PENYUSUNAN DOKUMEN PERENCANAAN TEKNIK TERINCI PEMBANGUNAN IPLT 1
ypbGGv_FxRk • 2025-05-10
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
9 hingga 11.30 dan sesi kedua pukul
13.00 hingga 15 waktu Indonesia Barat.
Acara taling online kita hari ini
mengusung topik penyusunan dokumen
perencanaan teknik terinci pembangunan
IPLT yang akan disampaikan oleh pemateri
kita hari ini yaitu Bapak Dr. Enging Ir.
Alin Nurmianto, S.M. Baik, selanjutnya
Bapak, Ibu hadirin yang terhormat,
izinkan saya mengucapkan selamat datang
dan memberikan salam hormat saya kepada
pemateri kita pada hari ini yaitu Bapak
Dr. Ir. Audin Nuranto, STM dan juga
kepada Bapak Dr. Ir. Hijrah Purama
Putra, ST,M selaku founder dari Butik
Dar ulang Project B Indonesia sekaligus
sekretaris jurusan teknik lingkungan
Universitas Islam Indonesia. Dan juga
tidak lupa kepada Bapak Ibu peserta
training online pada hari ini yang
berbahagia. Sebelum masuk ke acara ke
materi training online kita, saya mohon
izin mengingatkan Bapak Ibu untuk dapat
mengisi daftar hadir atau presensi di
link yang telah admin kami kirimkan di
kolom chat. Kemudian dengan hormat saya
meminta kesediaan Bapak Ibu untuk
menonaktifkan mikrofon selama kegiatan
berlangsung supaya kita dapat menikmati
materi yang disampaikan dengan baik.
Selanjutnya sebelum kita masuk ke acara
inti kita pada hari ini akan ada
sambutan dari Bapak Dr. Ir. Hijrah
Purnamaputra STM selaku founder dari
Putik Darul Ulang Project B Indonesia
sekaligus sekretaris jurusan teknik
Lingkungan Universitas Islam Indonesia.
Baik P Bapak Hijrah waktu dan tempat
kami persilakan.
Baik terima kasih Mbak Sabrina.
Mudah-mudahan suara saya sudah terdengar
dengan jelas ya. Ee baik. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh. Bismillah
walhamdulillah wasalatu wasalamu ala
rasulillah. Ee tentunya selamat pagi,
salam sejahtera untuk kita semuanya.
Bapak, Ibu, teman-teman semuanya yang ee
kami hormati. Pak Awaludin sebagai
pemateri pada kesempatan training online
ee kali ini alhamdulillah kita bisa
bertemu kembali Bapak Ibu ee dalam
agenda 2 mingguan yang kita lakukan dan
temanya masih berhubungan dengan tema
pada pertemuan sebelumnya yang
berhubungan dengan air limbah. Kalau
pertemuan sebelumnya kita berbicara
tentang ee IPAL Terpadu atau Spal DT.
Nah, kali ini kita akan bicara tentu
tema yang juga sangat menarik ya.
Bagaimana yang konsep terpadu tadi di ee
jika dikerjakan di ee skala ee sumber
gitu ya, di skala sumber.
Mudah-mudahan suara saya masih terdengar
dengan jelas karena ternyata agak
berisik hari ini di sekitar saya.
Mudah-mudahan masih terdengar ya, Mbak
Sabrina ya. Oke, terdengar.
Em hari ini ee terkait dengan IPLT ee
bagaimana dari sumber yang kita kelola
di ee rumah kita masing-masing kemudian
juga seluruh pengelola hingga ee dia
benar-benar baik untuk kembali ke
lingkungan. Dan alhamdulillah hari ini
kita akan ditemani oleh Pakaluddin
Nurmianto. Eh beliau adalah ketua
jurusan di teknik lingkungan di
Universitas Islam
Indonesia. Ee juga bekerja dan ee
support untuk ee kegiatan dunia agar
nanti berjalan lebih baik.
Dan Bapak Ibu mungkin beberapa hari ini
ee yang sudah bergabung ee kurang bisa
menikmati komunikasi yang baik dengan
tim di Butik Darulang Project B
Indonesia karena ada satu lain hal yang
berhubungan dengan komunikasi yang ee
sedang ee mengalami kendala ee hingga
saat ini. Jadi, Bapak, Ibu mudah-mudahan
ee tetap bisa berkomunikasi dengan baik
dan dan jika tidak terlayani dengan baik
dan seterusnya, Bapak Ibu jangan ragu
untuk menghubungi kami begitu ya. Baik
itu via WhatsApp, via DM Instagram
ataupun media yang lain untuk menanyakan
ee
kegiatan-kegiatan hari ini ataupun
kegiatan kita selanjutnya.
dan bisa ee tips membedang berusaha
untuk mengembali supaya bisa berjalan
dengan baik dan ee yang juga sudah
dibuat ternyata punya e kendala juga ee
kita juga belum
teridentifikasi ee masalahnya ada di
mana begitu tapi tim mencoba untuk
berusaha supaya bisa maksimal se
pelayanan kepada Bapak, Ibu, dan
teman-teman semuanya dapat berjalan
dengan baik. Baik, begitu ya. Ya, Pak
Awal terima kasih atas waktunya di
weekend ini dan mudah-mudahan seperti
biasa Pak Awal bukan orang yang baru ee
di dalam training online di butik
Darulang. Beliau sudah mengisi beberapa
kali dan ee apa materi-materinya beliau
sudah menyiapkan dengan sangat baik.
Jadi, Bapak, Ibu, dan Teman-teman
semuanya, kita belajar bersama hari ini
dalam penyusunan dokumen perencanaan
teknik terinci pembangunan IPLT gitu ya.
Mudah-mudahan bisa bermanfaat dengan
baik ya, bermanfaat untuk kita semuanya.
Dengan mengucapkan
bismillahirrahmanirrahim, training
online penyusunan dokumen ee perencanaan
teknik terinciang ILT pada Sabtu tanggal
10 Mei 2020 ini ee resmi kita buka dan
mudah-mudahan bisa berjalan tentang
kendala. Dan perlu diingat Bapak Ibu,
kita punya dua sesi. Jadi sesi pertama
tadi saya sedikit melihat bocoran materi
Pak awal, sesi kedua nanti akan
berbicara banyak studi kasus. Bagaimana
cara menghitung ya apa yang sudah pernah
dikerjakan oleh Pak Awal yang akan
dibagi semuanya dalam ini. Jadi Bapak
Ibu sesi satu dan sesi kedua jangan
terlewat ya. Terima kasih atas perhatian
Bapak Ibu semuanya dan kita lanjutkan
untuk training online pada kesempatan
pagi hari ini. Wabillahi taufik
walhidayah. Wasalamualaikum
warahmatullah wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh. Terima kasih untuk Bapak
Hijrah yang telah memberikan sambutannya
dan sekaligus membuka acara pada pagi
hari ini. Bapak, Ibu sekalian, kami dari
panitia juga melakukan live streaming
melalui YouTube channel kami di Project
B Indonesia. Jika semisal selama acara
train online berlangsung ada Bapak, Ibu
yang terkendala dalam Zoom, tidak perlu
khawatir karena Bapak, Ibu juga tetap
dapat mengikuti training online ini
melalui YouTube channel kami di Project
B Indonesia.
Selanjutnya seperti biasanya nih Bapak
Ibu sekalian hari ini kami juga
menyiapkan berbagai macam doorpress
spesial untuk Bapak Ibu yang beruntung.
Dopres ini diberikan berdasarkan tiga
pertanyaan terbaik dan dua story
Instagram terunik selama training online
ini berlangsung. Untuk pemenang tiga
pertanyaan terbaik akan kami di akhir
acara sesi dua nanti. Sedangkan untuk
pemandang dua story Instagram terunik
akan kami hubungi langsung melalui DM
Instagram. Nah, jadi Bapak Ibu sekalian
yang ingin bertanya selama training
online berlangsung dapat memberikan
pertanyaan terbaiknya melalui kolom chat
dengan format nama kemudian pertanyaan
yang ingin ditanyakan dan nanti akan
kami pilih tiga penanya terbaik untuk
memenangkan doorpy spesial dari kami.
Lalu untuk story Instagram Bapak Ibu
juga dapat membuat story Instagram
semenarik mungkin dan jangan lupa tag
Instagram kami di @project diindonesia.
Baik, tanpa berlama-lama lagi kita akan
langsung lanjut ke acara inti kita yaitu
penyampaian materi. Namun sebelum itu,
mari kita lihat terlebih dahulu CV dari
pemateri kita berikut ini.
[Musik]
Baik, demikian sekilas mengenai pemateri
kita pada hari ini. Selanjutnya mungkin
untuk efisiensi waktu jika Bapak Audin
sudah siap, kita mungkin langsung saja
untuk penyampaian materinya. Kurang
lebih waktunya sampai pukul 11.00 ya,
Pak. Kepada Bapak Audinianto kami
persilakan.
Baik, terima kasih ee Sabrina.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Ee selamat pagi ee
semuanya. Terima kasih Pak Hijrah dan
juga Bapak Ibu yang lain yang ee sudah
bergabung di ee training online kali ini
ya. Jadi saya mohon maaf juga karena ee
2 hari terakhir ini flu berat gitu. Jadi
mungkin suaranya agak ee kurang kurang
jelas. mungkin nanti bisa dan saya agak
pelan-pelan menyampaikannya seperti itu.
Nah, ee tadi sebagaimana yang sudah di
ee sampaikan oleh Pak Hijrah ee bahwa ee
nanti di dalam ee materi gitu ya ee saya
lebih banyak berbagi saja ee terhadap
apa yang ee selama ini ee sudah pernah
dilakukan dan kaitannya dengan ee DEED
seperti itu ee sebenarnya ee nanti ada
ee buku panduannya yang ee nanti juga
akan saya berikan gitu ya nanti tapi di
akhir ya Mbak ee ya ya Mbak ya nanti ya
ee akan diberikan materi-materi dan juga
buku panduannya akan diberikan di akhir
gitu. Baik dan ee ini kira-kira kerangka
yang akan saya ee sampaikan ya bagaimana
tadi sampin Pak Hijrah. Jadi untuk di
awal ini saya ingin mengantarkan dengan
ee kenapa sih kita harus menyusun
DDIPLT?
Jadi kita harus memahami dulu sebenarnya
lumpur tinja dan IPLT itu kenapa
penting. Kemudian ada ee acuan baik itu
norma ataupun standar di dalam
penyusunan Dedi PLT ini. Nah, nanti ee
akan saya lanjutkan dengan ee tahapan
penyusunan DEED itu seperti apa dan ada
informasi ee kita ulas mengenai bangunan
pengelolahan NIVO IPLT dan ee di ini di
akhir ya di
ee di setelah setelah apa ee zuhur gitu
ya. Nah, itu nanti ee akan saya buatkan
ini ee studi kasus ya mengenai ee
projek-projek yang ee ee sudah ee selama
ini dilakukan ee ya jadi mungkin ada
beberapa gambar-gambar yang ee bisa kita
diskusikan dan nanti kita akan ee
lakukan ee simulasi ya untuk ee
merencanakan ee bangunan IPLT. Baik
Bapak Ibu ee mari kita ee diskusi
bersama-sama ya. Nanti kalau ada hal-hal
yang ingin ditanyakan bisa langsung di
ee tanyakan saja. Nah, oke sudah
terlihat ya ee yang ee di layar ya
dengan jelas
ya. Ya. Oke ya, Mbak ya. Ya. Baik.
Sudah, Mbak. Nah, ee saya mau bertanya
dulu gitu ya, e survei singkat gitu ya.
mungkin bisa di kolom chat. Nah,
kira-kira pertanyaannya adalah ee
seberapa teratur Bapak Ibu melakukan
penyedotan tangki septik di rumah? Nah,
silakan Bapak Ibu pilih apakah Bapak Ibu
pernah melakukan penyedotan dua atau 3
tahun sekali misalnya atau B 5 sampai 6
tahun sekali atau C belum pernah. Nah,
saya pengin pengin tahu ya ee kira-kira
ee paling banyak berapa gitu ya ee
sekitar 5 sampai 6 tahun sekali ya
jawabannya ya. Kemudian ada yang ya 5
sampai 6 tahun ya. Ada yang tidak
pernah, tidak pernah. Tidak pernah ya.
Monggo. Saya pengin dapat informasi lagi
dari Bapak Ibu yang lain
mungkin ya.
ya 2 sampai 3 tahun sekali sering sekali
ya melakukan penyedotan ee kalau kita
hitung ya ee tarif ee penyedotan lumpur
tinja kalau di Jakarta mungkin bisa
sampai 700 500 sampai 700.000 gitu ya.
Di Jogja mungkin sekitar 300 sampai
R500.000 ya dan ee kalau ee 2 tahun
sekali ya cukup lumayan ya lebih mahal
dari pajak motor mungkin ya.
Nah, itulah mungkin kenapa yang ee apa
membuat kalau Bapak Ibu cari di YouTube
gitu ya, search di YouTube ee bagaimana
membangun tangki septik anti sedot
misalkan seperti itu ya. Ee tidak perlu
disedot begitu ya atau tahan lama gitu.
Jadi ee alasannya biaya sangat mahal.
Oke ya. Nah sampai dengan 1,4 juta ya.
Oke. Nah jadi ee kita coba ya
simulasikan nggih Bapak Ibu. terlepas
dari apa ee kondisinya yang memang biaya
sangat mahal misalnya kemudian ee
mungkin ada ketidaktahuan kita terhadap
tangki septik ini gitu ya. Jadi kalau
kita asumsikan ya misalnya ee kita punya
ya punya tangki septik gitu ya biasanya
tangki septik di rumah itu tukangnya itu
membuat dari bis beton gitu ya. Jadi
buis beton ya ee dari gorong-gorong lah
ibaratnya gitu ya atau buis beton
diameternya kita anggap 1 m ya. Kemudian
ee ketinggiannya itu 50 cm gitu. Kalau
misalkan kita ee tukangnya tadi buat ya
mungkin 4 buis beton gitu ya. Jadi
kedalamannya 2 m gitu ya. Nah, dalam
satu rumah itu ada lima orang gitu ya
dan tadi ee menggunakan tangki septik
yang tercampur. Jadi eh greay water dan
black water-nya dicampur gitu ya. Dan
periode penyedotannya direncanakan di
awal gitu ya ee 3 tahun sekali.
Kebetulan yang punya rumah ee anak
teknik lingkungan gitu ya. Jadi tahu
jadi harus disedot 3 tahun sekali gitu.
Nah, ee kalau dari dari diameter tadi
dengan dimensi seperti itu ee diameter
100 ee kedalamannya 200, kita bisa
hitung ya volume tangki septiknya ini
itu sekitar
1,57 m³.
Nah, kalau kita asumsikan lagi misalkan
ee kita menganggap bahwa air yang
mengalir dari ee tinja ee dari apa
toilet ataupun dari kamar mandi itu akan
tinggal di dalam tangki septik ini
selama 2 hari sebelum mengalir menuju ke
resapan gitu ya. Maka ee kita bisa
menghitung ya volume airnya itu sekitar
5 * 2 * 80 ya karena penggunaan air itu
100 L/ per hari asumsi saja ya. Kemudian
kemungkinan 80%-nya kita ee yang yang
menjadi air limbah sehingga volume
airnya adalah 0,8 m³. Jadi 80 ee sekitar
setengahnya ya setengahnya dari tangki
ini ee berisi air. Nah, bagaimana dengan
volume lumpur? sesuai dengan standar ya,
bahwa setiap orang itu ya kira-kira 30 L
per orang per tahun. Nah, kalau kita
kalikan volume lumpurnya berarti 5 orang
dikali 30 L per orang per tahun.
Kemudian dengan periode penyedotan ee 3
tahun sehingga ee kita mendapatkan
volume lumpur 450 L atau 0,45 m³. Nah,
volume tangis septiknya bisa kita
tambahkan ya, volume air dengan volume
lumpur tadi menjadi 1,25 m³. Artinya
kalau ee kita menggunakan tangki septik
seperti ini yang sering digunakan di
rumah mungkin ya ee tidak menggunakan
yang ee apa ee prefabrikasi gitu ya ee
tapi menggunakan buis beton gitu ya. ini
masih mencukupi memang ee jadi selama 3
tahun tadi kalau ada yang menyedot 2
sampai 3 tahun itu masih mencukupi. Nah,
yang dipertanyakan adalah yang tidak
pernah menyedot tadi gitu ya. Nah, kita
lihat misalkan tangki septik tadi tidak
disedot selama 5 tahun makanya kira-kira
berapa ya? Maka volume lumpur tadi kan
kita kalikan ee ee 5 tahun. Mohon maaf
ini menjadi 5 tahun ya harusnya bukan 3
tahun sehingga volumenya ini menjadi 0,8
+ 0,75 menjadi 1,55. Itu mendekati
volume tangki septik. Artinya sebenarnya
ketika ini sudah tidak disedot selama 5
tahun, kita bisa melihat seperti ini
volumenya gitu ya. Volume setengah dari
tangki ini adalah apa? Ee lumpur tinja
gitu. sehingga kalau ada air yang masuk
ya dari air kakus kita masuk ke sini
waktu tinggalnya akan lebih pendek gitu
ya dan ee efisiensi penyisihannya juga
tentu akan lebih rendah dan makin lama
harusnya ee tangki septik ini akan penuh
gitu. Nah, tapi masalahnya yang sering
terjadi adalah ee tangki septiknya ini
tidak pernah dikuras dan tidak pernah
penuh. Berarti pertanyaannya lari ke
mana airnya? Ya, tentu dia akan meresap
ke dalam tanah karena memang konstruksi
dari tangki septik yang dibangun itu
tidak sesuai dengan standar. Nah,
kemudian pertanyaan kedua ya. Pertanyaan
kedua ini silakan ya. Pertanyaan kedua
ee kira-kira air olahan tangi septik
dari rumah Bapak Ibu tadi dibuang ke
mana
ya? Apakah ke sumur
sapan, ke atau saluran air di depan
rumah? atau tidak tahu. Silakan dijawab
ya ke God ya. Oke, Ibu Mesalin ya.
Monggo yang
lain. E saluran air
ya
di ke got saluran air ya. Ternyata masih
lazim memang apa mengalirkan air olahan
ee tangki septik itu ke G.
Nah, ini menjadi penting ya, bahwa kan
yang yang harus kita tahu ya, bahwa
sebenarnya saluran air di depan rumah
kita itu kan drainase ya. Drainase itu
fungsinya untuk mengalirkan ee limpasan
air hujan, bukan saluran pembuangan
seperti itu. Nah, kalau kita ee
bandingkan lagi misalnya risiko apa sih
sebenarnya ee kalau misalkan ee itu
menyebar ke lingkungan ya, kita tidak
membicarakan masalah tangki septik dulu
mungkin dari air sapan gitu ya ee atau
air air ee ini air greay water misalnya
dari cuci gitu ya. Banyak Bapak Ibu yang
menganggap mungkin mencuci air ya ee air
limbahnya akan dialirkan menuju ke got.
Itu hal yang biasa. Tapi Bapak Ibu tahu
bahwa dari limbah cuci tadi ya itu ada
banyak mengandung detergen, ada banyak
mengandung surfaktan ya dan itu semuanya
kandungan e nutrien ya, nitrogen,
fosforas ya. sehingga ketika itu
mengalir ke badan air, nah badan airnya
menjadi subur ya. karena menjadi subur
ya menjadi tercemar seperti itu. Nah,
kita lihat ya ini perbandingan antara ee
apa ee tangki ee antara lumpur tinja ya,
tinja yang segar yang disedot
menggunakan ee truk tinja tadi dengan
tinja yang mungkin sudah ee sedikit
sudah terstabilisasi agak hitam warnanya
bisa terlihat gitu ya. Dan air limbah
domestik. Kalau kita lihat ternyata air
limbah domestik yang air dari kakus itu
ternyata tidak lebih tinggi ya. Dia
lebih rendah COD-nya dibandingkan dari
lumpur tinja loh ya kan. Nah, bagaimana
dengan ini dengan air limpasan dari
tangki septik ini ya hampir-hampir sama
gitu ya. Artinya kalau kita mengalirkan
air ee apa ee limpasan tangki septik
tadi ke ee saluran Gitu ya. ya
sebenarnya kita melakukan pembuangan
limbah sebenarnya ya yang yang ee
diperbolehkan harusnya kalau kita
mengalirkan ke saluran ee pembuangan
sistem pengaliran air limbah atau
misalkan dari saluran GOT tadi menuju ke
instalasi pengolahan gitu ya. Tetapi kan
di Indonesia hal ini masih apa ya, masih
belum menjadi perhatian ya. Ee dari sisi
pengurasan tidak pernah gitu ya ee
dianggap lazim dan membuang limbahnya,
olahannya ke ee saluran ee God itu suatu
hal yang lazim. Nah, kalau kita kalau
kita masih menganggap itu semua lazim,
maka sebenarnya kita enggak perlu
membangun IPLT gitu ya. Karena sekali
lagi ee IPLT ini harus di ee fungsikan.
Nah, bagaimana kita bisa memfungsikan
IPLT kalau ee kita tidak mau menyedot
gitu ya dan kita ee tidak care e bahwa
ee instalasi peng apa ee lumpur tinja
ini perlu di ee operasikan seperti itu.
Nah, ee kalau kita lihat lagi misalkan
ya ee kita punya tinja air seni ya, air
sabun dan kemudian untuk membilas ya
mencuci dan air gelontor yang kita flash
ke dalam toilet misalnya. Nah, ini kita
anggap sebagai ee limbah kakus atau
black water karena bersentuhan langsung
dengan tinja. Tapi lumpur tinja itu
tidak sama dengan limbah kakus, Bapak,
Ibu. Karena lumpur tinja tadi sudah
mengalami proses fisik, kimia, dan
mikrobiologi di dalam tangki septik.
Prosesnya apa saja? Ada sedimentasi ya
sebagian ee karena ee padatannya tadi
agak berat gitu ya, sehingga terendapkan
di bawah. Kemudian karena proses ee
anerobik di dalam tangki septik terjadi
proses ee penguraian senyawa organik
yang terbatas. Sebenarnya kalau kita
lihat tadi BOD-nya kan malah lebih
tinggi gitu ya. Kemudian ada memang
stabilisasi. Jadi senyawa organik tadi
akan mengalami mineralisasi ya yang ada
di dalam endapan di bawah ee tangki
septik tadi sehingga membentuk
ikatan-ikatan seperti itu jadi mungkin
lebih stabil tetapi masih bahan organik.
Dan yang paling penting di sini terjadi
pengentalan. Artinya karena
penumpukan-penumpukan yang lama tadi
bahan organiknya enggak semuanya bisa
habis gitu ya, tidak semuanya bisa habis
dan ee ini akhirnya mengental seperti
itu dan ee konsentrasinya menjadi amat
sangat tinggi. Nah, ketika ee ini
melimpas gitu ya ee maka air dari olahan
tangki septik itu masih membawa sebagian
polutan. Berarti benar apa menjadi apa
tadi dugaan kita tadi ee kita semuanya
sudah masih banyak ya yang ee melakukan
ee pencemaran lingkungan. Nah, kita
lihat lagi ini adalah ee kelompok ee
patogen yang ee mungkin ada yang di
Tenggarai ada keberadaannya di dalam ee
lumpur tinja ataupun di dalam olahan
tangki septik mulai dari bakteri gitu
ya, kolera, sigela gitu ya, virus gitu
ya. Nah, kalau kemarin pada saat ee
Covid ya itu dilakukan deteksi terhadap
ee lumpur tinja memang terjadi ya satu
fenomena menarik bahwa ketika puncak
COVID terjadi maka deteksi ee apa DNA
dari virus tadi juga tinggi sehingga ee
bisa menjadi surveilance sebenarnya ya
ee tinja manusia itu untuk mengetahui
kondisi pandemi seperti kemarin. Ada
parasit dan yang lain-lain. Nah, ini ee
menjadi penting. Nah, kita harus ingat
lagi bahwa sistem sanitasi ya ee kita
lihat dulu yang di sini Bapak Ibu ini
kan ada fases gitu ya. Sanitasi itu
adalah berir yang pertama ya atau apa ee
hambatan yang pertama atau pelindung
yang pertama agar tinja atau fases ini
tidak mengalir ke fluid air ya ee tangan
kita fingjer atau bisa menimbulkan
vektor penyakit lalat atau dia juga akan
tersebar di tanah misalnya. Karena
apabila ini ee media ini tadi terkena
kontaminasi tinja, maka ada risiko
kontaminasi makanan dan ada risiko
menyebabkan orang menjadi sakit. Nah,
berir yang pertama itu sanitasi, yang
selanjutnya baru higien atau kebersihan.
Nah, kita ee sering apa
mensosialisasikan ini. Tetapi kalau kita
lihat lagi ke belakang ee lumpur tinja
yang tidak diolah, tangki septik yang
tidak disedot itu sebenarnya bukan ee
sebagai infrastruktur sanitasi karena
fasesnya ee tinjanya tadi masih ya
meresap ke mana? Ke air tanah kan gitu.
Oke. Tidak, kita tidak menggunakan air
tanah, tetapi tetangga kita menggunakan
air tanah misalnya, ya. Nah, sehingga
ini sebenarnya ee kenapa di Indonesia
sanitasi amannya ini masih sangat rendah
dan pemerintah mendorong untuk ee agar
sanitasi aman sebagai upaya meminmisir
transmisi patogen. Kalau kita lihat di
sini data yang saya tampilkan ini di
dari Jepang ya memang ee kalau di Jepang
datanya terkumpul dan apa ya ee bisa ee
kelihatan trennya seperti itu. Tapi di
Indonesia belum ada trennya ya. Nah, di
Jepang sendiri ketika ketika sebelum
tahun
1950 itu belum ada itu sistem pengelolan
air limbah terpusat, belum ada tangki
septid dan yang lainnya. Nah, sebelum
itu kita bisa melihat bahwa laju
kematian bayi itu cukup tinggi ya,
25%-an. Lalu ee penyakit karena apa?
disentri gitu ya, penyakit ee tipes gitu
ya, itu juga cukup tinggi. Nah, ketika
restorasi Maiji ya lalu ee itu kan
Jepang kalah perang gitu ya, tapi
ternyata malah membangun ini ya
membangun apa infrastrukturnya makin
masif gitu ya. Nah, kita lihat ya dengan
kenaikan ee saluran apa sistem pengalian
air limbah di situ ee 60% saja kita
lihat terjadi penurunan apa angka
kematian bayi dan juga ee penurunan ee
penyakit akibat ee air tadi, waterborn
disease gitu. sehingga ee saat ini sudah
100% ya, sejak 90-an itu sudah 100% dan
ee penyakit-penyakit yang hubungannya
dengan air tadi ya jarang sekali
ditemukan. Nah, kalau mungkin kita
beranggapan bahwa ah ini kan enggak
masalah gitu loh yang sakit diare dan
lain-lain enggak banyak karena itu
dewasa. Bagaimana dengan anak-anak gitu
ya? Wah, anak-anak mungkin karena
jajannya ya, belum tentu gitu ya. Kalau
anak-anak ee terkena penyakit ini bisa
jadi dia tidak ikut sekolah gitu ya,
sehingga dia tidak bisa menyerap
pelajaran dengan baik atau dia mengalami
kekurangan gizi karena stunting dan
lain-lain. Jadi sebenarnya ee sanitasi
ini kalau dilihat-lihat gitu ya ee ini
ada banyak dampaknya terhadap ee
kesehatan dan juga ee kaitannya dengan
ee kesejahteraan dan daya saing bangsa
seperti itu. Tapi kan kita jarang ya
ngomongin masalah sanitasi ini dengan
serius gitu. Nah, hanya Bapak Ibu saja
ini yang ada 64 orang ini yang tertarik
gitu ya. Nah, kenapa kenapa sanitasi
harus aman? Ya, itu tadi kalau kita
tidak mengelola tangki septik kita
dengan baik atau kita mengalirkan evluen
tangki septik ee kita ke comberan ke
god, ya sebenarnya kita hanya membuang
kotoran kita saja gitu. Kita tidak
mengolahnya ya. Dan ini bukan tangki
septik ya, yang tidak kedap air, tidak
pernah dikuras. Itu bukan tangki septik
yang sesuai dengan standar. Nah, yang
standar bagaimana? Bapak, Ibu bisa lihat
di sini ya, ada SNI-nya, SNI
239827 ya. Ee sesuai SNI dan tadi sudah
saya simulasikan ya, kita simulasikan
bersama berapa volume dan yang
lain-lainnya.
Kemudian ee Bapak Ibu juga mungkin
boleh menggunakan gitu ya tangki septik
fabrikasi yang sudah tersertifikasi.
Jadi di Indonesia itu lembaga yang
mensertifikasinya. Kalau dulu ee pusat
ee Puskim ya dari Kementerian PUPR
sekarang di Balai Teknologi Sanitasi.
Bapak Ibu bisa lihat misalkan ee nyari
di toko ee di apa online-online gitu ya
ee apakah sudah ada ininya ee
sertifikasinya. atau di toko bangunan
itu juga sudah ada sertifikasinya ya
seperti SNI tapi ini lebih ke sertifikat
inspeksi. Jadi memang benar-benar dicek
berapa waktu tinggalnya, bagaimana
volumenya dan yang lain. Saya sempat ada
cerita lucu Bapak Ibu ketika saya
membangun ee rumah gitu ya. di bawah
garasi saya itu kan ee saya tempatkan
dua dua bioball yang besar gitu ya ee
tangki septik seperti ini dan si
tukangnya itu agak ngerasa, "Pak, ini
boros, Pak. Ngapain nanti Bapak sering
nguras loh" katanya gitu ya. Ee karena
satu satu ini harganya ee sekitar
mungkin ya sekitar 3 sampai 4 jutaan
gitu ya. Nah, kalau ada dua kan berarti
sekitar 8 gitu ya. dan eh itu tidak
dialirkan menuju ke God, tetapi masuk ke
resapan gitu ya. Nah, nanti Bapak harus
melakukan penyedotan ee ee apa sering
loh ya. Saya jawab ya enggak apa-apa
gitu ya karena saya memang ee ngajarin
bagaimana bikin tangkai septik gitu.
Kalau saya ngajarin tapi saya tidak
melakukannya berarti kan saya cuma omdo
seperti itu ya. Nah, ini menjadi penting
Bapak Ibu. Ee makanya kita coba kita
refleksikan lagi kira-kira Bapak Ibu
yang sudah punya anak gitu ya ee dari
anaknya belum lahir gitu ya sampai
sekarang anaknya sudah kuliah
jangan-jangan belum pernah disedot gitu
ya ee tangki septiknya ini menjadi
perhatian bagi kita. Nah, kalau kita
lihat di sini ya ee di Permen PU ee
bahwa tangki septik tadi itu masuk ke
dalam sistem pengolahan setempat di mana
pengolahan air limbahnya itu diolah di
tempat dihasilkan ya. Ee dan di situ
disebutkan bahwa ee lumpur hasil olahan
tadi harus diangkut ya ee ke subsistem
pengolahan lumpur tinja dan diolah. Jadi
yang yang termasuk ke dalam sistem
pengeluan air limbah domestik setempat
termasuk dari tangki septik individual
tadi ya ee mungkin ada skala MCK dan ada
IPAL komunal. Nah, itu semuanya tetap
harus lumpurnya dilakukan disling ya
atau penyedotan ya untuk dialirkan ke
mana ke atau diolah di instalasi
pengolahan lumpur tinja.
Nah, ini Bapak, Ibu ya ee ee rantai
ataupun kelompok fungsional sanitasi di
skala ee sistem pengelolaan air limbah
domestik setempat. Kalau kita lihat
tangki septik di sini IPEL komunal gitu
ya, ee individual ataupun komunal itu
bukan pengolahan ya, tetapi penampungan
atau pengolahan awal. Lalu ada
pengaliran. Nah, pengolahan terpusatnya
itu ada di IPLT. Jadi kalau selama ini
kita kekeh, wah saya sudah punya tangki
septik. Ternyata dosa kita ya selain
buang sampah sembarangan, kita juga
buang limbah sembarangan ini karena
tidak pernah me ee apa ee menyedot
tangge septik gitu. Enggak masalah, Pak.
Karena saya tidak pakai air apa? Air
sumur gitu ya. Saya pakai air yang ada
manis-manisnya gitu ya dalam kemasan ya.
Enggak apa-apa gitu ya. Ee tapi kita
sekarang akan mendiskusikan kaitannya
dengan instalasi pengolahan lumpur
tinja. Nah, bagaimana ee dalam
perencanaan instalasi pengelolaan lumpur
tinja ya ini merupakan siklus ya di
dalam ee perancangan ee IPAL ataupun
IPLT ya. Dimulai dari ee survei,
perencanaan. Nah, tahapan perencanaannya
ini ee ada di sini ya perencanaannya.
Nah, untuk merencanakan DEED ya. Jadi
seharusnya DEED ini sudah harus
berpedoman dengan rencana induk dan juga
studi kelayakan. Nah, saya ee mengikuti
juga ee webinar-webinar dan training
yang disampaikan ee diselenggarakan oleh
Project B ya sangat komprehensif mulai
dari rencana induk sampai studi
kelayakan dan sekarang DED-nya. ee yang
membedakan ya ee di dalam DEED ee itu
kita sudah harus fokus ya detail untuk
merancang ee bangunan ataupun unit ya
untuk menghasilkan ee pedoman
pembangunan. Nah, pedoman pembangunan
tadi berupa apa? Spesifikasi teknis gitu
ya. Ee kemudian ada dimensi gitu ya yang
semuanya diterjemahkan dalam bentuk
gambar kerja ya. gambar kerja tadi
akhirnya akan dibangun. Nah, ketika
dibangun nanti setelah itu dioperasikan
sehingga memiliki instalasi pengolahan
yang sesuai gitu yang bisa beroperasi.
Nah, ee di dalam Ded ini ee selanjutnya
dikonstruksi, dioperasikan dan nanti
perlu dikembangkan lagi misalnya ya bisa
dilakukan kajian lagi ya sampai ke
konstruksi atau penambahan pengembangan
gitu. Nah, penting juga di sini Bapak,
Ibu untuk memastikan ada perizinan dan
juga ketersediaan lahan. Perizinan yang
dimaksud ya mungkin kaitannya dengan ee
dokumen lingkungannya gitu ya, ataupun
ee perizinan-perizinan yang lain seperti
itu. Nah, norma acuan standar utama yang
ee yang digunakan ee Bapak Ibu bisa
merujuk ke website ini ya. sanitasi
ciptakarypu.go.id produk hukum. Jadi di
sini sudah ada banyak buku-buku pedoman
yang ee bisa di apa digunakan ya ee
sebagai acuan di dalam ee perencanaan
baik itu perencanaan ee rencana induk
tadi ee studi kelayakan sampai kepada ee
DED seperti itu. Nah, untuk ee buku
pedoman ee perencanaan IPLT sendiri itu
ada ee enam buku yang ee bisa kita
gunakan sebagai acuan. Perhitungan
detailnya ada di buku A, perencanaan
strukturnya ada di buku B ya. ee
bagaimana IPLT, kemudian pemilihan
teknologi dan yang lainnya itu ada di ee
buku utamanya ya sampai ke perhitungan
RAB ya. Kemudian kaitannya dengan
pelayanan IPLT ee apakah nanti melakukan
layanan lumpur tinja terjadwal. Jadi
kalau layanan lumpur tinjauan terjadwal
nanti setiap apa ee warga itu
dijadwalkan secara rutin. Jadi misalnya
3 tahun sekali ee penuh tidak penuh
harus dikuras gitu ya. Nah, jadi kalau
akhirnya banyak warga yang curhat gitu
ya, waduh masyarakat ini kok dibebani
terus gitu ya. Ee Pak Hijrah kemarin
cerita enggak boleh buang sampah gitu
ya. Ee kalau mau buang sampah harus
bayar gitu ya. Nah, sekarang ee saya
sudah punya tangki septik enggak penuh
kok tetap harus disedot gitu ya karena
lumpur tinja terjadwal. Nah, jadi ini
adalah buku pedoman yang ee bisa
digunakan dan nanti akan di dibagikan ya
di tapi syaratnya katanya di mengikuti
yang ee sesi kedua seperti itu ya. Baik.
Baik. Oke.
Ee
oke materi ya materi di terakhir gitu
ya. Nah, ini ee merupakan ee apa ee ee
informasi awal terkait dengan instalasi
pengelolaan lumpur tinja dan juga buku
pedomannya. Ya, mungkin kalau ada
pertanyaan boleh atau ee ini enggak bisa
ini enggak bisa ee mungkin bisa di chat
atau ee bisa lewat kolom ya. Nanti kalau
memang sudah ada pertanyaannya bisa di
ee apa bisa diberikan ya. Baik, kalau
tidak kalau belum ada ee kita lanjutkan
ya. Kita lanjutkan lagi ee mengenai ee
kita akan membahas sekarang mengenai
buku pedoman yang ee saya sampaikan tadi
ya mulai dari buku utama ya sampai ke
buku-buku yang selanjutnya gitu.
Baik. Ee mungkin ada pertanyaan
ini. Nah, ada kriteria khusus industri
yang harus membangun IPLT. Nah, penting
ya sekali lagi IPLT ya. IPLT itu
instalasi pengolahan lumpur tinja ya.
Jadi lumpur tinja yang diolah ya bukan
ee industri ya. Ee jadi kalau limbahnya
limbah industri berarti ee ia harus ee
diolah menggunakan IPAL industri. Tetapi
kalau lumpur tinja ini dia hanya
mengolah dari lumpur yang dihasilkan
dari ee tangki septiknya ya atau
biofilternya atau dari IPAL Komunal.
Nah, mungkin pertanyaannya maksudnya
seperti ini. Ee di dalam satu kawasan
industri itu ada apa ya? ada biofilter
banyak gitu ya karena ada mes karyawan,
kemudian ada apa ee laundry dan
lain-lain gitu ya. Nah, lalu ee ee si
apa ee perusahaan tadi pengin mengolah
sendiri gitu ya. Nah, sebenarnya ya
boleh-boleh saja gitu ya kalau memang
mau diolah sendiri asal sesuai dengan
kriteria gitu kan. Tetapi IPLT di sini
dimaksudkan adalah biasanya itu memang
dibangun oleh ee pemerintah ya untuk
melayani ee satu kawasan seperti itu
atau pihak ketiga gitu ya. Kalau mungkin
ada juga yang ingin ee seperti swasta
gitu ya, swastisasi gitu ya, di beberapa
daerah itu sudah ee ada namanya ee badan
layanan ee BLUD ya, Bayan layanan umum
daerah atau ada juga perusahaan ee air
limbah PAL. Nah, jadi kalau itu mungkin
industri mau membuat PAL ya mungkin
boleh-boleh saja membuat ee IPLT tetapi
ee khusus ya dikhususkan untuk ee
pengolahan lumpur dari ee tangki septik
tadi ya atau lumpur tinja ya sekali lagi
ee lumpur fekal atau ee lumpur tinja.
Jadi ee tidak jawabannya adalah ee
apakah ada industri khusus ya tidak ada
gitu ya. Tetapi ee kalau ada ee
perusahaan yang ingin menyelenggarakan
di sektor air limbah ee mungkin kalau ee
daerahnya mendukung ya bisa jadi ya.
Karena ee selama ini ee contohnya di
Yogyakarta. Di Yogyakarta ini IPAL Sewon
menerima lumpur tinja. Kemudian di IPAL
Mandurejo di Prambanan juga menerima
lumpur tinja. Kenapa lumpur tinja laku
gitu ya? Karena di Jogja itu ada banyak
apa ee kawasan wisata ya dan juga banyak
restoran, banyak hotel gitu. Nah, kalau
restoran dan hotel itu biasanya tangki
septiknya beneran ya karena ada
kontraktornya, ada pengawasnya gitu ya.
Nah, sehingga ee mereka sering melakukan
penyedotan dan dari kafe-kafe gitu ya ee
itu juga banyak yang
apa mengirimkan mengolah ee lumpurnya ke
instansi pengolahan lumpur tinja. Nah,
ini menjadi peluang ya sebenarnya ya
kalau di kota-kota besar sebenarnya IPLT
ini ee masih ee cukup berpeluang seperti
itu. Ee di daerah mana pengeluan
IPLT-nya terbaik di Indonesia? ya ee
saya mungkin ee di Jawa itu sudah cukup
baik ya seperti di IPLT Gresik gitu
sudah cukup cukup baik karena selain ee
IPLT-nya bagus ee daerah tersebut juga
sudah menetapkan ee menerapkan layanan
lumpur tinja terjadwal dan sudah bisa
menggunakan apa Kris dan lain-lain gitu
ya. Sudah bisa pesan antar seperti ee
platform-plat online gitu ya. Dan kalau
misalkan kita bisa studi banding lagi ya
di daerah ee ini ya Bekasi ya di daerah
Jakarta itu sudah cukup bagus ya. Tetapi
kalau untuk di Sumatera gitu ya ee di
Kalimantan. Nah itu yang memang masih ee
memprihatinkan. Nah, tetapi saat ini ee
ee PUPR gitu ya ee sudah mulai bergerak
dan mulai bagus ya bahwa ee merencanakan
dan saya terlibat beberapa ee kegiatan
gitu ya ee sekarang ee IPAL-nya itu
dibangun ee IPAL yang hybrid. Jadi
selain untuk mengolah lumpur dar ee
mengolah dari jaringan siwer, dia juga
bisa digunakan untuk mengolah dari ee
lumpur tinja. Jadi sumbernya dua. Jadi
ee air limbahnya dialirkan lewat siwer,
tapi ee ipalnya juga bisa menerima ee
lumpur tinja sehingga ee ini saling
mendukung. Jadi seperti yang di Ipal
Sewon di Yogyakarta seperti itu. Nah,
mungkin itu ya ee jawabannya ya Bapak,
Ibu ya. Nah, kita lanjutkan ee ke dalam
ee ke bagian dua ya. M kita akan
menyusun ya bagaimana sih menyusun DDI
PLT? kita akan mendiskusikan apa yang
ada di dalam buku pedoman. Saya sambil
minum nggih, Bapak, Ibu.
Nggih. Nah, sebagai gambaran gitu ya. Ee
bedanya IPAL dan IPLT ya. Kalau IPAL itu
ada sarana utama ya, berupa mungkin
tahapan preliminary gitu ya, kemudian
tahapan primary, tahapan secondary,
tahapan tertiary gitu ya. Ee tapi kalau
di IPLT prasarana utamanya itu lebih
kepada penyaringan ya, pemekatan ya,
stabilisasi dan sampai pemrosesan
lumpur. Karena sekali lagi yang diolah
di IPLT itu adalah lumpur ya. Bedanya
air limbah dan lumpur. Nah, tadi kita
sudah lihat ya, apa bedanya air limbah
dan lumpur ya dari kandungan SS-nya ya.
Kalau air limbah domestik SS-nya itu
sedikit ya, mungkin hanya
20%. Tetapi suspended solid di dalam
lumpur itu cukup tinggi ya R.000-an ya.
Dan kalau kita lihat lagi ya, amoniya
juga sangat tinggi ya. bisa berapa kali
lipat ya? Bisa 5 sampai 10 kali lipat
ya. Amonia ya di lumpur tinja itu sangat
tinggi. Kenapa? Ya karena dari urin kita
amonia gitu ya. Dari kotoran kita
mengandung amonia ya. Dan kalau kita
lihat ee COD dibanding BOD-nya ini cukup
tinggi ya karena COD-nya ya. Jadi karena
ada amonia di sini ya sehingga COD-nya
cukup tinggi di sini. Nah, kalau kita
lihat juga ada telur cacing ya. Telur
cacing ataupun kuman ataupun patogen
tadi yang ee menjadi ee berbahaya gitu.
Jadi kalau ditanya mana yang lebih
berbahaya bagi kesehatan gitu ya ee
risikonya gitu ya ee instalasi
pengelolan air limbah domestik atau IPLT
ya sebenarnya IPLT gitu ya karena kalau
kita melihat bebannya ya jadi telur
cacingnya tadi ya itu enggak banyak gitu
kan tapi kalau ee IPLT itu ya memang
karena ee tinja gitu ya memang ee apa ee
tinja yang sudah terkentalkan gitu ya
yang sudah terminalisasi yang sudah ee
mengalami apa ee apa ee proses di dalam
tangki septik yang masih butuh
pengolahan lanjutan seperti itu. Nah,
apa saja yang bisa di apa yang harus
disiapkan? Nah, ini adalah dalam
prasarana utama. Nah, selain dari
prasarana utama berupa unit-unit
pengolahan tadi ya, ee perlu ada
prasarana pendukung ya. ada dumping
station. Jadi bukan jembatan timbang ya.
Kalau di ee TPA sampah mungkin ada truk
masuk gitu ya, lalu ditimbang ya. Nah,
kalau di sini tetapi truk masuk gitu ya,
lalu truknya tadi akan menumpahkan ya
atau akan memompakan ya akan mengalirkan
ee lumpur tinja ke menuju ke unit
pengolahan ya. Kemudian ada kantornya,
ada gudang, bengkel, ada lab gitu ya,
ada jalan. ya, ada sumur pantau ya. Nah,
ini penting agar kita bisa mengetahui ya
rona ya, membandingkan ya ee bagaimana
kondisi kualitas air tanahnya ya ee di
sekitar lokasi IPLT tadi. Kalau misalkan
air tanahnya ee ketika dipantau ada
kecenderungan wah kok BOD-nya tinggi
gitu ya ee atau ada kandungan ee
koliformnya lebih tinggi berarti mungkin
saja terjadi kebocoran gitu ya atau
terjadi apa rembesan misalnya ya.
Ada juga kaitannya dengan K3 ya, ada pos
jaga, ada pipa pembuangan. Karena sekali
lagi di dalam pengolahan itu nanti akan
menghasilkan air limbah, air ee air
olahan. Nah, air olahan tentu tetap
harus dikembalikan ke ee lingkungan baik
itu ke badan air gitu ya. Ataupun ee
kalau ada yang ee mungkin berencana
untuk memanfaatkan ya diperbolehkan.
Tetapi sekali lagi itu tetap harus ada
saluran
pembuangannya. Nah, ada tanaman
penyangga dan juga ada tersedia sumber
energi
listrik. Ini merupakan IPLT di Kota Batu
ya. Batu itu di Malang ya. Ee tempat
yang kalau di Jogja dikali urang lah
gitu ya. Ee dia tempatnya dingin gitu
ya, datarannya tinggi gitu ya. Ee
sehingga kalau kita lihat di sini ini
kan seperti undak-undakan gitu ya. ini
ee platform di atas lalu di bawah ya
lalu ke bawah lagi. Nah, memang ee dia
di perbukitan gitu ya karena daerah yang
cukup tinggi. Nah, ini kalau kita lihat
dari atas ya ini ee apa saja yang ada di
dalam IPLT di Kota Batu ya tadi ada
infrastruktur prasarana utama dan
prasarana ee pendukung gitu ya. kantor
pengelola gitu ya, pos jaga ini adalah
ee pendukung. Tetapi unit IPLT-nya ya
ini ya unit IPLT-nya. Nah ee dimulai
dari sini ya, dimulai dari sini ini
adalah platform tadi atau RAM tadi ya.
Truk akan naik ke sini ya. Naik ke sini
ya ee melalui RAM ini tadi. Lalu dia
akan me apa? Menumpahkan atau
mengalirkan lumpur tinja melalui unit
slat seversion chamber. Unit yang
pertama ya. Kemudian unit ee ABR di sini
ya, pemisah ee stabilisasi padatan
cairannya. Kemudian kolam fakultatif
menuju kolam maturasi ya. Setelah kolam
maturasi menuju ke kolam wetland lalu ke
outf. Nah, sementara ee lumpur yang
dihasilkan ya yang sudah terpisah tadi
akan dikeringkan ee melalui ee bak
pengering lumpur ya atau slot dying bed
dan dilakukan ee proses pengomposan. ini
kapasitasnya 38 m³ per hari ya
menggunakan sistem anaerobik buffl
reaktor dan kolam
stabilisasi.
Oke. Ee
oke. Oke. Di ini telah memberikan RSNI.
Oke ya. Terima kasih. Ee nah ini jadi ee
bedanya ya ini dari Bu Maria ya.
SNI terbaru telah menukan RSNI 9242
tentang cara. Nah, jadi ee yang
membedakan seperti ini ee tangki septik
itu bentuknya ada banyak ya. Ada tangki
septik yang sesuai SNI yang yang 2017,
ada yang tangki septik biofilter dan
semuanya ya kalau diacu ya ee sesuai
standar seperti itu. Karena tanggi
septik yang ee 2017 tadi kalau digunakan
tadi sudah kita simulasikan ya akan
berfungsi gitu. Tapi kalau sistem
biofilter ya, biofilter itu kalau di
Jepang itu namanya Joe Caso ya. Yokaso
itu eh memang di Jepang itu dialirkan ke
ee ee ke ee ini ya ke apa got tadi ya.
Tetapi ee sebelum dialirkan di dalam
biofilternya tadi sudah ada seperti IPAL
yang lengkap. Di situ ada sedimentasi,
di situ ada airasi, di situ juga ada
disinfeksi seperti itu. Nah, jadi tidak
semua rumah tangga itu mampu dan mau
untuk mengelola ee memasang biofilter
ya, apalagi yang biofilter aerob karena
dia membutuhkan ee blower ya,
membutuhkan ee airsi ya yang aerobik
seperti
itu. ee SNI karena buku petunjuk enggak
ya. Jadi ee mungkin perlu
penerjemahannya ya. Jadi ee
terjemahannya
dari ee SNI tadi. Jadi kan SNI tadi kan
tidak me-replace gitu ya, kecuali edisi
revisi gitu ya, mencabut gitu bisa ee
Fermi biofilter.
Nah,
ya. Jadi gini ya. Ee apakah ada
teknologi cacing menyuburkan tanah? Nah,
sebenarnya ini mungkin fermicomposting
ya. Ee karena sekali lagi yang namanya
cacing itu tetap hidupnya di dalam tanah
ya, bukan di air gitu ya. Kalaupun ada
mungkin ya seperti ini ya, seperti sawah
gitu ya. Nah, kalau misalkan dicampur ee
sementara air ee ee lumpur tinja tadi
gitu kan ya, lumpur tinja tadi kan ee
nanti akan saya jelaskan ya, apakah
dicampur padatan dan cairannya atau
dipisahkan cairan dan padatannya
terlebih dahulu. Tetapi mungkin saja ya
ee fermomposting itu sudah banyak
dilakukan dan ee kalaupun misalkan dari
pengolahan lumpur dari lumpur tinja tadi
gitu ya dan ditambahkan dengan ee apa
cacing itu juga mungkin saja gitu.
Tetapi kalau di dalam lumpur aktif
misalnya itu kan ada ini ya ada ee
dinamika mikrobanya gitu ya. cacing itu
termasuk nematoda. Kalau nematodanya dia
dominan, maka mikroorganisme yang lain
tidak dominan, gitu. Jadi, mungkin harus
terpisah gitu ya. Ee jadi karena kalau
ada banyak cacing di situ, maka ee
mikroorganisme yang lain ee akan kalah
seperti itu gitu ya. Nanti ee mungkin ee
mungkin bisa menjawab kemudian dari Pak
Taufikurrahman ya. Ee apakah boleh?
Nah, ini ee yang menjadi kriteria
standar ya, IPAL dari restoran ee lumpur
IPAL. Lumpur IPAL restoran maksudnya ee
yang saya terjemahkan mungkin gini ya ee
dari restoran itu punya ini ya punya bak
penampungan ya atau punya tangki septik.
Kalau seperti itu diperbolehkan ya,
tetapi yang tidak diperbolehkan itu
memang minyak dari restoran itu kan.
Nah, kalau hanya jadi ee di ee apa IPLT
itu selalu mengecek ya misalkan PH-nya
kalau PH-nya ini masih sesuai ya
diperbolehkan. Kalau misalkan ini tidak
dicek bisa bahaya misalkan dari rumah
sakit gitu ya dia apa membuang air
limbah ee membuang air limbah yang B3
gitu ya. Nah, kalau B3 kan ee salah satu
indikatornya mungkin dari pH gitu ya.
terus e kandungan minyak lemaknya. Jadi
sebelum ee truk tinja ini sebelum masuk
ke IPLT itu perlu di dilakukan ee
pengecekan ya ee apakah ee kualitas dari
air ee tinja masuk tadi lumpur tinja
atau jangan-jangan yang lain. Tetapi
kalau dari restoran selama ini ee masih
banyak ya masih banyak karena yang masuk
itu ee bukan ee kan hanya airnya gitu
pun. Kalaupun ada padatan mungkin dari
sisa-sisa makanan dan yang lain gitu ya
dari restoran tadi ya tetapi bukan
sampah makanannya seperti
itu. Nah, ini terkait dengan EM4. Nah,
ya salah satunya sekali lagi
mikroorganisme yang ada di dalam tangki
septik ini tadi ya. Kalau kita ke
belakang ee kalau misalkan kita
tambahkan mikroorganisme gitu ya. Ya.
Jadi sebenarnya ditambah atau tidak
ditambah mikroorganisme sebenarnya di
dalam tangki septik ini masih ada
mikroorganismenya seperti itu ya. Nah ee
dan kalaupun misalkan ditambahkan ee
mikroorganisme ya ee dia mungkin akan
menambah jumlah mikroorganismenya gitu
ya. Tetapi mikroorganismenya ini hidup
itu dengan cara ee berkembang biak.
Artinya lumpurnya makin lama makin
banyak makin banyak gitu ya. Jadi ketika
kita tambahkan mikroorganisme ya kita
berharap bahwa tidak akan penuh gitu ya.
Ya tidak mungkin kalau tidak bocor gitu
ya. Jadi ya tergantung ya volumenya.
Misalkan kita kita anggap volume tadi ya
volume kita tadi ee bisa bertahan sampai
5 tahun gitu ya. Okelah kalau misalkan
kita tambahkan apa ee bakteri yang
mungkin makannya lebih banyak lalu ee
mungkin apa ee pertumbuhannya lebih,
lumpurnya lebih sedikit gitu ya. Nah,
mungkin dia bisa bertahan ya kita anggap
7 tahun gitu ya. Tapi kalau sudah 7
tahun, 20 tahun gak pernah disedot gitu
ya, jangan-jangan lumpur tinjanya itu
sudah mengeras gitu ya. Kalau sudah
mengeras kan berarti volumenya sudah
makin kecil gitu ya. yang awalnya 1,5 m³
bisa jadi hanya tinggal menjadi 0,6 m³
gitu. Dan waktu tinggalnya juga tidak
akan lama. Kenapa? Karena awalnya
misalkan bisa tinggal di sini selama 2
hari karena volumenya 1,5 m³. Tetapi
karena ee apa waktu apa volumenya tadi
menjadi setengahnya, hanya tinggal 1
hari. Setelah 1 hari dia akan melimpah.
Jadi seperti itu. Jadi ee ee
mikroorganisme tambahan itu juga bisa
ditambahkan gitu ya. Nah ee secara
pribadi saya tidak punya ini ee tidak
punya pengalaman teknis ya ee berapa
lama dan ee berapa banyak gitu ya.
Tetapi secara teoritis kita bisa
menghitung tadi dan kita sudah
membuktikan bahwa ee ketika
mikroorganismenya bertambah ee timbulan
lumpurnya juga bertambah dan itu akan
mengurangi volume yang ada di dalam
lumpur. Nah, mungkin supaya tidak ini ya
supaya karena kalau IPAL itu mungkin
sudah banyak yang memahami pengolahannya
tetapi IPLT ini belum banyak. maka ee
saya di awal justru memang ee agak lebih
memberikan hal yang dasar gitu ya. Dan
ee saya akan tampilkan ee ee video
terkait dengan IPLT. Ee sebentar ini
share
share ee saya stop
dulu saya
share. Ee oh sebentar apakah ininya
sudah terdengar ya? Belum ya suaranya
ya?
Suaranya terdengar tidak?
Tidak, Pak. Belum. Belum belum terdengar
ya.
Oh, share komputer sound ya. Oke. Oke.
Ini
kalau ini akses air bersih dan sanitasi
yang berkelanjutan bagi semua. Di mana
sanitasi aman termasuk di dalamnya.
Sanitasi aman adalah sistem sanitasi
yang memutus sumber pencemaran limbah
domestik ke sumber air. Sanitasi aman
mencakup penampungan air limbah domestik
di tangki septik sesuai standar,
penyedotan lumpur tinja sampai
pengangkutan ke unit pengolahan, serta
IPLT yang berfungsi dengan baik.
IPLT terbagi menjadi konvensional dan
mekanis. Pada IPLT konvensional,
pengolahan utama tidak menggunakan
peralatan yang menggunakan listrik.
Sedangkan IPLT mekanis menggunakan
peralatan mekanis dan membutuhkan tenaga
listrik.
IPLT atau instalasi pengolahan lumpur
tinja berfungsi menerima lumpur tinja
dari penyedotan dan mengolahnya menjadi
lumpur olahan yang lebih kering dan
evluen atau air hasil olahan yang aman
bagi lingkungan.
[Musik]
IPLT akan beroperasi baik bila mengikuti
prosedur operasi kerja atau SOP yang
disusun sesuai dengan masing-masing
desain dari instalasi.
Proses pengolahan lumpur tinja dibagi
menjadi lima tahap, yaitu penerimaan
lumpur tinja, pengolahan awal,
pemisahan, pengolahan cairan, kemudian
pengolahan
padatan. Berikut tahapan proses
pengelolaan lumpur tinja di
IPLT. Truk tinja yang terdaftar di IPLT
memiliki QR code yang akan di-can ketika
sampai di IPLT.
Operator akan mengisi formulir untuk
mengetahui sumber
limbah. Sebelum dilakukan pembuangan,
operator akan mengecek lumpur tinja.
IPLT harus menolak lumpur tinja yang
mengandung bahan berbahaya dan beracun
atau
B3. Setelah proses pembuangan selesai,
maka akan dilakukan pembayaran retribusi
sesuai volume lumpur tinja yang dibuang.
Pengolahan lumpur tinja pada IPLT
konvensional. Satu, penerimaan lumpur
tinja. Lumpur tinja akan dibuang ke unit
penerima. Pembuangan harus melalui
saringan untuk menyaring sampah.
Setelah proses pembuangan selesai, truk
lumpur tinja harus dipastikan dalam
keadaan bersih sebelum keluar dari IPLT
untuk menghindari ceceran sisa lumpur
tinja. Dua, pemisahan padatan dan
cairan. Di unit Solid separation chamber
atau SSC akan terjadi proses pemekatan
dan pemisahan antara padatan dan cairan.
Lumpur tinja yang telah dibuang akan
diberikan perlakuan khusus yaitu
diratakan guna mempercepat proses
pengeringan. Tiga, pengolahan
cairan. Cairan dari kolam SSC akan
dialirkan ke kolam stabilisasi untuk
diolah.
Di sini terjadi proses pengolahan
menggunakan bantuan
mikroorganisme. Selanjutnya, cairan akan
melewati kolam wetland sebelum evluen
dibuang ke
lingkungan. Empat, pengolahan padatan.
Padatan dari SSC akan dipindahkan secara
manual ke slutch drying
area. Selanjutnya, padatan yang telah
mengering dapat digunakan kembali
sebagai pupuk tanaman non
pangan. Pengolahan lumpur tinja pada
IPLT
[Musik]
mekanis satu. Penerimaan lumpur tinja.
Lumpur tinja yang diterima akan
dialirkan melalui stone trap untuk
menyaring padatan yang
besar. Aliran kemudian masuk ke dalam SA
atau slutch acceptance plan. Mesin ini
berguna untuk menyaring sampah, pasir,
serta kerikil yang ikut masuk.
[Musik]
Apabila dalam keadaan darurat terjadi
kerusakan di SA, maka lumpur tinja
melewati saringan yang menyaring sampah
yang tertinggal. Saringan ini harus
terus dibersihkan setiap
hari. Selanjutnya, lumpur diterima di
bak penampung.
[Musik]
Dua, pemisahan padatan dan
[Musik]
cairan. Lumpur tinja dari bak penampung
akan dipompa ke dalam salch di
watering. Di sini terjadi proses
pemisahan antara padatan dan cairan yang
dibantu dengan polimer dari chemical
feeder.
[Musik]
Tiga, pengolahan
cairan. Cairan hasil pemisahan akan
dialirkan ke dalam bak
airasi di mana akan terjadi proses
penguraian materi organik.
Cairan kemudian akan dialirkan ke bak
sedimentasi. Di sini akan dilakukan
pengecekan kualitas air untuk pemenuhan
baku mutu sebelum dialirkan ke badan
[Musik]
air. Empat, pengolahan padatan.
Padatan hasil pemisahan akan keluar dari
slot di
watering. Padatan akan dipindahkan ke
hangar untuk dilakukan pengeringan.
[Musik]
Padatan yang sudah kering dapat
digunakan untuk pemanfaatan
[Musik]
kembali. Mesin yang bekerja pada IPLT
mekanis tentu harus dibersihkan secara
berkala dan dilakukan perawatan guna
menjaga kinerja mesin tetap optimal.
Setiap IPLT memiliki desain yang
berbeda-beda dalam mengolah lumpur
tinja. Namun tujuan pengolahan IPLT
tetap
[Musik]
sama. Hasil pengolahan dari IPLT akan
menghasilkan lumpur kering yang bisa
dimanfaatkan menjadi pupuk tanaman non
pangan dan juga air buangan yang
memenuhi baku mutu sebelum dibuang ke
lingkungan.
[Musik]
Jadi kira-kira seperti itu nggih Bapak,
Ibu ee bagaimana ee mekanisme pengolahan
ya ee di dalam instansi pengolahan
lumpur tinja tadi. ee dan disebutkan
tadi ada dua tipe ya, yaitu tipe
konvensional ya dan yang selanjutnya
tipe mekanis atau semi mekanis. Saya
melihat ada beberapa ee pertanyaan ya ee
untuk Pak Saleh Rais ini mungkin nanti
ee lebih ke kasus ya, Pak ya karena ee
saya yakin Bapak sudah paham. Nah, nanti
ee akan saya detailkan di studi kasus
karena ee ini pertanyaan sudah advance
seperti itu. Dan yang terakhir tadi ee
ada pertanyaan mengenai ee ini apa ee
baku mutu gitu ya. Nah, jadi baku
mutunya ya mengikuti dengan baku mutu
air limbah domestik karena ee IPLT di
sini ee akan menghasilkan dua output ya.
Yang pertama adalah cairan. Nah,
cairannya tentu akan dikembalikan ke
lingkungan atau dimanfaatkan misalnya
kalau dikembalikan ke lingkungan ke
badan air ya mengikuti baku mutu air
limbah domestik P68 2016. Untuk BOD-nya
sekitar 30 mg/l, COD-nya 100 mg/l
seperti itu. Nah, kemudian ee untuk apa
ee lumpurnya tadi bisa digunakan untuk
ee tanaman non pangan atau bisa juga
digunakan sebagai penutup landfill gitu
ya. ee atau bisa digunakan untuk ee
karena di Indonesia sendiri itu belum
ada aturannya ya, belum ada aturan yang
detail seperti
itu. Ee apakah
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:12:12 UTC
Categories
Manage