Transcript
NaeI_a9FtTE • OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS TPS3R
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0110_NaeI_a9FtTE.txt
Kind: captions
Language: id
selama webinar ini berlangsung dapat
memberikan pertanyaan terbaiknya melalui
kolom chat dengan format nama kemudian
pertanyaan yang ingin ditanyakan dan
nanti akan kami pilih tiga penanyaan
terbaik untuk mengenakan doorp spesial
dari kami lalu untuk Story Instagram
bapak ibu dapat membuat Story Instagram
semenarik mungkin dan jangan lupa tag
Instagram kami di @prjectb
Indonesia baik tanpa berlama-lama lagi
kita akan langsung lanjut ke acara inti
kita yaitu penyampaian materi namun
sebelum itu mari kita lihat dan semak
terlebih dahulu CV dari pemateri kita
hari ini
[Musik]
baik eh mungkin demikian sekas mengenai
pemateri kita pada hari ini selanjutnya
mungkin untuk efisiensi waktu eh eh
kepada bapak dan bapak waktu tempat kami
persilakan
Oke baik mbak Sabrina ee terima kasih
waktunya mudah-mudahan suara saya sudah
terdengar dengan jelas ya
Eh Baik Pak yebi saya izin ee duluan I
Monggo Pak
ias ya konsepnya kita ngobrol-ngobrol
hari ini Bapak Ibu semuanya tidak
bermaksud sama sekali untuk menggurui
Bapak Ibu semuanya
tapi ini dalam konteks kita belajar e
bersama begitu ya Ee mungkin ee Bapak
Ibu punya pengalaman yang sudah dimiki
ya di wilayahnya masing-masing kemudian
E saya dan Mas juga punya pengalaman
tapi tidak dalam konteks mengelola TPS
3R ya tapi dalam konteks beberapa
pekerjaan penelitian gitu ya dan
dariekeran
tersebut kemudian kami mencoba
ee menulis e buku begitu ya tentang
Operasional operasional dari TPS 3R
karena
buku yang ada saat ini e lebih kepada
Bagaimana membangun tps3r tapi belum
banyak berbicara tentang konstruksi jadi
nanti kita akan share eh mungkin materi
hari ini sebagian besar pak ini sudah
nyiapin 100 SL sepertinya
ee lebih banyak memang isiisi dari buku
tersebut tapi memang mungkin karena
terbatas waktu tidak semua
bagian yang mungkin ee sangat-sangat
detail ya contoh dan seterusnya yang ada
di dalam ee buku tersebut ya saya izin
untuk berbagi layar Bapak Ibu semuanya
ee terkait dengan materi kita hari ini
ya
ee oke saya us bersemangat belum membuka
gitu ya Bismillahirrahmanirrahim
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh bismillahhamdulillah
wasalatu wasalamu ala rasulillah pada
kesempatan hari ini Tentunya Selamat
pagi salam sejahtera untuk kita semuanya
Bapak Ibu yang telah hadir dari berbagai
macam wilayah saya lihat tadi beberapa
ada yang EE aktivitas aktivis-aktivis
pengelolaan sampah ya ada senior-senior
di bidang ee akademisi dan EE beberapa
apa bapak ibu yang hadir dari ee ASN ya
jadi sangat komplit pada kesempatan hari
ini mudah-mudahan kami berdua
bisa bisa menyampaikan materi sesuai
dengan kebutuhan dari Bapak Ibu semuanya
ya nah mudah-mudahan eh slide saya sudah
terlihat dengan jelas
e ada outline materi yang kami Coba
Siapkan
eh outline materi ini terbagi dalam 7ian
Bapak Ibu mudah-mudahan waktunya nanti
Cukup gitu ya sampai jam 11.00 nanti ya
tapi nanti kami akan gantian
menyampaikan ya Eh saya bagi yang satu
pendahuluan Kemudian Mas CBI akan bicara
di poin 2 dan 3 tentang eh sarpras dan
operasional gitu ya nanti akan kembali
ke saya lagi ke kebijakan kelembagaan
poin 4 kemudian poin 5 di keuangan
kemudian nanti poin 6 di peningkatan
serta masyarakat karena akhir-akhir ini
Mas yebi ini banyak bergelut hubungannya
dengan masyarakat dan budaya gitu nanti
akan cerita banyak di sana G dan poin
yang ketujuh kita akan nyiapkan evaluasi
ee kinerja dari sebuah TPS 3R walaupun
ternyata setelah kami coba susun buku
yang ya sangat sederhana ini ya Ee hanya
beberapa halaman saja
170-an halaman yang tentunya masih
sedikit meng mengulik secara detail
tentang TPS 3R tapi setelah nulis buku
ini terus kemudian bukunya dalam proses
Eh sekarang ybn begitu ya Tapi mungkin
agak ngeri sedikit ee Kami menemukan Oh
ternyata Sepertinya harus nulis
lanjutannya gitu ya lelanjutannya
terkait dengan bagaimana yang disebut
dengan TPS berkelanjutan jadi ada indeks
ke berlanjutan ya bagaimana menilai
sebuah TPS tersebut bisa berlanjut atau
tidak Gitu ya Atau harus berlanjut
dengan apa gitu jadi ya mungkin akan
kita next bicara Selanjutnya ya Mas ya
jadi banyak yang bicarakan nah bagian
yang pertama eh sebenarnya posisi dari
TPS 3R itu di mana gitu dalam sistem
pengolaan sampah di Indonesia begitu
Jadi saat kita bicara di Sumber sampah
ya jadi di Sumber sampah yang
eh berasal dari berbagai macam lokasi
pemukiman perkantoran pusat perdagang
fasilitas umum dan seterusnya kita juga
sudah mencoba untuk melakukan pengolahan
individu dengan memilah sampah dengan
melakukan pengomposan dan EE berbagai
macam hal yang lain kemudian ada
aktivitas pengumpulan ya yang dilakukan
oleh
eh manajemen sistem perkotaan begitu ya
kemudian berada di transfer point G nah
yang dulunya perpindahan menuju ke
tempat pengolahan akhir menuju naik dari
Geba kemudian naik ke truk ya kita sebut
sebagai TPS nah tapi seiring berjalan
waktu keluar Permen PU Nomor 3 tahun
2013 ya Eh keluarlah istilah ada TPS 3R
jadi tidak hanya sekedar perpindahan
saja
oh slide saya masih kelihatan Pak Ibi
masih pakjutih ya Oh kok di saya hilang
Oh ada ada ada oke nah
eh
sebentar I Oke ini sudah kelihatan ya
oke transfer point tidak hanya berpindah
saja tapi eh diikuti dengan aktivitas
pengelola pengolahan ya untuk meminimasi
akhirnya muncul TPS 3R sebelum diangkut
menuju ke TPA tapi memang tidak menutup
kemungkinan ada saudara-saudara kita
yang bekerja di sektor informal mulai
dari pemulung pengepul lapak rosok
kemudian sampai berakhir ke industri
daur ulang yang mereka tujuan utamanya
bukan pengelolaan lingkungan tapi ke
aktivitas ekonomi tapi secara tidak
langsung juga berhubungan dengan
lingkungan kita supaya sampah yang
dihasilkan tidak
ee banyak lagi yang berakhir ke
lingkungan gitu ya Nah ee semua-semuanya
itu di dilakukan tidak tidak bukan
adalah untuk
ee menghindari ya aktivitas berbagai
macam aktivitas yang ya tidak RAM
lingkungan ya buang di pinggir sungai
pinggir jalan mengalirkan ke selokan
kemudian masuk ke sungai berakhir ke
laut bakar sampah bau ee yang Dik
tercampur gitu ya jadi ee aktivitas
tps3r itu dalam rangka untuk mengurangi
ya ee
potensi pengelolaan sampah yang tidak
ramah lingkungan karena apa Bapak Ibu
kita sangat sadar bahwa Eh sebagian
besar permasalahan lingkungan termasuk
dari sampah tersebut dimulai dari akhlak
kita terhadap lingkungan gitu ya tapi
bukan bukan berarti ada ada ada moto ini
berhubungan dengan Isu bukan isu ya
berita beberapa hari terakhir ini ya
tapi ini akhlak yang benar e terhadap
lingkungan ee tidak tahu mungkin tidak
mau dan akhirnya berakhir tidak peduli
jadi ee Kenapa tps3r berhubungan dengan
masyarakat salah satunya bukan
mendekatkan ee sampah kepada masyarakat
tapi e mendekatkan pengelolaan sampah
kepada masyarakat di sumbernya Ya B
masyarakat ikut terlibat dalam sistem
yang ada akhirnya muncullah yang namanya
TPS 3R ya nahnya adalah dia sebenarnya E
tujuan utamanya adalah mengurangi ya
kuantitas atau memperbaiki dari
karakteristik dari sampah yang nantinya
akan diolah lebih lanjut di tempat
pemosesan akhir sampah nah poin ini
perlu
kita kita pahami bersama bahwa tps3r itu
punya k punya
keterbatasan tidak mungk meng sah sampai
habis dengan konsep Zero gitu ya Ee
karena ada tempat lain ya yang
dipersiapkan untuk mengolah sampah yang
dianggap residu dari tps3r ee para
pemangku kebijakan pun harus paham Bahwa
saat ada ee residu yang keluar dari TPS
3R yaah
jadi kontrol adalah Jumlah residu yang
keluar gitu bukan tidak boleh
mengeluarkan residu tersebut gitu karena
TPS 3R secara desain tidak untuk
mengolah seluruh sampah sampai dia Ee
tidak menghasilkan ee sampah atau Zero
wte tapi ada tempat yang lain ya Ee
kalau sekarang kita mengenal dengan
konsep tpst gitu ya tempat pengolahan
sampah terpadu Berarti ada residu yang
seharusnya keluar di ps3r yang dikelola
oleh masyarakat dengan berbagai macam
keterbatasannya tapi sudah berusaha
ditekan semaksimal mungkin mungkin yang
keluar dari tps3 hanya 3% dari total
sampah yang masuk kemudian diolahlah di
lokasi
yang mampu mengolah hal tersebut jadi
eh jangan sampai nanti memaksa tps3r
untuk bekerja maksimal sehingga terjadi
berbagai macam pengolahan yang tidak
mampu dikontrol secara
lingkungan jadi yang tujuannya mau
mengurangi potensi pencemaran lingkungan
malah nanti jadi potensi eemari
lingkungan jadi di awal eh TPS 3R itu e
di e di Munculkan gitu ya Jadi Bapak Ibu
nanti boleh Bua di juknis-juknis awal
tahun 2017 gitu ya tps3r itu dimunculkan
disampaikan bahwa tps3r itu tidak untuk
menghasilkan suatu produk gitu ya jika
ada itu bonus gitu ya jadi apa
sebenarnya dulu ya ruhnya dulu kan ini
cerita di awalnya dulu bapak ibu guu ya
jadi saat dia punya rosok punya barang
ee layak jual begitu ya Jangan dianggap
itu bisa e menopang segala macam
operasional yang ada di TPS 3R tersebut
gitu belum mampu karena memang tidak
ditujukan untuk menghasilkan ee produk
tadi begitu ya Nah tapi dia lebih kepada
ee isunya adalah semakin kritisnya lahan
TPA si tps3r ini bisa mengolah dengan
makal maka
ee di awal-awal pembentukan TPS 3R
tersebut konsep utama TPS 3R adalah
menyasar kepada pengolahan organik Nah
kenapa organik karena dia adalah menjadi
sampah yang eh dalam dalam secara
kuantitas Dia memiliki jumlah yang ee
lebih banyak daripada yang lain nah
prosesnya adalah pelibatan ya pibatan
berbagai macam ee masyarakat dan
pemerintah daerah walaupun TPS 3
tersebut dibangun dengan dana APBN
mungkin ya dana pusat kemudian ee
dikembalikan aset tersebut kepada daerah
tapi proses pelibatan ada proses
pemberdayaan pembinaan pendampingan
karena TPS 3R ini bukan berarti dia
harus hidup sendiri dia harus menj
keberlanjutannya sendiri ee sangat tidak
mungkin gitu ya jadi harapannya ada ee
tiga Aktivitas ini
pibatan pemberdayaan pembinaan dan
seterusnya Nah kalau kita lihat tadi ee
posisi TPS 3R di dalam sistem pengolaan
sampah G Saya pengin ngasih lihat juga
posisi TPS 3R dengan sistem yang lain
dalam aspek
ee posisi kewilayahan misalnya gitu ya
jadi kita buat kayak gini Bapak Ibu Ya
misalnya berwarna biru gitu ya itu
adalah area-area jadi eah saya Munculkan
dulu warna-warnanya bapak ibu Oh
keterangannya ternyata belakangan gitu
warna biru itu adalah layanan yang
dikelola oleh
EE dinas ee terkait di bidang
pengelolaan samp ya nah dlh misalnya ya
yang berwarna biru jadi area area
perkotaan biasanya tapi kan terbatas ya
armada terbatas pemb ee pendanaan
terbatas dan juga ada ee rencana di
masamasa yang akan datang untuk
peningkatannya sehingga berpotensi yang
berwarna oren atau kem ini ya pelayanan
yang dilakukan oleh sektor swasta mereka
juga membantu gitu ya mengangkut sampah
walaupun ya mungkin enggak diolah dan
Sebagian ada yang diolah juga begitu ya
dan ada juga yang mungkin daerah daerah
yang berwarna merah ya ada sampahnya
wilayah perkotaan tapi belum mampu untuk
diangkut gitu warna merah atau yang
tidak berwarna ya dalam peta ini tidak
berwarna sampah yang belum ada
pelayanannya ya Jadi tidak 100% karena
konsepnya kan dibagi ada perkotaan ada
perdesaan gitu di mana Muncul TPS 3rah
yang berwarna hijau-hijau ini Bapak Ibu
gitu ya dan teman-teman semuanya
idealnya seperti itu
tps3r berada dalam sistem di luar sistem
yang berjalan saat ini begitu ya tapi
kalau dia berada di dalam warna biru
akan ber ee apa akan bersaing dengan UPT
berwarna di dalam warna
ee apa krem akan bersaing dengan swasta
gitu seharusnya ada di dalam warna merah
ataupun tidak berwarna ya jadi supaya
dia akan memperluas jangkauan tersebut
walaupun nanti ada
persyaratan-persyaratan ya dalam
membangun sebuah tps3 Nah untuk apa TPS
3R tersebut ee sesuai dengan posisinya
tadi dia ya hubungannya dengan kesehatan
dan kesejahteraan masyarakat gitu ya
karena undang-undang 18 pun bicara
tentang itu gitu ya kebersihan
lingkungan gitu ya kemudian ya kualitas
air sungai karena potensi membuang
sampah di sungainya menjadi lebih tinggi
potensi bakar sampahnya juga tinggi gitu
ya potensi kubur sampahnya juga tinggi
dan yang terakhir adalah memperpanjang
umur teknis dari tpaama nah maksud dan
tujuan ini saya ambil dari salah satu
juknis Kalau saya tidak salah di tahun
2021 saya ambil ini tapi di juknis 2024
agak ditambah dan lebih spesifik ya jadi
nanti kalau bapak ibu butuh kumpulan
juknis TPS 3R Ee kita punya nanti kita
kasih e lewat panitia gitu ya Nah
refresh sejenak gitu ya
Eh kayak apa sih kok muncul sebuah tps3r
di lokasi tersebut ya jadi mulai dari
aktivitas penetapan lokasi tersebut
tentunya masuk dalam ee strategi
sanitasi kota begitu ya Oh masuk enggak
ya Ee daerah
rawanasi kalau masuk punya enggak lahan
gitu ya siap enggak terima aset ya Punya
enggak dana untuk operasional kalau
tidak berarti TPS tersebut tidak bisa
dibangun kalau punya ya rekrut TFL ya
terus kemudian baru proses selanjutnya
berhubungan dengan metode pemilihan ya
Jadi ada metode ilmiah namanya slotif
seleksi lokasi partisipatif gitu ya
kalau tidak lolos berarti tidak dibangun
di situ gitu baru proses eh KSM ada
rencana kerja Meraka penyusunan Ded ya
oleh KSM dan ini terus disempurnakan
sehingga menghasilkan nama-nama baru ya
nanti akan Jelaskan ya Ada KPP ya
kelompok penerima ee pemanfaat gitu ya
Ada kelompok Swadaya Mas masyarakat dan
seterusnya jadi ee dengan alur ini ya
Secara teorinya ee TPS 3R tersebut
dipilih memang di lokasi yang tepat dan
butuh serta siap gitu ya jadi Sudah bisa
diprediksi sejak awal
ee keberlanjutan dari TPS 3R ini menjadi
lebih tinggi kalau polanyaikuti seperti
ini ya dan TPS 3R itu mendekati ke
pemukiman gitu ya jadi pemukiman
skalanya nya adalah di wilayah merah
tadi yang belum diayani atau yang tidak
berwarna karena apa menyasar sektor
rumah tangga yang memiliki ee jumlah
sampah yang besar gitu ya jadi kalau
kita lihat Walaupun memang data
menunjukkan perubahan ya di sipsn 2020
62% sampah perkotaan tersebut kemudian
sipsn 2025 itu muncul di angka
54,47% ya nah kita tidak bisa pungkiri
bahwa aspek pengelolaan sampah itu
eh tidak hanya bicara aspek operasional
teknis saja gitu tapi bicara juga adaek
tentang kebijakan kelembagaan ya
kemudian Bagaimana peran serat
masyarakat dan ada di pembiayaan jadi
kalau kita bicara di sebuah kola bicara
tentang sistem pengelolaan sampah kita
pakai aspek ini Seharusnya saat ngelola
TPS 3S aspek ini juga perlu gitu ya yang
namanya direktur TPS 3R atau ketua TPS
3R harus memahami konteks ini begitu
nanti kita akan bahas satu persatu nah
ini yang tadi saya sampaikan ada
beberapa
eh apa juknis yang ada 2020 2021 2024
gitu yang kita punya tentunya bukan kita
yang susun gitu kementerian PU yang
menyusun tapi ranahnya memang banyak di
aktivitas konstruksi Bagaimana TPS 3R t
dibangun tapi belum banyak bicara
tentang TPS 3R tersebut
dioperasionalkan Tapi nanti mungkin pak
Ebi akan bicara di 2021 itu ada
sedikitlah bicara tentang ee biaya
operasional begitu ya tapi di yang lain
mungkin tidak banyak bicara tentang itu
gitu ya Oke Eh ini sekedar pengantar ya
ya 15 menit untuk pengantar Bapak Ibu
Nah untuk selanjutnya Mas yebi yang akan
ee menjelaskan Lebih Detail terkait
dengan sarana prasarana silakan mas yebi
Baik terima kasih Pak hijrah
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat pagi Bapak Ibu
semuanya ee dan mungkin ada juga
teman-teman mahasiswa ataupun
rekan-rekan ee sejawat yang mungkin
pernah
ee merencanakan pengelolaan sampah ee
bersama kami
ee sekali lagi seperti yang disampaikan
oleh Pak Hijra maksud dari kami untuk
melaksanakan webinar ini adalah untuk
berbagi Berbagi apa yang sudah pernah
kami alamilah Bapak Ibu ya terkait
pengelolaan
ee sarana prasarana di TPS 3R karena
memang dari petunjuk teknis yang ada
lebih kepada Bagaimana proses
pembentukan TPS 3r-nya tetapi
ee dari Konsep
Pengelolaan secara
teknis di lapangan ketika beroperasi ini
yang kadang menjadi kendala karena
biasanya TPS 3R serah terima terus 6
bulan berjalan karena ada pembiayaan
biasanya 6 bulan berjalan setelah itu
nanti akan ada istilah tps3r-nya aktif
aktif berjalan dengan baik aktif ketika
ada kunjungan nah ini yang yang biasanya
akan akan sering terjadi TPS 3nya 3r-nya
aktif tetapi ketika ada kunjungan saja
Nah setelah itu tidak nah sehingga dari
beberapa kejadian ini kami mencoba eh
merencanakan ataupun bukan merencanakan
menyusun menyusun seperti apa kira-kira
yang memungkinkan dilakukan di
masyarakat pengelolaan eh sarana
prasarana tps3r ini Oke next Mungkin Pak
Ir nah ini kalau kita lihat kita mulai
dari kriteria teknis dulu bahwa memang
desain kapasitas TPS 3R ini untuk 200 KK
dengan minimal 200 m² Nah dengan ada
bangunan hanggarnya dengan berbagai
fasilitas lah ya nanti kita bisa lihat
fasilitasnya yang mungkin di yang di
2024 ada tambahan fasilitas nanti kita
bisa lihat layout-nya nah dan juga ada
unit area pengelolaannya penerimaan
sampahnya pemilahan pengolahan organik
pengolahan dan atau penampungan
anorganik serta residu dan kendaraan
biasanya gerobak atau motor walaupun
saat ini cukup banyak TPS 3R
mengembangkan daripada menggunakan
gerobak motor banyak yang menggunakan
pick up ada juga nah akan tetapi secara
template-nya
eh minimal lahan yaitu 200 m per Nah
kalau lebih dari itu ya Enggak ada
masalah sebetulnya nah begitu juga ee ke
penerimaan sampah pemilahan itu sudah
biasa pengolahan organik yang biasanya
cukup banyak dilakukan eh
inovasi-inovasi oleh beberapa tps3r pada
umumnya seperti nanti mungkin ada
pengomposan ada yang berbagai metode
juga dan Selain itu ada yang menggunakan
magot Nah ada juga yang menggunakan
cacing nah dan lain sebagainya eh next
Pak Ira nah nah ini layout yang eh
tipikal ya Bapak Ibu Bagaimana Ada
sampah masuk Nah nanti ada kantor ada
fasilitas-fasilitas lainnya dan juga ada
unit pengomposan Ada gudang nah ini yang
secara tipikal walaupun ini desainnya
seperti ini nah dan juga ada mesin
pengayak ada aerator Nah ada juga nanti
mesin gilingnya untuk pengomposan
biasanya nah juga ee sekarang kadang ada
ditambahkan nah alat PR alat PR untuk
sampah-sampah anorganik yang memang bisa
di langsung dijual nah oke
next nah juga ada di sini kriteria utama
batasan administrasi lahan tps3r berada
dalam batas administrasi yang sama
dengan rencana area pelayanan tps3r ini
yang kadang kadang menjadi masalah Nah
untuk
operasional TPS 3r-nya
kadang batasan administrasi ini
penentuan titik
dari peletakan TPS 3R tanpa
dilakukan secara detail kajiannya Nah ya
kita tidak menutupi bahwa ada kadang TPS
3R Titipan kita harus mengakui itu Bapak
Ibu semuanya bagaimana ada keinginan
kelompok tertentu Oh di tempat saya saja
karena Apa karena ada beberapa kali kami
melakukan wawancara interview dan juga
pemantauan bahwa yang mereka lihat apa
biaya operasional yang didukung di awal
itu tinggi ya kita sebut saja biasanya
600 jutaan selama 6 bulan gitu tapi
setelah 6 bulan itu kan ee TPS 3R juga
harus bisa mendapatkan suatu pembiayaan
walaupun tidak 100% tetapi bisa hidup
dengan dengan pendanaan secara mandiri n
minimal untuk untuk operasional ataupun
gaji karyawannya nah tetapi karena
adanya batasan administrasi tadi ini
juga berpengaruh kadang tempatnya ini
ingin dibangun tapi masyarakatnya tidak
ingin menjadi nasabah nah ataupun
menjadi pelanggan tps3r Nah itu juga
jadi masalah batasan administrasi kadang
di lapangan ini yang perlu kita
perhatikan juga terus Status kepemilikan
lahan milik pemerintah lainnya yang kan
dengan ada aktanya nah ini juga kadang
jadi masalah kalau bukan bukan milik
pemerintah nah ini juga perlu dilakukan
kajian serta memiliki kegiatan
lingkungan berbasis masyarakat ini
syarat utamanya nah jangan sampai TPS 3R
dibangun di tempat yang masyarakatnya
memang tidak ingin nah beberapa hari
yang lalu saya ee pergi ke satu wilayah
di kabupaten kota yang sudah dibangunkan
14 ps3r Alhamdulillah hanya satu yang
aktif di saat
kunjungan 13-nya berubah menjadi ada
yang menjadi lapangan olahraga ada yang
menjadi bangunan begitu saja nah
ternyata setelah kita lihat Kenapa
ternyata berhubungan dengan TPS 3R
titipan tadi Bapak Ibu karena ada
kepentingan lain sebagainya dibangun
saja tanpa melihat apa masyarakatnya mau
ngelola lingkungan atau tidak pada pahal
supporting untuk tps3r ini tentu
masyarakat juga di luar e supporting
lainnya nah dan selain itu juga ada
kriteria pendukung berada di dalam
wilayah pemukiman bebas banjir ini sudah
jelas nah jangan sampai TPS 3r-nya di
lahan yang ketika hujan baru Eh setengah
jam ataupun berapa S jam gitu sudah
banjir nah terus ada jalan masuknya
sebaiknya tidak terlalu jauh dengan
jalan raya ini juga kait pengangkutan
ketika ketika Bapak Ibu mengambil
ee sampah menggunakan motor roda 3 itu
enggak ada masalah ketika lebar jalannya
Jalan masuknya itu hanya 2 M atau 2, m
tetapi ketika ada
ee ya Biasanya kita sebut industri daur
ulang walaupun pada umumnya ya pengupul
Lah ya pengepul atau pelapak yang
mengambil sampah yang layak jual ke TP
s3r yang Bapak Ibu kelola ini biasanya
mereka minimal kan menggunakan pick up
atau bahkan kalau sampahnya banyak
mereka menggunakan truk sehingga apa
akses jalan juga sangat perlu di
diperhitungkan Nah kalau pemukiman juga
sama bapak ibu kami coba menganalisa
walaupun ee analisa kasar radius
pelayanan TPS 3R ini maksimal mungkin 3
sampai 4 KM saja radiusnya kenapa motor
roda 3 itu Ya sanggupnya ya berjalan 1
hari ya 30 sampai 60 KM di luar itu
nanti akan apa akan berpengaruh terhadap
operasional juga dan maintenance dari
kenderaan untuk pengangkutnya Nah itu
selanjutnya terdapat toko masyarakat
yang disegani nah ini juga Iya Bagaimana
tokoh masyarakat juga berperan dalam
mempengaruhi masyarakat dalam mengelola
lingkungan kita
ee akan lebih baik ketika akan dilakukan
pembangunan nah dilaksanakan operasional
dan EE tps3r tokoh masyarakat juga
dilibatkan dalam pembangunan ini dan
begitu juga masyarakatnya bersedia
membayar retribusi nah yang disepakati
bersama dan juga ada kelompok yang aktif
yang tadi disampaikan Pak hijrah
sekarang namanya Kadang sulit disebutkan
entah KPP lah k ee KSM dan lain
sebagainya tapi kalau Kami lebih enak
menyebutnya ya kelompok swadaya
masyarakat yang mau mengelola TPS 3 RI
ini Oke next
Pak Nah nah desain TPS 3r-nya ada desain
bangunan di sini memang
ee kurang lebih seperti ini ada area
penerimaan dropping area ada area
pemilahan atau separasinya area
pencacahan area komposting ada
pematangan kompos dan juga area gudang
kompos kantor dan sarana lainnya nah
akan tetapi perlu diperhatikan bapak
Bapak Ibu dalam ee operasional sarpras
dari TPS 3R Ini pertama jumlah jiwa atau
KK yang
dilayani ini juga berpengaruh terhadap
operasional nanti yang paling simpel ee
Ini nanti terkait apa
retribusi ketika tps3r itu jauh dari
pemukiman tentu jangkauan layanannya
juga akan semakin sedikit untuk jumlah
jiwa atau KK yang dilayani
Nah terus juga produksi sampahnya juga
perlu dilihat Berapa banyak kira-kira
sampah yang akan masuk akan dikelola nah
densitas sampahnya juga Sama ini terkait
Apa alat pengangkutnya pengumpulnya alat
pengumpul yaitu motor roda 3 ataupun ada
yang menggunakan pick up dan waktu
pemrosesannya ini juga berpengaruh
terhadap luasan nanti desain bangunannya
nah dan terakhir itu luasan area yang
dibutuhkan an nah ini berpengaruh ee
enam faktor ini biasanya berpengaruh
terhadap desain bangunannya nah terutama
juga komposisi sampah organik anorganik
serta residu ini juga perlu diperhatikan
dengan baik Nah karena tipikal
masyarakat yang dilayani ini juga akan
mempengaruhi komposisi sampah yang ada
nah di beberapa wilayah kadang kita
memang melayani
ee TPS s3r itu melayani Pemukiman yang
menengah ke ataslah ya Nah seperti itu
akhirnya apa sampahnya ya memang sampah
anorganik saja Bapak Ibu lebih banyak
yang organik ke mana karena mereka
memang aktivitas di rumahnya itu lebih
kepada
untuk di malam hari sampai pagi hari Nah
pagi hari sampai sore hari mereka di
kantor dan lain sebagainya sehingga ini
juga nanti akan berpengaruh terhadap
komposisi sampah yang akan akan dibawa
ke TPS 3R dan berpengaruh terhadap apa
terhadap desain bangunan dan
fasilitas-fasilitas yang ada di sekitar
yang ada di TPS 3R nah di mana sehingga
pengaturan layout ruangan hanggar untuk
mendukung TPS 3R yang bisa berjalan
dengan baik tentu juga harus
menyesuaikan dengan enam faktor ini Oke
next Pak hijrah nah nah ini kurang lebih
diagramnya pengelolaan sampah di ps3r
Bagaimana sampah dipilah di Sumber
harapannya seperti itu walaupun sampai
saat ini
ee kami belum menemukan yang memang full
semuanya dipilih minimal tiga tadi ada
organik D ulang residu nah Biasanya apa
yang dilakukan nah sampah pagi hari
masuk ke dalam kantong kecil ketika
siang hari ambil kantong yang besar
sampah yang kantong kecil tadi masuk
lagi ke dalam kantong yang besar
diisi lagi dengan sampah yang ada siang
harinya begitu selanjutnya nah tetapi
harapannya ee idealnya nah idealnya yang
yaitu tadi perlu pendekatan ke
masyarakat kita bagaimana memilah sampah
yang sesuai dengan kebutuhan lah ya Nah
lalu
dikumpulkan ada yang menggunakan gerobak
biasa gerobak dorong gerobak motor
ataupun pick up Biasanya kalau sudah
truk biasanya jarang bapak ibu ada ada
yang menggunakan truk ada kalau bapak
ibu ke Karawang itu ada yang menggunakan
truk tps3r-nya karena memang e
layanannya sampai 6.000 KK Kalau enggak
salah itu nah sehingga besar tetapi
kalau hanya
ee 200 ya biasanya menggunakan gerobak
motor
nah lalu karena sudah dipisahkan ini
harapan idealnya nah sampah organik
terus juga daur ulang sama residu
sehingga di TPS 3 3 mudah melakukan
pengelolaannya ini juga untuk menghemat
waktu petugas TPS 3R melakukan pemilahan
yang organik bisa jadi kompos jadi
produk nanti nah berapa persen kira-kira
nanti akan jadi produknya terus juga
sampah anorganiknya diolah ataupun
dipisah ataupun nanti langsung dimasuk
ke industri daur ulang ya bahasa
kerennya industri daur ulang tapi ya
kalau kita di lapangan Maksudnya ya
pelapak lah ya atau ee pengepul gitu Nah
yang residu nanti ada diangkut ke TPA
ini kira-kira alurnya nah oke next
P nah ini yang lebih detailnya Bagaimana
sampah rumah tangga ini nanti diangku
diambil ya Nah masuk ke
pemilahan Ada sampah organik organik
bisa dikomposkan kalau seandainya
memungkinkan ada langsung bernilai Bapak
Ibu bernilai ekonomis Kami biasanya
lebih ee menyarankan ada yang ingin
menjadikannya pakan ternak kalau sampah
organik Ya silakan itu akan lebih baik
sehingga apa ini juga akan mempermudah
pengelolaan TPS 3r-nya kalau seandainya
ada pakan ternak karena di beberapa
tempat contohnya kalau di Bali Nah dari
teman-teman kami dapat info bahwa sampah
sisa makanan itu bisa untuk pakan hewan
yaitu babi di ee Sumatera Utara itu juga
banyak yang untuk pakan hewan nah
beberapa tempat juga engak ada bukan
hanya untuk babi tapi bisa untuk bebek
ataupun
entok ya Nah atau juga bisa selain
dikomposkan bisa jadi
biodegaster atau di bsf seperti ee
kegiatan di ini di Bandung Bagaimana ada
programnya apa Satu kelurahan itu 1 ton
sampah organik jadi diolah menggunakan
bsf nah ini juga ada di beberapa tempat
di Bandung bahkan ada yang lebih 1 ton
kadang nah ngelola sampah ya tapi memang
bekerja sama bukan hanya e masyarakat ee
rumah yang dilayani tapi ada seperti
rumah makan dan tempat hotel dan lain
sebagainya yang dilayani Nah dari sampah
organik ini tetap akan ada residu kita
tidak memungkiri ada residu yang memang
harus di dialirkan ataupun di ee buang
ke TPA lah Nah dan untuk sampah
nonorganik kita bisa pisah barang bekas
pakai ulang kertas kardus plastik logam
kaca dan dan sebagainya tentu melalui
pernytiran nah dan jangan lupa juga
kadang tetap ada yang membuang
sampah-sampah yang mengandung B3
terutama untuk bisa melihat dia B3 atau
tidak saat ini sudah ada Permen LH nomor
9 tahun
2024 B3 dan limbah B3 rumah tangga di
situ sudah ada nah apa saja yang
kira-kira yang mengandung B3 sehingga
nanti bisa masuk ke TPS 3R dengan syarat
tps3r-nya itu eh juga termasuk dalam TPS
SS B3 nah sehingga e untuk B3 juga kita
perlu perhatikan nah dan untuk kardus
plastik lain sebagainya yang memang bisa
layak jual macam-macam Jenis sampah ini
langsung masuk pengepul atau ada proses
lebih lanjut dan pemasaran ya Monggo ini
ee lebih kepada inovasi biasanya tapi
kebanyakan di TPS 3R ini langsung masuk
pengepul atau industri daur ulang oke
Pak Ira
nah ini pembagian areanya minimal inilah
bapak ibu ada sembilan area ini yang ada
di tps3r supaya
ee pekerja ataupun KSM tadi kelompok
swadaya masyarakat yang ingin mengelola
sampah di tps3r merasa nyaman dalam
bekerja pertama area penerimaan sampah
terus area pemilahan sampahnya area
pengolahan sampah organik area
pencacahan dengan mesin pencacah baik
untuk organik maupun anorganik terus
area pengomposan sampah organiknya area
pematangan komposnya terus area
gudangnya ini juga nanti bergantung
dengan ee produk akhir yang diinginkan
area gudang ini terus area perkantoran
atau pertemuan dan area sanitasi dan
fasilitas air bersih Nah untuk area
pencacahan mesin pencacah mau organik
dan anorganik ini biasanya nanti juga
tergantung timbulan sampahnya tadi Nah
dan juga tergantung kemampuan nah
kemampuan tps3r baik kelistrik
listriknya dan juga pembiayaan yang
nanti akan dibahas oleh Pak Hijra Oke
next
Pak Nah ini layout-nya ada contoh layout
yang pertama ini yang dulu saat 2017 dan
2021 biasanya pakai yang layout 1
melihat perkembangannya bapak ibu
melihat perkembangannya bahwa cukup
banyak orang yang tertarik dengan magot
nah sehingga apa di layout yang kedua
yang di juknis TPS 3R 2024 itu
ditambahkan area untuk pengolahan sampah
apabila menggunakan magot nah ini ada
nanti mungkin yang belum mendapatkan
juknis tps3r 2024 kita jadiin bonus juga
ya Pak Hijrah ya kebetulan kita ada
juknis yang terbaru 2024 ee sekarang itu
ada juknisnya terus ada lampirannya yang
detail n oke next
P nah ini untuk pengangkutan ada hal
yang kadang kita lupakan nah dalam hal
ini terutama jadwal pengangkutan nah ini
perlu disepakati bersama rute
pengambilan sampahnya dan sop
pengangkutannya nah ini
ee jadwal sama rute biasanya Sudah sama
sop yang kadang
berubah-rubah Nah kenapa sop ini
termasuk penggunaan alat pelindung diri
Bapak Ibu yang kadang dilupakan oleh
petugas nah ini yang yang kadang Terlupa
efeknya apa ini masalah kesehatan karena
Ee kita sering mendapatkan memang tidak
kelihatan di awalnya tapi kadang Nanti
biasanya ada juga ee penyakit-penyakit
yang dibawa oleh faktor penyakit yang
ada di sampah ini karena sampah kita
seperti saya sampaikan tadi tidak
terpilah sangat banyak ya bukan sangat
banyak hampir seluruh tempat yang Dili
tps3r itu memang belum terpilah kadang
nah ini yang mengakibatkan apa sop-nya
ini harus kita jalankan dengan baik
terutama oleh petugas yang mengumpulkan
sampah yang mengangkut sampah dari
rumah-rumah yang EE dilayani oleh tps3r
tersebut Nah ada beberapa hal yang
menjadi pertimbangan dalam skenario
pengangkutan pertama tentu jumlah dan
kapasitas motor sampahnya kapasitas
angkutnya biasanya 200 sampai 50 kg
dengan ada modifikasi ini 200 sampai 300
kg ini kurang lebih 1 sampai 1,5 m³ lah
atau maksimal 2 m³ itu pun sudah
menggunung biasanya motor sampahnya gitu
nah terus atau layanannya kurang lebih
ya plus minus 150 rumah lah gitu ya Nah
terus jumlah pengemudi dan pengambilnya
biasanya ada satu pengemudi satu
pengambil minimal akan lebih baik satu
pengemudi dua ambil untuk proses yang
lebih cepat nah jadwalnya tertata dengan
rapi sampahnya sebaiknya diangkut setiap
hari karena ini sampah tercampur kalau
tidak tercampur itu akan lebih mudah
sebetulnya ada pemilahan nah sampah
organik itu bisa setiap hari Nah yang
lainnya bisa per 2 hari atau per 3 hari
Jika pemilihan rumah tangga dilaksanakan
maka pengangkutan sampah nonorganik bisa
tidak setiap hari Biasanya du atau 3
hari sekali tergantung nanti dari
komposisi yang ada nah
next ini contoh jadwal dan area
pengangkutannya ini hanya sekedar contoh
Bapak Ibu Bagaimana ee usahakan tidak
dua kali melewati jalan yang sama untuk
pengangkutan nah ini contoh pemetaannya
ini beberapa tempat ini Pak hijrah yang
ee lebih sering biasanya memetakan saat
ini nah saat ini pun kami bersama Pak
hijrah memetakan untuk DIY seperti apa
Apakah efektivitas pelayanan
pengangkutan
ee kelompok yang dilakukan oleh kelompok
swadaya masyarakat ini efektif atau
tidak nah ini yang sedang kita petakan
juga yang jelas
harapannya waktunya terjadwal dengan
baik nah sehingga apa masyarakat juga
mudah ketika meletakkan sampah di depan
rumahnya terutama biasanya kan memang di
depan rumah yang kedua jadwal untuk
pekerja di TPS 3R juga terus terus bisa
bisa berjalan dengan baik Nah itu
kira-kira next
pakra dan ini penurunan sampahnya dari
tempat
eh dari ini dari groba ataupun dari
motor roda tig nah ini karena saya tidak
terbiasa menyebutkan motor roda 3 Karena
biasa nyebut merek Pak hijrah VR atau
tosa Biasanya karena karena kalau dengan
teman-teman tps3r kalau mereka pakai
merek tertentu ya kalau enggak VR ya
tosah itu mereka nyebut itu itu tapi ya
kita biasakan motor roda 3 Nah jadi
penurunan dari motor roda 3 ini harus
menggunakan APD sebaiknya nah ini yang
kadang Terlupakan juga nah prosedur dan
teknisnya jelas nah ya minimal
peralatannya ada garuk atau keranjang
lah ya Bapak Ibu nah terus perlengkapan
ada helm atau topi sepatu yang ya sepatu
B nah sarung tangan dan masker yang
paling penting sarung tangan dan masker
sebetulnya sama sepatu Put ini kenapa
Karena yang diangkut oleh Bapak Ibu dari
rumah ke
tps3r kita tidak tahu isinya apa kalau
menggunakan sendal biasa takutnya ada
jarum karena kadang ada tetap nyelip
jarum atau tusuk sate yang bisa
berbahaya juga sebetulnya nah dan juga
sarung tangan ketika untuk memegang
sampahnya masker Ini masalah
eh respirasi kita ya nah bagaimana Ee
Kita kalau menghirup sampah ya tahu aja
bau dan lain sebagainya masalah keamanan
eh pernapasan biasanya untuk masyarakat
untuk ini untuk petugas tps3r-nya
oke terus pemilahannya nah banyak metode
sebetulnya Bapak Ibu yang kami Tampilkan
ini ini kami ambil dari dokumentasi
teman-teman yang mungkin kita tahu dulu
ini di borda nah teman-teman borda yang
mendampingi TPS 3R brah muda karena kami
juga sering ke sini Jadi kami sering
mengambil ambil foto dokumentasinya
bagaimana ini secara manual dilakukan
Nah kalau Bapak Ibu nanti berkunjung ke
TPS 3R brah muda sekarang sudah ada e
mesin mereka gunakan tapi inilah
tahapan-tahapan awalnya biasanya
menggunakan secara manual nah Tetapi
kalau memang ee pelayanannya sudah besar
biasanya menggunakan menggunakan ada
conveyoryor yang digunakan nah nah
kembali lagi ketika pemilahan dilakukan
yang paling penting APD dan prosedur
teknisnya nah peralatannya ya setiaknya
Ada Garu kecil keranjang untuk pemilahan
terus peralatan juga sama nah dan ada
juga nih bapak ibu ada juga nah di
beberapa tps3r ini sebagian dipilah di
atas motor saat pengangkutan jadi sambil
berjalan petugas tadi ya biasanya dua
orang itu melakukan itu nah melakukan
pemilahan ada yang kelihatan Ya sudah
jadi dia bawa kalau di Jogja namanya
Bagor atau keranjang atau karung Nah
jadi yang yang bisa dipilah di di motor
Ya sudah langsung dipilah atau pilah
organik nonorganik terlebih dahulu untuk
mudahnya atau pilah organik dan semua
jenis nonorganik dipilah tergantung
kebutuhannya kadang kalau kita ketemu
dengan pengepul pelapak mereka punya 40
jenis yang harus dipilah nah semakin
banyak dipilah biasanya harganya juga
semakin semakin bagus untuk tps3r-nya
oke nah Ini dia ada teknologi pemilahan
Ada plus minus nya sebetulnya
nah penggunaan listriknya ya kalau untuk
manual memang tidak ada penggunaan ee
listrik Bapak Ibu
nah tapi mesin conveyoryor belt mesin
cacah itu tetap ada listriknya nah terus
waktu operasional nah ketika manual
ee cukup lama dibandingkan ketika
menggunakan mesin sebetulnya Nah ada
kebutuhan luas area juga sama nah
semakin ee
ee menggunakan mesin biasanya luas
areanya akan semakin kecil juga biasanya
kanan tetapi tergantung tergantung juga
dengan sampah yang masuk juga nah sama
Jenis sampah terpilah kalau menggunakan
manual ini akan banyak sampah bisa
dipilahkan walaupun membutuhkan waktu
yang lama nah dibandingkan conveyoryor
karena conveyoryor terus terus berjalan
dan kecepatan tangan petugas juga ini
sangat berpengaruh Nah kalau untuk biaya
investasi sudah jelas
secara manual lebih murah Nah kalau
menggunakan mesin lebih mahal terutama
nanti untuk listriknya juga operasional
maintenance-nya jumlah petugasnya kurang
lebih sama saja Nah kalau untuk
ergonomis memang Nah kalau manual
menggunakan kalau hanya duduk tadi kita
lihat duduk ada yang menggunakan meja
pilah itu lebih baik yang manual meja
pilah kami sarankan kalau menggunakan
mesin untuk jumlah petugasnya e untuk
ergonomisnya Ya untuk ergonomisnya itu
sudah sudah jelas ee petugasnya itu
berdiri biasanya lebih amanlah ya Nah
untuk masalah ergonomis karena kalau
duduk itu nanti berpengaruh kepada ya
struktur tulang dan lain sebagainy lah
katanya seperti itu Nah keahlian khusus
ee petugasnya yang manual lebih harus
lebih terampil untuk memilahkan jenis
sampahnya kalau yang mesin lebih
terampil apa kecepatan tangannya untuk
memilah dan kecepatan matanya untuk
memilah lebih lebih gesitlah bisa
dibilang seperti itu kalau untuk lebih
cepat Oke
next nah ini pengelolaan sampah
anorganik ini contoh-contoh yang sudah
dipilah Bapak Ibu bisa lihat
nah area penyimpanannya ini ada yang
manual ya bukan manual sederhana ya
sederhana areanya nah area jenisnya
pilihan sampah nonorganik wadah
penampungan sampah B3 jadi memang
dipisahkan ruang atau gudang residunya
biasanya ya material ini dia untuk apa
minimal yang bisa masuk lapak lapak ini
ya pengepul tadi sampah B3 dan residu
biasanya yang anorganik nah peralatannya
Ya seperti tali timbangan kotak PR dan
keranjang kotak pres ini memang ini yang
manual biasanya kotak PR minimal punya
kotak kotak PR manual Kalau tidak ada
yang mekanis Ya kembali lagi apd-nya
sarung tangan sepatu dan masker minimal
oke nah Ini contohnya Bapak Ibu kotak
presnya kotak PR manual karena memang
ee ada beberapa tempat kalau menggunakan
mesin ya nanti akan nambah biaya
operasional lagi bayar listrik kan
sehingga apa ya manual lah dilakukan
bagaimana nanti setelah dipres
diinjak-injak seperti itu ada gambarnya
nah ini yang EE nanti setelah itu diikat
nah oke
next nah ini tempat yang untuk fasilitas
ee gudang nah gudang yang memang e
sederhana ada pemisahan-pemisahan Oh
sampah layak jual yang apa yang jenis
kardus karton dan lain sebagainya ini
masih masih disatukan kalau ini yang
jelas ada tempat wadah gudang
pemisahannya antara anorganic layak jual
yang bisa masuk pelapak dengan anorganic
B3 karena ini ada yang sebelahnya itu B3
Bapak Ibu nah
oke sehingga apa manajemen teknis
operasional peng samp 3R ini memang
eh sangat erat hubungannya dengan
manajemen sumber daya manusianya Bapak
Ibu Bagaimana ada pembagaan kerja waktu
kerjanya nah sehingga yang pertama yang
diatur ketika TPS 3R untuk manajemen
fasilitas peralatan atau mesin kerja ini
kita hanya pemeliharaan dan perawatan
tapi kalau SDM ini biasanya m-mutan
Bapak Ibu nah ini yang perlu di endikan
karena e kita banyak melihat kalau
moodnya bagus itu petugasnya
pekerjaannya gerak cepat G gercep lah Ya
nah tapi kalau ada hal-hal yang tidak
tidak ini masalah M Swing tadi kita
menyebutnya kalau genz menyebutnya M
Swing Nah kalau udah udah baper sudah
moodnya jelek ini dalam S hari kadang 1
ton itu gak kelar gu karena memang
manajemen sumber daya manusia ini sangat
berpengaruh terhadap ya dengan manusia
sendiri dengan hub hungannya dengan ee
petugas-petugas yang ada ya di TPS 3R
nah ini yang perlu kita kendalikan juga
manajemen SDM Nah kalau fasilitas
peralatan dan mesin ya tinggal
pemeliharaan dan perawatan rutin itu
sudah dilakukan G nah dan manajemen SDM
juga perlu operasional maintenance yang
rutin secara berkala tetapi berdasarkan
kondisi dan situasi Nah itu dia yang
paling berat nah sehingga apa yang perlu
dijaga ketika manajemen ini bisa
berjalan dengan baik tentu apa
prosedur prosedur jadwal operasional
hariannya jelas tata tertib pekerja
tps3r-nya terstruktur dan jelas juga dan
ada sop APD untuk keselamatan kerja sop
pengangkutan sop pemrosesan Akhirnya
terus sop pengolahan sampah organik dan
sop peralatan mesin nah dan mesin untuk
terutama untuk ee ee pemeliharaannya Oke
next nah ini yang coba kami kembangkan
dari
ee berbagai macam referensi Bapak Ibu
entah itu S dari juknis TPS 3R dan dari
beberapa kali pengalaman kami di
lapangan melihat kondisi
tps3r minimal
ee kalau Kami menyarankan setidaknya ada
sop-sop ini yang di miliki oleh TPS 3R
di manaun di Indonesia ada sop
pemeliharaan sampah di Sumber sampahnya
sop
pemeliharaan ee pemilahan sampah di
tps3r sop pengumpulan sop
pencacahan sop pengolahan sampah organik
terus pengayakan pengepakannya Dan
pengolaan Sampah an organiknya sampai ke
sop penjualan sampah anorganiknya sop
pengangkutan residu dan sop sampling
sampah ini yang setidaknya dilakukan
eh monitoring dan evaluasi secara
berkala terhadap sop ini nah terutama di
awal dan di akhir nah sop pemilahan
ketika pemilahan berjalan dengan baik
pemilahan sampah di Sumber berjalan
dengan baik maka akan mempermudah juga
sop pemilahan sampah di TPS 3R begitu
juga untuk mempermudah sop pengumpulan
dan lain sebagainya dan juga sampling
sampah biasanya rutin kami lakukan kan
di beberapa tps3r yang EE kami kenal
untuk melihat apa Seperti apa tren
pengelolaan sampah di TPS 3R tersebut
Oke next
Pak ini jadwal operasional contohnya
Bapak Ibu buka TPS 3R ada persiapan ada
Briefing jam .00 nah Ada petugas yang
berangkat jam 00 sampai jam 1000 ngambil
sampah ini hanya contoh ya Bapak Ibu ya
pengaturan jadwal ini fleksibel
tergantung dengan dengan kesepakatan di
tps3r dengan
ee pelanggan yang dilayani nah terus
jadwal pemilahan dan pensortiran jam
berapa Nah di sini kita buat biasanya
jam 8.00 sampai jam 12.00 lanjutan
pemilahan dan penyortirannya setelah
istirahat jam 1314 terus ada lagi
pencacahan dan pengomposan 1 jam nah
penanganan nonorganiknya juga sama Ada
petugas yang mulai dari jam 13.00
biasanya sampai 15.30 nah terus jangan
lupa ada waktu untuk pembersihan dan
pencucian kalau memang peralatannya
perlu perawatan setiap hari pembersihan
setiap hari harus dibersihkan minimal
Kalau kami buat di sini ya 30 menitlah
untuk pembersihan dan pencucian
bersih-bersihnya seperti itu
next nah bagaimana dengan residu Nah ada
tindakan pencegahan ada penanganan yang
bisa dilakukan nah ini juga tergantung
dengan kondisi tadi Bapak Ibu sop-nya
berjalan atau tidak nah sehingga perlu
dilihat Seperti apa untuk peningkatan
kualitas sampah yang masuk melalui
sosialisasi aktif masyarakat entah itu
peningkatan kapasitas pemilahannya dan
lain sebagainya penanganan lebih kepada
nanti residunya diangkut ke mana Nah
pemilihan secara detail antara residu
Dan Sampah B3 kembali lagi sampah B3 ini
Kadang kita tidak menyadari nah Seperti
apa botol parfum yang ada spray nya Nah
ini ini sebetulnya masuk sampah
B3 kadang oleh di rumah tangga itu
langsung dimasukkan saja nah ini juga
perlu ada pencegahan dan penanganan
secara teknisnya Oke next
pakra Nah kita lanjut ke operasional
pengolahan sampah organik
e opsi teknologi pengolahan sampah di
TPS 3R Nah ada aktivitasnya di sini
opsi-opsinya Bapak Ibu Nah untuk
pemilihan sampah opsi standarnya ya
areanya ya area pilah dan meja pilah
untuk medium ada meja pilah area pilah
dan mesin cacah pilah nah terus untuk
premium area pilah meja pilah atau
conveyor belt dan mesin cacah pilah nah
nah kalau ada yang menyebutkan Wah ada
gibrik Pak dan lain sebagainya itu
mungkin istilah Ya tapi kalau Kami
menyebutnya mesin cacah pilah dan lain
sebagainya nah terus untuk pengolahan
sampah organiknya ada pencaca organik
ada aerator bambu kalau pakai Open
windrow ada kaspari ada bter buuka dan
banyaklah istilah-istilah yang digunakan
untuk pengolahan sampah organik untuk
standar Nah kalau yang medium kami
mengkategorikan ya biasanya ada yang
menggunakan takak kura susun bata
berongga drum composter atau bahkan ada
biodigester atau jadi POC jadi
menggunakan bsf atauing n menggunakan
cacing
nah dan ada juga Peng nya Nah kemudian
untuk premium ya Ada pencacah organik
terus lebih Advance lagi biasanya eh
yaitu tadi ada
eh teknologinya digabung ada biodigaser
juga POC digabung ada bsf juga di situ
ada casting juga nah pengolahannya terus
pengolahan sampahan organiknya kalau
standar ya cukup pengepakan manual sudah
masuk ke pelapak Nah kalau yang medium
pengepakan manual dan juga menggunakan
mesin PR nah dan yang premium biasanya
pengepakan dengan mesin press dan juga
ada mesin pencacah plastiknya jadi
dicacah dulu baru dipres gitu nah dan
pengolahan residu tidak ada nah kalau di
premium menggunakan termal berupa Mini
insenerator atau pirolisis dan lain
sebagainya Walaupun ada yang menyebutnya
sekarang tungku bakar nah
oke next
pakra nah ini persiapan pengomposan nah
kembali lagi Kami selalu mengingatkan
APD Bapak Ibu dan prosedur teknisnya
durasi waktunya juga diperlukan
pengetahuan dan keterampilan tenaganya
juga perlu
l nah seperti itu jadi Tidak sembarangan
melakukan pengomposan entah itu Modelnya
Seperti apa Nanti kita bisa lihat nah
ini yang kalau di buku kami sudah
menyebutkan berbagai macam metodenya
entah itu Open windowrow kaspari ataupun
ember tumpuk dan lain sebagainya
biasanya Oke next
ini persiapan pengomposan tentu akan
lebih baik Kalau dicacah dulu bapak ibu
dicacah sampah organiknya yang basah
dengan yang kering ya pada umumnya untuk
menjadikan sampah organik itu menjadi
kompos yang baik setidaknya ada sampah
basah dan keringnya sampah organik bisa
dikomposkan itu sampah sayuran sampah da
dapur daun kulit telur terus limbah
buah-buahan serbuk kayu ataupun Abu kayu
dengan support Biasanya kalau memang ada
kotoran ternak
nah dan yang tidak bisa di
ee dikomposkan di sini kami juga buatkan
bahwa produk susu keju yogur daging ikan
dan tulang biasanya ini susah minyak
sayur kulit salah nah ini yang
mempengaruhi kadang ketika di TPS 3R ini
tercampur pengangkutannya ini juga jadi
perhatian eah Oke next Pak
I ini pencacahan sampah organiknya jadi
sebelum dikomposkan akan lebih baik
sampahnya dicacah terlebih dahulu
nah yang perlu diperhatikan di sini
ketika menggunakan mesin pencacah Nah
kalau APD sudah jelas ya mesin yang
digunakan dan prosedurnya serta biaya
investasi pengoperasian dan
pemeliharaannya juga perlu diperhatikan
nah ini ada peralatannya mesin pencaca
skop keranjang kereta dorong dan lain
sebagainya dan APD juga sangat perlu Oke
next Pak Ir saya sudah diingatkan oleh
EE ini sepertinya Mbak Sabrina sudah
sudah materinya baru slide 30 dari 100
gitu ya jadi ee mudah-mudahan eh tidak
terlalu cepat ini nah ini proses
pengomposan Bapak Ibu bisa dilihat nah
ini eh modelnya ya Open windrow ini yang
kami Tampilkan Open windw nah bagaimana
ee tumpukannya seperti ini setidaknya ya
1 meteran lah Bapak Ibu tumpukannya area
timbunannya yang ada di situ ada
segitiga dari bambu yang untuk ee lubang
udaranya dari bawah gitu nah dan nanti
mudah untuk untuk melakukan bolak-balik
dan pembalikannya juga Oke next Pak
Ira nah jenis pengomposan ini yang kami
Coba kami coba tampilkan
ee ada sembilan setidaknya yang sudah
ada kami bahas pertama tentu yang paling
mudah Open windraw yang banyak digunakan
oleh berbagai pihak terus ada metode
bata berongga nah ini seperti yang
digambar di sebelah itu bat berongga nah
metode kaspari kaspari ya ditumpuk juga
tapi ditumpuk ee biasanya dalam bentuk
ee persegi empat atau kubus gitu ya atau
ee lain sebagainya terus metode takakura
susun jadi ee sampah masuk ke boks
seperti bok takakura nanti disusun
tinggi berat ketinggian 1 M atau 1,5 me
gitu nah terus ada metode bak terbuka Ya
sudah seperti biasa saja terbuka Terus
ada yang menggunakan drum juga ada ada
juga yang menggunakan bsf magot Jadi
pakai magot nanti hasilnya ada dapat e
magotnya dapat juga komposnya terus
metode cacing dapat cacingnya dapat
komposnya dan metode anaerobic digester
nah yang paling sulit biasanya
menggunakan aerobic dig
butuh pengendalian
ee sampah yang masuk Bapak Ibu supaya
apa supaya kalau gas yang digunakan ya
kita menyebutnya biogas nah biogas yang
digunakan bisa juga memenuhi tekanan dan
standarnya tergantung campurannya
biasanya ya untuk bagus akan ada
campuran kotoran hewannya Nah kalau ada
TPS 3r-nya bersebelahan dengan
eh peternakan terutama kambing atau sapi
atau ayam itu bolehlah digunakan metode
anaerobic digester ini kalau Kami
menyarankan tapi kalau hanya sampah dari
rumah tangga saja
eh berat di operational maintenance
biasanya nah oke next
P ini alur kerja aerator bambu ini yang
kita sebut ya Open windrow tadi Nah
sampah organik yang sudah dipilah terus
ditimbun di erotor bambu nah yang
sebelumnya juga sudah dicacah-cacah ya
Nah dan Wak wtunya kurang lebih 30 hari
Nah setelah umur 30 hari timbunan ini
dibongkar dan ada masa pematangan sampai
15 hari 45 hari Bapak Ibu nah ini juga
perlu diperhatikan terkait lahannya
memang ada proses Percepatan saat ini
Nah kita juga bukan hanya
kegiatan-kegiatan pada umumnya proses
percepatan pengomposan juga ada proses
percepatan Bapak Ibu pakai menggunakan
apa mikroorganisme lokal nah ataupun
menggunakan ee POC tambahan ataupun juga
nanti
ee biasa disebut yang di pasaran EM4
ataupun ada bakteri-bakteri sekarang
yang dijual di pasaran Bagaimana yang
menyebutkan bakteri pengurai tapi
kembali lagi ketika menambah bakteri
yang memang kita beli dari pihak
tertentu ya Nambah biaya biayanya gitu
nah oke
next nah ini proses-prosesnya
alur-alurnya Bapak Ibu ketika kompos
sudah matang tentu diaya setelah diaya
Ya udah nanti akan masuk ke packing nah
dan siap dipasarkan
Oke ini yang perlu diperhatikan
nah rasio c/n-nya Bapak Ibu untuk
optimal di sini ini ada yang pertama ada
bakteri terus ada temperatur yang
sebelah kiri Bapak Ibu ini juga
berpengaruh campuran-campurannya Bapak
Ibu ketika rasio cprnnya umpamanya
ketika sampah coklat sampah keringnya
lebih tinggi maka ini nanti tidak akan
optimal suhunya sehingga apa bakterinya
tidak akan tidak akan mati bapak ibu nah
sehingga apa makanya minimal yang basah
dengan yang kering yang sampah yang
hijau ya sampah dari rumah tangga
seperti kulit buah sayuran itu dengan
sampah yang kering biasanya minimal
campurannya 1 banding S Supaya apa rasio
cprnya
ee bisa 2 b 1 atau 30 b 1 atau ditambah
biasanya dengan kotoran hewan Seperti
apa kotoran sapi nah sehingga apa Suhu
optimalnya ketika sudah direntang 15
hari itu suhunya sudah mencapai 70
derajat dan bakteri bakterinya juga juga
sudah mulai hilang Bapak Ibu nah ini
yang di sebelah kanan Bagaimana pengaruh
volume tumpukan itu berpengaruh terhadap
temperatur juga nah kalau hanya menggun
gakan ember ya temperatur paling
maksimal 35 derajat Nah kalau
tumpukannya sampai 0,5 m³ suhunya makin
naik juga untuk proses pengomposan
begitu juga sampai ke kalau 1 M itu
optimal tapi memang ada periodenya
optimalnya berapa nanti dia pasti akan
turun lagi nah ini dia Oke next Pak
Ira ini juga sama pembalikan kompos
kalau dibaliknya setiap 30 hari suhunya
juga tidak akan optimal tiap 10 hari
juga sama yang optimal Kami menyarankan
di setiap 3 hari pembalikannya Nah
ukuran bahan juga Iya semakin kecil
ukurannya nanti proses pengomposan makin
cepat juga dan suhunya bisa mencapai
optimum rata-rata di 2 centi ukurannya
Bapak Ibu untuk
ee potongan bahannya
Oke ciri kompos yang baik sudah jelas
ini ada sni-nya Bapak Ibu Warnanya Warna
kompos coklat kehitaman aromanya sudah
seperti ee tanah lah ya seperti itu
kurang lebih bau tanah atau bau humus
hutan terus apabila dipegang atau
dikepal kompos akan menggumpal dan lain
sebagainya nah tetapi tidak tidak apa
tidak lengket di tangan Oke next Pak Ira
nah nah ini standar Kualitasnya ada
sni-nya nanti bisa sama-sama kita
Lihatlah ya ataupun nanti Bapak Ibu bisa
mencari di sini Oke next Pak Ira
ini standar-standarnya juga Nah
selanjutnya saya serahkan ke Pak hijrah
untuk aspek kebijakan dan kelembagaan
silakan Pak Mohon maaf ini terlebih
Waktunya
pakudah ngut nih
4 slide kayaknya ya tapi memang saat
kita bicara aspek operasional itu memang
sangat banyak ya Bapak Ibu ya ya
waktunya mungkin nanti agak m ya mak
tapi kita usahakan tat waktu nah eh
setelah kita ngomongin operasional bapak
ibu ada aspek yang lain yang berhubungan
dengan kebijakan kelembagaan eh tentunya
kita tidak asing dengan kebijakan ini
gitu ya tapi kita memang sedang menunggu
kebijakan
selanjutnya 2025 ini ee Seperti apa ya
walaupun sudah muncul peta jalan dan
seterusnya tapi belum ee disahkan
seperti disahkannya Perpres
ee kebijakan apa jaksrada ya jaksranas
itu ya 70 sampai 7
30% yang sudah dibuat target-target tapi
mungkin Kementerian yang baru sedang
mengevaluasi ya target-target yang
diberikan ini Eh sudah terpenuhi atau
tidak nah saat kita bicara target ini
tentunya akan menghasilkan ya berbagai
macam produk hukum jadi ada implikasi
hukum yang berhubungan dengan
target-target tadi sehingga contohnya
kami di Jogja Nih Bapak Ibu Ya kurang
lebih ada 16 regulasi yang muncul ya
terkait dengan pengan sampah baik eh
Setelah undang-undang 18 keluar ataupun
setelah Perpres eh ya 2017 itu keluar ya
yang berbicara tentang jaksrada dan
seterusnya nah tapi kan eh TPS 3R ini
berada di level yang lebih rendah dari
dari sisi eh regulasi yang ada ya Di
tingkat kabupaten ataupun kota gitu ya
Nah kita merasa untuk memperkuat tps3r
ini perlu juga regulasi yang dievel di
bawahnya begitu ya e salah satunya
adalah di desa Nah kita eh coba
menuliskan ya dengan berbagai macam eh
pengalaman desa-desa yang lain yang
sudah punya ee terkait dengan regulasi
itu e kalau desa untuk memperkuat TPS
3r-nya miliki regulasi kira-kira isinya
apa begitu ya tentunya yang pertama arah
pengelolaan sampah berbasis desa atau
kawasan yang eh notabene agak berbeda
dengan kawasan perkotaan di sana juga
harapannya membicarakan kewajiban yang
pro terhadap tps3r begitu ya jadi
pemilahan sampah sejak dari sumber dan
seterusnya kemudian juga ada eh larangan
ya jadi regulasi itu pasti ada kewajiban
ya Ada Larang
ee Bagaimana ee aktivitas-aktivitas yang
selama ini ada misalnya mencampurkan
sampah membakar sampah itu perlu distop
Nah stopnya lewat ranah regulasi gitu
dan e mengarah kepada penggunaan tps3r
yang ada di lokasi tersebut ya Nah juga
ada ya di dalam regulasi tersebut
beberapa pertanyaan tadi Pak menjelaskan
saya mencoba lihat pertanyaan-pertanyaan
yang ada gitu ya Nah ee ranah
operasional ini memang harus digabung
dengan ranah kebijakan gitu ya jadi TPS
3R ini asetnya siapa begitu ya saat
tidak jelas kepemilikannya maka
pengolaannya menjadi tidak jelas juga
berarti ada aktivitas perlindungan ya
yang dilindungi oleh regulasi bahwa TPS
3R ini siapa yang mengelola milih apa
dan seterusnya
kemudian bisa juga memasukkan potensi
dukungan pendanaan ya kita ketahui
bersama bahwa bisa memiliki power yang
besar saat ini ya lewat Dana Desa Apakah
TPS 3R ini bisa ee salah satunya
dikelola lewat aktivitas Dana Desa
klausul tentang pengelolaan lingkungan
kan ada di dalam penggunaan dana desa
tersebut Tapi kalau tidak ada cantolan
hukumnya mungkin akan sulit ya untuk
menggunakan dana tersebut sehingga jika
dan ya terpenuhi ya jaminan
keberlanjutan ini menjadi lebih tinggi
dan yang menariknya pemerintah daerah
berani ya enggak ya memasukkan kinerja
pengolaan sampah sebagai salah satu
kinerja Desa gitu ya ya kalau tidak
dinilai berarti harus ngomongin nih
Kementerian desa dengan Kementerian
lingkungan hidup Ya harus harus ee Kab
nih ya salah satunya karena aspek ps3r
ini berada di lokasi tersebut dan ada
pelaporan ya nah eh selain regulasi
kelembagaan menjadi penting ya contohnya
misalnya di teknis eh juknis TPS 3R
sejak tahun 2021 ada istilah KSM tadi
Pak yebi sudah menyinggung juga tentang
KPP
e tidak lain tidak bukan untuk membagi
ya mengelompokkan
mengkoordinasi tugas-tugas yang ada ya
Secara formal Supaya apa Bapak Ibu tidak
lagi muncul One Man show ya dia ketua
dia pemila dia yang ngangkut dia yang
hadir rap koordinasi ya dia sakit tidak
operasi gitu Jadi butuh pendekatannya
supaya organisasi tersebut bisa
berfungsi dengan baik Nah di sinilah
perang ya si TFL fasilitator tersebut
untuk mencoba untuk membuat organisasi
yang benar-benar powerful jadi ee
pengelola calon calon pengelola tps3r
tidak hanya dapat cara buat kompos ya
cara mengoperasikan mesin tapi cara
berorganisasi yang baik pun juga harus
diterapkan sehingga ya akan muncul
pimpinan TPS 3R yang memiliki soft
thinking mendahulukan dialog edukasi
kenyamanan
ya sampai bersifat manusiawi terhadap e
si pekerja yang ada di nah sehingga akan
bangun budaya-budaya organisasi kita ee
Secara teoritis ya kita tampilkan gitu
ya Ini loh ada contoh-contoh struktur
TPS 3R ya Ada ketua wakil ketua
sekretaris ada seksi-seksi yang
dibutuhkan ya ada yang model dua Oh ini
yang lebih ramping ada yang model yang
ketiga ini lebih lebih rumit gitu ya Nah
besaran struktur ini sangat
ditentukanleh kebutuhan dari organisasi
itu sendiri gitu ya tapi boleh enggak
berubah ya karena kita ngelola sendiri
si TPS 3R ini sangat mungkin Bapak jadi
ada dinamisasi kelembagaan ya Oh saya
mau pakai model satu ini di tahap awal
atau model du lah di tahap awal gitu ya
kemudian seiring kebutuhan yang ada
kayaknya Butuh tambahan orang ya untuk
seksi ini begitu ya kemudian pakai model
satu gitu oh kemudian makin besar nih
tpst TPS 3R yang EE beroperasi besar ya
Beberapa tps3r kemudian menggunakan
model yang ketiga boleh saja tapi tetap
menggunakan proses diskusi musyawarah
supaya tps3r ini benar-benar dimiliki
oleh setiap orang yang ada di sana Nah
coba petakan ya dengan model S Tadi
butuhnya berapa orang model du butuhnya
berapa orang walaupun dari e gambar tadi
Bapak Ibu bisa lihat gitu ya tapi kita
coba E atur seperti apa apa Oh Ada
kebutuhan ya jumlah personil yang
dibutuhkan oleh TPS 3R sehingga terjaab
ni kebutuhan Biayanya berapa gitu ya Ee
terutama untuk men-handle operasional
tadi ya Nah yang menariknya hubungannya
dengan kelembagaan juga bapak ibu TPS 3R
di wilayah tadi ada di pertanyaan tuh
ada 14 TPS 3R tapi mangkra begitu ya nah
salah satu yang menjadi role model juga
bak bu TPS 3R ini ber ber kumpul mereka
gitu ya membuat paguyuban gitu ya jadi
ada struktur organisasi paguyuban TPS 3R
atau forum Nah kalau bank sampah ada
asopsi ada perbanusa ada forum
lingkungan hidup dan seterusnya supaya
mereka bersatu tidak lagi membawa
kelompoknya masing-masing gitu tapi
kelompoknya bersama nah di Jogja ini ada
jpsm Bapak Ibu jejaring pengelola sampah
Mandiri tingkatnya e provinsi ada juga
tingkat kabupaten kota begitu kita
sama-sama bareng-bareng ngomongin
tentang berbagai macam permasalahan yang
ada nah itu adalah pendekatan yang lebih
terhadap pengelolaan keorganisasian yang
ada gitu jadi karena e dengan
bareng-bareng tersebut masalah akan
menjadi lebih mudah untuk
diselesaikan Nah Bapak Ibu eh sebelum
lanjut ke yang lainitu
Pak sampaikan ada beberapa hal yang
sangat penting hubungannya dengan APD
dan seterusnya nah ini Kebetulan
penelitian ya yang kita lakukan di
jurusan teknik lingkungan bersama para
mahasiswa untuk melihat sebenarnya aspek
K3 di TPS 3R itu di mana gitu Ada enggak
area yang merah gitu ya dari segi
munculnya bahaya lebih tinggi saat dia
kena bahaya juga lebih besar gitu ya oh
ternyata ada begitu ya Ada aspek saat
pengepresan ada saat ee organik dikelola
gitu ya jadi ada warna yang dibuatnya
nah ini juga kita sampaikan e melalui
paguyuban tadi kepada pemerintah daerah
bahwa kita harus punya fokus gitu ya
untuk mengelola sampah supaya juga
sampah terkelola tapi organisasi ini
tidak ee tetap sehat begitu Oh berarti
ada jaminan kesehatan Nah kita dorong
supaya pengelola-pengelola tps3r itu
memiliki jam kesehatan gitu karena
kontak terhadap sampah dan potensi
bahaya mereka menjadi lebih tinggi nah
ini menjadi hal yang rasanya menarik
untuk dibahas selain kita ngomongin
tentang sampah itu sendiri nah bagian
yang
kelim terkait dengan pengelolaan
keuangan ini penting Enggak penting ya
ujung-ujungnya duitu jadi karenaola tpsr
itu juga harus secara
finansial Coba memetakan ya Bapak Ibu
ada investasi e lahan konstruksi
pengadaan alat bahan sudah selesai lewat
APBD APBN ya lewat pendanaan yang lain
tapi saat operasional ada ee pembiayaan
yang berhubungan dengan operator dengan
alat ya dan kebutuhan akan pemasukan ya
retribusi warga mungkin ada penjualan
produk Nah kita cobaan ya lewat
ee diagram seperti ini Ini loh yang
dimaksud dengan pemasukan Ya ini yang
dimaksud dengan pengeluaran yang ada
sehingga lebih detail semakin detail itu
semakin baik ya Nah kita coba buka Bapak
Ibu di juknis TPS 3R
2017 gitu Oh ternyata sejak 2017 itu
sudah dibahas ya Ee berbagai macam
angka-angka yang berhubungan dengan
pengelolaan tps3r tapi angka ini memang
asumsi ya Ee lewat juknis ini kita buat
ya Pak Ebi mungkin masih ingat kita buat
Exel begitu ya Yang bisa Tinggal
dimasukin Biayanya berapa ya bensin
belinya berapa ya nanti harga satuan
bensin berapa gitu listrik berapa
sehingga akan ketemu ujungnya itu bapak
ibu ya yang dihubungkan dengan area
layanan berapa Kak sih yang kita miliki
begitu ya kapasitas motor angkutnya
berapa sehingga ujung-ujungnya nanti
akan ketemu kebutuhan keseluruhan biaya
Ya sudah ada excelnya Jadi bukan Excel
yang kita buat sendiri Bapak Ibu
maksudnya ini dari jnis 2017 kemudian
kita buat e narasi seperti ini dari jis
kita rubah dalam bentuk Excel untuk
memudahkan Oh ternyata kebutuhan seluruh
biaya operasional untuk proses
pengangkutan sekian Untuk gaji sekian
gitu ya untuk pengolahan yang
menggunakan ee bahan bakar mesin begitu
ya untuk maintenansi mesin ketemu sekian
gitu sehingga kita bisa hitung ujungnya
itu adalah kebutuhan biaya untuk
operasional Oh ternyata dengan 400 KK
tadi ya ini permisalan saja Bapak Ibu Ya
karena di Excel kan kita bisa
rubah-rubah ya angka-angka tersebut dan
sudah otomatis keluar berapa oh ternyata
setelah kita hitung sekian ketemu per
bulannya Nah dengan jumlah KK tadi kita
hitung kira-kira biaya untuk menutupi
kalau satu-satunya biaya pemasukan itu
adalah dari retribusi
masyarakat maka sat KK cocoknya adalah
r.000 per bulan Walaupun teman-teman
tps3r ada yang juga menggunakan istilah
bukanah gitu ya tapi KK karena mungkin
ada juga satu rumah ditinggali oleh
beberapa Kak gitu karena jumlah sampah
diproduksi sangat bergantung kepada
jumlah orang maka jumlah paka ini
menjadi sangat penting ya ketemulah
angka Oh 13.000 gitu berarti kalau kita
narik r.000 punya untung nih gitu ya
tapi ada faktor yang lain gitu ya yang
tidak bayar tepat waktu gitu ya yang Ee
tidak benar
pencatatannya Nah yang menarik adalah
ternyata eh permendagi ya Eh Kementerian
Dalam Negeri juga mengeluarkan standar
Bapak Ibu jadi tadi ada yang juga ya di
dalam ee slide pertanyaan ada enggak ya
standar menghitung ada Bapak Ibu jadi
secara ideal ideal dalam tanda kutip
ideal ya kalau pakai jenisnya aerator
bambu seperti dijelaskan oleh Pak yebi
tadi kebutuhan Biayanya berapa Pakai eh
bata berongga kebutuhannya apa gitu ya
biodigaster bsf Dan Seterusnya ini saya
cuplik dari gambarnya Bu bukunya Bu ee
bu Sri bebassari gu tentang aspek polans
tapi sebenarnya memang ada juga di dalam
permendaagi 7 tahun
2021 jadi angka-angka ini sudah ada
Bapak Ibu jadi angka 14.000 sampai
55.000 angka 14.000 sampai 56.000 dan
seterusnya gitu ya jadi Sudah ada
standar seperti itu Nah di
eh dalam juknis juga ada tambah-tambahan
ya ini sebagai referensi saja dari bapak
ibu cara-cara menghitung gitu ya
kebutuhan pokok kebutuhan sekunder gitu
ya dari operasional yang ada nah Berarti
tadi ada pelatihan tentang bagaimana
mengelola organisasi untuk TPS 3R
ternyata juga ada pelatihan tentang
bagaimana mencatat aktivitas keuangan
gitu ya supaya tps3r-nya sehat secara
keuangan juga nah kita coba buat kan
bapak ibu contoh-contoh gitu ya contoh
yang namanya buku langganan pelanggan
itu seperti apa karena ee pelanggan itu
Kadang nitip kepada petugas yang
ngangkut gitu ya petugas yang ngangkut
nyatatnya gimana atau disepakati karena
ada sop setiap pembayaran ada seksi
penagihan yang datang sore hari catat
nama dicatat gitu ada lembar registrasi
pelanggan ada catatan gitu rekapitulasi
iur kan ee pelanggan Seperti apa masuk
berapa kemudian ada para pelanggan ada
para petugas retribusi Jadi ini tinggal
print aja ya kemudian diadopsi dibuat
jadi buku catatan atau seterusnya gitu
ya Nah ini juga hasil penjualan ya
pemasukan misalnya ada aktivitas
pelatihan kunjungan dan seterusnya dan
nanti menjadi buku besar dalam ee
aktivitas pengelolaan keuangan gitu ya
jadi ada ee pemasukan ada pengeluaran
Supaya apa Bapak Ibu petugas yang sangat
lelah di lapangan mengangkut sampah
memilah sampah mengolah sampah dan
seterusnya pasti perlu bantuan untuk
pencatatan keuangan karena kalau
keuangannya tidak dicatat baik tidak
dikelola dengan baik hubungannya dengan
keberlanjutan juga mereka tidak punya
uang untuk
ee Apa Operasional gaji pegawai dan
seterusnya akhirnya
tidak bertahan dengan baik jadi aspek
ini menjadi sangat penting sekali ya Oke
Pak yebi Ah gilbi lagi nih bicara
tentang aspek peningkatan peran serta
masyarakat silakan Pak Oke Baik Pak
hijrah ini
eh kita masuk ke aspek peningkatan peran
masyarakat ya peran serta masyarakat
kembali lagi bapak ibu
eh dari beberapa kegiatan yang kami
lakukan mungkin next saja Pak
nah ini berbagai peran di eh TPS 3R
Bagaimana TPS 3R tuh harapannya merubah
mindset masyarakat dari tidak peduli
menjadi peduli dan tidak tahu menjadi
tahu dan seterusnya bagaimana kita
mencoba menyatakan bahwa sampah ini
adalah tanggung jawab kita bersama nah
sehingga apa ya kita bertanggung jawab
bapak ibu dengan sampah yang kita
hasilkan nah ini yang perlu di di inikan
juga di selalu digaungkanlah bersama
masyarakat nah dan juga TPS 3R
memberdayakan masyarakat di mana ada
kelompok remaja dan masyarakat dapat
berkarya dan bermanfaat Nah karena saat
ini cukup banyak yang
EE mengelola TPS 3R itu ya mohon maaf
bapak-bapak yang sudah yang sudah Ee
4050-an tanpa mengikutkan ee
kelompok-kelompok Pemuda padahal
seharusnya itu bisa bisa bersama
berbarengan Bapak Ibu nah dan juga ee
TPS 3R harapannya dapat meningkatkan
ekonomi masyarakat Nah ada pendapatan
keluarga melalui sampah tadi nah
bagaimana prosesnya kalau dilakukan
dengan baik dan benar itu Insyaallah
akan baik juga nah dan juga yang
terakhir tentu untuk menjaga lingkungan
nah bagaimana kita melakukan perubahan
mindset dan bagaimana juga berkomunikasi
dengan masyarakat menjaga lingkungan
supaya lingkungan nya juga terjaga dan
ada ee hubungan yang baik antara antar
masyarakat sendiri nah antara pengelola
terus dengan
eh masyarakat yang ngelola antara remaja
ataupun dengan yang tua gitu seperti itu
Oke next Pak Nah ini ada beberapa
pendekatan nah sangat banyak
istilah-istilah sekarang yang
eh banyak digunakan nah bagaimana dengan
istilah gogreen minim sampah atau
sirkular ekonom nah minim sampah
sepertinya persoalan sampah dapat
diselahkan melalui perubahan perilaku
nah Kebetulan kami ee juga saat ini
melihat Bagaimana pengaruh perilaku
terhadap ee kegiatan pengelolaan sampah
ini dan dampaknya juga nanti akan
berpengaruh terhadap apa sirkular
ekonomi Nah ada pendekatan Bagaimana
minim sampah ini dilakukan bagaimana
masalah ekonomi juga perlu di dilakukan
pendekatan terhadap masyarakat Baga alan
persampahan ini diselesaikan sebagai
bahwa sampah ini bisa menjadi sumber
daya Nah untuk pertumbuhan ekonomi nah
dan yang ketiga yaitu pendekatan
pelayanan dan teknologi nah bagaimana
pelayanan-pelayanan dilakukan
berdasarkan teknologi-teknologi yang ada
saat ini Ya banyaklah saat ini bagaimana
e ya kita lihat contohnya pencatatan
mungkin tidak manual lagi ya sudah
berdasarkan teknologi ataupun order
pengum kpulan sampah pengangkutan sampah
buy order gitu nah ini kan bisa juga
dilakukan Oke next
P ya Nah ini contohnya Ini sebetulnya
2019 ini sudah dikeluarkan Bapak Ibu
surat edaran tentang gerakan nasional
pilah sampah dari rumah tapi seperti
yang kita ketahui undang-undang Nomor 18
2008 saja sulit diaplikasikan sampai
saat ini apalagi gerakan nasional pilah
sampah yang hanya berupa surat edaran
gitu nah ini juga juga jadi dinamika
buat kita semuanya bagaimana
ee sebetulnya peraturan sudah dibuat itu
ya Mari kita kita pahami dan cermati
bersama dan kita aplikasikan di
masyarakat terutama Oke Pak
Hijra nah ini contohnya eh sekali lagi
Saya dan Pak hijrah kurang kerjaan Bapak
Ibu terutama Pak hijrah ini yang selalu
memacu kami nah bahwa ada tool
sosialisasi yang biasa yang sudah kami
buat juga nah ini yang sering kami
berikan ke beberapa pihak tergantung
Apakah pengelolaan sampah rumah
tangganya di kawasan perkotaan perdesaan
ini kami bagi-bagi karena antara
perkotaan dan perdesaan pengelolaan
sampah tentu berbeda Bapak Ibu di
perkotaan padat di perdesaan Biasanya
banyak lahan yang bisa digunakan untuk
ngolah sampah sehingga kami coba
membaginya begitu juga untuk di rumah
ibadah seperti apa strategi-strateginya
bahkan untuk di sekolah kita juga sedang
menyusun ini dan E kalau untuk secara
garis besarnya kami juga sudah memiliki
ee panduan-panduannya yang biasa kami
gunakan untuk masyarakat-masyarakat yang
membutuhkan Oke next
Pak Nah ini tantangan pengelolaan sampah
di desa Bapak Ibu karenapa karena
sebetulnya nah sebetulnya kita memulai
pengelolaan sampah itu ya ada dari rumah
tangga ya skala di pemerintahan dia di
tingkat Desa
seharusnya bagaimana kita membangun apa
kepedulian terlebih
dahulu Apakah nah mulai dari tatanan
perangkat desanya sudah peduli terhadap
sampah Selanjutnya apa kesadaran Nah
sudah sadar tidak kalau bahaya sampah
ini Ke mana perginya gitu Nah yang
ketiga kemampuan sejauh apa kemampuan
pihak Desa dalam dalam atau kemampuan
dan EE finansial mungkin ya dalam aspek
ee teknis operasional juga perlu Nah
kelembagaan Seperti apa kemampuannya
yang keempat kalau sudah ada kepedulian
kesadaran kemampuan tentu kemauan lagi
mau atau tidak mengelola sampah Nah
untuk kemauan ini biasanya melihat apa
keteladanan
Nah ada enggak orang yang diteladani
yang mau ngelola sampah dengan baik
sehingga apa orang yang diteladani ini
bisa membawa apa
kebersamaan kebersamaan di masyarakat
makanya perlu apa stakeholder terkait
untuk membantu Supaya apa kita
bersama-sama tidak hanya di tingkat desa
di perangkat desanya saja tapi
masyarakatnya juga ikut bersama dalam
mengelola lingkungan dengan pengelolaan
sampah sehingga apa bisalah semua
pengelolaan sampah ini dilaksanakan
melihat kepada apa
keberlanjutannya dari berbagai aspek
bisa dilaksanakan yang p
ada kepedulian bersama ada kesadaran
kemampuan dan ada kemauan serta ada
teladan yang bisa dicontoh untuk secara
bersama-sama Oke next
Pak Nah ini masalah sampah ini ada
problemnya ada masalah polusi ada sumber
daya Nah ada juga terciptanya lingkungan
bersih ada peningkatan pendapatan
masyarakat semuanya harus beriringan
Bapak Ibu tidak bisa kalau lingkungan
kita bersih
pendapatan juga akan naik tidak mungkin
nah ini sebagai kasus contoh Bapak Ibu
ya kita beranggapan peningkatan kita
akan terus bertambah tapi lingkungan
kita tidak bersih sama saja nanti apa
pendapatan kita akan berkurang Kenapa
untuk biaya berobat dan lain
sebagainya aspek sanitasi sangat erat
hubungannya dengan apa dengan
pendapatan pendapatan boleh tinggi tapi
kalau sanitasinya jelek itu akan hilang
juga pendapatan itu secara ekonomi kalau
kalau kita hitung kenapa ya untuk
berobat untuk beli obat dan lain
sebagainya jadinya Jadi tidak
serta-merta pendapatan tinggi kalau
kondisi lingkungannya kotor ya bisa jadi
pendapatannya kalau dihitung dari margin
ekonominya jadinya bahkan rendah
sehingga Mari sama-sama masalah
kesejahteraan dan kesehatan masyarakat
itu sangat penting dan harus berbarengan
nah oke next
Pak ini gerakan perubahan dalam
pengelolaan sampah di desa move katanya
Nah ada visinya yang baik terus ada
action-nya ada passion-nya juga passion
itu ya menikmatilah ya Apa yang
dilakukan dan kolaborasi bagaimana
semuanya saling terhubung Desa punya
visi yang baik dalam pengelolaan
lingkungan terutama pengelolaan sampah
dan sanitasi ada aksi yang dilakukan Dan
ini juga harus bersinergi dengan
keinginan juga passionnya dan perlu
kolaborasi berbagai pihak dalam
pengelolaan sampah
oke nah untuk menjaga keberlangsungan
program keberlanjutannya nah perlu
pertama tentu komitmen bersama Bapak Ibu
nah komitmen bersama yang diatur dengan
Apa aturan dan kebijakan inovasi
regulasi bukan berarti ada kebijakan dan
Aturan ini ee mengekang masyarakat
tetapi tidak ada inovasi yang dilakukan
seperti apa kesepakatan bersama ini yang
perlu dibangun nah sehingga apa
pemberdayaan masyarakat juga berjalan
dengan baik dan sistem yang dibangun
terpadu dan
komprehensif bukan hanya Pemerintah desa
yang membang membuat aturan dan regulasi
tapi juga ada peran serta masyarakat di
situ sehingga ada kesepakatan bersama
ada kerja sama multi piihak pemerintah
Desa swasta dan masyarakat di sini nah
sehingga apa yang paling penting yang
tidak kalah penting dari berbagai tempat
yang kami lakukan yang kami coba
kunjungi ada berbasis kearifan lokal
tata nilai tradisi masalah budaya ini
juga sangat berperan aktif dalam
keberlanjutan program pengelolaan sampah
Oke next
pra nah ini terakhir dari saya mungkin
ya nah bagaimana nilai-nilai luhur yang
terkandung dalam budaya lokal ini sangat
berpengaruh dalam pengelolaan sampah
dapat berupa itu ter isi pepatah dan
semboden yang telah mengakar dan terjaga
dalam kehidupan masyarakat Contohnya di
Jogja Bagaimana hamemayu hayuning
bawononya dan lain sebagainya sangat
banyak sebetulnya ada tradisi
gotongroyongnya tradisi merti buminya
terus tradisi berkumpul rutin arisan
pengajian dan budaya pekewuh dan malunya
dalam apabila tidak mengelola lingkungan
nah ini juga berpengaruh nah kembali
lagi dalam pengelolaan sampah berbasis
masyarakat jangan lupakan tata nilai
tradisi budaya yang harus yang harus
kita jaga selalu Bapak Ibu Oke next
Pak kita lanjutkan ke pakr terkait
evaluasi kinerja
tps3r masih dimute
Pak Oke sudah
yaadi kita
sudaharak per kaan dan seterusnya ya
bagian yang terakhir ini bagaimana
mengevaluasi kinerja Bapak Ibu caranya
sebenarnya banyak sekali ya Ee bisa kita
lihat dari sejak tahap awal ada enggak
ya pelatihan pendampingan ya kemudian
pelaksanaannya Seperti apa kemudian
pemantauan perbaik rencana tindak lanjut
ini kan teori dalam sebuah ee aktivitas
pengelolaan gitu ya kegiatan Nah kita
coba kumpulkan berbagai macam referensi
yang bicara tentang faktor yang
mempengaruhi kinerja TPS 3R gitu kita ee
ketemu beberapa Bapak Ibu ee buku
penelitian gitu ya yang bahas misalnya
yang pertama ini ada yang ngomongin
tentang Keterlibatan Masyarakat batas
wilayah layanan itu menjadi faktor yang
mempengaruhi kinerja gitu ya Ada juga
nih yang Ariani 2016 bicara tentang ada
kelembagaan teknis operasional finansial
gitu ya tingkat pengelolaan dan
seterusnya kem dari ee jnis 2017 Ee Kita
coba rekap Oh Ternyata ngomongin tentang
regulasi juga iya gitu ya teknis
operasional I kelembagaan juga dinilai
keuangan partisipasi masyarakat dan
seterusnya Nah kita coba gabung Bapak
Ibu ini Kebetulan ee penelitian saya
agak agak banyak tidak semuanya saya
Tampilkan di sini dari mulai dari
inisiasi program seperti apa yang
dinilai gitu ya kemudian input program
seperti apa juga masuk teknis
operasional juga masuk administrasi juga
masuk kemudian sampai muncul dari output
di program tersebut G nah ujungnya Bapak
Ibu dari ee berbagai macam aktivitas ini
kita mencoba melihat Sepertinya kita B
Membuat indikator kinerja gitu ya
Misalnya pertanyaannya berapa sebenarnya
jumlah masyarakat yang terlibat ya dalam
penyelenggaraan tps3 tersebut ada enggak
ya Warga warga desa tersebut yang ikut
serta sebagai pengelola dari TPS e 3R
tersebut gitu jangan-jangan orang-orang
yang jauh jauh sekali eh rumahnya dari
TPS 3R tersebut Kemudian yang kedua
adalah Jumlah e KK ya jumlah rumah
jumlah orang yang menggunakan ee
fasilitas layanan dari TPS 3R ini jangan
sampai TPS 3r-nya di wilayah itu tapi
mengangkut dengan wilayah yang cukup
jauh seperti yang Pak Ebit tadi
sampaikan Karena wilayah terdekat sudah
dilayani oleh sistem yang lain nah
kemudian eh berapa besar jumlah sampah
organik yang bisa dikelola anorganik
yang bisa dijual begitu ya Yang bisa
dipilah Git ini menjadi sebuah indikator
dan yang penting adalah bagaimana jumlah
sampah residu ya Yang nanti akan
diangkut ke lokasi pengelolaan yang lain
Entah itu namanya TPA kah entah itu
namanya tpst kah gitu ya entah namanya
tpst rdf kah Ya jumlah residu itu
tercatat sehingga bisa diketahui berapa
persen residu yang diangkut ini untuk
membedakan antara TPS 3R dengan TPS saja
begitu ya kalau TPS saja ya boleh
dibilang hampir 100% yang akan diangkut
tapi kalau TPS 3R berarti harus ada
aktivitas pengolahan yang dilakukan di
dalamnya dan poin yang terakhir adalah
nilai ekonomi yang didapatkan dari
aktivitas ee pengelolaan tersebut jadi
Lima indikator kinerja ini ba menjadi
salah satu untuk melihat Berapa besar
kontribusi kinerja dari aktivitas
pengolaan sampah yang dilakukan Nah
teman-teman dari borda yang periode
sebelumnya ee melihat ee kinerja TPS 3R
ini seperti apa begitu ya Oh ternyata
ada organisasi keuangan Bagaimana
kemampuan ASM dalam membiayai ya
aktivitas operasional gitu ya berapa
banyak sampah yang diangkut ke TPA gitu
ya k manfaat Seperti apa itu diukur dan
bisa dinilai JAdi misal kita punya TPS
3R yang tadi mangkra sejauh mana kita
bisa menilai kinerja dari pengelolaan
TPS 3R Nah itu menjadi hal yang penting
Nah sebagai penutup Bapak Ibu Ee kita
kasih catatan pengembangan ya TPS 3R
yang baik pastinya TPS 3R yang memiliki
mindset yang visioner ke depan tidak
hanya mengelola sampah saat ini tapi
juga mengelola sampah yang akan datang
maka dia wajib memiliki rencana-rencana
pengembangan gitu Oh saya pengin beli
mesin Saya pengin dengan bahasa-bahasa
yang sederhana tentunya gitu ya kemudian
penambahan ruang lingkup pelayanan yang
dalam tanda kutip menghasilkan dia harus
hiup gitu ya di samping yang dia harus
ditopang oleh desa ditopang ditopang
oleh Kabupaten gitu Tapi juga dia harus
merencanakan Bagaimana saya bisa
menghasilkan gitu ya Oh saya tidak lagi
saya jual kompos tapi suatu saat saya
akan jual bibit tanaman yang saya
budidayakan lewat kompos tadi komposnya
laku bibit tanamannya laku oh
jangan-jangan nanti bisa ngembangin ada
tanah yang bisa disewa di sekitar itu
bisa tanam pepaya pepayanya dari kompos
pepayanya bisa jual bibit pepayanya bisa
jual buah gitu ya jadi ada penambahan
ruang lingkup pelayanan selain ngomongin
tadi kemudian kualitas layanan ya harus
berstandar jadi manajemen organisasinya
harus jelas git salah satu misalnya dia
punya sasaranmu tu yang smart ya
spesific measurable achable gitu relevan
time dan seterusnya eh mungkin akan
sangat sulit saat kita bicara dengan
petugas TPS 3R tapi ini rannya adalah
bagaimana mentransfer kepada mereka
supaya mereka memiliki mindset yang
lebih sederhana Bagaimana pengembangan
yang akan datang ini menjadi penting
inovasi teknologi menjadi hal yang
sangat baik ya muncul kompor tusuk sate
gitu ya muncul pemadat ramah lingkungan
dan seterusnya dan yang terakhir adalah
catatan pengembangannya adalah
kesejahteraan dan kesehatan pekerja
menjadi hal yang penting ya Nah itu
menjadi hal yang menarik agar kita tidak
sampai jam 12.00 Bapak Ibu Ya karena
sudah dikode-kode ini oleh Pan ternyata
sudah jam 1045 ya Terima kasih Bapak Ibu
tentunya materi yang mungkin sangat
banyak masih sangat sedikit kami cukupi
kepada Bapak Ibu semuanya kita mungkin
masih punya waktu untuk berdiskusi kami
mohon maaf berdua kalau ada hal-hal yang
tidak berkenan dalam penyampaian materi
ini mud-mudahan bermanfaat untuk kita
semuanyaamualikum warahmatullah
wabarak saya kembalikan kepada
Mak Waalaikumsalam
warmah
baik
at kepada bapaknya
isi kuesioner yang linknya sudah
di-share di kolom chat supaya kegatan
kami selanjutnya bisa lebih baik lagi
jadi Bapak Ibu bisa memberikan saran dan
masukkannya di link kuioner tersebut
untuk acara selanjutnya yaitu sesi tanya
jawab di sini
kami sudah
eh sebelum masuk
ke tanya jawab ada foto bersama terlebih
dahulu di sini kami ee akan dibantu oleh
admin kami oleh admin kami tugas sa yang
bertugas Saya
persilakan baik ee mungkin kepada bapak
ibu peserta ee saya mohon untuk membuka
kameranya supaya kita bisa melakukan
foto sesi foto
bersama baik di saat pertama saya hitung
1 2
3 selanjutnya di sa kedua 1 2
[Musik]
3 selanjutnya di saat ketiga 1 2
3 Baik terima kasih kepada admin yang
telah membantu sesi foto bersama kita
pada hari ini kemudian eh untuk acara
selanjutnya yaitu sesi tanya jawab di
sini kami sudah membantu untuk merangkum
pertanyaan Bapak Ibu sekalian yang sudah
bapak ibu sampaikan di kolom chat baik
eh kepada bapak hij dan bapak y saya
akan membacakan pertanyaan terlebih
dahulu kemudian bisa langsung
dijawab Baik saya izin untuk share
screen dahulu semoga sudah terlihat ya
Bapak Ibu sekalian
eh baik untuk pertanyaan yang pertama
dari
ibu Selamat siang saya ini saat ini
perusahaan Kami sedang dalam proses
mengembangkan strategi 3R Namun kami
menghadapi keterbatasan area untuk
pembangunan TPS 3R Saya ingin bertanya
Yang pertama apa metode pengelolan
limbah makanan yang paling efisien dan
berbiaya rendah yang tetap bisa
diterapkan meskipun dengan keterbatasan
lahan Kemudian yang kedua apa indikator
utama yang dapat digunakan untuk menilai
kehasilan t di perusahaan
terutama dalam skala yang le yang lebih
terbatas kemudian ke
seberapa sering evaluasi terhadap
program 3R harus dilakukan agar tetap
efektif terutama dalam kondisi dengan
ruang dan sumber daya yang
terbikian ini ditujukan ke saya
Mbak sudah ada
namanya Oke Baik bu terima kasih Bu J
ya metode tadi pakemp jelasin ya Ada
beberapa metode pengolah
gitu ya Ee selain pengomposan gitu ya
tapi kalau kita bicara efisien berbiaya
rendah ya keterbatasan lahan memang
pilihan kepada pengolahan mikro
mikroorganisme gitu ya pengolahan
biologis gitu ya arahnya ke kompos
Ataupun mungkin Bu Junita bisa Coba
sekarang yang dengan model bsf ya Black
solder fly ya kemudian menggunakan
komposter cacing ee WOM apa ya ee
cacing-cacing itu juga sangat efektif
untuk mengolah itu gitu yang efektif
efisien biayanya juga cukup rendah dan
tidak membutuhkan yang besar tapi
tentunya melihat juga nanti
perusahaannya sebesar apa ya
Ee menghasilkan limbahnya indikator
keberhasilan eh strategi 3R ya Sesuai
dengan namanya Redu reuse recycle Berapa
banyak Eh yang bisa direduce berapa
banyak yang bisa diuse berapa banyak
yang bisa recycle jadi di tahap awal
harus
punya menjadi sebuah target setahun 2
tahun muncul angka-angka kira-kira G
jadi nomor dua itu seberapa sering
evaluasi karena ini perusahaan
pertanyaannya menggunakan sistem
semester saja Bu seperti pelaporan
lingkungan yang dilakukan 6 bulan sekali
untuk mengevaluasi gitu ya Atau mau
diperpendek 3 bulanan boleh kemudian ee
6 bulanan ya kemudian ee dilaporkan
sebagai ee kinerja perusahaan dalam
bidang lingkungan mungkin seperti itu
Mbak
Sabrina masih dimute masak Sabrina
kepada Pak pertanyaannya yaitu jika
mengikuti map pengolaan sampah bahwa
pada tahun 2030 2035 tidak ada lagi TPA
Lalu ke mana kita akan membuang residu
hasil pemilahan TPS 3R atau tpst
Oke Baik nah Terima kasih nih pak
Sutrisno
eh mungkin begini Pak pengertiannya Pak
tidak ada lagi pembangunan TPA Pak
sepengetahuan kami tapi tpa-nya diganti
nama menjadi Lur lahan uruk residu nah
sehingga apa itulah fungsi dari eh bank
sampah tps3r dan juga ada tpst nah
sehingga di harapannya
ee dari roadmap yang ada di beabenas dan
Kemendagri itu setahu kami hanya 10%
boleh masuk lahan uruk residu di tahun
2030 jadi memang Bagaimana optimalisasi
pengelolaan sampah itu di tingkat tps3r
dan tpst dengan ditunjang dengan apa
ditunjang dengan kemampuan masyarakat
dalam memilah sampah nah tapi kadang
begini ee Bapak Ibu yang kita ketahui
bersama kalau saya diskusi dengan
teman-teman pengelola sampah sampah kita
itu
Eh kita bagi menjadi sampah kemarin
sampah hari ini dan
besok Nah kita enggak boleh nih
membangun TP a lagi berarti kan sampah
kemarin ini ya di situ saja sampah Hari
ini kita mau apakan sampah besok mau
dikemanakan nah ketika tpa-nya tidak
dikelola dengan baik ini sudah sudah
banyak lahan-lahan TPA yang kena segel
ya Nah tentu apa kita juga memerlukan
teknologi untuk mengelola sampah ini
untuk mengolah sampah Nah kalau kami
ditanya Ya kembali lagi pilihannya
organik ya menggunakan teknologi yang
ada ya yang memang bisa dilakukan di TPS
3R dan yang anorganik yang mungkin
memang sangat residu ya residu ya Nah
seperti popok dan lain sebagainya Kami
selalu menyarankan kalau seandainya
nah Kementerian itu ee berbaik hati Nah
adalah teknologi termal yang ramah
lingkungan gitu nah seandainya itu
dimungkinkan Kenapa karena mencapai 2030
atau 2035 itu tidak ada TPA lagi Yang
hanya Lur program 10%-nya ini rasanya
akan sia-sia karena sampai saat ini
residu kita itu di atas
3040% dengan kemampuan ekonomi juga
perlu diperhatikan gitu nah saya rasa
itu Mbak Sabrina bahwa bukan tidak ada
TPA tapi diganti menjadi Lur dengan
syarat ya 10% yang masuk ke lahan uruk
residunya begitu
kira-kira campulan jawabannya Bapak inii
selanjutnya pertanyaan dari I yang terju
kepada untuk sampah residu yang dikirim
ke TPA dengan lokasi TPA yang jauh dari
tps3r dana operasional belum mampu tadi
ada pembinaan oleh pemerintah danibatan
masyarakatibatan masyarakat sudah ada
Iran bu tapi masih belum cukupi
Bagaimana strategi sumber dana
operasional yang
lainik Oke baik mbak ya mungkin untuk
mempercepat mbakbr eh kan sudah ada
nama-nama itu ya Pak Hijra Gitu Ee kita
langsung jawab aja gitu dari pertanyaan
itu ya biar cepat ya biar cepat banyak
pertanyaan yang bisa terjawab gitu nah
ini sebenarnya jawabannya pak yebi Tapi
saya coba jawab gitu tadi di materi Pak
yebi kan sampaikan kalau TPS 3R itu
jangan jauh-jauh e dari Apa aktivitas
masyarakat gitu ya Kemudian dari gambar
saya tadi kan ada pengolahan individu
kemudian masuk ke transfer po kemudian
akan berakhir ke mana gitu kemudian ada
peta juga ya yang kita tampilkan nah
saat pengin membawa ke TPA usulnya Bu
Wida jangan diangkut oleh TPS 3R karena
pakai tosa tadi kan Pak Sampaikan kan
terlalu jauh saat dia berjalan 20 kilo
30 kilo gitu ya biaya operasionalnya
pasti enggak cukup yang dibawa sedikit
biayanya besar ya waktu operasionalnya
besar pasti tidak ak nah ini harus ada
keterlibatan pemerintah daerah lewat dlh
misalnya pakai truk pengangkut yang
mereka miliki begitu ya Nah itu
ee mudah-mudahan ada subsidi biaya
operasional yang lebih cocok gitu jadi
jangan diangkut oleh TPS 3R jadi harus
deng ya supaya sampah residunya itu
diangkut oleh EE pihak yang lebih besar
daripada TPS 3rnya mungkin begitu mbak
[Musik]
masih di-mute
mbakih masih Pak hijrah Pak hijrah Oh
masih Sayati
Oke kita sepakat tadi tidak baca ya
Apakah tps3r dan mungkin bank sampa
dapat menerapkan semama bisnis tertentu
sehingga menghasilkan keuntungan nah ini
menarik Bu Budian ya
Eh kolaborasi ini menjadi penting agar
tujuan yang sama tapi tidak menimbulkan
persaingan gitu ya oh enak ya ngelola
bank sampah terima sampahnya
bersih-bersih sudah dipilah dari sumber
C TPS 3R harus ngangkut sampahnya
kecampur gitu ya Oh yang Bank Sampah
juga ngomong Enak ya tps3r dapat
retribusi kan akhirnya enggak pernah
nyambung enggak pernah akur nah ini
tugasnya pemerintah daerah untuk membuat
suatu sistem kolaborasi ya apakah
mungkin secara operasional misalnya ya
Ee lapak rosok yang bernilai jual masuk
ke bank sampah residu ke TPS 3R tapi
bank sampah operasional menjualnya lewat
TPS 3R kemudian biaya retribusi dapat
diturunkan dengan orang memilah sampah
yang sudah disetorkan ke bank sampah itu
secara operasional tapi eh kolaborasinya
bisa operasional bisa organisasi bisa
kelembagaan ya bisa juga secara
kebijakan gitu bisa macam-macam nah yang
tadi contohnya saja secara operasional
ini sangat mungkin Bapak Ibu tapi
lagi-lagi tidak bisa TPS 3R dan bank
sampah sebagai pengelola masing-masing
berkolaborasi harus ada pihak lain yang
menengahi dan memberikan ee jembatan
penghubung ini nah tugasnya Bapak Ibu
pengelola aktivitas persampah di daerah
salah satunya dlh untuk Bagaimana
mengkolaborasikan kedua kegiatan ini
gitu
mbak baik nah ini untuk saya nih pak
dari Bu pramiati ya purwing room
bagaimana solusinya jika masyarakat yang
membuang sampah ke tps3r belum dipilah
sehingga kinerja tpsr menjadi berat
padahal sampah harus bersih pada hari
itu juga di tps3r dan biasanya tps3r
Tidak mau Tidak tahu berapa Kakak yang
dilayani tapi hanya melihat jumlah
sampah yang masuk bagaimana mengatasinya
baik nah ini eh Bu pramiati nah kembali
lagi ketika sampahnya tidak dipilah maka
SDM yang bertugas juga harus ditambah
biasanya untuk apa kalau memang
syaratnya setiap hari itu ada ee tidak
di pilah dan harus selesai ya di hari
itu juga nah atau nah atau
ee kembali lagi nih eh masalah berapa
kaknya juga ini saya gabung jadi satu
aja jawabannya memang ee seharusnya TPS
3R punya catatan nah sehingga jelas dia
ngambil dari rumah siapa Nah itu tadi
seperti disampaikan Pak hijrah Kami
biasanya membuatkan sudah ada
catatan-catatan pencatatan yang jelas
sehingga Oh ngambil di rumah a ya
berarti ee berapa KK di situ sehingga
ditanyakan berapa KK yang ada di situ
karena ee bisa jadi pembayaran per rumah
atau per KK ya monggo silahkan tetapi
setidaknya ee teman-teman TPS 3R juga
harus ada ada catatannya Bapak Ibu
terkait KK yang dilayani nah solusinya
nambah SDM atau Milah sampah ini
biasanya yang kami lakukan Nah kenapa
karena memang harus selesai hari itu
juga tapi kalau memang tidak selesai
biasanya setidaknya dipisah dua dulu Bu
nah organik unorganik sehingga yang
organiknya bisa langsung di dikelola
hari itu juga yang yang anorganik
biasanya kan bisa agak per du hari nanti
pemilahannya itu solusi yang paling
paling simpel yang bisa kita lakukan
kalau memang menambah SDM tidak
memungkinkan yang organik yang organik
dan anorganik dipisah terlebih dahulu
yang organik bisa langsung masuk
pengolahan di hari itu juga begitu
kira-kira mbak Sabrina
Oh saya lagi ya dari Pak Agus Oke di
daerah saya sekarang ada 14 tps3r tapi
sebagian banyak mangkrak yang jalan juga
sekarang bukan dikelola dengan KSM yang
sebelumnya setelah saya amati karena SDM
yang untuk mengelola tidak disiapkan
serta tadi banyak Bim teradi
lagion ini ber iniak
nya karena karena ini tadi kita kalau
sudah ini terbangun dan masyarakat tidak
mau nah ini sehingga biasanya yang
paling simpel Pak karena ini adalah
tps3r satu Saya hanya ada beberapa
alternatif Satu jadikanlah itu pusat
daur ulang hanya untuk sampah anorganik
saja sehingga tidak menimbulkan bau ini
yang solusi pertama yang paling simpel
yang biasa yang saya ajukan biasanya ke
masyarakat Kenapa karena protesnya itu
karena
karena takut kebau dan tidak nyaman
berarti apa biar ada proses daur ulang
di situ Ya udah sampah pengumpulan
sampahan organik di situ nah kalau tidak
mau jadi TPS nah ini yang kedua e
diambil alih oleh pemerintah daerah nah
bagaimana caranya ya memang sdm-nya yang
ditingkatkan kemampuannya stakeholder
terkait diberikan pendekatan dengan
pendekatan caranya tidak seperti tadi
kearifan lokal itu sangat penting saya
selalu mengedepankan itu dalam
ee berkomunikasi dengan masyarakat yang
saya Kaji pertama apa kearifan lokal
Bagaimana strategi pendekatannya sebelum
dilakukan FS tentunya nah Berarti untuk
selanjutnya ke depan kalau mau bangun
TPS 3R lagi fs-nya lebih di ditingkatkan
lagi studi kelayakannya didahulukan
sebelum dibangun TPS 3R begitu kira-kira
Pak
Agus P Bapak Ibu peserta webinar
dikarenakan materi yang sangat menarik
maka mohon maaf kali ini eh sampai
Pul selanjutnya pertanyaan yang
ditujukan dari
BAP Oke siap Mbak saya akan jawab sebaik
mungkin
Oke bu ya Men pertanyaannya ya Eh dalam
kasus manajerial kelompok pengelola dan
pemanfaatan e pengelolaan tps3r seberapa
jauh peran kepala daa ya
Ee perannya sejak dari awal seharusnya
ya karena apa ee sebagian besar contoh
misalnya kalau di Jawa kita kenal dengan
istilah sebutan ya Bapak Ibu ya tanah KH
Desa tanah KH Desa ini yang dipakai
untuk membangun tpsr berarti
keterlibatan kepala desa itu menjadi
sangat penting dalam awal sebelum tps3r
itu dibangun nah Saat bangun didampingi
ada fasilitator ada ada KSM yang
membangun dan seterusnya sehingga kepala
desa yang memiliki visi yang baik Ada
pengelolaan lingkungan kemudian
didampingi tentunya Ya karena memang
belum pernah bicara tentang lingkungan
misalnya didampingi untuk diarahkan Oh
ada sistem kelembagaan yang nanti akan
menjadi pengelola pengawas yang e dari
aspek legalitas menjadi lebih baik jadi
awal seharusnya memasukkan TPS 3R ini
dicantolkan ke desa untuk menghindari
aktivitas tadi tapi ya memang lagi-lagi
kita bicara ideal gitu tapi yang terjadi
di lapangan pastinya sangat beragam
ketidakcocokan dengan kepala desa gitu
ya kemudian ee aktivitas tidak
disampaikan keizinan dengan jelas dan
seterusnya sehingga mengakibatkan TPS 3R
itu menjadi tidak optimal dalam
pengolaannya itu pasti G ya
Nah mungkin Mbak
S
sukanak
dari Terima kasih Bu Lia bagaimana
pengelolaan sampah di tps3r yang optimal
untuk daerah kepulauan dan Adakah
rekomendasi dari bapak untuk pengolaan
sampah residu Dan Sampah B3 dari
tps3r di pulau kecil bila tidak bisa
dikeluar dari ktpa yang jaraknya jauh di
maineline yang sehingga harus dibawa
menggunakan kapal yang biayanya eh
bbm-nya mahal Oke Baik eh TPS 3R yang di
daerah kepulauan tentunya ya Bapak Ibu
ini
Eh kalau Kami menyebutnya ya
ekstraordinar lah tps3 seperti ini
kenapa Eh residu mau di ke manakan nah
ini sedangkan di Kepulauan itu kami
pernah ke dengan Pak hijrah ke Natuna ya
Pak hijrah kita ya Nah itu itu juga
bingung ini eh b3-nya di manakan Nah
jadi memang tetap beroperasional seperti
biasa pemilahan Ibu dimulai dari
pemilahan dulu tentunya Kalau kami
selalu menekankan apa
ee perilaku dan budaya masyarakatnya
kita kita dekati secara secara personal
lah ya stakeholdernya ataupun kalau di
sana ada mungkin orang yang berpengaruh
Ustaz atau lain sebagainya ya ayo kita
ee gandeng bersama tentu di pemilahan
dulu tentunya terutama untuk daerah yang
memang susah untuk residunya Nah setelah
jelas pemilahan dari sumber Tentu
tps3nya juga baik nah ketika memang
belum bisa terpilah maka TPS 3r-nya ini
yang yang memilah sampahnya sedemikian
rupa dan juga
ee sampah residu dikelola Seperti apa B3
ketika memang sulit mengangkutnya ada
salah sat ada salah dua salah dua salah
satunya tentu apa menggunakan kontainer
tapi per berapa bulan sekali dengan apa
tentu ada toleransi dari dinas terkait
berkoordinasi dengan dinas terkait tidak
TPS 3R yang mengirimkan ibu untuk sampah
B3 tapi dlh lah dinas atau PD terkaitlah
yang yang bertanggung jawab TPS 3R hanya
menampung biasanya nah tidak bertanggung
jawab dalam pengolahan dan lain
sebagainya hanya mengumpulkan saja Nah
kalau untuk residu dan lain sebagainya
juga sama Kami selalu mengedepankan eh
efektif dan ramah lingkungan Kalau boleh
menyarankan Ya sudah insenerasi ibu itu
memang solusinya tetapi apa bukan 1 TPS
3R saja tetapi Apa mungkin dikoordinasi
dikoordinatori oleh apa opd terkait
dalam apa pengadaan alat untuk
instenerasi ini tapi dengan catatan apa
ramah
lingkungan disetujui oleh klhk
teknologinya Nah kalau memang tidak bisa
dibuang ke mainland karena ya bayangkan
residu dibawa Berapa hari kan Nah ini
juga berpengaruh Kalau kami boleh
menyarankan ya tetap ada teknologi
termal sebagai residunya nah oke itu
Mbak
Sabrina selanjutnyaasih pertanyaan
dari Oke Baik sampah B3 domestik
pengalaman ya Ibu ya eh Bu Dewi ya Kalau
kami di Jogja kalau di kota Jogja itu
mereka sudah ada kalau Jogja itu
nyebutnya Kalurahan Ibu jadi masyarakat
nanti akan mengantarkan pada waktu
tertentu di Kalurahan dan diambil oleh
opd terkait di sini yang berperan di
situ dlh nanti masalah pengangkutan dlh
yang bertanggung jawab sehingga
masyarakat hanya mengumpulkan di
kalelurahan atau Bank Sampah juga ada
yang berperan serta di situ atau TPS 3R
intinya bank sampah TPS 3R hanya
mengumpulkan opd terkait yang nanti akan
mengangkut dengan
kesepakatan-kesepakatan bersama waktunya
itu
kira-kira pertanyaan
dari kepada Pak saya kira Pak E semua
enggak apa-apa saya duduk aja
oke Pak Rahmat ya
E Pak Rahmat Gunarto Ini yang tanya di
chat atau apa bukan mungkin ya Ee banyak
kasus ya Di mana TPS 3R itu bengkalai
pada saat akan pihak ketiga yang akan
mengaktifkan kembali kadang terbentur
oleh pemilik lahan Awal Yang
mengghibahkan lahannya ya jadi
seolah-olah hibahan dari masyarakat
sebelum TPS 3R dibangun hanya formalitas
ya oh setelah dibangun pemilik lahan
merasa tetap sebagai pemilik
tvs3r kondisinya terbengkalai mohon Sara
Oh iya ya Ini dari prosedur si ee di
awal mungkin ee
ya mungkin keliru ya Pak Rahmat ya Ee
saat ada menghibahkan Boleh Memang eh
TPS 3R itu dibangun di lahan masyarakat
ya tapi memang di beberapa wilayah sudah
cukup dihindari karena potensi
bermasalah di yang di masa yang akan
datang menjadi besar gitu akhirnya
wilayah tersebut ya main
amannya lahan milik eh daerah milik
negara milik milik provinsi atau Desa
gitu ya yang tanahnya tanah negara gitu
Ya nah tapi boleh saat menggunakan lahan
pribadi menerima bantuan kan kan ini
bantuan ee pembangunan secara fisik yang
pendanaannya bisa macam-macam salah
satunya menggunakan dana APBN ya dengan
dana
ee berkisar ya Ee 500 sampai 600 juta
Gitu untuk dibangun TPS 3R berarti kan
pas Harus dipastikan Bahwa saat TPS 3R
tersebut dibangun tidak ada masalah
kepemilikan lahan jadi saat sudah
menghibahkan berarti lahan tersebut
statusnya adalah lahan hibah yang nanti
akan diganti statusnya menjadi aset
daerah gitu ya jadi asetnya aset daerah
gitu ya Nah daerah akan menyerahkan
kepada siapa untuk pengelolaannya jadi
gunanya adalah guna pakai gitu ya untuk
pengelolaan tersebut jadi sudah tidak
ada lagi sangkut PAUD dengan pemilik lah
tapi kalau ada pihak ketiga yang akan
mengaktifkan kembali ini juga tidak bisa
sembarangan Pak karena ini adalah milik
pemerintah yang sudah jelas di ee kelola
oleh kpp-nya apa begitu ya tidak bisa
dengan mudah untuk pihak ketiga ini
mengelola gitu ya e nanti akan menyalahi
prosedur yang ada Gitu Ee kecuali pihak
ketiga ini karena memang syaratnya TPS
3R kan dikelola oleh masyarakat gitu ya
jadi pihak ketiga ini siapa Ini per di
jelas tidak dalam bentuk usaha karena ya
usaha tidak bisa menerima ee bantuan TPS
3R ini dari pemerintah jadi dia harus
membuat aktivitasnya sendiri gitu ya
jadi prosedur di awalnya menjadi ee
keliru kira-kira gitu ya mudah-mudahan
ter
[Musik]
Pak anap ini dariak
Oke ini pertanyaan pertama ini berat ini
pak Berapa kecepatan pemilahan Pak Dodi
ya E ini tergantung kami ee Kalau kami
melihat biasanya Pak untuk satu orang
itu Paling ya
Ee kalau 1 hari ya ini 1 hari ya Sat
hari paling bisa ya 200 300 kg Pak Nah 1
m³ lah kurang lebih itu pun itu pun
sudah maksimal sekali kalau memang itu
bekerja tapi biasanya ya 1 m³ itu 1 m³
itu biasanya butuh 2 sampai 3 orang
untuk untuk optimalnya pemilahan sup
dengan pemilahan tadi bukan organik
unorganik ya tetapi yang organik Terus
yang layak jual sama yang residu nah ini
biasanya kalau pemilahan per orang ini
tergantung biasanya tapi kalau di
beberapa tempat untuk 1 m³ itu bisa ee 2
sampai 3 orang nah terus Mengapa Produk
susu keju dan setusnya tidak disarankan
dikompos karena ini terkait Apa Bapak
pengomposan tadi mungkin tadi ada
beberapa yang bertanya juga masalah
baunya Pak susu keju dan sejenisnya ini
kadang memancing dari vektor penyakit
lain sehingga ee bukan hanya bakteri
ketika proses pengomposan yang ada
tetapi lebih kepada ada faktor penyakit
lain Biasanya seperti keca terus juga
ada tikus nah ini yang yang juga
berpengaruh Jadi itulah Kenapa Produk
susu keju dan S tidak disarankan itu
kira-kira Mbak Sabrina baik Terima kasih
atas pengatarannya Pak Baik demikian
tadi pertanyaan dari bapak ibu sekaligus
menjadi pertanyaan hup dari sesi tanya
jawab kita pada webinar kali ini saya
ucapkan terima kasih kepada bapak Hijra
dan bapak ywi yang sudah membantu
menjawab pertanyaan dari bapak ibu
peserta
webinar kemudian mohon maaf bagi Bapak
Ibu yang mungkin pertanyaannya belum
bisa terjawab Semoga di lain kesempatan
di webinar yang lain atau tren online
lain pertanyaan bapak ibu dapat terjawab
di sana lalu
eh sebelum masuk ke Sesi selanjutnya
Izinkan saya menginformasikan kepada
bapak ibu bahwa kami dari butik darulang
projek B Indonesia membuka preorder atau
membuka pemasanan buku optomalisasi
pengelolahan sampah berbasis pps3r yang
ditulis langsung oleh bapak Dr Ir hijrah
purna Putra stmn dan Bapak y yandala
stmn selama periode Februari sampai
dengan Maret
2025 promo spesial bumi ini hanya
Rp200.000 dapatkan harga spesial
r200.000 selama periode pemesanan dengan
harga normal yaitu r50.000 eh dan dan
mendapatkan gratis onkir atau harga
spesial bagi peserta tanya online
penyusunan dokumen Ded dan webinar tps3r
yang telah melakukan pembayaran dapatkan
harga pu hanya r200.000 dan gratis omkir
lalu bagi peserta training online
penyusunan dokumen Ded dan webinar TPS
3R yang belum melakukan pembayaran
dapatendapatkan harga po Rp200.000 dan
ongkir ditanggung oleh pembeli lalu eh
harga spesial dan ongg ditanggung oleh
pembeli untuk pelanggan
baru kemudian pastikan Bapak Ibu memasan
buku ini selama periode preorder supaya
mendapatkan selanjutnya
eh kita juga sudah Menganti pemenanges
pada webinar kali ini yaitu tiga
pemenang yaitu Yang Pertama eh ibu Wisti
Semarang
kemudian
ibu dari Kelaten kemudian ibu prti dari
Jakarta bagi pemenang silakan
menghubungi siapa di bawah untuk
melakukan
konfirmasi selanjutnya
eh kami eh juga
melakukan kami juga menghadirkan webinar
inlusif dengan dua topik yaitu yang
pertama rekayasa lingkungan yang
inklusif menuju NDC dan sggis 2030 pada
Sabtu 8 Maret 2023 pukul 8 sampai 10
oleh Bapak ikr Mustafa m.si dan topik
kedua yaitu solusi berbasis data untuk
mengungkap kualitas udara yang tak kasat
mata pada Sabtu 15 Maret 2025 puk 9 samp
oleh Bapak oleh ibu an SS MT sel itu
eh izin mengingatkan kepada Bapak Ibu
sekalian untuk mengisi kueser yang
linknya sudah diare di kolom chat supaya
Gan kami selanjutnya bisa lebih baik
lagi dan eh saya izin mengingatkan Bapak
Ibu yang meng yang menginginkan materi
sekaligus sertifikat dan kemarin belum
request dapat mengisi juga sudah
dikirimkan kami di kolom chat Akhir kata
saya selaku MC sekaligus moderator pada
webinar kali ini mohon maaf
sebesar-besarnya apabil terapat
kata ataupun perbuatan
sayaur diri wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh Terima kasih Bapak Ibu
semuanya Terima kasih Bapak Ibu semuanya
Waalaikumsalam Terima kasih Paki Pak
Hijr Terima kasih sama-sama Pak