SOLUSI BERBASIS DATA UNTUK MENGUNGKAP KUALITAS UDARA YANG TAK KASAT MATA
mAn1lTpxKNw • 2025-03-15
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
kendala dalam Zoom tidak perlu khawatir
karena Bapak Ibu juga tetap dapat
mengikuti webinar ini melalui YouTube
channel kami di Project Indonesia
selanjutnya seperti biasa Bapak Ibu
sekalian kami dari kami juga menyiapkan
berbagai macam doorpr spesial untuk
bapak ibu yang beruntung doorpres ini
diberikan berdasarkan tiga pertanyaan
terbaik dan sebuah Story Instagram
terunik selama webinar berlangsung untuk
pemenang tiga pertanyaan terbaik akan
kami umumkan di akhir acara kemudian
untuk pemenang dua stori Instagram
terunik akan kami Hubungi langsung
melalui DM Instagram Jadi jika Bapak Ibu
sekalian ingin bertanya selama webinar
ini berlangsung dapat memberikan
pertanyaannya melalui kolom chat dengan
format nama kemudian pertanyaan yang
ingin ditanyakan dan nanti akan kami
pilih tiga perenanyaan terbaik untuk
memenangkan dpai spesial dari
kami lalu untuk Story Instagram bapak
ibu dapat membuat Story Instagram
semenarik mungkin dan jangan lupa tag
Instagram kami di @projectb
Indonesia sebelum kita masuk ke acara
inti kita akan ada sambutan dari bapak
Dr IR hijrah purnana Putra stmn selaku
founder dari butik Dar ulang projek di
Indonesia sekaligus sekretaris jurusan
Teknik Lingkungan Universitas Islam
Indonesia Kepada beliau Ma tempat kami
persilakan
Oke Baik ee terima kasih Mbak Sabrina
mudah-mudahan suara saya sudah terdengar
dengan jelas ya ee
Bapak Ibu yang kami hormati izin untuk
memulai
Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh bismillah
walhamdulillah wasalatu wasalamu ala
rasulillah
Eh pada kesempatan pagi hari ini pagi
yang mudah-mudahan kita semuanya dalam
kondisi yang sehat ya bersemangat dan
penuh manfaat gitu ya Nah pada pagi hari
ini Alhamdulillah kita bisa bertemu
kembali setelah Minggu kemarin kita
ketemu dalam ee webinar kali ini juga
kita bertemu kembali dengan tema yang
sangat menarik begitu ya yang bicara
tentang ee permasalahan kondisi udara
yang ada khususnya di Indonesia gitu Bu
Ana terima kasih atas waktunya Bapak Ibu
para peserta yang EE senantiasa ee
bergabung dalam kegiatan yang dilakukan
oleh jurusan Teknik Lingkungan
universitas Islam Indonesia dan butik
daur ulang Project B Indonesia ee
terkait dengan tema ini ee Masih
berhubungan dengan tema sebelumnya
walaupun tema sebelumnya ada berhubungan
dengan e
inklusivitas Tapi saat ini kita bicara
pengolaan udara yang EE sepertinya
menjadi perhatian kita menjadi harus
menjadi perhatian kita untuk akhir-akhir
ini Ya dengan berkembangnya
aktivitas masyarakat dari aktivitas
transportasi dari aktivitas pemenuhan ee
kebutuhan kita aktivitas industri bahkan
rumah tangga dan juga akhir-akhir ini
beberapa wilayah yang mengalami
permasalahan dengan sampah ya tantangan
besar dalam sistem pengolahan sampah
juga mengalami hal yang serupa yang
berhubungan dengan pengolaan kualitas
udara contohnya saja Bapak ibu yang
sedang terjadi di di Yogjakarta saat ini
ee setelah TPA yaitu TPA piungan itu
tutup maka aktivitas pembakaran secara
terbuka oleh masyarakat atau berbagai
macam pihak ee menjadi lebih banyak gitu
ya jadi secara awam ee masyarakat sering
mengeluhkan ya rasa apa bau asap dan
seterusnya nah dalam kegiatan pada
kesempatan hari ini kita coba lihat
solusi-solusi berbasis data ya untuk
dari temanya sangat menarik ini ya
solusi berbasis data untuk mengungkap ee
kualitas udara yang tak kasesat mata
gitu dari temanya
mencerminkan sepertinya pematerinya juga
sangat menarik ya dengan berbagai macam
pengalaman dan e bidang keilmuan yang
beliau tekuni Bapak Ibu Selamat
mengikuti E webinar dan
mudah-mudahan dalam kondisi
berpuasa pun sebagian mungkin Bapak Ibu
ya yang menjalankan ibadah puasa ee
dapat kita terus belajar gitu sharing
apa yang kita miliki Dan mungkin juga
ini menjadi
webinar terakhir sebelum Idul Fitri
nanti teman-teman tadi sudah
menyampaikan juga dan Insyaallah kita
akan ketemu kembali di webinar atau
training online berikutnya di bulan
April setelah Idul Fitri nanti dan
mudah-mudahan tema-temanya menjadi
tema-tema yang sangat Bapak Ibu butuhkan
gitu yang EE ingin Bapak Ibu pelajari
kalau nanti panitia menyediakan
kuesioner silakan Bapak Ibu Tuliskan
kira-kira materi-materi apa saja
tema-tema apa saja yang perlu kita
hadirkan dalam bentuk training online
ataupun ee webinar gitu ya dan sebagian
besar yang dilakukan oleh tim baik di
jurusan teknik lingkungan maupun di
butik daur ulang itu adalah tema-tema
usulan daripada Bapak Ibu semuanya
termasuk ee yang dilakukan dua webinar
terakhir ini ini adalah masukan dari
Bapak Ibu semuanya yang memungkinkan
kita akomodir dalam waktu dekat Nah
nanti mudah-mudahan di e
pertemuan-pertemuan selanjutnya kita
bisa mengakomodir lebih banyak karena di
UII sendiri terdiri dari beberapa
laboratorium laboratorium sampah limbah
padat kemudian udara kemudian air ya air
limbah bioteknologi dan seterusnya
Insyaallah kita bisa hadirkan berbagai
macam pemateri baik secara internal
maupun eksternal dari berbagai macam
pihak yang memang kompeten di bidang
tersebut ya rasanya tidak perlu
berlama-lama Bapak Ibu agar kita bisa
menikmati dengan ee Santai dengan enak
dengan enjoy materi yang akan
disampaikan pada kesempatan hari ini
Dengan mengucapkan
Bismillahirrahmanirrahim webinar solusi
berbasis data untuk mengungkap kualitas
udara yang tak kasat mata Hari ini Sabtu
15 Maret 2024 resmi kita buka
mudah-mudahan bisa berjalan dengan
lancar dan bisa bermanfaat bagi kita
semuanya Terima kasih Bapak Ibu yang
sudah berkenan sebagai peserta tetap di
acara-acara webinar yang dilakukan oleh
jurusan Teknik Lingkungan UII dan butik
daurulang Project B Indonesia dan juga
Bu Ana terima kasih Seharusnya Sabtu
weekend bisa berlibur atau istirahat
tapi berkenan untuk berbagi kepada kita
semuanya panitia yang sudah penuh
semangat luar biasa yang menyediakan
berbagai macam fasilitas mudah-mudahan
tetap semangat dan bisa terus berlanjut
ya mohon maaf jika banyak kekurangan
wabillahi taufik wal hiidayah
wasalamualaikum warahmatullah
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih
kepada bapak Dr IR hijrah puranapra stmn
yang telah memberikan sambutan sekaligus
membuka acara webinar hari ini Baik
tanpa berlama-lama lagi kita akan
langsung lanjut ke acara indti kita
yaitu penyampaian materi namun sebelum
itu Mari kita lihat terlebih dahulu CV
dari pemateri kita berikut ini
[Musik]
baik se demikian sekalias mengenai
pemateri kita kita pada hari ini mungkin
yang ingin disampaikan pemateri adalah
seputar data dan metodologinya dan
strategi apa yang untuk pengelolaan dan
pengandaliannya begitu ya Ibu anak juga
mungkin nanti akan ada pembahas
pembahasan seputar emisi beserta cara
menghitungnya lalu lanjutannya dari data
dan metode untuk memperoleh data
konsentrasi baik kepada ibu ibu anak eh
untuk efisiensi waktu eh penyampaian
materinya kurang lebih sampai pukul
10.30 ya Ibu Kepada beliau tempat dan
layar kami persilakan
Baik terima kasih mbak sabr Mungkin
Sebelumnya saya izin buka dulu ya Bapak
Ibu Bismillahirrahmanirrahim
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Ya
alhamdulillahbilaminu
wasamuh salam sejahtera bagi kita semua
Alhamdulillah Bapak Ibu di pagi hari ini
di hari ke-15 kita berpuasa kita
diberikan masih diberikan kesehatan dan
juga e keberkahan begitu ya sehingga
kita sama-sama bisa berada di ruang Zoom
ini dalam kegiatan webinar series udara
yang diadakan oleh Project B eh BTI
Indonesia eh saya ucapkan banyak-banyak
terima kasih kepada penyelenggara yaitu
butik daur ulang Project Indonesia
beserta jurusan Teknik Lingkungan kepada
bapak Hijrah pernamara ya sebagai
founder dan juga sekaligus eh sekretaris
jurusan dari
eh program studi teknik lingkungan
Universitas Islam Indonesia dan juga
kepada pakbi juga saya mauucapkan terima
kasih kepada tim penyelenggara yang
sudah membantu menyuksesan acara ini
begitu
eh mungkin saya izin memperkenalkan
terlebih dahulu secara singkat Bapak Ibu
jadi Perkenalkan nama saya Ana us
tunasana jadi saya merupakan dosen di
teknik lingkungan UII yang mana
sebenarnya baru bergabung tahun lalu
Jadi bisa dibilang Eh dosen baruah gitu
gitu eh tapi di sini saya lihat sipannya
dari mana-mana gitu jadi ASN dari
praktisi dari ee konsultan Kemudian dari
akademisi yang sangat mungkin banyak
sekali pengalamannya gitu ya terkait
dengan udara jadi di webinar series ini
saya lebih keingin sharing-sharing gitu
Saya juga sama-sama belajar dari bapak
ibu dan juga mungkin ee nanti mungkin
ada yang Bapak Ibu belum mengetahui saya
bisa sharing-sharing begitu ya Oke
mungkin eh saya langsung izin share
screen ya Eh Bapak Ibu terkait dengan eh
materi hari ini yaitu yang akan akan
dibahas terkait solusi berbasis data
untuk mengungkap kualitas udara yang tak
kasat mata begitu ya jadi di sini yang
akan dibahas itu ya memang solusi
berbasis data jadi eh data-data yang
untuk men-support ketika
ee
sebuah kota ataupun sebuah industri gitu
jadi Apa solusinya nah ini berdasarkan
datanya dulu gitu Jadi gimana cara kita
mengetahui data kemudian metodenya
Seperti apa Nah jadi kita kita eh akan
mengetahui bagaimana prosesnya begitu
karena kan ketika kita ingin memberikan
sebuah solusi kita tidak hanya tanpa
berbasis data gitu tidak hanya jeuplak
apa begitu ya karena seperti dokter
ketika dia memberikan sebuah resep gitu
penyakitnya diabetes ya berarti kan ada
diagnosanya dan juga kita memberikan ee
sesuatu yang sesuai dengan penyakitnya
gitu kalau misalkan kita orang tersebut
penyakitnya diabetes tapi kita ngasih
obat FL batuk kan tidak sesuai makanya
ini kita eh tarik maksudnya solusi itu
Ya kita harus berdasarkan sebuah data
yang valid begitu ya
Oke kita mulai mungkin ya Ibu Bapak Ibu
jadi terkait dengan permasalahan
pencemaran udara mungkin saya bisa
katakan gitu dalam bahasa Inggris mohon
izin ya untuk slide-nya jadi kita harus
aware terhadap air pollution atau
pencemaran udarah karena What you cannot
see itu can hurt you jadi apa yang
sebenarnya kita tidak lihat malah
sesuatu itu malah menyakiti kita malah
memberikan dampak buruk bagi kita memang
mungkin ada beberapa e case ee
permasalahan pencemaran udara yang
mungkin bisa kita lihat mungknya
asap-asap yang EE mungkin seperti kabut
fotokimia mungkin itu bisa kita lihat
secara Kasat Matata tetapi kebanyakan
adalah ee terkait dengan permasalahan
pencemaran itu tidak bisa kita lihat
secara kasat mata tapi dia memberikan
dampak yang sangat signifikan dampak
buruk yang sangat signifikan bagi eh
manusia maupun lingkungan yang ada di
sekitarnya makanya memang permasal
terkait pencemaran udara itu menjadi
permasalahan lingkungan yang sangat
krusial untuk bisa kita analisis dan
juga kita bahas begitu nah kita lihat
gitu ya Bapak Ibu eh yang mungkin
familiar di Bapak Ibu sudah ketahui
bahwa kualitas udara itu yang secara
awam kita tahu bahwa ada kualitas udara
yang baik dan juga tentunya ada yang
kotor begitu ya kita bisa lihat dari
kedua gambar ini yang sebelah kanan
tentunya adalah
Eh ini adalah kualitas udara yang kotor
yang tidak kita inginkan karena di sana
banyak sumber polusi banyak sumber
polutan yang memang ee ada di sana
sehingga ketika kita bernafas mungkin
kita akan menghirup polutan gitu ketika
kita berada di suatu lokasi kita berada
di kondisi yang tidak aman nah gitu Ini
sesuatu yang tidak kita harapkan
sedangkan yang sebelah kiri ini
merupakan kondisi yang memang kita
harapkan kondisi ee kualitas udara yang
memang ketika kita menghidup yang kita
udaranya segar begitu ya ketika kita
joging pagi sore begitu itu ee yang kita
dapat kan adalah sesuatu yang manfaat
karena kita mendapatkan Oksigen yang
baik untuk kesehatan kita gitu nah jadi
karena mungkin kita ketahui semakin
berkembangnya zaman itu eh aktivitas
antropogenik atau aktivitas manusia yang
dilakukan itu semakin banyak gitu
sehingga itu impactnya akan emisi yang
dihasilkan itu semakin banyak sehingga
pulutan-pulutan yang hasilkan di dirilis
ke udara itu semakin banyak sehingga
udaranya itu semakin dengan semakin
tingginya aktivitas antropogenik akan
semakin Mengalami penurunan Nah mungkin
untuk untuk meminimalisir meminimalisir
hal tersebut kita perlu upaya
pengelolaan maupun pengendalian agar
kualitas udara itu tidak mengalami
penurunan Seperti apa nanti akan kita
ketahui di next next slide-nya begitu
nah kemudian kita lihat dulu terkait
dengan eh fakta dari permasalahan
pencemaran udara ini yang memang tidak
terjadi secara hanya skala regional
secara lokal gitu tetapi memang secara
global se secara global Dia sudah
menjadi ee permasalahan yang penting
untuk di analisis karena kenapa
berdasarkan data Who gitu ya ternyata
permasalahan pencemaran udara ini
merupakan permasalahan yang memang
berdampak tinggi berdampak risiko tinggi
terhadap anak-anak kecil khususnya
karena kan ataupun kepada
reseptor-reseptor sensitif begitu ya
jadi memang ini permasalahan utama yang
perlu dikaji begitu makanya ee mungkin
kita harus ee mengetahui gimana solusi
untuk
ee agar menjaga kuatitas udara Kita itu
tetap baik nah ternyata menurut fakta
dari WHO di tahun 2019 itu
99% populasi dunia itu tinggal di
kualitas udara yang mana sudah tidak
memenuhi baku mutu yang mana mungkin
Bapak Ibu telah mengetahui ya ketika
kita berada di kualitas udara yang tidak
memenuhi baku mutu berarti dia kualitas
udaranya sudah e mungkin dibilang tanda
kutip kotor gitu tidak baik untuk kita
hirup nah ternyata berdasarkan tahun
2019 itu kita sudah tinggal di 99% itu
kita sudah tinggal di kondisi tersebut
tetapi memang untuk baku mutunya sendiri
di Who sama di Indonesia itu berbeda ya
Bapak Ibu karena mungkin ada perhitungan
yang berbeda karena memang di Who itu
nilainya lebih ketat gitu dibandingkan
kalau kan di Indonesia nah ternyata dari
faktanya juga
eh terkait dengan permasalahan
pencemaran udara ini yang mana Kalau di
udara itu e pencemaran udara itu ada
indoor air pollution itu adalah
pencemaran udara dalam ruang jadi jangan
salah Bapak Ibu di dalam ruangan bapak
ibu tinggal itu juga ada yang namanya
pencemaran udara yang terjadi di dalam
ruang seperti itu bisa dari chat-chat
gitu dan lain dari dan lain sebagainya
gitu nah tentunya ketika ada indoor air
pollution juga ada outdoor air pollution
yang mana itu mungkin bisa dikatakan
pencemaran udara ambian begitulah Nah
ternyata berdasarkan data itu dari eh
case pencemaran udara indoor maupun
outdoor itu setelah menyebabkan kematian
sebanyak 6,7 juta Bapak Ibu nah kemudian
kalau misalkan dari dilihat dari ee eh
dari outdoor-nya saja dari udara ambian
itu menyebabkan 4,2 juta itu kematian
begitu nah dari data ini juga
menyebabkan bahwa 89% ini terjadi di
wilayah Asia Tenggara tentunya termasuk
Indonesia begitu Salah satunya Nah jadi
memang e permasalahan pencemaran udara
itu di Indonesia perlu dikaji gitu
karena memang sebesar itu impact yang
akan ditimbulkan bukan hanya ke manusia
sebenarnya banyak juga ke sektor-sektor
yang lainnya ke eh habitat apa tuh eh
hewan kemudian tumbuhan dan juga ke
ekonomi juga dia akan berimpakct kalau
misalkan kita analisis lebih lanjut nah
kemudian menurut clean air foundound
gitu bahwa empat yang paling mematikan
itu adalah terkait ee karena air
pollution ini dan Eh ini tadi 9 dari 10
itu terjadi di negara yang low dan
middle income countries gitu ya dan
ternyata berdasarkan eh case ini dia
karena permasalahan pencemaran udara ini
telah menurunkan ekspektasi hidup itu
manusia sebanyak 2,2 tahun jadi eh ya
atau terjadinya penurunan eh ekspektasi
hidup selama eh selama 2,2 tahun itu
karena case ini terus kita lihat juga
fakta yang mana Kalau case air pollution
ini bisa disebut juga silent Killer
Bapak Ibu jadi pembunuh yang secara
pematikan diam-diam begitu ya Dan kita
lihat dari data yang saya peroleh dari
global burden disas di tahun 2024 bahwa
air pollution ini menempati posisi
ketiga tiga teratas Jadi yang pertama
karena tekanan darah tinggi kemudian
merokok itu nah air pollution ini dia
pada kondisi posisi ketiga karena
menurut data di Indonesia tahun 2021 ini
tingkat kematian itu sudah mencapai eh
221.663 seperti itu jadi memang Eh
casase ini ituh permasahan pencemaran
udara perus sangat diperhatikan begitu
nah itu mungkin berdasarkan eh faktanya
ya di di Global scale maupun di
Indonesia
nah kemudian kita lihat begitu eh jadi
Memang kenapa gitu eh air pollution ini
perlu dianalisis lebih lanjut karena
memang ke depannya bahkan saat ini juga
sudah memberikan dampak ya ke depannya
itu akan memberikan dampak yang sangat
signifikan Kenapa karena memang dia eh
akan berdampak pada beberapa hal ke
masalah cuaca dan iklim pola cuaca dan
iklim kita tahu bahwa sekarang saja gitu
pola cuaca dan iklim di tempat kita
mungkin mengalami perubahan suhu sudah
semakin tinggi kemudian kan juga curah
hujan sudah tidak menentu Nah itu salah
satunya ee bukan karena selain karena
faktor musim yang sudah terjadi tetapi
karena ee adanya faktor dari polutan dan
juga emisi Yang Semakin banyak kita ee
hasilkan itu berpengaruh terhadap
perubahan pola yang memang normalnya
terjadi begitu kemudian juga kepada
tanaman-tanaman itu ee dia ada yang
merusak begitu ya jadi polutan-polutan
Tertentu bisa dapat sangat merusak
kepada eh organisme tumbuhan kemudian
juga ke permukaan air juga ini yang
paling Eh ini Extreme temperature jadi
eh ke suhu itu kita tahu sekarang
kemarin mungkin di webinar sebelumnya
dibahas tentang Global Warming gitu
bukan sekarang tuh bukan global warming
lagi tetapi sudah Global boiling gitu
nah Global boiling ini disebabkan karena
memang banyaknya gas-gas rumah kaca
mungkin especially itu yang memang kita
hasilkan maka dari itu ini perlu dikaji
karena memang impactnya itu sangat besar
kemudian juga terkait dengan ini sudah
menyebabkan ee apa tuh ke
penyakitpenyakit manusia ya juga
khususnya kebagian pernapasan itu sudah
sangat berdampak Nah jadi kita harus
mengatasi permasalahan ini karena dengan
kita bisa mengatasi masalah ini dengan
kita punya solusi atas apa yang EE
pencemaran udara yang terjadi di lokasi
itu kita bisa apa ya menyelamatkan hidup
orang banyak jadi bukan hanya dokter
saja dokter manusia yang bisa
menyelamatkan orang banyak tetapi kita
sebagai environmental engineer ataupun
eh sebagai orang awam pun bisa gitu
dengan kita menjaga lingkungan kita kita
bisa menyelamatkan banyak orang banyak
kemudian juga dapat meminimalisir gitu
eh terjadinya climate change apa eh
dampakimate yang lebih masif gitu jadi
ya kita coba kurangi gitu dan kemudian
juga tentunya dari perasan pencemaran
ini kita bisa menguatkan lagi sektor
ekonomi kita agar tidak banyak dana yang
dialokasikan untuk e permasalahan ini
begitu Bapak Ibu nah
kemudian
jadi kita tanya gitu sekarang memang
sudah terjadi pencemaran udara tetapi
kita coba ketahui Kapan sih sebenarnya
pencemaran udara itu terjadi ternyata
dari sebenarnya tidak ada yang tahu
kapan itu terjadi tetapi dari literatur
yang saya baca dari buku-buku ada
beberapa bukti bahwa dari zaman dahulu
kala juga sudah terjadi pencemaran udara
Kapan itu salah satunya adalah di tahun
1940 Berarti sekitar 85 tahun yang lalu
ya gitu Jadi saya belum lahir juga
mungkin Bapak Ibu di sini juga belum
lahir gitu bahwa ternyata dari 80 tahun
yang lalu itu sudah terjadi fenomena ini
tetapi memang ee terjadinya mungkin di
sini case-nya di Los Angeles di Amerika
kalau sekarang karena peningkatan
aktivitas anop tahun segini tuh ternyata
Amerika sudah terjadi karena memang
sudah ada eh banyak kendaraan-kendaraan
di sana yang menggunakan bahan bakar
fosil untuk eh support di kendaraannya
mungkin kalau zaman dulu Enggak ada
pertam pertalet dan sebagainya gitu
mungkin dulu hanya ee bahan bakar
tertentu yang memang dia punya komposisi
bahan bakarnya itu ee tidak bersih jadi
banyak rilis polutan yang digunakan dari
eh kendaraan-kendaraan itu selain itu
pada saat tahun ini juga adanya pengaruh
inversi suhu jadi inversi suhu itu yang
menyebabkan polutan itu dia eh
karakteristik meteorologi yang yang
menyebabkan polutan itu dia tidak naik
ke atas gitu tidak eh ke atas gitu tapi
dia tetap Stay di bawah jadi sehingga
polutan itu banyak terhirup oleh kita
nah eh kemudian kita lihat juga di
donora juga terjadi kalau tadi 1940
karena sektor transportasi kalau di
donora itu di penilvania di tahun 48 itu
karena memang adanya aktivitas industri
yang memang sudah sangat masif di saat
itu yang mana di sini aktivitas dari
asap-asap ini dia telah menyebabkan
kematian begitu bagi beberapa orang nah
kemudian juga di tahun 52 itu di London
juga di London juga sudah pernah ada ada
case London F gitu jadi memang eh dulu
itu 80 tahun yang lalu perah terjadinya
di kebanyakan adalah di negara-negara
yang sudah maju gitu dan karena ada juga
pengaruh inversi suhu yang menyebabkan
polutan itu tidak naik ke atas gitu
mungkin bahasa mudahnya itu juga sudah
menyebabkan banyak kematian banyak
sekali nih sampai dengan 4.000 e
kematian juga disusul dengan eh adanya
banyak-banyak eh manusia yang terkena
penyakit khususnya ke sektor pernapasan
begitu
Nah jadi apa sih gitu ya kita tadi sudah
dilihat gitu mungkin ini pulutan-pulutan
apa sih gitu pencemaran udara gitu
mungkin kita tarik pengertiannya dulu
gitu ya yang sudah tercantum di
peraturan pemerintah nomor nomor 22
tahun 2021 bahwa memang e pencemaran
udara itu berarti ada substansi atau
zat-zat yang memang masuk ke udara
ambien yang
menyebabkan apa ya konsentrasi itu
melebihi dari baku mutu yang sudah
ditetapkan yang mana biasanya di
Indonesia unya ke lampiran 7 Peraturan
Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 ketika
aktivitas antropogenik khususnya ee
banyak menghasilkan eh emisi dan juga
polutan itu akan eh melebihi baku mutu
sehingga nanti kualitas udaranya
Mengalami penurunan Nah itu disebutnya
dengan pencemaran udara
nah tapi mungkin ya Eh sebelum kita eh
ke permasalahan pencemaran udera itu
mungkin Bapak Ibu sudah mengetahui bahwa
ternyata itu secara alami kondisi apa
tuh komposisi udara kita itu sebagian
besar adalah
78% nitrogen 21% oksigen dan sisanya itu
adalah gas-gas yang lainnya gitu Jadi
dengan persentase mungkin sekitar 1%
gitu Tapi itu sudah banyak menimbulkan
eh apa ya dampak-dampak yang masif yang
buruk pada kita dan untuk setiap
karakteristik polutan itu itu dia punya
karakteristik eh masing-masing setiap
kita mungkin individu manusia juga ya
dari satu manusia manusia yang lainnya
itu tidak ada yang identik sifatnya pun
dengan polutan itu tidak ada yang
identik kalau misalkan dianalisis dikaji
dari ini ee permasalahan ini adalah dia
dilihatnya dari skala spasial spasial
scale dan juga Residence time-ya ketika
dia polutan itu berapa lama sih dia akan
bisa Stay di atmosfer jadi ada yang
hanya bertahan eh dalam detik jam ada
juga dia yang bertahan sampai ratusan
tahun gitu Contohnya apa yang bisa jadi
yang bisa bertahan dalam ratusan tahun
itu yang dia bisa Stay di atmos adalah
contohnya adalah CFC CFC ini mungkin ee
yang sudah bapak ibu ketahui terkait
dengan yang menyebabkan pemanasan global
kesruk Mak kaca begitu nah kenapa dia
bisa menyebabkan ee pemanasan itu karena
memang dia Stay di atmosfer enggak
hilang-hilang begitu ya dia sampai 100
tahun gitu sedangkan mungkin yang hanya
bertahan sampai detik gitu ya atau ee
atau enggak hari gitu itu ada di part
yang ini yang ada di yang di kotak ini
ada no3 kemudian ada oh nah kemudian
untuk dari sampai dengan hari range hari
sampai eh tahun itu ada mungkin nox yang
bisa ketahui so2 jadi memang setiap eh
polutan itu dia Stay di atmosfer itu
dalam kurun waktu tertentu saja bisa
hilang ataupun masih tetap ada Nah
makanya mungkin eh kan kita kita kita
perlu mengukur gitu ya harusnya sih
secara Real Time gitu dari waktu ke
waktu agar kita mengetahui gimana sih
fluktuasinya dari pagi siang sore
Kemudian dari hari ke hari itu Eh
konsentrasinya nah kemudian terkait
dengan spasial scale Jadi mungkin Bapak
Ibu dulu pasbacapres G ya Ee ada yang
angin itu enggak punya KTP begitu ya Nah
e kalau menurut saya itu memang ya betul
Gitu ya Bapak Ibu jadi Kang kan angin
itu kalau di permasalahan pencemaran
udara itu kan bisa menyebabkan polutan
itu terdispersi atau pindah ke
lokasi-lokasi yang memang kita tidak
tahu gitu ya Jadi sebenarnya angin itu
ya akan membawa eh polutan dari satu
tempat ke tempat yang lainnya sehingga
belum tentu misalkan kota Jogja itu yang
banyak emisi kota Jogja juga yang akan
banyak polutannya itu belum tentu karena
memang bisa saja angin kencang gitu ya
itu membawa sampai ke ke mana ya
misalkan ke Magelang atau ke mana begitu
ya jadi memang peran angin atau faktor
meteorologi di case ini di permasalahan
pencemaran udara itu sangat amat
berperan penting begitu nah karena
memang kita ketahui bahwa eh jenis
polutan gitu itu tuh sebenarnya sangat
beragam
eh ada yang kalau misalkan kita analisis
itu adalah jenis polutan primer dan juga
ada jenis polutan sekunder nah tetapi
mungkin sebelum itu kita lihat terlebih
dahulu dari gambar yang di bawahnya ini
adalah e sumber-sumber emisi yang biasa
menghasilkan yang berkontribusi gitu
terhadap penurunan kualitas udara nah
sampai sejauh ini mungkin ee Masih
banyak orang yang misleading gitu
terkait dengan kata emisi dan juga kata
konsentrasi polutan banyak yang masih
mengatakan ketika ee polutan itu sudah
berada di undar ambien yang memang sudah
bisa kita ukur itu banyak orang yang
masih mengatakan itu namanya emisi Nah
itu eh kurang tepat Bapak Ibu karena
emisi itu adalah sumbernya gitu
maksudnya yang memang diukur dekat
dengan sumbernya bukan bukan kons bukan
bukan poutan yang sudah ada di udara
ambien begitu Nah mungkin kalau misalkan
terkait dengan emisi e mudahnya adalah
ee dalam suatu kota misalkan dikaji itu
biasanya melalui inventarisasi emisi gu
rumah kaca gitu ya jadi sektor mana sih
yang memang berperan penting berperan ee
apa ya berkontribusi dominan terhadap
rilisnya emisi itu Misalkan 70%
transportasi 20% industri dan Sisanya
adalah sektor lain gitu Nah itu itu
adalah yang namanya emisi itu memang
sumber-sumber apa saja yang kiranya
memberikan dampak buruk ke terhadap
penurunan kualitas udara Nah di sini
sumber-sumber emisi tentunya ada yang
berasal dari natural gitu alam maupun
dari aktivitas manusia Nah dari
aktivitas gunung berapi gitu ya
Sebenarnya dia juga menghasilkan polutan
gitu ya Bapak Ibu ketika mungkin nanti
erupsi ataupun nanti menotus itu nah
jadi ketika dia eh emisi-emisi tersebut
menghasilkan polutan itu adalah dia eh
sudah berada di udara ambien itu namanya
konsentrasi polutan dan Oh iya untuk
satuan itu mereka berbeda Bapak Ibu
untuk sumber emisi itu adalah massa per
waktu jadi misalkan gram pers atau
enggak ton per tahun sedangkan untuk
polutan-polutan yang sudah ada di udara
ambien itu adalah satuannya massa per
volume Volume karena kan memang dia
sudah ada di udara ambien gitu dan
satuannya biasanya mikrogram/ met³ atau
enggak PPM Jadi mereka itu dua hal yang
berbeda tapi memang sampai sekarang itu
saya masih banyak menemukan masih banyak
yang bilang ber ee sama gitu padahal itu
sangat amat berbeda Nah untuk
jenis-jenis polutan biasanya mungkin
Bapak Ibu yang di inststansi ataupun
yang biasa mengkaji suatu case itu kan
menganalisis e polutan-polutan tertentu
misalkan so2 k no2 kah atau enggak
partikulat begitu ya Ada juga yang
mungkin mengalis Ozon nah ternyata
diklasifikasikan itu ada yang bersifat
primer Jadi kalau primer itu dari
sumbernya langsung e menghasilkan plutan
apa Nah itu jadi eh menghasilkan plutan
primer Tetapi kalau misalkan seconder
polutan polutan sekunder adalah polutan
yang memang terbentuk dari
eh misalkan interaksi antara polutan
polutan primer antara satu dengan yang
lain ya maupun adanya dari eh
pengaruh dari adanya kontribusi faktor
meteorologi misalkan dari ozon Ozon itu
terbentuk ketika dia
eh adanya kontribusi misalkan dari
adanya polutan no2
eh Organic compound dan juga adanya
pengaruh dari sinar radiasi UV Nah jadi
pembentukan Ozon ini sebenarnya
dipengaruhi oleh Radiasi matahari ketika
pada saat terik mungkin ya Bapak Ibu
jadi pada saat terik e di wilayah kajian
gu konsentrasi Ozon itu akan semakin
tinggi gitu tapi kalau malam hari itu
tidak akan terbentuk tuh Ozon itu tetapi
memang karena tadi sifatnya adalah e
berdasarkan pautan Residence time dan
juga spasial scnya jadi meskipun malam
hari dia tetap tidak hilang tapi eh
tetap ada karena memang kondisi
stabilitas atmosfer kita yang stabil
gitu ya jadi dia polutan itu menyebabkan
tertrap di bawahnya jadi enggak enggak
hilang semuanya di yang ada di bawahnya
itu jadi tetap stay gitu oke Nah ini
tipe-tipe polutannya gitu sebelum nanti
kita ee Tentukan analisis lanjutan jadi
untuk polutan-polutan itu kan banyak
sekali sebenarnya Nah kalau misalnya
kita bisa klasifikasikan bahwa untuk
polutan itu ada yang disebut Eh kriteria
polutan polutan kriteria gitu mungkin
bisa saya ee sebutnya gitu atau mungkin
kalau biasa menyusun dokumen lingkungan
itu disebutnya parameter kunci begitu ya
ada so2 kemudian ada no2 Ozon partiulet
dan lain sebagainya gitu nah apa sih
sama eh kriteria polutan ini jadi
kriteria polutan itu adalah
polutan-polutan yang memang Sebenarnya
dia tuh eh berimpact secara langsung
kepada kesehatan manusia kepada
lingkungan dan untuk kriteria polutan
atau pencemar parameter kunci ini dia
punya baku mutunya yang tercantum di
lampiran 7 tadi yang saya mention di PP
22 tahun 2021 yang mana mengacuk ke sana
jadi memang dia punya baku mutu diukur
gitu
eh agar diketahui Apakah nilainya itu
melebihi atau tidak dari baku Muto yang
sudah ditetapkan nah kemudian untuk
kriteria yang kedua itu adalah polutan
gas rumah kaca atau green house gasis
yang biasa eh diketahui itu ada CO2 CO2
karbondioksida metana kemudian CFC dan
lain sebagainya yang mana gas rumah kaca
ini eh dia S sepemahaman saya di
Indonesia belum ada baku mutunya tetapi
memang ada regulasi yang memang mengatur
kemarin sudah sempat dimenstion gitu di
eh webinar ee sebelumnya bahwa memang
gas rumah kaca ini ee ininya kita bisa
analisisnya adalah dari apa tuh
peningkatan suhu yang terjadi gitu ada
batasan mungkin Bapak Ibu pernah e
familiar bahwa suhu kita itu dijaga agar
tidak
melebihi di range 1,5 derajat sampai 2
derajat Celcius Nah jadi kalau kalau
untuk gas rumah kaca ini tidak ada baku
mutus seperti yang di pp22 tetapi memang
ada regulasi di yang tercantum di Paris
agreement itu yang batasan suhu dan juga
kalau misalkan di Indonesia itu eh upaya
komitmen yang dilakukan Indonesia itu
melalui NDC nationally determined
contribution gitu jadi eh punya
Indonesia tuh punya kebijakan sendiri
untuk mengatasi gas rumah kaca ini yang
bisa menyebabkan peningkatan suhu di
permukaan bumi yang kita tinggal ini
yang mana Nanti impact secara secara
luasnya secara jangka panjang adalah
peningkatan suhu eh global dan juga ke
climate change begitu Nah untuk polutan
yang lainnya itu adalah po polutan yang
berbahaya tentunya sangat sangat amat
banyak sekali gitu ya polutan-polutan
yang berbahaya yang mungkin eh tidak
bisa saya Sebutkan satu persatu Nah tapi
di webinar kali ini saya akan lebih
mention ke bagian kriteria polutan dan
juga ke gas rumah kaca begitu
oke nah kita lihat lagi mungkin ya ini
yang saya Eh tadi maksud adalah Dia
memiliki baku mutuhya sendiri jadi baku
mutuh 1 jam berapa kemudian 24 jam
berapa sampai tahunan dia punya ee nilai
baku motonya yang mana Ini punya baku
moto itu untuk kita menganalisis
dampaknya kiranya Apakah eh akan
memberikan impact buruk ke manusia dan
juga lingkungan sekitarnya ataukah tidak
begitu nah kemudian ini beda lain dengan
eh gas rumah kaca Nah untuk gas rumah
kaca ini mohon Maf jadi kita bisa
analisis kita bisa lihat dari gambar ini
bahwa gas gas-gas eh CO2 ch4n2 itu dia
dihasilkan dari sumber-sumber tertentu
Tidak hanya transportasi saja ataukah
dari eh industri saja misalkan ini CO2
yaitu dihasilkannya dari aktivitas
transportasi kemudian pembakaran bahan
bakar fosil nah kemudian dari metana di
metana ini kan mungkin familiar terkait
dengan aktivitas pertanian gitu ya
aktivitas dari peternakan Nah itu sangat
berkontribusi ke peningkatan eh gas
metana di lingkungan sekitar kita gitu
kemudian n2o dari proses Manufacturing
dan juga gas-gas yang lainnya begitu
Bapak Ibu jadi sumbernya tuh ya berbeda
begitu untuk eh setiap
polutan kemudian ini Oh ya untuk gas
rumah kaca ini biasanya yang dianalisis
biasanya di inventarisasi grk itu adalah
sektor volue forestry and other land use
Kemudian dari transportasi energi
kemudian limbah industrial process and
production news dan juga ke pertanian
jadi memang sudah ada pemerintah itu eh
menetapkan sektor-sektor tentunya begitu
kemudian ee tadi kembali lagi gitu
kenapa sih gas rumah kaca itu bisa
menyebabkan peningkatan suhu di
permukaan bumi karena memang ee dari
karakteristik gasnya sendiri gas rumah
gas rumah kaca itu adalah dia tuh bisa
mentrap atau bisa menahan gas ee maksud
saya bisa mentrap dari Radiasi matahari
yang dipantulkan ke permukaan bumi kita
sebenarnya kalau grk secara normal itu
sangat bermanfaat bagi bumi kita Bapak
Ibu kalau konsentrasinya normal tidak
tidak berlebihan karena kan mungkin ee
sering familiar sesuatu yang berlebihan
itu tidak baik gitu jadi sama ini kalau
misalkan pas-pas saja sesuatu itu ya itu
akan bermanfaat baik gitu sama seperti
grk jadi ketika ee apa tuh peraniah
normal gitu jadi ketika radiasi itu
dipantulkan ke permukaan bumi lalu dia
eh dipantulkan ke atmosfer itu akan
gas-gas itu akan mentrap ee apa tuh
radiasi mataharinya itu jadi ketika bumi
kita enggak ada grk gitu Itu sebenarnya
kalau misalkan matahari lagi terik
suhunya akan tinggi-tinggi sekali gitu
kalau misalkan saat malam Suhunya sangat
rendah-rendah sekali gitu eh jadi sampai
bisa minus mungkin ya begitu tetapi
dengan adanya eh gas rumah kaca kita
bisa membuat bumi kita itu Mungin
semakin hangat nah Tetapi kan sekarang
tidak cukup relevan dengan eh statement
tersebut karena aktivitas kita kita
ketahui antropogenik yang kita lakukan
sangat amat masif gitu ya sehingga
gas-gas eh rumah kaca itu semakin banyak
apa ya mentp
eh radiasi mata intensitas radiasi yang
dipanjangkan sehingga ya panasnya
semakin mengkat gitu semakin semakin
tinggi jadi suhunya itu semakin eh
tinggi di lokasi kita nah kemudian ini
tadi terkait dengan kebijakan yang
diatur kalau grk itu di Paris agreement
terkait dengan suhunya gitu kalau
Indonesia di NDC nah nah jadi secara
umum sebelum kita masuk ke solusi kita
harus tahu dulu sebenarnya secara proses
eh fenomena ini tentunya kita analisis
dulu kiranya Aktivitas apa yang akan
dianalisis kalau di sini saya contohkan
dari aktivitas antropogenik pun Mungkin
kita bisa analisis dari sektor
naturalnya gitu dari aktivitas alamnya
Nah apa yang akan dianalisis itu
biasanya pertama terkait dengan emisinya
dulu emisi biasanya dihitung melalui
inventarisasi emisi jadi seberapa besar
sih sumber itu tuh menghasilkan ee
maksud saya seberapa besar sih
persentase sumber itu berkontribusi
terhadap eh peningkatan konsentrasi di
udara ambian kita Nah itu dihitungnya
dengan apa dengan proses inventarisasi
emisi itu pertama menurut saya Kemudian
yang kedua setelah kita tahu emisinya
apa yang dominan yang selanjutnya adalah
kita analisis ee dari konsentrasinya
gitu tadi emisi dan konsentrasi itu
berbeda ya Bapak Ibu nah gimana
konsentrasinya nah Biasanya kita
hitungnya pakai ee uji-uji lab misalkan
atau enggak eh sampling gitu atau enggak
dari alat pemantauan Nah itu nanti kita
bisa analisis Via ini pun juga bisa
dengan pemodelan Nah dari data ini
selanjutnya adalah kita bisa mengkaji ke
sebenarnya ke tingkat kesehatan tingkat
risiko kesehatan yang akan ditimbulkan
kepada masyarakat itu biasanya ada
analisis risiko kesehatan dan itu Eh
bisa kita kaitkan gitu analisis risiko
kesehatan yang ditimbulkan dari em dari
terjadinya fenomena pencemaran udara itu
apakah risiko itu tinggi rendah itu ee
bisa kita analisis Karena dulu saya
pernah mengkaji gitu terkait dengan ee
dikaitkan dengan risiko dan juga ke
data-data ini nah oke mungkin untuk yang
pertama gitu ya bapak ibu Saya bahas
terkait dengan inventarisasi emisinya
sendiri jadi untuk menghitung kira-kira
ee berapa sih emisi yang kira-kira
berapa sih nilai beban emisi yang memang
dikeluarkan dan juga kira-kira sumber
Apa sih yang memang e berkontribusi
dominan di ee lokasi kajian kita di kota
maupun di industri begitu ya Nah rumus
yang biasa digunakan adalah ini sangat
simp sekali sebenarnya E emisi sama
dengan data aktivitas dikali faktor
emisi nah tetapi yang akan menjadi rumit
di perhitungan ini adalah si nilai r ini
di data aktivitas karena kan setiap
sumber itu ee dia punya data
aktivitasnya Mas masing-masing yang
berbeda kalau aktivitas industri dari eh
aktivitas eh misalkan boiler genset
Kemudian dari kalau misalkan sektor eh
transportasi itu kan dari kegiatan
Berapa banyak volume kendaraan yang
lewat kemudian bahan bakarnya juga yang
digunakan jadi Aktivitas ini adalah
disesuaikan dengan sumber yang ada di
lokasi itu apakah dia point source
kemudian Line source atau enggak area
source gitu nah kemudian dia juga adalah
Eh nilai dari faktor emisinya sendiri
gitu nah faktor emisinya sendiri Ini
adalah Eh mungkin nilai yang bisa
bersifat krusial terhadap validasi atau
enggak kesesuaian dari data yang sudah
kita hitung apakah data itu tuh cukup
representatif atau tidak sih dengan
memang ee wilayah kaji yang akan kita
analisis karena di nilai faktor emisi
ini ada tier 1 ee mengacunya gitu
nilai-nilai nilai Oh ya jadi nilai
faktor emisi ini adalah nilai-nilai yang
sebenarnya sudah ditetapkan nilai
default Nah itu biasanya mengasuk ke
tier 1 tier 2 ataupun tier 3 tier 1 itu
bersifat Global tier 2 itu bersifat
regional tier 3 itu secara lokal gitu
nah jadi nilai ini sebenarnya menurut
saya krusial untuk menentukan eh
validasi dari hasil perhitungan ketika
nilai Ti yang semakin tinggi berarti ee
nilai yang yang akan kita peroleh
mungkin itu akan lebih representatif
dengan ee dibandingkan kita menggunakan
nilai Ti 1 karena kenapa misalkan Saya
ingin menganalisis emisi eh yang
dihasilkan dari aktivitas transportasi
di Yogyakarta yang yang saya akan
Analisis adalah eh Yogyakarta harusnya
dia memakai tier 3 tapi misalkan di
perhitungan malah mengacu ke tier 1
secara global jadi itu kurang
representatif lah gitu di Jogja tapi
nilai faktor emisi yang digunakan adalah
ngacunya ke Amerika begitu Jadi harusnya
tuh Ee mungkin menggunakan faktor emisi
itu yang semakin ee tinggilah Biar
semakin representatif nah ini ada faktor
C juga dari unit pengendalian alat
pengendali ini biasanya mungkin di
sektor-sektor industri ya yang sudah
memakai Cyclone kemudian wet scrubber
ESP dan lain sebagainya begitu nah ini
bisa dimasukkan ke perhitungan karena
ini kan dengan adanya alat pengendali
itu bisa menurunkan ya Ee nilai beban
emisi yang memang di keluarkan begitu
Tetapi kalau misalkan tidak ada nilai
ini Ya tidak masalah dengan cara ee
mengalihkan saja aktivitas Apa yang
dilakukan di tempat tersebut dikalikan
dengan faktor emisinya gitu nah jadi
nanti ini mungkin eh tier 1 tadi ini
mengacunya ke Global biasanya ke ipcc
ataupun di corin air kemudian tier 2
dari klhk dari tier3 dari eh biasanya
itu Eh ada peneliti-peneliti yang
menganalisis atau hitung nilai Fe ini
dan juga ini ee ngacunya mungkin ke
lebih spesifik ke kotak tertentu Jadi
ini akan lebih valid begitu ya bisa saya
katakan nah kemudian ini yang saya
maksud tadi Eh data aktivitas Nah jadi
setiap sumber poin area atau Line
sources itu punya aktivitas yang
berbeda-beda kalau misalkan dia eh point
source misalkan di sini yang akan
dicontohkan adalah dari kegiatan Rumah
Sakit ABC yang mana dari kegiatan
tersebut itu eh penggunaan ada
penggunaan boiler serta get berapa sih
kira-kira konsumsi bahan bakar yang dia
gunakan Nah karena data konsumsi bahan
bakar ini akan dijadikan apa ya menjadi
nilai penentu berapa sih emisi yang akan
di eh hasilkan dari kegiatan boiler dan
get di rumah sakit ABC ini Nah karena eh
nilai selanjutnya adalah parameter
penting adalah faktor emisi yang di sini
itu kita mengacunya ke yang satuan gram
per gigaj begitu ya jadi mudahnya agar
bisa satuan nya dicoret gitu jadi harus
ada konversi dari bahan bakar itu ke
nilai NCP karena e kita tahu kalau
misalkan bahan bakar kita kan satuannya
liter begitu ya satuannya liter misalkan
di sini 3000 l kalau liter di sini kan
ggak ada satuannya jadi kita harus
convert e ke satuan energi melalui nilai
ncv ini Net calorific value ini juga
kita bisa dapatkan dari dokumen-dokumen
yang ada misalkan di sini dari ipcc
begitu ya nanti dari perhitungan tadi
kita bisa mengetahui kiranya berapa sih
Eh emisi yang dihasilkan gitu dalam
satuannya biasanya itu adalah gram pers
atau enggak ton per tahun begitu nah itu
dari Point source nah gimana kalau
misalkan dari line source atau dari
aktivitas transportasi nah inventarisasi
emisi juga yang di Line source ini Eh
saya juga sedang mengkaji di penelitian
Saya dari aktivitas Eh tu lintas
kendaraan di kota Yogyakarta begitu dan
untuk data aktivitasnya sendiri itu saya
dapatkan dari perhitung dengan PKT atau
vehicle kilometer travel itu berdasarkan
Berapa jumlah kendaraan yang lewat
kemudian panjang jalan lebar jalan itu
dimasukkan ke dalam perhitungan ini gitu
kalau kemarin saya menganalisis itu eh
dari mem beberapa jalan di kota
Yogyakarta tidak semua karena kan memang
keterbatasan sumber daya dan juga eh
dana tentunya ya jadi perhitungan
Kendaraan itu ada yang dilakukan secara
eh langsung di jalan gitu ya di record
gitu berapa Apa mobil yang lewat motor
yang yang lewat begitu ya dan juga itu
secara primer kemudian secara
sekundernya karena di Jogja itu punya
data CCTV jadi saya countingnya itu e
base on dari data CCTV gitu pun
sebenarnya bisa ya di di apa namanya eh
dengan algoritma tertentu tuh bisa
dihitung secara otomatis tetapi saya
belum bisa sampai ke sana karena itu
perlu codingan dan lain sebagainya jadi
itu masih terlalu Advance yang masih
saya banyak pelajari Nah jadi nanti data
Aktivitas ini dari perhitungan ini kita
bisa tahu berapa Nilai beban emisi yang
memang dihasilkan dari aktivitas
transportasi Nah jadi tadi misalkan
kalau kita kaji tadi point source dan
juga LINE source ini jadi ketika kita
sudah menghitung point source misalkan
berapa gram pers atau ton per tahun
kemudian Line source-nya berapa ton per
tahun kita bisa compare nih kira-kira
yang lebih tinggi itu dari line source
kah atau dari eh point source kah jadi
kita bisa kaji maksudnya dari dari data
tersebut kita bisa memberikan statement
Oh ternyata transportas nih yang memang
memberikan
eh nilai emisi eh emisi yang lebih
tinggi di kota x ini begitu nah karena
kan biasanya di apa namanya di
dokumen-dokumen I grk itu banyak ee ada
persentasenya l ya berapa persentasenya
nah persentase tersebut itu biasanya
dihitung dari proses inventarisasi emisi
tersebut begitu nah itu untuk tadi Eh
perhitungan inventarisasi emisi untuk
kriteria polutan atau dari parameter
kunci nah gimana untuk yang polutan grk
grk ini kan ee yang tadi yang bisa
menyebabkan eh global warming atau
Global boiling begitu ya sekarang nah
yang parameter penting di sini adalah Eh
diperhitungan ini adalah biasanya ada
nilai gwp atau Global Waring potential
itu merupakan parameter yang penting
jadi di sini tuh gas eh tertentu itu
bisa memberikan berapa kali lipat dari
berapa kali lipat potensi pemanasan
global yang lebih tinggi gitu Jadi yang
diacunya itu ke nilai CO2 Kenapa CO2
karena memang CO2 itu kan eh gas yang
memang paling banyak dihasilkan dari
setiap sumber jadi itu yang akan
dijadikan patukan yaitu si nilai CO2 dan
Biasanya di grk ini itu adalah satuannya
CO2 ekivalen gitu karena memang semua
polutan eh teman-temannya e n ch4 N2 itu
diconvert menggunakan nilai gwp ini ke
CO2 ekivalen itu nah jadi itu kalau
misalkan base on dari perhitungan Nah
ada juga sebenarnya yang memang
berdasarkan ee secara apa ya Secara
otomatis itu untuk polutan kriteria
maupun grk itu bisa menggunakan Champs
atau continuous emission monitoring
system yaitu ya alat itu ya sudah
mrecord berapa emisinya begitu ya sudah
keluar secara langsung tanpa kita
melakukan perhitungan nah akan tetapi
kan chams ini kan alatnya mahal begitu
ya tidak semua lokasi itu punya jadi
solusi perhitungan tersebut akan menjadi
apa ya pertimbangan untuk kita bisa
mengetahui atau menghitung berapa ee
emisinya gitu Nah tadi ee ini untuk
perhitungan nya sebenarnya sama saja
Bapak Ibu itu adalah data aktivitas
dikali dengan faktor emisi kemarin ada
mahasiswa saya yang memang mengkaji grk
dari eh perhitungan eh penggunaan
listrik di kampus dan juga dari
laluintas kendaraan yang memang ada di
kampus tersebut jadi dia hitung ee dari
konsumsi listrik itu dia menghasilkan
grk berapa dan juga dari Lal lalu lalang
kendaraan yang dilakukan oleh manusia eh
oleh mahasiswa maksud saya mahasiswa dan
dosen itu dia eh menghasilkan berapa
emisi grk jadi dia compare ternyata
listrik itu menghasilkan emisi yang
lebih tinggi dibandingkan dengan
em dari transportnya begitu nah karena
kalau di grk ini sebenarnya yang
dihitung itu harus ada klasifikasi scop
Bapak Ibu tidak seperti eh eh kriteria
polutan atau parameter kunci yang
biasanya yang memberikan impact ke yang
punya baku mutu Nah kalau di grk ini
kita harus klasifikasikan kan skopnya
Apakah dia kegiatan itu masuk ke scop 1
ke scop 2 ataukah scop 3 untuk scop 1
itu tuh jadi sumber emisi yang memang
emisinya itu di apa ya rilis dari
sumbernya secara langsung gitu secara
langsung jadi dia kontribute eh berapa
emisinya itu dari penggunaan-penggunaan
ini Nah kalau Scope 2 sama Scope 3 itu
adalah emisi yang secara tidak langsung
memberikan e kontribusi gas grk kalau
scop 2 itu mungkin mudahnya adalah dari
penggunaan listrik begitu dari
penggunaan listrik yang kita gunakan itu
menghasilkan berapa grk sih begitu Dar
Saya ini sekarang nyalain nyalain apa
nih lampu kemudian laptop nyolok ini
juga sebenarnya saya berkontribusi gitu
ya ke peningkatan grk begitu mungkin
nanti itu sebenarnya kita bisa hitung
Nah kalau listrik itu dihitungnya
berdasarkan apa biasanya dari dari
bil-bil tagihan Bapak Ibu eh dari
bil-bil tagihan ee dari setiap rumah
ataupun dari setiap kampus itu kita bisa
convert ke nilai ke nilai beban emisi
kemudian kalau scop t itu juga tidak
langsung tetapi ee lebih ke lebih ke
terlalu detail gitu scop 3 itu ee
kajiannya
oke kemudian ini tadi ya Jadi untuk data
yang pertama terkait dengan emisi sudah
kita peroleh Oke kita sudah peroleh nih
eh menggunakan perhitungan
m inventarisasi emisi tadi
Nah perhitungan inventari emisi nah
ketika kita sudah mengetahui
ee sumbernya dominannya apa kemudian
nilainya berapa kita lanjut ke Next step
adalah kita gimana caranya memperoleh
data konsentrasi polutan di udara ambien
Nah begitu nah gimana caranya yang yang
EE yang akan kita bisa dapatkan yang
akan bisa kita bisa lakukan gitu untuk
memperoleh data tersebut mungkin
sebelumnya kita lihat kaji dulu gitu
dari ee diagram ini begitu nah jadi tadi
sumber emisi eh ketika kita ingin
mengetahui estimasi beban emisinya kita
bisa memperoleh inventarisasi emisi Nah
untuk kualitas udara ambien ini kita
bisa peroleh dari data pemantauan dari
stasiun pemantauan dari akmsk ataauah
dari hasil sampling itu kita bisa
ketahui data tersebut dan juga compare
atau bandingkan ke nilai baku mutunya di
udara ambien nah kemudian tadi yang EE
data-data buban emisi tersebut itu juga
bisa karena saya di sini juga nanti akan
membahas terkait dengan pemodelan gitu
ya jadi ini juga digunakan untuk
ee untuk kita running dalam sebuah model
untuk bisa menganalisis secara spesial
Bagaimana sih persebaran polutan di
wilayah kajian itu jadi semua ini tuh eh
berkaitan satu sama lain gitu yang
memang harus kita perhatikan yang harus
kita dapatkan datanya sebelum kita eh
memberikan saran atau suggestion
kira-kira gimana sih yang harus
diimplementasikan ketika datanya seperti
ini begitu karena memang semua itu harus
sesuai dengan resep ya mungkin saya
bilangnya oke nah Ini salah satu mungkin
cara yang biasa dilakukan di perusahaan
Ataupun mungkin ee bagi para peneliti
maupun ee juga ya sektor lainnya begitu
yang dilakukan adalah melalui sampling
gitu ya sampling melalui alat-alat eh
pemanttauan alat-alat sampling Nah di
sini Eh samplingnya itu ada yang
bersifat aktif tentunya dan juga pasif
kalau aktif itu dia ada pompa udara yang
menarik udara tersebut sehingga ee nanti
kita kita B bisa ketahui ujungnya berapa
konsentrasinya kemudian kalau pasif itu
ya cuma alatnya Disimpan aja gitu dia
tidak menarik tidak tidak ada ee pompa
udara itu jadi didiamkan saja nanti dia
bisa tahu berapa konsentrasinya Kalau
dianalisis Nah untuk eh alat sampling
alatalat instrumen yang biasa digunakan
untuk mengukur gas-gas gitu ya Gas so2
no2 Ozone dan lain sebagainya
teman-teman gasnya itu itu biasanya
pakai impingers pakai impingers nah
kemudian untuk menghitung berapa
partikulat partikulat e pm2,5 kemudian
pm1 maupun PSP kita bisa ketahui dari eh
hvas high volume air sampler ataupun low
volume air sampler itu untuk endoramban
nah di tlui Bapak Ibu kita punya
laboratorium kualitas lingkungan teknik
eh laboratorum kualitas lingkungan yang
mana kita bisa menguji eh kualitas
udara gas maupun partikulat di wilayah
kajian atau di industri Bapak Ibu jadi
ini Mer akan gambar salah satunya dari
ee tim kita ini adalah alat impingers
yang kita punya dan ini adalah tim kita
dan kemudian ini untuk menghitung gas
kemudian ini adalah hvas begitu ya ini
untuk menghitung berapa partikulatnya
jadi eh Bapak Ibu kalau misalkan punya
apa ya punya kebutuhan untuk menguji
sampling menguji sampel maksud saya bisa
melalui eh laboratorium kami di tlui di
laboratorium kualitas udara nah ini
karena mungkin Bapak Ibu bisa secara
detail di melihat di website kami di
environment
dui.ac.id bahwa di labtl ini banyak
melakukan ee pengujian di kualitas air
di kualitas udara kemudian bioteknologi
lingkungan sampah dan juga B3 dan juga
analisis risiko lingkungan yang mana
tentunya karena kita akademisi gitu dan
laboratori kami sudah terakreditasi klhk
juga kan gitu jadi eh sudah teruji
begitu ya dan harganya juga bersaing
dengan tempat-tempat yang lain begitu
nah oke itu mungkin sebagai informasi ya
Bapak Ibu karena ee mung masih banyak
yang belum tahu terkait dengan bahwa
plui juga bisa melakukan pengujian di
eh di di scop-sop ini begitu Bapak Ibu
dan un
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:12:08 UTC
Categories
Manage