Rusia dan ekspor minyak: Bagaimana cara Putin menghindari sanksi internasional | DW Dokumenter
-o-hXu-jreQ • 2025-10-02
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Kami berada di kota garis depan di Ukraina bagian timur. Serangan udara Rusia menghantam area permukiman ini. Bisa dilihat di belakang saya dampak dari perang ini. Mesin perang Putin terus beroperasi. Bagaimana ini bisa terjadi? Padahal aset terpenting Rusia yaitu minyak sudah terkena sanksi. Mengapa tentara Rusia bisa terus melancarkan perang minyak Rusia? Itulah bahan bakar perang ini. [Musik] Ini Fadim. Dia akan membantu kami mewawancarai Bapak Podol, penasihat pemerintah Ukraina. Pemerintah Ukraina telah lama mengeluhkan tidak efektifnya sanksi terhadap minyak Rusia. Mereka berulang kali menunjukkan celah dalam embargo itu. [Musik] Dan sanksi tersebut memang tidak berjalan baik. Rusia punya cara untuk menghindarinya, termasuk berkelit dari sanksi terhadap perusahaan yang menjual bahan mentah di pasar internasional. Produk minyak bumi adalah sumber pendapatan terpenting mereka. Inilah sumber utama pembiayaan industri militer dan program perekrutan massal Rusia. [Musik] Pihak yang membantu Rusia menghindari sanksi dapat terancam hukuman berat. Jadi penyelunduk beroperasi diam-diam. Bagaimana Rusia menghindari sanksi minyak internasional? Apa saja metodenya? Kami mencari jawaban dari semua pertanyaan ini. Namun pencarian kami tidak dimulai di Ukraina, tetapi di Laut Baltik, tak jauh dari Jerman. [Musik] Untuk mengikuti rute perdagangan minyak Rusia, kita pergi ke Denmark. Jalan ini mengarah ke sebuah selat selebar 12 km di laut Baltik. [Musik] CPT, saya akan ke Pulau Langelan di Denmark mau mencoba olahraga air. Apa saja pilihannya? Banyak yang bisa dilakukan di Langelan. Pulau ini terkenal dengan alamnya yang asri dan pantainya yang indah. Pulau ini ideal untuk olahraga air seperti kayak yang mungkin menarik minat Anda. Ada beberapa hal penting yang perlu diketahui tentang kayak sebelum itu, cari info kondisi cuaca agar tahu kondisi air dan angin. Jauhi kapal besar dan patuhi aturan setempat. Selalu kenakan rompi pelampung dan jika mungkin pakai pakaian ringan kedap air. Simpan ponsel dalam tas kedap air. [Musik] Ini seperti liburan yang menyenangkan. Tapi lebih dari itu. Pulau Langelan di Denmark ada di belakang saya dan Pulau Lolan di depan. Selat di antara keduanya adalah gerbang maritim laut Baltik menuju dunia. Kita akan lihat apa hubungan selat ini dengan Rusia dan sanksi internasional. Bagaimana Rusia menghindari sanksi minyak? Riset selama bertahun-tahun membawa saya kembali ke laut Baltik dan ke kapal tanker pengangkut minyak Rusia. Di sebelah kiri ada kapal tanker yang masih kosong. Bisa dilihat dari garis merahnya, kapal itu masih mengapung tinggi. Di kanan itu tanker yang bermuatan penuh terlihat mengapung rendah di air. Ini pemandangan biasa di antara Langelan dan Lolan. Minyak masih menjadi sumber utama pendapatan Rusia dan militernya. Pada Oktober 2024, Rusia mengantongi lebih dari 200 juta euro per hari. Hanya dari penjualan dan pengangkutan minyak mentah lewat laut. Sekitar 170 juta euro lainnya setiap hari berasal dari ekspor produk minyak bumi seperti solar dan bensin. Miliaran dolar dihasilkan setiap hari tanpa bisa dilacak dan terus mendanai perang Putin. Meski ada sanksi berat oleh negara barat, Uni Eropa telah melarang semua impor minyak mentah dan produk minyak bumi Rusia melalui laut. Selain itu, negara-negara G7 dan Australia memberlakukan batas atas seharga 60 dolar per barel. Setiap kapal yang mengangkut minyak Rusia dengan harga lebih tinggi akan kehilangan asuransi dan akses ke sebagian besar pelabuhan di seluruh dunia. Tujuannya mencegah Rusia menggunakan sumber daya minyaknya untuk membiayai perang. Siapapun yang membantu Rusia menyelundupkan minyak berisiko terkena sanksi. Sebagian besar perusahaan pelayaran di Barat telah menjauh dari bisnis minyak putin. Namun, Rusia tak kehabisan akal. Itu Turbo Voyager, contoh armada bayangan Rusia. Kapal ini telah beberapa kali berganti nama. Asuransinya juga diragukan. Struktur kepemilikan tidak jelas dan berisi penuh minyak mentah Rusia. Tanker itu sekarang milik Radiating World Shipping, perusahaan Cangkang yang berkantor pusat di Dubai dan telah dikenai sanksi. Mereka khusus memperdagangkan minyak Rusia. Kapal-kapal perusahaan ini rutin melintasi laut Baltik. Pada 10 Agustus 2023, pelaut India Vikram Patel bekerja di salah satu kapal perusahaan itu. Sejak saat itu dia menghilang. Dia diduga tenggelam di laut Baltik di lepas pantai Denmark. Ibunya setuju diwawancarai. Kasus ini menunjukkan bahwa mereka yang terlibat penyelundupan minyak tidak ragu melakukan segala hal untuk mengaburkan jejak mereka. Dia ramah dan sangat baik. Dia tulang punggung keluarga kami dan mengurus semua urusan keluarga. Kami bergantung kepadanya di segala hal, baik finansial maupun lainnya. Keluarga pelaut yang hilang itu telah berulang kali meminta informasi dari perusahaan tersebut. Kami beberapa kali meminta mereka memberitahu di mana dia terakhir kali terlihat agar kami tahu persis di mana dia menghilang. Kami sudah sering mencoba, tetapi perusahaan tidak mau membantu. Kamala Patel bahkan menempuh jalur hukum di India untuk mencari tahu apa yang terjadi kepada putranya. Kesimpulan dalam laporan investigasi saling bertentangan. Terkadang mengklaim Vikram sakit dan meminum sejumlah obat. Terkadang berspekulasi dia pergi merokok, hilang keseimbangan, dan jatuh ke laut Baltik. Kalau dia kurang sehat, seharusnya mereka memberitahu kami atau membawanya ke rumah sakit. Seharusnya mereka memberitahu, kenapa kami tidak diberitahu. Dia sudah menjalani pemeriksaan medis dan baik-baik saja waktu berangkat. Bagi keluarga Vikram Patel, jalan mencari kebenaran sungguh berliku. Mereka menginginkan kebenaran, tetapi yang bertanggung jawab bersembunyi di balik kokohnya struktur perusahaan. Menurut dokumen pengadilan, kapal itu dikelola oleh anak perusahaan grup Loil di Rusia. Namun sia-sia saja mencarinya di basis data kapal internasional, ada banyak inkonsistensi. Perusahaan asuransi kapal tanker tersebut yang menanggung biaya jika terjadi kecelakaan juga dipertanyakan. Perusahaan asuransi Rusia bernama Ingostra juga masuk dalam daftar sanksi. Setiap petunjuk menjadikannya semakin membingungkan. Vikampel adalah seorang pelaut di sebuah tanker yang berkelit dari sanksi dan mengangkut minyak Rusia. Ia bekerja di perusahaan yang penuh tipuan dan kebohongan. Rusia tentu saja tidak mematuhi sanksi ini dan membangun armada bayangannya sendiri. Kami melihatnya sendiri di Estonia. Di sisi lain laut Balti musim panas 2023. Kami pergi ke sana untuk melihat armada bayangan Rusia dari dekat. Semenanjung Perispea adalah tempat yang indah. Namun di balik itu ada hal tersembunyi. Kapal tanker bayangan Putin. Kami berencana berlayar di Laut Baltik, tempat banyak kapal tanker tua menunggu untuk masuk ke pelabuhan Rusia. Tujuan mereka adalah mengangkut minyak Rusia yang dikenai sanksi melintasi lautan dunia. Kapal-kapal tanker tua ini sangat menimbulkan ancaman lingkungan bagi laut Balti. Nakoda kami sudah menunggu di pelabuhan. Kami sudah menghubungi penjaga pantai. Mereka tahu kita akan seharian di sana. Semoga semuanya aman. Terima kasih banyak. Saya jadi merasa tenang. Badai mulai turun dan perahu kecil ini berjuang melewati laut yang berombak. [Musik] Saya sudah menghubungi pihak patroli laut di sini. Mereka bilang kebanyakan kapal itu sedang menunggu untuk dikirim ke Usluga. Ah, mereka akan ke Usluga. Kapal tanker bayangan berlayar di perairan internasional lepas pantai Estonia menunggu izin untuk memasuki salah satu dari tiga pelabuhan Rusia. Tujuan mereka yaitu terminal minyak usluga St. Petersburg dan Primorsk. Setahu saya ini semua karena sanksi. Semakin banyak sanksi dijatuhkan, semakin banyak pula kapal-kapal di sini. Titik-titik oranyo pada layar itu adalah kapal tanker yang dapat kita lacak dan identifikasi menggunakan layanan pelacakan kapal. Ini adalah alat yang sangat penting untuk melacak armada bayangan Putin. Kapal pertama berlabuh di hadapan kami dan kami segera tahu ada sesuatu yang menarik. Asal usul kapal itu terpampang dengan huruf besar di anjungan. Sif adalah nama perusahaan pelayaran Rusia yang terkena sanksi dan tidak lagi diizinkan berlabuh di Eropa. Sekarang kapal ini menunggu izin berlabuh di Laut Baltik. Setelah menginvasi Ukraina, Rusia mengalih dayakan banyak kapal ke berbagai perusahaan Cangkang. Sif singkatan dari SoftCFT, operator armada terbesar Rusia, Amerika Serikat telah menjatuhkan sanksi kepada kapal Sakhalin Island dan 13 tanker lainnya. Menurut pemerintah Amerika, tujuannya untuk mencegah aktivitas armada bayangan. Sakalin Island adalah contoh khas tanker bayangan. Kapal berusia 20 tahun ini seperti sekitar 100 kapal tanker lain milik SCF telah berulang kali diperjual belikan antara perusahaan Cangkang. Hampir mustahil mengetahui pemilik sebenarnya. Taktik penyembunyian ini adalah ciri khas armada bayangan. Tak lama kemudian, kapal tanker bayangan lain muncul. Saat film ini direkam, kapal ini sudah lama tidak menjalani inspeksi keselamatan. Ini adalah Be Lily. Dibangun tahun 2005, terakhir kali diperiksa tahun 2020. Kapal-kapal ini biasanya diperiksa satu atau dua kali setahun. Sung lili juga contoh khas kapal tanker bayangan. Dalam setahun nama kapal telah diubah, benderanya juga terus diubah dan status asuransinya tidak jelas. Pencarian data di International Group of PNI Clubs yang mengasuransikan 90% dari semua kapal dagang tidak menunjukkan apapun. itu limo dibangun tahun 2000 usianya lebih dari 20 tahun terakhir kali diperiksa bulan Juni 2019 bisa dilihat kondisi kapal itu sangat buruk penuh karat dan kapal ini mengangkut minyak Rusia lewat laut Baltik ke laut lepas Limo terdaftar di Kamerun yang dikenal dengan kelonggaran inspeksinya Ya, ada yang merekam kita. Ada yang merekam kita. Kapalimo telah terdaftar dengan enam nama berbeda. Nama terbarunya saat itu adalah Crey Island muncul dalam dokumen Pengadilan Amerika Serikat. Pada Januari 2019, minyak dipompa dari sebuah kapal tanker Iran ke Creity Island. Ini adalah pelanggaran terhadap embargo Barat terhadap Iran. Iran juga telah menghindari sanksi dan karena itu menjadi panutan bagi Rusia. Di tengah perjalanan di antara kapal tanker, sesuatu yang tidak terduga tiba-tiba muncul di Teluk Finlandia. Sangat menarik melihat apa saja yang bisa muncul di laut Balti itu kapal selam. Kapal selam Rusia bergerak perlahan ke arah timur dan ada kapal perang di depan. Kapal perang Kasanes milik Rusia dibangun pada tahun 1980-an di galangan kapal Pined Volgas, Jerman. Ini menunjukkan betapa pentingnya jalur ini bagi Rusia. Minyak diangkut dari sini melintasi laut Baltik ke Atlantik. Kini penjaga pantai Estonia muncul di belakang kami. Sibuk sekali lalu lintas kapal hari ini. Sampai ada juga satu kapal yang melanggar embargo terhadap Iran. Demi keselamatan kami kembali ke darat. Semua ini berawal di Teluk Finlandia dan mengarah kepada rezim yang sudah puluhan tahun mengetahui cara yang cerdik berkelit dari sanksi. Email dan dokumen yang dibocorkan situs pihak oposisi pemerintah Iran menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan Iran juga terlibat mengangkut minyak Rusia. Kapal Remi contohnya. Instruksi dan manifest kargo menunjukkan tanker bayangan Iran ini berlabu di pelabuhan minyak Rusia Murmans pada Desember 2023. Dokumen-dokumen tersebut membuktikan muatan dan tujuan kapal. Cina, salah satu pembeli terbesar minyak Rusia. Sejak menginvasi Ukraina, Rusia pun bersekutu dengan Iran. Kekuatan militer Iran di kawasan sangatlah agresif. Oposisi mereka tindas, terutama perempuan yang menuntut kebebasan. and for M Iran telah dilemahkan oleh serangan udara Israel dan Amerika Serikat, Rusia masih menyerang Ukraina dengan drone rancangan Iran. [Musik] Untuk menghindari sanksi, Rusia tidak hanya menggunakan armada bayangan, tetapi juga memainkan trik sederhana untuk menyembunyikan asal minyak. Kami melihat cara kerjanya di Yunani tak lama setelah perang dimulai. [Musik] Kami pergi ke Yunani pada musim panas 2022 sekitar 6 bulan setelah invasi Rusia. Data pelacakan kapal yang kami evaluasi menunjukkan ada yang mencurigakan di laut. [Musik] Kami menuju ke kota pelabuhan kecil Giteo, tempat kami bisa menelusuri jejak minyak dari Rusia. [Musik] Giteo terletak di Teluk Lakonia menjadi semacam tempat berlabuh terakhir bagi armada bayangan Rusia di tahun pertama perang. Dari peta pelacakan kapal, kami mendapati kian banyak tanker dari pelabuhan Baltik Rusia dan Laut Hitam memasuki perairan internasional di lepas pantai Yunani. Di pelabuhan, kami menyewa kapal dan nakodanya untuk mengantar kami ke tanker-tankker itu. Belakangan terungkap bahwa kami tidak bisa sepenuhnya percaya padanya. [Musik] Awalnya nakoda itu tampak terbuka dan senang mengobrol. Dia juga bercerita tentang sebuah kapal lokal yang rutin memasang vender hitam untuk kapal-kapal tanker ini. Sesekali dia juga pergi ke kapal-kapal asing itu semuanya kapal tanker Rusia. Sekitar 8 mil laut dari daratan, tiga kapal tanker bersau di depan kami. [Musik] Di satu kapal ada vender hitam di sampingnya. Rupanya kami ketahuan. Karena nakoda kami ditelepon. [Musik] Kami mendengar semuanya. Ekspedisi kami telah berakhir. Kembali di darat, kami berkendara ke selatan menyusuri sempitnya jalan di pesisir untuk mengikuti kapal-kapal itu. Dari sebuah bukit, kami bisa melihat laut Mediteranea dan di kejauhan kapal-kapal tanker berkumpul berdekatan. Itu kapal yang kita lihat pagi ini. Mereka berpasangan. Totalnya ada empat. Kami menduga minyak sedang dipompa dari satu kapal ke kapal lain untuk menutupi pelacakan. Ini paling mudah dilakukan saat minyak diangkut dengan kapal tanker yang bukan dari pelabuhan Rusia. Kami mencoba lagi. Kali ini kami tidak mau hanya berspekulasi. Untuk mendapat bukti kuat, kami perlu lebih mendekat. Hari ini kami menumpang kapal yang lebih cepat supaya bisa lebih dekat. Di peta saya lihat dua kapal tanker yang berdekatan dan mulai melambatkan kecepatan. Kami menuju sepasang tanker pertama. Begitu kapal terlihat, kami menerbangkan drone. Kedua kapal itu terhubung dengan selang dan kilauan minyak terlihat di permukaan air. Kami sudah cukup dekat dan bisa sangat jelas melihat prosesnya. Ada vender hitam di sana dari operator transfer antar kapal di pelabuhan Giteo. Terlihat juga selangselang yang saling terhubung di antara kapal itu. Transfer antar kapal atau STS terdengar tidak berbahaya. Biasanya minyak dipompa dari kapal tanker yang lebih besar ke kapal yang lebih kecil untuk mencapai pelabuhan yang tidak bisa dimasuki kapal besar tersebut. Namun di Teluk Lakonian, minyak dipindahkan dari satu tanker ke tanker lain untuk menyembunyikan asal minyak itu. Di situs web oposisi pemerintah Iran, saya menemukan bocoran email dari perusahaan Iran. Bocoran ini menunjukkan bahwa Iran telah lama menggunakan sistem STS di Teluk Persia untuk menyelundupkan minyak yang dikenai sanksi. Daftar harga dari operator transfer minyak di Iran menunjukkan mereka dibayar hingga 5 digit untuk melakukannya. Beberapa mil laut lebih jauh, kami melihat transfer antar kapal berikutnya. Kapal berlogo perusahaan pelayaran Rusia SCF terakhir terlihat di pelabuhan minyak Rusia di Laut Baltik. Kami baru saja berkeliling dan melihat satu kapal sedang memindahkan minyaknya ke kapal lain. Hampir mustahil melacak asal minyak ini begitu kapal tiba di pelabuhan. Dokumen yang bocor menunjukkan bahwa Rusia menggunakan metode yang sama dengan Iran. Rusia menggunakan transfer STS untuk menyembunyikan asal-usul minyak. Bahkan penyelundup dapat membuat kapal-kapal ini menghilang dari radar. Sebuah bocoran email dari perusahaan Iran kepada kapal tanker penyelunduk mengungkapkan cara melakukannya. Korakan adalah pelabuhan yang terlihat biasa saja di Uni Emirat Arab 70 mil dari daratan Iran. [Musik] AIS adalah sistem identifikasi otomatis yang mengirimkan informasi dan lokasi persis kapal. Sistem ini penting untuk mencegah kecelakaan. Namun di sinilah masuk peran sebuah perangkat lunak simulasi. Perangkat ini mengirimkan sinyal palsu membuat si opera terlihat masih berada di lepas pantai Uni Emirat Arab. Padahal sebenarnya telah menuju Iran. [Musik] Dengan mematikan sinyal AIS, kapal ini mengangkut gas butana yang dikenai sanksi di Pelabuhan Asaluyeh, Iran. Setelah itu mudah. Kapal tanker kembali ke tempat berlabu awal. Simulator AIS dimatikan. Lalu AIS yang asli dihidupkan kembali. Seolah tanker bayangan itu sama sekali tidak pernah beranjak. Samir Madani melacak tanker bayangan atas nama perusahaan asuransi dan organisasi internasional. Dia pertama kali melihat manipulasi AIS bertahun-tahun lalu. Yang kami temukan adalah kapal-kapal mematikan transponder AIS mereka setelah keluar dari terusan Su dari arah selatan menuju Mediterania. ketika mereka membawa minyak ke Suriah. Jadi ini pasti minyak Iran. Lalu pada tahun 2020 kami mulai menyadari bahwa kapal tidak hanya mematikan transponder dalam waktu lama, tetapi juga mengirimkan lokasi yang salah dan itu disebut spoofing atau AIS spoofing. Cara kerjanya adalah transponder kapal masih menyiarkan koordinat lintang dan bujur palsu. Jadi transponder dapat mengatakan kapal tersebut berada di lepas pantai Angola tetapi sebenarnya berada di seberang Atlantik di Venezuela. Manipulasi AIS menunjukkan pentingnya untuk tidak hanya bergantung kepada data lokasi. Pada musim panas 2024, kami masih melacak kapal-kapal ini. Minyak Rusia sedang dipindahkan di wilayah baru. Yunani telah menutup Teluk Lakonia. Tetapi armada bayangan Putin punya titik pertemuan baru, tidak jauh dari sana. Kapal-kapal tanker ini bertemu di perairan internasional dilepas pantai Malta. Dan kami ingin melihat apa yang sebenarnya terjadi. Hertz Bank hanya berjarak 10 mil dari pantai Malta dan telah menjadi titik transfer baru. Selama berminggu-minggu, kami memantau area ini menggunakan sistem pelacakan kapal dan mendokumentasikan transfer bayangan tersebut. Mayoritas kapal tanker datang dari pelabuhan minyak Rusia di Laut Baltik penuh muatan yang siap ditransfer di Malta. Kami ingin tahu siapa yang diuntungkan dari penyelundupan minyak Rusia ini. Operator atau perusahaan selalu diperlukan untuk menyediakan peralatan seperti vender hitam yang dipasang di antara sisi kapal. Saat kapal pembawa vender berlayar, itu tanda akan terjadi transfer minyak di suatu tempat. STS. Waktunya berangkat. Pagi harinya kapal operator transfer minyak berada di Herz Bank. Kemungkinan untuk mengirimkan peralatan transfer antar kapal ke salah satu tanker. Kami berlayar menuju tempat kapal-kapal tanker itu menunggu. Tujuan operator transfer minyak adalah kapal Mart. tanker yang telah lama kami awasi dan berada di lepas pantai Malta selama berbulan-bulan. Kami tiba di Herz Bank, tetapi karena tidak ada akses internet dilepas pantai, Marta 1 sulit ditemukan. Masalahnya saya sudah off di sini. Itu tangkapan layarnya. Posisi terakhir ada di sekitar sini. Kami melewati tanker-tanker itu. Sepertinya itu kapal Martha. Kami akhirnya menemukan Martha Satapi terlambat. Martha 1 itu semacam depot bahan bakar terapung di peta. Kami melihatnya dilepas pantai Malta selama 5 bulan. Kapal ini telah melakukan banyak transfer minyak. Namun kini yang bisa kami lihat hanyalah vender hitam yang terpasang di sisi kapal. Kembali di laut, kami berkeliling untuk melihat kapal-kapal lain yang bersau. Kami menemukan kapal melogi. Ciri tanker ini pas sekali. Kapal ini mengangkut minyak Rusia dan data menunjukkan tanker ini pernah berada di Usluga, pelabuhan minyak Rusia di Laut Baltik. Sekarang kami melihatnya berlayar dari Malta. Dengan riset mendalam ditemukan laporan bahwa kapal ini mengangkut minyak yang dikenai sanksi. Tanker itu diduga tergabung jaringan kriminal yang berafiliasi di Jerman membentang dari Venezuela hingga Rusia dan Cina. Kapal Melogi menyelundupkan minyak Venezuela yang dikenai sanksi melewati rute yang rumit. Pemimpinnya juga diduga memasuk teknologi barat ke produsen senjata Rusia. Sebuah perusahaan di Hamburg diduga berada di balik semua ini. Surat dakwaan Amerika Serikat pada musim gugur 2022 mencantumkan dua orang sebagai pemilik. Arteom Us putra seorang oligark Rusia dan Yuri Oryehov pengusaha Rusia yang tinggal di Jerman. Dakwaan tersebut mengutip pesan SMS komunikasi mereka yang berisi instruksi terperinci untuk kapal tanker tersebut. Isinya terlihat familiar. Begitu kami meninggalkan perairan Venezuela, GPS akan dimatikan. Tanpa sinyal, tanker pembawa minyak yang dikenai sanksi ini tidak dapat ditemukan. Cara ini sering dilakukan para penyelunduk seperti ditunjukkan oleh bocoran dokumen dari Iran. Kasus di Hamburg juga menunjukkan betapa banyaknya uang dalam bisnis minyak terlarang. Hanya dalam kasus ini saja, 33 juta Do Amerika Serikat. Yuri Oryehov ditangkap di Jerman. Penyidik awalnya juga berhasil menangkap kaki tangannya, Arteom Us di Italia. Namun, ia secara misterius berhasil melarikan diri ke Rusia. [Musik] Ada perusahaan yang secara terang-terangan mengambil untung dari perdagangan minyak Rusia. Hari ini kami dapat melihat operasional mereka. Kemarin kami berlayar ke kapal Martha tetapi tidak beruntung. Sesaat sebelum kami tiba, transfer minyak dibatalkan. Fender hitam masih tergantung di sisi Kab. Mungkin kita akan lebih beruntung hari ini. Kita akan berlayar lagi untuk mencari Martha. Kali ini kami melihat kapal Martang memang minyak ke kapal tanker kedua. Kami pernah menyaksikan transfer antar kapal seperti itu di Teluk Lakonian. Dari kamera drone, kami dapat melihat vender dan selangnya. Pertanyaannya, siapa yang memfasilitasi transfer ini? Siapa yang diuntungkan? Dari dokumen Iran yang dibocorkan itu, kami tahu bahwa semua ini melibatkan fulus dalam jumlah besar. Namun tidak diragukan lagi, ada orang-orang di Malta yang juga meraup untung dari sanksi dan minyak Rusia." Jawaban dari pertanyaan itu tiba-tiba datang. "Kami baru saja berangkat dan seketika sebuah kapal pemasuk alat datang mendekat." Kapal si Express 3 muncul di samping kami. Perusahaan ini mendapatkan uang dengan mengangkut vender dari kapal ke kapal. Ayo ikuti dan lihat mereka ke mana. Sesuai dugaan, kapal si Express berlayar menuju Mart 1. Yang kemudian terjadi adalah hal yang telah kami amati berbulan-bulan. Kapal-kapal milik perusahaan asal Malta memasuk peralatan transfer minyak kepada kapal-kapal tanker ini membantu mereka menghindari sanksi. Kami kembali ke pelabuhan dan mencari operator yang menyuplai alat dan vender hitam. Kami menemukan kantor Si Express di dekat kanal [Musik] di pintu masuk yang dijaga ketat. Kami menjelaskan kepada pimpinan perusahaan bahwa kami ingin bertanya tentang sanksi dan operasi transfer minyak. Tidak ada yang mau berbicara di depan kamera. Kami juga telah mengirimkan daftar pertanyaan kepada perusahaan transfer minyak di Malta dan masih menunggu tanggapan. Untuk mendanai perang Putin di Ukraina, armada bayangannya mengangkut minyak melintasi laut lepas, mentransfer minyak, dan menyembunyikan jejaknya dengan memanipulasi AIS. Semua ini membahayakan manusia dan lingkungan. Dalam laporan risiko ekspedisi tahunannya, perusahaan asuransi industri yang berbasis di Munchen Alians Comercial memperingatkan risiko bahaya armada bayangan. Sejak serangan Rusia ke Ukraina dan sanksi minyak, kapal tanker bayangan terlibat dalam setidaknya 50 insiden di laut lepas. Insiden itu mencakup kebakaran seperti ini dan kerusakan mesin. Rekaman dari musim panas 2023 ini menunjukkan kapal tanker bermuatan minyak Rusia hanyut dilepas pantai Pulau Rugen Jerman di laut Baltik. Ada pula risiko tabrakan seperti ketika tanker bayangan ini mematikan AIS-nya dan bertabrakan dengan tanker lain di Laut Cina Selatan pada Juni 2024. itu suatu ya [Musik] Jet-jeter berkeliling di atas armada bayangan di Laut Baltik dilepas pantai Denmark. Pada November 2024, suar sinyal ditembakkan ke helikopter militer Jerman dari kapal tanker bayangan Rusia. [Musik] Situasinya bisa memanas kapan saja. [Musik] Hanya beberapa kilometer di utara Langelan, kapal-kapal tanker melewati salah satu rute perdagangan terpenting Eropa di bawah jembatan di Great Bell. Sebagian besar ekspor minyak Rusia melalui laut Baltik menggunakan tanker bayangan untuk menghindari inspeksi. Namun pada pertengahan Desember 2024, Uni Eropa menambahkan 52 kapal ke dalam daftar sanksi sehingga totalnya menjadi 79. Ini hanya sebagian kecil dari jumlah armada bayangan yang diperkirakan mencapai ratusan atau bahkan ribuan tanker. Daftar ini jelas tidak memadai setelah diberlakukannya sanksi baru. Akhir tahun 2024, kami mencari sebuah tanker yang sangat mencurigakan dan dijaga ketat di dekat kota pelabuhan Porvo di Teluk Finlandia. Ketegangan meningkat. Kapal kami pun menarik perhatian penjaga pantai. Halo. Para petugas memeriksa paspor kami dan mengizinkan kami melanjutkan perjalanan. Kami berjarak 500 m dari kapal tanker bayangan itu. Kami berada di lepas pantai 40 km dari Helsinki dengan kapal eagle di belakang kami. Ini adalah tanker bayangan Rusia yang meninggalkan usluga tepat sebelum Natal dengan membawa 35.000 ton minyak dan kini telah ditahan penjaga pantai Finlandia. Kapal ini diduga telah memutuskan kabel listrik. [Musik] Ini tuduhan serius. Awak kapal diduga menyeret jangkar sejauh puluhan kilometer di dasar laut menghancurkan kabel listrik SL 2 yang menghubungkan Finlandia dan Estonia. Jika benar, ini merupakan salah satu kasus tercatat pertama di mana tanker tidak hanya dipakai mengangkut minyak yang dikenai sanksi, tetapi juga menjadi senjata perang hibrida melawan barat. Kapal Eagle S memenuhi semua kriteria tanker bayangan, tetapi tidak tercantum dalam daftar sanksi Uni Eropa. Ini sebuah kelalaian. [Musik] Sejak saat itu, Belgia mengumumkan akan melarang lebih banyak tanker bayangan. Rusia diyakini menggunakan armada bayangannya untuk melancarkan perang terselubung melawan Barat. Sekitar 2 seteng tahun kami melacak armada bayangan Putin. Tapi semuanya berakhir di tempat semula di Laut Baltik, rute perdagangan terpenting bagi minyak Rusia. [Musik] Riset kami menunjukkan upaya Rusia dalam menghindari sanksi. Negara-negara Barat perlu konsisten dan bekerja sama agar sanksi tersebut bisa efektif, yaitu mengakhiri perang di Ukraina. [Musik]
Resume
Categories