita akan masuk ke sesi tanya jawab. Jadi untuk sobat ASN yang bergabung di Zoom bisa menggunakan feature rise hand atau yang bergabung melalui live YouTube kami bisa menyampaikan pertanyaan melalui live chat. Kita akan kembali setelah jedapan dewara berikut ini. [Musik] Yes. [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Baik, kali ini kita akan masuk ke sesi tanya jawab dengan narasumber terakhir kita sudah bergabung bersama dengan kami penanya dari Sobat ASN atas nama Pak Dani dari DLH Ngawi. Saya ingin sapa beliau terlebih dahulu. Selamat siang, Pak Dani. Selamat siang. Baik, Pak Dani. Silakan disampaikan pertanyaannya kepada Pak Rino, Pak. Kami persilakan. Baik, terima kasih atas waktu yang diberikan. Selamat siang, Bapak. Sangat menarik dari ketiga pemateri hari ini. Saya ada ketakutan sebetulnya mendengarkan materi yang bagus-bagus ini. Nanti jangan-jangan banyak ASN yang kemudian buka rekening meskipun belum cukup ilmu. Ini ini sangat menarik yang sudah dijelaskan sepintas ini akan banyak memancing orang-orang untuk membuka rekening saham ataupun. Baik Bapak, mungkin ada beberapa yang ingin saya tanyakan. ee sangat menarik ya tadi yang disampaikan terkait apalagi yang terakhir ini aplikatif banget ee kita mau pilih yang mana antara ee reksadana ataupun saham atau yang lain ya. ee mungkin sedikit melenceng e atau keluar sedikitlah sebelum ini karena ini pertanyaan sudah saya siapkan dari tadi sebetulnya untuk pemateri yang pertama tapi baru dapat kesempatan sekaring untuk kripto Pak mungkin ada sedikit penjelasan apakah kripto ee ini termasuk instrumen apa investasi yang bagus resmi atau mungkin ada pandangannya mungkin saya sedikit tertarik Karena beberapa waktu ini saya mempelajari dan enggak nyambung-nyambung gitu. Kalau saham dari sejak 2005 saya sudah mempelajarinya dan sedikit bermain tapi bermain dalam konteks belajar ng tadi yang disampaikan Bapak terkait saham-saham blue chip kalau bahasanya itu sangat menarik. ee saya mempelajari mengamati bahwasanya non sewu sedikit membandingkan apabila tadi disampaikan antara e mandiri dengan BBCA ini. BBCA ini sampai terjadi apa? Stok split dan sudah terjadi beberapa kali. Sedangkan seu, kalau di BUMN kok saya belum melihat g apakah ini ee kenapa ini apakah karena hanya fundamentalnya saja kinerja perusahaan yang bagus ataukah ada strategi lain yang terkait stok split ini tadi. ee kemudian apa namanya untuk yang apa tadi aplikasinya tadi ini apakah ada minimal minimal transaksi atau bagaimana? Mungkin bisa dijelaskan lebih rinci terkait aplikasi ini. Terima kasih, Pak. Terima kasih, Pak Dani atas pertanyaannya. Ada tiga pertanyaan, Pak Rino. Yang pertama terkait dengan crypto tadi, kemudian stock split, dan yang terakhir terkait dengan minimum pembelian. Kalau di aplikasi Growing by Mandiri Sekuritas, silakan Pak Rino. Baik, terima kasih ee Bapak. Jadi yang pertama untuk kripto, Pak. Ee kripto itu sebenarnya kalau dibilang investasi itu apakah bagian dari investasi? Ee kalau investasi itu dipahami sebagai apapun yang naik di mendatang itu dianggap investasi ya, maka sebenarnya iya. Tapi kita berkaca dengan investasi itu harus berkaca dengan satu return-nya ya kan. Berbicara dia bisa naik. Yang kedua ee apa resikonya? Kan begitu. Jadi kalau misalnya kita ee berbicara tentang investasi, objek investasi kita harus tahu apa itu orang mau investasi di tanah kita tahu tentang tanah ya kan. Ee orang mau beli saham ya tahu tentang perusahaannya. Nah, kemudian kalau mau beli kripto jikalau itu objek investasi, maka kita harus tahu bagaimana kripto itu digunakan ya kan sebagai manfaat. Jadi semua yang diinvestasikan harus memiliki value. Value itu nilai. Contoh, saya membeli suatu tanah di investasi karena kebermanfaatannya. Saya membeli suatu perusahaan, saya ee akan menikmati dari manfaat penggunaan perusahaannya. Oh, dia produksi mi instan dijual di banyak orang maka keuntungannya dapat. Maka keuntungan itu yang saya pengin dapatkan. Nah, kalau kita ngobrolin di kripto, kripto fungsinya sebagai apa? Value ini yang harus dicari gitu loh. Ketika value-nya ini ternyata oh dia value-nya sebagai aset digital. Aset digital digunakan untuk apa? Apakah digunakan untuk transaksi? Ya kan? Transaksi apa misalnya? Oh, transaksinya itu transaksi macam-macam gitu loh. Saya mau beli HP juga bisa pakai aset kripto ya kan. Saya beli rumah bisa juga pakai. Sebanyak apa orang menggunakannya? Kalau misalnya memang itu secara legalitas bisa digunakan untuk bertransaksi ya maka boleh ya kan maka bisa bisa menarik dijadikan sebagai value. Tapi jikalau semua orang belum tentu menerima maka kita sulit mengukur value itu. Di sisi lain kok harganya naik terus seolah-olah value-nya itu begitu luar biasa begitu loh. Maka akhirnya value apa yang membuat dia itu naik terus. ini kalau dibandingkan dengan value yang lain menjadi ambigu, Pak. Misalnya contoh saat crypto harga Rp50.000, oh maka satu kripto saya bisa membeli satu Pajero gitu loh atau dua Pajero bahkan saat kemudian tiba-tiba ee kripto itu jadi Rp100.000 maka saya dapat pajak empat pajero. Pertanyaannya akhirnya value satu cripto itu sulit untuk menentukan dengan value yang lain biar gampang, Pak. Kalau di Muslim ee saya muslim kebetulan kalau zaman dulu Rasul itu beli kambing itu 2 dinar ya kan setara dengan ee 2 kom sekian gram emas ya kan sampai sekarang value-nya sama. Jadi kebermanfaatan dari emas 2,5 gram dengan kambing 1 ekor itu sama. Nah sama nanti ketika ada pajero harganya naik tapi kadang juga ada inflasi yang membuat gaji kita juga bertambah karena efek dari inflasi. value antara uang dengan pajir itu balance. Tapi kalau kripto itu terlalu jauh, maka kita akhirnya untuk menilai value dari kripto sebagai mata uang ditukar dengan value tertentu itu enggak pernah imbang karena kita enggak bisa nilai intrinsiknya berapa barang tersebut. Nah, maka apa yang membuat dia value-nya itu punya nilai besar? Hanya sekedar permintaan dan penawaran. Jadi ini sebenarnya menurut saya sebagai personal saya menilai aset ini aset yang sangat berisiko jikalau dijadikan sebagai investasi karena memang benar-benar ditentukan oleh permintaan dan penawaran yang kita tidak tahu nilai intrinsik di dalamnya. Berbeda halnya ketika rendah rendah resiko atau seperti saham contohnya kita membeli satu saham kita nilai 10.000 karena intrinsik di dalamnya. Oh bisnisnya menghasilkan sekian. bisnisnya bertumbuh sekian, maka akhirnya ya kita harus menghargai sahamnya sedikit lebih mahal karena ada pertumbuhan laba di dalamnya. Nah, ada intrinsik yang bisa kita nilai. Nah, ketika intrinsik itu hanya dinilai sebagai permintaan dan penawaran, maka ini menjadi sangat beresiko. Nah, ibarat saham, Pak, namanya saham gorengan gitu loh. Jadi, ini saham bukan rub nih, enggak bisa diukur. Ini kayak ini apa yang membuat dia naik? Nah, laba enggak naik, labanya turun tapi kok malah harga saham naik. Wah, ini digoreng jadi aset investasi enggak? Iya, betul, aset investasi. Tapi resikonya tinggi enggak karena kita enggak bisa menilai nilai intrinsik di dalamnya. Nah, itu pemahaman saya terkait kripto begitu, Pak. Kemudian yang kedua terkait BCA eh sudah stok split. Iya, dia sudah stok split 1 banding 5. Waktu itu harganya Rp35.000 kemudian dipecah jadi 7.000. 7.000 pernah naik sampai ke 11.000, sekarang balik lagi ke 9.000, Pak. Kalau mandiri itu 2017 pernah, 2019 pernah, Pak. Jadi sama-sama 1 banding 2. Jadi pernah harganya itu mencapai Rp10.000 dibagi dibagi du jadi 5.000 5.000 naik lagi ke 10.000 bagi dua lagi ya kan. Jadi 5.000 lagi. Jadi eh ada stokit. Jadi cuma menunggu harganya itu di tingkat mahalnya seperti apa. Jadi kalau BCA itu mahalnya waktu R5.000 dianggap mahal maka dia stop split. Nah, mandiri itu nganggap mahal itu kalau sudah di atas R.000 makanya baru stok split. Jadi biasanya kalau BUMN itu memang ee lebih ee pelan ya kan lebih pelan karena itu tadi dia baru 10.000 stop split. Nah, jadi dianggap barangnya itu masih murah gitu loh. Nah, kalau misalnya BCA itu nunggu Rp35.000. Jadi karena dianggap barangnya mahal ee maka semakin segmented pembelinya ya semakin gampang istilahnya orang itu eh bukan semakin gampang semakin sedikit orang-orang yang di sana bisa beli. Nah, jadi orang-orang yang bermodal besar saja yang di sana itu bisa beli sehingga lebih gampang buat naikinnya dibandingkan kalau harga murah itu makin banyak orang bisa beli. Jadi kalau mau naik atau mau turun itu juga ee tergantung orang-orang pemodal kecil juga. itu jadi tetap ada, Pak. Ee cuma itu sebenarnya apakah mempengaruhi fundamental tetap sangat berbeda. Jadi strategi corporate action itu tujuannya hanya sekedar untuk membuat pasar itu semakin liquid dan banyak orang yang bisa masuk. Tapi ee tetap aspek fundamentalah lah yang dilihat apanya ya terkait labanya ya kan. Ee bagaimana labanya mandiri ya kan? Bagaimana labanya BCA, labanya BRI masih bersaingkah ya kan. andai kata memang masih yang paling bagus ee adalah BCA ya, maka nanti masih murah atau mahal barangnya. Nah, nanti juga itu yang lebih dinilai dibandingkan dengan ee stok spit-nya seperti apa. Dan yang terakhir terkait aplikasi ya kan bagaimana biaya-biaya di dalamnya. Satu, Pak, kalau untuk deposit itu tidak ada biaya sama sekali. Jadi Bapak mau deposit Rp10.000, mau deposit R5.000 Ibu boleh ya kan? Tergantung saham yang mau dibeli. Karena sekarang saham itu ada yang harganya Rp2 juga ada Pak. Jadi kalau Rp2 artinya Bapak beli satu lot itu cuma Rp200. Rp200 bukan Rp200.000. Rp200. Sehingga ee deposit Rp200 juga bisa. Cuma pertanyaannya apakah kita mau beli barang di harga Rp2? ya kan artinya itu sahamnya pasti sedang tidak baik-baik saja karena saham rata-rata yang mungkin bagus itu harganya ya paling gak 1.000 2.000 gitu kan maka nanti satu lotnya itu rata-rata ya Rp100.000 Rp200.000 begitu. Jadi kalau ee mau deposit ya ditentukan aja berapa e saham apa yang mau dibeli sehingga nanti akan disesuaikan dengan budget yang mau ditop upkan. Ada potongannya ee dalam bulanan tidak ada. Kami enggak ada biaya bulanan. biayanya itu hanya V transaksi yang dipotongkan. Jikalau setiap Bapak transaksikan ee saham berapapun nominalnya nanti akan dikalikan dengan 0,18%. Jadi misalnya saya beli saham mandiri R10 juta, nanti saya akan dipotong untuk biaya transaksi itu Rp18.000 ya 0,18%. Kalau jual itu 0,28% karena ada pajak 10% di dalamnya. Nah, jadi makanya jadi 0,28. Jadi kalau 10 jutanya tadi sudah jadi R juta, 20 juta saya jual maka akan dipotong Rp56.000 dari penjualan saya yang 5 ee R juta tadi. Mungkin itu saja kalau secara biaya-biay, Pak. Saya rasa itu e cukup ya, Pak. Ya, izin menanggapi sedikit tentang disampaikan yang gorengan tadi. Jadi ee sama aja ya. Jadi posisi kalau potensi untungnya besar pasti resikonya juga besar. Itu di mana pun kan ada. Betul. Termasuk yang tadi disampaikan ee saham Antam ini kan fluktuasinya juga lumayan dibandingkan dengan finansial. Mungkin beberapa bank dia cenderung dari 24 naik terus meskipun ada naik turun di ee waktu COVID itu sampai 50% bahkan. itu kan tetapi ee grafiknya ee ya linear aja lah istilahnya gitu. Tapi kalau Antam kan enggak naik turun naik turun tergantung situasi pasar. Ee untuk yang saham-saham gorengan ini. Hm. Jadi lebih banyak non faktor non fundamental ya yang misal tempo lah. Kalau yang yang lagi ramai di B saham biasanya tempo itu sehari bisa naik ratusan persen kemudian hilang ratusan persen. Itu ee faktor yang apakah itu bisa dikendalikan Mas? untuk ee saham-saham ini kan tentunya orang kalau mau investasi jangka pendek ya akan cari saham gorengan yang mungkin bisa mengendalikan. Tetapi untuk pemula-pemula itu apakah bisa ikut-ikutan dalam kutip melihat pengendaliannya gitu atau enggak? Iya. Sangat tidak disarankan, Pak saham-saham model gorengan ini untuk memulai ya, Pak ya. Ee bahkan saya yang sudah bertahun-tahun di pasar modal sekalipun saya hanya menggunakan tidak lebih dari 5%, Pak, dari portofolio saya. Anggap aja saya punya uang R00 juta, paling saya enggak pakai lebih dari R juta, Pak, ya. Untuk bertransaksi di saham-saham seperti ini. Itu pun dengan analisa yang sangat ketat dengan konsekuensi harus melihat monitor setiap saat, ya kan? Nah, jadi ee ini tidak disarankan sih untuk saham-saham gorengan dan saham gorengan itu bukan berbicara masalahinya tapi ee ketidaklinieran antara pergerakan dengan fundamentalnya yang tadi Bapak sampaikan. Jadi barangnya jelek enggak ada isinya tapi kok naik terus udah digoreng jelas. Tapi kalau misalnya ada barang bagus, fundamentalnya bagus harga saham juga naik. Walaupun dia naiknya sampai 10 kali lipat, Pak, ya kan itu bukan digoreng. Memang fundamentalnya itu harus disesuaikan dengan ee kondisi harganya yang sekarang. Nah, itu enggak ada masalah dan itu sering saya mendapatkan. Makanya akhirnya akan mendapatkan potensi saham yang apa yang multiager kenaikannya itu berkali-kali lipat dalam durasi waktu yang dalam sangat cepat. Karena yang dulu bisnisnya itu cuma untung 2 M, 3 M, tiba-tiba jadi ratusan M. Nah, maka pasti nanti harga sahamnya pun juga akan naik puluhan kali lipat dalam waktu yang sangat singkat. Nah, itu yang cukup menarik kalau misalnya bisa nemu ya. Makanya enggak enggak jarang ya, Pak ya, dengar ada orang yang asetnya awalnya itu cuma R juta, sekarang sudah punya aset triliunan. Nah, itu karena nemu saham yang model begitu tuh. Mungkin kalau pernah dengar kasusnya itu ya Pani itu, Pak. Pik du itu PAN itu awalnya bukan saham PIK. Terus tiba-tiba ada PIK 2 masuk ee valuasinya murah tiba-tiba naiknya itu bisa bukan sekedar 10 kali lipat, sekitar 50 kali lipat, Pak dari harga awal. Nah, jadinya apa? Itu bukan digoreng tapi memang dia dikembalikan ke harga aslinya sesuai dengan harga fundamental. Begitu. Ya, jadi yang dimaksud di goreng itu adalah saham yang memang ee istilahnya itu dia itu enggak sesuai dengan fundamentalnya ya, barangnya jelek tapi dinaiki terus. Nah, itu ya. Terima kasih Pak Dani untuk pertanyaannya. Semoga menjawab ya Pak Dani ya. Jangan lupa untuk mengirimkan alamat ya Pak ya untuk pengiriman hadiah dari kami Pak Rino terima kasih untuk waktunya di sesi ketiga kali ini. Materinya sangat aplikatif sebelum diakhiri barangkali dari Bapak ingin menyampaikan closing statement kami persilakan. Pak Rino ya. Ee mungkin nanti untuk Bapak Ibu, kami sekali lagi kami di Madiri Sekuritas itu memang memfasilitasi Bapak Ibu dalam rangka ee meliterasi keuangan. Jadi kalau barangkali di kantor wilayahnya Bapak, Ibu baik di Surabaya ataupun di luar Surabaya selama masih di wilayah Jawa Timur itu masih menjadi ruang lingkup kami yang di Surabaya, ruang lingkup saya. juga kami juga bersedia jikalau memang Bapak Ibu di unit-unitnya ataupun di kantornya mungkin ingin lebih mendalami seputar investasi pasar modal dan lebih mengaplikasikan bukan hanya sekedar teori nanti kami akan support, kami akan bantu Bapak Ibu untuk bisa lebih lanjut mengenal e pasan modal dan bisa memulai lebih awal. Karena semakin kita menunda untuk berinvestasi maka kita akan kehilangan kesempatan waktu untuk menggandakan ee instrumen investasi kita ke depannya. Itu saja dari saya, Mas Lukman. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Sekali lagi terima kasih, Pak Rino. Salam sehat selalu. Kita bertemu lagi di event-event selanjutnya. Dan sobat ASN, tidak terasa kita sudah sampai di penghujung acara webinar ASN belajar seri ke-30 tahun 2025. Kami ucapkan sekali lagi terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan sudah mendukung acara kita di siang hari ini. Dan sebelum kami akhiri sesi kali ini, kami ingatkan kembali untuk cek secara berkala semesta Bangkom guna mengunduh e-sertifikat dan ASN belajar seri 30 tahun 2025. Kali ini dipersembahkan oleh Corpo SDGIS PPSDM Provinsi Jawa Timur. Tetap semangat dan sampai jumpa di sesi berikutnya. [Musik] Oke, 1 2 3 webinar SM30 sukses. Semangat, saatnya kita melangkah. Hadapi segala tantangan. Tingkatkan setiap kompetensi untuk pelayanan berdempat bersama ASN belajar. Ciptakan SDM unggul berprestasi selalu inisiatif dan kolaboratif untuk inovasi yang berkelanjutan. [Musik] menjadi ASN berakhlak mulia siap menyongsok Indonesia emas ASN belajar wujudkan pemerintahan berkelas dunia satukan ASMar berkualitas belajar wujudkan pemerintahan kelas dunia. Satukan tekad pantang menyerah jadi ASN cetar berkualitas. [Musik] zaman yang terus bergerak sambut dengan penuh semangat. Saatnya kita melangkah. Hadapi segala tantangan tingkatkan setiap kompetensi untuk pelayanan berdampak. Bersama ASN belajar. Ciptakan SDM unggul berprestasi selalu inisiatif dan kolaboratif untuk inovasi yang berkelanjutan. Jadi ASN berakhlak mulia siap menyongsong Indonesia emas. ASN belajar wujudkan pemerintahan berkelas dunia. Satukan tekad pantang menyerah jadi ASN cetar berkualitas belajar wujud pemerintahan berkelas dunia tekad pantang menyerah jadi ASN cepat berkuit [Musik] bersama [Musik] [Tepuk tangan] [Musik]