INDEX SUSTAINABILITY DALAM PENGELOLAAN SAMPAH
t5ySD8T0kFY • 2024-03-02
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id ya dan juga tidak lupa kepada bapak ibu peserta webinar pada hari yang berbahagia ini ini sebelum masuk ke materi webinar kita saya mohon izin Mengingatkan untuk Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi daftar hadir atau presensi di Link yang telah admin kami kirimkan di kolom Chat Zoom ya Bapak Ibu sekalian kemudian Dengan hormat saya juga eh izin meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk dapat menonaktifkan mikrofon selama kegiatan ini berlangsung supaya kita semua dapat menikmati materi yang disampaikan dengan baik baik eh selanjutnya sebelum kita masuk ke acara inti kita yaitu penyampaian materi akan ada sambutan dari bapak SM selakuer dari butik ulang pro Indonesia sekaligus eh yang akan memberikan sambutan pada pagi hari ini silakan untuk bapak waktu dan layar kami persilakan Terima kasih Mbak asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi eh Bapak Ibu semuanya e yang kami hormati pak Andi di sini Terima kasih Pak Andi sudah meluangkan waktunya di hari Sabtu ya weekend untuk bisa berbagi dengan kami di webinar indeks sustainability dalam pengelolaan sampah dan juga yang kami hormati Bapak Ibu ataupun teman-teman peserta webinar pada hari ini pertama-tama eh puji syukur kita haturkan keirat Allah yang S memberikan kesehatan ya kepada kita semuanya untuk bisa eh hadirlah di acara webinar pagi ini dan juga permohonan maaf dari Pak Hijr selaku founder Pro Indonesia tidak bisa membuka acara ini secara langsung karena ada kegiatan mendadak yang tidak bisa ditinggalkan sehingga diminta untuk mewakilkan kepada saya Bapak Ibu semuanya webinar kali ini kita membah tentangab pengan sah Ya seperti kita ketahui ee sangat banyak kegiatan pengelolaan sampah yang dilakukan oleh masyarakat ataupun oleh pemerintah saat ini nah akan tetapi ada hal yang kadang Terlupakan nah yaitu masalah keberlanjutannya seperti apa Nah harapannya dengan adanya webinar Ini nanti Pak Andi nah pak Andi Ini dari inswa ya kami melihat beliau sangat konsen masalah keberlanjutan dalam pengelolaan San lah bisa dibilang seperti itu harapannya nanti pak bisa berbagi Seperti apa indek sustainability dalam pengelolaan sampah ini Dan harapannya juga eh kita di sini bisa sama-sama eh mendapatkan e kebaikanlah dalam eh webinar kali ini Dan harapannya sistem pengelolaan sampah di Indonesia juga ya akan menjadi lebih Baiklah sehingga kita sama-sama terhindar dari yang namanya kalau sekarang ya darurat sampah ya hampir di seluruh kabupaten kota sudah mulai aware tentang ee permasalahan sampah ini nah saya rasa itu yang bisa saya sampaikan karena ee sepertinya tadi saya melihat materi Pak Andik sangat banyak slide-nya yang isinya juga luar biasa mudah-mudahan bapak ibu bisa menikmati webinar pagi ini dengan nyaman dan tenang ya Nah Terima kasih ee atas empatannya iniak sudah berkenan untuk join dan Bapak Ibu semuanya saya akhiri alamualaikum warahmatullah wabarakatuhah terimaihuknyakaligus muka acara pagi hari ini Bapak I Kam Dar juga makaming MU YouTube channel kami ya mungkin ada Bapak Ibu sekalian yang terkendala di dalam Zoom itu tidak perlu khawatir karena Bapak Ibu sekalian juga tetap bisa mengikuti webinar ini melalui YouTube channel kami yaitu di Pro Indonesia eh selanjutnya seperti biasanya Nih Bapak Ibu sekalian hari ini kami juga menyiapkan berbagai macam spesial untuk Bapak Ibu sekalian yang beruntung ini diberikan Berdasarkan pertanyaan terbaik dan juga ST Instagram terik sel webinar ini berlangs jadiem terbaik nantinya akan kami umumkan di akhir acara Sedangkan untuk pemenang du Story Instagram terunik akan kami Hubungi langsung melalui DM Instagram Nah jadi bagi Bapak Ibu sekalian yang mungkin ingin bertanya selama webinar ini berlangsung itu dapat sekali langsung memberikan pertanyaannya melalui kolom chat dengan format nama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan dan nantinya akan kami pilih perkan tanpa berlamaama lagi kita langsung akan Lanjut nih ke acara inti kita yaitu penyampaian materi namun sebelum itu Mari kita simak terlebih dahulu siv dari pemateri kita [Musik] berikutnya [Musik] Iya baik t sekilas mengenai pemateri kita pada hari ini selanjutnya saya mungkin akan sedikit menyapa pemateri kita terlebih dahulu nih Asalamualaikum Selamat pagi bapak bingung Mbak Andek aja Mbak Oh iya alhamdulillah kabar baik Mak Alhamdulillah kalau begitu eh mungkin untuk efisiensi waktu kita mungkin langsung saja mulai penyampaian materinya begitu ya Pak siap ya saya izin Share screen ya Iya baik Pak untuk penyampaian materinya nanti waktunya kurang lebih sampai sekitar jam 10.30 begitu Pak ya Oke siap ya Ma ini Waduh 10.30 ya karena terlambat kita ya jadi e harusnya 80 menit Jadi 70 menit ya Eh Selamat pagi Bapak Ibu asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ee sudah terlihat ya slide saya Iya sudah Bapak sudah terlihat Oke siap eh jadi eh terima kasih eh atas kesempatannya dari Pak hijrah Pak yebi dan teman-teman di Project B untuk ee mau meluangkan sedikit waktu juga bapak ibu mau meluangkan sedikit waktu atas apa yang akan saya sampaikan jadi terus terang eh komentar pertama tadi dari slide Itu eh saya mohon maaf itu sepertinya CV saya yang lama jadi saya lupa enggak ee saya sampaikan yang baru jadi ada beberapa jabatan yang sekarang sudah sudah tidak ada di situ tetapi Eh sebagian besar sih masih sama jadi eh Tema kita hari ini itu adalah tentang index sustainability Jadi sebenarnya Eh ini materi baru buat saya karena ee saya belum pernah membuat ee slide atau paparan tentang ini tetapi secara konsep eh tentang sustainability itu sudah ada di eh konsep integrated sustainable waste management itu salah harusnya sustainable Mohon maaf Bapak ibu jadi eh apa bedanya iswm integrated sustainable waste management dengan integrated Solid was management itu nanti eh saya Jelaskan eh tetapi sekarang Eh kita kenalan dulu sama inswa jadi inswa itu adalah eh Indonesia Solid W Association adalah eh asosiasi profesi pengelolaan sampah di Indonesia mungkin kalau kita bilang asosiasi sampah mungkin ineswa salah satu yang tertua karena mulainya dari 2003 yang dalam waktu bentuk forum dan di 2012 kita menjadi anggota negara dari international Solid was Association dan sampai sekarang tugas eh apa eh pekerjaan kami kebanyakan adalah memang advokasi pendampingan dan desain sistem pengelolaan sampah terintegrasi dan berkelanjutan e untuk organisasi sendiri atau anggotanya eh undang-undang 18 tahun 2008 ini juga salah Mohon maaf saya salah ketik itu adalah e hasil dari perjuangan ibu Sari dan teman-eman penggiat ahan di tahun 2008 akibat dari undang ee dari kejadian eh longsornya Lui gajah yang sekarang diperingati sebagai hsn dan itu butuh 8 tahun perjuangan untuk ee menjadikan undang-undang ini terwujud dan akhirnya sekarang untuk setiap peraturan perundangan Biasanya kami dilibatkan untuk eh di pekerjaannya dan sampai sekarang untuk Dewan Pertimbangan nadipura pun Ibu Sri bebas si juga masih ee aktif di sana almarhum sebelumnya almarhum Prof eh Prof Henri Damanhuri juga salah satu anggota kami dan eh anggota kami kebanyakan adalah konsultan eh produsen individu-individu yang memang peduli dengan pengelolaan sampah eh ASN atpm teknologi pengelolaan sampah dan karena jaringan internasional kami juga ee banyak event-event di luar atau ee eh vendor-vendor luar yang seringki juga menghubungi kami untuk eh ketika ingin masuk ke Indonesia jadi kalau boleh dibilang inswa itu kalau dokter punya ID maka eh dokter sampah itu seharusnya itu id-nya itu adalah inswa kira-kira begitu Jadi itu masih eh harapan kami bahwa siapapun yang peduli ataupun ingin belajar ee sepenuhnya tentang pengelolaan sampah itu bisa ee bergabung dengan ee kami Oke jadi ini poin pembahasan ada lima poin yang di ee sampaikan oleh eh teman-teman panitia untuk dibahas eh nanti kita bahas satu persatu tetapi memang Eh ada beberapa poin yang seperti best practice eh pengelolaan sampah berkelanjutan itu karena pengelolaan sampah itu sangat luas maka best practice ini juga akan ee akan diambil hanya per subsistem karena ee jujur sampai saat ini di Indonesia sistem pengelolaan sampah kabupaten kota yang berkelanjutan dalam eh konteks yang eh konteks eh iswm itu masih belum ada jadi apa konteksnya iswm itu nanti kita Jelaskan Oke jadi mulai dari konsep keberlanjutan atau jadi Eh keberlanjut sustainability ini memang biasanya dikaitkan dengan sustainability development dan itu Eh keluar kata-kata itu ketika terjadi eh konferensi KTT bumi pertama di Rio dan eh ada satu komisi yang dibentuk untukefinisikan tentang konsep itu apa dan Eh ini adalah eh kata kunci yang dihasilkan dari Komisi itu tentang eh apa itu keberlanjutan yaitu eh terutama adal sustainability development yaitu adalah memenuhi kebutuhan eh generasi sekarang tanpa ee mengurangi atau mengganggu kemampuan generasi mendatang untuk ee eeenuhi kebutuhannya jadi kita bicara keberlanjutan itu bukan tentang kita atau yang hidup sekarang itu untuk bisa ee mengkonsumsi atau ee ee menghabiskan semua sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhan tetapi ee pandangan jangka panjang bahwa bumi itu hanya satu dan EE bumi ini perlu diwariskan dari satu generasi ke generasi yang lain bahkan ada yang menyampaikan juga bahwa ya ketika Ee kita berpikir tentang keberlanjutan maka sebenarnya pemikiran kita itu seharusnya adalah kita ini sedang berhutang ke generasi masa depan tentang keberlanjutan hidupnya mereka Jadi itu eh definisi pertama dari keberlanjutan atau sustainability development kalau secara terminologi ee di dari dari eh kamus bahwa ee sustainability itu adalah kemampuan untuk suatu sumber daya bisa dipelihara di ee tingkat tertentu ini juga sama bahwa intinya adalah membatasi karena eh Sumber daya itu selalu terbatas jadi ketika konsumsi itu tidak dibatasi maka eh Sumber daya itu akan habis dan kemudian keseimbangan akan Ee tidak terjadi tadi jadi membatasi dan keseimbangan kata kuncinya dan EE ada bahkan kalau ee teman-teman Bapak Ibu eh Googling banyak sekali terminologi nah ini ada saya nemu satu terminologi yang menarik dan menurut saya sangat betul itu dan ini sangat nyambung dengan konsep bswm yang akan saya jelaskan yaitu Bahwa inti dari keberlanjutan adalah bagaimana kita mempunyai rencana dan kemudian ee konsisten untuk menjalankan rencana tersebut dan ini satu hal yang EE sangat sesuai dengan ee pengelolaan sampah Kenapa karena kita bicara sampah pengelolaan sampah seringkiali fokusnya itu hanya ke ee hal-hal teknis yang sangat ee sangat mudah untuk diukur sangat mudah terlihat tetapi ee ketika hal itu tidak disambungkan dengan eh aspek-aspek lainnya maka keberlanjutan dari sistem fisik ini atau infrastruktur itu akan terancam dan kemudian eh pengelolaan sampah itu pada dasarnya sebenarnya adalah tentang perilaku membuang sampah mengelola sampah itu tentang perilaku dan perilaku ini itu bisa diubah dengan sistem pertanyaannya seberapa cepat eh perilaku itu berubah dengan sistem terutama kalau sistemnya berubah-ubah setiap saat jadi pr-nya memang Bagaimana eh rencana pengelolaan sampah atau yang biasa disebut sebagai rencana unuk pengelolaan sampah atau master plan itu harus menghubungkan semua aspek dan kemudian harus dijalankan dalam jangka waktu yang cukup sehingga perubahan itu terjadi jadi ya Poin itulah yang nanti akan kita Jelaskan ke belakang lebih jauh Nah dari ee sustainability atau Konsep ini kemudian muncul eh biasanya di dianggap ada tiga pilar pengelolaan sampah itu yaitu dari aspek ee lingkungan aspek sosial dan aspek ekonomi dan baru kemudian akan muncul eh keberlanjutan atau pembangunan berkelanjutan bahwa ketika kita memper ada ketika kita hanya memperhatikan aspek lingkungan dan ekonomi maka eh fokusnya biasanya AD adalah di eh pertumbuhan ekonomi sedangkan eh ketika kita memperhatikan antara lingkungan dan e sosial dan lingkungan maka yang dilihat adalah bagaimana kenyamanan hidup tingkat eh kesejahteraan eh apa kepuasan hidup dari masyarakat atau manusia yang tinggal di e tempat tersebut Sedangkan Ketika kita melihat aspek ekonomi dan sosial Maka bagaim Man keadilan sosial atau kesejahteraan itu didistribusikan secara merapa jadi dari poin ini titik temu dari semua tiga aspek itu yang disebut sebagai eh sustainability development atau suainable development atau pembangunan berkelanjutan nah kemudian di tahun 2015 eh Konsep ini kemudian ber eh tumbuh eh dan disepakati oleh eh PB dalam eh konsep yang disebut sebagai sdg atau sustainable Development Goals jadi ada 17 eh target sdgis yang kemudian harus dicapai di tahun 2030 dan masing-masing itu diberi target yang spesifik karena selalu bahwa kita bicara tentang eh pembangunan maka seharusnya ada target-target spesifik untuk kita bisa tahu bahwa jalur kita sudah benar dan kemudian progres atau kemajuan yang kita capai sejauh mana dan kemudian ada konsep lain lagi yang disebut sebagai triple bottom line triple bottom line ini sama bahwa eh disebutkan tadi Eh ada tiga P istilahnya people planet dan profit artinya ada tiga aspek yang diperhatikan dan untuk bisnis ini adalah memperluas eh pemahaman eh pengambil keputusan di bisnis tersebut bahwa ee pertumbuhan bisnis atau ekonomi itu tidak hanya eh matriks-matriks ekonomi yang biasa dipakai saja tetapi harus ada yang lebih besar lagi yang dilihat karena keseimbangan ini perlu dijaga sehingga pertumbuhan ini bisa akan berkelanjutan Nah kemudian ada konsep lain yang disebut juga circles of sustainable Framework ini Eh ada empat aspek yang dihubungkan yaitu Bagaimana eh ekonomi eh ekologi atau lingkungan dan budaya serta politik itu eh ee saling terhubung dan kemudian eh yang menariknya bahwa ketika satu aspek ini ee mengalami kemajuan maka biasanya aspek yang lain juga akan mengalami kemajuan ini Sebabnya kenapa Eh tadi juga disebutkan oleh Pak yebi bahwa kita yang ada di ruang Zoom ini ini adalah ee agen-agen perubahan yang harapannya bisa diperan masing-masing membawa perubahan terhadap ap sistem pengelolaan sampah ee di Indonesia nah kemudian ee konsep berikutnya adalah eh ecological frame eh eh ecological footprint kep ini yang turunannya kalau teman-teman pernah mendengar ada namanya carbon footprint dan lain-lain itu di sini dan bahkan ada yang istilahnya eh oversoot eh atau prediksi eh berapa lama lagi sumber daya yang kita miliki di bumi ini akan habis dengan tingkat konsumsi yang kita lakukan sekarang itu e bisa dicari ee ininya teman-teman ada istilahnya yang yang cukup seram adalah ee jam eh kiamat begitu Itu juga salah satu yang EE berasal dari pemahaman tentang keberlanjutan ini Nah untuk bicara tentang sdgs Kenapa saya eh fokuskan di sdgs karena tadi ini targetnya jelas dan eh sebenarnya tahunnya juga jelas dan kemudian kalau bicara tentang sampah sebenarnya menarik ya kita tidak pernah ee mungkin jarang yang memahami bahwa target pengelolaan sampah itu bisa mempengaruhi eh 10 target sdgis yang besarnya dan EE kalau dipecah lagi dari 10 itu menjadi 16 target spesifik dari yang ada yang sangat fokus yang e yang sangat jelas untuk menunjukkan bahwa sampah itu perlu diperhatikan itu di SD eh 11.6.1 oke eh untuk target-target spesifik di masing-masing sdj yang terkait dengan pengelolaan sampah ini adalah eh sdj 1.4 yaitu eh tentang bagaimana eh pengelolaan sampah itu bisa e buka lapangan pekerjaan terutama untuk kelompok yang termarginalkan dan kemudian akhirnya itu bisa ee membuat sumber pemasukan baru di eh sdd ketiga itu malah lebih banyak lagi ada tiga target sdg di target sdgs keen itu eh bicara tentang bagaimana air yang bersih dan air bersih Biasanya kalau di banyak lingkungan itu akan tercemari karena eh pengelolaan sampah yang tidak baik di target sdis keetu bahwa ee pengelolaan sampah itu bisa berpotensi sebagai alternatif sumber eh energi dengan e bisa disebut sebagai renew dan ditarget eh sdj tadi juga saya sebutkan bahwa eh pengelolaan sampah itu membuka lapangan pekerjaan untuk eh orang-orang yang biasanya terpinggirkan dan kemudian juga mendukung ee pertumbuhan ekonomi terutama dengan konsep ee ekonomi sirkular jadi ee ini sangat ee berhubungan dan di sdisi 11 tadi saya Sebutkan ada 11.6 dan 11.1 yang terkait Bagaimana kota itu akan menjadi titik penting ee kehidupan manusia ke depannya semakin ke depan dan pengelolaan sampah menjadi sangat penting di target sdgis 12 eh juga ada tiga target sdgis yang dikaitkan dan di target 13 ini bagaimana sampah organik itu yang tidak terkelola dengan baik yang biasanya ada di TPA TPA kita itu 25 e akan menghasilkan gas metan yang bahayanya 25 kali lebih bahaya dibandingkan CO2 dan kemudian eh sampai saat ini sektor sampah itu menyumbang kurang lebih sekitar ee 17% dari total eh gas rumah kaca yang dihasilkan oleh umat manusia artinya Eh kalau kita ingin E mengurangi gas rumah kaca yang dihasilkan dari aktivitas kita seluruh dunia maka memisah sampah organik dan mengolahnya dengan benar itu eh salah satu langkah mudah yang paling bisa kita lakukan sebagai individu dan menariknya Memang e GG beda dengan gas CO2 dia memang 25 kali lebih berbahaya Tetapi dia juga lebih mudah untuk hilang dalam artian dia lebih mudah terurai tetapi kembali bahwa itu terjadi ketika pemahaman kita eh gas ini harus dicegah munculnya dulu begitu sehingga yang ada itu tidak bertambah dan ini yang sekarang lagi ramai-ramainya termasuk program kami clocc juga karena program ini bahwa laut kebersihan laut itu sangat ee sangat tergantung bagaimana kita mengelola sampah karena sampah plastik adalah potensi paling bahaya dari pengelolaan dari kehidupan laut di sdg Eh sama juga di 15 bahwa pembuangan sampah liar kebocoran sampah di darat itu juga mempengaruhi eh kehidupan di ee darat Jadi kurang lebih seperti itu tadi saya Sebutkan ada eh 17 eh 16 eh untuk target yang dipengaruhi oleh sbus selanjutnya saya akan bicara tentang hierarki pengelolaan sampah jadi hierarki pengelolaan sampah ini eh seringki dipahami sebagai langkah untuk merevolusi sistem pengelolaan sampah atau ee merubah paradigma pengelolaan sampah untuk naik secepat-cepatnya terhadap tangga tangga hierarki ini ee e ke yang lebih atas karena semakin ke bawah itu ee dianggap bahwa Eh ini Eh yang tidak diharapkan pengelolaan sampah yang tidak diharapkan satu hal yang seringki kita lupa bahwaarki pengelolaan sampah ini muncul dari Eropa dan negara maju itu adalah hasil kristalisasi dari pembelajaran mereka bagaimana mereka Mengubah sistem pengelolaan nya dalam 100 tahun terakhir artinya sifatnya adalah sangat evolusi evolutif dan sekarang kenapa negara-negara Eropa datang e ke negara berkembang menawarkan konsep sirkular ekonomi dan lain-lain yang itu biasanya lebih lebih di atas dibandingkan eh pengelolaan sampah kumpulangkut buang misalnya itu karena mereka sudah selesai untuk mengelola yang paling bawah sedangkan di Indonesia yang justru eh Menurut kami di inswa hal yang paling penting perlu dilakukan itu adalah bagaimana memasukkan sampah-sampah yang masih bocor ke lingkungan itu ke dalam hierarki yang benar artinya 100% sampah terkelola bukan ketika misalnya kita lihat jakranas misalnya atau cstrada bahwa ada sampah tidak terkelola itu dianggap eh nanti bisa tahun depan atau tahun berikutnya yang penting sekarang kita sudah mulai melakukan kegiatan pengurangan dan mungkin anggarannya lebih besar untuk melakukan sosialisasi itu dibandingkan kita eh membuat perencanaan atau membuat eh apa ya membuat kegiatan-kegiatan yang pada akhirnya membuat 100% ini sampah terkelola gitu jadi eh evolusi itu harus mulai dari bawah menuju ke atas ketika evolusi ini tidak Eh mulai dari bawah maka yang di atas ini akan sangat rapuh Apa bentuk rapuh yang paling terlihat sekarang itu adalah bagaimana bank sampah itu selalu berjuang untuk eh kehidupannya sendiri karena bank sampah itu sebenarnya adalah eh satu bentuk pengolahan sampah yang kalau di hierarki ini itu kan kita bicara tentang pengurangan penggunaan dan resycleling jadi eh dan didorongnya oleh kesadaran ada peraturan pun sifatnya tidak mengikat tapi lebih bersifat kesadaran akhirnya apa yang terjadi yang terjadi adalah ee Bang sampah bisa saja satu ee cepat sekali dia berubah Kapan mati Kapan hidup lagi begitulah jadi tidak tersistem dan kemudian Eh tadi yang saya sampaikan bahwa Bagaimana target utamanya itu adalah mencegah kebocoran sampah ke lingkungan bocor sampah ke lingkungan itu biasanya dalam bentuk apa ketika sampah itu dibakar eh tanpa ee teknik yang benar ketika sampah itu dibuang ke sungai ketika sampah itu ditumpuk di tanah biasa bahkan ekstremnya guru saya menyampaikan bahwa pengelola ee ketika sampah itu menempel tanah maka di situlah terjadi kebocoran begitu Jadi hierarki pengelolaan sampah ini sebenarnya juga sebagai alat analisis untuk kebijakan kita itu di posisi mana Dan apakah tadi saya Sebutkan apakah yang di bawah nya itu sudah mendapat porsi perhatian yang lebih atau belum karena seringkiali ya itu karena yang lagi dial lagi ramai-ram adalah sampah plastik sirkular ekonomi dan lain-lain maka seolah-olah semua aktivitas pengelolaan sampah itu larinya ke sana padahal banyak tpatpa kita yang sampai sekarang masih eh berjuang untuk bisa menjadi jantung yang sehat untuk pengelolaan sampah kabupaten kota Nah dan saya sedih Sebenarnya Tema hpsn kita pun sekarang juga bicaranya masih sampah plastik padahal tahun lalu di tahun yang eh tahun sebelumnya ada 38 TPA seluruh Indonesia kebakaran menurut saya kalaupun mau topik ya lebih asik kalau kita bicara bahwa sampah organik tidak boleh ke TPA Nah itu seru tuh karena pada akhirnya Kalau sudah itu terjadi maka eh saya potensi kebakaran dari TPA karena eh apa musim kemarau itu bisa dikurangi ee karena tidak ada lagi sampah organik yang EE terurai atau membusuk menjadi gas metan dan hierarki ini itu juga bisa menjadi alat desain yang bagus untuk ee membuat sistem pengelolaan yang sampah yang pas begitu bahwa betul kita hidup di negara yang atau di kota yang di contoh kegiatan dari hierarki ini ada semua begitu nah dengan kekayaan kita terhadap masing-masing level tingkat pengelolaan sampah ini itu juga desain yang bagus bahwa pengelolaan sampah itu harus memperhatikan mana yang berjalan dengan baik mana yang rusak dan Perlu diperbaiki dan mana yang masih kurang yang perlu ditambahkan itu prinsip dari bagaimana kita mendesain sistem pengelolaan sampah dengan konsep iswm kira-kira begitu nah tentang sistem pengelolaan sampah saya ingin membicarakan tentang Apa itu sistem pengelolaan sampah jadi kalau kita bicara tentang sistem maka pasti sistem itu terdiri dari subsistem-subsistem yang menjalankan fungsi tertentu dan dia menyatu menjadi satu sistem yang EE terhubung dan EE akan menghasilkan ee tujuan yang lebih besar ee dibandingkan ee tujuan atau output yang dihasilkan dari subsistem-subsistem yang membentuknya nah sistem pengelolaan sampah itu adalah sistem layanan artinya apa sih sistem layanan itu atau sistem of provision itu sistem layanan artinya Dia memberi manfaat terhadap masyarakat eh apa ya kebutuhan masyarakat yang sangat spesifik dan sistem ini dibentuk oleh eh sistem sosial material yang eh eh disebut sebagai sistem sosial material itu Apa selain tadi bahwa ada ee infrastruktur ada aspek aspek fisik yang terlibat dalam sistem itu ee ada juga struktur sosial pengaturan sosial yang juga mempengaruhi bagaimana berjalannya sistem fisik ini dan kolaborasi ee dan perpaduan antara dua sistem ini yang akhirnya membuat eh perilaku pengelolaan ee perilaku pengelola e penghasil sampah atau penimbul sampah itu akan ee akan ditentukan Itu Ken Apa sebabnya kami di eh inswa selalu percaya bahwa edukasi terbaik itu adalah ketika sistemnya yang mengedukasi artinya apa infrastruktur dan e kebijakan dan insentif dan eh mekanisme penegakan hukum serta eh iuran yang atau retribusi yang perlu dibayar itu mengarahkan terhadap perilaku yang kita harapkan jadi misalnya kalau kita ingin memilah penghasil sampah ingin memilah e kita harapkan memilah maka desainer syistem perlu memastikan bahwa tempat sampah ee truknya terpilah perlu memastikan jadwal pengangkutannya juga terpisah kalau truknya tidak terpilah perlu memastikan bahwa ada insentif buat yang melakukan dan yang tidak melakukan terus kemudian mungkin retribusinya berbeda antara yang mengumpulkan sampah tercampur dengan sampah yang terpilah juga harus ada edukasi yang setiap saat berjalan sehingga ketika terpilah memang betul-betul terpilah jadi itu adalah satu kesatuan sistem yang tidak terpisah satu dengan yang lain nah sistem pengelolaan sampahnya sendiri dua layanannya tadi yang saya Sebutkan dia memenuhi dua fungsi atau dua dua manfaat yang diharapkan oleh pengguna atau masyarakat yang pertama adalah pembuangan sampah sehingga sampah itu tidak membahayakan kesehatan dan mencemari lingkungan dan yang kedua adalah memulihkan material E atau sampah organik sehingga ee sampah ini bisa masih diambil nilainya jadi eh itulah akhirnya di sampah itu ada dua makhluk yang hidup di alam yang sama yang pertama adalah makhluk rantai layanan dan yang kedua adalah makhluk Rantai nilai nah eh Saya tidak menjelaskan lebih jauh tentang rantai layanan dan Rantai nilai ini karena kita fokusnya nanti keberlanjutan eh Tetapi kalau kita ingin menjalankan sistem pengelolaan sampah yang baik maka Dua rantai ini harus diakomodir untuk bisa hidup bersama nah sistem pengelolaan sampah Kenapa sih penting begitu karena secara politik ini sangat sensitif layanan ini ini menyangkut kredibilitas pemerintah bahkan saya setuju dengan hal ini karena seiring dengan saya berjalan ke banyak tempat akan terlihat jelas antara pemerintah Kabupaten kota yang memang ee mengurus kotanya dengan yang tidak mengurus kotanya di situ juga kita bisa menilai mana politikus yang memang ingin berkuasanya adalah untuk kepentingan pribadi atau untuk kepentingan bersama ee di situ bisa terlihat dan kemudian sistem pengelolaan sampah ini juga menghabiskan anggaran yang cukup besar dan eh lapangan pekerjaannya juga yang disediakan cukup besar baik secara formal maupun informal bahkan bisa jadi yang informal lebih besar dibandingkan yang terus kemudian juga eh pengelolaan sampai tidak baik itu pasti akan menimbulkan dampak terhadap kesehatan masyarakat lingkungan dan sumber daya alam secara k untuk masalah-masalah umum yang terjadi biasanya adalah pertama tidak ada kerangka kebijakan yang komprehensif terus kemudian juga alat untuk menganalisis dan mengukur efisiensi efektivitas dan kepanutan sistem ini terbatas Terus infrastrukturnya biasanya juga tidak memadai atau tidak dirawat dengan baik atau bahkan ketinggalan zaman atau kalaupun ada misalnya dia mendapat hibah biasanya suku cadang dan eh teknologi yang eh atau mekanik yang mampu memperbaiki teknologi itu itu terbatas atau bahkan hibah itu sesuai dengan kondisi lokalnya begitu itu saya ser saya sering temui di ee hibah-hibah peralatan yang berasal dari donor asing bahwa peralatan-peralatan yang mereka bawa itu adalah peralatan produksi negara mereka yang tidak cocok dengan karakter sampah dan eh kemampuan SDM eh kita yang mengoperasikan fasilitas itu sehingga apa yang terjadi fasilitas itu atau alat itu biasanya umurnya sesuai dengan umur operasional yang akhirnya ke perlu penggantian suku cadang atau apa itu e tidak Berhentilah di situ karena untuk pesan suku cadang atau harganya menjadi sangat mahal saya terakhir nemuin kemarin ketika saya pergi ke Jambi dan sedih saya Ada banyak hal yang seharusnya bisa diperhatikan sebelum hibah-hibah itu diturunkan terus kemudian jumlah Sampah juga pasti akan semakin meningkat masalahnya itu kenapa karena jumlah pend duuk semakin meningkat dan pola konsumsi juga berubah sehingga volume sampah per rumah tangganya juga akan meningkat staf atau SDM di bidang ini biasanya juga eh kapasitasnya rendah terus biasanya juga tidak termotivasi jarang sekali orang yang terus bersemangat kalau ditempatkan di pengelolaan sampah tapi saya juga tidak berkecil hati karena semakin sering Saya berkunjung ke banyak tempat saya banyak bertemu dengan orang-orang yang semangatnya itu sangat luar biasa kami selalu bilang kalau di komunitas sampah itu adalah orang-orang yang sudah mendapat SK langit gitu ya dan kemudian ee ya itu tadi ee sulit Biasanya kalau mencari operator atau orang-orang yang mau mengelola sampah kabar itu memang kalau secara statistik itu ada yang sudah mengatakan bahwa orang yang betul-betul belajar tentang pengelolaan sampah itu kurang dari 1% populasi dunia dan orang yang terlibat dalam pengelolaan sampah itu kurang dari 5% populasi dunia Padahal 100% populasi dunia menghasilkan sampah artinya Bapak Ibu yang ada di ruangan Zoom ini Selamat datang Bapak Ibu adalah orang-orang terpilih golongan kurang dari 1% ini karena Sabtu Minggu pun masih mau belajar tentang sampah gitu ya nah eh perencanaan sistem pengelolaan sampah masalah berikutnya Biasanya juga langsung ke solusi tanpa ada proses analisis dulu apa yang terjadi jadi seolah-olah setelah kita mengukur timbulan sampahnya berapa komposisinya bagaimana terus kemudian kita langsung Oh berarti butuh truknya sekian ininya sekian ininya sekian itu yang biasanya dilakukan biayanya butuhnya sekian begitu kita tidak pernah jarang sekali untuk melihat ke belakang dan melihat menganalisis dengan sangat ee dengan waktu yang cukup dengan alat e dengan data yang cukup bahwa apa sebenarnya yang terjadi di sistem pengelolaan sampah yang ada saat ini sehingga masih belum ee Sesuai yang diharapkan Dengan pemahaman itu seharusnya kita akhirnya tahu apa yang perlu dilakukan dan kemudian ee biasanya itu terkait dengan data data itu kalau di pengelolaan sampah itu biasanya ya tidak tidak cukup begitu bahkan tidak ada sama sekali sehingga perencanaan itu didasarkan oleh asumsi asumsi yang tidak divalidasi oleh EE orang yang hidup di sana maka biasanya akan berujung ke dalam perencanaan Oke jadi itu masalah sistem pengelolaan sampah dan masalahnya dan ini konsep yang saya ingin Betul Bapak Ibu e memahami Jadi kalau semua slide saya terlalu banyak setidaknya slide ini saja yang perlu Bapak Ibu pahami betul e tentang sistem pengelolaan sampah jadi sistem pengelolaan sampah itu bayangkan ini seperti laptop jadi ada hardware-nya yang bisa kita pegang bisa kita sentuh dan ada yang eh sifatnya itu Hardware jadi adalah hardware-nya dan eh ada juga yang sifatnya itu tidak terlihat Tetapi dia justru yang memastikan atau dia yang menghasilkan eh output dari eh alat tersebut atau yang disebut sebagai software Jadi kalau Laptop ada hardwarenya ada softwareennya hardware dari pengelolaan samp itu disebut sebagai sistem fisik pengelolaan sampah apa sistem fisik itu ya tadi yang saya Sebutkan ada subsistem masing-masing mulai dari pewadahan pengumpulan e pemindahan pengolahan sampah pengangkutan sampai ke e pemosesan akhir atau TP ini adalah sistem fisik kita tahu berapa jumlah truk yang kita butuhkan berapa tempat sampah yang kita butuhkan berapa tenaga kerja yang kita butuhkan itu kita tahu sistem fisiknya tetapi dan itu tujuannya untuk sampah itu terkelola dengan benar dari hulu sampai ke hilir tujuannya Apa tujuannya untuk mencapai tiga tujuan pengelolaan sampah Apa tujuan pengelolaan sampah yang pertama adalah ee menjaga kesehatan masyarakat dan ini hanya akan bisa tercapai ketika ee pengumpulan sudah terjadi 100% akhirnya sampah tidak berjajaran tidak menimbulkan faktor penyakit dan tidak menimbulkan pencemaran di lingkungan tinggal dan kemudian menjaga lingkungan itu ee terutama di fasilitas pengolahan sampah dan EE pemrosesan akhir bahwa pengolahan sampah itu tidak membuat gangguan terhadap ee lingkungan sekitar ataupun masyarakat yang tinggal di ee sekitarnya dan baru terakhir bahwa memanfaatkan nilai dari sampah tersebut atau yang biasa didorong dengan konsep 3R nah tujuan dari pengelolaan sampah ini tidak boleh terbalik Bapak Ibu kenapa tidak boleh terbalik karena ketika terbalik maka sampah mungkin akan terkelola tapi akan parsial atau bahkan terjadi miskonsepsi bahwa sampah pengelolaan sampah itu membutuhkan biaya karena kita menganggap bahwa ada nilainya sampah ini biaya itu tidak mau dikeluarkan itu yang akan sangat berbahaya karena pada akhirnya sistem tidak akan e kelanjutan itu nah di tata kelola itu ada tentang eh governance atau tata kelola software tadi itu ada empat aspek lain Jadi kalau aspek fisik tadi itu adalah aspek teknis operasional ya maka eh aspek tata kelola ini yang pertama itu adalah inklusivitas atau pelibatan pemangku kepentingan apa artinya inklusivitas ini artinya bahwa semua pemangku kepentingan itu memang dilibatkan sejak awal desain sampai kemudian ee ketika dijalankan sistem pengelolaan sampah ini dan eh terutama itu ketika kita bisa melibatkan pengguna dan penyedia layanan begitu dan selanjutnya sistem pengelolaan sampah itu adalah sistem yang selalu membutuhkan biaya tidak ada di dunia ini yang EE yang secara sistem itu m membiayai dari hasil olahan sampahnya kalau ada yang klaim untuk seperti itu kita perlu tes dulu eh karena sampai sekarang masih secara umum pengelolaan sampah itu adalah cost center dibandingkan profit center jadi kalaupun ada kita perlu tes secara ee dalam jangka waktu tertentu dan kemudian juga perlu tahu ee Bagaimana eh keberlanjutannya itu didefinisikan secara pembiayaan dan sistem ini juga membutuhkan kelembagaan yang sesuai sesuai secara kapasitas maupun sesuai secara bentuk sehingga kewenangannya juga jelas dan semua itu kemudian dibungkus dengan eh kebijakan dan peraturan yang proaktif untuk mendorong Bagaimana ee perilaku ini diharapkan terjadi jadi eh dua dimensi ini dimensi tata kelola dan dimensi fisik ini atau sistem fisik dan sistem tata kelola ini itu yang disebut sebagai lima aspek pengelolaan sampah yang di Insa eh selalu menjadi pegangan kami Dan satu hal yang perlu diperhatikan bahwa sistem fisik dan sistem tata kelola ini itu harus berkesesuaian jadi bayangkan kalau laptop Bapak Ibu itu masih Pentium 2 atau cor 4 begitu ya eh terus kemudian eh atau corduo lah Pentium apa eh Pentium 2 atau corduo begitu laptopnya tapi kemudian disuruh menjalankan Windows 11 begitu Pasti enggak akan jalan Windows 11-nya begitu tapi juga sebaliknya laptopnya sudah sangat canggih eh E7 begitu atau eh laptop gaming tapi dipakainya hanya untuk main eh Mini Sweeper E atau Tetris begitu atau Zuma begitu sayang kapasitas dari sistem fisik itu atau hardwareennya jadi harus seimbang Nah itulah Kenapa saya sebutkan bahwa keberlanjutan dalam pengelolaan sampah itu adalah ketika kita bisa memahami konsep iswm ini kesesuaian antara sistem fisik dan data kelola ini yang dituangkan dalam satu perencanaan atau sistem pengelolaan sah kesebangan inilah yang akan menentukan bahwa sistem itu akan lanjutan atau tidak Dan kemudian sistem ini itu perlu ditunjang dengan eh data real tentang pengelolaan sampahnya atau w di sini didefinisikan atau informasi latar belakang Bagaimana sistem ini berada inilah yang meletakkan konteks Kelan sistem pengelolaan sampah di eh di tempatnya begitu kira-kira l Oke Kok enggak mau nah ini saya mengutip dari ppt-nya Pak hijrah beberapa tahun yang lalu seingat saya tapi ini cara yang paling mudah untuk menjelaskan ini sistem fisik pengelolaan sampah yang terjadi di Indonesia mulai dari sumber sampai ke TPA dan berapa banyak yang bocor ke lingkungan eh pengolahan di sini itu disebut sebagai transfer point karena memang eh memang di situlah titik Tengah antara setelah sampah dikumpulkan Dar dari masing-masing sumber ee untuk sebelum diangkut atau ee dimanfaatkan dan kemudian eh daur ulang itu biasanya adalah dijalankan oleh sektor informal jadi ini sistem fisiknya Nah selanjutnya sistem tata kelolanya Bagaimana Oh ya Jadi kalau kita bicara tentang keberlanjutan dari sistem fisik ini itu ini yang saya Tandain di pengolahan itu kita sebenarnya sedang mencari model bisnis yang sesuai Sehingga bisnis ini bisa berkelanjutan dan bisnis pengelolaan sampah itu bukan jual beli barang bekas bapak ibu ada yang melakukan itu tapi itu adalah industri da ulang Mereka menjual beli material tapi kalau kita bicara tentang pengelolaan sampah maka bisnisnya adalah bisnis kebersihan layanan kebersihan atau cleaning service gampangnya kalau digedung nah layanan bisnis kebersihan ini itu adalah layanan publikasi publik itu apa maksudnya jadi di dunia barang itu dibagi menjadi dua Bapak Ibu pertama adalah barang privat yang kedua adalah barang publik artinya ketika dia menjadi barang privat maka untuk mendapatkan manfaat atau mendapatkan barang tersebut kita harus membeli atau membayar sesuai dengan keekonomian barang ee atau layanan tersebut Sedangkan ee barang publik maka itu adalah barang atau layanan yang diberikan oleh negara atau yang bertanggung jawab untuk bisa dinikmati semua orang di manapun tingkat eh tingkat pendapatan atau eh tingkat keterlibatannya eh dalam pemerintahan artinya Ini adalah layanan dasar nah Contohnya apa kalau e publik gampang Kalau publik eh telekomunikasi publik terus kemudian eh sorat telekomunikasi beli kuota dan lain-lain itu privat apa kopi privat Ee Kita nongkrong di mall privat kita masuk ke rumah sakit swasta itu privat publik apa Eh misalnya pertahanan keamanan pendidikan kesehatan kesehatan yang mana kesehatan yang dilakukan oleh pemerintah nah di tengah-tengah antara publik dan privat ini ada yang disebut sebagai kasi publik ada adalah layanan yang bisa diselenggarakan oleh eh swasta ataupun pemerintah tetapi Pemerintah perlu menjamin ada ee sejumlah ee sumber daya yang dialokasikan untuk layanan ini bisa dinikmati oleh sebanyak mungkin orang dan kemudian layanan ini bisa juga ditenderkan atau dipihak ketigakan ke pihak swasta untuk pihak swasta ini terlibat sehingga sumber daya yang terbatas dari pemerintah itu bisa dialihkan ke ee kelompok masyarakat yang benar-benar EE tidak mampu kalau layanan ini diprivatkan jadi sama seperti Puskesmas begitu ya Bapak Ibu ada BPJS BPJS itu kasi publik begitu bahwa orang yang tidak mampu dia bisa untuk berobat ke puskesmas dengan biaya yang sangat rendah tetapi eh yang swasta atau masyarakat yang memiliki uang lebih itu bisa mendapat layanan lebih baik di eh mas di eh Rumah Sakit Swasta eh di rumah sakit swasta jadi seperti itu juga harusnya sampah bahwa yang mampu Yang komersil dan lain-lain dia bisa dilayani langsung oleh eh bisnis-bisnis Yang eh menyediakan jasa tersebut tetapi untuk masyarakat ekonomi rendah yang tinggalnya di kawasan Kumu maka dia perlu dibantu oleh pemerintah untuk mendapat layanan itu adalah e yang disebut sebagai layanan kasih publik akan berbeda nanti e perhitungan pembiayaan dan pendanaannya dari Lan kasi publik Nah kalau secara keseluruhan ini saya kenapa Saya kuningin semua maka alat yang bisa digunakan itu pertama adalah kalau data ada WWI city tools dan W flow diagram itu kita akan tahu berapa timbulan sampahnya berapa yang komposisinya berapa yang bocor Bagaimana tingkat ee daur ulang atau kinerja daur ulang di satu wilayah dan kemudian Bagaimana sampah itu mengalir dari dan aktor Siapa saja yang terlibat itu kita bicara tentang data tadi yang saya sebut W tadi tapi secara sistem ini yang Nanti akan saya kenalkan yang yang disebut sebagai indek sustainability yang disebut sebagai waste aware benchmark Indicator nah ini prinsip yang dipakai untuk membuat indikator ini adalah Apa yang tadi saya jelaskan dengan konsep isbm tadi Oke jadi alat analisis keberlanjutan inilah yang eh sekarang kita pakai Nah untuk Tata kelol satu hal yang paling penting itu adalah tentang kelembagaan Kenapa kelembagaan itu lebih penting dibandingkan pendanaan karena pendana kalau ibaratnya pendanaan itu adalah gula maka kelembagaan ini adalah wadahnya artinya kalau kitauh gula untuk mendatangkan semut dan semut ini kalau kita asumsikan adalah swasta yang mau memberikan layanan pengelolaan sampah maka semut itu perlu dipancing dengan sedikit gula-gula sehingga dia akan datang ke ee wadah yang sudah disiapkan nah wadah ini inilah yang disebut sebagai tata kelola pengelolaan sampah Bagaimana kelembagaannya diatur pola kerja samanya diatur dan kemudian ee wilayah konsesinya diatur eh dan kemudian Eh bagaimana standar-standar ditetapkan jadi empat inilah yang akhirnya akan membuat eh Pihak mana atau [Musik] eh investor kelas apa yang akan masuk ke dalam sistem ini atau terpancing ke dalam eh untuk membantu ee mewujudkan layanan pengelolaan sampah ini jadi bayangkan kalau investor itu seperti ikan begitu ya kalau kita memang cuma nangkapnya penginnya yang cuma plteri begitu ya mungkin diserok saja begitu yang penting dia serokannya ukurannya enggak terlalu besar terpancinglah semua ikan-ikan Teri itu begitu jangan sampai Eh serokan ini kita pakai untuk mancing ikan kakap begitu jebol pancingannya apa sereokannya bisa jadi mungkin dia memang perlu dipancing bahkan kalau hiu gitu mungkin perlu ditombak dulu begitu artinya memang eh k hiu apa paus begitu artinya investor itu ada karakter-karakternya dan karakter-karakter itu mereka akan melihat bagaimana Tata pengaturan kelembagaan terutama setelah itu baru peraturan gitu Kenapa penting kita melihatnya justru kelembagaannya dulu dibandingkan peraturan karena peraturan itu kalau di kita Mohon maaf seringkiali tidak sesuai dengan realita di lapangannya dan E bagaimana pengaturan komitmen dan lain-lain itu justru akan tampak Bagaimana pengaturan kelembagaan pengelolaan itu diwujudkan dalam ee suatu wilayah Jadi kalau disebut Biasanya kalau kelembagaan Bapak Ibu biasanya disebutkan pemisahan regulator dan operator sebenarnya regulator dan operator itu baru dua dari fungsi kelembagaan yang harus ada di pengelolaan sampah ada tujuh fungsi pengelolaan sampah yaitu eh yang dilihat di sini dan eh mohon maaf slide saya sebagian masih Bahasa Inggris karena kemarin belum sempat kita saya translate semuanya dan ada saya materi ini sebenarnya Hanya mengutip-mengutip Jadi kalau yang pintar itu siapa yang nyusun teori-teori ini saya hanya mengutip dan membentuk supaya Eh teori-teori ini bisa dipahami bisa dibumikan dan selanjutnya harapannya adalah bisa merubah tata kelola pengelolaan sampah yang ada di Indonesia fungsi tujuh fungsi itu apa bisa dilihat di sebelah kiri itu eh ininya eh fungsi-fungsinya penjelasannya yang paling penting itu adalah tiga yang dimerahkan ini fungsi klien revenue collekor kli pemberi pekerja pemberi pekerjaan revenue collekor atau pengumpul pendapatan dan operator tanpa operator layanan pasti tidak ada terus kemudian fungsi berikutnya yang sama pen yang berikutnya yang penting kedua itu adalah dua fungsi regulator dan agen perubahan Kenapa regulator danagan perubahan ini penting nanti eh saya jelaskan saya jelaskan dulu yang tiga peran fungsi penting ini nah ini kenapa peran minimal harus ada dalam sistem pengelolaan sampah itu adalah tiga Kenapa karena layanan uang dan informasi atau kewenangan itu berputar di tiga fungsi ini yaitu klien revenue collekor dan operator kli atau pemberi pekerjaan pada dasarnya adal fungsi yang menjadi perwakilan dari pengguna layanan ada tiga hal yang penting dilakukan oleh klien yang pertama dia adalah menetapkan standar layanan pengelolaan sampah macam apa yang akan dilakukan di wilayah tersebut jadi wilayahnya bisa Kecamatan bisa Desa bisa kota bahkan komplek perumahan itu pun adalah eh wilayah layanan nah standarnya Bagaimana begitu yang kita inginkan Apakah kita ingin lingkungannya bersih itu dengan semua sampah tercampur Yang penting diangkut setiap hari atau orang dibebaskan untuk ee apa memilih opsi layanan yang yang disediakan dan kemudian kalau mau bayar murah artinya dia harus memilah sampah kalau mau bayar lebih berarti dia ee dicampur begitu Itu t itu adalah namanya standar W wadah ya pun mengikuti standar kalau terpilah ya berarti terpilah berapa macam begitu pengangkutan setiap hari apa Jam berapa akan diangkut itu tentang standar yang kedua itu adalah mengizinkan Siapa yang bisa menjadi operator di wilayah tersebut Kenapa ini penting karena pada sistem tadi yang saya Sebutkan sektor layanan kuasi publik ini wilayah konsesi dan waktu konsesi itu menjadi sangat penting untuk ee swasta yang ingin masuk dan kemudian meletakkan modalnya di sana karena beda dengan pemerintah swasta pasti akan mengharapkan ada pengil pengembalian modal untuk bisa meneruskan bisnis mereka bukan lembaga amal swasta itu dia harus menghitung Bagaimana bisnisnya berjalan nah memang Eh kalau di sampah itu berbeda dengan barang privat lainnya sampah itu karena ada semi publiknya mungkin perlu ada pengabdian juga jadi tadi itu operator itu harus jelas wilayah ini dilayani oleh siapa dan kemudian izinnya Bagaimana standar-standarnya harus diikuti terus kemudian klien ini juga menentukan ketika standar ini misalnya secara standar teknis ketemu begitu ya terus kemudian dihitung misalnya ternyata per rumah itu butuhnya biayanya itu r0.000 Sedangkan masyarakat baru mau bayar r.000 begitu di situlah negosiasi terjadi ketika memang akhir nya masyarakat itu tetap menghendaki layanan 6.000 dan mereka ingin dibuktikan membuktikan dulu bahwa layanan ini memang layak dihargai r.000 maka e klien ini harus mensubsidi biaya r30.000 sisanya Kenapa karena ini adalah layanan Bapak Ibu bisnisnya bisnis jasa jasa itu harus dirasakan manfaatnya dulu biasanya orang akhirnya mau membayar lebih Celakanya kita menganggap bisnis ini itu bukan bisnis jasa sehingga ketika pelanggan kecewa ada komplain tumpukan sampah dan lain-lain itu dianggap ee bukan sesuatu yang sangat penting perlu kita perbaiki begitu kita hanya takut bahwa itu nanti kemudian viral menjadi ramai malu kita karena e berita itu bukan bahwa memang masyarakat perlu mendapat lingkungan yang bersih Sesuai dengan amanat undang-undang dan di undang-undang kita yang bertanggung jawab menyedia ee menyelenggarakan layanan ini masih pemerintah dan pemerintah daerah bapak ibu jadi eh Bapak Ibu yang berasal dari pemerintah daerah yang mendengar eh materi ini mohon jangan tinggalkan e peran penting Bapak Ibu sebagai klien atau sebagai yang memastikan layanan ini tersedia terus kemudian pengumpul pendapatan pengumpul pendapatan itu fungsinya adalah ya mengumpulkan e retribusi atauuran yang seharusnya dikumpulkan dan eh sistem ini sistem ini perlu dibuat memang semuanya terjangkau jadi ee mungkin terjadi perlu Cross subsidi bisa tetapi bahwa ini bisa terjangkau dan kemudian semuanya itu eh membayar atau di rate tertentu yang masih bisa diterima oleh sistem biasanya ketika ee 60 sampai 80% layanan itu berjalan 60 minimal biasanya untuk menutupi semua biaya operasional 80 itu kita sudah bisa berpikir untuk pengembangan layanan dan kemudian eh sistem ini itu adalah Eh kalau enabler itu bahasa Indonesianya apa ya bukan pemantik juga Eh ya bukan pemantik apa ya yang memastikan bahwa layanan itu terjadi kalau boleh saya bilang enabler itu kenapa ya contohnya bayangkan kalau sistem pengelolaan sampah itu seperti bus begitu ya terus semua orang bebas naik turun terus kemudian tidak ada kondekturnya yang EE menariki e karcis begitu terus sopirnya itu ee bisa dibayar apa saja bisa dibayar sama telur bisa dibayar sama mangga begitu maka betapa kacaunya sistem ini kan begitu e jadi kalau diibaratkan ya tadi bahwa bus itu ada pemilik bus itu adalah klien e pemberi pekerjaan Sir itu adalah operator kondektur juga operator Eh tapi juga dia adalah berfungsi sebagai revenue collektor sedangkan pengguna layanan penumpang bus jadi bisa dibayangkan kalau bus gitu tidak ada trayeknya bisa Peru naik turun seenaknya bayar seenaknya bahkan bisa enggak bayar ya bisa dibayar bisa dipastikan layanan bus itu ya enggak akan lama berjalannya itu kenapa keberlanjutan dari sistem pengelolaan sampah itu tergantung Bagaimana pengaturan terhadap tiga fungsi ini setidaknya karena nanti ada tujuh fungsi yang lain yang sebenarnya juga akan saling ber operator tadi sudah disebutkan Sir bus gitu Git kalau Diat pengelolaan sampah ya dia yang EE mengoperasikan truk mengoperasikan TPA dan yang lain-lain jadi kalau sekarang TPA itu masih Open dumping masih eh kebakaran di mana-mana ya karena itu tadi sopir busnya gitu sudah tahu bahwa dia butuh misalnya setiap satu trayek Sat hari itu butuh operasional eh 1 juta Gitu dikurangi cuma 100.000 sisanya suruh nyari sendiri ya Enggak mungkin begitu Adapun ya bus itu lama kelaman akan hancur karena biaya perawatannya juga tidak ada terus kemudian sofir-nya juga ogah-ogahan Akhirnya akhirnya layanan menjadi sangat jelek nah meningkatkan aliran uang itu sangat penting karena uang inilah yang akhirnya bisa meningkatkan eh kualitas layanan jadi eh aliran uang itu akan terjadi ketika pengguna itu mau membayar lebih bagaimana mereka mau membayar lebih ketika layanan itu memang membawa ee e manfaat lebih banyak buat mereka dalam hal kenyamanannya kebersihannya dan kemudian kemudahannya Jadi bagaimana kita mengukur ketika desain sistem pengelolaan sampah maka setidaknya Kalau kami mengukurnya adalah kami bisa mendengar berapa rupiah orang mau membayar eh dan itu adalah kita harus lihat dari 60%nya karena minimal tadi yang saya Sebutkan 60% orang harus mau membayar terus kemudian dari jumlah itu baru kita akumulasikan dan itulah yang akan menjadi standar titik tolak kita mendesain sistem fisik pengelolaan sampahnya ketika itu tidak cukup di situlah Peran kita untuk negosiasi sama yang memberi pekerjaan bahwa ini sistem fisiknya untuk pembiayaan aja ternyata butuh kurang masih kurang Bagaimana cara menutupinya bisa dari hibah bisa dari CSR bisa dari inkin atau Inc masyarakat di situlah peran Kenapa kita perlu membuat rencana induk semua tahapan membuat ee pengelolaan sampah itu itu akan terangkum dalam rencana induk itu jadi eh semua B pengurangan e apa program-program itu tadi saya sebutkan bahwa pengelolaan sampah ini adalah butuh generasi biasanya untuk merubah perilaku nah perilaku perilaku itu itu dibukukan dalam satu rencana induk yang perlu diikuti dengan konsisten Kenapa karena butuh waktu untuk meningkatkan iuran butuh waktu untuk membuat operator itu mematuhi sop butuh waktu untuk klien memiliki kapasitas kelembagaan yang kuat untuk memaksa semua orang mengikuti caranya butuh waktu untuk regulator memiliki eh tools dan kemampuan yang baik untuk bisa mengatur eh bagaimana layanan ini bisa dijal
Resume
Categories