Transcript
CyvDiehBFMY • ASN Mengaji Seri 1 | 2026 - Fiqih Munakahat Eps. 02: Hak dan Kewajiban Suami Istri
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0288_CyvDiehBFMY.txt
Kind: captions Language: id taufik dan hidayahnya pada kesempatan siang hari ini kita dapat melaksanakan salat zuhur berjamaah sekaligus dilanjutkan dengan kajian ASN mengaji. Kedua kalinya selawat serta salam marilah kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad sallallahu alaihi wasallam yang telah memberi bimbingan tuntunan berupa agama Islam. Para jemaah yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. Pada kesempatan siang hari ini, ASN mengaji seri pertama di tahun 2026 merupakan lanjutan dari tahun kemarin yaitu tentang fikih munakahat yang mana pada kesempatan siang hari ini akan membahas tentang hak dan kewajiban suami istri. Pada siang hari ini, ASN Mengaji tentang fikih munakahat akan disampaikan oleh Ustaz Abdul Fahid Alfaizin dari MUI Kota Surabaya. Kepada beliaunya kami persilakan. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam. Alhamdulillahi rabbil alamin wasalatu wasalamu ala sayyidil mursalin sayyidina Muhammadin wa ala alihi wasohbihi wabarik wasallim ajmain. Qolu subhanaka la ilma lana illa ma alamtana innaka antal alimul hakim. Allahummaah alaina futuhal arifin w'alana kholisatan liwajhikal karim. Birahmatika ya arhamarahimin. Rabbisrohli sodri waassirli amri. Amma ba para jemaah ASN mengaji yang saya hormati. Alhamdulillah kita oleh Allah masih diberikan nikmat sehat walafiat sehingga kita bisa berkumpul di masjid yang insyaallah penuh barokah ini. Semoga setiap langkah kita menuju majelis ilmu ini menjadi penggugur dosa-dosa kita, menjadi peningkat derajat kita. Dan semoga Allah subhanahu wa taala selalu memudahkan setiap langkah kita menuju surganya Allah subhanahu wa taala. Amin ya rabbal alamin. Alhamdulillah ini awal tahun 2026. Wajahnya segar semua ini. Ee nggih. Semoga nanti ada kenaikan. Kenaikan opo niki? [tertawa] Para jemaah, kita hari ini temanya sebenarnya tentang hak suami istri. Tapi sebelum itu saya ingin izin sedikit menjelaskan tentang bulan Rajab. Sekarang tanggal berapa ngih? Rejab. Ada yang tahu? Biasa gak pasti hafal. Sekarang itu tanggal 7 Januari berarti tanggal 18 Rajab nggih. Isra Mikraj tanggal 16. 16. Libur kan jenengan? Libur. Oh, alhamdulillah. Para jemaah saya akan sedikit membahas tentang bulan Rajab sebelum saya membahas tentang hak dan kewajiban suami istri. Di Al-Qur'an dikatakan inna idat syuhurallahna asyaro syahron fi kitabillah yauma khalaqas samawati wal ard minha arbaatun hurum. Kata Al-Qur'an hitungan bulan dalam 1 tahun itu kata Allah Subhanahu wa taala ada 12 bulan. Di antara 12 bulan itu ada 4 bulan mulia. Ya, kalender hijriah itu sama dengan kalender masehi. Ada 12. Yang pertama bulan opo? Selo. Nopo? Suro. Sur niku nopo? Muharom. Yang kedua, halo biasa dakti apal. Nopo moten apal? Pole gajian ndak melok Muharom. Muharam. Safar kasung poso, Pak. Mulai teko Muharam [tertawa] Muharom Safar terus Rabiul Awal Rabiutani atau Rabiul Akhir Woh kok langsung Zulhijah. Zulhijah niku akhir tahun [tertawa] nopo? Jumadil, Jumadil Awal, Jumadil Akhir, Rajab, Ru Rua Syakban Rua, [tertawa] Syakban Rua niku bulanan Syakban jawo nggih Syakban terus Ramadan, Syawal, Dul'dah, Zulhijah. Berarti ada 12. Di antara 12 itu ada 4 bulan mulia. Yang bulan mulia apa saja? Pokok Syawal, Rejab. Rejab, Ramadan. Ramadan mboten masuk Ramadan. Muharam. Muharam masuk. Sebelum Muharram apa? Tahun [tertawa] Zulhijah. Terus Zulqdah. Benar. Zulqah. Zulhijah. Sing paling penting itu tanggalan masehi, Pak. Nopo mulai gajian masehi. [tertawa] Jadi dari 12 itu ada 4 bulan mulia. Satu yang tiga ini nyambung, yang satu misa. Yang nyambung itu Zulqdah, Zulhijah, Muharram. Yang misah itu Rajab. Ini ada di hadis riwayat Imam Bukhari. Di hadis riwayat Imam Bukhari dikatakan arbaatun hurum salatun mutawaliat. Yang tiga itu nyambung Zulqdah, Zulhijah, Muharram. Yang satu misah yaitu Rajab. Kenapa kok ada bulan mulia? Karena sebenarnya bulan mulia itu untuk menghormati ritual haji dan umrah. Jadi aslinya itu begini. Saya sedikit cerita ini biar jenengan paham. Aslinya yang paling inti itu Zulhijah. Karena Zulhijah ini adalah ritual haji. Jadi Zulhijah itu dikatakan hijah. Hijah itu dari kata haji. Karena intisari haji itu ada pada wukuf di Arafah. Jadi intisari haji itu ini. Nah, wukuf di Arafah itu terjadinya tanggal berapa? 9 Zulhijah. Makanya bulan Zulhijah dikatakan Zulhijah karena intiari haji itu ada pada bulan Zulhijah yaitu tanggal 9. Nah, orang Arab dulu gak ada pesawat, gak ada kendaraan, gak ada bus. Mereka kalau mau haji ada yang dari Yaman, ada yang dari Irak, ada yang dari Bahrain itu kalau mau ke Makkah itu jalan kaki. Perjalanan bisa butuh satu bulan. Makanya sebelum Zulhijah dimuliakan, Zulq'dah dimuliakan. Tujuannya apa? Ngasih kesempatan supaya orang bisa berangkat haji ke sini. Nanti setelah haji mereka akan pulang. Pulangnya juga butuh waktu. Karena butuh waktu, setelah ini juga dimuliakan bulan Muharam. Tun orang-orang yang ada di Makkah, orang-orang yang di sekitar Makkah kalau pengin umrah itu nunggu setengah tahun dari haji. Setengah tahunnya itu ketemu di bulan Rajab. Jadi dulu itu orang umrah itu ada di bulan Rajab. Maka kalau jenengan pengin umrah itu yang kalau ingin sama dengan orang Arab dulu rejab yang paling bagus. Tapi kalau sekarang mending Ramadan tapi rodo larang. [tertawa] Jadi kalau sekarang karena Ramadan itu ada satu hadis Rasulullah mengatakan orang yang umrah di Ramadan itu seperti haji bareng Rasulullah pun. Nah para jemaah Rajab itu kata ulama dikatakan bulan mulia. Kenapa kok dikatakan bulan mulia? Arti bulan mulia itu ada dua. Satu, haram itu artinya haram. Apa artinya haram? Karena Allah mengharamkan perang sama dengan tanah haram. Tanah haram itu tanah haram. Kenapa? Karena nonmuslim itu aslinya diharamkan masuk khusus tanah haram. Kalau selain tanah haram gak apa-apa. Makanya wisatawan asing yang nonmuslim masuk Jeddah boleh, masuk Riyad boleh, tapi kalau masuk tanah haram Makkah itu gak boleh. Cuma kemarin ada satu video yang agak sedikit sekarang itu kan kalau jangan lihat Arab Saudi itu sudah mulai agak ke liberal. Makanya dulu enggak ada konser sekarang konser bikini itu ada sekarang di Arab Saudi. Paham nggih? Nah, termasuk kemarin itu ada kabar nonmuslim itu kemarin ada yang nge-vlog dia sudah bisa masuk tanah haram meskipun tidak sampai masuk Masjidil Haram. J kemarin itu ada salah seorang wisatawan nonmuslim itu pakai kerudung asal makai g itu dia nge-vlog ada di depannya Masjidil Haram. Itu seharusnya gak boleh. Tapi enggak tahu sekarang kok bisa masuk ke tanah haram itu kenapa. Wallahualam. Pun. Itu yang pertama. Yang kedua dikatakan tanah haram karena arti haram yang kedua itu mulia. Kenapa kok mulia? Karena ibadah pada waktu di tanah haram, ibadah pada waktu bulan haram itu pahalanya lebih tinggi. Jadi, jenengan poso di bulan haram itu lebih tinggi dibandingkan selain bulan haram. Jenengan puasa Rejab itu lebih tinggi dibandingkan puasa di bulan Rabiul Aal. Jenengan sodqah di bulan Rajab itu lebih tinggi dibandingkan bulan Rabiul Awal karena bulan mulia. Sama dengan jenengan di tanah haram itu ibadahnya ketika dilakukan juga lebih tinggi. Jenengan salat di Masjidil Haram itu berapa kali? 100.000 kali. Kalau di Masjid Nabawi 1000 kali. Tapi saya sering pesan jangan sampai niru orang Bojonegoro. Ada jemah haji Bojonegoro itu setelah haji ndak salat 10 tahun. Kenapa? Katanya saya punya deposit salat banyak katanya. [tertawa] Makanya yang perlu dilihat ibadah itu ada dua. Ada kuantitas ada kua litas. Salat zuhur di Masjidil Haram itu kuantitasnya berapa? Satu. Tapi kualitasnya Rp100.000. Makanya kalau jenengan salat di sana kalau zuhur ya tetap dihitung satu tapi kualitasnya Rp100.000. Paham nggih? Jadi jangan sampai jenengan ada kemarin yang tanya ke saya, "Ustaz, saya punya hutang." Hutang apa? Hutang salat 2 tahun. Boleh gak saya qada 1 minggu di Masjidil Haram? Gak boleh. Karena kuantitas meskipun di Masjidil Haram tetap satu. Yang membedakan apa? Kualitasnya. Paham nggih? Pun. Yang kedua, kata ulama, bukan hanya pahala, dosa pun kalau dilakukan di bulan haram, dilakukan di tanah haram itu lebih tinggi. Jadi, jenengan maksiat di bulan Reajab iku dosone yo luwih gede ketimbang selain Reajab. Rasan-rasan bulan Rejab lebih meras dosone dibandingkan selain Reajab. Nonton sing macem-macam di bulan Rejab iku yo dosone luwih meres timbang sakliane Reajab. Nyelatu bojo di bulan Reajab itu kualitasnya lebih tinggi. Paham nggih? Makanya saya sering pesan me umroh hati-hati selain kita melakukan pahala, melakukan dosa itu juga lebih tinggi. Makanya kalau jenengan ketika umroh ndak bisa nyium hajar aswad, gak usah dipaksa. Kalau jenengan nyium hajar aswad, nyium hajar aswad sunah atau wajib? Sunah. Wong Rasulullah sallallahu alaihi wasallam pernah mencontohkan nyium hajar aswad itu cin jauh. Cium jauh. Cium kan begini itu kan cium jauh, Pak. Itu pernah dipraktikkan Rasulullah. Maka kalau jenengan gak bisa, gak usah maksa. Karena tidak nyium hajar aswad gak dosa. Tapi kalau dorong ngikut narik bajunya orang itu pasti dosanya dan dosanya di depan Ka'bah. Paham nggih? Makanya yang perlu diingat-ingat itu. Makanya kalau jenengan kayak mau umrah, wis gak usah mekso. Enggak bisa nyium gak apa-apa. Yang saya khawatirkan itu ketika nyium kenek keteke wong Afrika. Hajar aswad teman, Pak. [tertawa] Paham nggih? Pun. Ini yang harus diingat-ingat sama jenengan ketika di Makkah Madinah gitu ya, nyelatu bojo itu yo 100.000 kali lipat di Indonesia. Makanya pahala dilipat gandakan, dosa juga dilipat gandakan. Pun para jemah kata ulama, bulan Reajab itu bulannya menanam. Syakban itu nyiram, Ramadan itu panen. Artinya orang bisa panen pahala itu di Ramadan, tapi syaratnya panen kudu nandur. Orang yang panen tanpa nandur itu berarti manen sawane uong. Makanya kata ulama, jenengan ibadah Ramadan itu tergantung Rejab. Jadi jenengan kalau Ramadan pengin kuat puasa, ayo Rejab ono poso sunahe. Jenengan ndak kuat sak wulan ambil Rejab 2 hari 3 hari. Aslinya Rejab itu yang paling utama bulan pertama satu tanggal 1 sampai tanggal 10. Tapi kalau jenengan wis terlambat pokok Rejab usahakan ono poso. Ini nanti di bulan Syakban ditambah Ramadan insyaallah ndak kaget. Kalau jenengan rejab ndak pernah poso, Syakban ndak pernah poso, Ramadan langsung poso, insyaallah rong dino greges. Paham nggih? Jenengan pengin di Al-Qur'an Ramadan khatam, maka mulai mulai Rejab. Quran-Quran sing nukur pogo diduno kabeh. Quran-Quran dukun lemari di diduno. Satu hari usahakan di bulan Rejab maksimal minimal satu lembar, dua lembar lah. Nanti bulan Syakban ditambah nanti Ramadan insyaallah 1 hari 1 juz itu kuat. Tapi kalau jenengan rejab jarang moco, Syakban jarang moco, insyaallah Ramadan 3 juz, tapi juz buah bukan juz Al-Qur'an. Jenengan Ramadan pengin qiamulail mulai Rejab. Rejab kalau bisa jenengan kalau bangun jangan mepet azan. Sebelum azanlah nanti bulan Syakban ditambah azan kurang 10 menit. Insyaallah Ramadan sahur gak kaget. Tapi kalau jenengan rejab mepet azan, Syakban mepet qat, insyaallah Ramadan gak sahur karena tergantung bulan Reajab. Paham nggih? Makanya ayo kebiasaan-kebiasaan mulai kita tanam di bulan Rejab pun. Para jemaah saya ingin sedikit cerita ini terakhir tentang Reajab. Saya gak akan banyak-banyak karena bukan inti materi kita. Rejab itu kata ulama bulannya Allah. Karena bulannya Allah yang paling dianjurkan bulan Rajab adalah istigfar. Jadi kalau jenengan bulan Rajab perbanyak istigfar nanti Syakban. Syakban itu kata ulama syahrun nabi, bulannya Nabi Muhammad. Karena itulah di bulan Syakban yang perlu diperbanyak selawat. Kenapa kok perbanyak selawat? Karena ayat selawat. Innallaha wa malaikatahu yushalluna alan nabi. Ya ayyuhalladzina amanu shollu alaihi wasallimu taslima. Itu turunnya di bulan Syakban. Nanti Ramadan itu bulannya umat Nabi Muhammad, syahrul ummah. Karena itulah nanti di bulan Ramadan perlu diperbanyak baca Al-Qur'an. Jadi kalau jenengan Ramadan, Ramadan itu ndak usah banyak wiridan. Sing penting khatam Quran. Tapi nanti kalau Syakban sing penting akeh moco selawat pun khusus rejab ini jenengan minimal baca sayyidul istigfar. Hafal sayidul istigfar? Hafal nggih. Nanti kita tes bareng-bareng nggih. Soale sing jawab hafal mek siji. [tertawa] Saya bacakan ini penting ini jenengan pengajian saya yang ini lali kabeh gak apao tapi sayidul istigfar jangan sampai lupa karena ini paling penting. Nanti saya sampaikan saya bacakan hadisnya. Sayyidul istigfar. Saya lihat di kitab-kitab hadis coba kita cek. Sayyidul istigfar itu yang meriwayatkan banyak hadis sampai berapa ini? 187. Diriwayatkan di 187 kitab hadis. Saya ambil yang paling sahih di kitab Bukhari ini. Di riwayat Bukhari saya ambil di riwayat Bukhari ini saya tulis istigfar noh. Saya bacakan. Wamanqolaha. Orang yang baca sayyidul istigfar minan nahar di waktu siang awal berarti subuh mukinan biha dan dia meyakini artinya famata min yaumih kemudian dia mati qobla ayyumsi sebelum waktu sore. Berarti sebelum magrib fahua min ahlil jannah maka dia termasuk ahli surga. Wamanqolaha minallil. Orang yang baca sayidul istigfar di antara malam berarti awal malam magrib wahua mukinun biha dan dia meyakininya. Famata qobla ayyusbiha dan dia mati sebelum subuh. Fahua min ahlil jannah. Maka dia termasuk penduduk surga. Pun mati pasti atau gak pasti? Pasti. Yang gak pastikan waktunya. bisa besok, bisa nanti, bisa setelah ini. Tapi yang pasti mati itu kalau enggak siang malam. Paham nggih? Mati ndak pasti tapi pasti kalau ndak siang malam. Maka hidupnya jenengan mulai sekarang usahakan iki dibaca, Pak. Kenapa? Karena kita itu mati kalau enggak siang malam. Bagaimana kita karena mati itu ndak pasti, tapi waktunya kalau ndak siang malam, ayo mati kapan pun kita dapat jaminan ahli surga. Caranya bagaimana? Dikunci. Bagaimana cara nguncinya? Setelah subuh baca sayyidul istigfar tiga kali, setelah magrib baca tiga kali. Maka kalau jenengan subuh baca tiga kali, mati sebelum magrib, maka dapat jaminan ahli surga. Orang yang baca setelah magrib, matinya sebelum subuh, maka dapat jaminan masuk surga. Makanya ini ayo jenengan baca minimal tiga kali. Kalau saya setelah baca hadis ini, saya bacanya bukan setelah subuh dan magrib, tapi saya baca setiap salat. Kenapa kok saya baca setiap salat eman-eman? Karena kadang-kadang kalau ngenteni subuh magrib akeh laline. Tapi kalau biasa setelah salat insyaallah ndak lupa. Paham nggih? pun ini kita baca bareng-bareng sayidul istigfar nanti saya artikan usahakan Pak jenengan kalau gak hafal yang lain sing penting hafal iki. Istikamahkan mulai nanti sudah dibaca. Jangan mulai nanti wis setelah ini baca, nanti setelah isya asar dibaca. Kalau jangan gak hafal, ambil kertas atau ambil HP jadikan ee foto profil setiap salat. Jangan baca. Insyaallah 1 bulan hafal sendiri. Nggih. Pun. Ayo kita baca-baca. Ibu-ibu juga bareng-bareng dibaca tiga kali. Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma anta rabbi la ilahailla anta laha khalaqtani wa ana abduka wa ana ala ahdika wa'dika mastat auzubika min syarri maa shona'tar abuuulaka abu binikmatika alaiya binikmatika wa abuulaka an hafal ngih coba bareng-bareng monggo loh cari hafal [tertawa] monggo. Bismillahirrahmanirrahim ayo monggo. Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma terus anta rabi la ilahailla anta khalaqtani wa ana abduka wa ana ala ahdika wa'dika auzubika min syarri maa shu abuulaka binikmatika alaiya wa abuulaka bidzambi illa anta. Ada yang saya lihat cuma kate moco wid hafal, kate keras w salah. [tertawa] Nanti saya kirim ke ee ke salah satu ini nanti biar bisa dibaca bareng-bareng ngih. Setiap salat misalkan Pak saya artikan. Allahumma ya Allah anta engkau rabbi adalah Tuhanku. La ilahailla anta. Tidak ada tuhan kecuali engkau. Engkau telah menciptakan aku. Wa abduka. Aku adalah hambamu. Waa ahika waikau. Aku akan menjalankan perjanjian denganmu untuk menyembah dan beribadah kepadamu. Mastu semampuku. Aubika. Aku berlindung kepadamu min syar ma'tu. Dari keburukan apa yang aku perbuat. Abuaka aku kembali kepadamu binikmatika alya dengan nikmat nikmatmu padaku wauaka dan aku kembali kepadamu dengan membawa dosakufirli ampunilah aku fnahu karena laagfirudun illa anta tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali engkau ini baca usahakan Pak jenengan ibu-ibu juga sama usahakan jenengan andaikan ibu-ibu nanti enggak salat pokok Kok setiap dengar azan dibaca tiga? Karena ini yang bisa ngunci mati kapanpun kita dapat jaminan surga. Paham nggih? Pun. Kita kembali kepada materi asli kita yaitu tentang masalah hak dan kewajiban suami istri. Pun para jemaah. Kalau kita bicara hak dan kewajiban suami istri, maka yang perlu kita pahami adalah satu prinsip dasar hak suami istri. Di Al-Qur'an dikatakan, "Walahunna mlulladzi alaihinna bil mar'ruf." Bagi kalian perempuan-perempuan para istri mendapatkan hak atas suami kalian dengan cara yang baik. Pun saya sebelum menyampaikan ini ada satu hal yang ingin saya sampaikan. Jangan sampai kalau kita ngaji, ada orang itu ngaji, bahas ngaji itu digunakan untuk mengintimidasi pasangan. Paham nggih? Istri kemudian ngaji bab tentang kewajiban suami gawa mul, Pak. Iki loh kewajibane sampeyan. Suami juga sama. Hak suami atas istri. Pulang langsung, "Dik, iki yang perlu sampean lakukan. Jangan sampai kita ngaji dijadikan sebagai alat intiasi pun jenengan eling-eling. Yang punya hadis itu kan Rasulullah. Saya ulangi. Yang punya hadis itu Rasulullah. Rasulullah sallallahu alaihi wasallam meskipun beliau yang punya hadis tapi Rasulullah sallallahu alaihi wasallam itu tidak pernah mengintimidasi istrinya pakai hadis. Kok saiki jemah alhuda kawit ngaji hadis digunakan inti wong Rasulullah yang punya hadis itu gak mengintimidasi. Coba jangan lihat Rasulullah sallallahu alaihi wasallam ketika beliau Siti Aisyah ngambul apakah beliau mengintimidasi? Nurut nang aku ndak nurut neroko nak. Beliau dengan sabarnya menghadapi Sidah Aisyah. Itulah yang saya katakan, ayo kalau kita ngaji, ngaji kita itu jangan dijadikan alat intidasi pun. Di Al-Qur'an dikatakan saling memenuhi hak. Makanya dalam tafsir Ibnu Katsir dikatakan walahunna alar rijal. Bagi kalian para laki-laki minal haqqi dari hak mluir rijal alaihinna. Jadi bagi kalian para istri, kewajiban bagi suami untuk melaksanakan hak sebagaimana kalian juga punya hak kepada suami kalian. Ini kata tafsir Ibnu Katsir pun para jemaah yang saya hormati. Nah, yang kedua kalau jenengan lihat di Al-Qur'an ini unik di Al-Qur'an itu yang disebutkan haknya istri dulu, bukan suami. Coba jangan baca Al-Qur'an ini. Masyaallah. Al-Qur'an ini. Walahunna bagi kalian para istri mlulladzi alaihinna bil ma'ruf. Kalian punya hak yang seimbang dengan kewajiban kalian dengan cara yang baik. Kenapa disebutkan haknya istri dulu bukan laki-laki? Kata Ibnu Asur dalam tafsirnya At-Tahrir WT Tanwir, beliau mengatakan karena orang laki-laki itu haknya mulai zaman dulu wis terkenal tapi haknya perempuan sering diabaikan. Coba jangan lihat peradaban manapun. Hampir semua peradaban manapun yang namanya perempuan itu gak pti direken. Di Cina selir-selir itu bisa diperdagangkan. Di Taiwan, di Jepang, kemudian di mana pun di Romawi semua peradaban. Perempuan itu tidak begitu diperhatikan haknya. Bahkan di Arab sendiri, di Arab sendiri kata Abdullah bin Abbas di hadis Bukhari, beliau mengatakan, "Kunna fil jahiliyah la nauddun nisa saian." Kami menganggap perempuan itu bukan siapa-siapa. Makanya dulu di Arab itu sampai ada budaya kalau punya anak perempuan dikubur hidup-hidup. Kenapa? Karena dianggap e saking dulu itu perempuan tidak dianggap punya hak sama sekali. Makanya Islam ketika ayat tentang hak yang didahulukan adalah haknya istri. Kenapa? Sering terabaikan. Sing mentang-mentang duwe hak iku bojo lanang opo wedok, Pak? Mek urusan dewek wong wedok, Pak. Mek urusan njaluk jatah iku sing lanang sing wedok. [tertawa] Mek naluk nafkah wedok. Karena memang hak perempuan itu mulai zaman dulu jarang dibahas, terabaikan. Makanya Al-Qur'an menggunakan bahasa perempuan dulu, bukan laki-laki. Paham nggih? Pun di dalam masyaallah orang Arab itu nggih orang Arab itu saking perempuan itu ndak punya nilai seorang istri itu bisa diwariskan ke anak. Jadi umpama nggih ada seorang laki-laki nggih punya anak dia nikah. Maka kalau suaminya meninggal, istrinya itu termasuk warisan, diwarisi anaknya bisa dijual. Saking kemudian di zaman itu perempuan itu tidak dianggap punya hak. Makanya Islam ketika datang menggunakan bahasa walahunna bagi kalian para istri didahulukan. Paham nggih? Pun ini yang sering terlupakan bagi para suami. Di Al-Qur'an itu yang disebutkan dulu adalah haknya istri. Lanjut. Makanya sebenarnya mencuci itu kewajiban istri atau suami? Suami. Memasak, kemudian ngurus anak. Kewajiban istri apa? Nurut suami. Nurut suami. Mek kon masak yo masak. [tertawa] Nakak ini senengannya maneng. [tertawa] Tapi aslinya ng aslinya aslinya istri gak mau masak itu gak dosa aslinya loh ngih. Jadi kalau istri masak itu sebenarnya adalah kebajikan bukan kewajiban. Makanya kalau jenengan mek bojone masak itu sampeyan matur suwune sing gede Pak. Karena istri itu kalau masak masak dudu kecut iku termasuk kecuti keringat iku Pak. Saking sore masak paham nggih. Makanya nyuci itu sebenarnya bukan kewajiban istri aslinya. Tapi itu kebajikan istri. Maka kalau jenengan klambene diumbano bojone iku kudu matur suwun. Bahkan ngurus anak itu aslinya bukan kewajiban istri. Andaikan istri gak gelem nyusoni, andaikan istri gak gelem nyusoni itu gak dusuh. Asline loh. [tertawa] Jadi bapak-bapak ndak poo sing penting jadak ojok sampai hilang pun lanjut. Nah, beberapa hak suami istri yang pertama ini penting sekali. Ini penting. Monggo jenengan ingat-ingat ini. Termasuk jenengan pesankan ke anak jenengan yang mau nikah. Salah satu hak dan kewajiban suami istri adalah satu, saling nutup rahasia. Ini paling penting. Karena di Al-Qur'an ketika menyebutkan suami istri, Al-Qur'an mengatakan, "Hunna libasul lakum wa antum libasul lahun." Kalian para istri adalah pakaian bagi suami dan kalian para suami adalah pakaian bagi istri. Jadi kata kunci suami istri itu adalah pakaian. Fungsinya pakaian itu kata tafsir Albaghawi adalah yuwarisya menjadi sitron lisah menjadi penutup kejelekan pasangan. Makanya jangan sampai senang ngumbar eleke pasangan. Wong kadang-kadang arisan iku sing dirasani bojone dewe-dewe. Loh ini enggak boleh. Termasuk ngapunten, ngapunten, ngapunten sanget. Ini penting sekali. Jenengan kalau punya masalah usahakan selesai antara suami istri. Jangan melebar keluar. Jangan punya masalah. Jangan sampai melebar keluar. Contohnya apa? Curhatnya di media sosial. Banyak sekali pasangan itu menjadi masalah. Bukan karena dia masalahnya belum selesai. Gak. Sebenarnya masalahnya selesai. Tapi gara-gara dia tengkar jenenge bojo ono cekcoke iku wajar mboten wajar Pak. Wong bojo, jenengan, suami istri adem ayam tok iku yo ndak ono senine. Senine kan yo ono ngamuke [tertawa] yo ono seni ojo ming pakemenen iku pakemen [tertawa] iku. [tertawa] Nah, ini penting. Jadi gini. Jadi kalau jenengan tengkar sama istri, centar suami tengkar sama istri, istri sekar sama suami, jangan di-update di status. Kalau jenengan update status, kadang-kadang tukarane awan bengi kumpul mari. Tapi gara-gara jadi status, status jenengan dibaca teman jenengan, dibaca mantan-mantan jenengan. Loh, ini kan bahaya, Pak. I salahe ndak kumpul aku biyen kan gitu Pak. Betul. Diwoco tonggone, diwoco dulure. Kadang-kadang suami istri sudah selesai tapi komporis di luar kan masih banyak. Tukang kompor maksudde tukang kompor di luar kan banyak. Ini yang kadang-kadang masalah termasuk ngapunten. Ngapunten jenengan kalau nanti diwaduli anak jangan langsung ikut campur anak jenengan pemahat. Jenengan jadi cempat curhat monggo. Tapi jangan sampai terlalu masuk. Kadang-kadang antara suami istri itu selesai tapi gara-gara moro tuone wis kadung weru masalahe ikut campur tambah runyam. Makanya saya sering pesan sama orang tua, sama mertua, "Mek, ono masalah anak sebelum Anda dimintai nasihat gak usah ikut campur. Kalaupun Anda dikasih nasihat jangan terlalu mendalam." Paham nggih? Ini yang kemudian loh Rasulullah itu masyaallah nggih. Rasulullah sallallahu alaihi wasallam itu ketika datang ke Siti Fatimah tanya, "Ali nang endi?" Ali itu siapa? Mantune yo? Mantune yo sepupu kan. Tanya Ali tang endi? Siti Fatimah itu cemberut, Pak. Mungkin ada masalah. Kata kata Fatimah moton tengrio paling nang masjid bias turun nang masjid. Akhirnya Rasulullah sallallah dilihat tidur di masjid. Tidur tidak pakai alas. Masjid zaman Nabawi itu kan pakai alas tanah. Makanya Sayidina Ali ketika tidur itu penuh dengan debu oleh Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Kemudian di apa bukan disapa kum ya abad turab. Berdirilah wahai Abut turab. Makanya gelarnya Sayidina Ali itu adalah Abut turab. Abu turab itu artinya apa? Bapake debu. Nopo? Karena beliau itu tidur di masjid itu kemudian banyak debunya sampai digelari Abut tur. Pertanyaan saya apakah Rasulullah sallallahu alaihi wasallam ikut campur masalahnya Fatimah sama Ali? Gak. Beliau enggak tanya opo bojone mek nang masjid. Beliau juga enggak tanya ke Ali opo mari tukaran? Ndak. Ini contoh jadi orang tua dan mertua itu juga bijak. Masalah keluarga usahakan selesai suami istri itu lebih aman. Jangan merembet ke orang tua. Kadang-kadang enggak selesai tuh gara-gara wong tua melok-melok. Paham nggih? Nah, ini kaidah penting, Pak. Kaidah penting. Makanya jangan peseni sama anak jenengan juga. Jenengan kalau ada masalah ojo curhatan nang WA, ojo curhatan nang Facebook, ojo sampai nge-vlog live di TikTok curhat. Jangan sampai jadi status. Paham nggih? Pun ini kaidah penting yang perlu kita pahami bersama. Pun para jemaah yang saya hormati. Makane ada yang mengatakan berarti Sayidina Ali itu kan kalau ada masalah di masjid berarti mek ono wong lanang seneng nang masjid itu ciri-cirine opo? Ndak oleh melebu umah berarti. [tertawa] Tapi ndak apao Pak berarti jenengan niru Sayidina Ali Pakul turun nang masjid niru Sayidina Ali pun lanjut. Nah, ini yang kemudian termasuk ngapunten termasuk nutup bukan hanya nutup kejelekan, nutup rahasia termasuk rahasia di atas ranjang. Ngapunten sanget. Ini Rasulullah sallallahu alaihi wasallam sangat kecam orang yang senang cerita urusan ranjang kepada temannya. Di hadis riwayat Imam Ahmad, Rasulullah sallallahu alaihi wasallam pernah mengatakan, "La'alla rjulan yaakl ma yaf'alu biahli." Bisa jadi banyak laki-laki itu cerita tentang pengalaman dia di atas ranjang dengan istrinya. Walamatan tuhbiru bima faalat. Bisa jadi perempuan juga sama menceritakan pengalaman dia di ranjang dengan suaminya. Maka Rasulullah alaihi wasallam mengatakan, "La taf'alu." Jangan kerjakan itu. Karena ini sama dengan setan laki ketemu setan wedok kemudian berhubungan intim di jalan disaksikan banyak orang. Sampeyan di atas ranjang kan ono sing weruh, Pak. Iya kan? Loh. Kok kemudian jenengan ceritokan jadi bahan arisan bojone sampeyan opo? Mek sampeyan yo opo? Jamune opo? Loh itu masalah Pak. Paham nggih? Loh, itu kan kata Rasulullah. Ngapunten, ngapunten. Kata Rasulullah itu sama dengan setan laki-laki ketemu setan wedok, kumpul di tengah jalan disaksikan banyak orang. Yang asalnya masalah itu ndak ada yang tahu, pengalaman itu enggak ada yang tahu. Diumbar opo mana yang dijadikan bahan publik jadi nge-vlog. Makanya saya kadang-kadang ada satu hal yang saya kadang-kadang ada ada beberapa program TV itu kan curhat banyak nggih program ustaz ada satu saya sebenarnya gak masalah ada satu yang saya kadang-kadang menjadi ganjalan kenapa kadang-kadang ketika itu ditayangkan live direkam disebark yang terjadi apa ada pasangan yang cerita tentang pengalaman dengan suami dijadikan konsumsi publik makanya kalau saya setuju kalau kajian-kajian seperti ini tertutup. Jangan live dan nanti kalau ada masalah yang pengalamannya itu dipotong jangan ditampilkan. Bayangkan jangan banyak loh ini sekarang kajian-kajian curhat ada istri yang curhat suaminya kayak apa? Apakah pertanyaan saya ini tidak ngumber app? Fungsinya suami istri kan nutup kejelekan kok kemudian di-live kan di publik. Makanya kalau ada program ini, jenengan kalau punya istri jangan kalau ikut jangan yang live. Kalaupun ada masalah, masalah itu tertutup, selesaikan tertutup. Jangan sampai menjadi konsumsi publik. Paham nggih? Kadang-kadang banyak, "Oh, masyaallah macam-macam." Ada lagi program yang dulu di sampai di apa? Ngapunten. Ngapunten. Yang sampai ada yang pakai hipnotis. Gara-gara hipnotis cerito kabeh. Cerita bojone, cerita macam-macam. Oh, itu masyaallah ndak ada sama sekali. apa ya? Gak ada sama sekali rahasia yang kemudian tertutup. Paham nggih? Pun lanjut. Nah, para jemah yang saya hormati, termasuk dalam hal ini terakhir dari saya termasuk dalam hal ini adalah alhamdulillah kulo ningali mulang awet Pak jam mulang jam 10 ndak melaku-mlaku niku makane kala mang kaget loh. Oh jame kok cek awet. [tertawa] Oh sing niku pun termasuk ngapunten ngapunten termasuk kalau kita pisah naudubillah semoga enggak sampai terjadi kalaupun pisah awas biasanya kalau pisah kejelekan pasang kejelekan mantan itu diumbar gak boleh saya kadang tu ngelus dodak banyak program vlog program-program kemudian ee podcast itu yang kemudian setelah Apalagi artis ya setelah cerai ada masalah keluarga pisah kemudian dia kemudian menjadikan itu sebagai bahan podcast gak boleh itu jadi kalau jenengan selesai selesai makanya di Al-Qur'an itu a tasrihin biisan kalau kumpul-kumpul baik kalau pisah pisah baik salah satu pisah baik mek ancen wis pisah ayo ojo sampai ngumbar eleke mantan pasangan di depan publik Paham nggih? Pun ini yang kemudian perlu dipahami. Terakhir dari saya waktunya enggak cukup karena saya lihat sudah mulai gelisah. Yang kedua adalah saling menunjukkan rasa cinta. Kadang-kadang panggilan sayang itu penting. Meskipun jenengan tahu aku sayang kurang opo, tapi kadang-kadang istri itu kalau tidak disampaikan itu gak keroso. Oh, betul katanya. [tertawa] Loh, ini ini memang beda. Oke. Istri sama suami itu beda. Suami itu kadang-kadang rasa sayang itu apa? Aku kerja kan k sampean, Dik. Itu kurang sayang opo? Tapi istri kadang-kadang tidak mengerti bahasa itu. Istri itu ngertinya bahasa itu bahasa yang yang disampaikan dengan tegas. Makanya kalau jenengan manggil sayang itu penting enggak? Makanya Rasulullah manggil Siti Aisyah, "Ya Humairo." Wah, ng wahai perempuan yang pipinya kemerah-merahan. Makanya jangan sampai termasuk panggilan-panggilan di HP nama istri jenengan itu, Pak, kasih nama-nama sayang. Istriku tercinta, istri tersayang. Suami juga sama, Pak. Ojo sampai jenengan nomere bojone jenenge ditulisi polisi satu, [tertawa] malaikat maut. Paham nggih? Nanti ketika ada telepon malaikat maut memanggil [tertawa] kan bahaya. Padahal itu is jadi panggilan-panggilan ini yang dikatakan Rasulullah. Makanya Rasul masyaallah ng coba dengali baca di hadis Muslim. Rasulullah ketika ditanya ayyunnas ahab siapa yang paling kau cintai? Rasulullah dengan jelas mengatakan, "Qala Aisyah, ya istriku Aisyah, bagaimana beliau mengungkapkan cinta bahkan di depan publik." Loh, itu penting ngucapkan wong Allah Subhanahu wa taala itu ngajarkan kita Allah itu mewajibkan kita nyebut namanya itu dalam salat. Ketika kita baca Fatihah itu kan sekitar 19 kali, 17 kali sampai 19 kali. Maka istri pun juga sama. Allah yang tahu hati jenengan itu perlu disebut. Apalagi istri yang enggak tahu arti jenengan. Makanya mengungkapkan cinta, kata-kata si ayang itu penting dan itu diajarkan oleh Rasulullah. Satu. Nomor dua, termasuk Siti Aisyah, ibunda Aisyah itu masyaallah ya. Ada perempuan datang ke Sayiti Aisyah bertanya tentang khidobil bil hina. Pacar. Tahu pacar? Ada perempuan bagaimana pakai pacar? Siti Aisyah mengatakan la b's. Perempuan pakai pacar gak apa-apa. Tapi kata beliau, "Walakin akrahu, tapi saya ndak senang pakai pacar." Kenapa? Bukan karena saya ndak senang. Saya ndak senang pakai pacar. Kana habibi bahasanya. Kana habibi Rasulullah. Karena kekasihku Rasulullah tidak senang bau pacar. Paham nggih? Jadi ngungkapkan rasa cinta. Nomor dua mencintai apa yang dicintai pasangan. Ngapunten jenengan kalau pakai minyak wangi konsultasi ke istri. Istri juga sama. Kalau jenengan beli minyak wangi, konsultasi ke suami. Jangan sampai jenengan pakai minyak wangi, istri jenengan gak senang. Ambune koy minyak nyonyong kok digawe, Mas. Paham nggih? Tapi yang paling pasti istri yang paling enggak senang itu satu, Pak. Parfum berangkat dengan parfum pulang beda. Itu paling bahaya. Itu yang itu yang jangan sampai terjadi nggih. Parfum berangkat ambil parfum mulai bedo iku ojo sampai terjadi pun sama dengan ini. Jadi termasuk pakaian ngih. Saya saya sama istri itu kadang-kadang kalau pakaian saya sebelum beli pakaian saya suruh istri saya yang check out supaya istri saya cocok atau enggak cocok. Parfum juga sama. Istri saya juga sama. Istri saya kalau beli parfum gitu ya pasti ngomong jangan senang moten? Kalau senang dipakai. Kalau enggak senang enggak dipakai. Saya juga sama. Saya itu senang, Pak. Tipe-tipe saya dulu, Pak, jenenge wong lanang seneng akian, Pak. Tapi ndak terlalu gede, Pak. Ndak pati gede. Mek gede iku enak sih gawe not. Saya senang akik dulu, Pak. Ketika saya nikah, istri saya itu gak senang akikan. Kenapa? Koy wakwek katanya. Sejak saat itulah akik saya lepas. Kenapa? Karena saya punya prinsip. Yang paling berhak menikmati saya istri saya. Yang paling berhak menikmati istri saya. Maka apapun yang disenangi oleh istri saya, saya harusnya senang. Apa yang tidak disenang, saya juga senang. Paham nggih? Makanya ini penting. Siti Aisyah itu sebenarnya sebagai perempuan pacaran senang. Tapi karena Rasulullah tidak senang dengan bau pacar, beliau meninggalkan kesukaannya pakai pacar karena beliau mencintai Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Lah ini penting me koy ngene kan insyaallah ndak ono wong tukaran ng [tertawa] pun lanjut. Nah, termasuk ini bahkan termasuk Siti Aisyah itu Rasulullah itu masyaallah yang terakhir terakhir dari yang terakhir Rasulullah sallallahu alaihi wasallam itu sampai saking sayangnya sampai Siti Aisyah beliau tu tahu kapan istrinya marah, kapan istrinya senang kapan Siti Aisyah good mood, kapan Siti Aisyah bad mood itu Rasulullah tahu loh. Ini suami juga harus penting ini, Pak. Rasulullah tahu nggih. Oh, alhamdulillah tahu beliau. Oh, iya. Kalau saya tahu ibu-ibu itu biasanya, Pak, ini pengalaman ng ibu-ibu itu biasanya kalau kelihatan nesu lesu gitu ya, itu obatnya gak usah banyak-banyak, Pak. Kasih obat merah dosisnya tiga kali sehari insyaallah hilang. Heeh. Tobat merah jenengan gambare sinten? Sukatta pahlawan kemer. Tapi kalau pahlawan perjuangan namanya pati murah. Jadi kayak murah. [tertawa] Jadi kalau jenengan ngekeki bojo pati murah berarti dianggap bojonya perjuangan. Tapi kalau jenengan ngasih yang merah insyaallah istrinya merdeka karena pahlawan kemerdekaan. Makanya sing gawe duit iku yo rodo pintter. Berarti saya gana mikir io sing gawe duit iku pinter. Sing sewu dikii pati murah goloke gede. [tertawa] Pati murah goloke gede. Pahlawan perjuangan sing Rp se. Gambare Pak Soekarno Hatta pecian rapi. Wah itu menunjukkan kemerdekaan. Masjid jamaahe seneng nglebokno sing merah masjide merdeka. Tapi masjid mek jamaahe seneng ngelebokno patimura perjuangan berarti masjid [tertawa] perjuanganen nggih pun terakhir ini Pak Rasulullah itu pernah mengatakan Aisyah saya tahu kapan kamu bad mood kapan kamu good mood Siti Aisyah tanya apa itu ya Rasulullah beliau mengatakan idza kunti ryatan qulti bala warabbi Muhammad kalau kamu lagi senang lagi good mood sama akas biasanya kalau sumpah sumpahnya pakai K warabbi Muhammad. Demi Tuhannya Muhammad nama suaminya disebut. Tapi kalau kamu lagi badmood kepadaku, kata Rasulullah, biasanya kalau sumpah pakai warabbi Ibrahim, demi Tuhannya Nabi Ibrahim tidak sudi menyebut namaku. Ini Rasulullah tahu, Pak. Saking beliau itu tahu dengan karakter istri beliau tahu kapan beliau maju, kapan mundur. Kapan istri saya good mood, saya kemudian maju. Kapan istri saya bad mood, saya harus mundur selangka. itu beliau tahu paham nggih? Nah, jenengan kalau seperti Rasulullah, masyaallah bojone seker-seger, Pak. Nggih. Pun jangan sampai jenengan itu jadi suami ndak ngerti, "Mas, ndak pengin mangan." Itu artinya apa? Aku luwih paham nggih? Sampeyan goncengan mas, ono warung ndak pengin mangan tah. Itu artinya apa? Aku luwih. Jangan sampai jenengan ngomong, "Aku warek, Dik." Loh, itu jenengan berarti [tertawa] paham nggih loh loh bahasa-bahasa seperti ini jenengan harus tahu Pak. Paham nggih? Ono warung maning Mas temenan tak sampai gak mau mangan ndak dek aku se warek loh itu bahaya Pak ojo sampai bojone sampeyan geblak tek dalan gara-gara sampeyan ngomong warek. Paham nggih? Nggih. Bojone jenengan ono toko emas ngasih kode cek apik emas iku yo itu artine opo? naluk tukokno emas. Jangan sampai dijawab, "Dik, kata orang Jawa, diam itu adalah emas." Makanya saya diam saja. [tertawa] Loh, berarti gak mengerti. Paham nggih? Jadi, kalau jenengan ono toko ngomong emase apik iku artine njaluk tuku. Nah, bahasa-bahasa seperti ini ini Rasulullah sallallahu alaihi wasallam itu sampai ngerti sama istrinya itu ngerti kapan bad mood, kapan good mood. Ngoten nggih pun. Saya kira cukup. Kita akan lanjutkan di pertemuan selanjutnya. Kalau ada yang mau tanyakan saya persilakan. Monggo. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatull. Yang saya tanyakan antara suami dan istri. Kenapa kalau suami punya satu kesalahan kepada seorang istri selalu diungkit-ungkit? [tertawa] Sebaliknya kalau istri kalau punya kesalahan kepada suami itu mudah dimaafkan, Pak. Terima kasih. [tertawa] Ini ini pertanyaan berbau curhat ini. [tertawa] Eh, pun ngeten, Pak. K memang biasanya salah satu sifat istri itu, Pak, kalau marah itu historis bukan histeris. [tertawa] Saya salah satu sifat istri memang kalau marah itu kadang-kadang historis bukan historisme. Kenapa kok historis? Dia bisa menceritakan kesalahan suami mulai awal pernikahan detail padahal suaminya sudah lupa. Itulah yang namanya historis bukan historis. Dan itu memang ya wajar, Pak. Nah, nasihat ini harus dua arah. Nasihat ini harus dua arah. Kalau enggak dua arah, saling mengintimidasi. Nasihat untuk istri memang Rasulullah sallallahu alaihi wasallam menyebutkan kenapa di neraka itu yang paling banyak perempuan. Salah satunya kata Rasulullah sallallahu alaihi wasallam yakfurnal asyir. Karena banyak wateknya perempuan itu sering mengkufuri suami. Di Rasulullah sallallahu alaihi wasallam beliau menceritakan ini hadis sahih. Andaikan kalian berbuat baik seumur hidup kepada dia terus kalian melakukan kesalahan satu maka dia mengatakan aku tidak pernah melihat kebaikan pada dirimu. Padahal urip sel tahun. Salah siji saya tidak melihat kebaikan pada dirimu. Itulah yang dikatakan historis. Paham nggih? Tapi kalau jenengan salah satu itu meskipun 10 tahun yang lalu insyaallah eling. Tapi kalau jenengan melakukan kebaikan yang itu dilakukan berulang-ulang insyaallah ak lali. Itu memang nasihat untuk istri pun sekarang. Nasihat untuk suami me podo. Nasihat untuk suami. Rasulullah sallallahu alaihi wasallam ketika beliau mau wafat bahkan beliau itu sering didatangi oleh Nabi oleh malaikat Jibril. Apa? Beliau selalu pesan dengan perempuan. Kenapa? Kata beliau, "Ayo jadi laki-laki itu harus jadi laki-laki yang punya hati seluas samudra." Makanya kata Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, perempuan itu kata Rasulullah sallallahu alaihi wasallam diciptakan dari tulang rusuk. Tulang rusuk itu bengkok. Tulang rusuk itu kalau bengkok kalau jenengan luruskan paksa patah. Tapi kalau jenengan gak luruskan tetap bengkok. Makanya ngeluruskannya harus pelanpelan. Apa itu? Kata Rasulullah, "Kalau jenengan punya istri, jenengan pengin luruskan, luruskannya paksa, patah." patah itu artinya nanti menjadi perpisahan. Tapi kalau jangan biarkan tidak bisa. Makanya selalu diluruskan dengan cara pelan-pelan. Paham nggih? Jadi kalau jenengan punya istri seperti itu, itu tanda-tanda jenengan ganjarane akeh loh. Benar. Ada satu, Pak. Ini ini nasihat untuk suami biar legowo, Pak. Kalau kata ini Imam yang ngomong Imam Ghazali, Pak. Kata Imam Ghazali, tidak ada satu wali pun kecuali diuji dengan istrinya. Berarti kalau jenengan bojone tambah cerewet, tambah gampang jadi wali, minimal wali murid. Loh, ada satu kisah, ada satu kisah ini kisah beneran, Pak. Ada seorang wali itu gak tahu kalau dia wali. Dia itu dimarahi oleh istrinya. Ini kisah kuburannya ada sampai sekarang masih ada itu kuburannya ee Bajal Haiban. Saya lupa nama aslinya apa itu ada belok seorang itu bendino diseneni bojone tok gak kuat. Akhirnya beliau itu uzla. Ketika uzla ketemu dengan tiga orang yang ahli ibadah. Ternyata orang yang ahli ibadah ini kenal ada nama seorang wali yang terkenal. Ternyata nama wali itu siapa? Sing jeneng diseneni bojo iki, Pak. Ndak keroso kalau dia wali. Makanya kalau jenengan diseneni bojo k syukur alhamdulillah calon wali aku ber [tertawa] paham nggih pun terakhir ini kabar gembira bagi seorang suami. Ada hadis ini sahih. Ketika seorang istri bentak suami kemudian marah sama suami itu para bidadari itu kemudian akan mengatakan jangan dimarahi. Dia akan segera ketemu aku. Pertanyaannya ketemu bidadari itu kan syaratnya opo? Mati. Makane [tertawa] saya mikir-mikir setelah baca hadis itu, "Oh, iya benar berarti akeh sing gampang mah." Makanya kenapa kok banyak banyakan duda atau banyakan janda? Kenapa [tertawa] ketemu bidadari dii ngoten nggih. Jadi kalau jenengan stroke gara-gara bojo, bersyukurlah. Mungkin itu cara Allah ingin mempercepat pertemuan jenengan dengan [tertawa] ngoten nggih. Ada lagi mau tanya ibu-ibu mungkin mau balas pertanyaan. [tertawa] Saya kira cukup nggih. Semoga menjadi ilmu manfaat barokah. Semoga kita dijadikan orang yang istikamah. Amin. Istri dan suami kita semoga menjadi istri yang saleh anak-anak kita menjadi anak-anak yang saleh salhah. Dan semoga keluarga kita menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. Amin ya rabbal alamin. Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahabbil alamin. Allahumma shalli wasallim ala sayyidina Muhammad waa ali sayyidina Muhammad. Rabbanafirlana waliwalidina warhamhum kama rabbauna. Allahummafna bima alamtana waimna ma yanfauna wazidna ilma. baitana waana inaka antal wahabana min azwajatina quun walna lil muttaqina imama rbana fid dunya hasanah wafil akhirati hasanah waqinazabanar barakallahu laka fi allahumma bariklana fi rajaba wa s'ban waballighna ramadan allahumma bariklana fi rajaba wa s'ban wna Muhammad was subhanaabbikailzati amma yfun wasalamin walhamdulillahbilaminatil fatihah. Ini yang bisa saya sampaikan kurang lebihnya saya mohon maaf. Subhanakallahumma wabihamdika ashadu alla ilahailla anta astagfiruka wa atubu ilaik wa akran wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih. Demikianlah tadi kajian ASN mengaji seri pertama di tahun 2026 dengan kajian fikih munakahat tentang hak dan kewajiban suami istri. Semoga menjadikan kita untuk menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah. Amin. Dan seluruh amal ibadah kita diterima oleh Allah subhanahu wa taala. Kurang lebihnya mohon maaf. Akhirul kalam wasalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.