ASN Belajar Seri 48 | 2025 - Integritas ASN:Pelajari, Pahami, Jalani Cegah Korupsi Dimulai dari Diri
B58s0PWexlY • 2025-12-11
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
[musik]
[musik] Zaman yang terus bergerak,
sambut dengan [musik] penuh semangat.
Saatnya kita melangkah.
Hadapi segala [musik]
tantangan.
Tingkatkan setiap kompetensi [musik]
untuk pelayanan berdampak.
Bersama [musik] ASN belajar.
Ciptakan SDM unggul berprestasi. [musik]
selalu inisiatif dan kolaboratif
untuk inovasi yang berkelanjutan.
[musik] Jadi ASN berakhlak mulia
siap menyongsong Indonesia emas.
ASM
belajar wujudkan [musik]
pemerintahan
berkelas dunia satukan tekad pantang
menyerah
jadi [musik] ASN cetar berkualitas
belajar wujud
pemerintahan
kelas dunia
bukan tekad [musik]
tanggung sejarah
jadi ASN
berkualit [musik]
[musik]
Perbedaan Bapak
namanya. Nah, mulai 2015 persisnya
Januari 2015 saya pindah ke ee Provinsi
Jawa Timur ya. Jadi sampai sekarang
menjadi
ee banyak pernak-perniknya
terutama di perencanaan dan penganggaran
Bapak Ibu.
karena dia berpikir ya ya sudah enggak
mungkin lagi mau ke mana gitu kan
fungsional ya seperti yang Anda lihat
selama ini kan guru [musik]
atau di bidang kesehatan atau ya sudah
selesai
dan [musik]
ee
apa lu serious ee kemewahan
wibawa
yang Anda bayangkan sebagai pejabat itu
sudah.
[musik]
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Perkenalkan saya dari
Bapeda Kabupaten Bojonegoro.
Kami adalah salah satu perwakilan dari
peserta diklat perencanaan dan
penganggaran angkatan pertama tahun 2024
di BPSDM Provinsi Jawa Timur.
E kesan kami selama mengikuti ee
pelatihan ini yang pertama bahwa diklat
perencanaan penganggaran ini sangat
berarti bagi kami para perencana
utamanya yang berangkat bukan dari
perencana murni namun dari hasil
penyetaraan. Di mana ilmu kami tentang
perencanaan dan penganggaran dalam arti
praktis sangat terbatas. Melalui diklat
yang difasilitasi oleh BPSDM Jawa Timur
ini, kami merasa terbantu dan
mendapatkan pengetahuan serta
keterampilan yang memang dibutuhkan
dalam kompetensi sebagai perencanaan.
[musik] dalam hal penyelenggaraan. Kami
memberikan apresiasi dan rasa terima
kasih kepada BPSDM yang telah melayani
kami dengan sangat baik, sangat
profesional, dan tentunya ke depan kami
berharap perbaikan-perbaikan ini akan
[musik] terus dilakukan sehingga membawa
manfaat bagi seluruh aparatur di
Provinsi Jawa Timur. Terus bergerak,
terus juara BPSDM Jawa Timur.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Saya Nonika Feni Privianti,
peserta diklat perencanaan dan
penganggaran
Provinsi Jawa Timur tahun 2024. Terima
kasih atas kolaborasi BPSC dengan
BAPENAS dalam meningkatkan kompetensi
kami dalam sebagai perencana untuk
mendukung pembangunan kabupaten kota
dengan fasilitas dan narasumber yang
berkualitas menjadikan kami ASN yang
berkompeten dan profesional. Semoga ke
depan [musik] segala yang kita terima
dalam pelatihan ini menjadikan kami ASN
yang meningkatkan pembangunan daerah
menjadi pembangunan yang maju dan
menjadikan Indonesia emas. Terima kasih.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. BPSDM luar biasa.
Pelatan perencanaan dan penganggaran
angkatan 1 kontribusi provinsi Jawa
Timur tahun 2024. [musik]
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Yang terhormat Kepala ee BK DPSDM
Provinsi Jawa Timur. Yang terhormat Ibu
War [musik]
seluruh panitia dan teman-teman peserta
[musik] pelatihan perencanaan dan
penggalan mereka.
pertama dan ketiga [musik]
indikator kinerja
itu kan angel banget indikator kinerja
itu
secara resmi saya nyatakan diakhiri
terima kasih asalamualaikum
warahmatullah
Cana
terus bermti
Indonesia
BPSDM Ja,
terima kasih [musik]
[musik]
ke dalam satu SKBT saja. misalkan
ee
berupat itu sendiri sebenarnya sudah
kitaasi e setelah kita masuk juga
seperti ini walaupun kita ya [musik]
yang lain
tata kelola pemerintah yang adui di mana
di sini sasaran kita pemerintahan yang
berbasis elektronik
[musik] sudah Pak
Iya ee permisi Pak Lompat ee dari Bu.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Alhamdulillah. Perkenalkan
saya Ahmad Nur, peserta pelatihan
perencanaan dan penganggaran angkatan 2
tahun [musik]
BPSDM Provinsi Jawa Timur. Saya dari
Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sumenep.
Alhamdulillah selama mengikuti pelatihan
perencanaan ini banyak ilmu dan
pengetahuan baru yang kami dapat
terutama
dari
pegawai yang memang bukan kompetensi
[musik] sebagai perencana tapi
ditugaskan untuk melakukan perencanaan.
Ini sesuatu hal yang luar biasa. kami
mendapatkan ee ilmu dan pemahaman yang
sangat bermanfaat. Sekali lagi terima
kasih saya sampaikan kepada BPSDM.
BPSDM Provinsi Jawa Timur keren dan
[musik] maju.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Saya Fina Nurilihi, peserta
pelatihan perencanaan dan penganggaran
angkatan 2 Provinsi Jawa Timur tahun
2024. Saya berasal dari Bapeda,
Kabupaten Bojonegoro. Selama menjalani
pelatihan ini, saya merasa [musik]
mendapat banyak sekali ilmu-ilmu baru
dan pengetahuan yang dapat saya gunakan
[musik]
untuk
menyusun dokumen perencanaan yang ada di
kabupaten
agar dapat mewujudkan Indonesia emas
tahun 2045.
Terima kasih untuk BPSDM Jawa Timur dan
Bapak Ibu Widya [musik] Iswara yang
telah men-sharing ilmu-ilmu dan
pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi
kami perencana. Semoga [musik]
pendidikan dan pelatihan ini akan terus
berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.
BPSDM juara, BPSDM maju, BPSDM [musik]
keren. Terima kasih.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Yang [musik] terhormat ee Ibu kelas,
yang terhormat juga [musik] pendamping
kelas Bapak, yang terhormat ee Ibu dari
perwakilan bidang pembansi. [musik]
Maaf, Pak.
Bapak dan yang terhormat ee rekan-rekan
semuanya [musik] dari kabupaten kota di
seluruh Provinsi Jawa Timur dan dari
perwakilan ee perangkat daerah di Jawa
Timur. Terima kasih. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Kita semua shalom. [musik] Om
swastiastu. Namo buddhaya. Salam
kebajikan.
Yang saya hormati setia
saya padahal dulu beliau [musik] juga
ee staf di waktu saya sebagai kepala
bidang.
Ee yang saya hormati
para
ee teman-teman
penyelenggara, panitia
dan wabil khusus para peserta tingkat
perencanaan dan penganggaran pola
kondisi antara dua pemerintah provinsi
[musik]
Jawa Timur.
[musik]
Pelatihan perencanaan dan penganggaran
angkatan du
ye ye. Yeah.
[musik]
Kami mencoba [musik]
menjadi yang terbaik. Melayani bangsa
dengan [musik] sepenuh hati. Barah kami
junjung taguhkan diri
dan jadikan pedoman serta [musik]
kekuatan.
Hadir di sini untuk mengabdi [musik]
laksanakan tugas ke bangga negeri
berentas [musik] itu melayani bangsa
dengan akuntabilitas tinggi. [musik]
Hoa
dari sini sukses dengan hati [musik]
tunjukkan kompetensi dalam harmoni.
Layani bangsa loyal tanpa batasannya
selalu adaptif [musik]
dan berkolaborasi
gandeng tangan sanggung tujuan
untuk menjadikan ASN [musik] lebih
berakhlak
bekerja sepenuh hati tulus membantu
sesama dengan [musik] bangga kami
melayani
bangsa
[musik]
Kami dari sini tegas dengan hati
tunjukkan kompetensi [musik] dalam
harmoni.
loyal tanpa batasnya [musik]
selalu adaptif dan berkolaborasi
bergandeng tangan [musik]
satu tujuan untuk menjadikan ASN lebih
beragung
bekerja [musik] sepenuh hati tulus
membantu sesama dengan bangga kami
[musik] melayani
dengan bangan kami melayani
Danah kami melayani
[musik] bangsa.
[musik]
Halo, Sobat ASN Webinar. Ada informasi
penting nih, segera download data
sertifikat webinar Anda karena mulai 1
Januari tahun 2026 akan dilakukan riset
sistem untuk data pelatihan peserta pada
tahun sebelumnya. Berikut video
tutorialnya.
Klik pada menu download sertifikat.
Selanjutnya langsung download semua
sertifikat yang tersedia.
[musik]
Pak, mohon izin untuk pamping bisa.
Baik, Ibu silakan untuk
kira-kira dalam bekerja harus bisa
muktikan bagaimana caranya beren dan
Ibu sepertinya agak kebingungan. Ada
yang bisa
kembali dengan apa itu?
Baik saya jelaskan ya dalam kerja
permasalahan dengan teknologi yang ada
tadi kefisien
[musik] jawab mungkin bisa dijelaskan
Bu.
Baik [musik] terima kasih.
Silakan Pak
ada yang [musik] kurang jelas tentang ee
yang lebih efektif itu Pak. Oke, bisnis
itu berbicara bagaimana [musik] kita
bisa menyampaikan sebuah permasalahan
dengan cara-cara yang lebih cepat,
cara-cara yang [musik]
inovatif sehingga kita bisa
harapannya
Saya dengan Ibu Nail dari SMK Negeri 1
Lamongan.
[musik]
Ya, tentu saja. Jadi ee yang saya
rasakan selama belajar dengan
Widyayiswara BPSDM Jatim Jawa [musik]
Timur, saya merasa ee materi yang
disampaikan sudah sangat luar biasa ya.
Jadi pematerinya sangat mumpuni untuk
menyampaikan [musik] ee materi yang kita
dapat. Jadi kelasnya bisa berjalan
dengan baik, [musik] ee ngantuknya
hilang begitu ya. Jadi terasa sangat
menyenangkan sekali.
[musik]
Yang paling berkesan ee satu hal ya,
terutama karena saya ini ibu-ibu,
toleransinya dari pemateri sangat
tinggi. Jadi yang saya rasakan tadi
pengalaman pribadi ketika saya ngantuk,
lihat teman kanan kiri juga ngantuk,
saya memberanikan diri untuk angkat
[musik] tangan dan meminta untuk ice
breaking. Eh, langsung dikasih. Luar
biasa sekali menurut saya. [musik]
Kemudian waktu ada Bu Purwanti meminta
izin untuk pamping juga [musik] beliau
dan Widyaswara tidak segan-segan untuk
secara langsung memberikan ee waktu agar
[musik] teman saya bisa pamping. Itu kan
menurut saya sesuatu yang luar biasa dan
sangat berkesan untuk saya. [musik]
Jadi menurut saya selama pembelajaran
ini kesan yang saya dapat adalah
pembelajaran yang diberikan oleh
Widyaswara adalah pembelajaran yang
amazing. Jadi narasumbernya mumpuni,
kemudian [musik] cara mengajarnya juga
bertoleransi tinggi dan ee apa ini
namanya? [musik]
Ee banyak sekali media-media yang
digunakan. Jadi ice breaking-nya
pilihannya banyak. Kemudian PPT-nya
sangat menarik. [musik]
Kemudian banyak tool-tol lain yang
digunakan dalam pembelajaran dan itu
sangat kami nikmati. Pembelajarannya
amazing, menyenangkan. [musik]
ee selami lakukan karena jangan sampai
kita tidak
selamat pagi
pagi pagi pagi luar biasa
merupakan perintah ataupun
siap menerima materi laporan
Hai,
lanjutkan.
Lanjutkan berdoa. Mulai.
Misalnya
ee Cina menyerang pentagon tapi yang
tidak nyerang pakai senjata, tidak
nyerang pakai rudal, tidak. Tapi yang
diserang adalah sistemahmi.
Selamat pagi.
Pagi. Pagi. Pagi. Luar biasa.
Siapa kita?
BB
tebukan dadanya.
Ayo kita semua.
Jangan pernah berputus asa.
Karena kita semua.
PP penegak pecah.
Sekarang kelompok satu menunjuk satu
orang sebagai penilai. Jadi memang fair
ini nanti ya enggak menilai punya
dirinya sendiri. Terserah nanti ada satu
orang yang presentasi leadernya
filosofinya apa, bagaimana kerja tim
yang dia manage atau dia bentuk,
kemudian ilmu apa yang didapat dari hari
ini.
Selamat pagi sahabat ASN. Perkenalkan
nama saya Andre Tanggung, peserta Diklat
Polisi Pamang Praja Pola kontribusi
100JP
kategori keahlian dan keterampilan asal
dari Satpol PP Kabupaten Sebab Barat
Jaya. Pesan dan kesan selama mengikuti
Diksar Polpdm
Provinsi Jawa Timur sangat menyenangkan
dan mengesankan karena materi yang
disajikan sangat baik dan bermanfaat.
Fasilitasnya juga sangat lengkap dan
para pengasuhnya sangat ramah dan baik.
Terima kasih kepada BPSDM Provinsi Jawa
Timur untuk kesempatan yang sudah
diberikan kepada kami. Maju terus BPSD
Provinsi Jawa Timur. Jaya jaya jaya.
Terima kasih.
Selamat siang sobat ASN. Perkenalkan
saya Rahmiza dari Kabupaten Pasar
Kalimantan Timur. Salah satu
peserta Diksar Pol PP 100JP kategori
keahlian dan keterampilan pola
kontribusi. Pesan dan kesan saya selama
mengikuti Diksar ini sangat
menyenangkan. Saya sangat bersyukur bisa
turut serta berpartisipasi dalam
kegiatan ini karena saya banyak mendapat
manfaat dan ilmu baru yang bisa saya
terapkan di instansi asal saya nanti.
Saya bisa bertemu dan berkenalan dengan
peserta lain di daerah lain. Selain itu,
fasilitas dari BPSDM Jawa Timur mantap
sekali. Salam prajawi bawah BPSDM Jawa
Timur. Jaya jaya jaya. Terima kasih.
Ayo kita semua.
Jangan pernah berputus asa.
Karena kita semua.
Karena kita semua [musik]
PP
bangsa.
Pus bangsauk
mbak yang jalan yang benar jalannya
mbaknya ada dagangan nih saya [musik]
jual
ini kami juga jualan ini
aduh kalau gak beli
[musik]
halo
diam Pak, saya melaporkan
ini ada yang jualan Pak
ya, Pak.
Bang,
terima kasih [musik] Bapak
lagi jualan.
Oh, iya benar.
Kita kan enggak jualan yang haram-haram
ya. Siap.
Selamat siang.
Banyak nih Pak.
Kami dari satuan polisiak
ada di sini.
Jadi berdasarkan ada kebijakan dari
pemerintah provinsi para pedagang yang
ada di sekitaran kota diar ini dia
diambilkan ke pasar modern situ Pak.
Oh ini Pak
Tapi banyak di situ
ada ya. Setuju
yang Pak
setuju aja setuju yaang
gak apa-apa Pak setuju yaang
iya gimana itu aman enggak
aman kami yang lindungi tugas kami
melindungiak iniang pindah aja kita
pindah ya pindah
enggak sama-sama
ya pindah ya kami angkat ya
pindah kami bantuin
Boleh, Pak ya. Boleh ya bantu, Pak. Ya,
Pak.
Gak apa-apa.
Silakan, silakan. Nah, di belakang sana,
Pak, ya.
Waalaikumsalam [musik] warahmatullahi
wabarakatuh. Ee
saya mengucapkan terima kasih dan
sekaligus mewakili saya
e kesan dan kesan saya selama melakukan
di dasar polp di sini adalah kami merasa
sangat bahagia PP
berita
bersama Kepala Bid Pengembangan
Kometensi
Fional
[musik]
Au jajaran
[musik] Bapak Sugengi
dan tim semuanya yang bertugas
para instruktur semua instruktur [musik]
dari
[musik] Allah Subhanahu wa taala dan
dengan mengucap alhamdulillahirabbil
alamin pelatihan dasar Polisi Pangeranja
Jawa Timur tahun 2024 pada hari ini hari
Senin 21 Oktober 2024 secara resmi saya
akhiri.
Terima kasih. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
[musik]
Yeah.
[musik]
Zaman yang terus bergerak,
sambut dengan [musik] penuh semangat.
Saatnya kita [musik] melangkah.
Hadapi segala tantangan.
Tingkatkan setiap kompetensi [musik]
untuk pelayanan berdampak.
Bersama [musik] ASN
belajar.
Ciptakan SDM unggul berprestasi [musik]
selalu inisiatif dan kolaboratif
untuk inovasi [musik] yang
berkelanjutan.
Jadi ASN berakhlak mulia
siap menyongsong Indonesia [musik] emas.
ASM
belajar wujudkan [musik]
pemerintahan
berkelas dunia. Satukan tekad [musik]
pantang menyerah.
Jadi ASN getar berkualitas
[musik]
belajar wujudkan
pemerintahan
kelas dunia
tunjukkan tekad [musik]
pantangera
jadi ASN berkualitas
[musik]
sama
[musik]
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Shalom. Om swastiastu. Namo buddhaya.
Salam kebajikan rahayu. Dan salam sehat
untuk semua. Selamat pagi sobat ASN di
mana pun Anda berada. Baik yang sudah
bergabung di Zoom meeting dan juga live
YouTube BPSDM Jatim TV. Senang sekali
saya Fani Patriia dapat berjumpa dan
menyapa sobat ASN dalam webinar ASN
Belajar Seri 48 tahun 2025. Persembahan
Korpu SDGIS BPSDM Provinsi Jawa Timur.
Sobat ASN Provinsi Jawa Timur melalui
BPSDM Provinsi Jawa Timur terpilih
sebagai salah satu piloting program
e-learning pembelajaran integritas ASN
yang diselenggarakan oleh Komisi
Pemberantasan Korupsi dan dalam rangka
memperingati Hakordia Hari Anti Korupsi
Sedunia ASN Belajar sehari 48 tahun 2025
mengusung tema integritas ASN pelajari
pahami jalani cegah korupsi dimulai
dalam diri. Sobat ASN, seperti yang kita
tahu di tengah upaya nasional memperkuat
tata kelola pemerintahan yang bersih,
isu integritas ASN semakin menjadi
sorotan. Beragam kasus pelanggaran etika
dan korupsi yang masih muncul
menunjukkan bahwa penguatan karakter dan
kesadaran anti korupsi tidak boleh
berhenti. Di lain sisi, tuntutan publik
terhadap transparansi dan akuntabilitas
yang semakin tinggi mengharuskan ASN
untuk konsisten menjunjung nilai
integritas dalam setiap tindakan.
Perubahan budaya birokrasi tidak hanya
bertumpuh pada regulasi saja, tetapi
pada komitmen individu untuk menolak
segala bentuk penyimpangan.
Melalui webinar ASN Belajar SAR 48 kali
ini, mari memperkuat tekad bersama bahwa
pencegahan korupsi dimulai dari diri
demi Indonesia yang lebih bersih dan
terpercaya.
[musik]
Sobat ASN, untuk membuka webinar ASN
belajar seri 48 tahun 2025, marilah kita
dengarkan terlebih dahulu opening speech
yang akan disampaikan oleh Kepala Badan
Pengembangan Sumber Daya Manusia
Provinsi Jawa Timur, Bapak Dr.
Ramlianto, SP,MP.
[musik]
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Akatuh. Salam sehat dan
salam sejahtera untuk kita sekalian.
Sobat ASN di seluruh tanah air, selamat
bertemu kembali dalam webinar series ASN
[musik] Belajar, sebuah wahana
pengembangan kompetensi ASN persembahan
Jatim Corporate University, Badan
Pengembangan Sumber Daya Manusia
Provinsi [musik] Jawa Timur. Hari ini
Kamis tanggal 11 Desember 2025, ASN
belajar telah memasuki seri [musik]
yang ke-48.
Kami menyampaikan terima kasih dan
apresiasi atas antusiasme Sobat ASN di
seluruh negeri untuk terus mengikuti
secara aktif program ASN belajar [musik]
ini. Sebagai bentuk terima kasih kami,
kami selalu berkomitmen sekaligus terus
berikhtiar [musik]
untuk menyajikan topik-topik
pengembangan kompetensi yang menarik,
[musik] kekinian, dan tentu berdampak
secara nyata terhadap peningkatan
kompetensi dan [musik] kinerja aparatur
sipil negara di Indonesia.
Sobat ASN, hari ini ASN Belajar seri
ke-48 tahun 2025 ini menyajikan salah
satu tema penting sebagai bagian tindak
lanjut dari penandatanganan naskah
perjanjian kerja sama [musik]
antara Pemerintah Daerah dan Kementerian
Lembaga dengan Komisi Pemberantasan
Korupsi Republik Indonesia tentang
piloting program pembelajaran integritas
berbasis e-learning bagi ASN di seluruh
[musik] Indonesia.
sebuah langkah strategis dalam rangka
membangun ekosistem pembelajaran
integritas yang lebih modern, lebih
merata, dan lebih sistematis. Sehingga
upaya pencegahan korupsi tidak lagi
bersifat sporadis, tetapi menjadi
gerakan berkelanjutan yang terintegrasi
[musik]
dalam kultur birokrasi.
Karena tema ini sangat tepat untuk kita
elaborasi secara luas dan mendalam, maka
ASN belajar seri ke-48 tahun 2025 ini
mengangkat topik integritas ASN.
Pelajari, pahami, dan jalani. Cegah
korupsi dimulai dari diri sendiri.
Nah, sudah menjadi tradisi akademik
dalam ASN belajar bahwa topik menarik
ini akan kita bahas secara intensif dari
beragam perspektif bersama para
narasumber yang sangat kompeten di
bidangnya. [musik]
Sabat ASN di seluruh tanah air,
integritas pada hakikatnya [musik] bukan
hanya konsep moral.
Ia adalah pilar peradaban, pondasi
kepercayaan publik, dan roh yang membuat
birokrasi berdiri tegak di tengah
godaan, tekanan, dan kompleksitas
[musik] zaman.
Dalam banyak studi tata kelola negara,
korupsi tidak hanya merusak kebijakan
atau anggaran, tetapi merusak
kepercayaan. Sesuatu yang nilainya jauh
lebih mahal daripada angka ekonomi
apapun. Dan ASN adalah garda terdepan
yang memegang mandat untuk menjaga
[musik] kepercayaan itu.
Integritas tidak cukup diketahui.
Ia harus dipelajari agar dipahami,
dipahami agar dihayati, dan dihayati
agar menjadi tindakan yang konsisten
dalam kehidupan sehari-hari. [musik]
Integritas adalah sebuah nilai yang
menjaga kita tetap tegak ketika godaan
datang. yang [musik] menuntun keputusan
kita ketika tidak ada yang melihat dan
yang memastikan bahwa setiap tindakan
kita selaras dengan amanah yang kita
emban sebagai pelayan bangsa. [musik]
Integritas adalah pondasi yang membuat
kebijakan memiliki roh, pelayanan publik
memiliki arah, dan birokrasi memiliki
martabat. [musik]
Ia bukan sekedar aturan tertulis, tetapi
kompas moral yang menuntun setiap
langkah [musik] kita dari meja pelayanan
hingga ruang perumusan kebijakan.
Integritas adalah nilai yang membuat
pemerintah dipercaya, masyarakat merasa
terlindungi, dan negara berdiri kokoh di
atas etika, [musik] kejujuran, dan
tanggung jawab.
Karena tanpa integritas, kecanggihan
sistem tidak berarti. Tanpa integritas,
kecerdasan tidak menjadi kebaikan.
[musik] Dan tanpa integritas jabatan
kehilangan makna pengabdiannya.
Kita semua tahu bahwa korupsi tidak
selalu muncul dalam bentuk besar dan
mencolok. Ia sering berawal dari hal
kecil. Kompromi moral yang dibiarkan,
kebiasaan yang ditoleransi, atau rasa
bangga yang pudar terhadap profesi kita
sebagai pelayan publik. Karena itu
[musik] pencegahan korupsi harus dimulai
dari diri sendiri, dari disiplin kecil
yang kita jaga setiap hari, dari
keputusan keputusan yang tampak
sederhana, tetapi menentukan reputasi
[musik] kita sebagai aparatur sipil
negara dari kesadaran bahwa setiap
tindakan kita adalah wajah negara di
mata rakyat.
Nah, Sobat ASN di seluruh tanah air,
untuk membahas lebih lanjut topik
menarik ini, kami telah mengundang para
narasumber luar biasa yang sudah barang
tentu sangat kompeten di bidangnya. Kami
menyampaikan terima kasih dan apresiasi
kepada para narasumber hebat yang telah
berkenan hadir dan akan berbagi berbagai
informasi strategis kepada Sobat ASN di
seluruh tanah air. [musik] Pertama kami
menyampaikan terima kasih dan apresiasi
kepada Ibu Dr. Erna Irawati, Sos, Empol
Admin. Beliau adalah Deputi Bidang
Transformasi Pembelajaran ASN Lembaga
Administrasi Negara Republik Indonesia.
Kedua, kami menyampaikan terima kasih
dan apresiasi kepada Bapak Sandri
Justiana, S.Si., M.M. Beliau adalah
Kasatgas Manajemen Pengetahuan dan
Pembelajaran Digital Komisi
Pemberantasan Korupsi [musik] Republik
Indonesia. Dan ketiga, kami menyampaikan
terima kasih dan apresiasi kepada Bapak
Ir. Hendro Gunawan, MA.
[musik]
CGIC CA. Beliau adalah Inspektur
Provinsi Jawa Timur. Nah, Sobat ASN,
mari kita simak dengan seksama webinar
ASN belajar seri ke-48 tahun 2025.
Semoga bermanfaat. Wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Terima kasih banyak Bapak
Dr. Ramlianto, SPMP. Nah, Sobat ASN
menjelang akhir tahun ini kami
menghimbau kepada seluruh peserta
webinar yang setia mengikuti dari awal
tahun hingga saat ini dan belum
mengunduh atau download sertifikat
webinar selama tahun 2025 agar segera
melakukannya. Hal ini untuk menghindari
kemungkinan server penuh apabila
pengunuhan dilakukan bersamaan pada
akhir tahun. Nah, kalau misalnya masih
bingung, tata cara pengunduhan
sertifikat dapat Sobat ASN lihat pada
tayangan video berikut ini. Halo, Sobat
ASN Webinar. Ada informasi penting nih.
Segera download data sertifikat webinar
Anda karena mulai 1 Januari tahun 2026
akan dilakukan riset sistem untuk data
pelatihan peserta pada tahun sebelumnya.
Berikut video tutorialnya.
Klik pada menu download sertifikat.
Selanjutnya langsung download semua
sertifikat yang tersedia.
[musik]
Sobat ASN, kita akan segera simak materi
pertama yang akan disampaikan oleh
narasumber kita yang pertama
yaitu Deputi Bidang Transformasi
Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi
Negara Republik Indonesia, Ibu Dr. TR
Erna Irati Irawati, mohon maaf. Esos
Empol Admin.
[musik]
Selamat pagi, Bu Erna.
Selamat pagi, Bapak Ibu semuanya.
Selamat pagi juga, Bu Erna. Bagaimana
kabarnya pada hari ini?
Baik, Mbak. Mendung Jakarta
sama Ibu di sini. Di Surabaya juga
mendung. kayaknya siang sedikit nanti
bakalan hujan deh.
Iya, kayaknya musim.
Baik, senang sekali kita dapat berjumpa
kembali pada sesi sebelumnya. Saya juga
berjumpa secara virtual dengan Bu Erna
dan hari ini kami bisa mendapati Bu Erna
untuk menjadi narasumber dan memaparkan
materinya. Tidak sabar, Ibu. Untuk itu
waktu kami silakan.
Ng, terima kasih banyak, Mbak Fani.
Kayaknya beberapa kali kita bertemu.
Semoga tidak mengurangi antusiasme
semuanya. Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Selamat pagi, salam sejahtera Bapak Ibu
semuanya yang tergabung di dalam webinar
seri kawan-kawan dari BPSDM Provinsi
Jawa Timur ini. Saya sangat-sangat
mengapresiasi kawan-kawan dari BPSDM
Provinsi Jawa Timur yang selalu gercep
kalau istilahnya seperti itu. Kemarin
kita baru hadir bertemu dengan Pak Ramli
dan kawan-kawan dan juga Pak Sekda di
hari Anti Korupsi Sedunia di Yogyakarta.
di situ salah satunya adalah
penandatanganan PKS untuk piloting
pembelajaran anti korupsi berdasarkan ee
dengan berbasis e-learning yang nanti
secara spesifik Bapak Ibu akan mungkin
bertemu dengan Mas Andri yang akan
menjelaskan secara banyak terkait dengan
e-learning-nya dan juga mungkin
program-program dari kawan-kawan KPK
kalau kita berbicara mengenai anti
korupsi. Ee pagi hari ini Bapak, Ibu
mungkin ada beberapa yang beberapa kali
bertemu dengan kami dari Lembaga
Administrasi Negara. Hari ini topiknya
sekali lagi kalau bertemu dengan Lembaga
Administrasi Negara pasti tentang
pengembangan kompetensi. Tapi substansi
yang akan kita diskusikan pada pagi hari
ini substansi yang sangat-sangat
relevan, sering kita dengar dan kemudian
mungkin ada berbagai diskusi menarik
kalau kita berbicara mengenai ee
integritas secara khusus kita berbicara
mengenai anti korupsi Bapak Ibu. Jadi
saya akan memaparkan beberapa hal yang
terkait dengan saya akan memuliinya dari
integritas Bapak Ibu. Jadi saya
mengangkat temanya adalah integritas
aparatur Sipil Negara, pilar utama
pencegahan korupsi. Tapi di tadi di
dalam pembukaan Pak Ramli juga sudah
sedikit menyinggung mengenai bahwa
integritas adalah fondasi utama kita
ketika kita bekerja di sektor publik.
Karena memang tugas kita adalah
memberikan pelayanan yang terbaik kepada
masyarakat dengan bertanggung jawab
gitu. Jadi saya akan mengangkat isunya
adalah integritas. Ee namun di dalamnya
kalau berbicara mengenai integritas
pasti kita berbicara mengenai perilaku
apa yang harus kita tunjukkan untuk
menunjukkan bahwa kita berintegritas.
Saya akan memulai paparan saya. Ee kalau
berbicara mengenai bekerja di sektor
publik bahkan di sektor swasta pun sama
Bapak Ibu. kita berbicara, kita ingin
mendapatkan dan kita ingin menjadi
seorang yang disebut sebagai seorang
yang profesional.
Ketika kita berbicara mengenai
profesionalisme, ada tiga komitmen utama
yang harus menjadi acuan, yang harus
kita pegang, dan harus menjadi acuan
kita ketika kita bekerja. Yang pertama
adalah komitmen terhadap standar etika.
Nanti saya akan membedah tiga komitmen
ini dan secara khusus nanti lebih dalam
kita akan berbicara mengenai komitmen
terhadap integritas. Jadi untuk bisa
menjadi seseorang yang profesional Bapak
Ibu ada minimal tiga komitmen yang
menjadi acuan kita. Yang pertama adalah
komitmen terhadap standar etika.
Yang kedua adalah komitmen terhadap
kompetensi. Dan yang ketiga adalah
komitmen terhadap integritas dalam
menjalankan tugas, Bapak, Ibu. Jadi,
sekali lagi tiga ini yang kalau kita
berbicara anti korupsi juga
sangat-sangat penting dan sangat-sangat
terkait, Bapak, Ibu. Kalau kita
berbicara, kita bisa disebut sebagai
seseorang yang profesional. Tidak hanya
kita berbicara mengenai kinerja kita
baik, tapi juga perilaku kita baik. Nah,
perilaku yang baik terkait dengan
integritas seperti apa nanti akan
menjadi diskusi di dalam paparan saya.
Jadi, tiga komitmen ini yang melandasi
kita bekerja, Bapak Ibu. Yang pertama
adalah komitmen terhadap
standar etika tadi, Bapak, Ibu. Yang
pertama, kalau kita bekerja di sektor
publik, kita tahu bahwa kita memiliki
nilai-nilai dasar, Bapak, Ibu. Nilai
nilai dasarnya berakhlak Bapak, Ibu.
berorientasi pelayanan akuntabel,
kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan
kolaboratif.
Kenapa kita harus komitmen terhadap
standar etika? Karena ketika kita
memiliki sebuah nilai, nilai ini menjadi
acuan kita untuk berperilaku. Bapak,
Ibu, secara khusus kalau nanti kita
berbicara mengenai integritas, dia
berada di cakupannya adalah yang
akuntabilitas. Bapak, Ibu melaksanakan
tugas dengan jujur, bertanggung jawab,
cermat, disiplin, dan berintegritas
tinggi. Jadi sekali lagi, komitmen
terhadap nilai menjadi bagian utama kita
ketika kita berbicara mengenai
profesionalitas, nilai menjadi acuan
kita berperilaku.
Perilaku setiap individu yang ada di
dalam organisasi membentuk budaya.
Budaya organisasi adalah cerminan dari
semua perilaku yang ada di dalam ee ee
individu-individu yang ada di dalam
organisasi. Nah, budaya ini biasanya
yang dilihat oleh pelanggan kita, Bapak,
Ibu. Mungkin Bapak, Ibu akan mengatakan,
"Bu, jarang nih yang nanyain mengenai ee
nilai-nilai di sektor publik."
Memang Bapak Ibu karena nilai-nilai ini
adalah pedoman untuk berperilaku yang
dilihat oleh pelanggan kita adalah
perilaku setiap individu yang ada di
dalamnya yang menjadi budaya tadi gitu.
Dan ini menjadi tanggung jawab bersama.
Makanya kalau kita berbicara mengenai
bagaimana perilakunya
untuk nilai-nilai berakhlak yang dilihat
adalah misalnya kita bertemu dengan
pelanggan kita, apakah kita ramah atau
tidak. Itu perilaku kita, Bapak, Ibu.
Pelanggan jarang sekali menanyakan, "Eh,
nilaimu apa gitu." Tapi melihat eh kalau
saya datang ingin mendapatkan pelayanan,
bagaimana perilaku orang yang melayani?
Kalau saya mau kolosi, bagaimana
perilaku dari ASN yang melayani kita?
Jadi sekali lagi, komitmen terhadap
nilai adalah bagaimana kita memahami
nilai-nilai yang menjadi acuan kita
bertindak dan kemudian diterjemahkan di
dalam perilaku kita. Nah, setiap nilai
Bapak, Ibu ada kode etikanya, ada kode
perilakunya, kemudian menjadi perilaku
kita yang diamati, dilihat orang lain,
dinilai oleh orang lain. Jadi, komitmen
kita terhadap nilai adalah nilai
menawarkan perilaku-perilaku baik yang
dapat kita lakukan sehingga kita bisa
memberikan pelayanan yang terbaik. Jadi
komitmen terhadap nilai menjadi pedoman
kita untuk berperilaku. Salah satunya
tadi Bapak Ibu berintegritas tinggi.
Nanti saya akan menjabarkan mengenai
berintegritas tinggi. Kemudian yang
kedua adalah komitmen terhadap
kompetensi Bapak Ibu profesional. Yang
pertama komitmen terhadap nilai. Yang
kedua adalah komitmen terhadap
kompetensi yaitu mampu melaksanakan
tugas dan tanggung jawab secara efektif
dan efisien sesuai dengan standar yang
ditetapkan. Bapak, Ibu misalnya
tadi ada pelanggan datang ke kita
kemudian berdasarkan etika kita
menyambut dengan ramah, dengan sopan.
Tapi Bapak Ibu ketika pelanggan
menanyakan sebuah informasi tapi
ternyata kita memberikan informasi yang
salah. Nah, profesionalismenya enggak
ketemu juga gitu. Jadi kompeten adalah
kita mampu melaksanakan tugas jabatan
kita sesuai dengan standar yang
ditetapkan gitu. Jadi kalau berbicara
profesionalitas ketika kita mungkin
berperilaku sesuai dengan standar etika
tapi ternyata Bapak Ibu informasi yang
kita berikan salah ya kita bisa disebut
tidak profesional juga. meskipun kita
tadi standar etika kalau berbicara
mengenai ee
berorientasi pelayanan ramah dan
lain-lain ketemu, tapi ternyata
akurasinya tidak bertemu. Jadi kompeten
ini adalah sebuah upaya kita untuk
memastikan bahwa kita memiliki setiap
kualifikasi dan juga kompetensi yang
disyaratkan untuk melaksanakan jabatan
kita. Sehingga ketika kita melakukan
pekerjaan, pekerjaan yang kita lakukan
memiliki output outpun, outcome yang
berkualitas. Jadi ini biasanya kita
sebut kinerja lebih banyak areanya
berbicara mengenai kompetensi. Apakah
ketika kita memiliki sebuah target
tertentu di dalam melaksanakan
pekerjaan, apakah kita bisa melaksanakan
pekerjaan dengan baik, dengan kualitas
yang baik gitu. Misalnya target kita
adalah membuat eh surat dengan MS Word
zero error gitu. Apakah ketika kita
diberi tugas membuat surat, kita bisa
menggunakan memanfaatkan MS Word dengan
baik? Kemudian kita bisa memproduksi
sebuah surat dengan baik atau misalnya
Bapak Ibu menjadi tim untuk content
creator ternyata ada teknologi baru.
Kemudian kita diberi tugas oleh kantor
membuat konten dengan target tertentu,
tapi ternyata ada teknologi baru. Apakah
kompetensi kita ee sesuai atau tidak?
Kalau belum sesuai berarti kita harus
belajar tentang teknologi baru itu
sehingga targetnya dapat tercapai. Ee
sekali lagi kalau berbicara mengenai
kompetensi kita memiliki growth mindset
yaitu keyakinan bahwa kompetensi itu
bisa dipelajari dan dapat dikembangkan.
Dan ini nanti ada kaitannya dengan
integritas Bapak Ibu. Kemarin ketika
kita bertemu dengan kawan-kawan KPK di
Jogja di Hordia Nasional, Bapak Hcordia
eh di situ salah satu yang menjadi
highlight penting adalah ketika
berbicara mengenai integritas dan anti
korupsi tidak berarti kalau kita pernah
belajar di Lazar, kita pernah belajar di
pelatihan kepemimpinan atau mengikuti
sebuah pelatihan satu kali dianggap kita
sudah selesai. Ee kalau berbicara
mengenai integritas dan anti korupsi,
ternyata Bapak, Ibu ketika kita ingin
selalu ee budaya anti korupsi selalu
menjadi bagian dari hidup kita,
reminding itu harus terus dilakukan
gitu. Bahkan di beberapa negara kemarin
ee kawan-kawan KPK menyebutkan ada
beberapa negara yang minimal dua kali
dalam 1 tahun semua ASN atau pegawai
pemerintah yang ada di negara itu harus
mengakses dan belajar tentang anti
korupsi sehingga apa ini menjadi
otomatis Bapak Ibu kalau Pak Ramli tadi
mengatakan dimulai dari diri sendiri
jadi kita itu sudah terswitch gitu tahu
kalau seperti ini abu-abu seperti ini
apa yang harus kita lakukan apakah ini
termasuk di dalam ranah korupsi atau
tidak? Apakah kita harus melakukan
gratifikasi dalam kondisi tertentu? Ini
menjadi secara otomatis menjadi reflek
kita, menjadi pemahaman kita ketika
berbicara mengenai internalisasi
pengembangan kompetensi menjadi sangat
penting, Bapak, Ibu. Jadi sekali lagi
komitmen terhadap kompetensi ini atau
komitmen terhadap kompeten ini untuk
semua
standar kompetensi untuk semua
kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan
ketika kita bekerja mau hard skill
ataupun soft skill Bapak Ibu termasuk
ketika kita berbicara mengenai korupsi.
Kemudian yang ketiga, Bapak Ibu
berbicara mengenai profesionalitas
adalah komitmen terhadap integritas. Ini
yang menjadi fokus kita hari ini, Bapak,
Ibu. Integritas adalah keselasan antara
nilai, ucapan, tindakan, terutama dalam
menjalankan tugas dan tanggung jawab
kita sebagai seorang ASN. Di sini ee
integritas adalah fondasi utama Bapak
Ibu kalau kita berbicara mengenai
profesionalisme. Tadi saya memberikan
contoh
mungkin kita bisa
komitmen terhadap standar etika nilai
khususnya nilai pelayanan memberikan
pelayanan terhadap pelanggan kita dengan
ramah. Kemudian komitmen terhadap
kompeten kita bisa memberikan informasi
secara tepat. Tapi Bapak Ibu kalau kita
ramah dan memberikan pelayanan secara
tepat, iming-imingnya adalah imbalan
Bapak Ibu, kita tidak ada integritas
runtuh semuanya Bapak Ibu. tidak ada
nilainya dari nilai pelayanan atau
nilai-nilai komitmen terhadap standar
etika dan komitmen terhadap standar
kompetensi tadi tidak ada nilainya
ketika pondasinya integritas ini tidak
muncul. Kita hanya ramah kepada orang
yang akan memberikan imbalan kita. Kita
hanya memberikan informasi yang tepat
sesuai dengan kompetensi yang kita
miliki atau membantu orang lain,
membantu pelanggan kita. tapi ada
iming-imingnya. Nah, menjadi tidak
profesional lagi, Bapak, Ibu. Duanya
lolos, tapi integritasnya tidak lolos,
kita tidak bisa dikatakan sebagai
profesionalitas. Jadi sekali lagi,
integritas adalah fondasi utama dari
profesionalisme.
Tanpa integritas, kompetensi, dan etika
tidak akan memiliki makna. Dan Bapak Ibu
sekali lagi bahkan ee ketika kita
berbicara mengenai integritas sering
sekali membutuhkan biasanya yang paling
utama adalah membutuhkan keberanian
Bapak Ibu apakah berani atau tidak?
beberapa kali saya diskusi dengan
kawan-kawan CPNS, Bapak, Ibu. Untuk
kawan-kawan CPNS biasanya integritas ini
apa namanya? Ketika masih baru, dia
masuk di dalam lingkungan yang baru,
berada di dalam lingkungan yang
mayoritas. Pegawainya adalah
pegawai-pegawai yang lama, Bapak, Ibu.
Biasanya kalau berbenturan dengan
integritas yang dibutuhkan adalah
keberanian. Jadi, sekali lagi,
konsistensi
bahkan ketika tidak ada yang mengawasi
menjadi kunci. Bapak, Ibu ketika kita
berbicara mengenai integritas ini. Nah,
ini ee apa namanya yang menjadi bahasan
kita lebih mendalam dan nanti juga
dengan Masri ee dan juga narasumber yang
lainnya saya yakin akan banyak membahas
mengenai makna dari integritas. Misalnya
kita berbicara kejujuran meskipun tadi
Pak Ramli mengatakan kalau kemarin
kawan-kawan KPK menyebutnya ada yang
disebut dengan PTI corruption Bapak Ibu.
Jadi korupsi-korupsi yang mungkin bagi
kita ah ini kan kecil, ah ini kan ee
biasa, tidak menyangkut bla bla bla
Bapak, Ibu dianggap sebagai hal yang
lumrah. Tapi ternyata itu adalah awal
dari kita melegalkan atau menjadikan
budaya untuk hal-hal yang sebenarnya
masuk di dalam kategori korupsi, Bapak,
Ibu. Jadi misalnya ee kejujuran kita di
dalam membuat laporan, tidak
memanipulasi data, tidak menerima
gratifikasi
dan juga menyampaikan informasi sesuai
yang ada atau sesuai yang
sebenar-benarnya. Jadi makna integritas
yang pertama adalah kejujuran, yang
kedua adalah konsistensi. Bapak, Ibu
bersikap sama dalam berbagai situasi.
Jangan kalau misalnya di hadapan orang
lain Bapak Ibu kita mengatakan, "Oke, ee
ini enggak benar. Kita harus ee
melakukan gratifikasi." Tapi diam-diam
ketika tidak ada yang mengawasi, tidak
ada yang melihat, "Oke, enggak ada yang
melihat, saya akan melakukan ini," gitu.
Jadi tidak konsisten. Jadi, kita tidak
berubah ee pendirian kita karena tekanan
atau karena kepentingan pribadi atau
rekognisi-reknisi yang lainnya. Kemudian
yang ketiga adalah ee
tanggung jawab moral. Ini tadi yang saya
sebutkan Bapak Ibu melakukan yang benar
meskipun sulit dan berani menolak hal
yang melanggar aturan. Ini sering sekali
kalau kita berada di dalam sebuah
lingkungan atau situasi yang
menganggap hal-hal yang sifatnya py
corruption misalnya
ee ada imbalan meskipun sedikit Bapak
Ibu terhadap pelayanan yang kita
lakukan. Kemudian mayoritas orang-orang
yang ada di dalamnya melakukan hal yang
sama kita anggap sebagai budaya tapi
kita tahu itu tidak benar. Sering sekali
untuk mendobrak
ini bukan hal yang mudah, Bapak, Ibu.
Jadi, sering sekali tanggung jawab moral
kita menjadi
kekuatan kita untuk melakukan yang benar
meskipun sulit. Kemudian yang keempat
menjadi teladan Bapak Ibu, Bapak Ibu
menjadi contoh bagi rekan kerja dan
masyarakat ee dalam kita berperilaku
ketika berbicara mengenai beberapa hal
yang masuk kategori di dalam anti
korupsi. Jadi ini biasanya apakah
seseorang itu apa yang dikatakan dengan
apa yang dilakukan itu sama atau tidak
gitu. Ini yang ber kunci utama dari
keteladanan adalah kita bisa menjadi
contoh bagi rekan-rekan untuk
perilaku-perilaku yang baik terkait
dengan ee anti korupsi. Misalnya menolak
gratifikasi, melaporkannya, tidak
manipulasi laporan, dan juga menjaga
kerahasiaan data.
Kemudian Bapak Ibu, mengapa integritas
ini penting bagi ASN? sekali lagi
menjadi fondasi Bapak Ibu. Jadi ketika
kita berbicara mengenai stigma dan
branding Bapak Ibu bagi ASN ini menjadi
tanggung jawab bersama tanggung jawab
semua orang. Kita tidak bisa mengatakan
bahwa bahkan sering sekali Bapak Ibu
kalau melihat beberapa pemberitaan gitu
ASN-nya
korupsi gitu. Kemudian ini dianggap
sebagai stigma semua ASN yang ada di
Indonesia kecenderungannya adalah
melakukan korupsi. Misalnya korupsi
waktu, korupsi yang sifatnya PTI
corruption ee dan juga korupsi
korupsi-korupsi yang mungkin dalam skala
yang lebih besar lagi, Bapak, Ibu. Jadi
ini menjadi tanggung jawab bersama gitu.
Karena apa? Kalau ada sebagian atau
bahkan beberapa orang melakukan tindakan
korupsi, Bapak, Ibu yang rusak adalah
semuanya. Kalau kita orang Jawa biasanya
untuk kawan-kawan yang di luar Jawa,
mohon maaf digebyah-uyah gitu Bapak, Ibu
istilahnya bahwa disamakan gitu. Di sini
melakukan korupsi di sini lambat-lambat
santai-santai. Kalau dikasih ee apa
namanya? Uang baru diberikan pelayan
yang cepat. dianggap bahwa semuanya juga
memiliki komitmen yang sama atau
dianggap semuanya memiliki perilaku yang
sama. Nah, sekali lagi mengapa
integritas menjadi penting? Karena ini
menjadi fondasi utama bagi ASN
karena memang keberadaan kita adalah
memberikan pelayanan publik dan
pelayanan ini harus dilaksanakan dengan
jujur dan bertanggung jawab. Kemudian
yang kedua adalah menjaga kepercayaan
publik. Bapak, Ibu, kita harus mengakui
saat ini kita belum memiliki stigma
birokrasi yang optimal. Masih banyak
keluhan, masih banyak komplain yang
dilakukan masyarakat terhadap pelayanan
yang diberikan dari sektor publik.
Sekali lagi Bapak Ibu, ini
kepercayaan dari masyarakat ini menjadi
penting bagi kita karena dukungan utama
kita adalah dari masyarakat kita.
misalnya dalam bentuk pajak, dalam
penilaian dan lain-lain. Ini adalah
bentuk dari dukungan masyarakat. Ketika
kita berada di dalam sektor publik dan
kita melakukan sesuatu yang tidak
berintegritas, akhirnya masyarakatnya
tidak percaya. Yang apa yang kita
lakukan tidak akan ada gunanya, Bapak,
Ibu. Karena dianggap apa? Ah, ini pasti
hanya untuk orang-orang tertentu, hanya
untuk orang-orang yang berani membayar
dan lain-lain. Kemudian mencegah
kerusakan birokrasi, menghindari
ketidakbertayaan, serta mendukung
pembangunan yang berkelanjutan. Ini
beberapa mengapa integritas penting.
Kemudian menjadi kewajiban Bapak, Ibu
demi tata kelola pemerintah yang baik,
Bapak, Ibu. Tapi sekali lagi, kita saat
ini masih di dalam sebuah stigma
birokrasi yang belum optimal, Bapak,
Ibu. Kita masih memiliki catatan-catatan
yang menjadi tanggung jawab bersama
kita. Salah satunya adalah ketika kita
berbicara mengenai integritas ini. Apa
tantangan dari integritas? Sebenarnya
ini tantangan profesionalisme, tapi juga
ee karena salah satu tantangan dari
profesionalisme adalah integritas,
Bapak, Ibu. ini juga relevan ketika kita
berbicara apa sih kalau bekerja di
sektor publik ee hambatan yang pertama
gitu. Yang pertama adalah budaya tadi
yang tadi Bapak Ibu
organisasi pemerintah mungkin berada di
dalam zona budaya kerja yang nyaman.
dalam arti budaya kerja yang nyaman.
Kalau kita berbicara integritas dan juga
anti korupsi, Bapak, Ibu, misalnya kita
berada di dalam zonda, ah enggak
apa-apalah itu kan ucapan terima kasih
cuman sedikit dan lain-lain dan semua
melakukan. Makanya saya juga akan
melakukan hal yang sama karena kalau
saya tidak melakukan hal yang sama, saya
akan dibenci, dipinggirkan, dan
lain-lain. Ya, yang pertama adalah
hambatan budaya. termasuk ee misalnya
kita berbicara korupsi waktu bekerja
atau korupsi ee korupsi
barang-barang persediaan kantor misalnya
Bapak Ibu untuk keperluan pribadi. Ah,
teman saya kemarin juga ngambil tuh
kertas satu rim untuk dibawa pulang.
Kenapa saya enggak gitu? Nah, ini berada
ee hambatan budaya menjadi salah satu
tantangan ketika kita berbicara
integritas. Kemudian yang kedua adalah
pengaruh politik dan kepentingan. Sering
sekali Bapak Ibu politik tidak selalu
identik dengan partai politik ya Bapak
Ibu. Misalnya situasi di dalam kantor
hubungan antara pemimpin dan bawahan.
Bapak, Ibu, pemimpin menghendaki kita
melakukan sesuatu yang kita tahu
jelas-jelas Bapak, Ibu, bahwa perilaku
ini bertentangan dengan ee etika yang
kita miliki. Tapi karena kita adalah
subordinat atau bawahan dari mereka,
sering sekali kita merasa tidak punya
choice. Kita hanya mengikuti arahan dari
pimpinan. Jadi sekali lagi yang tadi
saya sebutkan, keberanian menjadi kunci
Bapak Ibu, tapi sekali lagi ini menjadi
tantangan tersendiri bagaimana kita
berani ketika kita berbicara di dalam
sebuah lingkungan di mana ada beberapa
pengaruh ee politik dan kepentingan yang
berjalan. Kemudian yang ketiga adalah
resistance terhadap perubahan. Ini sama
dengan agak ada agak ada hubungannya
dengan hambatan budaya tadi Bapak, Ibu.
budaya kerja tidak selalu
tidak selalu
budaya ini bisa berubah maksud saya ke
sana. Jadi sebuah budaya di dalam sebuah
organisasi kalau memang budayanya ini
tidak oke Bapak Ibu ya memang harus
dirubah gitu. Sering sekali kemauan kita
untuk merubah ini loh saya kan sendirian
ya. Saya cuman kalau sendirian berarti
yang mayoritas tidak mau berubah
resistance terhadap perubahan. Saya
membutuhkan effort yang lebih tinggi
dong untuk mendobrak budaya-budaya yang
memang sudah tidak sesuai dengan
perubahan dan tidak sesuai dengan
tuntutan dari profesionalisme kita. Nah,
sering sekali kemudian yah daripada saya
berjuang sendirian ya sudahlah saya
ngikut aja sama orang-orang yang anti
dengan perubahan. Lama-lama Bapak Ibu
transformasi tidak terjadi ya kita
berada di dalam zona yang tadi saya
sebutkan stigma birokrasinya masih
berada di stigma yang belum optimal.
Kemudian yang keempat yang ada
hubungannya banyak dengan lembaga
administrasi negara Bapak Ibu adalah
yang terkait dengan pembelajaran atau
pengembangan kompetensi dan juga
kepemimpinan. Bapak Ibu tadi saya
menyebutkan bahwa sering sekali ketika
kita berbicara mengenai kalau kompetensi
itu kan kita berbicara tiga hal Bapak
Ibu. knowledge, skill, dan attitude.
Nah, ketiganya perlu selalu direskilling
dan diupskilling, Bapak, Ibu, untuk
disesuaikan dengan konteks kita bekerja
sesuai dengan perubahan. Nah, sama juga
dengan integritas dan anti korupsi ini,
Bapak, Ibu. Sering sekali integritas dan
anti korupsi berhadapan dengan
perubahan. Bapak, Ibu misalnya perilaku
korupsinya menjadi berbeda gitu. Kalau
kemarin misalnya transaksinya adalah
transaksi langsung,
kemudian ada teknologi menggunakan
teknologi. Teknologinya semakin canggih
semakin canggih. Pertanyaannya adalah
ketika kita sebagai ASN diberikan
pembekalan tentang anti korupsi mungkin
hanya satu kali, berarti kita mungkin di
dalam pembelajaran akan ditawarkan atau
diberikan kasus, diberikan
definisi-definisi,
jenis-jenis korupsi pada satu era yang
kemungkinan ini sudah berubah, Bapak,
Ibu. sehingga kita tidak memiliki
kemampuan bahkan untuk mendeteksi, untuk
melihat, untuk melakukan judgement
terhadap tindakan-tindakan korupsi. Jadi
sekali lagi tantangan dari integritas
salah satunya adalah bagaimana kita
memastikan bahwa pemahaman yang nanti
mendirect setiap perilaku kita relevan
adalah melakukan pelatihan secara
berkelanjutan. Nah, ini yang sering
sekali dianggap bahwa orang itu kalau
sudah mengikuti latar berarti sudah
harus paham mengenai integritas gitu,
harus paham mengenai ee berorientasi
pelayanan, harus paham mengenai kompeten
kemudian harmonis dan lain-lain. Bapak
Ibu, kita harus selalu melakukan
updating untuk kompetensi
yang kita miliki disesuaikan dengan
perubahan. termasuk kalau kita berbicara
mengenai integritas dan anti korupsi
tidak cukup hanya satu kali Bapak Ibu
kita belajar mengenai anti korupsi, kita
belajar tentang integritas sehingga kita
relevan dengan setiap perkembangan arah,
tipe, tren, dan ee apa namanya?
Kecenderungan korupsi di sektor publik,
gitu, Bapak. Nah, ini sekali lagi kalau
kita tidak memahami nanti di dalam
pekerjaan sehari-hari
kita tidak mampu mengenali, akhirnya
kita terjebak di dalam perilaku-perilaku
yang cenderung masuk di dalam areanya
korupsi. Jadi, sekali lagi beberapa
tantangan dari integritas ini menjadi PR
penting bagi kita. Salah satunya adalah
apa strategi melalui pengembangan
kompetensi atau melalui pembelajaran
yang dapat kita lakukan untuk memastikan
bahwa semua ASN di Indonesia, jumlah ASN
di Indonesia hari ini hampir 6 juta,
Bapak, Ibu. Kalau tahun 2024 mungkin
kita memiliki 4 kom sekitar 4,7 juta.
Kemudian di bulan November kemarin atau
Oktober Bapak Ibu kita memiliki 4,5
juta.
Bulan ini Bapak Ibu bulan Desember
sekitar 49 eh sori 5,9 juta dan tahun
depan mungkin sudah lebih dari 6 juta.
Bagaimana kita memastikan semua ASN ini
memiliki bekal yang cukup kalau kita
berbicara mengenai integritas dan anti
korupsi? Apa strategi yang harus kita
lakukan? Apa pendekatan yang harus kita
lakukan? bagaimana kolaborasi
pembelajaran kita lakukan untuk
memastikan akses bagi semua ASN ini. Ini
Bapak Ibu nanti mungkin ee Bapak Ibu
bisa mencari data-data yang terbaru ini.
Data tahun apa namanya?
Data tahun 2024 mengenai korupsi di
Indonesia. Fakta bahwa korupsi di
Indonesia masih menjadi isu strategis
nasional dan juga korupsi masih menjadi
termasuk di dalam extraordinary crime di
Indonesia atau kejahatan luar biasa di
Indonesia. Ini yang membuat
pembelajaran-pembelajaran tentang
integritas dan juga anti korupsi
menjadi wajib dilakukan. Dan sekali lagi
tidak hanya mengakses satu kali kalau
berbicara mengenai pembelajaran tadi,
tapi kita juga bagaimana memastikan
tetap terupdate. Bapak, Ibu, berapa kali
dalam 1 tahun setiap ASN harus belajar
mengenai anti korupsi. Jadi ee upaya
anti korupsi sebagai aksi nyata dari
integritas Bapak, Ibu biasanya ini kalau
kawan-kawan KPK ini yang menjadi apa?
tugasnya kawan-kawan KPK yang nantinya
untuk pelaksanaannya berkolaborasi
dengan berbagai pihak anti korupsi. Ee
upaya anti korupsi Bapak Ibu meliputi
pencegahan, deteksi dan penindakan.
Khusus kalau berbicara dengan lembaga
administrasi negara, Bapak Ibu, saya
yakin kita areanya adalah di area
pencegahan dengan pembelajaran bagaimana
kita bisa menciptakan lingkungan
pembelajaran sehingga kita bisa
menyiapkan semua ASN di Indonesia untuk
bisa mencegah penyalahgunaan kekuasaan
demi keuntungan pribadi dan juga
melakukan tindakan-tindakan yang
termasuk kategori korupsi. Jadi sekali
lagi bahwa pembelajaran adalah sebuah
strategi untuk menciptakan ketangguhan
dalam pencegahan korupsi. Bagaimana
dengan strategi-strategi belajar yang
bervariasi, kita bisa menciptakan ASN
yang tangguh gitu. Tangguh itu berani,
mampu mengidentifikasi,
mampu melakukan tindakan nyata untuk
pencegahan korupsi. pembelajaran menjadi
strategi pencegahan korupsi karena
berperan menjadi pembentuk pengetahuan
sikap dan perilaku agar konsisten dengan
nilai integritas. Jadi ee misalnya Bapak
Ibu, bagaimana kita bisa membangun
sebuah pembelajaran yang meningkatkan
kesadaran dan pengetahuan.
Banyak kasus korupsi terjadi karena kita
tidak tahu, Bapak, Ibu, yang disebut
dengan PTI corruption gitu. Nanti kalau
mau nanya lebih detail apa PTI
corruption, ciri-cirinya seperti apa,
bentuk-bentuknya di sektor publik
seperti apa dengan Masri. Saya yakin
nanti banyak contoh-contoh di sana. Jadi
sering sekali bahwa karena kita tidak
tahu atau pemahaman yang lemah tentang
aturan-aturan yang berlaku di sektor
publik, Bapak, Ibu. Pelatihan yang rutin
Bapak Ibu karena kebijakannya kan juga
berubah Bapak Ibu. kebijakan hari ini
misalnya berlaku 5 tahun, 3 tahun atau
bahkan 1 tahun kemudian ada perubahan
karena apa ya? Lingkungannya berubah,
kebijakannya akan mengikuti terhadap
perubahan. Nah, sering sekali kalau kita
tidak update dengan kebijakan-kebijakan
termasuk kebijakan-kebijakan yang
terkait dengan korupsi dan integritas
Bapak, Ibu kita menjadi tidak tahu
ya akhirnya kita tidak bisa membedakan
ini sebenarnya oh tahun kemarin boleh,
sekarang enggak boleh. kita terjebak
pada
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:05:12 UTC
Categories
Manage