Transcript
UxZDowdRLJs • PERENCANAAN IPLT UNTUK KABUPATEN/ KOTA BERKELANJUTAN
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0040_UxZDowdRLJs.txt
Kind: captions Language: id senang sekali Bapak Ibu sekalian demikian ini kita masih bisa bertemu dan belajar bersama walaupun masih dalam keadaan online nih Semoga Allah ini berlangsung saat weekend dan online kita tetap bisa belajar dan mendapatkan materi dengan sebaik-baiknya karena materi kita hari ini sangat menarik nih untuk dibahas karena membahas mengenai perencanaan IPRT atau presensi di Link yang telah admin kami kirimkan di kolom chat seperti biasanya kami juga menyiapkan 5 door prize Untuk Bapak Ibu sekalian yang beruntung doorprize ini diberikan berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan 2 Story Instagram terunik selama webinar ini berlangsung untuk door prize pertanyaan terbaik akan kami umumkan di akhir acara Sedangkan untuk Story Instagram terunik pemenang akan dihubungi langsung melalui DM oleh admin kami hadiah ini dipersembahkan oleh butik daur ulang Project di Indonesia Jadi bagi Bapak Ibu sekalian yang ingin bertanya selama webinar ini berlangsung itu bisa sekali memberikan pertanyaannya melalui kolom chat dengan format nama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan lalu untuk Story Instagram bapak ibu dapat membuat Story selama webinar ini berlangsung semenarik mungkin dan jangan lupa tag Instagram Indonesia baik sebelum kita masuk ke acara selanjutnya Dengan hormat saya meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk menonaktifkan microphone selama kegiatan ini berlangsung supaya kita semua dapat menikmati materi yang disampaikan dengan baik baik sebelum kita masuk ke acara inti kita yaitu penyampaian materi Mari kita dengarkan terlebih dahulu penyampaian sambutan sepatah dua patah kata dari founder butik daur ulang Project Indonesia yang diwakili oleh Bapak Yedi yuriandala SMA waktu dan layar kami persilahkan Baik Terima kasih Mbak Anisa Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh yang kami hormati di sini Bapak dokter Insinyur Agus selamat MSC yang sudah berkenan meluangkan waktu weekendnya untuk menjadi pembicara di webinarnya butik daur ulang Project di Indonesia pertama-tama saya menyampaikan permohonan maaf dari founder butik dorong Project di Indonesia dan juga bapak ketua program studi teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia tidak bisa hadir membuka acara pada siang hari ini karena Kebetulan kami di program studi teknik lingkungan juga ada webinar dan juga ada kegiatan offline pada siang hari ini dan Bapak Ibu semuanya beserta we Pada kesempatan kali ini ini saya dapat informasi dari panitia kurang lebih ada 450 an peserta yang mendaftar tapi mungkin karena ada suatu dan lain hal masih 110 yang join dan juga di YouTube sepertinya juga ada karena kita juga live YouTube begitu kata panitia untuk webinar perencanaan IPRT untuk kabupaten atau kota berkelanjutan ini merupakan lanjutan seri webinar dari kegiatan webinar instalasi pengolahan air limbah dan pengelolaan limbah lah intinya seperti itu bapak ibu karena tahun-tahun sebelumnya kami mengadakan webinar di bidang pengalaman dan ternyata masalah lingkungan itu tidak hanya sampah tetapi saat ini juga masalah limbah terutama dari rumah tangga entah itu limbah dari kita sebut sebagai black water yaitu dari kloset dan lain sebagainya serta dari grey water dari zinc wastafel dan sebagainya sehingga Inilah Kami dari teknik lingkungan bekerja sama dengan butik daur ulang Mencoba nah berbagi dengan Bapak Ibu semuanya tentang Seperti apa perencanaan IPRT untuk kabupaten atau kota yang berkelanjutan dengan pemateri yang mungkin Bapak Ibu sudah sering mendengar namanya karena sudah Malang melintang sepertinya Pak Agus selamat di dunia IPRT ini nah ini hari ini kita bisa di bersamai oleh beliau beliau nanti akan sharing Seperti apa perencanaan iplt untuk suatu wilayah yang berkelanjutan semoga kegiatan webinar kita ini bisa mendatangkan manfaat untuk kita semuanya Saya rasa itu saja yang bisa saya sampaikan Mbak Anisa dan semoga juga webinar ini bisa berjalan dengan lancar saya akhiri Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Bapak yebi yang telah memberikan sambutannya dan sekaligus membuka acara kita pada siang hari ini baik Bapak Ibu sekalian kami dari panitia juga melakukan live streaming melalui YouTube channel kami di Project Bank Indonesia jadi semisal selama acara webinar ini berlangsung ada Bapak Ibu yang mungkin terkendala di dalam Zoom itu tidak perlu khawatir karena Bapak Ibu juga tetap bisa mengikuti webinar ini melalui YouTube channel kami di Project band Indonesia dan kami ingin mengingatkan kembali bagi Bapak Ibu yang ingin memberikan pertanyaannya selama kegiatan ini berlangsung dapat menuliskan pertanyaan Bapak Ibu sekalian melalui kolom chat dengan format nama dan pertanyaan yang ingin ditanyakan lalu bagi Bapak Ibu yang memiliki akun Instagram bisa membuat Story bisa membuat Story selama webinar ini berlangsung semenarik mungkin dan jangan lupa tag Instagram kami di @project Indonesia karena bakalan ada door prize Untuk Bapak Ibu sekalian yang beruntung seperti itu tanpa berlama-lama lagi kita akan langsung lanjut ke acara inti kita yaitu penyampaian materi oleh pemateri kita yaitu bapak dokter Insinyur Agus Slamet MSC Tapi sebelumnya saya mohon izin Bapak Ibu sekalian untuk membacakan CV beliau terlebih dahulu baik dokter Insinyur Agus selamat di plsnsc merupakan dosen Departemen teknik lingkungan Fakultas Teknik Sipil perencanaan dan kebumian ITS Beliau pernah menempuh pendidikan S1 Teknik Kimia di Institut Teknologi 10 November ITS Surabaya Kemudian beliau juga melanjutkan pendidikan pos graduate Diploma seni dari engineering Belanda Kemudian beliau juga melanjutkan pendidikan S2 yaitu Master of Science in sanitary engineering di Institute for water education Belanda Kemudian beliau juga pernah melanjutkan pendidikan S3 pria di Institut Teknologi 10 November Surabaya Kemudian untuk aktivitas yang sedang dijalankan beliau beliau merupakan dosen tetap jurusan Teknik Lingkungan rtsp its sejak tahun 1986 Kemudian beliau juga sebagai pengajar atau pengampu pada seminar dan pelatihan bidang lingkungan pada blh Provinsi Jatim blh Kota Surabaya Dinas Perindustrian pengairan penetapan baku mutu kelas badan air sungai di Jawa Timur Beliau juga merupakan narasumber atau tim pakar penilai dokumen andal di dlhk provinsi Jawa Timur dan dlh kabupaten Gresik serta dlhk Kabupaten Tuban pada tahun 2013 sampai dengan sekarang Kemudian beliau juga merupakan tenaga ahli air limbah di dlhk Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2021 sampai dengan sekarang Kemudian beliau juga memiliki sertifikat kompetensi AMDAL tipe B penyusun AMDAL 2018 kemudian sertifikasi AMDAL bnsp 2020 hingga 2023 baik itu tadi sekilas mengenai pemateri kita hari ini selanjutnya Mungkin saya akan menyapa terlebih dahulu materi kita hari ini yaitu bapak dokter Insinyur Agus Slamet MSI Assalamualaikum Selamat siang Bapak Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Selamat siang Mbak Bapak Bagaimana nih kabarnya hari ini Alhamdulillah sehat bisa senang sekali bisa berjumpa dengan Bapak Ibu semuanya Alhamdulillah ya Bapak sudah siap menyampaikan materi hari ini Insya Allah sudah kita siapkan Baik Pak untuk penyampaian materinya waktunya kurang lebih sampai jam 14.30 ya Pak Insya Allah sebagai cukup baik langsung saja tempat dan layar saya Terima kasih Mbak Anisa Bapak Ibu sekalian peserta webinar Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat siang dan salam sejahtera puji syukur kita haturkan kehadirat Allah subhanahu wa ta'ala bahwa pada siang hari ini kita bisa berjumpa walaupun melalui Zoom untuk berbagi Berbagi pengetahuan dan juga berbagi pengalaman saya kepada siang hari ini salah satu permintaan dari panitia adalah kita membicarakan terkait Bagaimana sih merencanakan sebuah iplt saya pertama kali juga kaget kok perencanaan iplt padahal ini kalau kuliah itu satu semester tapi di dalam tempo 90 menit kita akan coba untuk garis-garis besar saja Tetapi saya yakin pada para peserta sudah punya banyak happing more experience lebih banyak punya pengalaman nanti kalau ada sesuatu pengalaman di lapangan bisa kita share dan kita diskusikan bersama mohon izin saya mau share slide materi Apakah materi sudah kelihatan nggak bisa dari sana ya Sudah Bapak Terima kasih jadi topik pembicaraan kita siang hari ini adalah perencanaan iblt untuk kabupaten kota berkelanjutan ini pengertian berkelanjutan itu adalah sustainability daripada operasional iplt itu kita tahu bahwa saat ini di Indonesia ini dari dulu banyak dibangun di PLT tetapi seringkali kurang jalan atau kurang berjalan dengan maksimal tentu ada hal-hal yang barangkali agak sedikit Terlupakan terkait dengan awal perencanaannya kita awali ya oke penelitian salah ini jadi Bapak Ibu sekalian barangkali bagi Bapak Ibu yang telah mengikuti webinar terkait pengelolaan air limbah maka secara garis besar pengelolaan El limbah itu bisa kita bagi Jadi dua ada sistem sanitasi setempat atau onside yaitu sistem sanitasi individual seperti ada cupluk ada mungkin ber SNI dan lain sebagainya atau bahkan yang tadi Setting non SNI juga lebih banyak terbangun sebelumnya tentu sistem outside ini memerlukan unit iplt untuk pengolahan lumpurnya karena Mengapa terutama yang tadi setting Kalau cuplukan jelas jomblo ada dua model ada yang bisa di off kan nanti Mana leburnya bisa dibiarkan dia menjadi kompos dan diambil Tetapi kalau tangkisan beroperasi secara kontinu tentu akan ada akumulasi Selat dan itu harus kita lakukan pengurasan material kurasat itulah yang harus kita kelola kita olah yang kita kita apa namanya kita namakan sistem pengolahannya adalah pada unit instalasi pengolahan lumpur tinja yang kedua adalah sanitasi sistem terpusat atau dikenal dengan istilahnya offside yaitu dengan sistem teorit atau perpipaan semua ahli limbah yang kita buat yang kita hasilkan di collecting dikumpulkan dialirkan melalui sistem perpipaan untuk diolah secara terpusat secara bersama-sama termasuk di dalamnya adalah Ipal pengguna maupun Ipal terpusat di dalam skala besar di Indonesia ada beberapa sistem terpusat yang paling besar saat ini adalah di Denpasar yaitu apa namanya badan-badan pasar sistem lengkap dengan ipalnya juga ada di beberapa kota skala kecil dan beberapa instalasi perubahan di Jogja juga ada yaitu di mana ipalnya itu diolah di Bantul Sewon Bantul itu itu ipalnya tetapi area pelayanannya adalah beberapa kecamatan di sekitarnya nah ini adalah klasifikasi yang tadi telah kita buat bahaya telah saya jelaskan bahwa sistem tempat itu di dalam operasional ya ada dua model jadi tangkiseptik itu ada yang untuk saja tetapi juga ada tadi yang direncanakan tetapi mengolah kedua-duanya masuk ke lingkungan tetapi dari sistem pipa setempat tadi ada produk limbah produk lumpur tiga sehingga memerlukan suatu sistem pengelolaan atau pengolahan kemudian kalau yang terpusat black and Gree water itu masuk sistem penyaluran air limbah ada Ipal terpusat dan di dalamnya juga ada pengolahan lumpurnya dan nanti targetnya adalah ya keluarannya itu adalah efluence sesuai dengan yang ditetapkan kalau sekarang ini adalah sesuai dengan permen klhk nomor 68 tahun 2016 juga ada produk sampingnya berupa kompos atau lembur kompos dari lumpur itu kita masuk kepada sistem pengelolaan lumpur 3 nah secara umum Bapak Ibu sekalian kalau kita melihat bahwa sistem pelayanan onside kita kita bagi-bagi kalau air tanahnya itu relatif dalam kita boleh bikin cublu-cublog Itu kalau dalam bahasa Jawa itu namanya jumlah jadi ya kita melakukan bab di suatu tempat semburan yang kita tanpa ada tempat untuk cuci dan lain sebagainya nanti biar penuh setelah penuh nanti dilakukan penutupan kira-kira hampir 6 bulan atau atau 6 bulan lebih supaya tinjanya menjadi kompos baru dipanen dan nanti bisa dimanfaatkan lagi yang kedua kalau air muka air tanahnya itu di atas 1,2 meter maka kita perlu ada tangki safety yang kedua ada memang ada tangki septik yang cukup bagus dilengkapi dengan di filter kedua-duanya akan menghasilkan bubur Nah karena menghasilkan lumpur lumpur itu harus dikuras dan harus dikelola maka you sistem pengelolaannya itu adalah pada unit yang kita kenal dengan istilahnya unit instalasi pengolahan lumpur 3 atau iplt Bapak Ibu sekalian kita mesti paham komponen-komponen iplt komponen-komponen dalam pengelolaan terpusat komponen-komponen untuk pengelolaan setempat itu yang harus kita adakan pertama ada unit setempat ada tagihan lebur kemudian disitu harus ada eh fasilitas pengambil lumpurnya ada truk untuk menyedot tinja lumpur tinja kita ambil kemudian kita bawa ke c ini adalah instal iplt-nya mengolah lumpur yang mana nanti dia akan keluarannya berupa efluence yang memenuhi kemudian juga lumpurnya itu adalah sesuai sudah cukup stabil dan nanti kadang-kadang bisa dimanfaatkan sebagai pertaliser dan lain sebagainya nah barangkali ini daya sedikit awam ya apa sih Kok ada istilah lumpur tidak ada septints dan mengapa lumpur tinja itu harus dilakukan pengelolaan bahwa septides itu adalah sisa-sisa jadi kalau kita ini ada kesalahan di dalam kita idealnya safety itu relatif tidak berbau nah orang menyedot sepertiga seringkali mengambil lumpur satu tangkis sudah semua itu adalah sebuah apa ya Salah kaprah begitu idealnya lumpur tinja itu berada pada sepertiga bagian paling bawah Dari tadi itu berwarna hitam nah di dalam tangki septik itu posisi lumpur akan berlapis-lapis ada yang lumpur sudah matang ada yang setengah mata dan ada fresh seringkali di dalam apa namanya di dalam proses pengurasan itu dilakukan pengambilan secara secara seluruhnya pokoknya ngambil sebanyak-banyaknya supaya ongkosnya mahal dan seterusnya dan kadangkala yang punya rumah juga senang kalau diambil semua padahal tidak begitu nah itu kalau lumpur diambil semua problemnya nanti akan menyulitkan di dalam IPRT biasanya akan timbul bau dan lain sebagainya idealnya kalau betul-betul yang diambil itu safetynya maka relatif teguran berbau nah mengapa luber tidak harus dikelola nah ternyata di dalam lebur 3 itu kandungan organik yang kedua adalah dimungkinkan kandungan bakteri patogennya masih berjamur dan macam-macamnya masih banyak sehingga diperlukan suatu penstabilan pengelolaan agar supaya aman untuk dibuang ke lingkungan atau aman bagi lingkungan jadi dengan demikian kita bisa memahami bahwa tujuan pengelola luput tinja adalah menurunkan kandungan zat organik dalam lumpur 3 yang kedua menghilangkan atau menurunkan kandungan bakteri patogen yaitu berupa bakteri ada virus ada jamur nah sumber lumpur 3 kalau di atas tadi saya jelaskan bahwa sistem pengelolaan ada ide apa namanya setempat dan komunal atau terpusat nah saat ini di Indonesia itu tidak hanya pengelolaan air limbah domestik yaitu tidak hanya menggunakan sistem individual saja tetapi sudah ada beberapa yang kombinasi yaitu mereka yang rumahnya masih ada lahan Mereka akan membangun membangun tadi septik atau memiliki tangkiseptik Kemudian yang kedua ada kawasan-kawasan padat oleh kementerian pubr dan dari csa beberapa perusahaan itu sudah dibangun Ipal pemula dimana sistemnya dari anaerobik before reactor dan sistem komunal itu juga akan dihasilkan lumpur karena kalau kita pada prinsipnya itu di dalam pengolahan air limbah itu kan mengambil polutan dari air limbah polutan yang diambil itu akan terkonsentrasi menjadi lumpur sehingga dengan demikian kita bisa memahami bahwa sesungguhnya lebur dari para pengguna maupun dari tadi septik itu adalah merupakan konsentrat polutan oleh karena itu perlu dilakukan pengolahan lebih lanjut Berapa besar sih timbulan lumpur tinja itu nah terus tadi di atas sudah disampaikan bahwa tangki septik itu akan menghasilkan lumpur 3 yang memerlukan pengurasan dan pengolahan itu sudah standarnya ya dan produksi lumpur dari suatu tangki septik itu di Indonesia ada yang untuk sistem yang tidak kombinasi itu 25 liter orang per tahun jadi itu dari toilet saja dari gambar skema yang pertama tadi Tetapi kalau ternyata tangki septik itu kombinasi antara grey water dan Black waternya diolah jadi satu maka timbulan lumpurnya kurang lebih 40 liter koran per tahun atau setara dengan secara rata di peraturan Kementerian itu disampaikan bahwa Kementerian pupr Maksud saya itu adalah sebesar 0,5 liter orang per hari Nah Bapak Ibu sekalian kalau kita mau merencanakan sebuah iplt tentu kita mesti memahami karakteristiknya karakteristik lumpur tinja itu PH terus ini jadi kalau orang itu seringkali dikatakan apa sih Pak biodies kita pahami bahwa bod itu secara esensinya menyatakan kandungan zat organik yang Bayu degradable artinya adalah kandungan zat organik yang bisa diurai atau sebagai substrat bagi mikroorganisme sedangkan COD itu dua-duanya COD itu adalah kandungan zat organik di dalam lumpur atau di dalam air limbah baik yang baik total Solid tentu adalah padatan jadi polutan dalam air itu bisa berada di dalam bentuk terlarut maupun tersuspensi yang terlarut dinyatakan sebagai total solidnya kemudian ada total Solid terdiri dari distop dan ini terlarut dan tersuspensi nah yang tersuspensi itu adalah material yang kalau didiamkan dia bisa mengendap kalau terlarut itu tetap akan berada di dalam airnya yaitu sendiri nah Apa sih itu adalah karakteristik pengendapan dari lumpur semakin rendah semakin bagus jadi lumpur itu kandungan TSS nya tinggi kalau dimasukkan dalam diukur dalam sebuah inbox gone dalam tempo 30 menit dia akan mengendap memperoleh volume yang kecil nanti formulasinya adalah volume lumpur yang terendapkan selama 30 menit dibagi dengan konsentrasi total suspensi solidnya maka akan mendapatkan nilai yang namanya Selat volume index jadi sederhananya setelah volume indeks itu merupakan indikator karakteristik lebur untuk mudah diendapkan atau mudah mengalami pengendapan kemudian ada amonia minyak lemak total poliform pada fosfat dan lain sebagainya tadi di awal sudah saya sampaikan Jadi Bapak Ibu saya mengintro jus dulu tentang produk limbah ini jadi lumpur tinja dapat dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan tingkat dekomposisinya ini dari Balai dulu balai air bersih dan kesehatan lingkungan sekarang Balai sanitasi yaitu ada lumpur tinja segar sebagaimana kami sampaikan tadi itu umur lumpurnya kurang lebih 8 jam ada naik soil yaitu lumpur 3 yang mengalami proses dikomposisi antara 8 sampai 7 jam kemudian ada lumpur yaitu tinja yang telah mengalami dekomposisi di dalam jangka waktu satu sampai tiga tahun kemudian ada Selat yaitu nomor 3 yang telah mengalami dekomposisi pada telah dilakukan stabilisasi di dalam unit ibrt itu ini saya kenalkan juga kalau kita bicara iplt tadi di depan saya sampaikan di iplt itu keluarannya adalah air yang teola jadi ini hanya harus kita pikir Sorry saya agak lupa menyampaikan lumpur tidak itu terdiri dari padatan dan air secara umum pada saatnya itu ya antara 1 sampai 5% 950% adalah air dan tentu airnya ini banyak mengandung senyawa organik dan harus diolah nah baku mutu pengolahan iplt itu karena ini adalah asalnya dari limbah domestik maka baku mutu iplc juga mengikuti baku mutu limbah domestik ini adalah sesuai dengan permen klhk nomor 68 tahun 2016 tentang baku mutu air limbah BSD ph-nya 6-9 bod-nya cuman 30 cod-nya 100 suspen sulitnya 30 oil and gresinya 5 kemudian 10 total caliform 300 debitnya rata adalah sekitar 100 liter orang per hari nah idealnya Tuh kalau ini ini masih apa kalau kita bijak sebagai orang lingkungan Pak ini Apakah Anda masih mencemari Iya amonia 10 mg per liter itu masih mencemari tetapi untuk mereduksi itu diperlukan effort yang cukup besar nah ini kualitas olahan lebur idealnya seperti ini jadi ph-nya berada pada kisaran 6,8 sampai 7,5 sulitnya kadar airnya masih lumayan tetapi itu sudah keras ya sudah cukup kering kandungan c nya 9,8 sampai 32% n-nya di atas 4 rasio cn-nya 10-20 fosfatnya di atas 0,1 dan suhunya ya 30 tergantung pada kondisi lingkungan setempatnya itu adalah sesuai SNI Nomor 7030 2004 Nah Bapak Ibu sekalian apa sih kebutuhan data untuk perencanaan Tadi saya sudah mengintroduce terkait dengan Selayang Pandang tentang lumpur 3 dari produksi karakteristik target pengolahan dan seterusnya sekarang kalau kita ingin merencanakan suatu instalasi pengolahan seperti ini Apa yang harus kita data apa saja yang harus kita lengkapi pertama adalah peta wilayah perencanaan yang dilengkapi dengan data topografi jadi wilayah perencanaan itu nanti wilayah yang mau dilayani itu apakah kota saja atau kota dan kabupaten dan lain sebagainya kemudian data sosial dan ekonomi ini sangat penting karena kalau kita melakukan penyedotan kebijakan tentu ada harus ada retribusi maka untuk menentukan besarnya retribusi itu kita harus melihat bagaimana tingkat ekonominya yang kedua kalau kita mau merencanakan PLT harus ada riil data sosial itu untuk supaya melihat mau jadi kalau misalkan ada iplt dilakukan penyedotan kira-kira mau apa enggak itu karena seringkali Orang Indonesia itu mampu tapi tidak mau ini yang jadi masalah kemudian perlu data geologi hidrologi antara lain kita melihat jenis tanah dan angka permeabilitas di lokasi PLT karena jangan sampai permeabilitasnya terlalu tinggi sehingga kalau ada lindi atau Liquid dari kebocoran IPRT itu akan mencemari air tanah dangkal dan seterusnya kemudian arus kita memiliki data sungai atau kadar air penerima dari IPRT data yang perlu kita kita Koleksi adalah letaknya debit dan kualitasnya karena kalau menurut permen lklhk nomor 5 2021 dalam hal praktek itu nanti walaupun punya iplt ada baku mutu tapi kalau mau membuang ada aturannya tidak boleh melampaui alokasi baku mutu yang disiapkan nanti kalau bicara alokasi ada waktu tersendiri kemudian jarak antara kegiatan lain artinya jarak rencana lokasi iblt dengan wilayah permukiman Nah itu jaraknya harus berjarak minimum adalah setelah sampai 2 km tapi yang terjadi saat ini banyak sekali permasalahan di PLT sebagai contoh nggak usah jauh-jauh di Lokasi saya di Surabaya dulu ipltnya itu kurang lebih ada hampir sekilo dari permukiman dari desa sekarang Perumahan itu gandeng sama iblt dan kalau ada masalah yang disalahkan iplt-nya bukan rumahnya yang mendekat itu yang menjadi masalah kemudian ada ketersediaan air bersih ini penting karena di PLT juga perlu ada washing untuk peralatan juga untuk kebutuhan operator dan lain sebagainya kemudian juga ada elevasi muka air tanah dan aliran air tanah karena nanti kalau sampai ada resapan jangan sampai resapan itu mengganggu pada kualitas air sumur dangkal atau juga penting untuk dipakai sebagai monitoring jadi kalau kita nanti membuat sumur pantau Apakah IPRT kita mencemari lingkungan atau utamanya mencemari air tanah atau tidak maka kita meletakkan sumur pantau sesuai dengan arah aliran air tanahnya kemudian penggunaan air tanah bagi penduduk di sekitar lokasi PLT ini penting Apakah permukiman di sekitar rencana ipld itu menggunakan air tanah dangkal atau air tanah dalam dan seterusnya kemudian tentu ada data-data lain yang relevan dengan perencanaan PLT misalkan kegiatan lain yang sudah ada di sekitar PLT dan seterusnya yang tidak kalah pentingnya adalah data riil terkait dengan timbulan lumpur 3 dari rencana daerah pelayanan nah ini Bapak Ibu ini cerita pengalaman saja banyak sekali iplt ya sudah dibangun oleh pemerintah ternyata tidak berjalan dengan bagus salah satu diantaranya adalah rendahnya pasokan lumpur tinjanya Kenapa rendah karena dulu menghitungnya pakai disk evaluation saja pokoknya naik penduduknya sekian produksi lumpur sekian maka per hari kira-kira sekian timbulan lumpurnya padahal harus ada survei nyata di lapangan sakjane masyarakat itu sumur tadi septiknya pernah dikuras apa nggak sih kalau dihitung secara teori mestinya masyarakat Ini menghasilkan lumpur tinja kira-kira 5 meter kubik per hari ternyata dari data survei lapangan kok Hanya dua berarti yang tiga itu tidak pernah dikuras Kenapa bisa jadi tadi septiknya sudah tidak standar SNI sudah mengalami kerekaan bocor dan lain sebagainya sehingga air dari toilet itu banyak meresap ke dalam tanah termasuk lumpurnya dan seterusnya nah data primer yang diperlukan apa saja jumlah rumah dan klasifikasinya jumlah sarana tangki septik yang ada baik yang sudah standar jadi sarana ini yang standar maupun yang tidak standar standar itu ditanya tadi septiknya atau ibu bapak rumah ini pernah menguras tangki sertifikat kalau nggak pernah atau Abadi sifatnya berarti dia ndak standar begitu kemudian lokasi lahan yang dapat digunakan untuk iplt sesuai dengan kriteria di atas kondisi lingkungan di sekitar lokasi ya lahan pembangunan iplt sarana Jalan lingkungan dan jalan menuju IPRT Jadi jangan sampai kita merencanakan iplt tapi nggak ada jalannya Kita terpaksa harus membuat jalan sendiri untuk iplt Nah itu berarti investasinya akan nambah-nambah gitu itu yang yang tidak disarankan ya jadi kalau bisa sudah ada jalan untuk mengangkut lumpur tinja menuju ke IPRT pertama menentukan daerah pelayanan iplt jadi penentuan layanan itu kita mau berapa persen sih Jadi kita mau ada satu kota satu kota ini kira-kira yang mau dilayani IPRT berapa persen 50% nya 60% dan seterusnya atau juga nanti dibuat skala prioritas daerah mana saja yang perlu dilakukan pelayanan iplt daerah mana yang pada periode berikutnya dan seterusnya kemudian ada penentuan lokasi PLT penentuan lokasi iplt itu melihat Efisiensi dan efektivitas sistem iplt investasi operasi dan pemeliharaan kemudian aman terhadap lingkungan di sekitarnya dapat dikembangkan pada waktu yang akan datang mengikuti perkembangan kota dan seterusnya nah bagaimana kita menentukan kelayakan lokasi pertama yang harus kita tengok adalah ketersediaan lahan dan aspek teknisnya apa aspektasi yang kita tinja pertama daerah iplt adalah daerah bebas banjir dan gempa bebas longsor lokasi jauh dari kawasan permukiman ada jalan akses bagaimana saya jelaskan tadi dekat dengan badan air penerima lokasi berada pada lahan terbuka dan bebas penja penyinaran matahari jadi Open space nya luas artinya tidak terhalang kalau nanti di PLT itu juga akan ada namanya peng unit pengeringan lumpur ini maksudnya Untuk itu jadi nanti ada ketika pembangunan energi sinar matahari tidak terhalang apapun oleh pepohonan dan macam-macamnya lokasi merupakan lahan terbuka yang tidak produktif artinya idealnya lokasi PLC itu adalah lahan-lahan yang relatif tidak subur dan macam-macam lah bukan untuk pertanian yang selanjutnya adalah karakteristik karakteristik lahannya yaitu terkait dengan sifat tanah dan macam-macamnya dan kita memperhitungkan biaya investasi-investasi itu harga lahan terus operasi pemeliharaan itu ketika telah terbangun dan lain sebagainya jadi investasi meliputi harga lahan dan rencana biaya investasi sistem ada melihat kondisi lingkungan serta faktor resiko internal artinya faktor risiko terhadap operasional daripada IPRT itu selanjutnya bagaimana kita menentukan kapasitas jplt itu Nah tadi kan kita sudah bicara syarat-syarat untuk lokasi IPRT dengan berbagai macam pertimbangannya yang kedua bagaimana kita menentukan kapasitas ipld nah debit lumpur 3 itu sederhana saja adalah persentase pelayanan misalkan satu kota itu 50% atau 40% kali jumlah penduduk daerah pelayanannya kali laju timbulan lumpurnya nah patokan yang bisa kita pakai misalkan persentase pelayanan 50-60% kemudian ada laju timbul dan lumpur 0,5 liter orang per hari ini adalah penentuan kapasitas berbasis pada desk evaluation Nah kalau tadi di depan saya sampaikan perlu ada real di map surfin maka kita melakukan survei di lapangan mencari data primer kira-kira daerah pelayanan ini sakjane timbullah lumpurnya berapa nanti di kroscek dengan hasil penentuan Ini kalau lebih rendah Berarti ada sesuatu yang salah terhadap sistem tangki safetynya Nah selanjutnya masuk pada sarana prasarana dan teknologi pengelolaan lumpur tinja jadi di dalam perencanaan itu macam-macam isinya mulai dari kita mengetahui apa sih Bagaimana tentang lumpur tinja itu sendiri terus menentukan lokasinya sekarang kita menentukan sarana prasarana dan teknologi apa yang bisa kita perlukan untuk pengolahan pengelolaan lumpur 3 itu nah sebagaimana kita Jelaskan di depan bahwa fungsi utama iplt itu adalah dirancang untuk menstabilkan senyawa organik dan meningkatkan padatan yang terkandung dalam lumpur tinja artinya begini Jadi mengandung banyak sekali senyawa organik yang masih belum stabil yang angka biodienya masih tinggi itu harus kita turunkan juga di dalam lumpur tinja kandungan airnya sangat tinggi bisa di atas antara 95 sampai 908% sehingga kita menggeser supaya kandungan airnya turun kira-kira tinggal 40-50% sehingga menjadi lumpur padat yang bisa dimanfaatkan gitu nah ini sistem pengelolaan limbah domestik itu begini Bapak Ibu sekalian jadi ada prasarananya ada tangki penyedotan kemudian diangkut kemudian ada unit pengolah iplp-nya Kemudian yang kedua adalah pemanfaatan ada pemanfaatan efluennya misalkan karena kalau fluence itu sudah tidak ada bakteri patogen ya seringkali efluenza itu masih banyak mengandung nutrien ada NPK dan seterusnya sehingga bisa dimanfaatkan untuk air siram tanaman atau air irigasi dan seterusnya dengan syarat bakterinya sudah hilang kemudian ada pemanfaatan lumpurnya lumpurnya itu bisa memiliki nilai ekonomi karena dia bisa dikonversi menjadi kompos dan menjadi sebuah Istilahnya portaliser ya jadi sebagai sebagai penggembur dan juga satu tanah begitu kenapa karena ada kandungan NPK dan beberapa unsur mikro yang diperlukan oleh tanaman Nah kalau kita merencanakan sebuah sistem iplt apa sih komponen pendukungnya di dalam iplt itu harus ada platform dan quick station untuk menurunkan lumpur tinjanya ada kantor yang diperuntukkan bagi tenaga kerja Ada gudang ada laboratorium untuk pemantauan kinerja ipld ada infrastruktur jalan masuk jalan operasional Jalan Inspeksi dan lain sebagainya ada sumber Phantom ada fasilitas air bersih untuk mendukung kegiatan pengoperasian di PLT alat pemeliharaan dan keamanan ada faktor pembatas tidak ada generator yang digunakan sebagai sumber listrik cadangan bila sewaktu-waktu ada Padam listrik dan lain sebagainya Lho kok perlu listrik Pak karena Adakalanya sistem pengelola lumpur tinja itu perlu peralatan mekanikal elektrikal yang perlu digerakkan oleh energi listrik Bapak Ibu sekalian sekarang kita bicara tentang prinsip pengolahan Lumpur secara umum pengolahan lumpur terbagi atas dua jenis yaitu pengolahan secara fisik pengolahan pendahuluan dan pengolahan dengan proses biologi karena apa Karena angka organik tinggi yaitu dengan tahapan mulai stabilisasi pengkondisian dan akhirnya ada drying pengeringan Kemudian untuk stabilisasi lumpur tujuannya adalah pertama mereduksi bakteri patogen mengurangi baunya mencegah dan mengurangi atau menghilangkan faktor-faktor pembusukan Artinya kita supaya [Musik] organiknya itu telah terhubung terdekomposisi begitu pengkondisian bertujuan untuk mempermudah pengeringan yang dapat dilakukan dengan metode kimia maupun metode panas Tapi ini kalau di Konsep ini kita nggak pakai kita nanti menggunakan konsep biologinya drying pengeringan bertujuan untuk menurunkan kadar air yang terkandung dalam lumpur hal yang perlu diperhatikan adalah biaya yang diperlukan untuk pengangkutan lumpur kering jadi gini karena nanti ketika kita mau melakukan pembuahan lebur kedamping area kalau lumpur dalam kondisi basah itu kan volumenya lebih besar sehingga harus kita kurangkan kadar airnya juga kalau kadar airnya rendah itu akan mengurangi timbulan bau serta terjadinya pembusukan juga kita di dalam proses pengeringan memperhatikan adanya lahan yang tersedia Bapak Ibu sekalian di dalam perencanaan iplt ada beberapa pilihan diagram alir IPS pertama proses konvensional ini yang dulu Sudah atau sekarang masih ada di Indonesia banyak dibangun pertama adalah ada unit kolam atau SSC tetapi di Indonesia saya jarang melihat sukses operasional yang kedua nanti ada kolam aerobik kemudian kolom fakultatif kolom asuransi jadi proses konvensional itu dengan sistem ponding atau kolam karena tadi awal sudah saya sampaikan belum porsi dia itu 95% lebih itu adalah air sehingga karena kandungan airnya maka pengolahannya bisa secara alamiah dengan metode poni atau kolam yang kedua adalah bisa menggunakan proses Hairin jadi agak-agak efektif yaitu menurunkan kebutuhan lahan pertama adalah SSC Solid Separation Chamber yang kedua ada IPA biologi untuk mengolah jadi SSD itu fungsinya memisahkan padatan dan air Nanti airnya diolah secara biologi pada dasarnya dikeringkan yang masuk dalam kategori Selat treatment kemudian yang metode kedua kita memiliki gear Chamber kemudian ada dikentalkan pakai rekening kemudian pakai chemical treatment dan cairannya diolah secara biologi yang nomor dua ini kebutuhan lahan lebih kecil dibandingkan dengan yang nomor pertama tetapi biaya operasionalnya jauh lebih murah yang level pertama proses konvensional umumnya terdiri dari jadi tadi ada SSC yaitu kalau opsional jadi sebelum sebelum masuk ke sini itu nanti ada SSC nya ada apa bisa pada tanya tapi bahkan juga ada yang langsung bisa menggunakan kolam anaerobik dimana Nanti lumpur dituang di situ tetapi dibuat secara paralel dioperasikan gantian kalau yang satu lumpurnya sudah agak perlu dihentikan diisi oleh diisikan pada lumpur sebelahnya Eh pada kolom sebelahnya begitu seterusnya dimana lumpur satunya dibiarkan sampai dia stabil mengering baru dilakukan pengambilan lumpur dan seterusnya kemudian ada dilanjutkan pada kolam fakultatif dan maturasi Tujuannya adalah untuk menurunkan kandungan bod-nya dalam air air lumpur tinja sedangkan yang macturespon itu untuk Mere posisi bakteri patogen sekaligus menurunkan kandungan nutriennya N dan p n dan P itu Kalau dibuang ke air tidak boleh karena endate itu bisa sebagai Trigger terjadinya proses eutrofikasi dan itu akan sangat mengganggu di badan perairan menyebabkan pencemaran Nah Bapak Ibu sekalian teknologi dan proses pengolahan saat ini jadi dari lumpur tinja nanti masuk ke SSC sulit Separation kemudian cakenya dikeringkan masuk kedamping area kemudian cairannya diolah masuk ke Ipal biologi dan masuk ke badan air penerima kemudian yang saat ini juga ada yaitu ada saringan kasar dulu sebelum masuk ke SSC karena kita tahu kadang-kadang di dalam tangki septik itu yang disedot ada ada sachet shampo ada plastik macam-macam Nah itu itu harus dilakukan skrining dulu setelah itu masuk ketan ya masuk ke Unit IPA biologi yang banyak dibangun idealnya ada abr yaitu anaerobik bevel dalam rangka mengurangi jadi abr dengan kolom area rubik itu agak beda kolam itu diet Open space sehingga efektivitasnya lebih tinggi dan volume atau lahan yang diperlukan lebih kecil daripada kita menggunakan anaerobic driver analogi begitu masuk dimasukkan ke kolom fakultas kolam maturasi dari SSC masuk ke Unit pengeringan training area kemudian bisa diletakkan di bidang kompos untuk mengalami stabilisasi lanjutan dan disitu nanti akan dihasilkan kompos yang memiliki nilai ekonomi nah ini adalah iplt disuwung Denpasar Bali ini yang masih sekarang berjalan mungkin kalau teman Bali Ada apakah ini masih oke atau tidak Tapi awalannya begini Jadi dari rem Ram itu tadi [Musik] tua masuk ke pemisahan pasir dan nanti lumpurnya dilewatkan ke Unit pengenalan dari unit pengentalan lumpur yang di under flow-nya dimasukkan pada mixing tank kemudian dikasih cao dan tawas supaya mudah melepaskan air dimasukkanlah ke Unit pengepresan jadi dikenal dengan pilpres dan nanti keluarlah cake yang sudah tidak ada airnya sangat rendah dan itu bisa ditampung didampingan area sedangkan cairannya diolah di KBR Kemudian eflon dari abr karena masih tinggi konsentrasinya di kebetulan di sana ada STP Suwung bisa diolah bersama di STP Suwung itu nah ini contoh-contoh lain yang dari Bodas Saya kira ini sama ya Bapak Ibu sekalian prinsipnya ada solusion kemudian nanti ada Liquid Processing dan dilanjutkan dengan pengolahan dari solidnya jadi dari borda juga sama berarti dihasilkan cakenya bisa dikeringkan dengan energi matahari dan seterusnya nah ini adalah sebuah ilustrasi market ya jadi kira-kira iblt itu kayak apa sih kalau sistem kolam ya dari produk jadi ada apa namanya jalan ada station-nya jadi ada receiving Point untuk menerima lumpur tinja ada proses penerimaan lumpur kemudian masuklah di pemisahan pada charger cairan cairannya masuk ke Unit stabilization port padatannya dikeringkan pada unit saja Kemudian kolam stabilisasi terdiri dari anaerobik fakultatif dan ini ada maturasi dan ini fakultatifnya begitu bisa juga di dalam sistemnya kalau lumpurnya itu banyak kita bisa memanfaatkan lumpurnya menggunakan biodiechester jadi ada Dome untuk membangunnya nah kemudian efluence dan tadi lumpurnya di sudah relatif stabil dikeringkan ya diolah di dalam sistem kolam di sebagaimana yang dijelaskan di dalam gambar ini unit pengolahan pendahuluan unit pengolah pendahuluan berfungsi untuk mengangkat sampah batu kerikil minyak dan lemak yang terbawa dalam lumpur hijau dimana unit pendahuluan berfungsi untuk mencegah kerusakan peralatan mencegah gangguan pada proses pengolahan selanjutnya dan dapat meningkatkan efektivitas tentu unit pengolahan di belakangnya hal-hal yang diperhatikan di dalam apa namanya di dalam penerimaan luber tinja yaitu ada fasilitas interface antara iplt dengan truk Hindia itu untuk unit penerima ada pengukuran volume lumpur 3 yang diterima kemudian pengecekan jenis lumpur yang dibawa tertinggi karena seringkali yang kita jumpai para pencetus lembur adalah home industri atau dari industri sehingga akan mempengaruhi kinerja IPRT nantinya kemudian perlu mempertimbangkan jenis ukuran dan frekuensi truk ginjal pada arus Puncak sehingga kapasitas volume unit penerima harus mampu menampung Pada saat jam Puncak kemudian dilengkapi Jalan akses yang memudahkan pergerakan tertinggi jadi di dalam perencanaan iplt itu tidak hanya unit-jerit saja kita akses jalan harus dipertimbangkan untuk manuver masuknya daripada tertinggi Nah Bapak Ibu sekalian ini contoh adalah unit penerima jadi satu interfacenya itu bisa menerima 1 2 3 daripada lumpur ginjal kira-kira barangnya kalau sudah ada kayak gini Jadi ini adalah bisa menerima satu atau dua lebih daripada terbijak untuk melepaskan atau mengosongkan telur berpijak dari tangkinya kemudian ini perlu ada screen Bapak Ibu sekalian saringan kasar untuk menangkap sampah-sampah yang mungkin terbawa di dalam [Musik] lumpur 3 itu kemudian ada kriteria jadi penangkap kerikil distributor fungsi umum dari grip itu adalah untuk melindungi peralatan supaya tidak terjadi kerusakan peralatan belakang jadi kita tahu bahwa di dalam lumpur tinja itu sering kali ada pasir Kerikil yang ada di dalamnya nah ini Bapak Ibu sekalian Saya tidak menyampaikan Bagaimana menghitung dimensinya karena itu tidak cukup waktunya ini hanya mengintrojur saja dalam waktu satu setengah jam ini kita mengintro Justru kira-kira iplt itu apa saja sih yang ada di dalamnya begitu Jadi kalau mau detailnya ya kalau mau apa namanya ada soft course tentang iplt Mungkin aja karena kalau di kepua ini pelatihannya biasanya dua tiga minggu begitu nah jadi di dalam lumpur 3 kita harus memisahkan partikel diskrit yang mungkin ada di dalam tadi setting di dalam lumpur tiganya nah modelnya seperti ini dilewatkan ada screen kemudian nanti pasirnya akan dengan kecepatan tertentu alirannya pasirnya akan tertinggal di sini lumpur yang agak ringan langsung masuk menuju ke memiliki pengolahan kalau unit yang agak maju seperti ini jadi nanti ada sistem mixing untuk bisa memberi apa namanya mixing untuk nanti memisahkan dan mengambil partikel Grid dari sistem yang telah kemudian kadangkala di unit iplt kita harus melengkapi dengan hidup pemisah minyak dan lemak karena sedikit kita ketahui penyedotan ada yang tidak hanya untuk bulat-butir saja ada black and grey nah Oleh karena itu kadang kala masih ada mengandung minyak nah ini dan lemak ini harus dipisahkan jadi minyak lemaknya seperti ini pakai sistem dengan aliran ada brevel dan penahan supaya oil editnya mengapung kemudian influenza agak di bawah sehingga yang keluar ini sudah diharapkan tanpa menghitung minyak dan lembab kemudian di dalam sistem yang agak maju ada unit pengentalan unit pengentalan ini adalah memisahkan secara fisik antara padatan dan cairannya Nah di sini ada unit pengentalan tanpa stabilisasi ada unit pengentalan yang dengan stabilisasi atau pemasangan nah di situ contohnya kalau yang tanpa pematangan Itu adalah sebuah takenner yang kita jelaskan di atas tadi Tetapi kalau yang dengan pemasangan contohnya ada tadi ada unit imposting ada juga SSC dan seterusnya ini adalah contoh kalau bangunan pengentalan yang mekanis Bapak Ibu kalau kita mau Hairin proses seperti ini lebur masuk di tengah ada pemutar pelan-pelan supaya lumpurnya memisah ke bawah mendingannya nanti diolah secara biologi lumpurnya diambil sebagaimana yang saya jelaskan di atas lumpurnya bisa diproses dengan fisik kimia untuk supaya bisa dipadatkan dalam waktu yang relatif cepat kelebihan dan kekurangan daripada decodern adalah dapat menghilangkan minyak dan lemak sekaligus kemudian tidak perlu energi listrik untuk mekanis kecuali di desain dengan pompa kemudian perlu listrik sebagai puncak dan seterusnya hal-hal yang harus diperhatikan untuk United adalah prosentase penguraian TSS di atas 80% kemudian konsentrasi padatannya adalah 3 sampai 6% dan lumpur cairan perlu dilakukan pengolahan lanjutan itu Nah Bapak Ibu sekalian yang sering dibangun di Indonesia itu adalah SSC Islam dengan prinsip penyaringan dan pengendapan dan sekaligus pengentalan jadi prinsip kerja SSC itu adalah pemisah lulur yang lumpur jadi kita mengisikan lumpur 3 dalam suatu unit SSC kemudian diisi sampai ketebalan tertentu dibiarkan selama proses pengisian itu akan terjadi mekanisme filtrasi jadi padatannya tertahan di atas cairannya akan turun nanti cairan yang tersaring istilahnya Filtrat tadi dibawa ke Unit Pengelola cairannya kemudian tentu karena media pasir yang dipakai untuk memfilter tadi mengalami penyumbatan maka ada mekanisme yang kita kenal dengan mekanisme kita beruang lumpur 3 Tetapi dia sudah tidak bisa mengalami filterin lagi sehingga terjadi mekanisme pengendapan saja nanti ada dua lapisan lapisan lumpur basah dan lapisan cairannya Nah nanti cairannya itu dikeluarkan sehingga tinggal lumpur yang dalam bahasa kita nyemak nyemak untuk dibiarkan dia kering begitu konsep estetis seperti ini sayangnya di Indonesia itu dibuat fix di dalam perencanaan awal idealnya ini adalah pofable jadi adjustable water gear artinya apa konsepnya adalah ketika lumpur dimasukkan mekanisme filtrasi berjalan lama-lama mengalami penyumbatan dan dilanjutkan ada mekanisme akan ada dua lapisan dan supernata nah fungsi daripada stabil itu nanti mengeluarkan supernathan ini sampai pada level ini dengan cara membuka pelan-pelan dimana cairannya itu dialirkan menuju ke biologi bersama dengan Filtrat yang keluar dari under flow unit SSC itu contoh operasional SSD seperti ini jadi kalau sudah apa namanya sudah agak dilepaskan filternya kira-kira yang modelnya ya gini masih agak basah bahasa Jawanya kemudian kalau sudah kering kayak gini Bapak Ibu di SSC itu kalau sudah seperti ini kadar airnya kurang lebih ya masih ada apa namanya 50 40% jadi sudah bisa diambil secara manual nah cuma di Indonesia ini ya jadi masalah ini dipikir fix gitu loh apa namanya apa namanya itu adalah sehingga kita bisa mengatur ketinggian daripada Nah Bapak Ibu sekalian di dalam unit pengolahannya ada kolam anaerobik yaitu ada kriteria desainnya di sini yaitu beban organ jadi gini kolam ada rubik apa sih Kondisi itu ada Saya hanya menjelaskan secara garis besar Apa bedanya kolam anaerobik fakultatif dan maturation port di dalam kolam anaerobik itu kita berharap mekanisme tetap berjalan dia kita bangun pada kedalaman 2 sampai 5 meter nanti di permukaannya diharapkan ada tembuskan yang menghambat perpindahan oksigen dari udara ke dalam lumpur 3 itu nah atau di dalam cairan di dalam kolam aler itu sehingga diharapkan terjadi mekanisme biodegradasi secara anaerob dan paling tidak sekitar 60% daripada angka bod itu sudah tersisihkan menjadi biogas ini sebetulnya kalau kita sebagai di lingkungan itu ya tidak tidak ideal gitu ya Kenapa karena dia menggantikan biogest bio kan ada metan ada CO2 kalau CO2 Allah sudah menciptakan ada mekanisme fotosintesis Tetapi kalau metal sementara belum padahal metadi itu kalau kita bicara tentang apa namanya global warming Dia memiliki trading energi 22 kali lebih besar daripada hco2 sehingga ini sebetulnya kalau pembangkit begini ada ada sedikit dosa lingkungan begitu nah ini waktu tinggalnya macam-macam dalam dilihat dari desain kriteria ada yang satu sampai dua hari tetapi di beberapa teks book ada yang lebih dari 5-6 hari dan seterusnya untuk menjamin konsentrasi biotiknya turun dalam angka di atas 50-60% nah ini kekurangan dan kelebihan unit kolom aler rubik itu Jadi kalau kolam itu kan karena volumenya gede waktunya lama karena waktunya lama volumenya gede sehingga dia mampu melakukan menahan beban jadi bebannya tidak menjadi masalah di situ terkait dengan apa namanya kemampuannya itu kadang-kadang dia bisa sampai menurunkan angka bod sampai kurang lebih sekitar apa namanya 85% tapi jarang lah rata-rata antara 50 sampai 60% ini adalah unit pengolah cairannya Bapak Ibu ini ya anaerobiknya kemudian ini yang hijau itu biasanya mautures handphonenya jadi ini ada sederet contoh dimana Nanti ada serangkaian secara seri ada kolam anaerobik fakultatif dan juga ada rangkaian secara seri untuk mengatur ini berbagai macam jenis pengolahan cairannya Bapak Ibu sekalian jadi sekali lagi ada pengolahan secara anaerobik ada pengolahan secara aerobik kemudian ada lanjutan pengolahan penghilangan secara pengolahan secara patogen begitu nah ini saya agak sedikit berifli jadi konfigurasinya anaerobik fakultatif dan akurasi ini takut adalah teknologi iplt konvensional persyaratan teknis untuk pengoperasian kolam Anaerob sudah ada di atas tadi di sini juga ada yang kita sampaikan harus ada disediakan penguras Lumpur dan seterusnya jadi contoh dari pada model kolam anaerobik ini contoh nyata secara seri jadi kolom anaerobik begini Ada apa namanya sekam ini sangat diharapkan untuk proses anaerobik bisa benar-benar berjalan di sini kemudian di sini ada fakultatif dari ujung sana adalah kondisi yang maturation ini tadi ya Ini ini untuk kolam aerobiknya dan ini adalah fakultatif nah kolom fakultas dia lebih dangkal di situ kita mengharapkan ada simbiosis mutualisme antara Alga dan bakteri fungsinya adalah di siang hari arti akan mensuplai oksigen untuk bakteri aerob pendegradasi polutan organiknya kemudian hasil biodegradasi menghasilkan CO2 dan nutrien yang dimanfaatkan oleh LG ini yang kita sebut ada simbiosis mutualisme antara AG dan bakteri fakultatif dikatakan demikian karena dalam kolam itu ada tiga zona ada zona Anaerob fakultatif dan zona anaerobik kemudian kolam fakultatif tadi waktu tinggalnya antara lima sampai 30 hari sehingga dimensinya cukup besar sekali ini contoh model dari pakai kolam fakultatif tidak begitu dalam satu sampai dua setengah jadi bagaimana Pak bagaimana kita menetapkan satu atau dua setengah tergantung daripada tingkat suspendidid material yang ada di dalam semakin suspendisi rendah maka semakin boleh kita lebih dalam kemudian persyaratan teknis operasi fakultatif itu sudah ada di sini permukaan idealnya cukup berwarna hijau dan menunjukkan disitu ada aktivitas mikrotik beban volumetriknya ada idealnya di bawah 400 idealnya Kalau lebih dari itu biasanya agak kurang efektif kemudian efisiensi pemisahan dodnya di atas 70% PH antara 7 sampai 8 ini adalah model makuret 0,5-1,1,5 Nah Bapak Ibu sekalian di dalam kolam akurasi ini kondisinya dihadapkan full aerobik dimana Nanti energi matahari itu bisa melakukan penetrasi ke dalam kolam supaya kinerja daripada Aldi itu bisa berjalan dengan baik fungsi dalam naturation phone adalah untuk mereduksi nutrien sehingga disitu pertumbuhan alginya banyak yang kedua adalah mereduksi bakteri patogen bakteri patogen Kok bisa hilang dari mana pertama adalah dari sinar UV matahari yang kedua kondisi aerob karena Mengapa kondisi aerob bisa terjadi karena adanya produksi Alga jadi Aldi berfotosintesa menghasilkan apa namanya Oksigen yang dalam jumlah yang sangat besar dan itu sangat baik begitu ya kemudian setelah cairannya diolah di dalam sistem ponding tadi maka kita melakukan pengolahan padatan jadi di dalam kolam anaerobik itu biasanya di desain untuk dua paralel atau tiga dimana Nanti dioperasikan saya bergantian ketika kalau kita tidak menggunakan SSC ya jadi langsung dituang di situ begitu lumpurnya naik Maka nanti di offkan diganti dengan kolom sebelahnya lah ketika di off kan nanti lumpurnya itu bisa ada dua metode Kalau agak encer ya bisa dipompa kalau nggak yang nunggu agak layak untuk dipindahkan secara manual begitu di dalam unit serat lain selanjutnya diharapkan kandungan airnya tinggal 20% kemudian waktu kita telah melakukan eksperimen juga kurang lebih antara 10 sampai 15 hari strukturnya kayak begini Bapak Ibu sekalian gampang ada pasir Gravel dan seterusnya Nah kalau udah jadi kayak gini model dari unit pengering lumpurnya itu nah dibuat bersel-sel kalau kita memperlancarkan 15 hari minimum ada 15 sel dimana sehari diisi sel 1 sel 2 dan seterusnya pada saat sel terakhir diharapkan pertama ini lumpurnya sudah bisa dipindahkan ke damping area begitu dan nanti untuk siap diisi pada hari esoknya jadi kelebihan dan kekurangan konstruksi dan seterusnya ini waktunya larinya kenceng sekali ternyata ya sudah tinggal 13 menit karena masih ada beberapa item nah kemudian mudah di dalam konstruksi dan operasi dan investasinya relatif tidak tidak mahal problemnya seringkali karena kita ada di dua musim maka seringkali di musim hujan bermasalah Oleh karena itu sekarang ini banyak apa itu namanya SSC maupun SGP dikasih roof kasih atap yang tembus cahaya Supaya apa namanya pengeringan bisa tetap berjalan walaupun musimnya tidak agak hujan gitu nah hal yang harus diperhatikan di dalam pengering lumpur ini konsentrasi padatannya harus 25-65% lubur bisa diolah dan nanti di dalam saja kalau kita mendeliverynya masih ada airnya tentu ada air filtrasi air infiltrasinya itu harus di dialirkan kembali ke unit pengolah cairan secara biologi ini kriteria operasional jadi bisa dipelajari sendiri kemudian yang skala modern jadi bisa saja menggunakan jadi kita seperti yang dijelaskan di awal tadi belum purnya itu kita kasih senyawa kimia cao dan tawas supaya lebih mudah mengalami koagulasi kemudian kita pressing hasilnya adalah seperti ini nah ini waktunya lebih pendek kalau menggunakan secara netralkan itu kira-kira perlu waktu paling tidak 15 hari kalau ini waktunya jam-jaman jadi lumpur yang setelah lewat tadi dipompa di unit mixing tank dari mixing tank diumpankan Ke sinilah ketika beroperasi ini kira-kira hitungannya menit begitu ya jadi menit Sehingga dalam waktu singkat telah dihasilkan cake dan ini bisa disimpan di baterai Aera kelebihan dari sistem ini adalah luas lahan yang diperlukan untuk iplt lebih kecil kelemahannya adalah biaya investasi dan operasinya tentu lebih mahal jadi kekurangannya adalah butuh infrastruktur penunjang butuh tenaga operator yang relatif Anda ada solar drying untuk mengeringkan lumpurnya jadi kita setelah dipisahkan dalam SSC belum pun bisa dikeringkan dalam rumah kaca atau green house yang ketebalan 10-15 meter tujuannya nanti di sini dia akan mengalami dekomposisi atau cake lumpurnya itu bisa terdekomposisi mengalami komposit dan kita bisa menghasilkan produk akhir berupa kompos yang bisa dimanfaatkan sebagai portalizer begitu juga bisa dilakukan dengan teknik pengomposan kemudian lumpur yang diolah itu bisa dimanfaatkan sebagai apa namanya macam-macam Bapak Ibu sekalian sebagai lahan balimbun sebagai untuk energi bahkan setelah dibakar abunya bisa dimanfaatkan sebagai material konstruksi untuk paving block dan macam-macam nah beberapa pemanfaatan lubur 3 kering di PLT Saya ulangi lagi bisa untuk kompos atau pupuk bisa untuk bahan bakar atau bayi sulit untuk pembakaran di negara-negara maju juga bisa sudah ada contoh yang pemanfaatannya kemudian bisa untuk bahan bakar biogas dari proses pengolahan lumpur aerobik maupun anaerobik itu jadi lebur tinja yang berasal dari tangki step tidak memiliki banyak bahan organik yang terdegradasi untuk menghasilkan biogas akan tetapi teknologi biogas masih menarik minat sebagai penyumbang produksi energi terbarukan dan menciptakan kembalian dari bahan bakar fosil pembangunan maksudnya begini bahwa ternyata di dalam lumpur tinja itu masih ada sebagian yang bisa dikonversi menjadi kalau jumlahnya sangat besar dimanfaatkan begitu ini adalah apa namanya alur bagaimana kita memanfaatkan slotch tadiseptik itu sebagai biogas kemudian bisa menghasilkan energi kemudian bisa juga dipakai sebagai pertaliser produk akhirnya kemudian bisa dipakai untuk komponen bahan bangunan Jadi kalau dikeringkan begini setelah di Grinding dan kemudian di apa namanya bisa dibakar Abuya bisa dimanfaatkan di sini jadi abu dari insenerasi dia juga dia bisa dicampur dengan bahan semen menjadi sebuah paving block dan lain sebagainya juga ada yang memanfaatkan menggunakan sebagai Larva artinya lumpur 3 itu juga ada yang masih banyak kandungan organiknya bisa sebagai food bagi Apa itu dan dia bisa dipakai sebagai pakan unggas dan pakan ikan dan lain sebagainya yang selanjutnya Bapak Ibu sekalian Bagaimana tantangan di dalam pengelolaan lumpur tinja pada pewadahan pengangkutan dan pengolahannya tantangan yang dihadapi di dalam pelaksanaan kegiatan pengolahan lumpur 3 antara lain adalah masih minimnya perubahan perilaku dan keterbatasan sektor informal di dalam melakukan praktek-praktek sanitasi kebersihan dan pengelolaan air limbah yang baik kemudian lembaga pemerintah apa namanya Masih belum mampu membawa para pemainku kepentingan untuk mematuhi peraturan yang berlaku dan seringkali tidak memiliki cara yang efektif untuk penegakan hukum jadi begini kadangkala di dalam proses pengangkutan pada apa namanya operator swasta itu sering kali dia tidak membawa lumpur tinjanya itu ke iplt tetapi dibuang di karena macam-macam di berbagai macam alasan di bulan di sungai dibuang di tempat yang yang lebih tersembunyi dan lain sebagainya ini masih terjadi nah terkait dengan perencanaan biaya beberapa hal yang harus kita perhatikan adalah ada biaya investasi ada biaya operasi ada biaya perawatan ini yang perlu kita kita Identifikasilah biaya investasi iplt itu meliputi apa saja sih kira-kira pertama adalah investasi lahannya yang kedua investasi pembangunan sarana dan prasarana IPRT mulai dari unit kantor unit pengolah secara fisik pekerjaan sipil Mega Regal dan elektrikalnya ada gudang dan laboratorium ada fasilitas air bersih dan lain sebagainya kemudian juga diperlukan ada investasi untuk penyedotan dan pengangkutan lumpur Kijang biaya operasi itu meliputi ada biaya tetap ada gaji manajemen ada operator kemudian ada biaya listrik ada biaya laboratorium lah idealnya Bapak Ibu sekalian iplt juga harus dilengkapi dengan laboratorium untuk apa untuk apa namanya untuk melihat kinerja daripada teknologi pengolahan yang telah diterapkan itu kemudian ada biaya air bersih ada biaya BBM dan lain sebagainya termasuk nanti ada biaya-biaya lain yang tidak terduga itu yang harus kita sediakan biaya pemeliharaan biaya pemeliharaan idealnya adalah 5% dari biaya investasi tetapi itu bisa-bisa biaya pemeliharaan itu meliputi biaya apa saja ada perawatan untuk unit sedot ada biaya perawatan mekanikal dan elektrikal ada biaya perawatan bangunan sipil dan lain sebagainya nah itu yang harus kita apa namanya kita perhatikan Bapak Ibu sekalian nah terkait dengan penyusunan sop nah tentunya di dalam perencanaan sebuah iplt selain merencanakan teknologi dan macam-macamnya kita harus ada sebuah standar operating prosedur pertama sop untuk penerimaan lumpur ginjal Seperti apa jadi di awal tadi harus ratapan mengidentifikasi belum seperti dia itu asalnya dari mana yang ideal juga melakukan pengukuran terhadap pH dari lumpur 3 itu ketika diterima itu karena kita khawatir kadang-kadang lumpur yang diterima itu ada mengandung senyawa yang bersifat oksidasi kemudian sop operasional unit-unit operasi PLT artinya sop bagi unit-ulit pengolahannya sop untuk unitnya sop untuk operasional misalkan kalau kolam stabilisasi Bagaimana supaya kolam itu alirannya tetap bagus dan seterusnya jangan lupa bahwa di dalam apa namanya sistem kolom itu kita juga harus menjamin aliran itu supaya baik Cukup homogen agar supaya tidak ada kapasitas tidak ada zona yang Idol sehingga seluruh unit kolam itu bisa efektif dan itu sangat-sangat membantu menurunkan beban polutan ya kemudian sop untuk perawatan kendaraan sudah tinja dan lain sebagainya termasuk sop untuk secara keseluruhan ya untuk menjaga supaya unit IPRT itu tetap dalam kondisi operasional yang baik nah bagaimana kita mempertahankan keberlanjutan iplt maka salah satu strateginya adalah penyusunan layanan nomor 3 adalah prinsip lrtb yaitu layanan lumpur 3 terjadwal itu sangat penting agar PLT tetap beroperasi secara berkelanjutan Ide ini dulu dilontarkan dari Kementerian pupr disebabkan karena telah banyak investasi terkait dengan ipld Tetapi kok nggak jalan ternyata problemnya tidak ada pasokan lumpur 3 akhirnya ada ide llpt itu lah di dalam llpt itu menyedot tinja dilakukan secara terjadwal untuk setiap KK itu 34 tahun sekali mereka tanpa telepon maka kita langsung melakukan penyedotan biayanya dari mana Katakanlah biaya itu sekali nyedot misalkan sejuta maka itu dibagi menjadi 4 tahun Berarti dibagi 48 uang 48 itu dititipkan bersamaan dengan retribusi PDAM atau PLN sehingga ketika tiba waktunya mereka sudah tidak usah membayar lagi tinggal menerima pelayanan untuk dilakukan penyedotan dan seterusnya Nah itu adalah cara untuk menjaga keberlanjutan operasional suatu sistem ipld itu dengan llpt yang tidak mudah adalah terkait dengan bagaimana menggabungkan retribusi itu dengan PLN atau PDAM Karena tidak semua orang yang punya tangki septik itu punya PDAM tetapi ya yang punya tangkiseptik saat ini pasti punya nyambung dengan PLN tinggal opsionalnya mau yang mana itu tergantung daripada pemerintah daerah masing-masing nah tentunya untuk keberlanjutan ini harus ada payung hukumnya konsep lrtp harus dalam bentuk Perda atau keputusan kepala daerah dan lain sebagainya Bapak Ibu sekalian Saya kira demikian secara cepat dan meningkat Bagaimana perencanaan sebuah iplt itu tertentu Dengan senang hati saya akan menerima pertanyaan bila kita sharing pengalaman pengalaman di lapangan dan seterusnya dan tentunya saya juga mohon maaf apabila di dalam materi ini agak tidak sesuai dengan dengan dengan harapan karena jujur saja kalau kita mau bicara Lebih Detail bagaimana saya mendesain jadi-jadi operasinya misalkan bagaimana kita menentukan luasan ips-nya yang lain-lain itu adalah perlu waktu yang adalah waktu yang cukup ya agak panjang gitu ya karena cukup detail jadi yang saya sampaikan ini adalah highlightnya saja saya kira demikian Mbak Anisa kurang lebihnya Mohon maaf saya tunggu Kalau ada pertanyaan-pertanyaan Sementara saya akhiri saya tunggu pertanyaannya Ya baik itu tadi penyampaian materi dari bapak Doktor Insinyur Agus selamat MSC yang sangat luar biasa sekali ya Bapak Ibu sekalian Wah kalau kita lihat-lihat di kolom chat udah banyak banget nih pertanyaan dari bapak ibu peserta webinar nih pak tapi sebelumnya saya ingin menginformasikan terlebih dahulu kepada para peserta yang menginginkan materi pada webinar kita hari ini itu dapat request materi terlebih dahulu melalui Link yang telah admin kami kirimkan di kolom chat ya Bapak Ibu sekalian lalu untuk acara selanjutnya sebelum kita masuk ke sesi tanya jawab kita akan melakukan sesi foto bersama terlebih dahulu ya Bapak untuk sesi foto bersama kali ini saya akan dibantu oleh admin silahkan admin Terima kasih saya meminta kesediaannya Bapak Ibu untuk mengaktifkan kameranya untuk Facebook foto bersama mohon izin untuk foto bersama kali ini saya meminta waktu sekitar 1 menit karena pesertanya lumayan banyak 1 2 3 [Musik] 1 2 3 Bapak Ibu sekalian saya Baik terima kasih untuk admin yang telah membantu sesi foto bersama kita pada hari ini untuk acara selanjutnya yaitu sesi tanya jawab dan di sini kami sudah bantu untuk merangkumkan pertanyaan Bapak Ibu sekalian yang telah Bapak Ibu Tuliskan di kolom baik untuk bapak bapak Agus Mungkin saya akan membacakan pertanyaannya terlebih dahulu kemudian langsung bisa dijawab begitu ya pak untuk pertanyaan untuk pertanyaan pertama ada dari Ibu Ana Susanti pertanyaannya yaitu di daerah saya ada Ipal komunal yang tidak terpakai Apakah perencanaan awalnya data yang digunakan kurang akurat atau bagaimana ya pak baik ibu anda Susanti Terima kasih atas pertanyaannya Jadi kalau Ipal komputer itu problemnya kan jadi gini air dari rumah tangga masuk kita menuju IPA nah ini dia nggak terpakai itu apa karena belum disambungkan ke rumah-rumah atau bagaimana Jadi bukan berarti bisa jadi perencanaannya akurat tetapi ketika pada saat pembangunan itu sambungan pipa menuju rumah itu ya nggak ada kadangkala kan begini ketika rumah sudah terbangun pada Ipal pengguna nah kontraktor nggak mau repot kan tidak ada biaya untuk atur orang orang rumah tidak mau rumahnya di di di Dedel untuk disambungkan pipanya Jadi Masalah Jadi kalau itu Ipal pemula tidak terpakai maka sebaiknya dilakukan bukan perencanaannya tetapi adalah dievaluasi Tidak terpakainya kenapa sih apa tidak ada ada apa tidak ada air yang masuk atau tidak ada yang operatornya itu nah biasanya Bu Ana kalau ada IPA penggunaan itu harus dibentuk sebuah KSM kelompok swadaya masyarakat yang mengelola itu tentunya kalau ada Ipal komponen bukan berarti gratis tetap harus ada retribusi untuk membiayai operasional Ipal komunal itu Misalkan untuk nanti menyedot lumpurnya kalau sudah penuh juga ada operator yang setiap hari untuk mengecek Apakah alirannya itu apa namanya lancar atau tidak Dan Seterusnya begitu bagaimana ya Jadi tidak tidak selalu salah dalam perencanaan tapi kita evaluasi dulu apakah airnya nggak ada ya nggak ada yang masuk enggak terpakai yaitu yang kedua atau sudah ada tetapi tidak ada yang ngurus Jadi kalau ada begitu harus ada yang namanya ini apa KSM kelompok sebagai masyarakat yang harus mengelolanya begitu Ana silahkan lanjut Mbak Anisa Iya baik Semoga menjawab Ya Ibu Ana kemudian lanjut ke Pertanyaan selanjutnya dari Bapak Daud pertanyaannya adalah Apakah Ipal communal bisa juga dicampur dengan buangan lemak dari dapur atau restoran ya ya bisa tetapi ada syaratnya Bapak Daud Rahardjo jadi lemak dan minyak itu harus dipisahkan di sumbernya dari restorannya nah banyak kejadian yang kita jumpai di kota-kota Surabaya di Kota Surabaya sekalian itu dia butuh Pak salurannya karena apa Karena minyak lemaknya tertahan di saluran Nah jadi Ipah komunal boleh menerima dari apa namanya itu cuma ada syaratnya bahwa dari sumbernya harus pertama harus ada saringannya supaya padatannya ndak boleh masuk ke ipar bangunan yang kedua adalah apa namanya oil minyak lemaknya harus di di itu dibikin bak jadi bak yang berfungsi menangkap minyak dalam lemaknya kita ada pengalaman itu butuh karena ternyata nggak tahunya ada ya biasalah orang usaha bakso dia nyiram-nyiram situ udah padahal masih hangat kan enak nggak kelihatan lemaknya begitu suhunya turun bahkan jadilah menyumbat perpipaannya jadi bukan nggak boleh-boleh tetapi harus dilakukan penanganan terhadap padatan dan minyak lemaknya dulu Pak daun Condro begitu ya kalau nggak boleh kan ndak adil Oke lanjut Mbak Ya baik selanjutnya ada pertanyaan dari bapak Rahmat armus pertanyaannya adalah Apakah efektif suatu Ipal jika dikombinasikan dengan reaktor biodiester Iya sangat efektif Pak Jadi kita itu kalau kalau kita punya Bayu digester maka kadang katakan begini kita itu kan menyedot lumpur tiga saya sarankan jadi idealnya kan yang matang saja yang item itu yang sepertiga tapi kan sering kali penyedot tinja itu nanti bayarannya kurang disedot seluruhnya termasuk yang punya rumah nah sehingga lumpur segar setengah segar itu apa namanya terambil dan tentunya itu nanti akan menyebabkan angka bod-nya tinggi Nah kalau itu dikombinasi di biosfer sangat bagus kalau biologinya tinggi nanti akan dihasilkan bio saya sangat bagus jadi nanti dari awal masuk ke biodes tester terus beningnya cairannya diolah ke Ipal biologi nah lumpurnya yang telah stabil nanti diolah dengan memisalkan masuk ke selada atau nanti Seperti yang saya Gambarkan di slide yang di border tadi Pak dilakukan pada penapisan berjenjang kadang-kadang cairannya itu masih banyak mengandung SS jadi Setelah dari bayi Manchester masuk ke sebuah setting dulu untuk memisahkan padatan yang melayang yang mungkin belum terpisahkan di decester jadi pada prinsipnya jawabnya adalah sangat efektif yang penting adalah sopnya benar dijalankan dengan bagus Pak jadi semua tidak jalan itu kan seringkali tidak diikuti dengan SOP yang benar begitu atau sop-nya sudah benar tidak dijalankan secara maksimal jadi efektif Pak bahkan kita bisa memperoleh energi terbarukan begitu begitu mbak Anisa Pak Rahmat ya baik selanjutnya ada pertanyaan dari bapak Imron rasyadi ini Pak pertanyaannya Apakah slide dari hasil Ipal yang sudah diolah lebih lanjut digester bisa langsung dimanfaatkan sebagai kompos Boleh Pak tetapi dicek dulu kalau untuk kompos food Green untuk untuk kompos tanaman yang dikonsumsi perlu dicek dulu apakah masih ada telur bakterinya jamur karena kita nanti khawatir kalau untuk tanaman apa namanya yang cabe atau bayam tomat macam-macam itu nanti di buahnya kita khawatir ada virus atau bakteri yang landing di situ kalau untuk tanaman keras di Surabaya itu dipakai untuk tanaman karena di taman kota itu sangat bagus subur itu boleh gitu ya jadi bisa dimanfaatkan tetapi jangan untuk tanaman yang untuk konsum mebel Tetapi kalau mau untuk ke ujung mebel dicek dulu Apakah dia sudah bebas dari Apa itu telur-telurnya bakteri atau telurnya virus dan macam-macam jumlah begitu sehingga aman untuk dipakai nah biasanya itu kompos itu akan di apa namanya diproses lanjut supaya dia bebas dari penyebab nanti masalah di belakangnya juga yang penting kita cek kalau komposnya dari iplt saja dari rumah tangga biasanya tidak ada logam beratnya cuma kita khawatir kadang-kadang Ipal itu juga menerima dari UMKM atau macam-macam lah ya gitu kadang-kadang untuk ada unsur logam beratnya sehingga dengan kalau saya dibilang Apakah bisa-bisa tapi dicek dulu jangan sampai ada kandungan logam beratnya kemudian jangan sampai ada apa namanya [Musik] benih-benih bakteri atau virus kalau untuk food grade untuk tanaman yang konsumeabel begitu begitu mbak Anisa bisa nggak apa-apa mungkin setelah ini kita beri kesempatan terlebih dahulu ya Pak untuk bertanya secara langsung Bapak Ibu sekalian yang di sini jadi bisa rice hand kemudian menyampaikan pertanyaannya ya Ada ibu Yulianti Bisa ini bisa menyampaikan pertanyaannya Terima kasih atas waktunya Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Ini Pak untuk lumpurnya Biasanya kan ada masa waktu untuk dia tinggal di sana Nah masa waktu itu berapa untuk bisa kita manfaatkan kembali tanpa menggunakan pajak atau bahan lain untuk amannya suatu lumpur tersebut nah yang kita ambil sampelnya itu lumpurnya atau air ruangannya nah yang ketiga ada nggak yang lain selain kaporit yang digunakan untuk disinfektannya Mungkin itu saja yang saya tanyakan karena kaporit ini sering sekali dipertanyakan sama masyarakat luas yang setahu kami di Puskesmas juga Hanya itu yang kami bisa sampaikan kaporit saja ya terima kasih Pak atas Jawabannya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Bu Yuli Ibu ini Sinyalnya mudah-mudahan nggak naik turun pertama saya jawab dari belakang dulu kalau kaporit jadi begini kita memang kaporit itu saya kalau diminta apa namanya memberikan masukan usahakan kita hindari Kenapa karena sisa-sisa kaporit kalau masuk ke bandara air itu akan mematikan ekosistem Nah kalau air itu kita bisa menggunakan UV atau kalau perlu menggunakan [Musik] kalau ada Ada cuma mahal ya tapi kan aman tapi aman jadi nanti kan unsur itu kan oksidator jadi sama-sama kuatnya dengan kaporit cuma menjadi mahal jadi ada selain tapi kalau kita mau jumlahnya sedikit ya dipaparkan pada energi matahari dengan waktu yang cukup itu sudah bisa mematikan bakteri Nah kalau untuk lumpurnya itu memang yang diperiksa Kalau dibuang ke lingkungan Ya tentu kan airnya bu tapi kalau lumpurnya itu kan kalau mau dimanfaatkan kalau lumpur dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman yang konsumsi maka harus di seperti saya tadi dicek Apakah ada unsur-unsur yang membahayakan bagi kesehatan orang misalkan ada boleh-boleh bakteri virus macam-macam termasuk juga mungkin ada apa namanya unsur-unsur logam beratnya di lumpurnya jadi begitu begitu Bu Yulia ada lagi yang saya agak lupa Kalau ada yang kurang sudah sudah Pak sudah lengkap dijawab Memang karena ada sering yang dibahas itu biasanya kalau dalam ini kan seperti tank itu lumpurnya karena kadang-kadang tidak seperti yang Bapak bilang tadi dibuangnya itu langsung lagi ke kali kembali Apa gunanya Kita Sementara itu dibuang lagi ke kali dibuang lagi ke got nah itu yang di ini kan itu itu yang jadi masalah Bu sehingga gitu ya Oleh karena itu sebaiknya panjat kerja itu punya pemerintah jangan punya swasta begitu kalau punya swasta gara-gara buangnya sembarangan Baik Terima kasih Bu Yuli kemudian mungkin Bapak sutarto bisa menyampaikan pertanyaannya terima kasih Alhamdulillah terdengar Pak Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh saya menyimak tadi tentang kolam Pak ya kolam itu kan konstruksinya dari semen beton nah ini tadi tidak membahas bahwa kadangkalanya di dalam mengoperasikan itu yang jadi masalah kan ketika kolamnya itu rusak itu pak ya jadi konstruksi yang seperti apa sehingga ini kolamnya itu Awet awet itu maksudnya kan dalam tentunya supaya panjang waktunya kalau konstruksinya jelek ada sifat korosif juga di dalam limbah kalau tidak kuat ya kolamnya jadi tadi Emang tidak pernah dibahas untuk konstruksinya Ini saran dari bapak konstruksi Seperti apa nanti masa pakai itu lebih kuat dan efektif lah gitu terima kasih Pak tarto mudah-mudahan saya dari sini tidak putus-putus ya Pak ya terdengar ya pak ya ya Jadi begini pak tarto bahwa kalau saya tadi kan kita nggak cukup waktunya untuk membahas konstruksi itu ada waktu panjang gitu itu satu kolam aja waktu untuk bahasnya jam-jaman gitu ya Tapi secara prinsip begini Pak struktur kolamnya itu tergantung pada tanahnya Pak kalau tanahnya itu adalah tanah liat dengan permeabilitynya yang sangat rendah Bapak tinggal kompaksi kayak bikin Tambak gitu loh pak ya tetapi kalau tanahnya itu mudah runtuh terpaksa kita strukturnya dari struktur batu kali atau dari struktur beton dan lain sebagainya mahal karena kalau kapasitasnya besar itu biasanya kolamnya adalah cukup besar begitu kalau kita dari pasangan batu kali atau batu bata atau di hari yang paling aman memang dari beton dari beton itu relatif aman dan semennya nanti pilih semen yang agak anti korosif itu tidak apa-apa Pak jadi begitu Pak tarto ya Jadi tapi kalau misalkan Pak ternyata dimensinya besar tanah saya bagus clay dengan permeability yang cukup bagus maka kita bisa menggunakan apa namanya tanah yang dikontraksi itu dibikin tanggul kaya membuat sebuah Tambak apa tetapi juga kita kalau memang materialnya sulit kita bisa menggunakan biotek style jadi apa digali kemudian diletakkan lembaran geotek style untuk kemudian di diikat cuman problemnya itu nanti kalau air tanahnya itu pas hujan air tanahnya ada itu terdorong ke atas itu yang jadi masalah Jadi kalau digital harus ada apa namanya Steve yang mengikat supaya dia nanti kalau ada apa istilahnya gerakan ke atas dari air tanah itu dia tidak tidak ikut dengan mengapung begitu Itu yang jadi masalah Nah jadi kalau kita bicara Pak mana yang awet tergantung sifatnya situasional ya Jadi kalau yang saya kalau menurut saya yang paling murah adalah pakai sistem Tambak aja begitu jadi tanahnya dipadatkan kalau nanti tanahnya permeabilitynya kurang bagus maka kita cari tanah liat untuk sebagai pelapis jadi dipadatkan dilapisi dengan tanah liat yang bermeabilitynya sangat kecil sehingga relatif aman begitu juga Memang kalau ada pasangan batu basah Pasai batu kali beton gara-gara tanahnya gerak Nah kalau tanah gerah itu kan bisa retak apa yang tidak kita harapkan yang paling murah meriah adalah dari tetap dari Ayah kita bikin tambah itu tetapi dilakukan kompaksi pada dasar tanah supaya mereduksi infiltrasinya dengan dengan intinya adalah menghindarkan infiltrasi serendah mungkin bisa dengan menggunakan tanah lempung atau clay yang dipadatkan atau kalau memang tanahnya sudah tanah lempung tinggal dipadatkan lagi begitu saja pak Karto ya kedengaran suara saya kedengaran Pak Oke di pak karno ada Oke Pak ini kan kaitan dengan kalau biasanya pakai tanah itu kan memang harus perlu luas tanahnya mohon dari bapak ada pertimbangan nggak untuk sistem pengolahan ini nggak tidak membutuhkan waktu apa lahan yang luas pakai apa yang tadi itu jadi berapa sih Pak punya yang efektif itu untuk volumenya sehingga nanti lebih efektif mungkin karena mungkin kelemahannya pakai pompa itu kan ya pak Iya Jadi kalau volume itu tergantung kepada berapa sih air yang masuk ya kan Jadi tergantung besar kecilnya debit yang masuk Pak dan sistemnya itu bisa kalau mau efektif Sekarang kan sudah mulai pakai unit abr itu waktunya lebih pendek dan apa namanya waktunya nggak sampai mungkin Cuma 3 hari 4 hari cukup sehingga volumenya kecil dan ada lagi mereka ada abr kombinasi dengan behel filter kemudian di akhirnya dilengkapi dengan sistem aerasi jadi kalau kita memang menggunakan sistem kolam begitu debitnya sangat besar maka diperlukan luas lahan yang cukup mahal jadi sistem konvensional itu kelemahannya adalah investasi tanahnya yang mahal karena perlu yang luas kelebihannya operasionalnya murah nggak diapa-apain Kok Pokoknya dia ngalir gitu aja dilakukan perawatan maka sudah bisa memenuhi target capaian efisiensi yang diharapkan begitu ya tapi kalau nanti mau berapa ya ada waktu ketemu nih diskusinya agak lama ngitung satu-satu gitu Itu pak ya baik mungkin untuk pertanyaan yang diajukan secara live Cukup dua pertanyaan dulu ya Pak ya kita mungkin akan kembali untuk bapak mungkin Bapak Sapto bisa menyampaikan pertanyaannya mana Yang yang apa namanya sinyalnya bagus dulu Pak Sapto masih mungkin Bapak Bapak Saleh Rais atau mengajukan pertanyaannya bapak masih ya Yang penting sama kasih assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat makasih banyak atas materinya yang sangat bermanfaat saya kebetulan konsultan di Makassar di dalam buku panduan DDI PLT itu yang edisi 2017 kalau ada estimasi efisiensi penyisihan bod COD TSS telur cacing helmin amonia maupun dan lemak dan minyak ya Oh yang saya mau tanyakan ini kadang muncul setelah pertanyaan kadang di situ langsung ditentukan bahwa efisiensi bod itu 20% COD 17% TSS 40% Nah itu seperti yang akan Bagaimana cara menentukan itu efisiensi efisiensi penyisihan yang pertama yang kedua pada kolom-kolom stabilisasi ada waktu tinggal seperti biasanya kalau desain IPL TPA Apakah waktu tinggal di kolam stabilisasi IPT ini berpengaruh pada efisiensi penyisihan itu yang kedua pertanyaan kedua dan terakhir halo halo ya tadi suaranya yang kedua untuk kolam-kolam stabilisasi pada PLT Apakah waktu tinggal berpengaruh pada efisiensi penyisihan itu pertanyaan kedua dan terakhir yang ketiga dalam suatu perencanaan desain iplt Kalau seumpama di daerah lokasi itu sangat kurang tinja di daerah tetangga juga begitu Jadi kita sulit mendapatkan sampel untuk Kita uji karakteristik influenza Apakah kita bisa mengambil karakteristik influent yang ditentukan itu Pak adakan sampai sekian itu aja paling 3 makasih banyak Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Baik bapak jadi penyisihan itu sebetulnya ada formulanya Pak Jadi kalau Bapak buka di itu ada formulanya nah kalau saya sebetulnya bukan 17% lebih tinggi lagi pak jadi kalau kita pemisahan Solid itu padatannya itu bisa memisah satu pada kedengaran Pak Saleh ya Jadi apakah namanya bod COD dan Kawan terutama itu bisa sampai 45% Pak Iya Pak yaitu tapi itu ada formulanya Pak memang saya adalah forum ini nggak kasih karena short time terus kemudian Apakah kolam RTD itu sangat berpengaruh Pak jadi kita kan kalau menurunkan pengertian waktu misalkan 30 hari itu menurut urutan dari bod 400 menjadi 20 itu perlu waktu 30 hari misalkan itu ada formulanya Pak jadi di dalam perencanaan fakultatif maupun madurasi ada saya mohon maaf tadi tidak menyampaikan formulanya jadi ada formulanya bod masuknya berapa target Keluar berapa nanti ada sebuah konstanta berdasarkan temperatur nanti keluar pdnya mau berapa begitu loh pak jadi ide itu adalah berpengaruh terhadap kinerja daripada unit IPRT nah kemudian yang terakhir Apakah boleh Bapak ngambil sampelnya sulit itu saya menggunakan apa namanya dari kriteria disebut pak cuma angka amannya balik paling ambil yang paling atas pak misalkan 3000 sampai 6000 Bapak ambil aja Rp6.000 kalau 6000 bukan agak gede tetapi nanti akan aman ketika diimplementasikan relatif aman begitu Pak Saleh Makasih banyak Pak Makasih banyak ya Makasih pak makasih Oke Pak Iya Pak semoga menjawab Ya Bapak soleh Kemudian selanjutnya mungkin karena waktunya sudah mepet ya Pak ya kita [Musik] pertanyaannya kita ambil dari Google slide yang tadi begitu ya Pak ya lebih cepat gitu ya kemudian ini ada pertanyaan dari ibu Sagita Ningtyas yaitu pertanyaannya dalam dalam Ipal domestik Biasanya pada tahap akhir ada proses disinfeksi biasanya menggunakan klorin tablet dikarenakan dalam baku mutu tidak ada parameter klorin menurut Bapak apa diperlukan penambahan parameter klorin untuk pemantauan DNA dan berapa dosis yang aman dalam penemuan klorin pada proses desinfeksi dalam pertama memang alternatif untuk mereduksi bakteri patogen dimestik itu pakai gelas blur Ibu Sagita Tetapi saya di dalam mengevaluasi perfect itu lebih Tidak jadi saya lebih menggunakan pada menambahkan aerator aerasi jadi gini konsepnya adalah bakteri patogen itu adalah mati dalam kan dia berada bakteri patogen umumnya kondisikan dalam suasana aerobik itu dimungkinkan bakteri patogennya mati nah ini Ide ini sekarang sedang dilakukan tugas tesis di tempat saya bu jadi untuk menggantikan plurit itu tadi jadi hipotesa Saya ini sedang dipraktekkan untuk penelitian tesis mahasiswa saya untuk menggantikan klorin karena apa menggunakan tablet klorin itu kadang-kadang kita khawatir ada kelebihan klorina kelebihan fluorin itu akan berdampak kepada kalau masuk ke badan air mengganggu ekosistem dia akan mematikan biota di jasa terunik di dalam air dan nantinya akan mengganggu kemampuan sel purification atau pemurnian daripada pencet air itu nah Oleh karena itu karena baku mutunya ndak ada ya ndak usah disampaikan Bu kita harus saat pada baku mutu yang ada di atasnya kalau memang tidak perlu ya tidak ada nah kemudian berapa angka-angka amalnya nah di dalam pemakaian klorin itu harus diuji namanya pada titik point klorinationnya saja Menurut saya dihitung pada angka bpj nya di situ sajalah diletakkan dosisnya cuma bpj itu adalah naik turun sehingga kita agak agak tidak ada patokan berapa sih tetapi yang jelas klorin itu kan kalau sisa sedikit saja sudah berbau 0,2 0,3 PPM itu sudah berbau dan itu sudah cukup bisa mematikan mikroorganisme Oleh karena itu kalau ada seperti pertanyaan Bu Yuli kalau memang memungkinkan punya duit jadi ganti dengan metode lain tidak hanya klorin yang bisa mematikan bakteri patogen itu bisa kondisi aerobik di di aerasi begitu yang kedua adalah dengan menggunakan apa namanya Ozon kalau memang ada atau kalau memang ada masih ada lahan dimasukkan kolam dengan ke dangkalan yang sangat rendah mengandalkan apa namanya energi matahari untuk mematikan bakteri patogen dan yang kedua adalah dengan lapisan air yang tipis kondisinya adalah kondisi yang dalam suasana aerob harapannya bisa mematikan bakteri patogen itu begitu bisa kita ya baik a mungkin satu pertanyaan terakhir lagi ya pak ya dari banyak Iya banyak sekali Pak pertanyaannya pertanyaan terakhir dari ibu Lita Estianty pertanyaannya apakah penggunaan bahan pengurai tinja pada septic tank diizinkan guna memperlambat sepenuhnya septic tank boleh nggak ada yang melarang mbak Lita jadi misalkan ini kan gini sebetulnya bahan pengurai tinja itu kan dalam bakteri mempercepat konversi padatan padatan organik itu menjadi biogas boleh nggak ada yang melarang gitu ya dan itu juga akan memperlama proses pengurasan begitu mbak Lita boleh bahkan bisa oke Ya baik terima kasih bapak Agus selamat yang sudah berkenan untuk sharing bersama kami di pada siang hari ini kemudian pertanyaan Ibu Lita ini sekaligus menjadi pertanyaan penutup kalau ada pertanyaan yang lain yang lebih banyak bolehlah ya karena waktunya juga sudah lumayan over time begitu Pak Oh gitu ya iya iya iya oke iya iya iya Baik Pak kemudian seperti janji saya di awal tadi saya juga sudah mengantongi nih nama-nama pemenang yang beruntung pada siang hari ini untuk mendapatkan door prize untuk bapak ibu yang beruntung dipersilakan untuk menghubungi admin kami melalui kontak WhatsApp Ini dia pemenang dari pertanyaan terbaik pada siang hari ini Ya baik kita telah sampai di akhir acara di Bapak Ibu sekalian dan Alhamdulillah hari ini kita sudah belajar banyak sekali mengenai perencanaan iplt untuk kabupaten kota berkelanjutan yang disampaikan oleh pemateri kita hari ini yaitu bapak Doktor Insinyur Agus Slamet MSC semoga materi yang telah disampaikan oleh bapak Agus dapat bermanfaat untuk kita semua dan bisa kita terapkan baik Selain itu kami juga ingin meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk mengisi kuesioner linknya sudah di-share di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya bisa lebih baik lagi jadi Bapak Ibu sekalian bisa memberikan saran dan masukkannya di link kuesioner tersebut dan Sekali lagi saya juga izin mengingatkan kepada Bapak Ibu sekalian yang menginginkan materi sekaligus sertifikat dan kemarin mungkin belum sempat untuk request itu dapat penyisi Link yang juga sudah dikirimkan oleh admin kami di kolom chat terakhir saya ucapkan terima kasih banyak kepada materi kita hari ini yaitu bapak dokter Insinyur Agus selamat yang telah menyampaikan Waktu menyempatkan waktunya untuk berbagi dan sharing materi bersama kami pada siang hari ini Terima kasih banyak Bapak sama-sama Terima kasih Pak Agus sama-sama semuanya Mohon maaf Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh kemudian saya juga mengucapkan terima kasih kepada founder butik daur ulang Project B Indonesia Yaitu Bapak hijrah Pertama Putra yang diwakili oleh Bapak yebir yang dalam lalu kepada Prodi teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia kami ucapkan terima kasih dan juga tidak lupa saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada panitia dan peserta yang telah berkontribusi serta sangat antusias sekali nih dalam acara webinar kita pada siang hari ini semoga kita masih bisa bertemu di webinar-webbinar selanjutnya air kata saya selaku eksis sekaligus moderator memohon maaf sebesar-besarnya apabila selama memandu acara mungkin terdapat kesalahan kata ataupun perbuatan saya Anisa Luna pamit undur diri wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] dari Palembang nih pak Surabaya