WEBINAR OPTIMALISASI 5 ASPEK DALAM PENGELOLAAN SAMPAH
ZFBUdlDyQJo • 2023-05-27
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
[Musik]
Dapatkah kamu bayangkan kampus Pioneer
pendidikan tinggi di Indonesia ini
adalah kampus mu di masa depan
kampus Islami yang terbuka bagi setiap
warga negara tempatmu belajar akan arti
Indahnya Kebersamaan di tengah-tengah
keragaman tanpa harus melupakan arti
penting ketaatan pada nilai-nilai
keislaman
Dapatkah kamu bayangkan mengecap
pengalaman Global di kampus Mondial
dengan beragam rekognisi internasional
di program studi dengan akreditasi dan
sertifikasi dari berbagai negara seperti
Jepang Korea Inggris hingga Amerika
tempatmu mengeksplorasi ilmu pengetahuan
lewat 8 pilihan fakultas dengan 48
program studi yang ditawarkan
menjadi tempatmu jemput impian sembari
bebas menikmati petualangan kolaborasi
dengan ilmuwan dunia
Seraya memperluas wawasan lewat berbagai
program kemitraan yang tersebar dalam
skala nasional maupun Global
Dapatkah kamu bayangkan kampus swasta
paling Lestari di Indonesia ini adalah
tempatmu menempuh pendidikan tinggi
kampus unggulan dengan berbagai inovasi
berkelanjutan di berbagai bidang
tempatmu belajar dengan bebas di tengah
rindangnya taman atau dalam nyamannya
ruangan di luar maupun dalam jaringan
semuanya tak terbatas ruang kelas tak
Terhalang Jarak dan ruang semua
disediakan untuk mendukungmu menjadi
generasi muda yang aktif dan inovatif
dengan keragaman pemikiran yang berbuah
menjadi beragam apresiasi Dapatkah kamu
bayangkan jika kampus mukelak adalah
tempat yang mendukungmu sebagai
intelektual tidak hanya cerdas secara
akal namun juga cerdas spiritual di
kampus swasta terbaik dengan akar yang
kuat dalam tradisi kebebasan akademik
menjadikanmu berani mengekspresikan diri
di tengah-tengah zaman yang penuh dengan
kompetisi untuk berkontribusi akan
solusi dari masalah yang dihadapi
parasifitas akademika serta lebih dari
107.000 alumni pun telah membuktikan
diri menjadi Insan Ulil Albab yang mampu
mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan
ajaran Islam dalam menebar
kebermanfaatan di bermacam rumpun
keilmuan
Dapatkah kamu bayangkan apabila kampusmu
adalah salah satu kampus yang berlokasi
di Kota Pendidikan ini kota Yogyakarta
dengan sebutan cerita dan budaya yang
beraneka ragamnya dan Universitas Islam
Indonesia hadir sebagai kampus
indonesiawi berdiri berdampingan dengan
ilmu pengetahuan budaya dan seni yang
memberikan warna indah dalam harmoni
kini berhenti membayangkan dan Sudah
saatnya bersiap untuk mewujudkan
siapkah kamu karena kami siap untuk
menunjukkan jalannya
[Musik]
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh pertama-tama saya ucapkan
selamat datang untuk Bapak Ibu sekalian
yang sudah turut hadir memeriahkan acara
webinar kita pada hari ini yaitu pada 1
27 Mei 2023
kita pada hari ini merupakan webinar
ketujuh yang diselenggarakan oleh butik
daur ulang Project B Indonesia sepanjang
tahun 2023
pertama-tama mungkin perkenalkan
terlebih dahulu saya Anisa luwana selaku
MC sekaligus moderator yang akan memandu
jalannya acara webinar pada pagi hari
ini
kita pada hari ini mengusung tema
optimalisasi 5 aspek dalam pengelolaan
sampah yang akan disampaikan oleh
pemateri kita hari ini yaitu ibu
Insinyur Sri bebas dari MSI dari
Indonesia Solid Association atau insway
menarik sekali ya Bapak Ibu sekalian
acara webinar kita pada pagi hari ini
acara ini diselenggarakan oleh butik
daur ulang Project band Indonesia yang
bekerjasama dengan Universitas Islam
Indonesia
baik selanjutnya bapak ibu hadirin yang
terhormat Izinkan saya mengucapkan
selamat datang dan memberikan salam
hormat saya kepada bapak dokter hijrah
Purnama Putra SMA
selaku founder dari butik daur ulang
Project band Indonesia sekaligus
sekretaris jurusan Teknik Lingkungan
Universitas Islam Indonesia lalu kepada
pemateri kita pada hari ini yaitu ibu
Insinyur Sri bebas dari MSI dan juga
kepada bapak ibu peserta webinar pada
hari yang berbahagia ini
sebelum kita masuk ke materi webinar
kita pada hari ini saya mohon izin
mengingatkan terlebih dahulu untuk Bapak
Ibu sekalian untuk dapat mengisi daftar
hadir atau presensi di Link yang telah
admin kami kirimkan di kolom chat
kemudian Dengan hormat saya juga meminta
kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk
menonaktifkan microphone selama kegiatan
ini berlangsung supaya kita semua dapat
menikmati materi yang disampaikan dengan
baik
baik selanjutnya sebelum kita masuk
akhir inti kita yaitu penyampaian materi
Mari kita dengarkan terlebih dahulu
penyampaian sambutan kata dua patah kata
dari bapak dokter hijrah Purnama Putra
SMA pelaku founder dari butik daur ulang
Project Indonesia sekaligus sekretaris
jurusan Teknik Lingkungan Universitas
Islam Indonesia waktu dan layar kami
persilahkan
Terima kasih Mbak Nisa mudah-mudahan
suara saya sudah terdengar dengan jelas
ya Oke
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Assalamualaikum
pada kesempatan hari ini Tentunya puji
syukur kita panjatkan karena Allah
Subhanahu Wa Ta'ala salah satunya nikmat
sehat sehingga kita bisa duduk bersama
tapi di tempat di rumah kita
masing-masing atau di tempat lain yang
mudah-mudahan kita bisa semangat untuk
terus belajar Mengisi waktu dan juga
Project di Indonesia melalui butik daur
ulang berkomitmen terus menghadirkan
tema-tema webinar yang insya Allah akan
bermanfaat bagi kita semuanya
yang kami hormati perwakilan dari
jurusan Teknik Lingkungan
di Fakultas Teknik Sipil dan perencanaan
Universitas Islam Indonesia kemudian
para pengelola dari Project di Indonesia
dan butik daur ulang kemudian yang
sangat saya hormati Ibu Sri bebas dari
ibu Enci senior kami guru kami dalam
bidang pengelolaan sampah yang kiprahnya
dari segi waktu sudah cukup lama dari
segi pemikiran juga masih sangat update
dan kita hadirkan hari ini Alhamdulillah
beliau berkenan untuk hadir berbagi
kepada kita semuanya dalam tema
optimalisasi 5 aspek dalam pengolahan
sampah serta ibu bapak
Mas Mbak dan teman-teman semuanya yang
telah hadir dalam webinar yang dilakukan
oleh
Project di Indonesia dan jurusan teknik
lingkungan Mungkin ada yang sudah sangat
terbiasa dengan webinar-webinar yang
dilakukan Ya seperti Mbak Nisa tadi
sampaikan ini adalah webinar yang
ketujuh tahun ini yang biasanya kalau
lancar semuanya seperti tahun-tahun
sebelumnya kira-kira akan ada sekitar
13 atau sampai 15 kali webinar dalam
tahun ini dan kita sudah punya
perencanaan mudah-mudahan bisa dapat
terlaksana semuanya tentunya
butuh dukungan dari Bapak Ibu semuanya
agar kegiatan ini terus bisa bermanfaat
mengidentifikasi masyarakat walaupun
kita tidak bisa bertemu secara langsung
namun di dalam kuesioner panitia sering
bertanya apakah kita buat offline gitu
ya atau buat tetap online gitu Jadi
tetap butuh masukan dari Bapak Ibu
semuanya dari daftar hadir yang
disampaikan oleh panitia kami melihat
beberapa nama yang tidak asing tentunya
dalam bidang pengelolaan sampah ini
membuat kami salut juga karena
semangat belajar yang sangat tinggi dari
Bapak Ibu semuanya mudah-mudahan bisa
menginspirasi anak-anak muda karena yang
hadir juga ada mahasiswa-mahasiswa yang
butuh pemikiran-pemikiran anak-anak muda
untuk bisa menyelesaikan persoalan saham
temanya sangat menarik 5 aspek dalam
pengolahan sampah yang
Jika kita ingin menyelesaikan persoalan
sampah sebenarnya kita juga harus tahu
akar permasalahannya yang apa jadi dalam
5 aspek yang akan dibahas oleh Bu Enji
nanti kemudian kita bisa tahu
sumber permasalahan besar dan kita bisa
memberikan solusi sesuai dengan
bidang kita ya Sesuai dengan posisi kita
masing-masing di dalam
pengelolaan sampah di Indonesia Sekali
lagi terima kasih semuanya atas semua
pihak yang terlibat dalam
terlaksananya webinar pada kesempatan
hari ini terutama Bu enc dan
mudah-mudahan materi yang disampaikan
bisa bermanfaat dan tentunya di hari
sabtu seharusnya istirahat bersama
keluarga tapi masih berkenan untuk
mengisi kegiatan pada kesempatan hari
ini dan mudah-mudahan bapak-bapak dan
Ibu mas mbak semuanya dapat mengikutinya
dengan baik tanpa ada kendala apapun dan
mudah-mudahan akan ada manfaat bagi kita
semuanya Mungkin itu saja agar kita bisa
langsung mendengarkan materi dari ibu
saja yang bisa saya sampaikan terima
kasih
saya mohon maaf jika ada hal yang tidak
berkenan dalam pelaksanaan kegiatan
webinar pada kesempatan hari ini Apabila
Taufiq walhidayah wassalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh Terima kasih Bapak hijrah
yang telah memberikan sambutannya dan
sekaligus membuka acara pada pagi hari
ini Baik Bapak Ibu sekalian kami dari
panitia juga melakukan live streaming
melalui YouTube channel kami yaitu di
Project by Indonesia jadi semisal selama
acara webinar ini berlangsung mungkin
ada Bapak Ibu sekalian yang terkendala
di dalam Zoom itu tidak perlu khawatir
karena Bapak Ibu sekalian tetap bisa
mengikuti webinar ini melalui YouTube
channel kami yaitu Project by Indonesia
kemudian seperti biasanya Nih Bapak Ibu
sekalian hari ini kami juga menyiapkan
berbagai macam doorprise spesial untuk
Bapak Ibu sekalian yang beruntung
berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan
2 Story Instagram terunik selama webinar
ini berlangsung untuk pemenang 3
pertanyaan terbaik akan kami umumkan di
akhir acara Sedangkan untuk pemenang 2
Story Instagram terunik akan kami hubu
ngi langsung melalui DM Instagram
Nah jadi bagi Bapak Ibu sekalian yang
mungkin nanti ingin bertanya selama
webinar ini berlangsung itu dapat sekali
langsung memberikan pertanyaannya
melalui kolom chat dengan format nama
kemudian pertanyaan yang ingin
ditanyakan dan akan kami pilih 3 penanya
terbaik untuk memenangkan special dari
kami
lalu untuk Story Instagram Bapak Ibu
sekalian mungkin bisa membuat Story
Instagram semenarik mungkin dan jangan
lupa untuk tag Instagram kami di
@projectb Indonesia baik tanpa
berlama-lama lagi kita akan langsung
lanjut ke acara inti kita yaitu
penyampaian materi oleh pemateri kita
hari ini tapi karena kata orang tak
kenal maka tak sayang jadi mari kita
lihat terlebih dahulu CV dari materi
kita pada hari ini
[Musik]
Iya baik itu tadi sekilas mengenai
pemateri kita pada hari ini mungkin saya
akan menyapa beliau terlebih dahulu
Assalamualaikum Selamat pagi Bu Enci
mungkin masih termuat ibu
Waalaikumsalam Warahmatullahi
Wabarakatuh Ibu Bagaimana kabarnya hari
ini Bu
Alhamdulillah Insya Allah mudah-mudahan
lancar semua semua semua sehat lahir
batin
[Tertawa]
Alhamdulillah kalau Ibu sehat Jadi
Semoga bisa menyampaikan materi hari ini
dengan baik dan tanpa ada kendala
sedikitpun gitu ya Bu Amin amin baik
mungkin kita langsung saja untuk mulai
penyampaian materinya begitu ya Bu untuk
penyampaian materinya waktunya kurang
lebih sampai sekitar jam 10.30 begitu ya
Bu baik tanpa berlama-lama lagi langsung
saja tempat dan layar kami persilahkan
ya saya minta tolong ya dari panitia
Baiklah terima kasih
assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh salam sejahtera buat kita
semua
mudah-mudahan Pagi ini kita dapat berkah
ya sehingga ngobrol-ngobrolnya bisa bisa
bermanfaat terutama buat saya sendiri
jadi judul dari yang diminta oleh
panitia ini sebetulnya optimalisasi 5
aspek dalam pengolahan sampah tetapi
saya selalu punya jargon bahwa
kebersihan itu adalah investasi
sementara sampah itu adalah tanggung
jawab itu ya jargon dari itu dan
kebetulan panitia juga minta saya kirim
bukunya kemarin bahwa ada buku tentang
kebersihan adalah investasi ini loh
bukunya
[Musik]
baiklah
Kenapa saya ingin ini judul ini ya Tapi
sebelumnya saya mungkin tadi ralat dulu
kenapa Pak hijrah manggil saya bunci ya
nama saya Sri bebassari tetapi memang
nama nama Apa ya nama sayangnya jadi
dipanggil bunci karena nama kecil gitu
Jadi mungkin masih ada yang bingung ini
siapa ini buncit gitu itu yang apa
hijrah
halo
arti dari judul ini saya jarang sekali
yang mengambil jargon sampah adalah
berkah sampah adalah bahan baku misalnya
gitu karena yang sebetulnya adalah
sampah adalah tanggung jawab sementara
kebersihan adalah investasi gitu Kenapa
disebut kebersihan adalah investasi
contoh misalnya kalau Kampung kita
bersih kalau Kampung kita aman gitu ya
harga rumah naik kesehatan naik jadi
bukan sekedar nilai ekonominya jualan
daur ulang atau kompos tapi di sini
adalah bisnisnya adalah bisnis jasa jasa
kebersihan atau cleaning service ini
kira-kira
filosofi dari judul ini gitu
ya kira-kira itu ya karena mungkin agak
beda nih Judulnya dengan
seminar-seminar yang lain
itu tadi lanjut ini ya Ada CV saya
yang penting di CV ini sebetulnya itu
tadi pengalaman kerja saya dari tahun 80
sampai 2005 25 tahun saya menjadi
peneliti di bppt atau badan pengkajian
dan penerapan teknologi
cuman di sini nggak ada tanggal lahir
dan lain-lain yang saya tambahin aja Pak
Hijrah ya
lahir saya 28 Juni tahun 49 jadi bisa
dihitunglah sekarang umur saya berapa
jadi saya baru belajar sampah ini jadi
dari tahun 80 berarti 43 tahun yang lalu
nah salah satu Kesulitan saya pada saat
saya diminta jadi pembicara saya tuh
ingin transfer selama 43 tahun ini apa
aja sih yang saya pelajari tapi saya
harus sharing dalam waktu 1 jam jadi
mudah-mudahan bisa sistematis Jadi apa
yang saya dapat sekian puluh tahun 40
tahun lebih dalam satu jam mudah-mudahan
sih bisa sistematis gitu aja Nah di sini
juga
pada saat saya tahun 80 mulai bekerja di
BPT tugas pertama saya itu visibility
study tentang west instalation plan atau
instalasi pembakaran sampah Kemudian
beberapa yang saya cetuskan adalah saya
usul program Adipura tahun 86 kemudian
saya memperkenalkan pemilihan sampah itu
tahun 87 Jadi udah 36 tahun yang lalu
saya mengenalkan pemilahan kemudian 3R
saya Perkenalkan tahun 92 konsep zeros
saya Perkenalkan tahun 98 kemudian
konsep TPS 3R saya Perkenalkan tahun
2000 kemudian 2003 saya mendirikan
suatu organisasi Indonesia Solid
Association atau perkumpulan persampahan
Indonesia di mana Alhamdulillah kita
sudah menjadi anggota nasional member of
International Solid Association di mana
ada 100 negara yang menjadi anggota
kemudian nah ini juga yang ingin saya
betul ingin sharing pengalaman jadi saya
itu yang mendorong supaya
pemerintah membuat undang-undang
pengelolaan sampah itu tahun 2000 sampai
2008 Jadi cukup butuh 8 tahun sampai
akhirnya lahir undang-undang 18 2008
jadi nggak nggak sebentar saya saya apa
ya menggagas atau mendorong bahwa
undang-undang ini perlu
Kemudian beberapa Award Alhamdulillah
saya sempat dapat Kalpataru saya dapat
Ganesha Award juga dari dari hidup
Ponogoro lanjut
jadi saya ini yang penting tadi ya lahir
saya tahun 49 jadi saya ini udah
nenek-nenek jadi anggap aja hari ini
kita ngedongeng dengerin dongeng
nenek-nenek dan mudah-mudahan mau ada
pada dengerin ya namanya juga
nenek-nenek ngedongeng nah ini 5 aspek
pengelolaan sampah itu apa saja kenapa
saya selalu
Katakanlah nggak bosen-bosannya saya
selalu mengatakan tentang lima aspek ini
karena
jika kita bicara masalah persampahan itu
tidak hanya aspek teknologi is not only
Engineering
karena kenapa kok kita ada 77 tahun
merdeka tetapi sampahnya masih primitif
misalnya
Menurut pengamatan saya selama ini
karena salah satu sebabnya adalah dari
kelima aspek ini kita hari ini saat ini
masih fokus justru kepada aspek
teknologi saja sementara aspek peraturan
kelembagaan pendanaan dan sosial budaya
masih kurang dibahas
contohnya misalnya kalau saya mau
wawancara seseorang tentang sampah Ibu
Bapak kalau kita bicara sampah apa yang
Bapak pikirkan
Langsung biasanya jawabannya kompos ya
Bu sampah bisa jadi kompos ya Bu atau
daur ulang ya Bu atau energi jadi selalu
yang gak ada di pikiran orang itu
langsung kepada teknologi pengolahan
sampah jarang yang ada bicara Apakah
perlu undang-undang dan lain-lain Nah
inilah yang akhirnya
menarik saya untuk belajar keseluruhan
karena supaya kita bicaranya menjadi
komprehensif karena terus terang Kalau
teknologi itu udah banyak jenisnya
banget ada dalam negeri ada luar negeri
gitu tetapi aspek yang keempat ini
menurut saya
masih banyak banget perlu ditingkatkan
Nah nanti kalau waktunya cukup saya coba
bahas setiap aspek ini karena Judulnya
kan optimalisasi ya nanti sebetulnya
bisa juga dibaca di buku saya khusus
yang 5 aspek ini dan ini paparan saya
juga bisa bisa dipelajari di bawah
pulang kalau kita tidak sempat bahas
semua
mungkin untuk slide berikutnya kita coba
mulai membahas aspek peraturan
Nah kalau kita bicara aspek Peraturan
kita mulai membahas dari mulai tingkat
nasional sampai ke tingkat lokal jadi RT
RW atau di kawasan
Nah apa aja sih Yang kalau kita bahas di
tingkat nasional di tingkat nasional
tentunya kita harus punya undang-undang
Alhamdulillah undang-undang Nomor 18
2008 udah hadir kemudian sampai di
tingkat RT RW pun tetap harus ada
peraturan entah itu surat edaran RT
entah itu surat edaran Pak RW atau
apapun demikian juga peraturan di
tingkat kawasan yang paling kecil atau
gedung jadi kita tidak bisa
saya mau bikin bank sampah Saya mau
bikin kompos kita harus meskipun di
tingkat RT Kita juga harus bikin
peraturan dulu Nah kalau kita bicara
undak pertama mungkin saya coba bahas
tentang tingkat nasional jadi mulai dari
drafting
dating dan sinkronisasi pada saat Kenapa
undang-undang itu perlu gitu loh karena
terus terang sebelum tahun
kita belum punya ya undang-undang sampah
ini
pada saat saya menggagas bahwa perlunya
undang-undang itu tahun 2000 dan
akhirnya baru lahir 2008 ini saya
sedikit cerita sejarah
kalau kita belajar ke luar negeri
Jangan lupa kita hanya jangan hanya
melihat teknologinya ada sebetulnya Ada
apa saja di situ nah salah satu
pengalaman saya pada tahun 84 mungkin
pada belum lahir ya
tahun 84 itu Kebetulan saya mendapat
tugas untuk
semacam studi banding dan sedikit kerja
praktek di Jepang pada saat saya masih
di PPT jadi pada saat saya di BPP itu
sering sekali saya diminta oleh langsung
Pak Habibie untuk keliling dan saya
harus belajar sampah secara komprehensif
nah tahun 84 pada saat saya ke Jepang
saya ketemu dengan
Kepala Dinas Kebersihan Tokyo
dia mengatakan bahwa Jepang bisa seperti
ini karena kita sudah punya
undang-undangnya sekitar 100 tahun yang
lalu jadi tahun 84 aja deh 100 tahun
yang lalu gitu karena undang-undang itu
perlu sekali
kemudian
Siapa saja yang menyusun undang-undang
itu
waktu itu dia bilang tidak kurang dari
16 menteri jadi ini saya agak-agak
sedikit ngomong aspek kelembagaan karena
tidak bisa fix satu-satu Ya ada aspek
peraturan yang kelembagaan itu ada ada
irisannya jadi dari aspek kelembagaan
tuh ternyata ada 16 menteri yang
terlibat pada saat penyusunan
undang-undang itu di Jepang Nah di
situlah saya bingung berarti kita harus
bikin nih undang-undang ya gitu terus
saya tanya kenapa sampai 16 menteri ya
Pak ya karena kan polisi itu polisinya
misalnya menteri sendiri
hukumnya menteri sendiri kemudian ada
pendidikan juga menterinya sendiri jadi
not only Engineering
itu kira-kira kenapa undang-undang itu
perlu kemudian
saya pikir langsung ke slide berikutnya
ya
Nah apa saja peraturan yang sudah ada di
Indonesia ini mudah-mudahan tidak ada
yang terlewat mulai dari undang-undang
18 2008 tentang pengelolaan sampah
sampai terakhir 2021 itu ada Permendagri
nomor 7
2021 jadi Sudah ada anak-anaknya
turunannya itu ada peraturan pemerintah
ada peraturan presiden dan juga ada
peraturan menteri jadi ini kita harus
harus pelajari juga semua gitu dan
peraturan sudah banyak tetapi mungkin
jangankan melaksanakan
membaca pun belum
kalau saya offline biasanya saya tanya
peserta di sini Siapa yang sudah membaca
undang-undang 18 2018
orang ini berapa orang yang sudah baca
undang-undang 18 Halo pertanyaannya
jangan-jangan dari 300 peserta ini belum
ada yang membaca jadi jangankan kita
melaksanakan undang-undang itu
menerapkan kadang-kadang yang baca pun
belum banyak gitu undang-undang 18 2008
malah kadang-kadang ada yang mengatakan
oh ada tuh undang-undang sampah gitu kan
yang memprihatinkannya juga Oh ada yang
bilang tuh sudah baca katanya dari pspni
Alhamdulillah karena saya beberapa punya
punya beberapa pengalaman pada saat
rapat baik dengan teman-teman pemda
maupun teman-teman non govement gitu kan
saya suka nanya dulu ini yang ikut rapat
udah pada baca belum Gitu Siapa yang
sudah baca ngacung gitu ternyata yang
ngacung itu kadang-kadang sedikit sekali
gitu cuma satu dua orang Padahal ini
jelas-jelas rapat tentang sampah gitu
kan Nah Alhamdulillah dia bilang sudah
terus saya bilang ya kalau belum pada
baca jangan itu rapat dulu
jadi ini aja ternyata jadi salah satu
masalahnya ialah
apa ya sosialisasi sosialisasi untuk
kita masih kurang
jadi
kita pinter bikin undang-undang sampai
bikin peraturan
pemerintah peraturan presiden dan
peraturan sudah banyak banget tetapi
saya merasakan
sosialisasinya tuh masih kurang gitu
jadi padahal sosialisasi itu kata
teman-teman komunikasi harus seperti
iklan jadi pada saat kita membuat
undang-undang Katakanlah berapa ya iklan
itu kan harganya juga mahal jadi ini
perlu banget ini ilmu sosialisasi atau
ilmu komunikasi
kita pinter bikin tapi nggak pinter
sosialisasinya banyak sekali
undang-undang ini yang yang apa namanya
yang yang sudah dibuat boro-boro
implementasi baca aja belum gitu kan
pada saat saya diskusi dengan ahli
komunikasi Jadi sebenarnya sosialisasi
itu
harus mungkin seperti iklan ya iklan itu
juga biayanya nggak main-main itu 30%
bisa dari biaya produk jadi kalau kita
bikin undang-undang 10 miliar misalnya
yaitu iklannya ya
sosialisasinya mungkin lihat nah ini
yang jarang sekali orang berpikir karena
kita perlu ilmu dari ahli komunikasi
dari ahli-ahli marketing dan lain-lain
itu kira-kira jadi kadang-kadang Pejabat
itu ada yang belum belum baca kira-kira
itu nanti kalau ingin mempelajari
silahkan ini ada semua tinggal di
browsing
apa namanya
isi-isi dari peraturan ini yang terakhir
itu yang Permendagri cukup menarik nomor
7 2021 Itu tentang tata cara perhitungan
biaya Jadi bukan hanya retribusi sih
biaya pengelolaan sampah itu berapa
berapa rupiah per ton dan nanti berapa
rupiah per rumah harus bayar ini
peraturan terakhir ini cukup menarik
lanjut aja
nah ini sebenarnya tadi daftar-daftarnya
aja ya dari bagan tadi mirip semi lanjut
aja
lanjut next
nah kira-kira Apa saja sih yang
menarik untuk dibahas ya Misalnya di
undang-undang 18 2018
yang menyeluruh dan berkesinambungan
yang meliputi pengurangan dan penanganan
sampah nah ini yang penting lagi di
undang-undang saya selalu Ingatkan pasal
bahwa pengelolaan sampah bertujuan untuk
meningkatkan kesehatan masyarakat
dan kualitas lingkungan ini yang penting
gitu serta memang bisa menjadikan sampah
sebagai sumber daya tetapi
yang saya lihat sekarang justru yang
sering digembar-gemborkan itu sampah
yang sebagai sumber daya justru saya
bilang itu mah nomor sekian gitu Dan Dan
Sampah itu
bukan sumber daya sampah itu bisa
menjadi sumber daya apabila melalui
suatu proses dan proses itu biaya tujuan
yang utama adalah nomor satu dan nomor 2
yaitu untuk kesehatan masyarakat dan
kebersihan lingkungan atau kualitas
lingkungan oleh karena itu
bisnisnya di sini bukan bisnis jual beli
barang daur ulang kompos now bisnis di
sini adalah jasa kebersihan atau
cleaning service atau jasa pengolahan
limbah dimana di sini berlaku polutter
pay principle
yang buang harus bayar yang mengelola
harus dibayar gitu jadi tujuan utamanya
adalah untuk kesehatan dan kebersihan
atau kualitas lingkungan
Bu tujuan utamanya Bukan untuk sumber
daya bisa dijadikan sumber daya apabila
melalui satu Proses prosesnya itu adalah
biaya Nah sekarang saya melihat sering
seolah-olah tujuannya itu mau bikin
kompos tujuannya bikin listrik tujuannya
bikin
maggot tujuannya bikin now itu adalah
sampingan tujuan utamanya adalah
kebersihan dan kesehatan lingkungan oleh
karena itu kegiatan pengolahan sampah
atau kebersihan adalah kegiatan
pelayanan publik bukan jual beli barang
ini ini yang ingin saya sharing banget
karena sekarang itu malah agak-agak
overdosis seolah sampah tuh bahan baku
dan lain-lain enggak sampah bisa jadi
bahan baku kalau melalui suatu proses
Tapi itu bukan tujuan utama
itu sebetulnya hanya produk sampingan
Sama halnya
bisa kita mau bikin WC umum yang dijual
kan jasa pokoknya yang buang ke WC umum
ya harus bayar perkara WC umumnya bisa
bikin kompos bisa bikin daur ulang bla
bla itu adalah sampingannya kalau perlu
tidak perlu dihitung sama kalau kita
pengen bersih rumah harus bayar cleaning
service jasa perkara cleaning servicenya
bisa bikin jualan kertas bekas atau bisa
bikin daur ulang blablabla dan lain-lain
itu adalah sampingannya gitu kita jangan
sampai gara-gara bisa jualan kertas
bekas
kita nggak bayar nggak bayar jasanya
karena disangkanya bisa untung jual
kertas jadi kita pengen bersih tapi
nggak mau bayar cleaning service karena
disangkanya cleaning service udah bisa
jualan listrik lah jualan kompos lah
jualan lain-lain gitu padahal itu bisnis
sampingan kita tetap harus bayar jadi
ini yang disebut bahwa tujuannya itu
untuk meningkatkan kesehatan
dan kualitas lingkungan atau kebersihan
lingkungan kemudian pasal 5
di sini jelas pemerintah dan pemerintah
daerah bertugas menjamin
terselenggaranya pohon sampah yang baik
dan bahwasanya lingkungan sesuai dengan
tujuan jadi memang ini karena ini
pelayanan publik ya ini memang tugasnya
pertamanya memang tugas pemerintah dan
pemerintah daerah
jadi nggak bisa langsung ini adalah
masyarakat jadi di sini sebetulnya
dalamnya itu sering sekarang itu wah
masyarakat belum disiplin Oh masyarakat
harus Mila masyarakat begini padahal
sebetulnya sebelum kita memberikan
instruksi kepada masyarakat pemerintah
dulu yang harus membuat sistem gitu jadi
sistem dan pelayanan dulu gitu loh kalau
masyarakat belum bisa Mila belum bisa
mengurangi ya memang penanganan dulu
yang harus 100% pelayanan dulu harus
100% Kalau pelayanan dari pemerintah
sudah 100% baru kita boleh kampanye gitu
jadi Kalau teman saya orang Belanda
bilang Ibu jangan kampanye ya sebelum
pelayanan 100% nah sekarang itu sering
justru seolah ini masyarakat yang harus
begini masyarakat padahal
masyarakat itu menurut saya nggak sulit
kalau pemerintahnya sendiri sudah punya
sistem Saya punya bukti bahwa masyarakat
itu dalam satu jam bisa berubah kok
saya nggak Kok bisa bu Gitu Iya tapi ada
syaratnya syaratnya pemerintahnya harus
bikin sistem dulu contoh setiap tahun
saya itu mengirim trainer ke Singapura
untuk training kebetulan insva induk
organisasi Saya punya kerjasama dengan
influence Singapura untuk membuat
training hampir tiap tahun dan saya
kirim trainer itu hanya terbang satu jam
satu jam setengah lah terbang dari
Jakarta begitu sampai di Singapura dia
langsung disiplin jadi artinya dalam
satu jam bisa berubah gitu karena apa
Karena pemerintah singapuranya sudah
bekerja pemerintah Singapura yang sudah
punya sistem sistemnya apa ya 5 aspeknya
itu udah udah jelas peraturan udah jelas
kelembagaan udah jelas siapa regulator
operator pendanaan udah jelas berapa
dollar per ton dan lain-lain kemudian
aspek sosial budaya pendidikan jelas dan
teknologi pun sudah jelas jadi kalau 5
aspeknya ini belum siap ya
ujug-ujug minta masyarakat harus begini
begitu kurang pas makanya saya pada saat
kalau saya ketemu dengan beberapa
Walikota dalam rangka penilaian Adipura
misalnya selalu Pak Walikota bilang Ibu
masyarakatnya Masih Begini Begini
masyarakat saya masih nggak disiplin
saya bilang ke Pak Walikota Pak kalau
masyarakat masih begitu artinya justru
kita kita yang pemerintah belum optimal
gitu
kira-kira jadi
bilang kayak pakai helm gitu ya Semua
orang sekarang pakai helm dengan dengan
ikhlas gitu ya karena peraturannya sudah
jelas sistemnya udah jelas gitu jadi
masyarakat bisa kok berubah
kemudian misalnya kalau nggak usah ya
Jangankan ke Singapura misalnya kalau
kita ke hotel-hotel yang bintang 5 yang
internasional
karena hotel bintang 5 sudah punya
sistem tentang kebersihannya yang udah
standar internasional gitu Jadi saya
termasuk yang begitu kurang nyaman
dengan selalu masyarakat yang selalu
disalahkan duluan gitu
kemudian pasang 11 kira-kira apa ini
Setiap orang berhak mendapat pelayanan
dan pengolahan sampah secara baik berhak
kita punya pelayanan ini kan ini
pelayanan publik sama dengan kesehatan
sama dengan pendidikan sama dengan
Keamanan jadi kebersihan itu harusnya
sejajar dengan
kesehatan keamanan pendidikan dan
lain-lain dan Nanti kalau kita bicara
pendanaan juga harus jelas dan atau
kesehatan Berapa dana pendidikan berapa
tapi tidak untuk sampah sangat kecil
sekali jadi Setiap orang berhak
mendapatkan pelayanan dalam pengolahan
sampah secara baik dan wawasan
lingkungan dari pemerintah Pemerintah
Daerah dan atau pihak lain yang diberi
tanggung jawab kemudian berpartisipasi
dalam proses pengambilan
penyelenggaraan dan
pengelolaan lain kemudian memperoleh
informasi yang benar Nah kadang-kadang
informasi juga
kadang-kadang ya saya tetap menerima
keluhan lah dari Pemda nanti menteri ini
informasi gini menteri ini informasi ini
kemudian mendapat perlindungan dan
kompensasi karena Dampak negatif dari
pemeriksa akhir sampah kemudian
memperoleh pembinaan agar dapat
melaksanakan jadi yang jelas kita itu
punya hak untuk mendapatkan pelayanan
itu dulu sama dengan kita punya hak
mendapatkan pelayanan kesehatan mendapat
pelayanan pendidikan keamanan dan
lain-lain
ini masih juga ini Kalau pasal 12 setiap
orang dalam hubungan sampah jenis rumah
tangga wajib mengurangi Oke kita juga
bisa kita sendiri juga harus mulai
meskipun kalau pemerintah juga Jalan
Kita juga harus jalan contoh mengurangi
itu misalnya kalau makan harus habis
kalau ngambil makanan secukupnya
terutama misalnya kalau di orang menikah
atau orang dari seminar-seminar saya
masih lihat tuh kalau prasmanan orang
ambil banyak tapi nggak habis gitu itu
mulai pengurangan itu sangat sederhana
seperti itu kemudian
pasal 15 nah ini pasal 15 ini cukup
kontroversial karena sebelum-sebelumnya
ini jarang orang menyentuh isinya adalah
produsen wajib mengelola kemasan dan
atau barang yang diproduksinya yang
tidak dapat atau sulit terurai oleh
proses alam
pada saat saya mengajukan pasal ini ini
rame banget gitu karena selama ini yang
selalu
dikejar-kejar itu pemerintah harus
begini masyarakat harus begini
tapi jarang yang mengatakan produsen
harus bagaimana Karena sebetulnya sumber
sampah
sumber sampah yang pertama itu
sebetulnya pabrik gitu loh Kita ini
sebenernya konsumen gitu nah sebelum ada
pasal 15 ini jarang sekali menyentuh
produsen ini gitu Nah karena ini Jok
dari di belakang layar itu contoh saya
kalau ketemu produsen entah itu produsen
plastik atau produsen kemasan
Eh kalian yang jualan Kenapa Sayang
pusing yang ngurusin sampah kalian gitu
jadi kan harusnya justru produsen yang
harus bertanggung jawab pada saat dari
kalau saya berani bikin pabrik botol
misalnya saya juga harus punya sistem
bahwa botol saya ini tidak akan ke laut
botol saya ini tidak akan ke sungai
botol ini tidak akan ke TPA misalnya
tapi saya punya sistem Bagaimana
mengumpulkan kembali bagaimana mengolah
dan lain gitu harus Saya yang
bertanggung jawab yang bikin pabrik Nah
sekarang ini
belum belum terjadi itu dan pada saat
ini terus terang berbagai pihak produsen
agak-agak ya agak-agak inilah marah lah
gimana sih gini
terus saya bilang Pak Ibu
peraturan atau undang-undang itu
sebetulnya kan bukan untuk
untuk apa ya untuk mempersulit atau
menyusahkan berbagai pihak justru kita
ingin pada suatu saat semua produsen di
Indonesia adalah
menjalankan Green bisnis gitu loh karena
suatu saat yang tidak Green bisnis
mungkin akan ketinggalan gitu Jadi kita
ingin supaya bisnis kita itu justru
sekarang sekarang tidak kan yang yang
bikin public Siapa yang pusing siapa
kadang-kadang malah kita jadi relawan
ngumpulin Botol lah apa lah ada bersihin
pantai lah gitu Padahal yang bikin
pabrik siapa gitu
siapa jadi justru Ini perjuangan banget
supaya
sistem ini masuk ke dalam izin harusnya
suatu saat jadi ini bukan hanya menteri
klhk tetapi misalnya Menteri
Perindustrian Perdagangan dan bkpm jadi
ibaratnya kalau saya mau bikin pabrik
botol atau pabrik plastik harusnya Saya
tidak dapat izin kalau saya tidak punya
sistem after consumer atau IPR pasal 15
itu terkenal dengan IPR Extended
produser
responsibility jadi kalau saya mau bikin
berani bikin barangnya saya juga harus
punya programnya after consumernya mau
dikemanakan dan ini dijamin tidak akan
tidak akan mencemari lingkungan gitu Nah
itu harus bikin dan memang
saya rasakan ini belum masih jauh Gitu
kan meskipun sudah ada Permen LH nomor
75 2019
kemudian ini juga pasal yang sangat
penting yaitu pasal 44
pemerintah daerah harus membuat
perencanaan penutupan tempat pemrosesan
akhir sampah yang menggunakan sistem
terbuka atau kita sebut Open dumping
paling lama 1 tahun Sejak berlakunya
undang-undang jadi harusnya 2009 itu
semua harus sudah punya perencanaan
semua kota harus punya perencanaan
mengganti Open damping TPL pendamping
dengan TPA yang sesuai dengan standar
lingkungan
nah poin kedua pemerintah daerah harus
menutup tempat pemrosesan akhir sampah
paling lama 5 tahun terhitung sejak
berlakunya undang-undang jadi tahun 2013
harusnya semua TPA yang Open damping
harus dirubah menjadi TPA yang
berwawasan lingkungan yang kita sebut
sanitary landfill
ternyata sampai sekarang udah berapa
tahun ya dari
2008 undang-undang Berarti udah 13 tahun
13 tahun ya udah 13 tahun
PPA Ope pendamping masih banyak sebagian
besar Masih open dumping dan nanti akan
kita bicarakan di aspek pendanaan karena
dananya juga masih dana ibarat WC masih
buat WC cubluk gitu karena sanitary
landville tempat pemrosesan akhir itu
operasionalnya aja kira-kira 20 dollar
per ton Jadi mungkin sekitar 300.000 per
tahun tetapi sekarang masih ada yang
Rp20.000 30.000 jadi tpa-nya masih
ibarat kalau WC masih WC cubluk gitu
padahal harusnya wc-nya udah WC bintang
5 gitu karena karena apa Karena ruang
tamunya sebetulnya udah bintang 5 tapi
wc-nya masih WC di kebun orang gitu
Nanti pada saat kita bicara pendanaan
itu mungkin akan lebih mendalam kemudian
pasal 45 ini juga harus sudah mulai
bahwa pengelola kawasan pemukiman
komersial industri dan
fasilitas-fasilitas lain juga
yang belum memiliki fasilitas untuk
mengelola sampah dari mulai pemilihan
Dan lain-lain harusnya sudah mulai
menyediakan fasilitas itu termasuk itu 1
tahun
dikasih waktu ini masih
masih pasal-pasal ini masih belum bisa
berjalan dengan Sesuai yang diharapkan
kira kita itu ya Bapak Ibu teman-teman
coba lanjut
Nah sekarang pertanyaan Apakah perlu
revisi undang-undang ini karena saya
udah pernah diundang oleh DPD RI telah
diundang oleh komisi 4 DPR pernah juga
diundang oleh balet balet kelihatannya
ada beberapa saya sendiri secara pribadi
meskipun memang saya dulu yang ikut Yang
menggagas lah yang mendorong yang punya
ide saya juga merasakan memang mungkin
ada pasal-pasal tertentu yang harus kita
tambah ada juga pasal-pasal tertentu
yang harus kita Sederhanakan ada juga
pasal tertentu yang membantu pasal yang
lain seperti contoh tadi untuk untuk TPA
sanitary landville artinya bukan open
pendamping lagi kita perlu dana sekian
dollar person gitu ya Nah itu harus
dibantu oleh pasal yang tentang
pendanaan gitu jadi memang ada beberapa
yang harus kita revisi kalau memang
eh apa namanya nanti DPR terus
menyetujui terus memfollow up tetapi
sementara belum direvisi ya yang ada pun
sebetulnya sudah mulai Kita harusnya
kita baca kita terapkan dan
kira-kira ini udah ada isu-isu ini
tetapi belum di follow up beberapa ada
pertemuan tapi belum di follow up
silahkan lanjut
Nah tadi setelah undang-undang kan ada
peraturan pemerintahnya Nomor 81 2012
saya pikir di browsing aja karena ini
sebetulnya adalah
penterjemahan dari undang-undang contoh
yang tadi yang Extended produser
responsibility
eh tanggung jawab produsen di Peraturan
Pemerintah agak Lebih Detail Apa saja
sih yang harus dilakukan oleh produsen
di sini wajib pertama yang pasal 12
produsen wajib mengeluhkan pembatasan
timbulan kemudian pas jam 13 harus
mendaur ulang
14 dia harus memanfaatkan kembali dan
lain-lain dan saya sih lebih detail
produsen tuh harus membuat sistem dari
mulai pengumpulannya kembali sampai
akhirnya Tuh diapain entah mau didaur
ulang pak tanpa dipakai kembali atau ke
inseneration plan gitu itu sebetulnya
harus semua didesain oleh produsen dan
idealnya di desain sebelum produknya
jadi jadi sebagai salah satu syarat izin
produksi gitu nah ini udah agak detail
tetapi mungkin nanti perlu lagi ada
permen lain permen Perindustrian karena
ini Peraturan Pemerintah ada di bawahnya
bisa permen Perindustrian Ella dan
ini masih terus tanya aja saya pikir itu
dibaca aja kalau ini nanti pasal 26 Ya
ada peran serta masyarakat dan udah udah
cukup detail juga
Nah sekarang kenapa kalau udah punya
undang-undang udah punya Peraturan
Menteri Peraturan Presiden dan lain-lain
kok rasanya masih masih jalan di tempat
ya tadi salah satunya adalah kurangnya
sosialisasi jadi banyak masih banyak
pejabat juga yang belum membaca atau
mengetahui bahwa ada undang-undang
sosialisasinya belum profesional
sosialisasi yang profesional itu seperti
apa ya tadi kita harus melibatkan ahli
komunikasi
ahli marketing atau ahli PR publik
relation sehingga
ada ilmunya sendiri bagaimana ya katanya
ini ya harus kayak iklan Lah harusnya
gitu iklan itu kan juga mahal gitu tapi
undang-undang jarang serius banget gitu
apa namanya sampai disosialisasikan
dengan sangat profesional jadi masih
banyak yang belum ya kalau baca belum
pasti penegakan hukum juga masih kurang
kemudian yang ketiga mungkin
sebabnya apa saja itu ini mungkin pada
saat penyusunan Peraturan kita belum
melibatkan semua komponen secara aktif
ya tadi misalnya Apakah pada saat kita
membuat peraturan kita juga mengajak
polisi Apakah kita juga mengajak ahli
agama Apakah kita sudah mengajak alih
Pendidikan gitu karena
pelaksanaannya kan nanti harus didukung
oleh berbagai pihak ya ada Polisi ada
ahli agama kenapa ahli agama
saya juga karena ini pembangunan manusia
ya contoh misalnya Sungai kita kotor
kalau Insinyur tukang Insinyur bisa atau
pupr dan lain hanya bisa apa ya Bikin
apa ya saringan atau secara teknis bikin
bendungan dan lain-lain tetapi untuk
memberikan pendidikan bahwa tidak boleh
buang sampah ke sungai itu kan justru
kita perlu ahli pendidikan ahli agama
dan lain-lain jadi not only Engineering
aspek hukum sekarang mungkin udah pindah
ke aspek kelembagaan mudah-mudahan
waktunya cukup ya Nah kalau aspek
lembagaan
eee tentunya di sini harus jelas Siapa
yang regulator Siapa yang operator
misalnya kemudian kalau dia apakah
koordinasi lintas sektor Kementerian
SKPD dan lain kita sudah berjalan dengan
baik ini perlu banget kemudian penguatan
kelembagaan penguatan kelembagaan itu
juga harus jelas Siapa yang regulator
Siapa yang operator dan harus ada
capacity building karena saya melihat
jaranglah orang yang punya cita-cita
untuk menjadi
apa ya di dinas kebersihan atau
lingkungan hidup misalnya tapi karena
dia ditugaskan tapi bukan karena dia
cinta dengan pekerjaan kebersihan ini
gitu
karena pekerjaan ini bener-bener harus
apa ya Tugasnya tuh bener-bener dicintai
lah gitu loh membersihkan lingkungan dan
lain-lain harus dengan senang hati ya
tadi peningkatan kapasitas juga karena
pejabat-pejabat di dinas LH atau Dinas
Kebersihan tuh Belum tentu dia memang
bercita-cita untuk untuk bekerja dalam
hal persampahan ini gitu ya kemudian
tadi pembagian kewenangan dan menjawab
Siapa yang regulator Siapa yang operator
nah ini contoh regulator tuh apa sih
operator itu apa aja misalnya kalau
misalnya
regulatornya Dinas Kebersihan
operatornya bisa swasta tapi kalau
operatornya Dinas Kebersihan
regulatornya misalnya bisa Bappeda jadi
harus harus jelas juga ya seperti itu
kalau di lembaga yang paling kecil
misalnya di rumah tangga regulator tuh
misalnya Bapak Ibu operator itu misalnya
asisten rumah tangga Nah kan nggak
mungkin ya asisten rumah tangga sebagai
operator juga juga dia harus cari uang
juga di harus bikin desain juga dia juga
harus nyapu dia juga harus nyuci kan
nggak bisa jadi harus ada pembagian yang
jelas nah ini saya lihat masih PR kita
juga semua Kemudian harmonisasi tentang
eksekutif dan legislatif itu jelas bukan
hanya dipertahan aja karena yang
menentukan anggaran itu kan kita harus
persetujuan dari legislatif
ini sering sekali saya temui gitu bahwa
dianggapnya mengolah sampah itu murah
gitu Padahal ibaratnya kalau kita bikin
WC jadi
jadi saya agak loncat-loncat nih jadi
salah satu Kenapa ini menjadi tidak
menjadi prioritas dalam pembangunan
masalah persamaan karena hampir semua
perencanaan kota di Indonesia
itu seperti bikin rumah nggak bikin WC
bikin kota nggak bikin TPA nah salah
satu contohnya ya DKI sendiri ibukota di
mana saya tinggal
WC nya itu di Bekasi wc-nya di tetangga
gitu loh jadi tidak punya WC di dalam
kota gitu
terus wc-nya Pun masih WC kebun WC
pendamping WC cubluk gitu Apakah dia
tidak ada dana nggak tapi tidak
prioritas Karena apa Ibaratnya ruang
tamunya sudah bintang 5 tapi wc-nya
masih di kebun orang jadi bukan karena
tidak ada dana tetapi belum prioritas
dalam pembangunan gitu Kayaknya masih
mementingkan ruang tamu aja yang bagus
WC mah tempat sampah mah masih di sungai
gitu Jadi ini sangat berhubungan sekali
dengan budaya kita pada saat kita
menentukan prioritas padahal mungkin WC
itu lebih penting dari ruang tamu kan
dan lebih mahal karena apa Karena WC itu
perlu teknologi gitu kalau ruang tamu
itu ibaratnya Saya suka mengatakan pakai
tiker juga nggak dosa lah kalau ruang
tamu kalau WC mah kan harus ada
teknologinya ada leher angsa ada
ventilasi ada setting dan Kalau tidak
ada Itu semua namanya bukan WC gitu nah
di kota juga begitu Mungkin aja
tempat pemrosesan akhir sampah TPA
sampah itu jauh lebih penting misalnya
daripada Kalau mungkin sama penting
dengan bandara sama penting dengan
apa ya hotel hotel udah bintang 5 Mall
udah bintang 5 bandara udah bintang 5
tetapi TPA belum ada yang bintang 5 jadi
ibaratnya Harusnya kan ini sejajar gitu
masuk ke dalam prioritas itu kira-kira
kemudian masalah kelembagaan lain adalah
bagaimana sih sebetulnya kerjasama
pemerintah swasta dan masyarakat Ini
juga masih banyak sekali PR yang karena
banyak sekali Sebenarnya ada investor
yang mau mau invest gitu tapi peraturan
pemerintahnya kadang-kadang belum
kondusif dan lain-lain seperti itu
kira-kira
kemudian
tadi kan kelembagaan pemerintah apa
tugasnya masyarakat apa tugasnya ini
udah udah tadi dibahas
pemerintah itu harus menjamin
pelanggarannya pembuangan sampah yang
baik jadi harus ada jaminan gitu
lanjut
Nah siapa aja sih sekarang di Indonesia
tuh yang sudah mulai sebetulnya
lembaga-lembaga yang harus harus mulai
terlibat gitu ya kita punya jaksaranas
kebijakan strategi nasional dimana
sebenarnya di lampirannya itu ada
sekitar 30 lebih Kementerian yang harus
terlibat
kalau di nasional itu yang dinasional
itu kan ada Menteri Lingkungan pupr
dalam negeri Bappenas dan macam-macam
sampai 32 Kementerian yang ada di situ
termasuk Kementerian Agama kemudian di
daerah juga jelas harus ada SKPD atau
Dinas Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup
pembelian umum dan lain-lain Nah kenapa
saya mungkin ingin coba Kenapa sih kita
juga perlu misalnya dinas tenaga kerja
atau Dinas Perindustrian dan Perdagangan
ini penting sekali pada saat kita bicara
daur ulang
karena daur ulang jadi harusnya menteri
perindustrian punya peraturan khusus
tentang industri daur ulang
dan ini saya lihat belum belum ada yang
pas dan industri daur ulang itu
maksudnya harusnya ke industri jasa
karena mereka sudah mengolah sampah kita
perkara dia bisa jualan hasil daur
ulangnya dan itu justru sampingan Jadi
kalau pada saat saya di beberapa negara
gitu ya di Eropa misalnya
si daur ulang tuh bukan bukan harus beli
beli bahan baku beli sampah kita nggak
jadi tetap Saya mau buang apapun mau
buang sepeda kek mau buang kursi buang
apa ya tetap saya kirim ke pusat daur
ulang dan saya harus bayar jadi yang
buang harus bayar yang mau harus dibayar
gitu
tuh sekarang seolah-olah malam pabrik
orang harus beli bahan baku gitu nah
sehingga akhirnya mereka juga banyak
yang masih belum terdaftar secara resmi
tidak tidak bayar pajak tidak punya Ipal
ya karena uangnya habis untuk
seolah-oleh sampah itu bahan malah
sampah itu harus dibeli Harusnya kan dia
dibayar gitu karena dia itu sebetulnya
jasa nah ini harusnya menteri
perindustrian menteri perdagangan
terlibat di sini terus kenapa ada
Menteri Tenaga Kerja misalnya di sini
kalau kita bicara pemulung pemulung itu
kan harus dilindungi oleh undang-undang
tenaga kerja misalnya dan sekarang saya
lihat belum dan masih terlibat dalam
hal-hal yang
kayak ilegal gitulah gitu loh jadi kan
kita juga nggak mau punya pemulung
terus-menerus karena pemulung suatu saat
juga harus masuk ke dalam sistem dimana
dilindungi oleh undang-undang tenaga
kerja nah jadi banyak sekali Kementerian
sebetulnya yang harus ikut terlibat
karena ini sangat komprehensif Nah
demikian juga nanti di daerah kira-kira
itu ini jam 10 katanya Saya cuman sampai
10 lewat 10 ya padahal ini baru 2 aspek
Pak hijrah untuk penyampaian materinya
bisa sampai sekitar jam 10.40 atau 10.45
Bu boleh ya ya
ini baru dua aspek dari 5 aspek ya ini
makanya ini kayak kuliah yang Mbak Lisa
Makanya saya bilang Aduh saya
kadang-kadang suka bingung ini pelajaran
40 tahun lebih gitu kan Terus saya agak
susah untuk
menerapkan kalau karena kalau nanti tahu
sepotong-sepotong bahaya gitu karena
yang tahu sepotong kadang-kadang suka
tahu jadinya kan
apa lagi ya makasih ya lembaga lanjut
slide berikutnya
Nah sekarang kalau kita bicara lembaga
non pemerintah itu siapa saja
ada swasta swasta tuh bisa bekerja di
persampan sebagai apa aja ya dia bisa
sebagai operator fasilitas
service itu kan operator ya kemudian dia
bisa juga sebagai investor dia dia yang
Buat suatu
instalasi pengolahan dia yang invest
terus nanti pemerintah atau masyarakat
bayar ke mereka kemudian bisa juga
menjadi
penyedia teknologi
konsultan pengelola kawasan dan nah yang
dua terakhir produsen dan ritel justru
dia yang bikin sampah gitu loh jadi
Ya saya suka bilang kamu yang berdosa
Kenapa Sayang pusing gitu kan kemudian
lembaga swadaya masyarakat itu bisa
berupa asosiasi berupaya Yayasan gitu
kalau di saya nih Indonesia Solid face
Association itu perkumpulan kemudian
media massa ada yang elektronik tetap
dan lembaga pendidikan juga bisa ada
dari mulai TK sampai Universitas
kemudian ada yang berbasis komunitas ya
Ada RT RW dan lain-lain itu lembaga non
pemerintah dengan macam-macam
partisipasinya
lanjut
ini udah tadi jadi kalau dari segi
lembaga itu kan ada ada pemerintah ada
masyarakat ada produsen atau pengusaha
pengusaha itu di sinilah kewajibannya
dia wajib mengelola kemasan atau
barangnya yang diproduksi yang tidak
dapat atau sulit terurai oleh proses
alam yang paling populer kan kalau
produk plastik ya karena yang agak lama
terurainya di alam dan itu tanggung
jawab siapa gitu
Oke lanjut
ini peran produsen saya ambil dari
permen 75 2019
Permen LH ya jadi di sini ada mereka
harus memikirkan tentang pembatasan
timbulan sampah harus memikirkan
pendahuluan pendaur ulang harus
pemikiran memanfaatkan kembali tapi
lepas dari ini semua yang sulit itu
sebenarnya
pengumpulannya pengumpulan dan
pengangkutannya karena kalau dan
pemilahan kalau sudah diangkut dan
dipilah sebetulnya untuk diolah kembali
itu sesuatu yang mudah tetapi
pengumpulan-pengumpulan itu justru
sesuatu yang sulit untuk apalagi
pemilahan karena pemilahan sampah di
Sumber itu sebetulnya ilmu tertinggi di
persampahan karena ini butuh waktu ini
untuk jangka panjang saya sendiri
memperkenalkan pemilahan itu tahun 87
berarti sudah
36 tahun yang lalu dan saya merasa belum
berhasil
paling saya baru berhasil memperkenalkan
warna tempat sampah sekarang kan mulai
warna tempat sampah tuh ada yang kuning
hijau dan lain-lain itu sebelumnya
sebelum tahun 87 itu
Oh biasanya warna tempat sampah tuh
hanya hitam dan abu-abu gitu tetapi
mengenai pemilihan sampainya sendiri
Saya merasa belum berhasil mungkin kalau
ada data kurang masih kurang dari 2% lah
orang yang sudah memilah meskipun saya
pribadi saya sudah Milah dari 87 ya Jadi
sebenarnya ini ilmu tertinggi gitu Oleh
karena itu PR untuk jangka pendek
sebetulnya Bagaimana pengumpulan aja
dulu pengumpulan 100% one
jadi negara-negara yang lain pun begitu
setiap sebelum bicara pemilahan sebelum
bicara
dan lain-lain itu yang penting 100% dulu
pengumpulan supaya tidak ke laut supaya
tidak ke sungai jadi nanti kalau bicara
masalah teknologi
tahapan-tahapannya juga nanti kita akan
perdalam lagi kira-kira itu
Lembaga ini lembaga yang dari produsen
lanjut
ini Ini tinggal dibaca aja bawa hadiah
harus menggunakan produk mudah terurai
bahan bakunya harus bisa didaur ulang
dan lain-lain ini ini sangat teknis bisa
dibaca aja tapi yang nomor 5 ini yang
menurut saya agak harus ditekankan bahwa
produsen harus membuat sistem
pengumpulan dan pengangkutan sampahnya
atau sampah untuk produknya dan menjamin
produk yang dihasilkan tidak mencemari
lingkungan produknya tidak berakhir di
sungai di laut atau di Semarang tempat
itu dulu gitu loh kalau pengumpulannya
udah beres mau didaur ulang kek mau
makan kembali itu akan lebih mudah
justru yang paling sulit itu yang nomor
5 itu dulu Pokoknya dia harus menjamin
bahwa produk saya nggak akan ke sungai
produk saya nggak akan ke laut
Sebenarnya masih masih
ini tadi juga udah bawa masyarakat dapat
berperan dalam pengolahan sampah yang
diselenggarakan Ini dari tadi kan
pemerintah produsen masyarakat ini tugas
Apa peran masyarakat bisa bisa berperan
dalam pengolahan sampah
pasal 28 undang-undang 18
2008 lanjut
nah ini juga sebetulnya uraiannya saja
jadi peran masyarakat itu sebagai
lembaga masyarakat jadi bisa memberikan
usul pertimbangan
kepada pemerintah bisa saran nah terus
yang penting lagi peran masyarakat yang
tengah harus bayar membayar iuran dan
bayar retribusi jadi kita bayar sampah
itu sama kayaknya kita bayar listrik
bayar air bayar sampah Ya kita harus
bayar Apalagi kita yang membuang gitu
berapa rupiah per bulan atau berapa
rupiah per kilo gitu kan ini
kadang-kadang ini juga
apa ya
belum mencerminkan lah saya melihat
banyak yang belum ada keadilan contoh
pada saat saya survei di suatu perumahan
elit gitu ya yang dia tuh bayar
listriknya 2 juta per bulan tapi bayar
sampahnya cuman Rp20.000 per bulan nah
Jadi bukan karena tidak ada dana tetapi
sekali lagi pengetahuan tentang
persampahan ini belum menjadi prioritas
gitu jadi kita tuh masih primitif di
sini padahal 
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:12:08 UTC
Categories
Manage