WEBINAR OPTIMALISASI 5 ASPEK DALAM PENGELOLAAN SAMPAH
ZFBUdlDyQJo • 2023-05-27
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id [Musik] Dapatkah kamu bayangkan kampus Pioneer pendidikan tinggi di Indonesia ini adalah kampus mu di masa depan kampus Islami yang terbuka bagi setiap warga negara tempatmu belajar akan arti Indahnya Kebersamaan di tengah-tengah keragaman tanpa harus melupakan arti penting ketaatan pada nilai-nilai keislaman Dapatkah kamu bayangkan mengecap pengalaman Global di kampus Mondial dengan beragam rekognisi internasional di program studi dengan akreditasi dan sertifikasi dari berbagai negara seperti Jepang Korea Inggris hingga Amerika tempatmu mengeksplorasi ilmu pengetahuan lewat 8 pilihan fakultas dengan 48 program studi yang ditawarkan menjadi tempatmu jemput impian sembari bebas menikmati petualangan kolaborasi dengan ilmuwan dunia Seraya memperluas wawasan lewat berbagai program kemitraan yang tersebar dalam skala nasional maupun Global Dapatkah kamu bayangkan kampus swasta paling Lestari di Indonesia ini adalah tempatmu menempuh pendidikan tinggi kampus unggulan dengan berbagai inovasi berkelanjutan di berbagai bidang tempatmu belajar dengan bebas di tengah rindangnya taman atau dalam nyamannya ruangan di luar maupun dalam jaringan semuanya tak terbatas ruang kelas tak Terhalang Jarak dan ruang semua disediakan untuk mendukungmu menjadi generasi muda yang aktif dan inovatif dengan keragaman pemikiran yang berbuah menjadi beragam apresiasi Dapatkah kamu bayangkan jika kampus mukelak adalah tempat yang mendukungmu sebagai intelektual tidak hanya cerdas secara akal namun juga cerdas spiritual di kampus swasta terbaik dengan akar yang kuat dalam tradisi kebebasan akademik menjadikanmu berani mengekspresikan diri di tengah-tengah zaman yang penuh dengan kompetisi untuk berkontribusi akan solusi dari masalah yang dihadapi parasifitas akademika serta lebih dari 107.000 alumni pun telah membuktikan diri menjadi Insan Ulil Albab yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan ajaran Islam dalam menebar kebermanfaatan di bermacam rumpun keilmuan Dapatkah kamu bayangkan apabila kampusmu adalah salah satu kampus yang berlokasi di Kota Pendidikan ini kota Yogyakarta dengan sebutan cerita dan budaya yang beraneka ragamnya dan Universitas Islam Indonesia hadir sebagai kampus indonesiawi berdiri berdampingan dengan ilmu pengetahuan budaya dan seni yang memberikan warna indah dalam harmoni kini berhenti membayangkan dan Sudah saatnya bersiap untuk mewujudkan siapkah kamu karena kami siap untuk menunjukkan jalannya [Musik] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh pertama-tama saya ucapkan selamat datang untuk Bapak Ibu sekalian yang sudah turut hadir memeriahkan acara webinar kita pada hari ini yaitu pada 1 27 Mei 2023 kita pada hari ini merupakan webinar ketujuh yang diselenggarakan oleh butik daur ulang Project B Indonesia sepanjang tahun 2023 pertama-tama mungkin perkenalkan terlebih dahulu saya Anisa luwana selaku MC sekaligus moderator yang akan memandu jalannya acara webinar pada pagi hari ini kita pada hari ini mengusung tema optimalisasi 5 aspek dalam pengelolaan sampah yang akan disampaikan oleh pemateri kita hari ini yaitu ibu Insinyur Sri bebas dari MSI dari Indonesia Solid Association atau insway menarik sekali ya Bapak Ibu sekalian acara webinar kita pada pagi hari ini acara ini diselenggarakan oleh butik daur ulang Project band Indonesia yang bekerjasama dengan Universitas Islam Indonesia baik selanjutnya bapak ibu hadirin yang terhormat Izinkan saya mengucapkan selamat datang dan memberikan salam hormat saya kepada bapak dokter hijrah Purnama Putra SMA selaku founder dari butik daur ulang Project band Indonesia sekaligus sekretaris jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia lalu kepada pemateri kita pada hari ini yaitu ibu Insinyur Sri bebas dari MSI dan juga kepada bapak ibu peserta webinar pada hari yang berbahagia ini sebelum kita masuk ke materi webinar kita pada hari ini saya mohon izin mengingatkan terlebih dahulu untuk Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi daftar hadir atau presensi di Link yang telah admin kami kirimkan di kolom chat kemudian Dengan hormat saya juga meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk menonaktifkan microphone selama kegiatan ini berlangsung supaya kita semua dapat menikmati materi yang disampaikan dengan baik baik selanjutnya sebelum kita masuk akhir inti kita yaitu penyampaian materi Mari kita dengarkan terlebih dahulu penyampaian sambutan kata dua patah kata dari bapak dokter hijrah Purnama Putra SMA pelaku founder dari butik daur ulang Project Indonesia sekaligus sekretaris jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia waktu dan layar kami persilahkan Terima kasih Mbak Nisa mudah-mudahan suara saya sudah terdengar dengan jelas ya Oke Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Assalamualaikum pada kesempatan hari ini Tentunya puji syukur kita panjatkan karena Allah Subhanahu Wa Ta'ala salah satunya nikmat sehat sehingga kita bisa duduk bersama tapi di tempat di rumah kita masing-masing atau di tempat lain yang mudah-mudahan kita bisa semangat untuk terus belajar Mengisi waktu dan juga Project di Indonesia melalui butik daur ulang berkomitmen terus menghadirkan tema-tema webinar yang insya Allah akan bermanfaat bagi kita semuanya yang kami hormati perwakilan dari jurusan Teknik Lingkungan di Fakultas Teknik Sipil dan perencanaan Universitas Islam Indonesia kemudian para pengelola dari Project di Indonesia dan butik daur ulang kemudian yang sangat saya hormati Ibu Sri bebas dari ibu Enci senior kami guru kami dalam bidang pengelolaan sampah yang kiprahnya dari segi waktu sudah cukup lama dari segi pemikiran juga masih sangat update dan kita hadirkan hari ini Alhamdulillah beliau berkenan untuk hadir berbagi kepada kita semuanya dalam tema optimalisasi 5 aspek dalam pengolahan sampah serta ibu bapak Mas Mbak dan teman-teman semuanya yang telah hadir dalam webinar yang dilakukan oleh Project di Indonesia dan jurusan teknik lingkungan Mungkin ada yang sudah sangat terbiasa dengan webinar-webinar yang dilakukan Ya seperti Mbak Nisa tadi sampaikan ini adalah webinar yang ketujuh tahun ini yang biasanya kalau lancar semuanya seperti tahun-tahun sebelumnya kira-kira akan ada sekitar 13 atau sampai 15 kali webinar dalam tahun ini dan kita sudah punya perencanaan mudah-mudahan bisa dapat terlaksana semuanya tentunya butuh dukungan dari Bapak Ibu semuanya agar kegiatan ini terus bisa bermanfaat mengidentifikasi masyarakat walaupun kita tidak bisa bertemu secara langsung namun di dalam kuesioner panitia sering bertanya apakah kita buat offline gitu ya atau buat tetap online gitu Jadi tetap butuh masukan dari Bapak Ibu semuanya dari daftar hadir yang disampaikan oleh panitia kami melihat beberapa nama yang tidak asing tentunya dalam bidang pengelolaan sampah ini membuat kami salut juga karena semangat belajar yang sangat tinggi dari Bapak Ibu semuanya mudah-mudahan bisa menginspirasi anak-anak muda karena yang hadir juga ada mahasiswa-mahasiswa yang butuh pemikiran-pemikiran anak-anak muda untuk bisa menyelesaikan persoalan saham temanya sangat menarik 5 aspek dalam pengolahan sampah yang Jika kita ingin menyelesaikan persoalan sampah sebenarnya kita juga harus tahu akar permasalahannya yang apa jadi dalam 5 aspek yang akan dibahas oleh Bu Enji nanti kemudian kita bisa tahu sumber permasalahan besar dan kita bisa memberikan solusi sesuai dengan bidang kita ya Sesuai dengan posisi kita masing-masing di dalam pengelolaan sampah di Indonesia Sekali lagi terima kasih semuanya atas semua pihak yang terlibat dalam terlaksananya webinar pada kesempatan hari ini terutama Bu enc dan mudah-mudahan materi yang disampaikan bisa bermanfaat dan tentunya di hari sabtu seharusnya istirahat bersama keluarga tapi masih berkenan untuk mengisi kegiatan pada kesempatan hari ini dan mudah-mudahan bapak-bapak dan Ibu mas mbak semuanya dapat mengikutinya dengan baik tanpa ada kendala apapun dan mudah-mudahan akan ada manfaat bagi kita semuanya Mungkin itu saja agar kita bisa langsung mendengarkan materi dari ibu saja yang bisa saya sampaikan terima kasih saya mohon maaf jika ada hal yang tidak berkenan dalam pelaksanaan kegiatan webinar pada kesempatan hari ini Apabila Taufiq walhidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Bapak hijrah yang telah memberikan sambutannya dan sekaligus membuka acara pada pagi hari ini Baik Bapak Ibu sekalian kami dari panitia juga melakukan live streaming melalui YouTube channel kami yaitu di Project by Indonesia jadi semisal selama acara webinar ini berlangsung mungkin ada Bapak Ibu sekalian yang terkendala di dalam Zoom itu tidak perlu khawatir karena Bapak Ibu sekalian tetap bisa mengikuti webinar ini melalui YouTube channel kami yaitu Project by Indonesia kemudian seperti biasanya Nih Bapak Ibu sekalian hari ini kami juga menyiapkan berbagai macam doorprise spesial untuk Bapak Ibu sekalian yang beruntung berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan 2 Story Instagram terunik selama webinar ini berlangsung untuk pemenang 3 pertanyaan terbaik akan kami umumkan di akhir acara Sedangkan untuk pemenang 2 Story Instagram terunik akan kami hubu ngi langsung melalui DM Instagram Nah jadi bagi Bapak Ibu sekalian yang mungkin nanti ingin bertanya selama webinar ini berlangsung itu dapat sekali langsung memberikan pertanyaannya melalui kolom chat dengan format nama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan dan akan kami pilih 3 penanya terbaik untuk memenangkan special dari kami lalu untuk Story Instagram Bapak Ibu sekalian mungkin bisa membuat Story Instagram semenarik mungkin dan jangan lupa untuk tag Instagram kami di @projectb Indonesia baik tanpa berlama-lama lagi kita akan langsung lanjut ke acara inti kita yaitu penyampaian materi oleh pemateri kita hari ini tapi karena kata orang tak kenal maka tak sayang jadi mari kita lihat terlebih dahulu CV dari materi kita pada hari ini [Musik] Iya baik itu tadi sekilas mengenai pemateri kita pada hari ini mungkin saya akan menyapa beliau terlebih dahulu Assalamualaikum Selamat pagi Bu Enci mungkin masih termuat ibu Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Ibu Bagaimana kabarnya hari ini Bu Alhamdulillah Insya Allah mudah-mudahan lancar semua semua semua sehat lahir batin [Tertawa] Alhamdulillah kalau Ibu sehat Jadi Semoga bisa menyampaikan materi hari ini dengan baik dan tanpa ada kendala sedikitpun gitu ya Bu Amin amin baik mungkin kita langsung saja untuk mulai penyampaian materinya begitu ya Bu untuk penyampaian materinya waktunya kurang lebih sampai sekitar jam 10.30 begitu ya Bu baik tanpa berlama-lama lagi langsung saja tempat dan layar kami persilahkan ya saya minta tolong ya dari panitia Baiklah terima kasih assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh salam sejahtera buat kita semua mudah-mudahan Pagi ini kita dapat berkah ya sehingga ngobrol-ngobrolnya bisa bisa bermanfaat terutama buat saya sendiri jadi judul dari yang diminta oleh panitia ini sebetulnya optimalisasi 5 aspek dalam pengolahan sampah tetapi saya selalu punya jargon bahwa kebersihan itu adalah investasi sementara sampah itu adalah tanggung jawab itu ya jargon dari itu dan kebetulan panitia juga minta saya kirim bukunya kemarin bahwa ada buku tentang kebersihan adalah investasi ini loh bukunya [Musik] baiklah Kenapa saya ingin ini judul ini ya Tapi sebelumnya saya mungkin tadi ralat dulu kenapa Pak hijrah manggil saya bunci ya nama saya Sri bebassari tetapi memang nama nama Apa ya nama sayangnya jadi dipanggil bunci karena nama kecil gitu Jadi mungkin masih ada yang bingung ini siapa ini buncit gitu itu yang apa hijrah halo arti dari judul ini saya jarang sekali yang mengambil jargon sampah adalah berkah sampah adalah bahan baku misalnya gitu karena yang sebetulnya adalah sampah adalah tanggung jawab sementara kebersihan adalah investasi gitu Kenapa disebut kebersihan adalah investasi contoh misalnya kalau Kampung kita bersih kalau Kampung kita aman gitu ya harga rumah naik kesehatan naik jadi bukan sekedar nilai ekonominya jualan daur ulang atau kompos tapi di sini adalah bisnisnya adalah bisnis jasa jasa kebersihan atau cleaning service ini kira-kira filosofi dari judul ini gitu ya kira-kira itu ya karena mungkin agak beda nih Judulnya dengan seminar-seminar yang lain itu tadi lanjut ini ya Ada CV saya yang penting di CV ini sebetulnya itu tadi pengalaman kerja saya dari tahun 80 sampai 2005 25 tahun saya menjadi peneliti di bppt atau badan pengkajian dan penerapan teknologi cuman di sini nggak ada tanggal lahir dan lain-lain yang saya tambahin aja Pak Hijrah ya lahir saya 28 Juni tahun 49 jadi bisa dihitunglah sekarang umur saya berapa jadi saya baru belajar sampah ini jadi dari tahun 80 berarti 43 tahun yang lalu nah salah satu Kesulitan saya pada saat saya diminta jadi pembicara saya tuh ingin transfer selama 43 tahun ini apa aja sih yang saya pelajari tapi saya harus sharing dalam waktu 1 jam jadi mudah-mudahan bisa sistematis Jadi apa yang saya dapat sekian puluh tahun 40 tahun lebih dalam satu jam mudah-mudahan sih bisa sistematis gitu aja Nah di sini juga pada saat saya tahun 80 mulai bekerja di BPT tugas pertama saya itu visibility study tentang west instalation plan atau instalasi pembakaran sampah Kemudian beberapa yang saya cetuskan adalah saya usul program Adipura tahun 86 kemudian saya memperkenalkan pemilihan sampah itu tahun 87 Jadi udah 36 tahun yang lalu saya mengenalkan pemilahan kemudian 3R saya Perkenalkan tahun 92 konsep zeros saya Perkenalkan tahun 98 kemudian konsep TPS 3R saya Perkenalkan tahun 2000 kemudian 2003 saya mendirikan suatu organisasi Indonesia Solid Association atau perkumpulan persampahan Indonesia di mana Alhamdulillah kita sudah menjadi anggota nasional member of International Solid Association di mana ada 100 negara yang menjadi anggota kemudian nah ini juga yang ingin saya betul ingin sharing pengalaman jadi saya itu yang mendorong supaya pemerintah membuat undang-undang pengelolaan sampah itu tahun 2000 sampai 2008 Jadi cukup butuh 8 tahun sampai akhirnya lahir undang-undang 18 2008 jadi nggak nggak sebentar saya saya apa ya menggagas atau mendorong bahwa undang-undang ini perlu Kemudian beberapa Award Alhamdulillah saya sempat dapat Kalpataru saya dapat Ganesha Award juga dari dari hidup Ponogoro lanjut jadi saya ini yang penting tadi ya lahir saya tahun 49 jadi saya ini udah nenek-nenek jadi anggap aja hari ini kita ngedongeng dengerin dongeng nenek-nenek dan mudah-mudahan mau ada pada dengerin ya namanya juga nenek-nenek ngedongeng nah ini 5 aspek pengelolaan sampah itu apa saja kenapa saya selalu Katakanlah nggak bosen-bosannya saya selalu mengatakan tentang lima aspek ini karena jika kita bicara masalah persampahan itu tidak hanya aspek teknologi is not only Engineering karena kenapa kok kita ada 77 tahun merdeka tetapi sampahnya masih primitif misalnya Menurut pengamatan saya selama ini karena salah satu sebabnya adalah dari kelima aspek ini kita hari ini saat ini masih fokus justru kepada aspek teknologi saja sementara aspek peraturan kelembagaan pendanaan dan sosial budaya masih kurang dibahas contohnya misalnya kalau saya mau wawancara seseorang tentang sampah Ibu Bapak kalau kita bicara sampah apa yang Bapak pikirkan Langsung biasanya jawabannya kompos ya Bu sampah bisa jadi kompos ya Bu atau daur ulang ya Bu atau energi jadi selalu yang gak ada di pikiran orang itu langsung kepada teknologi pengolahan sampah jarang yang ada bicara Apakah perlu undang-undang dan lain-lain Nah inilah yang akhirnya menarik saya untuk belajar keseluruhan karena supaya kita bicaranya menjadi komprehensif karena terus terang Kalau teknologi itu udah banyak jenisnya banget ada dalam negeri ada luar negeri gitu tetapi aspek yang keempat ini menurut saya masih banyak banget perlu ditingkatkan Nah nanti kalau waktunya cukup saya coba bahas setiap aspek ini karena Judulnya kan optimalisasi ya nanti sebetulnya bisa juga dibaca di buku saya khusus yang 5 aspek ini dan ini paparan saya juga bisa bisa dipelajari di bawah pulang kalau kita tidak sempat bahas semua mungkin untuk slide berikutnya kita coba mulai membahas aspek peraturan Nah kalau kita bicara aspek Peraturan kita mulai membahas dari mulai tingkat nasional sampai ke tingkat lokal jadi RT RW atau di kawasan Nah apa aja sih Yang kalau kita bahas di tingkat nasional di tingkat nasional tentunya kita harus punya undang-undang Alhamdulillah undang-undang Nomor 18 2008 udah hadir kemudian sampai di tingkat RT RW pun tetap harus ada peraturan entah itu surat edaran RT entah itu surat edaran Pak RW atau apapun demikian juga peraturan di tingkat kawasan yang paling kecil atau gedung jadi kita tidak bisa saya mau bikin bank sampah Saya mau bikin kompos kita harus meskipun di tingkat RT Kita juga harus bikin peraturan dulu Nah kalau kita bicara undak pertama mungkin saya coba bahas tentang tingkat nasional jadi mulai dari drafting dating dan sinkronisasi pada saat Kenapa undang-undang itu perlu gitu loh karena terus terang sebelum tahun kita belum punya ya undang-undang sampah ini pada saat saya menggagas bahwa perlunya undang-undang itu tahun 2000 dan akhirnya baru lahir 2008 ini saya sedikit cerita sejarah kalau kita belajar ke luar negeri Jangan lupa kita hanya jangan hanya melihat teknologinya ada sebetulnya Ada apa saja di situ nah salah satu pengalaman saya pada tahun 84 mungkin pada belum lahir ya tahun 84 itu Kebetulan saya mendapat tugas untuk semacam studi banding dan sedikit kerja praktek di Jepang pada saat saya masih di PPT jadi pada saat saya di BPP itu sering sekali saya diminta oleh langsung Pak Habibie untuk keliling dan saya harus belajar sampah secara komprehensif nah tahun 84 pada saat saya ke Jepang saya ketemu dengan Kepala Dinas Kebersihan Tokyo dia mengatakan bahwa Jepang bisa seperti ini karena kita sudah punya undang-undangnya sekitar 100 tahun yang lalu jadi tahun 84 aja deh 100 tahun yang lalu gitu karena undang-undang itu perlu sekali kemudian Siapa saja yang menyusun undang-undang itu waktu itu dia bilang tidak kurang dari 16 menteri jadi ini saya agak-agak sedikit ngomong aspek kelembagaan karena tidak bisa fix satu-satu Ya ada aspek peraturan yang kelembagaan itu ada ada irisannya jadi dari aspek kelembagaan tuh ternyata ada 16 menteri yang terlibat pada saat penyusunan undang-undang itu di Jepang Nah di situlah saya bingung berarti kita harus bikin nih undang-undang ya gitu terus saya tanya kenapa sampai 16 menteri ya Pak ya karena kan polisi itu polisinya misalnya menteri sendiri hukumnya menteri sendiri kemudian ada pendidikan juga menterinya sendiri jadi not only Engineering itu kira-kira kenapa undang-undang itu perlu kemudian saya pikir langsung ke slide berikutnya ya Nah apa saja peraturan yang sudah ada di Indonesia ini mudah-mudahan tidak ada yang terlewat mulai dari undang-undang 18 2008 tentang pengelolaan sampah sampai terakhir 2021 itu ada Permendagri nomor 7 2021 jadi Sudah ada anak-anaknya turunannya itu ada peraturan pemerintah ada peraturan presiden dan juga ada peraturan menteri jadi ini kita harus harus pelajari juga semua gitu dan peraturan sudah banyak tetapi mungkin jangankan melaksanakan membaca pun belum kalau saya offline biasanya saya tanya peserta di sini Siapa yang sudah membaca undang-undang 18 2018 orang ini berapa orang yang sudah baca undang-undang 18 Halo pertanyaannya jangan-jangan dari 300 peserta ini belum ada yang membaca jadi jangankan kita melaksanakan undang-undang itu menerapkan kadang-kadang yang baca pun belum banyak gitu undang-undang 18 2008 malah kadang-kadang ada yang mengatakan oh ada tuh undang-undang sampah gitu kan yang memprihatinkannya juga Oh ada yang bilang tuh sudah baca katanya dari pspni Alhamdulillah karena saya beberapa punya punya beberapa pengalaman pada saat rapat baik dengan teman-teman pemda maupun teman-teman non govement gitu kan saya suka nanya dulu ini yang ikut rapat udah pada baca belum Gitu Siapa yang sudah baca ngacung gitu ternyata yang ngacung itu kadang-kadang sedikit sekali gitu cuma satu dua orang Padahal ini jelas-jelas rapat tentang sampah gitu kan Nah Alhamdulillah dia bilang sudah terus saya bilang ya kalau belum pada baca jangan itu rapat dulu jadi ini aja ternyata jadi salah satu masalahnya ialah apa ya sosialisasi sosialisasi untuk kita masih kurang jadi kita pinter bikin undang-undang sampai bikin peraturan pemerintah peraturan presiden dan peraturan sudah banyak banget tetapi saya merasakan sosialisasinya tuh masih kurang gitu jadi padahal sosialisasi itu kata teman-teman komunikasi harus seperti iklan jadi pada saat kita membuat undang-undang Katakanlah berapa ya iklan itu kan harganya juga mahal jadi ini perlu banget ini ilmu sosialisasi atau ilmu komunikasi kita pinter bikin tapi nggak pinter sosialisasinya banyak sekali undang-undang ini yang yang apa namanya yang yang sudah dibuat boro-boro implementasi baca aja belum gitu kan pada saat saya diskusi dengan ahli komunikasi Jadi sebenarnya sosialisasi itu harus mungkin seperti iklan ya iklan itu juga biayanya nggak main-main itu 30% bisa dari biaya produk jadi kalau kita bikin undang-undang 10 miliar misalnya yaitu iklannya ya sosialisasinya mungkin lihat nah ini yang jarang sekali orang berpikir karena kita perlu ilmu dari ahli komunikasi dari ahli-ahli marketing dan lain-lain itu kira-kira jadi kadang-kadang Pejabat itu ada yang belum belum baca kira-kira itu nanti kalau ingin mempelajari silahkan ini ada semua tinggal di browsing apa namanya isi-isi dari peraturan ini yang terakhir itu yang Permendagri cukup menarik nomor 7 2021 Itu tentang tata cara perhitungan biaya Jadi bukan hanya retribusi sih biaya pengelolaan sampah itu berapa berapa rupiah per ton dan nanti berapa rupiah per rumah harus bayar ini peraturan terakhir ini cukup menarik lanjut aja nah ini sebenarnya tadi daftar-daftarnya aja ya dari bagan tadi mirip semi lanjut aja lanjut next nah kira-kira Apa saja sih yang menarik untuk dibahas ya Misalnya di undang-undang 18 2018 yang menyeluruh dan berkesinambungan yang meliputi pengurangan dan penanganan sampah nah ini yang penting lagi di undang-undang saya selalu Ingatkan pasal bahwa pengelolaan sampah bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan ini yang penting gitu serta memang bisa menjadikan sampah sebagai sumber daya tetapi yang saya lihat sekarang justru yang sering digembar-gemborkan itu sampah yang sebagai sumber daya justru saya bilang itu mah nomor sekian gitu Dan Dan Sampah itu bukan sumber daya sampah itu bisa menjadi sumber daya apabila melalui suatu proses dan proses itu biaya tujuan yang utama adalah nomor satu dan nomor 2 yaitu untuk kesehatan masyarakat dan kebersihan lingkungan atau kualitas lingkungan oleh karena itu bisnisnya di sini bukan bisnis jual beli barang daur ulang kompos now bisnis di sini adalah jasa kebersihan atau cleaning service atau jasa pengolahan limbah dimana di sini berlaku polutter pay principle yang buang harus bayar yang mengelola harus dibayar gitu jadi tujuan utamanya adalah untuk kesehatan dan kebersihan atau kualitas lingkungan Bu tujuan utamanya Bukan untuk sumber daya bisa dijadikan sumber daya apabila melalui satu Proses prosesnya itu adalah biaya Nah sekarang saya melihat sering seolah-olah tujuannya itu mau bikin kompos tujuannya bikin listrik tujuannya bikin maggot tujuannya bikin now itu adalah sampingan tujuan utamanya adalah kebersihan dan kesehatan lingkungan oleh karena itu kegiatan pengolahan sampah atau kebersihan adalah kegiatan pelayanan publik bukan jual beli barang ini ini yang ingin saya sharing banget karena sekarang itu malah agak-agak overdosis seolah sampah tuh bahan baku dan lain-lain enggak sampah bisa jadi bahan baku kalau melalui suatu proses Tapi itu bukan tujuan utama itu sebetulnya hanya produk sampingan Sama halnya bisa kita mau bikin WC umum yang dijual kan jasa pokoknya yang buang ke WC umum ya harus bayar perkara WC umumnya bisa bikin kompos bisa bikin daur ulang bla bla itu adalah sampingannya kalau perlu tidak perlu dihitung sama kalau kita pengen bersih rumah harus bayar cleaning service jasa perkara cleaning servicenya bisa bikin jualan kertas bekas atau bisa bikin daur ulang blablabla dan lain-lain itu adalah sampingannya gitu kita jangan sampai gara-gara bisa jualan kertas bekas kita nggak bayar nggak bayar jasanya karena disangkanya bisa untung jual kertas jadi kita pengen bersih tapi nggak mau bayar cleaning service karena disangkanya cleaning service udah bisa jualan listrik lah jualan kompos lah jualan lain-lain gitu padahal itu bisnis sampingan kita tetap harus bayar jadi ini yang disebut bahwa tujuannya itu untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas lingkungan atau kebersihan lingkungan kemudian pasal 5 di sini jelas pemerintah dan pemerintah daerah bertugas menjamin terselenggaranya pohon sampah yang baik dan bahwasanya lingkungan sesuai dengan tujuan jadi memang ini karena ini pelayanan publik ya ini memang tugasnya pertamanya memang tugas pemerintah dan pemerintah daerah jadi nggak bisa langsung ini adalah masyarakat jadi di sini sebetulnya dalamnya itu sering sekarang itu wah masyarakat belum disiplin Oh masyarakat harus Mila masyarakat begini padahal sebetulnya sebelum kita memberikan instruksi kepada masyarakat pemerintah dulu yang harus membuat sistem gitu jadi sistem dan pelayanan dulu gitu loh kalau masyarakat belum bisa Mila belum bisa mengurangi ya memang penanganan dulu yang harus 100% pelayanan dulu harus 100% Kalau pelayanan dari pemerintah sudah 100% baru kita boleh kampanye gitu jadi Kalau teman saya orang Belanda bilang Ibu jangan kampanye ya sebelum pelayanan 100% nah sekarang itu sering justru seolah ini masyarakat yang harus begini masyarakat padahal masyarakat itu menurut saya nggak sulit kalau pemerintahnya sendiri sudah punya sistem Saya punya bukti bahwa masyarakat itu dalam satu jam bisa berubah kok saya nggak Kok bisa bu Gitu Iya tapi ada syaratnya syaratnya pemerintahnya harus bikin sistem dulu contoh setiap tahun saya itu mengirim trainer ke Singapura untuk training kebetulan insva induk organisasi Saya punya kerjasama dengan influence Singapura untuk membuat training hampir tiap tahun dan saya kirim trainer itu hanya terbang satu jam satu jam setengah lah terbang dari Jakarta begitu sampai di Singapura dia langsung disiplin jadi artinya dalam satu jam bisa berubah gitu karena apa Karena pemerintah singapuranya sudah bekerja pemerintah Singapura yang sudah punya sistem sistemnya apa ya 5 aspeknya itu udah udah jelas peraturan udah jelas kelembagaan udah jelas siapa regulator operator pendanaan udah jelas berapa dollar per ton dan lain-lain kemudian aspek sosial budaya pendidikan jelas dan teknologi pun sudah jelas jadi kalau 5 aspeknya ini belum siap ya ujug-ujug minta masyarakat harus begini begitu kurang pas makanya saya pada saat kalau saya ketemu dengan beberapa Walikota dalam rangka penilaian Adipura misalnya selalu Pak Walikota bilang Ibu masyarakatnya Masih Begini Begini masyarakat saya masih nggak disiplin saya bilang ke Pak Walikota Pak kalau masyarakat masih begitu artinya justru kita kita yang pemerintah belum optimal gitu kira-kira jadi bilang kayak pakai helm gitu ya Semua orang sekarang pakai helm dengan dengan ikhlas gitu ya karena peraturannya sudah jelas sistemnya udah jelas gitu jadi masyarakat bisa kok berubah kemudian misalnya kalau nggak usah ya Jangankan ke Singapura misalnya kalau kita ke hotel-hotel yang bintang 5 yang internasional karena hotel bintang 5 sudah punya sistem tentang kebersihannya yang udah standar internasional gitu Jadi saya termasuk yang begitu kurang nyaman dengan selalu masyarakat yang selalu disalahkan duluan gitu kemudian pasang 11 kira-kira apa ini Setiap orang berhak mendapat pelayanan dan pengolahan sampah secara baik berhak kita punya pelayanan ini kan ini pelayanan publik sama dengan kesehatan sama dengan pendidikan sama dengan Keamanan jadi kebersihan itu harusnya sejajar dengan kesehatan keamanan pendidikan dan lain-lain dan Nanti kalau kita bicara pendanaan juga harus jelas dan atau kesehatan Berapa dana pendidikan berapa tapi tidak untuk sampah sangat kecil sekali jadi Setiap orang berhak mendapatkan pelayanan dalam pengolahan sampah secara baik dan wawasan lingkungan dari pemerintah Pemerintah Daerah dan atau pihak lain yang diberi tanggung jawab kemudian berpartisipasi dalam proses pengambilan penyelenggaraan dan pengelolaan lain kemudian memperoleh informasi yang benar Nah kadang-kadang informasi juga kadang-kadang ya saya tetap menerima keluhan lah dari Pemda nanti menteri ini informasi gini menteri ini informasi ini kemudian mendapat perlindungan dan kompensasi karena Dampak negatif dari pemeriksa akhir sampah kemudian memperoleh pembinaan agar dapat melaksanakan jadi yang jelas kita itu punya hak untuk mendapatkan pelayanan itu dulu sama dengan kita punya hak mendapatkan pelayanan kesehatan mendapat pelayanan pendidikan keamanan dan lain-lain ini masih juga ini Kalau pasal 12 setiap orang dalam hubungan sampah jenis rumah tangga wajib mengurangi Oke kita juga bisa kita sendiri juga harus mulai meskipun kalau pemerintah juga Jalan Kita juga harus jalan contoh mengurangi itu misalnya kalau makan harus habis kalau ngambil makanan secukupnya terutama misalnya kalau di orang menikah atau orang dari seminar-seminar saya masih lihat tuh kalau prasmanan orang ambil banyak tapi nggak habis gitu itu mulai pengurangan itu sangat sederhana seperti itu kemudian pasal 15 nah ini pasal 15 ini cukup kontroversial karena sebelum-sebelumnya ini jarang orang menyentuh isinya adalah produsen wajib mengelola kemasan dan atau barang yang diproduksinya yang tidak dapat atau sulit terurai oleh proses alam pada saat saya mengajukan pasal ini ini rame banget gitu karena selama ini yang selalu dikejar-kejar itu pemerintah harus begini masyarakat harus begini tapi jarang yang mengatakan produsen harus bagaimana Karena sebetulnya sumber sampah sumber sampah yang pertama itu sebetulnya pabrik gitu loh Kita ini sebenernya konsumen gitu nah sebelum ada pasal 15 ini jarang sekali menyentuh produsen ini gitu Nah karena ini Jok dari di belakang layar itu contoh saya kalau ketemu produsen entah itu produsen plastik atau produsen kemasan Eh kalian yang jualan Kenapa Sayang pusing yang ngurusin sampah kalian gitu jadi kan harusnya justru produsen yang harus bertanggung jawab pada saat dari kalau saya berani bikin pabrik botol misalnya saya juga harus punya sistem bahwa botol saya ini tidak akan ke laut botol saya ini tidak akan ke sungai botol ini tidak akan ke TPA misalnya tapi saya punya sistem Bagaimana mengumpulkan kembali bagaimana mengolah dan lain gitu harus Saya yang bertanggung jawab yang bikin pabrik Nah sekarang ini belum belum terjadi itu dan pada saat ini terus terang berbagai pihak produsen agak-agak ya agak-agak inilah marah lah gimana sih gini terus saya bilang Pak Ibu peraturan atau undang-undang itu sebetulnya kan bukan untuk untuk apa ya untuk mempersulit atau menyusahkan berbagai pihak justru kita ingin pada suatu saat semua produsen di Indonesia adalah menjalankan Green bisnis gitu loh karena suatu saat yang tidak Green bisnis mungkin akan ketinggalan gitu Jadi kita ingin supaya bisnis kita itu justru sekarang sekarang tidak kan yang yang bikin public Siapa yang pusing siapa kadang-kadang malah kita jadi relawan ngumpulin Botol lah apa lah ada bersihin pantai lah gitu Padahal yang bikin pabrik siapa gitu siapa jadi justru Ini perjuangan banget supaya sistem ini masuk ke dalam izin harusnya suatu saat jadi ini bukan hanya menteri klhk tetapi misalnya Menteri Perindustrian Perdagangan dan bkpm jadi ibaratnya kalau saya mau bikin pabrik botol atau pabrik plastik harusnya Saya tidak dapat izin kalau saya tidak punya sistem after consumer atau IPR pasal 15 itu terkenal dengan IPR Extended produser responsibility jadi kalau saya mau bikin berani bikin barangnya saya juga harus punya programnya after consumernya mau dikemanakan dan ini dijamin tidak akan tidak akan mencemari lingkungan gitu Nah itu harus bikin dan memang saya rasakan ini belum masih jauh Gitu kan meskipun sudah ada Permen LH nomor 75 2019 kemudian ini juga pasal yang sangat penting yaitu pasal 44 pemerintah daerah harus membuat perencanaan penutupan tempat pemrosesan akhir sampah yang menggunakan sistem terbuka atau kita sebut Open dumping paling lama 1 tahun Sejak berlakunya undang-undang jadi harusnya 2009 itu semua harus sudah punya perencanaan semua kota harus punya perencanaan mengganti Open damping TPL pendamping dengan TPA yang sesuai dengan standar lingkungan nah poin kedua pemerintah daerah harus menutup tempat pemrosesan akhir sampah paling lama 5 tahun terhitung sejak berlakunya undang-undang jadi tahun 2013 harusnya semua TPA yang Open damping harus dirubah menjadi TPA yang berwawasan lingkungan yang kita sebut sanitary landfill ternyata sampai sekarang udah berapa tahun ya dari 2008 undang-undang Berarti udah 13 tahun 13 tahun ya udah 13 tahun PPA Ope pendamping masih banyak sebagian besar Masih open dumping dan nanti akan kita bicarakan di aspek pendanaan karena dananya juga masih dana ibarat WC masih buat WC cubluk gitu karena sanitary landville tempat pemrosesan akhir itu operasionalnya aja kira-kira 20 dollar per ton Jadi mungkin sekitar 300.000 per tahun tetapi sekarang masih ada yang Rp20.000 30.000 jadi tpa-nya masih ibarat kalau WC masih WC cubluk gitu padahal harusnya wc-nya udah WC bintang 5 gitu karena karena apa Karena ruang tamunya sebetulnya udah bintang 5 tapi wc-nya masih WC di kebun orang gitu Nanti pada saat kita bicara pendanaan itu mungkin akan lebih mendalam kemudian pasal 45 ini juga harus sudah mulai bahwa pengelola kawasan pemukiman komersial industri dan fasilitas-fasilitas lain juga yang belum memiliki fasilitas untuk mengelola sampah dari mulai pemilihan Dan lain-lain harusnya sudah mulai menyediakan fasilitas itu termasuk itu 1 tahun dikasih waktu ini masih masih pasal-pasal ini masih belum bisa berjalan dengan Sesuai yang diharapkan kira kita itu ya Bapak Ibu teman-teman coba lanjut Nah sekarang pertanyaan Apakah perlu revisi undang-undang ini karena saya udah pernah diundang oleh DPD RI telah diundang oleh komisi 4 DPR pernah juga diundang oleh balet balet kelihatannya ada beberapa saya sendiri secara pribadi meskipun memang saya dulu yang ikut Yang menggagas lah yang mendorong yang punya ide saya juga merasakan memang mungkin ada pasal-pasal tertentu yang harus kita tambah ada juga pasal-pasal tertentu yang harus kita Sederhanakan ada juga pasal tertentu yang membantu pasal yang lain seperti contoh tadi untuk untuk TPA sanitary landville artinya bukan open pendamping lagi kita perlu dana sekian dollar person gitu ya Nah itu harus dibantu oleh pasal yang tentang pendanaan gitu jadi memang ada beberapa yang harus kita revisi kalau memang eh apa namanya nanti DPR terus menyetujui terus memfollow up tetapi sementara belum direvisi ya yang ada pun sebetulnya sudah mulai Kita harusnya kita baca kita terapkan dan kira-kira ini udah ada isu-isu ini tetapi belum di follow up beberapa ada pertemuan tapi belum di follow up silahkan lanjut Nah tadi setelah undang-undang kan ada peraturan pemerintahnya Nomor 81 2012 saya pikir di browsing aja karena ini sebetulnya adalah penterjemahan dari undang-undang contoh yang tadi yang Extended produser responsibility eh tanggung jawab produsen di Peraturan Pemerintah agak Lebih Detail Apa saja sih yang harus dilakukan oleh produsen di sini wajib pertama yang pasal 12 produsen wajib mengeluhkan pembatasan timbulan kemudian pas jam 13 harus mendaur ulang 14 dia harus memanfaatkan kembali dan lain-lain dan saya sih lebih detail produsen tuh harus membuat sistem dari mulai pengumpulannya kembali sampai akhirnya Tuh diapain entah mau didaur ulang pak tanpa dipakai kembali atau ke inseneration plan gitu itu sebetulnya harus semua didesain oleh produsen dan idealnya di desain sebelum produknya jadi jadi sebagai salah satu syarat izin produksi gitu nah ini udah agak detail tetapi mungkin nanti perlu lagi ada permen lain permen Perindustrian karena ini Peraturan Pemerintah ada di bawahnya bisa permen Perindustrian Ella dan ini masih terus tanya aja saya pikir itu dibaca aja kalau ini nanti pasal 26 Ya ada peran serta masyarakat dan udah udah cukup detail juga Nah sekarang kenapa kalau udah punya undang-undang udah punya Peraturan Menteri Peraturan Presiden dan lain-lain kok rasanya masih masih jalan di tempat ya tadi salah satunya adalah kurangnya sosialisasi jadi banyak masih banyak pejabat juga yang belum membaca atau mengetahui bahwa ada undang-undang sosialisasinya belum profesional sosialisasi yang profesional itu seperti apa ya tadi kita harus melibatkan ahli komunikasi ahli marketing atau ahli PR publik relation sehingga ada ilmunya sendiri bagaimana ya katanya ini ya harus kayak iklan Lah harusnya gitu iklan itu kan juga mahal gitu tapi undang-undang jarang serius banget gitu apa namanya sampai disosialisasikan dengan sangat profesional jadi masih banyak yang belum ya kalau baca belum pasti penegakan hukum juga masih kurang kemudian yang ketiga mungkin sebabnya apa saja itu ini mungkin pada saat penyusunan Peraturan kita belum melibatkan semua komponen secara aktif ya tadi misalnya Apakah pada saat kita membuat peraturan kita juga mengajak polisi Apakah kita juga mengajak ahli agama Apakah kita sudah mengajak alih Pendidikan gitu karena pelaksanaannya kan nanti harus didukung oleh berbagai pihak ya ada Polisi ada ahli agama kenapa ahli agama saya juga karena ini pembangunan manusia ya contoh misalnya Sungai kita kotor kalau Insinyur tukang Insinyur bisa atau pupr dan lain hanya bisa apa ya Bikin apa ya saringan atau secara teknis bikin bendungan dan lain-lain tetapi untuk memberikan pendidikan bahwa tidak boleh buang sampah ke sungai itu kan justru kita perlu ahli pendidikan ahli agama dan lain-lain jadi not only Engineering aspek hukum sekarang mungkin udah pindah ke aspek kelembagaan mudah-mudahan waktunya cukup ya Nah kalau aspek lembagaan eee tentunya di sini harus jelas Siapa yang regulator Siapa yang operator misalnya kemudian kalau dia apakah koordinasi lintas sektor Kementerian SKPD dan lain kita sudah berjalan dengan baik ini perlu banget kemudian penguatan kelembagaan penguatan kelembagaan itu juga harus jelas Siapa yang regulator Siapa yang operator dan harus ada capacity building karena saya melihat jaranglah orang yang punya cita-cita untuk menjadi apa ya di dinas kebersihan atau lingkungan hidup misalnya tapi karena dia ditugaskan tapi bukan karena dia cinta dengan pekerjaan kebersihan ini gitu karena pekerjaan ini bener-bener harus apa ya Tugasnya tuh bener-bener dicintai lah gitu loh membersihkan lingkungan dan lain-lain harus dengan senang hati ya tadi peningkatan kapasitas juga karena pejabat-pejabat di dinas LH atau Dinas Kebersihan tuh Belum tentu dia memang bercita-cita untuk untuk bekerja dalam hal persampahan ini gitu ya kemudian tadi pembagian kewenangan dan menjawab Siapa yang regulator Siapa yang operator nah ini contoh regulator tuh apa sih operator itu apa aja misalnya kalau misalnya regulatornya Dinas Kebersihan operatornya bisa swasta tapi kalau operatornya Dinas Kebersihan regulatornya misalnya bisa Bappeda jadi harus harus jelas juga ya seperti itu kalau di lembaga yang paling kecil misalnya di rumah tangga regulator tuh misalnya Bapak Ibu operator itu misalnya asisten rumah tangga Nah kan nggak mungkin ya asisten rumah tangga sebagai operator juga juga dia harus cari uang juga di harus bikin desain juga dia juga harus nyapu dia juga harus nyuci kan nggak bisa jadi harus ada pembagian yang jelas nah ini saya lihat masih PR kita juga semua Kemudian harmonisasi tentang eksekutif dan legislatif itu jelas bukan hanya dipertahan aja karena yang menentukan anggaran itu kan kita harus persetujuan dari legislatif ini sering sekali saya temui gitu bahwa dianggapnya mengolah sampah itu murah gitu Padahal ibaratnya kalau kita bikin WC jadi jadi saya agak loncat-loncat nih jadi salah satu Kenapa ini menjadi tidak menjadi prioritas dalam pembangunan masalah persamaan karena hampir semua perencanaan kota di Indonesia itu seperti bikin rumah nggak bikin WC bikin kota nggak bikin TPA nah salah satu contohnya ya DKI sendiri ibukota di mana saya tinggal WC nya itu di Bekasi wc-nya di tetangga gitu loh jadi tidak punya WC di dalam kota gitu terus wc-nya Pun masih WC kebun WC pendamping WC cubluk gitu Apakah dia tidak ada dana nggak tapi tidak prioritas Karena apa Ibaratnya ruang tamunya sudah bintang 5 tapi wc-nya masih di kebun orang jadi bukan karena tidak ada dana tetapi belum prioritas dalam pembangunan gitu Kayaknya masih mementingkan ruang tamu aja yang bagus WC mah tempat sampah mah masih di sungai gitu Jadi ini sangat berhubungan sekali dengan budaya kita pada saat kita menentukan prioritas padahal mungkin WC itu lebih penting dari ruang tamu kan dan lebih mahal karena apa Karena WC itu perlu teknologi gitu kalau ruang tamu itu ibaratnya Saya suka mengatakan pakai tiker juga nggak dosa lah kalau ruang tamu kalau WC mah kan harus ada teknologinya ada leher angsa ada ventilasi ada setting dan Kalau tidak ada Itu semua namanya bukan WC gitu nah di kota juga begitu Mungkin aja tempat pemrosesan akhir sampah TPA sampah itu jauh lebih penting misalnya daripada Kalau mungkin sama penting dengan bandara sama penting dengan apa ya hotel hotel udah bintang 5 Mall udah bintang 5 bandara udah bintang 5 tetapi TPA belum ada yang bintang 5 jadi ibaratnya Harusnya kan ini sejajar gitu masuk ke dalam prioritas itu kira-kira kemudian masalah kelembagaan lain adalah bagaimana sih sebetulnya kerjasama pemerintah swasta dan masyarakat Ini juga masih banyak sekali PR yang karena banyak sekali Sebenarnya ada investor yang mau mau invest gitu tapi peraturan pemerintahnya kadang-kadang belum kondusif dan lain-lain seperti itu kira-kira kemudian tadi kan kelembagaan pemerintah apa tugasnya masyarakat apa tugasnya ini udah udah tadi dibahas pemerintah itu harus menjamin pelanggarannya pembuangan sampah yang baik jadi harus ada jaminan gitu lanjut Nah siapa aja sih sekarang di Indonesia tuh yang sudah mulai sebetulnya lembaga-lembaga yang harus harus mulai terlibat gitu ya kita punya jaksaranas kebijakan strategi nasional dimana sebenarnya di lampirannya itu ada sekitar 30 lebih Kementerian yang harus terlibat kalau di nasional itu yang dinasional itu kan ada Menteri Lingkungan pupr dalam negeri Bappenas dan macam-macam sampai 32 Kementerian yang ada di situ termasuk Kementerian Agama kemudian di daerah juga jelas harus ada SKPD atau Dinas Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup pembelian umum dan lain-lain Nah kenapa saya mungkin ingin coba Kenapa sih kita juga perlu misalnya dinas tenaga kerja atau Dinas Perindustrian dan Perdagangan ini penting sekali pada saat kita bicara daur ulang karena daur ulang jadi harusnya menteri perindustrian punya peraturan khusus tentang industri daur ulang dan ini saya lihat belum belum ada yang pas dan industri daur ulang itu maksudnya harusnya ke industri jasa karena mereka sudah mengolah sampah kita perkara dia bisa jualan hasil daur ulangnya dan itu justru sampingan Jadi kalau pada saat saya di beberapa negara gitu ya di Eropa misalnya si daur ulang tuh bukan bukan harus beli beli bahan baku beli sampah kita nggak jadi tetap Saya mau buang apapun mau buang sepeda kek mau buang kursi buang apa ya tetap saya kirim ke pusat daur ulang dan saya harus bayar jadi yang buang harus bayar yang mau harus dibayar gitu tuh sekarang seolah-olah malam pabrik orang harus beli bahan baku gitu nah sehingga akhirnya mereka juga banyak yang masih belum terdaftar secara resmi tidak tidak bayar pajak tidak punya Ipal ya karena uangnya habis untuk seolah-oleh sampah itu bahan malah sampah itu harus dibeli Harusnya kan dia dibayar gitu karena dia itu sebetulnya jasa nah ini harusnya menteri perindustrian menteri perdagangan terlibat di sini terus kenapa ada Menteri Tenaga Kerja misalnya di sini kalau kita bicara pemulung pemulung itu kan harus dilindungi oleh undang-undang tenaga kerja misalnya dan sekarang saya lihat belum dan masih terlibat dalam hal-hal yang kayak ilegal gitulah gitu loh jadi kan kita juga nggak mau punya pemulung terus-menerus karena pemulung suatu saat juga harus masuk ke dalam sistem dimana dilindungi oleh undang-undang tenaga kerja nah jadi banyak sekali Kementerian sebetulnya yang harus ikut terlibat karena ini sangat komprehensif Nah demikian juga nanti di daerah kira-kira itu ini jam 10 katanya Saya cuman sampai 10 lewat 10 ya padahal ini baru 2 aspek Pak hijrah untuk penyampaian materinya bisa sampai sekitar jam 10.40 atau 10.45 Bu boleh ya ya ini baru dua aspek dari 5 aspek ya ini makanya ini kayak kuliah yang Mbak Lisa Makanya saya bilang Aduh saya kadang-kadang suka bingung ini pelajaran 40 tahun lebih gitu kan Terus saya agak susah untuk menerapkan kalau karena kalau nanti tahu sepotong-sepotong bahaya gitu karena yang tahu sepotong kadang-kadang suka tahu jadinya kan apa lagi ya makasih ya lembaga lanjut slide berikutnya Nah sekarang kalau kita bicara lembaga non pemerintah itu siapa saja ada swasta swasta tuh bisa bekerja di persampan sebagai apa aja ya dia bisa sebagai operator fasilitas service itu kan operator ya kemudian dia bisa juga sebagai investor dia dia yang Buat suatu instalasi pengolahan dia yang invest terus nanti pemerintah atau masyarakat bayar ke mereka kemudian bisa juga menjadi penyedia teknologi konsultan pengelola kawasan dan nah yang dua terakhir produsen dan ritel justru dia yang bikin sampah gitu loh jadi Ya saya suka bilang kamu yang berdosa Kenapa Sayang pusing gitu kan kemudian lembaga swadaya masyarakat itu bisa berupa asosiasi berupaya Yayasan gitu kalau di saya nih Indonesia Solid face Association itu perkumpulan kemudian media massa ada yang elektronik tetap dan lembaga pendidikan juga bisa ada dari mulai TK sampai Universitas kemudian ada yang berbasis komunitas ya Ada RT RW dan lain-lain itu lembaga non pemerintah dengan macam-macam partisipasinya lanjut ini udah tadi jadi kalau dari segi lembaga itu kan ada ada pemerintah ada masyarakat ada produsen atau pengusaha pengusaha itu di sinilah kewajibannya dia wajib mengelola kemasan atau barangnya yang diproduksi yang tidak dapat atau sulit terurai oleh proses alam yang paling populer kan kalau produk plastik ya karena yang agak lama terurainya di alam dan itu tanggung jawab siapa gitu Oke lanjut ini peran produsen saya ambil dari permen 75 2019 Permen LH ya jadi di sini ada mereka harus memikirkan tentang pembatasan timbulan sampah harus memikirkan pendahuluan pendaur ulang harus pemikiran memanfaatkan kembali tapi lepas dari ini semua yang sulit itu sebenarnya pengumpulannya pengumpulan dan pengangkutannya karena kalau dan pemilahan kalau sudah diangkut dan dipilah sebetulnya untuk diolah kembali itu sesuatu yang mudah tetapi pengumpulan-pengumpulan itu justru sesuatu yang sulit untuk apalagi pemilahan karena pemilahan sampah di Sumber itu sebetulnya ilmu tertinggi di persampahan karena ini butuh waktu ini untuk jangka panjang saya sendiri memperkenalkan pemilahan itu tahun 87 berarti sudah 36 tahun yang lalu dan saya merasa belum berhasil paling saya baru berhasil memperkenalkan warna tempat sampah sekarang kan mulai warna tempat sampah tuh ada yang kuning hijau dan lain-lain itu sebelumnya sebelum tahun 87 itu Oh biasanya warna tempat sampah tuh hanya hitam dan abu-abu gitu tetapi mengenai pemilihan sampainya sendiri Saya merasa belum berhasil mungkin kalau ada data kurang masih kurang dari 2% lah orang yang sudah memilah meskipun saya pribadi saya sudah Milah dari 87 ya Jadi sebenarnya ini ilmu tertinggi gitu Oleh karena itu PR untuk jangka pendek sebetulnya Bagaimana pengumpulan aja dulu pengumpulan 100% one jadi negara-negara yang lain pun begitu setiap sebelum bicara pemilahan sebelum bicara dan lain-lain itu yang penting 100% dulu pengumpulan supaya tidak ke laut supaya tidak ke sungai jadi nanti kalau bicara masalah teknologi tahapan-tahapannya juga nanti kita akan perdalam lagi kira-kira itu Lembaga ini lembaga yang dari produsen lanjut ini Ini tinggal dibaca aja bawa hadiah harus menggunakan produk mudah terurai bahan bakunya harus bisa didaur ulang dan lain-lain ini ini sangat teknis bisa dibaca aja tapi yang nomor 5 ini yang menurut saya agak harus ditekankan bahwa produsen harus membuat sistem pengumpulan dan pengangkutan sampahnya atau sampah untuk produknya dan menjamin produk yang dihasilkan tidak mencemari lingkungan produknya tidak berakhir di sungai di laut atau di Semarang tempat itu dulu gitu loh kalau pengumpulannya udah beres mau didaur ulang kek mau makan kembali itu akan lebih mudah justru yang paling sulit itu yang nomor 5 itu dulu Pokoknya dia harus menjamin bahwa produk saya nggak akan ke sungai produk saya nggak akan ke laut Sebenarnya masih masih ini tadi juga udah bawa masyarakat dapat berperan dalam pengolahan sampah yang diselenggarakan Ini dari tadi kan pemerintah produsen masyarakat ini tugas Apa peran masyarakat bisa bisa berperan dalam pengolahan sampah pasal 28 undang-undang 18 2008 lanjut nah ini juga sebetulnya uraiannya saja jadi peran masyarakat itu sebagai lembaga masyarakat jadi bisa memberikan usul pertimbangan kepada pemerintah bisa saran nah terus yang penting lagi peran masyarakat yang tengah harus bayar membayar iuran dan bayar retribusi jadi kita bayar sampah itu sama kayaknya kita bayar listrik bayar air bayar sampah Ya kita harus bayar Apalagi kita yang membuang gitu berapa rupiah per bulan atau berapa rupiah per kilo gitu kan ini kadang-kadang ini juga apa ya belum mencerminkan lah saya melihat banyak yang belum ada keadilan contoh pada saat saya survei di suatu perumahan elit gitu ya yang dia tuh bayar listriknya 2 juta per bulan tapi bayar sampahnya cuman Rp20.000 per bulan nah Jadi bukan karena tidak ada dana tetapi sekali lagi pengetahuan tentang persampahan ini belum menjadi prioritas gitu jadi kita tuh masih primitif di sini padahal
Resume
Categories