PENYUSUNAN DOKUMEN PERENCANAAN TEKNIK TERINCI PEMBANGUNAN IPLT 1
ypbGGv_FxRk • 2025-05-10
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id 9 hingga 11.30 dan sesi kedua pukul 13.00 hingga 15 waktu Indonesia Barat. Acara taling online kita hari ini mengusung topik penyusunan dokumen perencanaan teknik terinci pembangunan IPLT yang akan disampaikan oleh pemateri kita hari ini yaitu Bapak Dr. Enging Ir. Alin Nurmianto, S.M. Baik, selanjutnya Bapak, Ibu hadirin yang terhormat, izinkan saya mengucapkan selamat datang dan memberikan salam hormat saya kepada pemateri kita pada hari ini yaitu Bapak Dr. Ir. Audin Nuranto, STM dan juga kepada Bapak Dr. Ir. Hijrah Purama Putra, ST,M selaku founder dari Butik Dar ulang Project B Indonesia sekaligus sekretaris jurusan teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia. Dan juga tidak lupa kepada Bapak Ibu peserta training online pada hari ini yang berbahagia. Sebelum masuk ke acara ke materi training online kita, saya mohon izin mengingatkan Bapak Ibu untuk dapat mengisi daftar hadir atau presensi di link yang telah admin kami kirimkan di kolom chat. Kemudian dengan hormat saya meminta kesediaan Bapak Ibu untuk menonaktifkan mikrofon selama kegiatan berlangsung supaya kita dapat menikmati materi yang disampaikan dengan baik. Selanjutnya sebelum kita masuk ke acara inti kita pada hari ini akan ada sambutan dari Bapak Dr. Ir. Hijrah Purnamaputra STM selaku founder dari Putik Darul Ulang Project B Indonesia sekaligus sekretaris jurusan teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia. Baik P Bapak Hijrah waktu dan tempat kami persilakan. Baik terima kasih Mbak Sabrina. Mudah-mudahan suara saya sudah terdengar dengan jelas ya. Ee baik. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bismillah walhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah. Ee tentunya selamat pagi, salam sejahtera untuk kita semuanya. Bapak, Ibu, teman-teman semuanya yang ee kami hormati. Pak Awaludin sebagai pemateri pada kesempatan training online ee kali ini alhamdulillah kita bisa bertemu kembali Bapak Ibu ee dalam agenda 2 mingguan yang kita lakukan dan temanya masih berhubungan dengan tema pada pertemuan sebelumnya yang berhubungan dengan air limbah. Kalau pertemuan sebelumnya kita berbicara tentang ee IPAL Terpadu atau Spal DT. Nah, kali ini kita akan bicara tentu tema yang juga sangat menarik ya. Bagaimana yang konsep terpadu tadi di ee jika dikerjakan di ee skala ee sumber gitu ya, di skala sumber. Mudah-mudahan suara saya masih terdengar dengan jelas karena ternyata agak berisik hari ini di sekitar saya. Mudah-mudahan masih terdengar ya, Mbak Sabrina ya. Oke, terdengar. Em hari ini ee terkait dengan IPLT ee bagaimana dari sumber yang kita kelola di ee rumah kita masing-masing kemudian juga seluruh pengelola hingga ee dia benar-benar baik untuk kembali ke lingkungan. Dan alhamdulillah hari ini kita akan ditemani oleh Pakaluddin Nurmianto. Eh beliau adalah ketua jurusan di teknik lingkungan di Universitas Islam Indonesia. Ee juga bekerja dan ee support untuk ee kegiatan dunia agar nanti berjalan lebih baik. Dan Bapak Ibu mungkin beberapa hari ini ee yang sudah bergabung ee kurang bisa menikmati komunikasi yang baik dengan tim di Butik Darulang Project B Indonesia karena ada satu lain hal yang berhubungan dengan komunikasi yang ee sedang ee mengalami kendala ee hingga saat ini. Jadi, Bapak, Ibu mudah-mudahan ee tetap bisa berkomunikasi dengan baik dan dan jika tidak terlayani dengan baik dan seterusnya, Bapak Ibu jangan ragu untuk menghubungi kami begitu ya. Baik itu via WhatsApp, via DM Instagram ataupun media yang lain untuk menanyakan ee kegiatan-kegiatan hari ini ataupun kegiatan kita selanjutnya. dan bisa ee tips membedang berusaha untuk mengembali supaya bisa berjalan dengan baik dan ee yang juga sudah dibuat ternyata punya e kendala juga ee kita juga belum teridentifikasi ee masalahnya ada di mana begitu tapi tim mencoba untuk berusaha supaya bisa maksimal se pelayanan kepada Bapak, Ibu, dan teman-teman semuanya dapat berjalan dengan baik. Baik, begitu ya. Ya, Pak Awal terima kasih atas waktunya di weekend ini dan mudah-mudahan seperti biasa Pak Awal bukan orang yang baru ee di dalam training online di butik Darulang. Beliau sudah mengisi beberapa kali dan ee apa materi-materinya beliau sudah menyiapkan dengan sangat baik. Jadi, Bapak, Ibu, dan Teman-teman semuanya, kita belajar bersama hari ini dalam penyusunan dokumen perencanaan teknik terinci pembangunan IPLT gitu ya. Mudah-mudahan bisa bermanfaat dengan baik ya, bermanfaat untuk kita semuanya. Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, training online penyusunan dokumen ee perencanaan teknik terinciang ILT pada Sabtu tanggal 10 Mei 2020 ini ee resmi kita buka dan mudah-mudahan bisa berjalan tentang kendala. Dan perlu diingat Bapak Ibu, kita punya dua sesi. Jadi sesi pertama tadi saya sedikit melihat bocoran materi Pak awal, sesi kedua nanti akan berbicara banyak studi kasus. Bagaimana cara menghitung ya apa yang sudah pernah dikerjakan oleh Pak Awal yang akan dibagi semuanya dalam ini. Jadi Bapak Ibu sesi satu dan sesi kedua jangan terlewat ya. Terima kasih atas perhatian Bapak Ibu semuanya dan kita lanjutkan untuk training online pada kesempatan pagi hari ini. Wabillahi taufik walhidayah. Wasalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih untuk Bapak Hijrah yang telah memberikan sambutannya dan sekaligus membuka acara pada pagi hari ini. Bapak, Ibu sekalian, kami dari panitia juga melakukan live streaming melalui YouTube channel kami di Project B Indonesia. Jika semisal selama acara train online berlangsung ada Bapak, Ibu yang terkendala dalam Zoom, tidak perlu khawatir karena Bapak, Ibu juga tetap dapat mengikuti training online ini melalui YouTube channel kami di Project B Indonesia. Selanjutnya seperti biasanya nih Bapak Ibu sekalian hari ini kami juga menyiapkan berbagai macam doorpress spesial untuk Bapak Ibu yang beruntung. Dopres ini diberikan berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan dua story Instagram terunik selama training online ini berlangsung. Untuk pemenang tiga pertanyaan terbaik akan kami di akhir acara sesi dua nanti. Sedangkan untuk pemandang dua story Instagram terunik akan kami hubungi langsung melalui DM Instagram. Nah, jadi Bapak Ibu sekalian yang ingin bertanya selama training online berlangsung dapat memberikan pertanyaan terbaiknya melalui kolom chat dengan format nama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan dan nanti akan kami pilih tiga penanya terbaik untuk memenangkan doorpy spesial dari kami. Lalu untuk story Instagram Bapak Ibu juga dapat membuat story Instagram semenarik mungkin dan jangan lupa tag Instagram kami di @project diindonesia. Baik, tanpa berlama-lama lagi kita akan langsung lanjut ke acara inti kita yaitu penyampaian materi. Namun sebelum itu, mari kita lihat terlebih dahulu CV dari pemateri kita berikut ini. [Musik] Baik, demikian sekilas mengenai pemateri kita pada hari ini. Selanjutnya mungkin untuk efisiensi waktu jika Bapak Audin sudah siap, kita mungkin langsung saja untuk penyampaian materinya. Kurang lebih waktunya sampai pukul 11.00 ya, Pak. Kepada Bapak Audinianto kami persilakan. Baik, terima kasih ee Sabrina. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ee selamat pagi ee semuanya. Terima kasih Pak Hijrah dan juga Bapak Ibu yang lain yang ee sudah bergabung di ee training online kali ini ya. Jadi saya mohon maaf juga karena ee 2 hari terakhir ini flu berat gitu. Jadi mungkin suaranya agak ee kurang kurang jelas. mungkin nanti bisa dan saya agak pelan-pelan menyampaikannya seperti itu. Nah, ee tadi sebagaimana yang sudah di ee sampaikan oleh Pak Hijrah ee bahwa ee nanti di dalam ee materi gitu ya ee saya lebih banyak berbagi saja ee terhadap apa yang ee selama ini ee sudah pernah dilakukan dan kaitannya dengan ee DEED seperti itu ee sebenarnya ee nanti ada ee buku panduannya yang ee nanti juga akan saya berikan gitu ya nanti tapi di akhir ya Mbak ee ya ya Mbak ya nanti ya ee akan diberikan materi-materi dan juga buku panduannya akan diberikan di akhir gitu. Baik dan ee ini kira-kira kerangka yang akan saya ee sampaikan ya bagaimana tadi sampin Pak Hijrah. Jadi untuk di awal ini saya ingin mengantarkan dengan ee kenapa sih kita harus menyusun DDIPLT? Jadi kita harus memahami dulu sebenarnya lumpur tinja dan IPLT itu kenapa penting. Kemudian ada ee acuan baik itu norma ataupun standar di dalam penyusunan Dedi PLT ini. Nah, nanti ee akan saya lanjutkan dengan ee tahapan penyusunan DEED itu seperti apa dan ada informasi ee kita ulas mengenai bangunan pengelolahan NIVO IPLT dan ee di ini di akhir ya di ee di setelah setelah apa ee zuhur gitu ya. Nah, itu nanti ee akan saya buatkan ini ee studi kasus ya mengenai ee projek-projek yang ee ee sudah ee selama ini dilakukan ee ya jadi mungkin ada beberapa gambar-gambar yang ee bisa kita diskusikan dan nanti kita akan ee lakukan ee simulasi ya untuk ee merencanakan ee bangunan IPLT. Baik Bapak Ibu ee mari kita ee diskusi bersama-sama ya. Nanti kalau ada hal-hal yang ingin ditanyakan bisa langsung di ee tanyakan saja. Nah, oke sudah terlihat ya ee yang ee di layar ya dengan jelas ya. Ya. Oke ya, Mbak ya. Ya. Baik. Sudah, Mbak. Nah, ee saya mau bertanya dulu gitu ya, e survei singkat gitu ya. mungkin bisa di kolom chat. Nah, kira-kira pertanyaannya adalah ee seberapa teratur Bapak Ibu melakukan penyedotan tangki septik di rumah? Nah, silakan Bapak Ibu pilih apakah Bapak Ibu pernah melakukan penyedotan dua atau 3 tahun sekali misalnya atau B 5 sampai 6 tahun sekali atau C belum pernah. Nah, saya pengin pengin tahu ya ee kira-kira ee paling banyak berapa gitu ya ee sekitar 5 sampai 6 tahun sekali ya jawabannya ya. Kemudian ada yang ya 5 sampai 6 tahun ya. Ada yang tidak pernah, tidak pernah. Tidak pernah ya. Monggo. Saya pengin dapat informasi lagi dari Bapak Ibu yang lain mungkin ya. ya 2 sampai 3 tahun sekali sering sekali ya melakukan penyedotan ee kalau kita hitung ya ee tarif ee penyedotan lumpur tinja kalau di Jakarta mungkin bisa sampai 700 500 sampai 700.000 gitu ya. Di Jogja mungkin sekitar 300 sampai R500.000 ya dan ee kalau ee 2 tahun sekali ya cukup lumayan ya lebih mahal dari pajak motor mungkin ya. Nah, itulah mungkin kenapa yang ee apa membuat kalau Bapak Ibu cari di YouTube gitu ya, search di YouTube ee bagaimana membangun tangki septik anti sedot misalkan seperti itu ya. Ee tidak perlu disedot begitu ya atau tahan lama gitu. Jadi ee alasannya biaya sangat mahal. Oke ya. Nah sampai dengan 1,4 juta ya. Oke. Nah jadi ee kita coba ya simulasikan nggih Bapak Ibu. terlepas dari apa ee kondisinya yang memang biaya sangat mahal misalnya kemudian ee mungkin ada ketidaktahuan kita terhadap tangki septik ini gitu ya. Jadi kalau kita asumsikan ya misalnya ee kita punya ya punya tangki septik gitu ya biasanya tangki septik di rumah itu tukangnya itu membuat dari bis beton gitu ya. Jadi buis beton ya ee dari gorong-gorong lah ibaratnya gitu ya atau buis beton diameternya kita anggap 1 m ya. Kemudian ee ketinggiannya itu 50 cm gitu. Kalau misalkan kita ee tukangnya tadi buat ya mungkin 4 buis beton gitu ya. Jadi kedalamannya 2 m gitu ya. Nah, dalam satu rumah itu ada lima orang gitu ya dan tadi ee menggunakan tangki septik yang tercampur. Jadi eh greay water dan black water-nya dicampur gitu ya. Dan periode penyedotannya direncanakan di awal gitu ya ee 3 tahun sekali. Kebetulan yang punya rumah ee anak teknik lingkungan gitu ya. Jadi tahu jadi harus disedot 3 tahun sekali gitu. Nah, ee kalau dari dari diameter tadi dengan dimensi seperti itu ee diameter 100 ee kedalamannya 200, kita bisa hitung ya volume tangki septiknya ini itu sekitar 1,57 m³. Nah, kalau kita asumsikan lagi misalkan ee kita menganggap bahwa air yang mengalir dari ee tinja ee dari apa toilet ataupun dari kamar mandi itu akan tinggal di dalam tangki septik ini selama 2 hari sebelum mengalir menuju ke resapan gitu ya. Maka ee kita bisa menghitung ya volume airnya itu sekitar 5 * 2 * 80 ya karena penggunaan air itu 100 L/ per hari asumsi saja ya. Kemudian kemungkinan 80%-nya kita ee yang yang menjadi air limbah sehingga volume airnya adalah 0,8 m³. Jadi 80 ee sekitar setengahnya ya setengahnya dari tangki ini ee berisi air. Nah, bagaimana dengan volume lumpur? sesuai dengan standar ya, bahwa setiap orang itu ya kira-kira 30 L per orang per tahun. Nah, kalau kita kalikan volume lumpurnya berarti 5 orang dikali 30 L per orang per tahun. Kemudian dengan periode penyedotan ee 3 tahun sehingga ee kita mendapatkan volume lumpur 450 L atau 0,45 m³. Nah, volume tangis septiknya bisa kita tambahkan ya, volume air dengan volume lumpur tadi menjadi 1,25 m³. Artinya kalau ee kita menggunakan tangki septik seperti ini yang sering digunakan di rumah mungkin ya ee tidak menggunakan yang ee apa ee prefabrikasi gitu ya ee tapi menggunakan buis beton gitu ya. ini masih mencukupi memang ee jadi selama 3 tahun tadi kalau ada yang menyedot 2 sampai 3 tahun itu masih mencukupi. Nah, yang dipertanyakan adalah yang tidak pernah menyedot tadi gitu ya. Nah, kita lihat misalkan tangki septik tadi tidak disedot selama 5 tahun makanya kira-kira berapa ya? Maka volume lumpur tadi kan kita kalikan ee ee 5 tahun. Mohon maaf ini menjadi 5 tahun ya harusnya bukan 3 tahun sehingga volumenya ini menjadi 0,8 + 0,75 menjadi 1,55. Itu mendekati volume tangki septik. Artinya sebenarnya ketika ini sudah tidak disedot selama 5 tahun, kita bisa melihat seperti ini volumenya gitu ya. Volume setengah dari tangki ini adalah apa? Ee lumpur tinja gitu. sehingga kalau ada air yang masuk ya dari air kakus kita masuk ke sini waktu tinggalnya akan lebih pendek gitu ya dan ee efisiensi penyisihannya juga tentu akan lebih rendah dan makin lama harusnya ee tangki septik ini akan penuh gitu. Nah, tapi masalahnya yang sering terjadi adalah ee tangki septiknya ini tidak pernah dikuras dan tidak pernah penuh. Berarti pertanyaannya lari ke mana airnya? Ya, tentu dia akan meresap ke dalam tanah karena memang konstruksi dari tangki septik yang dibangun itu tidak sesuai dengan standar. Nah, kemudian pertanyaan kedua ya. Pertanyaan kedua ini silakan ya. Pertanyaan kedua ee kira-kira air olahan tangi septik dari rumah Bapak Ibu tadi dibuang ke mana ya? Apakah ke sumur sapan, ke atau saluran air di depan rumah? atau tidak tahu. Silakan dijawab ya ke God ya. Oke, Ibu Mesalin ya. Monggo yang lain. E saluran air ya di ke got saluran air ya. Ternyata masih lazim memang apa mengalirkan air olahan ee tangki septik itu ke G. Nah, ini menjadi penting ya, bahwa kan yang yang harus kita tahu ya, bahwa sebenarnya saluran air di depan rumah kita itu kan drainase ya. Drainase itu fungsinya untuk mengalirkan ee limpasan air hujan, bukan saluran pembuangan seperti itu. Nah, kalau kita ee bandingkan lagi misalnya risiko apa sih sebenarnya ee kalau misalkan ee itu menyebar ke lingkungan ya, kita tidak membicarakan masalah tangki septik dulu mungkin dari air sapan gitu ya ee atau air air ee ini air greay water misalnya dari cuci gitu ya. Banyak Bapak Ibu yang menganggap mungkin mencuci air ya ee air limbahnya akan dialirkan menuju ke got. Itu hal yang biasa. Tapi Bapak Ibu tahu bahwa dari limbah cuci tadi ya itu ada banyak mengandung detergen, ada banyak mengandung surfaktan ya dan itu semuanya kandungan e nutrien ya, nitrogen, fosforas ya. sehingga ketika itu mengalir ke badan air, nah badan airnya menjadi subur ya. karena menjadi subur ya menjadi tercemar seperti itu. Nah, kita lihat ya ini perbandingan antara ee apa ee tangki ee antara lumpur tinja ya, tinja yang segar yang disedot menggunakan ee truk tinja tadi dengan tinja yang mungkin sudah ee sedikit sudah terstabilisasi agak hitam warnanya bisa terlihat gitu ya. Dan air limbah domestik. Kalau kita lihat ternyata air limbah domestik yang air dari kakus itu ternyata tidak lebih tinggi ya. Dia lebih rendah COD-nya dibandingkan dari lumpur tinja loh ya kan. Nah, bagaimana dengan ini dengan air limpasan dari tangki septik ini ya hampir-hampir sama gitu ya. Artinya kalau kita mengalirkan air ee apa ee limpasan tangki septik tadi ke ee saluran Gitu ya. ya sebenarnya kita melakukan pembuangan limbah sebenarnya ya yang yang ee diperbolehkan harusnya kalau kita mengalirkan ke saluran ee pembuangan sistem pengaliran air limbah atau misalkan dari saluran GOT tadi menuju ke instalasi pengolahan gitu ya. Tetapi kan di Indonesia hal ini masih apa ya, masih belum menjadi perhatian ya. Ee dari sisi pengurasan tidak pernah gitu ya ee dianggap lazim dan membuang limbahnya, olahannya ke ee saluran ee God itu suatu hal yang lazim. Nah, kalau kita kalau kita masih menganggap itu semua lazim, maka sebenarnya kita enggak perlu membangun IPLT gitu ya. Karena sekali lagi ee IPLT ini harus di ee fungsikan. Nah, bagaimana kita bisa memfungsikan IPLT kalau ee kita tidak mau menyedot gitu ya dan kita ee tidak care e bahwa ee instalasi peng apa ee lumpur tinja ini perlu di ee operasikan seperti itu. Nah, ee kalau kita lihat lagi misalkan ya ee kita punya tinja air seni ya, air sabun dan kemudian untuk membilas ya mencuci dan air gelontor yang kita flash ke dalam toilet misalnya. Nah, ini kita anggap sebagai ee limbah kakus atau black water karena bersentuhan langsung dengan tinja. Tapi lumpur tinja itu tidak sama dengan limbah kakus, Bapak, Ibu. Karena lumpur tinja tadi sudah mengalami proses fisik, kimia, dan mikrobiologi di dalam tangki septik. Prosesnya apa saja? Ada sedimentasi ya sebagian ee karena ee padatannya tadi agak berat gitu ya, sehingga terendapkan di bawah. Kemudian karena proses ee anerobik di dalam tangki septik terjadi proses ee penguraian senyawa organik yang terbatas. Sebenarnya kalau kita lihat tadi BOD-nya kan malah lebih tinggi gitu ya. Kemudian ada memang stabilisasi. Jadi senyawa organik tadi akan mengalami mineralisasi ya yang ada di dalam endapan di bawah ee tangki septik tadi sehingga membentuk ikatan-ikatan seperti itu jadi mungkin lebih stabil tetapi masih bahan organik. Dan yang paling penting di sini terjadi pengentalan. Artinya karena penumpukan-penumpukan yang lama tadi bahan organiknya enggak semuanya bisa habis gitu ya, tidak semuanya bisa habis dan ee ini akhirnya mengental seperti itu dan ee konsentrasinya menjadi amat sangat tinggi. Nah, ketika ee ini melimpas gitu ya ee maka air dari olahan tangki septik itu masih membawa sebagian polutan. Berarti benar apa menjadi apa tadi dugaan kita tadi ee kita semuanya sudah masih banyak ya yang ee melakukan ee pencemaran lingkungan. Nah, kita lihat lagi ini adalah ee kelompok ee patogen yang ee mungkin ada yang di Tenggarai ada keberadaannya di dalam ee lumpur tinja ataupun di dalam olahan tangki septik mulai dari bakteri gitu ya, kolera, sigela gitu ya, virus gitu ya. Nah, kalau kemarin pada saat ee Covid ya itu dilakukan deteksi terhadap ee lumpur tinja memang terjadi ya satu fenomena menarik bahwa ketika puncak COVID terjadi maka deteksi ee apa DNA dari virus tadi juga tinggi sehingga ee bisa menjadi surveilance sebenarnya ya ee tinja manusia itu untuk mengetahui kondisi pandemi seperti kemarin. Ada parasit dan yang lain-lain. Nah, ini ee menjadi penting. Nah, kita harus ingat lagi bahwa sistem sanitasi ya ee kita lihat dulu yang di sini Bapak Ibu ini kan ada fases gitu ya. Sanitasi itu adalah berir yang pertama ya atau apa ee hambatan yang pertama atau pelindung yang pertama agar tinja atau fases ini tidak mengalir ke fluid air ya ee tangan kita fingjer atau bisa menimbulkan vektor penyakit lalat atau dia juga akan tersebar di tanah misalnya. Karena apabila ini ee media ini tadi terkena kontaminasi tinja, maka ada risiko kontaminasi makanan dan ada risiko menyebabkan orang menjadi sakit. Nah, berir yang pertama itu sanitasi, yang selanjutnya baru higien atau kebersihan. Nah, kita ee sering apa mensosialisasikan ini. Tetapi kalau kita lihat lagi ke belakang ee lumpur tinja yang tidak diolah, tangki septik yang tidak disedot itu sebenarnya bukan ee sebagai infrastruktur sanitasi karena fasesnya ee tinjanya tadi masih ya meresap ke mana? Ke air tanah kan gitu. Oke. Tidak, kita tidak menggunakan air tanah, tetapi tetangga kita menggunakan air tanah misalnya, ya. Nah, sehingga ini sebenarnya ee kenapa di Indonesia sanitasi amannya ini masih sangat rendah dan pemerintah mendorong untuk ee agar sanitasi aman sebagai upaya meminmisir transmisi patogen. Kalau kita lihat di sini data yang saya tampilkan ini di dari Jepang ya memang ee kalau di Jepang datanya terkumpul dan apa ya ee bisa ee kelihatan trennya seperti itu. Tapi di Indonesia belum ada trennya ya. Nah, di Jepang sendiri ketika ketika sebelum tahun 1950 itu belum ada itu sistem pengelolan air limbah terpusat, belum ada tangki septid dan yang lainnya. Nah, sebelum itu kita bisa melihat bahwa laju kematian bayi itu cukup tinggi ya, 25%-an. Lalu ee penyakit karena apa? disentri gitu ya, penyakit ee tipes gitu ya, itu juga cukup tinggi. Nah, ketika restorasi Maiji ya lalu ee itu kan Jepang kalah perang gitu ya, tapi ternyata malah membangun ini ya membangun apa infrastrukturnya makin masif gitu ya. Nah, kita lihat ya dengan kenaikan ee saluran apa sistem pengalian air limbah di situ ee 60% saja kita lihat terjadi penurunan apa angka kematian bayi dan juga ee penurunan ee penyakit akibat ee air tadi, waterborn disease gitu. sehingga ee saat ini sudah 100% ya, sejak 90-an itu sudah 100% dan ee penyakit-penyakit yang hubungannya dengan air tadi ya jarang sekali ditemukan. Nah, kalau mungkin kita beranggapan bahwa ah ini kan enggak masalah gitu loh yang sakit diare dan lain-lain enggak banyak karena itu dewasa. Bagaimana dengan anak-anak gitu ya? Wah, anak-anak mungkin karena jajannya ya, belum tentu gitu ya. Kalau anak-anak ee terkena penyakit ini bisa jadi dia tidak ikut sekolah gitu ya, sehingga dia tidak bisa menyerap pelajaran dengan baik atau dia mengalami kekurangan gizi karena stunting dan lain-lain. Jadi sebenarnya ee sanitasi ini kalau dilihat-lihat gitu ya ee ini ada banyak dampaknya terhadap ee kesehatan dan juga ee kaitannya dengan ee kesejahteraan dan daya saing bangsa seperti itu. Tapi kan kita jarang ya ngomongin masalah sanitasi ini dengan serius gitu. Nah, hanya Bapak Ibu saja ini yang ada 64 orang ini yang tertarik gitu ya. Nah, kenapa kenapa sanitasi harus aman? Ya, itu tadi kalau kita tidak mengelola tangki septik kita dengan baik atau kita mengalirkan evluen tangki septik ee kita ke comberan ke god, ya sebenarnya kita hanya membuang kotoran kita saja gitu. Kita tidak mengolahnya ya. Dan ini bukan tangki septik ya, yang tidak kedap air, tidak pernah dikuras. Itu bukan tangki septik yang sesuai dengan standar. Nah, yang standar bagaimana? Bapak, Ibu bisa lihat di sini ya, ada SNI-nya, SNI 239827 ya. Ee sesuai SNI dan tadi sudah saya simulasikan ya, kita simulasikan bersama berapa volume dan yang lain-lainnya. Kemudian ee Bapak Ibu juga mungkin boleh menggunakan gitu ya tangki septik fabrikasi yang sudah tersertifikasi. Jadi di Indonesia itu lembaga yang mensertifikasinya. Kalau dulu ee pusat ee Puskim ya dari Kementerian PUPR sekarang di Balai Teknologi Sanitasi. Bapak Ibu bisa lihat misalkan ee nyari di toko ee di apa online-online gitu ya ee apakah sudah ada ininya ee sertifikasinya. atau di toko bangunan itu juga sudah ada sertifikasinya ya seperti SNI tapi ini lebih ke sertifikat inspeksi. Jadi memang benar-benar dicek berapa waktu tinggalnya, bagaimana volumenya dan yang lain. Saya sempat ada cerita lucu Bapak Ibu ketika saya membangun ee rumah gitu ya. di bawah garasi saya itu kan ee saya tempatkan dua dua bioball yang besar gitu ya ee tangki septik seperti ini dan si tukangnya itu agak ngerasa, "Pak, ini boros, Pak. Ngapain nanti Bapak sering nguras loh" katanya gitu ya. Ee karena satu satu ini harganya ee sekitar mungkin ya sekitar 3 sampai 4 jutaan gitu ya. Nah, kalau ada dua kan berarti sekitar 8 gitu ya. dan eh itu tidak dialirkan menuju ke God, tetapi masuk ke resapan gitu ya. Nah, nanti Bapak harus melakukan penyedotan ee ee apa sering loh ya. Saya jawab ya enggak apa-apa gitu ya karena saya memang ee ngajarin bagaimana bikin tangkai septik gitu. Kalau saya ngajarin tapi saya tidak melakukannya berarti kan saya cuma omdo seperti itu ya. Nah, ini menjadi penting Bapak Ibu. Ee makanya kita coba kita refleksikan lagi kira-kira Bapak Ibu yang sudah punya anak gitu ya ee dari anaknya belum lahir gitu ya sampai sekarang anaknya sudah kuliah jangan-jangan belum pernah disedot gitu ya ee tangki septiknya ini menjadi perhatian bagi kita. Nah, kalau kita lihat di sini ya ee di Permen PU ee bahwa tangki septik tadi itu masuk ke dalam sistem pengolahan setempat di mana pengolahan air limbahnya itu diolah di tempat dihasilkan ya. Ee dan di situ disebutkan bahwa ee lumpur hasil olahan tadi harus diangkut ya ee ke subsistem pengolahan lumpur tinja dan diolah. Jadi yang yang termasuk ke dalam sistem pengeluan air limbah domestik setempat termasuk dari tangki septik individual tadi ya ee mungkin ada skala MCK dan ada IPAL komunal. Nah, itu semuanya tetap harus lumpurnya dilakukan disling ya atau penyedotan ya untuk dialirkan ke mana ke atau diolah di instalasi pengolahan lumpur tinja. Nah, ini Bapak, Ibu ya ee ee rantai ataupun kelompok fungsional sanitasi di skala ee sistem pengelolaan air limbah domestik setempat. Kalau kita lihat tangki septik di sini IPEL komunal gitu ya, ee individual ataupun komunal itu bukan pengolahan ya, tetapi penampungan atau pengolahan awal. Lalu ada pengaliran. Nah, pengolahan terpusatnya itu ada di IPLT. Jadi kalau selama ini kita kekeh, wah saya sudah punya tangki septik. Ternyata dosa kita ya selain buang sampah sembarangan, kita juga buang limbah sembarangan ini karena tidak pernah me ee apa ee menyedot tangge septik gitu. Enggak masalah, Pak. Karena saya tidak pakai air apa? Air sumur gitu ya. Saya pakai air yang ada manis-manisnya gitu ya dalam kemasan ya. Enggak apa-apa gitu ya. Ee tapi kita sekarang akan mendiskusikan kaitannya dengan instalasi pengolahan lumpur tinja. Nah, bagaimana ee dalam perencanaan instalasi pengelolaan lumpur tinja ya ini merupakan siklus ya di dalam ee perancangan ee IPAL ataupun IPLT ya. Dimulai dari ee survei, perencanaan. Nah, tahapan perencanaannya ini ee ada di sini ya perencanaannya. Nah, untuk merencanakan DEED ya. Jadi seharusnya DEED ini sudah harus berpedoman dengan rencana induk dan juga studi kelayakan. Nah, saya ee mengikuti juga ee webinar-webinar dan training yang disampaikan ee diselenggarakan oleh Project B ya sangat komprehensif mulai dari rencana induk sampai studi kelayakan dan sekarang DED-nya. ee yang membedakan ya ee di dalam DEED ee itu kita sudah harus fokus ya detail untuk merancang ee bangunan ataupun unit ya untuk menghasilkan ee pedoman pembangunan. Nah, pedoman pembangunan tadi berupa apa? Spesifikasi teknis gitu ya. Ee kemudian ada dimensi gitu ya yang semuanya diterjemahkan dalam bentuk gambar kerja ya. gambar kerja tadi akhirnya akan dibangun. Nah, ketika dibangun nanti setelah itu dioperasikan sehingga memiliki instalasi pengolahan yang sesuai gitu yang bisa beroperasi. Nah, ee di dalam Ded ini ee selanjutnya dikonstruksi, dioperasikan dan nanti perlu dikembangkan lagi misalnya ya bisa dilakukan kajian lagi ya sampai ke konstruksi atau penambahan pengembangan gitu. Nah, penting juga di sini Bapak, Ibu untuk memastikan ada perizinan dan juga ketersediaan lahan. Perizinan yang dimaksud ya mungkin kaitannya dengan ee dokumen lingkungannya gitu ya, ataupun ee perizinan-perizinan yang lain seperti itu. Nah, norma acuan standar utama yang ee yang digunakan ee Bapak Ibu bisa merujuk ke website ini ya. sanitasi ciptakarypu.go.id produk hukum. Jadi di sini sudah ada banyak buku-buku pedoman yang ee bisa di apa digunakan ya ee sebagai acuan di dalam ee perencanaan baik itu perencanaan ee rencana induk tadi ee studi kelayakan sampai kepada ee DED seperti itu. Nah, untuk ee buku pedoman ee perencanaan IPLT sendiri itu ada ee enam buku yang ee bisa kita gunakan sebagai acuan. Perhitungan detailnya ada di buku A, perencanaan strukturnya ada di buku B ya. ee bagaimana IPLT, kemudian pemilihan teknologi dan yang lainnya itu ada di ee buku utamanya ya sampai ke perhitungan RAB ya. Kemudian kaitannya dengan pelayanan IPLT ee apakah nanti melakukan layanan lumpur tinja terjadwal. Jadi kalau layanan lumpur tinjauan terjadwal nanti setiap apa ee warga itu dijadwalkan secara rutin. Jadi misalnya 3 tahun sekali ee penuh tidak penuh harus dikuras gitu ya. Nah, jadi kalau akhirnya banyak warga yang curhat gitu ya, waduh masyarakat ini kok dibebani terus gitu ya. Ee Pak Hijrah kemarin cerita enggak boleh buang sampah gitu ya. Ee kalau mau buang sampah harus bayar gitu ya. Nah, sekarang ee saya sudah punya tangki septik enggak penuh kok tetap harus disedot gitu ya karena lumpur tinja terjadwal. Nah, jadi ini adalah buku pedoman yang ee bisa digunakan dan nanti akan di dibagikan ya di tapi syaratnya katanya di mengikuti yang ee sesi kedua seperti itu ya. Baik. Baik. Oke. Ee oke materi ya materi di terakhir gitu ya. Nah, ini ee merupakan ee apa ee ee informasi awal terkait dengan instalasi pengelolaan lumpur tinja dan juga buku pedomannya. Ya, mungkin kalau ada pertanyaan boleh atau ee ini enggak bisa ini enggak bisa ee mungkin bisa di chat atau ee bisa lewat kolom ya. Nanti kalau memang sudah ada pertanyaannya bisa di ee apa bisa diberikan ya. Baik, kalau tidak kalau belum ada ee kita lanjutkan ya. Kita lanjutkan lagi ee mengenai ee kita akan membahas sekarang mengenai buku pedoman yang ee saya sampaikan tadi ya mulai dari buku utama ya sampai ke buku-buku yang selanjutnya gitu. Baik. Ee mungkin ada pertanyaan ini. Nah, ada kriteria khusus industri yang harus membangun IPLT. Nah, penting ya sekali lagi IPLT ya. IPLT itu instalasi pengolahan lumpur tinja ya. Jadi lumpur tinja yang diolah ya bukan ee industri ya. Ee jadi kalau limbahnya limbah industri berarti ee ia harus ee diolah menggunakan IPAL industri. Tetapi kalau lumpur tinja ini dia hanya mengolah dari lumpur yang dihasilkan dari ee tangki septiknya ya atau biofilternya atau dari IPAL Komunal. Nah, mungkin pertanyaannya maksudnya seperti ini. Ee di dalam satu kawasan industri itu ada apa ya? ada biofilter banyak gitu ya karena ada mes karyawan, kemudian ada apa ee laundry dan lain-lain gitu ya. Nah, lalu ee ee si apa ee perusahaan tadi pengin mengolah sendiri gitu ya. Nah, sebenarnya ya boleh-boleh saja gitu ya kalau memang mau diolah sendiri asal sesuai dengan kriteria gitu kan. Tetapi IPLT di sini dimaksudkan adalah biasanya itu memang dibangun oleh ee pemerintah ya untuk melayani ee satu kawasan seperti itu atau pihak ketiga gitu ya. Kalau mungkin ada juga yang ingin ee seperti swasta gitu ya, swastisasi gitu ya, di beberapa daerah itu sudah ee ada namanya ee badan layanan ee BLUD ya, Bayan layanan umum daerah atau ada juga perusahaan ee air limbah PAL. Nah, jadi kalau itu mungkin industri mau membuat PAL ya mungkin boleh-boleh saja membuat ee IPLT tetapi ee khusus ya dikhususkan untuk ee pengolahan lumpur dari ee tangki septik tadi ya atau lumpur tinja ya sekali lagi ee lumpur fekal atau ee lumpur tinja. Jadi ee tidak jawabannya adalah ee apakah ada industri khusus ya tidak ada gitu ya. Tetapi ee kalau ada ee perusahaan yang ingin menyelenggarakan di sektor air limbah ee mungkin kalau ee daerahnya mendukung ya bisa jadi ya. Karena ee selama ini ee contohnya di Yogyakarta. Di Yogyakarta ini IPAL Sewon menerima lumpur tinja. Kemudian di IPAL Mandurejo di Prambanan juga menerima lumpur tinja. Kenapa lumpur tinja laku gitu ya? Karena di Jogja itu ada banyak apa ee kawasan wisata ya dan juga banyak restoran, banyak hotel gitu. Nah, kalau restoran dan hotel itu biasanya tangki septiknya beneran ya karena ada kontraktornya, ada pengawasnya gitu ya. Nah, sehingga ee mereka sering melakukan penyedotan dan dari kafe-kafe gitu ya ee itu juga banyak yang apa mengirimkan mengolah ee lumpurnya ke instansi pengolahan lumpur tinja. Nah, ini menjadi peluang ya sebenarnya ya kalau di kota-kota besar sebenarnya IPLT ini ee masih ee cukup berpeluang seperti itu. Ee di daerah mana pengeluan IPLT-nya terbaik di Indonesia? ya ee saya mungkin ee di Jawa itu sudah cukup baik ya seperti di IPLT Gresik gitu sudah cukup cukup baik karena selain ee IPLT-nya bagus ee daerah tersebut juga sudah menetapkan ee menerapkan layanan lumpur tinja terjadwal dan sudah bisa menggunakan apa Kris dan lain-lain gitu ya. Sudah bisa pesan antar seperti ee platform-plat online gitu ya. Dan kalau misalkan kita bisa studi banding lagi ya di daerah ee ini ya Bekasi ya di daerah Jakarta itu sudah cukup bagus ya. Tetapi kalau untuk di Sumatera gitu ya ee di Kalimantan. Nah itu yang memang masih ee memprihatinkan. Nah, tetapi saat ini ee ee PUPR gitu ya ee sudah mulai bergerak dan mulai bagus ya bahwa ee merencanakan dan saya terlibat beberapa ee kegiatan gitu ya ee sekarang ee IPAL-nya itu dibangun ee IPAL yang hybrid. Jadi selain untuk mengolah lumpur dar ee mengolah dari jaringan siwer, dia juga bisa digunakan untuk mengolah dari ee lumpur tinja. Jadi sumbernya dua. Jadi ee air limbahnya dialirkan lewat siwer, tapi ee ipalnya juga bisa menerima ee lumpur tinja sehingga ee ini saling mendukung. Jadi seperti yang di Ipal Sewon di Yogyakarta seperti itu. Nah, mungkin itu ya ee jawabannya ya Bapak, Ibu ya. Nah, kita lanjutkan ee ke dalam ee ke bagian dua ya. M kita akan menyusun ya bagaimana sih menyusun DDI PLT? kita akan mendiskusikan apa yang ada di dalam buku pedoman. Saya sambil minum nggih, Bapak, Ibu. Nggih. Nah, sebagai gambaran gitu ya. Ee bedanya IPAL dan IPLT ya. Kalau IPAL itu ada sarana utama ya, berupa mungkin tahapan preliminary gitu ya, kemudian tahapan primary, tahapan secondary, tahapan tertiary gitu ya. Ee tapi kalau di IPLT prasarana utamanya itu lebih kepada penyaringan ya, pemekatan ya, stabilisasi dan sampai pemrosesan lumpur. Karena sekali lagi yang diolah di IPLT itu adalah lumpur ya. Bedanya air limbah dan lumpur. Nah, tadi kita sudah lihat ya, apa bedanya air limbah dan lumpur ya dari kandungan SS-nya ya. Kalau air limbah domestik SS-nya itu sedikit ya, mungkin hanya 20%. Tetapi suspended solid di dalam lumpur itu cukup tinggi ya R.000-an ya. Dan kalau kita lihat lagi ya, amoniya juga sangat tinggi ya. bisa berapa kali lipat ya? Bisa 5 sampai 10 kali lipat ya. Amonia ya di lumpur tinja itu sangat tinggi. Kenapa? Ya karena dari urin kita amonia gitu ya. Dari kotoran kita mengandung amonia ya. Dan kalau kita lihat ee COD dibanding BOD-nya ini cukup tinggi ya karena COD-nya ya. Jadi karena ada amonia di sini ya sehingga COD-nya cukup tinggi di sini. Nah, kalau kita lihat juga ada telur cacing ya. Telur cacing ataupun kuman ataupun patogen tadi yang ee menjadi ee berbahaya gitu. Jadi kalau ditanya mana yang lebih berbahaya bagi kesehatan gitu ya ee risikonya gitu ya ee instalasi pengelolan air limbah domestik atau IPLT ya sebenarnya IPLT gitu ya karena kalau kita melihat bebannya ya jadi telur cacingnya tadi ya itu enggak banyak gitu kan tapi kalau ee IPLT itu ya memang karena ee tinja gitu ya memang ee apa ee tinja yang sudah terkentalkan gitu ya yang sudah terminalisasi yang sudah ee mengalami apa ee apa ee proses di dalam tangki septik yang masih butuh pengolahan lanjutan seperti itu. Nah, apa saja yang bisa di apa yang harus disiapkan? Nah, ini adalah dalam prasarana utama. Nah, selain dari prasarana utama berupa unit-unit pengolahan tadi ya, ee perlu ada prasarana pendukung ya. ada dumping station. Jadi bukan jembatan timbang ya. Kalau di ee TPA sampah mungkin ada truk masuk gitu ya, lalu ditimbang ya. Nah, kalau di sini tetapi truk masuk gitu ya, lalu truknya tadi akan menumpahkan ya atau akan memompakan ya akan mengalirkan ee lumpur tinja ke menuju ke unit pengolahan ya. Kemudian ada kantornya, ada gudang, bengkel, ada lab gitu ya, ada jalan. ya, ada sumur pantau ya. Nah, ini penting agar kita bisa mengetahui ya rona ya, membandingkan ya ee bagaimana kondisi kualitas air tanahnya ya ee di sekitar lokasi IPLT tadi. Kalau misalkan air tanahnya ee ketika dipantau ada kecenderungan wah kok BOD-nya tinggi gitu ya ee atau ada kandungan ee koliformnya lebih tinggi berarti mungkin saja terjadi kebocoran gitu ya atau terjadi apa rembesan misalnya ya. Ada juga kaitannya dengan K3 ya, ada pos jaga, ada pipa pembuangan. Karena sekali lagi di dalam pengolahan itu nanti akan menghasilkan air limbah, air ee air olahan. Nah, air olahan tentu tetap harus dikembalikan ke ee lingkungan baik itu ke badan air gitu ya. Ataupun ee kalau ada yang ee mungkin berencana untuk memanfaatkan ya diperbolehkan. Tetapi sekali lagi itu tetap harus ada saluran pembuangannya. Nah, ada tanaman penyangga dan juga ada tersedia sumber energi listrik. Ini merupakan IPLT di Kota Batu ya. Batu itu di Malang ya. Ee tempat yang kalau di Jogja dikali urang lah gitu ya. Ee dia tempatnya dingin gitu ya, datarannya tinggi gitu ya. Ee sehingga kalau kita lihat di sini ini kan seperti undak-undakan gitu ya. ini ee platform di atas lalu di bawah ya lalu ke bawah lagi. Nah, memang ee dia di perbukitan gitu ya karena daerah yang cukup tinggi. Nah, ini kalau kita lihat dari atas ya ini ee apa saja yang ada di dalam IPLT di Kota Batu ya tadi ada infrastruktur prasarana utama dan prasarana ee pendukung gitu ya. kantor pengelola gitu ya, pos jaga ini adalah ee pendukung. Tetapi unit IPLT-nya ya ini ya unit IPLT-nya. Nah ee dimulai dari sini ya, dimulai dari sini ini adalah platform tadi atau RAM tadi ya. Truk akan naik ke sini ya. Naik ke sini ya ee melalui RAM ini tadi. Lalu dia akan me apa? Menumpahkan atau mengalirkan lumpur tinja melalui unit slat seversion chamber. Unit yang pertama ya. Kemudian unit ee ABR di sini ya, pemisah ee stabilisasi padatan cairannya. Kemudian kolam fakultatif menuju kolam maturasi ya. Setelah kolam maturasi menuju ke kolam wetland lalu ke outf. Nah, sementara ee lumpur yang dihasilkan ya yang sudah terpisah tadi akan dikeringkan ee melalui ee bak pengering lumpur ya atau slot dying bed dan dilakukan ee proses pengomposan. ini kapasitasnya 38 m³ per hari ya menggunakan sistem anaerobik buffl reaktor dan kolam stabilisasi. Oke. Ee oke. Oke. Di ini telah memberikan RSNI. Oke ya. Terima kasih. Ee nah ini jadi ee bedanya ya ini dari Bu Maria ya. SNI terbaru telah menukan RSNI 9242 tentang cara. Nah, jadi ee yang membedakan seperti ini ee tangki septik itu bentuknya ada banyak ya. Ada tangki septik yang sesuai SNI yang yang 2017, ada yang tangki septik biofilter dan semuanya ya kalau diacu ya ee sesuai standar seperti itu. Karena tanggi septik yang ee 2017 tadi kalau digunakan tadi sudah kita simulasikan ya akan berfungsi gitu. Tapi kalau sistem biofilter ya, biofilter itu kalau di Jepang itu namanya Joe Caso ya. Yokaso itu eh memang di Jepang itu dialirkan ke ee ee ke ee ini ya ke apa got tadi ya. Tetapi ee sebelum dialirkan di dalam biofilternya tadi sudah ada seperti IPAL yang lengkap. Di situ ada sedimentasi, di situ ada airasi, di situ juga ada disinfeksi seperti itu. Nah, jadi tidak semua rumah tangga itu mampu dan mau untuk mengelola ee memasang biofilter ya, apalagi yang biofilter aerob karena dia membutuhkan ee blower ya, membutuhkan ee airsi ya yang aerobik seperti itu. ee SNI karena buku petunjuk enggak ya. Jadi ee mungkin perlu penerjemahannya ya. Jadi ee terjemahannya dari ee SNI tadi. Jadi kan SNI tadi kan tidak me-replace gitu ya, kecuali edisi revisi gitu ya, mencabut gitu bisa ee Fermi biofilter. Nah, ya. Jadi gini ya. Ee apakah ada teknologi cacing menyuburkan tanah? Nah, sebenarnya ini mungkin fermicomposting ya. Ee karena sekali lagi yang namanya cacing itu tetap hidupnya di dalam tanah ya, bukan di air gitu ya. Kalaupun ada mungkin ya seperti ini ya, seperti sawah gitu ya. Nah, kalau misalkan dicampur ee sementara air ee ee lumpur tinja tadi gitu kan ya, lumpur tinja tadi kan ee nanti akan saya jelaskan ya, apakah dicampur padatan dan cairannya atau dipisahkan cairan dan padatannya terlebih dahulu. Tetapi mungkin saja ya ee fermomposting itu sudah banyak dilakukan dan ee kalaupun misalkan dari pengolahan lumpur dari lumpur tinja tadi gitu ya dan ditambahkan dengan ee apa cacing itu juga mungkin saja gitu. Tetapi kalau di dalam lumpur aktif misalnya itu kan ada ini ya ada ee dinamika mikrobanya gitu ya. cacing itu termasuk nematoda. Kalau nematodanya dia dominan, maka mikroorganisme yang lain tidak dominan, gitu. Jadi, mungkin harus terpisah gitu ya. Ee jadi karena kalau ada banyak cacing di situ, maka ee mikroorganisme yang lain ee akan kalah seperti itu gitu ya. Nanti ee mungkin ee mungkin bisa menjawab kemudian dari Pak Taufikurrahman ya. Ee apakah boleh? Nah, ini ee yang menjadi kriteria standar ya, IPAL dari restoran ee lumpur IPAL. Lumpur IPAL restoran maksudnya ee yang saya terjemahkan mungkin gini ya ee dari restoran itu punya ini ya punya bak penampungan ya atau punya tangki septik. Kalau seperti itu diperbolehkan ya, tetapi yang tidak diperbolehkan itu memang minyak dari restoran itu kan. Nah, kalau hanya jadi ee di ee apa IPLT itu selalu mengecek ya misalkan PH-nya kalau PH-nya ini masih sesuai ya diperbolehkan. Kalau misalkan ini tidak dicek bisa bahaya misalkan dari rumah sakit gitu ya dia apa membuang air limbah ee membuang air limbah yang B3 gitu ya. Nah, kalau B3 kan ee salah satu indikatornya mungkin dari pH gitu ya. terus e kandungan minyak lemaknya. Jadi sebelum ee truk tinja ini sebelum masuk ke IPLT itu perlu di dilakukan ee pengecekan ya ee apakah ee kualitas dari air ee tinja masuk tadi lumpur tinja atau jangan-jangan yang lain. Tetapi kalau dari restoran selama ini ee masih banyak ya masih banyak karena yang masuk itu ee bukan ee kan hanya airnya gitu pun. Kalaupun ada padatan mungkin dari sisa-sisa makanan dan yang lain gitu ya dari restoran tadi ya tetapi bukan sampah makanannya seperti itu. Nah, ini terkait dengan EM4. Nah, ya salah satunya sekali lagi mikroorganisme yang ada di dalam tangki septik ini tadi ya. Kalau kita ke belakang ee kalau misalkan kita tambahkan mikroorganisme gitu ya. Ya. Jadi sebenarnya ditambah atau tidak ditambah mikroorganisme sebenarnya di dalam tangki septik ini masih ada mikroorganismenya seperti itu ya. Nah ee dan kalaupun misalkan ditambahkan ee mikroorganisme ya ee dia mungkin akan menambah jumlah mikroorganismenya gitu ya. Tetapi mikroorganismenya ini hidup itu dengan cara ee berkembang biak. Artinya lumpurnya makin lama makin banyak makin banyak gitu ya. Jadi ketika kita tambahkan mikroorganisme ya kita berharap bahwa tidak akan penuh gitu ya. Ya tidak mungkin kalau tidak bocor gitu ya. Jadi ya tergantung ya volumenya. Misalkan kita kita anggap volume tadi ya volume kita tadi ee bisa bertahan sampai 5 tahun gitu ya. Okelah kalau misalkan kita tambahkan apa ee bakteri yang mungkin makannya lebih banyak lalu ee mungkin apa ee pertumbuhannya lebih, lumpurnya lebih sedikit gitu ya. Nah, mungkin dia bisa bertahan ya kita anggap 7 tahun gitu ya. Tapi kalau sudah 7 tahun, 20 tahun gak pernah disedot gitu ya, jangan-jangan lumpur tinjanya itu sudah mengeras gitu ya. Kalau sudah mengeras kan berarti volumenya sudah makin kecil gitu ya. yang awalnya 1,5 m³ bisa jadi hanya tinggal menjadi 0,6 m³ gitu. Dan waktu tinggalnya juga tidak akan lama. Kenapa? Karena awalnya misalkan bisa tinggal di sini selama 2 hari karena volumenya 1,5 m³. Tetapi karena ee apa waktu apa volumenya tadi menjadi setengahnya, hanya tinggal 1 hari. Setelah 1 hari dia akan melimpah. Jadi seperti itu. Jadi ee ee mikroorganisme tambahan itu juga bisa ditambahkan gitu ya. Nah ee secara pribadi saya tidak punya ini ee tidak punya pengalaman teknis ya ee berapa lama dan ee berapa banyak gitu ya. Tetapi secara teoritis kita bisa menghitung tadi dan kita sudah membuktikan bahwa ee ketika mikroorganismenya bertambah ee timbulan lumpurnya juga bertambah dan itu akan mengurangi volume yang ada di dalam lumpur. Nah, mungkin supaya tidak ini ya supaya karena kalau IPAL itu mungkin sudah banyak yang memahami pengolahannya tetapi IPLT ini belum banyak. maka ee saya di awal justru memang ee agak lebih memberikan hal yang dasar gitu ya. Dan ee saya akan tampilkan ee ee video terkait dengan IPLT. Ee sebentar ini share share ee saya stop dulu saya share. Ee oh sebentar apakah ininya sudah terdengar ya? Belum ya suaranya ya? Suaranya terdengar tidak? Tidak, Pak. Belum. Belum belum terdengar ya. Oh, share komputer sound ya. Oke. Oke. Ini kalau ini akses air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan bagi semua. Di mana sanitasi aman termasuk di dalamnya. Sanitasi aman adalah sistem sanitasi yang memutus sumber pencemaran limbah domestik ke sumber air. Sanitasi aman mencakup penampungan air limbah domestik di tangki septik sesuai standar, penyedotan lumpur tinja sampai pengangkutan ke unit pengolahan, serta IPLT yang berfungsi dengan baik. IPLT terbagi menjadi konvensional dan mekanis. Pada IPLT konvensional, pengolahan utama tidak menggunakan peralatan yang menggunakan listrik. Sedangkan IPLT mekanis menggunakan peralatan mekanis dan membutuhkan tenaga listrik. IPLT atau instalasi pengolahan lumpur tinja berfungsi menerima lumpur tinja dari penyedotan dan mengolahnya menjadi lumpur olahan yang lebih kering dan evluen atau air hasil olahan yang aman bagi lingkungan. [Musik] IPLT akan beroperasi baik bila mengikuti prosedur operasi kerja atau SOP yang disusun sesuai dengan masing-masing desain dari instalasi. Proses pengolahan lumpur tinja dibagi menjadi lima tahap, yaitu penerimaan lumpur tinja, pengolahan awal, pemisahan, pengolahan cairan, kemudian pengolahan padatan. Berikut tahapan proses pengelolaan lumpur tinja di IPLT. Truk tinja yang terdaftar di IPLT memiliki QR code yang akan di-can ketika sampai di IPLT. Operator akan mengisi formulir untuk mengetahui sumber limbah. Sebelum dilakukan pembuangan, operator akan mengecek lumpur tinja. IPLT harus menolak lumpur tinja yang mengandung bahan berbahaya dan beracun atau B3. Setelah proses pembuangan selesai, maka akan dilakukan pembayaran retribusi sesuai volume lumpur tinja yang dibuang. Pengolahan lumpur tinja pada IPLT konvensional. Satu, penerimaan lumpur tinja. Lumpur tinja akan dibuang ke unit penerima. Pembuangan harus melalui saringan untuk menyaring sampah. Setelah proses pembuangan selesai, truk lumpur tinja harus dipastikan dalam keadaan bersih sebelum keluar dari IPLT untuk menghindari ceceran sisa lumpur tinja. Dua, pemisahan padatan dan cairan. Di unit Solid separation chamber atau SSC akan terjadi proses pemekatan dan pemisahan antara padatan dan cairan. Lumpur tinja yang telah dibuang akan diberikan perlakuan khusus yaitu diratakan guna mempercepat proses pengeringan. Tiga, pengolahan cairan. Cairan dari kolam SSC akan dialirkan ke kolam stabilisasi untuk diolah. Di sini terjadi proses pengolahan menggunakan bantuan mikroorganisme. Selanjutnya, cairan akan melewati kolam wetland sebelum evluen dibuang ke lingkungan. Empat, pengolahan padatan. Padatan dari SSC akan dipindahkan secara manual ke slutch drying area. Selanjutnya, padatan yang telah mengering dapat digunakan kembali sebagai pupuk tanaman non pangan. Pengolahan lumpur tinja pada IPLT [Musik] mekanis satu. Penerimaan lumpur tinja. Lumpur tinja yang diterima akan dialirkan melalui stone trap untuk menyaring padatan yang besar. Aliran kemudian masuk ke dalam SA atau slutch acceptance plan. Mesin ini berguna untuk menyaring sampah, pasir, serta kerikil yang ikut masuk. [Musik] Apabila dalam keadaan darurat terjadi kerusakan di SA, maka lumpur tinja melewati saringan yang menyaring sampah yang tertinggal. Saringan ini harus terus dibersihkan setiap hari. Selanjutnya, lumpur diterima di bak penampung. [Musik] Dua, pemisahan padatan dan [Musik] cairan. Lumpur tinja dari bak penampung akan dipompa ke dalam salch di watering. Di sini terjadi proses pemisahan antara padatan dan cairan yang dibantu dengan polimer dari chemical feeder. [Musik] Tiga, pengolahan cairan. Cairan hasil pemisahan akan dialirkan ke dalam bak airasi di mana akan terjadi proses penguraian materi organik. Cairan kemudian akan dialirkan ke bak sedimentasi. Di sini akan dilakukan pengecekan kualitas air untuk pemenuhan baku mutu sebelum dialirkan ke badan [Musik] air. Empat, pengolahan padatan. Padatan hasil pemisahan akan keluar dari slot di watering. Padatan akan dipindahkan ke hangar untuk dilakukan pengeringan. [Musik] Padatan yang sudah kering dapat digunakan untuk pemanfaatan [Musik] kembali. Mesin yang bekerja pada IPLT mekanis tentu harus dibersihkan secara berkala dan dilakukan perawatan guna menjaga kinerja mesin tetap optimal. Setiap IPLT memiliki desain yang berbeda-beda dalam mengolah lumpur tinja. Namun tujuan pengolahan IPLT tetap [Musik] sama. Hasil pengolahan dari IPLT akan menghasilkan lumpur kering yang bisa dimanfaatkan menjadi pupuk tanaman non pangan dan juga air buangan yang memenuhi baku mutu sebelum dibuang ke lingkungan. [Musik] Jadi kira-kira seperti itu nggih Bapak, Ibu ee bagaimana ee mekanisme pengolahan ya ee di dalam instansi pengolahan lumpur tinja tadi. ee dan disebutkan tadi ada dua tipe ya, yaitu tipe konvensional ya dan yang selanjutnya tipe mekanis atau semi mekanis. Saya melihat ada beberapa ee pertanyaan ya ee untuk Pak Saleh Rais ini mungkin nanti ee lebih ke kasus ya, Pak ya karena ee saya yakin Bapak sudah paham. Nah, nanti ee akan saya detailkan di studi kasus karena ee ini pertanyaan sudah advance seperti itu. Dan yang terakhir tadi ee ada pertanyaan mengenai ee ini apa ee baku mutu gitu ya. Nah, jadi baku mutunya ya mengikuti dengan baku mutu air limbah domestik karena ee IPLT di sini ee akan menghasilkan dua output ya. Yang pertama adalah cairan. Nah, cairannya tentu akan dikembalikan ke lingkungan atau dimanfaatkan misalnya kalau dikembalikan ke lingkungan ke badan air ya mengikuti baku mutu air limbah domestik P68 2016. Untuk BOD-nya sekitar 30 mg/l, COD-nya 100 mg/l seperti itu. Nah, kemudian ee untuk apa ee lumpurnya tadi bisa digunakan untuk ee tanaman non pangan atau bisa juga digunakan sebagai penutup landfill gitu ya. ee atau bisa digunakan untuk ee karena di Indonesia sendiri itu belum ada aturannya ya, belum ada aturan yang detail seperti itu. Ee apakah
Resume
Categories