ASN Mengaji Seri 1 | 2026 - Fiqih Munakahat Eps. 02: Hak dan Kewajiban Suami Istri
CyvDiehBFMY • 2026-01-08
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
taufik dan hidayahnya pada kesempatan
siang hari ini kita dapat melaksanakan
salat zuhur berjamaah sekaligus
dilanjutkan dengan kajian ASN mengaji.
Kedua kalinya selawat serta salam
marilah kita haturkan kepada junjungan
kita Nabi Besar Muhammad sallallahu
alaihi wasallam yang telah memberi
bimbingan tuntunan berupa agama Islam.
Para jemaah yang dirahmati Allah
subhanahu wa taala. Pada kesempatan
siang hari ini, ASN mengaji seri pertama
di tahun 2026 merupakan lanjutan dari
tahun kemarin yaitu tentang fikih
munakahat yang mana pada kesempatan
siang hari ini akan membahas tentang hak
dan kewajiban suami istri.
Pada siang hari ini, ASN Mengaji tentang
fikih munakahat akan disampaikan oleh
Ustaz Abdul Fahid Alfaizin dari MUI Kota
Surabaya. Kepada beliaunya kami
persilakan.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikumsalam.
Alhamdulillahi rabbil alamin wasalatu
wasalamu ala sayyidil mursalin sayyidina
Muhammadin wa ala alihi wasohbihi
wabarik wasallim ajmain. Qolu subhanaka
la ilma lana illa ma alamtana innaka
antal alimul hakim. Allahummaah alaina
futuhal arifin w'alana kholisatan
liwajhikal karim. Birahmatika ya
arhamarahimin. Rabbisrohli sodri
waassirli amri.
Amma ba
para jemaah ASN mengaji yang saya
hormati. Alhamdulillah kita oleh Allah
masih diberikan nikmat sehat walafiat
sehingga kita bisa berkumpul di masjid
yang insyaallah penuh barokah ini.
Semoga setiap langkah kita menuju
majelis ilmu ini menjadi penggugur
dosa-dosa kita, menjadi peningkat
derajat kita. Dan semoga Allah subhanahu
wa taala selalu memudahkan setiap
langkah kita menuju surganya Allah
subhanahu wa taala. Amin ya rabbal
alamin. Alhamdulillah ini awal tahun
2026. Wajahnya segar semua ini.
Ee
nggih.
Semoga nanti ada kenaikan. Kenaikan opo
niki?
[tertawa]
Para jemaah, kita hari ini temanya
sebenarnya tentang hak suami istri. Tapi
sebelum itu saya ingin izin sedikit
menjelaskan tentang bulan Rajab.
Sekarang tanggal berapa ngih? Rejab. Ada
yang tahu? Biasa gak pasti hafal.
Sekarang itu
tanggal 7 Januari berarti tanggal 18
Rajab nggih.
Isra Mikraj tanggal 16.
16. Libur kan jenengan?
Libur.
Oh, alhamdulillah.
Para jemaah saya akan sedikit membahas
tentang bulan Rajab sebelum saya
membahas tentang hak dan kewajiban suami
istri. Di Al-Qur'an dikatakan inna idat
syuhurallahna
asyaro syahron fi kitabillah yauma
khalaqas samawati wal ard minha arbaatun
hurum. Kata Al-Qur'an hitungan bulan
dalam 1 tahun itu kata Allah Subhanahu
wa taala ada 12 bulan. Di antara 12
bulan itu ada 4 bulan mulia.
Ya, kalender hijriah itu sama dengan
kalender masehi. Ada 12. Yang pertama
bulan opo?
Selo. Nopo? Suro.
Sur niku nopo?
Muharom. Yang kedua,
halo
biasa dakti apal. Nopo moten apal?
Pole gajian ndak melok Muharom. Muharam.
Safar
kasung poso, Pak. Mulai teko Muharam
[tertawa]
Muharom Safar terus
Rabiul Awal
Rabiutani atau Rabiul Akhir
Woh kok langsung Zulhijah.
Zulhijah niku akhir tahun [tertawa]
nopo? Jumadil,
Jumadil Awal, Jumadil Akhir,
Rajab,
Ru
Rua
Syakban Rua, [tertawa]
Syakban Rua niku bulanan Syakban jawo
nggih
Syakban terus
Ramadan,
Syawal,
Dul'dah,
Zulhijah. Berarti ada 12. Di antara 12
itu ada 4 bulan mulia. Yang bulan mulia
apa saja?
Pokok Syawal,
Rejab.
Rejab,
Ramadan.
Ramadan mboten masuk Ramadan.
Muharam. Muharam masuk. Sebelum Muharram
apa?
Tahun [tertawa]
Zulhijah.
Terus Zulqdah. Benar. Zulqah. Zulhijah.
Sing paling penting itu tanggalan
masehi, Pak.
Nopo mulai gajian masehi. [tertawa]
Jadi dari 12 itu ada 4 bulan mulia. Satu
yang tiga ini nyambung, yang satu misa.
Yang nyambung itu Zulqdah,
Zulhijah, Muharram. Yang misah itu
Rajab.
Ini ada di hadis riwayat Imam Bukhari.
Di hadis riwayat Imam Bukhari dikatakan
arbaatun hurum salatun mutawaliat. Yang
tiga itu nyambung Zulqdah, Zulhijah,
Muharram. Yang satu misah yaitu Rajab.
Kenapa kok ada bulan mulia? Karena
sebenarnya bulan mulia itu untuk
menghormati ritual haji dan umrah. Jadi
aslinya itu begini. Saya sedikit cerita
ini biar jenengan paham. Aslinya yang
paling inti itu Zulhijah.
Karena Zulhijah ini adalah ritual haji.
Jadi Zulhijah itu dikatakan hijah. Hijah
itu dari kata haji. Karena intisari haji
itu ada pada wukuf di
Arafah. Jadi intisari haji itu ini.
Nah, wukuf di Arafah itu terjadinya
tanggal berapa?
9 Zulhijah. Makanya bulan Zulhijah
dikatakan Zulhijah karena intiari haji
itu ada pada bulan Zulhijah yaitu
tanggal 9.
Nah, orang Arab dulu gak ada pesawat,
gak ada kendaraan, gak ada bus. Mereka
kalau mau haji ada yang dari Yaman, ada
yang dari Irak, ada yang dari Bahrain
itu kalau mau ke Makkah itu jalan kaki.
Perjalanan bisa butuh satu bulan.
Makanya sebelum Zulhijah dimuliakan,
Zulq'dah dimuliakan.
Tujuannya apa? Ngasih kesempatan supaya
orang bisa berangkat haji ke sini. Nanti
setelah haji mereka akan pulang.
Pulangnya juga butuh waktu. Karena butuh
waktu, setelah ini juga dimuliakan bulan
Muharam.
Tun orang-orang yang ada di Makkah,
orang-orang yang di sekitar Makkah kalau
pengin umrah itu nunggu setengah tahun
dari haji. Setengah tahunnya itu ketemu
di bulan Rajab. Jadi dulu itu orang
umrah itu ada di bulan Rajab. Maka kalau
jenengan pengin umrah itu yang kalau
ingin sama dengan orang Arab dulu rejab
yang paling bagus. Tapi kalau sekarang
mending Ramadan tapi rodo larang.
[tertawa] Jadi kalau sekarang karena
Ramadan itu ada satu hadis Rasulullah
mengatakan orang yang umrah di Ramadan
itu seperti haji bareng Rasulullah pun.
Nah para jemaah
Rajab itu kata ulama dikatakan bulan
mulia. Kenapa kok dikatakan bulan mulia?
Arti bulan mulia itu ada dua. Satu,
haram itu artinya haram. Apa artinya
haram? Karena Allah mengharamkan perang
sama dengan tanah haram. Tanah haram itu
tanah haram. Kenapa? Karena nonmuslim
itu aslinya diharamkan masuk khusus
tanah haram. Kalau selain tanah haram
gak apa-apa. Makanya wisatawan asing
yang nonmuslim masuk Jeddah boleh, masuk
Riyad boleh, tapi kalau masuk tanah
haram Makkah itu gak boleh. Cuma kemarin
ada satu video yang agak sedikit
sekarang itu kan kalau jangan lihat Arab
Saudi itu sudah mulai agak ke liberal.
Makanya dulu enggak ada konser sekarang
konser bikini itu ada sekarang di Arab
Saudi. Paham nggih? Nah, termasuk
kemarin itu ada kabar nonmuslim itu
kemarin ada yang nge-vlog dia sudah bisa
masuk tanah haram meskipun tidak sampai
masuk Masjidil Haram. J kemarin itu ada
salah seorang wisatawan nonmuslim itu
pakai kerudung asal makai g itu dia
nge-vlog ada di depannya Masjidil Haram.
Itu seharusnya gak boleh. Tapi enggak
tahu sekarang kok bisa masuk ke tanah
haram itu kenapa. Wallahualam. Pun. Itu
yang pertama. Yang kedua dikatakan tanah
haram karena arti haram yang kedua itu
mulia. Kenapa kok mulia? Karena ibadah
pada waktu di tanah haram, ibadah pada
waktu bulan haram itu pahalanya lebih
tinggi. Jadi, jenengan poso di bulan
haram itu lebih tinggi dibandingkan
selain bulan haram. Jenengan puasa Rejab
itu lebih tinggi dibandingkan puasa di
bulan Rabiul Aal.
Jenengan sodqah di bulan Rajab itu lebih
tinggi dibandingkan bulan Rabiul Awal
karena bulan mulia. Sama dengan jenengan
di tanah haram
itu ibadahnya
ketika dilakukan juga lebih tinggi.
Jenengan salat di Masjidil Haram itu
berapa kali?
100.000
kali. Kalau di Masjid Nabawi
1000 kali. Tapi saya sering pesan jangan
sampai niru orang Bojonegoro.
Ada jemah haji Bojonegoro itu setelah
haji ndak salat 10 tahun.
Kenapa? Katanya saya punya deposit salat
banyak katanya. [tertawa]
Makanya yang perlu dilihat ibadah itu
ada dua. Ada kuantitas ada kua litas.
Salat zuhur di Masjidil Haram itu
kuantitasnya berapa?
Satu. Tapi kualitasnya
Rp100.000. Makanya kalau jenengan salat
di sana kalau zuhur ya tetap dihitung
satu tapi kualitasnya Rp100.000. Paham
nggih? Jadi jangan sampai jenengan ada
kemarin yang tanya ke saya, "Ustaz, saya
punya hutang." Hutang apa? Hutang salat
2 tahun. Boleh gak saya qada 1 minggu di
Masjidil Haram? Gak boleh. Karena
kuantitas meskipun di Masjidil Haram
tetap satu. Yang membedakan apa?
Kualitasnya. Paham nggih? Pun. Yang
kedua, kata ulama, bukan hanya pahala,
dosa pun kalau dilakukan di bulan haram,
dilakukan di tanah haram itu lebih
tinggi. Jadi, jenengan maksiat di bulan
Reajab iku dosone yo luwih gede
ketimbang selain Reajab. Rasan-rasan
bulan Rejab lebih meras dosone
dibandingkan selain Reajab. Nonton sing
macem-macam di bulan Rejab iku yo dosone
luwih meres timbang sakliane Reajab.
Nyelatu bojo
di bulan Reajab itu kualitasnya
lebih tinggi. Paham nggih? Makanya saya
sering pesan me umroh hati-hati selain
kita melakukan pahala, melakukan dosa
itu juga lebih tinggi. Makanya kalau
jenengan ketika umroh ndak bisa nyium
hajar aswad, gak usah dipaksa. Kalau
jenengan nyium hajar aswad, nyium hajar
aswad sunah atau wajib?
Sunah. Wong Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam pernah mencontohkan nyium hajar
aswad itu cin jauh. Cium jauh.
Cium kan begini itu kan cium jauh, Pak.
Itu pernah dipraktikkan Rasulullah. Maka
kalau jenengan gak bisa, gak usah maksa.
Karena tidak nyium hajar aswad gak dosa.
Tapi kalau dorong ngikut narik bajunya
orang itu pasti dosanya dan dosanya di
depan Ka'bah. Paham nggih? Makanya yang
perlu diingat-ingat itu. Makanya kalau
jenengan kayak mau umrah, wis gak usah
mekso. Enggak bisa nyium gak apa-apa.
Yang saya khawatirkan itu ketika nyium
kenek keteke wong Afrika. Hajar aswad
teman, Pak. [tertawa]
Paham nggih? Pun. Ini yang harus
diingat-ingat sama jenengan ketika di
Makkah Madinah gitu ya, nyelatu bojo itu
yo 100.000 kali lipat di Indonesia.
Makanya pahala dilipat gandakan, dosa
juga dilipat gandakan. Pun para jemah
kata ulama, bulan Reajab itu bulannya
menanam. Syakban itu nyiram, Ramadan itu
panen. Artinya orang bisa panen pahala
itu di Ramadan, tapi syaratnya panen
kudu nandur.
Orang yang panen tanpa nandur itu
berarti manen sawane uong.
Makanya kata ulama, jenengan ibadah
Ramadan itu tergantung Rejab. Jadi
jenengan kalau Ramadan pengin kuat
puasa, ayo Rejab ono poso sunahe.
Jenengan ndak kuat sak wulan ambil Rejab
2 hari 3 hari. Aslinya Rejab itu yang
paling utama bulan pertama satu tanggal
1 sampai tanggal 10. Tapi kalau jenengan
wis terlambat pokok Rejab usahakan ono
poso. Ini nanti di bulan Syakban
ditambah Ramadan insyaallah ndak kaget.
Kalau jenengan rejab ndak pernah poso,
Syakban ndak pernah poso, Ramadan
langsung poso, insyaallah rong dino
greges.
Paham nggih? Jenengan pengin di
Al-Qur'an Ramadan khatam, maka mulai
mulai Rejab. Quran-Quran sing nukur pogo
diduno kabeh. Quran-Quran dukun lemari
di diduno. Satu hari usahakan di bulan
Rejab maksimal minimal satu lembar, dua
lembar lah. Nanti bulan Syakban ditambah
nanti Ramadan insyaallah 1 hari 1 juz
itu kuat. Tapi kalau jenengan rejab
jarang moco, Syakban jarang moco,
insyaallah Ramadan
3 juz, tapi juz buah bukan juz
Al-Qur'an.
Jenengan Ramadan pengin qiamulail mulai
Rejab. Rejab kalau bisa jenengan kalau
bangun jangan mepet azan. Sebelum
azanlah nanti bulan Syakban ditambah
azan kurang 10 menit. Insyaallah Ramadan
sahur gak kaget. Tapi kalau jenengan
rejab mepet azan, Syakban mepet qat,
insyaallah Ramadan gak sahur karena
tergantung bulan Reajab. Paham nggih?
Makanya ayo kebiasaan-kebiasaan
mulai kita tanam di bulan Rejab pun.
Para jemaah saya ingin sedikit cerita
ini terakhir tentang Reajab. Saya gak
akan banyak-banyak karena bukan inti
materi kita. Rejab itu kata ulama
bulannya Allah.
Karena bulannya Allah yang paling
dianjurkan bulan Rajab adalah
istigfar.
Jadi kalau jenengan bulan Rajab
perbanyak istigfar
nanti Syakban.
Syakban itu kata ulama syahrun nabi,
bulannya Nabi Muhammad. Karena itulah di
bulan Syakban yang perlu diperbanyak
selawat.
Kenapa kok perbanyak selawat? Karena
ayat selawat. Innallaha wa malaikatahu
yushalluna alan nabi. Ya ayyuhalladzina
amanu shollu alaihi wasallimu taslima.
Itu turunnya di bulan Syakban.
Nanti Ramadan
itu bulannya umat Nabi Muhammad, syahrul
ummah. Karena itulah nanti di bulan
Ramadan perlu diperbanyak baca
Al-Qur'an. Jadi kalau jenengan Ramadan,
Ramadan itu ndak usah banyak wiridan.
Sing penting khatam Quran. Tapi nanti
kalau Syakban sing penting akeh moco
selawat pun khusus rejab ini jenengan
minimal baca sayyidul istigfar. Hafal
sayidul istigfar?
Hafal nggih. Nanti kita tes
bareng-bareng nggih.
Soale sing jawab hafal mek siji.
[tertawa]
Saya bacakan ini penting ini jenengan
pengajian saya yang ini lali kabeh gak
apao tapi sayidul istigfar jangan sampai
lupa karena ini paling penting. Nanti
saya sampaikan
saya bacakan hadisnya.
Sayyidul istigfar.
Saya lihat di kitab-kitab hadis coba
kita cek.
Sayyidul istigfar itu yang meriwayatkan
banyak hadis sampai berapa ini? 187.
Diriwayatkan di 187 kitab hadis. Saya
ambil yang paling sahih di kitab Bukhari
ini. Di riwayat Bukhari saya ambil di
riwayat Bukhari ini saya tulis istigfar
noh. Saya bacakan.
Wamanqolaha. Orang yang baca sayyidul
istigfar minan nahar di waktu siang awal
berarti subuh mukinan biha dan dia
meyakini artinya famata min yaumih
kemudian dia mati qobla ayyumsi sebelum
waktu sore. Berarti sebelum magrib fahua
min ahlil jannah maka dia termasuk ahli
surga. Wamanqolaha minallil. Orang yang
baca sayidul istigfar di antara malam
berarti awal malam magrib wahua mukinun
biha dan dia meyakininya. Famata qobla
ayyusbiha dan dia mati sebelum subuh.
Fahua min ahlil jannah. Maka dia
termasuk penduduk surga. Pun mati pasti
atau gak pasti?
Pasti.
Yang gak pastikan waktunya.
bisa besok, bisa nanti, bisa setelah
ini. Tapi yang pasti mati itu kalau
enggak siang malam.
Paham nggih? Mati ndak pasti tapi pasti
kalau ndak siang malam. Maka hidupnya
jenengan mulai sekarang usahakan iki
dibaca, Pak. Kenapa? Karena kita itu
mati kalau enggak siang malam. Bagaimana
kita karena mati itu ndak pasti, tapi
waktunya kalau ndak siang malam, ayo
mati kapan pun kita dapat jaminan ahli
surga. Caranya bagaimana? Dikunci.
Bagaimana cara nguncinya? Setelah subuh
baca sayyidul istigfar tiga kali,
setelah magrib baca tiga kali. Maka
kalau jenengan subuh baca tiga kali,
mati sebelum magrib, maka dapat jaminan
ahli surga.
Orang yang baca setelah magrib, matinya
sebelum subuh, maka dapat jaminan masuk
surga. Makanya ini ayo jenengan baca
minimal tiga kali. Kalau saya setelah
baca hadis ini, saya bacanya bukan
setelah subuh dan magrib, tapi saya baca
setiap salat. Kenapa kok saya baca
setiap salat eman-eman? Karena
kadang-kadang kalau ngenteni subuh
magrib akeh laline. Tapi kalau biasa
setelah salat insyaallah ndak lupa.
Paham nggih? pun ini kita baca
bareng-bareng sayidul istigfar nanti
saya artikan usahakan Pak jenengan kalau
gak hafal yang lain sing penting hafal
iki. Istikamahkan mulai nanti sudah
dibaca. Jangan mulai nanti wis setelah
ini baca, nanti setelah isya asar
dibaca. Kalau jangan gak hafal, ambil
kertas atau ambil HP jadikan ee foto
profil setiap salat. Jangan baca.
Insyaallah 1 bulan hafal sendiri. Nggih.
Pun. Ayo kita baca-baca. Ibu-ibu juga
bareng-bareng dibaca tiga kali.
Bismillahirrahmanirrahim.
Allahumma anta rabbi
la ilahailla anta
laha
khalaqtani
wa ana abduka
wa ana ala ahdika
wa'dika
mastat
auzubika
min syarri maa shona'tar
abuuulaka
abu
binikmatika alaiya
binikmatika
wa abuulaka
an
hafal ngih coba bareng-bareng monggo
loh cari hafal [tertawa] monggo.
Bismillahirrahmanirrahim ayo monggo.
Bismillahirrahmanirrahim.
Allahumma
terus anta rabi
la ilahailla anta
khalaqtani
wa ana abduka wa ana ala ahdika
wa'dika
auzubika
min syarri maa shu abuulaka
binikmatika alaiya wa abuulaka
bidzambi
illa anta. Ada yang saya lihat cuma
kate moco wid hafal, kate keras w salah.
[tertawa]
Nanti saya kirim ke ee ke salah satu ini
nanti biar bisa dibaca bareng-bareng
ngih. Setiap salat misalkan Pak saya
artikan.
Allahumma ya Allah anta engkau rabbi
adalah Tuhanku. La ilahailla anta. Tidak
ada tuhan kecuali engkau.
Engkau telah menciptakan aku. Wa abduka.
Aku adalah hambamu. Waa ahika waikau.
Aku akan menjalankan perjanjian denganmu
untuk menyembah dan beribadah kepadamu.
Mastu semampuku. Aubika. Aku berlindung
kepadamu min syar ma'tu. Dari keburukan
apa yang aku perbuat. Abuaka aku kembali
kepadamu binikmatika alya dengan nikmat
nikmatmu padaku wauaka dan aku kembali
kepadamu dengan membawa dosakufirli
ampunilah aku fnahu karena laagfirudun
illa anta tidak ada yang bisa mengampuni
dosa kecuali engkau ini baca usahakan
Pak jenengan ibu-ibu juga sama usahakan
jenengan andaikan ibu-ibu nanti enggak
salat pokok Kok setiap dengar azan
dibaca tiga? Karena ini yang bisa ngunci
mati kapanpun kita dapat jaminan
surga. Paham nggih? Pun. Kita kembali
kepada materi asli kita yaitu tentang
masalah hak dan kewajiban suami istri.
Pun
para jemaah. Kalau kita bicara hak dan
kewajiban suami istri,
maka yang perlu kita pahami adalah satu
prinsip dasar hak suami istri. Di
Al-Qur'an dikatakan, "Walahunna
mlulladzi alaihinna bil mar'ruf." Bagi
kalian perempuan-perempuan para istri
mendapatkan hak atas suami kalian dengan
cara yang baik. Pun saya sebelum
menyampaikan ini ada satu hal yang ingin
saya sampaikan. Jangan sampai kalau kita
ngaji, ada orang itu ngaji, bahas ngaji
itu digunakan untuk mengintimidasi
pasangan.
Paham nggih? Istri kemudian ngaji bab
tentang kewajiban suami gawa mul, Pak.
Iki loh kewajibane sampeyan.
Suami juga sama. Hak suami atas istri.
Pulang langsung, "Dik, iki yang perlu
sampean lakukan. Jangan sampai kita
ngaji dijadikan sebagai alat intiasi pun
jenengan eling-eling. Yang punya hadis
itu kan Rasulullah.
Saya ulangi. Yang punya hadis itu
Rasulullah. Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam meskipun beliau yang punya
hadis tapi Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam itu tidak pernah mengintimidasi
istrinya pakai hadis.
Kok saiki jemah alhuda kawit ngaji hadis
digunakan inti wong Rasulullah yang
punya hadis itu gak mengintimidasi. Coba
jangan lihat Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam ketika beliau Siti
Aisyah ngambul apakah beliau
mengintimidasi?
Nurut nang aku ndak nurut neroko nak.
Beliau dengan sabarnya menghadapi Sidah
Aisyah. Itulah yang saya katakan, ayo
kalau kita ngaji, ngaji kita itu jangan
dijadikan alat intidasi pun. Di
Al-Qur'an dikatakan saling memenuhi hak.
Makanya dalam tafsir Ibnu Katsir
dikatakan walahunna alar rijal. Bagi
kalian para laki-laki minal haqqi dari
hak mluir rijal alaihinna. Jadi bagi
kalian para istri, kewajiban bagi suami
untuk melaksanakan hak sebagaimana
kalian juga punya hak kepada suami
kalian. Ini kata tafsir Ibnu Katsir pun
para jemaah yang saya hormati. Nah, yang
kedua kalau jenengan lihat di Al-Qur'an
ini unik di Al-Qur'an itu yang
disebutkan haknya istri dulu, bukan
suami. Coba jangan baca Al-Qur'an ini.
Masyaallah. Al-Qur'an ini. Walahunna
bagi kalian para istri mlulladzi
alaihinna bil ma'ruf. Kalian punya hak
yang seimbang dengan kewajiban kalian
dengan cara yang baik. Kenapa disebutkan
haknya istri dulu bukan laki-laki?
Kata Ibnu Asur dalam tafsirnya At-Tahrir
WT Tanwir, beliau mengatakan karena
orang laki-laki itu haknya mulai zaman
dulu wis terkenal tapi haknya perempuan
sering diabaikan. Coba jangan lihat
peradaban manapun. Hampir semua
peradaban manapun yang namanya perempuan
itu gak pti direken.
Di Cina selir-selir itu bisa
diperdagangkan.
Di Taiwan, di Jepang, kemudian di mana
pun di Romawi semua peradaban. Perempuan
itu tidak begitu diperhatikan haknya.
Bahkan di Arab sendiri, di Arab sendiri
kata Abdullah bin Abbas di hadis
Bukhari, beliau mengatakan, "Kunna fil
jahiliyah la nauddun nisa saian." Kami
menganggap perempuan itu bukan
siapa-siapa. Makanya dulu di Arab itu
sampai ada budaya kalau punya anak
perempuan dikubur hidup-hidup. Kenapa?
Karena dianggap e saking dulu itu
perempuan tidak dianggap punya hak sama
sekali. Makanya Islam ketika ayat
tentang hak yang didahulukan adalah
haknya istri. Kenapa? Sering terabaikan.
Sing mentang-mentang duwe hak iku bojo
lanang opo wedok, Pak? Mek urusan dewek
wong wedok, Pak. Mek urusan njaluk jatah
iku sing
lanang sing wedok.
[tertawa]
Mek naluk nafkah wedok. Karena memang
hak perempuan itu mulai zaman dulu
jarang dibahas, terabaikan. Makanya
Al-Qur'an menggunakan bahasa perempuan
dulu, bukan laki-laki. Paham nggih? Pun
di dalam masyaallah orang Arab itu nggih
orang Arab itu saking perempuan itu ndak
punya nilai
seorang istri itu bisa diwariskan ke
anak. Jadi umpama nggih ada seorang
laki-laki nggih punya anak dia nikah.
Maka kalau suaminya meninggal, istrinya
itu termasuk warisan, diwarisi anaknya
bisa dijual.
Saking kemudian di zaman itu perempuan
itu tidak dianggap punya hak. Makanya
Islam ketika datang menggunakan bahasa
walahunna bagi kalian para istri
didahulukan. Paham nggih? Pun ini yang
sering terlupakan bagi para suami. Di
Al-Qur'an itu yang disebutkan dulu
adalah haknya istri. Lanjut.
Makanya sebenarnya mencuci itu kewajiban
istri atau suami? Suami.
Memasak,
kemudian ngurus anak.
Kewajiban istri apa?
Nurut suami.
Nurut suami. Mek kon masak yo masak.
[tertawa]
Nakak
ini senengannya
maneng. [tertawa]
Tapi aslinya ng aslinya aslinya istri
gak mau masak itu gak dosa aslinya loh
ngih. Jadi kalau istri masak itu
sebenarnya adalah kebajikan bukan
kewajiban.
Makanya kalau jenengan mek bojone masak
itu sampeyan matur suwune sing gede Pak.
Karena istri itu kalau masak masak dudu
kecut iku termasuk kecuti keringat iku
Pak. Saking sore masak paham nggih.
Makanya nyuci itu sebenarnya bukan
kewajiban istri aslinya.
Tapi itu kebajikan istri. Maka kalau
jenengan klambene diumbano bojone iku
kudu matur suwun. Bahkan ngurus anak itu
aslinya bukan kewajiban
istri.
Andaikan istri gak gelem nyusoni,
andaikan istri gak gelem nyusoni itu gak
dusuh. Asline loh.
[tertawa]
Jadi bapak-bapak ndak poo sing penting
jadak ojok sampai hilang pun lanjut.
Nah, beberapa hak suami istri yang
pertama ini penting sekali. Ini penting.
Monggo jenengan ingat-ingat ini.
Termasuk jenengan pesankan ke anak
jenengan yang mau nikah. Salah satu hak
dan kewajiban suami istri adalah satu,
saling nutup rahasia. Ini paling
penting.
Karena di Al-Qur'an ketika menyebutkan
suami istri, Al-Qur'an mengatakan,
"Hunna libasul lakum wa antum libasul
lahun."
Kalian para istri adalah pakaian bagi
suami dan kalian para suami adalah
pakaian bagi istri. Jadi kata kunci
suami istri itu adalah pakaian.
Fungsinya pakaian itu kata tafsir
Albaghawi adalah yuwarisya
menjadi sitron lisah menjadi penutup
kejelekan pasangan.
Makanya jangan sampai senang ngumbar
eleke pasangan. Wong kadang-kadang
arisan iku sing dirasani bojone
dewe-dewe.
Loh ini enggak boleh. Termasuk
ngapunten, ngapunten, ngapunten sanget.
Ini penting sekali. Jenengan kalau punya
masalah usahakan selesai antara suami
istri. Jangan melebar keluar.
Jangan punya masalah. Jangan sampai
melebar keluar. Contohnya apa? Curhatnya
di media sosial.
Banyak sekali pasangan itu menjadi
masalah. Bukan karena dia masalahnya
belum selesai. Gak. Sebenarnya
masalahnya selesai. Tapi gara-gara dia
tengkar jenenge bojo ono cekcoke iku
wajar mboten wajar Pak.
Wong bojo, jenengan, suami istri adem
ayam tok iku yo ndak ono senine. Senine
kan yo ono ngamuke [tertawa] yo ono seni
ojo ming pakemenen iku pakemen [tertawa]
iku.
[tertawa]
Nah, ini penting. Jadi gini. Jadi kalau
jenengan tengkar sama istri, centar
suami tengkar sama istri, istri sekar
sama suami, jangan di-update di status.
Kalau jenengan update status,
kadang-kadang tukarane
awan bengi kumpul mari.
Tapi gara-gara jadi status, status
jenengan dibaca teman jenengan, dibaca
mantan-mantan jenengan. Loh, ini kan
bahaya, Pak. I
salahe ndak kumpul aku biyen kan gitu
Pak.
Betul.
Diwoco tonggone,
diwoco dulure. Kadang-kadang suami istri
sudah selesai
tapi komporis di luar kan masih banyak.
Tukang kompor maksudde tukang kompor di
luar kan banyak.
Ini yang kadang-kadang masalah termasuk
ngapunten. Ngapunten jenengan kalau
nanti diwaduli anak jangan langsung ikut
campur anak jenengan pemahat. Jenengan
jadi cempat curhat monggo. Tapi jangan
sampai terlalu masuk. Kadang-kadang
antara suami istri itu selesai tapi
gara-gara moro tuone wis kadung weru
masalahe ikut campur tambah runyam.
Makanya saya sering pesan sama orang
tua, sama mertua, "Mek, ono masalah anak
sebelum Anda dimintai nasihat gak usah
ikut campur. Kalaupun Anda dikasih
nasihat jangan terlalu mendalam." Paham
nggih? Ini yang kemudian loh Rasulullah
itu masyaallah nggih.
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
itu ketika datang ke Siti Fatimah tanya,
"Ali nang endi?" Ali itu siapa? Mantune
yo? Mantune yo sepupu kan. Tanya Ali
tang endi? Siti Fatimah itu cemberut,
Pak. Mungkin ada masalah. Kata kata
Fatimah moton tengrio paling nang masjid
bias turun nang masjid. Akhirnya
Rasulullah sallallah dilihat tidur di
masjid. Tidur tidak pakai alas. Masjid
zaman Nabawi itu kan pakai alas tanah.
Makanya Sayidina Ali ketika tidur itu
penuh dengan debu oleh Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam. Kemudian di
apa bukan disapa kum ya abad turab.
Berdirilah wahai Abut turab. Makanya
gelarnya Sayidina Ali itu adalah Abut
turab. Abu turab itu artinya apa? Bapake
debu.
Nopo? Karena beliau itu tidur di masjid
itu kemudian banyak debunya sampai
digelari Abut tur. Pertanyaan saya
apakah Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam ikut campur masalahnya Fatimah
sama Ali? Gak.
Beliau enggak tanya opo bojone mek nang
masjid. Beliau juga enggak tanya ke Ali
opo mari tukaran? Ndak. Ini contoh jadi
orang tua dan mertua itu juga bijak.
Masalah keluarga usahakan selesai suami
istri itu lebih aman. Jangan merembet ke
orang tua. Kadang-kadang enggak selesai
tuh gara-gara wong tua melok-melok.
Paham nggih? Nah, ini kaidah penting,
Pak. Kaidah penting. Makanya jangan
peseni sama anak jenengan juga. Jenengan
kalau ada masalah ojo curhatan nang WA,
ojo curhatan nang Facebook, ojo sampai
nge-vlog
live di TikTok curhat. Jangan sampai
jadi status. Paham nggih? Pun ini kaidah
penting yang perlu kita pahami bersama.
Pun
para jemaah yang saya hormati. Makane
ada yang mengatakan berarti Sayidina Ali
itu kan kalau ada masalah di masjid
berarti mek ono wong lanang seneng nang
masjid itu ciri-cirine opo? Ndak oleh
melebu umah berarti. [tertawa]
Tapi ndak apao Pak berarti jenengan niru
Sayidina Ali Pakul
turun nang masjid niru Sayidina Ali pun
lanjut.
Nah, ini yang kemudian termasuk
ngapunten termasuk nutup bukan hanya
nutup kejelekan, nutup rahasia termasuk
rahasia di atas ranjang. Ngapunten
sanget. Ini Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam sangat kecam orang yang senang
cerita urusan ranjang kepada temannya.
Di hadis riwayat Imam Ahmad, Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam pernah
mengatakan, "La'alla rjulan yaakl ma
yaf'alu biahli." Bisa jadi banyak
laki-laki itu cerita tentang pengalaman
dia di atas ranjang dengan istrinya.
Walamatan tuhbiru bima faalat. Bisa jadi
perempuan juga sama menceritakan
pengalaman dia di ranjang dengan
suaminya. Maka Rasulullah alaihi
wasallam mengatakan, "La taf'alu."
Jangan kerjakan itu. Karena ini sama
dengan setan laki ketemu setan wedok
kemudian berhubungan intim di jalan
disaksikan banyak orang.
Sampeyan di atas ranjang kan ono sing
weruh, Pak. Iya kan? Loh. Kok kemudian
jenengan ceritokan jadi bahan arisan
bojone sampeyan opo? Mek sampeyan yo
opo? Jamune opo? Loh itu masalah Pak.
Paham nggih? Loh, itu kan kata
Rasulullah. Ngapunten, ngapunten. Kata
Rasulullah itu sama dengan setan
laki-laki
ketemu setan wedok, kumpul di tengah
jalan disaksikan banyak orang. Yang
asalnya masalah itu ndak ada yang tahu,
pengalaman itu enggak ada yang tahu.
Diumbar opo mana yang dijadikan bahan
publik jadi nge-vlog. Makanya saya
kadang-kadang ada satu hal yang saya
kadang-kadang ada ada beberapa program
TV itu kan curhat banyak nggih
program ustaz ada satu saya sebenarnya
gak masalah ada satu yang saya
kadang-kadang menjadi ganjalan kenapa
kadang-kadang ketika itu ditayangkan
live direkam disebark yang terjadi apa
ada pasangan yang cerita tentang
pengalaman dengan suami dijadikan
konsumsi publik makanya kalau saya
setuju kalau kajian-kajian seperti ini
tertutup. Jangan live dan nanti kalau
ada masalah yang pengalamannya itu
dipotong jangan ditampilkan.
Bayangkan jangan banyak loh ini sekarang
kajian-kajian curhat ada istri yang
curhat suaminya kayak apa? Apakah
pertanyaan saya ini tidak ngumber app?
Fungsinya suami istri kan nutup
kejelekan
kok kemudian di-live kan di publik.
Makanya kalau ada program ini, jenengan
kalau punya istri jangan kalau ikut
jangan yang live. Kalaupun ada masalah,
masalah itu tertutup, selesaikan
tertutup. Jangan sampai menjadi konsumsi
publik. Paham nggih? Kadang-kadang
banyak, "Oh, masyaallah macam-macam."
Ada lagi program yang dulu di sampai di
apa? Ngapunten. Ngapunten. Yang sampai
ada yang pakai hipnotis. Gara-gara
hipnotis cerito kabeh. Cerita bojone,
cerita macam-macam. Oh, itu masyaallah
ndak ada sama sekali.
apa ya? Gak ada sama sekali rahasia yang
kemudian tertutup. Paham nggih? Pun
lanjut. Nah, para jemah yang saya
hormati, termasuk dalam hal ini terakhir
dari saya termasuk dalam hal ini adalah
alhamdulillah kulo ningali mulang awet
Pak jam mulang jam 10 ndak melaku-mlaku
niku makane kala mang kaget loh. Oh jame
kok cek awet. [tertawa]
Oh sing niku
pun termasuk ngapunten ngapunten
termasuk kalau kita pisah naudubillah
semoga enggak sampai terjadi kalaupun
pisah awas biasanya kalau pisah
kejelekan pasang kejelekan mantan itu
diumbar gak boleh saya kadang tu ngelus
dodak banyak program vlog
program-program kemudian ee podcast itu
yang kemudian setelah Apalagi artis ya
setelah cerai ada masalah keluarga pisah
kemudian dia kemudian menjadikan itu
sebagai bahan podcast gak boleh itu jadi
kalau jenengan selesai selesai makanya
di Al-Qur'an itu a tasrihin biisan kalau
kumpul-kumpul baik kalau pisah pisah
baik salah satu pisah baik mek ancen wis
pisah ayo ojo sampai ngumbar eleke
mantan pasangan di depan publik
Paham nggih? Pun ini yang kemudian perlu
dipahami. Terakhir dari saya waktunya
enggak cukup
karena saya lihat sudah mulai gelisah.
Yang kedua adalah saling menunjukkan
rasa cinta.
Kadang-kadang panggilan sayang itu
penting. Meskipun jenengan tahu aku
sayang kurang opo, tapi kadang-kadang
istri itu kalau tidak disampaikan itu
gak keroso.
Oh, betul katanya. [tertawa]
Loh, ini ini memang beda. Oke. Istri
sama suami itu beda. Suami itu
kadang-kadang rasa sayang itu apa? Aku
kerja kan k sampean, Dik. Itu kurang
sayang opo? Tapi istri kadang-kadang
tidak mengerti bahasa itu. Istri itu
ngertinya bahasa itu bahasa yang
yang disampaikan dengan tegas. Makanya
kalau jenengan manggil sayang itu
penting enggak? Makanya Rasulullah
manggil Siti Aisyah, "Ya Humairo."
Wah, ng wahai perempuan yang pipinya
kemerah-merahan.
Makanya jangan sampai termasuk
panggilan-panggilan di HP nama istri
jenengan itu, Pak, kasih nama-nama
sayang. Istriku tercinta, istri
tersayang. Suami juga sama, Pak. Ojo
sampai jenengan nomere bojone jenenge
ditulisi polisi satu, [tertawa]
malaikat maut. Paham nggih? Nanti ketika
ada telepon malaikat maut memanggil
[tertawa] kan bahaya. Padahal itu is
jadi panggilan-panggilan ini yang
dikatakan Rasulullah. Makanya Rasul
masyaallah ng coba dengali baca di hadis
Muslim. Rasulullah ketika ditanya
ayyunnas ahab siapa yang paling kau
cintai? Rasulullah dengan jelas
mengatakan, "Qala Aisyah, ya istriku
Aisyah, bagaimana beliau mengungkapkan
cinta bahkan di depan publik." Loh, itu
penting ngucapkan wong Allah Subhanahu
wa taala itu ngajarkan kita Allah itu
mewajibkan kita nyebut namanya itu dalam
salat. Ketika kita baca Fatihah itu kan
sekitar 19 kali, 17 kali sampai 19 kali.
Maka istri pun juga sama. Allah yang
tahu hati jenengan itu perlu disebut.
Apalagi istri yang enggak tahu arti
jenengan. Makanya mengungkapkan cinta,
kata-kata si ayang itu penting dan itu
diajarkan oleh Rasulullah. Satu. Nomor
dua, termasuk Siti Aisyah, ibunda Aisyah
itu masyaallah ya. Ada perempuan datang
ke Sayiti Aisyah bertanya tentang
khidobil bil hina. Pacar. Tahu pacar?
Ada perempuan bagaimana pakai pacar?
Siti Aisyah mengatakan la b's. Perempuan
pakai pacar gak apa-apa. Tapi kata
beliau, "Walakin akrahu, tapi saya ndak
senang pakai pacar." Kenapa? Bukan
karena saya ndak senang. Saya ndak
senang pakai pacar. Kana habibi
bahasanya. Kana habibi Rasulullah.
Karena kekasihku Rasulullah tidak senang
bau pacar.
Paham nggih? Jadi ngungkapkan rasa
cinta. Nomor dua mencintai apa yang
dicintai pasangan. Ngapunten jenengan
kalau pakai minyak wangi konsultasi ke
istri. Istri juga sama. Kalau jenengan
beli minyak wangi, konsultasi ke suami.
Jangan sampai jenengan pakai minyak
wangi, istri jenengan gak senang.
Ambune koy minyak nyonyong kok digawe,
Mas. Paham nggih? Tapi yang paling pasti
istri yang paling enggak senang itu
satu, Pak. Parfum berangkat dengan
parfum pulang beda. Itu paling bahaya.
Itu yang itu yang jangan sampai terjadi
nggih. Parfum berangkat ambil parfum
mulai bedo iku ojo sampai terjadi pun
sama dengan ini. Jadi termasuk pakaian
ngih. Saya saya sama istri itu
kadang-kadang kalau pakaian saya sebelum
beli pakaian saya suruh istri saya yang
check out supaya istri saya cocok atau
enggak cocok. Parfum juga sama. Istri
saya juga sama. Istri saya kalau beli
parfum gitu ya pasti ngomong jangan
senang moten? Kalau senang dipakai.
Kalau enggak senang enggak dipakai. Saya
juga sama. Saya itu senang, Pak.
Tipe-tipe saya dulu, Pak, jenenge wong
lanang seneng akian, Pak.
Tapi ndak terlalu gede, Pak. Ndak pati
gede. Mek gede iku enak sih gawe not.
Saya senang akik dulu, Pak. Ketika saya
nikah, istri saya itu gak senang akikan.
Kenapa? Koy wakwek katanya.
Sejak saat itulah akik saya lepas.
Kenapa? Karena saya punya prinsip. Yang
paling berhak menikmati saya istri saya.
Yang paling berhak menikmati istri saya.
Maka apapun yang disenangi oleh istri
saya, saya harusnya senang. Apa yang
tidak disenang, saya juga senang. Paham
nggih? Makanya ini penting. Siti Aisyah
itu sebenarnya sebagai perempuan pacaran
senang. Tapi karena Rasulullah tidak
senang dengan bau pacar, beliau
meninggalkan
kesukaannya pakai pacar karena beliau
mencintai Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam. Lah ini penting me koy ngene
kan insyaallah ndak ono wong tukaran ng
[tertawa] pun lanjut. Nah, termasuk ini
bahkan termasuk Siti Aisyah itu
Rasulullah itu masyaallah yang terakhir
terakhir dari yang terakhir Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam itu sampai
saking sayangnya sampai Siti Aisyah
beliau tu tahu kapan istrinya marah,
kapan istrinya senang kapan Siti Aisyah
good mood, kapan Siti Aisyah bad mood
itu Rasulullah tahu loh. Ini suami juga
harus penting ini, Pak. Rasulullah tahu
nggih. Oh, alhamdulillah tahu beliau.
Oh, iya.
Kalau saya tahu ibu-ibu itu biasanya,
Pak, ini pengalaman ng ibu-ibu itu
biasanya kalau kelihatan nesu lesu gitu
ya, itu obatnya gak usah banyak-banyak,
Pak. Kasih obat merah
dosisnya tiga kali sehari insyaallah
hilang.
Heeh. Tobat merah jenengan
gambare sinten?
Sukatta
pahlawan kemer.
Tapi kalau pahlawan perjuangan namanya
pati murah.
Jadi kayak murah. [tertawa]
Jadi kalau jenengan ngekeki bojo pati
murah berarti dianggap bojonya
perjuangan. Tapi kalau jenengan ngasih
yang merah insyaallah istrinya merdeka
karena pahlawan kemerdekaan. Makanya
sing gawe duit iku yo rodo pintter.
Berarti saya gana mikir io sing gawe
duit iku pinter. Sing sewu dikii pati
murah goloke gede. [tertawa]
Pati murah goloke gede. Pahlawan
perjuangan sing Rp se. Gambare Pak
Soekarno Hatta pecian rapi. Wah itu
menunjukkan kemerdekaan.
Masjid jamaahe seneng nglebokno sing
merah masjide merdeka.
Tapi masjid mek jamaahe seneng
ngelebokno patimura perjuangan berarti
masjid [tertawa]
perjuanganen nggih pun terakhir ini Pak
Rasulullah itu pernah mengatakan Aisyah
saya tahu kapan kamu bad mood kapan kamu
good mood Siti Aisyah tanya apa itu ya
Rasulullah beliau mengatakan idza kunti
ryatan qulti bala warabbi Muhammad kalau
kamu lagi senang lagi good mood sama
akas
biasanya kalau sumpah sumpahnya pakai K
warabbi Muhammad. Demi Tuhannya Muhammad
nama suaminya disebut.
Tapi kalau kamu lagi badmood kepadaku,
kata Rasulullah, biasanya kalau sumpah
pakai warabbi Ibrahim, demi Tuhannya
Nabi Ibrahim tidak sudi menyebut namaku.
Ini Rasulullah tahu, Pak. Saking beliau
itu tahu dengan karakter istri beliau
tahu kapan beliau maju, kapan mundur.
Kapan istri saya good mood, saya
kemudian maju. Kapan istri saya bad
mood, saya harus mundur selangka. itu
beliau tahu paham nggih? Nah, jenengan
kalau seperti Rasulullah, masyaallah
bojone seker-seger, Pak. Nggih. Pun
jangan sampai jenengan itu jadi suami
ndak ngerti, "Mas, ndak pengin mangan."
Itu artinya apa? Aku luwih
paham nggih? Sampeyan goncengan mas, ono
warung ndak pengin mangan tah.
Itu artinya apa? Aku luwih. Jangan
sampai jenengan ngomong, "Aku warek,
Dik."
Loh, itu jenengan berarti [tertawa]
paham nggih loh loh bahasa-bahasa
seperti ini jenengan harus tahu Pak.
Paham nggih? Ono warung maning Mas
temenan tak sampai gak mau mangan
ndak dek aku se warek loh itu bahaya Pak
ojo sampai bojone sampeyan geblak tek
dalan gara-gara sampeyan ngomong warek.
Paham nggih?
Nggih.
Bojone jenengan ono toko emas ngasih
kode cek apik emas iku yo itu artine
opo?
naluk tukokno emas.
Jangan sampai dijawab, "Dik, kata orang
Jawa, diam itu adalah emas." Makanya
saya diam saja. [tertawa]
Loh, berarti gak mengerti.
Paham nggih? Jadi, kalau jenengan ono
toko ngomong emase apik iku artine
njaluk tuku. Nah, bahasa-bahasa seperti
ini ini Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam itu sampai ngerti sama istrinya
itu ngerti kapan bad mood, kapan good
mood. Ngoten nggih pun. Saya kira cukup.
Kita akan lanjutkan di pertemuan
selanjutnya. Kalau ada yang mau tanyakan
saya persilakan.
Monggo.
Terima kasih. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatull.
Yang saya tanyakan antara suami dan
istri. Kenapa kalau suami punya satu
kesalahan kepada seorang istri selalu
diungkit-ungkit? [tertawa]
Sebaliknya kalau istri kalau punya
kesalahan kepada suami itu mudah
dimaafkan, Pak.
Terima kasih.
[tertawa]
Ini
ini pertanyaan berbau curhat ini.
[tertawa]
Eh, pun ngeten, Pak. K memang biasanya
salah satu sifat istri itu, Pak, kalau
marah itu historis bukan histeris.
[tertawa]
Saya salah satu sifat istri memang kalau
marah itu kadang-kadang historis bukan
historisme. Kenapa kok historis? Dia
bisa menceritakan kesalahan suami mulai
awal pernikahan detail padahal suaminya
sudah lupa. Itulah yang namanya historis
bukan historis. Dan itu memang ya wajar,
Pak.
Nah, nasihat ini harus dua arah. Nasihat
ini harus dua arah. Kalau enggak dua
arah, saling mengintimidasi.
Nasihat untuk istri memang Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam menyebutkan
kenapa di neraka itu yang paling banyak
perempuan.
Salah satunya kata Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam yakfurnal asyir. Karena
banyak wateknya perempuan itu sering
mengkufuri
suami. Di Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam beliau menceritakan ini hadis
sahih. Andaikan kalian berbuat baik
seumur hidup kepada dia terus kalian
melakukan kesalahan satu maka dia
mengatakan aku tidak pernah melihat
kebaikan pada dirimu. Padahal urip sel
tahun.
Salah siji saya tidak melihat kebaikan
pada dirimu. Itulah yang dikatakan
historis. Paham nggih? Tapi kalau
jenengan salah satu itu meskipun 10
tahun yang lalu insyaallah eling. Tapi
kalau jenengan melakukan kebaikan
yang itu dilakukan berulang-ulang
insyaallah ak lali. Itu memang nasihat
untuk istri pun sekarang. Nasihat untuk
suami me podo.
Nasihat untuk suami. Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam ketika beliau
mau wafat bahkan beliau itu sering
didatangi oleh Nabi oleh malaikat
Jibril. Apa? Beliau selalu pesan dengan
perempuan. Kenapa? Kata beliau, "Ayo
jadi laki-laki itu harus jadi laki-laki
yang punya hati seluas samudra."
Makanya kata Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam, perempuan itu kata
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
diciptakan dari tulang rusuk. Tulang
rusuk itu bengkok.
Tulang rusuk itu kalau bengkok kalau
jenengan luruskan paksa patah.
Tapi kalau jenengan gak luruskan tetap
bengkok. Makanya ngeluruskannya harus
pelanpelan.
Apa itu? Kata Rasulullah, "Kalau
jenengan punya istri, jenengan pengin
luruskan, luruskannya paksa, patah."
patah itu artinya nanti menjadi
perpisahan. Tapi kalau jangan biarkan
tidak bisa. Makanya selalu diluruskan
dengan cara pelan-pelan. Paham nggih?
Jadi kalau jenengan punya istri seperti
itu, itu tanda-tanda jenengan ganjarane
akeh
loh. Benar.
Ada satu, Pak. Ini ini nasihat untuk
suami biar legowo, Pak.
Kalau kata ini Imam yang ngomong Imam
Ghazali, Pak. Kata Imam Ghazali, tidak
ada satu wali pun kecuali diuji dengan
istrinya. Berarti kalau jenengan bojone
tambah cerewet, tambah gampang jadi
wali, minimal wali murid.
Loh, ada satu kisah, ada satu kisah ini
kisah beneran, Pak. Ada seorang wali itu
gak tahu kalau dia wali.
Dia itu dimarahi oleh istrinya. Ini
kisah kuburannya ada sampai sekarang
masih ada itu kuburannya ee Bajal
Haiban. Saya lupa nama aslinya apa itu
ada belok seorang itu bendino diseneni
bojone tok gak kuat. Akhirnya beliau itu
uzla. Ketika uzla ketemu dengan tiga
orang yang ahli ibadah. Ternyata orang
yang ahli ibadah ini kenal ada nama
seorang wali yang terkenal.
Ternyata nama wali itu siapa? Sing
jeneng diseneni bojo iki, Pak. Ndak
keroso kalau dia wali. Makanya kalau
jenengan diseneni bojo k syukur
alhamdulillah calon wali aku ber
[tertawa]
paham nggih pun terakhir ini kabar
gembira bagi seorang suami. Ada hadis
ini sahih. Ketika seorang istri bentak
suami kemudian marah sama suami itu para
bidadari itu kemudian akan mengatakan
jangan dimarahi. Dia akan segera ketemu
aku. Pertanyaannya ketemu bidadari itu
kan syaratnya opo?
Mati. Makane [tertawa]
saya mikir-mikir setelah baca hadis itu,
"Oh, iya benar berarti akeh sing gampang
mah." Makanya kenapa kok banyak banyakan
duda atau banyakan janda?
Kenapa
[tertawa]
ketemu bidadari dii
ngoten nggih. Jadi kalau jenengan stroke
gara-gara bojo, bersyukurlah. Mungkin
itu cara Allah ingin mempercepat
pertemuan jenengan dengan [tertawa]
ngoten nggih. Ada lagi mau tanya ibu-ibu
mungkin mau balas pertanyaan. [tertawa]
Saya kira cukup nggih. Semoga menjadi
ilmu manfaat barokah. Semoga kita
dijadikan orang yang istikamah. Amin.
Istri dan suami kita semoga menjadi
istri yang saleh anak-anak kita menjadi
anak-anak yang saleh salhah. Dan semoga
keluarga kita menjadi keluarga yang
sakinah mawaddah warahmah. Amin ya
rabbal alamin. Bismillahirrahmanirrahim.
Alhamdulillahabbil alamin. Allahumma
shalli wasallim ala sayyidina Muhammad
waa ali sayyidina Muhammad.
Rabbanafirlana waliwalidina warhamhum
kama rabbauna. Allahummafna bima
alamtana waimna ma yanfauna wazidna
ilma.
baitana
waana
inaka antal wahabana min azwajatina
quun walna lil muttaqina imama
rbana fid dunya hasanah wafil akhirati
hasanah waqinazabanar barakallahu laka
fi allahumma bariklana fi rajaba wa
s'ban waballighna ramadan allahumma
bariklana fi rajaba wa s'ban wna
Muhammad was subhanaabbikailzati
amma yfun wasalamin
walhamdulillahbilaminatil
fatihah.
Ini yang bisa saya sampaikan kurang
lebihnya saya mohon maaf.
Subhanakallahumma wabihamdika ashadu
alla ilahailla anta astagfiruka wa atubu
ilaik wa akran wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Terima kasih. Demikianlah tadi kajian
ASN mengaji seri pertama di tahun 2026
dengan kajian fikih munakahat tentang
hak dan kewajiban suami istri. Semoga
menjadikan kita untuk menjadi keluarga
yang sakinah, mawadah, warahmah. Amin.
Dan seluruh amal ibadah kita diterima
oleh Allah subhanahu wa taala. Kurang
lebihnya mohon maaf. Akhirul kalam
wasalamualaikum warahmatullah
wabarakatuh.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:05:10 UTC
Categories
Manage