Transcript
0QSTikb_754 • STUDI KELAYAKAN PERENCANAAN BSF PLANT SESI 1
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0089_0QSTikb_754.txt
Kind: captions Language: id kepada bapak ibu peserta training online pada hari ini yang berbahagia ini sebelum masuk ke materi training online kita saya mohon izin mengingatkan Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi daftar hadir atau presensi di Link yang telah admin kami kirimkan di kolom chat kemudian Dengan hormat saya meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk menonaktifkan mikrofon selama kegiatan berlangsung supaya kita dapat menikmati materi yang disampaikan dengan baik baik selanjutnya sebelum kita masuk ke acara inti yaitu penyampaian materi akan ada sambutan dari bapak Dr hijrah Purama Putra stmn selaku founder dari butik daur ulang projekp Indonesia sekaligus sekretaris jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia baik langsung saja tempat dan waktu saya persilakan baik Terima kasih Mbak Sabrina ya mudah-mudahan suara saya sudah terdengar dengan jelas ya Mbak Sabrina sepertinya Pak pagi hari ini Semangat sekali untuk memandu acara kita gitu ya Ee karena temanya sangat menarik Bapak Ibu semuanya ee Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh bismillah walhamdulillah wasalatu wasalam ala rasulillah eh Selamat pagi salam sejahtera untuk kita semuanya mudah-mudahan kita semuanya dalam kondisi yang sehat ya yang berbahagia dan ee tentunya penuh semangat untuk mengikuti kegiatan biasanya Sabtu Sabtu itu diganggu aktivitas istirahat kita oleh teman-teman Project B Indonesia ya untuk mengikuti harus belajar gitu tapi antusiasme luar biasa bapak ibu terus meningkat hari ini 130 peserta yang EE telah bergabung dalam kegiatan training online studi kelayakan perencanaan bsf ya Black solder plan ya karena salah satunya Saya tidak Ee tidak ragu karena ini Pak Markus yang menyampaikan jadi Pak Markus Terima kasih sekali atas waktu dan kesempatan untuk kolaborasi bersama butik daur ulang Project B Indonesia dan jurusan Teknik Lingkungan Universitas e Islam Indonesia eh tidak terasa Bapak Ibu ternyata ini adalah training online semilan tadi ya saya baru mengingat-ngingat kembali W ternyata sudah kesembilan gitu ya di tahun ini yang sebelumnya kita fokus di webinar kali ini ingin pengin Lebih Detail membahas tentang ee isu-isu terkait gitu Nah yang kali ini tiga training online yang terakhir kita bahas tentang studi kelayakan berbagai macam infrastruktur persampahan ya Yang sudah kemarin ada tentang ee studi kelayakan TPA kemudian ada tpst G ya dan yang ketiga ini adalah bsf kita mencoba untuk memilihkan pemateri-pemateri ya yang memang berkompeten di bidangnya sehingga bisa berbagi kepada kita semuanya tidak lain tidak bukan ee semuanya kita berharap untuk menjadi peningkatan ya kapasitas kita ee teman-teman yang bergerak di ag macam bidang kalau dari ee profil peserta tadi kita lihat ada yang dari ASN begitu ya Ada yang dari konsultan dari peneliti dosen mahasiswa bahkan para pegiat-pegiat di lapangan jadi ring pesertanya cukup luas gitu ya Dan semua punya peran dalam sistem pengolaan sampah yang memang saat ini kita lihat di berbagai macam wilayah masih Mengalami berbagai macam tantangan Nah mudah-mudahan dengan kita terus meningkatkan kapasitas kita untuk terus belajar ya Nah mudah-mudahan suatu saat sistem pengolaan sampah kita akan menjadi lebih baik dengan e posisi kita masing-masing ya Nah terkait dengan bsf sendiri Bapak Ibu ee Ini bukan ee hal yang asing tentunya bagi kita yang sudah teman-teman sudah bergerak dengan aktivitas magot dan seterusnya begitu ya Nah kita pengin bedah secara detail Bagaimana sih kelayakan dari aktivitas ini begitu nah kita hadirkan Pak Markus yang sudah cukup lama berkecimpung di bidang ini yang akan berbagi kepada kita semuanya bagaimana kalau kita ingin membuat kegiatan itu dengan berbagai macam level ya Mulai dari level sumber di rumah ya dengan aktivitas komunal mungkin di skala RT RW ya skala kawasan ataupun di skala kota gitu ya jadi kita pengin lihat ee apa saja mungkin yang harus disiapkan terkait dengan ee dokumen-dokumen yang diperlukan perhitungan ee kapasitas bahkan nanti sampai urusannya dengan perhitungan ekonomi yang akan muncul dari aktivitas bsf ya Sekali lagi terima kasih Pak Mas Pak Markus atas ee waktu dan kesediaannya untuk berbagi kepada kita semuanya ya serta saya mengucapkan juga terima kasih dan salam hormat saya kepada Bapak Ibu semuanya yang telah bergabung senantiasa Setia terkait dengan ee pembelajaran yang kita lakukan walaupun kita tidak bertemu bersama begitu ya tapi tatap layar ini menjadi suatu tren saat ini untuk terus meningkatkan kapasitas kita semuanya teman-teman panitia luar biasa sudah menyiapkan tentunya dengan berbagai macam tantangan dan mungkin juga dalam pelaksanaan ini penuh dengan kekurangan kami mohon nanti diberikan masukan supaya kegiatan berikutnya dapat menjadi lebih baik Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim kegiatan training online studi kelayakan perencanaan bsf Black solder fly plan pada hari ini Sabtu 31 Agustus 2024 resmi kita buka mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semuanya dan sekali lagi terima kasih bagi seluruh pihak yang mendukung Kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar itu saja dari saya mohon maaf jika banyak kekurangan wabillahi taufik wal hidayah wasalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih untuk Bapak Irah yang telah memberikan sambutannya dan sekaligus membuka acara pada pagi hari ini Bapak Ibu sekalian kami dari panitia juga melakukan live streaming melalui YouTube channel kami di Project B Indonesia Jadi jika selama acara training online berlangsung ada Bapak Ibu sekalian yang terkendala dalam Zoom tidak perlu khawatir karena Bapak Ibu juga tetap bisa mengikuti training online ini melalui YouTube channel kami di Project Bay Indonesia selanjutnya seperti biasa Bapak Ibu sekalian hari ini kami juga menyiapkan berbagai macam door price spesial untuk bapak ibu yang beruntung dopres ini diberikan berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan dua Story Instagram terunik selama sama training online ini berlangsung untuk memenang tiga pertanyaan terbaik akan kami umumkan di akhir acara sesi 2 nanti Sedangkan untuk pemenang dua Story Instagram terunik akan kami Hubungi langsung melalui DF Instagram Nah jadi bagi Bapak Ibu sekalian yang ingin bertanya selama training online ini berlangsung dapat memberikan pertanyaan melalui pertanyaannya melalui kolom chat dengan format nama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan dan nanti akan kami pilih tiga penanya terbaik untuk memenangkan dope spesial dari kami lalu untuk Story Instagram bapak ibu dapat membuat Story Instagram semenarik mungkin dan jangan lupa tag Instagram kami di @projjectbindonesia baik tanpa berlama-lama lagi kita akan langsung lanjut ke acara inti kita yaitu penyampaian materi namun sebelum itu Mari kita lihat terlebih dahulu CV dari pemateri kita berikut ini kalau ada kendala mungkin langsung saja enggak apa-apa Mbak sabrin Oh baik eh langsung saja ee kepada bapak Markus eh untuk penyampaian materinya pukul kurang lebih sampai pukul 10.30 ya Pak tanpa berlama-lama lagi waktu dan tempat saya persilakan baik Terima kasih Mbak Sabrina eh Bapak Ibu sekalian yang saya hormati pak Purnama selaku e pimpinan di dalam acara ini dan semua panitia dan seluruh peserta yang sudah hadir saya lihat ada 147 peserta di tempat ini sangat berbahagia sekali pertama-tama Saya ucapkan selamat pagi asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh salam sejahtera untuk kita semua eh acaranya luar biasa hari ini eh berkenaan dengan Dies Natalis gitu ya Pak Purnama dan e mbak Sabrina yang ke-81 Universitas Islam Indonesia Yogyakarta saya ucapkan dirgahayu selamat semakin Jaya semakin berkah semakin menerangi Indonesia dan dunia bahkan ya Eh dan kepada semua peserta hari ini yang tentunya juga punya ketertarikan yang sama kita punya visi yang sama untuk Indonesia lebih baik khususnya mungkin di kota Yogyakarta yang saat ini juga eh termasuk kota-kota besar lain di seluruh Indonesia kita semua punya permasalahan ee ya Jadi sebelum saya masuk ke materi Izinkan saya mungkin Bapak Ibu menyampaikan bahwa kami PT magot Indonesia Lestari yang saya Pimpin itu sudah melakukan riset tentang Black Soldier fly sejak tahun 2013 ya jadi saya kemarin cerita ke papurnama saya baru kembali dari Kuala Lumpur dan eh beberapa negara di Asean ini eh negara-negara lain itu dulu belajar di tempat kami pak Purnama ya Mbak Sabrina Mereka belajar di kota Bogor ya jadi bahkan ee salah satu Menteri pertanian dari Sabah dari Sarawak Kinabalu itu datang ke kota Bogor membawa timnya eh staf-staf ahlinya tapi saya tinjau kemarin ke sana perkembangan di sana sudah jauh luar biasa ya Jadi ini yang sangat menggembirakan Bapak Ibu sekalian terima kasih sekali lagi atas kesempatan yang diberikan kepada saya eh Mari kita memulai perjalanan kita Bapak Ibu sekalian hari ini kita mau belajar ee dengan tema yang luar biasa menarik studi kelayakan perencanaan bsf atau Black Soldier fly eh dengan optimisme saya tanyakan ke Pak Purnama ini udah bilangnya plan ya berarti ngomongnya pabrik ini ya waduh luar biasa jadi Eh ini juga sebetulnya yang digagas oleh eh Kementerian lingkungan hidup beberapa kali kami diskusi dengan eh Pakal sebagai Direktur pslb3 di klhk kemudian juga Ibu Dirjen ya dan teman-teman lain di sana mereka sangat sekali merindukan supaya bsf ini menjadi industri pengolahan sampah ya Jadi Bapak Ibu sebagai salah satu pilihan teknologi dari antara pilihan teknologi yang sekarang sudah mulai berkembang yang lainapi e kami fokus kepada sampah organik karena sampah organik itu sudah menjadi eh mendominasi mendominasi volume sampah yang ada di seluruh kota besar di Indonesia bahkan di dunia Bapak Ibu sekalian Jadi kalau data yang terakhir itu sampah organik besarnya kurang lebih sekitar ee 50 sampai 60% dari komposisi sampah ya nanti kita akan pelajari lebih lanjut saya mohon izin langsung share e screen Mbak Sabrina ya Eh namun sebelumnya Bapak Ibu sekalian Izinkan saya mau putar satu video supaya bisa menginspirasi kita supaya kita bisa memiliki satu pemahaman yang sama Bagaimana kondisi bangsa kita khususnya terkait eh kota Jogja ini ya kalau kita bicara UII di Jogja tantangan luar biasa tetapi tentunya juga Ini potensinya juga luar biasa Jadi mari kita sama-sama ee simak video ini supaya kita bisa lebih memiliki pandangan yang eh eh sama sebentar personesa keindahan alam Indonesia yang memukau kita dihadapkan pada kekayaan alam yang tiada tara namun di balik panorama indah ini ada banyak pemandangan tak sedap karena berbagai persoalan sampah di setiap kota tata kelola sampah menunjukkan tingkat peradaban sebuah bangsa salah satu solusi mengatasi persoalan sampah sekaligus membangun peradaban baru budaya baru dan semangat baru adalah melalui biokonversi budidaya magot magot bsf dengan cepat mengurai sampah organik dan mengubahnya menjadi protein asam amino pakan ternak pakan ikan dan pupuk organik serangga ini membantu kita mengubah sampah menjadi produk yang bermanfaat satukan langkah untuk mewujudkan peradaban yang lebih baik lebih bersih dan lebih sehat biokonversi mewujudkan Indonesia bebas stunting mendukung ketahanan pangan sekaligus mengurangi emisi karbon Mari kita jaga keindahan Indonesia kita dengan tetap memelihara semangat olah sampah jadi berkah baik Bapak Ibu sekalian eh demikian Saya kira video yang kita bisa saksikan sama-sama bahwa peluang Indonesia sangat besar sekali menjadi salah satu produsen alternatif protein dan pupuk e organik terbesar di Asia paling tidak Bapak Ibu sekalian ya mari kita mulai perjalanan kita eh dengan saya ingin menampilkan slide yang yang saya sudah siapkan Bapak Ibu Entar saya salah ambil file ya kita akan mulai perjalanan kita dari sini Bapak Ibu sekalian ya Mbak Sabrina sudah bisa monitor sudah ya baik kita baik Mari kita sama-sama belajar saya ingin berbagi kepada bapak ibu semua dan perjalanan kita kita mulai dari sini ya Nah ini adalah potret yang sudah dibuat oleh berbagai ee penelitian dan pengembangan salah satunya yang saya ambil dari Litbang Kompas ya bagaimana volume sampah makanan yang cukup besar di Indonesia jadi perlu saya sampaikan juga persoalan ini terjadi di banyak negara ya salah satu yang terbesar misalnya di Cina ya Ee di Cina Bapak Ibu sekalian ee kondisi pada waktu Cina belum se maju sekarang di sana tidak ada sampah makanan ya kalau orang orang-orang di Cina memiliki budaya mereka kalau makan enggak boleh ditinggalkan satu satu butir nasi pun tidak boleh ditinggalkan tetapi kemajuan negara yang luar biasa eh rakyatnya semakin Makmur semakin eh Sejahtera sehingga sampah makanan di sana menjadi eh lima terbesar di dunia dan Indonesia juga termasuk kategori itu sehingga kalau dihitung secara eh nilai rupiah sampah makanan itu per kilogramnya saya hitung-hitung kurang lebih sekitar 30 sampai 4.000 per kilogram Nah itu kalau dihitung dari sisi ee rupiahnya ini mencapai jumlah yang sangat luar biasa nah eh kemudian ini ee yang yang menjadi persoalan adalah ketika sampah-sampah yang bersifat baik sampah makanan maupun sampah organik yang lain itu belum dimanfaatkan dengan baik saat ini kita masih menggunakan ee proses kumpul angkut buang Bapak Ibu sekalian ya Nah ini fact finding ya Yang yang kita temukan di berbagai kota bapak Presiden Jokowi sudah Ee sempat ya istilahnya marah-marah gitu ya tetapi eh pemerintah juga Kelihatannya kok e seperti tidak ada tindakan-tindakan yang nyata gitu untuk mengatasi persoalan sampah ini padahal saya yakin mereka juga berpikir secara keras untuk memberikan solusi kepada ee Bagaimana caranya sampah ini bisa dikelola dengan lebih baik ya tadi di awal kami sudah diskusi dengan Eh Pak purnama dan teman-teman bahwa salah satu kota yang saat ini memiliki persoalan sampah yang cukup besar adalah Yogyakarta ya nanti kita akan lihat lagi bapak ibu Bagaimana caranya supaya kita bisa ee berkontribusi untuk membantu pemerintah ya E dalam mengatasi persoalan sampah nah ini adalah eh upaya kita yang kita bisa lakukan ya untuk mengubah masalah menjadi satu peluang ya sehingga kita nanti akan bisa belajar Apakah nanti pengelolan sampah dengan Black soierly atau dengan magot ini eh Disebut visib apa enggak ya nah kemarin saya baru diundang beapa minggu yang lalu oleh OJK untuk membahas persoalan yang sama ya jadi dipertanyakan sebetulnya buidaya magot ini visib atau tidak Gitu ya lalu kemudian setelah pertanyaan itu terjawab kalau sudah visibel b apa enggak gitu ya jadi karena eh OJK dalam hal ini dunia perbkan mereka iki dana-dana yang cukup besar sebetulnya yang sudah dialokasikan untuk mendukung eh apa namanya eh sustainability ya jadi sustainability dalam hal ini ada anggaran atau ada dana yang yang sifatnya itu Green financing ya Yang bisa mendukung kegiatan-kegiatan pengelolaan sampah untuk eh di setiap perkotaan bahkan saya dihubungi oleh Eh badan pengelola dana lingkungan hidup kemudian juga oleh dana Mitra lingkungan dan juga lembaga-lembaga lain termasuk lembaga-lembaga eh donor ya dari usaid ya dari UNDP dari Bank Dunia mereka sebetulnya sudah memiliki dan mengalokasikan dana untuk membangun eh negara-negara seperti negara kita ya Eh dalam rangka memberikan solusi terhadap persoalan sampah lalu ini yang terjadi hari ini Bapak Ibu teman-teman sekalian bahwa di teknikal level ya kondisi persampahan yang saya temukan ya Ee adalah saat ini masih kumpul angkut dan buang ya ini terjadi di setiap kota kemudian juga yang berikutnya adalah setelah dibuang itu kita dumping e ke landfield ya sampah tersebut dan landfiill kita sebetulnya kalau menurut undang-undang persampahan eh 18 tahun 2008 Ya seharusnya landfield atau TPA kita seh harusnya sudah sanitary landfield tetapi dengan keterbatasan anggaran dengan berbagai macam ee kendala yang dihadapi oleh EE pemerintah daerah ya mereka juga memiliki tantangan tersendiri untuk masalah tersebut ya dan tentunya saat ini sampah itu retribusinya atau yuran sampah oleh pemerintah daerah masih masuk masih menjadi andalan mereka untuk memperoleh pad ya Jadi ini nanti kita akan membahas mengenai ee Bagaimana hubungan antara ee retribusi pad dan juga kebersihan Kota jadi teman-teman Sekalian nanti kita bahas di sana sehingga nanti pak P akhirnya kita bisa menyimpulkan sebetulnya ngurusin sampah ini terutama kita bicara sampah organik ya Sekali lagi saya garis bawahi teman-teman sekalian yang kita bahas di sini khususnya utamanya adalah sampah organik jadi saya tidak akan menyentuh ke sampah yang nonorganik ya kemudian juga kita punya persoalan lain adalah tenaga kebersihan ya Eh mulai dari TPS 3R sebetulnya dari mulai dari tukang sapu ya yang e membersihkan sampah-sampah kota di sekitar kita kemudian ada TPS 3R lalu sampai di ee TPA di TPA itu ada ratusan pemulung seperti di Bogor TPA galuga itu pemulungnya Mungkin bisa sampai 700 800 orang bahkan di musim tertentu itu bisa mencapai 1.000 orang gitu nah saya ee di Jogja Saya kira mungkin kurang lebih sama ya Jadi kita punya ee tenaga kebersihan ada TPS 3R ada bank sampah ya Ada aktivis-aktivis pegiat-pegiat lingkungan dan akhirnya nanti didistribusi atau diangkut sampah tersebut ke TPA ya di landfield lalu di landfield itu ada pemulung ada pelapak ya Ada industri daur ulang dan seterusnya dan tentunya ini adalah sektor informal ya pemulung-pemulung yang bekerja di TPA tersebut ya mereka juga punya persoalan lain tidak terlindungi oleh BPJS ya kesehatan keselamatan mereka eh walaupun saya dapat informasi terakhir dari salah satu media pemulung di TPA galuga itu penghasilannya bisa mencapai 100 sampai dengan 150.000 per hari ya ini nanti akan kita bahas lagi di e segmen yang lain lalu yang terakhir adalah alokasi anggaran Eh teman-teman sekalian ya tentu pemerintah memiliki tantangan tersendiri ee di dalam mengalokasikan anggaran mulai dari pusat sampai ke daerah ya yang saya pahami DKI Jakarta sekarang sudah mengalokasikan sampah ee anggarannya untuk pengololaan sampah itu 3 sampai 4% dari APBD tapi di kota-kota yang lain itu baru 0,2 sampai 0,3% dari APBD jadi ini sangat-sangat kecil sekali ya dan kebijakan-kebijakan yang lain yang nanti mungkin di dalam tanya jawab kita bisa diskusikan ini adalah di bagian eh B ya di Policy level itu adanya persoalan antara saya katakan persoalan ya Bapak Ibu sekalian karena eh kadang kala ada kalanya eh di dalam masalah regulasi ini terjadi tumpang tindih gitu ya jadi harus diakseleras antara peraturan yang tadi saya katakan undang-undang Nomor 18 2008 itu sudah berlangsung berarti 16 tahun ya dari mulai diterbitkan undang-undang Namun demikian di dalam setiap pasal undang-undang tersebut belum sepenuhnya bisa dieksekusi ya dijalankan dengan baik ya karena tentu berbagai kendala dan juga perkembangan-perkembangan teknologi yang belum diadopsi di dalam undang-undang tersebut sebetulnya ya kemudian ini pertentangannya dengan undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang otonomi da ah jadi ee siapa sebetulnya yang memiliki tanggung jawab untuk mengelola sampah ya Ee Kenapa ini penting Bapak Ibu sekalian karena ini menunjang juga Apakah bisnis ya kalau kita katakan bisnis Saya dari dari ee dari praktisi bisnis jadi ee ini penting sekali karena kepastian hukum pasti diawali dari undang-undang dari aturan dari regulasi yang yang seharusnya itu ee terakselerasi dengan kegiatan usaha kita kalau undang-undangnya atau aturan-aturan yang EE berlaku di di setiap daerah di setiap tempat yang akan kita bangun tidak mendukung tentunya ini akan akan menjadikan masalah tersendiri bagi ee kegiatan usaha tersebut ya lalu peran klhk Kemendagri pupr kemenko marves benas ini banyak sekali instansi yang terlibat di dalam urusan sampah ya jadi sampah itu bukan hanya urusan klhk ya klhk mungkin kebijakan dari sisi teknisnya Kemendagri dari kebijakan dari sisi eh sdm-nya ya karena yang mengoperasikan mengendalikan kegiatan di lingkup ee kabupaten kota ya Ee kalau kalau kita mengacu kepada undang-undang 18 2008 otoritas sampah itu diberikan kepada Bupati Walikota melalui dinas lingkungan hidup kemudian Dinas Lingkungan Hidup itu macam-macam juga kebijakannya ada yang membentuk UPT unit pelaksana teknis ya ada yang bersifat BLUD gitu ya dan ada ee konsep konsep lain yang dikembangkan di setiap daerah mungkin bisa berbeda-beda kemudian juga ada yang mengembangkan ee eh bank sampah ya ada kemudian rtps 3R dan seterusnya ya dan pupr dalam hal ini diberi tugas oleh pemerintah untuk membangun infrastruktur ya infrastruktur e TPA landfield itu itu dibangun oleh pupr ya tps3r misalnya itu dibangun oleh pupr sehingga kadang-kadang eh tujuan yang eh mungkin ingin dicapai antara klhk dengan pupr itu bisa berbeda gitu ya Eh kemudian eh meskipun ada kemenko di sini ya Kementerian koordinator maritim dan investasi ya Lalu ada juga Bapenas Bapenas yang sebetulnya membuat satu roadmap ya satu roadmap eh Bagaimana tata kelola sampah dibangun Bagaimana teknologi yang diterapkan Bagaimana eksekusi harus dilakukan tetapi itu sifatnya tuh road map Ya namanya juga badan perencanaan nasional nah Semua orang bisa merencanakan sesuatu tetapi eksekusi di lapangan itu adalah tantangan tersendiri dan isu yang lain lagi nah bapak ibu tapi sebenarnya ujung-ujung dari semua kegiatan itu ada di kementerian keuangan karena kalau gak ada anggaran mereka pasti gak akan bisa berbuat apa-apa nah Oleh karena itu bagaimana mengakselerasi ya supaya tata kelola persampahan di setiap kota itu bisa berjalan dengan baik ini perlu satu koordinasi ya perlu satu koordinasi perlu satu eh kesamaan Visi dan perlu satu kepemimpinan yang kuat ya tadi sudah singgung di depan bagaimana kepimpan ituisa entukan ya arah tata kelola sampah di suatu kota Dan ini juga tentunya ujung-ujungnya adalah keputusan politik sebetulnya ya Jadi sebetulnya ini membangun peradaban bangsa dari sistem tata kelola sampah Bapak Ibu sekalian ee ya saya baru kembali dari Singapura dari Malaysia kita hanya terbang 1 jam 1 Seteng jam sudah bisa merasakan perbedaan Bagaimana ee di kota besar di kita ya kemudian kita terbang ke Singapura itu itu sangat rasa padahal hanya terbang 1 Seteng jam sampai 2 jam gitu ya Bahkan bukan cuma di bukan cuma di luar negeri di dalam negeri sendiri Bapak Ibu sekalian kalau kita jalan e berjalan di jalan protokol kalau di Jakarta di Jalan Sudirman begitu besi rapi gitu ya tetapi mungkin di belakangnya Ee tidak seperti yang ada di depan gitu itu itu sendiri yang menentukan perbedaan nah eh kebijakan-kebijakan itu harus diramus demikian supaya target pemerintah ya target pemerintah ini kan ingin kotanya bersih tentunya kalau kotanya bersih warganya sehat ya kemudian juga apalagi Jogja misalnya adalah kota yang selalu Saya rindukan Sebetulnya saya sangat e selalu Saya rindukan jadi salah satu kota yang menjadi apa namanya menjadi istilahnya ngangenin gitu ya adalah Jogja buat Saya nah tapi kalau misalnya sampahnya berserahkan di mana-mana seperti terjadi di kota Bandung beberapa waktu lalu waktu TPA Sari Mukti terbakar itu hampir di setiap Gang itu ada tumpukan-tumpukan sampah nah saya engak tahu sekarang bagaimana di Jogja Saya baru Beberapa bulan yang lalu sebennya dari Jogja nah ee Kemudian Bapak Ibu sekalian ini yang diperlukan ya sehingga saya enggak tahu di sini apa ada yang hadir dari teman-teman dlh atau dari klhk dan lain sebagainya eh penting sekali kita memiliki satu standar ya standar kota bersih itu seperti apa sih Apakah hanya dari udaranya saja dari polusinya Dan lain-lainapi saya yakin kalau ini kita bisa rumuskan ya Nah teman-teman mahasiswa apalagi dari UII sini ya Ya semua orang selalu Git gu ya Kita sadar kita tahu kita semua seling mengucapkan Kebersihan sebagian daripada iman ya tetapi kalau kota seperti Jogja yang cukup eh apa namanya religius ya saya sayangkan Kenapa gitu enggak apa mendukung atau mendorong supaya kebersihan kotanya menjadi salah satu yang utama nah ini yang menentukan tingkat peradaban Bapak Ibu kalau pergi ke China saya kebetulan tahun sekitar tahun 0-an Saya pergi ke sana itu dibandingkan dengan sekarang jauh sekali mereka itu kalau dikatakan mohon maaf ya dulu itu joroknya lebih jorok dari ee ee apa namanya bangsa kita tetapi sekarang kalau kita datang ke sana ke xanghai ke Beijing gitu Waduh itu kota-kotanya luar biasa bersih karena apa Karena mereka tahu kota yang bersih sangat dicintai oleh turis ya itu akan membangun agrowisata akan membangun ee apa namanya tourism sehingga tentunya akan bermanfaat bagi ee pengembangan dan ekonomi kota tersebut nah kemudian di dalam e di poin keempat ini juga menjadi satu isu teman-teman sekalian ya bagaimana kita bisa memisahkan antara regulator dan operator ya ini ada beberapa kebijakan-kebijakan yang masih eh terjadi di beberapa kota tentunya antara regulator dan operator itu belum terpisah ya entah karena berbagai alasan Apun itu ini akan menimbulkan satu eh polemik lah Ya intinya lalu kemudian eh di dalam kebijakan ini tentu ada beber kekuatan yang kita bisa libatkan ya jadi peran swasta seperti kami dari e PT magot Indonesia Lestari Kami ingin berkontribusi lebih besar sebetulnya ya dengan dukungan teman-teman masyarakat ya kami bekerja sama dengan karang taruna dengan berbagai e instansi ya dan berbagai apa namanya eh kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh oleh kelompok-kelompok masyarakat tertentu ya ini juga bisa kita dorong kita bisa gunakan kita bisa berdayakan untuk ee mendukung atau berkontribusi kepada pemerintah ya PPP maksudnya adalah private eh Partnership ya jadi eh BLUD ini juga salah satu solusi untuk ee mengatasi persoalan keuangan ya atau Sekarang di setiap desa saja sudah ada boomdes ya ada BMD di kabupaten kota ada Koperasi dan lain-lain ya karena pendanaan ini sudah sudah bukan menjadi isu lagi sudah bukan menjadi ee kendala lagi ya Yang yang siapin dana tuh sudah banyak sekali ya Nah ini tinggal kita membangun kebijakan-kebijakannya ya Nah ini saya sampaikan kepada teman-teman sekalian supaya nanti kita di dalam menyusun rencana ya untuk menentukan apakah ini ee visibel atau tidak visibel itu berasal dari kondisi a dan b ini ya Bapak Ibu sekalian jadi sampai di level mana kalau kita mau membangun satu industri pengelolaan sampah organik khususnya ya Dan saya yakin juga yang nonorganik juga sama kurang lebih ya kami dulu pernah mengusulkan ada satu nama badan pengelolaan sampah nasional itu pernah kami usulkan ya Ee Tetapi saya yakin pemerintah punya kebijakan yang lain ya apalagi nanti sebentar lagi kita akan ee memiliki pemerintahan yang baru di bawah kepemimpinan ee Bapak prabuo Subianto nanti saya yakin ada kebijakan-kebijakan yang baru yang akan bisa mendorong supaya tata kelola sampah ini menjadi perhatian eh pemerintah ya seperti itu sehingga Solusi yang ditawarkan adalah solusi yang seharusnya holistik dan terintegrasi jadi kalau kita mau ngelola sampah karena sekarang ini ada di poin du ini ada peran klhk kemendagi pupr kemenko marves Bapenas kementerian keuangan dan lain-lain ya itu harusnya Bapenas dalam hal ini menyusun satu roadmap yang holistik dan terintegrasi Dan saya bersyukur sekali kalau saya lihat dari roadmap yang sudah dibuat oleh bppenas magot itu sudah ada di dalam ee rancangan ee dari Bapenas jadi saya bersyukur sekali waktu saya terima saya langsung browsing saya Langsung searching di di eh keputusan atau di roadmap tersebut hanya satu kata magot Black stordier Fly dan alhamdulillah pemerintah sudah mengakui magot bsf menjadi salah satu solusi sehingga ini juga eh pertemuan pagi ini ya pakurnama Mbak Sabrina dan teman-teman semua dari UII ini luar biasa ya berkenaan dengan tersebut sehingga saya juga termotivasi menyampaikan ee materi ini untuk mendorong memotivasi kita yuk kita ee apa namanya terus ee gerakkan ee atau sosialisasikan tentang ee budidaya magot ini hanya catatannya adalah nanti kita mau pelajari Apakah ini visibel atau tidak ya Kenapa itu tidak menjadi visibel dan kenapa itu menjadi visibel ya Nah problem yang kita hadapi ini Bapak Ibu sekalian teman-teman ya Jadi kenapa saya katakan tadi harus holistik terintegrasi nah sampah organik itu ujungnya mau ke mana sih sebetulnya ya sebenarnya kita sudah tahu sampah organik sebelum kita bicara tentang teknologi magot ya sebelumnya ee tahun 2013 ke belakang itu masih sangat sedikit sekali orang mengenal magot ya orang sangat sedikit sekali Saya mencari literatur itu agak kesulitan waktu itu dan jurnal-jurnal e akademik juga sangat terbatas pada waktu itu Namun demikian eh sampah organik itu tentunya juga di awal-awal ya dulu-dulu Eh kita mengenal ya bagaimana sampah organik dimanfaatkan eh dengan dengan melakukan komposting hanya memang komposting membutuhkan waktu yang lebih panjang ya Butuh Waktu 2 bulan kalau ekoenzim butuh waktu 3 bulan bahkan 4 bulan bahkan lebih ya Dan mungkin solusi-solusi lain yang lain ada biopori Ya ada juga mungkin teknologi-teknologi lain yang yang saya kira juga sudah dikerjakan gitu oleh pemerintah dan oleh masyarakat Nah setelah kami melakukan riset tahun 2013 ternyata ada beberapa ee akademisi ya juga para peneliti yang sudah melakukan risch terlebih dulu ya saya berkenalan dengan ibu Dr meltarini yang saya juga nanti akan saya sampaikan eh bukunya kepada e para peserta ya yang tentunya terpilih nanti ya Tadi Mbak Sabrina sudah sampaikan ada beberapa peserta yang terpilih dengan pertanyaan terbaik akan mendapat apa namanya eh price katanya hadiah saya juga akan membagikan hadiah berupa buku yang dikarang oleh ibu meltar ini nanti pada akhir sesi ya Ee Nah ini terjadi teman-teman di setiap kota TPA sampah itu sudah semakin sempit ya kapasitasnya sudah semakin terbatas ya Jadi tidak mungkin diperluas lagi Sementara populasi manusia di setiap kota semakin bertambah ya dan menjadi satu apa namanya keniscayaan ya suatu kota kita ingin kota itu berkembang negara itu ekonominya ingin lebih maju ya Indonesia pertumbuhannya sekarang mungkin di angka 5 sampai 6% targetnya ya kemudian inflasi ditekan sampai sekian itu artinya pemerintah ingin mendorong kegiatan ekonomi di masyarakat di satu di negaranya itu berkembang ya sehingga dengan adanya perkembangan atau pertumbuhan ekonomi itu tentu akan berkorelasi dengan volume sampah yang dihasilkan ya Nah sementara kapasitas TPA sampah kalau kita terus Mel Lukan kumpul angkut buang ini akan makin membeludak makin penuh dan Ini sebenarnya sudah terjadi di apa namanya di beberapa tahun terakhir sebetulnya ya jadi eh problem yang dihadapi oleh eh pemerintah ya Eh kita hanya menggenjot di satu sisi ya ekonominya dikembangkan tetapi kita enggak pernah membangun toilet gitu ya jadi kita makan sebanyak-banyaknya tapi toilet di satu kota atau yang disebut TPA ini saya katakan toilet nih ya itu enggak pernah di Perhatikan ya Bahkan banyak kota-kota yang tidak punya toilet sehingga toiletnya numpang di rumah tetangga ya di kota sebelah Ya saya bisa bayangkan karena saya pernah ketemu dengan eh Bupati Bantul ya eh apa namanya Saya pernah ketemu juga dengan eh salah satu staf ya Eh pejabat di lingkungan eh Provinsi DKI DKI eh sor Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ya Eh untuk mendiskusikan eh solusi persampahan ini ya jadi peluangnya adalah Bapak Ibu sekalian maaf ini peluangnya adalah yang selama ini sampa organik dibuang ke TPA harusnya ya dimanfaatkan sebagai apa dimanfaatkan sebagai pakan magot ya Nah ini teknologi yang sudah kita temukan 2014 kami membangun PT mangkot Indonesia Lestari 201526 dan akhirnya berkembang dengan cukup luas eh teman-teman pegiat magot ya kalau di Facebook saya aja tuh membernya sudah ada 2000-an gitu ya jadi banyak sekali yang mengembangbiakkan budidaya magot karena ee kebutuhan sebetulnya terutama teman-teman para peternak ayam para peternak ikan mereka memiliki kesulitan terhadap harga pakan yang setiap tahun semakin naik ya Ee ini juga menjadi persoalan di bidang pertanian gitu ya jadi petani-petani membutuhkan pupuk tentunya dan kita sebagai negara agraris pupuk yang dibutuhkan tu luar biasa ya Bahkan pemerintah memberikan subsidi tahun lalu Kalau enggak salah bahkan sampai 47 triliun jadi inialah fakta yang dihadapi oleh negara kita Bapak Ibu dan teman-teman semua ya nah saya ingin eh kita melihat eh gambar ini Jadi bagaimana Eh bsf magot bisa memberikan solusi ya terhadap persoalan sampah organik di negara kita ya kalau kita ambil contoh kasus Jogja sebagai ee daerah yang juga memiliki sampah organik cukup besar ya kalau volume sampah tadi dikatakan oleh ee salah satu teman kita ada 1200 ton per hari ya kalau mengacu kepada data klhk dari sampah organik eh sampah 1200 itu saya asumsikan 50%nya itu organik ya Berarti ada 600 ton ya kemudian saya asumsikan lagi dari total sampah organik itu yang 600 ton saya ambil hanya 25% saja adalah sampah organik yang sifatnya busuk yang mudah di apa namanya digunakan sebagai pakan magot Karena tidak semua sampah organik itu bagus untuk pakan magot seperti misalnya daun pisang ya itu enggak bagus untuk pakan magot gitu kulit durian misalnya ya apakah bisa bisa tetapi digestion-nya atau penyerapannya mungkin sedikit ya jadi saya asumsikan 25% saja ee dari sampah organik yang 600 Ton itu kita sudah punya potensi Bahan baku untuk membangun industri magot 100 e besarnya jadi saya masih pakai kalkulator nih m Sabrina nih ya Jadi kalau 1200 di* 50% 600 ton saya ambil 25% saja itu kita punya 150 ton potensi sampah organik yang bisa di sebagai pakan magot itu cukup besar ya Dan saya juga bersyukur teman-teman para pegiat magot di Jogjakarta itu searnya sudah cukup banyak terakhir saya waktu ke Jogja berkumpul dengan sekitar 15 pegiat magot yang cukup besar ada yang mengelola 3 ton 4 ton bahkan ada juga yang skala kecil 500 kilo ya sampah organiknya tiap hari dan yang lucu keluhan mereka adalah Pak kami susah nyari sampah ini kan jadi kontradiktif ya di satu pihak katanya kota Jogja itu punya persoalan sampah tetapi di pihak yang lain ketika dibantu oleh teman-teman pegiat magot sampahnya enggak ada ya Atau mungkin Wani piro gitu kata orang Jogja ya jadi teman-teman itu yang menjadi persoalan kita Nah dari ee gambar ini Bapak Ibu sekalian kita bisa melihat kalau masalah teknis ya Jadi Bapak Ibu nanti kita penting juga ketika kita mau membudidayakan bsf apalagi ada yang mungkin kepengin bisnis ee budidaya bsf harus hati-hati ya Harus hati-hati ya kita mesti pahami dulu secara teknis siklus hidup lalat bsf karena di dalam budidaya lalat bsf ini tidak semudah yang orang pikirkan ya jadi harus memiliki skill dulu harus memiliki pengetahuan yang cukup supaya budiayanya benar ya Dan saya dapat e informasi kemarin ada yang komplain katanya ada yang membangun e budidaya bsf di salah satu kecamatan di kota Jogja lalu ditutup oleh warga kenapa Katanya sampahnya jadi bau di lingkungannya nah Berarti itu penguasaan teknik budidayanya belum baik ya Bapak Ibu jadi ada teknik budaya yang harus kita perhatikan supaya tentunya kita mau mengatasi persoalan lingkungan jangan menimbulkan persoalan lingkungan yang baru ya ini perlu dipahami oleh teman-teman Nah kalau kita sudah memahami Bagaimana teknik budidaya bsfnya ya atau kita kenal dengan metode atau proses bionversi yaitu konversi sampah organik ya dengan cara ee salah satunya itu terfermentasi sampah organiknya setelah terfermentasi lalu itu menjadi pakan magot ya Nah ini di biokonversi ini ya sebagai pakan magot maka ee sebentar ya maka kita akan membutuhkan berapa banyak eh bibit larfabf di dalam setiap ton sampah organik yang harus kita olah ya Ini penting keseimbangan ini penting sehingga tidak menimbulkan persoalan lingkungan ya jadi dalam proses biokonversi ini perlu diperhatikan Berapa jumlah eh pakan magot dalam hal ini adalah sampah organik yang masuk ke dalam e biopon yang masuk ke dalam proses pengolahan kemudian Berapa banyak bibit larpa bsf yang harus kita berikan di situ ya Jadi teman-teman nanti Ee Kita akan bahas Lebih Detail di sesi kedua nanti ya Nah ini saya menggambarkan langsung hasilnya Ya dari 100% sampah organik atau pakan magot itu kita akan menghasilkan 10 sampai 20% larva yang siap panen Biasanya kami panen mulai dari usia 10 hari Sampai usia ke 16 atau 17 hari ya biasanya itu kami Jadi tergantung kebutuhannya ya kalau Bapak Ibu membutuhkan ee protein yang lebih banyak berarti dipanen harus lebih lebih awal ya 10 sampai 12 hari kalau misalnya yang sedang-sedang saja bisa dipanen usia 12 sampai dengan 15 hari ya kalau udah 1617 biasanya kandungan proteinnya lebih sedikit lemaknya lebih sedikit tapi kalsiumnya lebih tinggi Jadi tergantung untuk kebutuhan apa Nah bersamaan dengan itu pada akhir nanti ya Ee dipanen semua larva yang ada dalam biopon kita juga akan menghasilkan biofertilizer ya atau pupuk organik atau orang lebih kenalnya kasgot gitu ya E bekas magot nah pupuk organik ini eh dihasilkan dengan total volume dari 100% kurang lebih 15 sampai dengan 30% Kenapa range ini ada tergantung dari input sampah organik yang diberikan ya Jadi kalau Bapak Ibu memberikan input sampah organiknya ee berupa sayur dan buah-buahan tentunya larvanya akan langsing-langsing ya dan tapi di situ frasnya akan lebih besar tapi kalau bapak ibu kasih makan ee sampah apa bsf-nya atau magotnya dengan sampah organik seperti dari sisa makanan ya apalagi dari restoran Padang dari warung ee apa namanya dari warung-warung ee gudek gitu ya itu mungkin bsf larvanya bisa 15 sampai 20% tapi biopertil nya bisa lebih sedikit itu kurang lebih seperti itu gambaran nah lanjut setelah bsf ini kita hasilkan tadi tergantung dengan kebutuhan kita mau diarahkan ke mana hasil produksi bsf ini Bapak Ibu ya Jadi Bapak Ibu kalau dalam skala yang besar tentunya bsf ini bisa nanti mendukung atau menunjang industri Farmasi ya Ada ibu Megi Kalau enggak salah dipb sedang meriset bahkan katanya bsf itu bisa digunakan Salah satunya untuk obat stroke ya teman-teman di IPB juga sudah melakukan riset Bagaimana bsf ini bisa digunakan untuk antiseptik seperti betadin gitu ya dan kemudian untuk kosmetik ya ini Saya mendengar eh beberapa perusahaan Korea sudah menggunakan bsf oil E itu sebagai salah satu bahan kosmetik jadi Mbak Sabrina kalau mau lebih glowing nanti cari produk Korea yang ada bsf-nya itu p pasti lebih glowing nanti ya lalu kemudian juga industri fitmal ya untuk pakan ayam unggas ya ini bisa mendukung juga bukan menggantikan sebetulnya ya saya yakin sih kalau sampai menggantikan eh poltri atau fitmal itu harus dalam volume yang sangat besar sekali ya bukan tetapi bisa mensubstitusi ya Nah tentu kalau teman-teman yang melakukan budida bsf ini secara terinteg jadi kebutuhannya hanya untuk peternakan ayam atau peternakan ikannya sendiri ini akan menolong sekali mengurangi biaya pakan ya pengalaman kami dengan menggunakan budidaya bsf ini ya Eh kita bisa menggantikan 40 sampai 50% pakan yang kita beli dari pabrikan gitu ya Nah itu itu kurang lebih gambarannya Bapak Ibu sekalian ya juga untuk industri e perikanan nah di industri Agriculture ya ini Tentunya pupuk organik yang sangat luar biasa ya untuk melakukan bioremediasi ya untuk melakukan soil conditioner gitu ya itu itu itu bagus sekali Nah biofertilizer ini memiliki kandungan mikroba dan enzim yang begitu besar nanti teman-teman bisa lakukan riset lebih jauh ya bagaimana di jurnal-jurnal penelitian sekarang itu sudah banyak sekali mereka yang mereriksa tentang bsf ya ya Nah ini gambarannya Bapak Ibu sekalian Jadi selain itu saya ingin ee melihat kita sama-sama mhat ke slide berikutnya nah ini ini lebih detail di sini Bapak Ibu sekalian ya bagaimana kita bisa bisa Sori Nah ini adalah eh siklus daripada kegiatan yang bisa dilakukan oleh eh apa namanya ini saya melakukan merancang satu simulasi sebetulnya ya untuk ee DKI Jakarta Ya kemarin ya jadi dari berbagai timbulan sampah yang ada Katakanlah misalnya tadi di kota Jogja timbulan sampahnya di sini ee 1200 ton per hari ya Nah kalau menurut data klhk sebetulnya kalau dari pemukiman itu kontribusinya 40% dan dari industri itu 60% jadi bisa dihitung nanti sebenarnya berapa sih volume sampah ee yang ada di setiap kota Ya kurang lebih sumber-sumbernya dari hotel dan restoran ya dari mall ya dari pemukiman kantor industri dan pasar induk ini cukup besar kalau terutama sampah organik ya kami sekarang bekerja sama juga dengan beberapa industri makanan industri minuman ya sehingga eh produk-produk expire mereka kita manfaat untuk menjadi salah satu nutrisi atau asupan untuk budidaya magot ya yang selama ini ya dulu-dulu ya dulu-dulu mereka buang ke TPA tapi sekarang beberapa sudah bekerja sama dengan kami walaupun masih sedikit sekali ya jadi seperti contoh pasar induk kamat Jati itu sampahnya S hari 80 sampai 100 ton Bapak Ibu ya E sampah dan itu semua rata-rata Mungkin 90% sifatnya organik ya Tapi kita masih terkendala juga ya untuk mendapatkan sampah 10 ton per hari dari sana pun kita masih kesulitan gitu nah jadi kami didukung oleh dlh DKI dikirimi sampah setiap hari ee hanya rata-rata eh jumlahnya mungkin sekitar 1,eng sampai 2 ton baru di level itu ya kalau kapasitas kami mengharapkan lebih besar dari itu Ya kita mampu untuk mengelola atau memanfaatkan sampah tersebut ya Nah sekarang dengan adanya teknologi bsf ya biokonversi maka sampah-sampah dari berbagai sumber ini itu kita manfaatkan ya ini mungkin ada beberapa teman di tpst yang juga sudah mulai memilah ya Mana sampah nonorganik untuk daur ulang ya plastik metal kertas dan sampah-sampah yang menurut mereka itu punya nilai ya Jadi ada ada nilai ekonomi sehingga dipisahkan sampah nonorganiknya untuk industri daur ulang Jadi kami juga bekerja sama salah satu yang bekerja sama dengan kami adalah waste forchange misalnya ya waste management ee mereka melakukan pemilahan jadi sampah organiknya dikirim ke kami atau kami ambil dari tempat mereka untuk kita olah sehingga Sinergi ini cukup baik ya Sehingga ee dari satu sisi teman-teman di waste managementen ya sebagai ee penyedia jasa layanan kebersihan mereka bisa meningkatkan kapasitas pelayanannya ya kami bantu mengelola sampah organiknya Nah dari sampah organik yang jumlahnya mungkin 50 sampai 60% ini ya ini kita manfaatkan seperti gambar yang di awal tadi ya untuk magot ya Eh lalu akhir produknya seperti ini ya dan sampa organik yang lain ya bisa digunakan juga untuk biogas dan lain-lain ini gambarannya Bapak Ibu sekalian nah di sisi yang lain ini saya ingin mengencourage juga teman-teman mahasiswa dari Universitas Islam Indonesia ya bahwa dengan pemanfaatan bsf sebagai salah satu teknologi untuk mengolah sampah organik ya itu kita bisa mengurangi bukan cuman mengurangi polusi udara bukan cuma bisa mengurangi polusi terhadap tanah ya lindi yang dihasilkan di TPA tapi kita sudah bisa mulai menghitung berapa pengurangan emisi karbon ya jadi nah teman-teman yang tertarik mungkin ya kami sekarang di PT mag Indonesia Lestari sudah sampikan eh daftar isian ee untuk ee perhitungan karbon ya jadi ee dengan demikian kita bisa mengetahui Berapa besar emisi karbon yang dikurangi di dalam setiap ton sampah organik yang bisa kita kelola ya jadi itu ada kreditnya teman-teman sekarang sudah ada bursa sudah ada apa namanya bursa karbon dan ini mungkin nanti ke depan bisa diperdagangkan kan untuk mendukung kegiatan Indonesia yang semakin bersih ya Nah itu teman-teman baik saya lanjutkan teman-teman nah ini Eh ini saya skip aja ya produk-produk yang dihasilkan oleh biokonversi Tadi saya sudah sampaikan di depan ya untuk pakan ayam pakan ikan pakan ternak lain ya hewan-hewan peliharaan kalau volumenya jauh lebih besar lagi nanti bisa jadi diesel tapi e terlalu kecilah kalau bsf ya Nah ini untuk essential oil tadi untuk insek oil itu bisa digunakan kosmetik Farmasi ya dan lain-lain Nah kita saya ingin menghitung seperti ini teman-teman sekalian ya kita coba lihat dari atas nah sor ini e Yogyakarta senya bukan Jakarta Tadi saya sudah ubah angkanya Yogyakarta sampahnya 1200 ton per hari kalau 50%nya sampah organik dan dari sampah organik yang 50% berarti ton dikali 25% itu bisa jadi bahan baku pakan magot berarti kita punya sumber bahan baku 150 ton ya tinggal dikalikan nanti Bapak Ibu sekalian ya jadi 150 ton ya kalau kita angkanya ubah di sini 150 ton dikali 360 hari kita punya potensi yang begitu besar ya 1 tahun kita punya potensi e bahan baku pakan magot sekian besar kemudian tentunya kalau 10% saja itu menj menghasilkan Larva maka kita punya produk Larva untuk pakan itu sekian ee ton jumlahnya dan kemudian untuk pak ee untuk pupuk itu ee dikalikan 20% saja maka kita punya volume pupuk yang besar ya jadi pakan kita bisa kurangi ee dari impor terutama teman-teman ya pakan ayam dan pakan ikan itu sekarang sebagian besar kita isi dari impor ya pupuk juga kemudian ee apa namanya E pupuk kimia juga cukup besar ya Ini juga kita bisa berkontribusi untuk mengembangkan kan ee ketahanan pangan dan pertanian Ya baik teman-teman sekalian saya akan lanjut ke slide berikutnya ya Nah kenapa kita ee memilih bsf ya sebagai salah satu solusi untuk penanganan sampah organik ya Nah yang pertama adalah alasan saya Kenapa kami menekuni bidang ini sudah hampir 11 tahun ya yang pertama setelah kita melakukan riset Indonesia ini punya iklim eh tropis ya iklim Indonesia tropis sangat mendukung Eh kenapa Karena di negara-negara lain yang memiliki musim ya itu mereka punya tantangan tersendiri pada waktu musim dingin lalatnya kedinginan ya jadi enggak produktivitas telurnya akan menurun ya kalupun mereka menggunakanal menggunakan iot menggunakan climate microimate system itu biayanya sangat mahal ya itu nah kita bersyukur yang pertama adalah dikarunia Tuhan eh negara kita ada di daerah tropis dan lalat bsf itu sangat baik tumbuh kembangnya di iklim tropis Jadi sepanjang tahun kita tidak punya kendala dengan produksi eh bibit Larva atau bibit e bsf ya yang kedua mudah di aplikasi Jadi Bapak Ibu ikuti pola-pola cara-cara yang diajarkan di YouTube saja ya kami punya link juga di ee website kami juga di asosiasi bsf Indonesia ada Link yang bisa dipelajari di situ Bagaimana budidaya bsf bahkan Bapak Ibu bisa men-download eh buku-buku yang sudah dimuat ya di dalam website atau di ee di klhk dan juga beberapa teman-teman sudah menciptakan buku termasuk nanti saya akan Tampilkan juga bukunya ibu ini itu juga bisa digunakan untuk referensi bagaimana bapak ibu melakukan budaya bsf dan hampir di setiap kota di seluruh Indonesia ya saya pastikan dari mulai Aceh sampai ke Papua ya bahkan belum lama saya diundang ke timur lest juga untuk memberikan pelatihan ya Ee ini sudah menjadi sesuatu yang biasa gitu ya di setiap kota membuat budidaya bsf ya dengan berbagai skala tentunya ya Mulai dari skala e yang sangat kecil dengan jumlah volume sampah 200 kilo 300 kilo bahkan sampai dengan ee Ribuan kilo ya potensi bahan baku Tadi saya sudah sampaikan di kota Jogja kita sudah punya ee potensi bahan baku sekecil-kecilnya 150 tahun per hari bahkan itu pasti lebih ya di kota Bandung sampah Resto yang terpilah saja itu volumenya sekitar 250 sampai 400 ton ya setiap hari Nah di kota Bandung Kami mengembangkan sistem inti plasma ya itu yang kita kembangkan tapi saya tidak tahu sekarang apakah berjalan e sebaik yang di awal-awal atau tidak Ini konsistensi ini yang memang perlu kita eh perhatikan jadi Skala yang kita bisa bangun tadi mulai skala kecil sampai dengan skala industri ya dan yang kelima ini mendukung kegiatan sirkuler ekonomi sudah pasti ya dengan kegiatan ini akan begitu banyak Eh tenaga kerja yang bisa diserap ya jadi dengan b ini sampah organiknya bisa dikelola dimanfaatkan tidak lari ke TPA menimbulkan pencemaran bisa menghasilkan produk-produk yang bermutu yang bermanfaat untuk mendukung ketahanan pangan ya pertanian e perikanan peternakan kemudian juga tentu bisa tadi menghasilkan ee apa pengurangan ee apa namanya karbon emisi karbon ya Jadi Bapak Ibu ee Ini manfaat yang kita bisa dapat dari kegiatan eh budidaya bsf ini nah ini Eh mungkin ini jadi slide terakhir untuk eh sesi pertama ini teman-teman sekarang produk-produk yang dihasilkan mohon maaf adalah pupuk organik Ya ini kemarin saya baru balik dari eh negara tetangga Jadi mereka sudah bisa menjual pupuk organik bsf ini dengan berbagai bentuk ya Mulai dari r000 per ton sampai dengan r500 per ton ya Jadi kurang lebih sekitar 3,5 sampai dengan eh kurang lebih sekitar mungkin 4,eng jutaan lah per tonnya Bapak Ibu sekalian itu sangat luar biasa ya Belum lagi pemanfaatan-pemanfaatan untuk produk-produk yang lain ya Nah dari sisi carbon foprint ini penting juga nih ya Bapak Ibu sekalian kita bisa melihat produsen atau protein yang diproduksi untuk setiap ini hitungannya karena di Eropa per Eker of farmland ya 1 Eker itu adalah 0,4 hektar jadi bisa dibayangkan kalau sapi itu menghasilkan 188 Pon daging ya protein mohon maaf ya protein ya P per ek ya bisa nanti dihitung dikalkulasi jadi berapa kurang lebih 188 Pon itu sekitar 85 apa 86 kilo ya per e ekernya ayam lebih besar lagi ya 297 Pon per Eker kemudian ini Soy eh kacang kedelai ya itu 356 sementara bsf di dalam setiap ekernya itu ya itu mencapai 1 juta sampai 2 juta ton per ek jadi bisa dibayangkan dengan luasan tanah yang sama protein yang dihasilkan itu berkali-kali lipat e besarnya ya Belum lagi tambahannya tadi pupuk ya ini hanya bicara tentang protein Nah Bapak Ibu bagaimana kita membangun mengembang biakan dan membudidayakan bsf tentunya tadi tergantung dari skala besar kecilnya nah besar kecilnya skala ini tergantung dari awal potensi sampah organik sebagai pakan magot yang akan eh kita berikan jadi itu yang nanti di dalam visibility study ini sangat menentukan adalah potensi sampah organik yang bisa dimanfaatkan secara kontinu ya bukan nanti sebulan habisnya putus gitu ya jangan tapi sepanjang tahun di Kota yang EE yang akan kita bangun fasilitas budidaya bsf ini kita mesti pelajari dulu ya berapa banyak potensi sampah organik ya ini adalah contoh-contoh bangunan yang kita kerjakan di Bekasi ya ehohon maaf sor Nah ya ini adalah greenhous Greenhouse ini kurang lebih luasnya 900 m per ya Nah kalau Bapak Ibu tidak terkendala dengan tempat harus prinsip awalnya adalah dihitung dulu berapa apa kapasitas atau potensi sampah organik setelah itu baru kita bisa menentukan Berapa besar area yang akan kita bangun ya Nah selain untuk biokonversinya ya eh eh space-nya lalu kita juga harus menentukan seperti apa bangunan itu dibuat ya pengalaman kami kalau sampai dengan 10 ton kita masih bisa menggunakan metode konvensional Ya tapi kalau sudah di atas ee 15 ton gitu ya langkah akan memerlukan bantuan mekanisasi ya apalagi i kalau sudah skala 50 ton nah ini yang digambar ini Bapak Ibu ini adalah salah satu desain yang dibuat oleh eh buer ya itu adalah perusahaan pensuplai teknologi Ya buer sudah bekerja di Belanda dan di Belanda itu bentuk e bioponnya seperti ini ya vertikal ke atas ya Nah kalau ini ad dilakukan di salah satu teman kita di Prancis mereka menggunakan kontainer ya dengan mroimate sehingga udara dingin udara panas mereka bisa atur nih temperatur dan kelembabannya ya Nah kalau ini yang di bawah ini adalah gambar-gambar yang ada di tempat kami di Bekasi insektariumnya kemudian ini e untuk pre treatment dan juga untuk e bioponnya ya kalau yang desain ini kapasitas 150 ton ya bisa digunakan untuk membuat e bsf dari sampah organik ujungnya sudah bisa diekstrak menjadi tepung magot dan menjadi minyak magot ya Nah konsern kita ya di dalam sesi pertama ini saya memberikan satu wawasan kepada Bapak Ibu sekalian adalah tentang makronya dulu ya makro jadi kita bicara tentang regulasi ya dan iklim investasi yang diperlukan supaya budiaya magot ini bisa kita industrialisasi pengertian industrialisasi ini bukan artinya skala seperti yang digambar ini bapak ibu tapi kita bisa ang UN satu eh kegiatan di setiap kabupaten kota ya Katakanlah misalnya di Daerah Istimewa Yogyakarta paling tidak ada tiga kabupaten ya Eh kertaamantul istilahnya eh yyakarta kemudian Bantul Ada lagi satu kota Lagi apa Tu di situ ya jadi eh di misalnya di di tiga kota itu kita membuat satu eh inti ya inti ini akan memproduksi breeding sistemnya ya jadi dia akan mengasilkan bibit-bibit Nah dari sini akan didistribusi ya ke setiap Kecamatan ya atau setiap Kelurahan Jadi tergantung dari skala tergantung juga dari ee potensi sampah dan juga sumber sampahnya jadi itu yang harus kita perhatikan juga karena biaya logistik ini menentukan juga Apakah projek ini visibel atau tidak ya Kalau makin jauh potensi sampahnya misalnya sampahnya ada di Cilacap gitu ya Enggak mungkin kan dibangun fasilitasnya di Yogyakarta gitu harus kita lakukan di Cilacap sendiri supaya ee lebih efisien seperti itu ya Bapak Ibu sekalian kemudian juga yang kedua ini penting sekali ya bicara tentang pemilahan sampah Kenapa pemilahan sampah ini penting karena memilah sampah itu hampir 60% bahkan biaya pengelolaan sampah itu ada di pemilihan sampah ya Jadi sebetulnya langkah kecil yang bisa dilakukan melalui regulasi yang diterapkan oleh pemerintah ya kemudian regulasi itu di dienforce gitu ya harus diterapkan semaksimal mungkin agar masyarakat juga mau mendukung ya Sehingga sampah itu dipilah di timbulan jangan sampah dipilahnya udah di TPA gitu Udah Sayang G Nah kalau sampah itu dilakukan pemilahan di timbulannya sehingga pemanfaatannya baik terhadap sampah organik maupun terhadap sampah nonorganik itu akan jauh lebih mudah efisiensinya akan jauh lebih besar dan Saya sudah sampaikan beberapa ide kepada pemerintah Bagaimana supaya masyarakat kita mau memilah sampah misalnya memberikan insentif dan disinsentif ya tetapi kadang-kadang ee alasan yang disampaikan adalah kita masih kekurangan fasilitas ketika kita meminta supaya masyarakat memilah sampah sebetulnya kalau ini di dilakukan Dicoba ya dienforce saya yakin ini budaya ini akan terbentuk gitu ya Dan saya percaya eh Yogyakarta adalah orang-orang yang memiliki budaya yang sangat tinggi sebetulnya ya jadi ini juga satu peluang supaya ya teman-teman UII mungkin bisa mendorong terus ya Saya ingin memberikan motivasi kepada teman-teman Universitas Islam Indonesia dan juga teman-teman mahasiswa yang ada di Jogja sekarang demonya juga demo tentang bagaimana supaya pemerintah bisa mengelola sampah jadi lebih baik gitu dan kita membantu bukan cuma sekedar protes tapi kita juga memberikan solusi Ya ini yang jauh lebih penting ya jadi Saya sudah sampaikan kalau memang ada satu kota yang benar-benar membutuhkan solusi punya sampah l 50 ton 100 ton gitu Ayo kita bekerja sama ya nanti didukung oleh teman-teman mahasiswa kita bisa membangun satu industri yang cukup baik dan ini harus didukung juga oleh seluruh masyarakat ya sekarang ee jangan sampai nanti melarang membuang sampah di tempat tertentu ada satu wilayah yang tidak mau dijadikan TPA karena kondisinya akan menimbulkan masalah lingkungan tetapi mereka sendiri belum mau melakukan pemilahan-pemilahan sampah nah ini tantangan yang harus kita jawab Seya jadi teman-teman sampai di sesi ini E ini yang saya bisa sampaikan sesi berikutnya nanti kita akan mendiskusikan Bagaimana Lebih detail tentang visibility study tetapi paling tidak makronya kita bisa tangkap mudah-mudahan eh bapak ibu semua peserta bisa mendapatkan Inside dari situ dan mungkin setelah ini baru kita akan eh tanya jawab ya saya kembalikan kepada mbak Sabrina Terima kasih wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh baik demikianlah penyampaian materi dari pemateri kita hari ini yaitu bapak Markus yang sangat luar biasa sekali ya Bapak Ibu sekalian kalau dilihat-lihat juga ternyata sudah ada banyak sekali pertanyaan dari bapak ibu peserta training online di sesi pertama ini tapi sebelum masuk ke acara selanjutnya saya ingin menginformasikan terlebih dahulu kepada para peserta yang menginginkan materi pada training online kita hari ini dapat request materi terlebih dahulu melalui Link yang telah admin kami kirimkan di kolom Chat Zoom ya Bapak Ibu sekalian kemudian sebelum kita masuk ke sesi tanya jawab kita akan melakukan sesi foto bersama terlebih dahulu untuk sesi foto bersama kali ini saya akan dibantu oleh admin kami silakan admin bertugas terima kasih kepada moderator yang telah memberikan Ki ini kita masuk di sesi foto bersama kepada bapak ibu dimohon untuk on kameranya terlebih dahulu Kami ptinggi oke Ya Iu sudah semua ini sepertinya S saya hitung satu dua tiga S du t 1 2 3 1 du terakhir 1 2 t Terima kasih saya kembalikan ke moderator Baik terima kasih kepada admin yang telah membantu sesi foto bersama kita pada hari ini kemudian Selanjutnya kami juga ingin meminta kesediaan Bapak Ibu untuk mengisi kuisioner pada Link yang sudah dikirimkan di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya bisa jadi lebih baik lagi jadi Bapak Ibu bisa memberikan saran dan masukan di link kuesioner tersebut untuk acara selanjutnya yaitu Suci tanya jawab yang di sini kami sudah membantu untuk merangkumkan pertanyaan Bapak Ibu sekalian yang telah Bapak Ibu sampaikan di kolom chat baik eh untuk bapak Markus saya akan membacakan pertanyaannya terlebih dahulu kemudian bisa langsung dijawab begitu ya Pak Ya baik eh Izinkan saya untuk men-share screen pertanyaan-pertanyaan baik eh yang pertama yaitu dari ibu Riska Wulandari berapa persenkah sampah organik yang bisa dikelola dengan penguraian budaya magot tersebut dan dari 1% telur magot berapakah sampah organik yang bisa diurai dengan magot demikian Pak Oke ini saya langsung jawab Pak Sabrina Iya Pak boleh langsung dijawab saja baik berapa persen kah sampah organik yang bisa dikelola dengan penguraian budidaya magot dan dari 1% dari 1% apa dari dari 1 gram kali ya berapa sampah organik yang bisa diurai dengan Oke Baik saya jelaskan begini Terima kasih bu Riska pertanyaannya baik sekali jadi gini eh pengalaman kami ya sampah organik itu tidak semua bisa diurai oleh magot ya ada yang bisa diurai langsung seperti sampah makanan sampah buah sampah sayur ya Dan sampah-sampah dari hasil peternakan misalnya kotoran ya Tapi tidak semua kotoran hewan juga yang EE ee langsung bisa diurai oleh magot ya jadi gambarannya ee tadi ya Jenis sampah organik yang bisa diurai adalah sampah-sampah yang sifatnya busuk ya jadi misalnya dari 100% sampah organik itu saya asumsikan ya dari pengalaman kami ee 50%nya itu sampah yang tidak bisa diurai 50%-nya sampah yang bisa diurai ya Nah berarti kalau 100% 50% sampah bisa diurai Nah dari sampai yang bisa diurai langsung oleh Mago ya itu saya coba e detailkan ya Jadi kalau misalnya mungkin Ibu mesti sambil catat bu ya untuk untuk bisa lebih memahami ya kalau 1 ton sampah ya itu 50%nya organik berarti kita punya 500 Kil sampah organik ya Nah dari sampah organik yang 500 Kil itu saya asumsikan 50%nya itu sampah yang bisasung di magot berar kita punya 250 ton sahgan sudah berubah fungsi menjadi pakan magot ya Nah dari 250 ton pakan magot itu ya itu membutuhkan berapa gram bibit magot ya Kami biasanya menggunakan asumsi setiap ee kilo gram magot ya 1 gram telur magot ya itu membutuhkan berapa banyak ee pakan sampah ya tapi untuk lebih memudahkan setiap ton sampah organik kita membutuhkan 100 GR telur magot itu paling sedikit ya Jadi mungkin mudah-mudahan bisa menjawab nih pertanyaan ibu ya ya Jadi tadi urai-uraiannya setiap 1 ton sampah organik itu membutuhkan sedikitnya 100 GR telur magot ya mudah-mudahan menjawab Ya Ibu ya demikian m bisa berlanjut Baik Pak ehuk selanjutnya yaitu pertanyaan dari bapak yang menurut Bapak kenapa kita tidak belajar dari Singapura yang tidak ada sampah Saya pernah lihat videonya Bagaimana Singapur mengolah spah Kemudian yang kedua kalau kita tidak punya lahan apa bisa budidaya magot demikian Pak Baik terima kasih ini Eh pak yestimar ya Bapak apa ibu ya oke eh eh dengan pertanyaannya adalah bagaimana kita tidak belajar dari Singapura ya Jadi gini Bapak Ibu sekalian setiap negara pasti punya kebijakan ya kalau kalau bapak ibu pernah ke Singapura mungkin bisa melihat bagaimana Singapura itu mengelola sampah mereka menggunakan insenerator yang cukup besar ya jadi jadi teknologi yang tepat untuk Singapura menurut pemerintah Singapura pada saat itu adalah dengan membuat insenerator jadi semua barang itu sampah-sampah itu dimasuk ke dalam inserator dibakar untuk menghasilkan energi yang akan menggerakkan turbin ya Sehingga menghasilkan listrik ya Nah apakah cocok di Indonesia ya cocok-cocok saja tetapi saya kira kenapa Singapura memilih teknologi itu karena Singapura tidak punya pilihan teknologi listrik lain sementara Indonesia punya banyak pilihan yang jauh lebih murah jauh lebih efisien kita punya panas bumi kita punya air kita punya Bendungan ya kita punya PLTA PLTU kita punya PLTS sekarang tenaga panel surya ya sehingga kalau sampah itu dibakar sayang gitu ya Kenapa sampah dibakar sayang ya Satu Indonesia Budaya memilah sampahnya itu masih kecil Singapura sampahnya sudah dipilah Nah sekarang Tahun 2022 ya saya ke ee membantu teman-teman di Singapura itu mulai 2017 mereka sudah mulai mengembang biakan bsf salah satu teman kami ya di asosiasi bsf itu Mas Angga namanya beliau ada di Singapura sekarang sedang membantu eh teman-teman di Singapur untuk membangun ee budidaya bsf nah pertanyaan yang kedua nih terkait kalau tidak punya lahan apa Bisa bisa Pak di Singapura mereka lakukan secara vertikal bahkan mengembangkan budidaya bsf di rfttov ya di gedung yang tinggi bahkan di gedung-gedung di dalam ee bangunan-bangunan tinggi mereka bangun ya dengan menggunakan kontainer-kontainer yang di-set up sedemikian ya mudah-mudahan bisa menjawab ya Eh Bapak atau Ibu Ya stimar terima kasih pertanyaannya lanjut silakan Baik Pak Baik Baik Pak eh selanjutnya yaitu dari bapak M Fuad Kita sering pembicara membicarakan Bagaimana produksi Apakah tata kelola Dan jamin pasaran dari produk ini yang bisa atau dapat menampung magot Baik pak puat ya Nah ini nanti akan kita bahas di dalam visibility study jadi saya dalam hal ini ya ini ini ingin meluruskan juga harus berhati-hati sekali pak ya untuk melakukan budiaya magot ini karena orang kadang-kadang bicara tentang ee peluang bisnis itu disampaikan kan yang bagus-bagus saja ya tantangannya tidak dibahas kendalanya tidak dibahas budiaya magotnya bisa karena melihat Cuan gitu ya cuannya besar nih Bu magot Langsung ikut-ikut semua masyarakat Ya itu terjadi di negara kita sebetulnya ya E karena dianggap ah budidaya magot mudah ada ada pakan magot ada potensi sampah lalu mereka budidayakan magotnya tetapi mereka tidak pikirkan jualannya ke mana gitu ya Jadi kalau kami sejak awal menyampaikan Budi Day magot ini adalah salah satu solusi untuk mendukung ketahanan pangan nasional untuk menjadi solusi bagi para petani atau peternak ya peternak ayam peternak ikan tapi kalau bapak ibu ee melakukan usaha mandiri tidak terkait dengan pertanian tidak terkait dengan peternakan tidak terkait dengan perikanan itu mesti hati-hati ya harus cari dulu pasarnya ke mana ya ada beberapa teman kami yang tidak punya petanian tapi bisa ya Bisa Survive eh mereka tentunya punya pasar sendiri sudah berhubungan dengan ee apa namanya toko-toko yang menjual pakan ya toko-toko ikan hias gitu ya seperti itu Jadi ini ee Ini yang EE mungkin perlu diperhatikan supaya pasarnya ini juga harus di apa namanya di e mapping atau dipetakan terlebih dahulu ya Saya kira Demikian Ya tapi kalau di dalam satu komunitas yang besar ya ee eh apa namanya seperti teman-teman yang berbudidaya ikan koi ya di daerah Blitar ya mereka tuh membutuhkan sekali tu pakan magot ya itu yang mungkin salah satu yang di Jogja eh perlu juga mungkin bersinergi dengan teman-teman di perikanan atau peternakan supaya ini bisa eh magotnya ditampung atau di Ada offtakernya Ada pembelinya ya Kemudian yang kedua paksono pengelola sampah organik di tingkat RW masih mengalami kesulitan untuk menjual memaskan hasil dari proses pengelolaan berupa prasmagot kasgot pupat telur mohon solusinya Nah Bapak Ibu solusi ini kalau dekat Bapak saya bisa beri solusi tetapi karena jarak kita jauh tapi enggak mungkin Bapak kirim ke tempat kami gitu ya jadi alangkah baiknya teman-teman yang sudah melakukan budidaya magot melakukan satu Sinergi satu sama lain ya Jadi Bapak I Pak parsono mungkin bisa berkolaborasi dengan teman-teman pegiat magot di kota Bapak di mana ini apakah di Jogja gitu ya Ada teman-teman saya di Jogja Pak Arif dan lain-lain ya Jadi mereka bisa membangun satu komunitas sehingga istilahnya kalau ramai-ramai kan lebih lebih seru gitu Pak ya filosofinya kan filosofi magot Pak kalau magot kan bergerombol gitu ya guyuk nah bagaimana caranya Kalau kami di sini di Bekasi di Bogor itu kita juga tergabung dalam komunitas Siapa yang kekurangan sampah Siapa yang membutuhkan ee pakan Siapa yang membutuhkan magot dan lain sebagainya sebagainya ya saya dengan teman-teman eh di magalarva misalnya Mas rendria itu sudah mengembangkan magot sudah skala industri juga jadi kadang-karang Mas Rendri punya eh kebutuhan untuk eh magot ya kita ada kelebihan kita kirim ke sana Sebaliknya juga demikian jadi ini memang perlu Sinergi Bapak Ibu sekalian ya silakan dilanjut Mak Sabrina baik baik selanjutnya dari rumah Quran bolehkah kami dari masyarakat yang peduli sampah untuk belajar langsung ke PT magot Indonesia Lestari kami berada di Kabupaten Sukabumi kemudian ee dari bapak Ivan Luki Apakah bisa budidaya Larva bfs dilakukan di lingkup pondok pesantren dan persiapannya apa saja demikian Bapak Terima kasih Wah ini dari rumah Quran Sukabumi saya sarankan bapak yang di Sukabumi bisa nanti eh kak teman kami eh saya lupa namanya sebentar ya karena teman-teman di Sukabumi juga banyak yang sudah sudah Ee apa namanya sudah mengembang biakan budayaya magot jadi eh lebih baik cari tempat yang lebih dekat ya kami sih welcome aja kalau mau datang ke ee tempat kami di PT magot Tapi alangkah lebih baik mungkin bisa nanti dibantu oleh teman-teman yang sudah bergerak di budidaya magot bsf karena di Sukabumi itu ada salah satu anggota DPR ee eh DPRD Kota Sukabumi itu salah satu yang menjadi motivator pendorong pegerak kegiatan budidaya magot gitu Saya kira demikian eh dari rumah Quran ya Jadi Mangga kalau mau ke tempat kami silakan tapi mungkin kami sarankan di tempat yang terdekat supaya jadi lebih lebih apa lebih efisien gitu ya pertanyaan berikutnya dari Pak Ivan Luki Wah ini sangat-sangat memungkinkan sekali Saya pernah diundang oleh salah satu pondok Pesantren Di Cilengsi ya santrinya Ada kurang lebih 2000 orang di sana Jadi silakan ee di diberdayakan nah cuma langkah awal untuk melakukan budidaya itu adalah harus hitung potensi Berapa banyak potensi sampah organik yang akan dikelola ya Kalau di pondok pesantren biasanya makanannya enggak ada yang sisa nih kayaknya Pak Ivan ya Jadi kalau enggak ada sisa makanannya ya cari ee sisa-sisa makanan atau sampah organik yang ada di sekitar Pondok di situ untuk dimanfaatkan sehingga nanti ee nah ini kalau Cocok nih kalau di pesantren ya Jadi larfbsf-nya bisa digunakan oleh para santri ee misalnya berernak ayam ya untuk memenuhi kebutuhan di pondok kemudian berernak ikan sekaligus untuk membudidayakan apa namanya mempelajari kegiatan wirausaha di sana Jadi dari sampah diolah oleh magot ya kemudian magotnya digunakan untuk pakan ayam atau pakan ikan ya kemudian juga pupuknya nanti untuk bercocok tanam di sana jadi satu siklus ee apa namanya Pertanian Peternakan yang terintegrasi sekaligus juga untuk membantu lingkungan sekitar ya mungkin di dekat ee pondok pesantrennya ada pasar ada rumah makan ada restoran dan itu kami kerjakan ya kami pernah kerjakan di Garut ya waktu itu didukung oleh salah satu rekan kami di apa namanya di Kodim di sana membagikan ember jadi ember-ember itu dibagikan kepada restoran-restoran ya Nah nanti para santri itu setiap malam atau setiap subuh mereka akan ee mengumpulkan ember-ember yang sudah terisi oleh sampah makanan dari restoran kemudian sampa makanan itu diolah di dalam pondok pesantren dijadikan satu ee kegiatan belajar sambil berusaha sambil berbisnis jadi bisnisnya apa dari sampah jadi Larva Larva jadi pakan atau jadi pupuk dan akhirnya nanti sayuran ikan ayam telur yang dihasilkan kembali dij ke restoran itu akan sangat mendukung kegiatan di pond Pesantren saya kiraikian silakan lanjut Mak Baik Pak selanjutnya mungkin saya bisa mengarahkan ke pertanyaan yang dari peserta langsung dengan yang sudah ya Pak Baik silakan langs menyampaikan pertanyaannya kemudian akan langsung dijawabkan oleh Bapak silakan kepada bapak asamik Nama saya saya juga dari alumni Informatika Salam sehat pak Markus Gimana kabarnya kitaar Oke oke I Pak ini yang kita diskusikan waktu itu terit dengan kondisi permasalahan sampah yang ada di Jogja itu kita sudah berkali-kali mencoba untuk e bekerja sama dengan pemerintah di sini juga ada beberapa rekan-rekan pudaya magot seperti Bu Endang yang terus e berjuang untuk membantu e lingkungan gitu cuman sampai saat ini tidak ada e reaksi dari pemerintah itu gimana ya Pak karena kita dari teman-teman itu sendiri selalu berusaha untuk ee mengedukasi teman-teman yang lain untuk cuman ee untuk timbulan sampah organik yang ada di Jogja sendiri itu sampai saat ini memang belum terkelola dari kita sudah sampai maju ke DH provinsi pun juga tidak ada feedback yang baik untuk kadang E malah kita dipandang sebelah mata untuk kandang kami sendiri yang ada di patu itu kebutuhan e sampah organiknya bisa 50 ton per bulan kalaua full kapasitasnya Nah di sini kita butuh dukungan dari pemerintah ah untuk bisa bersinergi cuma sampai saat ini ee belum ada tindakan itu gimana ya Pak untuk ee bisa kita bekerja sama membantu membersihkan lingkunganlah ibaratnya dan satu sisi lagi Eh mungkin akan lebih sulit ya kita mengkoordinasikan sampah-sampah yang nantinya dikirim ke kita gitu kita kemarin juga sudah sempat berdiskusi Gimana caranya supaya kita dapat sampah organik yang memang berkualitas untuk magot karena di magot sendiri ini kita tidak bisa serta-merta memasukkan semua jenis sampah organik seperti yang Pak Markus sampaikan Nah itu ee tindakan ataupun caranya kita untuk bersosialisasi ataupun kita bekerja sama dengan pemerintah itu gimana baik Terima kasih Mas Mas Bona ya Eh jadi sayang saya bukan Sultan Jogja nih sayang jadi jadi pertanyaannya menarik ya Dan apa yang disampaikan Mas Bono ini menjadi keluhan di eh rekan-rekan eh di asosiasi bsf Indonesia ya Jadi kita memang saat ini ingin meningkatkan skala produksi tetapi suplainya masih belum bersahabat dengan kita ya Nah tadi saya sudah izin kepada Pak Purnama di depan gitu ya saya mau jadi provokator hari ini untuk memprovok teman-teman semua eh dan ya untuk tetap semangat gitu ya dan di beberapa daerah sudah kita mungkin lihat yang sudah viral di berbagai kota sekarang belum lama di Depok tuh ya Ada yang buang sampah ke kantor walikota Ada yang buang sampah ke kantor DPRD tapi saya tidak menyarankan itu jangan jangan ya jangan Saya tidak menyarankan itu memang eh peradaban eh setiap kota itu ditentukan dengan kepemimpinannya jadi kalau kita tadi pertanyaan yang pertama Bagaimana Singapura bisa sedemikian bersih itu itu pemimpin dan anya memang menginginkan kotanya seperti itu gitu Jadi kalau kita paksakan Mas Bona Memang agak cukup berat ya Jadi kita tidak bisa memaksakan eh kondisi atau peradaban di sebuah kota Saya pernah dapat ilustrasi dari kawan-kawan ya Indonesia ini hanya berubah oleh dua hal katanya ya satu ya oleh Demonstrasi besar-besaran yang kedua oleh bencana alam ya Jadi kalau bencana itu pasti bersatu seperti covid kemarin kita bersatu semuanya jadi satu ya Jadi disuruh pakai masker pakai masker semua nah saya enggak tahu apa sulitnya gitu ya mendorong masyarakat untuk memilah sampah ya Tapi pada akhirnya saya mungkin tidak layak untuk ceritakan di sini Bagaimana eh teman-teman yang mungkin di kalangan pemerintah daerah ya itu menjadikan anggaran atau APBD pengelolaan sampah itu masih menjadi satu kendala sebetulnya kalau kalau ada regulasi lain yang bisa mendukung ya Coba didiskusikan dengan pemerintah daerahnya Mas Bona kalau di Jogja ya tapi mungkin nanti tunggu ya tanggung ya kan sebentar lagi pemerintahan baru Pilkada baru Walikota baru Gubernur baru sekarang nih para calon-calon lagi mau kampanye ya Jadi nanti coba ditanya ditinjau janji-janji politiknya terhadap pengelolaan sampah ya jadi ujung-ujungnya seperti itu dan ada beberapa teman juga yang beranggapan bah bahwa pengelolaan sampah ini memang harus didukung oleh anggaran yang cukup nah kayaknya orang Indonesia itu enggak pernah akan cukup Gitu ya jadi jadi kreativitas atau teknologi yang sudah kita kembangkan selama ini Ya paling tidak di di level pemerintah pusat Bapenas itu sudah memasukkan magot bsf sebagai salah satu teknologi yang bisa diandalkan untuk mengelola sampah organik nah SDM teman-teman di Jogja sudah ada sudah banyak pegiat-pegiat magot jadi tinggal nanti disinergikan dan juga dukungan dari akademisi seperti sekarang forum ini luar biasa UII mudah-mudahan bisa menjadi salah satu motor pendobrak saya katakan gitu ya pendobrak supaya Daerah Istimewa Yogyakarta itu jangan cuma slogan Kebersihan sebagian daripada iman artinya slogan itu harus kita eksekusi di lapangan Gitu dengan dengan regulasi-regulasi dan juga ee apa namanya sepakat kita semua masyarakat mulai pila sampah dari timbulan nah ee apaah kawasan-kawasan tertentu yang bisa dikendalikan oleh pemerintah seperti misalnya hotel restoran dan lain-lain kalau mereka pila sampah kasih insentif gitu misalnya iurannya di dijadi apa lebih kecil tapi kalau mereka enggak mau pilah sampah itu iuran sampahnya dibuat besar ya juga masyarakat juga harus dilibatkan dalam hal ini jadi misalnya kalau kawasan tertentu yang bisa memilah sampah baik melalui magot melalui apapun itu pbb-nya di kasih diskon misalnya ya tapi kalau tidak Milah sampah tidak punya fasilitas pemilahan sampah pbb-nya ditinggikan ya Jadi ini terjadi di di Cina jadi saya pernah diskusi dengan eh sekda Provinsi Jawa Barat ya dengan Pak Sekda langsung waktu itu eh bahwa apa namanya eh di Cina ada kawasan pemukiman Yang elit gitu ya tetapi pbb-nya itu semurah kawasan lingkungan emukiman yang ee di bawah ya karena apa Karena tadi kawasan elit ini bisa mengelola sampahnya secara mandiri seperti itu ya tadi saya sepintas Soalnya ada yang e posting juga e Banyumas sudah sukses katanya nah ini juga MTI hati-hati teman-teman jangan lihat hanya sesaat ya jangan lihat sesaat jadi Tolong cek lagi sekarang apakah Banyumas masih konsisten mengelola sampah seperti yang viral di video itu ya karena eh beberapa kota yang kami kunjungi pimpinan yang satu dengan pimpinan yang lain itu memiliki kebijakan yang kadang-kadang berbeda ya Jadi ini yang harus dijaga konsistensinya oleh karena itu membangun peradaban itu yaitu adalah ee tanggung jawab kita bersama dan yang diwujudkan kalau kita nih negara demokrasi diwakili suara kita oleh anggota-anggota DPRD jadi anggota-anggota DPRD itu juga punya peran tentunya ya untuk membangun peradaban di kota tersebut Jadi bukan cuman pemerintah dalam hal ini eksekutif tetapi legislatif nah Legislatif itu mesti didorong oleh kita semua masyarakat salah satu unsurnya adalah para civitas Akademi para apa namanya anggota masyarakat yang lain Saya kira gitu Mas Bona tetap semangat kita Yakin waktu yang baik itu akan segera tiba Mas Bona Terima kasih baik terima kasih eh atas Jawabannya Bapak Marus eh Pertanyaan selanjutnya kita kembali ke slide ya pak dari eh ibu Arni yaitu secara ekonomis sampah organik ini secara ekonomis atau profit apakah lebih baik diolah menjadi magot atau rdf perbedaannya Di mananya karena dari banyak kabupaten atau kota lebih tren membuat rdf daripada budidaya magot dengan alasan belum banyak produsen magot yang dapat menampung magot yang dihasilkan demikian Bapak pertanyaan dari ibu oke terima kasih Bu Arni saya belum tahu nih Bu Arni latar belakangnya ee sebagai apa nih ya jadi eh apa namanya pilihan-pilihan teknologi itu harus kembali dikalkulasi dikaji dengan komprehensif tadi saya katakan eh itu tentunya keputusan ini ya termasuk di DKI Jakarta saya perlu sampaikan DKI Jakarta eh mengambil keputusan ya ini pak PJ gubernur yang sekarang itu rdf ya investasinya tidak sedikit 1,3 Triliun untuk mengolah 2000 ton sampah per hari katanya ya saya tidak tahu apakah itu berjalan efektif atau tidak ya Dan saya dalam hal ini bukan menjadi apa namanya ee memberikan satu justifikasi ya nanti kalau dibilang magot lebih baik katanya karena saya orang magot ya kan nah tapi begini Eh kita harus objektif melihat satu permasalahan Indonesia itu sekali lagi sampahnya sampah organiknya 60 sampai 65% saya mengasumsikan 50% saja sampah organik ya artinya eh Dan Sampah Indonesia kalau bicara organik itu berarti komponen atau komposisi dari sampah itu 70 sampai 80% tu air ya Nah sementara rdf ya rdf itu punya spesifikasi tersendiri ya Dan rdf ini ya sekarang tentunya yang menyerap adalah sebagian besar industri semen Jadi kalau kota Jogja mau bikin rdf ke mana dikirim hasil produk rdf-nya itu kalau di Cilacap mungkin ada industri semen kah di sana ya Eh kalau misalnya di Jakarta ada beberapa industri semen di cibino ya jadi harus dihitung transportasi dan logistiknya kemudian juga Processing system Processing system untuk menghasilkan rdf karena rdf yang dibutuhkan oleh industri itu tentunya punya spesifikasi tersendiri berapa kalor value-nya ya Ee Bagaimana moisture kontennya kemudian Bagaimana bentuk-bentuk cip yang diproduksi rdf itu sendiri itu tentu akan ada akan ada spesifikasi yang dipersyaratkan oleh industri yang mengoftake rdf tadi ya kalau buat industrinya senang-senang aja dia bisa mengurangi kebutuhan bahan bakar yang selama ini disuplai eh oleh batubara ya Jadi selama ini harga batubara kan yang beredar di pasaran mungkin Berapa dolar gitu ya Ee kalau menggunakan rdf tentunya akan lebih murah Karena kalori rdf itu jauh lebih rendah daripada harga batuara sehingga penggunaan rdf sebagai substitusi batubara ini industri ini akan bisa meng-offset karbon emisinya ya tapi bagi pemerintah daerah ini tentu harus hati-hati ya Jadi kalau dibandingkan dengan biaya investasi rdf dengan investasi magot ya itu tentunya juga akan berbeda tapi kalau buat saya di sini ya bilamana rdf itu sudah ada offtaker-nya ya Nah offtaker-nya siapa adalah industri semen ya Nah kota bapak ibu ada enggak atau mungkin ada industri tekstil juga intinya adalah perusahaan-perusahaan yang menggunakan sumber energi untuk pembakaran ya di boiler atau di kilennya itu ya untuk menghasilkan panas ya Nah kalau kalau memang itu ada tinggal kita hitung berapa sih rdf itu biayanya berapa investasinya ya Nah jangan sampai nanti euforia sat rdf rdf semua ya pasti yang senang adalah perusahaan yang menjual teknologi rdf gitu loh Ya dan Setahu saya perusahaan yang punya industri itu adalah perusahaan-perusahaan beberapa perusahaan Korea dan lain-lain nah sementara magot ya kalau dikatakan tadi belum banyak produsen yang magot yang d dapat menampung magot yang dihasilkan nah ini kembali lagi tujuannya pertama ya kita menghasilkan magot itu atau menggunakan magot itu untuk apa apakah untuk mengolah sampah ya atau untuk tujuan yang lain semua harus diperhitungkan dan perhitungan-perhitungan kalkulasi biaya ini oleh karena itu kita mau belajar di sini adalah tentang visibility study Nah kalau visibility tadi itu harus dihitung ya dari Raw materialnya kemudian investasinya cas flownya profit lnya dan lain sebagainya Saya kira demikian Bu Arni jawabannya mudah-mudahan Eh bisa diterima Terima kasih silakan saya kembalikan Mbak sabr Oh I baik mohon maaf tadi belum Saya nyalakan mikrofonnya Bapak selanjutnya dari Bapak Eka Saya kira masalah sampah ini sudah lama dan sebenarnya pemancah ya sudah ada namun baru pada lingkungan sendiri-sendiri Apabila kita ingin mengelola sampah di lingkungan RT RW sesuai konsep yang Bapak sampaikan berapa anggaran yang diperlukan dan minimal harus ada apa saja demikian Bapak Baik terima kasih Pak Eka Memang betul Pak sudah lama sekali ini masalah sampah ini dan sebetulnya kalau e di RT RW seolah-olah sampah itu menjadi tanggung jawab Pak RT dan Pak RW ya Nah kemudian dari PRT pru itu mungkin memungut iuran dari warga sesuai kesepakatan ya Nah lalu kemudian juga ada beberapa RT RW yang sudah membentuk satu ee apa namanya TPS 3R ada yang bikin bank sampah dan lain-lain ya Nah Bapak pertanyaannya Apabila kita ingin mengolah sampah di lingkungan sesuai konsep yang sampaikan anggaran apa yang diperlukan dan minimal harus ada apa saja Pak nanti kita jawab di sesi berikutnya ya Pak ya untuk pertanyaan bapak ini karena ini nanti lebih ke teknis Eh bagaimana kita membuat e visibility stud eh apa namanya yang layak gitu ya untuk eh membangun e metode pengolan sampah dengan bsf jadi pak Sabar ya nanti sesi kedua kita ketemu lagi Pak Terima kasih I baik e mungkin untuk Bapak Eka pertanyaan bapak akan kami jawab di sesi kedua ya Bapak selanjutnya itu dari bapak Salah satu permasalahan yang dihadapi pada pemudidaya magot yaitu sulitnya mendapat untuk pakan mag pertanyaan saya bagaimana cara atau strategi untuk menggunakangugah pihak terit pemintah atau klh di Kabat kabupaten atau kota untuk mendapatkan yang dapat dikelola menjadi pakanik Terima kasih saya berharap setelah pertemuan ini ini jadanya is juga boleh Pak karena ini kendala ini dihadapi oleh teman-teman di seluruh kota ya kita punya knowledge kita punya skill kita punya kemampuan SDM kita sudah punya eh sangat cukup kemampuan untuk mengelola sampah organik ya kemudian budi daya bsf-nya pun sudah sangat canggih gitu ya eh apa namanya hanya sekarang pemerintahnya kok klh klh dalam hal ini dlh ya itu tidak memberikan dukungan yang cukup ya Nah padahal mungkin kalau kita Sinergi satu sama lain ini akan menjadi satu kekuatan yang luar biasa Jadi Bapak Ibu saya perlu sampaikan juga di sini ya antar opd eh perangkat daerah di setiap kabupaten kota pun itu juga mereka belum belum kuat Gitu koordinasinya memiliki ego sektoral masing-masing harusnya tadi saya katakan kalau kita apa namanya secara holistik memberikan solusi ya solusi ini ad eh dinas dkpp ya dinas ketahanan pangan pertanian Ya itu kan membutuhkan pupuk ya yang begitu banyak membutuhkan pakan yang begitu banyak saya ambil contoh di Malaysia waktu eh menteri Agriculture Malaysia datang ke kota Bogor ya itu spirit mereka bagaimana mereka mengembalikan lahan pertanian itu menjadi organik kembali ya Saya sudah sampaikan di setiap pertemuan ini luar biasa dan saya menyaksikan sendiri Karena setelah mereka kunjungan ke Bogor saya diundang ke Malaysia lalu mereka Tunjukkan apa yang mereka kerjakan adalah supaya lahan pertanian itu ya diremediasi ya bisa mengurangi pupuk kimia ee apa namanya sedemikian atau mereka membangun pertanian organik ya jadi jangan salah teman-teman Sekalian di sini itu staf ahlinya pak menteri Malaysia itu alumni IPB ya saya ketemu dengan mereka ada doktor-doktor alumni IPB orang mereka bekerja sebagai Sta ahli menteri di sana Jadi mudah-mudahan nanti ada alumni UI juga nanti yang kerja kerja untuk staf ahlistaf ahli menteri-menteri lain gitu ya di luar negeri sana gitu Enggak cuma di Indonesia jadi luar biasanya didukung dan akhirnya hasilnya Ya pupuk yang dihasilkan pupuk magot itu dibeli oleh pemerintah Malaysia untuk dibagikan kepada para petani ya itu yang yang luar biasa jadi memang perlu perlu dukungan dari semua pihak dan pertanyaan saya bagaimana cara menggugah nah ini yang susah nih ya saya ee ee agak menjawab pertanyaan ini ee tentunya gampang-gampang susah Bagaimana mengguga salah satu cara mengguga adalah saya memberikan eh presentasi pada hari ini tolong direcord tolong direkam ya tolong sama-sama nanti kita bikin petisi kepada pemerintah ya Saya tidak punya kepentingan politik apapun Saya ingin Indonesia jauh lebih bersih Saya ingin kota-kota di Indonesia jauh lebih sejahtera Saya ingin sampah di Indonesia dikelara dengan lebih baik ya karena kalau kita ngomongin Kebersihan sebagian daripada iman ya Itu itu yang harus kita eksekusi ya kalau memang Indonesia ituah bangsa yang beriman urusin dulu sampahnya ya ya jadi dengan berbagai kepentingan yang ada sekarang ya karena sampah organik itu Sod terutama itu adalah sampah yang menjadi pemberat Kalau saya bilang ya pemberat itu apa karena sampah itu ditimbang Nanti sebelum masuk TPA ya Jadi teman-teman kita di delah itu khawatir kalau sampahnya enggak ada masuk ke TPA nanti saya dapat apa enggak ada bisnis di tempat saya pengertian bisnis dalam tanda kutip ya teman-teman sekalian jadi ini juga memerlukan satu perjuangan yang luar biasa ya dan saya mohon teman-teman memahami ya berita yang terakhir saya baca salah satunya di TPA galuga Bogor pemulung itu mendapatkan ee hasil mulai dari 100 sampai r50.000 per orang jadi kalau dikalikan dengan 700 pemulung kali 100.000 Berarti ada 70 juta per hari perputaran uang di sana ya jadi artinya tidak mudah untuk pemerintah pun apa namanya eh ee mengurangi TPA jadi TPA ini sudah menjadi salah satu eh Shadow ekonomi Istilahnya ya Shadow ekonomi perputaran kalau 1 hari 70 juta berarti 1 Tahun berapa miliar itu ya Belum lagi ya Misalnya tipping fee tipping fee itu di di apa disetujui oleh DPRD DPR berapa tiping fee di tiap kota misalnya Katakanlah 250.000 tiping fee dikalikan proyeksi sampahnya berapa di Jogja Katakanlah misalnya 12.00 ton dikali 250.000 Nah itu berapa miliar satu hari perputarannya apakah realisasi sampahnya seperti itu ya masih banyak hal-hal yang terkait di sana karena TPA itu sudah menjadi satu eh kegiatan ekonomi tersendiri ada pelapak di situ ada industri daur ulang di situ ada tukang es cendol di situ kemudian juga ada supplier eh sewa angkutan truk di situ ada bahan bakar di situ ada sparep di situ ada macam-macam di situ ya termasuk alat berat dan lain sebagainya jadi ini ee hal yang memang penting adalah untuk terusmenerus ya teman-teman Jangan putus asa untuk menggugah tadi bersama-sama ya saya dalam kapasitas ini eh di sini sebagai salah satu pengurus di asosiasi bsf hanya bisa berusaha menyuarakan Dan saya bersyukur ternyata di Bapenas Sudah masuklah psf itu kemudian juga di klhk ya Eh saya juga mendapat dukungan selalu mendapat peratian mendapatkan tempat Nah ini tinggal diakselerasi ya antara kebijakan di pusat dengan kebijakan di kabupaten kota Saya kira demikian pakison tetap semangat Pak drison Terima kasih Mbak silakan baik ee untuk bapak Markus kita sudah sampai di slide pertanyaan terakhir yaitu dari ibu Eka Feni mohon saran dan masukan terkait yang pertama Bagaimana prosedur untuk bisa mengakses sampah dari lokasi yang lebih besar kapasitasnya seperti perhotelan atau Mall Kemudian yang kedua Apakah bisa mendapatkan secara gratis atau harus berbayar kemudian yang ketiga Apakah pengelola magot harus berbadan usaha untuk bisa mengakses demikian Bapak Makasih Mbak Ika ee Mbak Ika Feni Terima kasih pertanyaannya jadi eh kalau dari pendapat saya Bagaimana prosedur untuk mengakses eh tentunya ini melalui komunikasi ya Mbak Ika silakan nanti kalau perlu video yang saya coba buat di-download dari video kami Bagaimana peran apa namanya sampah organik itu bisa memberikan kemaslahatan kesejahteraan bagi kota Mbak Ika bisa berdiskusi dengan asosiasi perhotelan di tempat ee kota Mbak Ika yaitu di setiap kabupaten kota ada asosiasi namanya eh namanya apa ya asosiasi eh Hotel eh saya lupa namanya jadi asosiasi Hotel Dan Resto seluruh Indonesia jadi ada ada ada komunitasnya atau ada asosiasinya bisa berhubungan dengan mereka kemudian nah ini asosiasi perhimpunan Hotel Republik aphi ya saya jadi lupa tuh Belum lama saya diskusi dengan mereka Nah itu silakan Mbak ya atau mbak juga bisa langsung berkomunikasi dengan hotelnya dengan mall-nya ya disampaikan Proposalnya dan kemudian tadi Ini nyambung ke poin yang ketiga ya Ee berbadan usaha nah badan usaha macam-macam kalau misalnya bisa membangun komunitas misalnya ya teman-teman kami di di Bekasi itu misalnya karang taruna ya karang taruna itu mereka bisa nanti bekerja sama dengan kawasan industri tertentu untuk mendapatkan sampah ya Atau mungkin kita kalau misalnya mau membangun badan hukum ya Apakah itu koperasi CV atau bahkan PT itu silakan nanti didiskusikan di apa tergantung nanti tujuan atau target yang akan dicapai oleh EE Mbak Ika ya Nah apakah bisa mendapatkan gratis atau harus berbayar ee tentu kalau kita usaha kalau kita bisa gratis ya alhamdulillah ya tetapi ee gratis pun harus dihitung Mbak ya kita dapat gratis tapi kalau sampahnya masih tercampur aduk itu biaya pemiliahannya tadi saya katakan 60% sendiri tuh dari biaya sampah ya apakah harus berbayar nah Monggo Ya itu tinggal dikaji dihitung kami hari ini membudgetkan anggaran itu R sampai dengan Rp300 per kilo jadi sampai itu sudah dikirim ke tempat kami ya Nah Monggo silakan teman-teman bisa sekreatif mungkin bahkan bukan cuma berbayar kita dibayar ada beberapa industri tertentu yang mereka mau membayar sampahnya untuk kita kelola untuk kita olah ya jadi ee dan ini yang berarti kesadaran itu sudah sangat tinggi gitu di di masyarakat ada beberapa kelompok masyarakat atau kelompok dunia usaha tertentu yang mereka menghargai upaya yang kita kerjakan ya jadi teman-teman konsep-konsep itu silakan dieplore lagi lebih jauh tergantung nanti kearifan lokal yang ada di tempat eh Mbak Ika Feni ya Saya kira demikian Terima kasih baik ee Baik bapak ee demikianlah pertanyaan dari Bapak Ibu sekalian sekaligus menjadi pertanyaan penutup dari sesi tanya jawab kita pada sesi pertama training online ini selanjutnya saya ucapkan terima kasih untuk Bapak Markus yang sudah membantu menjawab pertanyaan dari bapak ibu peserta training online kemudian bagi Bapak Ibu sekalian yang yang mungkin masih memiliki berbagai macam pertanyaan mengenai studi kelayakan perencanaan bsf Black shouldlder fly plan bisa disimpan dulu pertanyaannya untuk sesi kedua training online kita pada hari ini yang nanti akan dilanjutkan pada pukul 13.00 hingga pukul 15.00 nanti ya Bapak Ibu Selain itu kami juga ingin mengingatkan Bapak Ibu sekalian untuk mengisi kuesioner yang linknya sudah di-share di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya bisa lebih menarik lagi dan Sekali lagi saya izin mengingatkan kepada bapak ibu yang menginginkan materi sekaligus sertifikat dan kemarin belum request dapat mengisi Link yang juga sudah dikirimkan admin kami di kolom chat Akhir kata saya selaku MC sekaligus moderator pada sesi pertama memohon maaf sebesar-besarnya apabila selama memandu acara ini terdapat kesalahan kata ataupun berbuatan saya Sabrina n Afifah pamit undur diri dan sampai bertemu lagi di sesi kedua training online pukul 13.00 Nanti Terima kasih wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh