Transcript
t5ySD8T0kFY • INDEX SUSTAINABILITY DALAM PENGELOLAAN SAMPAH
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0068_t5ySD8T0kFY.txt
Kind: captions
Language: id
ya dan juga tidak lupa kepada bapak ibu
peserta webinar pada hari yang
berbahagia ini
ini sebelum masuk ke materi webinar kita
saya mohon izin Mengingatkan untuk Bapak
Ibu sekalian untuk dapat mengisi daftar
hadir atau presensi di Link yang telah
admin kami kirimkan di kolom Chat Zoom
ya Bapak Ibu
sekalian kemudian Dengan hormat saya
juga eh izin meminta kesediaan Bapak Ibu
sekalian untuk dapat menonaktifkan
mikrofon selama kegiatan ini berlangsung
supaya kita semua dapat menikmati materi
yang disampaikan dengan
baik baik eh selanjutnya sebelum kita
masuk ke acara inti kita yaitu
penyampaian materi akan ada sambutan
dari bapak SM selakuer dari butik ulang
pro Indonesia sekaligus eh yang akan
memberikan sambutan pada pagi hari ini
silakan untuk bapak waktu dan layar kami
persilakan Terima kasih Mbak
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat pagi
eh Bapak Ibu semuanya e yang kami
hormati pak Andi di sini Terima kasih
Pak Andi sudah meluangkan waktunya di
hari Sabtu ya weekend untuk bisa berbagi
dengan kami di webinar indeks
sustainability dalam pengelolaan sampah
dan juga yang kami hormati Bapak Ibu
ataupun teman-teman peserta webinar pada
hari ini pertama-tama
eh puji syukur kita haturkan keirat
Allah
yang S memberikan kesehatan ya kepada
kita semuanya untuk bisa eh hadirlah di
acara webinar pagi ini dan juga
permohonan maaf dari Pak Hijr selaku
founder Pro Indonesia tidak bisa membuka
acara ini secara langsung karena ada
kegiatan mendadak yang tidak bisa
ditinggalkan sehingga diminta untuk
mewakilkan kepada
saya Bapak Ibu
semuanya webinar kali ini kita membah
tentangab pengan sah Ya seperti kita
ketahui ee sangat banyak kegiatan
pengelolaan sampah yang dilakukan oleh
masyarakat ataupun oleh pemerintah saat
ini nah akan tetapi ada hal yang kadang
Terlupakan nah yaitu masalah
keberlanjutannya seperti apa Nah
harapannya dengan adanya webinar Ini
nanti Pak Andi nah pak Andi Ini dari
inswa ya kami melihat beliau sangat
konsen masalah keberlanjutan dalam
pengelolaan San lah bisa dibilang
seperti itu harapannya nanti pak bisa
berbagi Seperti apa indek sustainability
dalam pengelolaan sampah ini Dan
harapannya juga eh kita di sini bisa
sama-sama eh mendapatkan e kebaikanlah
dalam eh webinar kali ini
Dan harapannya sistem pengelolaan sampah
di Indonesia juga ya akan menjadi lebih
Baiklah sehingga kita sama-sama
terhindar dari yang namanya kalau
sekarang ya darurat sampah ya hampir di
seluruh kabupaten kota sudah mulai aware
tentang ee permasalahan sampah ini nah
saya rasa itu yang bisa saya sampaikan
karena
ee sepertinya tadi saya melihat materi
Pak Andik sangat banyak slide-nya yang
isinya juga luar biasa mudah-mudahan
bapak ibu bisa menikmati webinar pagi
ini dengan nyaman dan tenang ya Nah
Terima kasih ee atas empatannya iniak
sudah berkenan untuk join dan Bapak Ibu
semuanya saya akhiri alamualaikum
warahmatullah
wabarakatuhah
terimaihuknyakaligus muka acara pagi
hari
ini Bapak I Kam Dar juga makaming MU
YouTube channel kami
ya mungkin ada Bapak Ibu sekalian yang
terkendala di dalam Zoom itu tidak perlu
khawatir karena Bapak Ibu sekalian juga
tetap bisa mengikuti webinar ini melalui
YouTube channel kami yaitu di Pro
Indonesia eh selanjutnya seperti
biasanya Nih Bapak Ibu sekalian hari ini
kami juga menyiapkan berbagai macam
spesial untuk Bapak Ibu sekalian yang
beruntung ini diberikan Berdasarkan
pertanyaan
terbaik dan juga ST Instagram terik sel
webinar ini berlangs
jadiem terbaik nantinya akan kami
umumkan di akhir acara Sedangkan untuk
pemenang du Story Instagram terunik akan
kami Hubungi langsung melalui DM
Instagram Nah jadi bagi Bapak Ibu
sekalian yang mungkin ingin bertanya
selama webinar ini berlangsung itu dapat
sekali langsung memberikan pertanyaannya
melalui kolom chat dengan format nama
kemudian pertanyaan yang ingin
ditanyakan dan nantinya akan kami pilih
perkan tanpa berlamaama lagi kita
langsung akan Lanjut nih ke acara inti
kita yaitu penyampaian materi namun
sebelum itu Mari kita simak terlebih
dahulu siv dari pemateri kita
[Musik]
berikutnya
[Musik]
Iya baik t sekilas mengenai pemateri
kita pada hari ini selanjutnya saya
mungkin akan sedikit menyapa pemateri
kita terlebih dahulu nih Asalamualaikum
Selamat pagi
bapak bingung Mbak Andek aja Mbak Oh
iya alhamdulillah kabar baik Mak
Alhamdulillah kalau begitu eh mungkin
untuk efisiensi waktu kita mungkin
langsung saja mulai penyampaian
materinya begitu ya Pak siap ya saya
izin Share screen ya Iya baik Pak untuk
penyampaian materinya nanti waktunya
kurang lebih sampai sekitar jam 10.30
begitu Pak ya Oke siap ya Ma ini Waduh
10.30 ya karena terlambat kita ya jadi e
harusnya 80 menit Jadi 70 menit ya Eh
Selamat pagi Bapak Ibu asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
ee sudah terlihat ya slide saya Iya
sudah Bapak sudah terlihat Oke siap eh
jadi eh terima kasih eh atas
kesempatannya dari Pak hijrah Pak yebi
dan teman-teman di Project B untuk ee
mau meluangkan sedikit waktu juga bapak
ibu mau meluangkan sedikit waktu atas
apa yang akan saya sampaikan jadi terus
terang eh komentar pertama tadi dari
slide Itu
eh saya mohon maaf itu sepertinya CV
saya yang lama jadi saya lupa enggak ee
saya sampaikan yang baru jadi ada
beberapa jabatan yang sekarang sudah
sudah tidak ada di situ tetapi Eh
sebagian besar sih masih sama jadi eh
Tema kita hari ini itu adalah tentang
index sustainability Jadi sebenarnya
Eh ini
materi baru buat saya karena
ee saya belum pernah membuat ee slide
atau paparan tentang ini tetapi secara
konsep
eh tentang sustainability itu sudah ada
di
eh konsep integrated sustainable waste
management itu salah harusnya
sustainable Mohon maaf Bapak ibu jadi eh
apa bedanya iswm integrated sustainable
waste management dengan integrated Solid
was management itu nanti
eh saya Jelaskan eh tetapi sekarang Eh
kita kenalan dulu sama inswa jadi inswa
itu adalah eh Indonesia Solid W
Association adalah
eh asosiasi profesi pengelolaan sampah
di Indonesia mungkin kalau kita bilang
asosiasi sampah mungkin ineswa salah
satu yang tertua karena mulainya dari
2003 yang dalam waktu bentuk forum dan
di 2012 kita menjadi anggota negara dari
international Solid was Association dan
sampai sekarang tugas eh apa eh
pekerjaan kami kebanyakan adalah memang
advokasi pendampingan dan desain sistem
pengelolaan sampah terintegrasi dan
berkelanjutan e untuk organisasi sendiri
atau anggotanya eh undang-undang 18
tahun 2008 ini juga salah Mohon maaf
saya salah ketik itu adalah e hasil dari
perjuangan ibu Sari dan teman-eman
penggiat ahan di tahun 2008 akibat dari
undang ee dari kejadian eh longsornya
Lui gajah yang sekarang diperingati
sebagai hsn dan itu butuh 8 tahun
perjuangan untuk ee menjadikan
undang-undang ini terwujud dan akhirnya
sekarang untuk setiap peraturan
perundangan Biasanya kami dilibatkan
untuk
eh di pekerjaannya dan sampai sekarang
untuk Dewan Pertimbangan nadipura pun
Ibu Sri bebas si juga masih ee aktif di
sana almarhum sebelumnya almarhum Prof
eh Prof Henri Damanhuri juga salah satu
anggota kami dan
eh anggota kami kebanyakan adalah
konsultan eh produsen individu-individu
yang memang peduli dengan pengelolaan
sampah eh ASN atpm teknologi pengelolaan
sampah dan karena jaringan internasional
kami juga ee banyak event-event di luar
atau ee eh vendor-vendor luar yang
seringki juga menghubungi kami untuk eh
ketika ingin masuk ke Indonesia jadi
kalau boleh dibilang inswa itu kalau
dokter punya ID maka
eh dokter sampah itu seharusnya itu
id-nya itu adalah inswa kira-kira begitu
Jadi itu masih eh harapan kami bahwa
siapapun yang peduli ataupun ingin
belajar ee sepenuhnya tentang
pengelolaan sampah itu bisa ee bergabung
dengan ee kami Oke jadi ini poin
pembahasan ada lima poin yang di ee
sampaikan oleh eh teman-teman panitia
untuk dibahas
eh nanti kita bahas satu persatu tetapi
memang Eh ada beberapa poin yang seperti
best practice eh pengelolaan sampah
berkelanjutan itu karena pengelolaan
sampah itu sangat luas maka best
practice ini juga akan
ee
akan diambil hanya per subsistem karena
ee jujur sampai saat ini di Indonesia
sistem pengelolaan sampah kabupaten kota
yang berkelanjutan dalam eh konteks yang
eh konteks eh iswm itu masih belum ada
jadi apa konteksnya iswm itu nanti kita
Jelaskan
Oke jadi mulai dari konsep keberlanjutan
atau
jadi
Eh keberlanjut sustainability ini memang
biasanya dikaitkan dengan sustainability
development dan itu
Eh keluar kata-kata itu ketika terjadi
eh konferensi KTT bumi pertama di Rio
dan
eh ada satu komisi yang dibentuk
untukefinisikan tentang konsep itu apa
dan Eh ini adalah
eh kata kunci yang dihasilkan dari
Komisi itu tentang eh apa itu
keberlanjutan yaitu eh terutama adal
sustainability development yaitu adalah
memenuhi kebutuhan eh generasi sekarang
tanpa
ee mengurangi atau
mengganggu kemampuan generasi mendatang
untuk ee
eeenuhi kebutuhannya jadi kita bicara
keberlanjutan itu bukan tentang kita
atau yang hidup sekarang itu untuk bisa
ee mengkonsumsi atau ee
ee menghabiskan semua sumber daya yang
ada untuk memenuhi kebutuhan tetapi ee
pandangan jangka panjang bahwa bumi itu
hanya satu dan EE bumi ini perlu
diwariskan dari satu generasi ke
generasi yang lain bahkan ada yang
menyampaikan juga bahwa ya ketika
Ee kita berpikir tentang keberlanjutan
maka sebenarnya pemikiran kita itu
seharusnya adalah kita ini sedang
berhutang ke generasi masa depan tentang
keberlanjutan hidupnya mereka Jadi itu
eh definisi pertama dari keberlanjutan
atau sustainability development kalau
secara terminologi ee di dari dari eh
kamus
bahwa ee sustainability itu adalah
kemampuan untuk suatu sumber daya bisa
dipelihara di ee tingkat tertentu ini
juga sama bahwa intinya adalah membatasi
karena eh Sumber daya itu selalu
terbatas jadi ketika konsumsi itu tidak
dibatasi maka eh Sumber daya itu akan
habis dan kemudian keseimbangan akan Ee
tidak terjadi tadi jadi membatasi dan
keseimbangan kata kuncinya dan EE ada
bahkan kalau ee teman-teman Bapak Ibu eh
Googling banyak sekali terminologi nah
ini ada saya nemu satu terminologi yang
menarik dan menurut saya sangat betul
itu dan ini sangat nyambung dengan
konsep bswm yang akan saya jelaskan
yaitu Bahwa inti dari keberlanjutan
adalah bagaimana kita mempunyai rencana
dan kemudian
ee konsisten untuk menjalankan rencana
tersebut dan ini satu hal yang EE sangat
sesuai dengan ee pengelolaan sampah
Kenapa karena kita bicara sampah
pengelolaan sampah seringkiali fokusnya
itu hanya ke
ee hal-hal teknis yang sangat ee sangat
mudah untuk diukur sangat mudah terlihat
tetapi ee ketika hal itu tidak
disambungkan dengan
eh aspek-aspek lainnya maka
keberlanjutan dari sistem fisik ini atau
infrastruktur itu akan terancam dan
kemudian
eh pengelolaan sampah itu pada dasarnya
sebenarnya adalah tentang perilaku
membuang sampah mengelola sampah itu
tentang perilaku dan perilaku ini itu
bisa diubah dengan sistem pertanyaannya
seberapa cepat eh perilaku itu berubah
dengan sistem terutama kalau sistemnya
berubah-ubah setiap saat jadi pr-nya
memang Bagaimana
eh rencana pengelolaan sampah atau yang
biasa disebut sebagai rencana unuk
pengelolaan sampah atau master plan itu
harus menghubungkan semua aspek dan
kemudian harus dijalankan dalam jangka
waktu yang cukup sehingga perubahan itu
terjadi jadi ya Poin itulah yang nanti
akan kita Jelaskan ke belakang lebih
jauh Nah dari ee sustainability atau
Konsep ini kemudian muncul eh biasanya
di dianggap ada tiga pilar pengelolaan
sampah itu yaitu dari aspek ee
lingkungan aspek sosial dan aspek
ekonomi dan baru kemudian akan muncul eh
keberlanjutan atau pembangunan
berkelanjutan bahwa ketika kita memper
ada ketika kita hanya memperhatikan
aspek lingkungan dan ekonomi maka eh
fokusnya biasanya AD adalah di
eh pertumbuhan ekonomi sedangkan eh
ketika kita memperhatikan antara
lingkungan dan e sosial dan lingkungan
maka yang dilihat adalah bagaimana
kenyamanan hidup tingkat eh
kesejahteraan eh apa kepuasan hidup dari
masyarakat atau manusia yang tinggal di
e tempat tersebut Sedangkan Ketika kita
melihat aspek ekonomi dan sosial Maka
bagaim Man keadilan sosial atau
kesejahteraan itu didistribusikan secara
merapa jadi dari poin ini titik temu
dari semua tiga aspek itu yang disebut
sebagai
eh sustainability development atau
suainable development atau pembangunan
berkelanjutan nah kemudian di tahun 2015
eh Konsep ini kemudian ber eh tumbuh
eh dan disepakati oleh eh PB
dalam
eh konsep yang disebut sebagai sdg atau
sustainable Development Goals jadi ada
17 eh target sdgis yang kemudian harus
dicapai di tahun 2030 dan masing-masing
itu diberi target yang spesifik karena
selalu bahwa kita bicara tentang
eh pembangunan maka seharusnya ada
target-target spesifik untuk kita bisa
tahu bahwa jalur kita sudah benar dan
kemudian progres atau kemajuan yang kita
capai sejauh mana dan kemudian ada
konsep lain lagi yang disebut sebagai
triple bottom line triple bottom line
ini sama bahwa eh disebutkan tadi Eh ada
tiga P istilahnya people planet dan
profit artinya ada tiga aspek yang
diperhatikan dan untuk bisnis ini adalah
memperluas eh pemahaman eh pengambil
keputusan di bisnis tersebut bahwa ee
pertumbuhan bisnis atau ekonomi itu
tidak hanya eh matriks-matriks ekonomi
yang biasa dipakai saja tetapi harus ada
yang lebih besar lagi yang dilihat
karena keseimbangan ini perlu dijaga
sehingga pertumbuhan ini bisa akan
berkelanjutan Nah kemudian ada konsep
lain yang disebut juga circles of
sustainable Framework ini
Eh ada empat aspek yang dihubungkan
yaitu Bagaimana eh ekonomi eh ekologi
atau lingkungan dan budaya serta politik
itu eh ee saling terhubung dan kemudian
eh yang menariknya
bahwa ketika satu aspek ini ee mengalami
kemajuan maka biasanya aspek yang lain
juga akan mengalami kemajuan ini
Sebabnya kenapa Eh tadi juga disebutkan
oleh Pak yebi bahwa kita yang ada di
ruang Zoom ini ini adalah ee agen-agen
perubahan yang harapannya bisa diperan
masing-masing membawa perubahan terhadap
ap sistem pengelolaan sampah ee di
Indonesia nah kemudian
ee konsep berikutnya adalah
eh ecological frame eh eh ecological
footprint kep ini yang turunannya kalau
teman-teman pernah mendengar ada namanya
carbon footprint dan lain-lain itu di
sini dan bahkan ada yang istilahnya eh
oversoot eh atau prediksi eh berapa lama
lagi sumber daya yang kita miliki di
bumi ini akan habis dengan tingkat
konsumsi yang kita lakukan sekarang itu
e bisa dicari ee ininya teman-teman ada
istilahnya yang yang cukup seram adalah
ee jam eh kiamat begitu Itu juga salah
satu yang
EE berasal dari pemahaman tentang
keberlanjutan
ini Nah untuk bicara tentang
sdgs Kenapa saya eh fokuskan di sdgs
karena tadi ini targetnya jelas dan eh
sebenarnya tahunnya juga jelas dan
kemudian kalau bicara tentang sampah
sebenarnya menarik ya kita tidak pernah
ee mungkin jarang yang memahami bahwa
target pengelolaan sampah itu bisa
mempengaruhi
eh 10 target sdgis yang besarnya dan EE
kalau dipecah lagi dari 10 itu menjadi
16 target spesifik dari
yang ada yang sangat fokus yang
e yang sangat jelas untuk menunjukkan
bahwa sampah itu perlu diperhatikan itu
di SD eh 11.6.1
oke eh untuk target-target spesifik di
masing-masing sdj yang terkait dengan
pengelolaan sampah ini adalah
eh sdj 1.4 yaitu eh tentang bagaimana
eh pengelolaan sampah itu bisa e buka
lapangan pekerjaan terutama untuk
kelompok yang
termarginalkan dan kemudian akhirnya itu
bisa ee membuat sumber pemasukan baru di
eh sdd ketiga itu malah lebih banyak
lagi ada tiga target sdg di target sdgs
keen itu eh bicara tentang bagaimana air
yang bersih dan air bersih Biasanya
kalau di banyak lingkungan itu akan
tercemari karena eh pengelolaan sampah
yang tidak baik di target sdis keetu
bahwa ee pengelolaan sampah itu bisa
berpotensi sebagai alternatif sumber eh
energi dengan e bisa disebut sebagai
renew dan ditarget eh sdj tadi juga saya
sebutkan bahwa
eh pengelolaan sampah itu membuka
lapangan pekerjaan untuk
eh orang-orang yang biasanya
terpinggirkan dan kemudian juga
mendukung ee pertumbuhan ekonomi
terutama dengan konsep ee ekonomi
sirkular jadi ee ini sangat ee
berhubungan dan di sdisi 11 tadi saya
Sebutkan ada 11.6 dan 11.1 yang terkait
Bagaimana kota itu akan menjadi titik
penting
ee kehidupan manusia ke depannya semakin
ke depan dan pengelolaan sampah menjadi
sangat penting di target sdgis 12 eh
juga ada tiga target sdgis yang
dikaitkan dan di target 13 ini bagaimana
sampah organik itu yang tidak terkelola
dengan baik yang biasanya ada di TPA TPA
kita itu 25 e akan menghasilkan gas
metan yang bahayanya 25 kali lebih
bahaya dibandingkan CO2 dan kemudian
eh sampai saat ini sektor sampah itu
menyumbang kurang lebih sekitar ee
17% dari total eh gas rumah kaca yang
dihasilkan oleh umat manusia artinya Eh
kalau kita ingin E mengurangi gas rumah
kaca yang dihasilkan dari aktivitas kita
seluruh dunia maka memisah sampah
organik dan mengolahnya dengan benar itu
eh salah satu langkah mudah yang paling
bisa kita lakukan sebagai individu dan
menariknya Memang e GG beda dengan gas
CO2 dia memang 25 kali lebih berbahaya
Tetapi dia juga lebih mudah untuk hilang
dalam artian dia lebih mudah terurai
tetapi kembali bahwa itu terjadi ketika
pemahaman kita
eh gas ini harus dicegah munculnya dulu
begitu sehingga yang ada itu tidak
bertambah dan ini yang sekarang lagi
ramai-ramainya termasuk program kami
clocc juga karena program ini bahwa laut
kebersihan laut itu sangat
ee sangat tergantung bagaimana kita
mengelola sampah karena sampah plastik
adalah potensi paling bahaya dari
pengelolaan dari kehidupan laut di sdg
Eh sama juga di 15 bahwa pembuangan
sampah liar kebocoran sampah di darat
itu juga mempengaruhi eh kehidupan di ee
darat Jadi kurang lebih seperti itu tadi
saya Sebutkan ada eh 17 eh 16 eh untuk
target yang dipengaruhi oleh sbus
selanjutnya saya akan bicara tentang
hierarki pengelolaan
sampah jadi hierarki pengelolaan sampah
ini eh seringki dipahami
sebagai langkah untuk merevolusi sistem
pengelolaan sampah atau ee merubah
paradigma pengelolaan sampah untuk naik
secepat-cepatnya terhadap tangga tangga
hierarki ini ee e ke yang lebih atas
karena semakin ke bawah itu ee dianggap
bahwa Eh ini
Eh yang tidak diharapkan pengelolaan
sampah yang tidak diharapkan satu hal
yang seringki kita lupa bahwaarki
pengelolaan sampah ini muncul dari Eropa
dan negara maju itu adalah hasil
kristalisasi dari pembelajaran mereka
bagaimana
mereka Mengubah sistem pengelolaan nya
dalam 100 tahun terakhir artinya
sifatnya adalah sangat evolusi evolutif
dan sekarang kenapa negara-negara Eropa
datang e ke negara berkembang menawarkan
konsep sirkular ekonomi dan lain-lain
yang itu biasanya lebih lebih di atas
dibandingkan eh pengelolaan sampah
kumpulangkut buang misalnya itu karena
mereka sudah selesai untuk mengelola
yang paling bawah sedangkan di Indonesia
yang justru
eh Menurut kami di inswa hal yang paling
penting perlu dilakukan itu adalah
bagaimana memasukkan sampah-sampah yang
masih bocor ke lingkungan itu ke dalam
hierarki yang benar artinya 100% sampah
terkelola bukan ketika misalnya kita
lihat jakranas misalnya atau cstrada
bahwa ada sampah tidak terkelola itu
dianggap eh nanti bisa tahun depan atau
tahun berikutnya yang penting sekarang
kita sudah mulai melakukan kegiatan
pengurangan dan mungkin anggarannya
lebih besar untuk melakukan sosialisasi
itu dibandingkan kita
eh membuat perencanaan atau membuat
eh apa ya membuat kegiatan-kegiatan yang
pada akhirnya membuat 100% ini sampah
terkelola gitu jadi eh evolusi itu harus
mulai dari bawah menuju ke atas ketika
evolusi ini tidak Eh mulai dari bawah
maka yang di atas ini akan sangat rapuh
Apa bentuk rapuh yang paling terlihat
sekarang itu adalah bagaimana bank
sampah itu selalu berjuang untuk
eh kehidupannya sendiri karena bank
sampah itu sebenarnya adalah eh satu
bentuk pengolahan sampah yang kalau di
hierarki ini itu kan kita bicara tentang
pengurangan penggunaan dan resycleling
jadi eh dan didorongnya oleh kesadaran
ada peraturan pun sifatnya tidak
mengikat tapi lebih bersifat kesadaran
akhirnya apa yang terjadi yang terjadi
adalah
ee Bang sampah bisa saja satu ee cepat
sekali dia berubah Kapan mati Kapan
hidup lagi begitulah jadi tidak
tersistem dan kemudian Eh tadi yang saya
sampaikan bahwa Bagaimana target
utamanya itu adalah mencegah kebocoran
sampah ke lingkungan bocor sampah ke
lingkungan itu biasanya dalam bentuk apa
ketika sampah itu dibakar eh tanpa ee
teknik yang benar ketika sampah itu
dibuang ke sungai ketika sampah itu
ditumpuk di tanah biasa bahkan
ekstremnya guru saya menyampaikan bahwa
pengelola ee ketika sampah itu menempel
tanah maka di situlah terjadi kebocoran
begitu Jadi hierarki pengelolaan sampah
ini sebenarnya juga sebagai alat
analisis untuk kebijakan kita itu di
posisi mana Dan apakah tadi saya
Sebutkan apakah yang di bawah nya itu
sudah mendapat porsi perhatian yang
lebih atau belum karena seringkiali ya
itu karena yang lagi dial lagi ramai-ram
adalah sampah plastik sirkular ekonomi
dan lain-lain maka seolah-olah semua
aktivitas pengelolaan sampah itu larinya
ke sana padahal banyak tpatpa kita yang
sampai sekarang masih
eh berjuang untuk bisa menjadi jantung
yang sehat untuk pengelolaan sampah
kabupaten kota Nah dan saya sedih
Sebenarnya Tema hpsn kita pun sekarang
juga bicaranya masih sampah plastik
padahal tahun lalu di tahun yang eh
tahun sebelumnya ada 38 TPA seluruh
Indonesia kebakaran menurut saya
kalaupun mau topik ya lebih asik kalau
kita bicara bahwa sampah organik tidak
boleh ke TPA Nah itu seru tuh karena
pada akhirnya Kalau sudah itu terjadi
maka eh saya potensi kebakaran dari TPA
karena eh apa musim kemarau itu bisa
dikurangi ee karena tidak ada lagi
sampah organik yang
EE terurai atau membusuk menjadi gas
metan dan hierarki ini itu juga bisa
menjadi alat desain yang bagus untuk ee
membuat sistem pengelolaan yang sampah
yang pas begitu bahwa betul kita hidup
di negara yang atau di kota yang di
contoh kegiatan dari hierarki ini ada
semua begitu nah dengan
kekayaan kita terhadap masing-masing
level tingkat pengelolaan sampah ini itu
juga desain yang bagus bahwa pengelolaan
sampah itu harus memperhatikan mana yang
berjalan dengan baik mana yang rusak dan
Perlu diperbaiki dan mana yang masih
kurang yang perlu ditambahkan itu
prinsip dari bagaimana kita mendesain
sistem pengelolaan sampah dengan konsep
iswm kira-kira begitu
nah tentang sistem pengelolaan sampah
saya ingin membicarakan tentang Apa itu
sistem pengelolaan sampah jadi kalau
kita bicara tentang sistem maka pasti
sistem itu terdiri dari
subsistem-subsistem yang menjalankan
fungsi tertentu dan dia menyatu menjadi
satu sistem yang EE terhubung dan EE
akan menghasilkan ee tujuan yang lebih
besar
ee dibandingkan
ee tujuan atau output yang dihasilkan
dari subsistem-subsistem yang
membentuknya nah sistem pengelolaan
sampah itu adalah sistem layanan artinya
apa sih sistem layanan itu atau sistem
of provision itu sistem layanan artinya
Dia memberi manfaat terhadap masyarakat
eh apa ya kebutuhan masyarakat yang
sangat spesifik dan sistem ini dibentuk
oleh eh sistem sosial material yang
eh eh disebut sebagai sistem sosial
material itu Apa selain tadi bahwa ada
ee infrastruktur ada aspek aspek fisik
yang terlibat dalam sistem itu ee ada
juga struktur sosial pengaturan sosial
yang juga mempengaruhi bagaimana
berjalannya sistem fisik ini dan
kolaborasi ee dan perpaduan antara dua
sistem ini yang akhirnya membuat eh
perilaku pengelolaan ee perilaku
pengelola e penghasil sampah atau
penimbul sampah itu akan
ee akan ditentukan Itu Ken Apa sebabnya
kami di eh inswa selalu percaya bahwa
edukasi terbaik itu adalah ketika
sistemnya yang mengedukasi artinya apa
infrastruktur dan e kebijakan dan
insentif dan eh mekanisme penegakan
hukum serta
eh iuran yang atau retribusi yang perlu
dibayar itu mengarahkan terhadap
perilaku yang kita harapkan jadi
misalnya kalau kita ingin memilah
penghasil sampah ingin memilah e kita
harapkan memilah maka desainer syistem
perlu memastikan bahwa tempat sampah ee
truknya terpilah perlu memastikan jadwal
pengangkutannya juga terpisah kalau
truknya tidak terpilah perlu memastikan
bahwa ada insentif buat yang melakukan
dan yang tidak melakukan terus kemudian
mungkin retribusinya berbeda antara yang
mengumpulkan sampah tercampur dengan
sampah yang terpilah juga harus ada
edukasi yang setiap saat berjalan
sehingga ketika terpilah memang
betul-betul terpilah jadi itu adalah
satu kesatuan sistem yang tidak terpisah
satu dengan yang lain nah sistem
pengelolaan sampahnya sendiri dua
layanannya tadi yang saya Sebutkan dia
memenuhi dua fungsi atau dua dua manfaat
yang diharapkan oleh pengguna atau
masyarakat yang pertama adalah
pembuangan sampah
sehingga sampah itu tidak membahayakan
kesehatan dan mencemari lingkungan dan
yang kedua adalah memulihkan material E
atau sampah organik sehingga ee sampah
ini bisa masih diambil nilainya jadi eh
itulah akhirnya di sampah itu ada dua
makhluk yang hidup di alam yang sama
yang pertama adalah makhluk rantai
layanan dan yang kedua adalah makhluk
Rantai nilai nah eh Saya tidak
menjelaskan lebih jauh tentang rantai
layanan dan Rantai nilai ini karena kita
fokusnya nanti keberlanjutan
eh Tetapi kalau kita ingin menjalankan
sistem pengelolaan sampah yang baik maka
Dua rantai ini harus diakomodir untuk
bisa hidup bersama nah sistem
pengelolaan sampah Kenapa sih penting
begitu karena secara politik ini sangat
sensitif layanan ini ini menyangkut
kredibilitas pemerintah bahkan saya
setuju dengan hal ini karena seiring
dengan saya berjalan ke banyak tempat
akan terlihat jelas antara pemerintah
Kabupaten kota yang memang
ee mengurus kotanya dengan yang tidak
mengurus kotanya di situ juga kita bisa
menilai mana politikus yang memang ingin
berkuasanya adalah untuk kepentingan
pribadi atau untuk kepentingan bersama
ee di situ bisa terlihat dan kemudian
sistem pengelolaan sampah ini juga
menghabiskan anggaran yang cukup besar
dan eh lapangan pekerjaannya juga yang
disediakan cukup besar baik secara
formal maupun informal bahkan bisa jadi
yang informal lebih besar dibandingkan
yang terus kemudian juga
eh pengelolaan sampai tidak baik itu
pasti akan menimbulkan dampak terhadap
kesehatan masyarakat lingkungan dan
sumber daya alam secara
k untuk masalah-masalah umum yang
terjadi biasanya adalah pertama tidak
ada kerangka kebijakan yang komprehensif
terus kemudian juga alat untuk
menganalisis dan mengukur efisiensi
efektivitas dan kepanutan sistem ini
terbatas Terus infrastrukturnya biasanya
juga tidak memadai atau tidak dirawat
dengan baik atau bahkan ketinggalan
zaman atau kalaupun ada misalnya dia
mendapat hibah biasanya suku cadang dan
eh teknologi yang
eh atau mekanik yang mampu memperbaiki
teknologi itu itu terbatas atau bahkan
hibah itu sesuai dengan kondisi lokalnya
begitu itu saya ser saya sering temui di
ee hibah-hibah peralatan yang berasal
dari donor asing bahwa
peralatan-peralatan yang mereka bawa itu
adalah peralatan produksi negara mereka
yang tidak cocok dengan karakter sampah
dan eh kemampuan SDM eh kita yang
mengoperasikan fasilitas itu sehingga
apa yang terjadi fasilitas itu atau alat
itu biasanya umurnya sesuai dengan umur
operasional yang akhirnya ke perlu
penggantian suku cadang atau apa itu e
tidak Berhentilah di situ karena untuk
pesan suku cadang atau harganya menjadi
sangat
mahal saya terakhir nemuin kemarin
ketika saya pergi ke Jambi dan sedih
saya Ada banyak hal yang seharusnya bisa
diperhatikan sebelum hibah-hibah itu
diturunkan terus kemudian jumlah Sampah
juga pasti akan semakin meningkat
masalahnya itu kenapa karena jumlah pend
duuk semakin meningkat dan pola konsumsi
juga berubah sehingga volume sampah per
rumah tangganya juga akan
meningkat staf atau SDM di bidang ini
biasanya juga eh kapasitasnya rendah
terus biasanya juga tidak termotivasi
jarang sekali orang yang terus
bersemangat kalau ditempatkan di
pengelolaan sampah tapi saya juga tidak
berkecil hati karena semakin sering Saya
berkunjung ke banyak tempat saya banyak
bertemu dengan orang-orang yang
semangatnya itu sangat luar biasa kami
selalu bilang kalau di komunitas sampah
itu adalah orang-orang yang sudah
mendapat SK langit gitu ya dan kemudian
ee ya itu tadi ee sulit Biasanya kalau
mencari operator atau orang-orang yang
mau mengelola sampah kabar itu memang
kalau secara statistik itu ada yang
sudah mengatakan bahwa orang yang
betul-betul belajar tentang pengelolaan
sampah itu kurang dari 1% populasi dunia
dan orang yang terlibat dalam
pengelolaan sampah itu kurang dari 5%
populasi dunia Padahal 100% populasi
dunia menghasilkan sampah artinya Bapak
Ibu yang ada di ruangan Zoom ini Selamat
datang Bapak Ibu adalah orang-orang
terpilih golongan kurang dari 1% ini
karena Sabtu Minggu pun masih mau
belajar tentang sampah gitu ya nah
eh perencanaan sistem pengelolaan sampah
masalah berikutnya Biasanya juga
langsung ke solusi tanpa ada proses
analisis dulu apa yang terjadi jadi
seolah-olah setelah kita mengukur
timbulan sampahnya berapa komposisinya
bagaimana terus kemudian kita langsung
Oh berarti butuh truknya sekian ininya
sekian ininya sekian itu yang biasanya
dilakukan biayanya butuhnya sekian
begitu kita tidak pernah jarang sekali
untuk melihat ke belakang dan melihat
menganalisis dengan sangat ee dengan
waktu yang cukup dengan alat e dengan
data yang cukup bahwa apa sebenarnya
yang terjadi di sistem pengelolaan
sampah yang ada saat ini sehingga masih
belum ee Sesuai yang diharapkan Dengan
pemahaman itu seharusnya kita akhirnya
tahu apa yang perlu dilakukan dan
kemudian
ee biasanya itu terkait dengan data data
itu kalau di pengelolaan sampah itu
biasanya ya tidak tidak cukup begitu
bahkan tidak ada sama sekali sehingga
perencanaan itu didasarkan oleh asumsi
asumsi yang tidak divalidasi oleh
EE orang yang hidup di sana maka
biasanya akan berujung ke dalam
perencanaan
Oke jadi itu masalah sistem pengelolaan
sampah dan masalahnya dan ini konsep
yang saya ingin Betul Bapak Ibu e
memahami Jadi kalau semua slide saya
terlalu banyak setidaknya slide ini saja
yang perlu Bapak Ibu pahami betul e
tentang sistem pengelolaan sampah jadi
sistem pengelolaan sampah itu bayangkan
ini seperti laptop jadi ada hardware-nya
yang bisa kita pegang bisa kita sentuh
dan ada yang eh sifatnya itu Hardware
jadi adalah hardware-nya dan eh ada juga
yang sifatnya itu tidak terlihat Tetapi
dia justru yang memastikan atau dia yang
menghasilkan eh output dari eh alat
tersebut atau yang disebut sebagai
software Jadi kalau Laptop ada
hardwarenya ada softwareennya hardware
dari pengelolaan samp itu disebut
sebagai sistem fisik pengelolaan sampah
apa sistem fisik itu ya tadi yang saya
Sebutkan ada subsistem masing-masing
mulai dari pewadahan pengumpulan
e pemindahan pengolahan sampah
pengangkutan sampai ke e pemosesan akhir
atau TP ini adalah sistem fisik kita
tahu berapa jumlah truk yang kita
butuhkan berapa tempat sampah yang kita
butuhkan berapa tenaga kerja yang kita
butuhkan itu kita tahu sistem
fisiknya tetapi dan itu tujuannya untuk
sampah itu terkelola dengan benar dari
hulu sampai ke hilir tujuannya Apa
tujuannya untuk mencapai tiga tujuan
pengelolaan sampah Apa tujuan
pengelolaan sampah yang pertama adalah
ee menjaga kesehatan masyarakat dan ini
hanya akan bisa tercapai ketika ee
pengumpulan sudah terjadi
100% akhirnya sampah tidak berjajaran
tidak menimbulkan faktor penyakit dan
tidak menimbulkan pencemaran di
lingkungan tinggal dan kemudian menjaga
lingkungan itu ee terutama di fasilitas
pengolahan sampah dan EE pemrosesan
akhir bahwa pengolahan sampah itu tidak
membuat gangguan terhadap ee lingkungan
sekitar ataupun masyarakat yang tinggal
di ee sekitarnya dan baru terakhir bahwa
memanfaatkan nilai dari sampah tersebut
atau yang biasa didorong dengan konsep
3R nah tujuan dari pengelolaan sampah
ini tidak boleh terbalik Bapak Ibu
kenapa tidak boleh terbalik karena
ketika terbalik maka sampah mungkin akan
terkelola tapi akan parsial atau bahkan
terjadi miskonsepsi bahwa sampah
pengelolaan sampah itu membutuhkan biaya
karena kita menganggap bahwa ada
nilainya sampah ini biaya itu tidak mau
dikeluarkan itu yang akan sangat
berbahaya karena pada akhirnya sistem
tidak akan e kelanjutan itu nah di tata
kelola itu ada tentang
eh governance atau tata kelola software
tadi itu ada empat aspek lain Jadi kalau
aspek fisik tadi itu adalah aspek teknis
operasional ya maka
eh aspek tata kelola ini yang pertama
itu adalah inklusivitas atau pelibatan
pemangku kepentingan apa artinya
inklusivitas ini artinya bahwa semua
pemangku kepentingan itu memang
dilibatkan sejak awal desain sampai
kemudian
ee ketika dijalankan sistem pengelolaan
sampah ini dan
eh terutama itu ketika kita bisa
melibatkan pengguna dan penyedia layanan
begitu dan selanjutnya sistem
pengelolaan sampah itu adalah sistem
yang selalu membutuhkan biaya tidak ada
di dunia ini yang EE yang secara sistem
itu m membiayai dari hasil olahan
sampahnya kalau ada yang klaim untuk
seperti itu kita perlu tes dulu eh
karena sampai sekarang masih secara umum
pengelolaan sampah itu adalah cost
center dibandingkan profit center jadi
kalaupun ada kita perlu tes secara ee
dalam jangka waktu tertentu dan kemudian
juga perlu tahu ee Bagaimana eh
keberlanjutannya itu didefinisikan
secara
pembiayaan dan sistem ini juga
membutuhkan kelembagaan yang sesuai
sesuai secara kapasitas maupun sesuai
secara bentuk sehingga kewenangannya
juga jelas dan semua itu kemudian
dibungkus dengan
eh kebijakan dan peraturan yang proaktif
untuk mendorong Bagaimana ee perilaku
ini diharapkan terjadi jadi
eh dua dimensi ini dimensi tata kelola
dan dimensi fisik ini atau sistem fisik
dan sistem tata kelola ini itu yang
disebut sebagai lima aspek pengelolaan
sampah yang di Insa eh selalu menjadi
pegangan kami Dan satu hal yang perlu
diperhatikan bahwa sistem fisik dan
sistem tata kelola ini itu harus
berkesesuaian jadi bayangkan kalau
laptop Bapak Ibu itu masih Pentium 2
atau cor 4 begitu ya
eh terus kemudian eh atau corduo lah
Pentium apa eh Pentium 2 atau corduo
begitu laptopnya tapi kemudian disuruh
menjalankan Windows 11 begitu Pasti
enggak akan jalan Windows 11-nya begitu
tapi juga sebaliknya laptopnya sudah
sangat canggih eh E7 begitu atau
eh laptop gaming tapi dipakainya hanya
untuk main eh Mini Sweeper E atau Tetris
begitu atau
Zuma begitu sayang kapasitas dari sistem
fisik itu atau hardwareennya jadi harus
seimbang Nah itulah Kenapa saya sebutkan
bahwa keberlanjutan dalam pengelolaan
sampah itu adalah ketika kita bisa
memahami konsep iswm ini kesesuaian
antara sistem fisik dan data kelola ini
yang dituangkan dalam satu perencanaan
atau sistem pengelolaan sah kesebangan
inilah yang akan menentukan bahwa sistem
itu akan lanjutan atau tidak Dan
kemudian sistem ini itu perlu ditunjang
dengan eh data real tentang pengelolaan
sampahnya atau w di sini
didefinisikan atau informasi latar
belakang Bagaimana sistem ini berada
inilah yang meletakkan konteks Kelan
sistem pengelolaan sampah di
eh di tempatnya begitu
kira-kira l Oke Kok enggak mau nah ini
saya mengutip dari ppt-nya Pak hijrah
beberapa tahun yang lalu seingat saya
tapi ini cara yang paling mudah untuk
menjelaskan ini sistem fisik pengelolaan
sampah yang terjadi di Indonesia mulai
dari sumber sampai ke TPA dan berapa
banyak yang bocor ke lingkungan eh
pengolahan di sini itu disebut sebagai
transfer point karena memang eh memang
di situlah titik Tengah antara setelah
sampah dikumpulkan Dar dari
masing-masing sumber
ee untuk sebelum diangkut atau ee
dimanfaatkan dan kemudian
eh daur ulang itu biasanya adalah
dijalankan oleh sektor
informal jadi ini sistem fisiknya Nah
selanjutnya sistem tata kelolanya
Bagaimana Oh ya Jadi kalau kita bicara
tentang keberlanjutan dari sistem fisik
ini itu ini yang saya Tandain di
pengolahan itu kita sebenarnya sedang
mencari model bisnis yang sesuai
Sehingga bisnis ini bisa berkelanjutan
dan bisnis pengelolaan sampah itu bukan
jual beli barang bekas bapak ibu ada
yang melakukan itu tapi itu adalah
industri da ulang Mereka menjual beli
material tapi kalau kita bicara tentang
pengelolaan sampah maka bisnisnya adalah
bisnis kebersihan layanan kebersihan
atau cleaning service gampangnya kalau
digedung nah layanan bisnis kebersihan
ini itu adalah layanan
publikasi publik itu apa maksudnya jadi
di dunia barang itu dibagi menjadi dua
Bapak Ibu pertama adalah barang privat
yang kedua adalah barang publik artinya
ketika dia menjadi barang privat maka
untuk mendapatkan manfaat atau
mendapatkan barang tersebut kita harus
membeli atau membayar sesuai dengan
keekonomian barang ee atau layanan
tersebut Sedangkan ee barang publik maka
itu adalah barang atau layanan yang
diberikan oleh negara atau yang
bertanggung jawab untuk bisa dinikmati
semua orang di manapun tingkat
eh tingkat pendapatan atau eh tingkat
keterlibatannya eh dalam pemerintahan
artinya Ini adalah layanan dasar nah
Contohnya apa kalau e publik gampang
Kalau publik eh telekomunikasi publik
terus kemudian eh sorat telekomunikasi
beli kuota dan lain-lain itu privat apa
kopi privat Ee Kita nongkrong di mall
privat kita masuk ke rumah sakit swasta
itu
privat publik apa Eh misalnya pertahanan
keamanan pendidikan kesehatan kesehatan
yang mana kesehatan yang dilakukan oleh
pemerintah nah di tengah-tengah antara
publik dan privat ini ada yang disebut
sebagai kasi
publik ada adalah layanan yang bisa
diselenggarakan oleh eh swasta ataupun
pemerintah tetapi Pemerintah perlu
menjamin ada ee sejumlah
ee sumber daya yang dialokasikan untuk
layanan ini bisa dinikmati oleh sebanyak
mungkin orang dan kemudian layanan ini
bisa juga ditenderkan atau dipihak
ketigakan ke pihak swasta untuk pihak
swasta ini terlibat sehingga sumber daya
yang terbatas dari pemerintah itu bisa
dialihkan ke ee kelompok masyarakat yang
benar-benar EE
tidak mampu kalau layanan ini
diprivatkan jadi sama seperti Puskesmas
begitu ya Bapak Ibu ada BPJS BPJS itu
kasi publik begitu bahwa orang yang
tidak mampu dia bisa untuk berobat ke
puskesmas dengan biaya yang sangat
rendah tetapi eh yang swasta atau
masyarakat yang memiliki uang lebih itu
bisa mendapat layanan lebih baik di
eh mas di eh Rumah Sakit Swasta eh di
rumah sakit swasta
jadi seperti itu juga harusnya sampah
bahwa yang mampu Yang komersil dan
lain-lain dia bisa dilayani langsung
oleh eh bisnis-bisnis Yang
eh menyediakan jasa tersebut tetapi
untuk masyarakat ekonomi rendah yang
tinggalnya di kawasan Kumu maka dia
perlu dibantu oleh pemerintah untuk
mendapat layanan itu adalah e yang
disebut sebagai layanan kasih publik
akan berbeda nanti e perhitungan
pembiayaan dan pendanaannya dari Lan
kasi publik Nah kalau secara keseluruhan
ini saya kenapa Saya kuningin semua maka
alat yang bisa digunakan itu pertama
adalah kalau data ada WWI city tools dan
W flow diagram itu kita akan tahu berapa
timbulan sampahnya berapa yang
komposisinya berapa yang bocor Bagaimana
tingkat ee daur ulang atau kinerja daur
ulang di satu wilayah dan kemudian
Bagaimana sampah itu mengalir dari dan
aktor Siapa saja yang terlibat itu kita
bicara tentang data tadi yang saya sebut
W tadi tapi secara sistem ini yang Nanti
akan saya kenalkan yang yang disebut
sebagai indek sustainability yang
disebut sebagai waste aware benchmark
Indicator nah ini prinsip yang dipakai
untuk membuat indikator ini adalah Apa
yang tadi saya jelaskan dengan konsep
isbm tadi
Oke jadi alat analisis keberlanjutan
inilah yang eh sekarang kita pakai Nah
untuk Tata kelol satu hal yang paling
penting itu adalah tentang kelembagaan
Kenapa kelembagaan itu lebih penting
dibandingkan pendanaan karena pendana
kalau
ibaratnya pendanaan itu adalah gula
maka kelembagaan ini adalah wadahnya
artinya kalau
kitauh gula untuk mendatangkan semut dan
semut ini kalau kita asumsikan adalah
swasta yang
mau memberikan layanan pengelolaan
sampah maka semut itu perlu dipancing
dengan sedikit gula-gula sehingga dia
akan datang ke ee wadah yang sudah
disiapkan nah wadah ini inilah yang
disebut sebagai tata kelola pengelolaan
sampah Bagaimana kelembagaannya diatur
pola kerja samanya diatur dan kemudian
ee wilayah konsesinya diatur
eh dan kemudian Eh bagaimana
standar-standar ditetapkan
jadi empat inilah yang akhirnya akan
membuat eh Pihak mana atau
[Musik]
eh investor kelas apa yang akan masuk ke
dalam sistem ini atau terpancing ke
dalam eh untuk membantu ee mewujudkan
layanan pengelolaan sampah ini jadi
bayangkan kalau investor itu seperti
ikan begitu ya kalau kita memang cuma
nangkapnya penginnya yang cuma plteri
begitu ya mungkin diserok saja begitu
yang penting dia serokannya ukurannya
enggak terlalu besar terpancinglah semua
ikan-ikan Teri itu begitu jangan sampai
Eh serokan ini kita pakai untuk mancing
ikan kakap begitu jebol pancingannya apa
sereokannya bisa jadi mungkin dia memang
perlu dipancing bahkan kalau hiu gitu
mungkin perlu ditombak dulu begitu
artinya memang eh k hiu apa paus begitu
artinya investor itu ada
karakter-karakternya dan
karakter-karakter itu mereka akan
melihat bagaimana Tata pengaturan
kelembagaan terutama setelah itu baru
peraturan gitu Kenapa penting kita
melihatnya justru kelembagaannya dulu
dibandingkan peraturan karena peraturan
itu kalau di kita Mohon maaf seringkiali
tidak sesuai dengan realita di
lapangannya dan E bagaimana pengaturan
komitmen dan lain-lain itu justru akan
tampak Bagaimana pengaturan kelembagaan
pengelolaan itu diwujudkan dalam ee
suatu wilayah Jadi kalau disebut
Biasanya kalau kelembagaan Bapak Ibu
biasanya disebutkan pemisahan regulator
dan operator sebenarnya regulator dan
operator itu baru dua dari fungsi
kelembagaan yang harus ada di
pengelolaan sampah ada tujuh fungsi
pengelolaan sampah yaitu eh yang dilihat
di sini dan eh mohon maaf slide saya
sebagian masih Bahasa Inggris karena
kemarin belum sempat kita saya translate
semuanya dan ada saya materi ini
sebenarnya Hanya mengutip-mengutip Jadi
kalau yang pintar itu siapa yang nyusun
teori-teori ini saya hanya mengutip dan
membentuk supaya
Eh teori-teori ini bisa dipahami bisa
dibumikan dan selanjutnya harapannya
adalah bisa merubah tata kelola
pengelolaan sampah yang ada di Indonesia
fungsi tujuh fungsi itu apa bisa dilihat
di sebelah kiri itu eh ininya eh
fungsi-fungsinya
penjelasannya yang paling penting itu
adalah
tiga yang dimerahkan ini fungsi klien
revenue collekor kli pemberi pekerja
pemberi pekerjaan revenue collekor atau
pengumpul pendapatan dan operator tanpa
operator layanan pasti tidak ada terus
kemudian fungsi berikutnya yang sama pen
yang berikutnya yang penting kedua itu
adalah dua fungsi regulator dan agen
perubahan Kenapa regulator danagan
perubahan ini penting nanti eh saya
jelaskan saya jelaskan dulu yang tiga
peran fungsi penting
ini nah ini kenapa peran minimal harus
ada dalam sistem pengelolaan sampah itu
adalah tiga Kenapa karena layanan uang
dan informasi atau kewenangan itu
berputar di tiga fungsi ini yaitu klien
revenue collekor dan operator kli atau
pemberi pekerjaan pada dasarnya adal
fungsi yang menjadi perwakilan dari
pengguna layanan ada tiga hal yang
penting dilakukan oleh klien yang
pertama dia adalah menetapkan standar
layanan pengelolaan sampah macam apa
yang akan dilakukan di wilayah tersebut
jadi wilayahnya bisa Kecamatan bisa Desa
bisa kota bahkan komplek perumahan itu
pun adalah
eh wilayah
layanan nah standarnya Bagaimana begitu
yang kita inginkan Apakah kita ingin
lingkungannya bersih itu dengan semua
sampah tercampur Yang penting diangkut
setiap hari atau orang dibebaskan untuk
ee apa memilih opsi layanan yang yang
disediakan dan kemudian kalau mau bayar
murah artinya dia harus memilah sampah
kalau mau bayar lebih berarti dia ee
dicampur begitu Itu t itu adalah namanya
standar W wadah ya pun mengikuti standar
kalau terpilah ya berarti terpilah
berapa macam begitu pengangkutan setiap
hari apa Jam berapa akan diangkut itu
tentang standar yang kedua itu adalah
mengizinkan Siapa yang bisa menjadi
operator di wilayah tersebut Kenapa ini
penting karena pada sistem tadi yang
saya Sebutkan sektor layanan kuasi
publik ini wilayah konsesi dan waktu
konsesi itu menjadi sangat penting untuk
ee swasta yang ingin masuk dan kemudian
meletakkan modalnya di sana karena beda
dengan pemerintah swasta pasti akan
mengharapkan ada pengil pengembalian
modal untuk bisa meneruskan bisnis
mereka bukan lembaga amal swasta itu dia
harus menghitung Bagaimana bisnisnya
berjalan nah memang Eh kalau di sampah
itu berbeda dengan barang privat lainnya
sampah itu karena ada semi publiknya
mungkin perlu ada pengabdian juga jadi
tadi itu operator itu harus jelas
wilayah ini dilayani oleh siapa dan
kemudian izinnya Bagaimana
standar-standarnya harus diikuti terus
kemudian klien ini juga menentukan
ketika standar ini misalnya secara
standar teknis ketemu begitu ya terus
kemudian dihitung misalnya ternyata per
rumah itu butuhnya biayanya itu
r0.000 Sedangkan masyarakat baru mau
bayar r.000 begitu di situlah negosiasi
terjadi ketika memang akhir nya
masyarakat itu tetap menghendaki layanan
6.000 dan mereka ingin dibuktikan
membuktikan dulu bahwa layanan ini
memang layak dihargai r.000 maka e klien
ini harus mensubsidi biaya r30.000
sisanya Kenapa karena ini adalah layanan
Bapak Ibu bisnisnya bisnis jasa jasa itu
harus dirasakan manfaatnya dulu biasanya
orang akhirnya mau membayar lebih
Celakanya kita menganggap bisnis ini itu
bukan bisnis jasa sehingga ketika
pelanggan kecewa ada komplain tumpukan
sampah dan lain-lain itu dianggap ee
bukan sesuatu yang sangat penting perlu
kita perbaiki begitu kita hanya takut
bahwa itu nanti kemudian viral menjadi
ramai malu kita karena e berita itu
bukan bahwa memang masyarakat perlu
mendapat lingkungan yang bersih Sesuai
dengan amanat undang-undang dan di
undang-undang kita yang bertanggung
jawab menyedia ee menyelenggarakan
layanan ini masih pemerintah dan
pemerintah daerah bapak ibu jadi eh
Bapak Ibu yang berasal dari pemerintah
daerah yang mendengar
eh materi ini mohon jangan tinggalkan e
peran penting Bapak Ibu sebagai klien
atau sebagai yang memastikan layanan ini
tersedia terus kemudian pengumpul
pendapatan pengumpul pendapatan itu
fungsinya adalah ya mengumpulkan e
retribusi atauuran yang seharusnya
dikumpulkan dan eh sistem ini sistem ini
perlu dibuat memang semuanya terjangkau
jadi ee mungkin terjadi perlu Cross
subsidi bisa tetapi bahwa ini bisa
terjangkau dan kemudian semuanya itu eh
membayar atau di rate tertentu yang
masih bisa diterima oleh sistem biasanya
ketika ee 60 sampai 80% layanan itu
berjalan 60 minimal biasanya untuk
menutupi semua biaya operasional 80 itu
kita sudah bisa berpikir untuk
pengembangan layanan
dan kemudian eh sistem ini itu adalah
Eh kalau enabler itu bahasa Indonesianya
apa ya bukan pemantik juga
Eh ya bukan pemantik apa ya yang
memastikan bahwa layanan itu terjadi
kalau boleh saya bilang enabler itu
kenapa ya contohnya bayangkan kalau
sistem pengelolaan sampah itu seperti
bus begitu ya terus semua orang bebas
naik turun terus kemudian tidak ada
kondekturnya yang EE menariki e karcis
begitu terus sopirnya itu ee bisa
dibayar apa saja bisa dibayar sama telur
bisa dibayar sama mangga begitu maka
betapa kacaunya sistem ini kan begitu e
jadi kalau diibaratkan ya tadi bahwa bus
itu ada pemilik bus itu adalah klien e
pemberi pekerjaan Sir itu adalah
operator kondektur juga operator Eh tapi
juga dia adalah berfungsi sebagai
revenue collektor sedangkan pengguna
layanan penumpang bus jadi bisa
dibayangkan kalau bus gitu tidak ada
trayeknya bisa Peru naik turun seenaknya
bayar seenaknya bahkan bisa enggak bayar
ya bisa dibayar bisa dipastikan layanan
bus itu ya enggak akan lama berjalannya
itu kenapa keberlanjutan dari sistem
pengelolaan sampah itu tergantung
Bagaimana pengaturan terhadap tiga
fungsi ini setidaknya karena nanti ada
tujuh fungsi yang lain yang sebenarnya
juga akan saling
ber operator tadi sudah disebutkan Sir
bus gitu Git kalau Diat pengelolaan
sampah ya dia yang EE mengoperasikan
truk mengoperasikan TPA dan yang
lain-lain jadi kalau sekarang TPA itu
masih Open dumping masih eh kebakaran di
mana-mana ya karena itu tadi sopir
busnya gitu sudah tahu bahwa dia butuh
misalnya setiap satu trayek Sat hari itu
butuh operasional eh 1 juta Gitu
dikurangi cuma 100.000 sisanya suruh
nyari sendiri ya Enggak mungkin begitu
Adapun ya bus itu lama kelaman akan
hancur karena biaya perawatannya juga
tidak ada terus kemudian sofir-nya juga
ogah-ogahan Akhirnya akhirnya layanan
menjadi sangat jelek nah meningkatkan
aliran uang itu sangat penting karena
uang inilah yang akhirnya bisa
meningkatkan eh kualitas layanan jadi eh
aliran uang itu akan terjadi ketika
pengguna itu mau membayar lebih
bagaimana mereka mau membayar lebih
ketika layanan itu memang membawa ee e
manfaat lebih banyak buat mereka dalam
hal kenyamanannya kebersihannya dan
kemudian kemudahannya Jadi bagaimana
kita mengukur ketika desain sistem
pengelolaan sampah maka setidaknya Kalau
kami mengukurnya adalah kami bisa
mendengar berapa rupiah orang mau
membayar
eh dan itu adalah kita harus lihat dari
60%nya karena minimal tadi yang saya
Sebutkan 60% orang harus mau membayar
terus kemudian dari jumlah itu baru kita
akumulasikan dan itulah yang akan
menjadi standar titik tolak kita
mendesain sistem fisik pengelolaan
sampahnya ketika itu tidak cukup di
situlah Peran kita untuk negosiasi sama
yang memberi pekerjaan bahwa ini sistem
fisiknya untuk pembiayaan aja ternyata
butuh kurang masih kurang Bagaimana cara
menutupinya bisa dari hibah bisa dari
CSR bisa dari inkin atau Inc masyarakat
di situlah peran Kenapa kita perlu
membuat rencana induk semua tahapan
membuat ee pengelolaan sampah itu itu
akan terangkum dalam rencana induk itu
jadi
eh semua B pengurangan e apa
program-program itu tadi saya sebutkan
bahwa pengelolaan sampah ini adalah
butuh generasi biasanya untuk merubah
perilaku nah perilaku perilaku itu itu
dibukukan dalam satu rencana induk yang
perlu diikuti dengan konsisten Kenapa
karena butuh waktu untuk meningkatkan
iuran butuh waktu untuk membuat operator
itu mematuhi sop butuh waktu untuk klien
memiliki kapasitas kelembagaan yang kuat
untuk memaksa semua orang mengikuti
caranya butuh waktu untuk regulator
memiliki eh tools dan kemampuan yang
baik untuk bisa mengatur eh bagaimana
layanan ini bisa
dijalankan jadi Contohnya bagaimana
bentuknya ini juga sebagai best practice
mungkin hanya waktu yang akan bisa
menyebutkan bahwa ini akan menjadi best
practice atau tidak ketika sistem
pengelolaan sampah itu diwujudkan ini
adalah bagaimana kami menyusun sistem
pengelolaan sampah di Banyuwangi bersama
dengan pemerintah Banyuwangi kami
menyusun seperti ini yang hitam itu
adalah bagaimana aliran sampah dan
material itu diwujudkan dan besar
kecilnya itu menunjukkan bahwa
prioritasnya ke mana Jadi bisa dilihat
bahwa
e sampah itu tidak bocor dan sebisa
mungkin sedekat mungkin Diat dari sumber
dengan pemanfaatan di bidang-bidang t
tadiulang material
peranianeri
perik kemudian yang biru itu bagaimana
aliran informasi dan kewenangan itu
berjalan dari satu subsistem ke
subsistem yang lain sedangkan yang kotak
birunya itu adalah ee kelembagaan yang
memungkinkan
eh yang memungkinkan menjalankan
peran-peran di subsistem tersebut
Sedangkan yang hijau atau ungu ya kalau
di sini ya itu adalah aliran uang
bagaimana uang itu berputar di antara ee
layanannya kira-kira begitu Jadi ee
ketika ini diwujudkan maka eh tadi ini
adalah perwujudan dari sistem
pengelolaan sampah yang saya Sebutkan di
slide sebelumnya ada tiga
eh ada
Tiga material dan informasi yang
berputar di antara sistem tersebut yaitu
uang terus kemudian informasi dan
kewenangan dan material
sendiri nah di situlah Kenapa kemudian
Bagaimana cara mengukur kinerja
pengelolaan sampah saat ini atau
bagaimana kita mengukur dari waktu ke
waktu maka ada yang disebut sebagai
waste aware benchmark eh indikator
tujuannya adalah bagaimana menilai
kinerja pemerintah untuk penyediaan
layanan memberi informasi untuk
pengambilan keputusan tentang prioritas
perbaikan pelayanan dengan keterbatasan
dana identifikasi kekuatan lokal yang
bisa dikembangkan dan kelemahan yang
perlu diatasi memantau perubahan sistem
ini secara waktu dan waktu secara waktu
ke waktu dan membandingkan kinerja
pengelolaan sampah antar kota di satu
wilayah atau dengan negara
ini lima tujuan dari adanya wware ini
terus catatannya juga ada karena selalu
namanya metodologi itu pasti punya
kelemahan nah kelemahan atau hal yang
perlu kita perhatikan dari metodologi
ini pertama adalah metodologi ini sangat
bergantung pada kualitas masukan datanya
artinya ya kalau ada istilah di
konsultan itu garbage in garbage out
kalau datanya jelek ya kuitas
perencanaan pasti jelek terus Kemudian
untuk penilaiannya karena karena memang
ini menggunakan indikator yang bersifat
kuantitatif dan kualitatif maka
penilaiannya itu tergantung ee kualitas
penilaiannya itu tergantung Bagaimana
penilaian ee profesional subjektif dari
penilai itu kenapa akhirnya yang
menggunakan alat ini sebisa mungkin
memang orang yang sangat memahami
konteks lokal dari sistem yang akan
dinilai jadi Apakah itu dari akademisi
lokal atau dari
ee dari ASN itu eh akan sangat penting
dan biasanya untuk mengurangi
subjektivitas dari penilaian itu
biasanya Harus satu tim ada timnya dan
kemudian semua tim eh independen memberi
penilaian dan di akhir kemudian eh
diagregasikan dan distandarisasi
nilainya sehingga nilai itu menjadi
lebih objektif kira-kira begitu
bentuknya seperti ini laporannya Bapak
Ibu di sini saya sekilas saja karena
nanti bisa diklik ya si yang biru itu
itu untuk tahu sumber aslinya di mana Di
situ sudah ada user manualnya jadi bisa
dipakai nanti
ee ini bagaimana laporannya dibentukkan
jadi seperti eh web jadi kalau suka main
dulu suka main e PS begitu ya kalau
pemain-pemain bola Nah itu ada e
masing-masing kemampuannya nah ini ada
parameter-parameternya dan diukur
masing-masing dan kita akan tahu mana
yang lemah mana yang mana yang kuat
begitu dan kemudian ada juga yang bentuk
laporannya seperti ini ada
warna-warnanya warna-warna ini seperti
warna
ee apa eh lampu lalu lintas begitu
artinya kalau merah ya hati-hati kalau
hijau sudah bagus kalau di kuning eh eh
maaf kalau merah itu stop kuning
hati-hati hijau jalan terus begitu nah
ada yang di antara-antara itu gu kalau
dikaitkan dengan desain pengelolaan
sampah yang merah itu adalah yang Perlu
diperbaiki secepatnya atau kalau perlu
berhenti ya perlu berhenti di situ yang
EE kuning itu yang EE bisa diperbaiki
dan EE bisa
eh
dipertahankan Kenapa ee Maaf e bisa
Perlu diperbaiki atau ditambahkan
sedangkan yang hijau itu yang sudah
berjalan dengan baik bisa perlu
ditingkatkan dan dipertahankan Nah jadi
ini ee indikatornya bisa dilihat di sini
ya ee ada banyak indikatornya Nanti saya
cuplik sekilas-sekilas di slide
selanjutnya Contohnya seperti ini
background data itu eh yang diperlukan
informasinya Eh ada tiga indikator
sampah tadi W tadi itu eh indikator yang
diminta ada
eh eh maaf ada dua dan eh di indikator
kedua itu ada subindikatornya sampai 6
tentang eh S sat itu kan tadi tujuan
dari pengelolaan sampah pertama adalah
menjaga kesat an masyarakat itu bisa
terjadi ketika pengumpulan sampahnya e
terjadi itu akhirnya bahwa yang penting
adalah seberapa layanan ini mampu
mengumpulkan seberapa banyak sampah nah
ini sifatnya kuantitatif ini Bapak Ibu
yang W dan b s dan 1 C ini kuantitatif
nah kualitatifnya itu yang di eh turunan
dari 1 C Itu bahwa eh di titik transfer
station tadi transfernya itu itu
Bagaimana adakah sampah bludak misalnya
atau tidak begitu terus kemudian ee
Apakah ada sapuan jalan dan setelah
disapu Apakah itu memang bersih atau
tidak terus kemudian pengumpulannya di
area kumuh ini kepotong Mohon maaf ini
area kumuh eh eh area Kumu Terus yang
keempat itu bagaimana pengangkutannya
terus kemudian ee dikaitkan juga dengan
e perencanaan dan monitoringnya serta
Bagaimana
eh unsur tig dari e pekerja pengelola
sampahnya itu yang satu yang tadi ee di
sistem fisik terus di yang kedua tentang
e eh di pengolahan sampah dan e TPA yang
pertama adalah Eh bagaimana kinerja
eh TPA dan eh fasilitas pengelolaan
sampah dari secara pendanaan eh dari
secara perlindungan lingkungannya
maupun Eh bagaimana eh terhadap ketika
sampah itu apakah dia sampai menginap
sampai menumpuk atau memang dia sesuai
dengan SOP Tuntas di hari itu juga
tentang pengelolaan sampahnya terus
kemudian tingkat e daur ulang dari
fasilitas pengolan sampah atau TPA Terus
bagaimana
eh kualitas lingkungan itu dikontrol
begitu proses verifikasi dan
kontrolnyaitoringnya terus kalau kita
bicara tentang yang lebih tinggi
misalnya wte begitu bagaimana efisiensi
penggunaan energi dan pembangkitan
energi dari eh fasilitas itu terus
kemudian Bagaimana tingkat kompetensi
dari eh operator eh fasilitas tersebut
dan kemudian terakhir eh ktig dari
fasilitas
itu untuk tujuan pengelolaan sampah yang
ketiga Bagaimana mengambil nilai dari
sampah itu eh adalah recycling rate jadi
eh yang 3R pertama itu bagaimana
perizinan tentang
eh aktivitas 3R baik yang dilakukan oleh
sektor formal maupun informal dan ini
nyangkut nanti di eh poin 4 atau di
inklusivitas yang pertama adalah
bagaimana eh tingkat keterpilahan dari e
material daur ulang kering terus
kemudian
bagaimanaeterpilan dari sampah
organiknya terus kemudian Apakah
aktivitas tersebut di 3 R3 itu ya
aktivitas tersebut itu sudah naik dari
hierarki leader pengelolaan sampah yang
tadi itu dan kemudian Bagaimana eh
pengintegrasian eh sektor informal eh ke
dalam sistem formal pengelolaan sampah
terus kemudian Bagaimana
eh perlindungan lingkungan dari
aktivitas daur ulang dan kemudian
Bagaimana aktivitas yang dilakukan lebih
untuk mengolah sampah organik
Bapak Ibu bisa dilihat di sini bahwa
sampah organik itu menjadi sesuatu yang
sangat diperhatikan
di di indikator ini karena kembali tadi
yang saya sebutkan bahwa organiklah yang
menimbulkan gas rumah kaca lebih tinggi
dibandingkan terus tentang tadi tata
kelola kita sudah masuk mulai dari 4
sampai tentang tata kelola kita bagi dua
tadi karena saya Sebutkan bagaim pibatan
pemangk keptingan pertama dilihat dari
dua sisi pengguna dan penyedia layanan
untuk pengguna layanan maka pertama itu
bagaimana
ee
kesetaraan layanan tersebut Apakah
memang tadi saya Sebutkan karena ini
adalah layanan kasi publik Apakah semua
orang mendapat standar minimal
pengelolaan sampah kalau tidak dapat di
mana dan kemudian bagaimana upayanya
terus kemudian bukan hanya mendapat
layanan tapi juga Apakah mereka
didengarkan terhadap ee desain sistem
pengelolaan sampahnya ee dan kemudian
Bagaimana ee tingkat penliibatan e
mereka terhadap ee pengelolaan sampahnya
apakah tinggi bahwa mereka Mila mereka
juga kampanye mereka juga melakukan
Clean Up dan lain-lain atau bagaimana
terus mekanisme feedback terhadap
layanan ini bagaimana eh termasuk
Bagaimana edukasi dan awarenessnya terus
kemudian Bagaimana Tingkat
keefektifan kegiatan-kegiatan atau
sistem secara keseluruh untuk merubah
perilaku jadi tadi yang saya sebutkan
bahwa sistem yang baik itu adalah sistem
yang bisa merubah perilaku Contohnya
bagaimana ketika kita 1 jam atau 2 jam
terbang ke Singapura kita ggak berani
buang sama sembarangan di Singapura
Kenapa karena sistemnya Singapura sudah
bekerja untuk memaksa siapun yang masuk
ke sistem itu untuk berperilaku seperti
yang diharapkan oleh sistem itulah
disebut sebagai sistemnya berjal jadi
itu kenapa saya suka sedih kalau
eh ASN begitu ya apa yang diamanahi
untuk menjalankan layanan ini bilang
bahwa masyarakatnya enggak peduli begitu
saya akan Tanya balik Bapak Ibu sudah
bekerja belum begitu kenapa karena Imam
dari pengelolaan sampah itu tetap
pemerintah dan pemerintah daerah kalau
imamnya enggak tahu apa yang harus
dilakukan ya Apa jadinya yang diimami
pasti lebih enggak tahu lagi Milah gitu
lima jenis lihat aja di tempat sampah eh
kantornya terpilah lma jenis atau enggak
Gimana bisa ngajarin masyarakat kalau
yang terdidik di kantornya sa tidak bisa
menjalankan layanannya itu menjadi
sangat penting kalau kita bicara
akhirnya tentang
ee inklusivitas Ini terutama dari sisi
pengkula terus tentang
penyedia yang penting itu pertama tadi
saya sebutkan bahwa aturan hukumnya
jelas terus kemudian eh untuk eh
keputusan-keputusan yang penting yang
menyangkut bisnis mereka dan menyangkut
layanan itu juga ada representasi dari
ee pihak-pihak yang terlibat Jadi kalau
ada pemulung di situ kita harus
dengarkan kalau ada pengangkut swasta
kita harus dengarkan Jadi bukan hanya
dijalankan oleh pemerintah saja Kenapa
karena pemerintah tidak bisa menjalankan
layanan ini sendiri itu Masalahnya
kecuali pemerintah bisa punya dana yang
cukup ya silakan lakukan Apapun yang
diharapkan masyarakat tinggal ngikut aja
aturannya Bagaimana tapi kalau tidak ya
ini mereka harus didengarkan karena
kalau tidak maka layanan itu akan
menjadi sangat mahal terjadi potensi
konflik akan menjadi lebih besar dan
kemudian eh kita akan selalu saling
menyalahkan biasanya Nah di sini juga di
provider itu bagaimana sektor informal
itu dilibatkan termasuk komunitas Jadi
kalau bank sampah itu adalah komunitas
kerelawanan juga diukur di sini terus
kemudian Bagaimana kepentingannya ini
dalam menyusun layanan ini itu sudah
imbang atau belum antara tadi antara
yang ingin mencari Cuan dengan yang
memang harus memberikan layanan untuk
kesehatan masyarakat itu harus seimbang
terus kemudian terakhir adalah Bagaimana
pola kerja sama dan proses eh lelangnya
itu menjadi
penting di pendanaan itu adalah
bagaimana kita menghitung E cting atau
unitnya dari layanan subsistem yang ada
terus kemudian
eh layanan eh luasnya layanan sesuai
dengan dana yang ada eh itu kaitannya
dengan bagaimana cost recovernya atau
berapa jumlah uang yang bisa bisa
diambil untuk bisa meningkatkan
layanannya terus kemudian Bagaimana ee
diserifikasi sumber pembiayaan karena
dibedakan Bapak Ibu pembiayaan dan
pendanaan kalau pembiayaan itu adalah
bagaimana kita mengadakan ee
infrastruktur tersebut atau modalnya
belanja modalnya pembiayaan itu
pendanaan itu adalah bagaimana opexnya
itu bisa tertutupi jadi pembiayaan dan
pendanaan itu strateginya bisalanya
memang berbeda dan Biasanya kalau
instrumen keuangan itu biasanya lebih
banyaknya ke sumber e pembiaya terus
kemudian Berapa biaya dari
eh layanan ini terutama ini harus
dikaitkan dengan pembuangan akhir karena
inti dari tadi rantai layanan tadi itu
adalah lingkungan bersih artinya
lingkungan bersih itu terjadi ketika
sampah itu ditempatkan di ee tempat yang
benar yang benar itu pasti butuh biaya
Karena tidak semua sampai itu memiliki
nilai itulah yang harus dibiayai dan
biasanya itu ee ekivalen dengan berapa
biaya untuk membuang sampah di TPA terus
kemudian Eh tadi akses terhadap eh
investasi
eh pembiayaan dari pengelolaan S untuk
yang berikutnya aspek keenam itu adalah
tentang institusi Bagaimana
eh apa ya
Eh kesatuan dari institusi itu secara
struktur Bagaimana organisasinya
kapasitas SDM dan kapasitas
kelembagaannya bagaimana terus kemudian
Bagaimana rencana dan strategi untuk
bisa akhirnya semua wilayah di kota itu
terlayani Butuh berapa UPTD misalnya
kalau kita ngomong tentang UPTD Butuh
berapa TPS 3R yang akan dijalankan KSM
atau dijalankan boomdes atau yang
dijalankan swasta begitu terus kemudian
Bagaimana eh data-data pengelolaan
sampah ini bisa di update atau
didapatkan gitu Ini adalah sesuatu yang
bersifat memang real fakta lapangan atau
ini ada asumsinya itu juga dinilai di
sini terus kemudian Bagaimana terhadap
eh pengawasan e terhadap standar layanan
yang harus diberikan terus kemudian
Bagaimana eh kerja sama ini Inter ya
Inter municipal regionaleration
Bagaimana TP regional atau pengelolaan
sampah regional ini dijalan ini bicara
tentang kelembagaan dan yang terakhir
baru kita B tentang peraturan peraturan
itu apa saja yang ada strategi dan
kebijakannya apa terus Adakah panduan
untuk mengimplementasi dari rencana yang
kalau bicara tentang jaksranas
panduannya bagaimana begitu dan apakah
target-target yang disebutkan itu itu
sesuatu yang memang bisa dicapai atau
itu adalah ee angka yang diturunkan dari
atas harus dicapai Apapun yang terjadi
Nah kalau seperti itu yang terjadi
biasanya ya akhirnya banyak yang yang
tidak mencapai karena setiap orang
memiliki kapasitas ee banyak prioritas
yang harus dilakukan dan EE kapasitasnya
terbatas Terus kemudian Siapa yang
bertanggung jawab di nasional ini untuk
menjalankan sistem ee kebijakan itu
terus bagaimana ee penegakan hukumnya
terus Apakah ada eh program-program
seperti IPR ataupun
eh produk ST jadi ini Eh kalau di
panduan itu ada caranya bagaimana
mengisinya angkanya bagaimana itu ada
tapi pointers-pointersnya itu ini yang
saya Sebutkan Jadi mungkin itu yang bisa
saya jelaskan selanjutnya kita bisa
diskusi lebih ini mohon maaf lebih
panjang 8 menit tapi kalau mau belajar
silakan ini bukubuku kami eh untuk bisa
belajar tentang konsep ypn sendiri saya
kembalikan ke moderator asalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh baik itu tadi
penyampaian materi dari pemateri kita
pada hari ini yaitu bapak Andik yang
sangat luar biasa sekali ya Bapak Ibu
sekalian kalau kita lihat-lihat juga
ternyata sudah ada banyak sekali nih pak
pertanyaan dari bapak ibu peserta
webinar di kolom chat betul betul saya
enggak ngecek kolom chat ya mohon maaf
iya kita lihat e i silakan Mbak heeh
tapi mungkin sebelum masuk ke acara
selanjutnya saya ingin menginformasikan
terlebih dahulu kepada para peserta yang
mungkin menginginkan materi pada webinar
kita pada hari ini itu dapat request
materi terlebih dahulu
melalui Link yang telah admin kami
kirimkan di kolom Chat Zoom ya Bapak Ibu
sekalian
eh kemudian sebelum kita masuk ke sesi
tanya jawab eh kita akan melakukan sesi
foto bersama terlebih dahulu Nih Bapak
Ibu sekalian untuk sesi foto bersama
kali ini saya akan dibantu oleh admin
kami silakan
admin Baik terima kasih untuk eh kepada
Bapak Ibu sekalian kami mohon izin
kesediaannya untuk mengakkan kameranya
untuk sesi foto bersama kali ini kami
tunggu sebentar silakan diaktifkan
kameranya ya Bapak Ibu
sekalian nanti mungkin untuk posya bisa
3 R ya 3 R nanti seperti
ini saya izin ambil
fotonya 1 2
Baik terima kasih untuk Bapak Ibu
sekalian kami kembalikan lagi
kepadaak baik Terima kasih untuk admin
yang telah membantu sesi foto bersama
kita pada hari ini kemudian eh
Selanjutnya kami juga ingin meminta
kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk dapat
mengisi kuioner yang linknya juga sudah
di-share di kolom chat supaya kegiatan
kami selanjutnya bisa lebih baik lagi
Jadi bagi Bapak Ibu sekalian bisa
memberikan saran dan juga masukkannya di
link kuioner
tersebut Kemudian untuk acara
selanjutnya yaitu kita masuk ke sesi
tanya jawab dan di sini kami juga sudah
bantu untuk merangkumkan pertanyaan dari
Bapak Ibu sekalian yang telah Bapak Ibu
Tuliskan di kolom
chat
I silakan Mbak gimana Iya baik ini untuk
bapak Andik Nanti Mungkin saya akan
membacakan pertanyaannya terlebih dahulu
kemudian langsung dijawab begitu ya Pak
ya siap siap siap daripada saya baca
satu-satu Ya iya ee untuk pertanyaan
pertama ini ada eh pertanyaan hampir
serupa nih pak yang pertama ada dari
bapak Maman Sukiman Bagaimana langkah
penyadaran masyarakat termasuk industri
peduli terhadap pengelolaan sampah ini
yang yang pernah dilakukan oleh inswa
karena seperti bapak Katakan Yang
penting kan kesadaran masyarakat mohon
disampaikan edukasi yang perlu dilakukan
kemudian ini ada pertanyaan hampir
serupa dari
ibu yaitu pertanyaannya Eh bagaimana
merubah mindset masyarakat di mana
selama ini sampah itu dibeli karena
sampah plastik dibeli bank sampah dan
ketika sampah organik meminta upah atau
bayaran jasa pengelolaan maka masyarakat
juga minta sampahnya untuk dibeli di
negara lain sudah ada
ungk nanti Selanjutnya ada
ber mungk
sekitar mungkin langsung saya jawab saja
ya per slide begitu Jadi waktunya biar
efektif juga Iya baik jadi terkait
tentang penyadaran Bapak jadi untuk Pak
Maman Memang betul ee kalau yang pernah
kami lakukan apa ya kami memang fokusnya
memang menyadarkan pengambil kebijakan
begitu Pak Kenapa kami akhirnya membuat
buku Kenapa training-training kami juga
tidak banyak menyasar ke masyarakat
begitu karena Kami merasa bahwa kalau
yang mengambil kebijakan yang kepalanya
sudah paham maka ke bawahnya akan lebih
mudah untuk ee dibantu yang yang sudah
bergerak ini tapi kalau yang di atas itu
masih belum paham akan sulit sekali ee
dukungan dari ee ke bawahnya tapi kalau
yang masyarakat eh Pernah kami melakukan
seperti waktu zaman covid kami karena
banyak yang enggak tahu Gimana mengelola
sampah masker kami edukasi itu di waktu
itu di
Manggarai Terus kalau cfd Kami sering
juga eh kerja sama dengan
sekolah-sekolah yang sering dulu Kami
punya
fasilitasps3r jadi banyak e murid-murid
dari sekolah-sekolah yang main ke TPS 3R
kami kami kerja sama dengan sekolahnya
untuk kita jadi polisi sampah itu kami
juga dulu punya relawan-relawan yang
setiap cfd kita melakukan polusi apa E
punya buka bo di situ eh untuk eh
pemahaman tentang pengelolaan sampah
mengelola mengolah sampah secara mandiri
di rumah tapi sekaligus juga jadi polisi
sampah Kenapa anak kecil lebih efektif
jadi polusi sampah karena kalau yang
gede bisa berantem tapi kalau sama yang
kecil biasanya lu jadi lebih efektif
begitu dan juga termasuk itu investasi
kita untuk masa depan W kalaupun
bapaknya enggak ngerti tidaknya anaknya
ngerti dan mau menjalankan nanti kan
bapaknya juga lama-kelamaan kan
dipanggil Yang Maha Kuasa kan begitu
Jadi sudah berubah perilakunya Nah untuk
yang
eh membayar itu yang saya bilang bahwa
eh karena edukasinya salah dari awal
begitu sampah adalah berkah sampah
adalah berkah sampah adalah emas itu
yang di didorong-dorong Kenapa karena
dari pusatnya seperti itu begitu
sehingga seolah-olah bank sampahlah
solusi semua sampah padahal bank sampah
hanya mengambil sekian persen berapa
persen kecil sekali begitu yang lebih
banyak adalah yang tidak bisa dikelola
oleh bank sampah jadi harus didudukkan
kembali bank sampah itu adalah upaya
edukasi dari rumah untuk memila sampah
dari rumah bahwa yang bisa dijual
silakan dijual yang kalau organik masih
punya lahan ditimbun atau di pos kan
dengan cara banyak cara begitu sisanya
baru ditaruh di Bang sampah untuk dibawa
ke TPA itu misi utamanya bank sampah
tetapi sekarang kan dibalik-balik begitu
Jadi emaslah jadi apa begitu harganya
jelek pasti hancur gitu atau yang tadi
bahwa dia organik karena yang mau
dikirim Dia minta dibeli juga karena
dianggap wah ini kan lumayan bisa
dijadikan magot ataujadikan kompos
begitu dapat duit dong Berapa banyak sih
duitnya begitu loh di Indonesia tidak
ada masih saya sampaikan tidak ada itu
karena sampai sekarang ada sih yang
klaim bisa begitu tapi sampai sekarang
saya masih masih belum melihat model
bisnisnya begitu eh dan
pengaplikasiannya bahwa itu memang bisa
hanya dari olahan sampah itu bisa
eh menutupi biaya operasional dari
pengolahan sampahnya kebanyakan itu
biasanya adalah Cross subsidi atau eh
Cross aktivitas bahwa misalnya dia kerja
sama dengan gapoktan terus kemudian
gapoktan nya beli POC poc-nya terus
meningkatkan produktivitas terus
kemudian dia dapat ee apa bagian dari ee
peningkatan produktivitas itu hal-hal
seperti itu tapi kalau yang benar-benar
murni pengelolaan sampah itu masih
konsenter eh sampah menjadi sumber daya
ketika jika nah jikanya ini yang sering
kali tidak dijelaskan misalnya apa
terpilah terus kemudian bersih terus
kemudian bisa diangkut saat itu juga
hal-hal itulah yang perlu diatur itu
mbak yang nomor slide satu ya Semoga
bisa
menjawab lanjut nah meyakinkan kepala
daerah memang seperti itu
saya proses itulah yang yang tadi
makanya saya sampaikan bahwa inswa itu
kebanyakan tugasnya memang Kami lebih
berfokus ke sana Kenapa karena kepala
daerah itu makhluk politik ya seringki
mereka akan butuh perhatian dan biasanya
kalau kita sudah bekerja dengan baik
Baru perhatian akan ke kita atau eh
perhatian akan terjadi ketika ada
pemberitaan buruk viral begitu Jadi apa
yang perlu dilakukan ya jahat-jahatnya
ya viralkan saja yang jelek-jelek begitu
sehingga memang kalau itu kotanya
mendapat Adipura padahal pengelolaan
sampahnya e baik ketika penilai Adipura
turun
ya beritakan yang baik di sosm dengan
adanya sosm sebenarnya akhirnya
kesadaran itu muncul saya Saya senang
ketika tim pandawara Dan lain-lain itu
menjadi menjadi Hero pengelolaan sampah
tetapi tetap tim pandawara itu kalau
tidak didukung oleh pemerintahnya atau
sering kita dengarkan berita Bagaimana
tim pandawara justru ditolak sama
kadesnya karena mau membersihkan Sungai
Kenapa karena ujung-ujungnya seolah-olah
pengelolaan sampah
itu memang mukanya pejabat misalnya
begitu ya seolah-olah mukanya pejabat
gitu kalau jelek itu seolah-olah
menampar malu gitu tetapi di satu sisi
malunya ini tidak ditindak lanjuti
dengan langk-langkah R untuk
penganggaran lebih baik atau melibatkan
lebih baik masyarakatnya atau
perencanaan lebih baik Nah jadi kembali
bahwa
seringki event itu hanya pemantik emosi
pemantik untuk mendapat perhatian tapi
selanjutnya adalah bagaimana follow up
dari perhatian itu yang lebih penting
dan itu perlu dijaga oleh teman-teman
yang penggiat di lapangan teman-teman
yang tahu R lapangannya Bagaimana di
mana ada sampah dan lain-lain supaya
perhatian itu terus ada dan akhirnya
memang eh silent majority-nya itu pada
akhirnya bergerak dan menuntut hal yang
sama sejarah pengelolaan sampah di
negara-negara maju itu mulainya
kebanyakan juga seperti itu ketika
terjadi krisis sampah enggak diangkut
misalnya kayak Bandung Lautan sampah
begitu ya sedih saya kalau ngomong
Bandung Lautan sampah 2005 Ketika saya
masih kuliah di sana Bandung Lautan
sampah terjadi karena longsor Lui gajah
sekarang di Tahun 2022 hampir menjadi
krisis lagi Bandung lautan sampah
terjadi yang kedua Masa Iya kita enggak
belajar sih dari salah kita ada 157
orang meninggal loh gara-gara gara-gara
sampah yang tidak terkelol dengan baik
mau Seberapa lama lagi gitu loh
pengambil kebijakan mengambil ee urusan
sampah ini menjadi sesuatu yang darurat
dan memang harusurusi dengan serius
kira-kira begitu
next nah Pak agunan ini tentang 3R di
kota-kota besar 3R di kota besar masih
masih relevan Kenapa Karena tidak semua
orang mampu membayar terhadap layanan
sampah yang tinggi itu jadi eh Ketika
kita bicara tentang eh 3R dan itu
dilakukan oleh komunitas
eh itu terjadi apalagi kalau sudah
melibatkan sektor informal Pak j eh itu
terjadi di mana di negara-negara Eropa e
Amerika Selatan Mon Maaf seperti di
bonus aes itu di Brazil itu kan kurang
lebih sama seperti Jakarta ya penduduk
nya R juta terus kemudian ee tingkat
pendapatannya juga enggak jauh beda
dengan tps3r tapi karena dia melibatkan
pemulung di sana itu hampir 100% sampah
terkelola dan tingkat daur ulangnya itu
30% lebih kenapa ya karena memang 3R itu
bisa terjadi di mana saja karena tidak
semua masyarakat eh mampu mengakses
layanan yang baik dan dengan melibatkan
3R pada akhirnya itu adalah mengurangi
Bi biayaya itu yang harus kita ee
sampaikan ketika biaya terbatas biayanya
berkurang berarti kan itu ee otomatis
tercapai kan cuma memang 3R ini eh
adalah ee butuh disiplin kalau ibaratnya
obat ini herbal begitu ya dia butuh
jangka panjang untuk mendapat manfaatnya
tetapi harus dilakukan secara konsisten
dan kemudian penyakit yang kronisnya EE
penyakit akutnya itu harus di
disembuhkan dulu sebelum yang EE e 3R
ini dijalankan jadi kelola 100% dulu
kalau di kota besar supaya tidak menjadi
konflik tidak menjadi masalah baru
kemudian kita edukasi perlahan-lahan
terhadap upaya 3R dan edukasinya 3R itu
bukan hanya sekedar penyuluhan Bapak Ibu
struktur biaya itu juga bisa menjadi
edukasi yang baik untuk pengelolaan TR
artinya tadi saya Sebutkan orang mau
bayar pakai duit atau mau bayar pakai
tenaga
itu ka-ira
jadi Inya adalah ee setiap teknologi itu
sama seperti obat ada ee obat-obat yang
Bahkan sebenarnya sifatnya racun perlu
kita minum Karena untuk ee menyelamatkan
nyawa itu yang perlu dilakukan ya
lakukan tapi begitu Ee misalnya operasi
besar ya seperti tadi saya sampaikan
Bandung Bandung 2005 itu sudah Ee
serangan jantung sudah mau mati gitu ada
Akhirnya ketemu di satu titik itu
menjadi sementara menjadi sementahun
tidak belajar lagi sekarang hampir
menjadi krisis lagi jadi ada hal-hal
yang memang ee begitu ada operasi besar
butuh biaya besar Bali juga sama seperti
itu Suwung berapa ratus miliar itu untuk
ditata tapi ujung-ujungnya juga berakhir
seperti itu Jadi ada hal-hal yang perlu
kita eh dorong untuk supaya tidak
menjadi seperti itu itu Mbak kira-kira
next nah sistem sistem bank sampah bank
sampah itu kan kita bicara tentang ee
tadi sudah saya Sebutkan kan tujuan
utamanya bank sampah daripada landfield
lebih baik mana tergantung Ibu kalau di
wilayah memang tidak bisa masuk ke
tp-nya landanfiel yang bisa dilakukan
dengan bank sampah lakukanlah saja
dengan bank sampah tapi jangan berharap
itu dapat duitnya itu saja kalau di bank
sampah itu dan sebaiknya juga bukan
hanya mengolah yang ada harganya tapi
yang organiknya pun diolah jelantah juga
dikumpulkan jelantah harganya mahal loh
jadi hal-hal seperti itu dan kemudian
yang paling penting bank sampah
selanjutnya berjejaring Pemda harus
mampu membuat jaringan itu kira-kira
begitu next
Mbak Nah dari Bu
[Musik]
pihak usaha nyata Apa yang bisa
dilakukan Nah kalau bank sampa kan
biasanya ada penghargaan-penghargaan ya
Nah itu bisa loh menjadi ee langkah
untuk bisa akhirnya mendukung dan
selanjutnya dengan saya juga menemukan
banyak bank sampah yang berinovasi
terhadap pengolahan sampahnya dan
kemudian ketika dia punya inovasi
misalnya pupuk saya organik
ekoenzim atau kompos atau batako dari
plastik kerajinan itu ya sebaiknya
memang eh kita mulai dorong ngobrol sama
bupatinya Ngobrol sama anggota dpr-nya
yang di sekitar Bapak Ibu ngobrol dengan
anggota dprd-nya karena kembali bahwa
kita harus bersuara dan EE itu bisa
terjadi memang biasanya Kenapa tadi saya
sebutkan bahwa salah satu fungsi yang
penting itu adalah change agen karena
dari change agen itulah yang biasanya
mereka mengerti akses untuk bisa
mendapat perhatian dan dukungan lebih
banyak itu ke mana itu mereka biasanya
dan mereka sudah melakukan testing trial
dan error Dan saya yakin di banyak
daerah itu banyak pembaharu-pembaharu
chensajen yang tinggal bersentuhan
berkoneksi dan biasanya kalau orang
sampah itu biasanya walaupun engak baru
kenal aja udah kayak kenal tahunan gitu
kenapa Karena kita pun punya semangat
dan punya visi yang sama jadi itu yang
perlu kita cari berjejaring kita melihat
dan kemudian ya itu mulai menampilkan
bahwa usaha kita itu perlu didukung gitu
bentuk dukungannya bagaimana itu bisa e
bisa macam-macam jadi Contohnya
bagaimana kolaborasi banyak pihak ee
dalam rencana induk pengelolaan sampah
untuk mendukung ee inisiatif masyarakat
itu bisa dibaca di eh jakstrada eh sor
eh Master plannya Banyuwangi itu bisa
di-download di perebub 1 tahun 2024
Kabupaten Banyuwangi di situ ada Master
plan-nya Bagaimana rencana aksi
pengelolaan sampah selama 23 tahun itu
butuh eh selama 23 tahun di Banyuwangi
itu tebalnya itu 150 halaman eh untuk
masing untuk 12 opd dan
eh apa eh stakeholder stakeholder yang
lain kira-kira gitu mbak jawabannya
Mbak next Mas
Abdul pengelolaan sampah tidak
menggunakan kembali bahwa ini adalah
tadi saya sampaikan eh analisis bisnis
layanan kuas publik ini itu modal itu
harus mendapat bantuan karenap karena
kalau tidak ada bantuan atau tidak ada
uang yang bisa digunakan untuk modal
membangun itu maka layanan tidak akan
terjadi nah modal inilah yang bisa kita
ambil dari mana saja bisa dari APB
bisa dari apbdes bisa dari donatur bisa
dari apa
eh mengumpulkan uang bersama terhadap eh
semua masyarakat desanya ya bisa banyak
hal yang bisa dilakukan begitu saya mana
yang efektif saya enggak tahu karena
tiap daerah beda-beda tapi kalau kita
sentuh Sisi emosionalnya seseorang maka
biasanya mereka akan lebih mudah
tergerak Sisi emosionalnya itu apa sih
bukti contohnya contohnya kalau kita
mengkaitkan bahwa lingkungan yang buruk
karena sampah itu akan diwariskan ke
anak cucunya dan anak cucunya nanti akan
sulit untuk mencari apa eh sungai yang
bersih atau akan selalu menghirup sampah
yang dibakar itu yang bisa kita e sentuh
sisi emosionalnya kita urunan butuhnya
berapa kita hitung yang paling standar
saja minimal dan kemudian dijalankan
saja karena kembali di desa itu bukan
hanya sumber daya keuangannya yang
terbatas walaupun sekarang sebenarnya
dengan dana desa juga bisa dipakai Dana
Desa spesifik di 2024 bisa mengelola
sampah disebutkan bank sampah TPS 3R dan
lain-lain bisa dibiayai oleh dana desa
jadi selain pendanaannya yang terbatas
kemampuan sdrnya juga yang perlu
diupgrade itu kenapa ketika fasilitator
ada di desa sebaiknya ada tim teknis
desanya sendiri yang ada di situ juga
untuk menjadi penyambung lidah tapi juga
sekaligus investasi program hingga
ketika fasilitatornya pergi masih ada
orang desa yang mengerti Bagaimana
sampah itu ee sistem pengelolaannya
dibentuk di awal dan kalau ada perbaikan
Bagaimana cara memperbaikinya yang
penting memang harus konsisten dan
menjaga semangat itu kenapa akhirnya
memang ee kerelawanan itu terbatas waktu
dan kita perlu meletakkan ini di sistem
kira-kira begitu lanjut
Mbak lcsa life cycle sustainability
assessment
Oke saya belum tahu lcsa itu apa yang
saya tahu life cycle assessment eh yang
saya tahu kalau itu Mirip bedanya di
mana Kalau life cycle assessment
biasanya kan material atau produk ya
yang kita ukur benar-benar berapa
footprintnya jadi
eh itu eh akhirnya ketahuan berapa yang
dihasilkan dari kita mengkonsum Eh mulai
dari predle to grave prinsipnya biasanya
dari mulai eh mengambil ekstraksi
material dari bahan mentah sampai eh pos
konsumsi dan menjadi barang itu menjadi
sampah itu biasanya yang diukur berapa
cararbon footprint dan
eh eh material footprint-nya itu yang
biasanya yang saya tahu ya kalau di lca
kalau lcsa berbeda dengan lca ya berarti
saya perlu belajar jadi saya enggak tahu
apa keunggulannya tapi kalau yang saya
Sebutkan W aware benchmark indikator ini
ini memang disusun untuk mengukur ee
sistem pengelolaan sampah ee di berbagai
skala dan memang biasanya ee digunakan
di kota kalau untuk layanan bank sampah
kembali saya tanya layanan bank sampah
Ini layanan pengelolaan sampah atau jual
beli material karena kalau dia layanan
pengelolaan sampah bisa kita ukur dengan
Indeks ini tapi kalau ini adalah memang
jual beli material ya analisis bisnis
yang perlu kita dorong gitu Kenapa
karena itu jual jual beli material
begitu beda secara karakternya begitu
kira-kira sudah selesai mbak Iya sudah
Pak itu tadi pertanyaan terakhir Pak
dari ibu diisti sekaligus mungkin
menjadi pertanyaan penutup dari sesi
tanya jawab kita pada hari ini eh
mungkin saya ucapkan terima kasih untuk
pemateri kita pada hari ini yaitu bapak
Ani yang telah ada yang resen-resen ini
Mbak tapi mohon maaf sepertinya waktu
kita ee
kalau saya si kalau mau diperpanjang
boleh tapi kalau yang lainak mauak Sil
mungk
nanti
ada lanjutan
gitak ya
si mungkin Terima kasih untuk Bapak yang
telah membantu menjawab
pertanyaannyakaligus sharing bersama
dengan Bapak Ibu peserta webinar pada
pagi hari
iniemudimaauk Bapak Ibu yang sudah
beron pertanyaan yang mungkin belum
terjawab karena waktu kita yang sangat
terbatas sekali ya Bapak Ibu sekalian
Semoga di lain kesempatan kita masih
bisa bertemu kembali ee dengan
pertanyaan-pertanyaan dari Bapak Ibu
sekalian yang bisa terjawab di sesi yang
akan datang kemudian untuk selanjutnya
seperti ee janji saya di awal tadi nih
saya juga sudah mengantongi nih
nama-nama pemenang yang beruntung pada
pagi hari ini untuk mendapatkan doorp
spesial dari
kami berikut untuk nama-nama yang
beruntung
untuk ketiga pemenang yaitu bapak Maman
Sukiman Kemudian yang kedua ada Bapak
agunan Samosir dan yang ketiga ada bapak
bisa langsung menghubungi admin kami
untuk konfirmasi pemenang doorpres ya
Bapak Ibu
sekalian Kemudian untuk selanjutnya saya
juga ingin menginformasikan ya untuk
agenda yang akan mendatang yaitu pada 9
Maret 2024 yaitu Sabtu depan itu kita
akan ada webinar mengenai ee edukasi
bijak sampah sejak dari rumah atau
abcd yang akan dibawakan langsung oleh
founder kita yaitu bapak hijrah Purnama
Putra Jadi bagi Bapak Ibu sekalian yang
mungkin tertarik untuk mengikuti
kegiatan ini itu bisa langsung saja
untuk daftar sekarang di Link yang
tertera atau bisa langsung menghubungi
admin
kami Iya baik eh kita telah sampai di
ujung acara nih Bapak Ibu sekalian dan
Alhamdulillah hari ini kita sudah
belajar banyak sekali melalui webinar
indek sustainability dalam pengelolaan
sampah yang disampaikan oleh pemateri
kita pada hari ini yaitu bapak Andi
banyak Eh banyak sekali ilmu yang kita
dapatkan pada saat penyampaian materi
yang disampaikan oleh pemateri kita pada
hari ini semoga eh ilmu-ilmu tersebut
dapat bermanfaat untuk kita
semua baik Selain itu kami juga ingin
mengingatkan nih Bagi Bapak Ibu sekalian
untuk dapat mengisi kuesioner yang
linknya sudah di-share di kolom chat
supaya kegiatan kami selanjutnya bisa
lebih baik lagi dan Sekali lagi saya
juga izin mengingatkan kepada Bapak Ibu
sekalian yang mungkin menginginkan
materi sekaligus sertifikat dan kemarin
mungkin belum sempat request itu juga
dapat langsung mengisi Link yang juga
sudah dikirimkan admin kami di kolom
chat terakhir saya ucapkan terima kasih
kepada pemateri kita pada hari ini yaitu
bapak Muhamad andi yang telah
menyempatkan waktunya untuk berbagi dan
juga sharing materi bersama kami pada
pagi hari ini lalu saya juga mengucapkan
terima kasih kepada
bapakang selaku founder dari butik
daurang Project Indonesia dan juga tidak
lupa saya ucapkan terima kasih kepada
panitia dan juga peserta yang telah
berkontribusi dan sangat antusias sekali
selama webinar ini
berlangsung Semoga kita semua masih bisa
bertemu di webinarwebinar selanjutnya
Bapak Ibu sekalian Akhir kata saya
selaku MC sekaligus moderator memohon
maaf sebesar-besarnya apabila selama
memandu acara ini mungkin terdapat
kesalahan kata atupun
perbuatanamikum
warahmahumalam warahmatah
W Terima kasih bak ibu mohon Maf kalau
ada salahsah
kih
semuanya Terima kasih Bapak
[Musik]
Pak