SOLUSI BERBASIS DATA UNTUK MENGUNGKAP KUALITAS UDARA YANG TAK KASAT MATA
mAn1lTpxKNw • 2025-03-15
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id kendala dalam Zoom tidak perlu khawatir karena Bapak Ibu juga tetap dapat mengikuti webinar ini melalui YouTube channel kami di Project Indonesia selanjutnya seperti biasa Bapak Ibu sekalian kami dari kami juga menyiapkan berbagai macam doorpr spesial untuk bapak ibu yang beruntung doorpres ini diberikan berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan sebuah Story Instagram terunik selama webinar berlangsung untuk pemenang tiga pertanyaan terbaik akan kami umumkan di akhir acara kemudian untuk pemenang dua stori Instagram terunik akan kami Hubungi langsung melalui DM Instagram Jadi jika Bapak Ibu sekalian ingin bertanya selama webinar ini berlangsung dapat memberikan pertanyaannya melalui kolom chat dengan format nama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan dan nanti akan kami pilih tiga perenanyaan terbaik untuk memenangkan dpai spesial dari kami lalu untuk Story Instagram bapak ibu dapat membuat Story Instagram semenarik mungkin dan jangan lupa tag Instagram kami di @projectb Indonesia sebelum kita masuk ke acara inti kita akan ada sambutan dari bapak Dr IR hijrah purnana Putra stmn selaku founder dari butik Dar ulang projek di Indonesia sekaligus sekretaris jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia Kepada beliau Ma tempat kami persilakan Oke Baik ee terima kasih Mbak Sabrina mudah-mudahan suara saya sudah terdengar dengan jelas ya ee Bapak Ibu yang kami hormati izin untuk memulai Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh bismillah walhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah Eh pada kesempatan pagi hari ini pagi yang mudah-mudahan kita semuanya dalam kondisi yang sehat ya bersemangat dan penuh manfaat gitu ya Nah pada pagi hari ini Alhamdulillah kita bisa bertemu kembali setelah Minggu kemarin kita ketemu dalam ee webinar kali ini juga kita bertemu kembali dengan tema yang sangat menarik begitu ya yang bicara tentang ee permasalahan kondisi udara yang ada khususnya di Indonesia gitu Bu Ana terima kasih atas waktunya Bapak Ibu para peserta yang EE senantiasa ee bergabung dalam kegiatan yang dilakukan oleh jurusan Teknik Lingkungan universitas Islam Indonesia dan butik daur ulang Project B Indonesia ee terkait dengan tema ini ee Masih berhubungan dengan tema sebelumnya walaupun tema sebelumnya ada berhubungan dengan e inklusivitas Tapi saat ini kita bicara pengolaan udara yang EE sepertinya menjadi perhatian kita menjadi harus menjadi perhatian kita untuk akhir-akhir ini Ya dengan berkembangnya aktivitas masyarakat dari aktivitas transportasi dari aktivitas pemenuhan ee kebutuhan kita aktivitas industri bahkan rumah tangga dan juga akhir-akhir ini beberapa wilayah yang mengalami permasalahan dengan sampah ya tantangan besar dalam sistem pengolahan sampah juga mengalami hal yang serupa yang berhubungan dengan pengolaan kualitas udara contohnya saja Bapak ibu yang sedang terjadi di di Yogjakarta saat ini ee setelah TPA yaitu TPA piungan itu tutup maka aktivitas pembakaran secara terbuka oleh masyarakat atau berbagai macam pihak ee menjadi lebih banyak gitu ya jadi secara awam ee masyarakat sering mengeluhkan ya rasa apa bau asap dan seterusnya nah dalam kegiatan pada kesempatan hari ini kita coba lihat solusi-solusi berbasis data ya untuk dari temanya sangat menarik ini ya solusi berbasis data untuk mengungkap ee kualitas udara yang tak kasesat mata gitu dari temanya mencerminkan sepertinya pematerinya juga sangat menarik ya dengan berbagai macam pengalaman dan e bidang keilmuan yang beliau tekuni Bapak Ibu Selamat mengikuti E webinar dan mudah-mudahan dalam kondisi berpuasa pun sebagian mungkin Bapak Ibu ya yang menjalankan ibadah puasa ee dapat kita terus belajar gitu sharing apa yang kita miliki Dan mungkin juga ini menjadi webinar terakhir sebelum Idul Fitri nanti teman-teman tadi sudah menyampaikan juga dan Insyaallah kita akan ketemu kembali di webinar atau training online berikutnya di bulan April setelah Idul Fitri nanti dan mudah-mudahan tema-temanya menjadi tema-tema yang sangat Bapak Ibu butuhkan gitu yang EE ingin Bapak Ibu pelajari kalau nanti panitia menyediakan kuesioner silakan Bapak Ibu Tuliskan kira-kira materi-materi apa saja tema-tema apa saja yang perlu kita hadirkan dalam bentuk training online ataupun ee webinar gitu ya dan sebagian besar yang dilakukan oleh tim baik di jurusan teknik lingkungan maupun di butik daur ulang itu adalah tema-tema usulan daripada Bapak Ibu semuanya termasuk ee yang dilakukan dua webinar terakhir ini ini adalah masukan dari Bapak Ibu semuanya yang memungkinkan kita akomodir dalam waktu dekat Nah nanti mudah-mudahan di e pertemuan-pertemuan selanjutnya kita bisa mengakomodir lebih banyak karena di UII sendiri terdiri dari beberapa laboratorium laboratorium sampah limbah padat kemudian udara kemudian air ya air limbah bioteknologi dan seterusnya Insyaallah kita bisa hadirkan berbagai macam pemateri baik secara internal maupun eksternal dari berbagai macam pihak yang memang kompeten di bidang tersebut ya rasanya tidak perlu berlama-lama Bapak Ibu agar kita bisa menikmati dengan ee Santai dengan enak dengan enjoy materi yang akan disampaikan pada kesempatan hari ini Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim webinar solusi berbasis data untuk mengungkap kualitas udara yang tak kasat mata Hari ini Sabtu 15 Maret 2024 resmi kita buka mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar dan bisa bermanfaat bagi kita semuanya Terima kasih Bapak Ibu yang sudah berkenan sebagai peserta tetap di acara-acara webinar yang dilakukan oleh jurusan Teknik Lingkungan UII dan butik daurulang Project B Indonesia dan juga Bu Ana terima kasih Seharusnya Sabtu weekend bisa berlibur atau istirahat tapi berkenan untuk berbagi kepada kita semuanya panitia yang sudah penuh semangat luar biasa yang menyediakan berbagai macam fasilitas mudah-mudahan tetap semangat dan bisa terus berlanjut ya mohon maaf jika banyak kekurangan wabillahi taufik wal hiidayah wasalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih kepada bapak Dr IR hijrah puranapra stmn yang telah memberikan sambutan sekaligus membuka acara webinar hari ini Baik tanpa berlama-lama lagi kita akan langsung lanjut ke acara indti kita yaitu penyampaian materi namun sebelum itu Mari kita lihat terlebih dahulu CV dari pemateri kita berikut ini [Musik] baik se demikian sekalias mengenai pemateri kita kita pada hari ini mungkin yang ingin disampaikan pemateri adalah seputar data dan metodologinya dan strategi apa yang untuk pengelolaan dan pengandaliannya begitu ya Ibu anak juga mungkin nanti akan ada pembahas pembahasan seputar emisi beserta cara menghitungnya lalu lanjutannya dari data dan metode untuk memperoleh data konsentrasi baik kepada ibu ibu anak eh untuk efisiensi waktu eh penyampaian materinya kurang lebih sampai pukul 10.30 ya Ibu Kepada beliau tempat dan layar kami persilakan Baik terima kasih mbak sabr Mungkin Sebelumnya saya izin buka dulu ya Bapak Ibu Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ya alhamdulillahbilaminu wasamuh salam sejahtera bagi kita semua Alhamdulillah Bapak Ibu di pagi hari ini di hari ke-15 kita berpuasa kita diberikan masih diberikan kesehatan dan juga e keberkahan begitu ya sehingga kita sama-sama bisa berada di ruang Zoom ini dalam kegiatan webinar series udara yang diadakan oleh Project B eh BTI Indonesia eh saya ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada penyelenggara yaitu butik daur ulang Project Indonesia beserta jurusan Teknik Lingkungan kepada bapak Hijrah pernamara ya sebagai founder dan juga sekaligus eh sekretaris jurusan dari eh program studi teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia dan juga kepada pakbi juga saya mauucapkan terima kasih kepada tim penyelenggara yang sudah membantu menyuksesan acara ini begitu eh mungkin saya izin memperkenalkan terlebih dahulu secara singkat Bapak Ibu jadi Perkenalkan nama saya Ana us tunasana jadi saya merupakan dosen di teknik lingkungan UII yang mana sebenarnya baru bergabung tahun lalu Jadi bisa dibilang Eh dosen baruah gitu gitu eh tapi di sini saya lihat sipannya dari mana-mana gitu jadi ASN dari praktisi dari ee konsultan Kemudian dari akademisi yang sangat mungkin banyak sekali pengalamannya gitu ya terkait dengan udara jadi di webinar series ini saya lebih keingin sharing-sharing gitu Saya juga sama-sama belajar dari bapak ibu dan juga mungkin ee nanti mungkin ada yang Bapak Ibu belum mengetahui saya bisa sharing-sharing begitu ya Oke mungkin eh saya langsung izin share screen ya Eh Bapak Ibu terkait dengan eh materi hari ini yaitu yang akan akan dibahas terkait solusi berbasis data untuk mengungkap kualitas udara yang tak kasat mata begitu ya jadi di sini yang akan dibahas itu ya memang solusi berbasis data jadi eh data-data yang untuk men-support ketika ee sebuah kota ataupun sebuah industri gitu jadi Apa solusinya nah ini berdasarkan datanya dulu gitu Jadi gimana cara kita mengetahui data kemudian metodenya Seperti apa Nah jadi kita kita eh akan mengetahui bagaimana prosesnya begitu karena kan ketika kita ingin memberikan sebuah solusi kita tidak hanya tanpa berbasis data gitu tidak hanya jeuplak apa begitu ya karena seperti dokter ketika dia memberikan sebuah resep gitu penyakitnya diabetes ya berarti kan ada diagnosanya dan juga kita memberikan ee sesuatu yang sesuai dengan penyakitnya gitu kalau misalkan kita orang tersebut penyakitnya diabetes tapi kita ngasih obat FL batuk kan tidak sesuai makanya ini kita eh tarik maksudnya solusi itu Ya kita harus berdasarkan sebuah data yang valid begitu ya Oke kita mulai mungkin ya Ibu Bapak Ibu jadi terkait dengan permasalahan pencemaran udara mungkin saya bisa katakan gitu dalam bahasa Inggris mohon izin ya untuk slide-nya jadi kita harus aware terhadap air pollution atau pencemaran udarah karena What you cannot see itu can hurt you jadi apa yang sebenarnya kita tidak lihat malah sesuatu itu malah menyakiti kita malah memberikan dampak buruk bagi kita memang mungkin ada beberapa e case ee permasalahan pencemaran udara yang mungkin bisa kita lihat mungknya asap-asap yang EE mungkin seperti kabut fotokimia mungkin itu bisa kita lihat secara Kasat Matata tetapi kebanyakan adalah ee terkait dengan permasalahan pencemaran itu tidak bisa kita lihat secara kasat mata tapi dia memberikan dampak yang sangat signifikan dampak buruk yang sangat signifikan bagi eh manusia maupun lingkungan yang ada di sekitarnya makanya memang permasal terkait pencemaran udara itu menjadi permasalahan lingkungan yang sangat krusial untuk bisa kita analisis dan juga kita bahas begitu nah kita lihat gitu ya Bapak Ibu eh yang mungkin familiar di Bapak Ibu sudah ketahui bahwa kualitas udara itu yang secara awam kita tahu bahwa ada kualitas udara yang baik dan juga tentunya ada yang kotor begitu ya kita bisa lihat dari kedua gambar ini yang sebelah kanan tentunya adalah Eh ini adalah kualitas udara yang kotor yang tidak kita inginkan karena di sana banyak sumber polusi banyak sumber polutan yang memang ee ada di sana sehingga ketika kita bernafas mungkin kita akan menghirup polutan gitu ketika kita berada di suatu lokasi kita berada di kondisi yang tidak aman nah gitu Ini sesuatu yang tidak kita harapkan sedangkan yang sebelah kiri ini merupakan kondisi yang memang kita harapkan kondisi ee kualitas udara yang memang ketika kita menghidup yang kita udaranya segar begitu ya ketika kita joging pagi sore begitu itu ee yang kita dapat kan adalah sesuatu yang manfaat karena kita mendapatkan Oksigen yang baik untuk kesehatan kita gitu nah jadi karena mungkin kita ketahui semakin berkembangnya zaman itu eh aktivitas antropogenik atau aktivitas manusia yang dilakukan itu semakin banyak gitu sehingga itu impactnya akan emisi yang dihasilkan itu semakin banyak sehingga pulutan-pulutan yang hasilkan di dirilis ke udara itu semakin banyak sehingga udaranya itu semakin dengan semakin tingginya aktivitas antropogenik akan semakin Mengalami penurunan Nah mungkin untuk untuk meminimalisir meminimalisir hal tersebut kita perlu upaya pengelolaan maupun pengendalian agar kualitas udara itu tidak mengalami penurunan Seperti apa nanti akan kita ketahui di next next slide-nya begitu nah kemudian kita lihat dulu terkait dengan eh fakta dari permasalahan pencemaran udara ini yang memang tidak terjadi secara hanya skala regional secara lokal gitu tetapi memang secara global se secara global Dia sudah menjadi ee permasalahan yang penting untuk di analisis karena kenapa berdasarkan data Who gitu ya ternyata permasalahan pencemaran udara ini merupakan permasalahan yang memang berdampak tinggi berdampak risiko tinggi terhadap anak-anak kecil khususnya karena kan ataupun kepada reseptor-reseptor sensitif begitu ya jadi memang ini permasalahan utama yang perlu dikaji begitu makanya ee mungkin kita harus ee mengetahui gimana solusi untuk ee agar menjaga kuatitas udara Kita itu tetap baik nah ternyata menurut fakta dari WHO di tahun 2019 itu 99% populasi dunia itu tinggal di kualitas udara yang mana sudah tidak memenuhi baku mutu yang mana mungkin Bapak Ibu telah mengetahui ya ketika kita berada di kualitas udara yang tidak memenuhi baku mutu berarti dia kualitas udaranya sudah e mungkin dibilang tanda kutip kotor gitu tidak baik untuk kita hirup nah ternyata berdasarkan tahun 2019 itu kita sudah tinggal di 99% itu kita sudah tinggal di kondisi tersebut tetapi memang untuk baku mutunya sendiri di Who sama di Indonesia itu berbeda ya Bapak Ibu karena mungkin ada perhitungan yang berbeda karena memang di Who itu nilainya lebih ketat gitu dibandingkan kalau kan di Indonesia nah ternyata dari faktanya juga eh terkait dengan permasalahan pencemaran udara ini yang mana Kalau di udara itu e pencemaran udara itu ada indoor air pollution itu adalah pencemaran udara dalam ruang jadi jangan salah Bapak Ibu di dalam ruangan bapak ibu tinggal itu juga ada yang namanya pencemaran udara yang terjadi di dalam ruang seperti itu bisa dari chat-chat gitu dan lain dari dan lain sebagainya gitu nah tentunya ketika ada indoor air pollution juga ada outdoor air pollution yang mana itu mungkin bisa dikatakan pencemaran udara ambian begitulah Nah ternyata berdasarkan data itu dari eh case pencemaran udara indoor maupun outdoor itu setelah menyebabkan kematian sebanyak 6,7 juta Bapak Ibu nah kemudian kalau misalkan dari dilihat dari ee eh dari outdoor-nya saja dari udara ambian itu menyebabkan 4,2 juta itu kematian begitu nah dari data ini juga menyebabkan bahwa 89% ini terjadi di wilayah Asia Tenggara tentunya termasuk Indonesia begitu Salah satunya Nah jadi memang e permasalahan pencemaran udara itu di Indonesia perlu dikaji gitu karena memang sebesar itu impact yang akan ditimbulkan bukan hanya ke manusia sebenarnya banyak juga ke sektor-sektor yang lainnya ke eh habitat apa tuh eh hewan kemudian tumbuhan dan juga ke ekonomi juga dia akan berimpakct kalau misalkan kita analisis lebih lanjut nah kemudian menurut clean air foundound gitu bahwa empat yang paling mematikan itu adalah terkait ee karena air pollution ini dan Eh ini tadi 9 dari 10 itu terjadi di negara yang low dan middle income countries gitu ya dan ternyata berdasarkan eh case ini dia karena permasalahan pencemaran udara ini telah menurunkan ekspektasi hidup itu manusia sebanyak 2,2 tahun jadi eh ya atau terjadinya penurunan eh ekspektasi hidup selama eh selama 2,2 tahun itu karena case ini terus kita lihat juga fakta yang mana Kalau case air pollution ini bisa disebut juga silent Killer Bapak Ibu jadi pembunuh yang secara pematikan diam-diam begitu ya Dan kita lihat dari data yang saya peroleh dari global burden disas di tahun 2024 bahwa air pollution ini menempati posisi ketiga tiga teratas Jadi yang pertama karena tekanan darah tinggi kemudian merokok itu nah air pollution ini dia pada kondisi posisi ketiga karena menurut data di Indonesia tahun 2021 ini tingkat kematian itu sudah mencapai eh 221.663 seperti itu jadi memang Eh casase ini ituh permasahan pencemaran udara perus sangat diperhatikan begitu nah itu mungkin berdasarkan eh faktanya ya di di Global scale maupun di Indonesia nah kemudian kita lihat begitu eh jadi Memang kenapa gitu eh air pollution ini perlu dianalisis lebih lanjut karena memang ke depannya bahkan saat ini juga sudah memberikan dampak ya ke depannya itu akan memberikan dampak yang sangat signifikan Kenapa karena memang dia eh akan berdampak pada beberapa hal ke masalah cuaca dan iklim pola cuaca dan iklim kita tahu bahwa sekarang saja gitu pola cuaca dan iklim di tempat kita mungkin mengalami perubahan suhu sudah semakin tinggi kemudian kan juga curah hujan sudah tidak menentu Nah itu salah satunya ee bukan karena selain karena faktor musim yang sudah terjadi tetapi karena ee adanya faktor dari polutan dan juga emisi Yang Semakin banyak kita ee hasilkan itu berpengaruh terhadap perubahan pola yang memang normalnya terjadi begitu kemudian juga kepada tanaman-tanaman itu ee dia ada yang merusak begitu ya jadi polutan-polutan Tertentu bisa dapat sangat merusak kepada eh organisme tumbuhan kemudian juga ke permukaan air juga ini yang paling Eh ini Extreme temperature jadi eh ke suhu itu kita tahu sekarang kemarin mungkin di webinar sebelumnya dibahas tentang Global Warming gitu bukan sekarang tuh bukan global warming lagi tetapi sudah Global boiling gitu nah Global boiling ini disebabkan karena memang banyaknya gas-gas rumah kaca mungkin especially itu yang memang kita hasilkan maka dari itu ini perlu dikaji karena memang impactnya itu sangat besar kemudian juga terkait dengan ini sudah menyebabkan ee apa tuh ke penyakitpenyakit manusia ya juga khususnya kebagian pernapasan itu sudah sangat berdampak Nah jadi kita harus mengatasi permasalahan ini karena dengan kita bisa mengatasi masalah ini dengan kita punya solusi atas apa yang EE pencemaran udara yang terjadi di lokasi itu kita bisa apa ya menyelamatkan hidup orang banyak jadi bukan hanya dokter saja dokter manusia yang bisa menyelamatkan orang banyak tetapi kita sebagai environmental engineer ataupun eh sebagai orang awam pun bisa gitu dengan kita menjaga lingkungan kita kita bisa menyelamatkan banyak orang banyak kemudian juga dapat meminimalisir gitu eh terjadinya climate change apa eh dampakimate yang lebih masif gitu jadi ya kita coba kurangi gitu dan kemudian juga tentunya dari perasan pencemaran ini kita bisa menguatkan lagi sektor ekonomi kita agar tidak banyak dana yang dialokasikan untuk e permasalahan ini begitu Bapak Ibu nah kemudian jadi kita tanya gitu sekarang memang sudah terjadi pencemaran udara tetapi kita coba ketahui Kapan sih sebenarnya pencemaran udara itu terjadi ternyata dari sebenarnya tidak ada yang tahu kapan itu terjadi tetapi dari literatur yang saya baca dari buku-buku ada beberapa bukti bahwa dari zaman dahulu kala juga sudah terjadi pencemaran udara Kapan itu salah satunya adalah di tahun 1940 Berarti sekitar 85 tahun yang lalu ya gitu Jadi saya belum lahir juga mungkin Bapak Ibu di sini juga belum lahir gitu bahwa ternyata dari 80 tahun yang lalu itu sudah terjadi fenomena ini tetapi memang ee terjadinya mungkin di sini case-nya di Los Angeles di Amerika kalau sekarang karena peningkatan aktivitas anop tahun segini tuh ternyata Amerika sudah terjadi karena memang sudah ada eh banyak kendaraan-kendaraan di sana yang menggunakan bahan bakar fosil untuk eh support di kendaraannya mungkin kalau zaman dulu Enggak ada pertam pertalet dan sebagainya gitu mungkin dulu hanya ee bahan bakar tertentu yang memang dia punya komposisi bahan bakarnya itu ee tidak bersih jadi banyak rilis polutan yang digunakan dari eh kendaraan-kendaraan itu selain itu pada saat tahun ini juga adanya pengaruh inversi suhu jadi inversi suhu itu yang menyebabkan polutan itu dia eh karakteristik meteorologi yang yang menyebabkan polutan itu dia tidak naik ke atas gitu tidak eh ke atas gitu tapi dia tetap Stay di bawah jadi sehingga polutan itu banyak terhirup oleh kita nah eh kemudian kita lihat juga di donora juga terjadi kalau tadi 1940 karena sektor transportasi kalau di donora itu di penilvania di tahun 48 itu karena memang adanya aktivitas industri yang memang sudah sangat masif di saat itu yang mana di sini aktivitas dari asap-asap ini dia telah menyebabkan kematian begitu bagi beberapa orang nah kemudian juga di tahun 52 itu di London juga di London juga sudah pernah ada ada case London F gitu jadi memang eh dulu itu 80 tahun yang lalu perah terjadinya di kebanyakan adalah di negara-negara yang sudah maju gitu dan karena ada juga pengaruh inversi suhu yang menyebabkan polutan itu tidak naik ke atas gitu mungkin bahasa mudahnya itu juga sudah menyebabkan banyak kematian banyak sekali nih sampai dengan 4.000 e kematian juga disusul dengan eh adanya banyak-banyak eh manusia yang terkena penyakit khususnya ke sektor pernapasan begitu Nah jadi apa sih gitu ya kita tadi sudah dilihat gitu mungkin ini pulutan-pulutan apa sih gitu pencemaran udara gitu mungkin kita tarik pengertiannya dulu gitu ya yang sudah tercantum di peraturan pemerintah nomor nomor 22 tahun 2021 bahwa memang e pencemaran udara itu berarti ada substansi atau zat-zat yang memang masuk ke udara ambien yang menyebabkan apa ya konsentrasi itu melebihi dari baku mutu yang sudah ditetapkan yang mana biasanya di Indonesia unya ke lampiran 7 Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 ketika aktivitas antropogenik khususnya ee banyak menghasilkan eh emisi dan juga polutan itu akan eh melebihi baku mutu sehingga nanti kualitas udaranya Mengalami penurunan Nah itu disebutnya dengan pencemaran udara nah tapi mungkin ya Eh sebelum kita eh ke permasalahan pencemaran udera itu mungkin Bapak Ibu sudah mengetahui bahwa ternyata itu secara alami kondisi apa tuh komposisi udara kita itu sebagian besar adalah 78% nitrogen 21% oksigen dan sisanya itu adalah gas-gas yang lainnya gitu Jadi dengan persentase mungkin sekitar 1% gitu Tapi itu sudah banyak menimbulkan eh apa ya dampak-dampak yang masif yang buruk pada kita dan untuk setiap karakteristik polutan itu itu dia punya karakteristik eh masing-masing setiap kita mungkin individu manusia juga ya dari satu manusia manusia yang lainnya itu tidak ada yang identik sifatnya pun dengan polutan itu tidak ada yang identik kalau misalkan dianalisis dikaji dari ini ee permasalahan ini adalah dia dilihatnya dari skala spasial spasial scale dan juga Residence time-ya ketika dia polutan itu berapa lama sih dia akan bisa Stay di atmosfer jadi ada yang hanya bertahan eh dalam detik jam ada juga dia yang bertahan sampai ratusan tahun gitu Contohnya apa yang bisa jadi yang bisa bertahan dalam ratusan tahun itu yang dia bisa Stay di atmos adalah contohnya adalah CFC CFC ini mungkin ee yang sudah bapak ibu ketahui terkait dengan yang menyebabkan pemanasan global kesruk Mak kaca begitu nah kenapa dia bisa menyebabkan ee pemanasan itu karena memang dia Stay di atmosfer enggak hilang-hilang begitu ya dia sampai 100 tahun gitu sedangkan mungkin yang hanya bertahan sampai detik gitu ya atau ee atau enggak hari gitu itu ada di part yang ini yang ada di yang di kotak ini ada no3 kemudian ada oh nah kemudian untuk dari sampai dengan hari range hari sampai eh tahun itu ada mungkin nox yang bisa ketahui so2 jadi memang setiap eh polutan itu dia Stay di atmosfer itu dalam kurun waktu tertentu saja bisa hilang ataupun masih tetap ada Nah makanya mungkin eh kan kita kita kita perlu mengukur gitu ya harusnya sih secara Real Time gitu dari waktu ke waktu agar kita mengetahui gimana sih fluktuasinya dari pagi siang sore Kemudian dari hari ke hari itu Eh konsentrasinya nah kemudian terkait dengan spasial scale Jadi mungkin Bapak Ibu dulu pasbacapres G ya Ee ada yang angin itu enggak punya KTP begitu ya Nah e kalau menurut saya itu memang ya betul Gitu ya Bapak Ibu jadi Kang kan angin itu kalau di permasalahan pencemaran udara itu kan bisa menyebabkan polutan itu terdispersi atau pindah ke lokasi-lokasi yang memang kita tidak tahu gitu ya Jadi sebenarnya angin itu ya akan membawa eh polutan dari satu tempat ke tempat yang lainnya sehingga belum tentu misalkan kota Jogja itu yang banyak emisi kota Jogja juga yang akan banyak polutannya itu belum tentu karena memang bisa saja angin kencang gitu ya itu membawa sampai ke ke mana ya misalkan ke Magelang atau ke mana begitu ya jadi memang peran angin atau faktor meteorologi di case ini di permasalahan pencemaran udara itu sangat amat berperan penting begitu nah karena memang kita ketahui bahwa eh jenis polutan gitu itu tuh sebenarnya sangat beragam eh ada yang kalau misalkan kita analisis itu adalah jenis polutan primer dan juga ada jenis polutan sekunder nah tetapi mungkin sebelum itu kita lihat terlebih dahulu dari gambar yang di bawahnya ini adalah e sumber-sumber emisi yang biasa menghasilkan yang berkontribusi gitu terhadap penurunan kualitas udara nah sampai sejauh ini mungkin ee Masih banyak orang yang misleading gitu terkait dengan kata emisi dan juga kata konsentrasi polutan banyak yang masih mengatakan ketika ee polutan itu sudah berada di undar ambien yang memang sudah bisa kita ukur itu banyak orang yang masih mengatakan itu namanya emisi Nah itu eh kurang tepat Bapak Ibu karena emisi itu adalah sumbernya gitu maksudnya yang memang diukur dekat dengan sumbernya bukan bukan kons bukan bukan poutan yang sudah ada di udara ambien begitu Nah mungkin kalau misalkan terkait dengan emisi e mudahnya adalah ee dalam suatu kota misalkan dikaji itu biasanya melalui inventarisasi emisi gu rumah kaca gitu ya jadi sektor mana sih yang memang berperan penting berperan ee apa ya berkontribusi dominan terhadap rilisnya emisi itu Misalkan 70% transportasi 20% industri dan Sisanya adalah sektor lain gitu Nah itu itu adalah yang namanya emisi itu memang sumber-sumber apa saja yang kiranya memberikan dampak buruk ke terhadap penurunan kualitas udara Nah di sini sumber-sumber emisi tentunya ada yang berasal dari natural gitu alam maupun dari aktivitas manusia Nah dari aktivitas gunung berapi gitu ya Sebenarnya dia juga menghasilkan polutan gitu ya Bapak Ibu ketika mungkin nanti erupsi ataupun nanti menotus itu nah jadi ketika dia eh emisi-emisi tersebut menghasilkan polutan itu adalah dia eh sudah berada di udara ambien itu namanya konsentrasi polutan dan Oh iya untuk satuan itu mereka berbeda Bapak Ibu untuk sumber emisi itu adalah massa per waktu jadi misalkan gram pers atau enggak ton per tahun sedangkan untuk polutan-polutan yang sudah ada di udara ambien itu adalah satuannya massa per volume Volume karena kan memang dia sudah ada di udara ambien gitu dan satuannya biasanya mikrogram/ met³ atau enggak PPM Jadi mereka itu dua hal yang berbeda tapi memang sampai sekarang itu saya masih banyak menemukan masih banyak yang bilang ber ee sama gitu padahal itu sangat amat berbeda Nah untuk jenis-jenis polutan biasanya mungkin Bapak Ibu yang di inststansi ataupun yang biasa mengkaji suatu case itu kan menganalisis e polutan-polutan tertentu misalkan so2 k no2 kah atau enggak partikulat begitu ya Ada juga yang mungkin mengalis Ozon nah ternyata diklasifikasikan itu ada yang bersifat primer Jadi kalau primer itu dari sumbernya langsung e menghasilkan plutan apa Nah itu jadi eh menghasilkan plutan primer Tetapi kalau misalkan seconder polutan polutan sekunder adalah polutan yang memang terbentuk dari eh misalkan interaksi antara polutan polutan primer antara satu dengan yang lain ya maupun adanya dari eh pengaruh dari adanya kontribusi faktor meteorologi misalkan dari ozon Ozon itu terbentuk ketika dia eh adanya kontribusi misalkan dari adanya polutan no2 eh Organic compound dan juga adanya pengaruh dari sinar radiasi UV Nah jadi pembentukan Ozon ini sebenarnya dipengaruhi oleh Radiasi matahari ketika pada saat terik mungkin ya Bapak Ibu jadi pada saat terik e di wilayah kajian gu konsentrasi Ozon itu akan semakin tinggi gitu tapi kalau malam hari itu tidak akan terbentuk tuh Ozon itu tetapi memang karena tadi sifatnya adalah e berdasarkan pautan Residence time dan juga spasial scnya jadi meskipun malam hari dia tetap tidak hilang tapi eh tetap ada karena memang kondisi stabilitas atmosfer kita yang stabil gitu ya jadi dia polutan itu menyebabkan tertrap di bawahnya jadi enggak enggak hilang semuanya di yang ada di bawahnya itu jadi tetap stay gitu oke Nah ini tipe-tipe polutannya gitu sebelum nanti kita ee Tentukan analisis lanjutan jadi untuk polutan-polutan itu kan banyak sekali sebenarnya Nah kalau misalnya kita bisa klasifikasikan bahwa untuk polutan itu ada yang disebut Eh kriteria polutan polutan kriteria gitu mungkin bisa saya ee sebutnya gitu atau mungkin kalau biasa menyusun dokumen lingkungan itu disebutnya parameter kunci begitu ya ada so2 kemudian ada no2 Ozon partiulet dan lain sebagainya gitu nah apa sih sama eh kriteria polutan ini jadi kriteria polutan itu adalah polutan-polutan yang memang Sebenarnya dia tuh eh berimpact secara langsung kepada kesehatan manusia kepada lingkungan dan untuk kriteria polutan atau pencemar parameter kunci ini dia punya baku mutunya yang tercantum di lampiran 7 tadi yang saya mention di PP 22 tahun 2021 yang mana mengacuk ke sana jadi memang dia punya baku mutu diukur gitu eh agar diketahui Apakah nilainya itu melebihi atau tidak dari baku Muto yang sudah ditetapkan nah kemudian untuk kriteria yang kedua itu adalah polutan gas rumah kaca atau green house gasis yang biasa eh diketahui itu ada CO2 CO2 karbondioksida metana kemudian CFC dan lain sebagainya yang mana gas rumah kaca ini eh dia S sepemahaman saya di Indonesia belum ada baku mutunya tetapi memang ada regulasi yang memang mengatur kemarin sudah sempat dimenstion gitu di eh webinar ee sebelumnya bahwa memang gas rumah kaca ini ee ininya kita bisa analisisnya adalah dari apa tuh peningkatan suhu yang terjadi gitu ada batasan mungkin Bapak Ibu pernah e familiar bahwa suhu kita itu dijaga agar tidak melebihi di range 1,5 derajat sampai 2 derajat Celcius Nah jadi kalau kalau untuk gas rumah kaca ini tidak ada baku mutus seperti yang di pp22 tetapi memang ada regulasi di yang tercantum di Paris agreement itu yang batasan suhu dan juga kalau misalkan di Indonesia itu eh upaya komitmen yang dilakukan Indonesia itu melalui NDC nationally determined contribution gitu jadi eh punya Indonesia tuh punya kebijakan sendiri untuk mengatasi gas rumah kaca ini yang bisa menyebabkan peningkatan suhu di permukaan bumi yang kita tinggal ini yang mana Nanti impact secara secara luasnya secara jangka panjang adalah peningkatan suhu eh global dan juga ke climate change begitu Nah untuk polutan yang lainnya itu adalah po polutan yang berbahaya tentunya sangat sangat amat banyak sekali gitu ya polutan-polutan yang berbahaya yang mungkin eh tidak bisa saya Sebutkan satu persatu Nah tapi di webinar kali ini saya akan lebih mention ke bagian kriteria polutan dan juga ke gas rumah kaca begitu oke nah kita lihat lagi mungkin ya ini yang saya Eh tadi maksud adalah Dia memiliki baku mutuhya sendiri jadi baku mutuh 1 jam berapa kemudian 24 jam berapa sampai tahunan dia punya ee nilai baku motonya yang mana Ini punya baku moto itu untuk kita menganalisis dampaknya kiranya Apakah eh akan memberikan impact buruk ke manusia dan juga lingkungan sekitarnya ataukah tidak begitu nah kemudian ini beda lain dengan eh gas rumah kaca Nah untuk gas rumah kaca ini mohon Maf jadi kita bisa analisis kita bisa lihat dari gambar ini bahwa gas gas-gas eh CO2 ch4n2 itu dia dihasilkan dari sumber-sumber tertentu Tidak hanya transportasi saja ataukah dari eh industri saja misalkan ini CO2 yaitu dihasilkannya dari aktivitas transportasi kemudian pembakaran bahan bakar fosil nah kemudian dari metana di metana ini kan mungkin familiar terkait dengan aktivitas pertanian gitu ya aktivitas dari peternakan Nah itu sangat berkontribusi ke peningkatan eh gas metana di lingkungan sekitar kita gitu kemudian n2o dari proses Manufacturing dan juga gas-gas yang lainnya begitu Bapak Ibu jadi sumbernya tuh ya berbeda begitu untuk eh setiap polutan kemudian ini Oh ya untuk gas rumah kaca ini biasanya yang dianalisis biasanya di inventarisasi grk itu adalah sektor volue forestry and other land use Kemudian dari transportasi energi kemudian limbah industrial process and production news dan juga ke pertanian jadi memang sudah ada pemerintah itu eh menetapkan sektor-sektor tentunya begitu kemudian ee tadi kembali lagi gitu kenapa sih gas rumah kaca itu bisa menyebabkan peningkatan suhu di permukaan bumi karena memang ee dari karakteristik gasnya sendiri gas rumah gas rumah kaca itu adalah dia tuh bisa mentrap atau bisa menahan gas ee maksud saya bisa mentrap dari Radiasi matahari yang dipantulkan ke permukaan bumi kita sebenarnya kalau grk secara normal itu sangat bermanfaat bagi bumi kita Bapak Ibu kalau konsentrasinya normal tidak tidak berlebihan karena kan mungkin ee sering familiar sesuatu yang berlebihan itu tidak baik gitu jadi sama ini kalau misalkan pas-pas saja sesuatu itu ya itu akan bermanfaat baik gitu sama seperti grk jadi ketika ee apa tuh peraniah normal gitu jadi ketika radiasi itu dipantulkan ke permukaan bumi lalu dia eh dipantulkan ke atmosfer itu akan gas-gas itu akan mentrap ee apa tuh radiasi mataharinya itu jadi ketika bumi kita enggak ada grk gitu Itu sebenarnya kalau misalkan matahari lagi terik suhunya akan tinggi-tinggi sekali gitu kalau misalkan saat malam Suhunya sangat rendah-rendah sekali gitu eh jadi sampai bisa minus mungkin ya begitu tetapi dengan adanya eh gas rumah kaca kita bisa membuat bumi kita itu Mungin semakin hangat nah Tetapi kan sekarang tidak cukup relevan dengan eh statement tersebut karena aktivitas kita kita ketahui antropogenik yang kita lakukan sangat amat masif gitu ya sehingga gas-gas eh rumah kaca itu semakin banyak apa ya mentp eh radiasi mata intensitas radiasi yang dipanjangkan sehingga ya panasnya semakin mengkat gitu semakin semakin tinggi jadi suhunya itu semakin eh tinggi di lokasi kita nah kemudian ini tadi terkait dengan kebijakan yang diatur kalau grk itu di Paris agreement terkait dengan suhunya gitu kalau Indonesia di NDC nah nah jadi secara umum sebelum kita masuk ke solusi kita harus tahu dulu sebenarnya secara proses eh fenomena ini tentunya kita analisis dulu kiranya Aktivitas apa yang akan dianalisis kalau di sini saya contohkan dari aktivitas antropogenik pun Mungkin kita bisa analisis dari sektor naturalnya gitu dari aktivitas alamnya Nah apa yang akan dianalisis itu biasanya pertama terkait dengan emisinya dulu emisi biasanya dihitung melalui inventarisasi emisi jadi seberapa besar sih sumber itu tuh menghasilkan ee maksud saya seberapa besar sih persentase sumber itu berkontribusi terhadap eh peningkatan konsentrasi di udara ambian kita Nah itu dihitungnya dengan apa dengan proses inventarisasi emisi itu pertama menurut saya Kemudian yang kedua setelah kita tahu emisinya apa yang dominan yang selanjutnya adalah kita analisis ee dari konsentrasinya gitu tadi emisi dan konsentrasi itu berbeda ya Bapak Ibu nah gimana konsentrasinya nah Biasanya kita hitungnya pakai ee uji-uji lab misalkan atau enggak eh sampling gitu atau enggak dari alat pemantauan Nah itu nanti kita bisa analisis Via ini pun juga bisa dengan pemodelan Nah dari data ini selanjutnya adalah kita bisa mengkaji ke sebenarnya ke tingkat kesehatan tingkat risiko kesehatan yang akan ditimbulkan kepada masyarakat itu biasanya ada analisis risiko kesehatan dan itu Eh bisa kita kaitkan gitu analisis risiko kesehatan yang ditimbulkan dari em dari terjadinya fenomena pencemaran udara itu apakah risiko itu tinggi rendah itu ee bisa kita analisis Karena dulu saya pernah mengkaji gitu terkait dengan ee dikaitkan dengan risiko dan juga ke data-data ini nah oke mungkin untuk yang pertama gitu ya bapak ibu Saya bahas terkait dengan inventarisasi emisinya sendiri jadi untuk menghitung kira-kira ee berapa sih emisi yang kira-kira berapa sih nilai beban emisi yang memang dikeluarkan dan juga kira-kira sumber Apa sih yang memang e berkontribusi dominan di ee lokasi kajian kita di kota maupun di industri begitu ya Nah rumus yang biasa digunakan adalah ini sangat simp sekali sebenarnya E emisi sama dengan data aktivitas dikali faktor emisi nah tetapi yang akan menjadi rumit di perhitungan ini adalah si nilai r ini di data aktivitas karena kan setiap sumber itu ee dia punya data aktivitasnya Mas masing-masing yang berbeda kalau aktivitas industri dari eh aktivitas eh misalkan boiler genset Kemudian dari kalau misalkan sektor eh transportasi itu kan dari kegiatan Berapa banyak volume kendaraan yang lewat kemudian bahan bakarnya juga yang digunakan jadi Aktivitas ini adalah disesuaikan dengan sumber yang ada di lokasi itu apakah dia point source kemudian Line source atau enggak area source gitu nah kemudian dia juga adalah Eh nilai dari faktor emisinya sendiri gitu nah faktor emisinya sendiri Ini adalah Eh mungkin nilai yang bisa bersifat krusial terhadap validasi atau enggak kesesuaian dari data yang sudah kita hitung apakah data itu tuh cukup representatif atau tidak sih dengan memang ee wilayah kaji yang akan kita analisis karena di nilai faktor emisi ini ada tier 1 ee mengacunya gitu nilai-nilai nilai Oh ya jadi nilai faktor emisi ini adalah nilai-nilai yang sebenarnya sudah ditetapkan nilai default Nah itu biasanya mengasuk ke tier 1 tier 2 ataupun tier 3 tier 1 itu bersifat Global tier 2 itu bersifat regional tier 3 itu secara lokal gitu nah jadi nilai ini sebenarnya menurut saya krusial untuk menentukan eh validasi dari hasil perhitungan ketika nilai Ti yang semakin tinggi berarti ee nilai yang yang akan kita peroleh mungkin itu akan lebih representatif dengan ee dibandingkan kita menggunakan nilai Ti 1 karena kenapa misalkan Saya ingin menganalisis emisi eh yang dihasilkan dari aktivitas transportasi di Yogyakarta yang yang saya akan Analisis adalah eh Yogyakarta harusnya dia memakai tier 3 tapi misalkan di perhitungan malah mengacu ke tier 1 secara global jadi itu kurang representatif lah gitu di Jogja tapi nilai faktor emisi yang digunakan adalah ngacunya ke Amerika begitu Jadi harusnya tuh Ee mungkin menggunakan faktor emisi itu yang semakin ee tinggilah Biar semakin representatif nah ini ada faktor C juga dari unit pengendalian alat pengendali ini biasanya mungkin di sektor-sektor industri ya yang sudah memakai Cyclone kemudian wet scrubber ESP dan lain sebagainya begitu nah ini bisa dimasukkan ke perhitungan karena ini kan dengan adanya alat pengendali itu bisa menurunkan ya Ee nilai beban emisi yang memang di keluarkan begitu Tetapi kalau misalkan tidak ada nilai ini Ya tidak masalah dengan cara ee mengalihkan saja aktivitas Apa yang dilakukan di tempat tersebut dikalikan dengan faktor emisinya gitu nah jadi nanti ini mungkin eh tier 1 tadi ini mengacunya ke Global biasanya ke ipcc ataupun di corin air kemudian tier 2 dari klhk dari tier3 dari eh biasanya itu Eh ada peneliti-peneliti yang menganalisis atau hitung nilai Fe ini dan juga ini ee ngacunya mungkin ke lebih spesifik ke kotak tertentu Jadi ini akan lebih valid begitu ya bisa saya katakan nah kemudian ini yang saya maksud tadi Eh data aktivitas Nah jadi setiap sumber poin area atau Line sources itu punya aktivitas yang berbeda-beda kalau misalkan dia eh point source misalkan di sini yang akan dicontohkan adalah dari kegiatan Rumah Sakit ABC yang mana dari kegiatan tersebut itu eh penggunaan ada penggunaan boiler serta get berapa sih kira-kira konsumsi bahan bakar yang dia gunakan Nah karena data konsumsi bahan bakar ini akan dijadikan apa ya menjadi nilai penentu berapa sih emisi yang akan di eh hasilkan dari kegiatan boiler dan get di rumah sakit ABC ini Nah karena eh nilai selanjutnya adalah parameter penting adalah faktor emisi yang di sini itu kita mengacunya ke yang satuan gram per gigaj begitu ya jadi mudahnya agar bisa satuan nya dicoret gitu jadi harus ada konversi dari bahan bakar itu ke nilai NCP karena e kita tahu kalau misalkan bahan bakar kita kan satuannya liter begitu ya satuannya liter misalkan di sini 3000 l kalau liter di sini kan ggak ada satuannya jadi kita harus convert e ke satuan energi melalui nilai ncv ini Net calorific value ini juga kita bisa dapatkan dari dokumen-dokumen yang ada misalkan di sini dari ipcc begitu ya nanti dari perhitungan tadi kita bisa mengetahui kiranya berapa sih Eh emisi yang dihasilkan gitu dalam satuannya biasanya itu adalah gram pers atau enggak ton per tahun begitu nah itu dari Point source nah gimana kalau misalkan dari line source atau dari aktivitas transportasi nah inventarisasi emisi juga yang di Line source ini Eh saya juga sedang mengkaji di penelitian Saya dari aktivitas Eh tu lintas kendaraan di kota Yogyakarta begitu dan untuk data aktivitasnya sendiri itu saya dapatkan dari perhitung dengan PKT atau vehicle kilometer travel itu berdasarkan Berapa jumlah kendaraan yang lewat kemudian panjang jalan lebar jalan itu dimasukkan ke dalam perhitungan ini gitu kalau kemarin saya menganalisis itu eh dari mem beberapa jalan di kota Yogyakarta tidak semua karena kan memang keterbatasan sumber daya dan juga eh dana tentunya ya jadi perhitungan Kendaraan itu ada yang dilakukan secara eh langsung di jalan gitu ya di record gitu berapa Apa mobil yang lewat motor yang yang lewat begitu ya dan juga itu secara primer kemudian secara sekundernya karena di Jogja itu punya data CCTV jadi saya countingnya itu e base on dari data CCTV gitu pun sebenarnya bisa ya di di apa namanya eh dengan algoritma tertentu tuh bisa dihitung secara otomatis tetapi saya belum bisa sampai ke sana karena itu perlu codingan dan lain sebagainya jadi itu masih terlalu Advance yang masih saya banyak pelajari Nah jadi nanti data Aktivitas ini dari perhitungan ini kita bisa tahu berapa Nilai beban emisi yang memang dihasilkan dari aktivitas transportasi Nah jadi tadi misalkan kalau kita kaji tadi point source dan juga LINE source ini jadi ketika kita sudah menghitung point source misalkan berapa gram pers atau ton per tahun kemudian Line source-nya berapa ton per tahun kita bisa compare nih kira-kira yang lebih tinggi itu dari line source kah atau dari eh point source kah jadi kita bisa kaji maksudnya dari dari data tersebut kita bisa memberikan statement Oh ternyata transportas nih yang memang memberikan eh nilai emisi eh emisi yang lebih tinggi di kota x ini begitu nah karena kan biasanya di apa namanya di dokumen-dokumen I grk itu banyak ee ada persentasenya l ya berapa persentasenya nah persentase tersebut itu biasanya dihitung dari proses inventarisasi emisi tersebut begitu nah itu untuk tadi Eh perhitungan inventarisasi emisi untuk kriteria polutan atau dari parameter kunci nah gimana untuk yang polutan grk grk ini kan ee yang tadi yang bisa menyebabkan eh global warming atau Global boiling begitu ya sekarang nah yang parameter penting di sini adalah Eh diperhitungan ini adalah biasanya ada nilai gwp atau Global Waring potential itu merupakan parameter yang penting jadi di sini tuh gas eh tertentu itu bisa memberikan berapa kali lipat dari berapa kali lipat potensi pemanasan global yang lebih tinggi gitu Jadi yang diacunya itu ke nilai CO2 Kenapa CO2 karena memang CO2 itu kan eh gas yang memang paling banyak dihasilkan dari setiap sumber jadi itu yang akan dijadikan patukan yaitu si nilai CO2 dan Biasanya di grk ini itu adalah satuannya CO2 ekivalen gitu karena memang semua polutan eh teman-temannya e n ch4 N2 itu diconvert menggunakan nilai gwp ini ke CO2 ekivalen itu nah jadi itu kalau misalkan base on dari perhitungan Nah ada juga sebenarnya yang memang berdasarkan ee secara apa ya Secara otomatis itu untuk polutan kriteria maupun grk itu bisa menggunakan Champs atau continuous emission monitoring system yaitu ya alat itu ya sudah mrecord berapa emisinya begitu ya sudah keluar secara langsung tanpa kita melakukan perhitungan nah akan tetapi kan chams ini kan alatnya mahal begitu ya tidak semua lokasi itu punya jadi solusi perhitungan tersebut akan menjadi apa ya pertimbangan untuk kita bisa mengetahui atau menghitung berapa ee emisinya gitu Nah tadi ee ini untuk perhitungan nya sebenarnya sama saja Bapak Ibu itu adalah data aktivitas dikali dengan faktor emisi kemarin ada mahasiswa saya yang memang mengkaji grk dari eh perhitungan eh penggunaan listrik di kampus dan juga dari laluintas kendaraan yang memang ada di kampus tersebut jadi dia hitung ee dari konsumsi listrik itu dia menghasilkan grk berapa dan juga dari Lal lalu lalang kendaraan yang dilakukan oleh manusia eh oleh mahasiswa maksud saya mahasiswa dan dosen itu dia eh menghasilkan berapa emisi grk jadi dia compare ternyata listrik itu menghasilkan emisi yang lebih tinggi dibandingkan dengan em dari transportnya begitu nah karena kalau di grk ini sebenarnya yang dihitung itu harus ada klasifikasi scop Bapak Ibu tidak seperti eh eh kriteria polutan atau parameter kunci yang biasanya yang memberikan impact ke yang punya baku mutu Nah kalau di grk ini kita harus klasifikasikan kan skopnya Apakah dia kegiatan itu masuk ke scop 1 ke scop 2 ataukah scop 3 untuk scop 1 itu tuh jadi sumber emisi yang memang emisinya itu di apa ya rilis dari sumbernya secara langsung gitu secara langsung jadi dia kontribute eh berapa emisinya itu dari penggunaan-penggunaan ini Nah kalau Scope 2 sama Scope 3 itu adalah emisi yang secara tidak langsung memberikan e kontribusi gas grk kalau scop 2 itu mungkin mudahnya adalah dari penggunaan listrik begitu dari penggunaan listrik yang kita gunakan itu menghasilkan berapa grk sih begitu Dar Saya ini sekarang nyalain nyalain apa nih lampu kemudian laptop nyolok ini juga sebenarnya saya berkontribusi gitu ya ke peningkatan grk begitu mungkin nanti itu sebenarnya kita bisa hitung Nah kalau listrik itu dihitungnya berdasarkan apa biasanya dari dari bil-bil tagihan Bapak Ibu eh dari bil-bil tagihan ee dari setiap rumah ataupun dari setiap kampus itu kita bisa convert ke nilai ke nilai beban emisi kemudian kalau scop t itu juga tidak langsung tetapi ee lebih ke lebih ke terlalu detail gitu scop 3 itu ee kajiannya oke kemudian ini tadi ya Jadi untuk data yang pertama terkait dengan emisi sudah kita peroleh Oke kita sudah peroleh nih eh menggunakan perhitungan m inventarisasi emisi tadi Nah perhitungan inventari emisi nah ketika kita sudah mengetahui ee sumbernya dominannya apa kemudian nilainya berapa kita lanjut ke Next step adalah kita gimana caranya memperoleh data konsentrasi polutan di udara ambien Nah begitu nah gimana caranya yang yang EE yang akan kita bisa dapatkan yang akan bisa kita bisa lakukan gitu untuk memperoleh data tersebut mungkin sebelumnya kita lihat kaji dulu gitu dari ee diagram ini begitu nah jadi tadi sumber emisi eh ketika kita ingin mengetahui estimasi beban emisinya kita bisa memperoleh inventarisasi emisi Nah untuk kualitas udara ambien ini kita bisa peroleh dari data pemantauan dari stasiun pemantauan dari akmsk ataauah dari hasil sampling itu kita bisa ketahui data tersebut dan juga compare atau bandingkan ke nilai baku mutunya di udara ambien nah kemudian tadi yang EE data-data buban emisi tersebut itu juga bisa karena saya di sini juga nanti akan membahas terkait dengan pemodelan gitu ya jadi ini juga digunakan untuk ee untuk kita running dalam sebuah model untuk bisa menganalisis secara spesial Bagaimana sih persebaran polutan di wilayah kajian itu jadi semua ini tuh eh berkaitan satu sama lain gitu yang memang harus kita perhatikan yang harus kita dapatkan datanya sebelum kita eh memberikan saran atau suggestion kira-kira gimana sih yang harus diimplementasikan ketika datanya seperti ini begitu karena memang semua itu harus sesuai dengan resep ya mungkin saya bilangnya oke nah Ini salah satu mungkin cara yang biasa dilakukan di perusahaan Ataupun mungkin ee bagi para peneliti maupun ee juga ya sektor lainnya begitu yang dilakukan adalah melalui sampling gitu ya sampling melalui alat-alat eh pemanttauan alat-alat sampling Nah di sini Eh samplingnya itu ada yang bersifat aktif tentunya dan juga pasif kalau aktif itu dia ada pompa udara yang menarik udara tersebut sehingga ee nanti kita kita B bisa ketahui ujungnya berapa konsentrasinya kemudian kalau pasif itu ya cuma alatnya Disimpan aja gitu dia tidak menarik tidak tidak ada ee pompa udara itu jadi didiamkan saja nanti dia bisa tahu berapa konsentrasinya Kalau dianalisis Nah untuk eh alat sampling alatalat instrumen yang biasa digunakan untuk mengukur gas-gas gitu ya Gas so2 no2 Ozone dan lain sebagainya teman-teman gasnya itu itu biasanya pakai impingers pakai impingers nah kemudian untuk menghitung berapa partikulat partikulat e pm2,5 kemudian pm1 maupun PSP kita bisa ketahui dari eh hvas high volume air sampler ataupun low volume air sampler itu untuk endoramban nah di tlui Bapak Ibu kita punya laboratorium kualitas lingkungan teknik eh laboratorum kualitas lingkungan yang mana kita bisa menguji eh kualitas udara gas maupun partikulat di wilayah kajian atau di industri Bapak Ibu jadi ini Mer akan gambar salah satunya dari ee tim kita ini adalah alat impingers yang kita punya dan ini adalah tim kita dan kemudian ini untuk menghitung gas kemudian ini adalah hvas begitu ya ini untuk menghitung berapa partikulatnya jadi eh Bapak Ibu kalau misalkan punya apa ya punya kebutuhan untuk menguji sampling menguji sampel maksud saya bisa melalui eh laboratorium kami di tlui di laboratorium kualitas udara nah ini karena mungkin Bapak Ibu bisa secara detail di melihat di website kami di environment dui.ac.id bahwa di labtl ini banyak melakukan ee pengujian di kualitas air di kualitas udara kemudian bioteknologi lingkungan sampah dan juga B3 dan juga analisis risiko lingkungan yang mana tentunya karena kita akademisi gitu dan laboratori kami sudah terakreditasi klhk juga kan gitu jadi eh sudah teruji begitu ya dan harganya juga bersaing dengan tempat-tempat yang lain begitu nah oke itu mungkin sebagai informasi ya Bapak Ibu karena ee mung masih banyak yang belum tahu terkait dengan bahwa plui juga bisa melakukan pengujian di eh di di scop-sop ini begitu Bapak Ibu dan un
Resume
Categories