OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS TPS3R
NaeI_a9FtTE • 2025-02-27
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
selama webinar ini berlangsung dapat
memberikan pertanyaan terbaiknya melalui
kolom chat dengan format nama kemudian
pertanyaan yang ingin ditanyakan dan
nanti akan kami pilih tiga penanyaan
terbaik untuk mengenakan doorp spesial
dari kami lalu untuk Story Instagram
bapak ibu dapat membuat Story Instagram
semenarik mungkin dan jangan lupa tag
Instagram kami di @prjectb
Indonesia baik tanpa berlama-lama lagi
kita akan langsung lanjut ke acara inti
kita yaitu penyampaian materi namun
sebelum itu mari kita lihat dan semak
terlebih dahulu CV dari pemateri kita
hari ini
[Musik]
baik eh mungkin demikian sekas mengenai
pemateri kita pada hari ini selanjutnya
mungkin untuk efisiensi waktu eh eh
kepada bapak dan bapak waktu tempat kami
persilakan
Oke baik mbak Sabrina ee terima kasih
waktunya mudah-mudahan suara saya sudah
terdengar dengan jelas ya
Eh Baik Pak yebi saya izin ee duluan I
Monggo Pak
ias ya konsepnya kita ngobrol-ngobrol
hari ini Bapak Ibu semuanya tidak
bermaksud sama sekali untuk menggurui
Bapak Ibu semuanya
tapi ini dalam konteks kita belajar e
bersama begitu ya Ee mungkin ee Bapak
Ibu punya pengalaman yang sudah dimiki
ya di wilayahnya masing-masing kemudian
E saya dan Mas juga punya pengalaman
tapi tidak dalam konteks mengelola TPS
3R ya tapi dalam konteks beberapa
pekerjaan penelitian gitu ya dan
dariekeran
tersebut kemudian kami mencoba
ee menulis e buku begitu ya tentang
Operasional operasional dari TPS 3R
karena
buku yang ada saat ini e lebih kepada
Bagaimana membangun tps3r tapi belum
banyak berbicara tentang konstruksi jadi
nanti kita akan share eh mungkin materi
hari ini sebagian besar pak ini sudah
nyiapin 100 SL sepertinya
ee lebih banyak memang isiisi dari buku
tersebut tapi memang mungkin karena
terbatas waktu tidak semua
bagian yang mungkin ee sangat-sangat
detail ya contoh dan seterusnya yang ada
di dalam ee buku tersebut ya saya izin
untuk berbagi layar Bapak Ibu semuanya
ee terkait dengan materi kita hari ini
ya
ee oke saya us bersemangat belum membuka
gitu ya Bismillahirrahmanirrahim
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh bismillahhamdulillah
wasalatu wasalamu ala rasulillah pada
kesempatan hari ini Tentunya Selamat
pagi salam sejahtera untuk kita semuanya
Bapak Ibu yang telah hadir dari berbagai
macam wilayah saya lihat tadi beberapa
ada yang EE aktivitas aktivis-aktivis
pengelolaan sampah ya ada senior-senior
di bidang ee akademisi dan EE beberapa
apa bapak ibu yang hadir dari ee ASN ya
jadi sangat komplit pada kesempatan hari
ini mudah-mudahan kami berdua
bisa bisa menyampaikan materi sesuai
dengan kebutuhan dari Bapak Ibu semuanya
ya nah mudah-mudahan eh slide saya sudah
terlihat dengan jelas
e ada outline materi yang kami Coba
Siapkan
eh outline materi ini terbagi dalam 7ian
Bapak Ibu mudah-mudahan waktunya nanti
Cukup gitu ya sampai jam 11.00 nanti ya
tapi nanti kami akan gantian
menyampaikan ya Eh saya bagi yang satu
pendahuluan Kemudian Mas CBI akan bicara
di poin 2 dan 3 tentang eh sarpras dan
operasional gitu ya nanti akan kembali
ke saya lagi ke kebijakan kelembagaan
poin 4 kemudian poin 5 di keuangan
kemudian nanti poin 6 di peningkatan
serta masyarakat karena akhir-akhir ini
Mas yebi ini banyak bergelut hubungannya
dengan masyarakat dan budaya gitu nanti
akan cerita banyak di sana G dan poin
yang ketujuh kita akan nyiapkan evaluasi
ee kinerja dari sebuah TPS 3R walaupun
ternyata setelah kami coba susun buku
yang ya sangat sederhana ini ya Ee hanya
beberapa halaman saja
170-an halaman yang tentunya masih
sedikit meng mengulik secara detail
tentang TPS 3R tapi setelah nulis buku
ini terus kemudian bukunya dalam proses
Eh sekarang ybn begitu ya Tapi mungkin
agak ngeri sedikit ee Kami menemukan Oh
ternyata Sepertinya harus nulis
lanjutannya gitu ya lelanjutannya
terkait dengan bagaimana yang disebut
dengan TPS berkelanjutan jadi ada indeks
ke berlanjutan ya bagaimana menilai
sebuah TPS tersebut bisa berlanjut atau
tidak Gitu ya Atau harus berlanjut
dengan apa gitu jadi ya mungkin akan
kita next bicara Selanjutnya ya Mas ya
jadi banyak yang bicarakan nah bagian
yang pertama eh sebenarnya posisi dari
TPS 3R itu di mana gitu dalam sistem
pengolaan sampah di Indonesia begitu
Jadi saat kita bicara di Sumber sampah
ya jadi di Sumber sampah yang
eh berasal dari berbagai macam lokasi
pemukiman perkantoran pusat perdagang
fasilitas umum dan seterusnya kita juga
sudah mencoba untuk melakukan pengolahan
individu dengan memilah sampah dengan
melakukan pengomposan dan EE berbagai
macam hal yang lain kemudian ada
aktivitas pengumpulan ya yang dilakukan
oleh
eh manajemen sistem perkotaan begitu ya
kemudian berada di transfer point G nah
yang dulunya perpindahan menuju ke
tempat pengolahan akhir menuju naik dari
Geba kemudian naik ke truk ya kita sebut
sebagai TPS nah tapi seiring berjalan
waktu keluar Permen PU Nomor 3 tahun
2013 ya Eh keluarlah istilah ada TPS 3R
jadi tidak hanya sekedar perpindahan
saja
oh slide saya masih kelihatan Pak Ibi
masih pakjutih ya Oh kok di saya hilang
Oh ada ada ada oke nah
eh
sebentar I Oke ini sudah kelihatan ya
oke transfer point tidak hanya berpindah
saja tapi eh diikuti dengan aktivitas
pengelola pengolahan ya untuk meminimasi
akhirnya muncul TPS 3R sebelum diangkut
menuju ke TPA tapi memang tidak menutup
kemungkinan ada saudara-saudara kita
yang bekerja di sektor informal mulai
dari pemulung pengepul lapak rosok
kemudian sampai berakhir ke industri
daur ulang yang mereka tujuan utamanya
bukan pengelolaan lingkungan tapi ke
aktivitas ekonomi tapi secara tidak
langsung juga berhubungan dengan
lingkungan kita supaya sampah yang
dihasilkan tidak
ee banyak lagi yang berakhir ke
lingkungan gitu ya Nah ee semua-semuanya
itu di dilakukan tidak tidak bukan
adalah untuk
ee menghindari ya aktivitas berbagai
macam aktivitas yang ya tidak RAM
lingkungan ya buang di pinggir sungai
pinggir jalan mengalirkan ke selokan
kemudian masuk ke sungai berakhir ke
laut bakar sampah bau ee yang Dik
tercampur gitu ya jadi ee aktivitas
tps3r itu dalam rangka untuk mengurangi
ya ee
potensi pengelolaan sampah yang tidak
ramah lingkungan karena apa Bapak Ibu
kita sangat sadar bahwa Eh sebagian
besar permasalahan lingkungan termasuk
dari sampah tersebut dimulai dari akhlak
kita terhadap lingkungan gitu ya tapi
bukan bukan berarti ada ada ada moto ini
berhubungan dengan Isu bukan isu ya
berita beberapa hari terakhir ini ya
tapi ini akhlak yang benar e terhadap
lingkungan ee tidak tahu mungkin tidak
mau dan akhirnya berakhir tidak peduli
jadi ee Kenapa tps3r berhubungan dengan
masyarakat salah satunya bukan
mendekatkan ee sampah kepada masyarakat
tapi e mendekatkan pengelolaan sampah
kepada masyarakat di sumbernya Ya B
masyarakat ikut terlibat dalam sistem
yang ada akhirnya muncullah yang namanya
TPS 3R ya nahnya adalah dia sebenarnya E
tujuan utamanya adalah mengurangi ya
kuantitas atau memperbaiki dari
karakteristik dari sampah yang nantinya
akan diolah lebih lanjut di tempat
pemosesan akhir sampah nah poin ini
perlu
kita kita pahami bersama bahwa tps3r itu
punya k punya
keterbatasan tidak mungk meng sah sampai
habis dengan konsep Zero gitu ya Ee
karena ada tempat lain ya yang
dipersiapkan untuk mengolah sampah yang
dianggap residu dari tps3r ee para
pemangku kebijakan pun harus paham Bahwa
saat ada ee residu yang keluar dari TPS
3R yaah
jadi kontrol adalah Jumlah residu yang
keluar gitu bukan tidak boleh
mengeluarkan residu tersebut gitu karena
TPS 3R secara desain tidak untuk
mengolah seluruh sampah sampai dia Ee
tidak menghasilkan ee sampah atau Zero
wte tapi ada tempat yang lain ya Ee
kalau sekarang kita mengenal dengan
konsep tpst gitu ya tempat pengolahan
sampah terpadu Berarti ada residu yang
seharusnya keluar di ps3r yang dikelola
oleh masyarakat dengan berbagai macam
keterbatasannya tapi sudah berusaha
ditekan semaksimal mungkin mungkin yang
keluar dari tps3 hanya 3% dari total
sampah yang masuk kemudian diolahlah di
lokasi
yang mampu mengolah hal tersebut jadi
eh jangan sampai nanti memaksa tps3r
untuk bekerja maksimal sehingga terjadi
berbagai macam pengolahan yang tidak
mampu dikontrol secara
lingkungan jadi yang tujuannya mau
mengurangi potensi pencemaran lingkungan
malah nanti jadi potensi eemari
lingkungan jadi di awal eh TPS 3R itu e
di e di Munculkan gitu ya Jadi Bapak Ibu
nanti boleh Bua di juknis-juknis awal
tahun 2017 gitu ya tps3r itu dimunculkan
disampaikan bahwa tps3r itu tidak untuk
menghasilkan suatu produk gitu ya jika
ada itu bonus gitu ya jadi apa
sebenarnya dulu ya ruhnya dulu kan ini
cerita di awalnya dulu bapak ibu guu ya
jadi saat dia punya rosok punya barang
ee layak jual begitu ya Jangan dianggap
itu bisa e menopang segala macam
operasional yang ada di TPS 3R tersebut
gitu belum mampu karena memang tidak
ditujukan untuk menghasilkan ee produk
tadi begitu ya Nah tapi dia lebih kepada
ee isunya adalah semakin kritisnya lahan
TPA si tps3r ini bisa mengolah dengan
makal maka
ee di awal-awal pembentukan TPS 3R
tersebut konsep utama TPS 3R adalah
menyasar kepada pengolahan organik Nah
kenapa organik karena dia adalah menjadi
sampah yang eh dalam dalam secara
kuantitas Dia memiliki jumlah yang ee
lebih banyak daripada yang lain nah
prosesnya adalah pelibatan ya pibatan
berbagai macam ee masyarakat dan
pemerintah daerah walaupun TPS 3
tersebut dibangun dengan dana APBN
mungkin ya dana pusat kemudian ee
dikembalikan aset tersebut kepada daerah
tapi proses pelibatan ada proses
pemberdayaan pembinaan pendampingan
karena TPS 3R ini bukan berarti dia
harus hidup sendiri dia harus menj
keberlanjutannya sendiri ee sangat tidak
mungkin gitu ya jadi harapannya ada ee
tiga Aktivitas ini
pibatan pemberdayaan pembinaan dan
seterusnya Nah kalau kita lihat tadi ee
posisi TPS 3R di dalam sistem pengolaan
sampah G Saya pengin ngasih lihat juga
posisi TPS 3R dengan sistem yang lain
dalam aspek
ee posisi kewilayahan misalnya gitu ya
jadi kita buat kayak gini Bapak Ibu Ya
misalnya berwarna biru gitu ya itu
adalah area-area jadi eah saya Munculkan
dulu warna-warnanya bapak ibu Oh
keterangannya ternyata belakangan gitu
warna biru itu adalah layanan yang
dikelola oleh
EE dinas ee terkait di bidang
pengelolaan samp ya nah dlh misalnya ya
yang berwarna biru jadi area area
perkotaan biasanya tapi kan terbatas ya
armada terbatas pemb ee pendanaan
terbatas dan juga ada ee rencana di
masamasa yang akan datang untuk
peningkatannya sehingga berpotensi yang
berwarna oren atau kem ini ya pelayanan
yang dilakukan oleh sektor swasta mereka
juga membantu gitu ya mengangkut sampah
walaupun ya mungkin enggak diolah dan
Sebagian ada yang diolah juga begitu ya
dan ada juga yang mungkin daerah daerah
yang berwarna merah ya ada sampahnya
wilayah perkotaan tapi belum mampu untuk
diangkut gitu warna merah atau yang
tidak berwarna ya dalam peta ini tidak
berwarna sampah yang belum ada
pelayanannya ya Jadi tidak 100% karena
konsepnya kan dibagi ada perkotaan ada
perdesaan gitu di mana Muncul TPS 3rah
yang berwarna hijau-hijau ini Bapak Ibu
gitu ya dan teman-teman semuanya
idealnya seperti itu
tps3r berada dalam sistem di luar sistem
yang berjalan saat ini begitu ya tapi
kalau dia berada di dalam warna biru
akan ber ee apa akan bersaing dengan UPT
berwarna di dalam warna
ee apa krem akan bersaing dengan swasta
gitu seharusnya ada di dalam warna merah
ataupun tidak berwarna ya jadi supaya
dia akan memperluas jangkauan tersebut
walaupun nanti ada
persyaratan-persyaratan ya dalam
membangun sebuah tps3 Nah untuk apa TPS
3R tersebut ee sesuai dengan posisinya
tadi dia ya hubungannya dengan kesehatan
dan kesejahteraan masyarakat gitu ya
karena undang-undang 18 pun bicara
tentang itu gitu ya kebersihan
lingkungan gitu ya kemudian ya kualitas
air sungai karena potensi membuang
sampah di sungainya menjadi lebih tinggi
potensi bakar sampahnya juga tinggi gitu
ya potensi kubur sampahnya juga tinggi
dan yang terakhir adalah memperpanjang
umur teknis dari tpaama nah maksud dan
tujuan ini saya ambil dari salah satu
juknis Kalau saya tidak salah di tahun
2021 saya ambil ini tapi di juknis 2024
agak ditambah dan lebih spesifik ya jadi
nanti kalau bapak ibu butuh kumpulan
juknis TPS 3R Ee kita punya nanti kita
kasih e lewat panitia gitu ya Nah
refresh sejenak gitu ya
Eh kayak apa sih kok muncul sebuah tps3r
di lokasi tersebut ya jadi mulai dari
aktivitas penetapan lokasi tersebut
tentunya masuk dalam ee strategi
sanitasi kota begitu ya Oh masuk enggak
ya Ee daerah
rawanasi kalau masuk punya enggak lahan
gitu ya siap enggak terima aset ya Punya
enggak dana untuk operasional kalau
tidak berarti TPS tersebut tidak bisa
dibangun kalau punya ya rekrut TFL ya
terus kemudian baru proses selanjutnya
berhubungan dengan metode pemilihan ya
Jadi ada metode ilmiah namanya slotif
seleksi lokasi partisipatif gitu ya
kalau tidak lolos berarti tidak dibangun
di situ gitu baru proses eh KSM ada
rencana kerja Meraka penyusunan Ded ya
oleh KSM dan ini terus disempurnakan
sehingga menghasilkan nama-nama baru ya
nanti akan Jelaskan ya Ada KPP ya
kelompok penerima ee pemanfaat gitu ya
Ada kelompok Swadaya Mas masyarakat dan
seterusnya jadi ee dengan alur ini ya
Secara teorinya ee TPS 3R tersebut
dipilih memang di lokasi yang tepat dan
butuh serta siap gitu ya jadi Sudah bisa
diprediksi sejak awal
ee keberlanjutan dari TPS 3R ini menjadi
lebih tinggi kalau polanyaikuti seperti
ini ya dan TPS 3R itu mendekati ke
pemukiman gitu ya jadi pemukiman
skalanya nya adalah di wilayah merah
tadi yang belum diayani atau yang tidak
berwarna karena apa menyasar sektor
rumah tangga yang memiliki ee jumlah
sampah yang besar gitu ya jadi kalau
kita lihat Walaupun memang data
menunjukkan perubahan ya di sipsn 2020
62% sampah perkotaan tersebut kemudian
sipsn 2025 itu muncul di angka
54,47% ya nah kita tidak bisa pungkiri
bahwa aspek pengelolaan sampah itu
eh tidak hanya bicara aspek operasional
teknis saja gitu tapi bicara juga adaek
tentang kebijakan kelembagaan ya
kemudian Bagaimana peran serat
masyarakat dan ada di pembiayaan jadi
kalau kita bicara di sebuah kola bicara
tentang sistem pengelolaan sampah kita
pakai aspek ini Seharusnya saat ngelola
TPS 3S aspek ini juga perlu gitu ya yang
namanya direktur TPS 3R atau ketua TPS
3R harus memahami konteks ini begitu
nanti kita akan bahas satu persatu nah
ini yang tadi saya sampaikan ada
beberapa
eh apa juknis yang ada 2020 2021 2024
gitu yang kita punya tentunya bukan kita
yang susun gitu kementerian PU yang
menyusun tapi ranahnya memang banyak di
aktivitas konstruksi Bagaimana TPS 3R t
dibangun tapi belum banyak bicara
tentang TPS 3R tersebut
dioperasionalkan Tapi nanti mungkin pak
Ebi akan bicara di 2021 itu ada
sedikitlah bicara tentang ee biaya
operasional begitu ya tapi di yang lain
mungkin tidak banyak bicara tentang itu
gitu ya Oke Eh ini sekedar pengantar ya
ya 15 menit untuk pengantar Bapak Ibu
Nah untuk selanjutnya Mas yebi yang akan
ee menjelaskan Lebih Detail terkait
dengan sarana prasarana silakan mas yebi
Baik terima kasih Pak hijrah
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat pagi Bapak Ibu
semuanya ee dan mungkin ada juga
teman-teman mahasiswa ataupun
rekan-rekan ee sejawat yang mungkin
pernah
ee merencanakan pengelolaan sampah ee
bersama kami
ee sekali lagi seperti yang disampaikan
oleh Pak Hijra maksud dari kami untuk
melaksanakan webinar ini adalah untuk
berbagi Berbagi apa yang sudah pernah
kami alamilah Bapak Ibu ya terkait
pengelolaan
ee sarana prasarana di TPS 3R karena
memang dari petunjuk teknis yang ada
lebih kepada Bagaimana proses
pembentukan TPS 3r-nya tetapi
ee dari Konsep
Pengelolaan secara
teknis di lapangan ketika beroperasi ini
yang kadang menjadi kendala karena
biasanya TPS 3R serah terima terus 6
bulan berjalan karena ada pembiayaan
biasanya 6 bulan berjalan setelah itu
nanti akan ada istilah tps3r-nya aktif
aktif berjalan dengan baik aktif ketika
ada kunjungan nah ini yang yang biasanya
akan akan sering terjadi TPS 3nya 3r-nya
aktif tetapi ketika ada kunjungan saja
Nah setelah itu tidak nah sehingga dari
beberapa kejadian ini kami mencoba eh
merencanakan ataupun bukan merencanakan
menyusun menyusun seperti apa kira-kira
yang memungkinkan dilakukan di
masyarakat pengelolaan eh sarana
prasarana tps3r ini Oke next Mungkin Pak
Ir nah ini kalau kita lihat kita mulai
dari kriteria teknis dulu bahwa memang
desain kapasitas TPS 3R ini untuk 200 KK
dengan minimal 200 m² Nah dengan ada
bangunan hanggarnya dengan berbagai
fasilitas lah ya nanti kita bisa lihat
fasilitasnya yang mungkin di yang di
2024 ada tambahan fasilitas nanti kita
bisa lihat layout-nya nah dan juga ada
unit area pengelolaannya penerimaan
sampahnya pemilahan pengolahan organik
pengolahan dan atau penampungan
anorganik serta residu dan kendaraan
biasanya gerobak atau motor walaupun
saat ini cukup banyak TPS 3R
mengembangkan daripada menggunakan
gerobak motor banyak yang menggunakan
pick up ada juga nah akan tetapi secara
template-nya
eh minimal lahan yaitu 200 m per Nah
kalau lebih dari itu ya Enggak ada
masalah sebetulnya nah begitu juga ee ke
penerimaan sampah pemilahan itu sudah
biasa pengolahan organik yang biasanya
cukup banyak dilakukan eh
inovasi-inovasi oleh beberapa tps3r pada
umumnya seperti nanti mungkin ada
pengomposan ada yang berbagai metode
juga dan Selain itu ada yang menggunakan
magot Nah ada juga yang menggunakan
cacing nah dan lain sebagainya eh next
Pak Ira nah nah ini layout yang eh
tipikal ya Bapak Ibu Bagaimana Ada
sampah masuk Nah nanti ada kantor ada
fasilitas-fasilitas lainnya dan juga ada
unit pengomposan Ada gudang nah ini yang
secara tipikal walaupun ini desainnya
seperti ini nah dan juga ada mesin
pengayak ada aerator Nah ada juga nanti
mesin gilingnya untuk pengomposan
biasanya nah juga ee sekarang kadang ada
ditambahkan nah alat PR alat PR untuk
sampah-sampah anorganik yang memang bisa
di langsung dijual nah oke
next nah juga ada di sini kriteria utama
batasan administrasi lahan tps3r berada
dalam batas administrasi yang sama
dengan rencana area pelayanan tps3r ini
yang kadang kadang menjadi masalah Nah
untuk
operasional TPS 3r-nya
kadang batasan administrasi ini
penentuan titik
dari peletakan TPS 3R tanpa
dilakukan secara detail kajiannya Nah ya
kita tidak menutupi bahwa ada kadang TPS
3R Titipan kita harus mengakui itu Bapak
Ibu semuanya bagaimana ada keinginan
kelompok tertentu Oh di tempat saya saja
karena Apa karena ada beberapa kali kami
melakukan wawancara interview dan juga
pemantauan bahwa yang mereka lihat apa
biaya operasional yang didukung di awal
itu tinggi ya kita sebut saja biasanya
600 jutaan selama 6 bulan gitu tapi
setelah 6 bulan itu kan ee TPS 3R juga
harus bisa mendapatkan suatu pembiayaan
walaupun tidak 100% tetapi bisa hidup
dengan dengan pendanaan secara mandiri n
minimal untuk untuk operasional ataupun
gaji karyawannya nah tetapi karena
adanya batasan administrasi tadi ini
juga berpengaruh kadang tempatnya ini
ingin dibangun tapi masyarakatnya tidak
ingin menjadi nasabah nah ataupun
menjadi pelanggan tps3r Nah itu juga
jadi masalah batasan administrasi kadang
di lapangan ini yang perlu kita
perhatikan juga terus Status kepemilikan
lahan milik pemerintah lainnya yang kan
dengan ada aktanya nah ini juga kadang
jadi masalah kalau bukan bukan milik
pemerintah nah ini juga perlu dilakukan
kajian serta memiliki kegiatan
lingkungan berbasis masyarakat ini
syarat utamanya nah jangan sampai TPS 3R
dibangun di tempat yang masyarakatnya
memang tidak ingin nah beberapa hari
yang lalu saya ee pergi ke satu wilayah
di kabupaten kota yang sudah dibangunkan
14 ps3r Alhamdulillah hanya satu yang
aktif di saat
kunjungan 13-nya berubah menjadi ada
yang menjadi lapangan olahraga ada yang
menjadi bangunan begitu saja nah
ternyata setelah kita lihat Kenapa
ternyata berhubungan dengan TPS 3R
titipan tadi Bapak Ibu karena ada
kepentingan lain sebagainya dibangun
saja tanpa melihat apa masyarakatnya mau
ngelola lingkungan atau tidak pada pahal
supporting untuk tps3r ini tentu
masyarakat juga di luar e supporting
lainnya nah dan selain itu juga ada
kriteria pendukung berada di dalam
wilayah pemukiman bebas banjir ini sudah
jelas nah jangan sampai TPS 3r-nya di
lahan yang ketika hujan baru Eh setengah
jam ataupun berapa S jam gitu sudah
banjir nah terus ada jalan masuknya
sebaiknya tidak terlalu jauh dengan
jalan raya ini juga kait pengangkutan
ketika ketika Bapak Ibu mengambil
ee sampah menggunakan motor roda 3 itu
enggak ada masalah ketika lebar jalannya
Jalan masuknya itu hanya 2 M atau 2, m
tetapi ketika ada
ee ya Biasanya kita sebut industri daur
ulang walaupun pada umumnya ya pengupul
Lah ya pengepul atau pelapak yang
mengambil sampah yang layak jual ke TP
s3r yang Bapak Ibu kelola ini biasanya
mereka minimal kan menggunakan pick up
atau bahkan kalau sampahnya banyak
mereka menggunakan truk sehingga apa
akses jalan juga sangat perlu di
diperhitungkan Nah kalau pemukiman juga
sama bapak ibu kami coba menganalisa
walaupun ee analisa kasar radius
pelayanan TPS 3R ini maksimal mungkin 3
sampai 4 KM saja radiusnya kenapa motor
roda 3 itu Ya sanggupnya ya berjalan 1
hari ya 30 sampai 60 KM di luar itu
nanti akan apa akan berpengaruh terhadap
operasional juga dan maintenance dari
kenderaan untuk pengangkutnya Nah itu
selanjutnya terdapat toko masyarakat
yang disegani nah ini juga Iya Bagaimana
tokoh masyarakat juga berperan dalam
mempengaruhi masyarakat dalam mengelola
lingkungan kita
ee akan lebih baik ketika akan dilakukan
pembangunan nah dilaksanakan operasional
dan EE tps3r tokoh masyarakat juga
dilibatkan dalam pembangunan ini dan
begitu juga masyarakatnya bersedia
membayar retribusi nah yang disepakati
bersama dan juga ada kelompok yang aktif
yang tadi disampaikan Pak hijrah
sekarang namanya Kadang sulit disebutkan
entah KPP lah k ee KSM dan lain
sebagainya tapi kalau Kami lebih enak
menyebutnya ya kelompok swadaya
masyarakat yang mau mengelola TPS 3 RI
ini Oke next
Pak Nah nah desain TPS 3r-nya ada desain
bangunan di sini memang
ee kurang lebih seperti ini ada area
penerimaan dropping area ada area
pemilahan atau separasinya area
pencacahan area komposting ada
pematangan kompos dan juga area gudang
kompos kantor dan sarana lainnya nah
akan tetapi perlu diperhatikan bapak
Bapak Ibu dalam ee operasional sarpras
dari TPS 3R Ini pertama jumlah jiwa atau
KK yang
dilayani ini juga berpengaruh terhadap
operasional nanti yang paling simpel ee
Ini nanti terkait apa
retribusi ketika tps3r itu jauh dari
pemukiman tentu jangkauan layanannya
juga akan semakin sedikit untuk jumlah
jiwa atau KK yang dilayani
Nah terus juga produksi sampahnya juga
perlu dilihat Berapa banyak kira-kira
sampah yang akan masuk akan dikelola nah
densitas sampahnya juga Sama ini terkait
Apa alat pengangkutnya pengumpulnya alat
pengumpul yaitu motor roda 3 ataupun ada
yang menggunakan pick up dan waktu
pemrosesannya ini juga berpengaruh
terhadap luasan nanti desain bangunannya
nah dan terakhir itu luasan area yang
dibutuhkan an nah ini berpengaruh ee
enam faktor ini biasanya berpengaruh
terhadap desain bangunannya nah terutama
juga komposisi sampah organik anorganik
serta residu ini juga perlu diperhatikan
dengan baik Nah karena tipikal
masyarakat yang dilayani ini juga akan
mempengaruhi komposisi sampah yang ada
nah di beberapa wilayah kadang kita
memang melayani
ee TPS s3r itu melayani Pemukiman yang
menengah ke ataslah ya Nah seperti itu
akhirnya apa sampahnya ya memang sampah
anorganik saja Bapak Ibu lebih banyak
yang organik ke mana karena mereka
memang aktivitas di rumahnya itu lebih
kepada
untuk di malam hari sampai pagi hari Nah
pagi hari sampai sore hari mereka di
kantor dan lain sebagainya sehingga ini
juga nanti akan berpengaruh terhadap
komposisi sampah yang akan akan dibawa
ke TPS 3R dan berpengaruh terhadap apa
terhadap desain bangunan dan
fasilitas-fasilitas yang ada di sekitar
yang ada di TPS 3R nah di mana sehingga
pengaturan layout ruangan hanggar untuk
mendukung TPS 3R yang bisa berjalan
dengan baik tentu juga harus
menyesuaikan dengan enam faktor ini Oke
next Pak hijrah nah nah ini kurang lebih
diagramnya pengelolaan sampah di ps3r
Bagaimana sampah dipilah di Sumber
harapannya seperti itu walaupun sampai
saat ini
ee kami belum menemukan yang memang full
semuanya dipilih minimal tiga tadi ada
organik D ulang residu nah Biasanya apa
yang dilakukan nah sampah pagi hari
masuk ke dalam kantong kecil ketika
siang hari ambil kantong yang besar
sampah yang kantong kecil tadi masuk
lagi ke dalam kantong yang besar
diisi lagi dengan sampah yang ada siang
harinya begitu selanjutnya nah tetapi
harapannya ee idealnya nah idealnya yang
yaitu tadi perlu pendekatan ke
masyarakat kita bagaimana memilah sampah
yang sesuai dengan kebutuhan lah ya Nah
lalu
dikumpulkan ada yang menggunakan gerobak
biasa gerobak dorong gerobak motor
ataupun pick up Biasanya kalau sudah
truk biasanya jarang bapak ibu ada ada
yang menggunakan truk ada kalau bapak
ibu ke Karawang itu ada yang menggunakan
truk tps3r-nya karena memang e
layanannya sampai 6.000 KK Kalau enggak
salah itu nah sehingga besar tetapi
kalau hanya
ee 200 ya biasanya menggunakan gerobak
motor
nah lalu karena sudah dipisahkan ini
harapan idealnya nah sampah organik
terus juga daur ulang sama residu
sehingga di TPS 3 3 mudah melakukan
pengelolaannya ini juga untuk menghemat
waktu petugas TPS 3R melakukan pemilahan
yang organik bisa jadi kompos jadi
produk nanti nah berapa persen kira-kira
nanti akan jadi produknya terus juga
sampah anorganiknya diolah ataupun
dipisah ataupun nanti langsung dimasuk
ke industri daur ulang ya bahasa
kerennya industri daur ulang tapi ya
kalau kita di lapangan Maksudnya ya
pelapak lah ya atau ee pengepul gitu Nah
yang residu nanti ada diangkut ke TPA
ini kira-kira alurnya nah oke next
P nah ini yang lebih detailnya Bagaimana
sampah rumah tangga ini nanti diangku
diambil ya Nah masuk ke
pemilahan Ada sampah organik organik
bisa dikomposkan kalau seandainya
memungkinkan ada langsung bernilai Bapak
Ibu bernilai ekonomis Kami biasanya
lebih ee menyarankan ada yang ingin
menjadikannya pakan ternak kalau sampah
organik Ya silakan itu akan lebih baik
sehingga apa ini juga akan mempermudah
pengelolaan TPS 3r-nya kalau seandainya
ada pakan ternak karena di beberapa
tempat contohnya kalau di Bali Nah dari
teman-teman kami dapat info bahwa sampah
sisa makanan itu bisa untuk pakan hewan
yaitu babi di ee Sumatera Utara itu juga
banyak yang untuk pakan hewan nah
beberapa tempat juga engak ada bukan
hanya untuk babi tapi bisa untuk bebek
ataupun
entok ya Nah atau juga bisa selain
dikomposkan bisa jadi
biodegaster atau di bsf seperti ee
kegiatan di ini di Bandung Bagaimana ada
programnya apa Satu kelurahan itu 1 ton
sampah organik jadi diolah menggunakan
bsf nah ini juga ada di beberapa tempat
di Bandung bahkan ada yang lebih 1 ton
kadang nah ngelola sampah ya tapi memang
bekerja sama bukan hanya e masyarakat ee
rumah yang dilayani tapi ada seperti
rumah makan dan tempat hotel dan lain
sebagainya yang dilayani Nah dari sampah
organik ini tetap akan ada residu kita
tidak memungkiri ada residu yang memang
harus di dialirkan ataupun di ee buang
ke TPA lah Nah dan untuk sampah
nonorganik kita bisa pisah barang bekas
pakai ulang kertas kardus plastik logam
kaca dan dan sebagainya tentu melalui
pernytiran nah dan jangan lupa juga
kadang tetap ada yang membuang
sampah-sampah yang mengandung B3
terutama untuk bisa melihat dia B3 atau
tidak saat ini sudah ada Permen LH nomor
9 tahun
2024 B3 dan limbah B3 rumah tangga di
situ sudah ada nah apa saja yang
kira-kira yang mengandung B3 sehingga
nanti bisa masuk ke TPS 3R dengan syarat
tps3r-nya itu eh juga termasuk dalam TPS
SS B3 nah sehingga e untuk B3 juga kita
perlu perhatikan nah dan untuk kardus
plastik lain sebagainya yang memang bisa
layak jual macam-macam Jenis sampah ini
langsung masuk pengepul atau ada proses
lebih lanjut dan pemasaran ya Monggo ini
ee lebih kepada inovasi biasanya tapi
kebanyakan di TPS 3R ini langsung masuk
pengepul atau industri daur ulang oke
Pak Ira
nah ini pembagian areanya minimal inilah
bapak ibu ada sembilan area ini yang ada
di tps3r supaya
ee pekerja ataupun KSM tadi kelompok
swadaya masyarakat yang ingin mengelola
sampah di tps3r merasa nyaman dalam
bekerja pertama area penerimaan sampah
terus area pemilahan sampahnya area
pengolahan sampah organik area
pencacahan dengan mesin pencacah baik
untuk organik maupun anorganik terus
area pengomposan sampah organiknya area
pematangan komposnya terus area
gudangnya ini juga nanti bergantung
dengan ee produk akhir yang diinginkan
area gudang ini terus area perkantoran
atau pertemuan dan area sanitasi dan
fasilitas air bersih Nah untuk area
pencacahan mesin pencacah mau organik
dan anorganik ini biasanya nanti juga
tergantung timbulan sampahnya tadi Nah
dan juga tergantung kemampuan nah
kemampuan tps3r baik kelistrik
listriknya dan juga pembiayaan yang
nanti akan dibahas oleh Pak Hijra Oke
next
Pak Nah ini layout-nya ada contoh layout
yang pertama ini yang dulu saat 2017 dan
2021 biasanya pakai yang layout 1
melihat perkembangannya bapak ibu
melihat perkembangannya bahwa cukup
banyak orang yang tertarik dengan magot
nah sehingga apa di layout yang kedua
yang di juknis TPS 3R 2024 itu
ditambahkan area untuk pengolahan sampah
apabila menggunakan magot nah ini ada
nanti mungkin yang belum mendapatkan
juknis tps3r 2024 kita jadiin bonus juga
ya Pak Hijrah ya kebetulan kita ada
juknis yang terbaru 2024 ee sekarang itu
ada juknisnya terus ada lampirannya yang
detail n oke next
P nah ini untuk pengangkutan ada hal
yang kadang kita lupakan nah dalam hal
ini terutama jadwal pengangkutan nah ini
perlu disepakati bersama rute
pengambilan sampahnya dan sop
pengangkutannya nah ini
ee jadwal sama rute biasanya Sudah sama
sop yang kadang
berubah-rubah Nah kenapa sop ini
termasuk penggunaan alat pelindung diri
Bapak Ibu yang kadang dilupakan oleh
petugas nah ini yang yang kadang Terlupa
efeknya apa ini masalah kesehatan karena
Ee kita sering mendapatkan memang tidak
kelihatan di awalnya tapi kadang Nanti
biasanya ada juga ee penyakit-penyakit
yang dibawa oleh faktor penyakit yang
ada di sampah ini karena sampah kita
seperti saya sampaikan tadi tidak
terpilah sangat banyak ya bukan sangat
banyak hampir seluruh tempat yang Dili
tps3r itu memang belum terpilah kadang
nah ini yang mengakibatkan apa sop-nya
ini harus kita jalankan dengan baik
terutama oleh petugas yang mengumpulkan
sampah yang mengangkut sampah dari
rumah-rumah yang EE dilayani oleh tps3r
tersebut Nah ada beberapa hal yang
menjadi pertimbangan dalam skenario
pengangkutan pertama tentu jumlah dan
kapasitas motor sampahnya kapasitas
angkutnya biasanya 200 sampai 50 kg
dengan ada modifikasi ini 200 sampai 300
kg ini kurang lebih 1 sampai 1,5 m³ lah
atau maksimal 2 m³ itu pun sudah
menggunung biasanya motor sampahnya gitu
nah terus atau layanannya kurang lebih
ya plus minus 150 rumah lah gitu ya Nah
terus jumlah pengemudi dan pengambilnya
biasanya ada satu pengemudi satu
pengambil minimal akan lebih baik satu
pengemudi dua ambil untuk proses yang
lebih cepat nah jadwalnya tertata dengan
rapi sampahnya sebaiknya diangkut setiap
hari karena ini sampah tercampur kalau
tidak tercampur itu akan lebih mudah
sebetulnya ada pemilahan nah sampah
organik itu bisa setiap hari Nah yang
lainnya bisa per 2 hari atau per 3 hari
Jika pemilihan rumah tangga dilaksanakan
maka pengangkutan sampah nonorganik bisa
tidak setiap hari Biasanya du atau 3
hari sekali tergantung nanti dari
komposisi yang ada nah
next ini contoh jadwal dan area
pengangkutannya ini hanya sekedar contoh
Bapak Ibu Bagaimana ee usahakan tidak
dua kali melewati jalan yang sama untuk
pengangkutan nah ini contoh pemetaannya
ini beberapa tempat ini Pak hijrah yang
ee lebih sering biasanya memetakan saat
ini nah saat ini pun kami bersama Pak
hijrah memetakan untuk DIY seperti apa
Apakah efektivitas pelayanan
pengangkutan
ee kelompok yang dilakukan oleh kelompok
swadaya masyarakat ini efektif atau
tidak nah ini yang sedang kita petakan
juga yang jelas
harapannya waktunya terjadwal dengan
baik nah sehingga apa masyarakat juga
mudah ketika meletakkan sampah di depan
rumahnya terutama biasanya kan memang di
depan rumah yang kedua jadwal untuk
pekerja di TPS 3R juga terus terus bisa
bisa berjalan dengan baik Nah itu
kira-kira next
pakra dan ini penurunan sampahnya dari
tempat
eh dari ini dari groba ataupun dari
motor roda tig nah ini karena saya tidak
terbiasa menyebutkan motor roda 3 Karena
biasa nyebut merek Pak hijrah VR atau
tosa Biasanya karena karena kalau dengan
teman-teman tps3r kalau mereka pakai
merek tertentu ya kalau enggak VR ya
tosah itu mereka nyebut itu itu tapi ya
kita biasakan motor roda 3 Nah jadi
penurunan dari motor roda 3 ini harus
menggunakan APD sebaiknya nah ini yang
kadang Terlupakan juga nah prosedur dan
teknisnya jelas nah ya minimal
peralatannya ada garuk atau keranjang
lah ya Bapak Ibu nah terus perlengkapan
ada helm atau topi sepatu yang ya sepatu
B nah sarung tangan dan masker yang
paling penting sarung tangan dan masker
sebetulnya sama sepatu Put ini kenapa
Karena yang diangkut oleh Bapak Ibu dari
rumah ke
tps3r kita tidak tahu isinya apa kalau
menggunakan sendal biasa takutnya ada
jarum karena kadang ada tetap nyelip
jarum atau tusuk sate yang bisa
berbahaya juga sebetulnya nah dan juga
sarung tangan ketika untuk memegang
sampahnya masker Ini masalah
eh respirasi kita ya nah bagaimana Ee
Kita kalau menghirup sampah ya tahu aja
bau dan lain sebagainya masalah keamanan
eh pernapasan biasanya untuk masyarakat
untuk ini untuk petugas tps3r-nya
oke terus pemilahannya nah banyak metode
sebetulnya Bapak Ibu yang kami Tampilkan
ini ini kami ambil dari dokumentasi
teman-teman yang mungkin kita tahu dulu
ini di borda nah teman-teman borda yang
mendampingi TPS 3R brah muda karena kami
juga sering ke sini Jadi kami sering
mengambil ambil foto dokumentasinya
bagaimana ini secara manual dilakukan
Nah kalau Bapak Ibu nanti berkunjung ke
TPS 3R brah muda sekarang sudah ada e
mesin mereka gunakan tapi inilah
tahapan-tahapan awalnya biasanya
menggunakan secara manual nah Tetapi
kalau memang ee pelayanannya sudah besar
biasanya menggunakan menggunakan ada
conveyoryor yang digunakan nah nah
kembali lagi ketika pemilahan dilakukan
yang paling penting APD dan prosedur
teknisnya nah peralatannya ya setiaknya
Ada Garu kecil keranjang untuk pemilahan
terus peralatan juga sama nah dan ada
juga nih bapak ibu ada juga nah di
beberapa tps3r ini sebagian dipilah di
atas motor saat pengangkutan jadi sambil
berjalan petugas tadi ya biasanya dua
orang itu melakukan itu nah melakukan
pemilahan ada yang kelihatan Ya sudah
jadi dia bawa kalau di Jogja namanya
Bagor atau keranjang atau karung Nah
jadi yang yang bisa dipilah di di motor
Ya sudah langsung dipilah atau pilah
organik nonorganik terlebih dahulu untuk
mudahnya atau pilah organik dan semua
jenis nonorganik dipilah tergantung
kebutuhannya kadang kalau kita ketemu
dengan pengepul pelapak mereka punya 40
jenis yang harus dipilah nah semakin
banyak dipilah biasanya harganya juga
semakin semakin bagus untuk tps3r-nya
oke nah Ini dia ada teknologi pemilahan
Ada plus minus nya sebetulnya
nah penggunaan listriknya ya kalau untuk
manual memang tidak ada penggunaan ee
listrik Bapak Ibu
nah tapi mesin conveyoryor belt mesin
cacah itu tetap ada listriknya nah terus
waktu operasional nah ketika manual
ee cukup lama dibandingkan ketika
menggunakan mesin sebetulnya Nah ada
kebutuhan luas area juga sama nah
semakin ee
ee menggunakan mesin biasanya luas
areanya akan semakin kecil juga biasanya
kanan tetapi tergantung tergantung juga
dengan sampah yang masuk juga nah sama
Jenis sampah terpilah kalau menggunakan
manual ini akan banyak sampah bisa
dipilahkan walaupun membutuhkan waktu
yang lama nah dibandingkan conveyoryor
karena conveyoryor terus terus berjalan
dan kecepatan tangan petugas juga ini
sangat berpengaruh Nah kalau untuk biaya
investasi sudah jelas
secara manual lebih murah Nah kalau
menggunakan mesin lebih mahal terutama
nanti untuk listriknya juga operasional
maintenance-nya jumlah petugasnya kurang
lebih sama saja Nah kalau untuk
ergonomis memang Nah kalau manual
menggunakan kalau hanya duduk tadi kita
lihat duduk ada yang menggunakan meja
pilah itu lebih baik yang manual meja
pilah kami sarankan kalau menggunakan
mesin untuk jumlah petugasnya e untuk
ergonomisnya Ya untuk ergonomisnya itu
sudah sudah jelas ee petugasnya itu
berdiri biasanya lebih amanlah ya Nah
untuk masalah ergonomis karena kalau
duduk itu nanti berpengaruh kepada ya
struktur tulang dan lain sebagainy lah
katanya seperti itu Nah keahlian khusus
ee petugasnya yang manual lebih harus
lebih terampil untuk memilahkan jenis
sampahnya kalau yang mesin lebih
terampil apa kecepatan tangannya untuk
memilah dan kecepatan matanya untuk
memilah lebih lebih gesitlah bisa
dibilang seperti itu kalau untuk lebih
cepat Oke
next nah ini pengelolaan sampah
anorganik ini contoh-contoh yang sudah
dipilah Bapak Ibu bisa lihat
nah area penyimpanannya ini ada yang
manual ya bukan manual sederhana ya
sederhana areanya nah area jenisnya
pilihan sampah nonorganik wadah
penampungan sampah B3 jadi memang
dipisahkan ruang atau gudang residunya
biasanya ya material ini dia untuk apa
minimal yang bisa masuk lapak lapak ini
ya pengepul tadi sampah B3 dan residu
biasanya yang anorganik nah peralatannya
Ya seperti tali timbangan kotak PR dan
keranjang kotak pres ini memang ini yang
manual biasanya kotak PR minimal punya
kotak kotak PR manual Kalau tidak ada
yang mekanis Ya kembali lagi apd-nya
sarung tangan sepatu dan masker minimal
oke nah Ini contohnya Bapak Ibu kotak
presnya kotak PR manual karena memang
ee ada beberapa tempat kalau menggunakan
mesin ya nanti akan nambah biaya
operasional lagi bayar listrik kan
sehingga apa ya manual lah dilakukan
bagaimana nanti setelah dipres
diinjak-injak seperti itu ada gambarnya
nah ini yang EE nanti setelah itu diikat
nah oke
next nah ini tempat yang untuk fasilitas
ee gudang nah gudang yang memang e
sederhana ada pemisahan-pemisahan Oh
sampah layak jual yang apa yang jenis
kardus karton dan lain sebagainya ini
masih masih disatukan kalau ini yang
jelas ada tempat wadah gudang
pemisahannya antara anorganic layak jual
yang bisa masuk pelapak dengan anorganic
B3 karena ini ada yang sebelahnya itu B3
Bapak Ibu nah
oke sehingga apa manajemen teknis
operasional peng samp 3R ini memang
eh sangat erat hubungannya dengan
manajemen sumber daya manusianya Bapak
Ibu Bagaimana ada pembagaan kerja waktu
kerjanya nah sehingga yang pertama yang
diatur ketika TPS 3R untuk manajemen
fasilitas peralatan atau mesin kerja ini
kita hanya pemeliharaan dan perawatan
tapi kalau SDM ini biasanya m-mutan
Bapak Ibu nah ini yang perlu di endikan
karena e kita banyak melihat kalau
moodnya bagus itu petugasnya
pekerjaannya gerak cepat G gercep lah Ya
nah tapi kalau ada hal-hal yang tidak
tidak ini masalah M Swing tadi kita
menyebutnya kalau genz menyebutnya M
Swing Nah kalau udah udah baper sudah
moodnya jelek ini dalam S hari kadang 1
ton itu gak kelar gu karena memang
manajemen sumber daya manusia ini sangat
berpengaruh terhadap ya dengan manusia
sendiri dengan hub hungannya dengan ee
petugas-petugas yang ada ya di TPS 3R
nah ini yang perlu kita kendalikan juga
manajemen SDM Nah kalau fasilitas
peralatan dan mesin ya tinggal
pemeliharaan dan perawatan rutin itu
sudah dilakukan G nah dan manajemen SDM
juga perlu operasional maintenance yang
rutin secara berkala tetapi berdasarkan
kondisi dan situasi Nah itu dia yang
paling berat nah sehingga apa yang perlu
dijaga ketika manajemen ini bisa
berjalan dengan baik tentu apa
prosedur prosedur jadwal operasional
hariannya jelas tata tertib pekerja
tps3r-nya terstruktur dan jelas juga dan
ada sop APD untuk keselamatan kerja sop
pengangkutan sop pemrosesan Akhirnya
terus sop pengolahan sampah organik dan
sop peralatan mesin nah dan mesin untuk
terutama untuk ee ee pemeliharaannya Oke
next nah ini yang coba kami kembangkan
dari
ee berbagai macam referensi Bapak Ibu
entah itu S dari juknis TPS 3R dan dari
beberapa kali pengalaman kami di
lapangan melihat kondisi
tps3r minimal
ee kalau Kami menyarankan setidaknya ada
sop-sop ini yang di miliki oleh TPS 3R
di manaun di Indonesia ada sop
pemeliharaan sampah di Sumber sampahnya
sop
pemeliharaan ee pemilahan sampah di
tps3r sop pengumpulan sop
pencacahan sop pengolahan sampah organik
terus pengayakan pengepakannya Dan
pengolaan Sampah an organiknya sampai ke
sop penjualan sampah anorganiknya sop
pengangkutan residu dan sop sampling
sampah ini yang setidaknya dilakukan
eh monitoring dan evaluasi secara
berkala terhadap sop ini nah terutama di
awal dan di akhir nah sop pemilahan
ketika pemilahan berjalan dengan baik
pemilahan sampah di Sumber berjalan
dengan baik maka akan mempermudah juga
sop pemilahan sampah di TPS 3R begitu
juga untuk mempermudah sop pengumpulan
dan lain sebagainya dan juga sampling
sampah biasanya rutin kami lakukan kan
di beberapa tps3r yang EE kami kenal
untuk melihat apa Seperti apa tren
pengelolaan sampah di TPS 3R tersebut
Oke next
Pak ini jadwal operasional contohnya
Bapak Ibu buka TPS 3R ada persiapan ada
Briefing jam .00 nah Ada petugas yang
berangkat jam 00 sampai jam 1000 ngambil
sampah ini hanya contoh ya Bapak Ibu ya
pengaturan jadwal ini fleksibel
tergantung dengan dengan kesepakatan di
tps3r dengan
ee pelanggan yang dilayani nah terus
jadwal pemilahan dan pensortiran jam
berapa Nah di sini kita buat biasanya
jam 8.00 sampai jam 12.00 lanjutan
pemilahan dan penyortirannya setelah
istirahat jam 1314 terus ada lagi
pencacahan dan pengomposan 1 jam nah
penanganan nonorganiknya juga sama Ada
petugas yang mulai dari jam 13.00
biasanya sampai 15.30 nah terus jangan
lupa ada waktu untuk pembersihan dan
pencucian kalau memang peralatannya
perlu perawatan setiap hari pembersihan
setiap hari harus dibersihkan minimal
Kalau kami buat di sini ya 30 menitlah
untuk pembersihan dan pencucian
bersih-bersihnya seperti itu
next nah bagaimana dengan residu Nah ada
tindakan pencegahan ada penanganan yang
bisa dilakukan nah ini juga tergantung
dengan kondisi tadi Bapak Ibu sop-nya
berjalan atau tidak nah sehingga perlu
dilihat Seperti apa untuk peningkatan
kualitas sampah yang masuk melalui
sosialisasi aktif masyarakat entah itu
peningkatan kapasitas pemilahannya dan
lain sebagainya penanganan lebih kepada
nanti residunya diangkut ke mana Nah
pemilihan secara detail antara residu
Dan Sampah B3 kembali lagi sampah B3 ini
Kadang kita tidak menyadari nah Seperti
apa botol parfum yang ada spray nya Nah
ini ini sebetulnya masuk sampah
B3 kadang oleh di rumah tangga itu
langsung dimasukkan saja nah ini juga
perlu ada pencegahan dan penanganan
secara teknisnya Oke next
pakra Nah kita lanjut ke operasional
pengolahan sampah organik
e opsi teknologi pengolahan sampah di
TPS 3R Nah ada aktivitasnya di sini
opsi-opsinya Bapak Ibu Nah untuk
pemilihan sampah opsi standarnya ya
areanya ya area pilah dan meja pilah
untuk medium ada meja pilah area pilah
dan mesin cacah pilah nah terus untuk
premium area pilah meja pilah atau
conveyor belt dan mesin cacah pilah nah
nah kalau ada yang menyebutkan Wah ada
gibrik Pak dan lain sebagainya itu
mungkin istilah Ya tapi kalau Kami
menyebutnya mesin cacah pilah dan lain
sebagainya nah terus untuk pengolahan
sampah organiknya ada pencaca organik
ada aerator bambu kalau pakai Open
windrow ada kaspari ada bter buuka dan
banyaklah istilah-istilah yang digunakan
untuk pengolahan sampah organik untuk
standar Nah kalau yang medium kami
mengkategorikan ya biasanya ada yang
menggunakan takak kura susun bata
berongga drum composter atau bahkan ada
biodigester atau jadi POC jadi
menggunakan bsf atauing n menggunakan
cacing
nah dan ada juga Peng nya Nah kemudian
untuk premium ya Ada pencacah organik
terus lebih Advance lagi biasanya eh
yaitu tadi ada
eh teknologinya digabung ada biodigaser
juga POC digabung ada bsf juga di situ
ada casting juga nah pengolahannya terus
pengolahan sampahan organiknya kalau
standar ya cukup pengepakan manual sudah
masuk ke pelapak Nah kalau yang medium
pengepakan manual dan juga menggunakan
mesin PR nah dan yang premium biasanya
pengepakan dengan mesin press dan juga
ada mesin pencacah plastiknya jadi
dicacah dulu baru dipres gitu nah dan
pengolahan residu tidak ada nah kalau di
premium menggunakan termal berupa Mini
insenerator atau pirolisis dan lain
sebagainya Walaupun ada yang menyebutnya
sekarang tungku bakar nah
oke next
pakra nah ini persiapan pengomposan nah
kembali lagi Kami selalu mengingatkan
APD Bapak Ibu dan prosedur teknisnya
durasi waktunya juga diperlukan
pengetahuan dan keterampilan tenaganya
juga perlu
l nah seperti itu jadi Tidak sembarangan
melakukan pengomposan entah itu Modelnya
Seperti apa Nanti kita bisa lihat nah
ini yang kalau di buku kami sudah
menyebutkan berbagai macam metodenya
entah itu Open windowrow kaspari ataupun
ember tumpuk dan lain sebagainya
biasanya Oke next
ini persiapan pengomposan tentu akan
lebih baik Kalau dicacah dulu bapak ibu
dicacah sampah organiknya yang basah
dengan yang kering ya pada umumnya untuk
menjadikan sampah organik itu menjadi
kompos yang baik setidaknya ada sampah
basah dan keringnya sampah organik bisa
dikomposkan itu sampah sayuran sampah da
dapur daun kulit telur terus limbah
buah-buahan serbuk kayu ataupun Abu kayu
dengan support Biasanya kalau memang ada
kotoran ternak
nah dan yang tidak bisa di
ee dikomposkan di sini kami juga buatkan
bahwa produk susu keju yogur daging ikan
dan tulang biasanya ini susah minyak
sayur kulit salah nah ini yang
mempengaruhi kadang ketika di TPS 3R ini
tercampur pengangkutannya ini juga jadi
perhatian eah Oke next Pak
I ini pencacahan sampah organiknya jadi
sebelum dikomposkan akan lebih baik
sampahnya dicacah terlebih dahulu
nah yang perlu diperhatikan di sini
ketika menggunakan mesin pencacah Nah
kalau APD sudah jelas ya mesin yang
digunakan dan prosedurnya serta biaya
investasi pengoperasian dan
pemeliharaannya juga perlu diperhatikan
nah ini ada peralatannya mesin pencaca
skop keranjang kereta dorong dan lain
sebagainya dan APD juga sangat perlu Oke
next Pak Ir saya sudah diingatkan oleh
EE ini sepertinya Mbak Sabrina sudah
sudah materinya baru slide 30 dari 100
gitu ya jadi ee mudah-mudahan eh tidak
terlalu cepat ini nah ini proses
pengomposan Bapak Ibu bisa dilihat nah
ini eh modelnya ya Open windrow ini yang
kami Tampilkan Open windw nah bagaimana
ee tumpukannya seperti ini setidaknya ya
1 meteran lah Bapak Ibu tumpukannya area
timbunannya yang ada di situ ada
segitiga dari bambu yang untuk ee lubang
udaranya dari bawah gitu nah dan nanti
mudah untuk untuk melakukan bolak-balik
dan pembalikannya juga Oke next Pak
Ira nah jenis pengomposan ini yang kami
Coba kami coba tampilkan
ee ada sembilan setidaknya yang sudah
ada kami bahas pertama tentu yang paling
mudah Open windraw yang banyak digunakan
oleh berbagai pihak terus ada metode
bata berongga nah ini seperti yang
digambar di sebelah itu bat berongga nah
metode kaspari kaspari ya ditumpuk juga
tapi ditumpuk ee biasanya dalam bentuk
ee persegi empat atau kubus gitu ya atau
ee lain sebagainya terus metode takakura
susun jadi ee sampah masuk ke boks
seperti bok takakura nanti disusun
tinggi berat ketinggian 1 M atau 1,5 me
gitu nah terus ada metode bak terbuka Ya
sudah seperti biasa saja terbuka Terus
ada yang menggunakan drum juga ada ada
juga yang menggunakan bsf magot Jadi
pakai magot nanti hasilnya ada dapat e
magotnya dapat juga komposnya terus
metode cacing dapat cacingnya dapat
komposnya dan metode anaerobic digester
nah yang paling sulit biasanya
menggunakan aerobic dig
butuh pengendalian
ee sampah yang masuk Bapak Ibu supaya
apa supaya kalau gas yang digunakan ya
kita menyebutnya biogas nah biogas yang
digunakan bisa juga memenuhi tekanan dan
standarnya tergantung campurannya
biasanya ya untuk bagus akan ada
campuran kotoran hewannya Nah kalau ada
TPS 3r-nya bersebelahan dengan
eh peternakan terutama kambing atau sapi
atau ayam itu bolehlah digunakan metode
anaerobic digester ini kalau Kami
menyarankan tapi kalau hanya sampah dari
rumah tangga saja
eh berat di operational maintenance
biasanya nah oke next
P ini alur kerja aerator bambu ini yang
kita sebut ya Open windrow tadi Nah
sampah organik yang sudah dipilah terus
ditimbun di erotor bambu nah yang
sebelumnya juga sudah dicacah-cacah ya
Nah dan Wak wtunya kurang lebih 30 hari
Nah setelah umur 30 hari timbunan ini
dibongkar dan ada masa pematangan sampai
15 hari 45 hari Bapak Ibu nah ini juga
perlu diperhatikan terkait lahannya
memang ada proses Percepatan saat ini
Nah kita juga bukan hanya
kegiatan-kegiatan pada umumnya proses
percepatan pengomposan juga ada proses
percepatan Bapak Ibu pakai menggunakan
apa mikroorganisme lokal nah ataupun
menggunakan ee POC tambahan ataupun juga
nanti
ee biasa disebut yang di pasaran EM4
ataupun ada bakteri-bakteri sekarang
yang dijual di pasaran Bagaimana yang
menyebutkan bakteri pengurai tapi
kembali lagi ketika menambah bakteri
yang memang kita beli dari pihak
tertentu ya Nambah biaya biayanya gitu
nah oke
next nah ini proses-prosesnya
alur-alurnya Bapak Ibu ketika kompos
sudah matang tentu diaya setelah diaya
Ya udah nanti akan masuk ke packing nah
dan siap dipasarkan
Oke ini yang perlu diperhatikan
nah rasio c/n-nya Bapak Ibu untuk
optimal di sini ini ada yang pertama ada
bakteri terus ada temperatur yang
sebelah kiri Bapak Ibu ini juga
berpengaruh campuran-campurannya Bapak
Ibu ketika rasio cprnnya umpamanya
ketika sampah coklat sampah keringnya
lebih tinggi maka ini nanti tidak akan
optimal suhunya sehingga apa bakterinya
tidak akan tidak akan mati bapak ibu nah
sehingga apa makanya minimal yang basah
dengan yang kering yang sampah yang
hijau ya sampah dari rumah tangga
seperti kulit buah sayuran itu dengan
sampah yang kering biasanya minimal
campurannya 1 banding S Supaya apa rasio
cprnya
ee bisa 2 b 1 atau 30 b 1 atau ditambah
biasanya dengan kotoran hewan Seperti
apa kotoran sapi nah sehingga apa Suhu
optimalnya ketika sudah direntang 15
har
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:12:12 UTC
Categories
Manage