ASN Belajar Seri 30 | 2025 - ASN Cerdas Finansial: Belajar Saham,Mengelola Harapan,Menuai Masa Depan
NxEGaxynoXY • 2025-08-07
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
[Musik]
Zaman yang terus bergerak,
sambut dengan penuh
Semangat.
Saatnya kita melangkah.
Hadapi segala tantangan.
Tingkatkan setiap kompetensi
untuk pelayanan berdampak.
Bersama ASN
belajar.
Ciptakan SDM unggul berprestasi
selalu inisiatif dan kolaboratif.
untuk inovasi yang berkelanjutan.
Menjadi ASN berakhlak mulia
siap menyongsong Indonesia emas.
ASN
belajar wujudkan pemerintahan
berkelas dunia satukan tekad pantang
menyerah
jadi ASN cetar berkualitas
belajar wujudkan
pemerintahan
kelas dunia satukan tekad pancang
menyerah jadi ASN
berkuwa cita.
[Musik]
Halo sobat ASN, kita berjumpa lagi dalam
webinar ASN belajar yang dipersembahkan
oleh Corporate University SDGIS BPSDM
Provinsi Jawa Timur.
Sebelum memulai webinar, ada beberapa
hal yang perlu Sobat ASN perhatikan agar
acara dapat berjalan dengan lancar.
Satu, tulis nama akun Zoom sesuai dengan
format nama strip asal instansi Sobat
ASN.
Dua, aktifkan kamera. Pastikan posisi
kamera tidak membelakangi cahaya ya,
agar wajah Sobat ASN dapat terlihat
lebih jelas.
Tiga, gunakan virtual background yang
sudah disediakan.
Bagi sobat ASN yang sudah mengisi link
pendaftaran, virtual background dapat
diunduh pada link yang dikirimkan
melalui pesan WhatsApp.
Empat, apabila Sobat ASN ingin
mengajukan pertanyaan atau
berpartisipasi interaktif, Sobat ASN
dapat menggunakan reaction angkat tangan
atau rise hand pada Zoom meeting.
Lima.
Bagi sobat ASN yang mengikuti webinar
melalui live YouTube BPSDM Jatim TV
dapat menuliskan pertanyaan melalui
kolom live chat.
Enam. Jangan lupa siapkan alat tulis
untuk mencatat hal-hal penting ya.
Siapkan pula alat tulis Sobat ASN selain
untuk mencatat hal-hal penting. Hal ini
dapat mempertajam pemahaman Sobat ASN
tentang materi yang disampaikan oleh
narasumber.
Tujuh.
Untuk mendapatkan e-sertifikat pada
webinar ini, Sobat ASN wajib mengisi
link presensi yang akan kami bagikan
pada saat acara webinar berlangsung.
Jangan lupa untuk mengisi lembar
penilaian dan kuesioner juga agar
e-sertifikat Sobat ASN dapat diunduh.
Itulah beberapa hal yang patut Sobat ASN
perhatikan selama mengikuti webinar ini.
Tetap semangat dan selamat mengikuti
webinar ASN Belajar.
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Kami mencoba menjadi yang terbaik.
Melayani bangsa dengan sepenuh hati.
Barlah kami junjung teguhkan diri
dan jadikan pedoman serta kekuatan.
hadir di sini untuk mengabdi laksanakan
tugas kebanggaan negeri berentas situt
melani bangsa dengan akuntabilitas
tinggi.
Ham
di sini tes dengan hati
tunjukkan kompetensi dalam harmoni.
Layani bangsa loyal tanpa batasannya
selalu adaptif dan berkolaborasi
gandeng tangan satu tujuan
menjadikan ASN lebih berakhlak
bekerja sepenuh hati tulus membantu
sesama dengan bangga kami melayani
bangsa
[Musik]
Kami dari sini tegas dengan hati.
Tunjukkan kompetensi dalam harmoni.
Bangsa loyal tanpa batasannya
selalu adaptif dan berkolaborasi
bergandeng tangan.
Satu tujuan
untuk menjadikan ASN lebih beragam.
mengerjas penuh hati tulus membantu
sesama dengan bang kami melayani
dengan bang kami melayani
bangsa
[Musik]
Halamikum
[Musik]
warahmat warahmatullahi wabarakatuh. Ee
perkenalkan nama saya Trisul Adi Saputro
dari Badan Pengelolaan Keuangan dan
Naset ee Pengeluan Keuangan dan
Pendapatan Daerah Kabupaten Magetan. Ee
alhamdulillah ee hari ini kami melakukan
tes uji kompetensi pengelola keuangan
daerah. Ee saya selaku bendara
pengeluaran alhamdulillah dengan uji
kompetensi ini bisa menguji kompetensi
kita apakah kita layak untuk menjadi
bendara pengeluaran. ee pesan-pesan
untuk teman-teman yang lain ee bisa
memaksimalkan apa pengetahuannya untuk
meningkatkan kompetensinya selaku
pengelola keuangan daerah. Kemudian
untuk saran untuk BPSDM Provinsi Jawa
Timur ee
selama kami di sini alhamdulillah
pelayanan cukup baik dan memuaskan
sehingga kami bisa nyaman dan bisa
mengikuti ujian dengan nyaman juga.
Terima kasih. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh. Halo,
asalamualaikum. Nama saya Dias
Karismadani. Saya dari Dinas Kesehatan
Kabupaten Mojokerto. Eh, hadir di sini
untuk mengikuti sertifikasi kompetensi
keuangan daerah. Kemarin hadir
panitianya dari BPSDM benar-benar luar
biasa. Penyambutan mulai dari depan
sampai ke registrasi itu panitianya
ramah sekali. Terus begitu masuk ke
kamar ee semua fasilitasnya juga sudah
memadai mulai dari makan, kamar tidur,
kamar mandi semuanya bersih. Untuk
jalannya tes juga sudah terschedule
dengan rapi, dengan tertib sehingga kami
bisa mengikuti dengan nyaman dengan bisa
fokus dan bisa mendapatkan hasil yang
terbaik. Harapan kita ke depan adalah
mungkin BBSDM bisa lebih sering
mengadakan kegiatan atau untuk
webinarnya lebih berfokus kepada masalah
keuangan daerah, terutama yang untuk
daerah-daerah yang kan masalahnya
berbeda-beda setiap daerah. Jadi bisa
lebih sering untuk mengadakan yang
bertema tentang keuangan. Terima kasih.
Wasalamualaikum.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Selamat pagi semuanya. Saya
Dian Asuti Purwandani dari Dinas
Pendidikan Kepemudaan, dan Olahraga
Kabupaten Magetan hari ini ikut
mengikuti diklat ee sertifikasi
kompetensi pengelolaan keuangan di
BPKPSD ee Provinsi. Terima kasih
panitia. luar biasa ee pelaksanaan Diket
lancar dan kami ee selama mengikuti
Diket di sini ee sangat sangat nyaman
sekali dan harapannya untuk PKPSDM
Provinsi ee memberi kuota tambahan biar
teman-teman kami yang berada di
kabupaten kota sekitar seluruh provinsi
bisa mengikuti dikat yang sama sehingga
kami dalam rangka melaksanakan pengalan
keuangan di kabupaten kota ee dapat
menyajikan laporan yang akunabel
transparasi. Terima kasih.
Wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Perkenalkan nama saya Budi Fajarudin
asal dari Kabupaten Nganjuk ee Kecamatan
Patian Rowo. Ee kami mengucapkan terima
kasih
atas ee fasilitasnya di mana kegiatan
ini bisa berjalan dengan baik dan bisa
menambah ilmu semua rekan-rekan sehingga
apa yang kita lakukan di pemerintah
daerah akan bisa menjadi maksimal.
Terima kasih. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Nama saya Sumilan dari Kecamatan
Lengkong, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Peserta ujian sertifikasi kompetensi
pengelolaan keuangan daerah angkatan
pertama di BPSDM Jawa Timur di Surabaya.
kesan-kesan selama mengikuti acara
sertifikasi kompetensi pengelolaan
keuangan di sini, saya sangat ee
bangga, sangat menambah pengetahuan dan
harapan ke depan ee dari sisi kami, dari
sisi saya, pengetahuan-pengetahuan,
pembelajaran-pembelajaran yang saya
dapat di sini bisa diterapkan di OPD
bisa untuk perbaikan-perbaikan di OPD
dan ee harapan
terkait dengan penyelenggaraan
kompetensi di BBSDM Jawa Timur di
Surabaya mudah-mudahan ke depannya bisa
ditingkatkan lagi. Utamanya terkait
jaringan waktu wawancara ini ada sedikit
kendala sempat putus Pak jaringannya.
Demikian,
terima kasih.
Perkenalkan nama saya Dewi Ratnani
Utami. Saya bendahara dari Dinas KB
Kabupaten Magetan. Kesan-kesan saya saat
mengikuti diklat di BKPSDM
Jawa Timur ini ee saya menikmati sekali
fasilitasnya juga di sini. asesornya ee
panitia-panitianya juga sangat cepat
dalam me
memenuhi kebutuhan kita saat melakukan
diklat. Dan untuk tempat ee asramanya
saya juga merasa nyaman karena sudah
terfasilitasi dari kamar mandi terus apa
ada AC-nya. Jadi kita nyaman saat di
kamar untuk melakukan kegiatan belajar
belajarnya di malam hari atau untuk
menyiapkan ujian-ujiannya, uji
kompetensinya. Untuk pesannya kemudi ee
semoga ke depannya lebih baik lagi dan
fasilitas-fasilitasnya
lebih baik lagi serta peserta itu lebih
nyaman lagi untuk tinggal di sini.
Terima kasih.
Oh.
[Musik]
Halo sobat ASN, kita berjumpa lagi dalam
webinar ASN belajar yang dipersembahkan
oleh Corporate University SDGIS BPSDM
Provinsi Jawa Timur.
Sebelum memulai webinar, ada beberapa
hal yang perlu Sobat ASN perhatikan agar
acara dapat berjalan dengan lancar.
Satu, tulis nama akun Zoom sesuai dengan
format. Nama strip asal instansi sobat
ASN.
Dua, aktifkan kamera. Pastikan posisi
kamera tidak membelakangi cahaya ya,
agar wajah Sobat ASN dapat terlihat
lebih jelas.
Tiga, gunakan virtual background yang
sudah disediakan.
Bagi sobat ASN yang sudah mengisi link
pendaftaran, virtual background dapat
diunduh pada link yang dikirimkan
melalui pesan WhatsApp.
Empat, apabila Sobat ASN ingin
mengajukan pertanyaan atau
berpartisipasi interaktif, Sobat ASN
dapat menggunakan reaction angkat tangan
atau rise hand pada Zoom meeting.
Lima.
Bagi sobat ASN yang mengikuti webinar
melalui live YouTube BPSDM Jatim TV
dapat menuliskan pertanyaan melalui
kolom live chat.
Enam. Jangan lupa siapkan alat tulis
untuk mencatat hal-hal penting, ya.
Siapkan pula alat tulis Sobat ASN selain
untuk mencatat hal-hal penting. Hal ini
dapat mempertajam pemahaman Sobat ASN
tentang materi yang disampaikan oleh
narasumber.
Tujuh. Untuk mendapatkan e-sertifikat
pada webinar ini, Sobat ASN wajib
mengisi link presensi yang akan kami
bagikan pada saat acara webinar
berlangsung. Jangan lupa untuk mengisi
lembar penilaian dan kuesioner juga agar
e-sertifikat Sobat ASN dapat diunduh.
Itulah beberapa hal yang patut Sobat ASN
perhatikan selama mengikuti webinar ini.
Tetap semangat dan selamat mengikuti
webinar ASN Belajar.
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Oh.
[Musik]
Oh.
[Musik]
H
[Musik]
Cek
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Halo sobat ASN, kita berjumpa lagi dalam
webinar ASN belajar.
yang dipersembahkan oleh Corporate
University SDGIS BPSDM Provinsi Jawa
Timur.
Sebelum memulai webinar, ada beberapa
hal yang perlu Sobat ASN perhatikan agar
acara dapat berjalan dengan lancar.
Satu, tulis nama akun Zoom sesuai dengan
format nama strip asal instansi Sobat
ASN.
Dua, aktifkan kamera.
Pastikan posisi kamera tidak
membelakangi cahaya ya, agar wajah Sobat
ASN dapat terlihat lebih jelas.
Tiga, gunakan virtual background yang
sudah disediakan.
Bagi sobat ASN yang sudah mengisi link
pendaftaran, virtual background dapat
diunduh pada link yang dikirimkan
melalui pesan WhatsApp. Empat.
Apabila Sobat ASN ingin mengajukan
pertanyaan atau berpartisipasi
interaktif, Sobat ASN dapat menggunakan
reaction angkat tangan atau rise hand
pada Zoom meeting.
Lima.
Bagi Sobat ASN yang mengikuti webinar
melalui live YouTube BPSDM Jatim TV
dapat menuliskan pertanyaan melalui
kolom live chat.
Enam. Jangan lupa siapkan alat tulis
untuk mencatat hal-hal penting ya.
Siapkan pula alat tulis Sobat ASN selain
untuk mencatat hal-hal penting. Hal ini
dapat mempertajam pemahaman Sobat ASN
tentang materi yang disampaikan oleh
narasumber.
Tujuh. Untuk mendapatkan e-sertifikat
pada webinar ini, Sobat ASN wajib
mengisi link presensi yang akan kami
bagikan pada saat acara webinar
berlangsung. Jangan lupa untuk mengisi
lembar penilaian dan kuesioner juga agar
e-sertifikat Sobat ASN dapat diunduh.
Itulah beberapa hal yang patut Sobat ASN
perhatikan selama mengikuti webinar ini.
Tetap semangat dan selamat mengikuti
webinar ASN belajar.
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Zaman yang terus bergerak.
Sambut dengan penuh semangat.
Saatnya kita melangkah.
Hadapi segala tantangan.
Tingkatkan setiap kompetensi
untuk pelayanan berdampak.
Bersama ASN belajar.
Ciptakan SDM unggul berprestasi.
selalu inisiatif dan kolaboratif
untuk inovasi yang berkelanjutan.
Menjadi ASN berakhlak mulia
siap menyongsong Indonesia emas.
ASN
belajar wujudkan pemerintahan
berkelas dunia satukan tekad pantang
menyerah
jadi ASN getar berkualitas
belajar wujudkan
pemerintahan
kelas dunia
tekad pantang menyerah
jadi ASN
berkualit
Cool
servis.
sama
[Musik]
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Sahabat ASN di mana pun
Anda berada, baik yang sudah bergabung
di Zoom meeting ataupun yang tengah
menyaksikan melalui live YouTube BPSDM
Jatim TV. Senang sekali saya Lukman
dapat kembali menyapa sobat ASN dalam
webinar ASN belajar seri 30 tahun 2025
persembahan Korpu SDGIS BPSDM Provinsi
Jawa Timur. Sob SN berdasarkan data dari
survei nasional Literasi dan Inklusi
Keuangan tahun 2025 yang dirilis oleh
Otoritas Jasa Keuangan bersama Badan
Pusat Statistik, tingkat literasi
finansial nasional baru mencapai 66,46%
sementara tingkat inklusi keuangan telah
mencapai 80,51%.
Dan data ini bisa kita lihat bahwasanya
mengindikasikan adanya kesenjangan
antara akses terhadap layanan keuangan
dan juga kemampuan dalam memahami serta
mengelola keuangan secara bijak termasuk
dalam hal investasi. Banyak individu
termasuk ASN yang sebenarnya sudah
memiliki akses terhadap produk-produk
keuangan, namun belum dibekali pemahaman
yang memadai untuk mengelola risiko dan
merencanakan tujuan finansial jangka
panjang. Dan kondisi ini membuat mereka
rentan mengambil keputusan investasi
yang tidak tepat menjadi sasaran
penipuan atau kesulitan menghadapi
kebutuhan finansial mendesak seperti
biaya pendidikan anak atau persiapan
pensiun. Padahal dengan literasi
finansial yang memadai, ASN ini dapat
mencapai kemandirian kemandirian
finansial, mengurangi ketergantungan
terhadap hutang, perilaku konsumtif,
serta merancang masa depan yang lebih
stabil dan sejahtera. Oleh karenanya,
webinar ASN Belajar seri 30 hadir untuk
mengajak sobat ASN belajar tentang
literasi keuangan bersama narasumber
yang ahli di bidangnya.
[Musik]
Ya, Sobat ASN, untuk membuka webinar ASN
belajar seri 30 tahun 2025, marilah kita
dengarkan opening speech yang akan
disampaikan oleh Kepala Badan
Pengembangan Sumber Daya Manusia
Provinsi Jawa Timur, Bapak Dr.
Ramlianto, SPMP.
[Musik]
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Salam sehat dan salam
sejahtera untuk kita sekalian. Sobat ASN
di seluruh tanah air, selamat bertemu
kembali dalam webinar series ASN
Belajar, sebuah wahana pengembangan
kompetensi ASN persembahan Jatim
Corporate University, Badan Pengembangan
Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur.
Hari ini, Kamis tanggal 7 Agustus 2025,
ASN belajar telah memasuki seri ke-30.
Kami menyampaikan terima kasih dan
apresiasi atas antusiasme sobat ASN di
seluruh negeri untuk terus mengikuti
secara aktif program ASN belajar ini.
Sebagai bentuk terima kasih kami, kami
selalu berkomitmen sekaligus berikhtiar
untuk menyajikan topik-topik
pengembangan kompetensi yang menarik,
kekinian, dan tentu berdampak secara
nyata terhadap peningkatan kompetensi
dan kinerja aparatur sipil negara di
Indonesia.
Sahabat ASN, hari ini ASN Belajar seri
ke-30 tahun 2025 ini menyajikan salah
satu topik dalam rangka menindaklanjuti
arahan Ketua Dewan Pimpinan Nasional
Kops Pegawai Republik Indonesia Prof.
Zudan Arif Fahrullah yang sekaligus
beliau adalah Kepala Badan Kepegawaian
Nasional.
Arahan dimaksud adalah bahwa ASN perlu
meningkatkan kesejahteraannya melalui
ikhtiar-ikhtiar di luar bidang tugasnya
dengan tidak mengganggu kinerjanya
sebagai ASN dan ikhtiar yang bersifat
halal dan tidak melanggar peraturan
perundangan yang berlaku. Karena tema
ini sangat tepat untuk kita elaborasi
secara luas dan mendalam, maka ASN
belajar seri ke-30 2025 ini mengangkat
topik ASN cerdas finansial, belajar
saham, mengelola harapan, menuai masa
depan.
Nah, Sobat SN, sudah menjadi tradisi
akademik dalam SN belajar bahwa topik
menarik ini akan kita bahas secara
intensif dari beragam perspektif bersama
para narasumber yang sangat kompeten di
bidangnya.
Sahabat ASN di seluruh tanah air, kita
telah lama mengenal frasa ASN adalah
abdi negara dan abdi masyarakat.
Namun kini makna pengabdian itu tak lagi
cukup jika hanya dengan integritas dan
pelayanan. Kita juga harus mampu
bertahan bahkan unggul di tengah
tantangan finansial dan disrupsi ekonomi
yang terus berubah.
Di sinilah pentingnya menjadi ASN yang
cerdas finansial.
Sebab ketahanan ekonomi pribadi adalah
pondasi dari keteguhan dalam melayani
publik. Dan kesejahteraan yang baik
adalah menumbuhkan dedikasi yang utuh.
Kita semua menyadari bahwa menjadi ASN
bukan hanya tentang pengabdian dan
loyalitas, tapi juga tentang
keseimbangan antara melayani dan menjaga
diri antara profesionalisme dan
kesejahteraan pribadi.
Realitas saat ini menunjukkan bahwa
tantangan kehidupan semakin kompleks.
Maka kompetensi tambahan menjadi
kebutuhan bukan lagi pilihan.
Kompetensi tambahan ini bukan sekedar
keterampilan teknis, tapi juga kecakapan
hidup. Mulai dari literasi keuangan,
pemanfaatan teknologi digital, kemampuan
komunikasi publik, hingga keterampilan
wirausaha sosial yang tetap berada dalam
koridor etika ASN. Sobat ASN, kompetensi
tambahan bukan untuk mencari keuntungan
pribadi secara liar, apalagi melanggar
aturan.
Justru sebaliknya, yang menjadi bekal
untuk menciptakan ASN yang mandiri
secara ekonomi, namun tetap
berintegritas dalam setiap langkahnya.
Hari ini kita tidak hanya membicarakan
peningkatan kapasitas, kita sedang
berbicara tentang transformasi mindset
ASN. bahwa ASN pun bisa maju dan
sejahtera selama ia terbuka terhadap
pembelajaran baru, bersedia meningkatkan
diri dan mampu menjaga akhlak serta
etika profesinya.
Sobat ASN di seluruh tanah air dalam
pusaran zaman yang terus bergerak maju,
seorang ASN dituntut tidak hanya cakap
dalam melayani, tapi juga bijak dalam
mengelola kehidupannya.
Di tengah tuntutan profesi yang semakin
kompleks, kesejahteraan lahir dan batin
bukan sekedar impian, melainkan fondasi
penting bagi pelayanan publik yang
berkualitas dan berkelanjutan.
Salah satu kompetensi esensial yang kini
perlu kita bangun bersama adalah
literasi finansial. Literasi yang bukan
sekedar tahu cara menyimpan, tetapi
paham cara mengelola, menumbuhkan, dan
merawat rezeki dengan bijak.
Literasi yang bukan sekedar wacana, tapi
menjadi laku hidup agar ASN tidak rentan
pada godaan, tetapi kuat dalam pilihan.
Dan saham, ya saham adalah satu
instrumen ilmu dan peluang yang kini
hadir. Bukan hanya untuk mereka yang
ahli ekonomi, tapi juga untuk kita semua
yang ingin belajar bertumbuh.
Saham bukanlah jalan pintas untuk
menjadi kaya, tetapi jalan panjang
menumbuhkan kedewasaan finansial. Bukan
permainan, tetapi perencanaan. Bukan
sekedar cuan, tetapi pemahaman.
Melalui edukasi yang tepat, ASN dapat
mengenali bahwa investasi bukanlah
pelanggaran, melainkan ikhtiar cerdas
dan etis dalam meningkatkan sejahtera.
Selama ia tidak menanggalkan tugas dan
tetap tunduk. pada norma serta aturan
yang berlaku.
Sobat ASN di seluruh tanah air, lalu
bagaimana kita sebagai ASN Indonesia
berupaya untuk memiliki kecerdasan
finansial yang mantap dan mampu
meningkatkan kesejahteraan kita. Nah,
untuk membahas cerdas dan tuntas topik
ini, kami telah mengundang para
narasumber luar biasa yang sudah barang
tentu sangat kompeten di bidangnya.
Kami menyampaikan terima kasih dan
apresiasi kepada para narasumber hebat
yang telah berkenan hadir dan akan
berbagi berbagai informasi strategis
kepada Sobat ASN di seluruh tanah air.
Pertama kami menyampaikan terima kasih
dan apresiasi kepada yang terhormat Ibu
Cita Melissa. Beliau adalah Kepala
Wilayah Kantor Perwakilan Bursa Efek
Indonesia di Jawa Timur.
Kedua, kami menyampaikan terima kasih
dan apresiasi kepada yang terhormat
Bapak Dr. MT Sabirin, MBE, AK. Beliau
adalah akademisi dari Fakultas Ekonomi
dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang.
Ketiga, kami menyampaikan terima kasih
dan apresiasi kepada yang terhormat
Bapak Rino Alvian Firdianggi. Beliau
adalah Head Surabaya Brandch PT Mandiri
Sekuritas.
Nah, Sobat ASN di seluruh tanah air,
mari kita simak dengan seksama webinar
ASN belajar seri ke-30 tahun 2025.
Semoga bermanfaat. Wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Kami ucapkan terima kasih
kepada Bapak Dr. Ramlianto, SPMP atas
opening speech yang telah disampaikan.
Sebelum kita berlanjut ke sesi
berikutnya, kami informasikan bahwa saat
ini Sobat ASN sudah dapat melakukan
presensi pada laman semesta Bangkom dan
link presensi ini dapat Sobat ASN lihat
pada running tags, kemudian kolom chat
Zoom, dan juga pinchat YouTube BPSDM
Jatim TV. Dan dikarenakan saat ini
traffic presensi sedang tinggi, bagi
Sobat ASN yang mengalami kendala dalam
akses presensi dapat mencoba kembali
secara berkala sampai dengan pukul 12.00
siang.
[Musik]
Ya, Sobat SN, kita akan simak bersama
keynote speech yang kali ini akan
disampaikan oleh Kepala Wilayah Kantor
Perwakilan Bursa Efek Indonesia Jawa
Timur, Ibu Cita Melisa, S. M.M.
[Tepuk tangan]
[Musik]
Ya, saya akan sapa beliau terlebih
dahulu. Selamat pagi, Bu Cita.
Selamat pagi. Aduh, saya terlalu
bersemangat nih sepertinya, Pak Lukman.
Siap, Ibu. Kabar baik, Bu Cita.
Kabar baik, alhamdulillah.
Baik, Bu Cita. Untuk waktu penyampaian
materi kurang lebih selama 30 menit.
Nanti kita akan langsung masuk ke sesi
tanya jawab ya, Bu Cita. Ya, silakan, Bu
Jita.
Baik, terima kasih Pak Lukman.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Selamat pagi, semangat pagi
sobat ASN yang saya hormati.
Pertama-tama saya ingin ucapkan terima
kasih kepada yang terhormat Bapak Dr.
Ramlianto, SP,MP selaku Kepala BPSDM
Provinsi Jawa Timur. Lalu rekan dan
sahabat saya Bapak Dr. MT. Sabin MDA
selaku dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis
di Universitas Srawijaya Malang dan
rekan saya juga sahabat saya juga Bapak
Rino Alvian selaku Head Surabaya Brandch
PT Mandiri Sekuritas. Rekan-rekan yang
saya hormati sobat ASN ini luar biasa
sekali kita belajar tentang finansial.
Sungguh opening speech yang kuat dari
Pak Ramli terkait dengan ASN Cerdas
Finansial dan Kemerian Finansial. Karena
kita ingin membuka pemasan rekan-rekan
ASN tentang pentingnya berinvestasi
untuk masa depan yang lebih baik. Tema
pada pagi hari ini merupakan tema yang
sangat luar biasa karena kita akan
belajar saham mengelola harapan dan masa
depan. Dari sisi bursa efek Indonesia
sendiri kami memiliki tema khusus untuk
ASN sebetulnya kita sebutannya timnas
yaitu tingkatkan manfaat investasi dan
literasi untuk ASN. Baik, karena waktu
jualah yang membatasi, jadi izin saya
untuk memberikan ee materi presentasi
saya pada pagi hari ini.
Baik. Apakah sudah terlihat di layar,
Pak Lukman?
Sudah, Bu Cita. Mohon izin, Bu Cita
untuk suaranya apa bisa dibantu perbesar
sedikit, Ibu? Di sini kurang sedikit
terdengar dengan jelas, Bu Cita. Mohon
izin, Ibu.
Eh, apakah sudah, Pak Lukman?
Masih kurang, kan?
Iya, masih sedikit kurang, Ibu. Apakah
ada headset? Barangkali bisa lebih jelas
suaranya, Bu Cita.
Oh, baik. Izin saya ee 1 menit ya, Pak
Ran.
Iya, silakan, Bu Cita. Mohon maaf, Sobat
SN. Mohon ditunggu sejenak sebelum kita
masuk ke sesi materi agar suaranya bisa
terdengar lebih jelas ya. Ini menarik
sekali kalau kita bicara terkait dengan
ee belajar saham ya. Kalau di era yang
saat ini ada gitu ya, saham ini kan
menjadi salah satu dari instrumen
investasi yang bisa kita gunakan ya.
Tapi memang ada konsep di mana riset
return ini perlu untuk diperhatikan.
Nah, nanti di sesi kali ini kita akan
banyak sekali belajar bagaimana
sebenarnya kita sebagai invest ee
investor pemula ini bisa memilih saham
yang tepat sesuai dengan em kondisi yang
kita punya gitu ya. Karena yang saya
tahu nanti mungkin bisa dikoreksi juga
oleh pembicara, kita juga harus tahu
sebenarnya fundamental-fundamental dari
saham yang ingin kita beli itu seperti
apa. Mulai dari industrinya, kondisi
teknologinya, politikal legal yang bisa
mempengaruhi industri tersebut, kemudian
manajemen di baliknya itu juga harus
kita pahami lebih jauh ya. Dan memang ee
kalau kita ingin berinvestasi melalui
saham itu ternyata kemarin saya coba
lihat-lihat di podcast itu harus tahu
juga yang namanya laporan keuangan gitu
ya. Jadi kita enggak bisa serta-merta
cuma lihat saham apa yang lagi hype gitu
ya. Oh ya udah kita beli gitu enggak
bisa kayak gitu. Tapi di balik itu harus
punya pemahaman fundamental yang baik
gitu ya. Ada ada teknik-tekniknya
sendiri. Baca laporan keuangan harus
paham. Kemudian rasio-rasio keuangan itu
juga harus paham. Antar rasio itu juga
memiliki makna yang berbeda gitu ya. Dan
rasio-raso seperti apa yang harus
digunakan itu nanti kita akan belajar
banyak juga di webinar ASN Belajar seri
30 kali ini. Oke, saya coba panggil
kembali di Bu Cita apakah sudah bisa
terhubung dengan kami Bu Cita?
Oke, masih belum bisa terhubung. Kalau
begitu mungkin kita bisa juga remind ya
terhadap Sobat TSN yang sudah bergabung
di webinar kali ini. Jangan lupa untuk
melakukan presensi pada laman semesta
Bangkom ya. Dan link presensi ini dapat
Sobat SN lihat pada running teks kolom
chat Zoom dan juga pinchat YouTube BPSDM
Jatim TV karena nanti akan ada
merchandise menarik bagi penanya
terpilih. Jadi buat Sobat HSN yang sudah
bergabung tolong di-make sure ya
konektivitasnya
gitu ya. Jangan sampai hilang-hilangan.
Barangkali nanti ada pertanyaan yang
ingin ditanyakan kepada narasumber,
silakan disampaikan secara langsung.
Karena untuk penanya yang beruntung,
kita akan berikan merchandise spesial
dari BPSDM Jawa Timur langsung kepada
Sobat ASN sekalian.
Halo
dan ya Bu Cita apa sudah bisa terhubung?
Ya sudah, Pak Lukan, kalau begini apakah
sudah jelas?
Ya, ini sudah lebih jelas, Bu Cita.
Aduh, baik. Aduh, mohon maaf ya, Sobat
ASN. Ini ada kendala teknis. It's ok.
Thank your time. Oke, Bu Cita monggo
ahead, Ibu. Silakan.
Baik, terima kasih, Pak Lukman.
Rekan-rekan ASN, kami akan mulai dengan
tema investasi di pasar modal Indonesia.
Perkenalkan nama saya Cita Melissa. Saya
selaku Kepala Wilayah Kantor Perwakilan
Bursa Efek Indonesia di Jawa Timur. Jadi
kalau rekan-rekan ASN yang domisili di
Surabaya, rekan-rekan ASN bisa mampir ke
kantor kami yang berada di Jalan Kusuma
Bangsa nomor 19 Surabaya.
Rekan-rekan, saya akan mulai dengan
karena urusan masa depan harus terdepan.
Nah, kenapa gambarnya ada petani yang
sedang memegang handphone? Sekarang
pasar modal tidak khusus untuk kalangan
tertentu. Semua bisa masuk dan menjadi
investor di pasar modal. Tidak hanya
petani, tidak hanya pelayan, ibu rumah
tangga bisa, apalagi rekan-rekan ASN.
Kita akan gunakan handphone kita sebagai
sarana. Selain komunikasi, kita juga
harus gunakan
sebagai sarana untuk berinvestasi dan
bisa mengutilize teknologi. Jadi, tidak
harus scrolling sosm berjam-jam, tapi
kita bisa pakai untuk belajar investasi
ya, Sobat ASN. Memang kalau urusan masa
depan terkadang kita tidak memikirkan,
namun tidak terasa waktu itu akan
berjalan dengan cepat dan tidak terasa
juga kita akan memasuki usia pensiun.
Webinar pada pagi hari ini memang khusus
juga diharapkan rekan-rekan ASN
mempersiapkan pensiun dengan tanpa ya
kesulitan finansial.
Rekan-rekan mungkin dari rekan-rekan ASN
tidak kenal dengan Bursa Efek Indonesia
dan pasar modal. Mungkin juga
background-nya tidak semuanya dan
Fakultas Ekonomi ya. Jadi saya akan
jelaskan di awal tentang pasar modal
Indonesia.
Pasar modal sebetulnya apa itu pasar
modal?
Ada perusahaan yang membutuhkan dana
jangka panjang bertemu dengan pihak
individu ya yang memiliki kelebihan
dana. Jadi ini bertemunya di pasar modal
Indonesia melalui instrumen apa? Saat
ini memang kita fokus membahasnya
tentang saham, tapi instrumen-instrumen
finansial di pasar modal selain saham
ada juga obligasi dan reksadana. Untuk
belajar pasar modal memang butuh waktu
yang tidak cukup ya, 45 menit 1 jam.
Jadi kita memang butuh waktu yang cukup
lama. Tapi fokus kita pada webinar pagi
hari ini kita fokus ke saham. Saham itu
apa, Rekan-rekan ASN? Saham itu adalah
bukti kepemilikan kita terhadap suatu
perusahaan. Secara mudahnya kalau kita
membeli saham suatu perusahaan, kita
ikut menjadi pemilik perusahaan
tersebut.
Kenapa dinamakan perusahaan tercatat?
Jadi dulu perusahaan ini merupakan
perusahaan yang tertutup. Nah, kenapa
ingin mendapatkan dana dari masyarakat
melalui pasar modal? Perusahaan ini
mendapatkan ee atau melakukan proses
begitu ya, Sobat ASN menjadi perusahaan
tercatat. Jadi yang awalnya tertutup
kemudian menjadi perusahaan terbuka dan
mencatatkan sahamnya di Bursa Efek
Indonesia. Itulah yang dinamakan
perusahaan tercatat. Jadi kalau
perusahaan-perusahaan yang tidak Tbk dan
tidak tercatat sahamnya di Bursa Efek
Indonesia, Sobat ASN tidak bisa membeli
saham dari perusahaan tersebut karena
perusahaannya masih perusahaan private
atau perusahaan tertutup. Nah, kenapa
kita bilang ada investor atau seseorang
yang memiliki kelebihan dana? Harapannya
Sobat ASN ini paham dengan
prinsip-prinsip investasi sebelum
memulai investasi di pasar modal.
Prinsip investasinya apa? Yang pertama,
rekan-rekan harus memiliki dana yang
idle atau dana nganggur atau uang yang
dingin ya, Sobat ASN. Bukan uang untuk
cicilan rumah, kemudian kebutuhan rumah
tangga sehari-hari untuk bayar SPP anak,
ataupun dana-dana yang memang dikatakan
harus dikeluarkan tiap bulan. Jadi ini
benar-benar dana yang disisihkan di
depan untuk investasi. Yang kedua,
rekan-rekan juga paham dulu untuk
belajar dulu sebelum Sobat ASN membeli
produknya. Sama halnya dengan
berinvestasi di pasar modal. Kalau kita
belum paham tentang saham, belum paham
tentang risiko dan konsekuensi memiliki
investasi di pasar modal khususnya di
saham, rekan-rekan jangan langsung
membuka rekening saham terlebih dahulu,
apalagi membeli saham-saham yang
rekan-rekan tidak tahu. Jadi pahami
betul supaya kita bisa cerdas mengelola
keuangan. Kemudian yang selanjutnya,
rekan-rekan kalau bisa jangan membagi ee
jangan menaruh ya menaruh investasi atau
uangnya rekan-rekan tadi, Sobat ASN
dalam satu keranjang yang sama. Jadi
sebagai seorang investor yang cerdas,
kita harus bisa memiliki prinsip
investasi yaitu diversifikasi atau
pembagian portofolio. Jadi ketika
rekan-rekan nanti paham bagaimana
mengelolanya, jadi mungkin oh ya baik
Bu, saya akan meletakkan sekian
portofolio saya, dana saya di saham,
kemudian saya membagi lagi ke emas,
membagi lagi ke rakdana, itu tidak
apa-apa. Karena betul, rekan-rekan atau
sobat ASN. Kenapa seperti itu? Karena
kita yang paham diri kita sendiri, kita
paham karakteristik dari kita untuk
pengelolaan risikonya. Apakah saya
termasuk orang yang tidak suka risiko?
Apakah saya orang ya fifty-fifty saya
suka risiko, suka ee biasa aja atau saya
malah suka ambil risiko. Nah, itu
rekan-rekan yang bisa men-screening gitu
ya, mengevaluasi sebetulnya profi risiko
dari Sobat ASN seperti apa. Sekarang
saya akan menggambarkan bagaimana
sebetulnya pasar modal itu dan apa itu
bursa efek. Ini seperti pasar pada
umumnya, Sobat ASN. Jadi ada pembelinya,
ada lokasinya
kami ini. Nah, di sini di screen-nya
kebetulan ee DTC ya atau pasar atom lah
kalau di Surabaya. Rekan-rekan sobat ASN
datang ke pasar atom. Nah, kami ini di
bursa itu selaku pengelola pasar
atomnya. Jadi, Sobat ASN menjadi
pembelinya. Kemudian barang-barang yang
dibeli di pasar itu merupakan
saham-sahamnya.
Nah, yang menjual produknya atau yang
menjual barangnya itu kalau di pasar
modal namanya perusahaan efek atau
perusahaan sekuritas. Jadi, Sobat ASN
kalau ingin membuka rekening saham di
pasar modal Indonesia di Bursa Efek
Indonesia tidak bisa ke bursanya. Namun
untuk membeli barang tadi ya analogi
analogi mudahnya untuk membeli barang
tadi ya ke pedagangnya. Pedagangnya
siapa ya? Perusahaan efeknya. Jadi pada
webinar pagi hari ini nanti di sesi
ketiga ada Pak Rino dari Madiri
Sekuritas yang akan menjelaskan lebih
rinci mengenai analisa-analisa dari
saham di Bursa Efek Indonesia. Jadi ini
seperti pasar pada umumnya, Sobat ASN.
Bagaimana sih Bu Cita strukturnya?
Sebetulnya bagaimana posisi bursa? Jadi
ini posisi kami di struktur pasar modal
Indonesia. kami di bawah pengawasan dari
Otoritas Jasa Keuangan. Otoritas Jasa
Keuangan ini mengawasi perbankan dan non
perbankan. Jadi kami masuk yang non
perbankan yaitu pasar modal. Tapi kami
tidak bekerja sendiri. Jadi ada yang
namanya PT Clearing Penjaminan Efek
Indonesia. Ini tugasnya menjamin ya.
Kalau Sobat ASN beli saham ya dapat
sahamnya. Kalau jual saham ya dapat
uangnya ya. Kemudian ada PT Custodian
Sental Efek Indonesia atau KSI. Sobat
ASN tidak perlu khawatir sekarang semua
tersimpan secara elektronik di KSI. Jadi
kalau Sobat ASN memiliki warisan dari
orang tua, sahamnya masih dalam bentuk
kerta, silakan bisa disampaikan ke kami.
Nanti kami akan bantu cek di KSI ya.
Jadi tidak ada lagi sekarang saham dalam
bentuk kertas. Sekarang sudah semuanya
elektronik disimpan di KSI.
Kemudian di bawah dari struktur pasar
modal yang ada di bagan bagan bagian
bawah ada perusahaan efek, ada lembaga
penunjang, ada profesi penunjang,
kemudian ada investor ya ee sobat ASN
serta ada emiten. Jadi kita melihat di
sini kita akan fokus kepada perusahaan
efek. Perusahaan efek itu tempat
nantinya kalau sobat ASN ingin membuka
rekening saham atau menjadi investor.
Saya yakin juga pada peserta webinar
pagi hari ini pasti ada yang sudah
menjadi investor. Namun bagi yang belum,
perusahaan efek ini ada memiliki
beberapa fungsi begitu ya, Sobat ASN.
Nanti fungsi kalau untuk membantu
membukakan rekening saham itu fungsi
yaitu sebagai perantara pedagang efek.
Tapi jika Sobat ASN punya perusahaan
ingin menjadi gop atau menjadi
perusahaan Tbk dan tercatat nanti fungsi
dari perusahaan efek akan dibantu yang
namanya fungsi penjamin emisi effect.
Jadi ini adalah struktur pasar modal
Indonesia sebagai gambaran. Namun bursa
efek Indonesia ini sebetulnya lembaga
swasta ataupun atau BUMN ini Bu kami
murni swasta sobat ASN. Kami di bawah
pengawasan OJK dan kami swastanisasi
sejak tahun 92. Tidak ada lagi Bursa
Efek Surabaya, tidak ada lagi Bursa Efek
Jakarta. Kami hanya satu Bursa Efek
Indonesia yang memang instrumen
finansialnya saham, obligasi, reks, dana
dan lain-lain.
Nah, supaya enggak ngantuk ya, saya
masuk slide ini. Mungkin kalau enggak
bisa open mic, mungkin ada teman di
sebelahnya dorong-dorongan nih, aduh
kamu ikut main enggak gitu ya.
Rekan-rekan sobat ASN, banyak sekali ASN
yang terjebak judi online. Jadi jangan
sekali-kali rekan-rekan ASN mencoba yang
namanya judi online karena itu tidak ada
manfaatnya sama sekali. Kenapa? Karena
data di tahun 2023 ini dari PPATK bahkan
ada yang usianya di bawah 10 tahun itu
juga sudah masuk ke Judi online sebanyak
2%. luar biasa sekali kerugiannya sampai
hampir Rp327
triliun.
Nah, di sini ada perubahan
perilaku masyarakat Indonesia setelah
COVID, Sobat ASN. Memang pada saat COVID
kita tidak bisa ke mana-mana begitu ya.
Kita hanya diam di rumah, kemudian kita
hanya melihat di handphone, melihat
video-video di YouTube ataupun tutorial
di TikTok. atau di RELS ya yang sobat
ASN pasti tahu setelah COVID atau during
ee pada saat pandemi itu pun juga banyak
kenaikan
dari masyarakat Indonesia yang membuka
rekening saham. Tadi ee Pak Lukman juga
Pak Ramli sudah menyampaikan dengan
sangat baik di awal betul ada gap-nya
survei dari literasi kita itu malah
rendah dibandingkan jumlah inklusinya.
Artinya apa? Berarti masyarakat di
Indonesia masih banyak yang ikut-ikutan.
Ketika mereka lihat di sosial media, ayo
investasi ini ikut, tapi tanpa paham
sebetulnya investasinya apa, apa
resikonya, dan kemudian untungnya
bagaimana, itu tidak paham sama sekali.
Rekan-rekan, perlu kita pahami bersama
bahwa perencanaan keuangan itu penting.
Kenapa penting? Karena jika kita tidak
merencanakan dari sekarang, masa depan
kita nanti kita tidak akan bisa bebas
finansial dan jadinya akan merepotkan
keluarga di sekitar kita. Nah, ini nanti
juga akan dibahas oleh Pak Sabirin. Tapi
saya akan menyenggol sedikit ya, Sobat
ASN bagaimana
atau apa pentingnya investasi di pasar
modal. Kita paham bahwa ada yang namanya
inflasi. Jadi setiap tahun pasti ada
inflasi. Yang bisa mengalahkan inflasi
apa, Bu Cita? Ya, salah satunya adalah
harus berinvestasi.
Karena kenaikan harga barang itu ya
memang tidak bisa kita hindari dan kita
harus berinvestasi, kita harus bisa
mengembangkan begitu ya ee dana kita
untuk di masa depannya.
Kemudian yang kedua, sebetulnya ini
cerita-cerita
informal ya kalau diketemu sama
teman-teman. Sebetulnya apa sih sesuatu
yang pasti di muka bumi ini selain
nantinya kita ee akan meninggal begitu
ya? Salah satunya pastinya ya
ketidakpastian itu sendiri. Jadi kita
tidak boleh menggantungkan apapun
khususnya finansial itu kepada orang
lain karena kita harus berinvestasi
untuk menghindari ketidakpastian itu.
Apalagi kalau sobat SN ee perempuan ee
wanita yang notam ini merupakan Menteri
Keuangan dalam rumah tangga. Kita harus
memiliki mindset perempuan dan
kemandirian finansial. Ya, sebagai
Menteri Keuangan dalam rumah tangga
harapannya bisa lebih bijak mengelola
keuangan.
Selain itu kan kita banyak ya keinginan
sobat ASN pengin healing-healing
tipis-tipis, kemudian mungkin pengin
nonton konser, pengin check out
keranjang kuning atau hijau atau orange,
ya. Jadi investasi itu dapat memenuhi
keinginan dari Sobat ASN. Harapan dari
Pak Ramli memang di awal menyampaikan
Sobat ASN bisa mendapatkan penghasilan
sendiri di luar penghasilan per bulan
yang didapatkan secara tetap. Jadi ini
bisa menjadi opsi untuk rekan-rekan ASN
ke depannya memenuhi keinginan dan mimpi
dari rekan-rekan ASN. Meningkatkan nilai
aset tentu saja dan juga kebutuhan. Kita
tahu kebutuhan makin hari makin lama
bertambah tahun pasti akan menjadi
semakin mahal dan semakin meningkat. Ini
penting kita berinvestasi. Jadi kita
tidak meletakkan dana kita dalam suatu
instrumen tidak memiliki perkembangan
karena pastinya akan tergerus inflasi.
Nah, jadi kita akan lihat di screen ini
mungkin ee rekan-rekan atau sobat ASN
paham yang di tahun-tahun dulu sekali
nasi putih masih 150 perak. Kemudian,
aduh enggak mungkin banget ya di era
sekarang ini soto aja 350 perak itu
kayaknya kok enggak mungkin. Apalagi
dulu itu Indomie juga masih harganya 900
perak per bungkus. Ini yang namanya
inflasi, Sobat ASN. Sekarang enggak
mungkin kita ketemu dengan menu-menu
seperti ini di wartek-wartek dengan
harga semurah ini tidak mungkin. Jadi
kalau kita menaruh uang kita apalagi di
bawah bantal, di celengan itu pasti akan
tergerus inflasi karena kenaikan
harga-harga ini. Beberapa kesalahan kita
selaku investor pemula. Yang pertama
karena kita tamak ya. Jadi kalau di
luaran sana kok bisa ya Bu Cita, ada
orang yang pendidikannya tinggi,
orangnya pintar tapi ketipu juga gitu.
Kita lupa bahwa hakikatnya semua manusia
tuh ada sifat tamaknya. Dan sifat
tamaknya ini kadang yang akhirnya
menjerumuskan menjerumuskan mereka dan
menjadi
tamak dan mengambil jalan pintas seperti
itu ya. Salah satunya ya dengan dana
hutang terjebak
dan memang itu adalah kurangnya bekal ee
serta pemahaman tentang investasi.
memborong habis di awal. Kemudian ee ada
ketakutan untuk ketinggalan sesuatu yang
trendy atau FOMO bahasa Genzinya ya,
fear of missing out. Jadi, aduh apa nih
yang ngetren sekarang? Oh, ya udahlah
ikut-ikutan. Tapi sebetulnya enggak
ngerti itu beli apa, ikut-ikutan aja,
buka-buka aja gitu kan. Tapi begitu
nanti ada minus atau ada kerugian
teriak-teriak. Padahal dari awal
sebetulnya sudah sadar, saya enggak
paham ya, tapi saya ikut-ikutan teman
aja karena lagi happening nih seperti
itu. Kemudian menelan rekomendasi
mentah-mentah. Mungkin dari sobat ASN
ada yang follow influencer di Instagram
ataupun TikTok tanpa tahu ini
background-nya influencer ini sebetulnya
punya izin enggak, punya sertifikat
enggak, tapi ya udah ditelan
mentah-mentah aja udah kadung nge-fans
seperti itu ya. Panik atau kalap
terhadap fluktuasi itu juga kita harus
bisa lebih bijak. Karena jika kita
pahami prinsip yang saya sampaikan di
depan di mana kita pakainya uang dingin,
uang yang harapannya kalaupun nanti ada
fluktuasi atau ada naik turunnya di
pasar modal, kita tidak perlu panik.
Karena apa? Kita tujuannya memang untuk
masa depan, untuk jangka panjang, dan
kita juga berinvestasi di saham-saham
yang baik dan performance-nya bagus.
Begitu. Kemudian kesalahan berikutnya
tidak punya rencana investing plan. Nah,
ini nanti juga akan disampaikan Pak
Sabirin dan Pak Rino ya, bagaimana sih
kita kalau mau trading seperti apa? Nah,
kalau trading memang ada hal-hal yang
harus dikorbankan nih, Sobat ASN. Kenapa
saya bilang begitu? Karena untuk menjadi
trader itu melakukan jual beli tiap hari
itu ada yang harus dipelajari secara
optimal dan juga ada waktu yang harus
disisihkan untuk belajar itu. Jadi kalau
sobat ASM memang lagi banyak kerjaan
kemudian memang fokusnya bekerja apalagi
mahasiswa ya pasti fokusnya ya
menyelesaikan studinya mungkin lebih
berpikir ah ya udahlah saya jadi
investor aja toh saya juga setiap bulan
pasti akan menyisihkan uang saya untuk
membeli saham-saham yang kinerjanya
bagus ya lalu kesalahan berikutnya tidak
mau upgrade diri merasa nyaman enggak
usahlah saya konsultasi ke analis-analis
yang lain saya enggak belajar Jarah,
enggak baca berita-berita ekonomi biasa
aja gitu, tidak mau beradaptasi dengan
teknologi. Nah, ini juga harusnya kalau
sudah jadi investor harus bisa
mengupdate diri baca-baca informasi di
luar sana. Kemudian kalau misalkan ada
teknologi-teknologi lain-lain yang bisa
menunjang kebutuhan rekan-rekan menjadi
investor akan lebih baik. Dan yang
terakhir tidak melakukan diversifikasi.
tadi saya sampaikan ya harus paham
risiko dari kita bagaimana portofolio
kita dibagi ke instrumen-instrumen apa.
Jadi kalau Sobat ASN menaruh telurnya
dalam satu keranjang yang sama ini ada
istilahnya Warren Buff ya. Don't put all
of your eggs ex in one basket karena
jika terjadi sesuatu yang tidak pasti
dan di luar dugaan investasi rekan-rekan
yang ditaruh di telur yang sama itu akan
menjadi pecah sehingga Sobat ASN enggak
punya backup. Nah, itu jangan sampai
terjadi. Jadi, bisa diversifikasi dengan
instrumen yang tetap. Misalkan
diobligasi, ditaruh di reksa dana pasar
uang, ya. Dan kemudian sisanya ada yang
di saham atau malah ada juga yang di
properti. Itu sudah sangat baik. Bagi
sobat ASN sekalian.
Kita punya tagline di bursa effect. Yuk,
jadi investor cerdas dengan paham,
punya, pantau apa itu? kita bedah yang P
yang pertama yaitu paham. Paham yang
pertama, rekan-rekan harus bisa paham
tentang kelola keuangan. Jadi paham
tentang financial planning. Jadi kalau
ternyata susah nih ya untuk ee memulai,
coba deh rasain ngeluarin uang ee Sobat
N pakai duit cash gitu. Jadi ada rasa
code and code sakitnya untuk ngeluarin
cash itu kayak enggak rela gitu. Aduh
segini ee worth it enggak ya? Nah, itu
coba di kelola keuangan dicatat dulu di
Excel gitu tipis-tipis supaya bisa
kepantau atau track record-nya kepantau.
Biasanya kalau sekarang dibanking sudah
kelihatan ya ee di aplikasi
masing-masing ee perbankan rekan-rekan
itu sudah kelihatan tuh berapa
pendapatan pengeluarannya itu sudah baik
sekali untuk membantu. Kemudian tentukan
tujuan investasi. Bu Cita, saya pengin
nikah tanpa bantuan orang tua. Bu Cita,
saya pengin pensiun
tanpa membebani anak saya. Jadi saya
enggak ngerepotin anak, saya pengin
jalan-jalan suka-suka saya gitu karena
ya saya sudah enggak produktif ya ya
udah saya pengin ke mana-mana enggak
usah ngerepotin keluarga. Kemudian
tentukan risiko dan keuntungannya. Jadi
kalau Sobat Esn tanya risikonya ada
enggak Bu Cita yang tanpa risiko? Enggak
ada, Rekan-rekan. Semua yang kita
lakukan di dunia ini pasti ada
risikonya. Entah itu tadi pagi datangnya
telat, kemudian ada yang kehabisan
bensin mungkin sehari-hari kita akan
dihadapkan dengan risiko masing-masing.
Jadi begitu juga dengan investasi. Pasti
semua investasi ada risikonya dan juga
ada keuntungannya. Bagaimana rekan-rekan
bisa mem-manage itu? Kita langsung masuk
ke P yang kedua yaitu punya. Setelah
paham kita langsung punya. Jangan punya
dulu sebelum paham. Jangan kebalik. Nah,
setelah punya kita pastikan dulu tempat
kita membuka rekening investor atau
rekening saham tadi merupakan perusahaan
efek yang merupakan member dari Bursa
Efek Indonesia dan terdaftar di OJK. Itu
legal. Dan pastikan juga mereka memiliki
instrumen yang logis ya. Selain legal
juga logis. Jadi makes sense tidak ee
ada yang berbunga-bunga. Oke boleh
investasi di saya, saya kembalikan
se 100% dalam seminggu gitu. Saya
kembalikan uang Rp300.000 jadi R2 juta
dalam seminggu. Itu sudah enggak logis.
Jadi Sobat SN harus bisa lebih cerdas ee
mengantisipasi hal tersebut. Lalu kenali
dan yakini produknya. Kalau tadi sudah
tahu saham, berarti saham itu kan
kepemilikan. kita ikut memiliki
perusahaan itu. Kalau obligasi bagaimana
Bu Cita? Obligasi itu secara mudahnya
perusahaan itu yang ngutang ke kita gitu
ya. Menerbitkan obligasi namanya
menerbitkan surat tutang. Nah, setelah
kenal yakini produknya baru kita bisa
memiliki instrumen finansial tersebut.
Yang ketiga, diversifikasi bagi sobat
ASN yang pengin risikonya dikelola. Nah,
kita masuk P yang terakhir yaitu pantau.
Jadi setelah punya eh maaf setelah paham
kemudian punya jangan lupa untuk
dipantau. Jadi rekan-rekan, Sobat TSN
kalau scroll sosial media, follow akun
Instagram yang berkaitan dengan ekonomi
itu kan pasti enak ya udah bacanya.
Mereka memiliki beberapa slide yang
diposting di fit tinggal discroll aja ke
kanan. mereka pasti akan men-summarize
atau ee merangkumkan kondisi terkini
dari sebuah perusahaan. Sebetulnya
untung dari sebuah perusahaan Tbk jika
sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia
salah satunya yaitu adalah promosi
gratis mereka di media. Jika mereka
masih perusahaan tertutup, mereka tidak
diberitakan oleh media ekonomi. Namun
jika mereka sudah terbuka dan tercatat,
media-media besar di Indonesia secara
otomatis akan memberitakan mereka.
Karena ketika mereka memiliki informasi
yang strategis, itu informasi tersebut
berguna loh buat investor untuk
pengambilan keputusan investor menjual
atau membeli saham tersebut. Kalau
istilah di ee kita di ekonomi ya, itu
namanya aksi korporasi perusahaan atau
corporate action. Nah, setelah paham
kondisi terkini misalkan dari sisi
Indonesia, dari politik, ekonomi global
dan lain-lain, update berita informasi,
Sobat SN juga harus paham tentang
peraturan kebijakan Bu Cita ini legal
enggak sih? Ada undang-undangnya enggak?
Kalau di Undang-Undang Pasar Modal kita
ada Undang-Undang Nomor 95. Kemudian
kita memang di bawah pengawasan dari
OJK. Nah, semua anggota bursa kita
merupakan anggota Bursa Efek Indonesia
yang terdaftar di OJK. Jadi
kebijakan-kebijakannya kalau rekan-rekan
pengin tahu juga bisa dilihat di web di
OJK maupun di peraturan bursa. Jadi kita
harus paham dan mengutilize kita punya
handphone ataupun laptop untuk bisa
memantau berita-berita terkini terkait
dengan instrumen investasi kita di pasar
modal. Nah, ini adalah profil risikonya
ee rekan-rekan ee yang saya sudah
membagi-bagi gitu ya, Sobat Esn
kira-kira profil risikonya di mana? Bu
Cita, saya sangat konservatif, orangnya
konvensional sekali. Ya sudah, kalau
gitu bisa deposito atau reksadana pasar
uang. Nah, reksa dana itu apa? Tadi
belum saya singgung ya. Reksadana itu
adalah portofolio yang dikelola oleh
pihak ketiga yang namanya manajer
investasi. Jadi,
ada beberapa ee memang ya di basicnya di
RSA dana itu ada yang campuran saham,
ada yang campuran dari surat utang.
Memang bagi orang yang sangat
konservatif, cocok nih di pasar uang
ataupun pendapatan tetap. Nah, tapi
kalau udah masuk moderat sama agresif
itu bisa ke reksa dana saham atau
campuran. Jadi reksa dana itu ada empat
ya, Sobat ASN. Ada reksa dana pasar
uang, ada reksa dana pendapatan tetap,
ada reksa dana campuran, dan reksa dana
saham. Nah, Bu Cita saya ini tipenya
konservatif. Ee yang tadi tuh sangat
konservatif sekali ya. Ini konservatif.
Nah, itu bisa melirik ke obligasi dengan
jatuh tempo kurang dari setahun kemudian
dimix dengan ee deposito dan reksadana
dari pasar uang. Bu Cita, saya agak
moderat nih. Enggak apa-apa fifty-fy
coba ke saham dan bisa juga ke reksadana
campuran. Jadi memang underlying-nya ada
obligasi saham dan pasar uang. Bu Cita
saya agresif nih. Saya enggak apa-ap lah
Bu. Ee saya masukin semuanya ke saham
sampai produk turunannya yaitu derivatif
saya enggak masalah. Kenapa, Bu? Saya
agresif karena saya memiliki uang yang
disisihkan dengan cukup besar. Jadi
enggak masalah. Memang ini uang dingin
saya, Bu. Jadi saya agresif aja. Nah,
itu Sobat Aden bisa memilih
instrumen-instrumen yang ada di layar
ini.
Kita masuk ke keuntungan. Keuntungan
dari saham terjangkau. Jangan khawatir,
dengan 5.000 sebetulnya kita sudah
memiliki saham. Kenapa kok dengan 5.000?
Satuan untuk jual beli saham adalah lot
1 lot 100 lembar. Dan untuk harga
terendah dari suatu saham per lembarnya
adalah 50 perak saja. Jadi 50* 100
lembar itu adalah 5.000 untuk 1 lot.
Sebetulnya bisa tuh dengan 5.000 kita
sudah bisa menjadi pemilik saham. Namun
apakah
Sobat ASN cocok dengan
perusahaan-perusahaan yang sahamnya 50
perak itu enggak kan? Nah, itu tadi yang
saya sampaikan juga tidak semua
perusahaan di Bursa Efek Indonesia
performance-nya atau kinerjanya bagus.
Jadi, Sobat Esen harus bisa pintar
melihat mana perusahaan-perusahaan yang
Sobat Esn cocok untuk bisa dibeli
sahamnya. Menjadi pemilik perusahaan
otomatis karena ya teman-teman punya
sahamnya, teman-teman berhak menjadi
pemiliknya, teman-teman ikut juga ee
berhak untuk mengeluarkan suara ya
ketika ikut rapat umum pemegang saham
nih. RUPS dan memiliki hak suara.
Pertumbuhan laba bersih sekaligus juga
bisa kita dapatkan kapital gain jika
harga jual kita lebih tinggi
dibandingkan dengan harga beli. Kemudian
dividen. Jadi perusahaan itu akan
membagikan dividen atau keuntungan jika
mendapatkan ee laba bersih di laporan
keuangan mereka. Nah, tidak semua
perusahaan itu bagi dividen, Sobat ASN.
Jadi kalau sobat ASN pengin cek Bu Cita
kira-kira mana ya perusahaan-perusahaan
yang sering bagi dividen? Nanti cek ke
website kami ada indeks yang namanya
indeks dividen high. Sobat bisa cek
saja. Di sana kami sudah mengumpulkan
karena indeks itu kumpulan ya artinya ya
itu sudah mengumpulkan saham-saham yang
masuk ee dividennya cukup tinggi. Nah,
enggak perlu repot-repot cari di 900-an
saham sudah langsung masuk ke situ aja.
transaksinya fleksibel dari Senin sampai
Jumat kita ada dua sesi mulainya sesi 1
jam 09.00 sampai jam 12.00 kemudian
lanjut ke sesi berikutnya jam .00 sampai
jam jam .00. Kenapa kita sampaikan
investasi di saham itu adalah investasi
yang liquid? Jadi sehari-hari ee Sobat
SN bisa jual dan beli. Misalkan beli di
hari ini, hari Kamis, jualnya di hari
Jumat bisa ataupun mungkin di minggu
depan ya. Nah, ini beda dengan investasi
yang tidak likuid seperti properti dan
tanah yang memang sangat susah sekali
sekarang untuk jualnya karena tidak
semua orang memiliki dana sebesar itu
kan. Jadi kita harus cari investasi yang
liquid. Enggak afdol, enggak fair kalau
saya enggak bilang ke sobat tentang
ri
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:05:13 UTC
Categories
Manage