Transcript
0QSTikb_754 • STUDI KELAYAKAN PERENCANAAN BSF PLANT SESI 1
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0089_0QSTikb_754.txt
Kind: captions
Language: id
kepada bapak ibu peserta training online
pada hari ini yang berbahagia
ini sebelum masuk ke materi training
online kita saya mohon izin mengingatkan
Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi
daftar hadir atau presensi di Link yang
telah admin kami kirimkan di kolom chat
kemudian Dengan hormat saya meminta
kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk
menonaktifkan mikrofon selama kegiatan
berlangsung supaya kita dapat menikmati
materi yang disampaikan dengan baik
baik selanjutnya sebelum kita masuk ke
acara inti yaitu penyampaian materi akan
ada sambutan dari bapak Dr hijrah Purama
Putra stmn selaku founder dari butik
daur ulang projekp Indonesia sekaligus
sekretaris jurusan Teknik Lingkungan
Universitas Islam Indonesia baik
langsung saja tempat dan waktu saya
persilakan baik Terima kasih Mbak
Sabrina ya mudah-mudahan suara saya
sudah terdengar dengan jelas ya Mbak
Sabrina sepertinya Pak pagi hari ini
Semangat sekali untuk memandu acara kita
gitu ya Ee karena temanya sangat menarik
Bapak Ibu semuanya ee
Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh bismillah
walhamdulillah wasalatu wasalam ala
rasulillah
eh Selamat pagi salam sejahtera untuk
kita
semuanya mudah-mudahan kita semuanya
dalam kondisi yang sehat ya yang
berbahagia dan ee tentunya penuh
semangat untuk mengikuti
kegiatan biasanya Sabtu Sabtu itu
diganggu aktivitas istirahat kita oleh
teman-teman Project B Indonesia ya untuk
mengikuti harus belajar gitu tapi
antusiasme luar biasa bapak ibu terus
meningkat hari ini
130 peserta yang EE telah bergabung
dalam kegiatan training online studi
kelayakan perencanaan bsf ya Black
solder
plan ya karena salah satunya Saya tidak
Ee tidak ragu karena ini Pak Markus yang
menyampaikan jadi Pak Markus Terima
kasih sekali atas waktu dan kesempatan
untuk kolaborasi bersama butik daur
ulang Project B Indonesia dan jurusan
Teknik Lingkungan Universitas e Islam
Indonesia
eh tidak terasa Bapak Ibu ternyata ini
adalah training online semilan tadi ya
saya baru mengingat-ngingat kembali W
ternyata sudah kesembilan gitu ya di
tahun ini yang sebelumnya kita fokus di
webinar kali ini ingin pengin Lebih
Detail membahas tentang
ee isu-isu terkait gitu Nah yang kali
ini tiga training online yang terakhir
kita bahas tentang studi kelayakan
berbagai macam infrastruktur persampahan
ya Yang sudah kemarin ada tentang ee
studi kelayakan TPA kemudian ada tpst G
ya dan yang ketiga ini adalah bsf kita
mencoba untuk memilihkan
pemateri-pemateri ya yang memang
berkompeten di bidangnya sehingga bisa
berbagi kepada kita semuanya tidak lain
tidak bukan
ee semuanya kita berharap untuk menjadi
peningkatan ya kapasitas kita
ee teman-teman yang bergerak di ag macam
bidang kalau dari ee profil peserta tadi
kita lihat ada yang dari ASN begitu ya
Ada yang dari konsultan dari peneliti
dosen
mahasiswa bahkan para pegiat-pegiat di
lapangan jadi ring pesertanya cukup luas
gitu ya Dan semua punya peran dalam
sistem pengolaan sampah yang memang saat
ini kita lihat di berbagai macam wilayah
masih Mengalami berbagai macam tantangan
Nah mudah-mudahan dengan kita terus
meningkatkan kapasitas kita untuk terus
belajar ya Nah mudah-mudahan suatu saat
sistem pengolaan sampah kita akan
menjadi lebih baik dengan e posisi kita
masing-masing ya Nah terkait dengan bsf
sendiri Bapak Ibu ee Ini bukan ee hal
yang asing tentunya bagi kita yang sudah
teman-teman sudah bergerak dengan
aktivitas magot dan seterusnya begitu ya
Nah kita pengin bedah secara detail
Bagaimana sih kelayakan dari aktivitas
ini begitu nah kita hadirkan Pak Markus
yang sudah cukup lama berkecimpung di
bidang ini yang akan berbagi kepada kita
semuanya bagaimana kalau kita ingin
membuat kegiatan itu dengan berbagai
macam level ya Mulai dari level sumber
di rumah ya dengan aktivitas komunal
mungkin di skala RT RW ya skala kawasan
ataupun di skala kota gitu ya jadi kita
pengin lihat ee apa saja mungkin yang
harus disiapkan terkait dengan ee
dokumen-dokumen yang diperlukan
perhitungan ee kapasitas bahkan nanti
sampai urusannya dengan perhitungan
ekonomi yang akan muncul dari aktivitas
bsf ya Sekali lagi terima kasih Pak Mas
Pak Markus atas ee waktu dan
kesediaannya untuk berbagi kepada kita
semuanya ya serta saya mengucapkan juga
terima kasih dan salam hormat saya
kepada Bapak Ibu semuanya yang telah
bergabung senantiasa Setia terkait
dengan ee pembelajaran yang kita lakukan
walaupun kita tidak bertemu bersama
begitu ya tapi tatap layar ini menjadi
suatu tren saat ini untuk terus
meningkatkan kapasitas kita semuanya
teman-teman panitia luar biasa sudah
menyiapkan tentunya dengan berbagai
macam tantangan dan mungkin juga dalam
pelaksanaan ini penuh dengan kekurangan
kami mohon nanti diberikan masukan
supaya kegiatan berikutnya dapat menjadi
lebih baik Dengan mengucapkan
Bismillahirrahmanirrahim kegiatan
training online studi kelayakan
perencanaan bsf Black solder fly plan
pada hari ini Sabtu 31 Agustus
2024 resmi kita buka mudah-mudahan
bermanfaat bagi kita semuanya dan sekali
lagi terima kasih bagi seluruh pihak
yang mendukung Kegiatan ini dapat
berjalan dengan lancar itu saja dari
saya mohon maaf jika banyak kekurangan
wabillahi taufik wal hidayah
wasalamualaikum warahmatullah
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih
untuk Bapak Irah yang telah memberikan
sambutannya dan sekaligus membuka acara
pada pagi hari ini Bapak Ibu sekalian
kami dari panitia juga melakukan live
streaming melalui YouTube channel kami
di Project B Indonesia Jadi jika selama
acara training online berlangsung ada
Bapak Ibu sekalian yang terkendala dalam
Zoom tidak perlu khawatir karena Bapak
Ibu juga tetap bisa mengikuti training
online ini melalui YouTube channel kami
di Project Bay
Indonesia selanjutnya seperti biasa
Bapak Ibu sekalian hari ini kami juga
menyiapkan berbagai macam door price
spesial untuk bapak ibu yang beruntung
dopres ini diberikan berdasarkan tiga
pertanyaan terbaik dan dua Story
Instagram terunik selama sama training
online ini berlangsung untuk memenang
tiga pertanyaan terbaik akan kami
umumkan di akhir acara sesi 2 nanti
Sedangkan untuk pemenang dua Story
Instagram terunik akan kami Hubungi
langsung melalui DF Instagram Nah jadi
bagi Bapak Ibu sekalian yang ingin
bertanya selama training online ini
berlangsung dapat memberikan pertanyaan
melalui pertanyaannya melalui kolom chat
dengan format nama kemudian pertanyaan
yang ingin ditanyakan dan nanti akan
kami pilih tiga penanya terbaik untuk
memenangkan dope spesial dari kami lalu
untuk Story Instagram bapak ibu dapat
membuat Story Instagram semenarik
mungkin dan jangan lupa tag Instagram
kami di
@projjectbindonesia baik tanpa
berlama-lama lagi kita akan langsung
lanjut ke acara inti kita yaitu
penyampaian materi namun sebelum itu
Mari kita lihat terlebih dahulu CV dari
pemateri kita berikut ini
kalau ada kendala mungkin langsung saja
enggak apa-apa Mbak sabrin Oh baik eh
langsung saja
ee kepada bapak Markus eh untuk
penyampaian materinya pukul kurang lebih
sampai pukul 10.30 ya Pak tanpa
berlama-lama lagi waktu dan tempat saya
persilakan baik Terima kasih Mbak
Sabrina eh Bapak Ibu sekalian yang saya
hormati pak Purnama selaku e pimpinan di
dalam acara ini dan semua panitia dan
seluruh peserta yang sudah hadir saya
lihat ada 147 peserta di tempat ini
sangat berbahagia sekali pertama-tama
Saya ucapkan selamat pagi asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh salam
sejahtera untuk kita semua
eh acaranya luar biasa hari ini eh
berkenaan dengan Dies Natalis gitu ya
Pak Purnama dan e mbak Sabrina yang
ke-81 Universitas Islam Indonesia
Yogyakarta saya ucapkan dirgahayu
selamat semakin Jaya semakin berkah
semakin menerangi Indonesia dan dunia
bahkan ya Eh dan kepada semua peserta
hari ini yang tentunya juga punya
ketertarikan yang sama kita punya visi
yang sama untuk Indonesia lebih baik
khususnya mungkin di kota Yogyakarta
yang saat ini juga eh termasuk kota-kota
besar lain di seluruh Indonesia kita
semua punya permasalahan ee ya Jadi
sebelum saya masuk ke materi Izinkan
saya mungkin Bapak Ibu menyampaikan
bahwa kami PT magot Indonesia Lestari
yang saya Pimpin itu sudah melakukan
riset tentang Black Soldier fly sejak
tahun
2013 ya jadi saya kemarin cerita ke
papurnama saya baru kembali dari Kuala
Lumpur dan
eh beberapa negara di Asean ini eh
negara-negara lain itu dulu belajar di
tempat kami pak Purnama ya Mbak Sabrina
Mereka belajar di kota Bogor ya jadi
bahkan ee salah satu Menteri pertanian
dari Sabah dari Sarawak Kinabalu itu
datang ke kota Bogor membawa timnya eh
staf-staf ahlinya tapi saya tinjau
kemarin ke sana perkembangan di sana
sudah jauh luar biasa ya Jadi ini yang
sangat menggembirakan Bapak Ibu sekalian
terima kasih sekali lagi atas kesempatan
yang diberikan kepada saya eh Mari kita
memulai perjalanan kita Bapak Ibu
sekalian hari ini kita mau belajar ee
dengan tema yang luar biasa menarik
studi kelayakan perencanaan bsf atau
Black Soldier fly eh dengan optimisme
saya tanyakan ke Pak Purnama ini udah
bilangnya plan ya berarti ngomongnya
pabrik ini ya waduh luar biasa jadi Eh
ini juga sebetulnya yang digagas oleh eh
Kementerian lingkungan hidup beberapa
kali kami diskusi dengan eh Pakal
sebagai Direktur pslb3 di klhk kemudian
juga Ibu Dirjen ya dan teman-teman lain
di sana
mereka sangat sekali merindukan supaya
bsf ini menjadi industri pengolahan
sampah ya Jadi Bapak Ibu sebagai salah
satu pilihan teknologi dari antara
pilihan teknologi yang sekarang sudah
mulai berkembang yang lainapi e kami
fokus kepada sampah organik karena
sampah organik itu sudah menjadi
eh mendominasi mendominasi volume sampah
yang ada di seluruh kota besar di
Indonesia bahkan di dunia Bapak Ibu
sekalian Jadi kalau data yang terakhir
itu sampah organik besarnya kurang lebih
sekitar ee
50 sampai 60% dari komposisi sampah ya
nanti kita akan pelajari lebih lanjut
saya mohon izin langsung share e screen
Mbak Sabrina ya Eh namun sebelumnya
Bapak Ibu sekalian Izinkan saya mau
putar satu video supaya bisa
menginspirasi kita supaya kita bisa
memiliki satu pemahaman yang sama
Bagaimana kondisi bangsa kita khususnya
terkait eh kota Jogja ini ya kalau kita
bicara UII di Jogja tantangan luar biasa
tetapi tentunya juga Ini potensinya juga
luar biasa Jadi mari kita sama-sama ee
simak video ini supaya kita bisa lebih
memiliki pandangan yang eh eh sama
sebentar personesa keindahan alam
Indonesia yang memukau kita dihadapkan
pada kekayaan alam yang tiada tara
namun di balik panorama indah ini ada
banyak pemandangan tak sedap karena
berbagai persoalan sampah di setiap kota
tata kelola sampah menunjukkan tingkat
peradaban sebuah
bangsa salah satu solusi mengatasi
persoalan sampah sekaligus membangun
peradaban baru budaya baru dan semangat
baru adalah melalui biokonversi budidaya
magot magot bsf dengan cepat mengurai
sampah organik dan mengubahnya menjadi
protein
asam amino pakan ternak pakan ikan dan
pupuk organik serangga ini membantu kita
mengubah sampah menjadi produk yang
bermanfaat satukan langkah untuk
mewujudkan peradaban yang lebih baik
lebih bersih dan lebih sehat biokonversi
mewujudkan Indonesia bebas stunting
mendukung ketahanan pangan sekaligus
mengurangi emisi
karbon Mari kita jaga keindahan
Indonesia kita dengan tetap memelihara
semangat olah sampah jadi berkah
baik Bapak Ibu
sekalian eh demikian Saya kira video
yang kita bisa saksikan sama-sama bahwa
peluang Indonesia sangat besar sekali
menjadi salah satu produsen alternatif
protein dan pupuk e organik terbesar di
Asia paling tidak Bapak Ibu sekalian ya
mari kita mulai perjalanan kita eh
dengan saya ingin menampilkan slide yang
yang saya sudah siapkan Bapak Ibu
Entar saya salah ambil
file ya kita akan mulai perjalanan kita
dari sini Bapak Ibu sekalian
ya Mbak Sabrina sudah bisa monitor sudah
ya baik kita baik Mari kita sama-sama
belajar saya ingin berbagi kepada bapak
ibu semua
dan perjalanan kita kita mulai dari sini
ya Nah ini adalah potret yang sudah
dibuat oleh berbagai ee penelitian dan
pengembangan salah satunya yang saya
ambil dari Litbang Kompas ya bagaimana
volume sampah makanan yang cukup besar
di Indonesia jadi perlu saya sampaikan
juga persoalan ini terjadi di banyak
negara ya salah satu yang terbesar
misalnya di Cina ya Ee di Cina Bapak Ibu
sekalian ee kondisi pada waktu Cina
belum
se maju sekarang di sana tidak ada
sampah makanan ya kalau orang
orang-orang di Cina memiliki budaya
mereka kalau makan enggak boleh
ditinggalkan satu satu butir nasi pun
tidak boleh ditinggalkan tetapi kemajuan
negara yang luar biasa eh rakyatnya
semakin Makmur semakin eh Sejahtera
sehingga sampah makanan di sana menjadi
eh lima terbesar di dunia dan Indonesia
juga termasuk kategori itu sehingga
kalau dihitung secara eh nilai rupiah
sampah makanan itu per kilogramnya saya
hitung-hitung kurang lebih sekitar 30
sampai 4.000 per kilogram Nah itu kalau
dihitung dari sisi ee rupiahnya ini
mencapai jumlah yang sangat luar biasa
nah eh kemudian ini ee yang yang menjadi
persoalan adalah ketika sampah-sampah
yang bersifat baik sampah makanan maupun
sampah organik yang lain itu belum
dimanfaatkan dengan baik saat ini kita
masih menggunakan
ee proses kumpul angkut buang Bapak Ibu
sekalian ya Nah ini fact finding ya Yang
yang kita temukan di berbagai kota bapak
Presiden Jokowi sudah
Ee sempat ya istilahnya marah-marah gitu
ya tetapi
eh pemerintah juga Kelihatannya kok e
seperti tidak ada tindakan-tindakan yang
nyata gitu untuk mengatasi persoalan
sampah ini padahal saya yakin mereka
juga berpikir secara keras untuk
memberikan solusi kepada ee Bagaimana
caranya sampah ini bisa dikelola dengan
lebih baik ya tadi di awal kami sudah
diskusi dengan Eh Pak purnama dan
teman-teman bahwa salah satu kota yang
saat ini memiliki persoalan sampah yang
cukup besar adalah Yogyakarta ya nanti
kita akan lihat lagi bapak ibu Bagaimana
caranya supaya kita bisa ee
berkontribusi untuk membantu pemerintah
ya E dalam mengatasi persoalan
sampah nah ini adalah eh upaya kita yang
kita bisa lakukan ya untuk mengubah
masalah menjadi satu peluang ya sehingga
kita nanti akan bisa belajar Apakah
nanti pengelolan sampah dengan Black
soierly atau dengan magot ini eh Disebut
visib apa enggak ya nah kemarin saya
baru diundang beapa minggu yang lalu
oleh OJK untuk membahas persoalan yang
sama ya jadi dipertanyakan sebetulnya
buidaya magot ini visib atau tidak Gitu
ya lalu kemudian setelah pertanyaan itu
terjawab kalau sudah visibel b apa
enggak gitu ya jadi karena eh OJK dalam
hal ini dunia perbkan mereka iki
dana-dana yang cukup besar sebetulnya
yang sudah dialokasikan untuk mendukung
eh apa namanya eh sustainability ya jadi
sustainability dalam hal ini ada
anggaran atau ada dana yang yang
sifatnya itu Green financing ya Yang
bisa mendukung kegiatan-kegiatan
pengelolaan sampah untuk eh di setiap
perkotaan bahkan saya dihubungi oleh Eh
badan pengelola dana lingkungan hidup
kemudian juga oleh dana Mitra lingkungan
dan juga lembaga-lembaga lain termasuk
lembaga-lembaga eh donor ya dari usaid
ya dari UNDP dari Bank Dunia mereka
sebetulnya sudah memiliki dan
mengalokasikan dana untuk membangun
eh negara-negara seperti negara kita ya
Eh dalam rangka memberikan solusi
terhadap persoalan
sampah lalu ini yang terjadi hari ini
Bapak Ibu teman-teman sekalian bahwa di
teknikal level ya kondisi persampahan
yang saya temukan ya Ee adalah saat ini
masih kumpul angkut dan buang ya ini
terjadi di setiap kota kemudian juga
yang berikutnya adalah setelah dibuang
itu kita dumping e ke landfield ya
sampah tersebut dan landfiill kita
sebetulnya kalau menurut undang-undang
persampahan eh 18 tahun 2008 Ya
seharusnya landfield atau TPA kita seh
harusnya sudah sanitary landfield tetapi
dengan keterbatasan anggaran dengan
berbagai macam ee kendala yang dihadapi
oleh EE pemerintah daerah ya mereka juga
memiliki tantangan tersendiri untuk
masalah tersebut ya dan tentunya saat
ini sampah itu retribusinya atau yuran
sampah oleh pemerintah daerah masih
masuk masih menjadi andalan mereka untuk
memperoleh pad ya Jadi ini nanti kita
akan membahas mengenai ee Bagaimana
hubungan antara ee retribusi pad dan
juga kebersihan Kota jadi teman-teman
Sekalian nanti kita bahas di sana
sehingga nanti pak P akhirnya kita bisa
menyimpulkan sebetulnya ngurusin sampah
ini terutama kita bicara sampah organik
ya Sekali lagi saya garis bawahi
teman-teman sekalian yang kita bahas di
sini khususnya utamanya adalah sampah
organik jadi saya tidak akan menyentuh
ke sampah yang nonorganik ya kemudian
juga kita punya persoalan lain adalah
tenaga kebersihan ya Eh mulai dari TPS
3R sebetulnya dari mulai dari tukang
sapu ya yang e membersihkan
sampah-sampah kota di sekitar kita
kemudian ada TPS 3R lalu sampai di ee
TPA di TPA itu ada ratusan pemulung
seperti di Bogor TPA galuga itu
pemulungnya Mungkin bisa sampai 700 800
orang bahkan di musim tertentu itu bisa
mencapai 1.000 orang gitu nah saya ee di
Jogja Saya kira mungkin kurang lebih
sama ya Jadi kita punya ee tenaga
kebersihan ada TPS 3R ada bank sampah ya
Ada aktivis-aktivis pegiat-pegiat
lingkungan dan akhirnya nanti
didistribusi atau diangkut sampah
tersebut ke TPA ya di landfield lalu di
landfield itu ada pemulung ada pelapak
ya Ada industri daur ulang dan
seterusnya dan tentunya ini adalah
sektor informal ya pemulung-pemulung
yang bekerja di TPA tersebut ya mereka
juga punya persoalan lain tidak
terlindungi oleh BPJS ya kesehatan
keselamatan mereka eh walaupun saya
dapat informasi terakhir dari salah satu
media pemulung di TPA galuga itu
penghasilannya bisa mencapai 100 sampai
dengan 150.000 per hari ya ini nanti
akan kita bahas lagi di e segmen yang
lain lalu yang terakhir adalah alokasi
anggaran Eh teman-teman sekalian ya
tentu pemerintah memiliki tantangan
tersendiri ee di dalam mengalokasikan
anggaran mulai dari pusat sampai ke
daerah ya yang saya pahami DKI Jakarta
sekarang sudah mengalokasikan sampah ee
anggarannya untuk pengololaan sampah itu
3 sampai 4% dari APBD tapi di kota-kota
yang lain itu baru 0,2 sampai 0,3% dari
APBD jadi ini sangat-sangat kecil sekali
ya dan kebijakan-kebijakan yang lain
yang nanti mungkin di dalam tanya jawab
kita bisa diskusikan ini adalah di
bagian eh B ya di Policy level itu
adanya persoalan antara saya katakan
persoalan ya Bapak Ibu sekalian karena
eh kadang kala ada kalanya eh di dalam
masalah regulasi ini terjadi tumpang
tindih gitu ya jadi harus diakseleras
antara peraturan yang tadi saya katakan
undang-undang Nomor 18 2008 itu sudah
berlangsung berarti 16 tahun ya dari
mulai diterbitkan undang-undang Namun
demikian di dalam setiap pasal
undang-undang tersebut belum sepenuhnya
bisa dieksekusi ya dijalankan dengan
baik ya karena tentu berbagai kendala
dan juga perkembangan-perkembangan
teknologi yang belum diadopsi di dalam
undang-undang tersebut sebetulnya ya
kemudian ini pertentangannya dengan
undang-undang nomor 23 tahun 2014
tentang otonomi da ah jadi ee siapa
sebetulnya yang memiliki tanggung jawab
untuk mengelola sampah ya
Ee Kenapa ini penting Bapak Ibu sekalian
karena ini menunjang juga Apakah bisnis
ya kalau kita katakan bisnis Saya dari
dari ee dari praktisi bisnis jadi ee ini
penting sekali karena kepastian hukum
pasti diawali dari undang-undang dari
aturan dari regulasi yang yang
seharusnya itu ee terakselerasi dengan
kegiatan usaha kita kalau
undang-undangnya atau aturan-aturan yang
EE berlaku di di setiap daerah di setiap
tempat yang akan kita bangun tidak
mendukung tentunya ini akan akan
menjadikan masalah tersendiri bagi ee
kegiatan usaha tersebut ya lalu peran
klhk Kemendagri pupr kemenko marves
benas ini banyak sekali instansi yang
terlibat di dalam urusan sampah ya jadi
sampah itu bukan hanya urusan klhk ya
klhk mungkin kebijakan dari sisi
teknisnya Kemendagri dari kebijakan dari
sisi eh sdm-nya ya karena yang
mengoperasikan mengendalikan kegiatan di
lingkup ee kabupaten kota ya Ee kalau
kalau kita mengacu kepada undang-undang
18 2008 otoritas sampah itu diberikan
kepada Bupati Walikota melalui dinas
lingkungan hidup kemudian Dinas
Lingkungan Hidup itu macam-macam juga
kebijakannya ada yang membentuk UPT unit
pelaksana teknis ya ada yang bersifat
BLUD gitu ya dan ada ee konsep konsep
lain yang dikembangkan di setiap daerah
mungkin bisa berbeda-beda kemudian juga
ada yang mengembangkan ee eh bank sampah
ya ada kemudian rtps 3R dan seterusnya
ya dan pupr dalam hal ini diberi tugas
oleh pemerintah untuk membangun
infrastruktur ya infrastruktur e TPA
landfield itu itu dibangun oleh pupr ya
tps3r misalnya itu dibangun oleh pupr
sehingga kadang-kadang eh tujuan yang eh
mungkin ingin dicapai antara klhk dengan
pupr itu bisa berbeda gitu ya Eh
kemudian eh meskipun ada kemenko di sini
ya Kementerian koordinator maritim dan
investasi ya Lalu ada juga Bapenas
Bapenas yang sebetulnya membuat satu
roadmap ya satu roadmap eh Bagaimana
tata kelola sampah dibangun Bagaimana
teknologi yang diterapkan Bagaimana
eksekusi harus dilakukan tetapi itu
sifatnya tuh road map Ya namanya juga
badan perencanaan nasional nah Semua
orang bisa merencanakan sesuatu tetapi
eksekusi di lapangan itu adalah
tantangan tersendiri dan isu yang lain
lagi nah bapak ibu tapi sebenarnya
ujung-ujung dari semua kegiatan itu ada
di kementerian keuangan karena kalau gak
ada anggaran mereka pasti gak akan bisa
berbuat apa-apa nah Oleh karena itu
bagaimana
mengakselerasi ya supaya tata kelola
persampahan di setiap kota itu bisa
berjalan dengan baik ini perlu satu
koordinasi ya perlu satu koordinasi
perlu satu eh kesamaan Visi dan perlu
satu kepemimpinan yang kuat ya tadi
sudah singgung di depan bagaimana
kepimpan ituisa entukan ya arah tata
kelola sampah di suatu kota Dan ini juga
tentunya ujung-ujungnya adalah keputusan
politik sebetulnya ya Jadi sebetulnya
ini membangun peradaban bangsa dari
sistem tata kelola sampah Bapak Ibu
sekalian ee ya saya baru kembali dari
Singapura dari Malaysia kita hanya
terbang 1 jam 1 Seteng jam sudah bisa
merasakan perbedaan Bagaimana ee di kota
besar di kita ya kemudian kita terbang
ke Singapura itu itu sangat rasa padahal
hanya terbang 1 Seteng jam sampai 2 jam
gitu ya Bahkan bukan cuma di bukan cuma
di luar negeri di dalam negeri sendiri
Bapak Ibu sekalian kalau kita jalan e
berjalan di jalan protokol kalau di
Jakarta di Jalan Sudirman begitu besi
rapi gitu ya tetapi mungkin di
belakangnya Ee tidak seperti yang ada di
depan gitu itu itu sendiri yang
menentukan perbedaan nah eh
kebijakan-kebijakan itu harus diramus
demikian supaya target pemerintah ya
target pemerintah ini kan ingin kotanya
bersih tentunya kalau kotanya bersih
warganya sehat ya kemudian juga apalagi
Jogja misalnya adalah kota yang selalu
Saya rindukan Sebetulnya saya sangat e
selalu Saya rindukan jadi salah satu
kota yang menjadi apa namanya menjadi
istilahnya ngangenin gitu ya adalah
Jogja buat Saya nah tapi kalau misalnya
sampahnya berserahkan di mana-mana
seperti terjadi di kota Bandung beberapa
waktu lalu waktu TPA Sari Mukti terbakar
itu hampir di setiap Gang itu ada
tumpukan-tumpukan sampah nah saya engak
tahu sekarang bagaimana di Jogja Saya
baru Beberapa bulan yang lalu sebennya
dari Jogja nah ee Kemudian Bapak Ibu
sekalian ini yang diperlukan ya sehingga
saya enggak tahu di sini apa ada yang
hadir dari teman-teman dlh atau dari
klhk dan lain sebagainya eh penting
sekali kita memiliki satu standar ya
standar kota bersih itu seperti apa sih
Apakah hanya dari udaranya saja dari
polusinya Dan lain-lainapi saya yakin
kalau ini kita bisa rumuskan ya Nah
teman-teman mahasiswa apalagi dari UII
sini ya Ya semua orang selalu Git gu ya
Kita sadar kita tahu kita semua seling
mengucapkan Kebersihan sebagian daripada
iman ya tetapi kalau kota seperti Jogja
yang cukup eh apa namanya religius ya
saya sayangkan Kenapa gitu enggak apa
mendukung atau mendorong supaya
kebersihan kotanya menjadi salah satu
yang utama nah ini yang menentukan
tingkat peradaban Bapak Ibu kalau pergi
ke China saya kebetulan tahun sekitar
tahun 0-an Saya pergi ke sana itu
dibandingkan dengan sekarang jauh sekali
mereka itu kalau dikatakan mohon maaf ya
dulu itu joroknya lebih jorok dari ee ee
apa namanya bangsa kita tetapi sekarang
kalau kita datang ke sana ke xanghai ke
Beijing gitu Waduh itu kota-kotanya luar
biasa bersih karena apa Karena mereka
tahu kota yang bersih sangat dicintai
oleh turis ya itu akan membangun
agrowisata akan membangun ee apa namanya
tourism sehingga tentunya akan
bermanfaat bagi ee pengembangan dan
ekonomi kota tersebut nah kemudian di
dalam e di poin keempat ini juga menjadi
satu isu teman-teman sekalian ya
bagaimana kita bisa memisahkan antara
regulator dan operator ya ini ada
beberapa
kebijakan-kebijakan yang masih eh
terjadi di beberapa kota tentunya antara
regulator dan operator itu belum
terpisah ya entah karena berbagai alasan
Apun itu ini akan menimbulkan satu eh
polemik lah Ya intinya lalu kemudian eh
di dalam kebijakan ini tentu ada beber
kekuatan yang kita bisa libatkan ya jadi
peran swasta seperti kami dari e PT
magot Indonesia Lestari Kami ingin
berkontribusi lebih besar sebetulnya ya
dengan dukungan teman-teman masyarakat
ya kami bekerja sama dengan karang
taruna dengan berbagai e instansi ya dan
berbagai apa namanya
eh kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh
oleh kelompok-kelompok masyarakat
tertentu ya ini juga bisa kita dorong
kita bisa gunakan kita bisa berdayakan
untuk ee mendukung atau berkontribusi
kepada pemerintah ya PPP maksudnya
adalah private eh Partnership ya jadi eh
BLUD ini juga salah satu solusi untuk ee
mengatasi persoalan keuangan ya atau
Sekarang di setiap desa saja sudah ada
boomdes ya ada BMD di kabupaten kota ada
Koperasi dan lain-lain ya karena
pendanaan ini sudah sudah bukan menjadi
isu lagi sudah bukan menjadi ee kendala
lagi ya Yang yang siapin dana tuh sudah
banyak sekali ya Nah ini tinggal kita
membangun
kebijakan-kebijakannya ya Nah ini saya
sampaikan kepada teman-teman
sekalian supaya nanti kita di dalam
menyusun rencana ya untuk menentukan
apakah ini ee visibel atau tidak visibel
itu berasal dari kondisi a dan b ini ya
Bapak Ibu sekalian jadi sampai di level
mana kalau kita mau membangun satu
industri pengelolaan sampah organik
khususnya ya Dan saya yakin juga yang
nonorganik juga sama kurang lebih ya
kami dulu pernah mengusulkan ada satu
nama badan pengelolaan sampah nasional
itu pernah kami usulkan ya Ee Tetapi
saya yakin pemerintah punya kebijakan
yang lain ya apalagi nanti sebentar lagi
kita akan
ee memiliki pemerintahan yang baru di
bawah kepemimpinan ee Bapak prabuo
Subianto nanti saya yakin ada
kebijakan-kebijakan yang baru yang akan
bisa mendorong supaya tata kelola sampah
ini menjadi perhatian eh pemerintah ya
seperti itu sehingga Solusi yang
ditawarkan adalah solusi yang seharusnya
holistik dan terintegrasi jadi kalau
kita mau ngelola sampah karena sekarang
ini ada di poin du ini ada peran klhk
kemendagi pupr kemenko marves Bapenas
kementerian keuangan dan lain-lain ya
itu harusnya Bapenas dalam hal ini
menyusun satu roadmap yang holistik dan
terintegrasi Dan saya bersyukur sekali
kalau saya lihat dari roadmap yang sudah
dibuat oleh bppenas magot itu sudah ada
di dalam ee rancangan ee dari Bapenas
jadi saya bersyukur sekali waktu saya
terima saya langsung browsing saya
Langsung searching di di eh keputusan
atau di roadmap tersebut hanya satu kata
magot Black stordier Fly dan
alhamdulillah pemerintah sudah mengakui
magot bsf menjadi salah satu solusi
sehingga ini juga eh pertemuan pagi ini
ya pakurnama Mbak Sabrina dan
teman-teman semua dari UII ini luar
biasa ya berkenaan dengan tersebut
sehingga saya juga termotivasi
menyampaikan ee materi ini untuk
mendorong memotivasi kita yuk kita ee
apa namanya terus ee gerakkan ee atau
sosialisasikan tentang ee budidaya magot
ini hanya catatannya adalah nanti kita
mau pelajari Apakah ini visibel atau
tidak ya Kenapa itu tidak menjadi
visibel dan kenapa itu menjadi visibel
ya Nah problem yang kita hadapi ini
Bapak Ibu sekalian teman-teman ya Jadi
kenapa saya katakan tadi harus holistik
terintegrasi nah sampah organik itu
ujungnya mau ke mana sih sebetulnya ya
sebenarnya kita sudah tahu sampah
organik sebelum kita bicara tentang
teknologi magot ya sebelumnya ee tahun
2013 ke belakang itu masih sangat
sedikit sekali orang mengenal magot ya
orang sangat sedikit sekali Saya mencari
literatur itu agak kesulitan waktu itu
dan jurnal-jurnal e akademik juga sangat
terbatas pada waktu itu Namun demikian
eh sampah organik itu tentunya juga di
awal-awal ya dulu-dulu Eh kita mengenal
ya bagaimana sampah organik dimanfaatkan
eh dengan dengan melakukan komposting
hanya memang komposting membutuhkan
waktu yang lebih panjang ya Butuh Waktu
2 bulan kalau ekoenzim butuh waktu 3
bulan bahkan 4 bulan bahkan lebih ya Dan
mungkin solusi-solusi lain yang lain ada
biopori Ya ada juga mungkin
teknologi-teknologi lain yang yang saya
kira juga sudah dikerjakan gitu oleh
pemerintah dan oleh masyarakat Nah
setelah kami melakukan riset tahun 2013
ternyata ada beberapa
ee akademisi ya juga para peneliti yang
sudah melakukan risch terlebih dulu ya
saya berkenalan dengan ibu Dr meltarini
yang saya juga nanti akan saya sampaikan
eh bukunya kepada e para peserta ya yang
tentunya terpilih nanti ya Tadi Mbak
Sabrina sudah sampaikan ada beberapa
peserta yang terpilih dengan pertanyaan
terbaik akan mendapat apa namanya eh
price katanya hadiah saya juga akan
membagikan hadiah berupa buku yang
dikarang oleh ibu meltar ini nanti pada
akhir sesi ya Ee Nah ini terjadi
teman-teman di setiap
kota TPA sampah itu sudah semakin sempit
ya kapasitasnya sudah semakin terbatas
ya Jadi tidak mungkin diperluas lagi
Sementara populasi manusia di setiap
kota semakin bertambah ya dan menjadi
satu apa namanya keniscayaan ya suatu
kota kita ingin kota itu berkembang
negara itu ekonominya ingin lebih maju
ya Indonesia pertumbuhannya sekarang
mungkin di angka 5 sampai 6% targetnya
ya kemudian inflasi ditekan sampai
sekian itu artinya pemerintah ingin
mendorong kegiatan ekonomi di masyarakat
di satu di negaranya itu berkembang ya
sehingga dengan adanya perkembangan atau
pertumbuhan ekonomi itu tentu akan
berkorelasi dengan volume sampah yang
dihasilkan ya Nah sementara kapasitas
TPA sampah kalau kita terus Mel Lukan
kumpul angkut buang ini akan makin
membeludak makin penuh dan Ini
sebenarnya sudah terjadi di apa namanya
di beberapa tahun terakhir sebetulnya ya
jadi eh problem yang dihadapi oleh eh
pemerintah ya Eh kita hanya menggenjot
di satu sisi ya ekonominya dikembangkan
tetapi kita enggak pernah membangun
toilet gitu ya jadi kita makan
sebanyak-banyaknya tapi toilet di satu
kota atau yang disebut TPA ini saya
katakan toilet nih ya itu enggak pernah
di Perhatikan ya Bahkan banyak kota-kota
yang tidak punya toilet sehingga
toiletnya numpang di rumah tetangga ya
di kota sebelah Ya saya bisa bayangkan
karena saya pernah ketemu dengan eh
Bupati Bantul ya eh apa namanya Saya
pernah ketemu juga dengan eh salah satu
staf ya Eh pejabat di lingkungan eh
Provinsi DKI DKI eh sor Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta ya Eh untuk
mendiskusikan eh solusi persampahan ini
ya
jadi peluangnya adalah Bapak Ibu
sekalian maaf ini peluangnya adalah yang
selama ini sampa organik dibuang ke TPA
harusnya ya
dimanfaatkan sebagai apa dimanfaatkan
sebagai pakan magot ya Nah ini teknologi
yang sudah kita temukan 2014 kami
membangun PT mangkot Indonesia Lestari
201526 dan akhirnya berkembang dengan
cukup luas eh teman-teman pegiat magot
ya kalau di Facebook saya aja tuh
membernya sudah ada 2000-an gitu ya jadi
banyak sekali yang mengembangbiakkan
budidaya magot karena ee kebutuhan
sebetulnya terutama teman-teman para
peternak ayam para peternak ikan mereka
memiliki kesulitan terhadap harga pakan
yang setiap tahun semakin naik ya Ee ini
juga menjadi persoalan di bidang
pertanian gitu ya jadi petani-petani
membutuhkan pupuk tentunya dan kita
sebagai negara agraris pupuk yang
dibutuhkan tu luar biasa ya Bahkan
pemerintah memberikan subsidi tahun lalu
Kalau enggak salah bahkan sampai 47
triliun jadi inialah fakta yang dihadapi
oleh negara kita Bapak Ibu dan
teman-teman semua
ya nah saya ingin eh kita melihat
eh gambar ini Jadi bagaimana Eh bsf
magot bisa memberikan solusi ya terhadap
persoalan sampah organik di negara kita
ya kalau kita ambil contoh kasus Jogja
sebagai ee daerah yang juga memiliki
sampah organik cukup besar ya kalau
volume sampah tadi dikatakan oleh ee
salah satu teman kita ada 1200 ton per
hari ya kalau mengacu kepada data klhk
dari sampah organik eh sampah 1200 itu
saya asumsikan 50%nya itu organik ya
Berarti ada 600 ton ya kemudian saya
asumsikan lagi dari total sampah organik
itu yang 600 ton saya ambil hanya 25%
saja adalah sampah organik yang sifatnya
busuk yang mudah di apa namanya
digunakan sebagai pakan magot Karena
tidak semua sampah organik itu bagus
untuk pakan magot seperti misalnya daun
pisang ya itu enggak bagus untuk pakan
magot gitu kulit durian misalnya ya
apakah bisa bisa tetapi digestion-nya
atau penyerapannya mungkin sedikit ya
jadi saya asumsikan 25% saja ee dari
sampah organik yang 600 Ton itu kita
sudah punya potensi Bahan baku untuk
membangun industri magot 100
e besarnya jadi saya masih pakai
kalkulator nih m Sabrina nih ya Jadi
kalau 1200 di* 50% 600 ton saya ambil
25% saja itu kita punya 150 ton potensi
sampah organik yang bisa di sebagai
pakan magot itu cukup besar ya Dan saya
juga bersyukur teman-teman para pegiat
magot di Jogjakarta itu searnya sudah
cukup banyak terakhir saya waktu ke
Jogja berkumpul dengan sekitar 15 pegiat
magot yang cukup besar ada yang
mengelola 3 ton 4 ton bahkan ada juga
yang skala kecil 500 kilo ya sampah
organiknya tiap hari dan yang lucu
keluhan mereka adalah Pak kami susah
nyari sampah ini kan jadi kontradiktif
ya di satu pihak katanya kota Jogja itu
punya persoalan sampah tetapi di pihak
yang lain ketika dibantu oleh
teman-teman pegiat magot sampahnya
enggak ada ya Atau mungkin Wani piro
gitu kata orang Jogja ya jadi
teman-teman itu yang menjadi persoalan
kita Nah dari ee gambar ini Bapak Ibu
sekalian kita bisa melihat kalau masalah
teknis ya Jadi Bapak Ibu nanti kita
penting juga ketika kita mau
membudidayakan bsf apalagi ada yang
mungkin kepengin bisnis ee budidaya bsf
harus hati-hati ya Harus hati-hati ya
kita mesti pahami dulu secara teknis
siklus hidup lalat bsf karena di dalam
budidaya lalat bsf ini tidak semudah
yang orang pikirkan ya jadi harus
memiliki skill dulu harus memiliki
pengetahuan yang cukup supaya budiayanya
benar ya Dan saya dapat e informasi
kemarin ada yang komplain katanya ada
yang membangun e budidaya bsf di salah
satu kecamatan di kota Jogja lalu
ditutup oleh warga kenapa Katanya
sampahnya jadi bau di lingkungannya nah
Berarti itu penguasaan teknik
budidayanya belum baik ya Bapak Ibu jadi
ada teknik budaya yang harus kita
perhatikan supaya tentunya kita mau
mengatasi persoalan lingkungan jangan
menimbulkan persoalan lingkungan yang
baru ya ini perlu dipahami oleh
teman-teman Nah kalau kita sudah
memahami Bagaimana teknik budidaya
bsfnya ya atau kita kenal dengan metode
atau proses
bionversi yaitu konversi sampah organik
ya dengan cara ee salah satunya itu
terfermentasi sampah organiknya setelah
terfermentasi lalu itu menjadi pakan
magot ya Nah ini di biokonversi ini ya
sebagai pakan
magot maka
ee
sebentar ya maka kita akan membutuhkan
berapa banyak eh bibit
larfabf di dalam setiap ton sampah
organik yang harus kita olah ya Ini
penting keseimbangan ini penting
sehingga tidak menimbulkan persoalan
lingkungan ya jadi dalam proses
biokonversi ini perlu diperhatikan
Berapa jumlah eh pakan magot dalam hal
ini adalah sampah organik yang masuk ke
dalam e biopon yang masuk ke dalam
proses pengolahan kemudian Berapa banyak
bibit larpa bsf yang harus kita berikan
di situ ya Jadi teman-teman nanti Ee
Kita akan bahas Lebih Detail di sesi
kedua nanti ya Nah ini saya
menggambarkan langsung hasilnya Ya dari
100% sampah organik atau pakan magot itu
kita akan menghasilkan 10 sampai 20%
larva yang siap panen Biasanya kami
panen mulai dari usia 10 hari Sampai
usia ke 16 atau 17 hari ya biasanya itu
kami Jadi tergantung kebutuhannya ya
kalau Bapak Ibu membutuhkan
ee protein yang lebih banyak berarti
dipanen harus lebih lebih awal ya 10
sampai 12 hari kalau misalnya yang
sedang-sedang saja bisa dipanen usia 12
sampai dengan 15 hari ya kalau udah 1617
biasanya kandungan proteinnya lebih
sedikit lemaknya lebih sedikit tapi
kalsiumnya lebih tinggi Jadi tergantung
untuk kebutuhan apa Nah bersamaan dengan
itu pada akhir nanti ya Ee dipanen semua
larva yang ada dalam biopon kita juga
akan menghasilkan
biofertilizer ya atau pupuk organik atau
orang lebih kenalnya kasgot gitu ya E
bekas magot nah pupuk organik ini eh
dihasilkan dengan total volume dari 100%
kurang lebih 15 sampai dengan 30% Kenapa
range ini ada tergantung dari input
sampah organik yang diberikan ya Jadi
kalau Bapak Ibu memberikan input sampah
organiknya ee berupa sayur dan
buah-buahan tentunya larvanya akan
langsing-langsing ya dan tapi di situ
frasnya akan lebih besar tapi kalau
bapak ibu kasih makan ee sampah apa
bsf-nya atau magotnya dengan sampah
organik seperti dari sisa makanan ya
apalagi dari restoran Padang dari warung
ee apa namanya dari warung-warung ee
gudek gitu ya itu mungkin bsf larvanya
bisa 15 sampai 20% tapi biopertil nya
bisa lebih sedikit itu kurang lebih
seperti itu
gambaran nah lanjut setelah bsf ini kita
hasilkan tadi tergantung dengan
kebutuhan kita mau diarahkan ke mana
hasil produksi bsf ini Bapak Ibu ya Jadi
Bapak Ibu kalau dalam skala yang besar
tentunya bsf ini bisa nanti mendukung
atau menunjang industri Farmasi ya Ada
ibu Megi Kalau enggak salah dipb sedang
meriset bahkan katanya bsf itu bisa
digunakan Salah satunya untuk obat
stroke ya teman-teman di IPB juga sudah
melakukan riset Bagaimana bsf ini bisa
digunakan untuk antiseptik seperti
betadin gitu ya dan kemudian untuk
kosmetik ya ini Saya mendengar eh
beberapa perusahaan Korea sudah
menggunakan bsf oil E itu sebagai salah
satu bahan kosmetik jadi Mbak Sabrina
kalau mau lebih glowing nanti cari
produk Korea yang ada bsf-nya itu p
pasti lebih glowing nanti ya lalu
kemudian juga industri fitmal ya untuk
pakan ayam unggas ya ini bisa mendukung
juga bukan menggantikan sebetulnya ya
saya yakin sih kalau sampai menggantikan
eh poltri atau fitmal itu harus dalam
volume yang sangat besar sekali ya bukan
tetapi bisa mensubstitusi ya Nah tentu
kalau teman-teman yang melakukan budida
bsf ini secara terinteg
jadi kebutuhannya hanya untuk peternakan
ayam atau peternakan ikannya sendiri ini
akan menolong sekali mengurangi biaya
pakan ya pengalaman kami dengan
menggunakan budidaya bsf ini ya
Eh kita bisa menggantikan 40 sampai
50% pakan yang kita beli dari pabrikan
gitu ya Nah itu itu kurang lebih
gambarannya Bapak Ibu sekalian ya juga
untuk industri e perikanan nah di
industri Agriculture ya ini Tentunya
pupuk organik yang sangat luar biasa ya
untuk melakukan bioremediasi ya untuk
melakukan soil conditioner gitu ya itu
itu itu bagus sekali Nah biofertilizer
ini memiliki kandungan mikroba dan enzim
yang begitu besar nanti teman-teman bisa
lakukan riset lebih jauh ya bagaimana di
jurnal-jurnal penelitian sekarang itu
sudah banyak sekali mereka yang
mereriksa tentang bsf ya ya Nah ini
gambarannya Bapak Ibu sekalian Jadi
selain itu saya ingin ee melihat kita
sama-sama mhat ke slide
berikutnya nah ini ini lebih detail di
sini Bapak Ibu sekalian ya bagaimana
kita
bisa bisa
Sori Nah ini adalah eh siklus daripada
kegiatan yang bisa dilakukan oleh
eh apa namanya ini saya melakukan
merancang satu simulasi sebetulnya ya
untuk ee DKI Jakarta Ya kemarin ya jadi
dari berbagai timbulan sampah yang ada
Katakanlah misalnya tadi di kota Jogja
timbulan sampahnya di sini ee 1200 ton
per hari ya Nah kalau menurut data klhk
sebetulnya kalau dari pemukiman itu
kontribusinya 40% dan dari industri itu
60% jadi bisa dihitung nanti sebenarnya
berapa sih volume sampah ee yang ada di
setiap kota Ya kurang lebih
sumber-sumbernya dari hotel dan restoran
ya dari mall ya dari pemukiman kantor
industri dan pasar induk ini cukup besar
kalau terutama sampah organik ya kami
sekarang bekerja sama juga dengan
beberapa industri makanan industri
minuman ya sehingga eh produk-produk
expire mereka kita manfaat untuk menjadi
salah satu nutrisi atau asupan untuk
budidaya magot ya yang selama ini ya
dulu-dulu ya dulu-dulu mereka buang ke
TPA tapi sekarang beberapa sudah bekerja
sama dengan kami walaupun masih sedikit
sekali ya jadi seperti contoh pasar
induk kamat Jati itu sampahnya S hari 80
sampai 100 ton Bapak Ibu ya E sampah dan
itu semua rata-rata Mungkin 90% sifatnya
organik ya Tapi kita masih terkendala
juga ya untuk mendapatkan sampah 10 ton
per hari dari sana pun kita masih
kesulitan gitu nah jadi kami didukung
oleh dlh DKI dikirimi sampah setiap hari
ee hanya rata-rata eh jumlahnya mungkin
sekitar 1,eng sampai 2 ton baru di level
itu ya kalau kapasitas kami mengharapkan
lebih besar dari itu Ya kita mampu untuk
mengelola atau memanfaatkan sampah
tersebut ya Nah sekarang dengan adanya
teknologi bsf ya biokonversi
maka sampah-sampah dari berbagai sumber
ini itu kita manfaatkan ya ini mungkin
ada beberapa teman di tpst yang juga
sudah mulai memilah ya Mana sampah
nonorganik untuk daur ulang ya plastik
metal kertas dan sampah-sampah yang
menurut mereka itu punya nilai ya Jadi
ada ada nilai ekonomi sehingga
dipisahkan sampah nonorganiknya untuk
industri daur ulang Jadi kami juga
bekerja sama salah satu yang bekerja
sama dengan kami adalah waste forchange
misalnya ya waste management ee mereka
melakukan pemilahan jadi sampah
organiknya dikirim ke kami atau kami
ambil dari tempat mereka untuk kita olah
sehingga Sinergi ini cukup baik ya
Sehingga ee dari satu sisi teman-teman
di waste managementen ya sebagai ee
penyedia jasa layanan kebersihan mereka
bisa meningkatkan kapasitas pelayanannya
ya kami bantu mengelola sampah
organiknya Nah dari sampah organik yang
jumlahnya mungkin 50 sampai 60% ini ya
ini kita manfaatkan seperti gambar yang
di awal tadi ya untuk magot ya Eh lalu
akhir produknya seperti ini ya dan sampa
organik yang lain ya bisa digunakan juga
untuk biogas dan lain-lain ini
gambarannya Bapak Ibu sekalian nah di
sisi yang lain ini saya ingin
mengencourage juga teman-teman mahasiswa
dari Universitas Islam Indonesia ya
bahwa dengan pemanfaatan bsf sebagai
salah satu teknologi untuk mengolah
sampah organik ya itu kita bisa
mengurangi bukan cuman mengurangi polusi
udara bukan cuma bisa mengurangi polusi
terhadap tanah ya lindi yang dihasilkan
di TPA tapi kita sudah bisa mulai
menghitung berapa pengurangan emisi
karbon ya jadi nah teman-teman yang
tertarik mungkin ya kami sekarang di PT
mag Indonesia Lestari sudah sampikan eh
daftar isian ee untuk ee perhitungan
karbon ya jadi ee dengan demikian kita
bisa mengetahui Berapa besar emisi
karbon yang dikurangi di dalam setiap
ton sampah organik yang bisa kita kelola
ya jadi itu ada kreditnya teman-teman
sekarang sudah ada bursa sudah ada apa
namanya bursa karbon dan ini mungkin
nanti ke depan bisa diperdagangkan kan
untuk mendukung kegiatan Indonesia yang
semakin bersih ya Nah itu
teman-teman baik saya lanjutkan
teman-teman nah ini
Eh ini saya skip aja ya produk-produk
yang dihasilkan oleh biokonversi Tadi
saya sudah sampaikan di depan ya untuk
pakan ayam pakan ikan pakan ternak lain
ya hewan-hewan peliharaan kalau
volumenya jauh lebih besar lagi nanti
bisa jadi diesel tapi e terlalu kecilah
kalau bsf ya Nah ini untuk essential oil
tadi untuk insek oil itu bisa digunakan
kosmetik Farmasi ya dan lain-lain Nah
kita saya ingin menghitung seperti ini
teman-teman sekalian ya kita coba lihat
dari atas nah sor ini e Yogyakarta senya
bukan Jakarta Tadi saya sudah ubah
angkanya Yogyakarta sampahnya 1200 ton
per hari kalau 50%nya sampah organik dan
dari sampah organik yang 50% berarti ton
dikali 25% itu bisa jadi bahan baku
pakan magot berarti kita punya sumber
bahan baku 150 ton ya tinggal dikalikan
nanti Bapak Ibu sekalian ya jadi 150 ton
ya kalau kita angkanya ubah di sini 150
ton dikali 360 hari kita punya potensi
yang begitu besar ya 1 tahun kita punya
potensi e bahan baku pakan magot sekian
besar kemudian tentunya kalau 10% saja
itu menj menghasilkan Larva maka kita
punya produk Larva untuk pakan itu
sekian ee ton jumlahnya dan kemudian
untuk pak ee untuk pupuk itu ee
dikalikan 20% saja maka kita punya
volume pupuk yang besar ya jadi pakan
kita bisa kurangi ee dari impor terutama
teman-teman ya pakan ayam dan pakan ikan
itu sekarang sebagian besar kita isi
dari impor ya pupuk juga kemudian ee apa
namanya E pupuk kimia juga cukup besar
ya Ini juga kita bisa berkontribusi
untuk mengembangkan kan ee ketahanan
pangan dan pertanian
Ya baik teman-teman sekalian saya akan
lanjut
ke slide berikutnya ya
Nah kenapa kita
ee memilih bsf ya sebagai salah satu
solusi untuk penanganan sampah organik
ya Nah yang pertama adalah alasan saya
Kenapa kami menekuni bidang ini sudah
hampir 11 tahun ya yang pertama setelah
kita melakukan riset Indonesia ini punya
iklim eh tropis ya iklim Indonesia
tropis sangat mendukung Eh kenapa Karena
di negara-negara lain yang memiliki
musim ya itu mereka punya tantangan
tersendiri pada waktu musim dingin
lalatnya kedinginan ya jadi enggak
produktivitas telurnya akan menurun ya
kalupun mereka menggunakanal
menggunakan iot menggunakan climate
microimate system itu biayanya sangat
mahal ya itu nah kita bersyukur yang
pertama adalah dikarunia Tuhan eh negara
kita ada di daerah tropis dan lalat bsf
itu sangat baik tumbuh kembangnya di
iklim tropis Jadi sepanjang tahun kita
tidak punya kendala dengan produksi eh
bibit Larva atau bibit e bsf ya yang
kedua mudah di aplikasi Jadi Bapak Ibu
ikuti pola-pola cara-cara yang diajarkan
di YouTube saja ya kami punya link juga
di ee website kami juga di asosiasi bsf
Indonesia ada Link yang bisa dipelajari
di situ Bagaimana budidaya bsf bahkan
Bapak Ibu bisa men-download eh buku-buku
yang sudah dimuat ya di dalam website
atau di ee di klhk dan juga beberapa
teman-teman sudah menciptakan buku
termasuk nanti saya akan Tampilkan juga
bukunya ibu ini itu juga bisa digunakan
untuk referensi bagaimana bapak ibu
melakukan budaya bsf dan hampir di
setiap kota di seluruh Indonesia ya saya
pastikan dari mulai Aceh sampai ke Papua
ya bahkan belum lama saya diundang ke
timur lest juga untuk memberikan
pelatihan ya Ee ini sudah menjadi
sesuatu yang biasa gitu ya di setiap
kota membuat budidaya bsf ya dengan
berbagai skala tentunya ya Mulai dari
skala e yang sangat kecil dengan jumlah
volume sampah 200 kilo 300 kilo bahkan
sampai dengan ee Ribuan kilo ya potensi
bahan baku Tadi saya sudah sampaikan di
kota Jogja kita sudah punya ee potensi
bahan baku sekecil-kecilnya 150 tahun
per hari bahkan itu pasti lebih ya di
kota Bandung sampah Resto yang terpilah
saja itu volumenya sekitar 250 sampai
400 ton ya setiap hari Nah di kota
Bandung Kami mengembangkan sistem inti
plasma ya itu yang kita kembangkan tapi
saya tidak tahu sekarang apakah berjalan
e sebaik yang di awal-awal atau tidak
Ini konsistensi ini yang memang perlu
kita eh perhatikan jadi Skala yang kita
bisa bangun tadi mulai skala kecil
sampai dengan skala industri ya dan yang
kelima ini mendukung kegiatan sirkuler
ekonomi sudah pasti ya dengan kegiatan
ini akan begitu banyak Eh tenaga kerja
yang bisa diserap ya jadi dengan b ini
sampah organiknya bisa dikelola
dimanfaatkan tidak lari ke TPA
menimbulkan pencemaran bisa menghasilkan
produk-produk yang bermutu yang
bermanfaat untuk mendukung ketahanan
pangan ya pertanian e perikanan
peternakan kemudian juga tentu bisa tadi
menghasilkan ee apa pengurangan
ee apa namanya karbon emisi karbon ya
Jadi Bapak Ibu ee Ini manfaat yang kita
bisa dapat dari kegiatan eh budidaya bsf
ini nah ini
Eh mungkin ini jadi slide terakhir untuk
eh sesi pertama ini teman-teman sekarang
produk-produk yang dihasilkan mohon maaf
adalah pupuk organik Ya ini kemarin saya
baru balik dari eh negara tetangga Jadi
mereka sudah bisa menjual pupuk organik
bsf ini dengan berbagai bentuk ya Mulai
dari r000 per ton
sampai dengan r500 per ton ya Jadi
kurang lebih sekitar 3,5 sampai dengan
eh kurang lebih sekitar mungkin 4,eng
jutaan lah per tonnya Bapak Ibu sekalian
itu sangat luar biasa ya Belum lagi
pemanfaatan-pemanfaatan untuk
produk-produk yang lain ya Nah dari sisi
carbon foprint ini penting juga nih ya
Bapak Ibu sekalian kita bisa melihat
produsen atau protein yang diproduksi
untuk setiap ini hitungannya karena di
Eropa per Eker of farmland ya 1 Eker itu
adalah 0,4 hektar jadi bisa dibayangkan
kalau sapi itu menghasilkan 188 Pon
daging ya protein mohon maaf ya protein
ya P per ek ya bisa nanti dihitung
dikalkulasi jadi berapa kurang lebih 188
Pon itu sekitar 85 apa 86 kilo ya per e
ekernya ayam lebih besar lagi ya 297 Pon
per Eker kemudian ini Soy eh kacang
kedelai ya itu 356 sementara bsf di
dalam setiap ekernya itu ya itu mencapai
1 juta sampai 2 juta ton per ek jadi
bisa dibayangkan dengan luasan tanah
yang sama protein yang dihasilkan itu
berkali-kali lipat e besarnya ya Belum
lagi tambahannya tadi pupuk ya ini hanya
bicara tentang protein
Nah Bapak Ibu bagaimana kita membangun
mengembang biakan dan membudidayakan bsf
tentunya tadi tergantung dari skala
besar kecilnya nah besar kecilnya skala
ini tergantung dari awal potensi sampah
organik sebagai pakan magot yang akan eh
kita berikan jadi itu yang nanti di
dalam visibility study ini sangat
menentukan adalah potensi sampah organik
yang bisa dimanfaatkan secara kontinu ya
bukan nanti sebulan habisnya putus gitu
ya jangan tapi sepanjang tahun di Kota
yang EE yang akan kita bangun fasilitas
budidaya bsf ini kita mesti pelajari
dulu ya berapa banyak potensi sampah
organik ya ini adalah contoh-contoh
bangunan yang kita kerjakan di Bekasi ya
ehohon maaf sor Nah ya ini adalah
greenhous Greenhouse ini kurang lebih
luasnya 900 m per ya Nah kalau Bapak Ibu
tidak terkendala dengan tempat harus
prinsip awalnya adalah dihitung dulu
berapa apa kapasitas atau potensi sampah
organik setelah itu baru kita bisa
menentukan Berapa besar area yang akan
kita bangun ya Nah selain untuk
biokonversinya ya eh eh space-nya lalu
kita juga harus menentukan seperti apa
bangunan itu dibuat ya pengalaman kami
kalau sampai dengan 10 ton kita masih
bisa menggunakan metode konvensional Ya
tapi kalau sudah di atas ee 15 ton gitu
ya langkah akan memerlukan bantuan
mekanisasi ya apalagi i kalau sudah
skala 50 ton nah ini yang digambar ini
Bapak Ibu ini adalah salah satu desain
yang dibuat oleh eh buer ya itu adalah
perusahaan
pensuplai teknologi Ya buer sudah
bekerja di Belanda dan di Belanda itu
bentuk e bioponnya seperti ini ya
vertikal ke atas ya Nah kalau ini ad
dilakukan di salah satu teman kita di
Prancis mereka menggunakan kontainer ya
dengan
mroimate sehingga udara dingin udara
panas mereka bisa atur nih temperatur
dan kelembabannya ya Nah kalau ini yang
di bawah ini adalah gambar-gambar yang
ada di tempat kami di Bekasi
insektariumnya kemudian ini e untuk pre
treatment dan juga untuk e bioponnya ya
kalau yang desain ini kapasitas 150 ton
ya bisa digunakan untuk membuat e bsf
dari sampah organik ujungnya sudah bisa
diekstrak menjadi tepung magot dan
menjadi minyak magot
ya Nah konsern kita ya di dalam sesi
pertama ini saya memberikan satu wawasan
kepada Bapak Ibu sekalian adalah tentang
makronya dulu ya makro jadi kita bicara
tentang regulasi ya dan iklim investasi
yang diperlukan supaya budiaya magot ini
bisa kita
industrialisasi pengertian
industrialisasi ini bukan artinya skala
seperti yang digambar ini bapak ibu tapi
kita bisa ang UN satu eh kegiatan di
setiap kabupaten kota ya Katakanlah
misalnya di Daerah Istimewa Yogyakarta
paling tidak ada tiga kabupaten ya Eh
kertaamantul istilahnya eh yyakarta
kemudian Bantul Ada lagi satu kota Lagi
apa Tu di situ ya jadi eh di misalnya di
di tiga kota itu kita membuat satu
eh inti ya inti ini akan memproduksi
breeding sistemnya ya jadi dia akan
mengasilkan bibit-bibit Nah dari sini
akan didistribusi ya ke setiap Kecamatan
ya atau setiap Kelurahan Jadi tergantung
dari skala tergantung juga dari ee
potensi sampah dan juga sumber sampahnya
jadi itu yang harus kita perhatikan juga
karena biaya logistik ini menentukan
juga Apakah projek ini visibel atau
tidak ya Kalau makin jauh potensi
sampahnya misalnya sampahnya ada di
Cilacap gitu ya Enggak mungkin kan
dibangun fasilitasnya di Yogyakarta gitu
harus kita lakukan di Cilacap sendiri
supaya ee lebih efisien seperti itu ya
Bapak Ibu sekalian kemudian juga yang
kedua ini penting sekali ya bicara
tentang pemilahan sampah Kenapa
pemilahan sampah ini penting karena
memilah sampah itu hampir
60% bahkan biaya pengelolaan sampah itu
ada di pemilihan sampah ya Jadi
sebetulnya langkah kecil yang bisa
dilakukan melalui regulasi yang
diterapkan oleh pemerintah ya kemudian
regulasi itu di dienforce gitu ya harus
diterapkan semaksimal mungkin agar
masyarakat juga mau mendukung ya
Sehingga sampah itu dipilah di timbulan
jangan sampah dipilahnya udah di TPA
gitu Udah Sayang G Nah kalau sampah itu
dilakukan pemilahan di
timbulannya sehingga pemanfaatannya baik
terhadap sampah organik maupun terhadap
sampah nonorganik itu akan jauh lebih
mudah efisiensinya akan jauh lebih besar
dan Saya sudah sampaikan beberapa ide
kepada pemerintah Bagaimana supaya
masyarakat kita mau memilah sampah
misalnya memberikan insentif dan
disinsentif ya tetapi kadang-kadang ee
alasan yang disampaikan adalah kita
masih kekurangan fasilitas ketika kita
meminta supaya masyarakat memilah sampah
sebetulnya kalau ini di dilakukan Dicoba
ya
dienforce saya yakin ini budaya ini akan
terbentuk gitu ya Dan saya percaya eh
Yogyakarta adalah orang-orang yang
memiliki budaya yang sangat tinggi
sebetulnya ya jadi ini juga satu peluang
supaya ya teman-teman UII mungkin bisa
mendorong terus ya Saya ingin memberikan
motivasi kepada teman-teman Universitas
Islam Indonesia dan juga teman-teman
mahasiswa yang ada di Jogja sekarang
demonya juga demo tentang bagaimana
supaya pemerintah bisa mengelola sampah
jadi lebih baik gitu dan kita membantu
bukan cuma sekedar protes tapi kita juga
memberikan solusi Ya ini yang jauh lebih
penting ya jadi Saya sudah sampaikan
kalau memang ada satu kota yang
benar-benar membutuhkan solusi punya
sampah l 50 ton 100 ton gitu Ayo kita
bekerja sama ya nanti didukung oleh
teman-teman mahasiswa kita bisa
membangun satu industri yang cukup baik
dan ini harus didukung juga oleh seluruh
masyarakat ya sekarang ee jangan sampai
nanti melarang membuang sampah di tempat
tertentu ada satu wilayah yang tidak mau
dijadikan TPA karena kondisinya akan
menimbulkan masalah lingkungan tetapi
mereka sendiri belum mau melakukan
pemilahan-pemilahan sampah nah ini
tantangan yang harus kita jawab Seya
jadi teman-teman sampai di sesi ini E
ini yang saya bisa sampaikan sesi
berikutnya nanti kita akan mendiskusikan
Bagaimana Lebih detail tentang
visibility study tetapi paling tidak
makronya kita bisa tangkap mudah-mudahan
eh bapak ibu semua peserta bisa
mendapatkan Inside dari situ dan mungkin
setelah ini baru kita akan eh tanya
jawab ya saya
kembalikan kepada mbak Sabrina Terima
kasih wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Waalaikumsalam Warahmatullahi
Wabarakatuh baik demikianlah penyampaian
materi dari pemateri kita hari ini yaitu
bapak Markus yang sangat luar biasa
sekali ya Bapak Ibu sekalian kalau
dilihat-lihat juga ternyata sudah ada
banyak sekali pertanyaan dari bapak ibu
peserta training online di sesi pertama
ini tapi sebelum masuk ke acara
selanjutnya saya ingin menginformasikan
terlebih dahulu kepada para peserta yang
menginginkan materi pada training online
kita hari ini dapat request materi
terlebih dahulu melalui Link yang telah
admin kami kirimkan di kolom Chat Zoom
ya Bapak Ibu sekalian kemudian sebelum
kita masuk ke sesi tanya jawab kita akan
melakukan sesi foto bersama terlebih
dahulu untuk sesi foto bersama kali ini
saya akan dibantu oleh admin kami
silakan admin
bertugas terima kasih kepada moderator
yang telah memberikan Ki ini kita masuk
di sesi foto bersama kepada bapak ibu
dimohon untuk on kameranya terlebih
dahulu Kami ptinggi
oke Ya Iu sudah semua ini sepertinya S
saya hitung satu
dua
tiga S du
t 1 2
3 1
du terakhir 1 2 t Terima kasih saya
kembalikan ke
moderator Baik terima kasih kepada admin
yang telah membantu sesi foto bersama
kita pada hari ini kemudian Selanjutnya
kami juga ingin meminta kesediaan Bapak
Ibu untuk mengisi kuisioner pada Link
yang sudah dikirimkan di kolom chat
supaya kegiatan kami selanjutnya bisa
jadi lebih baik lagi jadi Bapak Ibu bisa
memberikan saran dan masukan di link
kuesioner
tersebut untuk acara selanjutnya yaitu
Suci tanya jawab yang di sini kami sudah
membantu untuk merangkumkan pertanyaan
Bapak Ibu sekalian yang telah Bapak Ibu
sampaikan di kolom chat baik eh untuk
bapak Markus saya akan membacakan
pertanyaannya terlebih dahulu kemudian
bisa langsung dijawab begitu ya
Pak Ya baik
eh Izinkan saya untuk men-share screen
pertanyaan-pertanyaan baik eh yang
pertama yaitu dari ibu Riska Wulandari
berapa persenkah sampah organik yang
bisa dikelola dengan penguraian budaya
magot tersebut dan dari 1% telur magot
berapakah sampah organik yang bisa
diurai dengan
magot demikian Pak Oke ini saya langsung
jawab Pak Sabrina Iya Pak boleh langsung
dijawab saja baik berapa persen kah
sampah organik yang bisa dikelola dengan
penguraian budidaya magot dan dari 1%
dari 1% apa dari dari 1 gram kali ya
berapa sampah organik yang bisa diurai
dengan Oke Baik saya jelaskan begini
Terima kasih bu Riska pertanyaannya baik
sekali jadi gini eh pengalaman kami ya
sampah organik itu tidak semua bisa
diurai oleh magot ya ada yang bisa
diurai langsung seperti sampah makanan
sampah buah sampah sayur ya Dan
sampah-sampah dari hasil peternakan
misalnya kotoran ya Tapi tidak semua
kotoran hewan juga yang EE ee langsung
bisa diurai oleh magot ya jadi
gambarannya ee tadi ya Jenis sampah
organik yang bisa diurai adalah
sampah-sampah yang sifatnya busuk ya
jadi misalnya dari 100% sampah organik
itu saya asumsikan ya dari pengalaman
kami ee 50%nya itu sampah yang tidak
bisa diurai 50%-nya sampah yang bisa
diurai ya Nah berarti kalau 100% 50%
sampah bisa diurai Nah dari sampai yang
bisa diurai langsung oleh Mago
ya itu saya coba e detailkan ya Jadi
kalau misalnya mungkin Ibu mesti sambil
catat bu ya untuk untuk bisa lebih
memahami ya kalau 1 ton
sampah ya itu 50%nya organik berarti
kita punya 500 Kil sampah organik ya Nah
dari sampah organik yang 500 Kil itu
saya asumsikan 50%nya itu sampah yang
bisasung di magot berar kita punya 250
ton
sahgan sudah berubah fungsi menjadi
pakan magot ya Nah dari 250 ton pakan
magot itu ya itu membutuhkan berapa gram
bibit magot ya Kami biasanya menggunakan
asumsi setiap ee kilo gram magot ya 1
gram telur magot ya itu membutuhkan
berapa banyak ee pakan sampah ya tapi
untuk lebih memudahkan setiap ton sampah
organik kita membutuhkan 100 GR telur
magot itu paling sedikit ya Jadi mungkin
mudah-mudahan bisa menjawab nih
pertanyaan ibu ya ya Jadi tadi
urai-uraiannya setiap 1 ton sampah
organik itu membutuhkan sedikitnya 100
GR telur magot ya mudah-mudahan menjawab
Ya Ibu ya demikian m bisa
berlanjut Baik Pak ehuk selanjutnya
yaitu pertanyaan dari
bapak yang
menurut Bapak kenapa kita tidak belajar
dari Singapura yang tidak ada sampah
Saya pernah lihat videonya Bagaimana
Singapur mengolah spah Kemudian yang
kedua kalau kita tidak punya lahan apa
bisa budidaya magot demikian Pak Baik
terima kasih ini Eh pak yestimar ya
Bapak apa ibu ya
oke
eh eh dengan
pertanyaannya adalah bagaimana kita
tidak belajar dari Singapura ya Jadi
gini Bapak Ibu sekalian setiap negara
pasti punya kebijakan ya kalau kalau
bapak ibu pernah ke Singapura mungkin
bisa melihat bagaimana Singapura itu
mengelola sampah mereka menggunakan
insenerator yang cukup besar ya jadi
jadi teknologi yang tepat untuk
Singapura menurut pemerintah Singapura
pada saat itu adalah dengan membuat
insenerator jadi semua barang itu
sampah-sampah itu dimasuk ke dalam
inserator dibakar untuk menghasilkan
energi yang akan menggerakkan turbin ya
Sehingga menghasilkan listrik ya Nah
apakah cocok di Indonesia ya cocok-cocok
saja tetapi saya kira kenapa Singapura
memilih teknologi itu karena Singapura
tidak punya pilihan teknologi listrik
lain sementara Indonesia punya banyak
pilihan yang jauh lebih murah jauh lebih
efisien kita punya panas bumi kita punya
air kita punya Bendungan ya kita punya
PLTA PLTU kita punya PLTS sekarang
tenaga panel surya ya sehingga kalau
sampah itu dibakar sayang gitu ya Kenapa
sampah dibakar sayang ya Satu Indonesia
Budaya memilah sampahnya itu masih kecil
Singapura sampahnya sudah dipilah Nah
sekarang Tahun
2022 ya saya ke ee membantu teman-teman
di Singapura itu mulai
2017 mereka sudah mulai mengembang
biakan bsf salah satu teman kami ya di
asosiasi bsf itu Mas Angga namanya
beliau ada di Singapura sekarang sedang
membantu eh teman-teman di Singapur
untuk membangun ee budidaya bsf nah
pertanyaan yang kedua nih terkait kalau
tidak punya lahan apa Bisa bisa Pak di
Singapura mereka lakukan secara vertikal
bahkan mengembangkan budidaya bsf di
rfttov ya di gedung yang tinggi bahkan
di gedung-gedung di dalam ee
bangunan-bangunan tinggi mereka bangun
ya dengan menggunakan
kontainer-kontainer yang di-set up
sedemikian ya mudah-mudahan bisa
menjawab ya Eh Bapak atau Ibu Ya stimar
terima kasih pertanyaannya lanjut
silakan Baik Pak Baik Baik Pak eh
selanjutnya yaitu dari bapak M Fuad Kita
sering pembicara membicarakan Bagaimana
produksi Apakah tata kelola Dan jamin
pasaran dari produk ini yang bisa atau
dapat menampung
magot Baik pak puat ya Nah ini nanti
akan kita bahas di dalam visibility
study jadi saya dalam hal ini ya ini ini
ingin meluruskan juga harus berhati-hati
sekali pak ya untuk melakukan budiaya
magot ini karena orang kadang-kadang
bicara tentang ee peluang bisnis itu
disampaikan kan yang bagus-bagus saja ya
tantangannya tidak dibahas kendalanya
tidak dibahas budiaya magotnya bisa
karena melihat Cuan gitu ya cuannya
besar nih Bu magot Langsung ikut-ikut
semua masyarakat Ya itu terjadi di
negara kita sebetulnya ya E karena
dianggap ah budidaya magot mudah ada ada
pakan magot ada potensi sampah lalu
mereka budidayakan magotnya tetapi
mereka tidak pikirkan jualannya ke mana
gitu ya Jadi kalau kami sejak awal
menyampaikan Budi Day magot ini adalah
salah satu solusi untuk mendukung
ketahanan pangan nasional untuk menjadi
solusi bagi para petani atau peternak ya
peternak ayam peternak ikan tapi kalau
bapak ibu
ee melakukan usaha mandiri tidak terkait
dengan pertanian tidak terkait dengan
peternakan tidak terkait dengan
perikanan itu mesti hati-hati ya harus
cari dulu pasarnya ke mana ya ada
beberapa teman kami yang tidak punya
petanian tapi bisa ya Bisa Survive eh
mereka tentunya punya pasar sendiri
sudah berhubungan dengan ee apa namanya
toko-toko yang menjual pakan ya
toko-toko ikan hias gitu ya seperti itu
Jadi ini ee Ini yang EE mungkin perlu
diperhatikan supaya pasarnya ini juga
harus di apa namanya di e mapping atau
dipetakan terlebih dahulu ya Saya kira
Demikian Ya tapi kalau di dalam satu
komunitas yang besar ya ee eh apa
namanya seperti teman-teman yang
berbudidaya ikan koi ya di daerah Blitar
ya mereka tuh membutuhkan sekali tu
pakan magot ya itu yang mungkin salah
satu yang di Jogja eh perlu juga mungkin
bersinergi dengan teman-teman di
perikanan atau peternakan supaya ini
bisa eh magotnya ditampung atau di Ada
offtakernya Ada pembelinya ya Kemudian
yang kedua paksono pengelola sampah
organik di tingkat RW masih mengalami
kesulitan untuk menjual memaskan hasil
dari proses pengelolaan berupa prasmagot
kasgot pupat telur mohon solusinya Nah
Bapak Ibu solusi ini kalau dekat Bapak
saya bisa beri solusi tetapi karena
jarak kita jauh tapi enggak mungkin
Bapak kirim ke tempat kami gitu ya jadi
alangkah baiknya teman-teman yang sudah
melakukan budidaya magot melakukan satu
Sinergi satu sama lain ya Jadi Bapak I
Pak parsono mungkin bisa
berkolaborasi dengan teman-teman pegiat
magot di kota Bapak di mana ini apakah
di Jogja gitu ya Ada teman-teman saya di
Jogja Pak Arif dan lain-lain ya Jadi
mereka bisa membangun satu komunitas
sehingga istilahnya kalau ramai-ramai
kan lebih lebih seru gitu Pak ya
filosofinya kan filosofi magot Pak kalau
magot kan bergerombol gitu ya guyuk nah
bagaimana caranya Kalau kami di sini di
Bekasi di Bogor itu kita juga tergabung
dalam komunitas Siapa yang kekurangan
sampah Siapa yang membutuhkan ee pakan
Siapa yang membutuhkan magot dan lain
sebagainya sebagainya ya saya dengan
teman-teman eh di magalarva misalnya Mas
rendria itu sudah mengembangkan magot
sudah skala industri juga jadi
kadang-karang Mas Rendri punya eh
kebutuhan untuk eh magot ya kita ada
kelebihan kita kirim ke sana Sebaliknya
juga demikian jadi ini memang perlu
Sinergi Bapak Ibu sekalian ya silakan
dilanjut Mak Sabrina
baik baik selanjutnya dari rumah Quran
bolehkah kami dari masyarakat yang
peduli sampah untuk belajar langsung ke
PT magot Indonesia Lestari kami berada
di Kabupaten Sukabumi kemudian ee
dari bapak Ivan Luki Apakah bisa
budidaya Larva bfs dilakukan di lingkup
pondok pesantren dan persiapannya apa
saja demikian Bapak Terima kasih Wah ini
dari rumah Quran Sukabumi saya sarankan
bapak yang di Sukabumi bisa nanti eh kak
teman kami eh saya lupa namanya sebentar
ya karena teman-teman di Sukabumi juga
banyak yang sudah sudah Ee apa namanya
sudah mengembang biakan budayaya magot
jadi eh lebih baik cari tempat yang
lebih dekat ya kami sih welcome aja
kalau mau datang ke ee tempat kami di PT
magot Tapi alangkah lebih baik mungkin
bisa nanti dibantu oleh teman-teman yang
sudah bergerak di budidaya magot bsf
karena di Sukabumi itu ada salah satu
anggota DPR ee eh DPRD Kota Sukabumi itu
salah satu yang menjadi motivator
pendorong pegerak kegiatan budidaya
magot gitu Saya kira demikian eh dari
rumah Quran ya Jadi Mangga kalau mau ke
tempat kami silakan tapi mungkin kami
sarankan di tempat yang terdekat supaya
jadi lebih lebih apa lebih efisien gitu
ya pertanyaan berikutnya dari Pak Ivan
Luki Wah ini sangat-sangat memungkinkan
sekali Saya pernah diundang oleh salah
satu pondok Pesantren Di Cilengsi ya
santrinya Ada kurang lebih 2000 orang di
sana Jadi silakan ee di diberdayakan nah
cuma langkah awal untuk melakukan
budidaya itu adalah harus hitung potensi
Berapa banyak potensi sampah organik
yang akan dikelola ya Kalau di pondok
pesantren biasanya makanannya enggak ada
yang sisa nih kayaknya Pak Ivan ya Jadi
kalau enggak ada sisa makanannya ya cari
ee sisa-sisa makanan atau sampah organik
yang ada di sekitar Pondok di situ untuk
dimanfaatkan sehingga nanti ee nah ini
kalau Cocok nih kalau di pesantren ya
Jadi larfbsf-nya bisa digunakan oleh
para santri ee misalnya berernak ayam ya
untuk memenuhi kebutuhan di pondok
kemudian berernak ikan sekaligus untuk
membudidayakan apa namanya mempelajari
kegiatan wirausaha di sana Jadi dari
sampah diolah oleh magot ya kemudian
magotnya digunakan untuk pakan ayam atau
pakan ikan ya kemudian juga pupuknya
nanti untuk bercocok tanam di sana jadi
satu siklus
ee apa namanya Pertanian Peternakan yang
terintegrasi sekaligus juga untuk
membantu lingkungan sekitar ya mungkin
di dekat ee pondok pesantrennya ada
pasar ada rumah makan ada restoran dan
itu kami kerjakan ya kami pernah
kerjakan di Garut ya waktu itu didukung
oleh salah satu rekan kami di apa
namanya di Kodim di sana membagikan
ember jadi ember-ember itu dibagikan
kepada restoran-restoran ya Nah nanti
para santri itu setiap malam atau setiap
subuh mereka akan ee mengumpulkan
ember-ember yang sudah terisi oleh
sampah makanan dari restoran kemudian
sampa makanan itu diolah di dalam pondok
pesantren dijadikan satu ee kegiatan
belajar sambil berusaha sambil berbisnis
jadi bisnisnya apa dari sampah jadi
Larva Larva jadi pakan atau jadi pupuk
dan akhirnya nanti sayuran ikan ayam
telur yang dihasilkan kembali dij ke
restoran itu akan sangat mendukung
kegiatan di pond Pesantren saya
kiraikian silakan lanjut
Mak Baik
Pak selanjutnya mungkin saya bisa
mengarahkan ke pertanyaan yang dari
peserta langsung dengan yang sudah ya
Pak Baik
silakan langs menyampaikan pertanyaannya
kemudian akan langsung dijawabkan oleh
Bapak silakan kepada
bapak
asamik Nama saya saya juga dari
alumni
Informatika Salam sehat pak Markus
Gimana kabarnya
kitaar Oke oke
I Pak ini yang kita diskusikan waktu itu
terit dengan kondisi permasalahan sampah
yang ada di Jogja itu kita sudah
berkali-kali mencoba untuk
e bekerja sama dengan pemerintah di sini
juga ada beberapa rekan-rekan pudaya
magot seperti Bu Endang yang terus e
berjuang untuk membantu e lingkungan
gitu cuman sampai saat ini tidak ada
e reaksi dari pemerintah itu gimana ya
Pak karena kita dari teman-teman itu
sendiri selalu berusaha untuk ee
mengedukasi teman-teman yang lain untuk
cuman ee untuk timbulan sampah organik
yang ada di Jogja sendiri itu sampai
saat ini memang belum terkelola dari
kita sudah sampai maju ke DH provinsi
pun juga tidak ada feedback yang baik
untuk kadang E malah kita dipandang
sebelah mata untuk kandang kami sendiri
yang ada di patu itu kebutuhan e sampah
organiknya bisa 50 ton per bulan kalaua
full kapasitasnya Nah di sini kita butuh
dukungan dari pemerintah ah untuk bisa
bersinergi cuma sampai saat ini ee belum
ada tindakan itu gimana ya Pak untuk ee
bisa kita bekerja sama membantu
membersihkan lingkunganlah ibaratnya dan
satu sisi lagi
Eh mungkin akan lebih sulit ya kita
mengkoordinasikan sampah-sampah yang
nantinya dikirim ke kita gitu kita
kemarin juga sudah sempat berdiskusi
Gimana caranya supaya kita dapat sampah
organik yang memang berkualitas untuk
magot karena di magot sendiri ini kita
tidak bisa serta-merta memasukkan semua
jenis sampah organik seperti yang Pak
Markus sampaikan Nah itu ee tindakan
ataupun caranya kita untuk
bersosialisasi ataupun kita bekerja sama
dengan pemerintah itu
gimana baik Terima kasih Mas Mas Bona ya
Eh jadi sayang saya bukan Sultan Jogja
nih
sayang jadi jadi pertanyaannya menarik
ya Dan apa yang disampaikan Mas Bono ini
menjadi keluhan di eh rekan-rekan eh di
asosiasi bsf Indonesia ya Jadi kita
memang saat ini ingin meningkatkan skala
produksi tetapi suplainya masih belum
bersahabat dengan kita ya Nah tadi saya
sudah izin kepada Pak Purnama di depan
gitu ya saya mau jadi provokator hari
ini untuk memprovok teman-teman semua eh
dan ya untuk tetap semangat gitu ya dan
di beberapa daerah sudah kita mungkin
lihat yang sudah viral di berbagai kota
sekarang belum lama di Depok tuh ya Ada
yang buang sampah ke kantor walikota Ada
yang buang sampah ke kantor DPRD tapi
saya tidak menyarankan itu jangan jangan
ya jangan Saya tidak menyarankan itu
memang eh peradaban eh setiap kota itu
ditentukan dengan kepemimpinannya jadi
kalau kita tadi pertanyaan yang pertama
Bagaimana Singapura bisa sedemikian
bersih itu itu pemimpin dan anya memang
menginginkan kotanya seperti itu gitu
Jadi kalau kita paksakan Mas Bona Memang
agak cukup berat ya Jadi kita tidak bisa
memaksakan
eh kondisi atau peradaban di sebuah kota
Saya pernah dapat ilustrasi dari
kawan-kawan ya Indonesia ini hanya
berubah oleh dua hal katanya ya satu ya
oleh Demonstrasi
besar-besaran yang kedua oleh bencana
alam ya Jadi kalau bencana itu pasti
bersatu seperti covid kemarin kita
bersatu semuanya jadi satu ya Jadi
disuruh pakai masker pakai masker semua
nah saya enggak tahu apa sulitnya gitu
ya mendorong masyarakat untuk memilah
sampah ya Tapi pada akhirnya saya
mungkin tidak layak untuk ceritakan di
sini Bagaimana eh teman-teman yang
mungkin di kalangan pemerintah daerah ya
itu menjadikan anggaran atau APBD
pengelolaan sampah itu masih menjadi
satu kendala sebetulnya kalau kalau ada
regulasi lain yang bisa mendukung ya
Coba didiskusikan dengan pemerintah
daerahnya Mas Bona kalau di Jogja ya
tapi mungkin nanti tunggu ya tanggung ya
kan sebentar lagi pemerintahan baru
Pilkada baru Walikota baru Gubernur baru
sekarang nih para calon-calon lagi mau
kampanye ya Jadi nanti coba ditanya
ditinjau janji-janji politiknya terhadap
pengelolaan sampah ya jadi
ujung-ujungnya seperti itu dan ada
beberapa teman juga yang beranggapan bah
bahwa pengelolaan sampah ini memang
harus didukung oleh anggaran yang cukup
nah kayaknya orang Indonesia itu enggak
pernah akan cukup Gitu ya jadi jadi
kreativitas atau teknologi yang sudah
kita kembangkan selama ini Ya paling
tidak di di level pemerintah pusat
Bapenas itu sudah memasukkan magot bsf
sebagai salah satu teknologi yang bisa
diandalkan untuk mengelola sampah
organik nah SDM teman-teman di Jogja
sudah ada sudah banyak pegiat-pegiat
magot jadi tinggal nanti disinergikan
dan juga dukungan dari akademisi seperti
sekarang forum ini luar biasa UII
mudah-mudahan bisa menjadi salah satu
motor pendobrak saya katakan gitu ya
pendobrak supaya Daerah Istimewa
Yogyakarta itu jangan cuma slogan
Kebersihan sebagian daripada iman
artinya slogan itu harus kita eksekusi
di lapangan Gitu dengan dengan
regulasi-regulasi dan juga ee apa
namanya sepakat kita semua masyarakat
mulai pila sampah dari timbulan nah ee
apaah kawasan-kawasan tertentu yang bisa
dikendalikan oleh pemerintah seperti
misalnya hotel restoran dan lain-lain
kalau mereka pila sampah kasih insentif
gitu misalnya iurannya di dijadi apa
lebih kecil tapi kalau mereka enggak mau
pilah sampah itu iuran sampahnya dibuat
besar ya juga masyarakat juga harus
dilibatkan dalam hal ini jadi misalnya
kalau kawasan tertentu yang bisa memilah
sampah baik melalui magot melalui apapun
itu pbb-nya di
kasih diskon misalnya ya tapi kalau
tidak Milah sampah tidak punya fasilitas
pemilahan sampah pbb-nya ditinggikan ya
Jadi ini terjadi di di Cina jadi saya
pernah diskusi dengan eh sekda Provinsi
Jawa Barat ya dengan Pak Sekda langsung
waktu itu eh bahwa apa namanya eh di
Cina ada kawasan pemukiman Yang elit
gitu ya tetapi pbb-nya itu semurah
kawasan lingkungan emukiman yang ee di
bawah ya karena apa Karena tadi kawasan
elit ini bisa mengelola sampahnya secara
mandiri seperti itu ya tadi saya
sepintas Soalnya ada yang e posting juga
e Banyumas sudah sukses katanya nah ini
juga MTI hati-hati teman-teman jangan
lihat hanya sesaat ya jangan lihat
sesaat jadi Tolong cek lagi sekarang
apakah Banyumas masih konsisten
mengelola sampah seperti yang viral di
video itu ya karena eh beberapa kota
yang kami kunjungi
pimpinan yang satu dengan pimpinan yang
lain itu memiliki kebijakan yang
kadang-kadang berbeda ya Jadi ini yang
harus dijaga konsistensinya oleh karena
itu membangun peradaban itu yaitu adalah
ee tanggung jawab kita bersama dan yang
diwujudkan kalau kita nih negara
demokrasi diwakili suara kita oleh
anggota-anggota DPRD jadi
anggota-anggota DPRD itu juga punya
peran tentunya ya untuk membangun
peradaban di kota tersebut Jadi bukan
cuman pemerintah dalam hal ini eksekutif
tetapi legislatif nah Legislatif itu
mesti didorong oleh kita semua
masyarakat salah satu unsurnya adalah
para civitas Akademi para apa namanya
anggota masyarakat yang lain Saya kira
gitu Mas Bona tetap semangat kita Yakin
waktu yang baik itu akan segera tiba Mas
Bona Terima
kasih baik terima kasih eh atas
Jawabannya Bapak Marus eh Pertanyaan
selanjutnya kita kembali ke slide ya pak
dari
eh ibu Arni yaitu secara ekonomis sampah
organik ini secara ekonomis atau profit
apakah lebih baik diolah menjadi magot
atau rdf perbedaannya Di mananya karena
dari banyak kabupaten atau kota lebih
tren membuat rdf daripada budidaya magot
dengan alasan belum banyak produsen
magot yang dapat menampung magot yang
dihasilkan demikian Bapak pertanyaan
dari ibu oke terima kasih Bu Arni saya
belum tahu nih Bu Arni latar belakangnya
ee sebagai apa nih ya jadi
eh apa namanya pilihan-pilihan teknologi
itu harus kembali dikalkulasi dikaji
dengan komprehensif tadi saya katakan eh
itu tentunya keputusan ini ya termasuk
di DKI Jakarta saya perlu sampaikan DKI
Jakarta eh mengambil keputusan ya ini
pak PJ gubernur yang sekarang itu rdf ya
investasinya tidak sedikit 1,3 Triliun
untuk mengolah 2000 ton sampah per hari
katanya ya saya tidak tahu apakah itu
berjalan efektif atau tidak ya Dan saya
dalam hal ini bukan menjadi apa namanya
ee memberikan satu justifikasi ya nanti
kalau dibilang magot lebih baik katanya
karena saya orang magot ya kan nah tapi
begini Eh kita harus objektif melihat
satu permasalahan Indonesia itu sekali
lagi sampahnya sampah organiknya 60
sampai 65% saya mengasumsikan 50% saja
sampah organik ya artinya
eh Dan Sampah Indonesia kalau bicara
organik itu berarti komponen atau
komposisi dari sampah itu 70 sampai 80%
tu air ya Nah sementara rdf ya rdf itu
punya spesifikasi tersendiri ya Dan rdf
ini ya sekarang tentunya yang menyerap
adalah sebagian besar industri semen
Jadi kalau kota Jogja mau bikin rdf ke
mana dikirim hasil produk rdf-nya itu
kalau di Cilacap mungkin ada industri
semen kah di sana ya Eh kalau misalnya
di Jakarta ada beberapa industri semen
di cibino ya jadi harus dihitung
transportasi dan
logistiknya kemudian juga Processing
system Processing system untuk
menghasilkan rdf karena rdf yang
dibutuhkan oleh industri itu tentunya
punya spesifikasi tersendiri berapa
kalor value-nya ya Ee Bagaimana moisture
kontennya kemudian Bagaimana
bentuk-bentuk cip yang diproduksi rdf
itu sendiri itu tentu akan ada akan ada
spesifikasi yang
dipersyaratkan oleh industri yang
mengoftake rdf tadi ya kalau buat
industrinya senang-senang aja dia bisa
mengurangi kebutuhan bahan bakar yang
selama ini disuplai eh oleh batubara ya
Jadi selama ini harga batubara kan yang
beredar di pasaran mungkin Berapa dolar
gitu ya Ee kalau menggunakan rdf
tentunya akan lebih murah Karena kalori
rdf itu jauh lebih rendah daripada harga
batuara sehingga penggunaan rdf sebagai
substitusi batubara ini industri ini
akan bisa meng-offset karbon emisinya ya
tapi bagi pemerintah daerah ini tentu
harus hati-hati ya Jadi kalau
dibandingkan dengan biaya investasi rdf
dengan investasi magot ya itu tentunya
juga akan berbeda tapi kalau buat saya
di sini ya bilamana rdf itu sudah ada
offtaker-nya ya Nah offtaker-nya siapa
adalah industri semen ya Nah kota bapak
ibu ada enggak atau mungkin ada industri
tekstil juga intinya adalah
perusahaan-perusahaan yang menggunakan
sumber energi untuk pembakaran ya di
boiler atau di kilennya itu ya untuk
menghasilkan panas ya Nah kalau kalau
memang itu ada tinggal kita hitung
berapa sih rdf itu biayanya berapa
investasinya ya Nah jangan sampai nanti
euforia sat rdf rdf semua ya pasti yang
senang adalah perusahaan yang menjual
teknologi rdf gitu loh Ya dan Setahu
saya perusahaan yang punya industri itu
adalah perusahaan-perusahaan beberapa
perusahaan Korea dan lain-lain nah
sementara magot ya kalau dikatakan tadi
belum banyak produsen yang magot yang d
dapat menampung magot yang dihasilkan
nah ini kembali lagi tujuannya pertama
ya kita menghasilkan magot itu atau
menggunakan magot itu untuk apa apakah
untuk mengolah sampah ya atau untuk
tujuan yang lain semua harus
diperhitungkan dan
perhitungan-perhitungan kalkulasi biaya
ini oleh karena itu kita mau belajar di
sini adalah tentang visibility study Nah
kalau visibility tadi itu harus dihitung
ya dari Raw materialnya kemudian
investasinya cas flownya profit lnya dan
lain sebagainya Saya kira demikian Bu
Arni jawabannya mudah-mudahan Eh bisa
diterima Terima
kasih silakan saya kembalikan Mbak
sabr Oh I baik mohon maaf tadi belum
Saya nyalakan mikrofonnya Bapak
selanjutnya dari Bapak Eka Saya kira
masalah sampah ini sudah lama dan
sebenarnya pemancah ya sudah ada namun
baru pada lingkungan sendiri-sendiri
Apabila kita ingin mengelola sampah di
lingkungan RT RW sesuai konsep yang
Bapak sampaikan berapa anggaran yang
diperlukan dan minimal harus ada apa
saja demikian Bapak Baik terima kasih
Pak Eka Memang betul Pak sudah lama
sekali ini masalah sampah ini dan
sebetulnya kalau e di RT RW seolah-olah
sampah itu menjadi tanggung jawab Pak RT
dan Pak RW ya Nah kemudian dari PRT pru
itu mungkin memungut iuran dari warga
sesuai kesepakatan ya Nah lalu kemudian
juga ada beberapa RT RW yang sudah
membentuk satu ee apa namanya TPS 3R ada
yang bikin bank sampah dan lain-lain ya
Nah Bapak pertanyaannya Apabila kita
ingin mengolah sampah di lingkungan
sesuai konsep yang sampaikan anggaran
apa yang diperlukan dan minimal harus
ada apa saja Pak nanti kita jawab di
sesi berikutnya ya Pak ya untuk
pertanyaan bapak ini karena ini nanti
lebih ke teknis Eh bagaimana kita
membuat e visibility stud eh apa namanya
yang layak gitu ya untuk eh membangun e
metode pengolan sampah dengan bsf jadi
pak Sabar ya nanti sesi kedua kita
ketemu lagi Pak
Terima
kasih I baik e mungkin untuk Bapak Eka
pertanyaan bapak akan kami jawab di sesi
kedua ya Bapak selanjutnya itu dari
bapak Salah satu permasalahan yang
dihadapi pada pemudidaya magot yaitu
sulitnya mendapat
untuk pakan mag pertanyaan saya
bagaimana cara atau strategi untuk
menggunakangugah pihak terit pemintah
atau klh di Kabat kabupaten atau kota
untuk mendapatkan yang dapat dikelola
menjadi
pakanik Terima kasih saya berharap
setelah pertemuan ini ini
jadanya is juga boleh Pak karena ini
kendala ini dihadapi oleh teman-teman di
seluruh kota ya kita punya knowledge
kita punya skill kita punya kemampuan
SDM kita sudah punya eh sangat cukup
kemampuan untuk mengelola sampah organik
ya kemudian budi daya bsf-nya pun sudah
sangat canggih gitu ya eh apa namanya
hanya sekarang pemerintahnya kok klh klh
dalam hal ini dlh ya itu tidak
memberikan dukungan yang cukup ya Nah
padahal mungkin kalau kita Sinergi satu
sama lain ini akan menjadi satu kekuatan
yang luar biasa Jadi Bapak Ibu saya
perlu sampaikan juga di sini ya antar
opd eh perangkat daerah di setiap
kabupaten kota pun itu juga mereka belum
belum kuat Gitu koordinasinya memiliki
ego sektoral masing-masing harusnya tadi
saya katakan kalau kita apa namanya
secara holistik memberikan solusi ya
solusi ini ad eh dinas dkpp ya dinas
ketahanan pangan pertanian Ya itu kan
membutuhkan pupuk ya yang begitu banyak
membutuhkan pakan yang begitu banyak
saya ambil contoh di Malaysia waktu eh
menteri Agriculture Malaysia datang ke
kota Bogor ya itu spirit mereka
bagaimana mereka mengembalikan lahan
pertanian itu menjadi organik kembali ya
Saya sudah sampaikan di setiap pertemuan
ini luar biasa dan saya menyaksikan
sendiri Karena setelah mereka kunjungan
ke Bogor saya diundang ke Malaysia lalu
mereka Tunjukkan apa yang mereka
kerjakan adalah supaya lahan pertanian
itu ya
diremediasi ya bisa mengurangi pupuk
kimia ee apa namanya sedemikian atau
mereka membangun pertanian organik ya
jadi jangan salah teman-teman Sekalian
di sini itu staf ahlinya pak menteri
Malaysia itu alumni IPB ya saya ketemu
dengan mereka ada doktor-doktor alumni
IPB orang mereka bekerja sebagai Sta
ahli menteri di sana Jadi mudah-mudahan
nanti ada alumni UI juga nanti yang
kerja kerja untuk staf ahlistaf ahli
menteri-menteri lain gitu ya di luar
negeri sana gitu Enggak cuma di
Indonesia jadi luar biasanya didukung
dan akhirnya hasilnya Ya pupuk yang
dihasilkan pupuk magot itu dibeli oleh
pemerintah Malaysia untuk dibagikan
kepada para petani ya itu yang yang luar
biasa jadi memang perlu perlu dukungan
dari semua pihak dan pertanyaan saya
bagaimana cara menggugah nah ini yang
susah nih ya saya ee ee agak menjawab
pertanyaan ini ee tentunya
gampang-gampang susah Bagaimana mengguga
salah satu cara mengguga adalah saya
memberikan eh presentasi pada hari ini
tolong direcord tolong direkam ya tolong
sama-sama nanti kita bikin petisi kepada
pemerintah ya Saya tidak punya
kepentingan politik apapun Saya ingin
Indonesia jauh lebih bersih Saya ingin
kota-kota di Indonesia jauh lebih
sejahtera Saya ingin sampah di Indonesia
dikelara dengan lebih baik ya karena
kalau kita ngomongin Kebersihan sebagian
daripada iman ya Itu itu yang harus kita
eksekusi ya kalau memang Indonesia ituah
bangsa yang beriman urusin dulu
sampahnya ya ya jadi dengan berbagai
kepentingan yang ada sekarang ya karena
sampah organik itu Sod terutama itu
adalah sampah yang menjadi pemberat
Kalau saya bilang ya pemberat itu apa
karena sampah itu ditimbang Nanti
sebelum masuk TPA ya Jadi teman-teman
kita di delah itu khawatir kalau
sampahnya enggak ada masuk ke TPA nanti
saya dapat apa enggak ada bisnis di
tempat saya pengertian bisnis dalam
tanda kutip ya teman-teman sekalian jadi
ini juga memerlukan satu perjuangan yang
luar biasa ya dan saya mohon teman-teman
memahami ya berita yang terakhir saya
baca salah satunya di TPA galuga Bogor
pemulung itu mendapatkan ee hasil mulai
dari 100 sampai r50.000 per orang jadi
kalau dikalikan dengan 700 pemulung kali
100.000 Berarti ada 70 juta per hari
perputaran uang di sana ya jadi artinya
tidak mudah untuk pemerintah pun apa
namanya eh ee mengurangi TPA jadi TPA
ini sudah menjadi salah satu eh Shadow
ekonomi Istilahnya ya Shadow ekonomi
perputaran kalau 1 hari 70 juta berarti
1 Tahun berapa miliar itu ya Belum lagi
ya Misalnya tipping fee tipping fee itu
di di apa disetujui oleh DPRD DPR berapa
tiping fee di tiap kota misalnya
Katakanlah 250.000 tiping fee dikalikan
proyeksi sampahnya berapa di Jogja
Katakanlah misalnya 12.00 ton dikali
250.000 Nah itu berapa miliar satu hari
perputarannya apakah realisasi sampahnya
seperti itu ya masih banyak hal-hal yang
terkait di sana karena TPA itu sudah
menjadi satu eh kegiatan ekonomi
tersendiri ada pelapak di situ ada
industri daur ulang di situ ada tukang
es cendol di situ kemudian juga ada
supplier eh sewa angkutan truk di situ
ada bahan bakar di situ ada sparep di
situ ada macam-macam di situ ya termasuk
alat berat dan lain sebagainya jadi ini
ee hal yang memang penting adalah untuk
terusmenerus ya teman-teman Jangan putus
asa untuk menggugah tadi bersama-sama ya
saya dalam kapasitas ini eh di sini
sebagai salah satu pengurus di asosiasi
bsf hanya bisa berusaha menyuarakan Dan
saya bersyukur ternyata di Bapenas Sudah
masuklah psf itu kemudian juga di klhk
ya Eh saya juga mendapat dukungan selalu
mendapat peratian mendapatkan tempat Nah
ini tinggal diakselerasi ya antara
kebijakan di pusat dengan kebijakan di
kabupaten kota Saya kira demikian
pakison tetap semangat Pak drison Terima
kasih Mbak silakan baik ee untuk bapak
Markus kita sudah sampai di slide
pertanyaan terakhir yaitu dari ibu Eka
Feni mohon saran dan masukan terkait
yang pertama Bagaimana prosedur untuk
bisa mengakses sampah dari lokasi yang
lebih besar kapasitasnya seperti
perhotelan atau Mall Kemudian yang kedua
Apakah bisa mendapatkan secara gratis
atau harus berbayar kemudian yang ketiga
Apakah pengelola magot harus berbadan
usaha untuk bisa mengakses demikian
Bapak Makasih Mbak Ika ee Mbak Ika Feni
Terima kasih pertanyaannya jadi eh kalau
dari pendapat saya Bagaimana prosedur
untuk mengakses eh tentunya ini melalui
komunikasi ya Mbak Ika silakan nanti
kalau perlu video yang saya coba buat
di-download dari video kami Bagaimana
peran apa namanya sampah organik itu
bisa memberikan kemaslahatan
kesejahteraan bagi kota Mbak Ika bisa
berdiskusi dengan asosiasi perhotelan di
tempat ee kota Mbak Ika yaitu di setiap
kabupaten kota ada asosiasi namanya eh
namanya apa ya asosiasi eh Hotel eh saya
lupa namanya jadi asosiasi Hotel Dan
Resto seluruh Indonesia jadi ada ada ada
komunitasnya atau ada asosiasinya bisa
berhubungan dengan mereka kemudian nah
ini asosiasi perhimpunan Hotel Republik
aphi ya saya jadi lupa tuh Belum lama
saya diskusi dengan mereka Nah itu
silakan Mbak ya atau mbak juga bisa
langsung berkomunikasi dengan hotelnya
dengan mall-nya ya disampaikan
Proposalnya dan kemudian tadi Ini
nyambung ke poin yang ketiga ya Ee
berbadan usaha nah badan usaha
macam-macam kalau misalnya bisa
membangun komunitas misalnya ya
teman-teman kami di di Bekasi itu
misalnya karang taruna ya karang taruna
itu mereka bisa nanti bekerja sama
dengan kawasan industri tertentu untuk
mendapatkan sampah ya Atau mungkin kita
kalau misalnya mau membangun badan hukum
ya Apakah itu koperasi CV atau bahkan PT
itu silakan nanti didiskusikan di apa
tergantung nanti tujuan atau target yang
akan dicapai oleh EE Mbak Ika ya Nah
apakah bisa mendapatkan gratis atau
harus berbayar ee tentu kalau kita usaha
kalau kita bisa gratis ya alhamdulillah
ya tetapi ee gratis pun harus dihitung
Mbak ya kita dapat gratis tapi kalau
sampahnya masih tercampur aduk itu biaya
pemiliahannya tadi saya katakan 60%
sendiri tuh dari biaya sampah ya apakah
harus berbayar nah Monggo Ya itu tinggal
dikaji dihitung kami hari ini
membudgetkan anggaran itu R sampai
dengan Rp300 per kilo jadi sampai itu
sudah dikirim ke tempat kami ya Nah
Monggo silakan teman-teman bisa
sekreatif mungkin bahkan bukan cuma
berbayar kita dibayar ada beberapa
industri tertentu yang mereka mau
membayar sampahnya untuk kita kelola
untuk kita olah ya jadi ee dan ini yang
berarti kesadaran itu sudah sangat
tinggi gitu di di masyarakat ada
beberapa kelompok masyarakat atau
kelompok dunia usaha tertentu yang
mereka menghargai upaya yang kita
kerjakan ya jadi teman-teman
konsep-konsep itu silakan dieplore lagi
lebih jauh tergantung nanti kearifan
lokal yang ada di tempat eh Mbak Ika
Feni ya Saya kira demikian Terima kasih
baik ee Baik bapak
ee demikianlah pertanyaan dari Bapak Ibu
sekalian sekaligus menjadi pertanyaan
penutup dari sesi tanya jawab kita pada
sesi pertama training online ini
selanjutnya saya ucapkan terima kasih
untuk Bapak Markus yang sudah membantu
menjawab pertanyaan dari bapak ibu
peserta training online kemudian bagi
Bapak Ibu sekalian yang yang mungkin
masih memiliki berbagai macam pertanyaan
mengenai studi kelayakan perencanaan bsf
Black shouldlder fly plan bisa disimpan
dulu pertanyaannya untuk sesi kedua
training online kita pada hari ini yang
nanti akan dilanjutkan pada pukul 13.00
hingga pukul 15.00 nanti ya Bapak Ibu
Selain itu kami juga ingin mengingatkan
Bapak Ibu sekalian untuk mengisi
kuesioner yang linknya sudah di-share di
kolom chat supaya kegiatan kami
selanjutnya bisa lebih menarik lagi dan
Sekali lagi saya izin mengingatkan
kepada bapak ibu yang menginginkan
materi sekaligus sertifikat dan kemarin
belum request dapat mengisi Link yang
juga sudah dikirimkan admin kami di
kolom chat Akhir kata saya selaku MC
sekaligus moderator pada sesi pertama
memohon maaf sebesar-besarnya apabila
selama memandu acara ini terdapat
kesalahan kata ataupun berbuatan saya
Sabrina n Afifah pamit undur diri dan
sampai bertemu lagi di sesi kedua
training online pukul 13.00 Nanti Terima
kasih wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh