Transcript
-o-hXu-jreQ • Rusia dan ekspor minyak: Bagaimana cara Putin menghindari sanksi internasional | DW Dokumenter
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/DWDokumenter/.shards/text-0001.zst#text/0065_-o-hXu-jreQ.txt
Kind: captions
Language: id
Kami berada di kota garis depan di
Ukraina bagian timur. Serangan udara
Rusia menghantam area permukiman ini.
Bisa dilihat di belakang saya dampak
dari perang ini. Mesin perang Putin
terus beroperasi.
Bagaimana ini bisa terjadi? Padahal aset
terpenting Rusia yaitu minyak sudah
terkena sanksi.
Mengapa tentara Rusia bisa terus
melancarkan perang minyak Rusia? Itulah
bahan bakar perang ini.
[Musik]
Ini Fadim.
Dia akan membantu kami mewawancarai
Bapak Podol, penasihat pemerintah
Ukraina.
Pemerintah Ukraina telah lama
mengeluhkan tidak efektifnya sanksi
terhadap minyak Rusia.
Mereka berulang kali menunjukkan celah
dalam embargo itu.
[Musik]
Dan sanksi tersebut memang tidak
berjalan baik. Rusia punya cara untuk
menghindarinya, termasuk berkelit dari
sanksi terhadap perusahaan yang menjual
bahan mentah di pasar internasional.
Produk minyak bumi adalah sumber
pendapatan terpenting mereka. Inilah
sumber utama pembiayaan industri militer
dan program perekrutan massal Rusia.
[Musik]
Pihak yang membantu Rusia menghindari
sanksi dapat terancam hukuman berat.
Jadi penyelunduk beroperasi diam-diam.
Bagaimana Rusia menghindari sanksi
minyak internasional?
Apa saja metodenya?
Kami mencari jawaban dari semua
pertanyaan ini. Namun pencarian kami
tidak dimulai di Ukraina, tetapi di Laut
Baltik, tak jauh dari Jerman.
[Musik]
Untuk mengikuti rute perdagangan minyak
Rusia, kita pergi ke Denmark.
Jalan ini mengarah ke sebuah selat
selebar 12 km di laut Baltik.
[Musik]
CPT, saya akan ke Pulau Langelan di
Denmark mau mencoba olahraga air. Apa
saja pilihannya?
Banyak yang bisa dilakukan di Langelan.
Pulau ini terkenal dengan alamnya yang
asri dan pantainya yang indah. Pulau ini
ideal untuk olahraga air seperti kayak
yang mungkin menarik minat Anda. Ada
beberapa hal penting yang perlu
diketahui tentang kayak sebelum itu,
cari info kondisi cuaca agar tahu
kondisi air dan angin. Jauhi kapal besar
dan patuhi aturan setempat. Selalu
kenakan rompi pelampung dan jika mungkin
pakai pakaian ringan kedap air. Simpan
ponsel dalam tas kedap air.
[Musik]
Ini seperti liburan yang menyenangkan.
Tapi lebih dari itu.
Pulau Langelan di Denmark ada di
belakang saya dan Pulau Lolan di depan.
Selat di antara keduanya adalah gerbang
maritim laut Baltik menuju dunia.
Kita akan lihat apa hubungan selat ini
dengan Rusia dan sanksi internasional.
Bagaimana Rusia menghindari sanksi
minyak?
Riset selama bertahun-tahun membawa saya
kembali ke laut Baltik dan ke kapal
tanker pengangkut minyak Rusia.
Di sebelah kiri ada kapal tanker yang
masih kosong. Bisa dilihat dari garis
merahnya, kapal itu masih mengapung
tinggi. Di kanan itu tanker yang
bermuatan penuh terlihat mengapung
rendah di air.
Ini pemandangan biasa di antara Langelan
dan Lolan.
Minyak masih menjadi sumber utama
pendapatan Rusia dan militernya.
Pada Oktober 2024, Rusia mengantongi
lebih dari 200 juta euro per hari. Hanya
dari penjualan dan pengangkutan minyak
mentah lewat laut.
Sekitar 170 juta euro lainnya setiap
hari berasal dari ekspor produk minyak
bumi seperti solar dan bensin.
Miliaran dolar dihasilkan setiap hari
tanpa bisa dilacak dan terus mendanai
perang Putin. Meski ada sanksi berat
oleh negara barat,
Uni Eropa telah melarang semua impor
minyak mentah dan produk minyak bumi
Rusia melalui laut. Selain itu,
negara-negara G7 dan Australia
memberlakukan batas atas seharga 60
dolar per barel.
Setiap kapal yang mengangkut minyak
Rusia dengan harga lebih tinggi akan
kehilangan asuransi dan akses ke
sebagian besar pelabuhan di seluruh
dunia.
Tujuannya mencegah Rusia menggunakan
sumber daya minyaknya untuk membiayai
perang.
Siapapun yang membantu Rusia
menyelundupkan minyak berisiko terkena
sanksi.
Sebagian besar perusahaan pelayaran di
Barat telah menjauh dari bisnis minyak
putin. Namun, Rusia tak kehabisan akal.
Itu Turbo Voyager, contoh armada
bayangan Rusia.
Kapal ini telah beberapa kali berganti
nama.
Asuransinya juga diragukan.
Struktur kepemilikan tidak jelas
dan berisi penuh minyak mentah Rusia.
Tanker itu sekarang milik Radiating
World Shipping, perusahaan Cangkang yang
berkantor pusat di Dubai dan telah
dikenai sanksi.
Mereka khusus memperdagangkan minyak
Rusia. Kapal-kapal perusahaan ini rutin
melintasi laut Baltik.
Pada 10 Agustus 2023, pelaut India
Vikram Patel bekerja di salah satu kapal
perusahaan itu. Sejak saat itu dia
menghilang. Dia diduga tenggelam di laut
Baltik di lepas pantai Denmark. Ibunya
setuju diwawancarai.
Kasus ini menunjukkan bahwa mereka yang
terlibat penyelundupan minyak tidak ragu
melakukan segala hal untuk mengaburkan
jejak mereka.
Dia ramah dan sangat baik. Dia tulang
punggung keluarga kami dan mengurus
semua urusan keluarga.
Kami bergantung kepadanya di segala hal,
baik finansial maupun lainnya.
Keluarga pelaut yang hilang itu telah
berulang kali meminta informasi dari
perusahaan tersebut.
Kami beberapa kali meminta mereka
memberitahu di mana dia terakhir kali
terlihat agar kami tahu persis di mana
dia menghilang. Kami sudah sering
mencoba, tetapi perusahaan tidak mau
membantu.
Kamala
Patel bahkan menempuh jalur hukum di
India untuk mencari tahu apa yang
terjadi kepada putranya.
Kesimpulan dalam laporan investigasi
saling bertentangan. Terkadang mengklaim
Vikram sakit dan meminum sejumlah obat.
Terkadang berspekulasi dia pergi
merokok, hilang keseimbangan, dan jatuh
ke laut Baltik.
Kalau dia kurang sehat, seharusnya
mereka memberitahu kami atau membawanya
ke rumah sakit.
Seharusnya mereka memberitahu, kenapa
kami tidak diberitahu. Dia sudah
menjalani pemeriksaan medis dan
baik-baik saja waktu berangkat.
Bagi keluarga Vikram Patel, jalan
mencari kebenaran sungguh berliku.
Mereka menginginkan kebenaran, tetapi
yang bertanggung jawab bersembunyi di
balik kokohnya struktur perusahaan.
Menurut dokumen pengadilan, kapal itu
dikelola oleh anak perusahaan grup Loil
di Rusia.
Namun sia-sia saja mencarinya di basis
data kapal internasional, ada banyak
inkonsistensi.
Perusahaan asuransi kapal tanker
tersebut yang menanggung biaya jika
terjadi kecelakaan juga dipertanyakan.
Perusahaan asuransi Rusia bernama
Ingostra juga masuk dalam daftar sanksi.
Setiap petunjuk menjadikannya semakin
membingungkan.
Vikampel adalah seorang pelaut di sebuah
tanker yang berkelit dari sanksi dan
mengangkut minyak Rusia. Ia bekerja di
perusahaan yang penuh tipuan dan
kebohongan.
Rusia tentu saja tidak mematuhi sanksi
ini dan membangun armada bayangannya
sendiri.
Kami melihatnya sendiri di Estonia. Di
sisi lain laut Balti
musim panas 2023. Kami pergi ke sana
untuk melihat armada bayangan Rusia dari
dekat. Semenanjung Perispea adalah
tempat yang indah.
Namun di balik itu ada hal tersembunyi.
Kapal tanker bayangan Putin.
Kami berencana berlayar di Laut Baltik,
tempat banyak kapal tanker tua menunggu
untuk masuk ke pelabuhan Rusia. Tujuan
mereka adalah mengangkut minyak Rusia
yang dikenai sanksi melintasi lautan
dunia.
Kapal-kapal tanker tua ini sangat
menimbulkan ancaman lingkungan bagi laut
Balti.
Nakoda kami sudah menunggu di pelabuhan.
Kami sudah menghubungi penjaga pantai.
Mereka tahu kita akan seharian di sana.
Semoga semuanya aman.
Terima kasih banyak. Saya jadi merasa
tenang.
Badai mulai turun dan perahu kecil ini
berjuang melewati laut yang berombak.
[Musik]
Saya sudah menghubungi pihak patroli
laut di sini.
Mereka bilang kebanyakan kapal itu
sedang menunggu untuk dikirim ke Usluga.
Ah, mereka akan ke Usluga.
Kapal tanker bayangan berlayar di
perairan internasional lepas pantai
Estonia menunggu izin untuk memasuki
salah satu dari tiga pelabuhan Rusia.
Tujuan mereka yaitu terminal minyak
usluga St. Petersburg dan Primorsk.
Setahu saya ini semua karena sanksi.
Semakin banyak sanksi dijatuhkan,
semakin banyak pula kapal-kapal di sini.
Titik-titik oranyo pada layar itu adalah
kapal tanker yang dapat kita lacak dan
identifikasi menggunakan layanan
pelacakan kapal.
Ini adalah alat yang sangat penting
untuk melacak armada bayangan Putin.
Kapal pertama berlabuh di hadapan kami
dan kami segera tahu ada sesuatu yang
menarik.
Asal usul kapal itu terpampang dengan
huruf besar di anjungan.
Sif adalah nama perusahaan pelayaran
Rusia yang terkena sanksi dan tidak lagi
diizinkan berlabuh di Eropa.
Sekarang kapal ini menunggu izin
berlabuh di Laut Baltik.
Setelah menginvasi Ukraina, Rusia
mengalih dayakan banyak kapal ke
berbagai perusahaan Cangkang.
Sif singkatan dari SoftCFT, operator
armada terbesar Rusia, Amerika Serikat
telah menjatuhkan sanksi kepada kapal
Sakhalin Island dan 13 tanker lainnya.
Menurut pemerintah Amerika, tujuannya
untuk mencegah aktivitas armada
bayangan.
Sakalin Island adalah contoh khas tanker
bayangan.
Kapal berusia 20 tahun ini seperti
sekitar 100 kapal tanker lain milik SCF
telah berulang kali diperjual belikan
antara perusahaan Cangkang.
Hampir mustahil mengetahui pemilik
sebenarnya.
Taktik penyembunyian ini adalah ciri
khas armada bayangan.
Tak lama kemudian, kapal tanker bayangan
lain muncul.
Saat film ini direkam, kapal ini sudah
lama tidak menjalani inspeksi
keselamatan.
Ini adalah Be Lily. Dibangun tahun 2005,
terakhir kali diperiksa tahun 2020.
Kapal-kapal ini biasanya diperiksa satu
atau dua kali setahun.
Sung
lili juga contoh khas kapal tanker
bayangan.
Dalam setahun nama kapal telah diubah,
benderanya juga terus diubah
dan status asuransinya tidak jelas.
Pencarian data di International Group of
PNI Clubs yang mengasuransikan 90% dari
semua kapal dagang tidak menunjukkan
apapun.
itu limo dibangun tahun 2000 usianya
lebih dari 20 tahun
terakhir kali diperiksa bulan Juni 2019
bisa dilihat kondisi kapal itu sangat
buruk penuh karat
dan kapal ini mengangkut minyak Rusia
lewat laut Baltik ke laut lepas
Limo terdaftar di Kamerun yang dikenal
dengan kelonggaran inspeksinya Ya,
ada yang merekam kita.
Ada yang merekam kita.
Kapalimo telah terdaftar dengan enam
nama berbeda. Nama terbarunya saat itu
adalah Crey Island muncul dalam dokumen
Pengadilan Amerika Serikat.
Pada Januari 2019, minyak dipompa dari
sebuah kapal tanker Iran ke Creity
Island. Ini adalah pelanggaran terhadap
embargo Barat terhadap Iran.
Iran juga telah menghindari sanksi dan
karena itu menjadi panutan bagi Rusia.
Di tengah perjalanan di antara kapal
tanker, sesuatu yang tidak terduga
tiba-tiba muncul di Teluk Finlandia.
Sangat menarik melihat apa saja yang
bisa muncul di laut Balti itu kapal
selam.
Kapal selam Rusia bergerak perlahan ke
arah timur
dan ada kapal perang di depan.
Kapal perang Kasanes milik Rusia
dibangun pada tahun 1980-an di galangan
kapal Pined Volgas, Jerman.
Ini menunjukkan betapa pentingnya jalur
ini bagi Rusia. Minyak diangkut dari
sini melintasi laut Baltik ke Atlantik.
Kini penjaga pantai Estonia muncul di
belakang kami.
Sibuk sekali lalu lintas kapal hari ini.
Sampai ada juga satu kapal yang
melanggar embargo terhadap Iran. Demi
keselamatan kami kembali ke darat.
Semua ini berawal di Teluk Finlandia dan
mengarah kepada rezim yang sudah puluhan
tahun mengetahui cara yang cerdik
berkelit dari sanksi.
Email dan dokumen yang dibocorkan situs
pihak oposisi pemerintah Iran
menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan
Iran juga terlibat mengangkut minyak
Rusia.
Kapal Remi contohnya.
Instruksi dan manifest kargo menunjukkan
tanker bayangan Iran ini berlabu di
pelabuhan minyak Rusia Murmans pada
Desember 2023.
Dokumen-dokumen tersebut membuktikan
muatan dan tujuan kapal. Cina, salah
satu pembeli terbesar minyak Rusia.
Sejak menginvasi Ukraina, Rusia pun
bersekutu dengan Iran.
Kekuatan militer Iran di kawasan
sangatlah agresif. Oposisi mereka
tindas, terutama perempuan yang menuntut
kebebasan.
and for
M Iran telah dilemahkan oleh serangan
udara Israel dan Amerika Serikat, Rusia
masih menyerang Ukraina dengan drone
rancangan Iran.
[Musik]
Untuk menghindari sanksi, Rusia tidak
hanya menggunakan armada bayangan,
tetapi juga memainkan trik sederhana
untuk menyembunyikan asal minyak.
Kami melihat cara kerjanya di Yunani tak
lama setelah perang dimulai.
[Musik]
Kami pergi ke Yunani pada musim panas
2022 sekitar 6 bulan setelah invasi
Rusia.
Data pelacakan kapal yang kami evaluasi
menunjukkan ada yang mencurigakan di
laut.
[Musik]
Kami menuju ke kota pelabuhan kecil
Giteo, tempat kami bisa menelusuri jejak
minyak dari Rusia.
[Musik]
Giteo terletak di Teluk Lakonia menjadi
semacam tempat berlabuh terakhir bagi
armada bayangan Rusia di tahun pertama
perang.
Dari peta pelacakan kapal, kami
mendapati kian banyak tanker dari
pelabuhan Baltik Rusia dan Laut Hitam
memasuki perairan internasional di lepas
pantai Yunani.
Di pelabuhan, kami menyewa kapal dan
nakodanya untuk mengantar kami ke
tanker-tankker itu.
Belakangan terungkap bahwa kami tidak
bisa sepenuhnya percaya padanya.
[Musik]
Awalnya nakoda itu tampak terbuka dan
senang mengobrol. Dia juga bercerita
tentang sebuah kapal lokal yang rutin
memasang vender hitam untuk kapal-kapal
tanker ini.
Sesekali dia juga pergi ke kapal-kapal
asing itu
semuanya kapal tanker Rusia.
Sekitar 8 mil laut dari daratan, tiga
kapal tanker bersau di depan kami.
[Musik]
Di satu kapal ada vender hitam di
sampingnya. Rupanya kami ketahuan.
Karena nakoda kami ditelepon.
[Musik]
Kami mendengar semuanya.
Ekspedisi kami telah berakhir.
Kembali di darat, kami berkendara ke
selatan menyusuri sempitnya jalan di
pesisir untuk mengikuti kapal-kapal itu.
Dari sebuah bukit, kami bisa melihat
laut Mediteranea dan di kejauhan
kapal-kapal tanker berkumpul berdekatan.
Itu kapal yang kita lihat pagi ini.
Mereka berpasangan. Totalnya ada empat.
Kami menduga minyak sedang dipompa dari
satu kapal ke kapal lain untuk menutupi
pelacakan.
Ini paling mudah dilakukan saat minyak
diangkut dengan kapal tanker yang bukan
dari pelabuhan Rusia.
Kami mencoba lagi. Kali ini kami tidak
mau hanya berspekulasi.
Untuk mendapat bukti kuat, kami perlu
lebih mendekat.
Hari ini kami menumpang kapal yang lebih
cepat supaya bisa lebih dekat. Di peta
saya lihat dua kapal tanker yang
berdekatan dan mulai melambatkan
kecepatan.
Kami menuju sepasang tanker pertama.
Begitu kapal terlihat, kami menerbangkan
drone.
Kedua kapal itu terhubung dengan selang
dan kilauan minyak terlihat di permukaan
air.
Kami sudah cukup dekat dan bisa sangat
jelas melihat prosesnya.
Ada vender hitam di sana dari operator
transfer antar kapal di pelabuhan Giteo.
Terlihat juga selangselang yang saling
terhubung di antara kapal itu.
Transfer antar kapal atau STS terdengar
tidak berbahaya.
Biasanya minyak dipompa dari kapal
tanker yang lebih besar ke kapal yang
lebih kecil untuk mencapai pelabuhan
yang tidak bisa dimasuki kapal besar
tersebut.
Namun di Teluk Lakonian, minyak
dipindahkan dari satu tanker ke tanker
lain untuk menyembunyikan asal minyak
itu.
Di situs web oposisi pemerintah Iran,
saya menemukan bocoran email dari
perusahaan Iran.
Bocoran ini menunjukkan bahwa Iran telah
lama menggunakan sistem STS di Teluk
Persia untuk menyelundupkan minyak yang
dikenai sanksi.
Daftar harga dari operator transfer
minyak di Iran menunjukkan mereka
dibayar hingga 5 digit untuk
melakukannya.
Beberapa mil laut lebih jauh, kami
melihat transfer antar kapal berikutnya.
Kapal berlogo perusahaan pelayaran Rusia
SCF terakhir terlihat di pelabuhan
minyak Rusia di Laut Baltik.
Kami baru saja berkeliling dan melihat
satu kapal sedang memindahkan minyaknya
ke kapal lain.
Hampir mustahil melacak asal minyak ini
begitu kapal tiba di pelabuhan.
Dokumen yang bocor menunjukkan bahwa
Rusia menggunakan metode yang sama
dengan Iran.
Rusia menggunakan transfer STS untuk
menyembunyikan asal-usul minyak.
Bahkan penyelundup dapat membuat
kapal-kapal ini menghilang dari radar.
Sebuah bocoran email dari perusahaan
Iran kepada kapal tanker penyelunduk
mengungkapkan cara melakukannya.
Korakan adalah pelabuhan yang terlihat
biasa saja di Uni Emirat Arab 70 mil
dari daratan Iran.
[Musik]
AIS adalah sistem identifikasi otomatis
yang mengirimkan informasi dan lokasi
persis kapal. Sistem ini penting untuk
mencegah kecelakaan.
Namun di sinilah masuk peran sebuah
perangkat lunak simulasi. Perangkat ini
mengirimkan sinyal palsu membuat si
opera terlihat masih berada di lepas
pantai Uni Emirat Arab. Padahal
sebenarnya telah menuju Iran.
[Musik]
Dengan mematikan sinyal AIS, kapal ini
mengangkut gas butana yang dikenai
sanksi di Pelabuhan Asaluyeh, Iran.
Setelah itu mudah. Kapal tanker kembali
ke tempat berlabu awal. Simulator AIS
dimatikan. Lalu AIS yang asli dihidupkan
kembali. Seolah tanker bayangan itu sama
sekali tidak pernah beranjak.
Samir Madani melacak tanker bayangan
atas nama perusahaan asuransi dan
organisasi internasional. Dia pertama
kali melihat manipulasi AIS
bertahun-tahun lalu.
Yang kami temukan adalah kapal-kapal
mematikan transponder AIS mereka setelah
keluar dari terusan Su dari arah selatan
menuju Mediterania. ketika mereka
membawa minyak ke Suriah.
Jadi ini pasti minyak Iran.
Lalu pada tahun 2020 kami mulai
menyadari bahwa kapal tidak hanya
mematikan transponder dalam waktu lama,
tetapi juga mengirimkan lokasi yang
salah
dan itu disebut spoofing atau AIS
spoofing.
Cara kerjanya adalah transponder kapal
masih menyiarkan koordinat lintang dan
bujur palsu.
Jadi transponder dapat mengatakan kapal
tersebut berada di lepas pantai Angola
tetapi sebenarnya berada di seberang
Atlantik di Venezuela.
Manipulasi AIS menunjukkan pentingnya
untuk tidak hanya bergantung kepada data
lokasi.
Pada musim panas 2024, kami masih
melacak kapal-kapal ini. Minyak Rusia
sedang dipindahkan di wilayah baru.
Yunani telah menutup Teluk Lakonia.
Tetapi armada bayangan Putin punya titik
pertemuan baru, tidak jauh dari sana.
Kapal-kapal tanker ini bertemu di
perairan internasional dilepas pantai
Malta. Dan kami ingin melihat apa yang
sebenarnya terjadi.
Hertz Bank hanya berjarak 10 mil dari
pantai Malta dan telah menjadi titik
transfer baru.
Selama berminggu-minggu, kami memantau
area ini menggunakan sistem pelacakan
kapal dan mendokumentasikan transfer
bayangan tersebut. Mayoritas kapal
tanker datang dari pelabuhan minyak
Rusia di Laut Baltik penuh muatan yang
siap ditransfer
di Malta. Kami ingin tahu siapa yang
diuntungkan dari penyelundupan minyak
Rusia ini.
Operator atau perusahaan selalu
diperlukan untuk menyediakan peralatan
seperti vender hitam yang dipasang di
antara sisi kapal.
Saat kapal pembawa vender berlayar, itu
tanda akan terjadi transfer minyak di
suatu tempat.
STS.
Waktunya berangkat. Pagi harinya kapal
operator transfer minyak berada di Herz
Bank. Kemungkinan untuk mengirimkan
peralatan transfer antar kapal ke salah
satu tanker.
Kami berlayar menuju tempat kapal-kapal
tanker itu menunggu.
Tujuan operator transfer minyak adalah
kapal Mart. tanker yang telah lama kami
awasi dan berada di lepas pantai Malta
selama berbulan-bulan.
Kami tiba di Herz Bank, tetapi karena
tidak ada akses internet dilepas pantai,
Marta 1 sulit ditemukan.
Masalahnya saya sudah off di sini. Itu
tangkapan layarnya.
Posisi terakhir ada di sekitar sini.
Kami melewati tanker-tanker itu.
Sepertinya itu kapal Martha.
Kami akhirnya menemukan Martha Satapi
terlambat.
Martha 1 itu semacam depot bahan bakar
terapung
di peta. Kami melihatnya dilepas pantai
Malta selama 5 bulan.
Kapal ini telah melakukan banyak
transfer minyak.
Namun kini yang bisa kami lihat hanyalah
vender hitam yang terpasang di sisi
kapal.
Kembali di laut, kami berkeliling untuk
melihat kapal-kapal lain yang bersau.
Kami menemukan kapal melogi.
Ciri tanker ini pas sekali.
Kapal ini mengangkut minyak Rusia dan
data menunjukkan tanker ini pernah
berada di Usluga, pelabuhan minyak Rusia
di Laut Baltik. Sekarang kami melihatnya
berlayar dari Malta. Dengan riset
mendalam ditemukan laporan bahwa kapal
ini mengangkut minyak yang dikenai
sanksi.
Tanker itu diduga tergabung jaringan
kriminal yang berafiliasi di Jerman
membentang dari Venezuela hingga Rusia
dan Cina.
Kapal Melogi menyelundupkan minyak
Venezuela yang dikenai sanksi melewati
rute yang rumit.
Pemimpinnya juga diduga memasuk
teknologi barat ke produsen senjata
Rusia.
Sebuah perusahaan di Hamburg diduga
berada di balik semua ini.
Surat dakwaan Amerika Serikat pada musim
gugur 2022 mencantumkan dua orang
sebagai pemilik.
Arteom Us putra seorang oligark Rusia
dan Yuri Oryehov pengusaha Rusia yang
tinggal di Jerman.
Dakwaan tersebut mengutip pesan SMS
komunikasi mereka yang berisi instruksi
terperinci untuk kapal tanker tersebut.
Isinya terlihat familiar.
Begitu kami meninggalkan perairan
Venezuela, GPS akan dimatikan.
Tanpa sinyal, tanker pembawa minyak yang
dikenai sanksi ini tidak dapat
ditemukan. Cara ini sering dilakukan
para penyelunduk seperti ditunjukkan
oleh bocoran dokumen dari Iran.
Kasus di Hamburg juga menunjukkan betapa
banyaknya uang dalam bisnis minyak
terlarang. Hanya dalam kasus ini saja,
33 juta Do Amerika Serikat.
Yuri Oryehov ditangkap di Jerman.
Penyidik awalnya juga berhasil menangkap
kaki tangannya, Arteom Us di Italia.
Namun, ia secara misterius berhasil
melarikan diri ke Rusia.
[Musik]
Ada perusahaan yang secara
terang-terangan mengambil untung dari
perdagangan minyak Rusia.
Hari ini kami dapat melihat operasional
mereka.
Kemarin kami berlayar ke kapal Martha
tetapi tidak beruntung. Sesaat sebelum
kami tiba, transfer minyak dibatalkan.
Fender hitam masih tergantung di sisi
Kab.
Mungkin kita akan lebih beruntung hari
ini. Kita akan berlayar lagi untuk
mencari Martha.
Kali ini kami melihat kapal Martang
memang minyak ke kapal tanker kedua.
Kami pernah menyaksikan transfer antar
kapal seperti itu di Teluk Lakonian.
Dari kamera drone, kami dapat melihat
vender dan selangnya.
Pertanyaannya, siapa yang memfasilitasi
transfer ini? Siapa yang diuntungkan?
Dari dokumen Iran yang dibocorkan itu,
kami tahu bahwa semua ini melibatkan
fulus dalam jumlah besar. Namun tidak
diragukan lagi, ada orang-orang di Malta
yang juga meraup untung dari sanksi dan
minyak Rusia."
Jawaban dari pertanyaan itu tiba-tiba
datang. "Kami baru saja berangkat dan
seketika sebuah kapal pemasuk alat
datang mendekat."
Kapal si Express 3 muncul di samping
kami.
Perusahaan ini mendapatkan uang dengan
mengangkut vender dari kapal ke kapal.
Ayo ikuti dan lihat mereka ke mana.
Sesuai dugaan, kapal si Express berlayar
menuju Mart 1. Yang kemudian terjadi
adalah hal yang telah kami amati
berbulan-bulan. Kapal-kapal milik
perusahaan asal Malta memasuk peralatan
transfer minyak kepada kapal-kapal
tanker ini membantu mereka menghindari
sanksi.
Kami kembali ke pelabuhan dan mencari
operator yang menyuplai alat dan vender
hitam.
Kami menemukan kantor Si Express di
dekat kanal
[Musik]
di pintu masuk yang dijaga ketat. Kami
menjelaskan kepada pimpinan perusahaan
bahwa kami ingin bertanya tentang sanksi
dan operasi transfer minyak. Tidak ada
yang mau berbicara di depan kamera.
Kami juga telah mengirimkan daftar
pertanyaan kepada perusahaan transfer
minyak di Malta dan masih menunggu
tanggapan.
Untuk mendanai perang Putin di Ukraina,
armada bayangannya mengangkut minyak
melintasi laut lepas, mentransfer
minyak, dan menyembunyikan jejaknya
dengan memanipulasi AIS.
Semua ini membahayakan manusia dan
lingkungan. Dalam laporan risiko
ekspedisi tahunannya, perusahaan
asuransi industri yang berbasis di
Munchen Alians Comercial memperingatkan
risiko bahaya armada bayangan.
Sejak serangan Rusia ke Ukraina dan
sanksi minyak, kapal tanker bayangan
terlibat dalam setidaknya 50 insiden di
laut lepas.
Insiden itu mencakup kebakaran seperti
ini dan kerusakan mesin.
Rekaman dari musim panas 2023 ini
menunjukkan kapal tanker bermuatan
minyak Rusia hanyut dilepas pantai Pulau
Rugen Jerman di laut Baltik. Ada pula
risiko tabrakan seperti ketika tanker
bayangan ini mematikan AIS-nya dan
bertabrakan dengan tanker lain di Laut
Cina Selatan pada Juni 2024.
itu
suatu ya
[Musik]
Jet-jeter berkeliling di atas armada
bayangan di Laut Baltik dilepas pantai
Denmark.
Pada November 2024, suar sinyal
ditembakkan ke helikopter militer Jerman
dari kapal tanker bayangan Rusia.
[Musik]
Situasinya bisa memanas kapan saja.
[Musik]
Hanya beberapa kilometer di utara
Langelan, kapal-kapal tanker melewati
salah satu rute perdagangan terpenting
Eropa di bawah jembatan di Great Bell.
Sebagian besar ekspor minyak Rusia
melalui laut Baltik menggunakan tanker
bayangan untuk menghindari inspeksi.
Namun pada pertengahan Desember 2024,
Uni Eropa menambahkan 52 kapal ke dalam
daftar sanksi sehingga totalnya menjadi
79.
Ini hanya sebagian kecil dari jumlah
armada bayangan yang diperkirakan
mencapai ratusan atau bahkan ribuan
tanker.
Daftar ini jelas tidak memadai setelah
diberlakukannya sanksi baru.
Akhir tahun 2024, kami mencari sebuah
tanker yang sangat mencurigakan dan
dijaga ketat di dekat kota pelabuhan
Porvo di Teluk Finlandia. Ketegangan
meningkat. Kapal kami pun menarik
perhatian penjaga pantai.
Halo.
Para petugas memeriksa paspor kami dan
mengizinkan kami melanjutkan perjalanan.
Kami berjarak 500 m dari kapal tanker
bayangan itu.
Kami berada di lepas pantai 40 km dari
Helsinki dengan kapal eagle di belakang
kami.
Ini adalah tanker bayangan Rusia yang
meninggalkan usluga tepat sebelum Natal
dengan membawa 35.000 ton minyak dan
kini telah ditahan penjaga pantai
Finlandia.
Kapal ini diduga telah memutuskan kabel
listrik.
[Musik]
Ini tuduhan serius.
Awak kapal diduga menyeret jangkar
sejauh puluhan kilometer di dasar laut
menghancurkan kabel listrik SL 2 yang
menghubungkan Finlandia dan Estonia.
Jika benar, ini merupakan salah satu
kasus tercatat pertama di mana tanker
tidak hanya dipakai mengangkut minyak
yang dikenai sanksi, tetapi juga menjadi
senjata perang hibrida melawan barat.
Kapal Eagle S memenuhi semua kriteria
tanker bayangan, tetapi tidak tercantum
dalam daftar sanksi Uni Eropa. Ini
sebuah kelalaian.
[Musik]
Sejak saat itu, Belgia mengumumkan akan
melarang lebih banyak tanker bayangan.
Rusia diyakini menggunakan armada
bayangannya untuk melancarkan perang
terselubung melawan Barat.
Sekitar 2 seteng tahun kami melacak
armada bayangan Putin. Tapi semuanya
berakhir di tempat semula di Laut
Baltik, rute perdagangan terpenting bagi
minyak Rusia.
[Musik]
Riset kami menunjukkan upaya Rusia dalam
menghindari sanksi.
Negara-negara Barat perlu konsisten dan
bekerja sama agar sanksi tersebut bisa
efektif,
yaitu mengakhiri perang di Ukraina.
[Musik]