Transcript
hfiuUtAK5s4 • REKAYASA LINGKUNGAN YANG INKLUSIF : MENUJU NDC & SDGS 2030
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0111_hfiuUtAK5s4.txt
Kind: captions
Language: id
juga tidak lupa kepada bapak ibu peserta
webinar pada hari ini yang berbahagia
sebelum masuk ke materi kita hari ini
saya mohon izin mengingatkan Bapak Ibu
untuk dapat mengisi daftar hadir atau
presensi di Link yang telah kami
kirimkan di kolom chat kemudian Dengan
hormat saya meminta kesediaan Bapak Ibu
untuk menonaktifkan mikrofon selama
kegiatan berlangsung supaya kita dapat
menikmati materi yang disampaikan dengan
baik Bapak Ibu sekalian kami dari
panitia juga melakukan live streaming
melalui YouTube channel kami di Pro
indonia jadi semisal selama acara
webinar berlangsung ada Bapak Ibu yang
terkendala dalam Zoom tidak perlu
khawatir karena Bapak Ibu juga tetap
bisa mengikuti webinar ini melalui
YouTube channel kami di Project
Indonesia selanjutnya seperti biasa
Bapak Ibu sekalian hari ini kami juga
menyiapkan berbagai macam dprice spesial
untuk bapak ibu yang beruntung dpres ini
diberikan berdasarkan tiga pertanyaan
terbaik dan dua Story Instagram terunik
selama webinar berlangsung untuk
pemenang tiga pertanyaan terbaik akan
kami umumkan di akhir acara nanti
Sedangkan untuk pemenang du stor
Instagram terunik akan kami Hubungi
langsung melalui DM Instagram Jadi bagi
Bapak Ibu yang ingin bertanya selama
webinar ini berlangsung dapat memberikan
pertanyaan terbaiknya melalui kolom chat
dengan format nama kemudian pertanyaan
yang ingin ditanyakan dan nanti akan
kami pilih tiga pertanyaan terbaik untuk
memenangkan darpai spesial dari kami
lalu untuk Story Instagram bapak ibu
dapat membuat Story Instagram semenarik
mungkin dan jangan lupa t Instagram kami
di @projectp
Indonesia baik eh sebelum kita masuk
sebelum kita masuk ke acara ini kita
akan ada akan ada sambutan dari bapak Dr
IR hijrah Putra SMS selaku founder dari
butik Dar ulang Project B Indonesia
sekaligus sekretaris jurusan Teknik
Lingkungan Universitas Islam Indonesia
waktu dan tempat kami persilakan
Terima kasih Mbak Sabrina mudah-mudahan
suara saya sudah terdengar dengan jelas
ya
Eh asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh bismillah walhamdulillah
wasalatu wasalamu ala rasulillah
tentunya Selamat pagi salam sejahtera
untuk kita semuanya Bapak Ibu para
peserta yang saya hormati
Eh Alhamdulillah pada kesempatan hari
ini Tentunya puji syukur Ee kita dalam
kondisi yang mudah-mudahan sehat
semuanya kita bertemu kembali dalam
kegiatan rutin yang dilakukan oleh butik
daur ulang Project B Indonesia yang
selalu di-support oleh jurusan Teknik
Lingkungan Universitas Islam Indonesia G
ya dalam komitmennya kita Berbagi
bersama bersama para praktisi akademisi
ya dalam ee konteks kita belajar bersama
walaupun
tempat kita di ee tempat ee yang
berbeda-beda begitu ya jadi kita
menghadirkan suasana selalu belajar
begitu dalam meningkatkan kapasitas kita
eh mas ikr saya panggilnya Mas Ikrom
karena masih sangat muda tapi dalam e
pengalaman sangat eh kaya begitu ya yang
beliau aktif di berbagai macam
yang sangat-sangat berhubungan dengan ee
Tema kita pada kesempatan hari ini gitu
ya dan beliau alhamdulillah juga
bergabung menjadi e salah satu dosen
dosen terbaik di jurusan teknik
lingkungan Universitas Islam Indonesia
terima kasih atas waktunya di hari ee
Sabtu puasa pagi-pagi lagi ya tapi
berkenan untuk Berbagi bersama belajar
bersama dengan Bapak Ibu para peserta
semuanya gitu
terkait dengan tema pada kesempatan hari
ini sangat menarik Bapak Ibu ini menjadi
tema yang baru juga yang diangkat oleh
EE butik daur ulang tentunya ya Ee
karena di jurusan teknik lingkungan
selain punya laboratorium hubungannya
dengan limbah padat atau sampah kemudian
punya laboratorium yang berhubungan
dengan air minum punya juga laboratorium
yang berhubungan dengan air limbah tapi
ternyata kita juga punya laboratorium
yang berhubungan dengan
ee perubahan iklim ee pengelolaan udara
begitu ya jadi tema ini menjadi tema
yang seperti menarik untuk diangkat gitu
ya karena apa salah satunya Bapak Ibu ee
dunia dan tentunya juga Indonesia sedang
menghadapi tantangan besar ya dalam
upaya mencapai target-target begitu ya
target NDC salah satunya sebagai bagian
dari komitmen terhadap ee perubahan
iklim yang nantinya eh untuk mewujudkan
sdgis di tahun 2030 itu nah dalam
konteks tersebut maka rekayasa
lingkungan itu pastinya memiliki peran
strategis ya dalam menciptakan berbagai
macam solusi inovatif dan tentunya
inklusif juga supaya bisa menjawab ee
berbagai macam permasalahan lingkungan
sosial bahkan juga berhubungan dengan
ekonomi ee dalam konteks sustainable
yang ber kelanjutan nah mudah-mudahan
webinar yang kita selenggarakan saat ini
dapat Bapak Ibu nikmati sebagai wadah
kita belajar bersama ada akademisi
praktisi mungkin juga ada Bapak Ibu
pemangku kepentingan serta berbagai
macam masarakat luas Mahasiswa juga bisa
bergabung pada kesempatan hari ini untuk
kita berdiskusi ya melalui berbagai
macam pendekatan yang berhubungan dengan
rekayasa lingkungan tersebut ya Nah
mudah-mudahan acara pada kesempatan hari
ini bisa berjalan dengan lancar dan
tidak ada kendala apapun kami dari
panitia mohon maaf jika dalam
penyelenggaraan nanti mungkin ada
terdapat hal-hal yang EE masih kurang S
du ya Bapak Ibu dapat mengisi memberikan
masukan yang EE baik dan membangun di
dalam kuesioner yang nanti akan dibagi
oleh panitia sekali lagi Mas Ikrom
Terima kasih atas waktu dan ilmu yang
akan disampaikan bapak ibu juga terima
kasih atas semangat yang EE selalu
diberikan ini ada peserta sekitar 60
peserta yang mudah-mudahan terus
meningkat karena informasi dari ee
panitia hingga tadi malam sudah
tergabung ada 200-an peserta yang
mendaftar panitia
ee terima kasih juga atas semangatnya
yang luar biasa ee selalu membersamai
setiap 2 minggu sekali di di hari Sabtu
dan mudah-mudahan kita bisa terus ee
istikamah ya menyelenggarakan
kegiatan-kegiatan serupa ya Dengan
mengucapkan
Bismillahirrahmanirrahim kegiatan
webinar rekayasa lingkungan yang
inklusif menuju NDC dan sdcis
2030 yang dilaksanakan pada Sabtu 8
Maret
2025 pada kesempatan hari ini resmi kita
buka mudah-mudahan bermanfaat dan
berjalan dengan baik
mungkin itu dari saya sebagai pengantar
agar kita bisa menikmati materi dari Mas
ikr lebih panjang
waktunyaahah wasalamualaikum
warahmatullah
wabarakatuh Tera kepada bapak
Dr yang telah
memberikutkusuk acara
ini Beri ak
ini kita yaitu penyampaian materi namun
sebelum itu Mari kita lihat terlebih
dahulu CV dari pemeri kita berikut
[Musik]
demikian sktilas mengenai pemada kita
pada P hari ini selanjutnya mungkin
untuk efisiensi waktu jika Bapak Ikram
sudah siap kita mungkin bisa langsung
saja untuk memulai penyampaian materinya
untuk waktunya kurang lebih sampai pukul
.30 ya Pak Wak dan tempat saya
persilakan
Oke Baik terima kasih banyak Eh mbak
Sabrina untuk waktunya Bapak Ibu
sekalian eh terima kasih banyak butik
daur ulang atas kesempatannya dan juga
Eh ya proek Indonesia ya dan jurusan
Teknik Lingkungan sudah memberikan
kesempatan saya untuk bisa berbagi
dengan Bapak Ibu sekalian ee terutama
juga tim dari Project B Indonesia dan eh
tentunya panitia ee yang sudah
membersamai kegiatan-kegiatan positif
seperti ini yang harusnya akan terus
berjalan sampai kapan pun nanti begitu
Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh Bapak Ibu sekalian Selamat
pagi ee semoga sehat-sehat ini bulan
puasa tapi semoga tidak mengurangi
semang sangat berpuasa ini apa namanya
kita berkumpul untuk hal-hal baik Semoga
ee menjadi bagian dari apa namanya
keberkahan puasa kita begitu Bapak Ibu
sekalian
ee pertama Terima kasih banyak Pak
hijrah Eh Pak yebi atas waktu dan
kesempatannya ini ee menarik sekali dan
berbicara soal Teknologi teknik
lingkungan rekayasa lingkungan begitu Ee
Kita tentu tidak ingin melepaskan Bapak
Ibu begitu ya tidak ingin terlepas dari
beberapa kelompok yang mereka juga harus
ikut adil tidak hanya sebagai kita
anggap sebagai kelompok terdampak tetapi
juga bagaimana mereka punya dampak
mereka tidak hanya kelompok rentan
tetapi juga mereka punya peran begitu
sehingga keterlibatan semua ini sangat
menarik dan tentunya ini menjadi bagian
untuk membuat Indonesia ini lebih baik
begitu karena pada akhirnya peran
pemerintah tidak cukup bahkan kita tahu
hari ini mungkin masih banyak ee
kesenjangan di sana sini dengan adanya
partisipasi para pihak dengan adanya
ternyata kelompok-kelompok rentan ini
kalau diberdayakan ini akan jauh punya
peran begitu akan jauh bisa memberikan
kontribusi yang lebih dibandingkan
dianggap sebatas sebagai kelompok yang
harus diperhatikan sebagai kelompok yang
akan selalu terdampak begitu Jadi ini
juga Bapak Ibu sekalian terkait dengan
judul hari ini ee saya kaitkan juga
dengan bagaimana kita menuju 2030
barangkali juga bapak ibu di sini
berasal dari instansi pemerintah
kemudian akademisi juga nanti mungkin
bisa memberikan feedback bisa kita bisa
berdiskusi bersama dan tentunya bisa
memberikan praktik terbaik barangkali
untuk aktivis-aktivis desa pegiat-pegiat
lingkungan pegiat sosial yang ada di
desa ini ini menjadi bagian dan penting
karena bagaimanapun pegiat lingkungan
yang ada di desa punya andil besar dalam
menentukan partisipasi masyarakatnya
Seperti apa sejauh apa dan bagaimana
keterlibatan itu terjadi begitu sehingga
kita kaitkan juga bapak ibu dengan
target
2030 yaitu
eh target sustainable Development Goals
atau target pembangunan berkelanjutan
dan juga NDC Indonesia NDC ini komitmen
Indonesia untuk perubahan iklim yang
kemudian dikeluarkan oleh klhk dulu
namanya klhk Kementerian lingungan Hidup
dan Kehutanan sekarang mungkin berubah
menjadi Kementerian lingungan hidup dan
ini yang kemudian dikomitmenkan
Indonesia untuk level Global yang kita
submit atau
kita berikan kita kontribusikan ke dalam
PBB di level dunia begitu baik Bapak Ibu
sekalian saya izin share screen untuk
hari ini ee sebentar
oke
ya ya sudah terlibat sudah terlihat Mak
Ya siap Iya baik Bapak Ibu jadi Semoga
kita bisa berdiskusi lebih banyak Nanti
jadi saya mungkin tidak akan banyak
sekali memberikan materi karena tentunya
ini
ee praktik baik ini Bapak Ibu juga
sedikit banyak menerapkan di desanya
masing-masing sebagai pegiat desa atau
bahkan di instansinya masing-masing juga
ee barangkali menerapkan ini sebagai
bagian dari Rekayasa lingkungan yang
inklusif kadang-kadang kita mungkin
berpikir di awal
ee apa yang kita lakukan ternyata itu
bagian dari mitigasi adaptasi perubahan
iklim begitu tetapi ternyata memang ee
Ee kita tidak sadar Bapak Ibu sekalian
sehingga ee yang kita lakukan ini lebih
kepada kalau kita katakan sebagai bisnis
as usual atau seperti biasalah begitu
yang dilakukan sehari-hari padahal jika
dikelola dengan baik dan di tingkatkan
partisipasinya baik dari para pihak
maupun juga efektivitasnya di dalamnya
ini akan menimbulkan atau akan
berkontribusi pada target NDC dan juga
sdgis 2030 ini akan kita bahas kemudian
terkait dengan target-target ini yang
pastinya memiliki
ee apa ya namanya target-target lebih
sekaligus juga kita bisa memberikan
kontribusi lebih dari aspek kegiatan
kita masing-masing terhadap ee NDC
maupun sdgis tahun 2030 Bapak Ibu
sekalian mohon izin saya Perkenalkan
diri Sedikit lagi saya Ikram Mustofa
Saya dosen ee di jurusan teknik
lingkungan Universitas Islam Indonesia
dan saya merupakan founder juga dari
Yayasan generasi cerdas iklim ini
merupakan satu entitas atau satu
ee organisasi yang fokus pada upaya
peningkatan literasi aksi dan advokasi
Iklim dari kelompok-kelompok rentan
kalau kita banyak di kelompok anak dan
disabilitas dan
EE Hari ini saya senang sekali bisa
mungkin akan sharing banyak atau
berdiskusi banyak dengan Bapak Ibu
sekalian terkait dengan aktivitas
tersebut
em hari-hari ini Bapak Ibu sekalian
Barangkali saya juga banyak mengerjakan
beberapa aktivitas untuk peningkatan
literasi seperti dengan para pihak dan
juga dengan beberapa organisasi ngo
internasional yang ada di Indonesia eh
saya
memberikan satu term atau satu eh
aktivitas bernama seoci Bapak Ibu yaitu
sekolah cerdas iklim yang e kami
inisiasi di tahun
2021 dan hari ini Seci sendiri sudah ada
di 13 provinsi di Indonesia begitu Dan
baru-baru ini juga Saya mengerjakan
aktivitas ee kajian terkait dengan
dampak perubahan iklim pada kelompok
anak dan remaja dengan disabilitas di
Indonesia khususnya Mereka yang
mengalami kusta atau leprosi di dua
wilayah begitu Jadi dua wilayah ini
sebagai dua pilot project kita yaitu di
ee Kabupaten Timur Tengah Utara Nusa
Tenggara Timur Timur dan eh Ternate
Maluku Utara ini menyenangkan sekali
berbicara perubahan iklim dari berbagai
sektor berbagai aspek ee karena kemudian
sebelumnya barangkali terkait dengan
kebijakan saya membantu banyak klhk
bapak ibu sekalian dalam eh menyusun
dokumen NDC dan juga beberapa dokumen
kebijakan Indonesia yang kemudian
disubmit atau diberikan kepada PBB atau
UN sebagai kontribusi Indonesia baik
dalam ASI maupun adaptasi perubahan
iklim barangkali nanti sebagai bahan
tambahan saya juga izin memberikan
beberapa materi tersebut beberapa
dokumen tersebut kepada Bapak Ibu
sekalian sebagai salah satu atau salah
dua bahan referensi yang mungkin
bermanfaat bagi Bapak Ibu dalam
memberikan praktik baik yang lebih
bermanfaat yang lebih ee berdampak
kepada kelompok-kelompok masyarakat
terutama kelompok-kelompok yang mungkin
ee sangat spesifik seperti kalau di Desa
ada kelompok tani kelompok wanita Tani
kemudian karang taruna Bapak Ibu
sekalian Saya yakin di sini juga
pegiat-pegiat Destana Desa tangguh
bencana KSB Kampung siaga bencana
mungkin ada beberapa dari proklim nanti
kita bisa diskusi juga bapak ibu dari
program Kampung iklim baik mungkin boleh
sambil komen-komen juga
eh dari komunitas apa saja nanti kita
bisa berdiskusi lebih banyak Bapak Ibu
sekalian Bapak Ibu saya izin mengawali
informasi ini dengan berbagai
permasalahan Global kita berbagai
permasalahan dunia kita hari ini yang
kemudian kita kemas satu nama bernama
triple planetary Crisis ini bahasa
Inggris mohon maaf Tapi yang jelas ini
kalau di Indonesia Bapak Ibu rekan-rekan
sekalian ini krisis iklim krisis
lingkungan dunia begitu atau planet
dunia yang berhubungan dengan tadi
lingkungan jadi ada tiga aspek yang EE
yang menjadi bahasan krisis lingkungan
ini sendiri yaitu yang pertama perubahan
iklim Kemudian yang kedua kehilangan
keikeragaman hayati dan yang ketiga
polusi dan ketiga aspek ini saling
berhubungan satu sama lain dan kemudian
ee Ini satu sama lainnya itu bisa
menyebabkan bahkan mengakibatkan
beberapa permasalahan Kompleks lainnya
yang hari ini mungkin tidak kita
ee lihat di dunia lain begitu tidak kita
lihat di belahan dunia yang lain Bapak
Ibu tetapi di lingkungan kita sendiri
bahkan lingkup terkecil misalnya Bapak
Ibu tinggal di Bogor atau mungkin di
Jakarta atau di Sumatera di mana di
Palembang atau mungkin yang dari
Kalimantan ada di mungkin di
daerah-daerah kantianak dan beberapa
wilayah lain bahkan semua wilayah
memiliki dampak dari kerusakan
lingkungan dari dari krisis lingkungan
ini dari berbagai aspek berbagai sektor
begitu baik Bapak Ibu sekalian saya
merujuk pada pernyataan sekretaris
jenderal UN atau PBB beliau menyampaikan
tentang bagaimana perubahan iklim hari
ini sebagai salah satu permasalahan
lingkungan dari triple planetary Crisis
dan jika kita berbicara perubahan iklim
mungkin satu hal yang menyebabkan
perubahan iklim adalah pemanasan global
karena adanya peningkatan emisi gas
rumah kaca Bapak Ibu begitu ternyata
pemanasan global hari ini yang kemudian
sering kita sampaikan sebagai global
warming ini sudah tidak berlaku lagi
bapak ibu karena adanya peningkatan suhu
atau pemanasan yang sedemikian rupa di
berbagai belahan dunia bahkan mungkin di
wilayah Bapak Ibu sekalian kalau keluar
rumah sekarang mungkin sering sekali
enggak nyaman kemudian pengin
cepat-cepat masuk kendaraan atau mungkin
pengin cepat-cepat masuk rumah karena
kondisi di luar sudah tidak senyaman itu
kondisi udara kita sudah tidak baik-baik
saja ya Sehingga dari periset ataupun
dari ilmuwan
UN menyampaikan bahwa hari-hari ini kita
tidak lagi berada di level global
warming tapi kita berada di level Global
boiling atau penyidihan Global benar
bahwa ini mungkin masih fokus pada
eh apa namanya Masih fokus pada
pernyataan atau Tine saja Bapak Ibu atau
kalau biasanya UN itu sering dengan
slogan-slogannya jargon-jargonnya tapi
terlepas dari itu semua barangkali kita
sudah merasakannya Bapak Ibu sekalian di
wilayah kita masing-masing bahwa
peningkatan suhu itu sudah sedemikian
masih terjadi ini kita lihat kalau pada
data Bapak Ibu saya dapatkan dari ipcc
ini menyampaikan bahwa di awal-awal 2000
itu peningkatan suhunya sudah sedemikian
drastis ini perubahan suhu relatif sudah
sedemikian drastis kalau di ipcc atau
ee badan iklim dunia begitu Bapak Ibu
disampaikan bahwa peningkatan suhu tidak
boleh lebih dari 1,5 derajat Celcius
begitu sebagai bagian dari komitmen
Global untuk semua negara di dunia
tetapi kenyataannya karena berbagai
aktivitas tadi saya sempat menyampaikan
ada emisi gas rumah kaca dan emisi gas
rumah kaca itu awalnya Bapak Ibu
sekalian Tujuannya adalah untuk membuat
bumi kita hangat karena ada selimut bumi
karena gas rumah kaca itu kemudian
membentuk bergabung menjadi selimut bumi
dan selimut bumi ini kalau kita namakan
selimut itu adalah untuk membuat sesuatu
jadi hangat begitu ada radiasi matahari
ada panas matahari masuk ke bumi
dipantulkan lagi ke bumi karena ada
selimut bumi tadi e pemahaman simpelnya
seperti itu tetapi eh kenyataannya
adalah selimut bumi ini Bapak Ibu
sekalian diproduksi atau ee berasal dari
kumpulan gas bernama gas rumah kaca dan
ternyata lagi gas rumah kaca ini
sebagian besar bisa diproduksi oleh
aktivitas kita sehari-hari Bapak Ibu
sehari-hari naik kendaraan membebaskan
gas gasnya itu gas rumah kaca kemudian
kalau misalnya di sekeliling kita ada
Pabrik Gas buangnya itu gas rumah kaca
sampah yang ada gas metannya itu gas
rumah kaca dan banyak hal lainnya yang
ternyata sadar atau tidak sadar kita
punya kontribusi untuk membuat gas rumah
kaca di atmosfer bumi kita semakin
banyak atau semakin tinggi ee apa
namanya ee kapasitasnya semakin tinggi
jumlahnya begitu sehingga selimut bumi
yang tadinya awalnya mungkin tidak
terlalu tebal begitu tidak terlalu e
padat jadi semakin banyak semakin tebal
jadi yang awalnya bumi kita mungkin
hangat jadi semakin panas tidak Beranti
di situ saja Bapak Ibu pemanasan itu
sehingga tidak hanya di titik-titik
tertentu tetapi hampir di semua belahan
bumi sehingga dinamakan sebagai
pemanasan global dari waktu ke waktu
sampai puluhan tahun ratusan tahun ke
depan begitu ini membuat ee
perubahan-perubahan yang terjadi di bumi
kalau biasanya kalau semakin panas
kestabilan bumi itu menurun Sehingga
kondisinya semakin tidak stabil dan pada
akhirnya ada banyak perubahan yang
terjadi Bapak Ibu sekalian seperti kita
kita lihat mencairnya es di Kutub Putra
Selatan Karena suhu semakin memanas
sehingga di dekat-dekat rumah kita
mungkin Bapak Ibu tinggal di daerah
pesisir peningkatan muka air laut
Terjadi yang juga diperparah dengan
bencana banjir kekeringan longsor dalam
satu waktu karena memang ee
ketidakstabilan air di bumi terjadi yang
biasanya nih NTT ee hujannya beberapa
bulan Tetapi semakin menyempit airnya
pindah ke wilayah lain begitu siklus
airnya berganti siklus airnya semakin
cepat dan ini membuat banyak perubahan
terjadi di bumi sehingga kita namakan
sebagai perubahan iklim dan perubahan
iklim ini global karena di seluruh bumi
terjadi dengan berbagai dampak yang ada
Bapak Ibu sekalian saya mencontohkan di
beberapa negara di Eropa begitu ini
peningkatan suhunya warnanya sudah cukup
hitam Bapak Ibu merah kehitaman sehingga
kalau boleh dikatakan ini peningkatan
suhunya sampai di tig Der celus begitu
kalau 1,5 itu sebagai batas atas
peningkatan suhu yang diminta oleh PBB
di beberapa wilayah bahkan di beberapa
negara peningkatan suhunya sudah lebih
sehingga dinamakan sebagai Global
boiling atau pendidihan Global Apakah
kemudian ini bisa kita hentikan atau
bisa kita tekan bisa tetapi sulit ini
tidak hanya peran pemerintah tidak hanya
peran satu pihak tapi membutuhkan peran
para pihak untuk bisa bergamai dengan
ini semua untuk bisa menurunkan tekanan
ini semua Bapak Ibu sekalian baik Bapak
Ibu tadi disampaikan juga bahwa dampak
perubahan iklim itu pada berbagai sektor
di sini saya coba mengutip apa yang kami
kembangkan waktu itu bapak ibu dari
dokumen NDC ini NDC roadmap untuk fokus
adaptasi bahwa ada enam bidang utama
yang kemudian menjadi bidang terdampak
perubahan iklim seperti bidang pangan
air kesehatan energi ekosistem dan
kebencanaan saya contohkan beberapa
mohon izin jadi kalau di bidang pangan
Bapak Ibu sekalian mungkin hari-hari ini
kita sedang petani ini sedang ee
berjuang dengan tingginya angka gagal
panen begitu belum panen sudah gagal
misalnya belum panen sudah kebanjiran
sehingga padinya Fuso begitu atau
misalnya petani-petani kita sudah mulai
sulit bahkan saat ini sudah tidak lagi
bisa menggunakan yang namanya kearifan
lokal dalam bercocok tanam seperti ada
peranata mangso kalau di Jawa itu sudah
tidak bisa lagi digunakan kalender tanam
sudah sangat sulit karena apa karena
adanya perubahan pola curah hujan
kemudian peningkatan suhu dan beberapa
indikasi lainnya dari perubahan iklim
ini sendiri Bapak Ibu kalau saya
contohkan di bidang kesehatan Begitu ini
semakin meningkat angka Angka kejadian
penyakit di berbagai wilayah di
Indonesia misalnya peningkatan penyakit
dem berdarah karena ini juga berkaitan
dengan curah hujan kemudian berkaitan
dengan tingginya suhu malaria meningkat
kemudian dihubungkan juga dengan tekanan
manusia karena perubahan iklim yang juga
beraktivitas sehari-hari sehingga
peningkatan ee apa namanya gas buang
atau peningkatan ee polusi udara
meningkat sehingga angka spanya juga
meningkat dan mungkin beberapa penyakit
yang lain juga meningkat ini terjadi
Bapak Ibu sekalian ee karena adanya
perubahan iklim salah satunya begitu
Bapak Ibu Apakah dampak ini berhenti di
sini tidak Ternyata dampak-dampak utama
atau dampak langsung dari perubahan
iklim ini juga diikuti oleh dampak tidak
langsungnya atau dampak ikutannya
seperti kalau ke kesehatan misalnya kita
bisa maaf misalnya dampak dalam bidang
air begitu gitu atau pangan ini dampak
ikutannya meningkatnya angka stunting
barangkali di sini bapak ibu ada yang
dari Kementerian Kesehatan atau Dinas
Kesehatan ini menarik sekali ketika kita
berbicara stunting yang kemudian
terhubung dengan akses-akses utama atau
eh bidang-bidang utama langsung misalnya
pangan air kemudian terhubung juga
dengan kebencanaan energi ini mempunyai
kontribusi besar pada meningkatnya angka
stunting di Indonesia Apakah ST berhenti
di situ tidak dari stunting ini
dampaknya bisa ke dampak-dampak yang
lain dampak ikutan lainnya
semisal dampak pada bidang atau dampak
dalam sektor kesehatan kemudian dampak
dalam sektor pendidikan kemudian dalam
sektor Perlindungan Anak dan banyak
aspek lainnya Bapak Ibu saya izin
mencontohkan ini yang terjadi dan
mungkin bisa kita katakan Mengapa
rekayasa lingkungan Mengapa kemudian
aktivitas yang kita lakukan terkait
dengan lingkungan ini harus dibuat
seinklusif mungkin semua semua terlibat
semua pihak bisa terhubung dengan baik
ee di daerah Sumba Bapak Ibu Sumba itu
Nusa Tenggara Timur ee terutama juga
mungkin di daerah Nusa Tenggara Timur
secara umum ya Ee di sana terdapat
kearifan lokal bahwa perempuan dan anak
itu memiliki ee kewajiban atau memiliki
wewenang bukan wewenang tapi lebih
kepada
ee kearifan lokal bahwa mereka harus
menjadi atau harus menjaga rumah dengan
baik memenuhi kebutuhan domestik di
dalam rumah begitu misalnya pemenuhan
air memasak kemudian mencuci dan banyak
aspek lainnya yang berhubungan dengan
kegiatan domestik ini sudah wajib
dilakukan sebagai bagian dari kearifan
lokal yang diterapkan di daerah sana
mungkin di beberapa wilayah Indonesia
juga sama seperti itu tetapi
kenyataannya karena adanya perubahan
iklim yang kemudian diperparah dengan
NTT itu memiliki bulan kering yang
semakin panjang tercatat di di wilayah
Kupang Kalau enggak salah itu ada 210
hari dalam sat tahun berturut-turut
tanpa hujan bapak ibu sehingga itu
mungkin sekitar 7 bulan tanpa hujan bisa
dibayangkan seberapa keringnya wilayah
tersebut dan seberapa sulitnya mencari
sumber air begitu sehingga dampaknya
bagi rumah tangga Bapak Ibu sekalian eh
ketika
ee ada air mungkin sumber airnya cukup
dekat dari rumah tetapi ketika tidak ada
air yang berkepanjangan karena dampak
perubahan iklim tadi Bapak Ibu sekalian
dampak perubahan lingkungan ini kemudian
membuat sumber airnya semakin jauh dan
yang kemudian ditugaskan untuk mengambil
air adalah anak perempuan dampaknya Apa
Bapak Ibu sekalian yang pertama anak
perempuan menjadi kehilangan waktu lebih
banyak atau membutuhkan waktu lebih
banyak untuk mendapatkan air
dibandingkan Mereka kemudian memenuhi
aktivitas mereka sebagai seorang anak
dan remaja yaitu apa bersekolah sehingga
angka putus sekolah Di beberapa desa di
Nusa Tenggara Timur masih sangat tinggi
terutama di
ee penuhi oleh kelompok-kelompok
perempuan anak perempuan karena mereka
lebih mementingkan untuk mengambil air
untuk mencari air dibandingkan Mereka
pergi bersekolah begitu Itu yang pertama
yang kedua Sebagai anak perempuan dalam
perjalanan mereka mencari air kemudian
sampai ke rumah kembali mereka memiliki
kerentanan untuk mendapatkan beberapa
ee Mohon maaf saya sampaikan kekerasan
seksual begitu Ini ini banyak terjadi di
wilayah-wilayah ee sana Bapak Ibu
sekalian ee mungkin nanti Bapak Ibu yang
dari Kupang atau NTT bisa memberikan
feedback serupa atau seperti apa silakan
tetapi yang saya pahami dan saya ee Saya
mencari info ke beberapa ee warga di
sana Ini yang disampaikan dengan dengan
oleh mereka begitu sehingga
dampak-dampak perubahan iklim yang kami
sampaikan tadi ada dampak utama at
dampak umumnya ini diperparah juga
dengan dampak-dampak ikutan yang juga
diperparah lagi oleh dampak-dampak Yang
sepertinya tidak memiliki keterkaitan
langsung dengan perubahan iklim ternyata
memiliki dampak yang sedemikian masif
ketika kita tidak bisa menghentikan atau
tidak bisa merespon sejak awal
dampak-dampak ini dengan baik begitu
baik bapak Ibu sekalian kita akan
melihat barangkali ee dampak perubahan
iklim terhadap kelompok rentan ini tadi
sudah kami sampaikan beberapa aspek
Tetapi kalau boleh dituliskan di sini
em ini salah satu contohnya dampak dalam
bidang kesehatan di sini ada penyakit
yang berdarah denggi dan data
menyebutkan di Indonesia bahwa di Tahun
2022 63% kematian dari penyakit demam
berdarah denggi atau dari kasus DBD itu
sendiri terjadi pada anak yang berusia 0
sampai 14 tahun begitu karena ada
istilah pelana kuda yang kemudian
membuat anak-anak tidak bisa bertahan
pada
siklus siklus penyembuhan demam berdarah
itu sendiri Bapak Ibu nanti mungkin kita
bisa cerita bareng Bapak Ibu yang dari
Kementerian Kesehatan atau dinas
kesehatan kita bisa berdiskusi seperti
apa sih hal-hal yang kemudian
ee bisa menyebabkan dampak atau
disparitas atau perbedaan dampak dari
kelompok
anak khususnya pada isu-isu kesehatan
lebih tinggi dibandingkan pada
kelompok-kelompok yang lain begitu tidak
hanya anak sebenarnya Bapak Ibu untuk
kelompok rentan kita masih punya
disabilitas kemudian membayangkan saya
Beberapa hari lalu berdiskusi dengan
dengan pegiat disabilitas di Indonesia
ini menyampaikan bahwa sulitnya untuk
mengevakuasi kelompok disabilitas saat
bencana banjir begitu barangkali ini
mungkin bagi bagi kelompok apa namanya
relawan Mungkin cukup mudah ketika
menggendong anak atau remaja dengan
disabilitas tetapi beda cerita Bapak Ibu
kalau ada di sana ee orang yang
mengalami kusta Sebagian besar orang
masih memiliki stigma negatif pada
kelompok tersebut jangankan untuk
memegang unuk bersalaman bahkan untuk
membantu saja mereka sudah tidak mau
begitu Jadi ini yang terjadi ee sebagai
bagi bagian dari Bagaimana membuat
rekayasa lingkungan kita atau adaptasi
mitigasi perubahan iklim kita yang
dilakukan nantinya ini jauh lebih
inklusif menyasar para pihak terutama
juga ada kelompok masyarakat adat yang
ternyata tidak semua hal bisa
diaplikasikan loh ke dalam masyarakat
adat begitu ada batasan-batasan sebagai
bagian dari kearifan lokal mereka yang
mereka Junjung tinggi sehingga kita
tidak bisa melewati itu semua begitu
baik Bapak Ibu sekalian kita lanjut
e mengapa bapak ibu kelompok tentani
lebih terdampak barangkali nanti mungkin
boleh cerita juga di wilayahnya
masing-masing Seperti apa kelompok
rentan ini berjuang dengan kehidupannya
sendiri yang pertama karena memang
mereka memiliki keterbatasan akses dan
sumber daya baik ke akses-akses utama
ataupun juga akses pendukung bahkan eh
untuk akses utama tentu Mereka kadang
tidak bisa berproses ke sana tetapi
untuk akses lapis kedua semisal pendidik
banyak kelompok rentan yang dipaksa
untuk tidak mengikuti pendidikan dengan
baik tidak mendapatkan literasi dengan
baik baik dalam sekolah formal maupun
informal tidak ee apa ya namanya tidak
bersekolah seperti mungkin anak dan
remaja dengan disabilitas kemudian
anak-anak di wilayah-wilayah afirmasi
seperti daerah 3t banyak sekali angka
putus sekolah yang masih tinggi kemudian
mereka mungkin anak perempuan yang saya
sampaikan tadi di wilayah dan ini semua
terny kita kita memberikan keterbatasan
akses dan sumber daya begitu Kemudian
yang kedua keterbatasan mobilitas dan
kesempatan tadi yang saya sampaikan juga
penyanang disabilitas kelompok lansia
mereka memiliki hambatan yang lebih
tinggi dari baik itu ee misalnya ada
berbagai kejadian mereka mungkin untuk
coping capasity-nya jauh lebih rendah
dibandingkan orang biasa begitu orang
pada umumnya termasuk juga
ketidaksetaraan gender tadi yang kami
sampaikan Bapak Ibu bahwa kelompok
perempuan masih cenderung
ee jauh Tidak Dianggap dalam berbagai
kegiatan terkait iklim ini soal
partisipasi maupun juga dalam upaya
untuk menyasar aspek-aspek ee pemulihan
dampak itu sendiri jadi dampak masih
dianggap sebagai umum padahal ini tidak
berlaku atau tidak bisa diakses oleh
perempuan misalnya begitu Ee Bapak Ibu
sekalian ini berbagai data saya saya ul
kan dari UN women ini PBB yang fokus
pada perempuan bahwa ternyata 80%
pengungsi akibat perubahan iklim adalah
perempuan dan anak-anak begitu
laki-lakinya ke mana laki-lakinya Bisa
ke mana aja Bapak Ibu tidak di dalam
pengungsian tetapi yang berkuta di
pengungsian dengan kebutuhan domestik
yang ada di sana adalah kelompok
perempuan Bagaimana kemudian jika
literasi tentang perubahan iklim
literasi tentang kebencanaan ini tidak
diajarkan dengan baik pada
kelompok-kelompok tersebut ini tentu
akan berdampak pada dampak-dampak ikutan
atau eh apa yang namanya risiko-risiko
ikutan pada kelompok mereka pada
kelompok perempuan dan kelompok
anak-anak
em Bapak Ibu sekalian berkaitan dengan
berbagai kejadian alam baik itu
perubahan iklim kerusakan lingkungan
kalau itu diakibatkan atau disebabkan
oleh kita maka itu yang bertanggung
jawab untuk bisa memberikan kontribusi
lebih untuk bisa menurut risiko yang ada
itu juga kita begitu seperti perubahan
iklim Bapak Ibu sekalian tanpa disadari
bahwa sebagian besar penyebab perubahan
iklim adalah aktivitas kita lewat
aktivitas peningkatan emisi gas rumah
kaca dari yang kita lakukan sehari-hari
semisal yang Bapak Ibu tidak sadar di
meja makan Bapak Ibu sekalian hari ini
ada apa tadi pagi sahur Makan apa
misalnya tadi pagi sahur itu makan
eh makan Makan Olahan misalnya nugget
begitu nuggetnya mungkin kita tidak tahu
memasaknya selama apa kemudian
pemotongan hewannya Bagaimana sampai
kemudian membuat plastiknya apa namanya
packaging-nya Seperti apa dan itu juga
di sisi lain selain kemudian
meningkatkan emisi gas rumah kaca dari
aktivitas yang dilakukan untuk membuat
makanan itu juga sampah-sampahnya
mungkin Bapak Ibu tadi pagi memproduksi
sampah itu begitu ya dari aktivitas
sahur misalnya atau makan pagi hari ini
ini yang terjadi Kenapa kemudian eh
penyebab perubahan iklim ini semakin
masif karena yang kita lakukan juga
semakin masif hari ini
eh tetapi di sisi lain ternyata tidak
perubahan iklim bahkan kerusakan
lingkungan kondisi lingkungan tidak
berhenti di penyebab saja ada
dampak-dampak yang terjadi dan itu
berdampak pada kita semua sayangnya
memang Bapak
Ibu dampak-dampak ini dirasakan berbeda
oleh setiap orang begitu yang berdosa
sama-sama begitu tetapi yang berdampak
punya perbedaan kalau saya katakan boleh
mereka yang memiliki teman-teman mungkin
yang memiliki penghasilan lebih ini bisa
keluar dari dampak dengan baik tetapi
dampak-dampak ini dirasakan lebih tinggi
pada mereka yang tidak punya akses tidak
punya sumber daya dengan baik begitu
sehingga apa sehingga prinsip rekayasa
lingkungan ini penting sekali untuk
kemudian kita berkontribusi pada
komitmen-komitmen negara kita untuk
membuat bumi lebih baik mungkin banyak
sekali komitmen negara kalau saya
berbicara benas kita punya PBI Bapak Ibu
pembangunan ber ketahanan iklim kemudian
benas juga punya eh pembangunan rendah
karbon prk kemudian kalau berbicara soal
BNPB kita punya Renstra penanggulangan
bencana atau pencegahan bencana begitu
kalau misalnya kita berbicara di pupr
kita punya juga punya rencana jangka
menengah jangka panjang jadi semua
Kementerian lembaga pasti punya itu
semua sebagai komitmen nasional untuk
diterjemahkan pada kebutuhan di level
daerah tetapi di sini saya ambil dua
aspek Bapak Ibu ini yang mungkin cukup
umum yang pertama NDC Kenapa NDC karena
NDC ini di e produce atau diproduksi
dikeluarkan oleh
klhk klhk ini eh sebagai National focal
point atau sebagai bahasa kitanya Apa
Bapak Ibu ya penanggung jawab perubahan
iklim di level nasional isu-isu iklim
akan diserahkan ke klhk untuk kita bisa
apa nih Begitu untuk Indonesia jadi
akhirnya saya ambil NDC sebagai target
yang juga di tahun 2030 akan diases atau
akan dinilai sejauh mana target 2030
dari beberapa tahun sebelumnya begitu
yang kedua Bapak Ibu sekalian saya ambil
sdgis ini eh apa namanya payungnya kalau
di Indonesia itu ada di Bapenas ee di
sekretariat sdg tetapi memang sdgs ini
sangat umum dan mencakup banyak aspek
mencakup semua semua sektor kehidupan
yang ada mungkin yang kita jalani hari
ini di Indonesia dan ini juga memiliki
target di tahun 2030 sehingga Bagaimana
kemudian rekayasa lingkungan atau
prinsip-prinsip menjawab tantangan
perubahan iklim dan degradasi lingkungan
yang kita lakukan lewat teknologi
inovasi praktik baik kemudian juga lewat
Mungkin perilaku yang dilakukan begitu
Bapak Ibu sekalian ini bisa menjawab
atau bisa berkontribusi pada isu-isu NDC
pada berbagai sektor atau bidang NDC dan
juga sdgis di tahun 2030 nantinya begitu
[Musik]
m baik
oke Ini sudah menarik sekali Saya lagi
baca Bapak Ibu
eh apa namanya cerita-cerita dari Bapak
Ibu sekalian menarik nanti boleh sambil
bercerita kita sambil diskusi juga Saya
izin bercepat saja agar diskusi kita
lebih cepat begitu ya
Ee baik Bapak Ibu tadi saya sampaikan
juga bahwa ternyata perubahan iklim itu
Kenapa hari ini sedemikian masih dibahas
sedemikian rutin kita perbincangkan
bahwa dalam beberapa aspek juga kita
perbincangkan Bapak Ibu sekalian saya
izin cerita sedikit beberapa minggu lalu
saya diundang eh himpunan asosi asosiasi
nasional atau himpunan nasional untuk
Pendidikan Anak Usia Dini Jadi yang
terhubung dari Kementerian kemudian
asosiasi nasional Semua di satu
organisasi itu bernama PAUD Hi Bapak Ibu
eh himpaudi namanya himpaudi e dan
Mereka ternyata membuat dokumen modul
berjudul dampak perubahan iklim untuk
anak usia dini bahkan anak usia dini
juga diminta untuk mempelajari atau
untuk melihat dampak itu artinya isu-isu
lingkung
isu perubahan iklim ini sudah harus jadi
muatan sudah harus jadi makanan Kita
sejak usia dini ini Bapak Ibu sekalian
bahkan untuk ibu-ibu hamil juga perlu
begitu untuk fokus pada aspek-aspek
tersebut sehingga ketika melahirkan
anaknya sudah apa ya namanya sudah Ee
memiliki minimal persiapan atau
penyiapan dari aspek nutrisi dan banyak
hal dalam menghadapi kondisi perubahan
iklim yang mungkin lebih di masa depan i
jadi saya diminta untuk memberikan
review terkait dengan modul tersebut
sejauh mana muatan perubahan iklim untuk
anak usia ini menarik sekali Bapak Ibu
sekalian jadi kita bisa
e melihat atau bahkan Kita juga bisa
memberikan e persepsi bahwa ternyata
perubahan iklim ini dapat dilihat dapat
dipahami jadi berbagai sektor begitu
tetapi memang satu lagi bahwa perubahan
iklim Jangan dikambing hitamkan karena
banyak aspek lain yang juga punya
kontribusi tapi kemudian ini memperparah
kondisi perubahan iklim itu sendiri ada
dua hal ada penyebab dan ada dampak
Bapak Ibu kalau berbicara penyebab ini
tadi saya sampaikan ada emisi gas rumah
kaca sedangkan kalau berbicara dampak
ini dampak-dampak yang kita rasakan
sehari-hari Bapak Ibu yang kesulitan
cari air Bapak Ibu yang mungkin
bulan-bulan ini gagal panen atau Bapak
Ibu yang sebagai guru bulan-bulan ini
agak sulit ke sekolah karena huj terus
Pak begitu atau Mas atau rumah kami
kebanjiran Bapak Ibu yang daerah Bekasi
ada atau mungkin Jakarta Timur ini ini
ini apa namanya banjirnya sangat sangat
parah dan ini mungkin jadi satu banjir
terparah sepanjang masa yang ada di
wilayah tersebut baik Bapak Ibu jadi ada
penyebab ada dampak dan ternyata Jika
kita ingin maksimal untuk bisa meres
perubahan iklim itu ada dua hal yang
kita lakukan yaitu kita merespons
penyebabnya dan di sisi lain kita
merespons dampaknya kalau kita merespons
penyebabnya itu kita berupaya untuk
menurunkan menurunkan emisi gas rumah
kaca begitu bernama mitigasi perubahan
iklim sedangkan kalau kita berupaya
ingin menurunkan dampaknya itu kita beri
nama sebagai adaptasi perubahan iklim
untuk merespons dampak-dampak terkait
tadi Bapak Ibu sekalian mitigasi dan
adaptasi perubahan iklim ini sendiri
kemudian seringki kita kaitkan sebagai
bentuk rekayasa lingkungan karena ada
dua aspek dari bentuk mitigasi adaptasi
perubahan iklim ini yaitu satu perubahan
teknologi atau pembangunan teknologi
pengembangan teknologi dan yang kedua
adalah perubahan perilaku fokus pada
pengembangan teknologi-teknologi yang
fokus pada mitigasiasi perubahan iklim
ini Bapak Ibu sekalian ini kemudian
seringkiali dikaitkan dengan yang
namanya rekayasa lingkungan nah kemudian
bagaimana kita membuat rekayasa
lingkungan itu yang inklusif Bapak Ibu
jadi ini barangkali di wilayah
masing-masing ini sudah cukup
diimplementasikan nanti boleh kita
cerita bareng misalnya eh mas ikr di
wilayah kami ada proklim program Kampung
iklim Kemudian dari proklim itu ternyata
kita sudah melibatkan kita sudah membuat
yang namanya misalnya hidroponik untuk
memastikan kan
ee apa ya namanya memastikan keamanan
pangan kami terjaga hidroponik tersebut
ini untuk menjawab isu-isu soal apa ya
Eh gagal panan yang sering terjadi di
wilayah kami dari hidroponik itu sendiri
sebagian besar ini diimplementasikan
oleh kelompok wanita tani dan ternyata
kelompok wanita taninya itu 50%nya
adalah teman-teman disabilitas ini
menarik nanti kalau boleh bercerita kita
boleh diskusi sehingga keterlibatan ini
nama no one left behind Bapak Ibu atau
tidak ada yang tertinggal ada langsung
saja saya sampaikan di tujuan utama
rekayasa lingkungan yang inklusif yang
pertama pastinya yaitu untuk memastikan
akses yang adil terhadap solusi
lingkungan atau rekayasa lingkungan yang
kita
eh apa ya namanya yang kita inisiasi
Kemudian yang kedua kita ingin
melibatkan perspektif beragam komunitas
dalam pengambilan keputusan sehingga
kalau rapat itu bapak ibu itu enggak
cuma bapak-bapak begitu biasanya
bapak-bapak sambil sambil ngopi rapat
diskusi perspektifnya hanya di
bapak-bapak saja benar Eng begitu tapi
kalau ada ibu-ibu ada juga remaja ikutan
begitu atau malah dari kelompok
perwakilan disabilitas ikutan bisa apa
namanya nanti pada akhirnya ini bisa ee
mengakomodasi banyak kebutuhan
misalnya bisa enggak ya jalur
evakuasinya juga pakai sout misalnya
atau misalnya Bapak Ibu ada di wilayah
uasi banjir bisa enggak ya ini di
desanya ternyata ada beberapa kelompok
mohon maaf Tun Rungu begitu kelompok
disabilitas Rungu atau tidak bisa
mendengar jadi bisa ggak ya nanti
evakuasinya
eh apa namanya mungkin pakai pakai
e apa namanya alat bantu yang bisa fokus
ke mereka dan banyak aspek lainnya yang
bisa Kita sesuaikan begitu Bapak Ibu
sekalian di sini ada beberapa pentingnya
inklusi yang pertama keadilan sosial dan
lingkungan karena seringki kita hari ini
masih fokus pada Bagaimana sih biar
kebutuhan ekonomi kita masih terpenuhi
ee sosial kita mungkin setengah-setengah
lah terpenuhinya enggak masalah yang
penting sosial kebanyakan sosial
masyarakat kebanyakan itu terpenuhi tapi
tidak memperhatikan sosial-sosial
orang-orang yang membutuhkan ee apa
namanya perhatian yang lebih atau
berkebutuhan khusus begitu termasuk juga
aspek-aspek lingkungan Kemudian yang
kedua efektivitas solusi sehingga solusi
ini lebih jangka panjang tidak perlu
ngulangulang lagi bapak ibu nanti 2
tahun udah rusak ngulang lagi begitu
memperhatikan jadi berbagai kalau kita
anak zaman sekarang Bapak Ibu ngomongnya
poov jadi memperhatikan berbagai point
of view atau berbagai sisi Sehingga
nantinya ini jauh lebih lama bertahan
lama berkelanjutan juga bapak ibu tidak
perlu mengeluarkan uang lebih banyak
untuk solusi lingkungan yang diciptakan
beberapa waktu karena apa Karena
partisipasi para pihaknya juga dari
semua semua orang merasa memiliki
anak-anak merasa memiliki yang biasanya
suka main rusakin pagar jadi eh Mereka
ternyata
ikutanikutan buat nih atau ikutan
bergabung ikutan memiliki itu gitu
sehingga prinsip kepemilikan itu bisa
terjaga oleh semua orang semua pihak
termasuk yang ketiga memenuhi komitmen
internasional karena dalam sdj sendiri
Bapak Ibu ada Prinsip utama yaitu behind
tidak boleh ada yang ketinggalan di ee
luar itu atau di belakang itu semua
terlibat semua diangkut semua berangkat
begitu Oke ini singkat saja Bapak Ibu
jadi NBC kita di tahun 2030 punya target
untuk menurunkan emisi
31,89% secara mandiri dan sekitar 43%
dengan bantuan internasional ini
target-target NDC dan tentu dengan
rekayasa lingkungan yang kita ciptakan
yang kita kembangkan ini ini mau tidak
mau harus sejalan juga dengan target NDC
tadi begitu termasuk juga kita
sejalankan dengan target sdgis ada
beberapa target sdg Bapak Ibu yang fokus
pada aspek-aspek lingkungan dari 17
fokus di sini 17 poin sdg bapak ibu ada
setidaknya sekitar l atau en begitu yang
fokus pada pembangunan lingkungan tapi
tidak terlepas dari aspek-aspek yang
lain misalnya air dan sanitasi layak
karena air bersihnya ada sanitasinya
layak sehingga tanpa kelaparan ada di
sana begitu di pilar pembangunan sosial
termasuk juga pekerjaan layak dan
pertumbuhan ekonomi dengan baik termasuk
berkurangnya kesenjangan begitu dan
banyak aspek lainnya yang ternyata dari
semua aspek SD ini perlu
komprehensif dan berbagai aspek rekayasa
lingkungan yang kita buat dan kita
kembangkan ini tentu sedikit banyak bisa
mendukung S atau mendukung upaya untuk
eh rekayasa lingkungan yang lebih
inklusif dengan mengikuti sdg target di
tahun 2030 begitu Bapak Ibu sekalian ini
yang kami sampaikan tadi kadang-kadang
kita pengin fokus pada sdg target 1 Atau
Dua aja begitu misalnya di sini ada poin
nomor 11 sustainable Cities and
communities jadi komunitas dan kota yang
berkelanjutan di sana ada beberapa
target di dalam S di dalam poin tersebut
ut ada beberapa butir yang ada di sana
Misalnya ini mohon maaf dalam bahasa
Inggris tapi yang jelas di sana ada
poin-poin seperti e transportasi yang
berkelanjutan dapat diakses dengan baik
dan aman ini tentu tidak terlepas dari
aspek satu keseteraan gender begitu
kadang kita buat jaur transportasi untuk
menghubungkan antara jalur air misalnya
sumur umum Pamsimas dengan rumah kita ti
tiba jalurnya itu hanya bisa dilewati
oleh kendaraan sepeda motor tetapi
kira-kira yang bisa lewat hanya orang
laki-laki bahkan anak-anak untuk jalan
saja itu susah apalagi perempuan begitu
ketika mereka naik motor tidak bisa
lewat situ Bapak Ibu nah ini juga harus
dikaitkan harus di apa namanya
diperhatikan dalam upaya untuk
mengembangkan rekayasa lingkungan
mengembangkan berbagai praktik baik di
wilayah ya masing-masing begitu
perhatian-perhatian seperti ini kadang
tidak kita respon atau bahkan tidak kita
sadari ketika kita berdiskusi dengan
kelompok umum misalnya Oke Bapak Ibu
saja secara umum tanpa melibatkan
kelompok disabilitas atau tanpa
melibatkan anak-anak ini akan sulit
karena kita tidak memahami kebutuhan
mereka dengan baik begitu yang paham
setiap orang itu ya orang itu sendiri
sehingga pada akhirnya keterlibatan
inklusivitas ini perlu didukung perlu
digaungkan kan melalui proses diskusi
awal inisiatif awal bahkan sampai
pengawasannya juga perlu diperhatikan
dan ini nantinya akan terhubung satu sdg
dengan sdg yang lain bahkan kita bisa
menjawab gender equity po5 kemudian
reduce inequalitis di poin 10 dan banyak
aspek lainnya yang ternyata saling
berkesinambungan Bapak Ibu sekalian
nanti mungkin saya izin menyampaikan
juga memberikan dokumen enhance NDC
Indonesia kita tapi mohon maaf sekali
ini dalam bahasa Inggris ee karena
memang dokumen ini dokumennya klhk
Dokumen Indonesia yang kemudian
dis-submit atau dikirimkan ke unfc
sebagai eh PBB atau
eh UN atau juga eh persekikatan
bangsa-bangsa yang fokus pada isu-isu
perubahan iklim jadi ada beberapa aspek
yang ternyata dilihat di sini sebagai E
kira-kira ini sektor yang kemudian
menyebabkan perubahan iklim Bapak Ibu
misalnya saya sampaan kan di sini ada
energi kemudian ada dari bahan bakar
kemudian tambang dan banyak aspek
lainnya yang ternyata punya kontribusi
besar terhadap perubahan iklim dan
bagaimana upaya NDC ini menurunkan
perubahan iklim lewat merespon penyebab
tadi bernama mitigasi begitu Kemudian
dari aspek
adaptasi ini juga banyak yang dilakukan
yang ternyata ini juga punya kontribusi
terhadap menurunkan dampak perubahan
iklim pada berbagai aspek utamanya Bapak
Ibu adalah untuk pendekatan-pendekatan
pada ketahanan ekonomi sosial dan sumber
penghidupan serta ekosistem dan landskap
di sekitar kita Bapak Ibu sekalian
mungkin dokumen NDC ini cukup kalau
bahasa Jawanya itu nakik-ndakik begitu
atau terlalu bahasanya tinggi begitu
sehingga dokumen-dokumen Ini
diterjemahkan dalam berbagai komitmen
kalau di daerah itu bapak ibu ada
istilahnya rencana aksi ada rencana aksi
daerah adaptasi perubahan iklim dan
rencana aksi daerah mitigasi perubahan
iklim atau emisi gas rumah kaca dan
dokumen-dokumen daerah itu yang kemudian
bisa kita lihat bisa kita baca Nti oleh
Bapak Ibu sekalian kira-kira wilayah
kita fokusnya apa ya begitu karena
wilayah setiap wilayah punya beda fokus
misalnya saya contohkan di daerah Demak
begitu daerah Demak itu pesisir tentu
adaptasi mitigasi perubahan iklimnya
fokus pada isu-isu pesisir begitu
dibandingkan dengan misalnya Kabupaten
Wonosobo atau mungkin di daerah
Kalimantan ee di daerah mana ya
kabupaten di di Kota Palangkaraya deh
begitu Kota Palangkaraya itu ada di
tengah-tengah dan itu ada banyak hutan
di sana isu-isunya mungkin seputar
Bagaimana kebakaran hutan kemudian
Bagaimana ee upaya pembalakan liar dan
lain sebagainya tetapi isu-isu pesisir
mungkin akan banyak di Bagaimana
masyarakat bisa masyarakat bisa ba
menurunkan dampak dari peningkatan muka
air laut kemudian penurunan muka tanah
Kemudian pada Bagaimana reforestasi
mangroove dan banyak aspek lainnya yang
ternyata itu harus dilihat dari
spesifikasi atau kebutuhan di
masing-masing daerah ini juga butuh
inklusivitas yang tinggi mengingat
masyarakat yang ada di sana juga perlu
kontribusi baik dalam upaya adaptasi dan
mitigasi perubahan iklim ini juga bapak
ibu nanti akan saya bagikan Dokumen
Indonesia kami ikut menyusun juga untuk
long strategi ee atau rencana jangka
panjang strategi jangka panjang untuk ee
rendah pembangunan rendah karbon dan
berketahanan iklim di masa depan Jadi
bagaimana komitmen-komitmen negara kita
dalam upaya itu semua sebagai bagian
penting dalam upaya untuk mitigasi dan
adaptasi perubahan iklim tentunya bagian
dari Rekayasa lingkungan yang akan
dilakukan ini tadi prinsip inklusivitas
Bapak Ibu jadi memastikan keadilan
lingkungannya dapat partisipasi
masyarakat rentannya dapat tidak hanya
partisipasi pas implementasinya loh
Bapak Ibu Ya misalnya pas
implementasi bangun jalan ayo ikutan
tidak hanya di situ tapi pada saat
kebijakan akan mulai dilakukan pada saat
perencanaan mereka sudah mulai masuk
mereka sudah mulai Sumbang ide Sumbang
pemikiran Sumbang solusi bahwa seperti
ini batasan kami dengan keterbatasan ini
kita bisa menyesuaikan dengan semua
aspek ketemu di Tengah nantinya begitu
termasuk aksesibilitas teknologi
teknologinya harus ramah ramah misalnya
ramah disabilitas ramah anak kemudian
ramah lansia ramah gender dan banyak
aspek lainnya Apakah ini berat berat
sekali Bapak Ibu Tetapi kalau tidak kita
mulai ini mungkin akan membuat rekayasa
lingkungan yang kita buat atau kita
kembangkan Tidak Efektif dan
keberlanjutannya juga mungkin akan
sangat eh apa ya kecil potensinya
begitu saya contohkan beberapa hal tapi
ini singkat saja saya penginnya diskusi
lebih banyak dengan Bapak Ibu sekalian
jadi eh studi kasus 1 ini tentang
Pamsimas kita bagaimana bisa menciptakan
akses air bersih yang inklusif untuk
kelompok rentan begitu Jadi Pamsimas
ramah disabilitas kata kuncinya itu
pamsas ramah anak begitu dan banyak hal
lain sehingga ini bisa diakses kemudian
ini juga bisa dipertahankan dikembangkan
oleh semua pihak begitu
Kemudian yang
kedua saya contohkan infrastruktur hijau
berbasis komunitas di wilayah rawan
bencana saya contohkan e vegetasi mangr
begitu Jadi di beberapa wilayah
Indonesia ini Bapak Ibu memiliki gadis
pantai salah satu negara dengan garis
pantai terpanjang di dunia sehingga
prinsip-prinsip pembangunan program di
pesisir itu harus digalakkan bahkan
Bapak Ibu 60% masyarakat Indonesia itu
tinggal di wilayah sisir oleh karena itu
perlu adanya upaya meningkatkan
ketangguhan Desa enggak usah jauh-jauh
lewat program-program yang ada hari ini
desana KSB kemudian proklim Desa pesisir
ee kemudian desa sehat Kalau dienkes itu
ada desa desa sehat iklim dan banyak
aspek lainnya bagaimana kemudian
program-program berbasis Desa itu bisa
kita Arahkan untuk mengembangkan
rekayasa lingkungan yang inklusif begitu
misalnya nya rekayasa lingkungan dalam
solusi berbasis alam dalam mengelola
mangrve yang lebih inklusif perempuan
anak dilibatkan seperti apa
keterlibatannya bagaimana mereka tetap
terjaga bagaimana mereka juga sebagai
pionir dalam mitigasi bencana dan banyak
hal lainnya lewat banyak hal yang bisa
dilakukan seperti penidikan literasi
aksinya dilibatkan advokasi mereka juga
diangkat dan banyak hal begitu Bapak Ibu
yang ketiga Saya mau beralih ke
wilayah-wilayah Timur beberapa W lalu
saya ke bimadompu dan saya menilai
keefektifan biogas yang dilakukan oleh
masyarakat Bapak Ibu sekalian dari
aktivitas
agroforestry yang dilakukan oleh KWT
kelompok wanita Tani ini juga di Nusa
Tenggara Timur sama karena mereka
Mungkin banyak ternak ya Bapak Ibu kalau
di NTB itu ternak sapi kerbau begitu
kalau di NTT itu mungkin babi juga ada
dan bagaimana kemudian
ee inovasi ini kita masukkan sebagai
program-program yang lebih Mandiri
melalui rekayasa lingkungan seperti
biogas begitu ya tetapi lebih inklusif
dalam
implementasinya seperti misalnya
keterlibatan perempuan dalam produksi
biogas kemudian penyediaan akses bagi
disabilitas karena ternyata bapak ibu
Ketika saya datang ke bimadompu beberapa
waktu lalu di Pulau Sumbawa di sana itu
masih sulit untuk bisa
ee apa ya namanya meng
mengoperasionalkan atau mengoperasikan
Sori mengoperasikan biogasnya sendiri
memasukkan kotoran sapinya ke dalam
perangkat biogasnya itu sulit bahkan ini
mungkin tidak bisa diakses oleh
disabilitas bahkan anak-anak Bagaimana
kemudian rekreasi lingkungan kita buat
lebih inovatif Apakah dengan menggunakan
tombol atau apa kemudian dengan
menggunakan hidrolik sehingga ketika
mereka menekan sesuatu dengan mudah itu
sudah bisa berputar untuk ee proses
biogasnya menjadi energi dan banyak hal
lainnya yang bisa kita kembangkan
bersama-sama begitu banyak bapak ibu
kebijakan dan regulasi pendukung yang
sudah mengarah ke sana tetapi memang
perlu kita kuatkan perlu kita jaga perlu
kita dampingi awasi juga Karena
bagaimanapun prinsip inklusi ini masih
jadi tantangan besar bagi kita semua
seperti 2009 kita ada ada ada
undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 sampai
kemudian 200 21 beberapa tahun kemudian
kita ada undang-undang atau Perpres
tentang nek nilai ekonomi karbon dan ini
semua terhubung dengan lingkungan tapi
bagaimana kemudian hukum-hukum ini atau
regulasi ini tidak jadi lapis kedua yang
tidak diperhatikan Bapak Ibu tetapi ini
jadi lapis utama yang kemudian kita
sisipi dengan isu-isu inklusivitas
nantinya dalam proses pengembangan
strateginya praktik baiknya
program-programnya begitu e peran sektor
pendidikan akademik penelitian
barangkali Bapak Ibu di sini berasal
dari lembaga-lembaga akademik juga ada
lembaga penelitian juga ada kita buat
penelitiannya lebih siap sedia untuk
diimplementasikan kelemahan kita adalah
ada adanya Kesenjangan antara peneliti
dengan kebijakan sehingga kebijakan yang
dibuat itu mentah atau tidak dilihat
dari aspek penelitiannya atau aspek
naskah akademiknya tetap tapi kemudian
di sisi lain penelitian kita mentah
penelitian kita juga tidak dapat
digunakan atau tidak siap sedia touse eh
dalam proses pengembangan kebijakan
program begitu ini yang perlu kita
jembatani sebagai bentuk penguatan
sektor akademik dan penelitian begitu
termasuk juga pendekatan multi
stakeholder untuk keberlanjutan Apakah
stakeholder yang dirasa sepertinya tidak
harus terlibat itu
memiliki kelibatan yang kecil ternyata
tidak semua pihak terlibat dari prinsip
no one left behind tadi semua terlibat
bahkan sektor swasta Mitra pembangunan
komunitas pemerintah bahkan media juga
terlibat Bagaimana isu-isu ini juga
didengar Bagaimana rekayasa lingkungan
yang inklusif didengar oleh
wilayah-wilayah lain lewat penguatan
media begitu akademik juga sama begitu
Bapak Ibu ini strategi implementasinya
kita kuatkan dulu kapasitas lokalnya
kemudian pertama pasti awareness-nya
atau kesadarannya yang kemudian masuk ke
transfer teknologi dan edukasi
masyarakat mungkin tidak bisa membuat
atau mengembangkan teknologi itu tetapi
masyarakat bisa urun rembuk bisa
memberikan masukan bahwa teknologi ini
apakah siap sedia di kita atau mungkin
harus dimodifikasi sehingga lebih local
Based begitu sehingga lebih sesuai
dengan kekhasan atau juga kebutuhan
masyarakat di wilayah tersebut termasuk
juga kita dampingi kita monitoring kita
evaluasi juga untuk memastikan
keberlanjutannya tetap ada Bapak Ibu
sekalian begitu bagaimana potensi dan
peluang di Indonesia ini kita masih
banyak sekali yang bisa dilakukan kalau
hari-hari ini bapak ibu Saya juga
membantu
[Musik]
ee save the children Indonesia untuk
mengembangkan strategi Green mindset
atau strategi ekonomi hijau ckular
ekonomi untuk masyarakat sehingga
Bagaimana literasi perubahan iklim ini
dapat dipahami oleh mereka dan kemudian
berlanjut kepada lapangan pekerjaan
hijau yang lebih berkelanjutan ini bisa
kita kembangkan jadi rekayasa lingkungan
yang kita lakukan ini bisa berkelanjutan
dan bisa mendukung itu semua termasuk
hari-hari ini inovasi energi terbarukan
kita juga semakin meningkat Walaupun
mungkin lambat tapi pasti begitu ini
juga jadi peluang kita sebagai bagian
dari upaya untuk membuat rekreasi
lingkungan yang kita buat lebih inklusif
investasi hijau kita juga cukup banyak
investasi biru kita apalagi dari aspek
blue carbon e karbon laut begitu karbon
pesisir bisa kita kembangkan Lebih
detail lagi Barangkali memang Bapak Ibu
dengan Segala potensi yang ada kita
masih ada kita masih memiliki tantangan
yang ada yang
pertama keterbatasan pendanaan dan
teknologi ini masih jadi e tantangan
terbesar bagi kita khususnya di
daerah-daerah afirmasi daerah 3t kita
masih sulit terhubung ee pembangunan
kita masih mungkin
Kalimantan Jawa sentris begitu tetapi di
wilayah-wilayah yang lain bahkan di
pulau-pulau kecil kita masih memiliki
keterbatasan akses untuk itu semua
keterbatasan pendanaan teknologi yang
tentunya ini harus direspons juga oleh
para pihak Kemudian yang kedua hambatan
regulasi kadang-kadang memang setiap apa
namanya sektor setiap Kementerian
lembaga opd-opd daerah itu punya punya
perspektif masing-masing Masih belum
ketemu di tengah Sehingga nantinya Ee
Kita perlu untuk ketemu di tengah siapa
fokal pointnya kita diskusikan tidak
perlu ada ego sektoral begitu Sehingga
nantinya proses implementasi dalam
mengembangkan rekayasa lingkungan lebih
inklusif ini jauh lebih bisa dierima
atau dipahami dengan ee baik begitu
kemudian kesenjangan pengetahuan pasti
literasi kita masih sangat rendah Bapak
Ibu cukup rendah dan ini ee tentu apa ya
namanya ee eh menjadi bagian penting
bagi kita untuk jangan buru-buru ke aksi
tapi literasinya dulu kita
perkuat rekomendasi kebijakan dan aksi
nyatanya kita banyak perkuat dari
kolaborasi multipihak kemudian integrasi
inklusivitas inklusi itu tidak hanya
Tine saja Bapak Ibu tidak hanya jargon
saja tapi pada implementasinya juga
dapat begitu implementasinya kita
lakukan termasuk juga kita tingkatkan
insentif untuk teknologi hijau Bapak Ibu
sekalian terima kasih banyak untuk waktu
dan kesempatannya mohon maaf jika banyak
kekurangan dan kita bisa lanjutkan
dengan diskusi dan tentunya nanti Bapak
Ibu bisa bercerita banyak bisa
berdiskusi dan kita bisa saling
memberikan ee persepsi masukan dan juga
tentunya ee dari berbagai praktik baik
yang dilakukan di wilayah masing-masing
Terima kasih banyak ee saya tutup
sementara nanti bisa kitaan diskusi saya
akhiri wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh saya kembalikan ke Mbak
Sabrina
silakan
mah
W baik eh demikian tadi penyampaian
materi Dar kita ini yaitu bapak yang
sangatar
bias ternyata sudah ada banyak sekali
pertanyaan dari bapak ibu peserta
webinar di sesi ini namun sebelum masuk
ke acara selanjutnya saya ingin
menginasikan terlebih dahulu kepada
peser yang mengingan materi P webinar
kita ini dapat request materi terlebih
dahulu melalui Link yang telahmin kami
kirimkan di kolom chat kemudian sebelum
kita masuk ke acara sesi tanya jawab
kita akan melakukan sesi foto bersama
terlebih dahulu untuk sesi foto bersama
kali ini saya akan dibantu oleh admin
kami yang bertugas kepada yang bertugas
Saya persilakan baik ee kepada bapak ibu
peserta Dimohon untuk mengaktifkan
kameranya terlebih dahulu ya
okeang sayaas Mbak
Sina baik untuk slide yang pertama saya
hitung 1 2
[Musik]
3 baik untuk slide selanjutnya 1 2
3 Baik terima kasih kepada admin telah
membantu sesi foto bersama kita pada
hari
ini kemudian Selanjutnya kami juga ingin
meminta kesediaan Bapak Ibu untuk
mengisi kuesioner yang linknya sudah
di-share di kolom chat supaya katan kami
selanjutnya bisa lebih baik lagi jadi
Bapak Ibu bisa memberikan saran dan
masukannya di link webinar tersebut
untuk acara selanjutnya yaitu sesi tanya
jawab yang di sini kami sudah membantu
untuk merangkumkan pertanyaan Bapak Ibu
sekalian yang telah Bapak Ibu sampaikan
di kolom chat baik kepada bapak Ikram
saya akan
membacakan saya akan membacakan
pertanyaannya terlebih dahulu kemudian
bisa langsung dijawab gitu ya
bapak baik saya izin untuk share screen
terlebih
du silakan
baik pertanyaan yang pertama dari
ibu seberapa besar peran dunia
pendidikan terhadap adanya tig krisis
lingkungan khususnya di Indonesia yang
semakin tahun kerusakan lingkungan
semakin masif karena kerusakan ini
kontribusi terbesarnya perusahaan besar
bukan masyarakat in melihat aksi nyata
dari kampus-kampus untuk mengurangi
dampak kerusakan
lingkunganik Oke IB jadiang teraih ih
banyak pertanyaannya ee Ini ibu atau
bapak mohon
maaf nanti saya salah setinya
ibuni Semoga ibu ya begitu karena Heeh
he baik
e peran para pihak tadi yang kami
sampaikan ini penting sekali tidak hanya
dunia pendidikan tetapi lagi-lagi memang
ee untuk menuju ke berbagai kebijakan
kemudian regulasi yang ada peran dunia
pendidikan juga penting bahkan hari-hari
ini ee Bapak Ibu sekalian ee banyak
sekali apa namanya jurusan yang kemudian
diarahkan ke keteknikan lingkungan
kemudian ke upaya-upaya untuk ee
pengurangan emisi gas rumah kaca bahkan
juga
ee inovasi-inovasi hijau yang ini bisa
berkaitan atau bahkan bisa mendukung
upaya untuk ee mengurangi dampak
kerusakan lingkungan kampus-kampus
terutama Kalau boleh saya sampaikan ini
harus jadi pengawas kebijakan yang ada
sehingga e penting sekali Bagi tidakya
petinggi kampus Tapi semua civitas
kampus civitas akademik begitu mereka
juga punya andil untuk mengawasi
berbagai kebijakan komitmen program
praktik baik yang dilakukan atau
diinisiasi atau dikomitmenkan oleh
pemerintah dan didukung para pihak dalam
ee
kepada masyarakat yang nantinya harusnya
Apakah ini bisa berkelanjutan atau
apakah ini sejalan dengan konsep
pelestarian lingkungan atau seperti apa
spesifik pada pendidikan dasar sampai
pendidikan menengah bapak ibu ibu Sarni
saya izin menyampaikan bahwa di tahun
2024 ini terlepas dari kemudian di
tahun-tahun sebelumnya kita punya PLH ya
pendidikan lingkungan hidup yang
kemudian sudah ditawarkan di
sekolah-sekolah tetapi di tahun 2024
saya juga diundang untuk memberikan
masukan secara langsung ee Kemendikbud
melakukan atau mengembangkan dokumen
bernama pendidikan perubahan iklim yang
di dalamnya juga ada muatan-muatan
Bagaimana adaptasi mitigasi perubahan
iklim dilakukan Bagaimana melihat
lingkungan kita yang telah berdampak
sedemikian masif termasuk juga bagaimana
penyebab perubahan iklim yang ada di
sekitar kita semakin masif ini menjadi
apa ya namanya eh bentuk naik kelasnya
Kementerian sebagai upaya melihat ee
perubahan iklim dari kelompok pendidikan
begitu Sehingga nantinya mempersiapkan
anak mempersiapkan siswa agar bisa
memiliki yang namanya Green mindset
begitu pendidikan perubahan iklim yang
dibuat oleh kemendikbot ini Barangkali
memang belum tersampaikan semuanya ke
seluruh wilayah Indonesia yang sebesar
ini tetapi setidaknya di beberapa
wilayah ini juga sudah
diimplementasikan mulai dikembangkan dan
mulai diterjemahkan dalam
kebutuhan-kebutuhan di wilayah tersebut
begitu itu Sehingga nantinya anak dan
orang muda termasuk juga siswa sekolah
mereka tahu hal-hal apa saja atau ee
kerusakan ee apa ya Aktivitas apa saja
yang kemudian bisa menyebabkan kerusakan
lingkungan termasuk juga dampak-dampak
kerusakan lingkungan apa saja yang perlu
mereka pahami sebagai bentuk bahaya dan
nantinya bagaimana mereka bisa keluar
beradaptasi dengan kondisi itu semua
begitu Ee tentu dengan berbagai saya
sering sering sekali mendengar atau
diberikan pertanyaan oleh banyak orang
terkait dengan kita sudah melakukan
banyak hal masihram begitu tetapi Kalau
pihak-pihak swasta atau kemudian
ee apa
namanya kelompok-kelompok kapitalis
tetap melakukan aktivitas misalnya
kerusakan lingkungan menebang hutan
sembarangan dan banyak hal lainnya ini
akan sama saja bukan begitu benar bahwa
yang mereka lakukan ini jauh lebih apa
yang Nami masif bahkan dampaknya jauh
lebih besar tetapi dengan adanya prinsip
literasi yang kita lakukan kemudian
nantinya kita punya aksi praktik baik di
level Desa bahkan kita bisa advokasi ke
pemerintah Pemerintah kita sedikit demi
sedikitan membatasi membatasi
tekanan-tekanan lingkungan dari terutama
kelompok swasta yang mulai meningkatkan
apa ya namanya ee aktivitas mereka dalam
upaya ee merusak lingkungan begitu atau
mengeksploitasi lingkungan di sisi lain
dengan gaya hidup hijau yang sudah kita
lakukan kita akan semakin paham bahwa
ada aktivitas konsumsi yang kita
turunkan misalnya kita tidak lagi
mengkonsumsi sampah plastik begitu
mengkonsumsi plastik atau kita tidak
lagi
ee membeli hal-hal yang tidak penting
sehingga dengan konsumen yang cerdas
tadi upaya untuk produksi-produksi yang
berlebihan ini akan dikurangi oleh
pihak-pihak tertentu Kita juga bisa
berkontribusi banyak hal untuk membuat
mindset konsumen lebih baik mindset
masyarakat lebih baik sehingga
prinsip-prinsip perusakan lingkungan itu
dapat kita tekan dapat kita turunkan eh
apa namanya eh tingkatnya atauat
turunkan kerusakannya begitu begitu
kir-ira Semoga menjawab
Ibu Pertanyaan selanjutnya dari
ibui yang pertama Apakah pengelolaan
sampah masuk di bagian trip krisis
Global lalu yang kedua Bagaimana
peranank sampah dalam perubahan iklim
boleh dibagikan tips baik untuk tetap
mengol sampah bagi kawasan kecil
perlumahan sehingga berperan
dalam Oke ini harusnya eh Project B
Indonesia menjawab Ya begitu tapi kalau
dari perspektif saya eh yang pertama Ibu
Utami Apakah pengelolaan sampah masuk di
bagian triple planetary Crisis Global
Iya masuk di sana juga karena sampah
nantinya sampah ini punya dua aspek yang
pertama aspek
menyebabkan perubahan iklim lewat gas
metan yang dikeluarkan begitu dan ini
ketika apa ya tidak dikelola dengan baik
tidak diolah dengan baik ini akan
berkontribusi pada meningkatnya emisi
gas rumah kaca itu juga berkontribusi
pada perubahan iklim dan di sisi lain
sampah juga punya aspek memperparah
dampak perubahan iklim misalnya E dampak
perubahan iklim adalah peningkatan curah
hujan di daerah banteran sungai Jakarta
tetapi banyak sampah kemudian di wilayah
Sungai e apa menggenang kemudian
menutupi saluran-saluran Air ini akan
memperparah banjir di wilayah tersebut
di sisi lain lagi begitu sampah ini juga
e punya kontribusi pada meningkatnya
polusi tadi disampaikan bahwa salah satu
bagian dari trip planet Crisis adalah e
polusi sampah meningkatkan polusi air
kemudian polusi tanah bahkan di beberapa
e wilayah ini juga meningkatkan i udara
dari sampah yang dihasilkan tadi begitu
begitu kira-kira singkatnya Kemudian
yang kedua karena ada beap pertanyaan
saya jawab singkat-singkat yang kedua
Bagaimana peran bank sampah dalam
perubahan iklim bank sampah Jangan
dijadikan tempat sampah saja begitu Jadi
sampah-sampah yang kita hasilkan jangan
langsung dibuang ke bank sampah Ya
pastinya Bank Sampah juga tidak akan
menerima Tetapi bagaimana kita di rumah
itu juga punya literasi yang baik
tentang persampahan begitu Apakah
kemudian inovasi reayasa lingkungan ini
terbatas pada teknologi saja tidak
perilaku-perilaku kita sistem Framework
atau juga alur ini juga bagian dari
Rekayasa lingkungan misalnya di rumah
kita kita sudah diberikan literasi yang
baik Bapak Ibu sudah sudah punya standar
bahwa di rumah itu sampah yang keluar
setiap harinya hanya boleh Berapa kilo
begitu Kemudian yang kedua sampah apa
saja yang harus diolah dimasukkan dalam
biopori atau dijaur ulang lagi
Kemudian Bapak Ibu juga seberapa banyak
ee boleh membuang sampah di proporsi
sampah yang sudah dihasilkan di rumah
masing-masing itu kemudian yang
selanjutnya Bapak Ibu mungkin juga perlu
disampaikan kalau sudah terbiasa dengan
mengolas sampah dengan baik tentu bapak
ibu akan juga ee berperan atau akan ee
bisa mengurangi sampah dari konsumsi
kita sehingga yang biasanya dalam Sat
hari itu di rumah ada 3 kg sampah bisa
enggak ya dalam sehari itu hanya
misalnya 500 gram saja begitu karena apa
Karena konsumsi harian kita sudah
memperhatikan itu semua Bapak Ibu kalau
masak itu sudah sampahnya sudah enggak
banyak lagi bahkan e sampah-sampah
plastik dari hasil aktivitas masak
misalnya itu sudah sangat sedikit karena
kita sudah tahu ee menu mingguan kita
itu apa saja Kemudian makanan di di atas
meja makan kita juga dari mana saja
Kemudian Kian juga kalau kita beli-beli
apapun kita mempertimbangkan apakah ada
sampahnya atau enggak begitu sehingga
peran-peran apa ya namanya Mandiri
seperti ini yang harus kita asah kita
tingkatkan dan kita buat lebih masif
lagi demikian semoga menjawab Bu Utami
silakan baik e izin menginformasikan
kepada bapak ibu peserta webinar bagi
Bapak Ibu peserta webinar yang ingin
bertanya secara langsung atau berdiskusi
kepada pemateri kita hari ini yaitu
bapak Ikram bisa untuk Rais ha atau
angkat tangan dan nanti akan kami
berikan kesempatan untuk bertanya
langsung Kepada
beliau Pertanyaan selanjutnya
dari bapak Muhammad nudin penyikapan
terhadap perubahan iklim tidak terlepas
dari bagaimana tindakan penentu
kebijakan sudah sejauh mana kalangan
akademisi mempengaruhi dan atau
berkontribusi terhadap menantu keijakan
demikian Mak Baik terima kasih pak
Muhammad Nurudin eh dalam berbagai
kebijakan yang ada dalam penentuan
kebijakan yang ada tentu ini di level
nasional agar kemudian
eh nantinya berbentuk dalam dalam
komitmen kemudian diterjemahkan di
level-level
daerah apa namanya peran peran akademisi
ini sangat tinggi bahkan dilibatkan
dalam berbagai penentuan kebijakan
tetapi kemudian Ada banyak hal atau
stres yang hari ini masih terjadi begitu
bahkan ee di level-level daerah
barangkali kalau boleh saya sampaikan
ini masih masih banyak hal ee ada
konflik kepentingan dalam penentuan
kebijakan tersebut sehingga kalangan
akademisi dengan memberikan hasilnya
tidak banyak ee di dipertimbangkan
begitu dalam penentuan hasil akhirnya
ini yang masih terjadi saat ini dan ini
juga nantinya yang perlu kita diskusikan
bersama dan penguatan bersama dalam
bentuk yang lebih inklusif ini Bapak Ibu
sekalian ini yang harus kita soroti
bersama ee karena pada akhirnya
informasi tentang ee dampak seberapa
banyak kita bisa melakukan aksi kemudian
inovasi teknologi praktik baik apa yang
bisa dilakukan ini yang bisa mengukur
adalah kelompok akademisi karena mereka
berbasis data berbasis keilmuan begitu
tetapi pada akhirnya dalam proses
implementasinya dalam proses diskusi
dengan para pihak terutama pembuatan
kebijakan di level pemerintah ini belum
banyak memaksimalkan proses itu semua
begitu mungkin Bapak Ibu bisa melihat
kesenjangan-kesenjangan yang terjadi
apakah ini sejauh apakah sejauh ini ini
bentuk kemunduran tidak kita sedang
berproses di Indonesia sendiri karena
memang kita negara berkembang juga jadi
ee Bapak Ibu kalau boleh saya sampaikan
bahwa isu perubahan iklim ini ditanggap
atau dikembangkan oleh oleh pemerintah
Indonesia lewat Direktorat Jenderal
pengendalian perubahan iklim masih di
tahun-tahun 2000-an sehingga kalau boleh
dikatakan kita masih cukup baru dalam
menyikapi ini semua kebencanaan kita
masih data-data kita masih sangat baru
di tahun 2008 itu sudah baru mulai ada
BNPB sehingga datanya bisa dikelola
dengan baik sebelum itu apakah data ada
tetapi tidak maksimal dan tentu dengan
perkembangan sampai hari ini ini kita
bisa k katakan positif Walaupun mungkin
per masih Cup lambat begitu baik Semoga
menjawab tadi mengangkat
tanganak Wah
bisa mengkan
mikrofonnya
kepada ter kasih Mbak atas waktunya
Selamat pagi eh pak ikr perkenalkan saya
Ayu dari Klaten saya Kebetulan juga
penggiat tentang sampah ya dan kebetulan
eh saya juga kerja juga di salah satu
instansi pendidikan di kota Yogyakarta
Saya punya beberapa binaan yang menjadi
pertanyaan saya yang mungkin
eh apa ya namanya pertanyaan tapi juga
refleksi ya Pak Ik ya Eh saya punya
benaan di daerah komrog slan dan kota di
jakakarta dan itu kita menyasar ke
ibu-ibu Kenapa ibu-ibu karena salah satu
ee apa salah satu orang yang atau salah
satu ee yang bisa terkena dari atau
dampak dari perubahan iklim tapi
pertanyaan saya saya sekaligus juga
refleksi saya kenapa ketika kita di
sliman Kom Progo program pemberdayaan
masyarakat terutama
ibu-ibu itu berhasil ya Ee dengan
Katakanlah mereka bisa meningkatkan
Omset dan sebagainya untuk dari
pengelolaan sampahnya n tetapi ketika di
kota Yogyakarta Kenapa macet gitu loh ee
Saya tidak tahu apakah harus ada
pendekatan khusus ataukah harus
merangkul dari pemerintahan sendiri
ataukah kita harus punya trik nih pak
Ikrom untuk di kota Yogyakarta karena
ketika masuk ke kota Jogyakarta
eh Katakanlah saya eh akan menghadapi
konflik sosial misalnya eh mereka
mengatakan bahwa Mbak aku lebih baik
ngomong anakku lah ngomong cucuku lah
Yang notab ini kok cucu itu kan sudah
mempunyai orang lain tetapi kenapa
mereka masih ke situ sementara ketika
mereka dikelompok perannya mereka
harusnya dibutuhkan misalnya untuk
mengelola sampah mereka tidak mau gitu
kan tetapi ketika mereka sudah
mendapatkan hasil dari sampahnya
tersebut mereka eh langsung aware gitu
Pak Jadi saya memohon pencerahannya Eh
bagaimana caranya untuk eh mengaktifkan
kembali atau bagaimana caranya untuk
memberdayakan perempuan tersebut
Sedangkan di ee du daerah kemarin yang
di Kom Progo sama di Sleman itu mereka
walaupun ee mereka punya kesibukan
domestik mereka masih mampu untuk eh
aware dengan program pengelolaan sampah
untuk memberdayakan mereka sehingga
mereka tidak hanya ee bisa menciptakan
ketahanan pangan skala rumah tangga
Kemudian kami menciptakan pertanian
terpadu di situ tetapi mereka juga punya
aksesabilitas untuk yang lain-lain
Terima kasih Pak kasih Mbak Iya terima
kasih banyak Bu Wahyu untuk pertanyaan
dan juga ee praktik baik yang sudah
dilakukan bahkan inisiatif yang mungkin
sangat positif ya begitu
eh barangkali kita juga perlu perlu
sadar bahwa ada perbedaan prinsip
komunal di desa dan di kota begitu Jadi
kalau kota Jogja barangkali ini cukup
berbeda dengan dua wilayah di Sleman dan
mungkin kan Progo juga berbeda lagi e
dalam aspek keterlibatannya sejauh mana
gitu
e yang perlu di Ik adalah pendekatannya
Saya kurang tahu juga Apakah pendekatan
Seperti apa mungkin Bu wahu yang jauh
lebih paham kalau di Sleman dan e kulan
Progo mungkin dengan e tidak dengan
tanpa diberikan dampak-dampak yang lebih
masif atau seperti apa ini mungkin
mereka sudah guyub karena mungkin mereka
sudah aktivitas Dasa Wisman juga Jalan
kemudian mereka juga punya banyak
aktivitas yang berbarengan dengan
teman-teman di sekitarnya sehingga apa
namanya menginas an satu kali saja
mereka sudah pasti akan akan apa ya
namanya akan ee lanjut terus begitu
termasuk misalnya ee di Kulon perogo
atau bahkan di Sleman itu mereka bisa
menyesuaikan Kapan waktu mereka akan
mengerjakan domestik dan kapan waktu
ngumpulnya begitu mereka akan sangat
sefleksibel itu karena bisa diatur
waktunya sedangkan mungkin di kota Jogja
Ee Kita lihat banyak sekali mungkin juga
banyak ibu-ibu ee yang bekerja begitu
bekerja pagi sampai sore kalaupun tidak
bekerja mereka dipasrahi ee cucu begitu
disampaikan Bu Wahyu jadi ini Mungkin
sudah cukup menguras energi mereka
ketimbang Mereka kemudian harus ikut
aktivitas e paguyuban tertentu Kemudian
untuk mengolas sampah dan banyak hal
lainnya apa namanya ya pemberian
informasi lewat atau apa begitu juga
bagus kalau di kota kita sampaikan lewat
video-video singkat begitu kita buatkan
grup WA dulu juga boleh
ee kemudian kita sampaikan bahwa praktik
baik ini juga
sudah berhasil dilaksanakan di Sleman di
kulam rogo dengan mungkin kalau mereka
diberikan hasilnya seperti ini kemudian
keuntungannya seperti ini ini akan jauh
lebih efektif begitu dan tentunya juga
keterlibatan itu tidak harus ee
dilakukan oleh semua orang tetapi
barangkali perwakilan perempuan di kota
itu juga bagus
biasanya di kota itu cukup banyak
organisasi
eh perempuan di bidang keagamaan yang
masif begitu jadi peran-peran seperti
Ibu Nyai itu juga bisa didekati e bu
Wahyu karena Ibu Nyai itu punya jemah di
pesantren-pesantren di kota yyakarta
Kemudian yang kedua misalnya peranperan
ibu itu kalau Nu ada muslimat misalnya
kalau di Muhammadiyah itu ada ee Ibu
Aisyiah begitu Ee jadi ibu-ibu Aisyiah
itu ada kepalanya nanti kita bisa
pendekatan langsung ke kepalanya Bu kita
punya seperti ini apakah kemudian bisa
diintegrasikan kalau boleh
diintegrasikan seperti apa konsepnya
karena di Islam atau bahkan di Iya di
islam itu ada fikih lingkungan ee bahkan
itu juga sangat masif Bagaimana peran
perempuan di dalam di di sana bagaimana
lingkungan dijaga dan lain sebagainya
dan sebagainya begitu Ini Membutuhkan ee
peran ee pemangku-pemangku agama ketika
kemudian pemerintah tidak bisa semasif
itu peran pemangku agama terutama peran
pemangku agama perempuan atau ulama
perempuan ini mereka punya pengaruh yang
besar saya punya cerita dibantu sih tapi
ini dan di kota Yogyakarta juga ada ee
ibu teman saya begitu seorang ulama
perempuan dan beliau dikenal satu Bantul
begitu bagaimana kemudian kita kenal
ibunya dulu pendekatan ke ibunya
kemudian ibu kita punya inisiatif
seperti ini bagaimana ya kalau kemudian
di setiap pengajian yang Ibu adakan kita
nyelip nih Bu begitu nyelip untuk ikutan
dan kita buat apa lokus-lokus yang
nantinya akan jadi percontohan Wilayah
lain begitu barangkali seperti itu Bu Wu
semoga menjawab itu yang saya bayangkan
tetapi pasti banyak cara lain yang
mungkin lebih efektif dan sesuai dengan
kekhasan atau kebutuhan di kota
Yogyakarta sendiri matur
nuwun baik eh terima kasih atas paparan
jawabannya Bapak Ikram selanjutnya kita
kembali lagi di pertanyaan yang diide ya
Bapak
ya pertanyaan dari ibu HTI
pangan sangat penting untuk kehidupan
petani sekarang ini cendirung kesulitan
untuk meningkatkan produktivitasnya
karena dampak dari pi yang menyebabkan
ekosistem tidak seimbang Hal ini
ditandai adanya rusaknya siklus alam
dalam area pertaniannya yang ingin saya
tanyakan yang pertama kira-kira Upaya
apa yang mudah diaplikasikan dan biaya
yangah untuk
meminimalisirampak kemudian kedua Adakah
program dari untuk kung pemberdayaan
masyarakat jika ada bagaimana caranya
Terima kasih banyak Bu D Huti Yang
Pertama
eh benar Ada banyak hal atau
eh
penguatan adaptasi perubahan iklim
karena ini dampak pada sektor pertanian
ya ini dinamakan sebagai pertanian
cerdas iklim begitu Ibu nanti mungkin
boleh diarching juga pertanyaanas iklim
itu seperti apa di dalamnya ada
pemilihan benih yang banjir itu juga
murah tidak tidak harus mahal Kemudian
kapan menanam kemudian bentuk tanamannya
Seperti apa saja Apakah
ada penyiangan penggunaan pupuknya apa
dan banyak hal lain yang ternyata itu
bisa ee meningkatkan produktivitas
pertanian terutama di beberapa wilayah
pertanian begitu Itu itu ee singkatnya
untuk ee Bagaimana kemudian dampak
perubahan iklim bisa disasar jadi ada
istilah pertanian cerdas iklim ini sudah
banyak diaplikasikan di Indonesia sudah
juga diimplementasikan di di
kelompok-kelompok Tani begitu dan
beberapa wilayah biasanya sudah punya
praktik baik dari pertanian cerdas iklim
ini sendiri Bapak Ibu Ya begitu Bapak
Ibu sekalian ee sebagai contoh ada
beberapa petani itu masuk dalam
kebijakannya pemerintah dinas pertanian
saya barusan pulang dari di Timur Tengah
Utara dan mendengarkan paparan dari
dinas pertanian bahwa mereka
menyampaikan di
em di Timur Tengah Utara di Kabupaten
sana untuk merespon perubahan iklim itu
mereka menggunakan inovasi
ekoenzim begitu Jadi apakah detail
ekoenzim itu mahal tidak dan ekoenzim
itu bisa diterapkan dalam berbagai
kesempatan kemudian pengomposan juga
bisa dilakukan ini juga murah dan banyak
aspek lainnya yang ternyata ini bisa
meminimalisir dampak perubahan iklim
terutama juga dalam upaya untuk
meningkatkan produktivitas begitu
Kemudian yang kedua Apakah ada program
dari teknik lingkungan UII untuk
mendukung pemberdayaan masyarakat ada
jadi teknik lingungan UII itu Bu kita
karena kita juga bagian dari UE kita
menerapkan catur Darma begitu ya Ada
pendidikan pengajaran kemudian
penelitian pengabdian masyarakat dan
dakwah islamiah di bagian pengabdian
masyarakat itu kita fokus pada
pemberdayaan masyarakat banyak hal yang
kita lakukan Ibu tetapi memang fokus
utamanya adalah pada bidang keteknikan
lingkungan kalau dalam bidang pertanian
kita mungkin fokus di bioremediasi tanah
Jadi bagaimana mengupayakan tanah dalam
kondisi perubahan iklim itu bisa diatur
sedemikian rupa sehingga tetap dapat
meningkatkan produktivitas pertanian
dalam berbagai kondisi begitu barangkali
ini juga penting nanti Bu kita bisa
berdiskusi bersama atau bahkan mungkin
ee wilayah Ibu bisa jadi satu wilayah
desa eh pengabdian masyarakat atau
pemberdayaan masyarakat dari teknik
lingungan ui jadi kita cukup tersebar
merata Ibu dari kota Jogjakarta kemudian
kulan Progo bahkan Kita juga melakukan
kegiatan pdayaan masyarakat di Kabupaten
Demak begitu Jadi ini cukup luas yang
kita lakukan di tnik lingkungan
harapannya nanti kita bisa berdiskusi
lebih lanjuta kasih banyak
Ibu pertanyaan seljutnya dari
B dampak pemanasan global terhadap
kesehatan mulai terlihat sear tahun 99
saat saya menyelesaikan ST terkait
temuan lpa
nyamukig di yang kont yang kontak dengan
tanah tapi sayang teman tersebut tidak
diakui dosanembimbing saya karena
yangersebut biasanya tidak akan bersikus
di air yang kontak dengan Apakah ini
yang termasuk salah satu dampak terhadap
kesehatan dari pemasan global benar
benar jadi ee Apun yang terjadi mungkin
SEC spesifiknya kita tidak tahu pak Ando
ya Apakah kemudian ini murni karena ada
nyamuk di sana atau memang nyamuknya
makin banyak karena adanya dampak
perubahan iklim tadi kalau dampak
perubahan iklim kita indikasinya pada
beberapa aspek seperti peningkatan suhu
perubahan pola curah hujan yang
sedemikian masif kelembaban ee dan
beberapa aspek yang lain dan itu semua
punya kontribusi terhadap
e habitat yang menyenangkan bagi nyamuk
es gepti begitu Dan ini juga sudah
dimasukkan dalam berbagai komitmen
berbagai riset di tahun 2021 Bapak saya
melakukan riset tentang dampak perubahan
iklim pada bidang kesehatan pada sektor
kesehatan bersama dengan balid bangkes
begitu ya dengan balid bankes
Kementerian Kesehatan dan kami membuat
eh kesimpulan bahwa ternyata ada eh apa
ya namanya habitat yang nyaman bagi
nyamuk untuk ee
untuk mereka berkembang lebih banyak
lagi pada kondisi-kondisi di mana
perubahan iklim terjadi sepertinya
seperti perubahan pola curah hujan yang
semakin tinggi peningkatan suhu dan
kelembaban begitu begitu kira-kira Pak
Andik Semoga bisa menjawab nanti kalau
boleh saya juga akan share dokumen yang
kami buat terkait dengan dampak
perubahan iklim pada sektor kesehatan
Begitu
Makasih jawabannya Bapak ikr Pertanyaan
selanjutnya dari ibu dari Sinin yang
pertama Apakah bisa digambarkan k cara
hujan 100 tahunan sehingga dapat
tergambar hubungannya perubahan po hujan
itu karena po peningkatan perubahan
temperatur suhu bumi dan perubahan inin
yang kedua Apakah ada rumusan untuk
menghitung kalau emisi
xgco2 dapat dieliminasi dengan jumlah
tanaman atau
luasanutan Iya terima kasih banyak yang
pertama Bu mudisin ini sangat spesifisj
sini peneliti jangan-jangan ini saya
kalau menjawab nanti
ee apa kalau salah mohon diingatkan Bu
di sini ya begitu yang pertama
ee pola curah hujan 100 tahunan ee saya
lihat Saya sering banget cari pola curah
hujan begitu ya curah hujan historis
namanya dan sampai ke apa namanya ya
pola curah hujan di masa depan atau ee
prediksi begitu untuk data-data satelit
kita bisa historis dari tahun 19 sekian
begitu sampai hari ini bahkan Kita juga
bisa memetakan pola cura hujan di masa
depan untuk melihat perubahan iklim itu
terjadi atau tidak ee Bu mudarisin ini
kita cukup melihat di angka 30 tahun
saja itu sudah bisa kelihatan kalau apa
namanya ee ada perbedaan apa ya namanya
tren peningkatan curah hujan sampai
perubahannya itu semakin besar gaps-nya
atau semakin besar ee perbedaannya dari
yang curah hujan maksimum sampai ke
minimum itu semakin besar perbedaannya
ini ee bisa kita katakan sebagai
perubahan iklim ada wilayah-wilayah yang
mungkin curah hujannya semakin meningkat
misalnya ee di daerah-daerah ee mungkin
Jakarta begitu Itu ada peningkatan tren
Jadi kalau ada tren meningkat begitu Itu
termasuk indikasi perubahan iklim bukan
dalam setahun 2 tahun ya Ibu begitu tapi
dalam 30 tahun minimum kita lihat karena
data sebelumnya historis itu juga punya
batasan data masa depan untuk ee data
prediksi atau skenario itu juga punya
batasan juga karena mungkin datanya
didapat dari e satelit begitu termasuk
juga
ee ada perubahan curah hujan yang
negatif misalnya menjadi lebih rendah
misalnya daerah Kupang atau mungkin di
beberapa wilayah timur itu curah
hujannya semakin rendah itu bisa kita
lihat trennya semakin ke bawah dengan
adanya tren itu sudah mengindikasikan
adanya perubahan pola curah hujan Kadang
orang bilang eh perubahan iklim itu
membuat curah hujan semakin tinggi tidak
tapi curah hujannya berubah semakin
drastis begitu Jadi ada yang defisit air
nantinya ada juga yang eh surplus air
defisit air tidak bisa bertahan karena
tidak ada lagi penyimpan air yang ada di
sana sehingga mengakibatkan kekeringan
berkepanjangan kekeringan ekstrem tetapi
wilayah yang memiliki surkus air itu
juga tidak bisa lagi menyimpan air
karena hutan-hutannya di tebang misalnya
atau wilayah penyimpan airnya tidak ada
sehingga mudah menguap lagi dan EE ini
akan jadi limpasan di ee atas tanah yang
berakibat sebagai banjir begitu kemudian
pertanyaan
kedua hujan karena Iya jadi tadi ibu
karena perubahan iklim itu karena adanya
emisi gas rumah kaca sehingga membuat
bumi kita semakin panas dan meningkatnya
suhu bumi itu berketerusan dari waktu ke
waktu Mungkin Nanti bisa kita lihat tadi
juga saya sampaikan tren suhu dari waktu
ke waktu meningkat terus sehingga ini
membuat ketidakstabilan air atau siklus
air di bumi kita Kemudian yang kedua
pertanyaannya ada rumusan UNT menghitung
emisi ee gas
CO2 dari hutan tanaman jadi ada yang
namanya ee biomassa begitu Ibu kalau di
tanaman itu Dar daunnya batangnya semua
komponen tanam itu bisa kita hitung
begitu termasuk luasan hutan juga bisa
kita hitung jadi hutan itu jenis apa
luasannya Seperti apa jarak antar pohon
bagaimana kerapatannya Seperti apa itu
bisa kita hitung dan dirumuskan menjadi
Sebanyak apa emisi CO2 bisa ditangkap
bisa diserap dan bisa disimpan dalam
karbon organik di dalam ee pohon itu
sendiri begitu kira-kira Semoga dan dan
ini ee apa namanya ketika bagaimana
karbon disimpan karbon disimpan dalam
proses fotosintesis yang dilakukan oleh
pepohonan itu sendiri Bapak Ibu begitu
begitu kira-kira Semoga menjawab
singkat bagaimana menyikapi perubahan
iklim dimulai dari lingkup bawah yaitu
rumang mitigasi dan adaptasi yang
inklusif jadi mitigasi perubahan iklim
yang bisa kita lakukan misalnya yang
sehari-hari Ibu begitu Bapak Ibu ee e
bepergian naik motor atau naik mobil
bisa enggak ya kita kurangi atau
setidaknya bisa enggak ya kita perbanyak
jalan kaki begitu itu hal kecil kemudian
penggunaan botol sekali pakai bisa
enggak ya kita kemudian pakai tumbler
saja atau kemudian ee konsumsi di atas
meja makan kita bisa enggak ya kita
ngurangi daging karena daging itu
emisinya tinggi mulai dari pengolahannya
kemudian membesarkan misalnya sapi
membesarkan sapinya peternakannya sampai
kemudian diolah Bapak Ibu kalau masak
rendang ini ya pasti berjam-jam begitu
bisa enggak ya kemudian kita Banyakin
sayur sayurnya dari mana sayurnya jangan
beli dari jauh-jauh tapi cukup nanam di
sekitar rumah lewat tanaman obat
keluarga begitu bisa enggak ya bisa
begitu Jadi meja makan kita emisinya
rendah aktivitas kita emisinya rendah
kalau enggak penting-penting banget
enggak usah Nyalain AC kalau enggak
penting-penting banget enggak usah
nyalain TV dan banyak hal lainnya itu
mitigasi yang adaptasi Bapak Ibu bisa
Yang wilayah-wilayah rawan banjir mulai
sediakan tasiaga bencana begitu dan
banyak hal lainnya misalnya juga nanam
pohon nanam mangrve kalau di daerah
pesisir ee kemudian Kalau di sekolah
atau kalau di rumah bisa enggak yang
mengajarkan anak untuk mereka juga tahu
cara ee P3K begitu ketika ada hal-hal
yang tidak diinginkan terjadi dan banyak
hal lainnya Bapak Ibu yang bisa
dilakukan demikian
snya dari
bapak bagaimana Seca praktis dan efisien
mengenai sosialisasi dan memprakikkan
rekayasa itu bermanfaat bagi masyarakat
apa
saja disesuaikan dengan kebutuhan
pastinya jadi tadi saya sampaikan juga
ada local bas Walaupun mungkin Inovasi
Atau mungkin rekayasa ini cukup tinggi
dan cukup masif tetapi disesuaikan
denganal bas kekasan lokalnya Seperti
apa Sehingga nantinya rekayasa
lingkungan yang kita sampaikan kepada
masyarakat itu akan didengar mereka
bahkan merasa ini adalah bagian dari
mereka juga bukan sesuatu yang eksklusif
bukan sesuatu yang nakik-dakik tadi atau
sesuatu yang jauh dari pikiran mereka
enggak tapi mereka ada di sana bahkan
mungkin kita datang ke masyarakat juga
ide setengah jadi enggak apa-apa untuk
menjadikannya ini akan diberikan masukan
atau diberikan apa ya namanya
diberikan tambahan wawasan oleh
masyarakat karena mas itu punya yang
namanya local knowledge atau pengetahuan
lokal jadi mereka tahu pak kalau bangun
ini kayunya pakai ini saja begitu Oh itu
enggak usah pakai kayu itu enaknya pakai
bambu karena kita punya bambu banyak
begitu masukan-masukan seperti itu yang
kemudian bisa
meningkatkan partisipasi masyarakat dan
meningkatkan ownership dari masyarakat
atau kepemilikan itu sendiri demikian
Pak Kamil semoga menjawab ini masih
banyak lagi ke bawah mbak
pertanyaan dari
ibui Bagaimana cara mempengaruhi
masyarakat dalam pengalaman sampah yang
baik karena masih banyak masyarakat yang
berpikir sampah dibakar saja sudah
menyaikan masalah kemudian terkait
penyuruhan literasi kepada masyarakat
kita bisa meminta dari dari narasumber
dari stansi apa
saja iya terima kasih banyak n ee yang
pertama ee Ibu Tiwi semoga DII Jogja ya
Ibu benar dengan mereka enggak bakar
sampah itu juga sudah menyelesaikan
masalah begitu bahkan dengan mereka
bantuin Milah sampah di rumah itu juga
baik banget sudah bagus sudah sangat Oke
begitu ini untuk literasinya jadi kita
mungkin dari satu-satu ya kalau diminta
semuanya oke semua nol sampah enggak
bisa bahkan Indonesia ngomongin soal net
Zero emission atau emisi nol bersih
enggak bisa kita sedikit demi sedikit
emisi kita pasti ada hari-hari Bapak Ibu
mungkin yang hari-hari bekerja sebagai
ee guru atau apa yang ke sekolahnya
harus naik motor karena jauh sekali atau
naik mobil karena jauh
sekali ya sudah tidak apa-apa tapi
emisinya dikurangi dari aspek yang lain
misalnya Bapak Ibu sudah tidak lagi ee
membeli apa namanya air minum dalam
kemasan atau apa begitu digantikan
dengan Tum misalnya seperti itu
ee benar sekali ya tadi jadi kita bisa
menyelesaikan permasalahan dari hal
kecil dulu kemudian kalau penyuluhan
literasi pada masyarakat dari dlh juga
bisa kemudian kita teknik lingkungan
juga punya beberapa Aktivitas apa
pengabdian masyarakat nanti bisa
terhubung dengan kita juga ibu lewat ee
butik Garu ulang ya Project B Indonesia
lewat pelatihan seperti ini nanti kita
bisa terhubung dengan ee komunitas yang
ibu ee Bina terutama juga kepada wilayah
yang ada ibu di sana begitu kira-kira
Ibu t buat Bapak Ibu juga sekalian kalau
ada penawaran aktivitas praktik baik
yang bisa kita lakukan nanti silakan
terhubung dengan kami jadi kami juga
punya aktivitas pengabdian masyarakat
yang mungkin bisa dikontribusikan dan
bisa kita lakukan di wilayah bapak ibu
masing-masing demikianik
tadi pertanyaan dari Bapak Ibu sekalian
sekaligus menjadi pertanyaan penukup di
sesi tanya jawab kita pada webinar kali
ini saya ucapkan terima kasih banyak
untuk Bapak ikr Mustofa SSI m.si yang
sudah membantu menjawab pertanyaan dari
bapak ibu peserta webinar
ini Kian bagi Bapak Ibu yang mungkin
masih memiliki berbagai macam pertanyaan
mengenai rekayasa lingkungan yang
inklusif menuju mdc dan sdcis 2030 bisa
disimpan terlebih dahulu dan semoga
pertanyaan bapak ibu dapat terjawab di
webinar atau training online yang akan
datang baik
eh izin menginformasikan terlebih dahulu
kepada bapak ibu peserta webinar eh kami
dari Project B Indonesia butik Dar ulang
atau ulang membuka Open preorder atau
pemesanan buku optimalisasi pengolan
sampah berbasis TPS 3R
periode Februari sampai dengan Maret
2026 Jadi jika bapak ibu ingin membeli
atau ingin mengikuti preorder buku ini
silakan e menghubungi kami atau pada
link pemesinan
tersebut baik sebelum sebelum kita tutup
ee acara pada siang hari ini eh kami
juga sudah mengantongi nama-nama
pemenang yang akan kami
umumkan yang akan yang pemenang doropes
pada webinar kali ini yaitu pemenang
doropes
yang pertamaitu Ibu dari Bantul kemudian
IB kemudian ibu Wah Dari katenagi
Pemenang
silanubungi baw untuk melakukan
konfirmasi selanjutnya saya juga izin
menginformasikan terbihulu kepada bapak
ibu peserta bahwa kami dari ulang
proonesia yangama dengan jurusan tnik
lungan juga mengadakan webin bertopikusi
berbasisa untuk mengungkap kualitas
udara yang tak kasata yang akan diisi
oleh ibu anatun SSI MSI dosen teknik
lingkungan Indonesia yang akan
dilaksanakan pada Sabtu 15 Maret 2025
pukul
hingga 11 Waktu Indonesia Barat baik
eh kita sudah ada di akhir acara ya
Selain itu kami juga ingin mengingatkan
Bapak Ibu sekalian untuk mengisi kuioner
yang linknya sudah diare di kolom chat
sup kami selanjutnya bisa lebih baik
lagi dan Sekali lagi saya izin
mengingatkan Bapak Ibu yang menginginkan
materi sekaligus sertifikat dan kemarin
belum dapatisi Link yang juga sudah
dikirimkan kami
di kata saya selaku MC
modator webinar kali ini memohon maaf
sebesarbesarnya apabil terdapat
kesalahan kata atupun perbuatan
sayaamik
warahmatahabuh am warahmatullahi
wabarakatuh Terima
kasih Terima kasih Bapak Ibu sekalian
terima kasihak Bapak Ibu sampai
ketemuima kasih Bapak Ibu host dan
narasumber Iya sama-sama
Pak kasih Waalaikumsalam Warahmatullahi
Wabarakatuh sukses
selalu foreign