STUDI KELAYAKAN PERENCANAAN TPA SESI 1
XRrGmrdDXLk • 2024-07-27
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Eh pada hari ini yaitu Sabtu 27 juli
2024 bersama saya Anis Luana selaku MC
sekaligus moderator yang akan memandu
acara ini dari pukul 9.00 hingga pukul
11.00
nanti acara training online ini nantinya
akan diselenggarakan dua sesi yaitu sesi
pertama dari pukul 9.00 hingga pukul
11.00 kemudian dilanjut lagi di sesi
kedua yaitu pukul 13.00 hingga pukul
15.00
training online hari ini merupakan
training online yang ketu nih yang
diselenggarakan oleh butik daur ulang
Project Indonesia yang bekerja sama
dengan jurusan Teknik Lingkungan
Universitas Islam
Indonesia acara training online hari ini
mengusung topik penyusunan dokumen studi
kelayakan perencanaan TPA yang akan
disampaikan oleh pemateri kita pada hari
ini yaitu
bapak selnya bapak ibu hadirin yang
terhormat Izinkan saya mengucapkan
selamat datang dan juga memberikan salam
hormat saya kepada pemateri kita pada
hari ini yaitu bapak Dr IR imad Wahyu
widyar sana MT lalu kepada bapak Dr IR
hijrah Purnama Putra stmeng eh selaku
founder dari butik daur ulang Project
Indonesia sekaligus sekretaris jurusan
Teknik Lingkungan Universitas Islam
Indonesia dan juga tidak lupa kepada
bapak ibu peserta training online pada
hari yang berbahagia ini ini ee sebelum
masuk ke materi training online kita
saya mohon izin mengingatkan kepada
Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi
daftar hadir atau presensi di Link yang
telah admin kami kirimkan di kolom Chat
Zoom ya Bapak Ibu sekalian kemudian
Dengan hormat saya juga meminta
kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk dapat
menonaktifkan mikrofon selama kegiatan
ini berlangsung supaya kita semua dapat
menikmati materi yang disampaikan
denganikik eh selanjutnya sebel kita
masuk ke acara inti kita yaitu
penyampaian materi akan ada sambutan
dari bapak
drahra selaku founder dari butik da
ulang pro Indonesia sekaligus sekretaris
jurusan Teknik Lingkungan Universitas
Islam Indonesia baik langsung saja waktu
dan layar kami
persilakan baik terima kasih
mudah-mudahan suara saya sudah
terdeng asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuhmill Alhamdulillah wasu
wasalam rasulillah tentunya Selamat pagi
salam sejahtera untuk kita semuanya
Eh puji syukur kita panjatkan k Allah
subhanahu wa taala salah satunya kita
dapat berkumpul kembali Bapak Ibu
semuanya dalam kegiatan training online
yang dilakukan
olehulang Indonesia dan jurusan Teknik
Lingkungan Universitas Islam Indonesia
tentunya yang saya hormati pak Dr Wahyu
ee terima kasih atas waktunya pak ee
Kemudian Bapak Ibu para peserta yang
juga sangat antusias ee Ini sudah ada
sekitar 100 eh 30 ya kira-kira 120
peserta yang bergabung hari ini dari
info dari panitia yang mendaftar ee
mendekati angka 600itu ya Jadi
mudah-mudahan nanti sambil ini berjalan
terus bertambah jumlah pesertanya atau
MK ada Bapak Ibu yang juga mengikuti
lewat siaran langsung di Youtube ya
Eh tema yang sangat menarik P kesempatan
hari ini berbicara
tentang
pemosesanir e sambal jadi pjalanan
sebuah sambal mulai dari sumbernya
kemudian ya dalam tanda kutip mampir ke
segala tempat gitu kemudian akan berir
di suatu tempat
ee jadi setiap kota ataupun
Kabupaten memiliki tempat ini sebagai
lahan penampung dari residu yang
dihasilkan dari
aktivitas mestinya lahan ini
berpotensi pencemaran kalau tidak
dikelola atau tidak direncanakan dengan
baik oleh karena itu salah satu
pendukung untuk menghindari terjadinyaan
tersebut maka kita membutuhkan studi
layakan terkait dengan lokasi yang
kira-kira cocok atau lokasi yang di ee
sodorkan sebagai
lokasi nah infonya nanti wahu juga nanti
akan juga menjelaskan namanya atau
berubah menjadi lahan uruf residu tapi
nanti kita seperti itu dan juga nanti ee
pembattisan lokasi-lokasi untuk dibangun
menjadi ta dalam
ehun ini begitu Jadi kita akan mendengar
tapi eh karena isunya sangat menarik
salah satunya adalah Kara beberapa
daerah yang bermasalah dengan lokasi ini
ya ini jadi e kita mungkinu belajar atau
dari bapak ibu yang hadir terkait dengan
Bagaimana sih sebenarnya
eh penyusunan dokumen dari studi Kapan
sebuah eh TPA tersebut n harapannya
dapat membawa manfaat yang besar
eh untuk kita semua yang hadir hari ini
kalau kita lihat e dari infografis tadi
sangat menarik bapak ibu ada yang dari
konsultan ada yang dari bapak ibu ASN
kalau konsultan mungkin sangat
berhubungan karena pekerjaan ini akan
dilakukan oleh Bapak Ibu semuanya kalau
dari ASN mungkin ini Sebagai tambahan
wawasan dan juga ikut serta agar eh
penyusunan dokumen kelayakan ini bisa
berjalan lebih mant gitu ya lebih bagus
supaya ada masukan-masukan yang berarti
bagi teman-teman konsultan dan
teman-teman Mahasiswa juga yang telah
hadir Bapak Ibu juga p pengawas yang
juga du minggu sekali menghadiri
kegiatan
Indonesia
eh saya tidak akan berlama-lama karena
materinya pasti Butuh waktu yang panjang
untuk penjelasannya eh Saya mengucapkan
terima kasih sekali kepada Pak Wahyu
menjadi pemateri pada kesan hari ini
atas
berkannya berbagi kepada kita semuanya
mudah-mudahan
menjadi semuanya kemudian p yang telah
akan luar biasa kegiatan pada kesempatan
hari ini mudah-mudahan diberikan
kelancaran serta Bapak Ibu yang telah
berkenan hadir di hari Sabtu di weekend
untuk eh ngecas
kembalinyaas kembali materinya menjadi
hal yang luar biasa mudah-mudahan sistem
P sampah kita di masa yang akan yang
akan datang terus menjadi lebih dengan
mengucapkan
Bismillahirahmanirahim kegiatan training
online penyusunan dokumen studi
kelayakan perencanaan TPA tempat
pemrosesan akhir sampah ini resmi untuk
dibuka mudah-mudahan semuanya diberikan
kelancaran dan manfaat bagi kita
semuanya Mohon maaf jika dalam
pelaksanaan kegiatan pada kesempatan
hari ini dari jurusan teknik lingkungan
dan dari butik daur ulang Project
Indonesia terdapat banyak kekurangan
mudah-mudahan kita dapat memperbaiki
kekurangan tersebut di kegiatan-kegiatan
selanjutnya
eh wabillahi taufik wal hidayayah
wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih
untuk Bapak Hijr yang telah memberikan
sambutannya dan sekaligus membuka acara
pada pagi hari ini Bapak Ibu sekalian
kami dari panitia juga melakukan live
streaming melalui YouTube channel kami
yaitu di Project B Indonesia jadi
semisal selama acara training online ini
berlangsung mungkin ada Bapak Ibu
sekalian yang terkendala di dalam Zoom
itu tidak perlu khawatir karena Bapak
Ibu sekalian juga tetap bisa mengikuti
training online ini melalui YouTube
channel kami yaitu di Project B
Indonesia selanjutnya seperti biasanya
Nih Bapak Ibu sekalian hari ini kami
juga menyiapkan berbagai macam doorpes
spesial untuk Bapak Ibu sekalian yang
beruntung doorpes ini diberikan
berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan
dua Story Instagram terunik selama
training online ini berlangsung untuk
pemenang tiga pertanyaan terbaik
nantinya akan kami umumkan di akhir
acara sesi du nanti sedang kan untuk
pemenang dua Story Instagram terunik ee
nantinya akan kami Hubungi langsung
melalui DM Instagram Nah jadi bagi Bapak
Ibu sekalian yang ingin bertanya selama
training online ini berlangsung dapat
sekali langsung memberikan pertanyaannya
melalui kolom chat dengan format nama
kemudian pertanyaan yang ingin
ditanyakan dan nantinya akan kami pilih
tiga penanya terbaik untuk memenangkan
doorp spesial dari kami baik ee tanpa
berlama-lama lagi kita akan langsung
lanjut ke acara inti kita yaitu
penyampaian materi namun sebelum itu
Mari kita simak terlebih dahulu CV dari
pemateri kita berikut
[Musik]
Iya baik itu tadi sekilas mengenai
pemateri kita pada hari ini selanjutnya
mungkin untuk efisiensi waktu jika Bapak
Wahyu sudah siap kita mungkin bisa
langsung saja untuk mulai penyampaian
materinya ya Pak ya waktunya kurang
lebih sampai jam 10.30 ee langsung saja
tanpa berlama-lama lagi tempat dan layar
kami
persilakan baik terima kasih P moderator
Mbak Anisa
Ya baik Bapak Ibu sekalian Saya mohon
izin untuk tes suara dulu apakah sudah
masuk suara saya bu sudah masuk sudah
masuk
bapak Oke Baik terima kasih eh
pertama-tama saya ucapkan terima kasih
kepada bu tik da ulang jurusan Teknik
Lingkungan Universitas Islam Indonesia
yang telah mengundang saya terusang ini
sebuah kehormatan buat saya gitu ya
karena di luar sana mungkin
ee apa namanya banyak ee orang yang
lebih kompeten ya untuk bisa
menyampaikan ya tapi Saya memberanikan
diri untuk menerima tantangan dari Pak
hijrah ini Ya baik asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh Shalom namo
Budha Om
swastu salam kebajikan Salam sehat untuk
kita semua semangat pagi Bapak Ibu semua
Meskipun ini hari weekend ya harusnya
berlibur atau berkumpul dengan keluarga
ya
Ee apresiasi juga kepada para peserta
yang EE artinya hadir di sini pada hari
weekend berarti sudah menempatkan
prioritas yang yang penting ya untuk
bisa Ee kita apa namanya
ee sharing ya terkait dengan
ee apa kelayakan ya studi kelayakan ee
perencanaan TPA sampah baik Bapak Ibu
sekalian Saya mohon izin share screen
terlebih dahulu
eh
Sebentar ya ini sebagai pendahuluan dulu
ya
Ee ada beberapa hal yang mungkin kita
perlu pahami atau mungkin sudah
dipublikasikan kepada bapak
ibu ya ini ee mungkin flyer ini sudah
beredar di berbagai ee apa namanya
publikasi ya Ee media wa grup dan lain
sebagainya kemudian ada dua sesi hari
ini ya Yang mana sesi pertama ini kita
sudah mulai dan nanti sampai pukul 11.00
ee nanti ada sesi diskusi ya ee oh ya
ini ada sesi dari nanti mohon
diinformasikan kepada saya Bu Anisa
diemain ya takutnya saya kebaabasan
untuk menyampaikan materi nah kemudian
ee pukul 1300 kita akan bergabung lagi
untuk sesi kedua sampai pukul 15. ya
tidak salah ini dari dari panitia
kemudian silabus materi yang akan saya
sampaikan sesuai dengan permintaan dari
panitia pertama ee ya tentu topik yang
pertama ini ada tiga topik ya dalam
player yang tadi saya sampaikan topik
pertama adalah studi kelayakan
perencanaan TPA atau tempat pemrosesan
akhir nah
ee silabusnya ada 9 poin yang
EE akan saya sampaikan sesuai permintaan
pertama pengantar perencanaan TPA yang
kedua tahapan dan metodologi pelaksanaan
studi kelayakan TPA yang ketiga kriteria
teknis TPA nah kemudian muatan dokumen
studi kelayakan TPA kajian kelayakan
teknis TPA yang keenam kajian kelayakan
ekonomi dan finansial TPA yang ketujuh
kajian kelayakan lingkungan perencanaan
TPA yang kedel kajian sosial kelembagaan
dan pengaturan TPA dan yang terakhir
finalisasi dokumen studi kelayakan
perencanaan TPA nah seperti itu mungkin
sedikit tadi sudah disampaikan oleh
moderator ya nama saya imadi Wahyu
widarsana silakan Bapak Ibu bisa
menyebut saya Pak Made atau Pak Wahyu
silakan saja ya saya dosen di program
studi arekayasa infrastruktur lingkungan
Fakultas Teknik sikil dan lingkung ITB
kemudian saat ini menjadi koordinator
untuk program profesi Insinyur teknik
lingkungan di ITB ee jadi ee kantor saya
ya di ITB di laptek 9C Jalan gesa 10
kampus eh ITB e Kota Bandung ya
spesialisasi saya di bidang limbah padat
dan limbah B3 ya Lim padat mencakup TPA
maupun limbah bahan berbahaya beracun
demikian mungkin sekilas tadi tentang
pendidikan dan sebagainya sudah
disampaikan baik ee Berikutnya saya akan
menyampaikan materinya
izin saya kembali Bu Anisa Apakah sudah
tampil di layar eh masih dalam proses
Pak belum Heeh belum
terlihat iya belum ya belum muncul belum
Pak masa ulang dulu ya tadi sepertinya
ada sinyal internet yang kurang stabil
Apakah sudah muncul
ee belum terlihat juga Pak
masih start
screening belum ya Iya Pak belum Ah
sudah muncul
Pak Oh sudah ya ini ada delay beberapa
detik Ya sepertinya Baik Bu Anisa Terima
kasih Bapak Ibu ya E mungkin ada
Mahasiswa juga yang hadir di sini ya
mudah-mudahan kita bisa apa namanya
berinteraksi ya di dalam ee apa namanya
training online ini Mungkin kesempatan
pertama saya mohon izin untuk
menyampaikan materinya terlebih dahulu
nanti ada kesempatan Bapak Ibu untuk
bertanya nya ya topik pertama sesi 1
studi kelayakan perencanaan TPA ini ee
sesuai ploting tadi sembilan muatan yang
harus tercover gitu ya Nah ini saya coba
membagi lima dulu yang pertama dan empat
yang sisanya nanti di sesi kedua tapi
bisa saja berubah karena ini waktunya
juga saya baru mencermati ada sesi
diskusi seperti itu ya jadi nanti kita
lihat yang belum terselesaikan di sesi
satu nanti saya pindah ke Sesi dua Ya
baik outline pertama pengantar
perencanaan TPA yang kedua tahapan dan
metodologi pelaksanaan studi kelayakan
TPA yang ketiga kriteria teknis TPA
muatan dokumen studi kelayakan TPA dan
kajian kelayakan teknis TPA yang kelima
ya Nah kita mulai dari yang pertama
Bapak Ibu ya pengantar perencanaan TPA
ya jadi ee kembali saya selalu ee
Memulai Dengan pengaturan ya Karena
bagaimanapun aspek pengelolaan sampah
kita di Indonesia ya Secara umum ada
lima aspek atau lima subsistem yang
mempengaruhi ya Yang pertama adalah
regulasi yang kedua adalah eh
instansional atau kelembagaan yang
ketiga teknis dan teknologi yang keempat
pembiayaan dan yang kelima peran serta
atau partisipasi seperti itu ya Nah jadi
yang pertama regulasi nah saya mulai
dari regulasi Bapak Ibu ya jadi ee
pengelolaan sampah itu sudah diatur
dengan regulasi yang menurut ya ya level
peraturan perundang-undangan di
Indonesia adalah regulasi kedua
tertinggi setelah undang-undang Dasar
1945 yaitu undang-undang jadi artinya
urusan sampah ini harusnya sudah
ditempatkan dalam level prioritas yang
sedemikian penting gitu ya tapi ya
mungkin di daerah-daerah yang mohon
dikoreksi banyak keluhan gitu ya bahwa
prioritas sampah belum Pak gitu ya Nah
ini nanti silakan Bapak Ibu yang dari
daerah dan sebagainya gitu ya Nah untuk
menyampaikan ya Ee unek-uneknya mungkin
ya dan sebagainya karena memang ya
situasinya seperti itu saya Hanya
mengingatkan kembali bahwa pengelolaan
sampah itu sudah diatur ee dengan level
peraturan undang-undang gitu ya Nah
pasal 19 kalau kita lihat
penyelenggaraan pengelolaan sampah
terdiri di atas yang pertama pengurangan
dan yang kedua penanganan sampah jadi
ini saya selalu tekankan meskipun saya
bicara TP Pa pada sesi ini bahwa
pengurangan itu hal yang paling penting
gitu ya bukan berarti gimana ya Ee
seringkiali saya di di apa namanya
dikritisi ya oleh beberapa teman dan
sebagainya gitu ya Pak Kenapa masih
mengajarkan TPA seperti itu ya Nah ini
Jadi bahwa mab kita di mana pun kita
belajar sampah ya mau di tlui mau di ITB
mau di mana saja sama regulasi kita sama
di Indonesia bahwa pengurangan sampah
adalah Prioritas pertama yang kedua
adalah penanganan sampah ya termasuk DPA
yang kita bahas sekarang berada pada
lingkup penanganan sampah J dua-duanya
harus berjalan gitu ya untuk mencapai
pengelolaan sampah yang ideal ya Nah
kita tidak bisa hanya fokus pada
pengurangan sampah saja karena
mengurangi sampah juga ada limitnya ada
batasannya gitu ya Nah seperti itu bahwa
ada residu dari sampah yang harus di
kita kelola juga Apakah ada teknologi
yang bisa mengelola dan sebagainya ya
termasuk Bagaimana posisi TPA apakah
masih dibutuhkan atau tidak ya Nah ini
banyak pro kontra saat ini kita tidak
butuh TPA
ya jadi TPA dilarang TPA ini bla bla bla
banyak memang gitu Ya itu kita butuh
proses butuh transisi untuk itu tidak
bisa kita eh ekstem langsung memutus
memangkas bahwa TPA itu engak penting
sedangkan pelayanan kita belum ideal
Jadi apa yang terjadi nanti illegal
dumping dan sebagainya itu akan
berkembang ya Nah kalau mau Saya
tunjukkan di daerah-daerah tertentu yang
pernah saya kunjungi untuk riset gitu ya
saya bisa Tunjukkan bahwa TPA yang
bermasalah atau TPA yang eh apa namanya
overloading dan sebagainya gitu ya atau
ee apa namanya dan lain-lain gitu ya
jadi yang terjadi adalah penumpukan
sampah di Sumber ilegal damping dan
sebagainya itu terjadi karena kapasitas
tig R kita belum optimal juga nah
seperti itu Jadi kalau boleh saya
memposisikan bahwa TPA itu adalah tempat
menitipkan sampah sementara karena
ketidakmampuan kita secara teknologi
secara pembiayaan untuk melakukan
pengurangan sampah dengan optimal ya
kita tipkan dulu suatu saat nanti kita
sudah mampu dengan teknologi kita kita
tambang itu tp-nya itu yang kita sebut
denganing ya kemudian perspek itu ya ini
ee banyak mengkategorikan bahwa TPA itu
linear ekonomi nah tergantung sudut
pandang kita Bapak Ibu ya adik-adik
Mahasiswa di sini dan
EE dan peserta yang lain gitu ya Jadi
tergantung sudut pandang kita kita Mau
memandang TPA itu sebagai linear ekonomi
akan mencemari lingkungan adalah opsi
terakhir ee pengelolan sampah kita atau
kita menilai bahwa TPA itu adalah tempat
kita menitipkan sekaligus di sana ada
proses yang terjadi misalkan sampah
organik dibawa ke TPA di sana terjadi
komposting sebetulnya
pengomposanerobik semierobik atau
aerobik tergantung dari operasional TPA
yang akan kita terapkan nah seperti itu
suatu saat nanti kalau sudah jadi kompos
dan sebagainya silakan ditambang nah
suatu saat lagi nanti kalauknya sudah
bisa ada teknologinya kita ambil plastik
nya untuk diolah gitu ya dengan
virolisis kan daur ulang gasifikasi dan
sebagainya ya demikian juga material
yang lain dan lain sebagainya Oke ini
saya ingin
ee apa namanya ya definisikan atau lebih
mempertegas bahwa Ya tentu kita berharap
suatu saat nanti TPA itu tidak ada lagi
harapan kita bersama ya tidak ada lagi
kalau kita sudah mampu mengelolanya
semua dengan 3R ya dengan teknologi
teknologi pengolahan dan sebagainya
seperti itu ya Bapak Ibu ya dan
adik-adik semua Mungkin yang hadir di
sini pasal 44 ayat 1 bahwa pemerintah
daerah harus membuat perencanaan
penutupan tempat pemrosesan akhir sampah
yang menggunakan sistem pembuangan
terbuka itu paling lama 1 tahun
terhitung sejak berlakunya undang-undang
tersebut Artinya bahwa pada tahun
2009 pemerintah daerah yang memiliki
tpao pendamping harus sudah memiliki
perencanaan
penutupan jadi DPA pendamping harus
ditutup perencanaannya paling lambat 1
tahun Sejak berlakunya undang-undang ini
apakah itu sudah dilakukan ya kita bisa
evaluasi bersama G ya introspeksi
mungkin dari pemerintah daerah juga ya
yang kedua pasal kedu ayat kedu pasal
44 pemerintah daerah harus menutup
tempat pemrosesan akhir sampah yang
menggunakan sistem pembuangan terbuka
paling lama 5 tahun Sejak berlakunya
undang-undang ini artinya tahun 2013
tidak ada lagi TPA Open
damping kenyataannya silakan Bapak Ibu
peserta di sini bisa menjawab
masing-masing gitu ya Oke saya hanya
menunjukkan dulu bahwa kita punya
regulasi kita punya aturan kita punya
rules cara main ya dan sebagainya nah
Setiap orang wajib melakukan
penyelenggaraan pengelolaan sampah ya
Nah tadi pengurangan sampah Ya seperti
pembatasan timbulan sampah pemanfaatan
kembali sampah pendaur ulangan
sampah kita sepakat bahwa itu Prioritas
pertama nah sisanya yang tidak bisa
dikurangi ya bukan karena potensinya
tapi juga kemampuan kita dan sebagainya
terpaksa kita tangani kalau kita tidak
tangani Maka akan muncul dampak-dampak
lingkungan seperti misalkan sampah
dibuang ke sungai dampak ditimbun eh
sampah ditimbun di lahan-lahan kosong
sampah dibakar oleh warga ya dan
sebagainya yang terjadi ya akan
menimbulkan dampak-dampak lain
polusi-polusi lain terhadap air terhadap
udara terhadap tanah gitu ya Yang nanti
akan lebih sulit dalam kita memulihkan
lingkungan itu jadi sisanya yang tidak
bisa dikurangi kita harus optimalkan
penanganan sampah pemilahan pengumpulan
pengangkutan pengolahan sampai yang
terakhir adalah prosesan akhir ya yang
kita kenal dengan TPA Bapak Ibu ya jadi
definisi TPA itu sudah berubah titik
baliknya adalah undang-undang 18 2008 di
mana TPA bukan tempat pembuangan sampah
lagi tapi tempat pemrosesan akhir
sampah ya jadi ee mohon dikoreksi kalau
masih ada yang menuliskan tempat
pembuangan akhir kita coret tempat
pemrosesan kita proses sampahnya dulu
semaksimal mungkin jadi di TPA itu juga
harus ada fasilitas yang lain untuk
mendukung pemrosesan itu nah terakhir
baru residunya yang kita timbun di lahan
uruk yang disiapkan sedemikian rupa
sehingga memproteksi terjadinya
pencemaran terhadap
lingkungan misalkan lindinya diolah ya
sampai memenuhi baku mutu gitu ya gasnya
dicapture ya dimanfaatkan atau minimal
difaring gitu ya baunya dikendalikan
dengan Berbagai opsi gitu ya vektor
penyakit juga sama dikendalikan dengan
covering material gitu ya Sehingga
Ee tidak berkembang lalat dan lain
sebagainya baik ya Nah penanganan sampah
Saya kira kita sudah memahami ya kalau
kita mencermati mulai dari lingkungan
kita masing-masing ya dari sumber sampah
pemilahan pengumpulan ada TPS kemudian
berkembang istilah TPS 3R gitu ya Ada
pengangkutan ada berkembang spa kalau
jarak ke TPA terlalu jauh mungkin
diperlukan Spa ini juga harus ada studi
kelayakannya terlebih dahulu gitu ya spa
itu Stasiun peralihan antara atau
transfer station nah ini
diperlu kalau jarak dari sumber sampah
ke
tpai pengolahan atau pemrosesan sampah
terjadi di situ ya Nah jadi tidak hanya
tpsd sebetulnya ya ini mungkin
pengolahan sampah gitu ya ada nomenklat
tpsd gitu ya ada mrf gitu ya Ada itf ada
PDU pusat daur ulang ya kemudian bank
sampah induk mungkin bisa diposisikan
selevel dengan itu gitu ya Poo pusat
olah organik rumah kompos ya Nah di
pangan di luar sana itu banyak ya
istilah-istilah Yang berbeda-beda tapi
levelnya adalah pengolahan sampah ya
kemudian psel juga yang berkembang
pengolahan sampah menjadi energi listrik
gitu ya yang dulu disebut pelttesa gitu
ya Nah kemudian hanya residu sesuai
permen pu03 2013 Ya hanya residu di
tahun 2025 jadi targetnya yang boleh
masuk
DPA ya artinya pengurangan sampah
pengolahan sampah harus dilakukan
optimal
2025 tahun depan gitu ya nah sedangkan
PR kita masih banyak gitu ya Nah TPA
adalah opsi
terakhir bukan opsi utama itu ya perlu
kita tegaskan bersama PPA adalah opsi
terakhir bukan opsi utama ya Nah itu
kita mohon sama-sama memahami itu nah
pasal 22 ayat 2 pp81 2012 ya pemrosesan
akhir sampah dilakukan oleh pemerint
kabupaten kota kalau tpnya lokal tpnya e
regional maka pengelolaannya harus
dilakukan oleh pemerintah provinsi ya
Nah kemudian pasal 23 ayat 1 dalam
melakukan pemrosesan akhir sampa
Pemerintah kabupaten atau kota wajib
menyediakan dan mengoperasikan
TPA menyediakan TPA Pemerintah kabupaten
kota melakukan pemilianokasi sesuai
denganuang wilayah provinsi dan ataupun
kabupaten kota ya jadi rtrw itu menjadi
syarat pertama dan utama Bapak Ibu ya
atau peserta sekalian gitu ya Jadi tidak
boleh lokasi TPA itu melanggar rtw sama
saja melabrak hukum karena rtw itu Kan
ada peraturannya ada hukumnya seperti
itu jadi syarat pertama utama adalah
harus sesuai rtrw makanya Ketika
penyusunan rtrw ya harus di dicermati
benar gitu ya perlu menyimak ya Permen
PU ya Nomor 19 Tahun 2012 Kalau tidak
salah tentang pedoman penataan ruang
kawasan TPA ya sepernah sekali ya ini
saya masih cat karena diundangnya
sekali-kalinya oleh benas ya Kalau
enggak salah ya atau tata ruang ya saya
lupa tentang penyusunan rtw sebuah
provinsi nah saya sampaikan itu bahwa
ada pedoman penataan ruang kawasan
sekitar TPA ya Nah itu baru dipahami W
ada ya Pak ya aturan itu nah selama ini
ploting tpa-nya gimana gitu ya ini bisa
kita ini ya jadi karena masalah itu
kemudian muncul ya masalah TPA diblokir
masalah TPA apa namanya e di apa namanya
e di demo ya dan sebagainya ditolak oleh
masyarakat dan sebagainya ya kita perlu
mencermati pedoman itu harusnya kalau
TPA memang direncanakan dengan baik
pedoman itu menjadi ee pegangan awal
gitu ya Sehingga dalam radius tertentu
Tidak boleh ada
terbit kalau dulu namanya IMB sekarang
kalau enggak enggak salah persetujuan
bangunan gedung ya pbg ya namanya kalau
enggak salah ya jadi pbg itu enggak
boleh keluar dalam radius itu gitu ya
karena itu Zon budiaya terbatas gitu ya
tidak boleh ada pemukiman dan sebagainya
Nah kalau tiba-tiba ada Pemukiman
tiba-tiba tpa-nya yang diusir atau
diblokir ya Siapa yang salah nah ini ada
dasar hukumnya itu sebetulnya Bapak Ibu
ya Nah kemudian menyusun analisis biaya
dan teknologi ya masalah teknis ya aspek
pembiayaan atau ekonomis gitu ya itu
harus diperhitungkan juga ya dan
menyusun rancangan teknis tentu ya bahwa
kalauyediakan sebuah TPA
bahwa dilu dasar perencanaan gitu ya
jadi studi kelayakan kemudian ee detail
engineering desain gitu ya Ded gitu ya
Dan Seterusnya Baik saya lanjut lagi ya
tadi sudah bicara penanganan sampah gitu
ya Mulai dari pemilahan pengumpulan
pengangkutan pengolahan sampah sampai
dengan e terakhir adalah pemrosesan
akhir nah ruang lingkup ini meliputi
perencanaan umum penanganan sampah
penyediaan fasilitas pengolahan dan
pemrosesan akhir sampah dan penutupan
dan
rehabilitas ya Jadi
urusan TPA tidak hanya merencanakan tapi
juga nanti
berikutnya
selanjutnya adalah ya penutupan dan
rehabilitasi kemudian sampai yang dibawa
ke TPA tahun 2025 adalah resido ini
tercantum dalam Permen PU 03 2013 ya
jadi diagram Permen PU 03 2013 Ya
mungkin saat ini masih dalam tahap untuk
disiapkan atau diproses amandemennya
gitu ya atau perubahannya itu bapak ibu
ya Tapi sebelum perubahannya
nanti
ya mungkin saya masih bisa menyampaikan
dari permen pasal dan l lampiran ya
kemudian
ee yang pertama itu bab pertama itu
ketentuan umum dan ruang lingkup ya Ada
sampah rumah tangga sampah sejenis
sampah rumah tangga jadi baru dua jenis
sampah yang diatur dalam permen pu03
2013 nah Jenis sampah di undang-undang
18 2008 kan ada tiga Yang satu lagi
adalah sampah spesifik Nah karena sampah
spesifik ini aturannya baru terbit tahun
2020 ya ini belum bisa masuk di Permen
PU 03 2013 seperti itu mungkin ya yang
kedua perencanaan umum rencana induk
studi kelayakan perencanaan teknis dan
manajemen persampahan yang ketiga
penanganan sampah yaitu pemilahan
pengumpulan pengangkutan pengolahan dan
pemrosesan akhir sampah yang keempat
penyediaan fasilitas pengolahan dan
pemrosesan akhir perencanaan teknis
pelaksanaan pembangunan ee operasional
dan pemeliharaan dan pemantauan dan
evaluasi monitoring ini
yang bab kelima adalah penutupan dan
rehabilitasi TPA yang penuh dan tidak
mungkin diperluas lokasi TPA yang tidak
sesuai rtrw atau R eh rtrk kota
Kabupaten ya dioperasikan dengan cara
pembuangan terbuka Nah ini mungkin ee
harus dinilai ya Ada cara menilainya
yaitu dengan indeks risiko ya Nah indeks
risiko ada di lampiran 5 ya dari eh apa
namanya eh Permen PU 03 2013 yang keen
ini kompetensi dan penanganan sampah dan
sertifikasi yang keetujuh penelitian dan
pengembangan peran serta masyarakat dan
swasta yang keedelan yang kesemb
pembinaan dan pengawasan yang ke-10
ketentuan lain Nah lampiran-lampirannya
saya kira ini silakan ya Bapak Ibu bisa
mencermati gitu ya Nah karena yang
terkait teknis kita bisa cermati di sini
gitu ya kalau di undang-undang kan umum
semua Jenderal ya PP juga
ee lebih detail dari undang-undang nah
ee di Permen PU yang sangat teknis
kemudian ee perencanaan teknis ya
perencanaan teknis sebuah TPA gitu ya
disusun berdasarkan rencana induk jadi
kalau kita bicara pengelolaan sampah
atau perencanaan pengelolaan sampah di
suatu daerah yang pertama yang paling
dasar adalah harus menyusun rencana
induknya dulu ya atau master plan
persampahan gitu ya untuk kota ee sedang
dan apa besar ya Kalau enggak salah ya e
besar dan Metropolitan ya Kalau enggak
salah kalau ptmp biasanya untuk kota
kecil dan sedang gitu ya minimal ya
minimal memiliki ptmp perencanaan teknis
dan manajemen persampahan Git ya
kemudian tidaknd lanjut dari rencana
induk itu adalah ya bisa
e naklanjuti sebuah program misalkan
tp-nya PSnya dan sebagain gitu atau
rnya misalkan ya dan lain-lain dengan
menyusun studi kelayakan ya studi
kelayakan TPA misalkan studi kelayakan
PSL studi kelayakan pusat daur ulang
misalkan dan sebagainya Nah kalau studi
apa namanya perencanaan teknis TPA itu
mencakup gambar teknis spesifikasi
teknis memo desain ee volume pekerjaan
standar dan operasional prosedur rencana
anggaran biaya jadwal pelaksanaan dan
sebagainya pelaksanaan pembangunan ini
meliputi ya kegiatan pembangunan
dilaksanakan berdasarkan dokumen
perencanaan teknis
nah kegiatan pembangunan meliputi
persiapan pembangunan pelaksanaan
pembangunan pengawasan uji material uji
coba sistem masa pemeliharaan setelah
terima pekerjaan gitu ya Nah kegiatan
pembangunan harus memperhatikan rencana
mutu kontrak atau kegiatan yang disebut
dengan RMK rencana keselamatan dan
kesehatan kerja kontrak atau kegiatan
atau
rk3k yang telah disusun oleh
penyelenggara atau penyedia jasa
pelaksanaan konstruksi nah isu-isu
penting yang mungkin kita cermati
terkait kriteria perencanaan TPA sampah
nah ini kita bisa lihat di pasal 35
permen pu03 2013 bahwa di sana tercantum
persyaratan penyediaan dan pengoperasian
TPA harus memperhatikan yang poin a
pemilihan lokasi jadi TPA itu harusnya
melewati tahapan pemilihan
lokasi apa saja aspek-aspek yang menjadi
kriterianya yang pertama secara geologi
tidak berada di daerah besar patahan
gitu ya potensi gempa yang tinggi gitu
ya kemudian hidrogiologi kondisi muka
air tanah tidak kurang dari 3 m jadi
dari dasar landfiel kemuka air tanah
tidak boleh kurang dari 3 m jarak dari
sumber air minimum 100 m kelulusan tanah
tidak boleh lebih dari 10^-6
cm/detik kemiringan zone maksimum 20%
kemudian jarak dari lapangan terbang nah
ini ada dua dua ini ya jarak dari
lapangan terbang ini ada ada dua dua
klasifikasi kalau sanitary landfield 1,5
KM kalau control landfiel atau lahan
urut terkendali itu 3 km seperti itu ya
Nah jarak dari ee pemukiman nah ini juga
jarak dari pemukiman juga sama tadi
pedoman penataan ruang kawasan TPA gitu
ya mencantumkan bahwa jarak dari TPA
kontrol lfel lahan urup terkendali ke
pemukiman gitu ya Ee itu minimal 1
km ya Nah kalau jarak dari ee apa
namanya TPA ke pemukiman pada PPA yang
dioperasikan dengan sanitary landfield
500 m atau 1 km Maaf tadi dari lapangan
terbang itu juga ada klasifikasi terkait
dengan jenis bandara atau airportnya
kalau airport penerbangan Perintis atau
bandara kecil gu ya itu cukup 1,eng
kalau bandara besar dengan penerbangan
turbo jet Git ya itu minimal 3 km
nah tidak berada di kawasan lindung
bukan daerah banjir periode ulang 25
tahunan lokasi lama sudah beroperasi
harus dioperasikan dengan metode lahan
uru terkendali atau lahan uruf saniter
control landfiel sanitary landfiel
seperti itu ya Nah itu kira-kira ee apa
namanya eh dan rtrw satu lagi ini belum
tercantum di sini harus sesuai dengan eh
floting pada rttrw nah kemudian yang
poin b adalah kondisi
akses
listrik kemudian ketersediaan tanah
penutup dan lain sebagainya kemudian
yang poin D aspek lingkungan dan sosial
diperlukan kajian sosial kajian
lingkungan melalui dokumen lingkungan
seperti AMDAL atau UKL UPL nah di pasal
11 ya
Iya sepertinya B Pak wahyunya sedang
terputus terkendala di dalam sinyal ee
mungkin bagi Bapak Ibu sekalian e sambil
menung tunggu Bapak Wahyu untuk join
lagi bisa
ee kalau misalnya ada pertanyaan bisa
langsung ditulis saja di kolom chat dan
nantinya akan kami eh rangkum
pertanyaannya untuk dijawab oleh Bapak
Wahyu di akhir sesi 1 dan sesi du eh
lalu mungkin Oh iya baik Bapak Wahyu
sudah sudah hadir mohon maaf tadi saya
terlempar ya i ya Apa
Bapak I Mohon maaf Bapak Ibu semua
karena ya ya ini urusannya dengan sinyal
enggak bisa dihindari ya jadi ee saya
mohon izin melanjutkan
kembali ya Bu Anisa Ya saya bisa ya
melanjutkan Iya bapak silakan Bapak
sudah terlihat
slide-nya nanti kalau misalkan ada ini
mohon diino saya saya khawatirnya ini
pre Sinyalnya kurang bagus kayak ini
mohon maaf
Baik bapak ibu ya para peserta sekalian
ya jadi
E ini saya mencermati aspek pemilihan
lokasi ya karena saya juga sebagai
praktisi di bidang desain atau
perencanaan TPA gitu ya dengan beberapa
pengalaman jadi yang melalui tahapan
pemilihan Lasi atau studi kelayakan yang
mungkin kurang dari
5% jadi umum nya TPA yang ya saya
bersama tim ee desain gitu ya adalah TPA
di mana lahannya sudah disediakan
entah itu bagus entah itu jelek dan
sebagainya yang penting lahannya itu nah
seperti itu ya Nah ini yang sering kali
kita menghadapi situasi-situasi yang
sangat sulit di mana perencanaannya
menjadi ee apa namanya sangat rumit gitu
ya kebutuhan datanya menjadi lebih ee
detail gitu ya karena misalkan tpa-nya
dirawa-rawa gitu ya atau kena pasang
surut atau banjir nah ini yang
merepotkan ya Nah akses yang sulit harus
mendesainkan jalan aksesnya dulu dan
sebagainya nah banyak hal ya termasuk ee
ketersediaan tanah penutup juga nah
artinya apa ya kita seperti membeli
kucing dalam karung selama ini kalau
berurusan dengan TPA perencanaan TPA
Bapak Ibu Ya karena pemilihan lokasi
atau yang menjadi bagian dari studi
kelayakan ini tidak
dilakukan baik ya itu sebagai eh apa
namanya sharing informasi saja dari
pengalaman saya isu-isu penting ya yang
terkait dengan ketentuan pengelolaan TPA
sampah yang pertama sampah yang boleh
masuk ke TPA adalah sampah rumah tangga
sampah sejenis sampah rumah tangga dan
residu sedangkan yang dilarang masuk TPA
Limah cair dan kegiatan rumah tangga B3
dan Limah medis pasal 34 sekarang sudah
ada sampa
spesifik ya PP 27 tahun 2020 Saya ingin
berikan challenge kepada bapak ibu kita
semua gitu ya bagaimana pengelolaan
sampah spesifik boleh enggak masuk DPA
silakan nanti ee yang punya komentar
nanti di sesi diskusi kemudian sampah
rumah tangga sampah sejenis sampah rumah
tangga Danu dapat dibuang ke TPA sesuai
dengan sampai dengan tahun
2025 setelah tahun 2025 hanya residu
yang dapat dibuang ke TPA ini sudah saya
singgung tadi pasal
79 umur teknis tpaing sedikit 10 tahun
pasal 36 ini beberapa lokasi yang
disediakan oleh pemerintah gitu ya
seringkiali kurang dari 10 tahun jadi
artinya apa belum 10 tahun sudah
direpotkan mencari lokasi yang baru
sedangkan tidak mudah untuk mencari
lokasi ya semakin seiring tahun ya
semakin sulit mencari lokasi TPA karena
apa ya itu jawabannya ada di kita semua
karena apa Kenapa terutama ya masyarakat
yang menolak kenapayarakat menolak nah
baik ya saya tidak lanjutkan itu saya
lanjutkan yang di materi ya penutupan
dan rehabilitasi TPA didasarkan atas
hasil penilaian indeks risiko kalau ada
TPA sistem ya kalau kita ingin menilai
keberlanjutannya ke depan kita evaluasi
dengan indeks risiko pasal 61 ayat 3 ya
Nah kemudian menteri mengeluarkan
rekomendasi penutupan PPA kalau memang
rekomendasi atau hasil penilaian indeks
risikonya lebih dari 600 poin jadi ada
klasifikasinya ya 0 sampai 300 300
sampai 600 600 ke atas itu sudah harus
close karena pencemarannya sudah tinggi
ya kemudian Gubernur melakukan penilaian
indeks risiko penutupan TPA sebagaimana
pasal 62 ayat 2 dan mengeluarkan
rekomendasi penutupan TPA kota sedang
dan kota kecil Pemerintah kabupaten kota
wajib ee melaksanakan penutupan TPA
paling lambat 2 tahun setelah
dikeluarkan surat rekomendasi tersebut
gitu ya kegiatan pasca penutup TPA yang
meliputi pemeliharaan pemantauan
evaluasi lingkungan terhadap ee ee
dampak pengoperasian TPA dilakukan
selama 20 tahun n ini mungkin agak
melebar sedikit dari topik ya bahwa
setelah dioperasikan TPA itu ditutup
setelah ditutup masih menjadi tanggung
jawab pengelola TPA itu sampai dengan 20
tahun pasca ditutup jadi tetap harus
dilakukan monitoring lindi ya pengujian
lindi gas apakah terjadi kelongsoran dan
ee memastikan sarana prasarana ee yang
ada di TPA itu berjalan dengan baik ya
TPA yang sudah ditutup ya dalam hal itu
nah data nasional ini juga ya Saya kira
ini terobosan yang bagus ya dari klhk
tahun 2023 ee Ini ada data dari 290
kabupaten kota se-indonesia di bulan
sapa kita totalnya gitu ya dari 190
kabupaten kota dari 500 sekian kabupaten
kota yang ada gitu ya mungkin ini yang
melapor 290 gitu ya itu 31 juta ton per
tahun pengurangan sampah baru mencapai
14,57% penanganan sampah
49,74% sampah yang terkelola
64,31% dan sampah yang tidak terkelola
35,69% nah seperti itu yang tercantum
dalam ee dat sipsn tahun eh 23 ya
kemudian komposisi sampah yang terbesar
sisa makanan 40,91%
kemudian kayu atau ranting
11,44% ya kemudian plastik
19,18% kertas karton 10,99% dan yang
lain-lain dalam porsi yang lebih kecil
Nah saya kira sipsn ini terobosan yang
bagus karena masalah database Ini
masalah besar buat kita selama ini tidak
tersedia database yang e secara nasional
sebelumnya ini upaya yang bagus tapi
memang kalau kita cermati gitu ya
data-datanya Ada berapa yang aneh gitu
ya Kalau menurut saya ya Bapak Ibu ya
kita cermati
hasil samplingnya gitu ya Nah kemudian e
ya bukan hasil sampling hasil data
komposisi misalkan itu bulet-bulet
angkanya gitu ya Beberapa ya mungkin
tidak semua beberapa ini benar enggak
kemudian metodologi mungkin perlu
dicantumkan metodologi sampling
metodologi pengembangan data dan lain
sebagainya karena bagaimanapun data ini
sangat penting untuk kita bicara peng
sah termasuk DP baik ya kita lanjutkan
lagi kep Pram penanan sampah Saya kira
pengurangan sampah tadi sudah kita
sepakati itu adalah Al yang utama
penanganan sampah termasuk TPA ya TPA
itu ada lahan uruk terkendali atau kont
control landfiel lahan uruk saniter e
metode yang ramah lingkungan seperti
dengan menerapkan semi aerobic landfiel
misalkan ya Ada TPA skala kabupaten kota
dan ada juga skala provinsi atau lintas
kabupaten
kota kemudian strategi pengembangan
prasarana-sarana persampahan ini juga ee
untuk kota kecil dan kota sedang dan
kota besar dan Metropolitan ya ini ada
matriksnya yang mungkin menarik untuk
kita ee lihat gitu ya ee lebih ee detail
ya misalkan Bagaimana E kita bisa
mengembangkan ee partisipasi masyarakat
ee dengan kondisi-kondisi tertentu dan
kapan TPA itu dibutuhkan gitu ya Ee dan
kapan TPA regional itu dibutuhkan itu
juga ada dalam konsep ini ini matriksnya
ordinatnya adalah ketersediaan lahan TPA
ya absisnya sor ya koordinatnya adalah
tingkat pemilahan di Sumber gitu ya ya
Nah kalau tingkat pemilahan di Sumber
misalkan rendah ini untuk yang sebelah
kiri kota kecilan sedang G ya sedangkan
lahan tersedia maka TPA atau eh control
landfel atau sanitary landfel ini bisa
dikedepankan sedangkan demikian
sebaliknya kalau tingkat pemilihan di
Sumber tinggi
e ketersediaan lahan
eh tidak tersedia Ya kita harus
mengembangkan pola kerja sama yang
terpadu gitu ya dengan pemda terdekat 3R
skala kawasan transpation juga yang
skala kecil dan sedang untuk kota kecil
dan sedang demikian juga untuk kota
besar Metro mungkin Secara timbulan atau
kuantitasnya yang berbeda Baik bapak ibu
ya kemudian lahan pengurukan l di TPA ya
Ini juga sebarannya di Indonesia sudah
ya saya kira si Kementerian pupr perlu
diapresiasi saya kira sudah banyak
sekali melakukan upaya-upaya membenahi
TPA tapi apa yang dilakukan selama ini
Sekarang sudah overload ya banyak TP
yang dibangun dulu sudah sekarang sudah
overload kemudian mencari lokasi itu
juga masih menjadi PR dan sebagainya
sedangkan beberapa ee apa namanya upaya
dilakukan terkait 3R juga masih terbatas
atau perlu tahapan-tahapan atau proses
yang tidak mudah gitu ya Nah ini kondisi
kita saat ini di Indonesia dan kemudian
akhirnya beberapa TPA kita juga
mengalami bencana-bencana Ya seperti
kebakaran TPA gitu ya tahun lalu ada
sekitar 30 lebih TPA kita terbakar yang
tercatat ya mungkin ada beberapa yang
tidak tercatat juga dan sekarang juga ya
saya baru berkunjung ke Medan kemarin
baru tiba tadi malam gitu ya jadi di
sana pun tpnya lagi kebakaran gitu ya
Meskipun tidak besar mungkin ya nah nah
sekarang sudah mulai musim ya saya
enggak tahu nih musimnya sudah Ee sulit
diprediksi ya musim kering gitu ya
cuacanya dingin tapi kering awan Mungkin
sedikit gitu ya Nah ini kita perlu
was-was ya pengelola TPA di seluruh
Indonesia waspada terkait dengan potensi
terjadinya kebakaran kemudian bagaimana
perkembangan TPA kita ini saya kutip
dari guru saya Prof hri Damanhuri
almarhum ya tahun 2008 beliau memaparkan
ini bahwa Indonesia itu tidak bergerak
sebetulnya mungkin perencanaan itu sudah
bagus dari Kementerian sudah
mengupayakan bantuanbantuan
ee perencanaan atau Ded maupun sampai
pembangunan bahkan gitu ya Nah setelah
itu kita mengalami masalah gitu ya dalam
operasional gitu ya karena berbagai
keterbatasan di daerah ya kita memahami
itu semua jadi Indonesia ini bergerak di
level Open duming ya control mungkin
secara secara konstruksi ya Oke kita
bahkan kementerianpr mendesnya bukanol
Land lagi tapianary land yang kot kecil
sedang besar
semuanya dikonstruksi dibangun jugaikian
sesuai Desi kaliasionalnya ini menjadi
hambatag kitaah
kemudan ya ini secara praktik sudah
pernah karena saya pernah mendesain TPA
semi aerobik di Indonesia tapi
kendalanya di operasional gitu ya dan
monitoring itu perlu e support biaya
artinya misalkan mengujci lindinya
apakah benar sudah lebih bagus dari TPA
anaerobik dan sebagainya ini perlu
dibuktikan ya lebih lanjut nah beginilah
ee kondisi kita ya di bawah dengan
compang-camping artinya berbagai
keterbatasan kita berupaya bergerak naik
tangga dan sebagainya tapi enggak bisa
gitu ya muar-mutar di bawah oke nah ini
mungkin saya skip Saya lanjut lagi e
sorry ini beberapa ini nah jenis dan
ehor
eh jenis dan pengoperasian lahan uruk ya
Jadi ada konsep pengisian Lembah ada
konsep pengupasan lahan ya Ada konsep
menimbun ke atas gitu ya jadi metode
area kurang lebih namanya kemudian kalau
kita kutip dari almarhum Prof juga
yaengur sampah
yapalnya ada seperti ini ya ur byan Land
ya urandu Ya seperti Bik k lapis gitu ya
Ada juga yang menuangnya dari atas nah
itu menuang dari atas itu yang poensi
opening yang teradi
nah yang kedu tahapan dan metodologi
pelaksanaan studi kelayakan TPA posisi
dan tahapan
pelaksud kelakan TP di Man kita menkan
atauan dikelayakan itu dilakukan gitu ya
jadi mulai dari perencanaan umum rencana
umum atau Rencana induk gitu ya master
plan persampahan Nah di situ akan
diplokkan untuk jangka pendek misalkan
tpa-nya di mana Apakah perlu ada
perluasan TPA atau mencari lokasi yang
baru itu di master plan harusnya ada
tercakup ya Nah kemudian dari apa yang
tercantum direncana induk itu
ditindaklanjuti dengan prastudi
kelayakan ya memetakan ya memetakan satu
daerah misalkan kabupaten kota ya Zona
kelayakannya mana yang daerah-daerah
yang layak mana daerah-daerah yang tidak
layak kemudian ditindak lanjuti dalam
studi kelayakan ya studi kelayakan
mungkin sudah ada calon-calon lokasi nah
ini ada misalkan 34 10 atau 15 calon
lokasi itu kita plotkan apakah EE ada
yang terplotkan di zona merah artinya
tidak layak atau sono hijau sono layak
gitu ya yang sono merah tentu gugur sono
hijau kita lanjutkan untuk dinilai ya
Ada metodenya dengan standar nasional
Indonesia ada juga metode dengan eh
liran hagerti dan metode lain ya
biasanya yang kita gunakan di Indonesia
adalah SNI dan digran seperti itu
setelah S kelayakan ya terpilih lokasi
TPA yang terbaik gitu ya tidak hanya
dari teknis tapi juga ekonomis ya jarak
dari ee ee apa namanya mempengaruhi
biaya transport tentu ya dari jarak dari
sumber ke ke lokasi TPA itu tentu
menjadi pertimbangan juga gitu ya
ekonomis sosial gitu ya Saya kira
kelayakan sosial dari ee apa kajian
AMDAL rpl-rpl dan sebagainya gitu ya Nah
situ studi kelayakan ini bisa
berbarengan dengan anddal gitu Ya kurang
lebih bisa paralel gitu ya kemudian
desain tapak ya Ee kemudian desain rinci
setelah itu konstruksi desain rinci itu
Ded kurang lebih konstruksi kemudian
operasional Git ya kita bisa mengacu eh
standar operasional dengan i eabeling ya
ya implementasi AMDAL juga monitoring
evaluasinya RKL rpl-nya harus
diperhatikan tidak dijadikan ya biasanya
kalau amdalnya sudah selesai udah
Disimpan aja gitu ya Nah ketika kita
tanya ke TPA Pak mana amdalnya gitu ya
harusnya dipegang RKL rplnya rencana
pengelolaan lingkungan dan rencana
pemantauan lingkungannya ini Harus
dipegang terus ini oleh operator TPA
untuk melakukan monitoring ya Oh ini
pengecekan lindi harus dilakukan kapan
dan sebagainya ya operasional e
pemeliharaan ya tahap audit oring ya
kemudian Ya kembali itu siklus yaah ini
posisi dan tahapan pelaksanaan
ee dalam penyediaan sebuah DPA kemudian
diagram alir pekerjaan studi kelayakan
studi Untuk mengetahui tingkat kelayakan
usulan program penyelenggaraan PSP
prasarana-sarana persampahan di suatu
wilayah pelayanan ditinjau dari aspek
kelayakan teknis Ekonomi keuangan
lingkungan sosial ekonomi dan
kelembagaan nah studi kelayakan sistem
pengolan sampah wajib disusun
berdasarkan rencana Ind kemudian
kelayakan teknis Ekonomi keuangan dan
kajian lingkungan sosial hukum dan
kelembagaan nah seperti itu ya Nah di
sini kalau di pedoman yang ada gitu ya
ini ada sarana pengolahan
sampah kapasitas lebih atau sama dengan
100 ton per hari atau TPA sampah
kapasitas lebih atau sama 100 ton per
hari gitu ya Nah itu memerlukan studi
kelayakan Nah selanjutnya kedudukan
studi kelayakan dalam perencanaan umum
tadi sudah disampaikan ya jadi dari
kebijakan program Project atau
perencanaan diperlukan ee kelayakan
kemudian kelayakan itu ada prastudi
kelayakan dan ada studi kelayakan atau
pradesain itu bisa paralel ya pradesain
dengan studi kelayakan bisa paralel nah
kemudian perancangan teknis ya setelah
itu kemudian Ded e yang kita namakan Ded
atau Rencana teknis rinci rtr gitu ya
kemudian pembangunan ee dan peningkatan
misalkan peningkatan kapasitas perluasan
dan lain sebagainya Git ya dari desain
ya istilahnya kemudian operasional
pemeliharaan monitoring dan evaluasi ee
serta evaluasi manfaat dan sebagainya
gitu ya Nah seperti itu kurang lebih ya
Ee frame dari ee kedudukan studi
kelayakan bahwa studi kelayakan
dilakukan sebelum dilakukan perencanaan
atau perancangan teknis nah fase
penerapan TPA terdapat empat fase
butuhkan bila akan menerapkan teknologi
pengurugan sampah ya yang fase pertama
adalah tahap studi kelayakan
Apa yang dilakukan di situ biasanya ya
Beberapa poin estimasi volume lahan uruk
yang dibutuhkan investigasi dan
pemilihan calon lokasi penentuan
regulasi yang terkait penilaian opsi
lahan uruf sebagai sumber energi dan
recovery bahan pertimbangan penggunaan
lahan paska operasi dan penentuan
kecocokan lahan ya dengan ya metode tadi
SNI lir dan lain sebagainya nah kemudian
yang fase kedua tahap desain dan
analisis dampak lingkungan gitu ya Nah
mungkin saya tidak Jelaskan terlalu
rinci terkait itu fase ketiga adalah
tahap operasional fase keempat adalah
tahap pasca operasional yang tadi
disampaikan bahwa 20 tahun setelah TPA
itu ditutup masih menjadi tanggung jawab
pengelola TPA Nah demikian empat fase
dari penerapan ee penyediaan TPA ya jadi
penyediaan TPA kalau kita cermati di prm
puu 03 2013 Ya itu ada ketentuan umum
ketentuan teknis pemilihan lokasi TPA
rencana tapak dan prasarana dan tah TPA
kemudian pengoperasian TPA penutupan dan
rehabilitasi TPA
dan
pelaksana rehabilitasi TP Nah itu eh
tahapan pelaksanaan TPA yang diatur
dalam Permen PU 03
2013 nah tata cara penyusunan studi
kelayakan ya ada ketentuan umum ini
kalau kita cermati dari Permen PU 2013
tadi ya jadi mengaju ke rencana Indo ee
kemudian dilaksanakan oleh tenaga ahli
yang bersertifikat ya ee pengalaman di
bidangnya minimal 5 tahun gitu ya
kemudian ee ketentuan teknisnya ada
kelayakan teknis kelayakan ekonomi dan
keuangan kajian lingkungan kajian sosial
hukum dan
kelembagaan dan cara pengkajian ya
menyiapkan Ya tentu dari rencana induk
dan data-data penunjang dan melakukan
pengkajian kelayakan ya apakah perlu
pengukuran ya jarak ya atau analisis ya
mungkin dari map atau peta ya data tanah
dan
sebagainya kemudian
pendekatan studi kelayakan TPA
pendekatan literatur tentu ya kemudian
wawancara gitu ya Ee observasi
dokumentasi gitu ya juga bisa
menggunakan data-data lain seperti data
AMDAL gitu ya Ee data survei AMDAL atau
uklukl dan sebagainya gitu ya terkait
dengan kemasyarakatan sosial ekonomi dan
sebagainya gitu ya Atau melakukan survei
juga yang khusus ya dalam studi
kelayakan ini ya seperti tadi di sini
ada wawancara ya pengumpulan data secara
langsung dengan dinas terkait mengenai
pol samp setempat serta stakeholder
dalam masalah 3R termasuk pengumpulan
data sekunder dari dan beberapa
keterangan yang diperlukan gitu ya
kemudian eh diagram alir pelaksanaan
studi kelayakan di sini pengumpulan data
primer dan sekunder melalui metode
survei yang memadai analisis data dan
evaluasi lokasi studi kelayakan dan
pendetailan konseptual Dan studi
kelayakan jadi kelayakan ini sebaiknya
dilakukan berbarengan dengan presain
gitu ya Atau bisa bisa saja dengan
desainnya juga gitu ya tapi ya ini eh
gambling gitu ya pradesain ya artinya
konsep awal desainnya sudah muncul
sehingga dari konsep desain itu bisa
dinilai gitu ya ee apa namanya eh atau
menjadi masukan dalam analisis studi
kelayakan nah seperti itu Nah
pengumpulan data dan review studi ya
kondisi fisic site atau data freare
seperti data fisik lingkungan data
sarana prasarana persampahan data
rencana pengembangan lokasi itu harus
sudah terdefinis isi kemudian sistem dan
manajemen pengelolaan persampahan data
sekundernya seperti aspek organisasi
nasional pembiayaan pengaturan
partisipasi ya itu juga harus sudah Ee
apa namanya ee ada ya mungkin bisa
disadur dari rencana induk gitu ya
kemudian data timbulan sampah dan
komposisi sampah ini juga bisa
menggunakan data dari rencana induk
kalau memang gap-gap tahunnya tidak jauh
gitu ya jangan sampai perencana induknya
sudah 10 tahun yang lalu gitu ya
perencanaan tpnya sekarang tentu datanya
sudah
yang dulu gitu ya Nah ini harus ada
pembaharuan data kemudian kondisi
existing dan survei lokasi ya fasilitas
Ya seperti survei primer topografi
geoteknik hidrogeologi itu tiga poin
survei penting kalau kita merencanakan
TPA nah kemudian analisis data ya
evaluasi kondisi fisik lokasi fasilitas
ya kemudian evaluasi lokasi fasilitas
berdasarkan SNI liran kajian kelayakan
teknis TPA kelayakan ekonomi dan
lingkungan sosial dan kelembagaan
rencana pengembangan ee pengelolaan
sampah di fasilitas TPA dan rencana
teknis dan pembiayaan fasilitas TPA nah
itu yang ee apa namanya menjadi
data-data dan analisis dalam lingkup
penyusunan studi kelayakan
TPA ya Nah tadi ya hanya apa namanya
merangkum saja ya survei perencanaan TPA
pengumpulan data di lapangan
menganalisis data dan perencanaan konsep
desain pembuatan laporan ya Nah ini
adalah rencana detail desain atau rtr
yang dilakukan setelah studi kelayakan
ee menyatakan bahwa lokasi tersebut
layak dan kemudian ditetapkan ya
biasanya ditetapkan lokasi itu oleh
Peraturan Bupati atau peraturan daerah
seperti itu baru kemudian
ditindaklanjuti dalam rencana teknis
rinci nah kebutuhan data ya ada data
kondisi fisik wilayah data kebijakan
pembangunan dan tata rua
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:12:12 UTC
Categories
Manage