Transcript
WnibU5KRjY8 • STUDI KELAYAKAN PERENCANAAN BSF PLANT SESI 2
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0088_WnibU5KRjY8.txt
Kind: captions
Language: id
siapkan nah untuk kali ini kita mau
masuk lebih dalam Pak tentang studi
kelayakan ee bsf magot namun sebelumnya
Izinkan saya untuk memutarkan satu video
lagi ya untuk bisa memberikan inspirasi
buat kita semua saya sudah siapkan
videonya
dan
kita simak sama-sama video ini
sold bsf memiliki potensi luar biasa
biersi Dar rumahan hingga
industrieluar di
dunia bionversi skala rumahan dapat
dijadikan agen pengurai limbah dapur dan
mengubahnya menjadi puk organik yang
dapat dipergunakanara m
dij
sebeop
asrale he
terak tetapi juga dapat mengurangi emisi
gas rumah
kaca Mari bersama-sama mendukung inovasi
ini dan bergerak menuju masa depan yang
lebih hijau olah sampah jadi
berkah Makasih Bapak Ibu sekalian nah eh
mudah-mudahan video tadi bisa
menginspirasi kita bahwa sebagaimana
disampaikan dalam sesi pertama tadi J
kita bisa membangun ee fasilitas
budidaya magot itu mulai dari skala
kecil ya di perumahan bahkan rekan kami
dari PT biomek itu ikut promosikannya
saya sudah membuat semacam eh boks-boks
magot ya yang bisa di e manfaatkan untuk
mengolah sampah di rumah masing-masing
ya jadi mulai dari skala rumah skala RT
RW ya sampai skala industri ya saya
mohon izin untuk melanjutkan materi kita
nah ini akan kita bahas Bapak Ibu
teman-teman sekalian ee di sesi siang
hari ini mudah-mudahan kita tetap
bersemangat ya Ee untuk sama-sama
belajar ee tentang bagaimana kita
melakukan studi kelayakan perencanaan
bsf yang tadi di awal kita sudah
sama-sama diskusi adalah eh
kondisikondisi makro yang harus kita
perhatikan sebelum kita memutuskan
budidaya BSM SF Jadi hati-hati Bapak Ibu
teman-teman dalam segala hal sebelum
kita ee memutuskan untuk melakukan
kegiatan Bud daya apalagi bersifat usaha
gitu ya untuk
ee meningkatkan ekonomi mencukupi
kehidupan sehari-hari kita tentu harus
diperhitungkan dengan matang ya berbagai
jenis usaha apapun tentunya bukan hanya
budidaya magot Bapak Ibu ya Jadi kita
harus berhati-hati kita harus
memperhatikan faktor-faktor baik faktor
yang sifatnya n langsung di dalam teknis
budidaya ya faktor marketing faktor ee
produksi juga faktor-faktor lain yang
tadi saya sudah Uraikan yaitu termasuk
tentang regulasi tentang ee kearifan
lokal yang ada di lokasi Bapak Ibu
masing-masing ya Nah ini saya tidak akan
membahas di dalam forum ini ya Ee
Bagaimana secara detail hitung-hitungan
angka ya Ada angka-angka yang saya
Tampilkan di sini ini saya adopsi dari
buku referensi yang Nanti akan saya saya
jadikan sebagai hadiah buat Bapak Ibu
sekalian supaya bisa mengenal magot
lebih jauh dan dari buku ini nah ini
bukunya Bapak Ibu Ya sebentar saya izin
untuk Mohon maaf Bapak izin mengingatkan
Oh belum belum ini ya belum
di
sebentar ya silakan Mbak
I EE untuk men-share screen secara penuh
layar begitu bapak baik Iya
baik Terima kasih Mbak Sabrina nah ini
Eh saya tampilkan buku yang akan menjadi
hadiah jadi nanti Mbak Sabrina dan
teman-teman panitia akan menentukan dua
orang eh peserta yang akan mendapatkan
buku eh ini ya buku magot pakan ikan
protein tinggi biomesin pengola sampah
organik karya Dr meltarini Fahmi sahabat
saya yang baik ya yang sekarang beliau
adalah seorang peneliti di Kementerian
Kelautan perikanan di balai Beni ikan
hias di Depok Saya kira mungkin beberapa
Bapak Ibu juga sudah pernah mengikuti
webinar-webinar atau seminar-seminar
yang disampaikan oleh Beliau ya saya
harus e sangat respect kepada buini
buini sangat konsisten eh melakukan
penelitian magot mulai tahun 2004 ya
Jadi kemarin kami baru rapat eh dengan
teman-teman asosiasi bsf ya termasuk Ibu
Rini Prof Agus Ibu Prof Dewi dan
beberapa teman yang lain juga ada Prof
Arif eh untuk mengevaluasi ya bionversi
Indonesia dia magot ini sudah
berlangsung selama 20 tahun ternyata ya
jadi usia 20 tahun tahun 2024 ini
Ternyata kita pencapaiannya masih jauh
dari yang kita harapkan ya Jadi kalau
dari sisi teknologi dari sisi akademisi
dari sisi aplikasi
eh sebenarnya kita sudah sangat mumpuni
jadi SDM Indonesia itu luar biasa enggak
kalah dari negara-negara lain ya tadi
saya sampaikan di sesi awal banyak
negara-negara kami dikunjungi oleh
negara-negara lain lain bahkan saya
pernah diundang ke Saudi Arabia untuk
menyelesaikan persoalan sampah di Saudi
ya Ada seorang Profesor dari Riad
University mengundang kami melalui
webinar ya dan EE mereka punya persoalan
sampah terutama pada musim haji itu juga
sangat besar sekali ya rata-rata sampah
pada musim haji di kota Makkah Madinah
itu juga mungkin enggak beda jauh
seperti di Jakarta bisa mencapai 4.000
sampai 4.500 ton per hari dan ini belum
dimanfaatkan secara maksimal ya Nah oleh
karena itu kita akan masuk ke
selanjutnya di dalam sesi ini ya apa
saja faktor-faktor yang harus kita
perhatikan Jadi Bapak Ibu mungkin di
sesi kedua ini supaya juga kita enggak
ngantuk ya kita lebih banyak interaksi
jadi nanti satu dua slide saya buka lalu
saya stop share nanti mungkin Bapak Ibu
ada yang mau bertanya kita interaksi
saja Eh bagaimana eh apa namanya
menerapkan atau
mengaplikasikan budiaya magot itu bisa
lebih efektif jadi faktor apa saja ya
ini yang saya Gambarkan di sini tentunya
ini bukan ee budaya magot secara skala
industri ya industri itu pengertiannya
kalau kapasitas kita sudah mencapai 50
sampai 100 ton gitu ya bahkan kalau di
beberapa negara di Cina misalnya
kapasitas produksi mereka sudah mencapai
1000 sampai 1500 ton per hari ya Nah
kalau di Indonesia kita mulai dari skala
yang kecil dulu ya Misalnya skala 1 ton
per hari bagaimana kita membuat satu eh
Mekanisme dengan skala 1 ton per hari ya
Apa yang perlu diperhatikan yang pertama
tentu kita mesti identifikasi dulu di
tempat Bapak Ibu sekalian ya ee apa saja
sampah organik yang bisa digunakan untuk
pakan magot nah konteks ini yang mesti
diperhatikan adalah satu bahan baku
pakan magot berupa sampah organik
terpilah ya saya garis bawah terpilah di
sini karena di sesi pertama sudah
disampaikan bahwa penting sekali
untuk efisiensi ya supaya sampah-sampah
yang terpilah ini mudah diaplikasi mudah
digunakan untuk pakan magot kalau sampah
organik ini sudah terpilah sebenarnya E
kalau menggunakan budidaya yang
konvensional tidak perlu
dilakukanatment dulu ya jadi bisa
langsung diberikan begitu saja kepada
magot-magot kita tapi kalau kita mau
buat lebihik yaitas magotnya lebih ehat
juga panennya nanti lebih merata ya kita
bisa lakukan juga pencacahan kemudian
melakukan fermentasi terhadap ee bahan
baku pakan magot
tadi Nah perlu diperhatikan sumber dan
asal pakan ya teman-teman sekalian Eh
ini penting sekali sumber dan asal pakan
misalnya sumber pakan berasal dari hotel
dari restoran yang tadi saya Kemukakan
itu jenis makanannya mungkin
makanan-makanan yang lebih sehat gitu ya
dibanding dengan sumber pakan dari e
pasar induk yang hanya berupa
sayur-sayuran dan buah-buahan demikian
juga kalau kita punya sumber pakan dari
tempat lain misalnya dari industri
makanan ya sisa-sisa roti sisa-sisa
e susu ya itu juga bisa dimanfaatkan
untuk e pakan magot ya nah kemudian kita
hitung setelah kita tahu jenis sampahnya
apa lalu kemudian volume sampahnya
berapa barulah kita menentukan
besar kapasitas budaya magot yang akan
kita bangun ya ini Setelah itu kita
tentunya memperhitungkan faktor biaya
faktor modal faktor investasi ya untuk
menentukan nanti kapasitas yang akan
kita bangun di situ ya nah jadi lanjut
saya masuk ke sini
ya
ini
adalah segmentasi industri nah pting
juga nih bapak ibu teman-teman sekalian
ya mungkin saya perhatikan tadi di sesi
satu ada yang dari dlh juga ya Ada dari
instansi yang lain juga mungkin yang
ikut serta di dalam webinar ini kita
perlu memperhitungkan segmentasi ya
karena di poin du saya tulis segmentasi
industri ini proses biokonversi untuk
solusi ya masalah atau dalam kurung
pemanfaatan sampah organik Jadi
sebetulnya kalau ee bsf ini ini
dijadikan sebagai teknologi untuk
menjadi solusi dalam permasalahan sampah
ya maka tentunya kita tidak perlu
memperhatikan yield-nya tuh berapa
produktivitasnya berapa gitu ya tidak
perlu memperhatikan ke arah sana
kemudian nanti ujung-ujungnya jualannya
jadi berapa gitu Tapi kalau kita mau
menjadikan bsf ini adalah sebagai solusi
yang terintegrasi Nah itu
hitung-hitungannya bisa lain bisa
berbeda ya apakah
magot bisa dijadikan solusi untuk
masalah sampah jawaban saya dengan
sangat yakin dengan sangat optimis
dengan sangat pasti yakin bisa ya kenapa
Karena untuk satu kali investasi di
budidaya magot ini e dengan sangat cepat
koloni magot ini akan berkembang biak
dengan luar biasa akan terjadi
multiplikasi yang luar biasa jadi
teman-teman sekalian bisa
dibayangkan GR ya 1 gram Larva bsf itu
ya mungkin Bapak Ibu boleh juga sambil
mencatat nih Saya juga sambil catat nih
1 gram Larva bsf itu terdiri dari 50 ee
rumpun telur ya kita sebutnya rumpun
telur ya Nah satu rumpun telur itu
umumnya terdiri dari 500 sampai dengan
900 Larva jadi bisa dibayangkan Bapak
Ibu kalau saya ambil rata-rata 600 larpa
saja maka 1 gram ee telur bsf itu
jumlahnya terdiri dari 30.000 larva ya
nah nah dari 30 Larva ini Tentunya ada
yang kita sebut di dalam e bidang
pertanian ya teman-teman yang dari latar
belakang pertanian tentu tahu atau
peternakan ada namanya mortality rate ya
jadi mortality rate-nya asumsi kan
misalnya mortality rateennya 50% maka
Larva itu eh dari 1 gram akan
mendapatkan 15.000 Larva nah
kemudian kalau 15.000 larva ya kalau
rata-rata pada waktu kita panen Larva
itu beratnya 0,2 gram gitu ya
0,02 GR bahkan mungkin ya itu kita
tinggal berhitung 1 gram itu akan
menghasilkan berapa kogram ya larva ya 1
gram akan menghasilkan sekian kilogram
Larva Nah dari pengalaman empiris ya
yang kami lakukan Biasanya kami
targetkan 1 GR itu minimum jadi 1 kg
saja ya 1 kg larpa ya atau kalau dengan
e jenis pakan yang bagus ya itu bisa
menghasilkan sampai 2 kilo ya bahkan
sampai dengan 2,5 kilo ya tapi kami ee
secara konservatif kalau membuat asumsi
perhitungan matematika perhitungan eh
visibility study itu mengasumsikan 1 GR
akan menghasilkan 1 kilo ee larva ya
pada usia ya usia juga penting nih
teman-teman ya pada usia 15 hari ya Nah
baru sampai di situ nanti kita akan
diskusikan juga Bagaimana caranya supaya
mortality rate kita itu rendah ya kalau
mortality rate-nya rendah tentunya
hasilnya jadi jauh lebih tinggi ya Nah
kemudian yang kedua ya teman-teman ya
kenapa tadi saya katakan ee bisa dengan
sangat yakin menjadi solusi ee kalau
mesin teknologi pengelolaan sampah yang
lain ya apalagi ee sampah ini kan
mengandung licit ya sangat asam asidik
ya jadi tentunya kalau mesin-mesin
perlalatan-perlalatan yang dari metal
itu akan sangat cepat korosi ya Sehingga
mungkin kalau alat lain digunakan bisa 5
tahun 10 tahun kalau untuk pengelola
sampah itu bisa hanya 3 tahun 4 tahun
sudah habis gitu nah sementara kalau
dengan laa apa magot bsf ini malahan
bukan nyusut Bapak Ibu sekalian asal
kita budidaya dengan benar maka si Larva
ini akan
bermultiplikasi sehingga yang tadinya
mungkin bisa mengelola 1 ton sampah ya
Di bulan pertama nanti dalam 1 tahun
bisa bisa 10 kali lipat bahkan bisa 100
kali lipat ya jadi ee Ini yang e
istimewa sehingga satu kali kita
melakukan investasi ya Ee untuk magotnya
itu sendiri dia akan bermultiplikasi
Oleh karena itu di dalam bukunya ya ini
I Rini menulis di sini pakan ikan
protein tinggi dan bio mesin pengolah
sampah organik ya itu karena apa Karena
kita memiliki mesin biologi yang tidak
ada susutnya ya Yang menyusut nanti yang
perlu disusutkan adalah seperti
perlengkapan-perlengkapan ini nih ada
kayu ya Ada bangunan ada biopon dan lain
sebagainya ya yang kedua dalam segmen
testrasi industri ini tentunya kita
harus juga memperhatikan tadi ya jadi
bilamana kita mau membangun ini ee magot
ini sebagai salah satu industri ya
sebagai salah satu industri maka output
dari produk biokonversi ini untuk apa
saja bisa kita aplikasikan ya ini sudah
kita bahas di depan untuk pertanian
peternakan perikanan Farmasi kosmetik
dan lain-lain ya salah satu di bidang
pertanian misalnya Bapak Ibu sekalian
Saya pernah presentasikan ini di forum
Asia Pasific conference ya tentang pgpr
bagaimana upuk bsf ini sangat luar biasa
ya Ee produktivitas pertanian dan
teman-teman Kami sekarang sang ee
membuat beberapa dmlot diaplikasikan di
dalam ee pertanian silakan Bapak Ibu
Coba nanti ya Jadi ada ada bahkan salah
satu staf kami Dia mulai dari ee
mahasiswa dia menyusun skripsinya
tentang implikasi bsf terhadap ee
tanaman perkebunan cabai ya jadi di
cabai itu
ee dampaknya luar biasa nah sebagaimana
yang saya sampaikan di perkebunan atau
di pertanian padi teman-teman ee ee
produktivitas padi itu bisa naik sampai
dengan 20% ya Bahkan ee terakhir ada
data yang menyebutkan 26%. nah artinya
di dalam setiap hektar padi yang tadinya
mungkin produksinya hanya 5 ton Gaba
kering Ya itu bisa mendapatkan hasil
menjadi 6 Ton dan ini tentu akan sangat
membantu para petani kita lebih
sejahtera ya kemudian ee aplikasi ini
kami lakukan untuk mengurangi pupuk
kimia sebanyak ee ee ee 40 sampai dengan
50% jadi separuhnya daripada pupuk kimia
kita ganti dengan pupuk organik nah
jumlahnya tentunya tidak equal ya jadi
penggunaan pupuk organiknya berapa
kilogram kemudian diganti dengan pupuk
ee mengganti pupuk kimia sekian kilogram
dan juga yang menggembirakan adalah
penggunaan pestisida ya karena ee pupuk
magot ini juga mengandung pestisida
alami yang berasal dari insek sehingga
aplikasi terakhir kami di karawat ya
diemp lahan pertanian setengah hektar
itu yang di tetangga-tetangganya itu
menggunakan pestisida sampai dengan 16
kali kita hanya menggunakan t maksimum
EMP kali saja jadi bisa 3/4
eh pestisida eh apa namanya kimia itu
bisa kita kurangi ya Nah ini eh
segmentasi industrinya ya teman-teman
jadi Dengan begitu kita bisa
menyimpulkan bahwa biokonversi adalah
satu proses meskipun tanpa output ya ini
adalah ee solusi untuk sampahnya dulu
yang kedua ada outputnya dan outputnya
ini rupanya e produk-produk yang
memiliki nilai yang luar
biasa Kemudian faktor yang penting ya
sebelum di lakukan budidaya magot
tentunya juga kita mesti melihat skala
usahanya ya kalau Bapak Ibu memiliki
peternakan perikanan kolam ikan misalnya
ya untuk mencari pakan alternatif Monggo
silakan dihitung nanti dari hulu dari
awalnya ya sampai ke hilirnya ya supaya
tidak ada lagi isu loh ternyata magot
ini begitu diternak kayak pusing nih
Cari market gitu ya Nah harus hati-hati
jadi jangan euforia sekali lagi jangan
eforia jangan melihat cuannya saja tapi
resiko-resiko bisnisnya tidak
diperhitungkan gitu ya Nah terus
kemudian juga kalau kita memiliki
rencana bisnis ini Bud daya magot untuk
usaha mandiri Bapak Ibu bukan cuma skill
budaya magot yang dikuasai tetapi
skill-skill yang lain nah Oleh karena
itu saya pikir kalau kita membangun
usaha mandiri ini alangkah baiknya juga
kita bersinergi dengan
komunitas-komunitas yang juga eh terkait
ya dengan e aplikasinya baik di
peternakan perikanan maupun pertanian
karena apa Karena sekarang ini belum ada
orang yang e membangun skala industri
secara luas ya Jadi kami sedang merintis
itu di Bogor kami sudah merintis dengan
beberapa berapa kawan ya ya Jadi kita
juga sudah ada beberapa binaan-binaan ya
rekanan-rekanan Yang nanti pada waktunya
tiba nanti ya kami mengharapkan sekali
sebetulnya ya apa yang kami bangun
fasilitas kami di Bekasi itu total
mencapai eh 25 ton input sebetulnya ya
kami berharap sebetulnya target kami
untuk sampai ke 150 ton per hari untuk
mengolah sampah organik tapi karena
suplainya ya suplainya tadi ya di awal
Mas Bona dan teman-teman yang lain juga
memiliki kesulitan mudah-mudahan nanti
ee ada solusi-solusi yang lebih baik ya
dari pemerintah dan juga dari ee
berbagai pihaklah untuk mendukung ini
Nah kalau kita memang mau membangun ini
secara skala industri ya
faktor-faktornya tentunya jauh lebih
luas jauh lebih komprehensif harus kita
inventarisasi harus kita ee petakan dari
hulunya sampai ke hilirnya ya
teman-teman Saya mengingatkan beberapa
pihak juga contoh misalnya ya di Belanda
itu ada perusahaan yang namanya protix
ya itu adalah salah satu perusahaan
insek protein terbesar di ee Eropa ya
investasinya juga jutaan dolar ya dan
skala industrinya cukup besar ya jadi
sudah eh ribuan Ton itu kapasitasnya
Nah untuk memproduksi tadi saya katakan
untuk memproduksi 1 ton ya 1000 kg
sampah organik ya atau teman-teman suka
bilangnya Sod gu gu ya sampau organik
dapur itu membutuhkan sedikitnya 100
gram telur bsf ya hanya 1 ton saja itu
butuhnya 100 gram jadi kalau kita
memiliki sampahnya 1000 ton ya bisa
dibayangkan Berapa banyak itu ee apa
namanya
ee telur bsf yang diperlukan ya Jadi
jumlahnya bisa mencapai sampai 100 kg
itu sampah ee apa namanya telur bsf-nya
kalau kita mengelola sampah organiknya
sejumlah
ee 1.000 ton ya Nah di tempat kami
kapasitas kami yang sekarang kami set up
ee sebesar 25 ton ya kami gunakan
sekarang aktif itu 15 ton Jadi kalau 15
ton sampah organik yang masuk itu
kebutuhan telur bsf-nya Tuh kurang lebih
1500 GR gitu ya teman-teman dan tentunya
kalau kita bukan orang-orang yang fokus
di bidangnya ya bukan orang-orang yang
punya skill ini tentu tidak mudah
menyediakan ee telur bsf sebanyak 1500
gram per hari ya apalagi kalau terjadi e
musim hujan sebentar lagi musim hujan
nih mendung-mendung gitu ya Eh biasanya
lalatnya agak enggan bertelur sehingga
kita mesti mengantisipasi dengan
berbagai strategi ya Nah Oleh karena itu
di poin yang berikutnya diperlukan
kemitraan inti plasma ya Jadi kami
bermitra dengan mitra-mitra kami eh
istilah kami itu satelit ya jadi jadi
ada pusatnya ya tempat kami kemudian di
sekeliling kami itu ada plasma-plasma ya
plasma-plasma itu yang akan memberikan
support atau sebagai support sistem kami
manakala kami membutuhkan support telur
gitu ya e mana Kami membutuhkan support
pakan ini mitra-mitra ini akan berperan
untuk mendukung kegiatan kami supaya
terjadi kegiatan yang berkesinambungan
ya dan akhirnya inti ya kami lalu plasma
ya sehingga kalau nanti di UII atau di
Jogja nanti akan terbangun Saya bermimpi
Jogja juga nanti akan memiki fasilitas
yang jauh lebih besar dari tempat kami
nah senang sekali Nanti kalau kita bisa
bersinergi bekerja sama ya ada
plasma-plasma di
sekitar sehingga yang sampahnya mungkin
volumenya hanya 1 ton 2 ton ini e mereka
akan kita berdayakan untuk menjadi
support syistem ya Sehingga istilahnya
ee industri ini tidak seperti
industri-industri lain pada umumnya dan
pengelolaan sampah ini pun tidak
memerlukan satu TPA yang begitu luas ya
karena sudah diselesaikan di timbulannya
gitu jadi pemberdayaan masyarakat juga
bisa berlangsung ya teman-teman kemudian
juga tentunya pengangguran bisa juga
kita atasi kita atanggungulangi karena
apa yang e mereka kerjakan nanti
teman-teman kita kerjakan itu eh di
dalam budidaya bsf ini tidak memerlukan
tentunya tingkat pendidikan yang begitu
tinggi asal mereka ngerti paham
konsisten kita ajari sebentar kemudian
mereka terbiasa dan akhirnya ee itu bisa
ee menjadi lapangan usaha Ya saya juga
ingin sampaikan salah satunya di tempat
kami ada ee salah satu tim kami dulunya
ya dulunya itu pernah mengalami gangguan
jiwa jadi odgj kita bisa pekerjakan
dengan baik dan Alhamdulillah sekarang
dia bisa menjadi salah satu tulang
punggung bagi keluarganya ya ini menjadi
berkah buat kita nah ini bentuk-bentuk
ini kemitraan ini juga pernah kami
usulkan ya ke Kementerian kehakiman ya
Kementerian Hukum dan hakasi manusia
sebagai salah satu program untuk
asimilasi jadi bisa dibayangkan
teman-teman gara-gara lalat ini
gara-gara bsf ini ya
Eh saudara-saudara kita yang sekarang
dalam lembaga permasyarakat
permasyarakatan ketika mereka keluar
nanti mereka kan biasanya akan sulit
dith masyarakat nah sehingga kita bisa
memberikan pembekalan kepada mereka Bua
ini bisa membantu ya Ee mereka budidaya
magot kemudian mereka ternak ayam mereka
ternak ikan dan akhirnya mereka bisa
kembali ke jalan yang baik ya ini adalah
bentuk-bentuk kemitraan yang bisa kita
kerjakan kemudian balik lagi ke sini
teman-teman ya Bagaimana sih menyusun
analisis kelayakan usaha jadi kalau saya
dalami atau detailkan ya teman-teman ini
3 SKS sendiri nih pelajaran visibility
study kalau di universitas di Fakultas
Ekonomi ya jadi ee enggak enggak akan
secepat itu untuk menggambarkan
bagaimana kita menyusun kelayakan usaha
Nah untuk teman-teman dalam kesempatan
ini ya Eh Tentu saya juga membuka
komunikasi membuka peluang dan membuka
kesempatan mudah-mudahan nanti mungkin
pak purnama dan teman-teman mahasiswa di
UI juga bisa support ya bilamana ada
yang ingin dibantu menyusun visibility
study-nya Mari kita sama-sama diskusikan
ya kemudian juga bukan hanya visibility
study dari sisi eh ekonominya tetapi
dari sisi kelayakan usaha ee dan
kondisi-kondisi yang lain ya sehingga
kita sama-sama melakukan mitigasi atau
resiko-resiko yang timbul sebelum kita e
menyusun visibilitasadi tersebut nah ini
teman-teman aspek-aspek yang tentunya
harus kita kuasai ya di dalam melakukan
budaya magot ini ya aspek biologi dan
bioreproduksi ini tentunya harus kita
kuasai ya kemudian secara teknis
teknologi mohon maaf secara teknis
teknologi ini juga dapat memberikan
ya Ee Apun teknologi itu Nah kalau kita
bicara bsf kita mesti pastikan bsf ini
bukan menjadi sumber masalah baru yaapi
kita memahami misalnya seperti ini eh
kita budidaya bsf ya lalu sampahnya
sudah habis kemudian e untuk mengurangi
resiko ya tentunya tadi saya katakan
pemilian sampah di depan itu penting
karena kalau tidak bapak ibu akan
menghadapi persoalan baru yaitu residu
sampah nonorganik yang harus juga nanti
kita buang ke TPA dan untuk bapak ibu
ketahui ya Jangankan kita nih yang di
luar komunitas atau ekosistem
persampahan mereka yang ada di ekosistem
persampahan pun ketika mereka memilah
sampah Katakanlah di TPS 3R itu mereka
buang sampah ke TP harus bayar ya dan
memang itu dikenakan kadang-kadang biaya
tinggi bisa sampai 7800.000 per ton ya
itu itu ee ee praktik yang terjadi ya
saya enggak tahu kalau di kota-kota lain
ya jadi E ini perlu diantisipasi jangan
sampai nanti kita bisa mengelola sampah
organik sampah organikikan pakan magot
tapi setelah itu ada residu yang numpuk
ya residu yang numpuk ini Tentunya kan
harus diatasi juga nah mengatasi
persoalan residu yang numpuk ini ya juga
harus bisa disinergikan dengan eh
teman-teman eh yang sesuai pada
bidangnya Ya misalnya seperti kami kami
mengolah sampah tertentu ya dari
industri tertentu itu ada residunya dan
residunya itu kita usahakan dimakan lagi
oleh rekan-rekan kita yang lain sehingga
benar-benar target kita semaksimal
mungkin Zero waste to landfill itu bisa
diaplikasikan ya Jadi tidak ada lagi
sampah yang dibuang ke TPA ya semuanya
harus bisa dimanfaatkan ya itu adalah
target maksimal yang harus kita kejar ya
Meskipun praktiknya teman-teman saya
harus jujur mengatakan tidak seideal
yang eh diharapkan jadi masih tetap ada
mungkin 5 sampai 10% residu dan kita
mesti spending ya harus kita alokasikan
dana untuk ee transport untuk biaya
pembuangan sampah tadi ke TPA tapi
paling tidak dari 100% sampah yang
sebelumnya lari ke TPA kita bisa kurangi
kita bisa maksimalkan pemanfaatannya
sehingga tinggal 10% 5% dan seterusnya
ya kemudian ee masih di sini tadi ya
Secara ekonomi dapat memberikan
keuntungan sudah pasti namanya kelayakan
usaha ya kalau enggak layak ngapain
usaha gitu ya tetapi supaya usaha
tersebut supa ee layak Bagaimana caranya
bagaimana e melakukan eh
perencanaan-perencanaan yang matang ya E
supaya kita jangan sampai e istilah
anak-anak sekarang jangan sampai boncos
katanya gitu ya harus Cuan nah lanjut E
kesinambungan dan keberlanjutan nah ini
Tentunya teman-teman ini penting ya tadi
di sesi pertama ada yang kasih komen ee
Bagaimana di Banyumas Kemarin saya juga
Saya sangat bangga dengan apa yang
dilakukan oleh pemerintah Banyumas pada
waktu itu ya tapi saya enggak tahu
sekarang bagaimana keberlanjutannya Jadi
harap diperhatikan juga supaya usaha ini
layak tapi layaknya tidak hanya sesaat
ya Bapak Ibu teman-teman ya Jadi kita
mesti memperhatikan Bagaimana ee
kesinambungan usaha tersebut Apakah
suplai dari ee bahan baku kita bisa
terus menerus berkesinambungan
ya dan juga selain kesinambungan
keberlanjutan ya jadi istilahnya kalau
bicara kesinambungan continuity
keberlanjutan sustainability jadi
istilahnya kalau kita enggak untung
enggak Cuan tentunya kan enggak akan
berlanjut gitu nah keberlanjutan ini
penting korelasinya terkait juga dengan
regulasi yang ada di kota-kota atau
kabupaten di mana tempat bapak ibu gitu
ya jadi berharap kalau misalnya kita
dapat dukungan pemerintah setempat kita
bisa Sinergi jadi dlh kemudian juga ee
Dinas Pertanian gitu ya dlh yang punya
sampah nih yang punya TPA ada di bawah
pengawasan dlh ya beliau-beliau ini
memberikan fasilitas memfasilitasi para
pegiat magot misalnya ya Ee
menghubungkan Atau paling tidak
mengkoneksikan antara pegiat magot
dengan dlh ya ee atau dengan
sumber-sumber pakan ya jadi pemerintah
itu menjadi fasilitator yang kita
harapkan bisa seperti itu ya
mengkoneksikan antara pegiat magot ya
dengan eh penghasil sampah organik
misalnya ya melalui phri ya jadi ingat
tuh phri misalnya perhimpunan Hotel
Resto kemudian perhimpunan Mall misalnya
atau bahkan dengan rumah sakit-rumah
sakit rumah sakit itu cukup besar
teman-teman sampah domestiknya ya jangan
sampah yang e infeksius jangan sampah
organik sampah yang berasal dari
domestik ya Ada
kantinnya ada makanan sisa-sisa penunggu
pasien dan lain-lain juga banyak di sana
dan Misnya di di rumah sakit pengalaman
kami ya waktu ee di Rumah Sakit Hasan
Sadikin Bandung itu sampahnya bisa
mencapai 2 sampai 2,eng ton per hari ya
jadi
eh apa namanya kalau dihubungkan oleh
pemerintah Pemerintah memfasilitasi
tinggal nanti kita tindakan di
lapangannya Seperti apa ya
nah teman-teman sekali lagi juga terkait
ke sini Kita juga memperhatikan
aspek-aspek lain karena kita sebagai
pembudidaya magot ya juga memiliki
tantangan tentunya ya Selain Kita
pembudidaya magot di lokasi tempat Bapak
Ibu itu berkembang kearifan lokalnya
Seperti apa ya kalau di Pontianak ada
teman kami yang di Pontianak sekarang e
beternak babi ya Mohon maaf Bapak Ibu
jadi peternak babi nah sumber pakan
organik ini sudah dimakan oleh
peternakan babi Jadi mesti hati-hati ya
kalau di tempat bapak ibu mungkin ada
yang berternak bebek juga ya itu eh
hati-hati berhitung jangan sampai
melihat nanti Wah Kita yakin kita bisa
nih membudidayakan Mago tetapi tidak
memperhitungkan Berapa banyak peternak
bebek yang menggunakan sampah organik
sehingga akhirnya kita nanti
berkompetisi untuk berebutan pakan gitu
ya sehingga nanti kesinambungan
keberlanjutannya enggak jalan
Nah selanjutnya kalau ini Saya kira
tidak akan saya dalamin satu persatu ya
ini terlalu teknis dan ini biasanya
kerjaannya orang-orang akuntan ya saya
latar belak belakang saya akuntan
kebetulan S1 saya jadi eh nanti Bapak
Ibu kalau ada yang mau tanya lebih dalam
Mungkin kita bisa bahas secara terpisah
Ya tapi kalau kita menghitung eh
kelayakan usaha Eh rasio-rasio ini Net
fres value ya kemudian net BC irr
Payback period dan lain sebagainya ini
menjadi makanan sehari-hari ya Dan ini
penting sekali kalau kita mau membangun
skala industri tapi kalau skala rumahan
tadi dan tujuan utamanya hanya
untukusnahkan sampah tentunya enggak
usah sedetail ini Bapak
Ibu Nah kita yang praktis aja Bapak Ibu
ya yang
praktis
yaitu Apa saja sih investasi yang
dibutuhkan dalam melakukan budidaya
magot yang pertama adalah tentunya kita
mau siapkan anggaran untuk membangun
insektarium ya insektarium Jadi Bapak
Ibu mungkin bisa bisa mencatat ya Bisa
menghitung tergantung di daerah Bapak
Ibu masing-masing Berapa besar anggaran
untuk insektarium kalau anggaran
pembangunan Saya kira kita hitung
rata-rata sekarang per meter perseg
untuk bangun-bangunan e insektarium
seperti ini sekitar 2 sampai 2,5 juta
ya Jadi kami biasanya membangun
insektarium itu ee dengan luas 2 * 3 m²
ya sehingga jumlahnya 6 m² untuk satu
area kamar produksi telur ya ya kalau
ada di Bogor namanya Pak Dadang itu
kalau istilahnya tuh bilik kawin katanya
ya bilik cinta nah bilik cintanya itu 2*
3 m 6 m per kalau dikali 2,5 juta
berarti ketemulah angka ee R juta ya
untuk satu bilik tuh ya itu itu itu
sangat mewah sekali tuh biliknya ah
pakai screen pakai fiber atapnya ya dan
seterusnya termasuk
perlengkapan-perlengkapan di dalamnya
ada boks plastik untuk menempatkan
attracton ada kayu-kayu Egis untuk
bertelur dan lain-lain Bapak Ibu
sekalian ya Nah ini kita bisa hitung
satu bilik ini berapa telur yang
dihasilkan ya ini Tentunya tergantung
juga dari suplai pupa yang Bapak Ibu
masukkan ya pupa yang dimasukkan berapa
ya Misalnya satu satu bilik ee cinta
atau satu insektarium 2* 3 ini asumsi
kita masukkan upanya 3 kg setiap hari
misalnya ya ada yang 3 kg ada yang 4 kg
dan seterusnya tentu makin banyak pupa
yang dimasukkan makin banyakibility
untuk mendapatkan produksi telur tetapi
juga ada ukurannya ya jangan terlalu
padat kalau terlalu padat dia bingung
milih pasangan akhirnya gak kawin-kawin
nanti ya gak kawin-kawin ya gak
bertelurtelur dia ya
jadi as dengan 3 kg ya anggapah Misnya
perik mendapatkan telur 50 gram ya ini
saya anggap ee asumsi-asumsi kasar aja
Nah jadi artinya Bapak Ibu kalau untuk
mendapatkan
ee jumlah telur Seperti yang saya
butuhkan di Bekasi ya Sebanyak 15.00
gram per hari berarti saya mesti
mempunyai 30 bilik untuk ee rumah apa
insektarium
Se suas 2 * 3 sehingga 6 m² ya Jadi per
ee biliknya itu menghasilkan 50 GR jadi
kita membutuhkan 30 kamar ya ini
asumsinya sehingga kalau kita berhitung
30 kamar itu berarti luasnya dikali 6 m
per ya kita membutuhkan luas 1800 m per
hanya untuk insektarium 1800 m² di* 2,5
juta kita sudah bisa Hitung berapa besar
investasinya ya jadi itu gambarannya
Bapak Ibu
sekalian kemudian larvarium larvarium
ini ee boleh disebut biopon ya
istilahnya biopon bioponnya bisa
macam-macam ya Bisa vertikal dengan Bok
bisa pakai sistem bowing dengan lantai
gitu ya dilubangi dikasih tempat untuk e
apa pupasi dan masih banyak macam ya
jenisnya ya nanti kita bisa diskusikan
di sesi tanya
jawab ya ini untuk e biopnya nah jenis
larvarium atau biop ini gantung tadi ya
Ee untuk misalnya Bapak Ibu punya 1 ton
nah 1 ton itu membutuhkan bioponnya
Berapa luas ya itu ada
hitung-hitungannya juga ya sat misalnya
1 ton kalau misalnya kita membuat
ee apa namanya Sori kalau kita punya
sampah sumbernya 1 ton berarti luas
larvariumnya harus berapa meter pers
gitu ya ini menentukan ee untuk
mengkalkulasi jumlah Space atau luasan
area yang dibutuhkan ya Atau mungkin
kalau dengan sistem vertikal kalau
misalnya 1 ton itu Eh kita menggunakan
bok plastik misalnya ya bok plastik Nah
itu kita hitung boks plastiknya
ukurannya panjang kali lebar berapa
dikali tingginya berapa ya setelah itu e
tinggi staknya tuh tinggi apa susunannya
itu berapa berapa berapa bok gitu ya Nah
itu bisa menentukan nanti jlah luas area
yang dibutuhkan Nah kalau Bapak Ibu
nanti sudah dapat perhitungan luas area
yang dibutuhkan tinggal dikalikan per
meter pers untuk pembangunan bangunannya
tu berapa nilainya ya jadi saya masuk
dari investasi dulu tadi insekarium
sudah larvarium sudah
perlengkapan-perlengkapan kalau vertikal
misalnya pakai bok sudah ya lalu kita
masuk ke mesin ya mesin yang dibutuhkan
kalau sampah ton sebetulnya mesacah yang
sederhana saja ya yang diproduksi oleh
teman-teman kita di saya waktu itu
pernah beli dari Jawa Timur ya dari Jawa
Tengah itu e cukup ya kapasitas mungkin
700 sampai 1 ton per jam itu sudah
sangat cukup sekali gitu jadi e satu
mesin hanya untuk mencacah melembutkan
menghaluskan e sampah organik tidak pun
tidak masalah ya Jadi pakai mesin pun
pakai mesin cap nasi bungkus Bapak Ibu
sekalian ya dikasih makan nasi bungkus
pegawai kita Kian dicacah pakai golok
aja langsung bisa dijadikan pakan magot
ya yang keempat
Eh ini mesin ini kalau misalnya udah apa
namanya volumenya besar ya itu e kalau
memang diperlukan ada the watering
system untuk mengurangi kadar air dan
lain-lain ini kalau udah bicara skala
industri maka dibutuhkan
supportingsorting equipment equipment
lain sehingga memudahkan proses sehingga
terjadi
homogenisasi ter ap Jenis sampah karena
yang masukkan sampah itu komposisinya
berbeda-beda setiap hari ya lalu
ee ada kebutuhan lain troli ya kemudian
Kalau kami di site kami karena
kapasitasnya cukup besar sudah
menggunakan forlip Ya sudah menggunakan
alat-alat bantu pekerjaan yang lain ini
kita harus perhitungkan tergantung
jumlah kapasitas ya Kalau di awal sesi
sat tadi saya berikan gambaran Bagaimana
di Eropa membangun ee bisnis apa namanya
kegiatan yang sudah ribuan ton mereka
menggunakan teknologi robotic system Ya
sudah mekanisasi sudah pakai conve sudah
semuanya sudah komputerisasi ya jadi eh
apalagi tenaga kerja di Eropa di Amerika
tentunya juga lebih ya menantang lah ya
lebih sulit dibanding di Indonesia ya
itu yang menjadi
pertimbangan Nah Bapak Ibu sekalian
kalau Biaya variabel tentu ya Tergantung
k nya berapa maka itu akan berhubungan
dengan biaya logistik biaya transportasi
pengambilan sampah organik ya biaya
listrik biaya energi kalau menggunakan
mesin ya kemudian e harga pakan magot ya
kalau magot kalau pakannya ini beli ya
kalau makan Ini harus diperhitungkan
juga kalaupun misalnya ada juga yang
dibayar tadi kan jadi kompensasi Seperti
apa dan upah tenaga
kerja ya ini eh kita sudah ee lebih ke
detail tadi Bapak Ibu Ya ini ada
biaya-biaya yang harus kita keluarkan
tentu selain tadi biaya tetap untuk
investasi ada biaya operasional juga ya
Eh kemudian di sini eh ini menjadi
hitung-hitungan kita nanti di tahapan
berikutnya ya dan Saya biasanya dengan
tim menggunakan 80% hasil magot itu
untuk konsumsi kita sendiri artinya
untuk digunakan pakan ayam pakan ikan
dan EE kita alokasikan 20% untuk
reproduksi untuk menghasilkan pupa dan
lain-lain ya ini
pertimbangan-pertimbangan ee yang perlu
kita
ee perhitungkan Bapak Ibu tadi Saya
sudah sampaikan di depan ya bagaimana
kita merangkum ini menjadi ee
asumsi-asumsi ya bukan cuma biaya ini
ada kurang ada termasuk juga nilai jual
pendapatan ya dan benefit-benefit lain
Jadi selain kita bicara tentang profit
ya Kita juga harus menghitung
benefit-benefit lain yang bisa
dimanfaatkan dari di sini ya
Oke angka-angka ini ya ini saya sadur
dari bukunya Bu Rini ya untuk peserta
yang beruntung ya yang punya pertanyaan
terbaik mungkin nanti mendapatkan
bukunya burini ya saya sediakan dua buku
saya akan kirim nanti ke alamat Bapak
Ibu ya nah
eh ini hitung-hitungannya Bapak Ibu Tapi
ini tergantung ya Tergantung seperti
misalnya insektarium dihitung di sini Oh
ya per unit 100 juta tapi pasti berbeda
di satu tempat dengan tempat yang lain
ya Lalu ada larvarium tadi ini
larvariumnya dengan menggunakan eh
sistem bowing di lantai bukan vertikal
ya dihitung misalnya 30 unit Kal 3 juta
per unit r0 juta ya lalu mesin cacah
sampah organik Ya ini yang EE mungkin
gini menggunakan yang R5 juta tapi dulu
saya pernah menggunakan yang R1 juta ada
yang harga R juta juga bahkan ada yang
harga R juta ya Jadi tergantung nanti
kebutuhan dan kapasitas ee mesin nya Nah
ini ada mesin PR sampah organik ada
troli nah freezer nah freezer untuk apa
Bapak Ibu pernah dulu kita karena
kelebihan produksi Larva larvanya kita
bekukan ya Jadi kalau Larva kalau untuk
ikan masih kita bisa dibekukan setelah
itu kalau mau diberikan kepada ikan
untuk dikonsumsi maka tinggal kita
keluarkan dari freeer ya kalau untuk
ayam tentunya enggak ya timbangan
digital ini juga kita perlukan dan masih
banyak alat-alat e lain yang bisa
mendukung kegiatan kita
saya Berikan ilustrasi saja ya Bapak Ibu
ya Jadi ini adalah untuk e percobaan
yang dilakukan di tempatnya Ibu Rini
menggunakan bungkil kelapa sawit dulu
masih 10000 per kilo tapi sekarang harga
bungkil sawit sudah mencapai 2500 bahkan
3.000 per kilo tergantung juga di mana
lokasinya kalau bapak ibu di Kalimantan
atau di Pakanbaru Riau mungkin harga
bungkil hanya 1000 Perak gitu ya Nah di
Bogor sekarangga bukil sudah mencapai
r.000 dan air inia kita perhit air juga
karena nanti untuk bersih-bersih dan
lain-lain juga sangat
diperlukan ya BBM untuk bahan bakar nah
sampah organik sendiri ya sampah organik
ee berapa sampah organik harganya tadi
waktu di sesi pertama ada yang bilang
katanya r.000 Ya kurang lebih 200 sampai
r00.000 ya dan kebutuhan-kebutuhan lain
ada ayakan ada skop ada lain-lain bapak
ibu oke Saya lanjut aja Nah kalau sudah
lihat ke keuntungan langsung mata kita
berbinar-binar ya tapi saya enggak mau
Bapak Ibu menjebak Bapak Ibu ke sana ya
Jadi segala sesuatu keuntungan ini
akibat kalau kita di awalnya sudah
memperhitungkan dengan matang dan
mitigasi risiko itu sudah kita lakukan
maka saya yakin tidak akan terjadi
pengalaman-pengalaman pahit yang dialami
oleh rekan-rekan kita karena euforia
menganggap bahwa ini menguntungkan
budiidayanya mudah pasarnya luas
Harganya oke langsung gitu semangat 45
ya langsung budidaya BS tanpa
memperhitungkan ee riko-resiko yang
timbul di belakang hari ya teman-teman
jadi
ee saya akan skip ini nanti akan kita
bahas di dalam diskusi kita
eh Selanjutnya ya Nah ini ini kalau
sudahudah skala industri pasti
ngitungnya seperti ini Bapak Ibu ya
Break Event pointnya di level berapa ya
kemudian roi-nya Berapa lama dan
seterusnya
ya ya Jadi ini poin-poin yang tadi saya
sampaikan untuk hitung ee dari sisi
analisa ee laporan keuangan atau analisa
keuangannya ya tapi mungkin nanti di
dalam sesi tanya jawab nanti akan
berkembang ee Saya ingin nanti membuat
simulasi tergantung dari ee kondisi atau
situasi di ee beberapa orang atau di
salah satu ee nanti peserta ya nah saya
ingin sebelum kita diskusi teman-teman
kita kembali ke slide ini ya Ini adalah
timbulan sampah ya timbulan sampah yang
kita temukan di setiap kota ya Jadi
sebelum kita menyatakan bahwa apakah
visibel untuk membangun satu budaya
magot pastikan dulu timbulan sampah Ini
ya Bukan ilusi teman-teman ya jadi
Sekalipun kita mendengar berita
mendengar istilahnya menyaksikan di
media sosial membaca di surat kabar dan
lain sebagainya timbulan sampah di kota
sekian ribu ton ya ya Nah itu pastikan
yakinkan bahwa timbulan sampah ini bisa
diakses dengan mudah itu dulu ya kalau
sulit diakses apalagi diminta bayar dan
lainlain Bapak Ibu harus perhitungkan
hati-hati ya dan sekalipun ya kalau kita
sudah dapat nih timbulan sampahnya
Katakanlah Bapak Ibu sudah dapat di
salah satu hotel restoran misalnya ya
Bapak Ibu mesti punya perjanjian ya
tertulis bikin perjanjian tertulis ya
Enggak cuma MOU tapi bikin perjanjian
tertulis di situ hak dan kajiban
masing-masing supaya mengingkat kita
juga bahwa kapasitas kita ee bisa
memproduksi atau bisa mengolah sampah
yang dihasilkan oleh hotel tersebut
seberapa besar ya hati-hati Bapak Ibu
jangan over comitmen jangan terlalu
confiden kalau kita eh enggak yakin
benar gitu dengan fasilitas kita
misalnya Bapak Ibu punya fasilitas
sampah 2 ton per hari ya lalu Bapak Ibu
sudah memiliki perjanjian dengan salah
satu hotel dan restoran mengolah sampah
mereka eh 1 ton per hari sampahnya ya
Nah itu harus diperhitungkan benar-benar
dengan baik bilamana suu ketika mungkin
mesin kita rusak kendaraan kita rusak
jangan sampai hotel tersebut nanti tidak
terlayani ya kalau tidak terlayani satu
hari sih mungkin masih oke tapi kalau
sudah hari yang kedua sampahnya sudah
busuk sudah bau itu kan mengganggu
tamu-tamu Hotel maka akhirnya ee siapa
yang akan disalahkan teman-teman ya sama
seperti saya diundang oleh dinas
lingkungan hidup salah satu kota ya di
Jawa Barat ya waktu itu mereka ingin
membangun program
magotisasi dengan target 150 Desa ya
lalu dibangun di salah satu kawasan
sebagai inti Ya nah tapi karena
konsepnya karena e desainnya layout-nya
dan lain sebagainya tidak memenuhi
kaidah-kaidah praktisi budidaya magot
Wah itu Saya sangat khawatir ya akhirnya
saya beranikan diri untuk membantu ee
dinas tersebut ya dengan tujuan bukan
untuk supaya kepala dinasnya naik
pangkat bukan tetapi saya menjaga Marwah
magot di Indonesia ya Saya ingin magot
ini jangan sampai jadi sesuatu yang
dikerdilkan ya jangan sampai nanti magot
disalahkan Oh ternyata magot enggak bisa
seperti tadi pernanya di sesi pertama ya
bukan magotnya yang salah tetapi
manusianya yang keliru ya magot ini kita
tidak bisa salahkan magot adalah ciptaan
tuhan yang mahaasa yang sudah disediakan
Tuhan untuk membantu mengatasi persoalan
manusia
yaitu persoalan sampah ya magot adalah
hewan kecil yang sangat menjijikan itu
tapi dia akan menyertai mendampingi kita
sampai di liang lahat Jadi teman-teman
itu kita mesti perhatikan oleh karena
itu banyak faktor yang tidak bisa
diatasi oleh manusia Tuhan sudah
Menciptakan makhluk yang kecil ini untuk
membantu kita Nah sekarang kalau kita
bisa memberdayakan magot itu tadi salah
satunya untuk misalnya E mengatasi
persoalan sampah Hotel tinggal
manusianya Bagaimana ya set kita jangan
sampai nanti kita tidak bisa melayani
atau tidak bisa menjalankan komitmen
yang sudah kita berikan Nah kalau itu
bisa berjalan Bapak Ibu maka kita bisa
menghitung berapa sampah yang bisa kita
kelola ya sehingga kita bisa menyusun
kapasitas itu ya Dan pada akhirnya dari
kapasitas input ya yang kita dapat itu
kita proses di dalam proses biokonversi
ya dan akhirnya output yang kita akan ee
capai itu berapa
banyak ya Jadi yang pertama adalah
pastikan sumber sampah sebagai bahan
pakanot itu e secara sustain bisa kita
amankan yang kedua tentunya Eh kalau
kita sudah menghitung Berapa besar
kapasitas input maka berapa banyak bibit
magot yang kita butuhkan tadi Kalau saya
katakan kalau saya 15 ton ohohon Ma saya
butuh 15 ton ya 15 ton maka saya butuh
1500 gram eh eh telur bsf ya yang telur
bsf ini setiap hari tidak boleh putus ya
tidak boleh nanti alasannya magotnya
enggak mau bertelur atau apapun ya
pokoknya kalau sudahudah 15 ton
kapasitas saya harus memproduksi minimum
1500 GR ya ini yang mesti diperhatikan
teman-teman ya kalau enggak bisa gimana
Pak Nah itu ada plan B Plan c dan
seterusnya ya ini ini terkait dengan
masalah sik
kalau sudah 1500 gram per hari maka
target kita panen ya pada hari ke1 itu
adalah sedikitnya 1500 kg output Larva
per hari ya dengan asumsi 1 GR
menghasilkan 1 kg Kalau outputnya lebih
banyak lagi karena pakannya bagus
misalnya bisa jadi 200 kg ya maka Bapak
Ibu mesti mengukur Ya ini yang 15 Larva
ini saya mau ke manakan ya saya mau jual
dijualnya ke mana kepada siapa sudahud
ada offtaker belum Jangan ngomongin
offter setelah punya output ya dari awal
dulu gitu banyakan orang yang gagal
budidaya magot ini terus menyalahkan
magot akhirnya ya mereka yang bikin
fasilitas terlalu euforia terlalu
semangat begitu punya produk bingung
akhirnya eh mengatakan Bah Wah magot
ternyata jelek Enggak bisa bukan
magotnya yang jelek bapak ibu ee mereka
sendiri yang salah perhitungan gitu ya
Nah kemudian kalau misalnya produksinya
berlimpah ditargetkan 1500 kg toh
outputnya bisa menghasilkan 2.500 kg Apa
yang mesti dilakukan gitu ya Nah ada
lagi muncul euforia Ya udah kita
keringkan aja magotnya ya kalau
dikeringkan kan bisa disimpan dalam
waktu lama ya tapi begitu dikeringkan
masih bingung juga jualannya ke mana
Enggak ada yang mau beli gitu nah itu
juga salah satu ini lagi Makanya saya
bilang mesti hati-hati ya mesti
membangun ekosistem Ya paling tidak
kalau kita di Jogja bangun ekosistem ada
teman-teman kita yang punya semangat
sama yang punya visi yang sama kalau
ramai-ramai ya itu saya yakin akan ada
solusi-solusi yang baik gitu ya Jadi
gunakanlah lakukan filosofi magot kita
nih berbudidaya magot tapi enggak mau
melakukan filosofi magot magot itu
enggak pernah banyak omong ya dia kerja
aja tiap hari makan ya Mulai dari lahir
hidup sampai mati dia bermanfaat bagi di
alam semesta Nah kita harus seperti itu
teman-teman ya Jadi bagaimana magut itu
memakan sampah yang orangor sudah enggak
mau sentuh dimakan sampahnya kemudian
proteinnya diberikan kepada manusia ya
lalu sisa-sisanya ya termasuk kulitnya
ganti kulitnya tadi cangkangnya ya
Bahkan bangkai lalat mati pun itu masih
bisa bermanfaat bagi manusia ya
teman-teman Nah tadi saya katakan kalau
ada outputnya Seperti apa bagaimana mana
memanfaatkan output itu ya Saya ingin
memberikan ilustrasi ada teman-teman
yang sudah membangun pertanian yang
terintegrasi jadi dari magot ini ya
menghasilkan pupuk dan protein pupuknya
dibangun di Agriculture ya jadi eh
seperti yang kami kerjakan ya di di
Bekasi jadi pupuk itu kita gunakan untuk
memupuk tanaman jagung ya jadi jagung
tadi saya baru dapat kabar tuh dari tim
kami di lapangan ternyata eh tebon
jagung yang dipanen yang harusnya 85
hari itu sekarang umur 80 hari sudah
siap panen artinya lebih cepat 5 hari
Nah teman-teman kalau lebih cepat 5 hari
itu artinya kan mengurangi biaya
produksi ya lalu kemudian juga
Eh ini untuk pupuknya Nah kalau kita
panen jagung jagung pipilnya itu jagung
pipilnya kembali lagi nanti untuk
peternakan ayam ya Jadi kita punya ayam
petelur kita punya ikan kita punya apa
namanya perkebunan ya Nah ini jadi satu
jadi satu siklus yang terintegrasi di
situ baik Nah teman-teman tadi Saya
sudah sampaikan tentang timbulan sampah
kemudian tentang proses produksinya
kemudian tentang outputnya ya Nah ini
tambahan lain bonus-bonus yang mungkin
ee buat sebagian kita masih awam ya
tetapi ada teman-teman yang lain juga
yang sudah mungkin mulai menjajaki
Bagaimana pengurangan sampah organik ini
bisa mengurangi mereduksi emisi gas
rumah kaca nah ini ada perhitungan
kreditnya teman-teman ya jadi Eh ini
sementara yang saya bisa sampaikan
sebentar masih ada slide lanjutan
mungkin nanti untuk kita bahas di dalam
tanya
jawab Oke sementara mungkin saya akhiri
sampai di sini dulu ya nanti berkembang
di dalam tanya jawab Bapak Ibu peserta
semua silakan Mungkin ada yang
menyampaikan pertanyaan saya kembalikan
dulu kepada moderator silakan Mbak
Sabrina Baik pak
ee ini boleh bisa langsung mengajukan si
tanya jawab secara langsung Pak dengan
Rais
hand baik mungkin untuk Bapak Ibu
sekalian yang ingin bertanya atau ingin
menyampaikan sesuatu bisa segera ra hand
kemudian menyalakan
mikrofonnya baik kepada bapak Hadi
Marzuki dipersilakan
Oke ee terima kasih saya lihat di
perhitungan tadi harga
jualnya magot dewasanya di 4000 per Kil
itu harga hpp-nya ketemunya di berapa ya
pak ya terima
kasih saya jawab
langsung Boleh Pak langsung dijawab saja
Oke Pak terima kasih
pertanyaannya rela apa ya HPP itu kalau
saya katak tergant dari sampah yang kita
peroleh sebagai bahan baku Pak ya kalau
bapak ee misalnya dapat sampahnya gratis
tentunya hp-nya akan lebih lebih murah
ya Misalnya saya juga dapat HPP yang EE
malahan enggak gratis ya tapi misalnya
kita keluar biaya tertentu untuk
mendapatkan sampah itu tentunya akan
jadi lebih mahal jadi relatif Pak
angkanya ya Tapi bapak nanti bisa hitung
sendiri sebetulnya ya dari jumlah sampah
yang masuk kemudian ee yieldnya misalnya
10% atau 15% itu juga akan ee
berpengaruh terhadap HPP tentunya ya
jadi ee teknik budidaya juga
mempengaruhi ee untuk mendapatkan
misalnya tadi 1 ton sampah ee untuk
seseorang yang sudah berpengalaman yang
sudah paham teknik budidaya bisa
menghasilkan
ee 1 gram Larva itu jadi 2 kilo ya
tetapi kalau misalnya yang belum mungkin
1 kilo termasuk jenis pakanannya juga
Apa itu juga mempengaruhi Pak jadi
relatif ee kalau misalnya sudah bisa
dijual 4.000 ya saya yakin yang menjual
4.000 itu sudah memperhitungkan juga
berapa keuntungan yang bisa didapat dari
situ demikian mudah-mudahan bisa
menjawab Pak
Hadi Bagaimana Pak apakah sudah baik I
Maksudnya tadi kan Pak Markus bilang ee
saat ini pembelanjaannya antara 200 300
kalau beli e sampahnya dengan harga 300
dan ada biaya pressing segala macam
selama ini ketemunya hpp-nya di berapa
gitu Itu aja saya perasaan 4.000 enggak
masuk deh Terima kasih I Iya Pak jadi
satu lagi pak selain masalah sampahnya
itu sebagai bahan pakan magot Bapak juga
Maih kalkulasi telur magotnya Bapak beli
atau produksi sendiri Pak itu tentu akan
berpengaruh juga terhadap HPP ya Jadi
kalau Bapak hitung W ternyata 4.000
enggak masuk kalau buat saya masih masuk
gitu ya Nah Rahasianya di mana Nanti
Bapak kita bisa japrian Pak Rahasianya
di mana Saya gak mau buka di sini Pak
Hadi Ya nanti kalau buka di sini e dapur
saya kebuka semua Nanti Pak
oke
silakan saya lanjutkan ya Pak
selanjutnya kepada
pakiss mengaktifkan mikrofonnya dan
menyampaikan kepada Pak silakan Pak
Nurahman Terima kasih Pak Markus akan
menarik sekali ini topik
eh yang hari ini Pak Markus sebetulan
kami kan dari Kawas
industri dan di kawasan industri itu
kebetulan kita menghasil ee dari IPA
isttil pengolah air limbah itu
menghasilkan selat selat itu betetulan
itu dari produk eh pengolahan kelapa Pak
e dari organik lah ya Apakah Selat dari
pengolahan kelapa itu memungkinkan
enggak Pak jadi
pakan itu itu yang pertama yang keduanya
yang saya tanyakan eh
ee ada kasus atau enggak ya Ee makot ini
saat budidaya misalnya ruang isolasinya
e enggak prepare Jadi kurang kurang
kompl Terusir nya ee indukan makut itu
keluar jadi jadi isu lingkungan gitu
Apakah ada studi kasus seperti itu atau
enggak ya ada kasus seperti itu atau
enggak ya kaitannya dengan itu Du Dua
pertanyaan itu aja L Pak Markus Terima
kasih sekali atas eh tangkapannya
nanti Baik Pak Rohman Terima kasih Pak
pertanyaannya Yang pertama mengenai slat
kelapa Ya Pak
Eh mohon izin Pak Rohman ini industri di
mana ya pak
yaetulan ada di Bintan Pak Oh oke
oke oke Bintan ya wah eh yang untuk
menjawab pertanyaan pertama Pak Selat
kelapa Sebetulnya saya juga mesti mesti
mesti ngerti nih pak ya ini slatnya
bentuknya seperti slat yang lain atau
atau tidak Tapi Intinya kalau slat itu
berasal dari material organik ya
sepanjang itu tidak tercampur dengan
chemikal ya dan EE itu sangat
memungkinkan dikelola oleh magot kami
membantu beberapa industri juga ya di
Bekasi tetapi kita pastikan bahwa sat
ini benar-benar sat eh yang organik
misalnya sat dari Ace krim slat dari
pabrik susu ya itu eh apa namanya bisa
kita manfaatkan untuk magut tetapi
memang harus dengan e pre treatment dulu
Pak jadi eh kalau dari slat itu kita
mesti ukur dulu kalau dekat Pak biasanya
kami minta sampel lalu kami langsung
berikan ke magot kita lihat reaksi magot
tapi kalau misalnya ee selain itu kita
juga minta coa biasanya Pak coa dari
selat itu apa ya Jadi apakah kandungan
protein kandungan fat dan
kandungan-kandungan yang lain bisa
memenuhi nutrisi maget atau tidak e
terus kemudian bisa dicampur atau enggak
dengan nutrisi yang lain ya Misalnya
tadi kalau saya punya slat dari industri
tertentu kemudian kita campur dengan e
nutrisi yang lain sehingga akhirnya eh
limbah ini yang tadinya dibuang ke Ipal
itu bisa dimanfaatkan untuk jadi pakan
magot itu yang pertama yang kedua tadi
pertanyaan Bapak tentang eh isu ini
indukan-indukan magotnya keluar ya Pak
ya ini biasanya indukan magot itu tidak
nyaman kalau eh apa namanya ekosistem di
tempat dia bertumbuh berkembang itu
terlalu apa namanya terlalu panas atau
terlalu dingin Pak terlalu basah gitu
kalau itu bisa dikondisikan sesuai
dengan habitatnya si magot pasti tidak
akan terjadi Pak dan kalaupun itu keluar
ya Keluar akhirnya dia kalau enggak mati
ya dia jadi apa Jadi pupa ya Dan kalau
jadi pupa ya karena nutrisinya belum
terpenuhi dia akan dia tidak akan
berubah menjadi lalat ya jadi dia hanya
berubah jadi lalat kalau semua nutrisi
di dalam tubuhnya selama jadi pupa itu
memenuhi untuk dia menetas mudah-mudahan
bisa menjawab pertanyaannya Pak
nurohman Baik bagaimana bapak Nurahman
Apakah sudah cukup cukup B terima kasih
sekaliak eh baik selanjutnya kepada
bapak Indra eh silakan segera
menyampaikan pertanyaan atau
meng sesuatu bisa segera mengaktifkan
mikrofonnya Bapak
Indra Pak Indra masih dimute Pak
ya sedang Oke terima kasih terima kasih
Pak Markus
eh saya enggak bertanya tapi coba
sharing ya mungkin sharing pengalaman
mudah-mudahan bisa membantu teman-teman
yang lain kelihatannya antusias sekali
untuk menternakkan magot apakah eh Kita
pernah bisa atau buatkan suatu starter
kit gitu Katakanlah Pak untuk eh Okelah
100 Kil gram sampah yang skala RW atau
bagaimana gitu ya Pak ya yang mengikuti
ee siklus budidaya magot itu mulai dari
telur
pembesaran menjadi larva kemudian di
biopon biopon kemudian menjadi buupa dan
EE lava kemudian masuk lagi ke tempat
pembiakan nah seperti itu ee Kalau
mungkin bisa dibiatkan yang skala kecil
nanti mungkin setelah mereka mampu
mengikuti arus apa eh sirkulasi
kehidupan itu mungkin mereka bisa
mengembangkan lagi nanti gitu Pak yang
pertama itu yang kedua
Eh banyak yang pembudidaya magot ini
eh Tidak mencacah pakannya pak saya kira
kalau kita bisa padahal mesin cacahnya
itu murah kok ya Saya pernah beli itu
cuma R jutaan kalau bisa dicacahkan
mungkin ee daya serapnya itu lebih besar
gitu ya Pak ya Nah itu mungkin juga ya
perlu di disampaikan juga di dalam dalam
k tadi itu Pak dan yang syukur-syukur
bisa difermentasi sehingga rasanya lebih
baik dan kemudian bisa disimpan lebih
lama gitu ya eh
eh apa tuh yang ketiga adalah gini Pak
Eh kalau kita berpikirnya sebagai dijual
itu memang kelihatannya agak susah pak
jadi memang saya setuju dengan kemitraan
jadi memang kita harus
ee sebelumnya kita melihat atau
memetakan tadi ya Pak ya Siapa yang kita
bisa kita kerja sama karena kan
pengurangan akan 30% 40% itu merupakan
profit bagi mitra kita yang mengambil
produk-produk magot tadi ya sehingga
eh mungkin dari situ bisa bagi hasil
gitu kalau anda
bisait sekian nanti hasilnya berapa
untuk kita gitu jadiak enggak dijual 1
kilo r.000 atau bagaimana gitu mungkin
itu yang lebih baik jadi sistem plasma
in tadi Mungkin yang lebih cocok Pak dan
yang ketiga tadi untuk an itu kita juga
sudah mempraktikkan magot itu kita bikin
POC Pak jadi kita blender kemudian kita
fermentasi untuk POC sehingga tidak
hanya pupuk pupuk organik padatnya ya
yang tadi itu saja yang jadi pupuk tapi
juga bisa menjadi po juga itu saja Pak
mudah-mudahan nanti bisa membantu Pak
Markus Terima kasih Pak Terima kasih
pakang sek
Pak sudahasi ikan magot yang pertama
tadi starter kit sebetulnya sudah ada
Pak dari teman-teman biomx mereka
membuat Mago box namanya ya Mago box itu
juga bisa dimanfaatkan kalau nanti eh
teman-teman tertarik mungkin untuk
mendiskusikan lebih jauh
eh apa namanya membuat starit seperti
itu dari klhk juga eh pernah Pak kami
membantu menyusun eh buku untuk
Membangun fasilitas mulai dari skala ada
yang 100 ton 200 ton bahkan sampai e
puluhan ton gitu ya tadi benar sekali
yang di sampaikan Pak Indra tentang
mencacah pakan apalagi memfermentasi
karena ee teman-teman yang mungkin punya
latar belakang di peternakan di
pertanian ya fermentasi itu Selain untuk
mengurangi eh bau ya dari sampah organik
itu akan meningkatkan protein sehingga
akhirnya nutrisi si manggut juga akan
lebih baik ya jadi alangkah lebih baik
memang dilakukan pencacahan ya
pencacahan kemudian eh kecuali kalau
sampah kalau food yaood Biasanya enggak
perlu dicacah itu cepat habis ya dan
bahwa itu baik e dimakan magot biasanya
tuh sudah terjadi perubahan bau jadi
baunya sudah tidak seperti bau sampah
tapi baunya seperti bau tapek bau
fermentasi gitu Nah tadi tepat sekali
pak Indra ya mudah-mudahan ini kita
sama-sama pak kita gak bisa berjalan
sendiri-sendiri memang kita harus
gandengan tangan semua pihak ya untuk
membangun kemitraan sehingga target
pemerintahget kita semua untuk
mengurangi sampah ke TPA itu
bisaatnya bisa berjalan gitu ya dan
tentang POC itu benar sekali di saya
sampaikan tadi di negara-negara lain ee
penggunaan magot itu tidak hanya frasnya
ya tetapi juga magotnya itu sendiri
adalah sumber eh asam amino protein dan
lain-lain jadi kita bisa ee gunakan itu
untuk ee penggunaan di bidang pertanian
ipoc Baik terima kasih Pak Indra Saya
kira clear Ya silakan Mungkin pertanyaan
lain Mbak
Sabrina baik Terima kasih Bapak Markus
selanjutnya eh dari Ibu Sri Rahayu
silakan segera
B menyalakan mikrofonnya Iya Oke Baik
terima kasih eh penyampaian eh terima
kasih Pak Markus atas kesempatan yang
diberikan jadi
ee Saya dari
ee Kota Tangerang Selatan seperti itu
dan sehari-hari EE kami bergerak di
bidang ee apa sih bank sampah yang mbak
bahan-bahan e anorganik yang plasik dan
sebagainya dan kemarin di awal bulan ini
awal Agustus kami mendapatkan bantuan
dari
eh Kelurahan ya kelurahan setempat
peralatan untuk eh apa budaya magot
seperti itu Cuma kan selama ini yang
saya kerjakan hanya pembesaran magot ya
jadi eh menggunakan apa namanya
pembesaran magot dengan sampah dari
rumah tangga tiba-tiba dikasih peralatan
untuk budidaya magot seperti itu dan
benar-benar tidak ada apa tidak ada apa
sih namanya tidak ada ilmu sama sekali
seperti itu
Nah cuman mau saya kerjakan itu karena
peralatan sudah dikasih seperti itu juga
masih maju mundur karena masalah ee Apa
namanya Sumber sampahnya seperti itu kan
sebenarnya itu kan untuk ee untuk rumah
tangga ya untuk ee area apa sih area
rumah seperti itu ya dan biasanya yang
diharapkan adalah sampah-sampah rumah
tangga yang EE digunakan untuk e pakan
magotnya itu tetapi saya kok agak agak
enggak berani agak skepus itu gara-gara
orang-orang kita itu kalau umpamanya
sudah ada Katakanlah
eh apa namanya sudah tahu ee apa namanya
istilahnya sudah mau sih ikut gitu
katakan tapi kemudian kadang tidak
bertanggung jawab jadi akhirnya sampai
ditumuk di dekat tempatnya seperti
walaupun belum kejadian tapi saya
ngelihat perilaku masyarakat seperti itu
duh nanti jangan-jangan depan rumah saya
jadi tempat orang buang sampah nih
karena kan saya bilang saya terima
sampah e organik seperti itu dari
rumahnya akhir awalnya awalnya mungkin
saya mikir Oke saya saya inilah saya
saya absen saya kasih jadwal k Tapi kan
lama-lama enggak sempat Bu pasti main
taruh aja di depan rumah gitu dan
akhirnya saya mundur lagi ah kayaknya
enggak berani saya seperti itu itu yang
EE membuat saya agak eh apa ya agak ragu
untuk melaksanakan ee budaya dalam di
lingkungan rumah gitu kalau tempat
sebenarnya ee Kebetulan kami juga ada
masih ada tanah ya E sehingga itu bisa
di samp cuma karena tadi masalah sumber
Untuk pakannya magot itulah yang saya
enggak berani karena tadi eh apa namanya
masyarakat kita itu belum belum tipikal
orang yang e apa namanya memisahkan
sampah organik dan organik juga belum
kemudian ketika melihat ada orang tempat
menerima sampah main tar aja kan
akhirnya Sudahlah nanti malah mencemari
rumah saya seperti itu jadi itu gimana
Pak solusinya itu pertanyaan pertama ee
yang kedua adalah saya sering lihat ini
tadi saya sudah tanyakan di chat itu
eh sering lihat sering lewat pasar nih
pasti itu setiap pagi itu melihat
tumpukan sampah memang belum diangkut
sama petugas kebersihan tapi ngelihat ee
itu potongan sawi bekas ee yang sudah Ee
apa sih daun-daun segala macam itu ada
di situ Gitu Ee dan itu pasti posisinya
karena dia baru baru selesai ee jual
beli transaksinya kan berarti sebenarnya
belum terlalu kena kotoran banyak
seperti itu ya pak Tapi saya mikir itu
sayang sekali ya ee apa namanya
sampah-sampah seperti itu tidak ada
tidak ada P tidak digunakan untuk pakan
mot tapi akirnya nanti kan memang Ada
petugas kebersihannya lalu kemudian di
dibawa ke TPA Bantargebang seperti itu
Jadi saya antara gimana ya caranya
supaya itu bisa kemudian saya gunakan
jadi saya enggak usah ngomong-ngomong
sama tangga saya berdiri magot karena
nanti kalau tetangga tahu dan mereka
pikir sampah mereka bisa dikirim ke
rumah saya nanti saya nanya aja mereka
seperti itu itu gimana Pak saya harus
ee apa ya berperilaku kalau untuk yang
dari dari pasar ya mungkin kita bisa
minta tolong petugas kebersihannya untuk
menyiapkan kemudian dikirimkan itu ada
sih biaya yang e ee dikeluarkan tapi
lebih baik seperti ituah atau saya ee
udahlah sampah dari tetangga aja tapi
dengan perilaku yang mungkin saja tidak
bertanggung jawab nantinya
gim Pak terima
kasihasih dari Tangerang Selatan ya Saya
pernah Membangun fasilitas budidaya
magot di cipecang di TP
cipec waktu zamannya ibu wikota ya Jadi
ini ceritaja jadi dan itu tidak
berlangsung lama di
cipecang seb
ya
eh termasuk ini Bu Sri memang kesadaran
masyarakat kita ini perlu masih
memerlukan edukasi yang panjang jadi ada
teman-teman saya di wilayah Tangerang
Selatan di BSD di Bintaro Dan lain-lain
mereka juga terus bergerak ya Bahkan
kami kerja sama dengan Universitas
Prastia mulia dengan UPH ya mendorong
kegiatan-kegiatan supaya masyarakat di
sana juga dibangun kesadarannya ya Nah
inilah makanya ini PR kita semua kita
mengaku religius kita mengaku bangsa
yang beragama tetapi ee ngurus sampah
aja masih belum bisa gitu sampah sendiri
belum bisa nah ini PR kita nih Bu Jadi
itu peradaban kita saat ini tapi jangan
putus asa Bu Sri Saya yakin apa yang
sudah Ibu Sri kerjakan eh paling tidak
mulai dari satu rumah dua rumah dan
seterusnya diedukasi e ada teman-teman
juga yang memberikan insentif kepada
orang-orang yang mau ikhlas ya Ini
judulnya gitu mau ikhlas memilah sampah
dari rumah kemudian ditaruh di ber gitu
ya atau di plastik yang misalnya bisa
dijadikan sebagai wadah kemudian
ditimbang Bu nanti kita kasih insentif
tuh jadi sama seperti bank sampah yang
selama ini apa namanya memanfaatkan
sampah tapi yang sifatnya kan non
organik ya Bu ya yang ada nilai ada
botol bekas kertas dan lain-lain Nah
kita juga perlakukan sama kalau botol
Aqua Kalau enggak salah sekarang
harganya sekilo berapa Bu 4.000an ya Bu
ya
3.000 3.000 Iya Nah mungkin sampah
organik kita mulai Bu dengan R misalnya
gitu ya kalau sampah plastik 3.000 kan
botol Aqua tuh berapa banyak tuh botol
Aqua 1 kilonya gitu ya tapi kalau sampah
organik mungkin kan eh jumlahnya eh apa
namanya 100 r100 per kilo misalnya ya
kalau dari satu rumah ada misalnya 3
kilo Nah tinggal dijumlahkan selama 1
bulan itu jadi berapa nanti kita ee apa
namanya berikan insentif kasih token
listrik kah atau apa ini sama Bu
sebennya konsepnya dengan apa yang
dikerjakan oleh oleh teman-teman di bank
sampah tapi paling tidak sudah mulai
teredukasi yang selama ini sampah
organik itu menimbulkan bau busuk dan
lain-lain mereka sudah mau serahkan nih
ke ibu gitu ya ibu bisa mengelola dan
kemudian juga nanti bisa akhirnya
mengurangi sampah ke TPA kasihan bu TPA
cipecang udah di pinggir sungai gitu ya
longsor terus gitu kan kemarin belum
lama kebakaran juga gitu nah ini juga ee
Jadi PR kita semua jadi apalagi misalnya
dari Kelurahan sudah bisa memberikan
dukungan berupa fasilitas untuk
pengelolaan magotnya ya Nah nanti memang
perlu lagi lebih dalam ibu ee komunitas
magot di wilayah Tangerang Selatan cukup
banyak Bu Jadi Ibu nanti bisa melalui
media sosial ya di Facebook dan
lain-lain terkoneksi nanti dengan
teman-teman kita di sana bagaimana
supaya budidayanya juga tidak merusak
lingkungan jadi ini kan ditakutkan ada
beberapa pertanyaan saya lihat di apa
namanya di chat ini ya Ee supaya enggak
ganggu gimana tentunya volume sampah
yang masuk dengan jumlah bibit yang ee
di apa namanya dimasukkan juga harus
seimbang ya tadi Pak Indra disampaikan
di depan harus dicacah dulu difermentasi
sehingga akhirnya tidak menimbulkan
gangguan kepada tetangga-tetangga kita
jadi apa yang sudah ibu lakukan
sebenarnya Bu tinggal di apa didorong
lagi lebih semangat lagi Bu kemudian
mungkin melalui forum-forum seperti eh
apa namanya di pengajian-pengajian
ibu-ibu gitu ya sosialisasi ke
masyarakat ee membangun kesadaran saya
kira itu akan membantu sekali Bu Jadi
apa yang sudah Ibu kerjakan luar biasa
ee lanjutkan Bu tetap semangat
mudah-mudahan nanti di tempat Ibu bisa
jadi percontohan nanti buat teman-teman
yang lain
bu Terima kasih Bu Sri
Rahayu silakan mungkin yang lain e Mak
Sabrina selanjutnya baik baik Bapak e
selanjutnya yaitu kepada Ibu ikaen
dipersilakan baik eh terima kasih atas
kesempatannya
Mbak e izin bertanya Bapak eh terkait
dengan teknis ini ya Pak jadi ee saya
dan suami sudah mulai budidaya magot pak
ee ada di daerah kami tapi ternyata eh
kendalanya itu adalah terkait dengan bau
Pak Jadi sebenarnya kami sudah eh
mencari sebuah lokasi yang itu cukup
agak jauh dari pemukiman tapi eh kami
sudah mencoba untuk melakukan siasat
dengan fermentasi Pak tetapi dari hasil
fermentasi itu ternyata masih
menimbulkan cukup bau ee yang menyengat
ee Dan itu menjadi istilahnya apa ya
kami kan niatnya pengin membantu
lingkungan ya Pak tapi ternyata pada
akhirnya justru kami diprotes bahkan e
terancam diusir Pak seperti itu Nah
apakah EE yang menjadi kesalahan kami
sehingga ee itu bisa menimbulkan bau
Kami menggunakan Tong Pak ukuran 150-an
liter ada 6 Tong waktu itu karena
akhirnya ada protes dari warga akhirnya
kami mencoba mengurangi volume ee
fermentasi kami seperti itu pak Mungkin
ee ada ilmu yang bisa disampaikan dari
bapak itu yang pertama Pak Kemudian yang
kedua ee ini menjadi persoalan yang
dilematis sebenarnya Pak karena ee di
sekitar kami itu sebenarnya ada beberapa
komunitas itu yang mendapatkan bantuan
tetapi justru itu enggak sestain Pak Nah
kami ee mencoba untuk merintis ini
basisnya adalah dari individu yang
kemudian arahnya memang ke arah profit
pak ee karena ketika merintis komunitas
itu dan itu belum berhasil Itu kan
mungkin dipandangnya masyarakat apa sih
ini kayak gitu kayak kerja gotongroyong
sukarela tetapi tidak bernilai ekonomi
nah pada akhirnya ee dengan apa ya
mungkin modal seadanya gitu Kami mencoba
tapi Barangkali Pak ee bapak pak Markus
mungkin atau teman yang lain punya
informasi terkait dengan ee pendanaan
atau seat Capital untuk bisa
mengembangkan bisnis kami ee atau
kemudian info komunitas Bapak tadi Bapak
juga menyampaikan tentang asosiasi bsf
eh apakah itu ada grup misalnya lewat
WhatsApp sehingga kami bisa mendapatkan
informasi termasuk nanti mungkin tips ee
atau akses informasi marketing Bapak
mungkin ee Bisa diinfokan seperti itu ee
Dua pertanyaan itu saja sih Pak dari
saya terima
kasih baik terima kasih eh Mbak Ika Mbak
Ika lokasi di mana Mbak
Ika masih di-mute mbak lokasinya di mana
Mbak Ika Iya saya ada di saya di di
Sukoharjo Bapak di belakang ka Sur Oke
baikik Sukoharjo dekat dengan kampung
halaman Ibu sayaoniri
ohun jadi gini mbaka tadi mengenai bau
ya mungkin saya perlu detail sampah
organik yang mbaka kelola itu berasal
dari mana
sumbernya Dar diuk
in sebenarnya mengintegrasikan E dengan
partisipasi warga jadi sampah dapur
mereka Bapak e kami bantu kelola tapi
memang secara komposisi itu lebih banyak
sayurnya gitu Pak Jadi ada yang sayur
mentah kemudian sayur matang dan juga
catering itu Pak Oke Oke jadi baik e
jadi sampah sampah organiknya adalah
sampah dapur ya Nah sampah dapur itu
kalau baru satu hari kan masih fresh
Mbak ya tapi Mbak Ika mesti pastikan
jadi dari teman-teman dari
tetangga-tetangga yang datang itu sampah
dapurnya masih fresh ya kalau masih
fresh untuk mengurangi bau tadi karena
sudah lewat 1 malam apalagi 2 malam itu
bau aroma sampahnya kan keluar ya
apalagi misalnya banyak sayur apalagi
Sayurnya sayur cool Nah itu baunya luar
biasa tuh nah Oleh karena itu tadi
disampaikan Pak Indra betul jadi kita
bisa melakukan fermentasi dulu dicacah
dulu supaya jadi lebih kecil partikelnya
Kalau sudah lebih kecil partikelnya kan
akan lebih mudah nanti difermentasi ya
ya nanti setelah difermentasi Saya
biasanya lakukan tuh fermentasi enggak
lama-lama 1 malam cukup jadi kalau kita
kumpulkan sampah pagi ini itu besok
paginya itu baru diberikan jadi pakan
magot ya jadi baika masukkan ke dalam
Tong ya difermentasi cara fermentasi
yang paling gampang baika itu
macam-macam ya tadi disampaikan ada yang
disemputkan bioaktivator katanya nah
bioaktivator tergantung bioaktivatornya
juga jangan sampai bio namanya
bioaktivator berarti dari biologi ya Bu
ya Nah itu bisa kita semprotkan pakai
istilahnya Yakut molases itu kan ada
basilus di situ bisa juga Ibu paling
gampang itu pakai ragi Bu ragi tapek itu
juga bisa ya Jadi disemprotkan pakai itu
atau kalau sudah budidaya magot untuk
menghilangkan bau ya itu pupanya Ibu
rendam cangkang pupanya Ibu rendam Nah
rendamannya itu Ibu semprotkan itulah
bioaktivator sebetulnya ya untuk
mengurangi bau dan juga untuk mengurangi
lalat-lalat di sekitar itu ya tu ada
yang usul juga pakai ekoenzim katanya
tapi ekoenzim Ibu Mesti bikin dulu ya
dan E itu kan fermentasinya lebih lama
juga 3 sampai 4 bulan ekoenzim ya jadi
banyak cara yang kita bisa lakukan untuk
ee menghindari bau tetapi di dalam
proses eh apa biokonversi itu sendiri
budidaya magot ya harusnya kalau terjadi
keseimbangan antara jumlah input pakan
organik yang masuk dengan jumlah ee
koloni bsf yang ada di situ yaitu
seimbang bu ya tadi saya sampaikan kalau
satu ton berarti butuh 100 GR ya itu
nanti ditetaskan kemudian dia makan
sampah Ibu setiap hari ya itu juga itu
juga bisa dijadikan apa namanya E
menjadikan supaya tidak terjadi bau jadi
baunya sudah diseregap dulu sama si
magot tapi kalau koloninya kurang di
dalam proses pengolahan sampah itu itu
yang akan menimbulkan bau ya Nah ada jug
ada juga yang tanya nih Bagaimana dengan
E4 Pak E4 bagus itu untuk fermentasi
jadi E4 ee digunakan untuk Fer ASI ya ee
apa namanya itu juga bagus ya Saya kira
demikian mudah-mudahan bisa membantu
nanti Mbak
Ika izin bertanya Pak mungkin m-follow
up jadi ee Kalau kami itu Pak Memang
modelnya adalah menamp Heeh eh boleh
me-follow up Bapak mohon maaf Monggo
Monggo silakan eh di kami itu baunya itu
adalah setelah 2 minggu Bapak jadi ee
kami kan menampung di dalam tong-tong
yang cukup besar karena untuk
mengantisipasi stok pakan yang tidak
selalu ready setiap hari Bapak Jadi kami
tampung ee limbah-limbah dari warga itu
e selama 2 minggu difermentasi itu
ternyata muncul bau Bapak dan bau itu di
keluar ketika itu di eh apa ya di
makankan ke magotnya Bapak gitu Jadi
sebenarnya oke oh ini ini e mohon maaf
ya jadi saya katakan bukan bukan
kesalahan tetapi ya kalau selama 2
minggu itu difermentasi kemudiana baru
buka maka tentunya kan itu Penguapan
yang keluar itu Ya akan menghasilkan bau
ya tetapi kalau kita fermentasi setiap
hari maka itu tidak terjadi pembusukan
di situ ya Jadi Mbak Ika juga mesti
perhatikan apalagi misalnya tadi
sayurnya k kangkung gitu itu kalau
kangkung 2 minggu enggak akan jadi pakan
magot malah Mbak karena Udah tinggal
seratnya aja ya jadi nutrisinya sudah
berkurang jadi saya Saran saya sebaiknya
tadi ya setiap hari m Ika sampai yang
dikumpulkan dari warga ya itu hanya
difermentasi satu malam besoknya sudah
bisa diaplikasikan ke magot Jangan
tunggu 2 minggu Mbak Ika ya janganinggu
terus kemudian di pilah-pilah juga yang
berasal dari warga masyarakat itu kan
ada sampah yang bisa jadi pakan magot
yang sifatnya busuk ada juga yang
misalnya bonggol pisang itu Mbak Ika
jangan paksain untuk fermentasi ya
Enggak enggak efektif itu lebih baik
Kalau yang misalnya sifatnya fiber serat
gitu ya ee daun pisang gitu ya kulit
durian kulit nenas gitu itu jangan
jangan dipaksakan untuk jadi pakan magot
tapi lebih baik itu dikomposting ya
setelah dikomposkan itu nanti dicampur
bisa dicampur dengan frus yang dari
kaskot ya baru diaplikasi ke tanaman itu
juga baru bisa begitu Jadi harus
dilakukan pemilahan dulu kemudian kalau
difermentasi pun jangan lebih dari sat
malam itu langsung diaplikasi jadi
jangan nunggu 2 minggu Mbak Ika kalau 2
minggu itu dibuka ya terjadi fermentasi
amonia nya ya dan lain-lain segala macam
itu gas-gas itu keluar di situ kalau
tadi kol itu berarti kan sulfur Nah itu
sudah pasti tuh kemungkinan besar sih
saya yakin mungkin sayur-sayuran sejenis
itu pol Cim gitu ya itu mengandung
sulfur tinggi jadi baunya pasti seperti
bau apa namanya bau limbah Bau apa
namanya bau bau jamban ya sor iya iya
iya mudah-mudahan bisa diatasi Mbak Ika
ya Terima kasih Bapak pertanyaan kedua
ya pak I silakan jadi yang kedua tentang
akses tadi Ya memang harus
diperhitungkan baika jadi kalau kita
melakukan kegiatan hanya sifatnya untuk
CSR gotong-royong tidak sustain itu
sangat disayangkan Saya yakin kalau di
sukuarjo mungkin di tempatnya Mbak Ika
eh saya terkoneksi dengan teman-teman
para petani organik ya beras organik di
sana dan mereka sudah bisa sampai ekspor
ke Amerika ke Jepang dan lain-lain ya
Monggo dimanfaatkan hasil output
produksi magotnya Mbak Ika ya dan
teman-teman di Sukoharjo Saya yakin juga
komunitas bsf di Sukoharjo cukup banyak
ee ini ee bisa nanti
berkolaborasi ya lalu bisa membangun
pertanian organik ya kemudian juga
pakannya bisa digunakan untuk pakan ayam
kalau mau digunakan skala kecil enggak
masalah MB Ika sekarang mengelola
sampahnya Berapa besar Berapa banyak
sampahnya per hari rata-rata
boleh di ini Mbak
Eh 100 kilo Bapak Oke I 1 hari 100 kilo
ya 100 kilo S hari kalau asumsi seperti
itu berarti kalau menggunakan magot itu
paling tidak kita dapat 10%nya aja sudah
dapat 10 kilo tuh
magotnya ya Nah magot 10 kilo bisa
digunakan untuk pakan ayam berapa ekor
itu Tinggal dihitung Mbak kalkulasinya
ayam itu kebutuhan pakannya kurang lebih
120 GR kalau untuk ayam petelur ya ya
per hari per ekor ya itu hanya 120 GR
Jadi kalau 10 kilo berarti kan 10.000
gram dibagi 120 gram jadi berapa ekor
tuh Ya ini tinggal tinggal
hitung-hitungan aja ya Sebentar ya kalau
kita punya sampah tadi 100 kilo berarti
dapatnya magotnya eh 10 kilo ya 10 kilo
berarti 10.000 GR dibagi 120 Nah itu
bisa cukup untuk 83 ekor Oh iya pak tapi
ayam jangan dikasih makan magot 100%
jadi Mbak Mbak Ika bisa gunakan maksimum
50% saja artinya kalau 50% maka magotnya
baika itu cukup untuk 83 di* 2 160 nah
160 ekor Kalau Mbak Ika punya ayam
pertelur 160 ekor ya ini 160 ekor ya 160
ekor
itu katakan5%
Mbak Ika bisa punya telur 136 butir ya
atau kalau dibagi
16 ya maka 8,5 kilo hasil telurnya ya
Jadi silakan MB Ika Coba ya budidaya
ayam kalau mau cepat ayam broiler ayam
pedaging ya kalau mau misalnya cukup
tempatnya untuk ayam petelur Monggo ayam
pedaging mungkin 3,eng bulan maksimum 4
bulan sudah bisa panen cuman pesan saya
jangan diberi 100% magot maksimum 50% ya
nah jadi nanti ayam petelur kalau tadi
160 ekor bisa bertelur 136 butir atau
8,5 kilo jadi 8,5 kilo ditinggal dikali
harga telur misalnya r25.000 ya Nah ini
hitung-hitungannya ini ini cara-cara
praktis bikin visibilit tadi kayak gini
nih ya jadi 8,5 kil* 25.000 nah Berarti
penghasilan baika r2.000 per hari
Masya per hari ya tap kan tetap mesti
investasi ayamnya MTI beli dan lain
sebagainya tapi Monggo Mbak Ika mulai
dari kecil dulu punya satu ekor ayam
pejantan Kalau ayam kampung ya lalu ayam
betinanya 10 ekor Jadi satu pejantan
dikasih 10 betina ya Nah itu nanti
bertelur nanti telurnya makin banyak
beranak lagi pecah telurnya gitu kan
makin banyak lagi nah itu akhirnya nanti
menghasilkan ee ayam petelur yang
telurnya bukan cuma sekedar telur
kampung tapi telur omega3 ya itu
incomeennya kalau
200.000 Kal 30 hari berapa ya
wah,3 juta kan lumayan kan Wah sebentar
lagi
UMR Ya Allah
Bapak ya tapi sekali lagi hati-hati ya
hati-hati kalau kita bicara visibility
tadi kelayakan usaha Jangan cuman
ngitung cuannya Rikonya dan lain-lain
Yang tadi kita sudah bahas di depan ya
kita mesti perhatikan juga ya mengelola
ayam juga tidak semudah yang dibayangkan
orang Ya itu ayam kadang-kadang ada
penyakit yang mesti diatasi dan
lain-lain ya tapi pengalaman kami
mengelola ayam petelur dengan budidaya
magot Ini akhirnya ayam petelur itu
tidak usah diberikan antibiotik ya tidak
pakai antibiotik lagi karena
antibiotiknya sudah di e sudah ada di
dalam magot itu sendiri Saya kira gitu
Mbak Ik terima
[Musik]
kasih terima kasih Bapak ilmunya I
sami-sami Monggo Monggo baik ee terima
kasih kepada Ibu Ika dan Bapak Markus
selanjutnya kita ke sesi tanya jawab
yang di kolom chat ya Bapak ee Nanti
akan saya sampaikan terlebih dahulu
pertanyaannya lalu langsung Bapak jawab
begitu ya Bapak Iya baik saya izin share
screen
baik
ee Pertanyaan selanjutnya dari Dar
ibuti Berapa kapasitas biopon supaya
budaya bsf ini menguntungkan secara
ekonomi produk apa saja yang sudah
dihasilkan oleh PT magot Indonesia
Lestari ke mana dan bagaimana cara
pemasaran produk yang dihasilkan dari
produkproduk budidaya magot ini Demikian
Bapak Baik terima kasih Buti kapasitas
biop supaya menguntungan secara ekonomi
itu kembali lagi bu ya ini tergant Dar
jumlah input sampah yang kita punya ya
Jadi sebetulnya
ee apa namanya sampah organik itu yang
dijadikan pakan magot di awal itu sangat
menentukan ya karena dengan kita tahu
potensi yang akan kita kelola ya berapa
besar jumlahnya baru kita bisa
menentukan lagi Fasilitas yang akan kita
bangun supaya tidak over investment ya
tidak ee investasi berlebihan gitu kita
mau bangun kita punya duit gitu ya kita
merasa punya duit kita punya lahan lalu
kita bangun kapasitas 10 ton per hari
misalnya tapi sampahnya enggak ada yang
enggak bakal jadi Cuan enggak bakal jadi
Untung ya Nah kalau ibu tanyakan tadi
Berapa kapasitas biopon ini kembali lagi
teringantung saya enggak bisa menjawab
ee Berapa kapasitas yang menguntungkan
ini harus semuanya secara holistik Bu
Jadi harus dihitung ee inputnya berapa
kemudian nanti outputnya berapa juga
harus dihitung ya Jadi bukan cuman Mas
masalah biopon saja yang menjadi
perhatian kita kalau biopon gampang Bu
mengikuti ya ibu bisa beli bok Ibu bisa
bangun pakai terpal Ibu bisa bangun
dengan eh cara-cara yang bermacam-macam
ya jadi metodologi untuk membangun
biopon ini eh banyak macamnya kemudian
produk apa yang dihasilkan oleh PT magot
nah PT magot fokus kepada integrated
farming ya Jadi yang dihasilkan itu
selain eh larva magot yang kita jadikan
untuk pakan ayam ya dalam hal ini ayam
petelur ya eh semua yang kita kerjakan
ini sifatnya semua skala laboratorium
walaupun e kita menggunakan eh fasilitas
dengan input 15 ton per hari ya sampah
yang masuk dari berbagai sumber Tadi
dari pasar induk dari hotel dari
restoran dari industri ya Beberapa
industri sudah bekerja sama dengan kami
salah satunya Unilever ya Nutrifood dan
lain-lain ya saya enggak perlu sebut
satu persatu
eh kemudian eh selain itu kita
memberikan jasa layanan kepada mereka ya
untuk nahkan sampah organik dikonversi
jadi magot lalu kemudian hasilnya tadi
selain Larva untuk pakan ayam petelur
juga untuk pakan ikan ya Dan frnya kita
gunakan untuk eh pertanian ya kami
bekerja sama dengan koperasi produsen
pangan fungsional Indonesia ya untuk
menjadikan e pupuk organik kasgot ya dan
juga kami memproduksi pupuk cair tadi
Pak Indra di depan sampaikan juga poocat
pupuk organik cair ya istilah kami PCM
pupuk cair magot ya itu juga sudah kita
produksi untuk ee lahan-lahan pertanian
kami ya Ke mana dan bagaimana pemasangan
produk Kalau kami sekarang Ee tidak
menjual keluar jadi ee 15 ton sampah ya
Atau rata-rata mungkin produksi kita ee
sekitar 1.000 sampai 1.200 kg telur apa
ee Larva itu kita gunakan untuk
kebutuhan sendiri ya kalau teman-teman
kita yang lain ya tentunya seperti dari
ada dari biocycle ada magalarva dan
lain-lain mereka sekarang sudah punya
pasar bahkan sudah bisa mengekspor ke
luar negeri Ya ada teman kita juga dari
sanofly mereka sudah ekspor ke Amerika
ada yang ekspor ke Jepang ada yang ke
Korea dan lain-lain ya tapi teman-teman
eh perlu hati-hati karena untuk ekspor
itu kan harusnya minimum satu kontainer
gitu kalau sekarang ya kalau mau efisien
satu kontainer itu kalau 40 Fet eh
mungkin 20 fet lah ya 20 fet itu berarti
sekitar 6 sampai 7 ton ya kalau 6 sampai
7 ton kering berarti basahnya FR
larvanya harus tiga kalinya Ya jadi 18
ton fres Larva Nah kalau untuk
mendapatkan fresh Larva 18 ton berarti
kita butuh sampahnya itu ee kurang lebih
10 kalinya jadi 180 ton ee sampah yang
dibutuhkan Nah tinggal tergantung
mengumpulin larpa kering ee eh sebanyak
6 Ton itu berapa lama ya Jadi Bapak Ibu
itu ada urut-urutannya Saya kira
demikian Mbak Sabrina boleh lanjut Baik
bapak eh selanjutnya yaitu dari bapak
Ibnu alfarid jika magot ingin dikonvensi
menjadi pakan ternak atau kosmetik untuk
diekspor Apakah ada kriteria khusus atau
standar yang digunakan dikarenakan
sampah di Indonesia masih banyak yang
belum terpilah dengan baik sehingga Ada
kemungkinan tercampur dengan senyawa
kimia berbahaya dari lindi atau bahan
kimia berbahaya lainnya mohon
penerahannya Bapak seperti itu Makasih
Pak Ibnu alfarid pertanyaannya jadi
tepat sekali Pak eh
untuk skala industri tertentu Pak
apalagi digunakan sebagai bahan baku
kosmetik sebagai bahan baku pakan ya
dalam hal ini pakan hewan peliharaan
misalnya dan juga bahan baku-bahan baku
lain pasti ada syarat-syaratnya nah ini
benar sekali Jadi kalau sampah organik
itu tercampur dengan senyawa kimia nah
ini kami pernah hadapi juga ya kalau
berasal dari pemukiman ya itu tadi Ibu
Sri Rahayu juga menghadapi kesulitan tuh
ya kalau dari pemukiman tuh
kadang-kadang eh warga masyarakat kita
belum disiplin memilah sampah jadi masih
tercampur
biklean masih tercampur bahan-bahan
kimia berbahaya ya tapi untungnya magot
ini ini itu dia bisa memberikan kode
gitu ya Jadi kalau dia ee Ada racunnya
ya dia pasti juga akan kelihatan gitu
Wah ini pertumbuhannya enggak bagus ya
tiba-tiba magotnya mati dan lain-lain
Nah itu juga harus kita perhatikan nah
Oleh karena itu Pak untuk memenuhi
kebutuhan tadi apalagi ekspor ya itu
istilah kami harus digunakan bahan
baku-bahan baku yang food grade ya atau
grade-nya grade untuk ee kebutuhan
tertentu Apakah itu bisa berasal dari
sampah organik ya tentunya bisa jadi
Bapak harus melakukan quality assurance
ya dari sumbernya Ya jadi istilahnya
pastikan bahwa sampah-sampah itu memang
tidak terkontaminasi dengan
kandungan-kandungan kimia berbahaya ya
bisa apa tidak ya tentu itu harus ada
effort ya harus ada effort di depan
misalnya kita seperti kami bekerja sama
dengan beberapa perusahaan yang Maskan
sampah organik tertentu ya dan itu ee
dari hulunya dari timbulannya sampai
dengan ke lokasi kami kita harus jagain
tuh Pak ya atau selain sampah organik
misalnya ee ada juga sampah-sampah yang
misalnya dari industri
ee apa namanya ya industri makanan
misalnya tadi ya Nah itu kalau memang
mau di dialokasikan khusus maka harus
juga direatmen secara khusus gitu jadi
ee intinya seperti itu Pak karena memang
kalau sampahnya berasal dari tadi yang
tercampur gitu ya itu itu ee resiko ya
cukup tinggi jadi harus diperhatikan
qualti kontrol dari mulai ee timbulan
sampai dengan prosessing di tempat kita
mudah-mudahan bisa menjawab itu Pak Ibnu
Baik bapak eh terima kasih atas
Jawabannya selanjutnya yaitu dari bapak
Budi
napitukulu kalau di TPA saya itu Pak
banyak sekali magot Apakah jenis
magotnya sama warnanya putih kalau
kalau bisa dimanfaatkan Apakah tinggal
dikumpulkan saja Pak berapa harganya
magot per kilo demikian B
Oke Pak Budi
napiul di TPA saya tidak bisa jamin Pak
apakah itu magot bsf atau itu magotnya
Lalat Hijau atau itu magotnya lalat
rumah pak ee yang bisa membedakan tentu
ee jenisnya Pak ya jenisnya kalau kita
lihat secara langsung secara fisik saya
bisa membedakan apakah itu magot bsf
atau atau magot dari lalat-lalat yang
lain mirip tetapi eh besarnya beda ya
jadi eh dan Biasanya sih kalau kalau
magot bsf itu tidak akan
eh bertelur di Semarang tempat Pak ya
Jadi ini uniknya kalau bapak mungkin
bisa pelajari lebih dalam Bagaimana
siklus hidup magot magot bsf ini hanya
akan bertelur di tempat-tempat yang dia
pastikan nanti larva-larva atau bayi
bayinya itu akan memiliki makanan yang
cukup jadi dia enggak bakal ee bertelur
di sembarang tempat Makanya kalau kita
keluar ya atau di luar di tempat-tempat
e umum gitu jarang sekali kita menemukan
lalat Black soldierfly Ya jarang sekali
kecuali misalnya di situ banyak limbah
buah sampah buah nah di situ mungkin
satu dua ada e lalat bsr ya harga magot
per kilo sekarang kalau fresh itu
kisarannya antara r.000 sampai Rp6.000
tergantung di eh apa namanya di beberapa
tempat mungkin bisa berbeda-beda ya
kalau di Bogor di sini rata-rata 5.000an
kalau
fres demikian Pak Budi Terima
kasih Terima kasih Bapak selanjutnya
dari dari Ibu Sri wahunings dari
penjelasan Bapak tadi saya menangkap
tingkat reduksi melalui bdidaya magot
hanya 25% dari total sampah dengan
asumsi 50%nya organik Bagaimana cara
mengelola atau mengelola atau mengolah
residu dari sampah yang tidak dapat
terolah di makut Apakah dianggut ke TPA
atau bagaimana best practice dari
pengalaman Bapak demikian bapak baik
Terima kasih Bu Sri wayuningsih Jadi
sebetulnya Kalau saya menjadi seorang
yang punya otoritas di dalam bidang
pengelolaan sampah Ya saya akan
membangun sistem pengelolaan sampa yang
terpadu dengan berbagai teknologi yang
tepat guna ya nah sekarang itu kita
belum punya disebutkan ya mungkin ada
contoh enggak ya beberapa kota sekarang
sedang membangun E sistem pengelolaan
sampah yang e apa terpadu tetapi belum
jadi masih parsial gitu ya jadi buri
kalau kita punya peng sistem pengololaan
sampah yang terpadu tadi ya Ini semua
sampah bisa masuk ke tempat itu ya cuma
kalau saya juga menjadi otoritas
pengololan sampah saya tentunya harus
membatasi supaya yang masuk itu terpilah
jadi sampah organik dan Sampah
nonorganik paling tidak sudah
dipilah ya lalu timbul pertanyaan Wah
Pak susah nih masyarakat susah untuk
memilah sampah oke no problem ya dari
masyarakat dari pemukiman mungkin masih
tercampur tetapi dari industri tertentu
industri perhotelan mall dan lain-lain
mereka harus kita paksa untuk memil
sampah ya Bisa gak pasti bisa karena gak
akan ada pilihan mereka warga masyarakat
pun nanti bisa kita akan edukasi ke sana
tapi bisa bertahap Nah kalau ini terjadi
maka sampah yang terpilah itu akan mudah
dikelola ya kalau sampah itu tercampur
Bagaimana Pak sekarang sudah ada
teknologi mesin pengolahan sampah yang
bisa memilah sampah minimum organik dan
nonorganik ya kalau sampah yang
tercampur tadi masuk ke dalam sistem ini
maka mesin itu akan memilah organiknya
nanti akan terpilah sendiri
nonorganiknya ya itu mungkin akan
dipilah secara konvensional ada
petugas-petugas kebersihan yang memilah
di situ atau bisa juga pakai mekanical
bahkan pakai sensor ya nanti yang ada
metal ada besi ada paku Ya itu bisa
terpisah sendiri pakai magnit kemudian
plastik masuk kertas masuk dan
seterusnya nah yang nonorganik ini itu
industri daur ulang sudahah menunggu ya
Kenapa industri daur ulang menunggu
karena industri daur ulang kita masih
membutuhkan bahan baku yang sangat besar
ya apa buktinya sampai hari ini
Indonesia masih memberikan izin untuk
impor sampah ya padahal undang-undang
kita melarang seperti itu ya Nah
sekarang bicara tentang persentase tadi
jadi Bu dari total 100% sampah ya Saya
hanya menggunakan data dari klhk bahwa
umumnya ya 55 sampai 60% Bahkan bukan
cuma 50% kalau data Ibu bisa download di
datanya klhk ada sipsn ya sampah organik
esia itu komposisinya dari total sampah
kurang lebih 55 sampai 60% jadi saya
pakai asumsi 50% ya Nah kalau 50% sampah
organik ya ini ada yang nulis 60 sampai
70% ya Bu engak apaapa saya pakai asumsi
50% aja Bu jangan besar-besar ya 50%nya
organik kemudian organik itu tidak
semuanya bisa dijadikan pakan magot Bu
Lalu ke mana Nah itu bisa jadi bisa jadi
komposter bisa jadi biomassa gitu kan
Kayak misalnya sampah kayu itu kan
organik juga Bu sampah kayu ya kan
organik Nah itu kemudian sampah misalnya
seperti kemarin saya dari Ciamis tuh ada
sampah dari e acikawung misalnya itu
bisa jadi biomassa ya sampah Serbuk
gergaji itu kan organik juga bisa jadi
biomassa jadi eh Prinsipnya yang organik
bisa dipakan magot saya asumsikan hanya
sebesar 25% tapi kalau 25%nya dari total
sampah Indonesia yang sekarang 60 juta
ya 60 juta Dik 50% itu R juta Nah 30
juta kalau saya kalikan lagi 25% saja
itu berarti ada kurang lebih sekitar
berapa tuh 7.000 eh 7,5 juta ton sampah
yang bisa kita konversi menjadi pakan
dan pupuk organik jadi saya kira itu bu
Nah sekarang bagaimana cara mengolah e
residu sampah yang tidak dapat diolah
oleh magot tadi ya Nah kalau bicara
ya harusnya ya dengan komposisi sampah
tadi ya Ee jumlah sampah yang 100% yang
masih ter yang tercampur tadi ya mungkin
itu hitung-hitungannya kalau dikelola
dengan baik dengan sistem terintegrasi
tadi ya dengan sistem pengolahan yang
terpadu tadi itu residunya paling banyak
hanya 10 sampai 15% Bu ya yang lain tuh
bisa diolah semua ya termasuk sampah
organik yang tidak bisa dimakan magot
itu bisa jadi biomassa bisa ba jadi
kompos dan lain-lain ya Nah Oleh karena
itu eh dengan target pengurangan sampah
nasional yang kita targetkan sebetarnya
ke TPA itu hanya 10 sampai 15% itu bisa
terwujud jadi tp-nya enggak semakin
overload ya Apakah kita masih butuh TPA
masih ya karena t tadi apa TPA itu hanya
untuk residu Nah apakah resid itu bisa
diolah bisa teknologi-teknologi itu
sudah ada supaya semua sampah itu bisa
diolah bisa dikelola dengan baik tinggal
masalahnya tadi ya Ibu ya Nah sekarang
kan tadi kita sudah bahas di sesi
pertama ada rdf gitu ya Apakah rdf
menguntungkan nah kembali lagi saya
bilang rdf itu menguntungkan kalau ada
offtakernya Apakah offtakernya
memberikan keuntungan tergantung harga
belinya gitu ya jadi ini semua
visibility ini harus dihitung secara
holistik terintegrasi dari hulu sampai
ke hilir ya demikian eh Bu Sri
wahyuningsi mudah-mudahan bisa menjawab
baik eh terima kasih banyak bapak Mar
Susanto selanjutnya pertanyaan yang
terakhir dari Ibu Dewi saya salah
seorang penggiat magot dari Semarang
kapasitas form kami masih di 8 sampai
120 kilo per bulan bersama komunitas
kami berusaha menggerakkan keterlibatan
kelompok masyarakat dalam budaya bsf ini
sebagai plasma dan menampung hasilnya
untuk pemasaran kendala produksi
Bagaimana memperbesar kapasitas produksi
kemudian Kendal ekonomi Bagaimana
prinsip bagi hasil dengan plasma
demikian
Bapak Baik Bu Dwi Terima kasih Bu Dwi
nahb Dwi ingin memperbesar kapasitas
produksi Wah baik sekali nih Budi
tentunya pertama Ibu mesti hitung ya
kalau ibu mau memperbesar kapasitas
produksi potensi sampahnya ada enggak di
tempat Ibu dan berapa banyak potensi
yang Ibu mau olah kalau itu bisa
terjawab baru nanti eh kita melangkah ke
tahapan berikutnya ya kemudian Bagaimana
prinsip bagi hasil dengan plasma nah ini
kalau prinsip bagi hasil dengan plasma
Monggo ya guyup aja sama plasmanya
sistem bagi hasilnya seperti apa yang
penting eh semua Happy ya kita Eh
istilahnya bagi hasilnya Apakah bagi
keuntungan revenue sharing profit
sharing atau apapun ya kalau yang kami
kembangkan sebetulnya inti plasma itu
plasma-plasma itu hanya kami tugasi
untuk proses breeding ya breeding itu
hanya produksi telur ya Jadi kami
fasilitasi kami berikan pupa ya pupanya
itu mereka jadikan alat reproduksi
mengasilkan lalat dan lalatnya bertelur
jadi Kami beri pupa tuh ya tentunya
pupanya gak boleh dijual tentunya ya Nah
setelah itu ya lu telurnya dij ke kami
ya kami
telh P mereka dikasih keuntungan ya Nah
ini akan kita manfaatkan untuk apa
namanya E budaya
prosesening ya untuk pembesaran di
tempat kami setelah itu nanti untuk
reproduksi Yang tadi 20% kita berikan
lagi ke mereka jadi terbangunah siklus
hubungan antara inti dengan plasma Saya
kira demikian jawabannya mudah-mudahan
bisa menjawabtanyaan
i jawabannya baik demikian tadi
pertanyaan dari Bapak Ibu sekalian
sekaligus menjadi pertanyaan penutup
dari sesi tanya jawab kita pada training
online kita hari ini baik seperti janji
kami di awal tadi kami juga sudah
mengantongi nih nama-nama pemenang yang
beruntung pada hari ini untuk
mendapatkan door price untuk bapak ibu
yang beruntung dipersilakan
untuk menghubungi admin ya Bapak Ibu eh
di sini ada
bapak ibu Kemudian Bapak Kemudian
Bapak WA bagi pemenang silakan
menghubungi CP di bawah ini untuk
melakukan konfirmasi untuk melakukan
konfirmasi baik eh Sebelum saya
mengakhiri eh kepada bapakus saya juga
izin menyampaikan bahwa e pada sesi
tanya jawab secara langsung kami
memiliki
memiliki penanya yang Seca langsung
yaitu itu ada Bapak had maruki Kemudian
Bapak Nurman Kemudian Bapak Indra
kemudian ibu sahuni dan ibu Iken mungkin
dari kelima sesi penanya tersebut bisa
Bapak pilih untuk mendapatkan doorpres
berupa buku dari bapak begitu
bapak baik Terima kasih Mbak Sabrina
nanti siapa yang dapat saya kasih tahu
Mbak Sabrina ya dihubungi nanti melalui
wa untukakan alamatnya nanti saya kirim
e buku yang luar Biasa Ini dari bu Nini
pakmi baik baik Bapak ee Berarti masih
kita rahasiakan ya
Bapak begitu kemudian sebelum mengakhiri
training online ini Izinkan saya untuk
menyampaikan kepada Bapak Ibu sekalian
bahwa kami dari Project B Indonesia yang
bekerja sama dengan jurusan Teknik
Lingkungan Universitas Islam Indonesia
juga mengadakan training online
selanjutnya dengan empat topik yaitu
topik pertama optimalisasi aspek
kebijakan dan regulasi dalam sistem
pengolahan sampah oleh ibu Nur Azizah
SII pmsc pada hari Sabtu 14 September
2024 kemudian topik kedua yaitu
optimalisasi aspek pendanaan dan
pembiayaan dalam sistem pengelolaan
sampah oleh Bapak Amrizal Amir pada hari
Sabtu 28 September 2024 kemudian topik
ketiga yaitu optimalisasi aspek
kelembagaan dalam sistem pengelolahan
sampah oleh ibu Sukma siip m m.si pada
hari Sabtu 12 Oktober 2024 dan yang
terakhir yaitu topik keempat yaitu
optimalisasi aspek peran serta
masyarakat dalam sistem pengawalan
sampah oleh Bapak Andy Sulistiawan dan
Bapak Darga Sultan pada hari Sabtu 26
oktober 2024 semua topik tersebut akan
berlangsung selama dua sesi sesi pertama
pukul 0900 hingga 11.00 dan si kedua
pukul 13.00 hingga 15.00 baik eh
selanjutnya kepada Bapak Ibu sekalian
Saya ucapkan terima kasih untuk pemateri
kita hari ini yaitu bapak Markus yang
telah membantu menjawab
pertanyaan-pertanyaan sekaligus sharing
bersama dengan Bapak Ibu peserta
training online kemudian Terima kasih
juga kepada bapak ibu yang sudah aktif
bertanya dan mohon maaf apabila ada
pertanyaan yang belum terjawab karena
waktu kita yang sangat terbatas sekali
ya Bapak Ibu sekalian semoga diilan
kesempatan kita bisa bertemu kembali dan
pertanyaan-pertanyaan pertanyaan dari
Bapak Ibu sekalian bisa terjawab di sesi
yang akan datang baik kita telah sampai
di penghujung acara Bapak Ibu sekalian
dan Alhamdulillah hari ini Baik di sesi
1 ataupun sesi dua kita sudah belajar
banyak sekali melalui training online
dengan topik studi kelayakan perencanaan
bsf Black solder fly plan yang
disampaikan oleh pemateri kita hari ini
yaitu bapak Markus banyak sekali ilmu
yang kita dapatkan pada saat penyampaian
materi yang disampaikan oleh pemateri
kita hari ini semoga ilmu-ilmu tersebut
dapat bermanfaat untuk kita semua baik
Selain itu kami juga ingin mengingatkan
Bapak Ibu sekalian untuk mengisi kuioner
yang linknya sudah kami share di kolom
chat supaya kegiatan kami selanjutnya
bisa lebih baik lagi dan Sekali lagi
saya izin mengingatkan kepada bapak ibu
yang menginginkan materi sekaligus
sertifikat dan kemarin belum request
dapat mengisi Link yang juga sudah kami
kirimkan pada kolom chat terakhir saya
ucapkan terima kasih kepada pemateri
kita hari ini yaitu bapak Markus Susanto
SH MH ICC yang telah menyempatkan
waktunya untuk berbagi dan sharing
materi bersama kami dari pagi hingga
sore hari ini lalu saya juga mengucapkan
terima kasih kepada bapak Dr IR hijrah
Purnama Putra stmng selaku founder dari
butik da ulang Project B Indonesia
sekaligus sekretaris jurusan program
studi teknik lingkungan Universitas
Islam Indonesia dan juga tidak lupa saya
ucapkan terima kasih kepada panitia dan
peserta yang telah berkontribusi dan
sangat antusias selama training online
ini berlangsung sampai bertemu lagi di
training online selanjutnya tentunya
dengan tema-tema yang lebih menarik lagi
Akhir kata saya selaku MC sekaligus
moderator memohon maaf sebesar-besarnya
apabila selama memandu acara ini
terdapat kesalahan kata ataupun
perbuatan saya Sab pamit undur diri
wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahiikumsalam warahmatullahi
wabarakatuhim Mak kasih Mbak sablina
Terima kasih Pak Markus Terima kasih
Bapak Ibu semuanyaima kas Pak Baik
sampai ketemu lagi nanti pamit Pak
Monggo Makasih kasih Pak markusih
sami-sami aminasih pak Markus