Transcript
hfiuUtAK5s4 • REKAYASA LINGKUNGAN YANG INKLUSIF : MENUJU NDC & SDGS 2030
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0111_hfiuUtAK5s4.txt
Kind: captions Language: id juga tidak lupa kepada bapak ibu peserta webinar pada hari ini yang berbahagia sebelum masuk ke materi kita hari ini saya mohon izin mengingatkan Bapak Ibu untuk dapat mengisi daftar hadir atau presensi di Link yang telah kami kirimkan di kolom chat kemudian Dengan hormat saya meminta kesediaan Bapak Ibu untuk menonaktifkan mikrofon selama kegiatan berlangsung supaya kita dapat menikmati materi yang disampaikan dengan baik Bapak Ibu sekalian kami dari panitia juga melakukan live streaming melalui YouTube channel kami di Pro indonia jadi semisal selama acara webinar berlangsung ada Bapak Ibu yang terkendala dalam Zoom tidak perlu khawatir karena Bapak Ibu juga tetap bisa mengikuti webinar ini melalui YouTube channel kami di Project Indonesia selanjutnya seperti biasa Bapak Ibu sekalian hari ini kami juga menyiapkan berbagai macam dprice spesial untuk bapak ibu yang beruntung dpres ini diberikan berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan dua Story Instagram terunik selama webinar berlangsung untuk pemenang tiga pertanyaan terbaik akan kami umumkan di akhir acara nanti Sedangkan untuk pemenang du stor Instagram terunik akan kami Hubungi langsung melalui DM Instagram Jadi bagi Bapak Ibu yang ingin bertanya selama webinar ini berlangsung dapat memberikan pertanyaan terbaiknya melalui kolom chat dengan format nama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan dan nanti akan kami pilih tiga pertanyaan terbaik untuk memenangkan darpai spesial dari kami lalu untuk Story Instagram bapak ibu dapat membuat Story Instagram semenarik mungkin dan jangan lupa t Instagram kami di @projectp Indonesia baik eh sebelum kita masuk sebelum kita masuk ke acara ini kita akan ada akan ada sambutan dari bapak Dr IR hijrah Putra SMS selaku founder dari butik Dar ulang Project B Indonesia sekaligus sekretaris jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia waktu dan tempat kami persilakan Terima kasih Mbak Sabrina mudah-mudahan suara saya sudah terdengar dengan jelas ya Eh asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh bismillah walhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah tentunya Selamat pagi salam sejahtera untuk kita semuanya Bapak Ibu para peserta yang saya hormati Eh Alhamdulillah pada kesempatan hari ini Tentunya puji syukur Ee kita dalam kondisi yang mudah-mudahan sehat semuanya kita bertemu kembali dalam kegiatan rutin yang dilakukan oleh butik daur ulang Project B Indonesia yang selalu di-support oleh jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia G ya dalam komitmennya kita Berbagi bersama bersama para praktisi akademisi ya dalam ee konteks kita belajar bersama walaupun tempat kita di ee tempat ee yang berbeda-beda begitu ya jadi kita menghadirkan suasana selalu belajar begitu dalam meningkatkan kapasitas kita eh mas ikr saya panggilnya Mas Ikrom karena masih sangat muda tapi dalam e pengalaman sangat eh kaya begitu ya yang beliau aktif di berbagai macam yang sangat-sangat berhubungan dengan ee Tema kita pada kesempatan hari ini gitu ya dan beliau alhamdulillah juga bergabung menjadi e salah satu dosen dosen terbaik di jurusan teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia terima kasih atas waktunya di hari ee Sabtu puasa pagi-pagi lagi ya tapi berkenan untuk Berbagi bersama belajar bersama dengan Bapak Ibu para peserta semuanya gitu terkait dengan tema pada kesempatan hari ini sangat menarik Bapak Ibu ini menjadi tema yang baru juga yang diangkat oleh EE butik daur ulang tentunya ya Ee karena di jurusan teknik lingkungan selain punya laboratorium hubungannya dengan limbah padat atau sampah kemudian punya laboratorium yang berhubungan dengan air minum punya juga laboratorium yang berhubungan dengan air limbah tapi ternyata kita juga punya laboratorium yang berhubungan dengan ee perubahan iklim ee pengelolaan udara begitu ya jadi tema ini menjadi tema yang seperti menarik untuk diangkat gitu ya karena apa salah satunya Bapak Ibu ee dunia dan tentunya juga Indonesia sedang menghadapi tantangan besar ya dalam upaya mencapai target-target begitu ya target NDC salah satunya sebagai bagian dari komitmen terhadap ee perubahan iklim yang nantinya eh untuk mewujudkan sdgis di tahun 2030 itu nah dalam konteks tersebut maka rekayasa lingkungan itu pastinya memiliki peran strategis ya dalam menciptakan berbagai macam solusi inovatif dan tentunya inklusif juga supaya bisa menjawab ee berbagai macam permasalahan lingkungan sosial bahkan juga berhubungan dengan ekonomi ee dalam konteks sustainable yang ber kelanjutan nah mudah-mudahan webinar yang kita selenggarakan saat ini dapat Bapak Ibu nikmati sebagai wadah kita belajar bersama ada akademisi praktisi mungkin juga ada Bapak Ibu pemangku kepentingan serta berbagai macam masarakat luas Mahasiswa juga bisa bergabung pada kesempatan hari ini untuk kita berdiskusi ya melalui berbagai macam pendekatan yang berhubungan dengan rekayasa lingkungan tersebut ya Nah mudah-mudahan acara pada kesempatan hari ini bisa berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala apapun kami dari panitia mohon maaf jika dalam penyelenggaraan nanti mungkin ada terdapat hal-hal yang EE masih kurang S du ya Bapak Ibu dapat mengisi memberikan masukan yang EE baik dan membangun di dalam kuesioner yang nanti akan dibagi oleh panitia sekali lagi Mas Ikrom Terima kasih atas waktu dan ilmu yang akan disampaikan bapak ibu juga terima kasih atas semangat yang EE selalu diberikan ini ada peserta sekitar 60 peserta yang mudah-mudahan terus meningkat karena informasi dari ee panitia hingga tadi malam sudah tergabung ada 200-an peserta yang mendaftar panitia ee terima kasih juga atas semangatnya yang luar biasa ee selalu membersamai setiap 2 minggu sekali di di hari Sabtu dan mudah-mudahan kita bisa terus ee istikamah ya menyelenggarakan kegiatan-kegiatan serupa ya Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim kegiatan webinar rekayasa lingkungan yang inklusif menuju NDC dan sdcis 2030 yang dilaksanakan pada Sabtu 8 Maret 2025 pada kesempatan hari ini resmi kita buka mudah-mudahan bermanfaat dan berjalan dengan baik mungkin itu dari saya sebagai pengantar agar kita bisa menikmati materi dari Mas ikr lebih panjang waktunyaahah wasalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Tera kepada bapak Dr yang telah memberikutkusuk acara ini Beri ak ini kita yaitu penyampaian materi namun sebelum itu Mari kita lihat terlebih dahulu CV dari pemeri kita berikut [Musik] demikian sktilas mengenai pemada kita pada P hari ini selanjutnya mungkin untuk efisiensi waktu jika Bapak Ikram sudah siap kita mungkin bisa langsung saja untuk memulai penyampaian materinya untuk waktunya kurang lebih sampai pukul .30 ya Pak Wak dan tempat saya persilakan Oke Baik terima kasih banyak Eh mbak Sabrina untuk waktunya Bapak Ibu sekalian eh terima kasih banyak butik daur ulang atas kesempatannya dan juga Eh ya proek Indonesia ya dan jurusan Teknik Lingkungan sudah memberikan kesempatan saya untuk bisa berbagi dengan Bapak Ibu sekalian ee terutama juga tim dari Project B Indonesia dan eh tentunya panitia ee yang sudah membersamai kegiatan-kegiatan positif seperti ini yang harusnya akan terus berjalan sampai kapan pun nanti begitu Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Bapak Ibu sekalian Selamat pagi ee semoga sehat-sehat ini bulan puasa tapi semoga tidak mengurangi semang sangat berpuasa ini apa namanya kita berkumpul untuk hal-hal baik Semoga ee menjadi bagian dari apa namanya keberkahan puasa kita begitu Bapak Ibu sekalian ee pertama Terima kasih banyak Pak hijrah Eh Pak yebi atas waktu dan kesempatannya ini ee menarik sekali dan berbicara soal Teknologi teknik lingkungan rekayasa lingkungan begitu Ee Kita tentu tidak ingin melepaskan Bapak Ibu begitu ya tidak ingin terlepas dari beberapa kelompok yang mereka juga harus ikut adil tidak hanya sebagai kita anggap sebagai kelompok terdampak tetapi juga bagaimana mereka punya dampak mereka tidak hanya kelompok rentan tetapi juga mereka punya peran begitu sehingga keterlibatan semua ini sangat menarik dan tentunya ini menjadi bagian untuk membuat Indonesia ini lebih baik begitu karena pada akhirnya peran pemerintah tidak cukup bahkan kita tahu hari ini mungkin masih banyak ee kesenjangan di sana sini dengan adanya partisipasi para pihak dengan adanya ternyata kelompok-kelompok rentan ini kalau diberdayakan ini akan jauh punya peran begitu akan jauh bisa memberikan kontribusi yang lebih dibandingkan dianggap sebatas sebagai kelompok yang harus diperhatikan sebagai kelompok yang akan selalu terdampak begitu Jadi ini juga Bapak Ibu sekalian terkait dengan judul hari ini ee saya kaitkan juga dengan bagaimana kita menuju 2030 barangkali juga bapak ibu di sini berasal dari instansi pemerintah kemudian akademisi juga nanti mungkin bisa memberikan feedback bisa kita bisa berdiskusi bersama dan tentunya bisa memberikan praktik terbaik barangkali untuk aktivis-aktivis desa pegiat-pegiat lingkungan pegiat sosial yang ada di desa ini ini menjadi bagian dan penting karena bagaimanapun pegiat lingkungan yang ada di desa punya andil besar dalam menentukan partisipasi masyarakatnya Seperti apa sejauh apa dan bagaimana keterlibatan itu terjadi begitu sehingga kita kaitkan juga bapak ibu dengan target 2030 yaitu eh target sustainable Development Goals atau target pembangunan berkelanjutan dan juga NDC Indonesia NDC ini komitmen Indonesia untuk perubahan iklim yang kemudian dikeluarkan oleh klhk dulu namanya klhk Kementerian lingungan Hidup dan Kehutanan sekarang mungkin berubah menjadi Kementerian lingungan hidup dan ini yang kemudian dikomitmenkan Indonesia untuk level Global yang kita submit atau kita berikan kita kontribusikan ke dalam PBB di level dunia begitu baik Bapak Ibu sekalian saya izin share screen untuk hari ini ee sebentar oke ya ya sudah terlibat sudah terlihat Mak Ya siap Iya baik Bapak Ibu jadi Semoga kita bisa berdiskusi lebih banyak Nanti jadi saya mungkin tidak akan banyak sekali memberikan materi karena tentunya ini ee praktik baik ini Bapak Ibu juga sedikit banyak menerapkan di desanya masing-masing sebagai pegiat desa atau bahkan di instansinya masing-masing juga ee barangkali menerapkan ini sebagai bagian dari Rekayasa lingkungan yang inklusif kadang-kadang kita mungkin berpikir di awal ee apa yang kita lakukan ternyata itu bagian dari mitigasi adaptasi perubahan iklim begitu tetapi ternyata memang ee Ee kita tidak sadar Bapak Ibu sekalian sehingga ee yang kita lakukan ini lebih kepada kalau kita katakan sebagai bisnis as usual atau seperti biasalah begitu yang dilakukan sehari-hari padahal jika dikelola dengan baik dan di tingkatkan partisipasinya baik dari para pihak maupun juga efektivitasnya di dalamnya ini akan menimbulkan atau akan berkontribusi pada target NDC dan juga sdgis 2030 ini akan kita bahas kemudian terkait dengan target-target ini yang pastinya memiliki ee apa ya namanya target-target lebih sekaligus juga kita bisa memberikan kontribusi lebih dari aspek kegiatan kita masing-masing terhadap ee NDC maupun sdgis tahun 2030 Bapak Ibu sekalian mohon izin saya Perkenalkan diri Sedikit lagi saya Ikram Mustofa Saya dosen ee di jurusan teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia dan saya merupakan founder juga dari Yayasan generasi cerdas iklim ini merupakan satu entitas atau satu ee organisasi yang fokus pada upaya peningkatan literasi aksi dan advokasi Iklim dari kelompok-kelompok rentan kalau kita banyak di kelompok anak dan disabilitas dan EE Hari ini saya senang sekali bisa mungkin akan sharing banyak atau berdiskusi banyak dengan Bapak Ibu sekalian terkait dengan aktivitas tersebut em hari-hari ini Bapak Ibu sekalian Barangkali saya juga banyak mengerjakan beberapa aktivitas untuk peningkatan literasi seperti dengan para pihak dan juga dengan beberapa organisasi ngo internasional yang ada di Indonesia eh saya memberikan satu term atau satu eh aktivitas bernama seoci Bapak Ibu yaitu sekolah cerdas iklim yang e kami inisiasi di tahun 2021 dan hari ini Seci sendiri sudah ada di 13 provinsi di Indonesia begitu Dan baru-baru ini juga Saya mengerjakan aktivitas ee kajian terkait dengan dampak perubahan iklim pada kelompok anak dan remaja dengan disabilitas di Indonesia khususnya Mereka yang mengalami kusta atau leprosi di dua wilayah begitu Jadi dua wilayah ini sebagai dua pilot project kita yaitu di ee Kabupaten Timur Tengah Utara Nusa Tenggara Timur Timur dan eh Ternate Maluku Utara ini menyenangkan sekali berbicara perubahan iklim dari berbagai sektor berbagai aspek ee karena kemudian sebelumnya barangkali terkait dengan kebijakan saya membantu banyak klhk bapak ibu sekalian dalam eh menyusun dokumen NDC dan juga beberapa dokumen kebijakan Indonesia yang kemudian disubmit atau diberikan kepada PBB atau UN sebagai kontribusi Indonesia baik dalam ASI maupun adaptasi perubahan iklim barangkali nanti sebagai bahan tambahan saya juga izin memberikan beberapa materi tersebut beberapa dokumen tersebut kepada Bapak Ibu sekalian sebagai salah satu atau salah dua bahan referensi yang mungkin bermanfaat bagi Bapak Ibu dalam memberikan praktik baik yang lebih bermanfaat yang lebih ee berdampak kepada kelompok-kelompok masyarakat terutama kelompok-kelompok yang mungkin ee sangat spesifik seperti kalau di Desa ada kelompok tani kelompok wanita Tani kemudian karang taruna Bapak Ibu sekalian Saya yakin di sini juga pegiat-pegiat Destana Desa tangguh bencana KSB Kampung siaga bencana mungkin ada beberapa dari proklim nanti kita bisa diskusi juga bapak ibu dari program Kampung iklim baik mungkin boleh sambil komen-komen juga eh dari komunitas apa saja nanti kita bisa berdiskusi lebih banyak Bapak Ibu sekalian Bapak Ibu saya izin mengawali informasi ini dengan berbagai permasalahan Global kita berbagai permasalahan dunia kita hari ini yang kemudian kita kemas satu nama bernama triple planetary Crisis ini bahasa Inggris mohon maaf Tapi yang jelas ini kalau di Indonesia Bapak Ibu rekan-rekan sekalian ini krisis iklim krisis lingkungan dunia begitu atau planet dunia yang berhubungan dengan tadi lingkungan jadi ada tiga aspek yang EE yang menjadi bahasan krisis lingkungan ini sendiri yaitu yang pertama perubahan iklim Kemudian yang kedua kehilangan keikeragaman hayati dan yang ketiga polusi dan ketiga aspek ini saling berhubungan satu sama lain dan kemudian ee Ini satu sama lainnya itu bisa menyebabkan bahkan mengakibatkan beberapa permasalahan Kompleks lainnya yang hari ini mungkin tidak kita ee lihat di dunia lain begitu tidak kita lihat di belahan dunia yang lain Bapak Ibu tetapi di lingkungan kita sendiri bahkan lingkup terkecil misalnya Bapak Ibu tinggal di Bogor atau mungkin di Jakarta atau di Sumatera di mana di Palembang atau mungkin yang dari Kalimantan ada di mungkin di daerah-daerah kantianak dan beberapa wilayah lain bahkan semua wilayah memiliki dampak dari kerusakan lingkungan dari dari krisis lingkungan ini dari berbagai aspek berbagai sektor begitu baik Bapak Ibu sekalian saya merujuk pada pernyataan sekretaris jenderal UN atau PBB beliau menyampaikan tentang bagaimana perubahan iklim hari ini sebagai salah satu permasalahan lingkungan dari triple planetary Crisis dan jika kita berbicara perubahan iklim mungkin satu hal yang menyebabkan perubahan iklim adalah pemanasan global karena adanya peningkatan emisi gas rumah kaca Bapak Ibu begitu ternyata pemanasan global hari ini yang kemudian sering kita sampaikan sebagai global warming ini sudah tidak berlaku lagi bapak ibu karena adanya peningkatan suhu atau pemanasan yang sedemikian rupa di berbagai belahan dunia bahkan mungkin di wilayah Bapak Ibu sekalian kalau keluar rumah sekarang mungkin sering sekali enggak nyaman kemudian pengin cepat-cepat masuk kendaraan atau mungkin pengin cepat-cepat masuk rumah karena kondisi di luar sudah tidak senyaman itu kondisi udara kita sudah tidak baik-baik saja ya Sehingga dari periset ataupun dari ilmuwan UN menyampaikan bahwa hari-hari ini kita tidak lagi berada di level global warming tapi kita berada di level Global boiling atau penyidihan Global benar bahwa ini mungkin masih fokus pada eh apa namanya Masih fokus pada pernyataan atau Tine saja Bapak Ibu atau kalau biasanya UN itu sering dengan slogan-slogannya jargon-jargonnya tapi terlepas dari itu semua barangkali kita sudah merasakannya Bapak Ibu sekalian di wilayah kita masing-masing bahwa peningkatan suhu itu sudah sedemikian masih terjadi ini kita lihat kalau pada data Bapak Ibu saya dapatkan dari ipcc ini menyampaikan bahwa di awal-awal 2000 itu peningkatan suhunya sudah sedemikian drastis ini perubahan suhu relatif sudah sedemikian drastis kalau di ipcc atau ee badan iklim dunia begitu Bapak Ibu disampaikan bahwa peningkatan suhu tidak boleh lebih dari 1,5 derajat Celcius begitu sebagai bagian dari komitmen Global untuk semua negara di dunia tetapi kenyataannya karena berbagai aktivitas tadi saya sempat menyampaikan ada emisi gas rumah kaca dan emisi gas rumah kaca itu awalnya Bapak Ibu sekalian Tujuannya adalah untuk membuat bumi kita hangat karena ada selimut bumi karena gas rumah kaca itu kemudian membentuk bergabung menjadi selimut bumi dan selimut bumi ini kalau kita namakan selimut itu adalah untuk membuat sesuatu jadi hangat begitu ada radiasi matahari ada panas matahari masuk ke bumi dipantulkan lagi ke bumi karena ada selimut bumi tadi e pemahaman simpelnya seperti itu tetapi eh kenyataannya adalah selimut bumi ini Bapak Ibu sekalian diproduksi atau ee berasal dari kumpulan gas bernama gas rumah kaca dan ternyata lagi gas rumah kaca ini sebagian besar bisa diproduksi oleh aktivitas kita sehari-hari Bapak Ibu sehari-hari naik kendaraan membebaskan gas gasnya itu gas rumah kaca kemudian kalau misalnya di sekeliling kita ada Pabrik Gas buangnya itu gas rumah kaca sampah yang ada gas metannya itu gas rumah kaca dan banyak hal lainnya yang ternyata sadar atau tidak sadar kita punya kontribusi untuk membuat gas rumah kaca di atmosfer bumi kita semakin banyak atau semakin tinggi ee apa namanya ee kapasitasnya semakin tinggi jumlahnya begitu sehingga selimut bumi yang tadinya awalnya mungkin tidak terlalu tebal begitu tidak terlalu e padat jadi semakin banyak semakin tebal jadi yang awalnya bumi kita mungkin hangat jadi semakin panas tidak Beranti di situ saja Bapak Ibu pemanasan itu sehingga tidak hanya di titik-titik tertentu tetapi hampir di semua belahan bumi sehingga dinamakan sebagai pemanasan global dari waktu ke waktu sampai puluhan tahun ratusan tahun ke depan begitu ini membuat ee perubahan-perubahan yang terjadi di bumi kalau biasanya kalau semakin panas kestabilan bumi itu menurun Sehingga kondisinya semakin tidak stabil dan pada akhirnya ada banyak perubahan yang terjadi Bapak Ibu sekalian seperti kita kita lihat mencairnya es di Kutub Putra Selatan Karena suhu semakin memanas sehingga di dekat-dekat rumah kita mungkin Bapak Ibu tinggal di daerah pesisir peningkatan muka air laut Terjadi yang juga diperparah dengan bencana banjir kekeringan longsor dalam satu waktu karena memang ee ketidakstabilan air di bumi terjadi yang biasanya nih NTT ee hujannya beberapa bulan Tetapi semakin menyempit airnya pindah ke wilayah lain begitu siklus airnya berganti siklus airnya semakin cepat dan ini membuat banyak perubahan terjadi di bumi sehingga kita namakan sebagai perubahan iklim dan perubahan iklim ini global karena di seluruh bumi terjadi dengan berbagai dampak yang ada Bapak Ibu sekalian saya mencontohkan di beberapa negara di Eropa begitu ini peningkatan suhunya warnanya sudah cukup hitam Bapak Ibu merah kehitaman sehingga kalau boleh dikatakan ini peningkatan suhunya sampai di tig Der celus begitu kalau 1,5 itu sebagai batas atas peningkatan suhu yang diminta oleh PBB di beberapa wilayah bahkan di beberapa negara peningkatan suhunya sudah lebih sehingga dinamakan sebagai Global boiling atau pendidihan Global Apakah kemudian ini bisa kita hentikan atau bisa kita tekan bisa tetapi sulit ini tidak hanya peran pemerintah tidak hanya peran satu pihak tapi membutuhkan peran para pihak untuk bisa bergamai dengan ini semua untuk bisa menurunkan tekanan ini semua Bapak Ibu sekalian baik Bapak Ibu tadi disampaikan juga bahwa dampak perubahan iklim itu pada berbagai sektor di sini saya coba mengutip apa yang kami kembangkan waktu itu bapak ibu dari dokumen NDC ini NDC roadmap untuk fokus adaptasi bahwa ada enam bidang utama yang kemudian menjadi bidang terdampak perubahan iklim seperti bidang pangan air kesehatan energi ekosistem dan kebencanaan saya contohkan beberapa mohon izin jadi kalau di bidang pangan Bapak Ibu sekalian mungkin hari-hari ini kita sedang petani ini sedang ee berjuang dengan tingginya angka gagal panen begitu belum panen sudah gagal misalnya belum panen sudah kebanjiran sehingga padinya Fuso begitu atau misalnya petani-petani kita sudah mulai sulit bahkan saat ini sudah tidak lagi bisa menggunakan yang namanya kearifan lokal dalam bercocok tanam seperti ada peranata mangso kalau di Jawa itu sudah tidak bisa lagi digunakan kalender tanam sudah sangat sulit karena apa karena adanya perubahan pola curah hujan kemudian peningkatan suhu dan beberapa indikasi lainnya dari perubahan iklim ini sendiri Bapak Ibu kalau saya contohkan di bidang kesehatan Begitu ini semakin meningkat angka Angka kejadian penyakit di berbagai wilayah di Indonesia misalnya peningkatan penyakit dem berdarah karena ini juga berkaitan dengan curah hujan kemudian berkaitan dengan tingginya suhu malaria meningkat kemudian dihubungkan juga dengan tekanan manusia karena perubahan iklim yang juga beraktivitas sehari-hari sehingga peningkatan ee apa namanya gas buang atau peningkatan ee polusi udara meningkat sehingga angka spanya juga meningkat dan mungkin beberapa penyakit yang lain juga meningkat ini terjadi Bapak Ibu sekalian ee karena adanya perubahan iklim salah satunya begitu Bapak Ibu Apakah dampak ini berhenti di sini tidak Ternyata dampak-dampak utama atau dampak langsung dari perubahan iklim ini juga diikuti oleh dampak tidak langsungnya atau dampak ikutannya seperti kalau ke kesehatan misalnya kita bisa maaf misalnya dampak dalam bidang air begitu gitu atau pangan ini dampak ikutannya meningkatnya angka stunting barangkali di sini bapak ibu ada yang dari Kementerian Kesehatan atau Dinas Kesehatan ini menarik sekali ketika kita berbicara stunting yang kemudian terhubung dengan akses-akses utama atau eh bidang-bidang utama langsung misalnya pangan air kemudian terhubung juga dengan kebencanaan energi ini mempunyai kontribusi besar pada meningkatnya angka stunting di Indonesia Apakah ST berhenti di situ tidak dari stunting ini dampaknya bisa ke dampak-dampak yang lain dampak ikutan lainnya semisal dampak pada bidang atau dampak dalam sektor kesehatan kemudian dampak dalam sektor pendidikan kemudian dalam sektor Perlindungan Anak dan banyak aspek lainnya Bapak Ibu saya izin mencontohkan ini yang terjadi dan mungkin bisa kita katakan Mengapa rekayasa lingkungan Mengapa kemudian aktivitas yang kita lakukan terkait dengan lingkungan ini harus dibuat seinklusif mungkin semua semua terlibat semua pihak bisa terhubung dengan baik ee di daerah Sumba Bapak Ibu Sumba itu Nusa Tenggara Timur ee terutama juga mungkin di daerah Nusa Tenggara Timur secara umum ya Ee di sana terdapat kearifan lokal bahwa perempuan dan anak itu memiliki ee kewajiban atau memiliki wewenang bukan wewenang tapi lebih kepada ee kearifan lokal bahwa mereka harus menjadi atau harus menjaga rumah dengan baik memenuhi kebutuhan domestik di dalam rumah begitu misalnya pemenuhan air memasak kemudian mencuci dan banyak aspek lainnya yang berhubungan dengan kegiatan domestik ini sudah wajib dilakukan sebagai bagian dari kearifan lokal yang diterapkan di daerah sana mungkin di beberapa wilayah Indonesia juga sama seperti itu tetapi kenyataannya karena adanya perubahan iklim yang kemudian diperparah dengan NTT itu memiliki bulan kering yang semakin panjang tercatat di di wilayah Kupang Kalau enggak salah itu ada 210 hari dalam sat tahun berturut-turut tanpa hujan bapak ibu sehingga itu mungkin sekitar 7 bulan tanpa hujan bisa dibayangkan seberapa keringnya wilayah tersebut dan seberapa sulitnya mencari sumber air begitu sehingga dampaknya bagi rumah tangga Bapak Ibu sekalian eh ketika ee ada air mungkin sumber airnya cukup dekat dari rumah tetapi ketika tidak ada air yang berkepanjangan karena dampak perubahan iklim tadi Bapak Ibu sekalian dampak perubahan lingkungan ini kemudian membuat sumber airnya semakin jauh dan yang kemudian ditugaskan untuk mengambil air adalah anak perempuan dampaknya Apa Bapak Ibu sekalian yang pertama anak perempuan menjadi kehilangan waktu lebih banyak atau membutuhkan waktu lebih banyak untuk mendapatkan air dibandingkan Mereka kemudian memenuhi aktivitas mereka sebagai seorang anak dan remaja yaitu apa bersekolah sehingga angka putus sekolah Di beberapa desa di Nusa Tenggara Timur masih sangat tinggi terutama di ee penuhi oleh kelompok-kelompok perempuan anak perempuan karena mereka lebih mementingkan untuk mengambil air untuk mencari air dibandingkan Mereka pergi bersekolah begitu Itu yang pertama yang kedua Sebagai anak perempuan dalam perjalanan mereka mencari air kemudian sampai ke rumah kembali mereka memiliki kerentanan untuk mendapatkan beberapa ee Mohon maaf saya sampaikan kekerasan seksual begitu Ini ini banyak terjadi di wilayah-wilayah ee sana Bapak Ibu sekalian ee mungkin nanti Bapak Ibu yang dari Kupang atau NTT bisa memberikan feedback serupa atau seperti apa silakan tetapi yang saya pahami dan saya ee Saya mencari info ke beberapa ee warga di sana Ini yang disampaikan dengan dengan oleh mereka begitu sehingga dampak-dampak perubahan iklim yang kami sampaikan tadi ada dampak utama at dampak umumnya ini diperparah juga dengan dampak-dampak ikutan yang juga diperparah lagi oleh dampak-dampak Yang sepertinya tidak memiliki keterkaitan langsung dengan perubahan iklim ternyata memiliki dampak yang sedemikian masif ketika kita tidak bisa menghentikan atau tidak bisa merespon sejak awal dampak-dampak ini dengan baik begitu baik bapak Ibu sekalian kita akan melihat barangkali ee dampak perubahan iklim terhadap kelompok rentan ini tadi sudah kami sampaikan beberapa aspek Tetapi kalau boleh dituliskan di sini em ini salah satu contohnya dampak dalam bidang kesehatan di sini ada penyakit yang berdarah denggi dan data menyebutkan di Indonesia bahwa di Tahun 2022 63% kematian dari penyakit demam berdarah denggi atau dari kasus DBD itu sendiri terjadi pada anak yang berusia 0 sampai 14 tahun begitu karena ada istilah pelana kuda yang kemudian membuat anak-anak tidak bisa bertahan pada siklus siklus penyembuhan demam berdarah itu sendiri Bapak Ibu nanti mungkin kita bisa cerita bareng Bapak Ibu yang dari Kementerian Kesehatan atau dinas kesehatan kita bisa berdiskusi seperti apa sih hal-hal yang kemudian ee bisa menyebabkan dampak atau disparitas atau perbedaan dampak dari kelompok anak khususnya pada isu-isu kesehatan lebih tinggi dibandingkan pada kelompok-kelompok yang lain begitu tidak hanya anak sebenarnya Bapak Ibu untuk kelompok rentan kita masih punya disabilitas kemudian membayangkan saya Beberapa hari lalu berdiskusi dengan dengan pegiat disabilitas di Indonesia ini menyampaikan bahwa sulitnya untuk mengevakuasi kelompok disabilitas saat bencana banjir begitu barangkali ini mungkin bagi bagi kelompok apa namanya relawan Mungkin cukup mudah ketika menggendong anak atau remaja dengan disabilitas tetapi beda cerita Bapak Ibu kalau ada di sana ee orang yang mengalami kusta Sebagian besar orang masih memiliki stigma negatif pada kelompok tersebut jangankan untuk memegang unuk bersalaman bahkan untuk membantu saja mereka sudah tidak mau begitu Jadi ini yang terjadi ee sebagai bagi bagian dari Bagaimana membuat rekayasa lingkungan kita atau adaptasi mitigasi perubahan iklim kita yang dilakukan nantinya ini jauh lebih inklusif menyasar para pihak terutama juga ada kelompok masyarakat adat yang ternyata tidak semua hal bisa diaplikasikan loh ke dalam masyarakat adat begitu ada batasan-batasan sebagai bagian dari kearifan lokal mereka yang mereka Junjung tinggi sehingga kita tidak bisa melewati itu semua begitu baik Bapak Ibu sekalian kita lanjut e mengapa bapak ibu kelompok tentani lebih terdampak barangkali nanti mungkin boleh cerita juga di wilayahnya masing-masing Seperti apa kelompok rentan ini berjuang dengan kehidupannya sendiri yang pertama karena memang mereka memiliki keterbatasan akses dan sumber daya baik ke akses-akses utama ataupun juga akses pendukung bahkan eh untuk akses utama tentu Mereka kadang tidak bisa berproses ke sana tetapi untuk akses lapis kedua semisal pendidik banyak kelompok rentan yang dipaksa untuk tidak mengikuti pendidikan dengan baik tidak mendapatkan literasi dengan baik baik dalam sekolah formal maupun informal tidak ee apa ya namanya tidak bersekolah seperti mungkin anak dan remaja dengan disabilitas kemudian anak-anak di wilayah-wilayah afirmasi seperti daerah 3t banyak sekali angka putus sekolah yang masih tinggi kemudian mereka mungkin anak perempuan yang saya sampaikan tadi di wilayah dan ini semua terny kita kita memberikan keterbatasan akses dan sumber daya begitu Kemudian yang kedua keterbatasan mobilitas dan kesempatan tadi yang saya sampaikan juga penyanang disabilitas kelompok lansia mereka memiliki hambatan yang lebih tinggi dari baik itu ee misalnya ada berbagai kejadian mereka mungkin untuk coping capasity-nya jauh lebih rendah dibandingkan orang biasa begitu orang pada umumnya termasuk juga ketidaksetaraan gender tadi yang kami sampaikan Bapak Ibu bahwa kelompok perempuan masih cenderung ee jauh Tidak Dianggap dalam berbagai kegiatan terkait iklim ini soal partisipasi maupun juga dalam upaya untuk menyasar aspek-aspek ee pemulihan dampak itu sendiri jadi dampak masih dianggap sebagai umum padahal ini tidak berlaku atau tidak bisa diakses oleh perempuan misalnya begitu Ee Bapak Ibu sekalian ini berbagai data saya saya ul kan dari UN women ini PBB yang fokus pada perempuan bahwa ternyata 80% pengungsi akibat perubahan iklim adalah perempuan dan anak-anak begitu laki-lakinya ke mana laki-lakinya Bisa ke mana aja Bapak Ibu tidak di dalam pengungsian tetapi yang berkuta di pengungsian dengan kebutuhan domestik yang ada di sana adalah kelompok perempuan Bagaimana kemudian jika literasi tentang perubahan iklim literasi tentang kebencanaan ini tidak diajarkan dengan baik pada kelompok-kelompok tersebut ini tentu akan berdampak pada dampak-dampak ikutan atau eh apa yang namanya risiko-risiko ikutan pada kelompok mereka pada kelompok perempuan dan kelompok anak-anak em Bapak Ibu sekalian berkaitan dengan berbagai kejadian alam baik itu perubahan iklim kerusakan lingkungan kalau itu diakibatkan atau disebabkan oleh kita maka itu yang bertanggung jawab untuk bisa memberikan kontribusi lebih untuk bisa menurut risiko yang ada itu juga kita begitu seperti perubahan iklim Bapak Ibu sekalian tanpa disadari bahwa sebagian besar penyebab perubahan iklim adalah aktivitas kita lewat aktivitas peningkatan emisi gas rumah kaca dari yang kita lakukan sehari-hari semisal yang Bapak Ibu tidak sadar di meja makan Bapak Ibu sekalian hari ini ada apa tadi pagi sahur Makan apa misalnya tadi pagi sahur itu makan eh makan Makan Olahan misalnya nugget begitu nuggetnya mungkin kita tidak tahu memasaknya selama apa kemudian pemotongan hewannya Bagaimana sampai kemudian membuat plastiknya apa namanya packaging-nya Seperti apa dan itu juga di sisi lain selain kemudian meningkatkan emisi gas rumah kaca dari aktivitas yang dilakukan untuk membuat makanan itu juga sampah-sampahnya mungkin Bapak Ibu tadi pagi memproduksi sampah itu begitu ya dari aktivitas sahur misalnya atau makan pagi hari ini ini yang terjadi Kenapa kemudian eh penyebab perubahan iklim ini semakin masif karena yang kita lakukan juga semakin masif hari ini eh tetapi di sisi lain ternyata tidak perubahan iklim bahkan kerusakan lingkungan kondisi lingkungan tidak berhenti di penyebab saja ada dampak-dampak yang terjadi dan itu berdampak pada kita semua sayangnya memang Bapak Ibu dampak-dampak ini dirasakan berbeda oleh setiap orang begitu yang berdosa sama-sama begitu tetapi yang berdampak punya perbedaan kalau saya katakan boleh mereka yang memiliki teman-teman mungkin yang memiliki penghasilan lebih ini bisa keluar dari dampak dengan baik tetapi dampak-dampak ini dirasakan lebih tinggi pada mereka yang tidak punya akses tidak punya sumber daya dengan baik begitu sehingga apa sehingga prinsip rekayasa lingkungan ini penting sekali untuk kemudian kita berkontribusi pada komitmen-komitmen negara kita untuk membuat bumi lebih baik mungkin banyak sekali komitmen negara kalau saya berbicara benas kita punya PBI Bapak Ibu pembangunan ber ketahanan iklim kemudian benas juga punya eh pembangunan rendah karbon prk kemudian kalau berbicara soal BNPB kita punya Renstra penanggulangan bencana atau pencegahan bencana begitu kalau misalnya kita berbicara di pupr kita punya juga punya rencana jangka menengah jangka panjang jadi semua Kementerian lembaga pasti punya itu semua sebagai komitmen nasional untuk diterjemahkan pada kebutuhan di level daerah tetapi di sini saya ambil dua aspek Bapak Ibu ini yang mungkin cukup umum yang pertama NDC Kenapa NDC karena NDC ini di e produce atau diproduksi dikeluarkan oleh klhk klhk ini eh sebagai National focal point atau sebagai bahasa kitanya Apa Bapak Ibu ya penanggung jawab perubahan iklim di level nasional isu-isu iklim akan diserahkan ke klhk untuk kita bisa apa nih Begitu untuk Indonesia jadi akhirnya saya ambil NDC sebagai target yang juga di tahun 2030 akan diases atau akan dinilai sejauh mana target 2030 dari beberapa tahun sebelumnya begitu yang kedua Bapak Ibu sekalian saya ambil sdgis ini eh apa namanya payungnya kalau di Indonesia itu ada di Bapenas ee di sekretariat sdg tetapi memang sdgs ini sangat umum dan mencakup banyak aspek mencakup semua semua sektor kehidupan yang ada mungkin yang kita jalani hari ini di Indonesia dan ini juga memiliki target di tahun 2030 sehingga Bagaimana kemudian rekayasa lingkungan atau prinsip-prinsip menjawab tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan yang kita lakukan lewat teknologi inovasi praktik baik kemudian juga lewat Mungkin perilaku yang dilakukan begitu Bapak Ibu sekalian ini bisa menjawab atau bisa berkontribusi pada isu-isu NDC pada berbagai sektor atau bidang NDC dan juga sdgis di tahun 2030 nantinya begitu [Musik] m baik oke Ini sudah menarik sekali Saya lagi baca Bapak Ibu eh apa namanya cerita-cerita dari Bapak Ibu sekalian menarik nanti boleh sambil bercerita kita sambil diskusi juga Saya izin bercepat saja agar diskusi kita lebih cepat begitu ya Ee baik Bapak Ibu tadi saya sampaikan juga bahwa ternyata perubahan iklim itu Kenapa hari ini sedemikian masih dibahas sedemikian rutin kita perbincangkan bahwa dalam beberapa aspek juga kita perbincangkan Bapak Ibu sekalian saya izin cerita sedikit beberapa minggu lalu saya diundang eh himpunan asosi asosiasi nasional atau himpunan nasional untuk Pendidikan Anak Usia Dini Jadi yang terhubung dari Kementerian kemudian asosiasi nasional Semua di satu organisasi itu bernama PAUD Hi Bapak Ibu eh himpaudi namanya himpaudi e dan Mereka ternyata membuat dokumen modul berjudul dampak perubahan iklim untuk anak usia dini bahkan anak usia dini juga diminta untuk mempelajari atau untuk melihat dampak itu artinya isu-isu lingkung isu perubahan iklim ini sudah harus jadi muatan sudah harus jadi makanan Kita sejak usia dini ini Bapak Ibu sekalian bahkan untuk ibu-ibu hamil juga perlu begitu untuk fokus pada aspek-aspek tersebut sehingga ketika melahirkan anaknya sudah apa ya namanya sudah Ee memiliki minimal persiapan atau penyiapan dari aspek nutrisi dan banyak hal dalam menghadapi kondisi perubahan iklim yang mungkin lebih di masa depan i jadi saya diminta untuk memberikan review terkait dengan modul tersebut sejauh mana muatan perubahan iklim untuk anak usia ini menarik sekali Bapak Ibu sekalian jadi kita bisa e melihat atau bahkan Kita juga bisa memberikan e persepsi bahwa ternyata perubahan iklim ini dapat dilihat dapat dipahami jadi berbagai sektor begitu tetapi memang satu lagi bahwa perubahan iklim Jangan dikambing hitamkan karena banyak aspek lain yang juga punya kontribusi tapi kemudian ini memperparah kondisi perubahan iklim itu sendiri ada dua hal ada penyebab dan ada dampak Bapak Ibu kalau berbicara penyebab ini tadi saya sampaikan ada emisi gas rumah kaca sedangkan kalau berbicara dampak ini dampak-dampak yang kita rasakan sehari-hari Bapak Ibu yang kesulitan cari air Bapak Ibu yang mungkin bulan-bulan ini gagal panen atau Bapak Ibu yang sebagai guru bulan-bulan ini agak sulit ke sekolah karena huj terus Pak begitu atau Mas atau rumah kami kebanjiran Bapak Ibu yang daerah Bekasi ada atau mungkin Jakarta Timur ini ini ini apa namanya banjirnya sangat sangat parah dan ini mungkin jadi satu banjir terparah sepanjang masa yang ada di wilayah tersebut baik Bapak Ibu jadi ada penyebab ada dampak dan ternyata Jika kita ingin maksimal untuk bisa meres perubahan iklim itu ada dua hal yang kita lakukan yaitu kita merespons penyebabnya dan di sisi lain kita merespons dampaknya kalau kita merespons penyebabnya itu kita berupaya untuk menurunkan menurunkan emisi gas rumah kaca begitu bernama mitigasi perubahan iklim sedangkan kalau kita berupaya ingin menurunkan dampaknya itu kita beri nama sebagai adaptasi perubahan iklim untuk merespons dampak-dampak terkait tadi Bapak Ibu sekalian mitigasi dan adaptasi perubahan iklim ini sendiri kemudian seringki kita kaitkan sebagai bentuk rekayasa lingkungan karena ada dua aspek dari bentuk mitigasi adaptasi perubahan iklim ini yaitu satu perubahan teknologi atau pembangunan teknologi pengembangan teknologi dan yang kedua adalah perubahan perilaku fokus pada pengembangan teknologi-teknologi yang fokus pada mitigasiasi perubahan iklim ini Bapak Ibu sekalian ini kemudian seringkiali dikaitkan dengan yang namanya rekayasa lingkungan nah kemudian bagaimana kita membuat rekayasa lingkungan itu yang inklusif Bapak Ibu jadi ini barangkali di wilayah masing-masing ini sudah cukup diimplementasikan nanti boleh kita cerita bareng misalnya eh mas ikr di wilayah kami ada proklim program Kampung iklim Kemudian dari proklim itu ternyata kita sudah melibatkan kita sudah membuat yang namanya misalnya hidroponik untuk memastikan kan ee apa ya namanya memastikan keamanan pangan kami terjaga hidroponik tersebut ini untuk menjawab isu-isu soal apa ya Eh gagal panan yang sering terjadi di wilayah kami dari hidroponik itu sendiri sebagian besar ini diimplementasikan oleh kelompok wanita tani dan ternyata kelompok wanita taninya itu 50%nya adalah teman-teman disabilitas ini menarik nanti kalau boleh bercerita kita boleh diskusi sehingga keterlibatan ini nama no one left behind Bapak Ibu atau tidak ada yang tertinggal ada langsung saja saya sampaikan di tujuan utama rekayasa lingkungan yang inklusif yang pertama pastinya yaitu untuk memastikan akses yang adil terhadap solusi lingkungan atau rekayasa lingkungan yang kita eh apa ya namanya yang kita inisiasi Kemudian yang kedua kita ingin melibatkan perspektif beragam komunitas dalam pengambilan keputusan sehingga kalau rapat itu bapak ibu itu enggak cuma bapak-bapak begitu biasanya bapak-bapak sambil sambil ngopi rapat diskusi perspektifnya hanya di bapak-bapak saja benar Eng begitu tapi kalau ada ibu-ibu ada juga remaja ikutan begitu atau malah dari kelompok perwakilan disabilitas ikutan bisa apa namanya nanti pada akhirnya ini bisa ee mengakomodasi banyak kebutuhan misalnya bisa enggak ya jalur evakuasinya juga pakai sout misalnya atau misalnya Bapak Ibu ada di wilayah uasi banjir bisa enggak ya ini di desanya ternyata ada beberapa kelompok mohon maaf Tun Rungu begitu kelompok disabilitas Rungu atau tidak bisa mendengar jadi bisa ggak ya nanti evakuasinya eh apa namanya mungkin pakai pakai e apa namanya alat bantu yang bisa fokus ke mereka dan banyak aspek lainnya yang bisa Kita sesuaikan begitu Bapak Ibu sekalian di sini ada beberapa pentingnya inklusi yang pertama keadilan sosial dan lingkungan karena seringki kita hari ini masih fokus pada Bagaimana sih biar kebutuhan ekonomi kita masih terpenuhi ee sosial kita mungkin setengah-setengah lah terpenuhinya enggak masalah yang penting sosial kebanyakan sosial masyarakat kebanyakan itu terpenuhi tapi tidak memperhatikan sosial-sosial orang-orang yang membutuhkan ee apa namanya perhatian yang lebih atau berkebutuhan khusus begitu termasuk juga aspek-aspek lingkungan Kemudian yang kedua efektivitas solusi sehingga solusi ini lebih jangka panjang tidak perlu ngulangulang lagi bapak ibu nanti 2 tahun udah rusak ngulang lagi begitu memperhatikan jadi berbagai kalau kita anak zaman sekarang Bapak Ibu ngomongnya poov jadi memperhatikan berbagai point of view atau berbagai sisi Sehingga nantinya ini jauh lebih lama bertahan lama berkelanjutan juga bapak ibu tidak perlu mengeluarkan uang lebih banyak untuk solusi lingkungan yang diciptakan beberapa waktu karena apa Karena partisipasi para pihaknya juga dari semua semua orang merasa memiliki anak-anak merasa memiliki yang biasanya suka main rusakin pagar jadi eh Mereka ternyata ikutanikutan buat nih atau ikutan bergabung ikutan memiliki itu gitu sehingga prinsip kepemilikan itu bisa terjaga oleh semua orang semua pihak termasuk yang ketiga memenuhi komitmen internasional karena dalam sdj sendiri Bapak Ibu ada Prinsip utama yaitu behind tidak boleh ada yang ketinggalan di ee luar itu atau di belakang itu semua terlibat semua diangkut semua berangkat begitu Oke ini singkat saja Bapak Ibu jadi NBC kita di tahun 2030 punya target untuk menurunkan emisi 31,89% secara mandiri dan sekitar 43% dengan bantuan internasional ini target-target NDC dan tentu dengan rekayasa lingkungan yang kita ciptakan yang kita kembangkan ini ini mau tidak mau harus sejalan juga dengan target NDC tadi begitu termasuk juga kita sejalankan dengan target sdgis ada beberapa target sdg Bapak Ibu yang fokus pada aspek-aspek lingkungan dari 17 fokus di sini 17 poin sdg bapak ibu ada setidaknya sekitar l atau en begitu yang fokus pada pembangunan lingkungan tapi tidak terlepas dari aspek-aspek yang lain misalnya air dan sanitasi layak karena air bersihnya ada sanitasinya layak sehingga tanpa kelaparan ada di sana begitu di pilar pembangunan sosial termasuk juga pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi dengan baik termasuk berkurangnya kesenjangan begitu dan banyak aspek lainnya yang ternyata dari semua aspek SD ini perlu komprehensif dan berbagai aspek rekayasa lingkungan yang kita buat dan kita kembangkan ini tentu sedikit banyak bisa mendukung S atau mendukung upaya untuk eh rekayasa lingkungan yang lebih inklusif dengan mengikuti sdg target di tahun 2030 begitu Bapak Ibu sekalian ini yang kami sampaikan tadi kadang-kadang kita pengin fokus pada sdg target 1 Atau Dua aja begitu misalnya di sini ada poin nomor 11 sustainable Cities and communities jadi komunitas dan kota yang berkelanjutan di sana ada beberapa target di dalam S di dalam poin tersebut ut ada beberapa butir yang ada di sana Misalnya ini mohon maaf dalam bahasa Inggris tapi yang jelas di sana ada poin-poin seperti e transportasi yang berkelanjutan dapat diakses dengan baik dan aman ini tentu tidak terlepas dari aspek satu keseteraan gender begitu kadang kita buat jaur transportasi untuk menghubungkan antara jalur air misalnya sumur umum Pamsimas dengan rumah kita ti tiba jalurnya itu hanya bisa dilewati oleh kendaraan sepeda motor tetapi kira-kira yang bisa lewat hanya orang laki-laki bahkan anak-anak untuk jalan saja itu susah apalagi perempuan begitu ketika mereka naik motor tidak bisa lewat situ Bapak Ibu nah ini juga harus dikaitkan harus di apa namanya diperhatikan dalam upaya untuk mengembangkan rekayasa lingkungan mengembangkan berbagai praktik baik di wilayah ya masing-masing begitu perhatian-perhatian seperti ini kadang tidak kita respon atau bahkan tidak kita sadari ketika kita berdiskusi dengan kelompok umum misalnya Oke Bapak Ibu saja secara umum tanpa melibatkan kelompok disabilitas atau tanpa melibatkan anak-anak ini akan sulit karena kita tidak memahami kebutuhan mereka dengan baik begitu yang paham setiap orang itu ya orang itu sendiri sehingga pada akhirnya keterlibatan inklusivitas ini perlu didukung perlu digaungkan kan melalui proses diskusi awal inisiatif awal bahkan sampai pengawasannya juga perlu diperhatikan dan ini nantinya akan terhubung satu sdg dengan sdg yang lain bahkan kita bisa menjawab gender equity po5 kemudian reduce inequalitis di poin 10 dan banyak aspek lainnya yang ternyata saling berkesinambungan Bapak Ibu sekalian nanti mungkin saya izin menyampaikan juga memberikan dokumen enhance NDC Indonesia kita tapi mohon maaf sekali ini dalam bahasa Inggris ee karena memang dokumen ini dokumennya klhk Dokumen Indonesia yang kemudian dis-submit atau dikirimkan ke unfc sebagai eh PBB atau eh UN atau juga eh persekikatan bangsa-bangsa yang fokus pada isu-isu perubahan iklim jadi ada beberapa aspek yang ternyata dilihat di sini sebagai E kira-kira ini sektor yang kemudian menyebabkan perubahan iklim Bapak Ibu misalnya saya sampaan kan di sini ada energi kemudian ada dari bahan bakar kemudian tambang dan banyak aspek lainnya yang ternyata punya kontribusi besar terhadap perubahan iklim dan bagaimana upaya NDC ini menurunkan perubahan iklim lewat merespon penyebab tadi bernama mitigasi begitu Kemudian dari aspek adaptasi ini juga banyak yang dilakukan yang ternyata ini juga punya kontribusi terhadap menurunkan dampak perubahan iklim pada berbagai aspek utamanya Bapak Ibu adalah untuk pendekatan-pendekatan pada ketahanan ekonomi sosial dan sumber penghidupan serta ekosistem dan landskap di sekitar kita Bapak Ibu sekalian mungkin dokumen NDC ini cukup kalau bahasa Jawanya itu nakik-ndakik begitu atau terlalu bahasanya tinggi begitu sehingga dokumen-dokumen Ini diterjemahkan dalam berbagai komitmen kalau di daerah itu bapak ibu ada istilahnya rencana aksi ada rencana aksi daerah adaptasi perubahan iklim dan rencana aksi daerah mitigasi perubahan iklim atau emisi gas rumah kaca dan dokumen-dokumen daerah itu yang kemudian bisa kita lihat bisa kita baca Nti oleh Bapak Ibu sekalian kira-kira wilayah kita fokusnya apa ya begitu karena wilayah setiap wilayah punya beda fokus misalnya saya contohkan di daerah Demak begitu daerah Demak itu pesisir tentu adaptasi mitigasi perubahan iklimnya fokus pada isu-isu pesisir begitu dibandingkan dengan misalnya Kabupaten Wonosobo atau mungkin di daerah Kalimantan ee di daerah mana ya kabupaten di di Kota Palangkaraya deh begitu Kota Palangkaraya itu ada di tengah-tengah dan itu ada banyak hutan di sana isu-isunya mungkin seputar Bagaimana kebakaran hutan kemudian Bagaimana ee upaya pembalakan liar dan lain sebagainya tetapi isu-isu pesisir mungkin akan banyak di Bagaimana masyarakat bisa masyarakat bisa ba menurunkan dampak dari peningkatan muka air laut kemudian penurunan muka tanah Kemudian pada Bagaimana reforestasi mangroove dan banyak aspek lainnya yang ternyata itu harus dilihat dari spesifikasi atau kebutuhan di masing-masing daerah ini juga butuh inklusivitas yang tinggi mengingat masyarakat yang ada di sana juga perlu kontribusi baik dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim ini juga bapak ibu nanti akan saya bagikan Dokumen Indonesia kami ikut menyusun juga untuk long strategi ee atau rencana jangka panjang strategi jangka panjang untuk ee rendah pembangunan rendah karbon dan berketahanan iklim di masa depan Jadi bagaimana komitmen-komitmen negara kita dalam upaya itu semua sebagai bagian penting dalam upaya untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim tentunya bagian dari Rekayasa lingkungan yang akan dilakukan ini tadi prinsip inklusivitas Bapak Ibu jadi memastikan keadilan lingkungannya dapat partisipasi masyarakat rentannya dapat tidak hanya partisipasi pas implementasinya loh Bapak Ibu Ya misalnya pas implementasi bangun jalan ayo ikutan tidak hanya di situ tapi pada saat kebijakan akan mulai dilakukan pada saat perencanaan mereka sudah mulai masuk mereka sudah mulai Sumbang ide Sumbang pemikiran Sumbang solusi bahwa seperti ini batasan kami dengan keterbatasan ini kita bisa menyesuaikan dengan semua aspek ketemu di Tengah nantinya begitu termasuk aksesibilitas teknologi teknologinya harus ramah ramah misalnya ramah disabilitas ramah anak kemudian ramah lansia ramah gender dan banyak aspek lainnya Apakah ini berat berat sekali Bapak Ibu Tetapi kalau tidak kita mulai ini mungkin akan membuat rekayasa lingkungan yang kita buat atau kita kembangkan Tidak Efektif dan keberlanjutannya juga mungkin akan sangat eh apa ya kecil potensinya begitu saya contohkan beberapa hal tapi ini singkat saja saya penginnya diskusi lebih banyak dengan Bapak Ibu sekalian jadi eh studi kasus 1 ini tentang Pamsimas kita bagaimana bisa menciptakan akses air bersih yang inklusif untuk kelompok rentan begitu Jadi Pamsimas ramah disabilitas kata kuncinya itu pamsas ramah anak begitu dan banyak hal lain sehingga ini bisa diakses kemudian ini juga bisa dipertahankan dikembangkan oleh semua pihak begitu Kemudian yang kedua saya contohkan infrastruktur hijau berbasis komunitas di wilayah rawan bencana saya contohkan e vegetasi mangr begitu Jadi di beberapa wilayah Indonesia ini Bapak Ibu memiliki gadis pantai salah satu negara dengan garis pantai terpanjang di dunia sehingga prinsip-prinsip pembangunan program di pesisir itu harus digalakkan bahkan Bapak Ibu 60% masyarakat Indonesia itu tinggal di wilayah sisir oleh karena itu perlu adanya upaya meningkatkan ketangguhan Desa enggak usah jauh-jauh lewat program-program yang ada hari ini desana KSB kemudian proklim Desa pesisir ee kemudian desa sehat Kalau dienkes itu ada desa desa sehat iklim dan banyak aspek lainnya bagaimana kemudian program-program berbasis Desa itu bisa kita Arahkan untuk mengembangkan rekayasa lingkungan yang inklusif begitu misalnya nya rekayasa lingkungan dalam solusi berbasis alam dalam mengelola mangrve yang lebih inklusif perempuan anak dilibatkan seperti apa keterlibatannya bagaimana mereka tetap terjaga bagaimana mereka juga sebagai pionir dalam mitigasi bencana dan banyak hal lainnya lewat banyak hal yang bisa dilakukan seperti penidikan literasi aksinya dilibatkan advokasi mereka juga diangkat dan banyak hal begitu Bapak Ibu yang ketiga Saya mau beralih ke wilayah-wilayah Timur beberapa W lalu saya ke bimadompu dan saya menilai keefektifan biogas yang dilakukan oleh masyarakat Bapak Ibu sekalian dari aktivitas agroforestry yang dilakukan oleh KWT kelompok wanita Tani ini juga di Nusa Tenggara Timur sama karena mereka Mungkin banyak ternak ya Bapak Ibu kalau di NTB itu ternak sapi kerbau begitu kalau di NTT itu mungkin babi juga ada dan bagaimana kemudian ee inovasi ini kita masukkan sebagai program-program yang lebih Mandiri melalui rekayasa lingkungan seperti biogas begitu ya tetapi lebih inklusif dalam implementasinya seperti misalnya keterlibatan perempuan dalam produksi biogas kemudian penyediaan akses bagi disabilitas karena ternyata bapak ibu Ketika saya datang ke bimadompu beberapa waktu lalu di Pulau Sumbawa di sana itu masih sulit untuk bisa ee apa ya namanya meng mengoperasionalkan atau mengoperasikan Sori mengoperasikan biogasnya sendiri memasukkan kotoran sapinya ke dalam perangkat biogasnya itu sulit bahkan ini mungkin tidak bisa diakses oleh disabilitas bahkan anak-anak Bagaimana kemudian rekreasi lingkungan kita buat lebih inovatif Apakah dengan menggunakan tombol atau apa kemudian dengan menggunakan hidrolik sehingga ketika mereka menekan sesuatu dengan mudah itu sudah bisa berputar untuk ee proses biogasnya menjadi energi dan banyak hal lainnya yang bisa kita kembangkan bersama-sama begitu banyak bapak ibu kebijakan dan regulasi pendukung yang sudah mengarah ke sana tetapi memang perlu kita kuatkan perlu kita jaga perlu kita dampingi awasi juga Karena bagaimanapun prinsip inklusi ini masih jadi tantangan besar bagi kita semua seperti 2009 kita ada ada ada undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 sampai kemudian 200 21 beberapa tahun kemudian kita ada undang-undang atau Perpres tentang nek nilai ekonomi karbon dan ini semua terhubung dengan lingkungan tapi bagaimana kemudian hukum-hukum ini atau regulasi ini tidak jadi lapis kedua yang tidak diperhatikan Bapak Ibu tetapi ini jadi lapis utama yang kemudian kita sisipi dengan isu-isu inklusivitas nantinya dalam proses pengembangan strateginya praktik baiknya program-programnya begitu e peran sektor pendidikan akademik penelitian barangkali Bapak Ibu di sini berasal dari lembaga-lembaga akademik juga ada lembaga penelitian juga ada kita buat penelitiannya lebih siap sedia untuk diimplementasikan kelemahan kita adalah ada adanya Kesenjangan antara peneliti dengan kebijakan sehingga kebijakan yang dibuat itu mentah atau tidak dilihat dari aspek penelitiannya atau aspek naskah akademiknya tetap tapi kemudian di sisi lain penelitian kita mentah penelitian kita juga tidak dapat digunakan atau tidak siap sedia touse eh dalam proses pengembangan kebijakan program begitu ini yang perlu kita jembatani sebagai bentuk penguatan sektor akademik dan penelitian begitu termasuk juga pendekatan multi stakeholder untuk keberlanjutan Apakah stakeholder yang dirasa sepertinya tidak harus terlibat itu memiliki kelibatan yang kecil ternyata tidak semua pihak terlibat dari prinsip no one left behind tadi semua terlibat bahkan sektor swasta Mitra pembangunan komunitas pemerintah bahkan media juga terlibat Bagaimana isu-isu ini juga didengar Bagaimana rekayasa lingkungan yang inklusif didengar oleh wilayah-wilayah lain lewat penguatan media begitu akademik juga sama begitu Bapak Ibu ini strategi implementasinya kita kuatkan dulu kapasitas lokalnya kemudian pertama pasti awareness-nya atau kesadarannya yang kemudian masuk ke transfer teknologi dan edukasi masyarakat mungkin tidak bisa membuat atau mengembangkan teknologi itu tetapi masyarakat bisa urun rembuk bisa memberikan masukan bahwa teknologi ini apakah siap sedia di kita atau mungkin harus dimodifikasi sehingga lebih local Based begitu sehingga lebih sesuai dengan kekhasan atau juga kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut termasuk juga kita dampingi kita monitoring kita evaluasi juga untuk memastikan keberlanjutannya tetap ada Bapak Ibu sekalian begitu bagaimana potensi dan peluang di Indonesia ini kita masih banyak sekali yang bisa dilakukan kalau hari-hari ini bapak ibu Saya juga membantu [Musik] ee save the children Indonesia untuk mengembangkan strategi Green mindset atau strategi ekonomi hijau ckular ekonomi untuk masyarakat sehingga Bagaimana literasi perubahan iklim ini dapat dipahami oleh mereka dan kemudian berlanjut kepada lapangan pekerjaan hijau yang lebih berkelanjutan ini bisa kita kembangkan jadi rekayasa lingkungan yang kita lakukan ini bisa berkelanjutan dan bisa mendukung itu semua termasuk hari-hari ini inovasi energi terbarukan kita juga semakin meningkat Walaupun mungkin lambat tapi pasti begitu ini juga jadi peluang kita sebagai bagian dari upaya untuk membuat rekreasi lingkungan yang kita buat lebih inklusif investasi hijau kita juga cukup banyak investasi biru kita apalagi dari aspek blue carbon e karbon laut begitu karbon pesisir bisa kita kembangkan Lebih detail lagi Barangkali memang Bapak Ibu dengan Segala potensi yang ada kita masih ada kita masih memiliki tantangan yang ada yang pertama keterbatasan pendanaan dan teknologi ini masih jadi e tantangan terbesar bagi kita khususnya di daerah-daerah afirmasi daerah 3t kita masih sulit terhubung ee pembangunan kita masih mungkin Kalimantan Jawa sentris begitu tetapi di wilayah-wilayah yang lain bahkan di pulau-pulau kecil kita masih memiliki keterbatasan akses untuk itu semua keterbatasan pendanaan teknologi yang tentunya ini harus direspons juga oleh para pihak Kemudian yang kedua hambatan regulasi kadang-kadang memang setiap apa namanya sektor setiap Kementerian lembaga opd-opd daerah itu punya punya perspektif masing-masing Masih belum ketemu di tengah Sehingga nantinya Ee Kita perlu untuk ketemu di tengah siapa fokal pointnya kita diskusikan tidak perlu ada ego sektoral begitu Sehingga nantinya proses implementasi dalam mengembangkan rekayasa lingkungan lebih inklusif ini jauh lebih bisa dierima atau dipahami dengan ee baik begitu kemudian kesenjangan pengetahuan pasti literasi kita masih sangat rendah Bapak Ibu cukup rendah dan ini ee tentu apa ya namanya ee eh menjadi bagian penting bagi kita untuk jangan buru-buru ke aksi tapi literasinya dulu kita perkuat rekomendasi kebijakan dan aksi nyatanya kita banyak perkuat dari kolaborasi multipihak kemudian integrasi inklusivitas inklusi itu tidak hanya Tine saja Bapak Ibu tidak hanya jargon saja tapi pada implementasinya juga dapat begitu implementasinya kita lakukan termasuk juga kita tingkatkan insentif untuk teknologi hijau Bapak Ibu sekalian terima kasih banyak untuk waktu dan kesempatannya mohon maaf jika banyak kekurangan dan kita bisa lanjutkan dengan diskusi dan tentunya nanti Bapak Ibu bisa bercerita banyak bisa berdiskusi dan kita bisa saling memberikan ee persepsi masukan dan juga tentunya ee dari berbagai praktik baik yang dilakukan di wilayah masing-masing Terima kasih banyak ee saya tutup sementara nanti bisa kitaan diskusi saya akhiri wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh saya kembalikan ke Mbak Sabrina silakan mah W baik eh demikian tadi penyampaian materi Dar kita ini yaitu bapak yang sangatar bias ternyata sudah ada banyak sekali pertanyaan dari bapak ibu peserta webinar di sesi ini namun sebelum masuk ke acara selanjutnya saya ingin menginasikan terlebih dahulu kepada peser yang mengingan materi P webinar kita ini dapat request materi terlebih dahulu melalui Link yang telahmin kami kirimkan di kolom chat kemudian sebelum kita masuk ke acara sesi tanya jawab kita akan melakukan sesi foto bersama terlebih dahulu untuk sesi foto bersama kali ini saya akan dibantu oleh admin kami yang bertugas kepada yang bertugas Saya persilakan baik ee kepada bapak ibu peserta Dimohon untuk mengaktifkan kameranya terlebih dahulu ya okeang sayaas Mbak Sina baik untuk slide yang pertama saya hitung 1 2 [Musik] 3 baik untuk slide selanjutnya 1 2 3 Baik terima kasih kepada admin telah membantu sesi foto bersama kita pada hari ini kemudian Selanjutnya kami juga ingin meminta kesediaan Bapak Ibu untuk mengisi kuesioner yang linknya sudah di-share di kolom chat supaya katan kami selanjutnya bisa lebih baik lagi jadi Bapak Ibu bisa memberikan saran dan masukannya di link webinar tersebut untuk acara selanjutnya yaitu sesi tanya jawab yang di sini kami sudah membantu untuk merangkumkan pertanyaan Bapak Ibu sekalian yang telah Bapak Ibu sampaikan di kolom chat baik kepada bapak Ikram saya akan membacakan saya akan membacakan pertanyaannya terlebih dahulu kemudian bisa langsung dijawab gitu ya bapak baik saya izin untuk share screen terlebih du silakan baik pertanyaan yang pertama dari ibu seberapa besar peran dunia pendidikan terhadap adanya tig krisis lingkungan khususnya di Indonesia yang semakin tahun kerusakan lingkungan semakin masif karena kerusakan ini kontribusi terbesarnya perusahaan besar bukan masyarakat in melihat aksi nyata dari kampus-kampus untuk mengurangi dampak kerusakan lingkunganik Oke IB jadiang teraih ih banyak pertanyaannya ee Ini ibu atau bapak mohon maaf nanti saya salah setinya ibuni Semoga ibu ya begitu karena Heeh he baik e peran para pihak tadi yang kami sampaikan ini penting sekali tidak hanya dunia pendidikan tetapi lagi-lagi memang ee untuk menuju ke berbagai kebijakan kemudian regulasi yang ada peran dunia pendidikan juga penting bahkan hari-hari ini ee Bapak Ibu sekalian ee banyak sekali apa namanya jurusan yang kemudian diarahkan ke keteknikan lingkungan kemudian ke upaya-upaya untuk ee pengurangan emisi gas rumah kaca bahkan juga ee inovasi-inovasi hijau yang ini bisa berkaitan atau bahkan bisa mendukung upaya untuk ee mengurangi dampak kerusakan lingkungan kampus-kampus terutama Kalau boleh saya sampaikan ini harus jadi pengawas kebijakan yang ada sehingga e penting sekali Bagi tidakya petinggi kampus Tapi semua civitas kampus civitas akademik begitu mereka juga punya andil untuk mengawasi berbagai kebijakan komitmen program praktik baik yang dilakukan atau diinisiasi atau dikomitmenkan oleh pemerintah dan didukung para pihak dalam ee kepada masyarakat yang nantinya harusnya Apakah ini bisa berkelanjutan atau apakah ini sejalan dengan konsep pelestarian lingkungan atau seperti apa spesifik pada pendidikan dasar sampai pendidikan menengah bapak ibu ibu Sarni saya izin menyampaikan bahwa di tahun 2024 ini terlepas dari kemudian di tahun-tahun sebelumnya kita punya PLH ya pendidikan lingkungan hidup yang kemudian sudah ditawarkan di sekolah-sekolah tetapi di tahun 2024 saya juga diundang untuk memberikan masukan secara langsung ee Kemendikbud melakukan atau mengembangkan dokumen bernama pendidikan perubahan iklim yang di dalamnya juga ada muatan-muatan Bagaimana adaptasi mitigasi perubahan iklim dilakukan Bagaimana melihat lingkungan kita yang telah berdampak sedemikian masif termasuk juga bagaimana penyebab perubahan iklim yang ada di sekitar kita semakin masif ini menjadi apa ya namanya eh bentuk naik kelasnya Kementerian sebagai upaya melihat ee perubahan iklim dari kelompok pendidikan begitu Sehingga nantinya mempersiapkan anak mempersiapkan siswa agar bisa memiliki yang namanya Green mindset begitu pendidikan perubahan iklim yang dibuat oleh kemendikbot ini Barangkali memang belum tersampaikan semuanya ke seluruh wilayah Indonesia yang sebesar ini tetapi setidaknya di beberapa wilayah ini juga sudah diimplementasikan mulai dikembangkan dan mulai diterjemahkan dalam kebutuhan-kebutuhan di wilayah tersebut begitu itu Sehingga nantinya anak dan orang muda termasuk juga siswa sekolah mereka tahu hal-hal apa saja atau ee kerusakan ee apa ya Aktivitas apa saja yang kemudian bisa menyebabkan kerusakan lingkungan termasuk juga dampak-dampak kerusakan lingkungan apa saja yang perlu mereka pahami sebagai bentuk bahaya dan nantinya bagaimana mereka bisa keluar beradaptasi dengan kondisi itu semua begitu Ee tentu dengan berbagai saya sering sering sekali mendengar atau diberikan pertanyaan oleh banyak orang terkait dengan kita sudah melakukan banyak hal masihram begitu tetapi Kalau pihak-pihak swasta atau kemudian ee apa namanya kelompok-kelompok kapitalis tetap melakukan aktivitas misalnya kerusakan lingkungan menebang hutan sembarangan dan banyak hal lainnya ini akan sama saja bukan begitu benar bahwa yang mereka lakukan ini jauh lebih apa yang Nami masif bahkan dampaknya jauh lebih besar tetapi dengan adanya prinsip literasi yang kita lakukan kemudian nantinya kita punya aksi praktik baik di level Desa bahkan kita bisa advokasi ke pemerintah Pemerintah kita sedikit demi sedikitan membatasi membatasi tekanan-tekanan lingkungan dari terutama kelompok swasta yang mulai meningkatkan apa ya namanya ee aktivitas mereka dalam upaya ee merusak lingkungan begitu atau mengeksploitasi lingkungan di sisi lain dengan gaya hidup hijau yang sudah kita lakukan kita akan semakin paham bahwa ada aktivitas konsumsi yang kita turunkan misalnya kita tidak lagi mengkonsumsi sampah plastik begitu mengkonsumsi plastik atau kita tidak lagi ee membeli hal-hal yang tidak penting sehingga dengan konsumen yang cerdas tadi upaya untuk produksi-produksi yang berlebihan ini akan dikurangi oleh pihak-pihak tertentu Kita juga bisa berkontribusi banyak hal untuk membuat mindset konsumen lebih baik mindset masyarakat lebih baik sehingga prinsip-prinsip perusakan lingkungan itu dapat kita tekan dapat kita turunkan eh apa namanya eh tingkatnya atauat turunkan kerusakannya begitu begitu kir-ira Semoga menjawab Ibu Pertanyaan selanjutnya dari ibui yang pertama Apakah pengelolaan sampah masuk di bagian trip krisis Global lalu yang kedua Bagaimana peranank sampah dalam perubahan iklim boleh dibagikan tips baik untuk tetap mengol sampah bagi kawasan kecil perlumahan sehingga berperan dalam Oke ini harusnya eh Project B Indonesia menjawab Ya begitu tapi kalau dari perspektif saya eh yang pertama Ibu Utami Apakah pengelolaan sampah masuk di bagian triple planetary Crisis Global Iya masuk di sana juga karena sampah nantinya sampah ini punya dua aspek yang pertama aspek menyebabkan perubahan iklim lewat gas metan yang dikeluarkan begitu dan ini ketika apa ya tidak dikelola dengan baik tidak diolah dengan baik ini akan berkontribusi pada meningkatnya emisi gas rumah kaca itu juga berkontribusi pada perubahan iklim dan di sisi lain sampah juga punya aspek memperparah dampak perubahan iklim misalnya E dampak perubahan iklim adalah peningkatan curah hujan di daerah banteran sungai Jakarta tetapi banyak sampah kemudian di wilayah Sungai e apa menggenang kemudian menutupi saluran-saluran Air ini akan memperparah banjir di wilayah tersebut di sisi lain lagi begitu sampah ini juga e punya kontribusi pada meningkatnya polusi tadi disampaikan bahwa salah satu bagian dari trip planet Crisis adalah e polusi sampah meningkatkan polusi air kemudian polusi tanah bahkan di beberapa e wilayah ini juga meningkatkan i udara dari sampah yang dihasilkan tadi begitu begitu kira-kira singkatnya Kemudian yang kedua karena ada beap pertanyaan saya jawab singkat-singkat yang kedua Bagaimana peran bank sampah dalam perubahan iklim bank sampah Jangan dijadikan tempat sampah saja begitu Jadi sampah-sampah yang kita hasilkan jangan langsung dibuang ke bank sampah Ya pastinya Bank Sampah juga tidak akan menerima Tetapi bagaimana kita di rumah itu juga punya literasi yang baik tentang persampahan begitu Apakah kemudian inovasi reayasa lingkungan ini terbatas pada teknologi saja tidak perilaku-perilaku kita sistem Framework atau juga alur ini juga bagian dari Rekayasa lingkungan misalnya di rumah kita kita sudah diberikan literasi yang baik Bapak Ibu sudah sudah punya standar bahwa di rumah itu sampah yang keluar setiap harinya hanya boleh Berapa kilo begitu Kemudian yang kedua sampah apa saja yang harus diolah dimasukkan dalam biopori atau dijaur ulang lagi Kemudian Bapak Ibu juga seberapa banyak ee boleh membuang sampah di proporsi sampah yang sudah dihasilkan di rumah masing-masing itu kemudian yang selanjutnya Bapak Ibu mungkin juga perlu disampaikan kalau sudah terbiasa dengan mengolas sampah dengan baik tentu bapak ibu akan juga ee berperan atau akan ee bisa mengurangi sampah dari konsumsi kita sehingga yang biasanya dalam Sat hari itu di rumah ada 3 kg sampah bisa enggak ya dalam sehari itu hanya misalnya 500 gram saja begitu karena apa Karena konsumsi harian kita sudah memperhatikan itu semua Bapak Ibu kalau masak itu sudah sampahnya sudah enggak banyak lagi bahkan e sampah-sampah plastik dari hasil aktivitas masak misalnya itu sudah sangat sedikit karena kita sudah tahu ee menu mingguan kita itu apa saja Kemudian makanan di di atas meja makan kita juga dari mana saja Kemudian Kian juga kalau kita beli-beli apapun kita mempertimbangkan apakah ada sampahnya atau enggak begitu sehingga peran-peran apa ya namanya Mandiri seperti ini yang harus kita asah kita tingkatkan dan kita buat lebih masif lagi demikian semoga menjawab Bu Utami silakan baik e izin menginformasikan kepada bapak ibu peserta webinar bagi Bapak Ibu peserta webinar yang ingin bertanya secara langsung atau berdiskusi kepada pemateri kita hari ini yaitu bapak Ikram bisa untuk Rais ha atau angkat tangan dan nanti akan kami berikan kesempatan untuk bertanya langsung Kepada beliau Pertanyaan selanjutnya dari bapak Muhammad nudin penyikapan terhadap perubahan iklim tidak terlepas dari bagaimana tindakan penentu kebijakan sudah sejauh mana kalangan akademisi mempengaruhi dan atau berkontribusi terhadap menantu keijakan demikian Mak Baik terima kasih pak Muhammad Nurudin eh dalam berbagai kebijakan yang ada dalam penentuan kebijakan yang ada tentu ini di level nasional agar kemudian eh nantinya berbentuk dalam dalam komitmen kemudian diterjemahkan di level-level daerah apa namanya peran peran akademisi ini sangat tinggi bahkan dilibatkan dalam berbagai penentuan kebijakan tetapi kemudian Ada banyak hal atau stres yang hari ini masih terjadi begitu bahkan ee di level-level daerah barangkali kalau boleh saya sampaikan ini masih masih banyak hal ee ada konflik kepentingan dalam penentuan kebijakan tersebut sehingga kalangan akademisi dengan memberikan hasilnya tidak banyak ee di dipertimbangkan begitu dalam penentuan hasil akhirnya ini yang masih terjadi saat ini dan ini juga nantinya yang perlu kita diskusikan bersama dan penguatan bersama dalam bentuk yang lebih inklusif ini Bapak Ibu sekalian ini yang harus kita soroti bersama ee karena pada akhirnya informasi tentang ee dampak seberapa banyak kita bisa melakukan aksi kemudian inovasi teknologi praktik baik apa yang bisa dilakukan ini yang bisa mengukur adalah kelompok akademisi karena mereka berbasis data berbasis keilmuan begitu tetapi pada akhirnya dalam proses implementasinya dalam proses diskusi dengan para pihak terutama pembuatan kebijakan di level pemerintah ini belum banyak memaksimalkan proses itu semua begitu mungkin Bapak Ibu bisa melihat kesenjangan-kesenjangan yang terjadi apakah ini sejauh apakah sejauh ini ini bentuk kemunduran tidak kita sedang berproses di Indonesia sendiri karena memang kita negara berkembang juga jadi ee Bapak Ibu kalau boleh saya sampaikan bahwa isu perubahan iklim ini ditanggap atau dikembangkan oleh oleh pemerintah Indonesia lewat Direktorat Jenderal pengendalian perubahan iklim masih di tahun-tahun 2000-an sehingga kalau boleh dikatakan kita masih cukup baru dalam menyikapi ini semua kebencanaan kita masih data-data kita masih sangat baru di tahun 2008 itu sudah baru mulai ada BNPB sehingga datanya bisa dikelola dengan baik sebelum itu apakah data ada tetapi tidak maksimal dan tentu dengan perkembangan sampai hari ini ini kita bisa k katakan positif Walaupun mungkin per masih Cup lambat begitu baik Semoga menjawab tadi mengangkat tanganak Wah bisa mengkan mikrofonnya kepada ter kasih Mbak atas waktunya Selamat pagi eh pak ikr perkenalkan saya Ayu dari Klaten saya Kebetulan juga penggiat tentang sampah ya dan kebetulan eh saya juga kerja juga di salah satu instansi pendidikan di kota Yogyakarta Saya punya beberapa binaan yang menjadi pertanyaan saya yang mungkin eh apa ya namanya pertanyaan tapi juga refleksi ya Pak Ik ya Eh saya punya benaan di daerah komrog slan dan kota di jakakarta dan itu kita menyasar ke ibu-ibu Kenapa ibu-ibu karena salah satu ee apa salah satu orang yang atau salah satu ee yang bisa terkena dari atau dampak dari perubahan iklim tapi pertanyaan saya saya sekaligus juga refleksi saya kenapa ketika kita di sliman Kom Progo program pemberdayaan masyarakat terutama ibu-ibu itu berhasil ya Ee dengan Katakanlah mereka bisa meningkatkan Omset dan sebagainya untuk dari pengelolaan sampahnya n tetapi ketika di kota Yogyakarta Kenapa macet gitu loh ee Saya tidak tahu apakah harus ada pendekatan khusus ataukah harus merangkul dari pemerintahan sendiri ataukah kita harus punya trik nih pak Ikrom untuk di kota Yogyakarta karena ketika masuk ke kota Jogyakarta eh Katakanlah saya eh akan menghadapi konflik sosial misalnya eh mereka mengatakan bahwa Mbak aku lebih baik ngomong anakku lah ngomong cucuku lah Yang notab ini kok cucu itu kan sudah mempunyai orang lain tetapi kenapa mereka masih ke situ sementara ketika mereka dikelompok perannya mereka harusnya dibutuhkan misalnya untuk mengelola sampah mereka tidak mau gitu kan tetapi ketika mereka sudah mendapatkan hasil dari sampahnya tersebut mereka eh langsung aware gitu Pak Jadi saya memohon pencerahannya Eh bagaimana caranya untuk eh mengaktifkan kembali atau bagaimana caranya untuk memberdayakan perempuan tersebut Sedangkan di ee du daerah kemarin yang di Kom Progo sama di Sleman itu mereka walaupun ee mereka punya kesibukan domestik mereka masih mampu untuk eh aware dengan program pengelolaan sampah untuk memberdayakan mereka sehingga mereka tidak hanya ee bisa menciptakan ketahanan pangan skala rumah tangga Kemudian kami menciptakan pertanian terpadu di situ tetapi mereka juga punya aksesabilitas untuk yang lain-lain Terima kasih Pak kasih Mbak Iya terima kasih banyak Bu Wahyu untuk pertanyaan dan juga ee praktik baik yang sudah dilakukan bahkan inisiatif yang mungkin sangat positif ya begitu eh barangkali kita juga perlu perlu sadar bahwa ada perbedaan prinsip komunal di desa dan di kota begitu Jadi kalau kota Jogja barangkali ini cukup berbeda dengan dua wilayah di Sleman dan mungkin kan Progo juga berbeda lagi e dalam aspek keterlibatannya sejauh mana gitu e yang perlu di Ik adalah pendekatannya Saya kurang tahu juga Apakah pendekatan Seperti apa mungkin Bu wahu yang jauh lebih paham kalau di Sleman dan e kulan Progo mungkin dengan e tidak dengan tanpa diberikan dampak-dampak yang lebih masif atau seperti apa ini mungkin mereka sudah guyub karena mungkin mereka sudah aktivitas Dasa Wisman juga Jalan kemudian mereka juga punya banyak aktivitas yang berbarengan dengan teman-teman di sekitarnya sehingga apa namanya menginas an satu kali saja mereka sudah pasti akan akan apa ya namanya akan ee lanjut terus begitu termasuk misalnya ee di Kulon perogo atau bahkan di Sleman itu mereka bisa menyesuaikan Kapan waktu mereka akan mengerjakan domestik dan kapan waktu ngumpulnya begitu mereka akan sangat sefleksibel itu karena bisa diatur waktunya sedangkan mungkin di kota Jogja Ee Kita lihat banyak sekali mungkin juga banyak ibu-ibu ee yang bekerja begitu bekerja pagi sampai sore kalaupun tidak bekerja mereka dipasrahi ee cucu begitu disampaikan Bu Wahyu jadi ini Mungkin sudah cukup menguras energi mereka ketimbang Mereka kemudian harus ikut aktivitas e paguyuban tertentu Kemudian untuk mengolas sampah dan banyak hal lainnya apa namanya ya pemberian informasi lewat atau apa begitu juga bagus kalau di kota kita sampaikan lewat video-video singkat begitu kita buatkan grup WA dulu juga boleh ee kemudian kita sampaikan bahwa praktik baik ini juga sudah berhasil dilaksanakan di Sleman di kulam rogo dengan mungkin kalau mereka diberikan hasilnya seperti ini kemudian keuntungannya seperti ini ini akan jauh lebih efektif begitu dan tentunya juga keterlibatan itu tidak harus ee dilakukan oleh semua orang tetapi barangkali perwakilan perempuan di kota itu juga bagus biasanya di kota itu cukup banyak organisasi eh perempuan di bidang keagamaan yang masif begitu jadi peran-peran seperti Ibu Nyai itu juga bisa didekati e bu Wahyu karena Ibu Nyai itu punya jemah di pesantren-pesantren di kota yyakarta Kemudian yang kedua misalnya peranperan ibu itu kalau Nu ada muslimat misalnya kalau di Muhammadiyah itu ada ee Ibu Aisyiah begitu Ee jadi ibu-ibu Aisyiah itu ada kepalanya nanti kita bisa pendekatan langsung ke kepalanya Bu kita punya seperti ini apakah kemudian bisa diintegrasikan kalau boleh diintegrasikan seperti apa konsepnya karena di Islam atau bahkan di Iya di islam itu ada fikih lingkungan ee bahkan itu juga sangat masif Bagaimana peran perempuan di dalam di di sana bagaimana lingkungan dijaga dan lain sebagainya dan sebagainya begitu Ini Membutuhkan ee peran ee pemangku-pemangku agama ketika kemudian pemerintah tidak bisa semasif itu peran pemangku agama terutama peran pemangku agama perempuan atau ulama perempuan ini mereka punya pengaruh yang besar saya punya cerita dibantu sih tapi ini dan di kota Yogyakarta juga ada ee ibu teman saya begitu seorang ulama perempuan dan beliau dikenal satu Bantul begitu bagaimana kemudian kita kenal ibunya dulu pendekatan ke ibunya kemudian ibu kita punya inisiatif seperti ini bagaimana ya kalau kemudian di setiap pengajian yang Ibu adakan kita nyelip nih Bu begitu nyelip untuk ikutan dan kita buat apa lokus-lokus yang nantinya akan jadi percontohan Wilayah lain begitu barangkali seperti itu Bu Wu semoga menjawab itu yang saya bayangkan tetapi pasti banyak cara lain yang mungkin lebih efektif dan sesuai dengan kekhasan atau kebutuhan di kota Yogyakarta sendiri matur nuwun baik eh terima kasih atas paparan jawabannya Bapak Ikram selanjutnya kita kembali lagi di pertanyaan yang diide ya Bapak ya pertanyaan dari ibu HTI pangan sangat penting untuk kehidupan petani sekarang ini cendirung kesulitan untuk meningkatkan produktivitasnya karena dampak dari pi yang menyebabkan ekosistem tidak seimbang Hal ini ditandai adanya rusaknya siklus alam dalam area pertaniannya yang ingin saya tanyakan yang pertama kira-kira Upaya apa yang mudah diaplikasikan dan biaya yangah untuk meminimalisirampak kemudian kedua Adakah program dari untuk kung pemberdayaan masyarakat jika ada bagaimana caranya Terima kasih banyak Bu D Huti Yang Pertama eh benar Ada banyak hal atau eh penguatan adaptasi perubahan iklim karena ini dampak pada sektor pertanian ya ini dinamakan sebagai pertanian cerdas iklim begitu Ibu nanti mungkin boleh diarching juga pertanyaanas iklim itu seperti apa di dalamnya ada pemilihan benih yang banjir itu juga murah tidak tidak harus mahal Kemudian kapan menanam kemudian bentuk tanamannya Seperti apa saja Apakah ada penyiangan penggunaan pupuknya apa dan banyak hal lain yang ternyata itu bisa ee meningkatkan produktivitas pertanian terutama di beberapa wilayah pertanian begitu Itu itu ee singkatnya untuk ee Bagaimana kemudian dampak perubahan iklim bisa disasar jadi ada istilah pertanian cerdas iklim ini sudah banyak diaplikasikan di Indonesia sudah juga diimplementasikan di di kelompok-kelompok Tani begitu dan beberapa wilayah biasanya sudah punya praktik baik dari pertanian cerdas iklim ini sendiri Bapak Ibu Ya begitu Bapak Ibu sekalian ee sebagai contoh ada beberapa petani itu masuk dalam kebijakannya pemerintah dinas pertanian saya barusan pulang dari di Timur Tengah Utara dan mendengarkan paparan dari dinas pertanian bahwa mereka menyampaikan di em di Timur Tengah Utara di Kabupaten sana untuk merespon perubahan iklim itu mereka menggunakan inovasi ekoenzim begitu Jadi apakah detail ekoenzim itu mahal tidak dan ekoenzim itu bisa diterapkan dalam berbagai kesempatan kemudian pengomposan juga bisa dilakukan ini juga murah dan banyak aspek lainnya yang ternyata ini bisa meminimalisir dampak perubahan iklim terutama juga dalam upaya untuk meningkatkan produktivitas begitu Kemudian yang kedua Apakah ada program dari teknik lingkungan UII untuk mendukung pemberdayaan masyarakat ada jadi teknik lingungan UII itu Bu kita karena kita juga bagian dari UE kita menerapkan catur Darma begitu ya Ada pendidikan pengajaran kemudian penelitian pengabdian masyarakat dan dakwah islamiah di bagian pengabdian masyarakat itu kita fokus pada pemberdayaan masyarakat banyak hal yang kita lakukan Ibu tetapi memang fokus utamanya adalah pada bidang keteknikan lingkungan kalau dalam bidang pertanian kita mungkin fokus di bioremediasi tanah Jadi bagaimana mengupayakan tanah dalam kondisi perubahan iklim itu bisa diatur sedemikian rupa sehingga tetap dapat meningkatkan produktivitas pertanian dalam berbagai kondisi begitu barangkali ini juga penting nanti Bu kita bisa berdiskusi bersama atau bahkan mungkin ee wilayah Ibu bisa jadi satu wilayah desa eh pengabdian masyarakat atau pemberdayaan masyarakat dari teknik lingungan ui jadi kita cukup tersebar merata Ibu dari kota Jogjakarta kemudian kulan Progo bahkan Kita juga melakukan kegiatan pdayaan masyarakat di Kabupaten Demak begitu Jadi ini cukup luas yang kita lakukan di tnik lingkungan harapannya nanti kita bisa berdiskusi lebih lanjuta kasih banyak Ibu pertanyaan seljutnya dari B dampak pemanasan global terhadap kesehatan mulai terlihat sear tahun 99 saat saya menyelesaikan ST terkait temuan lpa nyamukig di yang kont yang kontak dengan tanah tapi sayang teman tersebut tidak diakui dosanembimbing saya karena yangersebut biasanya tidak akan bersikus di air yang kontak dengan Apakah ini yang termasuk salah satu dampak terhadap kesehatan dari pemasan global benar benar jadi ee Apun yang terjadi mungkin SEC spesifiknya kita tidak tahu pak Ando ya Apakah kemudian ini murni karena ada nyamuk di sana atau memang nyamuknya makin banyak karena adanya dampak perubahan iklim tadi kalau dampak perubahan iklim kita indikasinya pada beberapa aspek seperti peningkatan suhu perubahan pola curah hujan yang sedemikian masif kelembaban ee dan beberapa aspek yang lain dan itu semua punya kontribusi terhadap e habitat yang menyenangkan bagi nyamuk es gepti begitu Dan ini juga sudah dimasukkan dalam berbagai komitmen berbagai riset di tahun 2021 Bapak saya melakukan riset tentang dampak perubahan iklim pada bidang kesehatan pada sektor kesehatan bersama dengan balid bangkes begitu ya dengan balid bankes Kementerian Kesehatan dan kami membuat eh kesimpulan bahwa ternyata ada eh apa ya namanya habitat yang nyaman bagi nyamuk untuk ee untuk mereka berkembang lebih banyak lagi pada kondisi-kondisi di mana perubahan iklim terjadi sepertinya seperti perubahan pola curah hujan yang semakin tinggi peningkatan suhu dan kelembaban begitu begitu kira-kira Pak Andik Semoga bisa menjawab nanti kalau boleh saya juga akan share dokumen yang kami buat terkait dengan dampak perubahan iklim pada sektor kesehatan Begitu Makasih jawabannya Bapak ikr Pertanyaan selanjutnya dari ibu dari Sinin yang pertama Apakah bisa digambarkan k cara hujan 100 tahunan sehingga dapat tergambar hubungannya perubahan po hujan itu karena po peningkatan perubahan temperatur suhu bumi dan perubahan inin yang kedua Apakah ada rumusan untuk menghitung kalau emisi xgco2 dapat dieliminasi dengan jumlah tanaman atau luasanutan Iya terima kasih banyak yang pertama Bu mudisin ini sangat spesifisj sini peneliti jangan-jangan ini saya kalau menjawab nanti ee apa kalau salah mohon diingatkan Bu di sini ya begitu yang pertama ee pola curah hujan 100 tahunan ee saya lihat Saya sering banget cari pola curah hujan begitu ya curah hujan historis namanya dan sampai ke apa namanya ya pola curah hujan di masa depan atau ee prediksi begitu untuk data-data satelit kita bisa historis dari tahun 19 sekian begitu sampai hari ini bahkan Kita juga bisa memetakan pola cura hujan di masa depan untuk melihat perubahan iklim itu terjadi atau tidak ee Bu mudarisin ini kita cukup melihat di angka 30 tahun saja itu sudah bisa kelihatan kalau apa namanya ee ada perbedaan apa ya namanya tren peningkatan curah hujan sampai perubahannya itu semakin besar gaps-nya atau semakin besar ee perbedaannya dari yang curah hujan maksimum sampai ke minimum itu semakin besar perbedaannya ini ee bisa kita katakan sebagai perubahan iklim ada wilayah-wilayah yang mungkin curah hujannya semakin meningkat misalnya ee di daerah-daerah ee mungkin Jakarta begitu Itu ada peningkatan tren Jadi kalau ada tren meningkat begitu Itu termasuk indikasi perubahan iklim bukan dalam setahun 2 tahun ya Ibu begitu tapi dalam 30 tahun minimum kita lihat karena data sebelumnya historis itu juga punya batasan data masa depan untuk ee data prediksi atau skenario itu juga punya batasan juga karena mungkin datanya didapat dari e satelit begitu termasuk juga ee ada perubahan curah hujan yang negatif misalnya menjadi lebih rendah misalnya daerah Kupang atau mungkin di beberapa wilayah timur itu curah hujannya semakin rendah itu bisa kita lihat trennya semakin ke bawah dengan adanya tren itu sudah mengindikasikan adanya perubahan pola curah hujan Kadang orang bilang eh perubahan iklim itu membuat curah hujan semakin tinggi tidak tapi curah hujannya berubah semakin drastis begitu Jadi ada yang defisit air nantinya ada juga yang eh surplus air defisit air tidak bisa bertahan karena tidak ada lagi penyimpan air yang ada di sana sehingga mengakibatkan kekeringan berkepanjangan kekeringan ekstrem tetapi wilayah yang memiliki surkus air itu juga tidak bisa lagi menyimpan air karena hutan-hutannya di tebang misalnya atau wilayah penyimpan airnya tidak ada sehingga mudah menguap lagi dan EE ini akan jadi limpasan di ee atas tanah yang berakibat sebagai banjir begitu kemudian pertanyaan kedua hujan karena Iya jadi tadi ibu karena perubahan iklim itu karena adanya emisi gas rumah kaca sehingga membuat bumi kita semakin panas dan meningkatnya suhu bumi itu berketerusan dari waktu ke waktu Mungkin Nanti bisa kita lihat tadi juga saya sampaikan tren suhu dari waktu ke waktu meningkat terus sehingga ini membuat ketidakstabilan air atau siklus air di bumi kita Kemudian yang kedua pertanyaannya ada rumusan UNT menghitung emisi ee gas CO2 dari hutan tanaman jadi ada yang namanya ee biomassa begitu Ibu kalau di tanaman itu Dar daunnya batangnya semua komponen tanam itu bisa kita hitung begitu termasuk luasan hutan juga bisa kita hitung jadi hutan itu jenis apa luasannya Seperti apa jarak antar pohon bagaimana kerapatannya Seperti apa itu bisa kita hitung dan dirumuskan menjadi Sebanyak apa emisi CO2 bisa ditangkap bisa diserap dan bisa disimpan dalam karbon organik di dalam ee pohon itu sendiri begitu kira-kira Semoga dan dan ini ee apa namanya ketika bagaimana karbon disimpan karbon disimpan dalam proses fotosintesis yang dilakukan oleh pepohonan itu sendiri Bapak Ibu begitu begitu kira-kira Semoga menjawab singkat bagaimana menyikapi perubahan iklim dimulai dari lingkup bawah yaitu rumang mitigasi dan adaptasi yang inklusif jadi mitigasi perubahan iklim yang bisa kita lakukan misalnya yang sehari-hari Ibu begitu Bapak Ibu ee e bepergian naik motor atau naik mobil bisa enggak ya kita kurangi atau setidaknya bisa enggak ya kita perbanyak jalan kaki begitu itu hal kecil kemudian penggunaan botol sekali pakai bisa enggak ya kita kemudian pakai tumbler saja atau kemudian ee konsumsi di atas meja makan kita bisa enggak ya kita ngurangi daging karena daging itu emisinya tinggi mulai dari pengolahannya kemudian membesarkan misalnya sapi membesarkan sapinya peternakannya sampai kemudian diolah Bapak Ibu kalau masak rendang ini ya pasti berjam-jam begitu bisa enggak ya kemudian kita Banyakin sayur sayurnya dari mana sayurnya jangan beli dari jauh-jauh tapi cukup nanam di sekitar rumah lewat tanaman obat keluarga begitu bisa enggak ya bisa begitu Jadi meja makan kita emisinya rendah aktivitas kita emisinya rendah kalau enggak penting-penting banget enggak usah Nyalain AC kalau enggak penting-penting banget enggak usah nyalain TV dan banyak hal lainnya itu mitigasi yang adaptasi Bapak Ibu bisa Yang wilayah-wilayah rawan banjir mulai sediakan tasiaga bencana begitu dan banyak hal lainnya misalnya juga nanam pohon nanam mangrve kalau di daerah pesisir ee kemudian Kalau di sekolah atau kalau di rumah bisa enggak yang mengajarkan anak untuk mereka juga tahu cara ee P3K begitu ketika ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi dan banyak hal lainnya Bapak Ibu yang bisa dilakukan demikian snya dari bapak bagaimana Seca praktis dan efisien mengenai sosialisasi dan memprakikkan rekayasa itu bermanfaat bagi masyarakat apa saja disesuaikan dengan kebutuhan pastinya jadi tadi saya sampaikan juga ada local bas Walaupun mungkin Inovasi Atau mungkin rekayasa ini cukup tinggi dan cukup masif tetapi disesuaikan denganal bas kekasan lokalnya Seperti apa Sehingga nantinya rekayasa lingkungan yang kita sampaikan kepada masyarakat itu akan didengar mereka bahkan merasa ini adalah bagian dari mereka juga bukan sesuatu yang eksklusif bukan sesuatu yang nakik-dakik tadi atau sesuatu yang jauh dari pikiran mereka enggak tapi mereka ada di sana bahkan mungkin kita datang ke masyarakat juga ide setengah jadi enggak apa-apa untuk menjadikannya ini akan diberikan masukan atau diberikan apa ya namanya diberikan tambahan wawasan oleh masyarakat karena mas itu punya yang namanya local knowledge atau pengetahuan lokal jadi mereka tahu pak kalau bangun ini kayunya pakai ini saja begitu Oh itu enggak usah pakai kayu itu enaknya pakai bambu karena kita punya bambu banyak begitu masukan-masukan seperti itu yang kemudian bisa meningkatkan partisipasi masyarakat dan meningkatkan ownership dari masyarakat atau kepemilikan itu sendiri demikian Pak Kamil semoga menjawab ini masih banyak lagi ke bawah mbak pertanyaan dari ibui Bagaimana cara mempengaruhi masyarakat dalam pengalaman sampah yang baik karena masih banyak masyarakat yang berpikir sampah dibakar saja sudah menyaikan masalah kemudian terkait penyuruhan literasi kepada masyarakat kita bisa meminta dari dari narasumber dari stansi apa saja iya terima kasih banyak n ee yang pertama ee Ibu Tiwi semoga DII Jogja ya Ibu benar dengan mereka enggak bakar sampah itu juga sudah menyelesaikan masalah begitu bahkan dengan mereka bantuin Milah sampah di rumah itu juga baik banget sudah bagus sudah sangat Oke begitu ini untuk literasinya jadi kita mungkin dari satu-satu ya kalau diminta semuanya oke semua nol sampah enggak bisa bahkan Indonesia ngomongin soal net Zero emission atau emisi nol bersih enggak bisa kita sedikit demi sedikit emisi kita pasti ada hari-hari Bapak Ibu mungkin yang hari-hari bekerja sebagai ee guru atau apa yang ke sekolahnya harus naik motor karena jauh sekali atau naik mobil karena jauh sekali ya sudah tidak apa-apa tapi emisinya dikurangi dari aspek yang lain misalnya Bapak Ibu sudah tidak lagi ee membeli apa namanya air minum dalam kemasan atau apa begitu digantikan dengan Tum misalnya seperti itu ee benar sekali ya tadi jadi kita bisa menyelesaikan permasalahan dari hal kecil dulu kemudian kalau penyuluhan literasi pada masyarakat dari dlh juga bisa kemudian kita teknik lingkungan juga punya beberapa Aktivitas apa pengabdian masyarakat nanti bisa terhubung dengan kita juga ibu lewat ee butik Garu ulang ya Project B Indonesia lewat pelatihan seperti ini nanti kita bisa terhubung dengan ee komunitas yang ibu ee Bina terutama juga kepada wilayah yang ada ibu di sana begitu kira-kira Ibu t buat Bapak Ibu juga sekalian kalau ada penawaran aktivitas praktik baik yang bisa kita lakukan nanti silakan terhubung dengan kami jadi kami juga punya aktivitas pengabdian masyarakat yang mungkin bisa dikontribusikan dan bisa kita lakukan di wilayah bapak ibu masing-masing demikianik tadi pertanyaan dari Bapak Ibu sekalian sekaligus menjadi pertanyaan penukup di sesi tanya jawab kita pada webinar kali ini saya ucapkan terima kasih banyak untuk Bapak ikr Mustofa SSI m.si yang sudah membantu menjawab pertanyaan dari bapak ibu peserta webinar ini Kian bagi Bapak Ibu yang mungkin masih memiliki berbagai macam pertanyaan mengenai rekayasa lingkungan yang inklusif menuju mdc dan sdcis 2030 bisa disimpan terlebih dahulu dan semoga pertanyaan bapak ibu dapat terjawab di webinar atau training online yang akan datang baik eh izin menginformasikan terlebih dahulu kepada bapak ibu peserta webinar eh kami dari Project B Indonesia butik Dar ulang atau ulang membuka Open preorder atau pemesanan buku optimalisasi pengolan sampah berbasis TPS 3R periode Februari sampai dengan Maret 2026 Jadi jika bapak ibu ingin membeli atau ingin mengikuti preorder buku ini silakan e menghubungi kami atau pada link pemesinan tersebut baik sebelum sebelum kita tutup ee acara pada siang hari ini eh kami juga sudah mengantongi nama-nama pemenang yang akan kami umumkan yang akan yang pemenang doropes pada webinar kali ini yaitu pemenang doropes yang pertamaitu Ibu dari Bantul kemudian IB kemudian ibu Wah Dari katenagi Pemenang silanubungi baw untuk melakukan konfirmasi selanjutnya saya juga izin menginformasikan terbihulu kepada bapak ibu peserta bahwa kami dari ulang proonesia yangama dengan jurusan tnik lungan juga mengadakan webin bertopikusi berbasisa untuk mengungkap kualitas udara yang tak kasata yang akan diisi oleh ibu anatun SSI MSI dosen teknik lingkungan Indonesia yang akan dilaksanakan pada Sabtu 15 Maret 2025 pukul hingga 11 Waktu Indonesia Barat baik eh kita sudah ada di akhir acara ya Selain itu kami juga ingin mengingatkan Bapak Ibu sekalian untuk mengisi kuioner yang linknya sudah diare di kolom chat sup kami selanjutnya bisa lebih baik lagi dan Sekali lagi saya izin mengingatkan Bapak Ibu yang menginginkan materi sekaligus sertifikat dan kemarin belum dapatisi Link yang juga sudah dikirimkan kami di kata saya selaku MC modator webinar kali ini memohon maaf sebesarbesarnya apabil terdapat kesalahan kata atupun perbuatan sayaamik warahmatahabuh am warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Terima kasih Bapak Ibu sekalian terima kasihak Bapak Ibu sampai ketemuima kasih Bapak Ibu host dan narasumber Iya sama-sama Pak kasih Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh sukses selalu foreign