Transcript
j0P-lQJHOtM • PENGELOLAAN MINYAK JELANTAH
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0046_j0P-lQJHOtM.txt
Kind: captions Language: id untuk riwayat pendidikannya Beliau pernah menempuh pendidikan S1 teknik lingkungan pada tahun 2011 di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Kemudian beliau juga melanjutkan pendidikan S2 teknik sistem lingkungan pada tahun 2015 di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Kemudian untuk aktivitasnya beliau merupakan dosen teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia Kemudian beliau juga merupakan cocorder butik daur ulang Project B Indonesia lalu untuk keanggotaan profesi yaitu ada persatuan Insinyur Indonesia Kemudian untuk karya ilmiah pada tahun 2020 ada pengolahan sampah organik sebagai solusi ekonomi dari perguruan tinggi di masa pandemi prosiding konferensi nasional pengabdian kepada masyarakat dan CSR Kemudian pada tahun 2020 ada building information modeling adaption model for arsitektural education jurnal of design and build environment itu tadi sekilas mengenai kedua pemateri kita pada pagi hari ini mungkin selanjutnya saya akan menyapa kedua materi kita terlebih dahulu Assalamualaikum selamat pagi Bapak Tatang [Musik] Bagaimana nih pak kabarnya hari ini Pak alhamdulillah gimana Pak sudah siap untuk menyampaikan materi hari ini Insya Allah Ya baik untuk penyampaian materinya waktunya kurang lebih sampai jam 10.45 gitu ya pak langsung saja tanpa berlama-lama tempat dan layar kami persilahkan Oke saya duluan ya berarti Mbak Nisa ya [Tepuk tangan] mohon izin saya share screen dulu ini sudah kelihatan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi Bapak Ibu semuanya ini saya lihat ini sudah ada 205 yang join nah 206 mudah-mudahan selalu bertambah ini nah walaupun hari Sabtu sepertinya semangatnya sangat luar biasa ya Nah ini bisa jadi karena faktor pak Tatang ini karena Pak Tatang patennya di bidang itu sudah luar biasa saya bapak ibu nah saya di sini akan memulai terlebih dahulu sebelum pak Tatang yang nanti gongnya tentang pengolahan minyak jelantahnya saat ini saya selain mengajar di jurusan teknik lingkungan Kebetulan saya juga menjadi tim peneliti di laboratorium limbah padat dan B3 di jurusan teknik lingkungan jadi dalam beberapa tahun terakhir kami konsen kepada timbulan minyak jelantah di berbagai daerah di Indonesia nah jadi kami ada kurang lebih 40-an peneliti dengan mahasiswa plus mahasiswa yang fokus untuk mengidentifikasi timbulan minyak jelantah dan faktor-faktor yang mempengaruhi timbulan minyak di lantai itu sendiri di masyarakat Kenapa ini kami lakukan karena memang kami melihat nah ini terlupakan Bapak Ibu semuanya bahwa ada suatu hal yang memang kita hasilkan ini sama seperti sampah sebetulnya Tetapi kalau sampah ini ada yang mengangkut terus nanti atau ada yang mengumpulkan terus dimasukkan ke TPA Nah kalau minyak jelantah sejauh ini sejauh ini yang kami ketahui itu mungkin dalam satu tahun Tahun 2022 sudah banyak dilakukan tapi sebelum Tahun 2022 itu minyak jelanta ini dikumpulkan itu hanya untuk pengepul saja atau di tempat-tempat makan yang besar atau kawasan kuliner yang besar itu dikumpulkan tapi untuk di rumah tangga ataupun di wilayah-wilayah yang memang belum mengetahui bahaya Minyak jelantah ini itu dibuang ke lingkungan sehingga timbullah keinginan dari kami di jurusan teknik lingkungan mencoba nah mencoba melihat Berapa banyak timbulannya jelantah yang ada di rumah tangga itu ataupun di kawasan-kawasan kuliner di rumah makan di berbagai tempat Kami ingin melihat Seperti apa potensinya sebetulnya Tetapi kan sebelum kita masuk ke potensi dan lain sebagainya kita harus mengetahui Berapa banyak timbulan minyak jelantah tersebut nah Selain itu kami juga mencoba melihat faktor lain nah faktor lain yang mempengaruhi penghasil hasil dari minyak jelantah ini terutama untuk di rumah tangga karena kalau dilihat-lihat rumah tangga di Indonesia ini banyak minyak jelantahnya itu langsung dibuang ke lingkungan itu berdasarkan hipotesis kami waktu itu nah ketika dalam penelitian nanti bisa akan saya share Seperti apa hasil dari pengaruh ataupun faktor kondisi sosial ekonomi dan budaya nah terhadap timbulan minyak jelantah di masyarakat di Indonesia baik ini materi yang akan kita ya diskusikanlah mungkin Bapak Ibu Ya karena di sini saya bukan bermaksud untuk mengajarkan dan lain sebagainya tetapi saya mewakili teman-teman di teman-teman peneliti di laboratorium limbah padat dan B3 teknik lingkungan UII menyampaikan apa yang sudah kami lakukan sharinglah bisa bilang seperti itu tentang minyak jelantah yang kami ketahui dampak lingkungan dan kesehatan yang kami dapatkan di masyarakat terus teknik sampling kuantitasnya jelantahnya seperti apa yang kami lakukan serta hasilnya seperti apa nanti nah dan juga ada faktor-faktor yang mempengaruhi timbulan minyak jelantah itu nah ini kalau faktor yang ini lebih banyak Nanti faktor yang kami temukan di lapangan dan juga ada rekomendasi pengelolaannya jelas seperti apa kita masuk ke yang pertama Bapak Ibu ini pengantarnya jelantah ini adalah latar belakang kami tadi yang saya ceritakan Nah kalau bisa dilihat kalau dari pengertiannya sendiri kalau dari KBBI itu punya jelantah atau adalah minyak goreng yang sudah dipakai berulang-ulang ini belum kadang sering terjadi perdebatan nah diantara kami juga di masyarakat juga kalau sudah dipakai sekali atau dua kali Apakah itu masuk minyak jelantah juga terus ada lagi di KBBI ada lagi saya coba cari secara online minyak jelantah itu adalah minyak goreng sisa bekas pakai untuk menggoreng nah ini lebih lebih biasa lagi artinya bekas pakai untuk menggoreng berarti sekali pakai sudah sudah selesai ini jadi minyak jelantah nah ini yang yang nanti jadi batasan-batasan kami untuk melakukan penelitian dan identifikasi untuk timbulannya jelantah ini biasanya nanti itu kami tanyakan untuk faktor sosial ekonomi dan budaya dan kuesioner untuk mengetahui minyak gorengnya di masyarakat itu dipakai berapa kali penggorengan dan lain sebagainya ini juga bagian dari identifikasi timbulan minyak jelantah akan tetapi Kami mencoba dasar kami untuk menyebut minyak jelantah itu dari beberapa penelitian salah satunya adalah dari masker dan Baki ini yaitu minyak goreng yang digunakan secara berulang-ulang dan continue serta disertai adanya kontak dengan udara dan air dengan suhu tinggi pada proses penggorengan akan mengakibatkan terjadinya reaksi degradasi jadi nanti ada degradasi polimerisasi hidrolisis dan oksidasi di situ yang kompleks dalam minyak dan menghasilkan berbagai senyawa hasil reaksi nah dan ada perubahan warna dari kuning menjadi warna kehitaman juga terjadi pada minyak goreng nah ini bisa disebut kalau sudah ada proses penggorengan berkali-kali dan ada perubahan warna yaitu dan ada juga menurunnya kualitas minyak hingga akhirnya minyak dapat tidak dapat dipakai lagi dan harus dibuang ini memang butuh melihat hasil laboratorium kalau untuk kualitas minyaknya dan kami saat ini memang dalam proses juga untuk melihat kualitasnya secara keseluruhan baik ini sebagai pengantar ternyata di Indonesia ini lebih cenderung penggunaan minyak jelantah eh minyak jantan minyak goreng meningkat nah secara tidak langsung ini juga berpengaruh terhadap timbulan minyak jelantah yang ada pada tahun 2020 kurang lebih 17,35 ton juta ton minyak goreng yang dikonsumsi oleh masyarakat terutama minyak sawit ini ini dari minyak sawit Bapak Ibu semuanya nah tahun 2021 itu meningkat 6,63% atau menjadi kurang lebih 18,5 juta Ton kita bisa melihat bahwa kemarin terjadi kelangkaan minyak goreng pada Tahun 2022 ini data baru saya dapatkan sampai tahun 2021 kita melihat kondisi pandemic ini nah juga meningkatkan mungkin ya konsumsi masyarakat kami coba melihat juga dari penelitian kami ternyata pandemik ini juga membuat timbulan minyak jelantah itu meningkat di rumah tangga dan warung kuliner di rumah makan dan di fasilitas komersial lainnya juga ternyata juga meningkat Jadi kami belum menemukan Seperti apa hubungannya Apakah seperti sampah semakin banyak jumlah populasinya atau jumlah manusia maka minyak konsumsi minyak jelantahnya yang dihasilkan juga semakin tinggi apakah seperti itu ini yang belum kami temukan alurnya kalau untuk identifikasi Karena penelitian kami masih sangat sedikit kami baru kurang lebih ada 20 lokasi di Indonesia yang kami identifikasi Nanti akan saya share kepada bapak ibu sehingga kami belum bisa menyimpulkan Apakah ada faktor-faktor yang dapat terutama untuk berdasarkan jumlah orang dan lain sebagainya nah yang mempengaruhi timbulan penggunaan minyak sawit atau minyak goreng dan dampaknya kepada timbulnya jelantah Dan ini juga 10 negara 10 negara konsumsi minyak goreng terbanyak ternyata Indonesia jadi peringkat satu bapak ibu saya coba cari-cari ini data yang memang sudah banyak di internet nah saya share di sini memperlihatkan bahwa ini data ini Indonesia adalah nomor 1 terus ada India ada Cina nah jumlah penduduk di Cina itu lebih banyak daripada di Indonesia tetapi minyak jelantah yang minyak goreng yang digunakan sedikit Nah ini kan ada sesuatu yang memang jadi semacam pertanyaan lah kalau kami melihat ini bahwa jumlah penduduk Apakah berbanding lurus dengan minyak minyak goreng yang dikonsumsi dan minyak jelantah yang dihasilkan ini tujuan kami nanti adalah kesana tapi belum belum tercapai setelah kurang lebih 6 tahun kami melakukan penelitian itu belum selesai Nah mudah-mudahan nanti Bapak Ibu di sini bisa ada waktu untuk Sharing juga dengan kami tentang penelitian mungkin nanti kita bisa kontak lah seperti apa kita bisa melihat potensi dari minyak jelantah ini dan identifikasi timbulan di berbagai tempat ini dampak lingkungan dan kesehatan masyarakatnya Saya yakin ini sudah banyak kita ketahui semuanya Bapak Ibu Nah pertama dari sisi dampak lingkungan kita yang paling mudah yang paling mudah kalau bapak ibu peserta webinar semuanya ketika selesai memasak nah ataupun membeli produk terutama gorengan yang ataupun sambel di rumah makan padang terutama kalau kita lihat rumah makan Padang Nah itu kalau sambal rumah makan padang itu kalau tidak ada minyaknya itu nggak nggak greget rasanya kalau bapak ibu makan kan Nah jadi kalau ada sisa disambel itu terus kita masukkan ke sing nah kesing waktu mencuci piring kalau tidak bagus untuk pengelolaannya atau tidak ada yang namanya mie bak penangkap atau penangkap minyak dan lemak ini bisa menyumbat saluran pembuangan kita nah ini dampak pertamanya kalau secara lingkungan dan apabila masuk ke badan air ini juga akan menyebabkan pencemaran lagi terhadap air dimana menyebabkan COD dan BOD bod nya tinggi nah ini juga akan menghalangi cahaya matahari masuk ke dalam air sehingga apa ya juga akan mempengaruhi ekosistem air itu sendiri ketika minyak jelantah ini masuk ke badan air dan begitu juga kalau dimasukkan ke dalam tanah jadi ada juga kami temukan yang menimbun ke dalam tanah beserta sampah jadi beberapa tempat Ya udah digabung dengan sampah ditimbun di samping rumah atau belakang rumahnya nah ini juga ujung-ujungnya bisa mencemari tanah dan kalau sudah hujan ikut dengan air dia juga nanti akan bisa menyebabkan pencemaran air ini dampak secara lingkungan secara garis besarnya seperti itu bapak ibu terus dampak kesehatan ini yang yang mungkin lebih berbahaya Nah bagi manusia dalam pikirannya mungkin seperti karena sebagian besar kami tanyakan yang ditakutkan itu adalah dampak kesehatan Nah kalau dampak lingkungan mereka yang menjadi responden kami kebanyakan tidak ini tidak memungkinkan mereka berpikiran bahwa dampak lingkungan itu belum berasa Jadi mereka tidak merasakan yang mereka takutkan di sini adalah pertama resiko kanker dampak kesehatannya kalau kita lihat secara umum resiko kanker karena memang penggunaan minyak jelantah berkali-kali itu nanti akan mengakibatkan ada zat-zat karsinogen yang juga bisa ikut ke dalam makanan yang digoreng di situ nah tapi kalau biasanya ini kami tanyakan ke masyarakat tapi kalau kita tanyakan ke teman-teman mahasiswa biasanya semakin hitam minyak gorengnya di pecel lele itu semakin nikmat katanya Nah jadi kalau berbeda kalau berbeda orang yang ditanyakan nanti tanggapannya juga berbeda kalau terhadap kesehatan terus selain itu juga ada resiko kesehatan obesitas karena juga selain itu juga obesitas ini ya sudah jelas kalau yang dimakan adalah gorengan yang juga mengandung zat-zat karsinogen dan lemak ya Bapak Ibu ya minyak dan lemak otomatis juga akan menyebabkan obesitas terus juga ternyata ketika minyak jelantah ini digunakan berkali-kali kan hari ini digunakan untuk pertama kali terus disimpan nih besoknya digunakan lagi minyak yang sama bahkan besoknya lagi juga digunakan ada yang seperti itu kami juga melihat bahwa ternyata ada bakteri di situ dan ini menyebabkan juga bisa menginfeksi kepada orang yang mengkonsumsi dan yang terakhir mungkin akan sedikit lama atau cukup lama untuk menghasilkannya bahwa ada nah penyakit yang baru dirasakan setelah mungkin sekian tahun yaitu ada penyakit degeneratif biasanya Parkinson yang di sini dari beberapa penelitian kami cari karena kalau ini belum kami belum dapat membuktikan tapi ini dari beberapa penelitian katanya dapat menyebabkan penyakit degeneratif terutama Parkinson itu dari dampak kesehatannya bapak ibu kita masuk ke teknik sampling dan kuantitas minyak jelantah Nah ini mungkin yang sudah kami lakukan Bagaimana kami melakukan sampling di kurang lebih 20-an lokasi mulai dari di Sumatera di Jawa dan di Kalimantan Kami coba baru itu area yang bisa kami capai untuk mengidentifikasi timbulnya jelata cukup banyak variasi sampling yang kami lakukan karena sampai saat ini sampai saat ini belum ada peraturan baku tentang sampling untuk kuantitas Jadi kalau dari sampah itu sudah ada menggunakan SNI teknik sampling Terus kalau dari limbah Nah untuk pengujian limbah dan sebagainya sudah ada semua sudah lengkap semuanya tetapi kalau untuk minyak jelantah ini nah teknik samplingnya jauh kami membaca referensi itu belum didapatkan nah secara terutama di Indonesia belum ada yang peraturan mengikat ataupun SNI yang menunjukkan Seperti apa sampling minyak jelantah ini sehingga kami juga meraba-raba seperti apa sampling yang dilakukan walaupun juga ada dasar-dasar yang kami pilih untuk melakukan sampling ini yang pertama sebelum sampling tentu kita harus melihat dulu tujuan samplingnya apa bapak ibu untuk minyak jelantah kami melihat tujuan pertama adalah mengidentifikasi kuantitas dan kualitas minyak jelantah di suatu wilayah kuantitas sudah jelas ingin melihat berat dan volumenya Seperti apa dan kualitasnya ini berhubungan dengan pengolahannya nanti Bapak Ibu Nah jadi sebelum dilakukan pengolahan Kami ingin melihat kualitasnya Seperti apa Nah jadi akan kita lihat apakah ada hubungan kuantitas dan kualitas minyak jelantah ini dengan hasil dari pengolahannya nanti mungkin kalau untuk pengolahan pak Tatang akan lebih banyak bercerita kepada Bapak Ibu semuanya yang kedua adalah menganalisis tren perubahan kuantitas dan kualitasnya jelas inilah Kenapa kami melakukan penelitian di berbagai wilayah ini untuk melihat juga menganalisis tren perubahan kuantitas dan kualitas minyak di lantai short sendiri dan begitu juga ini kami sedang berusaha juga Loka satu lokasi ini setelah sekian tahun saya ini setelah ada lokasi yang setelah 3 tahun kami coba sampling lagi Kami ingin melihat Apakah ada tren perubahan kuantitas dan kualitas minyak jelantahnya nah ini yang sedang kami lakukan dan juga mengevaluasi program nah keberhasilan dan kita ketidakberhasilan ini biasanya tujuan sampling ini juga ingin melihat Apakah sebelumnya ada program untuk minyak jelantah ataupun tidak nah ketika nah ini juga bisa dijadikan sebagai acuan pengambilan kebijakan nanti Bapak Ibu nah perumusan kebijakan ketika sampling dilakukan Nah ada potensi pengelolaan minyak jelantah apalagi saat ini sangat banyak ya beberapa tahun ini sangat banyak pengepul yang resmi dalam tanda kutip dalam bidang pengelolaan minyak jelantah walaupun sebelumnya sangat banyak juga pengepul-pengembul yang tidak resmi melakukan pengumpulannya jelantah dan di ada yang diolah kembali dalam tanda kutip dimurnikan ada juga yang memanfaatkan jadi produk-produk yang bisa bernilai ekonomi lain yang bukan minyak goreng lagi tapi ada juga yang ada yang sedikit nakal menggunakan media jelantah ini dimurnikan dan dijual kembali untuk menjadi minyak goreng nah ini sehingga dengan adanya sampling biasanya akan mendukung atau menjadi dasar perumusan suatu kebijakan dalam proses teknik sampling minyak jelantah ada beberapa hal yang perlu diperhatikan Bapak Ibu yang pertama penentuan lokasi target sampling dan metode samplingnya Nah jadi ada beberapa persiapan yang harus kita lakukan dalam kegiatan teknis sampling ini untuk penentuan lokasi nah di awal kita harus menetapkan sehingga supaya tidak sulit nanti ketika menentukan target dan metode samplingnya cakupan untuk sampling itu kabupaten atau kota kecamatan atau desa Kecamatan desa atau area tertentu mempunyai komplek perumahan dan lain sebagainya nah ini juga harus ditentukan terlebih dahulu untuk memfokuskan proses samplingnya selanjutnya setelah ditentukan lokasinya target samplingnya apa Nah karena kalau di kabupaten atau kota kecamatan Desa area tertentu itu sudah pasti ada masyarakat targetnya nah contohnya masyarakat itu rumah tangga atau rumah makan Rumah Makan tertentu yang menjadi fokus untuk sampling atau area kuliner yang ada umpamanya fast foodnya terus ada nanti yang menjual hanya satu jenis makanan terus ada dua jenis makanan ada yang 3 jenis berdasarkan jenis makanan targetnya biasanya area kuliner nah ini juga perlu ditentukan di awal target sampling kita siapa masyarakat atau area komersil seperti rumah makan area kuliner dan atau sejenis lainnya selanjutnya setelah ini kita tentukan barulah kita pilih nah metode sampling yang digunakan seperti apa bapak ibu jumlah sampelnya ditentukan Nah kalau itu kalau yang namanya sampling tentu jumlah sampel ditentukan kecuali memang mau dilakukan pengambilan data seluruhnya di wilayah tersebut ya sensus jadi populasinya diambil data Nah kalau Kami biasanya sampling kami lakukan nah ditentukan jumlah sampelnya dan setelah ditentukan jumlah sampelnya ditentukan cara samplingnya seperti apa cara pengambilan datanya dan juga jangan lupa dibuat list data-data pendukung untuk menunjang menunjang analisis data kemudian analisis data dari hasil sampling yang kita lakukan ini mungkin kalau sampling minyak jelantah mungkin kita akan teringat dengan sampling sampah bapak ibu akan tetapi nanti ada beberapa hal yang mungkin agak berbeda dari sampling sampah yang dilakukan yaitu untuk penentuan lokasi nah ini beberapa contoh yang kami lakukan untuk wilayah-wilayahnya nah ini satu kabupaten ada juga kami mencoba satu kabupaten Kami sedang mencoba untuk satu kabupaten pelan-pelan nah ini untuk di Sleman sedang kami coba nah terus ada juga mewakili untuk yang satu Kecamatan nah ini Kebetulan Kecamatan Ngaglik yang sudah hampir seluruhnya karena kami di Yogyakarta ini saya contohkan di kecamatan Ngaglik yang coba kami buat dan ada juga lingkup Desa Nah jadi Kami biasanya mulai dari lingkup terkecil rumah tangga bapak ibu RT RW dan nanti kami baru nanti lingkupnya semakin lama semakin besar untuk mengetahui dampaknya nah ini terkait target nah targetnya bisa dipecah-pecah lah bisa dibuat karakteristiknya ataupun tipe-tipenya ini juga untuk mempermudah nanti menentukan cara sampling nah metode sampling Seperti apa target contohnya untuk rumah tangga ini diklasifikasikan rumah permanen semi permanen dan non permanen nah ini biasanya sama juga dengan untuk sampling sampah ada rumah permanen semi permanen dan permanen ada juga yang rumah layak huni dan tidak layak huni nah ini untuk rumah tangga ini sebagai contoh Bapak Ibu Nah terus juga ada rumah makan Nah rumah makan Nah kalau rumah makan ini biasanya bisa juga dilihat berdasarkan internasional nah ini juga terus luasan rumah makannya Apakah berpengaruh nah jenis rumah makannya ini juga bisa dilakukan dasar untuk klasifikasi untuk sampling terus jumlah kursinya dan lain-lain lah ya Bapak Ibu untuk target-target dari sampling sampah ini nah terus untuk area kuliner contohnya dibagi lagi diklasifikasikan Adapun gorengan karena area kuliner kan wilayah kuliner ya Bapak Ibu ya nah macam-macam Makanan yang di situ good gorengan bisa dibagi menjadi rumah makan kaki lima terus ada foodcourt Mungkin nah jadi sangat banyak sebetulnya pembagian-pembagian klasifikasi yang bisa kita lakukan di mana ini semakin banyak kita mengklasifikasikan dan semakin detail ini juga nanti akan mempermudah kita melakukan ataupun mengidentifikasi timbulnya jelantah dan menganalisanya dan melihat perbandingannya satu sama lain Ini contohnya rumah permanen ada ketika menentukan rumah permanen semi permanen dan permanen ini juga bisa dilihat nih sebagai contoh yang sudah ada pernah dilakukan nah permanen itu dilihat dari pendapatan tinggi pendapatan sedang dan pendapatan rendah dengan ciri-ciri kondisi fisik rumah Seperti apa fasilitas di rumah tersebut ada apa saja Terus pendapatannya berapa Nah ini untuk mengklasifikasikan itu nah terus ada juga yang bisa dilakukan Ini contohnya untuk rumah permanen itu bahan atapnya dari apa dari genteng Contohnya bahan dinding itu tembok nah bahan lantainya keramik kalau untuk rumah semi permanen itu bahan atapnya seng atau asbes dengan bahan dindingnya kayu atau bambu terus bahan lantainya hanya dari semen tanpa keramik terus rumah non permanen kayu atau asbes terus bang dindingnya bambu atau gede terus ada juga bahan lantainya papan atau tanah nah ini juga tergantung dari kita mengklasifikasikan Bapak Ibu nanti ada juga yang mengklasifikasikan dari beberapa penelitian kami dapatkan bahwa rumah permanen itu kondisi pondasi ada pondasi juga nah semi formal memiliki pondasi kalau non permanen tidak ada pondasinya terus ada dindingnya batu bata atau batako kalau yang semi permanen itu setengah tembok dan setengah kayu atau bambu kalau non permanen itu bambu atau kayu saja nah begitu dia atapnya lantainya Seperti apa bahkan ada ke luas bangunan nah ini semakin detail kita mengklasifikasikan Seperti yang saya sampaikan tadi juga semakin banyak bahasan nah analisa data yang bisa kita lakukan nanti untuk dari timbulnya dilantah ini nah ini juga sebagai data pendukung tentunya terus rumah layak huni contohnya ada keselamatan bangunan meliputi struktur bawah ada pondasi atau tidak ada struktur tengah atau kolomnya dan balok dan struktur atasnya Seperti apa terus melihat kesehatan meliputi pencahayaan layar itu pencahayaannya bagus penghawaan dan sanitasinya bagus kecuali luas minimumnya antara 7,2 meter persegi sampai 12 meter persegi per orang ini contoh untuk layar huni terus tidak layak huni contohnya luas lantai bangunan tempat tinggal kecil dari 8 meter persegi jenis lantai bangunan tempat tinggal terbuat dari tanah atau bambu atau kayu yang dari sisi harga murah seperti itu ada juga jenis dinding gimana tempat tinggalnya terbuat dari bambu atau rumbia atau kayu berkualitas rendah atau tembok tanpa di plester begitu ya dengan atapnya dari bambu atau rumbia alang-alang genteng tanah kualitas murah dan lain sebagainya jadi klasifikasi ini juga berdasarkan apa di lapangan kalau untuk rumah tangga ya melihat kondisi di lapangan penyesuaian Nah kalau untuk wilayah komersial seperti rumah makan bisa seperti ini juga ini sebagai contoh yang pernah kami lakukan contohnya Ini ada rumah makan seafood klasifikasinya kedai gorengan ini untuk contoh berapa foodcourt Terus ada rumah makannya ada kedai martabak warung pecel lele ke defried chicken rumah makan Padang dan lain sebagainya terus ada juga kami klasifikasikan ada merek-merek tertentu di sini Bapak Ibu bisa lihat nah jadi berdasarkan merk rumah makannya terus ada lesehannya untuk ada ini rumah makan terus ini warung makan kita klasifikasikan lagi ini nanti pedagang kaki lima nah ini kami buat klasifikasi Rumah Makan itu ini yang masuk rumah kalau warung makan itu seperti ini nah terus ada juga martabak gorengan lumpia dan sebagai untuk pedagang kaki limanya ada juga yang berdasarkan jam operasional Bapak Ibu nah jam operasional ini ada pagi sampai malam sore sampai malam atau 24 jam ini tergantung lokasi juga dan targetnya tadi Nah targetnya mau apa Nah ada juga yang jamnya 8 hitung 8 jam 10 jam atau 24 jam tergantung dengan target yang ingin kita lakukan untuk sampling sampah ini terus ini contoh lainnya Nah ada yang memang hanya secara garis besar Rumah Makan warung makan penjual gorengan rumah makan padang warung-warung pecel lele ada juga sejenis gorengan AC nama maupun manis ada juga yang kemarin kami pisah gorengan yang asin dan manis nah terus sejenis lalapan Nah ada geprek dan penyetan aneka makanan bebas ini yang ibaratnya lebih dari 3 jenis makanan yang dijual Nah ada fried chicken yang memang jual hanya goreng ayam goreng yang goreng tepung terus kemasakan Padang Ada martabak ada Pempek jadi sangat banyak kategori-kategorinya bapak ibu jenis makanannya dan kategori tempat makannya ya ini kami buat contohnya rumah makan atau restoran ada foodcourt ada pedagang atau warung kaki lima sehingga dengan melakukan karakteristik seperti ini target-target penelitiannya ini akan mempermudah kita melakukan sampling dan pendekatan nanti Bapak Ibu Nah karena ada banyak faktor juga yang mempengaruhi nanti ketika melakukan sampling minyak jelantah ini nah tantangan penentuan lokasi yang sangat subjektif memang nah tergantung yang menilai contohnya untuk rumah tangga tadi ya tinggi sedang rendah begitu juga untuk lokasi dengan banyak wilayah kuliner dan lain sebagainya ini juga tergantung kepada yang ingin melakukan sampling itulah perlu ada kesepakatan agar ada stratanya ya seperti ini tadi Bapak Ibu bisa lihat nah jenis tempat makannya atau ada kategori tempat makannya ada yang lebih detail Nah ini salah satunya di kecamatan gondokusuman ini kami lakukan ini Bapak Ibu bisa lihat di sini ini di Jogjakarta sangat banyak Kami coba list satu-satu Nah nanti itu yang kami ini baru Total semuanya Nah nanti itu yang di sampling nanti berdasarkan hasil perhitungan jumlah sampel minimal yang dibutuhkan ini metode sampling nah dalam metode sampling ini tentu yang pertama adalah penentuan jumlah sampel nah penentuan jumlah sampel yang pertama bisa dilakukan tentu melakukan survei pendahuluan untuk menghitung jumlah pedagang atau tempat makan yang berpotensi menghasilkan minyak jelantah ataupun jumlah rumah kalau itu rumah tangga jadi setidaknya kita mengetahui terlebih dahulu populasinya Nah kalau untuk rumah tangga itu mungkin bisa secara statistik Bapak Ibu ataupun data Kelurahan tapi kalau untuk rumah makan atau tempat makan dan sebagainya biasanya harus survei terlebih dahulu ada survei pendahuluan sepertinya sinyalnya mungkin ya Oke mungkin terputus Mbak Nisa Pak yebi Ya mungkin sedang kurang bagus jaringannya ini Bapak Ibu sekalian Oke kita tunggu terlebih dahulu ya Oke Oh iya ada kendala ya Bapak Ibu bisa mengisi pertanyaan tapi memang sudah cukup banyak ya pertanyaannya ya sudah lumayan banyak sekali pak pertanyaan dari bapak ibu kita tunggu Kak Ebi sebentar kalau memang ada kendala Nanti Mungkin kita bisa lanjut ke pak Tatang terlebih dahulu ya kalau memang masih ada mungkin karena Bapak Yedi Halo sudah terdengar bapak Mohon maaf ini Mbak Anisa di tempat saya tiba-tiba mati lampu nggak tahu kenapa jadi semua jaringan terputus tapi suara saya jelas ini mohon maaf Bapak Ibu semuanya sekarang sudah jelas bapak sudah jelas saya share lagi sudah kelihatan Mbak sudah baik berapa menit lagi ya waktu saya sampai kurang lebih Saya mungkin 15 atau 20 menit lagi lah ya Nah Baik bapak ibu kita lanjutkan nah ini tadi Mungkin terputus di metode sampling nah setelah dilakukan survei ada kita dapatkan populasinya terus kita kategorikan nah Tempat makan atau rumah tangga tadi berdasarkan bentuk tempat makan dan jenis makanan yang dijual ini untuk tempat makan terus menghitung jumlah sampelnya menghitung jumlah sampel ini ada beberapa cara kami lakukan nah ini dan juga kami mencoba mencari di berbagai referensi yang pertama itu bisa menggunakan rumus slovin untuk jumlah sampelnya jadi dengan rumus ini Nah kita bisa kita mengetahui jumlah populasinya terus margin error dan derajat ketelitiannya 10% ataupun nanti bisa di sini ada 10% sampai 20% sehingga kalau slovin ini biasanya antara 10-20% itu yang biasa kami pakai terus selanjutnya ada juga dengan nomor gram Harry King nah tapi ini hanya bisa untuk maksimal 2000 populasi jadi kita bisa Tentukan itu dan kami juga mencoba ini mungkin familiar untuk bapak ibu kalau sudah sering melakukan sampling sampah Nah jadi penentuan jumlah sampelnya Kami coba juga dengan cara SNI sebenarnya 1994 Bagaimana menghitung kebutuhan untuk jumlah sampel di sampling sampah perkotaan nah ini juga kami coba karena memang sejauh ini ya belum ada metode yang ditetapkan ya Bapak Ibu ya Nah sehingga kami mencoba berbagai alternatif untuk melihat atau mengidentifikasi timbulnya jalan tah ini di berbagai wilayah dengan cara penentuan jumlah sampelnya dengan berbagai cara juga alternatif juga yang memang secara ilmiah bisa dipertanggungjawabkan karena secara statistik ini sudah diperbolehkan sehingga itu kami coba cara untuk menentukan jumlah sampelnya selanjutnya persiapan sampling kita sudah menentukan wilayah lokasinya targetnya sudah jelas terus jumlah sampelnya sudah jelas nah Selanjutnya apa yang dilakukan Nah kita juga menentukan waktu samplingnya ada juga kami mencoba 8 hari berturut-turut sesuai dengan SNI persampahan karena yang karena tidak ada tadi tetapi kita melihat apa yang ada saat ini penelitian-penelitian yang sudah dilakukan terhadap produk lain yang mungkin sejenis atau mendekati lah ya Nah itu ada juga yang sesuai kebutuhan ada yang kami sampling itu kurang lebih selama 2 minggu 3 minggu melihat dengan kalau terutama untuk wilayah kuliner nah wilayah kuliner itu yang memang wilayah pariwisata itu kami lihat piknya hari apa sehingga biasanya ada hari Sabtu atau Minggu atau Jumat Sabtu Minggu ini biasanya cukup lama sampling kami lakukan untuk melihat timbulan minyak jelantah paling tinggi di hari apa atau di waktu kapan dan waktu memulainya nah hari dan tanggalnya juga perlu dipastikan nah dibuat di awal sehingga juga akan mempermudah nanti petugas sampling selanjutnya adalah jam sampling jam sampling diusahakan jam dan waktunya ya jamnya sama nah ini biasanya kalau kami itu kalau untuk rumah tangga biasanya adalah sore hari setiap sore hari diambil tiap sore hari diambil Terus kalau untuk wilayah-wilayah kuliner nah wilayah kuliner rumah makan dan lain sebagainya ada itu bergantung kesepakatan dengan pemiliknya nah ini juga yang perlu pendekatan Bapak Ibu semuanya secara sosial untuk mengambil sampel ini terus Ada petugas samplingnya tetap ada ketua tim pelaksananya dan ada pekerja teknisnya sehingga ada yang mencatat ada yang melakukan sampling Ya setidaknya minimal dua orang untuk melakukan ini [Musik] selanjutnya tahapan yang dilakukan itu adalah wadah sampelnya kita siapkan Kalau kami biasanya ya botol bekas itu boleh nah secara garis besar ya botol atau plastik yang bisa digunakan untuk menampungnya jelanta karena timbulannya jelantah ini biasanya tidak begitu banyak sehingga biasanya wadah-wadah yang kecil itu bisa bapak ibu terus ada gelas ukur mengingatkan terkait waktunya Bapak Yadi kurang lebih sampai jam 10.10 ya Pak maksimal Jadi kurang lebih tinggal 7 menit lagi pak terima kasih ini wadah sampelnya nah terus ada juga alatnya yang lain adalah gelas ukur nah gelas ukur dan timbangan jadi nanti ketika sampling dilakukan kita mengukur volume dan sekaligus mengukur beratnya dan tentu ada logbooknya look tadi sudah bisa ya tinggal berat dan volume biasanya nah terus alat pelindung diri yang perlengkapan K3 juga perlu digunakan Nah karena kondisi pandemik juga mulai saat ini pun kita juga harus menggunakan APD yang lengkap Ini pertama yang kami lakukan yang bisa kita lakukan waktu sampling adalah memberikan wadah untuk sampel pada pedagang sehari sebelum pelaksanaan sampling ini bisa dilakukan setiap hari ketika ngambil yang hari pertama diberikan lagi botolnya atau wadahnya atau bisa keseluruhan Jadi kami mencoba metode itu juga ada yang setiap hari kami ambil terus kami berikan lagi ada yang memang selama ini langsung diberikan sebanyak cari sampling kami dan kami minta udah kami Tandai hari 1 2 3 4 5 sampai hari keberapa sesuai kebutuhan untuk sampling nanti akan kami ambil di akhir biasanya akan kami ambil di akhir ada yang seperti itu juga kami ingin mencoba melihat Seperti apa kuantitas dan kualitasnya perbandingannya antara diambil setiap hari atau dengan dikumpulkan terlebih dahulu nanti diambil di akhir dan setelah diberikan wadah ya dikumpulkan sebelum tanya dari pedagang ataupun dari masyarakat dan membawanya ke tempat pengukuran setiap hari atau sesuai kesepakatan tadi Nah ada yang tidak nyaman biasanya per hari Nah kalau di rumah tangga biasanya mereka tidak nyaman ya nanti biasanya Sesuai dengan kesepakatan diambil beberapa kali sehari atau dengan karena ada kesibukan Nah ini bisa diambil sesuai kesepakatan terus baru diukur timbulan minyak jelantahnya diukur beratnya dan diukur volumenya nah ini alat dan bahannya alat dan apa samplingnya Nah terus yang perlu diperhatikan Bapak Ibu ininya data pendukung yang perhatikan juga untuk menunjang analisa data yang bisa dibilang lengkap sehingga bisa memberikan informasi seperti tujuan yang diharapkan tadi adalah pertama sudah jelas melihat tren atau mengidentifikasi timbulan ataupun nanti bisa jadi untuk pengambilan keputusan atau kebijakan di suatu wilayah beberapa data penuntut pendukungnya antara lain adalah data penghuni atau pengunjung penghuni biasanya untuk rumah tinggal atau rumah tangga kalau pengunjung itu adalah untuk rumah makan kawasan kuliner dan lain sebagainya terus data jenis makanan bahkan kami juga mendata jenis makanannya apa dalam satu hari bisa menjual Berapa banyak bahkan kalau ikan berapa potong atau Berapa kilo kalau untuk umpamanya ayam Berapa kilo bebek Berapa kilo berapa ekor atau berapa potong terus juga ada merek atau brand minyak goreng yang digunakan nah ini akan berpengaruh nanti Apakah ada pengaruh terhadap kualitas minyak Jalan tasnya ataupun lain sebagainya terus pengelolaan yang telah dilakukan nah ini juga perlu diketahui kalau ingin membuat suatu kebijakan tentu kebijakan pengelolaan minyak jelantah Kita juga harus tahu pengelolaan eksisting seperti apa terus ini gambaran timbulan minyak jelantah 3 menit lagi ya Mbak Nisa ya sebenarnya Oke gambaran timbulannya jelantah di beberapa wilayah ini beberapa tempat yang pernah kami ambil data ini sebagai gambaran ternyata pada tahun 2020 itu Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral SDM sudah membuat semacam siaran pers tentang sebuah potensi bisnis energi yang menjanjikan ternyata pada tahun 2019 konsumsi minyak goreng sawit nasional mencapai 16,2 juta kilo liter Bapak Ibu semuanya dan 40-60% nya itu jadi minyak jelantah yaitu sekitar 6.46 sampai 9,72 juta kilo liter sayangnya di Indonesia itu baru 3 juta KM atau 18,5% nya dari total konsumsi minyak goreng sawit itu yang baru dikumpulkan atau yang dapat dikumpulkan sehingga dari 3 juta KM itu hanya 570 KM yang dikonversi untuk menjadi sel dan kebutuhan lainnya dan 2,4 juta KM digunakan untuk minyak goreng daur ulang dan ekspor sehingga melihat ini ya sudah sangat jelas ada potensi pengelolaan minyak jelantah yang bisa kita lakukan ini timbulnya jelantah di berbagai wilayah Coba kami cari nah ini wco adalah kita cari-cari secara di ini di jurnal internasional biasanya minyak jelantah itu istilahnya oil nah di Eropa itu Uni Eropa kurang lebih satu juta ton per tahun di Cina 5 juta Ton di USA di Amerika itu 5,5 juta dan lain sebagainya di UK ada segini nah Malaysia negara tetangga kita 0,5 juta ton per tahun nah ini timbulnya jelantahnya kalau di Indonesia seperti apa ini beberapa lokasi mungkin sekedar sharing ke Bapak Ibu nah ini di salah satu wilayah di Sumatera Utara di Kelurahan arjasari 2 Kecamatan Medan Amplas bahwa timbulnya jelantahnya ada yang berkisar antara 250 ml per hari ada yang 200 sampai 250 liter per hari dan juga ini bisa dilihat bahwa ini kita coba lihat rumah-rumah layak huni dan tidak layak huni nah rata-rata perharinya yang layak huni itu 0,032 kg per hari atau 0,034 liter per rumah per hari kalau yang tidak layak huni lebih rendah antara berat dan volumenya kurang lebih sama dan berat jenisnya bisa dilihat nah bahwa lebih tinggi yang layak huni berat jenis minyak jelantahnya dan kemana minyak jelantah ini di gua nah sebagian besar ke tempat sampah ke selokan dan tanah bisa dilihat bahwa tidak ada yang mengambil Bapak Ibu kalau di rumah tangga di sana terus ini di Kelurahan kecapi di Kota Cirebon Nah kita coba ini ambil juga nah melihat ada beberapa penelitian sebelumnya ini penelitian sebelumnya ternyata ada beberapa perbedaan bahwa ternyata di Cirebon itu ada yang digunakan kembali ini nah terus ada diambil oleh pengepul ada yang diambil oleh pengepul ada yang langsung dibuang dan kalau dilihat nah Kami coba melihat ada analisis data kualitatif mengenai Analisis domain taksonomi dan komponen-komponensial tipe perumahan jadi ada hubungannya atau tidak ya tipe perubahan dengan permasalahan minyak jalan tah ini jadi ternyata di wilayah ini berdasarkan tipe rumah ini akan mempengaruhi tingkat ekonomi dari tingkat ekonomi ini berpengaruh terhadap tingkat konsumsi minyak gorengnya besar timbulan minyak jelanta yang dihasilkan terus penggunaan minyak berulangnya juga ternyata berpengaruh terus kesadaran terhadap bahayanya juga mempengaruhi nah ini yang yang sudah kami publikasikan sebagian besar sampai di sini nah seberapa besar tingkat-tingkat ini masih dalam tahap analisis yang nanti mungkin bisa setelah kita publikasikan itu di beberapa tempat jurnal dan lain sebagainya Mungkin bisa kita sharing lagi nah ini juga ada di Kelurahan kebun bunga kota Banjarmasin kami analisa berat dan timbulnya dan volumenya antara rumah permanen semi permanen dan lain sebagainya nah ini di Kabupaten Sintang Kalimantan Barat ini beberapa kita juga analisa secara ini dari hasil kuesioner Bagaimana hubungannya analisis domain taksonomi dan komponensial tipe perumahan berpengaruh tidak dan apa dampaknya terhadap ketika covid Seperti apa dampaknya nah ini juga kita lakukan analisa terus ini gambaran tema menuju lantai nih di Jawa Timur ini di sekitar kampus Universitas Negeri Jember nah ini timbulnya nanti mungkin Bapak Ibu bisa ini karena waktu saya udah lewat Ini 3 menit lagi ya minta waktu sedikit lagi terus ini contohnya sampel yang kami ambil sangat bervariasi Bapak Ibu Itulah kenapa semakin banyak karakteristik yang kami atau kita tentukan di awal target yang kita tentukan di awal akan mempengaruhi nanti hasilnya ini Bapak Ibu bisa lihat ada sampel saat memakan satu rumah makan 2 3 terus ada fried chicken dan sebagainya ini sebagai contoh bentuk-bentuk secara fisik minyak jelantah yang kami ambil ini juga ada perbandingan persentase penggunaan minyak goreng oleh pedagang kita bandingkan normal kondisi normal dan saat pandemik nah ini yang coba kami lakukan juga ada perubahan ternyata terutama dalam sisi volumenya nah ini juga perilaku dari sisi perilaku tahu atau tidak terhadap bahaya terhadap kesehatan dan lingkungan cukup banyak yang tidak tahu nah terhadap bahaya terhadap kesehatan dan lingkungan ini untuk wilayah DIY memang wilayah sudah ada 15 lokasi yang kami sampling dan 10 sudah selesai 5 dalam proses ini contoh-contohnya mungkin ini saya lewati aja ya Mbak Nisa ya ini faktor yang mempengaruhi timbulnya jelantah saya coba membagi antara rumah tangga dengan rumah tangga rumah tangga itu dipengaruhi oleh jumlah penghuni jenis masakannya Terus apa yang dimasak berarti ya terus pengulangan penggunaan minyak gorengnya nah ini juga berpengaruh tadi dari jenis rumahnya juga Terus kalau non rumah tangga itu wilayah rumah makan wisata kuliner dan lain sebagainya lah ya bisa dipengaruhi oleh jenis rumah makan terus jenis atau variasi makanannya yang operasional dan jumlah pengunjungnya juga berpengaruh terhadap itu dan yang paling penting tentu lokasi mempengaruhi antara di Sumatera di Jawa di Kalimantan sejauh ini sangat berbeda bapak ibu ada ada beberapa perbedaan signifikan Terutama ketika dibandingkan dengan faktor sosial ekonomi dan budaya ini rekomendasi terakhir ini dua terakhir Mbak Nisa dari sini ada beberapa kesimpulan yang bisa kami ambil bahwa untuk pengelolaan perlu dari sumber itu di rumah tangga itu ataupun di tempat komersil itu perlu ada pewadahannya secara terpadu ataupun cara individu nah lalu dikumpulkan lalu diolah Jadi selama ini memang banyak yang dibuang terutama untuk di rumah tangga ini kalau dari kami ya rekomendasinya di pengelolaan akan tetapi akan tetapi kembali lagi ke sini Bapak Ibu Bagaimana ada unsur politik ekonomi sosial teknologi lingkungan dan secara legal ini mendukung terutama legal dan secara politik itu mendukung ketika ada peraturan dari unsur politik dan legalnya itu mendukung ada kebijakannya maka akan ada ya setidaknya ada analisa secara ekonominya dampak sosialnya juga dikaji kalau ada pengolahan tadi ya Secara teknologi seperti nantinya akan disampaikan oleh pak Tatang dan dampak lingkungannya tadi sudah kita ketahui kalau tidak dikelola Seperti apa dan ini tim dari saya tim dari kami mulai dari ujung Sumatera sampai ke Kalimantan baru saat baru itu yang bisa kami lakukan tim dari laboratorium limbah padat dan B3 teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia selanjutnya untuk pengolahan mungkin kepada Pak Tatang Terima kasih dari saya mohon maaf Agak terlambat dan tadi sempat putus saya akhiri Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh yaitu tadi penyampaian materi dari pemateri pertama kita kemudian selanjutnya mungkin kita akan langsung berlanjut ke materi kedua kita yaitu bapak Tatang Silahkan bapak Sebenarnya Pak yabi bisa sampai panjang saya sedikit [Tertawa] Oke baik rambut saya kelihatan agak putih ya Di sini ya memang putih memang ya Baik terima kasih atas kesempatannya Mbak Nisa mobil khusus Pak hijrah gitu ya yang sudah memberikan kesempatan untuk bisa saling berbagi dan demikian juga Pak yabi tadi informasinya luar biasa ya apa namanya riset apa namanya data-data yang memang tadi saya nggak tahu nih ya tapi luar biasa potensi minyak jelantah sebagai penyumbang sampah gitu Pak ya yang cukup besar gitu ya Dan apa namanya ini menjadi bahaya sekaligus peluang buat kita untuk bagaimana mengubah sampah itu menjadi sesuatu yang lebih bernilai apa bernilai secara ekonomis gitu ya Salah satunya gitu ya Baik saya share sudah terlihat ya Ibu Bapak sekalian Mbak Nisa sudah ya sudah terlihat Bapak Oke Baik saya sengaja di kampus ini ya jadi biar agak stabil Ibu Bapak sekalian jadi tadi sudah disampaikan oleh Pak yebi terkait dengan pengelolaan ya jadi pengelolaan itu ada pengelolaan ada pengolahan Nah jadi saya kebagian yang pengolahan ceritanya nih Ya seperti yang disampaikan Pak yebi Tadi Ibu Bapak sekalian ini sekilas saya tadi sudah disampaikan juga oleh Mbak Nisa tadi ya tadi yang ada yang mau nanya nomor telepon ini ada nomor telepon saya ibu bapak sekalian jadi nanti kalau boleh diskusi lebih lanjut bisa via WhatsApp atau bisa korespondensi melalui email begitu Ibu sekalian misalnya ada data atau apa tapi sekarang pakai WhatsApp apapun bisa sekarang ya nggak usah pakai email cuma kalau pakai email bisa tersimpan gitu ya bisa tersimpan tapi kalau WhatsApp mungkin akan hilang dalam satu minggu gitu ya informasi-informasi tertentu gitu Baik Ibu Bapak sekalian jadi minyak jelantah tadi sudah disampaikan oleh pak yebi gitu ya saya mengacu pada peraturan menteri perdagangan ya yang terbaru nih ya Ini karena kemarin sempat sempat gonjang-ganjing ya tentang jelantah Tadi awalnya itu bisa diekspor kemudian dilarang gitu ya Kemudian ada kesempatan lagi untuk bisa di ekspor gitu ya Jadi sempat pada saat bulan April ya itu ada peraturan menteri Tahun 2022 juga gitu ya April 2022 Nomor 22 gitu ya Peraturan Menteri perdagangan itu melarang gitu karena pada saat itu terjadi kelangkaan minyak goreng gitu ya jelantah itu terkena imbasnya salah satu yang dilarang juga untuk diekspor pada saat itu gitu ya wallahualam kenapa kok bisa begitu ya jangan-jangan Nah jangan jangan ini ada ada seperti yang disampaikan Pak ya Ini digunakan ulang gitu ya atau didaur ulang gitu ya Oke Baik sedikit ya mungkin langsung kimia sekali ini ya tapi saya kira nggak papa untuk Pengetahuan ibu bapak sekalian ya jadi minyak goreng itu senyawa utamanya atau komponen utamanya itu adalah kandungan kimianya itu adalah namanya trigliserida trigliserida itu Ini ada rantai panjang nanti di bawah tergantung minyak gorengnya gitu ya kalau minyak goreng kelapa sama minyak goreng sawit itu akan berbeda nanti ada minyak goreng yang dari kanola atau dari bunga matahari gitu ya Ada minyak kedelai gitu ya Bagi orang-orang yang pengen tidak ada kandungan minyak jenuhnya gitu ya itu biasanya pakai canola yang 1 liter bisa Rp50.000 ke atas gitu ya lebih mahal gitu ya seperti atau minyak Olive gitu ya itu akan sedikit berbeda karakternya dengan minyak Palem gitu ya minyak kelapa atau minyak sawit gitu ya atau minyak turunan Palem lainnya gitu ya nah harusnya minyak goreng yang normal itu itu adalah full isinya adalah trigliserida kalau misalnya ada tambahan itu bisa ditambahkan dengan vitamin ya biasanya vitamin A atau vitamin E gitu ya karena vitamin A sama E itu kan salah satu vitamin yang atau dua tadi ya salah dua gitu ya Yang yang larut ke dalam lemak gitu ya jadi Adek vitamin A vitamin D vitamin E atau vitamin K itu bisa larut dalam lemak atau salah satu diantara lainnya senyawa tambahan yang ada dalam minyak goreng itu adalah antioksidan biasanya pakai bha gitu ya ada untuk oksidanya saya kalau injeksi atau analisis senyawaan kimia yang ada dalam minyak goreng itu selalu muncul apa namanya antioksidan ini ya supaya tidak tengik tidak gampang tengik gitu ya Nah Ibu Bapak sekalian ini ini peristiwa-peristiwa yang nanti bisa terjadi pada saat minyak goreng itu diperlakukan diperlakukan nah ini Bapak sekalian ya Kenapa minyak goreng itu kemudian berubah sifat menjadi jelantah ketika menjadi jelantah itu berubah sifat nah ternyata temperatur itu berpengaruh terhadap struktur dari trigliserida yang saya sampaikan di awal tadi itu ya jadi pemanasan kalau tadi Pak yebin memberikan definisi itu berapa derajat tuh sama maksimal 180 derajat gitu ya itu kalau lebih daripada itu gitu ya atau dalam waktu yang lama gitu ya itu maka akan terjadi proses-proses yang saya sebut di sini namanya hidrolisis ini trigliserida juga struktur dari trigliserida itu kalau terjadi hidrolisis itu nanti menjadi asam lemak ya kalau dia terkena panas jadi terdekomposisi menjadi senyawa-senyawa karbon biasanya minyaknya jadi gosong nanti gitu ya kalau panasnya terlalu tinggi gitu ya biasanya kalau pakai api besar gitu ya sering-sering pakai api besar atau terjadi oksidasi nah oksidasi itu biasanya terjadi pada pada ikatan rangkapnya ini ya jadi di sini ada ikan tangkapnya minyak yang bagus minyak minyak yang layak konsumsi dan tidak membahayakan itu adalah 5 yang lemak yang tak jenuh tak jenuh itu artinya ada ikatan rangkapnya Ibu Bapak sekalian ya kalau bahasa kimia seperti itu ya Jadi ini tetap dalam keadaan cair nanti gitu ya dalam keadaan cair Tapi kalau ini hilang ikatan rangkapnya satu ini ya itu akan menjadi lemak padat nanti Nah itulah yang kemudian membahayakan kesehatan gitu ya termasuk turunan-turunannya ya ini termolisis ini nanti bisa menjadi angka peroksida kalau hidrolisis Ini menghasilkan asam lemak gitu ya oksidasi ini bisa menghasilkan putusnya ikatan rangkap di sini ya thermonis gabungan dengan oksidasi itu bisa menghasilkan peroksida Nah itulah bahaya-bahaya yang tadi disebutkan oleh Pak yang pengaruhnya nanti kepada kesehatan Bapak sekalian nah ini ini gambaran ya Ibu Bapak sekarang ketika minyak itu dipanaskan jadi minyak tak jenuhnya turun drastis ini ya jadi ikatan rangkapnya ini hilang semua ini nanti kalau pemanasannya itu sangat lama ya kalau di Departemen Kesehatan itu menyebutkan sekitar 10-12 jam pemanasan ya jadi berapa kali berapa kali gorengnya itu bukan masalah berapa kali gorengnya tapi lebih kepada Berapa lama pemanasannya itu ya Nah Silahkan ibu bapak sekalian Bisa menghitung ya berapa jam menggoreng nah ini total Total ansuration-nya itu ikatan rangkapnya ini Itu turun drastis jadi minyak eee minyak jenuhnya itu bertambah banyak atau minyak tak jenuhnya itu jadi turun artinya sifat dasar dari minyak goreng itu berubah gitu ya berubah drastis nah pada saat terjadi proses penurunan ini pun ya itu disertai dengan terjadinya pembentukan peroksida ya peroksida ini makin lama bisa turun lagi ya ketika pemanasannya agak lama gitu ya tapi di awal ya di awal-awal nih ini muncul terus tidak di sinilah peluang terjadinya seperti karsinogenik gitu ya kemudian penyakit degeneratif itu karena pengaruh-pengaruh peroksida ini ya sedangkan total asetation-nya itu turun gitu ya Artinya lemak jenuhnya itu bertambah banyak itu akan bisa berpengaruh kepada penyempitan pembuluh darah gitu ya naiknya kolesterol dan sebagainya ya itu efek-efek yang disebabkan oleh minyak goreng yang dipakai ulang gitu ya tanpa ada pengolahan lebih lanjut gitu ya Nah kemudian ini ketika pemanasan lebih banyak gitu ya ini masuk angka apa asamnya makin banyak nih ya Asam lemaknya makin banyak jadi di sini putus Ibu sekalian ya di sini putus Nah jadi asam lemak asam lemak banyak nih ya jadi satu trigres Ridha itu ada 3 asam lemak ya yang bergabung dengan gliserol di sini gitu ya kemudian ada foaming foaming ini biasanya disebabkan oleh kalau kita menggoreng yang mengandung protein Nah itu biasanya ada gelembung gitu ya Misalnya kalau Bapak Ibu sekalian menggoreng telur gitu ya Nah itu langsung pasti ada gelembung di situ ya karena telur itu isinya protein gitu ya protein beda sama ikan gitu ya tapi ikan tuh juga protein tapi dia tidak cair gitu ya menyatu dengan protein-protein yang lain Jadi tidak terlihat adanya foaming di situ ya kemudian pasti viskositasnya akan semakin turun yang tadinya kental itu menjadi sangat encer di situ ya karena tadi ini ansutrationnya jadi tambah kental di sini ya tambah kental jadi ya terlihat dari warnanya yang makin gelap Gitu Biasanya seperti itu nah yang menarik lagi di sini juga terjadi polimerisasi gitu jadi lemaknya itu menjadi polimer gitu ya makanya kemudian muncul endapan disitu biasanya nah ini Ibu Bapak sekalian ketika minyak goreng itu dipanaskan dalam waktu jangka waktu yang sangat lama gitu Ya setidaknya lebih dari 12 12 jam gitu ya itu yang terjadi jadi ada proses hidrolisis ada termolisis sama oksidasi nggak papa Ya saya sampaikan bentuk kimianya supaya Ibu Bapak sekalian bisa membayangkan Bagaimana senyawa-senyawa berbahaya tadi itu bisa terbentuk gitu ya Kenapa kok bisa terbentuk dengan pemanasan apalagi kalau ada air Ibu Bapak sekalian ya goreng itu kan nggak mungkin nggak pakai air gitu ya pasti ada airnya kecuali goreng kerupuk kali ya nggak ada akhirnya mungkin ada airnya dikit tapi kalau Grand tempe goreng ikan yang berbumbu gitu ya pasti itu ada airnya nah air itu membantu proses hidrolisis juga ini ya itulah yang kenapa kemudian minyak itu bisa menjadi asam lemak tingkat asamnya sangat tinggi gitu ya Nah itu sangat berbahaya juga bagi kesehatan nah baik ya ini misalnya ya ini saya ngambil ya dari berwarna hitam cireng gitu ya cireng seperti yang disampaikan mahasiswa itu beda pikirannya ya Mahasiswa itu bukan kualitas yang dilihatnya tapi kuantitas ya gitu ya kuantitasnya makin banyak lauk atau makin banyak nasinya gitu ya Dan makin nikmat itulah yang dilihat bukan kualitasnya mau dia merusak kesehatan atau sebagainya gitu ya ya nggak terlalu penting itu ya makanya kalau menjual makanan itu enaknya ya Yang yang diutamakan bukan oh ini mengandung kesehatan itu bisa enggak terlalu laku ya biasanya yang enak gitu ya yang laku ya walaupun itu mengganggu kesehatan gula darah naik itu pun enggak enggak terlalu penting gitu ya terlalu penting kalau buat konsumen ya ya itulah perlunya edukasi ya tapi namanya lidah itu tidak bisa anu ya tidak bisa langsung di cut gitu ya karena itu kenikmatan dunia datanya begitu ya kalau masalah mati mungkin urusan Allah nanti gitu ya Ini namanya mati konyol ini enggak ada berusaha dulu gitu ya Nah ini dibebas kalian punya jelatah ya ini baru cireng ya gimana pecel lele gitu ya pecel lele itu nggak nggak pernah ada Saya pernah mau minta minyaknya gitu ya untuk untuk riset gitu ya Wah nggak boleh gitu ya karena nanti akan ditambah itu ya bukan dihilangkan gitu ya karena minyak goreng itu nanti kan akan nempel di lelenya atau di Tempenya gitu kan lama-lama kan berkurang juga jatuhnya gitu ya Nah dia tuh nggak akan nggak akan apa namanya mungkin Prinsipnya yang sesuai dengan Departemen Kesehatan tadi lebih dari 10 jam gitu Saya mungkin menggorengnya belum 10 jam nah sebelum 10 jam itu minyaknya sudah habis gitu ya karena sudah nempel di lele semua Mungkin begitu alasan mereka gitu ya Nah ini ya Nah tadi mungkin belum melihat tabel apa namanya grafik tadi ya tukang lelenya tapi tukang lele kan nggak penting dia jangan-jangan enggak makan juga mungkin ya yang makan konsumen yang dia menjual saja nah ini efek kepada lingkungan ya saya enggak enak nih sama teknik lingkungan karena setiap punya jalan tadi buang ke lingkungan ini Tentunya enggak dibuang kekinian lingkungan enggak pakai teknik ya tapi lingkungan aja ya nah ini misalnya seperti saya sampaikan tadi ya Kenapa dia bisa menutup drainase ya karena tadi membentuk lemak jenuh ya lemak jenuh itu pada keadaan dingin atau temperatur kamar dia akan membeku gitu ya bedanya minyak sama lemak itu karena minyak itu punya ikatan rangkap tadi sehingga dia bentuknya cair gitu ya sedangkan love minyak eh lemak ya lemak hewan lemak apapun gitu ya maka dia padat jatuhnya gitu ya dalam keadaan kapsi ee suhu kamar Nah kalau di drainase kan enggak ada drainase yang hangat gitu ya atau panas gitu ya Nah dia pasti dalam bentuk ee dalam temperatur kamar gitu ya maka dia akan bisa menyumbat ya menyumbat drainase tadi ada yang disampaikan tadi oleh pak eee apa apa ya salah satu yang saya juga membaca komen tadi ya komentar Gimana kalau disimpan di tanah gitu ya ditimbun di tanah nah ini Ibu Bapak sekalian ya Minyak itu rantai karbonnya panjang gitu ya lemak itu panjang besar gitu ya sampai mungkin 20-an atau 15 karbon di situ nah itu tidak mudah untuk mendegradasinya ya Bahkan dalam tubuh kita itu tidak mudah juga ya makanya lemak itu atau minyak itu itu kan energi cadangan Kalau dalam 4 sehat 5 sempurna itu karena metabolismenya itu sama gitu ya bisa makan sekarang itu mungkin besok baru jadi energi gitu ya Nah seperti itu itupun dalam waktu yang dengan apa namanya dengan enzim yang kompleks dalam tubuh kita gitu ya apalagi dia di tanah gitu ya Nah di tanah itu mungkin suatu saat akan hancur ya cuma mungkin akan sangat lama belum sampai hancur dia sudah kemana-mana sudah ke perairan akhirnya menutupi bagian atas perairan sehingga kemudian bod-nya naik gitu ya bodnya naik ya Sehingga kemudian masuknya sinar matahari nggak bisa masuk sehingga Plankton juga mati gitu ya itu juga disuruh oksigennya itu juga juga akan turun gitu ya Nah sehingga macam-macam efeknya itu sehingga biota air itu jadi jadi tidak ada jatuhnya gitu ya makanya akhirnya mengganggu ekosistem air di sini ya dan dampak yang lain ya Nah ini ada namanya praktek Penjernihan jelantah menjadi minyak curam ini yang saya curigai ya Kenapa minyak curah itu dilarang sempat kemarin ya karena sangat mudah untuk mengubah jelantah dengan menjadi minyak curah gitu ya Iya kalau prosesnya benar dan tidak menggunakan bahan-bahan yang berbahaya tapi kalau menggunakan bahan yang berbahaya seperti saya pernah melihat itu pakai bleaching ya pakai by clean itu ya Oh merk jadinya ya pemutih gitu ya itu kemudian jadi jernih sekali gitu ya Salah satunya pakai begitu gitu ya ada yang teknik-teknik yang sering banyak di YouTube Itu pakai apa namanya tepung terigu gitu ya jadi larutan ke air Terus dimasukin gitu ya itu sebenarnya malah menambah banyak hal cuma mengurangi mengurangi Warnanya pucat saja warnanya tapi sebenarnya justru dia menyumbang lebih banyak lagi apa namanya penyakit di situ ya karena terigu dan airnya itu juga membantu lebih banyak lagi jatuhnya gitu ya itu ya jadi memang ada kalau mau menjernihkan ada teknik yang mungkin aman bagi kesehatan gitu Ya baik ini bahaya kesehatan tadi sudah disampaikan oleh pak yebi gitu ya Saya lanjut aja ya tadi sudah saya jelaskan sekilas Bagaimana keterkaitan antara senyawa yang dihasilkan dari proses pemanasan dengan penyakit yang ditimbulkan tadi ya nah ini tahun berapa ini Tahun 2022 kemarin sempat dilarang ya penjualan minyak goreng curah gitu ya karena itu ada potensi dia Mere cycling dari atau mereving dari minyak jelantah gitu ya Oke Baik bahkan di sini juga ada peraturan di mana nih di Nusa Tenggara Barat ini ya saya cari-cari ini tahun 2017 pun itu ya sudah ada peraturan seperti ini menjual minyak goreng atau pengepul aja itu juga tidak diperkenankan ketika dia ilegal jadi tidak ada kontrol di sini ya Sehingga apa namanya bisa apa namanya kontrol itu penting untuk mengetahui bagaimana proses refining itu dilakukan gitu ya atau dijadikan apa ini minyak gorengnya gitu ya Nah itu Ibu Bapak sekalian nah bagaimana supaya minyak goreng ini tidak merusak lingkungan sekitar gitu ya jadi tidak merusak tanah tidak merusak air gitu ya Bahkan tidak merusak kesehatan maka penting kita mengolah Bagaimana minyak jelantah itu dikonversi menjadi produk-produk yang lebih aman gitu ya atau menjadi produk lain yang bisa dimanfaatkan untuk fungsi lain Jadi bukan untuk menggoreng lagi gitu ya dulu minyak goreng cukup populer ya ketika ada kebijakan tentang [Musik] biodiesel itu ya pada saat itu ya karena kalau biodiesel kita menggunakan minyak nabati yang ditanam misalnya dari cara atau dari nyamplung dan sebagainya itu cukup membutuhkan waktu yang cukup lama gitu ya untuk menunggu panen dan seterusnya gitu ya Nah kalau kita menggunakan CPO maka kita akan bersaing dengan industri pangan gitu ya jadi oil for food atau oil for energy gitu jadinya seperti itu Nah itu beautiful ya pada saat itu ya dilemanya sehingga muncul kita menggunakan minyak nabati yang non Edible ya yang tidak bisa dimakan gitu nah salah satu non Edible itu adalah minyak jelantah ya komponen-komponen utamanya itu masih banyak jadi itu masih banyak cuman di situ asam lemaknya tinggi gitu ya kemudian peroksidanya terutama yang tinggi gitu ya itu menyebabkan proses pembuatan biodiesel itu terganggu Nah itu bisa dihilangkan sebenarnya dihilangkan dengan mudah dan itu yang saya riset sejak tahun 2014 gitu ya bagaimana membuat biodiesel yang saya tidak tidak mengarah kepada orang yang bermodal besar gitu ya saya lebih kepada masyarakat sekitar UMKM dan sebagainya bagaimana saya membuat metode yang nanti bisa dimanfaatkan oleh UMKM dengan biaya murah itu itu sebenarnya Tujuan utama pertama gitu ya nanti saya Ceritakan sedikit Bagaimana perjalanan riset saya sampai kemudian saya menemukan metode yang Final gitu ya yang mungkin nanti bisa diterapkan kepada Ibu Bapak sekalian gitu ya oke yang pertama selain dijual bebas ya sekarang sudah bisa dijual bebas nih berdasarkan peraturan menteri perdagangan Tahun 2022 juga ya Nomor 50 ini yang terbaru setelah ada protes ketika ada peraturan menteri perdagangan tahun Nomor 22 itu ya itu banyak protes ya termasuk anggota DPR gitu ya akhirnya kemudian muncul peraturan baru yang 2022 juga Nomor 50 gitu ya itu diperkenankan untuk diekspor gitu ya di ekspor akhirnya jelantah jadi populer lagi jadi bagi saya sebagai penggerak biodiesel pada saat itu ya itu langsung saya yang lemes gitu ya karena saya tidak bisa mendapatkan bahan baku murah jatuhnya gitu ya karena orang lebih suka menjual secara mentah untuk ekspor gitu ya Karena harganya lebih baik gitu ya saya dulu menghitung Kalau minyak goreng minyak di lantai itu harga 1000 atau 2000 itu biaya produksi atau bepnya ya hpp-nya itu sekitar 5500 gitu sampai 6000 gitu ya Nah itu nggak nggak masuk nggak masuk Jadinya kalau sekarang minyak goreng aja bisa minyak jelanta aja bisa harga 4000 gitu ya itu tak tambah tinggi lagi ya selama solar itu masih disubsidi oleh pemerintah gitu ya jadi biodiesel tidak cukup seksi gitu ya makanya saya beralih Bagaimana mengalihfungsikan biodiesel itu sebagai sebagai apa namanya sebagai bahan baku sebagai bahan bakar mobil gitu ya atau kendaraan gitu saya alihkan kepada industri rumah tangga untuk pengganti gas gitu ya Minyak apa namanya minyak tanah gitu ya atau untuk nelayan dan seterusnya gitu ya Oke ini yang paling yang paling sederhana ini ya refining itu artinya didaur ulang Ya dibikin baik kualitasnya ya minyak goreng tadi digoreng apa namanya dipanaskan itu menimbulkan banyak senyawa berbahaya tadi ya Nah itu dihilangkan ya dihilangkan ya atau produk turunan yang lain misalnya menjadi biodiesel yang saya sampaikan tadi atau sabun atau jadi lilin ya atau bio lubrican jadi pelumas ya sebenarnya banyak yang bisa kita lakukan dari minyak jelantah ini ya sebenarnya dan bisa dikerjakan secara UMKM gitu nah ini contoh ya refining saya malah mendapatkannya ini dari Departemen Pertanian ini ya metode ini ya Jadi ini bahan-bahannya ya kita pakai Karbon Arang gitu ya Karbon Arang dari sekam padi gitu ya karbon arang sekam padi itu bikinnya kan dibakar gitu ya sampai dia Timbul barat kemudian disiram air gitu ya itu dijemur gitu ya dijemur Nah itu kemudian ada soda api gitu ya soda api kita sebut dengan Koh ya dan minyak jelantah ini beberapa komposisi ya komposisi nah caranya bagaimana yang pertama kan kita preparasi terlebih dahulu nih terlebih dahulu Bagaimana diaktivasi dulu anunya ya karbon aktifnya supaya nanti kenapa ditambahkan dengan soda api itu supaya nanti pori-porinya tuh besar ya membesar ya karbon karbon itu diaktifkan Ceritanya tuh ya Karbon Arang itu agak nutup gitu ya tapi dengan soda api itu nanti akan porinya akan besar gitu ya Nah itu nanti bisa untuk menyerap ya nanti dicuci dengan aquades untuk menghilangkan kelebihan dari Natrium hidroksidanya ini ya Nah kemudian dikeringkan oven 400 derajat ya untuk menghilangkan kandungan air yang mungkin masih ada di dalam pori-pori itu sehingga karbonnya menjadi aktif gitu jadinya karbon aktif jatuhnya gitu ya Nah setelah itu nah jelantahnya baru bisa kita gunakan untuk disaring di sini ya disaring dengan cara di pertama di Saya punya minyak goreng saya tambahkan ke dalamnya serbuk dari Karang aktif ya serbuknya jangan terlalu halus juga kalian ya karena kalau terlalu lolos nanti dia lolos saringan gitu ya Jadi agak besar-besar saja enggak masalah gitu ya dalam bentuk arang aktifnya itu ya Nah itu nanti direndam Ya selama semalam gitulah ya Nah itu nanti besok minyaknya sudah jernih gitu ya dari hasil penelitian ya dari hasil penelitian ini salah satu penggeraknya gitu ya yang pro terhadap refining minyak goreng itu itu adalah Misalnya teman-teman dari ITS gitu ya 10 November gitu ya atau dari teman-teman dari Universitas Brawijaya itu mereka Pro jadi pada saat itu saya pernah ikut pengelolaannya apa webinar pengolahan minyak di situ ada ada asosiasi minyak di lantai Indonesia ada Pertamina Ada Kementerian gitu ya dan ada dari apa namanya dari kalangan akademisi gitu ya Nah ini ada tarik ulur di situ ya Jadi ada dua mazhab gitu jadinya gitu ya eee saya masih mengadopsi ini ya karena ini masih aman karena tidak ada bleaching di situ ya tidak ada penambahan kaporit atau penambahan klorin gitu ya Misalnya menggunakan by clean atau sejenisnya gitu ya itu masih aman Saya kira kalau hanya menggunakan karbon aktif gitu ya seperti itu dibebas kalian nah ini hasilnya Ya ini yang minyak goreng jelantah gitu ya ini kemudian menjadi minyak goreng yang sudah terhilangkan apa namanya warnanya ya warnanya jadi layak pakai lagi gitu ya Ini kalau untuk industri-industri yang mungkin terbatas dananya modalnya untuk yang berkaitan dengan gorengan itu bisa menggunakan teknologi ini gitu ya gorengan tuh di Indonesia tuh kayak nggak mungkin di anu ya dihindari gitu ya bahkan ini lihat aja nanti yang menjelang Romadhon ini ya Wah itu Romadhon itu bukan kolak yang terkenal tapi gorengan gitu ya gorengan buka puasa tanpa gorengan tuh kayak nggak buka puasa gitu kan padahal sunnahnya Rasulullah itu berbuka puasa itu dengan yang manis-manis ini malah gorengan gitu ya tapi itulah nikmatnya gitu ya nikmatnya gorengan gitu Saya kira Ya saya juga salah satu penyebab gorengan Ya baik Nah Ibu Bapak sekalian salah satu konversi yang lain itu adalah dijadikan sabun jelanta ya sabun pada umumnya kan menggunakan minyak gitu ya minyak minyak nabati gitu ya minyak nabati dan minyak jelantah Itu kan asalnya memang dari minyak nabati awalnya itu ya Nah jadi memang Tentu saja dia harus dihilangkan komponen-komponen berbahayanya tadi misalnya seperti perlakuan refining tadi gitu ya baru kemudian kita tambahkan apa namanya NaOH gitu ya kayak pembuatan sabun biasa lah jadi Bapak sekalian ya itu nanti di mixer gitu ya sampai dia kental gitu kan dia membentuk garam namanya sabun itu tadi kemudian ditaruh di cetakan gitu ya dalam keadaan panas tentunya ya cetakan Jangan lupa nanti tambahkan essence atau parfum atau apa yang yang menyebabkan nanti baunya jadi wangi gitu ya nanti ditinggal satu malam itu besoknya sudah jadi padatan sabun jadinya ya itu ya ini sabun yang paling sederhana ini memang real sabun jelantah Ibu sekalian ya jadi memang masih ada warna kuning-kuning dari minyaknya gitu ya jadi tidak sangat bening gitu ya kalau mau bening itu memang harus ada refining lebih baik gitu ya Atau jangan menggunakan minyak goreng menggunakan minyak yang warnanya putih seperti minyak kelapa gitu misalnya gitu ya Oke teknologi yang lain namanya bio lubrican jadi dia jadi pelumas ini agak teknologi tinggi walaupun sebenarnya kita bisa membuat sendiri Tapi kalau untuk kebutuhan pasar atau kebutuhan masyarakat ini tidak terlalu signifikan gitu ya ini biasanya lebih kepada industri yang yang melakukan nanti ya dan yang terakhir andalan saya ini jadinya saya adalah biodiesel tadi Pak ini tahun 2019 ya tadi menyampaikan yang baru ya 2023 itu Indonesia nggak ada di situ ya padahal pada tahun 2019 ya ini berdasarkan data BPS gitu ya itu kita punya potensi itu sekitar 13 juta ton luar biasa nih ya kita kayak bisa mandi minyak goreng itu kan Indonesia itu kan salah satu yang penggemar gorengan kita mungkin berpikirnya Taiwan Gitu ya gorengan-gorengan Gitu ya atau Korea atau Jepang gitu ya tapi ternyata Indonesia luar biasa macam-macam produknya ya Nah ini Ibu Bapak sekalian ya jadi luar biasa potensinya ya kalau kita bisa ubah tidak perlu diekspor gitu ya tapi kita kemudian Mandiri menjadi produk sendiri gitu ya itu akan akan luar biasa saya kira ya tapi orang Indonesia lebih mudah lebih gampang ya menjual mentah gitu ya karena lebih gampang gitu ya begitu ya jadi masih banyak potensi minyak jelantah untuk biodiesel gitu ya walaupun tergantung nanti kebijakan ya kalau solar itu kalau ada subsidi terhadap ebt energi baru terbarukan itu akan mungkin akan sangat ramai produksi biodiesel selama ini masih diperankan oleh industri-industri besar ya saya memperkirakan kalau ada subsidi gitu ya terhadap gitu ya itu maka masyarakat pun bisa membuatnya saya bantu deh dengan teknologi yang saya punya gitu ya supaya kita sama-sama maju gitu ya sama-sama bisa mandiri energi gitu kita seperti itu Nah jadi kalau kita bisa memanfaatkan 13 juta Ton Ini pemerintah itu bisa hemat anggaran tuh 345 miliar gitu ya itu bisa bayar utang kita itu yang sampai 67000 sekarang itu triliun gitu ya Luar biasa ya nah jadi Indonesia memang surganya minyak jelantah gitu ya jadi mau cari jelantah Indonesia ya the winner Indonesia nah unisel ini adalah salah satu sumber energi ya sumber energi untuk mengatasi kesenjangan ini nanti ya krisis ini nanti diperkirakan oil itu akan habis di 2050 itu nggak lama ya Ibu Bapak sekalian ya tinggal 20 tahun lagi ya mungkin adik-adik ini ya kalau saya sudah pensiun mungkin ya 20 tahun lagi gitu ya Nah ini habis nih terus Kalian pakai apa ya Nah itulah pakai videosel jadinya gitu ya gas itu nanti juga 2016 maka kita wajib mengembangkan energi terbarukan ini merupakan salah satu dari beberapa jenis energi terbarukan gitu ya dan prosesnya bisa dilakukan secara walaupun tidak harus masuk kimia atau mempelajari kimia gitu ya Insya Allah Bapak Ibu sekalian bisa melakukannya gitu ya Oke ini juga mendukung gitu ya Gas gitu ya Yang yang semakin langka gitu ya Nah ini saya kira ini banyak yang sudah tahu ya bagaimana membuat biodiesel biodiesel itu minyak yang sudah di refining tadi ya yang di refining dihilangkan terutama asam lemaknya karena kita menggunakan katalis basah gitu ya katalis basah itu kalau ada asam lemak dia membentuk sabun jatuhnya gitu ya maka supaya biodieselnya itu bebas dari sabun maka dihilangkan dulu asam lemaknya ya nah kemudian yang utama kita menggunakan metanol atau bisa pakai etanol mana yang muda yang murah deh Bisa dua-duanya gitu ya etanol kan bisa dibuat pakai fermentasi biasa ya tape gitu ya dan sebagainya bisa dibuat secara mandiri kalau metanol itu bisa pakai yang curah gitu ya misalnya industri laundry itu parfumnya biasanya pelarutnya adalah metanol Nah itu biasanya kita bisa join di situ ya mungkin harganya 3000 sampai 4000 ya 1 liter dan itu bisa dipakai berkali-kali ya Nah nanti dipanaskan gitu ya kalau ini metode konvensional ya dipanaskan ya kan itu namanya reaksi namanya tran esterifikasi gitu ya nanti kelebihan bahasanya itu naohnya itu nanti dicuci kemudian dihilangkan kandungan airnya gitu ya baru kita mendapatkan biodiesel dan produk akhirnya adalah produk lainnya produk sampingnya adalah gliserin ya gliserin ini nanti bisa diolah lebih lanjut menjadi pelumas gitu ya Bahkan dalam riset saya yang terbaru ini saya ubah menjadi aditif bahan bakar gitu ya aditif biodiesel atau Sori solar atau aditif premium Nah ada permasalahan di biodiesel itu yang pertama dia membutuhkan energi yang cukup tinggi untuk membuatnya Saya membutuhkan temperatur sekitar 75 derajat Celcius untuk menggabungkan antara metanol dengan minyak gitu ya Kenapa harus panas karena minyak dan metanol itu tidak bisa bersatu ini hidro yang ini hidrofilik gitu ya jadi nggak pernah akan bersatu minyak sama air itu kan nggak bersatu gitu ya kalau Bahasa kimianya itu polar dan nonpolar itu nggak bisa bersatu like this like namanya gitu ya Nah maka supaya larut ya kayak ibu bapak sekalian kalau bikin lodeh atau bikin apa namanya bikin opor gitu ya santan sama air gimana mau bersatu kecuali dipanasin gitu ya kalau bikin opor Nggak cuma campur-campur diudeg-utek gitu ya kayak bikin cendol gitu nggak bisa ya harus dipanaskan gitu supaya nyampur jadi satu bumbunya itu bikin kopi gitu ya kalau nggak cuma pakai air dingin ya ngapung aja Kopinya nanti gitu ya Nah harus pakai panas Nah itu maksud saya gitu ya Kenapa high energi di sini Nah nanti saya punya solusi supaya tidak high energi kalau perlu nggak pakai energi gitu ya masa bikin energi pakai energi kan lucu gitu ya impas jadinya gitu ya Nah kemudian lama bisa 2 jam kalau bikin pakai NaOH itu 2 jam saya menemukan metode yang baru 15 menit selesai ya sudah bisa jadi biodiesel tanpa pemanasan ya kalau misalnya ada pemanasan itu paling 35° ya hangat saja itu ya kemudian pemisahannya susah gitu ya karena NaOH itu larut air jadi kalau mau menghilangkan kelebihan dari naohnya itu itu harus dicuci pakai asam gitu ya nah jadi malah Banyak Regen yang hilang jatuhnya gitu ya jadi banyak komponen yang bahan-bahan baku yang hilang gitu ya maka akhirnya sasaran saya sebenarnya ini ya saya tidak sampai berpikir kepada mobil atau yang lain gitu ya saya lebih berpikir bagaimana orang-orang kita itu Makmur gitu ya orang yang jual gorengan ini Makmur jadi bahan baku Saya berharap bahan bakarnya itu dari biodiesel itu sendiri gitu ya jadi dari limbah mereka untuk mereka gitu ya harapannya seperti itu ya ini mungkin ini bukan saya ya Pak Feby Kayaknya juga bukan ya ini kalau laki-laki supaya tidak kena minyak kayak gitu nah ini juga Farmer juga untuk menggerakkan diesel mengambil airnya misalnya untuk mengalirkan air gitu ya dan bahkan nelayan itu bisa menggerakkan mesin kapalnya gitu ya ini riset saya ini ya Ibu pesannya sampai saya temukan ya terakhir itu 2019 ya sampai saya akhirnya mentok Saya males meniti lagi gitu ya di sini karena sudah Kayaknya udah selesai nih ya ini biodieselnya sampai 97 derajat 97% ya kemurniannya kemudian rendemennya itu bisa 75% gitu ya Sesuai dengan studiometrinya gitu ya saya pakai katalis hidrogen Ibu Bapak sekalian bisa bikin sendiri bisa pakai cangkang telur ya bisa pakai Abu sekam gitu ya itu bisa digabung gitu ya tapi saya pakai cangkang telur kemarin cukup efektif ya juga efektif cuman di situ ada saya menggunakan sesuatu ya Yang yang berbeda supaya tidak ada pemanasan saya menggunakan apa namanya menyatukan antara metanol dengan minyak karena dia sifatnya seperti emulsifier gitu reaksi itu bisa terjadi kalau dia dalam satu fasa ya suami istri itu akan terjadi ikatan ya kalau dia satu Satu Frekuensi gitu ya kalau nggak Satu Frekuensi biasanya cerai nanti gitu ya jadi harus Satu Frekuensi satu fasa itu ya nah ini saya mencoba Bagaimana membuat metode penurunan asam lemak ini juga bisa digunakan untuk menurunkan peroksida tapi Kebetulan saya menggunakannya untuk biodiesel karena biodiesel itu nggak dimakan gitu ya Nah metode yang saya gunakan ini pakai pelarut ya pakai pelarut Ya kalau karena paten saya tidak bisa cerita di sini ya jadi suatu saat lah nanti ya saya ceritakan kalau padanya sudah habis nanti saya ceritakan gitu ya tapi ini sangat efektif gitu ya jadi turun bisa sampai 90% gitu ya kandungan asam dan kandungan peroksidanya dengan metode yang tanpa pemanasan pemanasan sebentar lah pemanasan sebentar ya Nah akhirnya saya berpikir ya karena ini eee saya membuat alat gitu ya karena harapannya karena kalau jual biodiesel langsung itu enggak menguntungkan ya karena minyak jelantahnya sudah mahal gitu ya saya menjual alatnya saja nyewa alat gitu ya gitu harapannya penghasil minyak jelantah seperti restoran hotel atau rumah tangga itu bisa mengolah bahannya sendiri saya sewakan mungkin alat gitu kan Ya dia mengolah bahannya sendiri tapi jadi energi dia sendiri gitu nah itu kan akhirnya begitu ya Jadi sampai nanti pemerintah mengeluarkan subsidi gitu ya atau Solar tidak disubsidi lagi nah saya berani menjual biodiesel gitu ya Tapi sementara saya jual alatnya gitu ya dengan teknologi yang sudah namanya bioportalis ya ini biodiesel portable multi katalis Oke ini beberapa apa ya ini saya sempat pameran di ristek dulu itu ya Ini yang alat yang sudah disederhanakan ya kalau dulu alatnya cukup begini ya jelek gitu ya Nah ini kemudian saya Sederhanakan jadi begini gitu ya kemudian saya Sederhanakan lagi lebih seperti ini ya ini beberapa produk yang saya sampaikan waktu itu ya Oke saya kira itu ya Ini produk ya ini saya mungkin mau Tunjukkan bagaimana biodiesel itu bisa akhirnya menggerakkan mesin penggiling atau mesin pompa air ya ini mesin dongfeng gitu ya tinggal dimasukkan ke sini ya itu bisa menggerakkan ya jadi bahan bakarnya pakai ini ini full biodiesel b100 kalau pemerintah sekarang mau baru B baru b35 gitu ya saya sudah beli 100 ini ya jadi full beau diesel jadi tidak ada penambahan solar gitu ya Baik Ibu Bapak sekalian itu saja yang mungkin bisa saya sampaikan mudah-mudahan bisa memberikan inspirasi dan Mari kita maju bersama untuk mengelola lingkungan kita ya supaya sehat gitu Ya baik terima kasih kembalikan kepada Mbak Nisa Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh baik itu tadi penyampaian materi dari kedua pemateri kita hari ini yaitu bapak SMA dan Bapak Doktor Tatang cabor Julianto SSI MSI yang sangat luar biasa sekali ya Bapak Ibu sekalian Wah kalau dilihat-lihat juga ternyata sudah ada banyak sekali pertanyaan dari bapak ibu peserta webinar beserta diskusi-diskusi ringan di kolom chat nih tapi sebelumnya saya ingin menginformasikan terlebih dahulu kepada para peserta yang mungkin ingin request materi namun belum sempat untuk menghubungi admin itu dapat request materi terlebih dahulu melalui Link yang telah admin kami kirimkan di kolom Chat Zoom ya Bapak Ibu sekalian kemudian untuk acara selanjutnya sebelum kita masuk ke sesi tanya jawab kita akan melakukan sesi foto bersama terlebih dahulu ya Bapak Ibu sekalian untuk sesi foto bersama kali ini saya akan dibantu oleh admin kami untuk para peserta saya mohon untuk dinyalakan kameranya kita foto bersama mungkin tidak sama satu menit saya tunggu nanti prosesnya seperti ini jadi kita sama-sama Oke saya hitung sampai 3 1 2 1 2 3 Oke cukup ya terima kasih Apa itu artinya R [Tertawa] Terima kasih untuk admin yang telah membantu sesi foto bersama kita pada hari ini kemudian Selanjutnya kami juga ingin meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk mengisi kreasioner yang linknya sudah di-share di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya itu bisa lebih baik lagi jadi Bapak Ibu sekalian bisa memberikan saran dan masukannya di link kuesioner tersebut Kemudian untuk acara selanjutnya yaitu sesi tanya jawab dan di sini kami juga sudah bantu untuk merangkumkan pertanyaan Bapak Ibu sekalian yang telah Bapak Ibu Tuliskan di kolom Ya baik untuk pertanyaannya Mungkin saya akan membacakan pertanyaannya terlebih dahulu kemudian bisa langsung dijawab begitu ya Pak untuk pertanyaan pertama ini ada pertanyaan dari ibu Christina yosefina pertanyaannya ada 5 pertanyaan nih yang pertama Apakah minyak jelantah perlu dipilah misalnya contoh ikan ikan asin ayam goreng kerupuk Kemudian yang kedua Apakah hasil lebih bagus di Villa atau dicampur aduk saja lalu yang ketiga Apakah berpengaruh pada hasil pengolahan kemudian yang keempat jika minyak dilampah dikubur di tanah Apakah minyak dilantah dapat merusak tanah lalu yang terakhir Berapa kalikah minyak jelantah bisa dipakai itu mungkin Bapak Tatang bisa menjawabnya dari mana nih asalnya Oke Baik Ibu Christina jadi yang pertama agak sulit ya Bu ya kalau kita harus memilah minyak gitu ya minyak jelantah karena saya yakin Ibu juga apa namanya wajan mungkin terbatas juga ya apa namanya juga terbatas dan sebagainya gitu ya sehingga agak akan akan memerlukan effort yang tinggi untuk bisa memilahnya ya dan harus diingat-ingat bu ya jadi mana tadi ya yang ada mungkin ada labelnya ya Ini minyak ikan asin atau minyak ayam goreng kerupuk dan sebagainya kecuali Ibu punya tujuan tertentu ya untuk misalnya bisa jadi nggak tahu ya saya dulu waktu kecil ibu buat kalian ya minyak jelantah ini andalan ya ketika nggak punya lauk gitu ya Jadi kalau nggak ada lauk itu biasanya saya akan menggunakan minyak jelantah menjadi lauk gitu ya Sesuai dengan rasanya gitu karena minyak jerata itu sudah ada asinnya biasanya ya dan sesuai dengan yang apa yang digoreng gitu ya Jadi itulah yang kemudian akhirnya menjadi alternatif zaman dulu agak sulit perekonomian ya termasuk Sekarang juga masih agak sulit gitu ya Nah saya kira itu Ibu biasanya Nah nanti tinggal Bagaimana apa namanya pengolahannya ya Jadi ada tahapan-tahapan pengolahan supaya Nanti secara total minyaknya akan bisa di refine yang lebih lanjut gitu ya jadi spek sebaiknya supaya tidak tidak merepotkan kita bisa campur saja ibu-ibu Christina ya kemudian itu bisa sekaligus menjawab pertanyaan yang kedua ya Apakah pengaruh pada hasil pengolahan tadi ya Saya kira nanti pengolahan kita bisa pilih berdasarkan cemaran yang ada di dalam minyak jelantah gitu ya Misalnya Bagaimana memisahkan garam misalnya gitu ya kan pasti ada garam Bagaimana memisahkan eee apa senyawa-senyawa yang larut ke dalam minyak seperti kunyit gitu dan sebagainya kunyit itu kan warna kunyitnya itu kan akan berpengaruh juga di situ gitu ya Bagaimana menghilangkan partikel-partikel kecil seperti karbon yang karena pemanasan yang tinggi ya mungkin pakai api besar gitu ya itu bagaimana Jadi ada Ada Pak tahap-tahapan jadi kita pengolahannya akan kita pisahkan berdasarkan cemaran secara umum gitu ya jadi tidak karena karakteristik dari dari minyak gorengnya gitu ya apakah ini minyak goreng tempe Apakah ini minyak goreng untuk fried chicken ya dan sebagainya gitu ya Nah kemudian yang keempat jika ini tadi sudah sempat saya singgung sebentar tadi ya dikubur di tanah gitu ya memang bisa tapi akan Butuh waktu yang lama mengingat besarnya struktur dari senyawa tersebut ya strukturnya struktur dari senyawa minyak gitu ya Yang kalau kalau bahasa kami di Kimia itu berat molekulnya itu sekitar 800-an gitu ya sampai 9 gram per mol gitu ya jadi dia cukup besar gitu ya cukup besar sehingga pengolahan apa namanya mikroba itu tidak tidak mudah untuk untuk apa namanya mendegradasi minyak Butuh waktu yang sangat lama bahkan ada teknologi Mungkin Pak Yadi mungkin bisa juga sering gitu ya Ada bioremediasi juga di situ nanti ya Sama halnya dengan tumpahan minyak sawit misalnya ya pada saat pengolahan CPO itu juga perlu Ada mikroba-mikroba khusus ya yang politik namanya ya politik itu artinya bisa mencerna minyak gitu ya itu bisa ditambahkan di dalamnya gitu jadi tanahnya diolah terlebih dahulu itu ya baru kemudian nanti dia akan menjadi senyawa-senyawa yang sederhana gitu ya karena nanti beberapa mikroba itu juga memakan minyak gitu ya nah Berapa kalikah yang bisa dipakai tergantung yang digoreng tapi tadi saya sudah memberikan patokan gitu ya bukan pengalaman saya tapi saya mengambil dari pelayanan kesehatan dari Departemen Kesehatan gitu ya dari situsnya kita kelihatan itu menyatakan bahwa maksimal itu yang boleh dikonsumsi itu kurang dari 10-12 jam gitu ya pemanasan gitu ya Nah pemanasan itu ya tadi ya efeknya seperti tadi itu kalau apalagi kalau temperaturnya di atas 180 derajat itu memang kemudian kerusakan minyak itu akan sangat drastis gitu ya itu yang yang mungkin bisa di saya advice gitu ya saya sarankan tidak melihat berapa kalinya gitu ya Saya nggak tahu berapa periode ibu Berapa lama Ibu menggoreng gitu ya misalnya ya kalau menggorengnya cukup lama misalnya ibu punya UKM goreng-gorengan keripik dan sebagainya Itu kan cukup lama gitu ya cukup lama itu kan tidak bukan karena satu kali dua kali gitu ya tapi karena durasi jam itu dari durasi waktunya gitu ya itu itu secara amannya ini dari Departemen Kesehatan seperti tadi ya kalau apa namanya kayak pecel lele tadi ya itu mungkin belum 10 jam itu sudah habis duluan minyaknya karena sudah nempel di apa namanya di makanannya gitu ya sehingga tidak tidak sempat apa ya rusak di dalam artian dalam artian rusak secara keseluruhan gitu ya begitu saya kira jawabannya Mbak Nisa mudah-mudahan bisa menjawab apa yang diinginkan mohon maaf kalau ada yang kurang Terima kasih Bapak kemudian selanjutnya kita lanjut ke pertanyaan Ibu muslina pertanyaannya yang pertama Bagaimana cara mengelolanya dalam skala industri kemudian ada Pertanyaan selanjutnya dari Ibu Ana Susanti pertanyaannya Apakah minyak ilantah bisa diolah menjadi sesuatu yang bisa dipakai di dunia konstruksi mungkin bisa dijawab Bapak Datang atau Pak Yeni Baik terima kasih nih Mbak Anisa Pak Tatang ya yang pertama mengelola minyak jerata dalam skala industri ini sebetulnya skalanya malah lebih sempit sebetulnya malah lebih mudah untuk mengelola akan tetapi ada beberapa catatan mungkin pak yang seperti saya sampaikan di awal tadi ya Ibu ya bahwa sampai saat ini belum ada regulasi yang memang mengatur tentang pengelolaan di situ takutnya dan ini statusku kalau kita menyebutnya itu statusku kita nggak tahu mau gimana mengelolanya kalau untuk mengolah sudah matang tadi sudah menyampaikan mengolahnya jadi ini ini nih oke Sudah bisa tetapi mengelolanya ini ini seperti yang saya sampaikan Itulah kenapa kami mengambil penelitian tentang identifikasi dulu karena untuk suatu kebijakan itu keluar bukan ujug-ujug langsung mengolah tapi apa kita melihat dulu timbulnya Seperti apa potensi Nah potensi penge Seperti apa itulah mungkin tadi kenapa kami mulai dengan identifikasi dulu baru ada pengolahan Nah karena sampai saat ini untuk mengelola yang memang secara resmi diterbitkan pemerintah itu belum ada tetapi kalau untuk skala industri kalau menurut kami secara pribadi itu akan lebih lebih mudah Ibu Bagaimana ada wadahnya dikumpulkan Terus kalau seandainya mau mengolah sendiri sudah ada tadi bisa konsultasi dengan pak Tatang tapi kalau seandainya industri Ibu tidak dalam tanda kutip Ah ini akan menghabiskan waktu untuk mengolahnya maka ada pihak ketiga yang sekarang ada pengukur yang resmi karena memang sudah ada izin itu sepertinya dari Kementerian Perindustrian Perdagangan ya pak Tatang ya ada izin resminya nah sehingga bisa bekerja sama dengan mereka untuk mengolah kalau untuk pengumpulan dan ini ya saat ini hanya dikumpulkan atau diolah atau di berikan kepada pihak ketiga ya bisa menambah nilai ekonomi juga kalau seandainya itu diberikan kepada pihak ketiga dengan cara dijual itu untuk mengelola secara garis besar ya Ibu Ya tapi untuk sekarang industri lebih lebih simpel lah kalau menurut kami karena memang secara regulasinya nggak ada sampai saat ini saya sudah beberapa tahun ini coba cari regulasi nggak ada entah Seperti apa kita juga nggak tahu kan itu pertimbangan dari pengambil kebijakan tapi setidaknya dengan kami berusaha menunjukkan bahwa potensinya ada sehingga perlu ada perlu adanya Ya kebijakan yang mengatur pengelolaan ini saya ini atau mungkin ada pengelolaan disamakan dengan sampah atau dan lain sebagai Kenapa karena saya banyak baca berita tentang karena di internet kita nggak bisa ya mengatur berita itu ada yang mengatakan ini limbah B3 lho Bapak Ibu sangat banyak minyak Jalan Entah ini adalah limbah B3 Jadi kalau orang tidak bisa memfilter ya nanti mengatakan umumnya di lantai ini harus sesuai dengan pengelolaan limbah B3 bp22 lagi dan turunannya gitu loh Nah padahal kan di sini Yang yang menjadi karena tidak adanya ya mungkin Secara regulasi belum ada secara pengelolaan ini yang menyebabkan mungkin artikel-artikel tersebut yang menyatakan limbah ini adalah bagian dari limbah B3 gitu nah terus bisa diolah menjadi satu yang bisa dipakai di dunia konstruksi secara massal belum Bapak Ibu nah tetapi saya ada baca artikel ini baru secara penelitian itu bisa untuk campuran untuk aspal juga tapi ya kualitasnya sih bagus tapi baru skala laboratorium ada juga yang yang untuk skala lebih besar mungkin bisa dicampurkan untuk ini untuk anti rayap pada bahan konstruksi kayu bangunan pertama untuk di bagian atap tetapi juga kembali lagi jangan langsung tapi harus dimurnikan dulu lah Setidaknya dimurnikan dengan cara paling sederhana disaring menggunakan arang aktif tadi yang seperti pak Tatang sampaikan Nah itu mungkin dari saya pak Tatang Mungkin ada yang mau ditambahkan prinsipnya kalau secara fiqih itu secara Ushul selama tidak dilarang Berarti boleh gitu satunya Ketika saya nggak tahu Apakah minyak jelantah itu masuk limbah B3 tidak ada Pak kalau sudah masuk limbah B3 Wah itu agak susah itu agak ribet pengolahannya Karena untuk menjadi pengepul aja ada harus ada izinnya gitu ya pengepul kemudian apalagi pengolah gitu ya itu akan ada izinnya Alhamdulillah dia tidak masuk limbah B3 gitu ya jadi masih bisa di di apa namanya kita kelola secara mandiri gitu ya bagaimana membuat saya kira dengan apa yang sudah sedikit saya tadi jelaskan gitu ya Tergantung Ibu muslina nanti Apakah mau ke mana ini ya Apakah ke revaining gitu ya dari fining atau refining dalam artian yang benar ya Bu ya selama tidak tidak ada anu ya tidak atau Setidaknya di kalangan sendiri gitu ya kalangan sendiri yang jelas Bagaimana proses refiningnya itu masih Pro kesehatan gitu ya jadi tidak tidak pakai bleaching dan sebagainya karena banyak yang nakal gitu ya pakai bleaching supaya benar-benar sangat jernih gitu ya gitu atau dia bagian dari sub industri tangan eh apa namanya di industri kuliner gitu misalnya ya itu bisa saling mendukung kan jatuhnya gitu ya saling mendukung ke arah biodiesel secara potensi ada tapi Melihat harga solar itu masih sangat tinggi sangat rendah gitu ya jadi akan akan agak sulit bersaing kalau kita menjual diesel secara bebas kecuali di alih fungsikan Seperti yang saya sampaikan tadi sebagai misalnya pengganti minyak tanah gitu ya jadi kita bisa pakai kompor yang pakai pompa gitu ya jadi minyak minyak Apa dieselnya itu bisa memberikan api yang cukup besar ya seperti halnya dulu kita pada saat zaman dulu kita menggunakan minyak tanah gitu ya itu bisa digunakan dan apinya tidak apinya bagus gitu ya sudah saya coba ya juga pakai begitu ya pakai pompa seperti halnya dulu kalau kita punya lampu strongkeng atau pakai apa namanya pompa untuk kalau masak lele dulu Itu kan juga pakai minyak yang dimasukkan tanah itu kemudian dipompa gitu ya Nah seperti itu ya Jadi bisa juga menjadi alternatif pengganti gas gitu ya bahkan kalau dia industri kuliner gitu ya itu bisa dia menggunakan energinya sendiri gitu ya tidak tidak perlu tidak perlu dijual lebih lanjut gitu ya kalau kalau kita bisa mengolahnya lebih ee lebih efisien gitu ya Nah kalau misalnya turunan yang lain misalnya ya kalau dalam skala industri Ya seperti lilin tadi ada beberapa peserta tadi sudah juga mencoba menjadi lilin gitu ya walaupun sebenarnya Lilinnya agak aneh ya agak nanti agak warnanya agak lebih hitam gitu ya namanya apa namanya asapnya gitu ya karena ini masih minyak minyak utuh gitu ya Sama halnya kalau kita dulu tanpa dijadikan lilin Ya itu kan Di Tinggal Kasih kapas kemudian minyaknya ditaruh di piring kecil gitu ya kemudian ditahan dengan batu kemudian dikasih korek itu kan Ya itu kan juga sudah menjadi lilin gitu ya tanpa harus dijadikan tapi Lili kan lebih mudah membawanya gitu ya atau jadi sabun gitu ya Saya kira sangat potensial untuk untuk tetap dijadikan menjadi skala industri ya ketika bahan bakunya murah gitu ya Saya kira minyak goreng masih lebih mahal jauh dibandingkan dengan minyak jelantah gitu ya namanya jelantah dengan proses refining yang tidak terlalu mahal tadi itu sangat potensial untuk menjadi sabun Seperti yang saya sampaikan tadi tinggal divariasi saja namanya apa namanya bentuknya gitu ya kan bisa jadi sabun cair bisa jadi sabun padat atau sabun yang bening gitu ya karena teknologinya kan berbeda-beda itu Apakah minyak jelantah bisa diolah menjadi sesuatu yang bisa dipakai konstruksi saya belum pernah mendengar mohon maaf Ibu anah gitu ya tadi mungkin sudah disampaikan Pak yebi itu mungkin yang bisa dijawab gitu ya tapi kalau saya secara pengetahuan saya saya belum pernah belum pernah mengetahui apakah ini bisa diarah dibawa ke arah dunia konstruksi mungkin bisa ya Bu ya karena dia sangat potensial untuk membentuk polimer dia bisa menjadi apa ya semacam pelunak atau pengeras beton dan sebagainya gitu itu sangat sangat potensial atau apa namanya pelunak tanah gitu ya supaya bisa Dibor gitu Ya itu sangat potensial tapi itu mungkin next riset gitu ya Jadi agak teknologi tinggi gitu ya Saya kira seperti itu oke Ya baik kemudian selanjutnya kita masuk ke pertanyaan Bapak Solikin pertanyaannya Bagaimana cara sederhana mengolah minyak dilantah untuk menjadi produk sederhana dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Terima kasih ini tadi yang seperti sampaikan oleh pak Tatang nah terkait yang sudah kami coba hitungnya jalan apa Tatang jadi lilin jadi lilin dan warnanya putih Pak datang dan bapak ibu jadi belum bisa jadi ada apa ada caranya ya simple tapi kami masih menekan harganya karena jualnya itu kalau jadi leader aroma terapi itu 8 sampai 9000 satu wadah Itu jadi biayanya belum masuk kami berencana menekan sampai harga 1500-2000 jadi ada Pak yang paling sederhana caranya karena alat-alatnya alat dan bahannya ada di toko kimia Nah kalau yang saat ini eee sebetulnya sama dengan secara umum membuat lilin pada umumnya Tetapi ada satu Regent yang memang itu kami belum bisa sampaikan nah tapi yang paling sederhana adalah menjadi lilin yang paling sederhana saat ini nah memang kalau yang pada umumnya Lilinnya ada menghasilkan asap nah tapi kalau yang sudah kami coba ini tidak ada asapnya dan baunya juga tetapi belum itu mungkin kalau tanya Tadi kenapa teori saja karena yang prakteknya ini eee karena kami di institusi ada yang meminta itu dipatenkan sehingga saya tidak bisa menyampaikan Nah jadi Sudah ada Sudah kami kalau saya baru sampai ke Lilinnya yang saya tahu lilin tapi memang sabun ada Kalau sabun Itu dicampur aroma terapi Pak juga pembuatannya tapi kalau sabun cukup lama cukup lama pembuatannya bisa buat atau tiga hari kalau di Jogja itu sudah cukup banyak di tempat kami teman-teman kami Nah kalau lilin ini kalau dalam sehari itu bisa jadi biasanya lilin sehari juga bisa jadi yang kami lakukan itu sehari jadi dan dicoba kamicoba pembakaran lama pembakaran dengan ini dengan waktu lilin itu sebetulnya sudah secara SNI sudah sesuai standar sudah sangat sesuai standar tetapi memang belum bisa kami sampaikan Lilinnya karena memang tidak berasap dan memenuhi standar lah seperti itu yang paling mudah ya lilin tadi Pak Ini Pak Solihin karena terutama untuk daerah-daerah yang sering mati lampu ini bisa dimanfaatkan sebetulnya Nah kalau untuk biodiesel mungkin perlu alat yang ini ya yang 8 tahapan mungkin sederhana tapi ada tahapan-tahapannya kalau lilin Saya rasa itu yang paling sederhana begitu kira-kira Terima kasih Pak kemudian kita langsung lanjut saja ke Pertanyaan selanjutnya yaitu yang pertama ada dari Ibu Ida pertanyaannya Apakah warna dan kekeruhan pada minyak jelantah menentukan hasil pengelolaan menentukan hasil pengolahan apa indikator yang digunakan untuk menentukannya kemudian Pertanyaan selanjutnya ada dari Ibu Eva pertanyaannya Apakah ada kriteria tertentu untuk menyajikan yang akan digunakan untuk pembuatan biodiesel dan warna itu kan tergantung kepada bahan yang digunakan pada saat menggoreng gitu ya atau bahkan dia mengalami dekomposisi gitu ya ketika dipanaskan menghasilkan karbon-karbon karbon ini kan partikel sebenarnya kayak kalau bahasa kita mungkin koloid gitu ya jadi artikel yang melayang gitu ya kalau nah keseruan ini tentu saja akan berpengaruh terhadap pengolahan ya karena nanti misalnya kalau ibu mau mengubah dia menjadi sabun maka Sabunnya akan akan terlihat gitu ya warna dan kekeruhan dari warna aslinya gitu ya ini lebih kepada rasa juga dan bau ya bau dari jadi kalau bisa kita mengolahnya itu sampai baunya adalah Bau seperti halnya minyak goreng yang tanpa ada apa namanya tanpa ada tambahan di dalamnya gitu ya itu biasanya bisa kita lihat dari kecerahan warna gitu ya dari bening yang warna ya saya kira sudah cukup dengan beningnya itu ya Atau bisa dilihat viskositasnya ya viskositas atau kekentalan ya Ada ada standar SNI minyak goreng gitu ya jadi kita standarnya ke arah minyak goreng dikembalikan ke minyak gorengnya gitu ya jadi SNI minyak goreng ee berapa gitu ya itu jadi bisa dilihat dari apa namanya kalau analisis tuh ada namanya turbidimetri gitu ya tu bidyti gitu ya jadi dilihat dari kekeruhannya itu ya terlebih dimetri kemudian bisa dilihat dari viskositasnya itu yang dari Bu Ida tentu saja nanti ada pemisahan secara fisik ya Bu Ida ya secara fisik bisa dengan penyaringan gitu ya atau kita tambahkan apa namanya yang nanti bisa apa namanya mengambil senyawa tadi jadi kekeruhan itu bisa saja kena partikel atau senyawa berair yang terperangkap di dalamnya itu ya nah misalnya dengan pemanasan bisa saja di sini ada air gitu ya atau senyawa yang larut air gitu Nah itu bisa dipisahkan dulu dengan ekstraksi gitu misalnya ditambahkan dengan air kemudian dikocok itu dia pindah nanti ke airnya nah kemungkinan akan insya Allah akan akan lebih jernih nanti Oke untuk Bu Eva Iya betul ibu jadi minyak jelantah yang bisa digunakan tuh yang paling utama selain sudah dihilangkan partikel secara fisiknya gitu ya partikel bebasnya bisa di benar-benar cairan minyak gitu ya jadi yang seperti tepung-tepung atau karbon-karbon yang hitam gitu ya itu disaring terlebih dahulu ya bisa pakai Spin atau metode sentrifugasi gitu ya nanti kita bisa dapat minyak yang bening gitu ya Nah baru yang dicek yang kedua itu adalah angka asamnya angka asam dari biodiesel itu harus di bawah satu ya bu ya di bawah satu Biasanya kalau minyak jelantah itu 3 sampai 8 lebih gitu ya angka asamnya itu nah itu nanti kalau terlalu banyak asamnya karena kita menggunakan Regen basah Regen soda api misalnya gitu ya pakai NaOH gitu ya itu nanti jadi sabun itu ya dipanaskan jadi berubah langsung jadi sabun gitu nah ini dihilangkan terlebih dahulu kan kita ingin mendapatkan biodiesel yang bener-bener karena biodiesel itu viskositasnya harus ada sesuai gitu ya sesuai SNI bisa itu sehingga pengotor pengotor seperti sabun salah satunya itu harus dihilangkan gitu ya yang selanjutnya selain angka asam ya Yang yang juga sangat berperan itu adalah peroksida ya peroksida peroksida ini nanti pada saat penyimpanan itu biodieselnya bisa balik lagi menjadi asam lemak jatuhnya gitu ya jadi harus dihilangkan harus dihilangkan apa kandungan asam peroksidanya tadi ya peroksidanya karena peroksida ini kan mengoksidasi minyak gitu atau bahkan bisa mengoksidasi biodiesel yang sudah terbentuk ya kalau masih ada sisa peroksidanya itu bisa di salah satunya dengan penyaringan dengan menggunakan arang itu yang paling sederhana ya berkali-kali gitu ya Insyaallah nanti akan turun angka asam dan peroksidanya atau saya menggunakan metode yang saya patenkan tadi itu kalau paten ini Memang agak susah ya urusannya ya karena konsekuensinya hukum masalahnya ya kecuali nanti ada kerjasama yang apa namanya kayak mutualisme gitu ya baru di baru dilepas gitu biasanya semacam kalau kita sebut dengan royalti gitu ya kalau dalam Departemen hukum gitu ya itu Bu Eva ya Secara sekilas ya yang paling penting seperti itu jadi angka asamnya harus di bawah satu gitu ya kemudian peroksidanya juga harus sebaiknya dihilangkan gitu ya atau turunlah turun jauh gitu ya dan kemudian kandungan air dan apa namanya kekeruhan partikel tadi ya jadi kandungan air juga penting ini karena air itu bisa membalikkan biodiesel balik lagi Jadi asam lemak jatuhnya nanti ya nah jadi kualitasnya jadi turunlah nanti biar misalnya begitu Bu Eva Ya baik kemudian langsung saja lanjut ke Pertanyaan selanjutnya ini dari Kak Yusi pertanyaannya Bagaimana keamanan sabun minyak dilanta bagi kulit atau Adakah resiko bagi kesehatan secara umum karena banyak yang bertanya tentang boleh tidaknya sabun minyak dilanta dipakai untuk Sabun Mandi asumsinya formulasi Sabunnya sudah baik pH dan lain-lain [Musik] saya ya Mbak Yusi ya karena pengetahuan karena saya juga sering beberapa kali menggunakan karena memang kalau di Jogja sangat banyak menjual sabun minyak jelantah ini terutama yang teman-teman yang di ecostore namanya di Jogja sangat banyak saya sering memakai sejauh ini aman karena memang tidak ada masalah sih tapi akan tetapi yang perlu diperhatikan ada beberapa orang juga yang ketika memakai ini iritasi kulitnya ya tergantung kepada kulitnya sepertinya tetapi sejauh ini yang saya ketahui itu aman-aman saja apalagi ya Secara ph-nya sudah aman dan standar-standarnya terpenuhi Menurut saya itu Jadi kalau dari saya sih memang aman penggunaannya karena saya juga pernah menggunakan [Tertawa] ya begitu Mbak Nisa Iya baik kemudian mungkin satu pertanyaan terakhir ya Pak ya ini ada pertanyaan dari ibu Tutik Partini pertanyaannya Apakah ada tanda-tanda atau ciri-ciri dari minyak goreng habis pakai yang tidak layak lagi untuk digunakan atau dikonsumsi agak susah Bu kalau melihat secara fisik ya secara fisik ya Jadi kalau ya tadi Mungkin standarnya Ya pasti kalau keruh gitu ya yang pertama Ya warna ya dari sisi warna jadi karena asam lemak yang menimbulkan acidity atau keasaman dari minyak goreng itu tidak terlihat ya Ibu Ya Termasuk peroksida itu juga tidak terlihat jadi warnanya memang jernih gitu ya jadi bening gitu ya mungkin yang bisa jadi standar yang seperti yang saya sampaikan tadi dengan pemanasan sampai 10 jam ya itu sebaiknya dihilangkan atau kekeruhannya itu bisa disaring Biasanya kalau ibu-ibu itu biasanya minyak gorengnya tuh di pengalaman istri saya nih ya Atau ibu saya ya itu biasanya minyak gorengnya ditampung dulu ya setelah digoreng itu ditampul kemudian dia ada yang ngendap bagian atasnya yang dipakai lagi untuk menggoreng kita seperti itu ya itu paling sederhana untuk mengurangi partikel-partikel besar gitu ya supaya nanti bisa tidak tergoreng tidak ikut tergoreng kembali karena itu nanti akan akan menjadi karbon gitu ya jadi hangus gitu ya seperti itu Nah jadi hasil riset ya dari Departemen Kesehatan itu akhirnya kemudian ditetapkan ditetapkan ya disarankan untuk pemanasannya sampai maksimal 10 jam gitu ya itu ya jadi itu yang paling sederhana tapi kalau secara kasat mata agak susah melihatnya itu ya secara karena kedua senyawa tadi tidak tidak terlihat oleh mata gitu ya seperti itu mudah-mudahan menjawab pertanyaan gitu ya Terima kasih Bapak kemudian itu tadi pertanyaan terakhir dari ibu Tuti Partini sekaligus menjadi pertanyaan penutup dari sesi tanya jawab kita pada hari ini saya ucapkan terima kasih untuk Bapak Ibu sekalian yang sudah aktif bertanya dan mohon maaf apabila ada pertanyaan yang belum terjawab karena waktu kita yang sangat terbatas sekali ya Bapak Ibu sekalian baik kemudian seperti janji saya di awal Tadi saya sudah mengantongi nih nama-nama pemenang yang beruntung pagi ini untuk memenangkan door prize ya Jadi ini ketiga nama pemenang yang beruntung memenangkan doorprize Selamat bagi Bapak Ibu yang beruntung bagi pemenang yang beruntung bisa langsung menghubungi admin butik daur ulang untuk melakukan konfirmasi hadiahnya di nomor yang telah tertera di layar kemudian selanjutnya juga kami ingin menginformasikan untuk webinar yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini yaitu tentang perhitungan tarif retribusi persampahan daerah sesuai dengan Permendagri Nomor 7 Tahun 2021 yang akan dilaksanakan pada sabtu 18 Maret 2023 Jadi bagi Bapak Ibu yang tertarik itu bisa langsung kontak admin kami untuk mendaftar di webinar selanjutnya kita telah sampai di akhir acara nih Bapak Ibu sekalian dan Alhamdulillah hari ini kita sudah belajar banyak sekali mengenai pengolahan minyak jelantas yang disampaikan oleh kedua pemateri kita hari ini yaitu bapak Yani yuriandal SMA dan Bapak dokter tatangsyanto SSI MSI semoga materi yang telah disampaikan oleh bapak yebi dan bapak Tatang dapat bermanfaat untuk kita semua dan bisa kita terapkan dalam kehidupan kita baik Selain itu kami juga ingin mengingatkan Bapak Ibu sekalian untuk mengisi kuesioner yang linknya sudah di-share di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya bisa lebih baik lagi dan Sekali lagi saya juga izin mengingatkan Bapak Ibu sekalian yang mungkin menginginkan materi sekaligus sertifikat dan kemarin belum request itu dapat mengisi Link yang juga sudah dikirimkan admin kami di kolom terakhir saya ucapkan terima kasih kepada kedua pemateri kita hari ini yaitu bapak Yuni yuriandal SMA dan Bapak Doktor Tatang campur Julianto SSI MSI yang telah menyempatkan waktunya untuk berbagi dan sharing materi bersama kami pada pagi hari ini lalu saya juga mengucapkan terima kasih kepada bapak dokter hijrah Purnama Putra SMA selaku kalender dari butik daur ulang Project B Indonesia kemudian tidak lupa Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Prodi teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia dan juga tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada panitia dan peserta yang telah berkontribusi dan sangat antusias sekali selama webinar ini berlangsung Semoga kita masih bisa bertemu di webinar selanjutnya ya Bapak Ibu sekalian Akhir kata saya selaku FC sekaligus moderator memohon maaf sebesar-besarnya apabila selama memandu acara ini terdapat kesalahan kata ataupun perbuatan saya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] [Tertawa] ini orderan sepertinya Pak datang dari terima kasih