Transcript
j0P-lQJHOtM • PENGELOLAAN MINYAK JELANTAH
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0046_j0P-lQJHOtM.txt
Kind: captions
Language: id
untuk riwayat pendidikannya Beliau
pernah menempuh pendidikan S1 teknik
lingkungan pada tahun 2011 di
Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
Kemudian beliau juga melanjutkan
pendidikan S2 teknik sistem lingkungan
pada tahun 2015 di Universitas Gadjah
Mada Yogyakarta
Kemudian untuk aktivitasnya beliau
merupakan dosen teknik lingkungan
Universitas Islam Indonesia Kemudian
beliau juga merupakan cocorder butik
daur ulang Project B Indonesia lalu
untuk
keanggotaan profesi yaitu ada persatuan
Insinyur Indonesia Kemudian untuk karya
ilmiah pada tahun 2020 ada pengolahan
sampah organik sebagai solusi ekonomi
dari perguruan tinggi di masa pandemi
prosiding konferensi nasional pengabdian
kepada masyarakat dan CSR Kemudian pada
tahun 2020 ada building information
modeling adaption model for arsitektural
education jurnal of design and build
environment
itu tadi sekilas mengenai kedua pemateri
kita pada pagi hari ini
mungkin selanjutnya saya akan menyapa
kedua materi kita terlebih dahulu
Assalamualaikum selamat pagi Bapak
Tatang
[Musik]
Bagaimana nih pak kabarnya hari ini Pak
alhamdulillah gimana Pak sudah siap
untuk menyampaikan materi hari ini Insya
Allah
Ya baik untuk penyampaian materinya
waktunya kurang lebih sampai jam 10.45
gitu ya pak
langsung saja tanpa berlama-lama tempat
dan layar kami persilahkan Oke saya
duluan ya berarti Mbak Nisa ya
[Tepuk tangan]
mohon izin saya share screen dulu ini
sudah kelihatan
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Selamat pagi Bapak Ibu semuanya ini saya
lihat ini sudah ada
205 yang join nah 206 mudah-mudahan
selalu bertambah ini nah walaupun hari
Sabtu sepertinya semangatnya sangat luar
biasa ya Nah ini bisa jadi karena faktor
pak Tatang ini karena Pak Tatang
patennya di bidang itu sudah luar biasa
saya bapak ibu nah saya di sini
akan memulai terlebih dahulu sebelum pak
Tatang yang nanti gongnya tentang
pengolahan minyak jelantahnya
saat ini saya selain mengajar di jurusan
teknik lingkungan
Kebetulan saya juga menjadi tim peneliti
di laboratorium
limbah padat dan B3 di jurusan teknik
lingkungan jadi dalam beberapa tahun
terakhir kami konsen kepada
timbulan minyak jelantah di berbagai
daerah di Indonesia nah jadi kami ada
kurang lebih
40-an peneliti dengan mahasiswa plus
mahasiswa yang fokus untuk
mengidentifikasi timbulan minyak
jelantah dan faktor-faktor yang
mempengaruhi timbulan minyak di lantai
itu sendiri di masyarakat Kenapa ini
kami lakukan
karena memang
kami melihat nah ini terlupakan Bapak
Ibu semuanya
bahwa
ada suatu hal yang memang kita hasilkan
ini sama seperti sampah sebetulnya
Tetapi kalau sampah ini ada yang
mengangkut
terus nanti atau ada yang mengumpulkan
terus dimasukkan ke TPA Nah kalau minyak
jelantah sejauh ini sejauh ini yang kami
ketahui itu
mungkin dalam satu tahun Tahun 2022
sudah banyak dilakukan tapi sebelum
Tahun 2022 itu
minyak jelanta ini dikumpulkan itu hanya
untuk pengepul saja atau di
tempat-tempat makan yang besar atau
kawasan kuliner yang besar itu
dikumpulkan tapi untuk di rumah tangga
ataupun di
wilayah-wilayah yang memang belum
mengetahui bahaya Minyak jelantah ini
itu dibuang ke lingkungan sehingga
timbullah keinginan dari kami di jurusan
teknik lingkungan mencoba nah mencoba
melihat
Berapa banyak
timbulannya jelantah yang ada di rumah
tangga itu ataupun di kawasan-kawasan
kuliner di rumah makan di berbagai
tempat Kami ingin melihat Seperti apa
potensinya sebetulnya Tetapi kan sebelum
kita masuk ke potensi dan lain
sebagainya kita harus mengetahui
Berapa banyak timbulan minyak jelantah
tersebut nah Selain itu kami juga
mencoba melihat faktor lain nah faktor
lain yang mempengaruhi
penghasil hasil dari minyak jelantah ini
terutama untuk di rumah tangga karena
kalau dilihat-lihat
rumah tangga di Indonesia ini banyak
minyak jelantahnya itu langsung dibuang
ke lingkungan itu berdasarkan hipotesis
kami waktu itu nah ketika dalam
penelitian nanti bisa akan saya share
Seperti apa hasil dari pengaruh ataupun
faktor kondisi sosial ekonomi dan budaya
nah terhadap timbulan minyak jelantah di
masyarakat di Indonesia
baik ini materi yang akan kita
ya diskusikanlah mungkin Bapak Ibu Ya
karena di sini
saya bukan bermaksud untuk mengajarkan
dan lain sebagainya tetapi saya
mewakili teman-teman di teman-teman
peneliti di laboratorium limbah padat
dan B3 teknik lingkungan UII
menyampaikan apa yang sudah kami lakukan
sharinglah bisa bilang seperti itu
tentang minyak jelantah yang kami
ketahui dampak lingkungan dan kesehatan
yang kami dapatkan di masyarakat terus
teknik sampling kuantitasnya jelantahnya
seperti apa yang kami lakukan serta
hasilnya seperti apa nanti nah dan juga
ada faktor-faktor yang mempengaruhi
timbulan minyak jelantah itu nah ini
kalau faktor yang ini lebih banyak Nanti
faktor yang kami temukan di lapangan
dan juga ada rekomendasi pengelolaannya
jelas seperti apa
kita masuk ke yang pertama Bapak Ibu ini
pengantarnya jelantah ini adalah latar
belakang kami tadi yang saya ceritakan
Nah kalau bisa dilihat kalau dari
pengertiannya sendiri kalau dari KBBI
itu punya jelantah atau adalah minyak
goreng yang sudah dipakai berulang-ulang
ini belum
kadang sering terjadi perdebatan nah
diantara kami juga di masyarakat juga
kalau sudah dipakai sekali atau dua kali
Apakah itu masuk minyak jelantah juga
terus ada lagi di KBBI ada lagi saya
coba cari secara online minyak jelantah
itu adalah minyak goreng sisa bekas
pakai untuk menggoreng nah ini lebih
lebih biasa lagi artinya bekas pakai
untuk menggoreng berarti sekali pakai
sudah sudah selesai ini jadi minyak
jelantah nah ini yang yang nanti jadi
batasan-batasan kami untuk melakukan
penelitian dan identifikasi untuk
timbulannya jelantah ini biasanya nanti
itu kami tanyakan untuk faktor sosial
ekonomi dan budaya dan kuesioner untuk
mengetahui minyak gorengnya di
masyarakat itu dipakai berapa kali
penggorengan dan lain sebagainya ini
juga bagian dari
identifikasi timbulan minyak jelantah
akan tetapi Kami mencoba dasar kami
untuk menyebut minyak jelantah itu dari
beberapa penelitian salah satunya adalah
dari masker dan Baki ini yaitu
minyak goreng yang digunakan secara
berulang-ulang dan continue serta
disertai adanya kontak dengan udara dan
air dengan suhu tinggi
pada proses penggorengan akan
mengakibatkan terjadinya reaksi
degradasi jadi nanti ada degradasi
polimerisasi hidrolisis dan oksidasi di
situ yang kompleks dalam minyak dan
menghasilkan berbagai senyawa hasil
reaksi nah dan ada perubahan warna dari
kuning menjadi warna kehitaman juga
terjadi pada minyak goreng nah ini bisa
disebut kalau sudah ada proses
penggorengan berkali-kali dan ada
perubahan warna yaitu
dan ada juga
menurunnya kualitas minyak hingga
akhirnya minyak dapat tidak dapat
dipakai lagi dan harus dibuang ini
memang butuh melihat
hasil laboratorium kalau untuk kualitas
minyaknya dan kami saat ini memang dalam
proses juga untuk melihat kualitasnya
secara keseluruhan
baik ini sebagai pengantar ternyata di
Indonesia ini lebih cenderung
penggunaan minyak jelantah eh minyak
jantan minyak goreng meningkat nah
secara tidak langsung ini juga
berpengaruh terhadap
timbulan minyak jelantah yang ada
pada tahun 2020 kurang lebih
17,35 ton juta ton minyak goreng yang
dikonsumsi oleh masyarakat terutama
minyak sawit ini ini dari minyak sawit
Bapak Ibu semuanya nah tahun 2021 itu
meningkat
6,63% atau menjadi kurang lebih 18,5
juta Ton
kita bisa melihat bahwa
kemarin terjadi kelangkaan minyak goreng
pada Tahun 2022 ini data baru saya
dapatkan sampai tahun 2021 kita melihat
kondisi pandemic ini nah juga
meningkatkan mungkin ya konsumsi
masyarakat kami
coba melihat juga dari penelitian kami
ternyata
pandemik ini juga membuat timbulan
minyak jelantah itu meningkat di rumah
tangga dan
warung kuliner di rumah makan dan di
fasilitas komersial lainnya juga
ternyata juga meningkat Jadi
kami belum menemukan Seperti apa
hubungannya
Apakah seperti sampah semakin banyak
jumlah populasinya atau jumlah manusia
maka minyak konsumsi minyak jelantahnya
yang dihasilkan juga semakin tinggi
apakah seperti itu ini yang belum kami
temukan alurnya kalau untuk identifikasi
Karena penelitian kami masih sangat
sedikit kami baru kurang lebih ada 20
lokasi di Indonesia yang kami
identifikasi Nanti akan saya share
kepada bapak ibu sehingga kami belum
bisa menyimpulkan Apakah ada
faktor-faktor yang dapat
terutama untuk berdasarkan jumlah orang
dan lain sebagainya nah yang
mempengaruhi timbulan penggunaan minyak
sawit atau minyak goreng dan
dampaknya kepada timbulnya jelantah Dan
ini juga 10
negara 10 negara konsumsi minyak goreng
terbanyak ternyata Indonesia
jadi peringkat satu bapak ibu
saya coba cari-cari ini data yang memang
sudah banyak di internet nah saya share
di sini memperlihatkan bahwa
ini data ini Indonesia adalah nomor 1
terus ada India ada Cina nah jumlah
penduduk di Cina itu lebih banyak
daripada di Indonesia tetapi
minyak jelantah yang minyak goreng yang
digunakan sedikit Nah ini kan ada
sesuatu yang memang
jadi
semacam pertanyaan lah kalau kami
melihat ini bahwa
jumlah penduduk Apakah berbanding lurus
dengan minyak minyak goreng yang
dikonsumsi dan minyak jelantah yang
dihasilkan ini tujuan kami nanti adalah
kesana tapi belum belum tercapai setelah
kurang lebih 6 tahun kami melakukan
penelitian itu belum selesai Nah
mudah-mudahan nanti Bapak Ibu di sini
bisa ada waktu untuk Sharing juga dengan
kami tentang penelitian mungkin nanti
kita bisa kontak lah seperti apa kita
bisa melihat potensi
dari minyak jelantah ini dan
identifikasi timbulan di berbagai tempat
ini dampak lingkungan dan kesehatan
masyarakatnya Saya yakin ini sudah
banyak kita ketahui semuanya Bapak Ibu
Nah pertama dari sisi dampak lingkungan
kita yang paling mudah yang paling mudah
kalau bapak ibu peserta webinar semuanya
ketika selesai
memasak nah ataupun membeli produk
terutama gorengan yang ataupun sambel di
rumah makan padang terutama kalau kita
lihat rumah makan Padang Nah itu kalau
sambal rumah makan padang itu kalau
tidak ada minyaknya itu nggak nggak
greget rasanya kalau bapak ibu makan kan
Nah jadi kalau ada sisa disambel itu
terus kita masukkan ke sing nah kesing
waktu mencuci piring kalau tidak
bagus untuk
pengelolaannya atau tidak ada yang
namanya mie bak penangkap atau penangkap
minyak dan lemak ini bisa menyumbat
saluran pembuangan kita nah ini dampak
pertamanya kalau secara lingkungan dan
apabila masuk ke badan air
ini juga akan menyebabkan pencemaran
lagi terhadap air dimana menyebabkan COD
dan BOD bod nya tinggi nah ini juga akan
menghalangi
cahaya matahari masuk ke dalam air
sehingga apa ya juga akan mempengaruhi
ekosistem air itu sendiri ketika
minyak jelantah ini masuk ke
badan air dan begitu juga kalau
dimasukkan ke dalam tanah jadi ada juga
kami temukan yang menimbun ke dalam
tanah beserta sampah jadi beberapa
tempat Ya udah digabung dengan sampah
ditimbun di samping rumah atau belakang
rumahnya nah ini juga
ujung-ujungnya bisa mencemari tanah dan
kalau sudah hujan
ikut dengan air dia juga nanti akan bisa
menyebabkan
pencemaran air
ini dampak secara lingkungan
secara garis besarnya seperti itu
bapak ibu
terus dampak kesehatan ini yang yang
mungkin lebih berbahaya Nah bagi manusia
dalam pikirannya mungkin seperti karena
sebagian besar kami tanyakan yang
ditakutkan itu adalah dampak kesehatan
Nah kalau dampak lingkungan
mereka yang menjadi responden kami
kebanyakan tidak ini
tidak memungkinkan
mereka berpikiran bahwa dampak
lingkungan itu belum berasa Jadi mereka
tidak merasakan yang mereka takutkan di
sini adalah pertama resiko kanker dampak
kesehatannya kalau kita lihat secara
umum resiko kanker karena memang
penggunaan minyak jelantah berkali-kali
itu nanti akan mengakibatkan
ada zat-zat karsinogen yang juga bisa
ikut ke dalam makanan yang digoreng di
situ nah tapi kalau biasanya ini kami
tanyakan ke masyarakat tapi kalau kita
tanyakan ke teman-teman mahasiswa
biasanya semakin hitam minyak gorengnya
di pecel lele itu semakin nikmat katanya
Nah jadi kalau berbeda kalau berbeda
orang yang ditanyakan nanti tanggapannya
juga berbeda kalau terhadap kesehatan
terus selain itu juga ada resiko
kesehatan obesitas karena juga selain
itu juga
obesitas ini ya sudah jelas kalau yang
dimakan adalah gorengan yang juga
mengandung
zat-zat karsinogen dan
lemak ya Bapak Ibu ya minyak dan lemak
otomatis juga akan menyebabkan obesitas
terus juga ternyata ketika
minyak jelantah ini digunakan
berkali-kali kan hari ini digunakan
untuk pertama kali terus disimpan nih
besoknya digunakan lagi minyak yang sama
bahkan besoknya lagi juga digunakan ada
yang seperti itu kami juga melihat bahwa
ternyata ada bakteri di situ
dan ini menyebabkan juga bisa
menginfeksi kepada orang yang
mengkonsumsi dan yang terakhir mungkin
akan sedikit lama atau cukup lama untuk
menghasilkannya bahwa
ada nah
penyakit yang baru dirasakan setelah
mungkin sekian tahun
yaitu ada penyakit degeneratif biasanya
Parkinson yang di sini dari beberapa
penelitian kami cari karena kalau ini
belum kami belum dapat membuktikan tapi
ini dari beberapa penelitian katanya
dapat menyebabkan penyakit degeneratif
terutama Parkinson
itu dari dampak kesehatannya bapak ibu
kita masuk ke teknik sampling dan
kuantitas minyak jelantah Nah ini
mungkin yang sudah kami lakukan
Bagaimana kami melakukan sampling di
kurang lebih 20-an lokasi mulai dari
di Sumatera di Jawa dan di Kalimantan
Kami coba baru itu area yang bisa kami
capai untuk mengidentifikasi timbulnya
jelata
cukup banyak variasi sampling yang kami
lakukan karena
sampai saat ini sampai saat ini belum
ada peraturan baku tentang sampling
untuk kuantitas
Jadi kalau dari sampah itu sudah ada
menggunakan SNI teknik sampling Terus
kalau dari
limbah Nah untuk pengujian limbah dan
sebagainya sudah ada semua sudah lengkap
semuanya tetapi kalau untuk minyak
jelantah ini nah teknik samplingnya jauh
kami membaca referensi itu belum
didapatkan nah secara terutama di
Indonesia belum ada
yang peraturan mengikat ataupun SNI yang
menunjukkan Seperti apa sampling minyak
jelantah ini sehingga kami juga
meraba-raba seperti apa sampling yang
dilakukan
walaupun juga ada dasar-dasar yang kami
pilih untuk melakukan sampling ini
yang pertama
sebelum sampling tentu kita harus
melihat dulu tujuan samplingnya apa
bapak ibu
untuk minyak jelantah kami melihat
tujuan pertama adalah mengidentifikasi
kuantitas dan kualitas minyak jelantah
di suatu wilayah
kuantitas sudah jelas ingin melihat
berat dan volumenya Seperti apa dan
kualitasnya ini berhubungan dengan
pengolahannya nanti Bapak Ibu Nah jadi
sebelum dilakukan pengolahan Kami ingin
melihat kualitasnya Seperti apa Nah jadi
akan kita lihat apakah ada hubungan
kuantitas dan kualitas minyak jelantah
ini dengan hasil dari pengolahannya
nanti mungkin kalau untuk pengolahan pak
Tatang akan lebih banyak bercerita
kepada Bapak Ibu semuanya yang kedua
adalah menganalisis tren perubahan
kuantitas dan kualitasnya jelas inilah
Kenapa kami melakukan penelitian di
berbagai wilayah
ini untuk melihat juga menganalisis tren
perubahan kuantitas dan kualitas minyak
di lantai short sendiri dan begitu juga
ini kami sedang berusaha juga
Loka satu lokasi ini setelah sekian
tahun saya ini setelah ada lokasi yang
setelah 3 tahun kami coba sampling lagi
Kami ingin melihat Apakah ada tren
perubahan kuantitas dan kualitas minyak
jelantahnya nah ini yang sedang kami
lakukan dan juga
mengevaluasi program nah keberhasilan
dan kita ketidakberhasilan ini biasanya
tujuan sampling ini juga ingin melihat
Apakah sebelumnya ada program untuk
minyak jelantah ataupun tidak nah ketika
nah ini juga bisa dijadikan sebagai
acuan pengambilan kebijakan nanti Bapak
Ibu nah perumusan kebijakan ketika
sampling dilakukan Nah ada potensi
pengelolaan minyak jelantah apalagi saat
ini sangat banyak
ya beberapa tahun ini sangat banyak
pengepul yang resmi dalam tanda kutip
dalam bidang pengelolaan minyak jelantah
walaupun sebelumnya sangat banyak juga
pengepul-pengembul yang tidak resmi
melakukan pengumpulannya jelantah dan di
ada yang diolah kembali dalam tanda
kutip dimurnikan ada juga yang
memanfaatkan jadi produk-produk yang
bisa bernilai ekonomi lain yang bukan
minyak goreng lagi tapi ada juga yang
ada yang sedikit nakal menggunakan media
jelantah ini dimurnikan dan dijual
kembali untuk menjadi minyak goreng nah
ini sehingga dengan adanya sampling
biasanya akan mendukung atau menjadi
dasar perumusan suatu kebijakan
dalam proses teknik sampling minyak
jelantah ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan Bapak Ibu yang pertama
penentuan lokasi target sampling dan
metode samplingnya Nah jadi ada beberapa
persiapan yang harus kita lakukan dalam
kegiatan teknis sampling ini
untuk penentuan lokasi nah di awal kita
harus menetapkan sehingga supaya tidak
sulit nanti ketika menentukan target dan
metode samplingnya
cakupan untuk sampling itu kabupaten
atau kota kecamatan atau desa Kecamatan
desa atau area tertentu mempunyai
komplek perumahan dan lain sebagainya
nah ini juga harus ditentukan terlebih
dahulu untuk
memfokuskan proses samplingnya
selanjutnya setelah ditentukan lokasinya
target samplingnya apa Nah karena kalau
di kabupaten atau kota kecamatan Desa
area tertentu itu sudah pasti ada
masyarakat targetnya nah contohnya
masyarakat itu rumah tangga atau rumah
makan
Rumah Makan tertentu yang menjadi fokus
untuk sampling atau area kuliner yang
ada umpamanya fast foodnya terus ada
nanti yang menjual hanya satu jenis
makanan terus ada dua jenis makanan ada
yang 3 jenis berdasarkan jenis makanan
targetnya biasanya area kuliner nah ini
juga perlu ditentukan di awal target
sampling kita siapa masyarakat atau area
komersil seperti rumah makan area
kuliner dan atau sejenis lainnya
selanjutnya setelah ini kita tentukan
barulah kita
pilih nah metode sampling yang digunakan
seperti apa bapak ibu
jumlah sampelnya ditentukan Nah kalau
itu kalau yang namanya sampling tentu
jumlah sampel ditentukan kecuali memang
mau dilakukan
pengambilan
data seluruhnya di wilayah tersebut ya
sensus jadi populasinya diambil data Nah
kalau Kami biasanya sampling kami
lakukan nah ditentukan jumlah sampelnya
dan setelah ditentukan jumlah sampelnya
ditentukan cara samplingnya seperti apa
cara pengambilan datanya dan juga jangan
lupa dibuat list data-data pendukung
untuk
menunjang menunjang analisis data
kemudian analisis data dari hasil
sampling yang kita lakukan ini mungkin
kalau sampling minyak jelantah mungkin
kita akan teringat dengan sampling
sampah bapak ibu akan tetapi nanti ada
beberapa hal yang mungkin agak berbeda
dari sampling sampah yang dilakukan
yaitu untuk penentuan lokasi nah ini
beberapa contoh yang kami lakukan untuk
wilayah-wilayahnya nah ini satu
kabupaten
ada juga kami mencoba satu kabupaten
Kami sedang mencoba untuk satu kabupaten
pelan-pelan nah ini untuk di Sleman
sedang kami coba nah terus ada juga
mewakili untuk yang satu Kecamatan nah
ini Kebetulan Kecamatan Ngaglik yang
sudah hampir seluruhnya karena kami di
Yogyakarta ini saya contohkan di
kecamatan Ngaglik yang coba kami buat
dan ada juga lingkup Desa Nah jadi Kami
biasanya mulai dari lingkup terkecil
rumah tangga bapak ibu RT RW dan nanti
kami baru nanti lingkupnya semakin lama
semakin besar untuk mengetahui dampaknya
nah ini terkait target nah targetnya
bisa
dipecah-pecah lah bisa dibuat
karakteristiknya ataupun tipe-tipenya
ini juga untuk mempermudah nanti
menentukan cara sampling nah metode
sampling Seperti apa target contohnya
untuk rumah tangga ini
diklasifikasikan rumah permanen semi
permanen dan non permanen nah ini
biasanya
sama juga dengan untuk sampling sampah
ada rumah permanen semi permanen dan
permanen ada juga yang rumah layak huni
dan tidak layak huni nah ini untuk rumah
tangga
ini sebagai contoh Bapak Ibu Nah terus
juga ada rumah makan Nah rumah makan Nah
kalau rumah makan
ini biasanya bisa juga dilihat
berdasarkan
internasional nah ini juga terus luasan
rumah makannya Apakah berpengaruh nah
jenis rumah makannya ini juga bisa
dilakukan dasar untuk klasifikasi untuk
sampling terus jumlah kursinya dan
lain-lain lah ya Bapak Ibu untuk
target-target dari
sampling sampah ini nah terus untuk area
kuliner contohnya dibagi lagi
diklasifikasikan Adapun gorengan karena
area kuliner kan wilayah kuliner ya
Bapak Ibu ya nah macam-macam Makanan
yang di situ good gorengan bisa dibagi
menjadi rumah makan kaki lima terus ada
foodcourt Mungkin nah jadi sangat banyak
sebetulnya
pembagian-pembagian klasifikasi yang
bisa kita lakukan di mana ini semakin
banyak kita mengklasifikasikan dan
semakin detail ini juga nanti akan
mempermudah kita melakukan ataupun
mengidentifikasi timbulnya jelantah dan
menganalisanya dan melihat
perbandingannya satu sama lain
Ini contohnya rumah permanen ada
ketika menentukan rumah permanen semi
permanen dan permanen ini juga bisa
dilihat nih sebagai contoh yang sudah
ada pernah dilakukan nah permanen itu
dilihat dari pendapatan tinggi
pendapatan sedang dan pendapatan rendah
dengan ciri-ciri kondisi fisik rumah
Seperti apa fasilitas di rumah tersebut
ada apa saja Terus pendapatannya berapa
Nah ini untuk mengklasifikasikan itu nah
terus ada juga yang bisa dilakukan Ini
contohnya untuk rumah permanen itu bahan
atapnya dari apa
dari genteng Contohnya bahan dinding itu
tembok nah bahan lantainya keramik kalau
untuk rumah semi permanen itu bahan
atapnya seng atau asbes dengan
bahan dindingnya kayu atau bambu terus
bahan lantainya hanya dari semen tanpa
keramik terus rumah non permanen kayu
atau asbes terus bang dindingnya bambu
atau gede terus ada juga bahan lantainya
papan atau tanah nah ini juga tergantung
dari
kita mengklasifikasikan Bapak Ibu nanti
ada juga yang mengklasifikasikan dari
beberapa penelitian kami dapatkan bahwa
rumah permanen itu kondisi pondasi ada
pondasi juga nah semi formal memiliki
pondasi kalau non permanen tidak ada
pondasinya terus ada dindingnya batu
bata atau batako kalau yang semi
permanen itu setengah tembok dan
setengah kayu atau bambu kalau non
permanen itu bambu atau kayu saja nah
begitu dia atapnya
lantainya Seperti apa bahkan ada ke luas
bangunan nah ini semakin detail kita
mengklasifikasikan Seperti yang saya
sampaikan tadi juga semakin banyak
bahasan nah analisa data yang bisa kita
lakukan nanti untuk dari timbulnya
dilantah ini nah ini juga sebagai data
pendukung tentunya
terus rumah layak huni contohnya ada
keselamatan bangunan meliputi struktur
bawah ada pondasi atau tidak ada
struktur tengah atau kolomnya dan balok
dan struktur atasnya Seperti apa terus
melihat kesehatan meliputi pencahayaan
layar itu pencahayaannya bagus
penghawaan dan sanitasinya bagus kecuali
luas minimumnya antara 7,2 meter persegi
sampai 12 meter persegi per orang ini
contoh untuk layar huni terus tidak
layak huni contohnya luas lantai
bangunan tempat tinggal kecil dari 8
meter persegi jenis lantai bangunan
tempat tinggal terbuat dari tanah atau
bambu atau kayu yang dari sisi harga
murah seperti itu ada juga jenis dinding
gimana tempat tinggalnya terbuat dari
bambu atau rumbia atau kayu berkualitas
rendah atau tembok tanpa di plester
begitu ya dengan atapnya dari bambu atau
rumbia alang-alang genteng tanah
kualitas murah dan lain sebagainya jadi
klasifikasi ini juga berdasarkan apa di
lapangan kalau untuk rumah tangga ya
melihat kondisi di lapangan penyesuaian
Nah kalau untuk wilayah komersial
seperti rumah makan bisa seperti ini
juga ini sebagai contoh yang pernah kami
lakukan contohnya Ini ada rumah makan
seafood klasifikasinya kedai gorengan
ini untuk contoh berapa foodcourt Terus
ada rumah makannya ada kedai martabak
warung pecel lele ke defried chicken
rumah makan Padang dan lain sebagainya
terus ada juga kami klasifikasikan ada
merek-merek tertentu di sini Bapak Ibu
bisa lihat nah jadi berdasarkan merk
rumah makannya terus ada lesehannya
untuk ada ini rumah makan terus ini
warung makan kita klasifikasikan lagi
ini nanti pedagang kaki lima nah ini
kami buat klasifikasi Rumah Makan itu
ini yang masuk rumah kalau warung makan
itu seperti ini nah terus ada juga
martabak gorengan lumpia dan sebagai
untuk pedagang kaki limanya ada juga
yang berdasarkan jam operasional Bapak
Ibu nah jam operasional ini ada pagi
sampai malam sore sampai malam atau 24
jam ini tergantung lokasi juga dan
targetnya tadi Nah targetnya mau apa Nah
ada juga yang jamnya 8 hitung 8 jam 10
jam atau 24 jam tergantung dengan target
yang ingin kita lakukan untuk sampling
sampah ini
terus ini contoh lainnya Nah ada yang
memang hanya secara garis besar Rumah
Makan warung makan penjual gorengan
rumah makan padang warung-warung pecel
lele
ada juga sejenis gorengan AC nama maupun
manis ada juga yang kemarin kami pisah
gorengan yang asin dan manis nah terus
sejenis lalapan Nah ada geprek dan
penyetan aneka makanan bebas ini yang
ibaratnya lebih dari 3 jenis
makanan yang dijual Nah ada fried
chicken yang memang jual hanya goreng
ayam goreng yang goreng tepung
terus kemasakan Padang Ada martabak ada
Pempek jadi sangat banyak
kategori-kategorinya bapak ibu jenis
makanannya dan kategori tempat makannya
ya ini kami buat contohnya rumah makan
atau restoran ada foodcourt ada pedagang
atau warung kaki lima
sehingga
dengan melakukan
karakteristik seperti ini target-target
penelitiannya ini akan mempermudah kita
melakukan sampling dan pendekatan nanti
Bapak Ibu Nah karena ada banyak faktor
juga yang mempengaruhi nanti ketika
melakukan sampling minyak jelantah ini
nah tantangan penentuan lokasi yang
sangat subjektif memang nah tergantung
yang menilai contohnya untuk rumah
tangga tadi ya tinggi
sedang rendah begitu juga untuk lokasi
dengan
banyak wilayah kuliner dan lain
sebagainya ini juga tergantung kepada
yang ingin melakukan sampling itulah
perlu ada kesepakatan agar ada stratanya
ya seperti ini tadi Bapak Ibu bisa lihat
nah jenis tempat makannya atau ada
kategori tempat makannya ada yang lebih
detail Nah ini salah satunya di
kecamatan gondokusuman ini kami lakukan
ini Bapak Ibu bisa lihat di sini ini di
Jogjakarta sangat banyak Kami coba list
satu-satu Nah nanti itu yang kami ini
baru Total semuanya Nah nanti itu yang
di sampling nanti berdasarkan hasil
perhitungan jumlah sampel minimal yang
dibutuhkan
ini metode sampling nah
dalam metode sampling ini tentu yang
pertama adalah penentuan jumlah sampel
nah penentuan jumlah sampel yang pertama
bisa dilakukan tentu melakukan survei
pendahuluan untuk menghitung jumlah
pedagang atau tempat makan yang
berpotensi menghasilkan minyak jelantah
ataupun jumlah rumah kalau itu rumah
tangga jadi setidaknya kita mengetahui
terlebih dahulu
populasinya Nah kalau untuk rumah tangga
itu mungkin bisa secara statistik Bapak
Ibu ataupun data Kelurahan tapi kalau
untuk rumah makan atau tempat makan dan
sebagainya
biasanya harus survei terlebih dahulu
ada survei pendahuluan
sepertinya sinyalnya mungkin ya
Oke mungkin terputus Mbak Nisa Pak yebi
Ya mungkin sedang kurang bagus
jaringannya ini Bapak Ibu sekalian
Oke kita tunggu terlebih dahulu ya
Oke Oh iya ada kendala ya
Bapak Ibu bisa mengisi pertanyaan tapi
memang sudah cukup banyak ya
pertanyaannya ya
sudah lumayan banyak sekali pak
pertanyaan dari bapak ibu
kita tunggu Kak Ebi sebentar kalau
memang ada kendala Nanti Mungkin kita
bisa lanjut ke pak Tatang terlebih
dahulu ya kalau memang masih ada
mungkin karena Bapak Yedi
Halo sudah terdengar bapak
Mohon maaf ini Mbak Anisa di tempat saya
tiba-tiba mati lampu nggak tahu kenapa
jadi semua jaringan terputus tapi suara
saya jelas ini mohon maaf Bapak Ibu
semuanya sekarang sudah jelas bapak
sudah jelas saya share lagi
sudah kelihatan Mbak
sudah baik berapa menit lagi ya waktu
saya
sampai kurang lebih
Saya mungkin 15 atau 20 menit lagi lah
ya Nah Baik
bapak ibu kita lanjutkan nah ini tadi
Mungkin
terputus di metode sampling nah
setelah dilakukan survei ada kita
dapatkan populasinya terus kita
kategorikan nah Tempat makan atau rumah
tangga tadi berdasarkan bentuk tempat
makan dan jenis makanan yang dijual ini
untuk tempat makan terus menghitung
jumlah sampelnya menghitung jumlah
sampel ini ada beberapa cara kami
lakukan nah ini
dan juga kami mencoba mencari di
berbagai referensi yang pertama itu bisa
menggunakan rumus slovin untuk jumlah
sampelnya jadi
dengan rumus ini Nah kita bisa kita
mengetahui jumlah populasinya terus
margin error dan derajat ketelitiannya
10%
ataupun nanti bisa di sini ada 10%
sampai 20% sehingga kalau slovin ini
biasanya antara 10-20%
itu yang biasa kami pakai
terus selanjutnya ada juga dengan nomor
gram Harry King nah tapi ini hanya bisa
untuk maksimal 2000 populasi
jadi kita bisa Tentukan itu dan kami
juga mencoba ini mungkin familiar untuk
bapak ibu kalau sudah sering melakukan
sampling sampah Nah jadi penentuan
jumlah sampelnya Kami coba juga dengan
cara SNI sebenarnya 1994 Bagaimana
menghitung kebutuhan untuk jumlah sampel
di sampling sampah perkotaan nah ini
juga kami coba karena memang
sejauh ini ya belum ada metode yang
ditetapkan ya Bapak Ibu ya Nah sehingga
kami mencoba berbagai
alternatif untuk melihat
atau mengidentifikasi timbulnya jalan
tah ini di berbagai wilayah dengan
cara penentuan jumlah sampelnya dengan
berbagai cara juga alternatif juga yang
memang secara ilmiah bisa
dipertanggungjawabkan karena secara
statistik ini sudah diperbolehkan
sehingga itu kami coba cara untuk
menentukan jumlah sampelnya selanjutnya
persiapan sampling kita sudah menentukan
wilayah lokasinya targetnya sudah jelas
terus
jumlah sampelnya sudah jelas nah
Selanjutnya apa yang dilakukan Nah kita
juga menentukan waktu samplingnya
ada juga kami mencoba 8 hari
berturut-turut sesuai dengan SNI
persampahan karena yang karena tidak ada
tadi tetapi kita melihat
apa yang ada saat ini
penelitian-penelitian yang sudah
dilakukan terhadap produk lain yang
mungkin sejenis atau mendekati lah ya
Nah itu ada juga yang sesuai kebutuhan
ada yang kami sampling itu kurang lebih
selama
2 minggu 3 minggu melihat dengan kalau
terutama untuk wilayah kuliner nah
wilayah kuliner itu yang memang wilayah
pariwisata itu kami lihat piknya hari
apa sehingga biasanya ada hari Sabtu
atau Minggu atau Jumat Sabtu Minggu ini
biasanya cukup lama sampling kami
lakukan untuk melihat
timbulan minyak jelantah paling tinggi
di hari apa atau di waktu kapan
dan waktu memulainya nah hari dan
tanggalnya juga perlu dipastikan nah
dibuat di awal sehingga juga akan
mempermudah nanti petugas sampling
selanjutnya adalah jam sampling jam
sampling diusahakan jam dan waktunya ya
jamnya sama nah ini biasanya kalau kami
itu kalau untuk rumah tangga biasanya
adalah sore hari setiap sore hari
diambil tiap sore hari diambil
Terus kalau untuk wilayah-wilayah
kuliner nah wilayah kuliner rumah makan
dan lain sebagainya ada itu bergantung
kesepakatan dengan
pemiliknya nah ini juga yang perlu
pendekatan
Bapak Ibu semuanya secara sosial untuk
mengambil sampel ini
terus Ada petugas samplingnya tetap ada
ketua tim pelaksananya dan ada pekerja
teknisnya sehingga ada yang
mencatat ada yang melakukan sampling Ya
setidaknya minimal dua orang untuk
melakukan ini
[Musik]
selanjutnya tahapan yang dilakukan itu
adalah
wadah sampelnya kita siapkan Kalau kami
biasanya ya botol bekas itu boleh nah
secara garis besar ya botol atau plastik
yang bisa digunakan untuk menampungnya
jelanta karena timbulannya jelantah ini
biasanya tidak
begitu banyak sehingga biasanya
wadah-wadah yang kecil itu bisa bapak
ibu
terus ada gelas ukur
mengingatkan terkait waktunya Bapak Yadi
kurang lebih sampai jam 10.10 ya Pak
maksimal Jadi kurang lebih tinggal 7
menit lagi pak terima kasih
ini wadah sampelnya nah terus ada juga
alatnya yang lain adalah gelas ukur nah
gelas ukur dan timbangan jadi nanti
ketika sampling dilakukan kita mengukur
volume dan sekaligus mengukur beratnya
dan tentu ada logbooknya look tadi sudah
bisa ya tinggal berat dan volume
biasanya nah terus alat pelindung diri
yang perlengkapan K3 juga perlu
digunakan Nah karena kondisi pandemik
juga mulai saat ini pun kita juga harus
menggunakan APD yang lengkap
Ini pertama yang kami lakukan yang bisa
kita lakukan waktu sampling adalah
memberikan wadah untuk sampel pada
pedagang sehari sebelum pelaksanaan
sampling ini bisa dilakukan setiap hari
ketika ngambil yang hari pertama
diberikan lagi botolnya atau wadahnya
atau bisa keseluruhan Jadi kami mencoba
metode itu juga ada yang setiap hari
kami ambil terus kami berikan lagi ada
yang memang selama ini
langsung diberikan sebanyak
cari sampling kami dan kami minta udah
kami Tandai hari 1 2 3 4 5 sampai hari
keberapa sesuai kebutuhan untuk sampling
nanti akan kami ambil di akhir biasanya
akan kami ambil di akhir ada yang
seperti itu juga kami ingin mencoba
melihat Seperti apa kuantitas dan
kualitasnya perbandingannya antara
diambil setiap hari atau dengan
dikumpulkan terlebih dahulu nanti
diambil di akhir
dan setelah diberikan wadah ya
dikumpulkan sebelum tanya dari pedagang
ataupun dari masyarakat dan membawanya
ke tempat pengukuran setiap hari atau
sesuai kesepakatan tadi Nah ada yang
tidak nyaman biasanya per hari Nah kalau
di rumah tangga biasanya mereka tidak
nyaman ya nanti biasanya Sesuai dengan
kesepakatan diambil beberapa kali sehari
atau dengan karena ada kesibukan Nah ini
bisa diambil sesuai kesepakatan terus
baru diukur
timbulan minyak jelantahnya diukur
beratnya dan diukur
volumenya nah ini alat dan bahannya alat
dan
apa samplingnya Nah terus yang perlu
diperhatikan Bapak Ibu
ininya data pendukung yang
perhatikan juga untuk menunjang analisa
data yang
bisa dibilang lengkap sehingga bisa
memberikan informasi seperti
tujuan yang diharapkan tadi adalah
pertama sudah jelas melihat tren atau
mengidentifikasi timbulan ataupun nanti
bisa jadi untuk pengambilan keputusan
atau kebijakan di suatu wilayah beberapa
data penuntut pendukungnya antara lain
adalah data penghuni atau pengunjung
penghuni biasanya untuk rumah tinggal
atau rumah tangga kalau pengunjung itu
adalah untuk rumah makan kawasan kuliner
dan lain sebagainya terus data jenis
makanan bahkan kami juga mendata jenis
makanannya apa dalam satu hari bisa
menjual Berapa banyak bahkan kalau ikan
berapa potong atau Berapa kilo kalau
untuk umpamanya ayam Berapa kilo bebek
Berapa kilo berapa ekor atau berapa
potong terus juga ada merek atau brand
minyak goreng yang digunakan nah ini
akan berpengaruh nanti Apakah ada
pengaruh terhadap kualitas minyak Jalan
tasnya ataupun
lain sebagainya terus pengelolaan yang
telah dilakukan nah ini juga perlu
diketahui kalau ingin membuat suatu
kebijakan tentu kebijakan pengelolaan
minyak jelantah Kita juga harus tahu
pengelolaan eksisting seperti apa
terus ini gambaran timbulan minyak
jelantah
3 menit lagi ya Mbak Nisa ya sebenarnya
Oke
gambaran timbulannya jelantah di
beberapa wilayah ini beberapa tempat
yang pernah kami ambil data ini sebagai
gambaran
ternyata pada tahun 2020 itu
Kementerian Energi dan Sumber Daya
Mineral SDM sudah membuat semacam siaran
pers tentang sebuah potensi bisnis
energi yang menjanjikan ternyata pada
tahun 2019 konsumsi minyak goreng sawit
nasional mencapai 16,2 juta kilo liter
Bapak Ibu semuanya dan
40-60% nya itu
jadi minyak jelantah yaitu sekitar
6.46 sampai 9,72 juta kilo liter
sayangnya di Indonesia itu baru 3 juta
KM atau 18,5% nya dari total konsumsi
minyak goreng sawit itu yang baru
dikumpulkan atau yang dapat dikumpulkan
sehingga
dari 3 juta KM itu hanya 570 KM yang
dikonversi untuk menjadi sel dan
kebutuhan lainnya dan 2,4 juta KM
digunakan untuk minyak goreng daur ulang
dan ekspor
sehingga melihat ini ya sudah sangat
jelas ada potensi pengelolaan minyak
jelantah yang bisa kita lakukan
ini timbulnya jelantah di berbagai
wilayah Coba kami cari nah
ini wco adalah kita cari-cari secara
di ini di jurnal internasional biasanya
minyak jelantah itu istilahnya oil nah
di Eropa itu Uni Eropa kurang lebih satu
juta ton per tahun di Cina 5 juta Ton di
USA di Amerika itu 5,5 juta dan lain
sebagainya di UK ada segini nah Malaysia
negara
tetangga kita
0,5 juta ton
per tahun nah ini timbulnya jelantahnya
kalau di Indonesia seperti apa ini
beberapa lokasi mungkin sekedar sharing
ke Bapak Ibu nah ini di salah satu
wilayah di Sumatera Utara di Kelurahan
arjasari 2 Kecamatan Medan Amplas bahwa
timbulnya jelantahnya ada yang berkisar
antara
250 ml per hari ada yang 200 sampai 250
liter per hari
dan juga ini bisa dilihat bahwa
ini kita coba lihat rumah-rumah layak
huni dan tidak
layak huni nah rata-rata perharinya yang
layak huni itu 0,032 kg per hari atau
0,034 liter per rumah per hari kalau
yang tidak layak huni lebih rendah
antara berat
dan volumenya kurang lebih sama dan
berat jenisnya bisa dilihat nah bahwa
lebih tinggi yang layak huni berat jenis
minyak jelantahnya dan kemana minyak
jelantah ini di gua nah sebagian besar
ke tempat sampah ke selokan dan tanah
bisa dilihat bahwa tidak ada yang
mengambil Bapak Ibu kalau di rumah
tangga di sana
terus ini
di Kelurahan kecapi di Kota Cirebon Nah
kita coba ini ambil juga nah melihat ada
beberapa penelitian sebelumnya ini
penelitian sebelumnya
ternyata ada beberapa perbedaan
bahwa ternyata di Cirebon itu ada yang
digunakan kembali ini nah terus ada
diambil oleh pengepul ada yang diambil
oleh pengepul ada yang langsung dibuang
dan kalau dilihat nah Kami coba melihat
ada
analisis data kualitatif mengenai
Analisis domain taksonomi dan
komponen-komponensial tipe perumahan
jadi ada hubungannya atau tidak ya tipe
perubahan dengan permasalahan minyak
jalan tah ini jadi ternyata di wilayah
ini berdasarkan tipe rumah ini akan
mempengaruhi tingkat ekonomi dari
tingkat ekonomi ini berpengaruh terhadap
tingkat konsumsi minyak gorengnya besar
timbulan minyak jelanta yang dihasilkan
terus penggunaan minyak berulangnya juga
ternyata berpengaruh terus kesadaran
terhadap bahayanya juga mempengaruhi nah
ini yang
yang sudah kami publikasikan sebagian
besar sampai di sini nah seberapa besar
tingkat-tingkat ini masih dalam tahap
analisis yang nanti mungkin bisa setelah
kita publikasikan itu di beberapa tempat
jurnal dan lain sebagainya Mungkin bisa
kita sharing lagi
nah ini juga ada di Kelurahan kebun
bunga kota Banjarmasin kami analisa
berat dan timbulnya
dan volumenya antara rumah permanen semi
permanen dan lain sebagainya nah ini di
Kabupaten Sintang Kalimantan Barat ini
beberapa kita juga analisa secara
ini dari hasil kuesioner Bagaimana
hubungannya analisis domain taksonomi
dan
komponensial tipe perumahan berpengaruh
tidak dan apa dampaknya terhadap ketika
covid Seperti apa dampaknya nah ini juga
kita lakukan analisa terus ini gambaran
tema menuju lantai nih di Jawa Timur ini
di sekitar kampus Universitas Negeri
Jember nah ini timbulnya nanti mungkin
Bapak Ibu bisa ini karena waktu saya
udah lewat Ini
3 menit lagi ya minta waktu sedikit lagi
terus ini contohnya sampel yang kami
ambil sangat bervariasi Bapak Ibu Itulah
kenapa semakin banyak karakteristik yang
kami atau kita tentukan di awal target
yang kita tentukan di awal akan
mempengaruhi nanti hasilnya ini Bapak
Ibu bisa lihat ada sampel saat memakan
satu rumah makan 2 3 terus ada fried
chicken dan sebagainya ini sebagai
contoh bentuk-bentuk secara fisik minyak
jelantah yang kami ambil
ini juga ada perbandingan persentase
penggunaan minyak goreng oleh pedagang
kita bandingkan normal kondisi normal
dan saat pandemik nah ini yang coba kami
lakukan juga ada
perubahan ternyata terutama
dalam sisi volumenya nah ini juga
perilaku dari sisi perilaku tahu atau
tidak terhadap bahaya terhadap kesehatan
dan lingkungan cukup banyak yang tidak
tahu nah terhadap bahaya terhadap
kesehatan dan lingkungan
ini untuk wilayah DIY memang wilayah
sudah ada 15 lokasi yang kami sampling
dan 10 sudah selesai 5 dalam proses
ini contoh-contohnya mungkin ini saya
lewati aja ya Mbak Nisa ya
ini faktor yang mempengaruhi timbulnya
jelantah saya coba membagi
antara rumah tangga dengan rumah tangga
rumah tangga itu dipengaruhi oleh jumlah
penghuni jenis masakannya
Terus apa yang dimasak berarti ya terus
pengulangan penggunaan minyak gorengnya
nah ini juga berpengaruh tadi dari jenis
rumahnya juga Terus kalau non rumah
tangga itu wilayah rumah makan wisata
kuliner dan lain sebagainya lah ya bisa
dipengaruhi oleh jenis rumah makan terus
jenis atau variasi makanannya yang
operasional dan jumlah pengunjungnya
juga berpengaruh terhadap itu dan yang
paling penting tentu lokasi mempengaruhi
antara di Sumatera di Jawa di Kalimantan
sejauh ini sangat berbeda bapak ibu ada
ada beberapa perbedaan signifikan
Terutama ketika dibandingkan dengan
faktor sosial ekonomi dan budaya
ini rekomendasi terakhir ini dua
terakhir Mbak Nisa dari sini ada
beberapa kesimpulan yang bisa kami ambil
bahwa untuk pengelolaan perlu dari
sumber itu di rumah tangga itu ataupun
di tempat komersil itu perlu ada
pewadahannya secara terpadu ataupun cara
individu nah lalu dikumpulkan lalu
diolah Jadi selama ini memang banyak
yang dibuang terutama untuk di rumah
tangga ini kalau dari kami ya
rekomendasinya di pengelolaan akan
tetapi akan tetapi kembali lagi ke sini
Bapak Ibu Bagaimana ada unsur politik
ekonomi sosial teknologi lingkungan dan
secara legal ini mendukung terutama
legal dan secara politik itu mendukung
ketika ada peraturan dari unsur politik
dan legalnya itu mendukung ada
kebijakannya maka akan ada ya setidaknya
ada analisa secara ekonominya dampak
sosialnya juga dikaji kalau ada
pengolahan tadi ya Secara teknologi
seperti nantinya akan disampaikan oleh
pak Tatang dan dampak lingkungannya tadi
sudah kita ketahui kalau tidak dikelola
Seperti apa dan
ini tim dari saya tim dari kami mulai
dari ujung Sumatera sampai ke Kalimantan
baru saat baru itu yang bisa kami
lakukan tim dari laboratorium limbah
padat dan B3 teknik lingkungan
Universitas Islam Indonesia
selanjutnya untuk pengolahan mungkin
kepada Pak Tatang Terima kasih dari saya
mohon maaf Agak terlambat dan tadi
sempat putus saya akhiri Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
yaitu tadi penyampaian materi dari
pemateri pertama kita kemudian
selanjutnya mungkin kita akan langsung
berlanjut ke materi kedua kita yaitu
bapak Tatang Silahkan bapak
Sebenarnya Pak yabi bisa sampai panjang
saya sedikit
[Tertawa]
Oke baik
rambut saya kelihatan agak putih ya Di
sini ya memang putih memang ya
Baik terima kasih atas kesempatannya
Mbak Nisa mobil khusus
Pak hijrah gitu ya yang sudah memberikan
kesempatan untuk bisa saling berbagi dan
demikian juga Pak yabi tadi informasinya
luar biasa ya apa namanya
riset apa namanya
data-data yang memang tadi saya nggak
tahu nih ya tapi luar biasa potensi
minyak jelantah sebagai penyumbang
sampah gitu Pak ya yang cukup besar gitu
ya
Dan apa namanya ini menjadi
bahaya sekaligus peluang buat kita untuk
bagaimana
mengubah sampah itu menjadi sesuatu
yang lebih bernilai
apa bernilai secara ekonomis gitu ya
Salah satunya gitu ya Baik saya share
sudah terlihat ya Ibu Bapak sekalian
Mbak Nisa sudah ya
sudah terlihat Bapak Oke Baik saya
sengaja di kampus ini ya jadi biar agak
stabil
Ibu Bapak sekalian jadi tadi sudah
disampaikan oleh Pak yebi terkait dengan
pengelolaan ya jadi pengelolaan itu ada
pengelolaan ada pengolahan Nah jadi saya
kebagian yang pengolahan ceritanya nih
Ya seperti yang disampaikan Pak yebi
Tadi Ibu Bapak sekalian ini sekilas saya
tadi sudah disampaikan juga oleh Mbak
Nisa tadi ya tadi yang ada yang mau
nanya nomor telepon ini ada nomor
telepon saya ibu bapak sekalian jadi
nanti kalau boleh diskusi lebih lanjut
bisa via WhatsApp atau bisa
korespondensi melalui email begitu Ibu
sekalian misalnya ada data atau apa tapi
sekarang pakai WhatsApp apapun bisa
sekarang ya nggak usah pakai email cuma
kalau pakai email bisa tersimpan gitu ya
bisa tersimpan tapi kalau WhatsApp
mungkin akan hilang dalam satu minggu
gitu ya informasi-informasi tertentu
gitu Baik Ibu Bapak sekalian jadi
minyak jelantah tadi sudah disampaikan
oleh pak yebi gitu ya
saya mengacu pada peraturan menteri
perdagangan ya yang terbaru nih ya Ini
karena kemarin sempat sempat
gonjang-ganjing ya tentang
jelantah Tadi awalnya itu bisa diekspor
kemudian dilarang gitu ya Kemudian ada
kesempatan lagi untuk bisa di ekspor
gitu ya
Jadi sempat pada saat
bulan April ya itu ada peraturan menteri
Tahun 2022 juga gitu ya April 2022 Nomor
22 gitu ya Peraturan Menteri perdagangan
itu melarang gitu karena pada saat itu
terjadi kelangkaan minyak goreng gitu ya
jelantah itu terkena imbasnya salah satu
yang dilarang juga untuk diekspor pada
saat itu gitu ya wallahualam kenapa kok
bisa begitu ya jangan-jangan Nah jangan
jangan ini ada ada seperti yang
disampaikan Pak ya Ini digunakan ulang
gitu ya atau didaur ulang gitu ya Oke
Baik sedikit ya mungkin langsung kimia
sekali ini ya tapi saya kira nggak papa
untuk Pengetahuan ibu bapak sekalian ya
jadi minyak goreng itu senyawa utamanya
atau komponen utamanya itu adalah
kandungan kimianya itu adalah namanya
trigliserida trigliserida itu Ini ada
rantai panjang nanti di bawah
tergantung minyak gorengnya gitu ya
kalau minyak goreng kelapa sama minyak
goreng sawit itu akan berbeda nanti ada
minyak goreng yang dari kanola atau dari
bunga matahari gitu ya Ada minyak
kedelai gitu ya Bagi orang-orang yang
pengen tidak ada kandungan minyak
jenuhnya gitu ya itu biasanya pakai
canola yang 1 liter bisa Rp50.000 ke
atas gitu ya lebih mahal gitu ya seperti
atau minyak Olive gitu ya itu akan
sedikit berbeda karakternya dengan
minyak Palem gitu ya minyak kelapa atau
minyak sawit gitu ya atau minyak turunan
Palem lainnya gitu ya nah
harusnya minyak goreng yang normal itu
itu adalah full isinya adalah
trigliserida kalau misalnya ada tambahan
itu bisa ditambahkan dengan vitamin ya
biasanya vitamin A atau vitamin E gitu
ya karena vitamin A sama E itu kan salah
satu vitamin yang atau dua tadi ya salah
dua gitu ya Yang yang larut ke dalam
lemak gitu ya
jadi Adek vitamin A vitamin D vitamin E
atau vitamin K itu bisa larut dalam
lemak atau salah satu diantara lainnya
senyawa tambahan yang ada dalam minyak
goreng itu adalah antioksidan biasanya
pakai bha gitu ya ada untuk oksidanya
saya kalau
injeksi atau analisis
senyawaan kimia yang ada dalam minyak
goreng itu selalu muncul apa namanya
antioksidan ini ya supaya tidak tengik
tidak gampang tengik gitu ya Nah Ibu
Bapak sekalian ini ini
peristiwa-peristiwa yang nanti bisa
terjadi pada saat minyak goreng itu
diperlakukan
diperlakukan nah ini Bapak sekalian ya
Kenapa minyak goreng itu kemudian
berubah sifat menjadi jelantah ketika
menjadi jelantah itu berubah sifat nah
ternyata temperatur itu berpengaruh
terhadap
struktur dari trigliserida yang saya
sampaikan di awal tadi itu ya jadi
pemanasan kalau tadi Pak yebin
memberikan definisi itu berapa derajat
tuh sama maksimal 180 derajat gitu ya
itu kalau lebih daripada itu gitu ya
atau dalam waktu yang lama gitu ya itu
maka akan terjadi proses-proses yang
saya sebut di sini namanya hidrolisis
ini trigliserida juga struktur dari
trigliserida itu kalau terjadi
hidrolisis itu nanti menjadi asam lemak
ya kalau dia
terkena panas jadi terdekomposisi
menjadi senyawa-senyawa karbon biasanya
minyaknya jadi gosong nanti gitu ya
kalau panasnya terlalu tinggi gitu ya
biasanya kalau pakai api besar gitu ya
sering-sering pakai api besar atau
terjadi oksidasi nah oksidasi itu
biasanya terjadi pada
pada ikatan rangkapnya ini ya jadi di
sini ada ikan tangkapnya minyak yang
bagus minyak minyak yang layak konsumsi
dan tidak membahayakan itu adalah 5 yang
lemak yang tak jenuh tak jenuh itu
artinya ada ikatan rangkapnya Ibu Bapak
sekalian ya kalau bahasa kimia seperti
itu ya Jadi ini tetap dalam keadaan cair
nanti gitu ya dalam keadaan cair Tapi
kalau ini hilang ikatan rangkapnya satu
ini ya itu akan menjadi lemak padat
nanti Nah itulah yang kemudian
membahayakan kesehatan gitu ya termasuk
turunan-turunannya ya ini
termolisis ini nanti bisa menjadi angka
peroksida kalau hidrolisis Ini
menghasilkan asam lemak gitu ya oksidasi
ini bisa menghasilkan putusnya ikatan
rangkap di sini ya thermonis
gabungan dengan oksidasi itu bisa
menghasilkan
peroksida Nah itulah bahaya-bahaya yang
tadi disebutkan oleh Pak yang
pengaruhnya nanti kepada kesehatan Bapak
sekalian nah ini ini gambaran ya Ibu
Bapak sekarang ketika minyak itu
dipanaskan
jadi minyak tak jenuhnya turun drastis
ini ya jadi ikatan rangkapnya ini hilang
semua ini nanti kalau pemanasannya itu
sangat lama ya
kalau di Departemen Kesehatan itu
menyebutkan sekitar 10-12 jam pemanasan
ya jadi berapa kali berapa kali
gorengnya itu bukan masalah berapa kali
gorengnya tapi lebih kepada Berapa lama
pemanasannya itu ya Nah Silahkan ibu
bapak sekalian Bisa menghitung ya berapa
jam menggoreng nah ini total Total
ansuration-nya itu ikatan rangkapnya ini
Itu turun drastis jadi minyak eee minyak
jenuhnya itu bertambah banyak atau
minyak tak jenuhnya itu jadi turun
artinya sifat dasar dari minyak goreng
itu berubah gitu ya berubah drastis nah
pada saat terjadi proses penurunan ini
pun ya itu disertai dengan terjadinya
pembentukan peroksida ya
peroksida ini makin lama bisa turun lagi
ya ketika pemanasannya agak lama gitu ya
tapi di awal ya di awal-awal nih ini
muncul terus tidak di sinilah peluang
terjadinya seperti karsinogenik gitu ya
kemudian penyakit degeneratif itu karena
pengaruh-pengaruh peroksida ini ya
sedangkan
total asetation-nya itu turun gitu ya
Artinya lemak jenuhnya itu bertambah
banyak itu akan bisa
berpengaruh kepada
penyempitan pembuluh darah gitu ya
naiknya kolesterol dan sebagainya ya itu
efek-efek yang disebabkan oleh minyak
goreng yang dipakai ulang gitu ya tanpa
ada pengolahan lebih lanjut gitu ya Nah
kemudian ini ketika pemanasan lebih
banyak gitu ya ini masuk angka apa
asamnya makin banyak nih ya Asam
lemaknya makin banyak jadi di sini putus
Ibu sekalian ya di sini putus Nah jadi
asam lemak asam lemak banyak nih ya jadi
satu trigres Ridha itu ada 3 asam lemak
ya yang bergabung dengan gliserol di
sini gitu ya kemudian ada foaming
foaming ini biasanya disebabkan oleh
kalau kita menggoreng yang mengandung
protein Nah itu biasanya ada gelembung
gitu ya Misalnya kalau Bapak Ibu
sekalian
menggoreng telur gitu ya Nah itu
langsung pasti ada gelembung di situ ya
karena telur itu isinya protein gitu ya
protein beda sama ikan gitu ya tapi ikan
tuh juga protein tapi dia tidak cair
gitu ya menyatu dengan
protein-protein yang lain Jadi tidak
terlihat adanya foaming di situ ya
kemudian pasti viskositasnya akan
semakin turun
yang tadinya kental itu menjadi sangat
encer di situ ya karena tadi ini
ansutrationnya jadi tambah kental di
sini ya tambah kental jadi ya terlihat
dari warnanya yang makin gelap Gitu
Biasanya seperti itu nah yang menarik
lagi di sini juga terjadi polimerisasi
gitu jadi lemaknya itu menjadi polimer
gitu ya makanya kemudian muncul endapan
disitu biasanya nah ini Ibu Bapak
sekalian ketika minyak goreng itu
dipanaskan dalam waktu jangka waktu yang
sangat lama gitu Ya setidaknya lebih
dari 12 12 jam gitu ya itu yang terjadi
jadi ada proses hidrolisis ada
termolisis sama oksidasi nggak papa Ya
saya sampaikan bentuk kimianya supaya
Ibu Bapak sekalian bisa membayangkan
Bagaimana
senyawa-senyawa berbahaya tadi itu bisa
terbentuk gitu ya Kenapa kok bisa
terbentuk dengan pemanasan apalagi kalau
ada air Ibu Bapak sekalian ya goreng itu
kan nggak mungkin nggak pakai air gitu
ya pasti ada airnya kecuali goreng
kerupuk kali ya
nggak ada akhirnya mungkin ada airnya
dikit tapi kalau Grand tempe goreng ikan
yang
berbumbu gitu ya pasti itu ada airnya
nah air itu membantu proses hidrolisis
juga ini ya itulah yang kenapa kemudian
minyak itu bisa menjadi asam lemak
tingkat asamnya sangat tinggi gitu ya
Nah itu sangat berbahaya juga bagi
kesehatan
nah baik ya ini misalnya ya ini saya
ngambil ya dari
berwarna hitam cireng gitu ya cireng
seperti yang disampaikan
mahasiswa itu beda pikirannya ya
Mahasiswa itu bukan kualitas yang
dilihatnya tapi kuantitas ya gitu ya
kuantitasnya
makin banyak lauk atau makin banyak
nasinya gitu ya Dan makin nikmat itulah
yang dilihat bukan kualitasnya mau dia
merusak kesehatan atau sebagainya gitu
ya ya nggak terlalu penting itu ya
makanya kalau menjual makanan itu
enaknya ya Yang yang diutamakan bukan oh
ini mengandung kesehatan itu bisa enggak
terlalu laku ya biasanya yang enak gitu
ya yang laku ya
walaupun itu mengganggu kesehatan gula
darah naik itu pun enggak enggak terlalu
penting gitu ya terlalu penting kalau
buat konsumen ya ya itulah perlunya
edukasi ya tapi namanya lidah itu tidak
bisa anu ya tidak bisa langsung di cut
gitu ya karena itu kenikmatan dunia
datanya begitu ya kalau masalah mati
mungkin urusan Allah nanti gitu ya Ini
namanya mati konyol ini enggak ada
berusaha dulu gitu ya Nah ini dibebas
kalian punya jelatah ya ini baru cireng
ya
gimana pecel lele gitu ya pecel lele itu
nggak nggak pernah ada Saya pernah mau
minta minyaknya gitu ya untuk untuk
riset gitu ya Wah nggak boleh gitu ya
karena nanti akan ditambah itu ya bukan
dihilangkan gitu ya karena minyak goreng
itu nanti kan akan nempel di lelenya
atau di Tempenya gitu kan lama-lama kan
berkurang juga jatuhnya gitu ya Nah dia
tuh nggak akan nggak akan apa namanya
mungkin Prinsipnya yang sesuai dengan
Departemen Kesehatan tadi lebih dari 10
jam gitu Saya mungkin menggorengnya
belum 10 jam nah sebelum 10 jam itu
minyaknya sudah habis gitu ya karena
sudah nempel di lele semua Mungkin
begitu
alasan mereka gitu ya Nah ini ya Nah
tadi mungkin belum melihat tabel apa
namanya grafik tadi ya tukang lelenya
tapi tukang lele kan nggak penting dia
jangan-jangan enggak makan juga mungkin
ya yang makan konsumen yang
dia menjual saja nah ini efek kepada
lingkungan ya
saya enggak enak nih sama teknik
lingkungan karena setiap punya jalan
tadi buang ke lingkungan ini
Tentunya enggak dibuang kekinian
lingkungan enggak pakai teknik ya tapi
lingkungan aja ya nah ini misalnya
seperti saya sampaikan tadi ya Kenapa
dia bisa menutup drainase ya karena tadi
membentuk lemak jenuh ya lemak jenuh itu
pada keadaan dingin atau temperatur
kamar dia akan membeku gitu ya
bedanya minyak sama lemak itu karena
minyak itu punya ikatan rangkap tadi
sehingga dia bentuknya cair gitu ya
sedangkan love minyak eh lemak ya lemak
hewan lemak apapun gitu ya maka dia
padat jatuhnya gitu ya dalam keadaan
kapsi ee suhu kamar Nah kalau di
drainase kan enggak ada drainase yang
hangat gitu ya atau panas gitu ya Nah
dia pasti dalam bentuk ee dalam
temperatur kamar gitu ya maka dia akan
bisa menyumbat ya menyumbat drainase
tadi ada yang disampaikan tadi oleh pak
eee apa apa ya salah satu yang saya juga
membaca komen tadi ya komentar Gimana
kalau disimpan di tanah gitu ya ditimbun
di tanah nah ini Ibu Bapak sekalian ya
Minyak itu rantai karbonnya panjang gitu
ya lemak itu panjang besar gitu ya
sampai mungkin 20-an atau 15 karbon di
situ nah itu tidak mudah untuk
mendegradasinya ya Bahkan dalam tubuh
kita itu tidak mudah juga ya makanya
lemak itu atau minyak itu itu kan energi
cadangan Kalau dalam 4 sehat 5 sempurna
itu karena
metabolismenya itu sama gitu ya bisa
makan sekarang itu mungkin besok baru
jadi energi gitu ya Nah seperti itu
itupun dalam waktu yang dengan apa
namanya dengan
enzim yang kompleks dalam tubuh kita
gitu ya apalagi dia di tanah gitu ya Nah
di tanah itu mungkin suatu saat akan
hancur ya cuma mungkin akan sangat lama
belum
sampai hancur dia sudah kemana-mana
sudah ke perairan akhirnya menutupi
bagian atas perairan sehingga kemudian
bod-nya naik gitu ya bodnya naik ya
Sehingga kemudian masuknya sinar
matahari nggak bisa masuk sehingga
Plankton juga mati gitu ya itu juga
disuruh oksigennya itu juga juga akan
turun gitu ya Nah sehingga macam-macam
efeknya itu sehingga biota air itu jadi
jadi tidak ada jatuhnya gitu ya makanya
akhirnya mengganggu ekosistem air di
sini ya dan
dampak yang lain ya Nah ini ada namanya
praktek Penjernihan jelantah menjadi
minyak curam ini yang saya curigai ya
Kenapa minyak curah itu dilarang sempat
kemarin ya karena
sangat mudah untuk mengubah jelantah
dengan menjadi minyak curah gitu ya Iya
kalau prosesnya benar dan tidak
menggunakan bahan-bahan yang berbahaya
tapi kalau menggunakan bahan yang
berbahaya seperti saya pernah melihat
itu pakai bleaching ya pakai
by clean itu ya Oh merk jadinya ya
pemutih gitu ya itu kemudian jadi jernih
sekali gitu ya Salah satunya pakai
begitu gitu ya ada yang teknik-teknik
yang sering banyak di YouTube Itu pakai
apa namanya tepung terigu gitu ya jadi
larutan ke air Terus dimasukin gitu ya
itu sebenarnya malah menambah banyak hal
cuma mengurangi mengurangi
Warnanya pucat saja warnanya tapi
sebenarnya justru dia menyumbang lebih
banyak lagi
apa namanya penyakit di situ ya karena
terigu dan airnya itu juga membantu
lebih banyak lagi jatuhnya gitu ya itu
ya jadi memang ada kalau mau
menjernihkan ada teknik yang mungkin
aman bagi kesehatan gitu Ya baik ini
bahaya kesehatan tadi sudah disampaikan
oleh pak yebi gitu ya Saya lanjut aja ya
tadi sudah saya jelaskan sekilas
Bagaimana keterkaitan antara senyawa
yang dihasilkan dari proses pemanasan
dengan penyakit yang ditimbulkan tadi ya
nah
ini tahun berapa ini Tahun 2022 kemarin
sempat dilarang ya penjualan minyak
goreng curah gitu ya karena itu ada
potensi dia Mere cycling dari atau
mereving dari minyak jelantah gitu ya
Oke Baik bahkan di sini juga ada
peraturan di mana nih di Nusa Tenggara
Barat ini ya saya cari-cari ini tahun
2017 pun itu ya sudah ada peraturan
seperti ini menjual minyak goreng atau
pengepul aja itu juga tidak
diperkenankan ketika dia ilegal jadi
tidak ada kontrol di sini ya Sehingga
apa namanya bisa
apa namanya kontrol itu penting untuk
mengetahui bagaimana proses
refining itu dilakukan gitu ya atau
dijadikan apa ini minyak gorengnya gitu
ya
Nah itu Ibu Bapak sekalian nah bagaimana
supaya minyak goreng ini tidak merusak
lingkungan sekitar gitu ya jadi tidak
merusak tanah tidak merusak air gitu ya
Bahkan tidak merusak kesehatan maka
penting kita mengolah Bagaimana minyak
jelantah itu
dikonversi menjadi produk-produk yang
lebih aman gitu ya atau menjadi produk
lain yang bisa dimanfaatkan untuk fungsi
lain Jadi bukan untuk menggoreng lagi
gitu ya
dulu minyak goreng cukup populer ya
ketika ada kebijakan tentang
[Musik]
biodiesel itu ya pada saat itu ya karena
kalau biodiesel kita menggunakan minyak
nabati yang ditanam misalnya dari cara
atau dari nyamplung dan sebagainya itu
cukup
membutuhkan waktu yang cukup lama gitu
ya untuk menunggu panen dan seterusnya
gitu ya Nah kalau kita menggunakan CPO
maka kita akan bersaing dengan industri
pangan gitu ya jadi oil for food atau
oil for energy gitu jadinya seperti itu
Nah itu beautiful ya pada saat itu ya
dilemanya sehingga muncul kita
menggunakan minyak nabati yang non
Edible ya yang tidak bisa dimakan gitu
nah salah satu non Edible itu adalah
minyak jelantah ya
komponen-komponen utamanya itu masih
banyak jadi itu masih banyak cuman di
situ asam lemaknya tinggi gitu ya
kemudian
peroksidanya terutama yang tinggi gitu
ya itu menyebabkan proses pembuatan
biodiesel itu terganggu Nah itu bisa
dihilangkan sebenarnya dihilangkan
dengan mudah dan itu yang saya riset
sejak tahun 2014 gitu ya bagaimana
membuat biodiesel yang saya tidak tidak
mengarah kepada orang yang
bermodal besar gitu ya saya lebih kepada
masyarakat sekitar UMKM dan sebagainya
bagaimana saya membuat metode yang nanti
bisa dimanfaatkan oleh UMKM dengan biaya
murah itu itu sebenarnya Tujuan utama
pertama gitu ya nanti saya Ceritakan
sedikit Bagaimana perjalanan riset saya
sampai kemudian saya menemukan metode
yang Final gitu ya yang mungkin nanti
bisa diterapkan kepada Ibu Bapak
sekalian gitu ya oke yang pertama
selain dijual bebas ya sekarang sudah
bisa dijual bebas nih berdasarkan
peraturan menteri perdagangan Tahun 2022
juga ya Nomor 50 ini yang terbaru
setelah ada protes ketika ada peraturan
menteri perdagangan tahun Nomor 22 itu
ya itu banyak protes ya termasuk anggota
DPR gitu ya akhirnya kemudian muncul
peraturan baru yang
2022 juga Nomor 50 gitu ya itu
diperkenankan untuk diekspor gitu ya di
ekspor akhirnya jelantah jadi populer
lagi jadi
bagi saya sebagai penggerak biodiesel
pada saat itu ya itu langsung saya yang
lemes gitu ya karena saya tidak bisa
mendapatkan bahan baku murah jatuhnya
gitu ya karena orang lebih suka menjual
secara mentah untuk ekspor gitu ya
Karena harganya lebih baik gitu ya saya
dulu menghitung Kalau minyak goreng
minyak di lantai itu harga 1000 atau
2000 itu biaya produksi atau bepnya ya
hpp-nya itu sekitar 5500 gitu sampai
6000 gitu ya Nah itu nggak nggak masuk
nggak masuk Jadinya kalau sekarang
minyak goreng aja bisa minyak jelanta
aja bisa harga 4000 gitu ya itu tak
tambah tinggi lagi ya selama
solar itu masih disubsidi oleh
pemerintah gitu ya jadi biodiesel tidak
cukup seksi gitu ya makanya saya beralih
Bagaimana
mengalihfungsikan biodiesel itu sebagai
sebagai apa namanya sebagai bahan baku
sebagai bahan bakar mobil gitu ya atau
kendaraan gitu saya alihkan kepada
industri rumah tangga untuk pengganti
gas gitu ya Minyak apa namanya minyak
tanah gitu ya atau untuk nelayan dan
seterusnya gitu ya Oke
ini yang paling yang paling sederhana
ini
ya refining itu artinya didaur ulang Ya
dibikin baik kualitasnya ya minyak
goreng tadi
digoreng apa namanya dipanaskan itu
menimbulkan banyak senyawa berbahaya
tadi ya Nah itu dihilangkan ya
dihilangkan ya
atau produk turunan yang lain misalnya
menjadi biodiesel yang saya sampaikan
tadi atau sabun atau jadi lilin ya atau
bio lubrican jadi pelumas ya sebenarnya
banyak yang bisa kita lakukan dari
minyak jelantah ini ya sebenarnya dan
bisa dikerjakan secara UMKM gitu nah ini
contoh ya refining saya malah
mendapatkannya ini dari Departemen
Pertanian ini ya metode ini ya Jadi ini
bahan-bahannya ya kita pakai
Karbon Arang gitu ya Karbon Arang dari
sekam padi gitu ya karbon arang sekam
padi itu bikinnya kan dibakar gitu ya
sampai dia Timbul barat kemudian disiram
air gitu ya itu dijemur gitu ya dijemur
Nah itu kemudian ada soda api gitu ya
soda api kita sebut dengan Koh ya dan
minyak jelantah ini beberapa komposisi
ya komposisi nah caranya bagaimana yang
pertama kan kita preparasi terlebih
dahulu nih
terlebih dahulu
Bagaimana diaktivasi dulu anunya ya
karbon aktifnya supaya nanti kenapa
ditambahkan dengan soda api itu supaya
nanti pori-porinya tuh besar ya membesar
ya karbon karbon itu diaktifkan
Ceritanya tuh ya Karbon Arang itu agak
nutup gitu ya tapi dengan soda api itu
nanti akan porinya akan besar gitu ya
Nah itu nanti bisa untuk
menyerap ya nanti dicuci dengan aquades
untuk menghilangkan kelebihan dari
Natrium hidroksidanya ini ya Nah
kemudian dikeringkan oven 400 derajat ya
untuk menghilangkan kandungan air yang
mungkin masih ada di dalam pori-pori itu
sehingga karbonnya menjadi aktif gitu
jadinya karbon aktif jatuhnya gitu ya
Nah setelah itu nah jelantahnya baru
bisa kita gunakan untuk disaring di sini
ya disaring dengan cara di pertama di
Saya punya minyak goreng saya tambahkan
ke dalamnya serbuk dari Karang aktif ya
serbuknya jangan terlalu halus juga
kalian ya karena kalau terlalu lolos
nanti dia lolos saringan gitu ya Jadi
agak besar-besar saja enggak masalah
gitu ya dalam bentuk arang aktifnya itu
ya Nah itu nanti direndam Ya
selama semalam gitulah ya Nah itu nanti
besok minyaknya sudah jernih gitu ya
dari hasil penelitian ya dari hasil
penelitian ini salah satu
penggeraknya gitu ya yang pro terhadap
refining minyak goreng itu itu adalah
Misalnya teman-teman dari ITS gitu ya
10 November gitu ya atau dari
teman-teman dari Universitas Brawijaya
itu mereka Pro jadi pada saat itu saya
pernah ikut
pengelolaannya apa webinar pengolahan
minyak di situ ada ada asosiasi minyak
di lantai Indonesia ada Pertamina Ada
Kementerian gitu ya dan ada dari apa
namanya dari kalangan akademisi gitu ya
Nah ini ada tarik ulur di situ ya Jadi
ada dua mazhab gitu jadinya gitu ya
eee saya masih
mengadopsi ini ya karena ini masih aman
karena tidak ada bleaching di situ ya
tidak ada penambahan kaporit atau
penambahan
klorin gitu ya Misalnya menggunakan by
clean atau sejenisnya gitu ya itu masih
aman Saya kira kalau hanya menggunakan
karbon aktif gitu ya seperti itu dibebas
kalian nah ini hasilnya Ya ini yang
minyak goreng jelantah gitu ya ini
kemudian menjadi minyak goreng yang
sudah terhilangkan apa namanya
warnanya ya warnanya jadi layak pakai
lagi gitu ya Ini kalau untuk
industri-industri yang
mungkin terbatas dananya modalnya untuk
yang berkaitan dengan gorengan itu bisa
menggunakan teknologi ini gitu ya
gorengan tuh di Indonesia tuh kayak
nggak mungkin di anu ya
dihindari gitu ya
bahkan ini lihat aja nanti yang
menjelang Romadhon ini ya Wah itu
Romadhon itu bukan kolak yang terkenal
tapi gorengan gitu ya gorengan buka
puasa tanpa gorengan tuh kayak nggak
buka puasa gitu kan
padahal sunnahnya Rasulullah itu berbuka
puasa itu dengan yang manis-manis ini
malah gorengan gitu ya tapi itulah
nikmatnya gitu ya nikmatnya gorengan
gitu Saya kira Ya saya juga salah satu
penyebab gorengan Ya baik Nah Ibu Bapak
sekalian
salah satu
konversi yang lain itu adalah dijadikan
sabun jelanta
ya sabun pada umumnya kan menggunakan
minyak gitu ya minyak minyak nabati gitu
ya minyak nabati dan
minyak
jelantah Itu kan asalnya memang dari
minyak nabati awalnya itu ya Nah jadi
memang Tentu saja dia harus dihilangkan
komponen-komponen berbahayanya tadi
misalnya seperti perlakuan refining tadi
gitu ya baru kemudian kita tambahkan
apa namanya
NaOH gitu ya kayak pembuatan sabun biasa
lah jadi Bapak sekalian ya itu nanti di
mixer gitu ya sampai dia kental gitu kan
dia membentuk garam namanya sabun itu
tadi kemudian ditaruh di cetakan gitu ya
dalam keadaan panas tentunya ya cetakan
Jangan lupa nanti tambahkan essence atau
parfum atau apa yang yang menyebabkan
nanti baunya jadi wangi gitu ya nanti
ditinggal satu malam itu besoknya sudah
jadi padatan sabun jadinya ya itu ya ini
sabun yang paling sederhana ini memang
real sabun jelantah Ibu sekalian ya jadi
memang masih ada warna
kuning-kuning dari minyaknya gitu ya
jadi tidak sangat bening gitu ya kalau
mau bening itu memang harus ada refining
lebih baik gitu ya Atau jangan
menggunakan minyak goreng menggunakan
minyak yang warnanya putih seperti
minyak kelapa gitu misalnya gitu ya
Oke teknologi yang lain namanya bio
lubrican jadi dia jadi pelumas ini agak
teknologi tinggi walaupun sebenarnya
kita bisa membuat sendiri Tapi kalau
untuk kebutuhan pasar atau kebutuhan
masyarakat ini tidak terlalu
signifikan gitu ya ini biasanya lebih
kepada industri yang yang melakukan
nanti ya
dan yang terakhir
andalan saya ini jadinya saya adalah
biodiesel
tadi Pak ini tahun 2019 ya tadi
menyampaikan yang baru ya 2023 itu
Indonesia nggak ada di situ ya padahal
pada tahun 2019 ya ini berdasarkan data
BPS gitu ya itu kita punya potensi itu
sekitar 13 juta ton luar biasa nih ya
kita kayak bisa mandi minyak goreng itu
kan Indonesia itu kan salah satu yang
penggemar gorengan
kita mungkin berpikirnya Taiwan Gitu ya
gorengan-gorengan Gitu ya atau Korea
atau Jepang gitu ya tapi ternyata
Indonesia luar biasa macam-macam
produknya ya Nah ini Ibu Bapak sekalian
ya jadi luar biasa potensinya ya kalau
kita bisa ubah tidak perlu diekspor gitu
ya tapi kita kemudian Mandiri menjadi
produk sendiri gitu ya itu akan akan
luar biasa saya kira ya tapi orang
Indonesia lebih mudah lebih gampang ya
menjual mentah gitu ya karena lebih
gampang gitu ya
begitu ya jadi masih banyak potensi
minyak jelantah untuk biodiesel gitu ya
walaupun tergantung nanti kebijakan ya
kalau solar itu kalau ada subsidi
terhadap ebt energi baru terbarukan itu
akan mungkin akan sangat ramai produksi
biodiesel selama ini masih diperankan
oleh industri-industri besar ya saya
memperkirakan kalau ada subsidi gitu ya
terhadap gitu ya itu maka masyarakat pun
bisa membuatnya saya bantu deh dengan
teknologi yang saya punya gitu ya supaya
kita sama-sama maju gitu ya sama-sama
bisa mandiri energi gitu kita seperti
itu
Nah jadi kalau kita bisa
memanfaatkan 13 juta Ton Ini pemerintah
itu bisa
hemat anggaran tuh 345 miliar gitu ya
itu bisa bayar utang kita itu yang
sampai 67000 sekarang itu triliun gitu
ya Luar biasa ya nah jadi Indonesia
memang surganya minyak jelantah gitu ya
jadi mau cari jelantah Indonesia ya the
winner Indonesia
nah
unisel ini adalah
salah satu sumber energi ya sumber
energi untuk mengatasi
kesenjangan ini nanti ya krisis ini
nanti
diperkirakan
oil itu akan habis di 2050
itu nggak lama ya Ibu Bapak sekalian ya
tinggal 20 tahun lagi ya mungkin
adik-adik ini ya kalau saya sudah
pensiun mungkin ya
20 tahun lagi gitu ya Nah ini habis nih
terus Kalian pakai apa ya Nah itulah
pakai videosel jadinya gitu ya gas itu
nanti juga 2016
maka kita wajib mengembangkan energi
terbarukan
ini merupakan salah satu dari beberapa
jenis energi terbarukan gitu ya dan
prosesnya
bisa dilakukan secara walaupun tidak
harus masuk kimia atau mempelajari kimia
gitu ya Insya Allah Bapak Ibu sekalian
bisa melakukannya gitu ya
Oke ini juga mendukung gitu ya Gas gitu
ya Yang yang semakin langka gitu ya Nah
ini saya kira ini banyak yang sudah tahu
ya bagaimana membuat biodiesel biodiesel
itu minyak yang sudah di refining tadi
ya yang di refining dihilangkan terutama
asam lemaknya karena kita menggunakan
katalis basah gitu ya katalis basah itu
kalau ada asam lemak dia membentuk sabun
jatuhnya gitu ya maka supaya
biodieselnya itu bebas dari sabun maka
dihilangkan dulu asam lemaknya ya
nah kemudian yang utama kita menggunakan
metanol atau bisa pakai etanol mana yang
muda yang murah deh Bisa dua-duanya gitu
ya etanol kan bisa dibuat pakai
fermentasi biasa ya tape gitu ya dan
sebagainya bisa dibuat secara mandiri
kalau metanol itu bisa pakai yang curah
gitu ya
misalnya industri
laundry itu parfumnya biasanya
pelarutnya adalah metanol Nah itu
biasanya kita bisa join di situ ya
mungkin harganya 3000 sampai 4000 ya 1
liter dan itu bisa dipakai berkali-kali
ya Nah nanti dipanaskan gitu ya kalau
ini metode konvensional ya dipanaskan
ya kan itu namanya reaksi namanya tran
esterifikasi gitu ya nanti kelebihan
bahasanya itu naohnya itu nanti dicuci
kemudian dihilangkan kandungan airnya
gitu ya baru kita mendapatkan biodiesel
dan produk akhirnya adalah produk
lainnya produk sampingnya adalah
gliserin ya gliserin ini nanti bisa
diolah lebih lanjut menjadi pelumas gitu
ya Bahkan dalam riset saya yang terbaru
ini saya ubah menjadi aditif bahan bakar
gitu ya aditif biodiesel atau Sori solar
atau aditif premium
Nah ada permasalahan di biodiesel itu
yang pertama dia membutuhkan energi yang
cukup tinggi untuk membuatnya Saya
membutuhkan temperatur sekitar
75 derajat Celcius untuk menggabungkan
antara metanol dengan minyak gitu ya
Kenapa harus panas karena minyak dan
metanol itu tidak bisa bersatu ini hidro
yang ini
hidrofilik gitu ya jadi nggak pernah
akan bersatu minyak sama air itu kan
nggak bersatu gitu ya kalau Bahasa
kimianya itu polar dan nonpolar itu
nggak bisa bersatu like this like
namanya gitu ya Nah maka supaya larut ya
kayak ibu bapak sekalian kalau bikin
lodeh atau bikin apa namanya bikin opor
gitu ya santan sama air gimana mau
bersatu kecuali dipanasin gitu ya kalau
bikin opor Nggak cuma campur-campur
diudeg-utek gitu ya kayak bikin cendol
gitu nggak bisa ya harus dipanaskan gitu
supaya nyampur jadi satu bumbunya itu
bikin kopi gitu ya kalau nggak cuma
pakai air dingin ya ngapung aja Kopinya
nanti gitu ya Nah harus pakai panas Nah
itu maksud saya gitu ya Kenapa high
energi di sini Nah nanti saya punya
solusi supaya tidak high energi kalau
perlu nggak pakai energi gitu ya masa
bikin energi pakai energi kan lucu gitu
ya impas jadinya gitu ya Nah kemudian
lama bisa 2 jam kalau bikin pakai NaOH
itu 2 jam saya menemukan metode yang
baru 15 menit selesai ya sudah bisa jadi
biodiesel tanpa pemanasan ya kalau
misalnya ada pemanasan itu paling 35° ya
hangat saja itu ya kemudian pemisahannya
susah gitu ya karena NaOH itu larut air
jadi kalau mau menghilangkan kelebihan
dari naohnya itu itu harus dicuci pakai
asam gitu ya nah jadi malah Banyak Regen
yang hilang jatuhnya gitu ya jadi banyak
komponen yang bahan-bahan baku yang
hilang gitu ya maka akhirnya sasaran
saya sebenarnya ini ya saya tidak sampai
berpikir kepada mobil atau yang lain
gitu ya saya lebih berpikir bagaimana
orang-orang kita itu Makmur gitu ya
orang yang jual gorengan ini Makmur jadi
bahan baku Saya berharap bahan bakarnya
itu dari biodiesel itu sendiri gitu ya
jadi dari limbah mereka untuk mereka
gitu ya harapannya seperti itu ya ini
mungkin ini bukan saya ya Pak Feby
Kayaknya juga bukan ya ini kalau
laki-laki supaya tidak kena minyak kayak
gitu
nah ini juga Farmer juga untuk
menggerakkan diesel mengambil airnya
misalnya untuk mengalirkan air gitu ya
dan bahkan nelayan itu bisa menggerakkan
mesin kapalnya gitu ya ini riset saya
ini ya Ibu pesannya sampai saya temukan
ya terakhir itu 2019 ya sampai saya
akhirnya mentok Saya males meniti lagi
gitu ya di sini karena sudah Kayaknya
udah selesai nih ya ini
biodieselnya sampai 97 derajat 97% ya
kemurniannya kemudian rendemennya itu
bisa 75% gitu ya Sesuai dengan
studiometrinya gitu ya saya pakai
katalis hidrogen Ibu Bapak sekalian bisa
bikin sendiri
bisa pakai cangkang telur ya bisa pakai
Abu sekam gitu ya itu bisa digabung gitu
ya tapi saya pakai cangkang telur
kemarin cukup efektif ya juga efektif
cuman di situ ada
saya menggunakan sesuatu ya Yang yang
berbeda supaya tidak ada pemanasan saya
menggunakan
apa namanya menyatukan antara metanol
dengan minyak karena dia sifatnya
seperti emulsifier gitu
reaksi itu bisa terjadi kalau dia dalam
satu fasa ya suami istri itu akan
terjadi ikatan ya kalau dia satu Satu
Frekuensi gitu ya kalau nggak Satu
Frekuensi biasanya cerai nanti gitu ya
jadi harus Satu Frekuensi satu fasa itu
ya
nah ini saya mencoba Bagaimana membuat
metode
penurunan asam lemak ini juga bisa
digunakan untuk menurunkan peroksida
tapi Kebetulan saya menggunakannya untuk
biodiesel karena biodiesel itu nggak
dimakan gitu ya Nah metode yang saya
gunakan ini pakai pelarut ya pakai
pelarut Ya kalau karena paten saya tidak
bisa cerita di sini ya jadi suatu saat
lah nanti ya saya ceritakan kalau
padanya sudah habis nanti saya ceritakan
gitu ya tapi ini sangat efektif gitu ya
jadi turun bisa sampai 90% gitu ya
kandungan asam dan kandungan
peroksidanya dengan metode yang tanpa
pemanasan pemanasan sebentar lah
pemanasan sebentar ya
Nah akhirnya saya berpikir ya karena ini
eee saya membuat alat gitu ya karena
harapannya karena kalau jual biodiesel
langsung itu enggak menguntungkan ya
karena minyak jelantahnya sudah mahal
gitu ya saya menjual alatnya saja
nyewa alat gitu ya gitu harapannya
penghasil minyak jelantah seperti
restoran hotel atau rumah tangga itu
bisa mengolah bahannya sendiri saya
sewakan mungkin alat gitu kan Ya dia
mengolah bahannya sendiri tapi jadi
energi dia sendiri gitu nah itu kan
akhirnya begitu ya Jadi sampai nanti
pemerintah mengeluarkan subsidi gitu ya
atau Solar tidak disubsidi lagi nah saya
berani menjual
biodiesel gitu ya Tapi sementara saya
jual alatnya gitu ya dengan teknologi
yang sudah namanya bioportalis ya ini
biodiesel portable multi katalis
Oke ini beberapa apa ya ini saya sempat
pameran di ristek dulu itu ya Ini yang
alat yang sudah disederhanakan ya kalau
dulu alatnya cukup begini ya jelek gitu
ya Nah ini kemudian saya Sederhanakan
jadi begini gitu ya kemudian saya
Sederhanakan lagi lebih seperti ini ya
ini beberapa produk yang saya sampaikan
waktu itu ya
Oke saya kira itu ya Ini produk ya ini
saya mungkin mau Tunjukkan bagaimana
biodiesel itu bisa akhirnya menggerakkan
mesin
penggiling atau mesin
pompa air ya
ini mesin dongfeng gitu ya
tinggal dimasukkan ke sini ya itu
bisa menggerakkan ya jadi bahan bakarnya
pakai ini ini full biodiesel b100 kalau
pemerintah sekarang mau baru B baru b35
gitu ya saya sudah beli 100 ini ya jadi
full beau diesel jadi tidak ada
penambahan solar gitu ya Baik Ibu Bapak
sekalian itu saja yang mungkin bisa saya
sampaikan
mudah-mudahan bisa memberikan inspirasi
dan Mari kita maju bersama untuk
mengelola lingkungan kita ya supaya
sehat gitu Ya baik terima kasih
kembalikan kepada Mbak Nisa
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Waalaikumsalam Warahmatullahi
Wabarakatuh baik itu tadi penyampaian
materi dari kedua pemateri kita hari ini
yaitu bapak
SMA dan Bapak Doktor Tatang cabor
Julianto SSI MSI yang sangat luar biasa
sekali ya Bapak Ibu sekalian
Wah kalau dilihat-lihat juga ternyata
sudah ada banyak sekali pertanyaan dari
bapak ibu peserta webinar beserta
diskusi-diskusi ringan di kolom chat nih
tapi sebelumnya saya ingin
menginformasikan terlebih dahulu kepada
para peserta yang mungkin ingin request
materi namun belum sempat untuk
menghubungi admin itu dapat request
materi terlebih dahulu
melalui Link yang telah admin kami
kirimkan di kolom Chat Zoom ya Bapak Ibu
sekalian kemudian
untuk acara selanjutnya sebelum kita
masuk ke sesi tanya jawab kita akan
melakukan sesi foto bersama terlebih
dahulu ya Bapak Ibu sekalian untuk sesi
foto bersama kali ini saya akan dibantu
oleh admin kami
untuk para peserta saya mohon untuk
dinyalakan kameranya kita foto bersama
mungkin tidak sama satu menit
saya tunggu
nanti prosesnya seperti ini jadi kita
sama-sama
Oke saya hitung sampai 3 1 2
1 2 3
Oke cukup
ya
terima kasih Apa itu artinya
R
[Tertawa]
Terima kasih untuk admin yang telah
membantu sesi foto bersama kita pada
hari ini kemudian Selanjutnya kami juga
ingin meminta kesediaan Bapak Ibu
sekalian untuk mengisi kreasioner yang
linknya sudah di-share di kolom chat
supaya kegiatan kami selanjutnya itu
bisa lebih baik lagi jadi Bapak Ibu
sekalian bisa memberikan saran dan
masukannya di link kuesioner tersebut
Kemudian untuk acara selanjutnya yaitu
sesi tanya jawab dan di sini kami juga
sudah bantu untuk merangkumkan
pertanyaan Bapak Ibu sekalian yang telah
Bapak Ibu Tuliskan di kolom
Ya baik untuk pertanyaannya Mungkin saya
akan membacakan pertanyaannya terlebih
dahulu kemudian bisa langsung dijawab
begitu ya Pak untuk pertanyaan pertama
ini ada pertanyaan dari ibu Christina
yosefina pertanyaannya ada 5 pertanyaan
nih yang pertama Apakah minyak jelantah
perlu dipilah misalnya contoh ikan ikan
asin ayam goreng kerupuk Kemudian yang
kedua Apakah hasil lebih bagus di Villa
atau dicampur aduk saja lalu yang ketiga
Apakah berpengaruh pada hasil pengolahan
kemudian yang keempat jika minyak
dilampah dikubur di tanah Apakah minyak
dilantah dapat merusak tanah lalu yang
terakhir
Berapa kalikah minyak jelantah bisa
dipakai itu mungkin Bapak Tatang bisa
menjawabnya
dari mana nih asalnya
Oke Baik Ibu Christina
jadi
yang pertama
agak sulit ya Bu ya kalau kita harus
memilah minyak gitu ya minyak jelantah
karena saya yakin Ibu juga apa namanya
wajan mungkin terbatas juga ya apa
namanya juga terbatas dan sebagainya
gitu ya
sehingga agak akan akan memerlukan
effort yang tinggi untuk bisa memilahnya
ya dan harus diingat-ingat bu ya jadi
mana tadi ya yang ada mungkin ada
labelnya ya Ini minyak ikan asin atau
minyak ayam goreng kerupuk dan
sebagainya kecuali Ibu punya tujuan
tertentu ya untuk misalnya bisa jadi
nggak tahu ya saya dulu waktu kecil ibu
buat kalian ya minyak jelantah ini
andalan ya ketika nggak punya lauk gitu
ya
Jadi kalau nggak ada lauk itu biasanya
saya akan menggunakan minyak jelantah
menjadi lauk gitu ya Sesuai dengan
rasanya gitu karena minyak jerata itu
sudah ada asinnya biasanya ya dan sesuai
dengan yang apa yang
digoreng gitu ya Jadi itulah yang
kemudian
akhirnya menjadi alternatif zaman dulu
agak sulit perekonomian ya termasuk
Sekarang juga masih agak sulit gitu ya
Nah saya kira itu Ibu biasanya Nah nanti
tinggal Bagaimana apa namanya
pengolahannya ya Jadi ada
tahapan-tahapan pengolahan supaya Nanti
secara total minyaknya akan bisa di
refine yang lebih lanjut gitu ya jadi
spek sebaiknya supaya tidak tidak
merepotkan kita bisa campur saja ibu-ibu
Christina ya kemudian itu bisa sekaligus
menjawab pertanyaan yang kedua ya
Apakah pengaruh pada hasil pengolahan
tadi ya Saya kira nanti
pengolahan kita bisa pilih berdasarkan
cemaran yang ada di dalam minyak
jelantah gitu ya Misalnya Bagaimana
memisahkan garam misalnya gitu ya kan
pasti ada garam Bagaimana memisahkan
eee apa
senyawa-senyawa yang
larut ke dalam minyak seperti kunyit
gitu dan sebagainya kunyit itu kan warna
kunyitnya itu kan akan berpengaruh juga
di situ gitu ya Bagaimana menghilangkan
partikel-partikel kecil seperti karbon
yang karena pemanasan yang tinggi ya
mungkin pakai api besar gitu ya itu
bagaimana Jadi ada Ada Pak tahap-tahapan
jadi kita pengolahannya akan kita
pisahkan berdasarkan
cemaran secara umum gitu ya jadi tidak
karena karakteristik dari dari minyak
gorengnya gitu ya apakah ini minyak
goreng tempe Apakah ini minyak goreng
untuk
fried chicken ya dan sebagainya gitu ya
Nah kemudian yang keempat jika ini tadi
sudah sempat saya singgung sebentar tadi
ya dikubur di tanah gitu ya memang bisa
tapi akan Butuh waktu yang lama
mengingat besarnya struktur dari senyawa
tersebut ya strukturnya struktur dari
senyawa
minyak gitu ya Yang kalau kalau bahasa
kami di Kimia itu berat molekulnya itu
sekitar 800-an gitu ya sampai 9
gram per mol gitu ya jadi dia cukup
besar gitu ya cukup besar sehingga
pengolahan apa namanya mikroba itu tidak
tidak mudah untuk untuk apa namanya
mendegradasi minyak Butuh waktu yang
sangat lama bahkan ada teknologi Mungkin
Pak Yadi mungkin bisa juga sering gitu
ya Ada bioremediasi juga di situ nanti
ya Sama halnya dengan tumpahan minyak
sawit misalnya ya pada saat pengolahan
CPO itu juga perlu Ada mikroba-mikroba
khusus ya yang politik namanya ya
politik itu artinya bisa mencerna minyak
gitu ya itu bisa ditambahkan di dalamnya
gitu jadi tanahnya diolah terlebih
dahulu itu ya baru kemudian nanti dia
akan menjadi senyawa-senyawa yang
sederhana gitu ya karena nanti beberapa
mikroba itu juga memakan minyak gitu ya
nah Berapa kalikah yang bisa dipakai
tergantung
yang digoreng tapi tadi saya sudah
memberikan patokan gitu ya bukan
pengalaman saya tapi saya mengambil dari
pelayanan kesehatan dari Departemen
Kesehatan gitu ya dari situsnya kita
kelihatan itu menyatakan bahwa maksimal
itu yang boleh dikonsumsi itu kurang
dari 10-12 jam gitu ya pemanasan gitu ya
Nah pemanasan itu ya tadi ya efeknya
seperti tadi itu kalau apalagi kalau
temperaturnya di atas 180 derajat itu
memang kemudian kerusakan minyak itu
akan sangat drastis gitu ya itu yang
yang mungkin bisa di saya advice gitu ya
saya sarankan tidak melihat
berapa kalinya gitu ya Saya nggak tahu
berapa periode ibu Berapa lama Ibu
menggoreng gitu ya misalnya ya kalau
menggorengnya cukup lama misalnya ibu
punya
UKM goreng-gorengan
keripik dan sebagainya Itu kan cukup
lama gitu ya cukup lama itu kan tidak
bukan karena satu kali dua kali gitu ya
tapi karena durasi jam itu dari durasi
waktunya gitu ya itu itu secara amannya
ini dari Departemen Kesehatan
seperti tadi ya kalau
apa namanya kayak pecel lele tadi ya itu
mungkin belum 10 jam itu sudah habis
duluan minyaknya karena sudah nempel di
apa namanya di makanannya gitu ya
sehingga tidak tidak sempat apa ya rusak
di dalam artian dalam artian rusak
secara keseluruhan gitu ya begitu saya
kira jawabannya Mbak Nisa mudah-mudahan
bisa menjawab apa yang diinginkan mohon
maaf kalau ada yang kurang
Terima kasih Bapak kemudian selanjutnya
kita lanjut ke pertanyaan
Ibu muslina pertanyaannya yang pertama
Bagaimana cara mengelolanya dalam skala
industri kemudian ada Pertanyaan
selanjutnya dari Ibu Ana Susanti
pertanyaannya Apakah minyak ilantah bisa
diolah menjadi sesuatu yang bisa dipakai
di dunia konstruksi mungkin bisa dijawab
Bapak Datang atau Pak Yeni
Baik terima kasih nih Mbak Anisa Pak
Tatang ya yang pertama mengelola minyak
jerata dalam skala industri ini
sebetulnya
skalanya malah lebih sempit sebetulnya
malah lebih mudah untuk mengelola akan
tetapi ada beberapa catatan mungkin pak
yang seperti saya sampaikan di awal tadi
ya Ibu ya bahwa sampai saat ini belum
ada regulasi yang memang mengatur
tentang pengelolaan di situ takutnya dan
ini statusku kalau kita menyebutnya itu
statusku kita nggak tahu mau gimana
mengelolanya kalau untuk mengolah sudah
matang tadi sudah menyampaikan
mengolahnya jadi ini ini nih oke Sudah
bisa tetapi mengelolanya ini ini seperti
yang saya sampaikan
Itulah kenapa kami mengambil penelitian
tentang identifikasi dulu karena untuk
suatu kebijakan itu keluar bukan
ujug-ujug langsung mengolah tapi apa
kita melihat dulu timbulnya Seperti apa
potensi Nah potensi penge Seperti apa
itulah mungkin tadi kenapa kami mulai
dengan identifikasi dulu baru ada
pengolahan Nah karena sampai saat ini
untuk mengelola yang memang secara resmi
diterbitkan pemerintah itu belum ada
tetapi kalau untuk skala industri kalau
menurut kami secara pribadi itu akan
lebih lebih mudah Ibu Bagaimana ada
wadahnya dikumpulkan Terus kalau
seandainya mau mengolah sendiri sudah
ada tadi bisa konsultasi dengan pak
Tatang tapi kalau seandainya industri
Ibu tidak dalam tanda kutip Ah ini akan
menghabiskan waktu untuk
mengolahnya maka ada pihak ketiga yang
sekarang ada pengukur yang resmi karena
memang sudah ada izin itu sepertinya
dari Kementerian Perindustrian
Perdagangan ya pak Tatang ya ada izin
resminya nah sehingga bisa bekerja sama
dengan mereka untuk mengolah kalau untuk
pengumpulan dan ini ya saat ini hanya
dikumpulkan atau diolah atau di berikan
kepada pihak ketiga ya bisa menambah
nilai ekonomi juga kalau seandainya itu
diberikan kepada pihak ketiga dengan
cara dijual
itu untuk mengelola secara garis besar
ya Ibu Ya tapi untuk sekarang industri
lebih lebih simpel lah kalau menurut
kami karena memang secara regulasinya
nggak ada sampai saat ini saya sudah
beberapa tahun ini coba cari regulasi
nggak ada entah Seperti apa kita juga
nggak tahu kan itu pertimbangan dari
pengambil kebijakan tapi setidaknya
dengan kami berusaha menunjukkan bahwa
potensinya ada sehingga perlu ada perlu
adanya Ya kebijakan yang mengatur
pengelolaan ini saya ini atau mungkin
ada pengelolaan disamakan dengan sampah
atau dan lain sebagai Kenapa karena saya
banyak baca berita tentang karena di
internet kita nggak bisa ya mengatur
berita itu ada yang mengatakan ini
limbah B3 lho Bapak Ibu sangat banyak
minyak Jalan Entah ini adalah limbah B3
Jadi kalau orang tidak bisa memfilter ya
nanti mengatakan umumnya di lantai ini
harus sesuai dengan pengelolaan limbah
B3 bp22 lagi dan turunannya gitu loh Nah
padahal kan di sini Yang
yang menjadi karena tidak adanya ya
mungkin Secara regulasi belum ada secara
pengelolaan ini yang menyebabkan mungkin
artikel-artikel tersebut yang menyatakan
limbah ini adalah bagian dari limbah B3
gitu nah terus bisa diolah menjadi satu
yang bisa dipakai di dunia konstruksi
secara massal belum Bapak Ibu nah tetapi
saya ada baca artikel ini baru secara
penelitian itu bisa untuk campuran untuk
aspal juga tapi ya kualitasnya sih bagus
tapi baru skala laboratorium ada juga
yang yang untuk skala lebih besar
mungkin bisa dicampurkan untuk ini untuk
anti rayap pada bahan konstruksi kayu
bangunan pertama untuk di bagian atap
tetapi juga kembali lagi jangan langsung
tapi harus dimurnikan dulu lah
Setidaknya dimurnikan dengan cara paling
sederhana disaring menggunakan
arang aktif tadi yang seperti pak Tatang
sampaikan Nah itu mungkin dari saya pak
Tatang Mungkin ada yang mau ditambahkan
prinsipnya kalau secara fiqih itu secara
Ushul selama tidak dilarang Berarti
boleh gitu
satunya Ketika saya nggak tahu Apakah
minyak jelantah itu masuk limbah B3
tidak ada Pak
kalau sudah masuk limbah B3 Wah itu agak
susah itu agak ribet pengolahannya
Karena untuk menjadi pengepul aja ada
harus ada izinnya gitu ya
pengepul kemudian apalagi pengolah gitu
ya itu akan ada izinnya Alhamdulillah
dia tidak masuk limbah B3 gitu ya jadi
masih bisa di di apa namanya kita kelola
secara mandiri gitu ya bagaimana membuat
saya kira dengan apa yang sudah sedikit
saya tadi jelaskan gitu ya Tergantung
Ibu muslina nanti Apakah mau ke mana ini
ya Apakah ke revaining gitu ya dari
fining atau
refining dalam artian yang benar ya Bu
ya selama tidak tidak ada anu ya tidak
atau Setidaknya di kalangan sendiri gitu
ya kalangan sendiri yang jelas Bagaimana
proses refiningnya itu masih
Pro kesehatan gitu ya jadi tidak tidak
pakai bleaching dan sebagainya karena
banyak yang nakal gitu ya pakai
bleaching supaya benar-benar sangat
jernih gitu ya gitu atau dia bagian dari
sub industri tangan eh apa namanya di
industri kuliner gitu misalnya ya itu
bisa saling mendukung kan jatuhnya gitu
ya saling mendukung
ke arah biodiesel
secara potensi ada tapi Melihat harga
solar itu masih sangat tinggi sangat
rendah gitu ya jadi akan akan agak sulit
bersaing kalau kita menjual diesel
secara bebas kecuali di alih fungsikan
Seperti yang saya sampaikan tadi sebagai
misalnya pengganti minyak tanah gitu ya
jadi kita bisa pakai kompor yang pakai
pompa gitu ya jadi
minyak minyak Apa dieselnya itu bisa
memberikan api yang cukup besar ya
seperti halnya dulu kita pada saat zaman
dulu kita menggunakan minyak tanah gitu
ya itu bisa digunakan dan apinya tidak
apinya bagus gitu ya sudah saya coba ya
juga pakai begitu ya pakai pompa seperti
halnya dulu kalau kita punya lampu
strongkeng atau pakai apa namanya pompa
untuk kalau masak lele dulu Itu kan juga
pakai minyak yang dimasukkan tanah itu
kemudian dipompa gitu ya Nah seperti itu
ya Jadi bisa juga menjadi alternatif
pengganti gas gitu ya bahkan kalau dia
industri kuliner gitu ya itu bisa dia
menggunakan energinya sendiri gitu ya
tidak tidak perlu tidak perlu dijual
lebih lanjut gitu ya kalau kalau kita
bisa mengolahnya lebih ee lebih efisien
gitu ya Nah kalau misalnya turunan yang
lain misalnya ya kalau dalam skala
industri Ya seperti lilin tadi ada
beberapa peserta tadi sudah juga mencoba
menjadi lilin gitu ya walaupun
sebenarnya Lilinnya agak aneh ya agak
nanti agak
warnanya agak lebih hitam gitu ya
namanya apa namanya
asapnya gitu ya karena ini masih minyak
minyak utuh gitu ya Sama halnya kalau
kita dulu tanpa dijadikan lilin Ya itu
kan Di
Tinggal Kasih kapas kemudian minyaknya
ditaruh di piring kecil gitu ya kemudian
ditahan dengan batu kemudian dikasih
korek itu kan Ya itu kan juga sudah
menjadi lilin gitu ya tanpa harus
dijadikan tapi Lili kan lebih mudah
membawanya gitu ya atau jadi sabun gitu
ya Saya kira sangat potensial untuk
untuk tetap dijadikan menjadi skala
industri ya ketika bahan bakunya murah
gitu ya Saya kira minyak goreng masih
lebih mahal jauh dibandingkan dengan
minyak jelantah gitu ya namanya jelantah
dengan proses refining yang tidak
terlalu mahal tadi itu sangat potensial
untuk menjadi sabun Seperti yang saya
sampaikan tadi tinggal divariasi saja
namanya apa namanya
bentuknya gitu ya kan bisa jadi sabun
cair bisa jadi sabun padat atau sabun
yang bening gitu ya karena teknologinya
kan berbeda-beda itu
Apakah minyak jelantah bisa diolah
menjadi sesuatu yang bisa dipakai
konstruksi saya belum pernah mendengar
mohon maaf Ibu anah gitu ya
tadi mungkin sudah disampaikan Pak yebi
itu mungkin yang bisa
dijawab gitu ya tapi kalau saya secara
pengetahuan saya saya belum pernah belum
pernah mengetahui apakah ini bisa diarah
dibawa ke arah dunia konstruksi mungkin
bisa ya Bu ya karena dia sangat
potensial untuk membentuk polimer dia
bisa menjadi apa ya semacam
pelunak atau pengeras
beton dan sebagainya gitu itu sangat
sangat potensial atau apa namanya
pelunak tanah gitu ya supaya bisa Dibor
gitu Ya itu sangat potensial tapi itu
mungkin next riset gitu ya Jadi agak
teknologi tinggi gitu ya Saya kira
seperti itu
oke
Ya baik kemudian selanjutnya kita masuk
ke pertanyaan Bapak Solikin
pertanyaannya Bagaimana cara sederhana
mengolah minyak dilantah untuk menjadi
produk sederhana dan memberikan manfaat
ekonomi bagi masyarakat
Terima kasih ini tadi yang seperti
sampaikan oleh pak Tatang nah terkait
yang sudah kami coba hitungnya jalan apa
Tatang jadi lilin jadi lilin dan
warnanya putih Pak datang dan bapak ibu
jadi belum bisa jadi ada apa ada caranya
ya simple tapi kami masih menekan
harganya karena
jualnya itu kalau jadi leader aroma
terapi itu 8 sampai 9000 satu wadah Itu
jadi biayanya belum masuk kami berencana
menekan sampai harga
1500-2000 jadi ada Pak yang paling
sederhana caranya karena alat-alatnya
alat dan bahannya ada di toko kimia Nah
kalau yang saat ini eee sebetulnya sama
dengan secara umum membuat
lilin pada umumnya Tetapi ada satu
Regent yang memang itu kami belum bisa
sampaikan nah tapi yang paling sederhana
adalah menjadi lilin yang paling
sederhana saat ini nah memang kalau yang
pada umumnya Lilinnya ada menghasilkan
asap nah tapi kalau yang sudah kami coba
ini tidak ada asapnya dan baunya juga
tetapi belum itu mungkin kalau tanya
Tadi kenapa teori saja karena yang
prakteknya ini eee karena kami di
institusi ada yang meminta itu
dipatenkan sehingga saya tidak bisa
menyampaikan Nah jadi Sudah ada Sudah
kami kalau saya baru sampai ke Lilinnya
yang saya tahu lilin tapi memang sabun
ada Kalau sabun Itu dicampur aroma
terapi Pak juga pembuatannya tapi kalau
sabun cukup lama cukup lama pembuatannya
bisa buat atau tiga hari kalau di Jogja
itu sudah cukup banyak di tempat kami
teman-teman kami Nah kalau lilin ini
kalau dalam sehari itu bisa jadi
biasanya lilin sehari juga bisa jadi
yang kami lakukan itu sehari jadi dan
dicoba kamicoba pembakaran lama
pembakaran dengan
ini dengan waktu lilin itu
sebetulnya sudah secara SNI sudah sesuai
standar sudah sangat sesuai standar
tetapi memang belum bisa kami sampaikan
Lilinnya karena memang tidak berasap dan
memenuhi standar lah seperti itu yang
paling mudah ya lilin tadi Pak Ini Pak
Solihin karena terutama untuk
daerah-daerah yang sering mati lampu ini
bisa dimanfaatkan sebetulnya Nah kalau
untuk biodiesel mungkin perlu alat yang
ini ya yang
8 tahapan mungkin sederhana tapi ada
tahapan-tahapannya kalau lilin Saya rasa
itu yang paling sederhana begitu
kira-kira
Terima kasih Pak kemudian kita langsung
lanjut saja ke Pertanyaan selanjutnya
yaitu yang pertama ada dari Ibu Ida
pertanyaannya Apakah warna dan kekeruhan
pada minyak jelantah menentukan hasil
pengelolaan menentukan hasil pengolahan
apa indikator yang digunakan untuk
menentukannya kemudian Pertanyaan
selanjutnya ada dari Ibu Eva
pertanyaannya Apakah ada kriteria
tertentu untuk menyajikan yang akan
digunakan untuk pembuatan biodiesel
dan warna itu kan tergantung kepada
bahan yang digunakan pada saat
menggoreng gitu ya
atau bahkan dia mengalami dekomposisi
gitu ya ketika dipanaskan menghasilkan
karbon-karbon karbon ini kan partikel
sebenarnya kayak kalau bahasa kita
mungkin koloid gitu ya jadi artikel yang
melayang gitu ya kalau nah keseruan ini
tentu saja akan berpengaruh terhadap
pengolahan ya karena nanti
misalnya kalau ibu mau mengubah dia
menjadi sabun maka Sabunnya akan akan
terlihat gitu ya warna dan kekeruhan
dari warna aslinya gitu ya ini lebih
kepada rasa juga dan bau ya bau dari
jadi kalau bisa kita
mengolahnya itu sampai baunya adalah Bau
seperti halnya minyak goreng yang tanpa
ada apa namanya tanpa ada tambahan di
dalamnya gitu ya itu biasanya bisa kita
lihat dari
kecerahan warna gitu ya dari bening yang
warna ya saya kira sudah cukup dengan
beningnya itu ya Atau bisa dilihat
viskositasnya ya viskositas atau
kekentalan ya Ada ada standar SNI minyak
goreng gitu ya jadi kita standarnya ke
arah minyak goreng dikembalikan ke
minyak gorengnya gitu ya jadi SNI minyak
goreng ee berapa gitu ya itu jadi bisa
dilihat dari apa namanya kalau analisis
tuh ada namanya turbidimetri gitu ya tu
bidyti gitu ya jadi dilihat dari
kekeruhannya itu ya terlebih dimetri
kemudian bisa dilihat dari viskositasnya
itu yang dari Bu Ida
tentu saja nanti ada pemisahan secara
fisik ya Bu Ida ya secara fisik bisa
dengan
penyaringan gitu ya atau kita tambahkan
apa namanya
yang nanti bisa
apa namanya mengambil senyawa tadi jadi
kekeruhan itu bisa saja kena partikel
atau senyawa berair yang terperangkap di
dalamnya itu ya nah misalnya dengan
pemanasan bisa saja di sini ada air gitu
ya atau senyawa yang larut air gitu Nah
itu bisa dipisahkan dulu dengan
ekstraksi gitu misalnya ditambahkan
dengan air kemudian dikocok itu dia
pindah nanti ke airnya nah kemungkinan
akan insya Allah akan akan lebih jernih
nanti Oke untuk Bu Eva
Iya betul ibu jadi minyak jelantah yang
bisa digunakan tuh yang paling utama
selain sudah dihilangkan partikel
secara fisiknya gitu ya partikel
bebasnya bisa di benar-benar cairan
minyak gitu ya jadi yang seperti
tepung-tepung atau karbon-karbon yang
hitam gitu ya itu disaring terlebih
dahulu ya bisa pakai Spin atau metode
sentrifugasi gitu ya nanti kita bisa
dapat minyak yang bening gitu ya Nah
baru yang dicek yang kedua itu adalah
angka asamnya angka asam dari biodiesel
itu harus di bawah satu ya bu ya di
bawah satu Biasanya kalau minyak
jelantah itu 3 sampai 8 lebih gitu ya
angka asamnya itu nah itu nanti kalau
terlalu banyak asamnya karena kita
menggunakan
Regen basah Regen soda api misalnya gitu
ya pakai NaOH gitu ya itu nanti jadi
sabun itu ya dipanaskan
jadi berubah langsung jadi sabun gitu
nah ini dihilangkan terlebih dahulu kan
kita ingin mendapatkan biodiesel yang
bener-bener karena biodiesel itu
viskositasnya harus ada sesuai gitu ya
sesuai SNI bisa itu sehingga pengotor
pengotor seperti sabun salah satunya itu
harus dihilangkan gitu ya yang
selanjutnya selain angka asam ya Yang
yang juga sangat berperan itu adalah
peroksida ya peroksida peroksida ini
nanti pada saat penyimpanan itu
biodieselnya bisa balik lagi menjadi
asam lemak jatuhnya gitu ya jadi
harus dihilangkan harus dihilangkan
apa kandungan asam
peroksidanya tadi ya peroksidanya karena
peroksida ini kan mengoksidasi minyak
gitu atau bahkan bisa mengoksidasi
biodiesel yang sudah terbentuk ya kalau
masih ada sisa
peroksidanya itu bisa di salah satunya
dengan penyaringan dengan menggunakan
arang itu yang paling sederhana ya
berkali-kali gitu ya Insyaallah nanti
akan turun angka asam dan peroksidanya
atau saya menggunakan metode yang saya
patenkan tadi itu kalau paten ini Memang
agak susah ya urusannya ya karena
konsekuensinya hukum masalahnya ya
kecuali nanti ada kerjasama yang apa
namanya kayak mutualisme gitu ya baru
di baru dilepas gitu biasanya semacam
kalau kita sebut dengan royalti gitu ya
kalau dalam Departemen hukum gitu ya
itu Bu Eva ya Secara sekilas ya
yang paling penting seperti itu jadi
angka asamnya harus
di bawah satu gitu ya kemudian
peroksidanya juga harus sebaiknya
dihilangkan gitu ya atau turunlah turun
jauh gitu ya dan kemudian
kandungan air dan apa namanya
kekeruhan partikel tadi ya jadi
kandungan air juga penting ini karena
air itu bisa membalikkan biodiesel balik
lagi Jadi asam lemak jatuhnya nanti ya
nah jadi kualitasnya jadi turunlah nanti
biar misalnya begitu Bu Eva
Ya baik kemudian langsung saja lanjut ke
Pertanyaan selanjutnya ini dari Kak Yusi
pertanyaannya Bagaimana keamanan sabun
minyak dilanta bagi kulit atau Adakah
resiko bagi kesehatan secara umum karena
banyak yang bertanya tentang boleh
tidaknya sabun minyak dilanta dipakai
untuk Sabun Mandi asumsinya formulasi
Sabunnya sudah baik pH dan lain-lain
[Musik]
saya ya Mbak Yusi ya karena pengetahuan
karena saya juga sering beberapa kali
menggunakan karena memang kalau di Jogja
sangat banyak menjual sabun minyak
jelantah ini terutama yang teman-teman
yang di ecostore namanya di Jogja sangat
banyak saya sering memakai sejauh ini
aman karena memang
tidak ada masalah sih tapi akan tetapi
yang perlu diperhatikan ada beberapa
orang juga yang ketika memakai ini
iritasi kulitnya ya tergantung kepada
kulitnya sepertinya tetapi sejauh ini
yang saya ketahui itu aman-aman saja
apalagi ya Secara ph-nya sudah aman dan
standar-standarnya terpenuhi Menurut
saya itu Jadi kalau dari saya sih memang
aman penggunaannya karena saya juga
pernah menggunakan
[Tertawa]
ya begitu Mbak Nisa
Iya baik kemudian mungkin satu
pertanyaan terakhir ya Pak ya ini ada
pertanyaan dari ibu Tutik Partini
pertanyaannya Apakah ada tanda-tanda
atau ciri-ciri dari minyak goreng habis
pakai yang tidak layak lagi untuk
digunakan atau dikonsumsi
agak susah Bu kalau melihat secara fisik
ya secara fisik ya Jadi kalau ya tadi
Mungkin standarnya Ya pasti kalau keruh
gitu ya yang pertama Ya warna ya dari
sisi warna jadi karena asam lemak yang
menimbulkan
acidity atau keasaman dari minyak goreng
itu tidak terlihat ya Ibu Ya Termasuk
peroksida itu juga tidak terlihat jadi
warnanya memang jernih gitu ya jadi
bening gitu ya
mungkin yang bisa jadi standar yang
seperti yang saya sampaikan tadi dengan
pemanasan sampai 10 jam ya itu sebaiknya
dihilangkan atau kekeruhannya itu bisa
disaring Biasanya kalau ibu-ibu itu
biasanya minyak gorengnya tuh di
pengalaman istri saya nih ya Atau ibu
saya ya itu biasanya minyak gorengnya
ditampung dulu ya setelah digoreng itu
ditampul kemudian dia ada yang ngendap
bagian atasnya yang dipakai lagi untuk
menggoreng kita seperti itu ya itu
paling sederhana untuk mengurangi
partikel-partikel besar gitu ya supaya
nanti bisa tidak tergoreng tidak ikut
tergoreng kembali karena itu nanti akan
akan menjadi karbon gitu ya jadi hangus
gitu ya seperti itu Nah jadi
hasil riset ya dari Departemen Kesehatan
itu akhirnya kemudian ditetapkan
ditetapkan ya disarankan untuk
pemanasannya sampai maksimal 10 jam gitu
ya itu ya jadi itu yang paling sederhana
tapi kalau secara kasat mata agak susah
melihatnya itu ya
secara karena kedua senyawa tadi tidak
tidak terlihat oleh mata gitu ya seperti
itu mudah-mudahan
menjawab pertanyaan gitu ya
Terima kasih Bapak kemudian itu tadi
pertanyaan terakhir dari ibu Tuti
Partini sekaligus menjadi pertanyaan
penutup dari sesi tanya jawab kita pada
hari ini saya ucapkan terima kasih untuk
Bapak Ibu sekalian yang sudah aktif
bertanya dan mohon maaf apabila ada
pertanyaan yang belum terjawab karena
waktu kita yang sangat terbatas sekali
ya Bapak Ibu sekalian baik kemudian
seperti janji saya di awal Tadi saya
sudah mengantongi nih nama-nama pemenang
yang beruntung pagi ini untuk
memenangkan door prize
ya Jadi ini ketiga nama pemenang yang
beruntung memenangkan doorprize
Selamat bagi Bapak Ibu yang beruntung
bagi pemenang yang beruntung bisa
langsung menghubungi admin butik daur
ulang untuk melakukan konfirmasi
hadiahnya di nomor yang telah tertera di
layar
kemudian
selanjutnya juga kami ingin
menginformasikan untuk webinar yang
akan diselenggarakan dalam waktu dekat
ini yaitu tentang perhitungan tarif
retribusi persampahan daerah sesuai
dengan Permendagri Nomor 7 Tahun 2021
yang akan dilaksanakan pada sabtu 18
Maret 2023 Jadi bagi Bapak Ibu yang
tertarik itu bisa langsung kontak admin
kami untuk mendaftar di webinar
selanjutnya
kita telah sampai di akhir acara nih
Bapak Ibu sekalian dan Alhamdulillah
hari ini kita sudah belajar banyak
sekali mengenai
pengolahan minyak jelantas yang
disampaikan oleh kedua pemateri kita
hari ini yaitu bapak Yani yuriandal SMA
dan Bapak dokter tatangsyanto SSI MSI
semoga materi yang telah disampaikan
oleh bapak yebi dan bapak Tatang dapat
bermanfaat untuk kita semua dan bisa
kita terapkan dalam kehidupan kita baik
Selain itu kami juga ingin mengingatkan
Bapak Ibu sekalian untuk mengisi
kuesioner yang linknya sudah di-share di
kolom chat supaya kegiatan kami
selanjutnya bisa lebih baik lagi
dan Sekali lagi saya juga izin
mengingatkan Bapak Ibu sekalian yang
mungkin menginginkan materi sekaligus
sertifikat dan kemarin belum request itu
dapat mengisi Link yang juga sudah
dikirimkan admin kami di kolom terakhir
saya ucapkan terima kasih kepada kedua
pemateri kita hari ini yaitu bapak Yuni
yuriandal SMA dan Bapak Doktor Tatang
campur Julianto SSI MSI yang telah
menyempatkan waktunya untuk berbagi dan
sharing materi bersama kami pada pagi
hari ini lalu
saya juga mengucapkan terima kasih
kepada bapak dokter hijrah Purnama Putra
SMA selaku kalender dari butik daur
ulang Project B Indonesia kemudian tidak
lupa Kami juga mengucapkan terima kasih
kepada Prodi teknik lingkungan
Universitas Islam Indonesia dan juga
tidak lupa saya ucapkan terima kasih
kepada panitia dan peserta yang telah
berkontribusi dan sangat antusias sekali
selama webinar ini berlangsung Semoga
kita masih bisa bertemu di webinar
selanjutnya ya Bapak Ibu sekalian Akhir
kata saya selaku FC sekaligus moderator
memohon maaf sebesar-besarnya apabila
selama memandu acara ini terdapat
kesalahan kata ataupun perbuatan saya
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
[Musik]
[Tertawa]
ini orderan sepertinya Pak datang
dari
terima kasih