Transcript
0mM67Wp3QhI • MEMULAI DAN MERAWAT BANK SAMPAH
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0047_0mM67Wp3QhI.txt
Kind: captions Language: id waktu bapak ibu semua yang sudah turut hadir memeriahkan acara webinar kita pada hari ini yaitu sabtu 18 Maret 2023 baik sebelumnya perkenalkan saya Anisa luwana selako MC sekaligus moderator yang akan memandu jalannya acara webinar pada pagi hari ini acara bila kita pada hari ini mengusung tema memulai dan merawat bank sampah yang akan disampaikan oleh pemateri kita pada hari ini yaitu bapak Erwan Widiarto dari paguyuban bank sampah DIY bank sampah Griya sapu lidi Sleman Yogyakarta acara ini diselenggarakan oleh butik daur ulang Project B Indonesia yang bekerjasama dengan Universitas Islam Indonesia baik selanjutnya bapak ibu hadirin yang terhormat Izinkan saya mengucapkan selamat datang dan memberikan salam hormat saya kepada bapak dokter hijrah bernama Putra SMA selaku pohon dari butik daur ulang Project B Indonesia sekaligus sekretaris jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia lalu kepada pemateri kita pada pagi hari ini yaitu bapak RW Widiarto dan juga kepada bapak ibu peserta webinar pada hari yang berbahagia ini sebelum masuk ke materi webinar kita saya mohon izin mengingatkan Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi daftar hadir atau presensi di Link yang telah admin kami kirimkan di kolom chat kemudian Dengan hormat saya juga meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk menonaktifkan microphone selama kegiatan ini berlangsung supaya kita semua dapat menikmati materi yang disampaikan dengan baik kemudian selanjutnya sebelum kita masuk ke acara inti kita yaitu penyampaian materi Mari kita dengarkan terlebih dahulu penyampaian sambutan pepatah dua patah kata dari bapak dokter hijrah Purnama Putra SMA selaku founder dari Project by Indonesia sekaligus sekretaris jurusan program studi teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia waktu dan layar kami persilahkan mudah-mudahan suara saya sudah terdengar dengan jelas ya mudah-mudahan juga aman sinyalnya agak mengkhawatirkan sinyal pada kesempatan hari ini Bismillahirrohmanirrohim Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh bismillah alhamdulillah alhamdulillah tentunya Selamat pagi Bapak Ibu semuanya salam sejahtera untuk kita semuanya sangatlah pantas kita ucapkan rasa syukur kita karena salah satunya adalah nikmat sehat yang masih kita dapatkan hingga pagi hari ini sehingga kita dapat berkumpul walaupun belum bisa bertemu secara langsung tapi harapannya model bertatap layar seperti ini menjadi trend saat ini untuk kita terus meningkatkan kompetensi kita dengan tema pada kesempatan hari ini sangat menarik memulai dan merawat bank sampah yang kami hormati pak Erwan Widiarto selaku pengurus dari paguyuban bank sampah di DIY kemudian juga sekaligus pengurus di jpsm DIY dan jpsm di Kabupaten Sleman jejaring pengelola sampah Mandiri Bapak Ibu semuanya yang kami hormati salam dititipkan dari bapak ketua jurusan program studi teknik lingkungan yang diwakilkan ke saya pada kesempatan hari ini untuk bertegur sapa dengan Bapak Ibu semuanya dalam rangka kita saling belajar bersama dan komitmen dari jurusan teknik lingkungan dan Project di Indonesia untuk menghadirkan materi-materi yang mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk kita semuanya jadi tidak mesti harus ke Jogja tapi tinggal duduk di tempatnya masing-masing kita bisa saling belajar ini kalau saya tidak salah ini adalah webinar keempat di tahun 2023 dan biasanya Project B dan jurusan Teknik Lingkungan mengadakan sekitar 16-17 kali ya webinar dalam setahunnya mudah-mudahan di tahun ini kita bisa melaksanakan sesuai dengan rencana banyak sekali topik-topik yang mudah-mudahan menarik tentunya yang berkaitan dengan pengolahan sampah Bapak Ibu yang kami hormati pengolahan sampah banyak sekali tantangan yang kita sedang hadapi di masing-masing lokasi kita Bapak Ibu salah satunya adalah solusi yang kita bisa berikan adalah disiplin disiplin dalam memilah sampah disiplin dalam menyemangati diri dan seterusnya termasuk salah satunya adalah disiplin dalam memulai acara jadi Kami berkomitmen jam 9 kita mulai walaupun terus bertambah biasanya Jadi mungkin baru full ini sekitar jam 10 jadi bapak ibu memang direkam dan ini bisa ditonton ulang di channel YouTubenya Project be Indonesia jadi ilmunya mudah-mudahan bisa terus bermanfaat dari Pak Erwan dan menjadi berkah amal jariyah ya Yang bisa terus mengalir Bapak Ibu yang kami hormati terkait dengan bank sampah beberapa tahun yang lalu klhk pernah mengeluarkan data terkait dengan jumlah bank sampah yang ada di Indonesia saat ini sudah hampir mencapai 12.000 lokasi namun memang tidak semua lokasi tersebut dapat berjalan dengan lancar Nah kami berinisiatif untuk menghadirkan webinar ini dalam rangka kita mencoba untuk mengetahui apa saja permasalahan yang ada di dalam bank sampah sehingga kita juga tahu solusi-solusi yang bisa diberikan er sekaligus juga pengelola bank sampah Griya sapu lidi yang ada di Jogja yang baru-baru ini mendapatkan musibah longsor nanti Beliau juga akan menyampaikan tapi sengaja kita hadirkan karena semangatnya yang luar biasa bangunannya roboh dan seterusnya tapi berkegiatan terus dan aktif berinovasi dengan berbagai macam cara sehingga aktivitas pengolahan sampah dapat terus berjalan mungkin kita juga perlu berkaca kepada diri kita Mungkin kita sudah banyak dibantu oleh pemerintah tapi jalan masih ada seadanya gitu atau ya dengan berbagai macam tantangan yang kita hadapi yang mudah-mudahan Nanti Pak R1 akan menjelaskan dengan detail terkait dengan bagaimana memulai untuk bapak ibu yang belum memulai dan merawat bagi Bapak Ibu yang sudah berjalan ketemu berbagai macam permasalahan yang ya mudah-mudahan semuanya bisa berjalan dengan lancar Terima kasih sekali Pak Erwan terutama yang telah berkenan hadir dan sharing pada kesempatan sabtu hari ini Seharusnya bersama keluarga atau mengurusi bank sampah tapi hari ini libur dulu bertemu dengan Bapak Ibu semuanya yang terus meningkat kapasitas zoomnya 300 mudah-mudahan kita bisa full dan sisanya nanti bisa mengikuti di YouTube Terima kasih teman-teman panitia yang sudah bekerja menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan oleh Bapak Ibu peserta dan Bapak Ibu peserta Terima kasih sekali atas semangat yang mengikuti kegiatan pada kesempatan hari ini dan mudah-mudahan materinya bisa bermanfaat untuk kita semuanya dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim kegiatan webinar memulai dan merawat bank sampah kita buka mudah-mudahan dapat bermanfaat dan berjalan dengan lancar terima kasih atas perhatiannya wabillahi Taufiq wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih banyak bapak hijrah yang telah memberikan sambutannya dan sekaligus membuka acara pada pagi hari ini Baik Bapak Ibu sekalian kami dari panitia juga melakukan live streaming melalui YouTube channel kami di Project B Indonesia jadi semisal selama acara webinar ini berlangsung mungkin ada Bapak Ibu sekalian yang terkendala di dalam Zoom itu tidak perlu khawatir karena Bapak Ibu juga tetap bisa mengikuti webinar ini melalui YouTube channel kami yaitu Project B Indonesia kemudian seperti biasanya kami juga menyiapkan 5 doorprise Untuk Bapak Ibu sekalian yang beruntung door prize ini diberikan berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan 2 Story Instagram terunik selama webinar ini berlangsung Nah untuk doorprise pertanyaan terbaik akan kami umumkan di akhir acara Sedangkan untuk Story Instagram terunik pemenang akan dihubungi melalui DM oleh admin kami seluruh hadiah ini dipersembahkan oleh butik daur ulang Project B Indonesia nah kemudian bagi Bapak Ibu yang ingin bertanya selama webinar ini berlangsung itu dapat sekali langsung memberikan pertanyaannya melalui kolom chat dengan format nama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan lalu untuk Story Instagram terunik Bapak Ibu sekalian dapat membuat Story selama webinar ini berlangsung semenarik mungkin dan jangan lupa tag Instagram kami di @project B Indonesia baik tanpa berlama-lama lagi kita akan langsung lanjut ke acara inti kita yaitu penyampaian materi oleh pemateri kita hari ini tapi sebelumnya saya mohon izin Bapak Ibu sekalian untuk membacakan Siti Bapak Erwan terlebih dahulu Bapak Erwan Widiarto dari paguyuban Bang sampah DIY beliau lahir 5 Mei di Klaten kemudian menempuh pendidikan SD hingga SMA di Klaten lalu perkuliahan di IKIP Jogja dan Hi fisipol UGM dan kini beliau tinggal di Jogja untuk riwayatnya beliau merupakan ketua 1 jejaring pengelola sampah Mandiri atau jpsm Kemudian beliau juga merupakan sekretaris paguyuban bank sampah DIY lalu Beliau juga merupakan narasumber utama pusat latihan masyarakat pengembangan generasi lingkungan atau pusat pgl teman lhk pada tahun 2020 Kemudian beliau juga merupakan juri lomba bank sampah dlhkdiy pada tahun 2019 lalu Beliau juga merupakan tenaga ahli peningkatan kapasitas usaha masyarakat destinasi pariwisata kelola destinasi dan pemberdayaan masyarakat kemenpar pada tahun 2017 Kemudian beliau juga merupakan tim penyelenggara Indonesia cultural festival KBRI baku Azerbaijan pada tahun 2017 lalu Beliau juga merupakan ketua rombongan budaya bambu festival di Riyad Saudi Arabia pada tahun 2018 Kemudian beliau juga merupakan ketua dewan juri festival desa wisata kabupaten Sleman pada tahun 2017 ke 2019 lalu Beliau juga merupakan pengurus Gabungan Industri pariwisata Indonesia atau Kemudian beliau juga tim penyusun buku dahsyatnya silaturahim pengalaman menginap di desa wisata penting Sari Lalu ada pameran lukisan di sejumlah kota di Indonesia baik itu tadi sekilas mengenai pemateri kita hari ini mungkin saya akan menyapa beliau terlebih dahulu Assalamualaikum selamat pagi bapa Erwan Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh Selamat pagi Mbak Nisa Apa kabar Alhamdulillah baik bapak gimana kabarnya hari ini Pak Alhamdulillah sehat Ya gimana Pak sudah siap untuk menyampaikan materi pada pagi hari ini Insyaallah siap baik untuk penyampaian materinya waktunya kurang lebih sampai jam 10.30 begitu ya Pak langsung saja tempat dan layar kami persilahkan Oke terima kasih assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh salam sejahtera salam sehat untuk kita semua salam 3R yang kami hormati Mas Dr hijrah Purnama Putra lagu founder dari Project di Indonesia dan juga sekretaris jurusan program studi teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia Kemudian teman-teman dari Project di Indonesia teman-teman dari Yui dan juga gpsm sehabis Sleman Tentu saya sangat berbahagia dan mengucap syukur alhamdulillah diberi kesempatan untuk berbagi Berbagi Pengalaman mudah-mudahan apa yang saya bagikan ini nanti bisa menjadi pelajaran kemudian dia dipraktekkan sehingga saya dapat pahala amal jariyahnya itu ilmu yang bermanfaat Baiklah mohon izin saya share screen ya sudah bisa dilihat sudah bapak kita besarkan oke ya seperti yang tadi sudah disampaikan oleh Mas hijrah bahwa kita pakai ini akan belajar bersama Tentu saya senang sekali ini nanti saya akan dapat pelajaran banyak gitu dari sudah 200an ya 200-an peserta dari berbagai wilayah di Indonesia dan tentu persoalan pengelolaan sampahnya akan berbeda-beda dari tempat yang satu tempat yang lainnya dan kita bisa saling berbagi untuk Bagaimana membuat pengelolaan sampah kita itu lebih baik lebih baik dan lebih baik gitu ya memulai dan merawat bank sampah itu yang diminta itu ada banyak sekali point gitu Yang mudah-mudahan nanti bisa-bisa terjawab gitu kalaupun tidak terjawab nanti bisa ditanyakan lebih lanjut di forum tanya jawab Oke saya akan memulai bahwa persoalan sa mpah kita itu sebenarnya adalah masalah pribadi gitu ya persoalan individu gitu ya tapi kemudian ini menjadi masalah sosial gitu jadi produksi individu karena kita setiap orang adalah penghasil sampah gitu ya Ini dari catatan BPS itu rata-rata kita itu menghasilkan sampah 0,67 kg per orang Per hari gitu ya Nah setiap orang coba kemudian kalau kita hitung itu akumulatif untuk satu rumah rumah 4 orang itu dikalikan saja satu dasawisma gitu ya satu RT 1 RW 1 Kompleks satu Perumahan satu desa Kecamatan listrik kabupaten dan seterusnya gitu maka produksi individu tadi gitu ya otomatis akan dia akan berkembang menjadi produk massal produk masyarakat Nah kalau ini tidak dikelola atau pengelolaannya tidak tepat pengelolaan nya Waton bahasa Jawanya itu asal-asalan itu itu akan menjadi masalah sosial Maka monggo silahkan bapak-bapak itu peserta hitung jumlah KK atau jiwa di RT anda di RW anda di desa anda di desa Anda gitu lalu hitung jumlah sampah per hari per minggu per bulan berapa gitu bayangkan itu tidak dikelola itu maka itu akan menumpuk gitu ya Ini catatan aja kalau kita secara nasional itu satu jam setiap satu jam ada 7.300 ton sampah gitu itu kita sudah bisa membangun Monas gitu ya setengah tinggi Monas gitu kalau dimakan mungkin Malah seperti candi Borobudur gitu Jadi kita meneruskan warisan Wangsa Syailendra membangun Borobudur setiap hari dengan dengan sampah kita tidak ingin seperti itu contohnya gitu nah setiap hari tiga kali lipat dari Gelora Bung Karno yang tingginya 32 meter yang seperti ini tentu kita tidak bisa membayangkan persoalan sampah yang sudah menjadi perusahaan sosial itu itu diselesaikan sendiri itu ada satu orang itu walaupun sampah itu dia nggak akan berdampak gitu ya banyak gitu mengepung gitu mungkin baru akan bisa selesai gitu ya kalau kita secara bersama-sama gitu kemudian itu artinya Nah kalau proses pengelolaan sampah itu kapasitasnya melebihi dari produksi baru persoalan sampah akan selesai itu kan jadi tumpukan yang tinggi dan tidak kelihatan lebih kecil daripada kita kalau kita semua gitu secara bersama-sama gitu ya secara kolektif secara komunal melakukan pengelolaan sampah ini makanya gitu kita pengen kalau begitu Apakah memang ada gitu ya rujukan pengelolaan sampah yang berbasis komunitas ini kita coba jangan sampai gitu kita bergerak kemudian tidak ada rujukan yang yang bisa kita pakai sebagai pedoman sebagai pegangan ternyata gitu memang ada gitu ya saya langsung Kalau dari undang-undang Peraturan Pemerintah ya perda- bapak itu semuanya ada kita ambil aja ini dua titik yang pertama Peraturan Menteri PU nomor 3 tahun 2013 ini tentang apa gitu Ini tentang penyelenggaraan prasarana dan sarana persawahan dalam penanganan sampah rumah tangga dan Sampah sejenis sampah rumah tangga semua tahu itu sampah rumah tangga itu seperti apa sejenis rumah sejenis sampah rumah tangga itu seperti apa satu Permen PU yang kedua ini permen lhk nomor 14 tahun 2021 ini tentang apa gitu tentang pengelolaan sampah pada bank sampah kita lihat Permen PU nomor 3 tentang itu di sana secara tegas disebutkan penyelenggaraan tempat pengolahan sampah di KL ini merupakan pola pendekatan pengelolaan sampah pada kawasan atau komunal Berarti ada panduan untuk pengelolaan sampah berbasis komunal TPS 3R 3R Apa tujuannya mengurangi kuantitas atau memperbaiki karakteristik sampah yang akan diolah secara lebih lanjut di TPA berperan dalam menjamin semakin sedikitnya kebutuhan lahan untuk penyediaan TPA sampah di perkotaan kalau menyimak ini ketentuan ini gitu ya maka yang harus dilakukan oleh TPS 3 adalah mengurangi kuantitas itu reduce artinya mengurangi potensi timbulan sampah memperbaiki karakter sampah dengan pemilahan sehingga yang dikirim ke TPA itu benar-benar residu yang jumlahnya sangat sedikit gitu sehingga kita tidak butuh lagi penambahan lahan TPA gitu ya untuk menampung sampah yang tadi tidak diolah dengan baik tidaklah dengan baik ini TPS 3R ya Nah dalam penyelenggaraannya pada penekanan pada pelibatan masyarakat pemberdayaan masyarakat pembinaan dan pendampingan untuk keberlanjutan TPS TKR jadi komunal kawasan kemudian reduce pelipatan masyarakat ada 3 kata kunci itu kita lihat sekarang yang di permen lhk ini juga pengelolaan sampah dan saya komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir dengan pendekatan ekonomi sirkuler oleh pemerintah pusat dan masyarakat sehingga Memberikan manfaat secara ekonomi sehat bagi masyarakat dan aman bagi lingkungan nah ini juga komprehensif dan terpadu ekonomi circular ada beberapa point itu dan bulan sampah yang dimaksud dalam huruf a atas dilakukan secara sinergis melalui bank sampah ini rujukan yang nanti akan kita bahas ya bank sampah adalah fasilitas untuk mengelola sampah dengan prinsip jkr sama dengan TPA TPS 3R tadi gitu nah ini penekanan pada sebagai sarana edukasi perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah pelaksanaan ekonomi sirkuler dan dibentuk dan dikelola oleh masyarakat atau badan usaha sementara ini panas banget ini poinnya juga sama kita edukasi perubahan perilaku pelaksanaan ekonomi circuler dibentuk dan dikelola oleh masyarakat jadi harus berbasis masyarakat ini uniknya nanti pengelolaan bank sampah itu di situ kendala-kendala akan muncul tapi juga peluang-peluang juga akan muncul kalau itu bisa dimanfaatkan dengan baik saya akan bicara tentang yang buang sampah ini yang TPS 3R nanti dibahas di webinar yang lain TPS TKR beliau baru menerbitkan buku petunjuk teknis pelaksanaan pedoman pelaksanaan TPS 3R Sekali lagi saya akan menekankan gitu loh dalam peraturan menteri lhk itu seperti apa gitu ya ini untuk atau kita untuk kemudian bisa melangkah dengan lebih baik dalam membuat bank sampah bank sampah adalah fasilitas untuk mengelola sampah dengan prinsip 3R semua tahu review serius recycle ya upaya untuk mengurangi potensi timbulan sampah ini sebenarnya prinsip yang utama jangan sampai gitu ya Yang yang ini apa terjadi kebahasaan di masyarakat begitu ada satu teknologi atau upaya untuk mengelola sampah itu seakan-akan kita berteriak Hore kita bebasnyampah prinsip dari penggunaan sampah yang terutama itu reduce gitu selalu berusaha untuk mengurangi potensi timbulan sampah di Bank Sampah juga mengandalkan itu kemudian religius penggunaan ulang kembali dan recycle itu daur ulang itu yang ini daur ulang dalam arti proses tentang perubahan Materi energi makron melalui proses penghancuran peleburan dari materi awal sampah yang yang ada gitu Jadi ini fasilitas bank sampah itu fasilitas untuk mengelola sampah TKR ini pemilihan kemudian juga sarana edukasi sarana edukasi bank sampah itu menjadi satu lokus tempat untuk melakukan edukasi berkaitan dengan perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah gitu Jadi itu bisa kita lakukan kepada anak-anak usia dini mulai Usia Dini gitu sampai kepada para lansia ini harus jadi pijakan awal kita juga pelaksanaan ekonomi sirkuler jadi Seberapa jauh ya kita lakukan dengan bank sampah itu adalah itu membuat sampah itu menjadi resources sumber daya sumber daya untuk masuk ke dalam satu ekonomi berputar Jadi sampah itu bukan sesuatu yang tidak bermanfaat tapi dia ada contoh yang bernilai maka tadi ekonomis ada banyak yang bisa kita lakukan dalam melalui bank sampah kemudian ini juga poin yang penting gitu ya bank sampah itu dibentuk dan dikelola oleh masyarakat badan usaha dan atau pemerintah daerah gitu nah ini ini yang yang saya kira menjadi poin penting yang nanti akan kita bahas dibentuk dan dikelola oleh masyarakat artinya dia benar-benar community is gitu ya berbasis masyarakat gitu kalau pariwisata kan ada cbt community pariwisata berbasis masyarakat itu bentuknya kemudian desa wisata yang dikelola diurusi dibentuk oleh masyarakat yang bergabung dalam Mpok Darwis misalnya Bank Sampah juga seperti itu gitu ya dikelola dibentuk oleh masyarakat biasanya bentuknya PSM pengelola pengelola sampah Mandiri poin-poin ini penting sekali gitu untuk kita pahami maka kemudian di dalam peraturan menteri itu juga ada dua macam yaitu bank sampah itu ya bank sampah unit yang Biasa disingkat PSU itu adalah bank sampah yang areanya mencakup wilayah administrasi setingkat RT Rukun Tetangga RW ya Rukun Warga bank sampah dirasa politik itu lingkupnya RW warga RW 26 dan tingkat Kelurahan atau Desa bukan yang lainnya jadi ini bank sampah unit yang kedua itu bank sampah induk ini PSI area pertanyaannya menyangkut ya mencakup wilayah administrasi Kabupaten Kota Jadi biasanya ini diinisiasi oleh dinas lingkungan hidup Ya nanti bank sampah induk inilah yang menjadi semacam Pembina dari PSU PSU ini poin-poin awal yang bisa kita pakai pijakan untuk memulai mendirikan untuk membuat bank sampah gitu ya jadi dibentuk oleh masyarakat fasilitas untuk 3R cara edukasi dan seterusnya ya mudah-mudahan sampai disini sudah clear jelas ya kita Oh ada ternyata gitu ya pedoman untuk pengelolaan sampah berbasis komunal berbasis komunitas Oke kita mulai dengan bagaimana memulai bank sampah dengan tadi rujukan rujukan yang seperti itu tadi gitu nah ini pengalaman yang sudah kami lakukan dan juga sering kami berbagi ke wilayah-wilayah lain untuk memulai membuat bank sampah yang pertama ini sama semua dalam konteks pemberdayaan masyarakat yaitu Biasanya kita mulai dengan mencari memetakan potensi dan masalah yang akan kita atasi soal sampah Ya kita harus memetakan potensi dan masalah bank sampah di lingkup area kerja yang akan kita jalani gitu ya jadi misalnya gitu selama ini berapa sih jumlah kakaknya gitu berapa timbulan sampahnya gitu kemana kelolanya Bagaimana dan seterusnya pengalaman kami satu kawasan itu dengan sekitar 150 KK itu awalnya sampahnya itu dikelola atau oleh satu tetangga kampung yang dia punya lahan itu ya sampahnya saya ambil gitu anda semua cukup membayar 30.000 atau 40.000 sampainya diambil tapi kemudian sampah itu ditumpuk di pekarangan dia gitu kan kena hujan Kena panas itu baunya menyebar masuk ke Perumahan lagi kita kena dampaknya gitu sesekali sampahnya dibakar asapnya masuk ke Perumahan kami nah ternyata itu bukan gitu ya itu bukan pengelolaan sampah yang bener berarti masalah muncul kan gitu kita kena dampaknya bahwa bau yang tidak enak itu gitu ya kemudian asap yang barangkali kan kalau sekarang semakin tahu Wah sampah plastik yang dibakar itu mengandung dioksin dioksin itu kasogenik gitu ya sangat berbahaya bisa memicu kanker dan seterusnya maka itu satu yang kurang benar tidak Salah itu salah kita bisa Mengawali dengan seperti itu memetakan potensinya Berapa besar Kemudian yang kedua kalau kita sudah tahu gitu ada masalah seperti ini gitu ya kita harus cari referensi rujukan mentor pendamping dan itu yang kami lakukan dari waktu itu kemudian persoalan tadi persoalan sampah yang ada di lingkungan rumah kami kami bawa di forum rembok warga yang kita selalu punya acara sarasehan di malam 17-an itu nah dipaparkan itu saat itulah kita undang waktu itu kami mengundang ini dari pusat sedih lingkungan hidup UGM dan direktur walhi DIY kita mendengar cerita mereka dan seterusnya Oh ternyata gitu ya sampai itu bisa dikelola sampah itu bisa laku dijual dan seterusnya dari situlah kemudian berarti Apa bentuk yang bisa dianukan gitu salah satunya bank sampah ada sedekah sampah maka kemudian kita lanjut ke langkah berikutnya gitu pembentukan pengurus kemudian merumuskan visi gitu tentu ketika kita membentuk pengurus ini ya kita sudah tahu sejak awal yang gitu konsen gitu ya kita sudah tahu kalau misalnya dalam satu forum warga gitu Oh dia antusias dan seterusnya Nah itulah kemudian kita ajak untuk menjadi pengurus nah di tingkat RT RW ya mudahlah gitu atau mungkin mencari orang seperti itu ya tapi kalau pengalaman kita kalau misalnya sudah pernah menghadapi satu masalah bersama gitu ya itu punya semangat untuk Ayo kita beranjak berubah nah bentuk pengurus itu pengurus bank sampah sekretaris bendahara gitu termasuk tim nanti yang bertugas di dalam penimbangan pembelaan pencatatan kalau kita berbasis komunitas tadi kita bisa memanfaatkan dalam tanda kutip itu misalnya data Wisma gitu ya Nah waktu itu kita punya 9 Dasa Wisma itu kemudian diminta mengirimkan dua kader lingkungan dari 9 * 2 itu kita sudah dapat 18 orang itu bisa dipakai untuk kepengurusan itu dan memilih meneruskan gitu ya sekarang kita punya 10 tes habis makan Tinggal bagaimana mengelola itu kemudian kita rumuskan visinya itu itu Perumahan kita itu RW kita itu menjadi perumahan yang nyaman tidak bermasalah dengan sampah dan seterusnya pembentukan pengurus ini karena kita sudah punya referensi Kita pernah didampingi mentor gitu kemudian waktu tidak ada pendamping atau LSM sampah itu butuhnya ya pengurus nasabahnya sudah tersedia dan Perumahan itu kemudian tinggal ini siapa yang membeli sampahnya itu ngebel atau pergosok kelapa itu harus berjalan bersama dan bersama-sama berjalan sama-sama jalan gitu satu saja ngambek gitu ya tidak jalan itu bank sampah tidak tidak bisa beroperasi pengurusnya Rajin penabungnya rajin itu tapi pengepulnya tidak pernah datang buang sampah menumpuk gitu sampah villa itu menumpuk sebaliknya gitu misalnya Pak pengurusnya rajin gitu tapi nasabahnya tidak ada yang rajin tidak rajin gitu ya dan menyetorkan sampah gitu ya jadi memang harus dibuat itu kondisi itu untuk membuat misalnya punya komitmen gitu ya tanda tangan untuk bahwa pelapak perosok ini wajib atau bersedia untuk mengambil sampah pilah yang telah dikumpulkan oleh bank sampah ada pola-pola yang seperti itu pembentukan pengurus ini sekaligus juga tadi mencari pelapak yang bisa bekerja sama diajak bekerja sama gitu dan itu juga syarat-syaratnya nanti Banyak sekali pelapak itu kalau bisa cari yang bayar dimuka gitu kata sampah ada uang sampah sama dengan uang gitu ya kan ini bank itu ya pengurusannya kan uang layanan dan uang maka gitu jangan sampai gitu ya ini sering terjadi pelapaknya nanti bahayanya Ferry bayarnya belakangan gitu tapi akhirnya dikemplang nanti kita pengurus yang akan kesulitan untuk kemudian sampahnya sudah dibawa ya pengurus yang kemudian bisa mendapat beban ini harus sejak awal dirumuskan kemudian setelah begitu rumus sudah pengurus sudah visi sudah gitu lakukan sosialisasi ke pasar calon nasabah gitu ya calon nasabah Artinya kita coba ini loh kita ada bank sampah Ayo sampeyan semua telur-telur memilah sampah kemudian setorkan ke kami dan seterusnya termasuk harga-harga banyak itu kita sudah bikin daftarnya kita bikin kesepakatannya bahwa misalnya dari harga jual itu Nanti dipotong berapa 10% atau 15% gitu ya untuk operasional bank sampah itu atau kalau dalam perkembangan berikutnya nanti Wah nggak ada potongan lah kita operasional bank sampah bisa didapat dari hal yang lain sosialisasi bahwa sudah ada bank sampah di tempat kita Ayo semuanya menabung di bank sampah itu dengan syarat ketentuan berlaku bahwa sampah anorganik yang disetorkan harus bersih dan kering sehingga tidak akan tahu maka bank sampah itu Gambar itu bang sampah itu letaknya di depan rumah saya dan itu ya tidak tahu kami yang ada tidak tahu karena yang disetorkan adalah sampah anorganik yang bersih dan kering Nah setelah itu kemudian ya kita mulai pelayanan gitu nanti model-model pelayanannya gitu akan saya sampaikan di saat kita menjalankan bangsa dan jangan lupa setelah [Musik] kita sebuah organisasi Ya tentu kita harus melakukan sejauh mana ini proses yang sudah berjalan ini sesuai dengan tadi visi misi atau Ada mungkin ada apa ya rencana kerja yang sudah disusun Ya itu bisa dimonitoring sesuai dengan ini kita bisa buat skenario b gitu ya Oh harus begini kita bikin strateginya seperti ini dan seterusnya gitu ada monitoring dan evaluasi gambaran yang bisa saya sampaikan mengenai bagaimana memulai bank sampah itu kemudian menjalankannya gitu ya tentu kemudian ini akan dalam pelaksanaannya akan apa ya bersinggungan dengan dinamika-dinamika yang barangkali berbeda satu tempat dengan tempat yang lainnya tapi secara umum ini bisa kita jadikan tadi berbasis dengan peraturan kita bener-bener Ali dari kawasan itu gitu RT RW atau kelurahan dan seterusnya Bapak Ibu Mas Bro Sis peserta webinar kali ini dari awal memulai bangsa ampas seperti itu kita lanjut sekarang dengan sistem kerja bank sampah pada umumnya saya dapat ini dari Bunda Ibnu dari kita pilih biasa yang dilakukan oleh para pengulapan sampah gitu ya nasabah ya Warga itu memilah sampah di rumah kemudian menyetorkan di bank sampah diterima oleh penerima ditimbang dicatat kemudian dimasukkan gudang kalau gudang penuh gitu ya kemudian petugas memanggil pelapak itu gudang Hawa sampah telah digudang Bang sampah itu kemudian dibeli oleh pelapak kemudian dicatat oleh bendahara hasil penjualan itu kemudian ya dibagi-bagi karena yang diterima oleh kelapa itu mungkin uang gelondongan itu untuk dari sampah yang terjual gitu kemudian bisa catat terus sekian juta ada tentara yang kemudian memasukkan Oh ini miliknya si nasabah sekian karena dia jual plastik kertasnya ini B dan seterusnya gitu untuk kemudian bisa diserahkan ke nasabah alur yang seperti ini alur yang pada umumnya tapi dalam kenyataannya kan kita banyak ini yang kayak yang kami alami awalnya Abang sampah politik menjalankan proses seperti ini jadi kita tentukan jam buka operasional waktu itu seminggu dua kali hari Selasa sama satu misalnya ternyata tiga hari Selasa gitu ya kita petugasnya ada tadi yang wakil dari data Wisma kadar lingkungan tadi gitu tapi warga yang sudah punya sampah dan tidak punya waktu untuk skor karena tidak jam buka warga punya waktu gitu jadi kadang tidak ketemu gitu maka itu yang kemudian bisa kita modifikasi dari sistem kerja ini kita modifikasi seperti ini ya yang pertama dari itu memilah sampah di rumah dengan tadi sosialisasi sudah kita tentukan kita nerima sampah ini ini maka dia setorkan ke gudang Kalau tempat kami namanya tempat setor sampah tinggal di sampah yang dia setorkan itu dikasih nama saja gitu nama Mbak Nisa RT 10 misalnya gitu taruh di situ yang kertas juga begitu ada kodenya gitu maka ditaruh lagi untuk kertas ini untuk plastik dan seterusnya Nah nanti kalau udang penuh baru petugasnya itu kemudian melakukan penimbangan pencatatan gitu untuk kemudian dijual ke Kelapa prosesnya langsung jadi ada trust yang perlu dibangun terhadap nasabah gitu jadi nasabahnya tidak percaya udahlah sampahku ini pasti akan tercatat sesuai dengan apa yang saya setorkan itu ini perlu proses dengan untuk membangun trust dari nasabah ini kepada institusi bank sampah ke gudang itu hanya dikasih nama dan identitas yang jelas gitu sesuai dengan nama nasabah yang tercantum di dalam buku induk yang sampah gitu nah ini ini modifikasi dari yang pertama tadi gitu Nah yang berikutnya itu untuk yang tidak punya gudang tidak punya tempat jadi nasabah memilah dari rumah kemudian langsung dibawa ke satu tempat yang disepakati bersama untuk dilakukan penimbangan pencatatan kemudian langsung dibawa dijual ke pelapak ke pelosok nanti catat dan duitnya langsung ke nasabah ini sangat simpel ini yang biasa untuk yang tidak punya lahan itu ya tidak punya kuda di kota-kota Biasanya seperti itu kota Jogja banyak yang melakukan seperti ini jadi sistemnya itu nasabah atau warga dari rumah bawa ke satu tempat yang sudah disepakati biasanya ya rumahnya Bu RW atau ketua bank sampahnya di situ misalnya ada teras emperan itu untuk kemudian menyetorkan sampah belah itu ditimbang langsung kemudian dibawa pergi hari itu juga ke pelapak jadi tidak perlu tidak perlu gudang di dalam proses ini maka ini bisa gunakan uang saya nggak punya tempat ini untuk anu gitu ya ini bisa metode ini bisa dipakai ya untuk mengatasi persoalan itu tadi itu bisa kemudian dirembuk dalam artian seminggu sekali gitu misalnya gitu biar tidak numpuk banyak gitu Jadi itu bisa bisa dilakukan untuk kesepakatan kapan waktunya gitu nah ini sampah Billah langsung terjual jadi tidak ada tumpukan sampah bilah di lokasi itu ini banyak dilakukan di tempat-tempat yang tidak memiliki lahan sehingga tidak utuh gudang atau tempat setorkan terakhir dari proses tadi gitu ini sangat sederhana gitu Yang penting sebenarnya kalau dilihat dari ini tadi itu adalah niat ya niat niat kita semua pengurus maupun warga yang menjadi nasabah itu untuk bisa mengelola sampah dengan baik jadi tidak ada gudang tidak ada lahan tidak punya tempat pun gitu kalau bisa ada niat ya pengen mengelas sampah pengen lingkungannya menjadi nyaman tidak terganggu dengan itu dan menjadikan sampah sebagai resources mengembalikan itu dalam jalur industri daur ulang plastik kertas atau industri daur ulang kertas semuanya pasti ada jalan gitu ya Oke ini soal proses untuk sampahnya yang sering terjadi ketika kita menjalani Tadi rencana sudah kelihatan sudah kita susun kita jalani gitu maka sering muncul masalah dalam penggunaan bahasa apa ini beberapa diantaranya mungkin juga di tempat lain juga dan seterusnya ini Tapi beberapa yang seringkali kita kita temui Pak RT nya Pak RW Pak luasnya tidak mendukung awalnya ini ada akan ada RT RW nya ganti maka bank sampahnya juga hilang dan seterusnya ada lagi yang oh kesadaran masyarakat dalam memilah belum pengurus Kurang semangat udah loyo regenerasi pengurus sulit jadi pengelola bank sampah itu kemudian simbah-simbah gitu ya tidak ada yang muda ini yang yang bisa kita identifikasi masalah-masalah pengepul bayar belakang saya ceritakan gitu dan seterusnya gitu Ada masalah-masalah yang saya kira ini biasa kita temui dalam pelaksanaan bank sampah turun nah ini yang harus kita atasi dalam proses merawat bank sampah jadi merawat bank sampah itu itu sama saja dengan menghilangkan atau melawan tadi masalah-masalah yang muncul dalam pengelolaan bank sampah masalahnya tapi seperti itu ya masalah itu mereka merawat bank sampah tujuannya Apa tujuannya agar menjaga bangsa sampah itu tetap eksis karena kita mengatasi masalahnya tadi sudah kemudian menjaga semangat pengelola merawat bank sampah itu juga harus menjaga semangat pengelola gitu jadi persoalannya kan ada pengelola yang loyo gitu ya regenerasinya sulit dan seterusnya kemudian menjaga kinerja Saya kira merawat bank sampah itu Ya setidaknya tiga poin ini yang harus kita lakukan agar bangsa sampah tetap eksis pengelolaannya tetap semangat happy Gitu ya lihat di foto ini kan Wah senyum-senyum semua gitu ya maka dalam dalam hal ini gitu Saya mencoba Oh berarti masalahnya itu adalah gitu Itu bisa masuk dalam aspek kelembagaan ya Ada aspek teknis juga aspek psikologis kita akan merawat bank sampah dari sisi itu gitu ya Seperti apa Bapak Ibu sekalian Mas Bro peserta webinar ini aspek kelembagaan ini yang sering menjadi salah satu penyebab bank sampah itu tidak bisa eksis maka gitu Saya selalu sarankan saya usulkan masukkan itu ya institusi bank sampah itu dalam struktur kepengurusan kalau bangsanya RW ya di seluruh RW masukkan ke sana kemudian ya ketua rw syukur biasanya ketua bangsa-bangsanya itu kita masukkan di itu semua program bank sampah program kerja bank sampah itu berarti program kerja itu kemudian kita bisa mencari apa pengakuan penguatan secara hukum dengan SK dari kepala desa itu SK dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan itu atau kalau memang pengen ini menjadi satu yang kita badan hukum bank sekarang banyak yang tentang sampah dalam bentuk Koperasi gitu ya jadi kita bisa menghubungi Dinas Koperasi UKM itu untuk Bagaimana membuat bank sampah ini menjadi koperasi atau badan hukum perkumpulan itu bisa juga Koperasi itu paling Perlu berapa orang itu sampai 10 orang kalau badan hukum perkumpulan misalnya 20 orang yang harus tanda tangan dan KTP yang diserahkan dan seterusnya ini dengan kita memperhatikan aspek kelembagaan ini itu termasuk ini di contoh di bank sampah biasa politik maka kepala desa kita jadikan Pembina kalau kita ada apa gitu kita undang beliau untuk kemudian bisa terlibat Kemarin ulang tahun bank sampah dirasa politik yang ke-13 kita bikin program 1000 lusida itu penanaman losida pertama dilakukan oleh Kepala Desa gitu kan jadi itu maka ini akan bisa sehingga ketika nanti RW nya berganti itu bukan sampahnya akan tetap ada sebagai struktur yang melekat di sana gitu Oke ini aspek kelembagaan termasuk ini bisa kalau kita jalur PKK tadi maka kita bisa pengkaderan untuk mengatasi krisis tadi pengkaderan pengurus ya kita bisa itu ini Alhamdulillah itu bisa berjalan sampai sekarang kita berdiri tahun 2007 Sekarang berarti sudah berapa tahun itu dengan anda tadi ini visinya di bawah itu pengelolaan sampah rumah tangga setelah Mandiri dan seterusnya ya ini aspek kelembagaan aspek teknis tadi keluhannya warga atau nasabah tidak memilah tidak rajin memilah Ya memang ini yang harus kita lakukan bahwa bank sampah karena tadi tugasnya adalah edukasi pengubahan apa perilaku maka edukasi pemilahan itu harus secara terus-menerus kita lakukan dalam berbagai kesempatan Dulu ketika kami ya Kebetulan saya juga pengurus RT pengurus RW juga gitu maka sekretaris itu kalau membuat undangan belum masuk undangannya dicetak itu di bawahnya selalu kita beri pesan-pesan yang berkaitan dengan pengelolaan sampah Jangan bakar sampah gitu bahaya sampah dibakar ini ini misalnya seperti itu atau Ayolah sampah gitu apa Kirim ke bank sampah dan seterusnya gitu itu bisa kita pakai itu Jadi undangan itu di bawahnya kita beri sponsor ini untuk menghindari dari aspek menangani aspek teknis yang apa nasabah atau pelapak tukang rosok yang biasa mengedukasi nah ini ini juga tantangan yang yang saya kira harus kita cari solusi karena selama ini ya kebanyakan pengepul telapak itu dia tidak mau untuk melakukan edukasi pemilahan karena pasti karena mereka ingin harga yang murah gitu harga yang rendah karena uniknya sampah begitu kan sampah itu semakin dipilah dia akan semakin bernilai jadi saya selalu mencontohkan itu misalnya botol air mineral botol plastik air mineral itu kalau masih ada tutup botolnya masih ada labelnya itu dihargai 1500 lah paling tinggi tapi kalau kemudian sudah kita pilah tutup botolnya kita sendiri kan labelnya kita lepas ini botol ini ya pet ini harganya sudah di atas 3000-an gitu bahkan ada yang mau beli sampai 6000 dan seterusnya tutup botolnya juga begitu apalagi nanti tutup botolnya juga dipisah-pisah lagi yang warna biru sendiri yang warna merah sendiri yang warna putih sendiri gitu itu harganya juga semakin gitu Jadi itu semakin dipilah semakin bernilai gitu lah rosok nggak mau gitu nanti kalau itu harganya tinggi gitu kebanyakan begitu maka Ya udah gitu apa adanya itu dihargai murah gitu kita rugi gitu ya Nah padahal sebenarnya pemilahan ini itu juga menjadi salah satu keuntungan bagi pengelola bank sampah misalnya ada warga memilahnya kurang detail gitu ya maka petugas bank sampah itu yang ketika pencatatan penimbangan sekaligus bisa memilah lebih detil maka akan ada selisih harga selisih harga itulah yang menjadi kekayaan bank sampah bisa untuk operasional bank sampah gitu nah itu juga bisa kita lakukan kalau jangan-jangan nasabah yang tidak disiplin itu karena kita pencatatan administrasinya tidak rapi tidak transparan gitu ya tapi kalau tadi kita Jelaskan ini edukasinya itu dengan pencatatan yang rapi transparan Oh ternyata bener ya sampah saya yang terpilah itu harganya ya gitu di tabungan itu ya catatannya jelas nasabah akan semakin giat semakin rajin untuk memilah gitu ya Oke ini contoh jenis kemasan ya dari satu produk ini patokan beberapa yang biasa digunakan bank sampah gitu karena bank sampah selama ini menerima sampah anorganik dengan pemilahan yang global itu gitu ya ya gitu global itu plastik kertas logam kaca [Musik] di rumah nasabah biasanya di awal dulu Bang sampah biasa politik itu PH RW membagi kantung untuk ini tiga macam plastik kertas kaca atau logam hajatan logam itu dibagi oleh pihak RW nanti itu yang kemudian disetorkan ke bank sampah tapi sekarang gitu kita sudah semakin detail itu dengan tadi karena Ketika dipilah semakin detail harganya semakin dekat ini beberapa gambarannya diterima gitu yang yang seringkali bahasa ya Bahasanya gitu jenis-jenisnya Ini satu pelapak dengan pelapak yang lain berbeda di wilayah Jawa mungkin di luar Jawa akan berbeda juga tapi yang kerasan putihan gitu ya macam-macam Ada istilah-istilah itu besi B Sari dan seterusnya ini hanya hanya sebagai patokan saja gitu ya yang bisa dipakai untuk Nanti kalau kita mengelola bank sampah Oke lanjut nah ini yang yang sekarang juga harus kita sadari kalau kita mau melakukan sampah bahwa sumber keuangan atau finansial untuk pemasukan revenue lah gitu ya dari bank sampah itu tidak hanya jual beli sampah pilah ini maka mindsetnya juga harus diubah gitu ya jual beli sampah bila ini yang yang pokok yang utama karena kita kan tadi reduce recycle gitu ya kemudian mengelola sampah itu dengan memilah dari sumber awal timbulan sampah ini sumber keuangan yang utama ini jual beli sampah pilah kita membeli dari nasabah dari warga kita jual ke Kelapa pengebon Maka kalau kita menambah nilai dari pemilahannya semakin lebih kecil gitu kita dapat selisih itu yang bisa menjadi pemasukan dari bank sampah Kemudian yang kedua ini edukasi dan sosialisasi seperti di aturan fermentasikan adanya itu kasih Maka kalau bank sampah kita jalan kemudian kita juga memiliki kemampuan untuk melakukan edukasi pendampingan sosialisasi gitu Ini juga bisa menjadi revenue sumber keuangan dari bank sampah Dan ini juga akan bisa menghidupkan bank sampah karena apa gitu yang jual beli sampah villa itu keuntungannya margin keuntungannya dipakai untuk operasional kalau yang dari edukasi dan sosialisasi ini mungkin bisa dipakai untuk hal lain gitu ya untuk misalnya kita ikut membantu kalau ada lingkungan Oh Bangun masjid kita ikut nyumbang di situ atas nama bank sampah saya tidak seperti itu oh membangun gapura gitu di perumahan gumuk Indah itu di pintu masuk itu tulisan kumuh indah gitu dan logo daun dan seterusnya itu bank sampah yang bangun ini atau kemudian juga ini contoh-contoh edukasi Kerajinan atau segel berbasis sampah dari press dari sampah ini juga bisa menjadi sumber finansialkan bungkus tempat bakpia atau waktu itu mie instan ya gitu Nah itu kan kalau harganya cuman berapa tapi kemudian kita beri sentuhan sedikit gitu Ini bisa jadi wajahnya vc Walikota Jogja gitu Ini kepala perwakilan Bank Indonesia dengan sentuhan itu ini bisa menjadi dari harganya misalnya sampai 500 rupiah gitu ya ini bisa kita jual terserah kita mulai dari 500.000 sampai 2 juta dan seterusnya yang ini bisa dipakai untuk merawat bank sampah gitu ya ini edukasi di sebuah sekolahan kita datang ke sana gitu ya atau gitu dari sekolahannya datang ke tempat kita ke bank sampah kita yang bisa kita lakukan untuk revenue pengelolaan kelanjutan dari bangsa apa tamu kunjungan untuk studi tiru jadi kita harus sumber-sumber kami punya catatan keuangan sendiri-sendiri untuk ini gitu ya jadi yang jual beli sampah villa itu bendahara satu ya mengelola itu gitu ya catatan itu kemudian yang edukasi sama tamu kunjungan ini dikelola sendiri nanti kepentingan keperluannya juga untuk sendiri gitu ya kemudian yang kerajinan itu kami punya divisi sendiri divisi UKM untuk ini itu sendiri juga gitu Jadi nanti Misalnya Oh ini mau ikut pelatihan apa Kerajinan sampah ini gitu bisa ada nggak duitnya dari situ dan seterusnya jadi ini bisa menjadi apa dikembangkan gitu untuk lebih lebih lanjut Mungkin ada lagi yang lain-lainnya tapi ini beberapa yang selama ini kami lakukan untuk menjaga bank sampah tetap eksis terus gitu ya harus kita terus sosialisasi yang tersedia di lingkungan kita gitu untuk nasabah agar terus aktif menjadi nasabah kita membelah sampah dan seterusnya itu lanjut ini penting gitu harus kita supaya kita jaga kita rawat gitu aspek psikologisnya pengurus gitu pengelola bank sampah sekaligus juga warga atau nasabah agar dia tetap yang menjadi nasabah memilah sampah mencorkan ke kita nah Apa yang harus kita lakukan ini perkuat identitas organisasi penguat identitas itu kan uniform gitu ya seragam itu ya Ya udah kalau bisa kita berikan seragam ini untuk pengurus duitnya dari mana duit itu bisa dicari tidak harus pengurus keluar uang sebisa mungkin pengurus tidak keluar uang untuk bisa mendapatkan ini sehingga kita harus ini menghasilkan suasana gembira bahagia gitu jadi seragam ini ya pernah ada yang misalnya kita beli dengan sampah gitu ya jadi sampahnya kita ganti ini gitu atau dari hasil tadi yang pendapatan edukasi atau apa gitu bisa dipakai intinya Pokoknya kita hadirkan suasana gembira bahagia gitu Wes ngurusi sampah tapi suruh keluar uang untuk begini Ini kan jadi persoalan psikologis gitu ya jalan-jalan mana gitu tentu dengan seragam yang kita punya itu dengan identitas Jangan lupa untuk terus meningkatkan kapasitas SDM pengurus kalau ada kesempatan misalnya Bimtek ya bimbingan teknis apa pelatihan pengelolaan sampah apa gitu kalau kita ikutkan pengurus itu apalagi kalau yang gratis gratis membuat boneka badut itu kita waktu itu kita ikut kursuskan gitu Ada 5 atau 6 pengurus itu tapi sekarang kita sudah bisa menjadi pelatih untuk buat boneka badut itu dan kemarin lolos kurasi yang dilakukan oleh putik daur ulang dan Sleman terus meningkatkan kapasitas SDM pengurus juga semangat pengurus dengan lomba jadi karena kita lingkupnya RW ya di RW itu gitu apa antar Dasa Wisma atau antar RT lomba apa lomba kebersihan gitu lomba kerajinan sampah nanti hasil yang terbaik misalnya bisa nggak ini dikembangkan jadi produk unggulan bank sampah hadiahnya bisa Iya bunga tanaman dan seterusnya gitu Ini ini yang bisa kita yang selama ini kita lakukannya itu tadi ini secara psikologis akan membuat pengurus itu maupun nasabah itu tetap bersemangat gitu untuk mengelola sampah ini penting aspek psikologis ini jangan sampai ini kan tadi persoalan tadi pengurus gembira bahagia itu ini di luar tadi mengurus ini kan lillahi ta'ala surga yaitu kan nanti Harus Bahagia teknik apa gitu udah kita bayari semuanya dari penghasilan Bang sama tadi oke kemudian mohon maaf sebelumnya kurang lebih tersisa 10 menit lagi ya Pak ya oke siap-siap ya hidup Oke inovasi produk itu kita bisa menghasilkan inovasi yang berbasis pada keinginan nasabah misalnya kita pengen nanti simpanan hasil sampah itu dibongkar Ya diambil saat itu tabungan emas sudah kita hadirkan dengan berkolaborasi dengan banyak pihak ada perusahaan bahwa swasta lokasi layanan yang kami lakukan itu sekarang layanan setor sampah di Griya sapu lidi 24 jam perhari Jadi buka terus gitu Silakan punya waktu setor sampah jam berapapun gitu ya waktunya kita buka ini sebelum terkena musibah Sekarang pun juga kita punya tempat itu yang bisa 24 jam untuk menyetorkan sampah atau setor sampah berhadiah sembako di apa lakukan gitu dengan kreativitas masing-masing simpan pinjam itu mengadakan unit simpan pinjam itu pinjamnya uang [Musik] nyaurnya ya dengan sampah jadi untuk pinjamnya uang dibayar dengan sampah berjalan juga sampai sekarang kemudian inovasi pemasaran inovasi kebijakan ini bisa meminta RT atau RW membuat kebijakan yang relevan dengan obrolan bank sampah kalau mau mengurus surat tertentu menunjukkan ada keanggotaan di bank sampah dan seterusnya termasuk kita sekarang mengelola sampah organik gitu maka kita muncul oksida lodong sisa dapur itu dan ini sudah banyak yang membeli dari kita gitu untuk dipasang di tempat-tempat inovasi-inovasi yang bisa dilakukan Monggo nanti bisa dikembangkan di tempat-tempat peserta webinar yang Budiman Oke kemudian ini kembangkan ya agar bank sampah itu tetap itu sebagai Dewi oleh Bapak Dewi Olim itu desa wisata olah limbah kita apa ya jadi itu wisata ekowisata karena orang berwisata itu ingin mendapatkan pengalaman baru gitu maka kita bisa kolaborasikan gitu pengelolaan sampah itu gitu sebagai atraksi wisata dengan potensi budaya atau kuliner nah di bank sampah saya politik ini tamu gitu Ini tamu dari kabupaten tambruk Papua kita sambut dengan musik kentongan tapi liriknya kita ganti dengan lirik-lirik apa lingkungan lingkungan kemudian ini kita sukui sayuran lokal itu ya lodeh kelor Bogor kita padukan itu untuk kemudian menjadi atraksi wisata [Musik] tetapi banyak ini kemasan sebagai desa wisata atau destinasi wisata yaitu wisata ekowisata dan seterusnya nanti ini bisa juga berkolaborasi kita minta anu dari Dinas Pariwisata dan berikutnya tamu tamu-tamu yang datang ke tempat kita gitu ya sebagai desa wisata sebagai ekowisata ini juga bisa sebagai sarana untuk merawat bank sampah untuk tutup itu punya semangat gitu ikut lomba kami terus setiap tahun kan ada lomba masuk desanya karena dengan ikut lomba itu semuanya dimonev di Monitoring evaluasi selama setahun itu setiap bulan berapa catatan sampah plastiknya kertasnya dan seterusnya gitu nasabah aktifnya berapa gitu Itu semuanya itu karena lomba itu salah satunya juga dipakai untuk membuat klasifikasi bank sampah gitu mulai bank sampah white gitu ya itu hanya satu unit usaha ekonomi gitu kemudian blue itu minimal 2 gitu kalau wait itu nasabahnya di bawah 50 itu kalau glue itu antara 50 sampai 100 gitu usahanya 2 apa tadi jual beli sampah pinjam misalnya 3 itu goal nanti minimal 3 unit usaha nasabahnya di atas 100 dan seterusnya kita ada Minato yang kemudian peringkat berikutnya platinum dan ikuti itu karena itu bisa menjaga semangat itu juga pameran berbagai pameran ini yang kiri atas itu dari di suprema muda UGM itu di mana-mana termasuk yang kanan bawah ini kita pameran diundang pameran di mana itu ada Bupati Sleman kita kasih brosnya ini untuk menjaga sah kita ikut lomba dan pameran yang banyak sekali kalau perlu membayar ya membayar nggak apa-apa tetapi harus ada perhitungan secara ekonomis yang tidak merugikan bank sampah kita kita hadirkan satu ciri khas yang ikonik gitu Sebutkan tentang boneka badut kita gitu ya jadi boneka patut di tempat lain mungkin wajahnya sama gitu kita bikin ini wajahnya berbeda-beda dan ini dari sachet yang kita bikin kaligrafi kita bikin wajah rute ada mantan menteri BUMN atau sepak bola Messi gitu kemudian juga untuk mengelola sampah organik kita bagikan ini kena sabanasabah kita untuk mengolah sampah organik di masing-masing rumah tangga nah ini itu Yang ekonik ini tadi gitu ya lukisan berbasis sampah ini ini ada temen yang dia bikin dari botol gitu cuma yang kristal berubah jadi ini gitu dan ini bisa nanti dikembangkan di daerah masing-masing sesuai dengan potensi yang dimiliki gitu kemudian beri akses media jangan lupa gitu karena ini kan bisa menjadi penyemangat kita juga ini banyak sekali liputan dari Harjo Suara Merdeka Jogja dan seterusnya gitu ya Dari semua pinjam uang bayar pakai sampah hasilnya tahun baru Hijriah gitu bukan Hijriah ya dengan menanam pohon ini dari Tribun itu satu halaman penuh tentang kita itu hanya jadi penghasil sampah dan seterusnya gitu ya bank sampah ala juga ini SMP 3 Jogja salah satu binaan kita gitu Cumanya bisa kita nah kemudian berikutnya jadi provokator oleh sampah ini tidak hanya pribadi saya gitu saya sebagai fasilitator di bangsa-bangsa kulit tapi juga kita pernah diundang misalnya rombongan itu untuk memberikan pelatihan pengolahan sampah sebuah desa binaan dari PT Sampoerna gitu ya di sini gitu ya Meskipun kita membantu daerah lain dengan bank sampah tetapi omset bank sampah mereka itu bukan omset kita gitu itu yang membuat kita itu tidak menjadi kaya adalah tanah kutip ya tetapi mudah-mudahan kita kaya jejaring ya kita punya jalinan silaturahmi yang terus gitu ya itu mudah-mudahan kalau dihitung itu mungkin kalau bangsa sampah a yang hasil dulu didikan kita jadi omset kita itu bank sampah biasa politik mungkin kaya gitu ya sekolah itu sudah masuk sekolah adiwiyata sampai hadir saya Mandiri nasional gitu kita punya mendampingi desa wisata beberapa kali diundang Dinas Pariwisata sampai Sragen sampai Boyolali dan seterusnya untuk pengelolaan sampah ini gitu Nah ini bisa jadi ini sebagai bahan bakar untuk bank sampah itu tetap jalan gitu ya Nah ini terkuat jejaring sampah kalau perlu asopsi gabung absolusi perbanussa Kampung program dan seterusnya anda sebagai pengelola utang sampah harus memperkuat jejaring ini gitu Ini yang dilakukan Kalau kami biasa politik ikut saya SMK perkumpulan atau sampah yang sudah berbadan hukum dan juga ikut mendukung forum cycle Indonesia berbatasan hukum dan seterusnya ini penting sekali gitu karena dengan bersejaring itu kita kita akan merasa sendiri gitu ya kita akan menghadapi masalah itu bisa dibicarakan itu apalagi di gpsm Sleman ini gitu tiap pagi itu asupan gizi untuk berdiskusi tentang pengelolaan sampah itu luar biasa Oke jangan pernah menyerah memiliki fisik kuat dan group mindset ini terakhir dan sering melihat seekor burung itu tidak pernah takut hinggap di dahan atau ranting yang kecil sekalipun karena apa Karena dia punya sayap yang bisa setiap saat terbang ketika terjadi persoalan Di Ranting itu [Musik] kita sebagai rayap dua sayap kita itu satu visi yang kuat 2 group mindset visi yang kuat itu apa kita harus kembalikan bahwa gitu Kemana kita akan terbang gitu ya kemana bank sampah kita itu akan kita bawa gitu Dan kita harus yakin bahwa kita pasti akan mencapai tujuan itu ini visi yang kemudian kita juga harus punya itu grup mindset gitu pola pikir yang berkembang bukan yang mandeks mindset bukan yang fix mindset Apa karena dengan group mindset ini kita akan bisa terus move on kita akan bisa maju ke depan tidak pernah mengeluh dan terus mencari solusi terhadap masalah yang kita hadapi dan ini yang kita alami Rabu 23 November 2020 Siswa belajar pengelolaan sampah rumah tangga praktek langsung waktu itu disitu pemilahan dan seterusnya tetapi dua hari berikutnya musibah terjadi hutang sampah satu longsor karena di bawah bangsa-bangsa politik itu ternyata drainase aliran air hujan itu yang dari atas karena posisi kita di bawah itulah pada saat hujan deras itu jebol itu menghantam lah bawah itu tanah di yang sampah itu terbawa dan longsor itu piala piagam terkubur longsor bahkan ada yang hanyut itu tong-tong ada beberapa biru besar itu termasuk piala kita sebagai Ini semua tidak mengubur kami gitu karena Alhamdulillah kami memiliki visi yang kuat dan group mindset itu ya sampah yang masih bisa Islam yang ini kemudian kita share ke nasabah diikhlaskan ya gitu Alhamdulillah semua mengiklaskan ini Yang terselamatkan ini nanti jadi asetnya bank sampah gitu ya kita cari menggunakan rumah pengurus untuk operasional bank sampah tempat warga Store sampah memilih sampah dan seterusnya jalan ini kemarin sempat kita bikin donasi di kita bisa.com gitu cuman ada temen-temen dari alumni yang bikin ini gitu dan terima kasih kemarin juga gpsm Sleman juga memberikan donasi kota Semarang pun gitu ya sampai kemudian bersama-sama gitu mengirimkan donasi yang lumayan besar gitu ya yang bisa saya sampaikan [Musik] yang kami jalani sejak 2007 sampai sekarang kita bisa hidup dan ya ini Alhamdulillah pengurusnya bahagia kamu kadang kan nanti juga Sejahtera tadi yang dibacakan oleh Mbak Nisa tadi ya terima kasih Matur Mun Monggo kalau mau ada pertanyaan malah ada waktu nanti barangkali bisa kita sharing yang juga memperkaya pertemuan kita pada siang hari ini itu saja Iya baik itu tadi penyampaian materi dari pemateri kita hari ini yaitu bapak Erwan Yuniarto yang sangat luar biasa sekali ya Bapak Ibu sekalian Wah kalau dilihat-lihat juga ternyata sudah ada banyak sekali nih pertanyaan dari bapak ibu peserta webinar di kolom chat nih tapi sebelumnya saya ingin menginformasikan terlebih dahulu kepada para peserta yang menginginkan materi pada webinar kita pada hari ini itu dapat materi terlebih dahulu melalui Link yang telah admin kami kirimkan di kolom ya Bapak Ibu sekalian Kemudian untuk acara selanjutnya sebelum kita masuk ke sesi tanya jawab kita akan melakukan sesi foto bersama terlebih dahulu ya Bapak untuk sesi foto bersama kali ini saya akan dibantu oleh [Musik] untuk mempercepat donasi kami mohon izin kepada bapak ibu untuk mengaktifkan kamera untuk sesi foto bersama kali ini akan kami tunggu Silahkan untuk menyalakan kameranya Bapak dari untuk sesi foto bersama kali ini mungkin bisa seperti ini bapak ibu [Musik] Terima kasih untuk kesediaan bapak dan ibu kami kembalikan ke toko Baik terima kasih admin yang sudah membantu sesi foto bersama kita pada hari ini kemudian Selanjutnya kami juga ingin meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk mengisi nasional yang linknya sudah dishare di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya bisa lebih baik lagi jadi Bapak Ibu sekalian bisa memberikan saran dan masukannya di link kuesioner tersebut Kemudian untuk acara selanjutnya yaitu sesi tanya jawab dan di sini kami juga sudah bantu untuk merangkumkan pertanyaan Bapak Ibu sekalian yang telah Bapak Ibu Tuliskan di kolom chat terbaik untuk bapak Erwan Mungkin saya akan membacakan pertanyaannya terlebih dahulu kemudian bisa langsung dijawab begitu ya Pak ini untuk pertanyaan pertama ada dari Bapak rustan Aji pertanyaannya Bagaimana cara efektif mengajak dan menyadarkan warga di tingkat RT agar mau mengelola sampah agar bisa menjadi barang bernilai ekonomis memulainya Harus Dari Mana mungkin bisa dijelaskan secara singkat walaupun di materi tadi sudah ada sebagai penekanan ya begitu Pak bisa langsung dijawab Bapak Oke Mas Aji kira mengajak dan menyadarkan warga di tingkat RT yang pertama yang sudah kita lakukan tadi Bagaimana dampak atau resiko kalau sampah itu tidak kita kelola itu harus kita sampaikan macam-macam kalau sekarang semakin banyak orang tahu Oh ternyata membakar sampah itu ya yang ada plastiknya itu ada dioksinnya sampah yang kemudian di sana ternyata ada logam dan seterusnya itu PB timbal itu dampaknya seperti ini ini tidak bisa menurunkan IQ anak-anak itu dan seterusnya gitu nah resiko atau bahaya-bahaya itu gitu ya dari kesalahan pengelolaan sampah itu kita berikan edukasinya ke masyarakat keluarga Nah mudah-mudahan itu akan bisa menyentuh kita bisa ceritakan gitu misalnya peristiwa 21 Februari 2005 yang kemudian menjadi hari peduli sampah nasional PSN kasus TPA Leuwi gajah itu itu itu di dalam banyak ajian adalah bentuk egoisme kita itu sebagai warga yang tidak mau memilah sampah mengirimkan sampah campur ke TPA gitu yang kemudian itu menggunung menjadi mountpres gitu ya gunung sampah maka disitu muncul gas metana yang akumulatif sangat besar karena juga tumbuhan punya besar gas metana itu gas yang mudah terbakar mudah melekat maka tbl Leuwi gajah pun melekat di 21 Februari 2005 itu itu dan mengukur 2 desa di sana 150-an orang meninggal dunia kalau kita bertindak seperti itu tidak memilah sampah Seenaknya saja mengirim hasil produksi kita gitu ya ke TPA dan kemudian menjadi musibah semacam itu maka kita termasuk orang yang menzalimi orang lain gitu dan pasti kita harus yakin itu akan mendapat balasan gitu ya Kenapa tidak kita ubah itu Yuk kita berbuat kebaikan gitu ya kebaikan itu adalah untuk dirimu sendiri kan gitu kan pembelianfusikum bahasa ustadznya seperti itu gitu ya sesungguhnya kebaikan yang kamu lakukan itu adalah kebaikan untuk dirimu sendiri karena ini Universitas Islam Indonesia jadi kita kita bisa paparkan itu dampak-dampak negatif itu untuk bisa dilakukan dimana-mana atau Kalau kami yang lakukan misalnya ramadhan kita dapat jatah kultum gitu ya kita bisa kultum isinya tentang itu gitu toh ada gitu fatwa MUI tentang pengelolaan sampah gitu satuan Nomor 47 tahun 2014 bahwa gitu Barang siapa membuang sampah atau barang yang masih bisa dimanfaatkan hukumnya haram itu kan ini pendekatan religi tadi pendekatan sosial gitu ya sosial kesehatan dan seterusnya sampah kalau tidak dikelola itu juga bisa menjadi sarang penyakit berkembangnya Kecoa itu tikus lalat dan seterusnya kita ke aspek religi seperti itu di ajaran agama lain pun banyak gitu Yang [Musik] harus kan gitu umatnya untuk mengelola sampah ini gitu jadi itu yang harus dilakukan itu bisa bisa banyak sekali sekarang untuk apa narasi-narasi Yang bisa dibangun gitu untuk kemudian kita sampaikan sebagai itu ya Saya kira begitu mudah-mudahan ini bisa menjawab Terima kasih Bapak kemudian kita langsung lanjut ke Pertanyaan selanjutnya ini ada pertanyaan pertama dari Bapak Agung Purwoko pertanyaannya tentang standar harga bahan baku sampah yang pertama Siapa yang menentukan harga tersebut Kemudian yang kedua Bisakah bsu mendapatkan harga yang bagus kemudian yang ketiga Bisakah multi layar di akun modern sehingga ada nilai-nilai ekonominya atau ada harganya di tingkat bsu kemudian ini selanjutnya juga ada pertanyaan dari ibu Nining eee pertanyaannya bank sampah bisa menarik nasabah yang banyak dan bisa tetap menabungkan sampahnya di BS jika dirasa menguntungkan secara ekonomi akhir-akhir ini harga sampah turun drastis bagaimana agar harga tetap baik Pak irwans itu Terima kasih Mas Agung atau Pak Agung ini kayaknya coklat ini cowok Klaten dan Bu Nining ya ini salah satu persoalan yang dihadapi oleh bank sampah memang ini gitu ya kita tidak bisa menentukan harga sampah kita gitu harga sampah selama ini sangat tergantung oleh pengepul gitu ya Bahkan banyak bank sampah itu yang kemudian mengeluh ketika harganya rendah itu tidak mau mengambil itu karena dia gudangnya sudah penuh karena pengepul itu juga memiliki sistem tersendiri gitu ya sampah itu kemudian dia kumpulkan dulu gitu baru dijual ketika harganya baik gitu ya harganya bagus untuk kemudian dia keluarkan gitu nah ketika harganya turun gitu Wah gudangku penuh ini ini satu problem pernah lagi kita mengusulkan ini gimana ya kalau misalnya ada lembaga gitu ya yang bikin bisa menjadi lembaga buffer gitu penyangga untuk harga ini gitu nah ini ini problem yang memang itu Monggo nanti bisa bisa dipikirkan itu ini kita beberapa hari ini ya saya rumahnya juga berdiskusi dengan teman gitu yang dia bisa kita semua ambil sampah yang ada di warga di masyarakat itu gitu udah kita bisa Tentukan harga sendiri itu karena semuanya itu bisa menjadi itu apa resources ekonomi gitu nah ini masih kita kita kodok terus gitu ya untuk tadi menyelesaikan semacam ini mendapatkan harga yang bagus ini yang yang kami lakukan adalah gitu mencoba memotong jalur distribusi penjualan sampah pilah itu gitu karena selama ini pola yang terjadi adalah gitu bank sampah unit gitu menjual ke pelapak di tingkat rendah terus baru kemudian mungkin ke tingkat yang lebih gede lagi kelapa raksasa gitu yang dia menjual ke industri kami pernah berinisiasi itu untuk gimana ya Kalau bisa langsung ke pabrik sehingga pabrik itu bisa langsung membeli itu dengan harga ya yang tentu tinggi tidak melewati jenjang yang ini tadi gitu ya tapi juga ternyata itu juga bukan hal yang mudah gitu ya tapi punya gitu ya langsung ke pabrik yang dia membuat paralon Tapi kan yang dia butuhkan hanya sampah plastik yang sesuai untuk industri pralon dia gitu kan Nah sementara yang kita kumpulkan di bank sampah itu kan banyak gitu nah ini memang yang kemudian jadi problem maka kita harus melewati yang terjadi kemudian yang kami alami ini industri itu dia membentuk kelapanya yang membeli itu gitu ya kemudian harga yang plastik yang ada harga sedikit lebih tinggi dari pelapak yang lain gitu karena dia bisa langsung Salurkan ke Indonesia tapi dia juga harus menyalurkan sampah pilah yang lain ini ke industri yang lain gitu maka yang terjadi tidak bisa kita sebagai bank sampah itu tidak bisa kita hanya menjual satu jenis sampah saja gitu ya mengambil semua sampah kita itu jadi ini memang ya problem gitu tapi kita coba pabrik itu bikin kelapa sekarang gitu ini pelapaknya itu mengambil semua jenis sampah gitu multi layer pun diterima gitu sterofom gitu ya banyak yang tidak menerima gitu ya sepatu sandal yang sudah rusak apa itu diterima jadi semua sampah kita terima gitu karena pengepul kita juga menerima itu gitu Nah itulah biasanya di sinilah Yang membagikan itu update harga jenis-jenis ini loh sampahnya ini harganya sekian sekian sekian Biasanya kita nekonya terhadap pengepul itu ya soal itu tadi gaib ada barang ada uang gitu ya Itu itu yang bisa kita lakukan untuk tadi bagaimana kita mendapatkan harga yang bagus gitu ya berganti pengepul gitu jadi memang biasanya itu tadi pengepul a gitu harga ini bisa tinggi tapi tidak ada yang lain dia rendah kalau kita punya daftar pengepul gitu ya kita bisa bisa memilih itu tapi semuanya juga nanti tergantung pengebol atau perosoknya gitu karena Semuanya di satu itu kan jadwalnya akan semakin padat gitu mungkin tidak ada waktu untuk pengambilan kan gitu maka ya kita berbagi Jogja itu kan ada yang teman gitu yang yang menerima sama apapun gitu asal dibawa ke tempat dia gitu Nah ini mungkin juga bisa jadi solusi gitu kalau kita punya yang bagus-bagus dijual karena begitu dibawa ke teman itu gitu asal sampai di tempat itu tetap akan dibayar jadi hargai dinilai ketukar dengan uang itu di Jogja ada yang semacam itu ya di tempat lain kurang begitu paham kemudian yang itu lebih banyak ya itu tadi hampir sama ya tadi gitu harga tetap baik kalau kita tidak punya gudang ya resikonya memang seperti itu gitu apalagi yang model tadi yang kedua itu warga memilah langsung kemudian dijual ke pengepul itu ya sudah kita ngikut saja ke harga yang ada di pengepul itu gitu ya barangkali ini mungkin persoalan yang sampai sekarang masih menjadi PR yang yang betul kalau kemudian memang kita bisa gitu kumpulan bangsa-bangsampah ini gitu membuat industri pengelolaan sampah yang integratif itu mungkin bisa ini semuanya terselesaikan mudah-mudahan nanti kita bisa bikin prototype yang seperti itu itu untuk bisa menjawab persoalan yang ini gitu Saya kira itu yang bisa saya sampaikan Pak Agung dan Bu Nining mudah-mudahan bisa menjawab matur nuwun Terima kasih Bapak kemudian kita mungkin langsung lanjut ke Pertanyaan selanjutnya Ini dari Ibu Nayla Ummu yang pertama Bagaimana cara mengedukasi warga agar semangat memilih sampah meskipun harga sampah naik turun Kemudian yang kedua adalah Bagaimana solusi untuk warga yang terkendala tempat pemilihan sampah di rumahnya sedangkan bank sampah kami juga belum memiliki tempat penampungan kemudian yang ketiga ini adalah bagaimana agar hasil daur ulang sampah bisa dihargai tinggi dan menarik pembeli seperti itu Pak oke Saya kira yang yang pertama kita bisa mengedukasi dengan cara memberikan motivasi misalnya gitu ya Ayolah gitu ya pilah-pilah sampah ke bank sampah yang kami lakukan adalah kemudian ada apresiasi yang paling banyak menyetorkan sampah bilah misalnya kemudian kita kasih minyak goreng misalnya minyak goreng itu menjadi barang mewah memilah sampah tadi bekerja sama dengan ditukar emas itu saya kira akan bisa memotivasi nasabah atau warga untuk tetap semangat memilah termasuk tadi yang pertama sampaikan tadi resiko-resiko Kalau tidak dipilah itu sampah menjadi Apa alat menzalimi orang lain kalau dikirim ke TPA itu misalnya semacam itu udahlah soal kemudian kita harus percaya ini bahwa warga itu kemudian memilah itu sebenarnya bukan kita bukan karena kita gitu kita harus yakin bahwa yang membolak-balik hati itu adalah yang di atas tapi tugas kita menyampaikan mengedukasi kita memberi motivasi ini gitu dengan tawaran-tawaran seperti ini gitu ya kalau kemudian soal lalu ya kita tidak bisa memaksa gitu kan Itu itu yang harus kemudian kita yakini untuk kita tidak kemudian putus asa lagi gitu kalau perlu kita beri contoh nyata yang sudah kita lakukan itu hasilnya seperti ini dan seterusnya gitu ya untuk kemudian solusi terkendala tempat pemilihan yaitu tadi Seperti yang saya sampaikan tadi gitu langsung mengundang pengepul telapak pembeli sampah telah kita gitu kalau misalnya sebulan terlalu banyak yang terkumpul di rumah bisa setiap minggu gitu ada temen di bank sampah kota itu dia setiap minggu gitu hari Selasa misalnya ya udah warga menyetorkan gitu maka tidak akan banyak yang numpuk di rumah gitu apalagi kalau gitu edukasi tentang reduce upaya untuk mengurangi timbulan sampah potensi munculnya sampah itu berhasil itu maka akan semakin sedikit sampah yang kita hasilkan jadi yang mau saya tadi kan gitu dari warga memilah Kemudian datang ke satu titik itu di situ sudah ada pengurus bank sampahnya juga ada pengepulnya maka dicatat ditimbang langsung dibawa pengebor selesai gitu itu tidak ada ruang pemilahan di rumah kan sebenarnya kita sediakan saja gitu kan tas apapun lah gitu yang ada di rumah gitu kita Oh ini khusus untuk kertas Oh ini khusus untuk kaca ini kertas untuk plastik misalnya kalau semingguan ya paling satu tas kresek dan seterusnya kadang-kadang kita Ingat sampah terbesar kita itu kan malah organik gitu kan Nah maka yang kita kelola dengan baik di rumah gitu tapi pakai losida pakai pore pakai komposter gitu dan sebagainya yang anorganik itu paling ya tinggal sedikit lah sampah bisa dihargai tinggi ya kalau ini saya ini yang dimaksudkan Sebenarnya bukan daur ulang ya tapi ini salah kaprah yang lama itu kan Hasil kreativitas tadi ya kerajinan dari sampah gitu ya jadi saya selalu pengen meluruskan ini sebenarnya daur ulang itu itu melalui proses peleburan gitu ya kertas dilebur dan tidak lagi menjadi kertas daur ulang plastik macam-macam gitu dipanasin dilebur dicetak lagi jadi pot jadi paralon jadi Hanger dan seterusnya itu daur ulang itu Tapi kalau proses apa-apa plastik dibikin bunga dibikin tas Apa itu bukan daur ulang itu masih maksudnya Reus menggunakan kembali gitu atau kami pakai bahasanya memberi nilai tambah nilai tambah ekonomi nilai tambah estetis nilai tambah yang lain gitu ya maka itu kalau pengen harga tingginya yang bener-bener tidak bisa ditiru tidak mudah ditiru gitu dilakukan dengan proses yang seperti tadi saya contohkan gitu misalnya yang kardus kita bikin jadi wajah seseorang itu harganya tinggi pasti gitu kan karena itu dinilai kemudian menjadi karya seni atau yang tadi wayang kristal itu teman itu bikin dari dua botol minuman itu menjadi gunungan itu itu harganya jadi 3 juta 3,5 juta gitu hanya dari dua botol gitu dua botol paling harga berapa sih Karena harganya akan tinggi karena dia menjadi satu hal yang apa ya orisinil gitu ya eksklusif meskipun sebenarnya cara pembuatannya juga mudah karena itu pakai solder bisa dilihat di Instagram saya cara membuatnya gitu di YouTube juga ada cara membuat wayang kristal artinya kalau kita bisa menghasilkan produk yang dalam tanda kutip eksklusif gitu ya itu maka harga akan Tentu juga akan menarik pembeli kalau itu kemudian ada nilai manfaatnya yang tinggi ada nilai estetika yang tinggi maka saya Kami dari bangsa-bangsa teliti pernah mendapatkan pelatihan bimbingan dari isi Jogja itu tentang desain produk kayak begitu Itu kalau bisa ya dijadikan itu interior bagian dari penghias mempercantik rumah gitu kalau itu bisa seperti itu pasti nilainya akan akan tinggi gitu ya Dan itu yang beberapa kali saya lakukan ya memang begitu Itu dengan bahan atau yang sangat sedikit sangat murah tapi bisa dengan harga yang tinggi dan itulah yang kita lakukan kita meningkatkan gitu ya nilai dari sampah itu ya Saya kira itu Kakak Nayla yang bisa saya sampaikan kemudian kita langsung lanjut ke Pertanyaan selanjutnya ini ada dari ibu Sulastri pertanyaannya tentang pencatatan sampah yang disetor apa ada aplikasi yang mempermudah untuk pencatatannya pak ya dari Bu Sulastri atau Kak Sulastri ada banyak aplikasi pencatatan sampah itu di Jogja itu Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY punya Si Pari sistem informasi pencatatan sampah itu dan kami bank sampah itu terus ada dulu Smash Smash itu dari Bandung sepertinya gitu Kami juga pernah mendapatkan pelatihan untuk aplikasi pengisian Smash itu gitu dan itu semuanya bisa akses itu dan di tempat lain tahu banyak saya kira juga banyak gitu kita tinggal memasukkan sampah plastik kita berapa kita sampah Ano berapa dan seterusnya karena ini kepentingannya memang itu data-data yang bisa diakses oleh dinas itu untuk kepentingan pencatatan pengelolaan sampah di wilayah [Musik] juga bisa masuk ke sana untuk login ada syarat-syaratnya gitu kalau di masukkan yang masuk sekarang hari jumlah sampah bank sampah di DIY yang sudah lebih dari 1000 Gitu ya tadi Smash gitu ya Smash itu juga ada aplikasi yang bisa diakses untuk mencatat ini ya Saya kira itu Desa menjawab kemudian selanjutnya ini ada pertanyaan dari Kak Melvin Raymond pertanyaannya Apakah bank sampah bisa mencari donatur ketika baru memulai operasi jawabnya bisa kita bisa tidak gitu ya donatur kan bisa saja sekitar itu ya 10.000 10.000 saya kira sekarang itu lebih baik kita jejak digital gitu ya maka donatur itu akan bisa datang dengan sendirinya gitu Itu yang kami yang kami alami seperti itu gitu ya kalau dari awal itu sebenarnya kan tidak banyak sih biaya untuk operasional bank sampah dalam konteks peralatan ya yang kita butuhkan itu sebenarnya memang timbangan timbangan digital itu paling sekarang harganya berapa sampai 100.000 kemudian [Musik] pencatatan kami Dulu ketika memulai itu buku nasabah itu kami buat sendiri dari kertas-kertas sisa jadi kita kita potong itu kita buat ukuran yang kecil gitu ya terus kita garis-garis itu ya nama di depan kita kasih nama nasabah dan seterusnya atau ada kolom-kolom itu yang disetorkan apa gitu deket kredit kita bikin bikin sendiri gitu bener-bener manual dari potongan gitu Jadi ada yang kadang-kadang di sampulnya itu ada mereknya apa gitu yang itu bisa kita bikin sendiri gitu ya memang kebetulan waktu itu bersamaan kita ada LSM gitu ya yang punya program PHBS saya pola hidup bersih sehat itu yang kemudian dia mendampingi itu kemudian menyediakan beberapa peralatan dari timbangan terusnya itu termasuk kemudian menyumbang buku tabungan gitu Itu bisa Tetapi kalau kita mau memulai itu ya sudah kita apalagi kalau tadi berbasis masyarakat gitu masyarakat dan itu kan punya sebenarnya pasti punya modal sosial yang yang dimiliki gitu modal sosial itu salah satunya adalah kerelaan untuk berbagi gitu ya kalau beli timbangan bareng-bareng misalnya atau itu tadi dikelola di bawah RW gitu RW pasti punya kas gitu ya mungkin hasil jentitan kalau di sini gitu kan bulanan iuran dan seterusnya untuk beli ini tapi kalau kita mau mencari donatur yang dalam konteks ini yang lebih besar atau CSR itu Ya kita harus berkarya dulu kita harus menghasilkan sesuatu kemudian dari situlah gitu bahkan kadang-kadang kita tidak usah meminta pun gitu kita akan mendapatkannya dan itu kami alami betul ketika kami menerima musibah ini gitu ya Itu sebab bahwa pabrik semen itu ya kemudian menyumbangkan sekian ratus saat semen gitu maksudnya ini ya Mereka melihat itu bahkan ketika kami membuat proposal untuk pembangunan talud ini bank sampah ini awalnya itu kan pakai nama RW pakai nama desa kayak gitu-gitu oleh banyak teman itu udah pakai namanya bank sampah saja gitu karena itu yang akan lebih nendang akan lebih anu karena politik sudah dikenal sudah memiliki kiprah dan seterusnya gitu dan ternyata memang begitu terbukti pakai nama itu harganya ya alhamdulillah masih banyak meskipun kita masih terus mencari untuk kemudian bisa memulihkan secara lebih baik begitu dari daerah Sumba Timur salam untuk teman-teman di Sumba Timur Ya baik terima kasih Bapak Irwan yang sudah menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada kemudian itu tadi pertanyaan terakhir dari Kak melvis sekaligus menjadi pertanyaan penutup dari sesi tanya jawab kita pada hari ini saya ucapkan terima kasih untuk Bapak Ibu yang sudah aktif bertanya dan mohon maaf apabila ada pertanyaan yang mungkin belum terjawab karena waktu kita terbatas sekali ya Bapak Ibu sekalian seperti janji saya di awal tadi saya juga sudah mengantongi nih nama-nama pemenang yang beruntung pagi ini untuk memenangkan doorprise dari kami jadi untuk bapak ibu yang beruntung itu dipersilakan untuk menghubungi admin kami melalui kontak WhatsApp yang tertera ya Bapak Ibu sekalian selamat untuk Bapak Agung Purwoko Kemudian yang kedua ada Nayla Ummu Syafiq dan yang ketiga ada Bapak Rustam Aji Silahkan hubungi ya kemudian selanjutnya saya izin menginformasikan untuk webinar yang akan mendatang yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini yaitu 11 April 2023 yang berjudul perhitungan tarif retribusi persampahan daerah sesuai dengan Permendagri Nomor 7 Tahun 2021 yang insya Allah webinar ini merupakan webinar penutup kita Sebelum libur lebaran di Bapak Ibu sekalian Jadi bagi Bapak Ibu yang mungkin ingin mengikuti webinarnya itu bisa sekali langsung daftar sekarang di Link yang telah tertera di layar Ya baik kita telah sampai di akhir acara nih Bapak Ibu sekalian dan Alhamdulillah hari ini kita sudah belajar banyak sekali mengenai memulai dan merawat bank sampah yang disampaikan oleh pemateri kita hari ini yaitu bapak Erwan Widiarto semoga materi yang disampaikan oleh Bapak Erwan bermanfaat untuk kita semua dan bisa kita terapkan dalam kehidupan kita baik Selain itu kami juga ingin mengingatkan Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi kuisioner yang linknya sudah dishare di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya bisa lebih baik lagi dan Sekali lagi saya juga izin mengingatkan kepada Bapak Ibu sekalian yang mungkin menginginkan materi sekaligus sertifikat dan kemarin mungkin belum sempat request itu dapat request terlebih dahulu dengan mengisi Link yang juga sudah dikirimkan admin kami di kolom chat kemudian terakhir saya ucapkan terima kasih kepada pemateri kita hari ini yaitu bapak Erwan Widiarto yang telah menyempatkan waktunya untuk berbagi dan sharing materi bersama kami pada pagi hari ini lalu saya juga mengucapkan terima kasih kepada bapak dokter hijrah Purnama Putra SMA kover dari butik daur ulang Project B Indonesia sekaligus sekretaris jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia ucapkan terima kasih kepada panitia dan peserta yang telah berkontribusi dan sangat antusias sekali selama webinar ini langsung Semoga kita masih bisa bertemu di biner webinar selanjutnya Bapak Ibu sekalian Akhir kata saya selaku MC sekaligus moderator memohon maaf sebesar-besarnya apabila selama memandu acara ini mungkin terdapat kesalahan kata ataupun perbuatan saya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Pak Irwan Terima kasih Bapak Ibu semuanya [Musik] Makasih semuanya Mohon maaf kepada kekurangan terima kasih [Musik] materinya Pak Irwan