ASN Belajar Seri 48 | 2025 - Integritas ASN:Pelajari, Pahami, Jalani Cegah Korupsi Dimulai dari Diri
B58s0PWexlY • 2025-12-11
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id [musik] [musik] Zaman yang terus bergerak, sambut dengan [musik] penuh semangat. Saatnya kita melangkah. Hadapi segala [musik] tantangan. Tingkatkan setiap kompetensi [musik] untuk pelayanan berdampak. Bersama [musik] ASN belajar. Ciptakan SDM unggul berprestasi. [musik] selalu inisiatif dan kolaboratif untuk inovasi yang berkelanjutan. [musik] Jadi ASN berakhlak mulia siap menyongsong Indonesia emas. ASM belajar wujudkan [musik] pemerintahan berkelas dunia satukan tekad pantang menyerah jadi [musik] ASN cetar berkualitas belajar wujud pemerintahan kelas dunia bukan tekad [musik] tanggung sejarah jadi ASN berkualit [musik] [musik] Perbedaan Bapak namanya. Nah, mulai 2015 persisnya Januari 2015 saya pindah ke ee Provinsi Jawa Timur ya. Jadi sampai sekarang menjadi ee banyak pernak-perniknya terutama di perencanaan dan penganggaran Bapak Ibu. karena dia berpikir ya ya sudah enggak mungkin lagi mau ke mana gitu kan fungsional ya seperti yang Anda lihat selama ini kan guru [musik] atau di bidang kesehatan atau ya sudah selesai dan [musik] ee apa lu serious ee kemewahan wibawa yang Anda bayangkan sebagai pejabat itu sudah. [musik] Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Perkenalkan saya dari Bapeda Kabupaten Bojonegoro. Kami adalah salah satu perwakilan dari peserta diklat perencanaan dan penganggaran angkatan pertama tahun 2024 di BPSDM Provinsi Jawa Timur. E kesan kami selama mengikuti ee pelatihan ini yang pertama bahwa diklat perencanaan penganggaran ini sangat berarti bagi kami para perencana utamanya yang berangkat bukan dari perencana murni namun dari hasil penyetaraan. Di mana ilmu kami tentang perencanaan dan penganggaran dalam arti praktis sangat terbatas. Melalui diklat yang difasilitasi oleh BPSDM Jawa Timur ini, kami merasa terbantu dan mendapatkan pengetahuan serta keterampilan yang memang dibutuhkan dalam kompetensi sebagai perencanaan. [musik] dalam hal penyelenggaraan. Kami memberikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada BPSDM yang telah melayani kami dengan sangat baik, sangat profesional, dan tentunya ke depan kami berharap perbaikan-perbaikan ini akan [musik] terus dilakukan sehingga membawa manfaat bagi seluruh aparatur di Provinsi Jawa Timur. Terus bergerak, terus juara BPSDM Jawa Timur. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Nonika Feni Privianti, peserta diklat perencanaan dan penganggaran Provinsi Jawa Timur tahun 2024. Terima kasih atas kolaborasi BPSC dengan BAPENAS dalam meningkatkan kompetensi kami dalam sebagai perencana untuk mendukung pembangunan kabupaten kota dengan fasilitas dan narasumber yang berkualitas menjadikan kami ASN yang berkompeten dan profesional. Semoga ke depan [musik] segala yang kita terima dalam pelatihan ini menjadikan kami ASN yang meningkatkan pembangunan daerah menjadi pembangunan yang maju dan menjadikan Indonesia emas. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. BPSDM luar biasa. Pelatan perencanaan dan penganggaran angkatan 1 kontribusi provinsi Jawa Timur tahun 2024. [musik] Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Yang terhormat Kepala ee BK DPSDM Provinsi Jawa Timur. Yang terhormat Ibu War [musik] seluruh panitia dan teman-teman peserta [musik] pelatihan perencanaan dan penggalan mereka. pertama dan ketiga [musik] indikator kinerja itu kan angel banget indikator kinerja itu secara resmi saya nyatakan diakhiri terima kasih asalamualaikum warahmatullah Cana terus bermti Indonesia BPSDM Ja, terima kasih [musik] [musik] ke dalam satu SKBT saja. misalkan ee berupat itu sendiri sebenarnya sudah kitaasi e setelah kita masuk juga seperti ini walaupun kita ya [musik] yang lain tata kelola pemerintah yang adui di mana di sini sasaran kita pemerintahan yang berbasis elektronik [musik] sudah Pak Iya ee permisi Pak Lompat ee dari Bu. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah. Perkenalkan saya Ahmad Nur, peserta pelatihan perencanaan dan penganggaran angkatan 2 tahun [musik] BPSDM Provinsi Jawa Timur. Saya dari Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sumenep. Alhamdulillah selama mengikuti pelatihan perencanaan ini banyak ilmu dan pengetahuan baru yang kami dapat terutama dari pegawai yang memang bukan kompetensi [musik] sebagai perencana tapi ditugaskan untuk melakukan perencanaan. Ini sesuatu hal yang luar biasa. kami mendapatkan ee ilmu dan pemahaman yang sangat bermanfaat. Sekali lagi terima kasih saya sampaikan kepada BPSDM. BPSDM Provinsi Jawa Timur keren dan [musik] maju. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Fina Nurilihi, peserta pelatihan perencanaan dan penganggaran angkatan 2 Provinsi Jawa Timur tahun 2024. Saya berasal dari Bapeda, Kabupaten Bojonegoro. Selama menjalani pelatihan ini, saya merasa [musik] mendapat banyak sekali ilmu-ilmu baru dan pengetahuan yang dapat saya gunakan [musik] untuk menyusun dokumen perencanaan yang ada di kabupaten agar dapat mewujudkan Indonesia emas tahun 2045. Terima kasih untuk BPSDM Jawa Timur dan Bapak Ibu Widya [musik] Iswara yang telah men-sharing ilmu-ilmu dan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi kami perencana. Semoga [musik] pendidikan dan pelatihan ini akan terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. BPSDM juara, BPSDM maju, BPSDM [musik] keren. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Yang [musik] terhormat ee Ibu kelas, yang terhormat juga [musik] pendamping kelas Bapak, yang terhormat ee Ibu dari perwakilan bidang pembansi. [musik] Maaf, Pak. Bapak dan yang terhormat ee rekan-rekan semuanya [musik] dari kabupaten kota di seluruh Provinsi Jawa Timur dan dari perwakilan ee perangkat daerah di Jawa Timur. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kita semua shalom. [musik] Om swastiastu. Namo buddhaya. Salam kebajikan. Yang saya hormati setia saya padahal dulu beliau [musik] juga ee staf di waktu saya sebagai kepala bidang. Ee yang saya hormati para ee teman-teman penyelenggara, panitia dan wabil khusus para peserta tingkat perencanaan dan penganggaran pola kondisi antara dua pemerintah provinsi [musik] Jawa Timur. [musik] Pelatihan perencanaan dan penganggaran angkatan du ye ye. Yeah. [musik] Kami mencoba [musik] menjadi yang terbaik. Melayani bangsa dengan [musik] sepenuh hati. Barah kami junjung taguhkan diri dan jadikan pedoman serta [musik] kekuatan. Hadir di sini untuk mengabdi [musik] laksanakan tugas ke bangga negeri berentas [musik] itu melayani bangsa dengan akuntabilitas tinggi. [musik] Hoa dari sini sukses dengan hati [musik] tunjukkan kompetensi dalam harmoni. Layani bangsa loyal tanpa batasannya selalu adaptif [musik] dan berkolaborasi gandeng tangan sanggung tujuan untuk menjadikan ASN [musik] lebih berakhlak bekerja sepenuh hati tulus membantu sesama dengan [musik] bangga kami melayani bangsa [musik] Kami dari sini tegas dengan hati tunjukkan kompetensi [musik] dalam harmoni. loyal tanpa batasnya [musik] selalu adaptif dan berkolaborasi bergandeng tangan [musik] satu tujuan untuk menjadikan ASN lebih beragung bekerja [musik] sepenuh hati tulus membantu sesama dengan bangga kami [musik] melayani dengan bangan kami melayani Danah kami melayani [musik] bangsa. [musik] Halo, Sobat ASN Webinar. Ada informasi penting nih, segera download data sertifikat webinar Anda karena mulai 1 Januari tahun 2026 akan dilakukan riset sistem untuk data pelatihan peserta pada tahun sebelumnya. Berikut video tutorialnya. Klik pada menu download sertifikat. Selanjutnya langsung download semua sertifikat yang tersedia. [musik] Pak, mohon izin untuk pamping bisa. Baik, Ibu silakan untuk kira-kira dalam bekerja harus bisa muktikan bagaimana caranya beren dan Ibu sepertinya agak kebingungan. Ada yang bisa kembali dengan apa itu? Baik saya jelaskan ya dalam kerja permasalahan dengan teknologi yang ada tadi kefisien [musik] jawab mungkin bisa dijelaskan Bu. Baik [musik] terima kasih. Silakan Pak ada yang [musik] kurang jelas tentang ee yang lebih efektif itu Pak. Oke, bisnis itu berbicara bagaimana [musik] kita bisa menyampaikan sebuah permasalahan dengan cara-cara yang lebih cepat, cara-cara yang [musik] inovatif sehingga kita bisa harapannya Saya dengan Ibu Nail dari SMK Negeri 1 Lamongan. [musik] Ya, tentu saja. Jadi ee yang saya rasakan selama belajar dengan Widyayiswara BPSDM Jatim Jawa [musik] Timur, saya merasa ee materi yang disampaikan sudah sangat luar biasa ya. Jadi pematerinya sangat mumpuni untuk menyampaikan [musik] ee materi yang kita dapat. Jadi kelasnya bisa berjalan dengan baik, [musik] ee ngantuknya hilang begitu ya. Jadi terasa sangat menyenangkan sekali. [musik] Yang paling berkesan ee satu hal ya, terutama karena saya ini ibu-ibu, toleransinya dari pemateri sangat tinggi. Jadi yang saya rasakan tadi pengalaman pribadi ketika saya ngantuk, lihat teman kanan kiri juga ngantuk, saya memberanikan diri untuk angkat [musik] tangan dan meminta untuk ice breaking. Eh, langsung dikasih. Luar biasa sekali menurut saya. [musik] Kemudian waktu ada Bu Purwanti meminta izin untuk pamping juga [musik] beliau dan Widyaswara tidak segan-segan untuk secara langsung memberikan ee waktu agar [musik] teman saya bisa pamping. Itu kan menurut saya sesuatu yang luar biasa dan sangat berkesan untuk saya. [musik] Jadi menurut saya selama pembelajaran ini kesan yang saya dapat adalah pembelajaran yang diberikan oleh Widyaswara adalah pembelajaran yang amazing. Jadi narasumbernya mumpuni, kemudian [musik] cara mengajarnya juga bertoleransi tinggi dan ee apa ini namanya? [musik] Ee banyak sekali media-media yang digunakan. Jadi ice breaking-nya pilihannya banyak. Kemudian PPT-nya sangat menarik. [musik] Kemudian banyak tool-tol lain yang digunakan dalam pembelajaran dan itu sangat kami nikmati. Pembelajarannya amazing, menyenangkan. [musik] ee selami lakukan karena jangan sampai kita tidak selamat pagi pagi pagi pagi luar biasa merupakan perintah ataupun siap menerima materi laporan Hai, lanjutkan. Lanjutkan berdoa. Mulai. Misalnya ee Cina menyerang pentagon tapi yang tidak nyerang pakai senjata, tidak nyerang pakai rudal, tidak. Tapi yang diserang adalah sistemahmi. Selamat pagi. Pagi. Pagi. Pagi. Luar biasa. Siapa kita? BB tebukan dadanya. Ayo kita semua. Jangan pernah berputus asa. Karena kita semua. PP penegak pecah. Sekarang kelompok satu menunjuk satu orang sebagai penilai. Jadi memang fair ini nanti ya enggak menilai punya dirinya sendiri. Terserah nanti ada satu orang yang presentasi leadernya filosofinya apa, bagaimana kerja tim yang dia manage atau dia bentuk, kemudian ilmu apa yang didapat dari hari ini. Selamat pagi sahabat ASN. Perkenalkan nama saya Andre Tanggung, peserta Diklat Polisi Pamang Praja Pola kontribusi 100JP kategori keahlian dan keterampilan asal dari Satpol PP Kabupaten Sebab Barat Jaya. Pesan dan kesan selama mengikuti Diksar Polpdm Provinsi Jawa Timur sangat menyenangkan dan mengesankan karena materi yang disajikan sangat baik dan bermanfaat. Fasilitasnya juga sangat lengkap dan para pengasuhnya sangat ramah dan baik. Terima kasih kepada BPSDM Provinsi Jawa Timur untuk kesempatan yang sudah diberikan kepada kami. Maju terus BPSD Provinsi Jawa Timur. Jaya jaya jaya. Terima kasih. Selamat siang sobat ASN. Perkenalkan saya Rahmiza dari Kabupaten Pasar Kalimantan Timur. Salah satu peserta Diksar Pol PP 100JP kategori keahlian dan keterampilan pola kontribusi. Pesan dan kesan saya selama mengikuti Diksar ini sangat menyenangkan. Saya sangat bersyukur bisa turut serta berpartisipasi dalam kegiatan ini karena saya banyak mendapat manfaat dan ilmu baru yang bisa saya terapkan di instansi asal saya nanti. Saya bisa bertemu dan berkenalan dengan peserta lain di daerah lain. Selain itu, fasilitas dari BPSDM Jawa Timur mantap sekali. Salam prajawi bawah BPSDM Jawa Timur. Jaya jaya jaya. Terima kasih. Ayo kita semua. Jangan pernah berputus asa. Karena kita semua. Karena kita semua [musik] PP bangsa. Pus bangsauk mbak yang jalan yang benar jalannya mbaknya ada dagangan nih saya [musik] jual ini kami juga jualan ini aduh kalau gak beli [musik] halo diam Pak, saya melaporkan ini ada yang jualan Pak ya, Pak. Bang, terima kasih [musik] Bapak lagi jualan. Oh, iya benar. Kita kan enggak jualan yang haram-haram ya. Siap. Selamat siang. Banyak nih Pak. Kami dari satuan polisiak ada di sini. Jadi berdasarkan ada kebijakan dari pemerintah provinsi para pedagang yang ada di sekitaran kota diar ini dia diambilkan ke pasar modern situ Pak. Oh ini Pak Tapi banyak di situ ada ya. Setuju yang Pak setuju aja setuju yaang gak apa-apa Pak setuju yaang iya gimana itu aman enggak aman kami yang lindungi tugas kami melindungiak iniang pindah aja kita pindah ya pindah enggak sama-sama ya pindah ya kami angkat ya pindah kami bantuin Boleh, Pak ya. Boleh ya bantu, Pak. Ya, Pak. Gak apa-apa. Silakan, silakan. Nah, di belakang sana, Pak, ya. Waalaikumsalam [musik] warahmatullahi wabarakatuh. Ee saya mengucapkan terima kasih dan sekaligus mewakili saya e kesan dan kesan saya selama melakukan di dasar polp di sini adalah kami merasa sangat bahagia PP berita bersama Kepala Bid Pengembangan Kometensi Fional [musik] Au jajaran [musik] Bapak Sugengi dan tim semuanya yang bertugas para instruktur semua instruktur [musik] dari [musik] Allah Subhanahu wa taala dan dengan mengucap alhamdulillahirabbil alamin pelatihan dasar Polisi Pangeranja Jawa Timur tahun 2024 pada hari ini hari Senin 21 Oktober 2024 secara resmi saya akhiri. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. [musik] Yeah. [musik] Zaman yang terus bergerak, sambut dengan [musik] penuh semangat. Saatnya kita [musik] melangkah. Hadapi segala tantangan. Tingkatkan setiap kompetensi [musik] untuk pelayanan berdampak. Bersama [musik] ASN belajar. Ciptakan SDM unggul berprestasi [musik] selalu inisiatif dan kolaboratif untuk inovasi [musik] yang berkelanjutan. Jadi ASN berakhlak mulia siap menyongsong Indonesia [musik] emas. ASM belajar wujudkan [musik] pemerintahan berkelas dunia. Satukan tekad [musik] pantang menyerah. Jadi ASN getar berkualitas [musik] belajar wujudkan pemerintahan kelas dunia tunjukkan tekad [musik] pantangera jadi ASN berkualitas [musik] sama [musik] Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Shalom. Om swastiastu. Namo buddhaya. Salam kebajikan rahayu. Dan salam sehat untuk semua. Selamat pagi sobat ASN di mana pun Anda berada. Baik yang sudah bergabung di Zoom meeting dan juga live YouTube BPSDM Jatim TV. Senang sekali saya Fani Patriia dapat berjumpa dan menyapa sobat ASN dalam webinar ASN Belajar Seri 48 tahun 2025. Persembahan Korpu SDGIS BPSDM Provinsi Jawa Timur. Sobat ASN Provinsi Jawa Timur melalui BPSDM Provinsi Jawa Timur terpilih sebagai salah satu piloting program e-learning pembelajaran integritas ASN yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dan dalam rangka memperingati Hakordia Hari Anti Korupsi Sedunia ASN Belajar sehari 48 tahun 2025 mengusung tema integritas ASN pelajari pahami jalani cegah korupsi dimulai dalam diri. Sobat ASN, seperti yang kita tahu di tengah upaya nasional memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, isu integritas ASN semakin menjadi sorotan. Beragam kasus pelanggaran etika dan korupsi yang masih muncul menunjukkan bahwa penguatan karakter dan kesadaran anti korupsi tidak boleh berhenti. Di lain sisi, tuntutan publik terhadap transparansi dan akuntabilitas yang semakin tinggi mengharuskan ASN untuk konsisten menjunjung nilai integritas dalam setiap tindakan. Perubahan budaya birokrasi tidak hanya bertumpuh pada regulasi saja, tetapi pada komitmen individu untuk menolak segala bentuk penyimpangan. Melalui webinar ASN Belajar SAR 48 kali ini, mari memperkuat tekad bersama bahwa pencegahan korupsi dimulai dari diri demi Indonesia yang lebih bersih dan terpercaya. [musik] Sobat ASN, untuk membuka webinar ASN belajar seri 48 tahun 2025, marilah kita dengarkan terlebih dahulu opening speech yang akan disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur, Bapak Dr. Ramlianto, SP,MP. [musik] Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Akatuh. Salam sehat dan salam sejahtera untuk kita sekalian. Sobat ASN di seluruh tanah air, selamat bertemu kembali dalam webinar series ASN [musik] Belajar, sebuah wahana pengembangan kompetensi ASN persembahan Jatim Corporate University, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi [musik] Jawa Timur. Hari ini Kamis tanggal 11 Desember 2025, ASN belajar telah memasuki seri [musik] yang ke-48. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas antusiasme Sobat ASN di seluruh negeri untuk terus mengikuti secara aktif program ASN belajar [musik] ini. Sebagai bentuk terima kasih kami, kami selalu berkomitmen sekaligus terus berikhtiar [musik] untuk menyajikan topik-topik pengembangan kompetensi yang menarik, [musik] kekinian, dan tentu berdampak secara nyata terhadap peningkatan kompetensi dan [musik] kinerja aparatur sipil negara di Indonesia. Sobat ASN, hari ini ASN Belajar seri ke-48 tahun 2025 ini menyajikan salah satu tema penting sebagai bagian tindak lanjut dari penandatanganan naskah perjanjian kerja sama [musik] antara Pemerintah Daerah dan Kementerian Lembaga dengan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia tentang piloting program pembelajaran integritas berbasis e-learning bagi ASN di seluruh [musik] Indonesia. sebuah langkah strategis dalam rangka membangun ekosistem pembelajaran integritas yang lebih modern, lebih merata, dan lebih sistematis. Sehingga upaya pencegahan korupsi tidak lagi bersifat sporadis, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang terintegrasi [musik] dalam kultur birokrasi. Karena tema ini sangat tepat untuk kita elaborasi secara luas dan mendalam, maka ASN belajar seri ke-48 tahun 2025 ini mengangkat topik integritas ASN. Pelajari, pahami, dan jalani. Cegah korupsi dimulai dari diri sendiri. Nah, sudah menjadi tradisi akademik dalam ASN belajar bahwa topik menarik ini akan kita bahas secara intensif dari beragam perspektif bersama para narasumber yang sangat kompeten di bidangnya. [musik] Sabat ASN di seluruh tanah air, integritas pada hakikatnya [musik] bukan hanya konsep moral. Ia adalah pilar peradaban, pondasi kepercayaan publik, dan roh yang membuat birokrasi berdiri tegak di tengah godaan, tekanan, dan kompleksitas [musik] zaman. Dalam banyak studi tata kelola negara, korupsi tidak hanya merusak kebijakan atau anggaran, tetapi merusak kepercayaan. Sesuatu yang nilainya jauh lebih mahal daripada angka ekonomi apapun. Dan ASN adalah garda terdepan yang memegang mandat untuk menjaga [musik] kepercayaan itu. Integritas tidak cukup diketahui. Ia harus dipelajari agar dipahami, dipahami agar dihayati, dan dihayati agar menjadi tindakan yang konsisten dalam kehidupan sehari-hari. [musik] Integritas adalah sebuah nilai yang menjaga kita tetap tegak ketika godaan datang. yang [musik] menuntun keputusan kita ketika tidak ada yang melihat dan yang memastikan bahwa setiap tindakan kita selaras dengan amanah yang kita emban sebagai pelayan bangsa. [musik] Integritas adalah pondasi yang membuat kebijakan memiliki roh, pelayanan publik memiliki arah, dan birokrasi memiliki martabat. [musik] Ia bukan sekedar aturan tertulis, tetapi kompas moral yang menuntun setiap langkah [musik] kita dari meja pelayanan hingga ruang perumusan kebijakan. Integritas adalah nilai yang membuat pemerintah dipercaya, masyarakat merasa terlindungi, dan negara berdiri kokoh di atas etika, [musik] kejujuran, dan tanggung jawab. Karena tanpa integritas, kecanggihan sistem tidak berarti. Tanpa integritas, kecerdasan tidak menjadi kebaikan. [musik] Dan tanpa integritas jabatan kehilangan makna pengabdiannya. Kita semua tahu bahwa korupsi tidak selalu muncul dalam bentuk besar dan mencolok. Ia sering berawal dari hal kecil. Kompromi moral yang dibiarkan, kebiasaan yang ditoleransi, atau rasa bangga yang pudar terhadap profesi kita sebagai pelayan publik. Karena itu [musik] pencegahan korupsi harus dimulai dari diri sendiri, dari disiplin kecil yang kita jaga setiap hari, dari keputusan keputusan yang tampak sederhana, tetapi menentukan reputasi [musik] kita sebagai aparatur sipil negara dari kesadaran bahwa setiap tindakan kita adalah wajah negara di mata rakyat. Nah, Sobat ASN di seluruh tanah air, untuk membahas lebih lanjut topik menarik ini, kami telah mengundang para narasumber luar biasa yang sudah barang tentu sangat kompeten di bidangnya. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para narasumber hebat yang telah berkenan hadir dan akan berbagi berbagai informasi strategis kepada Sobat ASN di seluruh tanah air. [musik] Pertama kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ibu Dr. Erna Irawati, Sos, Empol Admin. Beliau adalah Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Kedua, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Sandri Justiana, S.Si., M.M. Beliau adalah Kasatgas Manajemen Pengetahuan dan Pembelajaran Digital Komisi Pemberantasan Korupsi [musik] Republik Indonesia. Dan ketiga, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Ir. Hendro Gunawan, MA. [musik] CGIC CA. Beliau adalah Inspektur Provinsi Jawa Timur. Nah, Sobat ASN, mari kita simak dengan seksama webinar ASN belajar seri ke-48 tahun 2025. Semoga bermanfaat. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih banyak Bapak Dr. Ramlianto, SPMP. Nah, Sobat ASN menjelang akhir tahun ini kami menghimbau kepada seluruh peserta webinar yang setia mengikuti dari awal tahun hingga saat ini dan belum mengunduh atau download sertifikat webinar selama tahun 2025 agar segera melakukannya. Hal ini untuk menghindari kemungkinan server penuh apabila pengunuhan dilakukan bersamaan pada akhir tahun. Nah, kalau misalnya masih bingung, tata cara pengunduhan sertifikat dapat Sobat ASN lihat pada tayangan video berikut ini. Halo, Sobat ASN Webinar. Ada informasi penting nih. Segera download data sertifikat webinar Anda karena mulai 1 Januari tahun 2026 akan dilakukan riset sistem untuk data pelatihan peserta pada tahun sebelumnya. Berikut video tutorialnya. Klik pada menu download sertifikat. Selanjutnya langsung download semua sertifikat yang tersedia. [musik] Sobat ASN, kita akan segera simak materi pertama yang akan disampaikan oleh narasumber kita yang pertama yaitu Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, Ibu Dr. TR Erna Irati Irawati, mohon maaf. Esos Empol Admin. [musik] Selamat pagi, Bu Erna. Selamat pagi, Bapak Ibu semuanya. Selamat pagi juga, Bu Erna. Bagaimana kabarnya pada hari ini? Baik, Mbak. Mendung Jakarta sama Ibu di sini. Di Surabaya juga mendung. kayaknya siang sedikit nanti bakalan hujan deh. Iya, kayaknya musim. Baik, senang sekali kita dapat berjumpa kembali pada sesi sebelumnya. Saya juga berjumpa secara virtual dengan Bu Erna dan hari ini kami bisa mendapati Bu Erna untuk menjadi narasumber dan memaparkan materinya. Tidak sabar, Ibu. Untuk itu waktu kami silakan. Ng, terima kasih banyak, Mbak Fani. Kayaknya beberapa kali kita bertemu. Semoga tidak mengurangi antusiasme semuanya. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi, salam sejahtera Bapak Ibu semuanya yang tergabung di dalam webinar seri kawan-kawan dari BPSDM Provinsi Jawa Timur ini. Saya sangat-sangat mengapresiasi kawan-kawan dari BPSDM Provinsi Jawa Timur yang selalu gercep kalau istilahnya seperti itu. Kemarin kita baru hadir bertemu dengan Pak Ramli dan kawan-kawan dan juga Pak Sekda di hari Anti Korupsi Sedunia di Yogyakarta. di situ salah satunya adalah penandatanganan PKS untuk piloting pembelajaran anti korupsi berdasarkan ee dengan berbasis e-learning yang nanti secara spesifik Bapak Ibu akan mungkin bertemu dengan Mas Andri yang akan menjelaskan secara banyak terkait dengan e-learning-nya dan juga mungkin program-program dari kawan-kawan KPK kalau kita berbicara mengenai anti korupsi. Ee pagi hari ini Bapak, Ibu mungkin ada beberapa yang beberapa kali bertemu dengan kami dari Lembaga Administrasi Negara. Hari ini topiknya sekali lagi kalau bertemu dengan Lembaga Administrasi Negara pasti tentang pengembangan kompetensi. Tapi substansi yang akan kita diskusikan pada pagi hari ini substansi yang sangat-sangat relevan, sering kita dengar dan kemudian mungkin ada berbagai diskusi menarik kalau kita berbicara mengenai ee integritas secara khusus kita berbicara mengenai anti korupsi Bapak Ibu. Jadi saya akan memaparkan beberapa hal yang terkait dengan saya akan memuliinya dari integritas Bapak Ibu. Jadi saya mengangkat temanya adalah integritas aparatur Sipil Negara, pilar utama pencegahan korupsi. Tapi di tadi di dalam pembukaan Pak Ramli juga sudah sedikit menyinggung mengenai bahwa integritas adalah fondasi utama kita ketika kita bekerja di sektor publik. Karena memang tugas kita adalah memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dengan bertanggung jawab gitu. Jadi saya akan mengangkat isunya adalah integritas. Ee namun di dalamnya kalau berbicara mengenai integritas pasti kita berbicara mengenai perilaku apa yang harus kita tunjukkan untuk menunjukkan bahwa kita berintegritas. Saya akan memulai paparan saya. Ee kalau berbicara mengenai bekerja di sektor publik bahkan di sektor swasta pun sama Bapak Ibu. kita berbicara, kita ingin mendapatkan dan kita ingin menjadi seorang yang disebut sebagai seorang yang profesional. Ketika kita berbicara mengenai profesionalisme, ada tiga komitmen utama yang harus menjadi acuan, yang harus kita pegang, dan harus menjadi acuan kita ketika kita bekerja. Yang pertama adalah komitmen terhadap standar etika. Nanti saya akan membedah tiga komitmen ini dan secara khusus nanti lebih dalam kita akan berbicara mengenai komitmen terhadap integritas. Jadi untuk bisa menjadi seseorang yang profesional Bapak Ibu ada minimal tiga komitmen yang menjadi acuan kita. Yang pertama adalah komitmen terhadap standar etika. Yang kedua adalah komitmen terhadap kompetensi. Dan yang ketiga adalah komitmen terhadap integritas dalam menjalankan tugas, Bapak, Ibu. Jadi, sekali lagi tiga ini yang kalau kita berbicara anti korupsi juga sangat-sangat penting dan sangat-sangat terkait, Bapak, Ibu. Kalau kita berbicara, kita bisa disebut sebagai seseorang yang profesional. Tidak hanya kita berbicara mengenai kinerja kita baik, tapi juga perilaku kita baik. Nah, perilaku yang baik terkait dengan integritas seperti apa nanti akan menjadi diskusi di dalam paparan saya. Jadi, tiga komitmen ini yang melandasi kita bekerja, Bapak Ibu. Yang pertama adalah komitmen terhadap standar etika tadi, Bapak, Ibu. Yang pertama, kalau kita bekerja di sektor publik, kita tahu bahwa kita memiliki nilai-nilai dasar, Bapak, Ibu. Nilai nilai dasarnya berakhlak Bapak, Ibu. berorientasi pelayanan akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Kenapa kita harus komitmen terhadap standar etika? Karena ketika kita memiliki sebuah nilai, nilai ini menjadi acuan kita untuk berperilaku. Bapak, Ibu, secara khusus kalau nanti kita berbicara mengenai integritas, dia berada di cakupannya adalah yang akuntabilitas. Bapak, Ibu melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin, dan berintegritas tinggi. Jadi sekali lagi, komitmen terhadap nilai menjadi bagian utama kita ketika kita berbicara mengenai profesionalitas, nilai menjadi acuan kita berperilaku. Perilaku setiap individu yang ada di dalam organisasi membentuk budaya. Budaya organisasi adalah cerminan dari semua perilaku yang ada di dalam ee ee individu-individu yang ada di dalam organisasi. Nah, budaya ini biasanya yang dilihat oleh pelanggan kita, Bapak, Ibu. Mungkin Bapak, Ibu akan mengatakan, "Bu, jarang nih yang nanyain mengenai ee nilai-nilai di sektor publik." Memang Bapak Ibu karena nilai-nilai ini adalah pedoman untuk berperilaku yang dilihat oleh pelanggan kita adalah perilaku setiap individu yang ada di dalamnya yang menjadi budaya tadi gitu. Dan ini menjadi tanggung jawab bersama. Makanya kalau kita berbicara mengenai bagaimana perilakunya untuk nilai-nilai berakhlak yang dilihat adalah misalnya kita bertemu dengan pelanggan kita, apakah kita ramah atau tidak. Itu perilaku kita, Bapak, Ibu. Pelanggan jarang sekali menanyakan, "Eh, nilaimu apa gitu." Tapi melihat eh kalau saya datang ingin mendapatkan pelayanan, bagaimana perilaku orang yang melayani? Kalau saya mau kolosi, bagaimana perilaku dari ASN yang melayani kita? Jadi sekali lagi, komitmen terhadap nilai adalah bagaimana kita memahami nilai-nilai yang menjadi acuan kita bertindak dan kemudian diterjemahkan di dalam perilaku kita. Nah, setiap nilai Bapak, Ibu ada kode etikanya, ada kode perilakunya, kemudian menjadi perilaku kita yang diamati, dilihat orang lain, dinilai oleh orang lain. Jadi, komitmen kita terhadap nilai adalah nilai menawarkan perilaku-perilaku baik yang dapat kita lakukan sehingga kita bisa memberikan pelayanan yang terbaik. Jadi komitmen terhadap nilai menjadi pedoman kita untuk berperilaku. Salah satunya tadi Bapak Ibu berintegritas tinggi. Nanti saya akan menjabarkan mengenai berintegritas tinggi. Kemudian yang kedua adalah komitmen terhadap kompetensi Bapak Ibu profesional. Yang pertama komitmen terhadap nilai. Yang kedua adalah komitmen terhadap kompetensi yaitu mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara efektif dan efisien sesuai dengan standar yang ditetapkan. Bapak, Ibu misalnya tadi ada pelanggan datang ke kita kemudian berdasarkan etika kita menyambut dengan ramah, dengan sopan. Tapi Bapak Ibu ketika pelanggan menanyakan sebuah informasi tapi ternyata kita memberikan informasi yang salah. Nah, profesionalismenya enggak ketemu juga gitu. Jadi kompeten adalah kita mampu melaksanakan tugas jabatan kita sesuai dengan standar yang ditetapkan gitu. Jadi kalau berbicara profesionalitas ketika kita mungkin berperilaku sesuai dengan standar etika tapi ternyata Bapak Ibu informasi yang kita berikan salah ya kita bisa disebut tidak profesional juga. meskipun kita tadi standar etika kalau berbicara mengenai ee berorientasi pelayanan ramah dan lain-lain ketemu, tapi ternyata akurasinya tidak bertemu. Jadi kompeten ini adalah sebuah upaya kita untuk memastikan bahwa kita memiliki setiap kualifikasi dan juga kompetensi yang disyaratkan untuk melaksanakan jabatan kita. Sehingga ketika kita melakukan pekerjaan, pekerjaan yang kita lakukan memiliki output outpun, outcome yang berkualitas. Jadi ini biasanya kita sebut kinerja lebih banyak areanya berbicara mengenai kompetensi. Apakah ketika kita memiliki sebuah target tertentu di dalam melaksanakan pekerjaan, apakah kita bisa melaksanakan pekerjaan dengan baik, dengan kualitas yang baik gitu. Misalnya target kita adalah membuat eh surat dengan MS Word zero error gitu. Apakah ketika kita diberi tugas membuat surat, kita bisa menggunakan memanfaatkan MS Word dengan baik? Kemudian kita bisa memproduksi sebuah surat dengan baik atau misalnya Bapak Ibu menjadi tim untuk content creator ternyata ada teknologi baru. Kemudian kita diberi tugas oleh kantor membuat konten dengan target tertentu, tapi ternyata ada teknologi baru. Apakah kompetensi kita ee sesuai atau tidak? Kalau belum sesuai berarti kita harus belajar tentang teknologi baru itu sehingga targetnya dapat tercapai. Ee sekali lagi kalau berbicara mengenai kompetensi kita memiliki growth mindset yaitu keyakinan bahwa kompetensi itu bisa dipelajari dan dapat dikembangkan. Dan ini nanti ada kaitannya dengan integritas Bapak Ibu. Kemarin ketika kita bertemu dengan kawan-kawan KPK di Jogja di Hordia Nasional, Bapak Hcordia eh di situ salah satu yang menjadi highlight penting adalah ketika berbicara mengenai integritas dan anti korupsi tidak berarti kalau kita pernah belajar di Lazar, kita pernah belajar di pelatihan kepemimpinan atau mengikuti sebuah pelatihan satu kali dianggap kita sudah selesai. Ee kalau berbicara mengenai integritas dan anti korupsi, ternyata Bapak, Ibu ketika kita ingin selalu ee budaya anti korupsi selalu menjadi bagian dari hidup kita, reminding itu harus terus dilakukan gitu. Bahkan di beberapa negara kemarin ee kawan-kawan KPK menyebutkan ada beberapa negara yang minimal dua kali dalam 1 tahun semua ASN atau pegawai pemerintah yang ada di negara itu harus mengakses dan belajar tentang anti korupsi sehingga apa ini menjadi otomatis Bapak Ibu kalau Pak Ramli tadi mengatakan dimulai dari diri sendiri jadi kita itu sudah terswitch gitu tahu kalau seperti ini abu-abu seperti ini apa yang harus kita lakukan apakah ini termasuk di dalam ranah korupsi atau tidak? Apakah kita harus melakukan gratifikasi dalam kondisi tertentu? Ini menjadi secara otomatis menjadi reflek kita, menjadi pemahaman kita ketika berbicara mengenai internalisasi pengembangan kompetensi menjadi sangat penting, Bapak, Ibu. Jadi sekali lagi komitmen terhadap kompetensi ini atau komitmen terhadap kompeten ini untuk semua standar kompetensi untuk semua kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan ketika kita bekerja mau hard skill ataupun soft skill Bapak Ibu termasuk ketika kita berbicara mengenai korupsi. Kemudian yang ketiga, Bapak Ibu berbicara mengenai profesionalitas adalah komitmen terhadap integritas. Ini yang menjadi fokus kita hari ini, Bapak, Ibu. Integritas adalah keselasan antara nilai, ucapan, tindakan, terutama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kita sebagai seorang ASN. Di sini ee integritas adalah fondasi utama Bapak Ibu kalau kita berbicara mengenai profesionalisme. Tadi saya memberikan contoh mungkin kita bisa komitmen terhadap standar etika nilai khususnya nilai pelayanan memberikan pelayanan terhadap pelanggan kita dengan ramah. Kemudian komitmen terhadap kompeten kita bisa memberikan informasi secara tepat. Tapi Bapak Ibu kalau kita ramah dan memberikan pelayanan secara tepat, iming-imingnya adalah imbalan Bapak Ibu, kita tidak ada integritas runtuh semuanya Bapak Ibu. tidak ada nilainya dari nilai pelayanan atau nilai-nilai komitmen terhadap standar etika dan komitmen terhadap standar kompetensi tadi tidak ada nilainya ketika pondasinya integritas ini tidak muncul. Kita hanya ramah kepada orang yang akan memberikan imbalan kita. Kita hanya memberikan informasi yang tepat sesuai dengan kompetensi yang kita miliki atau membantu orang lain, membantu pelanggan kita. tapi ada iming-imingnya. Nah, menjadi tidak profesional lagi, Bapak, Ibu. Duanya lolos, tapi integritasnya tidak lolos, kita tidak bisa dikatakan sebagai profesionalitas. Jadi sekali lagi, integritas adalah fondasi utama dari profesionalisme. Tanpa integritas, kompetensi, dan etika tidak akan memiliki makna. Dan Bapak Ibu sekali lagi bahkan ee ketika kita berbicara mengenai integritas sering sekali membutuhkan biasanya yang paling utama adalah membutuhkan keberanian Bapak Ibu apakah berani atau tidak? beberapa kali saya diskusi dengan kawan-kawan CPNS, Bapak, Ibu. Untuk kawan-kawan CPNS biasanya integritas ini apa namanya? Ketika masih baru, dia masuk di dalam lingkungan yang baru, berada di dalam lingkungan yang mayoritas. Pegawainya adalah pegawai-pegawai yang lama, Bapak, Ibu. Biasanya kalau berbenturan dengan integritas yang dibutuhkan adalah keberanian. Jadi, sekali lagi, konsistensi bahkan ketika tidak ada yang mengawasi menjadi kunci. Bapak, Ibu ketika kita berbicara mengenai integritas ini. Nah, ini ee apa namanya yang menjadi bahasan kita lebih mendalam dan nanti juga dengan Masri ee dan juga narasumber yang lainnya saya yakin akan banyak membahas mengenai makna dari integritas. Misalnya kita berbicara kejujuran meskipun tadi Pak Ramli mengatakan kalau kemarin kawan-kawan KPK menyebutnya ada yang disebut dengan PTI corruption Bapak Ibu. Jadi korupsi-korupsi yang mungkin bagi kita ah ini kan kecil, ah ini kan ee biasa, tidak menyangkut bla bla bla Bapak, Ibu dianggap sebagai hal yang lumrah. Tapi ternyata itu adalah awal dari kita melegalkan atau menjadikan budaya untuk hal-hal yang sebenarnya masuk di dalam kategori korupsi, Bapak, Ibu. Jadi misalnya ee kejujuran kita di dalam membuat laporan, tidak memanipulasi data, tidak menerima gratifikasi dan juga menyampaikan informasi sesuai yang ada atau sesuai yang sebenar-benarnya. Jadi makna integritas yang pertama adalah kejujuran, yang kedua adalah konsistensi. Bapak, Ibu bersikap sama dalam berbagai situasi. Jangan kalau misalnya di hadapan orang lain Bapak Ibu kita mengatakan, "Oke, ee ini enggak benar. Kita harus ee melakukan gratifikasi." Tapi diam-diam ketika tidak ada yang mengawasi, tidak ada yang melihat, "Oke, enggak ada yang melihat, saya akan melakukan ini," gitu. Jadi tidak konsisten. Jadi, kita tidak berubah ee pendirian kita karena tekanan atau karena kepentingan pribadi atau rekognisi-reknisi yang lainnya. Kemudian yang ketiga adalah ee tanggung jawab moral. Ini tadi yang saya sebutkan Bapak Ibu melakukan yang benar meskipun sulit dan berani menolak hal yang melanggar aturan. Ini sering sekali kalau kita berada di dalam sebuah lingkungan atau situasi yang menganggap hal-hal yang sifatnya py corruption misalnya ee ada imbalan meskipun sedikit Bapak Ibu terhadap pelayanan yang kita lakukan. Kemudian mayoritas orang-orang yang ada di dalamnya melakukan hal yang sama kita anggap sebagai budaya tapi kita tahu itu tidak benar. Sering sekali untuk mendobrak ini bukan hal yang mudah, Bapak, Ibu. Jadi, sering sekali tanggung jawab moral kita menjadi kekuatan kita untuk melakukan yang benar meskipun sulit. Kemudian yang keempat menjadi teladan Bapak Ibu, Bapak Ibu menjadi contoh bagi rekan kerja dan masyarakat ee dalam kita berperilaku ketika berbicara mengenai beberapa hal yang masuk kategori di dalam anti korupsi. Jadi ini biasanya apakah seseorang itu apa yang dikatakan dengan apa yang dilakukan itu sama atau tidak gitu. Ini yang ber kunci utama dari keteladanan adalah kita bisa menjadi contoh bagi rekan-rekan untuk perilaku-perilaku yang baik terkait dengan ee anti korupsi. Misalnya menolak gratifikasi, melaporkannya, tidak manipulasi laporan, dan juga menjaga kerahasiaan data. Kemudian Bapak Ibu, mengapa integritas ini penting bagi ASN? sekali lagi menjadi fondasi Bapak Ibu. Jadi ketika kita berbicara mengenai stigma dan branding Bapak Ibu bagi ASN ini menjadi tanggung jawab bersama tanggung jawab semua orang. Kita tidak bisa mengatakan bahwa bahkan sering sekali Bapak Ibu kalau melihat beberapa pemberitaan gitu ASN-nya korupsi gitu. Kemudian ini dianggap sebagai stigma semua ASN yang ada di Indonesia kecenderungannya adalah melakukan korupsi. Misalnya korupsi waktu, korupsi yang sifatnya PTI corruption ee dan juga korupsi korupsi-korupsi yang mungkin dalam skala yang lebih besar lagi, Bapak, Ibu. Jadi ini menjadi tanggung jawab bersama gitu. Karena apa? Kalau ada sebagian atau bahkan beberapa orang melakukan tindakan korupsi, Bapak, Ibu yang rusak adalah semuanya. Kalau kita orang Jawa biasanya untuk kawan-kawan yang di luar Jawa, mohon maaf digebyah-uyah gitu Bapak, Ibu istilahnya bahwa disamakan gitu. Di sini melakukan korupsi di sini lambat-lambat santai-santai. Kalau dikasih ee apa namanya? Uang baru diberikan pelayan yang cepat. dianggap bahwa semuanya juga memiliki komitmen yang sama atau dianggap semuanya memiliki perilaku yang sama. Nah, sekali lagi mengapa integritas menjadi penting? Karena ini menjadi fondasi utama bagi ASN karena memang keberadaan kita adalah memberikan pelayanan publik dan pelayanan ini harus dilaksanakan dengan jujur dan bertanggung jawab. Kemudian yang kedua adalah menjaga kepercayaan publik. Bapak, Ibu, kita harus mengakui saat ini kita belum memiliki stigma birokrasi yang optimal. Masih banyak keluhan, masih banyak komplain yang dilakukan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan dari sektor publik. Sekali lagi Bapak Ibu, ini kepercayaan dari masyarakat ini menjadi penting bagi kita karena dukungan utama kita adalah dari masyarakat kita. misalnya dalam bentuk pajak, dalam penilaian dan lain-lain. Ini adalah bentuk dari dukungan masyarakat. Ketika kita berada di dalam sektor publik dan kita melakukan sesuatu yang tidak berintegritas, akhirnya masyarakatnya tidak percaya. Yang apa yang kita lakukan tidak akan ada gunanya, Bapak, Ibu. Karena dianggap apa? Ah, ini pasti hanya untuk orang-orang tertentu, hanya untuk orang-orang yang berani membayar dan lain-lain. Kemudian mencegah kerusakan birokrasi, menghindari ketidakbertayaan, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Ini beberapa mengapa integritas penting. Kemudian menjadi kewajiban Bapak, Ibu demi tata kelola pemerintah yang baik, Bapak, Ibu. Tapi sekali lagi, kita saat ini masih di dalam sebuah stigma birokrasi yang belum optimal, Bapak, Ibu. Kita masih memiliki catatan-catatan yang menjadi tanggung jawab bersama kita. Salah satunya adalah ketika kita berbicara mengenai integritas ini. Apa tantangan dari integritas? Sebenarnya ini tantangan profesionalisme, tapi juga ee karena salah satu tantangan dari profesionalisme adalah integritas, Bapak, Ibu. ini juga relevan ketika kita berbicara apa sih kalau bekerja di sektor publik ee hambatan yang pertama gitu. Yang pertama adalah budaya tadi yang tadi Bapak Ibu organisasi pemerintah mungkin berada di dalam zona budaya kerja yang nyaman. dalam arti budaya kerja yang nyaman. Kalau kita berbicara integritas dan juga anti korupsi, Bapak, Ibu, misalnya kita berada di dalam zonda, ah enggak apa-apalah itu kan ucapan terima kasih cuman sedikit dan lain-lain dan semua melakukan. Makanya saya juga akan melakukan hal yang sama karena kalau saya tidak melakukan hal yang sama, saya akan dibenci, dipinggirkan, dan lain-lain. Ya, yang pertama adalah hambatan budaya. termasuk ee misalnya kita berbicara korupsi waktu bekerja atau korupsi ee korupsi barang-barang persediaan kantor misalnya Bapak Ibu untuk keperluan pribadi. Ah, teman saya kemarin juga ngambil tuh kertas satu rim untuk dibawa pulang. Kenapa saya enggak gitu? Nah, ini berada ee hambatan budaya menjadi salah satu tantangan ketika kita berbicara integritas. Kemudian yang kedua adalah pengaruh politik dan kepentingan. Sering sekali Bapak Ibu politik tidak selalu identik dengan partai politik ya Bapak Ibu. Misalnya situasi di dalam kantor hubungan antara pemimpin dan bawahan. Bapak, Ibu, pemimpin menghendaki kita melakukan sesuatu yang kita tahu jelas-jelas Bapak, Ibu, bahwa perilaku ini bertentangan dengan ee etika yang kita miliki. Tapi karena kita adalah subordinat atau bawahan dari mereka, sering sekali kita merasa tidak punya choice. Kita hanya mengikuti arahan dari pimpinan. Jadi sekali lagi yang tadi saya sebutkan, keberanian menjadi kunci Bapak Ibu, tapi sekali lagi ini menjadi tantangan tersendiri bagaimana kita berani ketika kita berbicara di dalam sebuah lingkungan di mana ada beberapa pengaruh ee politik dan kepentingan yang berjalan. Kemudian yang ketiga adalah resistance terhadap perubahan. Ini sama dengan agak ada agak ada hubungannya dengan hambatan budaya tadi Bapak, Ibu. budaya kerja tidak selalu tidak selalu budaya ini bisa berubah maksud saya ke sana. Jadi sebuah budaya di dalam sebuah organisasi kalau memang budayanya ini tidak oke Bapak Ibu ya memang harus dirubah gitu. Sering sekali kemauan kita untuk merubah ini loh saya kan sendirian ya. Saya cuman kalau sendirian berarti yang mayoritas tidak mau berubah resistance terhadap perubahan. Saya membutuhkan effort yang lebih tinggi dong untuk mendobrak budaya-budaya yang memang sudah tidak sesuai dengan perubahan dan tidak sesuai dengan tuntutan dari profesionalisme kita. Nah, sering sekali kemudian yah daripada saya berjuang sendirian ya sudahlah saya ngikut aja sama orang-orang yang anti dengan perubahan. Lama-lama Bapak Ibu transformasi tidak terjadi ya kita berada di dalam zona yang tadi saya sebutkan stigma birokrasinya masih berada di stigma yang belum optimal. Kemudian yang keempat yang ada hubungannya banyak dengan lembaga administrasi negara Bapak Ibu adalah yang terkait dengan pembelajaran atau pengembangan kompetensi dan juga kepemimpinan. Bapak Ibu tadi saya menyebutkan bahwa sering sekali ketika kita berbicara mengenai kalau kompetensi itu kan kita berbicara tiga hal Bapak Ibu. knowledge, skill, dan attitude. Nah, ketiganya perlu selalu direskilling dan diupskilling, Bapak, Ibu, untuk disesuaikan dengan konteks kita bekerja sesuai dengan perubahan. Nah, sama juga dengan integritas dan anti korupsi ini, Bapak, Ibu. Sering sekali integritas dan anti korupsi berhadapan dengan perubahan. Bapak, Ibu misalnya perilaku korupsinya menjadi berbeda gitu. Kalau kemarin misalnya transaksinya adalah transaksi langsung, kemudian ada teknologi menggunakan teknologi. Teknologinya semakin canggih semakin canggih. Pertanyaannya adalah ketika kita sebagai ASN diberikan pembekalan tentang anti korupsi mungkin hanya satu kali, berarti kita mungkin di dalam pembelajaran akan ditawarkan atau diberikan kasus, diberikan definisi-definisi, jenis-jenis korupsi pada satu era yang kemungkinan ini sudah berubah, Bapak, Ibu. sehingga kita tidak memiliki kemampuan bahkan untuk mendeteksi, untuk melihat, untuk melakukan judgement terhadap tindakan-tindakan korupsi. Jadi sekali lagi tantangan dari integritas salah satunya adalah bagaimana kita memastikan bahwa pemahaman yang nanti mendirect setiap perilaku kita relevan adalah melakukan pelatihan secara berkelanjutan. Nah, ini yang sering sekali dianggap bahwa orang itu kalau sudah mengikuti latar berarti sudah harus paham mengenai integritas gitu, harus paham mengenai ee berorientasi pelayanan, harus paham mengenai kompeten kemudian harmonis dan lain-lain. Bapak Ibu, kita harus selalu melakukan updating untuk kompetensi yang kita miliki disesuaikan dengan perubahan. termasuk kalau kita berbicara mengenai integritas dan anti korupsi tidak cukup hanya satu kali Bapak Ibu kita belajar mengenai anti korupsi, kita belajar tentang integritas sehingga kita relevan dengan setiap perkembangan arah, tipe, tren, dan ee apa namanya? Kecenderungan korupsi di sektor publik, gitu, Bapak. Nah, ini sekali lagi kalau kita tidak memahami nanti di dalam pekerjaan sehari-hari kita tidak mampu mengenali, akhirnya kita terjebak di dalam perilaku-perilaku yang cenderung masuk di dalam areanya korupsi. Jadi, sekali lagi beberapa tantangan dari integritas ini menjadi PR penting bagi kita. Salah satunya adalah apa strategi melalui pengembangan kompetensi atau melalui pembelajaran yang dapat kita lakukan untuk memastikan bahwa semua ASN di Indonesia, jumlah ASN di Indonesia hari ini hampir 6 juta, Bapak, Ibu. Kalau tahun 2024 mungkin kita memiliki 4 kom sekitar 4,7 juta. Kemudian di bulan November kemarin atau Oktober Bapak Ibu kita memiliki 4,5 juta. Bulan ini Bapak Ibu bulan Desember sekitar 49 eh sori 5,9 juta dan tahun depan mungkin sudah lebih dari 6 juta. Bagaimana kita memastikan semua ASN ini memiliki bekal yang cukup kalau kita berbicara mengenai integritas dan anti korupsi? Apa strategi yang harus kita lakukan? Apa pendekatan yang harus kita lakukan? bagaimana kolaborasi pembelajaran kita lakukan untuk memastikan akses bagi semua ASN ini. Ini Bapak Ibu nanti mungkin ee Bapak Ibu bisa mencari data-data yang terbaru ini. Data tahun apa namanya? Data tahun 2024 mengenai korupsi di Indonesia. Fakta bahwa korupsi di Indonesia masih menjadi isu strategis nasional dan juga korupsi masih menjadi termasuk di dalam extraordinary crime di Indonesia atau kejahatan luar biasa di Indonesia. Ini yang membuat pembelajaran-pembelajaran tentang integritas dan juga anti korupsi menjadi wajib dilakukan. Dan sekali lagi tidak hanya mengakses satu kali kalau berbicara mengenai pembelajaran tadi, tapi kita juga bagaimana memastikan tetap terupdate. Bapak, Ibu, berapa kali dalam 1 tahun setiap ASN harus belajar mengenai anti korupsi. Jadi ee upaya anti korupsi sebagai aksi nyata dari integritas Bapak, Ibu biasanya ini kalau kawan-kawan KPK ini yang menjadi apa? tugasnya kawan-kawan KPK yang nantinya untuk pelaksanaannya berkolaborasi dengan berbagai pihak anti korupsi. Ee upaya anti korupsi Bapak Ibu meliputi pencegahan, deteksi dan penindakan. Khusus kalau berbicara dengan lembaga administrasi negara, Bapak Ibu, saya yakin kita areanya adalah di area pencegahan dengan pembelajaran bagaimana kita bisa menciptakan lingkungan pembelajaran sehingga kita bisa menyiapkan semua ASN di Indonesia untuk bisa mencegah penyalahgunaan kekuasaan demi keuntungan pribadi dan juga melakukan tindakan-tindakan yang termasuk kategori korupsi. Jadi sekali lagi bahwa pembelajaran adalah sebuah strategi untuk menciptakan ketangguhan dalam pencegahan korupsi. Bagaimana dengan strategi-strategi belajar yang bervariasi, kita bisa menciptakan ASN yang tangguh gitu. Tangguh itu berani, mampu mengidentifikasi, mampu melakukan tindakan nyata untuk pencegahan korupsi. pembelajaran menjadi strategi pencegahan korupsi karena berperan menjadi pembentuk pengetahuan sikap dan perilaku agar konsisten dengan nilai integritas. Jadi ee misalnya Bapak Ibu, bagaimana kita bisa membangun sebuah pembelajaran yang meningkatkan kesadaran dan pengetahuan. Banyak kasus korupsi terjadi karena kita tidak tahu, Bapak, Ibu, yang disebut dengan PTI corruption gitu. Nanti kalau mau nanya lebih detail apa PTI corruption, ciri-cirinya seperti apa, bentuk-bentuknya di sektor publik seperti apa dengan Masri. Saya yakin nanti banyak contoh-contoh di sana. Jadi sering sekali bahwa karena kita tidak tahu atau pemahaman yang lemah tentang aturan-aturan yang berlaku di sektor publik, Bapak, Ibu. Pelatihan yang rutin Bapak Ibu karena kebijakannya kan juga berubah Bapak Ibu. kebijakan hari ini misalnya berlaku 5 tahun, 3 tahun atau bahkan 1 tahun kemudian ada perubahan karena apa ya? Lingkungannya berubah, kebijakannya akan mengikuti terhadap perubahan. Nah, sering sekali kalau kita tidak update dengan kebijakan-kebijakan termasuk kebijakan-kebijakan yang terkait dengan korupsi dan integritas Bapak, Ibu kita menjadi tidak tahu ya akhirnya kita tidak bisa membedakan ini sebenarnya oh tahun kemarin boleh, sekarang enggak boleh. kita terjebak pada
Resume
Categories